12 Tahun Terkatung-katung! Perangkat Kampung Biatan Ilir Geruduk DPRD Berau Soal Batas Wilayah

Penulis: Rein | Editor: Dewi

Mar 3, 2026 - 17:46
Mar 3, 2026 - 18:27
 0  3
12 Tahun Terkatung-katung! Perangkat Kampung Biatan Ilir Geruduk DPRD Berau Soal Batas Wilayah
Kepala Kampung Biatan Ilir (Rin/KN)

KARTANEWS.COM, BERAU - Keributan terjadi di gedung DPRD Kabupaten Berau. Segenap Perangkat Kampung Biatan Ilir melakukan protes terhadap lambannya respon pihak dewan dalam hal menanggapi permintaan hearing.

Usut punya usut, pihak Pemerintah Kampung tengah berjuang untuk menuntut kejelasan status batas wilayah Biatan Ilir dengan Kampung Melawai yang diketehui terletak di Kabupaten Kutai Timur.

Kepala Kampung Biatan Ilir, Abdul Hafid menyampaikan sengketa tapal batas di kampungnya sudah berjalan selama 12 tahun lamanya. Namun hingga kini belum ada penyelesaian dari Pemerintah Daerah.

"Mewakili masyarakat, saya meminta kepada Pemda Berau, harus ada keputusan yang jelas," ungkapnya, selasa (3/3/2026)

Ia meminta Pemda mesti turun langsung guna memastikan batas wilayah kampung yang bersengketa. Apalagi kabarnya berbatasan langsung dengan wilayah Kutim.

Hafid juga mendesak, Pemda mesti mengajak Pemerintah Kutim untuk menentukan tapal batas tersebut, sehingga tidak ada lagi konflik di masyarakat kedepannya.

"Kami tanya ke pemda kata mereka 'itu sudah jelas wilayah berau' tapi kapan mereka turunnya? kami mau mereka turun sama-sama dari Kutim, Berau juga turun lalu kita sama-sama membuat batas," ungkapnya.

Ia mengakui pada tahun 2023, pernah melakukan hearing bersama Dewan dan Pemda, lalu keputusan Pemda akan membuat posko terpadu untuk percepatan
penuntasan tapal batas tersebut.

"Kami dijanji untuk dibuatkan posko terpadu, pertanyaannya mana poskonya? sampe sekarang gak ada," tuturnya. 

Oleh sebab itu, kedatangannya ke Gedung Dewan tak lain untuk meminta bantuan agar medesak pemerintah daerah mempercepat penentuan batas wilayah tersebut.

"Ini desakan warga saya, yang saya sesalkan ini kenapa sampe 12 gak selesai-selesai," pungkasnya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0