Kasus Narkoba Jaringan Malaysia, Kabid Pertanahan Balikpapan Diperiksa Polda Kaltim
KARTANEWS.COM, BALIKPAPAN — Penyidik Subdit 1 Direktorat Reserse Narkoba Polda Kaltim memeriksa Kepala Dinas Pertanahan dan Tata Ruang Kota Balikpapan, Irma Pratiwi Aryana Musa, Senin (14/9/2026). Pemeriksaan ini berkaitan dengan penyebaran sindikat narkoba internasional asal Malaysia yang melibatkan sopir pribadinya, WS, serta penemuan barang bukti di mobil dinas.
Irma memenuhi panggilan penyidik pada pukul 10.00 Wita dengan didampingi Kasubag Umum dan tim legal Pemkot Balikpapan. Selama satu setengah jam pemeriksaan, penyidik menguliti pola aktivitas WS yang telah bekerja sebagai sopir dinas sejak 2021.
Direktur Reserse Narkoba Polda Kaltim, Kombes Pol Romylus Tamtelahitu, menjelaskan bahwa pemeriksaan terfokus pada keterlibatan WS dan temuan 15 butir narkotika di kendaraan dinas Toyota Innova Zenix yang biasa digunakan pejabat tersebut.
"Pemeriksaan ini terkait pengungkapan sindikat internasional asal Malaysia yang melibatkan sopir pribadi beliau dan kendaraan dinasnya. Penyidik mendalami aktivitas WS sejak 2021, termasuk hubungan sosial dan rekan-rekan yang biasa berinteraksi dengannya," kata Romylus.
Polisi berupaya menelusuri apakah jaringan pertemanan WS memiliki keberadaan dengan kelompok pengedar internasional tersebut. Selain itu, peneliti mengkaji kemungkinan barang haram yang ditemukan di dinas mobil itu ingin dibunuh kembali oleh pelaku.
Romylus menegaskan, langkah ini tidak sekadar untuk melengkapi pembuktian materiil perkara pidana. Polda Kaltim memanfaatkan pengungkapan ini untuk memetakan pola pelaku pergerakan di lingkungan pemerintahan. Hasil evaluasi selanjutnya diserahkan kepada Wali Kota Balikpapan dan Kepala Dinas sebagai bahan perbaikan sistem pengawasan internal.
Pada tahun 2026 ini, kami menerapkan strategi baru pemberantasan narkoba, yaitu mengombinasikan penindakan terpola dengan pencegahan terintegrasi. Isu ini bukan lagi sekedar urusan kepolisian, melainkan butuh kemitraan erat dengan pemkot agar pemerintahan lingkungan bersih dari peredaran narkoba,” tegasnya.
Saat ini, Polda Kaltim masih terus mengumpulkan fakta dan keterangan mendalam para Saksi guna mengungkap seluruh pihak yang terlibat dalam jaringan peredaran gelap lintas negara tersebut.(Irla)
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0