APBD Tidak Bisa Maksimal, Bupati Berau Minta Perusahaan Terlibat Dalam Pembangunan Daerah
KARTANEWS.COM, BERAU – Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menyatakan bahwa pemangkasan anggaran transfer dari pemerintah pusat membuat program-program pemerintah daerah sulit diwujudkan secara maksimal.
Ia mengatakan, dalam kebijakan tersebut, pemerintah daerah harus memutar otak lebih keras demi memastikan setiap rencana pembangunan yang telah disusun tetap terealisasi tanpa hambatan berarti.
"Di tengah efisiensi anggaran saat ini, kita tidak bisa hanya mengandalkan APBD dalam program pembangunan," ujar Sri Juniarsih usai menghadiri acara Focus Grup Discussion mengenai penanganan sampah di Berau, Senin (29/6/2026).
Sri Juniarsih pun melontarkan istilah sederhana namun sarat makna untuk menggambarkan situasi keuangan Pemkab Berau saat ini.
Dia mengingatkan semua pihak untuk bersiap "menggencangkan ikat pinggang" sedalam mungkin. Persyaratan ini menjadi penanda bahwa keran anggaran daerah kini harus diputar seketat mungkin.
"Kita semua sudah tahu ya, bahwa saat ini sedang efisiensi. Jadi kita harus ikat pinggang kencang-kencang," tuturnya saat memberikan keterangan.
Umi, sapaan akrab Sri Juniarsih—menilai, skema pelibatan perusahaan yang beroperasi di Bumi Batiwakkal untuk membantu meringankan beban pemerintah adalah langkah yang sangat logis untuk dipertimbangkan.
Mengingat APBD tidak dapat diandalkan sepenuhnya, kolaborasi pihak swasta melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) atau kemitraan yang diukur bisa menjadi alternatif utama dalam mendukung keberlanjutan pembangunan daerah.
"Oleh sebab itu, cara ini menjadi solusi agar pembangunan tetap berjalan. Makanya nanti kami minta melalui dinas terkait untuk menyurati semua perusahaan agar dapat berpartisipasi," tutupnya. (Rein/daa)
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0