Pemkab Berau Perketat Pengawasan 17 SPPG: Tegaskan Program Makan Bergizi Bukan Ajang Bisnis Semata

Nov 7, 2026
Pemkab Berau Perketat Pengawasan 17 SPPG: Tegaskan Program Makan Bergizi Bukan Ajang Bisnis Semata
Bupati Berau Sri Juniarsih Mas, saat memimpin rapat

KARTANEWS.COM, BERAU — Komitmen Pemerintah Kabupaten Berau dalam menyukseskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) diuji di lapangan. Di tengah masifnya perluasan layanan, pemda mengambil sikap tegas dengan memperketat pengawasan terhadap seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang beroperasi di Bumi Batiwakkal.

Ini digulirkan menyusul proses lintas sektoral. Ketua Tim Satuan Tugas (Satgas) Penyelenggaraan Program MBG Berau, Mohammad Said, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menandatangani Surat Edaran Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dengan menerjunkan tim pemeriksa ke 14 SPPG sejak tahun 2025 lalu.

Kendati demikian, proses evaluasi ini menghasilkan sejumlah catatan penting. Satgas menemukan indikasi pelanggaran administratif, keharusan diversifikasi ulang, hingga fasilitas strategi di kawasan Limunjan dan Perumahan Korpri yang belum termanfaatkan secara optimal.

Ironisnya, beberapa SPPG yang telanjur beroperasi justru dibangun secara mandiri oleh pihak vendor tanpa sinkronisasi yang matang.

Menangapi dinamika tersebut, Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, melayangkan kritik tajam sekaligus peringatan keras. Ia menekankan bahwa esensi utama MBG adalah mencukupi gizi dan mencerdaskan generasi bangsa, bukan semata-mata mengeruk keuntungan bisnis bagi penyedia makanan.

“Jangan sampai program yang tujuannya untuk mencerdaskan anak bangsa justru lebih mengedepankan kepentingan bisnis,” tegas Sri Juniarsih dengan nada prihatin, menyoroti masih ditemukannya variasi menu yang belum sesuai standar harapan.

Saat ini, tercatat ada 17 SPPG di Kabupaten Berau dengan empat di antaranya masih berstatus pasif alias belum beroperasi. Bupati mendesak para pengelola agar tidak main-main dalam menjaga higienitas, mulai dari pemilihan bahan pangan berkualitas, kebersihan peralatan makan, hingga variasi menu harian.

Sebagai langkah mitigasi jangka panjang, Pemkab Berau mutasi Dinas Pangan bersama instansi terkait untuk memperkuat fungsi kontrol secara berkala. Peran aktif pihak sekolah juga dinilai krusial sebagai garda terdepan dalam memfilter serta mengawasi langsung kelayakan makanan yang diterima oleh para siswa. (Adv)

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
Redaksi Kartanews

Lebih dari sekadar informasi. Kartanews menghadirkan fakta yang akurat, perspektif yang cerdas, dan berita yang berdampak.