Polres Berau Sidak Sejumlah SPBU, Cegah Tindak Penyelewengan BBM
KARTANEWS.COM, BERAU – Tim gabungan lintas instansi bersama Kepolisian Resor (Polres) Berau bergerak cepat mengawasi sekaligus menindak segala bentuk penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi.
Langkah tegas tersebut diambil guna menjamin hak masyarakat serta memastikan distribusi BBM bersubsidi tepat sasaran dan berjalan sesuai regulasi.
Kasat Reskrim Polres Berau, AKP Muhammad Fajri, mengungkapkan bahwa penegakan aturan ini diwujudkan melalui operasi pengawasan ketat oleh tim gabungan pada Senin pagi.
Operasi itu menyasar sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di seputaran wilayah Kecamatan Tanjung Redeb, Kecamatan Teluk Bayur, hingga Kecamatan Sambaliung.
Dalam operasi tersebut, tim gabungan yang terdiri dari personel Polres Berau, jajaran Sub DenPom TNI AD Kabupaten Berau, Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag), serta pihak Pertamina memeriksa mendalam aktivitas pengisian bahan bakar oleh konsumen.
“Benar, dalam operasi pengawasan di lapangan, tim gabungan menemukan adanya indikasi kuat kecurangan yang dilakukan oleh oknum konsumen saat melakukan pembelian BBM bersubsidi jenis Bio Solar,” kata Fajri,
Lebih lanjut, Fajri menjelaskan bahwa dalam pemeriksaan tersebut, petugas menemukan indikasi manipulasi di mana konsumen kedapatan memiliki dan menggunakan beberapa barcode pengisian sekaligus.
Melalui modus operandi ini, oknum konsumen diduga kuat mencoba mengelabui sistem agar dapat melakukan pengisian BBM bersubsidi melebihi kapasitas standar secara berulang-ulang (ngetap) dengan berpindah-pindah lokasi di beberapa SPBU.
“Modus seperti ini sangat merugikan masyarakat luas karena menyedot jatah BBM subsidi yang seharusnya diperuntukkan bagi yang berhak. Penggunaan barcode ganda atau lebih dari satu kartu ini menjadi perhatian serius kami untuk segera ditertibkan,” tegas Kasat Reskrim.
Sebagai langkah mitigasi jangka panjang dan penyelesaian masalah dari hulu ke hilir, Polres Berau menegaskan tidak akan berhenti pada pengawasan di lapangan saja.
Guna menghentikan praktik kecurangan ini secara total, kepolisian akan segera menginisiasi pertemuan strategis dengan seluruh pemangku kepentingan.
Sebagai tindak lanjut dan respons cepat atas temuan tersebut, dalam waktu dekat polres berau akan segera melaksanakan rapat koordinasi (rakor) khusus bersama dengan seluruh pengelola SPBU, pihak Pertamina, serta instansi terkait lainnya.
"Kami ingin menyamakan persepsi, memperketat sistem pengawasan internal dalam pencocokan barcode di SPBU, dan merumuskan sanksi tegas bagi siapa saja yang terbukti bermain-main dengan BBM bersubsidi ini,” pungkasnya.(Rdk/Humas Polres Berau)
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0