Kaltim Gagal Jadi Tuan Rumah AFF U-17, Ini Masalahnya !
Penulis: Rein | Editor: Dewi
KARTANEWS.COM, KALTIM - Masyarakat Kaltim harus mengubur impiannya menonton event sepak bola terbesar Asia Tenggara, yakni AFF U-17 yang dilaksanakan dua tahun sekali secara bergiliran antara negara. Pasalnya Kaltim gagal menjadi tuan rumah, usai sebelumnya diusulkan oleh PSSI.
Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi membeberkan penyebab Kaltim gagal menjadi tuan rumah Piala AFF U17 2026, lantaran fasilitas stadion di Kaltim yang dinilai belum siap.
Dirinya menjelaskan fasilitas di Stadion Segiri Samarinda contohnya, saat ini belum memenuhi standar internasional yang ditetapkan Federasi Sepak Bola Asia (AFC) maupun Federasi Sepak Bola ASEAN (AFF).
"Di Stadion Segiri, daya lampu stadion hanya sekitar 900 lux, sementara standar minimum untuk pertandingan internasional AFF adalah 1.200 lux," ungkapnya.
Yunus Nusi menjelaskan bahwa kendala teknis pada peningkatan pencahayaan stadion dan tenggat waktu dari AFC memaksa PSSI untuk bergerak cepat dalam menentukan lokasi pertandingan.
Meski wilayah tersebut disiapkan untuk agenda padat, seperti Kualifikasi Piala AFC dan uji coba Timnas U19, fokus latihan Timnas U17 dan U19 akan segera dialihkan ke fasilitas baru di IKN yang sudah berstandar internasional.
Selain itu, PSSI mendesak pemerintah daerah di Kaltim untuk segera merenovasi Stadion Batakan, Segiri, dan Palaran agar memenuhi kualifikasi FIFA.
"Secara teknis, Stadion Batakan sebenarnya sudah sangat baik dan tidak ada masalah. Namun, Stadion Palaran masih memerlukan perbaikan teknis yang signifikan, terutama pada area ujung lapangan," jelasnya dikutip dari Antara.
PSSI bersama Komite Eksekutif (Exco) berkomitmen untuk menyelenggarakan pertandingan Timnas di berbagai daerah. Langkah ini diambil guna memberikan kesempatan bagi masyarakat luas untuk memberikan dukungan dan menyaksikan perjuangan pasukan Garuda secara langsung di stadion.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0