Gelar Operasi Pasar LPG 3 Kilogram, Pemkab Berau Pastikan Pasokan Aman Jelang Lebaran 2026

Penulis : Mursyidah Auni | Editor : Dewi

Mar 17, 2026 - 12:23
Mar 17, 2026 - 13:37
 0  5
Gelar Operasi Pasar LPG 3 Kilogram, Pemkab Berau Pastikan Pasokan Aman Jelang Lebaran 2026
Antusias masyarakat Tanjung Redeb terhadap operasi pasar gas LPG 3 kilogram yang berlangsung di lapangan GOR (17/3/2026)

KARTANEWS.COM, BERAU – Menjelang empat hari lebaran Idul Fitri 2026, Pemerintah Kabupaten Berau melalui Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) menggelar operasi pasar LPG 3 kilogram bersubsidi  bekerjasama dengan PT Pertamina Patra Niaga yang berlangsung di lapangan GOR Pemuda, Tanjung Redeb, Selasa (17/3/2026).

Dalam pelaksanaannya, Diskoperindag Berau melibatkan tiga agen penyalur yakni Prima Karya Jaya, Samba Jaya Abadi, dan Putra Gas Utama untuk memastikan distribusi berjalan lancar serta tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan.

Kepala Bidang Bina Usaha Perdagangan Diskoperindag Berau, Hotlan Silalahi, menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi intensif dengan Pertamina sehari sebelum operasi berjalan agar seluruh agen melakukan persiapan distribusi secara maksimal, termasuk mendorong percepatan pengisian di SPBE Maluang agar tidak terjadi keterlambatan saat operasi berjalan.

“Kita menggunakan tiga agen yaitu PKJ, Samba, dan Putra Gas, sejak kemarin sudah kami dorong melalui SPM Pertamina agar seluruh agen siap mendistribusikan dan hari ini berjalan lebih efisien meskipun sebelumnya sempat terkendala antrean panjang di SPBE Maluang karena juga melayani wilayah Bulungan,” ujarnya.

Kegiatan ini juga sebagai salah satu antisipasi terkait isu yang beredar mengenai kelangkaan tabung gas 3 kilogram, Hotlan menegaskan bahwa kondisi yang sempat terjadi di masyarakat bukan akibat kelangkaan, melainkan keterlambatan distribusi dari pemasok di Bosowa Makassar yang memicu kepanikan warga.

“Jadi sebelum kegiatan ini terlaksana ramai bererdar terkait kelangkaan tabung gas melon, jadi kami mau tegaskan ini tidak langka, tetapi keterlambatan pengiriman dari Bosowa Makassar, setelah kami lakukan percepatan distribusi dan koordinasi dengan SPBE, kondisi hari ini sudah kembali normal dan efektif sehingga masyarakat tidak usah panik lagi,” jelasnya.

Pada operasi pasar tersebut, total sebanyak 1.680 tabung LPG 3 kilogram disediakan khusus di GOR Pemuda, sementara di tingkat pangkalan masing-masing agen umumnya menyalurkan sekitar 560 tabung.

Untuk memastikan pemerataan, masyarakat yang ingin mendapatkan LPG subsidi diwajibkan membawa KTP atau Kartu Keluarga dengan pembatasan sesuai ketentuan agar masyarakat yang sebelumnya belum mendapatkan dapat terlayani.

“Kami batasi dengan cara menunjukkan KTP atau KK supaya masyarakat yang kemarin belum kebagian bisa mendapatkan hari ini dan sekaligus menetralisir isu kelangkaan,” katanya.

Selain itu, pemerintah daerah juga telah meminta Pertamina untuk melakukan ekstra dropping atau penambahan pasokan di seluruh kecamatan guna mengantisipasi lonjakan kebutuhan menjelang lebaran, meskipun diakui masih terdapat kendala antrean pengisian di SPBE.

Hotlan juga memastikan harga jual LPG 3 kilogram di wilayah Tanjung Redeb tetap mengacu pada Harga Eceran Tertinggi (HET) sebesar Rp25.000 per tabung serta mengingatkan agen dan pangkalan agar tidak menjual di atas ketentuan.

“Harga sesuai HET Rp25.000 yah dan kami sudah memberikan peringatan kepada agen, jika masyarakat menemukan penjualan di atas HET silakan laporkan ke Diskoperindag agar dapat kami tindak,” tegasnya.

Salah satu warga yang mengikuti operasi pasar mengaku terbantu dengan adanya penjualan langsung LPG bersubsidi yang disediakan pemerintah karena sebelumnya sempat kesulitan mendapatkan tabung gas di pangkalan.

“Sempat susah yah dapat gas beberapa hari kemarin, alhamdulillah adanya operasi pasar ini kami sangat terbantu apalagi harganya sesuai HET,” ujar Siti, salah seorang warga Tanjung Redeb kepada wartawan kartanews.com.

Ia juga berharap distribusi LPG kedepannya bisa lebih lancar agar tidak menimbulkan kepanikan di tengah masyarakat menjelang hari lebaran.

“Mudah-mudahan kedepanya tidak ada keterlambatan lagi karena kebutuhan kami menjelang lebaran itu meningkat dan kami berharap stok selalu tersedia di pangkalan,” harapnya.

Diskoperindag mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembelian secara berlebihan serta mendatangi pangkalan resmi terdekat karena distribusi telah ditingkatkan dan pasokan dipastikan mencukupi kebutuhan menjelang hari raya sesuai kebutuhan setiap rumah tangga.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0