Lakukan Panen Demonstration Plot (Demplot), Pemprov Kaltim Komitmen Jaga Ketahanan Pangan

Sep 10, 2026
Lakukan Panen Demonstration Plot (Demplot), Pemprov Kaltim Komitmen Jaga Ketahanan Pangan
Panen Demplot di Kecamatan Anggana (Aset: Pemprov Kaltim)

KARTANEWS.COM, KUKAR – Pemprov Kaltim bersama Bank Indonesia Perwakilan Kaltim menggelar Panen Demonstration Plot (Demplot) Padi “LEISA” dan Aplikasi Digital Farming berbasis drone sprayer di Desa Sidomulyo, Anggana, Kutai Kartanegara, Kamis (10/9/2026). Panen ini menegaskan bahwa pemrintah komitmen untuk memperkuat ketahanan pangan, mendongkrak produktivitas pertanian, serta menjaga stabilitas harga pangan daerah.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji dan dihadiri Kepala Perwakilan BI Kaltim Jajang Hermawan, jajaran OPD Kaltim dan Kukar, pembelajar Politani Samarinda, peneliti, hingga perwakilan kelompok tani.

Seno Aji menegaskan komitmen daerah untuk mencapai target swasembada beras pada akhir tahun 2026. Dari total 28.000 hektare sawah aktif, penyaluran kebutuhan beras lokal melonjak pesat dari 30 persen menjadi 58 persen berkat program intensifikasi dan ekstensifikasi lahan.

“Artinya, kami sudah melakukan perbaikan intensifikasi lahan dan juga ekstensifikasi lahan. Kita melakukan cetak sawah, kita melakukan optimalisasi lahan yang dilakukan secara bersama-sama oleh TNI, Polri, dan seluruh masyarakat,” ujar Seno Aji.

Peningkatan produksi terlihat nyata dari penerapan metode demplot terintegrasi. Pada uji coba sebelumnya di Bukit Biru, produktivitas padi melonjak dari tiga ton menjadi hampir tujuh ton per hektar.

Dukungan BI melalui bantuan alsintan, dipadukan dengan kepakaran Politani dan Unmul dalam penerapan benih unggul varietas Inpari serta bioinvigorasi benih, terbukti memangkas biaya operasional.

“Setelah dua kali dilakukan evaluasi dan analisa, ternyata memang ada penurunan biaya dari pupuk-pupuk kimia menjadi pupuk organik, kemudian juga terjadi penurunan hama,” jelasnya.

Atas keberhasilan tersebut, Seno Aji meminta metode demplot tidak berhenti sebagai proyek percontohan semata. Pemprov Kaltim mendorong replikasi teknologi ini secara masif di seluruh wilayah, termasuk program cetak sawah baru di Kabupaten Mahakam Ulu.

“Kita melakukan replikasi secara massal. Mari kita bersama-sama memastikan hasil panen Kalimantan Timur setelah demplot ini disebarluaskan minimal 7 ton per hektare,” tegas Wagub.

Selain terobosan benih dan pupuk organik, Pemprov Kaltim mendorong modernisasi melalui pemanfaatan rice milling unit, traktor, Combine Harvester, hingga drone sprayer. Langkah mekanisasi ini diharapkan mampu mempermudah kerja petani sekaligus menarik minat generasi muda.

“Petani kita akan sejahtera, petani kita akan berjaya. Kita ingin memastikan anak-anak petani bisa melanjutkan aktivitas pertaniannya. Sepuluh kabupaten/kota, kita pastikan semuanya bisa swasembada beras,” tutupnya.(Red/Tim) 

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0