Buka Puasa Sambil Musda, Rahmad Mas'ud Kembali Jadi Nahkoda Golkar Balikpapan

Penulis: Rein | Editor: Dewi

Feb 27, 2026 - 00:13
Feb 27, 2026 - 20:41
 0  11
Buka Puasa Sambil Musda, Rahmad Mas'ud Kembali Jadi Nahkoda Golkar Balikpapan
Musda Golkar Balikpapan (Istimewa)

KARTANEWS.COM, BALIKPAPAN — DPD Partai Golkar Kota Balikpapan  melaksanakan Musyawarah Daerah (Musda) ke XI pada Kamis (26/2/2026).

Dalam agenda yang berlangsung di tengah suasana Ramadan tersebut, Rahmad Mas’ud kembali terpilih untuk memimpin DPD II Partai Golkar Balikpapan masa bakti 2026-2031.

Acara ini dihadiri oleh jajaran pengurus DPD I Golkar Kaltim, tokoh senior, serta kader partai.

Usai ditetapkan kembali sebagai ketua, Rahmad menyatakan kesiapannya untuk memperkuat konsolidasi dan menargetkan peningkatan kursi legislatif pada Pemilu 2029 mendatang.

“Alhamdulillah, pada Pemilu 2024 kemarin kursi kita di Balikpapan naik dari 11 menjadi 16 kursi. Ini capaian luar biasa. Insya Allah ke depan kita akan mengoptimalkan seluruh kader militan agar perolehan suara bisa lebih dari 50 persen di Kalimantan Timur, khususnya Balikpapan,” ucap Rahmad.

Rahmad memberikan catatan khusus mengenai fenomena suara sisa dalam sistem pemilu.

Menurutnya, hal ini menjadi tantangan strategis bagi partai untuk memastikan distribusi suara lebih optimal di level kota, provinsi, hingga DPR RI pada masa mendatang.

Sejalan dengan itu, Ketua DPD I Golkar Kaltim, Rudy Mas’ud, menekankan bahwa Musda ini bukan sekadar rutinitas organisasi, melainkan ajang krusial untuk evaluasi total dan penguatan konsolidasi partai.

“Musda ini bukan hanya agenda rutin, tetapi momentum untuk meneguhkan komitmen bahwa Golkar harus menjadi kekuatan utama pembangunan. Bukan hanya kuat secara elektoral, tetapi juga kuat dalam gagasan, inovasi, dan pengabdian,” kata Rudy.

Rudy Mas’ud menekankan bahwa soliditas dan kedisiplinan kader adalah kunci dalam menghadapi pergeseran peta politik nasional seiring hadirnya Ibu Kota Nusantara (IKN).

Sebagai kota penyangga utama, Balikpapan memegang peranan krusial dalam masa transisi ini.

Ia memproyeksikan bahwa pada periode 2027–2028, seluruh infrastruktur utama pemerintahan akan tuntas, sehingga pada 2028 pusat kekuasaan Indonesia secara resmi berpindah sepenuhnya dari Jakarta ke IKN.

“Balikpapan memiliki peran sentral dalam transformasi ekonomi Nusantara, mulai dari logistik, jasa, hingga sumber daya manusia. Karena itu, Golkar Balikpapan harus tampil terdepan. Dalam politik, tidak boleh hanya terlibat tanpa terlihat,” tegasnya.

Rudy turut memberikan instruksi strategis agar seluruh kader memperkokoh fondasi partai lewat pelatihan dan pendidikan politik yang berkelanjutan.

Ia menekankan pentingnya menjaga etika dalam berpolitik serta menuntut setiap kader untuk aktif turun ke lapangan guna memberikan solusi nyata atas berbagai permasalahan yang dihadapi masyarakat.

“Yakinkan bahwa Golkar adalah problem solver. Kita harus mendengar, memperjuangkan, dan memberi solusi bagi rakyat,” ujarnya. 

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0