Harga TBS Sawit Akhir Juni Kembali Naik, Ini Penjelasannya!

Jul 2, 2026
Harga TBS Sawit Akhir Juni Kembali Naik, Ini Penjelasannya!

KARTANEWS.COM, KALTIM - Kabar baik kembali membahas petani kelapa sawit di Provinsi Kalimantan Timur. Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit periode 16–30 Juni 2026 mengalami kenaikan dibandingkan periode sebelumnya.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perkebunan Kalimantan Timur, Ahmad Muzakkir, mengatakan kenaikan harga TBS pekan ini didorong oleh menguatnya harga Crude Palm Oil (CPO) di pasar global serta meningkatnya permintaan.

“Harga rata-rata tertimbang CPO ditetapkan sebesar Rp14.726,84 per kilogram, sedangkan harga kernel mencapai Rp13.204,23 per kilogram,” ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis (2/7/2026).

Muzakkir kenyamanan, harga TBS berdasarkan umur tanaman dimulai dari tanaman berumur tiga tahun sebesar Rp3.046,74 per kilogram. Untuk umur empat tahun sebesar Rp3.143,80 per kilogram, umur lima tahun Rp3.230,72 per kilogram, dan umur enam tahun Rp3.301,57 per kilogram.

Selanjutnya TBS dari tanaman berumur tujuh tahun dihargai Rp3.349,33 per kilogram, umur delapan tahun Rp3.403,35 per kilogram, dan umur sembilan tahun Rp3.444,98 per kilogram. Sementara itu, tanaman berumur 10 hingga 20 tahun memperoleh harga tertinggi, yakni Rp3.469,60 per kilogram.

Sedangkan harga TBS untuk tanaman berumur 21 tahun ditetapkan sebesar Rp3.419,39 per kilogram, umur 22 tahun Rp3.350,87 per kilogram, umur 23 tahun Rp3.276,94 per kilogram, umur 24 tahun Rp3.240,04 per kilogram, dan umur 25 tahun Rp3.209,73 per kilogram.

Menurut Muzakkir, daftar harga tersebut merupakan standar harga bagi petani kelapa sawit yang telah dimulai dengan perusahaan pemilik pabrik kelapa sawit (PKS) di Kalimantan Timur, khususnya petani plasma.

Ia berharap kemitraan antara kelompok tani dan perusahaan pengelola pabrik kelapa sawit dapat menjaga stabilitas harga TBS di tingkat petani sehingga tidak lagi dipermainkan oleh tengkulak. 

“Dengan demikian, kesejahteraan petani kelapa sawit di Kalimantan Timur diharapkan terus meningkat” pungkasnya. (PEMPROV KALTIM/daa)

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0