Tembus Rp6,5 Triliun di Kaltim, Penyaluran KUR Dibayangi Ancaman Penyalahgunaan Data

Jul 13, 2026
Tembus Rp6,5 Triliun di Kaltim, Penyaluran KUR Dibayangi Ancaman Penyalahgunaan Data
Ilustrasi (AI Gemini)

KARTANEWS.COM, BALIKPAPAN — Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Kalimantan Timur mencatatkan rapor hijau setelah menembus angka Rp6,5 triliun hingga Mei 2026. Program stimulus ini telah menyasar lebih dari 130.000 pelaku usaha setempat.

Namun, di tengah tren positif tersebut, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) justru memberikan ancaman serius terkait fenomena maraknya yang mencakup data pribadi warga.

Kepala OJK Provinsi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (Kaltimtara), Misran Pasaribu, menyatakan kinerja pembiayaan ini sebenarnya masih berjalan sesuai koridor. Hal itu terkonfirmasi dari rasio kredit bermasalah atau pinjaman bermasalah (NPL) yang sukses ditekan aman di bawah ambang batas 5%.

"Penyaluran KUR ini telah berjalan dengan baik. Kami mengimbau pelaku UMKM di Kalimantan Timur untuk memanfaatkan fasilitas ini dengan optimal," jelas Misran melalui rilis resminya, Minggu (12/7/2026), dikutip dari Bisnis.com.

Menurut Misran, KUR tetap menjadi opsi permodalan paling rasional bagi sektor UMKM karena skema suku bunganya jauh lebih kompetitif dibandingkan kredit komersial biasa. Kendati demikian, ia mengumumkan taktik licik oknum tertentu yang membujuk warga agar bersedia meminjamkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dengan janji komisi, demi mencairkan pinjaman ilegal.

“Kami meminta masyarakat untuk lebih cerdas dan berhati-hati. Jangan sembarangan memberikan data pribadi kepada pihak yang tidak bertanggung jawab, meskipun diiming-imingi keuntungan tertentu oleh oknum yang mengaku dari pihak bank,” tegasnya.

OJK Kaltimtara pun berkomitmen memperluas program edukasi demi mendongkrak literasi keuangan masyarakat. Sebagai langkah pencegahan, OJK menyediakan posko aduan resmi bagi warga yang mendeteksi indikasi penipuan data identitas.

“Jika masyarakat mengalami hal tersebut, segera laporkan ke kanal pengaduan resmi OJK atau pihak kepolisian. Kami ingin memastikan KUR benar-benar dimanfaatkan untuk produktivitas UMKM dan masyarakat merasa aman serta terlindungi,” tutupnya. (REIN/daa)

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0