Kronologi Penyebab Longsor TPST Bantargebang, Empat Orang Tewas Tertimbun Sampah

Mar 9, 2026 - 12:52
Mar 9, 2026 - 15:06
 0  3
Kronologi Penyebab Longsor TPST Bantargebang, Empat Orang Tewas Tertimbun Sampah
Upaya pencarian korban longsor di TPST Bantargebang (Foto: ANTARA FOTO/-Istimewa)

KARTANEWS.COM, BEKASI – Longsor gunungan sampah menyebabkan empat orang meninggal dunia setelah tertimbun material sampah yang terjadi di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat, pada Minggu (8/3/2026).

Berdasarkan informasi dari aparat kepolisian dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), longsor terjadi sekitar pukul 14.00–14.30 WIB ketika aktivitas pembuangan sampah tengah berlangsung di area TPST.

Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol Kusumo menjelaskan saat kejadian sejumlah truk sampah sedang mengantre untuk melakukan pembongkaran muatan. Tiba-tiba, bagian dari gunungan sampah runtuh dan menimpa kendaraan serta bangunan di sekitar lokasi.

Material sampah yang longsor dilaporkan menutup akses jalan di area tersebut dan menghantam sedikitnya lima unit truk sampah serta satu warung yang berada di sekitar lokasi pembuangan.

"Berdasarkan data sementara, jumlah korban diperkirakan mencapai sekitar 10 orang, terdiri dari lima sopir truk sampah dan lima warga sekitar yang beraktivitas sebagai pemulung," ujar Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Kusumo, dalam keterangannya, Senin (9/3/2026).

Peristiwa pertama kali diketahui oleh seorang petugas keamanan yang tengah melakukan pengecekan rutin di area TPST setelah beristirahat di warung kopi, lalu saksi kemudian mendengar teriakan warga yang memberitahukan adanya longsor.

Mengetahui kejadian, informasi segera disampaikan melalui jaringan komunikasi keamanan di kawasan TPST sehingga petugas dan aparat terkait segera menuju lokasi untuk melakukan penanganan awal serta proses evakuasi.

Dari proses evakuasi, empat orang telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Adapun para korban terdiri dari seorang pedagang kopi, seorang pemulung, serta sopir truk sampah yang saat kejadian berada di area antrean pembuangan.

"Korban meninggal dunia masing-masing berinisial S (60) seorang pedagang kopi di lokasi, EW (26) pemulung, DS (22) sopir truk asal Semper Barat, Cilincing, Jakarta Utara, dan IS (40) yang juga bekerja sebagai sopir truk," katanya, dikutip dari detiknews, Senin (9/3/2026).

Sementara itu, dua sopir truk dilaporkan berhasil selamat dari insiden, yakni J (sopir truk) dan R (sopir truk).

Penyebab Longsor Gunung Sampah di Bantargebang

Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji mengungkapkan bahwa longsor diduga dipicu oleh curah hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur kawasan dalam waktu cukup lama.

Kondisinya menyebabkan tumpukan sampah menjadi tidak stabil sehingga memicu pergeseran material dan berujung pada longsor.

“Longsoran terjadi saat sejumlah truk sedang mengantre untuk membongkar muatan. Tiba-tiba tumpukan sampah runtuh dan menimpa kendaraan serta bangunan di sekitarnya,” ujarnya, dilansir Antara, Senin (9/3/2026).

Hingga kini proses pencarian terhadap korban yang diduga masih tertimbun masih terus dilakukan oleh tim SAR gabungan.

Proses evakuasi dilakukan dengan mengerahkan sejumlah alat berat, termasuk sekitar 20 unit ekskavator untuk mengangkat material sampah di lokasi kejadian.

Selain fokus pada pencarian korban, aparat juga melakukan pendataan terhadap kerusakan serta kendaraan yang tertimbun dalam insiden.

Pihak berwenang juga terus melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan kronologi serta penyebab pasti longsor di kawasan TPST Bantargebang.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0