Persiapan Haji Kaltim 2026 Hampir Rampung, Jemaah Mulai Masuk Embarkasi 26 April Mendatang

Penulis : Mursyidah Auni | Editor : Dewi

Apr 2, 2026 - 12:07
Apr 2, 2026 - 12:47
 0  2
Persiapan Haji Kaltim 2026 Hampir Rampung, Jemaah Mulai Masuk Embarkasi 26 April Mendatang

KARTANEWS.COM, SAMARINDA — Persiapan pemberangkatan jemaah haji Kalimantan Timur tahun 2026 hampir mencapai 100 persen yang mencakup kelengkapan dokumen, pelaksanaan manasik, hingga kesiapan panitia penyelenggara yang berjalan sesuai tahapan.

Pelaksana Tugas Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Kaltim, Mohlis Hasan, menyampaikan bahwa seluruh proses telah disiapkan sesuai jadwal pemerintah pusat, termasuk kesiapan teknis menjelang keberangkatan jemaah ke Tanah Suci.

“Insyaallah seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, pada 26 April 2026 jemaah kloter pertama dijadwalkan mulai masuk ke Embarkasi Balikpapan,” ujarnya, dalam keterangan resminya, Kamis (2/4/2026).

Menjelang pemberangkatan, koordinasi dengan pemerintah kabupaten dan kota terus diperkuat, melalui Kantor Kementerian Agama di daerah masing-masing.

Fokus diarahkan pada kelancaran transportasi serta kesiapan sarana pendukung bagi jemaah dari daerah asal menuju embarkasi.

Mohlis menegaskan seluruh jemaah wajib sudah berada di embarkasi paling lambat satu hari sebelum keberangkatan. Hal ini penting untuk memastikan seluruh proses administrasi dan pemeriksaan berjalan lancar tanpa kendala.

“Seluruh jemaah harus sudah tiba di embarkasi dalam waktu 1x24 jam sebelum keberangkatan,” jelasnya.

Dari sisi kuota, jumlah jemaah haji Kaltim tahun 2026 tercatat sebanyak 3.189 orang, namun yang diberangkatkan melalui Embarkasi Balikpapan sebanyak 3.166 orang, selisih tersebut disebabkan adanya mutasi jemaah antar embarkasi.

Secara keseluruhan, total jemaah yang akan diberangkatkan melalui Embarkasi Balikpapan mencapai 5.812 orang yang terdiri dari jemaah asal Kaltim dan provinsi lainnya, menjadikan embarkasi ini sebagai salah satu titik penting penyelenggaraan haji di wilayah timur Indonesia.

Sementara itu, sistem penentuan kuota kini menggunakan mekanisme daftar tunggu, sehingga jemaah yang lebih dahulu mendaftar akan lebih dulu diberangkatkan. Berbeda dengan sebelumnya yang mengacu pada jumlah penduduk muslim di suatu daerah.

Perubahan kebijakan ini berdampak pada masa tunggu yang kini disamaratakan secara nasional menjadi sekitar 26 tahun, sebelumnya masa tunggu di Kaltim bervariasi, seperti di Mahakam Ulu sekitar 17 tahun dan di Samarinda mencapai 36 tahun.

“Kini masa tunggu dipukul rata secara nasional menjadi sekitar 26 tahun, dan mulai diterapkan pada tahun ini,” tutup Mohlis.

Dengan kesiapan yang hampir menyeluruh, penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 diharapkan dapat berjalan lancar, tertib, dan memberikan kenyamanan bagi seluruh jemaah asal Kalimantan Timur.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0