BKKBN Kaltim Luncurkan Progam MHPSS, Upaya Menanggulangi Kesehatan Mental Remaja

Jul 4, 2026
BKKBN Kaltim Luncurkan Progam MHPSS, Upaya Menanggulangi Kesehatan Mental Remaja
Ilustrasi (AI)

KARTANEWS.COM, SAMARINDA – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Kalimantan Timur secara resmi meluncurkan program Mental Health and Psychosocial Support (MHPSS).

Strategi ini diambil guna merespons tingginya hambatan psikologis di kalangan remaja, di mana stigma negatif masyarakat serta keterbatasan akses informasi masih menjadi tantangan utama yang menghalangi mereka dalam memperoleh penanganan emosional yang memadai.

Ketua Tim Kerja Pembangunan Keluarga BKKBN Kaltim, Yuliani, mengungkapkan kekhawatirannya terhadap situasi saat ini. Menurutnya, banyak individu muda yang mengalami tekanan mental namun terpaksa menghadapinya sendirian tanpa sistem pendukung yang layak.

Hal tersebut diperparah oleh rendahnya kesadaran publik yang sering kali menyudutkan pengidap gangguan kecemasan maupun stres.

"Program MHPSS ini sengaja kami rancang untuk meningkatkan kepedulian bersama sekaligus menyediakan ruang aman bagi remaja agar berani berbagi tanpa takut dihakimi," jelas Yuliani pada Jumat (3/7/2026).

Lebih lanjut, Yuliani menekankan bahwa dinamika interaksi sosial di era digital yang kian kompleks menuntut ketahanan mental yang lebih kokoh. Oleh sebab itu, BKKBN Kaltim juga menggelar pelatihan intensif bagi para konselor dan fasilitator.

Melalui pembekalan ini, lini depan pendampingan diharapkan mampu mengidentifikasi gejala awal gangguan psikologis sejak dini dan memberikan intervensi emosional yang tepat sasaran.

Pihaknya berharap para konselor yang telah terlatih ini dapat bertransformasi menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing untuk mengikis habis stigma yang ada. Namun, Yuliani menegaskan bahwa keberhasilan program ini memerlukan kerja sama lintas sektor yang masif.

Sebagai penutup, BKKBN mengajak sektor keluarga, institusi pendidikan, pemerintah daerah, hingga komunitas pemuda untuk berkolaborasi secara aktif.

Sinergi ini dinilai krusial agar kesehatan mental tidak lagi dianggap sebagai hal yang tabu, melainkan fondasi utama dalam membangun kualitas hidup dan masa depan generasi muda yang unggul. (REIN/daa)

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0