Basuki Hadimuljono Tinjau Proyek Polresta IKN

Apr 13, 2026
Basuki Hadimuljono Tinjau Proyek Polresta IKN
Kunjungan Kepala OIKN Basuki Hadimuljono saat meninjau kawasan pembangunan (OIKN)
  • KARTANEWS.COM, IKN — Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), Basuki Hadimuljono, melakukan peninjauan langsung ke lokasi perencanaan pembangunan Kantor Kepolisian Resor Kota (Polresta) IKN yang terletak di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP), Minggu (12/04/2026).

    ​Kehadiran Polresta IKN ini diproyeksikan sebagai pilar utama dalam mendukung pelayanan publik, khususnya dalam menjamin keamanan dan ketertiban bagi masyarakat serta operasional di kawasan Ibu Kota baru tersebut.

    ​Saat ini, proyek tersebut telah memasuki tahap awal berupa proses pembersihan lahan (land clearing). Berdasarkan linimasa pembangunan, penyelesaian keseluruhan tahap pertama ditargetkan rampung pada akhir tahun 2027 mendatang.

    ​Pembangunan ini tidak hanya berfokus pada struktur bangunan, tetapi juga mencakup penataan kawasan dan penyediaan lahan yang terintegrasi untuk mendukung kelancaran pengembangan fasilitas kepolisian di masa depan.

    ​Di atas lahan seluas kurang lebih 3,24 hektare, Polresta IKN akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas modern dan komprehensif, di antaranya:

    • Gedung Utama dirancang setinggi enam lantai dengan tambahan lantai dak serta tiga lantai bawah (basement) sebagai pusat aktivitas operasional.

    • Ruang Operasional mencakup ruang kantor pusat, ruang rapat, dan fasilitas pendukung kepolisian lainnya.

    • Fasilitas Umum & Ibadah, yakni masjid, lapangan upacara, serta kolam retensi.

    • Sarana Olahraga dengan desain arsitektur yang inovatif dengan mengintegrasikan jalur pedestrian serta amfiteater yang berfungsi ganda sebagai tribun sarana olahraga.

    ​Dalam kunjungannya, Basuki Hadimuljono memberikan penekanan keras terkait tata kelola pembangunan. Ia menegaskan bahwa seluruh proses pengerjaan Polresta IKN harus berada di bawah koordinasi tunggal Otorita IKN.

    ​"Saya sampaikan bahwa semua instruksi pembangunan harus satu perintah, satu komando, yaitu dari Otorita IKN. Apapun perencanaannya harus dicek dulu, ditelusuri, dan jika perlu dihitung ulang," tegasnya.

    ​Eks Menteri PUPR ini juga menambahkan bahwa perencanaan yang komprehensif dan pelaksanaan yang terukur adalah harga mati guna memastikan seluruh tahapan pembangunan di Nusantara berjalan tanpa celah.

    ​"Semua pembangunan harus terarah, terintegrasi, dan selaras dengan perencanaan besar yang telah ditetapkan sejak awal," pungkasnya. (REIN/daa)

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0