Dispar Kaltim Mulai Validasi Lapangan 10 Finalis Lomba Desa Wisata 2026, Ini 4 Aspek Penilaiannya!

May 23, 2026
Dispar Kaltim Mulai Validasi Lapangan 10 Finalis Lomba Desa Wisata 2026, Ini 4 Aspek Penilaiannya!
Pulau Drawan (Istimewa)

KARTANEWS.COM, SAMARINDA – Proses penilaian Lomba Desa Wisata Tingkat Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Tahun 2026 kini memasuki tahapan krusial. Sebanyak 10 desa wisata terbaik perwakilan dari kabupaten dan kota se-Kaltim mulai menjalani sesi presentasi serta validasi data.

​Kepala Dinas Pariwisata Kaltim, Ririn Sari Dewi, menjelaskan bahwa tahapan validasi ini dilakukan untuk memastikan kesiapan masing-masing desa wisata, sekaligus mencocokkan data yang telah dikirimkan oleh para peserta dengan kondisi riil di lapangan.

​“Melalui tahapan ini kami ingin memastikan seluruh desa wisata finalis benar-benar memiliki kesiapan, inovasi, serta komitmen dalam mengembangkan potensi wisata berbasis masyarakat,” ujar Ririn di Samarinda, Jumat (22/5/2026), berdasarkan keterangan dari kanal resmi Pemprov Kaltim.

​Ririn menekankan bahwa ajang ini bukan sekadar kompetisi untuk mencari pemenang. Lebih dari itu, Lomba Desa Wisata menjadi sarana pembinaan dan evaluasi berkala guna mendongkrak kualitas destinasi wisata digital maupun konvensional di tingkat desa.

​Lebih lanjut, ia menilai pengembangan desa wisata memiliki peluang strategis dalam menggerakkan roda ekonomi warga sekaligus melestarikan identitas budaya lokal.

Terlebih, posisi Kaltim saat ini sebagai penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN) diproyeksikan akan meningkatkan kunjungan wisatawan secara signifikan.

​Di sisi lain, Kepala Bidang Destinasi dan Industri Pariwisata Dispar Kaltim, Angit Ding, memaparkan bahwa tim juri melakukan penilaian secara komprehensif. Ada empat aspek utama yang menjadi fokus penilaian tim penilai.

​“Penilaian dilakukan menyeluruh, mulai dari daya tarik wisata, kelembagaan, kebersihan lingkungan, hingga keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan desa wisata. Validasi ini penting agar data yang disampaikan benar-benar akurat sesuai implementasi di lapangan,” pungkasnya. 

​Hasil dari tahapan presentasi dan validasi lapangan ini nantinya akan diakumulasikan menjadi dasar utama bagi tim penilai untuk menentukan pemenang dan menetapkan Desa Wisata Terbaik Tingkat Provinsi Kaltim Tahun 2026. (REIN/daa)

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0