Polsek Derawan Amankan Puing Benda Asing Mirip Bagian Satelit
Penulis: Tsy | Editor: Dewi
KARTANEWS.COM, BERAU - Sebuah puing misterius ditemukan mengapung di perairan sekitar Pulau Semama, Kabupaten Berau, pada Jumat (27/3/1026) lalu. Benda tersebut pertama kali terlihat oleh pemandu wisata, Juhan Wahyudi, saat beraktivitas di kawasan perairan Kepulauan Derawan.
Juhan mengungkapkan, awalnya ia tidak menaruh kecurigaan saat melihat benda tersebut mengapung di laut.
“Sekilas seperti sampah biasa yang sering terbawa arus. Tapi bentuknya tidak umum, jadi saya perhatikan lebih lama,” ujarnya.
Rasa penasaran membuatnya memutuskan kembali ke lokasi pada malam hari bersama rekannya, Muhammad Rifki, untuk memastikan temuan tersebut.
“Kami kembali lagi malam itu. Waktu didekati, kelihatan jelas ini bukan sampah. Bahannya keras dan ada bagian yang seperti komponen,” katanya.
Juhan menambahkan, proses evakuasi tidak berlangsung mudah karena kondisi laut yang berubah-ubah. Benda asing itu kemudian ditarik pelan-pelan menggunakan perahu kecil hingga akhirnya puing tersebut tiba di Pantai Pinus, Kampung Pulau Derawan, pada Sabtu (28/3/2026) pagi.
Penemuan itu langsung menarik perhatian warga setempat. Sejumlah bagian pada puing tampak memiliki simbol menyerupai bendera Tiongkok, yang memicu berbagai spekulasi.
“Saya lihat ada tanda seperti bendera. Jadi banyak yang menduga ini dari satelit atau roket peluncur,” tambahnya.
Kapolsek Pulau Derawan, AKP Iwan Purwanto, membenarkan temuan tersebut dan menyatakan pihaknya telah mengambil langkah awal penyelidikan.
“Kami sudah mendatangi lokasi dan memeriksa saksi-saksi yang pertama kali menemukan benda ini,” ucapnya.
Ia menegaskan bahwa kepolisian belum dapat memastikan asal-usul puing, sehingga sampai saat ini belum dapat diambil kesimpulan apa sebenarnya benda tersebut.
"Memang ada beberapa tanda yang mengarah, tapi semuanya masih perlu dikaji lebih lanjut,” kata Iwan.
Menurutnya, koordinasi dengan instansi terkait terus dilakukan guna memastikan identitas benda tersebut.
“Kami akan libatkan pihak yang punya kewenangan di bidang ini. Identifikasi tidak bisa dilakukan sembarangan,” bebernya.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan tindakan yang dapat merusak puing sebelum proses pemeriksaan selesai.
“Kami minta warga tidak menyentuh, memindahkan, atau merusak benda itu. Biarkan petugas yang menangani,” tegasnya.
Hingga kini, puing tersebut masih berada di lokasi dan menjadi perhatian warga yang ingin melihat dari dekat.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0