Kayu Gelondongan 5 Meter Hantam Tubuh Wisatawan Hingga Tak Sadarkan Diri
Penulis: Rein | Editor: Marta
KARTANEWS.COM, BERAU – Seorang anak perempuan berusia 9 tahun mengalami nasib nahas. Pasalnya harus menjalani perawan di Rumah Sakit lantaran mengalami luka serius akibat terhantam kayu gelondongan yang hanyut di area Pantai Lamin Guntur.
Menurut keterangan yang diperoleh, peristiwa itu terjadi pada Selasa ( 24/03/2026) di Kampung Teluk Sumbang, Kecamatan Biduk-Biduk
Korban berinisial SNA, yang merupakan warga Kampung Harapan Maju, Kecamatan Tabalar.
Kapolsek Biduk-biduk, AKP Suradi mengonfirmasi bahwa peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 09.30 WITA. Saat kejadian, korban diketahui sedang asyik bermain air bersama anggota keluarganya.
“Kayu gelondongan itu menghantam bagian kaki hingga kepala korban, yang membuat korban sempat tidak sadarkan diri,” terangnya.
AKP Suradi membeberkan, kronologi kejadian berlangsung sangat cepat. Peristiwa bermula saat korban sedang asyik bermain di tepi pantai. Tiba-tiba sebuah batang kayu gelondongan sepanjang 5 meter dengan diameter sekitar 60 sentimeter menghantam dirinya.
Akibat dari kejadian itu, korban langsung tersungkur. Ia sempat meminta pertolongan dengan mengangkat tangan.
Namun nahas, ombak kembali datang dan membuat kayu tersebut kembali menghantam bagian kaki hingga kepala korban. Saat itu, korban langsung tidak sadarkan diri.
"Mengetahui kejadian itu, keluarga korban bersama wisatawan lain segera memberikan pertolongan dan mengevakuasi korban ke Puskesmas Biduk-biduk untuk mendapatkan penanganan medis," terangnya.
Setelah menjalani perawatan awal, pada pukul 14.00 WITA korban kemudian dirujuk ke RSUD Abdul Rivai Tanjung Redeb. Pihak kepolisian yang menerima laporan langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
"Kami juga mengumpulkan keterangan dari para saksi," katanya.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi para wisatawan, untuk tetap waspada terhadap potensi bahaya di kawasan pesisir. terutama saat kondisi ombak yang dapat membawa material berbahaya dari laut.
"Harapannya tidak ada kejadian seperti ini lagi. Kami mengimbau seluruh wisatawan yang datang berwisata selalu berhati-hati, dan mengawasi sanak keluarganya," pungkasnya.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0