Dinas Perikanan Berau Petakan Tiga Sentra Budidaya, Sektor Air Tawar Fokus di Wilayah Perkotaan

Apr 28, 2026
Dinas Perikanan Berau Petakan Tiga Sentra Budidaya, Sektor Air Tawar Fokus di Wilayah Perkotaan
Ilustrasi

KARTANEWS.COM, BERAU – Dinas Perikanan (Diskan) Berau melakukan langkah strategis dalam mengoptimalkan potensi perikanan daerah dengan membagi wilayah budidaya ke dalam tiga sentra utama. Wilayah tersebut terdiri dari budidaya air tawar, air payau, dan air laut.

​Kepala Bidang (Kabid) Budidaya Diskan Berau, Budiono, mengungkapkan bahwa pengelompokan ini bertujuan untuk mempermudah pemetaan kawasan bagi masyarakat maupun calon investor yang ingin masuk ke Bumi Batiwakkal.

​Khusus untuk sektor budidaya air tawar, Dinas Perikanan menetapkan wilayah penyangga perkotaan sebagai pusat pengembangan. Empat kecamatan telah ditunjuk sebagai motor penggerak utama program ini.

​“Untuk air tawar, kita fokus di daerah perkotaan, yaitu di Kecamatan Sambaliung, Gunung Tabur, Tanjung Redeb, dan Teluk Bayur,” ujar Budiono.

​Menurutnya, sistem klasterisasi ini akan memberikan kepastian data bagi pihak luar maupun warga lokal, jika ingin melakukan penembangan.

"Jadi ketika nanti ada investasi masuk atau masyarakat ingin memetakan kawasan pengembangan, kita tinggal berikan data dan informasinya," jelasnya.

Selain air tawar, pihaknya juga membagi wilayah perairan laut sebagai langkah memaksimalkan produksi.

1. Sentra Air Payau dibagi menjadi tiga wilayah utama, yakni Utara: Kampung Pegat Betumbuk (Kecamatan Pulau Derawan, Tengah: Wilayah Suaran, dan Selatan: Wilayah Tabalar Muara. 

2. Sentra Budidaya Laut difokuskan pada dua poros. Utara: Kepulauan Maratua dan Derawan. Selatan: Batu Putih dan Biduk-Biduk.

Saat ini, pihak Diskan tengah fokus merampungkan aspek administratif dan teknis di lapangan. Budiono menegaskan bahwa progres tahun ini masih berjalan sesuai rencana dengan target pencapaian maksimal.

​“Tahun ini (progresnya) masih dalam persiapan lahan dan dokumen perencanaan untuk pengadaan. Target kita tentu terealisasi 100 persen,” pungkasnya.

​Langkah ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan daerah serta mendorong pertumbuhan ekonomi melalui sektor perikanan yang lebih terukur dan terorganisir. (REIN/daa)

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0