Indonesia Resmi Miliki Hotel Jemaah Haji di Makkah

Jan 7, 2026 - 18:16
Jan 9, 2026 - 16:35
 0  5
Indonesia Resmi Miliki Hotel Jemaah Haji di Makkah
(Istimewa)

KARTANEWS.COM, JAKARTA – Indonesia untuk pertama kalinya resmi memiliki hotel jemaah haji di Makkah, Arab Saudi. Kepastian tersebut disampaikan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi usai mengikuti agenda pemerintahan di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Selasa (6/1/2026).

Prasetyo menyampaikan bahwa kepemilikan hotel tersebut merupakan hasil keberhasilan Indonesia dalam memenangkan proses pengadaan kompleks layanan jemaah haji di Arab Saudi.

“Untuk pertama kalinya Indonesia berhasil memiliki kompleks haji di Arab Saudi, termasuk hotel di Makkah,” ujarnya, dikutip dari Detik, Rabu (7/1/2025).

Ia menjelaskan, capaian tersebut dilaporkan oleh Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO BPI Danantara Rosan Roeslani dalam kegiatan retret kabinet. Keberhasilan itu, menurut Prasetyo, tidak terlepas dari upaya diplomasi tingkat tinggi yang dilakukan pemerintah Indonesia.

“Pak Rosan melaporkan bahwa Indonesia telah memenangkan proses tersebut dan kini memiliki hotel sendiri di Makkah berkat diplomasi yang dilakukan,” ujarnya.

Prasetyo juga menambahkan, kepemilikan aset tersebut dimungkinkan setelah adanya perubahan kebijakan dari Pemerintah Arab Saudi yang untuk pertama kalinya membuka peluang bagi negara lain untuk memiliki aset di wilayahnya.

“Pemerintah Arab Saudi mengubah aturan sehingga sebuah negara dapat memiliki aset di sana. Ini menjadi kabar baik bagi Indonesia dan memberikan manfaat besar bagi umat Islam,” tambahnya.

Berdasarkan informasi resmi hingga Januari 2026, pembangunan Kampung Haji Indonesia merupakan proyek nyata yang dijalankan melalui BPI Danantara. Berikut poin-poin utamanya:

Akuisisi Aset Properti

  • Indonesia telah mengakuisisi Hotel Novotel Makkah Thakher City
  • Terdiri dari tiga menara dengan 1.461 kamar, berkapasitas sekitar 4.383 jemaah
  • Disertai akuisisi lahan sekitar 5 hektare untuk pengembangan lanjutan
  • Nilai investasi tahap awal diperkirakan mencapai USD 500 juta atau sekitar Rp7,8 triliun

Lokasi Strategis

  • Berada di kawasan Thakher City, wilayah Tahrir, Makkah
  • Berjarak sekitar 2,5 kilometer dari Masjidil Haram
  • Terhubung dengan Terowongan Al-Hujun, sehingga mempermudah akses jemaah ke Masjidil Haram

Rencana Pengembangan

  • Akan dibangun 13 menara tambahan
  • Kapasitas total diproyeksikan mencapai 6.025 kamar untuk 23.000–24.000 jemaah
  • Dilengkapi pusat perbelanjaan, sentra kuliner Indonesia, serta kantor layanan jemaah permanen
  • Ditujukan untuk menekan biaya haji dan mengurangi ketergantungan pada sewa hotel musiman.

Jadwal Operasional

  • Musim Haji 2026: Hotel Novotel mulai digunakan secara bertahap, masih menunggu tahapan survei otoritas Arab Saudi
  • Kuartal IV 2026: Pembangunan menara tambahan dijadwalkan dimulai
  • Tahun 2027: Kawasan Kampung Haji Indonesia ditargetkan beroperasi lebih optimal dan terintegrasi

Keberadaan hotel tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan serta kenyamanan jemaah haji Indonesia pada musim haji mendatang. (AUNI)

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0