Kue Kering Lebaran Beserta Resepnya, Tradisi Manis yang Selalu Hadir di Meja Tamu
Penulis : Mursyidah Auni | Editor : Dewi
KARTANEWS.COM, INDONESIA - Lebaran identik dengan suasana hangat, silaturahmi, serta hidangan khas yang disajikan untuk menyambut tamu. Salah satu sajian yang hampir selalu hadir di setiap rumah adalah kue kering. Toples berisi aneka kue biasanya tertata rapi di meja tamu sebagai suguhan bagi keluarga maupun kerabat yang datang berkunjung saat Hari Raya Idulfitri.
Tradisi menyajikan kue kering saat Lebaran telah lama menjadi bagian dari budaya masyarakat Indonesia. Kehadirannya bukan hanya sekadar camilan, tetapi juga simbol keramahan tuan rumah dalam menyambut tamu yang datang bersilaturahmi setelah menjalani ibadah puasa selama satu bulan penuh.
Kue kering dipilih sebagai hidangan Lebaran karena memiliki daya tahan yang cukup lama dibandingkan kue basah.
Dengan penyimpanan yang tepat, kue kering dapat bertahan hingga berminggu-minggu sehingga tetap tersedia bagi tamu yang datang secara bergantian selama masa perayaan Idulfitri.
Di antara banyak jenis kue kering yang ada, terdapat tiga jenis yang hampir selalu menjadi primadona di meja tamu saat Lebaran, yakni nastar, kastengel, dan putri salju. Ketiganya dikenal luas oleh masyarakat dan hampir selalu hadir dalam setiap perayaan hari raya.
Nastar dikenal dengan bentuk bulat kecil berisi selai nanas yang memiliki perpaduan rasa manis dan sedikit asam. Teksturnya yang lembut membuat kue ini menjadi favorit banyak orang dari berbagai kalangan usia.
Sementara itu kastengel menjadi pilihan bagi pecinta rasa gurih. Kue ini memiliki bentuk memanjang dengan taburan keju di bagian atas yang memberikan cita rasa asin dan gurih yang khas.
Adapun putri salju terkenal dengan balutan gula halus yang menyelimuti permukaan kue. Ketika digigit, gula halus tersebut akan memberikan sensasi lembut dan manis yang menjadi ciri khas kue ini.
Selain membeli di toko, banyak keluarga juga memilih membuat kue kering sendiri di rumah menjelang Lebaran. Kegiatan ini kerap menjadi tradisi keluarga yang menghadirkan suasana kebersamaan, sekaligus menghadirkan aroma khas mentega dan kue yang dipanggang di rumah.
Berikut bahan-bahan yang umumnya digunakan untuk membuat nastar klasik.
Bahan Adonan Nastar:
• 250 gram mentega atau campuran margarin dan butter
• 50 gram gula halus
• 2 butir kuning telur
• 350 gram tepung terigu protein rendah
• 2 sendok makan susu bubuk
Bahan Selai Nanas:
• 1 buah nanas madu yang telah diparut
• 100 gram gula pasir
• Sedikit kayu manis
Bahan Olesan:
• 2 butir kuning telur
• 1 sendok makan minyak goreng
Proses pembuatannya dimulai dengan memasak nanas parut hingga airnya menyusut, setelah itu ditambahkan gula dan kayu manis, lalu dimasak hingga teksturnya mengental dan mudah dibentuk menjadi bulatan kecil sebagai isian nastar.
Adonan kue kemudian dibuat dengan mencampurkan mentega, gula halus, dan kuning telur hingga rata, tepung terigu dan susu bubuk dimasukkan secara bertahap hingga adonan dapat dibentuk.
Selanjutnya adonan dipipihkan, diisi selai nanas, lalu dibulatkan kembali sebelum dipanggang hingga matang berwarna keemasan.
Selain nastar, kastengel juga menjadi kue kering yang tidak pernah absen saat Lebaran. Berikut bahan-bahan yang digunakan untuk membuat kastengel.
Bahan Kastengel:
• 200 gram butter atau margarin
• 1 butir kuning telur
• 250 gram tepung terigu
• 150 gram keju edam atau cheddar tua yang diparut halus
Bahan Taburan:
• Keju cheddar parut
• Kuning telur untuk olesan
Adonan kastengel dibuat dengan mencampurkan butter dan kuning telur hingga rata, setelah itu ditambahkan keju parut dan tepung terigu hingga adonan siap digilas.
Adonan kemudian dipotong memanjang, diolesi kuning telur, dan ditaburi keju sebelum dipanggang hingga berwarna kuning kecokelatan.
Terakhir kue putri salju juga menjadi salah satu kue kering yang hampir selalu hadir di meja tamu saat Lebaran. Kue ini memiliki bentuk bulan sabit dan dilapisi gula halus yang memberikan sensasi manis lembut ketika disantap.
Bahan Putri Salju:
• 250 gram margarin atau butter
• 50 gram gula halus
• 2 butir kuning telur
• 350 gram tepung terigu protein rendah
• 50 gram tepung maizena
• 2 sendok makan susu bubuk
• 100 gram keju parut (opsional untuk rasa lebih gurih)
Bahan Taburan:
• 150 gram gula halus
• 50 gram gula donat atau icing sugar
Kocok margarin, gula halus, dan kuning telur hingga tercampur rata lalu masukkan tepung terigu, tepung maizena, susu bubuk, serta keju parut, lalu aduk hingga menjadi adonan yang dapat dibentuk.
Gilas adonan hingga ketebalan sekitar 0,5 cm lalu cetak berbentuk bulan sabit kemudian panggang dalam oven dengan suhu sekitar 150°C hingga matang.
Setelah kue dingin, gulingkan ke dalam campuran gula halus hingga seluruh permukaannya tertutup.
Agar kue kering tetap renyah dan tahan lama, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Kue harus benar-benar dingin sebelum dimasukkan ke dalam toples agar tidak menimbulkan uap air yang dapat membuat kue cepat lembek atau berjamur.
Selain itu, penggunaan toples kedap udara juga penting untuk menjaga tekstur kue tetap renyah dan dapat bertahan cukup lama dan tetap nikmat disajikan selama masa Lebaran.
Nastar, kastengel, dan putri salju telah menjadi bagian dari tradisi Lebaran yang menghadirkan suasana hangat serta mempererat silaturahmi di tengah masyarakat.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0