Durasi Puasa Ramadan Bervariasi di Setiap Negara, Wilayah Ini Catat Waktu Terpanjang

Penulis: Mursyidah Auni | Editor: Dewi

Feb 20, 2026 - 15:44
Feb 20, 2026 - 15:55
 0  8
Durasi Puasa Ramadan Bervariasi di Setiap Negara, Wilayah Ini Catat Waktu Terpanjang
Greenland (DW News)

KARTANEWS.COM - Ramadan 1447 Hijriah yang diperkirakan berlangsung pada Februari hingga Maret 2026 menghadirkan variasi durasi puasa yang berbeda di berbagai belahan dunia.

Perbedaan panjang waktu berpuasa tersebut dipengaruhi oleh posisi geografis suatu wilayah terhadap garis khatulistiwa serta pergerakan semu matahari akibat kemiringan sumbu bumi.

Secara astronomis, lama waktu antara terbit fajar hingga terbenam matahari ditentukan oleh musim dan letak lintang suatu daerah. Ketika Ramadan jatuh pada periode menjelang musim semi di belahan bumi utara dan mendekati musim gugur di belahan bumi selatan, wilayah yang berada jauh dari garis khatulistiwa cenderung mengalami durasi siang yang lebih panjang dibanding kawasan tropis.

Negara-negara di kawasan Skandinavia dan sekitarnya masih mencatat waktu puasa terlama, meskipun Ramadan 2026 tidak bertepatan dengan puncak musim panas.

Nuuk, Greenland, serta Reykjavik, Islandia, umat Muslim diperkirakan menjalani puasa sekitar 16 hingga 17 jam pada awal Ramadan.

Pada wilayah yang lebih utara seperti sebagian kawasan Swedia dan Finlandia, durasi tersebut dapat mendekati 18 jam, terutama menjelang akhir Ramadan saat panjang siang semakin bertambah.

Fenomena ini terjadi karena wilayah lintang tinggi mengalami perubahan durasi siang yang signifikan menjelang musim panas. Semakin jauh dari khatulistiwa, selisih antara waktu fajar dan magrib menjadi semakin lebar.

Sementara itu, negara-negara di belahan bumi selatan juga mencatat durasi puasa relatif panjang pada awal Ramadan 2026. Meskipun sedang bergerak menuju musim gugur, beberapa kota tetap mengalami siang yang cukup panjang.

Berdasarkan estimasi waktu fajar dan matahari terbenam pada Februari 2026, sejumlah kota berikut diperkirakan memiliki durasi puasa terpanjang di wilayah selatan:

Christchurch, Selandia Baru: sekitar 15 jam 22 menit

Puerto Montt, Chili: sekitar 15 jam 13 menit

Canberra, Australia: sekitar 14 jam 48 menit

Montevideo, Uruguay: sekitar 14 jam 42 menit

Johannesburg, Afrika Selatan: sekitar 14 jam 13 menit

Durasi dapat berubah secara bertahap sepanjang bulan, seiring pergeseran posisi matahari.

Berbeda dengan negara-negara di lintang tinggi, Indonesia yang terletak di sekitar garis khatulistiwa memiliki durasi puasa yang relatif stabil sepanjang tahun. Misalnya di Jakarta, lama puasa berkisar antara 13 jam 10 menit hingga 13 jam 28 menit.

Karakteristik wilayah tropis menyebabkan perbedaan panjang siang dan malam tidak terlalu ekstrem, sehingga umat Muslim di Indonesia tidak mengalami fluktuasi durasi puasa yang signifikan dari tahun ke tahun.

Sejumlah daerah ekstrem seperti kawasan yang mengalami fenomena matahari tidak terbenam atau tidak terbit dalam periode tertentu, para ulama memberikan kelonggaran dalam penentuan waktu puasa. Praktik yang umum diterapkan adalah mengikuti jadwal kota terdekat yang memiliki siklus siang-malam normal atau merujuk pada waktu di Makkah.

Ketentuan tersebut bertujuan memastikan pelaksanaan ibadah tetap memungkinkan tanpa menimbulkan kesulitan yang melampaui batas kemampuan.

Perbedaan durasi puasa mencerminkan keberagaman kondisi geografis umat Muslim di seluruh dunia. Meski panjang waktu berpuasa berbeda, esensi Ramadan tetap sama, yakni menahan diri dari terbit fajar hingga terbenam matahari, disertai peningkatan kualitas ibadah dan kepedulian sosial.

Variasi waktu juga menjadi pengingat bahwa Ramadan adalah ibadah yang dijalani dalam konteks geografis dan budaya yang beragam, namun tetap berada dalam satu kesatuan spiritual umat Islam secara global.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0