Tak Banyak yang Tahu, Indonesia Punya 8 Kuda Laut Bernilai Ekonomi Tinggi: Ini Ciri Fisiknya

Sep 24, 2026
Tak Banyak yang Tahu, Indonesia Punya 8 Kuda Laut Bernilai Ekonomi Tinggi: Ini Ciri Fisiknya
Gambar Indonesia Punya 13 Jenis Kuda Laut, 8 di Antaranya Jadi Fokus Identifikasim (BRIN)
KARTANEWS.COM — Badan Riset dan Inovasi Indonesia (BRIN) mencatat, kekayaan hayati laut Indonesia mencakup 13 dari total 46 spesies kuda laut di dunia. Menariknya, delapan di antara belasan jenis tersebut memegang peranan penting dalam perairan Nusantara karena menjadi komoditas bernilai ekonomi bagi komunitas pesisir. 
Sedangkan lima spesies sisanya tergolong dalam kelompok pygmy seahorse atau kuda laut kerdil. Delapan spesies utama yang bernilai ekonomis itu meliputi Hippocampus kuda, Hippocampus kelloggi, Hippocampus trimaculatus, Hippocampus mohnikei, Hippocampus barbaouri, Hippocampus comes, Hippocampus spinosissimus, serta Hippocampus histrix.

Project Assistant dari Project Seahorse, Muthya Farah, menerangkan bahwa mengenali setiap jenis kuda laut dapat dilakukan lewat pengamatan saksama terhadap struktur morfologi luar, seperti pola permukaan tubuh, tulang hidung, tulang pipi, mahkota, hingga penanda khas lainnya.

"Langkah awal identifikasi dapat dilakukan dengan melihat apakah tubuh kuda laut memiliki duri atau justru halus. Selanjutnya, identifikasi dilanjutkan dengan mengamati bagian-bagian tubuh tertentu, seperti tulang pipi dan tulang hidung," papar Muthya, dikutip dari laman resmi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Kamis (24/9/2026).

Pada varietas bertubuh mulus, bentuk tulang pipi baik tunggal maupun ganda menjadi indikator kunci. Sebaliknya, pada jenis bertubuh duri, bagian tulang hidung di dekat pangkal moncong menjadi pedoman awal diferensiasi spesies.

Muthya merincikan sejumlah penanda spesifik yang membedakan kedelapan spesies tersebut. Hippocampus kuda memiliki postur tubuh cenderung lebar dengan mahkota bersudut rendah hingga sedang yang mengarah ke belakang, serta panjang maksimal berkisar 17 sentimeter.
Sementara itu, Hippocampus kelloggi berbadan lebih jangkung dan ramping dengan ketebalan ruas tubuh yang menonjol, mampu tumbuh hingga mencapai panjang 28 sentimeter. 
Satu spesies yang sangat mudah dikenali adalah Hippocampus trimaculatus karena memiliki tiga bercak hitam di area punggung individu jantan, disertai tulang mata dan tulang pipi yang melengkung bak kail ikan.
Di sisi lain, Hippocampus mohnikei berukuran mungil dengan panjang maksimal sekitar 8 sentimeter, ditandai moncong sangat pendek serta porsi ekor yang lebih panjang dibanding badannya.

Beberapa spesies lainnya juga menampilkan penanda visual yang unik. Hippocampus barbaouri dapat dikenali dari corak belang-belang di bagian moncong, sedangkan Hippocampus comes menampilkan motif garis atau belang khas pada area ekor.
Karakter utama Hippocampus spinosissimus terlihat dari struktur tulang hidung yang sangat rendah atau bahkan tak tampak sama sekali. Adapun Hippocampus histrix dihiasi duri-duri tajam mencolok di sekujur tubuh, dengan ujung duri di area punggung memiliki pigmen hitam permanen yang tetap terlihat jelas walau spesimen telah dikeringkan.

Meskipun penanda khusus dapat memangkas waktu pengamatan, proses klasifikasi tetap disarankan mengikuti petunjuk baku secara bertahap.

"Ciri khusus dapat membantu mempercepat proses, tetapi tahapan identifikasi tetap perlu dilakukan untuk memastikan jenis spesies secara tepat," tutup Muthya.(Rein)

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
Redaksi Kartanews

Lebih dari sekadar informasi. Kartanews menghadirkan fakta yang akurat, perspektif yang cerdas, dan berita yang berdampak.