Urgensi Kemasan dan Branding, Pemkab Berau Siapkan UKM-IKM Tembus Pasar Global

Jul 17, 2026
Urgensi Kemasan dan Branding, Pemkab Berau Siapkan UKM-IKM Tembus Pasar Global
sosialisasi peningkatan citra produksi (Ist)

KARTANEWS.COM, BERAU – Komitmen Pemerintah Kabupaten Berau dalam mendongkrak marwah produk lokal ke kancah internasional terus diperkuat. Melalui Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Berau, para pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) serta Industri Kecil Menengah (IKM) kini ditargetkan untuk tidak sekadar jago kandang di pasar domestik, melainkan mampu menembus pasar ekspor.

​Langkah strategis tersebut diwujudkan lewat agenda Sosialisasi Peningkatan Citra Produk Ekspor yang digelar pada Kamis (16/7/2026). Kegiatan yang bersumber dari pendanaan APBD Kabupaten Berau Tahun Anggaran 2026 ini menyasar pembinaan intensif bagi 25 pelaku UKM dan IKM terpilih di Bumi Batiwakkal.

​Kepala Diskoperindag Berau, Eva Yunita, menegaskan bahwa potensi komoditas asli Berau untuk bersaing di pasar luar negeri sebenarnya sangat terbuka lebar. Kendati demikian, ia menggarisbawahi bahwa peluang emas tersebut wajib dibarengi dengan standarisasi kualitas yang ketat.

​"Produk Berau punya peluang besar masuk pasar global. Yang harus kita siapkan bersama saat ini adalah kualitas dan daya saingnya," ujar Eva dengan tegas.

​Lebih dalam, Eva memaparkan bahwa esensi dari peningkatan citra produk tidak semata-mata bertumpu pada mutu barang itu sendiri.

Pelaku usaha lokal juga dituntut piawai dalam mengemas produk (packaging), membangun penjenamaan (branding), melengkapi legalitas usaha, hingga jeli membaca arah serta tren kebutuhan pasar internasional.

​Guna memastikan standar tersebut terpenuhi, Pemkab Berau memastikan tidak akan melepas para pelaku usaha begitu saja. Pendampingan berkala dan berkelanjutan akan terus digulirkan agar produk lokal benar-benar ramah terhadap regulasi negara tujuan ekspor.

​Selama jalannya sosialisasi, para peserta digembleng dengan berbagai materi esensial. Mulai dari strategi pemetaan komoditas ekspor, membaca peluang pasar luar negeri, hingga teknik penguatan daya saing produk.

​Melalui program ini, Eva berharap lahirnya ekosistem UMKM Berau yang mapan dan bermental global, sehingga ekspor dapat menjadi motor baru dalam mendongkrak perekonomian daerah.

​"Ekspor bukan sekadar aktivitas menjual produk ke luar negeri, melainkan sebuah momentum untuk membuka kesempatan ekonomi yang jauh lebih luas bagi daerah kita," tutupnya.(Rein/daa) 

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0