Peluang Kerja di Sektor Perkebunan Melimpah, Warga Berau Masih Banyak yang "Kepincut" Pertambangan
KARTANEWS.COM, BERAU - Peluang kerja di Kabupaten Berau sejatinya masih terbuka lebar, tidak hanya terpusat pada sektor pertambangan seperti yang selama ini menjadi incaran banyak pencari kerja.
Hal itu diungkapkan oleh Wakil Ketua I DPRD Berau, Subroto, yang juga mengatakan di tengah tingginya angka pengangguran, sejumlah sektor lain justru menyediakan lapangan pekerjaan yang cukup besar, namun belum dimanfaatkan secara optimal oleh tenaga kerja lokal. Salah satu sektor yang menyimpan potensi besar adalah perkebunan kelapa sawit.
Berdasarkan data Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Berau, kebutuhan tenaga kerja di sektor ini terus ada setiap tahunnya. Bahkan, ratusan posisi sempat tersedia, namun tidak sepenuhnya terisi oleh masyarakat setempat.
Kondisi ini menunjukkan bahwa peluang ekonomi di Berau sebenarnya tidak sempit. Hanya saja, sebagian besar pencari kerja masih berfokus pada industri pertambangan yang memiliki persaingan tinggi dan kualifikasi yang lebih spesifik.
Akibatnya, peluang di sektor lain kerap terabaikan, meski mampu memberikan penghasilan yang layak. Di lapangan, perusahaan perkebunan justru harus mendatangkan tenaga kerja dari luar daerah, seperti Nusa Tenggara dan Sulawesi untuk memenuhi kebutuhan operasional. Situasi ini menjadi gambaran bahwa kesempatan kerja yang tersedia belum sepenuhnya diserap oleh putra daerah.
Subroto menilai, pola pikir dalam memilih pekerjaan perlu mulai diubah. Menurutnya, sektor seperti perkebunan sawit dapat menjadi solusi nyata untuk menekan angka pengangguran jika dimanfaatkan dengan baik.
“Kesempatan kerja di Berau itu tidak sedikit. Di sektor sawit saja, kebutuhan tenaga kerja cukup besar, tetapi belum banyak diminati oleh tenaga kerja lokal,” ujarnya, Jumat (3/4/2026).
Ia menambahkan, ketergantungan pada sektor pertambangan justru dapat membatasi peluang masyarakat itu sendiri. Selain persaingan yang ketat, tidak semua pelamar dapat memenuhi standar yang ditetapkan perusahaan tambang.
Karena itu, masyarakat diharapkan lebih terbuka dalam melihat peluang kerja yang ada. Selama pekerjaan tersebut mampu memberikan penghidupan yang layak, seharusnya tidak ada alasan untuk mengabaikannya.
DPRD Berau juga mendorong Disnakertrans untuk terus memperkuat sosialisasi terkait potensi kerja di berbagai sektor, termasuk perkebunan, agar tidak lagi dipandang sebagai pilihan kedua.
"Dengan memanfaatkan seluruh sektor yang tersedia, Berau memiliki peluang besar untuk menekan angka pengangguran sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi daerah," tutupnya.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0