Bumi Batiwakkal Diserbu Brand Besar, Bukti Daya Beli Masyarakat Berau Melambung
Penuois: Rein | Editor: Dewi
KARTANEWS.COM, BERAU – Kabupaten Berau kini bertransformasi menjadi tujuan utama ekspansi bisnis waralaba nasional. Kehadiran merek besar seperti Mie Gacoan hingga pertumbuhan masif ritel modern Indomaret dan Alfamart membuktikan kuatnya potensi ekonomi di Bumi Batiwakkal.
Kepala DPMPTSP Berau, Nanang Bakran, menyebutkan bahwa tren positif tersebut, didasari oleh survei mendalam para investor terhadap daya beli masyarakat lokal yang dinilai di atas rata-rata.
Selain faktor finansial, posisi geografis Berau sebagai jalur transit strategis yang menghubungkan Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara menjadi nilai tambah.
“Para investor ini pasti sudah survei dulu sebelum masuk. Mereka melihat daya beli masyarakat Berau itu sangat tinggi. Inilah yang membuat mereka yakin untuk membuka usaha di sini,” ujar Nanang belum lama ini.
Selain itu, infrastruktur jembatan pesisir yang telah terhubung, arus investasi pun mengalir deras ke sektor kuliner, ritel, hingga perhotelan.
Transformasi ekonomi Berau juga merambah ke sektor jasa dan perhotelan, yang ditandai dengan upaya peningkatan standar kualitas hotel lokal, seperti Hotel Ascomdemi mengakomodasi tamu luar daerah.
Daya tarik investasi ini semakin diperkuat oleh letak geografis Berau yang sangat strategis. Sebagai kota transit vital yang menghubungkan Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara, Berau memiliki nilai tawar tinggi bagi para pemodal.
“Berau ini memang kota kecil, tapi posisinya sangat strategis sebagai kota penghubung. Ditambah lagi akses infrastruktur seperti jembatan di wilayah pesisir kini sudah tersambung semua. Ini sangat berpengaruh pada kelancaran arus investasi,” ungkapnya.
Meski terbuka lebar terhadap ruang investasi, Pemkab Berau menegaskan komitmennya untuk tetap memperketat pengawasan regulasi dan perizinan bagi setiap investor yang masuk.
Ia memastikan komunikasi dengan para pengusaha, terus berjalan intensif agar operasional mereka sesuai dengan aturan daerah yang berlaku.
“Kita welcome saja selama itu memenuhi kebutuhan masyarakat. Yang terpenting, semua regulasi dan administrasi harus dipenuhi. Alhamdulillah, sejauh ini para investor cukup responsif dan kooperatif,” tutupnya.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0