Pembangunan Jalur Rel Kereta Api Kalimantan, Bakal Dimulai dari Kaltara

Jun 9, 2026
Pembangunan Jalur Rel Kereta Api Kalimantan, Bakal Dimulai dari Kaltara
Jalur Kereta Api (Ilustrasi)

KARTANEWS.COM, KALTARA – Pulau Kalimantan selangkah lagi akan memiliki jaringan transportasi kereta api pertamanya. Pembangunan jalur rel perdana ini dipastikan bakal dimulai dari Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) dengan nilai investasi fantastis mencapai Rp25 triliun.

​Proyek strategis ini direncanakan menjadi urat nadi baru yang menghubungkan tiga wilayah krusial di Kaltara, yakni Kabupaten Malinau, Kabupaten Tana Tidung, hingga Tanjung Selor di Kabupaten Bulungan.

​Gubernur Kaltara, Zainal Arifin Paliwang mengungkapkan bahwa rencana besar ini bukan lagi sekadar wacana. Saat ini, salah satu investor nasional telah menjalin komunikasi intensif dengan pemerintah daerah untuk merealisasikan mega proyek tersebut.

​"Insyaallah investor untuk pembangunan jaringan kereta api akan masuk di Kaltara. Itu direncanakan mulai dari Malinau-Tana Tidung sampai ke Tanjung Selor, Bulungan," ujar Zainal, dikutip dari Radar Tarakan.

​Kehadiran moda transportasi berbasis rel ini menjadi secercah harapan baru bagi masyarakat di wilayah pedalaman dan perbatasan. Selama ini, mobilitas warga masih sangat bergantung pada transportasi darat dan sungai yang membutuhkan waktu tempuh relatif panjang dan biaya yang tidak sedikit.

Terkoneksi ke IKN hingga Jalur Internasional

​Tidak hanya mandek di lingkup provinsi, Pemerintah Provinsi Kaltara menargetkan proyek ini menjadi bagian dari cetak biru (blueprint) transportasi terpadu di seluruh Pulau Kalimantan. 

Target utamanya adalah menyambungkan jalur rel ini hingga ke Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur.​ Bahkan, visi pembangunan ini juga melirik potensi konektivitas internasional di pulau borneo.

​"Harapannya juga bisa sampai ke Brunei Darussalam dan Malaysia," tambah Zainal.

​Jika mega proyek ini berhasil diwujudkan, jalur kereta api tersebut diprediksi akan mengubah peta ekonomi kawasan. Selain memperkuat konektivitas antar daerah, infrastruktur ini bakal menjadi jalur logistik lintas negara yang efisien dan membuka pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru di beranda depan Indonesia.

Sinyal Hijau dari Pusat

​Ambisi Kaltara ini mendapat angin segar dan dukungan penuh dari pemerintah pusat. Dorongan ini menjadi bagian dari komitmen Jakarta dalam melakukan pemerataan infrastruktur nasional agar tidak lagi Jawa-sentris.

​Zainal menyebutkan, dukungan tersebut disampaikan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

​"Pak AHY menyampaikan bahwa semua pulau diupayakan ada kereta api. Kalau Jawa sudah tuntas, Sumatera sudah sebagian, Sulawesi juga sudah ada dari Makassar ke Parepare. Nah, Kalimantan ini belum, dan saat ini kita memulai itu," terangnya.

​Dengan dimulainya proyek di Kaltara, Kalimantan bersiap menyongsong era baru transportasi modern yang diharapkan mampu mempercepat mobilitas barang dan manusia secara signifikan. (REINF/daa) 

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0