Tren Positif Berlanjut, Harga TBS Sawit di Kalimantan Timur Kian Perkasa

Oct 2, 2026
Tren Positif Berlanjut, Harga TBS Sawit di Kalimantan Timur Kian Perkasa
Gambar Buah Kelapa Sawit ( Ilustrasi)

KARTANEWS.COM, KALTIM – Sektor perkebunan kelapa sawit di Kalimantan Timur kembali menunjukkan performa menggembirakan. Harga Tandan Buah Segar (TBS) di berbagai daerah terpantau melanjutkan tren kenaikan secara stabil dan berkelanjutan, memberikan angin segar bagi petani swadaya maupun korporasi perkebunan di wilayah ini.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perkebunan Kalimantan Timur, drh. Arief Murdiyatno, menjelaskan bahwa penguatan harga TBS periode ini berpatokan pada hasil kalkulasi tim yang mengacu pada dinamika harga Crude Palm Oil (CPO) serta inti sawit (kernel) di pasar internasional.

“Harga rata-rata tertimbang CPO mencapai Rp15.471,00 per kilogram, sedangkan harga kernel ditetapkan sebesar Rp13.143,17 per kilogram,” ujar Arief dalam keterangan resminya, Kamis (01/10/2026).

Arief menambahkan, menguatnya harga CPO di pasar global serta lonjakan permintaan menjadi pemicu utama yang mendongkrak nilai jual TBS di tingkat daerah. Berdasarkan hasil penetapan resmi untuk periode 16–30 September 2026, harga TBS bagi tanaman berumur 3 tahun ditetapkan sebesar Rp3.176,42 per kilogram. 

Tanaman umur 4 tahun sebesar Rp3.277,71 per kg, umur 5 tahun Rp3.368,53 per kg, dan umur 6 tahun Rp3.442,29 per kg. Sementara itu, untuk tanaman berumur 7 tahun dihargai Rp3.491,93 per kg, umur 8 tahun Rp3.548,29 per kg, serta umur 9 tahun Rp3.591,83 per kg. 

Puncak harga tertinggi dicapai oleh kelompok tanaman berumur 10 hingga 20 tahun yang menembus angka Rp3.617,55 per kilogram. Adapun untuk tanaman berumur 21 tahun ke atas berada di kisaran Rp3.564,56 hingga Rp3.343,96 per kilogram untuk umur 25 tahun.

Dinas Perkebunan Kaltim menegaskan bahwa patokan harga ini wajib menjadi acuan bagi petani plasma yang telah terikat hubungan kemitraan dengan perusahaan pemilik pabrik kelapa sawit (PKS). Arief sangat menekankan krusialnya hubungan kerja sama ini agar posisi tawar petani tidak tergerus.

“Dengan kemitraan yang baik, harga TBS di tingkat petani dapat lebih terjaga dan tidak lagi dipermainkan oleh tengkulak,” tegas Arief.

Melalui penguatan harga TBS ini, pemerintah daerah optimistis tingkat kesejahteraan para petani sawit di Kalimantan Timur akan makin terangkat, sekaligus memberikan dorongan positif terhadap laju perekonomian daerah.(Rein) 

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
Redaksi Kartanews

Lebih dari sekadar informasi. Kartanews menghadirkan fakta yang akurat, perspektif yang cerdas, dan berita yang berdampak.