Hadir di Dies Natalis Ke-12 ITK, AHY Dorong Penguatan SDM Menuju Indonesia Emas 2045

Oct 9, 2026
Hadir di Dies Natalis Ke-12 ITK, AHY Dorong Penguatan SDM Menuju Indonesia Emas 2045
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (tengah) saat hadir di Dies Natalis ITK Balikpapan (Katakaltim)

KARTANEWS.COM, BALIKPAPAN — Memasuki usia ke-12, Institut Teknologi Kalimantan (ITK) semakin memantapkan posisinya sebagai episentrum pengembangan teknologi, inovasi, dan sumber daya manusia unggul di kawasan Indonesia Timur. 

Komitmen tersebut ditegaskan dalam Sidang Senat Terbuka Dies Natalis ke-12 ITK yang berlangsung di Auditorium Gedung Laboratorium Terpadu I ITK, Balikpapan, Kamis (8/10/2026).

Hadir menyampaikan orasi ilmiah bertajuk "ITK untuk Kalimantan dan Indonesia yang Maju serta Sejahtera", Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menekankan pentingnya penguatan SDM berbasis STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics). 

AHY mengingatkan bahwa proporsi tenaga kerja STEM di Indonesia saat ini baru menyentuh angka 20 persen, jauh tertinggal dibandingkan Malaysia sebesar 43,5 persen maupun China yang mencapai 41 persen.

Menurut AHY, Kalimantan tidak lagi hanya dipandang sebagai kawasan pemanfaatan kekayaan sumber daya alam semata, melainkan tengah ditransformasikan menjadi super-hub ekonomi baru sekaligus laboratorium transformasi nasional. 

Agenda besar tersebut mencakup transisi energi hijau, hilirisasi industri, pengembangan ekonomi maritim, hingga pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN). Dalam lanskap strategis ini, perguruan tinggi berbasis teknologi memegang kunci utama.

"ITK diharapkan menjadi engine of technology, innovation, and transformation bagi Kalimantan dan Indonesia," ujar AHY dalam paparan orasinya. Ia juga mengingatkan agar kampus tidak melupakan akar sejarahnya. 

Momentum bersejarah ini juga ditandai dengan peluncuran konsorsium ITX, yaitu aliansi strategis antara empat institut teknologi negeri terkemuka di Indonesia: ITK, Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), dan Institut Teknologi Sumatera (ITERA). 

Konsorsium ini dirancang sebagai wadah akselerasi riset terapan, komersialisasi inovasi, serta penghubung antara dunia akademik dan kebutuhan industri nasional.

Dalam pembagian fokus inovasi ITX, ITK mengambil peran spesifik melalui pengembangan Kalimantan Pesisir Tech Hub yang berkonsentrasi pada teknologi pesisir, perikanan digital, dan energi maritim. 

Konsorsium ITX menargetkan komersialisasi riset hingga Tingkat Kesiapan Teknologi (TRL) 8–9, penciptaan 150 produk teknologi siap pasar, pembentukan 20 deep-tech startup, serta pemberian sertifikasi industri bagi 5.000 tenaga kerja.

Di tengah optimisme ekspansi akademik tersebut, Rektor ITK Prof. Agus Rubiyanto menyampaikan aspirasi terkait pemenuhan lahan kampus yang belum rampung serta pentingnya fasilitas fisik utama, seperti gerbang utama ITK. 

"Gerbang bukan sekadar bangunan fisik. Gerbang adalah monumen penyambutan bagi talenta terbaik bangsa yang datang ke Kalimantan untuk kuliah di ITK," ungkap Agus.

Aspirasi tersebut mendapat dukungan penuh dari Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas'ud yang berkomitmen siap mengawal alokasi anggaran dan penyelesaian lahan. 

"Dua belas tahun adalah perjalanan yang sangat penting. Usia boleh muda, tapi bobotnya berkelas," puji Rudy. 

Ia berharap penguatan fasilitas ITK dapat semakin memicu minat generasi muda lokal untuk menguasai kepakaran teknologi di tanah sendiri demi menopang kemajuan Kaltim.(Tim/Redaksi)

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
Redaksi Kartanews

Lebih dari sekadar informasi. Kartanews menghadirkan fakta yang akurat, perspektif yang cerdas, dan berita yang berdampak.