Skandal Narkoba Anak Anggota Dewan Berau: Polisi Pastikan Proses Hukum Jalan Terus Tanpa Kompromi!
Penulis: Rein | Editor: Dewi
KARTANEWS.COM, BERAU – Bumi Batiwakkal tengah diguncang isu panas! Media sosial mendadak riuh setelah seorang pemuda yang diduga kuat merupakan putra dari salah satu wakil rakyat di DPRD Berau diringkus pihak berwajib akibat kasus narkotika.
Menanggapi bola liar yang beredar, Kasat Resnarkoba Polres Berau, AKP Agus Priyanto, angkat bicara untuk meluruskan situasi.
Ia menegaskan bahwa saat ini tersangka masih mendekam di balik jeruji besi Polres Berau untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
AKP Agus juga memberikan pernyataan menohok terkait prosedur hukum yang berlaku. Ia memastikan bahwa kepolisian bertindak profesional tanpa pandang bulu.
"Dalam kasus narkoba, tidak ada istilah penangguhan penahanan," tegasnya, pada Selasa (17/03/2026), sekaligus mematahkan harapan adanya "jalur belakang" bagi tersangka.
Saat ini, penyidik masih menunggu hasil uji laboratorium forensik dari Surabaya sebelum melimpahkan berkas perkara ke Kejaksaan.
Berdasarkan alat bukti yang ditemukan, polisi tak hanya menjerat tersangka sebagai pengguna, melainkan sebagai pengedar. Hal ini tentu memperberat ancaman hukuman bagi yang bersangkutan.
“Setelah itu kita masukkan dalam berkas, berkas akan kami kirim ke Kejaksaan. Nanti rekan-rekan wartawan kalau kita tahap satu pengiriman berkas akan kami beritahu,” jelasnya.
Ia juga menjelaskan perbedaan perlakuan hukum antara pengguna murni yang wajib direhabilitasi dengan pengedar yang harus menjalani proses peradilan pidana.
Menanggapi isu adanya perlakuan istimewa karena status tersangka sebagai anak pejabat, AKP Agus Priyanto memberikan jawaban yang cukup unik dan menohok.
Ia berseloroh bahwa tersangka memang mendapat perlakuan khusus, namun bukan dalam bentuk kemewahan.
“Perlakuan khusus ya? Ya memang ada perlakuan khusus. Dia tidak bisa keluar ke mana-mana, dia dikhususkan di dalam ruangan, dijaga, makanannya pun dijadwal,” selorohnya.
Ia menegaskan, kepolisian tidak pandang bulu dalam menegakkan hukum. Tersangka tetap makan makanan jatah tahanan dan waktu tidurnya pun diawasi ketat.
“Tidak ada pandang bulu siapapun dia,” pungkasnya.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0