HMI Samarinda Geruduk Kantor PLN UP3, Desak Transparansi Penyebab Pemadaman Bergilir
KARTANEWS.COM, SAMARINDA – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Samarinda menggelar aksi pembekuan di depan Kantor PT PLN (Persero) UP3 Samarinda, Kamis (29/10/2026), untuk mendesaknya transparansi yang menyebabkan gangguan peningkatan yang berdampak pada pemadaman listrik bergilir, sekaligus meminta komitmen untuk mengganggu dan memasok bagi pelanggan terdampak.
Dalam aksi tersebut, HMI Cabang Samarinda menyampaikan tiga tuntutan utama kepada pihak PLN. Pertama, meminta penjelasan terbuka mengenai penyebab gangguan yang memicu pemadaman listrik. Kedua, mendesaknya komitmen PLN UP3 Samarinda untuk mengatasi pemadaman bergilir di Kota Samarinda. Ketiga, meminta kompensasi bagi pelanggan yang terdampak gangguan pasokan listrik tersebut.
Perwakilan HMI Cabang Samarinda, Muhammad Sefa, mengatakan pihaknya datang untuk meminta kejelasan mengenai permasalahan kelistrikan yang dirasakan masyarakat. Menurutnya, informasi mengenai penyebab gangguan pembangkit perlu disampaikan secara transparan agar masyarakat mengetahui masalah yang sebenarnya terjadi.
Sefa menilai penjelasan yang diberikan pihak manajemen PLN UP3 Samarinda saat aksi belum menjawab pertanyaan mendasar mengenai penyebab gangguan pada pembangkit listrik.
“Ya, berarti hari ini kawan-kawan HMI Cabang Samarinda tidak puas dengan jawaban manajer PLN UP3 Samarinda karena terkesan ngawang dan tidak memahami permasalahan secara mendasar,” ujar Sefa.
Ia menjelaskan, pihak PLN UP3 Samarinda telah menyatakan kesediaannya untuk memfasilitasi pertemuan lanjutan pada Selasa mendatang, setelah waktu Zuhur. Pertemuan tersebut diharapkan menjadi kesempatan bagi PLN untuk memaparkan penyebab gangguan utama pada empat utilitas yang sebelumnya disampaikan kepada massa aksi.
Menurut Sefa, pertemuan lanjutan diperlukan agar PLN dapat memberikan penjelasan yang lebih rinci dan berdasarkan fakta mengenai gangguan pembangkit tersebut.
HMI Samarinda berharap pertemuan itu tidak sekadar menjadi forum penyampaian informasi, tetapi juga menghasilkan kejelasan mengenai langkah-langkah konkret untuk mengatasi pemadaman listrik bergilir di Samarinda.
Selain meminta transparansi dan kepastian penanganan gangguan, HMI juga menyoroti dampak pemadaman terhadap masyarakat sebagai pelanggan PLN. Mereka menilai perlunya ada penjelasan mengenai mekanisme kompensasi bagi pelanggan yang terdampak, sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Hingga berita ini diterbitkan, keterangan mengenai penyebab gangguan teknis pada empat pembangkit, langkah penanganan yang akan dilakukan, serta penolakan resmi PLN UP3 Samarinda atas tuntutan pembaruan belum tercantum dalam keterangan yang diperoleh dari narasumber.
Pertemuan lanjutan yang menjanjikan pihak PLN diharapkan dapat memberikan jawaban atas tuntutan HMI Samarinda sekaligus memperjelas upaya penyelesaian persoalan pemadaman listrik yang bergilir yang dikeluhkan masyarakat. (IRLA/ERNI)
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0