Jamin Kualitas Air Bersih, PDAM Batiwakkal Patok Parameter TDS di Bawah 300 PPM
KARTANEWS.COM, BERAU — Dalam merespons ancaman intrusi air laut di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Gurimbang, Perumda Air Minum Batiwakkal Kabupaten Berau menerapkan parameter baku mutu yang ketat. Manajemen menetapkan bahwa pengolahan air baku baru akan dijalankan kembali apabila kadar Total Dissolved Solids (TDS) atau total zat padat terlarut berada di bawah ambang batas 300 parts per million (ppm).
Manager Teknik Perumda Air Minum Batiwakkal Berau, Syahril, mengungkapkan bahwa pengukuran kadar TDS serta tingkat salinitas air baku menjadi indikator utama tim teknis dalam menentukan jadwal pengoperasian IPA Gurimbang secara harian.
“Operasional akan dijalankan kembali pada saat air surut atau kadar garam (TDS) di bawah 300 ppm. Parameter kadar TDS di bawah 300 ppm menjadi salah satu indikator utama yang kami tunggu sebelum pelayanan kembali dilakukan secara normal,” tegas Syahril.
Pengujian laboratorium di lokasi pengambilan air (intake) dilakukan secara berkala menggunakan alat ukur presisi tinggi. Apabila saat pengujian tercatat angka TDS melebihi 300 ppm, yang mengindikasikan tingginya akumulasi garam dari air laut, maka pengolahan air tawar akan langsung dihentikan demi menjaga standar kesehatan konsumen.
Penerapan standar ketat ini bertujuan untuk memastikan bahwa air yang sampai ke bak penampungan warga tidak berasa asin serta tidak merusak instalasi pipa perumahan. Menurut Syahril, memaksakan pengolahan air baku dengan TDS tinggi dapat membahayakan kesehatan masyarakat dan berpotensi merusak mesin pengolahan internal perusahaan.
Perumda Batiwakkal memastikan bahwa proses pengolahan air akan segera kembali berjalan secara optimal begitu kadar TDS turun dan memenuhi ambang batas yang ditentukan. Kebijakan teknis ini diharapkan dapat memberikan kepastian kepada publik mengenai mutu dan keandalan air bersih yang diproduksi oleh Perumda Batiwakkal.(Adv)
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0