Korban Tenggelam di Sungai Kelay Berau, Ditemukan Meninggal Dunia

Oct 16, 2026
Korban Tenggelam di Sungai Kelay Berau, Ditemukan Meninggal Dunia
Penemuan korban tenggelam di sungai kelay oleh tim penyelamatan (Disdamkarmat Berau)

KARTANEWS.COM, BERAU — Tim SAR gabungan akhirnya berhasil menemukan Yasel Ban Makal, seorang petani berusia 48 tahun asal Kampung Long Lanuk yang sempat dilaporkan hilang di perairan Sungai Kelay, Dusun Nyapa Indah, Kabupaten Berau. 

Korban ditemukan oleh warga setempat dalam kondisi meninggal dunia pada Jumat (16/10/2026) pagi sekitar pukul 06.30 WITA.

Kepala Seksi Penyelamatan dan Evakuasi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Berau, Alimi Zain, mengonfirmasi penemuan tersebut saat memberikan laporan resmi operasi pencarian.

"Korban ditemukan warga pada hari Jumat, 16 Oktober 2026 jam 06.30 WITA. Jam 06.40 WITA tim gabungan langsung bergerak menuju ke lokasi untuk melakukan evakuasi," ujar Alimi Zain.

Insiden naas ini bermula pada Rabu sore sekitar pukul 18.00 WITA. Berdasarkan keterangan istri korban, perahu tradisional yang ditumpangi korban mengalami kerusakan mesin hingga hanyut terbawa arus ke hilir sungai.

Alimi menjelaskan bahwa faktor cuaca dan kondisi kesehatan korban diduga menjadi penyebab utama kecelakaan perairan tersebut.

"Kronologi dari keterangan, perahu korban mengalami rusak mesin dan berhanyut ke hilir pada jam 18.00 WITA. Korban juga ada riwayat sakit asma, dan kemungkinan perahu terbalik terhempas ombak atau terbalik di tengah sungai," jelasnya. 

Laporan resmi mengenai hilangnya korban sendiri baru diterima oleh petugas posko pada Rabu malam sekitar pukul 19.00 WITA.

Pencarian yang memasuki hari kedua tersebut membuahkan hasil setelah tim menerapkan beberapa strategi di lapangan.

Tim gabungan melakukan penyisiran visual di permukaan air serta penyelaman bawah air secara manual di sekitar tempat kejadian perkara.

Operasi evakuasi ini menggerakkan puluhan personel dari berbagai unsur, mulai dari empat personel Unit Siaga SAR Berau (Basarnas), enam personel Damkar Kabupaten Berau. 

Selain itu ada juga empat personel tim penyelamat Emergency Response Group (ERG) Berau Coal, dan empat personel PT PAMA Berau, serta dibantu penuh oleh keluarga korban dan masyarakat Kampung Nyapa.

Untuk menunjang proses pencarian dan evakuasi, tim gabungan mengerahkan satu unit kendaraan penyelamat beserta tiga perahu karet Rubber Boat dari Basarnas, Damkar, dan ERG Berau Coal, yang didukung pula oleh perahu tradisional milik warga lokal. 

Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian dan penyelamatan resmi ditutup, dan jenazah telah diserahkan kepada pihak keluarga.(Rein) 

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
Redaksi Kartanews

Lebih dari sekadar informasi. Kartanews menghadirkan fakta yang akurat, perspektif yang cerdas, dan berita yang berdampak.