Kunjungan Wisatawan Tembus 788 Ribu Sepanjang 2025, DPRD Berau : Masih Banyak PR Perbaikan Akses dan Infrastruktur

Penulis : Mursyidah Auni | Editor : Dewi

Apr 1, 2026 - 11:40
Apr 1, 2026 - 12:09
 0  3
Kunjungan Wisatawan Tembus 788 Ribu Sepanjang 2025, DPRD Berau : Masih Banyak PR Perbaikan Akses dan Infrastruktur
Anggota DPRD Berau, Sutami (Auni/KN)

KARTANEWS.COM, BERAU — Kinerja sektor pariwisata Kabupaten Berau sepanjang 2025 menunjukkan tren positif dengan jumlah kunjungan wisatawan mencapai 788.747 orang.

Data tersebut disampaikan dalam rapat pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) pemerintah daerah yang juga mencatat sebanyak 5.351 kunjungan berasal dari wisatawan mancanegara.

Tingginya angka kunjungan ini tidak terlepas dari daya tarik wisata alam Berau yang kian familiar bagi pelancong.

Destinasi unggulan seperti Kepulauan Derawan, Maratua, Kakaban dengan danau ubur-ubur tak menyengat, hingga Labuan Cermin yang memiliki fenomena air dua rasa menjadi magnet utama.

Selain itu, kekayaan bawah laut Berau yang termasuk dalam kawasan segitiga terumbu karang dunia (coral triangle) menjadikannya destinasi favorit bagi wisatawan pecinta diving dan snorkeling.

Upaya promosi yang semakin gencar, serta pengembangan desa wisata, turut berkontribusi terhadap peningkatan kunjungan. Berbagai aktivitas wisata berbasis alam dan masyarakat dinilai mampu memberikan pengalaman autentik sekaligus mendorong perputaran ekonomi lokal.

Meski demikian, capaian tersebut mendapat perhatian serius dari anggota DPRD Berau, Sutami yang menilai peningkatan jumlah wisatawan harus diimbangi juga dengan kesiapan infrastruktur dan aksesibilitas yang memadai.

“Kita tentu mengapresiasi capaian kunjungan wisatawan yang cukup positif. Namun di sisi lain, masih ada sejumlah persoalan mendasar atau PR besar yang perlu segera dibenahi dan diatasi,” ujarnya saat diwawancarai setelah rapat paripurna LKPJ Bupati, Selasa (31/3/2026).

Menurutnya, kondisi infrastruktur yang belum optimal, termasuk jarak tempuh yang cukup jauh menuju sejumlah destinasi unggulan, seperti Biduk-Biduk dan Derawan menjadi tantangan tersendiri dalam pengembangan pariwisata Berau yang dapat memengaruhi kenyamanan wisatawan, khususnya dari luar daerah maupun mancanegara.

Sutami juga menyoroti pentingnya pemerataan jaringan komunikasi di kawasan wisata, mengingat kebutuhan wisatawan terhadap akses informasi dan konektivitas digital semakin tinggi.

“Kalau kita ingin pariwisata ini benar-benar menjadi sektor unggulan, maka persoalan  jaringan harus menjadi prioritas. Jangan sampai potensi besar yang kita miliki justru terhambat oleh hal-hal mendasar,” tegasnya.

DPRD Berau berkomitmen untuk terus mendorong pemerintah daerah memperkuat pembangunan infrastruktur penunjang, termasuk peningkatan kualitas jalan, transportasi menuju destinasi, fasilitas umum lainnya serta kolaborasi dengan pihak terkait.

“Selain infrastruktur jalan dan jaringan telekomunikasi, kami juga sangat meminta perhatian serius dari pihak PLN terkait ketersediaan listrik, khususnya di wilayah pedalaman dan kawasan destinasi wisata," ujarnya.

"Pasokan listrik harus stabil dan tidak sering mengalami pemadaman, karena hal ini sangat menganggu kenyamanan wisatawan serta aktivitas masyarakat,” tambahnya.

Sebagai penutup, Sutami menambahkan bahwa melalui pembenahan dan perhatian yang berkelanjutan, sektor pariwisata diharapkan tidak hanya mencatat angka kunjungan yang tinggi, tetapi juga mampu memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat serta mendorong pembangunan daerah secara menyeluruh.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0