Presiden Prabowo Resmikan RDMP Balikpapan Kilang Terbesar Indonesia

Jan 12, 2026 - 20:16
Jan 13, 2026 - 17:48
 0  8
Presiden Prabowo Resmikan RDMP Balikpapan Kilang Terbesar Indonesia
(YT/@Setpres RI)

KARTANEWS.COM, BALIKPAPAN – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meresmikan proyek kilang minyak terintegrasi Refinery Development Master Plan (RDMP) Pertamina Balikpapan, Kalimantan Timur, Senin (12/1/2026). 

Proyek tersebut tercatat sebagai kilang minyak terbesar di Indonesia dan menjadi tonggak penting dalam penguatan infrastruktur energi nasional.

Peresmian dilakukan langsung oleh Presiden Prabowo di lokasi proyek dengan menekan tombol secara simbolis, didampingi sejumlah menteri Kabinet Indonesia Maju, antara lain Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, serta Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri.

“Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, pada sore hari ini saya Prabowo Subianto Presiden Republik Indonesia meresmikan infrastruktur energi terintegrasi Pertamina RDMP Balikpapan,” ujar Prabowo, di lokasi, Senin (12/1/2026).

Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi atas selesainya megaproyek tersebut. Ia menilai beroperasinya Kilang Balikpapan merupakan pencapaian strategis yang menunjukkan kemampuan bangsa dalam membangun industri energi berskala besar.

“Saya menyambut dengan rasa bangga atas apa yang kita resmikan hari ini. Ini adalah prestasi penting bagi negara dan bangsa, dan saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras,” katanya.

Sementara itu, Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia menjelaskan bahwa RDMP Balikpapan meningkatkan kapasitas pengolahan minyak dari sebelumnya sekitar 260 ribu barel per hari menjadi 360 ribu barel per hari. Peningkatan kapasitas ini diyakini berdampak signifikan terhadap penghematan devisa negara.

“Ini RDMP terbesar di Indonesia. Dengan tambahan kapasitas sekitar 100 ribu barel, kita bisa menghemat devisa lebih dari Rp 60 triliun,” ujarnya.

Menurut Bahlil, kilang ini juga telah dirancang untuk menghasilkan bahan bakar berkualitas tinggi setara standar Euro 5 yang lebih ramah lingkungan dan mendukung target net zero emission.

Proyek RDMP Balikpapan merupakan megaproyek dengan nilai investasi mencapai sekitar Rp 123 triliun. Proyek ini mencakup modernisasi kilang eksisting, sistem penerimaan minyak mentah, fasilitas pengolahan, hingga penguatan keandalan rantai pasok energi nasional.

Selain meningkatkan produksi bahan bakar minyak, Kilang Balikpapan juga dilengkapi fasilitas Residual Fluid Catalytic Cracking (RFCC) Complex. Fasilitas ini memungkinkan pengolahan residu minyak menjadi produk bernilai tinggi, termasuk LPG dan produk petrokimia.

Dengan keberadaan RFCC Complex, kilang ini mampu memproduksi bahan bakar rendah emisi serta produk petrokimia seperti propylene dan sulfur, sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam hilirisasi industri energi dan petrokimia.

Peresmian RDMP Balikpapan menandai langkah strategis pemerintah dalam mengurangi ketergantungan impor BBM, meningkatkan nilai tambah sumber daya alam, serta memperkokoh ketahanan energi nasional. (AUNI)

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0