<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
     xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
     xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
     xmlns:admin="http://webns.net/mvcb/"
     xmlns:rdf="http://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#"
     xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
     xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/">
<channel>
<title>Kartanews &#45; Latest Posts</title>
<link>https://kartanews.com/rss/latest-posts</link>
<description>Kartanews &#45; Latest Posts</description>
<dc:language>en</dc:language>
<dc:rights>@PT Digitalindo Media Utama &#45; kartanews.com</dc:rights>

<item>
<title>Delegasi Indonesia dan Sejumlah Negara Aksi &amp;apos;Walk Out&amp;apos; Saat Netanyahu Pidato</title>
<link>https://kartanews.com/delegasi-indonesia-dan-sejumlah-negara-aksi-walk-out-saat-netanyahu-pidato</link>
<guid>https://kartanews.com/delegasi-indonesia-dan-sejumlah-negara-aksi-walk-out-saat-netanyahu-pidato</guid>
<description><![CDATA[ NEW YORK — Delegasi Republik Indonesia mengambil sikap tegas dengan memboikot pidato Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, dalam Sidang Majelis Umum PBB ke-81 di New York, AS, Kamis (25/9/2026). ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6ab664bf2603c.jpg" length="334056" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 25 Sep 2026 20:12:05 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, NEW YORK</strong> — Delegasi Republik Indonesia mengambil sikap tegas dengan memboikot pidato Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, dalam Sidang Majelis Umum PBB ke-81 di New York, AS, Kamis (25/9/2026). Para diplomat Indonesia memilih keluar ruangan (walk out) sesaat sebelum Netanyahu menyampaikan pernyataan nasionalnya.</p>
<p>Aksi yang mewarnai aula sidang PBB tersebut tidak hanya dilakukan oleh perwakilan Indonesia. Sejumlah diplomat dari berbagai negara lain juga berbondong-bondong meninggalkan kursi mereka sebagai bentuk protes keras terhadap aksi militer rezim Israel.</p>
<p>Berdasarkan tayangan UN Web TV, gelombang pengunduran diri dari ruang sidang tersebut sempat memicu kekacauan hingga memicu antrean panjang di pintu keluar. Pemimpin sidang bahkan harus mengetuk palu beberapa kali untuk menenangkan suasana dan meminta para peserta menjaga ketertiban.</p>
<p>Menanggapi boikot massal tersebut, Netanyahu justru melontarkan sindiran keras di hadapan forum sebelum mengawali pidatonya.</p>
<p>"Sebelum saya mulai, jika masih ada pengecut moral yang belum keluar dari ruangan ini, silakan keluar sekarang," ujar Netanyahu menyindir para delegasi.</p>
<p>Menurut laporan Jerusalem Post yang dikutip Sputnik, kunjungan Netanyahu ke Amerika Serikat kali ini terbilang singkat hanya sekitar enam jamkhusus untuk menyampaikan pidato di PBB. Dalam agenda yang sangat singkat itu, ia dipastikan tidak menggelar pertemuan dengan Presiden AS Donald Trump maupun Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio.</p>
<p>Kehadiran PM Israel di PBB tahun 2026 ini berlangsung di tengah tingginya ketegangan global. Rezim Israel terus mendapat kecaman internasional atas kejahatan kemanusiaan di Jalur Gaza dan Tepi Barat, serta pelanggaran kesepakatan gencatan senjata di Lebanon yang memicu eskalasi konflik kawasan. </p>
<p>Selain itu, status Netanyahu masih membayang sebagai buronan internasional menyusul surat perintah penangkapan yang dirilis Mahkamah Pidana Internasional (ICC) sejak 2024.(Rein) </p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>OIKN Lakukan Pembongkaran Pemukiman Ilegal di Kawasan Tahura Bukit Soeharto</title>
<link>https://kartanews.com/oikn-lakukan-pembongkaran-pemukiman-ilegal-di-kawasan-tahura-bukit-soeharto</link>
<guid>https://kartanews.com/oikn-lakukan-pembongkaran-pemukiman-ilegal-di-kawasan-tahura-bukit-soeharto</guid>
<description><![CDATA[ NUSANTARA — Tim gabungan yang dipimpin Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) menggelar operasi pembongkaran bangunan liar di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Bukit Soeharto, Kamis (24/9/2026). ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6ab5e94d5a0d8.jpg" length="89570" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 25 Sep 2026 11:26:08 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: left;"><strong>KARTANEWS.COM, NUSANTARA</strong> — Tim gabungan yang dipimpin Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) menggelar operasi pembongkaran bangunan liar di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Bukit Soeharto, Kamis (24/9/2026). </p>
<p style="text-align: left;">Penertiban yang melingkupi Desa Bakungan, Loa Duri Ulu, dan Loa Duri Ilir di Kecamatan Loa Janan, Kabupaten Kutai Kartanegara ini dilakukan demi menyelamatkan kawasan konservasi di wilayah delineasi IKN.</p>
<p style="text-align: left;">Operasi ini melibatkan ratusan personel gabungan dari OIKN, TNI, Polri, Kejaksaan, BPKH Wilayah IV Samarinda, serta Satpol PP Kutai Kartanegara dan Penajam Paser Utara (PPU).</p>
<p style="text-align: left;">Staf Khusus Kepala OIKN Bidang Keamanan dan Keselamatan Publik, Irjen Pol Edgar Diponegoro, menegaskan penertiban menyasar para perambah non-lokal yang menduduki lahan konservasi secara ilegal.</p>
<p style="text-align: left;">"Mereka yang ber-KTP luar daerah membangun pondok dan berkebun. Ini melanggar undang-undang kehutanan," tegas Edgar di lokasi. Langkah ini juga krusial untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada musim kemarau.</p>
<p style="text-align: left;">Berdasarkan Kepmen LHK Nomor SK.1231 Tahun 2017, luas Tahura Bukit Soeharto mencapai 64.814,98 hektare. Namun, pemetaan OIKN tahun 2026 mencatat sekitar 23.556 hektare atau 36 persen di antaranya telah dikuasai warga dan badan hukum secara sepihak.</p>
<p style="text-align: left;">Deputi Bidang Pengendalian Pembangunan OIKN, Thomas Umbu Pati Tena Bolodadi, menyatakan aksi tegas ini mendesak guna mewujudkan konsep forest city. Tekanan pembukaan lahan secara masif terus terjadi, di mana satu orang bisa menguasai dua hingga lima hektare hutan.</p>
<p style="text-align: left;">"Jika tidak dicegah, sisa 60 persen kawasan konservasi yang belum terjamah akan menyusut dihabisi perambah," kata Thomas. Penertiban ini juga bertepatan dengan upaya pemadaman karhutla yang melahap 420 hektare area dalam sebulan terakhir.</p>
<p style="text-align: left;">Meski demikian, Thomas menegaskan OIKN tetap mengedepankan pendekatan manusiawi dan keadilan. Penegakan hukum berlaku sama, termasuk penertiban kawasan usaha di Warung Panjang dan Warung Pendek serta entitas badan hukum yang terbukti melanggar.</p>
<p style="text-align: justify;">"Secara aturan, pendudukan hutan ilegal tidak menjadi dasar ganti rugi. Namun, pertimbangan kemanusiaan bagi warga yang bersedia kooperatif meninggalkan lokasi akan kami bahas bersama Kepala Otorita IKN," pungkanya.(Rein) </p>
<p style="text-align: center;"></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kawal Pembangunan Daerah, Pemkab Berau Temui Wamenperkim Fahri Hamzah di Jakarta</title>
<link>https://kartanews.com/kawal-pembangunan-daerah-pemkab-berau-temui-wamenperkim-fahri-hamzah-di-jakarta</link>
<guid>https://kartanews.com/kawal-pembangunan-daerah-pemkab-berau-temui-wamenperkim-fahri-hamzah-di-jakarta</guid>
<description><![CDATA[ JAKARTA – Dalam rangka mengawal kepentingan pembangunan daerah, Pemerintah Kabupaten Berau melakukan audiensi dengan Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (Wamenperkim) RI, Fahri Hamzah, di Gedung ATR/BPN, Jakarta Selatan, Rabu (23/9/2026). ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6ab4e1fd328eb.jpg" length="120113" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 24 Sep 2026 16:41:05 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><strong>KARTANEWS.COM, JAKARTA</strong><span><strong> </strong>– Dalam rangka mengawal kepentingan pembangunan daerah, Pemerintah Kabupaten Berau melakukan audiensi dengan Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (Wamenperkim) RI, Fahri Hamzah, di Gedung ATR/BPN, Jakarta Selatan, Rabu (23/9/2026). </span></p>
<p dir="ltr"><span>Upaya ini dilakukan untuk pemenuhan kebutuhan hunian layak bagi masyarakat melalui penguatan sinergi dengan pemerintah pusat. </span></p>
<p dir="ltr"><span>Bupati Berau, Sri Juniarsih didampingi Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Berau, Mulyadi, menyampaikan pemerintah daerah terus berupaya memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, termasuk penyediaan hunian yang layak. </span></p>
<p dir="ltr"><span>Namun, luasnya wilayah dan masih adanya kebutuhan masyarakat yang belum seluruhnya dapat tertangani membuat dukungan pemerintah pusat menjadi penting.</span></p>
<p dir="ltr"><span>Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat diperlukan agar berbagai program pembangunan perumahan dapat berjalan lebih optimal dan menjangkau masyarakat yang membutuhkan.</span></p>
<p dir="ltr"><span>“Sejumlah hal yang menjadi perhatian Pemkab Berau, termasuk kebutuhan pembangunan dan peningkatan kualitas rumah masyarakat serta pengembangan kawasan permukiman,’ungkapnya. </span></p>
<p dir="ltr"><span>Sri Juniarsih berharap komunikasi yang dibangun bersama Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman dapat menghasilkan dukungan yang mampu mempercepat penanganan kebutuhan perumahan di Kabupaten Berau.</span></p>
<p dir="ltr"><span>Ia menegaskan, Pemkab Berau akan terus membuka ruang kolaborasi dengan pemerintah pusat dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas kawasan permukiman.</span></p>
<p dir="ltr"><span>“Harapan kita tentunya apa yang menjadi kebutuhan masyarakat bisa mendapatkan perhatian dan dukungan, sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan masyarakat Kabupaten Berau,” pungkanya. (Rein)</span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Head to Head Indonesia vs Singapura: Ujian Perdana Skuad John Herdman di ASEAN Cup 2026</title>
<link>https://kartanews.com/head-to-head-indonesia-vs-singapura-ujian-perdana-skuad-john-herdman-di-asean-cup-2026</link>
<guid>https://kartanews.com/head-to-head-indonesia-vs-singapura-ujian-perdana-skuad-john-herdman-di-asean-cup-2026</guid>
<description><![CDATA[ KARTANEWS.COM — Tim Nasional Indonesia dijadwalkan bersua Singapura pada laga pembuka Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Jumat (25/9/2026) pukul 20.00 WIB. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6ab4d86783c91.jpg" length="83603" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 24 Sep 2026 16:00:59 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal"><b><span style="font-size: 11.0pt; line-height: 115%; font-family: 'Arial',sans-serif;">KARTANEWS.COM — </span></b><span style="font-size: 11.0pt; line-height: 115%; font-family: 'Arial',sans-serif;">Tim Nasional Indonesia dijadwalkan bersua Singapura pada laga pembuka Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Jumat (25/9/2026) pukul 20.00 WIB. Laga perdana yang disiarkan langsung melalui SCTV, Indosiar, serta layanan <i>streaming</i> Vidio ini menjadi momen krusial bagi Skuad Garuda untuk mengamankan tiga poin pertama.<b><o:p></o:p></b></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 11.0pt; line-height: 115%; font-family: 'Arial',sans-serif;">Di atas kertas, anak asuh John Herdman lebih diunggulkan mengamankan kemenangan. Hadir dengan amunisi terbaiknya karena turnamen terdaftar dalam kalender resmi FIFA, Timnas Indonesia mengusung misi bangkit sekaligus mengincar gelar juara usai menuai hasil minor pada ajang Piala AFF 2026.<b><o:p></o:p></b></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 11.0pt; line-height: 115%; font-family: 'Arial',sans-serif;">Pelatih John Herdman menegaskan kesiapan pasukannya dalam menatap kompetisi ini. Ia optimistis konsentrasi penuh pada internal tim akan berbuah manis di lapangan.<b><o:p></o:p></b></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 11.0pt; line-height: 115%; font-family: 'Arial',sans-serif;">"Saya rasa kami sangat optimistis. Sebagai sebuah tim, kami yakin dengan kemampuan kami. Kami percaya jika kami fokus pada diri kami sendiri dan fokus membuktikan bahwa kami benar,” kata Herdman, dikutip dari <i>Antara</i>.<b><o:p></o:p></b></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 11.0pt; line-height: 115%; font-family: 'Arial',sans-serif;">Kemenangan atas Singapura dipandang vital sebagai modal awal untuk mengarungi persaingan ketat di Grup A. Meski demikian, catatan perjumpaan kedua tim menunjukkan persaingan yang relatif imbang. Dari lima duel terakhir, Indonesia mengemas dua kemenangan, dua hasil imbang, dan satu kekalahan atas Singapura.<b><o:p></o:p></b></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 11.0pt; line-height: 115%; font-family: 'Arial',sans-serif;">Di sisi lain, Singapura tidak bisa dipandang sebelah mata. Tim besutan Gavin Lee tersebut bertekad mencuri poin di Jakarta demi menjaga peluang melaju ke fase final. Kolektivitas pertahanan yang kokoh serta mentalitas pantang menyerah saat bersua tim unggulan menjadi senjata utama <i>The Lions</i> untuk memberikan perlawanan sengit.<b><o:p></o:p></b></span></p>
<p class="MsoNormal"><b><span style="font-size: 11.0pt; line-height: 115%; font-family: 'Arial',sans-serif;">Prediksi Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Singapura<o:p></o:p></span></b></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 11.0pt; line-height: 115%; font-family: 'Arial',sans-serif;">Berikut adalah prediksi susunan pemain Timnas Indonesia vs Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026:<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 11.0pt; line-height: 115%; font-family: 'Arial',sans-serif;">Timnas Indonesia (3-4-2-1): Maarten Paes; Rizky Ridho, Elkan Baggott, Justin Hubner; Calvin Verdonk, Joey Pelupessy, Ivar Jenner, Kevin Diks; Ragnar Oratmangoen, Ole Romeny; Mitchell Baker. Pelatih: John Herdman.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 11.0pt; line-height: 115%; font-family: 'Arial',sans-serif;">Timnas Singapura (4-1-4-1): Izwan Mahbud (GK); Ryhan Stewart, Jacob Mahler, Hariss Harun, Lionel Tan; Sing Ui-yong; Harhys Stewart, Syahin Hami, Kyoga Nakamura, Glenn Kweh; Shawal Anuar. Pelatih: Gavin Lee.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><b><span style="font-size: 11.0pt; line-height: 115%; font-family: 'Arial',sans-serif;">Rekor Head to head (H2H) Timnas Indonesia vs Singapura</span></b><span style="font-size: 11.0pt; line-height: 115%; font-family: 'Arial',sans-serif;"><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 11.0pt; line-height: 115%; font-family: 'Arial',sans-serif;">Dari sisi head to head dalam 5 duel terakhir, Timnas Indonesia unggul tipis dengan 2 kemenangan. Sementara Singapura mengantongi 1 kemenangan dan 2 laga berakhir imbang.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><b><span style="font-size: 11.0pt; line-height: 115%; font-family: 'Arial',sans-serif;">Hasil 5 Pertemuan Terakhir Indonesia vs Singapura:<o:p></o:p></span></b></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 11.0pt; line-height: 115%; font-family: 'Arial',sans-serif;">07-08-2026: Singapura vs Indonesia 1-1 (Piala AFF)<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 11.0pt; line-height: 115%; font-family: 'Arial',sans-serif;">25-12-2021: Indonesia vs Singapura 4-2 (Piala AFF)<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 11.0pt; line-height: 115%; font-family: 'Arial',sans-serif;">22-12-2021: Singapura vs Indonesia 1-1 (Piala AFF)<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 11.0pt; line-height: 115%; font-family: 'Arial',sans-serif;">09-11-2018: Singapura vs Indonesia 1-0 (Piala AFF)<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 11.0pt; line-height: 115%; font-family: 'Arial',sans-serif;">25-11-2016: Singapura vs Indonesia 1-2 (Piala AFF)<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><b><span style="font-size: 11.0pt; line-height: 115%; font-family: 'Arial',sans-serif;">Hasil 5 Pertandingan Terakhir Indonesia:<o:p></o:p></span></b></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 11.0pt; line-height: 115%; font-family: 'Arial',sans-serif;">07-08-2026: Singapura vs Indonesia 1-1 (Piala AFF)<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 11.0pt; line-height: 115%; font-family: 'Arial',sans-serif;">03-08-2026: Indonesia vs Vietnam 0-3 (Piala AFF)<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 11.0pt; line-height: 115%; font-family: 'Arial',sans-serif;">31-07-2026: Timor Leste vs Indonesia 0-3 (Piala AFF)<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 11.0pt; line-height: 115%; font-family: 'Arial',sans-serif;">27-07-2026: Indonesia vs Kamboja 5-1 (Piala AFF)<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 11.0pt; line-height: 115%; font-family: 'Arial',sans-serif;">08-06-2026: Indonesia vs Mozambik 1-0 (Friendly Match)<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><b><span style="font-size: 11.0pt; line-height: 115%; font-family: 'Arial',sans-serif;">Hasil 5 Pertandingan Terakhir Singapura:<o:p></o:p></span></b></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 11.0pt; line-height: 115%; font-family: 'Arial',sans-serif;">18-08-2026: Thailand vs Singapura 1-2 (Piala AFF)<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 11.0pt; line-height: 115%; font-family: 'Arial',sans-serif;">15-08-2026: Singapura vs Thailand 1-3 (Piala AFF)<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 11.0pt; line-height: 115%; font-family: 'Arial',sans-serif;">07-08-2026: Singapura vs Indonesia 1-1 (Piala AFF)<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 11.0pt; line-height: 115%; font-family: 'Arial',sans-serif;">31-07-2026: Vietnam vs Singapura 0-0 (Piala AFF)<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 11.0pt; line-height: 115%; font-family: 'Arial',sans-serif;">27-07-2026: Singapura vs Timor Leste 2-0 (Piala AFF)<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 11.0pt; line-height: 115%; font-family: 'Arial',sans-serif;"><o:p> </o:p></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Perkuat Pengawasan Profesi Advokat, DPD IKADIN Kaltim Jajaki Sinergi dengan Tokoh Masyarakat</title>
<link>https://kartanews.com/perkuat-pengawasan-profesi-advokat-dpd-ikadin-kaltim-jajaki-sinergi-dengan-tokoh-masyarakat</link>
<guid>https://kartanews.com/perkuat-pengawasan-profesi-advokat-dpd-ikadin-kaltim-jajaki-sinergi-dengan-tokoh-masyarakat</guid>
<description><![CDATA[ SAMARINDA – Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Advokat Indonesia (DPD IKADIN) Kalimantan Timur terus mendorong penegakan pengawasan terhadap profesi advokat sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas, integritas, dan profesionalisme penegak hukum di daerah. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6ab4b821800d8.jpg" length="111173" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 24 Sep 2026 13:43:00 +0800</pubDate>
<dc:creator>Irla Hadratan Iman</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, SAMARINDA –</strong> Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Advokat Indonesia (DPD IKADIN) Kalimantan Timur terus mendorong penguatan pengawasan terhadap profesi advokat sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas, integritas, dan profesionalisme penegak hukum di daerah.</p>
<p>Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan silaturahmi dengan tokoh masyarakat Kalimantan Timur, Rita Widyasari. Dalam pertemuan itu, pengurus DPD IKADIN Kaltim sekaligus menyampaikan permohonan kesediaan untuk menjadi bagian dari Komisi Pengawas DPD IKADIN Kaltim dari unsur tokoh masyarakat.</p>
<p>Pertemuan tersebut menjadi bagian dari langkah IKADIN Kaltim membangun sinergi dengan elemen masyarakat dalam mendukung pelaksanaan penegakan hukum yang berkeadilan.</p>
<p>Ketua DPD IKADIN Kaltim mengatakan, keterlibatan tokoh masyarakat dalam Komisi Pengawas memiliki peran penting untuk memperkuat fungsi pengawasan terhadap pelaksanaan profesi advokat.</p>
<p>Menurutnya, pelibatan unsur masyarakat merupakan bagian dari ketentuan yang menjadi dasar pembentukan dan pelaksanaan fungsi Komisi Pengawas, sebagaimana merujuk pada Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2003 tentang Advokat serta Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) IKADIN.</p>
<p>"Kehadiran unsur tokoh masyarakat di dalam Komisi Pengawas sangat krusial untuk memberikan sudut pandang yang objektif, independen, serta menjaga kepercayaan publik terhadap profesi advokat sebagai officium nobile," ujarnya.</p>
<p>Ia menjelaskan, pengawasan terhadap advokat tidak cukup hanya dilakukan melalui mekanisme internal organisasi. Menurutnya, keterlibatan unsur masyarakat juga diperlukan sebagai bentuk kontrol sosial agar pelaksanaan profesi tetap berada dalam koridor kode etik dan ketentuan peraturan perundang-undangan.</p>
<p>"Pengawasan yang efektif membutuhkan keterlibatan berbagai unsur. Kontrol sosial dari masyarakat dapat menjadi bagian penting dalam menjaga agar advokat tetap menjunjung tinggi kode etik dan aturan hukum dalam menjalankan profesinya," katanya.</p>
<p><img src="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x_6ab4b8eb51c4d.jpg" alt=""></p>
<p>Dalam pertemuan tersebut, jajaran DPD IKADIN Kaltim dan Rita Widyasari juga membahas pentingnya sinergi dalam mendukung terciptanya penegakan hukum yang memberikan rasa keadilan bagi masyarakat Kalimantan Timur.</p>
<p>Kegiatan silaturahmi kemudian ditutup dengan foto bersama jajaran pengurus DPD IKADIN Kaltim.</p>
<p>IKADIN Kaltim menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat pengawasan dan profesionalisme advokat sekaligus membangun hubungan dengan berbagai unsur masyarakat dalam mendukung penegakan hukum di Bumi Etam.</p>
<p>Komitmen tersebut sejalan dengan jargon IKADIN, "Fiat Justitia Ruat Coelum", yang bermakna hendaklah keadilan ditegakkan walaupun langit akan runtuh. (Irla)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Tak Banyak yang Tahu, Indonesia Punya 8 Kuda Laut Bernilai Ekonomi Tinggi: Ini Ciri Fisiknya</title>
<link>https://kartanews.com/tak-banyak-yang-tahu-indonesia-punya-8-kuda-laut-bernilai-ekonomi-tinggi-ini-ciri-fisiknya</link>
<guid>https://kartanews.com/tak-banyak-yang-tahu-indonesia-punya-8-kuda-laut-bernilai-ekonomi-tinggi-ini-ciri-fisiknya</guid>
<description><![CDATA[ KARTANEWS.COM — Kekayaan hayati laut Indonesia mencakup 13 dari total 46 spesies kuda laut di dunia. Menariknya, delapan di antara belasan jenis tersebut memegang peranan penting dalam perairan Nusantara ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6ab4b23a8d711.jpg" length="413222" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 24 Sep 2026 13:19:26 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<div _ngcontent-ng-c3578110078="" inline-copy-host="" class="markdown markdown-main-panel md-content enable-luminous-fast-follows enable-updated-hr-color force-compact-layout tutor-markdown-rendering" id="model-response-message-contentr_8c66ddcb7309dd54" aria-busy="false" aria-live="polite" dir="ltr">
<div><b data-path-to-node="0" data-index-in-node="0">KARTANEWS.COM</b> — Badan Riset dan Inovasi Indonesia (BRIN) mencatat, kekayaan hayati laut Indonesia mencakup 13 dari total 46 spesies kuda laut di dunia. Menariknya, delapan di antara belasan jenis tersebut memegang peranan penting dalam perairan Nusantara karena menjadi komoditas bernilai ekonomi bagi komunitas pesisir. </div>
<div></div>
<div></div>
<div>Sedangkan lima spesies sisanya tergolong dalam kelompok <i data-path-to-node="0" data-index-in-node="326">pygmy seahorse</i> atau kuda laut kerdil. Delapan spesies utama yang bernilai ekonomis itu meliputi Hippocampus kuda, Hippocampus kelloggi, Hippocampus trimaculatus, Hippocampus mohnikei, Hippocampus barbaouri, Hippocampus comes, Hippocampus spinosissimus, serta Hippocampus histrix.</div>
<br>
<div></div>
<div>Project Assistant dari Project Seahorse, Muthya Farah, menerangkan bahwa mengenali setiap jenis kuda laut dapat dilakukan lewat pengamatan saksama terhadap struktur morfologi luar, seperti pola permukaan tubuh, tulang hidung, tulang pipi, mahkota, hingga penanda khas lainnya.</div>
<br>
<div></div>
<div>"Langkah awal identifikasi dapat dilakukan dengan melihat apakah tubuh kuda laut memiliki duri atau justru halus. Selanjutnya, identifikasi dilanjutkan dengan mengamati bagian-bagian tubuh tertentu, seperti tulang pipi dan tulang hidung," papar Muthya, dikutip dari laman resmi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Kamis (24/9/2026).</div>
<br>
<div></div>
<div>Pada varietas bertubuh mulus, bentuk tulang pipi baik tunggal maupun ganda menjadi indikator kunci. Sebaliknya, pada jenis bertubuh duri, bagian tulang hidung di dekat pangkal moncong menjadi pedoman awal diferensiasi spesies.</div>
<br>
<div></div>
<div>Muthya merincikan sejumlah penanda spesifik yang membedakan kedelapan spesies tersebut. <i data-path-to-node="5" data-index-in-node="91">Hippocampus kuda</i> memiliki postur tubuh cenderung lebar dengan mahkota bersudut rendah hingga sedang yang mengarah ke belakang, serta panjang maksimal berkisar 17 sentimeter.</div>
<div></div>
<div></div>
<div>Sementara itu, <i data-path-to-node="5" data-index-in-node="280">Hippocampus kelloggi</i> berbadan lebih jangkung dan ramping dengan ketebalan ruas tubuh yang menonjol, mampu tumbuh hingga mencapai panjang 28 sentimeter. </div>
<div></div>
<div>Satu spesies yang sangat mudah dikenali adalah <i data-path-to-node="6" data-index-in-node="47">Hippocampus trimaculatus</i> karena memiliki tiga bercak hitam di area punggung individu jantan, disertai tulang mata dan tulang pipi yang melengkung bak kail ikan.</div>
<div></div>
<div>Di sisi lain, <i data-path-to-node="6" data-index-in-node="222">Hippocampus mohnikei</i> berukuran mungil dengan panjang maksimal sekitar 8 sentimeter, ditandai moncong sangat pendek serta porsi ekor yang lebih panjang dibanding badannya.</div>
<br>
<div>Beberapa spesies lainnya juga menampilkan penanda visual yang unik. <i data-path-to-node="7" data-index-in-node="68">Hippocampus barbaouri</i> dapat dikenali dari corak belang-belang di bagian moncong, sedangkan <i data-path-to-node="7" data-index-in-node="159">Hippocampus comes</i> menampilkan motif garis atau belang khas pada area ekor.</div>
<div></div>
<div></div>
<div>Karakter utama <i data-path-to-node="7" data-index-in-node="249">Hippocampus spinosissimus</i> terlihat dari struktur tulang hidung yang sangat rendah atau bahkan tak tampak sama sekali. Adapun <i data-path-to-node="7" data-index-in-node="374">Hippocampus histrix</i> dihiasi duri-duri tajam mencolok di sekujur tubuh, dengan ujung duri di area punggung memiliki pigmen hitam permanen yang tetap terlihat jelas walau spesimen telah dikeringkan.</div>
<br>
<div>Meskipun penanda khusus dapat memangkas waktu pengamatan, proses klasifikasi tetap disarankan mengikuti petunjuk baku secara bertahap.</div>
<br>
<div>"Ciri khusus dapat membantu mempercepat proses, tetapi tahapan identifikasi tetap perlu dilakukan untuk memastikan jenis spesies secara tepat," tutup Muthya.(Rein)</div>
</div>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kapal OB Anindhita 81 Sandar di Berau, Pasokan Pertalite Ditingkatkan hingga 30 Persen</title>
<link>https://kartanews.com/kapal-ob-anindhita-81-sandar-di-berau-pasokan-pertalite-ditingkatkan-hingga-30-persen</link>
<guid>https://kartanews.com/kapal-ob-anindhita-81-sandar-di-berau-pasokan-pertalite-ditingkatkan-hingga-30-persen</guid>
<description><![CDATA[ BERAU  – PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan memperkuat pasokan BBM di Kabupaten Berau melalui kedatangan kapal OB Anindhita 81 yang bersandar pada Kamis (24/9/2026) dini hari. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6ab49f6decea1.jpg" length="77657" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 24 Sep 2026 11:58:05 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><strong>KARTANEWS.COM, BERAU </strong><span> – PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan memperkuat pasokan BBM di Kabupaten Berau melalui kedatangan Kapal OB Anindhita 81 yang bersandar pada Kamis (24/9/2026) dini hari. Kapal tersebut membawa Pertalite dan Pertamax untuk mendukung penyaluran ke lembaga penyalur.</span><b></b></p>
<p dir="ltr"><span>Area Manager Communication, Relations &amp; CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Edi Mangun, mengatakan Pertamina menyiapkan proses penerimaan BBM di Fuel Terminal Berau dan mengatur pengiriman ke lembaga penyalur berdasarkan kebutuhan di masing-masing lokasi.</span><b></b></p>
<p dir="ltr"><span>“Kedatangan OB Anindhita 81 menambah pasokan yang dapat kami salurkan untuk melayani masyarakat Berau. Pertamina menyiapkan penerimaan BBM dan pengiriman mobil tangki agar penyaluran ke SPBU dan Pertashop dapat berjalan lancar, dengan tetap mengutamakan keselamatan,” ujar Edi.</span><b></b></p>
<p dir="ltr"><span>Sebagai langkah penguatan pelayanan, Pertamina menyiapkan peningkatan penyaluran Pertalite ke sejumlah SPBU pada Jumat (25/9), sekitar 30 persen dibandingkan rata-rata penyaluran sebelumnya.</span></p>
<p dir="ltr"><span>Dia juga menyampaikan, Pertamina menyiapkan pengiriman Pertamax ke SPBU dan Pertashop sesuai kebutuhan masing-masing lembaga penyalur.</span><b></b></p>
<p dir="ltr"><span>Edi menegaskan bahwa Pertamina terus memantau stok di setiap lembaga penyalur serta berkoordinasi dengan pengelola SPBU, Pertashop, transportir, dan pemangku kepentingan terkait. Hasil pemantauan menjadi dasar untuk mengatur pengiriman berikutnya agar pasokan tersedia di titik pelayanan yang membutuhkan.</span><b></b></p>
<p dir="ltr"><span>“Kami memahami BBM dibutuhkan masyarakat untuk menjalankan aktivitas sehari-hari. Karena itu, pengiriman terus kami sesuaikan dengan kondisi di lapangan. Terima kasih kepada masyarakat atas kesabaran dan kerja samanya selama upaya penguatan pelayanan ini berlangsung,” tambah Edi.</span><b></b></p>
<p dir="ltr"><span>Pihaknya mengajak masyarakat membeli BBM sesuai kebutuhan agar pelayanan di lembaga penyalur berjalan tertib. Informasi mengenai produk dan layanan Pertamina dapat diperoleh melalui Pertamina Contact Center (PCC) 135 serta akun media sosial @pertaminapatraniaga dan @pertamina135.(Tim/Redaksi)</span><b id="docs-internal-guid-51d50c04-7fff-7bc9-15df-ce0324168b3b"></b></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kualitas Udara Kaltim Fluktuatif: Kukar Berbahaya, Kawasan Penyangga IKN Memburuk</title>
<link>https://kartanews.com/kualitas-udara-kaltim-fluktuatif-kukar-berbahaya-kawasan-penyangga-ikn-memburuk</link>
<guid>https://kartanews.com/kualitas-udara-kaltim-fluktuatif-kukar-berbahaya-kawasan-penyangga-ikn-memburuk</guid>
<description><![CDATA[ Samarinda – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Kalimantan Timur resmi memutakhirkan data Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) pada Rabu (23/9/2026) pukul 07.00 WITA. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6ab3a1034912e.jpg" length="37964" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 23 Sep 2026 17:52:47 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p data-path-to-node="2"><b data-path-to-node="2" data-index-in-node="0">KARTANEWS.COM, SAMARINDA</b> – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Kalimantan Timur resmi memutakhirkan data Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) pada Rabu (23/9/2026) pukul 07.00 WITA.</p>
<p data-path-to-node="2">Laporan berkala ini dipublikasikan sebagai bentuk keterbukaan informasi publik agar masyarakat di wilayah terdampak polusi dapat segera melakukan mitigasi dan perlindungan kesehatan secara mandiri.</p>
<p data-path-to-node="3">Berdasarkan pemantauan terbaru, kondisi kualitas udara ambien di wilayah Kalimantan Timur bergerak sangat fluktuatif. Sebagian besar kota utama terpantau berada di zona aman. Namun, terjadi lonjakan konsentrasi polutan yang signifikan di area barat serta tren penurunan kualitas udara di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN).</p>
<p data-path-to-node="4">Data aplikasi ISPUnet menunjukkan bahwa Kota Samarinda mencatatkan kualitas udara terbaik pada angka 29 dengan kategori Baik, disusul Kota Balikpapan (81) dan Bontang (72) yang berada pada kategori Sedang.</p>
<p data-path-to-node="5">Kondisi berbeda terlihat di Sendawar, Kabupaten Kutai Barat. Lonjakan drastis terjadi hingga nilai ISPU melesat ke angka 294 atau masuk status Sangat Tidak Sehat. Kondisi yang lebih kritis terdeteksi melalui stasiun pemantauan manual (Non-ISPUnet) di Kabupaten Kutai Kartanegara yang mencatatkan parameter di angka 324 dengan kategori Berbahaya.</p>
<p data-path-to-node="6">Sementara itu, beberapa kawasan penyangga IKN turut menunjukkan penurunan kualitas udara ke kategori Tidak Sehat, seperti Wonotirto (169), Samboja (169), dan Muara Jawa (113). Meski demikian, area pusat pemerintahan seperti Plaza Bhinneka KIPP IKN (89) dan Plaza Seremoni KIPP IKN (67) terpantau masih bertahan di kategori Sedang.</p>
<p data-path-to-node="7">Guna menekan risiko gangguan pernapasan akibat paparan polusi akut tersebut, DLH Provinsi Kalimantan Timur mengimbau warga di wilayah berstatus Tidak Sehat hingga Sangat Tidak Sehat untuk segera mengambil langkah keselamatan.</p>
<p data-path-to-node="7">Masyarakat diminta mengurangi aktivitas fisik berat di luar ruangan, wajib menggunakan masker saat beraktivitas di ruang terbuka, serta menjaga sirkulasi udara ruangan tetap tertutup agar partikel debu halus tidak masuk ke dalam rumah.</p>
<p data-path-to-node="7">Otoritas terkait menegaskan akan terus memantau kualitas udara ambien secara berkala untuk mengawasi pergerakan polusi ini.(Irla/pemprov kaltim)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Final KRTI 2026 Resmi Dibuka di IKN, 94 Tim Mahasiswa Adu Inovasi Teknologi Drone</title>
<link>https://kartanews.com/final-krti-2026-resmi-dibuka-di-ikn-94-tim-mahasiswa-adu-inovasi-teknologi-drone</link>
<guid>https://kartanews.com/final-krti-2026-resmi-dibuka-di-ikn-94-tim-mahasiswa-adu-inovasi-teknologi-drone</guid>
<description><![CDATA[ NUSANTARA – Ibu Kota Nusantara (IKN) resmi menjadi panggung unjuk gigi bagi 94 tim mahasiswa dari 43 perguruan tinggi se-Indonesia dalam mengembangkan inovasi teknologi wahana udara nirawak (Unmanned Aerial Vehicle/UAV). ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6ab39cff452a7.jpg" length="74567" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 23 Sep 2026 17:36:40 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<div _ngcontent-ng-c3954307838="" inline-copy-host="" class="markdown markdown-main-panel md-content enable-luminous-fast-follows enable-updated-hr-color force-compact-layout tutor-markdown-rendering" id="model-response-message-contentr_e655cd236d9edd38" aria-busy="false" aria-live="polite" dir="ltr">
<div><b data-path-to-node="0" data-index-in-node="0">KARTANEWS.COM, NUSANTARA</b> – Ibu Kota Nusantara (IKN) resmi menjadi panggung unjuk gigi bagi 94 tim mahasiswa dari 43 perguruan tinggi se-Indonesia dalam mengembangkan inovasi teknologi wahana udara nirawak (<i data-path-to-node="0" data-index-in-node="191">Unmanned Aerial Vehicle</i>/UAV). Rangkaian ajang bergengsi babak Final Kontes Robot Terbang Indonesia (KRTI) 2026 ini dijadwalkan berlangsung pada 21–25 September 2026.</div>
<br>
<div>Pembukaan KRTI 2026 terasa istimewa lantaran dibuka langsung oleh Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Sultan Bachtiar Najamudin, di kawasan IKN, Senin (21/9/2026). Gelaran ini merupakan kolaborasi sinergis antara Otorita IKN, Kementerian Sains, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemensaintekdikti), serta Institut Teknologi Kalimantan (ITK).</div>
<br>
<div>Momen pembukaan ini selaras dengan arah pembangunan IKN sebagai kawasan yang dirancang bagi generasi mendatang lewat konsep kota cerdas, hijau, dan berbasis teknologi. Rangkaian kompetisi diselenggarakan di titik-titik strategis, seperti Plaza Seremoni dan kawasan Sumbu Kebangsaan di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN.</div>
<br>
<div>Rektor ITK, Agus Rubiyanto,  mengungkapkan rasa bangganya atas kepercayan menjadikan IKN sebagai tuan rumah, sekaligus wadah untuk mempertemukan karya mahasiswa dengan ekosistem kota masa depan.</div>
<br>
<div>“Melihat IKN yang didesain menjadi kota masa depan yang cerdas, hijau, dan berbasis teknologi, terasa sangat tepat apabila teknologi futuristik seperti <i data-path-to-node="4" data-index-in-node="152">drone</i> atau wahana udara nirawak dikompetisikan di sini. Ini wujud konkret kontribusi generasi muda dalam mengawal visi besar kemajuan bangsa,” ujar Agus.</div>
<br>
<div>Agus menambahkan, teknologi pesawat tanpa awak saat ini telah melampaui batas hobi semata. Pemanfaatannya kian meluas ke pelbagai sektor vital, mulai dari pertahanan dan keamanan, pemetaan tata ruang, mitigasi bencana, pemantauan lingkungan, hingga logistik dan pertanian cerdas.</div>
<br>
<div>“Lewat terobosan yang diciptakan, para peserta sejatinya tengah meletakkan fondasi bagi kemandirian teknologi Indonesia di masa depan,” tegasnya.</div>
<br>
<div>Ia pun berpesan agar ajang ini tidak sekadar dimaknai sebagai pembuktian diri meraih juara, melainkan juga wadah saling membagi pengalaman.</div>
<br>
<div>“Kepada seluruh kontestan, bertandinglah dengan semangat tinggi. Pegang teguh sportivitas dan manfaatkan ajang ini sebagai sarana belajar seluas-luasnya,” tutur Agus.</div>
<br>
<div>Sementara itu, Ketua DPD RI, Sultan Bachtiar Najamudin, menilai keterlibatan para mahasiswa pada KRTI 2026 menjadi bagian penting dari penyiapan SDM unggul menyongsong satu abad kemerdekaan Indonesia.</div>
<br>
<div>“Keikutsertaan teman-teman dalam Kontes Robot Terbang Indonesia hari ini merupakan bagian tak terpisahkan dari ikhtiar membangun jalan dan mencapai target masa depan kalian,” kata Sultan.</div>
<br>
<div>Sultan pun mendorong seluruh peserta untuk terus mengasah diri mengingat akselerasi teknologi bakal menjadi pilar utama pembangunan nasional.</div>
<br>
<div>“Persiapkan diri sebaik mungkin. Langkah kalian hari ini di KRTI adalah pijakan awal agar dapat mengisi posisi puncak saat Indonesia genap berusia 100 tahun nanti,” ucapnya.</div>
<br>
<div>Tak lupa, Sultan meneladani rekam jejak mendiang B.J. Habibie sebagai pionir teknologi kedirgantaraan nasional. Menurutnya, KRTI menjadi bukti sahih bahwa potensi SDM Indonesia terus beregenerasi.</div>
<br>
<div>“Hari ini kalian membuktikan melalui KRTI bahwa jika dulu kita punya Pak Habibie yang melangkah lebih awal, kini Indonesia tidak pernah kehabisan stok SDM bertalenta untuk melanjutkan tongkat estafet tersebut,” puji Sultan.</div>
<br>
<div>Pada kompetisi KRTI 2026, terdapat lima kategori yang dipertandingkan, di mana masing-masing menyajikan tantangan teknis tersendiri.</div>
<br>
<div>Sesuai jadwal, agenda diawali dengan <i data-path-to-node="16" data-index-in-node="37">test flight</i> pada Selasa (22/9/2026), dilanjutkan sesi perlombaan utama pada 23–24 September 2026 mulai pukul 07.30 hingga 17.00 WITA. Seluruh agenda akan dipungkasi melalui <i data-path-to-node="16" data-index-in-node="210">Closing Ceremony and Awarding</i> pada Jumat (25/9/2026).</div>
<br>
<div>Pada kategori <i data-path-to-node="17" data-index-in-node="14">Racing Plane</i> (RP), peserta menguji kecepatan dua wahana sekaligus dalam satu lintasan terbang. Sementara divisi <i data-path-to-node="17" data-index-in-node="126">Fixed Wing</i> (FW) mengukur keandalan UAV untuk misi cepat tanggap, pemantauan, serta pemetaan wilayah.</div>
<br>
<div>Adapun kategori <i data-path-to-node="18" data-index-in-node="16">Vertical Take-Off and Landing</i> (VTOL) berfokus pada presisi wahana saat lepas landas dan mendarat secara vertikal.</div>
<br>
<div>Selanjutnya, kategori <i data-path-to-node="19" data-index-in-node="22">Low Endurance Low Altitude</i> (LELA) menantang ketahanan terbang jarak jauh dengan radius 10 kilometer dan total daya jelajah hingga 60 kilometer. Penilaian mencakup akurasi jatuhnya <i data-path-to-node="19" data-index-in-node="202">payload</i>, validasi <i data-path-to-node="19" data-index-in-node="220">hotspot</i>, serta keandalan transmisi data dan video.</div>
<br>
<div>Kategori terakhir, <i data-path-to-node="20" data-index-in-node="19">Technology Development</i> (TD), menitikberatkan pada pengembangan dan integrasi komponen pesawat secara mandiri, mulai dari <i data-path-to-node="20" data-index-in-node="140">airframe</i>, sistem propulsi, <i data-path-to-node="20" data-index-in-node="167">flight controller</i>, hingga <i data-path-to-node="20" data-index-in-node="193">ground station</i>.</div>
<br>
<div>Menariknya, berbeda dari kejuaraan tertutup pada umumnya, sejumlah arena pertandingan KRTI 2026 ini dapat disaksikan oleh masyarakat umum secara cuma-cuma.</div>
<br>
<div>Laga <i data-path-to-node="22" data-index-in-node="5">Fixed Wing</i> dihelat di Area Sumbu Kebangsaan PUPR dan Gedung Bank Indonesia, sedangkan <i data-path-to-node="22" data-index-in-node="91">Racing Plane</i> bertempat di Kantong Parkir Bundaran Sumbu Barat. Untuk kategori VTOL, aksi para peserta dipusatkan di Lapangan Plaza Seremoni.</div>
<br>
<div>Sementara itu, persaingan kategori LELA berlangsung di Area Sumbu Kebangsaan Kantor Kementerian PUPR dan Gedung Bank Indonesia. Terakhir, kategori <i data-path-to-node="23" data-index-in-node="147">Technology Development</i> mengambil tempat di Gedung <i data-path-to-node="23" data-index-in-node="197">Multifunction Hall</i> Kantor Kemenko 3.</div>
<br>
<div>Helatan KRTI 2026 di IKN ini berhasil menjembatani talenta muda antarperguruan tinggi se-Nusantara dengan lanskap kota masa depan Indonesia. Di panggung nasional ini, unjuk teknologi tidak sekadar menjadi ajang adu gengsi, tetapi juga ruang kolaborasi bagi generasi muda dalam menguji gagasan serta inovasi secara riil.<strong>(Rdk/OIKN)</strong></div>
</div>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Sambut Inovasi Batiwakkal Punch, Disbudpar Berau Siap Fasilitasi HAKI</title>
<link>https://kartanews.com/sambut-inovasi-batiwakkal-punch-disbudpar-berau-siap-fasilitasi-haki</link>
<guid>https://kartanews.com/sambut-inovasi-batiwakkal-punch-disbudpar-berau-siap-fasilitasi-haki</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Kepala Dinas Budaya dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Berau, Yuda Budisatosa, menyambut positif inovasi kuliner berupa minuman khas baru bernama Batiwakkal Punch yang diinisiasi oleh Hotel Mercure. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6ab375b76cbb0.jpg" length="71329" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 23 Sep 2026 14:48:59 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><span><strong>KARTANEWS.COM, BERAU</strong> – </span><span>Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Berau, Yuda Budisatosa, menyambut positif inovasi kuliner berupa minuman khas baru bernama </span><span>Batiwakkal Punch</span><span> yang diinisiasi oleh Hotel Mercure. </span></p>
<p dir="ltr"><span>Pihaknya berkomitmen mengawal kreasi tersebut secara serius agar dapat menjadi daya tarik tersendiri bagi sektor pariwisata dalam menggaet wisatawan ke Berau.</span></p>
<p dir="ltr"><span>Minuman yang baru saja diluncurkan tersebut diproyeksikan menjadi minuman khas Kabupaten Berau yang nantinya dapat diproduksi luas oleh masyarakat Bumi Batiwakkal. Oleh karena itu, upaya untuk mendaftarkan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) atas kreasi ini diharapkan dapat segera terwujud.</span></p>
<p dir="ltr"><span>“Kami sangat menyambut baik inovasi dari pihak hotel ini. Langkah selanjutnya, kita akan perkenalkan minuman ini terlebih dahulu kepada masyarakat agar makin digandrungi,” ujar Yuda saat ditemui di lokasi acara, (23/09/2026)</span></p>
<p dir="ltr"><span>Yuda optimis, hadirnya minuman khas yang autentik dan hanya bisa ditemukan di Berau ini mampu membuktikan bahwa daerahnya memiliki kualitas serta kreativitas tinggi yang tidak kalah dibanding daerah lain.</span></p>
<p dir="ltr"><span>Ia juga menyarankan agar resep yang diracik oleh pihak hotel dipublikasikan dalam bentuk buku. Hal ini bertujuan untuk memudahkan masyarakat mempelajari tata cara pembuatannya, sekaligus memahami makna filosofis yang terkandung di dalamnya yang berkaitan erat dengan sejarah, budaya, pariwisata, dan kekayaan alam Bumi Batiwakkal.</span></p>
<p dir="ltr"><span>“Tentu kami akan melakukan pembicaraan lanjutan dengan manajemen Hotel Mercure terkait tindak lanjut pelestarian dan pengembangan minuman ini,” tambahnya.</span></p>
<p dir="ltr"><span>Sementara itu, perwakilan manajemen Hotel Mercure menyampaikan komitmennya untuk mengajak masyarakat luas terlibat langsung dalam melestarikan kreasi kuliner tersebut.</span></p>
<p dir="ltr"><span>Sebagai langkah awal untuk mempercepat pengenalan </span><span>Batiwakkal Punch</span><span>, pihak manajemen hotel berencana menggelar pelatihan pembuatan minuman tersebut secara terbuka bagi masyarakat yang berminat untuk mempelajarinya. (Rein)</span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Jaga Warisan Leluhur, Pemkab Berau Ajak Generasi Muda Lestarikan Kuliner Lokal</title>
<link>https://kartanews.com/jaga-warisan-leluhur-pemkab-berau-ajak-generasi-muda-lestarikan-kuliner-lokal</link>
<guid>https://kartanews.com/jaga-warisan-leluhur-pemkab-berau-ajak-generasi-muda-lestarikan-kuliner-lokal</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Festival makanan khas Berau kembali hadir menyemarakkan halaman GOR Pemuda Tanjung Redeb pada Selasa (23/9/2026). ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6ab367ed02ac6.jpg" length="104552" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 23 Sep 2026 13:49:24 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<div _ngcontent-ng-c1370278259="" inline-copy-host="" class="markdown markdown-main-panel md-content enable-luminous-fast-follows enable-updated-hr-color force-compact-layout tutor-markdown-rendering" id="model-response-message-contentr_f9db5e6727e1657e" aria-busy="false" aria-live="off" dir="ltr">
<div><b data-path-to-node="3" data-index-in-node="0">KARTANEWS.COM, BERAU</b> – Festival makanan khas Berau kembali hadir menyemarakkan halaman GOR Pemuda Tanjung Redeb pada Selasa (23/9/2026). Ajang tahunan ini menyajikan beragam hidangan khas Bumi Batiwakkal, seperti Ancur Padas, Puncak Rasul, hingga ragam jajanan tradisional. Berbagai kalangan masyarakat terlihat berbondong-bondong meramaikan dan berpartisipasi dalam gelaran tersebut.</div>
<br>
<div>Wakil Bupati Berau, Gamalis, menyampaikan apresiasinya terhadap antusiasme warga yang begitu tinggi. Ia menyoroti semangat masyarakat yang tak surut meski Kabupaten Berau saat ini tengah dilanda musibah kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).</div>
<br>
<div>“Karhutla masih melanda daerah kita, meskipun kondisinya saat ini sudah jauh mendingan dari sebelumnya. Saya sangat berharap budaya serta makanan tradisional Berau ini dapat terus hidup dan lestari sepanjang zaman,” ujar Gamalis saat ditemui di lokasi acara, Selasa (23/9/2026).</div>
<br>
<div>Gamalis menilai bahwa kuliner khas daerah sudah sepatutnya dikembangkan secara lebih masif dan profesional. Ini dilakukan penting agar para wisatawan maupun tamu dari luar daerah yang berkunjung ke Berau dapat merasakan kelezatan hidangan lokal, sekaligus membawa pulang kenangan manis tentang identitas Bumi Batiwakkal.</div>
<br>
<div>Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa Kabupaten Berau saat ini sedang berada dalam tahap transisi menuju pengembangan ekonomi berkelanjutan. Oleh sebab itu, pelestarian warisan budaya kuliner dianggap memiliki peran strategis untuk mendongkrak perekonomian masyarakat lokal. 
<p><img src="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x_6ab368d1f28d1.jpg" alt=""></p>
</div>
<br>
<div>“Makanan tradisional ini jangan sampai hanya berhenti sebagai penjelas atau penghias acara-acara seremonial saja, tetapi hendaknya bisa menjadi hidangan pilihan sehari-hari warga,” tegasnya.</div>
<br>
<div>Dia pun menyampikan, Pemerintah Kabupaten Berau berkomitmen untuk terus mendorong seluruh elemen masyarakat agar aktif menjaga warisan sejarah leluhur. Salah satu cara konkret yang disarankan adalah dengan rutin mempelajari serta mempraktikkan cara pembuatan kuliner tradisional tersebut.</div>
<br>
<div>Menurut Gamalis, keterlibatan aktif generasi muda dalam mempelajari resep-resep warisan sangat krusial. Dengan mengambil peran tersebut, anak muda secara tidak langsung menjadi garda terdepan dalam menjaga keberlanjutan tradisi dan budaya daerah agar tidak tergerus oleh zaman.</div>
<br>
<div>“Kegiatan ini harus terus dilaksanakan dan dilestarikan secara konsisten sebagai identitas dan ciri khas kebanggaan Berau,” pungkas Gamalis. <b data-path-to-node="11" data-index-in-node="164">(Rein)</b></div>
</div>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>DLHK Berau Bantah Lahan TPA Pegat Bukur Bersengketa, Penanganan Sampah Siap Berjalan</title>
<link>https://kartanews.com/dlhk-berau-bantah-lahan-tpa-pegat-bukur-bersengketa-penanganan-sampah-siap-berjalan</link>
<guid>https://kartanews.com/dlhk-berau-bantah-lahan-tpa-pegat-bukur-bersengketa-penanganan-sampah-siap-berjalan</guid>
<description><![CDATA[ BERAU — Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Berau, Zulkifli Azhari, membantah kabar yang menyebutkan bahwa lahan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) sampah di Kampung Pegat Bukur masih berstatus sengketa. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6ab25256135ae.jpg" length="76169" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 22 Sep 2026 18:03:47 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><strong>KARTANEWS.COM,BERAU</strong><span> — Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Berau, Zulkifli Azhari, membantah kabar yang menyebutkan bahwa lahan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) sampah di Kampung Pegat Bukur masih berstatus sengketa. Pernyataan ini disampaikan untuk meluruskan isu yang belakangan marak beredar di masyarakat.</span></p>
<p dir="ltr"><span>Zulkifli menegaskan bahwa proses pembebasan lahan telah diselesaikan oleh tim teknis terkait, sehingga status kepemilikan lahan tersebut tidak perlu diperdebatkan lagi.</span></p>
<p dir="ltr"><span>"Itu sebenarnya sudah dijawab oleh teman-teman kita, sudah ada pembebasannya. Sudah diumumkan oleh tim dari pembebasan lahan, itu sudah berjalan," kata Zulkifli, Selasa (22/09/2026).</span></p>
<p dir="ltr"><span>Ia berharap proses pembangunan TPA pengganti di Kampung Pegat Bukur dapat berjalan lancar tanpa hambatan berarti. Pemkab Berau juga terus mengupayakan pemenuhan sarana dan prasarana pendukung agar operasional pembuangan sampah ke lokasi baru dapat segera terealisasi.</span></p>
<p dir="ltr"><span>"Ya seperti itu kan sudah direncanakan untuk di Pegat Bukur penggantinya. Ya kita harapkan bisa selesai dengan baiklah. Dan kita minta dukungan sarana dan prasarana untuk bisa pembuangan sampah ke sana," terangnya.</span></p>
<p dir="ltr"><span>Dalam pengelolaan TPA tersebut, DLHK Berau berencana menjalin kolaborasi dengan pihak ketiga, termasuk sejumlah perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Berau. Skema kemitraan ini disiapkan sebagai alternatif dukungan pendanaan apabila terdapat keterbatasan anggaran daerah.</span></p>
<p dir="ltr"><span>"Kita sudah merencanakan dengan mengomunikasikan dengan pihak ketiga untuk minta bantuan kalau seandainya tidak ada anggaran," ujarnya.</span></p>
<p dir="ltr"><span>Zulkifli menambahkan bahwa TPA Pegat Bukur dirancang untuk memiliki daya tampung jangka panjang. Berdasarkan perhitungan perencanaan, lokasi TPA baru ini diproyeksikan mampu beroperasi menampung sampah warga hingga satu dekade ke depan.</span></p>
<p dir="ltr"><span>"Untuk masa penampungan, 10 tahun," pungkasnya.(Rein)</span></p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kabut Asap Karhutla Melonjak, 409 Penerbangan di Kalimantan Terdampak</title>
<link>https://kartanews.com/kabut-asap-karhutla-melonjak-409-penerbangan-di-kalimantan-terdampak</link>
<guid>https://kartanews.com/kabut-asap-karhutla-melonjak-409-penerbangan-di-kalimantan-terdampak</guid>
<description><![CDATA[ BALIKPAPAN — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang memicu kabut asap pekat di wilayah Kalimantan berdampak serius terhadap aktivitas penerbangan. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6ab2391c8bfb1.jpg" length="53140" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 22 Sep 2026 16:15:43 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><strong></strong><span><strong>KARTANEWS.COM, BALIKPAPAN</strong> </span><span>— Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang memicu kabut asap pekat di wilayah Kalimantan berdampak serius terhadap aktivitas penerbangan. Kantor Otoritas Bandar Udara (Otban) Wilayah VII mencatat, sebanyak 409 jadwal penerbangan di 18 bandara yang tersebar di Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Utara terdampak sepanjang periode 14 hingga 20 September 2026.</span><b></b></p>
<p dir="ltr"><span>Jumlah tersebut melonjak drastis hingga 157,2 persen dibandingkan pekan sebelumnya (7–13 September 2026) yang mencatat 159 penerbangan terdampak. Kepala Otoritas Bandar Udara Wilayah VII, Ferdinan Nurdin, membeberkan bahwa lonjakan gangguan ini terjadi sangat cepat dalam jangka waktu sepekan.</span><b></b></p>
<p dir="ltr"><span>"Kalau dari 14 sampai dengan 20 September 2026 ada kenaikan yang sangat signifikan, memang terjadi terhadap 409 penerbangan yang terdampak. Ini terlihat signifikan kenaikannya yaitu sekitar 250 penerbangan," kata Ferdinan, Selasa (22/9/2026)</span><b></b></p>
<p dir="ltr"><span>Rincian dampak operasional menunjukkan bahwa dari total 409 penerbangan terdampak, sebanyak 141 penerbangan mengalami keterlambatan (</span><span>delay</span><span>). Angka ini melambung dari pekan sebelumnya yang mencatatkan 49 kasus keterlambatan. Ferdinan menegaskan kenaikan persentase keterlambatan jadwal tersebut terbilang cukup tinggi.</span><b></b></p>
<p dir="ltr"><span>"Untuk keterlambatan atau </span><span>delay</span><span>, di minggu yang lalu ada 49, kalau sekarang menjadi 141. Dipresentasikan kurang lebih sekitar 187,8 persen," ujarnya.</span><b></b></p>
<p dir="ltr"><span>Sementara itu, dampak operasional lainnya yang memicu penundaan hingga pembatalan rute penerbangan juga mengalami kenaikan signifikan sebesar 139,6 persen.</span><b></b></p>
<p dir="ltr"><span>"Sedangkan dampak operasional yang lainnya terkait dengan pembatalan ataupun penundaan, minggu lalu ada 106 penerbangan dan minggu ini ada 254 penerbangan," katanya.</span><b></b></p>
<p dir="ltr"><span>Selain keterlambatan dan pembatalan, sebanyak 14 penerbangan terpaksa dialihkan (</span><span>divert</span><span>) ke bandara lain karena titik tujuan tidak memungkinkan untuk didarati akibat jarak pandang (</span><span>visibility</span><span>) di </span><span>runway</span><span> yang merosot tajam hingga 50 sampai 500 meter. Ferdinan menambahkan bahwa Kalimantan Tengah menjadi area kerja Otban Wilayah VII dengan gangguan terparah.</span><b></b></p>
<p dir="ltr"><span>"Memang yang paling banyak terdampak itu ada di Kalimantan Tengah, yaitu Palangkaraya," ujarnya.</span><b></b></p>
<p dir="ltr"><span>DamPak kabut asap juga dirasakan secara nyata di Kalimantan Timur, salah satunya di Bandara APT Pranoto Samarinda yang mencatat sedikitnya 33 jadwal penerbangan terganggu. </span><b></b></p>
<p dir="ltr"><span>Dari jumlah tersebut, 24 penerbangan mengalami </span><span>delay</span><span>, tujuh penerbangan dibatalkan, dan dua penerbangan dialihkan mendarat di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan, Balikpapan.</span><b></b></p>
<p dir="ltr"><span>Menyikapi eskalasi gangguan yang meluas di 18 bandara tersebut, Otban Wilayah VII mengimbau para calon penumpang untuk mengatur ulang jadwal penerbangan dengan memantau kondisi operasional bandara keberangkatan. </span><b></b></p>
<p dir="ltr"><span>Pihak otoritas juga menginstruksikan maskapai penerbangan agar memberikan hak pengembalian dana secara utuh (</span><span>full refund</span><span>) kepada penumpang terdampak sesuai dengan ketentuan regulasi yang berlaku.(Tim/KN)</span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Berau Simpan Geopark Langka Berstandar Dunia, 4 Rute Geotrail Siap Dihadirkan</title>
<link>https://kartanews.com/berau-simpan-geopark-langka-berstandar-dunia-4-rute-geotrail-siap-dihadirkan</link>
<guid>https://kartanews.com/berau-simpan-geopark-langka-berstandar-dunia-4-rute-geotrail-siap-dihadirkan</guid>
<description><![CDATA[ BERAU — Pemerintah Kabupaten Berau menggandeng Pusat Studi Pariwisata (Puspar) Universitas Gadjah Mada (UGM) untuk menyusun Rencana Aksi Daerah (RAD) Pengelolaan Geopark Sangkulirang-Mangkalihat Wilayah Kabupaten Berau Tahun 2026–2030 ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6aabd05478dc8.jpg" length="96449" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 22 Sep 2026 15:08:17 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p data-path-to-node="3"><b data-path-to-node="3" data-index-in-node="0"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.COM, BERAU</span></span></b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> — Pemerintah Kabupaten Berau menggandeng Pusat Studi Pariwisata (Puspar) Universitas Gadjah Mada (UGM) untuk menyusun Rencana Aksi Daerah (RAD) Pengelolaan Geopark Sangkulirang-Mangkalihat Wilayah Kabupaten Berau Tahun 2026–2030. Penyusunan dokumen ini menjadi langkah strategis dalam menyiapkan arah pengelolaan kawasan berbasis warisan bumi dan pembangunan berkelanjutan.</span></span></p>
<p data-path-to-node="4"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Ketua Tim Kajian Peneliti Puspar UGM, Destha Titi Raharjana, menjelaskan bahwa RAD memuat peta 15 geosite unggulan yang tersebar di 12 kecamatan, lengkap dengan rancangan tata kelola kawasan. Dokumen ini dirancang sebagai pedoman operasional bagi perangkat daerah dan pemangku kepentingan.</span></span></p>
<p data-path-to-node="5" id="p-rc_9cb4fb478060f228-24"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">"</span></span><span class="citation-213"></span><span class="citation-213 citation-214 citation-end-214"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Kabupaten Berau kini berada di titik balik transisi dari era ekstraktif menuju era pembangunan berkelanjutan. Maksud dari penyusunan RAD ini adalah menyediakan pedoman operasional bagi perangkat daerah dan </span></span><sup _ngcontent-ng-c557919041="" class="superscript embedded" data-turn-source-index="1"><!----></sup></span><span class="citation-213 citation-end-213"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">pemangku kepentingan,” ujar Destha, Selasa (22/9/20</span></span><sup _ngcontent-ng-c557919041="" class="superscript embedded" data-turn-source-index="2"><!----></sup></span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> 26).</span></span><sources-carousel-inline ng-version="0.0.0-PLACEHOLDER" _nghost-ng-c2458750183=""><!----><!----><!----><!----><!----></sources-carousel-inline></p>
<p data-path-to-node="6"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Ia menambahkan, pengembangan Geopark Sangkulirang-Mangkalihat memerlukan kesiapan infrastruktur dasar, penguatan kelembagaan lokal, serta keterlibatan aktif masyarakat adat. Arah pengembangan kawasan ini diusung melalui tema </span></span><i data-path-to-node="6" data-index-in-node="225"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">'Menjelajahi Keajaiban Biokarst dan Bentang Alam Bahari Berau'</span></span></i><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> .</span></span></p>
<p data-path-to-node="7"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Melalui penguatan tim teknis, pelibatan masyarakat adat, dan optimalisasi pilar geopark, kami optimistis Berau siap menjadi destinasi geowisata kelas dunia yang kompetitif, berkualitas, dan berkelanjutan,” tegasnya. </span></span></p>
<h3 data-path-to-node="8"><strong><span style="font-size: 10pt;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Pemetaan Warisan Geologi dan Skema </span></span><i data-path-to-node="8" data-index-in-node="35"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Geotrail</span></span></i></span></strong></h3>
<p data-path-to-node="9"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Kajian Puspar UGM mengidentifikasi kekayaan geologi Berau yang meliputi jejak samudra purba, evolusi Cekungan Berau, manifestasi hidrotermal, proses geomorfologi aktif, hingga bentang alam karst tropis dan </span></span><i data-path-to-node="9" data-index-in-node="206"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">danau laut</span></span></i><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> . Peneliti Puspar UGM, menilai kawasan ini memiliki nilai ilmiah tinggi dan keragaman warisan geologi berstandar global.</span></span></p>
<p data-path-to-node="10"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Berau menyimpan kekayaan warisan geologi berstandar global yang sangat langka dan memiliki nilai ilmiah yang tinggi,” jelasnya</span></span></p>
<p data-path-to-node="11"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Guna menerjemahkan potensi tersebut ke dalam pengalaman wisata terstruktur, tim peneliti merancang empat skema perjalanan terpadu ( </span></span><i data-path-to-node="11" data-index-in-node="132"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">geotrail</span></span></i><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> ). Skema tersebut dirancang berdasarkan tema perjalanan, keterhubungan antardestinasi, durasi, aksesibilitas, serta karakteristik wisatawan.</span></span></p>
<p data-path-to-node="11"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Rute singkat ditawarkan dalam skema satu hari bertema  </span></span><i data-path-to-node="11" data-index-in-node="335"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Samudera Kuno &amp; Hidrotermal</span></span></i><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> , sementara rute panjang disiapkan untuk empat hari tiga malam yang fokus pada lanskap karst dan budaya masyarakat Dayak Lebo melalui pendekatan </span></span><i data-path-to-node="11" data-index-in-node="511"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">geowisata berbasis komunitas</span></span></i><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> .</span></span></p>
<p data-path-to-node="12"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Peneliti Puspar UGM, Wijaya, menyampaikan bahwa kekayaan geologi ini juga ditopang oleh keanekaragaman hayati yang berlimpah.</span></span></p>
<p data-path-to-node="13"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Kawasan geosite kita merupakan wilayah dengan ekosistem yang lengkap dan langka, mulai dari hutan hujan tropis, hutan lindung karst dataran tinggi, ekosistem air tawar, pesisir dan pulau, hingga fenomena air laut-tawar di Labuan Cermin,” terangnya</span></span></p>
<h3 data-path-to-node="14"><strong><span style="font-size: 10pt;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Mengantisipasi Tantangan Ekologis</span></span></span></strong></h3>
<p data-path-to-node="15"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Di balik potensi besar tersebut, peneliti Puspar UGM mencatat sejumlah tantangan ekologis yang harus diantisipasi dalam pelaksanaan RAD. Beberapa ancaman utama yang diidentifikasi meliputi alih fungsi lahan untuk sektor perkebunan dan pertambangan, tekanan </span></span><i data-path-to-node="15" data-index-in-node="255"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">pariwisata berlebihan</span></span></i><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> di sejumlah geosite populer, serta potensi bencana kebakaran hutan dan lahan.</span></span></p>
<p data-path-to-node="16"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Oleh karena itu, penerapan daya dukung kawasan serta pengelolaan berbasis konservasi menjadi fondasi penting untuk menjaga kelestarian geologi dan keanekaragaman hayati Berau. Langkah ini diharapkan dapat mendorong Berau menjadi destinasi geowisata berkualitas tanpa mengabaikan nilai-nilai alam dan budaya lokal. (Rein)</span></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Audiensi ke Kemenkeu, Bupati Sri Juniarsih Sampaikan Kebutuhan Infrastruktur hingga Pendidikan Berau</title>
<link>https://kartanews.com/audiensi-ke-kemenkeu-bupati-sri-juniarsih-sampaikan-kebutuhan-infrastruktur-hingga-pendidikan-berau</link>
<guid>https://kartanews.com/audiensi-ke-kemenkeu-bupati-sri-juniarsih-sampaikan-kebutuhan-infrastruktur-hingga-pendidikan-berau</guid>
<description><![CDATA[ JAKARATA - Potensi besar yang dimiliki Kabupaten Berau berjalan beriringan dengan kebutuhan pembangunan yang masih cukup luas. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6ab26bd67835a.jpg" length="83897" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 22 Sep 2026 13:12:51 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><strong>KARTANEWS.COM, JAKARATA</strong><span> - Potensi besar yang dimiliki Kabupaten Berau berjalan beriringan dengan kebutuhan pembangunan yang masih cukup luas. Kondisi ini menjadi salah satu hal yang disampaikan Bupati Berau Sri Juniarsih Mas saat melakukan audiensi dengan jajaran Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan RI di Jakarta, Selasa (22/9/2026).</span></p>
<p dir="ltr"><span>Sri Juniarsih didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Berau, Muhammad Said, Kepala BPKAD Berau, Sapransyah, serta Kepala Bapenda Djupiansyah Ganie dan Kepala Bapperida Berau, Endah Ernany Triariani.</span></p>
<p dir="ltr"><span>Rombongan Pemkab Berau diterima langsung oleh Nufransa Wira Sakti selaku Plt. Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan dan Sandy Firdaus selaku Direktur Dana Transfer Umum. </span></p>
<p dir="ltr"><span>Sri Juniarsih mengatakan, audiensi tersebut menjadi kesempatan bagi Pemkab Berau untuk menyampaikan secara langsung berbagai kebutuhan daerah kepada pemerintah pusat.</span></p>
<p dir="ltr"><span>“kami menyampaikan apa yang menjadi permasalahan dan kebutuhan masyarakat di Kabupaten Berau. Mulai dari wisata dan kebutuhan-kebutuhan yang lain, termasuk infrastruktur, kesehatan, dan pendidikan, semuanya kami sampaikan,” ujar Sri Juniarsih.</span></p>
<p dir="ltr"><span>Menurutnya, berbagai kebutuhan tersebut penting disampaikan secara langsung agar pemerintah pusat dapat melihat kondisi dan kebutuhan pembangunan di daerah secara lebih utuh.</span></p>
<p dir="ltr"><span>Bupati menyebut, dalam pertemuan tersebut pihaknya mendapatkan sejumlah solusi yang diharapkan dapat segera ditindaklanjuti. Ia berharap hasil komunikasi dengan pemerintah pusat tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Berau.(Tim/redaksi)</span></p>
<p dir="ltr"><span>“Alhamdulillah kami mendapatkan solusi. Mudah-mudahan solusi ini bisa menjadi kabar baik untuk masyarakat Kabupaten Berau dan dapat dirasakan sesegera mungkin oleh masyarakat di Kabupaten Berau,” katanya.</span></p>
<p dir="ltr"><span>Sri Juniarsih menegaskan, Pemkab Berau akan terus membangun komunikasi dan sinergi dengan pemerintah pusat untuk memperjuangkan berbagai kebutuhan pembangunan daerah.</span></p>
<p dir="ltr"><span>Menurutnya, dukungan dan kolaborasi pemerintah pusat menjadi bagian penting dalam mengoptimalkan potensi Berau sekaligus menjawab berbagai kebutuhan masyarakat, terutama di tengah keterbatasan kemampuan anggaran daerah. (Redaksi)</span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Erau 2026: Bepelas I Jadi Simbol Kedekatan Raja dan Rakyat di Tenggarong</title>
<link>https://kartanews.com/erau-2026-bepelas-i-jadi-simbol-kedekatan-raja-dan-rakyat-di-tenggarong</link>
<guid>https://kartanews.com/erau-2026-bepelas-i-jadi-simbol-kedekatan-raja-dan-rakyat-di-tenggarong</guid>
<description><![CDATA[ KUKAR – Rangkaian Festival Erau Adat Kutai 2026 di Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur, berlanjut pada Minggu (20/9/2026) malam melalui prosesi Bepelas I sebagai salah satu rangkaian adat yang sakral. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6ab147eac101c.jpg" length="137085" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 21 Sep 2026 23:15:28 +0800</pubDate>
<dc:creator>Irla Hadratan Iman</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, KUKAR –</strong> Rangkaian Festival Erau Adat Kutai 2026 di Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur, berlanjut pada Minggu (20/9/2026) malam melalui prosesi Bepelas I sebagai salah satu rangkaian adat yang sakral.</p>
<p>Mengusung tema “Raja Menunggal Bersama Rakyat, Raja Menjamu Rakyatnya”, pelaksanaan Erau tahun ini tidak hanya menjadi momentum pelestarian adat dan budaya Kutai, tetapi juga menjadi ruang pertemuan antara Kesultanan, pemerintah, dan masyarakat.</p>
<p>Prosesi Bepelas I dihadiri Wakil Gubernur Kalimantan Timur Seno Aji, Bupati Kutai Kartanegara Aulia Rahman Basri, jajaran Forkopimda Kukar, kepala organisasi perangkat daerah, tokoh masyarakat serta sejumlah undangan lainnya.</p>
<p>Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji mengatakan rangkaian Erau 2026 telah diawali dengan pembukaan pada pagi hari, kemudian dilanjutkan dengan rangkaian adat pada malam harinya.</p>
<p>“Acara hari ini karena tadi pagi pembukaan, kemudian ini berkas pertama dan alhamdulillah Sultan, Ayanda Sultan dalam keadaan sehat walafiat,” ujar Seno Aji.</p>
<p>Menurut Seno Aji, pemerintah provinsi berharap Erau tidak berhenti sebagai agenda budaya daerah, tetapi dapat berkembang menjadi panggung kebudayaan berskala nasional.</p>
<p>“Dan mudah-mudahan kita berharap Erau ini menjadi panggung nasional,” katanya.</p>
<p>Ia juga menyampaikan harapan agar keterlibatan pemerintah pusat semakin kuat, termasuk kehadiran Menteri Pariwisata dan Menteri Kebudayaan pada acara penutupan Erau.</p>
<p>“Kami berharap nanti pada saat penutupan, Menteri Pariwisata dan Menteri Kebudayaan hadir. Ini yang kita sedang dorong supaya adat istiadat budaya Erau ini benar-benar bisa dirasakan oleh masyarakat Indonesia, sehingga menjadi festival budaya nasional ke depan,” ujar Seno.</p>
<p>Sementara itu, Bupati Kukar Aulia Rahman Basri mengatakan Bepelas malam pertama merupakan bagian penting dalam rangkaian Erau Adat Kutai.</p>
<p>Ia menyebut pelaksanaan Bepelas I turut dihadiri Wakil Gubernur Kaltim, jajaran Forkopimda Kukar, kepala perangkat daerah hingga tokoh masyarakat.</p>
<p>“Kita sangat senang tradisi ini tetap terus bisa dijaga, dan mudah-mudahan ini memberi semangat tersendiri untuk kita melestarikan adat budaya di Tanah Kutai,” kata Aulia.</p>
<p>Menurutnya, semangat pelestarian budaya juga diwujudkan dengan melibatkan generasi muda, termasuk anak-anak sekolah dalam rangkaian kegiatan Erau.</p>
<p>Hal tersebut, kata Aulia, sejalan dengan semangat tema Erau 2026 yang menempatkan hubungan antara raja dan rakyat sebagai bagian penting dalam pelaksanaan pesta adat.</p>
<p>“Kita juga sesuai dengan tema yang kita berikan, ‘Raja Merawat Rakyatnya’, salah satu implementasinya adalah kita menghadirkan anak-anak sekolah. Mereka menikmati sajian dari proses sakral pada malam hari ini,” ujarnya.</p>
<p>Aulia menambahkan, anak-anak yang hadir juga mendapatkan jamuan makanan sebagai bagian dari kegiatan tersebut.</p>
<p>“Kita juga memberikan mereka makan dan lain sebagainya. Dan ini merupakan bentuk dari keseriusan kita untuk melestarikan adat budaya yang ada di Kutai Kartanegara,” katanya.</p>
<p>Erau Adat Kutai 2026 sendiri berlangsung pada 20 hingga 27 September 2026. Tahun ini, Erau masuk dalam Karisma Event Nusantara (KEN), sebuah agenda pariwisata nasional, sehingga penyelenggara mendorong agar tradisi Kutai semakin dikenal di tingkat nasional.</p>
<p>Sejumlah prosesi adat menjadi bagian dari rangkaian Erau, mulai dari Menjamu Benua, Mendirikan Tiang Ayu, Beluluh, Bepelas, hingga prosesi puncak yang dilanjutkan dengan Belimbur.</p>
<p>Dengan tema “Raja Menunggal Bersama Rakyat, Raja Menjamu Rakyatnya”, Erau 2026 menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyaksikan sekaligus terlibat dalam pelestarian tradisi yang diwariskan secara turun-temurun.</p>
<p>Bagi Pemkab Kukar, keberlangsungan Erau tidak hanya berkaitan dengan pelaksanaan sebuah pesta adat, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga identitas dan warisan budaya Kutai agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman. (Irla)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Tingkatkan Keandalan Distribusi Air, Perumda Batiwakkal Ganti Pompa IPA Raja Alam 1</title>
<link>https://kartanews.com/tingkatkan-keandalan-distribusi-air-perumda-batiwakkal-ganti-pompa-ipa-raja-alam-1</link>
<guid>https://kartanews.com/tingkatkan-keandalan-distribusi-air-perumda-batiwakkal-ganti-pompa-ipa-raja-alam-1</guid>
<description><![CDATA[ BERAU — Perumda Air Minum Batiwakkal Kabupaten Berau menjadwalkan perbaikan dan optimalisasi sistem perpompaan pada Instalasi Pengolahan Air (IPA) Raja Alam 1. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6aaffef28db91.jpg" length="365935" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 20 Sep 2026 18:46:44 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p data-path-to-node="4"><b data-path-to-node="4" data-index-in-node="0">KARTANEWS.COM, BERAU</b> — Perumda Air Minum Batiwakkal Kabupaten Berau menjadwalkan perbaikan dan optimalisasi sistem perpompaan pada Instalasi Pengolahan Air (IPA) Raja Alam 1. Langkah ini diambil sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam meningkatkan keandalan serta kualitas pelayanan air bersih bagi masyarakat pelanggan.</p>
<p data-path-to-node="5">Direktur Perumda Air Minum Batiwakkal, Saipul Rahman, mengonfirmasi bahwa pekerjaan teknis utama yang akan dilakukan meliputi penggantian unit pompa distribusi lama dengan unit pompa baru yang lebih optimal.</p>
<p data-path-to-node="6">"Dalam rangka meningkatkan keandalan dan optimalisasi sistem distribusi air bersih, kami akan melaksanakan penggantian pompa distribusi di IPA Raja Alam 1. Proses pengerjaan ini membutuhkan penyesuaian operasional bertahap selama beberapa hari ke depan," ujar Saipul Rahman, Sabtu (19/9/2026).</p>
<p data-path-to-node="7">Rangkaian pengerjaan teknis dijadwalkan berlangsung mulai Sabtu (19/9/2026) hingga Kamis (24/9/2026). Pada tahap awal, yakni periode Sabtu (19/9/2026) hingga Selasa (22/9/2026), proses persiapan akan memicu penurunan tekanan air di wilayah pelayanan. Hal ini terjadi karena hanya tiga dari empat unit pompa yang dapat dioperasikan secara bergantian.</p>
<p data-path-to-node="8">Puncak pekerjaan teknis akan terjadi pada Rabu (23/9/2026), dimana distribusi air dari IPA Raja Alam 1 akan dihentikan sementara secara total. Penghentian total ini diperlukan untuk memproses penggantian dua unit pompa lama ke pompa baru.</p>
<p data-path-to-node="9">"Untuk penghentian total pada hari Rabu, kami upayakan pengerjaannya berlangsung cepat dan tidak sampai 24 jam," tegas Saipul.</p>
<p data-path-to-node="10">Sistem distribusi ditargetkan mulai kembali beroperasi normal pada Kamis (24/9/2026). Pihak manajemen menjelaskan bahwa pemulihan tekanan air ke rumah-rumah pelanggan akan berlangsung secara bertahap begitu seluruh sistem perpompaan kembali aktif sepenuhnya. (Adv)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Penghentian Sementara Distribusi Air IPA Raja Alam 1, Pelanggan Tanjung Redeb Diimbau Tampung Air</title>
<link>https://kartanews.com/penghentian-sementara-distribusi-air-ipa-raja-alam-1-pelanggan-tanjung-redeb-diimbau-tampung-air</link>
<guid>https://kartanews.com/penghentian-sementara-distribusi-air-ipa-raja-alam-1-pelanggan-tanjung-redeb-diimbau-tampung-air</guid>
<description><![CDATA[ BERAU — Warga di wilayah Kecamatan Tanjung Redeb dan sekitarnya diminta untuk mengantisipasi potensi penurunan hingga penghentian pasokan air bersih menyusul adanya pengerjaan optimalisasi sistem perpompaan pada Instalasi Pengolahan Air (IPA) Raja Alam 1 oleh Perumda Air Minum Batiwakkal. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6aafb7b84c8f1.jpg" length="145294" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 20 Sep 2026 18:40:20 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<div _ngcontent-ng-c3635473464="" class="container">
<div _ngcontent-ng-c1491571082="" inline-copy-host="" class="markdown markdown-main-panel md-content enable-updated-hr-color force-compact-layout tutor-markdown-rendering" id="model-response-message-contentr_0c2276bd31aab69d" aria-busy="false" aria-live="polite" dir="ltr">
<p data-path-to-node="14"><b data-path-to-node="14" data-index-in-node="0">KARTANEWS,COM,BERAU</b> — Warga di wilayah Kecamatan Tanjung Redeb dan sekitarnya diminta untuk mengantisipasi potensi penurunan hingga penghentian pasokan air bersih menyusul adanya pengerjaan optimalisasi sistem perpompaan pada Instalasi Pengolahan Air (IPA) Raja Alam 1 oleh Perumda Air Minum Batiwakkal.</p>
<p data-path-to-node="15">Pengerjaan yang berlangsung pertengahan September 2026 ini akan berdampak langsung pada kestabilan tekanan air hingga penghentian sementara pasokan secara total di kawasan Tanjung Redeb dan sekitarnya.</p>
<p data-path-to-node="16">Direktur Perumda Air Minum Batiwakkal, Saipul Rahman, menyampaikan imbauan terbuka agar masyarakat pelanggan dapat melakukan persiapan mandiri sebelum dampak pekerjaan teknis tersebut dirasakan secara meluas.</p>
<p data-path-to-node="17">"Kami mengimbau kepada seluruh pelanggan, khususnya di wilayah Tanjung Redeb dan sekitarnya, untuk memohon dapat menampung air dan menggunakan air secara bijak atau secukupnya selama pengerjaan berlangsung," kata Saipul Rahman pada Sabtu (19/9/2026).</p>
<p data-path-to-node="18">Penyesuaian layanan telah dimulai sejak Sabtu (19/9/2026) hingga Selasa (22/9/2026) berupa penurunan tekanan air akibat pengurangan operasional pompa. Selanjutnya, penghentian total pasokan air akan terjadi pada Rabu (23/9/2026) saat proses instalasi dua unit pompa baru dilakukan.</p>
<p data-path-to-node="19">Saipul menambahkan bahwa permohonan maaf disampaikan kepada masyarakat atas gangguan kenyamanan selama masa penataan infrastruktur ini berjalan.</p>
<p data-path-to-node="20">"Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan. Pekerjaan ini merupakan langkah penting demi meningkatkan keandalan pelayanan dan kepastian distribusi air yang lebih baik kepada masyarakat ke depannya," pungkasnya.</p>
<p data-path-to-node="21">Pihak Perumda Batiwakkal juga menyediakan saluran pusat bantuan melalui <i data-path-to-node="21" data-index-in-node="72">Call Center</i> WhatsApp di nomor 0813-5260-3900, 0813-4632-0101, serta 0812-5666-2622 bagi warga yang membutuhkan informasi lebih lanjut.(Adv)</p>
</div>
<message-content _ngcontent-ng-c3635473464="" _nghost-ng-c1491571082="" id="message-content-id-r_0c2276bd31aab69d" class="ng-star-inserted"></message-content><!----></div>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Langkah Preventif Perumda Batiwakkal Selamatkan Sumber Air dari Ancaman Karhutla</title>
<link>https://kartanews.com/langkah-preventif-perumda-batiwakkal-selamatkan-sumber-air-dari-ancaman-karhutla</link>
<guid>https://kartanews.com/langkah-preventif-perumda-batiwakkal-selamatkan-sumber-air-dari-ancaman-karhutla</guid>
<description><![CDATA[ BERAU — Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tidak dapat lagi dipandang semata sebagai isu bencana alam atau krisis lingkungan hidup konvensional. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6aafa36e53cd4.jpg" length="58820" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 20 Sep 2026 17:14:45 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p data-path-to-node="2"><b data-path-to-node="2" data-index-in-node="0">KARTANEWS.COM, BERAU</b> — Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tidak dapat lagi dipandang semata sebagai isu bencana alam atau krisis lingkungan hidup konvensional. Dampak destruktif dari kebakaran vegetasi kini terbukti mampu menjalar hingga merusak fondasi pelayanan publik mendasar, khususnya ketersediaan pasokan air bersih bagi masyarakat luas.</p>
<p data-path-to-node="3">Direktur Perumda Air Minum Batiwakkal Kabupaten Berau, Saipul Rahman, menegaskan bahwa perlindungan ekosistem di sekitar wilayah tangkapan air harus menjadi prioritas utama dalam mitigasi karhutla.</p>
<p data-path-to-node="3">Menurutnya, kerusakan tutupan lahan akibat kebakaran secara langsung merusak kualitas serta kuantitas sumber air baku yang mengandalkan kestabilan alam sekitarnya.</p>
<p data-path-to-node="4">“Karhutla bukan hanya persoalan lingkungan, tetapi juga menyangkut kondisi sumber air,” tegas Saipul, pada Sabtu (5/09/2026)</p>
<p data-path-to-node="5">Saipul menjelaskan bahwa keberadaan sumber air yang lestari merupakan kunci utama untuk menjamin kontinuitas distribusi air kepada puluhan ribu pelanggan di Kabupaten Berau. Jika daerah aliran sungai atau kawasan resapan air terbakar, vegetasi penahan air akan sirna.</p>
<p data-path-to-node="5">Hal ini berpotensi memicu kekeringan ekstrem saat musim kemarau atau penyumbatan sedimen lumpur yang parah saat hujan tiba, sehingga mengganggu proses pengolahan air bersih secara teknis.</p>
<p data-path-to-node="6">Menghadapi ancaman tersebut, Perumda Batiwakkal terus melancarkan berbagai langkah taktis guna mempertahankan standar mutu dan keterjagaan operasional. Manajemen secara konsisten memetakan potensi gangguan lingkungan yang berisiko menekan kapasitas produksi pengolahan air.</p>
<p data-path-to-node="7">Meski demikian, Saipul menyadari bahwa perlindungan kawasan tangkapan air tidak bisa dibebankan penuh kepada pihak pengelola semata. Perlindungan ekosistem menuntut komitmen kolektif seluruh lapisan masyarakat, terutama dalam menghentikan praktik pembukaan lahan dengan cara dibakar yang sering menjadi pemantik utama karhutla.</p>
<p data-path-to-node="8">“Kami mengajak masyarakat bersama-sama mencegah kebakaran dan menjaga lingkungan,” pungkasnya.</p>
<p data-path-to-node="9">Kerusakan ekologis di sekitar instalasi air bersih akan memicu dampak berantai yang merugikan publik secara luas. Oleh sebab itu, penyelamatan kawasan hutan dan sumber air dari ancaman api bukan lagi sebatas wacana pelestarian alam, melainkan strategi mutlak demi mempertahankan keberlangsungan hidup masyarakat Kabupaten Berau secara berkelanjutan.(Adv)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Distribusi Air di Tanjung Redeb Berpotensi Lumpuh Total 23 September, Pelanggan Imbau Tampung Air</title>
<link>https://kartanews.com/distribusi-air-di-tanjung-redeb-berpotensi-lumpuh-total-23-september-pelanggan-imbau-tampung-air</link>
<guid>https://kartanews.com/distribusi-air-di-tanjung-redeb-berpotensi-lumpuh-total-23-september-pelanggan-imbau-tampung-air</guid>
<description><![CDATA[ BERAU — Masyarat Tanjung Redeb dan sekitarnya diimbau untuk segera mengantisipasi penurunan tekanan hingga penghentian total pasokan air bersih. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6aaf929830cf2.jpg" length="364757" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 20 Sep 2026 16:01:16 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p data-path-to-node="13"><b data-path-to-node="13" data-index-in-node="0">BERAU</b> — Masyarakat Tanjung Redeb dan sekitarnya diimbau untuk segera mengantisipasi penurunan tekanan hingga penghentian total pasokan air bersih. Gangguan operasional ini terjadi akibat proses teknis penggantian pompa distribusi di IPA Raja Alam 1 yang berlangsung pada 19 hingga 24 September 2026.</p>
<p data-path-to-node="14">Selama fase persiapan teknis tanggal 19 sampai 22 September, operasional IPA Raja Alam 1 dikurangi dari empat menjadi tiga pompa. Kondisi tersebut menyebabkan tekanan air di sejumlah jaringan pelanggan melemah secara signifikan.</p>
<p data-path-to-node="15">Puncak gangguan pasokan air diperkirakan terjadi pada Rabu (23/9/2026), dimana seluruh aktivitas distribusi air dari instalasi tersebut dihentikan total selama proses penyambungan dua unit pompa baru. Pihak Perumda memproyeksikan penghentian aliran air berlangsung kurang dari 24 jam hingga Kamis (24/9/2026).</p>
<p data-path-to-node="16">Manajer Hubungan Pelanggan Perumda Batiwakkal, Rudy Hartono, mengingatkan bahwa normalisasi aliran air tidak bisa terjadi serta-merta begitu mesin pompa baru dinyalakan. Jaringan pipa memerlukan waktu bertahap untuk mencapai tekanan distribusi normal.</p>
<p data-path-to-node="17">"Kami meminta masyarakat menyiapkan air secukupnya sebelum pekerjaan berlangsung. Penggunaan air juga diharapkan lebih dihemat selama masa pengerjaan agar kebutuhan rumah tangga tetap dapat terpenuhi," kata Rudy.</p>
<p data-path-to-node="18">Masyarakat diharapkan dapat memaklumi gangguan sementara ini dan disarankan menghemat penggunaan air bersih demi menunjang kelancaran aktivitas rumah tangga harian hingga distribusi kembali stabil.(Adv)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Bukan Sekadar Formalitas, Perumda Batiwakkal Dorong Transparansi Informasi untuk Perbaikan Layanan</title>
<link>https://kartanews.com/bukan-sekadar-formalitas-perumda-batiwakkal-dorong-transparansi-informasi-untuk-perbaikan-layanan</link>
<guid>https://kartanews.com/bukan-sekadar-formalitas-perumda-batiwakkal-dorong-transparansi-informasi-untuk-perbaikan-layanan</guid>
<description><![CDATA[ BERAU — Keikutsertaan dalam Monitoring dan Evaluasi (Monev) Badan Publik 2026 yang diselenggarakan Komisi Informasi (KI) Kalimantan Timur dijadikan pijakan strategis bagi Perumda Air Minum Batiwakkal Kabupaten Berau. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6aaf85f2e8be1.jpg" length="89737" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 20 Sep 2026 15:06:55 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p data-path-to-node="14"><b data-path-to-node="14" data-index-in-node="0">KARTANEWS.COM, BERAU</b> — Keikutsertaan dalam Monitoring dan Evaluasi (Monev) Badan Publik 2026 yang diselenggarakan Komisi Informasi (KI) Kalimantan Timur dijadikan pijakan strategis bagi Perumda Air Minum Batiwakkal Kabupaten Berau.</p>
<p data-path-to-node="14">Perusahaan daerah ini menegaskan komitmennya untuk tidak terjebak pada pemenuhan kelengkapan dokumen administratif belaka, melainkan berfokus pada dampak nyata transparansi terhadap kualitas pelayanan masyarakat.</p>
<p data-path-to-node="15">Perumda Batiwakkal memandang ajang Monev 2026 sebagai sarana objektif untuk mengukur implementasi Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik dalam operasional sehari-hari.</p>
<p data-path-to-node="15">Evaluasi dari KI Kaltim dinilai sangat vital untuk memetakan aspek tata kelola yang sudah berjalan baik sekaligus mengidentifikasi area yang masih memerlukan pembenahan.</p>
<p data-path-to-node="16">Direktur Perumda Batiwakkal, Saipul Rahman, menyatakan bahwa nilai atau skor akhir dari penilaian Monev bukanlah tujuan tunggal perusahaan. Keterbukaan informasi tepercaya harus terintegrasi langsung dengan kemudahan masyarakat dalam mengakses informasi pelayanan air bersih.</p>
<p data-path-to-node="17">“Menjadi harapan besar proses ini bisa diketahui sejauh mana keterbukaan informasi sudah diterapkan dan bagian mana yang masih harus kami benahi,” ungkap Saipul.</p>
<p data-path-to-node="18">Ia menambahkan, keterbukaan informasi seyogianya tidak hanya hadir saat badan publik menghadapi proses evaluasi berkala.</p>
<p data-path-to-node="18">Prinsip transparansi harus tertanam sebagai budaya tata kelola perusahaan yang berkelanjutan serta memicu lahirnya berbagai inovasi baru dalam sistem pelayanan publik.</p>
<p data-path-to-node="19">Melalui pendekatan ini, Monev KI Kaltim 2026 diharapkan mampu menjadi akselerator perubahan internal. Perumda Batiwakkal bertekad menjadikan seluruh masukan dan hasil evaluasi sebagai bahan perbaikan secara konsisten demi menghadirkan pelayanan publik yang semakin ramah, transparan, dan akuntabel bagi seluruh warga Kabupaten Berau.</p>
<p data-path-to-node="20">“Target yang penting bukan hanya hasil akhirnya, tetapi bagaimana Monev ini menjadi bahan untuk terus memperbaiki keterbukaan informasi dan pelayanan kepada masyarakat,” Pungkasnya.(Adv)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Dapat Persetujuan, OIKN  Bakal Dikawal Kejaksaan Dalam Pengejaran Proyek Senilai Rp 3,986 Triliun</title>
<link>https://kartanews.com/dapat-persetujuan-oikn-bakal-dikawal-kejaksaan-dalam-pengejaran-proyek-senilai-rp-3986-triliun</link>
<guid>https://kartanews.com/dapat-persetujuan-oikn-bakal-dikawal-kejaksaan-dalam-pengejaran-proyek-senilai-rp-3986-triliun</guid>
<description><![CDATA[ NUSANTARA – Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) resmi mengantongi persetujuan Pengamanan Pembangunan Strategis (PPS) dari Kejaksaan Agung untuk tiga paket pekerjaan infrastruktur jalan Tahun Anggaran 2026–2027 senilai sekitar Rp3,986 triliun. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6aaf5596967f9.jpg" length="96995" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 20 Sep 2026 11:38:58 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, NUSANTARA</strong> – Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) resmi mengantongi persetujuan Pengamanan Pembangunan Strategis (PPS) dari Kejaksaan Agung untuk tiga paket pekerjaan infrastruktur jalan Tahun Anggaran 2026–2027 bernilai sekitar Rp3,986 triliun.</p>
<p>​Persetujuan tersebut diserahkan langsung dalam agenda Entry Meeting dan Exit Meeting Proyek Strategis Nasional yang berlangsung di Multifunction Hall Kantor Bersama 3, Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara, Kamis (17/9/2026).</p>
<p>​Tiga paket pekerjaan baru yang resmi dikawal Kejaksaan Agung meliputi pembangunan jalan di Kompleks Yudikatif, Kompleks Legislatif, serta Jalan Kawasan Pendukung KIPP 1A.</p>
<p>​Pada saat bersamaan, Otorita IKN juga menerima laporan Exit Meeting atas rampungnya tujuh paket proyek peningkatan jalan KIPP 1B–1C Tahun Anggaran 2025 senilai Rp3,355 triliun. Seluruh proyek Paket A hingga G tersebut dinyatakan selesai 100 persen dan telah diserahterimakan secara resmi.</p>
<p>​Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen (Jamintel), Sarjono Turin, menegaskan bahwa pendampingan hukum dan pengamanan strategis ini sangat krusial untuk menjamin proyek berjalan transparan, tepat waktu, dan berintegritas.</p>
<p>​"Proyek IKN ini merupakan peninggalan sejarah bagi anak bangsa. Oleh karena itu, tim PPS harus proaktif memberikan pendampingan intensif selama pengerjaan berlangsung agar terhindar dari potensi hambatan," ujar Sarjono.</p>
<p>​Sementara itu, Kepala Subdirektorat IV.A Jamintel Kejaksaan Agung, Imran Yusuf, menjelaskan bahwa tiga paket jalan anyar tersebut telah melewati seluruh prosedur penelaahan dan pra-PPS sebelum diterbitkan surat perintah pengamanan resmi.</p>
<p>​Terkait tujuh paket jalan yang telah selesai diserahterimakan, Imran mengapresiasi kolaborasi seluruh pemangku kepentingan sehingga pembangunan dapat memenuhi prinsip tepat waktu, tepat mutu, dan tepat anggaran.</p>
<p>​Mewakili Otorita IKN, Kepala Unit Kerja Hukum dan Kepatuhan (UKHK), Agung Dodit Muliawan, mengapresiasi komitmen Kejaksaan Agung yang telah mendampingi pembangunan fisik IKN secara konsisten sejak 2025.</p>
<p>​"Di Nusantara, kita tidak hanya membangun infrastruktur fisik atau gedung belaka, tetapi sedang mengukir sejarah baru Indonesia. Sinergi bersama Kejaksaan, penyedia jasa, dan kontraktor menjadi kunci keberhasilan tata kelola pembangunan ini," kata Dodit.</p>
<p>​Rangkaian acara ditutup dengan penyerahan dokumen persetujuan PPS, penandatanganan pakta integritas untuk proyek jalan 2026–2027, serta penyerahan berkas hasil pengawalan proyek yang telah tuntas. (Rein) </p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Wabup Berau: Tradisi Baturunan Parau Pelengkap Sempurna Wisata Bahari</title>
<link>https://kartanews.com/wabup-berau-tradisi-baturunan-parau-pelengkap-sempurna-wisata-bahari</link>
<guid>https://kartanews.com/wabup-berau-tradisi-baturunan-parau-pelengkap-sempurna-wisata-bahari</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Wakil Bupati Berau Gamalis menyabut, tradisi Baturunan Parau tidak hanya menjadi warisan budaya Suku Banua. Akan tetapi, berpotensi dikembangkan sebagai salah satu daya tarik wisata budaya unggulan di Kabupaten Berau, maupun Kalimantan Timur. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6aaf4e70d5ff8.jpg" length="113552" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 20 Sep 2026 11:01:04 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, BERAU</strong> – Wakil Bupati Berau Gamalis menyabut, tradisi Baturunan Parau tidak hanya menjadi warisan budaya Suku Banua. Akan tetapi, berpotensi dikembangkan sebagai salah satu daya tarik wisata budaya unggulan di Kabupaten Berau, maupun Kalimantan Timur.</p>
<p>Acara tersebut, digelar sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-73 Kabupaten Berau sekaligus Hari Ulang Tahun (HUT) ke-216 Kota Tanjung Redeb.</p>
<p>Gamalis menjelaskan bahwa tradisi Baturunan Parau mengandung nilai sosial yang sangat kuat, terutama terkait semangat gotong royong dan kebersamaan antarwarga. Menurutnya, pelestarian adat ini tidak boleh hanya dipandang sebagai ritual lama, melainkan sebagai wadah mempererat silaturahmi dan mengenalkan akar budaya kepada generasi muda.</p>
<p>"Tradisi ini merupakan warisan nenek moyang yang menggambarkan pola hidup saling bergotong royong. Melalui kegiatan ini, masyarakat bisa berkumpul, bersilaturahmi, dan memperkuat persatuan," ujar Gamalis.</p>
<p>Ia menambahkan, kekayaan adat istiadat Banua dapat menjadi pelengkap sektor pariwisata Berau yang selama ini didominasi oleh wisata alam bahari. Oleh karena itu, pemerintah daerah berkomitmen mendukung pengembangan nilai-nilai budaya lokal agar memiliki daya tarik bagi wisatawan mancanegara maupun domestik.</p>
<p>Dia juga menyampaikan apresiasinya kepada para tokoh adat dan masyarakat Gunung Tabur yang konsisten merawat tradisi leluhur. Peran tokoh adat dinilai sangat krusial dalam menanamkan pengetahuan budaya kepada generasi penerus.</p>
<p><strong>Digelar di Tengah Musim Kemarau</strong></p>
<p>Pelaksanaan tradisi Baturunan Parau tahun ini berlangsung di tengah kondisi kemarau panjang yang melanda wilayah Berau. Situasi tersebut memicu peningkatan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta menurunnya kualitas udara akibat kabut asap.</p>
<p>"Kualitas udara kita saat ini belum berada pada status sehat, sehingga menjadi dilema tersendiri bagi pelaksanaan kegiatan luar ruangan. Namun, kita tetap berharap kegiatan budaya seperti ini terus berjalan demi menjaga identitas daerah," ungkap Gamalis.</p>
<p>Mengakhiri penyampaiannya, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bersatu melestarikan nilai-nilai lokal agar tidak tergerus zaman.</p>
<p>"Marilah kita bersama-sama melestarikan dan mengajarkan budaya ini kepada generasi muda. Kita berharap kekayaan budaya Berau tetap terjaga dan memberi manfaat berkelanjutan bagi masa depan," pungkasnya.(Rein) </p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Bukti Ketaatan Regulasi, PDAM Batiwakkal Siap Dinilai Komisi Informasi Kaltim</title>
<link>https://kartanews.com/bukti-ketaatan-regulasi-pdam-batiwakkal-siap-dinilai-komisi-informasi-kaltim</link>
<guid>https://kartanews.com/bukti-ketaatan-regulasi-pdam-batiwakkal-siap-dinilai-komisi-informasi-kaltim</guid>
<description><![CDATA[ BERAU — Keikutsertaan Perumda Air Minum Batiwakkal Kabupaten Berau dalam ajang Monitoring dan Evaluasi (Monev) Badan Publik 2026 menjadi bukti nyata komitmen perusahaan dalam menegakkan transparansi. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6aafe7ac503f9.jpg" length="113624" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 19 Sep 2026 22:03:52 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p data-path-to-node="13"><b data-path-to-node="13" data-index-in-node="0">KARATNEWS.COM, BERAU</b> — Keikutsertaan Perumda Air Minum Batiwakkal Kabupaten Berau dalam ajang Monitoring dan Evaluasi (Monev) Badan Publik 2026 menjadi bukti nyata komitmen perusahaan dalam menegakkan transparansi. Agenda tahunan yang diselenggarakan oleh Komisi Informasi (KI) Kalimantan Timur ini dimanfaatkan sebagai instrumen pengujian ketaatan BUMD terhadap UU Keterbukaan Informasi Publik.</p>
<p data-path-to-node="14">Direktur Perumda Batiwakkal, Saipul Rahman, menyatakan bahwa transparansi informasi bukan sekadar kewajiban di atas kertas, melainkan wujud kepatuhan terhadap regulasi dan hak dasar masyarakat untuk mengakses informasi layanan air bersih secara terbuka dan akuntabel.</p>
<p data-path-to-node="15">“Langkah cepat dan terukur ini diambil sebagai bentuk tanggung jawab Perumda Batiwakkal dalam memenuhi ketentuan yang diamanatkan regulasi keterbukaan informasi publik di Kalimantan Timur,” tegas Saipul Rahman pada Sabtu (19/9/2026).</p>
<p data-path-to-node="16">Dalam ajang Monev 2026 ini, keterbukaan tata kelola BUMD akan dinilai secara komprehensif, mulai dari ketersediaan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID), kemudahan akses informasi bagi masyarakat, hingga inovasi digital dalam pelayanan publik. Perumda Batiwakkal menilai evaluasi ini sangat krusial untuk mengukur sejauh mana asas transparansi telah diterapkan dalam operasional harian.</p>
<p data-path-to-node="17">Persiapan matang yang dilakukan manajemen tidak hanya sekadar formalitas pengiriman berkas, melainkan bagian dari pembenahan sistem pengelolaan informasi internal. Perumda Batiwakkal berkomitmen untuk terus membuka akses informasi yang relevan dan bermanfaat bagi masyarakat Kabupaten Berau secara berkelanjutan.</p>
<p data-path-to-node="18">Melalui keikutsertaan ini, Perumda Batiwakkal menegaskan posisinya sebagai badan publik yang kooperatif dan responsif terhadap instrumen pengawasan tata kelola informasi. Langkah ini diharapkan dapat makin meningkatkan kepercayaan publik terhadap keandalan dan integritas layanan Perumda Batiwakkal.(Adv)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>PDAM Batiwakkal Mantapkan Tata Kelola BUMD</title>
<link>https://kartanews.com/pdam-batiwakkal-mantapkan-tata-kelola-bumd</link>
<guid>https://kartanews.com/pdam-batiwakkal-mantapkan-tata-kelola-bumd</guid>
<description><![CDATA[ BERAU — Perumda Air Minum Batiwakkal Kabupaten Berau menjadikan ajang Monitoring dan Evaluasi (Monev) Badan Publik 2026 sebagai momentum penting untuk memperkuat sistem tata kelola perusahaan (Good Corporate Governance) ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6aafe5fb94925.jpg" length="95183" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 19 Sep 2026 21:57:16 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p data-path-to-node="22"><b data-path-to-node="22" data-index-in-node="0">KARTANEWS.COM, BERAU</b> — Perumda Air Minum Batiwakkal Kabupaten Berau menjadikan ajang Monitoring dan Evaluasi (Monev) Badan Publik 2026 sebagai momentum penting untuk memperkuat sistem tata kelola perusahaan (<i data-path-to-node="22" data-index-in-node="193">Good Corporate Governance</i>). Evaluasi yang digelar oleh Komisi Informasi Kalimantan Timur ini menjadi tolok ukur keandalan BUMD dalam menyajikan informasi yang akurat dan terpercaya.</p>
<p data-path-to-node="23">Saat ini, seluruh divisi di internal Perumda Batiwakkal saling bahu-membahu menyusun laporan dan memverifikasi data pendukung. Kerja sama lintas unit ini menunjukkan kepedulian bersama dalam membangun sistem kearsipan dan dokumentasi yang rapi serta mudah diakses oleh publik.</p>
<p data-path-to-node="24">Direktur Perumda Batiwakkal, Saipul Rahman, mengutarakan bahwa partisipasi aktif dalam Monev 2026 mendorong perusahaan untuk terus melakukan evaluasi mandiri (<i data-path-to-node="24" data-index-in-node="159">self-assessment</i>) secara berkala. Hal ini penting agar tata kelola informasi di tubuh Perumda Batiwakkal terus berkembang mengikuti standar nasional.</p>
<p data-path-to-node="25">“Manajemen optimistis, melalui kerja keras tim internal dalam menghimpun dan menyusun dokumen ketaatan ini, Perumda Batiwakkal dapat mengikuti seluruh tahapan evaluasi Monev 2026 secara lancar,” jelas Saipul Rahman, Sabtu (19/9/2026).</p>
<p data-path-to-node="26">Penerapan tata kelola informasi yang baik dinilai berbanding lurus dengan peningkatan kualitas Pelayanan Pelanggan. Dengan sistem informasi yang transparan dan terintegrasi, masyarakat dapat dengan mudah memantau kinerja perusahaan, mengajukan aduan, hingga mendapatkan kepastian mengenai program kerja BUMD.</p>
<p data-path-to-node="27">Keikutsertaan Perumda Batiwakkal dalam Monev 2026 sekaligus mempertegas komitmen perusahaan untuk menjadi BUMD yang profesional di Kalimantan Timur. Hasil dari evaluasi Komisi Informasi ini nantinya akan dijadikan bahan acuan internal untuk terus membenahi kualitas pelayanan publik di Kabupaten Berau ke depannya.(Adv)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pasokan Air Baku Dinamis, Perumda Batiwakkal Terapkan Strategi Penyesuaian Produksi</title>
<link>https://kartanews.com/pasokan-air-baku-dinamis-perumda-batiwakkal-terapkan-strategi-penyesuaian-produksi</link>
<guid>https://kartanews.com/pasokan-air-baku-dinamis-perumda-batiwakkal-terapkan-strategi-penyesuaian-produksi</guid>
<description><![CDATA[ BERAU — Menghadapi tantangan perubahan kondisi lingkungan pada sumber air baku, Perumda Air Minum Batiwakkal Kabupaten Berau mengambil langkah strategis dengan menerapkan sistem produksi adaptif pada Instalasi Pengolahan Air (IPA) Gurimbang. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6aafb3274be1e.jpg" length="104650" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 19 Sep 2026 18:20:32 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p data-path-to-node="14"><b data-path-to-node="14" data-index-in-node="0">KARTANEWS.COM, BERAU</b> — Menghadapi tantangan perubahan kondisi lingkungan pada sumber air baku, Perumda Air Minum Batiwakkal Kabupaten Berau mengambil langkah strategis dengan menerapkan sistem produksi adaptif pada Instalasi Pengolahan Air (IPA) Gurimbang. Pengaturan kapasitas ini dilakukan guna merespons fenomena pasang surut air laut yang memengaruhi pasokan air tawar.</p>
<p data-path-to-node="15">Direktur Perumda Air Minum Batiwakkal Berau, Saipul Rahman, menjelaskan bahwa kebijakan penyesuaian produksi merupakan opsi teknis terbaik untuk melindungi sistem perpipaan dan menjaga standar kualitas air bersih. Pihaknya tidak ingin memaksakan kapasitas penuh apabila parameter air baku belum memenuhi kriteria ideal untuk diolah.</p>
<p data-path-to-node="16">“Penyesuaian produksi ini menjadi bagian dari langkah perusahaan dalam menjaga keamanan air sebelum didistribusikan kepada pelanggan. Kami terus memantau kualitas air baku secara berkala sebagai dasar dalam menentukan pola produksi harian,” kata Saipul.pada (17/09/2026)</p>
<p data-path-to-node="17">Dalam operasionalnya, manajemen menetapkan bahwa jadwal dan volume pengolahan air akan sangat fleksibel. Ketika dorongan air tawar di hulu kuat dan efek pasang air laut mereda, kapasitas pengolahan akan ditingkatkan.</p>
<p data-path-to-node="17"> Sebaliknya, saat intrusi air laut mendekati titik pengambilan (<i data-path-to-node="17" data-index-in-node="280">intake</i>), kapasitas produksi akan ditekan demi mencegah masuknya air ber kadar garam tinggi.</p>
<p data-path-to-node="18">Upaya ini diambil berdasarkan hasil evaluasi tim teknis yang memantau fluktuasi angka kekeruhan (<i data-path-to-node="18" data-index-in-node="109">turbidity</i>) serta kadar salinitas air di sekitar Gurimbang. Pengaturan kapasitas produksi yang presisi dinilai mampu menjaga kesinambungan operasional mesin instalasi pengolahan tanpa mengorbankan mutu akhir air.</p>
<p data-path-to-node="19">Manajemen Perumda Batiwakkal menegaskan bahwa strategi operasional ini akan terus diberlakukan hingga kondisi alami sungai tawar kembali normal. Pihak perusahaan mengaitkan kelancaran produksi penuh dengan stabilitas debit air dari daerah hulu yang berfungsi menekan pengaruh air laut.</p>
<p data-path-to-node="20">Melalui kebijakan adaptif ini, Perumda Batiwakkal optimistis dapat mempertahankan keandalan layanan air bersih di Kabupaten Berau meskipun harus dihadapkan pada kendala alam yang tidak dapat diprediksi secara penuh.(Adv)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kabut Asap Ganggu Penerbangan di Bandara Kalimarau, Pesawat Gagal Mendarat</title>
<link>https://kartanews.com/kabut-asap-ganggu-penerbangan-di-bandara-kalimarau-pesawat-gagal-mendarat</link>
<guid>https://kartanews.com/kabut-asap-ganggu-penerbangan-di-bandara-kalimarau-pesawat-gagal-mendarat</guid>
<description><![CDATA[ BERAU — Kabut asap tebal saat ini mengganggu aktivitas penerbangan di Bandara Kalimarau, Kabupaten Berau. Penurunan jarak pandang (visibility) yang drastis memaksa sejumlah pesawat membatalkan pendaratan hingga dialihkan ke bandara lain. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6aae56979b0cb.jpg" length="83236" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 19 Sep 2026 17:37:53 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS</strong>.<strong>COM</strong>, <strong>BERAU</strong> — Kabut asap tebal saat ini mengganggu aktivitas penerbangan di Bandara Kalimarau, Kabupaten Berau. Penurunan jarak pandang (visibility) yang drastis memaksa sejumlah pesawat membatalkan pendaratan hingga dialihkan ke bandara lain.</p>
<p>Wakil Bupati Berau, Gamalis menyampaikan, terdapat dua penerbangan dari maskapai Batik Air yang dijadwalkan mendarat di Bandara Kalimarau. Pesawat dari Surabaya yang dijadwalkan mendarat pukul 15.45 WITA sempat melakukan holding (berputar-putar di udara). </p>
<p>Selain itu, penerbangan Batik Air dari Jakarta yang dijadwalkan mendarat pukul 15.20 WITA dipastikan gagal mendarat (divert) dan dialihkan ke Balikpapan setelah beberapa kali mencoba pendaratan.</p>
<p>"Jarak pandang sempat menyentuh 2.000 meter, lalu menurun ke 1.800 meter, dan terakhir menjadi 1.500 meter. Padahal panjang runway kita saja 2.000 meter," ujar, Jumat (18/09/2026) </p>
<p>Sementara itu, Kepala Bandara Kalimarau, Fatah Atabri menjelaskan bahwa gangguan penerbangan akibat paparan asap ini mulai dirasakan sejak tanggal 17 September pukul 11.00 siang. Kiriman kabut asap tersebut membuat jarak pandang merosot drastis dari 3.500 meter menjadi 1.500 meter, sehingga memicu pembatalan sejumlah penerbangan sejak hari sebelumnya.</p>
<p>"Kemarin ada beberapa pembatalan penerbangan, antara lain Wings Air rute Berau–Samarinda–Berau, Super Air Jet rute Balikpapan–Berau, dan Sriwijaya Air rute Ujung Pandang–Berau–Balikpapan," ungkap Kepala Bandara.</p>
<p>Untuk operasional hari ini, penerbangan Wings Air sempat lepas landas menuju Samarinda pada pukul 12.20 WITA saat jarak pandang berada di angka 2.000 meter. Namun, pesawat tersebut belum dapat kembali ke Berau dan masih tertahan di Samarinda karena jarak pandang di Kalimarau kembali memburuk hingga 1.500 meter.</p>
<p>Pihak otoritas bandara dan maskapai hingga saat ini masih memantau perkembangan cuaca serta jarak pandang sebelum mengambil keputusan lebih lanjut terkait jadwal penerbangan berikutnya.(Rein) </p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Perumda Batiwakkal Modernisasi Pompa IPA Raja Alam 1 demi Pelayanan Jangka Panjang</title>
<link>https://kartanews.com/perumda-batiwakkal-modernisasi-pompa-ipa-raja-alam-1-demi-pelayanan-jangka-panjang</link>
<guid>https://kartanews.com/perumda-batiwakkal-modernisasi-pompa-ipa-raja-alam-1-demi-pelayanan-jangka-panjang</guid>
<description><![CDATA[ BERAU — Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Batiwakkal Kabupaten Berau terus berupaya meningkatkan keandalan pasokan air bersih bagi masyarakat. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6aaf913a6299c.jpg" length="85787" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 19 Sep 2026 15:55:47 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p data-path-to-node="4"><b data-path-to-node="4" data-index-in-node="0">KARTANEW.COM, BERAU</b> — Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Batiwakkal Kabupaten Berau terus berupaya meningkatkan keandalan pasokan air bersih bagi masyarakat. Langkah konkret ini diwujudkan melalui proyek pergantian dua unit pompa distribusi pada Instalasi Pengolahan Air (IPA) Raja Alam 1 yang resmi dimulai sejak Sabtu (19/9/2026).</p>
<p data-path-to-node="5">Langkah pembaruan fasilitas operasional ini diambil sebagai bagian dari pembenahan sistem distribusi secara menyeluruh. Direktur Perumda Air Minum Batiwakkal, Saipul Rahman, melalui Manajer Hubungan Pelanggan, Rudy Hartono, menegaskan bahwa peremajaan unit pompa ini sangat krusial untuk menjaga performa pasokan air ke seluruh pelanggan di kawasan Tanjung Redeb dan sekitarnya.</p>
<p data-path-to-node="6">Pembaruan alat penunjang operasional tersebut diproyeksikan dapat memperkuat performa sistem distribusi sekaligus menekan potensi timbulnya gangguan teknis di masa mendatang.</p>
<p data-path-to-node="7">"Penggantian pompa diperlukan untuk menjaga kemampuan sistem dalam memasok kebutuhan air pelanggan. Pembaruan peralatan menjadi salah satu langkah untuk mengurangi potensi gangguan distribusi di kemudian hari," ungkap Rudy Hartono.</p>
<p data-path-to-node="8">Proses modernisasi fasilitas ini dijadwalkan berlangsung secara bertahap. Pihak manajemen Perumda Batiwakkal menargetkan pekerjaan inti penggantian peralatan dapat rampung dalam tempo kurang dari 24 jam. Strategi ini diharapkan mampu menciptakan infrastruktur pengolahan air minum yang lebih tangguh, efisien, dan responsif terhadap pertumbuhan kebutuhan air bersih masyarakat Tanjung Redeb jangka panjang.</p>
<p data-path-to-node="9">Meskipun membutuhkan penyesuaian teknis dalam proses pengerjaannya, Perumda Batiwakkal optimis keberhasilan proyek ini akan berdampak langsung pada kestabilan aliran dan peningkatan mutu pelayanan air bersih bagi seluruh pelanggan di Kabupaten Berau. (Adv)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Peringati HUT Ke&#45;71 Satlantas, Polres Berau Gelar Bakti Sosial</title>
<link>https://kartanews.com/peringati-hut-ke-71-satlantas-polres-berau-gelar-bakti-sosial</link>
<guid>https://kartanews.com/peringati-hut-ke-71-satlantas-polres-berau-gelar-bakti-sosial</guid>
<description><![CDATA[ BERAU — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-71 Lalu Lintas Bhayangkara, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Berau menggelar aksi sosial di Masjid Al-Mubarak Wicaksana Laghawa, Kabupaten Berau, Kamis (17/9/2026) malam ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6aae38b18a8e8.jpg" length="113398" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 19 Sep 2026 15:21:29 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">BERITA KARTA</span></span></span></span></strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> . </span></span></span></span><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">COM, BERAU</span></span></span></span></strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-71 Lalu Lintas Bhayangkara, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Berau menggelar aksi sosial di Masjid Al-Mubarak Wicaksana Laghawa, Kabupaten Berau, Kamis (17/9/2026) malam. Aksi ini diisi dengan pembagian makanan bergizi gratis dan pemberian santunan kepada santri Pondok Pesantren Darul Ulum.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Rangkaian acara dimulai pukul 19.45 WITA dengan salat Isya berjamaah, dilanjutkan pembacaan surah Yasin, serta tausiah bertema pentingnya rasa syukur yang disampaikan oleh Ustaz Fatur dari Pesantren Al-Kholil.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Kegiatan berlangsung khidmat saat jajaran kepolisian dan jamaah memulaikan doa bersama. Doa tersebut ditujukan untuk keselamatan dan kelancaran tugas Kapolres beserta seluruh personel Polres Berau, agar senantiasa menjaga nama baik institusi Polri.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Kasat Lalu Polres Berau, AKP Rhondy Hermawan, menegaskan bahwa bakti sosial ini menjadi wujud rasa syukur sekaligus komitmen Polri untuk terus hadir di tengah masyarakat.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Melalui peringatan HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 ini, kami ingin berbagi kebahagiaan dan memberikan kepedulian nyata melalui penyaluran makanan bergizi gratis bagi para santri.Semoga bantuan ini membawa manfaat serta mendatangkan keberkahan bagi pelaksanaan tugas kepolisian di Kabupaten Berau, ujar Rhondy.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 28 santri beserta pendamping menerima paket makanan bergizi dan santun. Acara diakhiri dengan sesi foto bersama.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Aksi sosial ini juga melibatkan sejumlah pejabat utama Satlantas Polres Berau, antara lain Kanit Patroli, Kanit Regident, Ps. Kanit Pamobvit, Kanit Gakkum, serta jajaran personel Polres Berau.(Rein) </span></span></span></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kejar Tenggat Monev KI Kaltim 2026, Perumda Batiwakkal Pacu Penyelesaian Berkas Administras</title>
<link>https://kartanews.com/kejar-tenggat-monev-ki-kaltim-2026-perumda-batiwakkal-pacu-penyelesaian-berkas-administras</link>
<guid>https://kartanews.com/kejar-tenggat-monev-ki-kaltim-2026-perumda-batiwakkal-pacu-penyelesaian-berkas-administras</guid>
<description><![CDATA[ BERAU — Perusahaan Daerah Air Minum (Perumda) Batiwakkal Kabupaten Berau kini tengah memfokuskan seluruh sumber daya internalnya untuk menyukseskan keikutsertaan dalam ajang Monitoring dan Evaluasi (Monev) Badan Publik 2026. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6aaff8b6efa39.jpg" length="81049" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 19 Sep 2026 15:01:58 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p data-path-to-node="5"><b data-path-to-node="5" data-index-in-node="0">KARTANEWS.COM, BERAU</b> — Perusahaan Daerah Air Minum (Perumda) Batiwakkal Kabupaten Berau kini tengah memfokuskan seluruh sumber daya internalnya untuk menyukseskan keikutsertaan dalam ajang Monitoring dan Evaluasi (Monev) Badan Publik 2026.</p>
<p data-path-to-node="5">Agenda tahunan yang diselenggarakan oleh Komisi Informasi (KI) Kalimantan Timur ini menjadi momentum penting bagi badan usaha milik daerah tersebut untuk menunjukkan tingkat ketaatan terhadap standar keterbukaan informasi publik.</p>
<p data-path-to-node="6">Saat ini, manajemen Perumda Batiwakkal sedang bergerak cepat melengkapi seluruh persyaratan administrasi yang disyaratkan oleh tim penilai.</p>
<p data-path-to-node="6">Penyusunan laporan, pengumpulan dokumen pendukung, hingga verifikasi data internal terus dilakukan secara maraton guna memastikan tidak ada poin kelayakan yang terlewatkan sebelum berkas diserahkan secara resmi.</p>
<p data-path-to-node="7">Direktur Perumda Batiwakkal, Saipul Rahman, menegaskan bahwa jajarannya memberikan perhatian penuh terhadap kesiapan berkas ini.</p>
<p data-path-to-node="7">Pihaknya menetapkan target tegas agar seluruh dokumen pendukung dapat rampung secara menyeluruh sebelum batas waktu pengumpulan yang telah ditentukan panitia, yakni pada 21 September 2026.</p>
<p data-path-to-node="8">“Penyelesaian seluruh administrasi saat ini sedang kami kejar agar bisa mengikuti Monev sesuai jadwal,” ujar Saipul, Sabtu (19/09/2026)</p>
<p data-path-to-node="9">Langkah cepat dan terukur ini diambil sebagai bentuk tanggung jawab Perumda Batiwakkal dalam memenuhi ketentuan yang diamanatkan regulasi keterbukaan informasi.</p>
<p data-path-to-node="9">Persiapan matang yang dilakukan tidak hanya sekadar formalitas pengiriman berkas, melainkan wujud kepatuhan terhadap prosedur baku yang telah ditetapkan oleh Komisi Informasi Provinsi Kalimantan Timur.</p>
<p data-path-to-node="10">Manajemen optimis, melalui kerja keras tim internal dalam menghimpun dan menyusun dokumen ketaatan ini, Perumda Batiwakkal dapat mengikuti seluruh tahapan evaluasi Monev 2026 secara lancar dan tepat waktu.</p>
<p data-path-to-node="10">Keikutsertaan ini sekaligus menegaskan posisi Perumda Batiwakkal sebagai badan publik yang kooperatif dan responsif terhadap instrumen pengawasan tata kelola informasi di Kalimantan Timur.(Adv)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kabut Asap di Berau Kembali Parah, Setelah Sebelumnya Sempat Membaik</title>
<link>https://kartanews.com/kabut-asap-di-berau-kembali-parah-setelah-sebelumnya-sempat-membaik</link>
<guid>https://kartanews.com/kabut-asap-di-berau-kembali-parah-setelah-sebelumnya-sempat-membaik</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Kondisi kabut asap di Kabupaten Berau kembali memburuk dalam beberapa hari terakhir. Kualitas udara di Bumi Batiwakkal yang sempat menetap membaik kini kembali diselimuti kabut asap pekat. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6aae2026872d7.jpg" length="94793" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 19 Sep 2026 13:36:39 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.COM, BERAU</span></span></strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> – Kondisi kabut asap di Kabupaten Berau kembali memburuk dalam beberapa hari terakhir. Kualitas udara di Bumi Batiwakkal yang sempat menetap membaik kini kembali diselimuti kabut asap pekat.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Wakil Bupati Berau, Gamalis, menyampaikan bahwa situasi ini menjadi perhatian serius pemerintah daerah, terutama karena dampaknya terhadap kesehatan masyarakat.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Beberapa hari belakangan kabut asap ini semakin pekat. Ini tentu menjadi perhatian kita bersama, apalagi dari sisi kesehatan sudah ada peningkatan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA),” ujar Gamalis, Jumat (18/9/2026).</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), sejumlah wilayah di Kalimantan tengah mengalami periode tanpa hujan yang cukup lama. Fenomena cuaca inilah yang memicu kabut asap bertahan lama dan kian menebal.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Jadi kabut asap ini tidak hanya terjadi di Berau, tetapi juga melanda sejumlah wilayah di Kalimantan Timur. Kami terus mengikuti perkembangan situasi ini secara intensif,” tambahnya.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Menangapi kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. Warga diminta untuk selalu menggunakan masker saat beraktivitas dan mengurangi aktivitas di luar rumah jika tidak mendesak.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Selain itu, Pemkab Berau juga mengambil langkah antisipatif dengan mengaktifkan kembali kebijakan Belajar dari Rumah (BDR) bagi para siswa.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Langkah BDR ini diambil sebagai upaya antisipasi terhadap dampak paparan asap, khususnya untuk melindungi kelompok rentan seperti anak-anak sekolah,” jelas Gamalis.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Meski demikian, Pemkab Berau sampai saat ini masih mempertahankan status daerah dalam kondisi siaga dan belum menetapkan situasi ini sebagai tanggap darurat bencana. Pemda berjanji akan terus melancarkan perkembangan situasi di lapangan berdasarkan pemantauan kualitas udara secara berkala.(Rein) </span></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Antisipasi Intrusi Air Laut, PDAM Batiwakkal Atur Pola Distribusi Air di Gurimbang</title>
<link>https://kartanews.com/antisipasi-intrusi-air-laut-pdam-batiwakkal-atur-pola-distribusi-air-di-gurimbang</link>
<guid>https://kartanews.com/antisipasi-intrusi-air-laut-pdam-batiwakkal-atur-pola-distribusi-air-di-gurimbang</guid>
<description><![CDATA[ BERAU — Di tengah ketidakpastian pasokan air bersih akibat intrusi air laut yang melanda Instalasi Pengolahan Air (IPA) Gurimbang, ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6aafafe75c30a.jpg" length="65058" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 18 Sep 2026 18:04:30 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p data-path-to-node="23"><b data-path-to-node="23" data-index-in-node="0">KARTANEW.COM, BERAU</b> — Di tengah ketidakpastian pasokan air bersih akibat intrusi air laut yang melanda Instalasi Pengolahan Air (IPA) Gurimbang, warga terdampak di Kabupaten Berau menunjukkan sikap pemahaman dan ketabahan. Meskipun aliran air ke rumah-rumah belum kembali normal, warga memilih memanfaatkan waktu pengaliran yang ada secara optimal.</p>
<p data-path-to-node="24">Guna menyiasati pembatasan distribusi oleh Perumda Air Minum Batiwakkal, warga di Kampung Gurimbang saling bergotong royong dan sigap menampung air tawar saat aliran mulai dibuka. Sejak fenomena intrusi terjadi, distribusi air bersih ke pemukiman warga umumnya hanya berlangsung pada siang hari.</p>
<p data-path-to-node="25">Ibu Syam, salah satu warga RT setempat di Kampung Gurimbang, menuturkan bahwa masyarakat menyadari betul kendala utama yang dialami pihak pengelola air minum bukanlah akibat kelalaian teknis, melainkan murni faktor perubahan alam yang tidak dapat diprediksi.</p>
<p data-path-to-node="26">“Kami memaklumi ini, karena ini bukan faktor internal Perumda Air Minum, namun faktor alam yang tidak bisa dikendalikan. Itu saja kami sudah bersyukur, meski hanya siang hari, air bersih masih mengalir untuk memenuhi kebutuhan warga Gurimbang dan sekitarnya,” ujar Ibu Syam saat ditemui awak media di kediamannya.</p>
<p data-path-to-node="27">Menurutnya, informasi dan imbauan yang disampaikan oleh pihak manajemen Perumda Air Minum Batiwakkal cukup membantu warga dalam mengantisipasi ketersediaan air harian. Setiap kali aliran air tawar mulai mengalir di siang hari, warga berbondong-bondong mengisi tandon, drum, hingga ember penampungan untuk kebutuhan memasak, mandi, dan mencuci.</p>
<p data-path-to-node="28">Sikap kooperatif dan pemahaman warga ini menjadi angin segar di tengah tantangan pelayanan publik berbasis sumber daya alam. Masyarakat berharap kondisi cuaca di daerah hulu segera membaik dengan meningkatnya curah hujan, sehingga tekanan air tawar dapat mengusir intrusi air laut dan pasokan air bersih dapat kembali dinikmati secara normal selama 24 jam penuh. (Adv)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pasokan Air Bersih Terbatas,  Ini Antisipasi Perumda Air Minum Batiwakkal !</title>
<link>https://kartanews.com/pasokan-air-bersih-terbatas-ini-antisipasi-perumda-air-minum-batiwakkal</link>
<guid>https://kartanews.com/pasokan-air-bersih-terbatas-ini-antisipasi-perumda-air-minum-batiwakkal</guid>
<description><![CDATA[ BERAU — Fenomena intrusi air laut pada sumber air baku pengolahan air bersih di Kabupaten Berau kian mempertegas kerentanan sistem distribusi pelayanan publik terhadap faktor lingkungan. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6aafad57f3c4c.jpg" length="622422" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 18 Sep 2026 17:55:20 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p data-path-to-node="14"><b data-path-to-node="14" data-index-in-node="0">KARTANEWS.COM, BERAU</b> — Fenomena intrusi air laut pada sumber air baku pengolahan air bersih di Kabupaten Berau kian mempertegas kerentanan sistem distribusi pelayanan publik terhadap faktor lingkungan. Akibat kondisi tersebut, layanan pasokan air bersih dari Instalasi Pengolahan Air (IPA) Gurimbang Perumda Air Minum Batiwakkal terpaksa dijalankan secara terbatas.</p>
<p data-path-to-node="15">Manajemen Perumda Air Minum Batiwakkal mengonfirmasi bahwa keterbatasan pasokan air bersih ini berdampak langsung pada ribuan pelanggan yang tersebar di beberapa titik strategis. Kawasan yang mengalami gangguan alir mencakup Kampung Gurimbang, Sukan Tengah, Tanjung Perangat, sebagian wilayah Bebanir Bangun, serta area pemukiman sepanjang jalan poros Sambaliung.</p>
<p data-path-to-node="16">Manajer Hubungan Pelanggan Perumda Air Minum Batiwakkal, Rudy Hartono, mewakili Direktur Saipul Rahman, menyampaikan bahwa karakter gangguan akibat fenomena alam memiliki tingkat ketidakpastian yang tinggi. Debit air baku yang tercemar kadar garam dari laut membuat proses produksi tidak bisa dipaksakan berjalan terus-menerus demi menjaga keselamatan dan kesehatan konsumen.</p>
<p data-path-to-node="17">"Pemulihan operasional secara penuh baru dapat dilakukan apabila pengaruh air laut terhadap sumber air baku di kawasan Gurimbang benar-benar mereda," jelas Rudy. pada Jumat (18/09/2026).</p>
<p data-path-to-node="18">Ia menambahkan, ketergantungan pengolahan air baku pada pasang surut air laut serta intensitas hujan di daerah hulu menjadi tantangan tersendiri bagi pihak pengelola. Apabila curah hujan di hulu terbilang rendah, dorongan air tawar melemah sehingga air laut lebih mudah masuk dan mencemari titik pengambilan air baku (<i data-path-to-node="18" data-index-in-node="318">intake</i>).</p>
<p data-path-to-node="19">Akibatnya, pola pengaliran air ke rumah-rumah warga terpaksa digilir atau hanya difokuskan pada jam-jam tertentu saat kadar asin pada air baku berada di tingkat aman. Situasi ini menuntut kesiapan ekstra dari masyarakat di lima wilayah terdampak untuk selalu menyediakan wadah penampungan air cadangan guna memenuhi kebutuhan domestik sehari-hari selama masa krisis iklim ini berlangsung. (Adv)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Dampak Intrusi Air Laut, Pasokan Air Bersih IPA Gurimbang Belum Stabil</title>
<link>https://kartanews.com/dampak-intrusi-air-laut-pasokan-air-bersih-ipa-gurimbang-belum-stabil</link>
<guid>https://kartanews.com/dampak-intrusi-air-laut-pasokan-air-bersih-ipa-gurimbang-belum-stabil</guid>
<description><![CDATA[ BERAU — Ancaman intrusi air laut yang melanda sumber air baku Instalasi Pengolahan Air (IPA) Gurimbang milik Perumda Air Minum Batiwakkal Kabupaten Berau terus berlanjut. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6aafab9149c37.jpg" length="125646" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 18 Sep 2026 17:48:24 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p data-path-to-node="4"><b data-path-to-node="4" data-index-in-node="0">KARTANEWS.COM, BERAU</b> — Ancaman intrusi air laut yang melanda sumber air baku Instalasi Pengolahan Air (IPA) Gurimbang milik Perumda Air Minum Batiwakkal Kabupaten Berau terus berlanjut. Fenomena alam ini menjadi kendala utama yang menghambat proses pengolahan serta distribusi air bersih kepada masyarakat pelanggan di wilayah terdampak.</p>
<p data-path-to-node="5">Direktur Perumda Air Minum Batiwakkal, Saipul Rahman, melalui Manajer Hubungan Pelanggan Rudy Hartono menjelaskan bahwa pola operasional IPA Gurimbang saat ini sepenuhnya bergantung pada dinamika alam. Tim teknis di lapangan harus menyesuaikan jadwal pengolahan air dengan siklus pasang dan surut air laut untuk memastikan kualitas air yang dialirkan tetap memenuhi standar kesehatan.</p>
<p data-path-to-node="6">"Operasional IPA Gurimbang hingga saat ini harus mengikuti perubahan kondisi air baku yang dipengaruhi siklus pasang dan surut. Ketika kualitas air memungkinkan untuk diolah, instalasi dapat kembali dijalankan. Hal itu menyebabkan pasokan pelanggan tidak stabil sehingga distribusinya masih tetap dibatasi," ujar Rudy, Jumat (18/09/2026)</p>
<p data-path-to-node="7">Lebih lanjut, Rudy mengungkapkan bahwa durasi pemulihan operasional secara penuh sulit diprediksi secara pasti. Berbeda dengan gangguan yang disebabkan oleh kerusakan teknis mesin atau perpipaan yang estimasi perbaikannya dapat dihitung secara presisi—intrusi air laut sangat terikat pada faktor iklim dan cuaca di kawasan hulu.</p>
<p data-path-to-node="8">"Kondisi ini tidak dapat dipastikan sampai kapan. Ancaman intrusi air laut sangat bergantung pada perubahan kondisi lingkungan di sekitar sumber air baku, terutama tingkat curah hujan di daerah hulu sungai," tambahnya.</p>
<p data-path-to-node="9">Manajemen Perumda Air Minum Batiwakkal menegaskan bahwa penormalan distribusi secara menyeluruh baru dapat dilakukan apabila kadar salinitas pada sumber air baku di kawasan Gurimbang telah menyusut dan kembali aman untuk diolah.</p>
<p data-path-to-node="10">Sejumlah wilayah yang merasakan langsung dampak pembatasan distribusi ini meliputi Kampung Gurimbang, Sukan Tengah, Tanjung Perangat, sebagian wilayah Bebanir Bangun, hingga pemukiman di sepanjang kawasan jalan poros menuju Sambaliung.</p>
<p data-path-to-node="10">Pihak manajemen mengimbau masyarakat di kawasan tersebut untuk tetap bijak dalam mengonsumsi air serta mengoptimalkan penampungan saat pasokan mengalir. (Adv)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>10 Hari Tanpa Hasil, Operasi SAR Kapal Rombongan Jurnalis di Selat Sunda Resmi Dihentikan</title>
<link>https://kartanews.com/10-hari-tanpa-hasil-operasi-sar-kapal-rombongan-jurnalis-di-selat-sunda-resmi-dihentikan</link>
<guid>https://kartanews.com/10-hari-tanpa-hasil-operasi-sar-kapal-rombongan-jurnalis-di-selat-sunda-resmi-dihentikan</guid>
<description><![CDATA[ BANTEN — Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) gabungan terhadap rombongan jurnalis dan kru kapal cepat KM Arupadatu I di perairan Selat Sunda resmi dihentikan setelah berlangsung selama 10 hari tanpa hasil. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6aacf56c83dfa.jpg" length="97832" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 18 Sep 2026 16:22:56 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.COM</span></span></strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> , </span></span><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">BANTEN</span></span></strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> — Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) gabungan terhadap rombongan jurnalis dan kru kapal cepat KM Arupadatu I di perairan Selat Sunda resmi dihentikan setelah berlangsung selama 10 hari tanpa hasil.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Penghentian operasi kemanusiaan tersebut diumumkan langsung oleh Gubernur Banten Andra Soni dalam konferensi pers di Posko Utama SAR Gabungan, Dermaga Marina Carita, Kabupaten Pandeglang, Banten, Kamis petang.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​"Sudah tidak efektif, maka dengan berat hati eksekusi operasi gabungan ini dinyatakan dihentikan," ujar Andra.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Andra memaparkan, sepanjang penyisiran digelar, tim SAR tidak menemukan indikasi keberadaan para korban maupun fisik kapal di seluruh sektor pencarian. Bahkan pada hari operasi terakhir, pengerahan 523 personel yang menjelajahi jalur darat, laut, hingga udara seluas 8.509 nautical mile (NM) persegi tetap nihil hasilnya.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Mengenai temuan 13 objek material yang sempat mengapung di laut selama proses pencarian, pihak Ditpolairud Polda Banten telah mengkonfirmasi bahwa seluruh temuan tersebut sama sekali tidak berkaitan dengan fisik maupun kelengkapan KM Arupadatu I.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Meski operasi gabungan resmi ditutup, Pemerintah Provinsi Banten bersama Basarnas menegaskan bahwa pencarian dapat dibuka kembali sewaktu-waktu jika ditemukan petunjuk baru atau laporan terkonfirmasi dari masyarakat.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Dalam penutupnya, Gubernur Banten menyampaikan penghargaan dan terima kasih setinggi-tingginya kepada seluruh unsur tim SAR gabungan serta insan pers yang secara konsisten mengawal perkembangan operasi ini.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​"Semoga kami mendapatkan informasi yang bisa kami tindak lanjuti, dan terima kasih kepada rekan media yang 10 hari ini terus membantu operasi ini," simpulnya.(Rdk)</span></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kejar Target Rp18,4 Triliun, Pemkab Kutim Genjot Permudahan Izin dan Diversifikasi Industri</title>
<link>https://kartanews.com/kejar-target-rp184-triliun-pemkab-kutim-genjot-permudahan-izin-dan-diversifikasi-industri</link>
<guid>https://kartanews.com/kejar-target-rp184-triliun-pemkab-kutim-genjot-permudahan-izin-dan-diversifikasi-industri</guid>
<description><![CDATA[ KUTIM — Realisasi investasi di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) hingga triwulan II 2026 telah menembus angka Rp7,78 triliun. Capaian ini setara dengan 42,27 persen dari target tahunan yang ditetapkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutim sebesar Rp18,42 triliun. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6aaceb3f432e3.jpg" length="513913" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 18 Sep 2026 15:35:59 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, KUTIM</strong> — Realisasi investasi di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) hingga triwulan II 2026 telah menembus angka Rp7,78 triliun. Capaian ini setara dengan 42,27 persen dari target tahunan yang ditetapkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutim sebesar Rp18,42 triliun.</p>
<p>​Untuk memenuhi target tersebut, Pemkab Kutim masih harus mengejar kekurangan sebesar 57,73 persen atau sekitar Rp10,64 triliun sepanjang semester II 2026.</p>
<p>​Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kutim Novian Pranata menegaskan komitmennya untuk menggenjot masuknya modal di sisa tahun berjalan. Sektor pertambangan dan perkebunan dinilai masih menjadi motor penggerak utama.</p>
<p>​“Investasi di Kutim cukup besar terutama dari sektor pertambangan dan perkebunan. Kami optimistis target yang telah ditetapkan dapat tercapai hingga akhir tahun,” ujar Novian di Sangatta, Kamis (17/9/2026).</p>
<p>​Guna mengejar sisa target Rp10,64 triliun, DPMPTSP Kutim terus memperkuat iklim investasi daerah melalui penyederhanaan layanan dan jaminan kepastian perizinan. Koordinasi intensif dengan para pelaku usaha juga ditingkatkan untuk memastikan seluruh aktivitas penanaman modal terevaluasi dan tercatat secara presisi.</p>
<p>​Di sisi lain, Novian menekankan bahwa indikator keberhasilan investasi tak semata diukur dari tingginya angka modal yang masuk, tetapi juga dari dampaknya terhadap pertumbuhan ekonomi lokal dan penyerapan tenaga kerja daerah.</p>
<p>​Oleh karena itu, kewajiban penyampaian Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) oleh pihak perusahaan menjadi krusial.</p>
<p>​“Pendataan dan pelaporan investasi menjadi bagian penting dalam mengukur perkembangan investasi sekaligus menjadi dasar pemerintah dalam menentukan kebijakan,” tegasnya.</p>
<p>​Selain mengandalkan sektor ekstraktif dan komoditas, Pemkab Kutim kini mulai mendorong diversifikasi investasi ke sektor industri pengolahan serta sektor potensial lainnya yang mampu memberikan nilai tambah tinggi bagi daerah.(Rdk) </p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Demi Memastikan Kelengkapan Data, Diskominfo Dorong Peningkatan Kualitas Digitalisasi Pemerintah</title>
<link>https://kartanews.com/demi-memastikan-kelengkapan-data-diskominfo-dorong-peningkatan-kualitas-digitalisasi-pemerintah</link>
<guid>https://kartanews.com/demi-memastikan-kelengkapan-data-diskominfo-dorong-peningkatan-kualitas-digitalisasi-pemerintah</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6aacdcfdd904d.jpg" length="442818" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 18 Sep 2026 14:39:09 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, SAMARINDA</strong> – Transformasi digital di lingkup pemerintahan tidak sebatas urusan membangun aplikasi. Integrasi data, kesiapan sumber daya manusia (SDM), tata kelola, sistem keamanan, hingga kualitas layanan publik menjadi pilar utama agar pemanfaatan teknologi benar-benar berdampak nyata bagi masyarakat.</p>
<p>Guna mematangkan fondasi tersebut, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kalimantan Timur mempererat sinergi dengan Diskominfo Kota Samarinda untuk mendorong peningkatan Indeks Pemerintah Digital (Pemdi). Langkah strategis ini dibahas dalam pertemuan koordinasi di Kantor Diskominfo Kota Samarinda, Kamis (17/9/2026).</p>
<p>Rombongan Diskominfo Kaltim dipimpin langsung oleh Kepala Diskominfo Kaltim Ririn Saridewi, didampingi Kepala Bidang Aplikasi Informatika (Aptika) Ferry, serta Pranata Komputer Ahli Muda Fedlandy Yulian dan Adi Setiawan.</p>
<p>Kepala Diskominfo Kaltim Ririn Saridewi menegaskan bahwa transformasi digital memerlukan komitmen utuh pada aspek pendukung di luar sekadar pembangunan platform.</p>
<p>“Transformasi digital pemerintahan tidak cukup hanya dengan membangun aplikasi. Integrasi data, kesiapan sumber daya manusia, tata kelola, keamanan, hingga kualitas layanan publik menjadi bagian penting agar teknologi benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat,” ujar Ririn.</p>
<p>Dalam agenda tersebut, Diskominfo Kota Samarinda memaparkan kesiapan serta evaluasi implementasi aspek-aspek pengukuran Indeks Pemdi. Kota Samarinda dipilih menjadi mitra diskusi strategis berkat rekam jejaknya dalam penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) serta pengembangan layanan digital instansi.</p>
<p>Pengalaman Samarinda dalam evaluasi SPBE periode sebelumnya menjadi bahan acuan penting bagi kedua pihak untuk saling berbagi praktik baik (best practice) sekaligus memperkuat koordinasi tata kelola pemerintah digital di wilayah Kalimantan Timur.(Tim/Rdk)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>OIKN Bakal Buat Sumur Bor, Guna Menjaga Ketersediaan Air Bagi Warga</title>
<link>https://kartanews.com/oikn-bakal-buat-sumur-bor-guna-menjaga-ketersediaan-air-bagi-warga</link>
<guid>https://kartanews.com/oikn-bakal-buat-sumur-bor-guna-menjaga-ketersediaan-air-bagi-warga</guid>
<description><![CDATA[ NUSANTARA — Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) bersiap melaksanakan pengeboran eksplorasi sumur bor di Desa Sukaraja, Kecamatan Sepaku ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6aacd6e80ecde.jpg" length="94525" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 18 Sep 2026 14:13:48 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS</strong>.<strong>COM, NUSANTARA</strong> — Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) bersiap melaksanakan pengeboran eksplorasi sumur bor di Desa Sukaraja, Kecamatan Sepaku. Langkah taktis ini merupakan tindak lanjut riset geolistrik air tanah kolaborasi OIKN dan Universitas Gadjah Mada (UGM) guna menjamin ketersediaan air bagi warga sekitar.</p>
<p>​Agenda strategis tersebut dibahas langsung oleh Kepala OIKN Basuki Hadimuljono bersama jajaran, Camat Sepaku, kepala desa, serta para pemilik lahan di Kantor Balai Kota OIKN pada Selasa (15/09/2026). </p>
<p>Pertemuan ini memastikan seluruh tahapan teknis mengantongi restu aparat desa dan pemilik lahan. ​Basuki menegaskan bahwa perizinan lokal menjadi prioritas utama sebelum proyek fisik dimulai.</p>
<p>​“Di sini, kami ingin melakukan pengeboran. Karena itu, saya mengumpulkan Bapak/Ibu semua untuk meminta izin. Kalau dapat (sumber mata air), insyaallah kami serahkan ke pemerintah desa atau pengelola setempat. Sumurnya akan menjadi milik masyarakat, airnya menjadi milik masyarakat juga,” tegas Basuki.</p>
<p>​Camat Sepaku Gamaliel Abimanyu Arliandito menyambut positif inisiatif ini. Mengingat sebagian warga masih mengandalkan air hujan dan distribusi yang belum kontinu, kehadiran sumber air baru dinilai sangat krusial.</p>
<p>​“Saya selaku Camat Sepaku mengucapkan terima kasih atas salah satu program Bapak, pemenuhan air bersih di Kecamatan Sepaku,” ungkap Gamaliel.</p>
<p>​Senada dengan pemerintah kecamatan, H. Syarif selaku pemilik lahan titik bor 4 RT 2 menyatakan dukungannya secara penuh. Pihaknya berharap proyek berjalan lancar tanpa merugikan warga dan berdampak luas bagi lingkungan.</p>
<p>​“Terima kasih atas perhatian kepada kami dan masyarakat kami. Kami yang memiliki lahan, secara hati ikhlas dilakukan pengeboran, dan mudah-mudahan berhasil dan bermanfaat bagi lingkungan kita semua. Yang penting kita yang punya lahan ini tidak ada yang dirugikan, setelah nanti berjalan dengan baik, mudah-mudahan tidak ada masalah, antara pengelola dan pemilik tanah,” pungkasnya. (Tim) </p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Dapat Bantuan 150 Miliar dari Kemenkes, Pemkab Berau Bakal Lengkapi Fasilitas Kesehatan di Bumi Batiwakkal</title>
<link>https://kartanews.com/dapat-bantuan-150-miliar-dari-kemenkes-pemkab-berau-bakal-lengkapi-fasilitas-kesehatan-di-bumi-batiwakkal</link>
<guid>https://kartanews.com/dapat-bantuan-150-miliar-dari-kemenkes-pemkab-berau-bakal-lengkapi-fasilitas-kesehatan-di-bumi-batiwakkal</guid>
<description><![CDATA[ BERAU - Pemerintah Kabupaten Berau sukses mengamankan alokasi anggaran sebesar Rp150 miliar dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6aac9289a0ed9.jpg" length="92704" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 18 Sep 2026 09:27:52 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS</strong>.<strong>COM</strong>, <strong>JAKARTA</strong> — Pemerintah Kabupaten Berau sukses mengamankan alokasi anggaran sebesar Rp150 miliar dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI. Dana segar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) ini disiapkan untuk mempercepat peningkatan fasilitas dan layanan kesehatan di seluruh pelosok Bumi Batiwakkal.</p>
<p>​Kepastian tersebut didapat usai Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, melakukan audiensi langsung dengan Wakil Menteri Kesehatan, Dante Saksono Harbuwono, di Kementerian Kesehatan RI, Jakarta, Rabu (16/9/2026). </p>
<p>Dalam kunjungannya, ​Sri Juniarsih memaparkan kondisi terkini infrastruktur dasar pelayanan kesehatan di Kabupaten Berau. Ia menekankan pentingnya penguatan sarana pendukung agar masyarakat dapat mengakses layanan medis secara optimal tanpa perlu dirujuk ke luar daerah.</p>
<p>​"Alhamdulillah, dari pertemuan tadi, kita berhasil membawa alokasi anggaran Kemenkes sebesar Rp150 miliar untuk Berau," ujar Sri Juniarsih.</p>
<p>​Dukungan anggaran dari pemerintah pusat ini nantinya difokuskan untuk pemenuhan sarana dan prasarana kesehatan di berbagai tingkatan. Mencakup modernisasi RSUD dr. Abdul Rivai, optimalisasi laboratorium kesehatan, hingga pemenuhan fasilitas di 21 Puskesmas yang tersebar di 13 kecamatan.</p>
<p>​Ia menegaskan, kunjungannya ke Kemenkes RI adalah wujud komitmen Pemkab Berau untuk terus memprioritaskan kebutuhan dasar masyarakat, khususnya di bidang kesehatan.</p>
<p>​"Kami berharap upaya ini mendapat dukungan penuh dari seluruh pihak sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh seluruh masyarakat Kabupaten Berau," pungkasnya. (Rein)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Produksi Air IPA Gurimbang Disesuaikan, Warga Sambaliung Diimbau Tampung Air Secukupnya</title>
<link>https://kartanews.com/produksi-air-ipa-gurimbang-disesuaikan-warga-sambaliung-diimbau-tampung-air-secukupnya</link>
<guid>https://kartanews.com/produksi-air-ipa-gurimbang-disesuaikan-warga-sambaliung-diimbau-tampung-air-secukupnya</guid>
<description><![CDATA[ BERAU — Sehubungan dengan adanya penyesuaian volume produksi pada Instalasi Pengolahan Air (IPA) Gurimbang akibat fenomena pasang surut air laut, ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6aafb531bf40e.jpg" length="59307" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 17 Sep 2026 18:28:40 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<div _ngcontent-ng-c3635473464="" class="container">
<div _ngcontent-ng-c1491571082="" inline-copy-host="" class="markdown markdown-main-panel md-content enable-updated-hr-color force-compact-layout tutor-markdown-rendering" id="model-response-message-contentr_35e29295a578c956" aria-busy="false" aria-live="polite" dir="ltr">
<p data-path-to-node="24"><b data-path-to-node="24" data-index-in-node="0">KARTANEWS.COM, BERAU</b> — Sehubungan dengan adanya penyesuaian volume produksi pada Instalasi Pengolahan Air (IPA) Gurimbang akibat fenomena pasang surut air laut, Perumda Air Minum Batiwakkal menerbitkan imbauan resmi bagi masyarakat pelanggan, khususnya yang bermukim di wilayah Kecamatan Sambaliung dan sekitarnya.</p>
<p data-path-to-node="25">Penyesuaian pola produksi tersebut berpotensi memicu penurunan debit serta tekanan distribusi air ke rumah-rumah warga. Untuk mengantisipasi potensi kendala pasokan harian, pihak manajemen meminta masyarakat segera mengambil langkah persiapan mandiri sebelum dampak pembatasan terasa semakin meluas.</p>
<p data-path-to-node="26">Direktur Perumda Air Minum Batiwakkal Berau, Saipul Rahman, mengimbau agar pelanggan yang berada di wilayah potensi terdampak dapat menyediakan tempat penampungan air cadangan guna memenuhi kebutuhan domestik sehari-hari selama masa penyesuaian operasional ini berlangsung.</p>
<p data-path-to-node="27">“Kami mengingatkan pelanggan yang berpotensi terdampak, khususnya di Kecamatan Sambaliung, untuk mengantisipasi kemungkinan berkurangnya pasokan dengan menyimpan air secukupnya. Pelanggan juga kami minta untuk menggunakan air secara bijak selama produksi belum kembali berjalan secara normal,” imbau Saipul.</p>
<p data-path-to-node="28">Selain memberikan imbauan hemat air, manajemen Perumda Batiwakkal berjanji akan terus memberikan pembaruan informasi (<i data-path-to-node="28" data-index-in-node="118">update</i>) secara berkala mengenai perkembangan kondisi pengolahan di IPA Gurimbang. Informasi resmi akan segera disampaikan begitu kualitas air baku membaik dan pola produksi kembali berjalan normal 24 jam.</p>
<p data-path-to-node="29">Pihak perusahaan menyadari bahwa kebijakan pembatasan distribusi ini kenyamanan  Pelanggan menjadi terganggu. Kendati demikian, langkah tersebut harus diambil demi menjamin bahwa air yang mengalir ke masyarakat tetap merupakan air bersih yang aman dan layak guna.</p>
<p data-path-to-node="30">“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi dan berterima kasih atas pengertian serta kerja sama seluruh pelanggan,” tutup Saipul Rahman dalam pernyataan resminya.(Adv)</p>
</div>
<message-content _ngcontent-ng-c3635473464="" _nghost-ng-c1491571082="" id="message-content-id-r_35e29295a578c956" class="ng-star-inserted"></message-content><!----></div>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>PDAM Batiwakkal Ketatkan Pengukuran Kekeruhan Air Baku di IPA Gurimbang</title>
<link>https://kartanews.com/pdam-batiwakkal-ketatkan-pengukuran-kekeruhan-air-baku-di-ipa-gurimbang</link>
<guid>https://kartanews.com/pdam-batiwakkal-ketatkan-pengukuran-kekeruhan-air-baku-di-ipa-gurimbang</guid>
<description><![CDATA[ BERAU — Perumda Air Minum Batiwakkal Kabupaten Berau memperketat pengawasan kualitas air baku di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Gurimbang. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6aafb1e77bd22.jpg" length="78394" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 17 Sep 2026 18:14:21 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p data-path-to-node="4"><b data-path-to-node="4" data-index-in-node="0">KARTANEWS.COM,BERAU</b> — Perumda Air Minum Batiwakkal Kabupaten Berau memperketat pengawasan kualitas air baku di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Gurimbang. Langkah ini diambil guna merespons dinamika pasang surut air laut yang berpotensi memengaruhi stabilitas mutu air baku sebelum diolah dan dialirkan ke jaringan distribusi masyarakat.</p>
<p data-path-to-node="5">Direktur Perumda Air Minum Batiwakkal Berau, Saipul Rahman, menegaskan bahwa IPA Gurimbang sebenarnya masih beroperasi secara aktif. Namun, demi menjamin air yang sampai ke rumah warga tetap aman dan memenuhi standar kesehatan, pihak perusahaan memilih melakukan penyesuaian volume produksi secara berkala mengikuti kondisi fluktuasi air laut.</p>
<p data-path-to-node="6">“Produksi kami sesuaikan dengan kondisi pasang surut untuk menjaga kualitas air. Pemantauan akan terus dilakukan selama kondisi pasang surut masih memengaruhi air baku di sekitar lokasi pengambilan air,” ujar Saipul Rahman, pada Kamis (17/09/2026)</p>
<p data-path-to-node="7">Guna memastikan akurasi data pengolahan, tim teknis Perumda Batiwakkal menerjunkan personel untuk melakukan pemantauan serta dokumentasi pengujian parameter fisik air baku secara intensif. Pemantauan ini menjadi fondasi utama dalam menentukan kapan instalasi dapat memproduksi air secara optimal dan kapan kapasitas produksi harus diturunkan.</p>
<p data-path-to-node="8">Berdasarkan data catatan laboratorium lapangan pada pengujian IPA Gurimbang, pengukuran parameter kekeruhan air (<i data-path-to-node="8" data-index-in-node="113">turbidity</i>) menunjukkan tingkat fluktuasi yang cukup dinamis.</p>
<p data-path-to-node="8">Pengukuran menggunakan alat <i data-path-to-node="8" data-index-in-node="202">turbidity meter</i> pada beberapa titik sampel mencatat tingkat kekeruhan yang bervariasi, yakni berada pada kisaran angka 24,93 NTU, 1,54 NTU, hingga 0,40 NTU.</p>
<p data-path-to-node="9">Perbedaan angka kekeruhan yang signifikan pada alat ukur tersebut menegaskan betapa cepatnya perubahan karakteristik air baku di area <i data-path-to-node="9" data-index-in-node="134">intake</i>. Oleh sebab itu, pengaturan skema produksi menjadi krusial agar beban pengolahan bahan kimia tetap terukur dan hasil olahan air bersih tidak mengalami penurunan kualitas.</p>
<p data-path-to-node="10">Manajemen menegaskan bahwa penyesuaian operasional ini merupakan bentuk komitmen teknis Perumda Batiwakkal dalam menjaga keamanan mutu air secara berkelanjutan. Evaluasi berkala akan terus berjalan hingga kondisi hidrologi di sekitar sumber air baku Gurimbang kembali stabil. (Adv)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Polres Berau Musnahkan 8 Kilogram Sabu, 16 Tersangka Diringkus</title>
<link>https://kartanews.com/polres-berau-musnahkan-8-kilogram-sabu-16-tersangka-diringkus</link>
<guid>https://kartanews.com/polres-berau-musnahkan-8-kilogram-sabu-16-tersangka-diringkus</guid>
<description><![CDATA[ BERAU — Kepolisian Resor (Polres) Berau sepanjang barang bukti narkotika jenis sabu seberat 8.039,8 gram atau lebih dari 8 kilogram di Mapolres Berau, Kamis (17/9/2026). ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6aaba65790b2a.jpg" length="105550" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 17 Sep 2026 16:33:01 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.COM, BERAU</span></span></strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> — Kepolisian Resor (Polres) Berau sepanjang barang bukti narkotika jenis sabu seberat 8.039,8 gram atau lebih dari 8 kilogram di Mapolres Berau, Kamis (17/9/2026). Barang haram tersebut merupakan hasil pengungkapan kasus periode Juli hingga September 2026 oleh jajaran Polres Berau bersama polsek setempat.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Prosesi pemusnahan dipimpin oleh Kasat Resnarkoba Polres Berau AKP Agus Priyanto, didampingi Kasi Humas AKP Suradi, serta disaksikan perwakilan Kejaksaan Negeri dan Pengadilan Negeri Berau. Seluruh barang bukti tersebut dihancurkan dengan cara dilarutkan ke dalam air panas bercampur cairan pembersih hingga larut total.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">AKP Agus Priyanto menjelaskan, total barang bukti yang dihancurkan diperoleh dari 16 tersangka dalam rentang waktu tiga bulan terakhir. Dari total tersangka tersebut, tiga di antaranya merupakan bagian dari satu jaringan besar penyuplai sabu lintas daerah.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Terdapat satu perkara besar yang melibatkan tiga tersangka. Satu orang membawa sekitar 6 kilogram, dan dua lainnya terkait dengan sisa barang bukti 2 kilogram,” ujar Agus dalam keterangannya kepada awak media, Kamis (17/9/2026).</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Pengungkapan jaringan utama ini bermula dari penyergapan di kawasan Kelurahan Gunung Panjang pada 12 Juni 2026 yang dijadikan lokasi penyimpanan sementara. Barang haram dari luar daerah tersebut diterima oleh tersangka berinisial PG atas Arahan operator berinisial MK. </span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Dari sana, petugas menjalankan strategi pengawasan pengiriman ( controlled delivery ) hingga berhasil mencokok tersangka RM beserta 1,8 kilogram sabu. Pengendali utama berinisial MK saat ini diketahui masih mendekam di dalam lembaga pemasyarakatan.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Selain jaringan utama, penyidik ​​juga memproses 13 tersangka lain dari kasus terpisah yang ditangani jajaran polsek. Modus operandi para pelaku umumnya memiliki kesamaan, yakni menjadikan Tanjung Redeb sebagai titik transit utama sebelum menyelundupkan barang haram ke wilayah destinasi wisata, seperti Pulau Derawan dan Pulau Sangalaki.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Di akhir kegiatan, kepolisian menegaskan komitmennya untuk memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah hukum Kabupaten Berau tanpa memandang bulu.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Kepolisian tidak akan memberikan ruang bagi peredaran barang haram di wilayah Kabupaten Berau, kami juga mengajak warga untuk aktif melaporkan jika menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan masing-masing,”pungkasnya.(Rein) </span></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kabut Asap Makin Pekat, Disdikbud Samarinda Wajibkan Sekolah Terapkan PJJ</title>
<link>https://kartanews.com/kabut-asap-makin-pekat-disdikbud-samarinda-wajibkan-sekolah-terapkan-pjj</link>
<guid>https://kartanews.com/kabut-asap-makin-pekat-disdikbud-samarinda-wajibkan-sekolah-terapkan-pjj</guid>
<description><![CDATA[ SAMARINDA — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Samarinda mewajibkan satuan pendidikan di wilayah terdampak kabut asap untuk menerapkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) sebagai langkah antisipasi dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla), menyusul laporan masyarakat dan pihak sekolah terkait kondisi udara yang semakin pekat. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6aab75bbe0068.jpg" length="112201" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 17 Sep 2026 13:09:16 +0800</pubDate>
<dc:creator>Irla Hadratan Iman</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, SAMARINDA —</strong> Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Samarinda mewajibkan satuan pendidikan di wilayah terdampak kabut asap untuk menerapkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) sebagai langkah antisipasi dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla), menyusul laporan masyarakat dan pihak sekolah terkait kondisi udara yang semakin pekat.</p>
<p>Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Samarinda, Ibnu Araby, mengatakan kebijakan tersebut diterbitkan setelah Disdikbud menerima berbagai respons dari masyarakat, kepala sekolah, guru, serta tenaga pendidik dan kependidikan mengenai kondisi kabut asap di Samarinda.</p>
<p>“Latar belakangnya macam-macam. Kemarin ada respons masyarakat, ada respons dari sekolah, dari kepala sekolah, guru-guru, bahkan di kalangan tenaga pendidik dan kependidikan,” kata Ibnu saat dikonfirmasi.</p>
<p>Menurut Ibnu, sejumlah pihak sebelumnya juga melakukan konfirmasi mengenai kondisi kabut asap kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), hingga Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Samarinda.</p>
<p>Disdikbud, kata dia, juga menerima sejumlah laporan melalui pesan komunikasi serta informasi yang beredar di media sosial.</p>
<p>Menindaklanjuti kondisi tersebut, Ibnu bersama Kepala BPBD Samarinda, Warso, dan Sekda Samarinda melakukan koordinasi. Pembahasan kemudian dilanjutkan melalui rapat lintas sektor pada malam hari.</p>
<p>Rapat yang berlangsung melalui Zoom Meeting sekitar pukul 19.00 WITA itu melibatkan seluruh camat se-Kota Samarinda. Hadir pula Kepala Dinas Kesehatan, Kepala BPBD, Kepala DLH, Kepala BMKG, serta sejumlah analis dan pejabat fungsional dari DLH dan BPBD.</p>
<p>“Setelah berdiskusi kurang lebih satu jam, kita putuskan edaran tersebut,” ujarnya.</p>
<p>Ibnu menjelaskan, Disdikbud sebelumnya telah menerbitkan surat edaran pada 1 September 2026 dengan Nomor 400.3.5/8592/100.01/2026 tentang Antisipasi dan Penanganan Dampak Kabut Asap Akibat Karhutla di Lingkungan Satuan Pendidikan Kota Samarinda.</p>
<p>Edaran tersebut menjadi langkah awal bagi satuan pendidikan untuk melakukan mitigasi terhadap dampak kabut asap akibat karhutla. Penerbitan kebijakan lanjutan dilakukan setelah kondisi di lapangan kembali menjadi perhatian masyarakat dan sekolah.</p>
<p><strong>PJJ Berlaku 17–19 September</strong></p>
<p>Ibnu mengatakan PJJ diberlakukan selama tiga hari, yakni Kamis hingga Sabtu, 17–19 September 2026.</p>
<p>Setelah periode tersebut, pemerintah akan kembali melihat perkembangan kondisi udara pada Minggu, 20 September, sebelum menentukan apakah pembelajaran jarak jauh perlu diperpanjang.</p>
<p>“Kalau memang masih terjadi kabut asap seperti ini, tapi kita berharap berkurang. Kalau masih terjadi seperti ini atau kemungkinan nanti bisa lebih pekat, kita akan rapat kembali untuk menentukan apakah perlu dari hari Senin itu kita lanjutkan PJJ ini,” jelasnya.</p>
<p>Kebijakan penghentian sementara pembelajaran tatap muka dan pengalihan ke PJJ tersebut juga telah diberitakan sebagai tindak lanjut koordinasi lintas instansi terkait kondisi kualitas udara di Samarinda.</p>
<p><strong>Sekolah di Wilayah Terdampak Wajib Ikuti</strong></p>
<p>Ibnu menegaskan, penerapan kebijakan tersebut bersifat wajib, terutama bagi sekolah yang berada di wilayah yang terdampak kabut asap.</p>
<p>Beberapa wilayah yang disebut menjadi perhatian antara lain Palaran, Samarinda Utara, Sungai Siring, Tanah Merah, Lempake, Belimau, Betapus, dan Bukuan.</p>
<p>“Ini sifatnya wajib. Wajib, terutama sekolah-sekolah yang daerahnya terdampak,” tegasnya.</p>
<p>Sementara untuk sekolah di kawasan tengah kota, terdapat mekanisme pengaturan yang disesuaikan dengan kondisi masing-masing satuan pendidikan. PJJ tetap dilaksanakan, sedangkan guru dan tenaga kependidikan tetap menjalankan tugas dengan pengaturan kehadiran yang ditentukan kepala sekolah.</p>
<p><strong>Guru Diatur Bergiliran WFO dan WFH</strong></p>
<p>Ibnu menjelaskan, pelaksanaan tugas guru selama PJJ dapat diatur secara bergiliran melalui skema Work From Office (WFO) dan Work From Home (WFH).</p>
<p>Pengaturan tersebut disesuaikan dengan jadwal pembelajaran dan jumlah rombongan belajar di masing-masing sekolah.</p>
<p>“Guru tetap posisi di sekolah, tapi nanti diatur oleh kepala sekolah. Kalau mata pelajarannya ada pada pagi, berarti yang WFO itu guru yang mengajar pagi. Kalau dua rombel berarti guru pagi itu WFH. Guru siang berarti WFO, bergiliran seperti itu,” jelasnya.</p>
<p>Dengan mekanisme tersebut, proses pembelajaran tetap berjalan secara daring, sementara kepala sekolah memiliki kewenangan mengatur pembagian tugas dan kehadiran guru agar pelayanan pendidikan tetap berlangsung.</p>
<p>Kebijakan tersebut sekaligus menjadi bentuk respons Disdikbud Samarinda terhadap kondisi kabut asap yang berdampak pada aktivitas satuan pendidikan. Sebelumnya, melalui edaran 1 September, Disdikbud juga telah meminta sekolah melakukan langkah pencegahan, termasuk penggunaan masker dan pengendalian aktivitas yang berpotensi memperburuk kondisi udara. (Irla)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>​Pemkab Berau Matangkan Rencana Aksi Pengelolaan Geosite untuk Pariwisata Berkelanjutan</title>
<link>https://kartanews.com/pemkab-berau-matangkan-rencana-aksi-pengelolaan-geosite-untuk-pariwisata-berkelanjutan</link>
<guid>https://kartanews.com/pemkab-berau-matangkan-rencana-aksi-pengelolaan-geosite-untuk-pariwisata-berkelanjutan</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6aabd05478dc8.jpg" length="96449" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 16 Sep 2026 16:34:03 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, BERAU</strong> — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau tengah mematangkan kajian pengelolaan situs warisan geologi (geosite) sebagai upaya mengembangkan sektor pariwisata sekaligus menjaga kelestarian lingkungan di wilayah tersebut.</p>
<p>​Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Berau, Yuda Budi Santoso, mengungkapkan bahwa penyusunan peta jalan (roadmap) dan rencana aksi ini menjadi langkah krusial untuk memastikan geosite yang ada, baik yang sudah berkembang maupun yang belum—dapat dikelola secara terstruktur dan berkelanjutan.</p>
<p>​Yuda menjelaskan bahwa pengembanan geosite ini merujuk pada prinsip keselarasan Kawasan Geopark Sangkulirang Mangkalihat. Pendekatan tersebut menekankan keseimbangan antara perlindungan lingkungan dan peningkatan kesejahteraan warga lokal.</p>
<p>​"Intinya bagaimana menjaga agar geosite tetap lestari, sekaligus memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar. Dengan adanya manfaat tersebut, masyarakat juga akan terdorong untuk aktif menjaga geosite sebagai warisan bersama," ujar Yuda saat ditemui usai agenda FGD, Rabu (16/09/2026). </p>
<p>​Dalam proses penyusunannya, Pemkab Berau menyerap berbagai masukan lintas sektor, mulai dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) hingga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR). Seluruh aspirasi teknis tersebut akan diintegrasikan ke dalam dokumen final sebelum disahkan secara resmi.</p>
<p>​Setelah dokumen tersebut disahkan, Disbudpar Berau akan menjadikannya sebagai acuan kerja pelaksanaan program yang diproyeksikan berlangsung selama tujuh tahun ke depan.</p>
<p>​"Program ini dirancang berjangka panjang, sekitar tujuh tahun. Langkah demi langkahnya akan dilaksanakan secara terstruktur dan bertahap dari tahun ke tahun dengan memperhatikan seluruh aspek," pungkasnya.(Rein) </p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Otorita IKN dan Lintas Lembaga Perketat Pencegahan Karhutla demi Amankan Zona Inti Nusantara</title>
<link>https://kartanews.com/otorita-ikn-dan-lintas-lembaga-perketat-pencegahan-karhutla-demi-amankan-zona-inti-nusantara</link>
<guid>https://kartanews.com/otorita-ikn-dan-lintas-lembaga-perketat-pencegahan-karhutla-demi-amankan-zona-inti-nusantara</guid>
<description><![CDATA[ NUSANTARA — Kualitas udara di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan Ibu Kota Nusantara (KIPP IKN) dipastikan tetap terjaga baik di tengah potensi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla). ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6aac8f812b4fc.jpg" length="161823" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 16 Sep 2026 13:40:39 +0800</pubDate>
<dc:creator>Irla Hadratan Iman</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><strong><a href="http://kartanews.com">KARTANEWS.COM</a>, NUSANTARA</strong><span> — Kualitas udara di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan Ibu Kota Nusantara (KIPP IKN) dipastikan tetap terjaga baik di tengah potensi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Guna mengantisipasi dampak karhutla masuk ke wilayah inti, Otorita IKN memperketat kesiapsiagaan bersama Kementerian Kehutanan, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), TNI/Polri, serta Pemerintah Daerah Kalimantan Timur.</span></p>
<p dir="ltr"><span>Langkah konkret dilakukan melalui peninjauan langsung ke lokasi bekas karhutla di Kawasan Bukit Tengkorak dan Taman Hutan Raya (Tahura) Bukit Soeharto pada Senin (14/9/2026). Rombongan kemudian menggelar rapat koordinasi di Bendungan Sepaku Semoi untuk mengevaluasi strategi penanganan dan memperkuat langkah pencegahan agar api tidak meluas.</span></p>
<p dir="ltr"><span>Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni, menegaskan bahwa perlindungan IKN merupakan instruksi langsung dari Kepala Negara.</span></p>
<p dir="ltr"><span>“Bapak Presiden memiliki perhatian khusus terhadap Kalimantan Timur karena ada IKN. Perintah Pak Presiden di rapat terbatas terakhir sangat jelas: jangan sampai api masuk ke zona inti IKN. Kita semua bekerja keras agar hal itu tidak terjadi,” ujar Raja Juli.</span></p>
<p dir="ltr"><span>Senada dengan hal tersebut, Kepala BNPB, Suharyanto, menyebut kawasan IKN sebagai objek vital nasional yang mendapatkan prioritas tertinggi dalam pengerahan personel maupun armada pemadam.</span></p>
<p dir="ltr"><span>“Kawasan IKN ini terus menjadi prioritas sesuai arahan langsung dari Bapak Prabowo Subianto. Seluruh kekuatan kami kerahkan,” kata Suharyanto.</span></p>
<p dir="ltr"><span>Sementara itu, Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, menekankan pentingnya penguatan armada teknis dan patroli berkala di lapangan sebagai garis pertahanan utama.</span></p>
<p dir="ltr"><span>“Patroli darat perlu ditingkatkan. Selain itu, penambahan peralatan untuk tim pemadam kebakaran di lapangan juga sangat diperlukan,” tutur Basuki.</span></p>
<p dir="ltr"><span>Melalui sinergi lintas instansi ini, Otorita IKN bersama instansi terkait berkomitmen meningkatkan pengawasan ketat demi memastikan zona inti IKN tetap aman dan terbebas dari paparan asap maupun ancaman kebakaran. (Irla)</span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kasus Narkoba Jaringan Malaysia, Kabid Pertanahan Balikpapan Diperiksa Polda Kaltim</title>
<link>https://kartanews.com/kasus-narkoba-jaringan-malaysia-kabid-pertanahan-balikpapan-diperiksa-polda-kaltim</link>
<guid>https://kartanews.com/kasus-narkoba-jaringan-malaysia-kabid-pertanahan-balikpapan-diperiksa-polda-kaltim</guid>
<description><![CDATA[ BALIKPAPAN — Penyidik ​​Subdit 1 Direktorat Reserse Narkoba Polda Kaltim memeriksa Kepala Dinas Pertanahan dan Tata Ruang Kota Balikpapan, Irma Pratiwi Aryana Musa, Senin (14/9/2026) ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6aa915b9e1515.jpg" length="116091" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 15 Sep 2026 17:52:55 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.COM, BALIKPAPAN</span></span></strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> — Penyidik ​​Subdit 1 Direktorat Reserse Narkoba Polda Kaltim memeriksa Kepala Dinas Pertanahan dan Tata Ruang Kota Balikpapan, Irma Pratiwi Aryana Musa, Senin (14/9/2026). Pemeriksaan ini berkaitan dengan penyebaran sindikat narkoba internasional asal Malaysia yang melibatkan sopir pribadinya, WS, serta penemuan barang bukti di mobil dinas.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Irma memenuhi panggilan penyidik ​​pada pukul 10.00 Wita dengan didampingi Kasubag Umum dan tim legal Pemkot Balikpapan. Selama satu setengah jam pemeriksaan, penyidik ​​menguliti pola aktivitas WS yang telah bekerja sebagai sopir dinas sejak 2021.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Direktur Reserse Narkoba Polda Kaltim, Kombes Pol Romylus Tamtelahitu, menjelaskan bahwa pemeriksaan terfokus pada keterlibatan WS dan temuan 15 butir narkotika di kendaraan dinas Toyota Innova Zenix yang biasa digunakan pejabat tersebut.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​"Pemeriksaan ini terkait pengungkapan sindikat internasional asal Malaysia yang melibatkan sopir pribadi beliau dan kendaraan dinasnya. Penyidik ​​mendalami aktivitas WS sejak 2021, termasuk hubungan sosial dan rekan-rekan yang biasa berinteraksi dengannya," kata Romylus.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Polisi berupaya menelusuri apakah jaringan pertemanan WS memiliki keberadaan dengan kelompok pengedar internasional tersebut. Selain itu, peneliti mengkaji kemungkinan barang haram yang ditemukan di dinas mobil itu ingin dibunuh kembali oleh pelaku.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Romylus menegaskan, langkah ini tidak sekadar untuk melengkapi pembuktian materiil perkara pidana. Polda Kaltim memanfaatkan pengungkapan ini untuk memetakan pola pelaku pergerakan di lingkungan pemerintahan. Hasil evaluasi selanjutnya diserahkan kepada Wali Kota Balikpapan dan Kepala Dinas sebagai bahan perbaikan sistem pengawasan internal.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Pada tahun 2026 ini, kami menerapkan strategi baru pemberantasan narkoba, yaitu mengombinasikan penindakan terpola dengan pencegahan terintegrasi. Isu ini bukan lagi sekedar urusan kepolisian, melainkan butuh kemitraan erat dengan pemkot agar pemerintahan lingkungan bersih dari peredaran narkoba,” tegasnya.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Saat ini, Polda Kaltim masih terus mengumpulkan fakta dan keterangan mendalam para Saksi guna mengungkap seluruh pihak yang terlibat dalam jaringan peredaran gelap lintas negara tersebut.(Irla) </span></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Momentum HUT ke&#45;73 Berau dan ke&#45;216 Tanjung Redeb, Pemkab Berau Ajak Masyarakat  Perkuat Sinergi dan Aksi Positif</title>
<link>https://kartanews.com/momentum-hut-ke-73-berau-dan-ke-216-tanjung-redeb-pemkab-berau-ajak-masyarakat-perkuat-sinergi-dan-aksi-positif</link>
<guid>https://kartanews.com/momentum-hut-ke-73-berau-dan-ke-216-tanjung-redeb-pemkab-berau-ajak-masyarakat-perkuat-sinergi-dan-aksi-positif</guid>
<description><![CDATA[ BERAU — Pemerintah Kabupaten Berau menggelar peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-73 Kabupaten Berau sekaligus HUT ke-216 Kota Tanjung Redeb pada tahun 2026. Momentum tahunan ini menjadi ajang refleksi sekaligus apresiasi bagi seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan daerah ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6aa90357c5d6f.jpg" length="171417" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 15 Sep 2026 16:30:18 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, BERAU</strong> — Pemerintah Kabupaten Berau menggelar peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-73 Kabupaten Berau sekaligus HUT ke-216 Kota Tanjung Redeb pada 2026. Momentum tahunan ini menjadi ajang refleksi sekaligus apresiasi bagi seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan daerah.</p>
<p>Dalam sambutannya, pejabat daerah menyampaikan rasa terima kasih mendalam kepada jajaran pemerintah, tokoh masyarakat, serta seluruh elemen yang terlibat aktif menjaga kondusivitas dan mendorong kemajuan Berau. Sinergi lintas sektor dinilai menjadi kunci utama dalam menghadapi tantangan pembangunan yang kian kompleks.</p>
<p>"Melalui kesempatan yang bahagia ini, saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh unsur yang telah berperan aktif dalam proses pembangunan daerah ini," ujarnya di hadapan para tamu undangan.</p>
<p>Selain memaparkan capaian daerah, momen tersebut juga diwarnai dengan harapan agar kondisi cuaca di wilayah Berau segera membaik. Musim kemarau yang sempat melanda beberapa wilayah melatarbelakangi munculnya doa bersama agar hujan dapat segera turun demi menjaga produktivitas pertanian dan pasokan air bersih masyarakat.</p>
<p>"Kita semua berharap dan berdoa, mudah-mudahan hujan segera turun agar situasi lingkungan serta aktivitas masyarakat kembali berjalan normal," tuturnya.</p>
<p>Di akhir penyampaiannya, masyarakat diajak untuk tidak sekadar menjadikan peringatan ini sebagai seremonial belaka. Momen sejarah ini diharapkan menjadi titik balik untuk memperkuat rasa kebersamaan, menjaga kelestarian lingkungan, serta meningkatkan kontribusi nyata di berbagai bidang, mulai dari ekonomi, pendidikan, hingga sosial kemasyarakatan.</p>
<p>"Mari kita jadikan momen HUT Berau ini untuk kembali mengisi hal-hal positif. Mari rapatkan barisan, bekerja sama, dan berinovasi demi kemajuan Kabupaten Berau dan Kota Tanjung Redeb yang kita cintai ini," pungkasnya. (Rein) </p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Krisis Air Bersih Saat Kemarau, Dinkes Kaltim Imbau Warga Waspada Diare hingga Leptospirosis</title>
<link>https://kartanews.com/krisis-air-bersih-saat-kemarau-dinkes-kaltim-imbau-warga-waspada-diare-hingga-leptospirosis</link>
<guid>https://kartanews.com/krisis-air-bersih-saat-kemarau-dinkes-kaltim-imbau-warga-waspada-diare-hingga-leptospirosis</guid>
<description><![CDATA[ SAMARINDA – Musim kemarau yang melanda sejumlah wilayah di Kalimantan Timur (Kaltim) memicu keterbatasan ketersediaan air bersih. Kondisi ini memaksa masyarakat untuk menampung dan menyimpan air demi memenuhi kebutuhan harian. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6aaa0dc3ccb9d.jpg" length="454559" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 15 Sep 2026 11:31:37 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, SAMARINDA</strong> – Musim kemarau yang melanda sejumlah wilayah di Kalimantan Timur (Kaltim) memicu keterbatasan ketersediaan air bersih. Kondisi ini memaksa masyarakat untuk menampung dan menyimpan air demi memenuhi kebutuhan harian.</p>
<p>​Namun, Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kaltim mengingatkan bahwa pengelolaan penampungan air yang buruk berpotensi menimbulkan masalah kesehatan serius, mulai dari diare, infeksi kulit, hingga penyakit menular lainnya.</p>
<p>​Kepala Dinkes Kaltim, Jaya Mualimin, menjelaskan bahwa keterbatasan sumber air di musim kemarau membuat penggunaan sarana air bersih sering dilakukan secara bersama-sama. Kondisi tersebut meningkatkan risiko pencemaran, baik akibat aktivitas manusia maupun kontaminasi kotoran dan urin hewan.</p>
<p>​“Saat kekeringan, ketersediaan air sangat terbatas padahal menjadi kebutuhan utama. Sumber air yang ada tidak hanya diakses manusia, tetapi juga hewan. Jika tercemar, air tersebut bisa menjadi media penularan penyakit seperti diare,” ujar Jaya.</p>
<p>​Jaya juga mengimbau warga untuk mewaspadai ancaman penyakit yang ditularkan melalui lingkungan kotor dan kontaminasi urin tikus, seperti leptospirosis, yang kerap diawali dengan gejala demam serta gangguan pencernaan.</p>
<p>​Selain ancaman penyakit berbasis air (water-borne diseases), Dinkes Kaltim turut menyoroti peningkatan risiko Penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Udara kering dan meningkatnya volume debu selama kemarau berpotensi mengganggu kesehatan masyarakat, terutama kelompok rentan.</p>
<p>​Guna mengantisipasi dampak buruk kekeringan, Dinkes Kaltim gencar melakukan sosialisasi pengelolaan air bersih serta imbauan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).</p>
<p>​“Masyarakat diminta memastikan air yang digunakan benar-benar bersih dan ditampung dalam wadah tertutup agar tidak tercemar. Selain itu, jaga kebersihan diri, sanitasi lingkungan, serta gunakan masker saat beraktivitas di luar rumah untuk menghindari paparan debu,” pungkasnya. (Rein) </p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>BNPB Serahkan Bantuan Peralatan Siaga Karhutla untuk Pemprov Kaltim</title>
<link>https://kartanews.com/bnpb-serahkan-bantuan-peralatan-siaga-karhutla-untuk-pemprov-kaltim</link>
<guid>https://kartanews.com/bnpb-serahkan-bantuan-peralatan-siaga-karhutla-untuk-pemprov-kaltim</guid>
<description><![CDATA[ PPU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) menerima gelontoran bantuan peralatan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6aaa071be0129.jpg" length="472022" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 15 Sep 2026 11:02:02 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS</strong>.<strong>COM, PPU </strong>– Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) menerima gelontoran bantuan peralatan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). </p>
<p>Penyerahan sarana pendukung siaga darurat tersebut berlangsung di kawasan Bukit Tengkorak, Desa Sukomulyo, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Selasa (15/9).</p>
<p>​Bantuan dari pemerintah pusat ini ditujukan untuk meningkatkan kapasitas daerah dan memperkuat kesiapsiagaan personel dalam mengantisipasi ancaman karhutla di wilayah Kaltim.</p>
<p>​Mewakili Gubernur Kaltim, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdaprov Kaltim, Aji Muhammad Fitra Firnanda, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas dukungan BNPB. Ia menilai ketersediaan sarana pendukung sangat krusial bagi keselamatan dan efektivitas kerja petugas operasional di lapangan.</p>
<p>​“Bantuan peralatan ini sangat berarti untuk mendukung petugas di lapangan. Penanganan karhutla membutuhkan kesiapan personel, kelengkapan sarana, serta koordinasi lintas lembaga yang kuat agar penanganan bisa dilakukan cepat dan mencegah api meluas,” ujar pria yang akrab disapa Nanda tersebut.</p>
<p>​Ia menambahkan, kunci utama penanggulangan karhutla terletak pada pemanfaatan bantuan secara tepat sasaran dan efektif. Pemprov Kaltim berkomitmen terus memperkuat sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan dalam menghadapi potensi bencana ini.</p>
<p>​Senada dengan hal itu, Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kaltim, Buyung Dodi Gunawan, menegaskan bahwa seluruh peralatan dari BNPB akan langsung disiagakan guna menunjang respons cepat (quick response) saat ditemukan titik api di daerah rawan.</p>
<p>​“Peralatan ini memperkuat operasional tim di lapangan. BPBD Kaltim bersama TNI, Polri, BMKG, serta pemerintah kabupaten/kota terus mengabaikan potensi risiko melalui pemantauan rutin dan langkah pencegahan dini,” kata Buyung.</p>
<p>​Ia menekankan bahwa strategi penanganan karhutla tidak hanya difokuskan pada pemadaman saat kebakaran terjadi, tetapi juga mengedepankan mitigasi dan kesiapsiagaan berkelanjutan.</p>
<p>​“Harapan kami, melalui bantuan peralatan ini dan sinergi yang makin solid, penanganan karhutla di Kalimantan Timur dapat berjalan lebih cepat, efektif, dan terkendali demi melindungi masyarakat serta lingkungan,” pungkasnya. (Rein) </p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Mengejutkan! Purbaya Dipecat, Digantikan Oleh Suahasil Nazara Sebagai Menteri Keuangan</title>
<link>https://kartanews.com/mengejutkan-purbaya-dipecat-digantikan-oleh-suahasil-nazara-sebagai-menteri-keuangan</link>
<guid>https://kartanews.com/mengejutkan-purbaya-dipecat-digantikan-oleh-suahasil-nazara-sebagai-menteri-keuangan</guid>
<description><![CDATA[ JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto resmi mencopot Purbaya Yudhi Sadewa dari jabatannya dan melantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (14/9/2026). ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6aa7e56345607.jpg" length="85331" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 14 Sep 2026 20:20:36 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><strong>KARTANEWS</strong>.</span></span><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">COM, JAKARTA</span></span></strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> — Presiden Prabowo Subianto resmi mencopot Purbaya Yudhi Sadewa dari jabatannya dan melantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (14/9/2026). </span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Pergantian pucuk pimpinan bendahara negara ini tertuang dalam Keputusan Presiden RI Nomor 97/P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri Keuangan Kabinet Merah Putih Sisa Masa Jabatan Periode 2024–2029.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">"Demi Tuhan, saya berjanji bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara RI Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan-undangan dengan selurus-lurusnya demi darma bakti saya kepada bangsa dan negara.Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi jabatan yang etika, bekerja dengan sebaik-baiknya, dengan penuh rasa tanggung jawab. Kiranya Tuhan menolong saya," ucap Suahasil saat mengikrarkan sumpah peraturan di hadapan Presiden Prabowo.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Sebelum dilantik sebagai Menteri Keuangan, pria kelahiran Jakarta, 23 November 1970 ini menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan sejak Oktober 2019 pada era Presiden Joko Widodo, dan posisinya berlanjut hingga Kabinet Prabowo-Gibran.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Suahasil merupakan ekonom lulusan Sarjana Ekonomi Universitas Indonesia tahun 1994 yang kemudian meraih gelar Master of Science dari Cornell University, Amerika Serikat, pada tahun 1997. Selain mengajar sebagai dosen di Universitas Indonesia, ia pernah menjabat Koordinator Pokja Kebijakan TNP2K Sekretariat Wakil Presiden RI (2010–2015) dan Anggota Dewan Komite Ekonomi Nasional (2013–2014).</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Sementara itu, Purbaya Yudhi Sadewa mengakhiri masa jabatannya setelah dilantik sebagai Menteri Keuangan pada 8 September 2025 menggantikan Sri Mulyani. </span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Mantan Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dan lulusan Universitas Purdue ini memiliki rekam jejak panjang di sektor publik dan swasta. Pria kelahiran Bogor, 7 Juli 1964 ini pernah menjabat sebagai Deputi III KSP, Deputi Kemenko Marves, Staf Khusus di berbagai kementerian koordinator, hingga Wakil Ketua Satgas Debottlenecking. </span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Sebelum masuk ke lingkup pemerintahan, Purbaya mengawali karirnya sebagai Field Engineer di Schlumberger Overseas SA serta sempat memimpin PT Danareksa Securities dan Danareksa Research Institute.(Tim/Rdk)</span></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Guru Ini Rela Bertaruh Nyawa Demi Muridnya, Akses Sekolah Bikin Miris</title>
<link>https://kartanews.com/guru-ini-rela-bertaruh-nyawa-demi-muridnya-akses-sekolah-bikin-miris</link>
<guid>https://kartanews.com/guru-ini-rela-bertaruh-nyawa-demi-muridnya-akses-sekolah-bikin-miris</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a5e2041bfcc4.jpg" length="85292" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 14 Sep 2026 16:54:51 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded></content:encoded>
</item>

<item>
<title>Bertahan 4 Hari Terapung di Laut, 5 Korban KM Nurul Salsa Ditemukan Selamat</title>
<link>https://kartanews.com/bertahan-4-hari-terapung-di-laut-5-korban-km-nurul-salsa-ditemukan-selamat</link>
<guid>https://kartanews.com/bertahan-4-hari-terapung-di-laut-5-korban-km-nurul-salsa-ditemukan-selamat</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a5e203ebb5c0.jpg" length="32239" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 14 Sep 2026 16:54:51 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded></content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pabrik Sepatu PT Porto Dilalap Api, Asap Pekat Membumbung di Dekat SPBU</title>
<link>https://kartanews.com/pabrik-sepatu-pt-porto-dilalap-api-asap-pekat-membumbung-di-dekat-spbu</link>
<guid>https://kartanews.com/pabrik-sepatu-pt-porto-dilalap-api-asap-pekat-membumbung-di-dekat-spbu</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a5e203ff0f41.jpg" length="44870" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 14 Sep 2026 16:54:51 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded></content:encoded>
</item>

<item>
<title>Diduga Terobos Rel Meski Sudah Diperingatkan, Mobil Berisi Tiga Pelajar Ditabrak Kereta Api di Lampung Utara</title>
<link>https://kartanews.com/diduga-terobos-rel-meski-sudah-diperingatkan-mobil-berisi-tiga-pelajar-ditabrak-kereta-api-di-lampung-utara</link>
<guid>https://kartanews.com/diduga-terobos-rel-meski-sudah-diperingatkan-mobil-berisi-tiga-pelajar-ditabrak-kereta-api-di-lampung-utara</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a59bd7a42eb4.jpg" length="57950" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 14 Sep 2026 16:54:51 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<blockquote class="instagram-media" data-instgrm-captioned="" data-instgrm-permalink="https://www.instagram.com/reel/Da4dgPdS3my/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" data-instgrm-version="14" style="background: #FFF; border: 0; border-radius: 3px; box-shadow: 0 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.5),0 1px 10px 0 rgba(0,0,0,0.15); margin: 1px; max-width: 540px; min-width: 326px; padding: 0; width: calc(100% - 2px);">
<div style="padding: 16px;"><a href="https://www.instagram.com/reel/Da4dgPdS3my/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="background: #FFFFFF; line-height: 0; padding: 0 0; text-align: center; text-decoration: none; width: 100%;" target="_blank" rel="noopener">
<div style="display: flex; flex-direction: row; align-items: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 40px; margin-right: 14px; width: 40px;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 100px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 60px;"></div>
</div>
</div>
<div style="padding: 19% 0;"></div>
<div style="display: block; height: 50px; margin: 0 auto 12px; width: 50px;"><svg width="50px" height="50px" viewBox="0 0 60 60" version="1.1" xmlns="https://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="https://www.w3.org/1999/xlink"><g stroke="none" stroke-width="1" fill="none" fill-rule="evenodd"><g transform="translate(-511.000000, -20.000000)" fill="#000000"><g><path d="M556.869,30.41 C554.814,30.41 553.148,32.076 553.148,34.131 C553.148,36.186 554.814,37.852 556.869,37.852 C558.924,37.852 560.59,36.186 560.59,34.131 C560.59,32.076 558.924,30.41 556.869,30.41 M541,60.657 C535.114,60.657 530.342,55.887 530.342,50 C530.342,44.114 535.114,39.342 541,39.342 C546.887,39.342 551.658,44.114 551.658,50 C551.658,55.887 546.887,60.657 541,60.657 M541,33.886 C532.1,33.886 524.886,41.1 524.886,50 C524.886,58.899 532.1,66.113 541,66.113 C549.9,66.113 557.115,58.899 557.115,50 C557.115,41.1 549.9,33.886 541,33.886 M565.378,62.101 C565.244,65.022 564.756,66.606 564.346,67.663 C563.803,69.06 563.154,70.057 562.106,71.106 C561.058,72.155 560.06,72.803 558.662,73.347 C557.607,73.757 556.021,74.244 553.102,74.378 C549.944,74.521 548.997,74.552 541,74.552 C533.003,74.552 532.056,74.521 528.898,74.378 C525.979,74.244 524.393,73.757 523.338,73.347 C521.94,72.803 520.942,72.155 519.894,71.106 C518.846,70.057 518.197,69.06 517.654,67.663 C517.244,66.606 516.755,65.022 516.623,62.101 C516.479,58.943 516.448,57.996 516.448,50 C516.448,42.003 516.479,41.056 516.623,37.899 C516.755,34.978 517.244,33.391 517.654,32.338 C518.197,30.938 518.846,29.942 519.894,28.894 C520.942,27.846 521.94,27.196 523.338,26.654 C524.393,26.244 525.979,25.756 528.898,25.623 C532.057,25.479 533.004,25.448 541,25.448 C548.997,25.448 549.943,25.479 553.102,25.623 C556.021,25.756 557.607,26.244 558.662,26.654 C560.06,27.196 561.058,27.846 562.106,28.894 C563.154,29.942 563.803,30.938 564.346,32.338 C564.756,33.391 565.244,34.978 565.378,37.899 C565.522,41.056 565.552,42.003 565.552,50 C565.552,57.996 565.522,58.943 565.378,62.101 M570.82,37.631 C570.674,34.438 570.167,32.258 569.425,30.349 C568.659,28.377 567.633,26.702 565.965,25.035 C564.297,23.368 562.623,22.342 560.652,21.575 C558.743,20.834 556.562,20.326 553.369,20.18 C550.169,20.033 549.148,20 541,20 C532.853,20 531.831,20.033 528.631,20.18 C525.438,20.326 523.257,20.834 521.349,21.575 C519.376,22.342 517.703,23.368 516.035,25.035 C514.368,26.702 513.342,28.377 512.574,30.349 C511.834,32.258 511.326,34.438 511.181,37.631 C511.035,40.831 511,41.851 511,50 C511,58.147 511.035,59.17 511.181,62.369 C511.326,65.562 511.834,67.743 512.574,69.651 C513.342,71.625 514.368,73.296 516.035,74.965 C517.703,76.634 519.376,77.658 521.349,78.425 C523.257,79.167 525.438,79.673 528.631,79.82 C531.831,79.965 532.853,80.001 541,80.001 C549.148,80.001 550.169,79.965 553.369,79.82 C556.562,79.673 558.743,79.167 560.652,78.425 C562.623,77.658 564.297,76.634 565.965,74.965 C567.633,73.296 568.659,71.625 569.425,69.651 C570.167,67.743 570.674,65.562 570.82,62.369 C570.966,59.17 571,58.147 571,50 C571,41.851 570.966,40.831 570.82,37.631"></path></g></g></g></svg></div>
<div style="padding-top: 8px;">
<div style="color: #3897f0; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: 550; line-height: 18px;">Lihat postingan ini di Instagram</div>
</div>
<div style="padding: 12.5% 0;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: row; margin-bottom: 14px; align-items: center;">
<div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(0px) translateY(7px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; height: 12.5px; transform: rotate(-45deg) translateX(3px) translateY(1px); width: 12.5px; flex-grow: 0; margin-right: 14px; margin-left: 2px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(9px) translateY(-18px);"></div>
</div>
<div style="margin-left: 8px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 20px; width: 20px;"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 2px solid transparent; border-left: 6px solid #f4f4f4; border-bottom: 2px solid transparent; transform: translateX(16px) translateY(-4px) rotate(30deg);"></div>
</div>
<div style="margin-left: auto;">
<div style="width: 0px; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-right: 8px solid transparent; transform: translateY(16px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; flex-grow: 0; height: 12px; width: 16px; transform: translateY(-4px);"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-left: 8px solid transparent; transform: translateY(-4px) translateX(8px);"></div>
</div>
</div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center; margin-bottom: 24px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 224px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 144px;"></div>
</div>
</a>
<p style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; line-height: 17px; margin-bottom: 0; margin-top: 8px; overflow: hidden; padding: 8px 0 7px; text-align: center; text-overflow: ellipsis; white-space: nowrap;"><a href="https://www.instagram.com/reel/Da4dgPdS3my/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: normal; line-height: 17px; text-decoration: none;" target="_blank" rel="noopener">Sebuah kiriman dibagikan oleh KartaNews | Bukan Sekedar Berita (@kartanewscom)</a></p>
</div>
</blockquote>
<p>
<script async="" src="//www.instagram.com/embed.js"></script>
</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kaltim Proyeksikan Kawasan Batu Purba Tanjung Sinondok Berau Jadi Laboratorium Alam</title>
<link>https://kartanews.com/kaltim-proyeksikan-kawasan-batu-purba-tanjung-sinondok-berau-jadi-laboratorium-alam</link>
<guid>https://kartanews.com/kaltim-proyeksikan-kawasan-batu-purba-tanjung-sinondok-berau-jadi-laboratorium-alam</guid>
<description><![CDATA[ Kalimantan Timur memproyeksikan Geosite Tanjung Sinondok di Berau sebagai laboratorium alam untuk pendidikan, penelitian kebumian, konservasi, dan pengembangan geowisata berbasis warisan geologi ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6aa7bf72dacd8.jpg" length="157765" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 14 Sep 2026 16:54:51 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords>Tanjung Sinondok Berau, Geosite Tanjung Sinondok, batu purba Berau, warisan geologi Kaltim, laboratorium alam Berau, geowisata Berau, geologi Kalimantan Timur, konservasi Berau, Warisan Geologi Nasional, Dishut Kaltim, Teluk Sumbang, batuan pra-tersier, wisata geologi Berau, penelitian kebumian, Kaltim</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM,BERAU</strong> – Dinas Kehutanan (Dishut) Provinsi Kalimantan Timur berkomitmen penuh untuk menjaga kelestarian ekosistem alam dengan melindungi kompleks batuan purba di Geosite Tanjung Sinondok, Kabupaten Berau secara berkelanjutan.</p>
<p>​Plt Kepala Dishut Kaltim, Rusmadi, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk keseriusan pemerintah dalam mengamankan aset alam yang memiliki rekam jejak sejarah tinggi.</p>
<p>​"Upaya pelestarian warisan geologi Tanjung Sinondok ini menjadi langkah mutlak pemerintah untuk melindungi kekayaan alam yang bernilai sejarah tinggi," ujar Rusmadi, Kamis (11/06). </p>
<p>​Secara administratif, kawasan eksotis ini terletak di Kampung Teluk Sumbang dan masuk dalam wilayah kerja UPTD KPHP Berau Pantai Dishut Kaltim. Sejak tahun 2024, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah resmi menetapkan kawasan ini sebagai Warisan Geologi Nasional.</p>
<p>​Ketetapan hukum tersebut disahkan melalui Keputusan Menteri ESDM Republik Indonesia Nomor 187.K/GL.1/MEM.G/2024 tentang Penetapan Warisan Geologi.</p>
<p>​Rusmadi menjelaskan, Geosite Tanjung Sinondok menyimpan kompleks batuan pra-tersier yang sangat langka dan memiliki nilai edukasi yang sangat tinggi bagi ilmu kebumian.</p>
<p>Di sepanjang kawasan pesisir itu, tersebar berbagai komponen geologi unggulan seperti batuan breksi, batu gamping klastik, batuan basalt, hingga batuan gabro.</p>
<p>​"Penemuan berbagai komponen batuan purba tersebut sekaligus menjadi bukti nyata secara empiris bahwa daratan Kalimantan pada masa lampau merupakan dasar Samudra," tambahnya.</p>
<p>​Melihat potensi besar tersebut, pemerintah daerah kini memproyeksikan kawasan konservasi ini sebagai laboratorium alam.</p>
<p>Kedepan, perencanaan tata ruang akan difokuskan pada optimalisasi potensi pendidikan, penelitian kebumian, serta pengembangan konsep geowisata terpadu.</p>
<p>​Selain keunggulan di sektor geologi, Tanjung Sinondok juga menawarkan daya tarik ekologis yang memukau. Kawasan ini menyajikan perpaduan bentang alam yang unik, mempertemukan keasrian hutan primer yang dijaga ketat oleh masyarakat dengan keanekaragaman biota bawah laut yang masih sangat terjaga.</p>
<p>"​Para peneliti juga menaruh minat besar pada fenomena alam langka yang ditemukan di lokasi tersebut, yaitu munculnya titik-titik mata air tawar langsung dari pori-pori bebatuan di bawah laut," tuturnya. </p>
<p>​Kondisi alam yang murni ini tidak lepas dari peran aktif masyarakat lokal, khususnya suku Basap Teluk Sumbang. Hingga saat ini, mereka tetap hidup berdampingan secara harmonis dengan lingkungan sekitar melalui aktivitas penangkapan ikan secara tradisional.<strong> (Rdk)</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Detik&#45;Detik Wisatawan Tergulung Ombak di Pantai Wedi Ombo Gunungkidul Berhasil Selamat</title>
<link>https://kartanews.com/detik-detik-wisatawan-tergulung-ombak-di-pantai-wedi-ombo-gunungkidul-berhasil-selamat</link>
<guid>https://kartanews.com/detik-detik-wisatawan-tergulung-ombak-di-pantai-wedi-ombo-gunungkidul-berhasil-selamat</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a68224b7ac2b.jpg" length="59606" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 14 Sep 2026 16:54:37 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded></content:encoded>
</item>

<item>
<title>Terekam Kamera, Pengendara Sepeda Motor Terjatuh Saat Melintasi Jalan yang Baru Dicor di Gombong</title>
<link>https://kartanews.com/terekam-kamera-pengendara-sepeda-motor-terjatuh-saat-melintasi-jalan-yang-baru-dicor-di-gombong</link>
<guid>https://kartanews.com/terekam-kamera-pengendara-sepeda-motor-terjatuh-saat-melintasi-jalan-yang-baru-dicor-di-gombong</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a68224c436ba.jpg" length="81789" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 14 Sep 2026 16:54:37 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded></content:encoded>
</item>

<item>
<title>Tak Terima Dipepet, Pengendara Motor Rusak dan Pecahkan Kaca Bus Primajasa di Pamanukan</title>
<link>https://kartanews.com/tak-terima-dipepet-pengendara-motor-rusak-dan-pecahkan-kaca-bus-primajasa-di-pamanukan</link>
<guid>https://kartanews.com/tak-terima-dipepet-pengendara-motor-rusak-dan-pecahkan-kaca-bus-primajasa-di-pamanukan</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a68224d2ab63.jpg" length="83103" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 14 Sep 2026 16:54:37 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded></content:encoded>
</item>

<item>
<title>Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan Berkelamin Laki&#45;Laki di Kulon Progo, Diduga Dipicu Masalah Utang</title>
<link>https://kartanews.com/polisi-tangkap-pelaku-pembunuhan-berkelamin-laki-laki-di-kulon-progo-diduga-dipicu-masalah-utang</link>
<guid>https://kartanews.com/polisi-tangkap-pelaku-pembunuhan-berkelamin-laki-laki-di-kulon-progo-diduga-dipicu-masalah-utang</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a68224dd8178.jpg" length="53419" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 14 Sep 2026 16:54:37 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded></content:encoded>
</item>

<item>
<title>Seorang Kakek Terjebak di Dalam Mobil Hingga Lemah, Warga dan Petugas Pecahkan Kaca Mobil di Mangkubumi</title>
<link>https://kartanews.com/seorang-kakek-terjebak-di-dalam-mobil-hingga-lemah-warga-dan-petugas-pecahkan-kaca-mobil-di-mangkubumi</link>
<guid>https://kartanews.com/seorang-kakek-terjebak-di-dalam-mobil-hingga-lemah-warga-dan-petugas-pecahkan-kaca-mobil-di-mangkubumi</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a68224e94852.jpg" length="61239" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 14 Sep 2026 16:54:37 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded></content:encoded>
</item>

<item>
<title>Musibah Kebakaran Hebat Melanda Kawasan Kasepuhan Ciptamulya di Sukabumi</title>
<link>https://kartanews.com/musibah-kebakaran-hebat-melanda-kawasan-kasepuhan-ciptamulya-di-sukabumi</link>
<guid>https://kartanews.com/musibah-kebakaran-hebat-melanda-kawasan-kasepuhan-ciptamulya-di-sukabumi</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a68224f63e86.jpg" length="64878" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 14 Sep 2026 16:54:37 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded></content:encoded>
</item>

<item>
<title>Menyalip Truk, Pengendara Sepeda Motor Tabrak Ambulans PMI di Nglipar Gunungkidul</title>
<link>https://kartanews.com/menyalip-truk-pengendara-sepeda-motor-tabrak-ambulans-pmi-di-nglipar-gunungkidul</link>
<guid>https://kartanews.com/menyalip-truk-pengendara-sepeda-motor-tabrak-ambulans-pmi-di-nglipar-gunungkidul</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a6822505541b.jpg" length="64246" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 14 Sep 2026 16:54:37 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded></content:encoded>
</item>

<item>
<title>Seorang Anak Ditemukan Meninggal Dunia Usai Tenggelam di Sungai Mampu Dumai</title>
<link>https://kartanews.com/seorang-anak-ditemukan-meninggal-dunia-usai-tenggelam-di-sungai-mampu-dumai</link>
<guid>https://kartanews.com/seorang-anak-ditemukan-meninggal-dunia-usai-tenggelam-di-sungai-mampu-dumai</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a6822514b6cd.jpg" length="77636" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 14 Sep 2026 16:54:37 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded></content:encoded>
</item>

<item>
<title>Satu Terduga Pelaku Begal Ditangkap Warga di Rasuna Said Kuningan, Dua Pelaku Lainnya Kabur</title>
<link>https://kartanews.com/satu-terduga-pelaku-begal-ditangkap-warga-di-rasuna-said-kuningan-dua-pelaku-lainnya-kabur</link>
<guid>https://kartanews.com/satu-terduga-pelaku-begal-ditangkap-warga-di-rasuna-said-kuningan-dua-pelaku-lainnya-kabur</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a60c0f2c9c29.jpg" length="62699" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 14 Sep 2026 16:54:37 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded></content:encoded>
</item>

<item>
<title>Viral Akses Ganti Rugi Tak Sepakat, Pengemudi Pilih &amp;quot;Ganti Tabrak&amp;quot; di Pelabuhan Gilimanuk</title>
<link>https://kartanews.com/viral-akses-ganti-rugi-tak-sepakat-pengemudi-pilih-ganti-tabrak-di-pelabuhan-gilimanuk</link>
<guid>https://kartanews.com/viral-akses-ganti-rugi-tak-sepakat-pengemudi-pilih-ganti-tabrak-di-pelabuhan-gilimanuk</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a60c0f3923a0.jpg" length="50555" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 14 Sep 2026 16:54:37 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded></content:encoded>
</item>

<item>
<title>Warga Gempar! Bayi Laki&#45;Laki Ditemukan Dibuang di Gerobak Sate di Purwokerto</title>
<link>https://kartanews.com/warga-gempar-bayi-laki-laki-ditemukan-dibuang-di-gerobak-sate-di-purwokerto</link>
<guid>https://kartanews.com/warga-gempar-bayi-laki-laki-ditemukan-dibuang-di-gerobak-sate-di-purwokerto</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a60c0f4a5510.jpg" length="52139" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 14 Sep 2026 16:54:37 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded></content:encoded>
</item>

<item>
<title>Viral! Siswi SMA Diduga Jadi Korban Pelecehan di Angkutan Umum, Sopir Ditetapkan Tersangka</title>
<link>https://kartanews.com/viral-siswi-sma-diduga-jadi-korban-pelecehan-di-angkutan-umum-sopir-ditetapkan-tersangka</link>
<guid>https://kartanews.com/viral-siswi-sma-diduga-jadi-korban-pelecehan-di-angkutan-umum-sopir-ditetapkan-tersangka</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a608f4967eb4.jpg" length="36610" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 14 Sep 2026 16:54:37 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded></content:encoded>
</item>

<item>
<title>Tawuran Remaja di Karawang Berujung Tragis, Korban Alami Luka Berat</title>
<link>https://kartanews.com/tawuran-remaja-di-karawang-berujung-tragis-korban-alami-luka-berat</link>
<guid>https://kartanews.com/tawuran-remaja-di-karawang-berujung-tragis-korban-alami-luka-berat</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a608f48bbb6f.jpg" length="34308" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 14 Sep 2026 16:54:37 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded></content:encoded>
</item>

<item>
<title>Ledakan Hebohkan Komplek Grand Polonia, Tiga Rumah Rusak Parah</title>
<link>https://kartanews.com/ledakan-hebohkan-komplek-grand-polonia-tiga-rumah-rusak-parah</link>
<guid>https://kartanews.com/ledakan-hebohkan-komplek-grand-polonia-tiga-rumah-rusak-parah</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a608f4a06862.jpg" length="59332" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 14 Sep 2026 16:54:37 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded></content:encoded>
</item>

<item>
<title>Detik&#45;Detik Ban Truk Terlepas, Timpa Pemotor di Jalan Raya</title>
<link>https://kartanews.com/detik-detik-ban-truk-terlepas-timpa-pemotor-di-jalan-raya</link>
<guid>https://kartanews.com/detik-detik-ban-truk-terlepas-timpa-pemotor-di-jalan-raya</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a608f4a89d29.jpg" length="69388" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 14 Sep 2026 16:54:37 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded></content:encoded>
</item>

<item>
<title>DPRD Berau Tepis Isu Pemotongan TPP ASN demi Anggaran Pokir</title>
<link>https://kartanews.com/dprd-berau-tepis-isu-pemotongan-tpp-asn-demi-anggaran-pokir</link>
<guid>https://kartanews.com/dprd-berau-tepis-isu-pemotongan-tpp-asn-demi-anggaran-pokir</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Berau, Dedy Okto Nooryanto, memberikan pernyataan tegas terkait isu marak yang menyudutkan jajarannya. Informasi liar yang beredar di tengah publik mengklaim bahwa hak Tambahan Perbaikan Penghasilan (TPP) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Berau bakal dipotong. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6aa7ca9610484.jpg" length="57624" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 14 Sep 2026 16:42:29 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p data-path-to-node="1"><b data-path-to-node="1" data-index-in-node="0"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.COM, BERAU</span></span></b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Berau, Dedy Okto Nooryanto, memberikan pernyataan tegas terkait isu marak yang menyudutkan jajarannya. Informasi pembohong yang beredar di tengah masyarakat mengklaim bahwa hak Tambahan Perbaikan Penghasilan (TPP) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Berau akan dipotong.</span></span></p>
<p data-path-to-node="1"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Pemotongan diisukan tersebut sengaja dilakukan demi menambah alokasi anggaran pokok-pokok pikiran (Pokir) milik anggota dewan.Menanggapi rumor tersebut, Dedy secara terbuka membantah dan menegaskan bahwa kabar yang beredar di tengah masyarakat itu sepenuhnya tidak benar alias </span></span><i data-path-to-node="2" data-index-in-node="151"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">hoaks</span></span></i><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> .</span></span></p>
<p data-path-to-node="1"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Ia menyayangkan timbulnya narasi miring yang menyudutkan institusi wakil rakyat. Padahal menurutnya, DPRD Berau justru berada di barisan terdepan dalam menjaga kestabilan hak finansial para pegawai negeri.</span></span></p>
<p data-path-to-node="3"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Saya tegaskan di forum ini bahwa berita tentang DPRD bakal memotong dana TPP itu tidak benar,” ujar Dedy saat memberikan klarifikasi resmi kepada media, pada Senin (14/09/2026).</span></span></p>
<p data-path-to-node="4"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Dedy menjelaskan, selama ini DPRD Berau selalu konsisten dalam mengawal dan memperjuangkan kesejahteraan para aparatur pemerintah. Pihaknya kerap memasang badan agar alokasi TPP ASN tidak menyusut atau dialihkan untuk kebutuhan lain. Namun, kabar yang beredar di belakangan ini justru memutarbalikkan fakta dan menempatkan dewan sebagai pihak yang disalahkan.</span></span></p>
<p data-path-to-node="5"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Ia pun menilai isu pemotongan ini tidak masuk akal secara logika penganggaran maupun komitmen dewan politik. Anggota dewan tidak mungkin mengeluarkan hak pegawainya sendiri hanya demi memperluas alokasi Pokir.</span></span></p>
<p data-path-to-node="5"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Fungsi pengawasan yang dijalankan bertujuan memastikan anggaran daerah terserap secara optimal, rasional, dan berpihak pada kesejahteraan bersama, baik bagi masyarakat umum maupun aparatur pemerintahan.</span></span></p>
<p data-path-to-node="6"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Dedy pun mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat dan para ASN agar lebih bijak serta menyelaraskan dalam mencerna informasi yang belum terverifikasi kebenarannya. Ia menekankan bahwa pintu komunikasi DPRD selalu terbuka untuk memberikan klarifikasi transparan atas setiap isu strategis di daerah.</span></span></p>
<p data-path-to-node="7"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Bagaimana mungkin dipotong, padahal kami yang memperjuangkan agar dana tersebut tidak dipotong,” tegasnya memungkasi klarifikasi. (Rein) </span></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Masuk RPJMN, Berau Fokus Kembangkan Pariwisata dan UMKM</title>
<link>https://kartanews.com/masuk-rpjmn-berau-fokus-kembangkan-pariwisata-dan-umkm</link>
<guid>https://kartanews.com/masuk-rpjmn-berau-fokus-kembangkan-pariwisata-dan-umkm</guid>
<description><![CDATA[ BERAU — Kabupaten Berau semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Indonesia.Berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 12 Tahun 2025 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029 ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6aa7cce596294.jpg" length="95280" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 14 Sep 2026 16:05:40 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p data-path-to-node="2"><b data-path-to-node="2" data-index-in-node="0">KARTANEWS.COM, BERAU</b> — Kabupaten Berau semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Indonesia. Berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 12 Tahun 2025 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029 yang diselaraskan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Kalimantan Timur, Kabupaten Berau secara resmi ditetapkan sebagai daerah pengembangan kawasan pariwisata nasional.</p>
<p data-path-to-node="3">Penetapan status strategis ini mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau untuk memfokuskan porsi pembangunan daerah pada penguatan sektor pariwisata, pengembangan ekonomi kreatif (ekraf), serta pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Seluruh sektor pendukung ekonomi masyarakat tersebut nantinya akan diintegrasikan secara langsung dengan potensi sektor pertanian daerah sebagai pilar penyokong utama keberlanjutan.</p>
<p data-path-to-node="4">Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menyambut positif kepercayaan besar yang diamanahkan oleh pemerintah pusat dan pemerintah provinsi. Menurutnya, penetapan kawasan pariwisata nasional ini harus dimanfaatkan sebagai momentum kebangkitan ekonomi warga Berau secara menyeluruh, sehingga arah pembangunan daerah tidak lagi bergantung sepenuhnya pada sektor industri ekstraktif semata.</p>
<p data-path-to-node="5">"Penetapan Berau sebagai kawasan pengembangan pariwisata dalam RPJMN adalah peluang besar yang harus kita tangkap bersama. Kita akan menyinergikan pariwisata, ekonomi kreatif, dan UMKM dengan sektor pertanian agar ekonomi warga semakin kuat. Saya mengimbau seluruh masyarakat untuk menjaga iklim yang kondusif, karena keramahan dan keamanan adalah modal utama pariwisata kita," ujar Sri Juniarsih Mas.</p>
<p data-path-to-node="6">Melalui sinergi yang erat antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat lokal, Pemkab Berau optimistis bahwa sektor pariwisata beserta ekonomi kreatif mampu menjadi pilar utama pendapatan daerah yang mandiri dan berkelanjutan di masa depan.(Rein/Red)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Paripurna HUT ke&#45;73 Berau, Sri Juniarsih Komitmen Dorong Program 8 Plus dan Berau Creative Hub</title>
<link>https://kartanews.com/paripurna-hut-ke-73-berau-sri-juniarsih-komitmen-dorong-program-8-plus-dan-berau-creative-hub</link>
<guid>https://kartanews.com/paripurna-hut-ke-73-berau-sri-juniarsih-komitmen-dorong-program-8-plus-dan-berau-creative-hub</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – DPRD Berau menggelar Rapat Paripurna dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-73 Kabupaten Berau. Momentum ini menjadi hal penting bagi Pemerintah Daerah untuk memaparkan serta merefleksikan arah pembangunan jangka panjang Bumi Batiwakkal. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6aa7a78a831f7.jpg" length="110868" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 14 Sep 2026 15:18:09 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.COM, BERAU</span></span></strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> – DPRD Berau menggelar Rapat Paripurna dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-73 Kabupaten Berau. Momentum ini menjadi hal penting bagi Pemerintah Daerah untuk memaparkan serta merefleksikan arah pembangunan jangka panjang Bumi Batiwakkal. </span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Pada kesempatan itu, Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menyampaikan kerangka rancangan visi dan misi penataan daerah untuk periode 2025–2030 yang fokus pada pembangunan sumber daya manusia, pengentasan kemiskinan, transformasi digital, serta pemerataan pertumbuhan ekonomi.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Dalam pidatonya, Ia menegaskan komitmennya untuk membawa Berau menuju era baru melalui visi "Berau Maju, Unggul, Berkelanjutan, Makmur, dan Sejahtera". Visi besar tersebut diterjemahkan secara konkret ke dalam rencana Program Unggulan 8 Plus yang dirancang khusus untuk menjawab kebutuhan mendasar warga masyarakat Berau.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Beberapa poin dalam program tersebut antara lain pemberian bantuan pendidikan bagi pelajar dan pelajar, biaya pendaftaran dan seragam sekolah gratis untuk tingkat TK hingga SMP yang sudah terealisasi pada tahun 2026, hingga pembebasan BPHTB bagi warga tidak mampu. </span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Selain itu, terdapat program pengembangan transportasi umum Trans Berau, pembangunan sirkuit balap motor pada tahun 2027, serta pembangunan Berau Creative Hub.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​"Peringatan HUT ke-73 ini bukan sekedar seremonial, tetapi pijakan kita untuk melangkah lebih jauh. Visi Berau 2025–2030 dan Program Unggulan 8 Plus kami susun untuk memastikan seluruh warga merasakan dampak nyata pembangunan. Mulai dari pendidikan gratis, fasilitas olahraga modern seperti sirkuit balap, hingga kemudahan ekonomi akan terus kita dorong demi kesejahteraan bersama," ungkap Sri Juniarsih Mas.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Sri Juniarsih mengajak seluruh elemen masyarakat dan jajaran ASN di Berau untuk bersatu padu mensukseskan berbagai program strategi tersebut demi mewujudkan Kabupaten Berau yang lebih maju dan berdaya saing tinggi.(Rein) </span></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>​BPK Kaltim Dorong Wastra Nusantara Jadi Tren Fesyen Masa Depan</title>
<link>https://kartanews.com/bpk-kaltim-dorong-wastra-nusantara-jadi-tren-fesyen-masa-depan</link>
<guid>https://kartanews.com/bpk-kaltim-dorong-wastra-nusantara-jadi-tren-fesyen-masa-depan</guid>
<description><![CDATA[ SAMARINDA — Pelestarian budaya kini tak lagi sebatas menjaga warisan leluhur. Pemberdayaan dan pengembangan ekonomi dinilai menjadi langkah strategis agar kekayaan budaya terus hidup sekaligus memberi nilai tambah bagi kesejahteraan masyarakat. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6aa67c935e13b.jpg" length="614867" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 13 Sep 2026 18:41:59 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, SAMARINDA</strong> — Pelestarian budaya kini tak lagi sebatas menjaga warisan leluhur. Pemberdayaan dan pengembangan ekonomi dinilai menjadi langkah strategis agar kekayaan budaya terus hidup sekaligus memberi nilai tambah bagi kesejahteraan masyarakat.</p>
<p>​Salah satu sektor yang berpotensi besar menggerakkan ekonomi berbasis budaya ini adalah industri fesyen berakar kearifan lokal serta kekayaan wastra Nusantara.</p>
<p>​Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah XIV Kalimantan Timur, Titit Lestari, menegaskan bahwa budaya harus dipandang sebagai aset masa depan, bukan sekadar peninggalan masa lalu.</p>
<p>​“Fashion menjadi bukti nyata bagaimana kekayaan budaya kita dapat diolah, dikembangkan, dan memberi nilai tambah yang nyata,” ujar Lestari dalam Talkshow Fashion dan Wastra Outlook di Gedung BPK Kaltim, Minggu (13/9/2026).</p>
<p>​Menurut Lestari, Kalimantan Timur memiliki posisi strategis sebagai titik temu ragam budaya Nusantara. Keragaman ini berpotensi besar melahirkan inovasi fesyen baru berkarakter khas.</p>
<p>​“Ke depan, Kalimantan Timur tak hanya menjadi rumah bagi budaya Nusantara, tetapi juga tempat lahirnya budaya fesyen baru hasil perpaduan kekayaan budaya dari seluruh Indonesia,” lanjutnya.</p>
<p>​Ia menambahkan, teknik tradisional dan keragaman motif wastra di Kaltim merupakan modal kuat yang siap diolah sesuai perkembangan zaman. Jika dipadukan dengan ide-ide segar, karya wastra lokal tidak hanya diminati di pasar domestik, tetapi juga mampu menembus pasar internasional.</p>
<p>​Sejalan dengan hal tersebut, Ketua BPP FASCREEYA Indonesia, Anas Maghfur, berharap agenda ini menjadi wadah kolaborasi dan pembuka peluang bagi generasi muda serta pelaku industri kreatif di Kaltim.</p>
<p>​“Bagi kami, wastra bukan sekadar peninggalan masa lalu, melainkan sumber inspirasi, kreativitas, sekaligus peluang industri yang nyata,” kata Anas.</p>
<p>​Acara yang dirancang untuk memperkuat ekosistem fesyen berbasis budaya ini turut menghadirkan dua tokoh fesyen nasional sebagai narasumber, yakni Lenny Agustin (Fashion Designer &amp; National Chairwoman Indonesian Fashion Chamber) dan Phillip Iswardono (Fashion Designer &amp; National Vice Chair Division Organization IFC). (Rein) </p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pembangunan 5 Tower Rusun di IKN Hampir Rampung, Realisasi Fisik Tembus 92 Persen</title>
<link>https://kartanews.com/pembangunan-5-tower-rusun-di-ikn-hampir-rampung-realisasi-fisik-tembus-92-persen</link>
<guid>https://kartanews.com/pembangunan-5-tower-rusun-di-ikn-hampir-rampung-realisasi-fisik-tembus-92-persen</guid>
<description><![CDATA[ NUSANTARA — Pembangunan Rumah Susun (Rusun) Kontrak Tahun Jamak (multiyears) 2024–2026 di Ibu Kota Nusantara (IKN) menunjukkan perkembangan signifikan. Progres proyek fisik yang mencakup lima tower dengan total 305 unit tersebut saat ini telah mencapai 92,63 persen. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6aa5529e6b1b3.jpg" length="127606" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 12 Sep 2026 21:24:10 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.COM, NUSANTARA</span></span></strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> — Pembangunan Rumah Susun (Rusun) Kontrak Tahun Jamak (multiyears) 2024–2026 di Ibu Kota Nusantara (IKN) menunjukkan perkembangan signifikan. Progres proyek fisik yang mencakup lima tower dengan total 305 unit tersebut saat ini telah mencapai 92,63 persen.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Direktur Jenderal Perkotaan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Sri Haryati, menyampaikan bahwa secara keseluruhan proyek berjalan sesuai rencana.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Untuk rusun kontrak tahun jamak di IKN, realisasi fisiknya sudah mencapai 92,63 persen. Jadi, insyaallah tidak ada permasalahan,” ujar Sri Haryati dalam agenda Penyampaian Progres Implementasi Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Tahun 2026 dan Kesiapan BSPS Tahun 2027 di Menara Mandiri II, Jakarta Pusat, Jumat (11/9/2026).</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Rinciannya, pembangunan empat menara rusun untuk prajurit TNI telah rampung 100 persen. Sementara itu, satu menara rusun untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) mencatatkan kemajuan fisik sebesar 85 persen.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Capaian di rusun MBR menampilkan akselerasi yang pesat. Sebagai pembanding, pada Mei 2026 lalu, progres pembangunan rusun MBR baru menyentuh angka 42,46 persen. Proyek ini dijanjikan tuntas sepenuhnya saat masa kontrak berakhir pada Oktober 2026.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Rusun MBR tersebut dirancang setinggi empat lantai dengan kapasitas 65 unit hunian tipe 36. Dari total unit tersebut, sebanyak Tiga unit dialokasikan khusus bagi penyandang disabilitas, sedangkan 62 unit sisanya merupakan unit standar.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Berdasarkan informasi resmi dari Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan &amp; Kawasan Permukiman (BP3KP) Kalimantan II, proyek rusun MBR ini digarap oleh Kementerian PKP melalui Satuan Kerja PKP Kaltim dengan kontraktor pelaksana PT Adhi Persada Gedung – FYP KSO.(Tim) </span></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Tekan Berita Ugal&#45;ugalan, Diskominfo Berau Dukung UKW PWI</title>
<link>https://kartanews.com/tekan-berita-ugal-ugalan-diskominfo-berau-dukung-ukw-pwi</link>
<guid>https://kartanews.com/tekan-berita-ugal-ugalan-diskominfo-berau-dukung-ukw-pwi</guid>
<description><![CDATA[ BERAU — Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kabupaten Berau, Didi Rahmadi mengatakan kualitas dan profesionalisme jurnalis di daerah, sangat dibutuhkan dalam menyajikan informasi kepada masyarakat ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6aa4f8293d0e5.jpg" length="66596" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 12 Sep 2026 14:36:37 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.COM, BERAU</span></span></span></span></span></span></span></span></strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> — Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kabupaten Berau, Didi Rahmadi mengatakan, kualitas dan profesionalisme jurnalis di daerah, sangat dibutuhkan dalam menyajikan informasi kepada masyarakat. </span></span></span></span></span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Untuk itu penyelenggaraan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) sangat perlu dilakukan guna melahirkan insan pers yang tersertifikasi, agar dapat mengolah informasi tidak secara ugal-ugalan. </span></span></span></span></span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Ia menyampaikan bahwa kegiatan UKW yang diselenggarakan oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Berau, pada 12 hingga 13 September 2026, merupakan bagian penting dari memahami cara kerja Wartawan secara profesional. </span></span></span></span></span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Selain cara kerja Wartawan, hal ini juga bertujuan agar para wartawan yang tergabung dalam wadah PWI atau organisasi wartawan yang lainnya, memiliki standar legalitas kompetensi yang diakui secara Nasional, di bawah perlindungan Dewan Pers. </span></span></span></span></span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​”Kami berharap melalui kegiatan uji kompetensi ini, berita-berita yang disajikan oleh teman-teman media di Berau akan semakin berkualitas, bertanggung jawab, serta memenuhi kaidah dan standar etika jurnalistik,” ujar Didi Rahmadi, kepada Kartanews, pada Sabtu (12/09/2026). </span></span></span></span></span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​​Menanggapi cepatnya arus informasi saat ini, Didi menegaskan pentingnya integritas media dalam menyajikan berita. Bagi media yang telah terverifikasi dan wartawannya tersertifikasi, Diskominfo Berau meyakini karya tulis yang dihasilkan dapat dipertanggungjawabkan karena berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik.</span></span></span></span></span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Namun, terkait keberadaan media atau wartawan yang belum terverifikasi serta berpotensi menyebarkan informasi tidak akurat (hoax), pihak Diskominfo akan melakukan langkah koordinasi dengan organisasi pers terkait.</span></span></span></span></span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​"Jika ada pemberitaan yang tidak benar, tentu kami koordinasikan terlebih dahulu dengan pengurus PWI atau SMSI tempat mereka bernaung untuk dilakukan pembinaan oleh organisasinya," jelasnya. </span></span></span></span></span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Ia menambahkan, bagi pihak yang tidak tergabung dalam organisasi pers dan menyebarkan berita yang merugikan, hal tersebut dikembalikan kepada narasumber atau pihak yang diberitakan.</span></span></span></span></span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​"Jika narasumber merasa dirugikan oleh berita yang tidak benar dari media tidak terverifikasi, tentu bisa menyikapi sesuai aturan yang berlaku, termasuk ranah Undang-Undang ITE," tegas Kadis Kominfo Berau. </span></span></span></span></span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Guna memastikan ekosistem pers di Kabupaten Berau tetap tertata dengan baik, Diskominfo Berau juga akan terus berkoordinasi dengan berbagai konstituen Dewan Pers untuk pembaruan data media maupun jurnalis.</span></span></span></span></span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​"Kami akan rutin meminta update data media dan wartawan yang sudah terverifikasi dari teman-teman pengurus PWI, SMSI, maupun organisasi pers lainnya seperti AJI. Data ini penting sebagai acuan kemitraan pemerintah daerah dengan media," pungkasnya. (Rein) </span></span></span></span></span></span></span></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Gelar Uji Kompetensi Wartawan, PWI Berau Komitmen Lahirkan Insan Pers Berkualitas</title>
<link>https://kartanews.com/gelar-uji-kompetensi-wartawan-pwi-berau-komitmen-lahirkan-insan-pers-berkualitas</link>
<guid>https://kartanews.com/gelar-uji-kompetensi-wartawan-pwi-berau-komitmen-lahirkan-insan-pers-berkualitas</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Berau menggelar Workshop Relasi Media sekaligus Uji Kompetensi Wartawan (UKW) pada Sabtu (12/9/2026). Kegiatan ini diselenggarakan berlangsung selama dua hari, yakni 12–13 September 2026. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6aa4dad536752.jpg" length="94057" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 12 Sep 2026 12:42:52 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, BERAU </strong>– Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Berau menggelar Workshop Relasi Media sekaligus Uji Kompetensi Wartawan (UKW) pada Sabtu (12/9/2026). Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung selama dua hari, yakni 12–13 September 2026.</p>
<p>​Ketua PWI Berau sekaligus Penanggung Jawab Kegiatan, Yudhi Perdana, menyampaikan bahwa pelaksanaan UKW ini merupakan wujud komitmen pihaknya dalam meningkatkan kapasitas insan pers di Bumi Batiwakkal. </p>
<p>Menurutnya, melalui UKW, para wartawan dapat membuktikan kredibilitas mereka dalam menyajikan informasi kepada publik.</p>
<p>​"UKW ini merupakan wujud komitmen kami dalam meningkatkan kapasitas wartawan di Bumi Batiwakkal," ujar Yudi saat menyampaikan laporannya.</p>
<p>​Ia juga menuturkan, UKW menjadi tolok ukur bagi wartawan untuk menguji kemampuan dalam mengolah informasi.</p>
<p>Pada kegiatan kali ini, PWI Berau menunjuk Lembaga Uji Pikiran Rakyat untuk menguji para peserta yang akan mengambil jenjang Wartawan Muda sebanyak 12 orang. </p>
<p>​"Semoga kami dapat terus berperan aktif melahirkan wartawan-wartawan yang kompeten dalam menghasilkan karya jurnalistik," ungkapnya.</p>
<p>​Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Berau, Didi Rahmadi, menilai UKW sebagai program yang sangat krusial. Menurutnya, profesi wartawan juga memerlukan standar lisensi atau sertifikasi resmi dalam menjalankan tugasnya.</p>
<p>​Melalui sertifikasi ini, kata Didi, wartawan dapat semakin dipercaya oleh masyarakat maupun berbagai pemangku kepentingan saat menjalankan kegiatan jurnalistik.</p>
<p>​"UKW merupakan program yang sangat penting untuk wartawan. Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini," tuturnya.</p>
<p>​Ia berharap upaya yang dilakukan PWI Berau dapat terus berlanjut guna mendukung kemajuan pers di Bumi Batiwakkal. Dengan begitu, informasi yang disampaikan kepada masyarakat selalu akurat dan mampu menjadi sumber pengetahuan yang mengedukasi. (Rien)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Cegah Api Kembali Menyala, Otorita IKN dan Tim Gabungan Gencarkan Patroli Udara Karhutla</title>
<link>https://kartanews.com/cegah-api-kembali-menyala-otorita-ikn-dan-tim-gabungan-gencarkan-patroli-udara-karhutla</link>
<guid>https://kartanews.com/cegah-api-kembali-menyala-otorita-ikn-dan-tim-gabungan-gencarkan-patroli-udara-karhutla</guid>
<description><![CDATA[ NUSANTARA — Tim gabungan yang terdiri atas Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN), TNI/Polri, BMKG, BNPB, BIN, serta berbagai mitra terkait memperketat pemantauan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan IKN dan sekitarnya. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6aa3efcaa035a.jpg" length="91588" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 11 Sep 2026 20:13:15 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p data-path-to-node="3"><b data-path-to-node="3" data-index-in-node="0">KARTANEWS.COM, NUSANTARA</b> — Tim gabungan yang terdiri atas Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN), TNI/Polri, BMKG, BNPB, BIN, serta berbagai mitra terkait memperketat pemantauan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan IKN dan sekitarnya.</p>
<p data-path-to-node="4">Pada Kamis (10/09/2026), tim menggelar patroli udara menggunakan helikopter Caracal H225M yang bertolak dari Lanud TNI AU Dhomber, Sepinggan, Balikpapan. Pemantauan dari udara ini bertujuan memastikan lokasi yang sebelumnya telah dipadamkan—baik lewat jalur darat maupun operasi <i data-path-to-node="4" data-index-in-node="279">water bombing</i>—benar-benar padam total dan bebas dari potensi titik api baru.</p>
<p data-path-to-node="5">Rute patroli udara tersebut menyisir beberapa wilayah krusial, di antaranya Jalan Tol Balikpapan–Samarinda KM 31, Wonotirto, Muara Jawa, hingga kawasan Bukit Tengkorak 1 di Taman Hutan Raya Bukit Soeharto.</p>
<p data-path-to-node="6">Staf Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Manajemen Kebijakan dan Strategi Konstruksi, Danis H. Sumadilaga, menegaskan bahwa penanganan karhutla sifatnya sangat dinamis sehingga evaluasi di lapangan harus dilakukan secara berkala.</p>
<p data-path-to-node="7">“Di KM 31 asap sudah hilang. Namun, di Wonotirto yang kemarin sempat padam, kini memicu asap lagi. Di Muara Jawa juga terdeteksi asap baru. Kebakaran ini sifatnya dinamis, jadi kalau asap hilang, bukan berarti tugas selesai,” kata Danis.</p>
<p data-path-to-node="8">Menurut Danis, kondisi di lapangan dapat berubah dengan cepat. Oleh karena itu, Otorita IKN bersama seluruh unsur terkait berkomitmen untuk terus berkoordinasi, melakukan pemantauan intensif, serta menjalankan upaya pembasahan lahan secara terpadu demi menjaga situasi kawasan IKN tetap aman dan terkendali. (Irla)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Niat Berangkat Mengaji, Anak di Samarinda Jadi Korban Pelecehan Orang Tak Dikenal</title>
<link>https://kartanews.com/niat-berangkat-mengaji-anak-di-samarinda-jadi-korban-pelecehan-orang-tak-dikenal</link>
<guid>https://kartanews.com/niat-berangkat-mengaji-anak-di-samarinda-jadi-korban-pelecehan-orang-tak-dikenal</guid>
<description><![CDATA[ SAMARINDA — Kepolisian Sektor (Polsek) Sungai Kunjang menangkap pria berinisial HI (30) lantaran diduga mencabuli seorang anak di bawah umur pada Rabu, 9 September 2026. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6aa3ed4c25b31.jpg" length="54053" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 11 Sep 2026 16:53:41 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, SAMARINDA</strong> — Kepolisian Sektor (Polsek) Sungai Kunjang menangkap pria berinisial HI (30) lantaran diduga mencabuli seorang anak di bawah umur pada Rabu, 9 September 2026.</p>
<p>Penangkapan dilakukan setelah ibu korban melaporkan tindakan tak senonoh tersebut ke polisi. Kepada ibunya, korban mengaku payudaranya diremas pelaku sebanyak dua kali.</p>
<p>Seksi Humas Polresta Samarinda, Arie, menjelaskan bahwa insiden bermula saat korban berjalan kaki menuju tempat mengaji bersama dua rekannya. Di tengah jalan, pelaku menghampiri dan menanyakan tingkatan kelas mereka.</p>
<p>"Karena takut, korban dan kedua temannya tidak menjawab. Kedua teman korban langsung berlari meninggalkan lokasi," kata Arie.</p>
<p>Saat korban tertinggal sendiri, pelaku mendekat dan melancarkan aksinya. Pelaku merangkul pundak kanan korban lalu meremas payudaranya. Korban sempat melawan dengan menepis tangan pelaku sebelum akhirnya berhasil kabur menyusul teman-temannya.</p>
<p>Setibanya di rumah, korban menceritakan kejadian tersebut kepada sang ibu, yang langsung meneruskannya ke pihak kepolisian. Petualangan HI pun berakhir setelah penyidik menangkapnya tak lama setelah laporan diterima.</p>
<p>Dalam pemeriksaan awal, HI mengakui seluruh perbuatannya. Polisi juga menyita barang bukti berupa satu lembar kaus hitam dan satu celana jins hitam milik pelaku.</p>
<p>Saat ini HI ditahan di Polsek Sungai Kunjang. Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 415 huruf b Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP terkait tindak pidana pencabulan terhadap anak.(Irla) </p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Polda Kaltim Bongkar Jaringan Peredaran Narkotika, Sopir Kadis di Balikpapan Diduga Terlibat</title>
<link>https://kartanews.com/polda-kaltim-bongkar-jaringan-peredaran-narkotika-sopir-kadis-di-balikpapan-diduga-terlibat</link>
<guid>https://kartanews.com/polda-kaltim-bongkar-jaringan-peredaran-narkotika-sopir-kadis-di-balikpapan-diduga-terlibat</guid>
<description><![CDATA[ BALIKPAPAN — Jaringan peredaran narkoba internasional asal Malaysia yang beroperasi di Kalimantan Timur (Kaltim) berhasil dibongkar Direktorat Reserse Narkoba Polda Kaltim. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6aa2aba5c9f6a.jpg" length="94353" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 10 Sep 2026 21:00:38 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, BALIKPAPAN</strong> — Jaringan peredaran narkoba internasional asal Malaysia yang beroperasi di Kalimantan Timur (Kaltim) berhasil dibongkar Direktorat Reserse Narkoba Polda Kaltim.</p>
<p>Dalam operasi maraton pada 2–4 September 2026, polisi meringkus empat tersangka beserta barang bukti 2,9 kilogram sabu dan sekitar 1.900 butir ekstasi.</p>
<p>Keempat tersangka yang diamankan masing-masing berinisial WS, IN, AG alias B, dan CJA alias C.Pengungkapan bermula saat tim Subdit I Ditresnarkoba Polda Kaltim mengamankan WS dan IN di Jalan Ahmad Yani, Gunung Sari Ilir, Balikpapan Tengah, Rabu (2/9/2026) sore. </p>
<p>WS tertangkap basah saat bertransaksi sabu dengan IN di dalam mobil dinas Toyota Innova Zenix berplat nomor KT 1645 IN. WS diketahui bekerja sebagai sopir Kepala Dinas Pertanahan Kota Balikpapan.</p>
<p>Dari penangkapan tersebut, petugas melakukan pengembangan ke lokasi lain di Balikpapan. Polisi membekuk AG alias B di Jalan Alamanda Barat, serta menyita tumpukan sabu dan ribuan butir ekstasi di kediaman CJA di kawasan Pondok Karya Agung, Gunung Bahagia.</p>
<p>Tak berhenti di situ, kejaran petugas berlanjut hingga ke Jakarta. CJA akhirnya berhasil diringkus di kawasan Manggarai Selatan, Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (4/9/2026).</p>
<p>Dari hasil pemeriksaan awal, CJA mengaku mengendalikan barang haram tersebut dari seorang WNA asal Malaysia berinisial DRS yang kini berstatus DPO. Pasokan narkoba itu diduga diselundupkan dari Pekanbaru menuju Balikpapan memanfaatkan jasa kargo udara.</p>
<p>Kapolda Kaltim, Irjen Pol Endar Priantoro, menegaskan bahwa kepolisian tidak akan tebang pilih dalam memberantas peredaran gelap narkoba, terlepas dari profesi maupun latar belakang para pelaku.</p>
<p> “Saya tegaskan, status, profesi, jabatan, maupun kedekatan dengan pejabat tidak memberikan kekebalan hukum kepada siapa pun. Jangan jadikan Kalimantan Timur sebagai tempat bermain. Kami akan kejar jaringannya, kami putus mata rantainya, dan kami bongkar sampai kepada pengendalinya,” tegas Endar, Kamis (10/9/2026).</p>
<p>Sementara itu, Dirresnarkoba Polda Kaltim Kombes Pol Romylus Tamtelahitu menyampaikan bahwa pihak penyidik masih mendalami bukti elektronik dan alur komunikasi para tersangka guna membongkar jaringan yang lebih luas.</p>
<p>Atas perbuatannya, keempat tersangka kini dijerat Pasal 114 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal pidana mati atau penjara seumur hidup.(Red/Tim) </p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Lakukan Panen Demonstration Plot (Demplot), Pemprov Kaltim Komitmen Jaga Ketahanan Pangan</title>
<link>https://kartanews.com/lakukan-panen-demonstration-plot-demplot-pemprov-kaltim-komitmen-jaga-ketahanan-pangan</link>
<guid>https://kartanews.com/lakukan-panen-demonstration-plot-demplot-pemprov-kaltim-komitmen-jaga-ketahanan-pangan</guid>
<description><![CDATA[ KUKAR – Pemprov Kaltim bersama Bank Indonesia Perwakilan Kaltim menggelar Panen Demonstration Plot (Demplot) Padi “LEISA” dan Aplikasi Digital Farming berbasis drone sprayer di Desa Sidomulyo, Anggana, Kutai Kartanegara, Kamis (10/9/2026) ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6aa2680c6e9a3.jpg" length="610281" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 10 Sep 2026 16:18:23 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.COM, KUKAR</span></span></strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> – Pemprov Kaltim bersama Bank Indonesia Perwakilan Kaltim menggelar Panen Demonstration Plot (Demplot) Padi “LEISA” dan Aplikasi Digital Farming berbasis drone sprayer di Desa Sidomulyo, Anggana, Kutai Kartanegara, Kamis (10/9/2026). Panen ini menegaskan bahwa pemrintah komitmen untuk memperkuat ketahanan pangan, mendongkrak produktivitas pertanian, serta menjaga stabilitas harga pangan daerah.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Kegiatan dibuka secara resmi oleh Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji dan dihadiri Kepala Perwakilan BI Kaltim Jajang Hermawan, jajaran OPD Kaltim dan Kukar, pembelajar Politani Samarinda, peneliti, hingga perwakilan kelompok tani.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Seno Aji menegaskan komitmen daerah untuk mencapai target swasembada beras pada akhir tahun 2026. Dari total 28.000 hektare sawah aktif, penyaluran kebutuhan beras lokal melonjak pesat dari 30 persen menjadi 58 persen berkat program intensifikasi dan ekstensifikasi lahan.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Artinya, kami sudah melakukan perbaikan intensifikasi lahan dan juga ekstensifikasi lahan. Kita melakukan cetak sawah, kita melakukan optimalisasi lahan yang dilakukan secara bersama-sama oleh TNI, Polri, dan seluruh masyarakat,” ujar Seno Aji.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Peningkatan produksi terlihat nyata dari penerapan metode demplot terintegrasi. Pada uji coba sebelumnya di Bukit Biru, produktivitas padi melonjak dari tiga ton menjadi hampir tujuh ton per hektar.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Dukungan BI melalui bantuan alsintan, dipadukan dengan kepakaran Politani dan Unmul dalam penerapan benih unggul varietas Inpari serta bioinvigorasi benih, terbukti memangkas biaya operasional.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Setelah dua kali dilakukan evaluasi dan analisa, ternyata memang ada penurunan biaya dari pupuk-pupuk kimia menjadi pupuk organik, kemudian juga terjadi penurunan hama,” jelasnya.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Atas keberhasilan tersebut, Seno Aji meminta metode demplot tidak berhenti sebagai proyek percontohan semata. Pemprov Kaltim mendorong replikasi teknologi ini secara masif di seluruh wilayah, termasuk program cetak sawah baru di Kabupaten Mahakam Ulu.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Kita melakukan replikasi secara massal. Mari kita bersama-sama memastikan hasil panen Kalimantan Timur setelah demplot ini disebarluaskan minimal 7 ton per hektare,” tegas Wagub.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Selain terobosan benih dan pupuk organik, Pemprov Kaltim mendorong modernisasi melalui pemanfaatan rice milling unit, traktor, Combine Harvester, hingga drone sprayer. Langkah mekanisasi ini diharapkan mampu mempermudah kerja petani sekaligus menarik minat generasi muda.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Petani kita akan sejahtera, petani kita akan berjaya. Kita ingin memastikan anak-anak petani bisa melanjutkan aktivitas pertaniannya. Sepuluh kabupaten/kota, kita pastikan semuanya bisa swasembada beras,” tutupnya.(Red/Tim) </span></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Peduli Lingkungan dan Kebakaran, Peserta Sespimmen Polri Terjun Langsung ke Kampung Merasa</title>
<link>https://kartanews.com/peduli-lingkungan-dan-kebakaran-peserta-sespimmen-polri-terjun-langsung-ke-kampung-merasa</link>
<guid>https://kartanews.com/peduli-lingkungan-dan-kebakaran-peserta-sespimmen-polri-terjun-langsung-ke-kampung-merasa</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Peserta Sekolah Staf dan Pimpinan Menengah (Sespimmen) Polri Pendidikan Reguler (Dikreg) ke-67 Tahun 2026 menggelar kegiatan Kuliah Kerja Profesi (KKP) di Kampung Merasa, Kecamatan Kelay, K, pada Rabu (9/9/2026). ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6aa25db18528f.jpg" length="161213" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 10 Sep 2026 15:27:49 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.COM, BERAU</span></span></strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> – Peserta Sekolah Staf dan Pimpinan Menengah (Sespimmen) Polri Pendidikan Reguler (Dikreg) ke-67 Tahun 2026 menggelar kegiatan Kuliah Kerja Profesi (KKP) di Kampung Merasa, Kecamatan Kelay, K, pada Rabu (9/9/2026). </span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Kegiatan ini dirangkai dengan aksi kepedulian sosial yang berkolaborasi bersama Tim Deputi Utusan Khusus Presiden dan Pemerintah Kabupaten Berau.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Kasi Humas Polres Berau, AKP Suradi, menjelaskan bahwa agenda KKP tersebut bukan sekedar kunjungan kerja biasa, melainkan wujud nyata kehadiran dan kepedulian Polri bersama pemerintah di tengah masyarakat, khususnya dalam menanggapi isu lingkungan dan musibah kebakaran.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Rombongan yang terdiri dari petugas pendamping dan 10 peserta Serdik Sespimmen Polri telah melaksanakan serangkaian peninjauan serta pendistribusian bantuan. Kegiatan ini didampingi langsung oleh Wakil Bupati Berau, H. Gamalis, jajaran Muspika Kelay, serta Tim Deputi Utusan Khusus Presiden, ungkap AKP Suradi.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Rangkaian kegiatan diawali pada siang hari di kamp Conservation Action Network (CAN) Borneo. Di lokasi tersebut, peserta Sespimmen melakukan peninjauan langsung terhadap fasilitas pusat rehabilitasi satwa Long Sam. </span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Sebagai bentuk dukungan terhadap para pelestari lingkungan, rombongan juga menyerahkan bantuan nutrisi berupa buah, telur, dan susu kepada staf CAN Borneo.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Setelah meninjau fasilitas satwa, rombongan bergerak mendatangi 50 warga Kampung Merasa yang kebun kakaonya terdampak musibah kebakaran. Dalam kesempatan ini, kolaborasi bantuan kemanusiaan disalurkan langsung kepada para korban.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Bantuan berupa uang tunai masing-masing sebesar Rp10 juta diserahkan oleh Tim Deputi yang bersumber dari Staf Khusus Presiden, Raffi Ahmad. Melengkapi bantuan tersebut, peserta Sespimmen Polri ikut mendistribusikan 50 paket sembako untuk meringankan beban kebutuhan pokok warga terdampak.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Menjelang petang, kepedulian rombongan berlanjut dengan meninjau lokasi bekas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang berada di sekitar area pemakaman Kampung Merasa.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Sebagai wujud dukungan nyata terhadap mitigasi bencana di tingkat desa, peserta Sespimmen menyerahkan bantuan dana operasional penanggulangan karhutla sebesar Rp30 juta. Dana tersebut diterima langsung oleh Kepala Kampung Merasa, Julita.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Kami berharap sinergi dan bantuan yang disalurkan dalam rangkaian KKP Sespimmen ke-67 ini dapat meringankan beban masyarakat yang tertimpa musibah, sekaligus mendukung upaya pelestarian lingkungan di wilayah Berau,” tutup AKP Suradi. (Tim) </span></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pencarian Hari Kedua, Tim SAR Belum Temukan 5 Jurnalis yang Hilang Kontak di Anak Krakatau</title>
<link>https://kartanews.com/pencarian-hari-kedua-tim-sar-belum-temukan-5-jurnalis-yang-hilang-kontak-di-anak-krakatau</link>
<guid>https://kartanews.com/pencarian-hari-kedua-tim-sar-belum-temukan-5-jurnalis-yang-hilang-kontak-di-anak-krakatau</guid>
<description><![CDATA[ Tim SAR Gabungan memperluas area pencarian pada hari kedua operasi penyelamatan lima jurnalis dan tiga kapal awak yang hilang di perairan Selat Sunda, Rabu (9/9/2026). ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6aa2441b70f0b.jpg" length="258119" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 10 Sep 2026 13:43:10 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM</strong> — Tim SAR Gabungan memperluas area pencarian pada hari kedua operasi penyelamatan lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hilang kontak di perairan Selat Sunda, Rabu (9/9/2026). Para korban dilaporkan hilang saat hendak meliput aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK).</p>
<p>​Pencarian yang dimulai sejak pukul 07.00 WIB ini membagi kekuatan tim menjadi empat Search and Rescue Unit (SRU) untuk mengisap area perairan yang lebih luas.</p>
<p>​Kasubsie Ops dan Siaga Basarnas Banten, Rizky Dwianto, menjelaskan bahwa penyisiran dilakukan menggunakan berbagai sarana laut dengan fokus area yang berbeda.</p>
<p>​"SRU 1 mengandalkan KN SAR Tetuka 247 untuk menyisir perairan sejauh 68,3 nautical mile (NM), sedangkan SRU 2 menggunakan KAL Anyer dengan jangkauan 69,5 NM. Keduanya menerapkan spacing jalur pencarian sejauh 3 NM," kata Rizky dikutip dari Tirto Rabu (9/9/2026).</p>
<p>​Sementara itu, SRU 3 menggunakan RIB 01 Lampung untuk menyisir area seluas 67 NM. Untuk SRU 4, penyisiran difokuskan di sepanjang pesisir Pulau Rakata dan Pulau Panjang menggunakan RIB 02 Banten berdasarkan hasil evaluasi operasi hari pertama.</p>
<p>​Operasi besar-besaran ini melibatkan ratusan personel gabungan dari Basarnas Banten dan Lampung, USS Pandeglang, TNI-Polri, Ditpolairud, Balawista, hingga nelayan setempat.</p>
<p>Tim juga mengoperasikan armada pendukung seperti drone thermal guna memantau hawa panas tubuh dari udara, serta kapal patroli Polairud Polda Banten dan Mabes Polri.</p>
<p>​Kadiv Humas Polri, Irjen Jhonny Eddizon Isir, menegaskan komitmen seluruh pihak untuk mengoptimalkan pencarian para awak media dan kru kapal tersebut.</p>
<p>​"Polri bersama Basarnas dan seluruh unsur terkait terus memaksimalkan pencarian terhadap rekan-rekan jurnalis yang hilang kontak saat menjalankan tugas. Kolaborasi ini sangat krusial dengan tetap memprioritaskan keselamatan personel di lapangan," ujar Jhonny.</p>
<p>​Berdasarkan data resmi Basarnas, speedboat tersebut mengangkut delapan orang, terdiri atas tiga awak kapal dan lima jurnalis. Berikut daftar identitas para korban:</p>
<p>​Awak Kapal: Warta (55/Kapten), Surakman (60/ABK), dan Heriyanto (49/Pemandu).</p>
<p>​Jurnalis: M. Bagus Khoirunnas (Antara), Ari Basuki (Merdeka.com), Yudhis (iNews), Daus (Anadolu Agency), serta Donal (Jurnalis Lepas).</p>
<p>​Pencarian hari pertama sempat dihentikan pada Selasa (8/9/2026) pukul 22.31 WIB karena keterbatasan jarak pandang malam hari, sebelum akhirnya dilanjutkan kembali pagi ini.</p>
<p>​Kasubdit Patroli Ditpolair Polda Banten, AKBP Lis Handayana, menyebutkan bahwa cuaca di lapangan cukup mendukung proses evakuasi.</p>
<p>​"Kondisi cuaca di lokasi dilaporkan cerah berawan dengan kecepatan angin sekitar 14 knot dari arah selatan ke utara. Tinggi gelombang laut tergolong tenang, berkisar antara 0,4 hingga 1 meter," ungkap Lis.</p>
<p>​Tim SAR Imbau masyarakat, nelayan, maupun pengguna jasa transportasi laut di perairan Selat Sunda yang melihat keberadaan speedboat atau tanda-tanda korban untuk segera melapor ke posko penanganan terdekat.(*/)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Wakil Bupati Berau Serahkan Bantuan Ke Warga Terdampak Karhutla</title>
<link>https://kartanews.com/wakil-bupati-berau-serahkan-bantuan-ke-warga-terdampak-karhutla</link>
<guid>https://kartanews.com/wakil-bupati-berau-serahkan-bantuan-ke-warga-terdampak-karhutla</guid>
<description><![CDATA[ BERAU– Wakil Bupati Berau Gamalis kembali menyambangi warga yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kampung Merasa, Kelay, pada Rabu (09/09/2026). ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6aa23acd75404.jpg" length="148435" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 10 Sep 2026 13:09:57 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.COM, BERAU</span></span></strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> – Wakil Bupati Berau Gamalis kembali menyambangi warga yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kampung Merasa, Kelay, pada Rabu (09/09/2026).</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Kehadirannya tersebut, untuk menyalurkan bantuan senilai Rp500 juta rupiah kepada 50 kepala keluarga (KK) yang kehilangan aset produktif dan sumber penghasilan akibat kebakaran.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Artis sebelumnya sekaligus presenter, Raffi Ahmad yang berkunjung ke Bumi Batiwakkal beberapa pekan lalu, memberikan bantuan kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau dalam rangka peringatan ulang tahun SCTV. Bantuan tersebut dititipkan untuk disalurkan kepada masyarakat yang terdampak langsung. </span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Gamalis, sebagaimana keterangan yang ia sampaikan, Pemkab Berau mengapresiasi atas kepedulian berbagai pihak yang turut membantu masyarakat terdampak karhutla di Kampung Merasa.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Menurutnya, dukungan tersebut menjadi bagian penting dalam meringankan beban warga sekaligus membantu proses pemulihan.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Atas nama Pemkab Berau, kami mengucapkan terima kasih. Bantuan ini sedikit mengurangi beban masyarakat yang terdampak karhutla,” ujarnya saat di Kampung Merasa. </span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Menurutnya dampak karhutla tidak hanya berkaitan dengan asap dan kerusakan lingkungan, tetapi juga berdampak kepada perekonomi masyarakat, dimana lahah perkebunan yang selama ini menjadi sumber pendapatan, seperti tanaman kakao dan kelapa sawit.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Oleh karena itu, Gamalis berharap bantuan yang diterima masyarakat dapat dimanfaatkan sebaik mungkin, baik untuk memenuhi kebutuhan keluarga maupun mendukung pemulihan aktivitas ekonomi warga.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Mudah-mudahan bantuan ini dapat membantu masyarakat, khususnya di Kampung Merasa,” harapnya. </span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Selain bantuan tunai, masyarakat Kampung Merasa menerima paket sembako dan peralatan pertanian yang akan dikelola bersama melalui kelompok tani. </span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Wakil Bupati Berau, menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan wujud sinergi untuk membantu warga bangkit dan produktif kembali pascabencana karhutla. </span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Pemkab Berau pun berkomitmen terus mendorong kolaborasi guna memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak secara bertahap.(Rein) </span></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Jamin Layanan Air Bersih Aman, Perumda Batiwakkal Siapkan Proyek Uprating IPA Raja Alam</title>
<link>https://kartanews.com/jamin-layanan-air-bersih-aman-perumda-batiwakkal-siapkan-proyek-uprating-ipa-raja-alam</link>
<guid>https://kartanews.com/jamin-layanan-air-bersih-aman-perumda-batiwakkal-siapkan-proyek-uprating-ipa-raja-alam</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Batiwakkal Kabupaten Berau terus berupaya mengoptimalkan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6aa15e86a5f13.jpg" length="85665" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 09 Sep 2026 21:27:45 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<div _ngcontent-ng-c1821742392="" class="container">
<div _ngcontent-ng-c4206657205="" inline-copy-host="" class="markdown markdown-main-panel md-content enable-updated-hr-color force-compact-layout tutor-markdown-rendering" id="model-response-message-contentr_d0af57fa18b637ba" aria-busy="false" aria-live="polite" dir="ltr">
<p data-path-to-node="6"><b data-path-to-node="6" data-index-in-node="0">KARTANEWS.COM, BERAU</b> – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Batiwakkal Kabupaten Berau terus berupaya mengoptimalkan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat. Sebagai bagian dari langkah peningkatan pelayanan, pihak manajemen saat ini tengah menjalankan proyek <i data-path-to-node="6" data-index-in-node="263">uprating</i> atau peningkatan kapasitas produksi pada Instalasi Pengolahan Air (IPA) Raja Alam.</p>
<p data-path-to-node="7">Pengembangan tersebut ditargetkan mampu meningkatkan kapasitas produksi air dalam kurun waktu sekitar satu bulan tanpa mengganggu pelayanan kepada pelanggan. Langkah ini diambil untuk memperkuat keandalan pasokan air bersih bagi warga Berau.</p>
<p data-path-to-node="8">Direktur Perumda Air Minum Batiwakkal, Saipul Rahman, menegaskan komitmennya untuk menjaga tiga pilar utama dalam pelayanan publik, yakni kualitas, kuantitas, dan kontinuitas. Menurutnya, air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus tetap tersedia dalam berbagai kondisi.</p>
<p data-path-to-node="9">“Melalui penerapan manajemen risiko dan langkah-langkah mitigasi yang terukur, kami berupaya menjaga pelayanan tetap berjalan optimal serta siap menghadapi berbagai kemungkinan yang dapat memengaruhi operasional,” ucap Saipul.</p>
<p data-path-to-node="10">Selain berfokus pada keandalan operasional pengolahan air, Perumda Batiwakkal juga menindaklanjuti arahan Bupati Berau terkait kesehatan dan keselamatan kerja di tengah potensi penurunan kualitas udara akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).</p>
<p data-path-to-node="10">Seluruh pegawai diimbau untuk selalu menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan dan memperbanyak konsumsi air minum guna menjaga kondisi kesehatan.</p>
<p data-path-to-node="11">Saipul bersyukur sejauh ini seluruh lini pelayanan perusahaan masih berjalan dengan lancar tanpa hambatan berarti.</p>
<p data-path-to-node="12">“Alhamdulillah hingga saat ini tidak ada kendala berarti terkait kualitas, kuantitas, maupun kontinuitas pelayanan. Kami akan terus berupaya memberikan layanan terbaik bagi masyarakat Berau,” pukas Saipul.(Adv)</p>
</div>
<message-content _ngcontent-ng-c1821742392="" _nghost-ng-c4206657205="" id="message-content-id-r_d0af57fa18b637ba" class="ng-star-inserted"></message-content><!----></div>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Terima Kunjungan Diskominfo, Direktur Perumda Batiwakkal Tegaskan Pelayanan Air Bersih Tetap Optimal</title>
<link>https://kartanews.com/terima-kunjungan-diskominfo-direktur-perumda-batiwakkal-tegaskan-pelayanan-air-bersih-tetap-optimal</link>
<guid>https://kartanews.com/terima-kunjungan-diskominfo-direktur-perumda-batiwakkal-tegaskan-pelayanan-air-bersih-tetap-optimal</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Batiwakkal Kabupaten Berau memastikan pelayanan air bersih kepada masyarakat tetap berjalan optimal. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6aa151e53bb3f.jpg" length="44581" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 09 Sep 2026 20:33:50 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p data-path-to-node="6"><b data-path-to-node="6" data-index-in-node="0">KARTANEWS.COM, BERAU</b> – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Batiwakkal Kabupaten Berau memastikan pelayanan air bersih kepada masyarakat tetap berjalan optimal. Kepastian ini disampaikan di tengah berbagai tantangan, seperti musim kemarau, ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla), hingga isu kelangkaan bahan bakar minyak (BBM).</p>
<p data-path-to-node="7">Direktur Perumda Air Minum Batiwakkal, Saipul Rahman, mengungkapkan bahwa fenomena El Nino dan musim kemarau membawa dua tantangan utama bagi operasional perusahaan, yakni potensi intrusi air laut serta penurunan debit air sungai yang menjadi sumber air baku utama.</p>
<p data-path-to-node="8">Meski demikian, pihak manajemen telah menyiapkan langkah pencegahan sejak awal untuk mengantisipasi potensi gangguan tersebut.</p>
<p data-path-to-node="9">“Kami sudah melakukan berbagai persiapan sejak jauh hari. Potensi gangguan akibat musim kemarau telah menjadi perhatian utama dalam perencanaan operasional kami,” ujar Saipul  Kamis (3/9/2026).</p>
<p data-path-to-node="10">Langkah mitigasi menghadapi kemarau panjang tersebut juga telah dikoordinasikan dan dibahas bersama Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).</p>
<p data-path-to-node="11">Kunjungan Tim IKP Diskominfo Berau sendiri bertujuan untuk memantau langsung situasi di lapangan sekaligus mengklarifikasi berbagai isu pelayanan publik yang berkembang di tengah masyarakat. (Adv)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Gubernur Kaltim Instruksikan OPD dan BUMD Kooperatif Jalani Pemeriksaan BPK</title>
<link>https://kartanews.com/gubernur-kaltim-instruksikan-opd-dan-bumd-kooperatif-jalani-pemeriksaan-bpk</link>
<guid>https://kartanews.com/gubernur-kaltim-instruksikan-opd-dan-bumd-kooperatif-jalani-pemeriksaan-bpk</guid>
<description><![CDATA[ SAMARINDA — Gubernur Kalimantan Timur, Rudi Mas&#039;ud, menegaskan bahwa pemeriksaan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Kaltim merupakan instrumen krusial untuk menjaga transparansi dan akuntabilitas tata kelola keuangan daerah, bukan sekadar agenda administratif rutin. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6aa11c37ec858.jpg" length="91351" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 09 Sep 2026 16:45:16 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><span style="text-decoration: underline;"></span><strong><a href="http://kartanews.com"></a>KARTANEWS.COM,SAMARINDA</strong><span> — Gubernur Kalimantan Timur, Rudi Mas'ud, menegaskan bahwa pemeriksaan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Kaltim merupakan instrumen krusial untuk menjaga transparansi dan akuntabilitas tata kelola keuangan daerah, bukan sekadar agenda administratif rutin.</span></p>
<p dir="ltr"><span>Pernyataan tersebut disampaikan saat memimpin </span><span>entry meeting</span><span> pemeriksaan pendahuluan semester II pada Rabu (9/9). Agenda ini turut didampingi Wakil Gubernur Seno Aji dan Sekretaris Daerah Sri Wahyuni, serta dihadiri jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), direktur rumah sakit daerah, dan pimpinan BUMD se-Kaltim.</span></p>
<p dir="ltr"><span>Dalam arahannya, Gubernur menginstruksikan seluruh pimpinan instansi dan jajarannya untuk bersikap kooperatif, terbuka, dan menyajikan data secara objektif. Ia menekankan agar pimpinan hadir langsung selama proses pemeriksaan berlangsung guna mempercepat penyelesaian temuan.</span></p>
<p dir="ltr"><span>"Jika ada kekurangan, kita lengkapi; jika ada kesalahan, kita perbaiki. Yang paling penting, jangan menunggu temuan terulang kembali," ujar mantan anggota DPR RI periode 2019–2024 tersebut.</span></p>
<p dir="ltr"><span>Selain fokus pada pemeriksaan keuangan, Rudi Mas'ud mendorong optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), khususnya dari sektor pelayanan rumah sakit dan BUMD seperti Bankaltimtara. </span></p>
<p dir="ltr"><span>Ia berharap BPK RI tidak hanya memberikan catatan administratif, tetapi juga memformulasi rekomendasi konstruktif untuk memperkuat tata kelola pemerintahan dan perusahaan daerah.</span></p>
<p dir="ltr"><span>Rudi menutup arahannya dengan mengingatkan seluruh jajaran agar memanfaatkan momentum audit ini untuk memperkuat integritas demi kemajuan Kalimantan Timur.(Rein)</span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>OIKN Polisikan Perusahaan Sawit Diduga Pemicu Karhutla, Sanksi Paksaan Pemulihan Dijatuhkan</title>
<link>https://kartanews.com/oikn-polisikan-perusahaan-sawit-diduga-pemicu-karhutla-sanksi-paksaan-pemulihan-dijatuhkan</link>
<guid>https://kartanews.com/oikn-polisikan-perusahaan-sawit-diduga-pemicu-karhutla-sanksi-paksaan-pemulihan-dijatuhkan</guid>
<description><![CDATA[ NUSANTARA — Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) mengambil tindakan tegas terhadap maraknya kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah IKN. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6aa0f30780be7.jpg" length="79173" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 09 Sep 2026 13:48:05 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, NUSANTARA</strong> — Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) mengambil tindakan tegas terhadap maraknya kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah IKN. Salah satu perusahaan perkebunan kelapa sawit resmi dilaporkan ke aparat penegak hukum atas dugaan pelanggaran pembakaran lahan.</p>
<p>​Tak hanya sanksi pidana, perusahaan tersebut juga dijatuhi sanksi administratif berupa paksaan pemerintah untuk melakukan pemulihan penuh pada area terdampak.</p>
<p>​Staf Khusus Kepala OIKN Bidang Manajemen dan Strategi Konstruksi, Danis Hidayat Sumadilaga, membenarkan adanya pelaporan resmi yang dilayangkan ke Polda Kalimantan Timur tersebut.</p>
<p>​"Ya, memang ada dan sudah dilakukan sesuai aturan. Kalau ada indikasi pelanggaran, langsung kita laporkan ke aparat penegak hukum," ujar Danis saat meninjau kesiapan operasi water bombing di Base Ops Lanud Dhomber, Balikpapan, Selasa (8/9/2026).</p>
<p>​Danis menambahkan, rincian teknis pelanggaran saat ini tengah ditangani oleh Kedeputian Bidang Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam OIKN.</p>
<p>​Selain tindakan hukum pada satu perusahaan tersebut, OIKN kini memperketat pengawasan terhadap sejumlah pemegang izin usaha lainnya. Hal ini dipicu oleh masih maraknya titik panas (hotspot) yang belum menampakkan penurunan signifikan di area konsesi mereka.</p>
<p>​Langkah ini sejalan dengan penegasan Kepala OIKN, Basuki Hadimuljono, yang menyatakan penegakan aturan dilakukan secara terukur namun tanpa pandang bulu.</p>
<p>​"Kami mendahulukan pembinaan dan penyediaan solusi. Namun, ketika kelalaian berulang hingga merugikan lingkungan dan masyarakat, aturan harus ditegakkan," tegas Basuki, Jumat (4/9/2026).</p>
<p>​Sebelumnya, OIKN telah mengeluarkan edaran ketat yang melarang aktivitas pembakaran lahan, pembuangan sampah sembarangan, hingga puntung rokok yang berpotensi memicu api. Seluruh pemilik izin konsesi diwajibkan menyiagakan personel dan sarana pemadaman secara mandiri.</p>
<p>​<strong>Gempur Lima Area Prioritas lewat Operasi Udara</strong></p>
<p>​Di samping penegakan hukum, penanganan lapangan juga dipacu cepat. OIKN berkolaborasi dengan BNPB, TNI AU, dan BMKG untuk mengeksekusi operasi pemadaman udara.</p>
<p>​Deputi Bidang Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam OIKN, Myrna A. Safitri, membeberkan lima lokasi yang menjadi fokus utama penanganan, yakni Bukit Tengkorak (termasuk kawasan Tahura Bukit Soeharto), Bukit Merdeka, Teluk Dalam poros Samarinda–Balikpapan, Wonotirto, serta area arah Tanjung Harapan.</p>
<p>​Guna menunjang pemadaman cepat, satu unit helikopter H225M Caracal milik TNI AU disiagakan di Lanud Dhomber Balikpapan untuk menjalankan misi water bombing sekaligus pembasahan (wetting) lahan kering.</p>
<p>​"Operasi udara menyasar kawasan prioritas untuk pemadaman sekaligus pembasahan lahan agar api tidak membesar dan menjalar ke kawasan strategis IKN," pungkas Danis. (Rein)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Sadar Tambang Bakal Habis, Wabup Gamalis Dorong UMB Buka Jurusan Penyelamat Ekonomi Berau</title>
<link>https://kartanews.com/sadar-tambang-bakal-habis-wabup-gamalis-dorong-umb-buka-jurusan-penyelamat-ekonomi-berau</link>
<guid>https://kartanews.com/sadar-tambang-bakal-habis-wabup-gamalis-dorong-umb-buka-jurusan-penyelamat-ekonomi-berau</guid>
<description><![CDATA[ BERAU - Wakil Bupati Berau Gamalis menekankan pentingnya pembangunan sektor unggulan seperti pertanian, perikanan, perkebunan, hingga pariwisata. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6aa0e88d1aa4b.jpg" length="57538" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 09 Sep 2026 13:07:18 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, BERAU</strong> - Wakil Bupati Berau Gamalis menekankan pentingnya pengembangan sektor unggulan seperti pertanian, perikanan, perkebunan, hingga pariwisata. Pernyataan tersebut, ia sampaikan usai menghadiri acara pelaksanaan Wisuda ke 6 Universitas Muhammadiyah Berau (UMB), pada Rabu (09/9/2026). </p>
<p>Menurutnya pendidikan berau dalam hal ini UMB perlu segera menghadirkan ruang belajar yang ideal tehadap 4 sektor tersebut, agar berau mampu menjawab tantangan dimasa depan setalah ketergantungan pada sektor tambang tak lagi menjadi harapan bagi daerah. </p>
<p>​"Kita memiliki banyak potensi daerah. Mudah-mudahan ke depan semakin terbuka program studi atau fakultas yang menunjang sektor-sektor unggulan di Berau untuk menggantikan sumber daya yang tidak dapat terbarukan," ujarnya kepada jurnalis Kartanews</p>
<p>Gamalis menilai, langkah ini krusial, sebab untuk melahirkan inovasi ataupun memanfaatkan pontensi daerah yang belum secara total dikelola, berau butuh sebanyak mungkin Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas.</p>
<p>"Mudah-mudahan ke depan UMB membuka fakultas-fakultas yang dapat menunjang potensi daerah," harapnya.</p>
<p><img src="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x_6aa0e88f17ec5.jpg" alt=""></p>
<p> </p>
<p>Di tempat yang sama, Rektor UMB Muhammad Bayu menyampaikan, ​​guna menjawab kebutuhan daerah, saat ini tengah bersiap membuka program studi baru di bidang Pariwisata dan Perhotelan. </p>
<p>Upaya ini ditempuh melalui kerja sama strategis dengan Politeknik Negeri Pariwisata NHI Bandung. ​Dia menjelaskan bahwa perguruan tinggi harus hadir membawa dampak (impact) nyata dalam menyelesaikan berbagai persoalan daerah.</p>
<p>​"Tambang adalah sumber daya yang tidak terbarukan, sedangkan potensi perikanan dan pariwisata kita sangat besar. Kenapa tidak kita kembangkan? Tentunya hal ini harus diimbangi dengan ketersediaan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten, dan itulah yang menjadi tanggung jawab kami," tegas Rektor UMB.</p>
<p>​Pendirian prodi Pariwisata dan Perhotelan tersebut ditargetkan dapat mulai terealisasi pada tahun ini sebagai bentuk komitmen kampus dalam mencetak SDM berkualitas di Kabupaten Berau.(Rein) </p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>429 Mahasiswa Resmi Menyandang Gelar S1 dan S2 Pada Wisuda Ke 6 Universitas Muhammdiyah Berau</title>
<link>https://kartanews.com/429-mahasiswa-resmi-menyandang-gelar-s1-dan-s2-pada-wisuda-ke-6-universitas-muhammdiyah-berau</link>
<guid>https://kartanews.com/429-mahasiswa-resmi-menyandang-gelar-s1-dan-s2-pada-wisuda-ke-6-universitas-muhammdiyah-berau</guid>
<description><![CDATA[ BERAU — Universitas Muhammadiyah Berau (UMB) menggelar prosesi wisuda bagi para wisudawan dan wisudawati program Sarjana serta Magister gelombang ke 6 pada tahun 2026. Sebanyak 429 lulusan resmi menyandang status gelar S1 dan S2, pada Rabu (9/09/2026) ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6aa0df227e00a.jpg" length="98398" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 09 Sep 2026 12:21:38 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, BERAU</strong> — Universitas Muhammadiyah Berau (UMB) menggelar prosesi wisuda bagi para wisudawan dan wisudawati program Sarjana serta Magister gelombang ke 6 pada tahun 2026. Sebanyak 429 lulusan resmi menyandang status gelar S1 dan S2, pada Rabu (9/09/2026). </p>
<p>Acara tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Berau, Gamalis yang memberikan sambutan serta ucapan selamat kepada seluruh wisudawan dan civitas akademika UMB.</p>
<p>Pada kesempatan itu, Gamalis menyampaikan apresiasi yang mendalam atas kelulusan para wisudawan dan mengingatkan bahwa wisuda bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan langkah awal menuju pengabdian di masyarakat.</p>
<p>"Momentum wisuda ini bukanlah menjadi sebuah akhir, melainkan ini merupakan sebuah awal dari perjalanan panjang Saudara-saudari sekalian. Saya menantikan peran serta kebermanfaatan anak-anak sekalian bagi masyarakat sesuai dengan disiplin ilmu serta gelar yang kini Saudara sandang," tegas Wakil Bupati Berau.</p>
<p>Dia juga berharap para lulusan dapat memberikan kontribusi terbaiknya untuk kemajuan daerah.</p>
<p> "Saya sangat berharap Saudara-saudari dapat memberikan sebuah kontribusi terbaik dalam rangka mendukung kemajuan Kabupaten Berau yang akan datang," tambahnya.</p>
<p>Ia merasa bangga dan memberikan apresiasi atas perkembangan pesat Universitas Muhammadiyah Berau yang kini menyediakan pilihan program studi yang makin beragam hingga membuka kelas pascasarjana.</p>
<p>"Saya bersyukur dan bangga karena UMB, Universitas Muhammadiyah Berau, saat ini terus berkembang. Pilihan program studi yang semakin beragam, bahkan sudah membuka kelas pascasarjana,"ujar Wakil Bupati.</p>
<p>Dia juga mendorong pihak kampus untuk terus berinovasi membuka program studi baru yang sesuai dengan agenda pembangunan daerah.</p>
<p> "Saya berharap UMB dapat terus berinovasi, termasuk membuka fakultas-fakultas maupun program studi yang relevan dengan kebutuhan agenda pembangunan, khususnya yang ada di Kabupaten Berau dan Kalimantan Timur, seperti ilmu komunikasi, pariwisata, perikanan, dan sebagainya," jelasnya.</p>
<p>Dirinya menilai UMB telah bertransformasi menjadi mitra strategis bagi pemerintah daerah, sebagai laboratorium yang menghasilkan sumber daya manusia yang berakhlak, unggul, dan berdaya saing. </p>
<p>Tak hanya itu, dia berpesan kepada para pengajar agar terus mendampingi serta mendoakan putra-putrinya Bumi Batiwakkal dalam melangkah ke jenjang berikutnya.</p>
<p> "Alhamdulillah putra-putri Bapak satu langkah lagi sudah maju. Dan mudah-mudahan tentu saja anak-anak kita ini tidak sampai di sini, doa dukungan Bapak sampai akhir nanti terus mereka butuhkan," pungkasnya. (Rein) </p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Memasuki 6 Dekade, KOHATI  PB HMI Luncurkan Gerakan September Bernilai</title>
<link>https://kartanews.com/memasuki-6-dekade-kohati-pb-hmi-luncurkan-gerakan-september-bernilai</link>
<guid>https://kartanews.com/memasuki-6-dekade-kohati-pb-hmi-luncurkan-gerakan-september-bernilai</guid>
<description><![CDATA[ Menandai perjalanan enam dekade, Korps HMI-Wati (KOHATI) PB HMI Periode 2024–2026 resmi meluncurkan gerakan “September Bernilai” di Sekretariat PB HMI, Jalan Sultan Agung, Jakarta Selatan, Senin (7/9/2026). ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6aa0b36b376a7.jpg" length="118602" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 09 Sep 2026 09:15:01 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, JAKARTA</strong>– Menandai perjalanan enam dekade, Korps HMI-Wati (KOHATI) PB HMI Periode 2024–2026 resmi meluncurkan gerakan “September Bernilai” di Sekretariat PB HMI, Jalan Sultan Agung, Jakarta Selatan, Senin (7/9/2026).</p>
<p>Gerakan bertema “KOHATI Bernilai, Perempuan Berdaulat” ini menjadi pijakan KOHATI untuk mempertegas arah gerakan dalam merespons berbagai tantangan perempuan dan masyarakat.</p>
<p>Program yang berlangsung sepanjang September 2026 ini diisi dengan beragam kegiatan, mulai dari pengabdian sosial, diskusi publik, hingga penguatan kapasitas kader. </p>
<p>Tak sekadar memperingati perjalanan KOHATI sejak 1966, agenda ini dirancang untuk membekali HMI-Wati agar peka terhadap persoalan sosial, berani bersikap, dan hadir membawa solusi.</p>
<p>Ketua Pelaksana "September Bernilai", Nur Indah, menjelaskan bahwa rangkaian agenda ini dihadirkan untuk memperluas kontribusi kader di tengah masyarakat.</p>
<p>“September Bernilai kami hadirkan untuk menguatkan kapasitas dan keberanian kader HMI-Wati. Usia 60 tahun harus menjadi energi baru bagi KOHATI untuk terus relevan, bergerak, dan memberi dampak,” ujar Nur Indah.</p>
<p>Ia menekankan pentingnya gotong royong dan komitmen kader dari seluruh daerah demi menyukseskan gerakan ini.</p>
<p>Senada dengan hal tersebut, Ketua Umum KOHATI PB HMI, Sri Meisista, menilai enam dekade perjalanan KOHATI merupakan proses pendewasaan yang menempa karakter dan kepemimpinan kader.</p>
<p>Sri menegaskan bahwa kedaulatan perempuan berakar pada pengetahuan, kemandirian, dan keberanian mengambil sikap. Melalui gerakan ini, KOHATI berkomitmen melahirkan kader yang mampu mengambil peran strategis dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan beragama.</p>
<p>“Kita ingin KOHATI yang bernilai melahirkan perempuan yang berdaulat—perempuan yang mampu menentukan arah hidupnya, berani bersuara, dan hadir membawa perubahan,” tegas Sri.</p>
<p>Acara peluncuran tersebut dibuka secara resmi oleh Ketua Umum PB HMI, Bagas Kurniawan, yang turut menyampaikan dukungannya atas penyelenggaraan Dies Natalis ke-60 KOHATI.</p>
<p>KOHATI PB HMI mengimbau seluruh kader di Indonesia untuk memanfaatkan momentum September ini sebagai ruang bertumbuh dan memberi dampak nyata. (Red)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Operasional Tetap Normal di Tengah Isu Kelangkaan BBM, Perumda Batiwakkal Siapkan Stok Solar Industri</title>
<link>https://kartanews.com/operasional-tetap-normal-di-tengah-isu-kelangkaan-bbm-perumda-batiwakkal-siapkan-stok-solar-industri</link>
<guid>https://kartanews.com/operasional-tetap-normal-di-tengah-isu-kelangkaan-bbm-perumda-batiwakkal-siapkan-stok-solar-industri</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Batiwakkal Kabupaten Berau memastikan operasional pelayanan air bersih kepada masyarakat tidak mengalami kendala di tengah isu kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang melanda sejumlah daerah. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6a96d9e708541.jpg" length="82473" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 08 Sep 2026 21:04:09 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<div _ngcontent-ng-c1821742392="" class="container">
<div _ngcontent-ng-c4206657205="" inline-copy-host="" class="markdown markdown-main-panel md-content enable-updated-hr-color force-compact-layout tutor-markdown-rendering" id="model-response-message-contentr_f00b10a9f5293d64" aria-busy="false" aria-live="polite" dir="ltr">
<p data-path-to-node="6"><b data-path-to-node="6" data-index-in-node="0">KARTANEWS.COM, BERAU</b> – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Batiwakkal Kabupaten Berau memastikan operasional pelayanan air bersih kepada masyarakat tidak mengalami kendala di tengah isu kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang melanda sejumlah daerah.</p>
<p data-path-to-node="7">Direktur Perumda Air Minum Batiwakkal, Saipul Rahman, menegaskan bahwa ketersediaan pasokan energi untuk fasilitas pengolahan air minum berada dalam kondisi aman. Pihaknya telah menyiagakan cadangan bahan bakar khusus guna menopang seluruh operasional harian maupun genset cadangan.</p>
<p data-path-to-node="8">"Perusahaan telah menyediakan cadangan solar yang dibeli dengan harga industri untuk mendukung operasional dan kebutuhan genset sehingga distribusi air dapat berlangsung normal,"ujarnya.</p>
<p data-path-to-node="8">Menurut Saipul, tantangan justru lebih banyak dirasakan oleh kendaraan operasional yang menggunakan jenis BBM lain karena harus ikut mengantre di SPBU seperti masyarakat pada umumnya.</p>
<p data-path-to-node="9">Di samping masalah kelangkaan BBM, memperhatikan tantangan musim kemarau dan kekeringan yang masih berlangsung, Saipul turut mengimbau masyarakat Kabupaten Berau untuk lebih bijak serta efisien dalam memanfaatkan air bersih.</p>
<p data-path-to-node="10">Ia mengungkapkan, rata-rata tingkat penggunaan air oleh pelanggan Perumda Batiwakkal saat ini tergolong sangat tinggi, yakni mencapai 32 hingga 35 meter kubik per pelanggan setiap bulan.</p>
<p data-path-to-node="10">"Angka ini jauh melampaui rata-rata konsumsi air nasional atau daerah lain yang umumnya berada pada kisaran 18 hingga 21 meter kubik per bulan,"katanya belum lama ini.</p>
<p data-path-to-node="11">Oleh sebab itu, masyarakat diharapkan dapat membatasi pemakaian air untuk keperluan yang tidak mendesak agar ketersediaan pasokan tetap terjaga, terutama ketika proses produksi menghadapi tekanan akibat kekeringan dan fenomena intrusi air laut.</p>
<p data-path-to-node="12">Pihak manajemen mengkhawatirkan jika penggunaan air secara berlebihan terus terjadi, para pelanggan yang berada di ujung jaringan distribusi akan terdampak dan tidak memperoleh pasokan air secara optimal saat volume produksi menurun. (Adv)</p>
</div>
<message-content _ngcontent-ng-c1821742392="" _nghost-ng-c4206657205="" id="message-content-id-r_f00b10a9f5293d64" class="ng-star-inserted"></message-content><!----></div>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Nakes RS AWS Kaltim Gelar Aksi Damai, TPP Empat Bulan Belum Dicairkan</title>
<link>https://kartanews.com/nakes-rs-aws-kaltim-gelar-aksi-damai-tpp-empat-bulan-belum-dicairkan</link>
<guid>https://kartanews.com/nakes-rs-aws-kaltim-gelar-aksi-damai-tpp-empat-bulan-belum-dicairkan</guid>
<description><![CDATA[ SAMARINDA — Tenaga kesehatan (nakes) dan karyawan Rumah Sakit Abdul Wahab Sjahranie (RS AWS) Samarinda, Kalimantan Timur menggelar aksi damai dan doa bersama pada Selasa, 8 September 2026. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6a9fc10780c95.jpg" length="129799" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 08 Sep 2026 16:03:11 +0800</pubDate>
<dc:creator>Irla Hadratan Iman</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, SAMARINDA —</strong> Tenaga kesehatan (nakes) dan karyawan Rumah Sakit Abdul Wahab Sjahranie (RS AWS) Samarinda, Kalimantan Timur menggelar aksi damai dan doa bersama pada Selasa, 8 September 2026. </p>
<p>Aksi tersebut digelar sebagai bentuk penyampaian aspirasi terkait Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) yang hingga kini belum dicairkan.</p>
<p>Humas RS AWS Kaltim, dr. Arysia Andhina, mengatakan aksi damai tersebut berkaitan dengan tuntutan pencairan TPP yang belum diterima karyawan sejak Juni hingga September 2026.</p>
<p>“Unjuk rasa aksi damai dan doa bersama terkait tuntutan TPP yang belum dicairkan dari bulan Juni-September oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur,” kata Arysia.</p>
<p>Menurutnya, para karyawan berharap Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur segera menyelesaikan pembayaran TPP yang menjadi hak pegawai.</p>
<p>Adapun tuntutan utama dalam aksi tersebut adalah agar pembayaran TPP segera dilakukan. Berdasarkan keterangan pihak RS AWS Kaltim, terdapat 1.081 karyawan yang terdampak belum dicairkannya TPP tersebut.</p>
<p>“Kami berharap agar segera dilakukan pembayaran TPP,” ujar Arysia.</p>
<p>Aksi damai dan doa bersama tersebut menjadi bentuk penyampaian aspirasi karyawan RS AWS Kaltim agar persoalan pembayaran TPP segera mendapatkan kepastian dan penyelesaian dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.</p>
<p>Para karyawan berharap pemerintah dapat segera menindaklanjuti tuntutan tersebut sehingga hak pegawai untuk menerima TPP dapat dibayarkan dan aktivitas pelayanan kesehatan di RS AWS Kaltim tetap berjalan secara optimal. (Irla)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>27 Penerbangan dari Balikpapan Tertunda Akibat Erupsi Anak Krakatau</title>
<link>https://kartanews.com/27-penerbangan-dari-balikpapan-tertunda-akibat-erupsi-anak-krakatau</link>
<guid>https://kartanews.com/27-penerbangan-dari-balikpapan-tertunda-akibat-erupsi-anak-krakatau</guid>
<description><![CDATA[ BALIKPAPAN — Erupsi Gunung Krakatau di Selat Sunda yang memicu sebaran abu vulkanik berimbas pada lalu lintas penerbangan di Bandar Udara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6a9fac926d2b7.jpg" length="60423" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 08 Sep 2026 14:38:42 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.COM, BALIKPAPAN</span></span></span></span></strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> — Erupsi Gunung Krakatau di Selat Sunda yang memicu sebaran abu vulkanik berimbas pada lalu lintas penerbangan di Bandar Udara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan. </span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Sebanyak 27 penerbangan dilaporkan mengalami pembatalan (cancel) dan penundaan (delay) pada Minggu (6/9/2026). Berdasarkan publikasi Notice to Airmen (NOTAM), rute Balikpapan Jakarta (PP) menjadi jalur yang paling banyak terdampak oleh sebaran abu vulkanik tersebut.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">General Manager Pjs Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan, Rizal Aries Laksono, menegaskan bahwa pihak bandara bersama jajaran maskapai terus memantau pergerakan arus penerbangan secara ketat.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Sehubungan dengan letusan debu vulkanik Gunung Krakatau di Selat Sunda, terdapat dampak terhadap kelancaran arus penerbangan, khususnya penerbangan dari dan menuju Jakarta,” ujar Rizal dalam keterangan resminya.</span></span></span></span></p>
<p><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Fokus Pelayanan dan Kepastian Hak Penumpang</span></span></span></span></strong></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Guna mengantisipasi dan menjaga perdamaian, pihak pengelola meningkatkan kesiapan fasilitas ruang tunggu serta mengerahkan personel gabungan dari Aviation Security (AVSEC), Customer Service (CS), hingga Airport Operation Landside and Terminal (AOLT).</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Petugas disiagakan untuk memberikan edukasi, mengarahkan calon penumpang, serta mendampingi proses pengembalian biaya tiket secara penuh (refund 100%) bagi maskapai yang membatalkan penerbangan.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Fokus utama kami bersama maskapai terkait adalah terus memberikan informasi secara berkala, memastikan Penjagaan dan kebersihan bandar udara, melakukan pengawasan terhadap penerbangan terdampak, serta memastikan ketersediaan ruang tunggu yang memadai bagi pengguna jasa,” lanjut Rizal.</span></span></span></span></p>
<p><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Daftar Maskapai dan Rute Terdampak</span></span></span></span></strong></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Sejumlah maskapai penerbangan yang mencatatkan pembatalan maupun keterlambatan jadwal antara lain:</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">1. Penerbangan Kedatangan (Menu Balikpapan)</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> * Super Air Jet: SJV604, SJV602</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> * Citilink: CTV436, CTV438, CTV446, serta CTV851 (dari Bandung/BDO)</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> *Garuda Indonesia: GIA564, GIA572, GIA576</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> * Pelita Air: PAS602</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> * Batik Air: BTK6250</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">2. Penerbangan Keberangkatan (Dari Balikpapan)</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> Rute Jakarta: Super Air Jet (SJV601, SJV607, SJV603, SJV609), Citilink (CTV439, CTV437, CTV447), Garuda Indonesia (GIA561, GIA567, GIA575), Pelita Air (PAS603), dan Batik Air (BTK6253).</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> Rute Bandung: Citilink (CTV850)</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> Rute Regional Lainnya: Wings Air WON1476 (tujuan Gorontalo/GHS) dan WON1322 (tujuan Palu/PLW).</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Pihak pengelola Bandara SAMS Sepinggan mengimbau seluruh calon penumpang untuk secara berkala memeriksa status penerbangan melalui kanal resmi maskapai masing-masing sebelum berangkat menuju bandara, dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan dan keamanan penerbangan. (Tim) </span></span></span></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Angin Segar Wisata Berau: Batiwakkal Punch Siap Goda Wisatawan Lewat Sensasi Rasa</title>
<link>https://kartanews.com/angin-segar-wisata-berau-batiwakkal-punch-siap-goda-wisatawan-lewat-sensasi-rasa</link>
<guid>https://kartanews.com/angin-segar-wisata-berau-batiwakkal-punch-siap-goda-wisatawan-lewat-sensasi-rasa</guid>
<description><![CDATA[ Hotel Mercure Berau bersiap meluncurkan racikan minuman segar otentik bertajuk Batiwakkal Punch. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6a9f89a251a5e.jpg" length="47811" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 08 Sep 2026 11:57:35 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.COM</span></span></span></span></span></span></strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> – Menikmati kekayaan alam dan kebudayaan Kabupaten Berau kini tak lagi sebatas menelusuri jejak sejarah ataupun mengungkap pesona destinasi wisatanya. Melalui sentuhan kreasi kuliner terbaru, keindahan Tanah Batiwakkal kini dapat dirasakan langsung lewat seteguk kesegaran yang memikat cita rasa.</span></span></span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Hotel Mercure Berau bersiap meluncurkan racikan minuman segar otentik bertajuk Batiwakkal Punch. Lebih dari sekadar pemuas dahaga, kreasi inovatif ini diproyeksikan menjadi ikon kuliner khas baru yang membawa nilai filosofis kuat.</span></span></span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Bahkan, sajian ini diproyeksikan untuk didaftarkan hak patennya sebagai bentuk perlindungan kekayaan intelektual daerah.</span></span></span></span></span></span></p>
<p><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Merangkum Kekayaan Berau dalam Segelas Sajian</span></span></span></span></span></span></strong></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Batiwakkal Punch dirancang untuk menghadirkan narasi visual sekaligus pengalaman rasa yang elegan. Setiap elemen bahannya merangkum keunikan alam dan akar tradisi Berau secara harmonis. </span></span></span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Perpaduan manis dan segar dari air jeruk serta jus nanas merepresentasikan kehangatan sinar matahari pagi yang menyinari pesisir kepulauan menggambarkan keceriaan wisatawan di atas pasir putih.</span></span></span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Sentuhan asam bersih dari perasan jeruk nipis yang dipadu bubble air soda menghadirkan kesegaran yang intens, menceritakan kejernihan laut Berau hingga ke dasar terumbu karangnya.</span></span></span></span></span></span></p>
<p><img src="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x_6a9f8986cee9c.jpg" alt=""></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Ditambah lagi aroma khas bergamot dari teh Earl Grey menyisipkan dimensi rasa yang tenang, berkarakter, dan anggun. Sentuhan ini terinspirasi dari tradisi Kesultanan Berau yang mengakar kuat.</span></span></span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Selain itu aksen visual gradasi warna merah merona dari sirup ceri menyerupai indahnya kekayaan hayati bawah laut Berau, mulai dari koral cerah hingga eksotisme lanskap laut lepas.</span></span></span></span></span></span></p>
<p><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Mendorong Ekonomi Kreatif dan Perlindungan Identitas Lokal</span></span></span></span></span></span></strong></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Kehadiran Batiwakkal Punch menjadi angin segar bagi penguatan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Kalimantan Timur. Peluncurannya yang dijadwalkan dalam waktu dekat diharapkan mampu menarik perhatian wisatawan domestik maupun mancanegara.</span></span></span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Inisiatif untuk mematenkan kreasi ini menegaskan komitmen dalam menjaga keotentikan resep dan identitas lokal. Langkah tersebut tidak hanya melindungi hak cipta karya kuliner, tetapi juga menaikkan kelas narasi lokal agar mampu bersaing di panggung yang lebih luas.</span></span></span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Pada akhirnya, Batiwakkal Punch hadir sebagai bentuk penghormatan terhadap warisan daerah. Minuman ini menjadi ajakan hangat bagi setiap penikmatnya untuk merayakan, menjaga, serta mengenang pesona bahari dan kebudayaan Berau yang abadi. (Rein)</span></span></span></span></span></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Antisipasi Puncak El Nino, Pemkab Berau dan Swasta Diimbau Perketat Penanganan Karhutla</title>
<link>https://kartanews.com/antisipasi-puncak-el-nino-pemkab-berau-dan-swasta-diimbau-perketat-penanganan-karhutla</link>
<guid>https://kartanews.com/antisipasi-puncak-el-nino-pemkab-berau-dan-swasta-diimbau-perketat-penanganan-karhutla</guid>
<description><![CDATA[ BERAU — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau menegaskan komitmennya dalam memperkuat sinergi penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) bersama pemerintah pusat, aparat penegak hukum, hingga jajaran perusahaan pemegang Hak Guna Usaha (HGU) serta perizinan pemanfaatan lahan. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6a9eb562b47f6.jpg" length="91330" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 07 Sep 2026 21:02:06 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><span>BERAU</span><span> — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau menegaskan komitmennya dalam memperkuat sinergi penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) bersama pemerintah pusat, aparat penegak hukum, hingga jajaran perusahaan pemegang Hak Guna Usaha (HGU) serta perizinan pemanfaatan lahan. </span></p>
<p dir="ltr"><span>Hal ini  dibahas dalam rapat koordinasi (rakor) virtual yang diikuti oleh Wakil Bupati Berau, Gamalis, dari Ruang Teleconference Diskominfo Berau, Senin (7/9/2026).</span></p>
<p dir="ltr"><span>Rakor tersebut menitikberatkan pada evaluasi perkembangan kasus karhutla, tingkat kesiapsiagaan daerah dalam menghadapi ancaman cuaca ekstrem, hingga ketegasan penegakan hukum bagi para pelanggar.</span></p>
<p dir="ltr"><span>Pemerintah pusat memaparkan data penegakan hukum karhutla sepanjang tahun 2026. Hingga 6 September 2026, pihak kepolisian mencatat sebanyak 300 laporan polisi (LP) terkait perkara karhutla. </span></p>
<p dir="ltr"><span>Sebagian kasus telah diselesaikan sesuai prosedur hukum, sementara sisa perkara lainnya masih berada dalam tahap proses penyidikan. Selain itu, penanganan pembukaan lahan perladangan berbasis kearifan lokal turut menjadi perhatian serius agar tidak memicu potensi kebakaran yang luas.</span></p>
<p dir="ltr"><span>Menanggapi paparan tersebut, Gamalis menekankan pentingnya tanggung jawab kolektif seluruh pemangku kepentingan. Ia mengingatkan bahwa ancaman kemarau dan fenomena El Nino belum mencapai puncaknya, sehingga potensi karhutla masih sangat tinggi.</span></p>
<p dir="ltr"><span>"Kita tunjukkan bahwa kita bersama-sama bertanggung jawab. Pertama, kita belum melewati puncak El Nino, masih cukup panjang. Kedua, kebakaran terjadi di lahan yang ada pemiliknya. Ketiga, aturan sudah lengkap, tinggal dipatuhi dan ditegakkan secara konsisten," tegas Gamalis.</span></p>
<p dir="ltr"><span>Ia menuntut peran aktif pihak swasta, khususnya pemegang HGU dan izin usaha pemanfaatan lahan, untuk bersiap diri. Kesiapsiagaan personel serta kelayakan sarana dan prasarana pemadaman harus dipastikan agar setiap titik api dapat ditangani sedini mungkin secara responsif.</span></p>
<p dir="ltr"><span>Pemkab Berau berjanji akan mengawal dan menindaklanjuti arahan rakor ini secara konsisten demi menjaga kelestarian lingkungan dan mencegah dampak buruk karhutla di wilayah Berau. (Rein)</span></p>
<p><b id="docs-internal-guid-0fc0c6ba-7fff-c5af-cd6c-221178872762"><br><br></b></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kadar Salinitas Melonjak Tinggi, Operasional IPA Gurimbang Sempat Dikurangi Jadi 12 Jam</title>
<link>https://kartanews.com/kadar-salinitas-melonjak-tinggi-operasional-ipa-gurimbang-sempat-dikurangi-jadi-12-jam</link>
<guid>https://kartanews.com/kadar-salinitas-melonjak-tinggi-operasional-ipa-gurimbang-sempat-dikurangi-jadi-12-jam</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Dampak musim kemarau dan fenomena El Nino mulai memengaruhi kualitas air baku di Kabupaten Berau. Salah satu wilayah yang paling terdampak adalah Instalasi Pengolahan Air (IPA) Gurimbang akibat adanya fenomena intrusi air laut. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6aaf8c09c81a7.jpg" length="95988" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 07 Sep 2026 20:46:31 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<div _ngcontent-ng-c1821742392="" class="container">
<div _ngcontent-ng-c4206657205="" inline-copy-host="" class="markdown markdown-main-panel md-content enable-updated-hr-color force-compact-layout tutor-markdown-rendering" id="model-response-message-contentr_3305def5ec21698c" aria-busy="false" aria-live="polite" dir="ltr">
<p data-path-to-node="6"><b data-path-to-node="6" data-index-in-node="0">KARTANEWS.COM, BERAU</b> – Dampak musim kemarau dan fenomena El Nino mulai memengaruhi kualitas air baku di Kabupaten Berau. Salah satu wilayah yang paling terdampak adalah Instalasi Pengolahan Air (IPA) Gurimbang akibat adanya fenomena intrusi air laut.</p>
<p data-path-to-node="7">Intrusi tersebut menyebabkan tingkat <i data-path-to-node="7" data-index-in-node="37">Total Dissolved Solids</i> (TDS) atau kadar padatan terlarut pada air baku sempat melambung tinggi hingga mencapai 1.700 ppm. Angka ini jauh melampaui ambang batas acuan kualitas air baku yang ditetapkan, yakni sebesar 300 ppm.</p>
<p data-path-to-node="8">Direktur Perumda Air Minum Batiwakkal, Saipul Rahman, menjelaskan bahwa demi menjaga kualitas air yang disalurkan ke masyarakat, pihaknya kini melakukan pemantauan intensif secara berkala setiap jam.</p>
<p data-path-to-node="9">Bahkan, saat tingkat salinitas air melonjak signifikan, operasional IPA Gurimbang yang biasanya berlangsung selama 24 jam penuh sempat dipangkas menjadi 12 jam saja. Pengawasan ketat tetap diberlakukan meski saat ini operasional telah kembali normal usai kondisi air membaik.</p>
<p data-path-to-node="10">“Jika indikator menunjukkan peningkatan TDS, kami langsung menghentikan sementara proses produksi. Langkah ini penting untuk melindungi peralatan sekaligus memastikan air yang didistribusikan tetap memenuhi standar kualitas,” tegasnya (7/09/2026)</p>
<p data-path-to-node="11">Kondisi intrusi air laut serupa dilaporkan mulai terdeteksi di wilayah Semurut. Kendati demikian, Saipul memastikan pasokan air ke rumah pelanggan tetap berjalan karena penghentian produksi bersifat sementara.</p>
<p data-path-to-node="12">Sebagai langkah antisipasi mandiri, Perumda Batiwakkal mengimbau masyarakat untuk menyiapkan tandon atau wadah penampungan air bersih di rumah masing-masing.</p>
<p data-path-to-node="13">Guna menjaga ketahanan ketersediaan air bersih di tengah ancaman kekeringan, Perumda Batiwakkal juga terus memperkuat koordinasi bersama Pemerintah Daerah, instansi teknis, TNI, Polri, serta Badan Usaha Berbasis Daerah (BUBD) untuk menyalurkan bantuan distribusi air ke titik-titik rawan. (Adv)</p>
</div>
<message-content _ngcontent-ng-c1821742392="" _nghost-ng-c4206657205="" id="message-content-id-r_3305def5ec21698c" class="ng-star-inserted"></message-content><!----></div>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Masyarakat Berau Gelar Aksi Unjuk Rasa Menuntut Kejelasan Distribusi BBM</title>
<link>https://kartanews.com/masyarakat-berau-gelar-aksi-unjuk-rasa-menuntut-kejelasan-distribusi-bbm</link>
<guid>https://kartanews.com/masyarakat-berau-gelar-aksi-unjuk-rasa-menuntut-kejelasan-distribusi-bbm</guid>
<description><![CDATA[ BERAU — Puluhan warga yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat Sipil Berau menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Bupati Berau pada Senin (7/9/2026). ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6a9e50fc1de7f.jpg" length="101315" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 07 Sep 2026 13:51:42 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<div _ngcontent-ng-c3844624135="" inline-copy-host="" class="markdown markdown-main-panel md-content enable-updated-hr-color force-compact-layout tutor-markdown-rendering" id="model-response-message-contentr_bd894b06ed1f4dfa" aria-busy="false" aria-live="polite" dir="ltr">
<div><b data-path-to-node="3" data-index-in-node="0">KARTANEWS.COM, BERAU</b> — Puluhan warga yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat Sipil Berau menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Bupati Berau pada Senin (7/9/2026). Warga menuntut kepastian dari pihak pemerintah daerah terkait kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang hingga kini masih terus melanda wilayah tersebut.</div>
<br>
<div>Koordinator Aksi Lapangan, Rusdiansyah, menyampaikan bahwa kelangkaan BBM telah memicu gangguan signifikan terhadap berbagai aktivitas harian warga. Pasokan yang tidak stabil dinilai berdampak langsung pada perekonomian masyarakat.</div>
<div></div>
<div>Oleh karena itu, ia mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau selaku pemegang kebijakan daerah untuk segera mengambil langkah konkret agar krisis ini tidak berlarut-larut.</div>
<br>
<div>“Kami melakukan aksi ini untuk menuntut kepastian mengenai kelangkaan BBM yang terus terjadi,” ujar Rusdiansyah di sela-sela aksi.</div>
<br>
<div>Rusdiansyah juga menegaskan agar Pemkab Berau turun tangan secara langsung dalam mengawasi proses distribusi di lapangan. Langkah ini dinilai penting untuk memastikan pasokan BBM tersalurkan secara tepat sasaran tanpa ada praktik penyimpangan.</div>
<div></div>
<div>Menurutnya, kondisi saat ini sangat memprihatinkan karena banyak pemilik kendaraan yang kesulitan mendapatkan bahan bakar secara layak.</div>
<br>
<div>“Ini perlu dicek secara menyeluruh supaya tidak ada lagi permasalahan di tingkat distribusi,” tambahnya.</div>
<br>
<div>Menanggapi tuntutan para demonstran, Wakil Bupati Berau, Gamalis, menyatakan komitmen pemerintah daerah untuk terus mengawal persoalan ini hingga pasokan kembali pulih. Gamalis menegaskan bahwa permasalahan utama saat ini bukan terletak pada persoalan kuota, melainkan pada pemenuhan hak masyarakat yang terhambat.</div>
<br>
<div>“Kami sedang berupaya agar hak masyarakat untuk menerima BBM dapat terdistribusi secara normal kembali,” kata Gamalis.</div>
<br>
<div>Ia menilai terdapat dua akar permasalahan utama dalam krisis ini, yakni pada sektor pasokan serta rantai distribusi. Pemkab Berau berjanji akan segera berkoordinasi dengan PT Pertamina guna menyelesaikan hambatan tersebut secepatnya.</div>
<br>
<div>“Benang merah dari persoalan hari ini adalah pasokan dan distribusi. Kami akan mengupayakan agar masalah ini segera selesai melalui koordinasi intensif dengan Pertamina,” pungkasnya.(Rein)</div>
</div>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pemadaman Karhutla di IKN, Petugas Jatuhkan 15 Kali Waterbombing,</title>
<link>https://kartanews.com/pemadaman-karhutla-di-ikn-petugas-jatuhkan-15-kali-waterbombing</link>
<guid>https://kartanews.com/pemadaman-karhutla-di-ikn-petugas-jatuhkan-15-kali-waterbombing</guid>
<description><![CDATA[ NUSANTARA — Operasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) terus diintensifkan melalui jalur udara ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6a9d487723513.jpg" length="139434" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 06 Sep 2026 19:01:21 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, NUSANTARA </strong> — Operasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) terus diintensifkan lewat jalur udara. Tim gabungan memuntahkan sedikitnya 15 kali waterbombing dalam dua sorti penerbangan untuk menggempur titik api di wilayah calon ibu kota tersebut.</p>
<p>Staf Khusus Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Bidang Manajemen Kebijakan dan Strategi Konstruksi, Danis Hidayat Sumadilaga, menjelaskan bahwa penyiraman difokuskan pada area kritis sepanjang akses utama IKN, seperti Km 47 hingga Km 53, serta kawasan Wonotirto. Gempuran udara yang bergerak simultan dengan tim darat ini membuahkan hasil positif.</p>
<p>"Alhamdulillah, berdasarkan informasi dari teman-teman dan rekaman video pesawat, asap sudah mulai berkurang dan hilang," kata Danis pada Sabtu (5/9/2026).</p>
<p>Kendati asap menyusut, OIKN tetap mewaspadai potensi api bawah tanah (ground fire). Danis menambahkan bahwa untuk kawasan Wonotirto, terdapat informasi keberadaan lahan gambut dengan ketebalan sekitar 50 sentimeter yang dinilai rawan.</p>
<p>Sementara itu, Komandan Lanud Dhomber Balikpapan, Kolonel Pnb I Gusti Ngurah Sorga Laksana, mengonfirmasi seluruh armada dalam kondisi prima dan hasil pemantauan menunjukkan indikator menggembirakan.</p>
<p>"Dari hasil rekaman pemandangan waterbombing, titik api dengan tingkat kepercayaan paling tinggi untuk wilayah IKN saat ini terpantau sudah kosong," ujar Gusti.</p>
<p>Meski titik api zona merah nihil, Gusti menegaskan pentingnya akurasi koordinat real-time karena pergerakan angin kerap mengubah sebaran api secara cepat. </p>
<p>Kelancaran operasi ini juga didukung pasokan air yang melimpah dari waduk, embung, dan kolam di sekitar lokasi kejadian.</p>
<p>Sesuai arahan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan BPBD, operasi waterbombing diproyeksikan berlangsung selama lima hari.</p>
<p>Tim gabungan dari OIKN, TNI AU, dan BNPB bakal terus menggelar evaluasi harian berdasarkan pemantauan titik panas serta laporan dinamis dari personel lapangan.(Rein) </p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Generasi Muda Dumaring Selami Kearifan Lokal Lewat Belajar dari Maestro</title>
<link>https://kartanews.com/generasi-muda-dumaring-selami-kearifan-lokal-lewat-belajar-dari-maestro</link>
<guid>https://kartanews.com/generasi-muda-dumaring-selami-kearifan-lokal-lewat-belajar-dari-maestro</guid>
<description><![CDATA[ BERAU — Di tengah rindangnya Hutan Adat Patiraja, langkah-langkah kaki muda berderak menimpa dedaunan kering. Mereka melangkah bersama para tetua kampung yang usianya rata-rata telah melewati kepala enam. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6a9cf5fae607c.jpg" length="61753" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 06 Sep 2026 12:54:36 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.COM, BERAU</span></span></strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> — Di tengah rindangnya Hutan Adat Patiraja, langkah-langkah kaki muda berderak menimpa dedaunan kering. Mereka melangkah bersama para tetua kampung yang usianya rata-rata telah melewati kepala enam.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Pada hari itu, tidak ada papan tulis maupun ruang kelas kaku. Yang ada hanyalah riak udara, pepohonan tinggi, serta petunjuk dari tangan-tangan terampil para maestro adat Dumaring yang sedang mewariskan warisan ilmu leluhur kepada generasi penerus.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Pemandangan tersebut merupakan bagian dari program Belajar dari Maestro, sebuah terobosan dalam rangkaian Festival Rindu Dumaring 2026. Melalui program ini, konservasi hutan dan pelestarian budaya tidak lagi berjalan sendiri-sendiri, melainkan berkelindan menjadi satu napas.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Koordinator Program Kolaborasi Konservasi Mangrove Dumaring, Nandang Mulyana, mengungkapkan bahwa logika yang dibangun di Dumaring sengaja membalik pakem konservasi arus utama.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Jika konservasi biasanya dipenuhi rentetan larangan (simpan, pelajari, manfaatkan), maka di Dumaring jalurnya diawali dari pemanfaatan (gunakan, pelajari, simpan).</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Kalau di mana-mana konservasi yang mengandung larangan, kami di sini justru mendorong masyarakat untuk memanfaatkan sumber daya alam secara bijak. Ketika masyarakat sudah merasa butuh dan merasakan manfaatnya, secara alami mereka akan menjaga hutan itu,” tutur Nandang.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Dalam program ini, sekitar 60 anak muda dari tingkat SD hingga pemuda kampung diajak mendalami lima klaster seni dan kearifan lokal: menyumpit, membuat seruling, seni bela diri Bakuntau, meramu obat herbal tradisional, dan menganyam rotan.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Prosesnya tidak instan. Sebelum praktik dimulai, peserta diajak melintasi Hutan Adat Patiraja untuk mengenali tanaman dan mengambil bahan baku secara langsung bersama para maestro.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Masing-masing tradisi menyimpan filosofi menjaga alam. Pada kelas menyumpit, misalnya, anak-anak muda tidak sekadar diajari teknik memagari sasaran. Mereka juga dibekali celana adat yang diwariskan secara turun-temurun.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Ada aturan ketat yang tidak boleh menyumpit binatang yang sedang minum, makan, atau sedang hamil.Ratusan tahun masyarakat Dayak menyumpit, populasi satwa tetap terjaga karena ada etika konservasi berkelanjutan di dalamnya,” jelas Nandang.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Pentingnya regenerasi ini kian terasa mengingat para pemilik keahlian tersebut kini semakin sepuh. Tanpa adanya intervensi, pengetahuan langka ini akan berisiko dalam dekade mendatang.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Uniknya, semangat mempelajari budaya Dumaring ini tidak hanya datang dari pemuda etnis Dayak Baloi, tetapi juga melebur bersama anak-anak muda dari etnis Timor, Sulawesi, hingga Jawa yang bermukim di Kampung Dumaring.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Guna menyambung lidah para maestro yang kerap canggung mengajar, panitia menerjunkan fasilitator budaya sebagai penjelas dan pembimbing.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Untuk menjaga nyala semangat belajar ini agar tidak padam seusai festival, sebuah wadah permanen tengah disiapkan, salah satunya Perguruan Bakuntau bertajuk Lilingai Jiwata Dumaring serta sanggar seni bersama PKK setempat.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Inisiatif kolaboratif yang dirancang oleh Aksenta (PT Gagas Dinamika Aksenta) dan didukung oleh KLK Group ini diharapkan menjadi modal panjang bagi kemandirian warga, baik dari sisi pelestarian identitas maupun potensi ekonomi berbasis pariwisata budaya di masa depan.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Bagi Nandang, kelangsungan anak muda dengan akar budayanya adalah kunci utama. Menutup perbincangan, ia melayangkan pesan hangat untuk para generasi muda yang terlibat.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">"Jangan setengah-setengah dalam belajar. Keterampilan yang sangat spesifik dan berbasis kearifan lokal ini justru akan semakin langka dan berharga di masa depan. Ilmu itu tidak berat dibawa ke mana-mana. Jika ditekuni sampai ahli, ia akan menjadi nilai hidup yang menyimpulkan," simpulnya.(Rein) </span></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Edukasi Mencegah Karhutla: Perumda Batiwakkal Dorong Kolaborasi Warga Jaga Fasilitas Publik</title>
<link>https://kartanews.com/edukasi-mencegah-karhutla-perumda-batiwakkal-dorong-kolaborasi-warga-jaga-fasilitas-publik</link>
<guid>https://kartanews.com/edukasi-mencegah-karhutla-perumda-batiwakkal-dorong-kolaborasi-warga-jaga-fasilitas-publik</guid>
<description><![CDATA[ BERAU — Kesadaran kolektif masyarakat menjadi benteng pertahanan terkuat dalam mencegah bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla). ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6aafa8388ae4e.jpg" length="62667" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 05 Sep 2026 17:33:26 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p data-path-to-node="24"><b data-path-to-node="24" data-index-in-node="0">KARTANEWS.COM, BERAU</b> — Kesadaran kolektif masyarakat menjadi benteng pertahanan terkuat dalam mencegah bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Perumda Air Minum Batiwakkal Kabupaten Berau menegaskan bahwa partisipasi aktif warga dalam menjaga kelestarian lingkungan berbanding lurus dengan terjaminnya hak masyarakat dalam menikmati fasilitas air bersih secara lancar.</p>
<p data-path-to-node="25">Direktur Perumda Air Minum Batiwakkal, Saipul Rahman, menekankan pentingnya membangun pemahaman publik bahwa dampak buruk karhutla tidak berhenti pada asap atau polusi udara semata. Lebih dari itu, kelalaian manusia yang memicu kebakaran berisiko tinggi merusak daerah resapan air yang menjadi tumpuan utama pengolahan air bersih bagi publik.</p>
<p data-path-to-node="26">“Pencegahan karhutla pada akhirnya berkaitan langsung dengan kepentingan masyarakat. Sebab, kerusakan lingkungan dan terganggunya sumber air dapat memberikan dampak berantai terhadap pelayanan air minum,” ujar Saipul, pada Jumat (4/09/2026)</p>
<p data-path-to-node="27">Saipul menilai, upaya edukasi dan pencegahan harus mengedepankan pendekatan sosial. Masyarakat di sekitar wilayah sumber air perlu diajak menyadari bahwa aktivitas pembakaran lahan tanpa kendali secara langsung memancarkan ancaman terhadap kebutuhan dasar harian mereka sendiri.</p>
<p data-path-to-node="28">Dengan jumlah pelanggan yang kini menembus puluhan ribu sambungan rumah, kerentanan sistem pelayanan air bersih akibat kerusakan lingkungan menjadi tanggung jawab bersama. Perumda Batiwakkal tidak dapat berdiri sendiri tanpa dukungan konkrit dari partisipasi warga di lapangan.</p>
<p data-path-to-node="29">Melalui pendekatan kolaboratif, kolaborasi antara pemerintah daerah, badan usaha, dan elemen masyarakat menjadi kunci menciptakan ekosistem yang kondusif. Warga diimbau untuk saling mengingatkan serta menghindari segala tindakan ceroboh yang dapat memicu timbulnya titik api di kawasan rawan bencana.</p>
<p data-path-to-node="30">“Kalau sumber air dan lingkungan kita jaga, pelayanan kepada masyarakat juga bisa terus berjalan dengan baik,” pungkas Saipul.</p>
<p data-path-to-node="31">Kesadaran sosial yang terbangun dengan baik diharapkan mampu menghentikan potensi kebakaran sejak dari garis depan. Ketika masyarakat aktif merawat ekosistem di sekitarnya, keandalan fasilitas umum serta pemenuhan kebutuhan dasar air minum bagi seluruh warga Kabupaten Berau dapat dipastikan senantiasa aman dan terjaga.(Adv)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Jamin Kelancaran Distribusi Air Minum, Perumda Batiwakkal Perkuat Antisipasi Operasional</title>
<link>https://kartanews.com/jamin-kelancaran-distribusi-air-minum-perumda-batiwakkal-perkuat-antisipasi-operasional</link>
<guid>https://kartanews.com/jamin-kelancaran-distribusi-air-minum-perumda-batiwakkal-perkuat-antisipasi-operasional</guid>
<description><![CDATA[ BERAU — Manajemen Perumda Air Minum Batiwakkal Kabupaten Berau terus berbenah demi memastikan stabilitas pelayanan air bersih bagi puluhan ribu pelanggan tetap berjalan optimal. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6aa15e86a5f13.jpg" length="85665" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 05 Sep 2026 17:23:02 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p data-path-to-node="13"><b data-path-to-node="13" data-index-in-node="0">KARTANEWS.COM, BERAU</b> — Manajemen Perumda Air Minum Batiwakkal Kabupaten Berau terus berbenah demi memastikan stabilitas pelayanan air bersih bagi puluhan ribu pelanggan tetap berjalan optimal.</p>
<p data-path-to-node="13">Sebagai badan usaha milik daerah yang memegang peranan vital dalam pemenuhan kebutuhan dasar, perusahaan ini menetapkan kesiapan operasional sebagai perhatian utama organisasi.</p>
<p data-path-to-node="14">Direktur Perumda Air Minum Batiwakkal, Saipul Rahman, menyatakan bahwa keberhasilan pelayanan publik tidak hanya diukur dari infrastruktur pipa yang terpasang, tetapi juga dari keandalan pasokan air baku di hulu.</p>
<p data-path-to-node="14">Gangguan eksternal seperti krisis lingkungan akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dipandang sebagai tantangan operasional yang harus diantisipasi sejak dini agar tidak menghentikan aliran air ke rumah tangga.</p>
<p data-path-to-node="15">“Keberadaan sumber air menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kontinuitas pelayanan kepada pelanggan. Karena itu, kondisi lingkungan di sekitar sumber air perlu mendapat perhatian dan perlindungan bersama,” ungkap Saipul, pada Sabtu (5/09/2026)</p>
<p data-path-to-node="16">Dalam menjaga kualitas serta keberlanjutan pasokan air, Perumda Batiwakkal telah menyusun serangkaian langkah antisipasi risiko eksternal. Evaluasi teknis secara berkala terus dilakukan untuk memastikan sistem pengolahan dan jaringan distribusi tetap tangguh menghadapi berbagai skenario krisis pasokan air baku akibat dinamika cuaca maupun gangguan alam.</p>
<p data-path-to-node="17">Saipul menambahkan, skala operasional perusahaan yang kini melayani puluhan ribu sambungan rumah tangga menuntut tingkat keandalan pelayanan yang sangat tinggi. Gangguan kecil pada intake atau instalasi pengolahan air dapat berdampak luas terhadap aktivitas sosial dan ekonomi warga.</p>
<p data-path-to-node="18">Oleh karena itu, manajemen menerapkan pendekatan sistemik yang mengintegrasikan pemeliharaan teknis internal dengan pengawasan faktor eksternal. Kesigapan Perumda Batiwakkal dalam membaca potensi bahaya di luar aspek teknik operasional,seperti ancaman karhutla menjadi bukti komitmen tata kelola perusahaan yang berorientasi pada kepuasan serta perlindungan hak konsumen.</p>
<p data-path-to-node="19">“Sinergi antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat menjadi penting untuk memastikan kebutuhan dasar tersebut tetap terpenuhi,” pungaksnya.(Adv)</p>
<p data-path-to-node="20"></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Perumda Batiwakkal Ajak Warga Berau Hemat Air Saat Kondisi Kemarau</title>
<link>https://kartanews.com/perumda-batiwakkal-ajak-warga-berau-hemat-air-saat-kondisi-kemarau</link>
<guid>https://kartanews.com/perumda-batiwakkal-ajak-warga-berau-hemat-air-saat-kondisi-kemarau</guid>
<description><![CDATA[ BERAU — Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Berau melalui Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) memperketat pemantauan isu publik terkait ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) serta ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM). ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6a9add3577bc3.jpg" length="332945" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 04 Sep 2026 23:01:42 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><span><strong>​KARTANEWS.COM, BERAU</strong> </span><span>— Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Berau melalui Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) memperketat pemantauan isu publik terkait ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) serta ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM). </span><b></b></p>
<p dir="ltr"><span>Langkah ini dinilai krusial karena kedua faktor tersebut berpotensi memengaruhi stabilitas pelayanan publik di wilayah Kabupaten Berau.</span><b></b></p>
<p dir="ltr"><span>Guna memastikan kesiapan operasional di lapangan, Tim IKP Diskominfo Berau turun langsung menggali data ke sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) dan badan usaha milik daerah (BUMD). </span><b></b></p>
<p dir="ltr"><span>Salah satu yang menjadi fokus perhatian adalah Perumda Air Minum Batiwakkal sebagai penyedia utama layanan air bersih bagi masyarakat.</span><b></b></p>
<p dir="ltr"><span>​Direktur Perumda Air Minum Batiwakkal Berau, Saipul Rahman, menegaskan bahwa maraknya karhutla berdampak langsung pada kondisi lingkungan serta ketersediaan sumber air baku. </span><b></b></p>
<p dir="ltr"><span>Saat ini, pihak perusahaan bertanggung jawab melayani sekitar 43.530 sambungan pelanggan aktif di seluruh wilayah Berau.</span><b></b></p>
<p dir="ltr"><span>​“Karhutla bukan hanya persoalan lingkungan, tetapi menjadi perhatian bersama karena berdampak langsung terhadap kondisi sumber air. Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak melakukan aktivitas yang memicu kebakaran,” ujar Saipul, Kamis (3/9/2026).</span><b></b></p>
<p dir="ltr"><span>​Selain ancaman karhutla, kepastian pasokan BBM menjadi faktor sentral. BBM berperan vital menunjang armada operasional, mobilisasi petugas teknis, hingga pemeliharaan jaringan distribusi di lapangan. </span><b></b></p>
<p dir="ltr"><span>Saipul berharap distribusi BBM dapat segera kembali normal agar mobilitas pelayanan tidak terkendala.Di tengah dua tantangan tersebut, Perumda Batiwakkal berkomitmen menjaga kelancaran pasokan air minum secara efektif. </span><b></b></p>
<p dir="ltr"><span>Pihaknya juga menyediakan kanal pengaduan resmi dan mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam mengonsumsi air bersih harian.</span><b></b></p>
<p dir="ltr"><span>​“Kami mengimbau pelanggan agar menggunakan air secara bijak dan sesuai kebutuhan. Pastikan keran tertutup rapat dan segera laporkan apabila menemukan kebocoran pada jaringan. Kolaborasi masyarakat dan pemerintah sangat penting agar pelayanan air minum terus berjalan optimal,” pungkasnya.(Adv)</span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Tokoh Adat Dayak Kenyah Kutim, Larang Masyarakat Melakukan Pembakaran Ladang</title>
<link>https://kartanews.com/tokoh-adat-dayak-kenyah-kutim-larang-masyarakat-melakukan-pembakaran-landang</link>
<guid>https://kartanews.com/tokoh-adat-dayak-kenyah-kutim-larang-masyarakat-melakukan-pembakaran-landang</guid>
<description><![CDATA[ KUTIM – Lembaga Adat Dayak Kenyah Desa Sangkima, Kecamatan Sangatta Selatan, Kutai Timur (Kutim), menerbitkan surat larangan terkait aktivitas pembakaran lahan dan kebiasaan membuang puntung rokok sembarangan di sepanjang jalan poros Sangatta Bontang. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6a9aa153a5d4b.jpg" length="109449" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 04 Sep 2026 18:41:30 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.COM, KUTIM</span></span></span></span></strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> – Lembaga Adat Dayak Kenyah Desa Sangkima, Kecamatan Sangatta Selatan, Kutai Timur (Kutim), menerbitkan surat larangan terkait aktivitas pembakaran lahan dan kebiasaan membuang puntung rokok sembarangan di sepanjang jalan poros Sangatta Bontang.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Surat yang terbit pada Rabu (3/9/2026) tersebut memuat penegasan dari Kepala Adat Dayak Kenyah Desa Sangkima, Thomas Gun. Ia meminta warga untuk tidak lagi membuka ladang atau membakar lahan secara asal.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Selain itu, para pengguna jalan dan warga yang merokok diimbau untuk tidak membuang puntung rokok secara sembarangan, serta wajib memastikan bara api telah padam sepenuhnya sebelum dibuang.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​"Jika ada oknum yang melanggar, akan dikenakan sanksi berat," tegas Thomas dalam keterangan tertulisnya, Kamis (4/9/2026).</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Surat imbauan ini juga ditembuskan kepada jajaran aparat terkait, antara lain Dandim, Kapolres, Danramil, Kapolsek, Bhabinkamtibmas, serta Babinsa Desa Sangkima.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Langkah tegas ini diambil menyusul maraknya ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kutai Timur.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kutim per Sabtu (22/8/2026), seluas 68,3 hektare areal hutan dan lahan telah hangus terbakar yang tersebar di beberapa kecamatan. (Kendali)</span></span></span></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kasus ISPA di Berau Melonjak Tiga Lipat Akibat Asap Karhutla, Anak&#45;Anak Jadi Korban Dominan</title>
<link>https://kartanews.com/kasus-ispa-di-berau-melonjak-tiga-lipat-akibat-asap-karhutla-anak-anak-jadi-korban-dominan</link>
<guid>https://kartanews.com/kasus-ispa-di-berau-melonjak-tiga-lipat-akibat-asap-karhutla-anak-anak-jadi-korban-dominan</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang kian marak di Kabupaten Berau mulai berdampak serius terhadap kesehatan warga. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6a9a94ca664d1.jpg" length="378546" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 04 Sep 2026 17:57:52 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEGARA.COM, BERAU</strong> – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang kian marak di Kabupaten Berau mulai berdampak serius terhadap kesehatan warga. Pemerintah Kabupaten Berau mencatat lonjakan tajam kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di sejumlah fasilitas kesehatan akibat paparan kabut asap.</p>
<p>​Untuk memantau langsung dampak tersebut, Wakil Bupati Berau, Gamalis, meninjau Puskesmas Tanjung Redeb dan Puskesmas Kampung Bugis pada Kamis (3/9/2026).</p>
<p>Kunjungan ini bertujuan memastikan kesiapan fasilitas pelayanan kesehatan dalam menghadapi peningkatan jumlah pasien.</p>
<p>​Gamalis mengungkapkan, berdasarkan data pemantauan Dinas Kesehatan Kabupaten Berau, grafik kasus ISPA melonjak signifikan.</p>
<p>Jika sebelumnya ISPA berada di peringkat ke-8 atau ke-9 dalam daftar penyakit yang paling banyak ditangani, kini posisinya melejit ke peringkat ke-2 setelah hipertensi.</p>
<p>​“Perkembangannya melonjak hingga tiga kali lipat. Kenaikan tajam ini terlihat sejak Juni, Juli, Agustus, hingga awal September,” ujar Gamalis.</p>
<p>​Kondisi tersebut diperparah oleh buruknya kualitas udara. Hasil pengukuran kualitas udara di dalam ruangan menunjukkan kadar PM2,5 telah melampaui ambang batas normal dan hampir menyentuh angka tiga kali lipat.</p>
<p>​Gamalis menjelaskan bahwa PM2,5 merupakan partikel mikroskopis berbahaya yang tidak mampu disaring oleh bulu hidung, sehingga dapat langsung masuk ke saluran pernapasan hingga paru-paru.</p>
<p>​“Kondisi ini harus segera kita tangani agar tidak menimbulkan dampak buruk yang lebih luas. Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan, membatasi aktivitas di luar rumah, serta disiplin menggunakan masker,” imbaunya.</p>
<p>​Saat meninjau Puskesmas Kampung Bugis, Gamalis turut menemukan sejumlah pasien yang datang dengan keluhan akibat terpapar asap karhutla.</p>
<p>​Sementara itu, Dokter Umum Puskesmas Tanjung Redeb, Nina Damayanti, membenarkan adanya kenaikan signifikan jumlah pasien ISPA dalam pelayanan sehari-hari.</p>
<p>Pada Agustus hingga awal September, jumlah pasien mencapai sekitar 300 orang, meningkat pesat dari bulan Juli yang tercatat sebanyak 190 pasien.</p>
<p>​Nina menyebutkan bahwa kelompok rentan—seperti anak-anak, lansia, serta warga yang memiliki riwayat asma dan alergi—menjadi pihak yang paling terdampak.</p>
<p>​“Di Puskesmas Tanjung Redeb, mayoritas pasien ISPA yang kami tangani saat ini adalah anak-anak. Kami menyarankan masyarakat untuk mengurangi kegiatan di luar ruangan dan wajib mengenakan masker,” tegas Nina.</p>
<p>​Pemerintah Kabupaten Berau mengimbau seluruh warga untuk terus menjaga kesehatan diri dan keluarga.</p>
<p>Selain itu, masyarakat diminta turut aktif mencegah karhutla dan segera melaporkan kepada pihak berwenang jika menemukan titik api di sekitar lingkungan mereka.(Rein) </p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Aliansi Rakyat Kaltim: Kontribusi Besar untuk Negara, Pemerataan Belum Terasa</title>
<link>https://kartanews.com/aliansi-rakyat-kaltim-kontribusi-besar-untuk-negara-pemerataan-belum-terasa</link>
<guid>https://kartanews.com/aliansi-rakyat-kaltim-kontribusi-besar-untuk-negara-pemerataan-belum-terasa</guid>
<description><![CDATA[ SAMARINDA — Aliansi Rakyat Kalimantan Timur (Kaltim) bersama sejumlah elemen masyarakat menggelar aksi representasi aspirasi bertajuk “Indonesia Ironi, Kaltim Jadi Anak Tiri” di Samarinda, Kamis (3/9/2026). ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6a996355229fe.jpg" length="92127" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 03 Sep 2026 20:20:14 +0800</pubDate>
<dc:creator>Irla Hadratan Iman</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, SAMARINDA — </strong>Aliansi Rakyat Kalimantan Timur (Kaltim) bersama sejumlah elemen masyarakat menggelar aksi penyampaian aspirasi bertajuk “Indonesia Ironi, Kaltim Jadi Anak Tiri” di Samarinda, Kamis (3/9/2026). Aksi tersebut menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyuarakan berbagai persoalan nasional dan daerah yang dinilai belum mendapat penyelesaian secara maksimal.</p>
<p>Humas Aksi Aliansi Rakyat Kaltim, Salman Alfarisy, mengatakan aksi tersebut merupakan bentuk akumulasi keresahan dan kemarahan masyarakat terhadap berbagai persoalan yang terjadi di Indonesia, khususnya di Kalimantan Timur.</p>
<p>“Aliansi Rakyat Kalimantan Timur bersama-sama masyarakat dan seluruh elemen kota Kalimantan Timur mencoba mengaspirasikan akumulasi kemarahan yang terjadi di Kalimantan Timur dan di Indonesia,” ujar Salman.</p>
<p>Menurutnya, aksi tersebut membawa paket tuntutan yang terdiri atas tujuh tuntutan nasional dan delapan tuntutan daerah. Tuntutan tersebut disusun dengan mengaitkan persoalan nasional dengan kondisi yang terjadi di Kalimantan, khususnya Kalimantan Timur.</p>
<p>Salman mencontohkan persoalan penetapan status bencana nasional di sejumlah wilayah yang menurutnya masih menjadi perhatian masyarakat. Ia juga menyoroti persoalan kualitas udara di wilayah Kalimantan yang dinilai semakin mengkhawatirkan akibat kabut asap.</p>
<p>“Kami coba merangkai kemarahan-kemarahan nasional, isu-isu yang terjadi di skala nasional, kemudian kami kaitkan dengan apa yang terjadi di Kalimantan Timur khususnya,” katanya.</p>
<p>Selain membawa tuntutan yang telah dirumuskan, aksi tersebut juga dikemas dalam bentuk mimbar bebas. Menurut Salman, forum tersebut terbuka bagi masyarakat yang ingin menyampaikan keresahan maupun kritik terhadap berbagai persoalan yang mereka rasakan.</p>
<p>Ia menegaskan, mimbar bebas tersebut bersifat inklusif dan tidak terbatas pada kelompok tertentu.</p>
<p>“Ini adalah mimbar bebas yang inklusif, tidak eksklusif. Seluruh masyarakat yang mau marah, yang mau sedih, yang mau merasakan kecemburuan, boleh untuk hadir di sini,” ucapnya.</p>
<p><img src="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x_6a9965bde3f93.jpg" alt=""></p>
<p>Salah satu sorotan utama dalam aksi tersebut adalah narasi “Kaltim Jadi Anak Tiri”. Aliansi menilai Kalimantan Timur memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian nasional, namun manfaat pembangunan yang dirasakan masyarakat daerah dinilai belum sebanding dengan kontribusi tersebut.</p>
<p>Salman menyebut Kaltim sebagai salah satu daerah yang memberikan kontribusi besar terhadap penerimaan negara. Karena itu, pihaknya mendorong adanya pemerataan pembangunan dan peningkatan pelayanan publik di daerah.</p>
<p>“Makanya kami menuntut adanya pemerataan di daerah 3T, kami menuntut adanya pendidikan, kami menuntut adanya kesehatan,” ujarnya.</p>
<p>Selain itu, massa juga menyuarakan persoalan kebutuhan dasar masyarakat, mulai dari ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) hingga pasokan listrik. Aliansi meminta persoalan antrean BBM dan pemadaman listrik tidak terus berulang karena berdampak langsung terhadap aktivitas masyarakat.</p>
<p>“Kami menuntut supaya BBM enggak antre lagi, kami menuntut supaya pemadaman listrik itu tidak terjadi lagi,” kata Salman.</p>
<p>Dalam aksi tersebut, keterlibatan massa tidak hanya berasal dari kalangan mahasiswa. Salman mengatakan sejumlah elemen masyarakat turut hadir untuk menyampaikan aspirasi.</p>
<p>“Elemen tentunya mahasiswa sebagai agent of change. Tapi tentunya ada masyarakat-masyarakat Kota Samarinda dan masyarakat Provinsi Kalimantan Timur lainnya,” tuturnya.</p>
<p>Ia menyebut masyarakat yang hadir berasal dari sejumlah wilayah, termasuk Kota Samarinda dan Kabupaten Paser. Menurutnya, aksi tersebut terbuka bagi masyarakat dari berbagai latar belakang yang ingin menyampaikan aspirasi.</p>
<p>“Semua boleh hadir, semua boleh teriak, semua boleh muak,” tegas Salman.</p>
<p>Aliansi Rakyat Kaltim berharap penyampaian aspirasi tersebut dapat menjadi ruang bagi pemerintah untuk mendengar berbagai keresahan masyarakat, sekaligus mendorong penyelesaian terhadap persoalan nasional dan daerah yang selama ini dinilai belum tuntas. (Irla)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>BKSDA Kaltim Evakuasi 11 Orang Utan dari Ancaman Karhutla di Samboja</title>
<link>https://kartanews.com/bksda-kaltim-evakuasi-11-orang-utan-dari-ancaman-karhutla-di-samboja</link>
<guid>https://kartanews.com/bksda-kaltim-evakuasi-11-orang-utan-dari-ancaman-karhutla-di-samboja</guid>
<description><![CDATA[ KUKAR — Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Timur bersama Yayasan Jejak Pulang mengevakuasi 11 individu orang utan dari ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6a992ee188aff.jpg" length="452630" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 03 Sep 2026 16:28:15 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, KUKAR</strong> — Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Timur bersama Yayasan Jejak Pulang mengevakuasi 11 individu orang utan dari ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang mendekati Kawasan Hutan dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara.</p>
<p>​Kepala BKSDA Kaltim, M. Ari Wibawanto, mengonfirmasi bahwa status darurat diaktifkan di area Sekolah Hutan Jejak Pulang pada Selasa (1/9/2026) pukul 16.00 WITA akibat kepulan asap pekat dan ancaman kobaran api.</p>
<p>​Proses evakuasi dilakukan oleh tim Wildlife Rescue Unit BKSDA bersama para perawat satwa. Petugas membimbing dan menggendong satu per satu orang utan yang berada di masa rehabilitasi menuju armada evakuasi di tengah keterbatasan jarak pandang.</p>
<p>​Seluruh satwa berhasil dipindahkan secara aman pada pukul 18.00 WITA ke fasilitas kandang rawat sementara di Kilometer 38 Samboja.</p>
<p>​"Berdasarkan hasil pemeriksaan medis pasca evakuasi, 11 individu orang utan dalam kondisi sehat dan bebas dari dampak paparan asap," ujar Ari dikutip dari Antara. </p>
<p>​Selama berada di lokasi penampungan sementara, program rehabilitasi dipastikan tetap berjalan normal melalui pemberian pakan, pemantauan aktivitas, hingga enrichment (pengayaan lingkungan) untuk menjaga perilaku alami satwa.</p>
<p>​"Langkah evakuasi dan pemantauan kesejahteraan satwa ini merupakan komitmen nyata kami dalam melindungi keanekaragaman hayati dari ancaman bencana lingkungan," pungkasnya.(Rein) </p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Intrusi Air Laut Menerpa Sungai Berau, Pelayanan IPA Gurimbang Dipastikan Tetap Berjalan</title>
<link>https://kartanews.com/intrusi-air-laut-menerpa-sungai-berau-pelayanan-ipa-gurimbang-dipastikan-tetap-berjalan</link>
<guid>https://kartanews.com/intrusi-air-laut-menerpa-sungai-berau-pelayanan-ipa-gurimbang-dipastikan-tetap-berjalan</guid>
<description><![CDATA[ BERAU — Pelayanan air minum bagi masyarakat yang diampu Instalasi Pengolahan Air (IPA) Gurimbang dipastikan tetap berjalan di tengah fenomena intrusi air laut yang melanda Sungai Berau ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6a992882e788f.jpg" length="73665" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 03 Sep 2026 16:00:23 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.COM, BERAU</span></span></strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> — Pelayanan air minum bagi masyarakat yang diampu Instalasi Pengolahan Air (IPA) Gurimbang dipastikan tetap berjalan di tengah fenomena intrusi air laut yang melanda Sungai Berau. </span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Pengoperasian instalasi kini disesuaikan dengan kondisi pasang surut air sungai demi menjaga kualitas udara yang disalurkan.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Saat air laut pasang, kadar salinitas pada sumber air baku mengalami peningkatan sehingga operasional pengolahan udara harus diatur secara berkala.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Begitu kondisi air sungai kembali memungkinkan untuk diolah, proses pendistribusian langsung dioptimalkan.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Situasi tersebut mendapat perhatian langsung dari Pemerintah Kabupaten Berau. Wakil Bupati Berau bersama Dewan Pengawas Perumda Air Minum Batiwakkal turun ke lapangan untuk menjaga kondisi sumber air baku di IPA Gurimbang.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​"Fokus utama kami adalah memastikan masyarakat tetap mendapatkan akses air minum di tengah kondisi alam yang saat ini mempengaruhi Sungai Berau," ujar Direktur Prumda Batiwakkal Saipul Rahman. </span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Pihak pengelola menambahkan bahwa pemantauan kadar air baku dilakukan secara berkelanjutan agar operasional IPA dapat merespons perubahan kondisi sungai secara cepat.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​"Kami mengimbau masyarakat untuk menampung air secukupnya saat aliran sedang tersedia dan menggunakan air secara bijak. Terima kasih atas pengertian seluruh warga, semoga kondisi Sungai Berau segera kembali normal," tutupnya.(Adv) </span></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>11 Tahun Buron, MA Tersangka Korupsi Bandara Kubar Diringkus Kejaksaan di Luwu</title>
<link>https://kartanews.com/11-tahun-buron-ma-tersangka-korupsi-bandara-kubar-diringkus-kejaksaan-di-luwu</link>
<guid>https://kartanews.com/11-tahun-buron-ma-tersangka-korupsi-bandara-kubar-diringkus-kejaksaan-di-luwu</guid>
<description><![CDATA[ KUBAR — Pelarian MA (48), tersangka kasus dugaan korupsi proyek perpanjangan landasan pacu Bandara Melalan, Kabupaten Kutai Barat, akhirnya terhenti. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6a99246c2f773.jpg" length="101226" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 03 Sep 2026 15:40:09 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.COM, KUBAR</span></span></strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> — Pelarian MA (48), tersangka kasus dugaan korupsi proyek perpanjangan landasan pacu Bandara Melalan, Kabupaten Kutai Barat, akhirnya terhenti. Tim gabungan Kejaksaan berhasil meringkus buronan yang telah melarikan diri selama 11 tahun tersebut.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur (Kejati Kaltim), Toni Yuswanto, mengkonfirmasi bahwa penangkapan terjadi di wilayah Walenrang Utara, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, pada Senin (31/8).</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​"Dalam proses pengamanan, MA diam kooperatif sehingga kegiatan penangkapan dapat berjalan dengan aman dan tertib tanpa adanya perlawanan," ujar Toni di Samarinda, Rabu (2/09/2026) menukik dari antara</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Dugaan rasuah ini bermula dari kegiatan pembangunan perpanjangan landasan pacu Bandara Melalan pada Tahun Anggaran 2013, dengan target perpanjangan landasan pacu dari 1.050 meter menjadi 1.600 meter. MA bertindak sebagai kontraktor pelaksana proyek tersebut.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Namun, MA tidak dapat menyelesaikan pekerjaannya hingga batas waktu 15 Desember 2013, meski sebelumnya telah diberikan perpanjangan waktu pengerjaan selama 53 hari.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Berdasarkan hasil audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), proyek ini diperkirakan mengakibatkan kerugian keuangan negara mencapai Rp1,5 miliar.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​MA resmi masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) sejak 2015 setelah mangkir dan melarikan diri dari pemanggilan penyidik ​​untuk proses pengajuan tersangka dan barang bukti (Tahap II). Atas perbuatannya, MA disangkakan lewat Pasal 2 ayat (1) Subsidair Pasal 3 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Usai ditangkap di Sulawesi Selatan, MA diterbangkan dan tiba di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan pada Rabu (2/9) sekitar pukul 13.00 WITA. Ia langsung dibawa menuju Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Samarinda untuk menjalani terpilih.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​"Penjemputan ini sekaligus menegaskan bahwa lamanya seseorang menghindari proses hukum bukanlah halangan. Penegakan hukum akan dilaksanakan secara konsisten, berkelanjutan, dan tidak mengenal batas wilayah maupun waktu," simpulnya.(Rein) </span></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Sempat Dinyatakan Terganggu, Proses Pengelolaan Air Minum di Sambaliung Tetap Aman</title>
<link>https://kartanews.com/sempat-dinyatakan-terganggu-proses-pengelolaan-air-minum-di-sambaliung-tetap-aman</link>
<guid>https://kartanews.com/sempat-dinyatakan-terganggu-proses-pengelolaan-air-minum-di-sambaliung-tetap-aman</guid>
<description><![CDATA[ BERAU — Pelayanan air bersih di wilayah Sambaliung kini kembali pulih. Wakil Bupati Berau, Gamalis, ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6a98f607b0de7.jpg" length="111462" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 03 Sep 2026 12:21:09 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, BERAU</strong> — Pelayanan air bersih di wilayah Sambaliung kini berangsur pulih. Wakil Bupati Berau, Gamalis, turun langsung meninjau Instalasi Pengolahan Air (IPA) Gurimbang di Kampung Gurimbang, Kecamatan Sambaliung, Selasa (1/9/2026).</p>
<p>Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan kualitas air minum aman usai terdampak fenomena intrusi air laut. Sebelumnya, pasokan air baku di fasilitas tersebut sempat terganggu akibat minimnya curah hujan dalam beberapa hari terakhir. </p>
<p>Anomali cuaca tersebut memicu penurunan debit air tawar yang signifikan, sehingga air asin dari wilayah hilir lebih mudah merembet masuk ke area intake.</p>
<p>Dampaknya cukup memprihatinkan. Kadar Total Dissolved Solids (TDS) di sumber air baku IPA Gurimbang sempat melonjak hingga menyentuh angka 1.700 ppm. Situasi memaksa Perumda Air Minum Batiwakkal memangkas durasi produksi. </p>
<p>Jam operasional pengolahan air yang semula berlangsung 24 jam penuh terpaksa dikurangi menjadi hanya 12 jam per hari guna menjaga standar kelayakan air bagi pelanggan.</p>
<p>Di lokasi pengolahan, Wabup Gamalis memantau secara ketat sejumlah parameter fisik dan kimia, mulai dari kadar TDS hingga suhu air, untuk memastikan pemenuhan kriteria kelayakan konsumsi masyarakat.</p>
<p>“Kami datang untuk melihat langsung indikator kebersihan dan mutu air di sini. Alhamdulillah, berdasarkan pengukuran terbaru hari ini, kondisi air baku dinyatakan kembali aman dan layak diproduksi. Pengolahan yang sebelumnya dibatasi 12 jam kini sudah kembali beroperasi penuh 24 jam,” ujar Gamalis.</p>
<p>Kendati kondisi telah membaik, Gamalis menegaskan agar pengawasan kualitas air tetap dilakukan secara berkala. Pasalnya, IPA Gurimbang memegang peranan krusial dalam menopang kebutuhan air bersih masyarakat Gurimbang hingga kawasan Sambaliung secara luas.</p>
<p>Ia pun berharap curah hujan di kawasan hulu segera meningkat. Menurutnya, dorongan debit air tawar dari hulu merupakan benteng alami paling efektif untuk menahan penetrasi air asin dari hilir agar gangguan serupa tidak terulang kembali.(Adv) </p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Debit Sungai Mahakam Surut, Distribusi Batu Bara dan BBM di Kaltim Terhambat</title>
<link>https://kartanews.com/debit-sungai-mahakam-surut-distribusi-batu-bara-dan-bbm-di-kaltim-terhambat</link>
<guid>https://kartanews.com/debit-sungai-mahakam-surut-distribusi-batu-bara-dan-bbm-di-kaltim-terhambat</guid>
<description><![CDATA[ KALTIM — Penurunan debit air sungai akibat kemarau panjang di Kalimantan Timur (Kaltim) memicu gangguan pada jalur distribusi logistik energi, mulai dari pengangkutan batu bara hingga pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM). ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6a98188ad76bd.jpg" length="74013" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 02 Sep 2026 20:40:37 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, KALTIM</strong>— Penurunan debit air sungai akibat kemarau panjang di Kalimantan Timur (Kaltim) memicu gangguan pada jalur distribusi logistik energi, mulai dari pengangkutan batu bara hingga pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM).</p>
<p>​Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Yuliot, mengonfirmasi bahwa kendala utama angkutan batu bara saat ini murni disebabkan faktor cuaca, bukan karena pembatasan kuota produksi dari pemerintah.</p>
<p>​“Saya cek kemarin di Kalimantan Timur, karena sungai mengering, tongkang tidak bisa melintas. Jadi, bukan karena produksinya dibatasi, melainkan air untuk melayarkan tongkang yang tidak ada,” ujar Yuliot dikuti dari viva.co</p>
<p>​<strong>Distribusi BBM Dialihkan ke Jalur Darat</strong></p>
<p>​Dampak penyusutan debit air sungai juga berimbas pada kelangkaan BBM di sejumlah wilayah Kalimantan. Jalur sungai yang biasanya menjadi urat nadi pengiriman pasokan energi kini sulit dilalui kapal tanker distribusi.</p>
<p>​Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Kementerian ESDM, Laode Sulaeman, menjelaskan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi XII DPR RI, Rabu (26/8), bahwa pihaknya telah menyiapkan langkah mitigasi.</p>
<p>​“Saat ini sungai mengalami kondisi surut sehingga pengiriman BBM melalui jalur perairan terkendala. Langkah mitigasi dilakukan dengan memperbanyak armada truk pengangkut via jalur darat,” terang Laode.</p>
<p>​Meski demikian, Laode mengakui bahwa kapasitas angkut armada darat tidak sebanding dengan volume besar yang biasa diangkut melalui perairan.</p>
<p>​<strong>Pemkot Samarinda Imbau Warga Hemat Air</strong></p>
<p>​Krisis air ini juga memukul suplai air bersih warga. Wali Kota Samarinda, Andi Harun, mengimbau masyarakat untuk lebih hemat mengonsumsi air bersih seiring menurunnya debit Sungai Mahakam dan meningkatnya kadar klorida.</p>
<p>​Dalam keterangannya pada Sabtu (30/8), Andi Harun menegaskan bahwa penyusutan air sungai berdampak langsung pada operasional fasilitas instalasi pengolahan air (intake) di beberapa kawasan, seperti Palaran, Pulau Atas, Bukuan, dan Bantuas.</p>
<p>​Selain masalah kuantitas, peningkatan kadar klorida menjadi perhatian serius pemerintah daerah karena memengaruhi kelayakan serta kualitas air minum yang didistribusikan ke rumah-rumah warga. (Rein)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kaltim Tembus 7 Besar Nasional IPLM, Gubernur Rudy Mas’ud Dorong Penguatan Literasi</title>
<link>https://kartanews.com/kaltim-tembus-7-besar-nasional-iplm-gubernur-rudy-masud-dorong-penguatan-literasi</link>
<guid>https://kartanews.com/kaltim-tembus-7-besar-nasional-iplm-gubernur-rudy-masud-dorong-penguatan-literasi</guid>
<description><![CDATA[ SAMARINDA – Perkembangan literasi di Kalimantan Timur (Kaltim) menunjukkan tren positif. Berdasarkan hasil kajian Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI) tahun 2025, Kaltim berhasil menduduki peringkat ketujuh dari 38 provinsi secara nasional ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6a97e59833edc.jpg" length="112366" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 02 Sep 2026 17:51:37 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, SAMARINDA </strong>– Perkembangan literasi di Kalimantan Timur (Kaltim) menunjukkan tren positif. Berdasarkan hasil kajian Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI) tahun 2025, Kaltim berhasil menduduki peringkat ketujuh dari 38 provinsi secara nasional dengan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) mencapai 44,11.</p>
<p>Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud, menyampaikan apresiasinya atas capaian tersebut. Ia menekankan bahwa pencapaian ini harus menjadi pemicu untuk terus memperkuat gerakan literasi di seluruh wilayah Benua Etam, terutama dalam menghadapi tantangan arus informasi digital.</p>
<p>“Capaian itu patut disyukuri sekaligus menjadi dorongan untuk memperkuat gerakan literasi. Di era media sosial ini, informasi bergerak begitu cepat baru membaca judul saja, belum membaca isi, komentarnya langsung panjang. Tugas kita bukan sekadar mendorong masyarakat rajin membaca, tetapi juga membentuk kemampuan memahami, menyaring, dan menggunakan informasi secara bijak,” tegas Rudy, Minggu (30/8/2026).</p>
<p>Dia menambahkan bahwa literasi yang kuat sangat erat kaitannya dengan kemampuan berpikir kritis. Menurutnya, masyarakat yang memiliki literasi baik tidak akan menjadi konsumen informasi pasif, melainkan mampu menghasilkan karya kreatif dari proses berpikir dan imajinasi. </p>
<p>Ia juga berpesan kepada generasi muda Kaltim untuk memanfaatkan teknologi secara positif demi mendukung proses belajar dan berkarya.</p>
<p>Sejalan dengan hal tersebut, Bunda Literasi Kaltim, Syarifa Suraidah, menegaskan komitmennya untuk memacu berbagai program penguatan minat baca. Salah satu program strategis di dunia pendidikan yang terus didorong adalah gerakan "Satu Guru Satu Buku".</p>
<p>Suraidah mengingatkan bahwa budaya membaca idealnya ditanamkan sejak dini dari lingkungan keluarga sebelum diperluas ke tingkat sekolah dan komunitas. Ia membagikan pengalaman pribadinya dalam membiasakan tradisi membaca di rumah bersama keluarga.</p>
<p>"Saya punya 13 anak, dan mereka kalau ulang tahun pasti minta dibelikan buku baru. Kebiasaan menjadikan buku sebagai kebutuhan ini yang perlu kita bangun dari rumah," ungkap Suraidah.</p>
<p>Sebagai bentuk apresiasi dan motivasi bagi generasi muda, rangkaian acara penguatan literasi tersebut ditutup dengan pembagian hadiah uang tunai masing-masing sebesar Rp500 ribu dari Gubernur dan Bunda Literasi Kaltim kepada empat siswa yang berhasil menjawab kuis interaktif.(Rein) </p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Dampak Kabut Asap dan Suhu Panas 37,8 Derajat Celsius Masih Membayangi Berau</title>
<link>https://kartanews.com/dampak-kabut-asap-dan-suhu-panas-378-derajat-celsius-masih-membayangi-berau</link>
<guid>https://kartanews.com/dampak-kabut-asap-dan-suhu-panas-378-derajat-celsius-masih-membayangi-berau</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Fenomena udara kabur (haze) dan kabut asap akibat terbakarnya hutan dan lahan (karhutla) masih memenuhi wilayah Kabupaten Berau. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6a97e10210015.jpg" length="396794" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 02 Sep 2026 16:44:47 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, BERAU</strong> – Fenomena udara kabur (haze) dan kabut asap akibat pembakaran hutan dan lahan (karhutla) masih menyelimuti wilayah Kabupaten Berau. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Berau mencatat jarak pandang (visibility) di sekitar Bandara Kalimarau terganggu, yakni hanya berkisar 2 hingga 4,5 kilometer.</p>
<p>​Kepala Stasiun BMKG Berau, Ade Heryadi, didampingi Prakirawan Cuaca, Ivan Rizki, menyampaikan bahwa partikel kering halus di udara tersebut teramati konsisten dari pagi hingga malam hari.</p>
<p>Selain penurunan jarak pandang, suhu udara ekstrem di Berau sempat menembus 37,8 derajat Celsius—salah satu yang tertinggi di Indonesia.</p>
<p>​"Tidak akan ada asap jika tidak ada yang membakar," tegas Ivan saat memberikan keterangan kepada Dinas Komunikasi dan Informatika Berau, Selasa (1/9/2026).</p>
<p>​Ivan menambahkan bahwa fenomena panas dan minimnya intensitas hujan ini dipicu oleh dinamika atmosfer serta sisa pengaruh El Niño.</p>
<p>Meski begitu, BMKG memastikan kondisi ini belum masuk kategori kemarau panjang atau kekeringan ekstrem karena Berau secara klimatologis memiliki karakteristik iklim cenderung basah.</p>
<p>​<strong>Kendala Rekayasa Cuaca dan Imbauan BMKG</strong></p>
<p>​Pemerintah sebenarnya telah mengupayakan penyemaian awan atau teknologi modifikasi cuaca (TMC) untuk memicu hujan. Langkah ini sempat menurunkan jumlah titik panas (hotspot). Namun, efektivitas TMC kini terkendala minimnya pertumbuhan awan potensial.</p>
<p>​"Rekayasa cuaca ibarat pupuk, hanya bisa berfungsi jika tersedia bibit awan," jelas Ivan.</p>
<p>​BMKG memprediksi periode musim kemarau di Berau masih bertahan hingga akhir September 2026. Curah hujan yang lebih merata diperkirakan baru akan turun secara bertahap setelah periode tersebut melintas.</p>
<p>​Menyikapi penurunan kualitas udara, BMKG mengimbau warga terdampak untuk selalu menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan.</p>
<p>Masyarakat juga diminta menghentikan aktivitas membuka lahan dengan cara membakar maupun membakar sampah secara terbuka, serta beralih ke metode pengelolaan sampah yang lebih aman seperti penimbunan.(Rein) </p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Cuaca Panas Penyebab Kekeringan, DTPHP Berau Klaim Produksi Beras Menurun</title>
<link>https://kartanews.com/cuaca-panas-penyebab-kekeringan-dtphp-berau-klaim-produksi-beras-menurun</link>
<guid>https://kartanews.com/cuaca-panas-penyebab-kekeringan-dtphp-berau-klaim-produksi-beras-menurun</guid>
<description><![CDATA[ BERAU — Kemarau panjang dan cuaca ekstrem yang melanda Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, mulai mengancam ketahanan pangan daerah ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6a97aad09b945.jpg" length="414510" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 02 Sep 2026 12:53:38 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, BERAU</strong> — Kemarau panjang dan cuaca ekstrem yang melanda Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, mulai mengancam ketahanan pangan daerah. Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (DTPHP) Berau mengonfirmasi bahwa realisasi produksi tiga komoditas strategis padi, jagung, dan cabai baru menyentuh angka 40 hingga 50 persen dari target tahunan hingga Agustus 2026.</p>
<p>Kepala DTPHP Berau, Lita Handini, menjelaskan bahwa minimnya pasokan air dan suhu panas ekstrem menjadi pemicu utama anjloknya produktivitas sektor pertanian.</p>
<p>Padahal, idealnya capaian akumulasi produksi pada bulan kedelapan telah menembus angka 70 hingga 80 persen.</p>
<p>"Jadi kan prioritas strategis kita tiga ya, padi, jagung, sama cabai. Tiga-tiga ini menunjukkan penurunan, angkanya sampai bulan Agustus ini baru 40-50 persen. Padahal kan kita harusnya sudah 70-80an persen di bulan Agustus ini," ujar Lita.</p>
<p>Dampak kekeringan meluas di beberapa kawasan sentra pertanian dengan tingkat keparahan beragam. Wilayah Merancang mencatatkan dampak terparah karena sebagian tanaman dilaporkan mengalami kegagalan produksi total.</p>
<p>Sementara itu, kawasan Buyung-Buyung, Semurut, Labanan, dan Tasuk turut mengalami penurunan volume panen. Lita mencontohkan penyusutan hasil panen yang terjadi di lapangan secara drastis.</p>
<p> "Kalau biasanya Labanan itu empat sampai lima ton, sekarang mungkin sekitar tiga ton. Di Semurut yang biasanya dua sampai tiga ton, musim ini mungkin hanya sekitar satu ton, bahkan ada yang gagal," ungkapnya.</p>
<p>Menghadapi keterbatasan air, para petani mengambil langkah adaptasi berbeda di lapangan. Sebagian petani jagung memilih menunda masa tanam sembari menunggu datangnya curah hujan guna meminimalkan risiko kerugian modal.</p>
<p>Di sisi lain, petani cabai terus berupaya merawat tanaman yang masih produktif dengan melakukan penyiraman secara rutin. DTPHP Berau memperkirakan penurunan produksi pangan tahun ini akan semakin membesar jika kemarau terus berlangsung.(Rein) </p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>MPR RI Goes to Campus di Unmul, Eddy Soeparno Dorong Percepatan Transisi Energi dan Penguatan Ketahanan Nasional</title>
<link>https://kartanews.com/mpr-ri-goes-to-campus-di-unmul-eddy-soeparno-dorong-percepatan-transisi-energi-dan-penguatan-ketahanan-nasional</link>
<guid>https://kartanews.com/mpr-ri-goes-to-campus-di-unmul-eddy-soeparno-dorong-percepatan-transisi-energi-dan-penguatan-ketahanan-nasional</guid>
<description><![CDATA[ SAMARINDA — Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno mendorong percepatan transisi energi dan penguatan ketahanan energi nasional sebagai langkah strategis menghadapi ancaman krisis energi dan krisis iklim. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6a9794b520687.jpg" length="91647" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 02 Sep 2026 11:16:04 +0800</pubDate>
<dc:creator>Irla Hadratan Iman</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, SAMARINDA — </strong>Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno mendorong percepatan transisi energi dan penguatan ketahanan energi nasional sebagai langkah strategis menghadapi ancaman krisis energi dan krisis iklim. Hal itu disampaikannya saat menghadiri kegiatan MPR RI Goes to Campus di Universitas Mulawarman (Unmul), Samarinda, Kalimantan Timur, Rabu (2/9/2026).</p>
<p>Dalam pemaparannya di hadapan sivitas akademika dan mahasiswa Unmul, Eddy menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi memiliki keterkaitan erat dengan ketersediaan energi. Aktivitas industri, transportasi, rumah tangga hingga pelayanan publik membutuhkan pasokan energi yang stabil dan berkelanjutan.</p>
<p>Namun, menurutnya, kebutuhan energi yang terus meningkat tidak boleh membuat Indonesia mengabaikan agenda dekarbonisasi. Penggunaan energi fosil, seperti batu bara, minyak bumi, dan gas, masih menjadi bagian besar dari bauran energi nasional dan menghasilkan emisi karbon yang berkontribusi terhadap krisis iklim.</p>
<p>Eddy menyebut ketergantungan terhadap energi fosil juga membuat Indonesia rentan terhadap gejolak geopolitik global. Gangguan rantai pasok energi, terutama akibat konflik di kawasan Timur Tengah, dapat memengaruhi ketersediaan dan harga minyak maupun gas.</p>
<p>"Indonesia hari ini menghadapi krisis energi. Rantai pasok terganggu semua," ujar Eddy dalam pemaparannya.</p>
<p>Ia menjelaskan, gangguan pada sektor energi tidak berhenti pada persoalan ketersediaan bahan bakar. Dampaknya dapat merambat ke berbagai sektor perekonomian, mulai dari industri, transportasi hingga kebutuhan masyarakat sehari-hari.</p>
<p>Kenaikan harga minyak mentah dan produk turunannya, kata Eddy, dapat meningkatkan harga berbagai komoditas seperti plastik, pupuk, obat-obatan dan tekstil. Kondisi tersebut berpotensi menekan daya beli masyarakat dan mendorong inflasi.</p>
<p>"Ini mata rantai yang tidak berhenti di sektor energi saja, tetapi masuk ke sektor perekonomian kita secara keseluruhan," katanya.</p>
<p><strong>Ketergantungan Impor Dinilai Perlu Dikurangi</strong></p>
<p>Eddy juga menyoroti tingginya ketergantungan Indonesia terhadap impor energi. Menurut dia, meskipun Indonesia memiliki sumber daya energi fosil dan energi terbarukan yang melimpah, sebagian kebutuhan energi nasional masih dipenuhi melalui impor.</p>
<p>Ia mencontohkan kebutuhan BBM yang banyak bergantung pada pasokan dari negara lain. Begitu pula dengan LPG yang sebagian besar kebutuhannya masih harus dipenuhi melalui impor.</p>
<p>Kondisi tersebut dinilai menunjukkan masih rentannya ketahanan energi Indonesia.</p>
<p>"Artinya kita sangat rentan," tegasnya.</p>
<p>Menurut Eddy, ketergantungan terhadap impor energi bukan hanya berisiko ketika terjadi gangguan rantai pasok global, tetapi juga memberikan tekanan terhadap devisa dan fiskal negara.</p>
<p>Ia menilai persoalan tersebut perlu dijawab melalui penguatan produksi energi dalam negeri sekaligus percepatan pemanfaatan sumber energi terbarukan.</p>
<p>Indonesia, kata dia, memiliki modal besar untuk melakukan hal tersebut. Selain memiliki cadangan batu bara, minyak dan gas, Indonesia juga mempunyai potensi energi surya, angin, air, bioenergi dan panas bumi yang besar.</p>
<p>"Kita ini negara kaya. Fosilnya punya banyak, sumber energi terbarukannya juga punya banyak," ujarnya.</p>
<p><strong>Transisi Energi Tiga Tahap</strong></p>
<p>Eddy memaparkan strategi transisi energi Indonesia yang menurutnya perlu dilakukan secara bertahap, mulai dari jangka pendek, menengah hingga panjang.</p>
<p>Dalam jangka pendek, pemerintah perlu memperkuat elektrifikasi, termasuk memperluas penggunaan kendaraan listrik dan transportasi publik berbasis listrik.</p>
<p>Sementara dalam jangka menengah, Indonesia perlu meningkatkan pemanfaatan bioenergi. Pengembangan biodiesel, menurut Eddy, merupakan salah satu langkah yang sudah dilakukan untuk mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil.</p>
<p>Sedangkan dalam jangka panjang, Indonesia perlu mulai mengembangkan sumber energi baru seperti hidrogen dan nuklir.</p>
<p>"Jadi elektrifikasi satu, kedua bioenergi kita tingkatkan, dan jangka panjang kita kemudian mengembangkan sumber energi baru, hidrogen dan nuklir," jelasnya.</p>
<p>Eddy menilai energi nuklir dapat menjadi salah satu opsi untuk mendukung keandalan pasokan energi nasional. Menurutnya, Indonesia membutuhkan sumber energi yang mampu menjamin ketersediaan pasokan dalam negeri secara berkelanjutan.</p>
<p><strong>Subsidi Energi Perlu Tepat Sasaran</strong></p>
<p>Selain persoalan sumber energi, Eddy juga menyoroti tata kelola subsidi energi. Ia menilai subsidi energi perlu diarahkan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.</p>
<p>Menurut Eddy, subsidi yang tidak tepat sasaran dapat mengurangi ruang fiskal pemerintah yang seharusnya dapat digunakan untuk membiayai sektor pembangunan lainnya.</p>
<p>Ia menekankan pentingnya melakukan penyesuaian besaran subsidi sekaligus memastikan penerimanya tepat sasaran.</p>
<p>"Subsidi ini bisa kemudian dilakukan rightsizing dan right targeting. Angkanya kita sesuaikan dengan kebutuhannya dan kita targetkan kepada mereka-mereka yang memang membutuhkan," katanya.</p>
<p>Eddy menyebut Kalimantan Timur memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu daerah penting dalam pengembangan energi terbarukan nasional.</p>
<p>Menurutnya, Kaltim memiliki potensi bioenergi, energi surya serta sumber daya lain yang dapat dikembangkan sebagai bagian dari transisi energi.</p>
<p>"Saya melihat bahwa Kalimantan Timur memiliki peluang yang besar yang tidak kalah dengan daerah-daerah yang lain di seluruh Indonesia," kata Eddy.</p>
<p>Ia berharap pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan di Kalimantan Timur dapat mempercepat akselerasi transisi energi dengan memanfaatkan potensi lokal yang tersedia.</p>
<p><strong>Kampus Diminta Berkontribusi</strong></p>
<p>Di hadapan mahasiswa, Eddy juga menekankan pentingnya peran perguruan tinggi dalam menghadapi krisis energi dan krisis iklim.</p>
<p>Menurutnya, kampus memiliki posisi strategis karena gagasan dan solusi yang dihasilkan berasal dari penelitian serta berbasis data. Karena itu, ia berharap perguruan tinggi dapat memberikan kontribusi nyata dalam merumuskan kebijakan transisi energi.</p>
<p>"Kami juga menunggu kiranya apa yang bisa dikontribusikan oleh kampus untuk penanganan krisis iklim melalui transisi energi sekaligus menguatkan ketahanan energi kita," ujarnya.</p>
<p>Eddy juga mengingatkan bahwa persoalan lingkungan saat ini telah memasuki tahap yang lebih serius. Ia memilih menggunakan istilah "krisis iklim" dibandingkan sekadar perubahan iklim untuk menggambarkan kondisi yang sedang dihadapi dunia.</p>
<p>Menurutnya, mencairnya es abadi di Pegunungan Jayawijaya menjadi salah satu tanda nyata perubahan kondisi lingkungan yang perlu mendapatkan perhatian serius.</p>
<p>Ia menilai Indonesia masih memiliki kesempatan untuk mengubah arah tersebut melalui percepatan transisi energi, pengurangan emisi karbon dan penguatan ketahanan energi nasional.</p>
<p>"Jangan sampai kita berada di titik di mana seperti yang tadi disampaikan di dalam video, Pegunungan Carstensz, itu adalah Pegunungan Jayawijaya yang menjadi kebanggaan kita karena ada salju abadi, hari ini salju abadinya tinggal sisa 5 persen," tuturnya.</p>
<p>Di akhir pemaparannya, Eddy mengajak mahasiswa Unmul untuk mengambil peran dalam menghadapi tantangan energi dan iklim. Menurutnya, transisi energi bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan kontribusi seluruh elemen masyarakat, termasuk generasi muda dan perguruan tinggi.</p>
<p>"Mudah-mudahan apa yang disampaikan bisa bermanfaat untuk kita dan bisa juga menjadi inspirasi bagi para mahasiswa untuk memberikan kontribusi nyata dalam penanganan krisis energi dan krisis iklim yang kita hadapi," pungkasnya. (Irla)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Atasi Efek Intrusi Air Laut di Gurimbang, Perumda Batiwakkal Lakukan Interkoneksi SPAM Sambaliung</title>
<link>https://kartanews.com/atasi-efek-intrusi-air-laut-di-gurimbang-perumda-batiwakkal-lakukan-interkoneksi-spam-sambaliung</link>
<guid>https://kartanews.com/atasi-efek-intrusi-air-laut-di-gurimbang-perumda-batiwakkal-lakukan-interkoneksi-spam-sambaliung</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Batiwakkal Kabupaten Berau memastikan operasional Instalasi Pengolahan Air (IPA) Gurimbang kini telah kembali pulih dan beroperasi penuh selama 24 jam. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6aa1657ec931f.jpg" length="84605" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 01 Sep 2026 22:22:04 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p data-path-to-node="6"><b data-path-to-node="6" data-index-in-node="0">KARTANEWS.COM, BERAU</b> – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Batiwakkal Kabupaten Berau memastikan operasional Instalasi Pengolahan Air (IPA) Gurimbang kini telah kembali pulih dan beroperasi penuh selama 24 jam.</p>
<p data-path-to-node="6">Sebelumnya, fasilitas pengolahan air bersih tersebut sempat memangkas durasi operasional akibat fenomena intrusi air laut yang memicu lonjakan kadar salinitas pada air baku.</p>
<p data-path-to-node="7">Direktur Utama Perumda Air Minum Batiwakkal, Saipul Rahman, mengungkapkan bahwa ketiadaan hujan selama beberapa waktu terakhir menyebabkan air laut merembes cukup jauh hingga menyentuh titik pengambil air baku (<i data-path-to-node="7" data-index-in-node="211">intake</i>) Gurimbang.</p>
<p data-path-to-node="8">“Intrusi air laut ini paling parah sempat menyentuh angka 1.700 ppm. Sesuai Permenkes Nomor 2 Tahun 2023, ambang batas maksimal adalah 300 ppm. Jika melebihi angka tersebut, operasional pengolahan terpaksa kami hentikan demi menjaga kualitas air,” ujar Saipul, Senin (01/09/2026)</p>
<p data-path-to-node="9">Akibat lonjakan kadar garam tersebut, jam operasional <i data-path-to-node="9" data-index-in-node="54">intake</i> Gurimbang yang semula berjalan penuh 24 jam sempat dipangkas menjadi 12 jam sejak 24 Agustus lalu. Guna mengantisipasi kelangkaan pasokan air bersih ke rumah warga, Perumda Batiwakkal mengambil langkah rekayasa teknis dengan menghubungkan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) dari wilayah Sambaliung.</p>
<p data-path-to-node="10">“Kami melakukan interkoneksi sistem melalui mekanisme buka-tutup katup agar pasokan air dapat saling mengisi dan menutupi kekurangan distribusi dari Gurimbang,” terangnya, </p>
<p data-path-to-node="11">Selama periode penyesuaian tersebut, ketersediaan air bagi warga Kampung Gurimbang dipastikan tetap aman dan terkendali. Kesiapan masyarakat yang mayoritas memiliki tandon penampungan mandiri, ditopang imbauan intensif dari Kepala Kampung setempat, membuat warga mampu menyesuaikan jadwal pengaliran tanpa timbul kendala berarti.</p>
<p data-path-to-node="12">Kondisi sumber air baku di <i data-path-to-node="12" data-index-in-node="27">intake</i> Gurimbang kini dilaporkan telah membaik dalam dua hari terakhir, sehingga proses pengolahan air resmi beroperasi normal kembali. Kendati demikian, petugas di lapangan tetap disiagakan untuk melakukan pemeriksaan kualitas air secara berkala setiap satu jam sekali, sekaligus memastikan pasokan di <i data-path-to-node="12" data-index-in-node="330">intake</i> Rinding tetap aman dari potensi kekeringan.</p>
<p data-path-to-node="13">“Kami berharap hujan segera turun, khususnya di area hulu, agar debit air sungai dapat menekan dan mengalirkan kembali air asin ke laut,” pungkas Saipul.(Adv)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Hadapi Cuaca Tak Menentu, PDAM Batiwakkal Intensifkan Pemantauan dan Sinergi Pelanggan</title>
<link>https://kartanews.com/hadapi-cuaca-tak-menentu-pdam-batiwakkal-intensifkan-pemantauan-dan-sinergi-pelanggan</link>
<guid>https://kartanews.com/hadapi-cuaca-tak-menentu-pdam-batiwakkal-intensifkan-pemantauan-dan-sinergi-pelanggan</guid>
<description><![CDATA[ BERAU — Manajemen Perumda Air Minum Batiwakkal Kabupaten Berau menegaskan komitmennya untuk terus mengawal kelancaran pasokan air bersih bagi masyarakat di tengah kondisi cuaca ekstrem yang tidak menentu. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6aafd3dbb4a25.jpg" length="85823" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 01 Sep 2026 20:39:33 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p data-path-to-node="40"><b data-path-to-node="40" data-index-in-node="0">KARTANEWS.COM, BERAU</b> — Manajemen Perumda Air Minum Batiwakkal Kabupaten Berau menegaskan komitmennya untuk terus mengawal kelancaran pasokan air bersih bagi masyarakat di tengah kondisi cuaca ekstrem yang tidak menentu. Langkah-langkah pemantauan terpadu dari hulu ke hilir intensif dilakukan guna menjaga stabilitas pelayanan publik secara berkelanjutan.</p>
<p data-path-to-node="41">Direktur Perumda Air Minum Batiwakkal Berau, Saipul Rahman, menyatakan bahwa seluruh jajaran teknis perusahaan telah disiagakan untuk memantau tiga komponen vital sistem penyediaan air minum, yakni kondisi fisik sumber air baku, keberlangsungan proses produksi di IPA, serta tingkat keandalan jaringan distribusi.</p>
<p data-path-to-node="42">“Kami terus memantau kondisi sumber air baku, produksi, dan jaringan distribusi. Di sisi lain, kami menyadari bahwa menjaga ketersediaan air merupakan tanggung jawab bersama antara penyedia layanan dan seluruh pelanggan,” kata Saipul Rahman saat menutup keterangannya.</p>
<p data-path-to-node="43">Saipul menggarisbawahi bahwa kesiapan infrastruktur teknik Perumda Batiwakkal tidak akan memberikan hasil maksimal tanpa didukung oleh perubahan perilaku konsumsi di tingkat masyarakat. Kebiasaan sederhana dalam menghemat air hari ini secara langsung akan menjamin ketersediaan air tawar bagi pelanggan lain di hari esok.</p>
<p data-path-to-node="44">Pihak manajemen juga menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang setinggi-tingginya kepada seluruh pelanggan di Kabupaten Berau yang telah menunjukkan kesadaran tinggi, tenggang rasa, dan kerja sama yang baik selama masa penyesuaian operasional di musim kemarau ini.</p>
<p data-path-to-node="45">“Air yang kita hemat hari ini membantu menjaga ketersediaan air bagi pelanggan lainnya. Kami mengucapkan terima kasih atas pengertian, kepedulian, dan kerja sama seluruh pelanggan dalam menggunakan air secara bijak,” tutup Saipul.</p>
<p data-path-to-node="45">Sinergi yang solid ini diharapkan menjadi modal utama Berau dalam menghadapi tantangan iklim secara tangguh.(Adv)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Respon Melonjaknya Titik Panas, Gamalis Tekankan Penanganan Karhutla Cepat dan Terukur</title>
<link>https://kartanews.com/respon-melonjaknya-titik-panas-gamalis-tekankan-penanganan-karhutla-cepat-dan-terukur</link>
<guid>https://kartanews.com/respon-melonjaknya-titik-panas-gamalis-tekankan-penanganan-karhutla-cepat-dan-terukur</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Pemerintah Kabupaten Berau mengimbau seluruh elemen terkait untuk mengoptimalkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) secara terpadu. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6a969a30f1a41.jpg" length="67588" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 01 Sep 2026 17:31:37 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p data-path-to-node="3"><b data-path-to-node="3" data-index-in-node="0">KARTANEWS.COM, BERAU</b> – Pemerintah Kabupaten Berau mengimbau seluruh elemen terkait untuk mengoptimalkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) secara terpadu. Lonjakan jumlah titik panas (<i data-path-to-node="3" data-index-in-node="197">hotspot</i>) yang terdeteksi di sejumlah wilayah Kabupaten Berau dinilai membutuhkan respons cepat serta langkah-langkah penanggulangan yang terukur di lapangan.</p>
<p data-path-to-node="4">Wakil Bupati Berau, Gamalis, menegaskan bahwa ancaman karhutla saat ini kian meningkat seiring dengan kondisi cuaca yang relatif kering. Situasi iklim tersebut membuat potensi persebaran api membesar dengan sangat cepat apabila titik api awal tidak segera diantisipasi dan dipadamkan sejak dini. Menurutnya, kesiapsiagaan seluruh personel pemadam dan masyarakat menjadi kunci utama pencegahan.</p>
<p data-path-to-node="5">"Karhutla bukan persoalan sederhana. Dampaknya bukan hanya terhadap lingkungan, tetapi juga menyentuh kesehatan masyarakat," ujar Gamalis saat memberikan arahan terkait pencegahan bencana daerah, Selasa (01/09/2026)</p>
<p data-path-to-node="6">Wabup Gamalis menambahkan bahwa dampak buruk dari kabut asap akibat karhutla tidak boleh dianggap sepele karena dapat memicu gangguan kesehatan, khususnya penyakit saluran pernapasan pada masyarakat luas. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, sektor swasta, dan masyarakat merupakan fondasi penting dalam memperkuat sistem deteksi dini di setiap kawasan rawan.</p>
<p data-path-to-node="7">Ia pun menginstruksikan agar koordinasi lintas sektor terus ditingkatkan sehingga setiap munculnya indikasi titik api dapat direspons tanpa menunda waktu. Pelibatan aktif masyarakat di tingkat kampung dan kecamatan dinilai sangat vital untuk menjaga wilayah masing-masing dari potensi pembakaran lahan secara ilegal maupun ketidaksengajaan.</p>
<p data-path-to-node="8">"Penanganan karhutla tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri, perlu kerjasama semua pihak agar setiap potensi kebakaran dapat segera diketahui dan ditangani sebelum berkembang lebih luas," tegas Gamalis menutup arahannya.(Adv/Rein)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Jamin Keadilan Pasokan Air, PDAM Batiwakkal Ajak Warga Tampung Air Secukupnya</title>
<link>https://kartanews.com/jamin-keadilan-pasokan-air-pdam-batiwakkal-ajak-warga-tampung-air-secukupnya</link>
<guid>https://kartanews.com/jamin-keadilan-pasokan-air-pdam-batiwakkal-ajak-warga-tampung-air-secukupnya</guid>
<description><![CDATA[ BERAU — Perumda Air Minum Batiwakkal Kabupaten Berau mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan tindakan panic buying atau menampung air secara berlebihan di rumah masing-masing. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6aafafe75c30a.jpg" length="65058" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 31 Aug 2026 20:30:33 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p data-path-to-node="31"><b data-path-to-node="31" data-index-in-node="0">KARTANEWS.COM, BERAU</b> — Perumda Air Minum Batiwakkal Kabupaten Berau mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan tindakan <i data-path-to-node="31" data-index-in-node="108">panic buying</i> atau menampung air secara berlebihan di rumah masing-masing. Praktik penampungan air berskala besar di tengah kondisi kemarau ekstrem dinilai dapat mengganggu asas keadilan distribusi air bersih bagi pelanggan lain.</p>
<p data-path-to-node="32">Direktur Perumda Air Minum Batiwakkal Berau, Saipul Rahman, menjelaskan bahwa perusahaan memahami kekhawatiran warga akan potensi gangguan pasokan air harian. Pihaknya memang merekomendasikan pelanggan untuk menyediakan cadangan air, namun dalam batas volume yang wajar dan proporsional.</p>
<p data-path-to-node="33">“Perumda mengimbau masyarakat menyiapkan cadangan air secukupnya apabila sewaktu-waktu terjadi gangguan produksi maupun distribusi. Namun, penampungan air secara berlebihan diminta untuk dihindari karena dapat mengurangi kesempatan pelanggan lain memperoleh suplai secara merata,” jelas, Sabut (29/09/2026)</p>
<p data-path-to-node="34">Penampungan air menggunakan tandon berkapasitas sangat besar yang diisi secara bersamaan oleh banyak warga dalam satu kawasan dapat menyedot tekanan air secara drastis dalam jaringan perpipaan. Dampaknya, pelanggan yang berada di titik ujung jaringan atau wilayah berdataran tinggi akan kesulitan mendapatkan aliran air tawar.</p>
<p data-path-to-node="35">Manajemen menegaskan bahwa pola distribusi air yang aman dan merata hanya dapat terwujud jika seluruh pelanggan menerapkan etika penggunaan air yang adil. Menyiapkan cadangan air tawar seperlunya untuk kebutuhan 1-2 hari ke depan sudah cukup untuk menjamin ketahanan air domestik tanpa mengorbankan hak warga lainnya.</p>
<p data-path-to-node="36">Melalui imbauan ini, Perumda Batiwakkal berharap seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Berau dapat saling mendukung dan menjaga solidaritas sosial. Distribusi air yang tertib dan merata akan memudahkan semua pihak melewati masa sulit kemarau ekstrem ini dengan tenang. (Adv)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Tekan Karhutla, Pemkab Berau Gandeng Mabes TNI Beri Edukasi dan Pengarahan Lapangan</title>
<link>https://kartanews.com/tekan-karhutla-pemkab-berau-gandeng-mabes-tni-beri-edukasi-dan-pengarahan-lapangan</link>
<guid>https://kartanews.com/tekan-karhutla-pemkab-berau-gandeng-mabes-tni-beri-edukasi-dan-pengarahan-lapangan</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang kian meluas di Kabupaten Berau mendorong pemerintah daerah mengambil langkah cepat. Pemerintah Kabupaten Berau resmi menggandeng Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (Mabes TNI) untuk memperkuat kapasitas penanganan di lapangan melalui pengarahan teknis dan edukasi intensif kepada masyarakat. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6a9695ba50599.jpg" length="648284" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 31 Aug 2026 17:08:52 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p data-path-to-node="3"><b data-path-to-node="3" data-index-in-node="0">KARTANEWS.COM, BERAU</b> – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang kian meluas di Kabupaten Berau mendorong pemerintah daerah mengambil langkah cepat. Pemerintah Kabupaten Berau resmi menggandeng Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (Mabes TNI) untuk memperkuat kapasitas penanganan di lapangan melalui pengarahan teknis dan edukasi intensif kepada masyarakat.</p>
<p data-path-to-node="4">Kedatangan rombongan Mabes TNI yang dipimpin oleh Kolonel Laode Iwan Halim disambut langsung oleh Wakil Bupati Berau, Gamalis, di Bandara Kalimarau pada Senin (31/8/2026) sore. Kehadiran tim pusat ini bertujuan memberikan edukasi taktis penanganan bencana karhutla, khususnya bagi jajaran Bintara Pembina Desa (Babinsa) dan elemen masyarakat setempat.</p>
<p data-path-to-node="5">Wabup Gamalis menegaskan bahwa kolaborasi bersama Mabes TNI menjadi momen krusial untuk mengevaluasi sekaligus memperkuat respons kesiapsiagaan daerah mengingat status kewaspadaan karhutla di Berau sudah meningkat signifikan.</p>
<p data-path-to-node="6" id="p-rc_304ce1eee4dbb41c-23" style="line-height: 1.1;">"<span class="citation-186"></span><span class="citation-186 citation-187 citation-end-187">Yang ditindaklanjuti adalah melihat kondisi karhutla yang ada hari ini di Kabupaten Berau. Terus kemudian mereka akan melakukan pengarahan kepada TNI, khususnya Babinsa. Di sini dalam kaitannya penanganan Ka<sup _ngcontent-ng-c1308884365="" class="superscript embedded" data-turn-source-index="1"><!----></sup></span><span class="citation-186 citation-end-186">rhutla itu," j<sup _ngcontent-ng-c1308884365="" class="superscript embedded" data-turn-source-index="2"><!----></sup></span>elas Gamalis.</p>
<p data-path-to-node="6"> Ia mengapresiasi perhatian Mabes TNI yang turun langsung guna meninjau kondisi riil karhutla di Bumi Batiwakkal.<sources-carousel-inline ng-version="0.0.0-PLACEHOLDER" _nghost-ng-c3317613875=""><!----><!----><!----><!----><!----></sources-carousel-inline></p>
<p data-path-to-node="7">Sementara itu, Ketua Tim Penyuluhan Karhutla Mabes TNI di Berau, Kolonel Laode Iwan Halim, menyampaikan bahwa fokus utama kedatangan timnya adalah menjalankan program penyuluhan dan pemetaan edukatif secara masif ke seluruh wilayah kecamatan yang rentan terbakar.</p>
<p data-path-to-node="8" id="p-rc_304ce1eee4dbb41c-24" style="line-height: 1.1;">"<span class="citation-184"></span><span class="citation-184 citation-185 citation-end-185">Intinya kita di sini datang dalam rangka melaksanakan penyuluhan tentang Karhutla. Tujuannya sebenarnya dalam rangka penyuluhan. Lokasi-lokasinya itu di seluruh wilayah Kabupaten Berau. Nanti kita akan kumpulkan masyarakat dan akan kita berikan seperti penyuluhan, masukan<sup _ngcontent-ng-c1308884365="" class="superscript embedded" data-turn-source-index="3"><!----></sup></span><span class="citation-184 citation-end-184">, bagaimana tindakan apabila ada hal-hal yang memang urgen yang mereka harus atasi,"<sup _ngcontent-ng-c1308884365="" class="superscript embedded" data-turn-source-index="4"><!----></sup></span> kata Kolonel Laode.<sources-carousel-inline ng-version="0.0.0-PLACEHOLDER" _nghost-ng-c3317613875=""><!----><!----><!----><!----><!----></sources-carousel-inline></p>
<p data-path-to-node="9">Ketika dikonfirmasi mengenai keterlibatan teknis operasional pemadaman langsung dari Mabes TNI, Laode menjelaskan bahwa timnya memiliki mandat khusus dalam aspek edukasi dan sosialisasi pencegahan. Namun, penanganan aktif tetap memprioritaskan evaluasi situasi teraktual di lapangan.</p>
<p data-path-to-node="10">"Kami beda tugas yang berhubungan sama itu, karena kami ini sebagai tim lapangan dalam rangka penyuluhan. Kita memberikan pengarahan, edukasi kepada masyarakat biar paham tentang bahayanya karhutla," tegas Laode.</p>
<p data-path-to-node="10">Langkah preventif berbasis pemahaman masyarakat ini diharapkan mampu menekan potensi timbulnya titik api baru di wilayah Berau.(Adv/Rein)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pemkab Berau Perkuat Sinergi Lintas Sektor Cegah Kekerasan Perempuan dan TPPO</title>
<link>https://kartanews.com/pemkab-berau-perkuat-sinergi-lintas-sektor-cegah-kekerasan-perempuan-dan-tppo</link>
<guid>https://kartanews.com/pemkab-berau-perkuat-sinergi-lintas-sektor-cegah-kekerasan-perempuan-dan-tppo</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Tingginya angka kekerasan terhadap perempuan yang menembus ratusan kasus di Polres Berau dalam kurun waktu semester pertama tahun ini mendorong Pemerintah Kabupaten Berau memperketat langkah pencegahan. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6a96919c02f4c.jpg" length="67750" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 31 Aug 2026 16:51:35 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p data-path-to-node="3"><b data-path-to-node="3" data-index-in-node="0">KARTANEWS.COM, BERAU</b> – Tingginya angka kekerasan terhadap perempuan yang menembus ratusan kasus di Polres Berau dalam kurun waktu semester pertama tahun ini mendorong Pemerintah Kabupaten Berau memperketat langkah pencegahan. Langkah penanganan komprehensif ini dibahas dalam Pertemuan Koordinasi dan Kerja Sama Lintas Sektor Pencegahan Kekerasan Terhadap Perempuan (KTP) serta Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di Ruang Rapat RPJMD Bapperida Berau pada Senin (31/8/2026).</p>
<p data-path-to-node="4">Agenda strategis bertajuk "Memperkuat Sinergi dan Kontribusi Lintas Sektor dalam Upaya Pencegahan KTP dan TPPO" tersebut dihimpun oleh sekitar 60 peserta dari berbagai instansi teknis, aparat penegak hukum, hingga elemen masyarakat. Pertemuan ini tidak hanya berfokus pada kekerasan domestik, tetapi juga mengantisipasi potensi ancaman perdagangan orang yang mulai marak terjadi.</p>
<p data-path-to-node="5">Sekretaris Daerah Berau, Muhammad Said, menegaskan bahwa penanganan isu perlindungan sosial ini tidak bisa dibebankan kepada satu institusi saja. Menurutnya, negara memang telah menyiapkan koridor hukum yang jelas, namun efektivitasnya sangat tergantung pada integrasi sistem penanganan di lapangan.</p>
<p data-path-to-node="6">“Perlindungan terhadap perempuan, anak, dan kelompok rentan bukan semata-mata menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa,” tegas Said saat membuka acara secara resmi.</p>
<p data-path-to-node="7">Said menekankan agar jajaran aparat dan dinas terkait tidak memandang rentetan kasus ini sekadar sebagai angka pelaporan statistik belaka. Dibalik lembaran data administrasi tersebut, ada hak-hak korban yang kehilangan rasa aman, masa depan anak yang terancam, serta trauma mendalam yang dialami keluarga.</p>
<p data-path-to-node="8">“Saya mengapresiasi pendekatan lintas sektor yang menjadi semangat utama kegiatan ini. Penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan dan TPPO memang tidak dapat dilakukan secara parsial. Dibutuhkan sinergi yang erat antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, tenaga kesehatan, dunia pendidikan, pekerja sosial, hingga organisasi kemasyarakatan,” ujar Sekda.</p>
<p data-path-to-node="9">Ia menilai kolaborasi lintas sektor tersebut menjadi kunci utama untuk melahirkan sistem perlindungan yang inklusif, responsif, serta mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat. Di akhir sambutannya, Said menginstruksikan seluruh jajaran agar langsung menindaklanjuti hasil koordinasi secara konkret di wilayah kerja masing-masing.</p>
<p data-path-to-node="10">“Saya berharap setelah pertemuan ini, seluruh peserta mampu menjadi agen perubahan di instansi dan wilayah kerja masing-masing. Mari kita bangun koordinasi yang lebih baik, tingkatkan kualitas pencatatan dan pelaporan, serta pastikan setiap kasus memperoleh penanganan yang cepat, tepat, dan berkeadilan,” pungkasnya.(Adv/Rein)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pemkab Berau Kembali Laksanakan Sholat Istisqa di Gor Pemuda Tanjung Redeb</title>
<link>https://kartanews.com/pemkab-berau-kembali-laksanakan-sholat-istisqa-di-gor-pemuda-tanjung-redeb</link>
<guid>https://kartanews.com/pemkab-berau-kembali-laksanakan-sholat-istisqa-di-gor-pemuda-tanjung-redeb</guid>
<description><![CDATA[ BERAU — Pemerintah Kabupaten Berau bersama ribuan warga kembali melaksanakan Salat Istisqa untuk kedua kalinya di Lapangan GOR Jalan Pemuda, Tanjung Redeb, Minggu (30/8/2026) ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a95258e0393c.jpg" length="481607" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 31 Aug 2026 14:53:39 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, BERAU</strong>— Pemerintah Kabupaten Berau bersama ribuan warga kembali melaksanakan Salat Istisqa untuk kedua kalinya di Lapangan GOR Jalan Pemuda, Tanjung Redeb, Minggu (30/8/2026). </p>
<p>Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas menyampaikan ibdah sholat Istisqa tersebut, menjadi wujud ikhtiar spiritual bersama untuk memohon rahmat Allah SWT berupa hujan di tengah kemarau panjang yang melanda wilayah Bumi Batiwakkal.</p>
<p>"Selama ini, kami telah berikhtiar sekuat tenaga melalui berbagai teknologi, menjalin kerja sama yang erat antara pemerintah, TNI, Polri, dan seluruh masyarakat. Namun, ternyata hujan baru turun di beberapa titik saja. </p>
<p>Dia menegaskan bahwa penanganan kekeringan tidak berhenti pada jalur spiritual saja. Pemkab Berau terus memperkuat koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur maupun Pemerintah Pusat untuk mengupayakan bantuan penanganan kekeringan, termasuk opsi penerapan teknologi modifikasi cuaca hingga pengeboman air (water bombing). </p>
<p>Selain itu, pengalokasian anggaran penanganan dampak kekeringan juga tengah diproses secara bertahap sesuai ketentuan yang berlaku untuk meringankan beban masyarakat.</p>
<p>Ia memuturkan dari pesan khutbah yang disampaikan Ustaz Jamiruddin, dirinya mengajak masyarakat menyadari keterbatasan ilmu dan teknologi manusia di hadapan Sang Pencipta. </p>
<p>"Hari ini bersama Bapak dan Ibu sekalian, kami kembali melangkah dalam ikhtiar yang paling utama, memohon pertolongan Allah SWT melalui salat istisqa," ujar Sri Juniarsih usai pelaksanaan ibadah.</p>
<p>Menurutnya, momen kemarau ini harus dijadikan sarana introspeksi diri untuk memperbanyak istigfar, memperbaiki ibadah, menjaga silaturahmi, serta memperbanyak amal kebaikan dengan harapan rahmat hujan segera menyirami Kabupaten Berau.</p>
<p>Pelaksanaan Salat Istisqa tersebut dipimpin oleh imam KH Burhanuddin Harahap dan khutbah oleh Ustaz Jamiruddin. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Berau Gamalis, Kapolres Berau AKBP Ridho Tri Putranto, serta Dandim 0902/Berau Letkol Inf. Muhammad Faisal Idris.(Adv/Rein) </p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Antisipasi Pasokan Air Asin, Langkah Tegas Prumda Batiwakkal Matikan Sementara Jalur IPA saat Pasang</title>
<link>https://kartanews.com/antisipasi-pasokan-air-asin-langkah-tegas-prumda-batiwakkal-matikan-sementara-jalur-ipa-saat-pasang</link>
<guid>https://kartanews.com/antisipasi-pasokan-air-asin-langkah-tegas-prumda-batiwakkal-matikan-sementara-jalur-ipa-saat-pasang</guid>
<description><![CDATA[ BERAU — Musim kemarau yang melanda Kabupaten Berau kian memprihatinkan setelah dampaknya meluas hingga mengganggu operasional fasilitas pengolahan air bersih. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6a9bb3e8056de.jpg" length="58820" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 31 Aug 2026 14:18:17 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><strong>KARTANEWS.COM,BERAU</strong><span> — Musim kemarau yang melanda Kabupaten Berau kian memprihatinkan setelah dampaknya meluas hingga mengganggu operasional fasilitas pengolahan air bersih. Perumda Air Minum Batiwakkal mengonfirmasi bahwa Instalasi Pengolahan Air (IPA) Gurimbang dan IPA Suaran kini terimbas intrusi air asin akibat naiknya pasang air laut.</span><b></b></p>
<p dir="ltr"><span>Kondisi tersebut memaksa pihak pengelola menghentikan sementara proses pengolahan dan distribusi air bersih kepada masyarakat pada jam-jam tertentu. Langkah dinonaktifkannya jalur air ini diambil demi mencegah perembesan air asin masuk ke dalam jaringan pipa pelanggan.</span><b></b></p>
<p dir="ltr"><span>Kepala Bagian Hubungan Langganan Perumda Air Minum Batiwakkal, Rudy Hartono, menjelaskan bahwa skema penutupan sementara ini menyesuaikan dengan pergerakan pasang surut air laut di lokasi setempat.</span><b></b></p>
<p dir="ltr"><span>“Distop sementara kalau pasang air asin, tapi dibuka lagi kalau air surut dan tawar,” ujarnya (31/08/2026)</span><b></b></p>
<p dir="ltr"><span>Ia menambahkan bahwa pasokan air bersih dari IPA wilayah perkotaan secara umum masih dalam kondisi aman dan tercukupi. Meski demikian, kekhawatiran krisis air bersih mulai dirasakan oleh warga pemukiman, seperti yang terjadi di beberapa RT di Kecamatan Gunung Tabur.</span><b></b></p>
<p dir="ltr"><span>Menanggapi fenomena tersebut, Wakil Bupati Berau, Gamalis, menilai bahwa musim kemarau tahun ini telah memasuki fase yang jauh lebih parah ketimbang tahun-tahun sebelumnya. Meluasnya dampak intrusi hingga ke IPA Gurimbang menjadi sinyal kuat bahwa kekeringan kali ini terjadi secara masif.</span><b></b></p>
<p dir="ltr"><span>“Dulu itu sampai di Sukan saja yang kemarau beberapa tahun lalu. Kalau sudah Gurimbang ini kan sudah hampir parah,” tutur Gamalis. Pihaknya menegaskan pentingnya kewaspadaan bersama mengingat kondisi iklim saat ini sangat memprihatinkan. “Artinya kemarau itu memang betul-betul masif dan ekstrim,” lanjutnya.</span><b></b></p>
<p dir="ltr"><span>Guna mengatasi persoalan tersebut, Manajemen Perumda Air Minum Batiwakkal langsung mengambil langkah cepat di lapangan. Direktur Perumda Air Minum Batiwakkal, Saipul Rahman, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah meninjau langsung kondisi instalasi bersama Dewan Pengawas (Dewas).</span><b></b></p>
<p dir="ltr"><span>“Besok Insyaallah kami keluarkan Siaran Pers terkait kunjungan kami bersama Dewas ke beberapa IPA ya,” pungkasnya.(Adv)</span></p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Penguatan Regulasi Tambang Rakyat MBLB  di Kaltim Dinilai Bawa Potensi Kesejahteraan Masyarakat</title>
<link>https://kartanews.com/penguatan-regulasi-tambang-rakyat-mblb-di-kaltim-dinilai-bawa-potensi-kesejahteraan-masyarakat</link>
<guid>https://kartanews.com/penguatan-regulasi-tambang-rakyat-mblb-di-kaltim-dinilai-bawa-potensi-kesejahteraan-masyarakat</guid>
<description><![CDATA[ SAMARINDA – Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Kalimantan Timur mendorong percepatan legalisasi pertambangan rakyat untuk sektor Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB). ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a951a549b53b.jpg" length="69490" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 31 Aug 2026 14:09:52 +0800</pubDate>
<dc:creator>Irla Hadratan Iman</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, SAMARINDA –</strong> Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Kalimantan Timur mendorong percepatan legalisasi pertambangan rakyat untuk sektor Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB). </p>
<p>Upaya ini dinilai strategis untuk mendongkrak perekonomian masyarakat lokal sekaligus memberikan kepastian hukum atas hak-hak warga.</p>
<p>Kepala Dinas ESDM Kaltim, Bambang Arwanto, menegaskan komitmen Pemprov Kaltim dalam mendampingi dan membina aktivitas tambang masyarakat agar tetap mengedepankan aspek keselamatan kerja serta kelestarian lingkungan.</p>
<p>"Percepatan perizinan ini tentu membutuhkan dasar hukum yang jelas, mulai dari Peraturan Daerah hingga Peraturan Gubernur, khususnya yang mengatur MBLB dan jaminan reklamasi," ujar, Jumat (28/08/2026) </p>
<p>Langkah percepatan regulasi tersebut tengah dimatangkan bersama Komisi III DPRD Kaltim melalui penyusunan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda). </p>
<p>Penyusunan Raperda berfokus pada penguatan koordinasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD) dan pemerintah pusat, mengingat kewenangan pengawasan pertambangan serta pembentukan tim pengawas nasional masih berada di bawah kendali pusat.</p>
<p>Bambang juga menekankan bahwa kemudahan izin MBLB tidak bisa disaratkan secara terburu-buru tanpa memperhitungkan potensi risiko di lapangan.</p>
<p>"Setiap permohonan harus diverifikasi berdasarkan tingkat risiko dan kesesuaian dokumen teknis," jelasnya.</p>
<p>Ia menyampaikan setiap pemohon ijin wajib memenuhi dokumen krusial, seperti, Rencana Induk Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (RIPPM), Rencana Reklamasi. Rencana Pascatambang. </p>
<p>Melalui skema perizinan yang ketat namun terarah ini, Pemprov Kaltim optimistis dapat menjamin kemudahan berinvestasi tanpa mengorbankan penataan ruang, keselamatan kerja, dan keberlanjutan lingkungan hidup.(Irla)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Atasi Antrean di SPBU, Pemkab Berau Tinjau  Depot Pertamina</title>
<link>https://kartanews.com/atasi-antrean-di-spbu-pemkab-berau-tinjau-depot-pertamina</link>
<guid>https://kartanews.com/atasi-antrean-di-spbu-pemkab-berau-tinjau-depot-pertamina</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Pemerintah Kabupaten Berau bergerak cepat merespons kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang memicu antrean panjang kendaraan di sejumlah SPBU beberapa hari terakhir. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6a965ff362d44.jpg" length="127776" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 31 Aug 2026 13:16:14 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, BERAU</strong> – Pemerintah Kabupaten Berau bergerak cepat merespons kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang memicu antrean panjang kendaraan di sejumlah SPBU beberapa hari terakhir.</p>
<p>Untuk memastikan ketersediaan pasokan sekaligus mengurai kendala distribusi, Wakil Bupati Berau, Gamalis, meninjau langsung Depot Pertamina Jober di Kecamatan Gunung Tabur pada Senin (31/8/2026).</p>
<p>Dalam peninjauan tersebut, Wabup Gamalis memastikan bahwa ketersediaan stok BBM di depot sebenarnya aman dan proses penyaluran ke SPBU akan segera dipercepat. Keputusan ini diambil guna menenangkan kekhawatiran masyarakat akibat kekosongan stok di sejumlah stasiun pengisian.</p>
<p>Pengawas Operasi Depot BBM Jober Berau, Haryono, menjelaskan bahwa kapal pengangkut pasokan BBM sudah tiba di lokasi sejak pagi. Kendati demikian, proses pembongkaran muatan dilakukan secara parsial agar BBM dapat langsung didistribusikan ke SPBU tanpa harus menunggu seluruh isi kapal selesai dibongkar.</p>
<p> "Tadi pagi sudah ada. Masih menunggu air pasang. Akan bongkar secara parsial agar bisa disalurkan ke SPBU," ujar Haryono.</p>
<p>Ia mengungkapkan, pasokan BBM tersebut sejatinya dijadwalkan tiba pada 27 Agustus 2026. Namun, pengiriman mengalami keterlambatan akibat akumulasi kendala teknis dari internal kilang, faktor cuaca buruk, hingga hambatan di alur pelayaran. </p>
<p>Selain harus menunggu pasang surut air sungai agar kapal bisa merapat, padatnya lalu lintas kapal tongkang pengangkut batu bara juga memaksa kapal tangki BBM mengantre untuk bersandar.</p>
<p>"Harusnya tanggal 27 Agustus masuk. Ada banyak faktor yang menjadi kendala, dari internal kilang, cuaca, kemudian air surut dan kapal tongkang yang cukup padat sehingga tidak bisa merapat," jelasnya. Haryono menjamin pasokan BBM akan segera masuk ke SPBU. "Besok sudah ada walaupun agak siang, sudah distribusi ke SPBU," tegasnya.</p>
<p>Adapun total pasokan yang disiapkan dalam pengiriman kali ini mencakup 3.000 kiloliter (KL) Biosolar, 500 KL Pertamax, dan 1.500 KL Pertalite. Jumlah tersebut dinilai mencukupi untuk memulihkan stabilitas stok di seluruh SPBU Kabupaten Berau.</p>
<p>Menanggapi kepastian pasokan tersebut, Wakil Bupati Gamalis mengimbau warga masyarakat agar tidak memicu aksi borong (panic buying). Ia menekankan pentingnya disiplin dan kesadaran bersama agar distribusi BBM berjalan tertib dan merata.</p>
<p>"Kami sudah memastikan langsung ke depot bahwa pasokan BBM tersedia dan segera didistribusikan. Kami berharap masyarakat tetap tenang, tidak panik, dan tertib dalam antrean. Gunakan BBM sesuai kebutuhan agar seluruh masyarakat dapat terlayani," punkasnya.(Adv/Rein)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Antisipasi Gangguan Distribusi Saat Kemarau, Pelanggan Perumda Batiwakkal Diminta Tampung Air Secukupnya</title>
<link>https://kartanews.com/antisipasi-gangguan-distribusi-saat-kemarau-pelanggan-perumda-batiwakkal-diminta-tampung-air-secukupnya</link>
<guid>https://kartanews.com/antisipasi-gangguan-distribusi-saat-kemarau-pelanggan-perumda-batiwakkal-diminta-tampung-air-secukupnya</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Fenomena kemarau panjang yang melanda Kabupaten Berau kian memicu kekhawatiran terkait pasokan air bersih. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6a9ae16f8f46a.jpg" length="590709" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 30 Aug 2026 23:19:30 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><strong>​KARTANEWS.COM, BERAU</strong><span> – Fenomena kemarau panjang yang melanda Kabupaten Berau kian memicu kekhawatiran terkait pasokan air bersih. Perumda Air Minum Batiwakkal memperingatkan bahwa kondisi cuaca saat ini berpotensi mengganggu ketersediaan sumber air baku, proses produksi, hingga kelancaran distribusi ke rumah pelanggan.</span><b></b></p>
<p dir="ltr"><span>Menanggapi situasi tersebut, Direktur Perumda Air Minum Batiwakkal, Saipul Rahman, mengimbau seluruh masyarakat untuk membatasi penggunaan air dan memprioritaskan kebutuhan pokok sehari-hari. Langkah penghematan ini dinilai krusial demi menjaga keberlangsungan pasokan air agar terbagi secara merata.</span><b></b></p>
<p dir="ltr"><span>"Mari gunakan air secara bijak dan sesuai kebutuhan demi ketersediaan air untuk kita semua," ujar Saipul,Senin( 30/08/2026)</span><b></b></p>
<p dir="ltr"><span>Pihaknya mengimbau warga untuk sementara mengurangi aktivitas yang membutuhkan volume air besar, memastikan keran tertutup rapat, serta segera memperbaiki kebocoran instalasi di rumah.</span><b></b></p>
<p dir="ltr"><span>Masyarakat juga disarankan menyimpan cadangan air secukupnya guna mengantisipasi potensi gangguan distribusi. Kendati demikian, warga diminta tidak menampung air secara berlebihan agar tidak merugikan pelanggan lain.</span><b></b></p>
<p dir="ltr"><span>Untuk mengantisipasi dampak cuaca yang tidak menentu, Perumda Batiwakkal memastikan bakal terus memantau debit sumber air baku, proses pengolahan, hingga keandalan jaringan distribusi secara berkala demi menjaga keberlangsungan pelayanan. (Adv)</span></p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Cegah Pemborosan Saat Kemarau, PDAM Batiwakkal Imbau Pelanggan Cek Instalasi Rumah</title>
<link>https://kartanews.com/cegah-pemborosan-saat-kemarau-pdam-batiwakkal-imbau-pelanggan-cek-instalasi-rumah</link>
<guid>https://kartanews.com/cegah-pemborosan-saat-kemarau-pdam-batiwakkal-imbau-pelanggan-cek-instalasi-rumah</guid>
<description><![CDATA[ BERAU — Tingginya tingkat kehilangan air akibat kebocoran instalasi internal di rumah pelanggan menjadi perhatian khusus Perumda Air Minum Batiwakkal Kabupaten Berau di tengah musim kemarau ekstrem. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6aafcfd8ce51f.jpg" length="97074" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 30 Aug 2026 20:22:48 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p data-path-to-node="22"><b data-path-to-node="22" data-index-in-node="0">KARTANEWS.COM, BERAU</b> — Tingginya tingkat kehilangan air akibat kebocoran instalasi internal di rumah pelanggan menjadi perhatian khusus Perumda Air Minum Batiwakkal Kabupaten Berau di tengah musim kemarau ekstrem. Perusahaan mengimbau masyarakat untuk aktif melakukan pemeriksaan mandiri terhadap jaringan pipa di lingkungan tempat tinggal masing-masing.</p>
<p data-path-to-node="23">Direktur Perumda Air Minum Batiwakkal Berau, Saipul Rahman, menyampaikan bahwa setiap tetes air tawar yang terbuang sia-sia akibat kebocoran keran atau pipa pecah sangat berharga di tengah kondisi debit air baku yang menipis. Langkah perbaikan mandiri oleh warga dinilai sangat efektif dalam menekan angka pemborosan air bersih.</p>
<p data-path-to-node="24">“Selain menghemat penggunaan, pelanggan kami minta memastikan keran air tertutup dengan baik. Kebocoran pada instalasi rumah juga perlu segera diperbaiki agar tidak terjadi pemborosan air yang sebenarnya masih dapat dimanfaatkan secara optimal,” tegas Saipul Rahman, Sabtu (29/8/2026)</p>
<p data-path-to-node="25">Kebocoran kecil yang sering diabaikan seperti keran yang terus menetes atau sambungan pipa yang rembes dapat menyedot puluhan liter air tawar setiap harinya. Jika kondisi ini terjadi secara masif di ribuan rumah pelanggan, hal tersebut akan memicu penurunan tekanan air secara signifikan pada jalur distribusi utama.</p>
<p data-path-to-node="26">Oleh karena itu, Perumda Batiwakkal menyarankan warga untuk melakukan tes sederhana dengan mematikan seluruh keran air di dalam rumah dan melihat apakah jarum meteran air tetap berputar. Jika jarum tetap bergerak, hal itu menjadi indikasi kuat adanya kebocoran tersembunyi yang harus segera ditangani oleh tukang perpipaan.</p>
<p data-path-to-node="27">Langkah proaktif dari pelanggan dalam merawat instalasi pribadi ini tidak hanya menyelamatkan cadangan air daerah, tetapi juga menghindarkan pelanggan dari pembengkakan tagihan air bulanan. Kolaborasi pencegahan kebocoran ini menjadi kunci krusial dalam menjaga keandalan pasokan air di Berau. (ADV)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Hadapi Kemarau Ekstrem, Direktur PDAM Batiwakkal Ajak Warga Prioritaskan Kebutuhan Pokok</title>
<link>https://kartanews.com/hadapi-kemarau-ekstrem-direktur-pdam-batiwakkal-ajak-warga-prioritaskan-kebutuhan-pokok</link>
<guid>https://kartanews.com/hadapi-kemarau-ekstrem-direktur-pdam-batiwakkal-ajak-warga-prioritaskan-kebutuhan-pokok</guid>
<description><![CDATA[ BERAU — Menghadapi tantangan kemarau ekstrem yang masih berlangsung di Kabupaten Berau, Perumda Air Minum Batiwakkal menyerukan gerakan penggunaan air secara bijak kepada seluruh masyarakat pelanggan. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6aafcd668afd4.jpg" length="66815" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 30 Aug 2026 20:12:18 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p data-path-to-node="13"><b data-path-to-node="13" data-index-in-node="0">KARTANEWS.COM, BERAU</b> — Menghadapi tantangan kemarau ekstrem yang masih berlangsung di Kabupaten Berau, Perumda Air Minum Batiwakkal menyerukan gerakan penggunaan air secara bijak kepada seluruh masyarakat pelanggan. Imbauan ini diterbitkan guna memastikan cadangan air bersih yang ada dapat bertahan dan terbagi secara adil ke seluruh lapisan masyarakat.</p>
<p data-path-to-node="14">Direktur Perumda Air Minum Batiwakkal Berau, Saipul Rahman, meminta pelanggan untuk meninjau ulang pola konsumsi air harian di lingkungan rumah tangga masing-masing. Pelanggan diharapkan dapat menetapkan skala prioritas dan menunda aktivitas pemakaian air yang menyedot volume besar serta tidak bersifat mendesak.</p>
<p data-path-to-node="15">“Mari gunakan air secara bijak dan sesuai kebutuhan demi ketersediaan air untuk kita semua. Cuaca kemarau yang melanda Berau mengharuskan pelanggan untuk memprioritaskan penggunaan air bagi kebutuhan pokok sehari-hari,” imbau Saipul Rahman.</p>
<p data-path-to-node="16">Manajemen menekankan bahwa kebiasaan menghemat air bukan sekadar langkah darurat untuk menghindari krisis air di tingkat rumah tangga, melainkan bentuk empati dan kepedulian sosial terhadap sesama warga. Dengan membatasi penggunaan air untuk hal-hal non-esensial seperti mencuci kendaraan secara berlebihan atau menyiram halaman pelanggan telah membantu menjaga tekanan air di pipa distribusi.</p>
<p data-path-to-node="17">Di samping mengubah pola pakai, pelanggan juga diimbau untuk lebih teliti terhadap potensi pemborosan tak disengaja. Penggunaan keran air harus dipastikan tertutup rapat setelah digunakan, dan setiap instalasi perpipaan internal rumah tangga harus diperiksa secara berkala guna mencegah kebocoran fisik.</p>
<p data-path-to-node="18">Saipul menambahkan, langkah-langkah sederhana di tingkat domestik ini akan memberikan dampak akumulatif yang sangat besar bagi ketahanan air daerah. Budaya hemat air diharapkan menjadi kesadaran bersama agar ketersediaan air bersih di Kabupaten Berau tetap terjaga aman sepanjang musim kemarau.</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Titik Panas Tertinggi di Kaltim, Pemkab Berau Opsi Naikkan Status Tanggap Darurat Karhutla</title>
<link>https://kartanews.com/titik-panas-tertinggi-di-kaltim-pemkab-berau-opsi-naikkan-status-tanggap-darurat-karhutla</link>
<guid>https://kartanews.com/titik-panas-tertinggi-di-kaltim-pemkab-berau-opsi-naikkan-status-tanggap-darurat-karhutla</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Pemerintah Kabupaten Berau mulai menyiapkan langkah penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang lebih intensif menyusul melonjaknya kejadian dan perluasan wilayah terdampak. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6a966b1869241.jpg" length="52015" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 30 Aug 2026 14:05:43 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p data-path-to-node="3"><b data-path-to-node="3" data-index-in-node="0">KARTANEWS.COM, BERAU</b> – Pemerintah Kabupaten Berau mulai menyiapkan langkah penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang lebih intensif menyusul melonjaknya kejadian dan perluasan wilayah terdampak.</p>
<p data-path-to-node="3">Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Berau mengumpulkan lintas perangkat daerah untuk mengkaji opsi peningkatan status penanganan dari siaga darurat menjadi tanggap darurat pada Minggu (30/8/2026).</p>
<p data-path-to-node="4">Sekretaris Kabupaten Berau, Muhammad Said, menegaskan bahwa penetapan status baru ini krusial agar penanganan karhutla tidak lagi dibebankan secara parsial kepada BPBD maupun Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) semata.</p>
<p data-path-to-node="4">Peningkatan status ini dinilai mendesak mengingat jumlah titik panas (<i data-path-to-node="4" data-index-in-node="309">hotspot</i>) di Berau telah menembus angka sekitar 700 titik menjadi yang tertinggi di Kalimantan Timur dengan perkiraan luas lahan terbakar mencapai seribu hektare.</p>
<p data-path-to-node="5">"Hasil tim Kaji Cepat akan kami sampaikan kepada bupati. Ini tugas kita bersama," tegas Said.</p>
<p data-path-to-node="5">Ia menambahkan, kewenangan penetapan status berada di tangan kepala daerah berlandaskan data teknis dari BMKG, Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi (KPHP), hingga dinas-dinas terkait.</p>
<p data-path-to-node="6">Dengan beralih ke status tanggap darurat, penanganan akan melibatkan koordinasi masif hingga tingkat kecamatan, kampung, masyarakat, serta pihak swasta. "Perusahaan juga harus ikut berperan," ujarnya menekankan pentingnya keterlibatan sektor korporasi yang memiliki izin di sekitar lokasi kebakaran.</p>
<p data-path-to-node="7">Selain memperkuat struktur komando, peningkatan status ini membuka akses skema anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) sesuai petunjuk arahan Kementerian Dalam Negeri. Dana BTT tersebut nantinya dialokasikan untuk menyokong operasional logistik penanganan karhutla di lapangan.</p>
<p data-path-to-node="8">Disdamkarmat dapat memanfaatkan alokasi BTT untuk perbaikan armada pemadam, pengadaan selang dan <i data-path-to-node="8" data-index-in-node="97">nozzle</i>, hingga pemenuhan bahan bakar minyak (BBM).</p>
<p data-path-to-node="8">"Operasional di lapangan cukup banyak," kata Said. </p>
<p data-path-to-node="8">Di sisi lain, Dinas Kesehatan disiapkan untuk penyediaan obat-obatan serta pasokan oksigen medis, sementara Dinas Pendidikan memetakan kebutuhan perlindungan bagi sarana sekolah.</p>
<p data-path-to-node="9">Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Berau, Masyhadi Mundi, menyampaikan bahwa pihaknya terus mematangkan rencana operasi pemadaman di lapangan. Selain mengoptimalkan pergerakan personel di jalur darat, BPBD Berau juga bersiap mengajukan permohonan bantuan armada udara ke pemerintah pusat.</p>
<p data-path-to-node="9"> "Langkah kita membahas kemungkinan peningkatan status. Kita akan mendorong <i data-path-to-node="9" data-index-in-node="366">water bombing</i> oleh pemerintah pusat," pungkasnya.(Adv/Rein)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>BNNP Kaltim Ungkap Peredaran Sabu di Muara Badak, 45,85 Gram Diamankan</title>
<link>https://kartanews.com/bnnp-kaltim-ungkap-peredaran-sabu-di-muara-badak-4585-gram-diamankan</link>
<guid>https://kartanews.com/bnnp-kaltim-ungkap-peredaran-sabu-di-muara-badak-4585-gram-diamankan</guid>
<description><![CDATA[ SAMARINDA — Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Timur mengungkap dugaan tindak pidana kejahatan narkoba golongan I jenis sabu di Kecamatan Muara Badak, Kabupaten Kutai Kartanegara, pada Senin (27/7/2026) sekitar pukul 20.00 WITA. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a9300730790b.jpg" length="100360" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 29 Aug 2026 23:54:40 +0800</pubDate>
<dc:creator>Irla Hadratan Iman</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, SAMARINDA — </strong>Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Timur mengungkap dugaan tindak pidana peredaran narkotika golongan I jenis sabu di Kecamatan Muara Badak, Kabupaten Kutai Kartanegara, pada Senin (27/7/2026) sekitar pukul 20.00 WITA. Dalam pengungkapan tersebut, petugas mengamankan seorang pria berinisial RJ beserta tiga paket sabu dengan berat bersih 45,85 gram.</p>
<p>Pengungkapan kasus tersebut berawal dari informasi masyarakat mengenai dugaan adanya jaringan peredaran gelap narkotika di wilayah Muara Badak. Informasi itu kemudian ditindaklanjuti Tim Penindakan dan Pengejaran BNNP Kaltim melalui serangkaian kegiatan penyelidikan.</p>
<p>Hasil pemantauan petugas mengarah ke sebuah rumah di Jalan Sultan Hasanuddin, Gang Polmas, RT 11, Kelurahan Badak Baru, Kecamatan Muara Badak, Kabupaten Kutai Kartanegara. Sekitar pukul 20.00 WITA, tim melihat seorang laki-laki berada di dalam rumah tersebut.</p>
<p>Petugas kemudian melakukan pemeriksaan terhadap pria yang mengaku berinisial RJ. Dalam pemeriksaan, petugas menemukan sebuah tas berwarna hijau yang berada dalam penguasaannya. Setelah diperiksa, di dalam tas tersebut ditemukan tiga bungkus plastik bening yang berisi kristal diduga narkotika jenis sabu dengan berat bersih mencapai 45,85 gram.</p>
<p>Berdasarkan keterangan RJ kepada petugas, barang tersebut diperoleh dari seorang pria berinisial RM yang saat ini berstatus daftar pencarian orang (DPO). RJ mengaku tidak mengetahui secara pasti lokasi keberadaan RM, namun berdasarkan informasi yang diperoleh, RM diketahui berada di wilayah Sulawesi Barat.</p>
<p>Atas temuan tersebut, RJ bersama barang bukti kemudian diamankan dan dibawa ke Kantor BNNP Kalimantan Timur untuk menjalani proses pengembangan dan penyidikan lebih lanjut.</p>
<p>BNNP Kaltim menyebut perkara tersebut berkaitan dengan dugaan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika sebagaimana ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Penyidik masih melakukan pendalaman untuk mengungkap kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam jaringan tersebut.</p>
<p>Selain pengungkapan kasus di Muara Badak, BNNP Kaltim pada Rabu (5/8/2026) juga melaksanakan pemusnahan barang bukti narkotika hasil pengungkapan jaringan peredaran sabu dari Pontianak, Kalimantan Barat, menuju Samarinda, Kalimantan Timur.</p>
<p>Dalam kasus tersebut, petugas sebelumnya mengamankan dua orang berinisial KY, warga Pontianak, dan IH, warga Samarinda, pada Rabu (24/6/2026) sekitar pukul 13.00 WITA. Keduanya diamankan di Jalan DI Panjaitan, Kelurahan Temindung Permai, Kecamatan Sungai Pinang, Samarinda.</p>
<p>Dari penindakan tersebut, petugas menyita narkotika golongan I jenis sabu dengan berat 996 gram netto. Barang bukti tersebut ditemukan dalam kemasan plastik teh Cina berwarna hijau dan dibawa menggunakan tas berwarna merah muda.</p>
<p>Berdasarkan keterangan KY, dirinya berada di Samarinda untuk menemui perempuan yang merupakan pacarnya. Dalam proses tersebut, KY mengaku dihubungi seseorang berinisial MK, warga yang telah lama dikenalnya di Pontianak. MK kemudian diduga meminta KY mengambil dan mengantarkan sebuah bungkusan yang diketahui berisi narkotika ke sebuah rumah di Jalan DI Panjaitan.</p>
<p>Dalam menjalankan aksinya, KY disebut bersama IH. Berdasarkan keterangan dalam rilis BNNP Kaltim, IH berperan menemani KY sekaligus menjadi penunjuk jalan dengan mengikuti arahan MK.</p>
<p>Dari total barang bukti 996 gram sabu tersebut, sebanyak 993,78 gram netto dimusnahkan. Sementara itu, sebanyak 1,17 gram disisihkan untuk kepentingan pemeriksaan laboratorium dan 1,05 gram lainnya untuk kebutuhan pembuktian di persidangan.</p>
<p>BNNP Kalimantan Timur menegaskan proses penyelidikan dan penyidikan masih terus dilakukan untuk mengungkap keseluruhan jaringan peredaran narkotika yang menghubungkan Kalimantan Barat dan Kalimantan Timur, termasuk menelusuri pihak-pihak lain yang diduga terlibat.</p>
<p>BNNP Kaltim menyatakan upaya pemberantasan tersebut merupakan bagian dari komitmen menciptakan Kalimantan Timur BERSINAR atau Bersih Narkoba. Langkah itu sekaligus diarahkan untuk mendukung terwujudnya masyarakat yang bebas dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika menuju Indonesia Emas 2045. (Irla)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Rumah dan Kontrakan 4 Pintu di Tasuk Ludes Berau Terbakar, Petugas Sempat Terkendala Portal</title>
<link>https://kartanews.com/rumah-dan-kontrakan-4-pintu-di-tasuk-ludes-berau-terbakar-petugas-sempat-terkendala-portal</link>
<guid>https://kartanews.com/rumah-dan-kontrakan-4-pintu-di-tasuk-ludes-berau-terbakar-petugas-sempat-terkendala-portal</guid>
<description><![CDATA[ ERAU – Musibah kebakaran menghanguskan satu unit rumah kayu dan bangunan kontrakan empat pintu milik warga bernama Bariyah di Jalan Danau Poso, RT 3, Kampung Tasuk, Sabtu (29/8/2026) siang. Api dilaporkan berkobar sekira pukul 13.15 WITA. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a92ce9ee34ee.jpg" length="111226" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 29 Aug 2026 20:21:59 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><strong>KARTANEWS.COM, BERAU</strong><span> – Musibah kebakaran menghanguskan satu unit rumah kayu dan bangunan kontrakan empat pintu milik warga bernama Bariyah di Jalan Danau Poso, RT 3, Kampung Tasuk, Sabtu (29/8/2026) siang. Api dilaporkan berkobar sekira pukul 13.15 WITA.</span><b></b></p>
<p dir="ltr"><span>Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Berau, Rakhmadi Pasarakan, menyampaikan bahwa laporan darurat diterima oleh Mako Induk pada pukul 12.53 WITA. Menindaklanjuti laporan tersebut, sebanyak 20 personel gabungan dari Mako Induk, Sektor Gunung Tabur, dan Sektor Teluk Bayur langsung diterjunkan ke lokasi.</span><b></b></p>
<p dir="ltr"><span>Tiba di lokasi sekitar pukul 13.15 WITA, petugas segera melakukan pemadaman di area terdampak seluas 20x20 meter persegi. Namun, dalam proses penanganan di lapangan, tim sempat menghadapi hambatan akses akibat adanya portal jembatan.</span><b></b></p>
<p dir="ltr"><span>Meski demikian, api berhasil dijinakkan dengan dukungan personel TNI-Polri, masyarakat sekitar, serta bantuan pihak perusahaan.</span><b></b></p>
<p dir="ltr"><span>“Dibantu dengan keberadaan sumur milik warga juga tadi,” jelas Rakhmadi.</span><b></b></p>
<p dir="ltr"><span>Efektivitas kerja sama seluruh pihak di lapangan membuat si jago merah dapat dikendalikan dalam waktu yang relatif singkat.</span><b></b></p>
<p dir="ltr"><span>“Sekira satu jam lebih, api berhasil dipadamkan,” katanya.</span><b></b></p>
<p dir="ltr"><span>Operasi pemadaman dan pendinginan selesai sepenuhnya pada pukul 14.22 WITA dengan situasi aman terkendali. Insiden ini berdampak pada 1 Kepala Keluarga dengan total 4 jiwa, namun dipastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka.</span><b></b></p>
<p dir="ltr"><span>Mengenai pemicu timbulnya api serta nilai kerugian material, Rakhmadi menyebutkan hal tersebut masih dalam penanganan kepolisian.</span><b></b></p>
<p dir="ltr"><span>“Untuk penyebab dan kerugian saat ini masih dalam proses penyelidikan pihak Kepolisian,” punkasnya.(Rein)</span></p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kemarau Ekstrem Melanda Berau, PDAM Batiwakkal Awasi Ketat Sumber Air Baku</title>
<link>https://kartanews.com/kemarau-ekstrem-melanda-berau-pdam-batiwakkal-awasi-ketat-sumber-air-baku</link>
<guid>https://kartanews.com/kemarau-ekstrem-melanda-berau-pdam-batiwakkal-awasi-ketat-sumber-air-baku</guid>
<description><![CDATA[ BERAU — Anomali iklim berupa fenomena kemarau ekstrem yang melanda Kabupaten Berau mulai menjadi perhatian serius manajemen Perumda Air Minum Batiwakkal. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6aaf85f2e8be1.jpg" length="89737" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 29 Aug 2026 20:02:00 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p data-path-to-node="4"><b data-path-to-node="4" data-index-in-node="0">KARTANEWS.COM, BERAU</b> — Anomali iklim berupa fenomena kemarau ekstrem yang melanda Kabupaten Berau mulai menjadi perhatian serius manajemen Perumda Air Minum Batiwakkal. Kondisi cuaca panas terik yang berkepanjangan ini berpotensi besar memicu penurunan debit air pada sumber air baku, yang menjadi fondasi utama dalam proses pengolahan air bersih untuk masyarakat.</p>
<p data-path-to-node="5">Direktur Perumda Air Minum Batiwakkal Berau, Saipul Rahman, mengutarakan bahwa menyusutnya volume air tawar di daerah tangkapan air dapat mengganggu kestabilitas proses produksi hingga kelancaran distribusi ke rumah-rumah warga. Oleh karena itu, pengawasan intensif terhadap ketersediaan pasokan air tawar kini menjadi prioritas operasional tertinggi perusahaan.</p>
<p data-path-to-node="6">“Kemarau ekstrem yang berlangsung di Kabupaten Berau menjadi perhatian serius kami karena berpotensi memengaruhi ketersediaan sumber air baku, proses produksi, hingga kelancaran distribusi air bersih kepada pelanggan,” ujar Saipul, sabtu (29/08/2026).</p>
<p data-path-to-node="7">Sebagai langkah mitigasi risiko, Perumda Batiwakkal menyiagakan tim teknis untuk memantau ketinggian muka air sungai serta kadar kualitas air baku secara berkala. Pemantauan ini krusial untuk memastikan bahwa mesin pompa <i data-path-to-node="7" data-index-in-node="221">intake</i> di instalasi pengolahan air (IPA) tetap dapat menyedot air tanpa menyedot endapan lumpur dari dasar sungai yang menyusut.</p>
<p data-path-to-node="8">Selain itu, pihak manajemen juga memetakan potensi gangguan teknis yang mungkin timbul akibat fluktuasi debit air baku tersebut. Langkah antisipasi dini disiapkan agar proses pengolahan bahan kimia tetap terukur dan kualitas air bersih yang dialirkan ke pelanggan tidak mengalami penurunan mutu.</p>
<p data-path-to-node="9">Saipul menegaskan bahwa menjaga keberlangsungan pasokan air bersih di tengah ancaman kemarau ekstrem memerlukan sinergi yang kuat antara penyedia layanan dan masyarakat pengguna. </p>
<p data-path-to-node="9">Kesiapsiagaan dari sisi teknis akan terus diperkuat agar keandalan pasokan air tawar di seluruh wilayah pelayanan Kabupaten Berau dapat dipertahankan secara optimal selama musim kemarau berlangsung.(Adv)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Jangan Biarkan Udang Galah Sungai Kelay Hanya Jadi Cerita Masa Lalu</title>
<link>https://kartanews.com/jangan-biarkan-udang-galah-sungai-kelay-hanya-jadi-cerita-masa-lalu</link>
<guid>https://kartanews.com/jangan-biarkan-udang-galah-sungai-kelay-hanya-jadi-cerita-masa-lalu</guid>
<description><![CDATA[ BERAU - Matahari perlahan tenggelam di langit Kabupaten Berau, memancarkan warna keemasan di atas permukaan air Sungai Kelay yang tenang. Di saat sebagian besar warga bersiap untuk melepas penat setelah seharian beraktivitas, Hendra justru baru memulai penjelajahannya. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a92b9061686f.jpg" length="94767" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 29 Aug 2026 18:49:33 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><strong>KARTANEWS.COM, BERAU</strong><span><strong> </strong>- Matahari perlahan tenggelam di langit Kabupaten Berau, memancarkan warna keemasan di atas permukaan air Sungai Kelay yang tenang. Di saat sebagian besar warga bersiap untuk melepas penat setelah seharian beraktivitas, Hendra justru baru memulai penjelajahannya. </span><b></b></p>
<p dir="ltr"><span>Suara deru halus mesin perahu ketinting miliknya membelah Sunyi sore, menandai dimulainya perburuan udang galah air tawar, rutinitas yang kerap ia jalani hingga larut malam, terutama ketika waktu libur kerja tiba.</span><b></b></p>
<p dir="ltr"><span>Bagi Hendra dan para nelayan di kawasan tersebut, Sungai Kelay bukan sekadar aliran air yang melintasi wilayah mereka, melainkan urat nadi penghidupan yang menghidupi keluarga. Berbekal alat pancing dan perangkap sederhana serta keberanian menembus pekatnya malam, Hendra mengadu nasib di atas perahu kayunya. </span><b></b></p>
<p dir="ltr"><span>Kadang ia memilih memancing langsung dengan kesabaran ekstra, atau sekadar menyusuri pinggiran sungai untuk melihat dan mengangkat perangkap udang yang telah dipasang sebelumnya.</span><b></b></p>
<p dir="ltr"><span>Hasil perburuan di atas sungai ini memang selalu penuh kejutan. Pendapatan sekali saat menyusuri sungai sangat bervariatif dan bergantung pada kondisi cuaca serta arus air. Namun, pada hari-hari yang bersahabat, keberuntungan kerap memihak pada ketelitiannya. </span><b></b></p>
<p dir="ltr"><span>Ia tak jarang tersenyum puas ketika berhasil mengumpulkan hasil tangkapan yang melimpah, bahkan tembus hingga 10 sampai 15 kilogram udang galah berukuran besar dalam sekali perjalanan. Namun, di balik riak air dan deretan udang berukuran menjanjikan tersebut, tersimpan kekhawatiran yang mendalam di benak Hendra. </span><b></b></p>
<p dir="ltr"><span>“Gak tentu kadang lagi bagus, bisa banyak dapat,”ucapnya</span><b></b></p>
<p dir="ltr"><strong>Ancaman Setrum dan Racun </strong><b></b></p>
<p dir="ltr"><span>Populasi udang galah yang selama ini menjadi kebanggaan dan penopang ekonomi warga Berau dirasakannya mulai menghadapi ancaman serius. Ancaman itu datang dari dua sisi: penurunan kualitas lingkungan akibat pencemaran, serta aksi oknum tak bertanggung jawab yang nekat menggunakan bahan beracun dan setrum demi mendapatkan hasil cepat tanpa memperdulikan dampak jangka panjang.</span><b></b></p>
<p dir="ltr"><span>Kekhawatiran tersebut makin beralasan mengingat sifat alami dari udang galah Sungai Kelay yang sangat sensitif. Berbeda dengan beberapa jenis biota air lainnya yang bisa dibudidayakan manusia, udang ini memiliki ketergantungan penuh pada habitat aslinya. </span><b></b></p>
<p dir="ltr"><span>Begitu ditangkap dari sungai, udang harus segera dijual atau dikonsumsi karena hingga saat ini belum ada teknik budidaya yang benar-benar berhasil mengembangkannya di lingkungan buatan.</span><b></b></p>
<p dir="ltr"><span>"Dia tidak bisa dipelihara, biasanya hidup di perairan bebas. Kalau dimasukkan dalam kolam atau keramba sangat sulit berkembang biak dan sering malah mati," tutur Hendra seraya merapikan peralatan pancingnya.</span><b></b></p>
<p dir="ltr"><span>Kenyataan ini menegaskan bahwa keabadian udang galah sepenuhnya berada di tangan alam bebas Sungai Kelay. Hendra meyakini bahwa kedaulatan udang ini sebenarnya sangat mudah dijaga jika semua pihak memiliki kesadaran yang sama. </span><b></b></p>
<p dir="ltr"><span>Selama para nelayan tetap memegang teguh kearifan lokal dengan mempraktekkan metode penangkapan tradisional yang ramah lingkungan, populasi udang akan terus terjaga secara alami. Alam akan selalu cukup memberi makan bagi mereka yang bijak, tanpa harus tergoda cara-cara instan yang mematikan ekosistem.</span><b></b></p>
<p dir="ltr"><span>Di atas perahu ketintingnya yang perlahan menyusuri kegelapan Sungai Kelay, Ia menyuarakan sebuah tekad dan harapan besar. Ia sangat berharap adanya campur tangan nyata dari pemerintah dalam merancang program perlindungan lingkungan yang ketat dan berkelanjutan. </span><b></b></p>
<p dir="ltr"><span>Penegakan hukum terhadap aksi peracunan sungai serta perlindungan habitat air tawar menjadi harga mati. Ia tidak ingin kelestarian ini terhenti di generasinya; ia ingin anak cucu kelak masih bisa menyaksikan kilau udang galah langsung dari jernihnya air Sungai Kelay, bukan sekadar mendengarnya sebagai cerita nostalgia masa lalu. (Rein)</span></p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Hujan Belum Kunjung Turun, Pemkab Berau Bakal Kembali Laksanakan Sholat Istisqa</title>
<link>https://kartanews.com/hujan-belum-kunjung-turun-pemkab-berau-bakal-kembali-laksanakan-sholat-istisqa</link>
<guid>https://kartanews.com/hujan-belum-kunjung-turun-pemkab-berau-bakal-kembali-laksanakan-sholat-istisqa</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau jadwal pelaksanaan salat Istisqa kembali pada Minggu (30/8/2026). ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6a9e0e4d4b01d.jpg" length="385670" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 29 Aug 2026 17:04:25 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, BERAU</strong> – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau menjadwalkan pelaksanaan salat Istisqa kembali pada Minggu (30/8/2026).Ibadah permohonan hujan ini akan dipusatkan di Lapangan GOR Pemuda, Tanjung Redeb, sebagai bagian dari ikhtiar spiritual dalam mengatasi bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kekeringan yang meluas di wilayah Bumi Batiwakkal.</p>
<p>Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya warga di wilayah Tanjung Redeb dan sekitarnya, untuk berbondong-bondong menghadiri kegiatan keagamaan tersebut. </p>
<p>Menurutnya, partisipasi aktif dan doa bersama dari masyarakat yang luas sangat diharapkan agar pertolongan berkah hujan bisa segera turun.</p>
<p>​"Saat ini kita sedang menghadapi ancaman fenomena cuaca El Nino yang memicu kenaikan suhu ekstrem dan panas terik luar biasa. Kondisi ini membuat vegetasi kering dan sangat rentan terbakar," ujar Sri Juniarsih.</p>
<p>​Ia menegaskan bahwa Pemkab Berau tidak tinggal diam dalam mengatasi kondisi krisis ini. Berbagai langkah teknis dan upaya pemadaman di lapangan terus dioptimalkan secara sinergis melalui koordinasi intensif bersama instansi terkait, termasuk TNI, Polri, dan BPBD.</p>
<p>​Namun, selain mengandalkan kekuatan fisik dan armada pemadam, penanganan karhutla juga membutuhkan dukungan doa dari seluruh lapisan warga. Oleh karena itu, langkah spiritual dengan menggelar salat Istisqa dianggap sama pentingnya sebagai pelengkap ikhtiar darat.</p>
<p>​"Berbagai upaya pemadaman karhutla terus kami lakukan bersama jajaran instansi terkait. Namun, ikhtiar fisik harus diimbangi dengan ikhtiar batin,"ungkapnya.</p>
<p>Ia mengajak seluruh masyarakat muslim berau untuk bersama-sama melakukan ibadah tersebut agar hujan dapat segera turun di seluruh wilayah </p>
<p>"Saya mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Berau untuk hadir dan melaksanakan salat Istisqa bersama, memohon agar Tuhan menurunkan hujan rahmat di daerah kita," tutupnya.</p>
<p>​Salat Istisqa ini diharapkan dapat memperkuat kebersamaan masyarakat sekaligus mendatangkan hujan guna memadamkan titik api dan memulihkan kondisi lingkungan di Kabupaten Berau.(Adv/Rein) </p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Gelar Apel Pergeseran Pasukan, Polres Berau Siapkan 225 Personil untuk Hadapi Karhutla</title>
<link>https://kartanews.com/gelar-apel-pergeseran-pasukan-polres-berau-siapkan-225-personil-untuk-hadapi-titik-rawan-karhutla</link>
<guid>https://kartanews.com/gelar-apel-pergeseran-pasukan-polres-berau-siapkan-225-personil-untuk-hadapi-titik-rawan-karhutla</guid>
<description><![CDATA[ BERAU — Polres Berau menggelar Apel Pergeseran Pasukan sebagai langkah konkret percepatan penanggulangan ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kabupaten Berau. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a92931226115.jpg" length="98251" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 29 Aug 2026 16:10:52 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, BERAU</strong> — Polres Berau menggelar Apel Pergeseran Pasukan sebagai langkah konkret percepatan penanggulangan ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kabupaten Berau. Langkah siaga bencana ini dilaksanakan secara resmi dalam rangka Operasi Aman Nusa II Mahakam 2026.</p>
<p>Kapolres Berau, AKBP Ridho Tri Putranto, memimpin langsung apel pergeseran pasukan tersebut guna memastikan kesiapsiagaan penuh seluruh personel sebelum diterjunkan langsung ke medan penugasan.</p>
<p>Dalam pergeseran pasukan ini, sebanyak 225 personel gabungan dikerahkan secara serentak. Jumlah tersebut terdiri atas 165 personel Polres Berau serta mendapat perbantuan Bantuan Bawah Kendali Operasi (BKO) dari Polda Kalimantan Timur sebanyak 60 personel. Seluruh pasukan selanjutnya ditempatkan di titik-titik strategis dan wilayah yang terdeteksi rawan kebakaran.</p>
<p>Ridho menegaskan bahwa ancaman Karhutla memiliki dampak sistemik yang sangat luas jika tidak diantisipasi sejak awal.</p>
<p>"Kita harus menyadari bahwa bencana Karhutla dapat menimbulkan dampak yang sangat besar, baik terhadap kesehatan masyarakat, lingkungan hidup, aktivitas perekonomian, maupun stabilitas keamanan. Oleh karena itu, diperlukan kesiapan personel serta kerja sama dan koordinasi yang baik dengan seluruh pihak terkait," tegas AKBP Ridho Tri Putranto di hadapan seluruh peserta apel.</p>
<p>Ia menekankan bahwa indikator utama keberhasilan operasi ini tidak hanya diukur saat pasukan memadamkan kobaran api, melainkan pada kejelian personel dalam menekan potensi kebakaran sejak dini.</p>
<p>"Saya juga mengingatkan bahwa keberhasilan pelaksanaan tugas bukan hanya diukur dari kemampuan kita dalam menangani kebakaran yang telah terjadi, tetapi yang lebih utama adalah sejauh mana kita mampu melakukan pencegahan secara dini sehingga Karhutla dapat dicegah sebelum meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar," ujarnya.</p>
<p>Lebih lanjut, Kapolres memberikan instruksi khusus kepada seluruh jajaran yang bertugas di lapangan agar memperketat pengawasan dan pemantauan wilayah.</p>
<p>"Dalam pelaksanaan tugas penanggulangan Karhutla, tingkatkan patroli dan deteksi dini terhadap titik-titik yang berpotensi terjadi kebakaran. Apabila ditemukan adanya titik api atau indikasi kebakaran, segera lakukan tindakan cepat sesuai prosedur serta koordinasikan dengan instansi dan pihak terkait," instruksi AKBP Ridho Tri Putranto.</p>
<p>Tak lupa, ia memberikan penekanan khusus kepada para perwira pengendali di lapangan untuk mengawal ketat jalannya operasi dan memastikan keselamatan seluruh anggota.</p>
<p>"Kepada para perwira pengendali dan pimpinan di lapangan, saya minta agar senantiasa melakukan pengawasan terhadap anggota, memberikan arahan secara jelas dan terukur, serta segera mengambil langkah yang tepat apabila terjadinya Karhutla. Jaga sikap dan perilaku selama berada di medan penugasan, utamakan keselamatan diri dan rekan, serta tingkatkan kewaspadaan," tambahnya.</p>
<p>Mengakhiri amanatnya, orang nomor satu di Polres Berau itu berpesan agar seluruh personel menjalankan tugas dengan niat ibadah dan menjaga integritas institusi.</p>
<p>"Hindari segala bentuk pelanggaran sekecil apa pun, dan senantiasa jaga nama baik diri, satuan, serta institusi Polri. Laksanakan tugas dengan penuh keikhlasan dan niat sebagai bentuk ibadah serta pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara. Semoga tugas ini berjalan aman, lancar, dan berhasil," pungkasnya. (Rdk)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Penyesuaian Tarif Air Perumda Batiwakkal Berlaku November 2026, Manajemen Janji Tingkatkan Layanan</title>
<link>https://kartanews.com/penyesuaian-tarif-air-perumda-batiwakkal-berlaku-november-2026-manajemen-janji-tingkatkan-layanan</link>
<guid>https://kartanews.com/penyesuaian-tarif-air-perumda-batiwakkal-berlaku-november-2026-manajemen-janji-tingkatkan-layanan</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Perumda Air Minum Batiwakkal Kabupaten Berau dipastikan bakal memberlakukan penyesuaian tarif air bersih secara menyeluruh mulai November 2026. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6a9ae4289411a.jpg" length="68549" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 29 Aug 2026 02:05:25 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.COM, BERAU </span></span></strong><span><strong> </strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">– Perumda Air Minum Batiwakkal Kabupaten Berau dipastikan akan diberlakukan penyesuaian tarif air bersih secara menyeluruh mulai November 2026. Kebijakan ini mencakup berbagai kelompok pelanggan, mulai dari kategori rumah tangga, sosial, hingga kelompok umum lainnya di seluruh wilayah pelayanan.</span></span></span><b></b></p>
<p dir="ltr"><span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Direktur Perumda Air Minum Batiwakkal, Saipul Rahman, menjelaskan bahwa skema pengumpulan tarif baru pada bulan November mendatang dihitung berdasarkan kalkulasi konsumsi air pelanggan sepanjang Oktober 2026.</span></span></span><b></b></p>
<p dir="ltr"><span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Cara ini dilakukan sebagai upaya memperkuat struktur finansial perusahaan, khususnya untuk menopang biaya perawatan infrastruktur jaringan dan menjaga pasokan air baku di daerah.</span></span></span><b></b></p>
<p dir="ltr"><span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Perubahan tarif dilakukan untuk memperkuat kemampuan Perumda Batiwakkal dalam menjaga keberlangsungan pelayanan. Tambahan pendapatan masyarakat diharapkan dapat mendukung pemeliharaan sistem sekaligus menjaga kualitas air yang diterima,” ujar Saipul saat memberikan keterangan resminya.</span></span></span><b></b></p>
<p dir="ltr"><span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Saipul menyadari sepenuhnya bahwa penyesuaian tarif ini merupakan kebijakan sensitif yang memikul konsekuensi serta tanggung jawab besar. Oleh karena itu, jajaran manajemen berkomitmen membuktikan peningkatan mutu pelayanan secara nyata seiring dengan diterapkannya struktur harga yang baru.</span></span></span><b></b></p>
<p dir="ltr"><span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Peningkatan kualitas tersebut akan difokuskan pada perbaikan kualitas fisik air agar lebih jernih serta peningkatan tekanan distribusi ke area-area yang selama ini kerap mengalami kendala pasokan. </span></span></span><b></b></p>
<p dir="ltr"><span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Manajemen berharap masyarakat dapat memahami langkah perbaikan ini demi terciptanya pelayanan air bersih yang lebih handal, berkelanjutan, dan merata bagi seluruh warga Kabupaten Berau.(Adv)</span></span></span><b id="docs-internal-guid-7afb953c-7fff-9525-89b9-24e30ea253b8"></b></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Berlabuh Ke PSI Berau, Indera Teguh Nur Cahyadi Resmi Terjun Ke Dunia Politik</title>
<link>https://kartanews.com/berlabuh-ke-psi-berau-indera-teguh-nur-cahyadi-resmi-terjun-ke-dunia-politik</link>
<guid>https://kartanews.com/berlabuh-ke-psi-berau-indera-teguh-nur-cahyadi-resmi-terjun-ke-dunia-politik</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Langkah politik perdana diambil Indera Teguh Nur Cahyadi ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a91a8c05caba.jpg" length="93031" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 28 Aug 2026 23:16:03 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.COM, BERAU</span></span></strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> – Langkah politik perdana diambil Indera Teguh Nur Cahyadi. Mantan Ketua Serikat Media Siber (SMSI) Kabupaten Berau tersebut resmi berlabuh ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI). </span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Ia didapuk sebagai Dewan Pembina DPD PSI Berau dan memasang target besar untuk merebut kursi DPRD, hingga panasnya bursa Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) pada 2029 mendatang. </span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Masuknya saya ini targetnya sangat besar. Kita bukan hanya mengejar suara di DPRD, tapi juga memperkenalkan kemenangan di kontestasi kepala daerah,” ucapnya belum lama ini. </span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Ia menekankan, optimisme tersebut tidak berangkat dari nol. Saat ini, PSI Berau mengklaim telah mengantongi hampir 3.000 anggota ber-KTA. Meski demikian, dasar massa tersebut baru menjadi fondasi awal.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Ia mengatakan fokus utamanya kini adalah berupaya memperkuat struktur hingga tingkat kecamatan (DPC), kelurahan, dan desa (DPRT). Indera memastikan bakal turun langsung mengawal konsolidasi tersebut.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Langkah ini kata dia, juga sejalan dengan Arah Menteri Kehutanan yang juga kader PSI, Raja Juli Antoni, saat melakukan kunjungan kerja ke Berau baru-baru ini.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Pak Menteri berpesan agar PSI Berau terus dibesarkan sampai ke akar rumput. Ini amanat yang harus kita kerjakan bersama,” jelasnya.</span></span></p>
<p><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Daya Tarik Jokowi dan Kaesang</span></span></strong></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Sebagai debutan di dunia politik praktis, Indera mengaku keputusannya memilih PSI didasari oleh komunikasi intensif bersama jajaran pengurus pusat dan daerah, termasuk ajakan langsung dari Sekjen serta Ketua DPW PSI.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Selain faktor internal partai, keberadaan Presiden ke-7 RI Joko Widodo serta gaya kepemimpinan Ketum PSI Kaesang Pangarep menjadi pertimbangan utama.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Salah satu alasan kuat saya memilih PSI adalah keberadaan Pak Jokowi sebagai figur sentral, serta Mas Kaesang yang memberi warna baru dalam kepemimpinan DPP, ungkap Indera.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Ia pun menegasakan bahwa pintu PSI Berau terbuka lebar untuk semua kalangan tanpa membedakan latar belakang usia maupun status ekonomi.</span></span></p>
<p><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Fokus Pendidikan, Kesehatan, dan Infrastruktur</span></span></strong></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Menyadari PSI Berau saat ini belum memiliki keterwakilan di DPRD, Indera menegaskan keberadaan kursi parlemen bukan halangan untuk membuktikan kerja nyata di tengah masyarakat.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Penguatan jaringan hingga tingkat kampung akan diselaraskan dengan perjuangan tiga program prioritas daerah: perbaikan kualitas pendidikan, peningkatan layanan kesehatan, dan percepatan pembangunan jalan desa.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Target kita bukan sekedar kemenangan pemilu, melainkan menjawab persoalan mendasar warga. Pendidikan, kesehatan, dan jalan desa adalah fokus utama yang harus kami kawal langsung di lapangan,” tutupnya.(Rdk) </span></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Helo East Festival 2026 Angkat Kekayaan Budaya Kaltim Lewat Seni dan Kreativitas Generasi Muda</title>
<link>https://kartanews.com/helo-east-festival-2026-angkat-kekayaan-budaya-kaltim-lewat-seni-dan-kreativitas-generasi-muda</link>
<guid>https://kartanews.com/helo-east-festival-2026-angkat-kekayaan-budaya-kaltim-lewat-seni-dan-kreativitas-generasi-muda</guid>
<description><![CDATA[ SAMARINDA — Helo East Festival 2026 digelar di Temindung Creative Hub Samarinda pada 22–23 Agustus 2026 ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a904f31f2ec2.jpg" length="128705" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 28 Aug 2026 22:53:39 +0800</pubDate>
<dc:creator>Irla Hadratan Iman</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.COM, SAMARINDA —</span></span></span></span></strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> Helo East Festival 2026 digelar di Temindung Creative Hub Samarinda pada 22–23 Agustus 2026 sebagai ruang pertemuan bagi komunitas budaya, pelaku seni, pelajar, dan masyarakat untuk mengenal sekaligus mengembangkan kekayaan budaya Kalimantan Timur melalui seni, kreativitas, dan kolaborasi generasi muda.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Festival tersebut menjadi bagian dari program Kementerian Kebudayaan yang diinisiasi oleh Anggota DPR RI Daerah Pemilihan Kalimantan Timur, Hetifah Sjaifudian, Kegiatan ini diarahkan untuk membuka ruang bagi komunitas dan pegiat budaya dalam memperkenalkan warisan budaya daerah kepada masyarakat, khususnya generasi muda.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Ketua Helo Kaltim, Nazwa Rizli Ananda, mengatakan pelestarian budaya membutuhkan pendekatan yang mampu mengikuti perkembangan zaman agar tetap dekat dengan kehidupan generasi muda.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Menurutnya, budaya tidak cukup hanya dilestarikan sebagai warisan masa lalu, tetapi juga perlu diberi ruang untuk berkembang melalui kreativitas dan keterlibatan generasi penerus.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Budaya tidak hanya perlu dijaga, tetapi juga perlu diberikan ruang agar dapat terus dikenal dan dikembangkan oleh generasi berikutnya. Melalui Helo East Festival, kami ingin menghadirkan pengalaman budaya yang lebih dekat, terbuka, dan relevan bagi anak muda,” kata Nazwa.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Helo East Festival 2026 berlangsung selama dua hari dengan mengangkat dua tema. Pada tanggal 22 Agustus, kegiatan mengusung tema “Jejak Budaya, Ruang Berkarya”, sedangkan pada tanggal 23 Agustus mengangkat tema “Simfoni Benua Etam: Merajut Warisan, Menggema untuk Masa Depan.”</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Sejumlah kegiatan seni dan budaya disiapkan untuk memberikan pengalaman langsung pengunjung kepada. Rangkaian acara di antaranya talkshow dan diskusi interaktif yang menghadirkan pegiat musik tradisional, musisi muda Kalimantan Timur, pegiat lingkungan, serta pemerhati budaya.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Selain diskusi, pengunjung juga dapat mengikuti Workshop Eco Craft Nusantara dan menyaksikan sejumlah pertunjukan seni tradisional. Pertunjukan tari Topeng khas Kutai dan musik Sape' menjadi bagian dari agenda yang memperkenalkan kesenian khas Kalimantan Timur kepada masyarakat.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Kehadiran musisi lokal turut melengkapi rangkaian acara. Konsep festival tidak hanya menempatkan budaya sebagai tontonan, tetapi juga memberikan kesempatan kepada pengunjung untuk berinteraksi secara langsung dengan berbagai bentuk warisan budaya.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Salah satunya melalui pameran alat musik tradisional yang dapat dimainkan oleh pengunjung. Konsep tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan pengalaman budaya yang lebih interaktif, terutama bagi kalangan anak muda.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Festival juga menghadirkan sejumlah tenant UMKM yang bergerak di bidang budaya, kuliner tradisional, dan kerajinan tangan. Kehadiran pelaku UMKM tersebut sekaligus menampilkan bahwa pelestarian budaya dapat berjalan beriringan dengan pengembangan kreativitas dan ekonomi masyarakat.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Pada hari terakhir pelaksanaan, Helo East Festival 2026 secara resmi dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Samarinda yang diwakili Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Kota Samarinda, Barlin Hady Kesuma.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Rangkaian festival kemudian ditutup pada malam hari oleh Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XIV Kaltimtara, Lestari.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Lebih dari 70 peserta terlibat dalam kegiatan tersebut. Peserta berasal dari berbagai unsur, di antaranya komunitas pemuda, mahasiswa, dan pegiat budaya.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Melalui penyelenggaraan Helo East Festival 2026, penyelenggara berharap kekayaan budaya Kalimantan Timur tidak hanya dikenal sebagai warisan daerah, tetapi juga dapat menjadi sumber inspirasi bagi generasi muda untuk menghasilkan karya-karya baru tanpa meninggalkan nilai dan identitas budaya lokal.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Festival tersebut sekaligus menunjukkan pentingnya ruang kolaborasi antara komunitas, pelaku seni, generasi muda, dan masyarakat dalam menjaga keberlanjutan budaya Kalimantan Timur di tengah perkembangan zaman. (Irla)</span></span></span></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Museum Negeri Mulawarman Tutup Sementara, Dukung Kelancaran Pesta Adat Erau Kukar 2026</title>
<link>https://kartanews.com/museum-negeri-mulawarman-tutup-sementara-dukung-kelancaran-pesta-adat-erau-kukar-2026</link>
<guid>https://kartanews.com/museum-negeri-mulawarman-tutup-sementara-dukung-kelancaran-pesta-adat-erau-kukar-2026</guid>
<description><![CDATA[ KUKAR — Museum Negeri Mulawarman menutup sementara layanan kunjungan bagi masyarakat umum mulai 15 September hingga 2 Oktober 2026. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a905195d06af.jpg" length="96107" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 27 Aug 2026 23:03:48 +0800</pubDate>
<dc:creator>Irla Hadratan Iman</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS COM, KUKAR —</span></span></strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> Museum Negeri Mulawarman menutup sementara layanan kunjungan bagi masyarakat umum mulai 15 September hingga 2 Oktober 2026. Kebijakan tersebut diberlakukan untuk mendukung kelancaran pelaksanaan Pesta Adat Erau Kutai Kartanegara 2026 yang akan berlangsung di kawasan Kedaton Kesultanan Kutai Kartanegara.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Penutupan sementara dilakukan karena gedung utama Museum Negeri Mulawarman beserta area pelataran kompleks Kedaton akan menjadi bagian dari lokasi pelaksanaan berbagai rangkaian kegiatan adat. Selama periode tersebut, kawasan museum akan digunakan untuk kebutuhan proses adat, persiapan teknis, hingga kegiatan pembersihan setelah seluruh rangkaian acara selesai.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Museum Humas Negeri Mulawarman, Mangir Anggoro Titiantoro, mengatakan keputusan tersebut diambil untuk memastikan seluruh rangkaian Pesta Adat Erau dapat berlangsung dengan khidmat, tertib, dan lancar.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Gedung utama museum beserta seluruh area pelataran kompleks Kedaton akan digunakan sepenuhnya untuk rangkaian ritual sakral, persiapan teknis, hingga pembersihan pasca-acara Pesta Adat Erau 2026. Oleh karena itu, area tersebut harus steril dari aktivitas wisata umum,” ujar Mangir dalam keterangan resminya di Tenggarong.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Menurut Mangir, pelaksanaan Pesta Adat Erau Kutai Kartanegara 2026 diselenggarakan berlangsung pada tanggal 20 hingga 27 September 2026. Namun, periode penutupan museum dibuat lebih panjang untuk memberikan ruang bagi proses persiapan sebelum acara serta pengaturan dan pembersihan kawasan setelah seluruh proses adat berakhir.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Langkah tersebut meliputi persiapan sarana dan prasarana yang diperlukan selama pelaksanaan kegiatan, termasuk pengaturan berbagai kebutuhan logistik Kesultanan Kutai Kartanegara.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Dengan demikian, masyarakat maupun wisatawan yang berencana mengunjungi Museum Negeri Mulawarman pada tanggal 15 September hingga 2 Oktober 2026 untuk sementara belum dapat melakukan kunjungan seperti biasa.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Pihak pengelola museum menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat, agen perjalanan, wisatawan domestik, maupun wisatawan mancanegara yang telah merencanakan kunjungan ke Tenggarong pada periode tersebut.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini, terutama bagi para pengunjung yang sudah merencanakan liburannya jauh-jauh hari. Namun, kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk ikut serta menyukseskan dan memeriahkan Pesta Adat Erau 2026 sebagai bagian dari upaya pelestarian warisan budaya Nusantara,” kata Mangir.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Museum Negeri Mulawarman dijadwalkan kembali membuka layanan kunjungan secara normal pada Sabtu, 3 Oktober 2026. Pembukaan kembali tersebut dilakukan setelah seluruh rangkaian kegiatan Erau dan proses penataan kawasan selesai dilaksanakan.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Masyarakat dan wisatawan yang membutuhkan informasi terbaru mengenai jadwal kunjungan maupun perkembangan operasional museum selama periode tersebut dapat mengumpulkan informasi melalui kanal media sosial resmi Museum Negeri Mulawarman.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Penutupan sementara ini menjadi bagian dari dukungan pengelola Museum Negeri Mulawarman terhadap pelaksanaan Pesta Adat Erau Kutai Kartanegara sebagai salah satu agenda budaya yang memiliki nilai sejarah dan tradisi penting bagi masyarakat Kutai serta pelestarian warisan budaya di Kalimantan Timur. (Irla)</span></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Komitmen Layanan PDAM Batiwakkal: Rutin Update Perkembangan IPA Gurimbang dan Sampaikan Permohonan Maaf</title>
<link>https://kartanews.com/komitmen-layanan-pdam-batiwakkal-rutin-update-perkembangan-ipa-gurimbang-dan-sampaikan-permohonan-maaf</link>
<guid>https://kartanews.com/komitmen-layanan-pdam-batiwakkal-rutin-update-perkembangan-ipa-gurimbang-dan-sampaikan-permohonan-maaf</guid>
<description><![CDATA[ BERAU — Manajemen Perumda Air Minum Batiwakkal Kabupaten Berau menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada seluruh pelanggan di wilayah terdampak atas tidak maksimalnya distribusi air bersih dalam beberapa hari terakhir. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6aafe35098f1b.jpg" length="106737" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 27 Aug 2026 21:43:42 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p data-path-to-node="40"><b data-path-to-node="40" data-index-in-node="0">KARTANEWS.COM, BERAU</b> — Manajemen Perumda Air Minum Batiwakkal Kabupaten Berau menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada seluruh pelanggan di wilayah terdampak atas tidak maksimalnya distribusi air bersih dalam beberapa hari terakhir. Gangguan pelayanan ini terjadi murni akibat fenomena alam intrusi air laut yang memengaruhi sumber air baku di IPA Gurimbang.</p>
<p data-path-to-node="41">Manager Hubungan Pelanggan Perumda Air Minum Batiwakkal, Rudy Hartono, mewakili manajemen perusahaan menegaskan bahwa pihak perusahaan bersikap transparan dengan rutin menyampaikan pembaruan informasi kondisi operasional kepada publik.</p>
<p data-path-to-node="42">“Mewakili manajemen, kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh pelanggan atas terganggunya layanan air bersih akibat kondisi tersebut. Informasi mengenai potensi gangguan pelayanan ini juga telah kami sampaikan sebelumnya kepada masyarakat,” ungkap Rudy Hartono, (27/08/2026)</p>
<p data-path-to-node="43">Menurut Rudy, langkah sosialisasi dan pemberitahuan dini telah disebarkan melalui berbagai saluran informasi sejak potensi gangguan total terdeteksi di lapangan. Hal ini dilakukan agar masyarakat dapat mengantisipasi dampak penghentian alir air jauh sebelum pasokan air benar-benar terhenti di rumah masing-masing.(Adv)</p>
<p data-path-to-node="44">Perumda Batiwakkal berjanji akan terus memberikan informasi perkembangan kualitas air tawar secara <i data-path-to-node="44" data-index-in-node="99">real-time</i>, khususnya mengenai kadar TDS di IPA Gurimbang. Begitu indikator air baku menunjukkan angka aman di bawah 300 ppm, seluruh sistem distribusi akan langsung diaktifkan kembali secara penuh.</p>
<p data-path-to-node="45">Pihak perusahaan juga mengucapkan terima kasih atas pengertian, kesabaran, dan kerja sama masyarakat Kabupaten Berau selama masa penyesuaian operasional ini. Manajemen berkomitmen untuk terus menyiagakan petugas di lapangan guna memastikan pelayanan publik kembali pulih seratus persen begitu kondisi hidrologi sungai membaik.(Adv)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Massa Aksi di Berau Desak Pemerintah untuk Memberikan Kelonggaran Dalam Perijinan PMBLB</title>
<link>https://kartanews.com/massa-aksi-di-berau-desak-pemerintah-untuk-memberikan-kelonggaran-dalam-perijinan-pmblb</link>
<guid>https://kartanews.com/massa-aksi-di-berau-desak-pemerintah-untuk-memberikan-kelonggaran-dalam-perijinan-pmblb</guid>
<description><![CDATA[ BERAU — Ratusan pekerja dan sopir truk yang tergabung dalam Perkumpulan Penyedia Material Bukan Logam dan Batuan (PPMBLB) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Bupati Berau, Kamis (27/8/2026). ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a901639d1fe0.jpg" length="562367" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 27 Aug 2026 18:43:49 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.COM, BERAU</span></span></strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> — Ratusan pekerja dan sopir truk yang tergabung dalam Perkumpulan Penyedia Bahan Bukan Logam dan Batuan (PPMBLB) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Bupati Berau, Kamis (27/8/2026). </span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Demontrasi tersebut dilakukan sebagai bentuk protes atas terhentinya aktivitas pengangkutan material akibat kendala perizinan yang belum sepenuhnya terpenuhi oleh para pelaku usaha.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Ketua PPMBLB, M. Yunus, menegaskan bahwa pada dasarnya para pekerja dan pengusaha material siap mematuhi seluruh peraturan yang berlaku. </span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Kendati demikian, mereka memohon kepada pemerintah daerah untuk memberikan tenggang waktu atau relaksasi selama proses pengurusan izin berlangsung agar mata pencaharian mereka tidak berhenti total.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Kami taat hukum, tetapi kami meminta ada jeda waktu yang diberikan agar aktivitas kerja tidak terhenti sepenuhnya,” ujar Yunus di sela-sela aksi.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Selain masalah perizinan, massa aksi juga menyuarakan keluhan terkait kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi yang hingga kini masih melanda wilayah Berau. Para sopir truk mengaku sangat kesulitan mendapatkan pasokan bahan bakar untuk menunjang operasional kerja sehari-hari. </span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">PPMBLB mendesak pemerintah daerah dan pihak terkait segera menghadirkan solusi konkrit serta memastikan distribusi BBM dapat tersalurkan secara merata.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">"Kelangkaan BBM ini menjadi masalah yang sangat serius bagi pekerjaan kami. Kami berharap pemerintah bisa segera memberikan solusi nyata," tambahnya.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Yunus menekankan bahwa seluruh pekerja yang terlibat dalam aksi ini berkomitmen penuh untuk mendukung pembangunan daerah, termasuk berkontribusi dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui retribusi dan sektor pajak material.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> Oleh karena itu, ia meminta Pemkab Berau tidak hanya melihat permasalahan ini dari kacamata administrasi perizinan semata, tetapi juga mempertimbangkan besarnya perekonomian masyarakat kecil dan potensi penerimaan kas daerah.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Para demonstran berharap jajaran pemerintah daerah dapat duduk bersama untuk merumuskan kebijakan transisi yang adil, sehingga roda perekonomian sektor jasa angkutan material di Berau dapat kembali berjalan normal.(Rein) </span></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>BPBD Berau Catat 169 Kejadian Karhutla, Luas Lahan Terbakar Tembus 386,6 Hektare</title>
<link>https://kartanews.com/bpbd-berau-catat-169-kejadian-karhutla-luas-lahan-terbakar-tembus-3866-hektare</link>
<guid>https://kartanews.com/bpbd-berau-catat-169-kejadian-karhutla-luas-lahan-terbakar-tembus-3866-hektare</guid>
<description><![CDATA[ BERAU — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih terus melanda wilayah Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Berau mencatat, hingga Selasa (25/8/2026). ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a9009422045a.jpg" length="533195" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 27 Aug 2026 17:51:28 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.COM, BERAU</span></span></span></span></strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih terus melanda wilayah Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Berau mencatat, hingga Selasa (25/8/2026), telah terjadi 169 peristiwa karhutla dengan total luas area yang hangus terbakar mencapai 386,6 hektare.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Berau, Masyhadi Muhdi, mengungkapkan, dampak bencana karhutla ini telah meluas ke 12 dari total 13 kecamatan yang ada di Berau. Sebagian besar kawasan yang dilalap si jago merah tersebut merupakan lahan semak belukar milik warga setempat.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Hingga saat ini, total kejadian yang tercatat sebanyak 169 kali dengan luas area terbakar mencapai 386,6 hektar. Ini merupakan data lokasi yang berhasil terdeteksi dan dijangkau oleh tim,” terang Masyhadi. </span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Ia juga menambahkan bahwa angka tersebut berpotensi lebih tinggi karena ada beberapa titik kebakaran di medan yang cukup ekstrim sehingga sulit diakses oleh petugas di lapangan.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Proses pemadaman karhutla di wilayah Berau dihadapkan pada kendala akses jalan menuju lokasi titik api. Vegetasi semak belukar yang kering di musim kemarau, ditambah embusan angin yang kencang, membuat kobaran api menyebar dengan cepat dan semakin sulit dikendalikan. </span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Petugas dari BPBD bersama TNI, Polri, serta masyarakat peduli api terus bersiaga dan berupaya mencapai titik api yang masih dapat dijangkau.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Pembasahan lahan juga dilakukan secara intensif guna mencegah munculnya kembali titik api baru yang berisiko memperluas area kebakaran.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Menangapi maraknya kejadian karhutla yang merata di hampir seluruh kecamatan, BPBD Berau mengimbau keras seluruh lapisan masyarakat agar tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara dibakar. </span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Kesadaran bersama sangat diperlukan mengingat kondisi cuaca kering dapat dengan cepat memicu kebakaran skala besar yang merusak lingkungan serta mengancam kesehatan masyarakat,” ucapnya. </span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Masyhadi menekankan pentingnya sinergi antara warga dan aparat untuk segera melaporkan jika melihat adanya asap atau titik api sempit apa pun di wilayah masing-masing agar penanganan dapat dilakukan dengan cepat dan tepat sedini mungkin.(Rein) </span></span></span></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pemkab Berau Berpartisipasi di AOE 2026, Buka Keran Investasi Bagi Para Investor Lokal maupun Internasional</title>
<link>https://kartanews.com/pemkab-berau-berpartisipasi-di-aoe-2026-buka-keran-investasi-bagi-para-investor-lokal-maupun-internasional</link>
<guid>https://kartanews.com/pemkab-berau-berpartisipasi-di-aoe-2026-buka-keran-investasi-bagi-para-investor-lokal-maupun-internasional</guid>
<description><![CDATA[ BERAU– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau berpartisipasi dalam ajang Apkasi Otonomi Expo (AOE) 2026 di Hall ICE BSD, Tangerang, Banten. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a90fd627a7ea.jpg" length="122609" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 27 Aug 2026 11:23:31 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, BERAU</strong> – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau berpartisipasi dalam ajang Apkasi Otonomi Expo (AOE) 2026 di Hall ICE BSD, Tangerang, Banten. Pameran nasional yang berlangsung selama tiga hari tersebut dibuka resmi oleh Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya, Kamis (27/8/2026).</p>
<p>​AOE merupakan ajang promosi perdagangan, pariwisata, investasi, dan pengadaan barang/jasa antardaerah yang diselenggarakan oleh asosiasi pemerintah kabupaten.</p>
<p>​​Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menyatakan bahwa AOE menjadi peluang besar bagi daerah untuk mengenalkan potensinya kepada investor nasional maupun internasional yang hadir.</p>
<p>​“Ajang ini menjadi kesempatan emas untuk memasarkan produk unggulan UMKM sekaligus menarik investasi ke Berau,” ujar Sri.</p>
<p>​Ia menegaskan, Pemkab Berau sangat terbuka bagi investor dan mitra strategis untuk berkolaborasi mengedepankan sektor pariwisata, agroindustri, hingga ekonomi kreatif. Terlebih, Berau kini tengah bertransisi mengoptimalkan sektor pariwisata yang tersebar di seluruh kecamatan.</p>
<p>​“Kami juga fokus mengembangkan komoditas perkebunan dan hasil perikanan agar memiliki nilai tambah ekonomi yang tinggi,” tambahnya.</p>
<p>​Sementara itu, Wamendagri Bima Arya mengapresiasi penyelenggaraan AOE 2026. Ia berharap ajang ini tidak hanya memamerkan produk lokal, tetapi benar-benar mempertemukan pemerintah daerah dengan investor untuk meningkatkan realisasi investasi di daerah.</p>
<p>​“Kami berharap kegiatan ini berdampak berkelanjutan terhadap masuknya investasi ke daerah,” kata Bima Arya.</p>
<p>​Dalam kesempatan tersebut, Dia juga menegaskan dukungannya terhadap penguatan peran pemerintah kabupaten, khususnya pada program pelayanan dasar, ketahanan pangan dan energi, transformasi ekonomi berbasis potensi lokal, serta pengentasan kemiskinan, stunting, dan pengangguran melalui kerja sama antarwilayah.</p>
<p>​Ia menyoroti pentingnya pemerintah daerah mengenali kekuatan ekonominya, memilih produk unggulan yang bernilai jual tinggi, merancang proyek investasi yang konkret, serta memastikan belanja daerah produktif demi membangun rantai nilai antardaerah. (Adv/Rein)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Optimalkan Masa Operasional IPA Gurimbang, PDAM Batiwakkal Ajak Pelanggan Siapkan Cadangan Air</title>
<link>https://kartanews.com/optimalkan-masa-operasional-ipa-gurimbang-pdam-batiwakkal-ajak-pelanggan-siapkan-cadangan-air</link>
<guid>https://kartanews.com/optimalkan-masa-operasional-ipa-gurimbang-pdam-batiwakkal-ajak-pelanggan-siapkan-cadangan-air</guid>
<description><![CDATA[ BERAU — Menghadapi potensi gangguan distribusi air bersih akibat intrusi air laut di IPA Gurimbang, Perumda Air Minum Batiwakkal meminta seluruh pelanggan di kawasan terdampak untuk mengambil langkah antisipasi mandiri. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6aafe0c002808.jpg" length="80008" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 26 Aug 2026 21:34:42 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p data-path-to-node="31"><b data-path-to-node="31" data-index-in-node="0">KARTANEWS.COM, BERAU</b> — Menghadapi potensi gangguan distribusi air bersih akibat intrusi air laut di IPA Gurimbang, Perumda Air Minum Batiwakkal meminta seluruh pelanggan di kawasan terdampak untuk mengambil langkah antisipasi mandiri. Pelanggan diimbau memanfaatkan waktu operasional IPA saat air surut untuk menampung air bersih secukupnya.</p>
<p data-path-to-node="32">Manager Hubungan Pelanggan Perumda Air Minum Batiwakkal, Rudy Hartono, menyampaikan bahwa kebiasaan menampung air tawar saat IPA beroperasi menjadi kunci penting dalam menjaga ketahanan air harian di tingkat rumah tangga.</p>
<p data-path-to-node="33">“Kami mengimbau masyarakat untuk melakukan penampungan air pada saat jam operasional IPA berlangsung. Sementara itu, pelanggan di wilayah terdampak juga diimbau untuk menggunakan persediaan air secara bijak,” tutur Rudy Hartono, rabu (26/08/2026)</p>
<p data-path-to-node="34">Langkah penampungan air mandiri ini sangat disarankan agar kebutuhan pokok seperti memasak, minum, dan sanitasi dasar tetap terpenuhi saat IPA Gurimbang harus dimatikan akibat air laut pasang. Rudy juga mengingatkan agar warga menggunakan wadah penampungan yang bersih dan tertutup rapat guna menjaga kualitas air yang disimpan.</p>
<p data-path-to-node="35">Di samping menampung air, pelanggan diajak untuk menerapkan pola konsumsi air secara hemat dan memprioritaskan kebutuhan domestik yang mendesak. Penggunaan air untuk aktivitas berskala besar yang dapat ditunda diminta untuk dikurangi sementara waktu selama krisis pasang air laut ini berlangsung.</p>
<p data-path-to-node="36">Pihak manajemen Perumda Batiwakkal menegaskan bahwa kerja sama yang baik dari pelanggan dalam hal manajemen penggunaan air tawar akan sangat membantu meratakan distribusi pasokan air di tengah kapasitas produksi IPA Gurimbang yang saat ini masih terbatas oleh kondisi alam.(Adv)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Tangani Gangguan Pasokan Air di Lima Wilayah, PDAM Batiwakkal Atur Strategi Distribusi Khusus</title>
<link>https://kartanews.com/tangani-gangguan-pasokan-air-di-lima-wilayah-pdam-batiwakkal-atur-strategi-distribusi-khusus</link>
<guid>https://kartanews.com/tangani-gangguan-pasokan-air-di-lima-wilayah-pdam-batiwakkal-atur-strategi-distribusi-khusus</guid>
<description><![CDATA[ BERAU — Dampak penghentian sementara operasional Instalasi Pengolahan Air (IPA) Gurimbang akibat intrusi air laut mulai dirasakan secara masif oleh masyarakat di Kabupaten Berau. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6aafdaad66046.jpg" length="100929" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 26 Aug 2026 21:26:19 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p data-path-to-node="22"><b data-path-to-node="22" data-index-in-node="0">KARTANEWS.COM, BERAU</b> — Dampak penghentian sementara operasional Instalasi Pengolahan Air (IPA) Gurimbang akibat intrusi air laut mulai dirasakan secara masif oleh masyarakat di Kabupaten Berau. Perumda Air Minum Batiwakkal mencatat sedikitnya lima kawasan pelayanan utama mengalami gangguan penurunan debit hingga penghentian total pasokan air bersih.</p>
<p data-path-to-node="23">Manager Teknik Perumda Air Minum Batiwakkal Berau, Syahril, memaparkan bahwa pemetaaan wilayah terdampak telah dilakukan sejak penghentian sementara diberlakukan secara resmi oleh tim operasional perusahaan.</p>
<p data-path-to-node="24">“Gangguan pelayanan akibat kondisi tersebut dirasakan pelanggan di sejumlah wilayah, yakni Kampung Gurimbang, Sukan Tengah, Tanjung Perangat, dan sebagian wilayah Bebanir Bangun serta pemukiman di sepanjang jalan poros arah ke Sambaliung,” jelas Syahril, (25/08/2026)</p>
<p data-path-to-node="25">Penurunan pasokan air tawar ini terjadi secara tidak menentu karena sangat bergantung pada waktu pasang dan surut air laut di muara. Masyarakat yang bermukim di wilayah-wilayah tersebut dilaporkan mengalami kelambatan distribusi air, terutama pada jam-jam puncak konsumsi di pagi dan sore hari.</p>
<p data-path-to-node="26">Guna mengantisipasi dampak yang lebih parah, Perumda Batiwakkal terus menyelaraskan pola distribusi air dengan jam operasional IPA Gurimbang. Ketika air laut surut dan kadar garam turun, alokasi air bersih difokuskan untuk memenuhi tandon-tandon utama di kawasan pemukiman warga terdampak.</p>
<p data-path-to-node="27">Manajemen mengimbau warga di Kampung Gurimbang hingga jalan poros Sambaliung untuk saling berkoordinasi dan memantau informasi resmi dari Batiwakkal. Langkah tanggap darurat dari sisi teknis terus diupayakan agar masa krisis air baku ini tidak mengganggu aktivitas domestik masyarakat secara berkepanjangan.(Adv)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Jamin Kualitas Air Bersih, PDAM Batiwakkal Patok Parameter TDS di Bawah 300 PPM</title>
<link>https://kartanews.com/jamin-kualitas-air-bersih-pdam-batiwakkal-patok-parameter-tds-di-bawah-300-ppm</link>
<guid>https://kartanews.com/jamin-kualitas-air-bersih-pdam-batiwakkal-patok-parameter-tds-di-bawah-300-ppm</guid>
<description><![CDATA[ BERAU — Dalam merespons ancaman intrusi air laut di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Gurimbang, Perumda Air Minum Batiwakkal Kabupaten Berau menerapkan parameter baku mutu yang ketat. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6aafd6c105db8.jpg" length="95062" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 26 Aug 2026 20:52:40 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p data-path-to-node="13"><b data-path-to-node="13" data-index-in-node="0">KARTANEWS.COM, BERAU</b> — Dalam merespons ancaman intrusi air laut di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Gurimbang, Perumda Air Minum Batiwakkal Kabupaten Berau menerapkan parameter baku mutu yang ketat. Manajemen menetapkan bahwa pengolahan air baku baru akan dijalankan kembali apabila kadar <i data-path-to-node="13" data-index-in-node="272">Total Dissolved Solids</i> (TDS) atau total zat padat terlarut berada di bawah ambang batas 300 <i data-path-to-node="13" data-index-in-node="364">parts per million</i> (ppm).</p>
<p data-path-to-node="14">Manager Teknik Perumda Air Minum Batiwakkal Berau, Syahril, mengungkapkan bahwa pengukuran kadar TDS serta tingkat salinitas air baku menjadi indikator utama tim teknis dalam menentukan jadwal pengoperasian IPA Gurimbang secara harian.</p>
<p data-path-to-node="15">“Operasional akan dijalankan kembali pada saat air surut atau kadar garam (TDS) di bawah 300 ppm. Parameter kadar TDS di bawah 300 ppm menjadi salah satu indikator utama yang kami tunggu sebelum pelayanan kembali dilakukan secara normal,” tegas Syahril.</p>
<p data-path-to-node="16">Pengujian laboratorium di lokasi pengambilan air (<i data-path-to-node="16" data-index-in-node="50">intake</i>) dilakukan secara berkala menggunakan alat ukur presisi tinggi. Apabila saat pengujian tercatat angka TDS melebihi 300 ppm, yang mengindikasikan tingginya akumulasi garam dari air laut, maka pengolahan air tawar akan langsung dihentikan demi menjaga standar kesehatan konsumen.</p>
<p data-path-to-node="17">Penerapan standar ketat ini bertujuan untuk memastikan bahwa air yang sampai ke bak penampungan warga tidak berasa asin serta tidak merusak instalasi pipa perumahan. Menurut Syahril, memaksakan pengolahan air baku dengan TDS tinggi dapat membahayakan kesehatan masyarakat dan berpotensi merusak mesin pengolahan internal perusahaan.</p>
<p data-path-to-node="18">Perumda Batiwakkal memastikan bahwa proses pengolahan air akan segera kembali berjalan secara optimal begitu kadar TDS turun dan memenuhi ambang batas yang ditentukan. Kebijakan teknis ini diharapkan dapat memberikan kepastian kepada publik mengenai mutu dan keandalan air bersih yang diproduksi oleh Perumda Batiwakkal.(Adv)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji Tinjau Lokasi Karhutla di Kukar</title>
<link>https://kartanews.com/wakil-gubernur-kaltim-seno-aji-tinjau-lokasi-karhutla-di-kukar</link>
<guid>https://kartanews.com/wakil-gubernur-kaltim-seno-aji-tinjau-lokasi-karhutla-di-kukar</guid>
<description><![CDATA[ KUKAR — Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji, melakukan peninjauan lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda Kelurahan Pendingin, Kecamatan Sanga-Sanga, Kutai Kartanegara (Kukar) pada Selasa (25/8/2026). ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a8ecbb8c89c4.jpg" length="107912" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 26 Aug 2026 18:37:17 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.COM, KUKAR</span></span></strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> — Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji, melakukan peninjauan lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda Kelurahan Pendingin, Kecamatan Sanga-Sanga, Kutai Kartanegara (Kukar) pada Selasa (25/8/2026).</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Gerak cepat gabungan lintas instansi membuat kobaran api dapat mengendalikan sebelum membakar area yang lebih luas.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Alhamdulillah, berkat sinergi dari Pemprov Kaltim, Pemkab Kukar, jajaran TNI-Polri, hingga para relawan, titik api yang nyaris merambat ke perumahan penduduk berhasil dipadamkan dengan cepat,” ujar Seno Aji.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Pasca-pemadaman, Pemerintah Provinsi Kaltim mendampingi tim gabungan untuk segera mengusut asal-usul munculnya titik api.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Petugas masih mengidentifikasi penyebab pasti kebakaran tersebut, yang diduga dapat bersumber dari pemukiman warga, kawasan hutan, maupun kawasan perkebunan milik perusahaan.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Dalam kesempatan tersebut, ia mewanti-wanti warga yang berdomisili di sekitar kawasan gambut untuk menghentikan kebiasaan membakar lahan tanpa pengawasan.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Serta hindari membakar sampah secara sembarangan di sekitar pekarangan rumah,” tambahnya.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Seno menekankan agar warga tidak menggunakan metode pembakaran saat membersihkan atau membuka lahan baru hanya demi efisiensi biaya dan waktu.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Langkah instan semacam itu dinilai sangat berbahaya karena berisiko memicu kebakaran besar yang membahayakan nyawa masyarakat sekitar.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Tak hanya Kukar, Pemprov Kaltim juga memberikan perhatian ekstra pada beberapa wilayah lain yang mencatatkan tingkat kerawanan karhutla cukup tinggi, seperti Kabupaten Berau, Paser, serta Kutai Barat (Kubar).</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Guna mengantisipasi dampak musim kemarau, pemda bersama aparat TNI, Polri, dan jajaran relawan meningkatkan patroli pemantauan serta siaga siaga darurat demi meminimalkan potensi perluasan karhutla di wilayah Kaltim.(Rein) </span></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>4 Raperda Disahkan, Pemkab Berau dan DPRD Komitmen Aktualisasikan Program Konkrit</title>
<link>https://kartanews.com/4-raperda-disahkan-pemkab-berau-dan-dprd-komitmen-aktualisasikan-program-konkrit</link>
<guid>https://kartanews.com/4-raperda-disahkan-pemkab-berau-dan-dprd-komitmen-aktualisasikan-program-konkrit</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a929318cdddf.jpg" length="98994" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 26 Aug 2026 18:10:54 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, BERAU </strong>– Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Berau resmi mengetuk palu pengesahan empat Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) menjadi Peraturan Daerah (Perda) dalam rapat paripurna, Rabu (26/8/2026). </p>
<p>Rapat tersebut dipimpin Ketua DPRD Berau Dedy Okto Nooryanto dan dihadiri Bupati Berau Sri Juniarsih Mas, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta instansi terkait. Seluruh dari tujuh fraksi DPRD Berau menyatakan persetujuan mereka melalui penyampaian pandangan akhir.</p>
<p>Empat regulasi baru yang disahkan mencakup Perda Pedoman Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Hukum Adat, Perda Pedoman Pembentukan dan Penguatan Badan Usaha Milik Kampung (BUMK), Perda Penyelenggaraan Pangan, serta Perda Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B).</p>
<p>Ketua DPRD Berau Dedy Okto Nooryanto menegaskan bahwa seluruh regulasi tersebut berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat dan percepatan pembangunan daerah. </p>
<p>Regulasi mengenai masyarakat adat menjadi landasan hukum bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau dalam menata proses identifikasi, validasi, hingga verifikasi hak-hak adat secara terstruktur.</p>
<p>Di sisi lain, Perda LP2B dirancang khusus untuk memproteksi alih fungsi lahan pertanian produktif menjadi kawasan permukiman. Dedy menyebut regulasi ini memberikan kepastian insentif bagi para petani lokal.</p>
<p>"Dengan Perda ini, petani memiliki keuntungan seperti keringanan atau pembebasan pajak, prioritas bantuan sarana produksi, dan sertifikat tanah gratis," ujar Dedy.</p>
<p>Sementara itu, Bupati Berau Sri Juniarsih Mas menyambut positif pengesahan regulasi tersebut. Ia menyoroti Perda Penyelenggaraan Pangan dan LP2B sebagai fondasi vital dalam menjaga ketahanan pangan daerah jangka panjang.</p>
<p>"Pangan adalah kebutuhan dasar dan hak setiap masyarakat. Karena itu, pemerintah berkewajiban memastikan ketersediaan, keterjangkauan, keamanan, mutu, gizi, serta pemerataan pangan bagi seluruh masyarakat," tegas Sri Juniarsih.</p>
<p>Bupati juga mengapresiasi inisiatif DPRD atas usulan Raperda Masyarakat Adat dan BUMK yang dinilai mampu menyerap aspirasi berbasis potensi lokal.</p>
<p>"Usulan dua Raperda dari legislatif menunjukkan bahwa DPRD tidak hanya menjalankan fungsi legislasi, tetapi juga mampu menangkap aspirasi dan kebutuhan yang berkembang di tengah masyarakat," pungkasnya.</p>
<p>Pasca pengesahan ini, Pemkab dan DPRD Berau berkomitmen segera mendorong implementasi regulasi secara konkret agar manfaatnya dapat langsung dirasakan oleh masyarakat. (Adv/Rein)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Golkar Berau Resmi Berganti Nahkoda Baru, Syarifatul Pimpin Beringin Bumi Batiwakkal</title>
<link>https://kartanews.com/golkar-berau-resmi-berganti-nahkoda-baru-syarifatul-pimpin-beringin-bumi-batiwakkal</link>
<guid>https://kartanews.com/golkar-berau-resmi-berganti-nahkoda-baru-syarifatul-pimpin-beringin-bumi-batiwakkal</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a8e9b43767e1.jpg" length="102615" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 26 Aug 2026 15:21:01 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, BERAU</strong> – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Berau resmi melahirkan kepemimpinan baru usai menyelenggarakan Musyawarah Daerah (Musda) ke-XI Tahun 2026 yang berlangsung sukses dan kondusif.</p>
<p>​Hasil Musda tersebut secara resmi menetapkan Syarifatul Sya'diah sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Berau untuk masa bakti 2026–2031.</p>
<p>​Dalam sambutan perdananya usai terpilih, Syarifatul Sadiyah menegaskan pentingnya kolaborasi dan kebersamaan dalam membesarkan partai serta mengabdi kepada masyarakat. Ia meminta bimbingan dari para tokoh senior demi menjalankan amanah kepemimpinan tersebut.</p>
<p>​"Kami mohon dukungan, support, arahan, serta bimbingan dari semuanya, terutama dari para senior, sesepuh, dan juga ketua-ketua terdahulu," ungkap Syarifatul, Rabu (26/8/2026).</p>
<p>​Ia juga menambahkan bahwa tantangan ke depan tidak bisa diselesaikan secara individual, melainkan butuh kerja kolektif seluruh elemen partai untuk hadir di tengah warga Berau.</p>
<p>​"Saya tidak bisa sendiri, saya perlu bantuan. Kita perlu duduk bersama memecahkan masalah, mencari solusi, dan memastikan kita bisa hadir di tengah-tengah masyarakat Kabupaten Berau yang sedang membutuhkan solusi ataupun uluran tangan kita," tuturnya.</p>
<p>​Sementara itu, Bupati Berau Sri Juniarsih Mas yang diwakili oleh Asisten I Setda Berau, Hendratno, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Musda XI tersebut. Pemkab Berau berharap Partai Golkar terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam menjaga iklim demokrasi dan pembangunan daerah.</p>
<p>​"Kita berharap Partai Golongan Karya Kabupaten Berau terus menjalankan perannya secara konstruktif, khususnya dalam memberikan pendidikan politik kepada masyarakat," ucap Hendratno.</p>
<p>​Hendratno juga mengimbau agar seluruh kader tidak hanya muncul menjelang pesta politik, tetapi aktif terlibat dalam aksi kemanusiaan dan sosial.</p>
<p>​"Saya berharap kader-kader partai dapat hadir di tengah masyarakat dalam semua momentum. Karena kita tahu bahwa nilai-nilai luhur bangsa Indonesia adalah musyawarah mufakat, gotong royong, dan kebersamaan. Itu yang sangat penting," ujarnya.</p>
<p>​Di akhir penyampaiannya, ia menegaskan pentingnya mengaktualisasikan doktrin partai menjadi kerja nyata di lapangan.</p>
<p>​"Semangat kekaryaan ini tidak hanya menjadi doktrin yang tertulis dalam dokumen, tapi benar-benar hidup dalam tindakan setiap kader sehingga kehadirannya bermanfaat dan memiliki peran nyata untuk masyarakat," pungkasnya. (Adv/Rein)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Air Laut Masuk IPA Gurimbang, Pelanggan Perumda Batiwakkal Diimbau Siapkan Cadangan Air</title>
<link>https://kartanews.com/air-laut-masuk-ipa-gurimbang-pelanggan-perumda-batiwakkal-diimbau-siapkan-cadangan-air</link>
<guid>https://kartanews.com/air-laut-masuk-ipa-gurimbang-pelanggan-perumda-batiwakkal-diimbau-siapkan-cadangan-air</guid>
<description><![CDATA[ ERAU – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Batiwakkal Kabupaten Berau mengimbau para pelanggan untuk mengantisipasi gangguan produksi di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Gurimbang dengan menyiapkan cadangan air bersih. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6aaf8c09c81a7.jpg" length="95988" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 25 Aug 2026 21:58:25 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p data-path-to-node="6"><b data-path-to-node="6" data-index-in-node="0">KARTANEWS.COM, BERAU</b> – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Batiwakkal Kabupaten Berau mengimbau para pelanggan untuk mengantisipasi gangguan produksi di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Gurimbang dengan menyiapkan cadangan air bersih.</p>
<p data-path-to-node="6">Gangguan operasional tersebut terjadi akibat masuknya air laut ke dalam sumber air baku, sehingga proses pengolahan air harus menyesuaikan dengan kondisi pasang surut.</p>
<p data-path-to-node="7">Direktur Perumda Batiwakkal, Saipul Rahman, melalui Manager Hubungan Pelanggan, Rudy Hartono, menyampaikan bahwa penghentian sementara operasional dilakukan demi memastikan kualitas air yang didistribusikan ke rumah warga tetap sesuai standar.</p>
<p data-path-to-node="8">“Oleh karena itu kami mengimbau pelanggan memanfaatkan waktu saat IPA masih beroperasi untuk menampung air. Kami juga meminta masyarakat bisa menghemat persediaan agar kebutuhan rumah tangga tetap terpenuhi ketika produksi kembali dihentikan,” ujar Rudy.</p>
<p data-path-to-node="9">Rudy mengungkapkan, potensi gangguan pasokan air bersih ini berdampak pada sejumlah wilayah pelayanan, meliputi Kampung Gurimbang, Sukan Tengah, Tanjung Perangat, sebagian Bebanir Bangun, hingga sepanjang jalan poros menuju Sambaliung.</p>
<p data-path-to-node="9">Pihaknya mengaku telah menyampaikan pemberitahuan awal terkait potensi kendala distribusi tersebut kepada para pelanggan di wilayah terdampak.</p>
<p data-path-to-node="10">Proses pengolahan air di IPA Gurimbang dipastikan akan segera kembali berjalan normal saat kondisi kadar salinitas air baku dinilai sudah memungkinkan untuk diolah secara aman.</p>
<p data-path-to-node="11">Masyarakat pun diharapkan dapat mengatur penggunaan air bersih secara bijak dan memprioritaskan kebutuhan pokok sehari-hari guna meminimalkan dampak penghentian sementara ini.</p>
<p data-path-to-node="12">“Biasanya, pasca IPA Gurimbang bisa dioperasionalkan, stok di penampungan bertahan sekitar kurang lebih 1 jam bisa suplai ke pelanggan. Makanya kami minta pelanggan bisa siapkan cadangan air untuk saat Perumda Batiwakkal lagi <i data-path-to-node="12" data-index-in-node="226">off</i> beroperasi,” pungkas.(Adv)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Hadir Perayaan Maulid Nabi, Wakil Bupati Berau Serukan Teladani Karakter Rasulullah  Kepada Jemaah</title>
<link>https://kartanews.com/hadir-perayaan-maulid-nabi-wakil-bupati-berau-serukan-teladani-karakter-rasulullah-kepada-jemaah</link>
<guid>https://kartanews.com/hadir-perayaan-maulid-nabi-wakil-bupati-berau-serukan-teladani-karakter-rasulullah-kepada-jemaah</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Wakil Bupati Berau, Gamalis, menghadiri acara Tabligh Akbar dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H yang digelar di Lapangan Bina Taruna, Kampung Labanan Makarti, Kecamatan Teluk Bayur, Minggu ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a8d87ce2929b.jpg" length="106974" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 25 Aug 2026 20:41:12 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, BERAU</strong> – Wakil Bupati Berau, Gamalis, menghadiri acara Tabligh Akbar dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H yang digelar di Lapangan Bina Taruna, Kampung Labanan Makarti, Kecamatan Teluk Bayur, Minggu (23/8/2026).</p>
<p>Ratusan masyarakat setempat memadati lokasi untuk mengikuti jalannya acara yang berlangsung khidmat tersebut. Kegiatan ini menghadirkan ulama kondang KH Ahmad Muwafiq (Gus Muwafiq) sebagai penceramah utama.</p>
<p>Dalam arahannya, Wabup Gamalis mengapresiasi kerja keras panitia serta partisipasi warga. Ia menilai ajang majelis ilmu seperti ini sangat efektif untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus meningkatkan kualitas ketakwaan masyarakat.</p>
<p>“Alhamdulillah kita bisa berkumpul dalam keadaan sehat untuk menghadiri majelis ilmu yang sangat bermanfaat ini. Kegiatan seperti ini penting untuk meningkatkan ketakwaan, memperkuat nilai-nilai agama, serta mempererat silaturahmi,” ujarnya.</p>
<p>Gamalis juga mengimbau para generasi muda agar menjadikan Nabi Muhammad SAW sebagai panutan utama. Menurutnya, perkembangan zaman menuntut anak muda tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga berkarakter dan berakhlak mulia.</p>
<p>“Kepada generasi muda, jadikan Rasulullah SAW sebagai suri teladan. Kita membutuhkan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter, akhlakul karimah dan santun santun,” katanya.</p>
<p>Lebih lanjut, ia menggarisbawahi pentingnya benteng keluarga dalam menanamkan nilai agama sejak dini.</p>
<p>“Momentum Maulid Nabi ini mari kita jadikan untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW sekaligus memperkuat ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathaniyah, dan ukhuwah basyariyah,” lanjutnya.</p>
<p>Di sisi lain, Gus Muwafiq dalam tausiyahnya membedah tradisi peringatan Maulid Nabi yang lekat dengan budaya berbagi makanan dan doa bersama. Ia menjelaskan bahwa kebiasaan tersebut sudah berlangsung sejak zaman Rasulullah dan para sahabat.</p>
<p>Ulama tersebut menuturkan bahwa tradisi ini membawa dampak ganda. Selain menghadirkan keberkahan spiritual, maraknya perayaan Maulid di berbagai tempat turut mendongkrak roda perekonomian dan mempererat hubungan sosial warga lokal.</p>
<p>"Dulu ibu-ibu sangat rajin mencari keberkahan. Di Indonesia, orang sering makan berkat. Insyaallah, di dalam dirinya masih ada barakah," jelasnya.</p>
<p>Melalui sinergi antara Pemkab Berau dan warga, kegiatan ini diharapkan dapat terus memelihara nilai-nilai keislaman serta mengokohkan dakwah yang menyejukkan dan damai di tengah masyarakat.(Adv/Rein) </p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Tiga Pria di Samarinda Diringkus Polisi, Diduga Menjadi Otak Pencurian Kabel di Kapal</title>
<link>https://kartanews.com/tiga-pria-di-samarinda-diringkus-polisi-diduga-menjadi-otak-pencurian-kabel-di-kapal</link>
<guid>https://kartanews.com/tiga-pria-di-samarinda-diringkus-polisi-diduga-menjadi-otak-pencurian-kabel-di-kapal</guid>
<description><![CDATA[ SAMARINDA — Jajaran Polsek kawasan pelabuhan Samarinda meringkus tiga pria berinisial AM, AI, dan LT yang diduga kuat sebagai pelaku pencurian kabel instalasi listrik di kapal Floating Crane (FC) Putri Alysha. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a8d596a731a1.jpg" length="82905" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 25 Aug 2026 17:02:25 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.COM, SAMARINDA</span></span></strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> — Jajaran Polsek kawasan pelabuhan Samarinda meringkus tiga pria berinisial AM, AI, dan LT yang diduga kuat sebagai pelaku pencurian kabel instalasi listrik di kapal Floating Crane (FC) Putri Alysha. </span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Aksi kriminal di wilayah Kesyahbandaran Samarinda ini membuat PT Pelita Lestari Bahari selaku pemilik kapal harus menanggung kerugian material yang ditaksir mencapai Rp116,2 juta.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Pencurian tersebut terjadi pada Rabu (12/8/2026) dini hari antara pukul 04.00 hingga 06.00 WITA, di mana para pelaku menggasak kabel mesin mesin kerek dan penggulung sepanjang kurang lebih 190 meter. </span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Berbekal laporan dari pihak korban, Unit Reskrim Polsek Kawasan Pelabuhan Samarinda langsung bergerak melakukan penyelidikan mendalam hingga menghasilkan hasil pada Sabtu (22/8/2026) dini hari.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Petugas yang melakukan penelusuran di perairan Sungai Mahakam kawasan Palaran menemukan sebuah perahu berwarna biru yang ditumpangi sejumlah orang dengan gerakan-gerik mencurigakan sekitar pukul 02.10 WITA.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Petugas akhirnya menemukan perahu warna biru yang ditumpangi sejumlah orang yang mencurigakan,” ujar Kapolsek Kawasan Pelabuhan Samarinda.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Dari penggeledahan di atas perahu tersebut, polisi mengamankan sejumlah barang bukti kejahatan berupa satu unit gunting pemotong besi berukuran besar, dua bilah pisau parang lengkap dengan sarungnya, serta satu bilah pisau parang panjang tanpa sarung.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Berdasarkan temuan barang bukti dan hasil pengembangan pemeriksaan di lapangan, pelaku tak terduga ketiga langsung digelandang ke Mapolsek Kawasan Pelabuhan Samarinda.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> Atas perbuatannya, AM, AI, dan LT kini dijerat dengan Pasal 477 ayat (1) huruf e dan f Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). (Kendali) </span></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>BMKG Prediksi, Wilayah Berau Bakal Turun Hujan</title>
<link>https://kartanews.com/bmkg-prediksi-wilayah-berau-bakal-turun-hujan</link>
<guid>https://kartanews.com/bmkg-prediksi-wilayah-berau-bakal-turun-hujan</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Berau mengeluarkan prediksi dini terkait potensi cuaca ekstrem yang melanda sejumlah kecamatan di Kabupaten Berau pada Selasa (25/8/2026) sore. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a8d536b750b3.jpg" length="38710" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 25 Aug 2026 16:39:39 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, BERAU</strong> – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Berau mengeluarkan prediksi dini terkait potensi cuaca ekstrem yang melanda sejumlah kecamatan di Kabupaten Berau pada Selasa (25/8/2026) sore.</p>
<p>​Berdasarkan pantauan citra radar cuaca BMKG pada pukul 16.11 WITA, terdeteksi adanya tutupan awan konvektif yang signifikan. Kondisi tersebut berpotensi memicu hujan dengan intensitas ringan hingga lebat di beberapa titik kawasan.</p>
<p>​Kepala BMKG Berau, Ade Haryadi, membenarkan adanya fenomena cuaca tersebut dan meminta masyarakat di area terdampak untuk meningkatkan kewaspadaan.</p>
<p>​"Berdasarkan pantauan citra radar pukul 16.11 WITA, terpantau adanya tutupan awan konvektif yang berpotensi menyebabkan hujan dengan intensitas ringan hingga lebat," kata Ade Haryadi saat memberikan keterangannya, Selasa (25/8/2026).</p>
<p>​Ade menjelaskan bahwa wilayah yang saat ini mulai diguyur hujan meliputi Kecamatan Kelay di sebelah tenggara Long Sului, Kecamatan Segah di sebelah timur laut Punan Mahkam, serta Kecamatan Gunung Tabur yang mencakup area Samburakat, Maluang, dan sebelah utara Sambakungan.</p>
<p>Selain itu, potensi hujan serupa juga terdeteksi di Kecamatan Sambaliung meliputi Bebanir, Gurimbang, dan Tanjung Perangat, serta di kawasan Batu Putih.</p>
<p>​BMKG Berau memperkirakan kondisi cuaca ekstrem ini masih akan bertahan selama beberapa jam ke depan dan berpeluang meluas ke wilayah sekitarnya.</p>
<p>​"Kondisi tersebut diprediksi masih akan berlangsung 1 hingga 2 jam ke depan dan dapat meluas ke wilayah Gunung Tabur seperti Merancang Ulu, Merancang Ilir, Melati Jaya, lalu Kelay di Long Sului, serta wilayah lain di sekitarnya," pungkasnya. </p>
<p>​Atas potensi cuaca tersebut, BMKG Berau mengimbau warga yang berada di luar rumah untuk tetap berhati-hati dan mengutamakan keselamatan saat beraktivitas. Masyarakat juga diminta untuk rutin memperbarui informasi perkembangan cuaca melalui saluran resmi BMKG.(Rein) </p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Tiga Pembakar Lahan Jadi Tersangka, Polda Kaltim Bidik Potensi Keterlibatan Korporasi</title>
<link>https://kartanews.com/tiga-pembakar-lahan-jadi-tersangka-polda-kaltim-bidik-potensi-keterlibatan-korporasi</link>
<guid>https://kartanews.com/tiga-pembakar-lahan-jadi-tersangka-polda-kaltim-bidik-potensi-keterlibatan-korporasi</guid>
<description><![CDATA[ BALIKPAPAN — Polda Kalimantan Timur (Kaltim)mengambil langkah tegas terhadap maraknya kasus kebakaran hutan dan lahan di Bumi Etam. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a8d3400b5b78.jpg" length="110876" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 25 Aug 2026 14:21:28 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.COM, BALIKPAPAN</span></span></strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> — Polda Kalimantan Timur (Kaltim)mengambil langkah tegas terhadap maraknya kasus kebakaran hutan dan lahan di Bumi Etam. Pihak kepolisian Kaltim resmi menetapkan tiga orang sebagai tersangka setelah terbukti melakukan pembakaran lahan secara sengaja. </span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Tindakan nekad para pelaku ini menurut keterangan, didasarkan pada motif ekonomi, yakni untuk memangkas biaya operasional pembukaan lahan agar lebih murah dan cepat.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Kapolda Kaltim, Irjen Pol Endar Priantoro, mengonfirmasi penangkapan para tersangka yang tersebar di beberapa lokasi. Penetapan status hukum terhadap para pelaku ini bermula dari delapan laporan resmi yang masuk dan langsung ditindaklanjuti secara intensif oleh tim penyidik. </span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Kami sudah mengamankan tiga tersangka dari beberapa wilayah, seperti di Kabupaten Kutai Kartanegara dan Kabupaten Berau,” ungkap Irjen Pol Endar Priantoro usai memimpin apel pelepasan personel Brimob di Balikpapan pada Senin, 24 Agustus 2026.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Secara terpisah, Kabid Humas Polda Kalimantan Timur, Kombes Pol Tedy Sopandi, mengajukan penyebaran penindakan hukum tersebut. Dua tersangka ditangkap jajaran Polres Kutai Kartanegara terkait aksi pembakaran di Kecamatan Loa Kulu. </span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Semenara itu, satu tersangka berinisial BS ditangkap oleh Polres Berau setelah kedapatan membakar lahan yang memicu kebakaran hebat seluas 12 hektare, ucap Kombes Pol Tedy Sopandi.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Kendati telah mengamankan para eksekutor di lapangan, Polda Kaltim memastikan bahwa proses penegakan hukum tidak akan berhenti sampai di sini.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Penyidik ​​kini mengarahkan radar menyelidiki ke tingkat yang lebih tinggi untuk mengungkap potensi keterlibatan pihak perusahaan atau korporasi besar di balik maraknya titik api tersebut.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Terkait kemungkinan keterlibatan perusahaan, penyidik ​​masih melakukan pendalaman materiil di lapangan guna melihat apakah ada pertanggungjawaban pidana yang mengarah pada korporasi,” tegas Kapolda Kaltim menutup keterangannya.(Rein) </span></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>OIKN Mulai Lakukan OMC, Antisipasi Karhutla Berkepanjangan</title>
<link>https://kartanews.com/oikn-mulai-lakukan-omc-antisipasi-karhutla-berkepanjangan</link>
<guid>https://kartanews.com/oikn-mulai-lakukan-omc-antisipasi-karhutla-berkepanjangan</guid>
<description><![CDATA[ NUSANTARA — Dalam misi antisipasi dampak El Nino, musim kering, kekeringan, dan kebakaran hutan potensi dan lahan, Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a8c455cac02b.jpg" length="77257" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 24 Aug 2026 21:20:40 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.COM, NUSANTARA</span></span></strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> — Dalam misi antisipasi dampak El Nino, musim kering, kekeringan, dan kebakaran potensi hutan dan lahan, Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) bersama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), TNI Angkatan Udara (TNI AU), BPBD, dan sejumlah instansi terkait melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC). </span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Langkah berbasis sains dan teknologi ini dilakukan melalui penyemaian awan (cloud seeding) secara terukur dengan mempertimbangkan kondisi atmosfer demi memicu potensi hujan.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Pelaksanaan OMC yang berlangsung sejak Jumat (21/08/2026) hingga Senin (24/08/2026) ini telah mencatatkan lima sortie penerbangan menggunakan pesawat Casa 212 A-2105 dari Lanud Dhomber, Balikpapan.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Setiap penerbangan membawa sekitar 800 kilogram bahan semai natrium klorida (NaCl) untuk disebar di titik-titik awan potensial.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Staf Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Manajemen dan Strategi Konstruksi, Danis Hidayat Sumadilaga, menjelaskan bahwa modifikasi cuaca ini krusial untuk menjaga ketersediaan udara di wilayah IKN dan sekitarnya.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> “Saat ini kita mengalami musim kering, dampak dari terjadinya El Nino. Bukan hanya di Kaltim, tetapi di seluruh Indonesia, bahkan di seluruh dunia. Dampak El Nino itu di antaranya kekeringan,” ujar Danis.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Meskipun tantangan penyemaian cukup besar di tengah musim kemarau, BMKG terus memadukan pergerakan awan dan angin untuk memaksimalkan hasil. Kepala Stasiun Meteorologi SAMS Sepinggan/BMKG, Djoko Sumardiono, menyampaikan kondisi lapangan saat operasi dimulai. </span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Terkait cuaca terkini, di Kalimantan Timur sudah hampir dua pekan ini tidak turun hujan. Untuk operasi cuaca modifikasi kali ini, perkembangan awan untuk hari ini ada di perbatasan utara Kalimantan Timur itu sangat bagus dilakukan operasi ini. Secara historis tingkat keberhasilan (OMC) ini di angka 30 persen karena ini musim kemarau yang langka awan,” jelas Djoko.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Upaya ini mulai menghasilkan hasil nyata di lapangan. Hujan terpantau turun di Kabupaten Mahakam Ulu dengan curah hujan sekitar 20 milimeter serta di kawasan Kutai Kartanegara. Di kawasan IKN sendiri, tinggi muka air pada intake Sungai Sepaku yang menjadi sumber air baku utama tercatat mengalami kenaikan ketinggian dari +2,04 meter menjadi +2,05 meter.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Di sisi lain, ancaman kebakaran hutan dan lahan terus diwaspadai oleh tim gabungan. Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Kalimantan Timur, Buyung Dodi Gunawan, menekankan pentingnya langkah pencegahan di masyarakat. </span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Di Agustus ini totalnya sudah 273 titik kejadian kebakaran lahan. Luas lahannya sekitar 752 hektare berdasarkan data yang masuk di kami. Penanganan tetap dilakukan, termasuk upaya preventif dan edukasi kepada masyarakat, melalui surat edaran dari Kementerian Lingkungan Hidup agar tidak melakukan pembakaran lahan,” tegas Buyung.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Seluruh instansi terkait dipastikan akan terus menjaga dinamika atmosfer dan kondisi hidrologis secara berkala. Pelaksanaan OMC lanjutan nantinya akan disesuaikan dengan ketersediaan awan hujan yang memenuhi kriteria penyemaian di wilayah Kalimantan Timur.(Rein) </span></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Bupati Berau Tinjau Kesiapan OMC di Bandara Kalimarau</title>
<link>https://kartanews.com/bupati-berau-tinjau-kesiapan-omc-di-bandara-kalimarau</link>
<guid>https://kartanews.com/bupati-berau-tinjau-kesiapan-omc-di-bandara-kalimarau</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau mengambil langkah cepat untuk menanggulangi dampak kekeringan yang terjadi saat ini. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a8d4f57339e7.jpg" length="419574" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 24 Aug 2026 18:15:26 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.COM, BERAU</span></span></span></span></strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau mengambil langkah cepat untuk menanggulangi dampak kekeringan yang terjadi saat ini. Dengan melakukan operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang berkolaborasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). </span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Persiapan OMC yang akan dilakukan di Berau, diulas langsung oleh Bupati Berau Sri Juniarsih Mas di Bandara Kalimarau, pada Senin (24/08/2026). Peninjauan tersebut untuk memastikan seluruh armada dan kesiapan teknis di lapangan berjalan optimal sebelum operasi resmi dimulai.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Pengecekan langsung dilakukan untuk memastikan seluruh kesiapan teknis berjalan sesuai rencana sebelum operasi dimulai,” ujar Sri Juniarsih.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Saat ini, pesawat penabur telah disiagakan di lokasi, sementara garam khusus untuk penyemaian awan masih menunggu proses pengiriman dari Samarinda. </span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Operasi akan segera dilaksanakan begitu seluruh bahan logistik tiba dan kondisi atmosfer di wilayah Berau dinilai mendukung,” ucapnya. </span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Penerapan OMC memanfaatkan awan alami yang berpotensi menghasilkan hujan. Garam akan disebar menggunakan pesawat ke dalam awan potensial guna mempercepat proses kondensasi, sehingga pembentukan butiran udara dapat terakselerasi. </span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Kendati demikian, Sri Juniarsih kualitas operasi ini tetap bergantung pada ketersediaan awan yang memenuhi kriteria teknis penyemaian.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Dia menegaskan Pemkab Berau berkomitmen memberikan dukungan penuh dari sisi koordinasi maupun kebutuhan operasional di lapangan bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan tim pelaksana.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Saya berharap hujan yang mulai turun di sejumlah wilayah Berau dalam beberapa hari terakhir menjadi pertanda membaiknya kondisi cuaca,” tutupnya.(Adv/Rein) </span></span></span></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>OMC di Berau Resmi Dimulai, BNPB Siap Mengawal Penuh</title>
<link>https://kartanews.com/omc-di-berau-resmi-dimulai-bnpb-siap-mengawal-penuh</link>
<guid>https://kartanews.com/omc-di-berau-resmi-dimulai-bnpb-siap-mengawal-penuh</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kabut asap di Kabupaten Berau memasuki babak baru ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a8c0bd2897e7.jpg" length="113951" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 24 Aug 2026 17:12:06 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.COM, BERAU</span></span></span></span></strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> – Upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kabut asap di Kabupaten Berau memasuki babak baru. Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) resmi dimulai setelah mengumumkannya pesawat penyemai awan di Bandara Kalimarau, Senin (24/8/2026).</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Pesawat armada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) jenis Cessna Grand Caravan 208B dengan nomor registrasi PK-SNP tiba sekitar pukul 12.00 WITA. Pesawat yang bertolak dari Banjarmasin tersebut membawa tiga orang kru untuk mendukung penuh operasi.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Berau, Masyhadi, mengonfirmasi langsung kedatangan armada udara pendukung OMC tersebut.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Pesawat tiba dari Banjarmasin, kata Masyhadi saat ditemui, Senin (24/8/2026).</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Operasi modifikasi cuaca ini digulirkan atas instruksi Bupati Berau guna memicu terbentuknya hujan buatan di wilayah terimbas karhutla.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Mengenai kesiapan logistik, Masyhadi menyebutkan bahwa puluhan ton bahan semai saat ini sedang dalam proses distribusi menuju Berau.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​“Bahan penyemaian hari ini masih dalam perjalanan,” terangnya.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Guna mendukung efektivitas operasi, sebanyak 10 ton garam khusus telah disiapkan. Pasokan tersebut dikirim dari Jakarta melalui jalur Balikpapan sebelum didistribusikan ke Posko OMC Berau.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Masyhadi tekanan, pelaksanaan penerbangan penyemaian sangat bergantung pada kondisi meteorologi di udara, khususnya keberadaan awan potensial. Pagi harinya, tim pelaksana juga telah mengadakan rapat koordinasi singkat di posko.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​"Awan yang akan digarami harus memenuhi syarat dan siap. Begitu ada potensi awan yang cocok, pesawat akan langsung diterbangkan untuk melakukan penyemaian," tutupnya.(Rein) </span></span></span></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Ganti Nahkoda, PMI Berau Resmi Dipimpin Najemuddin</title>
<link>https://kartanews.com/ganti-nahkoda-pmi-berau-resmi-dipimpin-najemuddin</link>
<guid>https://kartanews.com/ganti-nahkoda-pmi-berau-resmi-dipimpin-najemuddin</guid>
<description><![CDATA[ BERAU — Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Berau menggelar pelantikan Ketua Umum periode 2026–2030 di Kantor Bupati Berau pada Senin (24/8/2026) ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a8c075592d3c.jpg" length="62685" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 24 Aug 2026 16:55:14 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.COM, BERAU</span></span></strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> — Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Berau menggelar pelantikan Ketua Umum periode 2026–2030 di Kantor Bupati Berau pada Senin (24/8/2026). Pelantikan ini merupakan hasil Musyawarah Luar Biasa (Muslub) PMI Berau yang dilaksanakan beberapa waktu lalu untuk melanjutkan kepengurusan periode 2024–2030.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, tekanan akan kehadiran PMI secara nyata dan responsif di tengah masyarakat, khususnya saat daerah menghadapi situasi darurat bencana dan masalah kesehatan.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Ia berharap jajaran pengurus PMI Berau yang baru dilantik mampu membawa organisasi kemanusiaan ini semakin solid, cepat, tanggap, serta profesional.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Saya berharap rekan-rekan PMI bersama Korps Sukarela (KSR) dapat langsung terjun ke lapangan. Menjadi organisasi yang cepat dan tanggap darurat bencana, termasuk mengambil bagian dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla)," tutur Sri Juniarsih.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Selain kebencanaan, PMI Berau juga didorong untuk membantu penyaluran air bersih kepada masyarakat yang terdampak kekeringan akibat menyusutnya debit air sungai selama musim kemarau.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Mengenai memenuhi kebutuhan medis, Sri Juniarsih meminta PMI Berau tidak hanya mengandalkan momen tertentu untuk menggelar aksi donor darah. PMI diharapkan rutin mengagendakan donor darah setiap bulan agar ketersediaan stok darah di rumah sakit tetap aman dan bervariasi.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Ia juga menyatukan peran PMI dengan visi pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) Berau yang sehat, cerdas, dan unggul. PMI diharapkan berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan dan Posyandu guna menekan angka stunting di Kabupaten Berau, yang saat ini berada di urutan kedua tertinggi di Kalimantan Timur.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​"PMI bisa berperan dalam memberikan edukasi pola asuh dan konservasi gizi anak, khususnya di wilayah pesisir dan kampung-kampung. Terutama mengenai pentingnya konsumsi ikan dan gizi seimbang yang perlu terus ditingkatkan," paparnya.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Sementara itu, Ketua PMI Berau yang baru dilantik, Najemuddin, menekankan pentingnya evaluasi perjalanan organisasi selama dua tahun terakhir sebagai bahan pembenahan ke depan.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​“Terdapat tiga aspek mendasar yang menjadi fokus penguatan ke depan, yakni tata kelola organisasi, sumber daya organisasi, serta kinerja organisasi,” terang Najemuddin.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Penguatan tersebut dinilai krusial mengingat tingginya dinamika pelayanan di lapangan, seperti pengelolaan ketersediaan stok darah pasca-hadirnya fasilitas kesehatan baru hingga ancaman karhutla.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Menghadapi tantangan tersebut, PMI Berau mengapresiasi dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Berau, sektor swasta, serta masyarakat. Najemuddin berkomitmen menjajaki kembali kerja sama strategi dengan berbagai pihak, termasuk mitra internasional dan perusahaan swasta.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​”Melalui kepemimpinan yang kuat, pembagian peran profesional, serta semangat kolektif-kolegial, PMI Kabupaten Berau optimistis dapat memberikan pelayanan kemanusiaan secara maksimal bagi masyarakat,” tutupnya. (Adv/Rein)</span></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Damkar  Nilai Kebakaran Hutan dan Lahan di Berau Masih Tinggi</title>
<link>https://kartanews.com/damkar-nilai-kebakaran-hutan-dan-lahan-masih-tinggi</link>
<guid>https://kartanews.com/damkar-nilai-kebakaran-hutan-dan-lahan-masih-tinggi</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Berau mencatat adanya kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a8bd0eea52bf.jpg" length="91197" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 24 Aug 2026 13:03:43 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, BERAU</strong> – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Berau mencatat lonjakan kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla).</p>
<p>Sepanjang Agustus hingga 21 Agustus 2026, petugas telah menangani puluhan titik api di berbagai wilayah.</p>
<p>Kepala Disdamkarmat Berau, Rakhmadi Pasarakan, menyampaikan bahwa tingginya angka pemadaman tersebut menunjukkan potensi karhutla yang masih tergolong tinggi akibat kondisi cuaca yang panas dan kering.</p>
<p>“Di bulan Agustus ini, Damkar sudah melakukan pemadaman sebanyak 87 kali. Ini belum termasuk pemadaman yang dilakukan oleh rekan-rekan BPBD dan tim gabungan lainnya,” kata Rakhmadi (24/8/2026).</p>
<p>Salah satu titik pemadaman yang menyedot perhatian berada di kawasan Jalan Limunjan, Kecamatan Sambaliung. Upaya penanganan di lokasi tersebut berlangsung cukup lama dan membutuhkan kerja sama ketat antarpihak.</p>
<p>Muliyanah, warga Jalan Limunjan, mengapresiasi kerja keras seluruh tim pemadam dan relawan yang telah berjibaku di lapangan selama lebih dari satu pekan.</p>
<p>“Terima kasih kepada seluruh pihak ketiga yang ikut berpartisipasi dalam pemadaman kebakaran ini. Karena ini sudah memasuki hari kesembilan pemadaman, harapannya kejadian seperti ini tidak terulang lagi ke depannya,” tutur Muliyanah.</p>
<p>Menanggapi maraknya kejadian karhutla, Pemerintah Kabupaten Berau mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar. Kondisi cuaca yang terik dan angin kencang berpotensi mempercepat penyebaran api ke area lain.</p>
<p>Masyarakat juga diharapkan aktif menjaga lingkungan sekitar serta segera melapor ke pihak berwenang jika menemukan kemunculan titik api.(Rein) </p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Gelar Forum Konsultasi Publik,  Camat Muara Jawa: Masukan Masyarakat Jadi Bahan Perbaikan</title>
<link>https://kartanews.com/gelar-forum-konsultasi-publik-camat-masukan-masyarakat-jadi-bahan-perbaikan</link>
<guid>https://kartanews.com/gelar-forum-konsultasi-publik-camat-masukan-masyarakat-jadi-bahan-perbaikan</guid>
<description><![CDATA[ KUKAR — Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kecamatan Muara Jawa, Kabupaten Kutai Kartanegara (KUKAR), menggelar Forum Konsultasi Publik sebagai agenda tahunan untuk memutarkan kualitas pelayanan kepada masyarakat ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a8bcdd410808.jpg" length="107821" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 24 Aug 2026 12:52:36 +0800</pubDate>
<dc:creator>Irla Hadratan Iman</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.COM, KUKAR —</span></span></strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> Pemerintah Kecamatan Muara Jawa, Kabupaten Kutai Kartanegara menggelar Forum Konsultasi Publik sebagai agenda tahunan untuk memutarkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Kegiatan ini sekaligus menghimpun masukan terkait hal-hal yang masih perlu diperbaiki.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kantor Camat Muara Jawa, Senin (24/8/2026), dengan melibatkan sejumlah masyarakat dan pemangku kepentingan.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Camat Muara Jawa, Muhammad Ramli, mengatakan Forum Konsultasi Publik merupakan agenda yang dilaksanakan setiap tahun sebagai bagian dari evaluasi terhadap pelaksanaan pelayanan pada tahun-tahun sebelumnya. Menurutnya, forum tersebut menjadi ruang bagi pemerintah kecamatan untuk mendengar langsung pandangan dan masukan dari masyarakat.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Jadi forum konsultasi publik ini adalah agenda yang dilakukan setiap tahun untuk evaluasi kegiatan pelayanan kami tahun-tahun sebelumnya. Jadi harus dilakukan setiap tahun,” ujar Ramli. </span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Ramli menjelaskan, forum tersebut tidak hanya melibatkan unsur pemerintah, tetapi juga menghadirkan berbagai perwakilan masyarakat. Di antaranya tokoh masyarakat, Kepala Puskesmas, perwakilan media, serta para ketua RT yang tergabung dalam Ikatan Persaudaraan RT (IPRT).</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Dalam pelaksanaan forum kali ini, Kecamatan Muara Jawa turut mengundang delapan ketua IPRT yang mewakili masing-masing kelurahan. Keterlibatan para ketua RT dinilai penting karena mereka memiliki kedekatan langsung dengan masyarakat dan dapat menjadi penghubung dalam menyampaikan hasil forum kepada warga di lingkungannya.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Dia berharap para perwakilan yang mengikuti Forum Konsultasi Publik dapat meneruskan informasi dan hasil pembahasan kepada ketua RT lainnya serta di masyarakat masing-masing wilayah.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Harapan kami, ketika nanti ini mereka pulang bisa menyampaikan ke teman-teman RT lain, selanjutnya sampaikan ke masyarakat,” katanya.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Namun, untuk memastikan informasi mengenai hasil konsultasi publik dapat diterima masyarakat secara lebih luas, Kecamatan Muara Jawa juga menyiapkan langkah lanjutan. Pemerintah kecamatan berencana melakukan sosialisasi langsung ke masing-masing kelurahan dengan melibatkan ketua RT.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Ramli mengatakan akan berkoordinasi dengan pemerintah kelurahan agar diberikan kesempatan untuk mengumpulkan para ketua RT di setiap kelurahan. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan upaya memperluas informasi sekaligus pesan yang dibahas dalam forum tidak berhenti pada peserta yang hadir.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Nanti kami akan menyurati kelurahan agar kami diberikan waktu untuk mengumpulkan RT di masing-masing kelurahan untuk menyampaikan tentang hal ini,” jelasnya.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Lebih lanjut, Ramli menegaskan bahwa pelaksanaan Forum Konsultasi Publik bukan sekadar agenda administratif tahunan. Menurut dia, forum tersebut menjadi bagian penting dalam identifikasi kekurangan pelayanan pemerintah kecamatan berdasarkan pengalaman dan penilaian masyarakat.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Ia mengakui bahwa meskipun pemerintah kecamatan telah berupaya memberikan pelayanan secara maksimal, masih mungkin terdapat masyarakat yang belum sepenuhnya merasa puas terhadap pelayanan yang diberikan.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">"Kenapa hal ini dilakukan? Karena kami sekali lagi merasa bahwa pelayanan kami mungkin barangkali masih ada hal-hal yang perlu diperbaiki. Sekalipun kami sudah berusaha semaksimal mungkin, tapi tentu saja mungkin ada masyarakat yang belum puas tentang pelayanan kami," ungkap Ramli.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Oleh karena itu, masukan yang disampaikan masyarakat dalam forum tersebut akan menjadi bahan evaluasi bagi Kecamatan Muara Jawa untuk melihat kekurangan pelayanan pada tahun sebelumnya serta menentukan hal-hal yang perlu ditingkatkan pada tahun berjalan.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Dia menilai evaluasi secara berkala diperlukan agar pemerintah kecamatan tidak hanya melihat dari perspektif internal pemerintahan, tetapi juga mempertimbangkan pengalaman masyarakat sebagai penerima layanan.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Makanya setiap tahun kita adakan ini supaya kita bisa evaluasi tahun lalu kekurangan kita di mana, tahun ini apa yang perlu kita tambahi,” ujarnya.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Ia berharap keterlibatan masyarakat dalam Forum Konsultasi Publik dapat memberikan gambaran yang lebih objektif mengenai kondisi pelayanan di Kecamatan Muara Jawa. Masukan dari masyarakat, kata dia, akan menjadi bahan bagi pemerintah kecamatan untuk melakukan pembenahan secara bertahap.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Ia juga menyadari bahwa meningkatkan kualitas pelayanan hingga mencapai kondisi yang benar-benar sempurna merupakan tantangan tersendiri. Namun, ia menegaskan pemerintah kecamatan akan terus berupaya memperbaiki kekurangan berdasarkan masukan yang diterima.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Mudah-mudah dengan masukan-masukan dari masyarakat yang kita ini, ada hal-hal yang tadi belum sempurna bisa kita coba menjadi sempurna, walaupun saya yakin tidak bisa sempurna,” tutupnya.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Melalui Forum Konsultasi Publik tersebut, Kecamatan Muara Jawa mengirimkan masukan masyarakat sebagai salah satu dasar dalam melakukan evaluasi dan peningkatan kualitas pelayanan.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Pelibatan tokoh masyarakat, RT, fasilitas kesehatan, media, serta unsur masyarakat lainnya diharapkan dapat memperkuat komunikasi antara pemerintah kecamatan dengan warga sekaligus mendorong pelayanan publik yang semakin responsif terhadap kebutuhan masyarakat. (Irla)</span></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Perluas Akses Air Perpipaan, Perumda Batiwakkal Sediakan Layanan Skema Cicilan Pasang Baru</title>
<link>https://kartanews.com/perluas-akses-air-perpipaan-perumda-batiwakkal-sediakan-layanan-skema-cicilan-pasang-baru</link>
<guid>https://kartanews.com/perluas-akses-air-perpipaan-perumda-batiwakkal-sediakan-layanan-skema-cicilan-pasang-baru</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Guna memperluas cakupan serta pemerataan layanan air bersih di Kabupaten Berau, Perumda Air Minum Batiwakkal mengimbau warga yang bermukim di sekitar jaringan perpipaan untuk segera mengajukan Sambungan Rumah (SR) baru ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6a96cc3532a99.jpg" length="596127" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 24 Aug 2026 02:10:12 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><strong>KARTANEWS.COM, BERAU</strong><span> – Guna memperluas cakupan serta pemerataan layanan air bersih di Kabupaten Berau, Perumda Air Minum Batiwakkal mengimbau warga yang bermukim di sekitar jaringan perpipaan untuk segera mengajukan Sambungan Rumah (SR) baru. </span><b></b></p>
<p dir="ltr"><span>Sebagai bentuk kemudahan, perusahaan menyediakan opsi skema pembayaran biaya pemasangan secara dicicil guna meringankan beban finansial calon pelanggan.</span><b></b></p>
<p dir="ltr"><span>Direktur Perumda Air Minum Batiwakkal, Saipul Rahman, mengungkapkan bahwa penyediaan fasilitas pembayaran berangsur ini merupakan langkah konkret tindak lanjut atas arahan Dewan Pengawas. </span><b></b></p>
<p dir="ltr"><span>Kebijakan ini sengaja dirancang agar masyarakat kelas menengah ke bawah tidak terbebani oleh kewajiban melunasi seluruh biaya akumulasi di awal pendaftaran.</span><b></b></p>
<p dir="ltr"><span>“Melalui sistem cicilan, masyarakat tidak harus membayar seluruh biaya pemasangan sekaligus di awal. Kami ingin jaringan yang telah dibangun dapat dimanfaatkan secara optimal oleh seluruh lapisan warga,” terang Saipul saat menjelaskan teknis kemudahan program tersebut</span><b></b></p>
<p dir="ltr"><span>Langkah perluasan cakupan kepesertaan ini berjalan beriringan dengan komitmen transformasi pelayanan perusahaan secara menyeluruh. </span><b></b></p>
<p dir="ltr"><span>Selain mempermudah syarat administrasi dan skema pembiayaan, Perumda Batiwakkal terus membenahi keandalan pasokan air perpipaan agar kualitas serta tekanan distribusi tetap terjaga dengan baik.</span><b></b></p>
<p dir="ltr"><span>Manajemen Perumda Batiwakkal berharap adanya dukungan penuh dari seluruh elemen masyarakat. Melalui kemudahan pembayaran biaya pasang baru ini, pemerataan akses air bersih yang layak dan sehat di seluruh pelosok wilayah Kabupaten Berau dapat terealisasi lebih cepat serta efisien.(Adv)</span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Otorita IKN Gelar Kuliah Umum, Bahas Perencanaan dan Infrastruktur Kota Masa Depan</title>
<link>https://kartanews.com/otorita-ikn-gelar-kuliah-umum-dan-dialog-perkotaan-bahas-perencanaan-dan-infrastruktur-kota-masa-depan</link>
<guid>https://kartanews.com/otorita-ikn-gelar-kuliah-umum-dan-dialog-perkotaan-bahas-perencanaan-dan-infrastruktur-kota-masa-depan</guid>
<description><![CDATA[ NUSANTARA – Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) terus memperkuat penyebaran gagasan dan pengetahuan mengenai perencanaan pembangunan IKN melalui penyelenggaraan Kuliah Umum dan Dialog Perkotaan: Pembahasan Perencanaan dan Pembangunan Infrastruktur IKN. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a89bfc759e97.jpg" length="125783" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 23 Aug 2026 23:29:02 +0800</pubDate>
<dc:creator>Irla Hadratan Iman</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.COM, NUSANTARA –</span></span></strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) terus memperkuat penyebaran gagasan dan pengetahuan mengenai perencanaan pembangunan IKN melalui penyelenggaraan Kuliah Umum dan Dialog Perkotaan: Pembahasan Perencanaan dan Pembangunan Infrastruktur IKN.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Kegiatan yang berlangsung pada Jumat (21/8/2026) di Multifunction Hall 3, Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP), menghadirkan akademisi dari Leiden University, Bart Barendregt, sebagai pembicara utama.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Kuliah umum tersebut menjadi ruang diskusi yang mempertemukan pemerintah, akademisi, praktisi, hingga berbagai pemangku kepentingan untuk membahas perjalanan perencanaan IKN dari tahap konseptual hingga implementasi pembangunan fisik yang kini terus berlangsung di kawasan ibu kota baru Indonesia.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Mengusung tema “Designing Nusantara”, kegiatan ini menyoroti bagaimana proses desain sebuah kota tidak hanya berhenti pada gambar atau sketsa, tetapi berkembang menjadi kebijakan, tata ruang, hingga pembangunan infrastruktur yang mendukung kehidupan masyarakat di masa depan.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Dalam forum tersebut, peserta diajak memahami tahapan perencanaan pembangunan IKN, mulai dari penyusunan konsep kawasan, penataan ruang perkotaan, hingga penerapan berbagai rekayasa infrastruktur yang menjadi fondasi pembangunan Nusantara sebagai ibu kota negara.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Bart Barendregt memaparkan pentingnya pendekatan multidisiplin dalam merancang kota masa depan. Menurutnya, pembangunan sebuah ibu kota baru memerlukan keseimbangan antara aspek lingkungan, sosial, budaya, teknologi, dan kebutuhan masyarakat kota agar dapat berkembang secara berkelanjutan.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Diskusi juga mengulas transformasi kawasan KIPP sebagai pusat pemerintahan nasional yang dirancang menjadi kawasan modern. Dengan konsep kota hijau, cerdas, dan berkelanjutan.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Perjalanan pembangunan tersebut digambarkan sebagai proses panjang yang dimulai dari rencana awal hingga menjadi kawasan yang kini mulai berfungsi sebagai pusat aktivitas pemerintahan.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Selain membahas konsep perencanaan kota, dialog perkotaan juga memberikan perhatian khusus terhadap tantangan pembangunan infrastruktur di wilayah IKN.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Salah satu isu yang menjadi fokus adalah kondisi geologi kawasan yang memerlukan pendekatan teknik dan rekayasa khusus agar pembangunan tetap aman dan berkelanjutan.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Para narasumber menjelaskan bahwa karakteristik tanah dan bentang alam di wilayah Nusantara menjadi salah satu pertimbangan penting dalam pembangunan jalan, gedung pemerintahan, sistem utilitas, hingga infrastruktur transportasi. Oleh karena itu, proses perencanaan dilakukan melalui kajian ilmiah dan analisis teknis yang komprehensif.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Ketangguhan infrastruktur juga menjadi topik utama dalam pembahasan. Infrastruktur IKN dirancang agar mampu menahan berbagai tantangan, termasuk perubahan iklim, curah hujan tinggi, hingga potensi risiko bencana. Pendekatan pembangunan tersebut diharapkan mampu menciptakan kota yang tangguh sekaligus adaptif terhadap perkembangan zaman.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Konektivitas transportasi juga menjadi bagian penting dalam dialog. Peserta membahas bagaimana sistem transportasi di IKN dirancang untuk menghubungkan kawasan pemerintahan, organisasi, pusat ekonomi, hingga ruang publik melalui jaringan transportasi yang efisien dan ramah lingkungan.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Otorita IKN menekankan bahwa konektivitas pembangunan tidak hanya fokus pada pembangunan jalan, tetapi juga mencakup integrasi berbagai moda transportasi yang mendukung mobilitas masyarakat secara berkelanjutan. Konsep tersebut menjadi bagian dari visi Nusantara sebagai kota yang mengutamakan kualitas hidup warganya.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Melalui penyelenggaraan kuliah umum ini, Otorita IKN ingin memperluas diseminasi pengetahuan mengenai pembangunan Nusantara kepada masyarakat pelajar, dan praktisi. Forum seperti ilmiah ini dinilai penting untuk membangun pemahaman bersama mengenai arah pembangunan ibu kota negara.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Kegiatan ini sekaligus menjadi wadah pertukaran ide dan pengalaman antara pemerintah dengan institusi akademik internasional. </span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memperkaya perspektif dalam proses perencanaan dan pembangunan IKN sehingga menghasilkan kebijakan yang lebih inklusif dan berbasis pengetahuan.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Sinergi antara pemerintah, sejarawan, dan praktisi menjadi salah satu pesan utama yang mengemuka dalam dialog tersebut. Unsur ketiga tersebut dinilai memiliki peran strategis dalam menciptakan perencanaan kota yang inovatif, responsif terhadap tantangan, serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat di masa mendatang.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Otorita IKN berharap hasil diskusi dan gagasan yang berkembang dalam kuliah umum ini dapat menjadi masukan bagi proses pembangunan Nusantara yang terus berjalan. </span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Dengan kolaborasi lintas sektor, pembangunan IKN diharapkan tidak hanya menghasilkan pemerintahan pusat baru, tetapi juga kota masa depan yang layak huni, berkelanjutan, dan berorientasi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat Indonesia.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Melalui forum “Designing Nusantara”, Otorita IKN menegaskan komitmennya untuk terus membuka ruang dialog ilmiah sebagai bagian dari pembangunan ibu kota negara yang berbasis pengetahuan, inovasi, dan kolaborasi berbagai pemangku kepentingan. (Irla)</span></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Sidang Perdana Gugatan Demosi ASN di PTUN Samarinda, Bupati Nunukan Mangkir</title>
<link>https://kartanews.com/sidang-perdana-gugatan-demosi-asn-di-ptun-samarinda-bupati-nunukan-mangkir</link>
<guid>https://kartanews.com/sidang-perdana-gugatan-demosi-asn-di-ptun-samarinda-bupati-nunukan-mangkir</guid>
<description><![CDATA[ SAMARINDA - Sengketa tata usaha negara terkait penurunan jabatan atau demosi dua aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Nunukan mulai disidangkan di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Samarinda, Kamis (20/8/2026) ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a89b67f26071.jpg" length="72636" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 23 Aug 2026 22:48:37 +0800</pubDate>
<dc:creator>Irla Hadratan Iman</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, SAMARINDA - </strong>Sengketa tata usaha negara terkait penurunan jabatan atau demosi dua aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Nunukan mulai disidangkan di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Samarinda, Kamis (20/8/2026).</p>
<p>Dalam sidang perdana tersebut, kuasa hukum dan kedua prinsipal penggugat hadir memenuhi panggilan pengadilan. Sementara, Bupati Nunukan selaku tergugat tidak hadir.</p>
<p>Perkara itu diajukan oleh Mutiq Hasan Nasir dan Rachmansyah untuk mempersoalkan keabsahan Surat Keputusan Bupati Nunukan Nomor 288 Tahun 2026 yang berdampak pada penurunan jabatan keduanya. Gugatan didampingi kuasa hukum dari Kantor Hukum Muin &amp; Partner, M. Taufik. </p>
<p>Mutiq sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bidang Pengadaan, Pemberhentian dan Informasi Kepegawaian pada jabatan administrator atau Eselon III.B. Dalam keputusan yang disengketakan, ia ditempatkan sebagai Analis Hukum Ahli Muda.</p>
<p>Sementara itu, Rachmansyah yang sebelumnya menjabat Kepala Bidang Ketenagaan, Kurikulum, Sastra dan Perizinan pada Eselon III.B diturunkan ke jabatan Pranata Komputer Ahli Muda.</p>
<p>Pihak penggugat menilai penerbitan keputusan tersebut tidak hanya berdampak terhadap kedudukan jabatan, tetapi juga menyangkut aspek kepastian karier dan status hukum kedua ASN. Dalam materi gugatannya, penggugat mempersoalkan sejumlah aspek yang dinilai bertentangan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.</p>
<p>Salah satu dasar yang digunakan penggugat adalah Pasal 24 ayat (1) juncto ayat (2) PermenPAN-RB Nomor 1 Tahun 2023 tentang Jabatan Fungsional. Menurut penggugat, ketentuan tersebut mengatur bahwa penyetaraan dari jabatan administrator seharusnya diarahkan pada jenjang Jabatan Fungsional Ahli Madya.</p>
<p>Karena itu, penempatan penggugat pada jenjang Ahli Muda dinilai tidak sesuai dengan ketentuan penyetaraan jabatan dan berimplikasi terhadap jenjang karier keduanya.</p>
<p>Penggugat juga mendalilkan bahwa penurunan jabatan satu tingkat dapat dikategorikan sebagai hukuman disiplin berat sebagaimana diatur dalam Pasal 8 ayat (4) huruf a Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil.</p>
<p>Namun, menurut pihak penggugat, kedua ASN tersebut memiliki rekam kinerja yang baik dan tidak pernah menerima hukuman disiplin. Kondisi tersebut, kata penggugat, juga tercermin dalam proses keberatan administratif yang sebelumnya telah ditempuh.</p>
<p>Selain persoalan jenjang jabatan dan disiplin ASN, gugatan turut menyoroti dugaan penyalahgunaan kewenangan. Penggugat merujuk pada Pasal 17 juncto Pasal 18 Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan.</p>
<p>Menurut dalil gugatan, kewenangan dalam melakukan penataan dan penyetaraan jabatan semestinya digunakan untuk meningkatkan efektivitas serta efisiensi birokrasi. Namun, penggugat menilai kewenangan tersebut justru digunakan dengan cara yang berdampak pada pemangkasan jenjang karier mereka.</p>
<p>Penggugat juga menilai penerbitan keputusan tersebut tidak memenuhi Asas Kepastian Hukum dan Asas Kecermatan sebagai bagian dari Asas-Asas Umum Pemerintahan yang Baik (AAUPB).</p>
<p>Persoalan lain yang dipersoalkan berkaitan dengan validasi data kepegawaian, khususnya angka kredit dan jenjang karier yang menurut penggugat seharusnya menjadi dasar dalam menentukan posisi jabatan fungsional masing-masing.</p>
<p>Ketidakhadiran Bupati Nunukan dalam sidang perdana menjadi bagian dari dinamika awal perkara tersebut. Meski demikian, ketidakhadiran tergugat tidak serta-merta menghentikan proses pemeriksaan perkara di PTUN Samarinda.</p>
<p>Melalui gugatan tersebut, Mutiq Hasan Nasir dan Rachmansyah meminta majelis hakim PTUN Samarinda menyatakan batal atau tidak sah SK Bupati Nunukan Nomor 288 Tahun 2026. Mereka juga meminta pemulihan kedudukan hukum dan jabatan, termasuk rehabilitasi harkat serta martabat sebagai ASN.</p>
<p>Penggugat berharap majelis hakim dapat memberikan putusan yang memberikan kepastian hukum terhadap kedudukan dan jenjang karier mereka sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.</p>
<p>Perkara selanjutnya akan bergulir sesuai tahapan persidangan di PTUN Samarinda. Substansi mengenai sah atau tidaknya keputusan Bupati Nunukan tersebut pada akhirnya akan dinilai berdasarkan alat bukti, dalil para pihak, serta pertimbangan hukum majelis hakim. (Irla)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Siaga! BPBD Kaltim Terjunkan Personel Bantuan ke Berau dan Paser</title>
<link>https://kartanews.com/siaga-bpbd-kaltim-terjunkan-personel-bantuan-ke-berau-dan-paser-3841</link>
<guid>https://kartanews.com/siaga-bpbd-kaltim-terjunkan-personel-bantuan-ke-berau-dan-paser-3841</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a8ae7af26cdf.jpg" length="460438" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 23 Aug 2026 20:26:21 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, KALTIM</strong> — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Timur bergerak cepat memperketat kesiapsiagaan dan patroli di tingkat tapak guna mengantisipasi ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).</p>
<p>Langkah ini diambil menyusul terdeteksinya 24 titik panas (hotspot) yang tersebar di sejumlah daerah, dengan konsentrasi utama di Kabupaten Paser dan Kabupaten Berau.</p>
<p>​Kepala Pelaksana BPBD Kaltim, Buyung Dodi Gunawan, menegaskan bahwa pemantauan lapangan menunjukkan perlunya respons sigap di daerah-daerah rawan tersebut.</p>
<p>​“Berdasarkan pemantauan hari ini di lapangan, kami mencatat keberadaan 24 titik panas yang tersebar di sejumlah wilayah kabupaten,” ujar Buyung di Samarinda, dikutip dari Antaranews.com.</p>
<p>​Kewaspadaan ini makin ditingkatkan mengingat lonjakan hotspot di Kaltim yang mencapai 9.861 titik berdasarkan catatan BMKG per 19 Agustus 2026. Angka tersebut bahkan melampaui data sepanjang Agustus 2015 saat fenomena El Nino melanda (9.793 titik).</p>
<p>​Guna membendung potensi meluasnya api, BPBD Kaltim menerjunkan regu gabungan yang diperkuat minimal 10 personel, melibatkan unsur TNI, Polri, hingga relawan desa.</p>
<p>​“Kami terus memperkuat patroli dan menyiagakan minimal 10 personel pada setiap regu yang dibantu langsung oleh prajurit TNI, aparat kepolisian, serta relawan desa,” tutur Buyung.</p>
<p>​Ia menambahkan, catatan lonjakan titik api pada periode sebelumnya menjadi dasar evaluasi penting untuk memastikan seluruh posko penanggulangan tetap aktif dan siaga penuh.</p>
<p>​Dalam aksi pemadaman darat, petugas di lapangan sering kali menghadapi kendala keterbatasan akses akibat medan yang sulit dilalui kendaraan pemadam atau armada tangki air.</p>
<p>Kendati demikian, tim gabungan menerapkan taktik alternatif dengan mengandalkan tangki portabel serta penyambungan selang jarak jauh.</p>
<p>​“Para petugas kami terpaksa menggunakan tangki air portabel bongkar pasang dan menyambung selang hingga sepanjang 200 meter demi membasahi lahan,” jelas Buyung.</p>
<p>​Sebagai langkah strategis jangka panjang, Pemerintah Provinsi Kaltim juga tengah menyiapkan usulan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC).</p>
<p>Rekayasa cuaca ini difokuskan untuk membasahi area rawan sekaligus mengisi pasokan embung pertanian warga, khususnya di kawasan penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).</p>
<p>​BPBD Kaltim mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk turut aktif melaporkan potensi atau percikan api sekecil apa pun di sekitar mereka agar pencegahan dapat dilakukan secara dini sebelum api membesar.(Rein) </p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Siaga! BPBD Kaltim Terjunkan Personel Bantuan ke Berau dan Paser</title>
<link>https://kartanews.com/siaga-bpbd-kaltim-terjunkan-personel-bantuan-ke-berau-dan-paser-3840</link>
<guid>https://kartanews.com/siaga-bpbd-kaltim-terjunkan-personel-bantuan-ke-berau-dan-paser-3840</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="" length="460438" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 23 Aug 2026 20:26:16 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, KALTIM</strong> — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Timur bergerak cepat memperketat kesiapsiagaan dan patroli di tingkat tapak guna mengantisipasi ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).</p>
<p>Langkah ini diambil menyusul terdeteksinya 24 titik panas (hotspot) yang tersebar di sejumlah daerah, dengan konsentrasi utama di Kabupaten Paser dan Kabupaten Berau.</p>
<p>​Kepala Pelaksana BPBD Kaltim, Buyung Dodi Gunawan, menegaskan bahwa pemantauan lapangan menunjukkan perlunya respons sigap di daerah-daerah rawan tersebut.</p>
<p>​“Berdasarkan pemantauan hari ini di lapangan, kami mencatat keberadaan 24 titik panas yang tersebar di sejumlah wilayah kabupaten,” ujar Buyung di Samarinda, dikutip dari Antaranews.com.</p>
<p>​Kewaspadaan ini makin ditingkatkan mengingat lonjakan hotspot di Kaltim yang mencapai 9.861 titik berdasarkan catatan BMKG per 19 Agustus 2026. Angka tersebut bahkan melampaui data sepanjang Agustus 2015 saat fenomena El Nino melanda (9.793 titik).</p>
<p>​Guna membendung potensi meluasnya api, BPBD Kaltim menerjunkan regu gabungan yang diperkuat minimal 10 personel, melibatkan unsur TNI, Polri, hingga relawan desa.</p>
<p>​“Kami terus memperkuat patroli dan menyiagakan minimal 10 personel pada setiap regu yang dibantu langsung oleh prajurit TNI, aparat kepolisian, serta relawan desa,” tutur Buyung.</p>
<p>​Ia menambahkan, catatan lonjakan titik api pada periode sebelumnya menjadi dasar evaluasi penting untuk memastikan seluruh posko penanggulangan tetap aktif dan siaga penuh.</p>
<p>​Dalam aksi pemadaman darat, petugas di lapangan sering kali menghadapi kendala keterbatasan akses akibat medan yang sulit dilalui kendaraan pemadam atau armada tangki air.</p>
<p>Kendati demikian, tim gabungan menerapkan taktik alternatif dengan mengandalkan tangki portabel serta penyambungan selang jarak jauh.</p>
<p>​“Para petugas kami terpaksa menggunakan tangki air portabel bongkar pasang dan menyambung selang hingga sepanjang 200 meter demi membasahi lahan,” jelas Buyung.</p>
<p>​Sebagai langkah strategis jangka panjang, Pemerintah Provinsi Kaltim juga tengah menyiapkan usulan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC).</p>
<p>Rekayasa cuaca ini difokuskan untuk membasahi area rawan sekaligus mengisi pasokan embung pertanian warga, khususnya di kawasan penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).</p>
<p>​BPBD Kaltim mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk turut aktif melaporkan potensi atau percikan api sekecil apa pun di sekitar mereka agar pencegahan dapat dilakukan secara dini sebelum api membesar.</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kementerian Pendidikan Siapkan Skema Pembelajaran Khusus Untuk Murid di Kalimantan</title>
<link>https://kartanews.com/kementerian-pendidikan-siapkan-skema-pembelajaran-khusus-untuk-murid-di-kalimantan</link>
<guid>https://kartanews.com/kementerian-pendidikan-siapkan-skema-pembelajaran-khusus-untuk-murid-di-kalimantan</guid>
<description><![CDATA[ KALIMANTAN — Kabut asap pekat akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menyelimuti daratan Kalimantan mulai melumpuhkan aktivitas persekolahan. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a8a632d3fd95.jpg" length="45270" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 23 Aug 2026 10:54:46 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.COM, KALIMANTAN</span></span></span></span></strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> — Kabut asap pekat akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menyelamatkan daratan Kalimantan mulai melumpuhkan aktivitas persekolahan.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Sebanyak 571.338 pelajar yang tersebar di 3.524 lembaga pendidikan kini terpaksa mengalihkan kegiatan belajar mereka ke rumah guna menghindari paparan polusi udara yang kian berbahaya.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) tengah merancang pembaruan panduan resmi untuk memperketat prosedur belajar mengajar di daerah tanggap darurat bencana secepatnya.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Regulasi ini dirancang agar proses transfer ilmu tidak terhenti, sekaligus memastikan perlindungan maksimal bagi seluruh warga sekolah.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti menegaskan bahwa kesehatan serta keselamatan para siswa dan guru berada di posisi paling atas. Meski demikian, negara berupaya keras agar gangguan alam ini tidak melenyapkan kesempatan anak-anak untuk mengecap pendidikan.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Kemendikdasmen siap bergerak cepat bersama seluruh kementerian/lembaga terkait memastikan seluruh murid terdampak Karhutla tidak kehilangan hak belajar dan terus melakukan proses pembelajaran yang efektif, adaptif, dan efisien,” tuturnya dalam keterangan resmi, dikutip Sabtu (22/8/2026).</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Kemendikdasmen akan mengoperasikan Posko Pendidikan Darurat Karhutla pada lima provinsi prioritas. Laporan perkembangan kondisi sekolah akan terus terintegrasi secara real-time setiap hari melalui Dapodik guna mengawali dinamika dampak karhutla di lapangan.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Berdasarkan data BNPB serta Dapodik per 11 Agustus 2026, skema belajar dari rumah telah diterapkan secara masif di tujuh kawasan, mencakup wilayah Provinsi Kalimantan Barat, Kota Pontianak, Kabupaten Kubu Raya, Kabupaten Kayong Utara, Kota Palangka Raya, Kabupaten Kotawaringin Timur, hingga Kota Banjarbaru. </span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Tidak sekadar menggeser metode pembelajaran, pemerintah pusat juga mengucurkan intervensi medis untuk fasilitas pendidikan yang tersedia segera. Kemendikdasmen akan menyalurkan bantuan logistik berupa masker medis dan perlengkapan kesehatan dasar ke sekolah-sekolah yang membutuhkan.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Fasilitas modul belajar mandiri juga didistribusikan untuk menjaga mutu PJJ, bersamaan dengan penyediaan ruang kelas khusus berpenyaring asap di sekolah-sekolah rujukan tingkat kecamatan.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Pengawasan ketat terhadap kondisi sekolah dan ritme belajar mengajar akan berlangsung hingga pengujung September 2026. Penilaian berkala ini menyandarkan keputusannya pada pergerakan angka Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) saban hari, di samping menyediakan pendampingan psikososial bagi warga sekolah yang mengalami trauma atau tekanan akibat bencana.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Guna mempercepat penanganan, sekolah diberi keleluasaan merealokasi dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) maupun Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) untuk memenuhi kebutuhan yang mendesak. </span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Dalam ranah operasional, kepala sekolah memegang kendali penuh atas mutu PJJ, dibantu arahan serta pengawasan langsung dari para pengawas dan penilik sekolah di daerah,” ujarnya.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Salah satu wilayah yang bergerak cepat mengambil tindakan adalah Pemerintah Kota Banjarbaru. Melalui edaran Dinas Pendidikan tertanggal 21 Agustus 2026, seluruh jenjang sekolah di Banjarbaru diinstruksikan menggelar PJJ secara serentak mulai 24 hingga 28 Agustus 2026. Meski murid belajar dari jauh, para staf pengajar dan tenaga kependidikan tetap dapat hadir di sekolah sesuai jam kerja formal.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Jam pembelajaran pun tidak mengalami pergeseran dari hari biasa, di mana siswa Banjarbaru tetap memulai kelas dare pada pukul 07.30 WITA. Kebijakan ini menegaskan komitmen pemerintah untuk menyeimbangkan dinamika kualitas udara tanpa mengorbankan kesinambungan pendidikan anak bangsa.(Rein) </span></span></span></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pemkab Berau Dorong Hadirnya Regenerasi Petani yang Mampu Manfaatkan Teknologi</title>
<link>https://kartanews.com/pemkab-berau-dorong-hadirnya-regenerasi-petani-yang-mampu-manfaatkan-teknologi</link>
<guid>https://kartanews.com/pemkab-berau-dorong-hadirnya-regenerasi-petani-yang-mampu-manfaatkan-teknologi</guid>
<description><![CDATA[ BERAU — Pemerintah Kabupaten Berau terus berupaya memperkuat sektor pertanian dengan mendorong langkah modernisasi dan mengatasi tantangan regenerasi petani. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/2024/09/Krisis-Listrik-Ancam-Sektor-Pariwisata-Berau-Bupati-Minta-Solusi-Konkrit-Pemprov.jpeg" length="810032" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 22 Aug 2026 22:51:14 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.COM, BERAU</span></span></strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> — Pemerintah Kabupaten Berau terus berupaya memperkuat sektor pertanian dengan mendorong langkah modernisasi dan mengatasi tantangan regenerasi petani. </span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Perubahan ini diarahkan agar sektor pertanian di Berau tidak lagi dipandang sebagai pekerjaan tradisional yang ketinggalan jaman, melainkan bidang usaha berbasis teknologi yang menjanjikan bagi generasi muda.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menegaskan bahwa regenerasi petani menjadi kunci utama dalam menjaga kekeringan dan ketahanan pangan daerah.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Menurutnya, keterlibatan anak muda sangat diperlukan untuk mengubah wajah pertanian menjadi lebih modern, terencana, dan efisien.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​"Anak-anak muda Berau memiliki kesempatan untuk menjadi bagian dari perubahan tersebut, baik sebagai petani modern, pengusaha pertanian, peneliti, maupun tenaga profesional di bidang agrikultur. Anggapan bahwa bertani merupakan pekerjaan kuno harus mulai ditinggalkan," kata Sri Juniarsih, (21/08/2026) </span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Sebagai langkah konkrit untuk mencetak sumber daya manusia (SDM) yang unggul di bidang pertanian, Pemkab Berau mendukung hadirnya Fakultas Pertanian yang akan bergabung dengan Universitas Muhammadiyah Berau (UMB). </span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Pendidikan tinggi ini diharapkan mampu membekali generasi muda dengan ilmu pengetahuan, keterampilan, serta pemanfaatan teknologi modern.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​”Dengan demikian, pertanian tidak lagi dipandang sebatas pekerjaan tradisional, tetapi sebagai bidang ilmu yang memiliki peluang besar untuk berkembang,” ujar Bupati.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Selain penguatan SDM, modernisasi strategi juga diperkuat melalui rencana penyediaan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) guna meningkatkan efisiensi kerja.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Pemerintah daerah juga menjalin sinergi bersama TNI untuk memperluas lahan sawah hingga 3,36 hektar guna mendongkrak kapasitas produksi beras lokal.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Di sisi lain, penerapan manajemen berbasis data dan mitigasi tantangan iklim—seperti potensi rekayasa hujan buatan pada musim kemarau—menjadi bagian dari adaptasi teknologi yang disiapkan.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​"Pertanian Berau diharapkan tidak berhenti pada keberhasilan satu musim panen, melainkan terus tumbuh menuju pertanian yang tangguh, berteknologi, dan berkelanjutan," tutupnya.(Adv/Rein) </span></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Promosikan Wisata Lokal, Dispar Kaltim Gelar Gowes Wisata Sambut HUT ke&#45;81 RI</title>
<link>https://kartanews.com/promosikan-wisata-lokal-dispar-kaltim-gelar-gowes-wisata-sambut-hut-ke-81-ri</link>
<guid>https://kartanews.com/promosikan-wisata-lokal-dispar-kaltim-gelar-gowes-wisata-sambut-hut-ke-81-ri</guid>
<description><![CDATA[ SAMARINDA – Dinas Pariwisata (Dispar) Kalimantan Timur sukses menggelar ajang Gowes Wisata Kaltim pada Sabtu (22/8/2026). ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a899411935c5.jpg" length="593314" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 22 Aug 2026 20:19:55 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.COM, SAMARINDA</span></span></strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> – Dinas Pariwisata (Dispar) Kalimantan Timur sukses menggelar ajang Gowes Wisata Kaltim pada Sabtu (22/8/2026). Mengambil titik start dari Kolam Ulin Arya di Jalan PM Noor, Samarinda, ratusan pesepeda memadati rute untuk mengampanyekan potensi destinasi daerah sekaligus memeriahkan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Kepala Dispar Kaltim, Muhammad Faisal, menegaskan bahwa agenda sepeda santai ini dirancang sebagai program rutin dua bulanan. Ia menekankan keterlibatan sektor lokal tanpa bergantung pada anggaran daerah.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​“Ini murni kegiatan swadaya, tidak menggunakan dana APBD. Tujuannya untuk mengenalkan dan mengunjungi objek-objek wisata serta pelaku usaha lokal yang ada di daerah,” ujar Faisal.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Sepanjang perjalanan, para goweser diajak menelusuri lanskap perkotaan dan menyambangi sejumlah titik ikonik seperti kawasan Betapus, Kolam Ulin Arya, Naureen Mini Garden, hingga Cafe Tjap Nyonya Kaya. Faisal pun mengimbau para peserta untuk menikmati perjalanan secara santai namun tetap mengedepankan aktivitas di jalan raya.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Kenyamanan dan keamanan peserta dijamin melalui pengawalan pihak kepolisian serta kesiapan tim medis gabungan dari RS Hermina, RS KORPRI, dan Puskesmas Bengkuring. Uniknya, ajang ini diikuti oleh berbagai kalangan dari beragam usia, termasuk salah satu pesepeda yang telah menginjak usia 79 tahun.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Lebih lanjut Faisal menyampaikan bahwa program ini akan terus berlanjut ke berbagai wilayah lain di Kalimantan Timur.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Faisal menambahkan, Gowes Wisata Kaltim berikutnya akan digelar pada 27 September 2026 bertepatan dengan Hari Pariwisata Sedunia, dengan lokasi yang akan menjangkau daerah lain seperti Tenggarong dan Balikpapan. Melalui kegiatan sederhana seperti ini, kami ingin mengajak masyarakat lebih mengenal destinasi wisata di daerahnya sendiri sekaligus mendukung geliat ekonomi lokal,” tambahnya. (Kendali) </span></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Menteri PPN Kunjungi IKN Tinjau Progres Pembangunan Infrastruktur</title>
<link>https://kartanews.com/menteri-ppn-kunjungi-ikn-tinjau-progres-pembangunan-infrastruktur</link>
<guid>https://kartanews.com/menteri-ppn-kunjungi-ikn-tinjau-progres-pembangunan-infrastruktur</guid>
<description><![CDATA[ NUSANTARA — Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN), Basuki Hadimuljono, beserta jajaran menerima kunjungan Suharso Monoarfa, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a896c1d58b05.jpg" length="77982" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 22 Aug 2026 17:04:35 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, NUSANTARA</strong> — Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN), Basuki Hadimuljono, beserta jajaran menerima kunjungan Suharso Monoarfa, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Menteri PPN/Kepala Bappenas) periode 2019–2024, di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara, pada Kamis (20/08/2026).</p>
<p>Dalam sambutannya, Basuki menyampaikan perkembangan sejumlah infrastruktur kawasan, termasuk embung yang menjadi salah satu penerapan konsep sponge city di IKN. Embung tersebut berperan sebagai infrastruktur retensi air untuk menampung, mengelola, dan memanfaatkan air di kawasan Nusantara.</p>
<p>“Selamat datang untuk Bapak/Ibu, sugeng rawuh. Kami siap mendampingi Bapak/Ibu untuk kunjungan ini. Kondisi embung kita ada 32 yang sudah jadi, yang sudah berfungsi, diambil airnya untuk menyiram tanaman. Tahun 2026 ini kita mulai 24 embung lagi untuk kita bangun, jadi totalnya akan 54 embung, salah satunya berfungsi sebagai estetika kota,” ujar Basuki.</p>
<p>Kunjungan tersebut menjadi ruang untuk melihat langsung perkembangan pembangunan IKN, termasuk melalui konsep dasar Nusantara sebagai forest city, sponge city, dan smart city. Rangkaian kunjungan juga mencakup peninjauan berbagai proyek strategis di KIPP Nusantara, salah satunya SMA Taruna Nusantara Kampus IKN.</p>
<p>Suharso menyampaikan bahwa kunjungannya ke IKN dilandasi keinginan untuk melihat langsung konsistensi pembangunan Nusantara. Menurutnya, keberlanjutan pembangunan IKN penting agar konsep awal yang telah dirancang tetap dijaga dalam pelaksanaannya.</p>
<p>“Pertama, saya ingin menyaksikan konsistensi pembangunan IKN, karena apa pun ini adalah legasi bangsa. Karena itu, keberlanjutan pembangunan ini menjadi penting. Saya ingin mengikutinya dan menyaksikannya dari dekat, terutama dengan atribusi yang kita kenakan pada IKN ini sebagai smart city, sebagai sponge city, bahwa hal itu secara prinsip tetap dijalankan, tetap dipegang,” ujarnya.</p>
<p>Dalam kunjungannya, Suharso turut menekankan pentingnya keberanian investor domestik untuk melihat peluang pembangunan di IKN. Menurutnya, pembangunan Nusantara memiliki daya dorong ekonomi yang besar dan dapat membentuk pusat pertumbuhan baru bagi Indonesia.</p>
<p>“Setelah saya saksikan, perkembangannya cukup menggembirakan. Karenanya, saya pikir investor-investor domestik itu harus berani melihat ke sini. Saya sudah saksikan beberapa nama ada di sini. Kalau yang dari luar saja berani, mengapa mereka yang di dalam negeri tidak berani,” ujarnya.</p>
<p>Suharso menambahkan bahwa pembangunan IKN memiliki potensi untuk membentuk pusat aktivitas ekonomi baru. Dengan skala pembangunan yang besar, Nusantara dinilai dapat menjadi salah satu mesin pertumbuhan bagi Indonesia.</p>
<p>“Saya tetap dengan keyakinan saya, hitungan-hitungan kami, yang bisa dibuktikan secara akademis, bahwa sesuatu yang baru, apalagi dengan magnitude yang besar seperti ini, dia akan membentuk sebuah economic crowd baru dan dapat menjadi mesin pertumbuhan, engine of growth untuk Indonesia,” tutupnya.(OIKN) </p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Jaga Masyarakat dari Terpapar Asap, Wakil Bupati Berau Turun Bagikan Masker</title>
<link>https://kartanews.com/jaga-masyarakat-dari-terpapar-asap-wakil-bupati-berau-turun-bagikan-masker</link>
<guid>https://kartanews.com/jaga-masyarakat-dari-terpapar-asap-wakil-bupati-berau-turun-bagikan-masker</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Antisipasi dampak buruk kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Wakil Bupati Berau Gamalis turun langsung membagikan masker kepada masyarakat di kawasan Tepian Teratai. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a89610116483.jpg" length="63788" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 22 Aug 2026 16:38:18 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.COM, BERAU</span></span></strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> – Antisipasi dampak buruk kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Wakil Bupati Berau Gamalis turun langsung membagikan masker kepada masyarakat di kawasan Tepian Teratai. </span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Aksi sosial yang menggandeng komunitas pemuda daerah ini digelar sebagai bentuk kepedulian atas kondisi udara yang mulai terselimuti kabut asap.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Dalam kesempatan tersebut, Gamalis mengimbau warga Bumi Batiwakkal untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap paparan bahaya asap bagi kesehatan.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Masyarakat diminta selalu memakai masker saat terpaksa beraktivitas di luar rumah, menjaga sirkulasi udara kantor masing-masing, serta memperbanyak konsumsi udara putih.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​“Ini menjadi salah satu langkah konkret bagi masyarakat dalam menghadapi dampak karhutla,” tutur Gamalis.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Gamalis menegaskan bahwa penanganan dampak fenomena ini memerlukan sinergi dari seluruh elemen daerah demi meminimalkan risiko penyakit saluran pernapasan.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​”Kolaborasi dan kepedulian bersama sangat penting untuk menjaga keselamatan masyarakat, khususnya di tengah kondisi kabut asap seperti saat ini,” ujarnya.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Ia juga menekankan agar warga menunda kegiatan di luar ruang yang tidak mendesak demi membatasi interaksi langsung dengan udara tercemar.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​“Jika tidak ada keperluan penting di luar rumah, sebaiknya tetap berada di dalam ruangan agar terhindar dari paparan secepatnya,” tutupnya.(Adv/Rein) </span></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Dalam Rangka HUT Ke 81 RI, Pemkab Berau Gelar Market Day ASN</title>
<link>https://kartanews.com/dalam-rangka-hut-ke-81-ri-pemkab-berau-gelar-market-day-asn</link>
<guid>https://kartanews.com/dalam-rangka-hut-ke-81-ri-pemkab-berau-gelar-market-day-asn</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Berau diwarnai dengan nuansa berbeda ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a8954f7d8a2a.jpg" length="79088" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 22 Aug 2026 15:49:08 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.COM, BERAU</span></span></strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Berau diwarnai dengan nuansa berbeda. Untuk pertama kalinya, Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Berau menggelar ajang Market Day ASN yang berlangsung meriah selama dua hari di area Kantin Bawah Pohon Setda Berau, jumat (21/08/2027). </span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Inisiatif yang digagas oleh Asisten III Administrasi Umum Setda Berau sekaligus Ketua Pelaksana, Maulidiyah, ini menjadi panggung kreativitas bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN). Berbagai stan berdiri menjajakan aneka ragam produk makanan dan minuman hasil makanan pegawai. </span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Menariknya, inovasi tidak hanya sebatas dunia kuliner. Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) juga menyemarakkan acara dengan membuka layanan unik berupa persewaan sepeda bagi para pengunjung.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Maulidiyah menjelaskan bahwa Market Day diciptakan bukan sekadar untuk meramaikan pesta kemerdekaan, melainkan sebagai wadah nyata dalam mengasah jiwa kewirausahaan para pegawai pemerintah. Dengan terjun langsung melayani pembeli, ASN diharapkan lebih peka dalam melihat peluang bisnis yang berpotensi mendukung perekonomian daerah.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​”Para ASN harus kreatif dan jeli memanfaatkan peluang. Langkah sederhana seperti ini terbukti mampu memberikan dampak positif bagi dorongan ekonomi kerakyatan,” ujar Maulidiyah.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Dukungan penuh juga datang dari Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, yang hadir langsung meninjau sejumlah stan pada hari kedua pelaksanaan. Ia mengapresiasi terobosan tinggi ini karena memberikan pengalaman berharga bagi para pegawai dalam memahami secara langsung dinamika perputaran roda ekonomi dan transaksi pasar.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​”Kegiatan ini sangat positif dan inovatif. Melalui Market Day, para ASN dapat merasakan langsung bagaimana perputaran ekonomi terjadi, sekaligus mempererat ruang kebersamaan dan kedekatan antar pegawai maupun dengan masyarakat,” tutur Sri Juniarsih.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Melihat antusiasme yang tinggi, Bupati Berau berharap agenda semacam ini tidak hanya berhenti sebagai agenda tahunan di momen kemerdekaan saja. </span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Ia mendorong agar program pelatihan kewirausahaan di lingkungan Setda Berau ini dapat terus dikembangkan secara berkelanjutan di masa mendatang. (Adv/Kekang) </span></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Polres Berau Tangkap Pelaku Pembakaran Lahan di Tanjung Batu</title>
<link>https://kartanews.com/polres-berau-tangkap-pelaku-pembakaran-lahan-di-tanjung-batu</link>
<guid>https://kartanews.com/polres-berau-tangkap-pelaku-pembakaran-lahan-di-tanjung-batu</guid>
<description><![CDATA[ BERAU - Seorang Pria di Kabupaten Berau berinisial BS ditangkap pihak Kepolisian, usai terbukti menjadi aktor dari penyebab kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) seluas 12 hektare di Tanjung Batu, Kecamatan Pulau Derawan. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a882ca55590e.jpg" length="75534" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 21 Aug 2026 18:44:59 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, BERAU</strong> - Seorang Pria di Kabupaten Berau berinisial BS ditangkap pihak Kepolisian, usai terbukti menjadi aktor dari penyebab kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) seluas 12 hektare di Tanjung Batu, Kecamatan Pulau Derawan. </p>
<p>Kapolres Berau, AKBP Ridho Tri Putranto, menyampaikan awal mula pengungkapan kasus ini, berawal dari temuan titik api (hotspot) oleh Satuan Tugas (Satgas) Karhutla Berau di kawasan Tanjung Batu. </p>
<p>Setelah itu pihak Kepolisian Berau bersama Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi (KPHP) langsung menerjunkan personel untuk menyisir dan mengamankan Tempat Kejadian Perkara (TKP).</p>
<p> Dari hasil olah TKP, Polisi menemukan indikasi kuat bahwa api tidak muncul secara alami namun sengaja dipicu oleh aktivitas manusia. Hingga akhirnya Polisi berhasil mengamankan tersangka BS.</p>
<p>"Dari hasil pemeriksaan mendalam, tersangka BS mengaku bergerak atas perintah dari seorang pemilik lahan perorangan. Awalnya, BS disuruh menyiapkan tanah untuk ditanami kelapa sawit dengan cara dibakar, dengan alasan praktis untuk menyuburkan tanah," ungkap AKBP Ridho Tri Putranto, dalam jumpa pers di Mapolres Berau, Jumat (21/8/2026). </p>
<p>Berdasarkan hasil interogasi Kepolisian, pada Sabtu (8/8/2026) tersangka menyulut api di lima titik area lahan. Akan tetapi, kombinasi cuaca terik, kondisi vegetasi yang mengering, serta hembusan angin kencang membuat kobaran api dengan cepat tak terkendali. </p>
<p>Api menyebar luas dan merembet melintasi batas hingga membakar area konsesi milik perusahaan pengelolaan hasil hutan yang beroperasi di wilayah tersebut.</p>
<p>Pihak perusahaan yang lahannya ikut terimbas kemudian melaporkan kejadian ini kepada pihak berwajib.Akibat kobaran api yang membakar lahan seluas 12 hektare itu, total kerugian material diperkirakan mencapai Rp1,2 miliar.</p>
<p>Proses pemadaman berlangsung dinamis dan melibatkan berbagai unsur, mulai dari Polsek setempat, BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran, Manggala Agni, kelompok relawan, hingga warga sekitar Tanjung Batu.</p>
<p>"Saat ini seluruh personel telah kami siagakan, termasuk anggota Polsek di wilayah-wilayah rawan seperti Kampung Kasai, Tanjung Batu, Teluk Bayur, Sambaliung, dan Kelay. Kami juga membentuk tim gerak cepat yang disiagakan selama 24 jam penuh untuk langsung melakukan pemadaman begitu titik api terdeteksi," tambah Kapolres.</p>
<p>Atas perbuatannya, BS kini resmi dinaikkan ke tahap penyidikan. Tersangka dijerat dengan pasal berlapis dalam Undang-Undang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (PPLH) serta Undang-Undang Cipta Kerja terkait sektor perkebunan dan kehutanan.</p>
<p>Serta Pasal 305 KUHP. Pelaku terancam hukuman pidana penjara maksimal 12 tahun serta denda hingga Rp10 miliar.</p>
<p>Kapolres Berau menegaskan bahwa pihak kepolisian tidak akan memberikan toleransi terhadap segala bentuk pembakaran lahan, baik yang dilakukan secara sengaja maupun akibat kelalaian termasuk pembakaran untuk keperluan ladang berpindah seperti padi gogo maupun perkebunan sawit.</p>
<p>Terlebih lagi, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi fenomena cuaca El Nino pada tahun 2026 ini akan berlangsung cukup panjang. </p>
<p>"Dampak karhutla ini sangat merugikan kita semua, mulai dari bahaya kesehatan akibat asap, kerugian ekonomi, hingga gangguan pada moda transportasi udara," ujarnya </p>
<p>Ia mengingatkan masyarakat agar memetik pelajaran berharga dari bencana karhutla hebat yang pernah melanda pada tahun 2015 dan 2019 silam.</p>
<p>"Kami mengimbau masyarakat untuk menjadi 'mata dan telinga' bagi aparat. Jangan ragu untuk segera melaporkan jika melihat adanya aktivitas pembakaran lahan atau titik api sekecil apa pun di lingkungan sekitar," pungkasnya.(Rein) </p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Dorong Ekonomi Daerah, Pemkab Berau Pasang Strategi Naikkan Kelas UMKM Lokal</title>
<link>https://kartanews.com/dorong-ekonomi-daerah-pemkab-berau-pasang-strategi-naikkan-kelas-umkm-lokal</link>
<guid>https://kartanews.com/dorong-ekonomi-daerah-pemkab-berau-pasang-strategi-naikkan-kelas-umkm-lokal</guid>
<description><![CDATA[ BERAU — Pemerintah Kabupaten Berau berkolaborasi dengan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Berau menggelar Workshop Pembinaan Pelaku Usaha di Ruang Sangalaki, Kantor Bupati Berau, Kamis (20/8/2026). ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a87f40c347b8.jpg" length="100293" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 21 Aug 2026 14:43:12 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS, BERAU</span></span></span></span></strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> — Pemerintah Kabupaten Berau berkolaborasi dengan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Berau menggelar Workshop Pembinaan Pelaku Usaha di Ruang Sangalaki, Kantor Bupati Berau, Kamis (20/8/2026). </span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Langkah ini ditujukan untuk memacu daya saing, memperbaiki kualitas produk, serta memperluas jangkauan pasar bagi pengrajin dan UMKM lokal.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menekankan pentingnya perubahan cara pandang terhadap para penggerak ekonomi kerakyatan tersebut. Menurutnya, UMKM memegang peranan penting dalam perekonomian daerah sehingga tidak bisa sekadar ditempatkan sebagai penerima bantuan. </span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Pelaku usaha bukan sekadar penerima program pemerintah, mereka adalah mitra utama dalam menggerakan perekonomian daerah,” ujar Sri Juniarsih.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Mengingat cepatnya perubahan tren pasar dan teknologi, para pelaku usaha didorong untuk terus beradaptasi. Sri menekankan bahwa keberhasilan usaha tidak hanya bergantung pada produksi dan penjualan, tetapi juga pada aspek legalitas, pengemasan, strategi pemasaran, hingga pemanfaatan teknologi digital seperti media sosial.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Manfaatkanlah setiap pelatihan, bangun jejaring, dan jangan berhenti melakukan inovasi. Pergunakan media sosial sebagai media belajar, amati produk-produk yang diminati, dan pelajari strateginya,” imbaunya.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Pemkab Berau dan Dekranasda berkomitmen menyediakan fasilitas menyeluruh—mulai dari akses permodalan, pelatihan, digitalisasi, hingga promosi. </span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Kendati demikian, Bupati mengingatkan bahwa kunci utama keberhasilan tetap berada pada komitmen dan kemauan pelaku usaha itu sendiri untuk terus belajar.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Senada dengan hal tersebut, Ketua Dekranasda Berau, Edy Suswanto, menggarisbawahi pentingnya kolaborasi lintas sektor. Pemkab, Dekranasda, perbankan, dan swasta harus bersinergi membangun ekosistem usaha yang tangguh. </span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Sektor perbankan diharapkan memperluas akses modal dan digitalisasi keuangan, sementara dunia usaha dapat berkontribusi melalui program CSR, pelatihan bersama, hingga penguatan rantai pasok.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Menutup Arahnya, Sri Juniarsih berharap workshop ini memberikan dampak konkret dan tidak berhenti hanya sekedar agenda seremonial belaka.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Saya percaya, dengan kerja keras, inovasi, kolaborasi, dan dukungan semua pihak, pelaku usaha Berau akan semakin tangguh, semakin mandiri, dan semakin mampu bersaing,” tutupnya.(Adv/Rein) </span></span></span></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Karhutla Makin Meresahkan, BPBD Kaltim Catat 936 Ribu Hektare Lahan telah Terbakar</title>
<link>https://kartanews.com/karhutla-makin-meresahkan-bpbd-kaltim-catat-936-ribu-hektare-lahan-telah-terbakar</link>
<guid>https://kartanews.com/karhutla-makin-meresahkan-bpbd-kaltim-catat-936-ribu-hektare-lahan-telah-terbakar</guid>
<description><![CDATA[ KALTIM — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) meluas di Kalimantan Timur. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kaltim mencatat setidaknya 413 titik karhutla tersebar di berbagai kawasan ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a87eb262c38e.jpg" length="99606" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 21 Aug 2026 14:06:34 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, KALTIM</strong> — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) meluas di Kalimantan Timur. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kaltim mencatat setidaknya 413 titik karhutla mengepul di berbagai kawasan, dengan total area yang hangus terbakar mencapai 936,95 hektare.</p>
<p>Kabupaten Kutai Barat (Kubar) menjadi daerah yang paling parah terdampak dari segi luasan. Meski "hanya" menyumbang 70 titik kebakaran, kobaran api di Kubar berhasil melahap lahan seluas 269,34 hektare—menjadikannya angka kerusakan tertinggi di tingkat kabupaten/kota se-Kaltim.</p>
<p>Secara sebaran titik api, Kabupaten Paser menduduki posisi teratas dengan total 85 titik karhutla. Kota Samarinda menyusul di peringkat kedua dengan 75 titik, disusul ketat oleh Kutai Barat di urutan ketiga.</p>
<p>Plh Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kaltim, Sugeng Priyanto, mengonfirmasi bahwa karhutla saat ini menghantam hampir seluruh wilayah Kaltim. Namun, ancaman terbesar terdeteksi di daerah-daerah dengan cakupan wilayah teritorial yang sangat luas.</p>
<p>"Yang dominan atau tinggi sementara ini kami pantau berada di wilayah Berau, Kutim, dan Kukar," kata Sugeng, Kamis (20/8).</p>
<p>Selain ketiga wilayah raksasa tersebut, bencana karhutla turut merembet ke Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Paser, hingga Kutai Barat. Semua daerah di Kaltim pada dasarnya mengonfirmasi adanya insiden kebakaran, hanya saja tingkat keparahan dan skala luasannya bervariasi</p>
<p>"Berdasarkan laporan yang saya terima, intinya di semua wilayah ada kejadian karhutla, hanya luasannya dan skalanya berbeda-beda," jelas Sugeng.</p>
<p>Eskalasi karhutla ini menuntut respons cepat dan koordinasi ekstra ketat dari jajaran BPBD serta tim gabungan di lapangan. Fokus utama penanganan kini tertuju pada pemadaman titik api di area krisis guna mencegah kepulan asap makin meluas dan memperparah kerusakan lingkungan di wilayah Kalimantan Timur.</p>
<p><strong>Daftar Daerah Sebaran Karhutla di Kaltim:</strong></p>
<p>-Balikpapan: 17 titik (luas terbakar 13,89 hektare)</p>
<p>-Berau: 35 titik (luas terbakar 83,44 hektare)</p>
<p>-Bontang: 8 titik (luas terbakar 10,04 hektare)</p>
<p>-Kutai Barat: 70 titik (luas terbakar 269,34 hektare)</p>
<p>-Kutai Kartanegara: 52 titik (luas terbakar 215,38 hektare)</p>
<p>-Kutai Timur: 29 titik (luas terbakar 39,25 hektare)</p>
<p>-Mahakam Ulu: 0 titik</p>
<p>-Paser: 85 titik (luas terbakar 178,69 hektare)</p>
<p>-Penajam Paser Utara: 42 titik (luas terbakar 40,31 hektare)</p>
<p>-Samarinda: 75 titik (luas terbakar 88,60 hektare).</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pemkab Berau Perkuat Pencegahan Narkoba Melalui Tes Urine Aparatur Kampung</title>
<link>https://kartanews.com/pemkab-berau-perkuat-pencegahan-narkoba-melalui-tes-urine-aparatur-kampung</link>
<guid>https://kartanews.com/pemkab-berau-perkuat-pencegahan-narkoba-melalui-tes-urine-aparatur-kampung</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Pemerintah Kabupaten Berau terus berupaya membendung penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di lingkungan aparatur pemerintah. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a87d08a504aa.jpg" length="103103" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 21 Aug 2026 12:11:32 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, BERAU</strong> – Pemerintah Kabupaten Berau terus berupaya membendung penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di lingkungan aparatur pemerintah. Aksi nyata tersebut diwujudkan melalui pemeriksaan tes urine bagi para lurah, kepala kampung, hingga seluruh staf aparatur kampung di Kantor Camat Pulau Derawan.</p>
<p>​Pemeriksaan ini merupakan bagian dari gelombang ketiga pelaksanaan program “Bersama Wujudkan Kampung Bersih dari Narkoba (Bersinar) untuk Berau yang Aman, Sehat, dan Berdaya Saing”.</p>
<p>Agenda tersebut difokuskan sebagai langkah deteksi dini guna mengantisipasi potensi keterlibatan jajaran pelayanan publik dalam penyalahgunaan barang haram tersebut. </p>
<p>Wakil Bupati Berau sekaligus ​Pembina P4GN Berwu, Gamalis, menyatakan bahwa jajaran aparatur daerah wajib berada di garda terdepan serta memberikan contoh yang baik bagi masyarakat.</p>
<p>Kebijakan ketat ini diambil mengingat posisi Kabupaten Berau yang kini telah bergeser menjadi wilayah tujuan peredaran narkoba, bukan lagi sekadar jalur perlintasan.</p>
<p>​“Ini merupakan komitmen kita bersama. Jangan sampai penyalahgunaan narkoba mengganggu kualitas pelayanan publik. Seluruh aparatur harus menjadi contoh dan benteng pertama dalam pencegahan narkoba,” tegasnya, Jumat (21/08/2026). </p>
<p>​Ia menambahkan bahwa prosedur tes urine di lapangan dijalankan secara transparan, objektif, serta tetap mengedepankan asas kerahasiaan pribadi.</p>
<p>Jika ditemukan hasil yang memerlukan tindak lanjut, pihak berwenang akan menjalankan proses verifikasi ulang sesuai dengan regulasi yang berlaku agar terhindar dari kekeliruan.</p>
<p>​Melalui kegiatan ini, jajaran pemerintah daerah berharap tercipta lingkungan kerja yang disiplin, sehat, dan sepenuhnya bersih dari pengaruh narkotika.</p>
<p>​“Ini adalah pernyataan bersama bahwa tidak ada ruang bagi penyalahgunaan narkotika di lingkungan pemerintahan. Camat, kepala kampung, pimpinan unit kerja dan seluruh aparatur harus memberikan contoh,” pungkas Gamalis. (Adv/Rein) </p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Sambut Bulan Kemerdekaan, Perumda Batiwakkal Rilis Promo Pasang Baru Air Bersih 17x Cicilan</title>
<link>https://kartanews.com/sambut-bulan-kemerdekaan-perumda-batiwakkal-rilis-promo-pasang-baru-air-bersih-17x-cicilan</link>
<guid>https://kartanews.com/sambut-bulan-kemerdekaan-perumda-batiwakkal-rilis-promo-pasang-baru-air-bersih-17x-cicilan</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Memperingati Bulan Kemerdekaan, Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Batiwakkal Kabupaten Berau kembali menghadirkan program khusus bagi masyarakat. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6aa14de4f1162.jpg" length="64635" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 20 Aug 2026 20:16:46 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p data-path-to-node="6"><b data-path-to-node="6" data-index-in-node="0">KARTANEWS.COM, BERAU</b> – Memperingati Bulan Kemerdekaan, Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Batiwakkal Kabupaten Berau kembali menghadirkan program khusus bagi masyarakat. Guna meringankan beban finansial pelanggan baru, Perumda Batiwakkal merilis promo pemasangan sambungan rumah (SR) air bersih dengan skema pembayaran yang lebih fleksibel.</p>
<p data-path-to-node="7">Melalui promo spesial kemerdekaan ini, calon pelanggan diberikan kemudahan untuk melakukan pemasangan sambungan air bersih baru dengan skema pembayaran hingga <b data-path-to-node="7" data-index-in-node="159">17 kali cicilan</b>.</p>
<p data-path-to-node="7">Langkah ini diharapkan mampu memperluas jangkauan layanan air bersih bagi warga Berau yang ingin menghemat biaya awal pemasangan.</p>
<p data-path-to-node="8">Untuk mempermudah proses pendaftaran, Perumda Batiwakkal menyediakan tiga opsi jalur pendaftaran yang dapat dipilih oleh masyarakat sesuai kenyamanan, yaitu:</p>
<ol start="1" data-path-to-node="9">
<li>
<p data-path-to-node="9,0,0"><b data-path-to-node="9,0,0" data-index-in-node="0">Datang Langsung:</b> Mengunjungi kantor pelayanan Perumda Batiwakkal terdekat.</p>
</li>
<li>
<p data-path-to-node="9,1,0"><b data-path-to-node="9,1,0" data-index-in-node="0">Pindai QR Code:</b> Mengakses formulir pendaftaran dengan memindai kode QR yang tertera pada poster resmi promo.</p>
</li>
<li>
<p data-path-to-node="9,2,0"><b data-path-to-node="9,2,0" data-index-in-node="0">Pendaftaran Daring:</b> Mendaftar langsung secara mandiri melalui situs resmi <response-element class="no-md" ng-version="0.0.0-PLACEHOLDER"><!----><!----><!----><!----><!----><!----><!----><!----><!----><!----><!----><!----><!----><!----><!----><!----><!----><!----><!----><!----><!----><!----><!----><!----><!----><!----><!----><!----><!----><!----><!----><!----><!----><!----></response-element><a _ngcontent-ng-c4113592580="" target="_blank" rel="noopener" externallink="" _nghost-ng-c2413266777="" jslog="197247;track:generic_click,impression,attention;BardVeMetadataKey:W1sicl9hY2Y1OGM3NWYyYmNiODIwIiwiY18zZGEzMjYxYzA2MGQ2MmRmIixudWxsLCJyY18xYmM3ZjVmNDViOWZlMTI0IixudWxsLG51bGwsImlkIixudWxsLDEsbnVsbCxudWxsLDEsMF1d" href="https://perumdabatiwakkal.co.id" class="ng-star-inserted" data-hveid="0" decode-data-ved="1" data-ved="0CAAQ_4QMahcKEwiihZ6XjOGWAxUAAAAAHQAAAAAQRw">perumdabatiwakkal.co.id</a><response-element class="no-md" ng-version="0.0.0-PLACEHOLDER"><link-block _nghost-ng-c4113592580="" class="ng-star-inserted"><!----></link-block><!----><!----><!----><!----><!----><!----><!----><!----><!----><!----><!----><!----><!----><!----><!----><!----><!----><!----><!----><!----><!----><!----><!----><!----><!----><!----><!----><!----><!----><!----><!----><!----><!----><!----><!----><!----><!----><!----><!----><!----><!----><!----><!----><!----><!----><!----><!----><!----><!----><!----><!----><!----><!----></response-element>.</p>
</li>
</ol>
<p data-path-to-node="10">Pihak manajemen Perumda Batiwakkal mengimbau masyarakat untuk segera memanfaatkan kesempatan ini. Pasalnya, penawaran skema cicilan 17 kali tersebut bersifat terbatas dan <b data-path-to-node="10" data-index-in-node="171">hanya berlaku selama bulan Agustus 2026</b> dengan syarat dan ketentuan yang berlaku. (Adv)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Di Tengah Kemarau Panjang, Petani Labanan Jaya Tetap Gelar Syukuran Panen Padi</title>
<link>https://kartanews.com/di-tengah-kemarau-panjang-petani-labanan-jaya-tetap-gelar-syukuran-panen-padi</link>
<guid>https://kartanews.com/di-tengah-kemarau-panjang-petani-labanan-jaya-tetap-gelar-syukuran-panen-padi</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Ancaman kemarau panjang dan gelombang cuaca panas ekstrem yang menyelimuti Kabupaten Berau tidak sepenuhnya melumpuhkan sektor pertanian lokal. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a87d4c5133a1.jpg" length="137777" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 20 Aug 2026 12:30:00 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, BERAU</strong> – Ancaman kemarau panjang dan gelombang cuaca panas ekstrem yang menyelimuti Kabupaten Berau tidak sepenuhnya melumpuhkan sektor pertanian lokal. Petani di Kampung Labanan Jaya, Kecamatan Teluk Bayur, membuktikannya dengan menggelar acara syukuran panen padi pada Kamis (20/8/2026).</p>
<p>​Capaian ini menjadi angin segar mengingat ancaman kekeringan pada musim tanam 2026 sempat memicu kegagalan panen di sejumlah daerah sentra beras Berau, seperti Merancang, Buyung-Buyung, Melati Jaya, serta Semurut akibat krisis air yang parah.</p>
<p>​Dari total 118,7 hektare area tanam yang dibuka di Labanan Jaya, seluas 75 hektare di antaranya berhasil dipanen. Kendati demikian, dampak kekeringan tetap menyisakan 11,5 hektare lahan yang mengalami gagal panen.</p>
<p>​Kondisi alam tersebut turut memangkas tingkat produktivitas tanaman. Panen kali ini mencatatkan rata-rata hasil 3,19 ton per hektare. Padahal, benih padi varietas unggul yang digunakan para petani idealnya mampu menghasilkan hingga 8 ton per hektare pada kondisi cuaca normal.</p>
<p>​Kampung Labanan Jaya sejatinya memiliki potensi sawah seluas 336 hektare—mencakup 268 hektare lahan baku dan 68 hektare area cetak sawah baru. Namun, keterbatasan pasokan air belakangan ini mulai mengancam stabilitas produksi beras di kawasan tersebut.</p>
<p>​Kondisi ini mendapat perhatian serius dari Wakil Bupati Berau, Gamalis. Ia menekankan pentingnya penguatan sektor pertanian melalui pemenuhan sarana-prasarana pendukung, jaminan ketersediaan air, hingga penyesuaian pola tanam yang adaptif terhadap dinamika iklim.</p>
<p>​“Petani kita menghadapi tantangan yang cukup berat akibat kemarau. Oleh karena itu, dukungan terhadap petani harus terus diperkuat agar produksi pangan tetap terjaga,” ujar Gamalis sembari mengapresiasi daya tahan para petani setempat.</p>
<p>​Senada dengan hal tersebut, Bupati Berau Sri Juniarsih Mas turut menyampaikan apresiasinya atas gigihnya perjuangan para petani lokal menjaga ketahanan pangan daerah di tengah cuaca ekstrem.</p>
<p>​“Para petani adalah pahlawan ketahanan pangan. Di tengah tantangan yang tidak mudah, mereka tetap bekerja dan berusaha agar kebutuhan pangan masyarakat dapat terus terpenuhi,” kata Sri Juniarsih.</p>
<p>​Bupati menegaskan bahwa pemkab akan terus menyokong produktivitas pertanian lokal. Ia juga menyoroti krusialnya regenerasi petani agar generasi muda memandang sektor ini sebagai peluang bisnis prospektif berkat sentuhan teknologi modern.</p>
<p>​“Tantangan ke depan tidak mudah, terutama dengan adanya perubahan iklim. Oleh karena itu, kita harus mendorong sistem pertanian yang lebih modern dan memastikan usaha para petani mendapat dukungan,” pungkasnya. (Adv/Rein) </p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Diresmikan Gubernur Kaltim, Jalan Poros Simpang Perdau – Tepian Langsat Siap Dilintasi</title>
<link>https://kartanews.com/diresmikan-gubernur-kaltim-jalan-poros-simpang-perdau-tepian-langsat-siap-dilintasi</link>
<guid>https://kartanews.com/diresmikan-gubernur-kaltim-jalan-poros-simpang-perdau-tepian-langsat-siap-dilintasi</guid>
<description><![CDATA[ KUTIM – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) meresmikan jalan poros pengalihan Simpang Perdau – Tepian Langsat, Kutai Timur, sepanjang 18,6 kilometer pada Rabu (19/8/2026). ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a865949ecba6.jpg" length="83693" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 20 Aug 2026 09:36:57 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b><span;>KARTANEWS.COM, KUTIM</span;></b><span;> – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) meresmikan jalan poros pengalihan Simpang Perdau – Tepian Langsat, Kutai Timur, sepanjang 18,6 kilometer pada Rabu (19/8/2026).</span;><br><span;>​</span;><br><span;>Gubernur Kaltim, Rudy Mas'ud, menyampaikan bahwa dari total panjang jalan yang diresmikan, sepanjang 12,85 kilometer dibangun menggunakan konstruksi </span;><i><span;>rigid pavement</span;></i><span;> (beton semen). Sementara itu, 5,35 kilometer selebihnya mengaplikasikan teknik konstruksi cakar ayam modifikasi. </span;><br><br><span;>​Ia melanjutkan, proyek ini juga mencakup pembangunan Jembatan Kanguru atau </span;><i><span;>underpass</span;></i><span;> sepanjang 40 meter yang dilengkapi 24 unit </span;><i><span;>box culvert</span;></i><span;>. Adapun pelaksanaan pembangunan jalan ini dilakukan oleh PT Kaltim Nusantara Coal.</span;><br><span;>​</span;></p>
<p><img src="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x_6a865935ab4bf.jpg" alt=""></p>
<p><span;>Gubernur Kaltim menegaskan bahwa keberadaan jalan baru tersebut memegang peranan krusial bagi mobilitas harian masyarakat. </span;><br><br><span;>​"Kebermanfaatan jalan ini seperti urat nadi. Kalau tersumbat, akan memicu berbagai macam masalah," ujar Rudy. </span;><br><br><span;>​Menurutnya, kelancaran mobilitas warga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah serta iklim investasi perusahaan secara optimal. Ia berharap perusahaan-perusahaan di wilayah tersebut terus berkembang sehingga dampaknya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. </span;><br><br><span;>​Ia juga mengingatkan agar pihak swasta tidak hanya berfokus pada mengejar target produksi, melainkan turut serius memastikan kebutuhan aksesibilitas masyarakat tetap terpenuhi. </span;><br><br><span;>Selain itu, Rudy meminta perusahaan memfasilitasi penerangan jalan di sepanjang jalur tersebut demi meningkatkan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan, khususnya pada malam hari. </span;><br><br><span;>​Dirinya juga meminta kepada Kaltim Prima Coal (KPC) agar segera membangun jalan pengganti untuk jalur Sangatta – Simpang Perdau sepanjang 14 kilometer. Langkah antisipasi ini dinilai penting karena jalur lama masih memiliki sejumlah titik rawan longsor, sehingga dibutuhkan akses alternatif demi keselamatan pengguna jalan. </span;><br><br><span;>​Politisi Partai Golkar tersebut turut mengimbau jajaran kepolisian untuk meningkatkan pengawasan guna mengantisipasi potensi aksi balap liar di sepanjang jalur baru ini. </span;><br><br><span;>​Pada kesempatan yang sama, Presiden Direktur sekaligus CEO KPC, Muhammad Rudy, menyatakan bahwa konektivitas merupakan salah satu fondasi utama pembangunan daerah. Ia berharap infrastruktur yang telah terbangun dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat dan pemerintah daerah.</span;><br><span;>​</span;><br><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;>“Jalan ini dibangun dengan standar jalan nasional dan telah melewati proses audit serta verifikasi keselamatan jalan,” pungkasnya.(Rein)<!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260820_093157_816.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>​Hasil Pengungkapan 11 Kasus, Polres Berau Musnahkan 372,67 Gram Sabu</title>
<link>https://kartanews.com/hasil-pengungkapan-11-kasus-polres-berau-musnahkan-37267-gram-sabu</link>
<guid>https://kartanews.com/hasil-pengungkapan-11-kasus-polres-berau-musnahkan-37267-gram-sabu</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – 372,67 gram narkotika jenis sabu dimusnahkan Polres Berau dalam gelar kegiatan pemusnaham barang bukti, Rabu (19/08/2026). Barang bukti tersebut ditaksir mencapai jutaan rupiah, jika dinilai dari total barang yang diamankan ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a8646af92c09.jpg" length="97047" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 20 Aug 2026 08:15:24 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b>KARTANEWS.COM, BERAU</b><span;> – 372,67 gram narkotika jenis sabu dimusnahkan Polres Berau dalam gelar kegiatan pemusnaham barang bukti, Rabu (19/08/2026). Barang bukti tersebut ditaksir mencapai jutaan rupiah, jika dinilai dari total barang yang diamankan </span;><br><br><span;>Pemusnahan Barang Bukti tersebut, merupakan hasil dari 11 pengungkapan kasus yang berada di wilayah hukum polres berau. Sementara kegiatan berlangsung di Ruang Gelar Satresnarkoba Polres Berau mulai pukul 09.30 WITA dan dipimpin langsung oleh Kasat Resnarkoba Polres Berau, AKP Agus Priyanto. </span;><br><br><span;>“Total barang bukti yang dimusnahkan hari ini sebanyak 372,67 gram sabu. Ini merupakan hasil penyitaan dari 11 kasus berbeda dengan total 12 orang tersangka, terdiri dari 11 pria dan 1 wanita,” ujar AKP Agus Priyanto. </span;><br><br><span;>Prosesi pemusnahan dilakukan secara transparan dengan cara melarutkan kristal bening sabu ke dalam wadah berisi air panas yang dicampur detergen. Setelah larut dan menyatu, cairan tersebut kemudian dibuang ke dalam septic tank. </span;><br><br><span;>Kegiatan ini turut disaksikan oleh perwakilan Aparat Penegak Hukum (APH) dan instansi terkait, diantaranya perwakilan Pengadilan Negeri Tanjung Redeb, Kejaksaan Negeri Berau, Penasihat Hukum para tersangka, Kesbangpol Berau, serta jajaran internal Polres Berau hingga Polsek jajaran. </span;><br><br><span;>Para tersangka juga dihadirkan langsung untuk menyaksikan pemusnahan barang bukti tersebut. </span;><br><br><span;>Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan pasal berlapis, yakni Pasal 609 ayat (1) dan (2) UU No. 1 Tahun 2023 (KUHP Baru) serta Pasal 114 ayat (1) dan (2) UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. </span;><br><br><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;>Ancaman hukuman bagi para pelaku mulai dari pidana penjara minimal 4 tahun hingga hukuman maksimal pidana mati atau penjara seumur hidup.(Rein)<!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260820_081051_149.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Tarif Baru Air Minum di Berau Mulai Diterapkan Bertahap, Kelompok Niaga Jadi yang Pertama</title>
<link>https://kartanews.com/tarif-baru-air-minum-di-berau-mulai-diterapkan-bertahap-kelompok-niaga-jadi-yang-pertama</link>
<guid>https://kartanews.com/tarif-baru-air-minum-di-berau-mulai-diterapkan-bertahap-kelompok-niaga-jadi-yang-pertama</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Kebijakan penyesuaian tarif Prumda Air Minum Batiwakkal bagi masyarakat Kabupaten Berau resmi dipastikan tidak berjalan secara mendadak atau serentak. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6a9af19a50a51.jpg" length="97314" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 20 Aug 2026 00:29:35 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><strong>KARTANEWS.COM, BERAU</strong><span> – Kebijakan penyesuaian tarif Prumda Air Minum Batiwakkal bagi masyarakat Kabupaten Berau resmi dipastikan tidak berjalan secara mendadak atau serentak. Perumda Batiwakkal menerapkan skema pemberlakuan bertahap sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam memberikan waktu sosialisasi yang memadai, sekaligus memastikan kesiapan seluruh lapisan pelanggan. Landasan hukum penyesuaian ini tertuang resmi dalam SK Bupati Berau Nomor 384 Tahun 2026.</span></p>
<p dir="ltr"><span>Manajer Hubungan Masyarakat Perumda Air Minum Batiwakkal, Rudy Hartono, menjelaskan bahwa pembagian tahapan ini dirancang secara terukur berdasarkan kelompok pelanggan. Sektor komersial atau pelanggan niaga ditetapkan sebagai segmen pertama yang akan mengalami penyesuaian tarif, yakni dimulai pada Agustus 2026 dengan proses penagihan perdana yang berjalan pada September 2026.</span></p>
<p dir="ltr"><span>Sementara itu, bagi kelompok pelanggan umum atau rumah tangga, penerapan struktur tarif baru akan mulai berlaku efektif pada Oktober 2026. Pembayaran atau penagihan pertama untuk kelompok masyarakat umum ini baru akan direalisasikan pada November 2026.</span></p>
<p dir="ltr"><span>Rudy menegaskan bahwa kebijakan ini diputuskan melalui pertimbangan yang matang dan berorientasi pada regulasi yang sah. Penetapan harga baru ini bukanlah langkah sepihak atau keputusan spontan dari jajaran manajemen perusahaan semata.</span></p>
<p dir="ltr"><span>“Proses ini dilakukan secara bertahap. Ada kajian akademis, konsultasi publik, kemudian sosialisasi kepada masyarakat sebelum tarif diberlakukan,” tegas Rudy saat memberikan keterangan mengenai legalitas dan tahapan penyusunan tarif tersebut.</span></p>
<p dir="ltr"><span>Lebih lanjut, manajemen Perumda Air Minum Batiwakkal menekankan bahwa penyesuaian tarif yang dinilai lebih proporsional, transparan, dan berkeadilan ini memikul beban tanggung jawab besar. </span></p>
<p dir="ltr"><span>Seiring dengan berjalannya skema tarif baru tersebut, pihak Perumda berkomitmen secara penuh untuk terus membenahi kualitas pengolahan air baku, memperkuat tekanan air, serta menjaga keandalan jaringan distribusi air bersih ke seluruh pelosok pemukiman warga di Kabupaten Berau.(Adv)</span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Perumda Batiwakkal Dorong Transformasi Digital, Urus Air Bersih di Berau Kini Cukup via Daring</title>
<link>https://kartanews.com/perumda-batiwakkal-dorong-transformasi-digital-urus-air-bersih-di-berau-kini-cukup-via-daring</link>
<guid>https://kartanews.com/perumda-batiwakkal-dorong-transformasi-digital-urus-air-bersih-di-berau-kini-cukup-via-daring</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Pelayanan air bersih di Kabupaten Berau kini kian praktis dan efisien. Perumda Air Minum Batiwakkal resmi mendorong pemanfaatan layanan berbasis digital untuk memudahkan masyarakat tanpa perlu mengantre di kantor pelayanan. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6a9ae4289411a.jpg" length="68549" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 19 Aug 2026 23:31:20 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><strong>KARTANEWS.COM, BERAU</strong><span> – Pelayanan air bersih di Kabupaten Berau kini kian praktis dan efisien. Perumda Air Minum Batiwakkal resmi mendorong pemanfaatan layanan berbasis digital untuk memudahkan masyarakat tanpa perlu mengantre di kantor pelayanan.</span><b></b></p>
<p dir="ltr"><span>Sejumlah kebutuhan administrasi hingga informasi pelanggan kini dapat diakses secara daring melalui portal resmi perusahaan. Layanan tersebut mencakup pengajuan sambungan rumah (SR) baru, simulasi perhitungan rekening air, penyampaian aduan, hingga pemantauan informasi distribusi air secara berkala.</span><b></b></p>
<p dir="ltr"><span>Inovasi  ini menjadi jawaban atas tuntutan masyarakat yang membutuhkan pelayanan cepat, terutama bagi pelanggan yang memiliki mobilitas tinggi atau bertempat tinggal jauh dari pusat kota.</span><b></b></p>
<p dir="ltr"><span>Direktur Perumda Air Minum Batiwakkal, Saipul Rahman, menegaskan bahwa digitalisasi ini merupakan bentuk penyesuaian pola kerja perusahaan terhadap kebutuhan publik masa kini.</span><b></b></p>
<p dir="ltr"><span>"Pelayanan harus mengikuti kebutuhan masyarakat. Dengan sistem daring, berbagai urusan dapat dilakukan lebih praktis tanpa harus datang ke kantor. Kami ingin waktu masyarakat lebih efisien dan proses pelayanan juga semakin mudah dipantau," ujar Saipul belum lama ini.</span><b></b></p>
<p dir="ltr"><span>Meski menawarkan kepraktisan, Saipul menyadari bahwa transformasi digital membawa tantangan tersendiri. Sistem ini menuntut kecepatan respons dan pembaruan data yang akurat agar aduan masyarakat dapat segera ditindaklanjuti.</span><b></b></p>
<p dir="ltr"><span>Oleh karena itu, Perumda Batiwakkal berkomitmen untuk tidak sekadar membangun sistem, tetapi juga mengoptimalkan kinerja operasional di balik layar. Evaluasi dan pengembangan sistem akan terus dilakukan agar komunikasi antara perusahaan dan pelanggan berjalan semakin efektif.</span><b></b></p>
<p dir="ltr"><span>Melalui perombakan layanan ini, Perumda Batiwakkal berharap dapat memberikan pengalaman pelayanan publik yang lebih transparan, responsif, dan hemat waktu bagi seluruh warga Berau.(Adv)</span></p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Warga Tanjung Redeb Temukan Satwa Trenggiling di Teras Rumahnya</title>
<link>https://kartanews.com/warga-tanjung-redeb-temukan-satwa-trenggiling-di-teras-rumahnya</link>
<guid>https://kartanews.com/warga-tanjung-redeb-temukan-satwa-trenggiling-di-teras-rumahnya</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Seorang warga Kelurahan Gunung Panjang, Kecamatan Tanjung Redeb, Kabupaten Berau, menemukan seekor trenggiling yang menyasar ke pemukiman penduduk pada Selasa (18/8/2026). ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a85af907a6e4.jpg" length="87542" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 19 Aug 2026 21:23:01 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, BERAU </strong>– Seorang warga Kelurahan Gunung Panjang, Kecamatan Tanjung Redeb, Kabupaten Berau, menemukan seekor trenggiling yang menyasar ke pemukiman penduduk pada Selasa (18/8/2026). Satwa langka yang dilindungi undang-undang tersebut ditemukan secara tidak sengaja di area pekarangan rumah.</p>
<p>​Mansyah, warga yang pertama kali menemukan hewan tersebut, mengungkapkan bahwa keberadaan trenggiling itu cukup mengejutkan dirinya. Ia tidak mengetahui asal-usul datangnya mamalia bersisik tersebut hingga bisa berada di sekitar permukiman padat penduduk.</p>
<p>​"Saya menemukan trenggiling itu sedang berada di pohon pisang yang ada di teras rumah," ujar Mansyah saat memberikan keterangan kepada awak media.</p>
<p>​Sadar bahwa hewan tersebut merupakan satwa liar yang dilindungi oleh negara, Mansyah tidak berani menindaklanjutinya secara mandiri.</p>
<p>Ia langsung berinisiatif meminta bantuan rekannya untuk menghubungi pihak berwenang agar hewan tersebut dapat dievakuasi dengan aman dan tidak membahayakan warga sekitar maupun satwa itu sendiri.</p>
<p>​"Saya langsung menghubungi teman saya, Amir, untuk meminta bantuan melapor ke Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Berau agar segera diamankan," lanjutnya.</p>
<p>​Menanggapi laporan tersebut, Sekretaris Disdamkarmat Berau, Heri Irawan, mengapresiasi kepekaan dan kepedulian masyarakat.</p>
<p>Ia menegaskan bahwa tugas pokok instansinya tidak hanya sebatas penanggulangan kebakaran, tetapi juga mencakup aksi penyelamatan (rescue) dan pengamanan satwa liar yang masuk ke lingkungan warga.</p>
<p>​"Kami sangat berterima kasih atas kesadaran dan laporan cepat dari masyarakat terkait penemuan satwa ini. Kami imbau masyarakat untuk tidak ragu melapor kepada petugas jika menemukan kejadian serupa. Satwa yang berhasil diamankan selanjutnya akan kami serahkan kepada pihak berwenang untuk penanganan lebih lanjut," pungkasnya.(Rein) </p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Ayunda, Sudiarsana dan Rifaldi Bahas Persekusi, HAM dan Dampak Psikologis dalam Isu LGBTQ</title>
<link>https://kartanews.com/ayunda-sudiarsana-dan-rifaldi-bahas-persekusi-ham-dan-dampak-psikologis-dalam-isu-lgbtq</link>
<guid>https://kartanews.com/ayunda-sudiarsana-dan-rifaldi-bahas-persekusi-ham-dan-dampak-psikologis-dalam-isu-lgbtq</guid>
<description><![CDATA[ SAMARINDA — Ketua Ikatan Psikologi Klinis (IPK) HIMPSI Wilayah Kalimantan Timur Ayunda Ramadhani menyoroti dampak psikologis yang dapat muncul akibat persekusi dan kekerasan dalam polemik isu lesbian, gay, biseksual, transgender dan queer (LGBTQ). ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a855cb47d3cc.jpg" length="110512" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 19 Aug 2026 15:39:16 +0800</pubDate>
<dc:creator>Irla Hadratan Iman</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, SAMARINDA —</strong> Ketua Ikatan Psikologi Klinis (IPK) HIMPSI Wilayah Kalimantan Timur Ayunda Ramadhani menyoroti dampak psikologis yang dapat muncul akibat persekusi dan kekerasan dalam polemik isu lesbian, gay, biseksual, transgender dan queer (LGBTQ).</p>
<p>Pandangan tersebut disampaikan Ayunda dalam kegiatan yang digelar Garuda Law and Policy Institute bersama sejumlah pihak sebagai ruang edukasi dan diskusi untuk merespons keresahan publik terkait fenomena yang disebut "boti hunter" serta berbagai tindakan kekerasan yang muncul di tengah masyarakat.</p>
<p>Ayunda menilai fenomena tersebut perlu menjadi perhatian karena tindakan kekerasan berpotensi menimbulkan kerugian bagi korban sekaligus bertentangan dengan prinsip penghormatan terhadap hak asasi manusia (HAM). Menurutnya, edukasi mengenai isu sosial semestinya tidak dibarengi dengan tindakan yang mengedepankan kekerasan maupun diskriminasi.</p>
<p><img src="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x_6a855d46014fa.jpg" alt=""></p>
<p>“Kita memang concern karena bagaimanapun suatu edukasi itu mestinya dibarengi dengan sikap-sikap yang tidak mengedepankan kekerasan dan juga nondiskriminasi,” ujar Ayunda.</p>
<p>Dari perspektif psikologi klinis, Ayunda menjelaskan bahwa perhatian utama bukan diarahkan untuk mengubah orientasi seksual seseorang, melainkan melihat kondisi kesejahteraan psikologis dan kemampuan seseorang menjalani kehidupan sehari-hari.</p>
<p>Ia mengatakan, seseorang yang mengalami kecemasan, konflik, stres berkepanjangan, depresi, atau tekanan akibat ancaman dari lingkungan perlu mendapatkan perhatian psikologis. Kondisi tersebut, menurutnya, harus dilihat berdasarkan dampak yang dialami individu, bukan semata-mata berdasarkan orientasi seksualnya.</p>
<p>“Concern kami adalah membantu bagaimana mereka tetap bisa berfungsi secara maksimal dalam kehidupan sehari-hari tanpa menghakimi orientasi seksual mereka,” katanya.</p>
<p>Ayunda juga menegaskan bahwa dalam perspektif psikologi, orientasi seksual LGBTQ tidak diposisikan sebagai gangguan kejiwaan yang secara otomatis membutuhkan terapi untuk mengubah orientasi seseorang.</p>
<p>Menurut dia, intervensi psikologis diberikan ketika terdapat persoalan atau tekanan yang mengganggu keberfungsian individu. Karena itu, pendekatan yang digunakan seharusnya berfokus pada persoalan psikologis yang nyata, seperti kecemasan, depresi, konflik, maupun tekanan sosial yang dialami seseorang.</p>
<p>“Jadi bukan fokus pada merubah orientasi, tapi bagaimana membuat mereka tetap berdaya meskipun pilihan-pilihan mereka itu penuh dengan konsekuensi,” ujarnya.</p>
<p>Ayunda menambahkan, setiap individu tetap perlu memahami konsekuensi dari pilihan hidup yang dijalani. Namun, pemahaman tersebut tidak dapat dijadikan alasan untuk membenarkan kekerasan, persekusi, atau tindakan yang merendahkan martabat seseorang.</p>
<p>Pandangan serupa disampaikan I Kadek Sudiarsana, akademisi dan peneliti di bidang HAM. Ia menilai persoalan yang berkaitan dengan isu LGBTQ maupun fenomena "boti hunter" tidak dapat dilihat hanya dari satu perspektif karena memiliki dimensi sosial, hukum, HAM, psikologi, hingga kebijakan publik.</p>
<p>Sudiarsana mengatakan bahwa persekusi maupun tindakan yang mengganggu kenyamanan dan merugikan orang lain tidak dapat dibenarkan. Namun, ia juga mengingatkan bahwa pelaksanaan HAM di Indonesia memiliki batas sebagaimana prinsip yang terkandung dalam Pasal 28J Undang-Undang Dasar 1945.</p>
<p><img src="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x_6a855d5dde08d.jpg" alt=""></p>
<p>“Pada prinsipnya setiap orang memiliki hak asasi manusianya. Namun demikian, perlu dipahami bahwa hak asasi manusia dalam konteks Indonesia, sesuai dengan Pasal 28J Undang-Undang 1945, bahwa HAM itu sendiri ada batasannya,” kata Sudiarsana.</p>
<p>Menurutnya, penghormatan terhadap HAM harus berjalan dengan tanggung jawab untuk menghormati hak orang lain. Karena itu, penyelesaian persoalan yang berpotensi menimbulkan konflik sosial tidak semestinya dilakukan melalui tindakan kekerasan ataupun persekusi.</p>
<p>Sudiarsana mendorong dibukanya ruang dialog yang melibatkan berbagai pihak. Dialog dinilai penting agar kebijakan yang dihasilkan tidak lahir secara sepihak, melainkan melalui pertimbangan dari berbagai pemangku kepentingan.</p>
<p>“Hemat saya ini kan mestinya dibuka ruang-ruang dialog" Ujarnya</p>
<p>Ia menilai kebijakan publik yang matang perlu dirumuskan melalui proses yang sehat dan mempertimbangkan berbagai perspektif. Dalam konteks Indonesia, pembahasan HAM juga perlu ditempatkan dalam kerangka nilai agama, moral, Pancasila, serta ketentuan hukum yang berlaku.</p>
<p>Sementara itu, Rifaldi Syahputra dari Garuda Law and Policy Institute mengatakan kegiatan tersebut digelar sebagai upaya merespons keresahan publik sekaligus memperluas perspektif masyarakat terhadap isu yang berkembang.</p>
<p>Menurut Rifaldi, perhatian pihaknya bukan untuk membenarkan tindakan kekerasan maupun persekusi terhadap kelompok tertentu. Ia justru menyoroti tindakan kekerasan yang dilakukan dengan dalih menolak perilaku atau orientasi seksual tertentu.</p>
<p>“Yang kita salahkan ketika orang yang melakukan penyimpangan itu dipersekusi, disiksa dan lain sebagainya,” ujar Rifaldi.</p>
<p>Ia juga mengatakan pihaknya berupaya memberikan perspektif yang lebih luas mengenai isu HIV/AIDS yang kerap dikaitkan secara langsung dengan orientasi seksual tertentu. Menurutnya, risiko penularan HIV tidak dapat disederhanakan hanya berdasarkan orientasi seksual seseorang karena faktor penularan berkaitan dengan perilaku dan kondisi lainnya.</p>
<p>Rifaldi menyebut hasil diskusi tersebut akan dituangkan dalam policy brief yang ditujukan kepada pemerintah dan anggota legislatif. Dokumen itu diharapkan dapat menjadi bahan kajian dalam merumuskan kebijakan terkait perlindungan hukum dan HAM.</p>
<p><img src="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x_6a855d87a9ea1.jpg" alt=""></p>
<p>“Kami tujukan kepada pemerintah. Kami tujukan ke anggota DPR juga,” katanya.</p>
<p>Ia berharap hasil diskusi tidak berhenti sebagai forum pertukaran gagasan, tetapi dapat ditindaklanjuti melalui kajian kebijakan oleh pemerintah maupun lembaga legislatif.</p>
<p>Dengan adanya perspektif dari psikologi, hukum, HAM, dan kebijakan publik, para narasumber menekankan pentingnya pendekatan yang lebih komprehensif dalam merespons isu sensitif di masyarakat. Perbedaan pandangan, menurut mereka, semestinya diselesaikan melalui edukasi, dialog, serta mekanisme hukum yang berlaku, bukan melalui kekerasan dan persekusi. (Irla)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>​Titik Panas Melonjak Akibat El Nino, Pemkab Berau Minta Perusahaan Swasta Turun Tangan</title>
<link>https://kartanews.com/titik-panas-melonjak-akibat-el-nino-pemkab-berau-minta-perusahaan-swasta-turun-tangan</link>
<guid>https://kartanews.com/titik-panas-melonjak-akibat-el-nino-pemkab-berau-minta-perusahaan-swasta-turun-tangan</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Peningkatan suhu ekstrem akibat fenomena El Nino memicu lonjakan ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kalimantan Timur. Catatan Pemkab Berau menunjukkan, jumlah titik panas (hotspot) di wilayah Kaltim melonjak tajam hingga menyentuh 277 titik. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a8550b1a54fe.jpg" length="69966" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 19 Aug 2026 14:47:37 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b><span;>KARTANEWS.COM, BERAU</span;></b><span;> – Peningkatan suhu ekstrem akibat fenomena El Nino memicu lonjakan ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kalimantan Timur. Catatan Pemkab Berau menunjukkan, jumlah titik panas (</span;><i><span;>hotspot</span;></i><span;>) di wilayah Kaltim melonjak tajam hingga menyentuh 277 titik. </span;><br><br><span;>​Kondisi kritis tersebut disampaikan Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, saat memimpin rapat koordinasi penanganan Karhutla bersama jajaran Forkopimda dan perwakilan perusahaan swasta setempat. Sri Juniarsih menegaskan bahwa situasi di lapangan sudah sangat mengkhawatirkan dan menjadi atensi khusus dari pemerintah pusat. </span;><br><br><span;>​"Risiko Karhutla di tengah cuaca panas El Nino ini sangat tinggi. Baru saja kami memadamkan api di Kampung Lahanan, Kecamatan Teluk Bayur, serta beberapa titik lain. Saat ini Kaltim dikepung 277 titik panas," ujar Sri Juniarsih, Rabu (19/8/2026). </span;><br><br><span;>​Dalam paparannya, Sri Juniarsih membeberkan sejumlah kendala krusial yang dihadapi tim gabungan penanganan Karhutla—mulai dari BPBD, TNI-Polri, Damkar, Manggala Agni, hingga relawan. Selain lokasi titik api yang jauh dan sulit dijangkau, jumlah sarana dan prasarana (sarpras) pemadam saat ini terbatas dibandingkan luas wilayah yang rawan. </span;><br><br><span;>​"Sarpras yang ada sekitar 52 unit dan tersebar di 13 kecamatan. Jumlah itu belum mencukupi ketika kebakaran terjadi bersamaan di beberapa lokasi. Kami juga menghadapi krisis sumber air dan keterbatasan BBM untuk operasional armada," bebernya. </span;><br><br><span;>​Mengingat anggaran Pemkab yang sedang mengalami efisiensi, Sri Juniarsih secara terbuka "mengetuk hati" para pimpinan perusahaan swasta di sektor perkebunan sawit, konsesi hutan, hingga pertambangan agar turut berkontribusi.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>"Saya meminta dan mengimbau komitmen seluruh perusahaan untuk turun tangan. Bantuan personel, peralatan, hingga pasokan BBM sangat dibutuhkan oleh tim yang bekerja siang malam di lapangan," tegasnya. </span;><br><br><span;>​Ia juga meminta utusan perusahaan yang hadir dalam rapat untuk segera mengonfirmasi komitmen penanganan bencana melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK). Pemkab Berau siap memberikan apresiasi bagi perusahaan yang aktif, namun tidak segan memberlakukan sanksi tegas bagi pihak yang lalai menjaga kawasan konsesinya. </span;><br><br><span;>​Sri Juniarsih mengingatkan bahwa ancaman Karhutla bukan sekadar bencana lingkungan biasa. Jika tidak ditanggulangi bersama, dampaknya dapat merusak kesehatan masyarakat, melumpuhkan transportasi, hingga menekan perekonomian daerah. Ia menyinggung peristiwa tahun 2019 saat kabut asap pekat sempat melumpuhkan aktivitas penerbangan di Berau. </span;><br><br><span;>​"Kita sedang bertransisi meningkatkan sektor pariwisata, yang sangat bergantung pada kelancaran penerbangan. Jika Karhutla berulang seperti tahun 2019 hingga pesawat gagal mendarat, program pariwisata akan terganggu," pungkasnya.(Adv/Rein)</span;><br><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260819_143958_118.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Tingkatkan Pengawasan Perkotaan, Diskominfo Berau Siapkan 25 Titik CCTV</title>
<link>https://kartanews.com/tingkatkan-pengawasan-perkotaan-diskominfo-berau-siapkan-25-titik-cctv</link>
<guid>https://kartanews.com/tingkatkan-pengawasan-perkotaan-diskominfo-berau-siapkan-25-titik-cctv</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) memastikan proyek pemasangan kamera pengawas (CCTV) di wilayah perkotaan tetap berjalan. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a854e910b9e1.jpg" length="79884" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 19 Aug 2026 14:25:16 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b><span;>KARTANEWS.COM, BERAU</span;></b><span;> – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) memastikan proyek pemasangan kamera pengawas (CCTV) di wilayah perkotaan tetap berjalan. </span;><span;>Proyek ini ditargetkan rampung pada tahun ini guna meningkatkan pemantauan keamanan, ketertiban, hingga kelancaran arus lalu lintas. </span;><br><br><span;>Kepala Diskominfo Berau, Didi Rahmadi, mengungkapkan bahwa proyek tersebut kini memasuki tahap lelang setelah sebelumnya mengalami penyesuaian mekanisme pengadaan. </span;><br><br><span;>​"Saat ini sedang dalam proses lelang. Sebelumnya direncanakan melalui </span;><i><span;>e-Katalog</span;></i><span;>, namun setelah berkonsultasi dengan Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ), terdapat dua jenis kegiatan yaitu jasa dan modal. Oleh karena itu, mekanismenya disesuaikan menjadi lelang lepas," ujar Didi saat ditemui wartawan, Rabu (19/8/2026). </span;><br><br><span;>​Didi berharap proses lelang berjalan lancar agar pengerjaan fisik pemasangan CCTV selesai tepat waktu. Pada tahap awal, Diskominfo memprioritaskan area perkotaan dengan menyiapkan puluhan titik pemantauan. </span;><br><br><span;>​"Untuk tahap awal, kami menyiapkan 25 titik di wilayah perkotaan," jelasnya.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>Nantinya, pengoperasian CCTV akan disinergikan dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Berau, khususnya untuk memantau situasi lalu lintas. Pihaknya juga merencanakan pembentukan </span;><i><span;>Command Center</span;></i><span;> sebagai pusat kendali dan pemantauan terpadu. </span;><br><br><span;>​Meskipun pembangunan gedung khusus </span;><i><span;>Command Center</span;></i><span;> belum terealisasi akibat penyesuaian anggaran daerah, Diskominfo telah menyiapkan salah satu ruang internal kantor untuk difungsikan sementara waktu. </span;><br><br><span;>​Selain proyek CCTV, Diskominfo Berau tengah mematangkan program strategis lainnya hingga akhir tahun, salah satunya adalah aplikasi terpadu bernama </span;><b><span;>Rapun</span;></b><span;>. </span;><br><br><span;>Aplikasi ini dirancang untuk menghimpun data serta informasi dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) demi mempermudah pelayanan publik.</span;></p>
<p><span;>Terkait kendala jaringan internet di wilayah pedesaan, Didi memastikan Pemkab Berau akan terus sigap merespons setiap keluhan masyarakat maupun wartawan.</span;><br><span;>​</span;><br><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;>"Sampai saat ini jaringan secara umum berjalan lancar. Jika ada kendala, wartawan atau kepala kampung biasanya langsung menghubungi kami. Kami memiliki grup WhatsApp khusus untuk merespons dan menangani gangguan jaringan secara cepat," pungkasnya.(Rein)<!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260819_142248_513.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Antisipasi Karhutla, Pemkab Berau Batalkan Festival Manutung Jukut 2026</title>
<link>https://kartanews.com/antisipasi-karhutla-pemkab-berau-batalkan-festival-manutung-jukut-2026</link>
<guid>https://kartanews.com/antisipasi-karhutla-pemkab-berau-batalkan-festival-manutung-jukut-2026</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Festival Manutung Jukut 2026 resmi dibatalkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau. Keputusan ini tertuang dalam Surat Edaran Dinas Perikanan Nomor: 500.5.1/464/DISKAN tertanggal Selasa (18/8/2026) perihal Pembatalan Kegiatan Manutung Jukut Tahun 2026. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a854a24d8d7a.jpg" length="117603" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 19 Aug 2026 14:12:13 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><b>KARTANEWS.COM, BERAU</b> – Festival Manutung Jukut 2026 resmi dibatalkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau. Keputusan ini tertuang dalam Surat Edaran Dinas Perikanan Nomor: 500.5.1/464/DISKAN tertanggal Selasa (18/8/2026) perihal Pembatalan Kegiatan Manutung Jukut Tahun 2026.</p>
<p dir="ltr">​Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menjelaskan bahwa pembatalan ini merupakan respons atas maraknya fenomena kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dalam kondisi cuaca ekstrem, percikan bara api dari kegiatan bakar ikan massal dikhawatirkan dapat memicu kebakaran yang lebih luas.</p>
<p dir="ltr">​"Kegiatan dibatalkan karena kondisi cuaca saat ini sangat rawan. Api sekecil apa pun bisa memicu kebakaran," ujar Sri Juniarsih.</p>
<p dir="ltr">​Meski festival dibatalkan, masyarakat dipastikan tetap bisa menikmati ikan gratis yang biasa dibagikan. Pemkab Berau menyiapkan skema penyaluran lain yang tidak memicu risiko kebakaran di tengah keramaian.</p>
<p dir="ltr">​"Kami akan bagikan dengan cara lain yang lebih aman dan tidak menimbulkan risiko besar," tambahnya.</p>
<p dir="ltr">​Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan Berau, Abdul Madjid, menegaskan bahwa langkah ini diambil guna meminimalkan dampak cuaca ekstrem dan menjaga kualitas udara. Walau agenda massal dibatalkan, esensi Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) tetap berjalan melalui skema penyesuaian.</p>
<p dir="ltr">​"Sesuai edaran BPBD dan arahan Ibu Bupati, kita harus menghindari tindakan yang memperparah kabut asap. Oleh karena itu, fokus kegiatan dialihkan ke pasar murah ikan yang diintegrasikan dengan program pangan murah," jelas Abdul Madjid.</p>
<p dir="ltr">​Dalam pelaksanaannya, Dinas Perikanan berkolaborasi dengan Dinas Pangan untuk menyalurkan bahan pokok seperti beras dan telur mendampingi komoditas ikan murah.</p>
<p dir="ltr">​Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya yang berpusat di Kawasan Sambaliung—sebagai lokasi Tempat Pelelangan Ikan (TPI)—program pasar murah kali ini disiapkan menyasar wilayah pedalaman dan daerah rawan pangan.</p>
<p dir="ltr">​"Kami berkoordinasi dengan para camat untuk menjangkau kampung-kampung yang masuk kategori rentan pangan. Targetnya agar penyaluran protein ikan dan pangan dasar lebih merata serta tepat sasaran," pungkasnya.(Adv/Rein)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Gelar Sholat Istisqa, Pemkab Berau Harap Segera Turun Hujan</title>
<link>https://kartanews.com/gelar-sholat-istisqa-pemkab-berau-harap-segera-turun-hujan</link>
<guid>https://kartanews.com/gelar-sholat-istisqa-pemkab-berau-harap-segera-turun-hujan</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau menggelar ibadah Sholat Istisqa di halaman Masjid Agung Baitul Hikmah, Kecamatan Tanjung Redeb, pada Rabu (19/8/2026) pukul 08.00 WITA. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a8518f5b24ab.jpg" length="107795" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 19 Aug 2026 10:42:41 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, BERAU </strong>– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau menggelar ibadah Sholat Istisqa di halaman Masjid Agung Baitul Hikmah, Kecamatan Tanjung Redeb, pada Rabu (19/8/2026) pukul 08.00 WITA.</p>
<p>​Ibadah ini dilaksanakan sebagai bentuk ikhtiar spiritual untuk memohon diturunkannya hujan. Langkah tersebut diambil mengingat wilayah Kabupaten Berau saat ini tengah dilanda kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang cukup masif akibat cuaca ekstrem dampak fenomena El Nino yang belum menunjukkan tanda-tanda akan berakhir.</p>
<p>​Wakil Bupati Berau, Gamalis, menyampaikan bahwa meskipun pelaksanaan ibadah ini disiapkan dalam waktu yang relatif singkat, antusiasme masyarakat dan jajaran aparatur sipil negara (ASN) yang hadir cukup tinggi.</p>
<p>​"Jujur, kegiatan ini kami laksanakan secara dadakan. Namun, kita bisa melihat sendiri betapa banyaknya masyarakat yang hadir dan bersatu padu untuk mendoakan keselamatan Kabupaten Berau," ujar Gamalis saat ditemui usai pelaksanaan sholat.</p>
<p>​Ia mengungkapkan, melalui Sholat Istisqa ini, pemerintah daerah beserta masyarakat berharap hujan dapat segera mengguyur Bumi Batiwakkal. Kehadiran hujan dinilai menjadi solusi paling mendesak untuk menekan penyebaran titik api serta memadamkan karhutla yang kian meluas di beberapa titik wilayah.</p>
<p>​"Kita tentu sangat berharap hujan segera turun. Pelaksanaan sholat ini adalah bagian dari ikhtiar kita bersama setelah berbagai upaya pemadaman di darat terus dilakukan oleh tim gabungan," terangnya.</p>
<p>​Lebih lanjut, Gamalis mengimbau seluruh lapisan masyarakat Berau agar tidak hanya mengandalkan penanganan teknis di lapangan. Selain meningkatkan kewaspadaan dan mengantisipasi pemicu kebakaran, pendekatan spiritual atau jalur langit harus tetap digalakkan.</p>
<p>​Ia mengimbau masyarakat untuk terus memanjatkan doa, baik di rumah ibadah maupun di kediaman masing-masing, agar musibah kekeringan ini cepat teratasi.</p>
<p>​"Mari kita bersama-sama mengetuk pintu langit dan berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa agar situasi cuaca panas ekstrem ini segera berlalu, sehingga hujan turun dan bencana karhutla bisa sepenuhnya teratasi," pungkasnya. (Adv/Rein) </p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Bantu Pelanggan Hitung Estimasi Tagihan, Perumda Batiwakkal Sediakan Fitur Simulasi Tarif Daring</title>
<link>https://kartanews.com/bantu-pelanggan-hitung-estimasi-tagihan-perumda-batiwakkal-sediakan-fitur-simulasi-tarif-daring</link>
<guid>https://kartanews.com/bantu-pelanggan-hitung-estimasi-tagihan-perumda-batiwakkal-sediakan-fitur-simulasi-tarif-daring</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Guna memberikan keterbukaan informasi publik menyusul diterbitkannya SK Bupati Berau Nomor 384 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Tarif Air, Perumda Air Minum Batiwakkal meluncurkan fitur Simulasi Tarif di portal resminya. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6a9aedd31e760.jpg" length="349848" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 19 Aug 2026 00:12:48 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><span><strong>KARTANEWS.COM, BERAU</strong> </span><span>– Guna memberikan keterbukaan informasi publik menyusul diterbitkannya SK Bupati Berau Nomor 384 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Tarif Air, Perumda Air Minum Batiwakkal meluncurkan fitur Simulasi Tarif di portal resminya. </span></p>
<p dir="ltr"><span>Fasilitas ini memungkinkan pelanggan menghitung sendiri perkiraan tagihan bulanan secara mandiri sebelum struktur tarif baru resmi diberlakukan.</span></p>
<p dir="ltr"><span>Direktur Perumda Air Minum Batiwakkal, Saipul Rahman, menjelaskan bahwa penyediaan fitur tersebut bertujuan agar masyarakat mendapatkan gambaran utuh mengenai dampak perubahan tarif terhadap batas pemakaian air harian.</span></p>
<p dir="ltr"><span>"Kami ingin masyarakat mengetahui secara langsung berapa estimasi tagihan yang akan dibayarkan. Karena itu kami menyediakan simulasi tarif agar pelanggan bisa menghitung sendiri sesuai pemakaian masing-masing," ujar Saipul 19 Agustus 2026.</span></p>
<p dir="ltr"><span>Secara teknis, Manajer Hubungan Masyarakat Perumda Batiwakkal, Rudy Hartono, menyampaikan bahwa fitur tersebut sudah dapat diakses publik melalui situs </span><span>perumdabatiwakkal.co.id</span><span>. </span></p>
<p dir="ltr"><span>Ia menjelaskan pelanggan cukup memasukkan kelompok golongan pelanggan serta estimasi volume air yang digunakan per meter kubik ($m^3$).</span></p>
<p dir="ltr"><span>"Langkah ini penting agar masyarakat tidak hanya tahu ada perubahan tarif, tetapi juga memahami bagaimana perubahan tersebut memengaruhi pengeluaran rumah tangga maupun usaha," pungkasnya.(Adv)</span><b id="docs-internal-guid-32925558-7fff-589e-62bd-fbcc02cb921d"><br><br></b></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pasca&#45;Gempa NTT M 7,7: Menkomdigi Pastikan 86 Persen BTS Terdampak Sudah Pulih</title>
<link>https://kartanews.com/pasca-gempa-ntt-m-77-menkomdigi-pastikan-86-persen-bts-terdampak-sudah-pulih</link>
<guid>https://kartanews.com/pasca-gempa-ntt-m-77-menkomdigi-pastikan-86-persen-bts-terdampak-sudah-pulih</guid>
<description><![CDATA[ JAKARTA – Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) bergerak cepat memulihkan jaringan komunikasi pascagempa bumi M 7,7 yang mengguncang Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT). ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a8443cb5a2dd.jpg" length="370175" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 18 Aug 2026 19:39:09 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b><span;>KARTANEWS.COM, JAKARTA</span;></b><span;> – Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) bergerak cepat memulihkan jaringan komunikasi pascagempa bumi M 7,7 yang mengguncang Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT). Hingga Minggu (16/8/2026) sore, sebanyak 86,02% atau 683 dari total 794 infrastruktur Base Transceiver Station (BTS) terdampak telah kembali beroperasi normal. </span;><br><br><span;>​Menkomdigi Meutya Hafid menyampaikan dukacita mendalam bagi para korban gempa yang merenggut 53 korban jiwa, 135 luka-luka, dan menyebabkan 5.000 warga mengungsi. Ia menegaskan bahwa akses telekomunikasi merupakan jalur krusial dalam situasi krisis pascabencana. </span;><br><br><span;>"Di tengah situasi seperti ini, kami menyadari bahwa layanan telekomunikasi memiliki peran yang sangat penting bagi masyarakat, terutama untuk mendapatkan informasi, berkomunikasi dengan keluarga, serta mendukung koordinasi penanganan bencana," tegas Meutya Hafid.</span;></p>
<p><span;>​</span;><b>Penyebab Gangguan dan Status Wilayah</b><br><span;></span;></p>
<p><span;>Mayoritas kendala sinyal disebabkan oleh terputusnya pasokan daya listrik pada 701 site/BTS dan gangguan jaringan transmisi di 93 titik. Kendati demikian, sinergisitas Komdigi bersama operator seluler telah memulihkan layanan secara 100% di tiga wilayah, yaitu Alor</span;><b><span;>, </span;></b><span;>Lembata, dan Timor Tengah Utara. </span;><br><br><span;>"Kehadiran jaringan komunikasi di tengah bencana bukan sekadar soal konektivitas. Layanan komunikasi dibutuhkan untuk memastikan masyarakat tetap dapat terhubung, memperoleh informasi, mengakses layanan darurat, dan mendukung koordinasi bantuan," lanjut Meutya.</span;><br><b><span;></span;></b></p>
<p><b><span;>Sisa Pemulihan di 8 Kabupaten</span;></b></p>
<p><span;>Saat ini, fokus percepatan pemulihan difokuskan pada 111 site/BTS (13,98%) yang tersisa di delapan kabupaten:</span;></p>
<p><span;>• ​</span;><b><span;>Manggarai Timur:</span;></b><span;> tersisa 32 BTS (pemulihan 57,33%)</span;><br><span;>• ​</span;><b><span;>Manggarai:</span;></b><span;> tersisa 27 BTS (pemulihan 82,35%)</span;><br><span;>• ​</span;><b><span;>Nagekeo:</span;></b><span;> tersisa 19 BTS (pemulihan 76,25%)</span;><br><span;>• ​</span;><b><span;>Ende:</span;></b><span;> tersisa 11 BTS (pemulihan 89,52%)</span;><br><span;>• ​</span;><b><span;>Ngada:</span;></b><span;> tersisa 10 BTS (pemulihan 87,18%)</span;><br><span;>• ​</span;><b><span;>Sikka:</span;></b><span;> tersisa 7 BTS (pemulihan 94,07%)</span;><br><span;>• ​</span;><b><span;>Manggarai Barat:</span;></b><span;> tersisa 4 BTS (pemulihan 96,36%)</span;><br><span;>• ​</span;><b><span;>Flores Timur:</span;></b><span;> tersisa 1 BTS (pemulihan 97,56%)</span;></p>
<p><span;>Komdigi memantau proses penanganan secara real-time melalui Pusat Monitoring Telekomunikasi (PMT) dan mengimbau masyarakat untuk terus memperbarui data kebencanaan lewat kanal resmi pemerintah dan BMKG.(Rein)</span;><br><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260818_193318_799.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Bupati dan Wabup Berau Tinjau Langsung Titik Karhutla di Poros Kelay KM 9</title>
<link>https://kartanews.com/bupati-dan-wabup-berau-tinjau-langsung-titik-karhutla-di-poros-kelay-km-9</link>
<guid>https://kartanews.com/bupati-dan-wabup-berau-tinjau-langsung-titik-karhutla-di-poros-kelay-km-9</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Bupati Kabupaten Berau Sri Juniarsih Mas bersama Wakil Bupati Gamalis meninjau langsung titik kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Jalan Poros Kelay KM 9, Selasa (18/8/2026). ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a8438c96c025.jpg" length="100329" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 18 Aug 2026 18:48:58 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b><span;>KARTANEWS.COM, BERAU </span;></b><span;>– Bupati Kabupaten Berau Sri Juniarsih Mas bersama Wakil Bupati Gamalis meninjau langsung titik kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Jalan Poros Kelay KM 9, Selasa (18/8/2026). </span;><br><br><span;>Peninjauan dilakukan untuk memastikan penanganan darurat oleh tim gabungan TNI, Polri, dan pemadam kebakaran berjalan optimal di tengah cepatnya kobaran api akibat cuaca panas dan vegetasi semak yang mengering. </span;><br><br><span;>​Di lokasi kejadian, kepulan asap tebal sempat membatasi jarak pandang petugas yang berjuang menahan perambetan api. Melihat kondisi tersebut, Bupati Sri Juniarsih mengimbau keras seluruh lapisan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar. </span;><br><br><span;>​“Jangan melakukan pembakaran hutan atau lahan. Kondisi saat ini sangat kering, sehingga api bisa dengan cepat menjalar ke mana-mana,” tegas Sri Juniarsih.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>Sementara itu, Wakil Bupati Berau Gamalis mengungkapkan bahwa upaya pemadaman di lapangan masih menghadapi kendala keterbatasan sarana prasarana serta personel. </span;><br><br><span;>Oleh karena itu, ia meminta sinergi dari dunia usaha dan perusahaan swasta di sekitar lokasi untuk menerjunkan bantuan.Upaya ini diyakini dapat membantu dengan cepat dalam menanggulangi fenomena karhutla yang terjadi akhir-akhir ini. </span;><br><br><span;>​“Kita membutuhkan dukungan semua pihak, termasuk perusahaan yang berada di sekitar area titik api. </span;><br><br><span;>​Selain mengoptimalkan pemadaman fisik dan koordinasi lintas sektor, Pemerintah Kabupaten Berau juga telah menjadwalkan pelaksanaan salat Istisqa sebagai ikhtiar spiritual memohon turunnya hujan di wilayah Berau.</span;><br><br><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;>"Kalau memiliki alat pemadam maupun personel yang bisa dikerahkan, mari bersama-sama membantu tim di lapangan agar api tidak semakin meluas,” pangkusnya.(Adv/Rein)<!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260818_184647_407.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pemerintah Gerak Cepat Tangani Longsor Jalan Poros Samarinda–Tenggarong di Jembayan</title>
<link>https://kartanews.com/pemerintah-gerak-cepat-tangani-longsor-jalan-poros-samarindatenggarong-di-jembayan</link>
<guid>https://kartanews.com/pemerintah-gerak-cepat-tangani-longsor-jalan-poros-samarindatenggarong-di-jembayan</guid>
<description><![CDATA[ KUKAR– Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur melalui Dinas PUPR Kaltim bersama Pemkab Kutai Kartanegara (Kukar) dan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kaltim merespons cepat musibah longsor di jalan poros Samarinda–Tenggarong, Dusun Margasari, Desa Jembayan, Kecamatan Loa Kulu. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a8433bc1da90.jpg" length="520403" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 18 Aug 2026 18:28:45 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, KUKAR</strong> – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur melalui Dinas PUPR Kaltim bersama Pemkab Kutai Kartanegara (Kukar) dan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kaltim merespons cepat musibah longsor di jalan poros Samarinda–Tenggarong, Dusun Margasari, Desa Jembayan, Kecamatan Loa Kulu.</p>
<p>Langkah tanggap darurat dan penanganan lintas sektor langsung digulirkan sejak peninjauan lapangan demi mengamankan area sekitar.</p>
<p>Plt. Kepala Dinas PUPR Kaltim, Irhamsyah, menegaskan bahwa pergerakan tanah di kawasan Yos Sudarso Jembayan memerlukan penanganan khusus. Untuk menghindari risiko longsor susulan, akses jalan poros resmi ditutup total bagi kendaraan roda empat atau lebih, dan hanya diperbolehkan terbatas untuk kendaraan roda dua serta warga lokal.</p>
<p>“Keselamatan pengguna jalan dan warga sekitar adalah prioritas utama kami. Untuk sementara, jalan poros ditutup total bagi kendaraan roda empat atau lebih, dan hanya diperbolehkan terbatas bagi kendaraan roda dua serta warga lokal yang menuju huniannya,” jelas Irhamsyah.</p>
<p>Guna menunjang mobilitas masyarakat, Dinas Perhubungan bersama Satlantas Polres Kukar dan Polsek Loa Kulu telah menyiapkan rekayasa lalu lintas. Arus dari Loa Janan menuju Tenggarong diarahkan masuk melalui Gang Pandawa dan keluar di Gang Lere.</p>
<p>Sementara rute sebaliknya, dari Tenggarong menuju Samarinda, dialihkan masuk melalui Gang Kenanga dan keluar di Gang Pama. Kajian penetapan jalur alternatif pengganti yang lebih representatif ditargetkan selesai dalam kurun waktu tiga hari.</p>
<p>Mengingat statusnya sebagai jalan nasional, Dinas PUPR Kaltim terus berkoordinasi intensif dengan BBPJN Kaltim dan Ditjen Bina Marga Kementerian PUPR untuk menentukan langkah teknis perbaikan lanjutan.</p>
<p>“Pemkab Kukar sudah menyiapkan Laporan Kejadian Bencana dan Dokumen Kondisi Lapangan. BBPJN Kaltim saat ini sedang berkoordinasi langsung dengan pusat untuk memutuskan apakah penanganan dilakukan secara darurat terlebih dahulu atau langsung bersifat permanen,” tambahnya, Selasa (18/08/2026)</p>
<p>Di saat yang sama, sejumlah instansi teknis lain turut dikerahkan ke lokasi. PDAM melakukan pergeseran pipa air minum ke area aman, Dinas Perkim Kukar mendata rumah warga yang terdampak untuk langkah rehabilitasi, serta BPBD Kukar bersiaga mendirikan posko evakuasi guna memulihkan aksesibilitas dan keamanan masyarakat secepatnya.(Rein)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Berkas Lengkap! Kampung Dumaring Segera Kantongi SK Bupati Soal Masyarakat Hukum Adat</title>
<link>https://kartanews.com/berkas-lengkap-kampung-dumaring-segera-kantongi-sk-bupati-soal-masyarakat-hukum-adat</link>
<guid>https://kartanews.com/berkas-lengkap-kampung-dumaring-segera-kantongi-sk-bupati-soal-masyarakat-hukum-adat</guid>
<description><![CDATA[ BERAU — Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK), Tentram Rahayu, menyampaikan, Kampung Dumaring telah menyelesaikan proses verifikasi penetap Masyarakat Hukum Adat (MHA), dan siap untuk disahkan oleh pemerintah daerah dalam waktu dekat. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a84081be9312.jpg" length="59561" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 18 Aug 2026 15:26:31 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b>KARTANEWS.COM, BERAU</b><span;> — Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK), Tentram Rahayu, menyampaikan, Kampung Dumaring telah menyelesaikan proses verifikasi penetap Masyarakat Hukum Adat (MHA), dan siap untuk disahkan oleh pemerintah daerah dalam waktu dekat. </span;><br><br><span;>​Tentram menjelaskan, dari total 16 proposal pengakuan yang diterima DPMK, baru empat proposal yang telah ditindaklanjuti. Kendati demikian, sebagian besar dari berkas tersebut belum memenuhi persyaratan administratif secara lengkap. </span;><br><br><span;>​"Kami selalu memberikan rekomendasi terhadap proposal yang masuk, misalnya apa saja kekurangannya. Sekarang tinggal ada di pihak mereka untuk menindaklanjuti dan melengkapi persyaratan tersebut," ujar Tentram. </span;><br><br><span;>​Ia menuturkan, proses verifikasi lapangan hingga saat ini menghadapi kendala klasik terkait keterbatasan anggaran kegiatan. Untuk menyikapi hal ini, DPMK berencana membuka peluang sinergi dengan mitra terkait. </span;><br><br><span;>​"Keterbatasan pendanaan untuk turun ke lapangan memang menjadi kendala. Namun, karena dalam tim ini ada beberapa mitra, kita berharap bisa berkolaborasi dengan mereka untuk membantu proses verifikasi," tambahnya.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>​Dari sekian banyak proposal yang masuk, Tentram mengonfirmasi bahwa berkas dari Kampung Dumaring yang secara administratif telah dinyatakan lengkap dan memenuhi syarat (evidence) yang valid. </span;><br><br><span;>​"Secara administratif baru Dumaring yang sudah memenuhi syarat. Berkas Dumaring ini akan segera kami umumkan ke media untuk memberi jeda masa sanggah selama satu bulan. Jika selama itu tidak ada keberatan dari pihak manapun, berkas akan langsung kami naikkan untuk penerbitan SK Bupati," jelasnya. </span;><br><br><span;>​DPMK berharap Dumaring dapat menjadi kampung percontohan bagi wilayah lain dalam melengkapi dokumen serta bukti historis pendukung pengakuan masyarakat adat.​ Ia mengingatkan pentingnya pembuktian faktual dalam pengajuan ini. </span;><br><br><span;>"Semua proses memerlukan bukti yang sah (evidence). Tidak bisa hanya sekadar klaim tanpa ada bukti pendukung yang jelas," pungkasnya.(Rein)</span;><br><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260818_152018_593.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>TP PKK Berau, Berikan Hadiah Bagi Ibu yang Melahirkan Bayi di Agustus 2026</title>
<link>https://kartanews.com/tp-pkk-berau-berikan-hadiah-bagi-ibu-yang-melahirkan-bayi-di-agustus-2026</link>
<guid>https://kartanews.com/tp-pkk-berau-berikan-hadiah-bagi-ibu-yang-melahirkan-bayi-di-agustus-2026</guid>
<description><![CDATA[ BERAU - Ketua TP PKK Kabupaten Berau, Sri Aslinda, beserta rombongan kembali melestarikan tradisi rutin tahunan pada Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a83e892b26f0.jpg" length="395788" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 18 Aug 2026 13:05:54 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.COM, BERAU</span></span></strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> - Ketua TP PKK Kabupaten Berau, Sri Aslinda, beserta rombongan kembali melestarikan tradisi rutin tahunan pada Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia dengan mengunjungi RSUD dr. Abdul Rivai. </span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Kunjungan pada tanggal 17 Agustus tersebut bertujuan untuk menjenguk para ibu yang melahirkan serta menyambut kehadiran warga baru yang lahir bertepatan dengan Hari Kemerdekaan.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Dalam kunjungan tersebut, Sri Aslinda didampingi oleh Direktur RSUD dr. Abdul Rivai, dr. Jusram. Saat menyapa salah satu pasien di ruang persalinan, ia melontarkan tegur sapa yang ramah. </span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Namanya siapa? Agustina ya?”ucapnya.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Tercatat ada satu bayi perempuan yang telah lahir dalam kondisi sehat, sementara dua ibu lainnya masih menunggu proses persalinan.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Kebahagiaan pun terpancar dari Sri Aslinda karena kelahiran pada momen istimewa ini berlangsung lancar dengan kondisi ibu dan bayi yang sehat walafiat.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Sebagai tanda perhatian dan wujud dukungan di awal kehidupan sang buah hati, TP PKK Berau menyerahkan bingkisan berupa pakaian bayi dan selimut.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Ini ada sedikit bingkisan sebagai tanda kasih sayang kami dari PKK Berau,” tuturnya saat menyerahkan bantuan tersebut.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Tidak hanya kepada para ibu yang melahirkan, penghargaan juga diberikan kepada tenaga kesehatan.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Bingkisan diserahkan kepada dua bidan yang akan memasuki masa purnatugas, sedangkan seuntai bunga mawar diberikan kepada para tenaga kesehatan yang masih aktif mengabdi sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi mereka.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Di samping menyerahkan tanda terima kasih, Sri Aslinda menyampaikan pesan penting kepada para orang tua terkait kesehatan anak. </span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Semoga anak-anak ini tumbuh menjadi anak yang saleh dan salehah, berguna bagi agama, nusa, dan bangsa,” doanya.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Ia mengingatkan pentingnya menyediakan gizi sejak masa kandungan, mencegah stunting, serta memberikan ASI sejak dini.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Para orang tua juga disarankan untuk memperbanyak konsumsi makanan bergizi, seperti kacang-kacangan, dan membatasi makanan cepat saji demi tumbuh kembang anak jangka panjang.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Rangkaian kunjungan tidak henti-hentinya di ruang penyampaian. Sri Aslinda bersama rombongan turut meninjau fasilitas pelayanan rumah sakit lainnya, seperti ruang ICU, Poli Jantung, dan ruang rawat inap sambil menyapa serta mendoakan para pasien.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Ia berharap pihak rumah sakit terus berbenah, menyempurnakan fasilitas, serta meningkatkan pelayanan bersama bagi masyarakat yang membutuhkan.(Rein) </span></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Nasionalisme dari Bawah Laut: Berau Divers Kibarkan Merah Putih dan Tanam Karang di Maratua</title>
<link>https://kartanews.com/nasionalisme-dari-bawah-laut-berau-divers-kibarkan-merah-putih-dan-tanam-karang-di-maratua</link>
<guid>https://kartanews.com/nasionalisme-dari-bawah-laut-berau-divers-kibarkan-merah-putih-dan-tanam-karang-di-maratua</guid>
<description><![CDATA[ BERAU - Semangat memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dihadirkan secara unik dari kedalaman laut Pulau Maratua, Kabupaten Berau. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a8305df3c3f5.jpg" length="103057" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 17 Aug 2026 21:01:38 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b>KARTANEWS.COM, BERAU</b><span;> - Semangat memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dihadirkan secara unik dari kedalaman laut Pulau Maratua, Kabupaten Berau. Komunitas Berau Divers menggelar aksi pengibaran Bendera Merah Putih di bawah laut yang dirangkai secara bersamaan dengan kegiatan pemulihan lingkungan melalui transplantasi terumbu karang. </span;><br><br><span;>Melalui pesan utama bertajuk “Cinta Maratua untuk Negeri”, ajang ini menjadi wadah bagi para penyelam lokal untuk memaknai kemerdekaan. Kegiatan ini memadukan dua tujuan mendasar: memupuk jiwa nasionalisme sekaligus menjaga kelestarian ekosistem perairan Berau agar tetap lestari dan berkelanjutan. </span;><br><br><span;>Sebanyak lebih dari 30 peserta yang terdiri dari gabungan </span;><i><span;>scuba diver</span;></i><span;> dan </span;><i><span;>freediver</span;></i><span;> turut serta dalam aksi yang berlangsung sejak 7 hingga 9 Agustus 2026 tersebut. Seluruh peserta bahu-membahu menyukseskan tiap tahap acara yang dipusatkan di perairan Pulau Maratua. </span;><br><br><span;>Rangkaian acara dimulai dengan prosesi transplantasi karang sebagai langkah konkret merehabilitasi ekosistem bawah laut Maratua. Sejumlah media tanam khusus diturunkan ke dasar laut sebagai tempat bagi fragmen-fragmen karang untuk tumbuh dan berkembang secara alami. </span;><br><br><span;>Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, yang hadir langsung dalam seremoni tersebut memberikan apresiasi tinggi terhadap aksi nyata Berau Divers. Menurutnya, keberadaan terumbu karang yang sehat sangat krusial sebagai penopang kehidupan biota laut sekaligus penunjang pariwisata. </span;><br><br><span;>“Maratua adalah salah satu kebanggaan kita. Habitat yang ada di dalam laut membutuhkan karang untuk hidup. Kegiatan ini menjadi bentuk dukungan kita untuk menjaga karang agar tetap terjaga, sehingga habitat di dalamnya dapat hidup dengan baik dan potensi wisata yang kita miliki dapat terus dikembangkan,” ujar Sri Juniarsih. </span;><br><br><span;>Ia juga menyoroti keindahan bawah laut Maratua yang menjadi magnet wisatawan mancanegara, seperti fenomena kumpulnya kawanan ikan </span;><i><span;>barracuda</span;></i><span;>. </span;><br><br><span;>“Teruslah melakukan kegiatan positif dan mengampanyekan upaya menjaga serta melestarikan laut dan karang kepada masyarakat nasional maupun internasional,” tambahnya. </span;><br><br><span;>Puncak kegiatan ditandai dengan pembentangan Sang Merah Putih di bawah air. Tim </span;><i><span;>freediver</span;></i><span;> membawa bendera menuju titik utama sebelum diserahkan kepada inspektur upacara dan tim pengibar. Seluruh peserta kemudian memberikan penghormatan khidmat kepada bendera di dasar laut. </span;><br><br><span;>Ketua Berau Divers, Fitriani, menegaskan pentingnya aksi ganda ini bagi komunitasnya. “Transplantasi terumbu karang merupakan salah satu program Berau Divers sebagai upaya memberikan sumbangsih dalam melestarikan karang-karang yang ada di Pulau Maratua. Sedangkan pengibaran bendera di bawah laut merupakan bentuk rasa nasionalisme kami sebagai para penyelam,” ungkap Fitriani. </span;><br><br><span;>Sementara itu, Ketua Panitia, Agus, menambahkan alasan utama pemilihan lokasi kegiatan di wilayah perbatasan tersebut. </span;><br><br><span;> “Khusus Pulau Maratua, kami memilihnya karena Maratua merupakan salah satu pulau kecil terluar Indonesia. Di wilayah terluar pun kita harus terus menumbuhkembangkan rasa nasionalisme,” pungkasnya. (Adv/Rein)</span;><br><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260817_205807_964.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Tersandung Masalah Anggaran: Akankah Atlet Berau Tetap Siap Tempur di Porprov?</title>
<link>https://kartanews.com/tersandung-masalah-anggaran-akankah-atlet-berau-tetap-siap-tempur-di-porprov</link>
<guid>https://kartanews.com/tersandung-masalah-anggaran-akankah-atlet-berau-tetap-siap-tempur-di-porprov</guid>
<description><![CDATA[ BERAU - Kontingen Atlet Kabupaten Berau yang akan berlaga di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2026 di Kabupaten Paser, terkendala dalam hal persiapan menuju even 4 tahun sekali tersebut. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a829c4a48332.jpg" length="89850" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 17 Aug 2026 13:34:05 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS</strong><b>.COM, BERAU</b><span;> - </span;>Kesiapan Kontingen Atlet Kabupaten Berau menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2026 di Kabupaten Paser membentur sejumlah kendala, mulai dari persoalan anggaran hingga wacana pengurangan cabang olahraga (cabor).<br><span;></span;></p>
<p dir="ltr">Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Berau, Taufan Majid, menegaskan pentingnya pemusatan latihan (<i>training center</i>/TC) serta uji coba (<i>try out</i>) berkala untuk memaksimalkan potensi para atlet sebelum berlaga di tingkat yang lebih tinggi.</p>
<p dir="ltr"><span;>"Kita butuh TC minima 3 bulan lalu try out sebelum bertanding,"ujarnya, Senin (17/08/2026). </span;><br><span;></span;></p>
<p dir="ltr"><span;>Dalam upaya pemenuhan kebutuhan kontingen, KONI Berau memproyeksikan kebutuhan anggaran minimal mencapai Rp10 miliar untuk menopang akomodasi, transportasi, hingga uang saku bagi sekitar 800 personel terdiri dari 711 atlet beserta tim pendamping (ofisial, tim kesehatan, dan media). </span;><br><br><span;>Taufan menyampaikan, mengingat adanya keterbatasan anggaran daerah di di Dinas Pemudan dan Olahraga (Dispora), KONI Berau mendorong sinergi lintas sektor menjadi alternatif demi memenuhi kebutuhan atleh dalam berlagadi Porprov yang tidak lama lagi dilaksanakan.</span;></p>
<p><span;> </span;><span;>"Kami berharap adanya dukungan penuh dari Pemerintah Daerah, Sekretaris Daerah (Sekda) karena Bupati telah menunjuk  sebagai Ketua Tim Kontingen,"ujarnya. </span;><br><br><span;>Ia menilai,  sektor swasta/perusahaan dapat diajak untuk kontribusi, sebab perusahaan swasta (seperti PT Berau Coal dan mitra lainnya) bisa membantu menutup kekurangan dana sebagaimana keberhasilan pola kerja sama pada Porprov Kutim 2018 lalu. Dengan skema ini fasilitas atlet saat berangkat maupun bertanding tidak mengalami kendala. </span;><br><br><span;>"Pada 2018 lalu kita pernah menggunakan sistem ini, dan berhasil,"ucapnya. </span;><br><br><span;>Taufan juga menyoroti dinamika teknis pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov). KONI Berau secara tegas memprotes rencana pengurangan cabang olahraga (cabor) dari 64 menjadi 50 cabor oleh Panitia Besar (PB) akibat pemotongan dana hibah provinsi. </span;><br><br><span;>"Berau menolak eliminasi cabor layar yang berpotensi menyumbang hingga 20 medali emas. Pengurus Layar dan KONI Berau menyatakan siap menjadi tuan rumah mandiri untuk cabor tersebut dengan estimasi efisiensi anggaran sekitar Rp100 juta,"tegasnya. </span;><br><br><span;>Dia juga menyayangkan pemangkasan cabor yang sebenarnya dipertandingkan di tingkat PON. KONI menyarankan agar PB Porprov dan Dispora Provinsi mengurangi nomor pertandingan, bukan mencoret cabang olahraganya. </span;><br><br><span;>Ia berharap seluruh pihak baik PB Porprov, KONI Provinsi, maupun Dispora dapat duduk bersama mencari solusi terbaik agar ajang Porprov tetap menjadi sarana seleksi dan pemanasan yang efektif menuju PON 2028. (Rein)</span;><br><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260817_132744_113.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Karhutla Meluas Makin Mengkhawatirkan, Disdamkarmat Berau Minta Swasta Turun Tangan</title>
<link>https://kartanews.com/karhutla-meluas-makin-mengkhawatirkan-disdamkarmat-berau-minta-swasta-turun-tangan</link>
<guid>https://kartanews.com/karhutla-meluas-makin-mengkhawatirkan-disdamkarmat-berau-minta-swasta-turun-tangan</guid>
<description><![CDATA[ BERAU — Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Berau, Rahmadi Pasarakan menyampaikan, kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Berau dinilai semakin mengkhawatirkan. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a82910153ffe.jpg" length="126006" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 17 Aug 2026 12:46:59 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b>KARTANEWS.COM, BERAU</b><span;> — Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Berau, Rakhmadi Pasarakan menyampaikan, kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Berau dinilai semakin mengkhawatirkan. Pasalanya sebaran titik api hingga kini terus meluas hampir ke seluruh kecamata yang ada di Bumi Batiwakkal. </span;><br><br><span;>Dia menegaskan persoalan ini memerlukan adanya komitmen dan keseriusan bersama dari seluruh pihak untuk menanggulangi fenomena alam  ini. Ia membeberkan sejumlah wilayah mencatatkan frekuensi kebakaran yang sangat tinggi. </span;><br><br><span;>Diantaranya, wilayah Sambaliung, hingga kini kebakaran terus terjadi selama lima hari berturut-turut. Sementara di Labanan, intensitas kebakaran bahkan bisa mencapai hingga lima kali dalam sehari. </span;><br><br><span;>"Dua wialayah Sambaliung dan Teluk Bayur menjadi wilayah yang akhir-akhiri ini sangat sering,"ucapnya, Senin(17/08/2026). </span;><br><br><span;>Ia mengatakan, menanggapi situasi tersebut, Pemerintah Daerah melalui BPBD telah menggelar rapat koordinasi (rakor) untuk membagi tugas penanganan. Meski begitu, Rakhmadi menilai hasil rakor harus segera disimulasikan dan ditindaklanjuti secara masif, terutama melibat partisipasi dari sektor swasta. </span;><br><br><span;>"Perusahaan swasta harus ikut membantu. Titik-titik hotspot yang berada di area konsesi—baik tambang maupun perkebunan—menjadi tanggung jawab mereka untuk ditangani. Selain itu, mereka juga diharapkan menyalurkan bantuan logistik untuk tim di kecamatan," tegas Rahmadi. </span;><br><br><span;>Ia mengapresiasi langkah PT Berau Coal melalui Utan Sanggam Berau yang telah turun membantu penanganan Karhutla di Labanan, dan berharap perusahaan lain dapat segera menyusul. </span;><br><br><span;>Selain itu, ia tidak menampik bahwa penanganan di lapangan terkendala terbatasnya sumber daya. Keterbatasan personel, ketersediaan armada, hingga pasokan bahan bakar minyak (BBM) menjadi kendala utama jika penanggulangan hanya dibebankan kepada Damkar dan BPBD. </span;><br><br><span;>Dia pun mengimbauan kepada masyarakat untuk lebih waspada dan melakukan langkah pencegahan mandiri. Mengingat sebaran api yang kian dekat dengan area permukiman, upaya tersebut juga harus dilakukan oleh warga yang wilayahnya rentan. </span;><br><br><span;>"Masyarakat harus membentengi diri. Jangan biarkan ada bahan-bahan yang mudah terbakar di sekitar pekarangan atau dekat rumah untuk meminimalisir risiko penjelatan api," pungkasnya.(Rein)</span;><br><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260817_123923_903.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Dorong Kemajuan Berau, Bupati Sri Juniarsih Ajak Warga Berkontribusi di Momentum HUT RI</title>
<link>https://kartanews.com/dorong-kemajuan-berau-bupati-sri-juniarsih-ajak-warga-berkontribusi-di-momentum-hut-ri</link>
<guid>https://kartanews.com/dorong-kemajuan-berau-bupati-sri-juniarsih-ajak-warga-berkontribusi-di-momentum-hut-ri</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia pada Senin (17/8/2026). ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a8283e47801f.jpg" length="82372" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 17 Aug 2026 11:47:13 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b><span;>KARTANEWS.COM, BERAU </span;></b><span;>– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia pada Senin (17/8/2026). Kegiatan pengibaran bendera pusaka yang dipusatkan di halaman GOR Pemuda Tanjung Redeb tersebut berlangsung khidmat sejak pukul 08.00 WITA. </span;><br><br><span;>​Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, bertindak langsung sebagai inspektur upacara dengan didampingi Wakil Bupati Berau, Gamalis. Agenda tahunan ini juga dihadiri oleh deretan pejabat dari berbagai instansi vertikal, unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, serta jajaran aparatur sipil negara di lingkungan Pemkab Berau. </span;><br><br><span;>​Dalam amanatnya, Bupati Sri Juniarsih menekankan pentingnya memaknai kemerdekaan dengan kerja nyata dan kontribusi aktif dari seluruh elemen masyarakat. Momentum peringatan kemerdekaan Indonesia dinilainya harus menjadi pemantik semangat untuk terus mengoptimalkan daya saing daerah. </span;><br><br><span;>​"Mari kita berkontribusi memajukan Kabupaten Berau dengan segala potensi dan kemampuan yang kita miliki. Upacara ini bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi wujud pengabdian bagi bangsa dan negara," tegas Sri Juniarsih di hadapan peserta upacara. </span;><br><br><span;>​Ia menambahkan bahwa potensi besar yang dimiliki Kabupaten Berau, baik dari sektor pariwisata, sumber daya alam, hingga sumber daya manusia, perlu dikelola secara maksimal melalui sinergi yang kuat antara pemerintah dan masyarakat. Langkah bersama ini krusial demi mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan dan berkeadilan. </span;><br><br><span;>​Pelaksanaan upacara peringatan kemerdekaan di GOR Pemuda Tanjung Redeb ini berjalan lancar hingga akhir rangkaian acara. Pengibaran Sang Saka Merah Putih oleh pasukan pengibar bendera sukses ditunaikan, diiringi penghormatan penuh dari seluruh peserta yang hadir memadati lapangan. </span;><br><br><span;>​Melalui semangat kemerdekaan ini, Pemkab Berau mengajak seluruh warga untuk memperkuat rasa persatuan, menjaga kondusivitas wilayah, serta bahu-membahu mendorong kesejahteraan masyarakat di Bumi Batiwakkal.(Adv/Rein)</span;><br><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260817_113927_348.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Biar Dapur Tetap Aman, Warga Perumahan Korpri Belajar Tangkas Padamkan Api Bersama Damkar Berau</title>
<link>https://kartanews.com/biar-dapur-tetap-aman-warga-perumahan-korpri-belajar-tangkas-padamkan-api-bersama-damkar-berau</link>
<guid>https://kartanews.com/biar-dapur-tetap-aman-warga-perumahan-korpri-belajar-tangkas-padamkan-api-bersama-damkar-berau</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Berau menggelar sosialisasi tentang tata cara memadamkan api akibat kebocoran gas LPG di dapur rumah tangga. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a828715d727b.jpg" length="108461" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 16 Aug 2026 18:37:27 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b><span;>KARTANEWS.COM, BERAU</span;></b><span;> – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Berau menggelar sosialisasi tentang tata cara memadamkan api akibat kebocoran gas LPG di dapur rumah tangga. Kegiatan edukasi ini dilaksankan bersama warga Perumahan Korpri di Jalan Murjani III, Tanjung Redeb. </span;><br><br><span;>​Dalam pelaksanaannya, warga dibekali pemahaman mengenai teknik-teknik penanggulangan awal saat terjadi insiden kebocoran gas. Pada sesi pertama, petugas Disdamkarmat Berau memberikan materi dasar terkait pemicu munculnya api, penyebab api membesar, serta langkah awal yang harus dilakukan saat mencium bau kebocoran gas di rumah. </span;><br><br><span;>​Usai pemaparan materi, sejumlah warga yang hadir berkesempatan mempraktikkan secara langsung petunjuk dan instruksi yang telah dijelaskan oleh petugas pemadam kebakaran. </span;><br><br><span;>​Sekretaris Disdamkarmat Berau, Heri Irwan, menekankan bahwa kehadiran pemadam kebakaran di tengah masyarakat tidak hanya sebatas untuk memadamkan api saat kebakaran terjadi, tetapi juga untuk memberikan edukasi secara berkala. </span;><br><br><span;>​"Kami hadir di tengah masyarakat bukan hanya untuk memadamkan api, tetapi juga memberikan edukasi dan pemahaman seperti yang kita lakukan hari ini," ujarnya, Minggu (16/08/2026). </span;><br><br><span;>​Ia menambahkan, pengetahuan mengenai tata cara penanganan kebocoran gas sangat penting dimiliki oleh setiap keluarga. Pasalnya, jika masyarakat hanya menunggu kedatangan petugas, potensi bahaya akan semakin besar mengingat api dapat merambat dengan cepat. </span;><br><br><span;>​"Pemahaman ini sangat penting bagi tingkat rumah tangga. Api tidak bisa dibiarkan terlalu lama, dan jika sepenuhnya bergantung pada petugas Damkar, dikhawatirkan penanganannya akan terlambat, karena damkar datang berdasarkan laporan dan membutuhkan waktu beberapa menit" pungkasnya. </span;><br><br><span;>​Melalui kegiatan ini, ia berharap semakin banyak masyarakat yang menguasai metode pemadaman api secara mandiri, sehingga mereka mampu menangani kobaran api kecil sebelum berpotensi menjadi kebakaran besar.(Tim)</span;><br><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260816_183116_830.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Tiga Hari Pencarian, Penumpang KM Bukit Siguntang Ditemukan Meninggal di Perairan Balikpapan</title>
<link>https://kartanews.com/tiga-hari-pencarian-penumpang-km-bukit-siguntang-ditemukan-meninggal-di-perairan-balikpapan</link>
<guid>https://kartanews.com/tiga-hari-pencarian-penumpang-km-bukit-siguntang-ditemukan-meninggal-di-perairan-balikpapan</guid>
<description><![CDATA[ BALIKPAPAN — Operasi pencarian terhadap penumpang KM Bukit Siguntang yang terjatuh di sekitar Buoy 9 Perairan Balikpapan resmi berakhir. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a816afebb14f.jpg" length="75729" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 16 Aug 2026 15:50:04 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b><span;>KARTANEWS.COM, BALIKPAPAN</span;></b><span;> — Operasi pencarian terhadap penumpang KM Bukit Siguntang yang terjatuh di sekitar Buoy 9 Perairan Balikpapan resmi berakhir. Korban bernama Orip Arudin Tunmuni (33) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia oleh Tim SAR Gabungan pada Kamis (13/8/2026), setelah tiga hari proses pencarian. </span;><br><br><span><b><span;>​</span;></b><span;>Insiden</span;><b><span;> </span;></b></span><i><span;>man overboard</span;></i><span;> tersebut berawal ketika korban dilaporkan terjatuh atau melompat dari kapal rute Balikpapan–Parepare pada pukul 05.23 WITA. Kantor Pencarian dan Pertolongan Balikpapan menerima laporan 17 menit kemudian via komunikasi radio dari Kepanduan Balikpapan dan langsung mengerahkan personel ke lokasi. </span;><br><br><span;>​Pada hari ketiga pencarian, petugas membagi area operasi menjadi dua sektor dengan total luas jangkauan mencapai 247 mil laut persegi (NM²). Upaya tersebut membuahkan hasil ketika jasad korban ditemukan pada pukul 10.35 WITA, berjarak sekitar 1,4 kilometer ke arah barat laut dari perkiraan lokasi awal kejadian. </span;><br><br><span;>"Tim SAR Gabungan berhasil menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia setelah dilakukan pencarian selama tiga hari," ucap Kasi Ops Kantor Pencarian dan Pertolongan Balikpapan Basarnas Kelas A Balikpapan, Endrow Sasmita, Sabtu (15/8/2026). </span;><br><br><span;>​Setelah proses evakuasi jasad korban selesai dan sesi </span;><i><span;>debriefing</span;></i><span;> digelar pada pukul 11.20 WITA, operasi SAR diusulkan untuk ditutup. Operasi ini melibatkan gabungan dari berbagai instansi, antara lain Basarnas Balikpapan, Satpolairud Polda Kaltim, Polair Polresta Balikpapan, Lanal Balikpapan, Satbrimob Polda Kaltim, KPLP, BPBD Balikpapan, Polsek KP3, Coast Guard KSOP, hingga PT Pelni Balikpapan. </span;><br><br><span;>Petugas mengerahkan armada seperti </span;><i><span;>Rescue Car</span;></i><span;>, RBB Basarnas, </span;><i><span;>speedboat</span;></i><span;>, kapal KPLP, kapal pandu, serta didukung peralatan selam, SAR air, alat komunikasi, dan medis. </span;><br><br><span;>​Dengan diselesaikannya evakuasi, seluruh unsur yang terlibat kembali ke satuannya masing-masing. Pihak Kantor Pencarian dan Pertolongan Balikpapan juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kerja sama seluruh tim selama proses pencarian.(Rein)</span;><br><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260816_154602_775.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>MAP FISIP Unmul Gelar PKKMB Perdana, Bekali Mahasiswa Baru Hadapi Kehidupan Akademik</title>
<link>https://kartanews.com/map-fisip-unmul-gelar-pkkmb-perdana-bekali-mahasiswa-baru-hadapi-kehidupan-akademik</link>
<guid>https://kartanews.com/map-fisip-unmul-gelar-pkkmb-perdana-bekali-mahasiswa-baru-hadapi-kehidupan-akademik</guid>
<description><![CDATA[ SAMARINDA — Program Studi Magister Administrasi Publik (MAP), Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Universitas Mulawarman (Unmul), menggelar Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Angkatan XXXV Tahun 2026. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a814a3c8a373.jpg" length="116207" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 16 Aug 2026 13:29:09 +0800</pubDate>
<dc:creator>Irla Hadratan Iman</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.COM, SAMARINDA —</span></span></strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> Program Studi Magister Administrasi Publik (MAP), Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Universitas Mulawarman (Unmul), menggelar Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Angkatan XXXV Tahun 2026. Kegiatan tersebut menjadi momentum perdana bagi Program Studi MAP dalam memberikan pembekalan awal kepada mahasiswa baru sebelum memasuki proses perkuliahan.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Dosen Magister Administrasi Publik FISIP Unmul, Santi Rande, mengatakan pelaksanaan PKKMB menjadi langkah awal bagi mahasiswa baru untuk mengenal lebih dekat lingkungan akademik yang akan menjadi bagian dari perjalanan pendidikan mereka.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Menurut Santi, kegiatan tersebut dirancang untuk memberikan gambaran kepada mahasiswa mengenai kehidupan kampus, khususnya lingkungan Program Studi Magister Administrasi Publik. Mahasiswa tidak hanya diperkenalkan dengan lingkungan akademis, tetapi juga diberikan pemahaman mengenai berbagai hal yang berkaitan dengan proses pendidikan selama jenjang studi di jenjang magister.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Ini merupakan pertama kalinya Program Studi Magister Administrasi Publik melaksanakan PKKMB. Kegiatan ini menjadi gerbang awal untuk memperkenalkan mahasiswa baru secara lebih mendalam mengenai berbagai hal yang ada di lingkungan kampus, khususnya di Program Studi Magister Administrasi Publik,” ujar Santi.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Ia menjelaskan, masa awal perkuliahan menjadi fase penting bagi siswa baru untuk memahami lingkungan pendidikan yang akan mereka jalani. Oleh karena itu, pengenalan sejak awal diharapkan dapat membantu mahasiswa mempersiapkan diri menghadapi berbagai tuntutan akademik maupun aktivitas yang ada selama masa studi.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Melalui PKKMB Angkatan XXXV Tahun 2026, mahasiswa baru mendapatkan kesempatan untuk mengenal lebih jauh karakteristik lingkungan Program Studi MAP. Pemahaman tersebut dinilai penting agar siswa memiliki gambaran mengenai proses pendidikan yang akan dijalani sebelum mereka sepenuhnya beradaptasi dengan aktivitas perkuliahan.</span></span></p>
<p><img src="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x_6a814b6505d1e.jpg" alt=""></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Santi menilai, mahasiswa yang memiliki pemahaman awal mengenai lingkungan kampus akan lebih mudah beradaptasi ketika mulai menjalani kegiatan akademik. Terlebih lagi, pendidikan pada tingkat magister memerlukan kesiapan siswa untuk mengikuti proses pembelajaran yang lebih mendalam dan menuntut keterlibatan aktif.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Dengan adanya kegiatan PKKMB ini, mahasiswa baru diharapkan sudah lebih mengenal kondisi kehidupan kampus serta hal-hal yang nantinya akan mereka hadapi selama menjalani pendidikan,” katanya.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Menurutnya, pengenalan kehidupan kampus tidak sebatas kegiatan seremonial penyambutan mahasiswa baru. Lebih dari itu, PKKMB menjadi ruang untuk memberikan informasi dan membangun kesiapan mahasiswa sebelum mereka berinteraksi secara intensif dengan lingkungan akademik.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Kegiatan tersebut juga diharapkan dapat menjadi sarana awal bagi mahasiswa untuk memahami proses adaptasi di lingkungan Program Studi Magister Administrasi Publik. Dengan demikian, mahasiswa dapat memulai perjalanan akademiknya dengan bekal pengetahuan mengenai lingkungan kampus dan berbagai aktivitas yang akan dihadapi.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Santi berharap PKKMB dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan pada tahun-tahun berikutnya. Menurutnya, kegiatan serupa akan tetap relevan karena setiap mahasiswa angkatan baru membutuhkan pembekalan dan informasi awal sebelum memulai perkuliahan.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Ia memutuskan ingin PKKMB dapat menjadi bagian dari upaya Program Studi MAP dalam menciptakan proses penerimaan mahasiswa baru yang lebih terarah. Kegiatan tersebut juga dapat terus dikembangkan sesuai kebutuhan mahasiswa dan dinamika kehidupan akademik di lingkungan program studi.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Kami berharap kegiatan PKKMB ini kedepannya dapat terus dilaksanakan untuk memberikan informasi awal kepada mahasiswa baru pada tahun-tahun berikutnya,” ujar Santi.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Ia menyebut PKKMB sebagai kegiatan yang positif karena memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengenal dunia kampus sebelum benar-benar menjalani rutinitas perkuliahan. Menurutnya, siswa memerlukan pemahaman awal agar proses interaksi, adaptasi, dan pembelajaran dapat berlangsung dengan lebih baik.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Bagi mahasiswa Magister Administrasi Publik Angkatan XXXV Tahun 2026, kegiatan tersebut menjadi titik awal untuk mengenal lingkungan akademik yang akan mereka tempati selama masa studi. Pengenalan tersebut diharapkan tidak hanya membantu mahasiswa memahami kehidupan kampus, tetapi juga membangun kesiapan untuk mengikuti proses pendidikan secara lebih optimal.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Santi berharap mahasiswa baru dapat memanfaatkan PKKMB sebagai kesempatan untuk memperoleh informasi sebanyak mungkin mengenai Program Studi MAP. Bekal tersebut diharapkan dapat membantu siswa menghadapi proses perkuliahan sekaligus menyesuaikan diri dengan lingkungan akademik yang baru.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Pelaksanaan PKKMB Angkatan XXXV Tahun 2026 sekaligus menjadi awal bagi Program Studi Magister Administrasi Publik FISIP Unmul untuk menghadirkan kegiatan pengenalan kampus secara khusus bagi mahasiswa baru. Ke depan, kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi agenda berkelanjutan yang memberikan manfaat bagi setiap mahasiswa angkatan yang memasuki Program Studi Lingkungan MAP.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Dengan adanya pembekalan sejak awal, mahasiswa diharapkan tidak hanya siap mengikuti perkuliahan, tetapi juga mampu memahami lingkungan akademik, beradaptasi dengan baik, serta menjalani proses pendidikan di Magister Administrasi Publik dengan kesiapan yang lebih matang. (Irla)</span></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Meriahkan HUT RI, Warga Perumahan Korpri Tanjung Redeb Gelar Jalan Santai Berdresscode Merah Putih</title>
<link>https://kartanews.com/meriahkan-hut-ri-warga-perumahan-korpri-tanjung-redeb-gelar-jalan-santai-berdresscode-merah-putih</link>
<guid>https://kartanews.com/meriahkan-hut-ri-warga-perumahan-korpri-tanjung-redeb-gelar-jalan-santai-berdresscode-merah-putih</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Suasana penuh kebersamaan dan keceriaan menyelimuti kawasan Perumahan Korpri, Jalan Murjani III, Kecamatan Tanjung Redeb. Para warga berkumpul untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Republik Indonesia dengan menggelar kegiatan jalan santai pada Minggu (16/08/2026) pagi. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a81374d5efb8.jpg" length="195409" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 16 Aug 2026 12:09:22 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b><span;>KARTANEWS.COM, BERAU</span;></b><span;> – Suasana penuh kebersamaan dan keceriaan menyelimuti kawasan Perumahan Korpri, Jalan Murjani III, Kecamatan Tanjung Redeb. Para warga berkumpul untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Republik Indonesia dengan menggelar kegiatan jalan santai pada Minggu (16/08/2026) pagi. </span;><br><br><span;>​Kemeriahan agenda tahunan ini semakin terasa lantaran seluruh peserta kompak mengenakan busana bernuansa merah putih. Melalui paduan warna khas bendera kebangsaan tersebut, deretan peserta jalan santai tampak mengular dan menghidupkan suasana di sepanjang rute perumahan sejak pagi hari. </span;><br><br><span;>​Ketua Pelaksana kegiatan, Darlinah menjelaskan, bahwa jalan santai ini diselenggarakan tidak sekadar untuk memperingati kemerdekaan Indonesia. </span;><br><br><span;>Lebih dari itu, momentum ini dimanfaatkan sebagai wadah silaturahmi antarwarga sekaligus upaya mempererat rasa kebersamaan dan melestarikan nilai-nilai gotong royong di tengah kehidupan bermasyarakat. </span;><br><br><span;>"Alhamdulillah, pada hari ini kita bisa menggelar kegiatan ini bersama-sama," ujar Ketua Pelaksana di sela-sela acara.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>Ia menambahkan, kesuksesan dan kelancaran acara perayaan ini tidak lepas dari kontribusi nyata seluruh elemen warga perumahan. Warga secara sukarela saling bahu-membahu memberikan bantuan, baik berupa dukungan materiil maupun nonmateriil demi terselenggaranya acara tersebut. </span;><br><br><span;>​Tak hanya jalan santai, panitia juga menyiapkan serangkaian lomba antargenerasi yang makin menambah keakraban warga. Suasana kian semarak saat sesi pembagian </span;><i><span;>doorprize</span;></i><span;>, di mana bermacam hadiah menarik dibagikan kepada para peserta yang beruntung. </span;><br><br><span;>​"Terima kasih atas partisipasi dan antusiasme seluruh warga yang hadir dan berkontribusi pada hari ini," pungkasnya.</span;></p>
<p><span;>​Melalui kegiatan ini, semangat persatuan dan nilai kebersamaan diharapkan dapat terus terjaga serta menjadi pilar utama keharmonisan warga Perumahan Korpri Berau ke depannya.(Tim)</span;><br><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260816_120347_118.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Bupati Sri Juniarsih Kukuhkan 35 Anggota Paskibraka Berau, Tekankan Keteladanan Generasi Muda</title>
<link>https://kartanews.com/bupati-sri-juniarsih-kukuhkan-35-anggota-paskibraka-berau-tekankan-keteladanan-generasi-muda</link>
<guid>https://kartanews.com/bupati-sri-juniarsih-kukuhkan-35-anggota-paskibraka-berau-tekankan-keteladanan-generasi-muda</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Bupati Berau Sri Juniarsih Mas resmi mengukuhkan 35 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Berau di Balai Mufakat, Tanjung Redeb, Sabtu malam (15/8/2026). ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a812065cff8d.jpg" length="89120" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 16 Aug 2026 10:33:14 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b><span;>KARTANEWS.COM, BERAU </span;></b><span;>– Bupati Berau Sri Juniarsih Mas resmi mengukuhkan 35 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Berau di Balai Mufakat, Tanjung Redeb, Sabtu malam (15/8/2026). </span;><br><br><span;>Pengukuhan ini menandai kesiapan para pelajar terpilih untuk mengemban tugas utama mengibarkan Sang Merah Putih pada Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. </span;><br><br><span><b><span;>​</span;></b><span;>Dalam</span;><b><span;> </span;></b><span;>amanatnya, Bupati Sri Juniarsih menegaskan bahwa status sebagai anggota Paskibraka membawa tanggung jawab besar yang tidak berakhir seiring selesainya upacara pengibaran bendera</span;><b><span;>. </span;></b></span><span;> </span;><br><br><span;>Seluruh proses pembinaan intensif yang telah dilalui—mulai dari kedisiplinan, kekompakan, hingga pembentukan karakter—diharapkan dapat membentuk jiwa kepemimpinan dan rasa cinta Tanah Air yang terus melekat dalam kehidupan sehari-hari. </span;><br><br><span;>​“Saya memiliki harapan saudara sekalian anak-anakku sekalian bersemangat dalam menjalankan tugas yang diemban dalam mengibarkan bendera merah putih pada 17 Agustus mendatang,” ujar Sri Juniarsih. </span;><br><br><span;>​Ia berpesan agar para anggota Paskibraka mampu menjadi teladan bagi rekan sesama generasi muda di lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat. Nilai-nilai Pancasila, semangat Proklamasi, dan UUD 1945 harus terus diamalkan sebagai bekal untuk melanjutkan perjuangan para pahlawan melalui prestasi dan kontribusi nyata. </span;><br><br><span;>​“Dalam setiap cucuran keringat, negeri ini harus kita hargai dengan mengisinya melalui prestasi. Ukirlah kebaikan dan jadilah teladan bagi rekan-rekan yang lain, terutama generasi muda dan generasi penerus kita. Di pundak kalian bangsa ini dititipkan,” pesannya. </span;><br><br><span;>​Bupati juga menekankan pentingnya menjaga nama baik daerah dan terus mengasah potensi diri setelah momentum kemerdekaan berlalu.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>“Tugas kalian bukan hanya sampai tanggal 17 Agustus saja. Kalian harus membawa nama baik karena pernah menjadi bagian dari pengibaran bendera pada upacara kemerdekaan. Teruslah </span;><i><span;>meng-upgrade</span;></i><span;> diri menjadi lebih baik,” tegasnya. </span;><br><br><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;>​Melalui prosesi pengukuhan ini, 35 pemuda-pemudi terbaik Berau kini siap mengemban amanah mengibarkan Sang Merah Putih sekaligus membawa semangat patriotisme dan keteladanan demi kemajuan bangsa. (Adv/Rein)<!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260816_102756_023.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>BMKG Akhiri Peringatan Tsunami Gempa Flores M7,7, Warga Diimbau Waspada Gempa Susulan</title>
<link>https://kartanews.com/bmkg-akhiri-peringatan-tsunami-gempa-flores-m77-warga-diimbau-waspada-gempa-susulan</link>
<guid>https://kartanews.com/bmkg-akhiri-peringatan-tsunami-gempa-flores-m77-warga-diimbau-waspada-gempa-susulan</guid>
<description><![CDATA[ JAKARTA- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengakhiri Peringatan Dini Tsunami pada pukul 07.30 WIB, setelah gempa bumi tektonik M7,7 mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu pagi (15/8) pukul 04.58 WIB. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a808031c3f23.jpg" length="90416" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 15 Aug 2026 23:08:49 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span><b><span;>KARTANEWS.COM, JAKARTA</span;></b></span><span><span;>— Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengakhiri Peringatan Dini Tsunami pada pukul 07.30 WIB, setelah gempa bumi tektonik M7,7 mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu pagi (15/8) pukul 04.58 WIB. BMKG mencatat bahwa pergerakan sesar naik (thrust fault) menyebabkan guncangan kuat dan potensi tsunami.</span;></span><span;> </span;><br><br><span><span;>Deputi Bidang Geofisika BMKG, Nelly Florida Riama, menjelaskan BMKG mengidentifikasi bahwa gempa bumi dangkal berkedalaman 15 km ini bersumber dari aktivitas Flores Back-Arc Thrust. Hasil analisis pemutakhiran parameter menunjukkan episenter gempa bumi berada di laut pada koordinat 8,41° LS dan 121,39° BT, atau tepatnya 30 km arah timur laut Nagekeo, NTT.</span;></span><span;> </span;><br><br><span><span;>“BMKG tidak lagi mencatat adanya kenaikan muka air laut yang signifikan dan membahayakan masyarakat di sepanjang pesisir terdampak,” kata Nelly saat </span;></span>Konferensi<b> Pers </b>di , Jakarta, Sabtu (15/8)</p>
<p><span><span;>Lebih lanjut stasiun pemantauan BMKG mencatat gelombang tsunami tiba di sepuluh titik pesisir, antara lain: Sikka: Ketinggian 0,20 meter (pukul 05.03 WIB); Pelabuhan Kewapante-Sikka: Ketinggian 0,38 meter (pukul 05.16 WIB); Flores Timur: Ketinggian 0,25 meter (pukul 05.24 WIB) </span;></span></p>
<p><span><span;>Kemudian Labuan Bajo: Ketinggian 0,36 meter (pukul 05.26 WIB); Maurole-Ende: Ketinggian 0,94 meter (pukul 05.27 WIB); Dompu: Ketinggian 0,17 meter (pukul 05.29 WIB); Bakalang-Alor: Ketinggian 0,14 meter (pukul 05.41 WIB); Baubau: Ketinggian 0,30 meter (pukul 05.47 WIB); Bulukumba: Ketinggian 0,54 meter (pukul 05.58 WIB); dan Kolaka: Ketinggian 0,23 meter (pukul 06.27 WIB)</span;></span><span;> </span;><br><br><span><span;>Di sisi lain, masyarakat merasakan dampak guncangan gempa tersebut dalam beberapa tingkat skala intensitas Modified Mercalli Intensity (MMI). Skala V MMI (membangunkan banyak orang tidur dan terasa oleh hampir semua penduduk): berdampak pada masyarakat di Kota Ende, Kota Borong, serta Kota Ruteng dan Skala VI MMI (mengejutkan semua penduduk hingga berlari keluar): berdampak pada masyarakat di Wolowae (Kabupaten Nagekeo) dan Kota Bajawa.</span;></span><span;> </span;><br><br><span><span;>Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto, menjelaskan hingga pukul 07.07 WIB, BMKG mendeteksi sebanyak 37 aktivitas gempa bumi susulan (aftershock) dengan rentang magnitudo M3,6 hingga M6,2, di mana masyarakat merasakan 1 gempa bumi di antaranya.</span;></span><span;> </span;><br><br><span><span;>“Di busur belakang Flores ini terdapat potensi gempa maksimum M7.8 hingga M7.9. Berdasarkan catatan sejarah, gempa serupa pernah terjadi pada tahun 1992 dengan kekuatan M7.5 yang menimbulkan kerusakan dan terjadi tsunami. Setelah hampir 30 tahun, pelepasan energi besar kembali terjadi di busur belakang Flores,” terang Wijayanto.</span;></span><span;> </span;><br><br><span><span;>Direktur Seismologi Teknik, Geofisika Potensial, dan Tanda Waktu BMKG, Teguh Rahayu, memaparkan hasil pemantauan awal Stasiun Geofisika Kupang serta koordinasi dengan BPBD setempat terkait dampak skala intensitas gempa. </span;></span><span;> </span;><br><br><span><span;>Hasilnya, guncangan gempa merobohkan beberapa bagian tembok rumah sederhana di wilayah Maumere, Manggarai Barat, dan Labuan Bajo. Selain itu, gempa juga merusak fasilitas Pelabuhan Maumere dan bangunan Hotel Jayakarta Bajo.</span;></span><span;> </span;><br><br><span><span;>“Tim BMKG mulai hari ini diterjunkan langsung ke lokasi terdampak untuk melakukan survei kerusakan secara menyeluruh,” tambahnya.</span;></span><span;> </span;><br><br><span><span;>Sementara itu, Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi BNPB, Berton SP. Panjaitan, menyampaikan bahwa prioritas utama BNPB saat ini adalah memastikan keselamatan masyarakat serta mencegah adanya korban tambahan dari bahaya pascagempa.</span;></span><span;> </span;><br><br><span><span;>“Data terbaru yang masuk mengonfirmasi ada dua orang yang meninggal dunia. Informasi ini terus kami pantau dan verifikasi bersama BMKG, BPBD, Pemda, serta unsur terkait agar dapat mengeluarkan data resmi mengenai total kerusakan dan korban jiwa,” ujar Berton.</span;></span><br><span><span;></span;></span></p>
<p><span><span;>Deputi Bidang Geofisika BMKG, Nelly Florida Riama, menyampaikan rasa keprihatinan yang mendalam atas dampak musibah ini dan mengonfirmasi berakhirnya status peringatan dini tsunami.</span;></span><span;> </span;><br><br><span><span;>“Peringatan dini tsunami sudah dinyatakan berakhir, namun gempa susulan masih terus terjadi. Kami berharap masyarakat tetap tenang, tidak terpancing isu yang tidak bertanggung jawab, serta selalu memperbarui informasi dari saluran resmi BMKG,” tutur Nelly.</span;></span><span;> </span;><br><br><span><span;>Berdasarkan kejadian ini, BMKG terus memonitor perkembangan gempa bumi susulan serta dinamika tinggi muka laut secara real-time. BMKG menghimbau seluruh lapisan masyarakat untuk tetap tenang dan menyaring setiap informasi agar terhindar dari isu atau hoaks yang beredar. </span;></span><br><span><span;></span;></span></p>
<p><span><span;>BMKG juga mengimbau warga agar menjauhi serta memeriksa kondisi bangunan yang mengalami retakan atau kerusakan struktur akibat guncangan gempa, sekaligus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gempa bumi susulan.(Rein)</span;></span><br><span;><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260815_230141_612.sdocx--></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Wagub Seno Aji Kukuhkan 40 Anggota Paskibraka Kaltim 2026</title>
<link>https://kartanews.com/wagub-seno-aji-kukuhkan-40-anggota-paskibraka-kaltim-2026</link>
<guid>https://kartanews.com/wagub-seno-aji-kukuhkan-40-anggota-paskibraka-kaltim-2026</guid>
<description><![CDATA[ SAMARINDA — Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tingkat Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2026 secara resmi dikukuhkan oleh Wakil Gubernur Kalimantan Timur Seno Aji. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a807bd4c750e.jpg" length="367812" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 15 Aug 2026 22:46:22 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.COM, SAMARINDA</span></span></b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">— Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tingkat Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2026 secara resmi dikukuhkan oleh Wakil Gubernur Kalimantan Timur , Seno Aji. Acara pengukuhan tersebut diselenggarakan secara khidmat di Pendopo Odah Etam pada Sabtu (15/8/2026) malam.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Wagub Seno Aji bertindak sebagai Pembina Upacara dan memimpin langsung seluruh rangkaian prosesi. Sebanyak 40 anggota Paskibraka terpilih dari 10 kabupaten/kota se-Kalimantan Timur ini dipersiapkan untuk menjalankan tugas pengibaran bendera pada Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2026, bertempat di Stadion Gelora Kadrie Oening Samarinda.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Sebelum prosesi pengukuhan dilakukan, seluruh anggota Paskibraka membacakan Ikrar Putra Indonesia yang dipandu oleh Plt Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kaltim, Arih Franata Filifus Sembiring.</span></span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Rangkaian acara dilanjutkan dengan penyematan kendit secara simbolis oleh Wagub Seno Aji kepada pemimpin upacara sebagai penanda sah dikukuhkannya Paskibraka Provinsi Kaltim Tahun 2026. </span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​ “Malam ini menjadi momentum bersejarah karena 40 pelajar terbaik dari 10 kabupaten/kota hadir untuk mengemban amanah mulia sebagai pengibar bendera di Bumi Etam,” ungkap Wagub.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Ia menjelaskan bahwa pengukuhan ini merupakan bukti kepercayaan besar yang diamanahkan kepada generasi muda terbaik Kalimantan Timur pada peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia tahun ini.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Kehormatan besar tersebut, lanjut Seno Aji, hadir memberikan tanggung jawab yang tidak ringan. Para anggota Paskibraka membawa serta nama baik keluarga, instansi sekolah, dan seluruh masyarakat Kalimantan Timur.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​“Kalian yang hadir bukan sebatas utusan daerah atau pelajar biasa, melainkan cerminan persatuan bangsa Indonesia di bawah naungan Sang Saka Merah Putih,” ujar Wagub.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Seno Aji menegaskan bahwa pelatihan generasi muda berkualitas merupakan bentuk investasi jangka panjang daerah. Visi besar “Kaltim Sukses Menuju Generasi Emas” harus diwujudkan secara nyata melalui penyiapan sumber daya manusia yang tangguh dan berkarakter.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Wadah Paskibraka dinilai menjadi sarana efektif dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan tersebut kepada para pemuda.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​"Lewat latihan kedisiplinan, kalian membentuk ketahanan. Lewat keselarasan tempo, kalian mengasah kekompakan. Lewat kepercayan tugas, kalian membangun jiwa kepemimpinan," tuturnya.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Ia menggarisbawahi bahwa momen pengibaran bendera mengajarkan prinsip luhur di atas kepentingan individu, yakni menjaga persatuan serta martabat bangsa.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Wagub Seno berpesan agar seluruh Paskibraka menjalankan tugas dengan penuh kehormatan, menjaga soliditas tim, serta konsisten menampilkan karakter terpuji dalam keseharian.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​“Jagalah martabat keluarga, sekolah, serta nama daerah Kalimantan Timur. Jadikan pengalaman berharga ini pijakan utama untuk terus berkontribusi bagi daerah dan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” pesan Wagub.</span></span><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​</span></span><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Kami meyakini, dari pundak generasi inilah fondasi masa depan Kalimantan Timur sedang dibangun,” puji Wagub menutup Segalanya.(Irla)</span></span><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260815_224107_567.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>PDAM Batiwakkal Tegaskan Distribusi Air Bersih Tetap Normal di Tengah Gangguan Jaringan</title>
<link>https://kartanews.com/pdam-batiwakkal-tegaskan-distribusi-air-bersih-tetap-normal-di-tengah-gangguan-jaringan</link>
<guid>https://kartanews.com/pdam-batiwakkal-tegaskan-distribusi-air-bersih-tetap-normal-di-tengah-gangguan-jaringan</guid>
<description><![CDATA[ BERAU  — Perumda Air Minum Batiwakkal Kabupaten Berau memberikan klarifikasi tegas guna meredam kekhawatiran masyarakat terkait pengumuman gangguan layanan yang baru saja dirilis. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6aafc3cc7b014.jpg" length="78800" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 15 Aug 2026 19:31:23 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p data-path-to-node="22"><b data-path-to-node="22" data-index-in-node="0">KARTANEWS.COM, BERAU</b> — Perumda Air Minum Batiwakkal Kabupaten Berau memberikan klarifikasi tegas guna meredam kekhawatiran masyarakat terkait pengumuman gangguan layanan yang baru saja dirilis.</p>
<p data-path-to-node="22">Pihak manajemen memastikan bahwa gangguan pada kabel induk Telkomsel sama sekali tidak memengaruhi operasional produksi maupun distribusi air bersih ke rumah-rumah pelanggan.</p>
<p data-path-to-node="23">Direktur Perumda Air Minum Batiwakkal Berau, Saipul Rahman, menegaskan bahwa masalah yang terjadi saat ini murni terbatas pada infrastruktur telekomunikasi pendukung layanan digital, dan bukan pada instalasi pengolahan air (IPA) maupun sistem perpipaan.</p>
<p data-path-to-node="24">“Kondisi ini tidak berkaitan dengan gangguan produksi atau distribusi air bersih, melainkan pada infrastruktur telekomunikasi yang menopang layanan digital perusahaan. Pasokan air tawar ke masyarakat dipastikan tetap berjalan aman dan lancar,” kata Saipul, Senin (15/09/2026).</p>
<p data-path-to-node="25">Ia menjelaskan bahwa seluruh instalasi pengolahan air (IPA) milik Perumda Batiwakkal di berbagai wilayah Kabupaten Berau tetap beroperasi secara optimal menggunakan sistem mekanis dan elektrikal independen. Pompa distribusi, proses klorinasi, serta pemantauan debit air tawar tetap berjalan sesuai standar operasional tanpa bergantung pada jaringan internet luar yang sedang terganggu.</p>
<p data-path-to-node="26">Masyarakat pelanggan diimbau untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu-isu yang menyatakan adanya penghentian aliran air. Perumda Batiwakkal menjamin kebutuhan air bersih harian warga Berau tetap menjadi prioritas utama yang tidak terganggu oleh dinamika jaringan telekomunikasi.</p>
<p data-path-to-node="27">Tim lapangan di bagian teknis perpipaan dan produksi tetap disiagakan 24 jam untuk menjaga stabilitas pasokan air tawar. Dengan demikian, masyarakat dapat terus menikmati aliran air bersih secara normal sembari menunggu proses perbaikan jaringan internet selesai dikerjakan oleh pihak vendor. (Adv)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Lepas Mahasiswa KKN UMB, Pemkab Berau Dorong Penguatan Wisata dan Pertanian Kampung</title>
<link>https://kartanews.com/lepas-mahasiswa-kkn-umb-pemkab-berau-dorong-penguatan-wisata-dan-pertanian-kampung</link>
<guid>https://kartanews.com/lepas-mahasiswa-kkn-umb-pemkab-berau-dorong-penguatan-wisata-dan-pertanian-kampung</guid>
<description><![CDATA[ BERAU — Universitas Muhammadiyah Berau (UMB) secara resmi melepas mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan VI Tahun 2026 di Tanjung Redeb, Jumat (14/8/2026). ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a8020102db69.jpg" length="427025" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 15 Aug 2026 16:16:03 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b><span;>KARTANEWS.COM, BERAU</span;></b><span;> — Universitas Muhammadiyah Berau (UMB) secara resmi melepas mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan VI Tahun 2026 di Tanjung Redeb, Jumat (14/8/2026). Acara pelepasan ditandai secara simbolis lewat penyematan jas almamater dan penyerahan bantuan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi seluruh peserta.</span;><br><span;></span;></p>
<p><span;>Staf Ahli Bidang Pembangunan dan Ekonomi Pemkab Berau, Andi Marewangeng, yang hadir mewakili Bupati Berau Sri Juniarsih Mas, menegaskan pentingnya peranan KKN sebagai wujud perwujudan Tri Dharma Perguruan Tinggi di bidang pengabdian masyarakat. </span;><br><br><span;>Ia mengingatkan pentingnya membangun sinergi di lapangan bersama perangkat kampung, organisasi kepemudaan, Pejuang Sigap Sejahtera, hingga tenaga pendamping desa demi mengoptimalkan keilmuan yang dimiliki mahasiswa. </span;><br><br><span;>​“Jalin kolaborasi dengan perangkat kampung, khususnya organisasi kepemudaan, Pejuang Sigap Sejahtera dan tenaga pendamping desa. Saya yakin keilmuan yang Saudara miliki akan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Andi Marewangeng dalam sambutannya. </span;><br><br><span;>​Lebih lanjut, Pemkab Berau memaparkan bahwa dari 100 kampung yang ada di Kabupaten Berau, saat ini terdapat 22 kampung berstatus mandiri, 48 maju, dan 30 berkembang, sehingga sudah tidak ada lagi kampung berstatus tertinggal. </span;><br><br><span;> Kehadiran mahasiswa KKN diharapkan dapat mengakselerasi kemajuan tersebut, terutama pada sektor pertanian dan pariwisata melalui pembuatan konten-konten kreatif. </span;><br><br><span;>Selain itu, pihak perguruan tinggi juga didorong untuk memperkuat riset akademis, khususnya mengenai Geopark Nasional Karst Sangkulirang-Mangkalihat serta pemanfaatan limbah </span;><i><span;>fly ash</span;></i><span;> dan </span;><i><span;>bottom ash</span;></i><span;> dari PLTU.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>Pada kesempatan yang sama, Rektor UMB Muhammad Bayu menekankan agar seluruh mahasiswa dapat menjaga almamater, beradaptasi dengan baik di tengah masyarakat, serta menyelaraskan agenda kerja mereka dengan program pemerintah setempat. </span;><br><br><span;>​“Bawa ilmu, ide dan inovasi yang bisa memberikan manfaat bagi masyarakat. Program kerja juga harus disesuaikan dengan program pemerintah kampung,” pesan Muhammad Bayu kepada para mahasiswa. </span;><br><br><span><span;>Kegiatan turut dihadiri oleh jajaran pimpinan UMB, Ketua LPPM, BPJS Ketenagakerjaan, para dosen pembimbing, mahasiswa peserta KKN serta tamu undangan lainnya.</span;></span><span><span;> (Adv/Rein)</span;></span><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260815_161302_262.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Berau Siaga Satu Karhutla: Pulau Derawan dan Segah Jadi Wilayah Paling Rawan</title>
<link>https://kartanews.com/berau-siaga-satu-karhutla-pulau-derawan-dan-segah-jadi-wilayah-paling-rawan</link>
<guid>https://kartanews.com/berau-siaga-satu-karhutla-pulau-derawan-dan-segah-jadi-wilayah-paling-rawan</guid>
<description><![CDATA[ BERAU - Pemerintah Kabupaten Berau bersama jajaran instansi terkait terus mematangkan langkah antisipasi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla). ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a7ffd992b182.jpg" length="85506" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 15 Aug 2026 13:51:25 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b>KARTANEWS.COM, BERAU </b><span;>- Pemerintah Kabupaten Berau bersama jajaran instansi terkait terus mematangkan langkah antisipasi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla). </span;><br><br><span;>Langkah ini diwujudkan melalui rapat koordinasi lintas sektor, penyelarasan rencana aksi, hingga pengoptimalan kesiapan personel dan armada pemadam di Gedung BPBD Berau. </span;><br><br><span;>​Pertemuan strategis tersebut dihadiri oleh Asisten I Pemkab Berau Hendratno, Kepala BPBD Berau Masyhadi Muhdi, Pasi Ops Kodim 0902/Berau Kapten Inf Makin Effendi, Kabag Ops Polres Berau AKP Kasiyono, serta jajaran Disdamkarmat, Dinas Perkebunan, Manggala Agni, Basarnas, KPHP, hingga para camat. </span;><br><br><span;>​Berdasarkan paparan BMKG, potensi karhutla di Berau tergolong tinggi. Data </span;><i><span;>hotspot</span;></i><span;> tahun 2026 menunjukkan peningkatan signifikan akibat dampak El Nino kuat, melebihi catatan historis tahun 2015. </span;><br><br><span;>Pemantauan Hari Tanpa Hujan (HTH) berada di kategori pendek hingga menengah dengan sebaran titik panas paling dominan terdeteksi di Kecamatan Pulau Derawan dan Segah. </span;><br><br><span;>​Guna menekan risiko tersebut, Manggala Agni telah menyiapkan strategi pencegahan mulai dari pemantauan satelit secara </span;><i><span;>real-time</span;></i><span;>, patroli rutin, pengetatan aturan pembukaan lahan, pembuatan sarana pembasahan gambut, hingga edukasi ke warga. </span;><br><br><span;>Posko tanggap darurat dan tim pemadaman cepat juga disiagakan apabila sewaktu-waktu api muncul. </span;><br><br><span;>​Meski demikian, penanganan di lapangan masih dihadapkan pada sejumlah tantangan berat. Beberapa hambatan utama meliputi titik api yang terisolasi, minimnya sumber air, kondisi medan gambut yang sulit dijangkau, serta keterbatasan armada, personel, dan anggaran. </span;><br><br><span;>Selain itu, belum optimalnya alur pelaporan informasi ke BPBD turut menjadi perhatian serius. </span;><br><br><span;>​Kabag Ops Polres Berau AKP Kasiyono menegaskan bahwa integrasi antarinstansi merupakan kunci utama dalam mengatasi keterbatasan sumber daya di lapangan. </span;><br><br><span;>​“Koordinasi lintas sektor harus terus diperkuat agar setiap kejadian di lapangan dapat segera ditindaklanjuti dengan dukungan personel, peralatan dan sumber daya yang tersedia,” ujarnya. </span;><br><br><span;>​Sebagai tindak lanjut, seluruh pihak sepakat membentuk kesepakatan bersama, mendirikan posko gabungan yang disesuaikan dengan kebutuhan lapangan, serta membuat grup komunikasi lintas instansi. </span;><br><br><span;>Sistem ini diharapkan mampu mempercepat arus informasi dan memangkas waktu respons saat bencana karhutla terjadi di wilayah Berau.(Rein)</span;><br><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260815_134513_478.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Jamin Transparansi Informasi, PDAM Batiwakkal Dampingi Pelanggan Saat Jaringan Terganggu</title>
<link>https://kartanews.com/jamin-transparansi-informasi-pdam-batiwakkal-dampingi-pelanggan-saat-jaringan-terganggu</link>
<guid>https://kartanews.com/jamin-transparansi-informasi-pdam-batiwakkal-dampingi-pelanggan-saat-jaringan-terganggu</guid>
<description><![CDATA[ BERAU — Manajemen Perumda Air Minum Batiwakkal Kabupaten Berau menyampaikan permohonan maaf yang mendalam kepada seluruh masyarakat pelanggan atas ketidaknyamanan yang terjadi akibat terganggunya sistem layanan berbasis digital dan pembayaran online dalam beberapa waktu terakhir. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6aafeab42769e.jpg" length="110617" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 14 Aug 2026 19:41:59 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<div _ngcontent-ng-c3635473464="" class="container">
<div _ngcontent-ng-c1491571082="" inline-copy-host="" class="markdown markdown-main-panel md-content enable-updated-hr-color force-compact-layout tutor-markdown-rendering" id="model-response-message-contentr_4d3166489c4d3e0a" aria-busy="false" aria-live="off" dir="ltr">
<p data-path-to-node="41"><b data-path-to-node="41" data-index-in-node="0">KARTANEWS.COM, BERAU</b> — Manajemen Perumda Air Minum Batiwakkal Kabupaten Berau menyampaikan permohonan maaf yang mendalam kepada seluruh masyarakat pelanggan atas ketidaknyamanan yang terjadi akibat terganggunya sistem layanan berbasis digital dan pembayaran <i data-path-to-node="41" data-index-in-node="251">online</i> dalam beberapa waktu terakhir.</p>
<p data-path-to-node="42">Gangguan yang disebabkan oleh faktor eksternal yakni terputusnya kabel jaringan induk milik Telkomsel diharapkan tidak memicu keresahan di tengah masyarakat Tanjung Redeb dan sekitarnya.</p>
<p data-path-to-node="43">Direktur Perumda Air Minum Batiwakkal Berau, Saipul Rahman, mengimbau seluruh pelanggan untuk menyikapi situasi ini secara bijak serta memaklumi kendala teknis jaringan yang sedang dalam proses perbaikan oleh pihak penyedia jasa telekomunikasi.</p>
<p data-path-to-node="44">“Perumda Batiwakkal mengimbau pelanggan untuk tidak panik dan memahami kondisi tersebut. Informasi terbaru mengenai pemulihan layanan akan segera kami sampaikan secara resmi setelah jaringan telekomunikasi kembali normal. Kami mohon maaf yang sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan,” tutur Saipul Rahman.</p>
<p data-path-to-node="45">Pihak perusahaan berjanji akan bersikap transparan dalam menyampaikan perkembangan situasi di lapangan. Seluruh saluran informasi resmi milik Perumda Batiwakkal, termasuk media sosial dan pengumuman tertulis, akan langsung diperbarui begitu sistem pengolahan data dan pembayaran digital kembali terkoneksi dengan lancar.</p>
<p data-path-to-node="46">Selama masa pemulihan jaringan ini berlangsung, pelanggan yang membutuhkan informasi mendesak atau ingin melaporkan gangguan fisik terkait perpipaan disarankan untuk mendatangi kantor pelayanan terdekat atau memanfaatkan saluran telepon konvensional yang tidak terdampak jaringan internet.</p>
<p data-path-to-node="47">Perumda Batiwakkal berkomitmen untuk terus menjaga kualitas pelayanan publik dan menjadikan insiden ini sebagai bahan evaluasi dalam memperkuat sistem cadangan (<i data-path-to-node="47" data-index-in-node="161">backup</i>) data di masa yang akan datang.(Adv)</p>
</div>
<message-content _ngcontent-ng-c3635473464="" _nghost-ng-c1491571082="" id="message-content-id-r_4d3166489c4d3e0a" class="ng-star-inserted"></message-content><!----></div>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kasus Dugaan Penganiayaan Sesama Pegawai P3K Berau, Kini Bergulir di PN Tanjung Redeb</title>
<link>https://kartanews.com/kasus-dugaan-penganiayaan-sesama-pegawai-p3k-berau-kini-bergulir-di-pn-tanjung-redeb</link>
<guid>https://kartanews.com/kasus-dugaan-penganiayaan-sesama-pegawai-p3k-berau-kini-bergulir-di-pn-tanjung-redeb</guid>
<description><![CDATA[ BERAU - Kasus perselisihan antar-Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kabupaten Berau yang terjadi beberapa waktu lalu kini resmi bergulir di meja hijau. Perkara tindak kekerasan tersebut saat ini telah memasuki tahap persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Tanjung Redeb. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a7ec1478105c.jpg" length="481500" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 14 Aug 2026 15:19:12 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b>KARTANEWS.COM, BERAU</b><span;> - </span;>Kasus perselisihan antar-Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kabupaten Berau yang terjadi beberapa waktu lalu kini resmi bergulir di meja hijau. Perkara tindak kekerasan tersebut saat ini telah memasuki tahap persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Tanjung Redeb.</p>
<p><span;>Humas PN Tanjung Redeb, Agung Dwi Prabowo menjelaskan, berdasarkan hasil persidangan, akar persoalan perkara ini bermula dari adu mulut di tempat kerja ketika terdakwa melontarkan kritik terhadap kinerja korban yang menjabat sebagai pengawas. </span;><br><br><span><span;>"Terdakwa sempat berkomentar bahwa pengawas itu harus menjadi contoh untuk ‘anak-anak’ (anak buahnya),"terang Humas PN Tanjung Redeb.</span;></span><span;> </span;><br><br><span;>Agung melanjutkan, mendengar kritikan tersebut korban merespons dengan menjelaskan bahwa ruang lingkup tugasnya sebagai pengawas tidak hanya berfokus pada satu lokasi saja. Jawaban tersebut justru memicu ketegangan yang kian memuncak hingga akhirnya terjadi tindak kekerasan di lokasi pekerjaan. </span;><br><br><span;>​Proses peradilan atas kasus ini telah dimulai pada Kamis, 6 Agustus 2026, dengan agenda pembacaan surat dakwaan. Dalam persidangan tersebut, Jaksa Penuntut Umum (JPU) resmi menjerat terdakwa menggunakan pasal dakwaan alternatif, yakni Pasal 467 ayat (1) KUHP atau Pasal 466 ayat (1) KUHP Baru. </span;><br><br><span;>​Pada persidangan kedua yang digelar Kamis, 13 Agustus 2026, majelis hakim sebenarnya sempat memfasilitasi mekanisme Mediasi Keadilan Restoratif (</span;><i><span;>Restorative Justice</span;></i><span;>) untuk mendamaikan kedua belah pihak secara kekeluargaan. Namun, ikhtiar tersebut menemui jalan buntu. </span;><br><br><span;>​“Hari ini ada upaya mekanisme keadilan restoratif antara terdakwa dengan saksi korban, namun tidak berhasil. Oleh karena itu, sidang langsung dilanjutkan dengan agenda pemeriksaan saksi korban,” ujar Agung. </span;><br><br><span;>​Karena mediasi tidak membuahkan hasil, persidangan pun dilanjutkan dengan mendengarkan keterangan saksi korban. Perkara pidana ini dipastikan terus diproses, dan majelis hakim telah menjadwalkan sidang lanjutan pada 20 Agustus 2026 mendatang dengan agenda pemeriksaan saksi-saksi tambahan dari JPU. (Rein)</span;><br><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260814_150943_515.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Mercure Berau Bakal Gelar Chef Collaboration, Hadirkan Pengalaman Kuliner Berbintang di Sanggam Bistro</title>
<link>https://kartanews.com/mercure-berau-bakal-gelar-chef-collaboration-hadirkan-pengalaman-kuliner-berbintang-di-sanggam-bistro</link>
<guid>https://kartanews.com/mercure-berau-bakal-gelar-chef-collaboration-hadirkan-pengalaman-kuliner-berbintang-di-sanggam-bistro</guid>
<description><![CDATA[ BERAU - Mercure Berau siap memanjakan lidah para pecinta kuliner melalui agenda bertajuk Chef Collaboration. Bertempat di Sanggam Bistro pada Sabtu, 19 September 2026 mendatang. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a7ea75a3dd3a.jpg" length="66881" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 14 Aug 2026 13:32:46 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b>KARTANEWS.COM, BERAU</b><span;> - Mercure Berau siap memanjakan lidah para pecinta kuliner melalui agenda bertajuk Chef Collaboration. Bertempat di Sanggam Bistro pada Sabtu, 19 September 2026 mendatang. Acara tersebut mempertemukan keahlian dua koki ternama, yaitu Executive Chef Mercure Berau, Denny Gandana, dan Executive Chef Mercure Cibadak Sukabumi Resort, Agus Prasetyo. </span;><br><br><span;>​General Manager Mercure Berau, Maksum Aksan Damanik, menyampaikan bahwa inisiatif ini menjadi gebrakan kolaborasi koki pertama yang pernah diselenggarakan di Kabupaten Berau. </span;><br><br><span;>Kolaborasi apik tersebut diharapkan mampu mendorong kemajuan industri kuliner daerah sekaligus membuktikan kesiapan Berau menghadirkan sajian kelas hotel berbintang yang setara dengan kota-kota besar lain di Indonesia.</span;></p>
<p><img src="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x_6a7ea7fa006b4.jpg" alt=""></p>
<p><span;> </span;><br><br><span;>​"Chef Collaboration bukan sekadar acara makan malam biasa. Ini adalah pertemuan dua filosofi kuliner, dua perjalanan karier, dan dua kekayaan cita rasa Nusantara yang dipadukan dalam satu malam eksklusif," ujar Maksum Aksan Damanik. </span;><br><br><span;>​Mengusung tema "Satu Malam. Dari Solo hingga Madura.", rangkaian set menu diawali dengan </span;><i><span;>amuse-bouche</span;></i><span;> Lumpia Rebung, disusul Selat Solo sebagai </span;><i><span;>appetizer</span;></i><span;> yang memadukan </span;><i><span;>braised beef</span;></i><span;>, sayuran segar, dan mustard kuning, serta Rawon dengan kluwek, telur asin, dan tauge sebagai hidangan sup.</span;><br><span;>​</span;></p>
<p><img src="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x_6a7ea7b7f09b9.jpg" alt=""></p>
<p><br><span;>Untuk sajian utama (</span;><i><span;>main course</span;></i><span;>), para tamu bakal menikmati Bebek Madura, Mangut Ikan Asap, dan Garang Asem Daun Pisang, sebelum ditutup dengan manisnya Es Mochi Nangka sebagai </span;><i><span;>dessert</span;></i><span;>. </span;><br><br><span;>​Di tengah eksplorasi cita rasa Jawa tersebut, Mercure Berau tetap menonjolkan identitas kuliner lokal Kalimantan Timur melalui kehadiran Soto Berau serta racikan </span;><i><span;>mocktail</span;></i><span;> unik berbahan dasar bawang Dayak untuk diperkenalkan kepada para tamu. </span;><br><br><span;>​Suasana santap malam dirancang secara intim agar pengunjung dapat berinteraksi langsung dengan para koki melalui sesi </span;><i><span;>Chef Teaser &amp; Food Philosophy</span;></i><span;>, </span;><i><span;>live plating</span;></i><span;>, hingga hiburan </span;><i><span;>live acoustic</span;></i><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;>. Karena sifatnya yang eksklusif, Mercure Berau membatasi kapasitas tempat duduk hanya untuk 100 pax. (Rein)<!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260814_132308_727.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Perkuat Konektivitas Wilayah, Jembatan Perintis Garuda Siap Pacu Perekonomian Warga Berau</title>
<link>https://kartanews.com/perkuat-konektivitas-wilayah-jembatan-perintis-garuda-siap-pacu-perekonomian-warga-berau</link>
<guid>https://kartanews.com/perkuat-konektivitas-wilayah-jembatan-perintis-garuda-siap-pacu-perekonomian-warga-berau</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Bupati Berau Sri Juniarsih Mas menghadiri peresmian Jembatan Perintis Garuda di Kampung Labanan Makmur, Kecamatan Teluk Bayur, Kamis (13/8/2026). ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a7e8ce9cdd22.jpg" length="164609" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 14 Aug 2026 11:37:04 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b><span;>KARTANEWS.COM, BERAU</span;></b><span;> – Bupati Berau Sri Juniarsih Mas menghadiri peresmian Jembatan Perintis Garuda di Kampung Labanan Makmur, Kecamatan Teluk Bayur, Kamis (13/8/2026). Peresmian ini berlangsung serentak secara nasional dan dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melalui </span;><i><span;>Zoom Meeting</span;></i><span;>. </span;><br><br><span;>​Pembangunan jembatan ini menjadi bagian dari program infrastruktur nasional yang mencakup penuntasan sekitar 2.500 Jembatan Garuda dan 3.000 titik fasilitas air bersih di seluruh Indonesia. </span;><br><br><span;>​Bupati Sri Juniarsih menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pemerintah pusat serta jajaran TNI dan Polri atas sinergi dalam menghadirkan infrastruktur dasar bagi warga Berau. Menurutnya, kolaborasi lintas lembaga ini menjadi solusi efektif di tengah kebijakan efisiensi anggaran. </span;><br><br><span;>​“Atas nama Pemerintah Kabupaten Berau dan pribadi, saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan yang diberikan oleh TNI dan Polri melalui pembangunan Jembatan Perintis Garuda ini,"tuturnya. </span;><br><br><span;>Menurutnya, ditengah pemotongan anggaran daerah yang menyusut akibat pemotongan, langkah alternatif seperti ini sangat dibutuhkan. Sehingga fasilitas  masyarakat untuk melakukan kegiatan tetap ada, karena adanya akses yang dibantu oleh pemerintah pusat. </span;><br><br><span;>"Ini merupakan hal yang sangat dibutuhkan di tengah efisiensi saat ini. Dengan kolaborasi TNI, Polri, dan pemerintah daerah, kita dapat memberikan fasilitas terbaik bagi masyarakat serta memudahkan akses dan mobilitas masyarakat,” ujar Sri Juniarsih. </span;><br><br><span;>​Ia menegaskan bahwa keberadaan jembatan anyar ini tidak sekadar membuka konektivitas fisik antarwilayah, tetapi juga menjadi pemantik percepatan arus barang dan jasa yang berdampak langsung pada perekonomian warga lokal.</span;><br><span;>​</span;><br><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;>“Dengan adanya akses yang semakin mudah, tentu ini akan memberikan dampak yang luar biasa terhadap perkembangan ekonomi masyarakat,” pungkasnya.(Adv/Rein)<!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260814_112744_960.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Minta Gerakan Indonesia ASRI Masif, Gamalis Dorong Budaya Hidup Bersih di Pesisir Berau</title>
<link>https://kartanews.com/minta-gerakan-indonesia-asri-masif-gamalis-dorong-budaya-hidup-bersih-di-pesisir-berau</link>
<guid>https://kartanews.com/minta-gerakan-indonesia-asri-masif-gamalis-dorong-budaya-hidup-bersih-di-pesisir-berau</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) di Kecamatan Talisayan, bersama pelajar dari 20 sekolah jenjang SD hingga SMA menggelar bakti sosial bertajuk “Talisayan Bersih, Guru Bergerak, Masyarakat Sehat” ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a7e84ba3743c.jpg" length="125548" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 14 Aug 2026 11:03:16 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b><span;>KARTANEWS.COM, BERAU</span;></b><span;> – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) di Kecamatan Talisayan, bersama pelajar dari 20 sekolah jenjang SD hingga SMA menggelar bakti sosial bertajuk </span;><i><span;>“Talisayan Bersih, Guru Bergerak, Masyarakat Sehat”</span;></i><span;> pada Kamis (13/8/2026). Kegiatan tersebut dalam rangka menyambut perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke 81. </span;><br><br><span;>Waki Bupati Berau, Gamalis yang berkesempatan hadir pada kegiatan itu menyampaikan, pentingnnya Pendidik sebagai teladan pembentukan karakter siswa di luar kelas. </span;><br><br><span;>“Pelajaran teladan yang ingin kita sampaikan kepada para pelajar adalah bahwa guru bukan hanya mendidik anak di kelas. Guru juga bagian penting dalam membangun karakter, termasuk karakter peduli lingkungan, disiplin, gotong royong dan bertanggung jawab terhadap lingkungan tempat kita berada,” ujar Gamalis.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>Dia juga menyebut, aksi ini juga menjadi sarana mendorong pembiasaan hidup bersih sehari-hari, seperti membuang sampah pada tempatnya, mereduksi sampah dari sumbernya, hingga memprioritaskan penggunaan </span;><i><span;>tumbler</span;></i><span;> guna menekan limbah plastik sekali pakai. </span;><br><br><span;>Sebagaimana surat  Surat Edaran Geraka Indonesia ASRI yang diterbitkan Pemerintah Kabupaten Berau pada 30 Maret 2026, kegiatan tersebut dinilai sangat selaras dengan intruksi pemerintah daerah. </span;><br><span;>​</span;><br><span;>“Isi kemerdekaan dengan kerja nyata. Menjaga lingkungan sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan,” tambah Gamalis.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>Menanggapi persoalan sampah sebagai tantangan bersama, Gamalis menekankan pentingnya menjaga kebersihan pesisir untuk mendukung daya tarik Berau sebagai destinasi wisata unggulan. Ia mengimbau agar gerakan ini tidak berhenti sebagai sekadar agenda seremonial semata.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>“Kerja bakti lingkungan harus dilaksanakan secara berkelanjutan. Apalagi daerah kita juga merupakan destinasi wisata, sehingga kebersihan lingkungan menjadi bagian penting dalam menjaga kenyamanan dan daya tarik daerah,” pungkasnya.(Adv/Rein)</span;><br><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260814_105452_786.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Soal Kontrakan Satu Meteran Air, Perumda Batiwakkal Tawarkan Solusi Pemasangan Terpisah</title>
<link>https://kartanews.com/soal-kontrakan-satu-meteran-air-perumda-batiwakkal-tawarkan-solusi-pemasangan-terpisah</link>
<guid>https://kartanews.com/soal-kontrakan-satu-meteran-air-perumda-batiwakkal-tawarkan-solusi-pemasangan-terpisah</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6a96ef079b5db.jpg" length="64635" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 13 Aug 2026 23:31:33 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p data-path-to-node="3"><b data-path-to-node="3" data-index-in-node="0">KARTANEWS.COM, BERAU</b> – Kebiasaan pemilik rumah kontrakan atau rumah petak yang hanya menggunakan satu <i data-path-to-node="3" data-index-in-node="102">water meter</i> (meteran air) untuk beberapa unit hunian menjadi perhatian Perumda Air Minum Batiwakkal Berau. Pola penggunaan bersama ini dinilai justru memicu pembengkakan tagihan air akibat tingginya akumulasi volume pemakaian yang masuk ke blok tarif teratas.</p>
<p data-path-to-node="4">Direktur Perumda Batiwakkal Berau, Saipul Rahman, mencontohkan rumah sewa lima petak dengan satu meteran air yang tagihannya dapat menembus Rp624.500 per bulan pada skema lama. Padahal, jika setiap unit rumah memiliki meteran air sendiri, beban pembayaran penghuni akan jauh lebih ringan karena dihitung berdasarkan konsumsi riil masing-masing.</p>
<p data-path-to-node="5">"Kalau satu meter digunakan bersama-sama, pemakaiannya otomatis besar sehingga masuk ke blok tarif yang lebih tinggi. Tetapi kalau setiap petak memiliki meter sendiri, tagihan akan lebih hemat karena dihitung sesuai pemakaian masing-masing pelanggan," terang Saipul.</p>
<p data-path-to-node="6">Guna menciptakan sistem pembayaran yang lebih adil dan ekonomis, Perumda Batiwakkal menawarkan solusi berupa program pemasangan meteran air secara terpisah untuk tiap unit hunian sewa. Langkah ini dibarengi dengan penerapan tarif baru berlandaskan SK Bupati Berau Nomor 384 Tahun 2026 yang dilakukan secara bertahap.</p>
<p data-path-to-node="7">Sesuai aturan tersebut, penyesuaian tarif bagi kelompok pelanggan niaga mulai diberlakukan pada Agustus 2026 dan ditagihkan pada September 2026. Sementara itu, penerapan tarif baru secara menyeluruh untuk seluruh kategori pelanggan akan dimulai pada Oktober 2026 dengan pembayaran perdana pada November 2026.</p>
<p data-path-to-node="8">Melalui sosialisasi masif ini, Perumda Batiwakkal berharap masyarakat mendapatkan pemahaman yang utuh mengenai penyesuaian tarif. Manajemen juga menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan air bersih seiring dengan berlakunya struktur tarif yang lebih transparan dan berkeadilan di Kabupaten Berau.(Adv)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Perumda Batiwakkal Imbau Pelanggan Tenang Terkait Kendala Layanan Digital di Berau</title>
<link>https://kartanews.com/perumda-batiwakkal-imbau-pelanggan-tenang-terkait-kendala-layanan-digital-di-berau</link>
<guid>https://kartanews.com/perumda-batiwakkal-imbau-pelanggan-tenang-terkait-kendala-layanan-digital-di-berau</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Gangguan jaringan telekomunikasi mulai berdampak pada layanan publik berbasis digital di Kabupaten Berau. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6a96cc3532a99.jpg" length="596127" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 13 Aug 2026 20:59:58 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><strong>KARTANEWS.COM</strong><span><strong>, BERAU</strong> </span><span>– Perumda Air Minum Batiwakkal mengumumkan sejumlah layanan pelanggan mengalami kendala setelah kabel induk milik penyedia jaringan Telkomsel terputus.</span></p>
<p dir="ltr"><span>Direktur Perumda Air Minum Batiwakkal Berau, Saipul Rahman mengatakan, gangguan tersebut terutama dirasakan pada layanan yang membutuhkan koneksi internet, termasuk sistem pembayaran melalui kanal digital.</span></p>
<p dir="ltr"><span>“Beberapa layanan kami mengalami kendala akibat gangguan jaringan,” kata Saipul, Kamis (13/08/2026)</span></p>
<p dir="ltr"><span>Perumda Batiwakkal menyebut putusnya kabel induk Telkomsel menyebabkan koneksi yang digunakan dalam sistem pelayanan tidak berjalan normal. Kondisi serupa juga terjadi pada proses pembayaran melalui kanal digital atau dalam jaringan.</span></p>
<p dir="ltr"><span>Gangguan ini membuat pelanggan berpotensi mengalami kesulitan saat mengakses layanan maupun melakukan pembayaran secara daring. Namun, kondisi tersebut tidak berkaitan dengan gangguan produksi atau distribusi air bersih, melainkan pada infrastruktur telekomunikasi yang menopang layanan digital perusahaan.</span></p>
<p dir="ltr"><span>Saipul memastikan pihaknya telah berkoordinasi dengan penyedia jaringan untuk mempercepat proses pemulihan. Tim teknis Perumda Batiwakkal terus memantau perkembangan perbaikan jaringan hingga layanan kembali normal.</span></p>
<p dir="ltr"><span>“Kami terus berkoordinasi dengan Telkomsel untuk percepatan penanganan dan pemulihan jaringan,” ujarnya.</span></p>
<p dir="ltr"><span>Perumda Batiwakkal mengimbau pelanggan tidak panik dan memahami kondisi tersebut. Informasi terbaru mengenai pemulihan layanan akan disampaikan setelah jaringan telekomunikasi kembali normal.</span></p>
<p dir="ltr"><span>“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan,” pungkasnya.(Adv)</span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pemkab Berau Dorong Integrasi Data Statistik Sektoral untuk Kebijakan Tepat Sasaran</title>
<link>https://kartanews.com/pemkab-berau-dorong-integrasi-data-statistik-sektoral-untuk-kebijakan-tepat-sasaran</link>
<guid>https://kartanews.com/pemkab-berau-dorong-integrasi-data-statistik-sektoral-untuk-kebijakan-tepat-sasaran</guid>
<description><![CDATA[ BERAU — Pemerintah Kabupaten Berau menegaskan pentingnya akurasi dan pengintegrasian data statistik sektoral sebagai pondasi utama perencanaan pembangunan daerah. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a7db5639f33d.jpg" length="89048" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 13 Aug 2026 20:12:01 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, BERAU</strong> — Pemerintah Kabupaten Berau menegaskan pentingnya akurasi dan pengintegrasian data statistik sektoral sebagai pondasi utama perencanaan pembangunan daerah. </p>
<p>Hal tersebut disampaikan Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, yang diwakili oleh Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Berau, Maulidiyah, dalam agenda perumusan Grand Design Penyelenggaraan Statistik Sektoral Kabupaten Berau Tahun 2027–2031.</p>
<p>​Dalam sambutan Bupati yang dibacakan oleh Maulidiyah, disampaikan bahwa data acuan yang akurat, mutakhir, terpadu, dan dapat dipertanggungjawabkan menjadi pijakan penting agar kebijakan pemerintah daerah tidak didasarkan pada asumsi belaka.</p>
<p>​"Data harus menjadi pondasi yang sangat penting dalam proses pembangunan. Kita tidak ingin membuat kebijakan yang didasarkan oleh asumsi, atau mengalokasikan anggaran hanya karena satu persoalan tanpa mendata kondisi sebenarnya," tegas Maulidiyah saat membacakan arahan Bupati Berau.</p>
<p>​Ia menambahkan bahwa program yang dilaksanakan pemerintah daerah harus memberikan dampak riil bagi masyarakat, bukan sekadar indah di atas kertas. </p>
<p>"Kita tidak ingin program yang kita laksanakan hanya terlihat baik di atas kertas, tetapi tidak memberikan dampak yang nyata kepada masyarakat. Semua ini hanya dapat kita hindari apabila kita memiliki data yang akurat, mutakhir, terpadu, dan dapat dipertanggungjawabkan," lanjutnya.</p>
<p>​Kebijakan penguatan statistik sektoral ini sejalan dengan amanat Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia, yang mengedepankan empat prinsip utama: standar data, meta data, interoperabilitas, serta penggunaan kode referensi dan data induk.</p>
<p>​Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), perekonomian Kabupaten Berau pada tahun 2024 mencatatkan pertumbuhan sebesar 7,28%, meningkat dibandingkan tahun 2023 yang berada di angka 5,44%.</p>
<p>Sementara itu, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku tahun 2024 mencapai sekitar Rp50,82 triliun dengan PDRB per kapita sebesar Rp194,08 juta.</p>
<p>​Di sektor kesejahteraan, persentase penduduk miskin di Kabupaten Berau pada Maret 2025 tercatat sebesar 4,44%, mengalami penurunan sebesar 0,64 poin dibandingkan Maret 2024, dengan jumlah penduduk miskin sekitar 10,96 ribu orang. </p>
<p>Meski tren pertumbuhan ekonomi dan penurunan angka kemiskinan menunjukkan sinyal positif, Pemkab Berau menekankan bahwa data tersebut tidak sekadar menjadi angka laporan semata, melainkan dasar untuk menjawab siapa yang perlu dibantu, lokasi keberadaan, hingga jenis intervensi program yang dibutuhkan.</p>
<p>​Salah satu sorotan utama yang disampaikan Asisten III Setda Berau adalah masih ditemukannya perbedaan data antar Perangkat Daerah (OPD), mulai dari data bantuan sosial, kependudukan, hingga penetapan batas wilayah antar kampung dan kecamatan. </p>
<p>Untuk mengatasi permasalahan tersebut, Pemkab Berau menargetkan peningkatan Indeks Pembangunan Statistik Sektoral (IPSS) dari nilai 2,16 (kategori Cukup) menjadi 2,61 (kategori Baik) sebagai bagian dari Indikator Kinerja Utama (IKU) pimpinan daerah dan Reformasi Birokrasi (RB).</p>
<p>​"Kualitas data adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya tugas Diskominfo, Bappelitbang, maupun BPS. Ini adalah tugas kita bersama dan perlu adanya kolaborasi," ujar Maulidiyah menekankan pentingnya sinergi antar OPD.</p>
<p>​Di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), penguatan pondasi data yang valid dan up-to-date menjadi prasyarat mutlak agar analisis data dan teknologi dapat dimanfaatkan secara optimal untuk menghasilkan kebijakan publik yang efektif bagi kemajuan Kabupaten Berau.(Adv/Rein) </p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Senator DPD RI Aji Mirni: Lobi ke Pusat Harus Dibarengi Kinerja dan Tata Kelola Keuangan yang Baik</title>
<link>https://kartanews.com/senator-dpd-ri-aji-mirni-lobi-ke-pusat-harus-dibarengi-kinerja-dan-tata-kelola-keuangan-yang-baik</link>
<guid>https://kartanews.com/senator-dpd-ri-aji-mirni-lobi-ke-pusat-harus-dibarengi-kinerja-dan-tata-kelola-keuangan-yang-baik</guid>
<description><![CDATA[ SAMARINDA – Senator DPD RI asal Kalimantan Timur, Aji Mirni Mawarni, menegaskan dukungannya terhadap langkah kepala daerah di Kalimantan Timur yang melakukan lobi kepada pemerintah pusat agar tidak terjadi pemotongan Transfer ke Daerah (TKD). ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a7db2689a7d4.jpg" length="55244" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 13 Aug 2026 20:03:29 +0800</pubDate>
<dc:creator>Irla Hadratan Iman</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, SAMARINDA – </strong>Senator DPD RI asal Kalimantan Timur, Aji Mirni Mawarni, menegaskan dukungannya terhadap langkah kepala daerah di Kalimantan Timur yang melakukan lobi kepada pemerintah pusat agar tidak terjadi pemotongan Transfer ke Daerah (TKD). Namun, menurutnya, upaya tersebut tidak cukup hanya dengan menyampaikan tuntutan, melainkan harus disertai bukti nyata mengenai kinerja pemerintah daerah.</p>
<p>Aji Mirni mengatakan, sebagai wakil daerah di DPD RI, dirinya bersama anggota lainnya siap mendukung perjuangan pemerintah daerah dalam memperjuangkan hak fiskal Kalimantan Timur. Meski demikian, pemerintah pusat juga membutuhkan dasar yang kuat sebelum memutuskan kebijakan terkait alokasi anggaran.</p>
<p>"Kami sebagai wakil daerah tentu mendukung lobi-lobi yang dilakukan kepala daerah di Kalimantan Timur kepada Menteri Keuangan maupun pemerintah pusat agar jangan sampai TKD dipotong," ujarnya.</p>
<p>Menurutnya, pemerintah daerah harus mampu menunjukkan bahwa tata kelola pemerintahan berjalan dengan baik. Hal tersebut meliputi capaian kinerja, tingkat penyerapan anggaran, hingga pengelolaan keuangan yang bersih dan bebas dari praktik korupsi.</p>
<p>Ia menilai, rekam jejak pemerintahan yang baik akan menjadi modal penting dalam meyakinkan pemerintah pusat agar tetap memberikan dukungan fiskal kepada daerah.</p>
<p>"Yang harus dibawa saat melobi bukan hanya permintaan. Tunjukkan bahwa kinerja pemerintah daerah bagus, serapan anggarannya baik, pengelolaan keuangannya bersih, dan bebas dari korupsi," tegasnya.</p>
<p>Selain itu, Aji Mirni mendorong pemerintah daerah untuk menyusun program-program yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat. Program tersebut, kata dia, harus memiliki target yang jelas serta mampu menunjukkan dampak yang akan dihasilkan apabila memperoleh dukungan anggaran dari pemerintah pusat.</p>
<p>Ia menyebut sektor pendidikan, kesehatan, dan pertanian sebagai bidang strategis yang perlu menjadi prioritas. Terlebih saat ini pemerintah tengah mendorong program swasembada pangan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta peningkatan kualitas hidup masyarakat.</p>
<p>"Perlihatkan program-program yang pro rakyat. Misalnya di bidang pendidikan, kesehatan, dan pertanian. Jelaskan targetnya, apa yang ingin dicapai, dan bagaimana hasilnya apabila anggaran diberikan," katanya.</p>
<p>Aji Mirni juga mencontohkan pengalaman yang dialaminya ketika mengajukan dukungan anggaran di tingkat pusat. Menurutnya, setiap permohonan subsidi selalu disertai permintaan data, indikator keberhasilan, hingga target capaian yang ingin diwujudkan.</p>
<p>Karena itu, ia menilai pendekatan serupa juga harus dilakukan oleh pemerintah daerah. Pemerintah pusat, lanjutnya, membutuhkan argumentasi berbasis data dan perencanaan yang terukur sebelum mengucurkan anggaran tambahan.</p>
<p>"Tidak mungkin datang ke pemerintah pusat hanya mengatakan, 'tolong naikkan anggaran karena fiskal Kalimantan Timur menurun'. Harus ada program yang jelas, target yang jelas, dan manfaat yang bisa diukur," ujarnya.</p>
<p>Lebih jauh, senator asal Kalimantan Timur tersebut mengingatkan pentingnya menjaga disiplin dalam penggunaan anggaran daerah. Menurutnya, semangat efisiensi harus diterapkan secara konsisten dengan mengurangi kegiatan-kegiatan yang bersifat seremonial maupun pengeluaran yang tidak memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.</p>
<p>Ia menilai anggaran negara merupakan uang rakyat yang harus digunakan secara bertanggung jawab sehingga setiap rupiah yang dibelanjakan harus memberikan manfaat nyata bagi pembangunan.</p>
<p>Aji Mirni bahkan membandingkan praktik pengelolaan anggaran di sejumlah negara yang pernah dikunjunginya. Menurutnya, dalam berbagai kunjungan resmi di luar negeri, fasilitas yang disediakan sangat sederhana sebagai bentuk komitmen terhadap efisiensi belanja negara.</p>
<p>"Saya melihat ketika berkunjung ke luar negeri, banyak yang sangat sederhana. Tidak ada jamuan berlebihan, bahkan makanan ringan pun tidak selalu disediakan. Itu menunjukkan bagaimana mereka benar-benar menjaga efisiensi penggunaan anggaran negara," tuturnya.</p>
<p>Ia berharap pemerintah daerah di Kalimantan Timur dapat memperkuat tata kelola pemerintahan, meningkatkan akuntabilitas, serta menyusun program pembangunan yang terukur agar memiliki posisi tawar yang lebih kuat di hadapan pemerintah pusat.</p>
<p>Menurutnya, keberhasilan memperoleh dukungan anggaran bukan semata ditentukan oleh intensitas lobi, melainkan oleh kualitas kinerja pemerintahan yang dapat dibuktikan melalui data, capaian pembangunan, serta pengelolaan keuangan yang transparan dan akuntabel.</p>
<p>Dengan demikian, perjuangan mempertahankan maupun meningkatkan alokasi TKD bagi Kalimantan Timur akan memiliki landasan yang lebih kuat dan meyakinkan. (Irla)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>PDAM Batiwakkal Siapkan Solusi dan Pengawasan Sistem Pembayaran di Tengah Gangguan Jaringan</title>
<link>https://kartanews.com/pdam-batiwakkal-siapkan-solusi-dan-pengawasan-sistem-pembayaran-di-tengah-gangguan-jaringan</link>
<guid>https://kartanews.com/pdam-batiwakkal-siapkan-solusi-dan-pengawasan-sistem-pembayaran-di-tengah-gangguan-jaringan</guid>
<description><![CDATA[ BERAU — Masyarakat pelanggan Perumda Air Minum Batiwakkal di Kabupaten Berau mengeluhkan sulitnya melakukan transaksi pembayaran tagihan air secara daring (online). ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6aafc0ad2d046.jpg" length="65590" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 13 Aug 2026 19:17:57 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p data-path-to-node="13"><b data-path-to-node="13" data-index-in-node="0">KARTANEWS.COM, BERAU</b>— Masyarakat pelanggan Perumda Air Minum Batiwakkal di Kabupaten Berau mengeluhkan sulitnya melakukan transaksi pembayaran tagihan air secara daring (<i data-path-to-node="13" data-index-in-node="164">online</i>). Kendala transaksi ini dipicu oleh terputusnya kabel induk milik Telkomsel yang menjadi tulang punggung koneksi internet sistem perbankan dan <i data-path-to-node="13" data-index-in-node="314">payment gateway</i> perusahaan.</p>
<p data-path-to-node="14">Direktur Perumda Air Minum Batiwakkal Berau, Saipul Rahman, menjelaskan bahwa gangguan pada jalur transmisi data Telkomsel berdampak langsung pada seluruh kanal pembayaran digital yang terintegrasi dengan Perumda Batiwakkal, baik melalui aplikasi <i data-path-to-node="14" data-index-in-node="247">m-banking</i>, dompet digital, maupun loket pembayaran daring mitra.</p>
<p data-path-to-node="15">“Gangguan tersebut terutama dirasakan pada layanan yang membutuhkan koneksi internet, termasuk sistem pembayaran melalui kanal digital. Kondisi serupa juga terjadi pada proses verifikasi pembayaran dalam jaringan,” terang Saipul Rahman.</p>
<p data-path-to-node="16">Akibat terputusnya akses jaringan tersebut, pelanggan yang mencoba melakukan pelunasan tagihan secara <i data-path-to-node="16" data-index-in-node="102">online</i> berpotensi mengalami kegagalan transaksi, status pembayaran yang menggantung, atau aplikasi yang tidak merespons (<i data-path-to-node="16" data-index-in-node="223">timeout</i>).</p>
<p data-path-to-node="16">Pihak Batiwakkal meminta pelanggan untuk tidak mengulang transaksi secara terus-menerus apabila koneksi belum dinyatakan stabil guna menghindari potensi ganda transaksi.</p>
<p data-path-to-node="17">Untuk meminimalisasi tumpukan transaksi yang tertunda, Perumda Batiwakkal menyiapkan langkah mitigasi di tingkat internal. Tim IT perusahaan terus memantau stabilitas server pembayaran agar data transaksi yang masuk dapat langsung terverifikasi saat jaringan telekomunikasi pulih.</p>
<p data-path-to-node="18">Manajemen mengimbau pelanggan yang mengalami kesulitan pembayaran secara mandiri lewat telepon pintar untuk bersabar hingga perbaikan kabel induk selesai dilakukan.</p>
<p data-path-to-node="18">Perumda Batiwakkal menjamin bahwa keterlambatan pembayaran yang disebabkan oleh gangguan teknis jaringan ini akan menjadi bahan pertimbangan dalam kebijakan pelayanan pelanggan. (Adv)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Percepat Pemulihan Layanan Digital, PDAM Batiwakkal Bergerak Cepat Atasi Dampak Kabel Telkomsel Putus</title>
<link>https://kartanews.com/percepat-pemulihan-layanan-digital-pdam-batiwakkal-bergerak-cepat-atasi-dampak-kabel-telkomsel-putus</link>
<guid>https://kartanews.com/percepat-pemulihan-layanan-digital-pdam-batiwakkal-bergerak-cepat-atasi-dampak-kabel-telkomsel-putus</guid>
<description><![CDATA[ BERAU — Kerusakan pada infrastruktur telekomunikasi berdampak langsung pada kelancaran pelayanan publik berbasis digital di Kabupaten Berau. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6aafc648d4de7.jpg" length="61539" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 13 Aug 2026 19:07:15 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p data-path-to-node="4"><b data-path-to-node="4" data-index-in-node="0">KARTANEWS.COM, BERAU</b>— Kerusakan pada infrastruktur telekomunikasi berdampak langsung pada kelancaran pelayanan publik berbasis digital di Kabupaten Berau. Perumda Air Minum Batiwakkal mengumumkan bahwa sejumlah portal layanan pelanggan berbasis daring mengalami kendala teknis setelah kabel induk milik penyedia jaringan Telkomsel dilaporkan terputus.</p>
<p data-path-to-node="5">Direktur Perumda Air Minum Batiwakkal Berau, Saipul Rahman, mengonfirmasi bahwa ketergantungan sistem pelayanan pada koneksi internet membuat gangguan pada jaringan utama berimbas pada aksesifitas pelanggan. Putusnya kabel fiber optik utama tersebut menyebabkan arus data terhenti sehingga sistem tidak dapat merespons permintaan pengguna secara optimal.</p>
<p data-path-to-node="6">“Beberapa layanan kami mengalami kendala akibat gangguan jaringan. Putusnya kabel induk Telkomsel menyebabkan koneksi yang digunakan dalam sistem pelayanan kami tidak dapat berjalan normal sebagaimana mestinya,” ujar Saipul Rahman dalam keterangan resminya, (13/08/2026)</p>
<p data-path-to-node="7">Dampak utama dari insiden terputusnya kabel induk ini paling terasa pada kanal-kanal pelayanan yang membutuhkan komunikasi data secara <i data-path-to-node="7" data-index-in-node="135">real-time</i>. Portal aduan pelanggan, pengecekan tagihan, hingga sistem integrasi internal perusahaan sementara waktu mengalami kelambatan respons hingga tidak dapat diakses sama sekali oleh masyarakat.</p>
<p data-path-to-node="8">Manajemen Perumda Batiwakkal menegaskan bahwa kendala yang terjadi murni disebabkan oleh masalah pada transmisi data luar. Pihak perusahaan terus menyelaraskan sistem internal agar begitu koneksi telekomunikasi kembali pulih, seluruh portal layanan berbasis internet dapat langsung diaktifkan tanpa memerlukan proses penyesuaian yang memakan waktu lama.</p>
<p data-path-to-node="9">Insiden ini menjadi catatan penting mengenai tingginya ketergantungan sektor pelayanan publik terhadap keandalan infrastruktur telekomunikasi digital. Perumda Batiwakkal berjanji akan terus memberikan pembaruan informasi secara berkala mengenai status operasional sistem layanan digital begitu jaringan utama Telkomsel berhasil ditangani oleh tim teknis penyedia jasa. (ADV)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Polres Berau Bentuk Tim URC, Upaya Cegah Kejahatan Jalanan</title>
<link>https://kartanews.com/polres-berau-bentuk-tim-urc-upaya-cegah-kejahatan-jalanan</link>
<guid>https://kartanews.com/polres-berau-bentuk-tim-urc-upaya-cegah-kejahatan-jalanan</guid>
<description><![CDATA[ BERAU — Menjawab keresahan masyarakat terkait gangguan keamanan dan perbaikan, Polres Berau resmi meluncurkan Tim Unit Reaksi Cepat (URC) pada Kamis (13/8/2026). ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a7d508231916.jpg" length="86884" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 13 Aug 2026 13:06:10 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.COM, BERAU</span></span></strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> — Menjawab keresahan masyarakat terkait gangguan keamanan dan perbaikan, Polres Berau resmi meluncurkan Tim Unit Reaksi Cepat (URC) pada Kamis (13/8/2026).</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Pembentukan ini diumumkan langsung oleh Wakapolres Berau, Kompol Noor Dhianto, didampingi Kasat Reskrim AKP Muhammad Fajri usai Apel Sabuk Kamtibmas, sebagai langkah konkret kepatuhan Arah Kapolda Kalimantan Timur dalam memberantas kejahatan jalanan di Bumi Batiwakkal.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​"Pada hari ini, Polres Berau mendengarkan atensi Bapak Kapolda Kaltim untuk menanggulangi tindak pidana, baik begal, pencurian dengan kekerasan, premanisme, curanmor, maupun aksi geng motor di wilayah Kabupaten Berau," kata Kompol Noor Dhianto.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Tim URC diisi oleh personel pilihan yang disokong penuh oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) serta jajaran Polsek setempat. Kehadiran mereka berfokus sebagai garda terdepan untuk merespons aduan warga secara kilat. </span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Kendati demikian, kepolisian menegaskan bahwa upaya pencegahan (preventif) melalui patroli rutin tetap menjadi prioritas utama.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​"Namun yang lebih utama adalah upaya pencegahannya. Oleh karena itu, kami terus meningkatkan patroli rutin sekaligus membentuk tim khusus URC ini. Kami akan menindak tegas seluruh pelaku kejahatan jalanan, tidak ada tempat bagi mereka yang mengganggu keamanan masyarakat," tegasnya.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Untuk memastikan pergerakan yang presisi, Tim operasional URC telah terhubung langsung dengan Call Center Polri 110. Setiap laporan darurat dari masyarakat akan langsung dikirim ke tim agar segera meluncur ke lokasi kejadian.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Setiap kebutuhan masyarakat melalui layanan 110 akan langsung kami respon. Tim URC akan segera bergerak ke lokasi untuk memberikan bantuan, penanganan awal, hingga penindakan jika ditemukan unsur pidana,” pungkas Wakapolres. (Kendali) </span></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>GAB Group English Club Dorong Budaya Berbahasa Inggris di Samarinda, Buka Ruang Belajar Gratis untuk Publik</title>
<link>https://kartanews.com/gab-group-english-club-dorong-budaya-berbahasa-inggris-di-samarinda-buka-ruang-belajar-gratis-untuk-publik</link>
<guid>https://kartanews.com/gab-group-english-club-dorong-budaya-berbahasa-inggris-di-samarinda-buka-ruang-belajar-gratis-untuk-publik</guid>
<description><![CDATA[ SAMARINDA — Kepedulian terhadap kemampuan berbahasa Inggris di tengah perkembangan Kalimantan Timur sebagai wilayah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN) mendorong lahirnya GAB Group English Club di Samarinda. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a7b3b6e5b47f.jpg" length="74548" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 12 Aug 2026 23:11:15 +0800</pubDate>
<dc:creator>Irla Hadratan Iman</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.COM, SAMARINDA</span></span></strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> — Kepedulian terhadap kemampuan berbahasa Inggris di tengah perkembangan Kalimantan Timur sebagai wilayah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN) mendorong lahirnya GAB Group English Club di Samarinda. Komunitas yang berdiri sejak tahun 2024 tersebut hadir sebagai ruang belajar bahasa Inggris yang terbuka bagi masyarakat umum.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Pendiri sekaligus penggagas GAB Group English Club, Hasby Yahya, mengatakan komunitas tersebut sengaja dibentuk dengan konsep yang berbeda dari kebanyakan English Club yang umumnya berbasis sekolah maupun perguruan tinggi.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“GAB Group adalah English Club yang berbasis di Samarinda dan terbuka untuk umum. Kalau biasanya English Club berbasis di sekolah atau kampus, kami fokuskan untuk umum,” ujar Hasby, Selasa (11/08/2026)</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Memasuki tahun kedua sejak berdiri, komunitas tersebut telah berkembang cukup pesat. Hasby menyebut jumlah anggota GAB Group English Club kini telah mencapai lebih dari 400 orang. Sementara dalam setiap kegiatan rutin atau public session, rata-rata peserta yang hadir mencapai sekitar 70 orang.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Menurutnya, GAB Group hadir dengan tujuan sederhana, yakni menciptakan lingkungan yang memungkinkan masyarakat belajar dan berlatih bahasa Inggris secara gratis, santai, serta menyenangkan.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Kami hadir dengan tujuan untuk membangun lingkungan untuk berlatih bahasa Inggris yang gratis dan seru. Kami sadar cara belajar yang paling efektif adalah bersama-sama dalam suasana yang seru,” katanya.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Hasby menilai salah satu persoalan yang membuat sebagian masyarakat enggan belajar bahasa Inggris adalah rasa malu dan takut mendapatkan penilaian negatif dari lingkungan sekitar.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Tidak sedikit orang, kata dia, merasa malu ketika hendak berbicara bahasa Inggris karena khawatir dianggap sok menggunakan bahasa asing. Padahal, menurut Hasby, kemampuan berbahasa akan berkembang jika seseorang berada dalam lingkungan yang mendukung proses latihan.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Teman-teman sering mendengar, 'Malu ah latihan bahasa Inggris, nanti disebut sok-sokan bahasa Inggris.' Padahal, jika kita berada di lingkungan yang tepat, kita punya ruang untuk latihan dengan lebih mudah,” tuturnya.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Hasby juga mengaku bahwa dirinya tidak merasa sebagai seseorang yang sangat mahir dalam bahasa Inggris. Namun menurutnya, lingkungan pertemanan yang mendukung menjadi salah satu faktor penting yang membuatnya mampu membangun kepercayaan diri dalam berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Ia kemudian bersama sejumlah rekannya berinisiatif menciptakan lingkungan serupa yang dapat diakses oleh masyarakat luas.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">"Saya sampai di level ini sebenarnya bukan karena merasa jago-jago banget. Saya hanya bisa percaya diri dalam berbahasa Inggris. Saya diberi kesempatan memiliki teman-teman yang jago, sehingga saya dan teman-teman berinisiatif membuka lingkungan ini untuk umum," jelasnya.</span></span></p>
<p><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Berkembang di Tengah Kedekatan dengan IKN</span></span></strong></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Perkembangan GAB Group English Club juga tidak terlepas dari konteks pembangunan Kalimantan Timur yang kini semakin dekat dengan IKN. Hasby melihat kemampuan berbahasa Inggris menjadi salah satu aspek yang perlu diperkuat seiring meningkatnya interaksi masyarakat Kaltim dengan lingkungan internasional.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Menurutnya, keberadaan IKN memberikan urgensi tersendiri bagi peningkatan kemampuan bahasa Inggris masyarakat.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">"Kami senang bisa membantu pembangunan melalui bahasa Inggris karena kita sudah dekat dengan IKN. Tidak mungkin kita menjadi ibu kota, tetapi kemampuan bahasa internasional kita masih belum fasih. Saya merasa ada urgensi penting di situ," ungkap Hasby.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Oleh karena itu, GAB Group berupaya membangun lingkungan yang membuat masyarakat tidak takut melakukan kesalahan ketika belajar bahasa Inggris.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Bagi Hasby, proses belajar tidak harus selalu dilakukan di ruang kelas formal. Interaksi antarpeserta dalam suasana santai justru dapat membantu meningkatkan keberanian dan kepercayaan diri untuk berbicara.</span></span></p>
<p><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Manfaatkan Ruang Publik</span></span></strong></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Sebagai komunitas yang masih berdiri secara mandiri, GAB Group English Club hingga kini belum memiliki sekretariat atau lokasi kegiatan permanen.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Hasby mengatakan komunitasnya lebih sering memanfaatkan ruang publik, khususnya taman kota, agar kegiatan dapat diikuti masyarakat tanpa dikenakan biaya tempat.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Kami komunitas yang masih independen, jadi belum punya tempat yang statis. Kami paling sering mengadakan kegiatan di taman kota karena bisa diakses secara gratis,” katanya.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Salah satu lokasi yang sering digunakan adalah Taman Cerdas Samarinda. Selain itu, komunitas tersebut terkadang mengadakan kegiatan di sejumlah kafe yang menyediakan fasilitas bagi komunitas.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Namun, pertumbuhan jumlah peserta membuat penggunaan kafe semakin memiliki batasan. Dengan rata-rata peserta mencapai 70 orang dalam satu kegiatan, tidak semua tempat mampu menampung jumlah tersebut.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Kadang ada beberapa kafe yang dengan senang hati memberikan fasilitas.Tetapi seiring dengan jumlah peserta yang mencapai 70 orang, agak sulit mencari kafe yang bisa menampung sebanyak itu. Jadi kami lebih sering menggunakan taman,” jelasnya.</span></span></p>
<p><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Dua Kali Sebulan</span></span></strong></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Untuk menjaga kegiatan, GAB Group English Club secara rutin mengadakan public session sebanyak dua kali dalam satu bulan atau kurang lebih setiap dua minggu.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Kegiatan tersebut umumnya dilaksanakan pada akhir pekan, antara Sabtu atau Minggu. Pemilihan waktu dilakukan agar masyarakat dari berbagai latar belakang dapat berpartisipasi tanpa mengganggu aktivitas sekolah, pekerjaan maupun kegiatan lainnya.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Kami dua minggu sekali mengadakan public session. Biasanya di akhir pekan, antara Sabtu dan Minggu, untuk menyesuaikan dengan teman-teman karena konsepnya memang untuk umum,” ujar Hasby.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Dengan format tersebut, masyarakat yang ingin meningkatkan kemampuan bahasa Inggris dapat bergabung tanpa harus menjadi anggota institusi pendidikan tertentu.</span></span></p>
<p><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Terbuka untuk Kolaborasi Kampung Inggris</span></span></strong></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Lebih lanjut, Hasby menyambut positif wacana pengembangan Kampung Inggris di Kalimantan Timur yang sebelumnya disampaikan oleh Senator DPD RI asal Kaltim, Aji Mirni Mawarni.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Menurut Hasby, komunitasnya terbuka terhadap berbagai bentuk kolaborasi, terutama jika program tersebut memiliki tujuan yang sama dalam meningkatkan kemampuan bahasa Inggris masyarakat.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">"Kami akan selalu senang dengan adanya kolaborasi dalam bentuk apa pun dan dalam format apa pun. Kami selalu terbuka, apalagi kalau itu menjadi suatu program yang sangat penting. Kami akan sangat senang untuk bisa bersinergi," katanya.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Ia menilai komunitas seperti GAB Group dapat menjadi salah satu mitra masyarakat dalam membangun ekosistem pembelajaran bahasa Inggris yang lebih inklusif.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Hasby berharap peluang kerja sama antara komunitas, pemerintah, maupun pihak lain dapat diwujudkan dalam bentuk program yang memberikan ruang lebih luas kepada masyarakat untuk belajar dan berlatih.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Kami punya harapan besar untuk bisa berkontribusi dalam pembangunan. Kami sangat siap untuk terjalinnya hubungan sinergi apa pun, karena apa yang kami lakukan juga berdasarkan keresahan kami,” tegasnya.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Ia pun berharap ke depan Samarinda dan Kalimantan Timur tidak hanya berkembang secara infrastruktur seiring hadirnya IKN, tetapi juga memiliki masyarakat yang semakin siap berinteraksi dalam lingkungan global.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Jika memang ada peluang untuk kita bersama-sama membangun kota yang fasih berbahasa Inggris dan tetap seru, kami sangat ingin menjalin kerja sama tersebut,” pungkas Hasby. (Irla)</span></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>BEM FISIP Unmul Gelar Mimbar Bebas, Serukan Penolakan terhadap Kekerasan dan Diskriminasi</title>
<link>https://kartanews.com/bem-fisip-unmul-gelar-mimbar-bebas-serukan-penolakan-terhadap-kekerasan-dan-diskriminasi</link>
<guid>https://kartanews.com/bem-fisip-unmul-gelar-mimbar-bebas-serukan-penolakan-terhadap-kekerasan-dan-diskriminasi</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a7c74bc37102.jpg" length="123973" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 12 Aug 2026 21:28:08 +0800</pubDate>
<dc:creator>Irla Hadratan Iman</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, SAMARINDA — </strong>Sejumlah mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Mulawarman (FISIP Unmul) menyuarakan keresahan terhadap munculnya tindakan kekerasan dan diskriminasi yang dinilai berkembang seiring dengan fenomena yang mereka sebut sebagai “Boti Hunter”.</p>
<p>Keresahan itu disampaikan melalui kegiatan mimbar bebas yang digelar oleh BEM FISIP Unmul. Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menyampaikan pandangan sekaligus mengajak masyarakat agar tidak menjadikan perbedaan sebagai alasan untuk menyakiti atau merendahkan orang lain.</p>
<p>Sekretaris Menteri Kementerian Gender BEM FISIP Unmul, Alexandria Yolanda, mengatakan kegiatan tersebut lahir dari keresahan mahasiswa yang melihat adanya tindakan yang dinilai mulai mengarah pada kekerasan terhadap individu tertentu.</p>
<p>“Hari ini kami dari teman-teman Gender BEM FISIP Unmul mengadakan mimbar bebas untuk menolak fenomena sosial ‘Boti Hunter’,” ujar Alexandria.</p>
<p>Menurut Alexandria, keresahan tersebut semakin kuat setelah mahasiswa melakukan konsolidasi internal. Dalam pertemuan itu, sejumlah mahasiswa menceritakan pengalaman maupun informasi mengenai tindakan perundungan dan kekerasan yang dialami orang-orang yang dianggap berbeda.</p>
<p>Ia menyebut terdapat cerita mengenai seseorang yang dipermalukan, menjadi sasaran perundungan, hingga mengalami tindakan yang merendahkan martabat.</p>
<p>“Dari situ kami menerima banyak pandangan dari teman-teman FISIP terkait banyaknya kekerasan yang mulai muncul,” katanya.</p>
<p>Bagi Alexandria, persoalan tersebut tidak lagi sekadar mengenai perbedaan cara seseorang memandang identitas diri. Ketika perbedaan tersebut mulai dibalas dengan kekerasan, persoalannya telah menyentuh hal yang jauh lebih mendasar, yakni rasa aman dan perlindungan terhadap setiap manusia.</p>
<p>“Kami merasa urgensinya sudah besar karena sudah menyangkut kekerasan dan keamanan setiap individu,” ujarnya.</p>
<p><strong>Khawatir Narasi Berkembang Menjadi Kekerasan</strong></p>
<p><img src="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x_6a7cacd1d596d.jpg" alt=""></p>
<p>Alexandria mengatakan kegiatan tersebut juga tidak bisa dilepaskan dari berbagai kampanye yang sebelumnya muncul dengan menggunakan istilah “Boti Hunter”.</p>
<p>Ia mengaku khawatir narasi yang awalnya berupa kampanye atau ekspresi penolakan terhadap suatu kelompok justru berkembang menjadi pembenaran terhadap tindakan kekerasan.</p>
<p>“Kami mulai resah apabila kampanye-kampanye sebelumnya terkait ‘Boti Hunter’ sudah mulai mengarah kepada ajakan kekerasan terhadap teman-teman LGBTQ+,” katanya.</p>
<p>Namun, Alexandria menegaskan bahwa apa yang diperjuangkan mahasiswa bukanlah upaya untuk memaksa semua orang memiliki pandangan yang sama.</p>
<p>Menurutnya, seseorang tetap memiliki hak untuk berbeda pendapat. Yang menjadi persoalan adalah ketika perbedaan tersebut berubah menjadi tindakan yang menyakiti, mempermalukan, atau menghilangkan rasa aman orang lain.</p>
<p>“Hari ini sebenarnya kami hanya memperjuangkan keamanan dan keadilan bagi seluruh individu,” tuturnya.</p>
<p>“Kami tidak menuntut kita semua satu pandangan. Kami hanya menuntut, meskipun berbeda pandangan, kita harus tetap merangkul sesama,” lanjut Alexandria.</p>
<p><strong>MPM FISIP Unmul Soroti Persekusi dan Main Hakim Sendiri</strong></p>
<p><img src="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x_6a7caec5e8005.jpg" alt=""></p>
<p>Sejalan dengan kegiatan tersebut, Majelis Permusyawaratan Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Mulawarman (MPM FISIP Unmul) juga menyampaikan pernyataan sikap.</p>
<p>Dalam pernyataannya, MPM FISIP Unmul menegaskan penolakan terhadap segala bentuk kekerasan, diskriminasi, persekusi, intimidasi, penghakiman massa, serta tindakan yang merendahkan martabat manusia.</p>
<p>MPM berpandangan bahwa setiap persoalan semestinya diselesaikan dengan cara yang adil dan berdasarkan fakta. Pelabelan terhadap seseorang, terlebih jika kemudian berujung pada tindakan main hakim sendiri, dinilai bukan merupakan jalan keluar.</p>
<p>Mereka juga menyoroti penggunaan istilah “Boti Hunter” yang dinilai berpotensi menimbulkan stigma dan perlakuan diskriminatif apabila tidak disertai pemahaman yang tepat.</p>
<p>Dalam pernyataan sikapnya, MPM FISIP Unmul turut meminta adanya penjelasan yang lebih terang mengenai kebijakan pemerintah terkait isu LGBTQ+. Menurut mereka, kejelasan diperlukan agar kebijakan negara tidak dipahami secara keliru sebagai alasan untuk menganggap setiap individu LGBTQ+ sebagai ancaman.</p>
<p>MPM FISIP Unmul menilai perbedaan pandangan seharusnya tetap dapat ditempatkan dalam ruang dialog. Perbedaan sikap tidak semestinya membuat seseorang kehilangan hak untuk mendapatkan rasa aman dan perlakuan yang manusiawi.</p>
<p><strong>Mengajak Masyarakat Tidak Membenarkan Kekerasan</strong></p>
<p>MPM FISIP Unmul juga mengingatkan bahwa jenis kelamin, gender, dan orientasi seksual merupakan hal yang berbeda. Pemahaman yang keliru terhadap istilah-istilah tersebut dinilai dapat mendorong munculnya pelabelan dan penghakiman terhadap individu.</p>
<p>Dalam pernyataannya, MPM merujuk pada Pasal 28I ayat (2) UUD 1945 dan Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia sebagai bagian dari landasan perlindungan warga negara dari perlakuan diskriminatif.</p>
<p>Mereka juga menegaskan bahwa tindakan main hakim sendiri tetap tidak dapat dibenarkan. Apabila terjadi dugaan kekerasan atau tindak pidana, penyelesaiannya harus ditempuh melalui mekanisme hukum, bukan dengan melakukan penghakiman terhadap seseorang secara langsung.</p>
<p>Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa FISIP Unmul mengajak masyarakat untuk melihat persoalan ini dari sisi kemanusiaan. Perbedaan pandangan, menurut mereka, merupakan sesuatu yang wajar dalam kehidupan sosial. Namun, perbedaan itu tidak seharusnya menjadi alasan untuk melakukan kekerasan.</p>
<p>Pesan yang ingin disampaikan pun sederhana: berbeda pandangan tidak berarti boleh saling menyakiti. Ruang dialog tetap perlu dibuka agar setiap persoalan dapat dibicarakan dengan kepala dingin, tanpa mengorbankan rasa aman, martabat, dan hak orang lain. (Irla)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pemprov Kaltim dan Bankaltimtara Jalin Sinergi Perkuat Ekosistem Ekonomi Desa</title>
<link>https://kartanews.com/pemprov-kaltim-dan-bankaltimtara-jalin-sinergi-perkuat-ekosistem-ekonomi-desa</link>
<guid>https://kartanews.com/pemprov-kaltim-dan-bankaltimtara-jalin-sinergi-perkuat-ekosistem-ekonomi-desa</guid>
<description><![CDATA[ KALTIM – Akselerasi ekonomi perdesaan di Kalimantan Timur memasuki babak baru. Pemprov Kaltim bersama PT BPD Kaltim Kaltara (Bankaltimtara) resmi menjalin kemitraan strategis untuk memperkuat ekosistem keuangan desa secara menyeluruh. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a7c64e2e2962.jpg" length="112166" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 12 Aug 2026 20:21:16 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b><span;>KARTANEWS.COM, KALTIM</span;></b><span;> – Akselerasi ekonomi perdesaan di Kalimantan Timur memasuki babak baru. Pemprov Kaltim bersama PT BPD Kaltim Kaltara (Bankaltimtara) resmi menjalin kemitraan strategis untuk memperkuat ekosistem keuangan desa secara menyeluruh.</span;><br><b><span;>​</span;></b><br><span;>Kesepakatan tersebut ditandai dengan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Sinergi Pengembangan Ekosistem Desa di Pendopo Odah Etam, Kantor Gubernur Kaltim, Rabu (12/8/2026). Kerja sama ini melibatkan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Provinsi Kaltim serta jajaran DPMD/DPMK dari tujuh kabupaten se-Kaltim. </span;><br><br><span;>​Mewakili Gubernur Kaltim, Asisten Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Setda Provinsi Kaltim Ujang Rachmad menyebut desa sebagai pilar vital pertumbuhan ekonomi daerah. Ia menjelaskan bahwa desa menyimpan potensi yang luar biasa sehingga pembangunannya memerlukan integrasi yang kuat antara pemangku kepentingan. </span;><br><br><span;>​“Kita membutuhkan dukungan pemerintah daerah, BUMDes, dunia usaha, serta seluruh pemangku kepentingan agar potensi yang ada di desa dapat dikembangkan menjadi kegiatan yang produktif,” ujar Ujang. </span;><br><br><span;>​Ujang juga menegaskan bahwa kesepakatan ini tidak boleh berhenti pada seremoni dokumen semata, melainkan harus merealisasikan BUMDes yang profesional. </span;><br><br><span;>​“Dengan adanya layanan keuangan yang terintegrasi dengan masyarakat, BUMDes akan menjadi makin mudah dalam melakukan transaksi, menabung, mendapatkan layanan pembayaran dan mendukung pertumbuhan ekonomi,” jelasnya. </span;><br><br><span;>​Sejalan dengan hal itu, Pemimpin Divisi Funding &amp; Customer Management Bankaltimtara Amuniantoyo menyatakan bahwa Bankaltimtara siap memfasilitasi perluasan layanan hingga ke pelosok desa melalui peran BUMDes sebagai agen perbankan resmi. </span;><br><br><span;>​“Bankaltimtara sebagai lembaga daerah berkomitmen penuh untuk hadir, bukan sekadar sebagai lembaga keuangan, tetapi sebagai mitra strategis utama pemerintah daerah dalam menggerakkan perekonomian,” kata Amuniantoyo.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>Sementara itu, Kepala DPMPD Kaltim Siti Sugiyanti menyampaikan bahwa agenda ini dirancang untuk menjadikan desa sebagai pusat ekonomi baru melalui pembukaan akses finansial yang lebih luas. </span;><br><br><span;>​“Semakin mudah masyarakat mengakses layanan keuangan, semakin tumbuh usaha BUMDes, semakin banyak kegiatan ekonomi yang berkembang, dan semakin meningkat kesejahteraan masyarakat desa, maka semakin besar pula manfaat yang bisa kita bangun,” pungkas Siti.(Rein)</span;><br><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260812_201552_233.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>SNT 3 IKN Resmi Beroperasi, Sambut 82 Siswa Angkatan Pertama</title>
<link>https://kartanews.com/snt-3-ikn-resmi-beroperasi-sambut-82-siswa-angkatan-pertama</link>
<guid>https://kartanews.com/snt-3-ikn-resmi-beroperasi-sambut-82-siswa-angkatan-pertama</guid>
<description><![CDATA[ BALIKPAPAN — Babak baru layanan pendidikan berkualitas tinggi resmi dimulai di Ibu Kota Nusantara. Sebanyak 82 siswa terpilih resmi menjadi angkatan perdana Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) 3 IKN. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a7c5e819d396.jpg" length="90812" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 12 Aug 2026 19:55:46 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b><span;>KARTANEWS.COM, BALIKPAPAN</span;></b><span;> — Babak baru layanan pendidikan berkualitas tinggi resmi dimulai di Ibu Kota Nusantara. Sebanyak 82 siswa terpilih resmi menjadi angkatan perdana Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) 3 IKN. </span;><br><br><span;>Momen bersejarah ini ditandai dengan dimulainya Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) serentak untuk Tahun Ajaran 2026/2027 pada Senin (10/8/2026). Pembukaan ini berlangsung bersamaan dengan 16 SNT lainnya di berbagai wilayah Indonesia sebagai bagian dari akselerasi program prioritas nasional.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>Angkatan pertama ini terdiri dari 41 siswa tingkat SMP dan 41 siswa tingkat SMA yang berasal dari keluarga pekerja di kawasan IKN serta masyarakat lokal sekitarnya. </span;><br><br><span;>Selama lima hari pelaksanaan MPLS (10–14 Agustus 2026), para siswa tidak hanya mengenali lingkungan sekolah, tetapi juga dibekali materi khusus seperti pemilahan sampah, robotika, hingga wawasan perencanaan dan pembangunan IKN.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, menegaskan optimismenya agar SNT 3 IKN tidak sekadar menjadi sekolah unggulan di Kalimantan Timur, melainkan menjadi rujukan nasional dalam tata kelola dan metode pengajaran. </span;><br><br><span;>Sejalan dengan hal tersebut, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, mengapresiasi seluruh siswa dan tenaga pendidik sebagai pionir pemerataan akses pendidikan bermutu yang diamanatkan melalui Instruksi Presiden Nomor 10 Tahun 2026. Pemerintah menargetkan pembangunan hingga 500 layanan SNT secara bertahap hingga tahun 2029. </span;><br><br><span;>Sebagai sekolah unggulan yang inklusif, SNT 3 IKN mengombinasikan kurikulum nasional dengan pendekatan STEAM (</span;><i><span;>Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics</span;></i><span;>), penguatan bahasa asing, serta pembentukan karakter dan kreativitas untuk mencetak generasi muda berdaya saing global.(Rein)</span;><br><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260812_195140_357.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Turun Berburu Kerang Bersama Warga, Gamalis Ajak Lestarikan Budaya Pesisir Talisayan</title>
<link>https://kartanews.com/turun-berburu-kerang-bersama-warga-gamalis-ajak-lestarikan-budaya-pesisir-talisayan</link>
<guid>https://kartanews.com/turun-berburu-kerang-bersama-warga-gamalis-ajak-lestarikan-budaya-pesisir-talisayan</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Kemeriahan HUT ke-132 Kampung Talisayan diwarnai dengan pelestarian kearifan lokal pesisir. Tak sekadar seremonial, momen bersejarah ini dimanfaatkan untuk menghidupkan kembali berbagai permainan dan tradisi bahari, ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a7e90e03c53b.jpg" length="107784" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 12 Aug 2026 17:05:36 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.COM, BERAU</span></span></b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">– Kemeriahan HUT ke-132 Kampung Talisayan diwarnai dengan pelestarian kearifan pesisir lokal. Tak sekadar seremonial, momen bersejarah ini dimanfaatkan untuk menghidupkan kembali berbagai permainan dan tradisi bahari, salah satunya lomba Mengguris Bikin atau berburu kerang saat air laut surut, Rabu (12/8/2026).</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Wakil Bupati Berau, Gamalis, juga ikut serta dalam kegiatan tersebut untuk menyisir sela-sela batu dan pasir pantai bersama warga. Ia mengaku berkesan dapat merasakan langsung tradisi yang menjadi urat nadi kehidupan masyarakat setempat secara turun-temurun.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​"Alhamdulillah, saya hari ini bersama masyarakat Kampung Talisayan mengguris bikin. Saya baru mengetahui bagaimana caranya mencari kerang di perairan yang surut," kata Gamalis.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Melihat antusiasme warga, Gamalis menilai tradisi Mengguris Bikin menyimpan potensi besar untuk dikemas menjadi atraksi wisata berbasis budaya pesisir. Ia pun mendorong agar agenda ini dikelola secara konsisten hingga mampu menembus kalender</span></span><i><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">peristiwa</span></span></i><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">pariwisata daerah.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Harapan saya ke depan terus dilestarikan kebudayaan ini.sampai hilang ditelan zaman, imbaunya.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Keseruan berlanjut saat Gamalis membawa hasil tangkapan kerangnya untuk ditimbang bersama peserta lain. Selain Mengguris Bikin, pesta rakyat yang diawali ritual Adat Bahari Tulak Bala Buang Naas ini juga menyajikan beragam permainan tradisional seperti Bagual Layang-Layang Indah, Begasing, hingga Cinaboy.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Sementara itu, Kepala Kampung Talisayan, Ali Wardana, menegaskan bahwa seluruh rangkaian acara dirancang untuk membentengi warisan leluhur dari gempuran modernisasi.</span></span><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​</span></span><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Ini upaya kita untuk menghidupkan kembali permainan tradisional yang telah digerus oleh zaman, sekaligus melestarikan adat budaya Buang Naas dan menumbuhkan jiwa nasionalisme,” jelas Ali.(Adv/Rein)</span></span><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260814_114920_909.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Ritual Tulak Bala Talisayan, Doa Pesisir Berau Menjaga Alam dan Peringati Kemerdekaan</title>
<link>https://kartanews.com/ritual-tulak-bala-talisayan-doa-pesisir-berau-menjaga-alam-dan-peringati-kemerdekaan</link>
<guid>https://kartanews.com/ritual-tulak-bala-talisayan-doa-pesisir-berau-menjaga-alam-dan-peringati-kemerdekaan</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Kebudayaan lokal terus dimanfaatkan masyarakat pesisir sebagai sarana menjaga keseimbangan alam dan mempererat persaudaraan antarwarga. Hal tersebut tecermin dalam perhelatan Adat Bahari Tulak Bala Buang Naas yang berlangsung di Pendopo Kecamatan Talisayan pada Selasa (12/8/2026) ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a7c210e6d6f8.jpg" length="111752" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 12 Aug 2026 15:34:30 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, BERAU</strong> – Kebudayaan lokal terus dimanfaatkan masyarakat pesisir sebagai sarana menjaga keseimbangan alam dan mempererat persaudaraan antarwarga. Hal tersebut tecermin dalam perhelatan Adat Bahari Tulak Bala Buang Naas yang berlangsung di Pendopo Kecamatan Talisayan pada Selasa (12/8/2026).</p>
<p>Kegiatan bertajuk <em>“Merawat Silaturahmi, Melestarikan Adat Bahari untuk Talisayan Berkah dan Harmoni”</em> ini dihadiri oleh Wakil Bupati Berau, Gamalis, beserta jajaran pemerintah daerah dan tokoh masyarakat setempat.</p>
<p>Prosesi adat ini digelar sebagai penanda dimulainya rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kampung Talisayan yang dirangkaikan dengan peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81.</p>
<p>Kepala Kampung Talisayan, Ali Wardana, menjelaskan bahwa ritual penolak bala ini merupakan warisan leluhur yang senantiasa dijaga keasliannya. Ritual tersebut menjadi bentuk permohonan dan ikhtiar spiritual warga kepada Allah SWT agar diberikan keselamatan.</p>
<p>“Sebagai warga yang menggantungkan hidup dari wilayah perairan, kami berdoa agar seluruh kegiatan masyarakat di kawasan pesisir selalu mendapat perlindungan. Acara ini juga mempererat silaturahmi sekaligus menegaskan identitas tradisi kami,” tuturnya.</p>
<p>Tahapan krusial dalam upacara ini adalah ritual Buang Naas, yakni pemercikan air <em>linjuang</em> yang telah didoakan kepada perwakilan anak-anak kampung.</p>
<p>Prosesi pemercikan air dibuka oleh para tetua adat, yang kemudian diteruskan oleh Wakil Bupati Berau Gamalis bersama jajaran pejabat serta tokoh masyarakat yang hadir.</p>
<p>Bagi warga Talisayan, perhelatan ini bukan sekadar rutinitas seremoni kebudayaan semata.</p>
<p>Di balik pelaksanaannya, tersirat niat tulus untuk memohon perlindungan Ilahi agar kampung terhindar dari segala bentuk kemalangan dan marabahaya.</p>
<p>Wakil Bupati Berau, Gamalis, menyampaikan rasa bangga atas komitmen warga yang konsisten melestarikan warisan budaya meski digelar dalam situasi yang terbatas.</p>
<p>Menurut Gamalis, kearifan lokal dalam adat bahari ini harus terus dirawat secara berkelanjutan, sebab memiliki nilai jual tinggi untuk memajukan sektor pariwisata di kawasan pesisir selatan Berau.</p>
<p>“Budaya ini adalah aset berharga warga Talisayan yang wajib kita lestarikan bersama. Kemajuan daerah harus berjalan seiring tanpa mengikis akar budaya setempat,” ungkapnya.</p>
<p>Gamalis menyoroti pesatnya perkembangan teknologi dan masuknya informasi digital sebagai tantangan nyata bagi kelestarian tradisi lokal. Oleh karena itu, keterlibatan generasi muda dalam setiap prosesi adat menjadi kunci utama agar warisan leluhur tidak tergerus zaman.</p>
<p>Ia menambahkan, upaya konservasi budaya sebaiknya diintegrasikan dengan strategi promosi wisata. Tradisi daerah yang autentik dipandang mampu menjadi nilai pembeda yang unik sekaligus memberikan pengalaman berkesan bagi para pelancong yang berkunjung ke pesisir Berau.(Adv/Rein)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Optimalkan 65 Destinasi Wisata, Berau Bersiap Jadi Gerbang Utama Wisata Kaltim</title>
<link>https://kartanews.com/optimalkan-65-destinasi-wisata-berau-bersiap-jadi-gerbang-utama-wisata-kaltim</link>
<guid>https://kartanews.com/optimalkan-65-destinasi-wisata-berau-bersiap-jadi-gerbang-utama-wisata-kaltim</guid>
<description><![CDATA[ BERAU —  Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Berau,  menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pembangunan dan Pengembangan Pariwisata Tahun 2026, pada Rabu (12/8/2026). ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a7c0e8b37aa4.jpg" length="71752" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 12 Aug 2026 14:15:17 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b>KARTANEWS.COM, BERAU</b><span;> —  Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Berau,  menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) </span;><span><span;>Pembangunan dan Pengembangan Pariwisata Tahun 2026,</span;></span><span;> pada Rabu (12/8/2026).</span;><span;>Kegiatan yang berlangsung secara hibrid (luring dan daring) di Ruang Rapat Bapelitbang ini dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Berau, Yuda Budhi Santoso.</span;></p>
<p><span;>Dalam sambutanya, ia menyampaikan bahwa pariwisata telah ditetapkan sebagai salah satu sektor unggulan di Kabupaten Berau. </span;><span;>Kendati arah pembangunan pariwisata telah tertuang dalam dokumen Revisi Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Daerah (Ripparda) </span;><span;>2020–2039, dinamika perubahan yang terjadi selama ini menuntut adanya penyesuaian regulasi. </span;><br><br><span;>​Dia menegaskan bahwa revisi Ripparda sangat krusial karena bertujuan untuk mengomodasi paradigma baru menuju pariwisata berkelanjutan (sustainable tourism). Dalam rakor tersebut, tim ahli memaparkan draf awal revisi Ripparda yang mengusung tema "</span;><i>Sustainable Water-Based Tourism</i><span;>" (Pariwisata Berbasis Air yang Berkelanjutan). </span;><br><br><span;>"Penyesuaian ini juga dilakukan untuk menyelaraskan arah pembangunan daerah dengan kebijakan pariwisata di tingkat provinsi Kalimantan Timur maupun nasional,"terangnya. </span;><br><br><span;>​Selain penyesuaian internal, revisi Ripparda disiapkan untuk mengintegrasikan potensi Geopark Sangkulirang Mangkalihat yang saat ini tengah berproses menuju Geopark Nasional. Langkah strategis ini sekaligus memposisikan Kabupaten Berau sebagai geranda utama kepariwisataan di Kalimantan Timur serta mitra strategis Ibu Kota Nusantara (IKN). </span;><br><br><span;>​Ia juga memaparkan bahwa berdasarkan Keputusan Bupati tentang Penetapan Daya Tarik Wisata, Kabupaten Berau saat ini memiliki total 65 Daya Tarik Wisata (DTW) yang tersebar di 13 kecamatan. Rinciannya terdiri dari 35 daya tarik wisata alam, 12 daya tarik wisata budaya, dan 18 daya tarik wisata buatan. </span;></p>
<p><span;>Selain itu, dari 26 geosite Geopark Sangkulirang Mangkalihat, sebanyak 15 geosite berada di wilayah Berau. </span;><span;>Sebagian besar di antaranya telah dikembangkan sebagai destinasi wisata berbasis pelestarian budaya, pendidikan, konservasi, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui geoproduct. </span;><br><br><span;>​"Rakor ini dinilai mendesak untuk menyelaraskan seluruh elemen daerah mulai dari perangkat daerah, instansi vertikal, kecamatan, desa/kelurahan, sektor perbankan, dunia usaha, akademisi, hingga media," ucapnya.</span;></p>
<p><span;>Sementara itu, Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menegaskan bahwa pariwisata merupakan salah satu sektor unggulan daerah yang kini menjadi fokus utama pengembangan pemerintah daerah. Dalam arahannya, kebijakan efisiensi dari pemerintah pusat yang menuntut pemerintah daerah untuk lebih kreatif dalam menggali sumber-sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD).</span;></p>
<p><span;>Menurutnya, berkurangnya penerimaan daerah dari Dana Bagi Hasil (DBH) harus disikapi sebagai momentum positif untuk memaksimalkan potensi daerah yang ada.</span;></p>
<p><span;>"Kita harus bersyukur dan mengambil hikmah dari kebijakan efisiensi ini. Jika selalu disuapi pusat, kita tidak akan pernah serius mengelola potensi luar biasa yang kita miliki. Saatnya kita serius, fokus, terencana, terpadu, dan berkesinambungan menggarap sektor pariwisata," ujar Sri Juniarsih. </span;><br><br><span;>Ia juga mendorong seluruh pihak untuk mengubah pola pikir agar pengembangan wisata tidak hanya mengejar kuantitas kunjungan, melainkan manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat setempat. </span;><br><br><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;>Melalui Rakor ini, ia berharap dapat menjaring masukan komprehensif demi menyempurnakan dokumen final revisi Ripparda, sekaligus memperkuat komitmen pengalokasian anggaran yang memadai bagi pengembangan sektor pariwisata Berau ke depan.(Adv/Rein)<!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260812_140725_314.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pemkab Berau Tes Urine 95 Aparatur Kampung, Gamalis: ASN Wajib Jadi Teladan Bebas Narkoba</title>
<link>https://kartanews.com/pemkab-berau-tes-urine-95-aparatur-kampung-gamalis-asn-wajib-jadi-teladan-bebas-narkoba</link>
<guid>https://kartanews.com/pemkab-berau-tes-urine-95-aparatur-kampung-gamalis-asn-wajib-jadi-teladan-bebas-narkoba</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Langkah nyata dalam membangun tata kelola pemerintahan yang bersih dan terbebas dari ancaman barang haram terus diperkuat oleh Pemerintah Kabupaten Berau. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a7b3d41bc42a.jpg" length="133716" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 11 Aug 2026 23:24:34 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b><span;>KARTANEWS.COM, BERAU</span;></b><span;> – Langkah nyata dalam membangun tata kelola pemerintahan yang bersih dan terbebas dari ancaman barang haram terus diperkuat oleh Pemerintah Kabupaten Berau. Sebanyak 95 aparatur kampung yang berasal dari dua wilayah, yakni Kecamatan Batu Putih dan Kecamatan Biduk-Biduk, diwajibkan menjalani tes urine massal yang dipusatkan di Kantor Kecamatan Batu Putih, Selasa (11/8/2026). </span;><br><br><span;>​Pemeriksaan kesehatan ini diselenggarakan sebagai bagian integral dari akselerasi program Kampung Bebas Narkoba menuju pembentukan Kampung Bersih dari Narkoba (BERSINAR). Agenda tersebut sekaligus dirancang untuk menciptakan iklim birokrasi yang aman, kondusif, sehat, serta memiliki daya saing tinggi. </span;><br><br><span;>​Jalannya proses pengujian urine tersebut dipantau dan ditinjau secara langsung oleh Wakil Bupati Berau, Gamalis. Dalam peninjauannya, Ia menegaskan bahwa pemeriksaan ini tidak dirancang sekadar untuk memenuhi gugur kewajiban atau formalitas administratif semata. </span;><br><br><span;>Lebih dari itu, langkah ini merupakan bentuk deteksi dini serta upaya preventif yang krusial dalam mengantisipasi penyalahgunaan narkotika di jajaran birokrasi. </span;><br><br><span;>​Ia menyampaikan bahwa jajaran pemerintahan memiliki beban moral yang besar untuk senantiasa mengedepankan integritas di tengah warga. </span;><br><br><span;>"Sebagai garda terdepan pelayan masyarakat, setiap aparatur kampung dituntut mampu memelihara diri dan benteng lingkungannya dari bahaya zat adiktif,"ungkapnya </span;><br><br><span;>​Menurutnya, agenda penanggulangan serta peredaran gelap narkotika senantiasa menjadi prioritas utama Pemkab Berau. Terlebih lagi, pola peredaran narkoba saat ini dinilai kian kompleks dan berani menyasar beragam strata sosial, tidak terkecuali kelompok generasi muda dan pelajar. </span;><br><br><span;>​Gamalis menekankan segenap elemen mulai dari warga, instansi pemerintah, aparat penegak hukum, hingga ketahanan keluarga memegang peranan vital dalam membendung ancaman tersebut. Dia juga menyoroti kondisi daerah yang kini kian rentan menjadi target peredaran, sehingga menuntut kewaspadaan ekstra dari seluruh pihak. </span;><br><br><span;>​"Perang melawan narkoba tidak mungkin dimenangkan jika hanya mengandalkan satu instansi semata. Diperlukan konsistensi, komitmen kuat, serta pergerakan secara kolektif agar agenda pencegahan dapat berdampak panjang,"tegasnya. </span;><br><br><span;>​Menutup arahannya, ia berpesan agar aparatur kampung yang menjadi ujung tombak pelayanan publik dapat sungguh-sungguh menjadi figur teladan. Birokrasi yang bersih dan terbebas dari penyalahgunaan narkoba dipercaya akan memperkokoh legitimasi serta kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah.(Adv/Rein)</span;><br><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260811_231748_423.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Terapkan SK Bupati Berau, Perumda Batiwakkal Tegaskan Skema Tarif Baru Lebih Adil</title>
<link>https://kartanews.com/terapkan-sk-bupati-berau-perumda-batiwakkal-tegaskan-skema-tarif-baru-lebih-adil</link>
<guid>https://kartanews.com/terapkan-sk-bupati-berau-perumda-batiwakkal-tegaskan-skema-tarif-baru-lebih-adil</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Batiwakkal Kabupaten Berau memastikan penerapan kebijakan penyesuaian tarif air minum tahun 2026 tidak lantas membuat seluruh tagihan pelanggan membengkak. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6a96d9e708541.jpg" length="82473" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 11 Aug 2026 22:00:18 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<div _ngcontent-ng-c3287791037="" class="container">
<div _ngcontent-ng-c3935992595="" inline-copy-host="" class="markdown markdown-main-panel md-content enable-updated-hr-color force-compact-layout tutor-markdown-rendering" id="model-response-message-contentr_f06a19eeac4d85a0" aria-busy="false" aria-live="polite" dir="ltr">
<p data-path-to-node="3"><b data-path-to-node="3" data-index-in-node="0">KARTANEWS.COM, BERAU</b> – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Batiwakkal Kabupaten Berau memastikan penerapan kebijakan penyesuaian tarif air minum tahun 2026 tidak lantas membuat seluruh tagihan pelanggan membengkak. Kebijakan berbasis Surat Keputusan (SK) Bupati Berau Nomor 384 Tahun 2026 tersebut dirancang agar lebih adil, proporsional, serta disesuaikan dengan karakteristik tiap kelompok pelanggan.</p>
<p data-path-to-node="4">Direktur Perumda Air Minum Batiwakkal, Saipul Rahman, menyampaikan penegasan tersebut dalam agenda sosialisasi di Ruang Pertemuan Kantor Perumda Batiwakkal. Ia menekankan bahwa penyesuaian tarif ini merupakan langkah terukur yang telah melalui tahapan kajian akademis, konsultasi publik, hingga sosialisasi terbuka kepada masyarakat.</p>
<p data-path-to-node="5">"Proses ini dilakukan secara bertahap. Ada kajian akademis, konsultasi publik, kemudian sosialisasi kepada masyarakat sebelum tarif diberlakukan. Jadi, kebijakan ini sudah melalui proses yang matang," ujar Saipul merespons kekhawatiran warga, (11/08/2026)</p>
<p data-path-to-node="6">Saipul menepis anggapan spekulatif yang menyebutkan seluruh pelanggan otomatis mengalami kenaikan biaya. Sebaliknya, struktur tarif baru ini melahirkan klasifikasi berkeadilan, bahkan beberapa kelompok pelanggan justru mendapatkan skema tarif yang lebih murah dibandingkan aturan lama tahun 2011.</p>
<p data-path-to-node="7">Sebagai contoh nyata, pada kelompok pelanggan sosial, besaran tarif yang sebelumnya berada di kisaran Rp349 ribu kini mengalami penurunan signifikan menjadi sekitar Rp235 ribu.</p>
<p data-path-to-node="8">"Artinya tidak semua pelanggan mengalami kenaikan. Ada pelanggan yang justru mendapatkan tarif lebih rendah dibandingkan sebelumnya," tegas Saipul.</p>
<p data-path-to-node="9">Lewat sosialisasi masif ini, Perumda Batiwakkal berharap masyarakat Kabupaten Berau dapat memahami bahwa penyesuaian tarif bertujuan untuk meningkatkan mutu pelayanan air bersih secara inklusif tanpa memberatkan kelompok masyarakat rentan.(Adv)</p>
</div>
<message-content _ngcontent-ng-c3287791037="" _nghost-ng-c3935992595="" id="message-content-id-r_f06a19eeac4d85a0" class="ng-star-inserted"></message-content><!----></div>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Polisi Ringkus 9 Pelaku Pengeroyokan Maut di Kukar, Terancam 12 Tahun Penjara</title>
<link>https://kartanews.com/polisi-ringkus-9-pelaku-pengeroyokan-maut-di-kukar-terancam-12-tahun-penjara</link>
<guid>https://kartanews.com/polisi-ringkus-9-pelaku-pengeroyokan-maut-di-kukar-terancam-12-tahun-penjara</guid>
<description><![CDATA[ KUKAR – Kepolisian Resor (Polres) Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar konferensi pers terkait pengungkapan kasus pengeroyokan tragis yang mengakibatkan satu orang tewas dan satu lainnya luka-luka di Kecamatan Tabang ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a7b1768ecf78.jpg" length="75896" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 11 Aug 2026 20:41:16 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b><span;>KARTANEWS.COM, KUKAR</span;></b><span;> – Kepolisian Resor (Polres) Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar konferensi pers terkait pengungkapan kasus pengeroyokan tragis yang mengakibatkan satu orang tewas dan satu lainnya luka-luka di Kecamatan Tabang, Senin (10/8/2026).</span;><br><span><b><span;>​</span;></b></span><br><span;>Kapolres Kukar, AKBP Khairul Basyar, mengungkapkan insiden berdarah tersebut terjadi di Jalan Poros PU, Desa Bilaq Talang, pada Rabu (5/8/2026) sekitar pukul 22.00 WITA. Dua orang pria berinisial I dan L menjadi korban penganiayaan berat oleh sekelompok pemuda.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>"Korban I meninggal dunia setelah sempat dilarikan ke puskesmas setempat, sedangkan korban L mengalami luka serius di bagian wajah," terang Khairul.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>Berdasarkan hasil penyelidikan, peristiwa ini bermula dari aksi saling melintas menggunakan sepeda motor di depan sebuah warung makan. Perselisihan memuncak ketika salah satu pelaku, MF alias O, mengaku dihadang oleh kedua korban saat hendak pulang.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>Tidak terima atas kejadian tersebut, MF alias O kembali ke warung untuk memanggil rekannya, AP alias A. Keduanya lantas mendatangi korban bersama rombongan kawan-kawannya, hingga akhirnya terjadi pengeroyokan secara bersama-sama.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>Merespons kejadian itu, Tim Satreskrim Polres Kukar yang dibantu Jatanras Polda Kaltim bergerak cepat menyisir keberadaan para pelaku. Pada Minggu (9/8/2026), petugas membagi tim untuk melakukan penyergapan di tiga lokasi berbeda, yakni Tabang, Tenggarong, dan Samarinda.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>"Dari hasil pengejaran, kami mengamankan sembilan orang tersangka. Empat dibekuk di Tabang, tiga di Samarinda, dan dua di Tenggarong. Satu di antara sembilan tersangka masih tergolong anak di bawah umur," tegas Kapolres.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>Dalam pengungkapan kasus ini, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa satu unit sepeda motor Honda CRF milik pelaku, dua unit sepeda motor (Yamaha WR 155 dan Honda Win 100) milik korban, serta satu botol minuman dari lokasi kejadian.</span;><br><span;>​</span;><br><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;>Saat ini, seluruh tersangka telah ditahan di Mapolres Kukar guna menjalani proses hukum lebih lanjut. Atas perbuatannya, para pelaku dijerat Pasal 262 Ayat (1), (2), dan (4) UU No. 1 Tahun 2023 tentang KUHP terkait kekerasan secara bersama-sama yang mengakibatkan luka berat dan kematian, dengan ancaman pidana penjara maksimal 12 tahun. (Rein)<!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260811_203428_741.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Dampak El Nino, BPBD Berau Catat 40 Hektare Lahan Terbakar dalam Seminggu</title>
<link>https://kartanews.com/dampak-el-nino-bpbd-berau-catat-40-hektare-lahan-terbakar-dalam-seminggu</link>
<guid>https://kartanews.com/dampak-el-nino-bpbd-berau-catat-40-hektare-lahan-terbakar-dalam-seminggu</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Fenomena El Nino yang melanda Kabupaten Berau dalam beberapa waktu terakhir memicu rentetan kejadian kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a7b09e2ba8bc.jpg" length="160277" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 11 Aug 2026 19:42:05 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b><span;>KARTANEWS.COM, BERAU</span;></b><span;> – Fenomena El Nino yang melanda Kabupaten Berau dalam beberapa waktu terakhir memicu rentetan kejadian kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Cuaca ekstrem dengan suhu udara mencapai 36 derajat Celsius menyebabkan area lahan milik warga serta kawasan hutan menjadi sangat kering dan rentan terbakar. </span;><br><br><span;>​Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Berau, Masyhadi Muhid, mengungkapkan bahwa dalam sepekan terakhir Karhutla telah melanda sejumlah wilayah kecamatan, di antaranya Teluk Bayur, Pulau Derawan, Segah, dan Kelay. </span;><br><br><span;>​Berdasarkan data BPBD Berau, total luas lahan yang terdampak kebakaran dalam kurun waktu satu minggu ini diperkirakan mencapai sekitar 40 hektare. Tingginya frekuensi kebakaran mendorong petugas untuk meningkatkan pengawasan secara intensif di titik-titik lokasi yang dinilai rawan. </span;><br><br><span;>​"Saat ini, para anggota di lapangan terus berupaya melakukan penanganan serta pemadaman Karhutla pada wilayah-wilayah yang masih dapat terjangkau, seperti di Kecamatan Sambaliung, Teluk Bayur, Gunung Tabur, dan sekitarnya," ujar Masyhadi, Selasa (11/08/2026)</span;><br><br><span;>​Ia mengakui bahwa keterbatasan jumlah personel di lapangan masih menjadi salah satu kendala utama dalam proses penanggulangan Karhutla saat ini. </span;><br><br><span;>Oleh karena itu, Masyhadi mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan tidak membakar lahan saat membuka area pertanian di tengah kondisi cuaca panas yang ekstrem. </span;><br><br><span;>​Selain itu, masyarakat juga diminta untuk tidak melakukan pembakaran sampah tanpa pengawasan yang ketat. Mengingat kondisi angin dan cuaca yang sangat kering, percikan api kecil dari pembakaran sampah berpotensi besar merambat cepat dan memicu kebakaran area yang lebih luas. </span;><br><br><span;>"Kerjasama aktif dari warga sangat diharapkan untuk mencegah meluasnya dampak Karhutla di Kabupaten Berau,"pungkasnya.(Rein)</span;><br><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260811_193413_792.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Peringati HUT Kampung Ke&#45;99 dan HUT RI, Bupati Berau Resmi Buka Turnamen Sepak Bola Biatan Ilir</title>
<link>https://kartanews.com/peringati-hut-kampung-ke-99-dan-hut-ri-bupati-berau-resmi-buka-turnamen-sepak-bola-biatan-ilir</link>
<guid>https://kartanews.com/peringati-hut-kampung-ke-99-dan-hut-ri-bupati-berau-resmi-buka-turnamen-sepak-bola-biatan-ilir</guid>
<description><![CDATA[ BERAU - Bupati Kabupaten Berau, Sri Juniarsih Mas, membukan Turnamen Sepak Bola di kampung Biatan Ilir dalam rangka memperingati Hari Jadi Kampung Biatan Ilir Ke-99, pada Senin (10/08/2026). ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a7afc090446e.jpg" length="443198" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 11 Aug 2026 18:42:16 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span><b>KARTANEWS.COM, BERAU</b></span><span><span;> - Bupati Kabupaten Berau, Sri Juniarsih Mas, membukan Turnamen Sepak Bola di Kampung Biatan Ilir dalam rangka memperingati Hari Jadi Kampung Biatan Ilir Ke-99, pada Senin (10/08/2026). Turnamen tersebut, juga sekaligus memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Republik Indonesia.</span;></span></p>
<p><span><span;>Pada kesempatan itu, ia menyampaikan apresiasi kepada pemerintah kampung dan seluruh panitia atas terselenggaranya kompetisi tersebut. Ia menilai Turnamen yang diselengarakan dapat </span;></span><span><span;>menjadi sarana positif untuk mempererat talis kebersamaan antarwarga, dan mampu melihat potensi calon atlet daerah.</span;></span><br><span><span;></span;></span></p>
<p><span><span;>"Ajang seperti ini mampu melahirkan bibit atlet daerah, serta mempererat silaturahim antarwarga,"ucapanya.</span;></span></p>
<p><span><span;>Sementara itu, Kepala Kampung Biatan Ilir, Abdul Hafid, menyampaikan turnamen </span;></span><span><span;>tingkat pesisir ini diikuti oleh 24 tim yang mewakili enam kecamatan di wilayah pesisir Berau.</span;></span></p>
<p><span><span;>"Tim terdiri 24 yang berasal dari enam kecamatan pesisir," sebutnya</span;></span></p>
<p><span><span;>Dia juga menyebutkan, Tim m</span;></span><span><span;>eliputi Kecamatan Tabalar, Biatan, Talisayan, Batu Putih, hingga Biduk-Biduk. Seluruh peserta akan bersaing memperebutkan total hadiah uang tunai sebesar Rp43 juta rupiah.</span;></span></p>
<p><span><span;> </span;></span><span><span;>"Rangkaian kompetisi dijadwalkan berlangsung meriah hingga tanggal 23 Agustus mendatang," jelasnya.</span;></span></p>
<p><span><span;>Usai pembukaan Bupati Sri Juniarsih dan Kepala Kampung Abdul Hafid melakukan simbolisasi penyerahan piala bergilir serta penyerahan bola kepada wasit pertandingan. </span;></span></p>
<p><span><span;>Selain itu Bupati Sri Juniarsih juga melakukan pemotongan kue peringatan HUT Kampung yang diserahkan langsung kepada Kepala Kampung Biatan Ilir.</span;></span> <br><br><span><span;>Usai prosesi pembukaan resmi, perhelatan langsung dilanjutkan dengan laga perdana yang mempertemukan Gudang FC melawan Putra Pesisir, yang disaksikan antusias oleh ratusan warga dan suporter kedua tim.(Adv/Rein)</span;></span><br><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260811_183620_393.sdocx--></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pemkab Berau Gelar Pencanangan Vitamin A dan Obat Cacing Serentak</title>
<link>https://kartanews.com/pemkab-berau-gelar-pencanangan-vitamin-a-dan-obat-cacing-serentak</link>
<guid>https://kartanews.com/pemkab-berau-gelar-pencanangan-vitamin-a-dan-obat-cacing-serentak</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau memperkuat komitmen menjaga kesehatan anak sejak usia dini melalui pencanangan pemberian vitamin A dan obat cacing bagi bayi serta balita. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a7b207ec6d7f.jpg" length="378543" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 10 Aug 2026 16:19:10 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b><span;>KARTANEWS.COM, BERAU</span;></b><span;> – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau memperkuat komitmen menjaga kesehatan anak sejak usia dini melalui pencanangan pemberian vitamin A dan obat cacing bagi bayi serta balita. Kegiatan tersebut dipusatkan di Posyandu Melati, Jalan Durian III RT 16, Kelurahan Gunung Panjang, Kecamatan Tanjung Redeb, Senin (10/8/2026).</span;><br><span;>​</span;><br><span;>Kepala Dinas Kesehatan Berau, Lamlay Sarie, memaparkan bahwa sasaran pemberian vitamin A mencakup anak usia 6–59 bulan. Dosis yang diberikan disesuaikan dengan kelompok umur, yakni kapsul biru untuk bayi usia 6–11 bulan dan kapsul merah untuk anak usia 12–59 bulan. Pada saat yang sama, obat cacing turut disalurkan bagi anak usia 12–59 bulan.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>"Langkah ini penting untuk menjaga status gizi, mendukung daya tahan tubuh, serta mencegah infeksi kecacingan yang berisiko mengganggu penyerapan nutrisi anak. Program ini serentak digelar selama sebulan penuh di seluruh Puskesmas dan Posyandu se-Kabupaten Berau," ujar Lamlay.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, yang hadir meresmikan program tersebut mengimbau para orang tua agar rutin membawa anak ke Posyandu, tidak hanya saat pembagian vitamin A saja. Menurutnya, pemantauan tumbuh kembang, kelengkapan imunisasi, dan pemenuhan gizi balita harus dilakukan secara berkala.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>"Fase balita adalah masa keemasan untuk pertumbuhan fisik dan otak. Di balik satu kapsul vitamin A, ada ikhtiar kita bersama untuk membentengi daya tahan tubuh dan memberikan fondasi kesehatan terbaik bagi generasi penerus," tutur Sri Juniarsih.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>Secara khusus, Bupati juga menekankan pentingnya pengasuhan kolektif dalam keluarga. Ia menegaskan bahwa urusan kesehatan dan gizi anak bukan semata-mata tanggung jawab seorang ibu, melainkan peran bersama antara ayah dan ibu.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>Di akhir sambutannya, Sri Juniarsih menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para kader Posyandu dan tenaga kesehatan yang menjadi ujung tombak pelayanan di lapangan. Ia mendorong sinergi antara Dinkes, PKK, pemerintah kelurahan, hingga tokoh masyarakat demi mewujudkan generasi Berau yang sehat, cerdas, dan unggul. (Adv/Rein)</span;><br><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260811_211319_489.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Wabup Gamalis Temui Warga Biatan, Bahas Akses Jalan dan Layanan Dasar</title>
<link>https://kartanews.com/wabup-gamalis-temui-warga-biatan-bahas-akses-jalan-dan-layanan-dasar</link>
<guid>https://kartanews.com/wabup-gamalis-temui-warga-biatan-bahas-akses-jalan-dan-layanan-dasar</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Wakil Bupati Berau, Gamalis, melakukan kunjungan kerja untuk menyerap aspirasi warga di Kampung Biatan Ulu dan Biatan Ilir, Kecamatan Biatan, Minggu (9/8/2026). ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a7b23d6522ac.jpg" length="132222" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 10 Aug 2026 12:33:02 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b><span;>KARTANEWS.COM, BERAU </span;></b><span;>– Wakil Bupati Berau, Gamalis, melakukan kunjungan kerja untuk menyerap aspirasi warga di Kampung Biatan Ulu dan Biatan Ilir, Kecamatan Biatan, Minggu (9/8/2026). Kunjungan ini dimanfaatkan jajaran Pemkab Berau untuk menampung berbagai keluhan terkait infrastruktur, pendidikan, hingga pelayanan kesehatan. </span;><br><br><b><span;>​</span;></b><span;>Dalam</span;><b><span;> </span;></b><span;>agenda dialog yang berlangsung hangat tersebut, Gamalis didampingi oleh Camat Biatan, perwakilan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK), serta Bagian Tata Pemerintahan Setda Berau. </span;><br><br><span;>​Kepala Kampung Biatan Ulu, Samsul, menegaskan bahwa perbaikan akses jalan alternatif menuju Kampung Biatan Lempake menjadi kebutuhan paling mendesak bagi warga. Kerusakan jalan tersebut membuat mobilitas warga terhambat karena harus memutar ke jalur luar. </span;><br><br><span;>​"Kondisi jalan alternatif saat ini rusak, sehingga warga harus menempuh waktu hingga satu jam untuk mencapai ibu kota kecamatan. Apabila akses tersebut diperbaiki, waktu tempuh dari Biatan Ulu dan Biatan Ilir bisa dipangkas menjadi 45 menit saja," papar Samsul. </span;><br><br><span;>​Menanggapi keluhan tersebut, Gamalis menegaskan komitmen Pemkab Berau untuk mengawal aspirasi warga, terutama yang berkaitan dengan konektivitas antarwilayah dan pemenuhan layanan dasar. </span;><br><br><span;>​"Kedatangan kami untuk melihat langsung kondisi di lapangan dan mendengarkan keluh kesah warga. Peningkatan infrastruktur jalan tentu menjadi perhatian prioritas karena dampaknya langsung terasa pada akses pendidikan, kesehatan, dan perekonomian masyarakat," ujar Gamalis. </span;><br><br><span;>​Selain membahas pembangunan, Gamalis mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga kondusivitas wilayah serta tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu menyesatkan. Menurutnya, stabilitas keamanan yang terjaga menjadi pondasi utama agar program pembangunan daerah dapat berjalan optimal. (Adv/Rein)</span;><br><span;><span;><span;><span;><span;><span;><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260811_212728_150.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Tinjau Kebakaran Jalan Milono, Bupati Berau Salurkan Bantuan dan Imbau Warga Waspadai Instalasi Listrik</title>
<link>https://kartanews.com/tinjau-kebakaran-jalan-milono-bupati-berau-salurkan-bantuan-dan-imbau-warga-waspadai-instalasi-listrik</link>
<guid>https://kartanews.com/tinjau-kebakaran-jalan-milono-bupati-berau-salurkan-bantuan-dan-imbau-warga-waspadai-instalasi-listrik</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Pemerintah Kabupaten Berau memastikan kehadiran negara di tengah musibah yang dialami warga. Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, turun langsung meninjau lokasi penanganan pascakebakaran di Jalan Milono, Tanjung Redeb, Sabtu (8/8/2026). ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6a95bac9668d4.jpg" length="142041" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 06 Aug 2026 01:34:19 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><span><strong>KARTANEWS.COM, BERAU</strong> </span><span>– Pemerintah Kabupaten Berau memastikan kehadiran negara di tengah musibah yang dialami warga. Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, turun langsung meninjau lokasi penanganan pascakebakaran di Jalan Milono, Tanjung Redeb, Sabtu (8/8/2026).</span></p>
<p dir="ltr"><span>Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat pada Kamis (6/8/2026) pagi tersebut menghanguskan tiga unit bangunan, yakni dua rumah toko (ruko) dan satu rumah tinggal.</span></p>
<p dir="ltr"><span>Selain memantau puing-puing bangunan, Bupati Sri Juniarsih berdialog langsung dengan para korban untuk menyerap aspirasi serta menyerahkan bantuan logistik guna meringankan beban warga selama masa pemulihan.</span></p>
<p dir="ltr"><span>"Ini musibah yang tentu tidak kita harapkan. Yang terpenting tidak ada korban jiwa. Pemerintah daerah hadir untuk melihat langsung kondisi warga dan memberikan bantuan, mudah-mudahan dapat sedikit meringankan beban mereka," ujar Sri Juniarsih.</span></p>
<p dir="ltr"><span>Mengingat kondisi pemukiman yang tergolong padat, Bupati mewanti-wanti masyarakat untuk memperketat aspek pencegahan kebakaran. Ia mengimbau warga agar rutin mengecek instalasi listrik serta memastikan keamanan sumber-sumber api di area tempat tinggal masing-masing.</span></p>
<p dir="ltr"><span>"Kita berharap masyarakat tetap waspada dan bersama-sama menjaga lingkungan. Kalau ada hal-hal yang berpotensi menimbulkan kebakaran, segera diperhatikan dan dilaporkan," pungaksanya.(Adv/Rein)</span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Dorong Kebersihan Destinasi Wisata, Bupati Berau Minta TPS3R Diperluas dan Serukan Aksi Nyata</title>
<link>https://kartanews.com/dorong-kebersihan-destinasi-wisata-bupati-berau-minta-tps3r-diperluas-dan-serukan-aksi-nyata</link>
<guid>https://kartanews.com/dorong-kebersihan-destinasi-wisata-bupati-berau-minta-tps3r-diperluas-dan-serukan-aksi-nyata</guid>
<description><![CDATA[ ERAU – Pertumbuhan sektor pariwisata di Kabupaten Berau harus diimbangi dengan kesadaran menjaga kelestarian lingkungan secara berkelanjutan. Pesan tegas tersebut disampaikan Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, saat menghadiri peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026 di Hotel Mercure, Kamis (6/8/2026). ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6a95b7b759cda.jpg" length="84550" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 06 Aug 2026 01:21:33 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><strong>KARTANEWS.COM, BERAU</strong><span><strong> </strong>– Pertumbuhan sektor pariwisata di Kabupaten Berau harus diimbangi dengan kesadaran menjaga kelestarian lingkungan secara berkelanjutan. Pesan tegas tersebut disampaikan Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, saat menghadiri peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026 di Hotel Mercure, Kamis (6/8/2026).</span></p>
<p dir="ltr"><span>Dalam sambutannya, Sri Juniarsih menekankan bahwa pemeliharaan kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab kolektif seluruh elemen masyarakat. Ia mengimbau agar kesadaran lingkungan dimulai dari peran individu masing-masing.</span></p>
<p dir="ltr"><span>"Jadilah pionir dan teladan dalam menjaga lingkungan di sekitar kita," ujar Sri Juniarsih membakar semangat peserta.</span></p>
<p dir="ltr"><span>Seiring meningkatnya angka kunjungan wisatawan ke Bumi Batiwakkal, Bupati menyoroti pentingnya tata kelola sampah yang menyasar titik-titik krusial pariwisata. </span></p>
<p dir="ltr"><span>Ia mendorong optimalisasi Tempat Pengolahan Sampah </span><span>Reduce, Reuse, Recycle</span><span> (TPS3R) agar tidak hanya berpusat di kawasan kepulauan, tetapi juga menjangkau sepanjang jalur akses menuju lokasi wisata.</span></p>
<p dir="ltr"><span>Selain itu, Sri Juniarsih mendorong dunia usaha untuk menyalurkan kepedulian lingkungan melalui program </span><span>Corporate Social Responsibility</span><span> (CSR). Menurutnya, sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta adalah kunci utama terciptanya lingkungan yang sehat.</span></p>
<p dir="ltr"><span>Ke depan, Bupati mengusulkan agar peringatan Hari Lingkungan Hidup tak lagi sebatas acara seremonial di dalam ruangan. Ia meminta agenda mendatang diisi dengan gerakan aksi nyata langsung di lapangan, seperti aksi bersih-bersih massal dan penanaman pohon.</span></p>
<p dir="ltr"><span>"Jangan lupa menjaga kebersihan sungai dan lingkungan di sekitar kita. Mari kita mulai dari lingkungan sendiri agar kampung halaman kita menjadi tempat yang bersih, sehat, dan nyaman bagi semua," pungkasnya.(Adv/Rein)</span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Berau Siap Jadi Tuan Rumah Rakor Kaltim 2027, Wabup Gamalis Tegaskan FKUB Pilar Utama Pembangunan</title>
<link>https://kartanews.com/berau-siap-jadi-tuan-rumah-rakor-kaltim-2027-wabup-gamalis-tegaskan-fkub-pilar-utama-pembangunan</link>
<guid>https://kartanews.com/berau-siap-jadi-tuan-rumah-rakor-kaltim-2027-wabup-gamalis-tegaskan-fkub-pilar-utama-pembangunan</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Keberagaman suku, budaya, dan agama di Kabupaten Berau dinilai menjadi modal sosial yang vital untuk mendukung keberlanjutan pembangunan daerah. Hal tersebut ditegaskan Wakil Bupati Berau, Gamalis, saat menerima audiensi Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Kalimantan Timur di Ruang Kakaban, Kantor Bupati Berau, Selasa (4/8/2026). ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6a95b548b4ab8.jpg" length="91760" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 04 Aug 2026 01:10:31 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><strong>KARTANEWS.COM, BERAU</strong><span> – Keberagaman suku, budaya, dan agama di Kabupaten Berau dinilai menjadi modal sosial yang vital untuk mendukung keberlanjutan pembangunan daerah. Hal tersebut ditegaskan Wakil Bupati Berau, Gamalis, saat menerima audiensi Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Kalimantan Timur di Ruang Kakaban, Kantor Bupati Berau, Selasa (4/8/2026).</span><b></b></p>
<p dir="ltr"><span>Audiensi yang dihadiri jajaran Kesbangpol Berau, pengurus FKUB Kaltim, dan tokoh lintas agama ini digelar untuk menyosialisasikan rekomendasi Rakor FKUB Kaltim 2026 yang sebelumnya berlangsung di Penajam Paser Utara. Pertemuan ini sekaligus menjadi langkah awal koordinasi menuju pelaksanaan Rakor FKUB Kaltim Tahun 2027, di mana Kabupaten Berau telah ditunjuk sebagai tuan rumah.</span><b></b></p>
<p dir="ltr"><span>Gamalis mengingatkan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari infrastruktur fisik, melainkan dari situasi daerah yang rukun dan aman.</span><b></b></p>
<p dir="ltr"><span>"Berau memiliki sumber daya alam yang melimpah serta masyarakat yang berasal dari berbagai suku, budaya, dan agama. Keberagaman ini merupakan kekuatan yang harus kita rawat bersama agar menjadi modal dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan," tegas Gamalis.</span><b></b></p>
<p dir="ltr"><span>Di tengah pesatnya arus informasi digital, Wabup meminta masyarakat untuk lebih bijaksana dalam bermedia sosial agar tidak mudah terprovokasi. Ia mendorong penguatan nilai moderasi beragama sebagai benteng persatuan.</span><b></b></p>
<p dir="ltr"><span>"Kita harus menyikapi perkembangan media sosial dengan bijaksana. Moderasi beragama perlu terus ditanamkan sehingga setiap masyarakat dapat menjalankan keyakinannya dengan tetap menghormati perbedaan," jelasnya.</span><b></b></p>
<p dir="ltr"><span>Menanggapi penunjukan Berau sebagai tuan rumah Rakor FKUB Kaltim 2027, Gamalis menyatakan Pemkab Berau siap memberikan dukungan penuh agar agenda tahunan tersebut berjalan sukses dan melahirkan gagasan strategis bagi Kaltim.</span><b></b></p>
<p dir="ltr"><span>Sementara itu, Ketua FKUB Kaltim, Muhammad Rasyid, mengapresiasi sambutan Pemkab Berau. Ia menekankan pentingnya peran aktif para tokoh agama untuk terus mengedukasi masyarakat guna menyikapi dinamika sosial secara bijak demi menjaga kondusivitas Benua Etam.(Adv/Rein)</span></p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Sekda Berau Buka Pusdiklat Paskibraka 2026, 35 Capaska Pilihan Siap Ikuti Pendidikan</title>
<link>https://kartanews.com/sekda-berau-buka-pusdiklat-paskibraka-2026-35-capaska-pilihan-siap-ikuti-pendidikan</link>
<guid>https://kartanews.com/sekda-berau-buka-pusdiklat-paskibraka-2026-35-capaska-pilihan-siap-ikuti-pendidikan</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Pemerintah Kabupaten Berau menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi muda yang tangguh, berkarakter, dan berjiwa nasionalis. Langkah nyata tersebut ditandai dengan dibukanya Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Paskibraka Kabupaten Berau Tahun 2026 di Stadion Mini Olympic pada Selasa (4/8/2026). ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6a95b202908dd.jpg" length="71713" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 04 Aug 2026 00:57:35 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><strong>KARTANEWS.COM, BERAU</strong><span> – Pemerintah Kabupaten Berau menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi muda yang tangguh, berkarakter, dan berjiwa nasionalis. Langkah nyata tersebut ditandai dengan dibukanya Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Paskibraka Kabupaten Berau Tahun 2026 di Stadion Mini Olympic pada Selasa (4/8/2026).</span></p>
<p dir="ltr"><span>Kegiatan pembentukan mental dan fisik ini dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Berau, Muhammad Said. Pembukaan Pusdiklat menjadi tanda dimulainya penggemblengan intensif bagi 35 Calon Paskibraka (Capaska) terpilih dari tingkat SMA, SMK, dan MA se-Kabupaten Berau.</span></p>
<p dir="ltr"><span>Selama 18 hari ke depan, para peserta akan digembleng dengan berbagai materi ketat, mulai dari baris-berbaris, tata upacara bendera, hingga wawasan kebangsaan. Pelatihan ini disiapkan khusus demi menyukseskan tugas pengibaran Bendera Merah Putih pada Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Berau.</span><b></b></p>
<p dir="ltr"><span>Dalam arahannya, Sekda Muhammad Said memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh jajaran panitia, pelatih, serta pihak yang terlibat.</span><b></b></p>
<p dir="ltr"><span>"Atas nama Pemerintah, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), serta semua pihak yang telah bekerja keras mempersiapkan kegiatan ini sehingga dapat terlaksana dengan baik," ujar Muhammad Said.</span><b></b></p>
<p dir="ltr"><span>Ia menekankan bahwa pemusatan latihan ini bukan sekadar persiapan fisik, melainkan ruang pembentukan mental bagi putra-putri terbaik daerah agar tumbuh menjadi pribadi yang bertanggung jawab dan bangga mengabdi pada negara.</span><b></b></p>
<p dir="ltr"><span>"Saya berharap kalian mampu menunjukkan sikap disiplin, jujur, bertanggung jawab, saling menghormati, serta menjunjung tinggi semangat persatuan dalam keberagaman," tegas Sekda memungkas sambutannya.</span><b></b></p>
<p dir="ltr"><span>Melalui gemblengan intensif ini, Pemkab Berau optimistis 35 anggota Capaska 2026 siap mengemban amanah mengibarkan Sang Merah Putih dengan penuh dedikasi dan jiwa kebangsaan yang tinggi. (Adv/Rein)</span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Sinergi Fiskal Kaltim: Pemkab Berau Kawal Dana Kurang Salur Pusat Hingga Jamin TPP ASN Tetap Aman</title>
<link>https://kartanews.com/sinergi-fiskal-kaltim-pemkab-berau-kawal-dana-kurang-salur-pusat-hingga-jamin-tpp-asn-tetap-aman</link>
<guid>https://kartanews.com/sinergi-fiskal-kaltim-pemkab-berau-kawal-dana-kurang-salur-pusat-hingga-jamin-tpp-asn-tetap-aman</guid>
<description><![CDATA[ SAMARINDA – Tantangan pengelolaan keuangan daerah di pertengahan tahun 2026 mendorong Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dan pemerintah kabupaten/kota untuk mempererat barisan. Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Pengelolaan Keuangan Daerah se-Kaltim yang digelar di Ruang Ruhui Rahayu, Kantor Gubernur Kaltim, Samarinda, pada Senin (3/8/2026). ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6a95af12babb9.jpg" length="112895" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 03 Aug 2026 00:44:54 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><strong>KARTANEWS.COM, SAMARINDA</strong><span> – Tantangan pengelolaan keuangan daerah di pertengahan tahun 2026 mendorong Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dan pemerintah kabupaten/kota untuk mempererat barisan. Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Pengelolaan Keuangan Daerah se-Kaltim yang digelar di Ruang Ruhui Rahayu, Kantor Gubernur Kaltim, Samarinda, pada Senin (3/8/2026).</span><b></b></p>
<p dir="ltr"><span>Rakor bertajuk optimalisasi pendapatan daerah tersebut dipimpin langsung oleh Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud, didampingi Wakil Gubernur Seno Aji dan Sekretaris Provinsi Kaltim Sri Wahyuni. Agenda utama pertemuan ini difokuskan pada penguatan sinergi tata kelola anggaran daerah serta penyelesaian berbagai kendala penyerapan fiskal di tingkat lokal.</span><b></b></p>
<p dir="ltr"><span>Dalam pembukaan arahannya, Gubernur Rudy Mas’ud menegaskan pentingnya solidaritas antar-wilayah. Menurutnya, APBD harus dikelola secara terintegrasi agar dampaknya langsung dirasakan oleh masyarakat luas.</span><b></b></p>
<p dir="ltr"><span>"Pemerintah provinsi dan kabupaten kota adalah satu tim. Jadikan APBD sebagai instrumen pembangunan berkualitas dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Kaltim," tegas Gubernur Rudy Mas'ud.</span><b></b></p>
<p dir="ltr"><span>Ia juga mendorong penerapan transformasi digital, integrasi data, serta harmonisasi kebijakan pajak dan retribusi daerah guna mendongkrak pendapatan secara transparan dan efisien.</span><b></b></p>
<p dir="ltr"><span>Sementara itu  Bupati Berau Sri Juniarsih Mas menyampaikan, persoalan krusial yang tengah dihadapi Bumi Batiwakkal.Saat ini masih menanti pencairan dana kurang salur transfer keuangan dari pemerintah pusat masalah serupa yang juga dialami beberapa kabupaten/kota lain di Kaltim.</span><b></b></p>
<p dir="ltr"><span>"Kami berharap bapak gubernur dan wakil gubernur dapat membantu mengkomunikasikan ke pemerintah pusat terkait dana kurang bayar ke kabupaten dan kota saat ini," ungkap Sri Juniarsih.</span><b></b></p>
<p dir="ltr"><span>Kendati arus kas daerah dihadapkan pada keterbatasan anggaran, Sri Juniarsih memastikan roda pembangunan program prioritas tetap berjalan konsisten. Lebih lanjut, ia menjamin hak-hak para aparatur sipil negara di daerahnya tidak akan terganggu.</span><b></b></p>
<p dir="ltr"><span>"Kita tetap bersyukur akan tetap berupaya yang terbaik dalam pengelolaan keuangan daerah, termasuk terus berkomunikasi ke pemerintah pusat," jelasnya. Ia menegaskan bahwa Pemkab Berau tidak akan memangkas Tunjangan Perbaikan Penghasilan (TPP) baik untuk PNS maupun PPPK.</span><b></b></p>
<p dir="ltr"><span>Selain fokus pada dana transfer, Ia memaparkan langkah terobosan untuk melepaskan ketergantungan pada sektor ekstraktif tambang. Pemkab Berau kini menggenjot sektor pariwisata sebagai tumpuan baru perekonomian masyarakat.</span><b></b></p>
<p dir="ltr"><span>"Sektor pariwisata adalah salah satu transisi yang sedang kami persiapkan. Tentu ini membutuhkan kerjasama yang baik. Bukan hanya untuk Kabupaten Berau, tetapi juga untuk mengangkat Kalimantan Timur," tandasnya.</span><b></b></p>
<p dir="ltr"><span>Sementara itu, Kepala BPKAD Berau, Sapransyah, melaporkan realisasi APBD Berau periode Januari–Juli 2026. Pendapatan Daerah: Target Rp 2,977 triliun | Realisasi Rp 1,341 triliun (45,05%).Belanja Daerah: Target Rp 3,666 triliun | Realisasi Rp 1,354 triliun (37,95%). (Adv/Rein)</span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Bupati Berau Dorong Pembenahan Tepian Ahmad Yani Lewat CSR</title>
<link>https://kartanews.com/bupati-berau-dorong-pembenahan-tepian-ahmad-yani-lewat-csr</link>
<guid>https://kartanews.com/bupati-berau-dorong-pembenahan-tepian-ahmad-yani-lewat-csr</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, meninjau langsung progres perbaikan Dermaga Ketinting di kawasan Tepian Jalan Ahmad Yani, Tanjung Redeb, pada Minggu (2/8/2026). ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6a969d6fef31c.jpg" length="121615" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 02 Aug 2026 17:40:46 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p data-path-to-node="3"><b data-path-to-node="3" data-index-in-node="0">KARTANEWS.COM, BERAU</b> – Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, meninjau langsung progres perbaikan Dermaga Ketinting di kawasan Tepian Jalan Ahmad Yani, Tanjung Redeb, pada Minggu (2/8/2026). Fasilitas umum tersebut sebelumnya mengalami kerusakan konstruksi akibat benturan kapal pengangkut kontainer milik PT Salam Pacific Indonesia Lines (SPIL).</p>
<p data-path-to-node="4">Dalam peninjauan di lapangan, Bupati memantau penggunaan alat berat yang dikerahkan untuk mengangkat dan memperbaiki bagian konstruksi yang terdampak. Sri Juniarsih mengapresiasi iktikad baik manajemen PT SPIL yang sigap bertanggung jawab melakukan pembenahan.</p>
<p data-path-to-node="4">Kendati demikian, ia meminta agar cakupan pekerjaan tidak hanya berfokus pada titik kerusakan benturan, tetapi juga menyasar penataan kebersihan lingkungan di sekitarnya.</p>
<p data-path-to-node="5">“Pertama saya menyampaikan terima kasih karena SPIL mau bertanggung jawab untuk merapikan. Jadi sekaligus saya minta dari dermaga ketinting yang memang tadi sudah rusak kita lihat, kemudian sampah-sampah yang ada di bawah bangunan ketinting tempat orang menunggu itu, saya minta untuk ditutup dan dirapikan,” ujar Sri Juniarsih di lokasi peninjauan.</p>
<p data-path-to-node="6">Masalah tumpukan sampah di bawah bangunan tempat penumpu dermaga menjadi perhatian serius Pemkab Berau. Bupati menginstruksikan agar seluruh material sampah dikeluarkan dan celah di bawah fondasi ditutup permanen guna mencegah sampah kembali mengendap. Seluruh rangkaian perbaikan dan penataan lingkungan ini ditargetkan rampung sepenuhnya dalam kurun waktu 15 hari.</p>
<p data-path-to-node="7">“Beliau bersedia sampai ke ujung sini semuanya rapi, harus rapi. Jadi untuk masuk keluar sampah sudah nggak ada lagi ke depan,” ungkap Sri Juniarsih </p>
<p data-path-to-node="8">Menurut Sri Juniarsih, langkah cepat ini menjadi bentuk nyata optimalisasi kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Berau dengan dunia usaha melalui skema Tanggung Jawab Sosial Perusahaan atau <i data-path-to-node="8" data-index-in-node="191">Corporate Social Responsibility</i> (CSR). Kemitraan ini dinilai krusial untuk menjaga estetika kawasan Tepian Ahmad Yani yang berfungsi sebagai salah satu ikon wisata utama di Tanjung Redeb.</p>
<p data-path-to-node="9">“Kesempatan kita untuk bekerja sama memaksimalkan CSR untuk memperbaiki tepian yang merupakan ikon wisata yang ada di Tanjung,” tambahnya.</p>
<p data-path-to-node="10">Pemkab Berau berharap pembenahan yang mencakup fasilitas pendukung dan area parkir ini dapat mengembalikan fungsi vital dermaga secara menyeluruh. Dengan demikian, kawasan Tepian Ahmad Yani dapat kembali dimanfaatkan oleh masyarakat umum dan wisatawan dengan aman, nyaman, serta tertata rapi.(Adv/Rein)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kado Kemerdekaan! Pemerintah Siapkan Bantuan Beras Gratis untuk 33 Juta Warga</title>
<link>https://kartanews.com/kado-kemerdekaan-pemerintah-siapkan-bantuan-beras-gratis-untuk-33-juta-warga</link>
<guid>https://kartanews.com/kado-kemerdekaan-pemerintah-siapkan-bantuan-beras-gratis-untuk-33-juta-warga</guid>
<description><![CDATA[ Kabar gembira menghampiri puluhan juta keluarga di seluruh Indonesia. Badan Pangan Nasional (Bapanas) resmi menugaskan Perum Bulog untuk menyalurkan bantuan pangan beras tahap kedua alokasi Juli, Agustus, dan September 2026. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a6eed9de2e81.jpg" length="108376" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 02 Aug 2026 15:13:34 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span><b><span;><span;>​</span;></span;></b></span><b><span;>KARTANEWS.COM</span;></b><span;> — Kabar gembira menghampiri puluhan juta keluarga di seluruh Indonesia. Badan Pangan Nasional (Bapanas) resmi menugaskan Perum Bulog untuk menyalurkan bantuan pangan beras tahap kedua alokasi Juli, Agustus, dan September 2026. </span;><br><br><span;>Penugasan yang diterbitkan per 30 Juli 2026 ini dirancang istimewa karena penyalurannya disentrakkan untuk memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada Agustus. </span;><br><br><span;>​Kepala Bapanas yang juga Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menegaskan bahwa bantuan pangan beras ini dihadirkan sebagai jaring pengaman sosial guna menjaga daya beli masyarakat, memperkuat stabilitas pangan nasional, dan memenuhi kebutuhan pokok keluarga. </span;><br><br><span;>"Sebanyak 33.244.408 penerima manfaat akan mendapatkan bantuan masing-masing 10 kilogram beras untuk periode alokasi tiga bulan, yang penyalurannya dapat dilakukan sekaligus dalam satu kali pembagian,"ucapnya menguti dari keterangan tertulis. </span;><br><br><span;>​Program prorakyat yang merupakan direktif langsung Presiden Prabowo Subianto ini menelan total anggaran sebesar Rp 17,52 triliun dengan total pasokan mencapai 997,2 ribu ton beras. Data penerima dipastikan menggunakan versi pembaruan terkini dari Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) per 10 Juli 2026 hasil kerja sama Bapanas, Kementerian Sosial, dan BPS. </span;><br><br><span;>​Direktur Distribusi dan Cadangan Pangan Bapanas, Rachmi Widiriani, menjelaskan bahwa momen kemerdekaan dipilih agar masyarakat—khususnya kelompok desil 1 hingga 4—dapat merasakan langsung kehadiran negara di tengah suasana perayaan 17 Agustus. </span;><br><br><span;>Untuk memperlancar distribusi, Bapanas juga mengoptimalkan keberadaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang memiliki fasilitas memadai sebagai titik salur di tingkat tapak. </span;><br><br><span;>​Pemerintah daerah dan jajaran Bulog di seluruh wilayah diminta segera berkoordinasi serta melakukan uji kualitas beras sebelum pendistribusian dimulai. Wilayah dengan kendala geografis seperti Papua juga diinstruksikan untuk memprioritaskan pergerakan logistik lebih awal agar target penyaluran 100 persen tercapai. </span;><br><br><span;>"Sebagai komparasi, penyaluran tahap pertama pada Februari–Maret 2026 lalu telah sukses merealisasikan 99,7 persen bantuan, dan secara keseluruhan target alokasi bantuan pangan tahun 2026 ini ditingkatkan menjadi 5 bulan dibanding 4 bulan pada tahun sebelumnya,"pungkasnya.(Rein)</span;><br><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260802_150912_978.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Bukan Cuma Lautnya yang Indah, Ada Wajah Baru Berau yang Siap Curi Perhatian Nasional</title>
<link>https://kartanews.com/bukan-cuma-lautnya-yang-indah-ada-wajah-baru-berau-yang-siap-curi-perhatian-nasional</link>
<guid>https://kartanews.com/bukan-cuma-lautnya-yang-indah-ada-wajah-baru-berau-yang-siap-curi-perhatian-nasional</guid>
<description><![CDATA[ JAKARTA— Pemerintah Kabupaten Berau terus berupaya memperkuat daya tarik pariwisata daerah melalui sentuhan seni dan kebudayaan lokal ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a6ee0db6a8e7.jpg" length="555189" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 02 Aug 2026 14:19:13 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b><span;>KARTANEWS.COM, JAKARTA</span;></b><span;>— Pemerintah Kabupaten Berau terus berupaya memperkuat daya tarik pariwisata daerah melalui sentuhan seni dan kebudayaan lokal. Strategi kali ini ditandai dengan peluncuran program </span;><b><span;>"</span;></b><span;>Dalling dan Batik untuk Derawan, Maratua, dan Budaya" yang digelar di Galeri Indonesia Kaya, Jakarta, Kamis (30/7/2026). </span;><br><span;></span;></p>
<p><span;>Inisiatif ini digagas oleh Ikatan Pencinta Batik Nusantara (IPBN) berkolaborasi dengan Kementerian Kebudayaan RI beserta sejumlah mitra.</span;></p>
<p><span;> Program tersebut menggabungkan tiga pilar utama, yaitu pengembangan motif Batik Derawan-Maratua, revitalisasi Tari Dalling milik masyarakat Suku Bajau, serta pemberdayaan generasi muda melalui pendidikan budaya dan ekonomi kreatif. </span;><br><br><span;>Dalam proses revitalisasinya, Tari Dalling mendapatkan sentuhan penyempurnaan pada koreografi, aransemen musik, dan tata busana, yang dipadukan dengan pemanfaatan media digital serta kampanye media sosial agar tarian tradisi ini kian diminati generasi muda. </span;><br><br><span;>​Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, yang turut tampil sebagai peraga model batik dalam acara peluncuran tersebut, menilai pengembangan kebudayaan menjadi langkah penting untuk melengkapi citra Berau yang selama ini identik dengan wisata bahari. </span;><br><br><span;>"Tentu kekayaan seni dan tradisi yang dimiliki Berau memiliki potensi besar untuk menjadi identitas sekaligus sumber nilai tambah bagi pembangunan daerah," ujar Bupati Sri. </span;><br><br><span;>Menurutnya, sektor pariwisata akan semakin kuat jika berjalan beriringan dengan pelestarian budaya daerah. Kehadiran Batik Derawan-Maratua dan Tari Dalling diharapkan menjadi representasi baru yang memperkenalkan identitas Berau ke tingkat nasional hingga internasional. </span;><br><br><span;>​Sri Juniarsih menegaskan bahwa komitmen pemerintah daerah adalah menjadikan kebudayaan sebagai salah satu pilar pembangunan guna meningkatkan daya saing pelaku ekonomi kreatif dan memberi nilai tambah bagi masyarakat pesisir. </span;><br><br><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;>"Ke depan, karya seni ini diharapkan tidak sekadar menjadi hiburan yang memanjakan mata, tetapi benar-benar melekat sebagai ciri khas dan identitas budaya Kabupaten Berau,"pungkasnya.(Adv/Rein)<!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260802_141622_525.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Diduga Akibat Uap BBM, Dek Kapal KM Prince Soya di Pelabuhan Samarinda Sempat Terbakar</title>
<link>https://kartanews.com/diduga-akibat-uap-bbm-dek-kapal-km-prince-soya-di-pelabuhan-samarinda-sempat-terbakar</link>
<guid>https://kartanews.com/diduga-akibat-uap-bbm-dek-kapal-km-prince-soya-di-pelabuhan-samarinda-sempat-terbakar</guid>
<description><![CDATA[ SAMARINDA — Kebakaran sempat melanda kapal penumpang KM Prince Soya yang bersandar di kawasan Pelabuhan Samarinda, Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Pelabuhan, Kecamatan Samarinda Kota, Sabtu (1/8/2026) siang. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a6dd8786f819.jpg" length="58874" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 01 Aug 2026 19:31:30 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b><span;>KARTANEWS.COM, SAMARINDA</span;></b><span;> — Kebakaran sempat melanda kapal penumpang KM Prince Soya yang bersandar di kawasan Pelabuhan Samarinda, Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Pelabuhan, Kecamatan Samarinda Kota, Sabtu (1/8/2026) siang.</span;><br><span><b><span;>​</span;></b></span><br><span;>Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 11.00 WITA. Kepulan asap yang muncul dari bagian dek kapal sempat menarik perhatian warga dan pekerja di sekitar area pelabuhan. </span;><br><br><span;>​Menerima laporan dari Pusat Komunikasi (Puskom), Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Samarinda merespons cepat dengan menerjunkan Tim Regu 2 ke lokasi kejadian. Petugas tiba beberapa menit setelah laporan diterima dan langsung mengisolasi titik api.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>Proses pemadaman dimulai pada pukul 11.05 WITA. Berkat kesiapsiagaan tim di lapangan, kobaran api berhasil dikendalikan dan dipadamkan sepenuhnya pada pukul 11.20 WITA, atau hanya dalam kurun waktu 15 menit.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>“Objek yang terbakar satu unit kapal, tepatnya pada bagian dek KM Prince Soya dengan area terdampak sekitar 5 x 2 meter. Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka, dan tidak ada dampak kerugian pada area pelabuhan di sekitarnya,” jelas keterangan resmi Disdamkarmat Samarinda.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>Dalam penanganan ini, Disdamkarmat mengerahkan 2 unit armada beserta 6 personel. Aksi pemadaman turut dibantu oleh relawan pemadam kebakaran, PMK swasta, serta unsur OPD terkait.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>Guna memastikan kelancaran dan pengamanan di sekitar lokasi, petugas gabungan dari Polsek Samarinda Kota, Satlantas Polresta Samarinda, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Satpol PP, hingga Dinas Perhubungan disiagakan di area pelabuhan. Tim medis dari PMI, Samarinda Siaga 112, dan Emergency Medical Team juga turut bersiaga.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>Berdasarkan hasil analisis awal, dugaan sementara penyebab kebakaran dipicu oleh uap bahan bakar minyak (BBM). Meski demikian, kepastian penyebab utama masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut dari pihak kepolisian. (Irla)</span;><br><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260801_192656_366.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>KPID Kaltim Dorong Kolaborasi Radio dan Televisi dengan Media Sosial Hadapi Perubahan Perilaku Audiens</title>
<link>https://kartanews.com/kpid-kaltim-dorong-kolaborasi-radio-dan-televisi-dengan-media-sosial-hadapi-perubahan-perilaku-audiens</link>
<guid>https://kartanews.com/kpid-kaltim-dorong-kolaborasi-radio-dan-televisi-dengan-media-sosial-hadapi-perubahan-perilaku-audiens</guid>
<description><![CDATA[ SAMARINDA – Perubahan pola konsumsi informasi masyarakat yang kini beralih ke platform digital menjadi tantangan besar bagi lembaga penyiaran konvensional. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a6dbaaea0e8a.jpg" length="47879" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 01 Aug 2026 17:24:39 +0800</pubDate>
<dc:creator>Irla Hadratan Iman</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.COM, SAMARINDA –</span></span></strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> Perubahan pola konsumsi informasi masyarakat yang kini beralih ke platform digital menjadi tantangan besar bagi lembaga penyiaran konvensional. Menyikapi kondisi tersebut, Komisi Penyuaran Indonesia Daerah (KPID) Kalimantan Timur mendorong radio dan televisi untuk membangun kolaborasi yang lebih erat dengan media sosial agar tetap mampu menjangkau masyarakat luas.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Ketua KPID Kalimantan Timur, Awang Mohammad Jumri Syafi'i, menilai perkembangan teknologi tidak seharusnya dipandang sebagai ancaman, melainkan peluang bagi lembaga penyiaran untuk memperluas jangkauan siaran melalui berbagai platform digital.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Menurutnya, kebiasaan masyarakat dalam mengakses informasi telah berubah secara signifikan. Jika sebelumnya radio dan televisi menjadi sumber utama dan hiburan, kini masyarakat, khususnya generasi muda, lebih banyak menghabiskan waktu di platform digital seperti Instagram informasi, Facebook, hingga berbagai layanan media sosial lainnya.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Kami berharap bisa terus berkolaborasi dengan media sosial. Kalau sekarang hanya mengandalkan frekuensi siaran saja, kemungkinan jumlah pendengar dan penonton bisa semakin berkurang karena sudah memiliki banyak pilihan platform digital,” ujar Awang belum lama ini.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Ia menjelaskan bahwa keberadaan media sosial tidak perlu diposisikan sebagai pesaing radio maupun televisi. Sebaliknya, media sosial dapat menjadi sarana promosi sekaligus pintu masuk untuk mengajak masyarakat kembali menikmati konten yang diproduksi oleh lembaga Penerbitan konvensional.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Menurut Awang, strategi tersebut penting dilakukan mengingat perubahan perilaku masyarakat dalam memperoleh informasi berlangsung sangat cepat. Konten-konten yang dipublikasikan melalui media sosial dapat menjadi jembatan bagi publik untuk mengenal program-program radio maupun televisi yang berkualitas.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Kita ingin menggalang teman-teman media sosial untuk menarik kembali pendengar dan penonton agar mengenal bahkan menikmati siaran radio maupun televisi. Jadi bukan saling bersaing, tetapi saling memperkuat,” katanya.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Ia menambahkan, pola kemitraan seperti itu telah mulai dibangun KPID Kalimantan Timur melalui komunikasi dengan berbagai pengelola media digital dan kreator konten di daerah. Langkah tersebut dinilai menjadi bagian dari adaptasi lembaga penyiaran terhadap perkembangan informasi teknologi yang terus berubah.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Awang menyebut, kolaborasi lintas platform merupakan kebutuhan yang tidak bisa dihindari apabila industri penyiaran ingin tetap bertahan di tengah derasnya arus digitalisasi. Radio dan televisi tetap memiliki keunggulan dalam menghadirkan informasi yang telah melalui proses penyuntingan, verifikasi, serta berada di bawah pengawasan penyiaran.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Di sisi lain, media sosial memiliki keunggulan dalam kecepatan distribusi informasi dan kemampuan menjangkau berbagai kelompok masyarakat secara lebih luas. Oleh karena itu, menurutnya, kedua platform tersebut dapat saling melengkapi.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Kolaborasi itu sangat mungkin dibangun. Kita bisa terjadi dengan teman-teman media sosial maupun platform over-the-top atau OTT sebagaimana istilah yang digunakan di Kementerian Komunikasi dan Digital,” jelasnya.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Lebih lanjut, Awang mengatakan transformasi digital harus direspons dengan inovasi oleh seluruh lembaga penyiaran di Kalimantan Timur. Tidak cukup hanya mengandalkan pola siaran konvensional, tetapi juga harus mampu menghadirkan konten yang mudah diakses melalui perangkat digital.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Ia berharap setiap stasiun radio maupun televisi mulai memperkuat kehadiran mereka di berbagai platform media sosial melalui potongan siaran, tayangan langsung, maupun konten-konten kreatif yang mampu menarik perhatian masyarakat, khususnya kalangan muda.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Menurutnya, keberhasilan lembaga penyiaran pada masa mendatang tidak hanya diukur dari kekuatan frekuensi siaran, tetapi juga dari kemampuan membangun ekosistem digital yang terintegrasi dengan berbagai platform komunikasi modern.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KPID Kalimantan Timur, kata Awang, siap menjadi mitra bagi seluruh lembaga Penerbitan dalam mendorong transformasi tersebut. Pendampingan, komunikasi, hingga penguatan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan akan terus dilakukan agar industri penyiaran daerah mampu berkembang di tengah persaingan media digital yang semakin ketat.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Ia optimistis radio dan televisi tetap memiliki masa depan apabila mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan prinsip-prinsip jurnalistik dan penyiaran yang sehat.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Yang terpenting adalah bagaimana kita membangun kemitraan dan kolaborasi. Dengan begitu, masyarakat tetap mendapatkan informasi yang berkualitas melalui radio maupun televisi, sementara media sosial menjadi ruang untuk memperluas jangkauan tersebut,” tutupnya. (Irla)</span></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Rehabilitasi Mangrove Kaltim Tembus 6.120 Hektare, Isu Status Lahan Masih Bayangi Petambak</title>
<link>https://kartanews.com/rehabilitasi-mangrove-kaltim-tembus-6120-hektare-isu-status-lahan-masih-bayangi-petambak</link>
<guid>https://kartanews.com/rehabilitasi-mangrove-kaltim-tembus-6120-hektare-isu-status-lahan-masih-bayangi-petambak</guid>
<description><![CDATA[ KALTIM — Capaian program rehabilitasi mangrove di Kalimantan Timur (Kaltim) terus mencatatkan tren positif. Hingga tahun 2026, total pemulihan ekosistem kawasan pesisir di Bumi Etam telah menembus angka 6.120 hektare ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a6db0c403211.jpg" length="596960" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 01 Aug 2026 16:41:39 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b><span;>KARTANEWS.COM, KALTIM</span;></b><span;> — Capaian program rehabilitasi mangrove di Kalimantan Timur (Kaltim) terus mencatatkan tren positif. Hingga tahun 2026, total pemulihan ekosistem kawasan pesisir di Bumi Etam telah menembus angka 6.120 hektare. Meski demikian, sejumlah tantangan sosial di tingkat tapak masih menjadi pekerjaan rumah yang perlu diselesaikan. </span;><br><br><span;>​Melalui program </span;><i><span;>Mangroves for Coastal Resilience</span;></i><span;> (M4CR) kolaborasi pemerintah dan mitra, realisasi penanaman tercatat seluas 4.445 hektare pada 2024, 499 hektare pada 2025, serta 1.176 hektare pada 2026. Agenda ini merupakan bagian dari target nasional rehabilitasi seluas 32.634 hektare hingga 2027 mendatang. </span;><br><br><span;>​Desa Sepatin di Kecamatan Anggana, Kutai Kartanegara, menjadi salah satu titik fokus program. Pendekatan pemberdayaan masyarakat diterapkan di kawasan ini melalui konsep </span;><i><span;>silvofishery</span;></i><span;>, yakni memadukan budidaya tambak dengan pelestarian tanaman mangrove. </span;><br><br><span;>​Manager Provincial Project Implementation Unit (PPIU) BRGM Kaltim, Asman Azis, menegaskan bahwa indikator keberhasilan tidak hanya diukur berdasarkan luas lahan yang ditanam, tetapi juga sejauh mana partisipasi warga dalam merawat ekosistem tersebut. </span;><br><br><span;>​“Visi kelompok tani hutan adalah membangun kemandirian sembari menjaga kelestarian mangrove demi meningkatkan kesejahteraan warga,” ungkap Asman, Jumat (31/7/2026), seperti dikuti dari inilah.com. </span;><br><br><span;>​Tercatat ada tiga kelompok tani hutan di Sepatin yang mengawal program ini. KTH Gemilang Sejahtera Abadi membukukan tingkat keberhasilan tumbuh paling tinggi yakni 80 persen. Selanjutnya KTH Mangrove Borneo mencapai 69 persen dan KTH Peduli Hutan Mangrove sebesar 61 persen. </span;><br><br><span;>​Sayangnya, dinamika sosial masih membayangi pelaksanaan di lapangan. Kurangnya pemahaman sebagian petambak terkait manfaat jangka panjang mangrove memicu keraguan dalam melepaskan sebagian lahan tambak mereka.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>Ketua Kelompok Masyarakat Peduli Hutan Mangrove Desa Sepatin, Suardi, tak menampik adanya kekhawatiran warga terkait kepastian hukum tanah mereka pascarehabilitasi. </span;><br><br><span;>​“Masyarakat masih mempertanyakan kejelasan status lahan tambak mereka setelah direhabilitasi, apakah bakal dialihkelola oleh pemerintah atau tidak,” jelasnya. </span;><br><br><span;>​Ditambah lagi, isu potensi pembebasan lahan industri serta kendala teknis seperti gangguan predator buaya, pasang surut air, hingga keterbatasan dana operasional pengawasan masih menjadi tantangan nyata. Ke depan, penguatan edukasi serta kemitraan ekonomi bakal menjadi fokus utama demi keberlanjutan program ini. (Rein)</span;><br><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260801_163527_105.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Upacara 17 Agustus 2026 Kembali Berlangsung di Dua Tempat: Istana Merdeka dan IKN</title>
<link>https://kartanews.com/upacara-17-agustus-2026-kembali-berlangsung-di-dua-tempat-istana-merdeka-dan-ikn</link>
<guid>https://kartanews.com/upacara-17-agustus-2026-kembali-berlangsung-di-dua-tempat-istana-merdeka-dan-ikn</guid>
<description><![CDATA[ NUSANTARA — Pemerintah merencanakan gelaran Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026 secara serentak di dua lokasi utama, yakni Jakarta dan Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a6da6d001652.jpg" length="84912" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 01 Aug 2026 15:56:41 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b><span;>KARTANEW.COM, NUSANTARA</span;></b><span;> — Pemerintah merencanakan gelaran Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026 secara serentak di dua lokasi utama, yakni Jakarta dan Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur. </span;><br><br><span;>​Tak hanya itu, jajaran tokoh nasional hingga para mantan presiden dan wakil presiden dipastikan masuk daftar undangan resmi untuk menghadiri detik-detik Proklamasi. </span;><br><br><span;>​Pelaksanaan utama upacara tingkat nasional bakal dipusatkan di Istana Merdeka, Jakarta. Di sisi lain, jalannya prosesi di IKN dilaksanakan secara tersendiri di bawah koordinasi Otorita IKN seperti halnya perayaan periode lalu. </span;><br><br><span;>​Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg) Juri Ardiantoro menegaskan bahwa agenda di IKN merupakan bagian tak terpisahkan dari seluruh rangkaian perayaan HUT ke-81 RI. Kendati begitu, pihaknya belum merilis kepastian nama mantan pejabat negara yang sudah mengonfirmasi kehadiran. </span;><br><br><span;>​Rangkaian semarak bulan kemerdekaan sepanjang Agustus 2026 kali ini mengusung tema </span;><i><span;>"Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur"</span;></i><span;> dengan melibatkan seluruh instansi pemerintah, BUMN, hingga publik. </span;><br><br><span;>"Perayaan bulan kemerdekaan tahun ini dirancang secara kolaboratif melalui kerja sama berbagai kementerian dan lembaga serta juga melibatkan partisipasi masyarakat seluas-luasnya," ujar Juri dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Sekretariat Negara Jumat (31/7/2026). </span;><br><br><span;>​Rangkaian acara akan dibuka lewat Dzikir dan Doa Kebangsaan di Monas pada 1 Agustus 2026. Agenda dilanjutkan dengan Penganugerahan Tanda Kehormatan serta Pidato Kenegaraan Presiden pada 14 Agustus, disusul Ziarah Nasional di TMPNU Kalibata pada 15 Agustus. </span;><br><br><span;>​Puncak acara pada 17 Agustus 2026 menyajikan Upacara Detik-Detik Proklamasi yang dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto. Masyarakat juga berkesempatan hadir langsung di Istana Merdeka melalui pendaftaran </span;><i><span;>war ticket</span;></i><span;> dengan target kuota minimum 8.100 peserta.(Rein)</span;><br><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260801_154757_812.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Masuk Top 3 Kaltim, Pengeluaran Per Kapita Warga Berau Tembus Rp2,46 Juta per Bulan</title>
<link>https://kartanews.com/masuk-top-3-kaltim-pengeluaran-per-kapita-warga-berau-tembus-rp246-juta-per-bulan</link>
<guid>https://kartanews.com/masuk-top-3-kaltim-pengeluaran-per-kapita-warga-berau-tembus-rp246-juta-per-bulan</guid>
<description><![CDATA[ Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pengeluaran perkapita masyarakat di Bumi Batiwakkal rata-rata mencapai Rp.2,46 juta perbulan pada tahun 2025. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a6d99e47051b.jpg" length="128324" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 01 Aug 2026 15:07:55 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b>KARTANEWS.COM, BERAU</b><span;> - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pengeluaran perkapita masyarakat di Bumi Batiwakkal rata-rata mencapai Rp.2,46 juta perbulan pada tahun 2025. Data tersebut dinilai meningkat 8,37 persen dibandinkan tahun 2024, yang hanya berkisar Rp 2,27 juta perbulan. </span;><br><br><span;>Dari total pengeluaran perbulan tersebut, BPS membagi menjadi 2 jenis, yakni pengeluaran untuk kebutuhan makanan dan non makanan. Dimana untuk pengeluran makanan, masyarakat berau rata-rata bisa mengahabiskan hingga Rp1,06 juta perbulan atau 43,27 persen dari total pengeluaran. </span;><br><br><span;><span;><span;><span;>Sedangkan pegeluaran non makanan, masyarakat berau mampu menghabiskan Rp 1,39 juta atau sekitar 56,7 persen dalam sebulan.Hal ini, membuat berau berada di peringkat ke 3 teratas di Kalimatan Tumur sebagai daerah dengan pengeluaran terbesar dari 10 Kabupaten/Kota.  Sementara itu, secara Nasional Berau berada di peringkat 30 dari 514 Kabupaten/Kota.<!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260801_150016_141.sdocx--></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Mengintip Kenyamanan Hunian Pekerja IKN: Ramah Gender, Aman, dan Inklusif bagi Perempuan</title>
<link>https://kartanews.com/mengintip-kenyamanan-hunian-pekerja-ikn-ramah-gender-aman-dan-inklusif-bagi-perempuan</link>
<guid>https://kartanews.com/mengintip-kenyamanan-hunian-pekerja-ikn-ramah-gender-aman-dan-inklusif-bagi-perempuan</guid>
<description><![CDATA[ NUSANTARA – Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) tak hanya berfokus pada kemegahan fisik infrastruktur, melainkan juga memprioritaskan kenyamanan para manusianya ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a6c7714b8f54.jpg" length="106509" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 31 Jul 2026 18:21:37 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b><span;>KARTANEWS.COM, NUSANTARA</span;></b><span;> – Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) tak hanya berfokus pada kemegahan fisik infrastruktur, melainkan juga memprioritaskan kenyamanan para manusianya. </span;></p>
<p><span;>Melalui pengelolaan Hunian Pekerja Konstruksi (HPK), Otorita IKN secara konsisten menerapkan kebijakan responsif gender guna memberikan perlindungan menyeluruh bagi seluruh penghuni, khususnya pekerja perempuan. </span;><br><br><span;>​Hunian Pekerja Konstruksi itu sendiri dirancang sebagai tempat tinggal terpadu bagi para pekerja yang menyokong pembangunan IKN, mulai dari tenaga konstruksi, petugas keamanan, petugas kebersihan, hingga tenaga pendukung operasional lainnya. </span;><br><br><span;>Seluruh kawasan difasilitasi dengan sistem manajemen gedung (</span;><i><span;>building management</span;></i><span;>) profesional demi menjamin keamanan, kenyamanan, serta ketersediaan sarana pendukung seperti kantin, tempat ibadah, dan ruang terbuka hijau. </span;><br><br><span;>​Saat ini, kawasan HPK tercatat dihuni oleh 716 perempuan (16,6 persen) dan 3.586 laki-laki (83,4 persen). Guna mengakomodasi kebutuhan privasi dan rasa aman bagi ratusan pekerja wanita tersebut, Otorita IKN mengkhususkan 4 tower dari total 35 tower di kawasan HPK 2 sebagai area hunian khusus perempuan.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>Pelaksana Tugas Direktur Pengelolaan Gedung, Kawasan, dan Perkotaan Otorita IKN, Cakra Nagara, menyampaikan bahwa pendekatan berbasis gender ini bertujuan menciptakan iklim kerja dan tempat tinggal yang kondusif. </span;></p>
<p><span;>Menurutnya, lingkungan yang aman secara langsung akan mendukung efisiensi dan produktivitas para pekerja saat beraktivitas di lapangan. </span;><br><br><span;>​Untuk mengawal kebijakan tersebut, Otorita IKN menyiagakan petugas keamanan perempuan di blok hunian wanita, mengintegrasikan sistem kebersihan (</span;><i><span;>housekeeping</span;></i><span;>) berbasis zona gender, memasang kamera pengawas (CCTV) di area publik, serta menerapkan tata tertib yang ketat. </span;></p>
<p><span;>Salah seorang Petugas Keamanan Perempuan di HPK 2, Nirwana, menegaskan bahwa laki-laki dilarang keras memasuki tower perempuan tanpa pengawalan resmi guna menjaga privasi penghuni. </span;><br><br><span;>​Dampak positif sistem pengelolaan ini dirasakan langsung oleh Sri, salah satu pekerja perempuan yang telah menetap di HPK selama satu tahun. Ia mengaku merasa jauh lebih tenang karena zona tempat tinggalnya terpisah dari penghuni laki-laki. </span;><br><br><span;>Keberadaan petugas pengaman serta kamera CCTV 24 jam membuat para pekerja dapat beristirahat dengan maksimal usai menuntaskan pekerjaan harian mereka di kawasan Nusantara. </span;><br><br><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;>​Langkah ini menegaskan komitmen Otorita IKN bahwa pembangunan Ibu Kota Nusantara tak sekadar menghadirkan bangunan berteknologi tinggi, tetapi juga membangun ekosistem kerja yang aman, inklusif, dan menjunjung tinggi kesejahteraan seluruh pekerjanya.(Rein)<!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260731_181723_662.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Puluhan Kios di Pasar Sepinggan Balikpapan Ludes Terbakar, Diduga Korsleting Listrik</title>
<link>https://kartanews.com/puluhan-kios-di-pasar-sepinggan-balikpapan-ludes-terbakar-diduga-korsleting-listrik</link>
<guid>https://kartanews.com/puluhan-kios-di-pasar-sepinggan-balikpapan-ludes-terbakar-diduga-korsleting-listrik</guid>
<description><![CDATA[ BALIKPAPAN — Kebakaran hebat menghanguskan puluhan kios di Pasar Sepinggan, Kecamatan Balikpapan Selatan, Kota Balikpapan, pada Jumat (31/7/2026) pagi. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a6c6bc39715c.jpg" length="90114" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 31 Jul 2026 17:35:11 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b><span;>KARTANEWS.COM, BALIKPAPAN</span;></b><span;> — Kebakaran hebat menghanguskan puluhan kios di Pasar Sepinggan, Kecamatan Balikpapan Selatan, Kota Balikpapan, pada Jumat (31/7/2026) pagi. Tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian materiil diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>Peristiwa amuk si jago merah tersebut pertama kali dilaporkan warga ke posko penanggulangan bencana pada pukul 07.00 WITA. Api dengan cepat membesar dan merambat ke bangunan lain lantaran mayoritas kios terbuat dari material kayu. </span;><br><br><span;>​Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Balikpapan, Usman Ali, mengonfirmasi bahwa seluruh armada pemadam dari berbagai sektor diterjunkan ke lokasi untuk memadamkan api.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>"Semua unit kami kerahkan dibantu unsur lain. Proses pemadaman sempat terkendala oleh akses jalan yang sempit, kabel listrik melintang, serta banyaknya material dagangan yang mudah terbakar di dalam kios," kata Usman, Jumat (31/7/2026).</span;><br><span;>​</span;><br><span;>Mengenai pemicu kebakaran, dugaan awal mengarah pada korsleting listrik. Berdasarkan keterangan saksi pedagang di lokasi, percikan api pertama kali terlihat muncul dari salah satu meteran listrik sebelum akhirnya membesar. </span;><span;>Namun, pihak berwenang menegaskan belum menyimpulkan penyebab pasti peristiwa tersebut. </span;><br><br><span;>"Untuk penyebab pasti masih menunggu hasil investigasi olah TKP dari Tim Inafis dan Satreskrim Polresta Balikpapan," tegas Usman.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Kota Balikpapan, Haemusri Umar, soroti tiadanya Alat Pemadam Api Ringan (APAR) di area pasar yang membuat upaya pemadaman mandiri oleh pedagang gagal dilakukan saat api masih kecil.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>Sebagai langkah pascabencana, Pemkot Balikpapan tengah mendata jumlah pasti pedagang terdampak dan menyiapkan rencana relokasi sementara ke los-los kosong yang masih tersedia. </span;><br><span;></span;></p>
<p><span;>"Pemerintah Kota juga berencana memprioritaskan revitalisasi penuh bangunan Pasar Sepingganyang berdiri sejak era 1970-an tersebut pada tahun anggaran mendatang guna menjamin keselamatan ke depan,"punkasnya (Rein)</span;><br><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260731_173131_251.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Hasil Operasi Antik Mahakam, Polres Berau Ungkap 33 Kasus Narkoba dan Bekuk 38 Tersangka</title>
<link>https://kartanews.com/hasil-operasi-antik-mahakam-polres-berau-ungkap-33-kasus-narkoba-dan-bekuk-38-tersangka</link>
<guid>https://kartanews.com/hasil-operasi-antik-mahakam-polres-berau-ungkap-33-kasus-narkoba-dan-bekuk-38-tersangka</guid>
<description><![CDATA[ BERAU - Polres Kabupaten Berau gelar pengungkapan kasus tindak pidana narkotika golongan I jenis sabu, pada jumat (31/07/2026). ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a6cd2c8375b3.jpg" length="125443" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 31 Jul 2026 16:00:29 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.COM, BERAU</span></span></span></span></b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> - Polres Kabupaten Berau mengungkap kasus tindak pidana narkotika golongan I jenis sabu, pada jumat (31/07/2026). </span></span></span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Pada gelaran pengukapan kasus kali ini, seluruh barang bukti merupakan hasil dari </span></span></span></span><span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Operasi Antik Mahakam yang dilaksanakan selama 20 hari. Terhitung sejak tanggal 10 hingga 30 Juli 2026.</span></span></span></span></span><span;> </span;><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Kapolres Berau, AKBP Ridho Tri Purtanto melalui </span></span></span></span><span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Kabag Ops Polres Berau, AKP Kasiyono menyampaikan, selama 20 hari berhasil mengungkap </span></span></span></span></span><span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">33 kasus narkoba dan menangkap 38 orang tersangka dengan total barang bukti 320,66 gram sabu.</span></span></span></span></span><br><span><span;></span;></span></p>
<p><span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Dari salah satu kasus tersebut, Polisi juga mengamankan seorang palaku yang berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN). Sehingga tersangka harus menjalani pemeriksaan lebih lanjut. </span></span></span></span></span><br><span><span;></span;></span></p>
<p><span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Tersangka merupakan pengguna aktif, namu kami tetap amankan,” katanya. </span></span></span></span></span><span;> </span;><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Sementara itu, Kasatresnarkob Polres Berau, AKP Agus Priyanto menyampikan, beberapa minggu lalu termasuk juga mengamankan seorang Ibu Rumah Tangga (IRT). Ia diduga terlibat aktif dalam peredaran narkoba. </span></span></span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Pelaku merupakan residivis, jadi kami amankan,”ujarnya. </span></span></span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">AKP Agus juga menyampaikan, tersangka cukup memiliki jaringan yang luas untuk melancarkan aksinya dalam mengedarkan barang haram tersebut. Kata APK Agus, ia bertindak sebagai penampung sebelum barang tersebut didistribusikan di wilayah Berau. </span></span></span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Tersangka bisa dikatakan sebagi gudangnya, jadi dia yang menampung barang tersebut,”pungkas APK Agus Priyanto.(Rein)</span></span></span></span><br><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260801_004812_998.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Genjot Produksi Beras, Berau Ditunjuk Mewakili Kaltim dalam Gerakan Tanam 50 Ribu Hektare</title>
<link>https://kartanews.com/genjot-produksi-beras-berau-ditunjuk-mewakili-kaltim-dalam-gerakan-tanam-50-ribu-hektare</link>
<guid>https://kartanews.com/genjot-produksi-beras-berau-ditunjuk-mewakili-kaltim-dalam-gerakan-tanam-50-ribu-hektare</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Kabupaten Berau terpilih menjadi garda terdepan mewakili Provinsi Kalimantan Timur untuk program Gerakan Tanam Padi Serentak 50.000 Hektare demi mempercepat terwujudnya swasembada pangan nasional. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a6c4ea8202c9.jpg" length="183297" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 31 Jul 2026 15:32:38 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b><span;>KARTANEWS.COM, BERAU</span;></b><span;> – Kabupaten Berau terpilih menjadi garda terdepan mewakili Provinsi Kalimantan Timur untuk program Gerakan Tanam Padi Serentak 50.000 Hektare demi mempercepat terwujudnya swasembada pangan nasional. Aksi kolaboratif ini dipusatkan pada kawasan Optimasi Lahan (Oplah) dan Cetak Sawah Rakyat di Kampung Melati Jaya, Kecamatan Gunung Tabur, Jumat (31/7/2026). </span;><br><br><b><span;>​</span;></b><span;>Gerakan yang diprakarsai oleh Kementerian Pertanian ini berlangsung secara serentak di berbagai wilayah Nusantara. Inisiatif tersebut dirancang untuk menggenjot produktivitas lahan lewat strategi Optimasi Lahan (Oplah) serta Cetak Sawah Rakyat guna memperluas area tanam, memperkuat ketahanan pangan, dan mengakselerasi swasembada beras nasional. </span;><br><br><span;>​Agenda strategis ini juga dihadiri Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian Kementan M. Amin, Wakil Bupati Berau Gamalis, jajaran asisten Setda, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (DPTHP) Berau Lita Handini, insan penyuluh, Brigade Pangan, mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Berau, serta jajaran kelompok tani setempat.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>Wakil Bupati Berau Gamalis menegaskan, aksi serentak ini menjadi bukti solidnya sinergi antara pemerintah pusat, daerah, tenaga penyuluh, Brigade Pangan, hingga para petani. Langkah ini dinilai sangat krusial dalam mendongkrak capaian hasil panen padi sawah di wilayah Kabupaten Berau.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>"Aksi tanam serentak ini merupakan bagian dari agenda nasional. Berau merasa bangga ditunjuk mewakili Kaltim. Kami berharap tanaman ini dipelihara secara intensif agar mampu menghasilkan panen yang optimal," tutur Gamalis saat memberikan sambutan.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Berau berkomitmen penuh mendukung seluruh kebijakan strategis pertanian demi menyukseskan target ketahanan pangan nasional. Salah satu langkah konkretnya adalah pemanfaatan Optimasi Lahan (Oplah) guna memaksimalkan fungsi sawah eksisting agar lebih produktif saat panen.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>Gamalis juga membeberkan bahwa sepanjang 2026, Berau memperoleh alokasi Cetak Sawah seluas 2.000 hektare. Saat ini prosesnya memasuki tahap survei, investigasi, dan desain (SID), sementara pengerjaan konstruksi akan berjalan pada tahun ini. Wilayah sasarannya mencakup Kecamatan Tabalar, Sambaliung, Gunung Tabur, Teluk Bayur, dan Segah.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>"Lewat program ini, kita menargetkan luas baku sawah Berau yang saat ini 2.365 hektare dapat terus bertambah. Otomatis, cakupan tanam dan hasil panen beras pun akan meningkat drastis," jelasnya.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>Pemkab Berau, lanjutnya, bakal terus memacu potensi sektor pertanian melalui kolaborasi erat bersama Kementan, penyuluh, Brigade Pangan, serta petani demi memberikan kontribusi nyata bagi kemandirian pangan nasional.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>Sementara itu, Kepala DPTHP Berau Lita Handini menyatakan bahwa gerakan ini efektif memacu Luas Tambah Tanam (LTT) dan Indeks Pertanaman (IP) berkat kolaborasi Dinas Pertanian, BRMP Kaltim, PPL, Brigade Pangan, dan petani.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>"Gerakan ini ditujukan untuk menambah area tanam sekaligus menggenjot produksi beras. Sinergi ini penting demi mempertahankan swasembada pangan," tegas Lita.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>Ia optimistis program ini memperkuat benteng ketahanan pangan daerah sekaligus mewujudkan swasembada di Berau. Lita turut mengimbau para penyuluh terus mendampingi petani agar lahan pascapanen bisa langsung ditanami kembali. (Adv/Rein)</span;><br><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260731_152614_987.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Respon Keluhan Warga, Bupati Berau Gaet PT TRH Bangun Sekolah Layak di Kampung Birang</title>
<link>https://kartanews.com/respon-keluhan-warga-bupati-berau-gaet-pt-trh-bangun-sekolah-layak-di-kampung-birang</link>
<guid>https://kartanews.com/respon-keluhan-warga-bupati-berau-gaet-pt-trh-bangun-sekolah-layak-di-kampung-birang</guid>
<description><![CDATA[ BERAU — Komitmen Pemerintah Kabupaten Berau dalam merestrukturisasi fasilitas pendidikan yang tak layak kembali membuahkan hasil nyata. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a6c21df81a94.jpg" length="84233" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 31 Jul 2026 12:21:04 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b>KARTANEWS.COM, BERAU </b><span;>— Komitmen Pemerintah Kabupaten Berau dalam merestrukturisasi fasilitas pendidikan yang tak layak kembali membuahkan hasil nyata. </span;><span;>Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, memastikan pembangunan fasilitas sekolah di Kampung Birang akan segera direalisasikan usai menggelar pertemuan strategis bersama jajaran manajemen dan direksi PT TRH di Jakarta, Kamis (30/7/2026). </span;><br><br><span;>​Pertemuan ini merupakan langkah konkret pemkab dalam merespons cepat keluhan masyarakat terkait kondisi bangunan sekolah di Kampung Birang yang dinilai sudah tidak memadai untuk proses belajar mengajar. </span;><br><br><span;>Melalui pendekatan diplomatis dan komunikasi intensif, Bupati Sri Juniarsih berhasil mendorong PT TRH untuk berkontribusi langsung melalui program </span;><i><span;>Corporate Social Responsibility</span;></i><span;> (CSR). Dari hasil kesepakatan tersebut, PT TRH menyatakan komitmen penuh untuk membangun tiga Ruang Kelas Baru (RKB). </span;><br><br><span;>Tak hanya bangunan fisik, perusahaan juga akan melengkapi ruang kelas tersebut dengan fasilitas penunjang, seperti </span;><i><span;>mebeler</span;></i><span;> dan sarana pendukung kegiatan belajar mengajar lainnya.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>Bupati Sri Juniarsih menyampaikan apresiasi mendalam atas respons cepat dan kepedulian yang ditunjukkan oleh manajemen PT TRH terhadap masa depan pendidikan anak-anak di Berau. </span;><br><br><span;>Ia menegaskan agar proses pengerjaan dapat terpacu secepat mungkin, sehingga para siswa dapat segera menikmati suasana belajar yang aman, bersih, dan nyaman. </span;><br><br><i><span;>"</span;></i><span;>Alhamdulillah, hasil pertemuan hari ini sangat positif. PT TRH merespons dengan cepat harapan kami untuk menyediakan fasilitas pendidikan yang layak bagi anak-anak di Kampung Birang. Atas nama pemkab dan masyarakat, kami mengucapkan terima kasih atas komitmen ini," ujar Sri Juniarsih. </span;><br><br><span;>​Selain berfokus pada sektor pendidikan, momentum pertemuan tersebut juga dimanfaatkan Sri Juniarsih untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor. </span;><br><br><span;>Ia mengimbau seluruh dunia usaha di Kabupaten Berau, khususnya PT TRH, untuk terus menghadirkan program CSR yang berdampak langsung pada kesejahteraan warga sekitar, termasuk memberikan prioritas utama pada penyerapan tenaga kerja lokal dalam operasional perusahaan. </span;><br><br><i><span;>"</span;></i><span;>Keberadaan industri harus memberikan kemanfaatan yang nyata dan dirasakan langsung oleh masyarakat setempat. Kami berharap sinergi ini terus diperkuat, baik di sektor pendidikan, infrastruktur daerah, hingga pemberdayaan tenaga kerja lokal," pungkasnya.(Adv/Rein)</span;><br><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260731_121633_383.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Di Tengah Rawa, Siswa Belajar di Bawah Ancaman Bangunan Rapuh</title>
<link>https://kartanews.com/di-tengah-rawa-siswa-belajar-di-bawah-ancaman-bangunan-rapuh</link>
<guid>https://kartanews.com/di-tengah-rawa-siswa-belajar-di-bawah-ancaman-bangunan-rapuh</guid>
<description><![CDATA[ KUKAR– Suara riuh anak-anak yang belajar membaca dan berhitung masih terdengar nyaring dari enam ruang kelas SD Negeri 002 Anggana, Kabupaten Kutai Kartanegara. Di atas lahan rawa tempat sekolah berdiri, para siswa dan guru tetap menjalankan aktivitas belajar-mengajar seperti biasa, tanpa keluh kesah. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a6c1e809f3c8.jpg" length="94523" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 31 Jul 2026 12:04:45 +0800</pubDate>
<dc:creator>Irla Hadratan Iman</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.COM, KUKAR</span></span></span></span></span></span></b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> – Suara riuh anak-anak yang belajar membaca dan berhitung masih terdengar nyaring dari enam ruang kelas SD Negeri 002 Anggana, Kabupaten Kutai Kartanegara. Di atas lahan rawa tempat sekolah berdiri, para siswa dan guru tetap menjalankan aktivitas belajar-mengajar seperti biasa, tanpa keluh kesah. </span></span></span></span></span></span><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"></span></span></span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Namun,</span></span></span></span></span></span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> dibalik wajah riang para murid yang sedang memperhatikan guru mengajar, tersimpan kekhawatiran yang besar, karena konsistensi pendidikan sejati tersebut berlangsung di bawah ancaman nyata. Bangunan sekolah kian lapuk, bahkan menurut keterangan yang bersangkutan, belum mendapatkan perbaikan yang memadai.  </span></span></span></span></span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Kondisi gedung sekolah tidak lagi sekedar menua, melainkan telah menunjukkan kerusakan tingkat serius. Struktur bangunan tampak miring, plafon di beberapa ruangan ambrol, rangka atap terbuka, dan bekas rembesan udara menjejak di berbagai sudut. Kondisi ini memicu pertanyaan besar, sejauh mana keselamatan siswa dan guru benar-benar menjadi prioritas pemerintah daerah. </span></span></span></span></span></span><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"></span></span></span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Dari</span></span></span></span></span></span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">luar, sekolah berbasis panggung untuk menyiasati lahan rawa ini terlihat sederhana. Namun saat melangkah ke dalam, tidak ada lagi yang bisa disembunyikan. Tempat yang seharusnya menjadi ruang aman bagi tumbuh kembang anak justru menyimpan potensi bahaya. </span></span></span></span></span></span><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"></span></span></span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Bagi</span></span></span></span></span></span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Sumargoto, Kepala SDN 002 Anggana yang baru seumur jagung bertugas, kerapuhan gedung ini adalah kecemasan yang terus-menerus. Ia sadar, keselamatan warga sekolah berada pada tingkat yang paling berisiko. Bangunan yang kian melapuk itu bukan lagi sekedar membutuhkan perbaikan, melainkan pertolongan mendesak sebelum ketakutannya menelan korban. </span></span></span></span></span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">"Kami tidak meminta gedung yang megah. Yang penting anak-anak bisa belajar dengan aman, nyaman, dan tenang. Kondisi saat ini jelas mengganggu proses belajar mereka," tambahnya.</span></span></span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Kekhawatiran tersebut bukan tanpa alasan. Sebelum Sumargoto menjabat, salah satu plafon kelas sempat ambrol. Beruntung, kejadian tersebut terjadi saat masa libur sekolah sehingga tidak menelan korban jiwa. </span></span></span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Peristiwa tersebut seharusnya menjadi </span></span></span></span><i><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">alarm</span></span></span></span></i><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> keras bagi pemerintah. Bangunan yang lapuk tak bisa terus dibiarkan hingga menelan korban. Sumargoto memastikan kondisi ini akan segera dilaporkan ke Dinas Pendidikan agar masuk skala prioritas rehabilitasi.</span></span></span></span><span;><span;><span;><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260731_170445_066.sdocx--></span;></span;></span;><br><br><b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Bertahan di Tengah Keterbatasan Fasilitas</span></span></span></span></b></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">SDN 002 Anggana merupakan tumpuan pendidikan dasar bagi masyarakat kawasan Anggana, termasuk warga di tepian sungai. Sekolah ini menampung 101 siswa yang komprehensif dalam enam rombongan belajar (rombel).</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Masing-masing jenjang memiliki satu kelas dengan jumlah murid berkisar 10 hingga 30 anak. Pada tahun ajaran baru ini, sebanyak 15 siswa resmi diterima. </span></span></span></span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Kepercayaan warga untuk menyekolahkan anaknya di tempat ini tetap tinggi, meski sarana dan prasarananya jauh dari kata ideal</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“</span></span></span></span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Selama masyarakat ingin menyekolahkan anaknya di sini, tentu kami terima.Yang terpenting pelayanan pendidikan tetap berjalan dan kepercayaan warga terus terjaga,” ungkap Sumargoto. </span></span></span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Ia menceritakan, sekolah ini sebelumnya terletak lebih dekat dengan tepi sungai sebelum dipindahkan ke tempat yang sekarang. Sayangnya, pemindahan lokasi tidak serta-merta diimbangi dengan peningkatan kualitas infrastruktur</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Di</span></span></span></span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">tengah keterbatasan, proses pembelajaran terus bergulir setiap hari mulai pukul 07.30 hingga 13.00 WITA. Selain mata pelajaran umum, sekolah juga menyelipkan Bahasa Kutai Tenggarong sebagai muatan lokal.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Meski </span></span></span></span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">begitu, fasilitas pendukung utama seperti laboratorium dan perpustakaan masih menjadi kemewahan yang belum terwujud. Seluruh koleksi buku pelajaran terpaksa disimpan dalam lemari di dalam ruang kelas. </span></span></span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Yang penting bukunya ada dan bisa dipakai anak-anak. Meski belum punya gedung perpustakaan, semuanya tetap kami inventarisasi dengan baik,” tuturnya.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Kondisi tersebut menunjukkan bahwa keterbatasan sarana tidak hanya terjadi pada bangunan, tetapi juga pada fasilitas penunjang pembelajaran.</span></span></span></span></span></span></span></span></p>
<p><img src="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x_6a6c1ed6119b8.jpg" alt=""></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Ancaman Genangan dan Jalan Keluar Kemandirian</span></span></span></span></b><br></span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Masalah tak berhenti di gedung fisik. Berdiri di atas lahan rawa membuat area sekolah sering terkena banjir saat hujan deras. Air tak jarang meluap hingga merendam ruang kantor, memaksa para guru sigap menyelamatkan dokumen dan perangkat elektronik.</span></span></span></span><br></span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Menurut </span></span></span></span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Sumargoto, pembangunan di kawasan rawa idealnya memperhitungkan karakter tanah sejak awal melalui pondasi yang kokoh. Kombinasi konstruksi panggung dan bangunan permanen yang digunakan saat ini dinilai perlu dievaluasi secara total, tidak hanya diperbaiki secara parsial</span></span></span></span><br></span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Menariknya,</span></span></span></span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> di tengah keterbatasan anggaran operasional, SDN 002 Anggana berupaya mandiri dengan memanfaatkan panel surya. Saat cuaca cerah, pasokan listrik dari energi matahari digunakan untuk menekan biaya tagihan PLN. Listrik PLN baru difungsikan sebagai cadangan saat cuaca mendung atau ketika kebutuhan daya meningkat.</span></span></span></span></span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Menanti Tindakan Nyata Daerah</span></span></span></span></b><br><span;></span;></span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Bagi Sumargoto, megahnya panel inovasi surya tak pernah mampu menyembunyikan luka di tubuh sekolahnya. Perbaikan fisik gedung adalah sebuah rahasia yang tak bisa ditutupi.  </span></span></span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">"Barang yang patah masih bisa dibeli. Namun nyawa yang hilang, tak ada sebaliknya. Keselamatan adalah harga yang tak boleh ditawar," tuturnya sambil menatap sudut ruangan dengan getir.</span></span></span></span><br><span;></span;></span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Saban pagi, lebih dari Seratus langkah kecil tetap menjejak, meniti harapan di atas tanah rawa. Para guru terus menitipkan ilmu di bawah naungan atap yang kian lapuk, atap yang diam-diam menyimpan ancaman bahaya. </span></span></span></span><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"></span></span></span></span></span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Potret</span></span></span></span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">SDN 002 Anggana adalah luka menganga dari wajah pendidikan di tepian negeri. Selama janji pembenahan hanya menjadi tinta dingin di atas kertas dokumen, keselamatan anak-anak ini akan terus digantungkan pada nasib. Negara tak boleh terus memejamkan mata, menunggu tragedi mengetuk pintu sebelum akhirnya melangkah.(Irla)</span></span></span></span><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260731_170733_675.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span></span></span></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Duta DPD RI Kaltim 2026 Dibuka, Ajak Generasi Muda Jadi Penghubung Aspirasi Daerah</title>
<link>https://kartanews.com/duta-dpd-ri-kaltim-2026-dibuka-ajak-generasi-muda-jadi-penghubung-aspirasi-daerah</link>
<guid>https://kartanews.com/duta-dpd-ri-kaltim-2026-dibuka-ajak-generasi-muda-jadi-penghubung-aspirasi-daerah</guid>
<description><![CDATA[ SAMARINDA – Proses pemilihan Duta DPD RI Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) angkatan kedua resmi dibuka. Program yang digagas untuk memperkuat kedekatan lembaga Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a6b270bdfa7d.jpg" length="73272" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 30 Jul 2026 18:07:33 +0800</pubDate>
<dc:creator>Irla Hadratan Iman</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.COM, SAMARINDA –</span></span></strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> Proses pemilihan Duta DPD RI Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) angkatan kedua resmi dibuka. Program yang digagas untuk memperkuat kedekatan lembaga Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) dengan ini mengajak generasi muda Kaltim berperan aktif menjadi jembatan komunikasi antara senator DPD RI dan masyarakat.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Duta DPD RI Kaltim, Novalin Delvia Sari, menjelaskan bahwa program tersebut bukan sekedar ajang pemilihan tokoh muda berprestasi, tetapi juga menjadi wadah kaderisasi generasi muda yang memiliki kepedulian terhadap isu-isu kebangsaan, pembangunan daerah, serta mampu menyampaikan aspirasi masyarakat kepada para senator di daerah.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Menurut Novalin, keberadaan Duta DPD RI diharapkan mampu memperluas pemahaman masyarakat mengenai tugas, fungsi, dan peran DPD RI sebagai lembaga negara yang mewakili kepentingan daerah di tingkat nasional. Selama ini, kata dia masih banyak masyarakat yang belum memahami secara utuh peran strategi DPD RI dalam memperjuangkan aspirasi daerah melalui jalur konstitusional.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Program Duta DPD RI bertujuan memperkenalkan lembaga DPD RI kepada masyarakat, khususnya generasi muda di Kalimantan Timur. Nantinya para duta akan menjadi penghubung antara senator maupun kelembagaan DPD RI dengan masyarakat sehingga aspirasi masyarakat dapat tersampaikan melalui dialog ruang-ruang yang lebih luas,” ujarnya saat diwawancarai.</span></span></p>
<p>Ia mengatakan, peran generasi muda sangat penting dalam memperkuat partisipasi publik terhadap pembangunan daerah. Melalui program ini, para peserta tidak hanya dituntut memiliki kemampuan komunikasi yang baik, tetapi juga wawasan kebangsaan, kepemimpinan, serta kepedulian terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat Kalimantan Timur.</p>
<p><img src="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x_6a6b27a73d7ea.jpg" alt=""></p>
<p>Saat ini, proses rekrutmen peserta masih memasuki tahap sosialisasi sekaligus penyebarluasan informasi kepada masyarakat. Meski demikian, antusiasme kalangan pemuda untuk mengikuti seleksi disebut sudah cukup tinggi.</p>
<p>"Pendaftaran masih terus berlangsung dan respons masyarakat, khususnya anak-anak muda, sangat positif. Banyak yang sudah mulai mencari informasi mengenai persyaratan dan tahapan seleksi," kata Novalin.</p>
<p>Pendaftaran Duta DPD RI Provinsi Kalimantan Timur telah dibuka sejak awal Juli 2026 dan akan berlangsung hingga 20 Agustus 2026. Kesempatan tersebut terbuka bagi seluruh putra-putri daerah yang memenuhi persyaratan administrasi maupun komitmen mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.</p>
<p>Adapun persyaratan utama yang harus dipenuhi peserta di antaranya berdomisili di Provinsi Kalimantan Timur, berusia minimal 18 tahun, minimal sedang menempuh pendidikan atau telah lulus SMA atau sederajat, memiliki proporsi tinggi dan berat badan yang ideal, serta bersedia mengikuti seluruh tahapan seleksi hingga masa pengabdian apabila terpilih.</p>
<p>Novalin menegaskan bahwa proses seleksi dilakukan secara terbuka tanpa adanya pembatasan jumlah peserta pada tahap awal. Seluruh masyarakat yang memenuhi persyaratan diberikan kesempatan yang sama untuk mendaftarkan diri.</p>
<p>"Tidak ada batasan kuota pada tahap pemberkasan. Semua peserta yang memenuhi persyaratan dapat mengikuti proses seleksi. Setelah itu barulah dilakukan penyaringan secara bertahap berdasarkan kemampuan dan kompetensi masing-masing peserta," jelasnya.</p>
<p>Setelah tahap administrasi selesai, peserta akan mengikuti seleksi wawancara pertama. Dari seluruh peserta yang lolos pemberkasan, panitia akan memilih 10 peserta terbaik yang terdiri atas lima putra dan lima putri.</p>
<p>Tahapan berikutnya adalah wawancara lanjutan yang akan menguji kemampuan komunikasi, wawasan kebangsaan, pemahaman mengenai DPD RI, kepemimpinan, hingga kemampuan menyampaikan gagasan terhadap isu-isu pembangunan daerah.</p>
<p>Melalui proses tersebut, jumlah peserta kembali diseleksi menjadi tiga pasang finalis yang terdiri atas tiga putra dan tiga putri terbaik. Mereka kemudian akan mengikuti rangkaian pembekalan dan penilaian akhir sebelum ditetapkan sebagai Duta DPD RI Provinsi Kalimantan Timur.</p>
<p>Pada tahap final, dewan juri akan memilih satu putra dan satu putri terbaik sebagai Duta DPD RI Provinsi Kalimantan Timur 2026. Keduanya akan mewakili provinsi pada kegiatan di tingkat nasional sekaligus menjalankan berbagai program sosialisasi dan edukasi mengenai DPD RI kepada masyarakat.</p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Novalin berharap program tersebut mampu melahirkan generasi muda yang tidak hanya memiliki prestasi akademik maupun nonakademik, tetapi juga mempunyai kepedulian sosial dan semangat untuk mengabdi kepada daerah.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Menurutnya, Duta DPD RI merupakan representasi anak muda yang siap menjadi mitra strategis para senator dalam menjalin komunikasi dengan masyarakat. Melalui berbagai kegiatan edukasi, sosialisasi, maupun dialog publik, para duta diharapkan dapat membantu meningkatkan literasi masyarakat mengenai sistem ketatanegaraan dan fungsi lembaga perwakilan daerah.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Selain itu, keberadaan Duta DPD RI juga menjadi ruang pengembangan kapasitas bagi generasi muda. Para peserta akan memperoleh pengalaman berharga dalam bidang kepemimpinan, komunikasi publik, penguatan karakter, hingga kemampuan membangun jejaring dengan berbagai pemangku kepentingan.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Program ini diharapkan mampu melahirkan figur-figur muda yang memiliki integritas, wawasan kebangsaan, serta semangat untuk menjadi agen perubahan di tengah masyarakat. Kehadiran mereka diharapkan mampu memperkuat hubungan antara lembaga DPD RI dengan masyarakat Kalimantan Timur melalui berbagai kegiatan yang edukatif, partisipatif, dan inklusif.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Dengan masih dibukanya masa pendaftaran hingga 20 Agustus 2026, Novalin mengajak seluruh pemuda dan pemudi Kalimantan Timur yang memenuhi persyaratan untuk tidak ragu mengikuti seleksi. Ia menilai kesempatan tersebut menjadi wadah bagi generasi muda untuk belajar, mengembangkan potensi diri, sekaligus berkontribusi dalam memperkuat partisipasi terhadap masyarakat pembangunan daerah melalui peran strategis DPD RI.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Melalui penyelenggaraan angkatan kedua ini, diharapkan Duta DPD RI Provinsi Kalimantan Timur mampu menjadi wajah perwakilan generasi muda yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki dedikasi tinggi dalam memperjuangkan aspirasi daerah, membangun komunikasi yang konstruktif dengan masyarakat, serta memperkuat eksistensi DPD RI sebagai lembaga yang menggalang kepentingan daerah di tingkat nasional. (Irla)</span></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Rekam Wanita Mandi di Bapelkes, Seorang Pria Ditangkap Polsek Samarinda Ulu</title>
<link>https://kartanews.com/rekam-wanita-mandi-di-bapelkes-seorang-pria-ditangkap-polsek-samarinda-ulu</link>
<guid>https://kartanews.com/rekam-wanita-mandi-di-bapelkes-seorang-pria-ditangkap-polsek-samarinda-ulu</guid>
<description><![CDATA[ SAMARINDA – Unit Reskrim Polsek Samarinda Ulu mengamankan seorang pria berinisial RA atas dugaan tindak pidana pornografi. Pelaku ditangkap usai nekat merekam perempuan yang sedang mandi menggunakan telepon genggam yang disembunyikan di ventilasi kamar mandi. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a6af3c97ee96.jpg" length="67897" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 30 Jul 2026 14:52:34 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b><span;>KARTANEWS.COM, SAMARINDA</span;></b><span;> – Unit Reskrim Polsek Samarinda Ulu mengamankan seorang pria berinisial RA atas dugaan tindak pidana pornografi. Pelaku ditangkap usai nekat merekam perempuan yang sedang mandi menggunakan telepon genggam yang disembunyikan di ventilasi kamar mandi. </span;><br><br><span;>​Aksi bejat tersebut dilakukan RA di lingkungan Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes), Jalan Wolter Monginsidi, Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Samarinda Ulu. </span;><br><br><span;>​Kapolsek Samarinda Ulu, AKP Asriadi, mengungkapkan bahwa kasus ini terkuak setelah salah satu korban memergoki ponsel warna hitam milik pelaku yang terpasang di celah ventilasi pada Sabtu (25/7/2026) sekitar pukul 06.00 WITA.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>"Saat sedang mandi, korban melihat ada ponsel di ventilasi. Korban lantas menghentikan aktivitasnya, mengambil handuk, dan langsung meminta pertolongan kepada temannya sebelum melapor ke pihak berwajib," ujar Asriadi.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>Dari hasil pengembangan dan penyelidikan polisi, terungkap bahwa aksi RA tidak hanya menyasar satu orang. Sehari sebelumnya, Jumat (24/7/2026), pelaku diketahui telah melakukan tindakan serupa terhadap korban lain di lokasi yang sama. Kedua korban pun resmi membuat laporan polisi. </span;><br><br><span;>​Berbekal rekaman CCTV, keterangan saksi, dan hasil penyelidikan di lapangan, petugas akhirnya membekuk RA pada Sabtu (25/7/2026) siang di kawasan Jalan Wolter Monginsidi.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>“Dalam pemeriksaan awal, pelaku telah mengakui seluruh perbuatannya,” tegas Asriadi.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>Selain menahan pelaku, polisi menyita barang bukti berupa satu unit ponsel merek Itel S23 warna hitam yang digunakan untuk merekam. Saat ini penyidik masih terus mendalami kasus tersebut untuk mengantisipasi adanya korban lain.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>Atas perbuatannya, RA dijerat Pasal 29 </span;><i><span;>juncto</span;></i><span;> Pasal 4 ayat (1) dan/atau Pasal 35 </span;><i><span;>juncto</span;></i><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;> Pasal 9 Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi dengan ancaman hukuman pidana penjara.(Irla)<!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260730_144621_259.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>​Perumda Batiwakkal Perkuat Infrastruktur IPA Sambaliung Demi Keandalan Pasokan Air</title>
<link>https://kartanews.com/perumda-batiwakkal-perkuat-infrastruktur-ipa-sambaliung-demi-keandalan-pasokan-air</link>
<guid>https://kartanews.com/perumda-batiwakkal-perkuat-infrastruktur-ipa-sambaliung-demi-keandalan-pasokan-air</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Perumda Air Minum Batiwakkal terus berupaya mengoptimalkan kualitas pelayanan air bersih bagi masyarakat Kabupaten Berau. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6aa17a7f3fe68.jpg" length="540694" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 30 Jul 2026 14:16:28 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.COM, BERAU</span></span></b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">– Perumda Air Minum Batiwakkal terus berupaya mengoptimalkan kualitas pelayanan air bersih bagi masyarakat Kabupaten Berau. Langkah strategi ini salah satunya diwujudkan melalui peremajaan komponen vital Instalasi Pengolahan Air (IPA) Sambaliung dengan mengganti perangkat</span></span><i><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Perangkat Kontrol Pompa Motor</span></span></i><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">(MPCD).</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Direktur Perumda Air Minum Batiwakkal, Saipul Rahman, menjelaskan bahwa pergantian sistem pengendalian pompa distribusi ini bersifat penting sebagai langkah pemeliharaan preventif. Jika tidak segera diganti, penurunan kinerja komponen memicu kerusakan yang jauh lebih besar.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​"Langkah pemeliharaan ini merupakan bagian dari strategi pencegahan. Jika dibiarkan, risiko gangguan pelayanan justru bisa berlangsung lebih lama dan berdampak pada area pelanggan yang lebih luas," ungkap Saipul.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Proses perbaikan yang berlangsung beberapa waktu lalu memang berdampak pada terhentinya operasional IPA Sambaliung. Akibatnya, terjadi penurunan tekanan hingga pemadaman aliran udara di sejumlah wilayah pelanggan, terutama daerah di ujung jaringan distribusi.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Saipul mengakui, tantangan terbesar perusahaan berada pada pasokan udara tanpa henti di satu sisi, serta urgensi pemeliharaan rutin di sisi lain. Namun, langkah ini perlu dilakukan demi keberlangsungan pasokan udara yang lebih stabil dalam jangka panjang.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Kini, setelah perangkat MPCD berhasil diperbarui, operasional instalasi telah kembali berjalan normal secara bertahap hingga tekanan udara pulih sepenuhnya. </span></span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Ke depan, Perumda Batiwakkal berkomitmen untuk terus melakukan evaluasi serta pemeliharaan sarana pendukung operasional secara berkala.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Pembenahan infrastruktur ini diharapkan mampu meminimalkan potensi gangguan distribusi dan menjawab kebutuhan air bersih masyarakat Berau yang terus meningkat. (Adv/Kekang)</span></span><br><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260730_141400_407.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Sinergi Lintas Sektor Semarakkan Puncak Hari Anak Nasional Ke&#45;42 di Kaltim</title>
<link>https://kartanews.com/sinergi-lintas-sektor-semarakkan-puncak-hari-anak-nasional-ke-42-di-kaltim</link>
<guid>https://kartanews.com/sinergi-lintas-sektor-semarakkan-puncak-hari-anak-nasional-ke-42-di-kaltim</guid>
<description><![CDATA[ KALTIM– Puncak Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 Tahun 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Timur berlangsung semarak di Ruang Ruhui Rahayu, Kantor Gubernur Kaltim, Kamis (30/7/2026). ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a6ae74344329.jpg" length="623076" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 30 Jul 2026 13:58:44 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b><span;>KARTANEWS.COM, KALTIM</span;></b><span;>– Puncak Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 Tahun 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Timur berlangsung semarak di Ruang Ruhui Rahayu, Kantor Gubernur Kaltim, Kamis (30/7/2026). </span;><br><br><span;>Mengusung semangat kepedulian bersama, jajaran pemerintah daerah, BUMD, dunia usaha, hingga organisasi masyarakat saling bahu-membahu menyajikan rangkaian kegiatan yang sarat edukasi dan hiburan bagi ratusan anak yang hadir.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kaltim, Syarifah Alawiyah, mengungkapkan bahwa keterbatasan anggaran tidak menjadi penghalang untuk menghadirkan perayaan yang berkualitas. Sinergi lintas sektor menjadi kunci utama di balik suksesnya agenda tahunan ini. </span;><br><br><span;>​"Meski dengan anggaran terbatas, kami tidak patah semangat. Berkat kolaborasi berbagai pihak, peringatan Hari Anak Nasional dapat terlaksana dengan meriah dan memberikan manfaat bagi anak-anak di Kalimantan Timur," ujar perempuan yang akrab disapa Yuyun tersebut. </span;><br><br><span;>​Sepanjang acara, anak-anak mendapatkan berbagai fasilitas pelayanan langsung. Gabungan faskes dan instansi kesehatan menyediakan pemeriksaan kesehatan gratis, mulai dari cek gigi, tumbuh kembang, hingga deteksi dini stunting yang terintegrasi dengan Aplikasi Sehat IndonesiaKu (ASIK). </span;><br><br><span;>Selain itu, Dinas Peternakan membagikan paket gizi berupa susu dan telur, sementara Baznas dan Bankaltimtara turut menyerahkan bingkisan serta membuka layanan simpanan pelajar. </span;><br><br><span;>​Suasana semakin meriah saat Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, hadir dan berinteraksi langsung melalui kuis interaktif seputar pengetahuan umum dan nilai keagamaan. Anak-anak tampak sangat antusias berebut menjawab pertanyaan yang disiapkan. </span;><br><br><span;>​Momen menginspirasi juga terlihat saat unjuk gigi para penyiar dan reporter cilik, disusul lomba mewarnai dari Dinas Perpustakaan, serta sesi mendongeng interaktif bersama Kak Icha dari Kampung Dongeng. </span;><br><br><span;>Tak hanya itu, perayaan ini turut diramaikan parade inovasi perlindungan anak seperti PUSPAGA, SIFORI, hingga pementasan Gerakan Ayah Teladan Indonesia sebagai momentum memperkuat peran keluarga.(Rein)</span;><br><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260730_135421_935.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Komitmen Tingkatkan Kualitas SDM, Pemkab Berau Dorong Standarisasi Perpustakaan</title>
<link>https://kartanews.com/komitmen-tingkatkan-kualitas-sdm-pemkab-berau-dorong-standarisasi-perpustakaan</link>
<guid>https://kartanews.com/komitmen-tingkatkan-kualitas-sdm-pemkab-berau-dorong-standarisasi-perpustakaan</guid>
<description><![CDATA[ BERAU — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan memperkuat budaya literasi di tengah masyarakat ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a6ae96d27860.jpg" length="125947" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 30 Jul 2026 12:50:41 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b>KARTANEWS.COM, BERAU</b><span;> — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan memperkuat budaya literasi di tengah masyarakat. Pemkab  mendorong standarisasi serta akreditasi perpustakaan secara berkelanjutan di seluruh wilayah Bumi Batiwakkal. </span;><br><br><span;>​Hal tersebut disampaikan Bupati Berau Sri Juniarsih Mas melalui Staf Ahli Pemkab Berau, Warji, dalam pembukaan acara Sosialisasi dan Advokasi Akreditasi Perpustakaan. Pada acara tersebut, Ia menekankan bahwa pengelolaan perpustakaan yang baik merupakan indikator penting dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya pada sektor pendidikan dan budaya baca masyarakat. </span;><br><br><span;>​"Akreditasi perpustakaan bukan sekadar penilaian administratif untuk memperoleh sertifikat semata. Lebih dari itu, akreditasi adalah instrumen evaluasi yang mendorong setiap perpustakaan melakukan pembenahan berkelanjutan—mulai dari pengelolaan koleksi, pelayanan pemustaka, kompetensi tenaga perpustakaan, hingga pemanfaatan teknologi informasi," ujarnya, Kamis (30/07/2026). </span;><br><br><span;>​Ia juga mengapresiasi capaian akreditasi dan berbagai penghargaan yang telah diraih oleh perpustakaan-perpustakaan di Kabupaten Berau, baik di tingkat regional maupun nasional. Hal itu dibuktikan atas keberhasilan perpustakaan sekolah seperti SMA Negeri 4 Berau yang berhasil meraih Juara 1 tingkat Regional hingga melaju ke tingkat Nasional. </span;><br><br><span;>Selain itu ada juga pencapaian SMA Negeri 6 Berau sebelumnya. Berau bahkan tercatat sebagai salah satu daerah dengan jumlah perpustakaan terakreditasi terbanyak di Kalimantan Timur. </span;><br><br><span;>​"Perpustakaan SMAN 4 Berau bahkan memiliki nilai tertinggi yang melampaui beberapa perpustakaan di Pulau Jawa dan Sumatra. Ini bukti nyata hasil kolaborasi yang baik antara sekolah, Dinas Perpustakaan, perpustakaan daerah, dan seluruh civitas akademika," terangnya. </span;><br><br><span;>​Selain pembenahan fisik dan kelengkapan fasilitas, Pemkab Berau mendorong perpustakaan agar mengusung konsep berbasis inklusi sosial. Agar dikemudian hari, perpustakaan mampu semakin ramah bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk menyediakan fasilitas pendukung seperti buku huruf Braille bagi penyandang disabilitas (difabel). </span;><br><br><span;>​Dirinya juga mengingatkan bahwa tolak ukur utama dari keberhasilan sebuah perpustakaan bukan sekadar predikat akreditasi atau kelengkapan fasilitas semata, melainkan keberhasilannya dalam menarik minat masyarakat untuk hadir dan memanfaatkan fasilitas tersebut. </span;><br><br><span;>​"Tolak ukur terakhir keberhasilan perpustakaan adalah minat baca dan tingkat kunjungan masyarakat. Lengkapnya fasilitas harus diimbangi dengan upaya maksimal untuk menyosialisasi dan mengajak masyarakat mengeksplorasi ilmu pengetahuan di perpustakaan," tambah Warji. </span;><br><br><span;>Pemkab Berau mengajak seluruh Perangkat Daerah (PD), satuan pendidikan, pemerintah kampung, dan para pemangku kepentingan (stakeholders) untuk terus berkolaborasi dan memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan perpustakaan demi mewujudkan masyarakat Berau yang cerdas dan sejahtera. (Adv/Rein)</span;><br><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260730_123119_621.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Area PT Kertas Nusantara Berau Meledak, Warga Mangkajang Dikagetkan Suara Gemuruh</title>
<link>https://kartanews.com/area-pt-kertas-nusantara-berau-meledak-warga-mangkajang-dikagetkan-suara-gemuruh</link>
<guid>https://kartanews.com/area-pt-kertas-nusantara-berau-meledak-warga-mangkajang-dikagetkan-suara-gemuruh</guid>
<description><![CDATA[ BERAU -  Ledakan dahsyat guncang area PT Kertas Nusantara (Kiani) di Kampung Mangkajang, Kabuapten Berau, pada Rabu (29/07/2026). Kejadian tersebut diperkirakan pada pukul 10.30 wita pagi. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a6ac0f2c3ec5.jpg" length="56410" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 30 Jul 2026 11:13:10 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span><b>KARTANEWS.COM, BERAU</b></span><span><span;> -  Ledakan dahsyat guncang area PT Kertas Nusantara (Kiani) di Kampung Mangkajang, Kabuapten Berau, pada Rabu (29/07/2026). Kejadian tersebut diperkirakan pada pukul 10.30 wita pagi.</span;></span> <br><br><span><span;>Akibat </span;></span><span;>Insiden ini, warga sekitar sempat digegerkan dengan suara dentuman keras disertai kabut asap tebal yang membumbung tinggi di atas langit. Kabarnya </span;><span><span;>sumber dentuman diduga kuat berasal dari area belakang boiler di dalam lingkungan pabrik PT Kiani Kertas.</span;></span><span;> </span;><br><br><span><span;>Kepala Seksi (Kasi) Penyelamatan dan Evakuasi Disdamkarmat Berau, Alimi Zain menyatakan bahwa pihaknya pada saat kejadian  terus memantau situasi secara intensif dan berkordinasi denga pihak perusahaan.</span;></span><span;> </span;><br><br><span><span;>“Tim Damkar tidak bergerak ke sana, tapi kami tetap melakukan koordinasi ketat dengan tim pemadam internal perusahaan,” ungkanya. </span;></span><br><span;></span;></p>
<p><span;>​Ia mengatakan bahwa </span;><span><span;>PT Kiani Kertas saat ini memiliki armada pemadam internal sebanyak 1 unit yang disiagakan di area operasional. </span;></span><span><span;>Maski demikian, ia menegaskan Disdamkarmat Berau bakal siap-siaga apabila pihak perusahaan mebutuhkan bantuan jika situasi memburuk.</span;></span></p>
<p><br><span><span;>Sementara itu, di tempat yang terpisah Humas Kiani Kerta Nusantara, Tomi</span;></span><span><span;> mengatakan, </span;></span><span><span;>sesuai dengan vidio yang beredar, ledakan yang terjadi memang berada di area PT Kiani Kertas Nusantara, akan tetapi, lokasi kejadian berada di pembuangan sampah sementara.</span;></span><span;> </span;><br><br><span><span;>“Diduga masih ada tercampur dengan batu kapur damping, bekas pemakaian juga. Hasil investigasi sementara seperti itu,” terangnya. </span;></span><span;> </span;><br><br><span><span;>Dia menegaska area tersebut bukan merupakan area limbah B3. Melainkan hanya bekas workshop yang sudah tidak terpakai, sehingga hanya digunakan untuk area pembuangan sampah.</span;></span><span;> </span;><br><br><span><span;>“Untuk ledakan kemungkinan batu kapur itu ya. Tapi kami masih investigasi,” terangnya</span;></span><span;> </span;><br><br><span><span;>Ia juga memastikan dari insiden ini tidak terdapat korban jiwa, maupun kerugian material. Kendati demikian, ia mengatakan hal ini bakal menjadi pelajaran penting untuk dievaluasi oleh internal perusahanaan</span;></span><span;> </span;><br><br><span><span;>“Sudah dipisahkan sebenarnya (sampahnya,red),” tuturnya.</span;></span><span;> </span;><br><br><span><span;>Dia juga menambahkan, insiden ini sama sekalitidak menggangu aktivitas oprasional perusahaan. Sehingga para karyawan bisa kembali bekerja normal. </span;></span><span;> </span;><br><br><span><span;> “Kejadian sekira pukul 10.00 Wita. Bangunan yang terbakar merupakan bekas workshop yang tidak dipakai. Dan tempat penyimpanan sampah non B3,” tutupnya. (Rein)</span;></span><br><span;><span;><span;><span;><span;><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260730_110413_589.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>UNU Kaltim Bangun Kampus Berdampak Lewat Penguatan Jurnal Ilmiah</title>
<link>https://kartanews.com/unu-kaltim-bangun-kampus-berdampak-lewat-penguatan-jurnal-ilmiah</link>
<guid>https://kartanews.com/unu-kaltim-bangun-kampus-berdampak-lewat-penguatan-jurnal-ilmiah</guid>
<description><![CDATA[ SAMARINDA – Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Kalimantan Timur ( Kaltim) terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi melalui pengembangan ekosistem publikasi ilmiah. Di bawah kepemimpinan Rektor UNU Kaltim, Profesor Hamdani. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a6a2180b715d.jpg" length="81393" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 29 Jul 2026 23:52:38 +0800</pubDate>
<dc:creator>Irla Hadratan Iman</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.COM, SAMARINDA</span></span></span></span></span></span></strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> – Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Kalimantan Timur ( Kaltim) terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi melalui pengembangan ekosistem publikasi ilmiah. Di bawah kepemimpinan Rektor UNU Kaltim, Profesor Hamdani.  </span></span></span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Kampus tersebut menargetkan seluruh jurnal yang dikelola setiap program studi, mampu meraih akreditasi nasional melalui indeks Science and Technology Index (SINTA), sekaligus mendorong jurnal internasional yang dimiliki agar dapat menembus indeks Scopus.</span></span></span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Dalam kesempatan itu, Prof </span></span></span></span></span></span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Hamdani menjelaskan, penguatan tata kelola jurnal ilmiah merupakan bagian penting dari strategi pengembangan universitas menuju kampus yang unggul dalam penelitian, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat.</span></span></span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Saat ini ada beberapa jurnal yang dikelola di UNU Kaltim. Kami memiliki 10 program studi, sehingga masing-masing program studi memiliki jurnal yang dikelola secara khusus. Harapan besar kami, seluruh jurnal tersebut dapat memperoleh akreditasi nasional, minimal terindeks SINTA,” ujarnya kepada Kartanews.</span></span></span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Ia memaparkan bahwa sepuluh jurnal tersebut berasal dari sepuluh program studi yang ada di lingkungan UNU Kaltim, yaitu Program Studi Farmasi, Akuntansi, Teknik Industri, Teknologi Industri Pertanian, Arsitektur, Desain Interior, Informatika, Hubungan Internasional, Ilmu Komunikasi, dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).</span></span></span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Menurutnya, keberadaan jurnal pada setiap program studi bukan sekedar memenuhi kebutuhan akademik, tetapi menjadi wadah bagi dosen, mahasiswa, maupun peneliti untuk mempublikasikan hasil penelitian yang memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan penyelesaian berbagai permasalahan di masyarakat.</span></span></span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Selain jurnal nasional, UNU Kaltim juga telah mengelola tiga jurnal internasional yang menjadi bagian dari strategi internasionalisasi kampus. </span></span></span></span></span></span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Jurnal ketiga meliputi Information System Design and Development (ISADD), International Journal of Apply Mathematics and Computing (IJAMC), serta International Journal of Machine Learning (IJOML).</span></span></span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Ia menjelaskan, jurnal internasional ketiga tersebut saat ini telah terindeks Index Copernicus. Meski demikian, pihak universitas tidak berhenti pada pencapaian tersebut karena target berikutnya adalah memperoleh pengakuan melalui indeks Scopus, yang merupakan salah satu dasar data publikasi ilmiah bereputasi internasional.</span></span></span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Sementara jurnal nasional kami targetkan masuk SINTA, untuk jurnal internasional kami menargetkan bisa terindeks Scopus. Saat ini sudah ada satu jurnal di UNU Kaltim yang berhasil terindeks SINTA. Kami berharap sembilan jurnal lainnya segera menyusul, sedangkan tiga jurnal internasional dapat meningkatkan kualitasnya hingga memenuhi standar Scopus,” katanya.</span></span></span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Untuk mewujudkan target tersebut, kata dia UNU Kaltim membangun strategi kolaborasi dengan berbagai pihak yang telah berpengalaman dalam pengelolaan jurnal ilmiah, salah satunya melalui Asosiasi Pengelola Jurnal Informatika dan Komputer (APJIK) yang berkedudukan di Semarang, Jawa Tengah. </span></span></span></span></span></span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Menurutnya, APJIK memiliki pengalaman panjang dalam mendampingi pengelolaan jurnal ilmiah di Indonesia.</span></span></span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Kami bekerja sama dengan APJIK. Mereka sudah mengelola sekitar 800 jurnal di Indonesia bahkan internasional. Pengalamannya sangat luar biasa, sehingga kami berharap dapat belajar dari sistem pengelolaan yang telah mereka bangun,” jelasnya.</span></span></span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Ia mengatakan, sejumlah jurnal yang dikelola bersama para sejarawan di Pulau Jawa bahkan telah berhasil masuk dalam indeks Scopus. Hal tersebut menunjukkan bahwa kualitas tata kelola jurnal menjadi faktor penting dalam meningkatkan reputasi publikasi ilmiah sebuah perguruan tinggi.</span></span></span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa pengelolaan jurnal internasional memerlukan standar yang jauh lebih tinggi dibandingkan jurnal nasional. Tidak hanya dari sisi kualitas artikel, tetapi juga melibatkan editor dan reviewer dari berbagai negara.</span></span></span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Editor jurnal kami berkolaborasi dengan perguruan tinggi luar negeri. Begitu pula reviewer berasal dari berbagai negara seperti Kolombia, Korea Selatan, India, Tiongkok, Malaysia, Singapura hingga beberapa negara Eropa seperti Polandia. Kolaborasi internasional seperti ini menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas jurnal,” ungkapnya.</span></span></span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Dia menilai, keterlibatan pengajar internasional dalam proses penyuntingan maupun penelaahan artikel menjadi salah satu indikator penting untuk meningkatkan kredibilitas jurnal ilmiah di tingkat global.</span></span></span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Menurutnya, </span></span></span></span></span></span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">pengembangan jurnal ilmiah bukan semata-mata mengejar pengakuan akademik, tetapi menjadi instrumen untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui hasil-hasil penelitian yang aplikatif.</span></span></span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Ia mengusung konsep kampus berdampak, yakni perguruan tinggi yang mampu memberikan kontribusi langsung terhadap pembangunan daerah maupun nasional melalui penelitian, inovasi, dan kegiatan pengabdian kepada masyarakat.</span></span></span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Harapan kami, semangat yang dibawa bersama rekan-rekan dari Jawa dapat dikembangkan di UNU Kaltim. Kami ingin membangun kampus yang berdampak. Hasil penelitian tidak henti-hentinya menjadi dokumen ilmiah, tetapi mampu memberikan solusi bagi masyarakat. Begitu pula kegiatan pengabdian dosen dan mahasiswa harus benar-benar dirasakan manfaatnya,” ujarnya.</span></span></span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Menurutnya keterbukaan menjadi salah satu prinsip utama dalam pengelolaan jurnal di lingkungan UNU Kaltim. Oleh karena itu, seluruh jurnal yang dikelola tidak hanya diperuntukkan bagi sivitas akademika internal, tetapi juga terbuka bagi para peneliti dari berbagai institusi.</span></span></span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Untuk jurnal nasional, kesempatan publikasi diberikan kepada seluruh penulis dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Proses penilaian artikel dilakukan oleh reviewer yang berasal dari berbagai kampus di tanah air guna menjaga objektivitas dan kualitas naskah.</span></span></span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Sementara itu, jurnal internasional juga membuka ruang seluas-luasnya bagi penulis dari berbagai negara. Reviewer maupun editor yang terlibat berasal dari institusi akademik luar negeri sehingga proses publikasi mengikuti standar internasional.</span></span></span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Kami terbuka bagi semua peneliti, baik nasional maupun internasional. Siapapun yang memiliki hasil penelitian berkualitas dapat mengirimkan artikelnya ke jurnal-jurnal kami. Kami ingin membangun budaya kolaborasi ilmiah yang semakin luas,” katanya.</span></span></span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Sebagai bagian dari upaya memperluas akses publik terhadap publikasi ilmiah, seluruh jurnal yang dikelola UNU Kaltim dapat diakses melalui portal resmi journal.unukaltim.ac.id.</span></span></span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Selain itu, informasi mengenai jurnal internasional seperti Information System Design and Development (ISADD), International Journal of Apply Mathematics and Computing (IJAMC), serta International Journal of Machine Learning (IJOML) juga tersedia melalui laman resmi masing-masing yang memuat informasi mengenai ruang lingkup jurnal, dewan editor, hingga tim reviewer internasional.</span></span></span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Melalui penguatan tata kelola jurnal, perluasan jejaring internasional, serta peningkatan kualitas publikasi ilmiah, UNU Kaltim berharap mampu memperkuat posisinya sebagai salah satu perguruan tinggi yang berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, sekaligus mendukung peningkatan daya saing akademik Indonesia di tingkat global.</span></span></span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Langkah tersebut diharapkan menjadi landasan bagi lahirnya lebih banyak penelitian berkualitas yang tidak hanya memberikan manfaat bagi dunia akademik, tetapi juga mampu menjawab berbagai tantangan pembangunan dan kebutuhan masyarakat. (Irla)</span></span></span></span></span></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Soal Proyek Mangkrak dan Komputer Rp30 M, DPRD Kaltim Minta Disdikbud Bekerja Cermat</title>
<link>https://kartanews.com/soal-proyek-mangkrak-dan-komputer-rp30-m-dprd-kaltim-minta-disdikbud-bekerja-cermat</link>
<guid>https://kartanews.com/soal-proyek-mangkrak-dan-komputer-rp30-m-dprd-kaltim-minta-disdikbud-bekerja-cermat</guid>
<description><![CDATA[ ​SAMARINDA — Komisi IV DPRD Kalimantan Timur melayangkan sorotan tajam terhadap Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltim dalam rapat kerja yang digelar pada Senin (29/07/2026) ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a69de0ea8734.jpg" length="77348" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 29 Jul 2026 19:06:02 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span;>​</span;><b>KARTANEWS.COM</b><b>,</b><span;> </span;><b><span;>SAMARINDA</span;></b><span;> — Komisi IV DPRD Kalimantan Timur melayangkan sorotan tajam terhadap Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltim dalam rapat kerja yang digelar pada Senin (29/07/2026). </span;><span;>Sederet dugaan kejanggalan penganggaran, penyerapan program yang lambat, hingga kebijakan yang dinilai kurang tepat sasaran menjadi bahan evaluasi serius. </span;><br><br><span><span;>​Ketua Komisi IV DPRD Kaltim, Baba, mempertanyakan selisih data anggaran yang dinilai janggal. Menurut data Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kaltim, anggaran Disdikbud tercatat sebesar Rp1,8 triliun. Namun, dalam rapat kerja tersebut, Disdikbud justru menyodorkan angka pagu indikatif senilai Rp2,2 triliun.</span;></span><span;> </span;><br><br><span;>"Ada perbedaan Rp400 miliar antara laporan ke Banggar dan pagu indikatif. Sinkronisasi data sejak awal sangat vital agar tidak memicu persoalan rasionalisasi anggaran mendadak di akhir tahapan," ujar Baba.</span;><br><span;>Selain masalah data, Baba mendesak Disdikbud Kaltim untuk memprioritaskan penyelesaian proyek fisik yang mangkrak ketimbang membuka proyek pembangunan baru. </span;><br><br><span;>Terkait kontraktor yang berkinerja buruk dan memicu keterlambatan, ia meminta Disdikbud bertindak tegas dengan memberikan rekomendasi pemutusan kontrak ke pihak Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (Barjas).</span;><br><span;>​</span;><br><span;>Di sisi lain, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kaltim, Andi Satya Adi Saputra, menyoroti penurunan insentif bagi tenaga pendidik, khususnya guru swasta. Padahal, landasan hukum berupa Peraturan Gubernur (Pergub) sudah tersedia. </span;><br><br><span;>Politisi Golkar ini menekankan pentingnya skala prioritas, seperti menunda pengadaan komputer senilai Rp30 miliar jika infrastruktur dasar sekolah masih rusak.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>Ia juga mendesak evaluasi menyeluruh terhadap indikator keberhasilan program unggulan daerah, termasuk kepastian penyaluran seragam sekolah gratis yang ditargetkan rampung pada Agustus mendatang. (Rein)</span;><br><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260729_190245_812.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Buka Job Fair 2026, Wabup Gamalis Minta Perusahaan Prioritaskan Tenaga Kerja Lokal</title>
<link>https://kartanews.com/buka-job-fair-2026-wabup-gamalis-minta-perusahaan-prioritaskan-tenaga-kerja-lokal</link>
<guid>https://kartanews.com/buka-job-fair-2026-wabup-gamalis-minta-perusahaan-prioritaskan-tenaga-kerja-lokal</guid>
<description><![CDATA[ BERAU — Pemerintah Kabupaten Berau terus berupaya menekan angka pengangguran dan memperluas akses kesempatan kerja bagi masyarakat lokal. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a69d9922afca.jpg" length="83010" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 29 Jul 2026 18:45:33 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.COM, BERAU</span></span></b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">— Pemerintah Kabupaten Berau terus berupaya menekan angka kemiskinan dan memperluas akses kesempatan kerja bagi masyarakat lokal.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Bupati Berau, Gamalis, saat membuka kegiatan Job Fair Berau 2026 yang diikuti oleh ribuan pencari kerja dan puluhan perusahaan penyedia lowongan pekerjaan.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Dalam sambutannya, Wakil Bupati Gamalis mengungkapkan bahwa Angka Pengangguran Terbuka di Kabupaten Berau mengalami penurunan menjadi 4,40 persen, meningkat jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang berada pada angka 5,15 persen.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Pencapaian ini menunjukkan adanya perbaikan penyerapan energi kerja di pasar kerja daerah,”ucapnya, Rabu (29/07/2026).</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Kendati demikian, ia menegaskan bahwa daerah masih menghadapi tiga tantangan utama, yaitu terbatasnya lapangan kerja, rendahnya kualitas angkatan kerja, dan tinggi tingkat penurunan tekanan akibat kedua faktor tersebut.</span></span><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​</span></span><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Dia menegaskan, untuk mengatasi permasalahan tersebut, Pemkab Berau berkomitmen membuka akses lapangan kerja seluas-luasnya, salah satunya melalui gelaran Job Fair untuk mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan penyedia kerja.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Gamalis mengingatkan bahwa penanganan masalah ketenagakerjaan merupakan tanggung jawab bersama yang memerlukan peran aktif dari seluruh perusahaan dan pemangku kepentingan.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Pemkab Berau secara tegas meminta setiap perusahaan yang beroperasi di Berau untuk memprioritaskan tenaga kerja lokal serta mendukung program pelatihan Balai Latihan Kerja gratis guna meningkatkan kompetensi pekerja daerah,” tuturnya.</span></span><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​</span></span><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Kegiatan Job Fair kali ini mencatat antusiasme tinggi dengan hadirnya 2.740 pencari kerja usia produktif dan 26 perusahaan dari berbagai sektor, mulai dari pertambangan, perkebunan, perbankan, keuangan, retail, perhotelan, hingga klinik kesehatan.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Di akhir interaksinya, Gamalis menyampaikan apresiasi kepada pimpinan perusahaan atas komitmen tanggung jawab sosial mereka, serta mengucapkan terima kasih atas dukungan dari perwakilan Kementerian Ketenagakerjaan RI dan Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia yang turut memfasilitasi hadirnya kegiatan tersebut.(Adv/Rein).</span></span><br><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260729_184303_821.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Menuju Indonesia Emas 2045, KORMI Kaltim Kobarkan Semangat Hidup Sehat Lewat Bincang Bugar</title>
<link>https://kartanews.com/menuju-indonesia-emas-2045-kormi-kaltim-kobarkan-semangat-hidup-sehat-lewat-bincang-bugar</link>
<guid>https://kartanews.com/menuju-indonesia-emas-2045-kormi-kaltim-kobarkan-semangat-hidup-sehat-lewat-bincang-bugar</guid>
<description><![CDATA[ SAMARINDA — Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Provinsi Kalimantan Timur menggelar forum bertajuk &quot;Bincang Bugar&quot; di Gedung Olah Bebaya, Samarinda, Selasa (28/7/2026). ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a698d7fc8e56.jpg" length="407377" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 29 Jul 2026 13:21:14 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b><span;>KARTANEWS.COM, SAMARINDA</span;></b><span;> — Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Provinsi Kalimantan Timur menggelar forum bertajuk </span;><b><span;>"Bincang Bugar"</span;></b><span;> di Gedung Olah Bebaya, Samarinda, Selasa (28/7/2026). </span;><span;>Mengangkat tema </span;><i><span;>“Indonesia Aktif: Dari Kalimantan Timur untuk Generasi Emas Indonesia”</span;></i><span;>, acara ini menjadi ruang strategis untuk merumuskan langkah konkret dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya berolahraga. </span;><br><br><span><b><span;>​</span;></b><span;>Ketua KORMI Kaltim, Sarifah Suraidah Harum, menegaskan bahwa pembentukan budaya hidup sehat</span;><b><span;> </span;></b><span;>merupakan pilar utama dalam menyongsong visi Indonesia Emas 2045. Terlebih lagi, posisi Kalimantan Timur sangat krusial sebagai daerah penyangga utama Ibu Kota Nusantara (IKN). Oleh karena itu, kesiapan sumber daya manusia yang berkualitas, bugar, dan produktif menjadi kebutuhan yang tidak bisa ditawar.</span;></span><span;> </span;><br><br><span;>"KORMI memiliki tanggung jawab besar membangun masyarakat yang sehat, bugar, bahagia, dan produktif. Melalui gerakan Kaltim Aktif yang sejalan dengan gerakan nasional, kami ingin meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus memperkuat budaya olahraga di daerah," ujar Sarifah. </span;><br><br><span;>​Untuk memperkuat tata kelola organisasi, acara ini menghadirkan jajaran pengurus KORMI Nasional, seperti Sekjen Kemalsyah Nasution dan Waseksen Ari Yuniawan, serta perwakilan Dispora Kaltim. </span;><br><br><span;>Forum ini dirancang agar KORMI di tingkat kabupaten dan kota—seperti Samarinda, Balikpapan, Penajam Paser Utara, Kutai Kartanegara, dan Bontang—dapat menerapkan strategi pembinaan olahraga rekreasi yang efektif di wilayah masing-masing. </span;><br><br><span;>​Selain diskusi mendalam, suasana kegiatan berlangsung semarak dengan aksi demonstrasi dari berbagai Induk Organisasi Olahraga (Inorga). Para penggiat Asosiasi Street Soccer Indonesia (ASSI), Aliansi Kungfu Tradisional Indonesia (AKTI), hingga Asosiasi Senam Kebugaran Indonesia (ASKI) turut unjuk kebolehan, memperlihatkan keberagaman olahraga rekreasi yang terus berkembang di Kaltim. </span;><br><br><span;>​Dengan dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Kaltim, Dispora, media, dan para sponsor, KORMI Kaltim optimistis gerakan Kaltim Aktif mampu menjadi motor penggerak terciptanya generasi muda yang sehat, tangguh, dan siap memimpin masa depan bangsa.(Rein)</span;><br><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260729_131655_735.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kontribusi PAD Berau: Perumda Air Minum Batiwakkal Serahkan Dividen Tahun 2025</title>
<link>https://kartanews.com/kontribusi-pad-berau-perumda-air-minum-batiwakkal-serahkan-dividen-tahun-2025</link>
<guid>https://kartanews.com/kontribusi-pad-berau-perumda-air-minum-batiwakkal-serahkan-dividen-tahun-2025</guid>
<description><![CDATA[ BERAU — Perumda Air Minum Batiwakkal menyerahkan dividen tahun 2025 sebesar Rp429.364.100 kepada Badan Pendapatan Daerah (Bapend) Kabupaten Berau, pada Jumat (28/07/2026). ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a697b6c4b565.jpg" length="90240" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 29 Jul 2026 12:07:53 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span><b>KARTANEWS.COM, BERAU</b></span><span><span;> — Perumda Air Minum Batiwakkal menyerahkan </span;></span><span><span;>dividen tahun 2025 sebesar</span;></span><span;> </span;><span><b><span;>Rp429.364.100 </span;></b></span><span><span;>kepada Badan Pendapatan Daerah (Bapend) Kabupaten Berau, pada Jumat (28/07/2026).</span;></span><span;> </span;><br><br><span><span;>Penyerahan dividen, sebagai bentuk akuntabilitas Perusahaan di bawah naungan Pemerintah Daerah tersebut tetap mampu memberikan pemasukan bagi daerah di tengah berbagai tantangan dalam penyelenggaraan pelayanan air minum.</span;></span><span;> </span;><br><br><span><span;>Direktur Prumda Batiwakkal, Saipul Rahman menyampaikan hingga kini kondisi keuangan perusahaan belum mencapai </span;></span><span><i>Full Cost Recovery (FCR</i></span><span><span;>). FCR sendiri merupakan kondisi ketika pendapatan dari tarif sudah mampu menutup seluruh biaya operasional dan pengembangan pelayanan.</span;></span><span;> </span;><br><br><span><span;>Ia membeberkan, hal yang mempengaruhi adalah struktur tarif air yang masih menggunakan acuan tahun 2011. Sementara biaya energi, bahan kimia, pemeliharaan, suku cadang, dan kebutuhan operasional lainnya terus mengalami peningkatan.</span;></span></p>
<p><b>“</b><span;>Kami tetap berupaya menjaga efisiensi operasional, meningkatkan produktivitas, dan mengoptimalkan pengelolaan perusahaan sehingga tetap dapat memberikan kontribusi kepada Pemerintah Kabupaten Berau tanpa mengurangi komitmen terhadap pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya</span;></p>
<p><span><span;>Dia menuturkan, capaian penyerahan dividen ini merupakan hasil kerja bersama seluruh insan Perumda Air Minum Batiwakkal dalam menjaga keberlangsungan pelayanan, meningkatkan tata kelola perusahaan, serta menjalankan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaan keuangan.</span;></span><span;> </span;><br><br><span><span;>Menurutnya, Sinergi dan dukungan dari Pemerintah Kabupaten Berau juga menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan penyelenggaraan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Kabupaten Berau.</span;></span><span;> </span;><br><br><span><span;>"Dividen yang diserahkan diharapkan dapat mendukung pembiayaan berbagai program pembangunan daerah dan memberikan manfaat yang lebih luas kepada masyarakat Kabupaten Berau,"tambahnya.</span;></span><span;> </span;><br><br><span><span;>Perumda Air Minum Batiwakkal berkomitmen untuk terus meningkatkan cakupan dan kualitas pelayanan air minum. </span;></span><span><span;>Upaya yang akan dilakukan meliputi penguatan efisiensi operasional, pengembangan transformasi digital, serta penerapan tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG). (Adv/Rein)</span;></span><span;><span;><span;><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260729_115842_413.sdocx--></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Stok SPBU Kerap Kosong, Pemkab Berau Panggil Pertamina Minta Tambah Alokasi BBM</title>
<link>https://kartanews.com/stok-spbu-kerap-kosong-pemkab-berau-panggil-pertamina-minta-tambah-alokasi-bbm</link>
<guid>https://kartanews.com/stok-spbu-kerap-kosong-pemkab-berau-panggil-pertamina-minta-tambah-alokasi-bbm</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Pemerintah Kabupaten Berau bergerak cepat mengatasi krisis antrean bahan bakar minyak (BBM) yang belakangan dikeluhkan warga. Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, memanggil langsung manajemen PT Pertamina ke ruang kerjanya pada Selasa (28/7/2026) untuk merumuskan solusi konkret atas masalah distribusi energi di wilayahnya. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a959ada0cbf6.jpg" length="113607" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 28 Jul 2026 23:18:33 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><strong>KARTANEWS.COM, BERAU</strong><span> – Pemerintah Kabupaten Berau bergerak cepat mengatasi krisis antrean bahan bakar minyak (BBM) yang belakangan dikeluhkan warga. Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, memanggil langsung manajemen PT Pertamina ke ruang kerjanya pada Selasa (28/7/2026) untuk merumuskan solusi konkret atas masalah distribusi energi di wilayahnya.</span></p>
<p dir="ltr"><span>Langkah ini diambil menyusul maraknya kelangkaan stok di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang memicu antrean kendaraan mengular hingga berhari-hari. Selain mengevaluasi kendala teknis distribusi di lapangan, Bupati secara tegas mendesak Pertamina untuk menambah kuota BBM alokasi Kabupaten Berau.</span></p>
<p dir="ltr"><span>Menurut Sri Juniarsih, konsumsi BBM di Berau terus melonjak pesat. Posisi Berau tidak hanya melayani kebutuhan warga lokal, tetapi juga berfungsi sebagai jalur transit strategis yang dilintasi kendaraan lintas wilayah.</span></p>
<p dir="ltr"><span>"Kondisi ini tentu harus menjadi perhatian bersama. Ketersediaan BBM harus dipastikan mencukupi agar aktivitas masyarakat maupun roda perekonomian tidak terganggu," tegas Sri Juniarsih.</span></p>
<p dir="ltr"><span>Tak berhenti pada usulan penambahan kuota, Bupati juga memperketat pengawasan penyaluran. Ia menginstruksikan instansi terkait untuk turun langsung mengawasi jalannya distribusi energi di seluruh SPBU.</span></p>
<p dir="ltr"><span>Fokus pengawasan terpadu ini menyasar delapan titik SPBU utama di Kabupaten Berau guna meminimalkan potensi penyimpangan dan penyelewengan distribusi. Melalui sinergi ketat dengan Pertamina ini, Pemkab Berau optimistis pasokan BBM segera normal kembali dan antrean panjang di SPBU dapat dihentikan.(Adv/Rein)</span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Tutup Celah Penyalahgunaan, Kejari Berau Musnahkan 130 Barang Bukti Perkara Hukum</title>
<link>https://kartanews.com/tutup-celah-penyalahgunaan-kejari-berau-musnahkan-130-barang-bukti-perkara-hukum</link>
<guid>https://kartanews.com/tutup-celah-penyalahgunaan-kejari-berau-musnahkan-130-barang-bukti-perkara-hukum</guid>
<description><![CDATA[ BERAU  – Kejaksaan Negeri (Kejari) Berau memusnahkan barang bukti dari ratusan kasus tindak pidana yang telah memiliki kekuatan hukum tetap (inkracht) di halaman Kantor Kejari Berau pada Selasa (28/7/2026). ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a6898aac3a1d.jpg" length="170508" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 28 Jul 2026 20:00:08 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span><b><span;>KARTANEWS.COM, BERAU </span;></b></span><span><span;> – </span;></span><span;>Kejaksaan Negeri (Kejari) Berau memusnahkan barang bukti dari ratusan kasus tindak pidana yang telah memiliki kekuatan hukum tetap (</span;><i><span;>inkracht</span;></i><span;>) di halaman Kantor Kejari Berau pada Selasa (28/7/2026). </span;><br><span;></span;></p>
<p><span;>Agenda eksekusi putusan pengadilan ini dihadiri langsung oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Pemkab Berau, Polres Berau, Pengadilan Negeri Tanjung Redeb, serta instansi penegak hukum terkait. </span;><br><br><span;>​Kepala Seksi Pengelolaan Barang Bukti dan Barang Rampasan (PB3R/PAPBB) Kejari Berau, Deka Fajar Pranowo, menjelaskan bahwa seluruh barang bukti berasal dari 130 perkara yang diselesaikan sepanjang periode Februari hingga Juli 2026. </span;><br><br><span;>Pemusnahan ini merupakan kewajiban konstitusional sesuai KUHAP dan Undang-Undang Kejaksaan RI untuk memastikan barang bukti tidak lagi berpotensi disalahgunakan sekaligus wujud transparansi kepada publik. Dari total 130 perkara yang ditangani, kasus narkotika mendominasi dengan jumlah 63 perkara. </span;><br><br><span;>Selain itu, kejaksaan juga memusnahkan ratusan botol minuman keras dari 31 perkara tindak pidana ringan (tipiring), barang bukti dari 18 perkara tindak pidana terhadap orang dan harta benda yang mencakup pencurian, penipuan, penggelapan, perjudian, penganiayaan, hingga pembunuhan, 17 perkara tindak pidana asusila dan kekerasan seksual, serta 1 perkara tindak pidana uang palsu. </span;><br><br><span><span;>“Seluruh barang bukti yang dimusnahkan hari ini telah inkracht. Sebagai eksekutor putusan pengadilan, Kejaksaan berkewajiban melaksanakan amar putusan tersebut sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan,” ujarnya.</span;></span><span;> </span;><br><br><span><span;>Menurut Deka, pemusnahan barang bukti tidak hanya dimaknai sebagai pemenuhan kewajiban administratif dan hukum, tetapi juga merupakan bentuk pertanggungjawaban kepada masyarakat bahwa seluruh barang bukti yang telah diputus pengadilan tidak lagi memiliki peluang untuk disalahgunakan.</span;></span><span;> </span;><br><br><span><span;>“Melalui kegiatan ini kami ingin menegaskan komitmen Kejaksaan Negeri Berau dalam mewujudkan penegakan hukum yang transparan, akuntabel, serta mampu memberikan rasa keadilan kepada masyarakat,” pungkasnya.(Rein)</span;></span><span;><span;><span;><span;><span;><span;><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260728_195127_900.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Tekan Angka Anak Putus Sekolah, Pemprov Kaltim Matangkan Rencana Aksi Daerah</title>
<link>https://kartanews.com/tekan-angka-anak-putus-sekolah-pemprov-kaltim-matangkan-rencana-aksi-daerah</link>
<guid>https://kartanews.com/tekan-angka-anak-putus-sekolah-pemprov-kaltim-matangkan-rencana-aksi-daerah</guid>
<description><![CDATA[ KALTIM – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur mengambil langkah tegas untuk memastikan seluruh anak di wilayahnya mendapatkan hak pendidikan. Pemprov Kaltim mulai merancang Rencana Aksi Daerah (RAD) ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a68664984ecf.jpg" length="486938" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 28 Jul 2026 16:20:51 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b><span;>KARTANEWS.COM, KALTIM</span;></b><span;> – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur mengambil langkah tegas untuk memastikan seluruh anak di wilayahnya mendapatkan hak pendidikan. Pemprov Kaltim mulai merancang Rencana Aksi Daerah (RAD) Pencegahan dan Penanganan Anak Tidak Sekolah (PPATS) guna menekan angka anak putus sekolah maupun yang belum pernah mengenyam bangku pendidikan.</span;><br><span><span;>​</span;></span><br><span;>Inisiatif tersebut dimatangkan melalui Focus Group Discussion (FGD) yang digelar oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kaltim di Samarinda pada Senin (28/7/2026). Diskusi lintas sektor ini melibatkan perwakilan perangkat daerah, instansi vertikal, pemerintah kabupaten/kota, serta pemangku kepentingan terkait. </span;><br><br><span;>​Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia (PPM) Bappeda Kaltim, Berlin Friniko Sihaloho, mengungkapkan bahwa kompleksitas masalah anak tidak sekolah dipicu oleh berbagai faktor mendasar. Mulai dari himpitan ekonomi, maraknya perkawinan anak, keterlibatan anak dalam dunia kerja, hingga keterbatasan akses terhadap fasilitas pendidikan. </span;><br><br><span;>​"Tidak ada satu perangkat daerah yang bisa menyelesaikan persoalan ini sendiri. Setiap instansi memiliki peran sesuai kewenangannya. Melalui RAD ini, kita ingin menyatukan langkah agar penanganannya lebih terarah dan saling mendukung," tegas Berlin saat memimpin FGD tersebut. </span;><br><br><span;>​Ia menambahkan, dokumen RAD PPATS nantinya akan menjadi panduan strategis bagi seluruh instansi di Kaltim. Dokumen ini tidak hanya menyelaraskan data dan target, tetapi juga mengintegrasikan program pencegahan agar seluruh elemen pemerintah dan masyarakat bergerak dalam satu komando. </span;><br><br><span;>​Fokus utama pembahasan dalam FGD meliputi penguatan akurasi data anak tidak sekolah, perluasan akses ke jenjang pendidikan, pendampingan bagi keluarga rentan, hingga kampanye edukasi ke masyarakat luas. </span;><br><br><span;>​Melalui sinergi terpadu ini, Pemprov Kaltim optimistis dapat menghadirkan intervensi kebijakan yang tepat sasaran demi menyelamatkan masa depan anak-anak di Kalimantan Timur. </span;><br><br><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;>​"Harapannya, tidak ada lagi anak yang tertinggal dari pendidikan karena persoalan yang sebenarnya bisa kita cegah dan kita tangani bersama," pungkasnya.(Rein)<!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260728_161804_023.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Diserang Buaya Saat Menombak Ikan di Bontang, Nelayan Sulbar Selamat Usai Melawan</title>
<link>https://kartanews.com/diserang-buaya-saat-menombak-ikan-di-bontang-nelayan-sulbar-selamat-usai-melawan</link>
<guid>https://kartanews.com/diserang-buaya-saat-menombak-ikan-di-bontang-nelayan-sulbar-selamat-usai-melawan</guid>
<description><![CDATA[ BONTANG – Aksi nekat melawan predator ganas menyelamatkan nyawa Jusril (21), seorang nelayan asal Sulawesi Barat. Ia berhasil lolos dari maut setelah diserang seekor buaya di perairan Kerindingan, Kelurahan Tanjung Laut Indah, Kecamatan Bontang Selatan, pada Kamis (23/7/2026) malam. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a685a43181b5.jpg" length="62558" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 28 Jul 2026 15:30:34 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr">​<b>KARTANEWS.COM, BONTANG</b> – Aksi nekat melawan predator ganas menyelamatkan nyawa Jusril (21), seorang nelayan asal Sulawesi Barat. Ia berhasil lolos dari maut setelah diserang seekor buaya di perairan Kerindingan, Kelurahan Tanjung Laut Indah, Kecamatan Bontang Selatan, pada Kamis (23/7/2026) malam.</p>
<p dir="ltr">​Peristiwa menegangkan itu terjadi sekitar pukul 21.00 WITA. Saat itu, Jusril bersama dua rekannya, Iyan dan Rudi, tengah menombak ikan di perairan dangkal setinggi bawah pusar. Di tengah aktivitas nocturnal tersebut, seekor buaya mendadak muncul dari samping dan langsung mengincarnya.</p>
<p dir="ltr">​Kaget dengan kedatangan satwa liar itu, Jusril berupaya menyelamatkan diri dengan berenang menuju lokasi yang lebih dangkal. Namun, sebelum sempat memanjat ke atas perahu, buaya tersebut kembali menerjang dan langsung menggigit tubuhnya.</p>
<p dir="ltr">​Dalam kondisi terdesak, korban memberanikan diri melakukan perlawanan hingga gigitan buaya tersebut akhirnya terlepas. Akibat serangan ganas itu, Jusril menderita luka serius di bagian dada sebelah kiri, pundak, serta punggung.</p>
<p dir="ltr">​Melihat korban dalam bahaya, kedua rekannya bergegas memberikan pertolongan dan mengevakuasi Jusril ke Pelabuhan Berbas Pantai. Korban sempat dilarikan ke RS Amalia sebelum akhirnya dirujuk ke RS PKT Bontang untuk menjalani perawatan intensif dan tindakan operasi.</p>
<p dir="ltr">​Atas insiden ini, Kapolres Bontang AKBP Anak Agung Gede Wibowo Sitepu meminta para nelayan dan masyarakat yang sering beraktivitas di wilayah pesisir untuk lebih berhati-hati, terutama saat malam hari.</p>
<p dir="ltr">​"Kami mengingatkan masyarakat agar selalu berhati-hati saat beraktivitas di perairan yang berpotensi menjadi habitat buaya. Keselamatan harus jadi prioritas utama," tegas Kapolres dalam keterangan resminya, Sabtu (25/7/2026).</p>
<p dir="ltr">​Pihak kepolisian juga menegaskan akan segera berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memantau keamanan di kawasan perairan Kerindingan. Langkah antisipasi perlu diambil mengingat area tersebut masih menjadi tempat utama warga lokal mencari nafkah, sehingga kejadian serupa tidak kembali terulang.(Rein)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Harumkan Nama Daerah, Personel Polres Berau Raih Medali Emas di Kapolri Cup 2026</title>
<link>https://kartanews.com/harumkan-nama-daerah-personel-polres-berau-raih-medali-emas-di-kapolri-cup-2026</link>
<guid>https://kartanews.com/harumkan-nama-daerah-personel-polres-berau-raih-medali-emas-di-kapolri-cup-2026</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Prestasi membanggakan di tingkat nasional berhasil diukir oleh salah satu personel Kepolisian Resor (Polres) Berau. Bripda Muhammad Rafi Akbar, anggota Bintara Satuan Samapta (Ba Sat Samapta) ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a68540205262.jpg" length="120198" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 28 Jul 2026 15:03:59 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b><span;>KARTANEWS.COM, BERAU</span;></b><span;> – Prestasi membanggakan di tingkat nasional berhasil diukir oleh salah satu personel Kepolisian Resor (Polres) Berau. Bripda Muhammad Rafi Akbar, anggota Bintara Satuan Samapta (Ba Sat Samapta) Polres Berau Polda Kaltim, sukses menyabet Juara 1 dan membawa pulang medali emas dalam Kejuaraan Taekwondo Kapolri Cup 2026. </span;><br><br><span;>​Kompetisi bergengsi tingkat nasional tersebut berlangsung di Indoor Stadium Tangerang, Banten, pada 9 hingga 12 Juli 2026. Bripda Rafi dipastikan keluar sebagai yang terbaik setelah menunjukkan performa luar biasa dan berhasil menumbangkan para pesaing tangguhnya di kategori yang ia ikuti. </span;><br><br><span;>​Kapolres Berau, AKBP Ridho Tri Putranto, menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas pencapaian gemilang anggotanya. Menurutnya, keberhasilan ini tidak hanya membanggakan institusi Polri, khususnya Polres Berau dan Polda Kalimantan Timur, tetapi juga berhasil mengharumkan nama Kabupaten Berau di kancah nasional. </span;><br><br><span;>​Dia mengungkapkan rasa bangganya atas dedikasi serta kerja keras yang ditunjukkan oleh Bripda Rafi. Menurutnya, membawa pulang medali emas dari ajang sekelas Kapolri Cup bukanlah perkara mudah, melainkan hasil dari latihan yang konsisten dan disiplin tinggi. </span;><br><br><span;>"Pencapaian ini membuktikan bahwa personel Polres Berau memiliki daya saing yang kuat serta mental seorang juara,"ungkapnya. </span;><br><br><span;>​Lebih lanjut, Kapolres berharap prestasi nasional ini dapat menjadi motivasi serta penyemangat bagi seluruh personel Polres Berau lainnya. Keberhasilan tersebut diharapkan mampu memicu semangat para anggota untuk terus mengukir prestasi, baik di bidang olahraga maupun dalam mengoptimalkan tugas pelayanan kepada masyarakat. </span;><br><br><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;>​Ia menekankan bahwa keberhasilan Bripda Rafi menjadi bukti nyata bahwa disiplin dan kerja keras akan membuahkan hasil terbaik. Ke depan, pencapaian ini diharapkan dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan demi membawa nama baik daerah dan institusi.(Rein)<!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260728_145826_116.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Perempuan Pesisir Berdaya: Mengolah Potensi Lokal dan Menjaga Masa Depan Ekosistem Mangrove Berau</title>
<link>https://kartanews.com/perempuan-pesisir-berdaya-mengolah-potensi-lokal-dan-menjaga-masa-depan-ekosistem-mangrove-berau</link>
<guid>https://kartanews.com/perempuan-pesisir-berdaya-mengolah-potensi-lokal-dan-menjaga-masa-depan-ekosistem-mangrove-berau</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Keberadaan ekosistem mangrove memiliki peran sangat penting dalam menjaga keberlanjutan produktivitas perikanan dan tambak masyarakat di Kabupaten Berau. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a684fad3734e.jpg" length="620982" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 28 Jul 2026 14:47:01 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b><span;>KARTANEWS.COM, BERAU</span;></b><span;> – Keberadaan ekosistem mangrove memiliki peran sangat penting dalam menjaga keberlanjutan produktivitas perikanan dan tambak masyarakat di Kabupaten Berau. </span;><span;>Menjawab tantangan tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau bekerja sama dengan Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN) menggelar seminar bertajuk "Perempuan Pesisir Berdaya: Mengelola Potensi Lokal, Menguatkan Ekonomi Keluarga". </span;><br><br><span;>Kegiatan edukatif ini dilaksanakan di Kampung Pegat Batumbuk pada 21 Juli 2026 dan berlanjut di Kampung Tabalar Muara pada 23 Juli 2026. </span;><span;>Seminar ini berhasil melibatkan sekitar 150 peserta di setiap kampung. Pelibatan masyarakat secara luas ini bertujuan untuk memastikan pemerataan manfaat program serta memperluas jangkauan pendampingan kepada warga yang selama ini belum tersentuh oleh YKAN. </span;><br><br><span;>​Dalam pelatihan tersebut, para peserta dibekali pengetahuan komprehensif, mulai dari literasi keuangan untuk mengenali layanan keuangan legal, keterampilan mengelola anggaran rumah tangga, hingga strategi pengembangan usaha berbasis potensi lokal. </span;><br><br><span;>Selain itu, materi seminar juga mencakup pembukaan akses permodalan, penumbuhan jiwa kewirausahaan, penguatan peran perempuan dalam mitigasi bencana, serta tata kelola wilayah pesisir secara inklusif. </span;><br><br><span;>​Dampak nyata dari program ini terlihat di Kampung Pegat Batumbuk dan Tabalar Muara. Para perempuan pesisir tidak hanya bertindak sebagai pengatur keuangan keluarga, tetapi juga tampil sebagai pelaku usaha kreatif dengan mengolah hasil tambak seperti udang dan bandeng menjadi produk pangan bernilai jual tinggi. </span;><br><br><span;>Mereka juga berkontribusi langsung pada budi daya udang berkelanjutan dengan mengolah sampah organik menjadi kompos dan mikroorganisme lokal (MOL).</span;><br><span;>​</span;></p>
<p><span;>Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DPMK) Kabupaten Berau, Tenteram Rahayu, menyebutkan bahwa literasi keuangan adalah bekal dasar yang sangat vital bagi keluarga nelayan. </span;><br><span;>Ia menegaskan komitmen Pemkab Berau untuk terus mendukung program pemberdayaan yang mampu meningkatkan kapasitas perempuan dalam mengelola potensi lokal secara produktif dan berkelanjutan, karena pemberdayaan perempuan berbanding lurus dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat secara luas. </span;><br><br><span;>​Manfaat pelatihan ini pun dirasakan langsung oleh masyarakat pesisir. Hasnah, anggota Kelompok Pengolah dan Pemasaran (Poklahsar) Mandiri Kampung Tabalar Muara, mengungkapkan bahwa seminar ini membuka wawasan mereka bahwa perempuan juga dapat mengembangkan usaha sendiri. </span;><br><br><span;>Selain itu, masyarakat semakin menyadari bahwa menjaga kelestarian mangrove dan kawasan pesisir sama artinya dengan melindungi sumber penghasilan keluarga di masa depan. </span;><br><br><span;>​Inisiatif ini merupakan bagian dari pelaksanaan Program </span;><i><span;>Solutions for Marine and Coastal Resilience in the Coral Triangle</span;></i><span;> (SOMACORE) di Kabupaten Berau yang dijalankan YKAN bersama pemerintah daerah dan kampung. </span;><br><br><span;>Rangkaian kegiatan ini didukung oleh Pemerintah Australia dan Pemerintah Indonesia melalui Program KONEKSI, serta melibatkan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk memperkuat aspek riset, pembelajaran, dan pengembangan pengetahuan yang inklusif. </span;><br><br><span;>​Direktur Program Kelautan YKAN, Muhammad Ilman, menegaskan bahwa pendekatan konservasi modern tidak dapat dipisahkan dari upaya peningkatan ekonomi masyarakat setempat. Menurutnya, konservasi bukan hanya soal menjaga kawasan pesisir, melainkan juga memastikan masyarakatnya hidup sejahtera. </span;><br><span;>Ketika perempuan diberi akses terhadap pengetahuan, peluang usaha, dan pengelolaan keuangan, mereka akan menjadi agen perubahan nyata di tingkat keluarga maupun komunitas. </span;><br><br><span;>​Hingga saat ini, kolaborasi antara YKAN, Pemkab Berau, dan berbagai mitra terus mendorong program konservasi berbasis masyarakat. Cakupan kerjanya meliputi perlindungan serta restorasi mangrove, pemantauan populasi penyu, penguatan tata kelola pesisir, hingga pengembangan mata pencaharian ramah lingkungan. </span;><br><br><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;>Berkat literasi keuangan yang membaik dan kesadaran lingkungan yang tinggi, perempuan pesisir Berau kini menempatkan diri sebagai pengambil keputusan, pelaku usaha, sekaligus pengelola sumber daya alam yang mandiri.(Rein)<!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260728_144012_281.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Andi Sofyan Hasdam Soroti Ancaman LGBTQ dan Dampak Perkembangan Teknologi</title>
<link>https://kartanews.com/andi-sofyan-hasdam-soroti-ancaman-lgbtq-dan-dampak-perkembangan-teknologi</link>
<guid>https://kartanews.com/andi-sofyan-hasdam-soroti-ancaman-lgbtq-dan-dampak-perkembangan-teknologi</guid>
<description><![CDATA[ SAMARINDA – Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Daerah Pemilihan Kalimantan Timur menyoroti isu LGBTQ yang menurutnya perlu mendapat perhatian serius dari berbagai pihak. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a6829fb321d0.jpg" length="111007" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 28 Jul 2026 12:04:21 +0800</pubDate>
<dc:creator>Irla Hadratan Iman</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, SAMARINDA – </strong>Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Daerah Pemilihan Kalimantan Timur menyoroti isu LGBTQ yang menurutnya perlu mendapat perhatian serius dari berbagai pihak. Ia menilai persoalan tersebut menjadi salah satu tantangan sosial yang harus diantisipasi sejak dini, terutama karena dinilai menyasar generasi muda.</p>
<p>Pernyataan itu disampaikan Andi Sofyan Hasdam saat diwawancarai usai kegiatan di Reses di Kota Samarinda. Ia mengungkapkan bahwa meski isu tersebut bukan merupakan bidang tugas khusus yang ditanganinya di DPD RI, sebagai senator daerah dirinya merasa memiliki tanggung jawab moral untuk menyampaikan pandangan kepada masyarakat.</p>
<p>"Kalau di DPD itu bukan bidang kerja saya. Tapi selaku anggota DPD di daerah itu tidak ada batas. Ini salah satu hal yang paling rawan," ujarnya.</p>
<p>Andi menjelaskan, dirinya menghadiri kegiatan ceramah yang diselenggarakan bersama organisasi remaja masjid di Kota Bontang. Dalam kesempatan tersebut, ia mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai tantangan sosial yang menurutnya dapat memengaruhi kehidupan generasi muda.</p>
<p>"Saya sampaikan bahwa masalah LGBTQ ini sasarannya anak-anak. Kalau ini tidak kita tangani dengan baik, mereka sekarang sudah akan menuntut legalitas sebagaimana di negara-negara tertentu yang sudah membolehkannya," katanya.</p>
<p>Menurut Andi, perkembangan yang terjadi di sejumlah negara menjadi perhatian tersendiri. Ia berharap Indonesia tetap mempertahankan nilai-nilai yang selama ini dianut masyarakat serta tidak mengikuti kebijakan yang diterapkan di negara lain terkait isu tersebut.</p>
<p>"Bayangkan kalau ini dibolehkan di negara kita. Saya tidak kebayang," ucapnya.</p>
<p>Selain itu, Andi juga menyinggung perkembangan teknologi reproduksi yang menurutnya turut menghadirkan tantangan baru dalam kehidupan sosial. Ia mencontohkan adanya teknologi reproduksi berbantu yang telah berkembang di sejumlah negara.</p>
<p>"Misalnya perempuan dengan perempuan ingin memiliki anak. Di beberapa negara sudah ada bank sperma. Mereka bisa memperoleh sperma, kemudian melalui teknologi bayi tabung sehingga akhirnya bisa memiliki anak. Hal-hal seperti ini menurut saya juga menjadi tantangan yang harus kita pahami," tuturnya.</p>
<p>Ia menilai kemajuan teknologi di bidang kesehatan dan reproduksi perlu diiringi dengan kesiapan masyarakat dalam menghadapi berbagai dampak sosial yang mungkin muncul. Karena itu, menurutnya diperlukan langkah antisipatif melalui pendidikan, penguatan keluarga, serta pembinaan generasi muda.</p>
<p>"Ancaman-ancaman ini harus kita antisipasi dari awal," tegasnya.</p>
<p>Andi berharap seluruh elemen masyarakat, termasuk keluarga, lembaga pendidikan, organisasi keagamaan, dan pemerintah, dapat bersinergi dalam memberikan pendampingan kepada anak-anak dan remaja agar memiliki ketahanan moral serta mampu menyaring berbagai pengaruh yang berkembang di era digital.</p>
<p>Ia menambahkan, upaya menjaga nilai-nilai sosial dan budaya perlu dilakukan secara berkelanjutan melalui edukasi dan komunikasi yang melibatkan berbagai pihak sehingga generasi muda memiliki bekal yang kuat dalam menghadapi perubahan zaman. (Irla/KN)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Debut Manis Mitchell Baker: Cetak Hat&#45;trick, Indonesia Lumat Kamboja 5&#45;1 di Piala AFF 2026</title>
<link>https://kartanews.com/debut-manis-mitchell-baker-cetak-hat-trick-indonesia-lumat-kamboja-5-1-di-piala-aff-2026</link>
<guid>https://kartanews.com/debut-manis-mitchell-baker-cetak-hat-trick-indonesia-lumat-kamboja-5-1-di-piala-aff-2026</guid>
<description><![CDATA[ KARTANEWS.COM — Tim nasional Indonesia mengawali langkah di Grup A Piala AFF 2026 dengan hasil fantastis. Bertanding di Stadion Pakansari, Bogor, pada Senin (27/7/2026) malam WIB, skuad Garuda besutan pelatih John Herdman sukses melibas Kamboja dengan skor telak 5-1. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a681a39b9773.jpg" length="293153" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 28 Jul 2026 10:58:56 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b><span;>KARTANEWS.COM</span;></b><span;> — Tim nasional Indonesia mengawali langkah di Grup A Piala AFF 2026 dengan hasil fantastis. Bertanding di Stadion Pakansari, Bogor, pada Senin (27/7/2026) malam WIB, skuad Garuda besutan pelatih John Herdman sukses melibas Kamboja dengan skor telak 5-1. </span;><br><br><span;>Bintang utama pada laga pembuka ini tak lain adalah Mitchell Baker, yang tampil melesat lewat torehan </span;><i><span;>hat-trick</span;></i><span;> impresif pada debut kompetitifnya bersama timnas Indonesia. </span;><span;>Meski Kamboja sempat mencoba menerapkan </span;><i><span;>pressing</span;></i><span;> tinggi di awal laga, Indonesia langsung mengambil alih kendali permainan lewat tempo tinggi.</span;></p>
<p><span;>Pesta gol dibuka pada menit keenam lewat skema bola mati, ketika eksekusi tendangan bebas Thom Haye dari sisi kanan disambut tandukan terarah Mitchell Baker yang membelakangi gawang. </span;><br><span;>Skuad Garuda tak butuh waktu lama untuk menggandakan keunggulan. </span;></p>
<p><span;>Pada menit ke-15, Baker kembali mencatatkan namanya di papan skor setelah menuntaskan umpan silang terukur dari Eliano Reijnders. </span;><span;>Tekanan tanpa henti membuat lini pertahanan Kamboja kocar-kacir sepanjang babak pertama. Setelah sepakan Eliano membentur tiang dan peluang Beckham Putra digagalkan kiper, Indonesia akhirnya memperlebar jarak pada menit ke-24. </span;><br><br><span;>Berawal dari situasi sepak pojok Thom Haye, Sandy Walsh menyundul bola dengan tajam untuk membawa Indonesia unggul 3-0. Thom Haye dan Beckham sempat mendapatkan peluang emas menjelang babak pertama usai, namun skor 3-0 bertahan hingga turun minum.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>Memasuki babak kedua, Kamboja sempat menipiskan selisih gol pada menit ke-49 akibat antisipasi kurang sempurna dari Nadeo Argawinata saat menghalau skema sepak pojok Sokmeng Chea, yang dihitung sebagai gol bunuh diri. Namun, harapan Kamboja untuk bangkit langsung dipadamkan. </span;><br><br><span;>Pada menit ke-56, Mitchell Baker melengkapi debut indahnya dengan </span;><i><span;>hat-trick</span;></i><span;> lewat sundulan maut memanfaatkan umpan lambung manis dari Thom Haye. </span;><span;>Pesta gol Indonesia akhirnya ditutup pada menit ke-86 oleh Jens Raven, yang masuk menggantikan Baker.</span;><br><span;></span;></p>
<p><span;>Raven memanfaatkan bola liar hasil sapuan bek Kamboja yang mencoba menghentikan akselerasi Brian Fatari. Kemenangan impresif 5-1 ini menjadi modal berharga bagi timnas Indonesia untuk mengamankan tiket lolos dari Grup A, di mana skuad Garuda saat ini menempel ketat Singapura dan Vietnam di papan atas klasemen sementara. </span;><br><br><span><span;>Susunan pemain :</span;></span><span;></span;><br><br><span><span;>Timnas Indonesia: Nadeo, Rizky Ridho, Sandy Walsh, Dony Tri Pamungkas, Ivar Jenner (Egy M Vikri 46'), Thom Haye, Shayne Pattynama (Brian Fatari 69'), Eliano Reijnders, Beckham Putra (Saddil Ramdani 58'), Marc Klok (Kadek Agung 46), Mitchell Baker (Raven 58').</span;></span><span;> </span;><br><br><span><span;>Timnas Kamboja: Hul, Alisher (Im Vakhim 46'), Mizuno, Ogawa, Bong, Sieng (Vanda Mon 81'), Souhana Sos (Sin Sovannmakara 63'), Devit Yem (Tum Makara 46'), Ty Sa (Rado 63'), Sovann Ouk, Sokmeng Chea.</span;></span><br><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260728_104914_101.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Andi Sofyan Hasdam Soroti Tingginya Kasus Kekerasan Seksual di Kaltim, Dorong Penguatan Pengawasan UU HAM</title>
<link>https://kartanews.com/andi-sofyan-hasdam-soroti-tingginya-kasus-kekerasan-seksual-di-kaltim-dorong-penguatan-pengawasan-uu-ham</link>
<guid>https://kartanews.com/andi-sofyan-hasdam-soroti-tingginya-kasus-kekerasan-seksual-di-kaltim-dorong-penguatan-pengawasan-uu-ham</guid>
<description><![CDATA[ SAMARINDA – Anggota DPD RI asal Kalimantan Timur sekaligus Ketua Komite I DPD RI, Andi Sofyan Hasdam, menegaskan perlunya penguatan implementasi perlindungan hak asasi manusia (HAM) ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a673763e690b.jpg" length="69905" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 27 Jul 2026 18:49:01 +0800</pubDate>
<dc:creator>Irla Hadratan Iman</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.COM, SAMARINDA –</span></span></strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> Anggota DPD RI asal Kalimantan Timur sekaligus Ketua Komite I DPD RI, Andi Sofyan Hasdam, menegaskan perlunya penguatan implementasi perlindungan hak asasi manusia (HAM) di Kalimantan Timur menyusul masih tingginya angka seksual kekerasan dan kekerasan berbasis gender (Gender-Based Violence/GBV).</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Pernyataan tersebut disampaikan saat menggelar kegiatan reses bertajuk "Pengawasan Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia: Fokus Khusus Penguatan Penanganan Kekerasan Seksual dan Kekerasan Berbasis Gender (GBV)" di Warung Kopi Bagios, Jalan KH Abdurrasyid Nomor 8, Samarinda, Senin (27/7/2026).</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Dalam kegiatan tersebut, Andi menekankan bahwa tingginya kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak menjadi alarm bagi seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat pelaksanaan Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Negara harus hadir untuk memastikan setiap warga negara memperoleh perlindungan hak asasi, terutama perempuan dan anak yang menjadi kelompok paling rentan menjadi korban kekerasan,” tegas Andi Sofyan Hasdam.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Ia menjelaskan, pengawasan terhadap pelaksanaan Undang-Undang HAM tidak hanya fokus pada aspek regulasi, tetapi juga harus memastikan korban memperoleh perlindungan, pemulihan, serta akses terhadap keadilan.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Sebagai Ketua Komite I DPD RI, Andi mengatakan memiliki fungsi konstitusional dalam mengawasi pelaksanaan berbagai undang-undang yang berkaitan dengan otonomi daerah, hubungan pusat dan daerah, hingga kebijakan yang berdampak pada pelayanan publik dan perlindungan masyarakat.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Dalam paparannya, Andi mengungkapkan kondisi empiris kekerasan di Kalimantan Timur berdasarkan data Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kaltim melalui aplikasi Simfoni PPA.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Tercatat sebanyak 1.108 kasus kekerasan pada tahun 2023 dan 1.002 kasus sepanjang tahun 2024. Meskipun secara statistik terjadi penurunan, laporan penanganan kasus di UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak masih menunjukkan tren peningkatan.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Rata-rata terdapat tiga hingga empat kasus kekerasan setiap hari di Kalimantan Timur dengan sebagian besar korban merupakan perempuan dan anak. Kota Samarinda daerah menjadi dengan jumlah laporan tertinggi.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Menurut Andi, meningkatnya jumlah laporan juga dipengaruhi oleh semakin tingginya kesadaran masyarakat untuk melapor serta kemudahan akses terhadap layanan pengaduan.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Ia juga menyebutkan bahwa bentuk kekerasan yang paling banyak dialami anak adalah kekerasan seksual, sedangkan pada korban dewasa didominasi kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dan kekerasan fisik.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Tingkat tinggi dari angka tersebut menunjukkan bahwa permasalahan kekerasan berbasis gender tidak dapat diselesaikan hanya melalui pendekatan hukum. Persoalan ini membutuhkan kolaborasi semua pihak, mulai dari pemerintah daerah, aparat penegak hukum, lembaga pendidikan, masyarakat organisasi, hingga keluarga sebagai benteng pertama perlindungan anak dan perempuan,” ujarnya.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Lebih lanjut, Andi mengidentifikasi sejumlah tantangan dalam penegakan HAM, di antaranya keterbatasan sumber daya, belum optimalnya koordinasi antarinstansi, serta masih adanya stigma sosial yang menyebabkan korban enggan melapor.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Oleh karena itu, DPD RI mendorong penguatan koordinasi lintas lembaga dalam penanganan kekerasan seksual, peningkatan kapasitas aparat penegak hukum, perluasan edukasi kepada masyarakat, serta penguatan layanan pemulihan bagi para korban.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Melalui forum diskusi bersama para pemangku kepentingan, Andi juga menghimpun berbagai aspirasi yang nantinya akan dibawa ke tingkat nasional sebagai bahan pengawasan dan evaluasi pelaksanaan Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Ia menegaskan bahwa hasil reses tersebut tidak hanya menjadi wadah menyerap aspirasi masyarakat, tetapi juga akan menjadi dasar penyusunan rekomendasi kepada pemerintah pusat agar kebijakan perlindungan perempuan dan anak dapat diterapkan secara lebih efektif di daerah.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Kita ingin memastikan setiap rekomendasi yang lahir benar-benar menjawab permasalahan di lapangan, sehingga hak-hak korban dapat dilindungi secara optimal,” tutupnya. (Irla) </span></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Marak Modus Penipuan Aktivasi IKD, Disdukcapil Kaltim Minta Warga Jaga Confidential Data</title>
<link>https://kartanews.com/marak-modus-penipuan-aktivasi-ikd-disdukcapil-kaltim-minta-warga-jaga-confidential-data</link>
<guid>https://kartanews.com/marak-modus-penipuan-aktivasi-ikd-disdukcapil-kaltim-minta-warga-jaga-confidential-data</guid>
<description><![CDATA[ KALTIM – Maraknya berbagai modus penipuan berbasis layanan digital kembali menjadi perhatian serius. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a67079d57142.jpg" length="426355" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 27 Jul 2026 15:25:31 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span><b><span;>KARTANEWS.COM, KALTIM</span;></b></span><span;> – Maraknya berbagai modus penipuan berbasis layanan digital kembali menjadi perhatian serius. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) mewanti-wanti seluruh masyarakat dan Aparatur Sipil Negara (ASN) agar tak tergiur dengan tawaran aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) yang tidak resmi.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>Tegasan tersebut disampaikan oleh Kepala Bidang Fasilitasi Pelayanan Administrasi Kependudukan Disdukcapil Kaltim, Vincentius, saat menggelar kegiatan aktivasi IKD bagi para pegawai di lingkungan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kaltim pada Senin (27/7/2026).</span;><br><span;>​</span;><br><span;>Vincentius menegaskan bahwa proses aktivasi IKD mutlak dilakukan secara langsung atau tatap muka oleh petugas resmi Disdukcapil. Pihaknya tidak pernah memproses aktivasi IKD melalui pesan singkat (SMS), panggilan telepon, maupun percakapan WhatsApp.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk selalu menjaga kerahasiaan data pribadi dan tidak mudah percaya jika menerima pesan dari nomor tak dikenal yang menawarkan bantuan aktivasi IKD. </span;><br><br><span;>Kejahatan siber yang memanfaatkan celah peralihan layanan kependudukan digital kini kian marak, sehingga memvalidasi keaslian petugas dan kanal informasi resmi menjadi kunci utama keselamatan data.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>"Kalau ada yang menghubungi melalui WhatsApp atau telepon dan mengaku sebagai petugas untuk melakukan aktivasi IKD, itu perlu diwaspadai. Aktivasi IKD dilakukan langsung dan tatap muka oleh petugas resmi," tegas Vincentius. </span;><br><br><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;>​Langkah imbauan ini diharapkan mampu meningkatkan kewaspadaan bersama dan membentengi masyarakat dari ancaman pencurian data pribadi, sehingga pemanfaatan teknologi administrasi kependudukan digital di Kalimantan Timur dapat berjalan aman, terintegrasi, dan tepercaya. (Rein)<!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260727_152146_340.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kabar Duka, Staf Khusus Kepala Otorita IKN Troy Pantouw Meninggal Dunia</title>
<link>https://kartanews.com/kabar-duka-staf-khusus-kepala-otorita-ikn-troy-pantouw-meninggal-dunia</link>
<guid>https://kartanews.com/kabar-duka-staf-khusus-kepala-otorita-ikn-troy-pantouw-meninggal-dunia</guid>
<description><![CDATA[ NUSANTARA – Suasana duka menyelimuti keluarga besar Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) atas berpulangnya Bapak Troy Harold Yohanes Pantouw, Staf Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Komunikasi Publik. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a66fac3c8b18.jpg" length="61336" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 27 Jul 2026 14:29:41 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span;> </span;><b>KARTANEWS.COM, NUSANTARA</b><span;><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260727_142759_193.sdocx--></span;><span;> – Suasana duka menyelimuti keluarga besar Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) atas berpulangnya Bapak Troy Harold Yohanes Pantouw, Staf Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Komunikasi Publik. </span;><br><br><span;>Almarhum menghembuskan napas terakhirnya pada Sabtu, 25 Juli 2026. Kepergian sosok yang dikenal aktif mengawal komunikasi publik pembangunan IKN ini mendatangkan rasa kehilangan mendalam bagi jajaran Otorita IKN dan insan pers.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>Sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada almarhum, pihak keluarga beserta Otorita IKN menyelenggarakan rangkaian prosesi penghormatan, pelepasan, hingga pemakaman secara kedinasan.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>Rangkaian penghormatan diawali di Kalimantan Timur melalui Ibadah Penghiburan dan Pelepasan Keberangkatan yang dilaksanakan pada Sabtu (25/7/2026) pukul 21.30 WITA di Gereja Bethany FOG Ringroad, Balikpapan.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>Selanjutnya, jenazah almarhum diberangkatkan dari Balikpapan menuju Jakarta pada Minggu (26/7/2026) pukul 06.10 WITA. Setibanya di Jakarta, prosesi penerimaan jenazah bertempat di Rumah Duka &amp; Krematorium Sentosa RSPAD Gatot Soebroto, Ruangan C-D, Jakarta Pusat, pada pukul 11.00 WIB.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>Puncak dari rangkaian pelepasan almarhum dilaksanakan pada Senin (27/7/2026) pukul 10.00 WIB melalui penyerahan jenazah secara kedinasan. Setelah prosesi kedinasan selesai, almarhum Troy Harold Yohanes Pantouw dihantarkan ke peristirahatan terakhirnya di TPU Tanah Kusir Blok AA 1 Blad 168, Jakarta Selatan. </span;><br><br><span;>​Keluarga besar Otorita IKN mengajak seluruh pihak dan masyarakat untuk turut mendoakan almarhum. Semoga segala jasa dan pengabdian almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan, dan penghiburan.</span;><br><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260727_142728_377.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Bayar Tagihan Air Sambil Nongkrong, Perumdam Batiwakkal Buka Layanan di Café SR</title>
<link>https://kartanews.com/bayar-tagihan-air-sambil-nongkrong-perumdam-batiwakkal-buka-layanan-di-cafe-sr</link>
<guid>https://kartanews.com/bayar-tagihan-air-sambil-nongkrong-perumdam-batiwakkal-buka-layanan-di-cafe-sr</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Perumdam Batiwakkal Berau membuat terobosan dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Untuk mempermudah masyarakat yang terkendala jam kerja, penyedia jasa air bersih ini resmi membuka layanan pembayaran tagihan dan administrasi di Café Senyaman Rasa (SR). ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a66edd75eefc.jpg" length="108768" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 27 Jul 2026 13:22:54 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b>KARTANEWS.COM, BERAU</b><span;> – Perumdam Batiwakkal Berau membuat terobosan dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Untuk mempermudah masyarakat yang terkendala jam kerja, penyedia jasa air bersih ini resmi membuka layanan pembayaran tagihan dan administrasi di Café Senyaman Rasa (SR). </span;><br><br><span;>​Direktur Perumdam Batiwakkal, Saipul Rahman, mengungkapkan bahwa kebijakan ini diambil guna menjawab keluhan masyarakat, terutama para pekerja tambang dan karyawan swasta yang sulit mengakses kantor Perumdam pada jam operasional reguler. </span;><br><br><span;>​"Banyak pelanggan yang tidak sempat datang ke kantor karena jam kerja yang padat. Akhirnya tagihan tertunda bukan karena enggan membayar, tapi karena keterbatasan waktu. Kebijakan ini hadir untuk menyelesaikan masalah tersebut," ujar Saipul, Senin (27/7/2026). </span;><br><br><span;>​Sebelum meluncurkan inovasi ini, Perumdam Batiwakkal sempat membuka loket pembayaran fisik di beberapa titik. Namun, hasil evaluasi menunjukkan skema tersebut kurang efisien karena tingginya biaya operasional, listrik, hingga tenaga kerja yang tidak sebanding dengan volume transaksi. </span;><br><br><span;>​Oleh karena itu, kemitraan dengan tempat nongkrong seperti Café SR dinilai menjadi solusi paling tepat dan fleksibel tanpa membebani keuangan perusahaan sekaligus efisien. </span;><br><span;></span;></p>
<p><span;>Lewat kemitraan ini, masyarakat dapat membayar tagihan air bulanan hingga mengurus biaya pemasangan sambungan baru dengan jam operasional yang lebih panjang dan fleksibel, tanpa perlu menyita waktu kerja atau mengambil cuti. </span;><br><br><span;>Saipul menegaskan bahwa esensi dari kebijakan ini adalah menghadirkan pelayanan publik yang adaptif dan solutif, sehingga masyarakatdapat lebih mudah mengakses layanan Prumda Batiwakkal. </span;><br><br><span;>"Pelayanan yang baik bukan dilihat dari seberapa banyak loket yang dibuka, melainkan seberapa mudah, cepat, dan efisien masyarakat dapat mengkasesnya. Kami berharap pelanggan kini bisa menyelesaikan urusan administrasi kapan saja dengan suasana yang lebih santai, sementara efisiensi operasional perusahaan tetap terjaga," pungkasnya.(Adv/Rein)</span;><br><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260727_131152_174.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Jelang Laga Pembuka Grup A, Indonesia Waspadai Kedisiplinan Kamboja di Pakansari</title>
<link>https://kartanews.com/jelang-laga-pembuka-grup-a-indonesia-waspadai-kedisiplinan-kamboja-di-pakansari</link>
<guid>https://kartanews.com/jelang-laga-pembuka-grup-a-indonesia-waspadai-kedisiplinan-kamboja-di-pakansari</guid>
<description><![CDATA[ Tim nasional Indonesia siap memulai perjalanannya di ajang ASEAN Hyundai Cup (Piala AFF) 2026 saat bersua Kamboja pada laga pembuka Grup A di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Senin (27/7) pukul 20.30 WIB. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a66e43c5e99f.jpg" length="92512" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 27 Jul 2026 12:54:26 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b><span;>KARTANEWS.COM, </span;></b><span;>– Tim nasional Indonesia siap memulai perjalanannya di ajang ASEAN Hyundai Cup (Piala AFF) 2026 saat bersua Kamboja pada laga pembuka Grup A di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Senin (27/7) pukul 20.30 WIB. </span;><br><br><span;>Menjelang pertandingan krusial tersebut, skuad Garuda dipastikan tidak akan memandang sebelah mata kekuatan lawan. Pelatih kepala timnas Indonesia, John Herdman, menilai Kamboja memiliki organisasi permainan yang cukup rapi dan disiplin tinggi. </span;><br><br><span;>"Kami melihat Kamboja bermain. Mereka adalah tim yang terorganisasi dan sangat disiplin. Mereka akan menjadi lawan yang sulit," ujar Herdman, dikutip dari Antara.</span;><br><br><span;>Meski calon lawannya itu sempat menelan kekalahan 1-2 dari Singapura pada laga sebelumnya, Herdman tetap menganggap Kamboja sebagai rintangan yang patut diwaspadai. Ia juga memprediksi Kamboja berada dalam kondisi siap tempur karena telah menemukan ritme bertanding lebih awal di turnamen ini.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>Kendati demikian, juru taktik asal Inggris tersebut menekankan bahwa porsi perhatian utama timnya bukan pada peta kekuatan lawan, melainkan pada pematangan taktik dan identitas permainan yang telah dirancang sejak pemusatan latihan di Bali. </span;><br><br><span;>Laga kontra Kamboja dipandang sebagai kesempatan emas untuk memperkuat </span;><i><span;>chemistry</span;></i><span;>, koneksi antarpemain, serta semangat juang tim di atas lapangan. Herdman optimistis jika anak asuhnya tampil maksimal sesuai rencana, Indonesia mampu meraih hasil positif. </span;><br><br><span;>"Fokus kami adalah identitas taktik kami, koneksi kami, </span;><i><span;>chemistry</span;></i><span;> kami, semangat kami. Jika kami menampilkan permainan terbaik, saya yakin kami akan baik-baik saja," kata Herdman menambahkan. </span;><br><br><span;>Senada dengan sang pelatih, kiper timnas Indonesia Nadeo Argawinata menegaskan bahwa kekalahan Kamboja di pertandingan pertama tidak lantas membuat pasukan Garuda merasa di atas angin. </span;><br><br><span;>Nadeo memastikan seluruh pemain akan tetap menjaga fokus penuh, mempertahankan identitas permainan tim, dan disiplin menjalankan seluruh arahan instruksi pelatih demi mengamankan tiga poin sebagai modal berharga melangkah ke babak berikutnya.</span;></p>
<p><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;>"Kami melihat pertandingan Kamboja melawan Singapura, tetapi itu tidak membuat kami menganggap mereka tim yang mudah dikalahkan. Kami tetap fokus pada identitas permainan kami sendiri dan menjalankan instruksi pelatih," tegas Nadeo.(Rein)<!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260727_124914_827.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Perry Warjiyo Mundur dari Jabatan Gubernur BI, Destry Damayanti Ditunjuk Jadi Pejabat Sementara</title>
<link>https://kartanews.com/perry-warjiyo-mundur-dari-jabatan-gubernur-bi-destry-damayanti-ditunjuk-jadi-pejabat-sementara</link>
<guid>https://kartanews.com/perry-warjiyo-mundur-dari-jabatan-gubernur-bi-destry-damayanti-ditunjuk-jadi-pejabat-sementara</guid>
<description><![CDATA[ JAKARTA – Kabar mengejutkan datang dari otoritas moneter Indonesia. Perry Warjiyo secara resmi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Gubernur Bank Indonesia (BI). Kabaranya keputusan tersebut diambil secara sukarela atas alasan pribadi dan telah disampaikan secara resmi pada Sabtu, 25 Juli 2026. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a66d7e755c2e.jpg" length="114910" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 27 Jul 2026 12:01:39 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b>​KARTANEWS.COM</b><span;>, </span;><b><span;>JAKARTA</span;></b><span;> – Kabar mengejutkan datang dari otoritas moneter Indonesia. Perry Warjiyo secara resmi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Gubernur Bank Indonesia (BI). Kabaranya keputusan tersebut diambil secara sukarela atas alasan pribadi dan telah disampaikan secara resmi pada Sabtu, 25 Juli 2026.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>Menindaklanjuti pengunduran diri tersebut, Dewan Gubernur BI langsung menggelar Rapat Dewan Gubernur (RDG) pada Minggu, 26 Juli 2026. Berdasarkan keputusan rapat, Deputi Gubernur Senior BI, Destry Damayanti, resmi ditetapkan sebagai Pejabat Gubernur BI Sementara untuk memimpin bank sentral tersebut. </span;><br><br><span;>​Dalam konferensi pers yang digelar di Kantor Pusat Bank Indonesia, Jakarta Pusat, pada Senin (27/7/2026), Destry mengonfirmasi pengunduran diri koleganya tersebut. Namun, pihak bank sentral tidak menjelaskan lebih jauh mengenai alasan pribadi yang melatarbelakangi keputusan Perry. </span;><br><br><span;>Penunjukan Destry Damayanti sebagai Pejabat Gubernur Sementara dipastikan telah sesuai dengan regulasi yang berlaku. Langkah ini merujuk pada Pasal 48 ayat (1) huruf a Undang-Undang Nomor 23 Tahun 1999 tentang Bank Indonesia, yang telah diperbarui melalui Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2026 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (PPSK), serta Pasal 50 ayat (2) UU BI.</span;></p>
<p><span;>Destry menegaskan bahwa proses transisi kepemimpinan ini tidak akan mengganggu agenda strategis maupun operasional harian otoritas moneter.</span;><br><span;></span;></p>
<p><span;>Guna memberikan kepastian kepada pelaku pasar dan masyarakat, Destry memastikan seluruh mandat dan wewenang Bank Indonesia akan tetap berjalan optimal. </span;></p>
<p><span;>Fokus utama bank sentral saat ini adalah menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, keandalan sistem pembayaran, serta ketahanan sistem keuangan nasional. </span;><br><br><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;>"Bank Indonesia akan selalu memastikan keberlangsungan tugas dan wewenang demi mencapai stabilitas rupiah dan sistem keuangan. Langkah ini penting guna mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan serta menciptakan iklim yang kondusif bagi sektor riil," pungkasnya.(Rein)<!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260727_115659_484.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Peringati Hari Mangrove Sedunia 2026, Pemprov Kaltim Tanam 12 Ribu Bibit Pesisir di Balikpapan</title>
<link>https://kartanews.com/peringati-hari-mangrove-sedunia-2026-pemprov-kaltim-tanam-12-ribu-bibit-pesisir-di-balikpapan</link>
<guid>https://kartanews.com/peringati-hari-mangrove-sedunia-2026-pemprov-kaltim-tanam-12-ribu-bibit-pesisir-di-balikpapan</guid>
<description><![CDATA[ BALIKPAPAN — Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) menegaskan komitmennya dalam menjaga kelestarian ekosistem pesisir dengan menanam 12.000 bibit mangrove di kawasan Pantai Lamaru, Balikpapan, pada Minggu (26/7/2026). ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a65cf5b29039.jpg" length="655563" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 26 Jul 2026 17:13:16 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b><span;>KARTANEWS.COM, BALIKPAPAN</span;></b><span;>— Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) menegaskan komitmennya dalam menjaga kelestarian ekosistem pesisir dengan menanam 12.000 bibit mangrove di kawasan Pantai Lamaru, Balikpapan, pada Minggu (26/7/2026).</span;><br><span;>​</span;><br><span;>Aksi hijau yang bertepatan dengan Peringatan Hari Mangrove Sedunia 2026 ini sekaligus menjadi bagian dari Gerakan Penanaman Mangrove Serentak Nasional yang diinisiasi oleh Kementerian Lingkungan Hidup (KLH).</span;><br><span;>​</span;><br><span;>Penanaman dipimpin langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Asisten Administrasi Umum Sekda Provinsi Kaltim, H. Muhaimin, yang hadir mewakili Gubernur Kaltim. Agenda ini turut melibatkan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan perangkat daerah, hingga berbagai komunitas pemerhati lingkungan.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>Muhaimin menegaskan bahwa penanaman 12.000 bibit mangrove ini merupakan aksi konkrit untuk mencegah abrasi dan memperkuat fungsi benteng alami di wilayah pesisir. Langkah pertahanan ekologis ini menjadi semakin krusial mengingat posisi strategis Kaltim sebagai wilayah penyangga utama Ibu Kota Nusantara (IKN).</span;><br><span;>​</span;><br><span;>Dalam kesempatan tersebut, Muhaimin membacakan amanat dari Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH), Muhammad Jumhur Hidayat. Dalam sambutannya, Menteri menekankan bahwa ekosistem mangrove merupakan aset alam tak tergantikan yang memiliki dampak Vital bagi kehidupan. </span;><br><br><span;>“Kita patut bersyukur karena Indonesia memiliki ekosistem mangrove terluas di dunia, mencapai lebih dari 3.455.628 hektare atau sekitar 23 persen dari total luas mangrove global. Ini bukan sekadar kebanggaan nasional, tetapi amanah besar yang menempatkan Indonesia pada posisi strategis dalam menjaga keberlangsungan lingkungan hidup dunia,” ujar Muhaimin saat membacakan sambutan Menteri. </span;><br><br><span;>​Keberadaan mangrove dinilai memegang peranan multi-fungsi: mulai dari menahan gelombang dan abrasi, menyerap serta menyimpan karbon, menyaring polutan, hingga menyokong keanekaragaman hayati. </span;><br><br><span;>Selain fungsi ekologis, kawasan mangrove yang dikelola secara berkelanjutan juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat sekitar, khususnya melalui sektor ekowisata dan ketahanan pangan.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>Gerakan serentak ini terhubung langsung dengan pusat kegiatan nasional di Provinsi Bali. Secara keseluruhan, aksi Peringatan Hari Mangrove Sedunia 2026 ini dihelat secara masif di 162 titik yang tersebar di 37 provinsi, menargetkan area seluas 364,11 hektar dengan penanaman lebih dari satu juta bibit secara bersamaan.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>Melengkapi aksi penanaman pohon tersebut, rangkaian acara juga diwarnai dengan penyerahan Penghargaan Adiwiyata kepada sekolah-sekolah di Kaltim. Apresiasi ini diberikan atas keberhasilan institusi pendidikan dalam membangun budaya sadar dan peduli lingkungan di kalangan generasi muda sejak dini.(Rein)</span;><br><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260726_170842_487.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Perumda Batiwakkal Tegaskan Komitmen Tata Kelola Perusahaan yang Kuat</title>
<link>https://kartanews.com/perumda-batiwakkal-tegaskan-komitmen-tata-kelola-perusahaan-yang-kuat</link>
<guid>https://kartanews.com/perumda-batiwakkal-tegaskan-komitmen-tata-kelola-perusahaan-yang-kuat</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Perumda Air Minum Batiwakkal Berau beromitmen untuk menerapkan tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance). Komitmen tersebut ditegaskan melalui kegiatan Evaluasi dan Sosialisasi Manajemen Risiko yang digelar pada 21 Juli 2026 ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a65c1b1e315d.jpg" length="113860" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 26 Jul 2026 16:14:53 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b><span;>KARTANEWS.COM, BERAU</span;></b><span;> – Perumda Air Minum Batiwakkal Berau beromitmen untuk menerapkan tata kelola perusahaan yang baik (</span;><i><span;>Good Corporate Governance</span;></i><span;>). Komitmen tersebut ditegaskan melalui kegiatan Evaluasi dan Sosialisasi Manajemen Risiko yang digelar pada 21 Juli 2026, dengan dukungan penuh Perwakilan BPKP Provinsi Kalimantan Timur. </span;><br><br><span;>​Dalam kesempatan tersebut, Pejabat Pengendali Teknis BPKP Kaltim, Diana Sukmawati, menyampaikan harapannya agar Perumda Batiwakkal dapat menjadi salah satu BUMD pelopor di Kalimantan Timur yang berhasil menerapkan praktik baik dalam manajemen risiko. </span;><br><br><span;>​"Bahkan, jika nanti nilai maturitas Perumda Batiwakkal mencapai level 3, maka akan langsung disupervisi oleh BPKP Pusat karena sudah bisa menjadi percontohan," ujar Diana memberikan semangat, yang langsung disambut tepuk tangan riuh para peserta. </span;><br><br><span;>​Sementara itu, Direktur Perumda Batiwakkal Berau, Saipul Rahman, menegaskan bahwa pembangunan fondasi yang kuat harus dimulai dari internal perusahaan. Menurutnya, manajemen risiko bukan sekadar formalitas administrasi, melainkan harus menjadi budaya kerja bagi seluruh insan Perumda Batiwakkal dari tingkat pimpinan hingga staf. </span;><br><br><span;>​"Komitmen perusahaan harus dimulai dari kesadaran seluruh pegawai akan pentingnya manajemen risiko. Dengan begitu, pelayanan kepada masyarakat bisa lebih optimal dan risiko dapat kita kelola sejak dini," tegas Saipul. </span;><br><br><span;>​Sebagai bentuk keseriusan, Perumda Batiwakkal berkomitmen penuh menerapkan </span;><i><span;>Model Tiga Lini</span;></i><span;> (</span;><i><span;>Three Lines Model</span;></i><span;>) sebagai kerangka utama dalam pengelolaan risiko yakni Plaksana Orpasional, Fungsi resiko dan kepatuhan, Audit internal.</span;><br><span;>​"Ketiga lini ini harus bekerja secara selaras. Ini komitmen kami agar tidak ada celah risiko yang terlewat, baik risiko operasional, keuangan, hukum, maupun reputasi," jelas Saipul. </span;><br><br><span;>​Komitmen Perumda Batiwakkal juga diwujudkan melalui aksi nyata atas rekomendasi BPKP Kaltim, salah satunya dengan melaksanakan </span;><i><span;>Self-Assessment</span;></i><span;> penerapan manajemen risiko secara menyeluruh di akhir tahun.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>Targetnya, seluruh unit kerja di Perumda Batiwakkal mampu menerapkan praktik manajemen risiko secara mandiri serta menyusun Rencana Tindak Pengendalian (RTP), khususnya untuk risiko-risiko berkategori tingkat tinggi (</span;><i><span;>high risk</span;></i><span;>).</span;><br><span;>​</span;><br><span;>"Kami berkomitmen agar hasil evaluasi ini tidak berhenti sebagai laporan tertulis saja, tetapi ada tindak lanjut nyata. </span;><i><span;>Self-assessment</span;></i><span;> dan RTP ini penting untuk mengukur sejauh mana pemahaman risiko di setiap unit, sekaligus mengambil langkah perbaikan dengan cepat," bebernya.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>Saipul menambahkan, pendampingan dari BPKP Kaltim menjadi pendorong semangat bagi Perumda Batiwakkal untuk terus bertransformasi menjadi BUMD yang sehat dan profesional. </span;><br><br><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;>​Melalui komitmen yang dibangun secara konsisten, Perumda Batiwakkal Berau optimistis mampu menciptakan budaya sadar risiko, meningkatkan efisiensi operasional, serta memberikan dampak positif bagi peningkatan kualitas pelayanan publik masyarakat Kabupaten Berau.(Adv/Rein).<!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260726_161205_722.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Sinergi Parisau Rest Area dan STI: Dorong Ekosistem Bisnis Kopi Liberika di Berau</title>
<link>https://kartanews.com/sinergi-parisau-rest-area-dan-sti-dorong-ekosistem-bisnis-kopi-liberika-di-berau</link>
<guid>https://kartanews.com/sinergi-parisau-rest-area-dan-sti-dorong-ekosistem-bisnis-kopi-liberika-di-berau</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Pemilik Parisau Rest Area Kampung Sembakungan, Abdul Rahman Ismail, berharap kegiatan Ngopi di Kebun yang diselenggarakan bersama Sekolah Tani Indonesia (STI) mampu menghadirkan semangat baru bagi para petani. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a65bd6b55eb8.jpg" length="97647" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 26 Jul 2026 15:57:01 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b><span;>KARTANEWS.COM, BERAU</span;></b><span;> – Pemilik Parisau Rest Area Kampung Sembakungan, Abdul Rahman Ismail, berharap kegiatan </span;><i><span;>Ngopi di Kebun</span;></i><span;> yang diselenggarakan bersama Sekolah Tani Indonesia (STI) mampu menghadirkan semangat baru bagi para petani. Inisiatif ini difokuskan untuk mengembangkan budidaya tanaman kopi liberika di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur.</span;><br><b><span;>​</span;></b><br><span;>Ia menilai langkah awal kolaborasi bersama STI telah berhasil memberikan pemahaman dasar kepada para peserta. Harapannya, informasi serta wawasan yang telah dibagikan dapat menjadi modal berharga bagi masyarakat luas untuk berpartisipasi aktif dalam membudidayakan kopi di berbagai wilayah di Berau.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>"Alhamdulillah, kegiatan ini berjalan dengan lancar. Semoga apa yang sudah saya bagikan bisa menjadi motivasi tersendiri bagi masyarakat yang hadir dan mengikutinya," ujar Abdul Rahman kepada </span;><i><span;>Kartanews, </span;></i><span;>Sabtu (25/07/2026).</span;><br><br><span;>​Sementara itu, Ketua STI, Fatoni Putra, menyampaikan bahwa tahap awal untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai ekosistem bisnis kopi yang ideal telah berhasil dilalui. Pasca-kegiatan ini, pihak STI akan segera merumuskan langkah strategis berikutnya agar misi besar "Mengkopikan Berau" dapat terwujud secara nyata. </span;><br><br><span;>"Hari ini menjadi bagian dari sejarah baru, di mana tercipta potensi baru berupa kopi liberika Berau. Tadi seluruh pemangku kepentingan (</span;><i><span;>stakeholders</span;></i><span;>) turut hadir dalam acara tersebut. Semoga ini menjadi awal yang sangat baik bagi kemajuan pertanian lokal," ungkap Fatoni.</span;></p>
<p><br><span;>Tidak lupa, Fatoni juga memberikan seruan khusus kepada generasi muda di Kabupaten Berau untuk tidak ragu memulai dan menggeluti dunia pertanian. Menurutnya, sektor pertanian memiliki prospek ekonomi yang sangat menjanjikan di masa depan jika dikelola secara modern dan berkelanjutan.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>"Saya mengajak seluruh pemuda di Berau untuk mari bertani, karena prospeknya sangat menjanjikan untuk masa depan kita," pungkasnya.</span;><br><span;>​</span;><br><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;>Melalui sinergi antara pelaku usaha lokal, komunitas petani, dan pemuda daerah, budidaya kopi liberika diharapkan tidak hanya menjadi komoditas baru unggulan, tetapi juga mampu meningkatkan perekonomian masyarakat Berau secara berkelanjutan. (Rein)<!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260726_154250_875.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kebakaran Lahan Seluas 1 Hektar Kembali Terjadi di Labanan Makmur, Api Berasal dari Pembakaran Sampah</title>
<link>https://kartanews.com/kebakaran-lahan-seluas-1-hektar-kembali-terjadi-di-labanan-makmur-api-berasal-dari-pembakaran-sampah</link>
<guid>https://kartanews.com/kebakaran-lahan-seluas-1-hektar-kembali-terjadi-di-labanan-makmur-api-berasal-dari-pembakaran-sampah</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Kebakaran lahan melalap area seluas satu hektar di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Labanan Makmur, Kecamatan Teluk Bayur, Kabupaten Berau, pada Sabtu (25/7/2026) siang. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a657b2fea824.jpg" length="119276" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 26 Jul 2026 11:13:37 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b><span;>KARTANEWS.COM, BERAU </span;></b><span;>– Kebakaran lahan melalap area seluas satu hektar di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Labanan Makmur, Kecamatan Teluk Bayur, Kabupaten Berau, pada Sabtu (25/7/2026) siang. </span;><br><span;>Lokasi kebakaran yang hanya berjarak sekitar 10 meter dari bangunan Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Teluk Bayur sempat memicu kewaspadaan petugas di lapangan.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>Laporan insiden tersebut pertama kali diterima oleh Pos Pemadam Kebakaran (Damkar) Labanan dari masyarakat setempat pada pukul 11.00 WITA. Menanggapi laporan warga, personil gabungan bergerak cepat dan tiba di Tempat Kejadian Kebakaran (TKK) hanya dalam waktu enam menit.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>Berdasarkan investigasi awal, dugaan sementara penyebab kebakaran dipicu oleh aktivitas pembakaran sampah di area Balai Pertanian yang kemudian meluas dan membesar lantaran kondisi lahan yang kering.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>"Proses pemadaman dilakukan secara kolaboratif oleh regu gabungan yang melibatkan. Petugas Damkar &amp; Redkar: 2 personel Damkar dan 2 anggota Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar).KPH Berau Barat: 1 orang anggota Masyarakat Peduli Api (MPA). TNI &amp; Polri: Babinsa Labanan Makmur serta jajaran Pospol Labanan,"tulis keterengan Damkar Berau.</span;></p>
<p><span;> </span;><br><span;>​Untuk menaklukkan kobaran api, petugas mengerahkan dua unit armada, yakni 1 unit mobil peralatan dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Berau serta 1 unit mobil operasional KPH Berau Barat.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>Meskipun tim sempat menemui kendala berupa keterbatasan jumlah personel dan tidak adanya sumber air langsung di sekitar lokasi kejadian, penanganan intensif berhasil meredam perambatan api. Penanganan dinyatakan selesai pada pukul 12.50 WITA dengan kondisi akhir situasi aman dan terkendali.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>Pihak Disdamkarmat memastikan tidak ada korban jiwa, luka-luka, maupun kerugian material bangunan dalam peristiwa ini. Pihak berwenang kembali mengimbau masyarakat untuk tidak membuang puntung rokok sembarangan atau melakukan pembakaran sampah secara sembarangan, terutama di dekat area lahan kering dan vegetasi yang mudah terbakar. </span;><b><span;>(Rein)</span;></b><br><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260726_110914_335.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Perkuat Tata Kelola dan Layanan Publik, Perumda Batiwakkal Gelar Evaluasi Manajemen Risiko</title>
<link>https://kartanews.com/perkuat-tata-kelola-dan-layanan-publik-perumda-batiwakkal-gelar-evaluasi-manajemen-risiko</link>
<guid>https://kartanews.com/perkuat-tata-kelola-dan-layanan-publik-perumda-batiwakkal-gelar-evaluasi-manajemen-risiko</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Batiwakkal menggelar kegiatan Evaluasi dan Sosialisasi Manajemen Risiko di lingkungan Perumda Batiwakkal pada Jumat (24/7/2026). ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a6451eb08309.jpg" length="75405" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 25 Jul 2026 14:05:00 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b><span;>KARTANEWS.COM, BERAU</span;></b><span;> – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Batiwakkal menggelar kegiatan Evaluasi dan Sosialisasi Manajemen Risiko di lingkungan Perumda Batiwakkal pada Jumat (24/7/2026).</span;><br><span;>​</span;><br><span;>Dalam kegiatan tersebut, fokus utama yang ditekankan adalah tata kelola perusahaan yang optimal (</span;><i><span;>Good Corporate Governance</span;></i><span;>) sebagai kunci utama melahirkan pelayanan terbaik kepada masyarakat. </span;><br><br><span;>​"Perumda Batiwakkal berkomitmen penuh meningkatkan kualitas tata kelola dan budaya risiko dengan dukungan penuh dari Perwakilan BPKP Provinsi Kaltim," tulis keterangan resmi Perumda Batiwakkal.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>Pada evaluasi tersebut, ada tiga poin penting yang ditekankan kepada seluruh unsur internal perusahaan, di antaranya:</span;><br><span;></span;></p>
<p><span;>1. ​</span;><b><span;>Pelaksanaan Operasional:</span;></b><span;> Barisan terdepan yang mengidentifikasi dan mengelola risiko sehari-hari.</span;><br><span;>2. ​</span;><b><span;>Kepatuhan dan Pengawasan:</span;></b><span;> Memastikan seluruh proses berjalan sesuai aturan.</span;><br><span;>3. ​</span;><b><span;>Audit Internal:</span;></b><span;> Memberikan evaluasi independen demi perbaikan berkelanjutan.</span;><br><span;></span;></p>
<p><span;>​Selain itu, Perumda Batiwakkal juga akan menindaklanjuti hasil rekomendasi BPKP, salah satunya melalui </span;><i><span;>self-assessment</span;></i><span;> penerapan manajemen risiko di akhir tahun.</span;><br><span;></span;></p>
<p><span;>Perusahaan diharapkan sudah mampu menerapkan praktik terbaik (</span;><i><span;>best practice</span;></i><span;>) serta menyusun rencana tindak pengendalian untuk risiko tingkat tinggi.</span;><br><span;></span;></p>
<p><span;>"Manajemen risiko bukan sekadar aturan, melainkan budaya yang dibangun mulai dari kepemimpinan hingga seluruh insan perusahaan," tutup keterangan resmi tersebut. (</span;><b><span;>Adv/Rein</span;></b><span;>)</span;><br><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260725_135604_149.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pemkab Berau Dorong Pengembangan Kopi Liberika Jadi Komoditas Unggulan</title>
<link>https://kartanews.com/pemkab-berau-dorong-pengembangan-kopi-liberika-jadi-komoditas-unggulan</link>
<guid>https://kartanews.com/pemkab-berau-dorong-pengembangan-kopi-liberika-jadi-komoditas-unggulan</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Parisau Rest Area menjadi lokasi diskusi pengembangan kopi lokal bersama Pemerintah Kabupaten Berau pada Sabtu (25/7/2026). Kegiatan bertajuk “Nopi di Kebun” ini merupakan puncak dari program Sekolah Lapangan yang diselenggarakan bersama Sekolah Tani Indonesia. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a65781830651.jpg" length="142994" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 25 Jul 2026 11:01:49 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.COM</span></span></span></span><b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> , BERAU</span></span></span></span></b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> – Parisau Rest Area menjadi lokasi diskusi pengembangan kopi lokal bersama Pemerintah Kabupaten Berau pada Sabtu (25/7/2026). Kegiatan bertajuk </span></span></span></span><i><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Nopi di Kebun”</span></span></span></span></i><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> ini merupakan puncak dari program Sekolah Lapangan yang diselenggarakan bersama Sekolah Tani Indonesia. </span></span></span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Wakil Bupati Berau, Gamalis, menegaskan bahwa kegiatan pelatihan semacam ini sangat perlu dilanjutkan secara konsisten. Menurutnya, kopi Liberika memiliki potensi besar menjadi salah satu komoditas unggulan yang dapat mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD). </span></span></span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Mari kita bersama-sama mengawal perkembangan kopi Liberika ini hingga dikenal luas oleh masyarakat,” ujar Gamalis, Sabtu (25/7/2026). </span></span></span></span><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Gamalis</span></span></span></span><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> tekanan pentingnya komitmen pemerintah dalam memberikan pendampingan berkelanjutan. Langkah ini diperlukan agar terciptanya sistem tata kelola kopi yang baik dan mampu menjadi sumber ekonomi Andalan bagi masyarakat lokal. </span></span></span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​"Saat ini penanaman kopi di Berau memang belum terlalu massal, padahal penikmatnya sangat banyak dan kedai kopi terus menjamur. Pertemuan hari ini menjadi momentum penting untuk membangun gagasan besar bersama para petani dan praktisi," terangnya. </span></span></span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Untuk mewujudkan ide tersebut, Gamalis mendorong pembentukan ekosistem industri kopi yang terintegrasi dari hulu hingga hilir. Strategi utama yang disiapkan mencakup:</span></span></span></span><br><span;></span;></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Pendampingan intensif bagi petani mutlak dilakukan, mengingat lahan di Berau didominasi sektor tambang dan perkebunan besar. Selain itu, peningkatan kualitas pengolahan hasil panen guna menjaga standar mutu kopi lokal.  </span></span></span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Kemudian memperkuat kelembagaan tani serta mempromosikan merek lokal </span></span></span></span><i><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Liberika Berau</span></span></span></span></i><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> ke kancah yang lebih luas. ia juga mengatakan harus dipastikan produk kopi lokal mampu bersaing dan terserap optimal di pasar secara berkelanjutan.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Gamalis berharap kolaborasi lintas sektor ini dapat terus berjalan secara nyata demi mengangkat potensi kopi Liberika sebagai kebanggaan baru Kabupaten Berau dan Kalimantan Timur.  </span></span></span></span><b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">(Adv/Kekang)</span></span></span></span></b><br><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260726_105806_225.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Masalah Lahan Belum Selesai, Disdik Berau Belum Bisa Bangun SD 001 Filial Birang</title>
<link>https://kartanews.com/masalah-lahan-belum-selesai-disdik-berau-belum-bisa-bangun-sd-001-filial-birang</link>
<guid>https://kartanews.com/masalah-lahan-belum-selesai-disdik-berau-belum-bisa-bangun-sd-001-filial-birang</guid>
<description><![CDATA[ BERAU - Nasib para siswa-siswi SD 001 Filial Kampung Birang, Kecamatan Gung Tabur, Kabupaten Berau, kini menanti respon cepat pemerintah daerah. Setelah sempat viral di jagat maya, kerena melakukan aktivitas belajar mengajar beratapkan hanya terpal. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a641f6d8fb3b.jpg" length="123668" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 25 Jul 2026 10:30:39 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span><b>KARTANEWS.COM, BERAU</b></span><span><span;> - Nasib para siswa-siswi SD 001 Filial Kampung Birang, Kecamatan Gung Tabur, Kabupaten Berau, kini menanti respon cepat pemerintah daerah. Setelah sempat viral di jagat maya, kerena melakukan aktivitas belajar mengajar beratapkan hanya terpal. </span;></span> <br><br><span><span;>Merespon hal itu, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Berau, Mardiatul Idalisah, mengakui bahwa pembangunan sekolah di lokasi tersebut pada dasarnya sudah direncanakan, akan tetapi saat ini belum dapat dilakukan karena masih ada persoalan status lahan yang belum selesai.</span;></span> <br><br><span><span;>Ia mengatakan SD 001 Filial tersebut, merupakan sekolah yang dibentuk untuk melayani anak-anak yang mengalami kendala akses pendidikan. Namun, direncanakan bakal dipindahkan ke sekolah induknya di Kampung Birang.</span;></span> <br><br><span><span;>"Rencana akan dipindah," ujarnya kepada awak media, Jumat (24/7/2026).</span;></span> <br><br><span><span;>Saat ini masih ada 50 siswa-siswi yang belajar di temapt itu. Pihaknya pun telah melakukan pembicaraan dengan masyarakat dan ketua RT setempat, agar dapat menemukan solusi mengenai kondisi sekolah tersebut yang jauh dari kata layak.</span;></span> <br><br><span>Hasil kordinasi tersebut menyepakati seluruh siswa akan dipindahkan ke sekolah induk di Kampung Birang. Disdik juga akan berkoordinasi kepada pihak terkait untuk menyiapkan transportasi bagi para siswa agar tetap dapat mengikuti kegiatan belajar mengajar, bahkan</span><span;> juga menyiapkan skema pembelajaran dari rumah apabila diperlukan. </span;><br><br><span><span;>"Ada 50 Murid yang belajar di sini. Kami upayakan ada bus antar jemput tegasnya</span;></span><span><span;>," ucapnya</span;></span><span;> </span;><br><br><span><span;> Di sisi lain, masyarakat melalui ketua RT mengusulkan pembangunan sekolah dilakukan secara swadaya. Ia</span;></span><span><span;> pun menegaskan akan tetap mendukung upaya masyarakat, walapun secara kelembaan belum bisa membangun.</span;></span><span;> </span;><br><br><span><span;>"Secara kedinasan kami tidak bisa membangun karena status lahannya.</span;></span><span><span;>Secara pribadi kami mendukung saja bahkan siap membantu secara pribadi untuk meringankan beban masyarakat. </span;></span><span><span;>Kami komitmen untuk pendidikan, jika status lahan selesai, kami akan segera bangun," pungkasnya.(Rein)</span;></span><br><span;><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260725_102521_894.sdocx--></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Siapkan SDM Lokal Bersaing Global, Otorita IKN Gelar English Preparation Class Bagi Pelajar Sepaku</title>
<link>https://kartanews.com/siapkan-sdm-lokal-bersaing-global-otorita-ikn-gelar-english-preparation-class-bagi-pelajar-sepaku</link>
<guid>https://kartanews.com/siapkan-sdm-lokal-bersaing-global-otorita-ikn-gelar-english-preparation-class-bagi-pelajar-sepaku</guid>
<description><![CDATA[ NUSANTARA – Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) tidak hanya berfokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga diimbangi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) lokal. Komitmen ini diwujudkan Otorita IKN melalui program IKN Mengajar English Preparation Class guna mempersiapkan generasi muda menyongsong ekosistem pendidikan bilingual di Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) IKN. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a64dfc47031a.jpg" length="108553" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 25 Jul 2026 00:12:19 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.COM, NUSANTARA</span></span></b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">– Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) tidak hanya fokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga diimbangi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) lokal. Komitmen ini diwujudkan Otorita IKN melalui program</span></span><i><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Kelas Persiapan Bahasa Inggris IKN Mengajar</span></span></i><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">guna mempersiapkan generasi muda menyongsong ekosistem pendidikan bilingual di Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) IKN.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Program yang berlangsung pada 24 April hingga 12 Juni 2026 ini diikuti oleh 66 siswa, terdiri dari 43 pelajar SMP dan 23 pelajar SMA di wilayah sekitar IKN. Selama hampir dua bulan, para peserta mengasah kemampuan berbahasa serta membangun rasa percaya diri melalui metode pembelajaran interaktif (</span></span><i><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">metode pembelajaran yang efektif</span></span></i><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">).</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Hasil evaluasi mencatat terhentinya kinerja yang signifikan. Nilai rata-rata peserta naik 15,79 persen, dari</span></span><b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">78,74</span></span></b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">pada tes awal menjadi</span></span><b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">91,17</span></span></b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">pada tes akhir. Selain pencapaian akademik, siswa juga mengalami perubahan positif pada aspek nonakademik, seperti keberanian berkomunikasi aktif dan kemauan beradaptasi di lingkungan belajar modern.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Program manfaat ini dirasakan langsung oleh orang tua. Siti Ramadhani, salah satu orang tua peserta, mengungkapkan pesatnya perkembangan anaknya setelah mengikuti pelatihan tersebut.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​"Program ini sangat membantu. Awalnya anak saya kurang percaya diri untuk berbicara Bahasa Inggris. Karena terus diberikan ruang untuk berlatih, sekarang dia jauh lebih lancar dan percaya diri," tuturnya di Kawasan Inti Pemerintahan (KIPP) IKN, Kamis (23/7/2026).</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Keberhasilan agenda ini lahir dari kolaborasi lintas pihak, melibatkan 25</span></span><i><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Rekan Tutor</span></span></i><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">hasil seleksi nasional, 3 orang tutor dari Direktorat Pelayanan Dasar Otorita IKN, serta pendampingan akademik dari 4 mahasiswa Magister Universitas Negeri Surabaya (UNESA).</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Sebagai langkah berjalan kaki, Otorita IKN meluncurkan inisiatif</span></span><i><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Klub Hi 5 "Bahasa Inggris di Mana-mana"</span></span></i><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">di sekolah-sekolah kawasan Sepaku untuk membiasakan penggunaan Bahasa Inggris sehari-hari.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Deputi Bidang Sosial, Budaya, dan Pemberdayaan Masyarakat Otorita IKN, Alimuddin, menegaskan bahwa penyiapan SDM lokal merupakan prioritas utama agar masyarakat siap bersaing di tingkat global.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Melalui IKN Mengajar, kami memastikan generasi muda sekitar IKN mendapat kesempatan pendidikan berkualitas yang sama, ujar Alimuddin.</span></span><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​</span></span><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Ia juga menambahkan bahwa SNT IKN akan mulai beroperasi pada Juli ini dan tengah membuka pendaftaran peserta didik baru jenjang SMP dan SMA. Seleksi dilanjutkan dengan tes skolastik pada awal Agustus mendatang bagi calon siswa kelas VII dan X.(Rein)</span></span><br><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260726_000156_079.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Resmi Dirilis, Ini Komposisi Skuad Timnas Indonesia Menatap Piala AFF 2026</title>
<link>https://kartanews.com/resmi-dirilis-ini-komposisi-skuad-timnas-indonesia-menatap-piala-aff-2026</link>
<guid>https://kartanews.com/resmi-dirilis-ini-komposisi-skuad-timnas-indonesia-menatap-piala-aff-2026</guid>
<description><![CDATA[ KARTANEWS.COM – Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, resmi mengumumkan susunan 26 pemain yang akan memperjuangkan trofi Piala AFF 2026. Daftar skuad Garuda tersebut dirilis melalui akun Instagram resmi Timnas Indonesia pada Jumat (24/7/2026). ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a632f1a4526a.jpg" length="75346" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 24 Jul 2026 17:24:24 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"></span></span></span><b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.COM</span></span></span></span></b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> </span></span></span></span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">– Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, resmi mengumumkan susunan 26 pemain yang akan memperebutkan trofi Piala AFF 2026. Daftar skuad Garuda tersebut dirilis melalui akun Instagram resmi Timnas Indonesia pada Jumat (24/7/2026). </span></span></span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Dalam komposisi kali ini, Herdman memadukan pilar veteran, pemain langganan Timnas, hingga amunisi anyar. Salah satu sosok yang menyedot perhatian adalah memanggil nama baru di lini depan, Mitchell Baker. </span></span></span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Untuk posisi penjaga gawang, tiga nama dipercaya mengawal gawang Merah Putih, yakni Nadeo Argawinata, Cahya Supriadi, dan Muhammad Riyandi. </span></span></span></span><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Di</span></span></span></span><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> penjagaan pertahanan, bek senior Rizky Ridho kembali menjadi tembok utama. Ia akan dibantu oleh Justin Hubner, Dony Tri Pamungkas, Wahyu Prasetyo, serta dua pemain berpengalaman, Jordi Amat dan Sandy Walsh. </span></span></span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Lini tengah Garuda dipastikan semakin solid lewat kehadiran pengaturan serangan Thom Haye, yang didukung pergerakan Ivar Jenner dan Kadek Agung. </span></span></span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Sementara di sektor sayap, Herdman mengandalkan kreativitas Eliano Reijnders, Egy Maulana Vikri, Beckham Putra, Rayhan Hanan, dan Tim Geypens untuk mengungkap pertahanan lawan. </span></span></span></span><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Untuk</span></span></span></span><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> urusan mencetak gol, daya gedor Timnas Indonesia percayakan kepada Jens Raven, Ragnar Oratmangoen, Saddil Ramdhani, dan sang debutan Mitchell Baker. </span></span></span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Langkah awal Indonesia di Piala AFF 2026 akan dimulai pada Senin (27/7/2026) saat menjamu Kamboja.</span></span></span></span><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Setelah itu, skuad Garuda dijadwalkan menantang Timor Leste di Thailand pada Jumat (31/7/2026), meladeni Vietnam pada Senin (3/8/2026), dan menutup babak penyisihan grup dengan tandang ke markas Singapura pada Jumat (7/8/2026). (Rdk)</span></span></span></span><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260724_172030_968.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Modal Nikah Hasil Mencuri, Pria di Kutim Diciduk Polisi di Kamar Penginapan Bersama Kekasih</title>
<link>https://kartanews.com/modal-nikah-hasil-mencuri-pria-di-kutim-diciduk-polisi-di-kamar-penginapan-bersama-kekasih</link>
<guid>https://kartanews.com/modal-nikah-hasil-mencuri-pria-di-kutim-diciduk-polisi-di-kamar-penginapan-bersama-kekasih</guid>
<description><![CDATA[ KUTAI TIMUR – Batal nikah di Sulawesi, seorang pemuda berinisial DM (29) justru harus berurusan dengan hukum. Pria asal Palaran, Samarinda ini diciduk Tim Enggang Sangsaka Polsek Sangkulirang usai nekat menggasak sepeda motor senilai Rp40 juta di Desa Susuk Luar, Kecamatan Sandaran, Kutai Timur. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a63265b00b1a.jpg" length="126255" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 24 Jul 2026 16:47:31 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b><span;>KARTANEWS.COM, KUTAI TIMUR</span;></b><span;> – Batal nikah di Sulawesi, seorang pemuda berinisial DM (29) justru harus berurusan dengan hukum. Pria asal Palaran, Samarinda ini diciduk Tim Enggang Sangsaka Polsek Sangkulirang usai nekat menggasak sepeda motor senilai Rp40 juta di Desa Susuk Luar, Kecamatan Sandaran, Kutai Timur. </span;><br><br><span;>​Aksi pencurian tersebut terungkap setelah korban berinisial S (47) menyadari sepeda motornya hilang pada Rabu (22/7/2026) malam. Warga setempat yang mengetahui kejadian itu langsung melaporkannya ke Polsek Sangkulirang.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>Menerima aduan warga, petugas langsung bergerak cepat memblokade jalan dan menyisir sejumlah titik rawan. </span;><br><br><span;>​"Tim Enggang Sangsaka yang menerima laporan segera bergerak melakukan penyekatan jalan dan penyelidikan. Dari hasil penelusuran, kami menemukan sepeda motor yang diduga barang bukti terparkir di sebuah penginapan di Kecamatan Sangkulirang," ungkap Kapolsek Sangkulirang Iptu Erik Bastian, Kamis (23/7/2026). </span;><br><br><span;>​Petugas yang mencurigai keberadaan pelaku langsung melakukan pemeriksaan dari kamar ke kamar. Alhasil, DM berhasil diamankan tanpa perlawanan bersama barang bukti kendaraan hasil curiannya. </span;><br><br><span;>​Ironisnya, saat digerebek, DM sedang bersama kekasihnya di dalam kamar penginapan. Kepada polisi, pelaku mengaku nekat mencuri motor tersebut sebagai modal untuk melarikan diri ke Sulawesi dan melangsungkan pernikahan.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>Atas perbuatannya, DM kini harus mendekam di balik jeruji besi. Pelaku dijerat Pasal 476 dan/atau Pasal 477 Ayat (1) UU RI Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP terkait pencurian dengan pemberatan. </span;><br><br><span;>​"Pelaku beserta barang bukti sudah kami amankan, dan kasusnya telah dilimpahkan ke Satreskrim Polres Kutim untuk proses hukum lebih lanjut," tutup Iptu Erik.(Rein)</span;><br><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260724_164215_242.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Dapat Beasiswa Penuh ke Universitas Brawijaya, 7 Putra&#45;Putri Delineasi IKN Resmi Dilepas</title>
<link>https://kartanews.com/dapat-beasiswa-penuh-ke-universitas-brawijaya-7-putra-putri-delineasi-ikn-resmi-dilepas</link>
<guid>https://kartanews.com/dapat-beasiswa-penuh-ke-universitas-brawijaya-7-putra-putri-delineasi-ikn-resmi-dilepas</guid>
<description><![CDATA[ NUSANTARA – Sebanyak tujuh putra-putri daerah dari kawasan delineasi Ibu Kota Nusantara (IKN) resmi dilepas untuk melanjutkan pendidikan tinggi di Universitas Brawijaya (UB) Malang untuk Tahun Akademik 2026/2027. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a6320269d1e8.jpg" length="130802" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 24 Jul 2026 16:21:58 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"></span></b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.COM</span></b></span><b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"></span></b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">,</span></span><b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">NUSANTARA</span></span></b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">– Sebanyak tujuh putra-putri daerah dari kawasan delineasi Ibu Kota Nusantara (IKN) resmi dilepas untuk melanjutkan pendidikan tinggi di Universitas Brawijaya (UB) Malang untuk Tahun Akademik 2026/2027. Acara pelepasan berlangsung di Kantor Otorita IKN, Kamis (23/7/2026).</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Program beasiswa penuh ini merupakan bentuk kerja sama antara Otorita IKN dan Universitas Brawijaya guna mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) lokal yang unggul dan siap berkontribusi dalam pembangunan ibu kota baru.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Para penerima Beasiswa akan menempuh pendidikan di Fakultas Pertanian serta Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) dengan cakupan pembiayaan penuh Iuran Pengembangan Institusi (IPI) dan Uang Kuliah Tunggal (UKT) selama delapan semester.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, memberikan motivasi khusus kepada para mahasiswa terpilih agar memanfaatkan peluang emas ini dengan daya juang yang tinggi.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Anak-anakku, seperti kata Pak Sahram Guru SMAN 3 PPU tadi,</span></span><i><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Anda harus membuktikan bahwa Anda adalah orang yang tepat untuk dipilih.</span></span></i><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">. Tunjukkan bahwa saudara berhak dan layak mendapatkan beasiswa ini.</span></span><i><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Semangat juang</span></span></i><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">-nya harus kuat!" tegas Basuki dalam Segalanya.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Keberhasilan ketujuh pelajar tersebut diraih setelah menyisihkan puluhan pesaing. Dari total 44 pendaftar—terdiri dari 12 pelamar Fakultas Pertanian dan 32 pelamar FISIP—para peserta wajib melewati serangkaian tahapan seleksi ketat, mulai dari seleksi administrasi, penulisan esai, wawancara, presentasi, hingga</span></span><i><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Diskusi Kelompok Fokus</span></span></i><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">(FGD).</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Rasa bangga dan syukur disampaikan oleh salah satu penerima beasiswa asal SMAN 3 Penajam Paser Utara (PPU), Ifka Nurul Adha. Ia berharap dapat menyerap ilmu sebanyak-banyaknya untuk diterapkan di tanah kelahirannya kelak.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​"Perasaan saya sangat bangga. Saya harap ilmu yang saya dapatkan dari Universitas Brawijaya bisa saya implementasikan di IKN," tutur Ifka.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Dukungan dan harapan senada juga diutarakan oleh orang tua peserta. Musyaheri, seorang petani kelengkeng asal Amborawang Laut, Samboja, mengaku bersyukur putranya, M. Rafiqul Huda, berhasil lolos pada jurusan Agroekoteknologi.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​"Terima kasih karena anak saya bisa lulus melalui seleksi beasiswa IKN. Harapan kami ke depan, ilmu yang didapat bisa bermanfaat untuk pertanian di Amborawang Laut. Kami yakin ilmu yang anak-anak pelajari di sana akan bermanfaat bagi kita semua," ujar Musyaheri.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Melalui program kemitraan pendidikan ini, Otorita IKN berkomitmen untuk terus mendorong kesiapan warga lokal agar tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga menjadi aktor utama dalam pertumbuhan dan pembangunan IKN di masa depan.(Rein)</span></span><br><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260724_161804_406.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Optimalkan Potensi Daerah, Pemkab Berau Jadikan Ikan Murah Program Prioritas</title>
<link>https://kartanews.com/optimalkan-potensi-daerah-pemkab-berau-jadikan-ikan-murah-program-prioritas</link>
<guid>https://kartanews.com/optimalkan-potensi-daerah-pemkab-berau-jadikan-ikan-murah-program-prioritas</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau menegaskan komitmennya dalam memperluas akses pangan bergizi dan terjangkau bagi masyarakat melalui program Gerakan Ikan Murah. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a631bbaa9dc5.jpg" length="462786" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 24 Jul 2026 16:04:44 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span;>​</span;><b><span;>KARTANEWS.COM, BERAU</span;></b><span;> – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau menegaskan komitmennya dalam memperluas akses pangan bergizi dan terjangkau bagi masyarakat melalui program Gerakan Ikan Murah. </span;><br><br><span;>Kegiatan yang digelar dalam rangka memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) 2026 ini diyakini efektif membantu masyarakat memenuhi kebutuhan gizi sekaligus mendukung upaya penanganan </span;><i><span;>stunting</span;></i><span;>.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>Pelaksanaan program tersebut mendapat perhatian langsung dari Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas'ud, yang hadir meninjau antusiasme warga. Dalam kunjungan tersebut, Gubernur didampingi oleh Bupati Berau Sri Juniarsih Mas dan Wakil Bupati Berau Gamalis.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>Di sela-sela peninjauan, Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud menyampaikan apresiasinya atas inisiatif Pemkab Berau. Ia menilai Gerakan Ikan Murah tidak hanya membantu efisiensi pengeluaran rumah tangga, tetapi juga berperan strategis dalam mendukung kesehatan masyarakat melalui peningkatan konsumsi protein hewani. </span;><br><br><span;>"Program ini harus terus diperluas agar semakin banyak masyarakat yang memperoleh akses terhadap ikan segar berkualitas dengan harga terjangkau," ujar Rudy. </span;><br><br><span;>​Sementara itu, Bupati Berau Sri Juniarsih Mas menegaskan bahwa Gerakan Ikan Murah akan tetap dipertahankan sebagai salah satu program prioritas daerah. </span;></p>
<p><span;>Menurutnya, pemenuhan gizi berbasis produk perikanan menjadi langkah konkret Pemkab Berau dalam memperkuat ketahanan pangan keluarga sekaligus menekan angka </span;><i><span;>stunting</span;></i><span;> di Kabupaten Berau. </span;><br><br><span;>​"Dengan meningkatnya konsumsi ikan di tingkat rumah tangga, kualitas gizi masyarakat diharapkan terus membaik. Hal ini sejalan dengan komitmen Pemkab Berau untuk mewujudkan generasi masa depan yang sehat, cerdas, dan produktif," pungkas Sri Juniarsih.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>Melalui keberlanjutan program ini, Pemkab Berau optimistis dapat mendorong masyarakat untuk menjadikan ikan sebagai menu utama harian keluarga sekaligus memperkuat ketahanan pangan berbasis potensi daerah. </span;><b><span;>(Adv/Rein)</span;></b><br><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260724_160009_363.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Mantan Jaksa KPK Chatarina Muliana Pimpin Kejati Kalimantan Timur</title>
<link>https://kartanews.com/mantan-jaksa-kpk-chatarina-muliana-pimpin-kejati-kalimantan-timur</link>
<guid>https://kartanews.com/mantan-jaksa-kpk-chatarina-muliana-pimpin-kejati-kalimantan-timur</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a62ed7ae3f3a.jpg" length="60581" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 24 Jul 2026 12:45:22 +0800</pubDate>
<dc:creator>Irla Hadratan Iman</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, SAMARINDA -</strong> Kejaksaan Agung Republik Indonesia melakukan rotasi dan promosi sejumlah pejabat eselon II sebagai bagian dari penyegaran organisasi di lingkungan Korps Adhyaksa. Salah satu pejabat yang mendapat amanah baru adalah Dr. Chatarina Muliana, S.H., S.E., M.H., yang ditunjuk sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Kalimantan Timur menggantikan Assoc. Prof. Dr. Supardi, S.H., M.H.</p>
<p>Pengangkatan Chatarina tertuang dalam Surat Keputusan Jaksa Agung Nomor 831 Tahun 2026 tentang pemberhentian dan pengangkatan dalam jabatan struktural Pegawai Negeri Sipil Kejaksaan Republik Indonesia yang ditetapkan pada 22 Juli 2026. Sementara itu, Supardi mendapat promosi jabatan sebagai Sekretaris Badan Pemulihan Aset (BPA) Kejaksaan Agung RI.</p>
<p>Sebelum dipercaya memimpin Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur, Chatarina menjabat sebagai Kepala Pusat Manajemen Penelusuran dan Perampasan Aset (MPPA) Kejaksaan Agung, posisi yang diembannya sejak April 2026. Penunjukan tersebut melanjutkan perjalanan kariernya yang panjang di bidang penegakan hukum dan tata kelola pemerintahan.</p>
<p>Perempuan kelahiran Jakarta, 19 November 1972, itu memiliki rekam jejak yang kuat, termasuk saat diperbantukan sebagai Jaksa Penuntut Umum di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada periode 2005–2011. Pengalaman tersebut memperkaya kapasitasnya dalam menangani perkara tindak pidana korupsi serta memperkuat kompetensinya di bidang penegakan hukum.</p>
<p>Selepas bertugas di KPK, Chatarina mengemban sejumlah jabatan strategis, mulai dari Kepala Bagian Perancangan Peraturan Biro Hukum KPK, Kepala Biro Hukum KPK, Staf Ahli Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Regulasi, hingga Inspektur Jenderal Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Ia juga pernah dipercaya sebagai Pelaksana Tugas Rektor Universitas Sebelas Maret (UNS) dan Pelaksana Tugas Rektor Universitas Negeri Manado (Unima).</p>
<p>Pada Oktober 2025, Chatarina dilantik sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Bali sebelum dipromosikan menjadi Kepala Pusat MPPA Kejaksaan Agung pada April 2026. Kini, ia kembali mendapat kepercayaan untuk memimpin Kejati Kalimantan Timur, provinsi yang memiliki posisi strategis karena menjadi lokasi pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).</p>
<p>Dengan pengalaman di Kejaksaan Agung, KPK, kementerian, hingga dunia pendidikan tinggi, Chatarina diharapkan mampu memperkuat penegakan hukum, meningkatkan pengawasan terhadap proyek-proyek strategis nasional, serta menjaga integritas institusi kejaksaan di Kalimantan Timur.</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Wabup Gamalis Lepas Kontingen Taekwondo Berau Menuju Kejuaraan Bupati Malinau Cup VI</title>
<link>https://kartanews.com/wabup-gamalis-lepas-kontingen-taekwondo-berau-menuju-kejuaraan-bupati-malinau-cup-vi</link>
<guid>https://kartanews.com/wabup-gamalis-lepas-kontingen-taekwondo-berau-menuju-kejuaraan-bupati-malinau-cup-vi</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Pemerintah Kabupaten Berau resmi melepas rombongan atlet Hosber Taekwondo Club untuk mewakili Bumi Batiwakkal dalam ajang Kejuaraan Taekwondo Bupati Malinau Cup VI di Kabupaten Malinau. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a62e0e1d5252.jpg" length="93528" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 24 Jul 2026 11:51:52 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.COM, BERAU</span></span></b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">– Pemerintah Kabupaten Berau resmi melepas rombongan atlet Hosber Taekwondo Club untuk mewakili </span></span><i><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Bumi Batiwakkal </span></span></i><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">dalam ajang Kejuaraan Taekwondo Bupati Malinau Cup VI di Kabupaten Malinau.</span></span><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​</span></span><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Sebanyak 59 atlet dan tujuh pelatih pendamping diberangkatkan untuk berjuang mengharumkan nama Kabupaten Berau. Kejuaraan tersebut diselenggarakan berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 24 hingga 26 Juli 2026.</span></span><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​</span></span><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati Berau, Gamalis, menyampaikan bahwa kejuaraan ini merupakan ajang pembuktian bagi para atlet yang telah bekerja keras dan berlatih secara konsisten.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Menurutnya, inilah saat yang tepat untuk membuktikan bahwa atlet Taekwondo Berau mampu bersaing secara sportif. Ia juga berpesan agar para perwakilan Berau selalu menjunjung tinggi nilai sportivitas serta menunjukkan karakter yang baik selama bertanding.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Kalian sudah melalui latihan yang tidak mudah. ​​Memberikan kemampuan terbaik, tetapi yang jauh lebih penting adalah tetap menjaga sikap dan karakter,” ujar Gamalis, Jumat (24/7/2026).</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Gamalis berharap seluruh atlet yang berangkat dapat tampil percaya diri saat bertanding. Ia menilai setiap kejuaraan merupakan momentum untuk mengukur sejauh mana perkembangan kemampuan atlet, sehingga mereka dapat terus berkembang hingga meraih prestasi dan mengharumkan nama daerah maupun bangsa di masa depan.</span></span><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​</span></span><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">"Jangan pernah takut menghadapi lawan di depan. Jadikan setiap pertandingan sebagai kesempatan untuk belajar dan berkembang—kemenangan hanyalah bonus," tutupnya.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Ajang Kejuaraan Bupati Malinau Cup ini sekaligus menjadi bagian dari program pelatihan atlet usia dini dan regenerasi atlet Taekwondo di Berau. Pasalnya, sebagian besar atlet yang dikirimkan masih berusia antara 4 hingga 16 tahun.</span></span><b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">(Adv/Rein)</span></span></b><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260724_114634_852.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Terapi Senja di Tepian Teratai: Tempat Warga Berau Melepas Penat dan Merajut Inspirasi</title>
<link>https://kartanews.com/terapi-senja-di-tepian-teratai-tempat-warga-berau-melepas-penat-dan-merajut-inspirasi</link>
<guid>https://kartanews.com/terapi-senja-di-tepian-teratai-tempat-warga-berau-melepas-penat-dan-merajut-inspirasi</guid>
<description><![CDATA[ BERAU — Sinar matahari perlahan menyurut di ufuk barat saat jarum jam menunjuk angka 17.00 WITA. Cahaya keemasan senja merayap lembut, menyapu sepanjang Tepian Teratai di Jalan Pulau Derawan, Kecamatan Tanjung Redeb, Kabupaten Berau. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a61e76fdbfd7.jpg" length="59395" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 23 Jul 2026 18:09:25 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b><span;>KARTANEWS.COM, BERAU</span;></b><span;> — Sinar matahari perlahan menyurut di ufuk barat saat jarum jam menunjuk angka 17.00 WITA. Cahaya keemasan senja merayap lembut, menyapu sepanjang Tepian Teratai di Jalan Pulau Derawan, Kecamatan Tanjung Redeb, Kabupaten Berau. </span;><br><br><span;>Tempat ini bukan sekadar bantaran sungai biasa; bagi warga setempat, lokasi ini adalah oasis penyejuk jiwa di kala malam mulai menjemput kawasan pesisir tersebut. </span;><br><br><span;>​Setiap harinya, dari petang hingga pertengahan malam, Tepian Teratai selalu hidup dengan riuk-pikuk yang hangat. Ada warga yang datang sekadar duduk berjejer di sepanjang pinggiran benteng sungai, menikmati angin sore yang berembus pelan. </span;><br><br><span;>Suasana kian semarak dengan hadirnya puluhan deretan pedagang UMKM lokal yang menjajakan aneka jajanan khas, mulai dari camilan hangat hingga minuman segar yang memanjakan lidah para pengunjung. </span;><br><br><span;>​Bagi Rahmat, seorang karyawan perusahaan swasta di Berau, Tepian Teratai adalah tempat pelarian utama dari padatnya ritme kerja harian. Sebagai seorang perantau yang kerap dilanda rasa rindu akan kampung halaman, duduk diam menatap aliran Sungai Segah menjadi penawar paling ampuh setelah seharian berkutat dengan tumpukan tugas di kantor. </span;><br><br><span;>"Pulang kerja kalau lagi banyak pikiran atau sumpek, ya pasti ke tepian dulu untuk menghilangkan penat," ujar Rahmat sembari menatap jauh ke arah dermaga, (23/07/2026).</span;></p>
<p><span;>​Ia mengakui bahwa kawasan ini menyimpan sihir tersendiri untuk memulihkan energi yang terkuras. Arus sungai yang beradu lembut dengan lambung kapal-kapal yang hilir mudik membawa berbagai macam muatan menciptakan harmoni alami. </span;><br><br><span;>Suara desiran air dan deburan gelombang kecil seolah-olah menjadi alunan nada yang menari-nari di telinga—sebuah bentuk terapi suara alami yang sangat ampuh menyembuhkan kepenatan jiwa. </span;><br><br><span;>"Bagi saya, Tepian ini sudah seperti rumah kedua. Saat lagi susah atau banyak masalah kita ke sini. Bahkan kalau lagi senang habis gajian, merayakannya pun tetap ke sini," tambah Rahmat dengan terkekeh pelan. </span;><br><br><span;>​Kisah serupa juga datang dari Tina, pengunjung setia lainnya. Bagi Tina, Jumat sore adalah momen sakral untuk memanjakan diri sendiri. Begitu jam kantor usai di pukul 17.00 WITA, ia hampir selalu menyempatkan diri singgah di Tepian Teratai. Berbekal segelas kopi hangat di genggaman, ia memilih duduk menyendiri sembari memandang hamparan luas Sungai Segah.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>Bagi Tina, duduk melamun di sepanjang bantaran sungai memberikan ruang yang cukup bagi pikirannya untuk bernapas lega. Dari keheningan sore dan riak air sungai yang memantulkan sinar matahari terbenam, ia sering kali menemukan ide-ide baru, inspirasi segar, bahkan cara pandang baru tentang arti kehidupan di kala gundah. </span;><br><br><span;>"Kalau lagi galau pasti ke sini, bukan cuma saat pulang kerja saja," tuturnya riang dengan raut wajah yang memancarkan ketenangan. </span;><br><br><span;>​Tepian Teratai pada akhirnya bukan sekadar destinasi wisata kuliner murah meriah atau tempat nongkrong biasa. Di antara remang cahaya lampu jalan, hembusan angin malam, dan lalu lalang kapal di Sungai Segah, tempat ini menyimpan ribuan riak cerita warga Berau, tentang mereka yang mencari ketenangan, merajut kembali harapan, serta merayakan arti kehidupan di sudut kota. (Rein)</span;><br><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260723_180317_734.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Biar Tak Ada &amp;apos;Anak Emas&amp;apos;, Pemprov Kaltim Bakal Ubah Skema Bankeu Mulai 2027!</title>
<link>https://kartanews.com/biar-tak-ada-anak-emas-pemprov-kaltim-bakal-ubah-skema-bankeu-mulai-2027</link>
<guid>https://kartanews.com/biar-tak-ada-anak-emas-pemprov-kaltim-bakal-ubah-skema-bankeu-mulai-2027</guid>
<description><![CDATA[ KALTIM – Gubernur Rudy Mas&#039;ud menyampikan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) bersiap merombak skema penyaluran Bantuan Keuangan (Bankeu) untuk kabupaten/kota mulai tahun 2027 mendatang. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a61c55e0dc2e.jpg" length="72787" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 23 Jul 2026 15:33:47 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.COM, KALTIM</span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> – Gubernur Rudy Mas'ud menyampikan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) bersiap merombak skema penyaluran Bantuan Keuangan (Bankeu) untuk kabupaten/kota mulai tahun 2027 mendatang.</span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></p>
<p><span;> </span;><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Ia mebeberkan skema ini merupakan langkah mengikis ketimpangan pembangunan antar wilayah, serta memastikan alokasi anggaran yang lebih adil dan tepat sasaran di seluruh pelosok Bumi Etam.</span></span></span></span></span></span></span></span></span></span><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"></span></span></span></span></span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Dia </span></span></span></span></span></span></span></span></span></span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">menjelaskan bahwa rumitnya prosedur administrasi pada sistem penyaluran Bankeu saat ini sering kali menjadi penghambat utama. Akibatnya, distribusi anggaran antar daerah menjadi tidak seimbang. </span></span></span></span></span></span></span></span></span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Beberapa kabupaten/kota mendapat porsi yang melimpah, sementara wilayah lainnya justru menerima alokasi yang minim,”ujarnya, kamis (23/07/2026). </span></span></span></span></span></span></span></span></span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Dia mengakui mekanisme Benkeu saat ini, sedikit memakan waktu dalam proses pendistribusiannya. Oleh karena itu pada tahun 2027 akan membuat skema yang lebih sederhana tanpa harus melalui proses yang panjang. </span></span></span></span></span></span></span></span></span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​”Supaya bisa merata, di tahun 2027 nanti kita akan memberikan bantuan langsung yang dibutuhkan oleh kabupaten/kota,” ujar Rudy. </span></span></span></span></span></span></span></span></span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Rudy berharap, melalui rumusan bantuan langsung tersebut, Pemprov Kaltim ingin memprioritaskan Standar Pelayanan Minimum (SPM) di sektor krusial, seperti kesehatan, pendidikan, serta infrastruktur dasar dan sanitasi.</span></span></span></span></span></span></span></span></span></span><br><span;></span;></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Skema baru ini diharapkan membuat serapan anggaran jauh lebih fleksibel dalam menjawab kebutuhan riil masyarakat daerah.  </span></span></span></span></span></span></span></span></span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Di sisi lain, reformasi skema Bankeu ini bergulir di tengah kondisi fiskal daerah yang sedang mengalami penyesuaian. Rudy memberkan bahwa APBD Kaltim terkoreksi dari yang sebelumnya menembus Rp14,25 triliun menjadi Rp12,1 triliun. </span></span></span></span></span></span></span></span></span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Penurunan volume anggaran tersebut murni dipicu oleh kebijakan efisiensi Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat, bukan karena penurunan kinerja Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kaltim,” </span></span></span></span></span></span></span></span></span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Kendati kapasitas fiskal terkontraksi, Pemprov Kaltim optimistis skema penyempurnaan Bantuan Keuangan 2027 akan menjaga laju pembangunan daerah tetap terarah dan berkeadilan. (Rein)</span></span></span></span></span></span></span></span></span></span><br><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260723_152426_736.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Respon Isu Pembentukan Dewan Pengawas BGN, Sudaryono: &amp;quot;Kerja Benar, Kita Terbuka Diawasi Siapa Saja&amp;quot;</title>
<link>https://kartanews.com/respon-isu-pembentukan-dewan-pengawas-bgn-sudaryono-kerja-benar-kita-terbuka-diawasi-siapa-saja</link>
<guid>https://kartanews.com/respon-isu-pembentukan-dewan-pengawas-bgn-sudaryono-kerja-benar-kita-terbuka-diawasi-siapa-saja</guid>
<description><![CDATA[ JAKARTA – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru dilantik, Sudaryono, akhirnya angkat bicara mengenai wacana pembentukan Dewan Pengawas di tubuh lembaga yang dipimpinnya. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a61baac5ab4d.jpg" length="590769" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 23 Jul 2026 14:55:11 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b><span;>KARTANEWS.COM, JAKARTA</span;></b><span;> – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru dilantik, Sudaryono, akhirnya angkat bicara mengenai wacana pembentukan Dewan Pengawas di tubuh lembaga yang dipimpinnya. Isu ini mencuat ke publik menyusul pengunduran diri Kepala BGN sebelumnya, Nanik S. Deyang.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>Terkait kabar tersebut, Sudaryono mengaku belum menerima arahan atau informasi resmi. Meski begitu, ia menegaskan tidak keberatan dan justru menyambut positif jika struktur pengawasan tambahan tersebut nantinya benar-benar direalisasikan. </span;><br><br><span;>"Soal Dewan Pengawas, saya belum dapat informasi lebih lanjut. Namun intinya, kita fokus kerja benar. Jika ada Dewan Pengawas, tentu saja itu lebih baik," ujar Sudaryono dalam konferensi pers secara daring dari Kantor BGN, Jakarta, Rabu (22/7/2026).</span;><br><b><span;></span;></b></p>
<p><b><span;>Masyarakat Juga Bisa Jadi 'Pengawas'</span;></b></p>
<p><span;>Lebih lanjut, Sudaryono menyampaikan bahwa ada atau tidaknya Dewan Pengawas nantinya tidak akan mengurangi komitmen transparansi BGN. Ia bahkan mengajak insan pers dan masyarakat luas untuk ikut memantau serta mengawal kinerja jajarannya. </span;><br><br><span;>​Ia memastikan pintu pengaduan di BGN akan selalu terbuka lebar jika ditemukan indikasi penyelewengan di lapangan. </span;><br><br><span;>"Rekan-rekan media dan masyarakat juga boleh jadi pengawas. Kalau melihat ada hal yang tidak benar, silakan dilaporkan. Saya sangat terbuka untuk itu semua," tegasnya.</span;></p>
<p><b><span;>Sinyal dari Nanik S. Deyang</span;></b></p>
<p><span;>​Sebagai informasi, Sudaryono dipercaya memimpin BGN usai Nanik S. Deyang memutuskan mundur dari jabatannya karena alasan kesehatan.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>Meski telah mundur dari posisi kepala, Nanik memberi sinyal bahwa Presiden Prabowo Subianto kemungkinan bakal membentuk Dewan Pengawas BGN dan menunjuk dirinya sebagai ketua. </span;><br><br><span;>​Melalui unggahan di akun Facebook resminya pada Rabu (22/7/2026), Nanik menyebutkan bahwa peran pengawas dinilai lebih cocok dengan kondisi kesehatannya saat ini. </span;><br><br><span;>​</span;><i><span;>"</span;></i><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;>Kemungkinan Presiden akan membentuk dewan pengawas di mana saya diminta menjadi ketuanya. Kalau sekadar 'mencereweti' sepertinya masih mampu, yang penting tidak memegang keuangan langsung. Sumpah, trauma akut," tulis Nanik dalam unggahan tersebut.(Rdk)<!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260723_145129_738.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Naik Kelas! BMKG Kalimarau Berau Resmi Berstatus Stasiun Meteorologi Kelas II</title>
<link>https://kartanews.com/naik-kelas-bmkg-kalimarau-berau-resmi-berstatus-stasiun-meteorologi-kelas-ii</link>
<guid>https://kartanews.com/naik-kelas-bmkg-kalimarau-berau-resmi-berstatus-stasiun-meteorologi-kelas-ii</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Badan Meteorologi , Klimatologi , dan Geofisika (BMKG) Kabupaten Berau secara resmi naik status dari Stasiun Meteorologi Kelas III menjadi Stasiun Meteorologi Kelas II. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a61b1dc76980.jpg" length="105261" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 23 Jul 2026 14:19:02 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.</span></span></strong><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">COM</span></span></strong></span></span></span></span><b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">, BERAU</span></span></span></span></span></span></b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> – Badan </span></span></span></span></span></span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> Meteorologi</span></span></span></span><b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">,</span></span></span></span></b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Klimatologi</span></span></span></span><b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">,</span></span></span></span></b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">dan</span></span></span></span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Geofisika (BMKG)</span></span></span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> Kabupaten Berau secara resmi naik status dari Stasiun Meteorologi Kelas III menjadi Stasiun</span></span></span></span></span></span><b> </b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"></span></span></span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"></span></span></span></span></span><b><span;> </span;></b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Meteorologi</span></span></span></span></span></span><b><span;> </span;></b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Kelas</span></span></span></span></span></span><b><span;> </span;></b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">II. </span></span></span></span></span></span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Penetapan tersebut tertuang dalam Peraturan BMKG RI Nomor 5 Tahun 2026 tentang Organisasi dan Tata Kerja BMKG. Kepastian peningkatan status ini sebelumnya telah disampaikan dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BMKG yang berlangsung pada 11–13 Mei 2026 lalu.  </span></span></span></span></span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Kepala Stasiun Meteorologi Kelas II Kalimarau, Ade Heryadi </span></span></span></span></span></span><b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">,</span></span></span></span></span></span></b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> menegaskan bahwa kenaikan status ini bukan sekedar perubahan nomenklatur, melainkan wujud pengakuan atas pentingnya peran BMKG Kalimarau dalam memberikan informasi pelayanan cuaca dan iklim di wilayah Kalimantan Timur, khususnya Kabupaten Berau. </span></span></span></span></span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Status ini mencerminkan peningkatan kapasitas organisasi, ruang tugas, serta tanggung jawab kami untuk menghadirkan layanan meteorologi yang lebih profesional, modern, dan responsif terhadap kebutuhan baru masyarakat maupun </span></span></span></span></span></span><i><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">pemangku kepentingan</span></span></span></span></span></span></i><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> ,” ujar Ade Heryadi dalam keterangannya, kamis (23/07/2026). </span></span></span></span></span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Melalui status Kelas II ini, Stasiun Meteorologi Kalimarau memperkuat sebagai simpul utama, pengolahan, analisis, hingga penyebaran data cuaca dan Data ini menjadi pijakan penting menjaga keselamatan, mitigasi tentang hidrometeorologi, sumber daya alam, serta mendukung pembangunan Daerah. </span></span></span></span></span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Menjawab amanah baru tersebut, BMKG Berau berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan melalui lima fokus utama diantaranya, meningkatkan akurasi dan kecepatan informasi cuaca dan iklim, memperkuat sistem peringatan dini cuaca ekstrem.</span></span></span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Selain itu BMKG Berau juga berkomitmen untuk mengoptimalkan teknologi observasi dan sistem informasi meteorologi, memperluas kerja sama pemerintah dengan daerah, dunia usaha, akademisi, media, dan masyarakat, serta memaksimalkan layanan bagi sektor strategis seperti penerbangan, pertambangan, perkebunan, kehutanan, pelayaran, konstruksi, dan pariwisata.</span></span></span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Dia juga turut menyampaikan penghargaan kepada seluruh mitra kerja dan masyarakat yang selama ini memberikan dukungan, atas upaya pihakny dalam memberikan prediksi cuaca yang informatif, sehingga dapat membantu masyarakat dalam beraktifitas.  </span></span></span></span></span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​"Peningkatan status ini adalah hasil kerja keras dan sinergi bersama. Kami mohon doa dan dukungan agar Stasiun Meteorologi Kelas II Kalimarau terus memberikan pelayanan yang cepat, tepat, akurat, dan bermanfaat nyata bagi keselamatan serta pertumbuhan ekonomi Kabupaten Berau," tutupnya.(Rein)</span></span></span></span></span></span><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260723_140930_071.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Peringati Harganas, Gubernur Kaltim Tegaskan Peran Vital Ayah dalam Keluarga dan Penanganan Stunting ​</title>
<link>https://kartanews.com/peringati-harganas-gubernur-kaltim-tegaskan-peran-vital-ayah-dalam-keluarga-dan-penanganan-stunting</link>
<guid>https://kartanews.com/peringati-harganas-gubernur-kaltim-tegaskan-peran-vital-ayah-dalam-keluarga-dan-penanganan-stunting</guid>
<description><![CDATA[ BERAU — Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas&#039;ud, menekankan pentingnya ketahanan keluarga dan peran aktif seorang ayah dalam pembentukan karakter anak serta pencegahan stunting di Kalimantan Timur. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a61a90e4afc9.jpg" length="83407" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 23 Jul 2026 13:40:50 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.COM, BERAU</span></span></span></span></b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> — Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas'ud, pentingnya pentingnya ketahanan keluarga dan peran aktif seorang ayah dalam pembentukan karakter anak serta pencegahan stunting di Kalimantan Timur. Hal tersebut ia sampaikan dalam Perayaan Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) tingkat provinsi yang diselenggarakan di Kabupaten Berau. </span></span></span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Dia menilai tema Harganas tahun ini yang mengangkat pentingnya kehadiran sosok ayah dalam keluarga adalah hal krusial. Ia menegaskan bahwa tanggung jawab seorang ayah tidak hanya sebatas memberikan nafkah finansial, melainkan hadir secara utuh sebagai teladan dan pendamping tumbuh kembang anak.  </span></span></span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Anak-anak tidak hanya membutuhkan uang jajan, tetapi lebih dari itu, mereka membutuhkan kehadiran seorang ayah—nasihat, perhatian, serta waktu bersama,” ujar Rudy,(23/07/2026) </span></span></span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Rudy menyampaikan, tiga pilar utama pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) yang menjadi fokus Pemerintah Provinsi Kaltim saat ini, antara lain adalah pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur. </span></span></span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Dalam sektor kesehatan, ia mendorong sinergi lintas sektor untuk menekan angka stunting melalui penyediaan gizi anak dan peningkatan konsumsi ikan. Pemprov Kaltim bersama dinas terkait dan BKKBN berkomitmen menghadirkan program-program pangan terjangkau, seperti pasar murah dan distribusi protein ikan hingga ke pelosok daerah. </span></span></span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Selain itu, Rudy menekankan pentingnya optimalisasi fasilitas pelayanan publik, termasuk operasional rumah sakit di daerah dan penyelesaian infrastruktur jalan serta jembatan penghubung, seperti akses jalan Kelay-Kutai Timur yang dapat mendukung lancarnya distribusi pangan dan akses kesehatan masyarakat</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Dia </span></span></span></span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">juga mengingatkan tantangan pengasuhan anak di era digital. Ia mengajak para orang tua untuk membangun komunikasi yang hangat di dalam rumah dan tidak mengabaikan kebersamaan akibat kesibukan gawai (gadget). </span></span></span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Menurutnya, gadget adalah salah satu sumber masalah bagi orang tua dalam menyatukan masa kini di keluarga. Apabila tidak digunakan secara bijak, maka keharmonisan antara anak dan orang tua akan memudar</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“</span></span></span></span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Keluarga yang kuat lahir dari komunikasi yang baik.Rumah adalah sekolah pertama bagi anak-anak kita untuk belajar kejujuran, disiplin, dan tanggung jawab demi menyongsong generasi emas Indonesia 2045,” tutupnya.(Rein)</span></span></span></span><br><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260723_133305_734.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Puncak Harganas ke&#45;33 di Berau, Bupati Sri Juniarsih Tekankan Peran Emosional Ayah dalam Keluarga</title>
<link>https://kartanews.com/puncak-harganas-ke-33-di-berau-bupati-sri-juniarsih-tekankan-peran-emosional-ayah-dalam-keluarga</link>
<guid>https://kartanews.com/puncak-harganas-ke-33-di-berau-bupati-sri-juniarsih-tekankan-peran-emosional-ayah-dalam-keluarga</guid>
<description><![CDATA[ BERAU - Pemerintah Kabupaten Berau mengelar perayaan puncak Hari Keluarga Nasional (Harganas) Ke 33, pada Kamis (23/07/2026). ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a61a031c722f.jpg" length="97136" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 23 Jul 2026 13:03:01 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.COM, BERAU</span></span></span></span></b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> - Pemerintah Kabupaten Berau mengelar perayaan puncak Hari Keluarga Nasional (Harganas) Ke 33, pada Kamis (23/07/2026). Berkolaborasi dengan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN) Wilayah Kalimantan Timur (Kaltim) acara tersebut dilaksanakan di Ballroom Hotem SM Tower, Tanjung Redeb. </span></span></span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Pada kesempatan itu, Bupati Berau Sri Juniarsih Mas menegaskan, pentingnya peran aktif seorang ayah dalam mendukung tumbuh kembang anak dan menciptakan keharmonisan keluarga, sebagaimana program “Ayah Wajib Hadir” oleh pemeritah pusat, maka hal tersebut harus dijuantahkan dalam kehidupan sehari-hari. </span></span></span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Dia menyampaikan bahwa sosok ayah tidak hanya berperan sebagai pencari nafkah, tetapi juga sebagai pendidik, pelindung, sahabat, dan teladan utama bagi anak-anak. </span></span></span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Kehadiran ayah secara emosional dalam kehidupan keluarga akan memberikan rasa aman, membangun kepercayaan diri anak, memperkuat karakter, serta menjadi fondasi penting dalam menciptakan keluarga yang harmonis,” ujarnya</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Selain</span></span></span></span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">menonjolkan peran pengasuhan, Bupati menekankan komitmen Pemkab Berau, dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui berbagai program prioritas. Di antaranya adalah peningkatan akses pelayanan kesehatan ibu dan anak, penguatan Posyandu, edukasi remaja, pemberdayaan perempuan, hingga penanganan stunting. </span></span></span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Dia menegaskan, masalah stunting bukan sekadar masalah kesehatan, melainkan menentukan kualitas sumber daya manusia (SDM) di masa depan. Ia menilai penanganannya membutuhkan kolaborasi lintas sektor yang melibatkan pemerintah, tenaga kesehatan, dunia pendidikan, dunia usaha, hingga peran aktif keluarga. </span></span></span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Meskipun situasi daerah menghambat efisiensi anggaran, Pemkab Berau mendorong efisiensi dan kolaborasi antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk menghadirkan program yang berdampak langsung pada masyarakat. salah satu bentuk kolaborasi nyata tersebut adalah penyelenggaraan Pasar Murah/Bazar Ikan Murah yang berkolaborasi dengan kegiatan pelayanan keluarga. </span></span></span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​“Melalui penjualan ikan murah ini, ada tiga manfaat utama yang ingin kita capai menekan angka inflasi, mendukung upaya penurunan angka stunting, dan menggerakkan roda ekonomi masyarakat,” tutupnya.(Adv/Rein).</span></span></span></span><br><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260723_124453_037.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Sambut Gubernur Kaltim, Bupati Berau Tegaskan Kesiapan Tuan Rumah Puncak Harganas ke&#45;33</title>
<link>https://kartanews.com/sambut-gubernur-kaltim-bupati-berau-tegaskan-kesiapan-tuan-rumah-puncak-harganas-ke-33</link>
<guid>https://kartanews.com/sambut-gubernur-kaltim-bupati-berau-tegaskan-kesiapan-tuan-rumah-puncak-harganas-ke-33</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, bersama Wakil Bupati Gamalis menyambut secara langsung kedatangan Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas&#039;ud, di Bandara Kalimarau, Kabupaten Berau, pada Rabu (22/7/2026) sekitar pukul 14.45 WITA. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6a9641015a196.jpg" length="80119" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 23 Jul 2026 11:09:00 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><strong>KARTANEWS.COM, BERAU</strong><span> – Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, bersama Wakil Bupati Gamalis menyambut secara langsung kedatangan Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas'ud, di Bandara Kalimarau, Kabupaten Berau, pada Rabu (22/7/2026) sekitar pukul 14.45 WITA. Kedatangan rombongan Gubernur Kaltim yang memakai maskapai Super Air Jet tersebut turut didampingi oleh jajaran pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Berau.</span><b></b></p>
<p dir="ltr"><span>Kunjungan kerja Gubernur Rudy Mas'ud ke Bumi Batiwakkal ini dilakukan dalam rangka menghadiri puncak peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 tingkat Provinsi Kalimantan Timur. Acara tahunan yang dipusatkan di Kabupaten Berau tersebut dijadwalkan berlangsung pada Kamis (23/7/2026).</span><b></b></p>
<p dir="ltr"><span>Sebagai tuan rumah penyelenggaraan agenda berskala provinsi ini, Pemkab Berau telah melakukan berbagai persiapan matang. Serangkaian agenda strategis telah disiapkan untuk menyemarakkan peringatan Harganas, mulai dari pelaksanaan pelayanan keluarga berencana (KB) gratis, program edukasi pembangunan keluarga sejahtera, hingga acara puncak yang diproyeksikan bakal dihadiri oleh perwakilan pemerintah dari seluruh kabupaten dan kota se-Kalimantan Timur.</span><b></b></p>
<p dir="ltr"><span>Bupati Sri Juniarsih menegaskan bahwa seluruh elemen di Kabupaten Berau siap menyukseskan gelaran Harganas ke-33. Menurutnya, penunjukan Berau sebagai tuan rumah merupakan sebuah kehormatan sekaligus momentum penting untuk memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan keluarga yang berkualitas sebagai pondasi utama pembangunan daerah.</span><b></b></p>
<p dir="ltr"><span>"Kami menyambut baik dan merasa gembira atas kehadiran Bapak Gubernur beserta seluruh rombongan di Kabupaten Berau. Kami berharap seluruh rangkaian acara peringatan Harganas ini dapat berjalan dengan aman, lancar, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas," ujar Sri Juniarsih.</span><b></b></p>
<p dir="ltr"><span>Ia menambahkan, momentum peringatan Harganas ini diharapkan tidak sekadar menjadi acara seremonial semata. Lebih dari itu, agenda ini harus menjadi pendorong untuk terus mempererat sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam membangun ketahanan keluarga di seluruh wilayah Kalimantan Timur. (Adv/Rein)</span><b id="docs-internal-guid-0f54cef1-7fff-2862-04c7-6e6efa6a277d"></b></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Yulianus Henock Minta PLN Tingkatkan Keandalan Listrik Kaltim Usai Gangguan Blackout</title>
<link>https://kartanews.com/yulianus-henock-minta-pln-tingkatkan-keandalan-listrik-kaltim-usai-gangguan-blackout</link>
<guid>https://kartanews.com/yulianus-henock-minta-pln-tingkatkan-keandalan-listrik-kaltim-usai-gangguan-blackout</guid>
<description><![CDATA[ SAMARINDA – Anggota DPD RI asal Kalimantan Timur, Yulianus Henock Sumual, meminta PT PLN (Persero) terus meningkatkan kualitas pelayanan kelistrikan setelah terjadinya gangguan pemadaman listrik yang sempat menimpa sejumlah wilayah di Kaltim. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a607f810c3fa.jpg" length="74992" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 22 Jul 2026 16:31:01 +0800</pubDate>
<dc:creator>Irla Hadratan Iman</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.COM, SAMARINDA –</span></span></strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> Anggota DPD RI asal Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Yulianus Henock Sumual, meminta PT PLN (Persero) terus meningkatkan kualitas pelayanan kelistrikan setelah terjadinya gangguan pemadaman listrik yang sempat menimpa sejumlah wilayah di Kaltim. Menurutnya, pasokan listrik menjadi faktor penting dalam menjaga aktivitas masyarakat sekaligus menopang pertumbuhan ekonomi daerah.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Pernyataan tersebut disampaikan Yulianus saat menjalankan agenda reses pada 20 Juli 2026. Dalam kesempatan itu, ia melakukan dialog dengan jajaran PLN serta Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kaltim, guna memperoleh gambaran mengenai pelayanan kelistrikan, tantangan yang dihadapi, serta rencana pengembangan energi di daerah.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Dia menjelaskan bahwa sektor energi, khususnya ketenagalistrikan, menjadi salah satu fokus pengawasan DPD RI, karena menyangkut kepentingan publik. Menurutnya, sebagai penyedia layanan kelistrikan nasional, PLN mempunyai tanggung jawab besar untuk memastikan pasokan listrik tetap andal bagi seluruh lapisan masyarakat.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Ia menyampaikan bahwa kunjungan tersebut bertujuan melihat secara langsung kinerja PLN Kaltim, termasuk memancarkan pelayanan yang telah diberikan kepada pelanggan serta mendengarkan berbagai kendala yang dihadapi di lapangan.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Dalam pertemuan itu, Yulianus juga menyoroti peristiwa pemadaman listrik bergilir yang sempat terjadi selama kurang lebih dua pekan. Berdasarkan penjelasan yang diterimanya dari General Manager PLN, gangguan tersebut kini telah berhasil diatasi dan tidak disebabkan oleh kerusakan mesin pembangkit.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Meski begitu, ia menilai PLN perlu memperkuat langkah antisipasi agar kejadian serupa tidak kembali terulang. Terlebih lagi, sistem interkoneksi kelistrikan di Pulau Kalimantan membuat gangguan pada satu wilayah berpotensi mempengaruhi daerah lainnya.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Menurutnya, pemadaman listrik tidak hanya mengganggu aktivitas masyarakat, tetapi juga dapat menghambat kegiatan ekonomi serta menyebabkan kerusakan pada berbagai peralatan elektronik milik warga. Oleh karena itu, ia berharap peningkatan kinerja sistem kelistrikan menjadi prioritas utama.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Dia menegaskan bahwa masyarakat berhak memperoleh pelayanan terbaik karena telah memenuhi kewajiban membayar biaya pemasangan maupun penggunaan listrik. Oleh karena itu, peningkatan kualitas layanan harus terus menjadi perhatian PLN.</span></span></p>
<p><img src="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x_6a6080a51b5e4.jpg" alt=""></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Selain berdiskusi dengan PLN, Yulianus juga menerima paparan dari Dinas ESDM Kalimantan Timur mengenai berbagai program pengembangan sektor energi. Ia mengapresiasi langkah-langkah pemerintah daerah yang mulai menyusun strategi pemanfaatan energi baru dan terbarukan sebagai upaya mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Menurutnya, pengembangan energi terbarukan ketenagalistrikan menjadi langkah strategis untuk menjawab peningkatan kebutuhan di Kalimantan Timur, terutama seiring pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN), pertumbuhan sektor industri, dan peningkatan aktivitas ekonomi.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Di sisi lain, Yulianus mengingatkan bahwa Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur juga memiliki tanggung jawab besar dalam memastikan energi pelayanan berjalan optimal melalui Dinas ESDM. Ia menegaskan bahwa masyarakat akan menilai kinerja pemerintah dari kualitas pelayanan yang benar-benar dirasakan, bukan sekedar janji pada masa kampanye.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Ia berharap sinergi antara PLN, Dinas ESDM, dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur terus diperkuat agar terciptanya sistem kelistrikan yang semakin andal, merata, dan berkelanjutan, sehingga mampu mendukung kesejahteraan masyarakat serta pertumbuhan ekonomi daerah. (Irla/KN)</span></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Alasan Kesehatan, Nanik Deyang Mundur dari Jabatan Kepala Badan Gizi Nasional</title>
<link>https://kartanews.com/alasan-kesehatan-nanik-deyang-mundur-dari-jabatan-kepala-badan-gizi-nasional</link>
<guid>https://kartanews.com/alasan-kesehatan-nanik-deyang-mundur-dari-jabatan-kepala-badan-gizi-nasional</guid>
<description><![CDATA[ JAKARTA– Nanik Sudaryati Deyang secara mengejutkan memutuskan mundur dari jabatannya sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Informasi pendaftaran diri tersebut disampaikan langsung oleh Nanik melalui unggahan di akun Facebook pribadinya pada Rabu (22/7/2026). ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a607794cdb86.jpg" length="88576" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 22 Jul 2026 15:57:48 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​</span></span><b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.COM, JAKARTA</span></span></b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">– Nanik Sudaryati Deyang secara mengejutkan memutuskan mundur dari jabatannya sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Informasi pendaftaran diri tersebut disampaikan langsung oleh Nanik melalui unggahan di akun Facebook pribadinya pada Rabu (22/7/2026).</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Nanik mengungkapkan, faktor kesehatan menjadi alasan utama di balik keputusan besarnya tersebut. Ia mengaku telah menyampaikan permohonan pamit secara langsung kepada Presiden Prabowo Subianto untuk fokus menjalani pengobatan di luar negeri.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">"Saya sampaikan ke Presiden juga dengan beribu maaf saya harus mundur sebagai Kepala BGN, demi kesehatan saya. Karena Presiden prihatin dan kasihan dengan saya, Presiden menyetujuinya," tulis Nanik dalam unggahannya.</span></span><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​</span></span><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Meski melepas kursi setinggi tertinggi BGN, Nanik memberi sinyal bahwa dirinya kemungkinan akan tetap memberikan kontribusi pada lembaga tersebut dalam peran yang berbeda. Presiden Prabowo berencana membentuk Dewan Pengawas BGN dan mengangkatnya sebagai ketua.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Kemungkinan Presiden akan membentuk dewan pengawas di mana saya disuruh menjadi ketua dewan pengawasnya. Kalau mencereweti kayaknya masih bisa, yang penting tidak berhubungan dengan memegang uang, sumpah trauma akut,” tambahnya.</span></span><br><span;></span;></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Keputusan ini terbilang cukup mengejutkan mengingat Nanik belum lama mengemban amanat tersebut. Presiden Prabowo melantik Nanik S. Deyang sebagai Kepala BGN pada 8 Juni 2026 berdasarkan Keppres Nomor 18/M Tahun 2026.</span></span><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​</span></span><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Pengangkatan Nanik saat itu dilakukan untuk menggantikan posisi Dadan Hindayana yang dicopot dari jabatannya akibat terseret kasus dugaan korupsi program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan telah ditetapkan sebagai tersangka.</span></span><br><b></b></p>
<p><b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Angkat Sudaryono Jadi Kepala BGN</span></span></b><br><span;></span;></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Sementara itu, usai pemunduran Ninik, Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan bakal melantik Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) baru pada Rabu (22/7/2026) sekitar pukul 15.00 WIB. </span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengonfirmasi kepastian pelantikan tersebut di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta. Ia menjelaskan bahwa perubahan kepemimpinan ini merespons dinamika terbaru di internal BGN.</span></span><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​</span></span><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">"Ada dinamika baru di mana Kepala BGN mengajukan pengunduran diri. Bukan hal yang mudah untuk mencari penggantinya, dan Bapak Presiden akhirnya memutuskan menunjuk Bapak Sudaryono, yang saat ini menjabat Wakil Menteri Pertanian, sebagai Kepala BGN," terang Prasetyo.</span></span><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​</span></span><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Prasetyo mengungkapkan, pemilihan Sudaryono didasari pertimbangan matang. Menurutnya, Sudaryono memiliki keterlibatan yang mendalam sejak awal perancangan program Makan Bergizi Gratis (MBG).</span></span><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​</span></span><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Beliau sejak awal sudah terlibat bersama kami dalam berdiskusi, menggagas, hingga merumuskan konsep teknis pelaksanaan program makan bergizi gratis,” simpulnya.(Rdk)</span></span><br><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260722_155502_025.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>​Lima Hari Penyisiran Tanpa Hasil, Operasi SAR Nelayan Hilang di Muara Berau Resmi Ditutup</title>
<link>https://kartanews.com/lima-hari-penyisiran-tanpa-hasil-operasi-sar-nelayan-hilang-di-muara-berau-resmi-ditutup</link>
<guid>https://kartanews.com/lima-hari-penyisiran-tanpa-hasil-operasi-sar-nelayan-hilang-di-muara-berau-resmi-ditutup</guid>
<description><![CDATA[ KUKAR – Upaya pencarian terhadap Hasriarto (37), seorang nelayan yang dilaporkan hilang di Perairan Muara Berau, Desa Muara Badak Ulu, Kecamatan Muara Badak, akhirnya resmi dihentikan. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a606ad9eca73.jpg" length="81068" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 22 Jul 2026 15:03:43 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.COM, KUKAR</span></span></b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">– Upaya pencarian terhadap Hasriarto (37), seorang nelayan yang dilaporkan hilang di Perairan Muara Berau, Desa Muara Badak Ulu, Kecamatan Muara Badak, akhirnya resmi dihentikan.</span></span><br><span;></span;></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Tim SAR Gabungan memutuskan menutup operasi pencarian pada hari kelima setelah evaluasi bersama pihak keluarga dan seluruh unsur yang terlibat tidak menghasilkan hasil. Keputusan berat tersebut diambil mengingat penyusiran intensif seluas 587 </span></span><i><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">mil laut</span></span></i><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">kuantitas telah dilakukan secara maksimal.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">"Setelah lima hari pencarian maksimal tanpa adanya tanda-tanda keberadaan korban, kami bersama pihak keluarga dan seluruh elemen SAR menyepakat untuk menutup operasi ini," Tulis Keterangan Tim SAR.</span></span><br><span;></span;></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Insiden bermula saat Hasriarto berangkat melaut seorang diri untuk memancing pada Rabu sore (15/7/2026) sekitar pukul 16.30 WITA. Namun, keesokan harinya, ia tidak kembali ke daratan.</span></span><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Kecurigaan warga dan keluarga terbukti ketika sejumlah nelayan setempat menemukan kapal milik korban terapung dalam kondisi tenggelamnya tenggelam pada Kamis pagi (16/7/2026) pukul 08.00 WITA.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Tak ditemukannya korban di atas perahu menguatkan dugaan bahwa Hasriarto mengalami kecelakaan laut.</span></span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Menerima laporan tersebut, Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Balikpapan melalui Pos SAR Kutai Timur langsung menerjunkan Tim SAR Gabungan. </span></span><br><span;></span;></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Operasi kemanusiaan ini melibatkan sinergi lintas instansi, mulai dari Pos SAR Kutai Timur, TNI AL Muara Badak, Polairud Polda Kaltim, BPBD Kukar, Damkar Muara Badak, Potensi SAR, hingga nelayan dan keluarga korban.</span></span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Berbagai armada dan alut diturunkan, termasuk</span></span><i><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Perahu Karet Kaku</span></span></i><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">(IGA),</span></span><i><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">perahu cepat</span></span></i><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">instansi terkait, perahu nelayan, hingga peralatan selam dan medis.</span></span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Kendati cuaca selama lima hari pencarian tergolong cerah, tim lapangan harus dihadapkan dengan kendala alam berupa gelombang laut yang cukup tinggi. Kondisi ini menyulitkan efektivitas penyusiran di beberapa sektor perairan. </span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Dengan ditutupnya operasi ini, seluruh personel dan alut yang terlibat telah dikembalikan ke satuan masing-masing. Pihak Basarnas Balikpapan menyampaikan apresiasi mendalam atas kerja keras dan sinergi seluruh elemen masyarakat maupun aparat keamanan yang bersatu dalam pencarian ini.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Meski operasi secara resmi berakhir, Basarnas menegaskan tidak menutup mata sepenuhnya. Pemantauan pasca-operasi tetap dilakukan, dan pencarian dapat dibuka kembali sewaktu-waktu jika ditemukan tanda-tanda atau informasi baru terkait keberadaan korban.(Rein)</span></span><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260722_150006_321.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Jaga Kesehatan Finansial Perusahaan, Perumdam Batiwakkal Sukses Terapkan Efisiensi Ketat SDM</title>
<link>https://kartanews.com/jaga-kesehatan-finansial-perusahaan-perumdam-batiwakkal-sukses-terapkan-efisiensi-ketat-sdm</link>
<guid>https://kartanews.com/jaga-kesehatan-finansial-perusahaan-perumdam-batiwakkal-sukses-terapkan-efisiensi-ketat-sdm</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Direktur Perusahan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Batiwakkal Kabupaten Berau, Saipul Rahman menyampaikan, apabila udara yang biasa mengalir ke rumah warga, tiba-tiba mengalami keruh, hendaknya tidak perlu khawatir akan hal tersebut. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a60663656c4e.jpg" length="294452" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 22 Jul 2026 14:43:06 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.COM, BERAU</span></span></b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> – Direktur Perusahan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Batiwakkal Kabupaten Berau, Saipul Rahman menyampaikan, apabila udara yang biasa mengalir ke rumah warga, tiba-tiba mengalami keruh, hendaknya tidak perlu khawatir akan hal tersebut.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Potensi air keruh yang dapat terjadi sementara waktu selama pelaksanaan pengurasan pipa distribusi pada sejumlah Instalasi Pengolahan Air (IPA) sepanjang Juni 2026.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Direktur Perumda Air Minum Batiwakkal, Saipul Rahman, menjelaskan bahwa kondisi air keruh setelah pengurasan jaringan merupakan hal yang umum terjadi akibat pengendapan di dalam pipa yang terbawa kembali saat aliran air mulai normal.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Menurutnya, masyarakat tidak perlu langsung khawatir apabila mendapati perubahan warna air dalam waktu singkat setelah kegiatan pemeliharaan jaringan dilakukan.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Air keruh sementara biasanya menyebabkan pengendapan yang terbawa saat aliran kembali normal,” ujarnya, Selasa (22/7/2026).</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Saipul menegaskan, kondisi tersebut berbeda dengan gangguan yang berasal dari proses pengolahan udara di IPA. Jika keruh udara terjadi secara merata di banyak wilayah pelanggan, kemungkinan terdapat kendala pada proses produksi atau pengolahan udara.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Namun, ia memastikan kejadian tersebut sangat jarang terjadi karena kualitas udara terus dipantau secara berkala oleh petugas.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Sebaliknya, jika air keruh hanya terjadi di wilayah tertentu, penyebabnya lebih sering berkaitan dengan kondisi jaringan distribusi, seperti kebocoran pipa, perbaikan pekerjaan, maupun perubahan tekanan aliran yang mengakibatkan pengendapan di dalam pipa terangkat dan terbawa hingga ke rumah pelanggan.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Untuk menjaga kualitas layanan, Perumda Batiwakkal telah menyiapkan tim pemantauan yang akan bergerak selama kegiatan pengurasan berlangsung. Pemantauan dilakukan guna memastikan kondisi jaringan tetap terkendali dan gangguan dapat segera teratasi.(Adv/Rein)</span></span><br><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260722_144007_801.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>STI Gelar Sekolah Lapangan Agroforestri Kopi Liberika dan Kakao di Kabupaten Berau</title>
<link>https://kartanews.com/sti-gelar-sekolah-lapangan-agroforestri-kopi-liberika-dan-kakao-di-kabupaten-berau</link>
<guid>https://kartanews.com/sti-gelar-sekolah-lapangan-agroforestri-kopi-liberika-dan-kakao-di-kabupaten-berau</guid>
<description><![CDATA[ BERAU– Sekolah Tani Indonesia (STI) mengadakan Pelatihan dan Sekolah Lapangan bagi masyarakat Kabupaten Berau. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a6061d49fc7f.jpg" length="160285" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 22 Jul 2026 14:28:12 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.COM, BERAU</span></span></span></span></b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> – Sekolah Tani Indonesia (STI) mengadakan Pelatihan dan Sekolah Lapangan bagi masyarakat Kabupaten Berau. Kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan komoditas lokal berbasis agroforestri, khususnya kopi liberika dan kakou yang kini tengah gencar dibudidayakan di Bumi Batiwakkal. </span></span></span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Bertempat di Rest Area Parisau, Kampung Sembakungan, pelatihan ini berlangsung selama lima hari, yakni pada 21–25 Juli 2026. Selama kegiatan, peserta dibimbing secara mendalam untuk memahami berbagai aspek pengembangan tanaman kopi maupun kakao. </span></span></span></span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Melalui pelatihan ini, warga yang berpartisipasi diharapkan dapat meningkatkan kapasitas dan keterampilannya dalam mengembakan kedua komditas tersebut. </span></span></span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Ketua STI, Fatoni Putra, menyampaikan bahwa menyediakan pemandu para peserta untuk memahami ekosistem bisnis kopi dan kakao. Dengan pemahaman tersebut, para petani diharapkan sudah mengetahui langkah-langkah strategi yang harus dilakukan saat membudidayakan kedua komoditas tersebut</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“</span></span></span></span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Sekolah Tani Indonesia fokus menyampaikan ekosistem bisnisnya sekaligus mendorong pengembangan kakao dan kopi di Berau melalui sistem agroforestri,” ujar Fatoni, (21/07/2026). </span></span></span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Sistem agroforestri sendiri merupakan metode pengelolaan lahan yang memadukan kegiatan pertanian dan kehutanan dalam satu kawasan. Secara sederhana, sistem ini menggabungkan penanaman pohon kayu keras dengan tanaman pangan atau musiman. </span></span></span></span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Metode ini juga dapat dikombinasikan dengan sektor peternakan ( </span></span></span></span><i><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">agrosilvopastura</span></span></span></span></i><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> ) dan perikanan ( </span></span></span></span><i><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">agrosilvofishery</span></span></span></span></i><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> )</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Fatoni</span></span></span></span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">juga menambahkan, termasuk telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah terkait langkah pascapelatihan agar terdapat pendampingan yang konkret dan berkelanjutan bagi para petani</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“</span></span></span></span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Kami membuat kesepakatan kerja sama antara Pemerintah Daerah Berau, KPHP Kabupaten Berau, dan Balai Perhutanan Sosial Provinsi Kalimantan Timur. Seluruh pihak siap mendukung penuh STI dalam upaya pengembangan kakao dan kopi,” tutupnya.(Rein)</span></span></span></span><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260722_142123_321.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Gamalis Sebut Utusan Presiden Seychelles Siap Jadi Jembatan Investor Asing Masuk Berau</title>
<link>https://kartanews.com/gamalis-sebut-utusan-presiden-seychelles-siap-jadi-jembatan-investor-asing-masuk-berau</link>
<guid>https://kartanews.com/gamalis-sebut-utusan-presiden-seychelles-siap-jadi-jembatan-investor-asing-masuk-berau</guid>
<description><![CDATA[ BERAU– Kunjungan kedua Utusan Khusus Presiden Seychelles untuk ASEAN, Nico Barito, ke Kabupaten Berau menjadi bukti nyata bahwa potensi sektor pariwisata di daerah ini semakin dilirik oleh dunia internasional. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Wakil Bupati Berau, Gamalis. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a6050166e7e2.jpg" length="59401" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 22 Jul 2026 13:04:39 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​</span></span><b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.COM, BERAU</span></span></b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">– Kunjungan kedua Utusan Khusus Presiden Seychelles untuk ASEAN, Nico Barito, ke Kabupaten Berau menjadi bukti nyata bahwa potensi sektor pariwisata di daerah ini semakin dilirik oleh dunia internasional. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Wakil Bupati Berau, Gamalis.</span></span><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​</span></span><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Gamalis mengungkapkan, saat mendampingi Nico Barito meninjau objek wisata Air Panas Pemapak di Kecamatan Biatan, kedua pihak berdiskusi menggencarkan mengenai berbagai strategi pengembangan destinasi wisata ke depan.</span></span><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​</span></span><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Kami banyak berdiskusi dengan beliau mengenai langkah-langkah strategi dalam mengembangkan potensi pariwisata yang ada di Kabupaten Berau,” ujar Gamalis kepada Kartanews (21/07/2027).</span></span><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​</span></span><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Ia menambahkan, salah satu fokus utama perbincangan adalah menyusun kerangka rencana investasi yang dapat ditawarkan kepada para calon investor. Menurutnya, untuk mempercepat percepatan pembangunan destinasi wisata daerah, solusi nyata yang perlu dicapai adalah membuka keran investasi seluas-luasnya.</span></span><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​</span></span><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Dia mebeberkan dalam kesempatan itu, Utusan Khusus Presiden Seychelles menyatakan kesiapannya untuk mendampingi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau dalam mengembangkan setiap destinasi unggulan di 'Bumi Batiwakkal' agar semakin dikenal di kancah global. Tak hanya pendampingan, Nico Barito juga bersedia menjadi jembatan untuk menggaet investor asing.</span></span><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​</span></span><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Beliau sangat siap menjadi pendamping sekaligus menjembatani Kabupaten Berau dalam menarik investor dari luar negeri,” tuturnya.</span></span><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​</span></span><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Gamalis berharap pertemuan ini segera membuah titik terang sehingga Pemkab Berau berhasil menggaet beberapa calon investor. Masuknya investasi diyakini akan mendorong pertumbuhan sektor pariwisata sekaligus menggairahkan perekonomian masyarakat lokal di sekitar kawasan pariwisata.</span></span><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​</span></span><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya percepatan perbaikan infrastruktur di kawasan pariwisata. Hal ini dinilai sangat mendesak, mengingat Kabupaten Berau saat ini juga sedang melangkah menuju transisi ekonomi berbasis keinginan.</span></span><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​</span></span><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Kami sangat berharap kunjungan beliau kali ini membawa titik terang dan berdampak positif bagi kemajuan Berau,” tutupnya.</span></span><b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">(Adv/Rein)</span></span></b><br><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;> <!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260722_125818_970.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Rayakan Dua Tahun Usia, GAB Group English Club Gandeng MyRepublic Perkuat Digitalisasi Anak Muda</title>
<link>https://kartanews.com/rayakan-dua-tahun-usia-gab-group-english-club-gandeng-myrepublic-perkuat-digitalisasi-anak-muda</link>
<guid>https://kartanews.com/rayakan-dua-tahun-usia-gab-group-english-club-gandeng-myrepublic-perkuat-digitalisasi-anak-muda</guid>
<description><![CDATA[ SAMARINDA –  Perayaan Anniversary ke-2 GAB Group English Club Samarinda bertema &quot;A Humble Celebration&quot; yang digelar di Hotel Plaza Mesra Samarinda, Sabtu (18/7/2026), bukan sekadar menjadi ajang syukuran perjalanan komunitas belajar bahasa Inggris. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a5e38e3998df.jpg" length="187220" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 21 Jul 2026 23:09:05 +0800</pubDate>
<dc:creator>Irla Hadratan Iman</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, SAMARINDA – </strong>Perayaan Anniversary ke-2 GAB Group English Club Samarinda bertema "A Humble Celebration" yang digelar di Hotel Plaza Mesra Samarinda, Sabtu (18/7/2026), bukan sekadar menjadi ajang syukuran perjalanan komunitas belajar bahasa Inggris.</p>
<p>Di balik kemeriahan acara tersebut, tersimpan dua semangat besar yang saling melengkapi, yakni memperluas akses pembelajaran bahasa Inggris bagi masyarakat serta memperkuat ekosistem digital melalui kolaborasi dengan MyRepublic Samarinda sebagai penyedia layanan internet.</p>
<p>Mengusung konsep sederhana namun penuh makna, kegiatan ini menghadirkan anggota komunitas, pelajar, mahasiswa, pelaku UMKM, hingga mitra usaha dalam satu ruang kolaborasi. Sebanyak 14 booth UMKM turut meramaikan acara tanpa dipungut biaya, sementara seluruh peserta dapat menikmati rangkaian kegiatan serta konsumsi secara gratis.</p>
<p>Chief Inisiator Office GAB Group English Club Samarinda, Hasby Yahya, mengatakan komunitas yang dibangunnya lahir dari keinginan menyediakan wadah belajar bahasa Inggris yang terbuka bagi siapa saja tanpa memandang latar belakang.</p>
<p>"Hari ini kami merayakan anniversary ke-2 GAB Group English Club Samarinda. Kami merupakan English Club independen yang berbasis publik atau untuk umum. Selama dua tahun ini kami berupaya menyediakan lingkungan yang seru dan gratis bagi masyarakat Samarinda untuk belajar bahasa Inggris," ujarnya.</p>
<p>Menurut Hasby, selama dua tahun terakhir GAB Group tidak hanya menjadi tempat belajar bahasa Inggris, tetapi juga menjadi ruang bertemunya anak-anak muda dengan berbagai profesi untuk saling bertukar pengalaman, membangun relasi, sekaligus meningkatkan kemampuan komunikasi internasional.</p>
<p>"Tujuan utama anniversary tahun ini sebenarnya adalah syukuran karena banyak kolaborator yang sudah mendukung perjalanan kami. Selain itu kami juga ingin kembali terhubung dengan teman-teman yang mungkin sudah lama tidak bertemu. Harapannya tahun-tahun berikutnya akan lebih banyak kegiatan yang lebih seru lagi," katanya.</p>
<p>Hasby menilai keberhasilan sebuah komunitas tidak hanya diukur dari jumlah anggota, tetapi juga dari manfaat yang dirasakan masyarakat. Oleh karena itu, GAB Group berkomitmen memperluas jangkauan programnya.</p>
<p>Meski belum memiliki agenda spesifik dalam waktu dekat, pihaknya telah menyiapkan visi jangka panjang untuk membawa kegiatan belajar bahasa Inggris ke lingkungan yang lebih luas.</p>
<p>"Kami berharap nantinya bisa hadir ke sekolah-sekolah, bahkan ke daerah pedalaman untuk menyampaikan bahwa belajar bahasa Inggris itu sebenarnya mudah dan menyenangkan," jelasnya.</p>
<p>Menurutnya, masih banyak masyarakat yang menganggap bahasa Inggris sebagai mata pelajaran yang sulit. Padahal dengan metode belajar yang santai dan lingkungan yang mendukung, siapa pun dapat menguasainya.</p>
<p>Semangat berbagi juga terlihat dari konsep acara yang sepenuhnya gratis. Tidak hanya peserta yang tidak dikenakan biaya, GAB Group juga membuka kesempatan promosi bagi pelaku UMKM.</p>
<p>"Ada sekitar 14 booth UMKM yang ikut berkolaborasi. Booth-nya gratis karena kami memang ingin saling mendukung. Bahkan peserta yang datang juga tidak dipungut biaya, termasuk makanan kami sediakan secara gratis," ungkap Hasby.</p>
<p>Di sisi lain, peringatan dua tahun GAB Group juga menjadi momentum bagi MyRepublic Samarinda untuk memperkenalkan layanan internetnya kepada masyarakat, khususnya kalangan muda yang menjadi mayoritas anggota komunitas.</p>
<p><img src="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x_6a5e39a9998a2.jpg" alt=""></p>
<p>Account Executive MyRepublic Samarinda, Erni Rosita, mengatakan kolaborasi tersebut merupakan langkah strategis untuk mendekatkan layanan internet kepada komunitas yang aktif dan produktif.</p>
<p>"Kami berkolaborasi dengan komunitas GAB Group. Melalui kegiatan ini kami juga memperkenalkan bahwa MyRepublic merupakan provider terbaik di Samarinda. Jangkauan layanan kami luas, harga juga terjangkau sehingga cocok untuk kebutuhan teman-teman Gen-Z," ujarnya.</p>
<p>Menurut Erni, akses internet yang stabil kini menjadi kebutuhan utama bagi generasi muda, baik untuk belajar, bekerja, mengikuti kelas daring, hingga mengembangkan usaha digital.</p>
<p>"Wi-Fi kami cepat dan yang pasti minim gangguan. Paketnya juga cukup beragam, mulai sekitar Rp150 ribuan hingga lebih dari Rp1 juta sesuai kebutuhan pelanggan," katanya.</p>
<p><img src="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x_6a5e39eec0605.jpg" alt=""></p>
<p>Risky Ari Erlanda selaku Area Supervisor Manager (ASM) juga menjelaskan bahwa pelanggan tidak perlu mengeluarkan biaya pemasangan karena layanan tersebut telah digratiskan sejak awal peluncuran.</p>
<p>"Kalau pemasangan gratis. Pelanggan hanya membayar biaya langganan setiap bulan sesuai paket yang dipilih," jelasnya.</p>
<p>Bagi MyRepublic, kolaborasi dengan komunitas seperti GAB Group bukan sekadar kegiatan promosi, tetapi juga bagian dari upaya mendukung lahirnya komunitas-komunitas kreatif di Samarinda.</p>
<p>"Kami berterima kasih kepada GAB Group yang sudah memfasilitasi kami. Melalui kegiatan ini kami juga bisa mengenal lebih banyak teman-teman komunitas maupun pelaku UMKM di Samarinda. Semoga kerja sama seperti ini bisa terus berlanjut," tuturnya.</p>
<p>Kolaborasi antara GAB Group English Club dan MyRepublic memperlihatkan bagaimana komunitas dan dunia usaha dapat saling mendukung untuk menciptakan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.</p>
<p>Di satu sisi, GAB Group menghadirkan ruang belajar bahasa Inggris yang inklusif dan gratis bagi masyarakat. Di sisi lain, MyRepublic menyediakan dukungan konektivitas digital yang kini menjadi kebutuhan penting dalam proses belajar maupun aktivitas sehari-hari.</p>
<p>Sinergi tersebut juga memberikan manfaat ekonomi melalui keterlibatan 14 pelaku UMKM yang memperoleh kesempatan memperkenalkan produknya kepada para peserta tanpa dipungut biaya sewa booth.</p>
<p>Perayaan anniversary bertema "A Humble Celebration" pun menjadi simbol bahwa keberhasilan sebuah komunitas tidak selalu diukur dari kemewahan acara, melainkan dari besarnya dampak yang diberikan kepada masyarakat.</p>
<p>Memasuki usia dua tahun, GAB Group English Club Samarinda berharap dapat memperluas gerakan literasi bahasa Inggris hingga ke sekolah-sekolah dan wilayah pedalaman. Sementara MyRepublic menegaskan komitmennya untuk terus mendukung berbagai kegiatan komunitas sekaligus menyediakan layanan internet yang cepat, stabil, dan terjangkau bagi masyarakat Samarinda.</p>
<p>Kolaborasi tersebut menjadi contoh bahwa ketika komunitas pendidikan dan perusahaan penyedia layanan digital berjalan beriringan, akan lahir ekosistem yang mampu mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia sekaligus memperkuat transformasi digital di Kalimantan Timur.(Irla/Rdk)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Raih Skor 100 KIP Kaltim, Perumdam Batiwakkal Berau Jadi Tempat BUMD dan OPD Berguru</title>
<link>https://kartanews.com/raih-skor-100-kip-kaltim-perumdam-batiwakkal-berau-jadi-tempat-bumd-dan-opd-berguru</link>
<guid>https://kartanews.com/raih-skor-100-kip-kaltim-perumdam-batiwakkal-berau-jadi-tempat-bumd-dan-opd-berguru</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Perumdam Batiwakkal Berau terus membuktikan kualitasnya. Tak hanya berhasil menjaga kinerja pelayanan air bersih, perusahaan daerah ini kini resmi menjadi referensi utama berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam penerapan Keterbukaan Informasi Publik (KIP) ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a5f5d64d2207.jpg" length="114555" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 21 Jul 2026 19:51:03 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTNEWS.COM, BERAU</span></span></b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">– Perumdam Batiwakkal Berau terus membuktikan kualitasnya. Tak hanya berhasil menjaga kinerja pelayanan air bersih, perusahaan daerah ini kini resmi menjadi referensi utama berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam penerapan Keterbukaan Informasi Publik (KIP).</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Langkah ini menyusul pencapaian impresif Perumdam Batiwakkal yang sukses meraih nilai sempurna dan dinobatkan sebagai yang terbaik di tingkat Provinsi Kalimantan Timur.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Direktur Perumdam Batiwakkal Berau, Saipul Rahman, mengungkapkan rasa terima kasih yang mendalam atas raihan tersebut. Menurutnya, predikat ini menjadi bukti nyata bahwa BUMD mampu tampil sebagai teladan dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​"Alhamdulillah, kami sangat bersyukur bisa memperoleh nilai sempurna, 100 poin. Bahkan menjadi yang terbaik di tingkat provinsi, sehingga banyak OPD yang datang untuk belajar ke sini," ujar Saipul saat ditemui di ruang kerjanya di Jalan Raja Alam, (20/07/2027).</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Tingginya komitmen keterbukaan informasi ini memicu antusiasme instansi lain. Baru-baru ini, sejumlah OPD bersinergi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Berau untuk menggelar sesi konsultasi dan berbagi pengalaman langsung di kantor Perumdam Batiwakkal.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Saipul menegaskan, keberhasilan ini tidak boleh berhenti sebagai kebanggaan internal semata. Ia berambisi mewujudkan pencapaian Perumdam Batiwakkal sebagai pemantik semangat bagi seluruh perangkat daerah di Kabupaten Berau agar terus bertransformasi.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​"Kami ingin membangun ekosistem keterbukaan informasi yang kuat. Jangan hanya PDAM yang bagus, tetapi seluruh OPD juga harus maju agar bisa saling mendukung satu sama lain," tegasnya.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Melalui penguatan budaya transparansi ini, Saipul berharap kualitas pelayanan publik di Kabupaten Berau dapat semakin profesional, akuntabel, serta mampu meraih kepercayaan penuh dari masyarakat luas. (Adv/KN)</span></span><br><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260721_194929_377.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>DPMK Berau Dorong Pemanfaatan Dana Desa untuk Ketahanan Pangan dan Kemandirian Ekonomi Kampung</title>
<link>https://kartanews.com/dpmk-berau-dorong-pemanfaatan-dana-desa-untuk-ketahanan-pangan-dan-kemandirian-ekonomi-kampung</link>
<guid>https://kartanews.com/dpmk-berau-dorong-pemanfaatan-dana-desa-untuk-ketahanan-pangan-dan-kemandirian-ekonomi-kampung</guid>
<description><![CDATA[ BERAU — Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Kabupaten Berau terus memacu transformasi pembangunan kawasan pedesaan. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a5f3369ebbb7.jpg" length="259737" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 21 Jul 2026 16:55:19 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b>KARTANEWS.COM, BERAU</b><span;> — Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Kabupaten Berau terus memacu transformasi pembangunan kawasan pedesaan. Tidak lagi melulu berfokus pada pembangunan infrastruktur fisik, prioritas kini digeser menuju penguatan ketahanan pangan, pengembangan ekonomi berbasis potensi lokal, serta percepatan kenaikan status status kampung.</span;></p>
<p><span;>​Kepala DPMK Berau, Tenteram Rahayu, menegaskan bahwa pola pembangunan kampung saat ini dituntut untuk menciptakan kemandirian ekonomi warga dengan mengoptimalkan keunggulan lokal masing-masing wilayah.</span;></p>
<p><span;>​"Setiap kampung memiliki karakteristik dan potensi yang berbeda. Karena itu, arah pembangunan harus difokuskan untuk mengolah potensi tersebut menjadi motor penggerak ekonomi warga sekaligus meningkatkan taraf kesejahteraan mereka," ujar Tenteram, Senin (20/7/2026).</span;></p>
<p><span;>​Sektor ketahanan pangan menjadi salah satu fokus utama yang didorong hingga ke tingkat tapak. Guna merealisasikannya, pemerintah mengimbau pemerintah kampung memanfaatkan alokasi Dana Desa secara lebih produktif, termasuk mematuhi regulasi batas minimal 20 persen yang diperuntukkan bagi pengembangan tanaman pangan.</span;></p>
<p><span;>"Alokasi Dana Desa tidak boleh sekadar terserap, tetapi harus memberikan dampak nyata. Pemanfaatan minimal 20 persen untuk sektor pangan diproyeksikan mampu mendongkrak produksi lokal, menjamin ketersediaan pangan, sekaligus menambah penghasilan masyarakat," jelasnya.</span;></p>
<p><span;>​Di samping fokus pada ketahanan pangan, DPMK Berau juga intensif memberikan pendampingan dan pembinaan tata kelola pemerintahan kampung. Langkah ini diambil guna mempercepat peningkatan status desa, baik memacu kampung berkembang menjadi maju, maupun mendorong status maju menuju kampung mandiri.</span;></p>
<p><span;>Tenteram menambahkan, keberhasilan pencapaian ini sangat bergantung pada keterlibatan seluruh elemen, mulai dari aparatur kampung, warga, hingga para pemangku kepentingan.</span;></p>
<p><span;>​"Sinergi dan kolaborasi menjadi kunci utama. Dengan kerja sama yang solid, kami optimistis kampung-kampung di Berau tak hanya naik status secara administratif, tetapi benar-benar bertransformasi menjadi kawasan yang mandiri, produktif, dan memiliki ketahanan pangan yang tangguh," pungkasnya.(Rein/Rdk)</span;><br><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260721_164620_335.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pulihkan Lahan Bekas Tambang, Pemkab Berau Dorong Budidaya Kemiri Sudna untuk Biodiesel</title>
<link>https://kartanews.com/pulihkan-lahan-bekas-tambang-pemkab-berau-dorong-budidaya-kemiri-sudna-untuk-biodiesel</link>
<guid>https://kartanews.com/pulihkan-lahan-bekas-tambang-pemkab-berau-dorong-budidaya-kemiri-sudna-untuk-biodiesel</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Pemerintah Kabupaten Berau mendorong pemanfaatan tanaman kemiri sunan (Reutealis trisperma) sebagai solusi rehabilitasi lahan kritis pascatambang. Langkah inovatif ini dinilai efektif untuk menghadirkan manfaat ekologis sekaligus bernilai ekonomi tinggi bagi daerah. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6a964ac43a260.jpg" length="114408" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 21 Jul 2026 16:46:23 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM,BERAU </strong>– Pemerintah Kabupaten Berau mendorong pemanfaatan tanaman kemiri sunan (Reutealis trisperma) sebagai solusi rehabilitasi lahan kritis pascatambang. Langkah inovatif ini dinilai efektif untuk menghadirkan manfaat ekologis sekaligus bernilai ekonomi tinggi bagi daerah. </p>
<p>Gagasan strategis tersebut mengemuka dalam pertemuan antara Wakil Bupati Berau, Gamalis, bersama para pengusaha tambang dan Utusan Khusus Presiden Seychelles untuk ASEAN, Nico Barito, di Ruang Rapat Sangalaki pada Selasa (21/7/2026).</p>
<p>Dalam kesempatan tersebut, Wabup Gamalis menegaskan bahwa pemulihan lahan pascatambang harus menjadi bentuk investasi jangka panjang, bukan sekadar menggugurkan kewajiban aturan semata.</p>
<p>Sektor pertambangan yang selama ini menjadi salah satu tulang punggung perekonomian daerah harus diimbangi dengan tanggung jawab lingkungan yang berkesinambungan demi generasi mendatang.</p>
<p>"Rehabilitasi pasca tambang bukan hanya kewajiban, tetapi harus menjadi investasi jangka panjang. Rehabilitasi lahan bukan sekadar penghijauan, melainkan bagaimana menciptakan kawasan produktif yang mampu meningkatkan perekonomian masyarakat," ujar Gamalis </p>
<p>Ia juga menambahkan bahwa indikator kemajuan suatu daerah tidak hanya diukur dari seberapa besar kekayaan alam yang berhasil dieksploitasi.</p>
<p>"Keberhasilan suatu daerah bukan hanya diukur dari sumber daya alam yang berhasil diambil, tetapi juga dari bagaimana kita mampu mengembalikan fungsi alam," tegasnya.</p>
<p>Pemilihan kemiri sunan didasari oleh daya tahan tanaman ini yang mampu tumbuh optimal di lahan marginal maupun terdegradasi. Secara ekologis, akar tunggang kemiri sunan yang sangat kuat berfungsi efektif mencegah erosi dan bencana longsor. </p>
<p>Tajuknya yang rimbun juga mampu menurunkan suhu permukaan serta menyerap gas karbon dioksida ($CO_2$) dalam jumlah besar. Selain itu, guguran daunnya mempercepat proses peningkatan bahan organik untuk memulihkan kesuburan tanah pascatambang.</p>
<p>Dari sudut pandang ekonomi, kemiri sunan memiliki nilai komersial yang menjanjikan. Tanaman ini mulai berbuah pada usia empat hingga lima tahun dengan masa produktif yang sangat panjang, yakni mencapai 50 hingga 100 tahun.</p>
<p>Biji kemiri sunan menghasilkan minyak nabati dengan rendemen tinggi mencapai 52 persen yang sangat potensial diolah menjadi biodiesel. </p>
<p>Pengembangan komoditas ini mendapat apresiasi dan dukungan penuh dari pihak internasional. Utusan Khusus Presiden Seychelles untuk ASEAN, Nico Barito, menyatakan kesiapannya untuk berbagi pengalaman dan skema pengelolaan lahan bekas tambang batu bara berbasis energi terbarukan.</p>
<p>"Kemiri sunan merupakan tanaman perkebunan penghasil biodiesel dan kami sudah memiliki model pengelolaan lahan bekas tambang batu bara untuk pengembangan komoditas ini," kata Nico.</p>
<p>Ia optimistis kerja sama ini dapat mendukung ketahanan energi nasional sekaligus mengurangi ketergantungan pada energi fosil.</p>
<p>Menutup arahannya, Gamalis berharap sinergi antara pemerintah, akademisi, dan dunia usaha dapat mewujudkan good mining practice di Bumi Batiwakkal.</p>
<p> "Mari teguhkan komitmen bersama, bukan hanya membangun ekonomi yang produktif, tetapi juga ekonomi yang berkelanjutan," tutupnya. (Adv/Rein)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>DPR RI Sahkan RUU PFII: Karpet Merah Investor Global, PPh 0% Hingga Pengadilan Khusus</title>
<link>https://kartanews.com/dpr-ri-sahkan-ruu-pfii-karpet-merah-investor-global-pph-0-hingga-pengadilan-khusus</link>
<guid>https://kartanews.com/dpr-ri-sahkan-ruu-pfii-karpet-merah-investor-global-pph-0-hingga-pengadilan-khusus</guid>
<description><![CDATA[ JAKARTA– Mimpi Indonesia menjadi pemain utama pasar keuangan dunia resmi dimulai. Rancangan Undang-Undang Pusat Finansial Internasional Indonesia (RUU PII) disahkan menjadi Undang-Undang pada rapat paripurna hari ini. Regulasi ini dirancang khusus guna menarik investasi jumbo dari para konglomerat internasional. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a5f241a2dfe8.jpg" length="127846" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 21 Jul 2026 15:52:13 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.COM, JAKARTA</span></span></span></span></span></span></span></span></b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> – Mimpi Indonesia </span></span></span></span></span></span></span></span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">menjadi pemain utama pasar keuangan dunia resmi dimulai. Rancangan Undang-Undang Pusat Finansial Internasional Indonesia (RUU PII) disahkan menjadi Undang-Undang pada rapat paripurna hari ini. Regulasi ini dirancang khusus untuk menarik investasi jumbo dari para konglomerat internasional.  </span></span></span></span></span></span></span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Sebelumnya, Komisi XI DPR RI bersama pemerintah menyepakati rancangan akhir RUU tersebut. Ketua Panitia Kerja (Panja) PFII, Mohamad Hekal, mengungkapkan bahwa regulasi baru ini terdiri dari 10 Bab serta 73 Pasal yang telah disinkronisasi. </span></span></span></span></span></span></span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​"Berdasarkan hasil kerja Panja, tim perumusan, dan tim sinkronisasi, rancangan RUU PII disusun rapi dalam 10 Bab dan 73 Pasal," papar Hekal di Kompleks DPR RI, Jakarta Pusat, Senin (20/7/2026), dinukil dari detikFinance. </span></span></span></span></span></span></span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Persetujuan bulat datang dari seluruh partai politik di DPR. Delapan fraksi—PDIP, Golkar, Gerindra, Nasdem, PKB, PKS, PAN, dan Demokrat—menyatakan sepakat membawa RUU ini ke tingkat pembicaraan kedua. </span></span></span></span></span></span></span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​"Kedelapan Fraksi Komisi XI DPR RI menyetujui RUU PII untuk disahkan dalam rapat paripurna besok, 21 Juli 2026. Apakah disetujui?" ucap Ketua Komisi XI, Mukhamad Misbakhun. </span></span></span></span></span></span></span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​9Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan, kehadiran PFII akan memperdalam pasar keuangan, memperluas instrumen pembiayaan, serta mengokohkan posisi Indonesia dalam peta ekonomi global. </span></span></span></span></span></span></span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Pemerintah menerima hasil pembahasan ini dan melanjutkannya ke sidang paripurna untuk pengambilan keputusan final RUU PII, ungkap Purbaya. </span></span></span></span></span></span></span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​RUU ini menyajikan beragam aturan istimewa demi mendongkrak daya saing investasi nasional. Purbaya menyoroti kelonggaran penggunaan valuta asing serta bahasa asing dalam aktivitas bisnis harian di kawasan khusus tersebut.</span></span></span></span></span></span></span></span><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"></span></span></span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“</span></span></span></span></span></span></span></span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Fasilitasnya mencakup </span></span></span></span></span></span></span></span><i><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">visa emas</span></span></span></span></span></span></span></span></i><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> , izin kerja, keimigrasian, hingga residensi. Ada pula kekhususan penggunaan bahasa Inggris dan transaksi valuta asing,” jelasnya</span></span></span></span></span></span></span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Selain itu, pemerintah membentuk ekosistem independen seperti Dewan PFII, Pengawas Jasa Keuangan, Lembaga Arbitrase, hingga Pengadilan Khusus PFII. Pemanis utama bagi investor adalah insentif pajak bebas PPh 0% selama 50 tahun.(Rein/Rdk)</span></span></span></span></span></span></span></span><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260721_154425_342.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kena Mental Usai Curi Sound System Tempat Kerja, Pria di Berau Ngaku via WA dan Serahkan Diri</title>
<link>https://kartanews.com/kena-mental-usai-curi-sound-system-tempat-kerja-pria-di-berau-ngaku-via-wa-dan-serahkan-diri</link>
<guid>https://kartanews.com/kena-mental-usai-curi-sound-system-tempat-kerja-pria-di-berau-ngaku-via-wa-dan-serahkan-diri</guid>
<description><![CDATA[ BERAU– Seorang Pria berinisial DDR (19) diamankan unit Reskrim Polsek Tanjung Redeb, lantaran diduga melakukan pecurian sound sistem di tempatnya bekerja. Kapolsek Tanjung Redeb, AKP Amin Maulani, membeberkan bahwa pelaku diamankan oleh kepolisian pada Sabtu, 18 Juli 2026 sekitar pukul 06.00 WITA, setelah sebelumnya menyerahkan diri kepada korban ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a5f1a8f676ff.jpg" length="77990" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 21 Jul 2026 15:10:25 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span><b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.COM, BERAU</span></span></b></span><span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">– Seorang Pria berinisial DDR (19) diamankan unit Reskrim Polsek Tanjung Redeb, lantaran diduga melakukan pecurian sound sistem di tempatnya bekerja.</span></span></span><br><span><span;></span;></span></p>
<p><span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Kapolsek Tanjung Redeb, AKP Amin Maulani, membeberkan bahwa pelaku diamankan oleh kepolisian pada Sabtu, 18 Juli 2026 sekitar pukul 06.00 WITA, setelah sebelumnya menyerahkan diri kepada korban.</span></span></span> <br><br><span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Benar, kami telah mengamankan satu orang tersangka kasus pencurian. Pelaku melancarkan aksinya di sebuah rumah gudang yang terletak di Jalan Manggarai, Kelurahan Karang Ambun, Kecamatan Tanjung Redeb,” ujar AKP Amin Maulani.</span></span></span> <br><br><span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Dari hasil pemeriksaan, aksi pencurian tersebut dilakukan secara bertahap sebanyak tiga kali. Kejadian pertama terjadi pada Jumat (3/7/2026) malam, disusul aksi kedua pada Minggu (5/7/2026) pagi, dan aksi ketiga pada Jumat (8/7/2026) malam.</span></span></span> <br><br><span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Kasus ini terungkap saat korban sekaligus pelapor, mendatangi gudang miliknya pada Selasa (14/7/2026) sore untuk memeriksa para pekerja. Saat memeriksa bagian kamar gudang, korban terkejut melihat sejumlah peralatan elektronik miliknya raib dari atas kotak penyimpanan (harkis).</span></span></span> <br><br><span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Menyadari hal itu, korban sempat menanyakan hilangnya barang-barang itu kepada mandor dan para pekerja lainnya, untuk mencari tau lebih lanjut kemana barang tersebut dilarikan.</span></span></span> <br><br><span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Tiga hari berselang, titik terang keberadaan barangnya, muncul pada Jumat (17/7/2026) malam. Pelaku yang merasa bersalah akhirnya mengirimkan pesan singkat melalui WhatsApp kepada korban dan mengakui seluruh perbuatannya.</span></span></span> <br><br><span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Tak lama setelah itu, pelaku datang langsung ke lokasi gudang untuk menyerahkan diri kepada korban. Korban kemudian langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Tanjung Redeb.</span></span></span> <br><br><span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Dari tangan pelaku, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa 4 unit elektronik sound system, yang terdiri dari 3 boks speaker line array dan 1 buah power merk MA tipe X-2100,” urai Kapolsek.</span></span></span> <br><br><span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Saat ini, pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Mapolsek Tanjung Redeb untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.</span></span></span> <br><br><span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 477 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHPidana tentang pencurian, dengan ancaman pidana penjara, tututpnya. (Rein/Rdk)</span></span></span><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260721_150816_075.sdocx--></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Ubah Lahan Pascatambang Jadi Produktif, Pemkab Berau Buka Peluang Budidaya Kemiri Sunan</title>
<link>https://kartanews.com/ubah-lahan-pascatambang-jadi-produktif-pemkab-berau-buka-peluang-budidaya-kemiri-sunan</link>
<guid>https://kartanews.com/ubah-lahan-pascatambang-jadi-produktif-pemkab-berau-buka-peluang-budidaya-kemiri-sunan</guid>
<description><![CDATA[ BERAU — Wakil Bupati Berau, Gamalis, menegaskan pentingnya komitmen bersama dalam melakukan rehabilitasi dan reklamasi lahan bekas tambang secara berkelanjutan. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a5f115385b28.jpg" length="60815" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 21 Jul 2026 14:28:21 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b>KARTANEWS.COM, BERAU</b><span;> — Wakil Bupati Berau, Gamalis, menegaskan pentingnya komitmen bersama dalam melakukan rehabilitasi dan reklamasi lahan bekas tambang secara berkelanjutan. </span;><br><span;>Ia menilai kawasan pascatambang tidak hanya dipulihkan secara lingkungan, tetapi juga harus mampu memberikan nilai tambah serta manfaat ekonomi yang nyata bagi masyarakat.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>Dirinya menyampaikan bahwa sektor pertambangan selama ini telah memberikan kontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, penciptaan lapangan kerja, serta dorongan aktivitas pembangunan. Namun, aktivitas tersebut juga membawa konsekuensi lingkungan yang harus dipertanggungjawabkan bersama. </span;><br><br><span;>​"Rehabilitasi terhadap lahan tidak boleh dipandang sebagai kewajiban administrasi semata, melainkan harus menjadi investasi jangka panjang bagi keberlanjutan daerah," tegasnya.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>​Ia menyampaikan, proses rehabilitasi lahan saat ini tidak lagi sebatas penghijauan biasa. Lebih dari itu, pemulihan kawasan pascatambang diarahkan untuk menciptakan kawasan produktif yang dapat mendukung pengembangan ekonomi hijau, salah satunya melalui potensi budidaya tanaman seperti kemiri sunan. </span;><br><br><span;>​Untuk mewujudkan hal tersebut, Pemkab Berau menyatakan kesiapannya untuk berkolaborasi dengan berbagai pihak, mulai dari dunia usaha, akademisi, lembaga penelitian, hingga pemerintah pusat. </span;><br><br><span;>​Dalam kesempatan tersebut, Gamalis juga memberikan apresiasi atas kehadiran Utusan Khusus Presiden Republik Indonesia untuk ASEAN, Niko Barito, beserta tim. Dukungan ini diharapkan dapat membantu mengembangkan potensi ekonomi hijau di Kabupaten Berau. </span;><br><br><span;>​Wabup Berau mengimbau seluruh perusahaan pertambangan yang beroperasi di wilayah Kabupaten Berau untuk aktif mengambil peran dan menunjukkan komitmen nyata terhadap praktik pertambangan yang baik (good mining practice).</span;><br><span;>​</span;><br><span;>"Keberhasilan suatu daerah bukan hanya diukur dari seberapa banyak sumber daya yang berhasil kita ambil dari perut bumi, melainkan dari seberapa baik kita mengembalikan fungsi alam setelah kita memanfaatkannya," pungkasnya.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>Melalui sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan akademisi, Kabupaten Berau optimistis dapat membangun daerah yang tidak hanya maju secara ekonomi, tetapi juga hijau, produktif, dan lestari untuk generasi.(Adv/Rein)</span;><br><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260721_142412_350.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Bupati Berau Janji, Bakal Evaluasi Total Kinerja Perusda untuk Genjot PAD</title>
<link>https://kartanews.com/bupati-berau-janji-bakal-evaluasi-total-kinerja-perusda-untuk-genjot-pad</link>
<guid>https://kartanews.com/bupati-berau-janji-bakal-evaluasi-total-kinerja-perusda-untuk-genjot-pad</guid>
<description><![CDATA[ BERAU– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau menegaskan komitmennya untuk melakukan evaluasi total terhadap kinerja Perusahaan Daerah (Perusda), yang dinilai minim kontribusi kepada Pendapatan Asli Daerah (PAD). ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a5ee72bf112a.jpg" length="72248" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 21 Jul 2026 11:30:18 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.COM, BERAU</span></span></span></span></span></span></b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau menegaskan komitmennya untuk melakukan evaluasi total terhadap kinerja Perusahaan Daerah (Perusda), yang dinilai minim kontribusi kepada Pendapatan Asli Daerah (PAD). </span></span></span></span></span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas menyampaikan bahwa proses perbaikan internal tengah berjalan. Ia menilai wajar jika suatu perusahaan, khususnya yang baru berdiri atau berkembang, menghadapi berbagai kendala dalam operasionalnya. </span></span></span></span></span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">"Memang kita perlu evaluasi, dan saat ini pun sedang dalam proses perbaikan. Namanya perusahaan, kalau awal berdiri tentu masih ada kekurangan atau kesalahan. Namun, untuk mencapai kesuksesan bukan berarti tanpa masalah. Kami akan mencatat lebih lanjut dan evaluasi untuk perbaikan ke depan," ujarnya, (20/07/2026) </span></span></span></span></span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Ia mengulas bahwa Perusda merupakan salah satu penggerak motor utama dalam mendongkrak PAD. Oleh karena itu, Pemkab Berau terus mendorong jajaran manajemen Perusda untuk lebih inovatif dalam menggali potensi usaha yang ada. </span></span></span></span></span></span><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Selain </span></span></span></span></span></span><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">penataan Perusda, Bupati juga menyampikan seputar alokasi Bantuan Keuangan (Bankeu) dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur sebesar Rp100 miliar. Ia memastikan seluruh dana bantuan tersebut telah memiliki perencanaan kegiatan (plotting) yang jelas dan siap dilaksanakan.  </span></span></span></span></span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​"Semua sudah ada plotting-nya, sudah ada judul kegiatannya masing-masing, dan siap dikerjakan. Bantuan keuangan dari provinsi tidak mungkin turun tanpa perencanaan kegiatan yang pasti," tegasnya. </span></span></span></span></span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Adapun fokus prioritas pembangunan Pemkab Berau saat ini meliputi perbaikan dan pembangunan infrastruktur, peningkatan layanan kesehatan, kualitas pendidikan, serta pengembangan sektor pariwisata dan program unggulan daerah lainnya. (Adv/Rein)</span></span></span></span></span></span><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260721_112555_974.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>CFD Jakarta Diwarnai Aksi Jambret, Pelaku Berhasil Diamankan</title>
<link>https://kartanews.com/cfd-jakarta-diwarnai-aksi-jambret-pelaku-berhasil-diamankan</link>
<guid>https://kartanews.com/cfd-jakarta-diwarnai-aksi-jambret-pelaku-berhasil-diamankan</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a5e20434ee90.jpg" length="52599" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 20 Jul 2026 21:19:05 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<blockquote class="instagram-media" data-instgrm-captioned="" data-instgrm-permalink="https://www.instagram.com/reel/DbBBgc6S6QB/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" data-instgrm-version="14" style="background: #FFF; border: 0; border-radius: 3px; box-shadow: 0 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.5),0 1px 10px 0 rgba(0,0,0,0.15); margin: 1px; max-width: 540px; min-width: 326px; padding: 0; width: calc(100% - 2px);">
<div style="padding: 16px;"><a href="https://www.instagram.com/reel/DbBBgc6S6QB/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="background: #FFFFFF; line-height: 0; padding: 0 0; text-align: center; text-decoration: none; width: 100%;" target="_blank" rel="noopener">
<div style="display: flex; flex-direction: row; align-items: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 40px; margin-right: 14px; width: 40px;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 100px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 60px;"></div>
</div>
</div>
<div style="padding: 19% 0;"></div>
<div style="display: block; height: 50px; margin: 0 auto 12px; width: 50px;"><svg width="50px" height="50px" viewBox="0 0 60 60" version="1.1" xmlns="https://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="https://www.w3.org/1999/xlink"><g stroke="none" stroke-width="1" fill="none" fill-rule="evenodd"><g transform="translate(-511.000000, -20.000000)" fill="#000000"><g><path d="M556.869,30.41 C554.814,30.41 553.148,32.076 553.148,34.131 C553.148,36.186 554.814,37.852 556.869,37.852 C558.924,37.852 560.59,36.186 560.59,34.131 C560.59,32.076 558.924,30.41 556.869,30.41 M541,60.657 C535.114,60.657 530.342,55.887 530.342,50 C530.342,44.114 535.114,39.342 541,39.342 C546.887,39.342 551.658,44.114 551.658,50 C551.658,55.887 546.887,60.657 541,60.657 M541,33.886 C532.1,33.886 524.886,41.1 524.886,50 C524.886,58.899 532.1,66.113 541,66.113 C549.9,66.113 557.115,58.899 557.115,50 C557.115,41.1 549.9,33.886 541,33.886 M565.378,62.101 C565.244,65.022 564.756,66.606 564.346,67.663 C563.803,69.06 563.154,70.057 562.106,71.106 C561.058,72.155 560.06,72.803 558.662,73.347 C557.607,73.757 556.021,74.244 553.102,74.378 C549.944,74.521 548.997,74.552 541,74.552 C533.003,74.552 532.056,74.521 528.898,74.378 C525.979,74.244 524.393,73.757 523.338,73.347 C521.94,72.803 520.942,72.155 519.894,71.106 C518.846,70.057 518.197,69.06 517.654,67.663 C517.244,66.606 516.755,65.022 516.623,62.101 C516.479,58.943 516.448,57.996 516.448,50 C516.448,42.003 516.479,41.056 516.623,37.899 C516.755,34.978 517.244,33.391 517.654,32.338 C518.197,30.938 518.846,29.942 519.894,28.894 C520.942,27.846 521.94,27.196 523.338,26.654 C524.393,26.244 525.979,25.756 528.898,25.623 C532.057,25.479 533.004,25.448 541,25.448 C548.997,25.448 549.943,25.479 553.102,25.623 C556.021,25.756 557.607,26.244 558.662,26.654 C560.06,27.196 561.058,27.846 562.106,28.894 C563.154,29.942 563.803,30.938 564.346,32.338 C564.756,33.391 565.244,34.978 565.378,37.899 C565.522,41.056 565.552,42.003 565.552,50 C565.552,57.996 565.522,58.943 565.378,62.101 M570.82,37.631 C570.674,34.438 570.167,32.258 569.425,30.349 C568.659,28.377 567.633,26.702 565.965,25.035 C564.297,23.368 562.623,22.342 560.652,21.575 C558.743,20.834 556.562,20.326 553.369,20.18 C550.169,20.033 549.148,20 541,20 C532.853,20 531.831,20.033 528.631,20.18 C525.438,20.326 523.257,20.834 521.349,21.575 C519.376,22.342 517.703,23.368 516.035,25.035 C514.368,26.702 513.342,28.377 512.574,30.349 C511.834,32.258 511.326,34.438 511.181,37.631 C511.035,40.831 511,41.851 511,50 C511,58.147 511.035,59.17 511.181,62.369 C511.326,65.562 511.834,67.743 512.574,69.651 C513.342,71.625 514.368,73.296 516.035,74.965 C517.703,76.634 519.376,77.658 521.349,78.425 C523.257,79.167 525.438,79.673 528.631,79.82 C531.831,79.965 532.853,80.001 541,80.001 C549.148,80.001 550.169,79.965 553.369,79.82 C556.562,79.673 558.743,79.167 560.652,78.425 C562.623,77.658 564.297,76.634 565.965,74.965 C567.633,73.296 568.659,71.625 569.425,69.651 C570.167,67.743 570.674,65.562 570.82,62.369 C570.966,59.17 571,58.147 571,50 C571,41.851 570.966,40.831 570.82,37.631"></path></g></g></g></svg></div>
<div style="padding-top: 8px;">
<div style="color: #3897f0; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: 550; line-height: 18px;">Lihat postingan ini di Instagram</div>
</div>
<div style="padding: 12.5% 0;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: row; margin-bottom: 14px; align-items: center;">
<div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(0px) translateY(7px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; height: 12.5px; transform: rotate(-45deg) translateX(3px) translateY(1px); width: 12.5px; flex-grow: 0; margin-right: 14px; margin-left: 2px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(9px) translateY(-18px);"></div>
</div>
<div style="margin-left: 8px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 20px; width: 20px;"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 2px solid transparent; border-left: 6px solid #f4f4f4; border-bottom: 2px solid transparent; transform: translateX(16px) translateY(-4px) rotate(30deg);"></div>
</div>
<div style="margin-left: auto;">
<div style="width: 0px; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-right: 8px solid transparent; transform: translateY(16px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; flex-grow: 0; height: 12px; width: 16px; transform: translateY(-4px);"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-left: 8px solid transparent; transform: translateY(-4px) translateX(8px);"></div>
</div>
</div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center; margin-bottom: 24px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 224px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 144px;"></div>
</div>
</a>
<p style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; line-height: 17px; margin-bottom: 0; margin-top: 8px; overflow: hidden; padding: 8px 0 7px; text-align: center; text-overflow: ellipsis; white-space: nowrap;"><a href="https://www.instagram.com/reel/DbBBgc6S6QB/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: normal; line-height: 17px; text-decoration: none;" target="_blank" rel="noopener">Sebuah kiriman dibagikan oleh KartaNews | Bukan Sekedar Berita (@kartanewscom)</a></p>
</div>
</blockquote>
<p>
<script async="" src="//www.instagram.com/embed.js"></script>
</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kunjungi Air Panas Pemapak, Utusan Seychelles dan Pemkab Berau Bahas Pengembangan Wisata Berkelanjutan</title>
<link>https://kartanews.com/kunjungi-air-panas-pemapak-utusan-seychelles-dan-pemkab-berau-bahas-pengembangan-wisata-berkelanjutan</link>
<guid>https://kartanews.com/kunjungi-air-panas-pemapak-utusan-seychelles-dan-pemkab-berau-bahas-pengembangan-wisata-berkelanjutan</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Wakil Bupati Berau, Gamalis, mendampingi Utusan Khusus Presiden Seychelles untuk ASEAN, Nico Barito, meninjau langsung objek wisata Air Panas Pemapak di Kampung Biatan Bapinang, Kecamatan Biatan, pada Senin (20/7/2026). ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6a96507463770.jpg" length="114060" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 20 Jul 2026 17:10:19 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, BERAU</strong> – Wakil Bupati Berau, Gamalis, mendampingi Utusan Khusus Presiden Seychelles untuk ASEAN, Nico Barito, meninjau langsung objek wisata Air Panas Pemapak di Kampung Biatan Bapinang, Kecamatan Biatan, pada Senin (20/7/2026).</p>
<p>Kunjungan lapangan ini menjadi momentum strategis Pemkab Berau dalam memperkenalkan potensi wisata unggulan daerah, sekaligus menjajaki peluang investasi pariwisata berbasis kearifan lokal.</p>
<p>Dalam kesempatan tersebut, Wabup Gamalis menegaskan bahwa Kabupaten Berau menyimpan kekayaan kekayaan alam yang melimpah dan masih terbuka lebar untuk dikembangkan secara optimal.</p>
<p> Menurutnya, masuknya dukungan investasi serta kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama agar daya tarik wisata yang ada dapat memberikan nilai tambah ekonomi yang nyata bagi daerah dan kesejahteraan masyarakat lokal.</p>
<p>"Potensi investasi di Berau sangat terbuka. Masih banyak potensi yang bisa dimaksimalkan, terutama di sektor pariwisata. Kami berharap semakin banyak kolaborasi dan investasi yang masuk sehingga pengembangan destinasi wisata dapat berjalan lebih optimal," ujar Gamalis di sela-sela peninjauan kawasan tersebut.</p>
<p>Sementara itu, Utusan Khusus Presiden Seychelles untuk ASEAN, Nico Barito, menilai objek wisata Air Panas Pemapak memiliki magnet yang kuat untuk ditata sebagai destinasi pariwisata berkelanjutan.</p>
<p>Namun, Nico menekankan bahwa pengembangan kawasan wisata modern tidak lagi sekadar mengandalkan keindahan panorama alam semata, melainkan harus dibalut dengan narasi kebudayaan serta identitas lokal yang autentik.</p>
<p>"Setiap destinasi harus memiliki cerita. Ketika wisata memiliki narasi yang kuat, wisatawan akan penasaran untuk datang dan bahkan kembali lagi. Kearifan lokal yang dimiliki masyarakat di sekitar kawasan ini harus menjadi bagian dari pengalaman wisata," ungkap Nico.</p>
<p>Lebih lanjut, Nico memberikan sejumlah catatan teknis untuk mematangkan konsep Air Panas Pemapak. Beberapa di antaranya meliputi penguatan konsep pariwisata berbasis pengalaman (experience tourism), penyajian atraksi seni-budaya lokal, hingga penyediaan variasi aktivitas pendukung.</p>
<p> Langkah ini krusial agar aliran kunjungan wisatawan dapat berlangsung secara stabil sepanjang tahun tanpa bergantung pada musim liburan semata.</p>
<p>Ia optimistis, lewat pola pengelolaan yang tepat serta pelibatan aktif masyarakat setempat, Air Panas Pemapak berpeluang besar menjadi salah satu destinasi unggulan Berau yang mampu memikat wisatawan domestik maupun mancanegara secara berkelanjutan. (Adv/Rein)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Bersihkan Kapal di Pinggir Sungai, Warga di Tabalar Jadi Korban Terkaman Buaya</title>
<link>https://kartanews.com/bersihkan-kapal-di-pinggir-sungai-warga-di-tabalar-jadi-korban-terkaman-buaya</link>
<guid>https://kartanews.com/bersihkan-kapal-di-pinggir-sungai-warga-di-tabalar-jadi-korban-terkaman-buaya</guid>
<description><![CDATA[ BERAU– Insiden mengerikan yang menimpa seorang nelayan di Kabupaten Berau kembali menjadi alarm keras bagi masyarakat pesisir. Warga yang sering beraktivitas di sepanjang aliran sungai kini diminta untuk melipatgandakan kewaspadaan mereka terhadap ancaman serangan predator buaya yang bisa muncul kapan saja. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a5de010c2923.jpg" length="99615" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 20 Jul 2026 16:46:37 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEW.COM, BERAU</span></span></b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">– Insiden mengerikan yang menimpa seorang nelayan di Kabupaten Berau kembali menjadi alarm keras bagi masyarakat pesisir. Warga yang sering beraktivitas di sepanjang aliran sungai kini diminta untuk melipatgandakan kewaspadaan mereka terhadap ancaman serangan predator buaya yang bisa muncul kapan saja.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Seorang nelayan paruh baya berinisial AM (57), yang merupakan warga Kampung Tabalar Muara, Kecamatan Tabalar, mengalami luka robek serius di paha kanan. Korban mendapat serangan tiba-tiba dari seekor buaya muara saat sedang membersihkan bagian luar perahu miliknya yang sedang bersandar di tepian sungai.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Peristiwa menegangkan tersebut terjadi pada Sabtu (18/7/2026) sekitar pukul 15.00 WITA. Saat korban sedang fokus menggosok kapalnya, seekor buaya tiba-tiba menyembul dari dalam air dan langsung menyergap kaki korban. Beruntungnya, mengisahkan histeris korban langsung didengar oleh warga sekitar yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Warga dengan sigap memberikan pertolongan darurat hingga akhirnya gigitan buaya tersebut berhasil terlepas. Korban kemudian langsung dilarikan ke Puskesmas Lempake untuk mendapatkan penanganan medis.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Kasi Humas Polres Berau, AKP Suradi, membenarkan adanya laporan kejadian tersebut. Pihaknya kini telah berkoordinasi dengan Polsek Talisayan untuk menjaga perkembangan kondisi korban sekaligus melakukan pendataan terkait zonasi konflik satwa liar di kawasan perairan tersebut.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​"Polres Berau mengeluarkan imbauan tegas kepada masyarakat, khususnya para nelayan. Warga dilarang keras melakukan aktivitas seorang diri di tepi sungai, baik saat membersihkan perahu maupun mencari ikan,"ucapnya.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Masyarakat juga diminta untuk selalu memeriksa kondisi riak udara di sekitar mereka dan segera meninggalkan lokasi setelah melihat tanda-tanda keberadaan buaya demi keselamatan bersama. Kepatuhan terhadap protokol keselamatan ini diharapkan dapat meminimalkan risiko kecelakaan serupa di masa depan. (Rein/Rdk)</span></span><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260720_164203_383.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Sempat Viral di Sungai Mahakam, Mamalia Laut Sepanjang 2 Meter Ini Akhirnya Dievakuasi dalam Kondisi Tewas</title>
<link>https://kartanews.com/sempat-viral-di-sungai-mahakam-mamalia-laut-sepanjang-2-meter-ini-akhirnya-dievakuasi-dalam-kondisi-tewas</link>
<guid>https://kartanews.com/sempat-viral-di-sungai-mahakam-mamalia-laut-sepanjang-2-meter-ini-akhirnya-dievakuasi-dalam-kondisi-tewas</guid>
<description><![CDATA[ KUKAR – Fenomena langka lumba-lumba air laut yang berenang di air tawar Sungai Mahakam berakhir memilukan. Seekor lumba-lumba hidung botol Indo-Pasifik (Tursiops aduncus) ditemukan tewas mengapung oleh warga di perairan Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur, pada Sabtu (18/07/2026) ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a5dd78f8318f.jpg" length="41510" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 20 Jul 2026 16:09:34 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b><span;>KARTANEWS.COM, KUKAR</span;></b><span;> – Fenomena langka lumba-lumba air laut yang berenang di air tawar Sungai Mahakam berakhir memilukan. Seekor lumba-lumba hidung botol Indo-Pasifik (</span;><i><span;>Tursiops aduncus</span;></i><span;>) ditemukan tewas mengapung oleh warga di perairan Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur, pada Sabtu (18/07/2026). </span;><br><br><span;>Saat ditemukan, mamalia laut yang sempat viral dan menarik perhatian masyarakat beberapa waktu lalu itu sudah dalam kondisi membengkak dengan kulit yang mulai mengelupas. </span;><br><br><span;>Merespons kejadian tersebut, Balai Pengelolaan Kelautan Pontianak bersama warga setempat bergerak cepat melakukan evakuasi. Bangkai satwa dilindungi tersebut akhirnya dikuburkan di Desa Rempanga, Kecamatan Loa Kulu, pada Minggu (19/07/2026) petang.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>Kepala Balai Pengelolaan Kelautan Pontianak, Syarif Iwan Taruna Alkadrie, menjelaskan bahwa berdasarkan identifikasi awal, lumba-lumba tersebut memiliki panjang tubuh mencapai 229 cm. Tim ahli telah melakukan pencatatan morfologi, dokumentasi, hingga mengambil sampel jaringan kulit untuk analisis DNA. </span;><br><br><span;>​Meski demikian, penyebab pasti serta waktu kematian mamalia ini belum bisa disimpulkan karena masih menunggu pemeriksaan dari dokter hewan. Iwan tidak menampik bahwa faktor lingkungan air tawar diduga kuat memengaruhi kondisi kesehatan sang lumba-lumba yang seharusnya hidup di lautan. </span;><br><br><span;>“Satwa ini ditemukan di perairan tawar, padahal habitat aslinya di laut. Kemungkinan perbedaan kadar garam (salinitas) air bisa berpengaruh pada tubuhnya, tetapi kami tidak ingin berspekulasi tanpa adanya pemeriksaan ilmiah lebih lanjut,” ujar Iwan.</span;></p>
<p><br><span;>Kematian lumba-lumba ini menjadi alarm keras bagi masyarakat. Berdasarkan Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan (Kepmen KP) Nomor 66 Tahun 2025, lumba-lumba hidung botol Indo-Pasifik statusnya dilindungi penuh.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>Artinya, segala bentuk tindakan mulai dari menangkap, melukai, memelihara, hingga mengambil bagian tubuh satwa ini—baik dalam keadaan hidup maupun mati—adalah tindakan ilegal di mata hukum. </span;><br><br><span;>​Pemerintah mengapresiasi respons cepat warga Desa Rempanga yang langsung melapor dan membantu proses penguburan, alih-alih memanfaatkan bangkai satwa tersebut. </span;><br><br><span;>“Kami mengimbau masyarakat, jika menemukan lumba-lumba dalam kondisi hidup, terluka, terdampar, tersesat, ataupun mati, mohon jangan ditangani sendiri. Jangan mengambil bagian tubuhnya, dan segera laporkan ke petugas atau aparat desa setempat,” pungkas Iwan.</span;></p>
<p><span;>Pelaporan yang cepat dinilai sangat krusial, bukan hanya untuk menyelamatkan satwa jika masih hidup, tetapi juga untuk mengamankan data ilmiah demi menjaga kelestarian biota laut Indonesia di masa depan. (Rein/Rdk)</span;><br><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260720_155959_695.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Komdigi dan OJK Kini Kejar Bandar Judi Online Lewat Jalur Perbankan</title>
<link>https://kartanews.com/komdigi-dan-ojk-kini-kejar-bandar-judi-online-lewat-jalur-perbankan</link>
<guid>https://kartanews.com/komdigi-dan-ojk-kini-kejar-bandar-judi-online-lewat-jalur-perbankan</guid>
<description><![CDATA[ JAKARTA– Pemerintah Indonesia resmi mengubah haluan dalam pertarungan judi online. Tidak lagi hanya mengandalkan pemblokiran situs web yang kerap muncul kembali, fokus utama kini digeser secara radikal memutus total aliran dana dan menghancurkan seluruh ekosistem digital penopang operasinya. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a5dcbb199d13.jpg" length="86962" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 20 Jul 2026 15:24:08 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.COM, JAKARTA</span></span></b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">– Pemerintah Indonesia resmi mengubah haluan dalam pertarungan judi online. Tidak lagi hanya mengandalkan pemblokiran situs web yang kerap muncul kembali, fokus utama kini digeser secara radikal memutus total aliran dana dan menghancurkan seluruh ekosistem digital penopang operasinya.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Langkah agresif ini diperkuat dengan disahkannya 5 Regulasi baru ini menjadi landasan hukum yang kuat bagi kolaborasi terintegrasi antara Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia, industri perbankan, dan aparat penegak hukum.</span></span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Dalam</span></span><i><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Forum Perbankan OJK 2026</span></span></i><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">di Jakarta, Selasa (14/7/2026), Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menegaskan bahwa pemberantasan tidak boleh berhenti di hilir.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Pemutusan akses situs harus dibarengi dengan mengamputasi 'leher' ekosistem judi online, yaitu rekening-rekening penampung,” tegas Meutya.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Ketegasan strategi baru ini terbukti melalui penindakan data nyata. Sejak 20 Oktober 2024 hingga 12 Juli 2026, Komdigi telah mencatat sekitar 3,7 juta situs dan konten judi online. Tidak hanya itu, kerja sama erat dengan OJK berhasil mengidentifikasi 38 ribu rekening mencurigakan, di mana 32.500 di antaranya kini telah ditutup total setelah melalui proses pembersihan.</span></span><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​</span></span><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Di sisi lain, industri perbankan nasional kini bertindak sebagai garda terdepan di sektor hulu. Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, menyatakan perlindungan dari kejahatan keuangan kini menjadi tantangan utama untuk menjaga kepercayaan terhadap sistem perbankan nasional.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Penguatan prinsip</span></span><i><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Kenali Pelanggan Anda</span></span></i><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">(KYC) dan</span></span><i><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Pemeriksaan Tuntas yang Ditingkatkan</span></span></i><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">(EDD) diperketat guna mendeteksi transaksi janggal sejak dini. Efektivitas sistem perlindungan perbankan ini dibuktikan oleh data dari Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Hingga Mei 2026, tercatat ada 2,8 juta penolakan hubungan usaha dengan calon nasabah baru. Selain itu, perbankan juga melakukan penutupan hubungan usaha terhadap 51,2 ribu nasabah, serta memblokir 32.454 rekening yang terindikasi kuat terkait aktivitas perjudian.</span></span><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​</span></span><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Melalui pendekatan menyeluruh yang menyasar pemutusan akses, pembekuan aliran dana, hingga penegakan hukum pelaku terhadap, pemerintah optimistis ruang digital Indonesia pada tahun 2026 akan menjadi jauh lebih aman, bersih, dan berintegritas.(Rein/Rdk)</span></span><br><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260720_150934_776.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Raih Opini WTP 9 Tahun Beruntun, DPRD Berau Sepakati Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025</title>
<link>https://kartanews.com/raih-opini-wtp-9-tahun-beruntun-dprd-berau-sepakati-raperda-pertanggungjawaban-apbd-2025</link>
<guid>https://kartanews.com/raih-opini-wtp-9-tahun-beruntun-dprd-berau-sepakati-raperda-pertanggungjawaban-apbd-2025</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Berau resmi menyepakati Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a5dc4bdb047e.jpg" length="63463" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 20 Jul 2026 14:50:17 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.COM, BERAU</span></span></span></span></span></span></b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Berau resmi menyepakati Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau, melalui rapat Paripurna Penyampaian Akhir Fraksi-fraksi.</span></span></span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Bupati Berau, Sri Juniarsih, mengungkapkan bahwa Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kabupaten Berau Tahun Anggaran 2025 telah melalui dua tahap oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, yaitu interim dan pemeriksaan terinci yang masing-masing berlangsung selama 30 hari kalender. </span></span></span></span></span></span><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"></span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Berdasarkan  </span></span></span></span></span></span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK RI tertanggal 22 Mei 2026, Pemkab Berau kembali berhasil mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).  </span></span></span></span></span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">”Pendapat tersebut merupakan ke-9 secara berturut-turut, dan secara keseluruhan Pemda Berau telah memperoleh opini WTP dari BPK RI sebanyak 13 kali,” ujar Sri Juniarsih, (20/07/2026) </span></span></span></span></span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Meski demikian, Ia mengakui masih terdapat beberapa catatan dan catatan dari BPK RI serta koreksi dari anggota dewan. Ia menekankan bahwa sebagian besar temuan telah ditindaklanjuti oleh SKPD terkait, dan sisanya sedang dalam proses penyelesaian yang ditargetkan rampung paling lambat 60 hari kalender. </span></span></span></span></span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Secara garis besar, laporan realisasi anggaran pendapatan dan belanja daerah Berau Tahun Anggaran 2025 terdiri dari​realisasi pendapatan mencapai Rp5,071 triliun atau 118,48% dari target yang ditetapkan. ​Realisasi belanja mencapai Rp5,472 triliun atau 90,58% dari target. </span></span></span></span></span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Sementara itu,​defisit anggaran yakin defisit sebesar Rp400.789 miliar yang merupakan selisih antara realisasi pendapatan dan belanja. </span></span></span></span></span></span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Kemudian pembiayaan penerimaan: terealisasi sebesar Rp673 miliar.  </span></span></span></span></span></span><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA): Sebesar Rp272,640 miliar.</span></span></span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Bupati </span></span></span></span></span></span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Berau juga memaparkan posisi keuangan daerah per 31 Desember 2025 yang tercermin dalam neraca daerah antara lain Jumlah Aset: Rp14,992 triliun.  </span></span></span></span></span></span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Jumlah Kewajiban (Utang Jangka Pendek): Rp42 miliar (tersebar di beberapa SKPD).Jumlah Ekuitas Dana: Rp14,949 triliun</span></span></span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Selain  </span></span></span></span></span></span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">itu, akhir saldo kas daerah pada Bendahara Umum per 31 Desember 2025 tercatat sebesar Rp275 miliar. Jumlah awal ekuitas Pemkab Berau adalah sebesar Rp14.612 triliun, dan laporan perubahan saldo anggaran lebih sebesar Rp673 miliar. </span></span></span></span></span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Raperda yang telah disetujui bersama ini, beserta rancangan Peraturan Bupati tentang uraian Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD, selanjutnya akan disampaikan kepada Gubernur Kalimantan Timur paling lambat dalam waktu 3 hari untuk dilakukan evaluasi. </span></span></span></span></span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Hal ini sesuai dengan amanat Permendagri Nomor 77 Tahun 2020 tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Keuangan Daerah. Menutup Sambutannya, Bupati Sri Juniarsih mengajak seluruh pihak untuk terus bersinergi dan berkolaborasi demi meningkatkan pelayanan dan kesejahteraan masyarakat. </span></span></span></span></span></span><b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">(Adv/Rein)</span></span></span></span></span></span></b><br><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260720_144345_285.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Raih Gelar Kedua, Spanyol Sukses Taklukkan Argentina di Final</title>
<link>https://kartanews.com/raih-gelar-kedua-spanyol-sukses-taklukkan-argentina-di-final</link>
<guid>https://kartanews.com/raih-gelar-kedua-spanyol-sukses-taklukkan-argentina-di-final</guid>
<description><![CDATA[ KARTANEWS.COM – Timnas Spanyol resmi keluar sebagai juara Piala Dunia 2026 setelah memimpin Argentina dengan skor tipis 1-0 lewat drama babak perpanjangan waktu (extra time) di New Jersey, Senin (20/7) pagi WIB. Ferran Torres menjadi pahlawan kemenangan lewat gol tunggalnya. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a5d5987cbec8.jpg" length="126710" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 20 Jul 2026 07:10:23 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.COM</span></span></span></span></strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> – Timnas Spanyol resmi keluar sebagai juara Piala Dunia 2026 setelah menundukan Argentina dengan skor tipis 1-0 lewat drama babak perpanjangan waktu (extra time) di New Jersey, Senin (20/7) pagi WIB. Ferran Torres menjadi pahlawan kemenangan lewat gol tunggalnya.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Sepanjang 90 menit waktu normal, Spanyol tampil sangat dominan dengan mengurung pertahanan Albiceleste. Skuad Spanyol mencatatkan 10 tembakan tepat sasaran, namun ketangguhan Emiliano Martinez di bawah mistar membuat skor kacamata bertahan hingga waktu normal usai. </span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Sebaliknya, Argentina yang dipimpin Lionel Messi dibuat mati kutu dan gagal melepaskan satu pun tembakan.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Memasuki babak extra time, ketegangan memuncak. Pada menit ke-96, Nico Williams sempat menggetarkan gawang Argentina memanfaatkan kemelut di gawang depan.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Namun, wasit Slavko Vincic menganulir gol tersebut setelah VAR menunjukkan Mikel Merino lebih dulu menginjak kaki Nicolas Otamendi.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Kebuntuan Spanyol baru pecah pada awal babak kedua extra time, tepatnya menit ke-106. Berawal dari umpan silang Pedro Porro ke tiang jauh, Nico Williams dengan cerdik menyyundul bola ke arah Ferran Torres. </span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Berdiri bebas tanpa kawalan, Torres langsung melepaskan tembakan keras yang menghujam deras jala Argentina tanpa bisa dibendung Martinez. Skor berubah 1-0.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Torres sempat mencetak gol kedua pada menit ke-113, namun dianulir karena offside. Di menit-menit akhir, Argentina mencoba bangkit mengejar ketertinggalan.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Peluang emas didapat Giuliano Simeone, namun tendangan kerasnya melambung di atas mistar gawang Spanyol.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Hingga peluit panjang dibunyikan, keunggulan Spanyol tetap bertahan. Kemenangan legendaris 1-0 ini memastikan trofi Piala Dunia 2026 resmi terbang ke Madrid, sekaligus memupus ambisi Argentina mempertahankan gelar mereka.(Rein) </span></span></span></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kadis Kominfo Kaltim: Literasi Digital Jadi Tantangan Utama, Media dan Penyiaran Harus Beradaptasi dengan AI Tanpa Kehilangan Perannya</title>
<link>https://kartanews.com/kadis-kominfo-kaltim-literasi-digital-jadi-tantangan-utama-media-dan-penyiaran-harus-beradaptasi-dengan-ai-tanpa-kehilangan-perannya</link>
<guid>https://kartanews.com/kadis-kominfo-kaltim-literasi-digital-jadi-tantangan-utama-media-dan-penyiaran-harus-beradaptasi-dengan-ai-tanpa-kehilangan-perannya</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a5c761262dc3.jpg" length="115577" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 19 Jul 2026 15:01:15 +0800</pubDate>
<dc:creator>Irla Hadratan Iman</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, SAMARINDA – </strong>Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kalimantan Timur, Ririn Sari Dewi, menegaskan bahwa penguatan literasi digital masyarakat menjadi salah satu tantangan terbesar yang dihadapi pemerintah daerah di tengah derasnya arus informasi di era digital. Upaya tersebut dilakukan melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, mulai dari satuan pendidikan hingga insan pers sebagai mitra strategis pemerintah dalam menyampaikan informasi yang benar, akurat, dan berimbang.</p>
<p>Hal tersebut disampaikan Ririn saat diwawancarai usai menghadiri kegiatan Jambore Radio dan Televisi se-Kalimantan Timur yang mengangkat tema "Penguatan Peran Radio dan Televisi Kalimantan Timur sebagai Media Informasi, Edukasi, dan Hiburan Berkualitas di Era Digital", hasil kolaborasi Komisi X DPR RI, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), dan Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Kalimantan Timur.</p>
<p>Menurut Ririn, perkembangan teknologi informasi yang begitu cepat menuntut masyarakat memiliki kemampuan untuk memilah dan memahami informasi secara kritis agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang keliru maupun menyesatkan.</p>
<p>"Tantangan pertama kami di Diskominfo adalah penguatan literasi digital. Bagaimana kami membersamai masyarakat agar melek digital, mampu membaca sebuah informasi secara cerdas, memahami konteksnya, hingga mengetahui bagaimana memberikan respons yang tepat terhadap informasi yang diterima," ujarnya.</p>
<p>Ia menjelaskan, Diskominfo Kaltim secara aktif menggandeng berbagai sekolah, mulai dari tingkat SMP, SMA hingga SMK sebagai mitra dalam menyosialisasikan pentingnya literasi digital kepada generasi muda.</p>
<p>Melalui program tersebut, para pelajar diberikan pemahaman mengenai etika bermedia sosial, cara mengenali informasi yang valid, serta pentingnya menyampaikan informasi sesuai dengan norma, etika, dan ketentuan yang berlaku.</p>
<p>Menurutnya, sekolah menjadi ruang strategis untuk membangun budaya digital yang sehat karena peserta didik merupakan kelompok yang paling aktif memanfaatkan media digital dalam kehidupan sehari-hari.</p>
<p>Selain dunia pendidikan, Ririn juga menilai media massa memiliki posisi yang sangat penting dalam menciptakan ekosistem informasi yang sehat di tengah masyarakat.</p>
<p>Ia mengajak seluruh media, khususnya media online, untuk terus menjaga profesionalisme dalam menjalankan fungsi jurnalistik dengan mengedepankan prinsip akurasi, verifikasi, dan keberimbangan dalam setiap pemberitaan.</p>
<p>"Kami juga menghimbau teman-teman media online, yang merupakan salah satu mitra utama kami, untuk terus membersamai pemerintah dalam menyampaikan informasi secara baik, tegas, dan akurat kepada masyarakat," katanya.</p>
<p>Ririn menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak menutup diri terhadap kritik yang disampaikan media maupun masyarakat. Namun demikian, apabila terdapat pemberitaan yang dinilai belum berimbang atau hanya memuat satu sudut pandang, pemerintah memiliki hak untuk menyampaikan klarifikasi melalui mekanisme hak jawab sebagaimana diatur dalam ketentuan pers.</p>
<p>Menurutnya, hak jawab merupakan instrumen penting untuk memastikan masyarakat memperoleh informasi yang utuh dan sesuai fakta.</p>
<p>"Kalau ada pemberitaan yang sifatnya sepihak, kami menggunakan hak jawab untuk memberikan klarifikasi mengenai kronologi sebenarnya sehingga masyarakat mendapatkan informasi yang lengkap," jelasnya.</p>
<p>Sebagai contoh, Ririn menyinggung polemik keterlambatan distribusi seragam sekolah yang sempat menjadi perhatian publik beberapa waktu lalu.</p>
<p>Ia mengakui pemerintah memang mengalami pergeseran jadwal distribusi akibat adanya sejumlah mekanisme administrasi yang harus dipenuhi.</p>
<p>Pemerintah, kata dia, memilih untuk menjelaskan kondisi tersebut secara terbuka kepada masyarakat melalui kerja sama dengan media cetak maupun media online.</p>
<p>"Kami tidak anti kritik. Kami juga meminta maaf ketika ada pergeseran jadwal yang semula direncanakan pada Juni atau Juli, namun harus bergeser menjadi Agustus karena ada beberapa mekanisme yang harus diselesaikan. Semua kronologinya kami sampaikan secara terbuka bersama teman-teman media," ungkapnya.</p>
<p>Lebih lanjut, Ririn menyampaikan apresiasi terhadap insan pers yang selama ini menjadi mitra pemerintah dalam menjaga kualitas informasi publik.</p>
<p>Ia mengaku telah merasakan langsung pentingnya peran media sejak menjabat di sektor pariwisata sebelum memimpin Diskominfo Kalimantan Timur.</p>
<p>"Selama saya sebelum di Kominfo, teman-teman media adalah mitra terbaik saya. Saat saya bertugas sekitar dua setengah tahun di sektor pariwisata, insan pers selalu membersamai kami melalui proses check and re-check sehingga informasi yang disampaikan kepada masyarakat benar-benar dapat dipertanggungjawabkan," tuturnya.</p>
<p>Ririn menilai hubungan yang harmonis antara pemerintah dan media merupakan modal penting dalam membangun kepercayaan publik terhadap berbagai kebijakan yang dijalankan pemerintah.</p>
<p>Sementara itu, terkait penyelenggaraan Jambore Radio dan Televisi se-Kalimantan Timur, Ririn memberikan apresiasi atas kolaborasi yang dibangun antara Komisi X DPR RI, BRIN, dan KPID Kalimantan Timur dalam menghadirkan forum yang membahas masa depan dunia penyiaran di era transformasi digital.</p>
<p>Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi ruang diskusi yang relevan untuk memperkuat peran radio dan televisi di tengah perkembangan teknologi informasi yang sangat pesat.</p>
<p>Ia berharap kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, termasuk kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), dapat dimanfaatkan untuk memperkuat industri penyiaran, bukan justru menggantikan fungsi utama media penyiaran.</p>
<p>"Kami sangat mengapresiasi kegiatan rutin kolaborasi Komisi X DPR RI bersama BRIN. Tahun ini mengangkat tema penyiaran, khususnya kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi pada televisi dan radio. Harapan kami, kemajuan teknologi ini menjadi pendukung utama bagi perkembangan penyiaran, bukan mendisrupsi keberadaan televisi dan radio," ujarnya.</p>
<p>Menurut Ririn, kehadiran AI merupakan sebuah keniscayaan yang tidak dapat dihindari. Namun, teknologi tersebut seharusnya menjadi alat bantu untuk meningkatkan kualitas produksi, penyebaran informasi, serta inovasi dalam industri penyiaran tanpa menghilangkan peran manusia sebagai penyampai informasi yang kredibel.</p>
<p>Ia optimistis radio dan televisi masih memiliki ruang yang besar di tengah perkembangan media digital selama mampu beradaptasi dengan perubahan teknologi dan tetap menjaga kualitas konten yang disajikan kepada masyarakat.</p>
<p>"Di era disrupsi sekarang, ketika AI hadir di berbagai sektor, jangan sampai AI justru menggantikan fungsi televisi dan radio. Sebaliknya, AI harus menjadi pendukung bagi kemajuan penyiaran sehingga teknologi dan media penyiaran bisa saling menguatkan," pungkasnya. <strong>(IRLA/daa)</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Hetifah Sjaifudian Dorong Radio dan Televisi Kaltim Bertransformasi Jadi Media Cerdas di Era Digital</title>
<link>https://kartanews.com/hetifah-sjaifudian-dorong-radio-dan-televisi-kaltim-bertransformasi-jadi-media-cerdas-di-era-digital</link>
<guid>https://kartanews.com/hetifah-sjaifudian-dorong-radio-dan-televisi-kaltim-bertransformasi-jadi-media-cerdas-di-era-digital</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a5c5dc28391c.jpg" length="100479" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 19 Jul 2026 13:18:30 +0800</pubDate>
<dc:creator>Irla Hadratan Iman</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, SAMARINDA – </strong>Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, menegaskan bahwa radio dan televisi daerah harus mampu bertransformasi menjadi media yang adaptif, cerdas, serta berorientasi pada kepentingan publik di tengah derasnya arus informasi digital. Menurutnya, lembaga penyiaran tidak lagi cukup hanya menjalankan fungsi penyampai informasi, tetapi juga harus menjadi garda terdepan dalam meningkatkan literasi masyarakat agar mampu memilah informasi yang benar di tengah maraknya hoaks dan disinformasi.</p>
<p>Pesan tersebut disampaikan Hetifah saat menghadiri Jambore Radio dan Televisi Se-Kalimantan Timur bertema "Penguatan Peran Radio dan Televisi Kalimantan Timur sebagai Media Informasi, Edukasi, dan Hiburan Berkualitas di Era Digital", yang merupakan hasil kolaborasi Komisi X DPR RI, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), serta Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Kalimantan Timur.</p>
<p>Dalam kesempatan itu, Hetifah menilai kolaborasi lintas lembaga merupakan langkah strategis untuk memperkuat ekosistem penyiaran di Kalimantan Timur. Tantangan penyiaran saat ini, menurutnya, semakin kompleks karena berkaitan erat dengan perkembangan teknologi digital yang mengubah cara masyarakat mengakses informasi.</p>
<p>"Justru hari ini kita berkolaborasi. Ke depan, saya berharap kolaborasi ini semakin luas dengan melibatkan kementerian, lembaga, maupun dinas-dinas terkait. Persoalan informasi bukan hanya menjadi tanggung jawab satu institusi, tetapi merupakan tanggung jawab bersama," ujarnya.</p>
<p>Politisi Partai Golkar tersebut menjelaskan bahwa membangun masyarakat yang cerdas tidak cukup hanya dengan menyediakan informasi sebanyak-banyaknya. Yang jauh lebih penting adalah membangun budaya berpikir kritis sehingga masyarakat tidak mudah percaya terhadap setiap informasi yang beredar di media sosial maupun platform digital lainnya.</p>
<p>Menurut Hetifah, masyarakat harus memiliki rasa ingin tahu atau curiosity yang tinggi terhadap setiap informasi yang diterima. Sikap kritis tersebut menjadi modal utama dalam menghadapi derasnya arus informasi yang sering kali tidak memiliki sumber yang jelas.</p>
<p>"Ketika membaca sebuah informasi dan terasa ada yang kurang tepat, masyarakat harus terdorong untuk mencari tahu sumber aslinya. Jangan langsung percaya, apalagi langsung menyebarkannya. Inilah budaya literasi digital yang harus terus kita bangun bersama," katanya.</p>
<p>Ia mengakui bahwa perkembangan teknologi digital menghadirkan peluang sekaligus tantangan besar bagi dunia penyiaran. Di satu sisi, teknologi memudahkan distribusi informasi kepada masyarakat. Namun di sisi lain, teknologi juga membuka ruang semakin luas bagi penyebaran informasi yang belum tentu benar.</p>
<p>Karena itu, Hetifah menilai penguatan literasi informasi harus menjadi agenda bersama seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah, lembaga penyiaran, dunia pendidikan, hingga masyarakat sendiri.</p>
<p>Dalam pandangannya, lembaga penyiaran memiliki posisi yang sangat strategis karena masih menjadi salah satu sumber informasi yang dipercaya publik. Kepercayaan tersebut harus dijaga melalui penyajian informasi yang akurat, berimbang, dan telah melalui proses verifikasi jurnalistik.</p>
<p>Lebih lanjut, Hetifah juga menyoroti perubahan besar dalam dunia jurnalistik akibat kemajuan teknologi. Ia menilai jurnalisme saat ini tidak lagi dapat mengandalkan pola-pola konvensional semata, melainkan harus bertransformasi menjadi smart journalism yang mampu memanfaatkan perkembangan teknologi secara bijak.</p>
<p>Menurutnya, pemanfaatan teknologi seperti Artificial Intelligence (AI) maupun big data merupakan keniscayaan yang tidak dapat dihindari. Namun penggunaan teknologi tersebut harus tetap berada dalam koridor etika jurnalistik dan digunakan untuk memperkuat kualitas informasi, bukan menggantikan fungsi utama insan pers dalam melakukan verifikasi fakta.</p>
<p>"Sumber informasi saat ini juga harus didukung oleh smart journalism. Kita perlu memanfaatkan big data bahkan teknologi AI untuk memperkuat informasi yang kita berikan kepada masyarakat. Jangan justru mengandalkan AI tanpa digunakan secara cerdas dan bertanggung jawab," tegasnya.</p>
<p>Hetifah menilai kehadiran teknologi seharusnya menjadi alat bantu bagi jurnalis untuk menghasilkan pemberitaan yang lebih cepat, lebih akurat, dan lebih mendalam. Sebaliknya, jika digunakan tanpa pengawasan dan verifikasi, teknologi justru berpotensi memperbesar penyebaran informasi yang menyesatkan.</p>
<p>Oleh sebab itu, ia mendorong insan penyiaran di Kalimantan Timur untuk terus meningkatkan kapasitas sumber daya manusia agar mampu mengikuti perkembangan teknologi tanpa meninggalkan prinsip-prinsip dasar jurnalistik.</p>
<p>Selain membahas transformasi media, Hetifah juga memberikan perhatian khusus terhadap pentingnya peran pegiat media sebagai penghubung antara pemerintah dan masyarakat.</p>
<p>Menurutnya, media bukan hanya bertugas menyampaikan berbagai program pemerintah kepada publik, tetapi juga memiliki fungsi penting sebagai penyampai aspirasi masyarakat kepada para pengambil kebijakan.</p>
<p>"Teman-teman pegiat media ini sesungguhnya menjadi jembatan. Mereka mengamplifikasi informasi yang memang perlu diketahui masyarakat. Sebaliknya, mereka juga menjadi jembatan agar aspirasi maupun berbagai keluhan masyarakat dapat sampai kepada para pembuat kebijakan," jelasnya.</p>
<p>Ia menegaskan bahwa fungsi tersebut menjadi salah satu pilar utama demokrasi yang harus terus dijaga. Tanpa media yang independen, profesional, dan bertanggung jawab, proses komunikasi antara pemerintah dengan masyarakat tidak akan berjalan secara optimal.</p>
<p>Karena itu, Hetifah berharap hubungan kemitraan antara DPR RI, pemerintah, lembaga riset, regulator penyiaran, dan insan media dapat terus diperkuat melalui berbagai forum diskusi maupun kegiatan bersama seperti Jambore Radio dan Televisi Se-Kalimantan Timur.</p>
<p>Menurutnya, kegiatan tersebut bukan sekadar menjadi ajang silaturahmi antarlembaga penyiaran, melainkan juga menjadi ruang bertukar gagasan dalam merumuskan berbagai solusi atas tantangan dunia informasi dan penyiaran di era digital.</p>
<p>"Acara seperti ini menjadi salah satu contoh kolaborasi yang baik. Ke depan, kami ingin lebih banyak melibatkan teman-teman media untuk berdiskusi, mencari berbagai terobosan, dan bersama-sama menemukan solusi atas berbagai persoalan yang kita hadapi," ungkapnya.</p>
<p>Hetifah optimistis Kalimantan Timur memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu daerah yang mampu menghadirkan ekosistem penyiaran yang sehat, inovatif, dan berkualitas. Terlebih, posisi Kalimantan Timur sebagai wilayah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN) akan meningkatkan kebutuhan masyarakat terhadap informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipercaya.</p>
<p>Ia berharap radio dan televisi lokal tidak kehilangan eksistensinya di tengah persaingan platform digital. Sebaliknya, media penyiaran harus mampu memanfaatkan teknologi untuk memperluas jangkauan layanan informasi sekaligus mempertahankan kualitas jurnalistik yang menjadi kekuatan utama mereka.</p>
<p>Melalui sinergi antara DPR RI, BRIN, KPID Kalimantan Timur, lembaga penyiaran, akademisi, dan komunitas media, Hetifah meyakini pembangunan ekosistem informasi yang sehat dapat terus diwujudkan. Dengan demikian, radio dan televisi di Kalimantan Timur tidak hanya menjadi media penyampai berita, tetapi juga menjadi sarana edukasi, peningkatan literasi digital, serta hiburan berkualitas yang mampu mencerdaskan masyarakat di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi. <strong>(IRLA/daa)</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Lagu &amp;quot;Yayaya&amp;quot; Viral, Lirik Absurdnya Bikin Netizen Ketagihan!</title>
<link>https://kartanews.com/lagu-yayaya-viral-lirik-absurdnya-bikin-netizen-ketagihan</link>
<guid>https://kartanews.com/lagu-yayaya-viral-lirik-absurdnya-bikin-netizen-ketagihan</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a5c3d19c5c80.jpg" length="32457" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 19 Jul 2026 10:57:44 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p>y</p>
<blockquote class="instagram-media" data-instgrm-captioned="" data-instgrm-permalink="https://www.instagram.com/reel/Da9l1qDBEW8/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" data-instgrm-version="14" style="background: #FFF; border: 0; border-radius: 3px; box-shadow: 0 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.5),0 1px 10px 0 rgba(0,0,0,0.15); margin: 1px; max-width: 540px; min-width: 326px; padding: 0; width: calc(100% - 2px);">
<div style="padding: 16px;"><a href="https://www.instagram.com/reel/Da9l1qDBEW8/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="background: #FFFFFF; line-height: 0; padding: 0 0; text-align: center; text-decoration: none; width: 100%;" target="_blank" rel="noopener">
<div style="display: flex; flex-direction: row; align-items: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 40px; margin-right: 14px; width: 40px;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 100px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 60px;"></div>
</div>
</div>
<div style="padding: 19% 0;"></div>
<div style="display: block; height: 50px; margin: 0 auto 12px; width: 50px;"><svg width="50px" height="50px" viewBox="0 0 60 60" version="1.1" xmlns="https://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="https://www.w3.org/1999/xlink"><g stroke="none" stroke-width="1" fill="none" fill-rule="evenodd"><g transform="translate(-511.000000, -20.000000)" fill="#000000"><g><path d="M556.869,30.41 C554.814,30.41 553.148,32.076 553.148,34.131 C553.148,36.186 554.814,37.852 556.869,37.852 C558.924,37.852 560.59,36.186 560.59,34.131 C560.59,32.076 558.924,30.41 556.869,30.41 M541,60.657 C535.114,60.657 530.342,55.887 530.342,50 C530.342,44.114 535.114,39.342 541,39.342 C546.887,39.342 551.658,44.114 551.658,50 C551.658,55.887 546.887,60.657 541,60.657 M541,33.886 C532.1,33.886 524.886,41.1 524.886,50 C524.886,58.899 532.1,66.113 541,66.113 C549.9,66.113 557.115,58.899 557.115,50 C557.115,41.1 549.9,33.886 541,33.886 M565.378,62.101 C565.244,65.022 564.756,66.606 564.346,67.663 C563.803,69.06 563.154,70.057 562.106,71.106 C561.058,72.155 560.06,72.803 558.662,73.347 C557.607,73.757 556.021,74.244 553.102,74.378 C549.944,74.521 548.997,74.552 541,74.552 C533.003,74.552 532.056,74.521 528.898,74.378 C525.979,74.244 524.393,73.757 523.338,73.347 C521.94,72.803 520.942,72.155 519.894,71.106 C518.846,70.057 518.197,69.06 517.654,67.663 C517.244,66.606 516.755,65.022 516.623,62.101 C516.479,58.943 516.448,57.996 516.448,50 C516.448,42.003 516.479,41.056 516.623,37.899 C516.755,34.978 517.244,33.391 517.654,32.338 C518.197,30.938 518.846,29.942 519.894,28.894 C520.942,27.846 521.94,27.196 523.338,26.654 C524.393,26.244 525.979,25.756 528.898,25.623 C532.057,25.479 533.004,25.448 541,25.448 C548.997,25.448 549.943,25.479 553.102,25.623 C556.021,25.756 557.607,26.244 558.662,26.654 C560.06,27.196 561.058,27.846 562.106,28.894 C563.154,29.942 563.803,30.938 564.346,32.338 C564.756,33.391 565.244,34.978 565.378,37.899 C565.522,41.056 565.552,42.003 565.552,50 C565.552,57.996 565.522,58.943 565.378,62.101 M570.82,37.631 C570.674,34.438 570.167,32.258 569.425,30.349 C568.659,28.377 567.633,26.702 565.965,25.035 C564.297,23.368 562.623,22.342 560.652,21.575 C558.743,20.834 556.562,20.326 553.369,20.18 C550.169,20.033 549.148,20 541,20 C532.853,20 531.831,20.033 528.631,20.18 C525.438,20.326 523.257,20.834 521.349,21.575 C519.376,22.342 517.703,23.368 516.035,25.035 C514.368,26.702 513.342,28.377 512.574,30.349 C511.834,32.258 511.326,34.438 511.181,37.631 C511.035,40.831 511,41.851 511,50 C511,58.147 511.035,59.17 511.181,62.369 C511.326,65.562 511.834,67.743 512.574,69.651 C513.342,71.625 514.368,73.296 516.035,74.965 C517.703,76.634 519.376,77.658 521.349,78.425 C523.257,79.167 525.438,79.673 528.631,79.82 C531.831,79.965 532.853,80.001 541,80.001 C549.148,80.001 550.169,79.965 553.369,79.82 C556.562,79.673 558.743,79.167 560.652,78.425 C562.623,77.658 564.297,76.634 565.965,74.965 C567.633,73.296 568.659,71.625 569.425,69.651 C570.167,67.743 570.674,65.562 570.82,62.369 C570.966,59.17 571,58.147 571,50 C571,41.851 570.966,40.831 570.82,37.631"></path></g></g></g></svg></div>
<div style="padding-top: 8px;">
<div style="color: #3897f0; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: 550; line-height: 18px;">Lihat postingan ini di Instagram</div>
</div>
<div style="padding: 12.5% 0;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: row; margin-bottom: 14px; align-items: center;">
<div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(0px) translateY(7px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; height: 12.5px; transform: rotate(-45deg) translateX(3px) translateY(1px); width: 12.5px; flex-grow: 0; margin-right: 14px; margin-left: 2px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(9px) translateY(-18px);"></div>
</div>
<div style="margin-left: 8px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 20px; width: 20px;"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 2px solid transparent; border-left: 6px solid #f4f4f4; border-bottom: 2px solid transparent; transform: translateX(16px) translateY(-4px) rotate(30deg);"></div>
</div>
<div style="margin-left: auto;">
<div style="width: 0px; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-right: 8px solid transparent; transform: translateY(16px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; flex-grow: 0; height: 12px; width: 16px; transform: translateY(-4px);"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-left: 8px solid transparent; transform: translateY(-4px) translateX(8px);"></div>
</div>
</div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center; margin-bottom: 24px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 224px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 144px;"></div>
</div>
</a>
<p style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; line-height: 17px; margin-bottom: 0; margin-top: 8px; overflow: hidden; padding: 8px 0 7px; text-align: center; text-overflow: ellipsis; white-space: nowrap;"><a href="https://www.instagram.com/reel/Da9l1qDBEW8/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: normal; line-height: 17px; text-decoration: none;" target="_blank" rel="noopener">Sebuah kiriman dibagikan oleh KartaNews | Bukan Sekedar Berita (@kartanewscom)</a></p>
</div>
</blockquote>
<p>
<script async="" src="//www.instagram.com/embed.js"></script>
</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Proses Evakuasi Truk Terguling Di Daerah Lamin</title>
<link>https://kartanews.com/proses-evakuasi-truk-terguling-di-daerah-lamin</link>
<guid>https://kartanews.com/proses-evakuasi-truk-terguling-di-daerah-lamin</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a5c3d18e5ed4.jpg" length="105673" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 19 Jul 2026 10:57:34 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<blockquote class="instagram-media" data-instgrm-captioned="" data-instgrm-permalink="https://www.instagram.com/reel/Da9YMTbhR3o/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" data-instgrm-version="14" style="background: #FFF; border: 0; border-radius: 3px; box-shadow: 0 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.5),0 1px 10px 0 rgba(0,0,0,0.15); margin: 1px; max-width: 540px; min-width: 326px; padding: 0; width: calc(100% - 2px);">
<div style="padding: 16px;"><a href="https://www.instagram.com/reel/Da9YMTbhR3o/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="background: #FFFFFF; line-height: 0; padding: 0 0; text-align: center; text-decoration: none; width: 100%;" target="_blank" rel="noopener">
<div style="display: flex; flex-direction: row; align-items: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 40px; margin-right: 14px; width: 40px;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 100px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 60px;"></div>
</div>
</div>
<div style="padding: 19% 0;"></div>
<div style="display: block; height: 50px; margin: 0 auto 12px; width: 50px;"><svg width="50px" height="50px" viewBox="0 0 60 60" version="1.1" xmlns="https://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="https://www.w3.org/1999/xlink"><g stroke="none" stroke-width="1" fill="none" fill-rule="evenodd"><g transform="translate(-511.000000, -20.000000)" fill="#000000"><g><path d="M556.869,30.41 C554.814,30.41 553.148,32.076 553.148,34.131 C553.148,36.186 554.814,37.852 556.869,37.852 C558.924,37.852 560.59,36.186 560.59,34.131 C560.59,32.076 558.924,30.41 556.869,30.41 M541,60.657 C535.114,60.657 530.342,55.887 530.342,50 C530.342,44.114 535.114,39.342 541,39.342 C546.887,39.342 551.658,44.114 551.658,50 C551.658,55.887 546.887,60.657 541,60.657 M541,33.886 C532.1,33.886 524.886,41.1 524.886,50 C524.886,58.899 532.1,66.113 541,66.113 C549.9,66.113 557.115,58.899 557.115,50 C557.115,41.1 549.9,33.886 541,33.886 M565.378,62.101 C565.244,65.022 564.756,66.606 564.346,67.663 C563.803,69.06 563.154,70.057 562.106,71.106 C561.058,72.155 560.06,72.803 558.662,73.347 C557.607,73.757 556.021,74.244 553.102,74.378 C549.944,74.521 548.997,74.552 541,74.552 C533.003,74.552 532.056,74.521 528.898,74.378 C525.979,74.244 524.393,73.757 523.338,73.347 C521.94,72.803 520.942,72.155 519.894,71.106 C518.846,70.057 518.197,69.06 517.654,67.663 C517.244,66.606 516.755,65.022 516.623,62.101 C516.479,58.943 516.448,57.996 516.448,50 C516.448,42.003 516.479,41.056 516.623,37.899 C516.755,34.978 517.244,33.391 517.654,32.338 C518.197,30.938 518.846,29.942 519.894,28.894 C520.942,27.846 521.94,27.196 523.338,26.654 C524.393,26.244 525.979,25.756 528.898,25.623 C532.057,25.479 533.004,25.448 541,25.448 C548.997,25.448 549.943,25.479 553.102,25.623 C556.021,25.756 557.607,26.244 558.662,26.654 C560.06,27.196 561.058,27.846 562.106,28.894 C563.154,29.942 563.803,30.938 564.346,32.338 C564.756,33.391 565.244,34.978 565.378,37.899 C565.522,41.056 565.552,42.003 565.552,50 C565.552,57.996 565.522,58.943 565.378,62.101 M570.82,37.631 C570.674,34.438 570.167,32.258 569.425,30.349 C568.659,28.377 567.633,26.702 565.965,25.035 C564.297,23.368 562.623,22.342 560.652,21.575 C558.743,20.834 556.562,20.326 553.369,20.18 C550.169,20.033 549.148,20 541,20 C532.853,20 531.831,20.033 528.631,20.18 C525.438,20.326 523.257,20.834 521.349,21.575 C519.376,22.342 517.703,23.368 516.035,25.035 C514.368,26.702 513.342,28.377 512.574,30.349 C511.834,32.258 511.326,34.438 511.181,37.631 C511.035,40.831 511,41.851 511,50 C511,58.147 511.035,59.17 511.181,62.369 C511.326,65.562 511.834,67.743 512.574,69.651 C513.342,71.625 514.368,73.296 516.035,74.965 C517.703,76.634 519.376,77.658 521.349,78.425 C523.257,79.167 525.438,79.673 528.631,79.82 C531.831,79.965 532.853,80.001 541,80.001 C549.148,80.001 550.169,79.965 553.369,79.82 C556.562,79.673 558.743,79.167 560.652,78.425 C562.623,77.658 564.297,76.634 565.965,74.965 C567.633,73.296 568.659,71.625 569.425,69.651 C570.167,67.743 570.674,65.562 570.82,62.369 C570.966,59.17 571,58.147 571,50 C571,41.851 570.966,40.831 570.82,37.631"></path></g></g></g></svg></div>
<div style="padding-top: 8px;">
<div style="color: #3897f0; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: 550; line-height: 18px;">Lihat postingan ini di Instagram</div>
</div>
<div style="padding: 12.5% 0;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: row; margin-bottom: 14px; align-items: center;">
<div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(0px) translateY(7px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; height: 12.5px; transform: rotate(-45deg) translateX(3px) translateY(1px); width: 12.5px; flex-grow: 0; margin-right: 14px; margin-left: 2px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(9px) translateY(-18px);"></div>
</div>
<div style="margin-left: 8px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 20px; width: 20px;"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 2px solid transparent; border-left: 6px solid #f4f4f4; border-bottom: 2px solid transparent; transform: translateX(16px) translateY(-4px) rotate(30deg);"></div>
</div>
<div style="margin-left: auto;">
<div style="width: 0px; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-right: 8px solid transparent; transform: translateY(16px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; flex-grow: 0; height: 12px; width: 16px; transform: translateY(-4px);"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-left: 8px solid transparent; transform: translateY(-4px) translateX(8px);"></div>
</div>
</div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center; margin-bottom: 24px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 224px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 144px;"></div>
</div>
</a>
<p style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; line-height: 17px; margin-bottom: 0; margin-top: 8px; overflow: hidden; padding: 8px 0 7px; text-align: center; text-overflow: ellipsis; white-space: nowrap;"><a href="https://www.instagram.com/reel/Da9YMTbhR3o/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: normal; line-height: 17px; text-decoration: none;" target="_blank" rel="noopener">Sebuah kiriman dibagikan oleh KartaNews | Bukan Sekedar Berita (@kartanewscom)</a></p>
</div>
</blockquote>
<p>
<script async="" src="//www.instagram.com/embed.js"></script>
</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Hujan 10 Gol di Miami! Inggris Segel Tempat Ketiga Piala Dunia 2026 Usai Tekuk Prancis 6&#45;4</title>
<link>https://kartanews.com/hujan-10-gol-di-miami-inggris-segel-tempat-ketiga-piala-dunia-2026-usai-tekuk-prancis-6-4</link>
<guid>https://kartanews.com/hujan-10-gol-di-miami-inggris-segel-tempat-ketiga-piala-dunia-2026-usai-tekuk-prancis-6-4</guid>
<description><![CDATA[ KARTANEWS.COM - Timnas Inggris menutup laga Piala Dunia 2026 dengan merebut tempat ketiga usai menaklukan Prancis di Miami, Pada Minggu (19/7) pagi WIB. Laga tersebut berhasil dimenangkan The three lion dengan skor 6-4 atas tim ayam jantan. Pada jalannya laga tersebut, drama saling balas gol pun terjadi. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a5c3714ab1c9.jpg" length="87199" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 19 Jul 2026 10:38:48 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b>KARTANEWS.COM</b><span;><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260719_103409_271.sdocx--></span;><span;> - Timnas Inggris menutup laga Piala Dunia 2026 dengan merebut tempat ketiga usai menaklukan Prancis di </span;><span><span;>Miami, Pada Minggu (19/7/2026) pagi WIB. Laga tersebut berhasil dimenangkan The three lion dengan skor 6-4 atas tim ayam jantan. Pada jalannya laga tersebut, drama saling balas gol pun terjadi. </span;></span><span;> </span;><br><br><span><span;>Inggris unggul lebih dulu pada menit ke 3, melalui sepakan keras </span;></span><span><span;>Declan Rice di area kotak penalti. Kemudian </span;></span><span;>Ezri Konsa menambah keunggulan pada di menit ke-18. berawal dari sepak pojok Declan Rice, Mike Maignan harus kembali memungut boal dari gawangnya. </span;><br><br><span;>Prancis benar-benar menderita diawal babak pertama. Saat Bukayo Saka mencetak dua gol. Di menit ke-37 ia bekerja sama dengan Marcus Rashford, hingga kembali merobek jala les blues. Sedangkan gol kedua Saka lahir di menit injury time babak pertama. Eberechi Eze yang melepakan umpan, dimanfaatkan Saka menggunakan tembakan silang yang tak bisa dijangkau Maignan. </span;><br><br><span;>Tertinggal 0-4 di babak pertama, Pelatih Prancis, Didier Deschamps, melakukan empat pergantian pemain. Dayot Upamecano, Lucas Digne, Bradley Barcola, dan Ousmane Dembele dimasukkan ke lapangan. </span;><br><br><span;>Hasilnya, pada menit ke-48 Mbappe berhasil mencetak gol, berkat umpan dari dari Michael Olise. Enam menit berselang, giliran Barcola yang mencetak gol. Kali ini giliran Mbappe yang mengirimkan umpan trobosan kepada Barcola, dan melepaskan tembakan ke tiang dekat yang mengoyak jala Dean Henderson.</span;><br><span;></span;></p>
<p><span;>Drama gol pun kian berlanjut, di menit ke-66 Dembele mengirim umpan ke Mbappe di depan kotak penalti. Mbappe kemudian melakukan operan 1-2 dengan Michael Olise. Ia pun mendapat ruang bebas di depan gawang. Alhasil Prancis mampu memperkecil ketinggalan menjadi 3-4 berkat gol Mbappe. </span;><br><br><span;>Prancis makin semangat menekan Inggris. Mereka mendapat sejumlah peluang mencetak gol keempat, namun masih dapat dimentahkan oleh Inggris. Situasi tersebut bertahan hingga memasuki 10 menit akhir pertandingan. </span;><br><br><span;>Di menit ke-81, umpan-umpan pendek Prancis menghadirkan bahaya. Sayangnya, tembakan Olise di muka gawang masih meleset. </span;><br><br><span;>Merasa terus tertekan, Inggris memasukkan Jude Bellingham dan Elliot Anderson di menit ke-79 agar mengubah alur pertandingan. Di menit ke-84, Inggris mendapatkan penalti setelah Djed Spence dijatuhkan di kotak terlarang. </span;><br><br><span;>Bukayo Saka yang maju sebagai eksekutor berhasil menjauhakan Inggris dari kejaran Prancis, keunggulan 5-3 di menit ke-87. </span;><br><br><span;>Di masa injury time, situasi sempat kembali tegang. Dembele bisa mencetak gol. Menerima umpan dari Upamecano, Dembele melakukan penetrasi di sisi kiri pertahanan Inggris yang diakhiri tembakan ke arah tiang jauh. </span;><br><br><span;>Jude Bellingham akhirnya benar-benar menamatkan perlawanan Prancis. Saat skema serangan balik, Bellingham mengobrak-abrik pertahanan Prancis dan melepaskan tembakan dari jarak dekat. Skor 6-4 untuk Inggris bertahan hingga akhir laga. </span;><strong>(TIM/daa)</strong><br><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260719_103220_797.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Nelayan Muara Badak Hilang di Perairan Muara Berau, Tim SAR Hadapi Kendala Gelombang Tinggi</title>
<link>https://kartanews.com/nelayan-muara-badak-hilang-di-perairan-muara-berau-tim-sar-hadapi-kendala-gelombang-tinggi</link>
<guid>https://kartanews.com/nelayan-muara-badak-hilang-di-perairan-muara-berau-tim-sar-hadapi-kendala-gelombang-tinggi</guid>
<description><![CDATA[ KUKAR– Tim SAR gabungan tengah berpacu dengan waktu untuk mencari seorang nelayan yang dilaporkan hilang misterius saat melaut di Perairan Muara Berau, Kecamatan Muara Badak, Kutai Kartanegara. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a5b15d611448.jpg" length="120525" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 18 Jul 2026 13:58:55 +0800</pubDate>
<dc:creator>Jurnalis Karta News</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b>​KARTANEWS.COM</b><span;>, </span;><b><span;>KUKAR</span;></b><span;>– Tim SAR gabungan tengah berpacu dengan waktu untuk mencari seorang nelayan yang dilaporkan hilang misterius saat melaut di Perairan Muara Berau, Kecamatan Muara Badak, Kutai Kartanegara. Korban bernama Hasriarto (37), warga Desa Muara Badak Ulu, hingga kini belum kembali sejak berangkat memancing pada Rabu, 15 Juli 2026. </span;><br><br><span;>​Basarnas Balikpapan baru menerima laporan kehilangan dari pihak keluarga korban pada Jumat, 17 Juli 2026, sekitar pukul 11.00 WITA. Merespons laporan tersebut, Kepala Pos SAR Sangatta bersama tim </span;><i><span;>rescue</span;></i><span;> langsung bergerak cepat menuju lokasi pencarian setelah berkoordinasi dengan unsur terkait. </span;><br><br><span;>“Berdasarkan informasi yang dihimpun, Hasriarto berangkat seorang diri untuk memancing sekitar pukul 16.30 WITA hari Rabu. Namun, hingga keesokan harinya korban tidak kunjung pulang,” ujar Kasi Ops dan Siaga Basarnas Balikpapan, Endrow Sasmita, Sabtu (18/7/2026).</span;><br><b><span;></span;></b></p>
<p><b><span;>Perahu Ditemukan Setengah Tenggelam</span;></b></p>
<p><span;>Tanda-tanda keberadaan korban sempat membayangi pencarian ketika warga dan nelayan setempat menemukan perahu milik Hasriarto pada Kamis, 16 Juli 2026, sekitar pukul 08.00 WITA. Sayangnya, perahu tersebut ditemukan dalam kondisi setengah tenggelam tanpa ada tanda-tanda keberadaan korban di dalamnya. </span;><br><br><span;>​Untuk mencakup area pencarian yang luas, tim SAR harus menempuh perjalanan yang cukup jauh. "Lokasi pencarian berada sekitar 51 mil laut di selatan Pos SAR Sangatta dengan estimasi waktu tempuh sekitar tiga jam," jelas Endrow</span;></p>
<p><b><span;>Alutsista Dikerahkan, Gelombang Tinggi Jadi Penghambat</span;></b></p>
<p><span;>Dalam operasi penyelamatan ini, Basarnas tidak main-main dengan mengerahkan berbagai peralatan utama (alutsista), antara lain, </span;><i><span;>Rescue Car</span;></i><span;> &amp; </span;><i><span;>Rigid Inflatable Boat</span;></i><span;> (RIB), Peralatan SAR air &amp; peralatan selam, Peralatan komunikasi &amp; peralatan medis.</span;><span;>​</span;></p>
<p><span;>Operasi kemanusiaan ini melibatkan sinergi besar dari Tim Rescue Pos SAR Sangatta, TNI AL, Polairud Polda Kalimantan Timur, serta pihak keluarga korban yang setulus hati mendampingi proses pencarian. </span;><br><br><span;>​Meski cuaca di sekitar lokasi dilaporkan cerah, tim di lapangan harus berhadapan dengan tantangan alam yang cukup berat. Gelombang laut yang tinggi menjadi kendala utama yang memperlambat pergerakan tim penyelamat. </span;><br><br><span;>​Kendati demikian, Basarnas Balikpapan bersama seluruh unsur gabungan menegaskan komitmennya untuk terus mengoptimalkan pencarian hingga Hasriarto ditemukan, dengan tetap memprioritaskan keselamatan para personel di lapangan. (</span;><b>REIN/Rdk) </b><br><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260718_135637_333.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Perkuat Penanganan Darurat, YJI Kaltim Bersiap Hadirkan Klinik Jantung Pratama</title>
<link>https://kartanews.com/perkuat-penanganan-darurat-yji-kaltim-bersiap-hadirkan-klinik-jantung-pratama</link>
<guid>https://kartanews.com/perkuat-penanganan-darurat-yji-kaltim-bersiap-hadirkan-klinik-jantung-pratama</guid>
<description><![CDATA[ SAMARINDA – Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Cabang Kalimantan Timur (Kaltim) tengah menggodok rencana besar untuk menghadirkan Klinik Jantung Pratama. Fasilitas ini dirancang sebagai unit pelayanan kesehatan tingkat pertama demi memperluas aksesibilitas dan memperkuat peran organisasi langsung di tengah masyarakat. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a5b10d23f65e.jpg" length="124656" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 18 Jul 2026 13:37:46 +0800</pubDate>
<dc:creator>Jurnalis Karta News</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span;>​</span;><b>​KARTANEW.COM, </b><span;><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260718_133446_022.sdocx--></span;><b><span;>SAMARINDA</span;></b><span;> – Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Cabang Kalimantan Timur (Kaltim) tengah menggodok rencana besar untuk menghadirkan Klinik Jantung Pratama. Fasilitas ini dirancang sebagai unit pelayanan kesehatan tingkat pertama demi memperluas aksesibilitas dan memperkuat peran organisasi langsung di tengah masyarakat.  </span;><br><br><span;>​"Ini langkah strategis kami ke depan agar manfaat keberadaan YJI bisa semakin dirasakan secara luas oleh masyarakat," ungkap Ketua YJI Cabang Kaltim, Wahyu Hernaningsih Seno, saat memimpin Rapat Evaluasi Program Kerja di Rumah Jabatan Wakil Gubernur Kaltim, Jumat (17/7/2026). </span;><br><br><span;>​Klinik Jantung Pratama ini nantinya diproyeksikan menjadi garda terdepan dalam memberikan penanganan awal bagi warga yang mengalami gejala gangguan jantung. Wahyu mengingatkan bahwa dalam situasi kegawatdaruratan, kecepatan tindakan medis adalah faktor paling penentu. </span;><br><br><span;>"Setiap detik sangat berharga untuk menyelamatkan nyawa seseorang yang mengalami serangan atau gangguan jantung," tegasnya. </span;><br><br><span;>​Guna merealisasikan program ini, YJI Kaltim bersinergi dengan Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI) Samarinda. Sebagai pembuka, seluruh pengurus YJI bakal dibekali pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) agar memiliki kompetensi mumpuni dalam aksi penyelamatan pertama. Pengurus yang lulus juga akan mendapatkan sertifikat resmi. </span;><br><br><span;>​Di samping program klinik, rapat tersebut turut mengevaluasi target perluasan organisasi. YJI Kaltim menargetkan pembentukan kepengurusan di seluruh kabupaten/kota se-Kaltim rampung total pada tahun 2026. </span;><br><br><span;>​"Saat ini progresnya sudah menyentuh 70 persen. Wilayah yang kini sedang dalam proses finalisasi pembentukan adalah Penajam Paser Utara (PPU), Kutai Barat (Kubar), dan Samarinda," urai Wahyu. </span;><br><br><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;>​Menutup agenda, YJI Kaltim kini juga tengah bersiap menyambut Hari Jantung Sedunia, HUT YJI, lomba Senam Jantung Sehat antar-Klub Jantung Sehat (KJS) tingkat daerah, serta persiapan menuju lomba Senam Jantung Sehat Seri I Nasional yang digelar daring. (Diskominfo/Rein)<!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260718_133320_445.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Hotman Paris Resmi Jadi Kuasa Hukum Mantan Jampidsus Kejangung Febrie Ardiansyah</title>
<link>https://kartanews.com/hotman-paris-resmi-jadi-kuasa-hukum-mantan-jampidsus-kejangung-febrie-ardiansyah</link>
<guid>https://kartanews.com/hotman-paris-resmi-jadi-kuasa-hukum-mantan-jampidsus-kejangung-febrie-ardiansyah</guid>
<description><![CDATA[ JAKARTA - Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea secara resmi mengumumkan penunjukan dirinya sebagai kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah (FA), yang kini terjerat kasus dugaan korupsi. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a5afbc82af64.jpg" length="82786" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 18 Jul 2026 12:07:53 +0800</pubDate>
<dc:creator>Jurnalis Karta News</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: left;"><b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.COM, JAKARTA</span></span></b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">- Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea secara resmi mengumumkan penunjukan dirinya sebagai kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah (FA), yang kini melibatkan kasus dugaan korupsi.</span></span><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​</span></span><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Resmi menerima surat kuasa pagi ini,” ungkap Hotman saat memberikan keterangan kepada awak media di Gedung Kejagung, Jakarta, Jumat (17/7/2026) seperti dikuti dari Antara.</span></span><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​</span></span><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Hotman juga menegaskan komitmennya untuk langsung mendampingi Febrie yang dijadwalkan menjalani pemeriksaan perdana sebagai tersangka pada hari yang sama.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Pengacara eksentrik itu terpantau tiba di Gedung Jampidsus Kejaksaan Agung sekitar pukul 09.30 WIB dengan didampingi oleh rekan sejawatnya, Indra Haposan Sihombing.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Kehadiran Hotman sempat menarik perhatian wartawan, meski awalnya berdalih baru akan melakukan koordinasi mengenai penunjukan dirinya sebagai tim penasihat hukum resmi.</span></span><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​</span></span><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Di sisi lain, Polri sebelumnya telah mengumumkan pengalihan penanganan tiga perkara besar ke Kejaksaan Agung demi memperkuat sinergi penegakan hukum antarlembaga.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Tiga perkara kakap tersebut meliputi dugaan korupsi tata kelola batu bara, korupsi PT Asabri dan PT Jiwasraya periode 2020–2025, serta kasus dugaan tindak pidana pencucian uang terkait penyelesaian utang PT CBS kepada PT KNI.</span></span><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​</span></span><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Dalam kasus ini, penyidik ​​kepolisian telah menetapkan FA bersama seorang pengusaha swasta berinisial DR sebagai tersangka utama dalam korupsi dan pencucian uang tersebut.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Setelah menerima pelimpahan kasus, Kejaksaan Agung bergerak cepat dengan menerbitkan surat perintah penyidikan (sprindik) baru.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Tidak main-main, Korps Adhyaksa bahkan langsung membentuk tim khusus yang diperkuat oleh sembilan jaksa senior untuk menuntaskan penyidikan kasus besar ini secara transparan.(Rein/daa)</span></span><br><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260718_120156_175.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kuota 150 Ribu Peserta! Kemnaker Resmi Buka Pendaftaran MagangHub 2026 Batch</title>
<link>https://kartanews.com/kuota-150-ribu-peserta-kemnaker-resmi-buka-pendaftaran-maganghub-2026-batch</link>
<guid>https://kartanews.com/kuota-150-ribu-peserta-kemnaker-resmi-buka-pendaftaran-maganghub-2026-batch</guid>
<description><![CDATA[ ​​KARTANEWS.COM, – Kabar gembira bagi para pencari kerja dan fresh graduate. Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) resmi membuka pendaftaran Program Magang Nasional (MagangHub) Angkatan II Batch I Tahun 2026 mulai Kamis (16/7) pukul 13.00 WIB. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a5af16536a82.jpg" length="56096" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 18 Jul 2026 11:23:09 +0800</pubDate>
<dc:creator>Jurnalis Karta News</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span><span;>​</span;></span><b><span;>KARTANEWS.COM </span;></b><span;>– Kabar gembira bagi para pencari kerja dan </span;><i><span;>fresh graduate</span;></i><span;>. Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) resmi membuka pendaftaran Program Magang Nasional (MagangHub) Angkatan II Batch I Tahun</span;><b><span;> </span;></b><span;>2026 mulai Kamis (16/7) pukul 13.00 WIB. </span;><br><br><span;>​Tidak tanggung-tanggung, pemerintah membidik total 150 ribu peserta magang hingga akhir tahun 2026. Angka fantastis ini akan dibagi ke dalam tiga gelombang, dengan kuota masing-masing </span;><i><span;>batch</span;></i><span;> menampung sekitar 50 ribu orang.</span;></p>
<p><b><span;>Gaji Full Ditanggung Pemerintah, Sentuh Angka Rp6 Juta</span;></b><br><span;></span;></p>
<p><span;>​Salah satu daya tarik utama dari program ini adalah skema insentifnya. Berbeda dengan program magang biasa, peserta MagangHub akan menerima uang saku bulanan yang setara dengan Upah Minimum Kota/Kabupaten (UMK) setempat, atau Upah Minimum Provinsi (UMP) khusus untuk wilayah DKI Jakarta. </span;><br><br><span;>​Hebatnya lagi, seluruh honorarium ini ditanggung penuh oleh pemerintah melalui anggaran negara, bukan oleh perusahaan tempat magang. </span;><br><br><span;>​"Selama mengikuti magang, para peserta mendapatkan gaji sekitar Rp3,5 sampai Rp6 juta per bulan tergantung upah minimum kabupaten/kota tempat ia bekerja," ujar Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya melalui akun Instagram resminya @sekretariat.kabinet.</span;></p>
<p><b><span;>Jadwal Penting MagangHub 2026 yang Wajib Dicatat</span;></b></p>
<p><span;>Proses seleksi dan penempatan akan berjalan dengan linimasa yang cukup padat. Berikut adalah jadwal lengkapnya:</span;></p>
<p><span;>• ​</span;><b><span;>Pendaftaran Peserta:</span;></b><span;> 16–28 Juli 2026</span;><br><span;>• ​</span;><b><span;>Rekrutmen &amp; Pengusulan Peserta:</span;></b><span;> 29 Juli–5 Agustus 2026</span;><br><span;>• ​</span;><b><span;>Seleksi Nasional &amp; Pengumuman:</span;></b><span;> 7 Agustus 2026</span;><br><span;>• ​</span;><b><span;>Hari Pertama Magang:</span;></b><span;> 10 Agustus 2026</span;></p>
<p><span;>​Program ini akan berlangsung selama enam</span;><b><span;> </span;></b><span;>bulan</span;><b><span;> </span;></b><span;>penuh, di mana peserta wajib mengikuti seluruh rangkaian kegiatan mulai dari </span;><i><span;>on-boarding</span;></i><span;> hingga proses sertifikasi. Peserta yang mundur di tengah jalan terancam tidak mendapatkan sertifikat dan wajib mengembalikan sebagian tunjangan yang telah diterima.</span;><br><b><span;></span;></b></p>
<p><b><span;>Kriteria Peserta &amp; Dokumen yang Wajib Disiapkan</span;></b></p>
<p><span;>Bagi Anda yang tertarik untuk memoles portofolio dan mendapatkan pengalaman kerja profesional, berikut adalah syarat kelulusan yang harus dipenuhi:</span;><br><b><span;></span;></b></p>
<p><b><span;>Syarat Pendaftaran:</span;></b><br><span;></span;></p>
<p><span;>1. ​Warga Negara Indonesia (WNI) ber-KTP/NIK.</span;><br><span;>2. ​Lulusan Diploma, Sarjana (S1), atau Pendidikan Profesi.</span;><br><span;>3.  ​Batas kelulusan maksimal </span;><b><span;>1 tahun</span;></b><span;> saat mendaftar (berdasarkan tanggal ijazah). Khusus lulusan profesi, sertifikat profesi maksimal diterbitkan </span;><b><span;>2 tahun</span;></b><span;> sejak ijazah diploma/sarjana. </span;><br><span;>4. ​Berasal dari perguruan tinggi yang terdaftar resmi di Kemendiktisaintek.</span;><br><span;>5. ​Belum pernah menjadi peserta Magang Nasional di periode sebelumnya.</span;><br><span;>6. ​Memiliki akun di platform </span;><b><span;>SIAPKerja</span;></b><span;>.</span;><br><b><span;></span;></b></p>
<p><b><span;>Berkas Dokumen yang Diperlukan:</span;></b></p>
<p><span;>• Ijazah &amp; Transkrip Nilai</span;><br><span;>• ​Curriculum Vitae (CV) terbaru</span;><br><span;>• ​Sertifikat pelatihan/kompetensi &amp; piagam penghargaan pendukung (jika ada)</span;><br><b><span;></span;></b></p>
<p><b><span;>Cara Mendaftar (100% Online &amp; Gratis)</span;></b></p>
<p><span;>Seluruh proses pendaftaran dilakukan secara daring dan tidak</span;><b><span;> </span;></b><span;>dipungut</span;><b><span;> </span;></b><span;>biaya</span;><b><span;> </span;></b><span;>sepeser</span;><b><span;> </span;></b><span;>pun. Calon peserta dapat mengikuti langkah-langkah berikut:</span;><br><span;></span;></p>
<p><span;>1. ​Akses dan buat akun terlebih dahulu di platform </span;><b><span;>SIAPkerja</span;></b><span;>.</span;><br><span;>2.  ​Masuk (</span;><i><span;>login</span;></i><span;>) ke situs resmi </span;><b><span;>https://maganghub.kemnaker.go.id</span;></b><span;>. </span;><br><span;>3. ​Lengkapi data diri secara jujur dan valid.</span;><br><span;>4. ​Unggah seluruh dokumen pendukung yang diminta.</span;><br><span;>5. ​Cari dan pilih lowongan magang yang paling sesuai dengan minat serta latar belakang pendidikan Anda.</span;><br><span;></span;></p>
<p><span;>​Pendaftaran akan ditutup pada </span;><b><span;>28 Juli 2026</span;></b><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;>. Pastikan Anda mendaftar sebelum batas waktu berakhir untuk mengamankan satu dari 50 ribu kursi di gelombang pertama ini.<!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260718_111525_252.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>IRT (46) Tahun Diamankan Polisi, Diduga Terlibat dalam Peredaran Sabu di Berau</title>
<link>https://kartanews.com/irt-46-tahun-diamankan-polisi-diduga-terlibat-dalam-peredaran-sabu-di-berau</link>
<guid>https://kartanews.com/irt-46-tahun-diamankan-polisi-diduga-terlibat-dalam-peredaran-sabu-di-berau</guid>
<description><![CDATA[ BERAU– Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) berinisial SS (46) tak berkutik saat disergap oleh Unit Reskrim Polsek Teluk Bayur di kediamannya, Kelurahan Gayam, Kecamatan Tanjung Redeb, pada Sabtu (11/7/2026) sekitar pukul 00.30 Wita. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a5ae8159bd59.jpg" length="109000" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 18 Jul 2026 10:43:14 +0800</pubDate>
<dc:creator>Jurnalis Karta News</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b>KARTANEWS.COM, BERAU</b><span;> – Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) berinisial SS (46) tak berkutik saat disergap oleh Unit Reskrim Polsek Teluk Bayur di kediamannya, Kelurahan Gayam, Kecamatan Tanjung Redeb, pada Sabtu (11/7/2026) sekitar pukul 00.30 Wita.</span;><br><span;> </span;><br><span;>Polisi berhasil mengamankan barang bukti, berupa narkotika golongan I jenis sabu yang siap edar beserta alat timbang digital dari tangan tersangka.</span;><br><span;> </span;><br><span;>Kasat Resnarkoba Polres Berau, AKP Agus Priyanto, mengungkapkan bahwa penangkapan ini merupakan tindak lanjut dari laporan masyarakat yang resah terhadap aktivitas peredaran gelap narkoba di lingkungan tersebut.</span;><br><span;> </span;><br><span;>“Mendapat informasi tersebut, anggota Unit Reskrim Polsek Teluk Bayur langsung melakukan penyelidikan di lapangan. Setelah memastikan informasi akurat, petugas bergerak melakukan penggerebekan,” ujar AKP Agus Priyanto.</span;><br><span;> </span;><br><span;>Saat digerebek, polisi melakukan penggeledahan di seluruh sudut rumah SS dengan disaksikan oleh warga setempat. Hasilnya, petugas menemukan sebuah kotak merah yang ternyata digunakan tersangka untuk menyembunyikan barang bukti.</span;><br><span;> </span;><br><span;>Dari dalam kotak tersebut, polisi menyita 3 poket sabu (2 poket kecil dan 1 poket sedang) dengan berat bruto 2,40 gram, satu unit timbangan digital warna hitam, 2 bendel plastik klip kosong (diduga untuk memaketkan sabu), Alat hisap berupa 3 buah pipet kaca, 1 buah sendok sedotan, dan 3 buah sedotan dan 2 unit handphone yang digunakan untuk bertransaksi.</span;><br><span;> </span;><br><span;>“Melihat adanya timbangan digital dan bendelan plastik klip, diduga kuat tersangka tidak sekadar mengonsumsi, melainkan ikut mengedarkan barang haram tersebut,” beber AKP Agus Priyanto</span;><br><span;> </span;><br><span;>Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, SS beserta seluruh barang bukti kini telah digelandang ke Mapolsek Teluk Bayur untuk menjalani pemeriksaan intensif dan proses hukum lebih lanjut. Petugas juga tengah melakukan pengembangan untuk mencari tahu asal-usul pasokan sabu yang didapat oleh tersangka.</span;><br><span;> </span;><br><span;>Atas perbuatannya, SS dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) subsider Pasal 112 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, junto Penyesuaian Pidana dalam UU Nomor 1 Tahun 2026 dan UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP. Tersangka terancam hukuman pidana penjara paling singkat 5 tahun.(Rein/daa)</span;><br><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260718_103916_358.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kejar Target 2028, Basuki Hadimuljono Minta Pembangunan IKN Cepat tapi Aman</title>
<link>https://kartanews.com/kejar-target-2028-basuki-hadimuljono-minta-pembangunan-ikn-cepat-tapi-aman</link>
<guid>https://kartanews.com/kejar-target-2028-basuki-hadimuljono-minta-pembangunan-ikn-cepat-tapi-aman</guid>
<description><![CDATA[ NUSANTARA – Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) terus mempercepat pembangunan fisik Tahap II untuk mewujudkan target IKN sebagai Ibu Kota Politik pada tahun 2028, sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Presiden Nomor 79 Tahun 2025. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a59e68cb4a8c.jpg" length="162778" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 17 Jul 2026 16:20:58 +0800</pubDate>
<dc:creator>Jurnalis Karta News</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.COM, NUSANTARA</span></span></strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> – Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) terus mempercepat pembangunan fisik Tahap II untuk mewujudkan target IKN sebagai Ibu Kota Politik pada tahun 2028, sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Presiden Nomor 79 Tahun 2025.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Untuk memastikan seluruh pekerjaan berjalan sesuai target, Otorita IKN secara rutin melakukan monitoring dan evaluasi bersama swasta/investor, kementerian/lembaga, penyedia jasa konstruksi, penyedia jasa konsultan konstruksi serta manajemen konstruksi induk.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Selasa (14/7/2026) di Gedung Serba Guna Gedung Kemenko 1, Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Pembangunan IKN didukung melalui tiga skema pembiayaan, yaitu Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang dilaksanakan oleh Kementerian, APBN yang dilaksanakan melalui mekanisme Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU), dan investasi swasta. </span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Pembangunan yang dibiayai APBN tidak hanya dilaksanakan oleh Otorita IKN, tetapi juga didukung oleh Kementerian Pekerjaan Umum serta Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Melalui APBN yang dikelola Otorita IKN, terdapat 40 paket pekerjaan fisik, dengan rincian 9 paket telah selesai pada tahun 2025, 15 paket dalam tahap konstruksi, dan 16 paket dalam tahap persiapan lelang. </span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Paket-paket yang masih dalam proses konstruksi meliputi pembangunan gedung perkantoran dan kawasan yudikatif dan legislatif, jaringan jalan, embung, hingga kolam retensi serta jaringan perpipaan air minum sebagai bagian dari sistem pengelolaan air minum dan penyediaan layanan dasar perkotaan di IKN.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Sementara itu, Kementerian Pekerjaan Umum menangani 90 paket pekerjaan fisik, dengan pencapaian 78 paket telah selesai dan 12 paket masih dalam proses konstruksi.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Beberapa proyek strategis yang sedang berjalan antara lain pembangunan Jalan Tol IKN, Duplikasi Jembatan Pulau Balang Bentang Pendek, serta sejumlah jalan pendukung lainnya.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Di sisi lain, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman mengelola 12 paket pembangunan, di mana 11 paket telah selesai dan 1 paket masih dalam tahap konstruksi, yaitu pembangunan rumah susun bagi masyarakat rendah yang direlokasi guna mendukung penataan kawasan dalam rangka pembangunan IKN.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Dari skema investasi swasta, hingga saat ini 67 pelaku usaha telah menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS). Dari jumlah tersebut, 9 proyek telah selesai dibangun, sementara 6 proyek sedang memasuki tahap konstruksi, di antaranya Kampus Universitas Gunadarma Nusantara, Rumah Sakit Abdi Waluyo, Teras by Plataran, Apartemen PT Star Bright International Investment, Kawasan Campuran PT Fajar Maju Karya Gemilang, dan Apartemen PT Dian Jaya Indonesia.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Melalui skema KPBU, terdapat 13 proyek prakarsa, yang terdiri atas 7 sektor perumahan dan 6 sektor jalan. Dalam waktu dekat, skema ini akan memasuki tahap pembangunan 108 unit rumah tapak yang diprakarsai PT Intiland Development Tbk dan 8 menara rumah susun yang diprakarsai PT Nindya Karya.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, menegaskan bahwa percepatan pembangunan harus tetap mengedepankan keselamatan kerja dan menjaga kualitas hasil pembangunan.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">"K3 kita harus lebih ketat lagi. Kecelakaan saja bisa terjadi, tetapi harus kita minimalkan. Kita bekerja cepat, tetapi tetap aman dan nyaman. Target kita adalah 2028. Tiga pilar pembangunan IKN tetap menjadi pegangan, yaitu kualitas, estetika, dan kelangsungan lingkungan," ujar Basuki.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Selain menyatukan kemajuan pembangunan, forum monitoring dan evaluasi ini juga membahas berbagai isu strategi dan kendala di lapangan, sekaligus memperkuat koordinasi serta penyelarasan pelaksanaan pembangunan yang dibiayai melalui APBN, investasi swasta, maupun skema KPBU. (OKI)</span></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Urgensi Kemasan dan Branding, Pemkab Berau Siapkan UKM&#45;IKM Tembus Pasar Global</title>
<link>https://kartanews.com/urgensi-kemasan-dan-branding-pemkab-berau-siapkan-ukm-ikm-tembus-pasar-global</link>
<guid>https://kartanews.com/urgensi-kemasan-dan-branding-pemkab-berau-siapkan-ukm-ikm-tembus-pasar-global</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Komitmen Pemerintah Kabupaten Berau dalam mendongkrak marwah produk lokal ke kancah internasional terus diperkuat. Melalui Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Berau, para pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) serta Industri Kecil Menengah (IKM) kini bertujuan untuk tidak sekedar jago kandang di pasar domestik, melainkan mampu menembus pasar ekspor. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a59dae760484.jpg" length="80254" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 17 Jul 2026 15:32:32 +0800</pubDate>
<dc:creator>Jurnalis Karta News</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, BERAU</strong> – Komitmen Pemerintah Kabupaten Berau dalam mendongkrak marwah produk lokal ke kancah internasional terus diperkuat. Melalui Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Berau, para pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) serta Industri Kecil Menengah (IKM) kini ditargetkan untuk tidak sekadar jago kandang di pasar domestik, melainkan mampu menembus pasar ekspor.</p>
<p>​Langkah strategis tersebut diwujudkan lewat agenda Sosialisasi Peningkatan Citra Produk Ekspor yang digelar pada Kamis (16/7/2026). Kegiatan yang bersumber dari pendanaan APBD Kabupaten Berau Tahun Anggaran 2026 ini menyasar pembinaan intensif bagi 25 pelaku UKM dan IKM terpilih di Bumi Batiwakkal.</p>
<p>​Kepala Diskoperindag Berau, Eva Yunita, menegaskan bahwa potensi komoditas asli Berau untuk bersaing di pasar luar negeri sebenarnya sangat terbuka lebar. Kendati demikian, ia menggarisbawahi bahwa peluang emas tersebut wajib dibarengi dengan standarisasi kualitas yang ketat.</p>
<p>​"Produk Berau punya peluang besar masuk pasar global. Yang harus kita siapkan bersama saat ini adalah kualitas dan daya saingnya," ujar Eva dengan tegas.</p>
<p>​Lebih dalam, Eva memaparkan bahwa esensi dari peningkatan citra produk tidak semata-mata bertumpu pada mutu barang itu sendiri.</p>
<p>Pelaku usaha lokal juga dituntut piawai dalam mengemas produk (packaging), membangun penjenamaan (branding), melengkapi legalitas usaha, hingga jeli membaca arah serta tren kebutuhan pasar internasional.</p>
<p>​Guna memastikan standar tersebut terpenuhi, Pemkab Berau memastikan tidak akan melepas para pelaku usaha begitu saja. Pendampingan berkala dan berkelanjutan akan terus digulirkan agar produk lokal benar-benar ramah terhadap regulasi negara tujuan ekspor.</p>
<p>​Selama jalannya sosialisasi, para peserta digembleng dengan berbagai materi esensial. Mulai dari strategi pemetaan komoditas ekspor, membaca peluang pasar luar negeri, hingga teknik penguatan daya saing produk.</p>
<p>​Melalui program ini, Eva berharap lahirnya ekosistem UMKM Berau yang mapan dan bermental global, sehingga ekspor dapat menjadi motor baru dalam mendongkrak perekonomian daerah.</p>
<p>​"Ekspor bukan sekadar aktivitas menjual produk ke luar negeri, melainkan sebuah momentum untuk membuka kesempatan ekonomi yang jauh lebih luas bagi daerah kita," tutupnya.(Rein/daa) </p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Geliat Baru di Pesisir: TPI Tanjung Batu Siap Bertransformasi Jadi Sentra Ekonomi dan Kuliner Modern</title>
<link>https://kartanews.com/geliat-baru-di-pesisir-tpi-tanjung-batu-siap-bertransformasi-jadi-sentra-ekonomi-dan-kuliner-modern</link>
<guid>https://kartanews.com/geliat-baru-di-pesisir-tpi-tanjung-batu-siap-bertransformasi-jadi-sentra-ekonomi-dan-kuliner-modern</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Wajah Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Tanjung Batu bersiap mengalami perubahan besar. Pemerintah Kabupaten Berau kini tengah merancang ulang kawasan tersebut agar tidak sekadar menjadi tempat transaksi hasil laut tradisional, melainkan tumbuh sebagai pusat perdagangan terpadu sekaligus destinasi wisata kuliner berbasis seafood. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a59d7290c2aa.jpg" length="104720" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 17 Jul 2026 15:16:02 +0800</pubDate>
<dc:creator>Jurnalis Karta News</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, BERAU </strong>– Wajah Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Tanjung Batu bersiap mengalami perubahan besar. Pemerintah Kabupaten Berau kini tengah merancang ulang kawasan tersebut agar tidak sekadar menjadi tempat transaksi tradisional hasil laut, melainkan tumbuh sebagai pusat perdagangan terpadu sekaligus destinasi wisata kuliner berbasis seafood.</p>
<p>​Melalui Dinas Perikanan (Diskan) Berau, langkah penataan mulai berjalan nyata. Seluruh aktivitas jual beli ikan kini dipusatkan ke dalam area dalam TPI yang telah dilengkapi dengan lapak-lapak khusus yang lebih representatif.</p>
<p>Upaya ini dilakukan demi menciptakan kawasan yang tertib, bersih, dan mampu mendongkrak nilai tawar sektor perikanan lokal.</p>
<p>​Kepala Diskan Berau, Abdul Madjid, menegaskan bahwa revitalisasi dan pengembangan TPI Tanjung Batu ini merupakan bagian dari langkah strategis pemerintah daerah dalam menggali potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) baru dari sektor pesisir.</p>
<p>​"Kami ingin TPI tidak hanya menjadi tempat pelelangan biasa, melainkan pusat ekonomi yang dinamis dan mampu menyumbang PAD secara optimal bagi daerah," ujar Abdul Madjid, Jumat (17/7/2026).</p>
<p>​Konsep matang yang disiapkan adalah mengawinkan aktivitas perdagangan ikan dengan sektor pariwisata kuliner. Melalui konsep ini, para pengunjung dapat berbelanja ikan segar langsung dari tangan nelayan, lalu meminta pelaku UMKM setempat—yang difasilitasi oleh pemerintah—untuk mengolahnya menjadi hidangan siap santap di lokasi yang sama.</p>
<p>​"Orang-orang yang datang ke sini nantinya tidak hanya untuk membeli ikan mentah bawa pulang, tetapi juga bisa langsung menikmati hidangan laut segar di tepi pantai. Efek domino ekonominya tentu akan jauh lebih besar bagi masyarakat," tambahnya.</p>
<p>​Sebagai langkah awal transisi, pemerintah daerah memberikan kelonggaran berupa pembebasan biaya retribusi bagi para pedagang selama tiga bulan pertama.</p>
<p>Masa tenggang ini digunakan oleh dinas terkait untuk mengevaluasi dan mematangkan sistem pengelolaan sebelum tarif resmi diberlakukan sesuai dengan regulasi Perda Nomor 7 Tahun 2025.</p>
<p>​Tak berhenti di situ, untuk mempermudah operasional di lapangan, Diskan Berau juga tengah merancang pembangunan pabrik es mandiri serta Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN) di kawasan tersebut. </p>
<p>"Keberadaan dua fasilitas vital ini diharapkan mampu memangkas biaya operasional para nelayan secara signifikan," pungkasnya. </p>
<p>​Dia pun optimistis, dengan ekosistem penunjang yang lengkap dan modern, TPI Tanjung Batu akan segera menjelma sebagai motor penggerak ekonomi baru yang menyejahterakan masyarakat pesisir Berau sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.(Rein/daa) </p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Bidik Generasi Muda, Disbudpar Berau Gencar Edukasi Pelajar Terkait Geopark Sangkulirang&#45;Mangkalihat</title>
<link>https://kartanews.com/bidik-generasi-muda-disbudpar-berau-gencar-edukasi-pelajar-terkait-geopark-sangkulirang-mangkalihat</link>
<guid>https://kartanews.com/bidik-generasi-muda-disbudpar-berau-gencar-edukasi-pelajar-terkait-geopark-sangkulirang-mangkalihat</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Perjuangan membawa Geopark Sangkulirang-Mangkalihat meraih predikat sebagai Geopark Nasional yang terus digalakkan melalui berbagai lini ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a59d3c0a41b8.jpg" length="153821" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 17 Jul 2026 15:00:58 +0800</pubDate>
<dc:creator>Jurnalis Karta News</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTNEWS.COM, BERAU</strong> – Perjuangan untuk membawa Geopark Sangkulirang-Mangkalihat meraih predikat sebagai Geopark Nasional terus digalakkan lewat berbagai lini. Tidak hanya berkutat pada pemenuhan berkas administrasi dan proses verifikasi, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau kini mulai bergerak ke ruang-ruang kelas untuk mempersiapkan generasi muda sebagai garda penjaga kekayaan alam dan budaya daerah.</p>
<p>​Melalui rangkaian sosialisasi di berbagai sekolah, Disbudpar berupaya menanamkan pemahaman mendalam mengenai konsep geopark. Langkah ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran kolektif di kalangan siswa untuk ikut melestarikan warisan geologi, keanekaragaman hayati, serta kekayaan budaya yang tersebar di Berau.</p>
<p>​Kepala Disbudpar Berau, Yudha Budisantosa, menegaskan bahwa edukasi sejak dini merupakan investasi strategis. Dengan mengenalkan potensi daerah sejak bangku sekolah, rasa memiliki (sense of belonging) generasi muda terhadap kawasan karismatik Sangkulirang-Mangkalihat akan terpupuk kuat.</p>
<p>​"Anak-anak harus mengenal geopark sejak dini. Merekalah yang nantinya akan tumbuh menjadi pelindung sekaligus promotor utama kekayaan yang dimiliki Berau," ujar Yudha, (17/07/2026) </p>
<p>​Yudha menambahkan, sejauh ini masih ada miskonsepsi di tengah masyarakat yang menganggap geopark semata-mata sebagai tempat wisata biasa. Padahal, esensi sejati dari geopark adalah sebuah kawasan terpadu yang menyatukan nilai geologi, biodiversitas, dan warisan budaya dalam satu bingkai konservasi yang berkelanjutan.</p>
<p>​Kawasan Geopark Sangkulirang-Mangkalihat sendiri memiliki bentang alam yang luas, melintasi wilayah Kabupaten Berau dan Kutai Timur. Secara keseluruhan, terdapat 26 geosite yang terdata, di mana 15 titik terletak di Berau dan 11 titik lainnya berada di Kutai Timur.</p>
<p>​Saat menyambangi SMP Negeri 3 Tanjung Redeb dalam agenda sosialisasi terbarunya, para pelajar tampak antusias diperkenalkan dengan deretan geosite unggulan daerah mereka.</p>
<p>Beberapa di antaranya meliputi keunikan Labuan Cermin, misteri Goa Merabu, keajaiban Danau Kakaban, pesona Maratua, Air Panas Asin Pemapak, Air Terjun Bidadari, Hutan Dumaring, hingga jejak sejarah di Keraton dan Museum Gunung Tabur.</p>
<p>​Di kesempatan yang sama, Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Ahli Muda Disbudpar Berau, Asri Toldo, menguraikan bahwa pondasi utama geopark berdiri di atas tiga pilar penting: keragaman geologi (geodiversity), keanekaragaman hayati (biodiversity), dan keragaman budaya (cultural diversity).</p>
<p>​Menurut Asri, ketiga pilar ini saling berkelindan dan wajib dijaga kelestariannya karena menjadi identitas daerah sekaligus modal berharga untuk sektor pariwisata dan edukasi masa depan.</p>
<p>​"Geopark bukan sekadar tempat untuk menikmati keindahan alam, melainkan sebuah ruang untuk memahami, menjaga, dan mewariskan nilai-nilai luhur tersebut kepada generasi mendatang," urai Asri.</p>
<p>​Melalui gerakan edukasi ini, Disbudpar menaruh harapan besar agar para pelajar mampu bertransformasi menjadi "duta kecil" bagi Geopark Sangkulirang-Mangkalihat. </p>
<p>"Merekalah yang nantinya diharapkan aktif mengampanyekan gerakan peduli lingkungan sekaligus memperkenalkan potensi wisata Berau ke panggung yang lebih luas, " pungkasnya. (Rein/daa) </p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kaltim dan World Bank Susun Laporan Penutupan Program Penurunan Emisi</title>
<link>https://kartanews.com/kaltim-dan-world-bank-susun-laporan-penutupan-program-penurunan-emisi</link>
<guid>https://kartanews.com/kaltim-dan-world-bank-susun-laporan-penutupan-program-penurunan-emisi</guid>
<description><![CDATA[ SAMARINDA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur melangkah ke tahap akhir pelaksanaan program penyelamatan lingkungan berkelanjutan. Melalui kolaborasi dengan Tim Bank Dunia, Pemprov menggelar agenda krusial bertajuk Penyusunan Implementation Completion and Results Report (ICR) Mission untuk mengeluarkan program Proyek Kalimantan Timur untuk Hasil Pengurangan Emisi (EK-PERR). ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a59cbd0c3c7c.jpg" length="83412" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 17 Jul 2026 14:29:06 +0800</pubDate>
<dc:creator>Jurnalis Karta News</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, SAMARINDA</strong> – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur melangkah ke tahap akhir pelaksanaan program penyelamatan lingkungan berkelanjutan. Melalui kolaborasi dengan Tim World Bank, Pemprov menggelar agenda krusial bertajuk Penyusunan Implementation Completion and Results Report (ICR) Mission untuk mengevaluasi program East Kalimantan Project for Emission Reduction Results (EK-PERR).</p>
<p>​Pertemuan penting ini diselenggarakan di Ruang Ruby, Hotel Mercure Samarinda, pada Kamis (16/7/2026). Diskusi dipimpin langsung oleh Kepala Bagian Sumber Daya Alam Biro Ekonomi Setda Provinsi Kaltim, Nanang, didampingi oleh Senior Natural Resource Specialist World Bank, Franka Braun, serta dihadiri para perwakilan Perangkat Daerah (PD) terkait.</p>
<p>​Dalam pemaparannya, Nanang menegaskan bahwa penyusunan ICR ini merupakan bagian dari prosedur formal penutupan proyek.</p>
<p>Tujuannya adalah membedah dan mengevaluasi seluruh perjalanan program, mulai dari fase perencanaan awal hingga akhir masa implementasi. Dokumen ini nantinya akan merangkum torehan prestasi, tantangan di lapangan, hingga praktik terbaik (best practices) yang berhasil diciptakan.</p>
<p>​"Melalui rapat ini kita mengumpulkan masukan dari seluruh OPD dan instansi yang terlibat, kemudian menyusun Laporan ICR sebagai laporan resmi penutupan proyek kepada World Bank," jelas Nanang, (17/07/2026) </p>
<p>​Sebagai informasi, Indonesia menempatkan diri sebagai salah satu negara pelopor dalam Forest Carbon Partnership Facility (FCPF) Carbon Fund. Kaltim ditunjuk sebagai provinsi percontohan berkat kepemilikan sekitar 6,5 juta hektare tutupan hutan tropis.</p>
<p> Salah satu bentang hijau terbesar di Indonesia yang bernilai strategis bagi target penurunan emisi gas rumah kaca nasional melalui skema REDD+ berbasis yurisdiksi.</p>
<p>​Perjalanan program ini melewati berbagai fase krusial, termasuk penyusunan Emission Reductions Program Document (ERPD) hingga negosiasi kesepakatan pembayaran (Emission Reductions Payment Agreement/ERPA).</p>
<p>Proses inilah yang menjadi fondasi diterimanya insentif berbasis hasil atas keberhasilan pengurangan emisi karbon yang telah terverifikasi.</p>
<p>​Lebih dari sekadar transaksi karbon, program FCPF di Bumi Etam telah mendorong transformasi nyata dalam tata kelola hutan secara berkelanjutan. Keberhasilan program ini membuktikan pentingnya komitmen jangka panjang, penguatan lembaga, dan kolaborasi lintas sektor. </p>
<p>Salah satu poin pembelajaran berharga adalah perlunya kejelasan peran dari tingkat pusat, daerah, Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH), pemerintah desa, hingga masyarakat adat, agar program dapat terus berjalan secara sistematis tanpa bergantung pada figur tertentu.(Rein/daa) </p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Nila Anggaran Capai Rp 1,9 Miliar, Proyek Baru Darmaga Sidayang Bakal Dilengkapi Ruang Tunggu</title>
<link>https://kartanews.com/nila-anggaran-capai-rp-19-miliar-proyek-baru-darmaga-sidayang-bakal-dilengkapi-ruang-tunggu</link>
<guid>https://kartanews.com/nila-anggaran-capai-rp-19-miliar-proyek-baru-darmaga-sidayang-bakal-dilengkapi-ruang-tunggu</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Upaya berkelanjutan terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Berau untuk mendongkrak kualitas pelayanan transportasi laut di wilayahnya. Setelah sukses menuntaskan perbaikan besar pada struktur utama pelabuhan tahun lalu. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a59c63a29874.jpg" length="136576" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 17 Jul 2026 14:03:53 +0800</pubDate>
<dc:creator>Jurnalis Karta News</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.COM, BERAU</span></span></strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> – Upaya berkelanjutan terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Berau untuk mendongkrak kualitas pelayanan transportasi laut di wilayahnya. Setelah sukses menuntaskan perbaikan besar pada struktur utama pelabuhan tahun lalu. </span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Pemkab Berau kini mengalihkan fokus pada pembangunan fasilitas penunjang di Dermaga Sidayang, Tanjung Batu. Langkah ini diambil demi menghadirkan kenyamanan dan keamanan ekstra bagi penumpang serta wisatawan.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Melalui alokasi dana APBD Murni 2026 sebesar Rp1,9 miliar, kawasan penyeberangan ini akan segera dilengkapi dengan kantor operasional baru sekaligus ruang tunggu tertutup yang representatif.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Proyek ini diproyeksikan menjadi lompatan penting dalam menciptakan infrastruktur pelabuhan yang aman, modern, dan ramah pengguna.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Berau, Rusnan Hefni, menjelaskan bahwa proyek strategi ini sedang berada dalam tahap lelang. Jika seluruh proses administrasi berjalan tanpa hambatan, pengerjaan fisik di lapangan akan segera dimulai dalam waktu dekat.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​"Fokus pengerjaan tahun ini adalah membangun kantor operasional dan ruang tunggu. Saat proses lelang ini masih berjalan, dan kami berharap seluruh tahapan bisa selesai tepat waktu sesuai target," ungkap Rusnan, belum lama ini. </span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Kehadiran ruang tunggu tertutup ini dinilai sudah sangat mendesak. Pasalnya, aktivitas pergerakan masyarakat lokal dan pelancong di Dermaga Sidayang terbilang sangat tinggi karena posisinya sebagai pintu gerbang utama menuju destinasi wisata pesisir Berau.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Selama ini, minimnya fasilitas pelindung membuat calon penumpang terpaksa menunggu kapal berangkat dalam kondisi terpapar panas maupun hujan.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Nantinya, setelah pembangunan rampung, masyarakat dapat menikmati ruang tunggu yang jauh lebih teduh dan nyaman. Fasilitas ini juga akan langsung dilengkapi dengan berbagai sarana pendukung yang siap pakai, mulai dari kursi tunggu, meja pelayanan, hingga perangkat operasional kerja. Kantor baru ini pun diharapkan mampu meningkatkan efektivitas tata kelola dan pelayanan di pelabuhan.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Pembangunan fasilitas ini merupakan fase kedua dari penataan total yang telah dirintis sejak tahun 2025. Pada tahun lalu, Pemkab Berau telah menggelontorkan anggaran sebesar Rp6,8 miliar untuk memperkuat struktur utama dermaga yang sempat mengalami kerusakan serius. </span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Rusnan berharap seluruh rangkaian modernisasi ini berjalan lancar sehingga Dermaga Sidayang mampu menyokong mobilitas warga sekaligus memperkuat daya tarik sektor pariwisata Berau yang kian berkembang.(Rein/daa) </span></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Sengketa Lahan di Cigombong Memanas, Puluhan Petani Desak BPN Lakukan Pengukuran Ulang</title>
<link>https://kartanews.com/sengketa-lahan-di-cigombong-memanas-puluhan-petani-desak-bpn-lakukan-pengukuran-ulang</link>
<guid>https://kartanews.com/sengketa-lahan-di-cigombong-memanas-puluhan-petani-desak-bpn-lakukan-pengukuran-ulang</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a59bd78ba212.jpg" length="64364" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 17 Jul 2026 13:28:43 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<blockquote class="instagram-media" data-instgrm-captioned="" data-instgrm-permalink="https://www.instagram.com/reel/Da5Dv3JBdpV/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" data-instgrm-version="14" style="background: #FFF; border: 0; border-radius: 3px; box-shadow: 0 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.5),0 1px 10px 0 rgba(0,0,0,0.15); margin: 1px; max-width: 540px; min-width: 326px; padding: 0; width: calc(100% - 2px);">
<div style="padding: 16px;"><a href="https://www.instagram.com/reel/Da5Dv3JBdpV/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="background: #FFFFFF; line-height: 0; padding: 0 0; text-align: center; text-decoration: none; width: 100%;" target="_blank" rel="noopener">
<div style="display: flex; flex-direction: row; align-items: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 40px; margin-right: 14px; width: 40px;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 100px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 60px;"></div>
</div>
</div>
<div style="padding: 19% 0;"></div>
<div style="display: block; height: 50px; margin: 0 auto 12px; width: 50px;"><svg width="50px" height="50px" viewBox="0 0 60 60" version="1.1" xmlns="https://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="https://www.w3.org/1999/xlink"><g stroke="none" stroke-width="1" fill="none" fill-rule="evenodd"><g transform="translate(-511.000000, -20.000000)" fill="#000000"><g><path d="M556.869,30.41 C554.814,30.41 553.148,32.076 553.148,34.131 C553.148,36.186 554.814,37.852 556.869,37.852 C558.924,37.852 560.59,36.186 560.59,34.131 C560.59,32.076 558.924,30.41 556.869,30.41 M541,60.657 C535.114,60.657 530.342,55.887 530.342,50 C530.342,44.114 535.114,39.342 541,39.342 C546.887,39.342 551.658,44.114 551.658,50 C551.658,55.887 546.887,60.657 541,60.657 M541,33.886 C532.1,33.886 524.886,41.1 524.886,50 C524.886,58.899 532.1,66.113 541,66.113 C549.9,66.113 557.115,58.899 557.115,50 C557.115,41.1 549.9,33.886 541,33.886 M565.378,62.101 C565.244,65.022 564.756,66.606 564.346,67.663 C563.803,69.06 563.154,70.057 562.106,71.106 C561.058,72.155 560.06,72.803 558.662,73.347 C557.607,73.757 556.021,74.244 553.102,74.378 C549.944,74.521 548.997,74.552 541,74.552 C533.003,74.552 532.056,74.521 528.898,74.378 C525.979,74.244 524.393,73.757 523.338,73.347 C521.94,72.803 520.942,72.155 519.894,71.106 C518.846,70.057 518.197,69.06 517.654,67.663 C517.244,66.606 516.755,65.022 516.623,62.101 C516.479,58.943 516.448,57.996 516.448,50 C516.448,42.003 516.479,41.056 516.623,37.899 C516.755,34.978 517.244,33.391 517.654,32.338 C518.197,30.938 518.846,29.942 519.894,28.894 C520.942,27.846 521.94,27.196 523.338,26.654 C524.393,26.244 525.979,25.756 528.898,25.623 C532.057,25.479 533.004,25.448 541,25.448 C548.997,25.448 549.943,25.479 553.102,25.623 C556.021,25.756 557.607,26.244 558.662,26.654 C560.06,27.196 561.058,27.846 562.106,28.894 C563.154,29.942 563.803,30.938 564.346,32.338 C564.756,33.391 565.244,34.978 565.378,37.899 C565.522,41.056 565.552,42.003 565.552,50 C565.552,57.996 565.522,58.943 565.378,62.101 M570.82,37.631 C570.674,34.438 570.167,32.258 569.425,30.349 C568.659,28.377 567.633,26.702 565.965,25.035 C564.297,23.368 562.623,22.342 560.652,21.575 C558.743,20.834 556.562,20.326 553.369,20.18 C550.169,20.033 549.148,20 541,20 C532.853,20 531.831,20.033 528.631,20.18 C525.438,20.326 523.257,20.834 521.349,21.575 C519.376,22.342 517.703,23.368 516.035,25.035 C514.368,26.702 513.342,28.377 512.574,30.349 C511.834,32.258 511.326,34.438 511.181,37.631 C511.035,40.831 511,41.851 511,50 C511,58.147 511.035,59.17 511.181,62.369 C511.326,65.562 511.834,67.743 512.574,69.651 C513.342,71.625 514.368,73.296 516.035,74.965 C517.703,76.634 519.376,77.658 521.349,78.425 C523.257,79.167 525.438,79.673 528.631,79.82 C531.831,79.965 532.853,80.001 541,80.001 C549.148,80.001 550.169,79.965 553.369,79.82 C556.562,79.673 558.743,79.167 560.652,78.425 C562.623,77.658 564.297,76.634 565.965,74.965 C567.633,73.296 568.659,71.625 569.425,69.651 C570.167,67.743 570.674,65.562 570.82,62.369 C570.966,59.17 571,58.147 571,50 C571,41.851 570.966,40.831 570.82,37.631"></path></g></g></g></svg></div>
<div style="padding-top: 8px;">
<div style="color: #3897f0; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: 550; line-height: 18px;">Lihat postingan ini di Instagram</div>
</div>
<div style="padding: 12.5% 0;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: row; margin-bottom: 14px; align-items: center;">
<div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(0px) translateY(7px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; height: 12.5px; transform: rotate(-45deg) translateX(3px) translateY(1px); width: 12.5px; flex-grow: 0; margin-right: 14px; margin-left: 2px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(9px) translateY(-18px);"></div>
</div>
<div style="margin-left: 8px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 20px; width: 20px;"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 2px solid transparent; border-left: 6px solid #f4f4f4; border-bottom: 2px solid transparent; transform: translateX(16px) translateY(-4px) rotate(30deg);"></div>
</div>
<div style="margin-left: auto;">
<div style="width: 0px; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-right: 8px solid transparent; transform: translateY(16px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; flex-grow: 0; height: 12px; width: 16px; transform: translateY(-4px);"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-left: 8px solid transparent; transform: translateY(-4px) translateX(8px);"></div>
</div>
</div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center; margin-bottom: 24px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 224px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 144px;"></div>
</div>
</a>
<p style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; line-height: 17px; margin-bottom: 0; margin-top: 8px; overflow: hidden; padding: 8px 0 7px; text-align: center; text-overflow: ellipsis; white-space: nowrap;"><a href="https://www.instagram.com/reel/Da5Dv3JBdpV/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: normal; line-height: 17px; text-decoration: none;" target="_blank" rel="noopener">Sebuah kiriman dibagikan oleh KartaNews | Bukan Sekedar Berita (@kartanewscom)</a></p>
</div>
</blockquote>
<p>
<script async="" src="//www.instagram.com/embed.js"></script>
</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Gebrakan KPID Kaltim! Usul Wajib Iklan Perusahaan dan Pengawasan Konten di Media Sosial Jadi Sorotan</title>
<link>https://kartanews.com/gebrakan-kpid-kaltim-usul-wajib-iklan-perusahaan-dan-pengawasan-hoaks-di-media-sosial-jadi-sorotan</link>
<guid>https://kartanews.com/gebrakan-kpid-kaltim-usul-wajib-iklan-perusahaan-dan-pengawasan-hoaks-di-media-sosial-jadi-sorotan</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a58fe49cea4a.jpg" length="63630" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 16 Jul 2026 23:53:31 +0800</pubDate>
<dc:creator>Irla Hadratan Iman</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.COM, SAMARINDA -</span></span></strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> Ketua KPID Kalimantan Timur, Awang Mohammad Jumri Syafi'i, menilai industri penyiaran di daerah saat ini menghadapi tantangan yang semakin berat akibat perubahan pola konsumsi informasi masyarakat dan beralihnya belanja iklan ke platform digital. </span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Menurutnya, kondisi tersebut berdampak langsung terhadap keberlangsungan operasional radio dan televisi lokal yang selama ini menjadi salah satu sumber utama penyebaran informasi masyarakat. Ia mengungkapkan bahwa semakin sedikitnya pemasang iklan membuat banyak lembaga penyiaran harus berjuang mempertahankan eksistensinya. </span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Meski demikian, Awang tetap optimistis radio dan televisi masih memiliki pangsa pasar tersendiri yang tidak akan mudah tergantikan. Ia berharap dalam waktu tiga hingga lima tahun ke depan media penyiaran konvensional tetap mampu bertahan karena memiliki karakteristik dan kedekatan dengan masyarakat yang tidak memiliki seluruh platform digital.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Menurut Awang, tantangan tersebut tidak bisa hanya dibebankan kepada pelaku industri penyiaran semata. KPID, kata dia, kini tidak lagi hanya fokus pada fungsi pengawasan terhadap isi siaran atau aspek hilir Publikasi, tetapi juga mulai memperkuat peran advokasi di sisi hulu. </span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Salah satu gagasan yang didorong adalah hadirnya peraturan daerah berupa Peraturan Gubernur maupun Peraturan Daerah yang mengatur kebijakan periklanan untuk mendukung keberlangsungan lembaga penyiaran di Kalimantan Timur.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Ia berpandangan pemerintah daerah perlu mengambil langkah-langkah strategis agar perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Kaltim memiliki ruang dan kewajiban tertentu untuk menyampaikan promosi maupun publikasi melalui radio dan televisi lokal.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Awang menjelaskan, Kalimantan Timur memiliki ribuan perusahaan dari berbagai sektor usaha yang berpotensi menjadi mitra lembaga penyiaran. Apabila sebagian aktivitas promosi perusahaan tersebut diarahkan ke media penyiaran lokal, maka dampaknya akan sangat besar terhadap keberlangsungan industri radio dan televisi. </span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Bahkan menurutnya, skema tersebut dapat dikaitkan dengan program tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR sehingga perusahaan ikut berkontribusi dalam memperkuat ekosistem informasi publik di daerah. Dengan meningkatnya belanja iklan di media penyiaran lokal, maka lembaga penyiaran akan memperoleh sumber pendapatan yang lebih sehat sehingga mampu meningkatkan kualitas produksi program siaran.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Ia menegaskan bahwa keberlangsungan ekonomi media Penerbitan memiliki hubungan erat dengan kualitas informasi yang diterima masyarakat. Menurutnya, ketika radio dan televisi memperoleh pendapatan yang memadai, maka perusahaan media dapat lebih fokus menghadirkan program-program berkualitas, meningkatkan kesejahteraan pekerja media, serta menjaga profesionalisme dalam menjalankan fungsi jurnalistik dan penyiaran. </span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Kalau lembaga penyiaran sehat, maka informasi publik yang diterima masyarakat Kalimantan Timur juga akan semakin baik,” ujarnya.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Selain memberikan manfaat bagi industri penyiaran, Awang menilai kebijakan tersebut juga akan memberikan efek berganda atau multiplier effect terhadap daerah. Aktivitas ekonomi lembaga penyiaran yang kembali tumbuh diyakini akan meningkatkan penerimaan pajak daerah melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda).</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Dengan demikian, regulasi mengenai periklanan tidak hanya menyelamatkan keberlangsungan media lokal, tetapi juga memberikan kontribusi terhadap peningkatan pendapatan asli daerah sekaligus memperkuat ekosistem ekonomi kreatif berbasis informasi di Kalimantan Timur.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Oleh karena itu, KPID Kaltim kini mengubah pendekatan kelembagaannya dengan tidak semata-mata menitikberatkan pada penindakan pelanggaran siaran. Awang menekankan ingin membangun hubungan yang lebih kolaboratif dengan lembaga penyiaran melalui berbagai program pendampingan dan advokasi. </span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Menurutnya, radio dan televisi tidak boleh merasa berjalan sendiri di tengah tekanan industri yang semakin berat. KPID ingin hadir sebagai mitra yang ikut mencari solusi atas berbagai permasalahan yang dihadapi media penyiaran sehingga keseimbangan antara fungsi pengawasan dan pelatihan dapat berjalan secara optimal.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Dalam kesempatan yang sama, Awang juga menyoroti perkembangan teknologi informasi yang memunculkan tantangan baru berupa maraknya penyebaran hoaks melalui media sosial. Ia mengakui bahwa berdasarkan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2002 tentang Penyuaran, kewenangan pengawasan KPI saat ini masih terbatas pada lembaga penyiaran konvensional, yakni radio dan televisi.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> Namun menurutnya, perkembangan zaman menuntut adanya penyesuaian regulasi agar pengawasan terhadap informasi publik dapat mengikuti dinamika media digital.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Untuk itu, KPID Kalimantan Timur berencana membawa usulan tersebut dalam Rapat Koordinasi Nasional KPI se-Indonesia. Awang berharap seluruh KPID provinsi memiliki kesamaan pandangan untuk mendorong perluasan kewenangan KPI dalam melakukan pengawasan terhadap konten digital, khususnya yang berpotensi menyebarkan hoaks dan disinformasi. </span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Usulan tersebut nantinya diharapkan dapat menjadi bahan pembahasan bersama pemerintah pusat, termasuk kemungkinan revisi Undang-Undang Penyusunan maupun penyusunan regulasi baru yang lebih relevan dengan perkembangan teknologi komunikasi.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Menurut Awang, apabila KPI diberikan kewenangan mengawasi media sosial, maka penyebaran informasi palsu dapat dilakukan lebih cepat dan terukur. Dalam skema yang diusulkannya, KPI dapat memberikan rekomendasi kepada Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) untuk melakukan take down terhadap konten yang terbukti mengandung hoaks setelah melalui proses verifikasi yang melibatkan berbagai pihak terkait. </span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Namun ia menegaskan bahwa gagasan tersebut sama sekali bukan bertujuan membatasi kebebasan pers maupun membungkam kritik masyarakat terhadap pemerintah.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Sebaliknya, Awang menilai mekanisme tersebut hanya diperlukan agar masyarakat memperoleh informasi yang benar dan telah melalui proses verifikasi. Ia menegaskan KPID tetap menghormati kebebasan berekspresi dan tidak anti terhadap kritik. </span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">"Yang menjadi perhatian utama adalah penyebaran informasi yang tidak benar sehingga menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Oleh karena itu, setiap rekomendasi yang diajukan harus didasarkan pada mekanisme yang obyektif, transparan, dan melibatkan lembaga yang memiliki kompetensi sesuai kewenangannya," jelasnya. </span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Ia kemudian mengusulkan pola kolaborasi antarlembaga sebagai solusi pengawasan informasi digital. Menurutnya, KPID dapat berkoordinasi dengan Dewan Pers untuk memastikan apakah suatu pemberitaan telah memenuhi kaidah dan Kode Etik Jurnalistik. </span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Kemudian dilakukan penjelasan kepada instansi pemerintah terkait apabila informasi tersebut mencakup kebijakan publik. Apabila hasil koordinasi menunjukkan bahwa informasi tersebut merupakan hoaks atau melanggar ketentuan yang berlaku, maka rekomendasi dapat diteruskan kepada Komdigi untuk dilakukan penindakan sesuai ketentuan hukum.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Awang menyebut pola kerja tersebut sebagai sebuah ekosistem kolaboratif yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari KPID, Dewan Pers, pemerintah daerah hingga Komdigi. Menurutnya, pendekatan semacam ini akan menciptakan sistem pengawasan informasi yang lebih akuntabel, tidak tergesa-gesa dalam mengambil keputusan, sekaligus tetap menjujung tinggi prinsip kebebasan pers dan hak masyarakat memperoleh informasi yang benar. </span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Ke depan, ia berharap pengawasan KPID tidak lagi terbatas pada radio dan televisi, tetapi juga mampu menjangkau ruang digital sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas informasi publik di era transformasi media. <strong>(IRLA/daa)</strong></span></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>DPD RI Kaltim Buka Pendaftaran Duta DPD 2026, Jadi Wadah Generasi Muda Kenalkan Peran Lembaga Negara</title>
<link>https://kartanews.com/dpd-ri-kaltim-buka-pendaftaran-duta-dpd-2026-jadi-wadah-generasi-muda-kenalkan-peran-lembaga-negara</link>
<guid>https://kartanews.com/dpd-ri-kaltim-buka-pendaftaran-duta-dpd-2026-jadi-wadah-generasi-muda-kenalkan-peran-lembaga-negara</guid>
<description><![CDATA[ SAMARINDA – Kantor Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Provinsi Kalimantan Timur resmi membuka pendaftaran Duta DPD RI 2026 sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-22 DPD RI. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a58f8cfea941.jpg" length="68843" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 16 Jul 2026 23:33:01 +0800</pubDate>
<dc:creator>Irla Hadratan Iman</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.COM, SAMARINDA –</span></span></strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> Kantor Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Provinsi Kalimantan Timur resmi membuka pendaftaran Duta DPD RI 2026 sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-22 DPD RI. </span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Program yang memasuki penyelenggaraan tahun kedua ini diharapkan mampu melibatkan generasi muda dalam memperkenalkan fungsi dan peran DPD RI kepada luas masyarakat sekaligus menjadi mitra dalam menyebarkan luaskan informasi mengenai kegiatan lembaga-lembaga tersebut di daerah.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Kepala Kantor DPD RI Provinsi Kalimantan Timur, Muhammad Faizal Anhar,  mengatakan bahwa program Duta DPD RI pertama kali dilaksanakan pada tahun 2025 dan mendapatkan respon positif dari berbagai daerah. Atas keberhasilan penyelenggaraan perdana tersebut, program kembali digelar pada tahun 2026 dengan cakupan yang lebih luas.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Ini sebenarnya kegiatan Duta DPD pertama kali dilaksanakan pada tahun 2025. Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam rangka Hari Ulang Tahun DPD RI,” ujar Faizal saat memberikan keterangan kepada awak media.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Menurutnya, penyelenggaraan Duta DPD RI menjadi salah satu agenda penting menjelang puncak peringatan HUT ke-22 DPD RI yang akan berlangsung pada bulan Oktober 2026. Seluruh kantor DPD RI di provinsi diberi mandat untuk menjaring peserta terbaik yang nantinya akan mewakili daerah masing-masing pada tingkat nasional.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Faizal menjelaskan bahwa saat proses seleksi ini telah memasuki tahap pembukaan pendaftaran yang berlangsung hingga 20 Agustus 2026. Setelah masa pendaftaran berakhir, peserta akan mengikuti serangkaian tahapan seleksi di tingkat provinsi sebelum akhirnya peserta terbaik dikirim ke Jakarta.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Tahap pertama saat ini adalah pendaftaran sampai dengan tanggal 20 Agustus 2026. Setelah itu akan dilanjutkan dengan seleksi tahap pertama dan tahap kedua untuk menjaring peserta terbaik. Dari seluruh provinsi nantinya akan dikirim ke Jakarta untuk mengikuti kompetisi tingkat nasional hingga pemilihan Duta DPD RI Nasional,” jelasnya.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Ia menjelaskan bahwa proses seleksi tidak hanya fokus pada penampilan peserta, tetapi juga menilai berbagai aspek yang mencerminkan kualitas generasi muda Indonesia. Dengan demikian, peserta terpilih benar-benar memiliki kapasitas sebagai representasi daerah sekaligus mampu membawa nama baik DPD RI di tengah masyarakat.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Lebih lanjut Faizal menegaskan bahwa program Duta DPD RI tidak sekedar ajang kompetisi, melainkan memiliki tujuan strategis dalam meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap keberadaan DPD RI sebagai salah satu lembaga negara.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Menurutnya, hingga kini masih banyak masyarakat yang belum memahami secara utuh fungsi, tugas, maupun kewenangan DPD RI. Oleh karena itu, keberadaan para duta nantinya diharapkan menjadi jembatan komunikasi antara DPD RI dengan masyarakat.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Salah satu tujuan kegiatan ini adalah untuk mempublikasikan kegiatan-kegiatan DPD RI. Nantinya tugas para duta adalah membantu memperkenalkan berbagai aktivitas dan program DPD RI kepada masyarakat di daerah masing-masing,” katanya.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Peran tersebut dinilai penting mengingat perkembangan teknologi informasi dan media sosial telah mengubah pola komunikasi masyarakat. Kehadiran generasi muda yang memiliki kemampuan komunikasi dan literasi digital diyakini mampu menjangkau masyarakat lebih luas melalui berbagai platform informasi.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Selain menjadi wajah DPD RI di daerah, para duta nantinya juga diharapkan mampu menyampaikan edukasi mengenai fungsi representasi daerah yang dijalankan DPD RI, termasuk memperkenalkan berbagai aspirasi yang diperjuangkan oleh senator asal Kalimantan Timur di tingkat nasional.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Faizal mengungkapkan bahwa proses seleksi akan dilakukan secara objektif dengan mempertimbangkan sejumlah persyaratan yang telah ditetapkan panitia pusat.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Beberapa persyaratan dasar yang harus dipenuhi peserta di antaranya berkaitan dengan batas usia, tinggi badan, kemampuan berbahasa, hingga wawasan kebangsaan dan pengetahuan umum.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Ada beberapa syarat yang diwajibkan seperti usia, tinggi badan, kemampuan berbahasa, dan wawasan. Selain itu juga ada persyaratan umum maupun persyaratan khusus yang dapat dipelajari lebih lanjut oleh calon peserta,” ujarnya.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Ia mengajak generasi muda Kalimantan Timur yang memenuhi persyaratan untuk tidak ragu mengikuti seleksi tersebut. Menurutnya, ajang Duta DPD RI bukan hanya menjadi pengalaman berharga bagi peserta, tetapi juga kesempatan untuk berkontribusi dalam memperkenalkan lembaga negara kepada masyarakat.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Melalui program ini, peserta juga berpeluang mengembangkan kemampuan komunikasi publik, kepemimpinan, kepercayaan diri, serta memperluas jejaring dengan peserta dari berbagai provinsi di Indonesia.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Kantor DPD RI Provinsi Kalimantan Timur berharap partisipasi masyarakat, khususnya kalangan pemuda, semakin meningkat pada penyelenggaraan tahun ini. Semakin banyak peserta nasional yang mendaftar, semakin besar pula peluang lahirnya sosok muda yang mampu menjadi representasi Kalimantan Timur di tingkat.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Dengan dibukanya pendaftaran Duta DPD RI 2026, DPD RI tidak hanya menghadirkan sebuah kompetisi, tetapi juga membangun partisipasi ruang generasi muda dalam memperkuat hubungan antara lembaga negara dan masyarakat. </span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Program ini menjadi salah satu langkah strategi DPD RI untuk menghadirkan wajah lembaga yang lebih dekat, terbuka, dan komunikatif di tengah perkembangan era digital.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Pendaftaran Duta DPD RI 2026 masih dibuka hingga 20 Agustus 2026, sehingga masyarakat yang memenuhi persyaratan masih memiliki kesempatan untuk mengikuti seluruh tahapan seleksi dan berpeluang menjadi wakil Kalimantan Timur pada kompetisi tingkat nasional di Jakarta. <strong>(Irla/KN)</strong></span></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>DPD RI Kaltim Perkuat Sinergi dengan Media, Dorong Publikasi Aspirasi Daerah Lebih Luas</title>
<link>https://kartanews.com/dpd-ri-kaltim-perkuat-sinergi-dengan-media-dorong-publikasi-aspirasi-daerah-lebih-luas</link>
<guid>https://kartanews.com/dpd-ri-kaltim-perkuat-sinergi-dengan-media-dorong-publikasi-aspirasi-daerah-lebih-luas</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a58ee4e17f04.jpg" length="80189" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 16 Jul 2026 22:46:08 +0800</pubDate>
<dc:creator>Irla Hadratan Iman</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, SAMARINDA – </strong>Kantor Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Provinsi Kalimantan Timur menerima audiensi jajaran media pers dalam upaya memperkuat sinergi dan kolaborasi penyebarluasan informasi kepada masyarakat. Pertemuan yang berlangsung di Kantor DPD RI Provinsi Kalimantan Timur tersebut dipimpin oleh Kepala Kantor DPD RI Provinsi Kalimantan Timur, Muhammad Faizal Anhar, S.Sos., didampingi N. Nurdiyanto, S.Sos., Kasubbag Kepegawaian, Tata Usaha, dan Rumah Tangga.</p>
<p>Audiensi berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kolaborasi. Kedua belah pihak membahas pentingnya peran media massa dalam menyampaikan informasi mengenai berbagai aktivitas, program, serta penyerapan aspirasi masyarakat yang dilakukan DPD RI sebagai representasi daerah di tingkat nasional.</p>
<p>Kepala Kantor DPD RI Provinsi Kalimantan Timur, Muhammad Faizal Anhar, menyampaikan apresiasinya atas kunjungan yang dilakukan insan pers. Menurutnya, media memiliki posisi strategis dalam menjembatani informasi antara lembaga negara dengan masyarakat.</p>
<p>"Kita senang sekali bisa didatangi oleh teman-teman dari media. Memang DPD ini perlu sekali sebenarnya untuk publikasi yang lebih luas lagi," ujar Faizal saat ditemui usai audiensi.</p>
<p>Ia mengakui bahwa selama ini publikasi mengenai aktivitas DPD RI di daerah masih belum optimal. Salah satu penyebabnya adalah adanya kebijakan efisiensi anggaran yang turut memengaruhi berbagai kegiatan, termasuk publikasi kelembagaan.</p>
<p>"Memang ada beberapa kondisi sekarang, seperti efisiensi dan lainnya. Tetapi kami berharap ke depannya kolaborasi dengan media bisa terus kita tingkatkan," katanya.</p>
<p>Faizal menilai keberadaan media sangat penting agar masyarakat semakin mengenal fungsi, tugas, dan peran DPD RI sebagai lembaga yang mewakili kepentingan daerah di tingkat pusat. Menurutnya, masih banyak masyarakat yang belum memahami secara utuh bagaimana DPD RI bekerja dalam menyerap dan memperjuangkan aspirasi daerah.</p>
<p>"DPD juga harus makin dikenal, terutama di daerah. Apalagi memang DPD merupakan perwakilan daerah. Jadi kontribusi teman-teman media itu sebenarnya sangat kami butuhkan," ungkapnya.</p>
<p>Ia menjelaskan bahwa salah satu tugas utama DPD RI adalah melakukan penyerapan aspirasi masyarakat dari berbagai wilayah untuk kemudian diperjuangkan dalam proses legislasi maupun pengawasan di tingkat nasional. Karena itu, publikasi yang baik akan memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai berbagai upaya yang telah dilakukan oleh anggota maupun sekretariat DPD RI di daerah.</p>
<p>Menurut Faizal, keterbukaan informasi kepada publik menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap lembaga negara. Dengan pemberitaan yang akurat dan berimbang, masyarakat dapat mengetahui secara langsung berbagai aktivitas yang dilakukan DPD RI dalam menjalankan amanat konstitusi.</p>
<p>Lebih lanjut, ia berharap sinergi yang mulai terbangun melalui audiensi tersebut tidak berhenti pada satu pertemuan saja. Ke depan, berbagai kegiatan yang dilaksanakan Kantor DPD RI Provinsi Kalimantan Timur diharapkan dapat dipublikasikan secara lebih luas sehingga manfaatnya dapat diketahui masyarakat.</p>
<p>"Harapan kita ke depannya, kegiatan-kegiatan khususnya di Kantor Daerah Kalimantan Timur dapat terpublikasi dengan baik. Jadi masyarakat juga mengetahui apa saja yang sudah kita lakukan," ujarnya.</p>
<p>Faizal mengatakan, publikasi bukan sekadar menyampaikan informasi mengenai kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi sarana edukasi kepada masyarakat mengenai proses penyerapan aspirasi yang selama ini dilakukan DPD RI.</p>
<p>Menurutnya, setiap aspirasi yang diterima dari masyarakat memiliki nilai penting karena menjadi bahan masukan untuk diperjuangkan di tingkat pusat sesuai dengan kewenangan DPD RI.</p>
<p>"Kita menjaring aspirasi-aspirasi dari masyarakat untuk kita perjuangkan di pusat. Itu yang ingin kami sampaikan kepada masyarakat melalui teman-teman media," katanya.</p>
<p>Ia menambahkan bahwa penyebarluasan informasi yang efektif akan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menyampaikan berbagai persoalan maupun kebutuhan pembangunan daerah. Dengan demikian, komunikasi antara masyarakat dan DPD RI dapat berjalan lebih terbuka dan produktif.</p>
<p>Faizal juga berharap media dapat menjadi mitra strategis yang tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga memberikan ruang bagi masyarakat untuk mengetahui perkembangan perjuangan aspirasi daerah.</p>
<p>"Kami harapkan kegiatan-kegiatan ini dapat terinfokan kepada masyarakat secara menyeluruh," tuturnya.</p>
<p>Sementara itu, audiensi tersebut juga menjadi momentum mempererat hubungan kelembagaan antara Kantor DPD RI Provinsi Kalimantan Timur dengan insan pers. Dalam diskusi yang berlangsung, kedua pihak saling bertukar pandangan mengenai pentingnya keterbukaan informasi publik serta penguatan komunikasi yang berkelanjutan.</p>
<p>Media dinilai memiliki peran penting dalam membangun literasi publik mengenai fungsi lembaga negara sekaligus menjadi jembatan penyampai informasi yang kredibel kepada masyarakat. Melalui pemberitaan yang objektif dan profesional, masyarakat dapat memperoleh informasi yang benar mengenai berbagai program dan kegiatan yang dijalankan DPD RI di daerah.</p>
<p>Kolaborasi antara DPD RI dan media juga diharapkan mampu memperkuat partisipasi publik dalam pembangunan daerah melalui penyampaian aspirasi secara lebih luas. Dengan meningkatnya akses informasi, masyarakat dapat memahami bahwa setiap aspirasi yang disampaikan memiliki peluang untuk diperjuangkan melalui jalur konstitusional di tingkat nasional.</p>
<p>Audiensi tersebut menandai komitmen bersama untuk membangun hubungan yang lebih erat antara lembaga negara dan media massa. Ke depan, komunikasi yang intensif diharapkan mampu menghadirkan informasi yang lebih terbuka, memperluas jangkauan publikasi kegiatan DPD RI Provinsi Kalimantan Timur, sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap peran strategis DPD RI sebagai wakil daerah dalam memperjuangkan kepentingan Kalimantan Timur di tingkat pusat. <strong>(IRLA/daa)</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>KPID Kaltim Dorong Penguatan Penyiaran Lewat Dukungan DPRD, Jambore Radio dan TV Jadi Wadah Suarakan Aspirasi Industri</title>
<link>https://kartanews.com/kpid-kaltim-dorong-penguatan-penyiaran-lewat-dukungan-dprd-jambore-radio-dan-tv-jadi-wadah-suarakan-aspirasi-industri</link>
<guid>https://kartanews.com/kpid-kaltim-dorong-penguatan-penyiaran-lewat-dukungan-dprd-jambore-radio-dan-tv-jadi-wadah-suarakan-aspirasi-industri</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a58e8e580603.jpg" length="93430" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 16 Jul 2026 22:24:21 +0800</pubDate>
<dc:creator>Irla Hadratan Iman</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, SAMARINDA – </strong>Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Kalimantan Timur terus memperkuat langkah strategis dalam menjaga keberlangsungan industri penyiaran di daerah. Setelah melaksanakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi I DPRD Kalimantan Timur dan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kaltim, KPID kini mempersiapkan Jambore Radio dan TV Kalimantan Timur sebagai forum konsolidasi sekaligus penyampaian aspirasi pelaku penyiaran kepada pemerintah pusat.</p>
<p>Ketua KPID Kalimantan Timur, Awang Mohammad Jumri Syafi'i, mengatakan RDP bersama Komisi I DPRD Kaltim menjadi momentum penting untuk menyampaikan capaian kinerja empat bulan pertama sejak para komisioner dilantik, sekaligus memaparkan arah kebijakan dan kebutuhan anggaran guna mendukung berbagai program pengawasan penyiaran.</p>
<p>Menurut Awang, dalam pertemuan tersebut KPID mempresentasikan metrik kegiatan yang telah dilaksanakan selama empat bulan terakhir serta menyampaikan rencana kerja jangka pendek dan menengah yang akan dijalankan.</p>
<p>"Yang diminta dalam rapat itu adalah metrik kegiatan selama empat bulan, kemudian apa yang akan kita lakukan ke depan. Selanjutnya tentu disinkronkan dengan kebutuhan anggaran yang realistis agar seluruh program yang telah direncanakan dapat berjalan dengan baik," ujarnya.</p>
<p>Ia menjelaskan, sejak mengikuti proses fit and proper test di DPRD Kaltim, tujuh komisioner KPID telah menyampaikan berbagai komitmen untuk memperkuat ekosistem penyiaran di Kalimantan Timur. Komitmen tersebut kini mulai diterjemahkan ke dalam berbagai program nyata yang berorientasi pada peningkatan kualitas lembaga penyiaran radio maupun televisi.</p>
<p>"Kami pernah menyampaikan berbagai janji kepada DPRD sebagai lembaga yang mengawasi kami. Sekarang saatnya kami mengeksekusi program-program tersebut. Dengan tujuh komisioner, tentu banyak program yang bisa dijalankan untuk kepentingan radio dan televisi di Kalimantan Timur," katanya.</p>
<p>Program yang disiapkan, lanjut Awang, tidak hanya berfokus pada pengawasan isi siaran sebagaimana amanat regulasi, tetapi juga menyentuh aspek pembinaan, peningkatan kapasitas, hingga keberlangsungan industri penyiaran lokal yang saat ini menghadapi tantangan besar akibat perkembangan platform digital.</p>
<p>Ia menegaskan bahwa seluruh program tersebut membutuhkan dukungan anggaran yang memadai. Karena itu, KPID berharap adanya sinergi antara DPRD Kaltim dan Pemerintah Provinsi melalui Diskominfo agar kebutuhan tersebut dapat diakomodasi, baik pada perubahan anggaran tahun berjalan maupun penyusunan APBD murni Tahun Anggaran 2027.</p>
<p>"Dalam RDP itu kami juga menyampaikan apa saja yang diperlukan sehingga nantinya bisa menjadi perhatian pada perubahan anggaran maupun APBD murni 2027. Posisi KPID memang sangat berkaitan dengan Diskominfo dan Komisi I DPRD yang membidangi penyiaran dan informasi publik," jelasnya.</p>
<p>Awang menilai dukungan pemerintah daerah menjadi faktor penting dalam menjaga eksistensi lembaga penyiaran lokal di tengah perubahan lanskap media yang semakin kompetitif.</p>
<p>Selain membahas hasil RDP, KPID Kaltim juga tengah mempersiapkan Jambore Radio dan TV Kalimantan Timur yang dijadwalkan berlangsung pada 18 Juli mendatang. Kegiatan tersebut diharapkan menjadi ruang temu seluruh pengelola radio dan televisi se-Kalimantan Timur untuk memperkuat solidaritas sekaligus menyampaikan berbagai persoalan yang mereka hadapi secara langsung kepada para pemangku kepentingan.</p>
<p><img src="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x_6a58e97b0a32a.jpg" alt=""></p>
<p>Menurut Awang, jambore tersebut mendapat dukungan dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bersama Komisi X DPR RI, termasuk kehadiran Anggota Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, yang dijadwalkan hadir dan mendengarkan langsung aspirasi insan penyiaran di Kalimantan Timur.</p>
<p>"Kami bersyukur ada fasilitasi dari BRIN yang dibantu Komisi X DPR RI. Ibu Hetifah Sjaifudian juga bersedia meluangkan waktu untuk mendengarkan langsung keluh kesah teman-teman radio dan televisi," ungkapnya.</p>
<p>Melalui kegiatan tersebut, KPID ingin menunjukkan bahwa pemerintah masih memberikan perhatian terhadap keberlangsungan media penyiaran konvensional yang hingga kini tetap memiliki peran strategis dalam penyebaran informasi kepada masyarakat.</p>
<p>"Kami ingin menginformasikan kepada seluruh lembaga penyiaran bahwa pemerintah masih peduli terhadap nasib radio dan televisi. Itu menjadi pesan penting dari penyelenggaraan jambore ini," katanya.</p>
<p>Awang menjelaskan, jambore bukan sekadar agenda seremonial, tetapi menjadi forum komunikasi antara regulator, pemerintah, legislatif, dan pelaku industri penyiaran. Seluruh peserta nantinya akan berdiskusi mengenai berbagai tantangan yang dihadapi, mulai dari penurunan pendapatan, perubahan pola konsumsi masyarakat terhadap media digital, hingga perlunya dukungan kebijakan bagi radio dan televisi lokal.</p>
<p>"Kita ingin semua lembaga penyiaran berkumpul, saling menguatkan, berbagi pengalaman, sekaligus menyampaikan kegelisahan mereka secara langsung kepada para pengambil kebijakan," ujarnya.</p>
<p>KPID juga berharap perwakilan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) dapat hadir dalam kegiatan tersebut sehingga berbagai persoalan yang selama ini dihadapi lembaga penyiaran daerah dapat disampaikan langsung kepada pemerintah pusat.</p>
<p>"Kami berharap Menteri Komunikasi dan Digital atau perwakilannya dapat hadir sehingga teman-teman radio dan televisi di Kalimantan Timur bisa menyampaikan aspirasinya secara langsung," kata Awang.</p>
<p>Ia menambahkan, keberadaan radio dan televisi masih memiliki landasan hukum yang kuat sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2002 tentang Penyiaran. Oleh karena itu, pemerintah diharapkan tetap memberikan perhatian terhadap keberlangsungan media penyiaran konvensional yang memiliki fungsi sebagai media informasi, pendidikan, hiburan, kontrol sosial, serta perekat persatuan bangsa.</p>
<p>Menurutnya, transformasi digital tidak boleh mengesampingkan eksistensi radio dan televisi yang selama puluhan tahun menjadi sumber informasi terpercaya bagi masyarakat, khususnya di daerah.</p>
<p>"Melalui jambore nanti kami ingin menyampaikan bahwa dunia radio dan televisi di Kalimantan Timur saat ini sedang berjuang untuk bertahan hidup. Kami berharap seluruh pemangku kepentingan dapat mendengar dan bersama-sama mencari solusi agar industri penyiaran daerah tetap hidup dan berkembang," pungkas Awang. <strong>(IRLA/daa)</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Gempa Dangkal M 3,4 Guncang Berau, Getaran Dirasakan hingga Skala III MMI</title>
<link>https://kartanews.com/gempa-dangkal-m-34-guncang-berau-getaran-dirasakan-hingga-skala-iii-mmi</link>
<guid>https://kartanews.com/gempa-dangkal-m-34-guncang-berau-getaran-dirasakan-hingga-skala-iii-mmi</guid>
<description><![CDATA[ BERAU - Gempa bumi mengguncang wilayah Berau di Kalimantan Timur. Dilansir dari situs resmi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) gempa dikategorikan dangkal. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a587d6eed87c.jpg" length="68526" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 16 Jul 2026 14:43:50 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><strong>KARTANEWS.COM, </strong><b>BERAU</b> – Wilayah Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, diguncang gempa bumi tektonik pada Kamis (16/7/2026). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi bahwa berdasarkan kedalamannya, gempa yang terjadi kali ini masuk dalam kategori gempa bumi dangkal.</p>
<p dir="ltr">​“Pusat gempa bumi (hiposenter) di Berau berada di kedalaman 21 kilometer,” tulis BMKG melalui laman resminya, Kamis (16/7/2026).</p>
<p dir="ltr">​Hasil analisis BMKG menunjukkan bahwa gempa bumi tektonik ini memiliki kekuatan magnitudo (M) 3,4. Adapun pusat gempa atau episenter terdeteksi berada di darat, tepatnya berlokasi di titik koordinat 1.64 Lintang Utara (LU) dan 118.08 Bujur Timur (BT).</p>
<p dir="ltr">​“Pusat episenter berada di 91 kilometer arah Tenggara Berau,” sebut BMKG menjelaskan posisi deteksi kekuatan gempa tersebut.</p>
<p dir="ltr">​Meskipun berkekuatan relatif kecil, getaran gempa bumi ini dilaporkan sempat dirasakan oleh sebagian masyarakat di wilayah sekitar. BMKG merilis bahwa getaran gempa dirasakan di Berau dengan skala intensitas II-III MMI (<i>Modified Mercalli Intensity</i>).</p>
<p dir="ltr">​Pada skala II MMI, getaran umumnya dirasakan oleh beberapa orang dan menyebabkan benda-benda ringan yang digantung bergoyang. Sementara pada skala III MMI, getaran dirasakan nyata di dalam rumah, dengan sensasi seakan-akan ada truk besar yang sedang melintas.</p>
<p dir="ltr">​Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi mengenai dampak kerusakan bangunan maupun korban jiwa akibat guncangan gempa dangkal tersebut. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. <strong>(REIN/daa)</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Inggris Menyerah 1&#45;2 dari Argentina, La Albiceleste hadapi Spanyol di final Piala Dunia</title>
<link>https://kartanews.com/inggris-menyerah-1-2-dari-argentina-la-albiceleste-hadapi-spanyol-di-final-piala-dunia</link>
<guid>https://kartanews.com/inggris-menyerah-1-2-dari-argentina-la-albiceleste-hadapi-spanyol-di-final-piala-dunia</guid>
<description><![CDATA[ KARTANEWS.COM – Tim nasional Argentina sukses mengamankan tiket ke babak final Piala Dunia 2026 secara dramatis. Sempat tertinggal lebih dulu, La Albiceleste bangkit dan menumbangkan Inggris dengan skor tipis 2-1 dalam laga semifinal yang tensinya tinggi di Stadion Atlanta, Kamis (16/7/2026) dini hari WIB.
​ ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a587905b2383.jpg" length="126376" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 16 Jul 2026 14:25:32 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b><span;>KARTANEWS.COM</span;></b><span;> – Tim nasional Argentina sukses mengamankan tiket ke babak final Piala Dunia 2026 secara dramatis. Sempat tertinggal lebih dulu, </span;><i><span;>La Albiceleste</span;></i><span;> bangkit dan menumbangkan Inggris dengan skor tipis 2-1 dalam laga semifinal yang tensinya tinggi di Stadion Atlanta, Kamis (16/7/2026) dini hari WIB.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>Kemenangan Argentina dipastikan lewat gol telat Enzo Fernandez (85') dan sundulan Lautaro Martinez di masa </span;><i><span;>injury time</span;></i><span;> (92'). Menariknya, kedua gol penentu tersebut lahir berkat </span;><i><span;>assist</span;></i><span;> dari sang kapten, Lionel Messi.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>Hasil ini membuka peluang besar bagi Argentina untuk mempertahankan status juara bertahan mereka seperti pada Piala Dunia 2022 lalu. Di partai puncak nanti, Argentina akan menantang Spanyol yang sudah lebih dulu lolos usai mengalahkan Prancis 2-0 di Stadion New York New Jersey, Senin (20/7/2026) dini hari WIB.</span;><br><b><span;></span;></b></p>
<p><b><span;>Babak Pertama: Sengit dan Minim Peluang</span;></b></p>
<p><span;>​Sejak peluit pertama dibunyikan, laga sudah berjalan dengan tensi panas. Inggris yang berani meladeni permainan terbuka Argentina langsung menyajikan duel-duel fisik di lini tengah. Baru memasuki menit ketiga, Enzo Fernandez sudah melakukan pelanggaran keras terhadap Elliot Anderson yang sempat memicu adu mulut antar-pemain.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>Ketatnya pertahanan kedua tim membuat 15 menit pertama berjalan tanpa peluang bersih. Inggris sempat mengancam lewat tusukan Reece James di menit ke-19, namun umpan silangnya berhasil dipotong oleh Emiliano Martinez. Hingga sesi </span;><i><span;>hydration break</span;></i><span;>, kedua tim belum mampu mencatatkan satu pun tembakan tepat sasaran (</span;><i><span;>shot on target</span;></i><span;>).</span;><br><span;>​</span;><br><span;>Peluang terbaik baru lahir di menit ke-33 lewat skema tendangan bebas Declan Rice yang disambut sundulan John Stones, tetapi bola masih menyamping. Babak pertama yang diwarnai dua kartu kuning untuk Elliot Anderson dan Lisandro Martinez ini pun berakhir dengan skor kacamata 0-0.</span;></p>
<p><b><span;>Babak Kedua: Gordon Mengejutkan, Argentina Menggila di Akhir Laga</span;></b></p>
<p><span;>Memasuki paruh kedua, Argentina langsung mengambil inisiatif serangan. Julian Alvarez sempat mengancam lewat tembakan keras dari dalam kotak penalti, namun masih bisa dimentahkan oleh kiper Inggris, Jordan Pickford.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>Keasyikan menyerang, gawang Argentina justru bobol lebih dulu pada menit ke-60. Berawal dari skema serangan cepat, Morgan Rogers mengirimkan umpan lambung ke tiang jauh yang langsung disambar oleh </span;><b><span;>Anthony Gordon</span;></b><span;> untuk membawa Tiga Singa unggul 1-0.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>Tertinggal satu gol memaksa pelatih Argentina melakukan penyegaran taktik. Nico Gonzalez masuk menggantikan Leandro Paredes pada menit ke-64 dan langsung memberikan dampak lewat sundulan mautnya di menit ke-68, yang secara luar biasa masih bisa ditepis oleh Pickford.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>Inggris yang berniat mempertahankan keunggulan mulai memperkuat lini belakang dengan memasukkan bek Ezri Konsa di menit ke-72 dan menarik keluar sang pencetak gol, Anthony Gordon. </span;><br><br><span;>Strategi bertahan Inggris akhirnya runtuh di lima belas menit terakhir setelah Menit 85  Enzo Fernandez melepaskan tendangan spekulasi jarak jauh yang meluncur deras tanpa bisa dijangkau oleh Jordan Pickford. Skor menjadi 1-1. </span;><br><br><span;>Kemudian </span;><b><span;>Menit 92, </span;></b><span;>Di masa </span;><i><span;>injury time</span;></i><span;>, magis Lionel Messi bekerja. Umpan silang terukurnya mengarah tepat ke kepala </span;><b><span;>Lautaro Martinez</span;></b><span;> yang berdiri bebas untuk menceploskan bola ke gawang yang kosong.</span;><span;> </span;></p>
<p><span;>​Skor 2-1 untuk keunggulan Argentina bertahan hingga laga usai. Hasil ini sekaligus mengubur mimpi Inggris dan membawa armada Lionel Scaloni selangkah lagi menuju takhta juara dunia berturut-turut. </span;><strong>(REIN/daa)</strong><br><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260716_141741_634.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Investasi Asing Perdana Dimulai, PMA Tiongkok Bangun Kawasan Terpadu Rp1,25 T di IKN</title>
<link>https://kartanews.com/investasi-asing-perdana-dimulai-pma-tiongkok-bangun-kawasan-terpadu-rp125-t-di-ikn</link>
<guid>https://kartanews.com/investasi-asing-perdana-dimulai-pma-tiongkok-bangun-kawasan-terpadu-rp125-t-di-ikn</guid>
<description><![CDATA[ NUSANTARA – Ibu Kota Nusantara (IKN) kembali mencatatkan tonggak sejarah penting dalam menarik investasi global. Perusahaan penanaman modal asing (PMA) asal Tiongkok, PT Star Bright International Investment, secara resmi memulai konstruksi fisik (groundbreaking) proyek kawasan terpadu senilai Rp1,25 triliun di Sub WP 1B Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN, Rabu (15/07/2026). ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a5874e38ee30.jpg" length="99736" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 16 Jul 2026 14:07:14 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b><span;>KARTANEWS.COM, NUSANTARA</span;></b><span;> – Ibu Kota Nusantara (IKN) kembali mencatatkan tonggak sejarah penting dalam menarik investasi global. Perusahaan penanaman modal asing (PMA) asal Tiongkok, PT Star Bright International Investment, secara resmi memulai konstruksi fisik (</span;><i><span;>groundbreaking</span;></i><span;>) proyek kawasan terpadu senilai Rp1,25 triliun di Sub WP 1B Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN, Rabu (15/07/2026). </span;><br><br><span;>Proyek prestisius ini mencatatkan sejarah sebagai pembangunan perdana yang direalisasikan oleh investor PMA murni di IKN dan ditargetkan rampung sepenuhnya pada akhir tahun 2026.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>Dalam menyukseskan proyek raksasa ini, PT Star Bright International Investment bersinergi dengan Zhongda Jiancheng Engineering Management Group Co., Ltd., sebuah perusahaan asal Sichuan, Tiongkok, yang memiliki rekam jejak mumpuni selama lebih dari dua dekade dalam pengelolaan proyek konstruksi skala internasional.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, menegaskan bahwa penempatan proyek ini memiliki nilai geografis yang sangat strategis karena berada tepat di jantung kawasan pusat pemerintahan. Dari titik ini, kawasan Istana Negara serta gedung yudikatif dan legislatif yang sedang berjalan pembangunannya dapat terlihat secara langsung. </span;><br><br><span;>Seluruh infrastruktur pemerintahan tersebut ditargetkan selesai pada tahun 2028 mendatang. Berdiri di atas lahan seluas 15.501 meter persegi, proyek ini dirancang mengusung konsep pembangunan berkelanjutan (</span;><i><span;>mixed-use development</span;></i><span;>). </span;><br><br><span;>"Kawasan ini akan menghadirkan apartemen modern dengan pilihan satu hingga tiga kamar tidur, lengkap dengan ruang keluarga, kolam renang, pusat kebugaran, dan area komersial hijau," ucapnya. </span;><br><br><span;>Sektor pendukung, seperti perkantoran, restoran internasional, dan area ritel juga disiapkan untuk menunjang kenyamanan para penghuninya.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>Direktur Utama PT Star Bright International Investment, Lu Keming, menyampaikan rasa optimisnya terhadap masa depan Nusantara. Ia yakin keindahan tata kota yang dibangun sejak awal ini akan menjadi daya tarik luar biasa. Untuk mendorong perekonomian daerah, pelaksanaan proyek konstruksi ini juga berkomitmen melibatkan kontraktor lokal asal Kalimantan Timur.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>Realisasi investasi ini juga menarik perhatian global dengan kehadiran PT Dian Jaya Indonesia, PMA asal Korea Selatan yang berencana membangun apartemen dan hotel di kawasan yang sama. </span;><br><br><span;>Selain itu, kehadiran belasan delegasi bisnis raksasa asal Tiongkok, mulai dari Wan Tong Group hingga Hainan Chamber of Commerce, membuktikan bahwa kepercayaan dunia usaha internasional terhadap masa depan IKN kini semakin kuat dan nyata. </span;><strong>(REIN/daa)</strong><br><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260716_140305_383.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Genjot Sektor Perkebunan, Disbun Berau Kolaborasi dengan STI Bina Petani Kopi&#45;Kakao</title>
<link>https://kartanews.com/genjot-sektor-perkebunan-disbun-berau-kolaborasi-dengan-sti-bina-petani-kopi-kakao</link>
<guid>https://kartanews.com/genjot-sektor-perkebunan-disbun-berau-kolaborasi-dengan-sti-bina-petani-kopi-kakao</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Dinas Perkebunan (Disbun) Kabupaten Berau tengah menjajaki kolaborasi dengan Yayasan Sekolah Tani Indonesia (STI). Langkah ini dilakukan sebagai upaya bersama dalam pembinaan serta pengembangan komoditas perkebunan, dengan fokus utama pada sektor kopi dan kakao dari hulu hingga ke hilir. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a586feec0556.jpg" length="71468" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 16 Jul 2026 13:46:56 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b>KARTANEWS.COM</b><span;>, </span;><b><span;>BERAU</span;></b><span;> – Dinas Perkebunan (Disbun) Kabupaten Berau tengah menjajaki kolaborasi dengan Yayasan Sekolah Tani Indonesia (STI). Langkah ini dilakukan sebagai upaya bersama dalam pembinaan serta pengembangan komoditas perkebunan, dengan fokus utama pada sektor kopi dan kakao dari hulu hingga ke hilir. </span;><br><br><span;>​Sekretaris Disbun Berau, Mansur Tanca, menyatakan bahwa kolaborasi ini diharapkan dapat saling mendukung program kerja kedua belah pihak. Terlebih, STI juga direncanakan akan membantu memfasilitasi akses pasar (</span;><i><span;>market access</span;></i><span;>) bagi para petani. </span;><br><br><span;>​"Kerja sama ini tidak bersifat kontrak langsung, melainkan berupa kolaborasi kegiatan yang saling mendukung. Kami berupaya mematangkan draf kegiatan agar tahu persis di mana titik masuknya dan bentuk kemitraan yang diinginkan. Ini penting agar hasil panen petani nantinya memiliki pasar yang jelas," ujarnya, Kamis (16/7/2026). </span;><br><br><span;>​Pihak Dinas Perkebunan juga menekankan pentingnya keselarasan kurikulum pembelajaran yang dibawa oleh pihak yayasan agar tetap sejalan dengan pedoman baku dari Direktorat Jenderal Perkebunan, guna menghindari adanya penyimpangan materi di lapangan. </span;><br><br><span;>Saat ini, STI sendiri sedang fokus pada pembangunan infrastruktur dan area pembelajaran yang direncanakan mulai berjalan pada bulan depan.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>Di sisi lain, terkait program bantuan sektor perkebunan, Disbun pada tahun ini mendapatkan alokasi bantuan dari Kementerian Pertanian masing-masing seluas 200 hektare untuk komoditas kakao dan kelapa dalam. </span;><br><br><span;>​Mengenai komitmen penyediaan bibit kelapa dalam yang sempat dipertanyakan, Sekretaris Disbun menegaskan bahwa prosesnya sudah ditindaklanjuti. </span;><br><br><span;>​"Kami sudah menindaklanjuti hal tersebut. Identifikasi lokasi, calon petani, dan calon lahan semuanya sudah selesai. Data tersebut juga telah kami kirim dan serahkan ke Balai Perbenihan dan Proteksi Tanaman Perkebunan (BBPTP) provinsi. Saat ini statusnya sedang dalam proses verifikasi," pungkasnya. </span;><br><br><span;>​Melalui bantuan ini, pemerintah berharap dapat meremajakan lahan perkebunan rakyat yang sudah tua sekaligus memperluas potensi komoditas unggulan di Kabupaten Berau. </span;><strong>(REIN/daa)</strong><br><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260716_134259_090.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Melepas Kemapanan Demi Membebaskan Jiwa: Cerita Pak Arie yang Memilih Menanam Kopi Setelah 17 Tahun Bekerja di Tambang</title>
<link>https://kartanews.com/melepas-kemapanan-demi-membebaskan-jiwa-cerita-pak-arie-yang-memilih-menanam-kopi-setelah-17-tahun-bekerja-di-tambang</link>
<guid>https://kartanews.com/melepas-kemapanan-demi-membebaskan-jiwa-cerita-pak-arie-yang-memilih-menanam-kopi-setelah-17-tahun-bekerja-di-tambang</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Tetesan keringat di bawah terik matahari tampak membasahi wajah Abdu Rahman Ismail usai beraktivitas di kebunnya. Pria paruh baya yang akrab disapa Pak Arie itu adalah sosok di balik hamparan perkebunan kopi yang terletak di Kampung Sembakungan, Kecamatan Gunung Tabur, Kabupaten Berau. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a5868a728852.jpg" length="163744" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 16 Jul 2026 13:19:27 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.COM, BERAU</span></span></b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">– Tetesan keringat di bawah terik matahari tampak membasahi wajah Abdul Rahman Ismail usai beraktivitas di kebunnya. Pria paruh baya yang akrab disapa Pak Arie itu adalah sosok di balik hamparan perkebunan kopi yang terletak di Kampung Sembakungan, Kecamatan Gunung Tabur, Kabupaten Berau.</span></span><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​</span></span><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Pada hari Rabu (15/07/2026), </span></span><i><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Kartanews </span></span></i><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">berkesempatan mengunjungi kebun kopi miliknya. Kunjungan ini bukan sekadar menikmati secangkir kopi asli langsung dari kebunnya, melainkan untuk menggali kisah menarik tentang alasan kuat di balik keputusan Pak Arie memilih kopi sebagai jalan hidup barunya yang kental akan nuansa Spiritual.</span></span><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​</span></span><br><b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Perjalanan Menuju Kemerdekaan</span></span></b><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​</span></span><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Bagi sebagian orang, kemapuan finansial adalah segalanya. Namun bagi Pak Arie, kenyamanan bekerja selama 17 tahun di industri pertambangan batu bara justru terasa bagai "penjara" yang memasung jiwa.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Di tengah kepulan debu tambang, sebuah mimpi tentang kebebasan dan aroma kopi mulai tumbuh subur. Kini, di Kampung Sembakungan, mimpi itu mewujud menjadi barisan hijau pohon kopi jenis Liberika, lengkap dengan tempat peristirahatan estetik yang ia beri nama "</span></span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Area Istirahat Parisau</span></span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Sejak tahun 2002 hingga 2019, hari-hari Pak Arie dihabiskan di bawah aturan ketat perusahaan tambang. Secara finansial ia mengaku mapan, namun batinnya bergejolak. Sebagai pria dengan latar belakang seni (</span></span><i><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">seni</span></span></i><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">), rutinitas tambang yang kaku terasa sangat menyesakkan.</span></span><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​</span></span><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">"Secara pribadi, saya menganggap dunia tambang itu seperti penjara. Jiwa seni saya menuntut kebebasan. Saya ingin melakukan sesuatu tanpa harus terus-menerus diatur orang lain," kenang Pak Arie.</span></span><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​</span></span><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Selain panggilan jiwa, ada kekhawatiran tentang masa pensiun. Jika bertahan hingga usia 55 tahun, ia khawatir fisiknya tak lagi kuat untuk memulai hidup baru sebagai petani dari nol.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Mengantongi restu sang istri serta uang pesangon, pada tahun 2019 Pak Arie resmi menanggalkan helm tambangnya demi mengejar tekad kuat menanam kopi.</span></span><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​</span></span><br><b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Bermodal Nekat dan Semangat Gotong Royong</span></span></b><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​</span></span><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Langkah awal Pak Arie tidaklah mudah. Sebagai pria asal pesisir Sulawesi Barat, ia mengaku sama sekali tidak memiliki latar belakang pertanian dan sempat bingung mengenai pertanyaan yang cocok untuk ditanam.</span></span><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​</span></span><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Titik balik kehidupan terjadi saat ia bertemu dengan komunitas peduli lingkungan dan tim pendamping desa. Melalui diskusi hangat, ia mulai mengenal potensi besar kopi jenis Liberika.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Dari diskusi itu pula, ia mendapatkan informasi mengenai lokasi perburuan bibit kopi yang ideal. Berbekal informasi dari para kolega, ia pun bertolak ke Kecamatan Talisayan demi berburu buah ceri kopi terbaik.</span></span><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​</span></span><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Waktu itu kami mencari bibit kopi ke Talisayan, kebetulan di sana ada jenis yang bagus,” katanya.</span></span><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​</span></span><br><b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Takdir yang Menuntun</span></span></b><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​</span></span><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Pada awal merintis, Pak Arie dihadapkan pada keterbatasan modal lahan. Karena belum memiliki tanah sendiri, ia terpaksa menumpang di lahan milik temannya untuk menyemai bibit tanaman. Namun, kerja keras dan kesabaran memang tidak pernah menghasilkan hasil yang baik.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Keberuntungan tiba-tiba berpihak padanya saat lahan kosong tepat di sebelah tempat persemaiannya hendak dijual oleh sang pemiliknya. Tanpa menyia-nyiakan kesempatan emas, Pak Arie langsung mengambil langkah berani dengan membeli lahan tersebut menggunakan seluruh uang pesangon tambangnya.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Investasi nekat itu kini resmi menjadi modal awal dia untuk membangun impian secara mandiri di atas tanah sendiri.</span></span><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​</span></span><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">"Karena belum punya lahan, awalnya terpaksa menyemai di tanah teman. Waktu itu, sepertinya Allah sudah takdirkan keberuntungan berpihak ke saya. Saat tanah di sebelah tempat semai dijual, saya langsung mengeluarkan uang pesangon tambang," ucapnya penuh syukur.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​</span></span><b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Menyelamatkan Sejarah Kopi Berau</span></span></b><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​</span></span><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Ada misi mulia yang digotong Pak Arie. Kopi Liberika di Talisayan saat itu terancam punah karena sebagian besar petaninya sudah lanjut usia tanpa ada generasi penerus. Lebih dari sekedar pelestarian, ia juga khawatir memikirkan nasib Berau jika suatu saat nanti cadangan batu bara habis.</span></span><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​</span></span><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Ia bermimpi Sembakungan bisa bertransformasi menjadi sentra ekonomi baru pascatambang. Hingga kini, sekitar 10.000 pohon kopi telah berhasil ditanam. Menariknya, bibit-bibit kopi hasil budidayanya juga didistribusikan secara gratis sebagai aksi sosial ke berbagai daerah di Berau hingga Kalimantan Utara.</span></span><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​</span></span><br><b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Parisau Rest Area dan Filosofi </span></span></b><b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Hidup</span></span></b><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Di lahan barunya, Pak Arie kemudian membangun"</span></span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Area Istirahat Parisau</span></span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">. Terletak di jalur strategis menuju destinasi wisata dunia Kepulauan Derawan, tempat ini dirancang secara mandiri dengan sentuhan seni pribadinya.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Berkat semangat gotong royong dari rekan-rekannya yang menyumbangkan materi, ia sukses membangun musala unik dan tempat singgah yang nyaman bagi para pelancong. Bagi Pak Arie, seluruh perjalanan berliku ini adalah pembuktian dari filosofi hidup yang dipegang teguh.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​"Tugas kita hanya bermusuhan dan bersyukur. Masalah hasil, itu urusan Tuhan. Selagi niat kita untuk membantu orang dan kebaikan, yakinlah bukan tangan kita yang bekerja, tapi tangan Tuhan lah yang mengarahkan semua. Hari ini orang-orang datang, karena saya sudah menyiapkan kopinya," tandasnya.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Melalui secangkir kopi Liberika, Pak Arie berhasil membuktikan bahwa kehidupan baru yang merdeka dan berdaulat selalu bisa dimulai, bahkan setelah belasan tahun terkubur di kedalaman perut tambang.</span></span><b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">(REIN/daa)</span></span></b><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260716_130659_848.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Truk Angkut Alat Berat Crane Tabrak JPO di Mampang Prapatan</title>
<link>https://kartanews.com/truk-angkut-alat-berat-crane-tabrak-jpo-di-mampang-prapatan</link>
<guid>https://kartanews.com/truk-angkut-alat-berat-crane-tabrak-jpo-di-mampang-prapatan</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a58645be1127.jpg" length="74399" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 16 Jul 2026 13:02:59 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<blockquote class="instagram-media" data-instgrm-captioned="" data-instgrm-permalink="https://www.instagram.com/reel/Da42DorBSXu/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" data-instgrm-version="14" style="background: #FFF; border: 0; border-radius: 3px; box-shadow: 0 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.5),0 1px 10px 0 rgba(0,0,0,0.15); margin: 1px; max-width: 540px; min-width: 326px; padding: 0; width: calc(100% - 2px);">
<div style="padding: 16px;"><a href="https://www.instagram.com/reel/Da42DorBSXu/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="background: #FFFFFF; line-height: 0; padding: 0 0; text-align: center; text-decoration: none; width: 100%;" target="_blank" rel="noopener">
<div style="display: flex; flex-direction: row; align-items: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 40px; margin-right: 14px; width: 40px;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 100px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 60px;"></div>
</div>
</div>
<div style="padding: 19% 0;"></div>
<div style="display: block; height: 50px; margin: 0 auto 12px; width: 50px;"><svg width="50px" height="50px" viewBox="0 0 60 60" version="1.1" xmlns="https://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="https://www.w3.org/1999/xlink"><g stroke="none" stroke-width="1" fill="none" fill-rule="evenodd"><g transform="translate(-511.000000, -20.000000)" fill="#000000"><g><path d="M556.869,30.41 C554.814,30.41 553.148,32.076 553.148,34.131 C553.148,36.186 554.814,37.852 556.869,37.852 C558.924,37.852 560.59,36.186 560.59,34.131 C560.59,32.076 558.924,30.41 556.869,30.41 M541,60.657 C535.114,60.657 530.342,55.887 530.342,50 C530.342,44.114 535.114,39.342 541,39.342 C546.887,39.342 551.658,44.114 551.658,50 C551.658,55.887 546.887,60.657 541,60.657 M541,33.886 C532.1,33.886 524.886,41.1 524.886,50 C524.886,58.899 532.1,66.113 541,66.113 C549.9,66.113 557.115,58.899 557.115,50 C557.115,41.1 549.9,33.886 541,33.886 M565.378,62.101 C565.244,65.022 564.756,66.606 564.346,67.663 C563.803,69.06 563.154,70.057 562.106,71.106 C561.058,72.155 560.06,72.803 558.662,73.347 C557.607,73.757 556.021,74.244 553.102,74.378 C549.944,74.521 548.997,74.552 541,74.552 C533.003,74.552 532.056,74.521 528.898,74.378 C525.979,74.244 524.393,73.757 523.338,73.347 C521.94,72.803 520.942,72.155 519.894,71.106 C518.846,70.057 518.197,69.06 517.654,67.663 C517.244,66.606 516.755,65.022 516.623,62.101 C516.479,58.943 516.448,57.996 516.448,50 C516.448,42.003 516.479,41.056 516.623,37.899 C516.755,34.978 517.244,33.391 517.654,32.338 C518.197,30.938 518.846,29.942 519.894,28.894 C520.942,27.846 521.94,27.196 523.338,26.654 C524.393,26.244 525.979,25.756 528.898,25.623 C532.057,25.479 533.004,25.448 541,25.448 C548.997,25.448 549.943,25.479 553.102,25.623 C556.021,25.756 557.607,26.244 558.662,26.654 C560.06,27.196 561.058,27.846 562.106,28.894 C563.154,29.942 563.803,30.938 564.346,32.338 C564.756,33.391 565.244,34.978 565.378,37.899 C565.522,41.056 565.552,42.003 565.552,50 C565.552,57.996 565.522,58.943 565.378,62.101 M570.82,37.631 C570.674,34.438 570.167,32.258 569.425,30.349 C568.659,28.377 567.633,26.702 565.965,25.035 C564.297,23.368 562.623,22.342 560.652,21.575 C558.743,20.834 556.562,20.326 553.369,20.18 C550.169,20.033 549.148,20 541,20 C532.853,20 531.831,20.033 528.631,20.18 C525.438,20.326 523.257,20.834 521.349,21.575 C519.376,22.342 517.703,23.368 516.035,25.035 C514.368,26.702 513.342,28.377 512.574,30.349 C511.834,32.258 511.326,34.438 511.181,37.631 C511.035,40.831 511,41.851 511,50 C511,58.147 511.035,59.17 511.181,62.369 C511.326,65.562 511.834,67.743 512.574,69.651 C513.342,71.625 514.368,73.296 516.035,74.965 C517.703,76.634 519.376,77.658 521.349,78.425 C523.257,79.167 525.438,79.673 528.631,79.82 C531.831,79.965 532.853,80.001 541,80.001 C549.148,80.001 550.169,79.965 553.369,79.82 C556.562,79.673 558.743,79.167 560.652,78.425 C562.623,77.658 564.297,76.634 565.965,74.965 C567.633,73.296 568.659,71.625 569.425,69.651 C570.167,67.743 570.674,65.562 570.82,62.369 C570.966,59.17 571,58.147 571,50 C571,41.851 570.966,40.831 570.82,37.631"></path></g></g></g></svg></div>
<div style="padding-top: 8px;">
<div style="color: #3897f0; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: 550; line-height: 18px;">Lihat postingan ini di Instagram</div>
</div>
<div style="padding: 12.5% 0;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: row; margin-bottom: 14px; align-items: center;">
<div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(0px) translateY(7px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; height: 12.5px; transform: rotate(-45deg) translateX(3px) translateY(1px); width: 12.5px; flex-grow: 0; margin-right: 14px; margin-left: 2px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(9px) translateY(-18px);"></div>
</div>
<div style="margin-left: 8px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 20px; width: 20px;"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 2px solid transparent; border-left: 6px solid #f4f4f4; border-bottom: 2px solid transparent; transform: translateX(16px) translateY(-4px) rotate(30deg);"></div>
</div>
<div style="margin-left: auto;">
<div style="width: 0px; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-right: 8px solid transparent; transform: translateY(16px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; flex-grow: 0; height: 12px; width: 16px; transform: translateY(-4px);"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-left: 8px solid transparent; transform: translateY(-4px) translateX(8px);"></div>
</div>
</div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center; margin-bottom: 24px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 224px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 144px;"></div>
</div>
</a>
<p style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; line-height: 17px; margin-bottom: 0; margin-top: 8px; overflow: hidden; padding: 8px 0 7px; text-align: center; text-overflow: ellipsis; white-space: nowrap;"><a href="https://www.instagram.com/reel/Da42DorBSXu/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: normal; line-height: 17px; text-decoration: none;" target="_blank" rel="noopener">Sebuah kiriman dibagikan oleh KartaNews | Bukan Sekedar Berita (@kartanewscom)</a></p>
</div>
</blockquote>
<p>
<script async="" src="//www.instagram.com/embed.js"></script>
</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Tragis, Pengemudi Ojek Online Jadi Korban Pembegalan Maut Saat Tertidur di Pos Tangerang</title>
<link>https://kartanews.com/tragis-pengemudi-ojek-online-jadi-korban-pembegalan-maut-saat-tertidur-di-pos-tangerang</link>
<guid>https://kartanews.com/tragis-pengemudi-ojek-online-jadi-korban-pembegalan-maut-saat-tertidur-di-pos-tangerang</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a58645cab918.jpg" length="63146" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 16 Jul 2026 13:02:48 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<blockquote class="instagram-media" data-instgrm-captioned="" data-instgrm-permalink="https://www.instagram.com/reel/Da4oQ-vhRIw/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" data-instgrm-version="14" style="background: #FFF; border: 0; border-radius: 3px; box-shadow: 0 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.5),0 1px 10px 0 rgba(0,0,0,0.15); margin: 1px; max-width: 540px; min-width: 326px; padding: 0; width: calc(100% - 2px);">
<div style="padding: 16px;"><a href="https://www.instagram.com/reel/Da4oQ-vhRIw/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="background: #FFFFFF; line-height: 0; padding: 0 0; text-align: center; text-decoration: none; width: 100%;" target="_blank" rel="noopener">
<div style="display: flex; flex-direction: row; align-items: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 40px; margin-right: 14px; width: 40px;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 100px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 60px;"></div>
</div>
</div>
<div style="padding: 19% 0;"></div>
<div style="display: block; height: 50px; margin: 0 auto 12px; width: 50px;"><svg width="50px" height="50px" viewBox="0 0 60 60" version="1.1" xmlns="https://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="https://www.w3.org/1999/xlink"><g stroke="none" stroke-width="1" fill="none" fill-rule="evenodd"><g transform="translate(-511.000000, -20.000000)" fill="#000000"><g><path d="M556.869,30.41 C554.814,30.41 553.148,32.076 553.148,34.131 C553.148,36.186 554.814,37.852 556.869,37.852 C558.924,37.852 560.59,36.186 560.59,34.131 C560.59,32.076 558.924,30.41 556.869,30.41 M541,60.657 C535.114,60.657 530.342,55.887 530.342,50 C530.342,44.114 535.114,39.342 541,39.342 C546.887,39.342 551.658,44.114 551.658,50 C551.658,55.887 546.887,60.657 541,60.657 M541,33.886 C532.1,33.886 524.886,41.1 524.886,50 C524.886,58.899 532.1,66.113 541,66.113 C549.9,66.113 557.115,58.899 557.115,50 C557.115,41.1 549.9,33.886 541,33.886 M565.378,62.101 C565.244,65.022 564.756,66.606 564.346,67.663 C563.803,69.06 563.154,70.057 562.106,71.106 C561.058,72.155 560.06,72.803 558.662,73.347 C557.607,73.757 556.021,74.244 553.102,74.378 C549.944,74.521 548.997,74.552 541,74.552 C533.003,74.552 532.056,74.521 528.898,74.378 C525.979,74.244 524.393,73.757 523.338,73.347 C521.94,72.803 520.942,72.155 519.894,71.106 C518.846,70.057 518.197,69.06 517.654,67.663 C517.244,66.606 516.755,65.022 516.623,62.101 C516.479,58.943 516.448,57.996 516.448,50 C516.448,42.003 516.479,41.056 516.623,37.899 C516.755,34.978 517.244,33.391 517.654,32.338 C518.197,30.938 518.846,29.942 519.894,28.894 C520.942,27.846 521.94,27.196 523.338,26.654 C524.393,26.244 525.979,25.756 528.898,25.623 C532.057,25.479 533.004,25.448 541,25.448 C548.997,25.448 549.943,25.479 553.102,25.623 C556.021,25.756 557.607,26.244 558.662,26.654 C560.06,27.196 561.058,27.846 562.106,28.894 C563.154,29.942 563.803,30.938 564.346,32.338 C564.756,33.391 565.244,34.978 565.378,37.899 C565.522,41.056 565.552,42.003 565.552,50 C565.552,57.996 565.522,58.943 565.378,62.101 M570.82,37.631 C570.674,34.438 570.167,32.258 569.425,30.349 C568.659,28.377 567.633,26.702 565.965,25.035 C564.297,23.368 562.623,22.342 560.652,21.575 C558.743,20.834 556.562,20.326 553.369,20.18 C550.169,20.033 549.148,20 541,20 C532.853,20 531.831,20.033 528.631,20.18 C525.438,20.326 523.257,20.834 521.349,21.575 C519.376,22.342 517.703,23.368 516.035,25.035 C514.368,26.702 513.342,28.377 512.574,30.349 C511.834,32.258 511.326,34.438 511.181,37.631 C511.035,40.831 511,41.851 511,50 C511,58.147 511.035,59.17 511.181,62.369 C511.326,65.562 511.834,67.743 512.574,69.651 C513.342,71.625 514.368,73.296 516.035,74.965 C517.703,76.634 519.376,77.658 521.349,78.425 C523.257,79.167 525.438,79.673 528.631,79.82 C531.831,79.965 532.853,80.001 541,80.001 C549.148,80.001 550.169,79.965 553.369,79.82 C556.562,79.673 558.743,79.167 560.652,78.425 C562.623,77.658 564.297,76.634 565.965,74.965 C567.633,73.296 568.659,71.625 569.425,69.651 C570.167,67.743 570.674,65.562 570.82,62.369 C570.966,59.17 571,58.147 571,50 C571,41.851 570.966,40.831 570.82,37.631"></path></g></g></g></svg></div>
<div style="padding-top: 8px;">
<div style="color: #3897f0; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: 550; line-height: 18px;">Lihat postingan ini di Instagram</div>
</div>
<div style="padding: 12.5% 0;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: row; margin-bottom: 14px; align-items: center;">
<div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(0px) translateY(7px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; height: 12.5px; transform: rotate(-45deg) translateX(3px) translateY(1px); width: 12.5px; flex-grow: 0; margin-right: 14px; margin-left: 2px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(9px) translateY(-18px);"></div>
</div>
<div style="margin-left: 8px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 20px; width: 20px;"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 2px solid transparent; border-left: 6px solid #f4f4f4; border-bottom: 2px solid transparent; transform: translateX(16px) translateY(-4px) rotate(30deg);"></div>
</div>
<div style="margin-left: auto;">
<div style="width: 0px; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-right: 8px solid transparent; transform: translateY(16px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; flex-grow: 0; height: 12px; width: 16px; transform: translateY(-4px);"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-left: 8px solid transparent; transform: translateY(-4px) translateX(8px);"></div>
</div>
</div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center; margin-bottom: 24px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 224px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 144px;"></div>
</div>
</a>
<p style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; line-height: 17px; margin-bottom: 0; margin-top: 8px; overflow: hidden; padding: 8px 0 7px; text-align: center; text-overflow: ellipsis; white-space: nowrap;"><a href="https://www.instagram.com/reel/Da4oQ-vhRIw/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: normal; line-height: 17px; text-decoration: none;" target="_blank" rel="noopener">Sebuah kiriman dibagikan oleh KartaNews | Bukan Sekedar Berita (@kartanewscom)</a></p>
</div>
</blockquote>
<p>
<script async="" src="//www.instagram.com/embed.js"></script>
</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kelebihan Muatan, Truk Tronton Bermuatan Keramik Terguling di Ring Road Barat Sleman</title>
<link>https://kartanews.com/kelebihan-muatan-truk-tronton-bermuatan-keramik-terguling-di-ring-road-barat-sleman</link>
<guid>https://kartanews.com/kelebihan-muatan-truk-tronton-bermuatan-keramik-terguling-di-ring-road-barat-sleman</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a58645d6ff63.jpg" length="53462" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 16 Jul 2026 13:02:33 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<blockquote class="instagram-media" data-instgrm-captioned="" data-instgrm-permalink="https://www.instagram.com/reel/Da4aktehpFU/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" data-instgrm-version="14" style="background: #FFF; border: 0; border-radius: 3px; box-shadow: 0 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.5),0 1px 10px 0 rgba(0,0,0,0.15); margin: 1px; max-width: 540px; min-width: 326px; padding: 0; width: calc(100% - 2px);">
<div style="padding: 16px;"><a href="https://www.instagram.com/reel/Da4aktehpFU/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="background: #FFFFFF; line-height: 0; padding: 0 0; text-align: center; text-decoration: none; width: 100%;" target="_blank" rel="noopener">
<div style="display: flex; flex-direction: row; align-items: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 40px; margin-right: 14px; width: 40px;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 100px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 60px;"></div>
</div>
</div>
<div style="padding: 19% 0;"></div>
<div style="display: block; height: 50px; margin: 0 auto 12px; width: 50px;"><svg width="50px" height="50px" viewBox="0 0 60 60" version="1.1" xmlns="https://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="https://www.w3.org/1999/xlink"><g stroke="none" stroke-width="1" fill="none" fill-rule="evenodd"><g transform="translate(-511.000000, -20.000000)" fill="#000000"><g><path d="M556.869,30.41 C554.814,30.41 553.148,32.076 553.148,34.131 C553.148,36.186 554.814,37.852 556.869,37.852 C558.924,37.852 560.59,36.186 560.59,34.131 C560.59,32.076 558.924,30.41 556.869,30.41 M541,60.657 C535.114,60.657 530.342,55.887 530.342,50 C530.342,44.114 535.114,39.342 541,39.342 C546.887,39.342 551.658,44.114 551.658,50 C551.658,55.887 546.887,60.657 541,60.657 M541,33.886 C532.1,33.886 524.886,41.1 524.886,50 C524.886,58.899 532.1,66.113 541,66.113 C549.9,66.113 557.115,58.899 557.115,50 C557.115,41.1 549.9,33.886 541,33.886 M565.378,62.101 C565.244,65.022 564.756,66.606 564.346,67.663 C563.803,69.06 563.154,70.057 562.106,71.106 C561.058,72.155 560.06,72.803 558.662,73.347 C557.607,73.757 556.021,74.244 553.102,74.378 C549.944,74.521 548.997,74.552 541,74.552 C533.003,74.552 532.056,74.521 528.898,74.378 C525.979,74.244 524.393,73.757 523.338,73.347 C521.94,72.803 520.942,72.155 519.894,71.106 C518.846,70.057 518.197,69.06 517.654,67.663 C517.244,66.606 516.755,65.022 516.623,62.101 C516.479,58.943 516.448,57.996 516.448,50 C516.448,42.003 516.479,41.056 516.623,37.899 C516.755,34.978 517.244,33.391 517.654,32.338 C518.197,30.938 518.846,29.942 519.894,28.894 C520.942,27.846 521.94,27.196 523.338,26.654 C524.393,26.244 525.979,25.756 528.898,25.623 C532.057,25.479 533.004,25.448 541,25.448 C548.997,25.448 549.943,25.479 553.102,25.623 C556.021,25.756 557.607,26.244 558.662,26.654 C560.06,27.196 561.058,27.846 562.106,28.894 C563.154,29.942 563.803,30.938 564.346,32.338 C564.756,33.391 565.244,34.978 565.378,37.899 C565.522,41.056 565.552,42.003 565.552,50 C565.552,57.996 565.522,58.943 565.378,62.101 M570.82,37.631 C570.674,34.438 570.167,32.258 569.425,30.349 C568.659,28.377 567.633,26.702 565.965,25.035 C564.297,23.368 562.623,22.342 560.652,21.575 C558.743,20.834 556.562,20.326 553.369,20.18 C550.169,20.033 549.148,20 541,20 C532.853,20 531.831,20.033 528.631,20.18 C525.438,20.326 523.257,20.834 521.349,21.575 C519.376,22.342 517.703,23.368 516.035,25.035 C514.368,26.702 513.342,28.377 512.574,30.349 C511.834,32.258 511.326,34.438 511.181,37.631 C511.035,40.831 511,41.851 511,50 C511,58.147 511.035,59.17 511.181,62.369 C511.326,65.562 511.834,67.743 512.574,69.651 C513.342,71.625 514.368,73.296 516.035,74.965 C517.703,76.634 519.376,77.658 521.349,78.425 C523.257,79.167 525.438,79.673 528.631,79.82 C531.831,79.965 532.853,80.001 541,80.001 C549.148,80.001 550.169,79.965 553.369,79.82 C556.562,79.673 558.743,79.167 560.652,78.425 C562.623,77.658 564.297,76.634 565.965,74.965 C567.633,73.296 568.659,71.625 569.425,69.651 C570.167,67.743 570.674,65.562 570.82,62.369 C570.966,59.17 571,58.147 571,50 C571,41.851 570.966,40.831 570.82,37.631"></path></g></g></g></svg></div>
<div style="padding-top: 8px;">
<div style="color: #3897f0; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: 550; line-height: 18px;">Lihat postingan ini di Instagram</div>
</div>
<div style="padding: 12.5% 0;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: row; margin-bottom: 14px; align-items: center;">
<div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(0px) translateY(7px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; height: 12.5px; transform: rotate(-45deg) translateX(3px) translateY(1px); width: 12.5px; flex-grow: 0; margin-right: 14px; margin-left: 2px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(9px) translateY(-18px);"></div>
</div>
<div style="margin-left: 8px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 20px; width: 20px;"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 2px solid transparent; border-left: 6px solid #f4f4f4; border-bottom: 2px solid transparent; transform: translateX(16px) translateY(-4px) rotate(30deg);"></div>
</div>
<div style="margin-left: auto;">
<div style="width: 0px; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-right: 8px solid transparent; transform: translateY(16px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; flex-grow: 0; height: 12px; width: 16px; transform: translateY(-4px);"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-left: 8px solid transparent; transform: translateY(-4px) translateX(8px);"></div>
</div>
</div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center; margin-bottom: 24px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 224px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 144px;"></div>
</div>
</a>
<p style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; line-height: 17px; margin-bottom: 0; margin-top: 8px; overflow: hidden; padding: 8px 0 7px; text-align: center; text-overflow: ellipsis; white-space: nowrap;"><a href="https://www.instagram.com/reel/Da4aktehpFU/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: normal; line-height: 17px; text-decoration: none;" target="_blank" rel="noopener">Sebuah kiriman dibagikan oleh KartaNews | Bukan Sekedar Berita (@kartanewscom)</a></p>
</div>
</blockquote>
<p>
<script async="" src="//www.instagram.com/embed.js"></script>
</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Detik&#45;Detik Menegangkan Bayi Menggunakan Baby Walker Jatuh dari Tangga Apartemen di Vietnam</title>
<link>https://kartanews.com/detik-detik-menegangkan-bayi-menggunakan-baby-walker-jatuh-dari-tangga-apartemen-di-vietnam</link>
<guid>https://kartanews.com/detik-detik-menegangkan-bayi-menggunakan-baby-walker-jatuh-dari-tangga-apartemen-di-vietnam</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a58645e1e36f.jpg" length="68181" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 16 Jul 2026 13:02:19 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<blockquote class="instagram-media" data-instgrm-captioned="" data-instgrm-permalink="https://www.instagram.com/reel/Da4QTEmhoOI/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" data-instgrm-version="14" style="background: #FFF; border: 0; border-radius: 3px; box-shadow: 0 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.5),0 1px 10px 0 rgba(0,0,0,0.15); margin: 1px; max-width: 540px; min-width: 326px; padding: 0; width: calc(100% - 2px);">
<div style="padding: 16px;"><a href="https://www.instagram.com/reel/Da4QTEmhoOI/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="background: #FFFFFF; line-height: 0; padding: 0 0; text-align: center; text-decoration: none; width: 100%;" target="_blank" rel="noopener">
<div style="display: flex; flex-direction: row; align-items: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 40px; margin-right: 14px; width: 40px;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 100px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 60px;"></div>
</div>
</div>
<div style="padding: 19% 0;"></div>
<div style="display: block; height: 50px; margin: 0 auto 12px; width: 50px;"><svg width="50px" height="50px" viewBox="0 0 60 60" version="1.1" xmlns="https://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="https://www.w3.org/1999/xlink"><g stroke="none" stroke-width="1" fill="none" fill-rule="evenodd"><g transform="translate(-511.000000, -20.000000)" fill="#000000"><g><path d="M556.869,30.41 C554.814,30.41 553.148,32.076 553.148,34.131 C553.148,36.186 554.814,37.852 556.869,37.852 C558.924,37.852 560.59,36.186 560.59,34.131 C560.59,32.076 558.924,30.41 556.869,30.41 M541,60.657 C535.114,60.657 530.342,55.887 530.342,50 C530.342,44.114 535.114,39.342 541,39.342 C546.887,39.342 551.658,44.114 551.658,50 C551.658,55.887 546.887,60.657 541,60.657 M541,33.886 C532.1,33.886 524.886,41.1 524.886,50 C524.886,58.899 532.1,66.113 541,66.113 C549.9,66.113 557.115,58.899 557.115,50 C557.115,41.1 549.9,33.886 541,33.886 M565.378,62.101 C565.244,65.022 564.756,66.606 564.346,67.663 C563.803,69.06 563.154,70.057 562.106,71.106 C561.058,72.155 560.06,72.803 558.662,73.347 C557.607,73.757 556.021,74.244 553.102,74.378 C549.944,74.521 548.997,74.552 541,74.552 C533.003,74.552 532.056,74.521 528.898,74.378 C525.979,74.244 524.393,73.757 523.338,73.347 C521.94,72.803 520.942,72.155 519.894,71.106 C518.846,70.057 518.197,69.06 517.654,67.663 C517.244,66.606 516.755,65.022 516.623,62.101 C516.479,58.943 516.448,57.996 516.448,50 C516.448,42.003 516.479,41.056 516.623,37.899 C516.755,34.978 517.244,33.391 517.654,32.338 C518.197,30.938 518.846,29.942 519.894,28.894 C520.942,27.846 521.94,27.196 523.338,26.654 C524.393,26.244 525.979,25.756 528.898,25.623 C532.057,25.479 533.004,25.448 541,25.448 C548.997,25.448 549.943,25.479 553.102,25.623 C556.021,25.756 557.607,26.244 558.662,26.654 C560.06,27.196 561.058,27.846 562.106,28.894 C563.154,29.942 563.803,30.938 564.346,32.338 C564.756,33.391 565.244,34.978 565.378,37.899 C565.522,41.056 565.552,42.003 565.552,50 C565.552,57.996 565.522,58.943 565.378,62.101 M570.82,37.631 C570.674,34.438 570.167,32.258 569.425,30.349 C568.659,28.377 567.633,26.702 565.965,25.035 C564.297,23.368 562.623,22.342 560.652,21.575 C558.743,20.834 556.562,20.326 553.369,20.18 C550.169,20.033 549.148,20 541,20 C532.853,20 531.831,20.033 528.631,20.18 C525.438,20.326 523.257,20.834 521.349,21.575 C519.376,22.342 517.703,23.368 516.035,25.035 C514.368,26.702 513.342,28.377 512.574,30.349 C511.834,32.258 511.326,34.438 511.181,37.631 C511.035,40.831 511,41.851 511,50 C511,58.147 511.035,59.17 511.181,62.369 C511.326,65.562 511.834,67.743 512.574,69.651 C513.342,71.625 514.368,73.296 516.035,74.965 C517.703,76.634 519.376,77.658 521.349,78.425 C523.257,79.167 525.438,79.673 528.631,79.82 C531.831,79.965 532.853,80.001 541,80.001 C549.148,80.001 550.169,79.965 553.369,79.82 C556.562,79.673 558.743,79.167 560.652,78.425 C562.623,77.658 564.297,76.634 565.965,74.965 C567.633,73.296 568.659,71.625 569.425,69.651 C570.167,67.743 570.674,65.562 570.82,62.369 C570.966,59.17 571,58.147 571,50 C571,41.851 570.966,40.831 570.82,37.631"></path></g></g></g></svg></div>
<div style="padding-top: 8px;">
<div style="color: #3897f0; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: 550; line-height: 18px;">Lihat postingan ini di Instagram</div>
</div>
<div style="padding: 12.5% 0;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: row; margin-bottom: 14px; align-items: center;">
<div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(0px) translateY(7px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; height: 12.5px; transform: rotate(-45deg) translateX(3px) translateY(1px); width: 12.5px; flex-grow: 0; margin-right: 14px; margin-left: 2px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(9px) translateY(-18px);"></div>
</div>
<div style="margin-left: 8px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 20px; width: 20px;"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 2px solid transparent; border-left: 6px solid #f4f4f4; border-bottom: 2px solid transparent; transform: translateX(16px) translateY(-4px) rotate(30deg);"></div>
</div>
<div style="margin-left: auto;">
<div style="width: 0px; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-right: 8px solid transparent; transform: translateY(16px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; flex-grow: 0; height: 12px; width: 16px; transform: translateY(-4px);"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-left: 8px solid transparent; transform: translateY(-4px) translateX(8px);"></div>
</div>
</div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center; margin-bottom: 24px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 224px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 144px;"></div>
</div>
</a>
<p style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; line-height: 17px; margin-bottom: 0; margin-top: 8px; overflow: hidden; padding: 8px 0 7px; text-align: center; text-overflow: ellipsis; white-space: nowrap;"><a href="https://www.instagram.com/reel/Da4QTEmhoOI/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: normal; line-height: 17px; text-decoration: none;" target="_blank" rel="noopener">Sebuah kiriman dibagikan oleh KartaNews | Bukan Sekedar Berita (@kartanewscom)</a></p>
</div>
</blockquote>
<p>
<script async="" src="//www.instagram.com/embed.js"></script>
</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Detik&#45;Detik Pemotor Jatuh Terjungkal akibat Menabrak Lubang di Pinggir Jalan</title>
<link>https://kartanews.com/detik-detik-pemotor-jatuh-terjungkal-akibat-menabrak-lubang-di-pinggir-jalan</link>
<guid>https://kartanews.com/detik-detik-pemotor-jatuh-terjungkal-akibat-menabrak-lubang-di-pinggir-jalan</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a58646129e70.jpg" length="92555" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 16 Jul 2026 13:02:08 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<blockquote class="instagram-media" data-instgrm-captioned="" data-instgrm-permalink="https://www.instagram.com/reel/Da2lyD9BrJQ/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" data-instgrm-version="14" style="background: #FFF; border: 0; border-radius: 3px; box-shadow: 0 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.5),0 1px 10px 0 rgba(0,0,0,0.15); margin: 1px; max-width: 540px; min-width: 326px; padding: 0; width: calc(100% - 2px);">
<div style="padding: 16px;"><a href="https://www.instagram.com/reel/Da2lyD9BrJQ/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="background: #FFFFFF; line-height: 0; padding: 0 0; text-align: center; text-decoration: none; width: 100%;" target="_blank" rel="noopener">
<div style="display: flex; flex-direction: row; align-items: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 40px; margin-right: 14px; width: 40px;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 100px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 60px;"></div>
</div>
</div>
<div style="padding: 19% 0;"></div>
<div style="display: block; height: 50px; margin: 0 auto 12px; width: 50px;"><svg width="50px" height="50px" viewBox="0 0 60 60" version="1.1" xmlns="https://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="https://www.w3.org/1999/xlink"><g stroke="none" stroke-width="1" fill="none" fill-rule="evenodd"><g transform="translate(-511.000000, -20.000000)" fill="#000000"><g><path d="M556.869,30.41 C554.814,30.41 553.148,32.076 553.148,34.131 C553.148,36.186 554.814,37.852 556.869,37.852 C558.924,37.852 560.59,36.186 560.59,34.131 C560.59,32.076 558.924,30.41 556.869,30.41 M541,60.657 C535.114,60.657 530.342,55.887 530.342,50 C530.342,44.114 535.114,39.342 541,39.342 C546.887,39.342 551.658,44.114 551.658,50 C551.658,55.887 546.887,60.657 541,60.657 M541,33.886 C532.1,33.886 524.886,41.1 524.886,50 C524.886,58.899 532.1,66.113 541,66.113 C549.9,66.113 557.115,58.899 557.115,50 C557.115,41.1 549.9,33.886 541,33.886 M565.378,62.101 C565.244,65.022 564.756,66.606 564.346,67.663 C563.803,69.06 563.154,70.057 562.106,71.106 C561.058,72.155 560.06,72.803 558.662,73.347 C557.607,73.757 556.021,74.244 553.102,74.378 C549.944,74.521 548.997,74.552 541,74.552 C533.003,74.552 532.056,74.521 528.898,74.378 C525.979,74.244 524.393,73.757 523.338,73.347 C521.94,72.803 520.942,72.155 519.894,71.106 C518.846,70.057 518.197,69.06 517.654,67.663 C517.244,66.606 516.755,65.022 516.623,62.101 C516.479,58.943 516.448,57.996 516.448,50 C516.448,42.003 516.479,41.056 516.623,37.899 C516.755,34.978 517.244,33.391 517.654,32.338 C518.197,30.938 518.846,29.942 519.894,28.894 C520.942,27.846 521.94,27.196 523.338,26.654 C524.393,26.244 525.979,25.756 528.898,25.623 C532.057,25.479 533.004,25.448 541,25.448 C548.997,25.448 549.943,25.479 553.102,25.623 C556.021,25.756 557.607,26.244 558.662,26.654 C560.06,27.196 561.058,27.846 562.106,28.894 C563.154,29.942 563.803,30.938 564.346,32.338 C564.756,33.391 565.244,34.978 565.378,37.899 C565.522,41.056 565.552,42.003 565.552,50 C565.552,57.996 565.522,58.943 565.378,62.101 M570.82,37.631 C570.674,34.438 570.167,32.258 569.425,30.349 C568.659,28.377 567.633,26.702 565.965,25.035 C564.297,23.368 562.623,22.342 560.652,21.575 C558.743,20.834 556.562,20.326 553.369,20.18 C550.169,20.033 549.148,20 541,20 C532.853,20 531.831,20.033 528.631,20.18 C525.438,20.326 523.257,20.834 521.349,21.575 C519.376,22.342 517.703,23.368 516.035,25.035 C514.368,26.702 513.342,28.377 512.574,30.349 C511.834,32.258 511.326,34.438 511.181,37.631 C511.035,40.831 511,41.851 511,50 C511,58.147 511.035,59.17 511.181,62.369 C511.326,65.562 511.834,67.743 512.574,69.651 C513.342,71.625 514.368,73.296 516.035,74.965 C517.703,76.634 519.376,77.658 521.349,78.425 C523.257,79.167 525.438,79.673 528.631,79.82 C531.831,79.965 532.853,80.001 541,80.001 C549.148,80.001 550.169,79.965 553.369,79.82 C556.562,79.673 558.743,79.167 560.652,78.425 C562.623,77.658 564.297,76.634 565.965,74.965 C567.633,73.296 568.659,71.625 569.425,69.651 C570.167,67.743 570.674,65.562 570.82,62.369 C570.966,59.17 571,58.147 571,50 C571,41.851 570.966,40.831 570.82,37.631"></path></g></g></g></svg></div>
<div style="padding-top: 8px;">
<div style="color: #3897f0; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: 550; line-height: 18px;">Lihat postingan ini di Instagram</div>
</div>
<div style="padding: 12.5% 0;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: row; margin-bottom: 14px; align-items: center;">
<div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(0px) translateY(7px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; height: 12.5px; transform: rotate(-45deg) translateX(3px) translateY(1px); width: 12.5px; flex-grow: 0; margin-right: 14px; margin-left: 2px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(9px) translateY(-18px);"></div>
</div>
<div style="margin-left: 8px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 20px; width: 20px;"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 2px solid transparent; border-left: 6px solid #f4f4f4; border-bottom: 2px solid transparent; transform: translateX(16px) translateY(-4px) rotate(30deg);"></div>
</div>
<div style="margin-left: auto;">
<div style="width: 0px; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-right: 8px solid transparent; transform: translateY(16px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; flex-grow: 0; height: 12px; width: 16px; transform: translateY(-4px);"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-left: 8px solid transparent; transform: translateY(-4px) translateX(8px);"></div>
</div>
</div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center; margin-bottom: 24px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 224px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 144px;"></div>
</div>
</a>
<p style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; line-height: 17px; margin-bottom: 0; margin-top: 8px; overflow: hidden; padding: 8px 0 7px; text-align: center; text-overflow: ellipsis; white-space: nowrap;"><a href="https://www.instagram.com/reel/Da2lyD9BrJQ/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: normal; line-height: 17px; text-decoration: none;" target="_blank" rel="noopener">Sebuah kiriman dibagikan oleh KartaNews | Bukan Sekedar Berita (@kartanewscom)</a></p>
</div>
</blockquote>
<p>
<script async="" src="//www.instagram.com/embed.js"></script>
</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Tragis, Mobil Dump Sawit Mengalami Ban Pecah hingga Terguling Menimpa 10 Anak Sekolah SMP</title>
<link>https://kartanews.com/tragis-mobil-dump-sawit-mengalami-ban-pecah-hingga-terguling-menimpa-10-anak-sekolah-smp</link>
<guid>https://kartanews.com/tragis-mobil-dump-sawit-mengalami-ban-pecah-hingga-terguling-menimpa-10-anak-sekolah-smp</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a58645ff2a75.jpg" length="72510" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 16 Jul 2026 12:56:44 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<blockquote class="instagram-media" data-instgrm-captioned="" data-instgrm-permalink="https://www.instagram.com/reel/Da2e9Kwhwgw/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" data-instgrm-version="14" style="background: #FFF; border: 0; border-radius: 3px; box-shadow: 0 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.5),0 1px 10px 0 rgba(0,0,0,0.15); margin: 1px; max-width: 540px; min-width: 326px; padding: 0; width: calc(100% - 2px);">
<div style="padding: 16px;"><a href="https://www.instagram.com/reel/Da2e9Kwhwgw/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="background: #FFFFFF; line-height: 0; padding: 0 0; text-align: center; text-decoration: none; width: 100%;" target="_blank" rel="noopener">
<div style="display: flex; flex-direction: row; align-items: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 40px; margin-right: 14px; width: 40px;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 100px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 60px;"></div>
</div>
</div>
<div style="padding: 19% 0;"></div>
<div style="display: block; height: 50px; margin: 0 auto 12px; width: 50px;"><svg width="50px" height="50px" viewBox="0 0 60 60" version="1.1" xmlns="https://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="https://www.w3.org/1999/xlink"><g stroke="none" stroke-width="1" fill="none" fill-rule="evenodd"><g transform="translate(-511.000000, -20.000000)" fill="#000000"><g><path d="M556.869,30.41 C554.814,30.41 553.148,32.076 553.148,34.131 C553.148,36.186 554.814,37.852 556.869,37.852 C558.924,37.852 560.59,36.186 560.59,34.131 C560.59,32.076 558.924,30.41 556.869,30.41 M541,60.657 C535.114,60.657 530.342,55.887 530.342,50 C530.342,44.114 535.114,39.342 541,39.342 C546.887,39.342 551.658,44.114 551.658,50 C551.658,55.887 546.887,60.657 541,60.657 M541,33.886 C532.1,33.886 524.886,41.1 524.886,50 C524.886,58.899 532.1,66.113 541,66.113 C549.9,66.113 557.115,58.899 557.115,50 C557.115,41.1 549.9,33.886 541,33.886 M565.378,62.101 C565.244,65.022 564.756,66.606 564.346,67.663 C563.803,69.06 563.154,70.057 562.106,71.106 C561.058,72.155 560.06,72.803 558.662,73.347 C557.607,73.757 556.021,74.244 553.102,74.378 C549.944,74.521 548.997,74.552 541,74.552 C533.003,74.552 532.056,74.521 528.898,74.378 C525.979,74.244 524.393,73.757 523.338,73.347 C521.94,72.803 520.942,72.155 519.894,71.106 C518.846,70.057 518.197,69.06 517.654,67.663 C517.244,66.606 516.755,65.022 516.623,62.101 C516.479,58.943 516.448,57.996 516.448,50 C516.448,42.003 516.479,41.056 516.623,37.899 C516.755,34.978 517.244,33.391 517.654,32.338 C518.197,30.938 518.846,29.942 519.894,28.894 C520.942,27.846 521.94,27.196 523.338,26.654 C524.393,26.244 525.979,25.756 528.898,25.623 C532.057,25.479 533.004,25.448 541,25.448 C548.997,25.448 549.943,25.479 553.102,25.623 C556.021,25.756 557.607,26.244 558.662,26.654 C560.06,27.196 561.058,27.846 562.106,28.894 C563.154,29.942 563.803,30.938 564.346,32.338 C564.756,33.391 565.244,34.978 565.378,37.899 C565.522,41.056 565.552,42.003 565.552,50 C565.552,57.996 565.522,58.943 565.378,62.101 M570.82,37.631 C570.674,34.438 570.167,32.258 569.425,30.349 C568.659,28.377 567.633,26.702 565.965,25.035 C564.297,23.368 562.623,22.342 560.652,21.575 C558.743,20.834 556.562,20.326 553.369,20.18 C550.169,20.033 549.148,20 541,20 C532.853,20 531.831,20.033 528.631,20.18 C525.438,20.326 523.257,20.834 521.349,21.575 C519.376,22.342 517.703,23.368 516.035,25.035 C514.368,26.702 513.342,28.377 512.574,30.349 C511.834,32.258 511.326,34.438 511.181,37.631 C511.035,40.831 511,41.851 511,50 C511,58.147 511.035,59.17 511.181,62.369 C511.326,65.562 511.834,67.743 512.574,69.651 C513.342,71.625 514.368,73.296 516.035,74.965 C517.703,76.634 519.376,77.658 521.349,78.425 C523.257,79.167 525.438,79.673 528.631,79.82 C531.831,79.965 532.853,80.001 541,80.001 C549.148,80.001 550.169,79.965 553.369,79.82 C556.562,79.673 558.743,79.167 560.652,78.425 C562.623,77.658 564.297,76.634 565.965,74.965 C567.633,73.296 568.659,71.625 569.425,69.651 C570.167,67.743 570.674,65.562 570.82,62.369 C570.966,59.17 571,58.147 571,50 C571,41.851 570.966,40.831 570.82,37.631"></path></g></g></g></svg></div>
<div style="padding-top: 8px;">
<div style="color: #3897f0; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: 550; line-height: 18px;">Lihat postingan ini di Instagram</div>
</div>
<div style="padding: 12.5% 0;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: row; margin-bottom: 14px; align-items: center;">
<div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(0px) translateY(7px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; height: 12.5px; transform: rotate(-45deg) translateX(3px) translateY(1px); width: 12.5px; flex-grow: 0; margin-right: 14px; margin-left: 2px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(9px) translateY(-18px);"></div>
</div>
<div style="margin-left: 8px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 20px; width: 20px;"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 2px solid transparent; border-left: 6px solid #f4f4f4; border-bottom: 2px solid transparent; transform: translateX(16px) translateY(-4px) rotate(30deg);"></div>
</div>
<div style="margin-left: auto;">
<div style="width: 0px; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-right: 8px solid transparent; transform: translateY(16px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; flex-grow: 0; height: 12px; width: 16px; transform: translateY(-4px);"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-left: 8px solid transparent; transform: translateY(-4px) translateX(8px);"></div>
</div>
</div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center; margin-bottom: 24px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 224px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 144px;"></div>
</div>
</a>
<p style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; line-height: 17px; margin-bottom: 0; margin-top: 8px; overflow: hidden; padding: 8px 0 7px; text-align: center; text-overflow: ellipsis; white-space: nowrap;"><a href="https://www.instagram.com/reel/Da2e9Kwhwgw/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: normal; line-height: 17px; text-decoration: none;" target="_blank" rel="noopener">Sebuah kiriman dibagikan oleh KartaNews | Bukan Sekedar Berita (@kartanewscom)</a></p>
</div>
</blockquote>
<p>
<script async="" src="//www.instagram.com/embed.js"></script>
</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Mengenal Punuk Onta, Kuliner Unik yang Sangat Digemari oleh Orang Arab</title>
<link>https://kartanews.com/mengenal-punuk-onta-kuliner-unik-yang-sangat-digemari-oleh-orang-arab</link>
<guid>https://kartanews.com/mengenal-punuk-onta-kuliner-unik-yang-sangat-digemari-oleh-orang-arab</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a58645f07ce3.jpg" length="49167" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 16 Jul 2026 12:56:27 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<blockquote class="instagram-media" data-instgrm-captioned="" data-instgrm-permalink="https://www.instagram.com/reel/Da2RLKbhF8h/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" data-instgrm-version="14" style="background: #FFF; border: 0; border-radius: 3px; box-shadow: 0 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.5),0 1px 10px 0 rgba(0,0,0,0.15); margin: 1px; max-width: 540px; min-width: 326px; padding: 0; width: calc(100% - 2px);">
<div style="padding: 16px;"><a href="https://www.instagram.com/reel/Da2RLKbhF8h/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="background: #FFFFFF; line-height: 0; padding: 0 0; text-align: center; text-decoration: none; width: 100%;" target="_blank" rel="noopener">
<div style="display: flex; flex-direction: row; align-items: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 40px; margin-right: 14px; width: 40px;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 100px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 60px;"></div>
</div>
</div>
<div style="padding: 19% 0;"></div>
<div style="display: block; height: 50px; margin: 0 auto 12px; width: 50px;"><svg width="50px" height="50px" viewBox="0 0 60 60" version="1.1" xmlns="https://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="https://www.w3.org/1999/xlink"><g stroke="none" stroke-width="1" fill="none" fill-rule="evenodd"><g transform="translate(-511.000000, -20.000000)" fill="#000000"><g><path d="M556.869,30.41 C554.814,30.41 553.148,32.076 553.148,34.131 C553.148,36.186 554.814,37.852 556.869,37.852 C558.924,37.852 560.59,36.186 560.59,34.131 C560.59,32.076 558.924,30.41 556.869,30.41 M541,60.657 C535.114,60.657 530.342,55.887 530.342,50 C530.342,44.114 535.114,39.342 541,39.342 C546.887,39.342 551.658,44.114 551.658,50 C551.658,55.887 546.887,60.657 541,60.657 M541,33.886 C532.1,33.886 524.886,41.1 524.886,50 C524.886,58.899 532.1,66.113 541,66.113 C549.9,66.113 557.115,58.899 557.115,50 C557.115,41.1 549.9,33.886 541,33.886 M565.378,62.101 C565.244,65.022 564.756,66.606 564.346,67.663 C563.803,69.06 563.154,70.057 562.106,71.106 C561.058,72.155 560.06,72.803 558.662,73.347 C557.607,73.757 556.021,74.244 553.102,74.378 C549.944,74.521 548.997,74.552 541,74.552 C533.003,74.552 532.056,74.521 528.898,74.378 C525.979,74.244 524.393,73.757 523.338,73.347 C521.94,72.803 520.942,72.155 519.894,71.106 C518.846,70.057 518.197,69.06 517.654,67.663 C517.244,66.606 516.755,65.022 516.623,62.101 C516.479,58.943 516.448,57.996 516.448,50 C516.448,42.003 516.479,41.056 516.623,37.899 C516.755,34.978 517.244,33.391 517.654,32.338 C518.197,30.938 518.846,29.942 519.894,28.894 C520.942,27.846 521.94,27.196 523.338,26.654 C524.393,26.244 525.979,25.756 528.898,25.623 C532.057,25.479 533.004,25.448 541,25.448 C548.997,25.448 549.943,25.479 553.102,25.623 C556.021,25.756 557.607,26.244 558.662,26.654 C560.06,27.196 561.058,27.846 562.106,28.894 C563.154,29.942 563.803,30.938 564.346,32.338 C564.756,33.391 565.244,34.978 565.378,37.899 C565.522,41.056 565.552,42.003 565.552,50 C565.552,57.996 565.522,58.943 565.378,62.101 M570.82,37.631 C570.674,34.438 570.167,32.258 569.425,30.349 C568.659,28.377 567.633,26.702 565.965,25.035 C564.297,23.368 562.623,22.342 560.652,21.575 C558.743,20.834 556.562,20.326 553.369,20.18 C550.169,20.033 549.148,20 541,20 C532.853,20 531.831,20.033 528.631,20.18 C525.438,20.326 523.257,20.834 521.349,21.575 C519.376,22.342 517.703,23.368 516.035,25.035 C514.368,26.702 513.342,28.377 512.574,30.349 C511.834,32.258 511.326,34.438 511.181,37.631 C511.035,40.831 511,41.851 511,50 C511,58.147 511.035,59.17 511.181,62.369 C511.326,65.562 511.834,67.743 512.574,69.651 C513.342,71.625 514.368,73.296 516.035,74.965 C517.703,76.634 519.376,77.658 521.349,78.425 C523.257,79.167 525.438,79.673 528.631,79.82 C531.831,79.965 532.853,80.001 541,80.001 C549.148,80.001 550.169,79.965 553.369,79.82 C556.562,79.673 558.743,79.167 560.652,78.425 C562.623,77.658 564.297,76.634 565.965,74.965 C567.633,73.296 568.659,71.625 569.425,69.651 C570.167,67.743 570.674,65.562 570.82,62.369 C570.966,59.17 571,58.147 571,50 C571,41.851 570.966,40.831 570.82,37.631"></path></g></g></g></svg></div>
<div style="padding-top: 8px;">
<div style="color: #3897f0; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: 550; line-height: 18px;">Lihat postingan ini di Instagram</div>
</div>
<div style="padding: 12.5% 0;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: row; margin-bottom: 14px; align-items: center;">
<div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(0px) translateY(7px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; height: 12.5px; transform: rotate(-45deg) translateX(3px) translateY(1px); width: 12.5px; flex-grow: 0; margin-right: 14px; margin-left: 2px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(9px) translateY(-18px);"></div>
</div>
<div style="margin-left: 8px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 20px; width: 20px;"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 2px solid transparent; border-left: 6px solid #f4f4f4; border-bottom: 2px solid transparent; transform: translateX(16px) translateY(-4px) rotate(30deg);"></div>
</div>
<div style="margin-left: auto;">
<div style="width: 0px; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-right: 8px solid transparent; transform: translateY(16px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; flex-grow: 0; height: 12px; width: 16px; transform: translateY(-4px);"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-left: 8px solid transparent; transform: translateY(-4px) translateX(8px);"></div>
</div>
</div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center; margin-bottom: 24px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 224px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 144px;"></div>
</div>
</a>
<p style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; line-height: 17px; margin-bottom: 0; margin-top: 8px; overflow: hidden; padding: 8px 0 7px; text-align: center; text-overflow: ellipsis; white-space: nowrap;"><a href="https://www.instagram.com/reel/Da2RLKbhF8h/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: normal; line-height: 17px; text-decoration: none;" target="_blank" rel="noopener">Sebuah kiriman dibagikan oleh KartaNews | Bukan Sekedar Berita (@kartanewscom)</a></p>
</div>
</blockquote>
<p>
<script async="" src="//www.instagram.com/embed.js"></script>
</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Aksi Memukau Kreator Konten Menyusun Koin Menjadi Menara Karakter Unik</title>
<link>https://kartanews.com/aksi-memukau-kreator-konten-menyusun-koin-menjadi-menara-karakter-unik</link>
<guid>https://kartanews.com/aksi-memukau-kreator-konten-menyusun-koin-menjadi-menara-karakter-unik</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a5864622a492.jpg" length="64967" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 16 Jul 2026 12:56:16 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<blockquote class="instagram-media" data-instgrm-captioned="" data-instgrm-permalink="https://www.instagram.com/reel/Da2DgSLBrhG/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" data-instgrm-version="14" style="background: #FFF; border: 0; border-radius: 3px; box-shadow: 0 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.5),0 1px 10px 0 rgba(0,0,0,0.15); margin: 1px; max-width: 540px; min-width: 326px; padding: 0; width: calc(100% - 2px);">
<div style="padding: 16px;"><a href="https://www.instagram.com/reel/Da2DgSLBrhG/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="background: #FFFFFF; line-height: 0; padding: 0 0; text-align: center; text-decoration: none; width: 100%;" target="_blank" rel="noopener">
<div style="display: flex; flex-direction: row; align-items: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 40px; margin-right: 14px; width: 40px;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 100px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 60px;"></div>
</div>
</div>
<div style="padding: 19% 0;"></div>
<div style="display: block; height: 50px; margin: 0 auto 12px; width: 50px;"><svg width="50px" height="50px" viewBox="0 0 60 60" version="1.1" xmlns="https://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="https://www.w3.org/1999/xlink"><g stroke="none" stroke-width="1" fill="none" fill-rule="evenodd"><g transform="translate(-511.000000, -20.000000)" fill="#000000"><g><path d="M556.869,30.41 C554.814,30.41 553.148,32.076 553.148,34.131 C553.148,36.186 554.814,37.852 556.869,37.852 C558.924,37.852 560.59,36.186 560.59,34.131 C560.59,32.076 558.924,30.41 556.869,30.41 M541,60.657 C535.114,60.657 530.342,55.887 530.342,50 C530.342,44.114 535.114,39.342 541,39.342 C546.887,39.342 551.658,44.114 551.658,50 C551.658,55.887 546.887,60.657 541,60.657 M541,33.886 C532.1,33.886 524.886,41.1 524.886,50 C524.886,58.899 532.1,66.113 541,66.113 C549.9,66.113 557.115,58.899 557.115,50 C557.115,41.1 549.9,33.886 541,33.886 M565.378,62.101 C565.244,65.022 564.756,66.606 564.346,67.663 C563.803,69.06 563.154,70.057 562.106,71.106 C561.058,72.155 560.06,72.803 558.662,73.347 C557.607,73.757 556.021,74.244 553.102,74.378 C549.944,74.521 548.997,74.552 541,74.552 C533.003,74.552 532.056,74.521 528.898,74.378 C525.979,74.244 524.393,73.757 523.338,73.347 C521.94,72.803 520.942,72.155 519.894,71.106 C518.846,70.057 518.197,69.06 517.654,67.663 C517.244,66.606 516.755,65.022 516.623,62.101 C516.479,58.943 516.448,57.996 516.448,50 C516.448,42.003 516.479,41.056 516.623,37.899 C516.755,34.978 517.244,33.391 517.654,32.338 C518.197,30.938 518.846,29.942 519.894,28.894 C520.942,27.846 521.94,27.196 523.338,26.654 C524.393,26.244 525.979,25.756 528.898,25.623 C532.057,25.479 533.004,25.448 541,25.448 C548.997,25.448 549.943,25.479 553.102,25.623 C556.021,25.756 557.607,26.244 558.662,26.654 C560.06,27.196 561.058,27.846 562.106,28.894 C563.154,29.942 563.803,30.938 564.346,32.338 C564.756,33.391 565.244,34.978 565.378,37.899 C565.522,41.056 565.552,42.003 565.552,50 C565.552,57.996 565.522,58.943 565.378,62.101 M570.82,37.631 C570.674,34.438 570.167,32.258 569.425,30.349 C568.659,28.377 567.633,26.702 565.965,25.035 C564.297,23.368 562.623,22.342 560.652,21.575 C558.743,20.834 556.562,20.326 553.369,20.18 C550.169,20.033 549.148,20 541,20 C532.853,20 531.831,20.033 528.631,20.18 C525.438,20.326 523.257,20.834 521.349,21.575 C519.376,22.342 517.703,23.368 516.035,25.035 C514.368,26.702 513.342,28.377 512.574,30.349 C511.834,32.258 511.326,34.438 511.181,37.631 C511.035,40.831 511,41.851 511,50 C511,58.147 511.035,59.17 511.181,62.369 C511.326,65.562 511.834,67.743 512.574,69.651 C513.342,71.625 514.368,73.296 516.035,74.965 C517.703,76.634 519.376,77.658 521.349,78.425 C523.257,79.167 525.438,79.673 528.631,79.82 C531.831,79.965 532.853,80.001 541,80.001 C549.148,80.001 550.169,79.965 553.369,79.82 C556.562,79.673 558.743,79.167 560.652,78.425 C562.623,77.658 564.297,76.634 565.965,74.965 C567.633,73.296 568.659,71.625 569.425,69.651 C570.167,67.743 570.674,65.562 570.82,62.369 C570.966,59.17 571,58.147 571,50 C571,41.851 570.966,40.831 570.82,37.631"></path></g></g></g></svg></div>
<div style="padding-top: 8px;">
<div style="color: #3897f0; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: 550; line-height: 18px;">Lihat postingan ini di Instagram</div>
</div>
<div style="padding: 12.5% 0;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: row; margin-bottom: 14px; align-items: center;">
<div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(0px) translateY(7px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; height: 12.5px; transform: rotate(-45deg) translateX(3px) translateY(1px); width: 12.5px; flex-grow: 0; margin-right: 14px; margin-left: 2px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(9px) translateY(-18px);"></div>
</div>
<div style="margin-left: 8px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 20px; width: 20px;"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 2px solid transparent; border-left: 6px solid #f4f4f4; border-bottom: 2px solid transparent; transform: translateX(16px) translateY(-4px) rotate(30deg);"></div>
</div>
<div style="margin-left: auto;">
<div style="width: 0px; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-right: 8px solid transparent; transform: translateY(16px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; flex-grow: 0; height: 12px; width: 16px; transform: translateY(-4px);"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-left: 8px solid transparent; transform: translateY(-4px) translateX(8px);"></div>
</div>
</div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center; margin-bottom: 24px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 224px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 144px;"></div>
</div>
</a>
<p style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; line-height: 17px; margin-bottom: 0; margin-top: 8px; overflow: hidden; padding: 8px 0 7px; text-align: center; text-overflow: ellipsis; white-space: nowrap;"><a href="https://www.instagram.com/reel/Da2DgSLBrhG/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: normal; line-height: 17px; text-decoration: none;" target="_blank" rel="noopener">Sebuah kiriman dibagikan oleh KartaNews | Bukan Sekedar Berita (@kartanewscom)</a></p>
</div>
</blockquote>
<p>
<script async="" src="//www.instagram.com/embed.js"></script>
</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kecelak44n Maut di Sukodono Sidoarjo, Seorang Pelajar SMK Meningg44l Dunia Terlindas Truk</title>
<link>https://kartanews.com/kecelak44n-maut-di-sukodono-sidoarjo-seorang-pelajar-smk-meningg44l-dunia-terlindas-truk</link>
<guid>https://kartanews.com/kecelak44n-maut-di-sukodono-sidoarjo-seorang-pelajar-smk-meningg44l-dunia-terlindas-truk</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a58646305417.jpg" length="53964" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 16 Jul 2026 12:56:05 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<blockquote class="instagram-media" data-instgrm-captioned="" data-instgrm-permalink="https://www.instagram.com/reel/Da13i0DhlLx/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" data-instgrm-version="14" style="background: #FFF; border: 0; border-radius: 3px; box-shadow: 0 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.5),0 1px 10px 0 rgba(0,0,0,0.15); margin: 1px; max-width: 540px; min-width: 326px; padding: 0; width: calc(100% - 2px);">
<div style="padding: 16px;"><a href="https://www.instagram.com/reel/Da13i0DhlLx/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="background: #FFFFFF; line-height: 0; padding: 0 0; text-align: center; text-decoration: none; width: 100%;" target="_blank" rel="noopener">
<div style="display: flex; flex-direction: row; align-items: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 40px; margin-right: 14px; width: 40px;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 100px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 60px;"></div>
</div>
</div>
<div style="padding: 19% 0;"></div>
<div style="display: block; height: 50px; margin: 0 auto 12px; width: 50px;"><svg width="50px" height="50px" viewBox="0 0 60 60" version="1.1" xmlns="https://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="https://www.w3.org/1999/xlink"><g stroke="none" stroke-width="1" fill="none" fill-rule="evenodd"><g transform="translate(-511.000000, -20.000000)" fill="#000000"><g><path d="M556.869,30.41 C554.814,30.41 553.148,32.076 553.148,34.131 C553.148,36.186 554.814,37.852 556.869,37.852 C558.924,37.852 560.59,36.186 560.59,34.131 C560.59,32.076 558.924,30.41 556.869,30.41 M541,60.657 C535.114,60.657 530.342,55.887 530.342,50 C530.342,44.114 535.114,39.342 541,39.342 C546.887,39.342 551.658,44.114 551.658,50 C551.658,55.887 546.887,60.657 541,60.657 M541,33.886 C532.1,33.886 524.886,41.1 524.886,50 C524.886,58.899 532.1,66.113 541,66.113 C549.9,66.113 557.115,58.899 557.115,50 C557.115,41.1 549.9,33.886 541,33.886 M565.378,62.101 C565.244,65.022 564.756,66.606 564.346,67.663 C563.803,69.06 563.154,70.057 562.106,71.106 C561.058,72.155 560.06,72.803 558.662,73.347 C557.607,73.757 556.021,74.244 553.102,74.378 C549.944,74.521 548.997,74.552 541,74.552 C533.003,74.552 532.056,74.521 528.898,74.378 C525.979,74.244 524.393,73.757 523.338,73.347 C521.94,72.803 520.942,72.155 519.894,71.106 C518.846,70.057 518.197,69.06 517.654,67.663 C517.244,66.606 516.755,65.022 516.623,62.101 C516.479,58.943 516.448,57.996 516.448,50 C516.448,42.003 516.479,41.056 516.623,37.899 C516.755,34.978 517.244,33.391 517.654,32.338 C518.197,30.938 518.846,29.942 519.894,28.894 C520.942,27.846 521.94,27.196 523.338,26.654 C524.393,26.244 525.979,25.756 528.898,25.623 C532.057,25.479 533.004,25.448 541,25.448 C548.997,25.448 549.943,25.479 553.102,25.623 C556.021,25.756 557.607,26.244 558.662,26.654 C560.06,27.196 561.058,27.846 562.106,28.894 C563.154,29.942 563.803,30.938 564.346,32.338 C564.756,33.391 565.244,34.978 565.378,37.899 C565.522,41.056 565.552,42.003 565.552,50 C565.552,57.996 565.522,58.943 565.378,62.101 M570.82,37.631 C570.674,34.438 570.167,32.258 569.425,30.349 C568.659,28.377 567.633,26.702 565.965,25.035 C564.297,23.368 562.623,22.342 560.652,21.575 C558.743,20.834 556.562,20.326 553.369,20.18 C550.169,20.033 549.148,20 541,20 C532.853,20 531.831,20.033 528.631,20.18 C525.438,20.326 523.257,20.834 521.349,21.575 C519.376,22.342 517.703,23.368 516.035,25.035 C514.368,26.702 513.342,28.377 512.574,30.349 C511.834,32.258 511.326,34.438 511.181,37.631 C511.035,40.831 511,41.851 511,50 C511,58.147 511.035,59.17 511.181,62.369 C511.326,65.562 511.834,67.743 512.574,69.651 C513.342,71.625 514.368,73.296 516.035,74.965 C517.703,76.634 519.376,77.658 521.349,78.425 C523.257,79.167 525.438,79.673 528.631,79.82 C531.831,79.965 532.853,80.001 541,80.001 C549.148,80.001 550.169,79.965 553.369,79.82 C556.562,79.673 558.743,79.167 560.652,78.425 C562.623,77.658 564.297,76.634 565.965,74.965 C567.633,73.296 568.659,71.625 569.425,69.651 C570.167,67.743 570.674,65.562 570.82,62.369 C570.966,59.17 571,58.147 571,50 C571,41.851 570.966,40.831 570.82,37.631"></path></g></g></g></svg></div>
<div style="padding-top: 8px;">
<div style="color: #3897f0; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: 550; line-height: 18px;">Lihat postingan ini di Instagram</div>
</div>
<div style="padding: 12.5% 0;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: row; margin-bottom: 14px; align-items: center;">
<div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(0px) translateY(7px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; height: 12.5px; transform: rotate(-45deg) translateX(3px) translateY(1px); width: 12.5px; flex-grow: 0; margin-right: 14px; margin-left: 2px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(9px) translateY(-18px);"></div>
</div>
<div style="margin-left: 8px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 20px; width: 20px;"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 2px solid transparent; border-left: 6px solid #f4f4f4; border-bottom: 2px solid transparent; transform: translateX(16px) translateY(-4px) rotate(30deg);"></div>
</div>
<div style="margin-left: auto;">
<div style="width: 0px; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-right: 8px solid transparent; transform: translateY(16px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; flex-grow: 0; height: 12px; width: 16px; transform: translateY(-4px);"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-left: 8px solid transparent; transform: translateY(-4px) translateX(8px);"></div>
</div>
</div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center; margin-bottom: 24px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 224px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 144px;"></div>
</div>
</a>
<p style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; line-height: 17px; margin-bottom: 0; margin-top: 8px; overflow: hidden; padding: 8px 0 7px; text-align: center; text-overflow: ellipsis; white-space: nowrap;"><a href="https://www.instagram.com/reel/Da13i0DhlLx/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: normal; line-height: 17px; text-decoration: none;" target="_blank" rel="noopener">Sebuah kiriman dibagikan oleh KartaNews | Bukan Sekedar Berita (@kartanewscom)</a></p>
</div>
</blockquote>
<p>
<script async="" src="//www.instagram.com/embed.js"></script>
</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>​Gandeng Universitas Muhammadiyah, Pemkab Berau Geber Penguatan SDM BUMK</title>
<link>https://kartanews.com/gandeng-universitas-muhammadiyah-pemkab-berau-geber-penguatan-sdm-bumk</link>
<guid>https://kartanews.com/gandeng-universitas-muhammadiyah-pemkab-berau-geber-penguatan-sdm-bumk</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Pemerintah Kabupaten Berau melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) menggelar forum pelatihan penguatan Badan Usaha Milik Kampung (BUMK) dan Sumber Daya Manusia (SDM). ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a5855e0c6a10.jpg" length="87739" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 16 Jul 2026 11:56:06 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b><span;>KARTANEWS.COM, BERAU</span;></b><span;> – Pemerintah Kabupaten Berau melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) menggelar forum pelatihan penguatan Badan Usaha Milik Kampung (BUMK) dan Sumber Daya Manusia (SDM).</span;><br><span;>​</span;><br><span;>Dalam pelatihan tersebut, Pemerintah Daerah (Pemda) menggandeng Universitas Muhammadiyah Berau sebagai mitra strategis. Kolaborasi ini bertujuan untuk mempercepat peningkatan kualitas SDM dalam mengelola BUMK yang tersebar di setiap kampung di Bumi Batiwakkal.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>Sekretaris Daerah (Sekda) Berau, Muhammad Said, menyampaikan bahwa sejak tahun 2017 hingga 2025, pemerintah daerah telah gencar melakukan pembinaan terhadap aparatur kampung yang mengelola BUMK. Oleh karena itu, Said menekankan bahwa saat ini setiap kampung harus menunjukkan perkembangan yang nyata dalam menghidupkan unit usahanya.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>"Dari tahun 2017 hingga 2025, sudah banyak sekali pemerintah daerah melakukan pembinaan terhadap tata kelola BUMK dan sumber daya manusia. Kami berharap kali ini hasilnya bisa terlihat nyata," ujarnya saat memberikan sambutan, Kamis (16/07/2026).</span;><br><span;>​</span;><br><span;>Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa keterlibatan Universitas Muhammadiyah Berau sangat krusial. Melalui kemitraan ini, pemerintah kampung dapat berkonsultasi langsung mengenai pengembangan bisnis yang relevan dengan potensi masing-masing wilayah.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>Said menilai, Universitas Muhammadiyah memiliki rekam jejak yang solid dalam pengelolaan bisnis. Kemitraan ini diharapkan dapat memberikan banyak saran, masukan, serta data hasil analisis yang mampu mempercepat perkembangan BUMK.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>"Kami melibatkan Universitas Muhammadiyah agar pengelola BUMK bisa berkonsultasi mengenai bisnis apa yang paling cocok dikembangkan di kampung mereka," imbuhnya.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>Tak hanya fokus pada unit usaha baru, Sekda juga mengingatkan perihal aset kampung yang selama ini belum terkelola dengan maksimal agar segera difungsikan. Langkah ini dinilai strategis untuk membuka ruang bagi kampung dalam meraup pendapatan yang lebih besar.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>"Aset-aset yang ada harus segera difungsikan untuk menambah pendapatan BUMK. Misalnya, jika ada lahan kampung yang kosong, silakan diinvestasikan agar memberikan hasil," pungkasnya. </span;><b><span;>(adv/REIN/daa)</span;></b><br><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260716_115040_359.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pemprov Kaltim Gelar Nonton Bareng Semifinal Bersama Warga</title>
<link>https://kartanews.com/pemprov-kaltim-gelar-nonton-bareng-semifinal-bersama-warga</link>
<guid>https://kartanews.com/pemprov-kaltim-gelar-nonton-bareng-semifinal-bersama-warga</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a5757e623240.jpg" length="72448" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 15 Jul 2026 17:22:56 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, KALTIM</strong> - Antusiasme masyarakat mewarnai halaman Kantor Gubernur Kalimantan Timur saat menggelar nonton bareng (nobar) pertandingan semifinal Piala Dunia 2026 antara Prancis dan Spanyol. Kegiatan yang turut dihadiri jajaran pejabat Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur ini berlangsung meriah, penuh keakraban, dan menjadi ruang kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat.</p>
<p>Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kalimantan Timur Ririn Sari Dewi, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kaltim Arih Franata Filifus Sembiring, serta Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim, Siti Farisyah Yana, yang juga menjabat sebagai Staf Ahli Bidang II Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.</p>
<p>Sejak peluit awal dibunyikan, pertandingan berlangsung sengit. Spanyol tampil dominan dan berhasil membuka keunggulan melalui gol Mikel Oyarzabal pada babak pertama, sehingga menutup paruh pertama pertandingan dengan skor 1-0 atas Prancis.</p>
<p>Memasuki babak kedua, Spanyol kembali menambah keunggulan melalui satu gol tambahan. Hasil tersebut semakin memperbesar peluang La Roja melangkah ke partai final Piala Dunia 2026.</p>
<p>Kepala Diskominfo Kaltim, Ririn Sari Dewi mengatakan, kegiatan nonton bareng ini bukan hanya untuk menikmati pertandingan sepak bola dunia, tetapi juga menjadi ajang mempererat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat.</p>
<p>"Melalui kegiatan nonton bareng ini, kami ingin mempererat silaturahmi, menjaga kebersamaan, serta mengajak seluruh masyarakat tetap menjunjung tinggi sportivitas dalam mendukung tim favoritnya. Semoga semangat kebersamaan ini terus terjaga. Secara pribadi, saya berharap Argentina bisa menjadi juara Piala Dunia 2026," ujarnya.</p>
<p>Kegiatan nonton bareng berlangsung tertib, aman, dan penuh semangat. Warga yang hadir menikmati setiap jalannya pertandingan sambil memberikan dukungan kepada tim favorit masing-masing. Meski berbeda pilihan, seluruh peserta tetap menjaga suasana yang kondusif, sehingga kegiatan berlangsung hangat dan penuh rasa kebersamaan. <strong>(REIN/daa) </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Diduga Menyalip dari Kiri, Pengendara Motor Tewas Terlindas Truk di Jalan PM Noor Samarinda</title>
<link>https://kartanews.com/diduga-menyalip-dari-kiri-pengendara-motor-tewas-terlindas-truk-di-jalan-pm-noor-samarinda</link>
<guid>https://kartanews.com/diduga-menyalip-dari-kiri-pengendara-motor-tewas-terlindas-truk-di-jalan-pm-noor-samarinda</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a5741a01b816.jpg" length="59629" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 15 Jul 2026 16:15:55 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<blockquote class="instagram-media" data-instgrm-captioned="" data-instgrm-permalink="https://www.instagram.com/reel/DazzVUJBfwm/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" data-instgrm-version="14" style="background: #FFF; border: 0; border-radius: 3px; box-shadow: 0 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.5),0 1px 10px 0 rgba(0,0,0,0.15); margin: 1px; max-width: 540px; min-width: 326px; padding: 0; width: calc(100% - 2px);">
<div style="padding: 16px;"><a href="https://www.instagram.com/reel/DazzVUJBfwm/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="background: #FFFFFF; line-height: 0; padding: 0 0; text-align: center; text-decoration: none; width: 100%;" target="_blank" rel="noopener">
<div style="display: flex; flex-direction: row; align-items: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 40px; margin-right: 14px; width: 40px;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 100px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 60px;"></div>
</div>
</div>
<div style="padding: 19% 0;"></div>
<div style="display: block; height: 50px; margin: 0 auto 12px; width: 50px;"><svg width="50px" height="50px" viewBox="0 0 60 60" version="1.1" xmlns="https://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="https://www.w3.org/1999/xlink"><g stroke="none" stroke-width="1" fill="none" fill-rule="evenodd"><g transform="translate(-511.000000, -20.000000)" fill="#000000"><g><path d="M556.869,30.41 C554.814,30.41 553.148,32.076 553.148,34.131 C553.148,36.186 554.814,37.852 556.869,37.852 C558.924,37.852 560.59,36.186 560.59,34.131 C560.59,32.076 558.924,30.41 556.869,30.41 M541,60.657 C535.114,60.657 530.342,55.887 530.342,50 C530.342,44.114 535.114,39.342 541,39.342 C546.887,39.342 551.658,44.114 551.658,50 C551.658,55.887 546.887,60.657 541,60.657 M541,33.886 C532.1,33.886 524.886,41.1 524.886,50 C524.886,58.899 532.1,66.113 541,66.113 C549.9,66.113 557.115,58.899 557.115,50 C557.115,41.1 549.9,33.886 541,33.886 M565.378,62.101 C565.244,65.022 564.756,66.606 564.346,67.663 C563.803,69.06 563.154,70.057 562.106,71.106 C561.058,72.155 560.06,72.803 558.662,73.347 C557.607,73.757 556.021,74.244 553.102,74.378 C549.944,74.521 548.997,74.552 541,74.552 C533.003,74.552 532.056,74.521 528.898,74.378 C525.979,74.244 524.393,73.757 523.338,73.347 C521.94,72.803 520.942,72.155 519.894,71.106 C518.846,70.057 518.197,69.06 517.654,67.663 C517.244,66.606 516.755,65.022 516.623,62.101 C516.479,58.943 516.448,57.996 516.448,50 C516.448,42.003 516.479,41.056 516.623,37.899 C516.755,34.978 517.244,33.391 517.654,32.338 C518.197,30.938 518.846,29.942 519.894,28.894 C520.942,27.846 521.94,27.196 523.338,26.654 C524.393,26.244 525.979,25.756 528.898,25.623 C532.057,25.479 533.004,25.448 541,25.448 C548.997,25.448 549.943,25.479 553.102,25.623 C556.021,25.756 557.607,26.244 558.662,26.654 C560.06,27.196 561.058,27.846 562.106,28.894 C563.154,29.942 563.803,30.938 564.346,32.338 C564.756,33.391 565.244,34.978 565.378,37.899 C565.522,41.056 565.552,42.003 565.552,50 C565.552,57.996 565.522,58.943 565.378,62.101 M570.82,37.631 C570.674,34.438 570.167,32.258 569.425,30.349 C568.659,28.377 567.633,26.702 565.965,25.035 C564.297,23.368 562.623,22.342 560.652,21.575 C558.743,20.834 556.562,20.326 553.369,20.18 C550.169,20.033 549.148,20 541,20 C532.853,20 531.831,20.033 528.631,20.18 C525.438,20.326 523.257,20.834 521.349,21.575 C519.376,22.342 517.703,23.368 516.035,25.035 C514.368,26.702 513.342,28.377 512.574,30.349 C511.834,32.258 511.326,34.438 511.181,37.631 C511.035,40.831 511,41.851 511,50 C511,58.147 511.035,59.17 511.181,62.369 C511.326,65.562 511.834,67.743 512.574,69.651 C513.342,71.625 514.368,73.296 516.035,74.965 C517.703,76.634 519.376,77.658 521.349,78.425 C523.257,79.167 525.438,79.673 528.631,79.82 C531.831,79.965 532.853,80.001 541,80.001 C549.148,80.001 550.169,79.965 553.369,79.82 C556.562,79.673 558.743,79.167 560.652,78.425 C562.623,77.658 564.297,76.634 565.965,74.965 C567.633,73.296 568.659,71.625 569.425,69.651 C570.167,67.743 570.674,65.562 570.82,62.369 C570.966,59.17 571,58.147 571,50 C571,41.851 570.966,40.831 570.82,37.631"></path></g></g></g></svg></div>
<div style="padding-top: 8px;">
<div style="color: #3897f0; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: 550; line-height: 18px;">Lihat postingan ini di Instagram</div>
</div>
<div style="padding: 12.5% 0;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: row; margin-bottom: 14px; align-items: center;">
<div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(0px) translateY(7px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; height: 12.5px; transform: rotate(-45deg) translateX(3px) translateY(1px); width: 12.5px; flex-grow: 0; margin-right: 14px; margin-left: 2px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(9px) translateY(-18px);"></div>
</div>
<div style="margin-left: 8px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 20px; width: 20px;"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 2px solid transparent; border-left: 6px solid #f4f4f4; border-bottom: 2px solid transparent; transform: translateX(16px) translateY(-4px) rotate(30deg);"></div>
</div>
<div style="margin-left: auto;">
<div style="width: 0px; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-right: 8px solid transparent; transform: translateY(16px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; flex-grow: 0; height: 12px; width: 16px; transform: translateY(-4px);"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-left: 8px solid transparent; transform: translateY(-4px) translateX(8px);"></div>
</div>
</div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center; margin-bottom: 24px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 224px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 144px;"></div>
</div>
</a>
<p style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; line-height: 17px; margin-bottom: 0; margin-top: 8px; overflow: hidden; padding: 8px 0 7px; text-align: center; text-overflow: ellipsis; white-space: nowrap;"><a href="https://www.instagram.com/reel/DazzVUJBfwm/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: normal; line-height: 17px; text-decoration: none;" target="_blank" rel="noopener">Sebuah kiriman dibagikan oleh KartaNews | Bukan Sekedar Berita (@kartanewscom)</a></p>
</div>
</blockquote>
<p>
<script async="" src="//www.instagram.com/embed.js"></script>
</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Dashcam Rekam Detik&#45;Detik Truk Terguling, Ibu dan Anak Tewas Tertimpa</title>
<link>https://kartanews.com/dashcam-rekam-detik-detik-truk-terguling-ibu-dan-anak-tewas-tertimpa</link>
<guid>https://kartanews.com/dashcam-rekam-detik-detik-truk-terguling-ibu-dan-anak-tewas-tertimpa</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a5741aacb8df.jpg" length="46017" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 15 Jul 2026 16:15:45 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<blockquote class="instagram-media" data-instgrm-captioned="" data-instgrm-permalink="https://www.instagram.com/reel/DaznERuS1d8/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" data-instgrm-version="14" style="background: #FFF; border: 0; border-radius: 3px; box-shadow: 0 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.5),0 1px 10px 0 rgba(0,0,0,0.15); margin: 1px; max-width: 540px; min-width: 326px; padding: 0; width: calc(100% - 2px);">
<div style="padding: 16px;"><a href="https://www.instagram.com/reel/DaznERuS1d8/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="background: #FFFFFF; line-height: 0; padding: 0 0; text-align: center; text-decoration: none; width: 100%;" target="_blank" rel="noopener">
<div style="display: flex; flex-direction: row; align-items: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 40px; margin-right: 14px; width: 40px;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 100px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 60px;"></div>
</div>
</div>
<div style="padding: 19% 0;"></div>
<div style="display: block; height: 50px; margin: 0 auto 12px; width: 50px;"><svg width="50px" height="50px" viewBox="0 0 60 60" version="1.1" xmlns="https://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="https://www.w3.org/1999/xlink"><g stroke="none" stroke-width="1" fill="none" fill-rule="evenodd"><g transform="translate(-511.000000, -20.000000)" fill="#000000"><g><path d="M556.869,30.41 C554.814,30.41 553.148,32.076 553.148,34.131 C553.148,36.186 554.814,37.852 556.869,37.852 C558.924,37.852 560.59,36.186 560.59,34.131 C560.59,32.076 558.924,30.41 556.869,30.41 M541,60.657 C535.114,60.657 530.342,55.887 530.342,50 C530.342,44.114 535.114,39.342 541,39.342 C546.887,39.342 551.658,44.114 551.658,50 C551.658,55.887 546.887,60.657 541,60.657 M541,33.886 C532.1,33.886 524.886,41.1 524.886,50 C524.886,58.899 532.1,66.113 541,66.113 C549.9,66.113 557.115,58.899 557.115,50 C557.115,41.1 549.9,33.886 541,33.886 M565.378,62.101 C565.244,65.022 564.756,66.606 564.346,67.663 C563.803,69.06 563.154,70.057 562.106,71.106 C561.058,72.155 560.06,72.803 558.662,73.347 C557.607,73.757 556.021,74.244 553.102,74.378 C549.944,74.521 548.997,74.552 541,74.552 C533.003,74.552 532.056,74.521 528.898,74.378 C525.979,74.244 524.393,73.757 523.338,73.347 C521.94,72.803 520.942,72.155 519.894,71.106 C518.846,70.057 518.197,69.06 517.654,67.663 C517.244,66.606 516.755,65.022 516.623,62.101 C516.479,58.943 516.448,57.996 516.448,50 C516.448,42.003 516.479,41.056 516.623,37.899 C516.755,34.978 517.244,33.391 517.654,32.338 C518.197,30.938 518.846,29.942 519.894,28.894 C520.942,27.846 521.94,27.196 523.338,26.654 C524.393,26.244 525.979,25.756 528.898,25.623 C532.057,25.479 533.004,25.448 541,25.448 C548.997,25.448 549.943,25.479 553.102,25.623 C556.021,25.756 557.607,26.244 558.662,26.654 C560.06,27.196 561.058,27.846 562.106,28.894 C563.154,29.942 563.803,30.938 564.346,32.338 C564.756,33.391 565.244,34.978 565.378,37.899 C565.522,41.056 565.552,42.003 565.552,50 C565.552,57.996 565.522,58.943 565.378,62.101 M570.82,37.631 C570.674,34.438 570.167,32.258 569.425,30.349 C568.659,28.377 567.633,26.702 565.965,25.035 C564.297,23.368 562.623,22.342 560.652,21.575 C558.743,20.834 556.562,20.326 553.369,20.18 C550.169,20.033 549.148,20 541,20 C532.853,20 531.831,20.033 528.631,20.18 C525.438,20.326 523.257,20.834 521.349,21.575 C519.376,22.342 517.703,23.368 516.035,25.035 C514.368,26.702 513.342,28.377 512.574,30.349 C511.834,32.258 511.326,34.438 511.181,37.631 C511.035,40.831 511,41.851 511,50 C511,58.147 511.035,59.17 511.181,62.369 C511.326,65.562 511.834,67.743 512.574,69.651 C513.342,71.625 514.368,73.296 516.035,74.965 C517.703,76.634 519.376,77.658 521.349,78.425 C523.257,79.167 525.438,79.673 528.631,79.82 C531.831,79.965 532.853,80.001 541,80.001 C549.148,80.001 550.169,79.965 553.369,79.82 C556.562,79.673 558.743,79.167 560.652,78.425 C562.623,77.658 564.297,76.634 565.965,74.965 C567.633,73.296 568.659,71.625 569.425,69.651 C570.167,67.743 570.674,65.562 570.82,62.369 C570.966,59.17 571,58.147 571,50 C571,41.851 570.966,40.831 570.82,37.631"></path></g></g></g></svg></div>
<div style="padding-top: 8px;">
<div style="color: #3897f0; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: 550; line-height: 18px;">Lihat postingan ini di Instagram</div>
</div>
<div style="padding: 12.5% 0;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: row; margin-bottom: 14px; align-items: center;">
<div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(0px) translateY(7px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; height: 12.5px; transform: rotate(-45deg) translateX(3px) translateY(1px); width: 12.5px; flex-grow: 0; margin-right: 14px; margin-left: 2px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(9px) translateY(-18px);"></div>
</div>
<div style="margin-left: 8px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 20px; width: 20px;"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 2px solid transparent; border-left: 6px solid #f4f4f4; border-bottom: 2px solid transparent; transform: translateX(16px) translateY(-4px) rotate(30deg);"></div>
</div>
<div style="margin-left: auto;">
<div style="width: 0px; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-right: 8px solid transparent; transform: translateY(16px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; flex-grow: 0; height: 12px; width: 16px; transform: translateY(-4px);"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-left: 8px solid transparent; transform: translateY(-4px) translateX(8px);"></div>
</div>
</div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center; margin-bottom: 24px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 224px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 144px;"></div>
</div>
</a>
<p style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; line-height: 17px; margin-bottom: 0; margin-top: 8px; overflow: hidden; padding: 8px 0 7px; text-align: center; text-overflow: ellipsis; white-space: nowrap;"><a href="https://www.instagram.com/reel/DaznERuS1d8/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: normal; line-height: 17px; text-decoration: none;" target="_blank" rel="noopener">Sebuah kiriman dibagikan oleh KartaNews | Bukan Sekedar Berita (@kartanewscom)</a></p>
</div>
</blockquote>
<p>
<script async="" src="//www.instagram.com/embed.js"></script>
</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>​Tumbangkan Prancis 2&#45;0, Spanyol Melesat ke Final Piala Dunia 2026!</title>
<link>https://kartanews.com/tumbangkan-prancis-2-0-spanyol-melesat-ke-final-piala-dunia-2026</link>
<guid>https://kartanews.com/tumbangkan-prancis-2-0-spanyol-melesat-ke-final-piala-dunia-2026</guid>
<description><![CDATA[ KARTANEWS.COM – Tim nasional Spanyol berhasil mengamankan tiket ke babak final Piala Dunia 2026. La Furia Roja sukses menaklukkan Prancis, yang notabene merupakan salah satu tim yang lebih diunggulkan dalam laga krusial tersebut.
​ ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a572e079dc9a.jpg" length="86121" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 15 Jul 2026 14:54:17 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b><span;>KARTANEWS.COM</span;></b><span;> – Tim nasional Spanyol berhasil mengamankan tiket ke babak final Piala Dunia 2026. </span;><i><span;>La Furia Roja</span;></i><span;> sukses menaklukkan Prancis, yang notabene merupakan salah satu tim yang lebih diunggulkan dalam laga krusial tersebut.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>Skor akhir 2-0 memastikan Langkah Tim Matador melenggang ke partai puncak untuk berhadapan dengan pemenang antara laga Inggris melawan Argentina.</span;></p>
<p><span;>​Dalam pertandingan yang digelar di AT&amp;T Stadium, Arlington, pada Rabu (15/7/2026) dini hari WIB, Spanyol langsung unggul cepat. </span;><br><br><span;>Pada menit ke-22, Spanyol mendapatkan hadiah penalti. Mikel Oyarzabal yang maju sebagai algojo sukses menyarangkan si kulit bundar ke gawang Prancis yang dikawal oleh Mike Maignan. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum. </span;><br><br><span;>Memasuki babak kedua, intensitas serangan Spanyol tidak mengendur. Mereka konsisten menggempur pertahanan Tim Ayam Jantan. Hasilnya, pada menit ke-58, Spanyol berhasil menggandakan keunggulan.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>Gol kedua ini berawal dari kerja sama apik di ruang sempit antara Pedro Porro dan Dani Olmo. Setelah menerima umpan balik dari Olmo, Pedro Porro yang berdiri bebas di area terbuka melepaskan tembakan yang kembali menaklukkan kiper Prancis. Skor 2-0 ini semakin memperkuat posisi Spanyol untuk merebut tiket final.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>Tertinggal cukup jauh, kubu Prancis tidak tinggal diam. Mereka berupaya keras menekan pertahanan Spanyol. Gelombang serangan ini bahkan memaksa pasukan Luis de la Fuente menumpuk pemain di sekitar kotak penalti demi membendung gempuran.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>Namun, dewi fortuna belum memihak Prancis. Hingga peluit panjang berbunyi, Kylian Mbappe dan kawan-kawan gagal mencetak gol pengecil kedudukan. Spanyol pun sukses mempertahankan keunggulan 2-0 mereka hingga laga tuntas</span;></p>
<p><b><span;>Susunan Pemain</span;></b></p>
<ul>
<li><b><span;>Prancis:</span;></b><span;> Maignan; Kounde, Upamecano, Saliba (Lacroix 30'), Digne (Theo Hernandez 72'); Tchouameni, Rabiot (Kone 46'); Dembele, Olise (Cherki 72'), Barcola (Doue 57'); Mbappe.</span;></li>
<li><b><span;>Spanyol:</span;></b><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;> Simon; Pedro Porro, Cubarsi, Laporte (Llorente 84'), Cucurella; Rodri, Ruiz (Pedri 77'); Lamine Yamal, Dani Olmo (Merino 77'), Baena (Nico 84'); Oyarzabal (Ferran Torres 74').<!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260715_144855_101.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></li>
</ul>
<p><strong>(REIN/daa)</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Perkuat Mitigasi Bencana, Pemkab Berau Gandeng Dunia Usaha Bangun Wilayah Resilien</title>
<link>https://kartanews.com/perkuat-mitigasi-bencana-pemkab-berau-gandeng-dunia-usaha-bangun-wilayah-resilien</link>
<guid>https://kartanews.com/perkuat-mitigasi-bencana-pemkab-berau-gandeng-dunia-usaha-bangun-wilayah-resilien</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Berau menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi dan Penguatan Kemitraan Penanggulangan Bencana bersama sektor swasta di Tanjung Redeb pada Selasa, 14 Juli 2026.
​ ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a5721ee44bb5.jpg" length="366928" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 15 Jul 2026 14:01:22 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b><span;>KARTANEWS.COM, BERAU</span;></b><span;> – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Berau menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi dan Penguatan Kemitraan Penanggulangan Bencana bersama sektor swasta di Tanjung Redeb pada Selasa (14/7/2026).</span;><br><span;>​</span;><br><span;>Acara bertajuk "Meningkatkan Kapasitas, Sinergi, dan Resiliensi Wilayah melalui Kemitraan Berkelanjutan" ini dibuka secara resmi oleh M. Hendratno selaku Asisten I Setda Berau, yang hadir secara langsung mewakili Sekretaris Daerah Kabupaten Berau. </span;><br><br><span;>​Sejumlah jajaran penting tampak memenuhi lokasi acara, mulai dari perwakilan Kodim 0902/Berau, Polres Berau, BMKG Berau, jajaran BPBD, instansi Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, para camat se-Kabupaten Berau, hingga delegasi sektor swasta serta pelaku usaha setempat. </span;><br><br><span;>​Pertemuan strategis ini difungsikan sebagai wadah diskusi konstruktif demi menyatukan persepsi dan mempererat gerak kolaboratif lintas sektor dalam memitigasi serta merespons berbagai kedaruratan di wilayah Berau. </span;><br><br><span;>​Membacakan sambutan tertulis Sekretaris Daerah (Sekda) Berau Muhammad Said, Asisten I M. Hendratno menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada BPBD atas inisiasi positif ini demi menciptakan sistem penanganan bencana yang lebih terpadu, terencana, dan berkesinambungan.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>"Kami juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh perwakilan dunia usaha yang telah menunjukkan kepedulian nyata serta komitmen kuat dalam menyokong keselamatan publik dan pembangunan wilayah yang aman dari bencana," ungkapnya. </span;><br><br><span;>​Dipaparkan pula bahwa di balik melimpahnya potensi alam Berau, terdapat kerawanan tinggi terhadap bencana hidrometeorologi, seperti banjir bandang, karhutla, tanah longsor, angin kencang, dan situasi darurat lainnya. Oleh sebab itu, penyelamatan lingkungan serta warga tidak dapat dipikul pemerintah sendiri, melainkan butuh andil aktif dunia usaha dan masyarakat luas.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>Melalui kegiatan sosialisasi ini, pemerintah daerah berharap terjalin keselarasan visi terkait hak, kewajiban, tata koordinasi, serta pola sinergi taktis. Dengan begitu, mobilisasi alat berat, distribusi logistik darurat, hingga pengerahan personel lapangan dari pihak swasta saat krisis dapat dieksekusi secara instan, terarah, dan efektif di lapangan. </span;><br><br><span;>​Langkah awal ini ditargetkan mampu melahirkan platform kerja sama formal yang terstruktur, mulai dari pemetaan risiko wilayah, penyamaan regulasi, hingga perumusan Standar Operasional Prosedur (SOP) pengerahan bantuan perusahaan dalam kondisi darurat. </span;><br><br><span;>​Pemerintah Kabupaten Berau menegaskan komitmen penuh untuk terus memperkuat fondasi sistem penanggulangan bencana yang adaptif dan kolaboratif demi menciptakan daerah yang jauh lebih tangguh dan resilien. </span;><strong>(adv/REIN/daa)</strong><br><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260715_135757_975.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Penanganan Pendangkalan Sungai Segah Butuh Solusi Terpadu Lintas Sektor</title>
<link>https://kartanews.com/penanganan-pendangkalan-sungai-segah-butuh-solusi-terpadu-lintas-sektor</link>
<guid>https://kartanews.com/penanganan-pendangkalan-sungai-segah-butuh-solusi-terpadu-lintas-sektor</guid>
<description><![CDATA[ BERAU — Masalah pendangkalan dan sedimentasi di sepanjang alur Sungai Segah kini tak lagi sekadar urusan internal Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Batiwakkal Kabupaten Berau. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6aa149da2c046.jpg" length="60675" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 14 Jul 2026 19:59:25 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><strong>KARTANEWS.COM, BERAU</strong><span> - Masalah pendangkalan dan sedimentasi di sepanjang alur Sungai Segah kini tak lagi sekadar urusan internal Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Batiwakkal Kabupaten Berau. Dampaknya dinilai sudah meluas hingga mengganggu berbagai sektor vital, mulai dari angkutan batu bara, sektor perkebunan, hingga jalur distribusi barang kebutuhan pokok masyarakat.</span></p>
<p dir="ltr"><span>Direktur Perumdam Batiwakkal, Saipul Rahman, menegaskan bahwa dampak pendangkalan ini dirasakan oleh banyak pihak. Oleh karena itu, penanganannya tidak bisa lagi dilakukan secara parsial atau sendiri-sendiri, melainkan harus melibatkan seluruh pemangku kepentingan secara terpadu.</span><b></b></p>
<p dir="ltr"><span>“Semua pihak perlu duduk satu meja, saling membuka data, lalu merumuskan solusi konkret yang mampu menjawab persoalan jangka panjang Sungai Segah,” ujar Saipul  Senin (13/7/2026).</span><b></b></p>
<h3 dir="ltr"><span>Solusi Jangka Pendek Tak Lagi Cukup</span></h3>
<p dir="ltr"><span>Saipul mengungkapkan, pihaknya sempat mengambil tindakan darurat beberapa tahun lalu dengan melakukan pengerukan sedimentasi secara mandiri di sekitar area pengambilan air baku (</span><span>intake</span><span>). Langkah tersebut memang sempat memulihkan proses pengambilan air secara normal. Namun, solusi itu hanya bertahan singkat sebelum endapan lumpur kembali menutupi kawasan </span><span>intake</span><span>.</span></p>
<p dir="ltr"><span>Menurutnya, pengerukan yang hanya difokuskan di area fasilitas Perumdam tidak akan pernah menyelesaikan akar masalah. Sumber utama pendangkalan berada di sepanjang alur Sungai Segah, sehingga material sedimentasi akan terus terbawa arus menuju lokasi pengolahan air bersih.</span><b></b></p>
<h3 dir="ltr"><span>Tantangan Kapasitas dan Pertumbuhan Pelanggan</span></h3>
<p dir="ltr"><span>Pendangkalan sungai yang terus berulang ini berimbas langsung pada kemampuan Perumdam Batiwakkal dalam meningkatkan kapasitas produksi air bersih. Di sisi lain, jumlah pelanggan terus melonjak setiap tahunnya tanpa diimbangi oleh pengembangan instalasi pengolahan air yang sepadan.</span><b></b></p>
<p dir="ltr"><span>Saipul menekankan pentingnya sudut pandang baru dalam mengelola Sungai Segah—tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan sesaat, melainkan dirancang lewat perencanaan jangka panjang untuk mengantisipasi perubahan kondisi alam di masa depan.</span><b></b></p>
<p dir="ltr"><span>“Tantangan kami bukan cuma soal tarif dan biaya operasional hari ini, tapi juga dinamika alam yang terus berubah. Perlu langkah strategis dan jangka panjang agar pelayanan air bersih bagi masyarakat tetap terjaga di tengah situasi yang makin kompleks,” pungkasnya. (Adv)</span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Dinsos Kaltim Siapkan Aplikasi Pelaporan Digital, Warga Bisa Adukan Gepeng Lewat Link</title>
<link>https://kartanews.com/dinsos-kaltim-siapkan-aplikasi-pelaporan-digital-warga-bisa-adukan-gepeng-lewat-link</link>
<guid>https://kartanews.com/dinsos-kaltim-siapkan-aplikasi-pelaporan-digital-warga-bisa-adukan-gepeng-lewat-link</guid>
<description><![CDATA[ KALTIM – UPTD Panti Rehabilitasi Sosial Tuna Sosial Harapan Mulia, Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Timur, tengah menggodok inovasi sistem layanan digital baru. Melalui sistem ini, masyarakat nantinya bisa melaporkan keberadaan gelandangan dan pengemis (gepeng) secara real-time agar dapat segera ditangani. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a55f9c8002e5.jpg" length="334847" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 14 Jul 2026 17:04:37 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b><span;>KARTANEWS.COM, KALTIM</span;></b><span;> – UPTD Panti Rehabilitasi Sosial Tuna Sosial Harapan Mulia, Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Timur, tengah menggodok inovasi sistem layanan digital baru. Melalui sistem ini, masyarakat nantinya bisa melaporkan keberadaan gelandangan dan pengemis (gepeng) secara </span;><i><span;>real-time</span;></i><span;> agar dapat segera ditangani. </span;><br><br><span;>​Kepala UPTD Panti Rehabilitasi Sosial Tuna Sosial Harapan Mulia, Robby Irawan, mengungkapkan bahwa terobosan ini merupakan bagian dari aksi perubahan yang sedang ia susun untuk memotong jalur birokrasi penanganan sosial. </span;><br><br><span;>"Kami sedang membuat sistem yang efektif untuk layanan rehabilitasi. Jadi mulai dari proses penerimaan, kita akan sediakan </span;><i><span;>link</span;></i><span;> pendaftaran dan pelaporan," ujar Robby saat berbicara di program SPADA PRO 2 RRI Samarinda, Senin (13/7/2026). </span;><br><br><span;>​Melalui sistem digital ini, masyarakat tidak perlu bingung lagi ke mana harus mengadu saat melihat gepeng. Laporan bisa dikirimkan langsung melalui tautan khusus yang disediakan atau dilaporkan langsung ke pihak UPTD untuk segera diproses.</span;></p>
<p><b><span;>Kolaborasi Lintas Sektor: Satpol PP Menertibkan, UPTD Menampung</span;></b></p>
<p><span;>Meskipun sistem pelaporan berbasis digital, Robby menggarisbawahi bahwa pihak UPTD tidak bisa langsung terjun melakukan penangkapan di lapangan. </span;></p>
<p><span;>Secara regulasi, kewenangan penertiban dan penegakan perda berada di tangan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Oleh karena itu, penguatan sinergi antarinstansi menjadi pilar penting dalam sistem baru ini.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>"Kami akan pantau dan koordinasikan dengan Satpol PP, karena kami tidak bisa langsung menangkap. Di dalam aksi perubahan ini, penguatan koordinasi lintas sektor jadi kunci utama agar Satpol PP bisa menertibkan dengan cepat, dan kami pun bisa langsung menampung mereka," jelasnya.</span;><br><b><span;></span;></b></p>
<p><b><span;>Tantangan Terbesar: Mengubah </span;></b><b><i><span;>Mindset</span;></i></b><b><span;> di Jalanan</span;></b></p>
<p><span;>Bagi Robby, tantangan utama dalam mengentaskan masalah gepeng bukan sekadar menjaring mereka di jalanan, melainkan pada tahap asesmen pasca-penertiban. Mengubah pola pikir para gepeng agar mau mandiri menjadi pekerjaan rumah yang cukup berat.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>"Yang agak sulit itu melakukan pemetaan dan asesmen, menentukan layanan apa yang paling tepat untuk mereka. Lebih menantang lagi adalah mengubah </span;><i><span;>mindset</span;></i><span;>. Banyak dari mereka yang sudah terlalu lama berada di zona nyaman jalanan. Itu yang harus kita ubah," pungkas Robby.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>Melalui integrasi teknologi dan penguatan koordinasi ini, Dinsos Kaltim berharap proses penanganan PMKS (Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial) di Kalimantan Timur dapat berjalan lebih responsif, cepat, dan tepat sasaran. </span;><b><span;>(REIN/daa)</span;></b><br><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260714_165515_337.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>BSSN Dorong Pemprov Perkuat Pengawasan Keamanan Informasi di Kabupaten/Kota</title>
<link>https://kartanews.com/bssn-dorong-pemprov-perkuat-pengawasan-keamanan-informasi-di-kabupatenkota</link>
<guid>https://kartanews.com/bssn-dorong-pemprov-perkuat-pengawasan-keamanan-informasi-di-kabupatenkota</guid>
<description><![CDATA[ SAMARINDA – Pemerintah Provinsi didorong untuk memperkuat kapasitas dan kapabilitas dalam pembinaan serta pengawasan keamanan informasi di tingkat kabupaten/kota. Langkah ini dinilai krusial mengingat peran strategis provinsi sebagai perpanjangan tangan pemerintah pusat dalam memastikan tata kelola informasi yang aman dan terintegrasi. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a55f57b97457.jpg" length="524805" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 14 Jul 2026 16:39:59 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b>KARTANEWS.COM, SAMARINDA</b><span;> </span;><span><span;>– Pemerintah Provinsi didorong untuk memperkuat kapasitas dan kapabilitas dalam pembinaan serta pengawasan keamanan informasi di tingkat kabupaten/kota. Langkah ini dinilai krusial mengingat peran strategis provinsi sebagai perpanjangan tangan pemerintah pusat dalam memastikan tata kelola informasi yang aman dan terintegrasi.</span;></span><span;> </span;><br><br><span><span;>Demikian disampaikan Direktur Keamanan Siber dan Sandi Pemerintah Daerah, BSSN, Danang Jaya saat memberikan arahan pada Coaching Clinic Batch 5 Layanan Keamanan Siber dan Sandi Pemerintah</span;></span><span;> </span;><span><span;>Daerah yang digelar secara virtual, Selasa (14/7/2026).</span;></span><span;> </span;><br><br><span;>Menurutnya Provinsi memiliki tugas besar untuk memahami dan menjangkau kebijakan pemerintah pusat, khususnya di bidang keamanan informasi. Kapabilitas dalam pembinaan dan pengawasan ini harus terus diperbarui agar senantiasa mengikuti perkembangan tren siber terkini.</span;></p>
<p><span;>Dalam upaya memperkuat kedaulatan siber, pemerintah melalui BSSN telah menetapkan Peraturan Presiden Nomor 47 Tahun 2023 tentang Strategi Keamanan Siber Nasional. Kebijakan ini diarahkan untuk melindungi sumber daya siber, meningkatkan kapabilitas, serta memastikan kedaulatan ruang siber Indonesia di tengah dinamika global. </span;><br><br><span><span;>Salah satu poin utama dalam menjaga kedaulatan siber adalah memastikan pengelolaan data dilakukan secara mandiri.</span;></span></p>
<p><span><span;>Lebih lanjut, ditekankan bahwa keamanan informasi tidak boleh bersifat reaktif atau hanya dilakukan saat menunggu insiden terjadi. Sebaliknya, paradigma security by design harus diterapkan. </span;></span><span;> </span;><br><br><span><span;>Artinya, setiap pembuatan aplikasi atau sistem informasi harus memikirkan aspek keamanannya sejak tahap perancangan awal, bukan setelah sistem tersebut diakses melalui website atau setelah terjadi kebocoran data. </span;></span><br><br><span;>“Pengawasan teknis ini jangan dilihat sebagai sebuah momok atau beban. Ini adalah langkah preventif. Jangan sampai data kita berada di luar atau dikelola pihak lain yang tidak semestinya," tegasnya. </span;><br><br><span;>Sebagai strategi jangka panjang, keterlibatan seluruh komponen masyarakat dinilai mutlak diperlukan. Sinergi antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci utama dalam membangun kedaulatan serta menciptakan ruang siber Indonesia yang tangguh, aman, dan berdaya saing. </span;><strong>(REIN/daa)</strong><br><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260714_163428_640.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Disnaker Balikpapan Gelar JMF 2026, Fasilitasi 2.827 Pencari Kerja</title>
<link>https://kartanews.com/disnaker-balikpapan-gelar-jmf-2026-fasilitasi-2827-pencari-kerja</link>
<guid>https://kartanews.com/disnaker-balikpapan-gelar-jmf-2026-fasilitasi-2827-pencari-kerja</guid>
<description><![CDATA[ BALIKPAPAN — Pemerintah Kota Balikpapan resmi membuka bursa kerja Job Market Fair (JMF) 2026 di Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC) Dome yang berlangsung pada 14–15 Juli 2026. Sebanyak 86 perusahaan berpartisipasi dengan menyediakan 2.079 lowongan kerja pada 69 jenis jabatan dari berbagai sektor usaha. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a55f20cb9a49.jpg" length="119597" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 14 Jul 2026 16:25:06 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span;>​</span;><b>KARTANEWS.COM, </b><b>BALIKPAPAN</b><span;> — Pemerintah Kota Balikpapan resmi membuka bursa kerja </span;><i><span;>Job Market Fair</span;></i><span;> (JMF) 2026 di Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC) Dome yang berlangsung pada 14–15 Juli 2026. Sebanyak 86 perusahaan berpartisipasi dengan menyediakan 2.079 lowongan kerja pada 69 jenis jabatan dari berbagai sektor usaha. </span;><br><br><b><span;>​</span;></b><span;>Asisten</span;><b><span;> </span;></b><span;>II Bidang Perekonomian, Pembangunan, dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Balikpapan, </span;><span>Andi Muhammad Yusri Ramli</span><span;>, menyatakan bahwa agenda ini merupakan komitmen pemerintah dalam memperluas kesempatan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di tengah masifnya investasi daerah.</span;><span;> </span;><br><br><span;>​"Momentum ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh para pencari kerja. Tunjukkan kemampuan, etos kerja, dan semangat belajar, karena dunia kerja saat ini membutuhkan tenaga kerja yang kompeten dan adaptif," ujarnya saat membuka kegiatan, Selasa (14/7/2026). </span;><br><br><span;>​Sementara itu, Koordinator JMF sekaligus Kabid Penempatan dan Perluasan Kerja Disnaker Balikpapan, Baidawi, menyebutkan adanya peningkatan jumlah lowongan tahun ini. Berdasarkan tingkat pendidikan, kebutuhan industri saat ini sangat didominasi oleh lulusan sekolah vokasi. </span;><br><br><span;>​Rincian kebutuhan pekerja meliputi lulusan SMP sebanyak 1 orang, SMA/SMK 1.111 orang, Diploma 395 orang, dan Sarjana (S1) sebanyak 572 orang. </span;><br><br><span;>"Hal ini menunjukkan kebutuhan terbesar industri masih berasal dari tenaga kerja vokasi. Penguatan kompetensi lulusan SMK dan sertifikasi keterampilan menjadi sangat krusial," katanya. </span;><br><br><span;>​Berdasarkan sektor usaha, lowongan terbanyak dibuka oleh sektor perdagangan besar dan eceran serta reparasi kendaraan sebanyak 17 perusahaan, disusul aktivitas keuangan dan asuransi 15 perusahaan, serta penyediaan akomodasi makanan-minuman 14 perusahaan. </span;><br><br><span;>​Adapun jabatan yang paling banyak dibutuhkan antara lain </span;><i><span;>sales dan marketing</span;></i><span;> (380 orang), mekanik mesin dan alat berat (181 orang), pramuniaga (149 orang), serta </span;><i><span;>management trainee</span;></i><span;> (120 orang).</span;></p>
<p><span;>Langkah agresif ini diambil untuk menekan angka pengangguran daerah. </span;><br><br><span;>Data Disnaker Balikpapan hingga Juni 2026 mencatat masih ada 2.827 pencari kerja yang belum terserap pasar kerja, terdiri atas 1.406 laki-laki dan 1.421 perempuan.</span;><br><span;> </span;></p>
<p><span;>Ke depan, Disnaker akan terus memperkuat program </span;><i><span;>link and match</span;></i><span;> antara dunia pendidikan dan industri, pelatihan berbasis kebutuhan pasar, serta digitalisasi layanan ketenagakerjaan demi mengoptimalkan penyerapan tenaga kerja lokal. </span;><strong>(REIN/daa)</strong><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260714_161911_621.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pemkab Berau Dukung Program Ithaca X PSS Sleman Gelar Coaching Clinic Futsal Usia Dini</title>
<link>https://kartanews.com/pemkab-berau-dukung-program-ithaca-x-pssi-sleman-gelar-coaching-clinic-futsal-usia-dini</link>
<guid>https://kartanews.com/pemkab-berau-dukung-program-ithaca-x-pssi-sleman-gelar-coaching-clinic-futsal-usia-dini</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan olahraga sejak usia dini. Hal ini disampaikan oleh Bupati Berau yang diwakili oleh Staf Ahli Bidang Pembangunan, Andi Marewangeng saat membuka acara Coaching Clinic Futsal di SMP 1 Gunung Tabur secara resmi, Pada Selasa (14/07/2026). ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a55ecc6abd44.jpg" length="147306" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 14 Jul 2026 16:02:51 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b>KARTANEWS.COM, BERAU</b><span;> – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan olahraga sejak usia dini. Hal ini disampaikan oleh Bupati Berau yang diwakili oleh Staf Ahli Bidang Pembangunan, Andi Marewangeng saat membuka acara Coaching Clinic Futsal di SMP 1 Gunung Tabur secara resmi pada Selasa (14/07/2026). </span;><br><br><span;>​Kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi antara PT Artha Tunggal Mandiri dengan klub profesional PSS Sleman. Kolaborasi ini dinilai menjadi kesempatan berharga bagi anak-anak di Kabupaten Berau untuk menimba ilmu langsung dari para pelatih profesional dan berpengalaman. </span;><span;>​Dalam sambutannya, Staf Ahli menekankan bahwa olahraga bukan sekadar aktivitas fisik untuk menjaga kebugaran jasmani.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>"Lebih daripada itu, olahraga merupakan media pembentukan karakter, kedisiplinan, kepemimpinan, kerja sama, sportivitas, serta daya juang. Nilai-nilai tersebut sangat dibutuhkan oleh generasi muda dalam menghadapi tantangan kehidupan yang semakin kompleks," ujarnya.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>Ia juga menambahkan bahwa di tengah derasnya perkembangan teknologi digital dan media sosial yang membawa dampak negatif pada aktivitas fisik anak, kegiatan positif seperti olahraga harus terus diperluas. </span;><br><br><span;>Pemkab Berau memandang pembangunan olahraga sebagai bagian integral dari pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM). Targetnya bukan hanya melahirkan generasi yang cerdas secara akademik, tetapi juga sehat, tangguh, berkarakter, dan mampu bersaing di tingkat regional, nasional, hingga internasional.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>Kepada para peserta coaching clinic, Pemkab Berau berpesan agar kesempatan ini dimanfaatkan sebaik mungkin. Anak-anak diminta tidak hanya belajar teknik mengiring, mengoper, atau mencetak gol, tetapi juga menyerap nilai kedisiplinan, menghargai waktu, menghormati pelatih, menjaga kekompakan tim, serta menanamkan mental pantang menyerah.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>Pemkab Berau juga mengajak peran aktif para guru, kepala sekolah, dan orang tua untuk terus memberikan dukungan. Kolaborasi ekosistem yang baik antara keluarga, sekolah, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat merupakan fondasi penting dalam melahirkan atlet-atlet berprestasi yang dapat mengharumkan nama daerah di masa depan menuju Indonesia Emas 2045. </span;><strong>(Adv/REIN/daa)</strong><br><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260714_155615_340.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Warga  RT 2 di Jalan Singkuang Protes, Tak Bisa Memilih Ketua RT Meski Bawa KTP Asli Domisili</title>
<link>https://kartanews.com/warga-rt-2-di-jalan-singkuang-protes-tak-bisa-memilih-ketua-rt-meski-bawa-ktp-asli-domisili</link>
<guid>https://kartanews.com/warga-rt-2-di-jalan-singkuang-protes-tak-bisa-memilih-ketua-rt-meski-bawa-ktp-asli-domisili</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Sejumlah warga di  Rt 02 Jalan Singkuang, Kelurahan Gunung Panjang, melayangkan protes kepada Panitia Pelaksana Pemilihan Ketua Rukun Tetangga (RT) di Gang Salak. Mereka kecewa karena tidak diperbolehkan menggunakan hak suaranya dalam pemilihan tersebut. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a55e639631ce.jpg" length="92175" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 14 Jul 2026 15:33:43 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b>​KARTANEWS.COM, BERAU</b><span;> – Sejumlah warga di Jalan Singkuang, Rt 2, Kelurahan Gunung Panjang, Kecamtan Tanjung Redeb, melayangkan protes kepada Panitia Pelaksana Pemilihan Ketua Rukun Tetangga (RT) di Gang Salak. Mereka kecewa karena tidak diperbolehkan menggunakan hak suaranya dalam pemilihan tersebut. </span;><br><br><span;>​Berdasarkan keterangan yang dihimpun di lokasi, warga dilarang memilih lantaran hanya membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP) sebagai bukti domisili. Sementara itu, panitia menerapkan aturan khusus bahwa pemilih wajib memiliki tempat tinggal fisik (menetap) di wilayah RT tersebut. </span;><br><br><span;>​"Kami bingung, pemilihan ini sistemnya seperti apa? Bukti KTP asli saja tidak bisa digunakan. Panitia membuat aturan sendiri seperti itu," keluh salah satu warga tidk bisa memilih dilokasi (14/7/2026). </span;><br><br><span;>​Warga menuturkan bahwa aturan ketat tersebut dirumuskan oleh panitia pemilihan dan telah disetujui oleh Lurah setempat. Langkah ini diambil penyelenggara dengan tujuan mencegah praktik tidak adil atau mobilisasi massa dari luar wilayah dalam pemilihan Ketua RT. </span;><br><br><span;>​Namun, warga menyayangkan minimnya sosialisasi terkait aturan baru tersebut. Sehingg banyak yang tidak memiliki kesempatan karena terganjal aturan yang dinilai tak memilik dasar hukum yang jelas. </span;><br><br><span;>​"Katanya ada tata tertib (tatib) pemilihan, tetapi kenapa tidak disampaikan jauh-jauh hari? Kami sudah telanjur datang ke lokasi, lalu diperiksa petugas dan ternyata tidak diperbolehkan memilih," ungkap warga dengan nada kecewa. </span;><br><br><span;>​Menanggapi protes tersebut, pihak panitia menjelaskan bahwa setiap RT memiliki karakteristik unik dan diberikan kewenangan mandiri untuk menyusun tata tertib pemilihan, selama disetujui oleh pimpinan wilayah (Lurah). </span;><br><br><span;>​"Aturan ini berbeda-beda karena setiap RT punya kebijakan masing-masing. Yang terpenting, panitia sepakat dan Lurah menyetujui," jelas perwakilan panitia. </span;><br><br><span;>​Ia juga membeberkan alasan di balik lahirnya tata tertib ketat tersebut. Tak lain hanya untuk memberikan kesempatan yang sama bagi para calon agar mampu berkompetusi secara sehat. </span;><br><br><span;>​"Apa penyebabnya sampai dibuat tatib seperti itu? Karena kami ingin menjaga netralitas. Kami netral terhadap kedua calon. Biarlah mereka berkompetisi secara sehat," pungkasnya. </span;><br><br><span;>​Melalui aturan yang dinilai transparan ini, panitia berharap Ketua RT yang terpilih nantinya adalah sosok yang benar-benar dikenal baik dan diakui oleh warga yang sehari-hari memang menetap di lingkungan tersebut. (Tim)</span;><br><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260714_152148_299.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>TRUK KONTAINER DIDUGA HILANG KENDALI, TABRAK LIMA MOTOR DI PANDAAN: TIGA ORANG MENINGGAL DUNIA</title>
<link>https://kartanews.com/truk-kontainer-diduga-hilang-kendali-tabrak-lima-motor-di-pandaan-tiga-orang-meninggal-dunia</link>
<guid>https://kartanews.com/truk-kontainer-diduga-hilang-kendali-tabrak-lima-motor-di-pandaan-tiga-orang-meninggal-dunia</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a55cf81d9e0c.jpg" length="27169" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 14 Jul 2026 13:56:32 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<blockquote class="instagram-media" data-instgrm-captioned="" data-instgrm-permalink="https://www.instagram.com/reel/Daw57yNh5pp/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" data-instgrm-version="14" style="background: #FFF; border: 0; border-radius: 3px; box-shadow: 0 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.5),0 1px 10px 0 rgba(0,0,0,0.15); margin: 1px; max-width: 540px; min-width: 326px; padding: 0; width: calc(100% - 2px);">
<div style="padding: 16px;"><a href="https://www.instagram.com/reel/Daw57yNh5pp/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="background: #FFFFFF; line-height: 0; padding: 0 0; text-align: center; text-decoration: none; width: 100%;" target="_blank" rel="noopener">
<div style="display: flex; flex-direction: row; align-items: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 40px; margin-right: 14px; width: 40px;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 100px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 60px;"></div>
</div>
</div>
<div style="padding: 19% 0;"></div>
<div style="display: block; height: 50px; margin: 0 auto 12px; width: 50px;"><svg width="50px" height="50px" viewBox="0 0 60 60" version="1.1" xmlns="https://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="https://www.w3.org/1999/xlink"><g stroke="none" stroke-width="1" fill="none" fill-rule="evenodd"><g transform="translate(-511.000000, -20.000000)" fill="#000000"><g><path d="M556.869,30.41 C554.814,30.41 553.148,32.076 553.148,34.131 C553.148,36.186 554.814,37.852 556.869,37.852 C558.924,37.852 560.59,36.186 560.59,34.131 C560.59,32.076 558.924,30.41 556.869,30.41 M541,60.657 C535.114,60.657 530.342,55.887 530.342,50 C530.342,44.114 535.114,39.342 541,39.342 C546.887,39.342 551.658,44.114 551.658,50 C551.658,55.887 546.887,60.657 541,60.657 M541,33.886 C532.1,33.886 524.886,41.1 524.886,50 C524.886,58.899 532.1,66.113 541,66.113 C549.9,66.113 557.115,58.899 557.115,50 C557.115,41.1 549.9,33.886 541,33.886 M565.378,62.101 C565.244,65.022 564.756,66.606 564.346,67.663 C563.803,69.06 563.154,70.057 562.106,71.106 C561.058,72.155 560.06,72.803 558.662,73.347 C557.607,73.757 556.021,74.244 553.102,74.378 C549.944,74.521 548.997,74.552 541,74.552 C533.003,74.552 532.056,74.521 528.898,74.378 C525.979,74.244 524.393,73.757 523.338,73.347 C521.94,72.803 520.942,72.155 519.894,71.106 C518.846,70.057 518.197,69.06 517.654,67.663 C517.244,66.606 516.755,65.022 516.623,62.101 C516.479,58.943 516.448,57.996 516.448,50 C516.448,42.003 516.479,41.056 516.623,37.899 C516.755,34.978 517.244,33.391 517.654,32.338 C518.197,30.938 518.846,29.942 519.894,28.894 C520.942,27.846 521.94,27.196 523.338,26.654 C524.393,26.244 525.979,25.756 528.898,25.623 C532.057,25.479 533.004,25.448 541,25.448 C548.997,25.448 549.943,25.479 553.102,25.623 C556.021,25.756 557.607,26.244 558.662,26.654 C560.06,27.196 561.058,27.846 562.106,28.894 C563.154,29.942 563.803,30.938 564.346,32.338 C564.756,33.391 565.244,34.978 565.378,37.899 C565.522,41.056 565.552,42.003 565.552,50 C565.552,57.996 565.522,58.943 565.378,62.101 M570.82,37.631 C570.674,34.438 570.167,32.258 569.425,30.349 C568.659,28.377 567.633,26.702 565.965,25.035 C564.297,23.368 562.623,22.342 560.652,21.575 C558.743,20.834 556.562,20.326 553.369,20.18 C550.169,20.033 549.148,20 541,20 C532.853,20 531.831,20.033 528.631,20.18 C525.438,20.326 523.257,20.834 521.349,21.575 C519.376,22.342 517.703,23.368 516.035,25.035 C514.368,26.702 513.342,28.377 512.574,30.349 C511.834,32.258 511.326,34.438 511.181,37.631 C511.035,40.831 511,41.851 511,50 C511,58.147 511.035,59.17 511.181,62.369 C511.326,65.562 511.834,67.743 512.574,69.651 C513.342,71.625 514.368,73.296 516.035,74.965 C517.703,76.634 519.376,77.658 521.349,78.425 C523.257,79.167 525.438,79.673 528.631,79.82 C531.831,79.965 532.853,80.001 541,80.001 C549.148,80.001 550.169,79.965 553.369,79.82 C556.562,79.673 558.743,79.167 560.652,78.425 C562.623,77.658 564.297,76.634 565.965,74.965 C567.633,73.296 568.659,71.625 569.425,69.651 C570.167,67.743 570.674,65.562 570.82,62.369 C570.966,59.17 571,58.147 571,50 C571,41.851 570.966,40.831 570.82,37.631"></path></g></g></g></svg></div>
<div style="padding-top: 8px;">
<div style="color: #3897f0; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: 550; line-height: 18px;">Lihat postingan ini di Instagram</div>
</div>
<div style="padding: 12.5% 0;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: row; margin-bottom: 14px; align-items: center;">
<div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(0px) translateY(7px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; height: 12.5px; transform: rotate(-45deg) translateX(3px) translateY(1px); width: 12.5px; flex-grow: 0; margin-right: 14px; margin-left: 2px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(9px) translateY(-18px);"></div>
</div>
<div style="margin-left: 8px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 20px; width: 20px;"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 2px solid transparent; border-left: 6px solid #f4f4f4; border-bottom: 2px solid transparent; transform: translateX(16px) translateY(-4px) rotate(30deg);"></div>
</div>
<div style="margin-left: auto;">
<div style="width: 0px; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-right: 8px solid transparent; transform: translateY(16px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; flex-grow: 0; height: 12px; width: 16px; transform: translateY(-4px);"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-left: 8px solid transparent; transform: translateY(-4px) translateX(8px);"></div>
</div>
</div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center; margin-bottom: 24px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 224px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 144px;"></div>
</div>
</a>
<p style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; line-height: 17px; margin-bottom: 0; margin-top: 8px; overflow: hidden; padding: 8px 0 7px; text-align: center; text-overflow: ellipsis; white-space: nowrap;"><a href="https://www.instagram.com/reel/Daw57yNh5pp/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: normal; line-height: 17px; text-decoration: none;" target="_blank" rel="noopener">Sebuah kiriman dibagikan oleh KartaNews | Bukan Sekedar Berita (@kartanewscom)</a></p>
</div>
</blockquote>
<p>
<script async="" src="//www.instagram.com/embed.js"></script>
</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>KECELAKAAN DI JALAN AWS SAMARINDA, MOBIL DIDUGA MILIK KEPOLISIAN TERLIBAT TABRAKAN</title>
<link>https://kartanews.com/kecelakaan-di-jalan-aws-samarinda-mobil-diduga-milik-kepolisian-terlibat-tabrakan</link>
<guid>https://kartanews.com/kecelakaan-di-jalan-aws-samarinda-mobil-diduga-milik-kepolisian-terlibat-tabrakan</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a55cf82b5f9e.jpg" length="47091" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 14 Jul 2026 13:56:24 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<blockquote class="instagram-media" data-instgrm-captioned="" data-instgrm-permalink="https://www.instagram.com/reel/DawyYa2Shim/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" data-instgrm-version="14" style="background: #FFF; border: 0; border-radius: 3px; box-shadow: 0 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.5),0 1px 10px 0 rgba(0,0,0,0.15); margin: 1px; max-width: 540px; min-width: 326px; padding: 0; width: calc(100% - 2px);">
<div style="padding: 16px;"><a href="https://www.instagram.com/reel/DawyYa2Shim/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="background: #FFFFFF; line-height: 0; padding: 0 0; text-align: center; text-decoration: none; width: 100%;" target="_blank" rel="noopener">
<div style="display: flex; flex-direction: row; align-items: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 40px; margin-right: 14px; width: 40px;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 100px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 60px;"></div>
</div>
</div>
<div style="padding: 19% 0;"></div>
<div style="display: block; height: 50px; margin: 0 auto 12px; width: 50px;"><svg width="50px" height="50px" viewBox="0 0 60 60" version="1.1" xmlns="https://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="https://www.w3.org/1999/xlink"><g stroke="none" stroke-width="1" fill="none" fill-rule="evenodd"><g transform="translate(-511.000000, -20.000000)" fill="#000000"><g><path d="M556.869,30.41 C554.814,30.41 553.148,32.076 553.148,34.131 C553.148,36.186 554.814,37.852 556.869,37.852 C558.924,37.852 560.59,36.186 560.59,34.131 C560.59,32.076 558.924,30.41 556.869,30.41 M541,60.657 C535.114,60.657 530.342,55.887 530.342,50 C530.342,44.114 535.114,39.342 541,39.342 C546.887,39.342 551.658,44.114 551.658,50 C551.658,55.887 546.887,60.657 541,60.657 M541,33.886 C532.1,33.886 524.886,41.1 524.886,50 C524.886,58.899 532.1,66.113 541,66.113 C549.9,66.113 557.115,58.899 557.115,50 C557.115,41.1 549.9,33.886 541,33.886 M565.378,62.101 C565.244,65.022 564.756,66.606 564.346,67.663 C563.803,69.06 563.154,70.057 562.106,71.106 C561.058,72.155 560.06,72.803 558.662,73.347 C557.607,73.757 556.021,74.244 553.102,74.378 C549.944,74.521 548.997,74.552 541,74.552 C533.003,74.552 532.056,74.521 528.898,74.378 C525.979,74.244 524.393,73.757 523.338,73.347 C521.94,72.803 520.942,72.155 519.894,71.106 C518.846,70.057 518.197,69.06 517.654,67.663 C517.244,66.606 516.755,65.022 516.623,62.101 C516.479,58.943 516.448,57.996 516.448,50 C516.448,42.003 516.479,41.056 516.623,37.899 C516.755,34.978 517.244,33.391 517.654,32.338 C518.197,30.938 518.846,29.942 519.894,28.894 C520.942,27.846 521.94,27.196 523.338,26.654 C524.393,26.244 525.979,25.756 528.898,25.623 C532.057,25.479 533.004,25.448 541,25.448 C548.997,25.448 549.943,25.479 553.102,25.623 C556.021,25.756 557.607,26.244 558.662,26.654 C560.06,27.196 561.058,27.846 562.106,28.894 C563.154,29.942 563.803,30.938 564.346,32.338 C564.756,33.391 565.244,34.978 565.378,37.899 C565.522,41.056 565.552,42.003 565.552,50 C565.552,57.996 565.522,58.943 565.378,62.101 M570.82,37.631 C570.674,34.438 570.167,32.258 569.425,30.349 C568.659,28.377 567.633,26.702 565.965,25.035 C564.297,23.368 562.623,22.342 560.652,21.575 C558.743,20.834 556.562,20.326 553.369,20.18 C550.169,20.033 549.148,20 541,20 C532.853,20 531.831,20.033 528.631,20.18 C525.438,20.326 523.257,20.834 521.349,21.575 C519.376,22.342 517.703,23.368 516.035,25.035 C514.368,26.702 513.342,28.377 512.574,30.349 C511.834,32.258 511.326,34.438 511.181,37.631 C511.035,40.831 511,41.851 511,50 C511,58.147 511.035,59.17 511.181,62.369 C511.326,65.562 511.834,67.743 512.574,69.651 C513.342,71.625 514.368,73.296 516.035,74.965 C517.703,76.634 519.376,77.658 521.349,78.425 C523.257,79.167 525.438,79.673 528.631,79.82 C531.831,79.965 532.853,80.001 541,80.001 C549.148,80.001 550.169,79.965 553.369,79.82 C556.562,79.673 558.743,79.167 560.652,78.425 C562.623,77.658 564.297,76.634 565.965,74.965 C567.633,73.296 568.659,71.625 569.425,69.651 C570.167,67.743 570.674,65.562 570.82,62.369 C570.966,59.17 571,58.147 571,50 C571,41.851 570.966,40.831 570.82,37.631"></path></g></g></g></svg></div>
<div style="padding-top: 8px;">
<div style="color: #3897f0; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: 550; line-height: 18px;">Lihat postingan ini di Instagram</div>
</div>
<div style="padding: 12.5% 0;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: row; margin-bottom: 14px; align-items: center;">
<div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(0px) translateY(7px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; height: 12.5px; transform: rotate(-45deg) translateX(3px) translateY(1px); width: 12.5px; flex-grow: 0; margin-right: 14px; margin-left: 2px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(9px) translateY(-18px);"></div>
</div>
<div style="margin-left: 8px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 20px; width: 20px;"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 2px solid transparent; border-left: 6px solid #f4f4f4; border-bottom: 2px solid transparent; transform: translateX(16px) translateY(-4px) rotate(30deg);"></div>
</div>
<div style="margin-left: auto;">
<div style="width: 0px; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-right: 8px solid transparent; transform: translateY(16px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; flex-grow: 0; height: 12px; width: 16px; transform: translateY(-4px);"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-left: 8px solid transparent; transform: translateY(-4px) translateX(8px);"></div>
</div>
</div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center; margin-bottom: 24px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 224px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 144px;"></div>
</div>
</a>
<p style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; line-height: 17px; margin-bottom: 0; margin-top: 8px; overflow: hidden; padding: 8px 0 7px; text-align: center; text-overflow: ellipsis; white-space: nowrap;"><a href="https://www.instagram.com/reel/DawyYa2Shim/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: normal; line-height: 17px; text-decoration: none;" target="_blank" rel="noopener">Sebuah kiriman dibagikan oleh KartaNews | Bukan Sekedar Berita (@kartanewscom)</a></p>
</div>
</blockquote>
<p>
<script async="" src="//www.instagram.com/embed.js"></script>
</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kerugian Mencapai 1 Miliar, Kebakaran di Tanjung Redeb Disinyalir Berasal dari Tindakan Membakar Sampah</title>
<link>https://kartanews.com/kerugian-mencapai-1-miliar-kebakaran-di-tanjung-redeb-disinyalir-berasal-dari-tindakan-membakar-sampah</link>
<guid>https://kartanews.com/kerugian-mencapai-1-miliar-kebakaran-di-tanjung-redeb-disinyalir-berasal-dari-tindakan-membakar-sampah</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a54baba8b6bc.jpg" length="96964" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 13 Jul 2026 18:14:34 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, BERAU</strong> – Peristiwa kebakaran hebat yang melanda kawasan pemukiman di Gang Pulau Panjang, Kecamatan Tanjung Redeb, Minggu (12/7/2026), disinyalir kuat bermula dari tindakan membakar sampah di pekarangan rumah. Dampak amukan si jago merah ini memicu kerugian material yang diestimasi menembus angka Rp1 miliar.</p>
<p>​Kasi Humas Polres Berau, AKP Suradi, menerangkan bahwa dari kesimpulan olah tempat kejadian perkara awal, titik api disinyalir bersumber dari bakaran sampah yang disulut oleh seorang warga setempat berinisial AR di sekitar area teras kediamannya.</p>
<p>​“Indikasi awal mengarah ke sana. Kobaran api mulanya membakar bagian teras hunian milik AR akibat menjalarnya percikan dari tumpukan sampah. Api lalu bereskalasi menjadi besar dan menyebar ke bangunan sekitarnya,” tuturnya, Senin (13/7/2026).</p>
<p>​Merujuk pada kesaksian warga berinisial PU, pada pukul 11.50 WITA, dirinya mendeteksi gumpalan asap tebal yang membubung dari lokasi pembakaran sampah di halaman depan rumah AR. Selang beberapa saat, kobaran api langsung membesar dan mulai melalap struktur teras hunian tersebut.</p>
<p>​Mencermati situasi kritis itu, saksi bersama beberapa rekan sempat mencoba memadamkan kobaran menggunakan peralatan seadanya. Kendati demikian, lantaran mayoritas material bangunan didominasi kayu ditambah embusan angin yang berembus kencang, amukan api secara instan meluas dan mustahil dijinakkan sendiri.</p>
<p>​“Pihak saksi seketika berteriak meminta pertolongan masyarakat sekitar demi segera mengontak tim pemadam kebakaran serta jajaran Polsek Tanjung Redeb,” paparnya.</p>
<p>​Amukan api pada akhirnya berhasil dipadamkan secara total usai armada pemadam kebakaran, dibantu aparat kepolisian beserta warga bergotong-royong melakukan lokalisir titik api di tempat kejadian.</p>
<p>​Akibat kejadian ini, tercatat ada dua unit rumah tinggal, dua pintu rumah sewaan, dan enam kamar indekos yang hangus rata dengan tanah. Beruntung, dilaporkan tidak ada korban meninggal dunia ataupun luka-luka dalam insiden mencekam tersebut.</p>
<p>​“Untuk total taksiran kerusakan materil diproyeksikan berada di kisaran Rp1 miliar,” pungkasnya.</p>
<p>​Hingga saat ini, Unit Satreskrim Polres Berau masih terus melakukan pendalaman serta penyelidikan komprehensif guna menetapkan pemicu mutlak di balik musibah kebakaran ini. <strong>(REIN/daa) </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Percepatan Produksi B50, Pemerintah Jadi Kaltim dan Jatim Pusat Pengelolaan dan Pemasok Bahan</title>
<link>https://kartanews.com/percepatan-produksi-b50-pemerintah-jadi-kaltim-dan-jatim-pusat-pengelolaan-dan-pemasok-bahan</link>
<guid>https://kartanews.com/percepatan-produksi-b50-pemerintah-jadi-kaltim-dan-jatim-pusat-pengelolaan-dan-pemasok-bahan</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a54b5d902be2.jpg" length="78630" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 13 Jul 2026 17:53:55 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, INDONESIA </strong>– Guna mewujudkan kedaulatan energi nasional sekaligus menjamin keberlanjutan program mandatori biodiesel B50, Pemerintah Indonesia mengambil langkah strategis dengan mempercepat pembangunan industri metanol di wilayah Kalimantan Timur dan Jawa Timur.</p>
<p>​Mengutip laporan ANTARA (12/7/2026), Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menyatakan bahwa suksesnya implementasi B50 membutuhkan pasokan metanol yang sangat besar. Proyeksinya mencapai sekitar 2,5 juta ton setiap tahunnya.</p>
<p>​Merespons besarnya target tersebut, pemerintah kini tengah tancap gas mendorong hilirisasi komoditas mentah agar segera bertransformasi menjadi bahan baku energi yang siap dimanfaatkan.</p>
<p>​Rencananya, pembangunan fasilitas manufaktur di Bojonegoro, Jawa Timur, akan mulai digarap pada Juli 2026 dengan mengandalkan potensi gas bumi lokal sebagai bahan baku utama. Di sisi lain, proyek strategis di Kalimantan Timur akan difokuskan pada optimalisasi hilirisasi batu bara.</p>
<p>​Peralihan bauran energi dari B40 menuju B50 ini dipastikan bakal memicu lonjakan kebutuhan <em>Fatty Acid Methyl Ester</em> (<em>FAME</em>), dari yang awalnya 14,9 juta kiloliter menjadi 16,7 hingga 18 juta kiloliter. Tak hanya itu, permintaan terhadap minyak sawit mentah atau <em>Crude Palm Oil </em>(<em>CPO</em>) juga diprediksi meroket tajam di kisaran 15,2 hingga 16,3 juta ton per tahunnya.</p>
<p>​Langkah agresif pemerintah ini dikawal ketat oleh regulasi yang kuat. Kebijakan ini dipayungi oleh Peraturan Menteri Nomor 4 Tahun 2025 serta Keputusan Menteri Nomor 257.K/EK.01/MEM.E/2026.</p>
<p>​Komitmen penguatan energi nasional ini semakin kokoh usai Presiden Prabowo Subianto secara resmi meresmikan implementasi Program Mandatori B50 di Kabupaten Karawang, Jawa Barat.</p>
<p>​Tingginya serapan domestik melalui kebijakan ini dinilai menjadi angin segar sekaligus solusi konkret bagi para petani kelapa sawit lokal. Mandat baru ini memberikan kepastian pasar serta menjaga stabilitas harga jual CPO di tengah tren kelesuan pasar global.</p>
<p>​Dengan berlakunya aturan ini, seluruh pemangku kepentingan di sektor bahan bakar nabati hingga pihak distributor diwajibkan untuk taat pada standar mutu dan konsisten menerapkan spesifikasi pencampuran 50 persen biodiesel pada solar. <strong>(REIN/daa) </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Perikanan Kaltim Dinilai Siap Topang Program Makan Bergizi Gratis</title>
<link>https://kartanews.com/perikanan-kaltim-dinilai-siap-topang-program-makan-bergizi-gratis</link>
<guid>https://kartanews.com/perikanan-kaltim-dinilai-siap-topang-program-makan-bergizi-gratis</guid>
<description><![CDATA[ SAMARINDA – Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Kalimantan Timur memberikan jaminan bahwa hasil tangkapan nelayan domestik sangat melimpah dan siap menyuplai total kebutuhan bahan baku komoditas ikan untuk menyukseskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a54b2412f0c1.jpg" length="129582" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 13 Jul 2026 17:40:32 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, SAMARINDA</strong> – Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Kalimantan Timur memberikan garansi bahwa hasil tangkapan nelayan domestik sangat melimpah dan siap menyuplai total kebutuhan bahan baku komoditas ikan bagi menyukseskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).</p>
<p>​“Melalui meluapnya volume produksi dari nelayan tangkap setempat, komoditas ini langsung dialokasikan menjadi pilar pemenuhan gizi utama masyarakat dalam program strategis nasional tersebut,” ujar Petrijansyah Noor selaku Kepala Bidang Perikanan Tangkap DKP Kaltim, Senin (13/7/2026).</p>
<p>​Sejauh ini, implementasi program MBG di wilayah Kalimantan Timur tercatat sudah menyasar sebanyak 332.474 jiwa penerima yang diakomodasi oleh 145 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).</p>
<p>Langkah penyerapan komoditas lokal ini tidak hanya meningkatkan derajat kesehatan, tetapi sekaligus menggerakkan roda perekonomian dan kesejahteraan para nelayan.</p>
<p>​Performa sektor kelautan Kaltim sendiri memperlihatkan grafik yang impresif. Volume produksi perikanan tangkap mengalami eskalasi dari angka 214.694 ton di periode 2024 menjadi sebesar 218.987 ton sepanjang tahun 2025.</p>
<p>​Memasuki paruh pertama tahun 2026, realisasi tangkapan ikan daerah terpantau sudah menyentuh 111.200 ton. Akumulasi produksi diyakini bakal terus melesat hingga menginjak target 223.300 ton menjelang penutupan tahun nanti.</p>
<p>​Estimasi optimistis ini dikalkulasi merujuk pada tren pertumbuhan berkelanjutan dengan rata-rata kenaikan 1,75% per tahun berdasarkan rekam data periodik 13 tahun ke belakang.</p>
<p>​“Kendati mekanisme distribusi stok sepenuhnya diatur oleh masing-masing unit kerja, pihak kami menggaransi pasokan ikan dari perairan daerah selalu siap sedia menopang operasional dapur SPPG,” pungkasnya.</p>
<p>​Sebagai catatan tambahan, keandalan sektor bahari Kalimantan Timur rupanya tidak cuma diandalkan untuk ketahanan pangan nasional, melainkan juga telah merambah pasar global lewat komoditas ekspor ke berbagai negara seperti Jepang, Amerika Serikat, Taiwan, China, hingga Malaysia. <strong>(REIN/daa) </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Potensi Kelautan Melimpah, Pemkab Berau Targetkan Jadi Pusat Sport Fishing Nasional</title>
<link>https://kartanews.com/potensi-kelautan-melimpah-pemkab-berau-targetkan-jadi-pusat-sport-fishing-nasional</link>
<guid>https://kartanews.com/potensi-kelautan-melimpah-pemkab-berau-targetkan-jadi-pusat-sport-fishing-nasional</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Pesona perairan Kepulauan Derawan sukses memikat para pencinta olahraga memancing dari berbagai penjuru. Sebanyak 61 tim tangguh bersaing ketat dalam ajang bergengsi Berau Fishing Tournament Bupati Cup 2026 Sesi II yang berlangsung selama dua hari penuh dan resmi ditutup pada Minggu (12/7/2026). ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a5484057312f.jpg" length="161464" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 13 Jul 2026 14:24:07 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b>KARTANEWS.COM, BERAU</b><span;> – Pesona perairan Kepulauan Derawan sukses memikat para pencinta olahraga memancing dari berbagai penjuru. Sebanyak 61 tim tangguh bersaing ketat dalam ajang bergengsi Berau Fishing Tournament Bupati Cup 2026 Sesi II yang berlangsung selama dua hari penuh dan resmi ditutup pada Minggu (12/7/2026). Turnamen ini menyediakan total hadiah menggiurkan sebesar Rp166,5 juta. </span;><br><br><span;>​Daya tarik destinasi wisata bahari Kabupaten Berau ini terbukti semakin meluas. Hal tersebut terlihat dari latar belakang peserta yang tidak hanya datang dari berbagai provinsi di Indonesia, tetapi juga mancanegara, termasuk pemancing asal Malaysia, Bali, dan Kalimantan Utara.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>Ketua Panitia, Andi Marewangeng, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kabupaten Berau, pihak sponsor, serta seluruh elemen yang menyukseskan acara ini. Ia menekankan bahwa kompetisi ini tidak sekadar berburu ikan, melainkan menjadi stimulus ekonomi yang nyata bagi masyarakat setempat. </span;><br><br><span;>​“Dampak ekonominya sangat terasa, mulai dari geliat sektor UMKM, peningkatan sewa kapal nelayan, hingga promosi masif pariwisata Berau. Kami berharap ajang berskala besar seperti ini terus ditingkatkan ke depannya,” tuturnya. </span;><br><br><span;>​Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menyatakan bahwa turnamen memancing ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang pemerintah daerah dalam mengintegrasikan sektor kelautan, perikanan, dan pariwisata secara berkelanjutan. Ia juga memuji sportivitas tinggi yang ditunjukkan oleh para peserta selama perlombaan berlangsung. </span;><br><br><span;>​“Terima kasih kepada seluruh peserta. Kompetisi ini menjadi bukti nyata bahwa Berau memiliki potensi luar biasa untuk menjadi pusat sport fishing unggulan di Indonesia,” ujar Sri Juniarsih. </span;><br><br><span;>​Lebih lanjut, Bupati menjelaskan bahwa Berau dianugerahi kekayaan laut melimpah, meliputi perikanan tangkap, budidaya, hingga industri pengolahan. Oleh karena itu, Pemkab Berau berkomitmen memperkuat program strategis seperti modernisasi alat tangkap ramah lingkungan dan penguatan hilirisasi produk lokal melalui prinsip ekonomi biru. </span;><br><br><span;>Sri Juniarsih berharap agenda ini bisa menjadi kalender rutin tahunan untuk mendongkrak kunjungan wisatawan dunia tanpa merusak kelestarian lingkungan. Pada akhir kompetisi, tim Langas FC keluar sebagai Juara Pertama setelah mengumpulkan 74,80 poin dan berhak membawa pulang Rp40 juta. </span;><br><br><span;>Posisi Kedua ditempati oleh Walesta 2 dengan 57,70 poin (hadiah Rp35 juta), disusul Fishermans Dream di peringkat Ketiga dengan 56,60 poin (hadiah Rp25 juta plus satu unit freezer). Selain itu, penghargaan juga diberikan untuk kategori spesies ikan serta gelar Kapten Terbaik yang diraih oleh Bapa Arman. </span;><strong>(REIN/daa)</strong><br><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260713_141439_274.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kanker Jadi Pembunuh Nomor 3 di RI, Kemenkes Ambil Langkah Radikal Mulai 2026</title>
<link>https://kartanews.com/kanker-jadi-pembunuh-nomor-3-di-ri-kemenkes-ambil-langkah-radikal-mulai-2026</link>
<guid>https://kartanews.com/kanker-jadi-pembunuh-nomor-3-di-ri-kemenkes-ambil-langkah-radikal-mulai-2026</guid>
<description><![CDATA[ JAKARTA – Mayoritas kasus kematian akibat kanker di tanah air dipicu oleh keterlambatan penanganan medis. Guna memutus rantai persoalan tersebut, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI menginisiasi transformasi masif lewat pemerataan instrumen deteksi dini canggih hingga level Puskesmas, dibarengi percepatan pencetakan tenaga dokter spesialis onkologi. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a54599a5adf0.jpg" length="94451" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 13 Jul 2026 11:26:07 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span;>​</span;><b>KARTANEWS.COM, JAKARTA</b><span;> – Mayoritas kasus kematian akibat kanker di tanah air dipicu oleh keterlambatan penanganan medis. Guna memutus rantai persoalan tersebut, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI menginisiasi transformasi masif lewat pemerataan instrumen deteksi dini canggih hingga level Puskesmas, dibarengi percepatan pencetakan tenaga dokter spesialis onkologi. </span;><br><br><span;>​Komitmen besar tersebut dipaparkan secara lugas oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin saat menghadiri agenda Indonesia-China Cancer Forum (ICCF) 2026 yang berlangsung di Jakarta, Minggu (12/7/2026).</span;><br><span;>​</span;><br><span;>Budi mengungkapkan fakta bahwa di atas 80 persen penyintas kanker di Indonesia baru menyadari kondisinya setelah memasuki fase kritis, tepatnya pada stadium tiga maupun empat. </span;><br><br><span;>​"Formulasi utama dalam mengatasi kanker adalah kecepatan deteksi dan ketepatan terapi. Ketika sel kanker ditemukan pada stadium awal, potensi pemulihan pasien menggunakan inovasi medis masa kini sejatinya sangat tinggi," ujarnya dalam forum tersebut. </span;><br><br><span;>​Dirinya turut memberikan apresiasi mendalam terhadap realisasi Program Cek Kesehatan Gratis yang menyasar kelompok masyarakat berumur 40 tahun ke atas dengan profil risiko tinggi, sebagai instrumen vital penguat skrining awal. </span;><br><br><span;>​Kondisi riil ini sejalan dengan rilis data GLOBOCAN yang memotret adanya 408.661 diagnosis kasus baru kanker di Indonesia dengan angka mortalitas menyentuh 242.988 jiwa tiap tahunnya. Angka ini menempatkan kanker sebagai momok mematikan nomor tiga di skala nasional. </span;><br><br><span;>​Jenis kanker payudara serta kanker serviks masih menjadi ancaman paling besar bagi populasi wanita, sementara kelompok pria mayoritas diintai oleh jenis kanker paru-paru dan kanker kolorektal. </span;><br><br><span;>​Guna mereduksi beban pembiayaan kesehatan tersebut, Kemenkes mulai mengikis pola sentralisasi fasilitas medis agar tidak lagi berpusat di kota-central semata. </span;><br><br><span;>Sebanyak 10.000 unit Puskesmas kini dikonfigurasi dengan perangkat X-ray digital serta alat ultrasonografi (USG) berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) guna mendeteksi kanker paru serta anomali benjolan payudara. Tidak hanya itu, fasilitas tes HPV DNA guna melacak virus pemicu kanker serviks turut didistribusikan ke faskes tingkat pertama. </span;><br><br><span;>​Melangkah ke level rujukan, sebanyak 514 wilayah kabupaten/kota bakal disokong fasilitas CT Scan demi akurasi penegakan diagnosis lanjutan. Kemenkes pun memasang target pengadaan 60 unit alat PET scan menjelang 2028, ekspansi akses kemoterapi di 500 kabupaten/kota, serta menginisiasi pembangunan pusat terapi proton perdana di RS Kanker Dharmais. </span;><br><br><span;>​Kendati demikian, masifnya modernisasi infrastruktur ini wajib diimbangi oleh ketersediaan Sumber Daya Manusia (SDM). Merespons urgensi ini, Ketua Konsil Kedokteran Indonesia (KKI), Arianti Anaya, menegaskan kesiapan pihaknya memotong durasi pemenuhan kuota dokter spesialis onkologi tanpa harus terpaku pada skema edukasi formal konvensional yang memakan waktu lama. </span;><br><br><span;>​"Akselerasi ini kami tempuh melalui pemanfaatan program Fellowship serta Advanced Clinical Training. Lewat skema tersebut, defisit SDM medis spesifik penanggulangan kanker dapat segera teratasi untuk melayani publik," urai Arianti. </span;><br><br><span;>​Menatap proyeksi jangka panjang, Kemenkes telah merumuskan Rencana Aksi Nasional (RAN) Kanker 2024–2034 sekaligus menyinkronkan pusat data registri kanker nasional ke dalam sistem pelaporan global milik WHO. </span;><br><br><span;>​Ke depan, lanskap pelayanan kanker di tanah air bakal bertransisi ke era kedokteran genomik (precision medicine). Sistem ini mengizinkan faskes tingkat dasar melakukan pengujian genetika guna memetakan potensi risiko kanker jauh sebelum sel tumor berkembang. </span;><br><br><span;>​"Melalui kombinasi meratanya aspek teknologi, restrukturisasi SDM, dan penguatan sistem registri nasional, kita punya optimisme besar angka kematian kanker di Indonesia bisa ditekan secara masif," pungkas Menkes Budi. </span;><br><br><span;>​Untuk diketahui, gelaran ICCF 2026 kali ini mengusung tajuk utama “Next-Generation Oncology: Management, Technology and Holistic Care”. Agenda ilmiah ini diinisiasi oleh Perhimpunan Dokter Spesialis Onkologi Radiasi Indonesia (PORI) yang bersinergi dengan China Anti-Cancer Association (CACA). </span;><br><br><span;>​Simposium yang merekrut sekitar 350 partisipan lintas profesi mulai dari praktisi kedokteran hingga mahasiswa medis ini dirancang menjadi wadah transfer pengetahuan sekaligus penguat jembatan kemitraan klinis, edukasi, serta riset onkologi antara Indonesia dan Tiongkok. </span;><br><br><span;>Beberapa tema fundamental yang dikupas mendalam meliputi aspek preventif, metode skrining, modalitas terapi modern layaknya radioterapi presisi, imunoterapi, genomic profiling, hingga manajemen terapi suportif.  </span;><strong>(REIN/daa)</strong><br><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260713_111842_406.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>VIRAL! Pengendara Lawan Arah Berujung Terjatuh, Diduga Pukul Perekam yang Menegurnya</title>
<link>https://kartanews.com/viral-pengendara-lawan-arah-berujung-terjatuh-diduga-pukul-perekam-yang-menegurnya</link>
<guid>https://kartanews.com/viral-pengendara-lawan-arah-berujung-terjatuh-diduga-pukul-perekam-yang-menegurnya</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a544d297cd6b.jpg" length="59169" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 13 Jul 2026 10:28:09 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<blockquote class="instagram-media" data-instgrm-captioned="" data-instgrm-permalink="https://www.instagram.com/reel/DauHa6MhEX8/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" data-instgrm-version="14" style="background: #FFF; border: 0; border-radius: 3px; box-shadow: 0 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.5),0 1px 10px 0 rgba(0,0,0,0.15); margin: 1px; max-width: 540px; min-width: 326px; padding: 0; width: calc(100% - 2px);">
<div style="padding: 16px;"><a href="https://www.instagram.com/reel/DauHa6MhEX8/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="background: #FFFFFF; line-height: 0; padding: 0 0; text-align: center; text-decoration: none; width: 100%;" target="_blank" rel="noopener">
<div style="display: flex; flex-direction: row; align-items: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 40px; margin-right: 14px; width: 40px;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 100px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 60px;"></div>
</div>
</div>
<div style="padding: 19% 0;"></div>
<div style="display: block; height: 50px; margin: 0 auto 12px; width: 50px;"><svg width="50px" height="50px" viewBox="0 0 60 60" version="1.1" xmlns="https://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="https://www.w3.org/1999/xlink"><g stroke="none" stroke-width="1" fill="none" fill-rule="evenodd"><g transform="translate(-511.000000, -20.000000)" fill="#000000"><g><path d="M556.869,30.41 C554.814,30.41 553.148,32.076 553.148,34.131 C553.148,36.186 554.814,37.852 556.869,37.852 C558.924,37.852 560.59,36.186 560.59,34.131 C560.59,32.076 558.924,30.41 556.869,30.41 M541,60.657 C535.114,60.657 530.342,55.887 530.342,50 C530.342,44.114 535.114,39.342 541,39.342 C546.887,39.342 551.658,44.114 551.658,50 C551.658,55.887 546.887,60.657 541,60.657 M541,33.886 C532.1,33.886 524.886,41.1 524.886,50 C524.886,58.899 532.1,66.113 541,66.113 C549.9,66.113 557.115,58.899 557.115,50 C557.115,41.1 549.9,33.886 541,33.886 M565.378,62.101 C565.244,65.022 564.756,66.606 564.346,67.663 C563.803,69.06 563.154,70.057 562.106,71.106 C561.058,72.155 560.06,72.803 558.662,73.347 C557.607,73.757 556.021,74.244 553.102,74.378 C549.944,74.521 548.997,74.552 541,74.552 C533.003,74.552 532.056,74.521 528.898,74.378 C525.979,74.244 524.393,73.757 523.338,73.347 C521.94,72.803 520.942,72.155 519.894,71.106 C518.846,70.057 518.197,69.06 517.654,67.663 C517.244,66.606 516.755,65.022 516.623,62.101 C516.479,58.943 516.448,57.996 516.448,50 C516.448,42.003 516.479,41.056 516.623,37.899 C516.755,34.978 517.244,33.391 517.654,32.338 C518.197,30.938 518.846,29.942 519.894,28.894 C520.942,27.846 521.94,27.196 523.338,26.654 C524.393,26.244 525.979,25.756 528.898,25.623 C532.057,25.479 533.004,25.448 541,25.448 C548.997,25.448 549.943,25.479 553.102,25.623 C556.021,25.756 557.607,26.244 558.662,26.654 C560.06,27.196 561.058,27.846 562.106,28.894 C563.154,29.942 563.803,30.938 564.346,32.338 C564.756,33.391 565.244,34.978 565.378,37.899 C565.522,41.056 565.552,42.003 565.552,50 C565.552,57.996 565.522,58.943 565.378,62.101 M570.82,37.631 C570.674,34.438 570.167,32.258 569.425,30.349 C568.659,28.377 567.633,26.702 565.965,25.035 C564.297,23.368 562.623,22.342 560.652,21.575 C558.743,20.834 556.562,20.326 553.369,20.18 C550.169,20.033 549.148,20 541,20 C532.853,20 531.831,20.033 528.631,20.18 C525.438,20.326 523.257,20.834 521.349,21.575 C519.376,22.342 517.703,23.368 516.035,25.035 C514.368,26.702 513.342,28.377 512.574,30.349 C511.834,32.258 511.326,34.438 511.181,37.631 C511.035,40.831 511,41.851 511,50 C511,58.147 511.035,59.17 511.181,62.369 C511.326,65.562 511.834,67.743 512.574,69.651 C513.342,71.625 514.368,73.296 516.035,74.965 C517.703,76.634 519.376,77.658 521.349,78.425 C523.257,79.167 525.438,79.673 528.631,79.82 C531.831,79.965 532.853,80.001 541,80.001 C549.148,80.001 550.169,79.965 553.369,79.82 C556.562,79.673 558.743,79.167 560.652,78.425 C562.623,77.658 564.297,76.634 565.965,74.965 C567.633,73.296 568.659,71.625 569.425,69.651 C570.167,67.743 570.674,65.562 570.82,62.369 C570.966,59.17 571,58.147 571,50 C571,41.851 570.966,40.831 570.82,37.631"></path></g></g></g></svg></div>
<div style="padding-top: 8px;">
<div style="color: #3897f0; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: 550; line-height: 18px;">Lihat postingan ini di Instagram</div>
</div>
<div style="padding: 12.5% 0;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: row; margin-bottom: 14px; align-items: center;">
<div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(0px) translateY(7px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; height: 12.5px; transform: rotate(-45deg) translateX(3px) translateY(1px); width: 12.5px; flex-grow: 0; margin-right: 14px; margin-left: 2px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(9px) translateY(-18px);"></div>
</div>
<div style="margin-left: 8px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 20px; width: 20px;"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 2px solid transparent; border-left: 6px solid #f4f4f4; border-bottom: 2px solid transparent; transform: translateX(16px) translateY(-4px) rotate(30deg);"></div>
</div>
<div style="margin-left: auto;">
<div style="width: 0px; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-right: 8px solid transparent; transform: translateY(16px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; flex-grow: 0; height: 12px; width: 16px; transform: translateY(-4px);"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-left: 8px solid transparent; transform: translateY(-4px) translateX(8px);"></div>
</div>
</div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center; margin-bottom: 24px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 224px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 144px;"></div>
</div>
</a>
<p style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; line-height: 17px; margin-bottom: 0; margin-top: 8px; overflow: hidden; padding: 8px 0 7px; text-align: center; text-overflow: ellipsis; white-space: nowrap;"><a href="https://www.instagram.com/reel/DauHa6MhEX8/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: normal; line-height: 17px; text-decoration: none;" target="_blank" rel="noopener">Sebuah kiriman dibagikan oleh KartaNews | Bukan Sekedar Berita (@kartanewscom)</a></p>
</div>
</blockquote>
<p>
<script async="" src="//www.instagram.com/embed.js"></script>
</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>JAMPIDSUS FEBRIE ADRIANSYAH RESMI MUNDUR DARI JABATAN</title>
<link>https://kartanews.com/jampidsus-febrie-adriansyah-resmi-mundur-dari-jabatan</link>
<guid>https://kartanews.com/jampidsus-febrie-adriansyah-resmi-mundur-dari-jabatan</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a544d2803e56.jpg" length="59089" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 13 Jul 2026 10:27:58 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<blockquote class="instagram-media" data-instgrm-captioned="" data-instgrm-permalink="https://www.instagram.com/reel/Dat5ojCh6xZ/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" data-instgrm-version="14" style="background: #FFF; border: 0; border-radius: 3px; box-shadow: 0 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.5),0 1px 10px 0 rgba(0,0,0,0.15); margin: 1px; max-width: 540px; min-width: 326px; padding: 0; width: calc(100% - 2px);">
<div style="padding: 16px;"><a href="https://www.instagram.com/reel/Dat5ojCh6xZ/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="background: #FFFFFF; line-height: 0; padding: 0 0; text-align: center; text-decoration: none; width: 100%;" target="_blank" rel="noopener">
<div style="display: flex; flex-direction: row; align-items: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 40px; margin-right: 14px; width: 40px;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 100px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 60px;"></div>
</div>
</div>
<div style="padding: 19% 0;"></div>
<div style="display: block; height: 50px; margin: 0 auto 12px; width: 50px;"><svg width="50px" height="50px" viewBox="0 0 60 60" version="1.1" xmlns="https://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="https://www.w3.org/1999/xlink"><g stroke="none" stroke-width="1" fill="none" fill-rule="evenodd"><g transform="translate(-511.000000, -20.000000)" fill="#000000"><g><path d="M556.869,30.41 C554.814,30.41 553.148,32.076 553.148,34.131 C553.148,36.186 554.814,37.852 556.869,37.852 C558.924,37.852 560.59,36.186 560.59,34.131 C560.59,32.076 558.924,30.41 556.869,30.41 M541,60.657 C535.114,60.657 530.342,55.887 530.342,50 C530.342,44.114 535.114,39.342 541,39.342 C546.887,39.342 551.658,44.114 551.658,50 C551.658,55.887 546.887,60.657 541,60.657 M541,33.886 C532.1,33.886 524.886,41.1 524.886,50 C524.886,58.899 532.1,66.113 541,66.113 C549.9,66.113 557.115,58.899 557.115,50 C557.115,41.1 549.9,33.886 541,33.886 M565.378,62.101 C565.244,65.022 564.756,66.606 564.346,67.663 C563.803,69.06 563.154,70.057 562.106,71.106 C561.058,72.155 560.06,72.803 558.662,73.347 C557.607,73.757 556.021,74.244 553.102,74.378 C549.944,74.521 548.997,74.552 541,74.552 C533.003,74.552 532.056,74.521 528.898,74.378 C525.979,74.244 524.393,73.757 523.338,73.347 C521.94,72.803 520.942,72.155 519.894,71.106 C518.846,70.057 518.197,69.06 517.654,67.663 C517.244,66.606 516.755,65.022 516.623,62.101 C516.479,58.943 516.448,57.996 516.448,50 C516.448,42.003 516.479,41.056 516.623,37.899 C516.755,34.978 517.244,33.391 517.654,32.338 C518.197,30.938 518.846,29.942 519.894,28.894 C520.942,27.846 521.94,27.196 523.338,26.654 C524.393,26.244 525.979,25.756 528.898,25.623 C532.057,25.479 533.004,25.448 541,25.448 C548.997,25.448 549.943,25.479 553.102,25.623 C556.021,25.756 557.607,26.244 558.662,26.654 C560.06,27.196 561.058,27.846 562.106,28.894 C563.154,29.942 563.803,30.938 564.346,32.338 C564.756,33.391 565.244,34.978 565.378,37.899 C565.522,41.056 565.552,42.003 565.552,50 C565.552,57.996 565.522,58.943 565.378,62.101 M570.82,37.631 C570.674,34.438 570.167,32.258 569.425,30.349 C568.659,28.377 567.633,26.702 565.965,25.035 C564.297,23.368 562.623,22.342 560.652,21.575 C558.743,20.834 556.562,20.326 553.369,20.18 C550.169,20.033 549.148,20 541,20 C532.853,20 531.831,20.033 528.631,20.18 C525.438,20.326 523.257,20.834 521.349,21.575 C519.376,22.342 517.703,23.368 516.035,25.035 C514.368,26.702 513.342,28.377 512.574,30.349 C511.834,32.258 511.326,34.438 511.181,37.631 C511.035,40.831 511,41.851 511,50 C511,58.147 511.035,59.17 511.181,62.369 C511.326,65.562 511.834,67.743 512.574,69.651 C513.342,71.625 514.368,73.296 516.035,74.965 C517.703,76.634 519.376,77.658 521.349,78.425 C523.257,79.167 525.438,79.673 528.631,79.82 C531.831,79.965 532.853,80.001 541,80.001 C549.148,80.001 550.169,79.965 553.369,79.82 C556.562,79.673 558.743,79.167 560.652,78.425 C562.623,77.658 564.297,76.634 565.965,74.965 C567.633,73.296 568.659,71.625 569.425,69.651 C570.167,67.743 570.674,65.562 570.82,62.369 C570.966,59.17 571,58.147 571,50 C571,41.851 570.966,40.831 570.82,37.631"></path></g></g></g></svg></div>
<div style="padding-top: 8px;">
<div style="color: #3897f0; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: 550; line-height: 18px;">Lihat postingan ini di Instagram</div>
</div>
<div style="padding: 12.5% 0;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: row; margin-bottom: 14px; align-items: center;">
<div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(0px) translateY(7px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; height: 12.5px; transform: rotate(-45deg) translateX(3px) translateY(1px); width: 12.5px; flex-grow: 0; margin-right: 14px; margin-left: 2px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(9px) translateY(-18px);"></div>
</div>
<div style="margin-left: 8px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 20px; width: 20px;"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 2px solid transparent; border-left: 6px solid #f4f4f4; border-bottom: 2px solid transparent; transform: translateX(16px) translateY(-4px) rotate(30deg);"></div>
</div>
<div style="margin-left: auto;">
<div style="width: 0px; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-right: 8px solid transparent; transform: translateY(16px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; flex-grow: 0; height: 12px; width: 16px; transform: translateY(-4px);"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-left: 8px solid transparent; transform: translateY(-4px) translateX(8px);"></div>
</div>
</div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center; margin-bottom: 24px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 224px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 144px;"></div>
</div>
</a>
<p style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; line-height: 17px; margin-bottom: 0; margin-top: 8px; overflow: hidden; padding: 8px 0 7px; text-align: center; text-overflow: ellipsis; white-space: nowrap;"><a href="https://www.instagram.com/reel/Dat5ojCh6xZ/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: normal; line-height: 17px; text-decoration: none;" target="_blank" rel="noopener">Sebuah kiriman dibagikan oleh KartaNews | Bukan Sekedar Berita (@kartanewscom)</a></p>
</div>
</blockquote>
<p>
<script async="" src="//www.instagram.com/embed.js"></script>
</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Tembus Rp6,5 Triliun di Kaltim, Penyaluran KUR Dibayangi Ancaman Penyalahgunaan Data</title>
<link>https://kartanews.com/tembus-rp65-triliun-di-kaltim-penyaluran-kur-dibayangi-ancaman-penyalahgunaan-data</link>
<guid>https://kartanews.com/tembus-rp65-triliun-di-kaltim-penyaluran-kur-dibayangi-ancaman-penyalahgunaan-data</guid>
<description><![CDATA[ BALIKPAPAN — Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Kalimantan Timur mencatatkan rapor hijau setelah menembus angka Rp6,5 triliun hingga Mei 2026. Program stimulus ini telah menyasar lebih dari 130.000 pelaku usaha setempat. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a54323452340.jpg" length="167306" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 13 Jul 2026 08:35:53 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.COM, BALIKPAPAN </span></span></b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">— Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Kalimantan Timur mencatatkan rapor hijau setelah menembus angka Rp6,5 triliun hingga Mei 2026. Program stimulus ini telah menyasar lebih dari 130.000 pelaku usaha setempat.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Namun, di tengah tren positif tersebut, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) justru memberikan ancaman serius terkait fenomena maraknya yang mencakup data pribadi warga.</span></span><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​</span></span><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Kepala OJK Provinsi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (Kaltimtara), Misran Pasaribu, menyatakan kinerja pembiayaan ini sebenarnya masih berjalan sesuai koridor.</span></span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> Hal itu terkonfirmasi dari rasio kredit bermasalah atau </span></span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">pinjaman bermasalah </span></span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">(NPL) yang sukses ditekan aman di bawah ambang batas 5%.</span></span><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​</span></span><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">"Penyaluran KUR ini telah berjalan dengan baik. Kami mengimbau pelaku UMKM di Kalimantan Timur untuk memanfaatkan fasilitas ini dengan optimal," jelas Misran melalui rilis resminya, Minggu (12/7/2026), dikutip dari Bisnis.com.</span></span><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​</span></span><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Menurut Misran, KUR tetap menjadi opsi permodalan paling rasional bagi sektor UMKM karena skema suku bunganya jauh lebih kompetitif dibandingkan kredit komersial biasa. Kendati demikian, ia mengumumkan taktik licik oknum tertentu yang membujuk warga agar bersedia meminjamkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dengan janji komisi, demi mencairkan pinjaman ilegal.</span></span><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​</span></span><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Kami meminta masyarakat untuk lebih cerdas dan berhati-hati. Jangan sembarangan memberikan data pribadi kepada pihak yang tidak bertanggung jawab, meskipun diiming-imingi keuntungan tertentu oleh oknum yang mengaku dari pihak bank,” tegasnya.</span></span><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​</span></span><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">OJK Kaltimtara pun berkomitmen memperluas program edukasi demi mendongkrak literasi keuangan masyarakat. Sebagai langkah pencegahan, OJK menyediakan posko aduan resmi bagi warga yang mendeteksi indikasi penipuan data identitas.</span></span><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​</span></span><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Jika masyarakat mengalami hal tersebut, segera laporkan ke kanal pengaduan resmi OJK atau pihak kepolisian. Kami ingin memastikan KUR benar-benar dimanfaatkan untuk produktivitas UMKM dan masyarakat merasa aman serta terlindungi,” tutupnya.<strong> (REIN/daa)</strong></span></span><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260713_083155_109.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kebakaran di Tanjung Redeb, Empat Rumah Hangus Terbakar</title>
<link>https://kartanews.com/kebakaran-di-tanjung-redeb-empat-rumah-hangus-terbakar</link>
<guid>https://kartanews.com/kebakaran-di-tanjung-redeb-empat-rumah-hangus-terbakar</guid>
<description><![CDATA[ BERAU - Empat unit rumah warga di Jalan Pulau Panjang, Kecamatan Tanjung Redeb, Berau, dilalap api pada Minggu (12/07/2026) sekitar pukul 11.00 wita. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a538c44b87fe.jpg" length="128553" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 12 Jul 2026 20:46:24 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b>KARTANEWS.COM, BERAU</b><span;> - Empat unit rumah warga di Jalan Pulau Panjang, Kecamatan Tanjung Redeb, Berau, dilalap api pada Minggu (12/7/2026) sekitar pukul 11.00 WITA. </span;><span;>Dari peristiwa tersebut, setidaknya kerugian yang dialami oleh pemilik rumah ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. </span;><br><br><span;>Kepala Dinas Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Berau, Rakhmadi Pasarakan menyampaikan bahwa pihaknya menerima laporan kejadian sekitar pukul 11.40 WITA. Kemudian tiba di lokasi kejadian pada pukul 11.50 WITA. </span;><br><br><span;>Dirinya menjelaskan bahwa dalam proses pemadaman, kondisi angin yang bertiup kencang membuat api dengan cepat membesar, sehingga seluruh personil harus berjibaku untuk melokalisir api. Akan tetapi, kurang lebih 1,5 jam Petugas mampu menjinakkan api hingga padam. </span;><br><br><span;>"Karena angin kencang petugas harus memblok pergerakan api secara tersebar," jelasnya.</span;><br><br><span;>Sementara itu, dugaan penyebab kebakaran masih belum diketahui. Namun, peristiwa ini telah ditangani oleh pihak yang berwajib untuk dilakukan penyelidikan. </span;><br><br><span;>Meskipun pemadaman berjalan relatif lancar, petugas di lapangan sempat menghadapi beberapa kendala teknis dan taktis, seperti akses jalan yang sempit dan kekurangan Nozzle. </span;><br><br><span;>"Sempat ada petugas yang dilaporkan menghirup asap tebal, namun beruntung langsung mendapatkan penanganan dari Palang Merah Indonesia (PMI) di lokasi dan kondisinya kini telah membaik," bebernya. </span;><br><br><span;>Pihak Damkar menurunkan sebanyak 10 unit mobil pemadam yang terdiri dari dua unit milik BPBD dan delapan unit milik Damkar. Adapun personel gabungan yang berada di lapangan terdiri dari BPBD, Damkar, Polres, Kodim, hingga PMI, PLN, serta warga sekitar. </span;><br><br><span;>"Kita mengapresiasi sikap masyarakat setempat yang sangat tertib, tidak menghambat jalur evakuasi, dan aktif membantu menarik selang air untuk membantu," ucapnya. </span;><br><br><span;>Kendati demikian, ia mengakui adanya keterlambatan laporan, di mana petugas baru menerima informasi saat api sudah terlanjur membesar. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk segera melapor jika melihat indikasi kebakaran sekecil apa pun itu. </span;><br><br><span;>"Harapan kita, sekecil apa pun api, cepat laporkan. Walaupun sudah sempat ditangani sendiri, tetap laporkan agar kami bisa memastikan api benar-benar padam dan tidak membesar kembali," pungkasnya. </span;><strong>(REIN/daa)</strong><br><span;><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260712_204002_277.sdocx--></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Helmi Abdullah Ungkap Pesan Prabowo: &amp;quot;Panglima Perang Gerindra Wajib Siap Maju Jadi Kepala Daerah&amp;quot;</title>
<link>https://kartanews.com/helmi-abdullah-ungkap-pesan-prabowo-panglima-perang-gerindra-wajib-siap-maju-jadi-kepala-daerah</link>
<guid>https://kartanews.com/helmi-abdullah-ungkap-pesan-prabowo-panglima-perang-gerindra-wajib-siap-maju-jadi-kepala-daerah</guid>
<description><![CDATA[ SAMARINDA – Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kota Samarinda, Helmi Abdullah, menegaskan bahwa fokus utama partainya saat ini adalah memperkuat infrastruktur organisasi hingga ke tingkat akar rumput, sekaligus memastikan kader Gerindra mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a510a6b0b873.jpg" length="75536" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 11 Jul 2026 23:11:29 +0800</pubDate>
<dc:creator>Irla Hadratan Iman</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.COM, SAMARINDA –</span></span></span></span></span></span></strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kota Samarinda, Helmi Abdullah, menegaskan bahwa fokus utama partainya saat ini adalah memperkuat infrastruktur organisasi hingga ke tingkat akar rumput, sekaligus memastikan kader Gerindra mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.</span></span></span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Menurutnya, penguatan struktur partai menjadi langkah strategis untuk menyerap aspirasi warga sekaligus mempersiapkan berbagai agenda politik di masa mendatang, termasuk menghadapi kontestasi pemilihan kepala daerah.</span></span></span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Helmi yang juga menjabat sebagai Ketua DPRD Samarinda mengatakan, arah perjuangan kader Gerindra di seluruh Indonesia telah ditegaskan langsung oleh Ketua Umum Partai Gerindra sekaligus Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Dalam berbagai kesempatan, Prabowo menyebut para ketua DPC sebagai "panglima perang" yang memiliki tanggung jawab besar membangun daerah masing-masing.</span></span></span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Pak Prabowo selalu menyampaikan kepada kami bahwa ketua-ketua di daerah adalah panglima perang. Sebagai panglima perang, kami wajib mendukung pembangunan daerah kami berada. Kehadiran Gerindra harus benar-benar memberikan manfaat bagi,” ujar Helmi saat diwawancarai.</span></span></span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Ia menjelaskan, amanat tersebut tidak hanya dimaknai sebagai kesiapan menghadapi agenda politik, tetapi juga menjadi tanggung jawab moral untuk hadir di tengah masyarakat ketika menghadapi berbagai persoalan. Menurutnya, kader Gerindra harus menjadi pihak pertama yang turun mendengar keluhan warga dan memperjuangkan aspirasi melalui jalur masyarakat politik maupun kebijakan.</span></span></span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Ketika ada aspirasi masyarakat yang harus diperjuangkan, kami juga diminta bergerak cepat. Itu menjadi pesan yang selalu ditekankan oleh Ketua Umum kepada seluruh kader di daerah,” katanya.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Helmi menambahkan, Prabowo juga memberikan arahan bahwa setiap panglima perang di daerah harus memiliki kesiapan apabila mendapatkan amanah untuk maju dalam pemilihan kepala daerah. Menurutnya, Ketua Umum Gerindra telah menyampaikan komitmennya untuk memberikan dukungan penuh kepada kader-kader terbaik yang dipercaya masyarakat yang memimpin daerahnya.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Dia menyampaikan bahwa panglima-panglima perang di daerah wajib siap maju ketika dibutuhkan. Ia juga menegaskan akan berada di belakang kader-kadernya untuk mendukung bagaimana memperluas daerah masing-masing jika diberikan amanah menjadi kepala daerah.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Meski demikian, Helmi menegaskan bahwa saat ini dirinya lebih mengutamakan pembenahan internal organisasi dibandingkan berbicara mengenai pencalonan dalam Pilkada. Menurutnya, landasan organisasi yang kuat akan menjadi modal utama bagi Gerindra dalam memberikan pelayanan politik kepada masyarakat.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Dia membeberkan, proses konsolidasi organisasi terus dilakukan mulai dari tingkat DPC, pengurus kecamatan, kelurahan hingga anak mengomel di tingkat Rukun Tetangga (RT). Pembenahan tersebut dilakukan agar seluruh wilayah di Kota Samarinda memiliki representasi kader Gerindra.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">"Hari ini fokus kami adalah pembenahan infrastruktur partai. Kami memiliki kepengurusan mulai dari tingkat kota, kecamatan, kelurahan hingga RT. Saat ini yang sedang kami sempurnakan adalah kepengurusan di tingkat RT agar seluruh wilayah memiliki perwakilan Gerindra," jelasnya.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Menurut Helmi, Kota Samarinda memiliki sebanyak 1.971 RT. Seluruh RT tersebut dimaksudkan untuk memiliki pengurus anak mengomel sebagai ujung tombak partai dalam berinteraksi langsung dengan masyarakat.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">"Kami ingin seluruh 1.971 RT di Kota Samarinda memiliki perwakilan anak-anak gerindra yang mengomel. Dengan begitu komunikasi antara masyarakat dengan partai akan semakin dekat dan berbagai persoalan warga dapat diketahui lebih cepat," katanya.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Ia menilai keberadaan pengurus hingga tingkat RT bukan sekadar memperkuat mesin partai, melainkan menjadi sarana untuk mendengarkan kebutuhan riil masyarakat. Oleh karena itu, setiap proses pembentukan kepengurusan selalu dilakukan dengan kegiatan turun langsung ke lapangan.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Menurut Helmi, berbagai masukan yang diperoleh dari masyarakat nantinya akan menjadi bahan penyusunan program-program prioritas yang benar-benar sesuai kebutuhan warga Kota Samarinda.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Dari proses pembenahan organisasi ini kami juga turun langsung ke masyarakat untuk menyerap aspirasi. Kami ingin mendengar apa saja yang menjadi harapan masyarakat, persoalan yang mereka hadapi, hingga program apa yang mereka inginkan ke depan,” tuturnya.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Seluruh aspirasi tersebut, lanjut Helmi, akan dikaji dan dirumuskan menjadi berbagai program unggulan suatu saat dia memperoleh amanah yang lebih besar dalam memimpin Kota Samarinda.</span></span></span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Nanti semua masukan masyarakat itu akan kami olah menjadi program-program unggulan apabila ke depan ada kesempatan dan amanah untuk maju sebagai Wali Kota Samarinda. Program yang disusun harus lahir dari kebutuhan masyarakat, bukan sekedar keinginan partai,” tegasnya.</span></span></span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Di sisi lain, Helmi juga memberikan apresiasi terhadap sejumlah program pembangunan yang saat ini dijalankan Pemerintah Kota Samarinda di bawah kepemimpinan Wali Kota Andi Harun. Menurutnya, berbagai kebijakan yang telah memberikan dampak positif bagi masyarakat layak untuk dipertahankan dan dilanjutkan.</span></span></span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Salah satu program yang dinilai mendapat respon positif dari masyarakat adalah Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat (Probebaya). Program tersebut dinilai mampu mendorong partisipasi masyarakat dalam pembangunan lingkungan sekaligus mempercepat penyelesaian berbagai kebutuhan di tingkat kelurahan dan RT.</span></span></span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Program-program Pak Andi Harun hari ini mendapatkan respon yang cukup baik dari masyarakat.Terutama Probebaya, saya melihat masyarakat memberikan penilaian yang positif terhadap program tersebut,” ujarnya.</span></span></span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Helmi menegaskan dirinya tidak memiliki keraguan untuk melanjutkan maupun mengadopsi berbagai kebijakan yang telah terbukti memberikan manfaat bagi masyarakat apabila nantinya mendapatkan amanah memimpin Kota Samarinda. </span></span></span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Saya tidak akan malu untuk mencontohkan program yang memang terbukti baik. Program yang memberikan manfaat bagi masyarakat tentu harus dilanjutkan. Yang baik tidak perlu dihentikan, tetapi harus dikembangkan agar manfaatnya semakin besar bagi warga Kota Samarinda,” tutupnya. <strong>(IRLA/daa)</strong></span></span></span></span></span></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>DIDUGA KEBUT&#45;KEBUTAN, DUA MOBIL TERLIBAT KECELAKAAN MAUT DI SERPONG</title>
<link>https://kartanews.com/diduga-kebut-kebutan-dua-mobil-terlibat-kecelakaan-maut-di-serpong</link>
<guid>https://kartanews.com/diduga-kebut-kebutan-dua-mobil-terlibat-kecelakaan-maut-di-serpong</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a5254228260f.jpg" length="47660" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 11 Jul 2026 22:33:19 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<blockquote class="instagram-media" data-instgrm-captioned="" data-instgrm-permalink="https://www.instagram.com/reel/Dapt0ZAB_yl/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" data-instgrm-version="14" style="background: #FFF; border: 0; border-radius: 3px; box-shadow: 0 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.5),0 1px 10px 0 rgba(0,0,0,0.15); margin: 1px; max-width: 540px; min-width: 326px; padding: 0; width: calc(100% - 2px);">
<div style="padding: 16px;"><a href="https://www.instagram.com/reel/Dapt0ZAB_yl/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="background: #FFFFFF; line-height: 0; padding: 0 0; text-align: center; text-decoration: none; width: 100%;" target="_blank" rel="noopener">
<div style="display: flex; flex-direction: row; align-items: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 40px; margin-right: 14px; width: 40px;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 100px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 60px;"></div>
</div>
</div>
<div style="padding: 19% 0;"></div>
<div style="display: block; height: 50px; margin: 0 auto 12px; width: 50px;"><svg width="50px" height="50px" viewBox="0 0 60 60" version="1.1" xmlns="https://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="https://www.w3.org/1999/xlink"><g stroke="none" stroke-width="1" fill="none" fill-rule="evenodd"><g transform="translate(-511.000000, -20.000000)" fill="#000000"><g><path d="M556.869,30.41 C554.814,30.41 553.148,32.076 553.148,34.131 C553.148,36.186 554.814,37.852 556.869,37.852 C558.924,37.852 560.59,36.186 560.59,34.131 C560.59,32.076 558.924,30.41 556.869,30.41 M541,60.657 C535.114,60.657 530.342,55.887 530.342,50 C530.342,44.114 535.114,39.342 541,39.342 C546.887,39.342 551.658,44.114 551.658,50 C551.658,55.887 546.887,60.657 541,60.657 M541,33.886 C532.1,33.886 524.886,41.1 524.886,50 C524.886,58.899 532.1,66.113 541,66.113 C549.9,66.113 557.115,58.899 557.115,50 C557.115,41.1 549.9,33.886 541,33.886 M565.378,62.101 C565.244,65.022 564.756,66.606 564.346,67.663 C563.803,69.06 563.154,70.057 562.106,71.106 C561.058,72.155 560.06,72.803 558.662,73.347 C557.607,73.757 556.021,74.244 553.102,74.378 C549.944,74.521 548.997,74.552 541,74.552 C533.003,74.552 532.056,74.521 528.898,74.378 C525.979,74.244 524.393,73.757 523.338,73.347 C521.94,72.803 520.942,72.155 519.894,71.106 C518.846,70.057 518.197,69.06 517.654,67.663 C517.244,66.606 516.755,65.022 516.623,62.101 C516.479,58.943 516.448,57.996 516.448,50 C516.448,42.003 516.479,41.056 516.623,37.899 C516.755,34.978 517.244,33.391 517.654,32.338 C518.197,30.938 518.846,29.942 519.894,28.894 C520.942,27.846 521.94,27.196 523.338,26.654 C524.393,26.244 525.979,25.756 528.898,25.623 C532.057,25.479 533.004,25.448 541,25.448 C548.997,25.448 549.943,25.479 553.102,25.623 C556.021,25.756 557.607,26.244 558.662,26.654 C560.06,27.196 561.058,27.846 562.106,28.894 C563.154,29.942 563.803,30.938 564.346,32.338 C564.756,33.391 565.244,34.978 565.378,37.899 C565.522,41.056 565.552,42.003 565.552,50 C565.552,57.996 565.522,58.943 565.378,62.101 M570.82,37.631 C570.674,34.438 570.167,32.258 569.425,30.349 C568.659,28.377 567.633,26.702 565.965,25.035 C564.297,23.368 562.623,22.342 560.652,21.575 C558.743,20.834 556.562,20.326 553.369,20.18 C550.169,20.033 549.148,20 541,20 C532.853,20 531.831,20.033 528.631,20.18 C525.438,20.326 523.257,20.834 521.349,21.575 C519.376,22.342 517.703,23.368 516.035,25.035 C514.368,26.702 513.342,28.377 512.574,30.349 C511.834,32.258 511.326,34.438 511.181,37.631 C511.035,40.831 511,41.851 511,50 C511,58.147 511.035,59.17 511.181,62.369 C511.326,65.562 511.834,67.743 512.574,69.651 C513.342,71.625 514.368,73.296 516.035,74.965 C517.703,76.634 519.376,77.658 521.349,78.425 C523.257,79.167 525.438,79.673 528.631,79.82 C531.831,79.965 532.853,80.001 541,80.001 C549.148,80.001 550.169,79.965 553.369,79.82 C556.562,79.673 558.743,79.167 560.652,78.425 C562.623,77.658 564.297,76.634 565.965,74.965 C567.633,73.296 568.659,71.625 569.425,69.651 C570.167,67.743 570.674,65.562 570.82,62.369 C570.966,59.17 571,58.147 571,50 C571,41.851 570.966,40.831 570.82,37.631"></path></g></g></g></svg></div>
<div style="padding-top: 8px;">
<div style="color: #3897f0; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: 550; line-height: 18px;">Lihat postingan ini di Instagram</div>
</div>
<div style="padding: 12.5% 0;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: row; margin-bottom: 14px; align-items: center;">
<div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(0px) translateY(7px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; height: 12.5px; transform: rotate(-45deg) translateX(3px) translateY(1px); width: 12.5px; flex-grow: 0; margin-right: 14px; margin-left: 2px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(9px) translateY(-18px);"></div>
</div>
<div style="margin-left: 8px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 20px; width: 20px;"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 2px solid transparent; border-left: 6px solid #f4f4f4; border-bottom: 2px solid transparent; transform: translateX(16px) translateY(-4px) rotate(30deg);"></div>
</div>
<div style="margin-left: auto;">
<div style="width: 0px; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-right: 8px solid transparent; transform: translateY(16px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; flex-grow: 0; height: 12px; width: 16px; transform: translateY(-4px);"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-left: 8px solid transparent; transform: translateY(-4px) translateX(8px);"></div>
</div>
</div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center; margin-bottom: 24px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 224px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 144px;"></div>
</div>
</a>
<p style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; line-height: 17px; margin-bottom: 0; margin-top: 8px; overflow: hidden; padding: 8px 0 7px; text-align: center; text-overflow: ellipsis; white-space: nowrap;"><a href="https://www.instagram.com/reel/Dapt0ZAB_yl/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: normal; line-height: 17px; text-decoration: none;" target="_blank" rel="noopener">Sebuah kiriman dibagikan oleh KartaNews | Bukan Sekedar Berita (@kartanewscom)</a></p>
</div>
</blockquote>
<p>
<script async="" src="//www.instagram.com/embed.js"></script>
</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Tembus Rp173 Miliar, Udang Windu Kaltim Terbang Langsung ke China dan Malaysia</title>
<link>https://kartanews.com/tembus-rp173-miliar-udang-windu-kaltim-terbang-langsung-ke-china-dan-malaysia</link>
<guid>https://kartanews.com/tembus-rp173-miliar-udang-windu-kaltim-terbang-langsung-ke-china-dan-malaysia</guid>
<description><![CDATA[ BALIKPAPAN – Ekspor komoditas perikanan Kalimantan Timur ke pasar internasional terus berkembang positif. Kehadiran rute penerbangan langsung dari Bandara Internasional SAMS Sepinggan Balikpapan menuju China dan Malaysia terbukti mempercepat distribusi sekaligus membuka peluang pasar yang lebih luas bagi pelaku usaha hasil laut. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a5201f82553c.jpg" length="87478" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 11 Jul 2026 16:42:58 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b>KARTANEWS.COM</b><b>, </b><b>BALIKPAPAN</b><span;> – Ekspor komoditas perikanan Kalimantan Timur ke pasar internasional terus berkembang positif. Kehadiran rute penerbangan langsung dari Bandara Internasional SAMS Sepinggan Balikpapan menuju China dan Malaysia terbukti mempercepat distribusi sekaligus membuka peluang pasar yang lebih luas bagi pelaku usaha hasil laut.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kaltim, Irhan Hukmaidy menjelaskan bahwa layanan penerbangan langsung yang beroperasi dua kali sepekan ini memberikan efisiensi besar. </span;><br><br><span;>Jalur tersebut tidak hanya memangkas biaya logistik, tetapi juga menjaga kualitas produk perikanan agar tetap segar saat tiba di negara tujuan.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>“Skema ekspor langsung ini merupakan kerja sama bisnis antara eksportir dan importir,” ujar Irhan dalam pernyataan resmi, Selasa (7/7/2026).</span;><br><span;>​</span;><br><span;>Meski demikian, pengiriman langsung hanya bisa dilakukan oleh perusahaan yang telah memenuhi persyaratan mutu dan standar keamanan pangan negara tujuan. </span;><br><br><span;>Saat ini, volume ekspor hasil perikanan Kaltim mencapai 56 ton per bulan, dengan udang windu sebagai komoditas utama bernilai komparatif mencapai Rp173 miliar.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>Pemerintah Provinsi Kaltim berharap kemudahan akses udara ini dapat mendongkrak daya saing produk lokal di pasar global. </span;><br><br><span;>Langkah strategis ini juga diharapkan mampu memicu peningkatan produksi, memperluas jaringan perdagangan, serta memberikan dampak kesejahteraan yang nyata bagi para nelayan dan pelaku usaha perikanan di Kalimantan Timur. </span;><strong>(REIN/daa)</strong><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260711_163743_587.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Saksi Bisu Sejarah Berau: Keraton Sambaliung Perkuat Identitas Geopark Sangkulirang&#45;Mangkalihat</title>
<link>https://kartanews.com/saksi-bisu-sejarah-berau-keraton-sambaliung-perkuat-identitas-geopark-sangkulirang-mangkalihat</link>
<guid>https://kartanews.com/saksi-bisu-sejarah-berau-keraton-sambaliung-perkuat-identitas-geopark-sangkulirang-mangkalihat</guid>
<description><![CDATA[ BARAU – Tim penilai Geopark Sangkulirang-Mangkalihat mengunjungi Keraton Sambaliung, salah satu situs cagar budaya di Kabupaten Berau, Jumat (10/7/2026). ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a51fb5ca1480.jpg" length="452802" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 11 Jul 2026 16:15:26 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.COM, BERAU</span></span></b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> – Tim penilai Geopark Sangkulirang-Mangkalihat mengunjungi Keraton Sambaliung, salah satu situs cagar budaya di Kabupaten Berau, Jumat (10/7/2026).</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Rombongan disambut kerabat Kesultanan Sambaliung dan dipandu Datu Rizal, keturunan langsung Raja pertama Kesultanan Sambaliung.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Ia menjelaskan sejarah berdirinya kesultanan yang lahir dari perpecahan Kerajaan Berau pada awal abad ke-19 serta perjuangan Sultan Alimuddin yang menolak campur tangan dan monopoli perdagangan Hindia Belanda hingga diasingkan ke Makassar pada tahun 1834.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Keraton Sambaliung tidak hanya menjadi saksi sejarah Kesultanan Sambaliung, tetapi juga mencerminkan perjuangan para pemimpin Berau dalam mempertahankan kedaulatan daerah,” ungkapnya.  </span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Usai Indonesia merdeka, di bawah kepemimpinan Sultan Muhammad Aminuddin, Kesultanan Sambaliung menyatakan bergabung dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), sehingga wilayahnya menjadi bagian dari Kabupaten Berau.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Kunjungan ini menjadi bagian dari penilaian aspek warisan budaya Geopark Sangkulirang-Mangkalihat.</span></span></p>
<p><span;></span;><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Melalui penilaian ini, Keraton Sambaliung diharapkan semakin dikenal sebagai salah satu warisan budaya yang memperkuat identitas Geopark Sangkulirang-Mangkalihat serta menjadi daya tarik wisata sejarah di Kabupaten Berau. <strong>(REIN/daa)</strong></span></span><br><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260711_161022_835.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Implementasi Program Polri untuk Masyarakat, Polres Berau Luncurkan &amp;apos;Warung Berkah&amp;apos;</title>
<link>https://kartanews.com/implementasi-program-polri-untuk-masyarakat-polres-berau-luncurkan-warung-berkah</link>
<guid>https://kartanews.com/implementasi-program-polri-untuk-masyarakat-polres-berau-luncurkan-warung-berkah</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Polres Berau meluncurkan program sosial bertajuk &quot;Warung Berkah&quot; yang berpusat di halaman Mako Polsek Tanjung Redeb, pada Sabtu (11/07/2026). ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a51eae238707.jpg" length="104952" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 11 Jul 2026 15:06:34 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b>KARTANEWS.COM, BERAU</b><span;> – Polres Berau meluncurkan program sosial bertajuk "Warung Berkah" yang berpusat di halaman Mako Polsek Tanjung Redeb pada Sabtu (11/07/2026). </span;><br><br><span;>Kegiatan ini tidak hanya membagikan makanan gratis kepada masyarakat luas, tetapi juga menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan tanpa dipungut biaya.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>Kabag SDM Polres Berau, Kompol Herman, menjelaskan bahwa gerakan ini merupakan bagian dari implementasi program "Polri untuk Masyarakat". </span;><br><br><span;>Salah satu tujuannya adalah menonjolkan sisi pelayanan kepolisian yang humanis, peduli terhadap sesama, serta memperkuat ikatan emosional antara aparat keamanan dan warga lokal.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>"Melalui Warung Berkah, kami ingin hadir di tengah masyarakat dengan memberikan manfaat yang bisa dirasakan langsung. Kami memadukan bantuan pangan dan layanan kesehatan agar warga bisa memeriksa kondisi fisik mereka dengan mudah," ujar Kompol Herman di sela-sela kegiatan.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>Dalam acara tersebut, puluhan warga antusias memanfaatkan fasilitas pemeriksaan kesehatan gratis, mulai dari pengecekan tekanan darah hingga konsultasi medis ringan. </span;><br><br><span;>Disaat yang sama, ratusan porsi makanan siap saji habis dibagikan kepada pengendara, pekerja informal, dan masyarakat sekitar yang melintas.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>Melalui inisiatif ini, Polres Berau berharap dapat terus menumbuhkan semangat kebersamaan dan gotong royong. </span;><span;>Sinergi yang harmonis antara kepolisian dan masyarakat diharapkan mampu menjadi fondasi yang kuat dalam menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan kondusif di wilayah hukum Kabupaten Berau. </span;><strong>(RDK/daa)</strong><br><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260711_150138_037.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Heboh Temuan Emas 74 Kg, Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Mundur</title>
<link>https://kartanews.com/heboh-temuan-emas-74-kg-jampidsus-febrie-adriansyah-resmi-mundur</link>
<guid>https://kartanews.com/heboh-temuan-emas-74-kg-jampidsus-febrie-adriansyah-resmi-mundur</guid>
<description><![CDATA[ JAKARTA – Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah, secara resmi mengundurkan diri dari jabatannya pada Sabtu (11/7/2026). Keputusan tersebut, diambil setelah rumah pribadinya digeledah oleh pihak kepolisian terkait dugaan kasus hukum yang sedang berjalan. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a51e68871aca.jpg" length="61063" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 11 Jul 2026 14:46:49 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b>KARTANEWS.COM, JAKARTA</b><span;> – Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah, secara resmi mengundurkan diri dari jabatannya pada Sabtu (11/7/2026). Keputusan tersebut, diambil setelah rumah pribadinya digeledah oleh pihak kepolisian terkait dugaan kasus hukum yang sedang berjalan.</span;></p>
<p><span;>Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Anang Supriatna, mengonfirmasi bahwa Jaksa Agung ST Burhanuddin telah menerima surat pengunduran diri tersebut. </span;><span;>Menurut Anang, keputusan Febrie merupakan wujud komitmen dalam menjaga integritas, objektivitas, dan netralitas penegakan hukum di lingkungan Korps Adhyaksa.</span;></p>
<p><span;>"Kejagung menghormati keputusan tersebut dan memastikan seluruh tugas serta fungsi penanganan perkara di lingkungan Jampidsus tetap berjalan normal sesuai mekanisme yang berlaku," ujar Anang dalam keterangan resminya.</span;></p>
<p><span;>Ia juga mengimbau semua pihak untuk menghormati proses hukum dan tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah. Sebelumnya, Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri bersama Ditreskrimsus Polda Metro Jaya melakukan penggeledahan di kediaman pribadi Febrie yang berlokasi di Sentul, Bogor pada Jumat (10/7/2026). </span;></p>
<p><span;>Dalam operasi tersebut, penyidik dikabarkan menemukan sejumlah uang tunai serta logam mulia berupa emas batangan seberat 74 kilogram. Menanggapi hal itu, Febrie Adriansyah membenarkan bahwa aset properti di Sentul merupakan rumah pribadinya yang diperoleh sejak lama secara sah.</span;></p>
<p><span;>Terkait temuan uang dan emas dalam jumlah besar tersebut, Febrie menyatakan kesiapannya untuk memberikan klarifikasi secara transparan kepada penyidik. Namun, ia menegaskan tidak akan membeberkan detail materi perkara kepada publik secara prematur.</span;></p>
<p><span;>"Mengenai temuan tersebut, semua ada pemilik dan peruntukan kegiatannya. Penjelasan perinci akan saya sampaikan melalui forum resmi sesuai prosedur hukum yang berlaku, bukan melalui jumpa pers," tegasnya di Gedung Bundar Kejagung sebelum menyatakan mundur. </span;><b>(REIN/daa)</b><br><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260711_144117_842.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Hadapi El Nino 2026, IKN Uji Sistem Deteksi Dini dan Drone Thermal Hadapi Karhutla</title>
<link>https://kartanews.com/hadapi-el-nino-2026-ikn-uji-sistem-deteksi-dini-dan-drone-thermal-hadapi-karhutla</link>
<guid>https://kartanews.com/hadapi-el-nino-2026-ikn-uji-sistem-deteksi-dini-dan-drone-thermal-hadapi-karhutla</guid>
<description><![CDATA[ NUSANTARA – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalimantan Timur menggelar geladi kesiapsiagaan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) pada Jumat (10/7/2026). ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a51dfe493042.jpg" length="442972" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 11 Jul 2026 14:19:01 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span;>​</span;><b><span;>KARTANEWS.COM, NUSANTARA</span;></b><span;> – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalimantan Timur menggelar gladi kesiapsiagaan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) pada Jumat (10/7/2026). </span;><br><span;></span;></p>
<p><span;>Langkah strategis ini dilakukan untuk memperkuat sinergi lintas instansi dalam menghadapi potensi lonjakan karhutla akibat fenomena El Nino yang diprediksi melanda pada musim kemarau tahun ini.</span;><br><span;></span;></p>
<p><span;>Kegiatan simulasi ini melibatkan ratusan personel gabungan dari berbagai unsur, termasuk BPBD, TNI, Polri, Dinas Kehutanan, Dinas Pemadam Kebakaran, Manggala Agni, Basarnas, relawan kebencanaan, hingga pihak swasta.</span;><br><span;></span;></p>
<p><span;>Latihan terpadu ini bertujuan untuk menguji ketangguhan personel sekaligus efektivitas sistem komando dalam situasi darurat. Petugas Pusdalops PB BPBD Provinsi Kalimantan Timur, Muriono menjelaskan bahwa skenario latihan dirancang menyerupai kondisi riil dengan memanfaatkan infrastruktur teknologi pintar IKN. </span;></p>
<p><span;>Simulasi diawali dengan deteksi titik panas (</span;><i><span;>hotspot</span;></i><span;>) oleh </span;><i><span;>Early Warning System</span;></i><span;> (EWS) yang terintegrasi langsung dengan </span;><i><span;>Nusantara Command Center</span;></i><span;> (NCC). Setelah diverifikasi menggunakan </span;><i><span;>drone thermal</span;></i><span;> dan patroli darat, tim langsung dimobilisasi untuk pemadaman awal. </span;><br><br><span;>​Tantangan ditingkatkan saat muncul laporan kebakaran kedua di lokasi berbeda melalui fitur </span;><i><span;>Panic Button</span;></i><span;> pada aplikasi IKNOW. Skenario ganda ini memaksa tim gabungan melakukan penanganan simultan, mulai dari pemadaman api, evakuasi korban luka bakar, penanganan warga terdampak asap, hingga proses pendinginan (</span;><i><span;>mop up</span;></i><span;>). </span;><br><br><span;>​"Sistem deteksi dini, pemanfaatan </span;><i><span;>drone thermal</span;></i><span;>, serta koordinasi melalui NCC menjadi pendukung utama dalam mempercepat pengambilan keputusan," ujar Muriono.</span;><br><span;></span;></p>
<p><span;>Ia menegaskan bahwa sinergi dan pemanfaatan teknologi modern menjadi faktor kunci agar penanggulangan bencana di lapangan dapat berjalan cepat, tepat, dan terintegrasi demi menjaga kawasan IKN tetap aman serta berkelanjutan.</span;><b> (REIN/daa)</b><br><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260711_141328_129.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>MAHFUD MD: ELITE SALING BONGKAR DUGAAN KORUPSI BISA JADI PINTU TERUNGKAPNYA FAKTA</title>
<link>https://kartanews.com/mahfud-md-elite-saling-bongkar-dugaan-korupsi-bisa-jadi-pintu-terungkapnya-fakta</link>
<guid>https://kartanews.com/mahfud-md-elite-saling-bongkar-dugaan-korupsi-bisa-jadi-pintu-terungkapnya-fakta</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a51ccf2bee8a.jpg" length="63246" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 11 Jul 2026 12:56:49 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<blockquote class="instagram-media" data-instgrm-captioned="" data-instgrm-permalink="https://www.instagram.com/reel/Dapm_TXBFO9/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" data-instgrm-version="14" style="background: #FFF; border: 0; border-radius: 3px; box-shadow: 0 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.5),0 1px 10px 0 rgba(0,0,0,0.15); margin: 1px; max-width: 540px; min-width: 326px; padding: 0; width: calc(100% - 2px);">
<div style="padding: 16px;"><a href="https://www.instagram.com/reel/Dapm_TXBFO9/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="background: #FFFFFF; line-height: 0; padding: 0 0; text-align: center; text-decoration: none; width: 100%;" target="_blank" rel="noopener">
<div style="display: flex; flex-direction: row; align-items: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 40px; margin-right: 14px; width: 40px;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 100px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 60px;"></div>
</div>
</div>
<div style="padding: 19% 0;"></div>
<div style="display: block; height: 50px; margin: 0 auto 12px; width: 50px;"><svg width="50px" height="50px" viewBox="0 0 60 60" version="1.1" xmlns="https://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="https://www.w3.org/1999/xlink"><g stroke="none" stroke-width="1" fill="none" fill-rule="evenodd"><g transform="translate(-511.000000, -20.000000)" fill="#000000"><g><path d="M556.869,30.41 C554.814,30.41 553.148,32.076 553.148,34.131 C553.148,36.186 554.814,37.852 556.869,37.852 C558.924,37.852 560.59,36.186 560.59,34.131 C560.59,32.076 558.924,30.41 556.869,30.41 M541,60.657 C535.114,60.657 530.342,55.887 530.342,50 C530.342,44.114 535.114,39.342 541,39.342 C546.887,39.342 551.658,44.114 551.658,50 C551.658,55.887 546.887,60.657 541,60.657 M541,33.886 C532.1,33.886 524.886,41.1 524.886,50 C524.886,58.899 532.1,66.113 541,66.113 C549.9,66.113 557.115,58.899 557.115,50 C557.115,41.1 549.9,33.886 541,33.886 M565.378,62.101 C565.244,65.022 564.756,66.606 564.346,67.663 C563.803,69.06 563.154,70.057 562.106,71.106 C561.058,72.155 560.06,72.803 558.662,73.347 C557.607,73.757 556.021,74.244 553.102,74.378 C549.944,74.521 548.997,74.552 541,74.552 C533.003,74.552 532.056,74.521 528.898,74.378 C525.979,74.244 524.393,73.757 523.338,73.347 C521.94,72.803 520.942,72.155 519.894,71.106 C518.846,70.057 518.197,69.06 517.654,67.663 C517.244,66.606 516.755,65.022 516.623,62.101 C516.479,58.943 516.448,57.996 516.448,50 C516.448,42.003 516.479,41.056 516.623,37.899 C516.755,34.978 517.244,33.391 517.654,32.338 C518.197,30.938 518.846,29.942 519.894,28.894 C520.942,27.846 521.94,27.196 523.338,26.654 C524.393,26.244 525.979,25.756 528.898,25.623 C532.057,25.479 533.004,25.448 541,25.448 C548.997,25.448 549.943,25.479 553.102,25.623 C556.021,25.756 557.607,26.244 558.662,26.654 C560.06,27.196 561.058,27.846 562.106,28.894 C563.154,29.942 563.803,30.938 564.346,32.338 C564.756,33.391 565.244,34.978 565.378,37.899 C565.522,41.056 565.552,42.003 565.552,50 C565.552,57.996 565.522,58.943 565.378,62.101 M570.82,37.631 C570.674,34.438 570.167,32.258 569.425,30.349 C568.659,28.377 567.633,26.702 565.965,25.035 C564.297,23.368 562.623,22.342 560.652,21.575 C558.743,20.834 556.562,20.326 553.369,20.18 C550.169,20.033 549.148,20 541,20 C532.853,20 531.831,20.033 528.631,20.18 C525.438,20.326 523.257,20.834 521.349,21.575 C519.376,22.342 517.703,23.368 516.035,25.035 C514.368,26.702 513.342,28.377 512.574,30.349 C511.834,32.258 511.326,34.438 511.181,37.631 C511.035,40.831 511,41.851 511,50 C511,58.147 511.035,59.17 511.181,62.369 C511.326,65.562 511.834,67.743 512.574,69.651 C513.342,71.625 514.368,73.296 516.035,74.965 C517.703,76.634 519.376,77.658 521.349,78.425 C523.257,79.167 525.438,79.673 528.631,79.82 C531.831,79.965 532.853,80.001 541,80.001 C549.148,80.001 550.169,79.965 553.369,79.82 C556.562,79.673 558.743,79.167 560.652,78.425 C562.623,77.658 564.297,76.634 565.965,74.965 C567.633,73.296 568.659,71.625 569.425,69.651 C570.167,67.743 570.674,65.562 570.82,62.369 C570.966,59.17 571,58.147 571,50 C571,41.851 570.966,40.831 570.82,37.631"></path></g></g></g></svg></div>
<div style="padding-top: 8px;">
<div style="color: #3897f0; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: 550; line-height: 18px;">Lihat postingan ini di Instagram</div>
</div>
<div style="padding: 12.5% 0;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: row; margin-bottom: 14px; align-items: center;">
<div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(0px) translateY(7px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; height: 12.5px; transform: rotate(-45deg) translateX(3px) translateY(1px); width: 12.5px; flex-grow: 0; margin-right: 14px; margin-left: 2px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(9px) translateY(-18px);"></div>
</div>
<div style="margin-left: 8px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 20px; width: 20px;"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 2px solid transparent; border-left: 6px solid #f4f4f4; border-bottom: 2px solid transparent; transform: translateX(16px) translateY(-4px) rotate(30deg);"></div>
</div>
<div style="margin-left: auto;">
<div style="width: 0px; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-right: 8px solid transparent; transform: translateY(16px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; flex-grow: 0; height: 12px; width: 16px; transform: translateY(-4px);"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-left: 8px solid transparent; transform: translateY(-4px) translateX(8px);"></div>
</div>
</div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center; margin-bottom: 24px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 224px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 144px;"></div>
</div>
</a>
<p style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; line-height: 17px; margin-bottom: 0; margin-top: 8px; overflow: hidden; padding: 8px 0 7px; text-align: center; text-overflow: ellipsis; white-space: nowrap;"><a href="https://www.instagram.com/reel/Dapm_TXBFO9/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: normal; line-height: 17px; text-decoration: none;" target="_blank" rel="noopener">Sebuah kiriman dibagikan oleh KartaNews | Bukan Sekedar Berita (@kartanewscom)</a></p>
</div>
</blockquote>
<p>
<script async="" src="//www.instagram.com/embed.js"></script>
</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>AHLI KUNCI JADI SOSOK PENTING DI BALIK TERBUKANYA BRANKAS BERISI ASET RATUSAN MILIAR RUPIAH</title>
<link>https://kartanews.com/ahli-kunci-jadi-sosok-penting-di-balik-terbukanya-brankas-berisi-aset-ratusan-miliar-rupiah</link>
<guid>https://kartanews.com/ahli-kunci-jadi-sosok-penting-di-balik-terbukanya-brankas-berisi-aset-ratusan-miliar-rupiah</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a51ccf4258d1.jpg" length="57816" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 11 Jul 2026 12:56:34 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<blockquote class="instagram-media" data-instgrm-permalink="https://www.instagram.com/reel/DapSaXuBw4j/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" data-instgrm-version="14" style="background: #FFF; border: 0; border-radius: 3px; box-shadow: 0 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.5),0 1px 10px 0 rgba(0,0,0,0.15); margin: 1px; max-width: 540px; min-width: 326px; padding: 0; width: calc(100% - 2px);">
<div style="padding: 16px;"><a href="https://www.instagram.com/reel/DapSaXuBw4j/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="background: #FFFFFF; line-height: 0; padding: 0 0; text-align: center; text-decoration: none; width: 100%;" target="_blank" rel="noopener">
<div style="display: flex; flex-direction: row; align-items: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 40px; margin-right: 14px; width: 40px;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 100px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 60px;"></div>
</div>
</div>
<div style="padding: 19% 0;"></div>
<div style="display: block; height: 50px; margin: 0 auto 12px; width: 50px;"><svg width="50px" height="50px" viewBox="0 0 60 60" version="1.1" xmlns="https://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="https://www.w3.org/1999/xlink"><g stroke="none" stroke-width="1" fill="none" fill-rule="evenodd"><g transform="translate(-511.000000, -20.000000)" fill="#000000"><g><path d="M556.869,30.41 C554.814,30.41 553.148,32.076 553.148,34.131 C553.148,36.186 554.814,37.852 556.869,37.852 C558.924,37.852 560.59,36.186 560.59,34.131 C560.59,32.076 558.924,30.41 556.869,30.41 M541,60.657 C535.114,60.657 530.342,55.887 530.342,50 C530.342,44.114 535.114,39.342 541,39.342 C546.887,39.342 551.658,44.114 551.658,50 C551.658,55.887 546.887,60.657 541,60.657 M541,33.886 C532.1,33.886 524.886,41.1 524.886,50 C524.886,58.899 532.1,66.113 541,66.113 C549.9,66.113 557.115,58.899 557.115,50 C557.115,41.1 549.9,33.886 541,33.886 M565.378,62.101 C565.244,65.022 564.756,66.606 564.346,67.663 C563.803,69.06 563.154,70.057 562.106,71.106 C561.058,72.155 560.06,72.803 558.662,73.347 C557.607,73.757 556.021,74.244 553.102,74.378 C549.944,74.521 548.997,74.552 541,74.552 C533.003,74.552 532.056,74.521 528.898,74.378 C525.979,74.244 524.393,73.757 523.338,73.347 C521.94,72.803 520.942,72.155 519.894,71.106 C518.846,70.057 518.197,69.06 517.654,67.663 C517.244,66.606 516.755,65.022 516.623,62.101 C516.479,58.943 516.448,57.996 516.448,50 C516.448,42.003 516.479,41.056 516.623,37.899 C516.755,34.978 517.244,33.391 517.654,32.338 C518.197,30.938 518.846,29.942 519.894,28.894 C520.942,27.846 521.94,27.196 523.338,26.654 C524.393,26.244 525.979,25.756 528.898,25.623 C532.057,25.479 533.004,25.448 541,25.448 C548.997,25.448 549.943,25.479 553.102,25.623 C556.021,25.756 557.607,26.244 558.662,26.654 C560.06,27.196 561.058,27.846 562.106,28.894 C563.154,29.942 563.803,30.938 564.346,32.338 C564.756,33.391 565.244,34.978 565.378,37.899 C565.522,41.056 565.552,42.003 565.552,50 C565.552,57.996 565.522,58.943 565.378,62.101 M570.82,37.631 C570.674,34.438 570.167,32.258 569.425,30.349 C568.659,28.377 567.633,26.702 565.965,25.035 C564.297,23.368 562.623,22.342 560.652,21.575 C558.743,20.834 556.562,20.326 553.369,20.18 C550.169,20.033 549.148,20 541,20 C532.853,20 531.831,20.033 528.631,20.18 C525.438,20.326 523.257,20.834 521.349,21.575 C519.376,22.342 517.703,23.368 516.035,25.035 C514.368,26.702 513.342,28.377 512.574,30.349 C511.834,32.258 511.326,34.438 511.181,37.631 C511.035,40.831 511,41.851 511,50 C511,58.147 511.035,59.17 511.181,62.369 C511.326,65.562 511.834,67.743 512.574,69.651 C513.342,71.625 514.368,73.296 516.035,74.965 C517.703,76.634 519.376,77.658 521.349,78.425 C523.257,79.167 525.438,79.673 528.631,79.82 C531.831,79.965 532.853,80.001 541,80.001 C549.148,80.001 550.169,79.965 553.369,79.82 C556.562,79.673 558.743,79.167 560.652,78.425 C562.623,77.658 564.297,76.634 565.965,74.965 C567.633,73.296 568.659,71.625 569.425,69.651 C570.167,67.743 570.674,65.562 570.82,62.369 C570.966,59.17 571,58.147 571,50 C571,41.851 570.966,40.831 570.82,37.631"></path></g></g></g></svg></div>
<div style="padding-top: 8px;">
<div style="color: #3897f0; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: 550; line-height: 18px;">Lihat postingan ini di Instagram</div>
</div>
<div style="padding: 12.5% 0;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: row; margin-bottom: 14px; align-items: center;">
<div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(0px) translateY(7px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; height: 12.5px; transform: rotate(-45deg) translateX(3px) translateY(1px); width: 12.5px; flex-grow: 0; margin-right: 14px; margin-left: 2px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(9px) translateY(-18px);"></div>
</div>
<div style="margin-left: 8px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 20px; width: 20px;"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 2px solid transparent; border-left: 6px solid #f4f4f4; border-bottom: 2px solid transparent; transform: translateX(16px) translateY(-4px) rotate(30deg);"></div>
</div>
<div style="margin-left: auto;">
<div style="width: 0px; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-right: 8px solid transparent; transform: translateY(16px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; flex-grow: 0; height: 12px; width: 16px; transform: translateY(-4px);"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-left: 8px solid transparent; transform: translateY(-4px) translateX(8px);"></div>
</div>
</div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center; margin-bottom: 24px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 224px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 144px;"></div>
</div>
</a>
<p style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; line-height: 17px; margin-bottom: 0; margin-top: 8px; overflow: hidden; padding: 8px 0 7px; text-align: center; text-overflow: ellipsis; white-space: nowrap;"><a href="https://www.instagram.com/reel/DapSaXuBw4j/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: normal; line-height: 17px; text-decoration: none;" target="_blank" rel="noopener">Sebuah kiriman dibagikan oleh KartaNews | Bukan Sekedar Berita (@kartanewscom)</a></p>
</div>
</blockquote>
<p>
<script async="" src="//www.instagram.com/embed.js"></script>
</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>RIBUAN PPPK TOLAK RENCANA DIRUMAHKAN, PEMDA PILIH POTONG TUNJANGAN</title>
<link>https://kartanews.com/ribuan-pppk-tolak-rencana-dirumahkan-pemda-pilih-potong-tunjangan</link>
<guid>https://kartanews.com/ribuan-pppk-tolak-rencana-dirumahkan-pemda-pilih-potong-tunjangan</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a51ccf57c133.jpg" length="93871" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 11 Jul 2026 12:56:25 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<blockquote class="instagram-media" data-instgrm-permalink="https://www.instagram.com/reel/DapLjjZh3Km/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" data-instgrm-version="14" style="background: #FFF; border: 0; border-radius: 3px; box-shadow: 0 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.5),0 1px 10px 0 rgba(0,0,0,0.15); margin: 1px; max-width: 540px; min-width: 326px; padding: 0; width: calc(100% - 2px);">
<div style="padding: 16px;"><a href="https://www.instagram.com/reel/DapLjjZh3Km/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="background: #FFFFFF; line-height: 0; padding: 0 0; text-align: center; text-decoration: none; width: 100%;" target="_blank" rel="noopener">
<div style="display: flex; flex-direction: row; align-items: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 40px; margin-right: 14px; width: 40px;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 100px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 60px;"></div>
</div>
</div>
<div style="padding: 19% 0;"></div>
<div style="display: block; height: 50px; margin: 0 auto 12px; width: 50px;"><svg width="50px" height="50px" viewBox="0 0 60 60" version="1.1" xmlns="https://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="https://www.w3.org/1999/xlink"><g stroke="none" stroke-width="1" fill="none" fill-rule="evenodd"><g transform="translate(-511.000000, -20.000000)" fill="#000000"><g><path d="M556.869,30.41 C554.814,30.41 553.148,32.076 553.148,34.131 C553.148,36.186 554.814,37.852 556.869,37.852 C558.924,37.852 560.59,36.186 560.59,34.131 C560.59,32.076 558.924,30.41 556.869,30.41 M541,60.657 C535.114,60.657 530.342,55.887 530.342,50 C530.342,44.114 535.114,39.342 541,39.342 C546.887,39.342 551.658,44.114 551.658,50 C551.658,55.887 546.887,60.657 541,60.657 M541,33.886 C532.1,33.886 524.886,41.1 524.886,50 C524.886,58.899 532.1,66.113 541,66.113 C549.9,66.113 557.115,58.899 557.115,50 C557.115,41.1 549.9,33.886 541,33.886 M565.378,62.101 C565.244,65.022 564.756,66.606 564.346,67.663 C563.803,69.06 563.154,70.057 562.106,71.106 C561.058,72.155 560.06,72.803 558.662,73.347 C557.607,73.757 556.021,74.244 553.102,74.378 C549.944,74.521 548.997,74.552 541,74.552 C533.003,74.552 532.056,74.521 528.898,74.378 C525.979,74.244 524.393,73.757 523.338,73.347 C521.94,72.803 520.942,72.155 519.894,71.106 C518.846,70.057 518.197,69.06 517.654,67.663 C517.244,66.606 516.755,65.022 516.623,62.101 C516.479,58.943 516.448,57.996 516.448,50 C516.448,42.003 516.479,41.056 516.623,37.899 C516.755,34.978 517.244,33.391 517.654,32.338 C518.197,30.938 518.846,29.942 519.894,28.894 C520.942,27.846 521.94,27.196 523.338,26.654 C524.393,26.244 525.979,25.756 528.898,25.623 C532.057,25.479 533.004,25.448 541,25.448 C548.997,25.448 549.943,25.479 553.102,25.623 C556.021,25.756 557.607,26.244 558.662,26.654 C560.06,27.196 561.058,27.846 562.106,28.894 C563.154,29.942 563.803,30.938 564.346,32.338 C564.756,33.391 565.244,34.978 565.378,37.899 C565.522,41.056 565.552,42.003 565.552,50 C565.552,57.996 565.522,58.943 565.378,62.101 M570.82,37.631 C570.674,34.438 570.167,32.258 569.425,30.349 C568.659,28.377 567.633,26.702 565.965,25.035 C564.297,23.368 562.623,22.342 560.652,21.575 C558.743,20.834 556.562,20.326 553.369,20.18 C550.169,20.033 549.148,20 541,20 C532.853,20 531.831,20.033 528.631,20.18 C525.438,20.326 523.257,20.834 521.349,21.575 C519.376,22.342 517.703,23.368 516.035,25.035 C514.368,26.702 513.342,28.377 512.574,30.349 C511.834,32.258 511.326,34.438 511.181,37.631 C511.035,40.831 511,41.851 511,50 C511,58.147 511.035,59.17 511.181,62.369 C511.326,65.562 511.834,67.743 512.574,69.651 C513.342,71.625 514.368,73.296 516.035,74.965 C517.703,76.634 519.376,77.658 521.349,78.425 C523.257,79.167 525.438,79.673 528.631,79.82 C531.831,79.965 532.853,80.001 541,80.001 C549.148,80.001 550.169,79.965 553.369,79.82 C556.562,79.673 558.743,79.167 560.652,78.425 C562.623,77.658 564.297,76.634 565.965,74.965 C567.633,73.296 568.659,71.625 569.425,69.651 C570.167,67.743 570.674,65.562 570.82,62.369 C570.966,59.17 571,58.147 571,50 C571,41.851 570.966,40.831 570.82,37.631"></path></g></g></g></svg></div>
<div style="padding-top: 8px;">
<div style="color: #3897f0; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: 550; line-height: 18px;">Lihat postingan ini di Instagram</div>
</div>
<div style="padding: 12.5% 0;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: row; margin-bottom: 14px; align-items: center;">
<div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(0px) translateY(7px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; height: 12.5px; transform: rotate(-45deg) translateX(3px) translateY(1px); width: 12.5px; flex-grow: 0; margin-right: 14px; margin-left: 2px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(9px) translateY(-18px);"></div>
</div>
<div style="margin-left: 8px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 20px; width: 20px;"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 2px solid transparent; border-left: 6px solid #f4f4f4; border-bottom: 2px solid transparent; transform: translateX(16px) translateY(-4px) rotate(30deg);"></div>
</div>
<div style="margin-left: auto;">
<div style="width: 0px; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-right: 8px solid transparent; transform: translateY(16px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; flex-grow: 0; height: 12px; width: 16px; transform: translateY(-4px);"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-left: 8px solid transparent; transform: translateY(-4px) translateX(8px);"></div>
</div>
</div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center; margin-bottom: 24px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 224px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 144px;"></div>
</div>
</a>
<p style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; line-height: 17px; margin-bottom: 0; margin-top: 8px; overflow: hidden; padding: 8px 0 7px; text-align: center; text-overflow: ellipsis; white-space: nowrap;"><a href="https://www.instagram.com/reel/DapLjjZh3Km/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: normal; line-height: 17px; text-decoration: none;" target="_blank" rel="noopener">Sebuah kiriman dibagikan oleh KartaNews | Bukan Sekedar Berita (@kartanewscom)</a></p>
</div>
</blockquote>
<p>
<script async="" src="//www.instagram.com/embed.js"></script>
</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Atasi Gangguan Air Bersih, Perumda Batiwakkal Bangun Interkoneksi Jaringan dan Siapkan Mobil Tangki</title>
<link>https://kartanews.com/atasi-gangguan-air-bersih-perumda-batiwakkal-bangun-interkoneksi-jaringan-dan-siapkan-mobil-tangki</link>
<guid>https://kartanews.com/atasi-gangguan-air-bersih-perumda-batiwakkal-bangun-interkoneksi-jaringan-dan-siapkan-mobil-tangki</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Guna meminimalkan dampak gangguan pasokan air bersih akibat penurunan debit sungai, Perumda Air Minum Batiwakkal Berau menyiapkan sejumlah langkah teknis penanganan di lapangan. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6a96d55d02afc.jpg" length="76877" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 10 Jul 2026 21:39:38 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p data-path-to-node="3"><b data-path-to-node="3" data-index-in-node="0">KARTANEWS.COM, BERAU</b> – Guna meminimalkan dampak gangguan pasokan air bersih akibat penurunan debit sungai, Perumda Air Minum Batiwakkal Berau menyiapkan sejumlah langkah teknis penanganan di lapangan. Salah satu fokus utama yang tengah dijalankan adalah pembangunan interkoneksi jaringan distribusi serta penggantian pompa <i data-path-to-node="3" data-index-in-node="323">intake</i> pada Instalasi Pengolahan Air (IPA) Sambaliung.</p>
<p data-path-to-node="4">Staf Pelayanan Pelanggan Perumda Batiwakkal, Rudi, menjelaskan bahwa optimalisasi infrastruktur tersebut ditujukan untuk memulihkan dan meningkatkan tekanan aliran air. Langkah ini diprioritaskan bagi kawasan pelanggan yang berada di titik terujung jalur distribusi.</p>
<p data-path-to-node="5">“Perbaikan dan penguatan sistem distribusi terus kami lakukan agar tekanan air bisa lebih baik, terutama untuk wilayah pelayanan yang selama ini cukup terdampak seperti Jalan Pulau Derawan, H Isa I, AKB Sanipah I hingga kawasan SM Aminuddin,” jelas Rudi.</p>
<p data-path-to-node="6">Selain perbaikan jaringan utama, Perumda Batiwakkal juga mengoperasikan armada mobil tangki untuk menyalurkan bantuan air bersih secara langsung kepada pelanggan yang membutuhkan pasokan mendesak. Kendati demikian, Rudi mengakui bahwa operasional pendistribusian darurat ini belum berjalan maksimal karena sebagian besar armada kendaraan yang dimiliki sudah berusia tua dan terbatas.</p>
<p data-path-to-node="7">Menanggapi kendala pelayanan tersebut, Rudi menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami oleh masyarakat. Pihaknya mengharapkan dukungan penuh serta pemahaman dari warga dan para insan pers agar seluruh proses pembenahan infrastruktur berjalan lancar.</p>
<p data-path-to-node="8">“Kami terus berupaya memberikan pelayanan terbaik. Kami juga memohon dukungan dari masyarakat dan rekan-rekan media agar proses peningkatan sarana pendukung pelayanan ini dapat segera terealisasi,” pungkasnya.(Adv)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>BMKG Rilis Peringatan Dini Cuaca Maritim Kaltara 10&#45;12 Juli 2026, Ada Potensi Gelombang Sedang</title>
<link>https://kartanews.com/bmkg-rilis-peringatan-dini-cuaca-maritim-kaltara-10-12-juli-2026-ada-potensi-gelombang-sedang</link>
<guid>https://kartanews.com/bmkg-rilis-peringatan-dini-cuaca-maritim-kaltara-10-12-juli-2026-ada-potensi-gelombang-sedang</guid>
<description><![CDATA[ TARAKAN – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas III Juwata Tarakan mengeluarkan peringatan dini cuaca maritim untuk wilayah Kalimantan Utara (Kaltara). Berlaku mulai 10 hingga 12 Juli 2026, gelombang laut kategori sedang setinggi 1,25 hingga 2,5 meter berpotensi melanda sejumlah jalur pelayaran utama. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a50a091afe5a.jpg" length="269309" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 10 Jul 2026 15:35:12 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b>KARTANEWS.COM, TARAKAN </b><span;>– Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas III Juwata Tarakan mengeluarkan peringatan dini cuaca maritim untuk wilayah Kalimantan Utara (Kaltara). Berlaku mulai 10 hingga 12 Juli 2026, gelombang laut kategori sedang setinggi 1,25 hingga 2,5 meter berpotensi melanda sejumlah jalur pelayaran utama. </span;><br><br><span;>​Analisis sinoptik BMKG menunjukkan peningkatan gelombang ini dipicu oleh pola angin yang cukup kencang. Di utara ekuator Indonesia, angin bertiup dari tenggara hingga barat daya dengan kecepatan 6 hingga 30 knot. </span;><br><br><span;>Sementara di selatan ekuator, angin bergerak dari tenggara hingga selatan pada kecepatan 7 hingga 28 knot. Kondisi tersebut berdampak langsung pada tiga wilayah perairan, yakni Perairan Tarakan, Perairan Tanjung Selor, Perairan Nunukan-Sebatik. </span;><br><br><span;>​BMKG memperingatkan bahwa situasi ini sangat berisiko bagi keselamatan pelayaran, terutama kapal berukuran kecil. Perahu nelayan terancam bahaya jika memaksakan diri melaut saat kecepatan angin menyentuh 15 knot dengan tinggi gelombang 1,25 meter. </span;><br><br><span;>Sementara itu, stabilitas kapal tongkang dapat terganggu pada kecepatan angin 16 knot dan gelombang mencapai 1,5 meter.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>Menanggapi potensi bahaya tersebut, BMKG mengimbau seluruh nelayan, operator kapal, dan masyarakat pesisir untuk selalu memeriksa pembaruan informasi cuaca maritim sebelum melakukan aktivitas di laut.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>"Mohon diperhatikan wilayah berpotensi terjadinya dan saran keselamatan," tulis BMKG dalam keterangan resminya. </span;><br><br><span;>​Masyarakat diminta tetap waspada dan memprioritaskan keselamatan selama periode cuaca ekstrem ini guna mencegah kecelakaan laut yang tidak diinginkan. </span;><strong>(REIN/daa)</strong><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260710_153114_738.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Angkatan Pertama Siswa SMA Nusantara IKN Mulai Berdatangan</title>
<link>https://kartanews.com/angkatan-pertama-siswa-sma-nusantara-ikn-mulai-berdatangan</link>
<guid>https://kartanews.com/angkatan-pertama-siswa-sma-nusantara-ikn-mulai-berdatangan</guid>
<description><![CDATA[ NUSANTARA - Angkatan pertama SMA Taruna Nusantara mulai tiba di Ibu Kota Nusantara (IKN) pada Kamis (09/07/2026). Kedatangan perdana ini menjadi awal dimulainya aktivitas pendidikan di kampus baru yang akan mencetak generasi pemimpin Indonesia masa depan. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a509928df190.jpg" length="93577" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 10 Jul 2026 15:05:47 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span><b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.COM, NUSANTARA</span></span></b></span><span;> </span;><span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">- Angkatan pertama SMA Taruna Nusantara mulai tiba di Ibu Kota Nusantara (IKN) pada Kamis (9/7/2026). Kehadiran perdana ini menjadi awal dimulainya aktivitas pendidikan di kampus baru yang akan mencetak generasi pemimpin Indonesia masa depan.</span></span></span><span;> </span;><br><br><span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Hari ini harusnya yang datang itu 237 yang datang. Akan tetapi ada 46 siswa yang masih ikut lomba, jadi mereka terpaksa masih di Magelang nanti akan menyusul. Jadi untuk hari ini yang datang berjumlah 191 siswa,” ujar Kepala Sekolah SMA Taruna Nusantara Kampus IKN, Brigadir Jenderal TNI Rudi Setiawan pada Kamis (9/7/2026).</span></span></span><span;> </span;><br><br><span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Ia berharap agar para siswa angkatan pertama dapat menjadi teladan bagi adik-adik kelas yang akan datang, termasuk siswa kelas 10 yang diadakan menyusul pada Oktober mendatang. Ia juga menekankan bahwa keberadaan SMA Taruna Nusantara di IKN bertujuan mencetak calon pemimpin bangsa di masa depan.</span></span></span><span;> </span;><br><br><span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">"Mereka harus bisa mengemban amanah itu. Kita berharap mereka menjadi pintar, ke depan bisa membawa bangsa ini semakin maju. Apalagi ketika mereka lulus 20 atau 30 tahun ke depan memasuki tahun 2045, memasuki masa-masa Indonesia Emas. Ketika mereka memimpin, bisa mengemban amanah itu dan membawa negara ini lebih maju lagi," ujarnya.</span></span></span><span;> </span;><br><br><span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Staf Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Komunikasi Publik sekaligus juru bicara Otorita IKN, Troy Pantouw menyambut baik kedatangan para siswa SMA Taruna Nusantara Kampus IKN. Ia menilai kehadiran para siswa akan menjadi bagian dari perkembangan pendidikan di IKN.</span></span></span><span;> </span;><br><br><span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Selamat datang kepada seluruh siswa angkatan pertama SMA Taruna Nusantara Kampus IKN. Semoga para siswa dapat belajar dengan baik dan mengembangkan potensi terbaiknya,” katanya.</span></span></span><span;> </span;><br><br><span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Bersekolah di Ibu Kota Nusantara berarti sekaligus dapat mengeksplore dan mengalami langsung alam sesuai dengan visi IKN sebagai "</span></span></span><span><i><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Kota Hutan</span></span></i></span><span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">". Sekaligus belajar mengenai"</span></span></span><span><i><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Cerdas</span></span></i></span><span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">dan</span></span></span><span;> </span;><span><i><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Kota Spons"</span></span></i></span><span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">.</span></span></span><br><span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"></span></span></span></p>
<p><span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Siswa angkatan pertama SMA Taruna Nusantara adalah pencetak sejarah di Ibu Kota Nusantara,” tegas Troy.</span></span></span><span;> </span;><br><br><span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Bagi para siswa, kedatangan di Kampus IKN menjadi pengalaman baru. Salah satu siswa SMA Taruna Nusantara Kampus IKN, Indah Arya Dwi Putri, mengaku senang dapat menjadi bagian dari angkatan pertama yang menempati kampus tersebut.</span></span></span><span;> </span;><br><br><span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">"Saya merasa sangat senang karena menjadi pengalaman pertama kali merasakan pembangunan awal ini. Saya akan bercerita kalau di sini bagus banget, gedungnya bagus sekali dan saya akan cerita kalau saya kangen dan sedih karena jauh dari orang tua," ujarnya.</span></span></span><span;> </span;><br><br><span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Hal serupa disampaikan Pande Made Putra Satria Wiguna. Ia mengaku terkesan melihat langsung kampus yang sebelumnya hanya ia lihat melalui internet.</span></span></span><span;> </span;><br><br><span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">"Saya pertama kali melihat SMA Taruna Nusantara Kampus IKN bener-bener wow banget. Awalnya saya hanya melihat di internet apalagi kampus ini mirip dengan kampus Cimahi dan juga Malang. Dari segi bangunannya ini sudah sangat bagus, tinggal difinishing saja dan sudah keren," harapnya.</span></span></span><span;> </span;><br><br><span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Sebagai bagian dari angkatan pertama, Pande menyadari ada tanggung jawab untuk menjadi teladan bagi siswa yang akan datang berikutnya.</span></span></span><span;> </span;><br><br><span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">"Untuk saya sendiri sebagai angkatan pertama di SMA Taruna Nusantara ini benar-benar salah satu yang menitikberatkan saya di sini. Kami harus bisa menjadi</span></span></span><span;> '</span;><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">peran</span></span><span;> </span;><span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">model' yang benar-benar bisa memotivasi mereka dan bisa menjadi </span></span></span><span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">terbaik," tandasnya. <strong>(REIN/daa)</strong></span></span></span><span;><span;><span;><span;><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260710_150031_205.sdocx--></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Ekspor Kaltim Sentuh US$1,82 Miliar, Impor Malah Terjun Bebas 63 Persen</title>
<link>https://kartanews.com/ekspor-kaltim-sentuh-us182-miliar-impor-malah-terjun-bebas-63-persen</link>
<guid>https://kartanews.com/ekspor-kaltim-sentuh-us182-miliar-impor-malah-terjun-bebas-63-persen</guid>
<description><![CDATA[ KALTIM — Kinerja perdagangan luar negeri Kalimantan Timur (Kaltim) mencatatkan tren kontras pada Mei 2026. Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim melaporkan nilai ekspor Bumi Etam berhasil menguat 2,89% dibanding bulan sebelumnya (ke angka US$ 1,82 miliar). Sebaliknya, nilai impor justru merosot tajam hingga 63% menjadi hanya US$ 310,68 juta. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a509bda0e0e0.jpg" length="84319" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 10 Jul 2026 14:41:05 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.COM, KALTIM </span></span></b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">— Kinerja perdagangan luar negeri Kalimantan Timur (Kaltim) mencatat tren kontras pada Mei 2026. Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim melaporkan nilai ekspor Bumi Etam berhasil menguat 2,89% dibandingkan bulan sebelumnya (ke angka US$ 1,82 miliar). Sebaliknya, nilai impor justru merosot tajam hingga 63% menjadi hanya US$ 310,68 juta.</span></span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Kepala </span></span></span></span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">BPS Kaltim, Mas'ud Rifai, menyebutkan bahwa pergerakan yang bertolak belakang ini mempertegas dinamika perekonomian Kaltim yang masih sangat bergantung pada permintaan komoditas sumber daya alam (SDA).</span></span></p>
<p><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Gas </span></span></span></span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Gas Alam Kembali Bergeliat, Dongkrak Surplus Perdagangan</span></span></strong></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Salah satu pemicu utama melesatnya kinerja ekspor kali ini adalah sektor migas yang tumbuh pesat 35,47% ke angka US$ 136,82 juta. Lonjakan ini didorong oleh kembali aktifnya keran ekspor gas alam senilai US68,09 juta, setelah pada bulan April sempat nihil.</span></span><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​</span></span><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Untuk ekspor nonmigas juga mulai naik 0,92 persen menjadi US1.688,60 juta. Golongan bahan bakar mineral masih menjadi pasokan utama motor setelah mencatatkan kenaikan US134,44 juta (naik 10,94 persen) dari bulan lalu,” jelas Mas'ud dalam rilis resminya dikuti via Bisnis.com</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Berkat rapor hijau ekspor ini, neraca perdagangan Kaltim pada Mei 2026 kembali mengamankan surplus besar senilai US$1,51 miliar. Sektor nonmigas menjadi penyumbang surplus terbesar (US1,62 miliar), sementara sektor migas masih mencatatkan defisit tipis sebesar US$ 104,13 juta.</span></span><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​</span></span><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Penurunan drastis pada pos impor Kaltim dikomandoi oleh sektor migas yang ambles hingga 67,91% (menjadi US$240,95 juta). Biang keroknya adalah penurunan impor minyak mentah yang merosot hingga 85,81% dibandingkan April 2026.</span></span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Sektor nonmigas pun ikut membaik dengan koreksi sebesar 21,65% menjadi US$ 69,73 juta, di mana impor golongan mesin dan peralatan mekanis mengalami penyusutan terdalam senilai US$ 8,01 juta.</span></span><br><br><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Tiongkok-Jepang Jadi Magnet Ekspor, Balikpapan Tetap Jadi Pintu Utama</span></span></strong></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Tiongkok masih kokoh mempertahankan posisinya sebagai mitra dagang terbesar ekspor nonmigas Kaltim dengan pertumbuhan transaksi 23,78%, disusul oleh pasar Jepang yang melonjak tajam hingga 42,45%.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Sementara itu, Pelabuhan Balikpapan kembali membuktikan dirinya sebagai urat nadi logistik utama di Kaltim mengendalikan dengan arus ekspor senilai US$ 449,78 juta dan arus impor senilai US$ 243,48 juta.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Secara kumulatif (Januari—Mei 2026), total ekspor Kaltim menyentuh US$ 8,37 miliar atau terkoreksi tipis 0,48% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Meski demikian, secara agregat neraca perdagangan kumulatif Kaltim masih sangat sehat dengan membukukan total surplus senilai US$ 5,61 miliar. (<strong>REIN/daa)</strong></span></span><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260710_143952_558.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Intip Keunikan Tanjung Sinondok, Saksi Bisu Samudra Purba di Berau yang Dilirik Tim Geopark</title>
<link>https://kartanews.com/intip-keunikan-tanjung-sinondok-saksi-bisu-samudra-purba-di-berau-yang-dilirik-tim-geopark</link>
<guid>https://kartanews.com/intip-keunikan-tanjung-sinondok-saksi-bisu-samudra-purba-di-berau-yang-dilirik-tim-geopark</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Perpaduan epik antara pantai pasir putih, hutan primer yang rimbun, vegetasi mangrove, gugusan pulau kecil, hingga pesona terumbu karang mengukuhkan Geosite Kompleks Batuan Pra-Tersier Tanjung Sinondok sebagai salah satu surga geologi paling istimewa di Kalimantan Timur. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a5080678945f.jpg" length="684501" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 10 Jul 2026 13:18:57 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b><span;>​</span;></b><b><span;>KARTANEWS.COM, BERAU</span;></b><span;> – Perpaduan epik antara pantai pasir putih, hutan primer yang rimbun, vegetasi mangrove, gugusan pulau kecil, hingga pesona terumbu karang mengukuhkan Geosite Kompleks Batuan Pra-Tersier Tanjung Sinondok sebagai salah satu surga geologi paling istimewa di Kalimantan Timur.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>Terletak di Kampung Teluk Sumbang, Kabupaten Berau, kawasan ini tidak hanya memanjakan mata, tetapi juga menyimpan rekam jejak bentukan bumi yang telah berusia jutaan tahun. </span;><br><br><span;>Potensi luar biasa inilah yang menarik perhatian Tim Penilai Geopark Sangkulirang-Mangkalihat. Mereka turun langsung melakukan verifikasi lapangan ke Geosite Tanjung Sinondok pada Kamis (9/7/2026) untuk membedah kekayaan geologi, keanekaragaman hayati, hingga warisan budaya lokal yang tersimpan di sana. </span;><br><br><span;>Salah satu magnet utama Tanjung Sinondok yang bikin takjub adalah munculnya mata air tawar langsung dari pori-pori batuan di bawah laut. Fenomena alam langka ini diyakini bakal menjadi daya tarik magis bagi para pencinta wisata berbasis edukasi.</span;><br><span;></span;></p>
<p><span;>Secara ilmiah, kawasan ini merupakan singkapan batuan ofiolit yang terbentuk di dasar samudra sekitar 130–90 juta tahun lalu. Kehadiran batuan ini menjadi bukti autentik bahwa pulau Kalimantan dulunya merupakan bagian dari dasar samudra purba.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>Karena nilai ilmiahnya yang sangat tinggi, pemerintah melalui Keputusan Menteri ESDM Nomor 187.K/GL.01/MEM.G/2024 telah resmi menetapkan kawasan ini sebagai Situs Warisan Geologi (</span;><i><span;>Geoheritage</span;></i><span;>).</span;><br><b><span;></span;></b></p>
<p><b><span;>Kolaborasi Geologi, Mitos Dayak Basap, dan Raflesia</span;></b><br><span;></span;></p>
<p><span;>​Kepala Kampung Teluk Sumbang, Badrie Husni Setiawan mengungkapkan bahwa daya tarik Tanjung Sinondok tidak melulu soal batu purba, melainkan juga kekayaan budaya dan hayati yang melekat kuat.</span;><br><span;></span;></p>
<p><span;>"Di sini ada Batu Kaparai atau Batu Padi yang erat dengan cerita rakyat masyarakat Dayak Basap mengenai simbol kesuburan padi. Selain itu, alamnya masih sangat asri, bahkan saat ini di Gunung Hantu sedang ada bunga Rafflesia yang mekar," ungkapnya.</span;></p>
<p><span;>Melihat potensi multisektor tersebut, anggota panel asesor, Prof. Mega Fatimah Rosana, mendorong agar narasi </span;><i><span;>folklore</span;></i><span;> (cerita rakyat) dan tradisi lokal diintegrasikan ke dalam materi edukasi </span;><i><span;>geosite</span;></i><span;>.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>Menurutnya, ramuan yang memadukan warisan geologi, kekuatan budaya, dan kekayaan alam hayati akan menjadi modal kuat untuk menyulap Geopark Sangkulirang-Mangkalihat sebagai destinasi eduwisata unggulan kelas dunia. </span;><strong>(REIN/daa)</strong><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260710_131402_676.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Les blues Melangkah ke Semifinal, Tundukan Singa Atlas 2&#45;0</title>
<link>https://kartanews.com/les-blues-melangkah-ke-semifinal-tundukan-singa-atlas-2-0</link>
<guid>https://kartanews.com/les-blues-melangkah-ke-semifinal-tundukan-singa-atlas-2-0</guid>
<description><![CDATA[ Timnas Prancis berhasil menundukan Maroko pada laga perempat final piala dunia 2026, yang digelar, Jumat (10/07/2026). Les Blues behasil memulangkan Singa Atlas dengan skor meyakinkan 2-0, dan berhasi melaju ke Semifinal. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a5073ad7cf0c.jpg" length="156087" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 10 Jul 2026 12:24:44 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b>KARTANEWS.COM</b><span;> - Timnas Prancis berhasil menundukan Maroko pada laga perempat final piala dunia 2026, yang digelar pada Jumat (10/07/2026). Les Blues behasil memulangkan Singa Atlas dengan skor meyakinkan 2-0, dan berhasi melaju ke Semifinal. </span;><br><br><span;>Dengan torehan hasil tersebut, Prancis tetap menjaga asa untuk mengincar final ketiga secara beruntun dalam edisi Piala Dunia 2018, 2022, dan kali ini 2026. </span;><br><br><span;>Pada laga tersebut, jalanya pertandingan cukup sengit. Maroko yang tidak diunggulkan, berhasil menyulitkan Perancis selama kurang lebih 50 menit. </span;><br><br><span;>Dimenit ke 28, Prancis sempat mendapatkan hadiah penalti. Namun, Kilyan Mbappe yang menjadi algojo tendanganya berhasil ditepis Kiper Maroko, Yasin Bono. </span;><br><br><span;>Hingga pada pada menit 60 Prancis berhasil memecah kebuntuan, tembakan melengkung Mbappe dari luar kotak penalti berhasil membobol gawang Moroko. </span;><br><br><span;>Tak berhenti di situ, enam menit berselang girilian Ousmane Dambele yang unjuk gigi. Tembakan plesingnya dari luar kotak penalti membuat Prancis behasil menggandakan keunggulan menjadi 2-0. </span;><br><br><span;>Maroko mencoba membalas melalui tembakan Azzedine Ounahi di menit ke-83. Namun, usahanya dapat ditepis Mike Maignan. </span;><br><br><span;>Prancis juga beberapa kali mengancam lewat Bradley Barcola, Michael Olise, dan Dembele. Namun, tak ada gol tambahan yang tercipta hingga laga usai.  </span;><br><br><b>Berikut Susunan Pemain</b><span;> </span;><br><br><span;>Prancis: Mike Maignan; Jules Kounde, Dayot Upamecano, Willian Saliba, Lucas Digne; Manu Kone, Adrien Rabiot, Michael Olise, Desire Doue; Ousmane Dembele, Kylian Mbappe. </span;><br><br><span;>Maroko: Yassine Bounou; Achraf Hakimi, Issa Diop, Nousair Mazraoui, Anass Eddine; Ayyoub Bouaddi, Neil El Aynaoui, Bilal El Khannouss, Chemsdine Talbi; Azzedine Ounahi; Brahim Diaz. </span;><strong>(REIN/daa)</strong><br><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260710_121718_593.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>VIRAL! Ambulans Disebut Dipukul Oknum Polisi Saat Hendak Jemput Pasien, Begini Kronologinya</title>
<link>https://kartanews.com/viral-ambulans-disebut-dipukul-oknum-polisi-saat-hendak-jemput-pasien-begini-kronologinya</link>
<guid>https://kartanews.com/viral-ambulans-disebut-dipukul-oknum-polisi-saat-hendak-jemput-pasien-begini-kronologinya</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a505ebd20ab4.jpg" length="52576" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 10 Jul 2026 10:54:00 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<blockquote class="instagram-media" data-instgrm-captioned="" data-instgrm-permalink="https://www.instagram.com/reel/Dao9x8dB0KJ/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" data-instgrm-version="14" style="background: #FFF; border: 0; border-radius: 3px; box-shadow: 0 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.5),0 1px 10px 0 rgba(0,0,0,0.15); margin: 1px; max-width: 540px; min-width: 326px; padding: 0; width: calc(100% - 2px);">
<div style="padding: 16px;"><a href="https://www.instagram.com/reel/Dao9x8dB0KJ/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="background: #FFFFFF; line-height: 0; padding: 0 0; text-align: center; text-decoration: none; width: 100%;" target="_blank" rel="noopener">
<div style="display: flex; flex-direction: row; align-items: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 40px; margin-right: 14px; width: 40px;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 100px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 60px;"></div>
</div>
</div>
<div style="padding: 19% 0;"></div>
<div style="display: block; height: 50px; margin: 0 auto 12px; width: 50px;"><svg width="50px" height="50px" viewBox="0 0 60 60" version="1.1" xmlns="https://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="https://www.w3.org/1999/xlink"><g stroke="none" stroke-width="1" fill="none" fill-rule="evenodd"><g transform="translate(-511.000000, -20.000000)" fill="#000000"><g><path d="M556.869,30.41 C554.814,30.41 553.148,32.076 553.148,34.131 C553.148,36.186 554.814,37.852 556.869,37.852 C558.924,37.852 560.59,36.186 560.59,34.131 C560.59,32.076 558.924,30.41 556.869,30.41 M541,60.657 C535.114,60.657 530.342,55.887 530.342,50 C530.342,44.114 535.114,39.342 541,39.342 C546.887,39.342 551.658,44.114 551.658,50 C551.658,55.887 546.887,60.657 541,60.657 M541,33.886 C532.1,33.886 524.886,41.1 524.886,50 C524.886,58.899 532.1,66.113 541,66.113 C549.9,66.113 557.115,58.899 557.115,50 C557.115,41.1 549.9,33.886 541,33.886 M565.378,62.101 C565.244,65.022 564.756,66.606 564.346,67.663 C563.803,69.06 563.154,70.057 562.106,71.106 C561.058,72.155 560.06,72.803 558.662,73.347 C557.607,73.757 556.021,74.244 553.102,74.378 C549.944,74.521 548.997,74.552 541,74.552 C533.003,74.552 532.056,74.521 528.898,74.378 C525.979,74.244 524.393,73.757 523.338,73.347 C521.94,72.803 520.942,72.155 519.894,71.106 C518.846,70.057 518.197,69.06 517.654,67.663 C517.244,66.606 516.755,65.022 516.623,62.101 C516.479,58.943 516.448,57.996 516.448,50 C516.448,42.003 516.479,41.056 516.623,37.899 C516.755,34.978 517.244,33.391 517.654,32.338 C518.197,30.938 518.846,29.942 519.894,28.894 C520.942,27.846 521.94,27.196 523.338,26.654 C524.393,26.244 525.979,25.756 528.898,25.623 C532.057,25.479 533.004,25.448 541,25.448 C548.997,25.448 549.943,25.479 553.102,25.623 C556.021,25.756 557.607,26.244 558.662,26.654 C560.06,27.196 561.058,27.846 562.106,28.894 C563.154,29.942 563.803,30.938 564.346,32.338 C564.756,33.391 565.244,34.978 565.378,37.899 C565.522,41.056 565.552,42.003 565.552,50 C565.552,57.996 565.522,58.943 565.378,62.101 M570.82,37.631 C570.674,34.438 570.167,32.258 569.425,30.349 C568.659,28.377 567.633,26.702 565.965,25.035 C564.297,23.368 562.623,22.342 560.652,21.575 C558.743,20.834 556.562,20.326 553.369,20.18 C550.169,20.033 549.148,20 541,20 C532.853,20 531.831,20.033 528.631,20.18 C525.438,20.326 523.257,20.834 521.349,21.575 C519.376,22.342 517.703,23.368 516.035,25.035 C514.368,26.702 513.342,28.377 512.574,30.349 C511.834,32.258 511.326,34.438 511.181,37.631 C511.035,40.831 511,41.851 511,50 C511,58.147 511.035,59.17 511.181,62.369 C511.326,65.562 511.834,67.743 512.574,69.651 C513.342,71.625 514.368,73.296 516.035,74.965 C517.703,76.634 519.376,77.658 521.349,78.425 C523.257,79.167 525.438,79.673 528.631,79.82 C531.831,79.965 532.853,80.001 541,80.001 C549.148,80.001 550.169,79.965 553.369,79.82 C556.562,79.673 558.743,79.167 560.652,78.425 C562.623,77.658 564.297,76.634 565.965,74.965 C567.633,73.296 568.659,71.625 569.425,69.651 C570.167,67.743 570.674,65.562 570.82,62.369 C570.966,59.17 571,58.147 571,50 C571,41.851 570.966,40.831 570.82,37.631"></path></g></g></g></svg></div>
<div style="padding-top: 8px;">
<div style="color: #3897f0; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: 550; line-height: 18px;">Lihat postingan ini di Instagram</div>
</div>
<div style="padding: 12.5% 0;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: row; margin-bottom: 14px; align-items: center;">
<div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(0px) translateY(7px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; height: 12.5px; transform: rotate(-45deg) translateX(3px) translateY(1px); width: 12.5px; flex-grow: 0; margin-right: 14px; margin-left: 2px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(9px) translateY(-18px);"></div>
</div>
<div style="margin-left: 8px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 20px; width: 20px;"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 2px solid transparent; border-left: 6px solid #f4f4f4; border-bottom: 2px solid transparent; transform: translateX(16px) translateY(-4px) rotate(30deg);"></div>
</div>
<div style="margin-left: auto;">
<div style="width: 0px; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-right: 8px solid transparent; transform: translateY(16px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; flex-grow: 0; height: 12px; width: 16px; transform: translateY(-4px);"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-left: 8px solid transparent; transform: translateY(-4px) translateX(8px);"></div>
</div>
</div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center; margin-bottom: 24px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 224px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 144px;"></div>
</div>
</a>
<p style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; line-height: 17px; margin-bottom: 0; margin-top: 8px; overflow: hidden; padding: 8px 0 7px; text-align: center; text-overflow: ellipsis; white-space: nowrap;"><a href="https://www.instagram.com/reel/Dao9x8dB0KJ/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: normal; line-height: 17px; text-decoration: none;" target="_blank" rel="noopener">Sebuah kiriman dibagikan oleh KartaNews | Bukan Sekedar Berita (@kartanewscom)</a></p>
</div>
</blockquote>
<p>
<script async="" src="//www.instagram.com/embed.js"></script>
</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>GEGER! PRIA DITEMUKAN TEWAS DI TOILET PASAR BASAH MARAKASH, POLISI SELIDIKI IDENTITAS KORBAN</title>
<link>https://kartanews.com/geger-pria-ditemukan-tewas-di-toilet-pasar-basah-marakash-polisi-selidiki-identitas-korban</link>
<guid>https://kartanews.com/geger-pria-ditemukan-tewas-di-toilet-pasar-basah-marakash-polisi-selidiki-identitas-korban</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a505ebbe0dbf.jpg" length="40992" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 10 Jul 2026 10:53:53 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<blockquote class="instagram-media" data-instgrm-captioned="" data-instgrm-permalink="https://www.instagram.com/reel/DaoxzpMBekw/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" data-instgrm-version="14" style="background: #FFF; border: 0; border-radius: 3px; box-shadow: 0 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.5),0 1px 10px 0 rgba(0,0,0,0.15); margin: 1px; max-width: 540px; min-width: 326px; padding: 0; width: calc(100% - 2px);">
<div style="padding: 16px;"><a href="https://www.instagram.com/reel/DaoxzpMBekw/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="background: #FFFFFF; line-height: 0; padding: 0 0; text-align: center; text-decoration: none; width: 100%;" target="_blank" rel="noopener">
<div style="display: flex; flex-direction: row; align-items: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 40px; margin-right: 14px; width: 40px;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 100px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 60px;"></div>
</div>
</div>
<div style="padding: 19% 0;"></div>
<div style="display: block; height: 50px; margin: 0 auto 12px; width: 50px;"><svg width="50px" height="50px" viewBox="0 0 60 60" version="1.1" xmlns="https://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="https://www.w3.org/1999/xlink"><g stroke="none" stroke-width="1" fill="none" fill-rule="evenodd"><g transform="translate(-511.000000, -20.000000)" fill="#000000"><g><path d="M556.869,30.41 C554.814,30.41 553.148,32.076 553.148,34.131 C553.148,36.186 554.814,37.852 556.869,37.852 C558.924,37.852 560.59,36.186 560.59,34.131 C560.59,32.076 558.924,30.41 556.869,30.41 M541,60.657 C535.114,60.657 530.342,55.887 530.342,50 C530.342,44.114 535.114,39.342 541,39.342 C546.887,39.342 551.658,44.114 551.658,50 C551.658,55.887 546.887,60.657 541,60.657 M541,33.886 C532.1,33.886 524.886,41.1 524.886,50 C524.886,58.899 532.1,66.113 541,66.113 C549.9,66.113 557.115,58.899 557.115,50 C557.115,41.1 549.9,33.886 541,33.886 M565.378,62.101 C565.244,65.022 564.756,66.606 564.346,67.663 C563.803,69.06 563.154,70.057 562.106,71.106 C561.058,72.155 560.06,72.803 558.662,73.347 C557.607,73.757 556.021,74.244 553.102,74.378 C549.944,74.521 548.997,74.552 541,74.552 C533.003,74.552 532.056,74.521 528.898,74.378 C525.979,74.244 524.393,73.757 523.338,73.347 C521.94,72.803 520.942,72.155 519.894,71.106 C518.846,70.057 518.197,69.06 517.654,67.663 C517.244,66.606 516.755,65.022 516.623,62.101 C516.479,58.943 516.448,57.996 516.448,50 C516.448,42.003 516.479,41.056 516.623,37.899 C516.755,34.978 517.244,33.391 517.654,32.338 C518.197,30.938 518.846,29.942 519.894,28.894 C520.942,27.846 521.94,27.196 523.338,26.654 C524.393,26.244 525.979,25.756 528.898,25.623 C532.057,25.479 533.004,25.448 541,25.448 C548.997,25.448 549.943,25.479 553.102,25.623 C556.021,25.756 557.607,26.244 558.662,26.654 C560.06,27.196 561.058,27.846 562.106,28.894 C563.154,29.942 563.803,30.938 564.346,32.338 C564.756,33.391 565.244,34.978 565.378,37.899 C565.522,41.056 565.552,42.003 565.552,50 C565.552,57.996 565.522,58.943 565.378,62.101 M570.82,37.631 C570.674,34.438 570.167,32.258 569.425,30.349 C568.659,28.377 567.633,26.702 565.965,25.035 C564.297,23.368 562.623,22.342 560.652,21.575 C558.743,20.834 556.562,20.326 553.369,20.18 C550.169,20.033 549.148,20 541,20 C532.853,20 531.831,20.033 528.631,20.18 C525.438,20.326 523.257,20.834 521.349,21.575 C519.376,22.342 517.703,23.368 516.035,25.035 C514.368,26.702 513.342,28.377 512.574,30.349 C511.834,32.258 511.326,34.438 511.181,37.631 C511.035,40.831 511,41.851 511,50 C511,58.147 511.035,59.17 511.181,62.369 C511.326,65.562 511.834,67.743 512.574,69.651 C513.342,71.625 514.368,73.296 516.035,74.965 C517.703,76.634 519.376,77.658 521.349,78.425 C523.257,79.167 525.438,79.673 528.631,79.82 C531.831,79.965 532.853,80.001 541,80.001 C549.148,80.001 550.169,79.965 553.369,79.82 C556.562,79.673 558.743,79.167 560.652,78.425 C562.623,77.658 564.297,76.634 565.965,74.965 C567.633,73.296 568.659,71.625 569.425,69.651 C570.167,67.743 570.674,65.562 570.82,62.369 C570.966,59.17 571,58.147 571,50 C571,41.851 570.966,40.831 570.82,37.631"></path></g></g></g></svg></div>
<div style="padding-top: 8px;">
<div style="color: #3897f0; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: 550; line-height: 18px;">Lihat postingan ini di Instagram</div>
</div>
<div style="padding: 12.5% 0;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: row; margin-bottom: 14px; align-items: center;">
<div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(0px) translateY(7px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; height: 12.5px; transform: rotate(-45deg) translateX(3px) translateY(1px); width: 12.5px; flex-grow: 0; margin-right: 14px; margin-left: 2px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(9px) translateY(-18px);"></div>
</div>
<div style="margin-left: 8px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 20px; width: 20px;"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 2px solid transparent; border-left: 6px solid #f4f4f4; border-bottom: 2px solid transparent; transform: translateX(16px) translateY(-4px) rotate(30deg);"></div>
</div>
<div style="margin-left: auto;">
<div style="width: 0px; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-right: 8px solid transparent; transform: translateY(16px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; flex-grow: 0; height: 12px; width: 16px; transform: translateY(-4px);"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-left: 8px solid transparent; transform: translateY(-4px) translateX(8px);"></div>
</div>
</div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center; margin-bottom: 24px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 224px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 144px;"></div>
</div>
</a>
<p style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; line-height: 17px; margin-bottom: 0; margin-top: 8px; overflow: hidden; padding: 8px 0 7px; text-align: center; text-overflow: ellipsis; white-space: nowrap;"><a href="https://www.instagram.com/reel/DaoxzpMBekw/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: normal; line-height: 17px; text-decoration: none;" target="_blank" rel="noopener">Sebuah kiriman dibagikan oleh KartaNews | Bukan Sekedar Berita (@kartanewscom)</a></p>
</div>
</blockquote>
<p>
<script async="" src="//www.instagram.com/embed.js"></script>
</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>MCLAREN MILIK YOUTUBER ANDRA ST HANCUR TERBELAH DUA USAI TABRAK TIANG LISTRIK</title>
<link>https://kartanews.com/mclaren-milik-youtuber-andra-st-hancur-terbelah-dua-usai-tabrak-tiang-listrik</link>
<guid>https://kartanews.com/mclaren-milik-youtuber-andra-st-hancur-terbelah-dua-usai-tabrak-tiang-listrik</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a4f0cfe425dd.jpg" length="51888" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 09 Jul 2026 16:05:36 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<blockquote class="instagram-media" data-instgrm-captioned="" data-instgrm-permalink="https://www.instagram.com/reel/DanJEuSBMyX/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" data-instgrm-version="14" style="background: #FFF; border: 0; border-radius: 3px; box-shadow: 0 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.5),0 1px 10px 0 rgba(0,0,0,0.15); margin: 1px; max-width: 540px; min-width: 326px; padding: 0; width: calc(100% - 2px);">
<div style="padding: 16px;"><a href="https://www.instagram.com/reel/DanJEuSBMyX/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="background: #FFFFFF; line-height: 0; padding: 0 0; text-align: center; text-decoration: none; width: 100%;" target="_blank" rel="noopener">
<div style="display: flex; flex-direction: row; align-items: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 40px; margin-right: 14px; width: 40px;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 100px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 60px;"></div>
</div>
</div>
<div style="padding: 19% 0;"></div>
<div style="display: block; height: 50px; margin: 0 auto 12px; width: 50px;"><svg width="50px" height="50px" viewBox="0 0 60 60" version="1.1" xmlns="https://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="https://www.w3.org/1999/xlink"><g stroke="none" stroke-width="1" fill="none" fill-rule="evenodd"><g transform="translate(-511.000000, -20.000000)" fill="#000000"><g><path d="M556.869,30.41 C554.814,30.41 553.148,32.076 553.148,34.131 C553.148,36.186 554.814,37.852 556.869,37.852 C558.924,37.852 560.59,36.186 560.59,34.131 C560.59,32.076 558.924,30.41 556.869,30.41 M541,60.657 C535.114,60.657 530.342,55.887 530.342,50 C530.342,44.114 535.114,39.342 541,39.342 C546.887,39.342 551.658,44.114 551.658,50 C551.658,55.887 546.887,60.657 541,60.657 M541,33.886 C532.1,33.886 524.886,41.1 524.886,50 C524.886,58.899 532.1,66.113 541,66.113 C549.9,66.113 557.115,58.899 557.115,50 C557.115,41.1 549.9,33.886 541,33.886 M565.378,62.101 C565.244,65.022 564.756,66.606 564.346,67.663 C563.803,69.06 563.154,70.057 562.106,71.106 C561.058,72.155 560.06,72.803 558.662,73.347 C557.607,73.757 556.021,74.244 553.102,74.378 C549.944,74.521 548.997,74.552 541,74.552 C533.003,74.552 532.056,74.521 528.898,74.378 C525.979,74.244 524.393,73.757 523.338,73.347 C521.94,72.803 520.942,72.155 519.894,71.106 C518.846,70.057 518.197,69.06 517.654,67.663 C517.244,66.606 516.755,65.022 516.623,62.101 C516.479,58.943 516.448,57.996 516.448,50 C516.448,42.003 516.479,41.056 516.623,37.899 C516.755,34.978 517.244,33.391 517.654,32.338 C518.197,30.938 518.846,29.942 519.894,28.894 C520.942,27.846 521.94,27.196 523.338,26.654 C524.393,26.244 525.979,25.756 528.898,25.623 C532.057,25.479 533.004,25.448 541,25.448 C548.997,25.448 549.943,25.479 553.102,25.623 C556.021,25.756 557.607,26.244 558.662,26.654 C560.06,27.196 561.058,27.846 562.106,28.894 C563.154,29.942 563.803,30.938 564.346,32.338 C564.756,33.391 565.244,34.978 565.378,37.899 C565.522,41.056 565.552,42.003 565.552,50 C565.552,57.996 565.522,58.943 565.378,62.101 M570.82,37.631 C570.674,34.438 570.167,32.258 569.425,30.349 C568.659,28.377 567.633,26.702 565.965,25.035 C564.297,23.368 562.623,22.342 560.652,21.575 C558.743,20.834 556.562,20.326 553.369,20.18 C550.169,20.033 549.148,20 541,20 C532.853,20 531.831,20.033 528.631,20.18 C525.438,20.326 523.257,20.834 521.349,21.575 C519.376,22.342 517.703,23.368 516.035,25.035 C514.368,26.702 513.342,28.377 512.574,30.349 C511.834,32.258 511.326,34.438 511.181,37.631 C511.035,40.831 511,41.851 511,50 C511,58.147 511.035,59.17 511.181,62.369 C511.326,65.562 511.834,67.743 512.574,69.651 C513.342,71.625 514.368,73.296 516.035,74.965 C517.703,76.634 519.376,77.658 521.349,78.425 C523.257,79.167 525.438,79.673 528.631,79.82 C531.831,79.965 532.853,80.001 541,80.001 C549.148,80.001 550.169,79.965 553.369,79.82 C556.562,79.673 558.743,79.167 560.652,78.425 C562.623,77.658 564.297,76.634 565.965,74.965 C567.633,73.296 568.659,71.625 569.425,69.651 C570.167,67.743 570.674,65.562 570.82,62.369 C570.966,59.17 571,58.147 571,50 C571,41.851 570.966,40.831 570.82,37.631"></path></g></g></g></svg></div>
<div style="padding-top: 8px;">
<div style="color: #3897f0; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: 550; line-height: 18px;">Lihat postingan ini di Instagram</div>
</div>
<div style="padding: 12.5% 0;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: row; margin-bottom: 14px; align-items: center;">
<div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(0px) translateY(7px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; height: 12.5px; transform: rotate(-45deg) translateX(3px) translateY(1px); width: 12.5px; flex-grow: 0; margin-right: 14px; margin-left: 2px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(9px) translateY(-18px);"></div>
</div>
<div style="margin-left: 8px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 20px; width: 20px;"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 2px solid transparent; border-left: 6px solid #f4f4f4; border-bottom: 2px solid transparent; transform: translateX(16px) translateY(-4px) rotate(30deg);"></div>
</div>
<div style="margin-left: auto;">
<div style="width: 0px; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-right: 8px solid transparent; transform: translateY(16px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; flex-grow: 0; height: 12px; width: 16px; transform: translateY(-4px);"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-left: 8px solid transparent; transform: translateY(-4px) translateX(8px);"></div>
</div>
</div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center; margin-bottom: 24px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 224px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 144px;"></div>
</div>
</a>
<p style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; line-height: 17px; margin-bottom: 0; margin-top: 8px; overflow: hidden; padding: 8px 0 7px; text-align: center; text-overflow: ellipsis; white-space: nowrap;"><a href="https://www.instagram.com/reel/DanJEuSBMyX/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: normal; line-height: 17px; text-decoration: none;" target="_blank" rel="noopener">Sebuah kiriman dibagikan oleh KartaNews | Bukan Sekedar Berita (@kartanewscom)</a></p>
</div>
</blockquote>
<p>
<script async="" src="//www.instagram.com/embed.js"></script>
</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Dugaan Kekerasan Terhadap Anak di Bawah JPO Margocity Depok Ditangani Polisi</title>
<link>https://kartanews.com/dugaan-kekerasan-terhadap-anak-di-bawah-jpo-margocity-depok-ditangani-polisi</link>
<guid>https://kartanews.com/dugaan-kekerasan-terhadap-anak-di-bawah-jpo-margocity-depok-ditangani-polisi</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a4f0d0054c9b.jpg" length="55891" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 09 Jul 2026 16:04:54 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<blockquote class="instagram-media" data-instgrm-captioned="" data-instgrm-permalink="https://www.instagram.com/reel/DanCN5GhFPT/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" data-instgrm-version="14" style="background: #FFF; border: 0; border-radius: 3px; box-shadow: 0 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.5),0 1px 10px 0 rgba(0,0,0,0.15); margin: 1px; max-width: 540px; min-width: 326px; padding: 0; width: calc(100% - 2px);">
<div style="padding: 16px;"><a href="https://www.instagram.com/reel/DanCN5GhFPT/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="background: #FFFFFF; line-height: 0; padding: 0 0; text-align: center; text-decoration: none; width: 100%;" target="_blank" rel="noopener">
<div style="display: flex; flex-direction: row; align-items: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 40px; margin-right: 14px; width: 40px;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 100px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 60px;"></div>
</div>
</div>
<div style="padding: 19% 0;"></div>
<div style="display: block; height: 50px; margin: 0 auto 12px; width: 50px;"><svg width="50px" height="50px" viewBox="0 0 60 60" version="1.1" xmlns="https://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="https://www.w3.org/1999/xlink"><g stroke="none" stroke-width="1" fill="none" fill-rule="evenodd"><g transform="translate(-511.000000, -20.000000)" fill="#000000"><g><path d="M556.869,30.41 C554.814,30.41 553.148,32.076 553.148,34.131 C553.148,36.186 554.814,37.852 556.869,37.852 C558.924,37.852 560.59,36.186 560.59,34.131 C560.59,32.076 558.924,30.41 556.869,30.41 M541,60.657 C535.114,60.657 530.342,55.887 530.342,50 C530.342,44.114 535.114,39.342 541,39.342 C546.887,39.342 551.658,44.114 551.658,50 C551.658,55.887 546.887,60.657 541,60.657 M541,33.886 C532.1,33.886 524.886,41.1 524.886,50 C524.886,58.899 532.1,66.113 541,66.113 C549.9,66.113 557.115,58.899 557.115,50 C557.115,41.1 549.9,33.886 541,33.886 M565.378,62.101 C565.244,65.022 564.756,66.606 564.346,67.663 C563.803,69.06 563.154,70.057 562.106,71.106 C561.058,72.155 560.06,72.803 558.662,73.347 C557.607,73.757 556.021,74.244 553.102,74.378 C549.944,74.521 548.997,74.552 541,74.552 C533.003,74.552 532.056,74.521 528.898,74.378 C525.979,74.244 524.393,73.757 523.338,73.347 C521.94,72.803 520.942,72.155 519.894,71.106 C518.846,70.057 518.197,69.06 517.654,67.663 C517.244,66.606 516.755,65.022 516.623,62.101 C516.479,58.943 516.448,57.996 516.448,50 C516.448,42.003 516.479,41.056 516.623,37.899 C516.755,34.978 517.244,33.391 517.654,32.338 C518.197,30.938 518.846,29.942 519.894,28.894 C520.942,27.846 521.94,27.196 523.338,26.654 C524.393,26.244 525.979,25.756 528.898,25.623 C532.057,25.479 533.004,25.448 541,25.448 C548.997,25.448 549.943,25.479 553.102,25.623 C556.021,25.756 557.607,26.244 558.662,26.654 C560.06,27.196 561.058,27.846 562.106,28.894 C563.154,29.942 563.803,30.938 564.346,32.338 C564.756,33.391 565.244,34.978 565.378,37.899 C565.522,41.056 565.552,42.003 565.552,50 C565.552,57.996 565.522,58.943 565.378,62.101 M570.82,37.631 C570.674,34.438 570.167,32.258 569.425,30.349 C568.659,28.377 567.633,26.702 565.965,25.035 C564.297,23.368 562.623,22.342 560.652,21.575 C558.743,20.834 556.562,20.326 553.369,20.18 C550.169,20.033 549.148,20 541,20 C532.853,20 531.831,20.033 528.631,20.18 C525.438,20.326 523.257,20.834 521.349,21.575 C519.376,22.342 517.703,23.368 516.035,25.035 C514.368,26.702 513.342,28.377 512.574,30.349 C511.834,32.258 511.326,34.438 511.181,37.631 C511.035,40.831 511,41.851 511,50 C511,58.147 511.035,59.17 511.181,62.369 C511.326,65.562 511.834,67.743 512.574,69.651 C513.342,71.625 514.368,73.296 516.035,74.965 C517.703,76.634 519.376,77.658 521.349,78.425 C523.257,79.167 525.438,79.673 528.631,79.82 C531.831,79.965 532.853,80.001 541,80.001 C549.148,80.001 550.169,79.965 553.369,79.82 C556.562,79.673 558.743,79.167 560.652,78.425 C562.623,77.658 564.297,76.634 565.965,74.965 C567.633,73.296 568.659,71.625 569.425,69.651 C570.167,67.743 570.674,65.562 570.82,62.369 C570.966,59.17 571,58.147 571,50 C571,41.851 570.966,40.831 570.82,37.631"></path></g></g></g></svg></div>
<div style="padding-top: 8px;">
<div style="color: #3897f0; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: 550; line-height: 18px;">Lihat postingan ini di Instagram</div>
</div>
<div style="padding: 12.5% 0;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: row; margin-bottom: 14px; align-items: center;">
<div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(0px) translateY(7px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; height: 12.5px; transform: rotate(-45deg) translateX(3px) translateY(1px); width: 12.5px; flex-grow: 0; margin-right: 14px; margin-left: 2px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(9px) translateY(-18px);"></div>
</div>
<div style="margin-left: 8px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 20px; width: 20px;"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 2px solid transparent; border-left: 6px solid #f4f4f4; border-bottom: 2px solid transparent; transform: translateX(16px) translateY(-4px) rotate(30deg);"></div>
</div>
<div style="margin-left: auto;">
<div style="width: 0px; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-right: 8px solid transparent; transform: translateY(16px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; flex-grow: 0; height: 12px; width: 16px; transform: translateY(-4px);"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-left: 8px solid transparent; transform: translateY(-4px) translateX(8px);"></div>
</div>
</div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center; margin-bottom: 24px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 224px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 144px;"></div>
</div>
</a>
<p style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; line-height: 17px; margin-bottom: 0; margin-top: 8px; overflow: hidden; padding: 8px 0 7px; text-align: center; text-overflow: ellipsis; white-space: nowrap;"><a href="https://www.instagram.com/reel/DanCN5GhFPT/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: normal; line-height: 17px; text-decoration: none;" target="_blank" rel="noopener">Sebuah kiriman dibagikan oleh KartaNews | Bukan Sekedar Berita (@kartanewscom)</a></p>
</div>
</blockquote>
<p>
<script async="" src="//www.instagram.com/embed.js"></script>
</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Aksi Heroik Seorang Pria Selamatkan Wanita di Pinggir Jembatan Surobayan Pekalongan</title>
<link>https://kartanews.com/aksi-heroik-seorang-pria-selamatkan-wanita-di-pinggir-jembatan-surobayan-pekalongan</link>
<guid>https://kartanews.com/aksi-heroik-seorang-pria-selamatkan-wanita-di-pinggir-jembatan-surobayan-pekalongan</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a4f0cfeeb423.jpg" length="62522" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 09 Jul 2026 16:04:39 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<blockquote class="instagram-media" data-instgrm-captioned="" data-instgrm-permalink="https://www.instagram.com/reel/DamxCZoh4Xd/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" data-instgrm-version="14" style="background: #FFF; border: 0; border-radius: 3px; box-shadow: 0 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.5),0 1px 10px 0 rgba(0,0,0,0.15); margin: 1px; max-width: 540px; min-width: 326px; padding: 0; width: calc(100% - 2px);">
<div style="padding: 16px;"><a href="https://www.instagram.com/reel/DamxCZoh4Xd/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="background: #FFFFFF; line-height: 0; padding: 0 0; text-align: center; text-decoration: none; width: 100%;" target="_blank" rel="noopener">
<div style="display: flex; flex-direction: row; align-items: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 40px; margin-right: 14px; width: 40px;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 100px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 60px;"></div>
</div>
</div>
<div style="padding: 19% 0;"></div>
<div style="display: block; height: 50px; margin: 0 auto 12px; width: 50px;"><svg width="50px" height="50px" viewBox="0 0 60 60" version="1.1" xmlns="https://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="https://www.w3.org/1999/xlink"><g stroke="none" stroke-width="1" fill="none" fill-rule="evenodd"><g transform="translate(-511.000000, -20.000000)" fill="#000000"><g><path d="M556.869,30.41 C554.814,30.41 553.148,32.076 553.148,34.131 C553.148,36.186 554.814,37.852 556.869,37.852 C558.924,37.852 560.59,36.186 560.59,34.131 C560.59,32.076 558.924,30.41 556.869,30.41 M541,60.657 C535.114,60.657 530.342,55.887 530.342,50 C530.342,44.114 535.114,39.342 541,39.342 C546.887,39.342 551.658,44.114 551.658,50 C551.658,55.887 546.887,60.657 541,60.657 M541,33.886 C532.1,33.886 524.886,41.1 524.886,50 C524.886,58.899 532.1,66.113 541,66.113 C549.9,66.113 557.115,58.899 557.115,50 C557.115,41.1 549.9,33.886 541,33.886 M565.378,62.101 C565.244,65.022 564.756,66.606 564.346,67.663 C563.803,69.06 563.154,70.057 562.106,71.106 C561.058,72.155 560.06,72.803 558.662,73.347 C557.607,73.757 556.021,74.244 553.102,74.378 C549.944,74.521 548.997,74.552 541,74.552 C533.003,74.552 532.056,74.521 528.898,74.378 C525.979,74.244 524.393,73.757 523.338,73.347 C521.94,72.803 520.942,72.155 519.894,71.106 C518.846,70.057 518.197,69.06 517.654,67.663 C517.244,66.606 516.755,65.022 516.623,62.101 C516.479,58.943 516.448,57.996 516.448,50 C516.448,42.003 516.479,41.056 516.623,37.899 C516.755,34.978 517.244,33.391 517.654,32.338 C518.197,30.938 518.846,29.942 519.894,28.894 C520.942,27.846 521.94,27.196 523.338,26.654 C524.393,26.244 525.979,25.756 528.898,25.623 C532.057,25.479 533.004,25.448 541,25.448 C548.997,25.448 549.943,25.479 553.102,25.623 C556.021,25.756 557.607,26.244 558.662,26.654 C560.06,27.196 561.058,27.846 562.106,28.894 C563.154,29.942 563.803,30.938 564.346,32.338 C564.756,33.391 565.244,34.978 565.378,37.899 C565.522,41.056 565.552,42.003 565.552,50 C565.552,57.996 565.522,58.943 565.378,62.101 M570.82,37.631 C570.674,34.438 570.167,32.258 569.425,30.349 C568.659,28.377 567.633,26.702 565.965,25.035 C564.297,23.368 562.623,22.342 560.652,21.575 C558.743,20.834 556.562,20.326 553.369,20.18 C550.169,20.033 549.148,20 541,20 C532.853,20 531.831,20.033 528.631,20.18 C525.438,20.326 523.257,20.834 521.349,21.575 C519.376,22.342 517.703,23.368 516.035,25.035 C514.368,26.702 513.342,28.377 512.574,30.349 C511.834,32.258 511.326,34.438 511.181,37.631 C511.035,40.831 511,41.851 511,50 C511,58.147 511.035,59.17 511.181,62.369 C511.326,65.562 511.834,67.743 512.574,69.651 C513.342,71.625 514.368,73.296 516.035,74.965 C517.703,76.634 519.376,77.658 521.349,78.425 C523.257,79.167 525.438,79.673 528.631,79.82 C531.831,79.965 532.853,80.001 541,80.001 C549.148,80.001 550.169,79.965 553.369,79.82 C556.562,79.673 558.743,79.167 560.652,78.425 C562.623,77.658 564.297,76.634 565.965,74.965 C567.633,73.296 568.659,71.625 569.425,69.651 C570.167,67.743 570.674,65.562 570.82,62.369 C570.966,59.17 571,58.147 571,50 C571,41.851 570.966,40.831 570.82,37.631"></path></g></g></g></svg></div>
<div style="padding-top: 8px;">
<div style="color: #3897f0; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: 550; line-height: 18px;">Lihat postingan ini di Instagram</div>
</div>
<div style="padding: 12.5% 0;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: row; margin-bottom: 14px; align-items: center;">
<div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(0px) translateY(7px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; height: 12.5px; transform: rotate(-45deg) translateX(3px) translateY(1px); width: 12.5px; flex-grow: 0; margin-right: 14px; margin-left: 2px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(9px) translateY(-18px);"></div>
</div>
<div style="margin-left: 8px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 20px; width: 20px;"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 2px solid transparent; border-left: 6px solid #f4f4f4; border-bottom: 2px solid transparent; transform: translateX(16px) translateY(-4px) rotate(30deg);"></div>
</div>
<div style="margin-left: auto;">
<div style="width: 0px; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-right: 8px solid transparent; transform: translateY(16px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; flex-grow: 0; height: 12px; width: 16px; transform: translateY(-4px);"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-left: 8px solid transparent; transform: translateY(-4px) translateX(8px);"></div>
</div>
</div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center; margin-bottom: 24px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 224px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 144px;"></div>
</div>
</a>
<p style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; line-height: 17px; margin-bottom: 0; margin-top: 8px; overflow: hidden; padding: 8px 0 7px; text-align: center; text-overflow: ellipsis; white-space: nowrap;"><a href="https://www.instagram.com/reel/DamxCZoh4Xd/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: normal; line-height: 17px; text-decoration: none;" target="_blank" rel="noopener">Sebuah kiriman dibagikan oleh KartaNews | Bukan Sekedar Berita (@kartanewscom)</a></p>
</div>
</blockquote>
<p>
<script async="" src="//www.instagram.com/embed.js"></script>
</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>HONDA HR&#45;V TERBAKAR SAAT MELAJU, LIMA PENUMPANG BERHASIL MENYELAMATKAN DIRI</title>
<link>https://kartanews.com/honda-hr-v-terbakar-saat-melaju-lima-penumpang-berhasil-menyelamatkan-diri</link>
<guid>https://kartanews.com/honda-hr-v-terbakar-saat-melaju-lima-penumpang-berhasil-menyelamatkan-diri</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a4f54c1b0914.jpg" length="52109" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 09 Jul 2026 15:59:09 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<blockquote class="instagram-media" data-instgrm-captioned="" data-instgrm-permalink="https://www.instagram.com/reel/Dam0gjQBVrr/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" data-instgrm-version="14" style="background: #FFF; border: 0; border-radius: 3px; box-shadow: 0 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.5),0 1px 10px 0 rgba(0,0,0,0.15); margin: 1px; max-width: 540px; min-width: 326px; padding: 0; width: calc(100% - 2px);">
<div style="padding: 16px;"><a href="https://www.instagram.com/reel/Dam0gjQBVrr/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="background: #FFFFFF; line-height: 0; padding: 0 0; text-align: center; text-decoration: none; width: 100%;" target="_blank" rel="noopener">
<div style="display: flex; flex-direction: row; align-items: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 40px; margin-right: 14px; width: 40px;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 100px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 60px;"></div>
</div>
</div>
<div style="padding: 19% 0;"></div>
<div style="display: block; height: 50px; margin: 0 auto 12px; width: 50px;"><svg width="50px" height="50px" viewBox="0 0 60 60" version="1.1" xmlns="https://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="https://www.w3.org/1999/xlink"><g stroke="none" stroke-width="1" fill="none" fill-rule="evenodd"><g transform="translate(-511.000000, -20.000000)" fill="#000000"><g><path d="M556.869,30.41 C554.814,30.41 553.148,32.076 553.148,34.131 C553.148,36.186 554.814,37.852 556.869,37.852 C558.924,37.852 560.59,36.186 560.59,34.131 C560.59,32.076 558.924,30.41 556.869,30.41 M541,60.657 C535.114,60.657 530.342,55.887 530.342,50 C530.342,44.114 535.114,39.342 541,39.342 C546.887,39.342 551.658,44.114 551.658,50 C551.658,55.887 546.887,60.657 541,60.657 M541,33.886 C532.1,33.886 524.886,41.1 524.886,50 C524.886,58.899 532.1,66.113 541,66.113 C549.9,66.113 557.115,58.899 557.115,50 C557.115,41.1 549.9,33.886 541,33.886 M565.378,62.101 C565.244,65.022 564.756,66.606 564.346,67.663 C563.803,69.06 563.154,70.057 562.106,71.106 C561.058,72.155 560.06,72.803 558.662,73.347 C557.607,73.757 556.021,74.244 553.102,74.378 C549.944,74.521 548.997,74.552 541,74.552 C533.003,74.552 532.056,74.521 528.898,74.378 C525.979,74.244 524.393,73.757 523.338,73.347 C521.94,72.803 520.942,72.155 519.894,71.106 C518.846,70.057 518.197,69.06 517.654,67.663 C517.244,66.606 516.755,65.022 516.623,62.101 C516.479,58.943 516.448,57.996 516.448,50 C516.448,42.003 516.479,41.056 516.623,37.899 C516.755,34.978 517.244,33.391 517.654,32.338 C518.197,30.938 518.846,29.942 519.894,28.894 C520.942,27.846 521.94,27.196 523.338,26.654 C524.393,26.244 525.979,25.756 528.898,25.623 C532.057,25.479 533.004,25.448 541,25.448 C548.997,25.448 549.943,25.479 553.102,25.623 C556.021,25.756 557.607,26.244 558.662,26.654 C560.06,27.196 561.058,27.846 562.106,28.894 C563.154,29.942 563.803,30.938 564.346,32.338 C564.756,33.391 565.244,34.978 565.378,37.899 C565.522,41.056 565.552,42.003 565.552,50 C565.552,57.996 565.522,58.943 565.378,62.101 M570.82,37.631 C570.674,34.438 570.167,32.258 569.425,30.349 C568.659,28.377 567.633,26.702 565.965,25.035 C564.297,23.368 562.623,22.342 560.652,21.575 C558.743,20.834 556.562,20.326 553.369,20.18 C550.169,20.033 549.148,20 541,20 C532.853,20 531.831,20.033 528.631,20.18 C525.438,20.326 523.257,20.834 521.349,21.575 C519.376,22.342 517.703,23.368 516.035,25.035 C514.368,26.702 513.342,28.377 512.574,30.349 C511.834,32.258 511.326,34.438 511.181,37.631 C511.035,40.831 511,41.851 511,50 C511,58.147 511.035,59.17 511.181,62.369 C511.326,65.562 511.834,67.743 512.574,69.651 C513.342,71.625 514.368,73.296 516.035,74.965 C517.703,76.634 519.376,77.658 521.349,78.425 C523.257,79.167 525.438,79.673 528.631,79.82 C531.831,79.965 532.853,80.001 541,80.001 C549.148,80.001 550.169,79.965 553.369,79.82 C556.562,79.673 558.743,79.167 560.652,78.425 C562.623,77.658 564.297,76.634 565.965,74.965 C567.633,73.296 568.659,71.625 569.425,69.651 C570.167,67.743 570.674,65.562 570.82,62.369 C570.966,59.17 571,58.147 571,50 C571,41.851 570.966,40.831 570.82,37.631"></path></g></g></g></svg></div>
<div style="padding-top: 8px;">
<div style="color: #3897f0; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: 550; line-height: 18px;">Lihat postingan ini di Instagram</div>
</div>
<div style="padding: 12.5% 0;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: row; margin-bottom: 14px; align-items: center;">
<div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(0px) translateY(7px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; height: 12.5px; transform: rotate(-45deg) translateX(3px) translateY(1px); width: 12.5px; flex-grow: 0; margin-right: 14px; margin-left: 2px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(9px) translateY(-18px);"></div>
</div>
<div style="margin-left: 8px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 20px; width: 20px;"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 2px solid transparent; border-left: 6px solid #f4f4f4; border-bottom: 2px solid transparent; transform: translateX(16px) translateY(-4px) rotate(30deg);"></div>
</div>
<div style="margin-left: auto;">
<div style="width: 0px; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-right: 8px solid transparent; transform: translateY(16px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; flex-grow: 0; height: 12px; width: 16px; transform: translateY(-4px);"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-left: 8px solid transparent; transform: translateY(-4px) translateX(8px);"></div>
</div>
</div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center; margin-bottom: 24px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 224px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 144px;"></div>
</div>
</a>
<p style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; line-height: 17px; margin-bottom: 0; margin-top: 8px; overflow: hidden; padding: 8px 0 7px; text-align: center; text-overflow: ellipsis; white-space: nowrap;"><a href="https://www.instagram.com/reel/Dam0gjQBVrr/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: normal; line-height: 17px; text-decoration: none;" target="_blank" rel="noopener">Sebuah kiriman dibagikan oleh KartaNews | Bukan Sekedar Berita (@kartanewscom)</a></p>
</div>
</blockquote>
<p>
<script async="" src="//www.instagram.com/embed.js"></script>
</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kecelakaan Maut di Jalan Inspeksi Kalimalang Cikarang, Pengendara Motor Tewas di Lokasi</title>
<link>https://kartanews.com/kecelakaan-maut-di-jalan-inspeksi-kalimalang-cikarang-pengendara-motor-tewas-di-lokasi</link>
<guid>https://kartanews.com/kecelakaan-maut-di-jalan-inspeksi-kalimalang-cikarang-pengendara-motor-tewas-di-lokasi</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a4f54c23af70.jpg" length="63089" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 09 Jul 2026 15:59:02 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<blockquote class="instagram-media" data-instgrm-captioned="" data-instgrm-permalink="https://www.instagram.com/reel/DanP-Alh0fz/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" data-instgrm-version="14" style="background: #FFF; border: 0; border-radius: 3px; box-shadow: 0 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.5),0 1px 10px 0 rgba(0,0,0,0.15); margin: 1px; max-width: 540px; min-width: 326px; padding: 0; width: calc(100% - 2px);">
<div style="padding: 16px;"><a href="https://www.instagram.com/reel/DanP-Alh0fz/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="background: #FFFFFF; line-height: 0; padding: 0 0; text-align: center; text-decoration: none; width: 100%;" target="_blank" rel="noopener">
<div style="display: flex; flex-direction: row; align-items: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 40px; margin-right: 14px; width: 40px;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 100px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 60px;"></div>
</div>
</div>
<div style="padding: 19% 0;"></div>
<div style="display: block; height: 50px; margin: 0 auto 12px; width: 50px;"><svg width="50px" height="50px" viewBox="0 0 60 60" version="1.1" xmlns="https://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="https://www.w3.org/1999/xlink"><g stroke="none" stroke-width="1" fill="none" fill-rule="evenodd"><g transform="translate(-511.000000, -20.000000)" fill="#000000"><g><path d="M556.869,30.41 C554.814,30.41 553.148,32.076 553.148,34.131 C553.148,36.186 554.814,37.852 556.869,37.852 C558.924,37.852 560.59,36.186 560.59,34.131 C560.59,32.076 558.924,30.41 556.869,30.41 M541,60.657 C535.114,60.657 530.342,55.887 530.342,50 C530.342,44.114 535.114,39.342 541,39.342 C546.887,39.342 551.658,44.114 551.658,50 C551.658,55.887 546.887,60.657 541,60.657 M541,33.886 C532.1,33.886 524.886,41.1 524.886,50 C524.886,58.899 532.1,66.113 541,66.113 C549.9,66.113 557.115,58.899 557.115,50 C557.115,41.1 549.9,33.886 541,33.886 M565.378,62.101 C565.244,65.022 564.756,66.606 564.346,67.663 C563.803,69.06 563.154,70.057 562.106,71.106 C561.058,72.155 560.06,72.803 558.662,73.347 C557.607,73.757 556.021,74.244 553.102,74.378 C549.944,74.521 548.997,74.552 541,74.552 C533.003,74.552 532.056,74.521 528.898,74.378 C525.979,74.244 524.393,73.757 523.338,73.347 C521.94,72.803 520.942,72.155 519.894,71.106 C518.846,70.057 518.197,69.06 517.654,67.663 C517.244,66.606 516.755,65.022 516.623,62.101 C516.479,58.943 516.448,57.996 516.448,50 C516.448,42.003 516.479,41.056 516.623,37.899 C516.755,34.978 517.244,33.391 517.654,32.338 C518.197,30.938 518.846,29.942 519.894,28.894 C520.942,27.846 521.94,27.196 523.338,26.654 C524.393,26.244 525.979,25.756 528.898,25.623 C532.057,25.479 533.004,25.448 541,25.448 C548.997,25.448 549.943,25.479 553.102,25.623 C556.021,25.756 557.607,26.244 558.662,26.654 C560.06,27.196 561.058,27.846 562.106,28.894 C563.154,29.942 563.803,30.938 564.346,32.338 C564.756,33.391 565.244,34.978 565.378,37.899 C565.522,41.056 565.552,42.003 565.552,50 C565.552,57.996 565.522,58.943 565.378,62.101 M570.82,37.631 C570.674,34.438 570.167,32.258 569.425,30.349 C568.659,28.377 567.633,26.702 565.965,25.035 C564.297,23.368 562.623,22.342 560.652,21.575 C558.743,20.834 556.562,20.326 553.369,20.18 C550.169,20.033 549.148,20 541,20 C532.853,20 531.831,20.033 528.631,20.18 C525.438,20.326 523.257,20.834 521.349,21.575 C519.376,22.342 517.703,23.368 516.035,25.035 C514.368,26.702 513.342,28.377 512.574,30.349 C511.834,32.258 511.326,34.438 511.181,37.631 C511.035,40.831 511,41.851 511,50 C511,58.147 511.035,59.17 511.181,62.369 C511.326,65.562 511.834,67.743 512.574,69.651 C513.342,71.625 514.368,73.296 516.035,74.965 C517.703,76.634 519.376,77.658 521.349,78.425 C523.257,79.167 525.438,79.673 528.631,79.82 C531.831,79.965 532.853,80.001 541,80.001 C549.148,80.001 550.169,79.965 553.369,79.82 C556.562,79.673 558.743,79.167 560.652,78.425 C562.623,77.658 564.297,76.634 565.965,74.965 C567.633,73.296 568.659,71.625 569.425,69.651 C570.167,67.743 570.674,65.562 570.82,62.369 C570.966,59.17 571,58.147 571,50 C571,41.851 570.966,40.831 570.82,37.631"></path></g></g></g></svg></div>
<div style="padding-top: 8px;">
<div style="color: #3897f0; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: 550; line-height: 18px;">Lihat postingan ini di Instagram</div>
</div>
<div style="padding: 12.5% 0;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: row; margin-bottom: 14px; align-items: center;">
<div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(0px) translateY(7px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; height: 12.5px; transform: rotate(-45deg) translateX(3px) translateY(1px); width: 12.5px; flex-grow: 0; margin-right: 14px; margin-left: 2px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(9px) translateY(-18px);"></div>
</div>
<div style="margin-left: 8px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 20px; width: 20px;"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 2px solid transparent; border-left: 6px solid #f4f4f4; border-bottom: 2px solid transparent; transform: translateX(16px) translateY(-4px) rotate(30deg);"></div>
</div>
<div style="margin-left: auto;">
<div style="width: 0px; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-right: 8px solid transparent; transform: translateY(16px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; flex-grow: 0; height: 12px; width: 16px; transform: translateY(-4px);"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-left: 8px solid transparent; transform: translateY(-4px) translateX(8px);"></div>
</div>
</div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center; margin-bottom: 24px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 224px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 144px;"></div>
</div>
</a>
<p style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; line-height: 17px; margin-bottom: 0; margin-top: 8px; overflow: hidden; padding: 8px 0 7px; text-align: center; text-overflow: ellipsis; white-space: nowrap;"><a href="https://www.instagram.com/reel/DanP-Alh0fz/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: normal; line-height: 17px; text-decoration: none;" target="_blank" rel="noopener">Sebuah kiriman dibagikan oleh KartaNews | Bukan Sekedar Berita (@kartanewscom)</a></p>
</div>
</blockquote>
<p>
<script async="" src="//www.instagram.com/embed.js"></script>
</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Polisi Bongkar Brankas Rahasia di Balik Dinding, Sita Emas dan Uang Rp 60 Miliar</title>
<link>https://kartanews.com/polisi-bongkar-brankas-rahasia-di-balik-dinding-sita-emas-dan-uang-rp-60-miliar</link>
<guid>https://kartanews.com/polisi-bongkar-brankas-rahasia-di-balik-dinding-sita-emas-dan-uang-rp-60-miliar</guid>
<description><![CDATA[ JAKARTA – Tim gabungan kepolisian melakukan gebrakan besar dalam mengusut kasus dugaan korupsi pengadaan di PLN, ASABRI, dan Krakatau Steel. Dalam operasi serempak di beberapa titik, petugas menggeledah sebuah rumah di wilayah Bogor, Jawa Barat, dan berhasil menyita puluhan kilogram emas hingga uang tunai bernilai fantastis dari sebuah brankas tersembunyi. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a4f3fb17308c.jpg" length="136025" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 09 Jul 2026 14:31:03 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b>KARTANEWS.COM, JAKARTA</b><span;> – Tim gabungan kepolisian melakukan gebrakan besar dalam mengusut kasus dugaan korupsi pengadaan di PLN, ASABRI, dan Krakatau Steel. Dalam operasi serempak di beberapa titik, petugas menggeledah sebuah rumah di wilayah Bogor, Jawa Barat, dan berhasil menyita puluhan kilogram emas hingga uang tunai bernilai fantastis dari sebuah brankas tersembunyi.</span;></p>
<p><span;>Berdasarkan dokumentasi yang dihimpun pada Rabu (8/7/2026) malam, penyidik mendapati brankas rahasia tersebut sengaja disembunyikan di balik dinding bermotif kayu warna cokelat. </span;></p>
<p><span;>Dari luar, dinding itu tampak biasa dan seolah tidak memiliki ruang di belakangnya. Namun, begitu dibongkar, petugas menemukan pintu brankas besar berwarna putih berisi tumpukan mata uang asing dan rupiah yang langsung dihitung di tempat.</span;></p>
<p><span;>Selain di Bogor, penggeledahan serempak juga menyasar Cafe de’Clan Signature di Cipete, Jakarta Selatan, dan Coin Money Changer. Di lokasi kafe, petugas mengamankan dokumen penting, ponsel, serta uang tunai pecahan asing yang jika totalnya dikonversikan mencapai Rp 60 miliar.</span;></p>
<p><span;>​"Untuk penggeledahan di lokasi de'Clan, kita telah melakukan penyitaan beberapa dokumen dan beberapa elektronik termasuk handphone," ujar Kakortas Tipikor Polri, Irjen Totok Suharyanto, dikutip dari detik.com</span;></p>
<p><span;>"Kemudian untuk uang yang kita sita SGD 3.130.000 dalam bentuk 100 SGD. Kemudian USD 889.965. Kemudian uang tunai Rp 259.159.000. Jika dikonversi dalam bentuk rupiah kira-kira hampir Rp 60 miliar," tambahnya. </span;></p>
<p><span;>​Irjen Totok menyebut pengusutan ini menggunakan skema joint investigation antara Kortas Polri dengan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, yang meliputi suap, gratifikasi, dan pencucian uang periode 2020-2025.</span;></p>
<p><span;>Kasus yang dibidik adalah korupsi batu bara PLN yang memicu pemadaman total (</span;><em>blackout</em><span;>) di Sumatera, kasus ASABRI, serta dugaan korupsi penyelesaian utang PT CBS kepada PT KNI selaku anak perusahaan BUMN Krakatau Steel. </span;></p>
<p><span;>​Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, menegaskan bahwa penuntasan kasus ini merupakan perintah langsung dari kepala negara.</span;></p>
<p><span;>"Ini merupakan atensi Bapak Presiden untuk dugaan-dugaan kasus korupsi menjadi perhatian kepolisian untuk melaksanakan pengungkapan dan proses penyidikan. Rangkaian penggeledahan ini bagian dari proses penyidikan di dalam mencari, mengumpulkan barang bukti untuk pemenuhan dalam proses penyidikan," tegasnya.</span;></p>
<p><span;>Hingga saat ini, tim gabungan masih terus melakukan rangkaian penyidikan intensif guna menelusuri seluruh aliran dana serta aset tersembunyi lainnya yang berkaitan dengan mega korupsi ini.</span;><b> (REIN/daa)</b><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260709_142628_059.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kortastipidkor Polri Geledah Cafe de’Clan Signature, Usut Skema Suap PT Asabri hingga Krakatau Steel</title>
<link>https://kartanews.com/kortastipidkor-polri-geledah-cafe-declan-signature-usut-skema-suap-pt-asabri-hingga-krakatau-steel</link>
<guid>https://kartanews.com/kortastipidkor-polri-geledah-cafe-declan-signature-usut-skema-suap-pt-asabri-hingga-krakatau-steel</guid>
<description><![CDATA[ JAKARTA – Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Kepolisian RI (Kortastipidkor Polri) bersama Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya melakukan penggeledahan di Cafe de’Clan Signature, Jalan Cilandak Tengah, Cipete, Jakarta Selatan, pada Rabu (08/07/2026). ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a4f34509a19f.jpg" length="567695" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 09 Jul 2026 13:42:50 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.COM, JAKARTA</span></span></b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">– Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Kepolisian RI (Kortastipidkor Polri) bersama Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya melakukan penggeledahan di Cafe de'Clan Signature, Jalan Cilandak Tengah, Cipete, Jakarta Selatan pada Rabu (8/7/2026). Penggeledahan ketat ini dikawal oleh sekitar 15 personel Korps Brimob berseragam lengkap dengan senjata laras panjang.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Di lokasi penggeledahan, situasi sempat menarik perhatian karena kehadiran sejumlah kendaraan institusi lain. Terparkir di halaman kafe mobil Hilux pelat merah milik kejaksaan bernomor polisi B 9254 SSC, serta mobil bernomor B 2275 K yang dikendarai empat orang diduga dari kejaksaan.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Iya ini mobilnya orang kejaksaan,” ujar seorang personel Brimob yang berjaga di lokasi, dikutip dari Tempo.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Selain itu, tampak pula seorang anggota TNI keluar dari dalam kafe, meskipun polisi menyatakan tidak meminta bantuan pengamanan dari unsur TNI.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Kepala Kortastipidkor Polri, Inspektur Jenderal Totok Suharyanto, menjelaskan bahwa penggeledahan ini merupakan bagian dari penegakan hukum berskema investigasi bersama</span></span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Kasus ini mencakup tiga kasus besar, yakni dugaan suap dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) di PT Asabri, kasus korupsi pasokan batu bara yang memicu pemadaman total (<em>blackout</em></span></span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">) di Sumatera, serta kasus PT Krakatau Steel.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Kami terus melakukan upaya penegakan hukum, saat ini dengan skema </span></span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">bergabung dalam </span></span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">penanganan kasus korupsi dan pencucian uang pada proses penanganan hukum PT Asabri dan PT Krakatau Steel,” jelas Totok, Rabu (8/7/2026).</span></span><br><b><span;></span;></b></p>
<p><b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Rekam Jejak Kafe dan Pusaran Kasus</span></span></b></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Cafe de'Clan bukan kali pertama menjadi sorotan aparat. Kafe yang dikelola oleh Ferry Yanto Hongkiriwang ini diduga kuat memiliki keterkaitan dengan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah. </span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Ferry sendiri pernah ditangkap polisi pada 28 Juli 2025 atas dugaan pencurian dan pencurian terhadap anggota Densus 88 Antiteror Polri, Briptu Faisal Faizurrahman, serta perintangan penyidikan.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Sebelum berganti nama menjadi Cafe de'Clan, tempat ini dulunya bernama Gontran Cherrier, yang menjadi lokasi peristiwa penguntitan Jampidsus Febrie Adriansyah oleh anggota Densus 88 pada Mei 2024 lalu. Febrie dikabarkan sering bersantap di kafe tersebut.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Seorang petugas kepolisian yang terlibat dalam operasi penggeledahan membenarkan adanya indikasi keterlibatan nama pejabat tinggi kejaksaan tersebut dalam pusaran kasus ini.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Iya kami dengar (nama Febrie), tapi kan itu harus dibuktikan dengan dokumen ya,” tutupnya. </span></span><b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">(REIN/daa)</span></span></b><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260709_133855_456.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Dihuni 693 WBP, Rutan Tanjung Redeb Gandeng Lintas OPD Berau Tekan Dampak Overkapasitas</title>
<link>https://kartanews.com/dihuni-693-wbp-rutan-tanjung-redeb-gandeng-lintas-opd-berau-tekan-dampak-overkapasitas</link>
<guid>https://kartanews.com/dihuni-693-wbp-rutan-tanjung-redeb-gandeng-lintas-opd-berau-tekan-dampak-overkapasitas</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Guna mengoptimalkan pembinaan di tengah padatnya hunian, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tanjung Redeb resmi menjalin sinergi dengan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan instansi kesehatan Kabupaten Berau ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a4f2d49a3e70.jpg" length="118998" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 09 Jul 2026 13:11:56 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span;>​</span;><b>KARTANEWS.COM, BERAU</b><span;> – Guna mengoptimalkan pembinaan di tengah padatnya hunian, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tanjung Redeb resmi menjalin sinergi dengan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan instansi kesehatan Kabupaten Berau. Langkah ini dikukuhkan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) di Aula Rutan pada Kamis (9/7/2026). </span;><br><br><span;>​Kemitraan strategis ini melibatkan Dinas Kesehatan, Dinas Perikanan, Disnakertrans, DPPKBP3A, Puskesmas Kampung Bugis, serta Labkesda Berau. </span;><br><br><span;>​Kepala Rutan Tanjung Redeb, Rian Permana, menjelaskan bahwa PKS ini merupakan implementasi teknis dari Nota Kesepahaman (MoU) antara Bupati Berau dengan Kakanwil Kemenkumham Kaltim. </span;><br><br><span;>​“Tujuan utama kami bersinergi adalah untuk meningkatkan kualitas pembinaan bagi warga binaan, baik dari segi kepribadian, layanan kesehatan, hingga peningkatan kemandirian melalui pelatihan keterampilan (by skill),” ungkapnya. </span;><br><br><span;>​Pengetatan pembinaan ini menjadi sangat krusial mengingat Rutan Tanjung Redeb tengah mengalami kelebihan kapasitas (overcapacity) ekstrem hingga 300 persen. </span;><br><br><span;>Fasilitas yang idealnya hanya menampung 200 orang, saat ini dipadati oleh 693 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). </span;><br><br><span;>​"Kemarin jumlahnya bahkan sempat menyentuh angka 750 orang karena ada kiriman dari Bulungan. Namun, saat ini kiriman dari luar daerah terpaksa kami tahan dulu karena jumlah warga binaan dari Berau sendiri terus meningkat," jelas Rian.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>Melihat kondisi yang sangat padat, Rian menekankan bahwa dukungan penuh dari pemerintah daerah dan pihak eksternal adalah kunci utama agar fungsi pengamanan dan program pembinaan tetap berjalan optimal.Ia berharap kolaborasi ini dapat berjalan secara berkesinambungan. </span;><br><br><span;> "Kami memohon dukungan untuk memberikan bimbingan kepada warga binaan kami. Semoga kerja sama ini terus terjaga secara berkelanjutan demi mewujudkan pembinaan yang berdampak positif," pungkasnya. </span;><b>(REIN/daa)</b><br><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260709_130819_161.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Bidik Status UNESCO Global Geopark, Labuan Cermin Jadi Geosite Strategis Tim Verifikasi Nasional</title>
<link>https://kartanews.com/bidik-status-unesco-global-geopark-labuan-cermin-jadi-geosite-strategis-tim-verifikasi-nasional</link>
<guid>https://kartanews.com/bidik-status-unesco-global-geopark-labuan-cermin-jadi-geosite-strategis-tim-verifikasi-nasional</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Pesona Labuan Cermin, destinasi wisata dua rasa yang menjadi ikon unggulan Kabupaten Berau, kembali menyita perhatian. Danau eksotis ini kini ditetapkan sebagai salah satu geosite strategis dalam proses verifikasi lapangan Geopark Sangkulirang-Mangkalihat ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a4f20d418def.jpg" length="719898" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 09 Jul 2026 12:20:49 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.COM, BERAU</span></span></span></span></b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> – Pesona Labuan Cermin, destinasi wisata dua rasa yang menjadi ikon unggulan Kabupaten Berau, kembali menyita perhatian. Danau eksotis ini kini ditetapkan sebagai salah satu </span></span></span></span><i><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">situs</span></span></span></span></i><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> strategi geologi dalam proses verifikasi lapangan Geopark Sangkulirang-Mangkalihat, sebuah tahapan krusial dalam ambisi besar mewujudkan kawasan karst tersebut sebagai bagian dari jaringan </span></span></span></span><i><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Taman Geopark Global UNESCO</span></span></span></span></i><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> . </span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Penilaian</span></span></span></span><span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> lapangan </span></span></span></span><span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">oleh </span></span></span></span><span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Tim </span></span></span></span><span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Verifikasi </span></span></span></span><span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Geopark </span></span></span></span><span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Nasional </span></span></span></span><span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">ini </span></span></span></span><span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">menjadi </span></span></span></span><span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">momentum </span></span></span></span><span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">penting </span></span></span></span><span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">bagi </span></span></span></span><span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">seluruh </span></span></span></span><span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">pemangku </span></span></span></span><span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">kepentingan </span></span></span></span><span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">untuk </span></span></span></span><span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">memperkuat </span></span></span></span><span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">komitmen </span></span></span></span><span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">menjaga </span></span></span></span><span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">bentang </span></span></span></span><span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">alam </span></span></span></span><span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Berau. </span></span></span></span><span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Labuan </span></span></span></span><span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Cermin </span></span></span></span><span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">dinilai </span></span></span></span><span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">tidak </span></span></span></span><span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">hanya </span></span></span></span><span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">sekedar </span></span></span></span><span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">destinasi </span></span></span></span><span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">wisata </span></span></span></span><span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">komersial, </span></span></span></span><span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">melainkan </span></span></span></span><span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">sebuah </span></span></span></span><span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">kawasan </span></span></span></span><span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">yang </span></span></span></span><span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">menyimpan </span></span></span></span><span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">nilai </span></span></span></span><span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">ilmiah </span></span></span></span><span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">tinggi, </span></span></span></span><span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">ruang </span></span></span></span><span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">edukasi, </span></span></span></span><span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">benteng </span></span></span></span><span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">konservasi, </span></span></span></span><span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">serta </span></span></span></span><span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">motor </span></span></span></span><span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">penggerak </span></span></span></span><span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">ekonomi </span></span></span></span><span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">masyarakat </span></span></span></span><span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">lokal.</span></span></span></span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Anggota Tim Verifikasi Geopark Nasional, Mega Fatimah Rosana, menegaskan bahwa ruh dari pengembangan sebuah </span></span></span></span><i><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">geopark</span></span></span></span></i><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> bukanlah eksploitasi pariwisata massal, melainkan perlindungan terhadap warisan bumi. </span></span></span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Yang paling utama adalah memastikan kawasan ini terlindungi dengan baik. Pariwisata memang menjadi tujuan akhir, tetapi perlindungan terhadap warisan geologi, alam, dan budaya harus menjadi prioritas,” ujarnya, Rabu (08/07/2026). </span></span></span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Menambah besar-besaran, konsep </span></span></span></span><i><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">geopark</span></span></span></span></i><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> yang ideal wajib memadukan aspek konservasi, pendidikan, dan pembangunan ekonomi secara bertanggung jawab. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah, sejarawan, pelaku usaha, hingga komunitas lokal menjadi kunci utama keinginan kawasan ini.</span></span></span></span><br><b><span;></span;></b></p>
<p><b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Komitmen Penuh Pemkab Berau</span></span></span></span></b></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Merespons evaluasi tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Berau, Muhammad Said, menyampaikan apresiasi mendalam atas masukan konstruktif yang diberikan oleh tim verifikator. </span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Menurutnya, hasil verifikasi lapangan ini akan menjadi 'cetak biru'</span></span></span></span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> berharga bagi Pemkab Berau untuk menyempurnakan tata kelola kawasan. </span></span></span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​"Atas nama Pemerintah Kabupaten Berau, kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Tim Verifikasi Geopark Nasional atas perhatian dan arahnya. Seluruh rekomendasi ini akan menjadi pijakan penting bagi kami untuk meningkatkan kualitas pengelolaan kawasan sesuai standar geopark nasional maupun internasional," kata Muhammad Said. </span></span></span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Pihaknya juga berkomitmen penuh untuk terus berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, pemerintah pusat, serta masyarakat dalam menjaga kelestarian Sangkulirang-Mangkalihat. </span></span></span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Labuan Cermin dan geosite lainnya adalah warisan alam yang sangat berharga. Kami ingin memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat tanpa sedikit pun mengabaikan aspek konservasi. Harapan kami, proses ini dapat menghadirkan Geopark Sangkulirang-Mangkalihat meraih pengakuan internasional dari UNESCO,” tutupnya. </span></span></span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Melalui proses verifikasi ini, Kabupaten Berau kian mantap menapakkan kaki menuju era pariwisata berkelanjutan</span></span></span></span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">. Jika seluruh tahapan berhasil dilalui dengan matang, Geopark Sangkulirang-Mangkalihat berpeluang besar menjadi warisan dunia baru yang menjadikan Indonesia di mata internasional. </span></span></span></span><b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">(REIN/daa)</span></span></span></span></b><br><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260709_121835_972.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Sabu 0,34 Gram Diselundupkan dalam Roti Gembong, Pria di Berau Ditangkap di Pintu Rutan</title>
<link>https://kartanews.com/sabu-034-gram-diselundupkan-dalam-roti-gembong-pria-di-berau-ditangkap-di-pintu-rutan</link>
<guid>https://kartanews.com/sabu-034-gram-diselundupkan-dalam-roti-gembong-pria-di-berau-ditangkap-di-pintu-rutan</guid>
<description><![CDATA[ BERAU  – Petugas Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Tanjung Redeb, Berau, berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis sabu pada Rabu (08/07/2026). Seorang pria berinisial DM (34) tertangkap tangan saat mencoba memasukkan barang haram tersebut dengan modus menyembunyikannya di dalam makanan bawaan. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a4f18f6a105f.jpg" length="79938" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 09 Jul 2026 11:44:56 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span;>​</span;><b><span;>KARTANEWS.COM, BERAU </span;></b><span;> – Petugas Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Tanjung Redeb, Kabupaten Berau berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis sabu pada Rabu (08/07/2026). Seorang pria berinisial DM (34) tertangkap tangan saat mencoba memasukkan barang haram tersebut dengan modus menyembunyikannya di dalam makanan bawaan.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>Dalam aksinya, DM memanfaatkan roti Gembong dan buah pir sebagai alat untuk mengelabui petugas agar sabu bisa lolos ke dalam rutan. Namun, trik pelaku kandas berkat kejelian petugas yang melakukan pemeriksaan ketat terhadap seluruh barang bawaan pengunjung di area pintu masuk. </span;><br><br><span;>​Kepala Rutan Kelas IIB Tanjung Redeb, Rian Permana, mengonfirmasi bahwa gerak-gerik DM langsung memicu kecurigaan petugas saat penggeledahan di lini depan. Setelah dilakukan pemeriksaan yang lebih intensif, petugas menemukan barang bukti terlarang tersebut. </span;><br><br><span;>"Setelah diperiksa lebih mendalam, petugas menemukan satu paket yang diduga narkotika jenis sabu dengan berat bruto 0,34 gram yang disembunyikan di dalam </span;><i><span;>handbag</span;></i><span;> putih," ujar Rian dalam keterangannya, Rabu (8/7/2026). </span;><br><br><span;>​Pihak Rutan bergerak cepat dengan langsung berkoordinasi bersama aparat kepolisian. Pelaku (DM), paket sabu, serta makanan yang digunakan sebagai media penyelundupan langsung diserahkan kepada Satuan Reserse Narkoba Polres Berau untuk proses penyelidikan dan hukum lebih lanjut. </span;><br><br><span;>​Rian sangat mengapresiasi ketelitian dan kewaspadaan anggotanya yang berhasil menggagalkan penyelundupan ini. Ia menegaskan tidak akan memberikan ruang sekecil apa pun bagi peredaran narkoba di lingkungan rutan. </span;><br><br><span;>​"Keberhasilan ini merupakan hasil dari komitmen seluruh petugas dalam menjalankan tugas sesuai prosedur. Kami akan terus memperketat pengawasan serta memperkuat sinergi dengan aparat penegak hukum. Pemeriksaan akan terus kami tingkatkan agar lingkungan rutan tetap aman dan tertib," pungkasnya. </span;><strong>(REIN/daa)</strong><br><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260709_114008_107.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Aksi Sigap Petugas Keamanan Commuter Line Bantu Penumpang Disabilitas Turun di Stasiun Tujuan</title>
<link>https://kartanews.com/aksi-sigap-petugas-keamanan-commuter-line-bantu-penumpang-disabilitas-turun-di-stasiun-tujuan</link>
<guid>https://kartanews.com/aksi-sigap-petugas-keamanan-commuter-line-bantu-penumpang-disabilitas-turun-di-stasiun-tujuan</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a4f0cff964d7.jpg" length="51460" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 09 Jul 2026 11:03:27 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<blockquote class="instagram-media" data-instgrm-captioned="" data-instgrm-permalink="https://www.instagram.com/reel/DakB-Tghmk7/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" data-instgrm-version="14" style="background: #FFF; border: 0; border-radius: 3px; box-shadow: 0 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.5),0 1px 10px 0 rgba(0,0,0,0.15); margin: 1px; max-width: 540px; min-width: 326px; padding: 0; width: calc(100% - 2px);">
<div style="padding: 16px;"><a href="https://www.instagram.com/reel/DakB-Tghmk7/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="background: #FFFFFF; line-height: 0; padding: 0 0; text-align: center; text-decoration: none; width: 100%;" target="_blank" rel="noopener">
<div style="display: flex; flex-direction: row; align-items: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 40px; margin-right: 14px; width: 40px;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 100px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 60px;"></div>
</div>
</div>
<div style="padding: 19% 0;"></div>
<div style="display: block; height: 50px; margin: 0 auto 12px; width: 50px;"><svg width="50px" height="50px" viewBox="0 0 60 60" version="1.1" xmlns="https://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="https://www.w3.org/1999/xlink"><g stroke="none" stroke-width="1" fill="none" fill-rule="evenodd"><g transform="translate(-511.000000, -20.000000)" fill="#000000"><g><path d="M556.869,30.41 C554.814,30.41 553.148,32.076 553.148,34.131 C553.148,36.186 554.814,37.852 556.869,37.852 C558.924,37.852 560.59,36.186 560.59,34.131 C560.59,32.076 558.924,30.41 556.869,30.41 M541,60.657 C535.114,60.657 530.342,55.887 530.342,50 C530.342,44.114 535.114,39.342 541,39.342 C546.887,39.342 551.658,44.114 551.658,50 C551.658,55.887 546.887,60.657 541,60.657 M541,33.886 C532.1,33.886 524.886,41.1 524.886,50 C524.886,58.899 532.1,66.113 541,66.113 C549.9,66.113 557.115,58.899 557.115,50 C557.115,41.1 549.9,33.886 541,33.886 M565.378,62.101 C565.244,65.022 564.756,66.606 564.346,67.663 C563.803,69.06 563.154,70.057 562.106,71.106 C561.058,72.155 560.06,72.803 558.662,73.347 C557.607,73.757 556.021,74.244 553.102,74.378 C549.944,74.521 548.997,74.552 541,74.552 C533.003,74.552 532.056,74.521 528.898,74.378 C525.979,74.244 524.393,73.757 523.338,73.347 C521.94,72.803 520.942,72.155 519.894,71.106 C518.846,70.057 518.197,69.06 517.654,67.663 C517.244,66.606 516.755,65.022 516.623,62.101 C516.479,58.943 516.448,57.996 516.448,50 C516.448,42.003 516.479,41.056 516.623,37.899 C516.755,34.978 517.244,33.391 517.654,32.338 C518.197,30.938 518.846,29.942 519.894,28.894 C520.942,27.846 521.94,27.196 523.338,26.654 C524.393,26.244 525.979,25.756 528.898,25.623 C532.057,25.479 533.004,25.448 541,25.448 C548.997,25.448 549.943,25.479 553.102,25.623 C556.021,25.756 557.607,26.244 558.662,26.654 C560.06,27.196 561.058,27.846 562.106,28.894 C563.154,29.942 563.803,30.938 564.346,32.338 C564.756,33.391 565.244,34.978 565.378,37.899 C565.522,41.056 565.552,42.003 565.552,50 C565.552,57.996 565.522,58.943 565.378,62.101 M570.82,37.631 C570.674,34.438 570.167,32.258 569.425,30.349 C568.659,28.377 567.633,26.702 565.965,25.035 C564.297,23.368 562.623,22.342 560.652,21.575 C558.743,20.834 556.562,20.326 553.369,20.18 C550.169,20.033 549.148,20 541,20 C532.853,20 531.831,20.033 528.631,20.18 C525.438,20.326 523.257,20.834 521.349,21.575 C519.376,22.342 517.703,23.368 516.035,25.035 C514.368,26.702 513.342,28.377 512.574,30.349 C511.834,32.258 511.326,34.438 511.181,37.631 C511.035,40.831 511,41.851 511,50 C511,58.147 511.035,59.17 511.181,62.369 C511.326,65.562 511.834,67.743 512.574,69.651 C513.342,71.625 514.368,73.296 516.035,74.965 C517.703,76.634 519.376,77.658 521.349,78.425 C523.257,79.167 525.438,79.673 528.631,79.82 C531.831,79.965 532.853,80.001 541,80.001 C549.148,80.001 550.169,79.965 553.369,79.82 C556.562,79.673 558.743,79.167 560.652,78.425 C562.623,77.658 564.297,76.634 565.965,74.965 C567.633,73.296 568.659,71.625 569.425,69.651 C570.167,67.743 570.674,65.562 570.82,62.369 C570.966,59.17 571,58.147 571,50 C571,41.851 570.966,40.831 570.82,37.631"></path></g></g></g></svg></div>
<div style="padding-top: 8px;">
<div style="color: #3897f0; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: 550; line-height: 18px;">Lihat postingan ini di Instagram</div>
</div>
<div style="padding: 12.5% 0;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: row; margin-bottom: 14px; align-items: center;">
<div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(0px) translateY(7px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; height: 12.5px; transform: rotate(-45deg) translateX(3px) translateY(1px); width: 12.5px; flex-grow: 0; margin-right: 14px; margin-left: 2px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(9px) translateY(-18px);"></div>
</div>
<div style="margin-left: 8px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 20px; width: 20px;"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 2px solid transparent; border-left: 6px solid #f4f4f4; border-bottom: 2px solid transparent; transform: translateX(16px) translateY(-4px) rotate(30deg);"></div>
</div>
<div style="margin-left: auto;">
<div style="width: 0px; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-right: 8px solid transparent; transform: translateY(16px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; flex-grow: 0; height: 12px; width: 16px; transform: translateY(-4px);"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-left: 8px solid transparent; transform: translateY(-4px) translateX(8px);"></div>
</div>
</div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center; margin-bottom: 24px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 224px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 144px;"></div>
</div>
</a>
<p style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; line-height: 17px; margin-bottom: 0; margin-top: 8px; overflow: hidden; padding: 8px 0 7px; text-align: center; text-overflow: ellipsis; white-space: nowrap;"><a href="https://www.instagram.com/reel/DakB-Tghmk7/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: normal; line-height: 17px; text-decoration: none;" target="_blank" rel="noopener">Sebuah kiriman dibagikan oleh KartaNews | Bukan Sekedar Berita (@kartanewscom)</a></p>
</div>
</blockquote>
<p>
<script async="" src="//www.instagram.com/embed.js"></script>
</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Korban Kasus Santri Dibakar Diduga Dicegat Polda NTB di Bandara Internasional Lombok saat Hendak Hadiri Podcast Denny Sumargo</title>
<link>https://kartanews.com/korban-kasus-santri-dibakar-diduga-dicegat-polda-ntb-di-bandara-internasional-lombok-saat-hendak-hadiri-podcast-denny-sumargo</link>
<guid>https://kartanews.com/korban-kasus-santri-dibakar-diduga-dicegat-polda-ntb-di-bandara-internasional-lombok-saat-hendak-hadiri-podcast-denny-sumargo</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a4f0d01e5130.jpg" length="59150" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 09 Jul 2026 11:02:47 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<blockquote class="instagram-media" data-instgrm-captioned="" data-instgrm-permalink="https://www.instagram.com/reel/DamY92SByPM/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" data-instgrm-version="14" style="background: #FFF; border: 0; border-radius: 3px; box-shadow: 0 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.5),0 1px 10px 0 rgba(0,0,0,0.15); margin: 1px; max-width: 540px; min-width: 326px; padding: 0; width: calc(100% - 2px);">
<div style="padding: 16px;"><a href="https://www.instagram.com/reel/DamY92SByPM/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="background: #FFFFFF; line-height: 0; padding: 0 0; text-align: center; text-decoration: none; width: 100%;" target="_blank" rel="noopener">
<div style="display: flex; flex-direction: row; align-items: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 40px; margin-right: 14px; width: 40px;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 100px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 60px;"></div>
</div>
</div>
<div style="padding: 19% 0;"></div>
<div style="display: block; height: 50px; margin: 0 auto 12px; width: 50px;"><svg width="50px" height="50px" viewBox="0 0 60 60" version="1.1" xmlns="https://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="https://www.w3.org/1999/xlink"><g stroke="none" stroke-width="1" fill="none" fill-rule="evenodd"><g transform="translate(-511.000000, -20.000000)" fill="#000000"><g><path d="M556.869,30.41 C554.814,30.41 553.148,32.076 553.148,34.131 C553.148,36.186 554.814,37.852 556.869,37.852 C558.924,37.852 560.59,36.186 560.59,34.131 C560.59,32.076 558.924,30.41 556.869,30.41 M541,60.657 C535.114,60.657 530.342,55.887 530.342,50 C530.342,44.114 535.114,39.342 541,39.342 C546.887,39.342 551.658,44.114 551.658,50 C551.658,55.887 546.887,60.657 541,60.657 M541,33.886 C532.1,33.886 524.886,41.1 524.886,50 C524.886,58.899 532.1,66.113 541,66.113 C549.9,66.113 557.115,58.899 557.115,50 C557.115,41.1 549.9,33.886 541,33.886 M565.378,62.101 C565.244,65.022 564.756,66.606 564.346,67.663 C563.803,69.06 563.154,70.057 562.106,71.106 C561.058,72.155 560.06,72.803 558.662,73.347 C557.607,73.757 556.021,74.244 553.102,74.378 C549.944,74.521 548.997,74.552 541,74.552 C533.003,74.552 532.056,74.521 528.898,74.378 C525.979,74.244 524.393,73.757 523.338,73.347 C521.94,72.803 520.942,72.155 519.894,71.106 C518.846,70.057 518.197,69.06 517.654,67.663 C517.244,66.606 516.755,65.022 516.623,62.101 C516.479,58.943 516.448,57.996 516.448,50 C516.448,42.003 516.479,41.056 516.623,37.899 C516.755,34.978 517.244,33.391 517.654,32.338 C518.197,30.938 518.846,29.942 519.894,28.894 C520.942,27.846 521.94,27.196 523.338,26.654 C524.393,26.244 525.979,25.756 528.898,25.623 C532.057,25.479 533.004,25.448 541,25.448 C548.997,25.448 549.943,25.479 553.102,25.623 C556.021,25.756 557.607,26.244 558.662,26.654 C560.06,27.196 561.058,27.846 562.106,28.894 C563.154,29.942 563.803,30.938 564.346,32.338 C564.756,33.391 565.244,34.978 565.378,37.899 C565.522,41.056 565.552,42.003 565.552,50 C565.552,57.996 565.522,58.943 565.378,62.101 M570.82,37.631 C570.674,34.438 570.167,32.258 569.425,30.349 C568.659,28.377 567.633,26.702 565.965,25.035 C564.297,23.368 562.623,22.342 560.652,21.575 C558.743,20.834 556.562,20.326 553.369,20.18 C550.169,20.033 549.148,20 541,20 C532.853,20 531.831,20.033 528.631,20.18 C525.438,20.326 523.257,20.834 521.349,21.575 C519.376,22.342 517.703,23.368 516.035,25.035 C514.368,26.702 513.342,28.377 512.574,30.349 C511.834,32.258 511.326,34.438 511.181,37.631 C511.035,40.831 511,41.851 511,50 C511,58.147 511.035,59.17 511.181,62.369 C511.326,65.562 511.834,67.743 512.574,69.651 C513.342,71.625 514.368,73.296 516.035,74.965 C517.703,76.634 519.376,77.658 521.349,78.425 C523.257,79.167 525.438,79.673 528.631,79.82 C531.831,79.965 532.853,80.001 541,80.001 C549.148,80.001 550.169,79.965 553.369,79.82 C556.562,79.673 558.743,79.167 560.652,78.425 C562.623,77.658 564.297,76.634 565.965,74.965 C567.633,73.296 568.659,71.625 569.425,69.651 C570.167,67.743 570.674,65.562 570.82,62.369 C570.966,59.17 571,58.147 571,50 C571,41.851 570.966,40.831 570.82,37.631"></path></g></g></g></svg></div>
<div style="padding-top: 8px;">
<div style="color: #3897f0; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: 550; line-height: 18px;">Lihat postingan ini di Instagram</div>
</div>
<div style="padding: 12.5% 0;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: row; margin-bottom: 14px; align-items: center;">
<div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(0px) translateY(7px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; height: 12.5px; transform: rotate(-45deg) translateX(3px) translateY(1px); width: 12.5px; flex-grow: 0; margin-right: 14px; margin-left: 2px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(9px) translateY(-18px);"></div>
</div>
<div style="margin-left: 8px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 20px; width: 20px;"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 2px solid transparent; border-left: 6px solid #f4f4f4; border-bottom: 2px solid transparent; transform: translateX(16px) translateY(-4px) rotate(30deg);"></div>
</div>
<div style="margin-left: auto;">
<div style="width: 0px; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-right: 8px solid transparent; transform: translateY(16px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; flex-grow: 0; height: 12px; width: 16px; transform: translateY(-4px);"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-left: 8px solid transparent; transform: translateY(-4px) translateX(8px);"></div>
</div>
</div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center; margin-bottom: 24px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 224px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 144px;"></div>
</div>
</a>
<p style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; line-height: 17px; margin-bottom: 0; margin-top: 8px; overflow: hidden; padding: 8px 0 7px; text-align: center; text-overflow: ellipsis; white-space: nowrap;"><a href="https://www.instagram.com/reel/DamY92SByPM/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: normal; line-height: 17px; text-decoration: none;" target="_blank" rel="noopener">Sebuah kiriman dibagikan oleh KartaNews | Bukan Sekedar Berita (@kartanewscom)</a></p>
</div>
</blockquote>
<p>
<script async="" src="//www.instagram.com/embed.js"></script>
</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Insiden Pagar Akses Konser Roboh di Surabaya, Petugas TNI dan Damkar Menjadi Korban</title>
<link>https://kartanews.com/insiden-pagar-akses-konser-roboh-di-surabaya-petugas-tni-dan-damkar-menjadi-korban</link>
<guid>https://kartanews.com/insiden-pagar-akses-konser-roboh-di-surabaya-petugas-tni-dan-damkar-menjadi-korban</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a4f0d011e2db.jpg" length="59406" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 09 Jul 2026 11:02:40 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<blockquote class="instagram-media" data-instgrm-captioned="" data-instgrm-permalink="https://www.instagram.com/reel/DamNj-khlQS/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" data-instgrm-version="14" style="background: #FFF; border: 0; border-radius: 3px; box-shadow: 0 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.5),0 1px 10px 0 rgba(0,0,0,0.15); margin: 1px; max-width: 540px; min-width: 326px; padding: 0; width: calc(100% - 2px);">
<div style="padding: 16px;"><a href="https://www.instagram.com/reel/DamNj-khlQS/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="background: #FFFFFF; line-height: 0; padding: 0 0; text-align: center; text-decoration: none; width: 100%;" target="_blank" rel="noopener">
<div style="display: flex; flex-direction: row; align-items: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 40px; margin-right: 14px; width: 40px;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 100px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 60px;"></div>
</div>
</div>
<div style="padding: 19% 0;"></div>
<div style="display: block; height: 50px; margin: 0 auto 12px; width: 50px;"><svg width="50px" height="50px" viewBox="0 0 60 60" version="1.1" xmlns="https://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="https://www.w3.org/1999/xlink"><g stroke="none" stroke-width="1" fill="none" fill-rule="evenodd"><g transform="translate(-511.000000, -20.000000)" fill="#000000"><g><path d="M556.869,30.41 C554.814,30.41 553.148,32.076 553.148,34.131 C553.148,36.186 554.814,37.852 556.869,37.852 C558.924,37.852 560.59,36.186 560.59,34.131 C560.59,32.076 558.924,30.41 556.869,30.41 M541,60.657 C535.114,60.657 530.342,55.887 530.342,50 C530.342,44.114 535.114,39.342 541,39.342 C546.887,39.342 551.658,44.114 551.658,50 C551.658,55.887 546.887,60.657 541,60.657 M541,33.886 C532.1,33.886 524.886,41.1 524.886,50 C524.886,58.899 532.1,66.113 541,66.113 C549.9,66.113 557.115,58.899 557.115,50 C557.115,41.1 549.9,33.886 541,33.886 M565.378,62.101 C565.244,65.022 564.756,66.606 564.346,67.663 C563.803,69.06 563.154,70.057 562.106,71.106 C561.058,72.155 560.06,72.803 558.662,73.347 C557.607,73.757 556.021,74.244 553.102,74.378 C549.944,74.521 548.997,74.552 541,74.552 C533.003,74.552 532.056,74.521 528.898,74.378 C525.979,74.244 524.393,73.757 523.338,73.347 C521.94,72.803 520.942,72.155 519.894,71.106 C518.846,70.057 518.197,69.06 517.654,67.663 C517.244,66.606 516.755,65.022 516.623,62.101 C516.479,58.943 516.448,57.996 516.448,50 C516.448,42.003 516.479,41.056 516.623,37.899 C516.755,34.978 517.244,33.391 517.654,32.338 C518.197,30.938 518.846,29.942 519.894,28.894 C520.942,27.846 521.94,27.196 523.338,26.654 C524.393,26.244 525.979,25.756 528.898,25.623 C532.057,25.479 533.004,25.448 541,25.448 C548.997,25.448 549.943,25.479 553.102,25.623 C556.021,25.756 557.607,26.244 558.662,26.654 C560.06,27.196 561.058,27.846 562.106,28.894 C563.154,29.942 563.803,30.938 564.346,32.338 C564.756,33.391 565.244,34.978 565.378,37.899 C565.522,41.056 565.552,42.003 565.552,50 C565.552,57.996 565.522,58.943 565.378,62.101 M570.82,37.631 C570.674,34.438 570.167,32.258 569.425,30.349 C568.659,28.377 567.633,26.702 565.965,25.035 C564.297,23.368 562.623,22.342 560.652,21.575 C558.743,20.834 556.562,20.326 553.369,20.18 C550.169,20.033 549.148,20 541,20 C532.853,20 531.831,20.033 528.631,20.18 C525.438,20.326 523.257,20.834 521.349,21.575 C519.376,22.342 517.703,23.368 516.035,25.035 C514.368,26.702 513.342,28.377 512.574,30.349 C511.834,32.258 511.326,34.438 511.181,37.631 C511.035,40.831 511,41.851 511,50 C511,58.147 511.035,59.17 511.181,62.369 C511.326,65.562 511.834,67.743 512.574,69.651 C513.342,71.625 514.368,73.296 516.035,74.965 C517.703,76.634 519.376,77.658 521.349,78.425 C523.257,79.167 525.438,79.673 528.631,79.82 C531.831,79.965 532.853,80.001 541,80.001 C549.148,80.001 550.169,79.965 553.369,79.82 C556.562,79.673 558.743,79.167 560.652,78.425 C562.623,77.658 564.297,76.634 565.965,74.965 C567.633,73.296 568.659,71.625 569.425,69.651 C570.167,67.743 570.674,65.562 570.82,62.369 C570.966,59.17 571,58.147 571,50 C571,41.851 570.966,40.831 570.82,37.631"></path></g></g></g></svg></div>
<div style="padding-top: 8px;">
<div style="color: #3897f0; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: 550; line-height: 18px;">Lihat postingan ini di Instagram</div>
</div>
<div style="padding: 12.5% 0;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: row; margin-bottom: 14px; align-items: center;">
<div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(0px) translateY(7px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; height: 12.5px; transform: rotate(-45deg) translateX(3px) translateY(1px); width: 12.5px; flex-grow: 0; margin-right: 14px; margin-left: 2px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(9px) translateY(-18px);"></div>
</div>
<div style="margin-left: 8px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 20px; width: 20px;"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 2px solid transparent; border-left: 6px solid #f4f4f4; border-bottom: 2px solid transparent; transform: translateX(16px) translateY(-4px) rotate(30deg);"></div>
</div>
<div style="margin-left: auto;">
<div style="width: 0px; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-right: 8px solid transparent; transform: translateY(16px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; flex-grow: 0; height: 12px; width: 16px; transform: translateY(-4px);"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-left: 8px solid transparent; transform: translateY(-4px) translateX(8px);"></div>
</div>
</div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center; margin-bottom: 24px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 224px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 144px;"></div>
</div>
</a>
<p style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; line-height: 17px; margin-bottom: 0; margin-top: 8px; overflow: hidden; padding: 8px 0 7px; text-align: center; text-overflow: ellipsis; white-space: nowrap;"><a href="https://www.instagram.com/reel/DamNj-khlQS/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: normal; line-height: 17px; text-decoration: none;" target="_blank" rel="noopener">Sebuah kiriman dibagikan oleh KartaNews | Bukan Sekedar Berita (@kartanewscom)</a></p>
</div>
</blockquote>
<p>
<script async="" src="//www.instagram.com/embed.js"></script>
</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pencarian Berakhir Duka: Tiga Personel Sat Narkoba Polres Katingan yang Hanyut Ditemukan Meningg44l Dunia</title>
<link>https://kartanews.com/pencarian-berakhir-duka-tiga-personel-sat-narkoba-polres-katingan-yang-hanyut-ditemukan-meningg44l-dunia</link>
<guid>https://kartanews.com/pencarian-berakhir-duka-tiga-personel-sat-narkoba-polres-katingan-yang-hanyut-ditemukan-meningg44l-dunia</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a4f0d02aeb99.jpg" length="68850" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 09 Jul 2026 11:02:17 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<blockquote class="instagram-media" data-instgrm-captioned="" data-instgrm-permalink="https://www.instagram.com/reel/DakrH53hWV8/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" data-instgrm-version="14" style="background: #FFF; border: 0; border-radius: 3px; box-shadow: 0 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.5),0 1px 10px 0 rgba(0,0,0,0.15); margin: 1px; max-width: 540px; min-width: 326px; padding: 0; width: calc(100% - 2px);">
<div style="padding: 16px;"><a href="https://www.instagram.com/reel/DakrH53hWV8/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="background: #FFFFFF; line-height: 0; padding: 0 0; text-align: center; text-decoration: none; width: 100%;" target="_blank" rel="noopener">
<div style="display: flex; flex-direction: row; align-items: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 40px; margin-right: 14px; width: 40px;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 100px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 60px;"></div>
</div>
</div>
<div style="padding: 19% 0;"></div>
<div style="display: block; height: 50px; margin: 0 auto 12px; width: 50px;"><svg width="50px" height="50px" viewBox="0 0 60 60" version="1.1" xmlns="https://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="https://www.w3.org/1999/xlink"><g stroke="none" stroke-width="1" fill="none" fill-rule="evenodd"><g transform="translate(-511.000000, -20.000000)" fill="#000000"><g><path d="M556.869,30.41 C554.814,30.41 553.148,32.076 553.148,34.131 C553.148,36.186 554.814,37.852 556.869,37.852 C558.924,37.852 560.59,36.186 560.59,34.131 C560.59,32.076 558.924,30.41 556.869,30.41 M541,60.657 C535.114,60.657 530.342,55.887 530.342,50 C530.342,44.114 535.114,39.342 541,39.342 C546.887,39.342 551.658,44.114 551.658,50 C551.658,55.887 546.887,60.657 541,60.657 M541,33.886 C532.1,33.886 524.886,41.1 524.886,50 C524.886,58.899 532.1,66.113 541,66.113 C549.9,66.113 557.115,58.899 557.115,50 C557.115,41.1 549.9,33.886 541,33.886 M565.378,62.101 C565.244,65.022 564.756,66.606 564.346,67.663 C563.803,69.06 563.154,70.057 562.106,71.106 C561.058,72.155 560.06,72.803 558.662,73.347 C557.607,73.757 556.021,74.244 553.102,74.378 C549.944,74.521 548.997,74.552 541,74.552 C533.003,74.552 532.056,74.521 528.898,74.378 C525.979,74.244 524.393,73.757 523.338,73.347 C521.94,72.803 520.942,72.155 519.894,71.106 C518.846,70.057 518.197,69.06 517.654,67.663 C517.244,66.606 516.755,65.022 516.623,62.101 C516.479,58.943 516.448,57.996 516.448,50 C516.448,42.003 516.479,41.056 516.623,37.899 C516.755,34.978 517.244,33.391 517.654,32.338 C518.197,30.938 518.846,29.942 519.894,28.894 C520.942,27.846 521.94,27.196 523.338,26.654 C524.393,26.244 525.979,25.756 528.898,25.623 C532.057,25.479 533.004,25.448 541,25.448 C548.997,25.448 549.943,25.479 553.102,25.623 C556.021,25.756 557.607,26.244 558.662,26.654 C560.06,27.196 561.058,27.846 562.106,28.894 C563.154,29.942 563.803,30.938 564.346,32.338 C564.756,33.391 565.244,34.978 565.378,37.899 C565.522,41.056 565.552,42.003 565.552,50 C565.552,57.996 565.522,58.943 565.378,62.101 M570.82,37.631 C570.674,34.438 570.167,32.258 569.425,30.349 C568.659,28.377 567.633,26.702 565.965,25.035 C564.297,23.368 562.623,22.342 560.652,21.575 C558.743,20.834 556.562,20.326 553.369,20.18 C550.169,20.033 549.148,20 541,20 C532.853,20 531.831,20.033 528.631,20.18 C525.438,20.326 523.257,20.834 521.349,21.575 C519.376,22.342 517.703,23.368 516.035,25.035 C514.368,26.702 513.342,28.377 512.574,30.349 C511.834,32.258 511.326,34.438 511.181,37.631 C511.035,40.831 511,41.851 511,50 C511,58.147 511.035,59.17 511.181,62.369 C511.326,65.562 511.834,67.743 512.574,69.651 C513.342,71.625 514.368,73.296 516.035,74.965 C517.703,76.634 519.376,77.658 521.349,78.425 C523.257,79.167 525.438,79.673 528.631,79.82 C531.831,79.965 532.853,80.001 541,80.001 C549.148,80.001 550.169,79.965 553.369,79.82 C556.562,79.673 558.743,79.167 560.652,78.425 C562.623,77.658 564.297,76.634 565.965,74.965 C567.633,73.296 568.659,71.625 569.425,69.651 C570.167,67.743 570.674,65.562 570.82,62.369 C570.966,59.17 571,58.147 571,50 C571,41.851 570.966,40.831 570.82,37.631"></path></g></g></g></svg></div>
<div style="padding-top: 8px;">
<div style="color: #3897f0; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: 550; line-height: 18px;">Lihat postingan ini di Instagram</div>
</div>
<div style="padding: 12.5% 0;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: row; margin-bottom: 14px; align-items: center;">
<div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(0px) translateY(7px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; height: 12.5px; transform: rotate(-45deg) translateX(3px) translateY(1px); width: 12.5px; flex-grow: 0; margin-right: 14px; margin-left: 2px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(9px) translateY(-18px);"></div>
</div>
<div style="margin-left: 8px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 20px; width: 20px;"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 2px solid transparent; border-left: 6px solid #f4f4f4; border-bottom: 2px solid transparent; transform: translateX(16px) translateY(-4px) rotate(30deg);"></div>
</div>
<div style="margin-left: auto;">
<div style="width: 0px; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-right: 8px solid transparent; transform: translateY(16px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; flex-grow: 0; height: 12px; width: 16px; transform: translateY(-4px);"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-left: 8px solid transparent; transform: translateY(-4px) translateX(8px);"></div>
</div>
</div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center; margin-bottom: 24px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 224px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 144px;"></div>
</div>
</a>
<p style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; line-height: 17px; margin-bottom: 0; margin-top: 8px; overflow: hidden; padding: 8px 0 7px; text-align: center; text-overflow: ellipsis; white-space: nowrap;"><a href="https://www.instagram.com/reel/DakrH53hWV8/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: normal; line-height: 17px; text-decoration: none;" target="_blank" rel="noopener">Sebuah kiriman dibagikan oleh KartaNews | Bukan Sekedar Berita (@kartanewscom)</a></p>
</div>
</blockquote>
<p>
<script async="" src="//www.instagram.com/embed.js"></script>
</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kebakaran Rumah Tinggal di Palmerah Jakarta Barat, 18 Unit Mobil Damkar Dikerahkan ke Lokasi</title>
<link>https://kartanews.com/kebakaran-rumah-tinggal-di-palmerah-jakarta-barat-18-unit-mobil-damkar-dikerahkan-ke-lokasi</link>
<guid>https://kartanews.com/kebakaran-rumah-tinggal-di-palmerah-jakarta-barat-18-unit-mobil-damkar-dikerahkan-ke-lokasi</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a4f0d03b0213.jpg" length="50249" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 09 Jul 2026 11:02:08 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<blockquote class="instagram-media" data-instgrm-captioned="" data-instgrm-permalink="https://www.instagram.com/reel/DakkTvQBtpG/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" data-instgrm-version="14" style="background: #FFF; border: 0; border-radius: 3px; box-shadow: 0 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.5),0 1px 10px 0 rgba(0,0,0,0.15); margin: 1px; max-width: 540px; min-width: 326px; padding: 0; width: calc(100% - 2px);">
<div style="padding: 16px;"><a href="https://www.instagram.com/reel/DakkTvQBtpG/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="background: #FFFFFF; line-height: 0; padding: 0 0; text-align: center; text-decoration: none; width: 100%;" target="_blank" rel="noopener">
<div style="display: flex; flex-direction: row; align-items: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 40px; margin-right: 14px; width: 40px;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 100px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 60px;"></div>
</div>
</div>
<div style="padding: 19% 0;"></div>
<div style="display: block; height: 50px; margin: 0 auto 12px; width: 50px;"><svg width="50px" height="50px" viewBox="0 0 60 60" version="1.1" xmlns="https://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="https://www.w3.org/1999/xlink"><g stroke="none" stroke-width="1" fill="none" fill-rule="evenodd"><g transform="translate(-511.000000, -20.000000)" fill="#000000"><g><path d="M556.869,30.41 C554.814,30.41 553.148,32.076 553.148,34.131 C553.148,36.186 554.814,37.852 556.869,37.852 C558.924,37.852 560.59,36.186 560.59,34.131 C560.59,32.076 558.924,30.41 556.869,30.41 M541,60.657 C535.114,60.657 530.342,55.887 530.342,50 C530.342,44.114 535.114,39.342 541,39.342 C546.887,39.342 551.658,44.114 551.658,50 C551.658,55.887 546.887,60.657 541,60.657 M541,33.886 C532.1,33.886 524.886,41.1 524.886,50 C524.886,58.899 532.1,66.113 541,66.113 C549.9,66.113 557.115,58.899 557.115,50 C557.115,41.1 549.9,33.886 541,33.886 M565.378,62.101 C565.244,65.022 564.756,66.606 564.346,67.663 C563.803,69.06 563.154,70.057 562.106,71.106 C561.058,72.155 560.06,72.803 558.662,73.347 C557.607,73.757 556.021,74.244 553.102,74.378 C549.944,74.521 548.997,74.552 541,74.552 C533.003,74.552 532.056,74.521 528.898,74.378 C525.979,74.244 524.393,73.757 523.338,73.347 C521.94,72.803 520.942,72.155 519.894,71.106 C518.846,70.057 518.197,69.06 517.654,67.663 C517.244,66.606 516.755,65.022 516.623,62.101 C516.479,58.943 516.448,57.996 516.448,50 C516.448,42.003 516.479,41.056 516.623,37.899 C516.755,34.978 517.244,33.391 517.654,32.338 C518.197,30.938 518.846,29.942 519.894,28.894 C520.942,27.846 521.94,27.196 523.338,26.654 C524.393,26.244 525.979,25.756 528.898,25.623 C532.057,25.479 533.004,25.448 541,25.448 C548.997,25.448 549.943,25.479 553.102,25.623 C556.021,25.756 557.607,26.244 558.662,26.654 C560.06,27.196 561.058,27.846 562.106,28.894 C563.154,29.942 563.803,30.938 564.346,32.338 C564.756,33.391 565.244,34.978 565.378,37.899 C565.522,41.056 565.552,42.003 565.552,50 C565.552,57.996 565.522,58.943 565.378,62.101 M570.82,37.631 C570.674,34.438 570.167,32.258 569.425,30.349 C568.659,28.377 567.633,26.702 565.965,25.035 C564.297,23.368 562.623,22.342 560.652,21.575 C558.743,20.834 556.562,20.326 553.369,20.18 C550.169,20.033 549.148,20 541,20 C532.853,20 531.831,20.033 528.631,20.18 C525.438,20.326 523.257,20.834 521.349,21.575 C519.376,22.342 517.703,23.368 516.035,25.035 C514.368,26.702 513.342,28.377 512.574,30.349 C511.834,32.258 511.326,34.438 511.181,37.631 C511.035,40.831 511,41.851 511,50 C511,58.147 511.035,59.17 511.181,62.369 C511.326,65.562 511.834,67.743 512.574,69.651 C513.342,71.625 514.368,73.296 516.035,74.965 C517.703,76.634 519.376,77.658 521.349,78.425 C523.257,79.167 525.438,79.673 528.631,79.82 C531.831,79.965 532.853,80.001 541,80.001 C549.148,80.001 550.169,79.965 553.369,79.82 C556.562,79.673 558.743,79.167 560.652,78.425 C562.623,77.658 564.297,76.634 565.965,74.965 C567.633,73.296 568.659,71.625 569.425,69.651 C570.167,67.743 570.674,65.562 570.82,62.369 C570.966,59.17 571,58.147 571,50 C571,41.851 570.966,40.831 570.82,37.631"></path></g></g></g></svg></div>
<div style="padding-top: 8px;">
<div style="color: #3897f0; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: 550; line-height: 18px;">Lihat postingan ini di Instagram</div>
</div>
<div style="padding: 12.5% 0;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: row; margin-bottom: 14px; align-items: center;">
<div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(0px) translateY(7px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; height: 12.5px; transform: rotate(-45deg) translateX(3px) translateY(1px); width: 12.5px; flex-grow: 0; margin-right: 14px; margin-left: 2px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(9px) translateY(-18px);"></div>
</div>
<div style="margin-left: 8px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 20px; width: 20px;"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 2px solid transparent; border-left: 6px solid #f4f4f4; border-bottom: 2px solid transparent; transform: translateX(16px) translateY(-4px) rotate(30deg);"></div>
</div>
<div style="margin-left: auto;">
<div style="width: 0px; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-right: 8px solid transparent; transform: translateY(16px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; flex-grow: 0; height: 12px; width: 16px; transform: translateY(-4px);"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-left: 8px solid transparent; transform: translateY(-4px) translateX(8px);"></div>
</div>
</div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center; margin-bottom: 24px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 224px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 144px;"></div>
</div>
</a>
<p style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; line-height: 17px; margin-bottom: 0; margin-top: 8px; overflow: hidden; padding: 8px 0 7px; text-align: center; text-overflow: ellipsis; white-space: nowrap;"><a href="https://www.instagram.com/reel/DakkTvQBtpG/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: normal; line-height: 17px; text-decoration: none;" target="_blank" rel="noopener">Sebuah kiriman dibagikan oleh KartaNews | Bukan Sekedar Berita (@kartanewscom)</a></p>
</div>
</blockquote>
<p>
<script async="" src="//www.instagram.com/embed.js"></script>
</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Detik&#45;Detik Kecelakaan Sepeda Motor Akibat Pintu Mobil Dibuka Sembarangan</title>
<link>https://kartanews.com/detik-detik-kecelakaan-sepeda-motor-akibat-pintu-mobil-dibuka-sembarangan</link>
<guid>https://kartanews.com/detik-detik-kecelakaan-sepeda-motor-akibat-pintu-mobil-dibuka-sembarangan</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a4f0d0470bdf.jpg" length="94568" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 09 Jul 2026 10:54:22 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<blockquote class="instagram-media" data-instgrm-captioned="" data-instgrm-permalink="https://www.instagram.com/reel/DakdXOwhbZH/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" data-instgrm-version="14" style="background: #FFF; border: 0; border-radius: 3px; box-shadow: 0 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.5),0 1px 10px 0 rgba(0,0,0,0.15); margin: 1px; max-width: 540px; min-width: 326px; padding: 0; width: calc(100% - 2px);">
<div style="padding: 16px;"><a href="https://www.instagram.com/reel/DakdXOwhbZH/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="background: #FFFFFF; line-height: 0; padding: 0 0; text-align: center; text-decoration: none; width: 100%;" target="_blank" rel="noopener">
<div style="display: flex; flex-direction: row; align-items: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 40px; margin-right: 14px; width: 40px;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 100px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 60px;"></div>
</div>
</div>
<div style="padding: 19% 0;"></div>
<div style="display: block; height: 50px; margin: 0 auto 12px; width: 50px;"><svg width="50px" height="50px" viewBox="0 0 60 60" version="1.1" xmlns="https://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="https://www.w3.org/1999/xlink"><g stroke="none" stroke-width="1" fill="none" fill-rule="evenodd"><g transform="translate(-511.000000, -20.000000)" fill="#000000"><g><path d="M556.869,30.41 C554.814,30.41 553.148,32.076 553.148,34.131 C553.148,36.186 554.814,37.852 556.869,37.852 C558.924,37.852 560.59,36.186 560.59,34.131 C560.59,32.076 558.924,30.41 556.869,30.41 M541,60.657 C535.114,60.657 530.342,55.887 530.342,50 C530.342,44.114 535.114,39.342 541,39.342 C546.887,39.342 551.658,44.114 551.658,50 C551.658,55.887 546.887,60.657 541,60.657 M541,33.886 C532.1,33.886 524.886,41.1 524.886,50 C524.886,58.899 532.1,66.113 541,66.113 C549.9,66.113 557.115,58.899 557.115,50 C557.115,41.1 549.9,33.886 541,33.886 M565.378,62.101 C565.244,65.022 564.756,66.606 564.346,67.663 C563.803,69.06 563.154,70.057 562.106,71.106 C561.058,72.155 560.06,72.803 558.662,73.347 C557.607,73.757 556.021,74.244 553.102,74.378 C549.944,74.521 548.997,74.552 541,74.552 C533.003,74.552 532.056,74.521 528.898,74.378 C525.979,74.244 524.393,73.757 523.338,73.347 C521.94,72.803 520.942,72.155 519.894,71.106 C518.846,70.057 518.197,69.06 517.654,67.663 C517.244,66.606 516.755,65.022 516.623,62.101 C516.479,58.943 516.448,57.996 516.448,50 C516.448,42.003 516.479,41.056 516.623,37.899 C516.755,34.978 517.244,33.391 517.654,32.338 C518.197,30.938 518.846,29.942 519.894,28.894 C520.942,27.846 521.94,27.196 523.338,26.654 C524.393,26.244 525.979,25.756 528.898,25.623 C532.057,25.479 533.004,25.448 541,25.448 C548.997,25.448 549.943,25.479 553.102,25.623 C556.021,25.756 557.607,26.244 558.662,26.654 C560.06,27.196 561.058,27.846 562.106,28.894 C563.154,29.942 563.803,30.938 564.346,32.338 C564.756,33.391 565.244,34.978 565.378,37.899 C565.522,41.056 565.552,42.003 565.552,50 C565.552,57.996 565.522,58.943 565.378,62.101 M570.82,37.631 C570.674,34.438 570.167,32.258 569.425,30.349 C568.659,28.377 567.633,26.702 565.965,25.035 C564.297,23.368 562.623,22.342 560.652,21.575 C558.743,20.834 556.562,20.326 553.369,20.18 C550.169,20.033 549.148,20 541,20 C532.853,20 531.831,20.033 528.631,20.18 C525.438,20.326 523.257,20.834 521.349,21.575 C519.376,22.342 517.703,23.368 516.035,25.035 C514.368,26.702 513.342,28.377 512.574,30.349 C511.834,32.258 511.326,34.438 511.181,37.631 C511.035,40.831 511,41.851 511,50 C511,58.147 511.035,59.17 511.181,62.369 C511.326,65.562 511.834,67.743 512.574,69.651 C513.342,71.625 514.368,73.296 516.035,74.965 C517.703,76.634 519.376,77.658 521.349,78.425 C523.257,79.167 525.438,79.673 528.631,79.82 C531.831,79.965 532.853,80.001 541,80.001 C549.148,80.001 550.169,79.965 553.369,79.82 C556.562,79.673 558.743,79.167 560.652,78.425 C562.623,77.658 564.297,76.634 565.965,74.965 C567.633,73.296 568.659,71.625 569.425,69.651 C570.167,67.743 570.674,65.562 570.82,62.369 C570.966,59.17 571,58.147 571,50 C571,41.851 570.966,40.831 570.82,37.631"></path></g></g></g></svg></div>
<div style="padding-top: 8px;">
<div style="color: #3897f0; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: 550; line-height: 18px;">Lihat postingan ini di Instagram</div>
</div>
<div style="padding: 12.5% 0;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: row; margin-bottom: 14px; align-items: center;">
<div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(0px) translateY(7px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; height: 12.5px; transform: rotate(-45deg) translateX(3px) translateY(1px); width: 12.5px; flex-grow: 0; margin-right: 14px; margin-left: 2px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(9px) translateY(-18px);"></div>
</div>
<div style="margin-left: 8px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 20px; width: 20px;"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 2px solid transparent; border-left: 6px solid #f4f4f4; border-bottom: 2px solid transparent; transform: translateX(16px) translateY(-4px) rotate(30deg);"></div>
</div>
<div style="margin-left: auto;">
<div style="width: 0px; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-right: 8px solid transparent; transform: translateY(16px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; flex-grow: 0; height: 12px; width: 16px; transform: translateY(-4px);"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-left: 8px solid transparent; transform: translateY(-4px) translateX(8px);"></div>
</div>
</div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center; margin-bottom: 24px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 224px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 144px;"></div>
</div>
</a>
<p style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; line-height: 17px; margin-bottom: 0; margin-top: 8px; overflow: hidden; padding: 8px 0 7px; text-align: center; text-overflow: ellipsis; white-space: nowrap;"><a href="https://www.instagram.com/reel/DakdXOwhbZH/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: normal; line-height: 17px; text-decoration: none;" target="_blank" rel="noopener">Sebuah kiriman dibagikan oleh KartaNews | Bukan Sekedar Berita (@kartanewscom)</a></p>
</div>
</blockquote>
<p>
<script async="" src="//www.instagram.com/embed.js"></script>
</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Trag33di M44ut di Thailand: Bocah 11 Tahun Setir Mobil Pickup, Tabr44k Rombongan Biksu hingga 9 Orang Tew44s</title>
<link>https://kartanews.com/trag33di-m44ut-di-thailand-bocah-11-tahun-setir-mobil-pickup-tabr44k-rombongan-biksu-hingga-9-orang-tew44s</link>
<guid>https://kartanews.com/trag33di-m44ut-di-thailand-bocah-11-tahun-setir-mobil-pickup-tabr44k-rombongan-biksu-hingga-9-orang-tew44s</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a4f0d0556c7d.jpg" length="83678" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 09 Jul 2026 10:54:10 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<blockquote class="instagram-media" data-instgrm-captioned="" data-instgrm-permalink="https://www.instagram.com/reel/DakPqkEhrUV/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" data-instgrm-version="14" style="background: #FFF; border: 0; border-radius: 3px; box-shadow: 0 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.5),0 1px 10px 0 rgba(0,0,0,0.15); margin: 1px; max-width: 540px; min-width: 326px; padding: 0; width: calc(100% - 2px);">
<div style="padding: 16px;"><a href="https://www.instagram.com/reel/DakPqkEhrUV/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="background: #FFFFFF; line-height: 0; padding: 0 0; text-align: center; text-decoration: none; width: 100%;" target="_blank" rel="noopener">
<div style="display: flex; flex-direction: row; align-items: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 40px; margin-right: 14px; width: 40px;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 100px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 60px;"></div>
</div>
</div>
<div style="padding: 19% 0;"></div>
<div style="display: block; height: 50px; margin: 0 auto 12px; width: 50px;"><svg width="50px" height="50px" viewBox="0 0 60 60" version="1.1" xmlns="https://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="https://www.w3.org/1999/xlink"><g stroke="none" stroke-width="1" fill="none" fill-rule="evenodd"><g transform="translate(-511.000000, -20.000000)" fill="#000000"><g><path d="M556.869,30.41 C554.814,30.41 553.148,32.076 553.148,34.131 C553.148,36.186 554.814,37.852 556.869,37.852 C558.924,37.852 560.59,36.186 560.59,34.131 C560.59,32.076 558.924,30.41 556.869,30.41 M541,60.657 C535.114,60.657 530.342,55.887 530.342,50 C530.342,44.114 535.114,39.342 541,39.342 C546.887,39.342 551.658,44.114 551.658,50 C551.658,55.887 546.887,60.657 541,60.657 M541,33.886 C532.1,33.886 524.886,41.1 524.886,50 C524.886,58.899 532.1,66.113 541,66.113 C549.9,66.113 557.115,58.899 557.115,50 C557.115,41.1 549.9,33.886 541,33.886 M565.378,62.101 C565.244,65.022 564.756,66.606 564.346,67.663 C563.803,69.06 563.154,70.057 562.106,71.106 C561.058,72.155 560.06,72.803 558.662,73.347 C557.607,73.757 556.021,74.244 553.102,74.378 C549.944,74.521 548.997,74.552 541,74.552 C533.003,74.552 532.056,74.521 528.898,74.378 C525.979,74.244 524.393,73.757 523.338,73.347 C521.94,72.803 520.942,72.155 519.894,71.106 C518.846,70.057 518.197,69.06 517.654,67.663 C517.244,66.606 516.755,65.022 516.623,62.101 C516.479,58.943 516.448,57.996 516.448,50 C516.448,42.003 516.479,41.056 516.623,37.899 C516.755,34.978 517.244,33.391 517.654,32.338 C518.197,30.938 518.846,29.942 519.894,28.894 C520.942,27.846 521.94,27.196 523.338,26.654 C524.393,26.244 525.979,25.756 528.898,25.623 C532.057,25.479 533.004,25.448 541,25.448 C548.997,25.448 549.943,25.479 553.102,25.623 C556.021,25.756 557.607,26.244 558.662,26.654 C560.06,27.196 561.058,27.846 562.106,28.894 C563.154,29.942 563.803,30.938 564.346,32.338 C564.756,33.391 565.244,34.978 565.378,37.899 C565.522,41.056 565.552,42.003 565.552,50 C565.552,57.996 565.522,58.943 565.378,62.101 M570.82,37.631 C570.674,34.438 570.167,32.258 569.425,30.349 C568.659,28.377 567.633,26.702 565.965,25.035 C564.297,23.368 562.623,22.342 560.652,21.575 C558.743,20.834 556.562,20.326 553.369,20.18 C550.169,20.033 549.148,20 541,20 C532.853,20 531.831,20.033 528.631,20.18 C525.438,20.326 523.257,20.834 521.349,21.575 C519.376,22.342 517.703,23.368 516.035,25.035 C514.368,26.702 513.342,28.377 512.574,30.349 C511.834,32.258 511.326,34.438 511.181,37.631 C511.035,40.831 511,41.851 511,50 C511,58.147 511.035,59.17 511.181,62.369 C511.326,65.562 511.834,67.743 512.574,69.651 C513.342,71.625 514.368,73.296 516.035,74.965 C517.703,76.634 519.376,77.658 521.349,78.425 C523.257,79.167 525.438,79.673 528.631,79.82 C531.831,79.965 532.853,80.001 541,80.001 C549.148,80.001 550.169,79.965 553.369,79.82 C556.562,79.673 558.743,79.167 560.652,78.425 C562.623,77.658 564.297,76.634 565.965,74.965 C567.633,73.296 568.659,71.625 569.425,69.651 C570.167,67.743 570.674,65.562 570.82,62.369 C570.966,59.17 571,58.147 571,50 C571,41.851 570.966,40.831 570.82,37.631"></path></g></g></g></svg></div>
<div style="padding-top: 8px;">
<div style="color: #3897f0; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: 550; line-height: 18px;">Lihat postingan ini di Instagram</div>
</div>
<div style="padding: 12.5% 0;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: row; margin-bottom: 14px; align-items: center;">
<div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(0px) translateY(7px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; height: 12.5px; transform: rotate(-45deg) translateX(3px) translateY(1px); width: 12.5px; flex-grow: 0; margin-right: 14px; margin-left: 2px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(9px) translateY(-18px);"></div>
</div>
<div style="margin-left: 8px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 20px; width: 20px;"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 2px solid transparent; border-left: 6px solid #f4f4f4; border-bottom: 2px solid transparent; transform: translateX(16px) translateY(-4px) rotate(30deg);"></div>
</div>
<div style="margin-left: auto;">
<div style="width: 0px; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-right: 8px solid transparent; transform: translateY(16px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; flex-grow: 0; height: 12px; width: 16px; transform: translateY(-4px);"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-left: 8px solid transparent; transform: translateY(-4px) translateX(8px);"></div>
</div>
</div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center; margin-bottom: 24px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 224px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 144px;"></div>
</div>
</a>
<p style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; line-height: 17px; margin-bottom: 0; margin-top: 8px; overflow: hidden; padding: 8px 0 7px; text-align: center; text-overflow: ellipsis; white-space: nowrap;"><a href="https://www.instagram.com/reel/DakPqkEhrUV/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: normal; line-height: 17px; text-decoration: none;" target="_blank" rel="noopener">Sebuah kiriman dibagikan oleh KartaNews | Bukan Sekedar Berita (@kartanewscom)</a></p>
</div>
</blockquote>
<p>
<script async="" src="//www.instagram.com/embed.js"></script>
</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pria Tanpa Identitas Tergeletak di Depan Plasa Ciputat akibat Kelebihan Berat Badan</title>
<link>https://kartanews.com/pria-tanpa-identitas-tergeletak-di-depan-plasa-ciputat-akibat-kelebihan-berat-badan</link>
<guid>https://kartanews.com/pria-tanpa-identitas-tergeletak-di-depan-plasa-ciputat-akibat-kelebihan-berat-badan</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a4f0d06391c3.jpg" length="60546" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 09 Jul 2026 10:54:01 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<blockquote class="instagram-media" data-instgrm-captioned="" data-instgrm-permalink="https://www.instagram.com/reel/DakB4Q9h_EI/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" data-instgrm-version="14" style="background: #FFF; border: 0; border-radius: 3px; box-shadow: 0 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.5),0 1px 10px 0 rgba(0,0,0,0.15); margin: 1px; max-width: 540px; min-width: 326px; padding: 0; width: calc(100% - 2px);">
<div style="padding: 16px;"><a href="https://www.instagram.com/reel/DakB4Q9h_EI/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="background: #FFFFFF; line-height: 0; padding: 0 0; text-align: center; text-decoration: none; width: 100%;" target="_blank" rel="noopener">
<div style="display: flex; flex-direction: row; align-items: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 40px; margin-right: 14px; width: 40px;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 100px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 60px;"></div>
</div>
</div>
<div style="padding: 19% 0;"></div>
<div style="display: block; height: 50px; margin: 0 auto 12px; width: 50px;"><svg width="50px" height="50px" viewBox="0 0 60 60" version="1.1" xmlns="https://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="https://www.w3.org/1999/xlink"><g stroke="none" stroke-width="1" fill="none" fill-rule="evenodd"><g transform="translate(-511.000000, -20.000000)" fill="#000000"><g><path d="M556.869,30.41 C554.814,30.41 553.148,32.076 553.148,34.131 C553.148,36.186 554.814,37.852 556.869,37.852 C558.924,37.852 560.59,36.186 560.59,34.131 C560.59,32.076 558.924,30.41 556.869,30.41 M541,60.657 C535.114,60.657 530.342,55.887 530.342,50 C530.342,44.114 535.114,39.342 541,39.342 C546.887,39.342 551.658,44.114 551.658,50 C551.658,55.887 546.887,60.657 541,60.657 M541,33.886 C532.1,33.886 524.886,41.1 524.886,50 C524.886,58.899 532.1,66.113 541,66.113 C549.9,66.113 557.115,58.899 557.115,50 C557.115,41.1 549.9,33.886 541,33.886 M565.378,62.101 C565.244,65.022 564.756,66.606 564.346,67.663 C563.803,69.06 563.154,70.057 562.106,71.106 C561.058,72.155 560.06,72.803 558.662,73.347 C557.607,73.757 556.021,74.244 553.102,74.378 C549.944,74.521 548.997,74.552 541,74.552 C533.003,74.552 532.056,74.521 528.898,74.378 C525.979,74.244 524.393,73.757 523.338,73.347 C521.94,72.803 520.942,72.155 519.894,71.106 C518.846,70.057 518.197,69.06 517.654,67.663 C517.244,66.606 516.755,65.022 516.623,62.101 C516.479,58.943 516.448,57.996 516.448,50 C516.448,42.003 516.479,41.056 516.623,37.899 C516.755,34.978 517.244,33.391 517.654,32.338 C518.197,30.938 518.846,29.942 519.894,28.894 C520.942,27.846 521.94,27.196 523.338,26.654 C524.393,26.244 525.979,25.756 528.898,25.623 C532.057,25.479 533.004,25.448 541,25.448 C548.997,25.448 549.943,25.479 553.102,25.623 C556.021,25.756 557.607,26.244 558.662,26.654 C560.06,27.196 561.058,27.846 562.106,28.894 C563.154,29.942 563.803,30.938 564.346,32.338 C564.756,33.391 565.244,34.978 565.378,37.899 C565.522,41.056 565.552,42.003 565.552,50 C565.552,57.996 565.522,58.943 565.378,62.101 M570.82,37.631 C570.674,34.438 570.167,32.258 569.425,30.349 C568.659,28.377 567.633,26.702 565.965,25.035 C564.297,23.368 562.623,22.342 560.652,21.575 C558.743,20.834 556.562,20.326 553.369,20.18 C550.169,20.033 549.148,20 541,20 C532.853,20 531.831,20.033 528.631,20.18 C525.438,20.326 523.257,20.834 521.349,21.575 C519.376,22.342 517.703,23.368 516.035,25.035 C514.368,26.702 513.342,28.377 512.574,30.349 C511.834,32.258 511.326,34.438 511.181,37.631 C511.035,40.831 511,41.851 511,50 C511,58.147 511.035,59.17 511.181,62.369 C511.326,65.562 511.834,67.743 512.574,69.651 C513.342,71.625 514.368,73.296 516.035,74.965 C517.703,76.634 519.376,77.658 521.349,78.425 C523.257,79.167 525.438,79.673 528.631,79.82 C531.831,79.965 532.853,80.001 541,80.001 C549.148,80.001 550.169,79.965 553.369,79.82 C556.562,79.673 558.743,79.167 560.652,78.425 C562.623,77.658 564.297,76.634 565.965,74.965 C567.633,73.296 568.659,71.625 569.425,69.651 C570.167,67.743 570.674,65.562 570.82,62.369 C570.966,59.17 571,58.147 571,50 C571,41.851 570.966,40.831 570.82,37.631"></path></g></g></g></svg></div>
<div style="padding-top: 8px;">
<div style="color: #3897f0; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: 550; line-height: 18px;">Lihat postingan ini di Instagram</div>
</div>
<div style="padding: 12.5% 0;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: row; margin-bottom: 14px; align-items: center;">
<div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(0px) translateY(7px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; height: 12.5px; transform: rotate(-45deg) translateX(3px) translateY(1px); width: 12.5px; flex-grow: 0; margin-right: 14px; margin-left: 2px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(9px) translateY(-18px);"></div>
</div>
<div style="margin-left: 8px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 20px; width: 20px;"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 2px solid transparent; border-left: 6px solid #f4f4f4; border-bottom: 2px solid transparent; transform: translateX(16px) translateY(-4px) rotate(30deg);"></div>
</div>
<div style="margin-left: auto;">
<div style="width: 0px; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-right: 8px solid transparent; transform: translateY(16px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; flex-grow: 0; height: 12px; width: 16px; transform: translateY(-4px);"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-left: 8px solid transparent; transform: translateY(-4px) translateX(8px);"></div>
</div>
</div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center; margin-bottom: 24px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 224px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 144px;"></div>
</div>
</a>
<p style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; line-height: 17px; margin-bottom: 0; margin-top: 8px; overflow: hidden; padding: 8px 0 7px; text-align: center; text-overflow: ellipsis; white-space: nowrap;"><a href="https://www.instagram.com/reel/DakB4Q9h_EI/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: normal; line-height: 17px; text-decoration: none;" target="_blank" rel="noopener">Sebuah kiriman dibagikan oleh KartaNews | Bukan Sekedar Berita (@kartanewscom)</a></p>
</div>
</blockquote>
<p>
<script async="" src="//www.instagram.com/embed.js"></script>
</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Semburkan Kolom Abu Vulkanik Tebal ke Udara</title>
<link>https://kartanews.com/gunung-anak-krakatau-kembali-erupsi-semburkan-kolom-abu-vulkanik-tebal-ke-udara</link>
<guid>https://kartanews.com/gunung-anak-krakatau-kembali-erupsi-semburkan-kolom-abu-vulkanik-tebal-ke-udara</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a4f0d071029f.jpg" length="57223" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 09 Jul 2026 10:53:50 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<blockquote class="instagram-media" data-instgrm-captioned="" data-instgrm-permalink="https://www.instagram.com/reel/Daj3pmyhjcA/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" data-instgrm-version="14" style="background: #FFF; border: 0; border-radius: 3px; box-shadow: 0 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.5),0 1px 10px 0 rgba(0,0,0,0.15); margin: 1px; max-width: 540px; min-width: 326px; padding: 0; width: calc(100% - 2px);">
<div style="padding: 16px;"><a href="https://www.instagram.com/reel/Daj3pmyhjcA/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="background: #FFFFFF; line-height: 0; padding: 0 0; text-align: center; text-decoration: none; width: 100%;" target="_blank" rel="noopener">
<div style="display: flex; flex-direction: row; align-items: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 40px; margin-right: 14px; width: 40px;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 100px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 60px;"></div>
</div>
</div>
<div style="padding: 19% 0;"></div>
<div style="display: block; height: 50px; margin: 0 auto 12px; width: 50px;"><svg width="50px" height="50px" viewBox="0 0 60 60" version="1.1" xmlns="https://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="https://www.w3.org/1999/xlink"><g stroke="none" stroke-width="1" fill="none" fill-rule="evenodd"><g transform="translate(-511.000000, -20.000000)" fill="#000000"><g><path d="M556.869,30.41 C554.814,30.41 553.148,32.076 553.148,34.131 C553.148,36.186 554.814,37.852 556.869,37.852 C558.924,37.852 560.59,36.186 560.59,34.131 C560.59,32.076 558.924,30.41 556.869,30.41 M541,60.657 C535.114,60.657 530.342,55.887 530.342,50 C530.342,44.114 535.114,39.342 541,39.342 C546.887,39.342 551.658,44.114 551.658,50 C551.658,55.887 546.887,60.657 541,60.657 M541,33.886 C532.1,33.886 524.886,41.1 524.886,50 C524.886,58.899 532.1,66.113 541,66.113 C549.9,66.113 557.115,58.899 557.115,50 C557.115,41.1 549.9,33.886 541,33.886 M565.378,62.101 C565.244,65.022 564.756,66.606 564.346,67.663 C563.803,69.06 563.154,70.057 562.106,71.106 C561.058,72.155 560.06,72.803 558.662,73.347 C557.607,73.757 556.021,74.244 553.102,74.378 C549.944,74.521 548.997,74.552 541,74.552 C533.003,74.552 532.056,74.521 528.898,74.378 C525.979,74.244 524.393,73.757 523.338,73.347 C521.94,72.803 520.942,72.155 519.894,71.106 C518.846,70.057 518.197,69.06 517.654,67.663 C517.244,66.606 516.755,65.022 516.623,62.101 C516.479,58.943 516.448,57.996 516.448,50 C516.448,42.003 516.479,41.056 516.623,37.899 C516.755,34.978 517.244,33.391 517.654,32.338 C518.197,30.938 518.846,29.942 519.894,28.894 C520.942,27.846 521.94,27.196 523.338,26.654 C524.393,26.244 525.979,25.756 528.898,25.623 C532.057,25.479 533.004,25.448 541,25.448 C548.997,25.448 549.943,25.479 553.102,25.623 C556.021,25.756 557.607,26.244 558.662,26.654 C560.06,27.196 561.058,27.846 562.106,28.894 C563.154,29.942 563.803,30.938 564.346,32.338 C564.756,33.391 565.244,34.978 565.378,37.899 C565.522,41.056 565.552,42.003 565.552,50 C565.552,57.996 565.522,58.943 565.378,62.101 M570.82,37.631 C570.674,34.438 570.167,32.258 569.425,30.349 C568.659,28.377 567.633,26.702 565.965,25.035 C564.297,23.368 562.623,22.342 560.652,21.575 C558.743,20.834 556.562,20.326 553.369,20.18 C550.169,20.033 549.148,20 541,20 C532.853,20 531.831,20.033 528.631,20.18 C525.438,20.326 523.257,20.834 521.349,21.575 C519.376,22.342 517.703,23.368 516.035,25.035 C514.368,26.702 513.342,28.377 512.574,30.349 C511.834,32.258 511.326,34.438 511.181,37.631 C511.035,40.831 511,41.851 511,50 C511,58.147 511.035,59.17 511.181,62.369 C511.326,65.562 511.834,67.743 512.574,69.651 C513.342,71.625 514.368,73.296 516.035,74.965 C517.703,76.634 519.376,77.658 521.349,78.425 C523.257,79.167 525.438,79.673 528.631,79.82 C531.831,79.965 532.853,80.001 541,80.001 C549.148,80.001 550.169,79.965 553.369,79.82 C556.562,79.673 558.743,79.167 560.652,78.425 C562.623,77.658 564.297,76.634 565.965,74.965 C567.633,73.296 568.659,71.625 569.425,69.651 C570.167,67.743 570.674,65.562 570.82,62.369 C570.966,59.17 571,58.147 571,50 C571,41.851 570.966,40.831 570.82,37.631"></path></g></g></g></svg></div>
<div style="padding-top: 8px;">
<div style="color: #3897f0; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: 550; line-height: 18px;">Lihat postingan ini di Instagram</div>
</div>
<div style="padding: 12.5% 0;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: row; margin-bottom: 14px; align-items: center;">
<div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(0px) translateY(7px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; height: 12.5px; transform: rotate(-45deg) translateX(3px) translateY(1px); width: 12.5px; flex-grow: 0; margin-right: 14px; margin-left: 2px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(9px) translateY(-18px);"></div>
</div>
<div style="margin-left: 8px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 20px; width: 20px;"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 2px solid transparent; border-left: 6px solid #f4f4f4; border-bottom: 2px solid transparent; transform: translateX(16px) translateY(-4px) rotate(30deg);"></div>
</div>
<div style="margin-left: auto;">
<div style="width: 0px; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-right: 8px solid transparent; transform: translateY(16px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; flex-grow: 0; height: 12px; width: 16px; transform: translateY(-4px);"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-left: 8px solid transparent; transform: translateY(-4px) translateX(8px);"></div>
</div>
</div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center; margin-bottom: 24px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 224px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 144px;"></div>
</div>
</a>
<p style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; line-height: 17px; margin-bottom: 0; margin-top: 8px; overflow: hidden; padding: 8px 0 7px; text-align: center; text-overflow: ellipsis; white-space: nowrap;"><a href="https://www.instagram.com/reel/Daj3pmyhjcA/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: normal; line-height: 17px; text-decoration: none;" target="_blank" rel="noopener">Sebuah kiriman dibagikan oleh KartaNews | Bukan Sekedar Berita (@kartanewscom)</a></p>
</div>
</blockquote>
<p>
<script async="" src="//www.instagram.com/embed.js"></script>
</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>SEDANG MEMPERBAIKI PERAHU, PRIA DI BANYUASIN DIDUGA DITERKAM BUAYA DAN HINGGA KINI MASIH DALAM PENCARIAN</title>
<link>https://kartanews.com/sedang-memperbaiki-perahu-pria-di-banyuasin-diduga-diterkam-buaya-dan-hingga-kini-masih-dalam-pencarian</link>
<guid>https://kartanews.com/sedang-memperbaiki-perahu-pria-di-banyuasin-diduga-diterkam-buaya-dan-hingga-kini-masih-dalam-pencarian</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a4f0d2f15979.jpg" length="49883" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 09 Jul 2026 10:53:37 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<blockquote class="instagram-media" data-instgrm-captioned="" data-instgrm-permalink="https://www.instagram.com/reel/Dajk9wHSyia/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" data-instgrm-version="14" style="background: #FFF; border: 0; border-radius: 3px; box-shadow: 0 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.5),0 1px 10px 0 rgba(0,0,0,0.15); margin: 1px; max-width: 540px; min-width: 326px; padding: 0; width: calc(100% - 2px);">
<div style="padding: 16px;"><a href="https://www.instagram.com/reel/Dajk9wHSyia/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="background: #FFFFFF; line-height: 0; padding: 0 0; text-align: center; text-decoration: none; width: 100%;" target="_blank" rel="noopener">
<div style="display: flex; flex-direction: row; align-items: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 40px; margin-right: 14px; width: 40px;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 100px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 60px;"></div>
</div>
</div>
<div style="padding: 19% 0;"></div>
<div style="display: block; height: 50px; margin: 0 auto 12px; width: 50px;"><svg width="50px" height="50px" viewBox="0 0 60 60" version="1.1" xmlns="https://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="https://www.w3.org/1999/xlink"><g stroke="none" stroke-width="1" fill="none" fill-rule="evenodd"><g transform="translate(-511.000000, -20.000000)" fill="#000000"><g><path d="M556.869,30.41 C554.814,30.41 553.148,32.076 553.148,34.131 C553.148,36.186 554.814,37.852 556.869,37.852 C558.924,37.852 560.59,36.186 560.59,34.131 C560.59,32.076 558.924,30.41 556.869,30.41 M541,60.657 C535.114,60.657 530.342,55.887 530.342,50 C530.342,44.114 535.114,39.342 541,39.342 C546.887,39.342 551.658,44.114 551.658,50 C551.658,55.887 546.887,60.657 541,60.657 M541,33.886 C532.1,33.886 524.886,41.1 524.886,50 C524.886,58.899 532.1,66.113 541,66.113 C549.9,66.113 557.115,58.899 557.115,50 C557.115,41.1 549.9,33.886 541,33.886 M565.378,62.101 C565.244,65.022 564.756,66.606 564.346,67.663 C563.803,69.06 563.154,70.057 562.106,71.106 C561.058,72.155 560.06,72.803 558.662,73.347 C557.607,73.757 556.021,74.244 553.102,74.378 C549.944,74.521 548.997,74.552 541,74.552 C533.003,74.552 532.056,74.521 528.898,74.378 C525.979,74.244 524.393,73.757 523.338,73.347 C521.94,72.803 520.942,72.155 519.894,71.106 C518.846,70.057 518.197,69.06 517.654,67.663 C517.244,66.606 516.755,65.022 516.623,62.101 C516.479,58.943 516.448,57.996 516.448,50 C516.448,42.003 516.479,41.056 516.623,37.899 C516.755,34.978 517.244,33.391 517.654,32.338 C518.197,30.938 518.846,29.942 519.894,28.894 C520.942,27.846 521.94,27.196 523.338,26.654 C524.393,26.244 525.979,25.756 528.898,25.623 C532.057,25.479 533.004,25.448 541,25.448 C548.997,25.448 549.943,25.479 553.102,25.623 C556.021,25.756 557.607,26.244 558.662,26.654 C560.06,27.196 561.058,27.846 562.106,28.894 C563.154,29.942 563.803,30.938 564.346,32.338 C564.756,33.391 565.244,34.978 565.378,37.899 C565.522,41.056 565.552,42.003 565.552,50 C565.552,57.996 565.522,58.943 565.378,62.101 M570.82,37.631 C570.674,34.438 570.167,32.258 569.425,30.349 C568.659,28.377 567.633,26.702 565.965,25.035 C564.297,23.368 562.623,22.342 560.652,21.575 C558.743,20.834 556.562,20.326 553.369,20.18 C550.169,20.033 549.148,20 541,20 C532.853,20 531.831,20.033 528.631,20.18 C525.438,20.326 523.257,20.834 521.349,21.575 C519.376,22.342 517.703,23.368 516.035,25.035 C514.368,26.702 513.342,28.377 512.574,30.349 C511.834,32.258 511.326,34.438 511.181,37.631 C511.035,40.831 511,41.851 511,50 C511,58.147 511.035,59.17 511.181,62.369 C511.326,65.562 511.834,67.743 512.574,69.651 C513.342,71.625 514.368,73.296 516.035,74.965 C517.703,76.634 519.376,77.658 521.349,78.425 C523.257,79.167 525.438,79.673 528.631,79.82 C531.831,79.965 532.853,80.001 541,80.001 C549.148,80.001 550.169,79.965 553.369,79.82 C556.562,79.673 558.743,79.167 560.652,78.425 C562.623,77.658 564.297,76.634 565.965,74.965 C567.633,73.296 568.659,71.625 569.425,69.651 C570.167,67.743 570.674,65.562 570.82,62.369 C570.966,59.17 571,58.147 571,50 C571,41.851 570.966,40.831 570.82,37.631"></path></g></g></g></svg></div>
<div style="padding-top: 8px;">
<div style="color: #3897f0; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: 550; line-height: 18px;">Lihat postingan ini di Instagram</div>
</div>
<div style="padding: 12.5% 0;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: row; margin-bottom: 14px; align-items: center;">
<div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(0px) translateY(7px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; height: 12.5px; transform: rotate(-45deg) translateX(3px) translateY(1px); width: 12.5px; flex-grow: 0; margin-right: 14px; margin-left: 2px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(9px) translateY(-18px);"></div>
</div>
<div style="margin-left: 8px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 20px; width: 20px;"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 2px solid transparent; border-left: 6px solid #f4f4f4; border-bottom: 2px solid transparent; transform: translateX(16px) translateY(-4px) rotate(30deg);"></div>
</div>
<div style="margin-left: auto;">
<div style="width: 0px; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-right: 8px solid transparent; transform: translateY(16px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; flex-grow: 0; height: 12px; width: 16px; transform: translateY(-4px);"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-left: 8px solid transparent; transform: translateY(-4px) translateX(8px);"></div>
</div>
</div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center; margin-bottom: 24px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 224px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 144px;"></div>
</div>
</a>
<p style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; line-height: 17px; margin-bottom: 0; margin-top: 8px; overflow: hidden; padding: 8px 0 7px; text-align: center; text-overflow: ellipsis; white-space: nowrap;"><a href="https://www.instagram.com/reel/Dajk9wHSyia/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: normal; line-height: 17px; text-decoration: none;" target="_blank" rel="noopener">Sebuah kiriman dibagikan oleh KartaNews | Bukan Sekedar Berita (@kartanewscom)</a></p>
</div>
</blockquote>
<p>
<script async="" src="//www.instagram.com/embed.js"></script>
</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Harga Tabung 3 Kilogram di Kabupeten Paser Tembus Rp80 Ribu, Ko kBisa ?</title>
<link>https://kartanews.com/harga-tabung-3-kilogram-di-kabupeten-paser-tembus-rp80-ribu-ko-bisa</link>
<guid>https://kartanews.com/harga-tabung-3-kilogram-di-kabupeten-paser-tembus-rp80-ribu-ko-bisa</guid>
<description><![CDATA[ PASAR – Lonjakan harga LPG subsidi 3 kilogram atau gas melon di Kabupaten Paser kian meresahkan warga. Pada tingkat pengecer seperti warung kelontong, komoditas bersubsidi ini dilaporkan menembus angka Rp80 ribu per tabung, melonjak jauh di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) pangkalan resmi ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a4e12e0253f4.jpg" length="95354" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 08 Jul 2026 17:04:36 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.COM, PASER</span></span></span></span></span></span></span></span></strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> – Lonjakan harga LPG subsidi 3 kilogram atau gas melon di Kabupaten Paser kian meresahkan warga. Pada tingkat pengecer seperti warung kelontong, komoditas bersubsidi ini dilaporkan menembus angka Rp80 ribu per tabung, melonjak jauh di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) pangkalan resmi.</span></span></span></span></span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Fenomena ini memicu maraknya warung tidak resmi yang nekat mendistribusikan gas melon tanpa mengantongi izin penyaluran legal.</span></span></span></span></span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Kabupaten Paser, Yusuf menegaskan batas pengawasan instansinya hanya mengawal alur distribusi Pertamina hingga pangkalan.</span></span></span></span></span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​"Namun kewenangan kami cuma sampai pangkalan. Kami memastikan harga jual di pangkalan tetap patuh pada ketetapan HET," kata Yusuf melansir dari KoranKaltim, Rabu (8/07/2026). </span></span></span></span></span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Ia mengingatkan bahwa aktivitas niaga LPG melon di luar pangkalan melanggar Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi serta Peraturan Menteri ESDM Nomor 26 Tahun 2009.</span></span></span></span></span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Guna mengurangi pasokan gejolak di daerah pedesaan, Disperindagkop aktif menggandeng Pertamina lewat intervensi pasar. </span></span></span></span></span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Kami secara konsisten menggelar operasi pasar serta pasar murah demi menjaga stabilitas harga langsung dengan membawa tabung subsidi,” urainya.</span></span></span></span></span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Mengenai praktik harga eceran yang dijual Rp80 ribu tersebut, Yusuf menyebut penertibannya berada di ranah aparat penegak hukum. Namun, kini terlambat mendorong pembentukan Satgas Terpadu guna memperketat kontrol horizontal.</span></span></span></span></span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​“Kami usulkan pembentukan Satgas Terpadu agar pengendalian distribusi gas melon ke depan jauh lebih efektif,” tutup Yusuf. (<strong>REIN/daa</strong>)</span></span></span></span></span></span></span></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Perkuat Literasi Hukum, Kemenkum Kaltim Edukasi Jaminan Fidusia di UNTAG Samarinda</title>
<link>https://kartanews.com/perkuat-literasi-hukum-kemenkum-kaltim-edukasi-jaminan-fidusia-di-untag-samarinda</link>
<guid>https://kartanews.com/perkuat-literasi-hukum-kemenkum-kaltim-edukasi-jaminan-fidusia-di-untag-samarinda</guid>
<description><![CDATA[ SAMARINDA – Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kalimantan Timur (Kemenkum Kaltim) gencar meningkatkan pemahaman hukum publik melalui sosialisasi regulasi jaminan fidusia di Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Samarinda. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a4e0e350b261.jpg" length="328903" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 08 Jul 2026 16:44:19 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, SAMARINDA </strong>– Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kalimantan Timur (Kemenkum Kaltim) gencar meningkatkan pemahaman hukum publik melalui sosialisasi regulasi jaminan fidusia di Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Samarinda.</p>
<p>Agenda yang digelar Senin, 6 Juli 2026 tersebut, melibatkan dosen serta mahasiswa Fakultas Hukum guna mengulas pentingnya legalitas dalam bisnis pembiayaan.</p>
<p>​Utusan Administrasi Hukum Umum (AHU) Kemenkum Kaltim, yakni Zainut Taqwim, Astari Intan Pramaesti, dan Empye Aleksander, mengupas tuntas regulasi jaminan fidusia, sistem pendaftaran online, revisi sertifikat, royalti penghapusan, hingga prosedur eksekusi berdasarkan koridor hukum. </p>
<p>Selain membedah urusan teknis, audiens dibekali pemahaman terkait fungsi sertifikat fidusia sebagai perisai perlindungan hukum bagi pihak kreditur maupun debitur dalam dinamika sektor pembiayaan ekonomi.</p>
<p>​Kepala Kantor Wilayah Kemenkum Kaltim, Muhammad Ikmal Idrus, menegaskan bahwa sosialisasi ini wujud nyata komitmen instansinya dalam mendekatkan pelayanan administrasi hukum lewat jalur kemitraan dengan akademisi perguruan tinggi.</p>
<p>​"Kami berkomitmen memacu literasi hukum masyarakat lewat sinergi edukatif bersama kampus. Berbekal wawasan komprehensif terkait jaminan fidusia, publik bakal semakin aman memperoleh kepastian hukum tiap bertransaksi," sebut Ikmal Idrus melalui rilis resminya, Selasa (7/7/2026).</p>
<p>​Dirinya menilai, insan kampus punya posisi strategis menjadi perpanjangan tangan pemerintah demi mengedukasi masyarakat luas mengenai aturan hukum.</p>
<p>"Kemitraan Kemenkum dan universitas merupakan jembatan utama melahirkan layanan publik bermutu, aplikatif, serta berwawasan kerakyatan," imbuhnya.</p>
<p>​Forum edukasi tersebut berjalan dinamis diwarnai diskusi interaktif seputar teknis pengajuan, hak kewajiban pemohon, hingga dinamika aturan fidusia terbaru.<strong>(REIN/daa) </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>OIKN Gelar Tanam 1.200 Pohon Bersama PT ITCHI</title>
<link>https://kartanews.com/oikn-gelar-tanam-1200-pohon-bersama-pt-itchi</link>
<guid>https://kartanews.com/oikn-gelar-tanam-1200-pohon-bersama-pt-itchi</guid>
<description><![CDATA[ NUSANTARA — “Selamat datang dan bergabung ke dalam tim impian Ibu Kota Nusantara (IKN),” ujar Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, saat menyambut lebih dari 1000 peserta dari berbagai unsur yang terlibat dalam kegiatan Penanaman oleh Insan Otorita IKN di Embung G, Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara, pada Selasa (07/07/2026). ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a4e0948f0d41.jpg" length="171578" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 08 Jul 2026 16:22:20 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, NUSANTARA</strong> — “Selamat datang dan bergabung ke dalam dream team Ibu Kota Nusantara (IKN),” ujar Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, saat menyambut lebih dari 1000 peserta dari berbagai unsur yang terlibat dalam kegiatan Penanaman oleh Insan Otorita IKN di Embung G, Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara, pada Selasa (7/7/2026).</p>
<p>Kegiatan penanaman ini merupakan kolaborasi antara Otorita IKN dan PT ITCI Hutani Manunggal dalam rangkaian Hari Konservasi Alam Sedunia yang diperingati setiap 28 Juli.</p>
<p>Bagi Basuki, penanaman pohon bukan kegiatan seremonial, melainkan bagian dari upaya menjaga lingkungan dan melakukan konservasi alam secara berkelanjutan.</p>
<p>“Kegiatan ini bukan seremonial dan kita selalu menyampaikan bahwa kita menjaga sekaligus melakukan konservasi lingkungan dan alam. Lebih dari lima ribu hektare sudah kita tanam dan hari ini kita menanam kembali di Embung G ini,” tegasnya.</p>
<p>Mengusung moto <em>Protect Nature, Preserve Our Future, </em>kegiatan ini dilakukan melalui penanaman 1.200 pohon dari 17 jenis tanaman yang terdiri atas kayu-kayuan, <em>Multi Purpose Tree Species (MPTS)</em>, dan tanaman estetika. </p>
<p>Ribuan peserta yang hadir berasal dari berbagai unsur, mulai dari Insan Otorita IKN, PT ITCI Hutani Manunggal, SMA Taruna Nusantara, Polresta IKN, Ikatan Pensiunan Pekerjaan Umum (IPPU)/alumni pegawai Kementerian PUPR, KKN-PPM UGM Pelita Nusantara hingga masyarakat dari berbagai daerah.</p>
<p>Hingga saat ini, realisasi penanaman di Ibu Kota Nusantara telah mencapai 8.947,55 hektare dengan lebih dari 5 juta tanaman yang telah ditanam.</p>
<p>Melihat perkembangan tersebut, peserta dari Ikatan Pensiunan Pekerjaan Umum (IPPU), Diana mengaku tidak menyangka kawasan Nusantara telah tumbuh menjadi kota dengan ruang yang hijau dan nyaman.</p>
<p>“Ini pertama kali kami ke sini. Apa yang kami lihat melebihi ekspektasi. Tidak menyangka seperti ini, sangat hijau, cocok untuk healing, dan rasanya umur tambah panjang di sini. Kalau menurut saya, sesuatu yang dulu terasa tidak mungkin, ternyata bisa menjadi mungkin,” ujarnya.</p>
<p>Keterlibatan generasi muda juga terlihat melalui kehadiran 30 mahasiswa KKN-PPM UGM Pelita Nusantara yang sedang melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Koordinator Mahasiswa Unit (Kormanit) KKN-PPM UGM Pelita Nusantara, Christian Perdana Putra Malau, mengatakan kegiatan penanaman ini menjadi pengalaman langsung untuk ikut berkontribusi dalam pembangunan IKN.</p>
<p>“Salah satu alasan saya ingin KKN di Sepaku adalah karena Ibu Kota Nusantara. Dengan tema forest city, saya rasa IKN bisa menjadi salah satu contoh bahwa kita bisa membangun kota, tetapi tetap menjaga lingkungan,” ujar Christian.</p>
<p>Kegiatan penanaman ini turut menarik perhatian Mike Davidson warga kebangsaan Canada, host serial media internasional How Did They Fix That?. Menurutnya, penanaman pohon di IKN menunjukkan kerja bersama banyak pihak dalam membangun kota yang berkelanjutan.</p>
<p>“Saya pernah ikut menanam pohon sebelumnya, tetapi tidak dalam skala seperti ini dan tidak dalam kegiatan dengan energi serta suasana positif seperti ini. Nusantara itu indah. Nusantara itu berkelanjutan. Ini tempat yang istimewa,” pungkasnya. <strong>(RDK/daa)</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Wagub Kaltim: Konservasi Penyu Jadi Magnet Baru Wisata Kepulauan Derawan</title>
<link>https://kartanews.com/wagub-kaltim-konservasi-penyu-jadi-magnet-baru-wisata-kepulauan-derawan</link>
<guid>https://kartanews.com/wagub-kaltim-konservasi-penyu-jadi-magnet-baru-wisata-kepulauan-derawan</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Keindahan alam bawah laut dan kesiapan infrastruktur di Kepulauan Derawan, Kabupaten Berau, dinilai sudah menjadi modal kuat untuk menarik minat wisatawan. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a4de04b67bb5.jpg" length="443131" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 08 Jul 2026 13:28:34 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.COM, BERAU</span></span></strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> – Keindahan alam bawah laut dan kesiapan infrastruktur di Kepulauan Derawan, Kabupaten Berau, dinilai sudah menjadi modal kuat untuk menarik minat wisatawan. Namun, untuk mendongkrak kinerja pariwisata secara berkelanjutan, pelestarian satwa endemik seperti penyu harus diperkuat sebagai magnet daya tarik utama.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Hal tersebut ditegaskan oleh Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji, saat melakukan aksi simbolis lepasnya tukik (anak penyu) di Pantai Pulau Derawan Wakil bersama Bupati Berau Gamalis. Kegiatan tersebut menjadi penanda komitmen bersama dalam menjaga ekosistem laut di tengah pesatnya industri pariwisata daerah.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​”Wisata di Kepulauan Derawan sudah unggul karena didukung infrastruktur dan alam yang indah. Kini tinggal menambah daya tarik lain yang mempesona, seperti pelestarian penyu, untuk meningkatkan kunjungan,” ujar Seno, Selasa (7/7/2026). </span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Penguatan ini dinilai momentumnya sangat tepat mengingat tren kunjungan ke Bumi Batiwakkal sedang melonjak tajam. Data Pemerintah Kabupaten Berau mencatat total kunjungan wisatawan sepanjang tahun 2025 menembus angka 782.266 orang. </span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Angka ini mencerminkan signifikan sebesar 40 persen dibandingkan capaian tahun 2024 yang berada di angka 557.214 wisatawan. Khusus untuk Pulau Derawan sendiri, destinasi ini berhasil menyedot sekitar 92.000 wisatawan domestik maupun mancanegara selama tahun 2025.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Memasuki tahun 2026, tren positif ini terus berlanjut. Sepanjang periode Januari hingga April 2026, Kabupaten Berau telah mengantongi 201.852 kunjungan. </span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Sebagian besar wisatawan fokus pada wisata bahari andalan seperti Derawan dan Maratua. Bahkan, pada momentum libur Idul Fitri 2026, Pulau Derawan terpantau padat dengan menyambut 8.054 pengunjung.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Seno Aji mengingatkan bahwa pengembangan destinasi unggulan seperti Derawan, Kakaban, Sangalaki, dan Maratua tidak boleh membuat kelestarian lingkungan terabaikan. Baginya, peningkatan pelayanan dan perlindungan habitat satwa adalah kunci utama menciptakan ekosistem pariwisata masa depan.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​“Keberhasilan pengembangan pariwisata harus berjalan seiring dengan upaya konservasi. Sektor pariwisata menjadi alternatif yang kuat sebagai penggerak ekonomi daerah, khususnya bagi Kabupaten Berau,” tutupnya. <strong>(REIN/daa)</strong></span></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Aksi Berbahaya! Efek Bosan Seorang Remaja Mainkan Kobaran Api Besar di Dalam Rumah</title>
<link>https://kartanews.com/aksi-berbahaya-efek-bosan-seorang-remaja-mainkan-kobaran-api-besar-di-dalam-rumah</link>
<guid>https://kartanews.com/aksi-berbahaya-efek-bosan-seorang-remaja-mainkan-kobaran-api-besar-di-dalam-rumah</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a24dab6df1ad.jpg" length="58644" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 08 Jul 2026 13:27:30 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<blockquote class="instagram-media" data-instgrm-captioned="" data-instgrm-permalink="https://www.instagram.com/reel/DZRT6CzhmH3/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" data-instgrm-version="14" style="background: #FFF; border: 0; border-radius: 3px; box-shadow: 0 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.5),0 1px 10px 0 rgba(0,0,0,0.15); margin: 1px; max-width: 540px; min-width: 326px; padding: 0; width: calc(100% - 2px);">
<div style="padding: 16px;"><a href="https://www.instagram.com/reel/DZRT6CzhmH3/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="background: #FFFFFF; line-height: 0; padding: 0 0; text-align: center; text-decoration: none; width: 100%;" target="_blank" rel="noopener">
<div style="display: flex; flex-direction: row; align-items: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 40px; margin-right: 14px; width: 40px;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 100px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 60px;"></div>
</div>
</div>
<div style="padding: 19% 0;"></div>
<div style="display: block; height: 50px; margin: 0 auto 12px; width: 50px;"><svg width="50px" height="50px" viewBox="0 0 60 60" version="1.1" xmlns="https://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="https://www.w3.org/1999/xlink"><g stroke="none" stroke-width="1" fill="none" fill-rule="evenodd"><g transform="translate(-511.000000, -20.000000)" fill="#000000"><g><path d="M556.869,30.41 C554.814,30.41 553.148,32.076 553.148,34.131 C553.148,36.186 554.814,37.852 556.869,37.852 C558.924,37.852 560.59,36.186 560.59,34.131 C560.59,32.076 558.924,30.41 556.869,30.41 M541,60.657 C535.114,60.657 530.342,55.887 530.342,50 C530.342,44.114 535.114,39.342 541,39.342 C546.887,39.342 551.658,44.114 551.658,50 C551.658,55.887 546.887,60.657 541,60.657 M541,33.886 C532.1,33.886 524.886,41.1 524.886,50 C524.886,58.899 532.1,66.113 541,66.113 C549.9,66.113 557.115,58.899 557.115,50 C557.115,41.1 549.9,33.886 541,33.886 M565.378,62.101 C565.244,65.022 564.756,66.606 564.346,67.663 C563.803,69.06 563.154,70.057 562.106,71.106 C561.058,72.155 560.06,72.803 558.662,73.347 C557.607,73.757 556.021,74.244 553.102,74.378 C549.944,74.521 548.997,74.552 541,74.552 C533.003,74.552 532.056,74.521 528.898,74.378 C525.979,74.244 524.393,73.757 523.338,73.347 C521.94,72.803 520.942,72.155 519.894,71.106 C518.846,70.057 518.197,69.06 517.654,67.663 C517.244,66.606 516.755,65.022 516.623,62.101 C516.479,58.943 516.448,57.996 516.448,50 C516.448,42.003 516.479,41.056 516.623,37.899 C516.755,34.978 517.244,33.391 517.654,32.338 C518.197,30.938 518.846,29.942 519.894,28.894 C520.942,27.846 521.94,27.196 523.338,26.654 C524.393,26.244 525.979,25.756 528.898,25.623 C532.057,25.479 533.004,25.448 541,25.448 C548.997,25.448 549.943,25.479 553.102,25.623 C556.021,25.756 557.607,26.244 558.662,26.654 C560.06,27.196 561.058,27.846 562.106,28.894 C563.154,29.942 563.803,30.938 564.346,32.338 C564.756,33.391 565.244,34.978 565.378,37.899 C565.522,41.056 565.552,42.003 565.552,50 C565.552,57.996 565.522,58.943 565.378,62.101 M570.82,37.631 C570.674,34.438 570.167,32.258 569.425,30.349 C568.659,28.377 567.633,26.702 565.965,25.035 C564.297,23.368 562.623,22.342 560.652,21.575 C558.743,20.834 556.562,20.326 553.369,20.18 C550.169,20.033 549.148,20 541,20 C532.853,20 531.831,20.033 528.631,20.18 C525.438,20.326 523.257,20.834 521.349,21.575 C519.376,22.342 517.703,23.368 516.035,25.035 C514.368,26.702 513.342,28.377 512.574,30.349 C511.834,32.258 511.326,34.438 511.181,37.631 C511.035,40.831 511,41.851 511,50 C511,58.147 511.035,59.17 511.181,62.369 C511.326,65.562 511.834,67.743 512.574,69.651 C513.342,71.625 514.368,73.296 516.035,74.965 C517.703,76.634 519.376,77.658 521.349,78.425 C523.257,79.167 525.438,79.673 528.631,79.82 C531.831,79.965 532.853,80.001 541,80.001 C549.148,80.001 550.169,79.965 553.369,79.82 C556.562,79.673 558.743,79.167 560.652,78.425 C562.623,77.658 564.297,76.634 565.965,74.965 C567.633,73.296 568.659,71.625 569.425,69.651 C570.167,67.743 570.674,65.562 570.82,62.369 C570.966,59.17 571,58.147 571,50 C571,41.851 570.966,40.831 570.82,37.631"></path></g></g></g></svg></div>
<div style="padding-top: 8px;">
<div style="color: #3897f0; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: 550; line-height: 18px;">Lihat postingan ini di Instagram</div>
</div>
<div style="padding: 12.5% 0;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: row; margin-bottom: 14px; align-items: center;">
<div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(0px) translateY(7px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; height: 12.5px; transform: rotate(-45deg) translateX(3px) translateY(1px); width: 12.5px; flex-grow: 0; margin-right: 14px; margin-left: 2px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(9px) translateY(-18px);"></div>
</div>
<div style="margin-left: 8px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 20px; width: 20px;"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 2px solid transparent; border-left: 6px solid #f4f4f4; border-bottom: 2px solid transparent; transform: translateX(16px) translateY(-4px) rotate(30deg);"></div>
</div>
<div style="margin-left: auto;">
<div style="width: 0px; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-right: 8px solid transparent; transform: translateY(16px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; flex-grow: 0; height: 12px; width: 16px; transform: translateY(-4px);"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-left: 8px solid transparent; transform: translateY(-4px) translateX(8px);"></div>
</div>
</div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center; margin-bottom: 24px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 224px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 144px;"></div>
</div>
</a>
<p style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; line-height: 17px; margin-bottom: 0; margin-top: 8px; overflow: hidden; padding: 8px 0 7px; text-align: center; text-overflow: ellipsis; white-space: nowrap;"><a href="https://www.instagram.com/reel/DZRT6CzhmH3/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: normal; line-height: 17px; text-decoration: none;" target="_blank" rel="noopener">Sebuah kiriman dibagikan oleh KartaNews | Bukan Sekedar Berita (@kartanewscom)</a></p>
</div>
</blockquote>
<p>
<script async="" src="//www.instagram.com/embed.js"></script>
</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>BPS Catat Inflasi di Berau Alami Kenaikan Pada Bulan Juni 2026</title>
<link>https://kartanews.com/bps-catat-inflasi-di-berau-alami-kenaikan-pada-bulan-juni-2026</link>
<guid>https://kartanews.com/bps-catat-inflasi-di-berau-alami-kenaikan-pada-bulan-juni-2026</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kelompok pengeluaran perumahan, udara, listrik, dan bahan bakar rumah tangga di Kabupaten Berau mengalami inflasi sebesar 0,11 persen pada Juni 2026. Komoditas ini menjadi penyumbang inflasi tertinggi ketiga dari total kelompok pengeluaran yang diawasi di daerah tersebut. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a4ddc981e492.jpg" length="133635" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 08 Jul 2026 13:05:40 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.COM, BERAU</span></span></span></span></strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kelompok pengeluaran perumahan, udara, listrik, dan bahan bakar rumah tangga di Kabupaten Berau mengalami inflasi sebesar 0,11 persen pada Juni 2026. Komoditas ini menjadi penyumbang inflasi tertinggi ketiga dari total kelompok pengeluaran yang tersebar di daerah tersebut.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Dikutip dari data BPS melalui Data.com, Indeks Harga Konsumen (IHK) untuk kelompok perumahan dan energi di Bumi Batiwakkal naik ke level 106,05 pada bulan Juni, dibandingkan bulan sebelumnya yang berada di posisi 105,9.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Secara akumulatif, inflasi tahunan (<em>year-on-year/yoy</em>) kelompok ini telah menyentuh angka 0,92 persen. Sementara untuk laju pertumbuhan domestik sejak awal tahun (<em>year-to-date/ytd</em>), tingkat pengeluaran masyarakat Berau di sektor ini tumbuh sebesar 1,02 persen.</span></span></span></span></p>
<p><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Sektor </span></span></span></span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Pemeliharaan Melandai</span></span></span></span></strong></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Meskipun secara umum kelompok perumahan mengalami inflasi, pemeliharaan, perbaikan, dan keamanan subkelompok di Berau justru menunjukkan tren yang melanda. </span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Pada Juni 2026, inflasi sektor ini tercatat sebesar 0,14 persen, menurun signifikan dibandingkan pencapaian Mei yang sempat menyentuh angka 0,91 persen. ​Secara rinci, berikut perkembangan inflasi pada subkelompok perumahan dan energi di Berau per Juni 2026:</span></span></span></span></p>
<ol>
<li><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Kelompok Perumahan, Air, Listrik, dan Bahan Bakar Rumah: 0,11%</span></span></span></span></li>
<li><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Kelompok Pemeliharaan, Perbaikan, dan Keamanan: 0,14%</span></span></span></span></li>
<li><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Kelompok Listrik dan Bahan Bakar Rumah Tangga: 0,2%</span></span></span></span></li>
</ol>
<p><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Posisi </span></span></span></span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Berau di Tingkat Nasional</span></span></span></span></strong></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Dalam skala nasional, dari total 134 kabupaten/kota yang disurvei BPS, Berau berada pada posisi ke-110 dalam hal laju inflasi kelompok perumahan ini. Data menunjukkan, inflasi tertinggi untuk kelompok perumahan dan energi di Indonesia berada di angka 0,63 persen dengan IHK 107,56.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Sementara itu, tingkat inflasi terendah pada kelompok ini justru dicatat oleh Kabupaten Pandeglang sebesar 1,86 persen dengan pencapaian IHK di posisi 104,91.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​BPS juga merilis daftar 10 daerah dengan subkelompok inflasi perumahan, udara, listrik, dan bahan bakar rumah tertinggi secara nasional per Juni 2026 diantaranya :</span></span></span></span></p>
<ol>
<li><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Kota Metro: 5,9%</span></span></span></span></li>
<li><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Kabupaten Labuhan Batu: 5,14%</span></span></span></span></li>
<li><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Kabupten Manokwari: 3,15%</span></span></span></span></li>
<li><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Kabupaten Maluku Tengah: 2,96%</span></span></span></span></li>
<li><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Kota Bima: 2,84</span></span></span></span></li>
<li><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Kota Denpasar: 2,8%</span></span></span></span></li>
<li><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Kabupaten Sukamara: 2,73%</span></span></span></span></li>
<li><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Tanjung Pandan: 2,67%</span></span></span></span></li>
<li><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Kabupaten Aceh Tamiang: 2,64%</span></span></span></span></li>
<li><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Kabupaten Bangka Barat: 2,54%          </span></span></span></span></li>
</ol>
<p><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">(REIN/daa) </span></span></span></span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kunjungan Kartanews.com dan Suara.com ke KPID Kaltim Perkuat Kolaborasi Pers, Radio, dan Televisi</title>
<link>https://kartanews.com/kunjungan-kartanewscom-dan-suaracom-ke-kpid-kaltim-perkuat-kolaborasi-pers-radio-dan-televisi</link>
<guid>https://kartanews.com/kunjungan-kartanewscom-dan-suaracom-ke-kpid-kaltim-perkuat-kolaborasi-pers-radio-dan-televisi</guid>
<description><![CDATA[ SAMARINDA – PT Digitalindo Media Utama melalui Kartanews.com bersama media nasional Suara.com melakukan audiensi dengan Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Kalimantan Timur sebagai upaya mempererat silaturahmi sekaligus membangun sinergi antara pers, radio, dan televisi. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a4d1494109c8.jpg" length="98029" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 07 Jul 2026 23:01:59 +0800</pubDate>
<dc:creator>Irla Hadratan Iman</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.COM, SAMARINDA –</span></span></strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> PT Digitalindo Media Utama melalui Kartanews.com bersama media nasional Suara.com melakukan audiensi dengan Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Kalimantan Timur sebagai upaya mempererat silaturahmi sekaligus membangun sinergi antara pers, radio, dan televisi.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Pertemuan yang berlangsung di Kantor KPID Kalimantan Timur tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antarlembaga dalam mendukung ekosistem informasi yang sehat, profesional, dan berpihak pada kepentingan publik.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Audiensi tersebut disambut langsung oleh Ketua KPID Kalimantan Timur, Awang Mohammad Jumri Syaf'i. Dalam suasana yang hangat dan penuh keakraban, kedua belah pihak berdiskusi mengenai tantangan industri media di era digital, pentingnya penguatan kualitas jurnalistik, hingga peluang kerja sama dalam berbagai program peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang Penerbitan dan pers.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Ketua KPID Kalimantan Timur, Awang Mohammad Jumri Syaf'i, menyampaikan apresiasinya atas kunjungan yang dilakukan Kartanews.com dan Suara.com. Menurutnya, kehadiran media untuk bersilaturahmi dengan KPID merupakan langkah positif dalam membangun komunikasi yang lebih erat antara lembaga penyiaran dan pers media.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Selama saya menjabat sebagai Ketua KPID Kalimantan Timur, baru kali ini ada media yang datang berkunjung dan bersilaturahmi secara langsung. Tentu ini menjadi sesuatu yang sangat kami apresiasi karena komunikasi dan kolaborasi merupakan hal yang penting dalam membangun ekosistem informasi yang sehat,” ujar Awang.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Ia menilai hubungan yang baik antara KPID dengan insan pers akan memberikan dampak positif terhadap kualitas penyebaran informasi kepada masyarakat. Meski memiliki tugas dan kewenangan yang berbeda-beda, baik KPID maupun perusahaan pers memiliki tujuan yang sama, yakni menghadirkan informasi yang akurat, berimbang, edukatif, dan bertanggung jawab.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Dalam kesempatan tersebut, Awang juga menyoroti pentingnya peningkatan kualitas media melalui sistem klasifikasi atau tier media. Menurutnya, keberadaan media dengan kategori tier 1, tier 2, maupun tier 3 perlu menjadi perhatian bersama agar kualitas pemberitaan, profesionalisme pengelolaan media, serta kompetensi sumber daya manusia dapat terus meningkat.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Ia berharap keberadaan klasifikasi tersebut tidak hanya menjadi alat pemetaan kualitas media, tetapi juga menjadi motivasi bagi perusahaan untuk terus melakukan pembenahan sehingga mampu memenuhi standar profesional yang semakin baik.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Selain membahas penguatan kualitas media, Awang juga mengungkapkan bahwa KPID Kalimantan Timur tengah berupaya mendorong lahirnya regulasi melalui Peraturan Gubernur (Pergub) yang dapat memperkuat keberlangsungan lembaga Penerbitan di daerah.</span></span></p>
<p>Menurutnya, salah satu gagasan yang sedang diperjuangkan adalah adanya ketentuan agar setiap perusahaan atau pelaku usaha yang ingin memasang iklan pada radio maupun televisi swasta memiliki kelengkapan perizinan operasional sesuai ketentuan yang berlaku. Langkah tersebut diharapkan dapat menciptakan tata kelola penyiaran yang lebih tertib, profesional, dan memberikan kepastian hukum bagi seluruh pihak yang terlibat.</p>
<p>"Kami terus berupaya mengejar terbitnya Pergub sebagai bentuk penguatan terhadap ekosistem penyiaran di Kalimantan Timur. Harapannya, setiap perusahaan yang melakukan kerja sama periklanan dengan radio maupun televisi dapat memenuhi persyaratan administrasi dan perizinan yang berlaku," jelasnya.</p>
<p>Lebih lanjut, Awang menjelaskan bahwa tugas pokok dan fungsi KPID selama ini adalah melakukan pengawasan terhadap seluruh isi siaran yang menggunakan spektrum frekuensi publik, yakni televisi dan radio. Pengawasan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh lembaga penyiaran mematuhi Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3SPS), sehingga masyarakat memperoleh tayangan yang berkualitas, mendidik, dan sesuai dengan norma yang berlaku.</p>
<p>Namun demikian, seiring perkembangan teknologi digital, KPID juga memandang perlunya penguatan kewenangan dalam menghadapi perubahan pola konsumsi informasi masyarakat yang kini semakin didominasi oleh platform digital dan media sosial. Karena itu, ke depan terdapat wacana penambahan tugas dan fungsi KPID untuk ikut melakukan pengawasan terhadap konten di media sosial melalui mekanisme dan regulasi yang akan diatur oleh pemerintah.</p>
<p>Menurut Awang, perkembangan teknologi informasi menuntut seluruh pemangku kepentingan untuk beradaptasi agar pengawasan terhadap penyebaran informasi dapat berjalan lebih efektif tanpa mengabaikan kebebasan berekspresi yang bertanggung jawab.</p>
<p>Selain membahas regulasi dan pengawasan penyiaran, KPID Kalimantan Timur juga membuka peluang kolaborasi dengan perusahaan media dalam bidang peningkatan kompetensi profesi. Awang mengungkapkan pihaknya berinisiatif menjalin kerja sama dengan media, organisasi profesi, maupun lembaga pendidikan untuk menyelenggarakan berbagai pelatihan dan sertifikasi bagi wartawan serta profesi lain yang berkaitan dengan industri media.</p>
<p>Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang jurnalistik, penyiaran, dan komunikasi sehingga dapat menghasilkan produk informasi yang profesional, beretika, dan memiliki daya saing tinggi.</p>
<p>Audiensi antara PT Digitalindo Media Utama/Kartanews.com, Suara.com, dan KPID Kalimantan Timur pun ditutup dengan komitmen bersama untuk terus membangun komunikasi yang intensif dan menghadirkan berbagai program kolaboratif di masa mendatang.</p>
<p>Sinergi antara media pers, radio, televisi, serta lembaga regulator diharapkan mampu memperkuat kualitas ekosistem informasi di Kalimantan Timur sekaligus meningkatkan literasi media masyarakat di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital.</p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Melalui kolaborasi tersebut, seluruh pihak berharap tercipta ruang informasi yang semakin sehat, mandiri, profesional, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kalimantan Timur maupun Indonesia secara umum. </span></span><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">(IRLA/daa) </span></span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Polda Kaltim Ungkap Jaringan Peredaran Narkotika Internasional, Barang Bukti Diduga Berasal dari Malaysia</title>
<link>https://kartanews.com/polda-kaltim-ungkap-jaringan-peredaran-narkotika-internasional-barang-bukti-diduga-berasal-dari-malaysia</link>
<guid>https://kartanews.com/polda-kaltim-ungkap-jaringan-peredaran-narkotika-internasional-barang-bukti-diduga-berasal-dari-malaysia</guid>
<description><![CDATA[ KALTIM - Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Kalimantan Timur berhasil mengungkap jaringan peredaran narkotika internasional yang diduga berasal dari Malaysia di wilayah Kelurahan Gunung Seteleng, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a4cb20cba6b7.jpg" length="79961" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 07 Jul 2026 16:01:10 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, PENAJAM </strong><span;>- Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Kalimantan Timur berhasil mengungkap jaringan peredaran narkotika internasional yang diduga berasal dari Malaysia di wilayah Kelurahan Gunung Seteleng, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). </span;><br><br><span;>Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan 5.480 mililiter cairan kimia yang berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium positif mengandung metamfetamin dan amfetamin. </span;><br><br><span;>Direktur Reserse Narkoba Polda Kaltim, Kombes Pol. Romylus, menjelaskan bahwa pengungkapan kasus ini merupakan hasil penyelidikan intensif yang dilakukan Tim Opsnal Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Kaltim selama lebih dari satu bulan setelah menerima informasi dari masyarakat mengenai dugaan aktivitas peredaran narkoba. </span;><br><br><span;>“Penyelidikan bermula dari laporan masyarakat mengenai aktivitas peredaran narkoba di wilayah Kelurahan Gunung Seteleng, Penajam,” ujarnya, Senin (6/7/2026). </span;><br><br><span;>Setelah melakukan serangkaian pengintaian, petugas berhasil menangkap tersangka berinisial AAS (29) di sebuah rumah kontrakan di Jalan Jambu, RT 7, Kelurahan Gunung Seteleng, Penajam pada Sabtu (27/6/2026) sekitar pukul 15.00 WITA. Dari hasil penggeledahan, polisi menemukan 10 botol berisi cairan kimia yang kemudian diamankan sebagai barang bukti. </span;><br><br><span;>Hasil uji laboratorium menunjukkan enam botol berisi cairan yang mengandung metamfetamin dengan volume antara 500 hingga 580 mililiter per botol. Sementara empat botol lainnya mengandung amfetamin dengan volume sekitar 480 hingga 560 mililiter per botol. </span;><br><br><span;>“Cairan ini merupakan bahan dasar kimia untuk memproduksi sabu-sabu dalam jumlah besar,” ujarnya. </span;><br><br><span;>Romylus mengungkapkan bahwa barang bukti yang disita memiliki nilai ekonomis yang sangat tinggi di pasar gelap. Setiap botol diperkirakan bernilai antara Rp250 juta hingga Rp300 juta, sehingga total keseluruhan barang bukti ditaksir mencapai Rp2,5 miliar hingga Rp3 miliar. </span;><br><br><span;>Selain cairan kimia tersebut, penyidik juga mengamankan sejumlah barang yang diduga digunakan untuk mendukung aktivitas pelaku, di antaranya satu unit telepon seluler, sebuah powerbank, satu kotak berisi plastik klip bening, serta empat tas belanja berwarna biru muda, biru tua, hitam, dan merah. </span;><br><br><span;>Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, tersangka AAS mengaku memperoleh cairan kimia tersebut dari seseorang berinisial LO yang kini telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). </span;><br><br><span;>Hingga kini, penyidik Ditresnarkoba Polda Kaltim masih terus mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap jaringan yang lebih luas serta memburu pihak-pihak lain yang diduga terlibat. </span;><br><br><span;>“Kami sedang memburu pihak lain yang menjadi bagian dari jaringan sindikat Malaysia ini,” kata Romylus. </span;><br><br><span;>Atas perbuatannya, AAS dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) juncto Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika sebagaimana telah disesuaikan dengan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana. </span;><br><br><span;>Sebagai alternatif, penyidik juga menerapkan Pasal 609 ayat (2) huruf a Undang-Undang RI Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP sebagaimana telah diubah dalam BAB III Pasal VII angka 50 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana. </span;><br><br><span;>“Kami akan menerapkan aturan hukum paling tegas untuk memberikan efek jera,” pungkasnya. </span;><strong>(POLDA KALTIM/daa)</strong><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260707_155709_539.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Tersinggung Karena Bau &amp;apos;Kentut&amp;apos;, Dua Pemuda di Samarinda Terlibat Perkelahian Hingga Tewas</title>
<link>https://kartanews.com/tersinggung-karena-bau-kentut-dua-pemuda-di-samarinda-terlibat-perkelahian-hingga-tewas</link>
<guid>https://kartanews.com/tersinggung-karena-bau-kentut-dua-pemuda-di-samarinda-terlibat-perkelahian-hingga-tewas</guid>
<description><![CDATA[ SAMARINDA— Polsek Sungai Kunjang berhasil meringkus seorang pemuda berinisial MD (26) atas kasus penikamandi Jalan Teuku Umar, Samarinda, pada Rabu (1/7/2026). Pelaku nekat menganiaya korban berinisial MT menggunakan sebilah sangkur setelah terlibat rangkaian salah paham yang berkepanjangan. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a4cae8c774a2.jpg" length="73166" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 07 Jul 2026 15:46:43 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.COM, SAMARINDA </span></span></b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">— Polsek Sungai Kunjang meringkus seorang pemuda berinisial MD (26) atas kasus penikaman </span></span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">di Jalan Teuku Umar, Samarinda pada Rabu (1/7/2026). </span></span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Pelaku nekat menganiaya korban berinisial MT menggunakan sebilah sangkur setelah terlibat rangkaian salah paham yang berkepanjangan.</span></span><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​</span></span><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Kapolsek Sungai Kunjang menjelaskan bahwa penangkapan ini dilakukan setelah polisi bergerak cepat melakukan penyelidikan dari laporan warga, didukung oleh keterangan para Saksi serta bukti rekaman CCTV di lokasi kejadian.</span></span><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​</span></span><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Berdasarkan hasil interogasi, kedekatan antara keduanya ternyata sudah dihapus sejak 6 bulan lalu saat mereka masih sama-sama bekerja di PT Kapal Api.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Saat itu, pelaku sempat melontarkan candaan “bau kentut” yang menyinggung perasaan korban hingga memicu pertengkaran. Tiga bulan setelah kejadian tersebut, MD keluar dari perusahaan dan beralih profesi menjadi satpam di Guest House Priority.</span></span><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​</span></span><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Konflik lama ini kembali membara pada Selasa (30/6/2026) malam sekitar pukul 19.30 WITA. Saat itu, MD sedang asyik bermain gim PUBG di pos jaganya dan refleks menyalin kata "kenapa" kepada temannya di dalam gim.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Kebetulan, MT sedang berjalan melintas di area tersebut. Merasa ucapan itu ditujukan padanya, MT langsung menghampiri pelaku sambil menantang, "Apa?".</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Merespons hal itu, MD kembali menyahut "kenapa" sambil mencabut sebilah parang di pos jaga demi menakuti korban agar pergi. Sebelum meninggalkan lokasi, korban sempat melontarkan ancaman, "Tunggu kamu ya!".</span></span><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​</span></span><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Ancaman tersebut berbuntut panjang. Pada hari Rabu (1/7/2026) sore sekitar pukul 16.57 WITA, korban kembali mendatangi pelaku di Guest House Priority hingga kedekatan fisik tidak terhindarkan. Di tengah duel tersebut, pelaku mencabut senjata tajam jenis sangkur lalu menusuk bagian kepala korban sebanyak satu kali.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​"Dari pemeriksaan awal, pelaku MD telah mengakui semua tindakannya yang menganiaya korban MT menggunakan senjata tajam jenis sangkur," ujar Kapolres.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Hanya berselang beberapa puluh menit setelah kejadian, tepatnya pukul 17.30 WITA, polisi langsung menciduk pelaku di lokasi. Petugas juga mengamankan barang bukti berupa satu bilah sangkur hitam sepanjang kurang lebih 30 cm.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Akibat tindakan nekatnya, MD kini mendekam di sel tahanan dan dijerat Pasal 468 UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP mengenai tindak pidana yang dilindungi dengan senjata tajam. Kasus ini masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian. <strong>(REIN/daa)</strong></span></span><br><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260707_153813_101.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pemprov Kaltim Kaji Ulang Soal Penyaluran Dana Hibah</title>
<link>https://kartanews.com/pemprov-kaltim-kaji-ulang-soal-penyaluran-dana-hibah</link>
<guid>https://kartanews.com/pemprov-kaltim-kaji-ulang-soal-penyaluran-dana-hibah</guid>
<description><![CDATA[ BERAU- Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur melalui Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdaprov Kaltim menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Strategi Pengendalian dan Pengawalan Bantuan Hibah Kaltim di Ruang Rapat Tenguyun, Lantai 4 Kantor Gubernur Kaltim, Selasa (7/7/2026) ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a4ca9b40c7d1.jpg" length="459947" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 07 Jul 2026 15:26:05 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.COM, KALTIM -</span></span></b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur melalui Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdaprov Kaltim menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Strategi Pengendalian dan Pengawalan Bantuan Hibah Kaltim di Ruang Rapat Tenguyun, Lantai 4 Kantor Gubernur Kaltim, Selasa (7/7/2026).</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Rakor Kawal Hibah Kaltim ini mengusung tema “Kolaborasi Penguatan Strategi Pengendalian dan Pengawalan Bantuan Hibah Kaltim dalam Mewujudkan Tata Kelola Hibah yang Transparan, Akuntabel, dan Tepat Sasaran” sebagai upaya memperkuat sinergi antar perangkat daerah dalam mengawal penyaluran hibah agar sesuai dengan ketentuan yang berlaku.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Kegiatan dibuka sekaligus dipimpin oleh Kepala Biro Kesra Setdaprov Kaltim, Dasmiah. Dalam berbagai hal, ia menegaskan bahwa penguatan tata kelola hibah menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah untuk berk</span></span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">olaborasi dengan seluruh pihak sebab inilah nantinya yang akan  menjadi kunci dalam mewujudkan sistem pengelolaan hibah yang semakin baik, mulai dari proses perencanaan, penyaluran, hingga pengawasan.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Ia berharap melalui penguatan strategi pengendalian dan pengawalan tersebut, pengelolaan hibah di Kalimantan Timur mampu menjadi salah satu yang terbaik di tingkat nasional.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Harapan kami, Kawal Hibah Kaltim dapat masuk lima terbaik sehingga menjadi contoh dalam pengelolaan hibah yang transparan, akuntabel, dan tepat sasaran,” ujar Dasmiah.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Sementara itu, Kabag Bina Mental Spiritual Biro Kesra Setdaprov Kaltim, Hamsani, memaparkan sejumlah langkah strategi yang tengah disiapkan untuk memperkuat sistem pengendalian hibah di Kalimantan Timur. </span></span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Diantaranya adalah pembentukan Tim Kolaborasi Pengendalian dan Pengawalan Hibah melalui Surat Keputusan (SK) Gubernur Kalimantan Timur, penyusunan petunjuk teknis pelaksanaan pemantauan dan evaluasi hibah, serta revisi Peraturan Gubernur Kalimantan Timur Nomor 23 Tahun 2021 tentang Tata Cara Pemberian Hibah dan Bantuan Sosial yang Bersumber dari APBD Provinsi Kalimantan Timur.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Menurut Hamsani, langkah-langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat mekanisme pengawasan sekaligus meningkatkan akuntabilitas dalam penyaluran hibah kepada masyarakat maupun lembaga penerima.</span></span><br><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Melalui rakor ini, Biro Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Kaltim berkomitmen membangun tata kelola bantuan hibah yang semakin transparan, akuntabel, efektif, dan tepat sasaran, sehingga mampu mendukung pembangunan daerah serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan keuangan daerah. <strong>(RDK/daa)</strong></span></span><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260707_151909_108.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Sekda Berau Tekanan Pentingnya Edukasi Pengelolaan Sampah Bagi Masyarakat</title>
<link>https://kartanews.com/sekda-berau-tekanan-pentingnya-edukasi-pengelolaan-sampah-bagi-masyarakat</link>
<guid>https://kartanews.com/sekda-berau-tekanan-pentingnya-edukasi-pengelolaan-sampah-bagi-masyarakat</guid>
<description><![CDATA[ BERAU - Masalah kesehatan lingkungan dan dampaknya terhadap kesejahteraan masyarakat terus menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Berau. Saat ini, Berau tercatat berada di urutan kelima dalam hal angka stunting atau tengkes di tingkat Provinsi Kalimantan Timur. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a4ca50d0b0c2.jpg" length="119531" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 07 Jul 2026 15:02:18 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.COM, BERAU</span></span></span></span></strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> - Masalah kesehatan lingkungan dan dampaknya terhadap kesejahteraan masyarakat terus menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Berau. Saat ini, Berau tercatat berada di urutan kelima dalam hal angka stunting atau tengkes di tingkat Provinsi Kalimantan Timur. </span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Menanggapi kondisi tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) Berau secara tegas menekankan pentingnya edukasi pengelolaan sampah yang baik, penciptaan lingkungan yang bersih, serta penyediaan fasilitas sanitasi yang memadai guna mendongkrak kualitas hidup masyarakat setempat.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Langkah ini dinilai krusial mengingat eratnya kaitan antara kebersihan lingkungan dengan kesehatan tumbuh kembang anak. Penataan sanitasi yang buruk disinyalir memicu berbagai penyakit infeksi yang menjadi salah satu faktor pendukung terjadinya kasus tengkes.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​"Kita berharap ada gambaran bagaimana mengelola sampah yang baik, menciptakan lingkungan yang bersih, sanitasi, dan sebagainya. Ini tanggung jawab bersama semua perangkat daerah yang muaranya kita berharap tingkat peningkatan kesehatan dan angka stunting bisa ditekan lebih rendah," ujarnya.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Sebagai bentuk tindakan nyata, Pemerintah Kabupaten Berau kini tengah gencar mendorong program pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Salah satu strategi utama yang diusung adalah dengan mengaktifkan kembali peran bank-bank sampah di pemukiman warga. </span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Selain itu, pemerintah daerah juga memicu munculnya inovasi-inovasi kebersihan di tingkat Rukun Tetangga (RT). Gerakan ini dioptimalkan dengan memaksimalkan pemanfaatan alokasi dana RT yang saat ini telah tersedia.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Di sisi lain, Sekda Berau juga memberikan sorotan tajam terhadap kebiasaan buruk sebagian masyarakat yang masih sering membakar sampah rumah tangga akibat minimnya pemahaman. </span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Berdasarkan hasil percakapan medis dan lingkungan, tindakan membakar sampah justru memicu pencemaran udara serta lingkungan yang luar biasa berbahaya bagi kesehatan paru-paru. </span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Oleh karena itu, edukasi menyeluruh untuk mengubah paradigma masyarakat ini dinilai sangat mendesak, berjalan beriringan dengan memberikan harapan warga terhadap partisipasi aktif serta optimalisasi kinerja dari tenaga kebersihan daerah,” tutupnya. <strong>(REIN/daa</strong></span></span></span></span><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">)</span></span></span></span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Mulai Tanggal 8 July 2026, Tim Verifikasi Geopark Sangkulirang Mangkaliat Berada di Berau</title>
<link>https://kartanews.com/mulai-tanggal-8-july-2026-tim-verifikasi-geopark-sangkulirang-mangkaliat-berada-di-berau</link>
<guid>https://kartanews.com/mulai-tanggal-8-july-2026-tim-verifikasi-geopark-sangkulirang-mangkaliat-berada-di-berau</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Proses penilaian Geopark Sangkulirang Mangkalihat oleh tim penilai nasional kini resmi dimulai. Setelah merampungkan serangkaian perjalanan peninjauan di wilayah Kutai Timur, tim penilai beserta tim pengamat yang dijadwalkan akan segera memasuki wilayah Kabupaten Berau pada Rabu (8/7) ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a4c9ff94d582.jpg" length="124799" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 07 Jul 2026 14:46:24 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><strong>KARTANEWS.COM, BERAU</strong> – Proses penilaian Geopark Sangkulirang Mangkalihat oleh tim penilai nasional kini resmi dimulai. Setelah merampungkan serangkaian perjalanan peninjauan di wilayah Kutai Timur, tim penilai beserta tim pengamat yang dijadwalkan akan segera memasuki wilayah Kabupaten Berau pada Rabu (8/7/2026).</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Kehadiran tim nasional ini menjadi langkah penting dalam upaya menyalakan sekaligus memvalidasi kelayakan kawasan tersebut sebagai bagian dari jaringan geopark yang diakui secara luas.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Sekretaris Daerah (Sekda) Berau, Muhammad Said memberikan penjelasan rinci mengenai agenda penting ini. </span></span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Dirinya mengungkapkan bahwa tim penilai tersebut diperkuat oleh para ahli dan perwakilan dari instansi akademis serta lembaga terkemuka, yaitu Universitas Diponegoro, Universitas Hasanuddin, dan Badan Geologi Nasional. </span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Selama berada di Berau, tim ahli nantinya akan memfokuskan perjalanannya untuk menyisir dan memeriksa secara langsung keunikan kawasan pesisir Bumi Batiwakkal. </span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Mulai tanggal 8, tim akan bergerak menyisir wilayah Kecamatan Talisayan, Batu Putih, Biduk-Biduk, kemudian berlanjut ke Kecamatan Biatan. Sementara itu, pada hari Jumat, tim dijadwalkan melakukan kunjungan penting ke kawasan bersejarah, yaitu Keraton Sambaliung dan Museum Gunung Tabur,” jelasnya, Senin (7/07/2026). </span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Untuk diketahui, kawasan Geopark Sangkulirang-Mangkalihat di wilayah administrasi Berau sendiri menyimpan potensi alam yang luar biasa dengan memiliki 15 geosite dari total 26 geosite yang tersebar di seluruh kawasan geopark. </span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Kekayaan geologisnya meliputi hamparan pegunungan karst yang megah, keunikan gugusan gua-gua purba di Pulau Maratua, hingga situs Gua Bloyot yang eksotis di wilayah Kelay. </span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Meski demikian, karena keterbatasan jalur aksesibilitas tim, penilaian kunjungan kali ini memang akan lebih terfokus pada objek-objek geosite yang berada di sepanjang jalur pantai pesisir.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Guna menyambut agenda besar tersebut, Pemerintah Kabupaten Berau memastikan seluruh elemen di daerah telah siap sepenuhnya. Para camat, badan pengelola kawasan, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), hingga tokoh masyarakat setempat dipastikan telah melakukan dua kali simulasi (percobaan). </span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Persiapan matang ini dilakukan agar mereka mampu menampilkan seluruh potensi, keunikan, serta nilai penting dari masing-masing geosite secara maksimal di hadapan tim penilai,” tutupnya. <strong>(REIN/daa)</strong></span></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>VIRAL! Aksi Bocah Kampung Selamatkan ABG dari Dugaan Pelecehan Pria Tua di Jakarta</title>
<link>https://kartanews.com/viral-aksi-bocah-kampung-selamatkan-abg-dari-dugaan-pelecehan-pria-tua-di-jakarta</link>
<guid>https://kartanews.com/viral-aksi-bocah-kampung-selamatkan-abg-dari-dugaan-pelecehan-pria-tua-di-jakarta</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a4c9b7869ac5.jpg" length="32385" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 07 Jul 2026 14:23:59 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<blockquote class="instagram-media" data-instgrm-captioned="" data-instgrm-permalink="https://www.instagram.com/reel/DafGCU9BrJN/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" data-instgrm-version="14" style="background: #FFF; border: 0; border-radius: 3px; box-shadow: 0 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.5),0 1px 10px 0 rgba(0,0,0,0.15); margin: 1px; max-width: 540px; min-width: 326px; padding: 0; width: calc(100% - 2px);">
<div style="padding: 16px;"><a href="https://www.instagram.com/reel/DafGCU9BrJN/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="background: #FFFFFF; line-height: 0; padding: 0 0; text-align: center; text-decoration: none; width: 100%;" target="_blank" rel="noopener">
<div style="display: flex; flex-direction: row; align-items: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 40px; margin-right: 14px; width: 40px;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 100px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 60px;"></div>
</div>
</div>
<div style="padding: 19% 0;"></div>
<div style="display: block; height: 50px; margin: 0 auto 12px; width: 50px;"><svg width="50px" height="50px" viewBox="0 0 60 60" version="1.1" xmlns="https://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="https://www.w3.org/1999/xlink"><g stroke="none" stroke-width="1" fill="none" fill-rule="evenodd"><g transform="translate(-511.000000, -20.000000)" fill="#000000"><g><path d="M556.869,30.41 C554.814,30.41 553.148,32.076 553.148,34.131 C553.148,36.186 554.814,37.852 556.869,37.852 C558.924,37.852 560.59,36.186 560.59,34.131 C560.59,32.076 558.924,30.41 556.869,30.41 M541,60.657 C535.114,60.657 530.342,55.887 530.342,50 C530.342,44.114 535.114,39.342 541,39.342 C546.887,39.342 551.658,44.114 551.658,50 C551.658,55.887 546.887,60.657 541,60.657 M541,33.886 C532.1,33.886 524.886,41.1 524.886,50 C524.886,58.899 532.1,66.113 541,66.113 C549.9,66.113 557.115,58.899 557.115,50 C557.115,41.1 549.9,33.886 541,33.886 M565.378,62.101 C565.244,65.022 564.756,66.606 564.346,67.663 C563.803,69.06 563.154,70.057 562.106,71.106 C561.058,72.155 560.06,72.803 558.662,73.347 C557.607,73.757 556.021,74.244 553.102,74.378 C549.944,74.521 548.997,74.552 541,74.552 C533.003,74.552 532.056,74.521 528.898,74.378 C525.979,74.244 524.393,73.757 523.338,73.347 C521.94,72.803 520.942,72.155 519.894,71.106 C518.846,70.057 518.197,69.06 517.654,67.663 C517.244,66.606 516.755,65.022 516.623,62.101 C516.479,58.943 516.448,57.996 516.448,50 C516.448,42.003 516.479,41.056 516.623,37.899 C516.755,34.978 517.244,33.391 517.654,32.338 C518.197,30.938 518.846,29.942 519.894,28.894 C520.942,27.846 521.94,27.196 523.338,26.654 C524.393,26.244 525.979,25.756 528.898,25.623 C532.057,25.479 533.004,25.448 541,25.448 C548.997,25.448 549.943,25.479 553.102,25.623 C556.021,25.756 557.607,26.244 558.662,26.654 C560.06,27.196 561.058,27.846 562.106,28.894 C563.154,29.942 563.803,30.938 564.346,32.338 C564.756,33.391 565.244,34.978 565.378,37.899 C565.522,41.056 565.552,42.003 565.552,50 C565.552,57.996 565.522,58.943 565.378,62.101 M570.82,37.631 C570.674,34.438 570.167,32.258 569.425,30.349 C568.659,28.377 567.633,26.702 565.965,25.035 C564.297,23.368 562.623,22.342 560.652,21.575 C558.743,20.834 556.562,20.326 553.369,20.18 C550.169,20.033 549.148,20 541,20 C532.853,20 531.831,20.033 528.631,20.18 C525.438,20.326 523.257,20.834 521.349,21.575 C519.376,22.342 517.703,23.368 516.035,25.035 C514.368,26.702 513.342,28.377 512.574,30.349 C511.834,32.258 511.326,34.438 511.181,37.631 C511.035,40.831 511,41.851 511,50 C511,58.147 511.035,59.17 511.181,62.369 C511.326,65.562 511.834,67.743 512.574,69.651 C513.342,71.625 514.368,73.296 516.035,74.965 C517.703,76.634 519.376,77.658 521.349,78.425 C523.257,79.167 525.438,79.673 528.631,79.82 C531.831,79.965 532.853,80.001 541,80.001 C549.148,80.001 550.169,79.965 553.369,79.82 C556.562,79.673 558.743,79.167 560.652,78.425 C562.623,77.658 564.297,76.634 565.965,74.965 C567.633,73.296 568.659,71.625 569.425,69.651 C570.167,67.743 570.674,65.562 570.82,62.369 C570.966,59.17 571,58.147 571,50 C571,41.851 570.966,40.831 570.82,37.631"></path></g></g></g></svg></div>
<div style="padding-top: 8px;">
<div style="color: #3897f0; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: 550; line-height: 18px;">Lihat postingan ini di Instagram</div>
</div>
<div style="padding: 12.5% 0;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: row; margin-bottom: 14px; align-items: center;">
<div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(0px) translateY(7px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; height: 12.5px; transform: rotate(-45deg) translateX(3px) translateY(1px); width: 12.5px; flex-grow: 0; margin-right: 14px; margin-left: 2px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(9px) translateY(-18px);"></div>
</div>
<div style="margin-left: 8px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 20px; width: 20px;"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 2px solid transparent; border-left: 6px solid #f4f4f4; border-bottom: 2px solid transparent; transform: translateX(16px) translateY(-4px) rotate(30deg);"></div>
</div>
<div style="margin-left: auto;">
<div style="width: 0px; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-right: 8px solid transparent; transform: translateY(16px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; flex-grow: 0; height: 12px; width: 16px; transform: translateY(-4px);"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-left: 8px solid transparent; transform: translateY(-4px) translateX(8px);"></div>
</div>
</div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center; margin-bottom: 24px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 224px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 144px;"></div>
</div>
</a>
<p style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; line-height: 17px; margin-bottom: 0; margin-top: 8px; overflow: hidden; padding: 8px 0 7px; text-align: center; text-overflow: ellipsis; white-space: nowrap;"><a href="https://www.instagram.com/reel/DafGCU9BrJN/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: normal; line-height: 17px; text-decoration: none;" target="_blank" rel="noopener">Sebuah kiriman dibagikan oleh KartaNews | Bukan Sekedar Berita (@kartanewscom)</a></p>
</div>
</blockquote>
<p>
<script async="" src="//www.instagram.com/embed.js"></script>
</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Jelang Berakhir Libur Sekolah, Warga Padati Kawasan IKN</title>
<link>https://kartanews.com/jelang-berakhir-libur-sekolah-warga-padati-kawasan-ikn</link>
<guid>https://kartanews.com/jelang-berakhir-libur-sekolah-warga-padati-kawasan-ikn</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a4b78fdad76c.jpg" length="64223" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 17:43:18 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.COM, NUSANTARA</span></span></strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> – Momentum libur sekolah dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat untuk berkunjung ke kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN). Salah satu lokasi yang paling padat diserbu warga adalah Taman Kusuma Bangsa, yang kini menjelma menjadi salah satu ruang favorit publik di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Sejak pagi hari, ratusan pengunjung tampak memadati area taman. Mayoritas dari mereka merupakan rombongan keluarga yang datang dari berbagai daerah di Kalimantan Timur. </span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Selain untuk berekreasi mengisi waktu libur, kedatangan warga ini didorong oleh rasa penasaran untuk melihat secara langsung dari dekat kemajuan pembangunan ibu kota baru Indonesia.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Salah seorang pengunjung asal Kota Bangun, Kutai Kartanegara, Maman, mengaku sengaja memboyong keluarga besarnya ke IKN. Tidak tanggung-tanggung, mereka datang dalam satu rombongan besar menggunakan empat unit mobil sekaligus.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​"Mumpung anak-anak sedang libur sekolah, kami sekalian mengajak mereka melihat langsung IKN. Jadi anak-anak tahu seperti apa wujudnya dan bisa melihat langsung Istana Negara di ibu kota baru, bukan hanya menonton dari televisi atau media sosial," ungkap Maman, dikutip dari Gerbang Kaltim, Minggu (05/07/2026). </span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Meskipun perjalanan darat dari Kota Bangun IKN memakan waktu sekitar tiga setengah jam, Maman merasa letihnya terbayar lunas. Ia sangat terkesan dengan suasana IKN yang nyaman, udaranya yang sejuk, serta penataan taman yang rapi dan estetik.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Meningkatnya arus kunjungan selama masa libur sekolah ini menjadi bukti nyata bahwa kawasan IKN mulai tumbuh sebagai destinasi wisata edukasi yang memikat. </span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Kehadiran fasilitas publik seperti Taman Kusuma Bangsa memberikan ruang bagi masyarakat untuk menikmati atmosfer ibu kota baru, sekaligus menjadi saksi hidup dari perjalanan sejarah pembangunan nasional yang sedang berlangsung. <strong>(REIN/daa)</strong></span></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Disbudpar Berau Wacanakan Sekolah Dianjurkan Rutin Mengunjungi Musim Demi Mendukung Pelajaran Sejarah</title>
<link>https://kartanews.com/disbudpar-berau-wacanakan-sekolah-dianjurkan-rutin-mengunjungi-musim-demi-mendukung-pelajaran-sejarah</link>
<guid>https://kartanews.com/disbudpar-berau-wacanakan-sekolah-dianjurkan-rutin-mengunjungi-musim-demi-mendukung-pelajaran-sejarah</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Berau terus bergerak aktif dalam menjaga kearifan lokal di kalangan generasi muda. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a4b75e5df095.jpg" length="120647" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 17:29:38 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, BERAU</strong> – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Berau terus bergerak aktif dalam menjaga kearifan lokal di kalangan generasi muda.</p>
<p>Guna mendongkrak literasi budaya para pelajar di Bumi Batiwakkal, Disbudpar menggalakkan gerakan belajar luar kelas dengan mengoptimalkan kunjungan ke sejumlah situs bersejarah di daerah tersebut.</p>
<p>​Langkah strategis ini difokuskan pada dua destinasi cagar budaya utama, yakni Museum Batiwakkal Kesultanan Gunung Tabur dan Keraton Kesultanan Sambaliung. </p>
<p>Kedua situs ini dipilih karena menyimpan rekam jejak penting serta bukti autentik dari sejarah panjang pembentukan Kabupaten Berau yang wajib diketahui oleh generasi penerus.</p>
<p>​Kepala Disbudpar Berau, Yudha Budi Santosa, mengungkapkan bahwa pemanfaatan museum sebagai sarana edukasi seni dan budaya bagi kalangan pelajar sejauh ini masih minim dan belum berjalan optimal. </p>
<p>Menyadari hal tersebut, pihaknya berkomitmen untuk menjalin koordinasi erat dengan pihak sekolah di seluruh wilayah Berau.</p>
<p>​Guna memastikan efektivitasnya, Disbudpar mendorong agar agenda kunjungan ke museum tidak sekadar menjadi kegiatan wisata biasa, melainkan diintegrasikan langsung ke dalam mata pelajaran yang relevan. Di antaranya adalah pelajaran Sejarah, Seni Budaya, serta Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS).</p>
<p>​"Kami akan mengimbau para pelajar melalui kepala sekolah agar mereka berkunjung ke museum untuk belajar seni dan budaya. Teknis pelaksanaannya nanti akan dikoordinir langsung oleh pihak sekolah secara berkala pada jam pelajaran tertentu," jelasnya pada Senin (6/7/2026).</p>
<p>​Melalui inovasi pembelajaran ini, Yudha berharap kegiatan berkunjung ke museum dapat bertransformasi menjadi bagian integral dari sistem akademik siswa. </p>
<p>Langkah konkrit ini diharapkan tidak hanya mampu meningkatkan angka kunjungan ke museum daerah, tetapi juga memantik rasa cinta, kepemilikan, dan kebanggaan yang mendalam di hati generasi muda terhadap kekayaan budaya asli Kesultanan Gunung Tabur dan Sambaliung sejak usia dini. <strong>(REIN/daa) </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Nelayan di Maratua Berau Tewas Diterkam Buaya Saat Cari Kerang</title>
<link>https://kartanews.com/nelayan-di-maratua-berau-tewas-diterkam-buaya-saat-cari-kerang</link>
<guid>https://kartanews.com/nelayan-di-maratua-berau-tewas-diterkam-buaya-saat-cari-kerang</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Seorang nelayan bernama Saifuddin (40) tewas setelah diterkam seekor buaya saat sedang mencari kerang bersama istrinya di Danau Kuku (Banban), Kampung Teluk Harapan, Kecamatan Maratua, Kabupaten Berau. Peristiwa nahas tersebut terjadi pada Sabtu (4/7/2026) siang sekitar pukul 14.00 WITA. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a4b6b7c41f0c.jpg" length="145228" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 16:47:59 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b>KARTANEWS.COM, BERAU</b><span;> – Seorang nelayan bernama Saifuddin (40) tewas setelah diterkam seekor buaya saat sedang mencari kerang bersama istrinya di Danau Kuku (Banban), Kampung Teluk Harapan, Kecamatan Maratua, Kabupaten Berau. Peristiwa nahas tersebut terjadi pada Sabtu (4/7/2026) siang sekitar pukul 14.00 WITA. </span;><br><br><span;>​Kasi Humas Polres Berau, AKP Suradi, mengonfirmasi kronologi kejadian tersebut pada Minggu (5/7/2026). Menurutnya, korban bersama istrinya, Rati (39), tiba di lokasi kejadian sekitar pukul 13.00 WITA untuk mengumpulkan kerang lokal. </span;><br><br><span;>​Setelah melakukan dua kali penyelaman dengan aman, korban memutuskan untuk menyelam kembali yang ketiga kalinya. Namun, saat berada di dalam air, korban tiba-tiba diterkam oleh seekor buaya besar.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>"Istri korban sempat mendengar teriakan histeris dan mencoba menolong dengan menggapai tangan suaminya. Sayangnya, pergerakan predator itu terlalu cepat, sehingga genggaman tangan mereka terlepas," jelasnya. </span;><br><br><span;>​Istri korban kemudian menyaksikan suaminya diseret oleh buaya ke tengah danau sebelum akhirnya tenggelam. Ia langsung berlari menuju perkampungan terdekat untuk meminta pertolongan warga. </span;><br><br><span;>​Menerima laporan tersebut, personel Polsek Maratua, jajaran TNI, dan warga setempat langsung melakukan operasi pencarian intensif di sekitar area danau. </span;><br><br><span;>Setelah beberapa jam penyisiran, jasad korban akhirnya ditemukan mengapung dalam kondisi meninggal dunia pada pukul 17.11 WITA, sekitar 500 meter ke arah timur dari lokasi penerkaman. </span;><br><br><span;>​Jasad Saifuddin pertama kali ditemukan oleh seorang warga bernama Kisman (35) bersama anggota Polri, Akbar Ainur (26). </span;><br><br><span;>​Pihak keluarga korban menolak tawaran kepolisian untuk melakukan visum maupun otopsi, serta menyatakan telah mengikhlaskan kejadian tersebut sebagai musibah murni. Jenazah korban pun langsung dikebumikan oleh warga pada malam harinya. </span;><br><br><span;>​Menanggapi tragedi ini, Polres Berau mengeluarkan imbauan tegas kepada para nelayan dan masyarakat setempat untuk meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di sekitar danau maupun muara, mengingat wilayah tersebut merupakan habitat alami satwa liar. </span;><strong>(REIN/daa)</strong><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260706_164132_383.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Momen Mengharukan: Muadzin di Pandeglang Meninggal Dunia Saat Mengumandangkan Azan Jumat</title>
<link>https://kartanews.com/momen-mengharukan-muadzin-di-pandeglang-meninggal-dunia-saat-mengumandangkan-azan-jumat</link>
<guid>https://kartanews.com/momen-mengharukan-muadzin-di-pandeglang-meninggal-dunia-saat-mengumandangkan-azan-jumat</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a4b518a6cbec.jpg" length="73225" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 15:09:19 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<blockquote class="instagram-media" data-instgrm-captioned="" data-instgrm-permalink="https://www.instagram.com/reel/Dafar8KBNaI/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" data-instgrm-version="14" style="background: #FFF; border: 0; border-radius: 3px; box-shadow: 0 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.5),0 1px 10px 0 rgba(0,0,0,0.15); margin: 1px; max-width: 540px; min-width: 326px; padding: 0; width: calc(100% - 2px);">
<div style="padding: 16px;"><a href="https://www.instagram.com/reel/Dafar8KBNaI/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="background: #FFFFFF; line-height: 0; padding: 0 0; text-align: center; text-decoration: none; width: 100%;" target="_blank" rel="noopener">
<div style="display: flex; flex-direction: row; align-items: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 40px; margin-right: 14px; width: 40px;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 100px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 60px;"></div>
</div>
</div>
<div style="padding: 19% 0;"></div>
<div style="display: block; height: 50px; margin: 0 auto 12px; width: 50px;"><svg width="50px" height="50px" viewBox="0 0 60 60" version="1.1" xmlns="https://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="https://www.w3.org/1999/xlink"><g stroke="none" stroke-width="1" fill="none" fill-rule="evenodd"><g transform="translate(-511.000000, -20.000000)" fill="#000000"><g><path d="M556.869,30.41 C554.814,30.41 553.148,32.076 553.148,34.131 C553.148,36.186 554.814,37.852 556.869,37.852 C558.924,37.852 560.59,36.186 560.59,34.131 C560.59,32.076 558.924,30.41 556.869,30.41 M541,60.657 C535.114,60.657 530.342,55.887 530.342,50 C530.342,44.114 535.114,39.342 541,39.342 C546.887,39.342 551.658,44.114 551.658,50 C551.658,55.887 546.887,60.657 541,60.657 M541,33.886 C532.1,33.886 524.886,41.1 524.886,50 C524.886,58.899 532.1,66.113 541,66.113 C549.9,66.113 557.115,58.899 557.115,50 C557.115,41.1 549.9,33.886 541,33.886 M565.378,62.101 C565.244,65.022 564.756,66.606 564.346,67.663 C563.803,69.06 563.154,70.057 562.106,71.106 C561.058,72.155 560.06,72.803 558.662,73.347 C557.607,73.757 556.021,74.244 553.102,74.378 C549.944,74.521 548.997,74.552 541,74.552 C533.003,74.552 532.056,74.521 528.898,74.378 C525.979,74.244 524.393,73.757 523.338,73.347 C521.94,72.803 520.942,72.155 519.894,71.106 C518.846,70.057 518.197,69.06 517.654,67.663 C517.244,66.606 516.755,65.022 516.623,62.101 C516.479,58.943 516.448,57.996 516.448,50 C516.448,42.003 516.479,41.056 516.623,37.899 C516.755,34.978 517.244,33.391 517.654,32.338 C518.197,30.938 518.846,29.942 519.894,28.894 C520.942,27.846 521.94,27.196 523.338,26.654 C524.393,26.244 525.979,25.756 528.898,25.623 C532.057,25.479 533.004,25.448 541,25.448 C548.997,25.448 549.943,25.479 553.102,25.623 C556.021,25.756 557.607,26.244 558.662,26.654 C560.06,27.196 561.058,27.846 562.106,28.894 C563.154,29.942 563.803,30.938 564.346,32.338 C564.756,33.391 565.244,34.978 565.378,37.899 C565.522,41.056 565.552,42.003 565.552,50 C565.552,57.996 565.522,58.943 565.378,62.101 M570.82,37.631 C570.674,34.438 570.167,32.258 569.425,30.349 C568.659,28.377 567.633,26.702 565.965,25.035 C564.297,23.368 562.623,22.342 560.652,21.575 C558.743,20.834 556.562,20.326 553.369,20.18 C550.169,20.033 549.148,20 541,20 C532.853,20 531.831,20.033 528.631,20.18 C525.438,20.326 523.257,20.834 521.349,21.575 C519.376,22.342 517.703,23.368 516.035,25.035 C514.368,26.702 513.342,28.377 512.574,30.349 C511.834,32.258 511.326,34.438 511.181,37.631 C511.035,40.831 511,41.851 511,50 C511,58.147 511.035,59.17 511.181,62.369 C511.326,65.562 511.834,67.743 512.574,69.651 C513.342,71.625 514.368,73.296 516.035,74.965 C517.703,76.634 519.376,77.658 521.349,78.425 C523.257,79.167 525.438,79.673 528.631,79.82 C531.831,79.965 532.853,80.001 541,80.001 C549.148,80.001 550.169,79.965 553.369,79.82 C556.562,79.673 558.743,79.167 560.652,78.425 C562.623,77.658 564.297,76.634 565.965,74.965 C567.633,73.296 568.659,71.625 569.425,69.651 C570.167,67.743 570.674,65.562 570.82,62.369 C570.966,59.17 571,58.147 571,50 C571,41.851 570.966,40.831 570.82,37.631"></path></g></g></g></svg></div>
<div style="padding-top: 8px;">
<div style="color: #3897f0; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: 550; line-height: 18px;">Lihat postingan ini di Instagram</div>
</div>
<div style="padding: 12.5% 0;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: row; margin-bottom: 14px; align-items: center;">
<div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(0px) translateY(7px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; height: 12.5px; transform: rotate(-45deg) translateX(3px) translateY(1px); width: 12.5px; flex-grow: 0; margin-right: 14px; margin-left: 2px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(9px) translateY(-18px);"></div>
</div>
<div style="margin-left: 8px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 20px; width: 20px;"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 2px solid transparent; border-left: 6px solid #f4f4f4; border-bottom: 2px solid transparent; transform: translateX(16px) translateY(-4px) rotate(30deg);"></div>
</div>
<div style="margin-left: auto;">
<div style="width: 0px; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-right: 8px solid transparent; transform: translateY(16px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; flex-grow: 0; height: 12px; width: 16px; transform: translateY(-4px);"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-left: 8px solid transparent; transform: translateY(-4px) translateX(8px);"></div>
</div>
</div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center; margin-bottom: 24px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 224px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 144px;"></div>
</div>
</a>
<p style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; line-height: 17px; margin-bottom: 0; margin-top: 8px; overflow: hidden; padding: 8px 0 7px; text-align: center; text-overflow: ellipsis; white-space: nowrap;"><a href="https://www.instagram.com/reel/Dafar8KBNaI/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: normal; line-height: 17px; text-decoration: none;" target="_blank" rel="noopener">Sebuah kiriman dibagikan oleh KartaNews | Bukan Sekedar Berita (@kartanewscom)</a></p>
</div>
</blockquote>
<p>
<script async="" src="//www.instagram.com/embed.js"></script>
</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kecelakaan Maut: Bus Sugeng Rahayu vs Dump Truck di Jembatan Paron Nganjuk</title>
<link>https://kartanews.com/kecelakaan-maut-bus-sugeng-rahayu-vs-dump-truck-di-jembatan-paron-nganjuk</link>
<guid>https://kartanews.com/kecelakaan-maut-bus-sugeng-rahayu-vs-dump-truck-di-jembatan-paron-nganjuk</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a4b5189ab84a.jpg" length="119777" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 15:09:10 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<blockquote class="instagram-media" data-instgrm-captioned="" data-instgrm-permalink="https://www.instagram.com/reel/DafT0XlhNIq/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" data-instgrm-version="14" style="background: #FFF; border: 0; border-radius: 3px; box-shadow: 0 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.5),0 1px 10px 0 rgba(0,0,0,0.15); margin: 1px; max-width: 540px; min-width: 326px; padding: 0; width: calc(100% - 2px);">
<div style="padding: 16px;"><a href="https://www.instagram.com/reel/DafT0XlhNIq/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="background: #FFFFFF; line-height: 0; padding: 0 0; text-align: center; text-decoration: none; width: 100%;" target="_blank" rel="noopener">
<div style="display: flex; flex-direction: row; align-items: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 40px; margin-right: 14px; width: 40px;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 100px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 60px;"></div>
</div>
</div>
<div style="padding: 19% 0;"></div>
<div style="display: block; height: 50px; margin: 0 auto 12px; width: 50px;"><svg width="50px" height="50px" viewBox="0 0 60 60" version="1.1" xmlns="https://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="https://www.w3.org/1999/xlink"><g stroke="none" stroke-width="1" fill="none" fill-rule="evenodd"><g transform="translate(-511.000000, -20.000000)" fill="#000000"><g><path d="M556.869,30.41 C554.814,30.41 553.148,32.076 553.148,34.131 C553.148,36.186 554.814,37.852 556.869,37.852 C558.924,37.852 560.59,36.186 560.59,34.131 C560.59,32.076 558.924,30.41 556.869,30.41 M541,60.657 C535.114,60.657 530.342,55.887 530.342,50 C530.342,44.114 535.114,39.342 541,39.342 C546.887,39.342 551.658,44.114 551.658,50 C551.658,55.887 546.887,60.657 541,60.657 M541,33.886 C532.1,33.886 524.886,41.1 524.886,50 C524.886,58.899 532.1,66.113 541,66.113 C549.9,66.113 557.115,58.899 557.115,50 C557.115,41.1 549.9,33.886 541,33.886 M565.378,62.101 C565.244,65.022 564.756,66.606 564.346,67.663 C563.803,69.06 563.154,70.057 562.106,71.106 C561.058,72.155 560.06,72.803 558.662,73.347 C557.607,73.757 556.021,74.244 553.102,74.378 C549.944,74.521 548.997,74.552 541,74.552 C533.003,74.552 532.056,74.521 528.898,74.378 C525.979,74.244 524.393,73.757 523.338,73.347 C521.94,72.803 520.942,72.155 519.894,71.106 C518.846,70.057 518.197,69.06 517.654,67.663 C517.244,66.606 516.755,65.022 516.623,62.101 C516.479,58.943 516.448,57.996 516.448,50 C516.448,42.003 516.479,41.056 516.623,37.899 C516.755,34.978 517.244,33.391 517.654,32.338 C518.197,30.938 518.846,29.942 519.894,28.894 C520.942,27.846 521.94,27.196 523.338,26.654 C524.393,26.244 525.979,25.756 528.898,25.623 C532.057,25.479 533.004,25.448 541,25.448 C548.997,25.448 549.943,25.479 553.102,25.623 C556.021,25.756 557.607,26.244 558.662,26.654 C560.06,27.196 561.058,27.846 562.106,28.894 C563.154,29.942 563.803,30.938 564.346,32.338 C564.756,33.391 565.244,34.978 565.378,37.899 C565.522,41.056 565.552,42.003 565.552,50 C565.552,57.996 565.522,58.943 565.378,62.101 M570.82,37.631 C570.674,34.438 570.167,32.258 569.425,30.349 C568.659,28.377 567.633,26.702 565.965,25.035 C564.297,23.368 562.623,22.342 560.652,21.575 C558.743,20.834 556.562,20.326 553.369,20.18 C550.169,20.033 549.148,20 541,20 C532.853,20 531.831,20.033 528.631,20.18 C525.438,20.326 523.257,20.834 521.349,21.575 C519.376,22.342 517.703,23.368 516.035,25.035 C514.368,26.702 513.342,28.377 512.574,30.349 C511.834,32.258 511.326,34.438 511.181,37.631 C511.035,40.831 511,41.851 511,50 C511,58.147 511.035,59.17 511.181,62.369 C511.326,65.562 511.834,67.743 512.574,69.651 C513.342,71.625 514.368,73.296 516.035,74.965 C517.703,76.634 519.376,77.658 521.349,78.425 C523.257,79.167 525.438,79.673 528.631,79.82 C531.831,79.965 532.853,80.001 541,80.001 C549.148,80.001 550.169,79.965 553.369,79.82 C556.562,79.673 558.743,79.167 560.652,78.425 C562.623,77.658 564.297,76.634 565.965,74.965 C567.633,73.296 568.659,71.625 569.425,69.651 C570.167,67.743 570.674,65.562 570.82,62.369 C570.966,59.17 571,58.147 571,50 C571,41.851 570.966,40.831 570.82,37.631"></path></g></g></g></svg></div>
<div style="padding-top: 8px;">
<div style="color: #3897f0; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: 550; line-height: 18px;">Lihat postingan ini di Instagram</div>
</div>
<div style="padding: 12.5% 0;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: row; margin-bottom: 14px; align-items: center;">
<div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(0px) translateY(7px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; height: 12.5px; transform: rotate(-45deg) translateX(3px) translateY(1px); width: 12.5px; flex-grow: 0; margin-right: 14px; margin-left: 2px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(9px) translateY(-18px);"></div>
</div>
<div style="margin-left: 8px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 20px; width: 20px;"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 2px solid transparent; border-left: 6px solid #f4f4f4; border-bottom: 2px solid transparent; transform: translateX(16px) translateY(-4px) rotate(30deg);"></div>
</div>
<div style="margin-left: auto;">
<div style="width: 0px; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-right: 8px solid transparent; transform: translateY(16px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; flex-grow: 0; height: 12px; width: 16px; transform: translateY(-4px);"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-left: 8px solid transparent; transform: translateY(-4px) translateX(8px);"></div>
</div>
</div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center; margin-bottom: 24px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 224px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 144px;"></div>
</div>
</a>
<p style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; line-height: 17px; margin-bottom: 0; margin-top: 8px; overflow: hidden; padding: 8px 0 7px; text-align: center; text-overflow: ellipsis; white-space: nowrap;"><a href="https://www.instagram.com/reel/DafT0XlhNIq/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: normal; line-height: 17px; text-decoration: none;" target="_blank" rel="noopener">Sebuah kiriman dibagikan oleh KartaNews | Bukan Sekedar Berita (@kartanewscom)</a></p>
</div>
</blockquote>
<p>
<script async="" src="//www.instagram.com/embed.js"></script>
</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Duka Mendalam Bagi Kemanusiaan: Seruan Penghentian Kekerasan Terhadap Pilot di Papua</title>
<link>https://kartanews.com/duka-mendalam-bagi-kemanusiaan-seruan-penghentian-kekerasan-terhadap-pilot-di-papua</link>
<guid>https://kartanews.com/duka-mendalam-bagi-kemanusiaan-seruan-penghentian-kekerasan-terhadap-pilot-di-papua</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a4b518c11b60.jpg" length="86310" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 15:08:55 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<blockquote class="instagram-media" data-instgrm-permalink="https://www.instagram.com/reel/DacoJ87h6zz/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" data-instgrm-version="14" style="background: #FFF; border: 0; border-radius: 3px; box-shadow: 0 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.5),0 1px 10px 0 rgba(0,0,0,0.15); margin: 1px; max-width: 540px; min-width: 326px; padding: 0; width: calc(100% - 2px);">
<div style="padding: 16px;"><a href="https://www.instagram.com/reel/DacoJ87h6zz/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="background: #FFFFFF; line-height: 0; padding: 0 0; text-align: center; text-decoration: none; width: 100%;" target="_blank" rel="noopener">
<div style="display: flex; flex-direction: row; align-items: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 40px; margin-right: 14px; width: 40px;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 100px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 60px;"></div>
</div>
</div>
<div style="padding: 19% 0;"></div>
<div style="display: block; height: 50px; margin: 0 auto 12px; width: 50px;"><svg width="50px" height="50px" viewBox="0 0 60 60" version="1.1" xmlns="https://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="https://www.w3.org/1999/xlink"><g stroke="none" stroke-width="1" fill="none" fill-rule="evenodd"><g transform="translate(-511.000000, -20.000000)" fill="#000000"><g><path d="M556.869,30.41 C554.814,30.41 553.148,32.076 553.148,34.131 C553.148,36.186 554.814,37.852 556.869,37.852 C558.924,37.852 560.59,36.186 560.59,34.131 C560.59,32.076 558.924,30.41 556.869,30.41 M541,60.657 C535.114,60.657 530.342,55.887 530.342,50 C530.342,44.114 535.114,39.342 541,39.342 C546.887,39.342 551.658,44.114 551.658,50 C551.658,55.887 546.887,60.657 541,60.657 M541,33.886 C532.1,33.886 524.886,41.1 524.886,50 C524.886,58.899 532.1,66.113 541,66.113 C549.9,66.113 557.115,58.899 557.115,50 C557.115,41.1 549.9,33.886 541,33.886 M565.378,62.101 C565.244,65.022 564.756,66.606 564.346,67.663 C563.803,69.06 563.154,70.057 562.106,71.106 C561.058,72.155 560.06,72.803 558.662,73.347 C557.607,73.757 556.021,74.244 553.102,74.378 C549.944,74.521 548.997,74.552 541,74.552 C533.003,74.552 532.056,74.521 528.898,74.378 C525.979,74.244 524.393,73.757 523.338,73.347 C521.94,72.803 520.942,72.155 519.894,71.106 C518.846,70.057 518.197,69.06 517.654,67.663 C517.244,66.606 516.755,65.022 516.623,62.101 C516.479,58.943 516.448,57.996 516.448,50 C516.448,42.003 516.479,41.056 516.623,37.899 C516.755,34.978 517.244,33.391 517.654,32.338 C518.197,30.938 518.846,29.942 519.894,28.894 C520.942,27.846 521.94,27.196 523.338,26.654 C524.393,26.244 525.979,25.756 528.898,25.623 C532.057,25.479 533.004,25.448 541,25.448 C548.997,25.448 549.943,25.479 553.102,25.623 C556.021,25.756 557.607,26.244 558.662,26.654 C560.06,27.196 561.058,27.846 562.106,28.894 C563.154,29.942 563.803,30.938 564.346,32.338 C564.756,33.391 565.244,34.978 565.378,37.899 C565.522,41.056 565.552,42.003 565.552,50 C565.552,57.996 565.522,58.943 565.378,62.101 M570.82,37.631 C570.674,34.438 570.167,32.258 569.425,30.349 C568.659,28.377 567.633,26.702 565.965,25.035 C564.297,23.368 562.623,22.342 560.652,21.575 C558.743,20.834 556.562,20.326 553.369,20.18 C550.169,20.033 549.148,20 541,20 C532.853,20 531.831,20.033 528.631,20.18 C525.438,20.326 523.257,20.834 521.349,21.575 C519.376,22.342 517.703,23.368 516.035,25.035 C514.368,26.702 513.342,28.377 512.574,30.349 C511.834,32.258 511.326,34.438 511.181,37.631 C511.035,40.831 511,41.851 511,50 C511,58.147 511.035,59.17 511.181,62.369 C511.326,65.562 511.834,67.743 512.574,69.651 C513.342,71.625 514.368,73.296 516.035,74.965 C517.703,76.634 519.376,77.658 521.349,78.425 C523.257,79.167 525.438,79.673 528.631,79.82 C531.831,79.965 532.853,80.001 541,80.001 C549.148,80.001 550.169,79.965 553.369,79.82 C556.562,79.673 558.743,79.167 560.652,78.425 C562.623,77.658 564.297,76.634 565.965,74.965 C567.633,73.296 568.659,71.625 569.425,69.651 C570.167,67.743 570.674,65.562 570.82,62.369 C570.966,59.17 571,58.147 571,50 C571,41.851 570.966,40.831 570.82,37.631"></path></g></g></g></svg></div>
<div style="padding-top: 8px;">
<div style="color: #3897f0; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: 550; line-height: 18px;">Lihat postingan ini di Instagram</div>
</div>
<div style="padding: 12.5% 0;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: row; margin-bottom: 14px; align-items: center;">
<div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(0px) translateY(7px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; height: 12.5px; transform: rotate(-45deg) translateX(3px) translateY(1px); width: 12.5px; flex-grow: 0; margin-right: 14px; margin-left: 2px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(9px) translateY(-18px);"></div>
</div>
<div style="margin-left: 8px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 20px; width: 20px;"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 2px solid transparent; border-left: 6px solid #f4f4f4; border-bottom: 2px solid transparent; transform: translateX(16px) translateY(-4px) rotate(30deg);"></div>
</div>
<div style="margin-left: auto;">
<div style="width: 0px; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-right: 8px solid transparent; transform: translateY(16px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; flex-grow: 0; height: 12px; width: 16px; transform: translateY(-4px);"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-left: 8px solid transparent; transform: translateY(-4px) translateX(8px);"></div>
</div>
</div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center; margin-bottom: 24px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 224px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 144px;"></div>
</div>
</a>
<p style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; line-height: 17px; margin-bottom: 0; margin-top: 8px; overflow: hidden; padding: 8px 0 7px; text-align: center; text-overflow: ellipsis; white-space: nowrap;"><a href="https://www.instagram.com/reel/DacoJ87h6zz/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: normal; line-height: 17px; text-decoration: none;" target="_blank" rel="noopener">Sebuah kiriman dibagikan oleh KartaNews | Bukan Sekedar Berita (@kartanewscom)</a></p>
</div>
</blockquote>
<p>
<script async="" src="//www.instagram.com/embed.js"></script>
</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Tim Gabungan Polda Kalteng Tangkap Terduga Pelaku Penganiayaan Berat Personel Polres Katingan</title>
<link>https://kartanews.com/tim-gabungan-polda-kalteng-tangkap-terduga-pelaku-penganiayaan-berat-personel-polres-katingan</link>
<guid>https://kartanews.com/tim-gabungan-polda-kalteng-tangkap-terduga-pelaku-penganiayaan-berat-personel-polres-katingan</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a4b518cb9a3e.jpg" length="115797" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 15:08:46 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<blockquote class="instagram-media" data-instgrm-captioned="" data-instgrm-permalink="https://www.instagram.com/reel/DafCsMpBy6v/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" data-instgrm-version="14" style="background: #FFF; border: 0; border-radius: 3px; box-shadow: 0 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.5),0 1px 10px 0 rgba(0,0,0,0.15); margin: 1px; max-width: 540px; min-width: 326px; padding: 0; width: calc(100% - 2px);">
<div style="padding: 16px;"><a href="https://www.instagram.com/reel/DafCsMpBy6v/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="background: #FFFFFF; line-height: 0; padding: 0 0; text-align: center; text-decoration: none; width: 100%;" target="_blank" rel="noopener">
<div style="display: flex; flex-direction: row; align-items: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 40px; margin-right: 14px; width: 40px;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 100px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 60px;"></div>
</div>
</div>
<div style="padding: 19% 0;"></div>
<div style="display: block; height: 50px; margin: 0 auto 12px; width: 50px;"><svg width="50px" height="50px" viewBox="0 0 60 60" version="1.1" xmlns="https://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="https://www.w3.org/1999/xlink"><g stroke="none" stroke-width="1" fill="none" fill-rule="evenodd"><g transform="translate(-511.000000, -20.000000)" fill="#000000"><g><path d="M556.869,30.41 C554.814,30.41 553.148,32.076 553.148,34.131 C553.148,36.186 554.814,37.852 556.869,37.852 C558.924,37.852 560.59,36.186 560.59,34.131 C560.59,32.076 558.924,30.41 556.869,30.41 M541,60.657 C535.114,60.657 530.342,55.887 530.342,50 C530.342,44.114 535.114,39.342 541,39.342 C546.887,39.342 551.658,44.114 551.658,50 C551.658,55.887 546.887,60.657 541,60.657 M541,33.886 C532.1,33.886 524.886,41.1 524.886,50 C524.886,58.899 532.1,66.113 541,66.113 C549.9,66.113 557.115,58.899 557.115,50 C557.115,41.1 549.9,33.886 541,33.886 M565.378,62.101 C565.244,65.022 564.756,66.606 564.346,67.663 C563.803,69.06 563.154,70.057 562.106,71.106 C561.058,72.155 560.06,72.803 558.662,73.347 C557.607,73.757 556.021,74.244 553.102,74.378 C549.944,74.521 548.997,74.552 541,74.552 C533.003,74.552 532.056,74.521 528.898,74.378 C525.979,74.244 524.393,73.757 523.338,73.347 C521.94,72.803 520.942,72.155 519.894,71.106 C518.846,70.057 518.197,69.06 517.654,67.663 C517.244,66.606 516.755,65.022 516.623,62.101 C516.479,58.943 516.448,57.996 516.448,50 C516.448,42.003 516.479,41.056 516.623,37.899 C516.755,34.978 517.244,33.391 517.654,32.338 C518.197,30.938 518.846,29.942 519.894,28.894 C520.942,27.846 521.94,27.196 523.338,26.654 C524.393,26.244 525.979,25.756 528.898,25.623 C532.057,25.479 533.004,25.448 541,25.448 C548.997,25.448 549.943,25.479 553.102,25.623 C556.021,25.756 557.607,26.244 558.662,26.654 C560.06,27.196 561.058,27.846 562.106,28.894 C563.154,29.942 563.803,30.938 564.346,32.338 C564.756,33.391 565.244,34.978 565.378,37.899 C565.522,41.056 565.552,42.003 565.552,50 C565.552,57.996 565.522,58.943 565.378,62.101 M570.82,37.631 C570.674,34.438 570.167,32.258 569.425,30.349 C568.659,28.377 567.633,26.702 565.965,25.035 C564.297,23.368 562.623,22.342 560.652,21.575 C558.743,20.834 556.562,20.326 553.369,20.18 C550.169,20.033 549.148,20 541,20 C532.853,20 531.831,20.033 528.631,20.18 C525.438,20.326 523.257,20.834 521.349,21.575 C519.376,22.342 517.703,23.368 516.035,25.035 C514.368,26.702 513.342,28.377 512.574,30.349 C511.834,32.258 511.326,34.438 511.181,37.631 C511.035,40.831 511,41.851 511,50 C511,58.147 511.035,59.17 511.181,62.369 C511.326,65.562 511.834,67.743 512.574,69.651 C513.342,71.625 514.368,73.296 516.035,74.965 C517.703,76.634 519.376,77.658 521.349,78.425 C523.257,79.167 525.438,79.673 528.631,79.82 C531.831,79.965 532.853,80.001 541,80.001 C549.148,80.001 550.169,79.965 553.369,79.82 C556.562,79.673 558.743,79.167 560.652,78.425 C562.623,77.658 564.297,76.634 565.965,74.965 C567.633,73.296 568.659,71.625 569.425,69.651 C570.167,67.743 570.674,65.562 570.82,62.369 C570.966,59.17 571,58.147 571,50 C571,41.851 570.966,40.831 570.82,37.631"></path></g></g></g></svg></div>
<div style="padding-top: 8px;">
<div style="color: #3897f0; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: 550; line-height: 18px;">Lihat postingan ini di Instagram</div>
</div>
<div style="padding: 12.5% 0;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: row; margin-bottom: 14px; align-items: center;">
<div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(0px) translateY(7px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; height: 12.5px; transform: rotate(-45deg) translateX(3px) translateY(1px); width: 12.5px; flex-grow: 0; margin-right: 14px; margin-left: 2px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(9px) translateY(-18px);"></div>
</div>
<div style="margin-left: 8px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 20px; width: 20px;"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 2px solid transparent; border-left: 6px solid #f4f4f4; border-bottom: 2px solid transparent; transform: translateX(16px) translateY(-4px) rotate(30deg);"></div>
</div>
<div style="margin-left: auto;">
<div style="width: 0px; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-right: 8px solid transparent; transform: translateY(16px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; flex-grow: 0; height: 12px; width: 16px; transform: translateY(-4px);"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-left: 8px solid transparent; transform: translateY(-4px) translateX(8px);"></div>
</div>
</div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center; margin-bottom: 24px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 224px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 144px;"></div>
</div>
</a>
<p style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; line-height: 17px; margin-bottom: 0; margin-top: 8px; overflow: hidden; padding: 8px 0 7px; text-align: center; text-overflow: ellipsis; white-space: nowrap;"><a href="https://www.instagram.com/reel/DafCsMpBy6v/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: normal; line-height: 17px; text-decoration: none;" target="_blank" rel="noopener">Sebuah kiriman dibagikan oleh KartaNews | Bukan Sekedar Berita (@kartanewscom)</a></p>
</div>
</blockquote>
<p>
<script async="" src="//www.instagram.com/embed.js"></script>
</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Tempat Billiard di Jalan Kolonel Sugiono Kebakaran, Kondisi Hangus Setelah Api Berhasil Dipadamkan</title>
<link>https://kartanews.com/tempat-billiard-di-jalan-kolonel-sugiono-kebakaran-kondisi-hangus-setelah-api-berhasil-dipadamkan</link>
<guid>https://kartanews.com/tempat-billiard-di-jalan-kolonel-sugiono-kebakaran-kondisi-hangus-setelah-api-berhasil-dipadamkan</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a4b518b32bea.jpg" length="95203" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 15:04:47 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<blockquote class="instagram-media" data-instgrm-captioned="" data-instgrm-permalink="https://www.instagram.com/reel/Dae4To1hLNj/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" data-instgrm-version="14" style="background: #FFF; border: 0; border-radius: 3px; box-shadow: 0 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.5),0 1px 10px 0 rgba(0,0,0,0.15); margin: 1px; max-width: 540px; min-width: 326px; padding: 0; width: calc(100% - 2px);">
<div style="padding: 16px;"><a href="https://www.instagram.com/reel/Dae4To1hLNj/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="background: #FFFFFF; line-height: 0; padding: 0 0; text-align: center; text-decoration: none; width: 100%;" target="_blank" rel="noopener">
<div style="display: flex; flex-direction: row; align-items: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 40px; margin-right: 14px; width: 40px;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 100px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 60px;"></div>
</div>
</div>
<div style="padding: 19% 0;"></div>
<div style="display: block; height: 50px; margin: 0 auto 12px; width: 50px;"><svg width="50px" height="50px" viewBox="0 0 60 60" version="1.1" xmlns="https://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="https://www.w3.org/1999/xlink"><g stroke="none" stroke-width="1" fill="none" fill-rule="evenodd"><g transform="translate(-511.000000, -20.000000)" fill="#000000"><g><path d="M556.869,30.41 C554.814,30.41 553.148,32.076 553.148,34.131 C553.148,36.186 554.814,37.852 556.869,37.852 C558.924,37.852 560.59,36.186 560.59,34.131 C560.59,32.076 558.924,30.41 556.869,30.41 M541,60.657 C535.114,60.657 530.342,55.887 530.342,50 C530.342,44.114 535.114,39.342 541,39.342 C546.887,39.342 551.658,44.114 551.658,50 C551.658,55.887 546.887,60.657 541,60.657 M541,33.886 C532.1,33.886 524.886,41.1 524.886,50 C524.886,58.899 532.1,66.113 541,66.113 C549.9,66.113 557.115,58.899 557.115,50 C557.115,41.1 549.9,33.886 541,33.886 M565.378,62.101 C565.244,65.022 564.756,66.606 564.346,67.663 C563.803,69.06 563.154,70.057 562.106,71.106 C561.058,72.155 560.06,72.803 558.662,73.347 C557.607,73.757 556.021,74.244 553.102,74.378 C549.944,74.521 548.997,74.552 541,74.552 C533.003,74.552 532.056,74.521 528.898,74.378 C525.979,74.244 524.393,73.757 523.338,73.347 C521.94,72.803 520.942,72.155 519.894,71.106 C518.846,70.057 518.197,69.06 517.654,67.663 C517.244,66.606 516.755,65.022 516.623,62.101 C516.479,58.943 516.448,57.996 516.448,50 C516.448,42.003 516.479,41.056 516.623,37.899 C516.755,34.978 517.244,33.391 517.654,32.338 C518.197,30.938 518.846,29.942 519.894,28.894 C520.942,27.846 521.94,27.196 523.338,26.654 C524.393,26.244 525.979,25.756 528.898,25.623 C532.057,25.479 533.004,25.448 541,25.448 C548.997,25.448 549.943,25.479 553.102,25.623 C556.021,25.756 557.607,26.244 558.662,26.654 C560.06,27.196 561.058,27.846 562.106,28.894 C563.154,29.942 563.803,30.938 564.346,32.338 C564.756,33.391 565.244,34.978 565.378,37.899 C565.522,41.056 565.552,42.003 565.552,50 C565.552,57.996 565.522,58.943 565.378,62.101 M570.82,37.631 C570.674,34.438 570.167,32.258 569.425,30.349 C568.659,28.377 567.633,26.702 565.965,25.035 C564.297,23.368 562.623,22.342 560.652,21.575 C558.743,20.834 556.562,20.326 553.369,20.18 C550.169,20.033 549.148,20 541,20 C532.853,20 531.831,20.033 528.631,20.18 C525.438,20.326 523.257,20.834 521.349,21.575 C519.376,22.342 517.703,23.368 516.035,25.035 C514.368,26.702 513.342,28.377 512.574,30.349 C511.834,32.258 511.326,34.438 511.181,37.631 C511.035,40.831 511,41.851 511,50 C511,58.147 511.035,59.17 511.181,62.369 C511.326,65.562 511.834,67.743 512.574,69.651 C513.342,71.625 514.368,73.296 516.035,74.965 C517.703,76.634 519.376,77.658 521.349,78.425 C523.257,79.167 525.438,79.673 528.631,79.82 C531.831,79.965 532.853,80.001 541,80.001 C549.148,80.001 550.169,79.965 553.369,79.82 C556.562,79.673 558.743,79.167 560.652,78.425 C562.623,77.658 564.297,76.634 565.965,74.965 C567.633,73.296 568.659,71.625 569.425,69.651 C570.167,67.743 570.674,65.562 570.82,62.369 C570.966,59.17 571,58.147 571,50 C571,41.851 570.966,40.831 570.82,37.631"></path></g></g></g></svg></div>
<div style="padding-top: 8px;">
<div style="color: #3897f0; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: 550; line-height: 18px;">Lihat postingan ini di Instagram</div>
</div>
<div style="padding: 12.5% 0;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: row; margin-bottom: 14px; align-items: center;">
<div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(0px) translateY(7px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; height: 12.5px; transform: rotate(-45deg) translateX(3px) translateY(1px); width: 12.5px; flex-grow: 0; margin-right: 14px; margin-left: 2px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(9px) translateY(-18px);"></div>
</div>
<div style="margin-left: 8px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 20px; width: 20px;"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 2px solid transparent; border-left: 6px solid #f4f4f4; border-bottom: 2px solid transparent; transform: translateX(16px) translateY(-4px) rotate(30deg);"></div>
</div>
<div style="margin-left: auto;">
<div style="width: 0px; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-right: 8px solid transparent; transform: translateY(16px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; flex-grow: 0; height: 12px; width: 16px; transform: translateY(-4px);"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-left: 8px solid transparent; transform: translateY(-4px) translateX(8px);"></div>
</div>
</div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center; margin-bottom: 24px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 224px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 144px;"></div>
</div>
</a>
<p style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; line-height: 17px; margin-bottom: 0; margin-top: 8px; overflow: hidden; padding: 8px 0 7px; text-align: center; text-overflow: ellipsis; white-space: nowrap;"><a href="https://www.instagram.com/reel/Dae4To1hLNj/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: normal; line-height: 17px; text-decoration: none;" target="_blank" rel="noopener">Sebuah kiriman dibagikan oleh KartaNews | Bukan Sekedar Berita (@kartanewscom)</a></p>
</div>
</blockquote>
<p>
<script async="" src="//www.instagram.com/embed.js"></script>
</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Ledakan Hebat Tanker LPG: 1 Orang Tewas dan 7 Lainnya Luka&#45;luka akibat Kebakaran Besar</title>
<link>https://kartanews.com/ledakan-hebat-tanker-lpg-1-orang-tewas-dan-7-lainnya-luka-luka-akibat-kebakaran-besar</link>
<guid>https://kartanews.com/ledakan-hebat-tanker-lpg-1-orang-tewas-dan-7-lainnya-luka-luka-akibat-kebakaran-besar</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a4b518d629dd.jpg" length="55262" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 15:04:36 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<blockquote class="instagram-media" data-instgrm-captioned="" data-instgrm-permalink="https://www.instagram.com/reel/DaeqmV6B2sQ/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" data-instgrm-version="14" style="background: #FFF; border: 0; border-radius: 3px; box-shadow: 0 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.5),0 1px 10px 0 rgba(0,0,0,0.15); margin: 1px; max-width: 540px; min-width: 326px; padding: 0; width: calc(100% - 2px);">
<div style="padding: 16px;"><a href="https://www.instagram.com/reel/DaeqmV6B2sQ/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="background: #FFFFFF; line-height: 0; padding: 0 0; text-align: center; text-decoration: none; width: 100%;" target="_blank" rel="noopener">
<div style="display: flex; flex-direction: row; align-items: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 40px; margin-right: 14px; width: 40px;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 100px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 60px;"></div>
</div>
</div>
<div style="padding: 19% 0;"></div>
<div style="display: block; height: 50px; margin: 0 auto 12px; width: 50px;"><svg width="50px" height="50px" viewBox="0 0 60 60" version="1.1" xmlns="https://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="https://www.w3.org/1999/xlink"><g stroke="none" stroke-width="1" fill="none" fill-rule="evenodd"><g transform="translate(-511.000000, -20.000000)" fill="#000000"><g><path d="M556.869,30.41 C554.814,30.41 553.148,32.076 553.148,34.131 C553.148,36.186 554.814,37.852 556.869,37.852 C558.924,37.852 560.59,36.186 560.59,34.131 C560.59,32.076 558.924,30.41 556.869,30.41 M541,60.657 C535.114,60.657 530.342,55.887 530.342,50 C530.342,44.114 535.114,39.342 541,39.342 C546.887,39.342 551.658,44.114 551.658,50 C551.658,55.887 546.887,60.657 541,60.657 M541,33.886 C532.1,33.886 524.886,41.1 524.886,50 C524.886,58.899 532.1,66.113 541,66.113 C549.9,66.113 557.115,58.899 557.115,50 C557.115,41.1 549.9,33.886 541,33.886 M565.378,62.101 C565.244,65.022 564.756,66.606 564.346,67.663 C563.803,69.06 563.154,70.057 562.106,71.106 C561.058,72.155 560.06,72.803 558.662,73.347 C557.607,73.757 556.021,74.244 553.102,74.378 C549.944,74.521 548.997,74.552 541,74.552 C533.003,74.552 532.056,74.521 528.898,74.378 C525.979,74.244 524.393,73.757 523.338,73.347 C521.94,72.803 520.942,72.155 519.894,71.106 C518.846,70.057 518.197,69.06 517.654,67.663 C517.244,66.606 516.755,65.022 516.623,62.101 C516.479,58.943 516.448,57.996 516.448,50 C516.448,42.003 516.479,41.056 516.623,37.899 C516.755,34.978 517.244,33.391 517.654,32.338 C518.197,30.938 518.846,29.942 519.894,28.894 C520.942,27.846 521.94,27.196 523.338,26.654 C524.393,26.244 525.979,25.756 528.898,25.623 C532.057,25.479 533.004,25.448 541,25.448 C548.997,25.448 549.943,25.479 553.102,25.623 C556.021,25.756 557.607,26.244 558.662,26.654 C560.06,27.196 561.058,27.846 562.106,28.894 C563.154,29.942 563.803,30.938 564.346,32.338 C564.756,33.391 565.244,34.978 565.378,37.899 C565.522,41.056 565.552,42.003 565.552,50 C565.552,57.996 565.522,58.943 565.378,62.101 M570.82,37.631 C570.674,34.438 570.167,32.258 569.425,30.349 C568.659,28.377 567.633,26.702 565.965,25.035 C564.297,23.368 562.623,22.342 560.652,21.575 C558.743,20.834 556.562,20.326 553.369,20.18 C550.169,20.033 549.148,20 541,20 C532.853,20 531.831,20.033 528.631,20.18 C525.438,20.326 523.257,20.834 521.349,21.575 C519.376,22.342 517.703,23.368 516.035,25.035 C514.368,26.702 513.342,28.377 512.574,30.349 C511.834,32.258 511.326,34.438 511.181,37.631 C511.035,40.831 511,41.851 511,50 C511,58.147 511.035,59.17 511.181,62.369 C511.326,65.562 511.834,67.743 512.574,69.651 C513.342,71.625 514.368,73.296 516.035,74.965 C517.703,76.634 519.376,77.658 521.349,78.425 C523.257,79.167 525.438,79.673 528.631,79.82 C531.831,79.965 532.853,80.001 541,80.001 C549.148,80.001 550.169,79.965 553.369,79.82 C556.562,79.673 558.743,79.167 560.652,78.425 C562.623,77.658 564.297,76.634 565.965,74.965 C567.633,73.296 568.659,71.625 569.425,69.651 C570.167,67.743 570.674,65.562 570.82,62.369 C570.966,59.17 571,58.147 571,50 C571,41.851 570.966,40.831 570.82,37.631"></path></g></g></g></svg></div>
<div style="padding-top: 8px;">
<div style="color: #3897f0; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: 550; line-height: 18px;">Lihat postingan ini di Instagram</div>
</div>
<div style="padding: 12.5% 0;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: row; margin-bottom: 14px; align-items: center;">
<div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(0px) translateY(7px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; height: 12.5px; transform: rotate(-45deg) translateX(3px) translateY(1px); width: 12.5px; flex-grow: 0; margin-right: 14px; margin-left: 2px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(9px) translateY(-18px);"></div>
</div>
<div style="margin-left: 8px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 20px; width: 20px;"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 2px solid transparent; border-left: 6px solid #f4f4f4; border-bottom: 2px solid transparent; transform: translateX(16px) translateY(-4px) rotate(30deg);"></div>
</div>
<div style="margin-left: auto;">
<div style="width: 0px; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-right: 8px solid transparent; transform: translateY(16px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; flex-grow: 0; height: 12px; width: 16px; transform: translateY(-4px);"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-left: 8px solid transparent; transform: translateY(-4px) translateX(8px);"></div>
</div>
</div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center; margin-bottom: 24px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 224px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 144px;"></div>
</div>
</a>
<p style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; line-height: 17px; margin-bottom: 0; margin-top: 8px; overflow: hidden; padding: 8px 0 7px; text-align: center; text-overflow: ellipsis; white-space: nowrap;"><a href="https://www.instagram.com/reel/DaeqmV6B2sQ/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: normal; line-height: 17px; text-decoration: none;" target="_blank" rel="noopener">Sebuah kiriman dibagikan oleh KartaNews | Bukan Sekedar Berita (@kartanewscom)</a></p>
</div>
</blockquote>
<p>
<script async="" src="//www.instagram.com/embed.js"></script>
</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Insiden Pelabuhan Keelung: Crane Dermaga Roboh Akibat Tertabrak Kapal Pengangkut</title>
<link>https://kartanews.com/insiden-pelabuhan-keelung-crane-dermaga-roboh-akibat-tertabrak-kapal-pengangkut</link>
<guid>https://kartanews.com/insiden-pelabuhan-keelung-crane-dermaga-roboh-akibat-tertabrak-kapal-pengangkut</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a4b518e1cec4.jpg" length="71229" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 15:04:27 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<blockquote class="instagram-media" data-instgrm-captioned="" data-instgrm-permalink="https://www.instagram.com/reel/DaeZZMqBpq0/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" data-instgrm-version="14" style="background: #FFF; border: 0; border-radius: 3px; box-shadow: 0 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.5),0 1px 10px 0 rgba(0,0,0,0.15); margin: 1px; max-width: 540px; min-width: 326px; padding: 0; width: calc(100% - 2px);">
<div style="padding: 16px;"><a href="https://www.instagram.com/reel/DaeZZMqBpq0/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="background: #FFFFFF; line-height: 0; padding: 0 0; text-align: center; text-decoration: none; width: 100%;" target="_blank" rel="noopener">
<div style="display: flex; flex-direction: row; align-items: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 40px; margin-right: 14px; width: 40px;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 100px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 60px;"></div>
</div>
</div>
<div style="padding: 19% 0;"></div>
<div style="display: block; height: 50px; margin: 0 auto 12px; width: 50px;"><svg width="50px" height="50px" viewBox="0 0 60 60" version="1.1" xmlns="https://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="https://www.w3.org/1999/xlink"><g stroke="none" stroke-width="1" fill="none" fill-rule="evenodd"><g transform="translate(-511.000000, -20.000000)" fill="#000000"><g><path d="M556.869,30.41 C554.814,30.41 553.148,32.076 553.148,34.131 C553.148,36.186 554.814,37.852 556.869,37.852 C558.924,37.852 560.59,36.186 560.59,34.131 C560.59,32.076 558.924,30.41 556.869,30.41 M541,60.657 C535.114,60.657 530.342,55.887 530.342,50 C530.342,44.114 535.114,39.342 541,39.342 C546.887,39.342 551.658,44.114 551.658,50 C551.658,55.887 546.887,60.657 541,60.657 M541,33.886 C532.1,33.886 524.886,41.1 524.886,50 C524.886,58.899 532.1,66.113 541,66.113 C549.9,66.113 557.115,58.899 557.115,50 C557.115,41.1 549.9,33.886 541,33.886 M565.378,62.101 C565.244,65.022 564.756,66.606 564.346,67.663 C563.803,69.06 563.154,70.057 562.106,71.106 C561.058,72.155 560.06,72.803 558.662,73.347 C557.607,73.757 556.021,74.244 553.102,74.378 C549.944,74.521 548.997,74.552 541,74.552 C533.003,74.552 532.056,74.521 528.898,74.378 C525.979,74.244 524.393,73.757 523.338,73.347 C521.94,72.803 520.942,72.155 519.894,71.106 C518.846,70.057 518.197,69.06 517.654,67.663 C517.244,66.606 516.755,65.022 516.623,62.101 C516.479,58.943 516.448,57.996 516.448,50 C516.448,42.003 516.479,41.056 516.623,37.899 C516.755,34.978 517.244,33.391 517.654,32.338 C518.197,30.938 518.846,29.942 519.894,28.894 C520.942,27.846 521.94,27.196 523.338,26.654 C524.393,26.244 525.979,25.756 528.898,25.623 C532.057,25.479 533.004,25.448 541,25.448 C548.997,25.448 549.943,25.479 553.102,25.623 C556.021,25.756 557.607,26.244 558.662,26.654 C560.06,27.196 561.058,27.846 562.106,28.894 C563.154,29.942 563.803,30.938 564.346,32.338 C564.756,33.391 565.244,34.978 565.378,37.899 C565.522,41.056 565.552,42.003 565.552,50 C565.552,57.996 565.522,58.943 565.378,62.101 M570.82,37.631 C570.674,34.438 570.167,32.258 569.425,30.349 C568.659,28.377 567.633,26.702 565.965,25.035 C564.297,23.368 562.623,22.342 560.652,21.575 C558.743,20.834 556.562,20.326 553.369,20.18 C550.169,20.033 549.148,20 541,20 C532.853,20 531.831,20.033 528.631,20.18 C525.438,20.326 523.257,20.834 521.349,21.575 C519.376,22.342 517.703,23.368 516.035,25.035 C514.368,26.702 513.342,28.377 512.574,30.349 C511.834,32.258 511.326,34.438 511.181,37.631 C511.035,40.831 511,41.851 511,50 C511,58.147 511.035,59.17 511.181,62.369 C511.326,65.562 511.834,67.743 512.574,69.651 C513.342,71.625 514.368,73.296 516.035,74.965 C517.703,76.634 519.376,77.658 521.349,78.425 C523.257,79.167 525.438,79.673 528.631,79.82 C531.831,79.965 532.853,80.001 541,80.001 C549.148,80.001 550.169,79.965 553.369,79.82 C556.562,79.673 558.743,79.167 560.652,78.425 C562.623,77.658 564.297,76.634 565.965,74.965 C567.633,73.296 568.659,71.625 569.425,69.651 C570.167,67.743 570.674,65.562 570.82,62.369 C570.966,59.17 571,58.147 571,50 C571,41.851 570.966,40.831 570.82,37.631"></path></g></g></g></svg></div>
<div style="padding-top: 8px;">
<div style="color: #3897f0; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: 550; line-height: 18px;">Lihat postingan ini di Instagram</div>
</div>
<div style="padding: 12.5% 0;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: row; margin-bottom: 14px; align-items: center;">
<div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(0px) translateY(7px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; height: 12.5px; transform: rotate(-45deg) translateX(3px) translateY(1px); width: 12.5px; flex-grow: 0; margin-right: 14px; margin-left: 2px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(9px) translateY(-18px);"></div>
</div>
<div style="margin-left: 8px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 20px; width: 20px;"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 2px solid transparent; border-left: 6px solid #f4f4f4; border-bottom: 2px solid transparent; transform: translateX(16px) translateY(-4px) rotate(30deg);"></div>
</div>
<div style="margin-left: auto;">
<div style="width: 0px; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-right: 8px solid transparent; transform: translateY(16px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; flex-grow: 0; height: 12px; width: 16px; transform: translateY(-4px);"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-left: 8px solid transparent; transform: translateY(-4px) translateX(8px);"></div>
</div>
</div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center; margin-bottom: 24px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 224px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 144px;"></div>
</div>
</a>
<p style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; line-height: 17px; margin-bottom: 0; margin-top: 8px; overflow: hidden; padding: 8px 0 7px; text-align: center; text-overflow: ellipsis; white-space: nowrap;"><a href="https://www.instagram.com/reel/DaeZZMqBpq0/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: normal; line-height: 17px; text-decoration: none;" target="_blank" rel="noopener">Sebuah kiriman dibagikan oleh KartaNews | Bukan Sekedar Berita (@kartanewscom)</a></p>
</div>
</blockquote>
<p>
<script async="" src="//www.instagram.com/embed.js"></script>
</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kebakaran Rumah di Campurrejo Bojonegoro, Petugas Damkar Berhasil Padamkan Api</title>
<link>https://kartanews.com/kebakaran-rumah-di-campurrejo-bojonegoro-petugas-damkar-berhasil-padamkan-api</link>
<guid>https://kartanews.com/kebakaran-rumah-di-campurrejo-bojonegoro-petugas-damkar-berhasil-padamkan-api</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a4b518ecb785.jpg" length="62188" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 15:04:07 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<blockquote class="instagram-media" data-instgrm-captioned="" data-instgrm-permalink="https://www.instagram.com/reel/Dac8wInBue3/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" data-instgrm-version="14" style="background: #FFF; border: 0; border-radius: 3px; box-shadow: 0 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.5),0 1px 10px 0 rgba(0,0,0,0.15); margin: 1px; max-width: 540px; min-width: 326px; padding: 0; width: calc(100% - 2px);">
<div style="padding: 16px;"><a href="https://www.instagram.com/reel/Dac8wInBue3/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="background: #FFFFFF; line-height: 0; padding: 0 0; text-align: center; text-decoration: none; width: 100%;" target="_blank" rel="noopener">
<div style="display: flex; flex-direction: row; align-items: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 40px; margin-right: 14px; width: 40px;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 100px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 60px;"></div>
</div>
</div>
<div style="padding: 19% 0;"></div>
<div style="display: block; height: 50px; margin: 0 auto 12px; width: 50px;"><svg width="50px" height="50px" viewBox="0 0 60 60" version="1.1" xmlns="https://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="https://www.w3.org/1999/xlink"><g stroke="none" stroke-width="1" fill="none" fill-rule="evenodd"><g transform="translate(-511.000000, -20.000000)" fill="#000000"><g><path d="M556.869,30.41 C554.814,30.41 553.148,32.076 553.148,34.131 C553.148,36.186 554.814,37.852 556.869,37.852 C558.924,37.852 560.59,36.186 560.59,34.131 C560.59,32.076 558.924,30.41 556.869,30.41 M541,60.657 C535.114,60.657 530.342,55.887 530.342,50 C530.342,44.114 535.114,39.342 541,39.342 C546.887,39.342 551.658,44.114 551.658,50 C551.658,55.887 546.887,60.657 541,60.657 M541,33.886 C532.1,33.886 524.886,41.1 524.886,50 C524.886,58.899 532.1,66.113 541,66.113 C549.9,66.113 557.115,58.899 557.115,50 C557.115,41.1 549.9,33.886 541,33.886 M565.378,62.101 C565.244,65.022 564.756,66.606 564.346,67.663 C563.803,69.06 563.154,70.057 562.106,71.106 C561.058,72.155 560.06,72.803 558.662,73.347 C557.607,73.757 556.021,74.244 553.102,74.378 C549.944,74.521 548.997,74.552 541,74.552 C533.003,74.552 532.056,74.521 528.898,74.378 C525.979,74.244 524.393,73.757 523.338,73.347 C521.94,72.803 520.942,72.155 519.894,71.106 C518.846,70.057 518.197,69.06 517.654,67.663 C517.244,66.606 516.755,65.022 516.623,62.101 C516.479,58.943 516.448,57.996 516.448,50 C516.448,42.003 516.479,41.056 516.623,37.899 C516.755,34.978 517.244,33.391 517.654,32.338 C518.197,30.938 518.846,29.942 519.894,28.894 C520.942,27.846 521.94,27.196 523.338,26.654 C524.393,26.244 525.979,25.756 528.898,25.623 C532.057,25.479 533.004,25.448 541,25.448 C548.997,25.448 549.943,25.479 553.102,25.623 C556.021,25.756 557.607,26.244 558.662,26.654 C560.06,27.196 561.058,27.846 562.106,28.894 C563.154,29.942 563.803,30.938 564.346,32.338 C564.756,33.391 565.244,34.978 565.378,37.899 C565.522,41.056 565.552,42.003 565.552,50 C565.552,57.996 565.522,58.943 565.378,62.101 M570.82,37.631 C570.674,34.438 570.167,32.258 569.425,30.349 C568.659,28.377 567.633,26.702 565.965,25.035 C564.297,23.368 562.623,22.342 560.652,21.575 C558.743,20.834 556.562,20.326 553.369,20.18 C550.169,20.033 549.148,20 541,20 C532.853,20 531.831,20.033 528.631,20.18 C525.438,20.326 523.257,20.834 521.349,21.575 C519.376,22.342 517.703,23.368 516.035,25.035 C514.368,26.702 513.342,28.377 512.574,30.349 C511.834,32.258 511.326,34.438 511.181,37.631 C511.035,40.831 511,41.851 511,50 C511,58.147 511.035,59.17 511.181,62.369 C511.326,65.562 511.834,67.743 512.574,69.651 C513.342,71.625 514.368,73.296 516.035,74.965 C517.703,76.634 519.376,77.658 521.349,78.425 C523.257,79.167 525.438,79.673 528.631,79.82 C531.831,79.965 532.853,80.001 541,80.001 C549.148,80.001 550.169,79.965 553.369,79.82 C556.562,79.673 558.743,79.167 560.652,78.425 C562.623,77.658 564.297,76.634 565.965,74.965 C567.633,73.296 568.659,71.625 569.425,69.651 C570.167,67.743 570.674,65.562 570.82,62.369 C570.966,59.17 571,58.147 571,50 C571,41.851 570.966,40.831 570.82,37.631"></path></g></g></g></svg></div>
<div style="padding-top: 8px;">
<div style="color: #3897f0; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: 550; line-height: 18px;">Lihat postingan ini di Instagram</div>
</div>
<div style="padding: 12.5% 0;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: row; margin-bottom: 14px; align-items: center;">
<div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(0px) translateY(7px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; height: 12.5px; transform: rotate(-45deg) translateX(3px) translateY(1px); width: 12.5px; flex-grow: 0; margin-right: 14px; margin-left: 2px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(9px) translateY(-18px);"></div>
</div>
<div style="margin-left: 8px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 20px; width: 20px;"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 2px solid transparent; border-left: 6px solid #f4f4f4; border-bottom: 2px solid transparent; transform: translateX(16px) translateY(-4px) rotate(30deg);"></div>
</div>
<div style="margin-left: auto;">
<div style="width: 0px; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-right: 8px solid transparent; transform: translateY(16px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; flex-grow: 0; height: 12px; width: 16px; transform: translateY(-4px);"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-left: 8px solid transparent; transform: translateY(-4px) translateX(8px);"></div>
</div>
</div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center; margin-bottom: 24px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 224px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 144px;"></div>
</div>
</a>
<p style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; line-height: 17px; margin-bottom: 0; margin-top: 8px; overflow: hidden; padding: 8px 0 7px; text-align: center; text-overflow: ellipsis; white-space: nowrap;"><a href="https://www.instagram.com/reel/Dac8wInBue3/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: normal; line-height: 17px; text-decoration: none;" target="_blank" rel="noopener">Sebuah kiriman dibagikan oleh KartaNews | Bukan Sekedar Berita (@kartanewscom)</a></p>
</div>
</blockquote>
<p>
<script async="" src="//www.instagram.com/embed.js"></script>
</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Sepeda Motor Roda Tiga Terbakar di Plengsengan Lateng, Petugas Damkarmat Banyuwangi Sigap Merespon</title>
<link>https://kartanews.com/sepeda-motor-roda-tiga-terbakar-di-plengsengan-lateng-petugas-damkarmat-banyuwangi-sigap-merespon</link>
<guid>https://kartanews.com/sepeda-motor-roda-tiga-terbakar-di-plengsengan-lateng-petugas-damkarmat-banyuwangi-sigap-merespon</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a4b518f9c4cb.jpg" length="76693" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 15:03:56 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<blockquote class="instagram-media" data-instgrm-captioned="" data-instgrm-permalink="https://www.instagram.com/reel/Dac14GlhOgS/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" data-instgrm-version="14" style="background: #FFF; border: 0; border-radius: 3px; box-shadow: 0 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.5),0 1px 10px 0 rgba(0,0,0,0.15); margin: 1px; max-width: 540px; min-width: 326px; padding: 0; width: calc(100% - 2px);">
<div style="padding: 16px;"><a href="https://www.instagram.com/reel/Dac14GlhOgS/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="background: #FFFFFF; line-height: 0; padding: 0 0; text-align: center; text-decoration: none; width: 100%;" target="_blank" rel="noopener">
<div style="display: flex; flex-direction: row; align-items: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 40px; margin-right: 14px; width: 40px;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 100px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 60px;"></div>
</div>
</div>
<div style="padding: 19% 0;"></div>
<div style="display: block; height: 50px; margin: 0 auto 12px; width: 50px;"><svg width="50px" height="50px" viewBox="0 0 60 60" version="1.1" xmlns="https://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="https://www.w3.org/1999/xlink"><g stroke="none" stroke-width="1" fill="none" fill-rule="evenodd"><g transform="translate(-511.000000, -20.000000)" fill="#000000"><g><path d="M556.869,30.41 C554.814,30.41 553.148,32.076 553.148,34.131 C553.148,36.186 554.814,37.852 556.869,37.852 C558.924,37.852 560.59,36.186 560.59,34.131 C560.59,32.076 558.924,30.41 556.869,30.41 M541,60.657 C535.114,60.657 530.342,55.887 530.342,50 C530.342,44.114 535.114,39.342 541,39.342 C546.887,39.342 551.658,44.114 551.658,50 C551.658,55.887 546.887,60.657 541,60.657 M541,33.886 C532.1,33.886 524.886,41.1 524.886,50 C524.886,58.899 532.1,66.113 541,66.113 C549.9,66.113 557.115,58.899 557.115,50 C557.115,41.1 549.9,33.886 541,33.886 M565.378,62.101 C565.244,65.022 564.756,66.606 564.346,67.663 C563.803,69.06 563.154,70.057 562.106,71.106 C561.058,72.155 560.06,72.803 558.662,73.347 C557.607,73.757 556.021,74.244 553.102,74.378 C549.944,74.521 548.997,74.552 541,74.552 C533.003,74.552 532.056,74.521 528.898,74.378 C525.979,74.244 524.393,73.757 523.338,73.347 C521.94,72.803 520.942,72.155 519.894,71.106 C518.846,70.057 518.197,69.06 517.654,67.663 C517.244,66.606 516.755,65.022 516.623,62.101 C516.479,58.943 516.448,57.996 516.448,50 C516.448,42.003 516.479,41.056 516.623,37.899 C516.755,34.978 517.244,33.391 517.654,32.338 C518.197,30.938 518.846,29.942 519.894,28.894 C520.942,27.846 521.94,27.196 523.338,26.654 C524.393,26.244 525.979,25.756 528.898,25.623 C532.057,25.479 533.004,25.448 541,25.448 C548.997,25.448 549.943,25.479 553.102,25.623 C556.021,25.756 557.607,26.244 558.662,26.654 C560.06,27.196 561.058,27.846 562.106,28.894 C563.154,29.942 563.803,30.938 564.346,32.338 C564.756,33.391 565.244,34.978 565.378,37.899 C565.522,41.056 565.552,42.003 565.552,50 C565.552,57.996 565.522,58.943 565.378,62.101 M570.82,37.631 C570.674,34.438 570.167,32.258 569.425,30.349 C568.659,28.377 567.633,26.702 565.965,25.035 C564.297,23.368 562.623,22.342 560.652,21.575 C558.743,20.834 556.562,20.326 553.369,20.18 C550.169,20.033 549.148,20 541,20 C532.853,20 531.831,20.033 528.631,20.18 C525.438,20.326 523.257,20.834 521.349,21.575 C519.376,22.342 517.703,23.368 516.035,25.035 C514.368,26.702 513.342,28.377 512.574,30.349 C511.834,32.258 511.326,34.438 511.181,37.631 C511.035,40.831 511,41.851 511,50 C511,58.147 511.035,59.17 511.181,62.369 C511.326,65.562 511.834,67.743 512.574,69.651 C513.342,71.625 514.368,73.296 516.035,74.965 C517.703,76.634 519.376,77.658 521.349,78.425 C523.257,79.167 525.438,79.673 528.631,79.82 C531.831,79.965 532.853,80.001 541,80.001 C549.148,80.001 550.169,79.965 553.369,79.82 C556.562,79.673 558.743,79.167 560.652,78.425 C562.623,77.658 564.297,76.634 565.965,74.965 C567.633,73.296 568.659,71.625 569.425,69.651 C570.167,67.743 570.674,65.562 570.82,62.369 C570.966,59.17 571,58.147 571,50 C571,41.851 570.966,40.831 570.82,37.631"></path></g></g></g></svg></div>
<div style="padding-top: 8px;">
<div style="color: #3897f0; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: 550; line-height: 18px;">Lihat postingan ini di Instagram</div>
</div>
<div style="padding: 12.5% 0;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: row; margin-bottom: 14px; align-items: center;">
<div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(0px) translateY(7px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; height: 12.5px; transform: rotate(-45deg) translateX(3px) translateY(1px); width: 12.5px; flex-grow: 0; margin-right: 14px; margin-left: 2px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(9px) translateY(-18px);"></div>
</div>
<div style="margin-left: 8px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 20px; width: 20px;"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 2px solid transparent; border-left: 6px solid #f4f4f4; border-bottom: 2px solid transparent; transform: translateX(16px) translateY(-4px) rotate(30deg);"></div>
</div>
<div style="margin-left: auto;">
<div style="width: 0px; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-right: 8px solid transparent; transform: translateY(16px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; flex-grow: 0; height: 12px; width: 16px; transform: translateY(-4px);"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-left: 8px solid transparent; transform: translateY(-4px) translateX(8px);"></div>
</div>
</div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center; margin-bottom: 24px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 224px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 144px;"></div>
</div>
</a>
<p style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; line-height: 17px; margin-bottom: 0; margin-top: 8px; overflow: hidden; padding: 8px 0 7px; text-align: center; text-overflow: ellipsis; white-space: nowrap;"><a href="https://www.instagram.com/reel/Dac14GlhOgS/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: normal; line-height: 17px; text-decoration: none;" target="_blank" rel="noopener">Sebuah kiriman dibagikan oleh KartaNews | Bukan Sekedar Berita (@kartanewscom)</a></p>
</div>
</blockquote>
<p>
<script async="" src="//www.instagram.com/embed.js"></script>
</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pesona Rute Perjalanan Indah, Tampilkan Pemandangan Pegunungan yang Memukau</title>
<link>https://kartanews.com/pesona-rute-perjalanan-indah-tampilkan-pemandangan-pegunungan-yang-memukau</link>
<guid>https://kartanews.com/pesona-rute-perjalanan-indah-tampilkan-pemandangan-pegunungan-yang-memukau</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a4b519069598.jpg" length="69995" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 14:56:55 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<blockquote class="instagram-media" data-instgrm-captioned="" data-instgrm-permalink="https://www.instagram.com/reel/Dacu-TgBZ07/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" data-instgrm-version="14" style="background: #FFF; border: 0; border-radius: 3px; box-shadow: 0 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.5),0 1px 10px 0 rgba(0,0,0,0.15); margin: 1px; max-width: 540px; min-width: 326px; padding: 0; width: calc(100% - 2px);">
<div style="padding: 16px;"><a href="https://www.instagram.com/reel/Dacu-TgBZ07/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="background: #FFFFFF; line-height: 0; padding: 0 0; text-align: center; text-decoration: none; width: 100%;" target="_blank" rel="noopener">
<div style="display: flex; flex-direction: row; align-items: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 40px; margin-right: 14px; width: 40px;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 100px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 60px;"></div>
</div>
</div>
<div style="padding: 19% 0;"></div>
<div style="display: block; height: 50px; margin: 0 auto 12px; width: 50px;"><svg width="50px" height="50px" viewBox="0 0 60 60" version="1.1" xmlns="https://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="https://www.w3.org/1999/xlink"><g stroke="none" stroke-width="1" fill="none" fill-rule="evenodd"><g transform="translate(-511.000000, -20.000000)" fill="#000000"><g><path d="M556.869,30.41 C554.814,30.41 553.148,32.076 553.148,34.131 C553.148,36.186 554.814,37.852 556.869,37.852 C558.924,37.852 560.59,36.186 560.59,34.131 C560.59,32.076 558.924,30.41 556.869,30.41 M541,60.657 C535.114,60.657 530.342,55.887 530.342,50 C530.342,44.114 535.114,39.342 541,39.342 C546.887,39.342 551.658,44.114 551.658,50 C551.658,55.887 546.887,60.657 541,60.657 M541,33.886 C532.1,33.886 524.886,41.1 524.886,50 C524.886,58.899 532.1,66.113 541,66.113 C549.9,66.113 557.115,58.899 557.115,50 C557.115,41.1 549.9,33.886 541,33.886 M565.378,62.101 C565.244,65.022 564.756,66.606 564.346,67.663 C563.803,69.06 563.154,70.057 562.106,71.106 C561.058,72.155 560.06,72.803 558.662,73.347 C557.607,73.757 556.021,74.244 553.102,74.378 C549.944,74.521 548.997,74.552 541,74.552 C533.003,74.552 532.056,74.521 528.898,74.378 C525.979,74.244 524.393,73.757 523.338,73.347 C521.94,72.803 520.942,72.155 519.894,71.106 C518.846,70.057 518.197,69.06 517.654,67.663 C517.244,66.606 516.755,65.022 516.623,62.101 C516.479,58.943 516.448,57.996 516.448,50 C516.448,42.003 516.479,41.056 516.623,37.899 C516.755,34.978 517.244,33.391 517.654,32.338 C518.197,30.938 518.846,29.942 519.894,28.894 C520.942,27.846 521.94,27.196 523.338,26.654 C524.393,26.244 525.979,25.756 528.898,25.623 C532.057,25.479 533.004,25.448 541,25.448 C548.997,25.448 549.943,25.479 553.102,25.623 C556.021,25.756 557.607,26.244 558.662,26.654 C560.06,27.196 561.058,27.846 562.106,28.894 C563.154,29.942 563.803,30.938 564.346,32.338 C564.756,33.391 565.244,34.978 565.378,37.899 C565.522,41.056 565.552,42.003 565.552,50 C565.552,57.996 565.522,58.943 565.378,62.101 M570.82,37.631 C570.674,34.438 570.167,32.258 569.425,30.349 C568.659,28.377 567.633,26.702 565.965,25.035 C564.297,23.368 562.623,22.342 560.652,21.575 C558.743,20.834 556.562,20.326 553.369,20.18 C550.169,20.033 549.148,20 541,20 C532.853,20 531.831,20.033 528.631,20.18 C525.438,20.326 523.257,20.834 521.349,21.575 C519.376,22.342 517.703,23.368 516.035,25.035 C514.368,26.702 513.342,28.377 512.574,30.349 C511.834,32.258 511.326,34.438 511.181,37.631 C511.035,40.831 511,41.851 511,50 C511,58.147 511.035,59.17 511.181,62.369 C511.326,65.562 511.834,67.743 512.574,69.651 C513.342,71.625 514.368,73.296 516.035,74.965 C517.703,76.634 519.376,77.658 521.349,78.425 C523.257,79.167 525.438,79.673 528.631,79.82 C531.831,79.965 532.853,80.001 541,80.001 C549.148,80.001 550.169,79.965 553.369,79.82 C556.562,79.673 558.743,79.167 560.652,78.425 C562.623,77.658 564.297,76.634 565.965,74.965 C567.633,73.296 568.659,71.625 569.425,69.651 C570.167,67.743 570.674,65.562 570.82,62.369 C570.966,59.17 571,58.147 571,50 C571,41.851 570.966,40.831 570.82,37.631"></path></g></g></g></svg></div>
<div style="padding-top: 8px;">
<div style="color: #3897f0; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: 550; line-height: 18px;">Lihat postingan ini di Instagram</div>
</div>
<div style="padding: 12.5% 0;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: row; margin-bottom: 14px; align-items: center;">
<div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(0px) translateY(7px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; height: 12.5px; transform: rotate(-45deg) translateX(3px) translateY(1px); width: 12.5px; flex-grow: 0; margin-right: 14px; margin-left: 2px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(9px) translateY(-18px);"></div>
</div>
<div style="margin-left: 8px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 20px; width: 20px;"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 2px solid transparent; border-left: 6px solid #f4f4f4; border-bottom: 2px solid transparent; transform: translateX(16px) translateY(-4px) rotate(30deg);"></div>
</div>
<div style="margin-left: auto;">
<div style="width: 0px; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-right: 8px solid transparent; transform: translateY(16px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; flex-grow: 0; height: 12px; width: 16px; transform: translateY(-4px);"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-left: 8px solid transparent; transform: translateY(-4px) translateX(8px);"></div>
</div>
</div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center; margin-bottom: 24px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 224px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 144px;"></div>
</div>
</a>
<p style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; line-height: 17px; margin-bottom: 0; margin-top: 8px; overflow: hidden; padding: 8px 0 7px; text-align: center; text-overflow: ellipsis; white-space: nowrap;"><a href="https://www.instagram.com/reel/Dacu-TgBZ07/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: normal; line-height: 17px; text-decoration: none;" target="_blank" rel="noopener">Sebuah kiriman dibagikan oleh KartaNews | Bukan Sekedar Berita (@kartanewscom)</a></p>
</div>
</blockquote>
<p>
<script async="" src="//www.instagram.com/embed.js"></script>
</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kecelak44n M44ut di Pertelon Betoyo Manyar, Seorang Pengendara Sepeda Motor Meningg44l Dunia</title>
<link>https://kartanews.com/kecelak44n-m44ut-di-pertelon-betoyo-manyar-seorang-pengendara-sepeda-motor-meningg44l-dunia</link>
<guid>https://kartanews.com/kecelak44n-m44ut-di-pertelon-betoyo-manyar-seorang-pengendara-sepeda-motor-meningg44l-dunia</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a4b51913feb2.jpg" length="89409" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 14:56:46 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<blockquote class="instagram-media" data-instgrm-permalink="https://www.instagram.com/reel/Dae08JByIS-/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" data-instgrm-version="14" style="background: #FFF; border: 0; border-radius: 3px; box-shadow: 0 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.5),0 1px 10px 0 rgba(0,0,0,0.15); margin: 1px; max-width: 540px; min-width: 326px; padding: 0; width: calc(100% - 2px);">
<div style="padding: 16px;"><a href="https://www.instagram.com/reel/Dae08JByIS-/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="background: #FFFFFF; line-height: 0; padding: 0 0; text-align: center; text-decoration: none; width: 100%;" target="_blank" rel="noopener">
<div style="display: flex; flex-direction: row; align-items: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 40px; margin-right: 14px; width: 40px;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 100px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 60px;"></div>
</div>
</div>
<div style="padding: 19% 0;"></div>
<div style="display: block; height: 50px; margin: 0 auto 12px; width: 50px;"><svg width="50px" height="50px" viewBox="0 0 60 60" version="1.1" xmlns="https://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="https://www.w3.org/1999/xlink"><g stroke="none" stroke-width="1" fill="none" fill-rule="evenodd"><g transform="translate(-511.000000, -20.000000)" fill="#000000"><g><path d="M556.869,30.41 C554.814,30.41 553.148,32.076 553.148,34.131 C553.148,36.186 554.814,37.852 556.869,37.852 C558.924,37.852 560.59,36.186 560.59,34.131 C560.59,32.076 558.924,30.41 556.869,30.41 M541,60.657 C535.114,60.657 530.342,55.887 530.342,50 C530.342,44.114 535.114,39.342 541,39.342 C546.887,39.342 551.658,44.114 551.658,50 C551.658,55.887 546.887,60.657 541,60.657 M541,33.886 C532.1,33.886 524.886,41.1 524.886,50 C524.886,58.899 532.1,66.113 541,66.113 C549.9,66.113 557.115,58.899 557.115,50 C557.115,41.1 549.9,33.886 541,33.886 M565.378,62.101 C565.244,65.022 564.756,66.606 564.346,67.663 C563.803,69.06 563.154,70.057 562.106,71.106 C561.058,72.155 560.06,72.803 558.662,73.347 C557.607,73.757 556.021,74.244 553.102,74.378 C549.944,74.521 548.997,74.552 541,74.552 C533.003,74.552 532.056,74.521 528.898,74.378 C525.979,74.244 524.393,73.757 523.338,73.347 C521.94,72.803 520.942,72.155 519.894,71.106 C518.846,70.057 518.197,69.06 517.654,67.663 C517.244,66.606 516.755,65.022 516.623,62.101 C516.479,58.943 516.448,57.996 516.448,50 C516.448,42.003 516.479,41.056 516.623,37.899 C516.755,34.978 517.244,33.391 517.654,32.338 C518.197,30.938 518.846,29.942 519.894,28.894 C520.942,27.846 521.94,27.196 523.338,26.654 C524.393,26.244 525.979,25.756 528.898,25.623 C532.057,25.479 533.004,25.448 541,25.448 C548.997,25.448 549.943,25.479 553.102,25.623 C556.021,25.756 557.607,26.244 558.662,26.654 C560.06,27.196 561.058,27.846 562.106,28.894 C563.154,29.942 563.803,30.938 564.346,32.338 C564.756,33.391 565.244,34.978 565.378,37.899 C565.522,41.056 565.552,42.003 565.552,50 C565.552,57.996 565.522,58.943 565.378,62.101 M570.82,37.631 C570.674,34.438 570.167,32.258 569.425,30.349 C568.659,28.377 567.633,26.702 565.965,25.035 C564.297,23.368 562.623,22.342 560.652,21.575 C558.743,20.834 556.562,20.326 553.369,20.18 C550.169,20.033 549.148,20 541,20 C532.853,20 531.831,20.033 528.631,20.18 C525.438,20.326 523.257,20.834 521.349,21.575 C519.376,22.342 517.703,23.368 516.035,25.035 C514.368,26.702 513.342,28.377 512.574,30.349 C511.834,32.258 511.326,34.438 511.181,37.631 C511.035,40.831 511,41.851 511,50 C511,58.147 511.035,59.17 511.181,62.369 C511.326,65.562 511.834,67.743 512.574,69.651 C513.342,71.625 514.368,73.296 516.035,74.965 C517.703,76.634 519.376,77.658 521.349,78.425 C523.257,79.167 525.438,79.673 528.631,79.82 C531.831,79.965 532.853,80.001 541,80.001 C549.148,80.001 550.169,79.965 553.369,79.82 C556.562,79.673 558.743,79.167 560.652,78.425 C562.623,77.658 564.297,76.634 565.965,74.965 C567.633,73.296 568.659,71.625 569.425,69.651 C570.167,67.743 570.674,65.562 570.82,62.369 C570.966,59.17 571,58.147 571,50 C571,41.851 570.966,40.831 570.82,37.631"></path></g></g></g></svg></div>
<div style="padding-top: 8px;">
<div style="color: #3897f0; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: 550; line-height: 18px;">Lihat postingan ini di Instagram</div>
</div>
<div style="padding: 12.5% 0;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: row; margin-bottom: 14px; align-items: center;">
<div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(0px) translateY(7px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; height: 12.5px; transform: rotate(-45deg) translateX(3px) translateY(1px); width: 12.5px; flex-grow: 0; margin-right: 14px; margin-left: 2px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(9px) translateY(-18px);"></div>
</div>
<div style="margin-left: 8px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 20px; width: 20px;"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 2px solid transparent; border-left: 6px solid #f4f4f4; border-bottom: 2px solid transparent; transform: translateX(16px) translateY(-4px) rotate(30deg);"></div>
</div>
<div style="margin-left: auto;">
<div style="width: 0px; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-right: 8px solid transparent; transform: translateY(16px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; flex-grow: 0; height: 12px; width: 16px; transform: translateY(-4px);"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-left: 8px solid transparent; transform: translateY(-4px) translateX(8px);"></div>
</div>
</div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center; margin-bottom: 24px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 224px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 144px;"></div>
</div>
</a>
<p style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; line-height: 17px; margin-bottom: 0; margin-top: 8px; overflow: hidden; padding: 8px 0 7px; text-align: center; text-overflow: ellipsis; white-space: nowrap;"><a href="https://www.instagram.com/reel/Dae08JByIS-/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: normal; line-height: 17px; text-decoration: none;" target="_blank" rel="noopener">Sebuah kiriman dibagikan oleh KartaNews | Bukan Sekedar Berita (@kartanewscom)</a></p>
</div>
</blockquote>
<p>
<script async="" src="//www.instagram.com/embed.js"></script>
</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Geger! Penemuan Jen44zah Karyawan Swasta di Simpang Perumahan Taman Cipta Asri Sagulung</title>
<link>https://kartanews.com/geger-penemuan-jen44zah-karyawan-swasta-di-simpang-perumahan-taman-cipta-asri-sagulung</link>
<guid>https://kartanews.com/geger-penemuan-jen44zah-karyawan-swasta-di-simpang-perumahan-taman-cipta-asri-sagulung</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a4b51921aa2f.jpg" length="78235" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 14:56:38 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<blockquote class="instagram-media" data-instgrm-permalink="https://www.instagram.com/reel/DachUDPho0J/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" data-instgrm-version="14" style="background: #FFF; border: 0; border-radius: 3px; box-shadow: 0 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.5),0 1px 10px 0 rgba(0,0,0,0.15); margin: 1px; max-width: 540px; min-width: 326px; padding: 0; width: calc(100% - 2px);">
<div style="padding: 16px;"><a href="https://www.instagram.com/reel/DachUDPho0J/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="background: #FFFFFF; line-height: 0; padding: 0 0; text-align: center; text-decoration: none; width: 100%;" target="_blank" rel="noopener">
<div style="display: flex; flex-direction: row; align-items: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 40px; margin-right: 14px; width: 40px;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 100px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 60px;"></div>
</div>
</div>
<div style="padding: 19% 0;"></div>
<div style="display: block; height: 50px; margin: 0 auto 12px; width: 50px;"><svg width="50px" height="50px" viewBox="0 0 60 60" version="1.1" xmlns="https://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="https://www.w3.org/1999/xlink"><g stroke="none" stroke-width="1" fill="none" fill-rule="evenodd"><g transform="translate(-511.000000, -20.000000)" fill="#000000"><g><path d="M556.869,30.41 C554.814,30.41 553.148,32.076 553.148,34.131 C553.148,36.186 554.814,37.852 556.869,37.852 C558.924,37.852 560.59,36.186 560.59,34.131 C560.59,32.076 558.924,30.41 556.869,30.41 M541,60.657 C535.114,60.657 530.342,55.887 530.342,50 C530.342,44.114 535.114,39.342 541,39.342 C546.887,39.342 551.658,44.114 551.658,50 C551.658,55.887 546.887,60.657 541,60.657 M541,33.886 C532.1,33.886 524.886,41.1 524.886,50 C524.886,58.899 532.1,66.113 541,66.113 C549.9,66.113 557.115,58.899 557.115,50 C557.115,41.1 549.9,33.886 541,33.886 M565.378,62.101 C565.244,65.022 564.756,66.606 564.346,67.663 C563.803,69.06 563.154,70.057 562.106,71.106 C561.058,72.155 560.06,72.803 558.662,73.347 C557.607,73.757 556.021,74.244 553.102,74.378 C549.944,74.521 548.997,74.552 541,74.552 C533.003,74.552 532.056,74.521 528.898,74.378 C525.979,74.244 524.393,73.757 523.338,73.347 C521.94,72.803 520.942,72.155 519.894,71.106 C518.846,70.057 518.197,69.06 517.654,67.663 C517.244,66.606 516.755,65.022 516.623,62.101 C516.479,58.943 516.448,57.996 516.448,50 C516.448,42.003 516.479,41.056 516.623,37.899 C516.755,34.978 517.244,33.391 517.654,32.338 C518.197,30.938 518.846,29.942 519.894,28.894 C520.942,27.846 521.94,27.196 523.338,26.654 C524.393,26.244 525.979,25.756 528.898,25.623 C532.057,25.479 533.004,25.448 541,25.448 C548.997,25.448 549.943,25.479 553.102,25.623 C556.021,25.756 557.607,26.244 558.662,26.654 C560.06,27.196 561.058,27.846 562.106,28.894 C563.154,29.942 563.803,30.938 564.346,32.338 C564.756,33.391 565.244,34.978 565.378,37.899 C565.522,41.056 565.552,42.003 565.552,50 C565.552,57.996 565.522,58.943 565.378,62.101 M570.82,37.631 C570.674,34.438 570.167,32.258 569.425,30.349 C568.659,28.377 567.633,26.702 565.965,25.035 C564.297,23.368 562.623,22.342 560.652,21.575 C558.743,20.834 556.562,20.326 553.369,20.18 C550.169,20.033 549.148,20 541,20 C532.853,20 531.831,20.033 528.631,20.18 C525.438,20.326 523.257,20.834 521.349,21.575 C519.376,22.342 517.703,23.368 516.035,25.035 C514.368,26.702 513.342,28.377 512.574,30.349 C511.834,32.258 511.326,34.438 511.181,37.631 C511.035,40.831 511,41.851 511,50 C511,58.147 511.035,59.17 511.181,62.369 C511.326,65.562 511.834,67.743 512.574,69.651 C513.342,71.625 514.368,73.296 516.035,74.965 C517.703,76.634 519.376,77.658 521.349,78.425 C523.257,79.167 525.438,79.673 528.631,79.82 C531.831,79.965 532.853,80.001 541,80.001 C549.148,80.001 550.169,79.965 553.369,79.82 C556.562,79.673 558.743,79.167 560.652,78.425 C562.623,77.658 564.297,76.634 565.965,74.965 C567.633,73.296 568.659,71.625 569.425,69.651 C570.167,67.743 570.674,65.562 570.82,62.369 C570.966,59.17 571,58.147 571,50 C571,41.851 570.966,40.831 570.82,37.631"></path></g></g></g></svg></div>
<div style="padding-top: 8px;">
<div style="color: #3897f0; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: 550; line-height: 18px;">Lihat postingan ini di Instagram</div>
</div>
<div style="padding: 12.5% 0;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: row; margin-bottom: 14px; align-items: center;">
<div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(0px) translateY(7px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; height: 12.5px; transform: rotate(-45deg) translateX(3px) translateY(1px); width: 12.5px; flex-grow: 0; margin-right: 14px; margin-left: 2px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(9px) translateY(-18px);"></div>
</div>
<div style="margin-left: 8px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 20px; width: 20px;"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 2px solid transparent; border-left: 6px solid #f4f4f4; border-bottom: 2px solid transparent; transform: translateX(16px) translateY(-4px) rotate(30deg);"></div>
</div>
<div style="margin-left: auto;">
<div style="width: 0px; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-right: 8px solid transparent; transform: translateY(16px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; flex-grow: 0; height: 12px; width: 16px; transform: translateY(-4px);"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-left: 8px solid transparent; transform: translateY(-4px) translateX(8px);"></div>
</div>
</div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center; margin-bottom: 24px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 224px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 144px;"></div>
</div>
</a>
<p style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; line-height: 17px; margin-bottom: 0; margin-top: 8px; overflow: hidden; padding: 8px 0 7px; text-align: center; text-overflow: ellipsis; white-space: nowrap;"><a href="https://www.instagram.com/reel/DachUDPho0J/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: normal; line-height: 17px; text-decoration: none;" target="_blank" rel="noopener">Sebuah kiriman dibagikan oleh KartaNews | Bukan Sekedar Berita (@kartanewscom)</a></p>
</div>
</blockquote>
<p>
<script async="" src="//www.instagram.com/embed.js"></script>
</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kebakaran Melanda TPA Jatiwaringin Tangerang, Helikopter Water Bombing Diterjunkan ke Lokasi</title>
<link>https://kartanews.com/kebakaran-melanda-tpa-jatiwaringin-tangerang-helikopter-water-bombing-diterjunkan-ke-lokasi</link>
<guid>https://kartanews.com/kebakaran-melanda-tpa-jatiwaringin-tangerang-helikopter-water-bombing-diterjunkan-ke-lokasi</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a4b5193eccfd.jpg" length="48639" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 14:56:30 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<blockquote class="instagram-media" data-instgrm-captioned="" data-instgrm-permalink="https://www.instagram.com/reel/DacaX1phdlq/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" data-instgrm-version="14" style="background: #FFF; border: 0; border-radius: 3px; box-shadow: 0 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.5),0 1px 10px 0 rgba(0,0,0,0.15); margin: 1px; max-width: 540px; min-width: 326px; padding: 0; width: calc(100% - 2px);">
<div style="padding: 16px;"><a href="https://www.instagram.com/reel/DacaX1phdlq/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="background: #FFFFFF; line-height: 0; padding: 0 0; text-align: center; text-decoration: none; width: 100%;" target="_blank" rel="noopener">
<div style="display: flex; flex-direction: row; align-items: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 40px; margin-right: 14px; width: 40px;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 100px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 60px;"></div>
</div>
</div>
<div style="padding: 19% 0;"></div>
<div style="display: block; height: 50px; margin: 0 auto 12px; width: 50px;"><svg width="50px" height="50px" viewBox="0 0 60 60" version="1.1" xmlns="https://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="https://www.w3.org/1999/xlink"><g stroke="none" stroke-width="1" fill="none" fill-rule="evenodd"><g transform="translate(-511.000000, -20.000000)" fill="#000000"><g><path d="M556.869,30.41 C554.814,30.41 553.148,32.076 553.148,34.131 C553.148,36.186 554.814,37.852 556.869,37.852 C558.924,37.852 560.59,36.186 560.59,34.131 C560.59,32.076 558.924,30.41 556.869,30.41 M541,60.657 C535.114,60.657 530.342,55.887 530.342,50 C530.342,44.114 535.114,39.342 541,39.342 C546.887,39.342 551.658,44.114 551.658,50 C551.658,55.887 546.887,60.657 541,60.657 M541,33.886 C532.1,33.886 524.886,41.1 524.886,50 C524.886,58.899 532.1,66.113 541,66.113 C549.9,66.113 557.115,58.899 557.115,50 C557.115,41.1 549.9,33.886 541,33.886 M565.378,62.101 C565.244,65.022 564.756,66.606 564.346,67.663 C563.803,69.06 563.154,70.057 562.106,71.106 C561.058,72.155 560.06,72.803 558.662,73.347 C557.607,73.757 556.021,74.244 553.102,74.378 C549.944,74.521 548.997,74.552 541,74.552 C533.003,74.552 532.056,74.521 528.898,74.378 C525.979,74.244 524.393,73.757 523.338,73.347 C521.94,72.803 520.942,72.155 519.894,71.106 C518.846,70.057 518.197,69.06 517.654,67.663 C517.244,66.606 516.755,65.022 516.623,62.101 C516.479,58.943 516.448,57.996 516.448,50 C516.448,42.003 516.479,41.056 516.623,37.899 C516.755,34.978 517.244,33.391 517.654,32.338 C518.197,30.938 518.846,29.942 519.894,28.894 C520.942,27.846 521.94,27.196 523.338,26.654 C524.393,26.244 525.979,25.756 528.898,25.623 C532.057,25.479 533.004,25.448 541,25.448 C548.997,25.448 549.943,25.479 553.102,25.623 C556.021,25.756 557.607,26.244 558.662,26.654 C560.06,27.196 561.058,27.846 562.106,28.894 C563.154,29.942 563.803,30.938 564.346,32.338 C564.756,33.391 565.244,34.978 565.378,37.899 C565.522,41.056 565.552,42.003 565.552,50 C565.552,57.996 565.522,58.943 565.378,62.101 M570.82,37.631 C570.674,34.438 570.167,32.258 569.425,30.349 C568.659,28.377 567.633,26.702 565.965,25.035 C564.297,23.368 562.623,22.342 560.652,21.575 C558.743,20.834 556.562,20.326 553.369,20.18 C550.169,20.033 549.148,20 541,20 C532.853,20 531.831,20.033 528.631,20.18 C525.438,20.326 523.257,20.834 521.349,21.575 C519.376,22.342 517.703,23.368 516.035,25.035 C514.368,26.702 513.342,28.377 512.574,30.349 C511.834,32.258 511.326,34.438 511.181,37.631 C511.035,40.831 511,41.851 511,50 C511,58.147 511.035,59.17 511.181,62.369 C511.326,65.562 511.834,67.743 512.574,69.651 C513.342,71.625 514.368,73.296 516.035,74.965 C517.703,76.634 519.376,77.658 521.349,78.425 C523.257,79.167 525.438,79.673 528.631,79.82 C531.831,79.965 532.853,80.001 541,80.001 C549.148,80.001 550.169,79.965 553.369,79.82 C556.562,79.673 558.743,79.167 560.652,78.425 C562.623,77.658 564.297,76.634 565.965,74.965 C567.633,73.296 568.659,71.625 569.425,69.651 C570.167,67.743 570.674,65.562 570.82,62.369 C570.966,59.17 571,58.147 571,50 C571,41.851 570.966,40.831 570.82,37.631"></path></g></g></g></svg></div>
<div style="padding-top: 8px;">
<div style="color: #3897f0; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: 550; line-height: 18px;">Lihat postingan ini di Instagram</div>
</div>
<div style="padding: 12.5% 0;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: row; margin-bottom: 14px; align-items: center;">
<div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(0px) translateY(7px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; height: 12.5px; transform: rotate(-45deg) translateX(3px) translateY(1px); width: 12.5px; flex-grow: 0; margin-right: 14px; margin-left: 2px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(9px) translateY(-18px);"></div>
</div>
<div style="margin-left: 8px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 20px; width: 20px;"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 2px solid transparent; border-left: 6px solid #f4f4f4; border-bottom: 2px solid transparent; transform: translateX(16px) translateY(-4px) rotate(30deg);"></div>
</div>
<div style="margin-left: auto;">
<div style="width: 0px; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-right: 8px solid transparent; transform: translateY(16px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; flex-grow: 0; height: 12px; width: 16px; transform: translateY(-4px);"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-left: 8px solid transparent; transform: translateY(-4px) translateX(8px);"></div>
</div>
</div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center; margin-bottom: 24px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 224px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 144px;"></div>
</div>
</a>
<p style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; line-height: 17px; margin-bottom: 0; margin-top: 8px; overflow: hidden; padding: 8px 0 7px; text-align: center; text-overflow: ellipsis; white-space: nowrap;"><a href="https://www.instagram.com/reel/DacaX1phdlq/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: normal; line-height: 17px; text-decoration: none;" target="_blank" rel="noopener">Sebuah kiriman dibagikan oleh KartaNews | Bukan Sekedar Berita (@kartanewscom)</a></p>
</div>
</blockquote>
<p>
<script async="" src="//www.instagram.com/embed.js"></script>
</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>KEBAKARAN HEBAT LANDA RUMAH DI PALMERAH, SEORANG LANSIA DITEMUKAN MENINGGAL DUNIA</title>
<link>https://kartanews.com/kebakaran-hebat-landa-rumah-di-palmerah-seorang-lansia-ditemukan-meninggal-dunia</link>
<guid>https://kartanews.com/kebakaran-hebat-landa-rumah-di-palmerah-seorang-lansia-ditemukan-meninggal-dunia</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a4b519355d36.jpg" length="53492" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 14:56:22 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<blockquote class="instagram-media" data-instgrm-captioned="" data-instgrm-permalink="https://www.instagram.com/reel/DacSlcgShAn/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" data-instgrm-version="14" style="background: #FFF; border: 0; border-radius: 3px; box-shadow: 0 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.5),0 1px 10px 0 rgba(0,0,0,0.15); margin: 1px; max-width: 540px; min-width: 326px; padding: 0; width: calc(100% - 2px);">
<div style="padding: 16px;"><a href="https://www.instagram.com/reel/DacSlcgShAn/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="background: #FFFFFF; line-height: 0; padding: 0 0; text-align: center; text-decoration: none; width: 100%;" target="_blank" rel="noopener">
<div style="display: flex; flex-direction: row; align-items: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 40px; margin-right: 14px; width: 40px;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 100px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 60px;"></div>
</div>
</div>
<div style="padding: 19% 0;"></div>
<div style="display: block; height: 50px; margin: 0 auto 12px; width: 50px;"><svg width="50px" height="50px" viewBox="0 0 60 60" version="1.1" xmlns="https://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="https://www.w3.org/1999/xlink"><g stroke="none" stroke-width="1" fill="none" fill-rule="evenodd"><g transform="translate(-511.000000, -20.000000)" fill="#000000"><g><path d="M556.869,30.41 C554.814,30.41 553.148,32.076 553.148,34.131 C553.148,36.186 554.814,37.852 556.869,37.852 C558.924,37.852 560.59,36.186 560.59,34.131 C560.59,32.076 558.924,30.41 556.869,30.41 M541,60.657 C535.114,60.657 530.342,55.887 530.342,50 C530.342,44.114 535.114,39.342 541,39.342 C546.887,39.342 551.658,44.114 551.658,50 C551.658,55.887 546.887,60.657 541,60.657 M541,33.886 C532.1,33.886 524.886,41.1 524.886,50 C524.886,58.899 532.1,66.113 541,66.113 C549.9,66.113 557.115,58.899 557.115,50 C557.115,41.1 549.9,33.886 541,33.886 M565.378,62.101 C565.244,65.022 564.756,66.606 564.346,67.663 C563.803,69.06 563.154,70.057 562.106,71.106 C561.058,72.155 560.06,72.803 558.662,73.347 C557.607,73.757 556.021,74.244 553.102,74.378 C549.944,74.521 548.997,74.552 541,74.552 C533.003,74.552 532.056,74.521 528.898,74.378 C525.979,74.244 524.393,73.757 523.338,73.347 C521.94,72.803 520.942,72.155 519.894,71.106 C518.846,70.057 518.197,69.06 517.654,67.663 C517.244,66.606 516.755,65.022 516.623,62.101 C516.479,58.943 516.448,57.996 516.448,50 C516.448,42.003 516.479,41.056 516.623,37.899 C516.755,34.978 517.244,33.391 517.654,32.338 C518.197,30.938 518.846,29.942 519.894,28.894 C520.942,27.846 521.94,27.196 523.338,26.654 C524.393,26.244 525.979,25.756 528.898,25.623 C532.057,25.479 533.004,25.448 541,25.448 C548.997,25.448 549.943,25.479 553.102,25.623 C556.021,25.756 557.607,26.244 558.662,26.654 C560.06,27.196 561.058,27.846 562.106,28.894 C563.154,29.942 563.803,30.938 564.346,32.338 C564.756,33.391 565.244,34.978 565.378,37.899 C565.522,41.056 565.552,42.003 565.552,50 C565.552,57.996 565.522,58.943 565.378,62.101 M570.82,37.631 C570.674,34.438 570.167,32.258 569.425,30.349 C568.659,28.377 567.633,26.702 565.965,25.035 C564.297,23.368 562.623,22.342 560.652,21.575 C558.743,20.834 556.562,20.326 553.369,20.18 C550.169,20.033 549.148,20 541,20 C532.853,20 531.831,20.033 528.631,20.18 C525.438,20.326 523.257,20.834 521.349,21.575 C519.376,22.342 517.703,23.368 516.035,25.035 C514.368,26.702 513.342,28.377 512.574,30.349 C511.834,32.258 511.326,34.438 511.181,37.631 C511.035,40.831 511,41.851 511,50 C511,58.147 511.035,59.17 511.181,62.369 C511.326,65.562 511.834,67.743 512.574,69.651 C513.342,71.625 514.368,73.296 516.035,74.965 C517.703,76.634 519.376,77.658 521.349,78.425 C523.257,79.167 525.438,79.673 528.631,79.82 C531.831,79.965 532.853,80.001 541,80.001 C549.148,80.001 550.169,79.965 553.369,79.82 C556.562,79.673 558.743,79.167 560.652,78.425 C562.623,77.658 564.297,76.634 565.965,74.965 C567.633,73.296 568.659,71.625 569.425,69.651 C570.167,67.743 570.674,65.562 570.82,62.369 C570.966,59.17 571,58.147 571,50 C571,41.851 570.966,40.831 570.82,37.631"></path></g></g></g></svg></div>
<div style="padding-top: 8px;">
<div style="color: #3897f0; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: 550; line-height: 18px;">Lihat postingan ini di Instagram</div>
</div>
<div style="padding: 12.5% 0;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: row; margin-bottom: 14px; align-items: center;">
<div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(0px) translateY(7px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; height: 12.5px; transform: rotate(-45deg) translateX(3px) translateY(1px); width: 12.5px; flex-grow: 0; margin-right: 14px; margin-left: 2px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(9px) translateY(-18px);"></div>
</div>
<div style="margin-left: 8px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 20px; width: 20px;"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 2px solid transparent; border-left: 6px solid #f4f4f4; border-bottom: 2px solid transparent; transform: translateX(16px) translateY(-4px) rotate(30deg);"></div>
</div>
<div style="margin-left: auto;">
<div style="width: 0px; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-right: 8px solid transparent; transform: translateY(16px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; flex-grow: 0; height: 12px; width: 16px; transform: translateY(-4px);"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-left: 8px solid transparent; transform: translateY(-4px) translateX(8px);"></div>
</div>
</div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center; margin-bottom: 24px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 224px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 144px;"></div>
</div>
</a>
<p style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; line-height: 17px; margin-bottom: 0; margin-top: 8px; overflow: hidden; padding: 8px 0 7px; text-align: center; text-overflow: ellipsis; white-space: nowrap;"><a href="https://www.instagram.com/reel/DacSlcgShAn/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: normal; line-height: 17px; text-decoration: none;" target="_blank" rel="noopener">Sebuah kiriman dibagikan oleh KartaNews | Bukan Sekedar Berita (@kartanewscom)</a></p>
</div>
</blockquote>
<p>
<script async="" src="//www.instagram.com/embed.js"></script>
</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Tim Verifikator Geopark Sangkulirang&#45;Mangkaliat Resmi Memulai Kegiatan Verifikasi Lapangan</title>
<link>https://kartanews.com/tim-verifikator-geopark-sangkulirang-mangkaliat-resmi-memulai-kegiatan-verifikasi-lapangan</link>
<guid>https://kartanews.com/tim-verifikator-geopark-sangkulirang-mangkaliat-resmi-memulai-kegiatan-verifikasi-lapangan</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a4b4818bad5d.jpg" length="440339" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 14:13:12 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><strong>KARTANEWS.COM, SAMARINDA</strong> — Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) menerima kunjungan tim verifikasi lapangan untuk menilai kesiapan pengelolaan Kawasan Geopark Sangkulirang-Mangkalihat.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Tim penilai yang hadir terdiri dari berbagai unsur strategi, mulai dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Pusat Survei Geologi, Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), hingga kalangan akademisi terkemuka.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Agenda penilaian ini diawali dengan penyambutan resmi dan dilanjutkan dengan pemaparan perkembangan kawasan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kaltim, Sri Wahyuni.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Dalam presentasinya, Sri Wahyuni ​​memaparkan kemajuan pengelolaan, potret dukungan pemerintah daerah, serta penguatan kolaborasi lintas sektor yang selama ini berjalan demi menjaga sekaligus mengembangkan kawasan geopark tersebut.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Adapun tim verifikasi yang turun langsung ke lapangan di antaranya adalah Dekan Fakultas Teknik Geologi Universitas Padjadjaran, Prof. Mega Fatimah Rosana; Ketua Tim Kerja Warisan Geologi dan Geopark Pusat Survei Geologi Badan Geologi Kementerian ESDM, Aries Kusworo; serta Ketua Departemen Arkeologi Fakultas Ilmu Budaya Universitas Hasanuddin, Yadi Muliadi.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Dalam kesempatan tersebut, Sekprov Kaltim Sri Wahyuni ​​menegaskan komitmen penuh Pemprov Kaltim dalam mendukung pengembangan Geopark Sangkulirang-Mangkalihat. Kawasan ini dinilai memiliki nilai geologi, keanekaragaman hayati, dan warisan budaya yang sangat tinggi.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">"Verifikasi ini menjadi momentum untuk menunjukkan kesiapan Kalimantan Timur dalam mengelola Geopark Sangkulirang-Mangkalihat secara terpadu. Keberhasilan ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga hasil kerja sama seluruh pemangku kepentingan," ujar Sri Wahyuni.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa proses verifikasi ini akan menilai berbagai aspek secara komprehensif. Mulai dari kekayaan geologi, keanekaragaman hayati, warisan budaya, tata kelola kawasan, tingkat keterlibatan masyarakat, hingga sinergi antarinstansi dalam mendukung pengelolaan geopark yang berkelanjutan.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Sesuai dengan amanat Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 9 Tahun 2019 tentang Pengembangan Taman Bumi (Geopark), pemerintah provinsi memegang peran krusial sebagai koordinator. Peran ini menjadi sangat penting mengingat kawasan Geopark Sangkulirang-Mangkalihat membentang di lebih dari satu wilayah kabupaten/kota.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Oleh karena itu, keberhasilan proses verifikasi ini akan sangat bergantung pada solidnya sinergi seluruh perangkat daerah yang tergabung dalam Badan Pengelola Geopark Sangkulirang-Mangkalihat.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Berdasarkan jadwal yang telah disusun, tim verifikasi akan melakukan kunjungan lapangan selama lima hari ke depan. Tim yang diselenggarakan mencakup sejumlah geosite dan destinasi unggulan untuk meninjau langsung kondisi nyata di lapangan, sekaligus berdialog dengan pemerintah daerah serta masyarakat setempat.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Melalui verifikasi lapangan ini, Pemprov Kaltim berharap Geopark Sangkulirang-Mangkalihat dapat semakin mengukuhkan posisinya sebagai kawasan geopark nasional. Kawasan ini dimaksudkan mampu dikelola secara profesional dan berkelanjutan, sehingga dapat menjadi stimulus pertumbuhan ekonomi bagi masyarakat lokal tanpa mengabaikan upaya pelestarian lingkungan serta warisan budaya yang ada. <strong>(REIN/daa)</strong></span></span><br><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260706_135726_102.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Polres Berau Gelar Penanaman Padi, Program Cetak Sawah 2026 Kembali Dimulai</title>
<link>https://kartanews.com/polres-berau-gelar-penanaman-padi-program-cetak-sawah-2026-kembali-dimulai</link>
<guid>https://kartanews.com/polres-berau-gelar-penanaman-padi-program-cetak-sawah-2026-kembali-dimulai</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a4b40167bb19.jpg" length="119885" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 13:34:16 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.COM, BERAU</span></span></strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> – Komitmen untuk memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Berau terus digalakkan. Kali ini, Polsek Tabalar turun langsung sepanjang pemeliharaan penanaman padi perdana dalam program Cetak Sawah Rakyat Tahun Anggaran 2026.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Kegiatan ini dipusatkan di Kampung Semurut, Kecamatan Tabalar. Ini menandai langkah awal pengelolaan lahan pertanian potensial seluas 140 hektare, yang nantinya diharapkan mampu mendongkrak produktivitas sektor pertanian di wilayah Bumi Batiwakkal. </span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Kasi Humas Polres Berau, AKP Suradi menegaskan bahwa kehadiran personel Polsek Tabalar di lapangan bukan sekedar rutinitas, melainkan bentuk nyata dukungan Polri terhadap program-program strategi pemerintah yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​“Polri berkomitmen penuh mendukung setiap program pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, termasuk di sektor pertanian. Kehadiran personel di lapangan merupakan bentuk pelayanan untuk memastikan seluruh kegiatan berjalan kondusif, aman, dan terjamin,” ujarnya.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Sebagai bentuk dimulainya program, dilakukan proses penanaman padi secara simbolis yang diikuti dengan pembacaan doa, berbagai jajaran pejabat yang hadir, serta penyerahan simbolis surat lahan sawah langsung kepada masyarakat setempat. </span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​AKP Suradi menambahkan, keberhasilan program padat karya dan ketahanan pangan ini sangat bergantung pada sinergi yang kuat antara pemerintah, TNI, Polri, dan elemen masyarakat.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“​Target utama meningkatkan hasil produksi padi daerah, serta membuka peluang ekonomi baru bagi para petani lokal,” tuturnya. </span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Hingga seluruh rangkaian acara selesai, situasi di lokasi yang dilaporkan berjalan aman, tertib, dan lancar. Langkah pengamanan proaktif dari aparat kepolisian ini pun mendapat respon positif dan apresiasi dari warga yang hadir. </span></span><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">(REIN/daa) </span></span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Viral! Busmania Emosi Usai Rekaman Bus Favorit Gagal Karena Terhalang Pejalan Kaki</title>
<link>https://kartanews.com/viral-busmania-emosi-usai-rekaman-bus-favorit-gagal-karena-terhalang-pejalan-kaki</link>
<guid>https://kartanews.com/viral-busmania-emosi-usai-rekaman-bus-favorit-gagal-karena-terhalang-pejalan-kaki</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a4898f431611.jpg" length="82325" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 05 Jul 2026 17:19:36 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<blockquote class="instagram-media" data-instgrm-captioned="" data-instgrm-permalink="https://www.instagram.com/reel/DaXXo4SBtzO/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" data-instgrm-version="14" style="background: #FFF; border: 0; border-radius: 3px; box-shadow: 0 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.5),0 1px 10px 0 rgba(0,0,0,0.15); margin: 1px; max-width: 540px; min-width: 326px; padding: 0; width: calc(100% - 2px);">
<div style="padding: 16px;"><a href="https://www.instagram.com/reel/DaXXo4SBtzO/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="background: #FFFFFF; line-height: 0; padding: 0 0; text-align: center; text-decoration: none; width: 100%;" target="_blank" rel="noopener">
<div style="display: flex; flex-direction: row; align-items: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 40px; margin-right: 14px; width: 40px;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 100px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 60px;"></div>
</div>
</div>
<div style="padding: 19% 0;"></div>
<div style="display: block; height: 50px; margin: 0 auto 12px; width: 50px;"><svg width="50px" height="50px" viewBox="0 0 60 60" version="1.1" xmlns="https://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="https://www.w3.org/1999/xlink"><g stroke="none" stroke-width="1" fill="none" fill-rule="evenodd"><g transform="translate(-511.000000, -20.000000)" fill="#000000"><g><path d="M556.869,30.41 C554.814,30.41 553.148,32.076 553.148,34.131 C553.148,36.186 554.814,37.852 556.869,37.852 C558.924,37.852 560.59,36.186 560.59,34.131 C560.59,32.076 558.924,30.41 556.869,30.41 M541,60.657 C535.114,60.657 530.342,55.887 530.342,50 C530.342,44.114 535.114,39.342 541,39.342 C546.887,39.342 551.658,44.114 551.658,50 C551.658,55.887 546.887,60.657 541,60.657 M541,33.886 C532.1,33.886 524.886,41.1 524.886,50 C524.886,58.899 532.1,66.113 541,66.113 C549.9,66.113 557.115,58.899 557.115,50 C557.115,41.1 549.9,33.886 541,33.886 M565.378,62.101 C565.244,65.022 564.756,66.606 564.346,67.663 C563.803,69.06 563.154,70.057 562.106,71.106 C561.058,72.155 560.06,72.803 558.662,73.347 C557.607,73.757 556.021,74.244 553.102,74.378 C549.944,74.521 548.997,74.552 541,74.552 C533.003,74.552 532.056,74.521 528.898,74.378 C525.979,74.244 524.393,73.757 523.338,73.347 C521.94,72.803 520.942,72.155 519.894,71.106 C518.846,70.057 518.197,69.06 517.654,67.663 C517.244,66.606 516.755,65.022 516.623,62.101 C516.479,58.943 516.448,57.996 516.448,50 C516.448,42.003 516.479,41.056 516.623,37.899 C516.755,34.978 517.244,33.391 517.654,32.338 C518.197,30.938 518.846,29.942 519.894,28.894 C520.942,27.846 521.94,27.196 523.338,26.654 C524.393,26.244 525.979,25.756 528.898,25.623 C532.057,25.479 533.004,25.448 541,25.448 C548.997,25.448 549.943,25.479 553.102,25.623 C556.021,25.756 557.607,26.244 558.662,26.654 C560.06,27.196 561.058,27.846 562.106,28.894 C563.154,29.942 563.803,30.938 564.346,32.338 C564.756,33.391 565.244,34.978 565.378,37.899 C565.522,41.056 565.552,42.003 565.552,50 C565.552,57.996 565.522,58.943 565.378,62.101 M570.82,37.631 C570.674,34.438 570.167,32.258 569.425,30.349 C568.659,28.377 567.633,26.702 565.965,25.035 C564.297,23.368 562.623,22.342 560.652,21.575 C558.743,20.834 556.562,20.326 553.369,20.18 C550.169,20.033 549.148,20 541,20 C532.853,20 531.831,20.033 528.631,20.18 C525.438,20.326 523.257,20.834 521.349,21.575 C519.376,22.342 517.703,23.368 516.035,25.035 C514.368,26.702 513.342,28.377 512.574,30.349 C511.834,32.258 511.326,34.438 511.181,37.631 C511.035,40.831 511,41.851 511,50 C511,58.147 511.035,59.17 511.181,62.369 C511.326,65.562 511.834,67.743 512.574,69.651 C513.342,71.625 514.368,73.296 516.035,74.965 C517.703,76.634 519.376,77.658 521.349,78.425 C523.257,79.167 525.438,79.673 528.631,79.82 C531.831,79.965 532.853,80.001 541,80.001 C549.148,80.001 550.169,79.965 553.369,79.82 C556.562,79.673 558.743,79.167 560.652,78.425 C562.623,77.658 564.297,76.634 565.965,74.965 C567.633,73.296 568.659,71.625 569.425,69.651 C570.167,67.743 570.674,65.562 570.82,62.369 C570.966,59.17 571,58.147 571,50 C571,41.851 570.966,40.831 570.82,37.631"></path></g></g></g></svg></div>
<div style="padding-top: 8px;">
<div style="color: #3897f0; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: 550; line-height: 18px;">Lihat postingan ini di Instagram</div>
</div>
<div style="padding: 12.5% 0;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: row; margin-bottom: 14px; align-items: center;">
<div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(0px) translateY(7px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; height: 12.5px; transform: rotate(-45deg) translateX(3px) translateY(1px); width: 12.5px; flex-grow: 0; margin-right: 14px; margin-left: 2px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(9px) translateY(-18px);"></div>
</div>
<div style="margin-left: 8px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 20px; width: 20px;"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 2px solid transparent; border-left: 6px solid #f4f4f4; border-bottom: 2px solid transparent; transform: translateX(16px) translateY(-4px) rotate(30deg);"></div>
</div>
<div style="margin-left: auto;">
<div style="width: 0px; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-right: 8px solid transparent; transform: translateY(16px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; flex-grow: 0; height: 12px; width: 16px; transform: translateY(-4px);"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-left: 8px solid transparent; transform: translateY(-4px) translateX(8px);"></div>
</div>
</div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center; margin-bottom: 24px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 224px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 144px;"></div>
</div>
</a>
<p style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; line-height: 17px; margin-bottom: 0; margin-top: 8px; overflow: hidden; padding: 8px 0 7px; text-align: center; text-overflow: ellipsis; white-space: nowrap;"><a href="https://www.instagram.com/reel/DaXXo4SBtzO/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: normal; line-height: 17px; text-decoration: none;" target="_blank" rel="noopener">Sebuah kiriman dibagikan oleh KartaNews | Bukan Sekedar Berita (@kartanewscom)</a></p>
</div>
</blockquote>
<p>
<script async="" src="//www.instagram.com/embed.js"></script>
</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kebakaran Hebat Hanguskan Gudang di Cakung, Belasan Mobil Damkar Dikerahkan</title>
<link>https://kartanews.com/kebakaran-hebat-hanguskan-gudang-di-cakung-belasan-mobil-damkar-dikerahkan</link>
<guid>https://kartanews.com/kebakaran-hebat-hanguskan-gudang-di-cakung-belasan-mobil-damkar-dikerahkan</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a4898f681e4e.jpg" length="37830" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 05 Jul 2026 17:18:25 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<blockquote class="instagram-media" data-instgrm-captioned="" data-instgrm-permalink="https://www.instagram.com/reel/DaXQxgHhDzZ/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" data-instgrm-version="14" style="background: #FFF; border: 0; border-radius: 3px; box-shadow: 0 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.5),0 1px 10px 0 rgba(0,0,0,0.15); margin: 1px; max-width: 540px; min-width: 326px; padding: 0; width: calc(100% - 2px);">
<div style="padding: 16px;"><a href="https://www.instagram.com/reel/DaXQxgHhDzZ/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="background: #FFFFFF; line-height: 0; padding: 0 0; text-align: center; text-decoration: none; width: 100%;" target="_blank" rel="noopener">
<div style="display: flex; flex-direction: row; align-items: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 40px; margin-right: 14px; width: 40px;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 100px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 60px;"></div>
</div>
</div>
<div style="padding: 19% 0;"></div>
<div style="display: block; height: 50px; margin: 0 auto 12px; width: 50px;"><svg width="50px" height="50px" viewBox="0 0 60 60" version="1.1" xmlns="https://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="https://www.w3.org/1999/xlink"><g stroke="none" stroke-width="1" fill="none" fill-rule="evenodd"><g transform="translate(-511.000000, -20.000000)" fill="#000000"><g><path d="M556.869,30.41 C554.814,30.41 553.148,32.076 553.148,34.131 C553.148,36.186 554.814,37.852 556.869,37.852 C558.924,37.852 560.59,36.186 560.59,34.131 C560.59,32.076 558.924,30.41 556.869,30.41 M541,60.657 C535.114,60.657 530.342,55.887 530.342,50 C530.342,44.114 535.114,39.342 541,39.342 C546.887,39.342 551.658,44.114 551.658,50 C551.658,55.887 546.887,60.657 541,60.657 M541,33.886 C532.1,33.886 524.886,41.1 524.886,50 C524.886,58.899 532.1,66.113 541,66.113 C549.9,66.113 557.115,58.899 557.115,50 C557.115,41.1 549.9,33.886 541,33.886 M565.378,62.101 C565.244,65.022 564.756,66.606 564.346,67.663 C563.803,69.06 563.154,70.057 562.106,71.106 C561.058,72.155 560.06,72.803 558.662,73.347 C557.607,73.757 556.021,74.244 553.102,74.378 C549.944,74.521 548.997,74.552 541,74.552 C533.003,74.552 532.056,74.521 528.898,74.378 C525.979,74.244 524.393,73.757 523.338,73.347 C521.94,72.803 520.942,72.155 519.894,71.106 C518.846,70.057 518.197,69.06 517.654,67.663 C517.244,66.606 516.755,65.022 516.623,62.101 C516.479,58.943 516.448,57.996 516.448,50 C516.448,42.003 516.479,41.056 516.623,37.899 C516.755,34.978 517.244,33.391 517.654,32.338 C518.197,30.938 518.846,29.942 519.894,28.894 C520.942,27.846 521.94,27.196 523.338,26.654 C524.393,26.244 525.979,25.756 528.898,25.623 C532.057,25.479 533.004,25.448 541,25.448 C548.997,25.448 549.943,25.479 553.102,25.623 C556.021,25.756 557.607,26.244 558.662,26.654 C560.06,27.196 561.058,27.846 562.106,28.894 C563.154,29.942 563.803,30.938 564.346,32.338 C564.756,33.391 565.244,34.978 565.378,37.899 C565.522,41.056 565.552,42.003 565.552,50 C565.552,57.996 565.522,58.943 565.378,62.101 M570.82,37.631 C570.674,34.438 570.167,32.258 569.425,30.349 C568.659,28.377 567.633,26.702 565.965,25.035 C564.297,23.368 562.623,22.342 560.652,21.575 C558.743,20.834 556.562,20.326 553.369,20.18 C550.169,20.033 549.148,20 541,20 C532.853,20 531.831,20.033 528.631,20.18 C525.438,20.326 523.257,20.834 521.349,21.575 C519.376,22.342 517.703,23.368 516.035,25.035 C514.368,26.702 513.342,28.377 512.574,30.349 C511.834,32.258 511.326,34.438 511.181,37.631 C511.035,40.831 511,41.851 511,50 C511,58.147 511.035,59.17 511.181,62.369 C511.326,65.562 511.834,67.743 512.574,69.651 C513.342,71.625 514.368,73.296 516.035,74.965 C517.703,76.634 519.376,77.658 521.349,78.425 C523.257,79.167 525.438,79.673 528.631,79.82 C531.831,79.965 532.853,80.001 541,80.001 C549.148,80.001 550.169,79.965 553.369,79.82 C556.562,79.673 558.743,79.167 560.652,78.425 C562.623,77.658 564.297,76.634 565.965,74.965 C567.633,73.296 568.659,71.625 569.425,69.651 C570.167,67.743 570.674,65.562 570.82,62.369 C570.966,59.17 571,58.147 571,50 C571,41.851 570.966,40.831 570.82,37.631"></path></g></g></g></svg></div>
<div style="padding-top: 8px;">
<div style="color: #3897f0; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: 550; line-height: 18px;">Lihat postingan ini di Instagram</div>
</div>
<div style="padding: 12.5% 0;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: row; margin-bottom: 14px; align-items: center;">
<div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(0px) translateY(7px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; height: 12.5px; transform: rotate(-45deg) translateX(3px) translateY(1px); width: 12.5px; flex-grow: 0; margin-right: 14px; margin-left: 2px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(9px) translateY(-18px);"></div>
</div>
<div style="margin-left: 8px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 20px; width: 20px;"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 2px solid transparent; border-left: 6px solid #f4f4f4; border-bottom: 2px solid transparent; transform: translateX(16px) translateY(-4px) rotate(30deg);"></div>
</div>
<div style="margin-left: auto;">
<div style="width: 0px; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-right: 8px solid transparent; transform: translateY(16px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; flex-grow: 0; height: 12px; width: 16px; transform: translateY(-4px);"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-left: 8px solid transparent; transform: translateY(-4px) translateX(8px);"></div>
</div>
</div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center; margin-bottom: 24px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 224px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 144px;"></div>
</div>
</a>
<p style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; line-height: 17px; margin-bottom: 0; margin-top: 8px; overflow: hidden; padding: 8px 0 7px; text-align: center; text-overflow: ellipsis; white-space: nowrap;"><a href="https://www.instagram.com/reel/DaXQxgHhDzZ/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: normal; line-height: 17px; text-decoration: none;" target="_blank" rel="noopener">Sebuah kiriman dibagikan oleh KartaNews | Bukan Sekedar Berita (@kartanewscom)</a></p>
</div>
</blockquote>
<p>
<script async="" src="//www.instagram.com/embed.js"></script>
</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>VIRAL! Pemobil Hadang Pengendara yang Diduga Hendak Balap Liar di JLNT Antasari, Polisi Siapkan Langkah Pencegahan</title>
<link>https://kartanews.com/viral-pemobil-hadang-pengendara-yang-diduga-hendak-balap-liar-di-jlnt-antasari-polisi-siapkan-langkah-pencegahan</link>
<guid>https://kartanews.com/viral-pemobil-hadang-pengendara-yang-diduga-hendak-balap-liar-di-jlnt-antasari-polisi-siapkan-langkah-pencegahan</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a4898f7c3340.jpg" length="51360" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 05 Jul 2026 17:16:58 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<blockquote class="instagram-media" data-instgrm-captioned="" data-instgrm-permalink="https://www.instagram.com/reel/DaXJ7MWBe0s/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" data-instgrm-version="14" style="background: #FFF; border: 0; border-radius: 3px; box-shadow: 0 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.5),0 1px 10px 0 rgba(0,0,0,0.15); margin: 1px; max-width: 540px; min-width: 326px; padding: 0; width: calc(100% - 2px);">
<div style="padding: 16px;"><a href="https://www.instagram.com/reel/DaXJ7MWBe0s/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="background: #FFFFFF; line-height: 0; padding: 0 0; text-align: center; text-decoration: none; width: 100%;" target="_blank" rel="noopener">
<div style="display: flex; flex-direction: row; align-items: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 40px; margin-right: 14px; width: 40px;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 100px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 60px;"></div>
</div>
</div>
<div style="padding: 19% 0;"></div>
<div style="display: block; height: 50px; margin: 0 auto 12px; width: 50px;"><svg width="50px" height="50px" viewBox="0 0 60 60" version="1.1" xmlns="https://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="https://www.w3.org/1999/xlink"><g stroke="none" stroke-width="1" fill="none" fill-rule="evenodd"><g transform="translate(-511.000000, -20.000000)" fill="#000000"><g><path d="M556.869,30.41 C554.814,30.41 553.148,32.076 553.148,34.131 C553.148,36.186 554.814,37.852 556.869,37.852 C558.924,37.852 560.59,36.186 560.59,34.131 C560.59,32.076 558.924,30.41 556.869,30.41 M541,60.657 C535.114,60.657 530.342,55.887 530.342,50 C530.342,44.114 535.114,39.342 541,39.342 C546.887,39.342 551.658,44.114 551.658,50 C551.658,55.887 546.887,60.657 541,60.657 M541,33.886 C532.1,33.886 524.886,41.1 524.886,50 C524.886,58.899 532.1,66.113 541,66.113 C549.9,66.113 557.115,58.899 557.115,50 C557.115,41.1 549.9,33.886 541,33.886 M565.378,62.101 C565.244,65.022 564.756,66.606 564.346,67.663 C563.803,69.06 563.154,70.057 562.106,71.106 C561.058,72.155 560.06,72.803 558.662,73.347 C557.607,73.757 556.021,74.244 553.102,74.378 C549.944,74.521 548.997,74.552 541,74.552 C533.003,74.552 532.056,74.521 528.898,74.378 C525.979,74.244 524.393,73.757 523.338,73.347 C521.94,72.803 520.942,72.155 519.894,71.106 C518.846,70.057 518.197,69.06 517.654,67.663 C517.244,66.606 516.755,65.022 516.623,62.101 C516.479,58.943 516.448,57.996 516.448,50 C516.448,42.003 516.479,41.056 516.623,37.899 C516.755,34.978 517.244,33.391 517.654,32.338 C518.197,30.938 518.846,29.942 519.894,28.894 C520.942,27.846 521.94,27.196 523.338,26.654 C524.393,26.244 525.979,25.756 528.898,25.623 C532.057,25.479 533.004,25.448 541,25.448 C548.997,25.448 549.943,25.479 553.102,25.623 C556.021,25.756 557.607,26.244 558.662,26.654 C560.06,27.196 561.058,27.846 562.106,28.894 C563.154,29.942 563.803,30.938 564.346,32.338 C564.756,33.391 565.244,34.978 565.378,37.899 C565.522,41.056 565.552,42.003 565.552,50 C565.552,57.996 565.522,58.943 565.378,62.101 M570.82,37.631 C570.674,34.438 570.167,32.258 569.425,30.349 C568.659,28.377 567.633,26.702 565.965,25.035 C564.297,23.368 562.623,22.342 560.652,21.575 C558.743,20.834 556.562,20.326 553.369,20.18 C550.169,20.033 549.148,20 541,20 C532.853,20 531.831,20.033 528.631,20.18 C525.438,20.326 523.257,20.834 521.349,21.575 C519.376,22.342 517.703,23.368 516.035,25.035 C514.368,26.702 513.342,28.377 512.574,30.349 C511.834,32.258 511.326,34.438 511.181,37.631 C511.035,40.831 511,41.851 511,50 C511,58.147 511.035,59.17 511.181,62.369 C511.326,65.562 511.834,67.743 512.574,69.651 C513.342,71.625 514.368,73.296 516.035,74.965 C517.703,76.634 519.376,77.658 521.349,78.425 C523.257,79.167 525.438,79.673 528.631,79.82 C531.831,79.965 532.853,80.001 541,80.001 C549.148,80.001 550.169,79.965 553.369,79.82 C556.562,79.673 558.743,79.167 560.652,78.425 C562.623,77.658 564.297,76.634 565.965,74.965 C567.633,73.296 568.659,71.625 569.425,69.651 C570.167,67.743 570.674,65.562 570.82,62.369 C570.966,59.17 571,58.147 571,50 C571,41.851 570.966,40.831 570.82,37.631"></path></g></g></g></svg></div>
<div style="padding-top: 8px;">
<div style="color: #3897f0; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: 550; line-height: 18px;">Lihat postingan ini di Instagram</div>
</div>
<div style="padding: 12.5% 0;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: row; margin-bottom: 14px; align-items: center;">
<div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(0px) translateY(7px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; height: 12.5px; transform: rotate(-45deg) translateX(3px) translateY(1px); width: 12.5px; flex-grow: 0; margin-right: 14px; margin-left: 2px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(9px) translateY(-18px);"></div>
</div>
<div style="margin-left: 8px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 20px; width: 20px;"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 2px solid transparent; border-left: 6px solid #f4f4f4; border-bottom: 2px solid transparent; transform: translateX(16px) translateY(-4px) rotate(30deg);"></div>
</div>
<div style="margin-left: auto;">
<div style="width: 0px; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-right: 8px solid transparent; transform: translateY(16px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; flex-grow: 0; height: 12px; width: 16px; transform: translateY(-4px);"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-left: 8px solid transparent; transform: translateY(-4px) translateX(8px);"></div>
</div>
</div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center; margin-bottom: 24px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 224px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 144px;"></div>
</div>
</a>
<p style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; line-height: 17px; margin-bottom: 0; margin-top: 8px; overflow: hidden; padding: 8px 0 7px; text-align: center; text-overflow: ellipsis; white-space: nowrap;"><a href="https://www.instagram.com/reel/DaXJ7MWBe0s/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: normal; line-height: 17px; text-decoration: none;" target="_blank" rel="noopener">Sebuah kiriman dibagikan oleh KartaNews | Bukan Sekedar Berita (@kartanewscom)</a></p>
</div>
</blockquote>
<p>
<script async="" src="//www.instagram.com/embed.js"></script>
</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Raih Predikat Lulusan Terbaik S2 Unmul, Ayu Buktikan Perempuan Tetap Bisa Berprestasi di Tengah Beragam Peran</title>
<link>https://kartanews.com/raih-predikat-lulusan-terbaik-s2-unmul-ayu-buktikan-perempuan-tetap-bisa-berprestasi-di-tengah-beragam-peran</link>
<guid>https://kartanews.com/raih-predikat-lulusan-terbaik-s2-unmul-ayu-buktikan-perempuan-tetap-bisa-berprestasi-di-tengah-beragam-peran</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a493456381f1.jpg" length="139559" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 05 Jul 2026 00:29:22 +0800</pubDate>
<dc:creator>Irla Hadratan Iman</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, SAMARINDA –</strong> Prestasi membanggakan kembali ditorehkan dalam prosesi Wisuda Gelombang II Universitas Mulawarman tahun 2026. Wahyu Wedi Aningrum atau yang akrab disapa Ayu, dinobatkan sebagai lulusan terbaik jenjang Magister (S2) se-Universitas Mulawarman setelah berhasil menyelesaikan studi Magister Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sempurna 4,00 dalam waktu 1 tahun 8 bulan.</p>
<p>Pencapaian tersebut menjadi bukti bahwa tekad, kerja keras, dan konsistensi mampu mengantarkan seseorang meraih prestasi akademik tertinggi, meskipun harus menjalani berbagai peran dalam kehidupan sehari-hari. Di balik keberhasilannya, Ayu merupakan seorang aparatur sipil negara (ASN), ibu rumah tangga, ibu dari dua orang anak, sekaligus pelaku usaha yang harus membagi waktu antara pekerjaan, keluarga, dan pendidikan.</p>
<p>Ayu mengungkapkan bahwa keberhasilannya tidak diraih secara instan. Sejak awal, ia telah menanamkan tekad untuk melanjutkan pendidikan hingga jenjang magister sebagai bentuk ikhtiar memperbaiki kualitas diri sekaligus mewujudkan harapan kedua orang tuanya.</p>
<p>Ia menceritakan, dirinya berasal dari keluarga sederhana yang sebagian besar anggota keluarganya hanya mampu mengenyam pendidikan hingga tingkat SMA, bahkan ada yang harus putus sekolah. Kondisi tersebut justru menjadi motivasi terbesar untuk memutus keterbatasan pendidikan di lingkungan keluarganya.</p>
<p>"Saya berasal dari keluarga yang kurang berada. Pendidikan paling tinggi di keluarga rata-rata hanya SMA, bahkan ada yang putus sekolah. Dari situ saya berpikir bahwa harus ada perubahan. Saya ingin menjadi orang yang bisa melanjutkan pendidikan lebih tinggi dan menginspirasi keluarga agar tidak berhenti mengejar pendidikan," ujar Ayu.</p>
<p>Sejak saat itu, ia menetapkan target untuk minimal menyelesaikan pendidikan hingga jenjang S2. Baginya, gelar tersebut bukan sekadar pencapaian akademik, melainkan wujud bakti kepada orang tua yang selalu berharap anak-anaknya memperoleh pendidikan lebih tinggi daripada mereka.</p>
<p>Keputusan melanjutkan studi juga bukan tanpa tantangan. Saat menjalani perkuliahan, Ayu harus membagi waktu sebagai ASN, ibu rumah tangga, ibu dari dua anak, serta tetap menjalankan usaha yang dirintisnya. Kondisi tersebut membuat setiap hari dipenuhi berbagai tanggung jawab yang harus diselesaikan secara bersamaan.</p>
<p>"Proses itu bukan sesuatu yang ringan. Sangat berat membagi waktu, tenaga, dan pikiran. Tetapi saya yakin kalau kita sudah punya cita-cita dan niat yang baik, Allah pasti akan memberikan jalan," tuturnya.</p>
<p>Menurut Ayu, kunci utama menghadapi seluruh tantangan tersebut adalah menjaga komitmen terhadap tujuan yang telah ditetapkan. Rasa lelah dan keinginan menyerah memang kerap muncul, namun ia memilih tetap melangkah karena percaya setiap perjuangan akan menghasilkan sesuatu yang baik.</p>
<p>Latar belakangnya sebagai ASN di bidang pelayanan publik juga menjadi alasan memilih Program Studi Magister Administrasi Publik dengan konsentrasi Administrasi Pemerintahan Daerah.</p>
<p>Ia menilai ilmu yang dipelajari sangat relevan dengan pekerjaannya sehingga dapat diterapkan secara langsung dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.</p>
<p>Tidak hanya berhenti pada dunia birokrasi, Ayu juga memiliki cita-cita untuk mengabdikan diri di bidang pendidikan. Ia mengaku memiliki ketertarikan besar untuk mengajar dan berbagi pengalaman kepada orang lain.</p>
<p>"Passion saya sebenarnya mengajar. Saya berharap suatu saat bisa menjadi widyaiswara, narasumber, ataupun dosen sehingga pengalaman bekerja dan ilmu yang saya peroleh selama kuliah bisa saya bagikan kepada banyak orang," katanya.</p>
<p><img src="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x_6a4934ad6eec3.jpg" alt=""></p>
<p>Bagi Ayu, keberhasilan yang diraihnya diharapkan mampu menjadi inspirasi, khususnya bagi para perempuan yang telah berkeluarga. Menurutnya, status sebagai ibu rumah tangga maupun perempuan yang telah bekerja tidak boleh menjadi alasan untuk berhenti memiliki mimpi.</p>
<p>"Jangan pernah berhenti bermimpi. Walaupun sudah menjadi ibu rumah tangga, punya anak, bekerja, dan memiliki banyak kesibukan, kalau kita punya tujuan, terus berusaha, dan pantang menyerah, tidak ada perjuangan yang sia-sia. Insya Allah hasilnya akan datang pada waktunya," ujarnya.</p>
<p>Ayu juga menyampaikan pesan kepada mahasiswa maupun masyarakat yang sedang menempuh pendidikan agar tidak mudah menyerah ketika menghadapi kesulitan. Ia menilai semangat memang bisa naik turun, tetapi yang terpenting adalah tetap bangkit dan melanjutkan perjuangan.</p>
<p>"Bagi rekan-rekan yang sedang kuliah atau baru akan menjadi mahasiswa, teruslah semangat dan pantang menyerah. Merasa lelah itu wajar, merasa ingin menyerah juga wajar. Tetapi jangan benar-benar menyerah. Modal utama kita adalah semangat," imbuhnya.</p>
<p>Menutup pesannya, Ayu menegaskan bahwa seluruh prestasi yang diraihnya merupakan hasil dari proses panjang yang penuh pengorbanan. Ia mengaku pernah berada di titik yang sangat berat, namun tidak pernah kehilangan keyakinan bahwa kerja keras akan membuahkan hasil.</p>
<p>"Saya bisa berada di titik ini bukan karena proses yang mudah. Saya melewatinya dengan perjuangan yang luar biasa. Tetapi saya tidak pernah kehilangan keyakinan bahwa saya pasti bisa. Selama kita terus berusaha dan tidak menyerah, insya Allah hasil terbaik akan datang pada waktunya," pungkasnya. <strong>(IRLA/daa)</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Disbudpar Berau Minta Seluruh Kampung Tetapkan Jadwal Pelaksaan Event Permanen</title>
<link>https://kartanews.com/disbudpar-berau-minta-seluruh-kampung-tetapkan-jadwal-pelaksaan-event-permanent</link>
<guid>https://kartanews.com/disbudpar-berau-minta-seluruh-kampung-tetapkan-jadwal-pelaksaan-event-permanent</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Berau mengambil langkah strategi demi mendongkrak sektor wisatawan daerah. Seluruh pemerintah kampung dan kelurahan kini diinstruksikan untuk mengunci dan menetapkan jadwal kegiatan adat di wilayah masing-masing jauh-jauh hari. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a48cb0e94e5d.jpg" length="426642" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 04 Jul 2026 16:55:40 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.COM, BERAU</span></span></b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">– Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Berau mengambil langkah strategis demi mendongkrak sektor pelancong daerah. Seluruh pemerintah kampung dan kelurahan kini diinstruksikan untuk mengunci dan menetapkan jadwal kegiatan adat di wilayah masing-masing jauh-jauh hari.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Upaya ini dinilai sangat krusial demi menyusun Kalender Acara (Kalender Wisata) Kabupaten Berau secara utuh selama satu tahun penuh.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Kepala Disbudpar Berau, Yudha Budisantosa menegaskan bahwa kebijakan tersebut diambil untuk menyudahi pola lama, di</span></span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">mana agenda kebudayaan tingkat kampung dan promosi pariwisata daerah sering kali berjalan sendiri-sendiri tanpa keterpaduan.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​"Ke depan, kami berinisiatif memadukan kedua sektor ini. Kami meminta ketetapan jadwal dari setiap pemerintah kampung dan kelurahan yang memiliki agenda adat, sehingga kalender pariwisata dari Januari hingga Desember bisa terpetakan dengan jelas,” ujarnya.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Guna memuluskan rencana tersebut, Disbudpar Berau dalam waktu dekat akan berkoordinasi langsung dengan para kepala kampung (kakam) dan lurah yang wilayahnya rutin menyelenggarakan ritual budaya.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Beberapa agenda besar yang penanggalannya wajib dikunci antara lain ritual Abutta Banua, festival budaya di Maratua, hingga upacara adat Bekudung Betiung.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Menurut Yudha, kepastian jadwal sejak awal akan memberikan ruang bagi pemerintah daerah untuk melancarkan promosi pariwisata secara masif dan terukur kepada wisatawan sebelum tahun berjalan dimulai.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Hal ini diharapkan mampu menarik minat investor domestik maupun mancanegara secara lebih efektif karena mereka dapat merencanakan liburan dengan matang.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Selain mendongkrak angka kunjungan turis, program ini juga berorientasi pada penguatan ekonomi lokal dari tingkat bawah. Disbudpar berkomitmen untuk menyaring agenda-agenda yang paling potensial.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Kita akan menginventarisasi juga acara mana saja yang berpotensi harus dilaksanakan secara rutin setiap tahun dan dapat membantu meningkatkan pendapatan kampung,” pungkasnya. <strong>(REIN/daa)</strong></span></span><br><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260704_165232_413.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Disnakertrans Berau Ubah Target, Kuota Kerja di Job fair Tidak Lagi fokus di Pertambangan</title>
<link>https://kartanews.com/disnakertrans-berau-ubah-target-kuota-kerja-di-job-fair-tidak-lagi-fokus-di-pertambangan</link>
<guid>https://kartanews.com/disnakertrans-berau-ubah-target-kuota-kerja-di-job-fair-tidak-lagi-fokus-di-pertambangan</guid>
<description><![CDATA[ BERAU - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Berau tengah menyiapkan strategi untuk menyambut bursa kerja (Job Fair) yang dijadwalkan pada Juli 2026 ini. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a48c159c8eb4.jpg" length="62607" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 04 Jul 2026 16:11:01 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b><span;>KARTANEWS.COM, BERAU</span;></b><span;> – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Berau tengah menyiapkan strategi untuk menyambut bursa kerja (</span;><i><span;>Job Fair</span;></i><span;>) yang dijadwalkan pada Juli 2026 ini. </span;><br><br><span;>Pemerintah Daerah saat ini sedang mengalihkan fokusan utama ke sektor perkebunan dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk mendominasi kuota lowongan kerja yang tersedia.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>Strategi ini dipandang sebagai upaya nyata memperluas diversifikasi lapangan kerja di Bumi Batiwakkal. Selama ini, pasar kerja lokal dinilai terlalu bertumpu pada industri ekstraktif.</span;><br><span;>Melalui momentum ini, Berau perlahan ingin melepas ketergantungannya pada sektor pertambangan batu bara.</span;></p>
<p><span;>Kepala Disnakertrans Berau, Anang Saprani, mengungkapkan bahwa pihaknya bergerak cepat membangun komunikasi intensif dengan berbagai korporasi dan pelaku usaha lokal demi mematangkan persiapan acara. </span;><br><br><span;>“Khusus untuk sektor perkebunan, kami sudah menjalin komunikasi dengan sejumlah perusahaan karena potensi dan peluang kerjanya terbilang sangat besar,” ujarnya pada jumat (03/07/2026).</span;><br><br><span;>​Menurutnya, pelibatan aktif UMKM serta perusahaan kelapa sawit dalam bursa kerja kali ini membawa angin segar bagi penguatan ekonomi kerakyatan. </span;><br><br><span;>Kebijakan ini sekaligus memberikan panggung yang setara bagi para pelaku usaha lokal agar bisa bersanding dengan korporasi besar dalam menjaring talenta-talenta lokal yang kompeten. </span;><br><br><span;>​Melalui persiapan yang matang ini, Disnakertrans Berau optimis gelaran tahun ini akan jauh lebih meriah.</span;></p>
<p><span;>"Harapan kami, jumlah peserta dari kalangan perusahaan tahun ini meningkat signifikan dibandingkan tahun lalu,” pungkasnya. </span;><strong>(REIN/daa)</strong><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260704_160445_919.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Polres berau Gelar layanan Kesehatan, Pastikan Kesehatan Personil Tetap Terjaga</title>
<link>https://kartanews.com/polres-berau-gelar-layanan-kesehatan-pastikan-kesehatan-personil-tetap-terjaga</link>
<guid>https://kartanews.com/polres-berau-gelar-layanan-kesehatan-pastikan-kesehatan-personil-tetap-terjaga</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes) Polres Berau  memberikan pelayanan kesehatan kepada personel Polri, ASN, keluarga, serta purnawirawan Polri melalui layanan yang dilaksanakan di Klinik Polres Berau, Sabut (04/07/2026). ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a48b3441bab1.jpg" length="81542" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 04 Jul 2026 15:17:04 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b>KARTANEWS.COM, BERAU</b><span;> – Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes) Polres Berau memberikan pelayanan kesehatan kepada personel Polri, ASN, keluarga, serta purnawirawan Polri melalui layanan yang dilaksanakan di Klinik Polres Berau, Sabtu (04/07/2026). </span;><br><br><span;>Kegiatan pelayanan kesehatan dimulai pukul 08.00 WITA hingga selesai dengan dipimpin oleh Kasi Dokkes Polres Berau bersama tim medis dan tenaga kesehatan yang terdiri dari personel Polri maupun mitra Polri. </span;><br><br><span;>Dalam pelaksanaan kegiatan, Sidokkes Polres Berau memberikan layanan Poli Umum dan Poli KIA/KB. Berdasarkan hasil pelayanan, sebanyak lima orang personel Polri mendapatkan layanan kesehatan gigi. </span;><br><br><span;>Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polres Berau dalam menjaga kesehatan dan meningkatkan kualitas pelayanan medis bagi anggota serta keluarga besar Polri. </span;><br><br><span;>Kasi Dokkes Polres Berau menyampaikan bahwa pelayanan kesehatan rutin ini bertujuan untuk memastikan kondisi kesehatan personel tetap terjaga sehingga dapat menjalankan tugas dengan optimal. </span;><br><br><span;>Selain itu, kehadiran tenaga kesehatan di lingkungan Polres juga menjadi bentuk komitmen Polri dalam memberikan pelayanan kesehatan yang profesional, cepat, dan humanis. </span;><br><br><span;>Selama kegiatan berlangsung, situasi berjalan dengan lancar, tertib, dan seluruh pelayanan dapat diberikan dengan baik sesuai prosedur yang berlaku. </span;><strong>(POLRES BERAU/daa</strong><br><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260704_151123_178.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>BKKBN Kaltim Luncurkan Progam MHPSS, Upaya Menanggulangi Kesehatan Mental Remaja</title>
<link>https://kartanews.com/bkkbn-kaltim-luncurkan-progam-mhpss-upaya-menanggulangi-kesehatan-mental-remaja</link>
<guid>https://kartanews.com/bkkbn-kaltim-luncurkan-progam-mhpss-upaya-menanggulangi-kesehatan-mental-remaja</guid>
<description><![CDATA[ SAMARINDA - Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Kalimantan Timur secara resmi meluncurkan program Mental Health and Psychosocial Support (MHPSS). ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a48a7193e0c7.jpg" length="147209" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 04 Jul 2026 14:20:29 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span><b><span;>KARTANEWS.COM, SAMARINDA</span;></b></span><span><span;> – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Kalimantan Timur secara resmi meluncurkan program </span;></span><span><i><span;>Mental Health and Psychosocial Support</span;></i></span><span><span;> (MHPSS). </span;></span> <br><br><span><span;>Strategi ini diambil guna merespons tingginya hambatan psikologis di kalangan remaja, di mana stigma negatif masyarakat serta keterbatasan akses informasi masih menjadi tantangan utama yang menghalangi mereka dalam memperoleh penanganan emosional yang memadai.</span;></span> <br><br><span><span;>Ketua Tim Kerja Pembangunan Keluarga BKKBN Kaltim, Yuliani, mengungkapkan kekhawatirannya terhadap situasi saat ini. Menurutnya, banyak individu muda yang mengalami tekanan mental namun terpaksa menghadapinya sendirian tanpa sistem pendukung yang layak. </span;></span> <br><br><span><span;>Hal tersebut diperparah oleh rendahnya kesadaran publik yang sering kali menyudutkan pengidap gangguan kecemasan maupun stres.</span;></span> <br><br><span><span;>"Program MHPSS ini sengaja kami rancang untuk meningkatkan kepedulian bersama sekaligus menyediakan ruang aman bagi remaja agar berani berbagi tanpa takut dihakimi," jelas Yuliani pada Jumat (3/7/2026).</span;></span> <br><br><span><span;>Lebih lanjut, Yuliani menekankan bahwa dinamika interaksi sosial di era digital yang kian kompleks menuntut ketahanan mental yang lebih kokoh. Oleh sebab itu, BKKBN Kaltim juga menggelar pelatihan intensif bagi para konselor dan fasilitator. </span;></span> <br><br><span><span;>Melalui pembekalan ini, lini depan pendampingan diharapkan mampu mengidentifikasi gejala awal gangguan psikologis sejak dini dan memberikan intervensi emosional yang tepat sasaran.</span;></span> <br><br><span><span;>Pihaknya berharap para konselor yang telah terlatih ini dapat bertransformasi menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing untuk mengikis habis stigma yang ada. Namun, Yuliani menegaskan bahwa keberhasilan program ini memerlukan kerja sama lintas sektor yang masif.</span;></span> <br><br><span><span;>Sebagai penutup, BKKBN mengajak sektor keluarga, institusi pendidikan, pemerintah daerah, hingga komunitas pemuda untuk berkolaborasi secara aktif. </span;></span><br><span><span;></span;></span></p>
<p><span><span;>Sinergi ini dinilai krusial agar kesehatan mental tidak lagi dianggap sebagai hal yang tabu, melainkan fondasi utama dalam membangun kualitas hidup dan masa depan generasi muda yang unggul. </span;><strong>(REIN/daa)</strong></span><br><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260704_141529_088.sdocx--></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Dampak Pertumbuhan Ekonomi IKN Capai 19,9 Persen, PPU Jadi Daerah yang Paling Signifikan</title>
<link>https://kartanews.com/dampak-pertumbuhan-ekonomi-ikn-capai-199-persen-ppu-jadi-daerah-yang-paling-signifikan</link>
<guid>https://kartanews.com/dampak-pertumbuhan-ekonomi-ikn-capai-199-persen-ppu-jadi-daerah-yang-paling-signifikan</guid>
<description><![CDATA[ NUSANTARA — Kajian dampak ekonomi pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) Tahap I periode 2022–2024 menunjukkan pertumbuhan yang cukup pesat bagi Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a489e10e162d.jpg" length="136200" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 04 Jul 2026 13:47:24 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS</strong>.<strong>COM</strong>, <strong>IKN</strong> — Kajian dampak ekonomi pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) Tahap I periode 2022–2024 menunjukkan pertumbuhan yang cukup pesat bagi Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). </p>
<p>Otorita IKN mencatat bahwa pertimbuhan Ekonomi di PPU kini mencapai 19,9 persen dibanding kabupaten/kota lainnya di Kalimantan Timur. Dari dampak tersebut ekonomi Kaltim pun ikut tumbuh lebih tinggi sebesar 3,7 persen dibanding provinsi lain di Pulau Kalimantan.</p>
<p>Deputi Bidang Perencanaan dan Pertanahan Otorita IKN, Mia Amalia, menyampaikan bahwa keberhasilan pembangunan IKN perlu dibaca dari kemampuan pembangunan tersebut menggerakkan ekonomi wilayah dan memberi manfaat bagi masyarakat. </p>
<p>Hal itu disampaikan Mia saat membahas hasil kajian dampak ekonomi pembangunan IKN dalam Seminar Jumat Belajar bertema “Kupas Tuntas Dampak Ekonomi IKN!” Jumat (26/06/2026).</p>
<p>“Keberhasilan IKN diukur bukan hanya jumlah gedung, tetapi dampak ekonomi, seberapa besar ekonomi itu tumbuh, dan bagaimana manfaatnya dirasakan masyarakat,” ujar Mia.</p>
<p>Kajian tersebut menunjukkan bahwa dampak ekonomi awal IKN paling kuat terkonsentrasi di PPU sebagai wilayah inti pembangunan. Pertumbuhan di wilayah ini terutama didorong oleh belanja pemerintah dan lonjakan investasi, dengan sektor konstruksi menjadi salah satu penggerak utama struktur PDRB setelah pembangunan IKN berjalan.</p>
<p>Dampak pembangunan juga mulai mengalir ke wilayah sekitar melalui kebutuhan barang dan jasa, logistik, akomodasi, transportasi, perdagangan, serta sektor pendukung lainnya. Aktivitas pembangunan Kawasan Nusantara mulai membentuk keterkaitan ekonomi dengan daerah penyangga di Kalimantan Timur, tidak hanya bertumpu di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara.</p>
<p>Pada periode pembangunan IKN Tahap II ke depan, dampak ekonomi diperkirakan akan semakin meningkat. Tambahan PDRB diproyeksikan memberikan kontribusi yang signifikan bagi Kabupaten Penajam Paser Utara maupun Provinsi Kalimantan Timur, dengan dampak positif yang berkelanjutan terhadap pertumbuhan ekonomi di kedua wilayah tersebut.</p>
<p>Proyeksi tersebut menjadi penting di tengah dinamika geopolitik global dan kebutuhan Kalimantan Timur untuk memperkuat transformasi ekonomi dari sektor ekstraktif menuju sektor yang lebih produktif dan bernilai tambah.</p>
<p>Oleh karena itu, dampak pembangunan IKN perlu dikelola dari aktivitas konstruksi menuju penguatan rantai pasok lokal, kapasitas tenaga kerja, serta keterlibatan pelaku usaha daerah. serta pengembangan sektor lainnya.</p>
<p>Arah pengelolaan tersebut sejalan dengan konsep pengembangan melalui Superhub Ekonomi Nusantara (SEN) untuk memperluas dampak pembangunan IKN dalam jangka panjang.</p>
<p>Melalui keterkaitan IKN, Balikpapan, Samarinda, dan wilayah sekitar, pembangunan Nusantara diarahkan sebagai pusat pertumbuhan baru yang mendorong ekonomi Kalimantan Timur bergerak menuju sektor yang lebih produktif, bernilai tambah, dan berkelanjutan. <strong>(RDK/daa)</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Diduga rem blong, truk wing box tabrak sejumlah pemotor di simpang Unisma Bekasi. Satu orang dilaporkan meninggal dunia</title>
<link>https://kartanews.com/diduga-rem-blong-truk-wing-box-tabrak-sejumlah-pemotor-di-simpang-unisma-bekasi-satu-orang-dilaporkan-meninggal-dunia</link>
<guid>https://kartanews.com/diduga-rem-blong-truk-wing-box-tabrak-sejumlah-pemotor-di-simpang-unisma-bekasi-satu-orang-dilaporkan-meninggal-dunia</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a4898f9586c7.jpg" length="69330" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 04 Jul 2026 13:25:32 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<blockquote class="instagram-media" data-instgrm-captioned="" data-instgrm-permalink="https://www.instagram.com/reel/DaW9x9lS7ri/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" data-instgrm-version="14" style="background: #FFF; border: 0; border-radius: 3px; box-shadow: 0 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.5),0 1px 10px 0 rgba(0,0,0,0.15); margin: 1px; max-width: 540px; min-width: 326px; padding: 0; width: calc(100% - 2px);">
<div style="padding: 16px;"><a href="https://www.instagram.com/reel/DaW9x9lS7ri/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="background: #FFFFFF; line-height: 0; padding: 0 0; text-align: center; text-decoration: none; width: 100%;" target="_blank" rel="noopener">
<div style="display: flex; flex-direction: row; align-items: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 40px; margin-right: 14px; width: 40px;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 100px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 60px;"></div>
</div>
</div>
<div style="padding: 19% 0;"></div>
<div style="display: block; height: 50px; margin: 0 auto 12px; width: 50px;"><svg width="50px" height="50px" viewBox="0 0 60 60" version="1.1" xmlns="https://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="https://www.w3.org/1999/xlink"><g stroke="none" stroke-width="1" fill="none" fill-rule="evenodd"><g transform="translate(-511.000000, -20.000000)" fill="#000000"><g><path d="M556.869,30.41 C554.814,30.41 553.148,32.076 553.148,34.131 C553.148,36.186 554.814,37.852 556.869,37.852 C558.924,37.852 560.59,36.186 560.59,34.131 C560.59,32.076 558.924,30.41 556.869,30.41 M541,60.657 C535.114,60.657 530.342,55.887 530.342,50 C530.342,44.114 535.114,39.342 541,39.342 C546.887,39.342 551.658,44.114 551.658,50 C551.658,55.887 546.887,60.657 541,60.657 M541,33.886 C532.1,33.886 524.886,41.1 524.886,50 C524.886,58.899 532.1,66.113 541,66.113 C549.9,66.113 557.115,58.899 557.115,50 C557.115,41.1 549.9,33.886 541,33.886 M565.378,62.101 C565.244,65.022 564.756,66.606 564.346,67.663 C563.803,69.06 563.154,70.057 562.106,71.106 C561.058,72.155 560.06,72.803 558.662,73.347 C557.607,73.757 556.021,74.244 553.102,74.378 C549.944,74.521 548.997,74.552 541,74.552 C533.003,74.552 532.056,74.521 528.898,74.378 C525.979,74.244 524.393,73.757 523.338,73.347 C521.94,72.803 520.942,72.155 519.894,71.106 C518.846,70.057 518.197,69.06 517.654,67.663 C517.244,66.606 516.755,65.022 516.623,62.101 C516.479,58.943 516.448,57.996 516.448,50 C516.448,42.003 516.479,41.056 516.623,37.899 C516.755,34.978 517.244,33.391 517.654,32.338 C518.197,30.938 518.846,29.942 519.894,28.894 C520.942,27.846 521.94,27.196 523.338,26.654 C524.393,26.244 525.979,25.756 528.898,25.623 C532.057,25.479 533.004,25.448 541,25.448 C548.997,25.448 549.943,25.479 553.102,25.623 C556.021,25.756 557.607,26.244 558.662,26.654 C560.06,27.196 561.058,27.846 562.106,28.894 C563.154,29.942 563.803,30.938 564.346,32.338 C564.756,33.391 565.244,34.978 565.378,37.899 C565.522,41.056 565.552,42.003 565.552,50 C565.552,57.996 565.522,58.943 565.378,62.101 M570.82,37.631 C570.674,34.438 570.167,32.258 569.425,30.349 C568.659,28.377 567.633,26.702 565.965,25.035 C564.297,23.368 562.623,22.342 560.652,21.575 C558.743,20.834 556.562,20.326 553.369,20.18 C550.169,20.033 549.148,20 541,20 C532.853,20 531.831,20.033 528.631,20.18 C525.438,20.326 523.257,20.834 521.349,21.575 C519.376,22.342 517.703,23.368 516.035,25.035 C514.368,26.702 513.342,28.377 512.574,30.349 C511.834,32.258 511.326,34.438 511.181,37.631 C511.035,40.831 511,41.851 511,50 C511,58.147 511.035,59.17 511.181,62.369 C511.326,65.562 511.834,67.743 512.574,69.651 C513.342,71.625 514.368,73.296 516.035,74.965 C517.703,76.634 519.376,77.658 521.349,78.425 C523.257,79.167 525.438,79.673 528.631,79.82 C531.831,79.965 532.853,80.001 541,80.001 C549.148,80.001 550.169,79.965 553.369,79.82 C556.562,79.673 558.743,79.167 560.652,78.425 C562.623,77.658 564.297,76.634 565.965,74.965 C567.633,73.296 568.659,71.625 569.425,69.651 C570.167,67.743 570.674,65.562 570.82,62.369 C570.966,59.17 571,58.147 571,50 C571,41.851 570.966,40.831 570.82,37.631"></path></g></g></g></svg></div>
<div style="padding-top: 8px;">
<div style="color: #3897f0; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: 550; line-height: 18px;">Lihat postingan ini di Instagram</div>
</div>
<div style="padding: 12.5% 0;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: row; margin-bottom: 14px; align-items: center;">
<div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(0px) translateY(7px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; height: 12.5px; transform: rotate(-45deg) translateX(3px) translateY(1px); width: 12.5px; flex-grow: 0; margin-right: 14px; margin-left: 2px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(9px) translateY(-18px);"></div>
</div>
<div style="margin-left: 8px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 20px; width: 20px;"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 2px solid transparent; border-left: 6px solid #f4f4f4; border-bottom: 2px solid transparent; transform: translateX(16px) translateY(-4px) rotate(30deg);"></div>
</div>
<div style="margin-left: auto;">
<div style="width: 0px; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-right: 8px solid transparent; transform: translateY(16px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; flex-grow: 0; height: 12px; width: 16px; transform: translateY(-4px);"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-left: 8px solid transparent; transform: translateY(-4px) translateX(8px);"></div>
</div>
</div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center; margin-bottom: 24px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 224px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 144px;"></div>
</div>
</a>
<p style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; line-height: 17px; margin-bottom: 0; margin-top: 8px; overflow: hidden; padding: 8px 0 7px; text-align: center; text-overflow: ellipsis; white-space: nowrap;"><a href="https://www.instagram.com/reel/DaW9x9lS7ri/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: normal; line-height: 17px; text-decoration: none;" target="_blank" rel="noopener">Sebuah kiriman dibagikan oleh KartaNews | Bukan Sekedar Berita (@kartanewscom)</a></p>
</div>
</blockquote>
<p>
<script async="" src="//www.instagram.com/embed.js"></script>
</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Terekam Kamera CCTV, Insiden Kecelakaan Lalu Lintas di Citamiang Kota Sukabumi</title>
<link>https://kartanews.com/terekam-kamera-cctv-insiden-kecelakaan-lalu-lintas-di-citamiang-kota-sukabumi</link>
<guid>https://kartanews.com/terekam-kamera-cctv-insiden-kecelakaan-lalu-lintas-di-citamiang-kota-sukabumi</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a4898fa1979b.jpg" length="80348" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 04 Jul 2026 13:24:56 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<blockquote class="instagram-media" data-instgrm-captioned="" data-instgrm-permalink="https://www.instagram.com/reel/DaUKJd5ynS8/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" data-instgrm-version="14" style="background: #FFF; border: 0; border-radius: 3px; box-shadow: 0 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.5),0 1px 10px 0 rgba(0,0,0,0.15); margin: 1px; max-width: 540px; min-width: 326px; padding: 0; width: calc(100% - 2px);">
<div style="padding: 16px;"><a href="https://www.instagram.com/reel/DaUKJd5ynS8/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="background: #FFFFFF; line-height: 0; padding: 0 0; text-align: center; text-decoration: none; width: 100%;" target="_blank" rel="noopener">
<div style="display: flex; flex-direction: row; align-items: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 40px; margin-right: 14px; width: 40px;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 100px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 60px;"></div>
</div>
</div>
<div style="padding: 19% 0;"></div>
<div style="display: block; height: 50px; margin: 0 auto 12px; width: 50px;"><svg width="50px" height="50px" viewBox="0 0 60 60" version="1.1" xmlns="https://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="https://www.w3.org/1999/xlink"><g stroke="none" stroke-width="1" fill="none" fill-rule="evenodd"><g transform="translate(-511.000000, -20.000000)" fill="#000000"><g><path d="M556.869,30.41 C554.814,30.41 553.148,32.076 553.148,34.131 C553.148,36.186 554.814,37.852 556.869,37.852 C558.924,37.852 560.59,36.186 560.59,34.131 C560.59,32.076 558.924,30.41 556.869,30.41 M541,60.657 C535.114,60.657 530.342,55.887 530.342,50 C530.342,44.114 535.114,39.342 541,39.342 C546.887,39.342 551.658,44.114 551.658,50 C551.658,55.887 546.887,60.657 541,60.657 M541,33.886 C532.1,33.886 524.886,41.1 524.886,50 C524.886,58.899 532.1,66.113 541,66.113 C549.9,66.113 557.115,58.899 557.115,50 C557.115,41.1 549.9,33.886 541,33.886 M565.378,62.101 C565.244,65.022 564.756,66.606 564.346,67.663 C563.803,69.06 563.154,70.057 562.106,71.106 C561.058,72.155 560.06,72.803 558.662,73.347 C557.607,73.757 556.021,74.244 553.102,74.378 C549.944,74.521 548.997,74.552 541,74.552 C533.003,74.552 532.056,74.521 528.898,74.378 C525.979,74.244 524.393,73.757 523.338,73.347 C521.94,72.803 520.942,72.155 519.894,71.106 C518.846,70.057 518.197,69.06 517.654,67.663 C517.244,66.606 516.755,65.022 516.623,62.101 C516.479,58.943 516.448,57.996 516.448,50 C516.448,42.003 516.479,41.056 516.623,37.899 C516.755,34.978 517.244,33.391 517.654,32.338 C518.197,30.938 518.846,29.942 519.894,28.894 C520.942,27.846 521.94,27.196 523.338,26.654 C524.393,26.244 525.979,25.756 528.898,25.623 C532.057,25.479 533.004,25.448 541,25.448 C548.997,25.448 549.943,25.479 553.102,25.623 C556.021,25.756 557.607,26.244 558.662,26.654 C560.06,27.196 561.058,27.846 562.106,28.894 C563.154,29.942 563.803,30.938 564.346,32.338 C564.756,33.391 565.244,34.978 565.378,37.899 C565.522,41.056 565.552,42.003 565.552,50 C565.552,57.996 565.522,58.943 565.378,62.101 M570.82,37.631 C570.674,34.438 570.167,32.258 569.425,30.349 C568.659,28.377 567.633,26.702 565.965,25.035 C564.297,23.368 562.623,22.342 560.652,21.575 C558.743,20.834 556.562,20.326 553.369,20.18 C550.169,20.033 549.148,20 541,20 C532.853,20 531.831,20.033 528.631,20.18 C525.438,20.326 523.257,20.834 521.349,21.575 C519.376,22.342 517.703,23.368 516.035,25.035 C514.368,26.702 513.342,28.377 512.574,30.349 C511.834,32.258 511.326,34.438 511.181,37.631 C511.035,40.831 511,41.851 511,50 C511,58.147 511.035,59.17 511.181,62.369 C511.326,65.562 511.834,67.743 512.574,69.651 C513.342,71.625 514.368,73.296 516.035,74.965 C517.703,76.634 519.376,77.658 521.349,78.425 C523.257,79.167 525.438,79.673 528.631,79.82 C531.831,79.965 532.853,80.001 541,80.001 C549.148,80.001 550.169,79.965 553.369,79.82 C556.562,79.673 558.743,79.167 560.652,78.425 C562.623,77.658 564.297,76.634 565.965,74.965 C567.633,73.296 568.659,71.625 569.425,69.651 C570.167,67.743 570.674,65.562 570.82,62.369 C570.966,59.17 571,58.147 571,50 C571,41.851 570.966,40.831 570.82,37.631"></path></g></g></g></svg></div>
<div style="padding-top: 8px;">
<div style="color: #3897f0; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: 550; line-height: 18px;">Lihat postingan ini di Instagram</div>
</div>
<div style="padding: 12.5% 0;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: row; margin-bottom: 14px; align-items: center;">
<div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(0px) translateY(7px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; height: 12.5px; transform: rotate(-45deg) translateX(3px) translateY(1px); width: 12.5px; flex-grow: 0; margin-right: 14px; margin-left: 2px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(9px) translateY(-18px);"></div>
</div>
<div style="margin-left: 8px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 20px; width: 20px;"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 2px solid transparent; border-left: 6px solid #f4f4f4; border-bottom: 2px solid transparent; transform: translateX(16px) translateY(-4px) rotate(30deg);"></div>
</div>
<div style="margin-left: auto;">
<div style="width: 0px; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-right: 8px solid transparent; transform: translateY(16px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; flex-grow: 0; height: 12px; width: 16px; transform: translateY(-4px);"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-left: 8px solid transparent; transform: translateY(-4px) translateX(8px);"></div>
</div>
</div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center; margin-bottom: 24px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 224px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 144px;"></div>
</div>
</a>
<p style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; line-height: 17px; margin-bottom: 0; margin-top: 8px; overflow: hidden; padding: 8px 0 7px; text-align: center; text-overflow: ellipsis; white-space: nowrap;"><a href="https://www.instagram.com/reel/DaUKJd5ynS8/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: normal; line-height: 17px; text-decoration: none;" target="_blank" rel="noopener">Sebuah kiriman dibagikan oleh KartaNews | Bukan Sekedar Berita (@kartanewscom)</a></p>
</div>
</blockquote>
<p>
<script async="" src="//www.instagram.com/embed.js"></script>
</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>​Siap&#45;siap! Pemerintah Bakal Tambah Daftar E&#45;Commerce Pemungut Pajak Toko Online</title>
<link>https://kartanews.com/siap-siap-pemerintah-bakal-tambah-daftar-e-commerce-pemungut-pajak-toko-online</link>
<guid>https://kartanews.com/siap-siap-pemerintah-bakal-tambah-daftar-e-commerce-pemungut-pajak-toko-online</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a4772253999b.jpg" length="45879" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 03 Jul 2026 16:21:38 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, JAKARTA</strong> — Pemerintah dipastikan akan terus memperluas jangkauan penertiban pajak di sektor ekonomi digital. Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan bahwa pemerintah bakal menambah daftar perusahaan <em>marketplace</em> yang ditunjuk sebagai pemungut Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 terhadap transaksi toko online secara bertahap.</p>
<p>​Saat ini, Direktorat Jenderal Pajak (DJP) baru menetapkan empat raksasa <em>e-commerce</em> yang wajib menjalankan aturan ini mulai 1 Agustus 2026, yakni Tokopedia, Blibli, Shopee, dan Lazada.</p>
<p>​"Ada (penambahan <em>marketplace</em>). Pada akhirnya nanti semuanya secara bertahap," ungkap Purbaya saat ditemui di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (2/7/2026), dikutip dari Suara.com.</p>
<p>​<strong>Siapa Saja yang Kena Potong?</strong></p>
<p>​Bagi para pelaku usaha digital, penting untuk dicatat bahwa kebijakan ini tidak menyasar semua pedagang. Pemerintah memberikan batasan proteksi bagi pelaku UMKM kecil. Pungutan pajak hanya berlaku bagi penjual yang memiliki omzet atau peredaran bruto di atas Rp500 juta per tahun.</p>
<p>​Bagi penjual yang memenuhi kriteria tersebut, <em>marketplace</em> akan memungut PPh Pasal 22 sebesar 0,5 persen dari omzet penjualan mereka.</p>
<p>​<strong>Mekanisme Baru Alur Pembayaran Pajak</strong></p>
<p>Konsumen bayar via aplikasi <em>rightarrow Marketplace</em> memotong PPh 22 penjual <em>rightarrow Marketplace</em> menerbitkan bukti potong <em>rightarrow</em> Pajak disetor dan dilaporkan oleh <em>marketplace</em> ke kas negara via SPT Masa PPh Unifikasi.</p>
<p>​<strong>DJP Tegaskan: Ini Bukan Pajak Baru!</strong></p>
<p>​Merespons kekhawatiran publik, Direktur Jenderal Pajak Bimo Wijayanto memberikan klarifikasi bahwa terbitnya Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 37 Tahun 2025 ini sama sekali bukan instrumen pajak baru yang membebani pedagang.</p>
<p>​Kebijakan ini murni merupakan transformasi sistem administrasi demi beradaptasi dengan pesatnya perkembangan ekonomi digital tanah air.</p>
<p>​"Jadi, pajak ini bukan pajak baru. Ini adalah pajak atas penghasilan dari kegiatan usaha yang dilakukan melalui marketplace. Sekali lagi, yang berubah hanya mekanismenya," tegas Bimo dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (1/7/2026).</p>
<p>​Melalui sistem ini, pemerintah mengalihkan tanggung jawab pelunasan pajak. Jika sebelumnya pedagang harus menghitung dan menyetor sendiri kewajiban pajaknya, kini proses tersebut otomatis dipotong dan diurus langsung oleh platform e-commerce yang bersangkutan. (REIN/daa) </p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Maratua Musik Festival Resmi 2026 Dibuka, Pemkab Berau Harap Citra Maratua Makin Menguat</title>
<link>https://kartanews.com/maratua-musik-festival-resmi-2026-dibuka-pemkab-berau-harap-citra-maratua-makin-menguat</link>
<guid>https://kartanews.com/maratua-musik-festival-resmi-2026-dibuka-pemkab-berau-harap-citra-maratua-makin-menguat</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Maratua Music Festival (M2F) 2026 resmi dibuka dengan meriah di Pulau Maratua, Kabupaten Berau, Selasa (30/6/2026) malam. Festival yang menjadi salah satu agenda unggulan pariwisata Berau ini menghadirkan kolaborasi budaya, seni, musik, serta promosi potensi wisata yang memukau masyarakat, wisatawan, dan tamu undangan yang hadir. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a476c3b027b5.jpg" length="127851" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 03 Jul 2026 16:06:15 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, BERAU</strong> – Maratua Music Festival (M2F) 2026 resmi dibuka dengan meriah di Pulau Maratua, Kabupaten Berau, Selasa (30/6/2026) malam. Festival yang menjadi salah satu agenda unggulan pariwisata Berau ini menghadirkan kolaborasi budaya, seni, musik, serta promosi potensi wisata yang memukau masyarakat, wisatawan, dan tamu undangan yang hadir.</p>
<p>Pembukaan acara diawali dengan rangkaian seremoni, mulai dari pemutaran video pembuka, menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, pembacaan doa, hingga sambutan dari perwakilan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Berau serta Camat Maratua.</p>
<p>Suasana semakin semarak saat seluruh tamu undangan mengikuti sesi foto bersama sebagai simbol dimulainya festival tahunan tersebut.</p>
<p>Mewakili Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Berau, Kepala Bidang Bina Pemasaran dan Kerja Sama, Endah Puspitasari menyampaikan bahwa Maratua Music Festival bukan sekadar hiburan, melainkan sarana strategis untuk mempromosikan pariwisata, budaya, serta menggerakkan perekonomian masyarakat lokal.</p>
<p>Sementara itu, Camat Maratua, Ashari, S.E., mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkolaborasi menyukseskan kegiatan tersebut. Menurutnya, Maratua Music Festival menjadi momentum penting untuk memperkenalkan potensi Pulau Maratua kepada wisatawan dari berbagai daerah bahkan mancanegara.</p>
<p>"Maratua memiliki kekayaan alam dan budaya yang luar biasa. Melalui festival ini kami ingin menunjukkan bahwa Maratua bukan hanya destinasi wisata bahari kelas dunia, tetapi juga memiliki seni dan budaya yang patut dibanggakan. Kami berharap kegiatan ini mampu meningkatkan kunjungan wisatawan sekaligus memberikan dampak ekonomi yang positif bagi masyarakat," ujarnya.</p>
<p>Direktur Mata Sanggam Production, Morten, selaku penyelenggara acara mengatakan pihaknya berkomitmen menghadirkan festival yang menggabungkan unsur hiburan, budaya, dan promosi pariwisata dalam satu kemasan yang menarik.</p>
<p>"Maratua Music Festival 2026 kami hadirkan bukan hanya sebagai pertunjukan musik, tetapi juga sebagai ruang promosi budaya lokal dan potensi wisata Kabupaten Berau. Kami ingin setiap pengunjung mendapatkan pengalaman yang berkesan sekaligus mengenal lebih dekat keindahan alam dan kearifan budaya Maratua," katanya.</p>
<p>Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Berau, Pemerintah Kecamatan Maratua, para sponsor, komunitas seni, serta masyarakat yang telah mendukung terselenggaranya festival tersebut.</p>
<p>Usai seremoni pembukaan, panggung utama langsung diramaikan berbagai penampilan seni budaya khas Maratua. Pertunjukan Mak Igal dan Maratua Mak Dendang yang dibawakan para seniman lokal berhasil memikat perhatian penonton. Tarian tradisional serta alunan musik daerah yang ditampilkan semakin memperkuat identitas budaya masyarakat pesisir Pulau Maratua.</p>
<p>Gemerlap lampu panggung yang berpadu dengan panorama malam Pulau Maratua menciptakan suasana yang berbeda dibanding festival musik pada umumnya. Antusiasme masyarakat dan wisatawan terlihat dari ramainya area acara yang dipadati pengunjung hingga malam hari.</p>
<p>Maratua Music Festival 2026 digelar selama lima hari, mulai 30 Juni hingga 4 Juli 2026. Selain pertunjukan musik, festival ini juga menghadirkan berbagai kegiatan budaya, promosi destinasi wisata, pemberdayaan UMKM, serta aktivitas yang melibatkan masyarakat lokal.</p>
<p>Menambah kemeriahan festival, pada malam penutupan yang akan berlangsung pada 4 Juli 2026, panitia menghadirkan penampilan spesial dari Kehadiran dua penyanyi nasional tersebut diharapkan menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan dan masyarakat yang ingin menikmati puncak perhelatan Maratua Music Festival 2026.</p>
<p>Melalui penyelenggaraan festival ini, Pulau Maratua kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di yang tidak hanya menawarkan keindahan alam bahari kelas dunia, tetapi juga kekayaan budaya yang terus dijaga dan dilestarikan oleh masyarakat setempat. Pemerintah Kabupaten Berau berharap kegiatan ini mampu memperkuat citra Maratua sebagai destinasi wisata berkelas nasional dan internasional. <strong>(RDK/daa)</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Disbun Kaltim Nilai Penerapan B50 Sawit Akan Bawa Sinyal Positif Bagi Petani</title>
<link>https://kartanews.com/disbun-kaltim-nilai-penerapan-b50-sawit-bakal-bawa-sinyal-positif-bagi-petani</link>
<guid>https://kartanews.com/disbun-kaltim-nilai-penerapan-b50-sawit-bakal-bawa-sinyal-positif-bagi-petani</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a476a5fe9af9.jpg" length="72871" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 03 Jul 2026 15:58:23 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, KALTIM</strong> – Rencana penerapan bahan bakar biodiesel dengan campuran 50 persen atau B50 yang mulai diberlakukan pada 1 Juli 2026 diproyeksikan mampu meningkatkan penyerapan hasil kelapa sawit rakyat di Kalimantan Timur.</p>
<p>Pemerintah Provinsi Kaltim menilai kebijakan tersebut berpotensi memberikan dampak positif bagi sektor perkebunan sekaligus menjaga stabilitas harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di tingkat petani.</p>
<p>Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perkebunan Kalimantan Timur, Ahmad Muzakkir, mengatakan luas perkebunan kelapa sawit rakyat di Kaltim mencapai sekitar 225 ribu hektare dengan produksi sekitar 741 ribu ton TBS per tahun.</p>
<p>Menurutnya, potensi tersebut akan semakin optimal dengan dukungan 108 pabrik kelapa sawit (PKS) yang beroperasi di Kalimantan Timur untuk mengolah <em>crude palm oil (CPO)</em> sebagai bahan baku biodiesel.</p>
<p>"Bagaimanapun juga, kebijakan ini akan memberikan dampak positif terhadap sektor perkebunan, terutama dari sisi peningkatan pemanfaatan hasil kelapa sawit," ujarnya di Samarinda belum lama ini.</p>
<p>Meski demikian, Muzakkir mengatakan implementasi B50 masih menunggu tahapan pelaksanaan dan mekanisme distribusi yang telah disiapkan pemerintah bersama pihak swasta.</p>
<p>"Kita tunggu seperti apa tahapan implementasinya. Untuk pengolahan dan distribusi tentu mengacu pada sistem yang sudah dibangun. Pemerintah pada prinsipnya memberikan dukungan sesuai program dan kewenangan yang dimiliki, sementara pelaksanaannya juga melibatkan pihak swasta," katanya.</p>
<p>Di sisi lain, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur memastikan perlindungan harga TBS di tingkat petani tetap menjadi perhatian. Penetapan harga acuan TBS terus dilakukan secara berkala agar petani memperoleh harga yang wajar.</p>
<p>Saat ini, harga TBS di Kalimantan Timur berada di kisaran Rp3.400 per kilogram. Pemerintah berharap harga tersebut dapat tetap terjaga, bahkan berpotensi meningkat seiring bertambahnya kebutuhan bahan baku minyak sawit untuk mendukung implementasi program B50. <strong>(REIN/daa)</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Menang Dramatis di Menit Akhir, Portugal Melaju Ke 16 Besar Piala Dunia 2026</title>
<link>https://kartanews.com/menang-dramatis-di-menit-akhir-portugal-melaju-ke-16-besar-piala-dunia-2026</link>
<guid>https://kartanews.com/menang-dramatis-di-menit-akhir-portugal-melaju-ke-16-besar-piala-dunia-2026</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a476513741f4.jpg" length="94283" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 03 Jul 2026 15:25:48 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.COM</span></span></strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> — Air mata duka dan ketegangan luar biasa mewarnai langkah Portugal ke babak perempat final Piala Dunia. Di bawah bayang-bayang peringatan satu tahun tragedi kecelakaan mobil yang mengecewakan Diogo Jota dan saudaranya, André Silva, Seleccao das Quinas sukses menundukkan Kroasia secara dramatis dengan skor 2-1. </span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Laga ini juga menjadi panggung pembuktian Cristiano Ronaldo yang memecahkan rekor abadi, meski bayang-bayang drama pergantian pemain yang emosional.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Sejak peluit pertama berbunyi, Portugal langsung mengambil inisiatif serangan. Bruno Fernandes nyaris membuka keunggulan di awal laga, sementara sundulan bebas Ronaldo memanfaatkan kesalahan kiper Dominik Livakovic masih melebar. </span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Bek Renato Veiga juga membuang peluang emas setelah sundulannya melambung tinggi. Kroasia bertahan dengan kokoh dan menutup babak pertama dengan skor 0-0.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Memasuki babak kedua, Kroasia mengejutkan Portugal melalui skema serangan kilat. Umpan silang rendah Josip Stanisic berhasil diselesaikan dengan sempurna oleh penyerang PSV berpengalaman, Ivan Perisic, yang menaklukkan kiper Diogo Costa. </span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Tertinggal 0-1, Portugal langsung meningkatkan intensitasnya. Tendangan jarak jauh Rafael Leão membentur mistar, sementara gol balasan Ronaldo dianulir posisi karena offside terlebih dahulu. Kroasia juga sempat mencetak gol lewat Igor Matanovic, namun juga dianulir karena terjebak offside.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Drama memuncak di pertengahan babak kedua saat Renato Veiga menjatuhkan Nikola Vlasic di kotak terlarang. Setelah intervensi VAR, Espen Eskås menunjuk titik putih. Cristiano Ronaldo dengan eksekusi penalti dingin tepat ke tengah gawang untuk mengubah skor menjadi 1-1. </span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Gol ini mengukir sejarah baru: di usia 41 tahun 147 hari, Ronaldo resmi menjadi pencetak gol tertua sekaligus mencetak gol babak gugur Piala Dunia pertama dalam kariernya.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Ketegangan tidak menurun. Setelah gol Kroasia lewat Petar Sucic dianulir karena offside tipis, pelatih Roberto Martínez membuat keputusan mengejutkan dengan menarik keluar Ronaldo dan memasukkan Rúben Neves. Ronaldo berjalan meninggalkan lapangan dengan raut kecewa sambil menenangkan kepala.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Saat laga tampak akan berlanjut ke babak perpanjangan waktu, Portugal memecah kebuntuan pada menit ke-94. Rafael Leão melepaskan umpan silang akurat yang langsung disambar oleh sundulan tajam pemain pengganti, Gonçalo Ramos, guna mengubah skor menjadi 2-1.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Kroasia sempat merayakan gol penyeimbang Josko Gvardiol pada menit ke-103, tetapi VAR kembali menganulirnya karena Mario Pasalic berada dalam posisi offside. Skor 2-1 bertahan hingga laga usai, dan Portugal resmi melaju untuk menantang Spanyol di babak berikutnya. <strong>(REIN/daa)</strong></span></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kaltim Dihantam Gelombang PHK: 5.096 Pekerja Tambang Hingga Juni 2026, Kubar Paling Merana</title>
<link>https://kartanews.com/kaltim-dihantam-gelombang-phk-5096-pekerja-tambang-hingga-juni-2026-kubar-paling-merana</link>
<guid>https://kartanews.com/kaltim-dihantam-gelombang-phk-5096-pekerja-tambang-hingga-juni-2026-kubar-paling-merana</guid>
<description><![CDATA[ KALTIM – Sektor ketenagakerjaan Kalimantan Timur (Kaltim) berada dalam kondisi siaga. Pengurangan produksi batu bara dan penyesuaian Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) memicu gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) massal. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a475ec6b9b7f.jpg" length="74665" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 03 Jul 2026 14:58:49 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, KALTIM</strong> – Sektor ketenagakerjaan Kalimantan Timur (Kaltim) berada dalam kondisi siaga. Pengurangan produksi batu bara dan penyesuaian Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) memicu gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) massal. </p>
<p>Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kaltim mencatat, sebanyak 5.096 pekerja telah kehilangan mata pencaharian hanya dalam kurun waktu enam bulan (Januari–Juni 2026).</p>
<p>Angka ini dinilai sangat mengkhawatirkan karena telah melampaui akumulasi kasus PHK sepanjang tahun 2025 yang mencatatkan 4.047 korban. Sektor pertambangan, perkebunan, perdagangan, hingga jasa menjadi penyumbang terbesar rontoknya stabilitas ketenagakerjaan di Benua Etam.</p>
<p><strong>Tulang Punggung Ekonomi Mulai Goyah</strong></p>
<p>Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim, sektor pertambangan dan penggalian merupakan motor utama perekonomian daerah dengan kontribusi mencapai 40 hingga 45 persen terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB).</p>
<p>Ketergantungan yang tinggi ini memicu efek domino yang destruktif. Ketika produksi batu bara melambat, dampaknya tidak hanya memukul pekerja tambang, tetapi juga langsung melumpuhkan sektor pendukung seperti transportasi, konstruksi, dan perdagangan. </p>
<p>Penurunan pendapatan ini kini mulai mengancam daya beli masyarakat dan kesejahteraan keluarga pekerja di lingkar tambang. </p>
<p><strong>Kutai Barat Berstatus Daerah Terbanyak PHK Massal</strong></p>
<p>Dari pemetaan Disnakertrans Kaltim, Kutai Barat (Kubar) menjadi wilayah yang paling terpukul dengan angka PHK mencapai 2.065 pekerja. Posisi berikutnya disusul oleh Kutai Timur (1.013 pekerja), Kutai Kartanegara (549 pekerja), dan Samarinda (534 pekerja).</p>
<p>"Kondisi di Kubar diprediksi bisa jauh lebih buruk. Informasi yang saya dengar dalam rapat (Forum Koordinasi Pimpinan Daerah), di salah satu grup perusahaan di Kubar potensi pekerja terdampaknya sekitar 40 ribuan. Itu baru satu grup perusahaan," ungkap Kepala Seksi Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial dan Mogok Kerja Disnakertrans Kaltim, Ariansyah.</p>
<p><strong>Pemerintah Desak Opsi Non-PHK, Nasib di Tangan Pusat</strong></p>
<p>Menanggapi krisis ini, Disnakertrans Kaltim meminta perusahaan-perusahaan tidak langsung mengambil jalan pintas dengan memutus kontrak kerja. Pemerintah menyodorkan sejumlah langkah efisiensi internal sebagai alternatif penekanan biaya operasional.</p>
<p>"PHK seharusnya menjadi opsi terakhir apabila seluruh langkah efisiensi memang sudah tidak bisa dilakukan," tegas Ariansyah.</p>
<p>Beberapa opsi non-PHK yang didorong pemerintah antara lain, Memindahkan pekerja ke unit atau proyek lain yang operasionalnya masih aktif, Menghentikan jam lembur yang tidak mendesak demi mengurangi beban finansial, Merumahkan karyawan secara bergantian atau menerapkan sistem kerja shift.</p>
<p>Saat ini, nasib keberlanjutan operasional korporasi tambang dan ribuan pekerja di Kaltim berada di tangan pemerintah pusat. Persetujuan revisi RKAB yang sedang diajukan sejumlah perusahaan diyakini menjadi kunci utama untuk mengerem laju badai PHK ini. <strong>(REIN/daa)</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Komunitas Puan Lestari Dorong Perempuan Jadi Agen Perubahan Lingkungan Lewat Eco&#45;Chic Day</title>
<link>https://kartanews.com/komunitas-puan-lestari-dorong-perempuan-jadi-agen-perubahan-lingkungan-lewat-eco-chic-day</link>
<guid>https://kartanews.com/komunitas-puan-lestari-dorong-perempuan-jadi-agen-perubahan-lingkungan-lewat-eco-chic-day</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a465c8b3753a.jpg" length="47106" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 02 Jul 2026 20:48:53 +0800</pubDate>
<dc:creator>Irla Hadratan Iman</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, SAMARINDA – </strong>Komunitas Puan Lestari terus memperkuat perannya sebagai wadah pemberdayaan perempuan yang aktif mendorong berbagai gerakan sosial dan lingkungan di Kota Samarinda. Berangkat dari kepedulian terhadap meningkatnya berbagai persoalan lingkungan yang terjadi di tengah masyarakat, komunitas yang beranggotakan perempuan dari berbagai latar belakang profesi ini berkomitmen menghadirkan ruang edukasi, kolaborasi, dan aksi nyata yang dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan maupun kehidupan sosial masyarakat. Salah satu fokus utama yang saat ini menjadi perhatian Komunitas Puan Lestari adalah mendorong kesadaran masyarakat terhadap pentingnya gaya hidup berkelanjutan, khususnya melalui perubahan pola konsumsi yang lebih bertanggung jawab.</p>
<p>Sejak berdiri, Puan Lestari aktif menginisiasi berbagai kegiatan yang tidak hanya berorientasi pada pengembangan kapasitas perempuan, tetapi juga mengajak anggotanya untuk turut berkontribusi dalam menjaga kelestarian lingkungan. Melalui pendekatan yang inklusif dan partisipatif, komunitas ini berupaya membangun kesadaran bahwa perempuan memiliki peran strategis dalam mendorong perubahan sosial, termasuk dalam menghadapi tantangan lingkungan yang semakin kompleks. Kesadaran tersebut lahir dari keyakinan bahwa perubahan besar dapat dimulai dari langkah-langkah sederhana yang dilakukan dalam kehidupan sehari-hari, seperti mengurangi sampah, mendukung produk lokal, hingga memilih pola konsumsi yang lebih ramah lingkungan.</p>
<p><img src="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x_6a465dc408f49.jpg" alt=""></p>
<p>Sebagai bagian dari komitmen tersebut, Komunitas Puan Lestari telah menggelar kegiatan bertajuk <strong>Eco-Chic Day</strong> selama dua hari, pada Kamis hingga Jumat, 12–13 Februari 2026. Kegiatan yang mengusung tema <strong>“<em>Redefining Fashion with a Splash of Sustainability</em>”</strong> ini menjadi salah satu program unggulan komunitas dalam mengajak masyarakat, khususnya perempuan, untuk memahami hubungan antara dunia <em>fashion</em> dan keberlanjutan lingkungan. Melalui kegiatan tersebut, Puan Lestari ingin menunjukkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan dapat diwujudkan melalui berbagai cara, termasuk dari pilihan berpakaian dan gaya hidup yang dijalani sehari-hari.</p>
<p>Founder Puan Lestari, Hanna Pertiwi, menjelaskan bahwa Eco-Chic Day dirancang bukan sekadar menjadi ajang berbagi informasi mengenai tren <em>fashion</em> berkelanjutan. Lebih dari itu, kegiatan ini diharapkan menjadi ruang kolaborasi yang mempertemukan berbagai pihak untuk bersama-sama membangun kesadaran mengenai pentingnya menjaga lingkungan melalui perubahan perilaku konsumsi. Menurutnya, industri <em>fesyen</em> saat ini menjadi salah satu sektor yang memberikan dampak cukup besar terhadap lingkungan, mulai dari penggunaan sumber daya alam yang masif hingga meningkatnya jumlah limbah tekstil yang sulit terurai.</p>
<p><img src="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x_6a4662ee58824.jpg" alt=""></p>
<p>Hanna mengatakan bahwa masih banyak masyarakat yang belum menyadari dampak lingkungan dari kebiasaan membeli pakaian secara berlebihan. Fenomena <em>fast fashion</em> yang menawarkan produk murah dari berbagai platform <em>e-commerce</em> dan mengikuti tren secara cepat dinilai telah mendorong budaya konsumtif yang pada akhirnya menghasilkan tumpukan limbah tekstil dalam jumlah besar. Kondisi tersebut tidak hanya berdampak pada pencemaran lingkungan, tetapi juga berkontribusi terhadap peningkatan emisi karbon dan eksploitasi sumber daya alam. Oleh karena itu, diperlukan upaya edukasi yang lebih luas agar masyarakat dapat memahami pentingnya memilih produk yang lebih berkelanjutan dan menggunakan pakaian secara lebih bijak.</p>
<p>“Melalui Eco-Chic Day, kami ingin menunjukkan bahwa tampil modis tidak harus mengorbankan lingkungan. Perempuan memiliki peran besar dalam mendorong perubahan gaya hidup yang lebih berkelanjutan, dimulai dari pilihan-pilihan sederhana dalam keseharian,” ujar Hanna.</p>
<p>Dalam pelaksanaannya, Eco-Chic Day akan menghadirkan berbagai kegiatan edukatif dan interaktif yang dirancang untuk memberikan pengalaman langsung kepada peserta. Salah satu agenda utama adalah sesi diskusi mengenai dampak industri <em>fast fashion</em> terhadap lingkungan. Peserta akan diajak memahami berbagai persoalan yang muncul akibat tingginya produksi dan konsumsi pakaian, mulai dari meningkatnya limbah tekstil, perubahan iklim, hingga tingginya penggunaan air dan energi dalam proses produksi. Melalui sesi tersebut, diharapkan peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan baru, tetapi juga terdorong untuk mengubah kebiasaan konsumsi menjadi lebih bertanggung jawab.</p>
<p><img src="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x_6a465e05610cf.jpg" alt=""></p>
<p>Selain kegiatan edukasi, Eco-Chic Day juga akan menghadirkan program pertukaran dan penjualan pakaian <em>preloved</em> yang bertujuan memperpanjang usia pakai pakaian. Program ini menjadi salah satu bentuk kampanye nyata untuk mengurangi limbah tekstil sekaligus mendorong masyarakat agar lebih bijak dalam membeli pakaian baru. Tak hanya itu, peserta juga dapat mengikuti workshop <em>ecoprinting</em> yang mengenalkan teknik pewarnaan kain menggunakan bahan-bahan alami. Melalui kegiatan tersebut, peserta diajak melihat bahwa kreativitas dalam dunia fesyen dapat berjalan seiring dengan upaya pelestarian lingkungan.</p>
<p>Kegiatan semakin semarak dengan hadirnya pop-up market yang menampilkan berbagai produk lokal ramah lingkungan hasil karya pelaku usaha kreatif. Kehadiran para pelaku usaha tersebut diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap produk-produk yang diproduksi secara berkelanjutan sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif berbasis lingkungan. Bagi Komunitas Puan Lestari, keberlanjutan tidak hanya berbicara mengenai pelestarian alam, tetapi juga tentang bagaimana menciptakan peluang ekonomi yang memberikan manfaat bagi masyarakat secara luas.</p>
<p><img src="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x_6a46649b4a3cf.jpg" alt=""></p>
<p>Sebagai bentuk kepedulian sosial, Eco-Chic Day juga membuka program donasi pakaian layak pakai. Hasil penjualan pakaian <em>preloved </em>yang terkumpul didonasikan ke Rumah Singgah Kanker Kota Samarinda. Langkah ini menjadi bagian dari upaya komunitas untuk memperpanjang manfaat pakaian sekaligus membantu kelompok masyarakat yang membutuhkan dukungan. Melalui kegiatan tersebut, Puan Lestari ingin menunjukkan bahwa satu pakaian yang tidak lagi digunakan oleh seseorang masih dapat memberikan manfaat bagi orang lain.</p>
<p><img src="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x_6a4664e3b3262.jpg" alt=""></p>
<p>Ketua Puan Lestari menegaskan bahwa Eco-Chic Day merupakan bagian dari gerakan yang lebih besar untuk membangun kesadaran bersama mengenai pentingnya keberlanjutan. Menurutnya, tanggung jawab menjaga lingkungan tidak hanya berada di tangan pemerintah maupun pelaku industri, tetapi juga masyarakat sebagai konsumen. Dengan memperpanjang usia pakaian, mendukung produk lokal yang berkelanjutan, serta mengurangi perilaku konsumtif terhadap <em>fast</em> <em>fashion</em>, setiap individu dapat berkontribusi dalam mengurangi dampak lingkungan.</p>
<p>Melalui penyelenggaraan Eco-Chic Day, Komunitas Puan Lestari berharap semakin banyak perempuan yang terinspirasi untuk menjadi agen perubahan di lingkungan sekitarnya. <em>Fashion</em> tidak lagi dipandang semata-mata sebagai bagian dari tren atau gaya hidup, melainkan juga sebagai sarana untuk menyebarkan nilai kepedulian terhadap lingkungan. Dengan semangat kolaborasi dan keberlanjutan, Puan Lestari menargetkan lahirnya komunitas masyarakat yang semakin sadar bahwa setiap pilihan berpakaian memiliki dampak terhadap masa depan bumi dan generasi yang akan datang. (Irla/KN)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Tinjau Bekas Lubang Tambang di Berau, ESDM Kaltim Instruksikan Perusahaan Segera Reklamasi</title>
<link>https://kartanews.com/tinjau-bekas-lubang-tambang-di-berau-esdm-kaltim-instruksikan-perusahaan-segera-reklamasi</link>
<guid>https://kartanews.com/tinjau-bekas-lubang-tambang-di-berau-esdm-kaltim-instruksikan-perusahaan-segera-reklamasi</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kalimantan Timur, Bambang Arwanto, meninjau langsung area bekas galian tambang di Kabupaten Berau, Rabu (1/7/2026). ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a46282722f0c.jpg" length="134148" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 02 Jul 2026 16:53:50 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.COM, BERAU</span></span></strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> – Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kalimantan Timur, Bambang Arwanto, meninjau langsung area bekas galian tambang di Kabupaten Berau, Rabu (1/7/2026). </span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Langkah ini diambil guna memastikan komitmen reklamasi perusahaan sekaligus menjamin keselamatan masyarakat sekitar. ​Dalam sidak tersebut, sorotan utama tertuju pada sisa operasional PT Rantau Panjang Utama Bhakti (RUB) yang menyisakan puluhan hektare lubang menganga.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​“Kami meninjau 60 hektare lubang tambang yang ditinggalkan PT RUB. Kami memerintahkan mereka segera melakukan mitigasi,” tegas Bambang.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Dirinya melanjutkan, mitigasi tersebut harus dilakukan oleh PT RUB untuk menutup ruang bagi munculnya potensi berupa kecelakaan masyarakat di bekas lubang galian tambang. </span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Jadi, itu dimitigasi lagi menjadi 15 hektare kemudian ditutup, dibikin marka dilarang beraktivitas di sana. Jadi, tidak ada lagi kecelakaan tambang masyarakat di lubang tambang,” jelasnya.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Ia menegaskan bahwa jaminan reklamasi merupakan instrumen hukum yang wajib ditaati perusahaan. Pemerintah pun memastikan akan menjatuhkan sanksi yang berat jika kewajiban ini diabaikan.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Jaminan reklamasi itu kan hal yang wajib dilakukan oleh perusahaan. Jadi, perusahaan itu tidak akan diberikan RKAB apabila reklamasinya belum dilaksanakan. Semuanya wajib direklamasi,” tegasnya.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Terkait bekas jumlah galian tambang dan kecelakaan kerja di bekas galian tambang, Bambang sendiri mengakui adanya perbedaan data yang dimiliki Pemprov Kaltim dan Jaringan Advokasi Tambang (Jatam).</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Data resmi Dinas ESDM Kaltim, mencatat ada 527 titik lubang bekas tambang. Sementara menurut data Jatam mengungkap adanya temuan 1.700 titik eks lubang tambang di seluruh wilayah Kaltim.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Lalu yang meninggal di lubang tambang hanya sekitar 30 orang, yang disiarkan Jatam 53. Di Berau sendiri saya belum cek datanya (korban jiwa),” pungkasnya. <strong>(</strong></span></span><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Rein/daa</span></span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">) </span></span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kutim Resmi Memulai Sensus Ekonomi, Target Peroleh Data yang Akurat</title>
<link>https://kartanews.com/kutim-resmi-memulai-sensus-ekonomi-target-peroleh-data-yang-akurat</link>
<guid>https://kartanews.com/kutim-resmi-memulai-sensus-ekonomi-target-peroleh-data-yang-akurat</guid>
<description><![CDATA[ KUTIM - Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kutai Timur resmi memulai kegiatan Sensus Ekonomi (SE) 2026. Pendataan yang berlansung hingga akhir Bulan Agustus ini, diharapkan mampu memberikan dasar data yang akurat sebagai pijakan pemkab Kutim dalam merumuskan kebijakan pembangunan daerah. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a461cc3ee7ea.jpg" length="107469" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 02 Jul 2026 16:08:34 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, KUTIM</strong> - Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kutai Timur resmi memulai kegiatan Sensus Ekonomi (SE) 2026. Pendataan yang berlangsung hingga akhir Bulan Agustus ini, diharapkan mampu memberikan basis data yang akurat sebagai pijakan pemkab Kutim dalam merumuskan kebijakan pembangunan daerah. </p>
<p>Bupati Kutim yang diwakili Kepala Dinas Transmigrasi dan Ketenagakerjaan, Sulisman mengatakan sensus ekonomi memiliki peran penting dalam memotret kondisi dunia usaha secara menyeluruh.</p>
<p>Data yang terkumpul akan menjadi dasar pemerintah dalam menyusun kebijakan yang lebih tepat sasaran, mulai dari pengembangan UMKM, peningkatan investasi, hingga penciptaan lapangan kerja.</p>
<p>"Sensus Ekonomi menjadi instrumen utama untuk memotret kondisi riil dunia usaha," ujarnya.</p>
<p>Sementara itu, Kepala BPS Kutai Timur, Widiyantono mengatakan pendataan lapangan telah dimulai sejak 15 Juni dan dijadwalkan berlangsung hingga 31 Agustus 2026.</p>
<p>Di Kutai Timur, sensus akan menjangkau seluruh desa yang tersebar di 18 kecamatan dengan melibatkan 322 petugas statistik, terdiri dari 278 Petugas Pendata Lapangan (PPL) dan 44 Petugas Pemeriksa Lapangan (PML).</p>
<p>Dirinya berharap masyarakat dan pelaku usaha dapat memberikan informasi secara jujur dan lengkap kepada petugas agar data yang dihasilkan benar-benar merepresentasikan kondisi ekonomi daerah.</p>
<p>Baginya, hasil sensus akan menjadi referensi penting bagi pemerintah maupun dunia usaha dalam merancang berbagai program pembangunan ekonomi di masa mendatang. <strong>(REIN/daa)</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kejati Kaltim Mulai Bidik Kasus ASN di Kukar yang Rugikan Uang Negara Senilai 9,5 Miliar</title>
<link>https://kartanews.com/kejati-kaltim-mulai-bidik-kasus-asn-di-kukar-yang-rugikan-uang-negara-senilai-95-miliar</link>
<guid>https://kartanews.com/kejati-kaltim-mulai-bidik-kasus-asn-di-kukar-yang-rugikan-uang-negara-senilai-95-miliar</guid>
<description><![CDATA[ KUKAR – Kasus fantastis yang menjerat seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kutai Kartanegara kini resmi dibidik Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur bersama Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Oknum tersebut diduga mencairkan honor hingga 900 kali dengan akumulasi dana mencapai Rp9,5 miliar selama tahun 2025. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a4611c96e436.jpg" length="121901" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 02 Jul 2026 15:21:25 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, KUKAR</strong>– Kasus fantastis yang menjerat seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kutai Kartanegara kini resmi dibidik Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur bersama Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Oknum tersebut diduga mencairkan honor hingga 900 kali dengan akumulasi dana mencapai Rp9,5 miliar selama tahun 2025.</p>
<p>​Kasi Penkum Kejati Kaltim, Toni Yuswanto, mengonfirmasi bahwa perkara tersebut telah masuk tahap penyelidikan intensif pihak kejaksaan.</p>
<p>​“Proses penyelidikan sedang berjalan, untuk detail perkembangan ke depan pasti akan kami ekspos kembali,” ujar Toni memberikan keterangan.</p>
<p>​Kendati demikian, dirinya masih enggan merinci daftar saksi, substansi kasus, maupun rentetan jadwal pemeriksaan yang sedang diagendakan oleh tim penyidik.</p>
<p>​Di sisi lain, Bupati Kukar Aulia Rahman Basri mengutuk keras temuan tersebut dan mengategorikannya sebagai tindak pidana murni tanpa ada kompromi bagi siapa pun.</p>
<p>​"Ini murni sebuah kecurangan besar. Saya rasa kita tidak perlu lagi berdebat kusir mengenai perkara ini. Sebuah kejahatan tetaplah kejahatan, dan oknum yang bermain wajib mempertanggungjawabkan hukumannya," ucap Aulia secara lugas.</p>
<p>​Aulia menambahkan bahwa mengusut tuntas skandal ini terbilang mudah karena semua berkas administrasi dan riwayat transaksi perbankan telah dikantongi BPK.</p>
<p>Kini, Pemkab Kukar lewat Inspektorat sedang memetakan ulang aliran dana sejak pertama kali dicairkan dari Kas Daerah (Kasda).</p>
<p>​"Fokus kami melacak ke mana saja uang kas daerah tersebut bermuara dan mendarat. Pemilik rekening-rekening penampung itulah yang dipanggil guna dimintai pertanggungjawaban," imbuhnya.</p>
<p>​Adapun langkah pengembalian aset daerah yang hilang bakal ditempuh lewat prosedur resmi Tuntutan Perbendaharaan dan Tuntutan Ganti Rugi (TP/TGR) yang dipimpin langsung Inspektorat Kukar.</p>
<p>​Menariknya, Aulia membeberkan temuan LHP BPK lain yang jauh lebih mencengangkan: manipulasi sistem di Disdikbud Kukar tidak cuma terjadi sekali, melainkan ada puluhan gelombang transaksi ilegal yang disisipkan ke pos anggaran.</p>
<p>​“Ada 71 transaksi mencurigakan di Dinas Pendidikan yang menumpang pada satu kode rekening khusus untuk pembayaran honor pegawai non-PNS,” pungkasnya. <strong>(REIN/daa) </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>TPA Jatiwaringin Tangerang Kebakaran, 9 Armada Pemadaman Dikerahkan</title>
<link>https://kartanews.com/tpa-jatiwaringin-tangerang-kebakaran-9-armada-pemadaman-dikerahkan</link>
<guid>https://kartanews.com/tpa-jatiwaringin-tangerang-kebakaran-9-armada-pemadaman-dikerahkan</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a460604891eb.jpg" length="69808" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 02 Jul 2026 14:32:59 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<blockquote class="instagram-media" data-instgrm-captioned="" data-instgrm-permalink="https://www.instagram.com/reel/DaSplV5BvwU/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" data-instgrm-version="14" style="background: #FFF; border: 0; border-radius: 3px; box-shadow: 0 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.5),0 1px 10px 0 rgba(0,0,0,0.15); margin: 1px; max-width: 540px; min-width: 326px; padding: 0; width: calc(100% - 2px);">
<div style="padding: 16px;"><a href="https://www.instagram.com/reel/DaSplV5BvwU/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="background: #FFFFFF; line-height: 0; padding: 0 0; text-align: center; text-decoration: none; width: 100%;" target="_blank" rel="noopener">
<div style="display: flex; flex-direction: row; align-items: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 40px; margin-right: 14px; width: 40px;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 100px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 60px;"></div>
</div>
</div>
<div style="padding: 19% 0;"></div>
<div style="display: block; height: 50px; margin: 0 auto 12px; width: 50px;"><svg width="50px" height="50px" viewBox="0 0 60 60" version="1.1" xmlns="https://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="https://www.w3.org/1999/xlink"><g stroke="none" stroke-width="1" fill="none" fill-rule="evenodd"><g transform="translate(-511.000000, -20.000000)" fill="#000000"><g><path d="M556.869,30.41 C554.814,30.41 553.148,32.076 553.148,34.131 C553.148,36.186 554.814,37.852 556.869,37.852 C558.924,37.852 560.59,36.186 560.59,34.131 C560.59,32.076 558.924,30.41 556.869,30.41 M541,60.657 C535.114,60.657 530.342,55.887 530.342,50 C530.342,44.114 535.114,39.342 541,39.342 C546.887,39.342 551.658,44.114 551.658,50 C551.658,55.887 546.887,60.657 541,60.657 M541,33.886 C532.1,33.886 524.886,41.1 524.886,50 C524.886,58.899 532.1,66.113 541,66.113 C549.9,66.113 557.115,58.899 557.115,50 C557.115,41.1 549.9,33.886 541,33.886 M565.378,62.101 C565.244,65.022 564.756,66.606 564.346,67.663 C563.803,69.06 563.154,70.057 562.106,71.106 C561.058,72.155 560.06,72.803 558.662,73.347 C557.607,73.757 556.021,74.244 553.102,74.378 C549.944,74.521 548.997,74.552 541,74.552 C533.003,74.552 532.056,74.521 528.898,74.378 C525.979,74.244 524.393,73.757 523.338,73.347 C521.94,72.803 520.942,72.155 519.894,71.106 C518.846,70.057 518.197,69.06 517.654,67.663 C517.244,66.606 516.755,65.022 516.623,62.101 C516.479,58.943 516.448,57.996 516.448,50 C516.448,42.003 516.479,41.056 516.623,37.899 C516.755,34.978 517.244,33.391 517.654,32.338 C518.197,30.938 518.846,29.942 519.894,28.894 C520.942,27.846 521.94,27.196 523.338,26.654 C524.393,26.244 525.979,25.756 528.898,25.623 C532.057,25.479 533.004,25.448 541,25.448 C548.997,25.448 549.943,25.479 553.102,25.623 C556.021,25.756 557.607,26.244 558.662,26.654 C560.06,27.196 561.058,27.846 562.106,28.894 C563.154,29.942 563.803,30.938 564.346,32.338 C564.756,33.391 565.244,34.978 565.378,37.899 C565.522,41.056 565.552,42.003 565.552,50 C565.552,57.996 565.522,58.943 565.378,62.101 M570.82,37.631 C570.674,34.438 570.167,32.258 569.425,30.349 C568.659,28.377 567.633,26.702 565.965,25.035 C564.297,23.368 562.623,22.342 560.652,21.575 C558.743,20.834 556.562,20.326 553.369,20.18 C550.169,20.033 549.148,20 541,20 C532.853,20 531.831,20.033 528.631,20.18 C525.438,20.326 523.257,20.834 521.349,21.575 C519.376,22.342 517.703,23.368 516.035,25.035 C514.368,26.702 513.342,28.377 512.574,30.349 C511.834,32.258 511.326,34.438 511.181,37.631 C511.035,40.831 511,41.851 511,50 C511,58.147 511.035,59.17 511.181,62.369 C511.326,65.562 511.834,67.743 512.574,69.651 C513.342,71.625 514.368,73.296 516.035,74.965 C517.703,76.634 519.376,77.658 521.349,78.425 C523.257,79.167 525.438,79.673 528.631,79.82 C531.831,79.965 532.853,80.001 541,80.001 C549.148,80.001 550.169,79.965 553.369,79.82 C556.562,79.673 558.743,79.167 560.652,78.425 C562.623,77.658 564.297,76.634 565.965,74.965 C567.633,73.296 568.659,71.625 569.425,69.651 C570.167,67.743 570.674,65.562 570.82,62.369 C570.966,59.17 571,58.147 571,50 C571,41.851 570.966,40.831 570.82,37.631"></path></g></g></g></svg></div>
<div style="padding-top: 8px;">
<div style="color: #3897f0; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: 550; line-height: 18px;">Lihat postingan ini di Instagram</div>
</div>
<div style="padding: 12.5% 0;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: row; margin-bottom: 14px; align-items: center;">
<div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(0px) translateY(7px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; height: 12.5px; transform: rotate(-45deg) translateX(3px) translateY(1px); width: 12.5px; flex-grow: 0; margin-right: 14px; margin-left: 2px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(9px) translateY(-18px);"></div>
</div>
<div style="margin-left: 8px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 20px; width: 20px;"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 2px solid transparent; border-left: 6px solid #f4f4f4; border-bottom: 2px solid transparent; transform: translateX(16px) translateY(-4px) rotate(30deg);"></div>
</div>
<div style="margin-left: auto;">
<div style="width: 0px; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-right: 8px solid transparent; transform: translateY(16px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; flex-grow: 0; height: 12px; width: 16px; transform: translateY(-4px);"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-left: 8px solid transparent; transform: translateY(-4px) translateX(8px);"></div>
</div>
</div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center; margin-bottom: 24px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 224px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 144px;"></div>
</div>
</a>
<p style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; line-height: 17px; margin-bottom: 0; margin-top: 8px; overflow: hidden; padding: 8px 0 7px; text-align: center; text-overflow: ellipsis; white-space: nowrap;"><a href="https://www.instagram.com/reel/DaSplV5BvwU/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: normal; line-height: 17px; text-decoration: none;" target="_blank" rel="noopener">Sebuah kiriman dibagikan oleh KartaNews | Bukan Sekedar Berita (@kartanewscom)</a></p>
</div>
</blockquote>
<p>
<script async="" src="//www.instagram.com/embed.js"></script>
</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Detik&#45;Detik Menegangkan Seorang Bocah Perempuan Terjatuh ke Dalam Drainase</title>
<link>https://kartanews.com/detik-detik-menegangkan-seorang-bocah-perempuan-terjatuh-ke-dalam-drainase</link>
<guid>https://kartanews.com/detik-detik-menegangkan-seorang-bocah-perempuan-terjatuh-ke-dalam-drainase</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a4605fdb8e8c.jpg" length="76232" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 02 Jul 2026 14:32:51 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<blockquote class="instagram-media" data-instgrm-captioned="" data-instgrm-permalink="https://www.instagram.com/reel/DaSiwTchvZY/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" data-instgrm-version="14" style="background: #FFF; border: 0; border-radius: 3px; box-shadow: 0 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.5),0 1px 10px 0 rgba(0,0,0,0.15); margin: 1px; max-width: 540px; min-width: 326px; padding: 0; width: calc(100% - 2px);">
<div style="padding: 16px;"><a href="https://www.instagram.com/reel/DaSiwTchvZY/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="background: #FFFFFF; line-height: 0; padding: 0 0; text-align: center; text-decoration: none; width: 100%;" target="_blank" rel="noopener">
<div style="display: flex; flex-direction: row; align-items: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 40px; margin-right: 14px; width: 40px;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 100px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 60px;"></div>
</div>
</div>
<div style="padding: 19% 0;"></div>
<div style="display: block; height: 50px; margin: 0 auto 12px; width: 50px;"><svg width="50px" height="50px" viewBox="0 0 60 60" version="1.1" xmlns="https://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="https://www.w3.org/1999/xlink"><g stroke="none" stroke-width="1" fill="none" fill-rule="evenodd"><g transform="translate(-511.000000, -20.000000)" fill="#000000"><g><path d="M556.869,30.41 C554.814,30.41 553.148,32.076 553.148,34.131 C553.148,36.186 554.814,37.852 556.869,37.852 C558.924,37.852 560.59,36.186 560.59,34.131 C560.59,32.076 558.924,30.41 556.869,30.41 M541,60.657 C535.114,60.657 530.342,55.887 530.342,50 C530.342,44.114 535.114,39.342 541,39.342 C546.887,39.342 551.658,44.114 551.658,50 C551.658,55.887 546.887,60.657 541,60.657 M541,33.886 C532.1,33.886 524.886,41.1 524.886,50 C524.886,58.899 532.1,66.113 541,66.113 C549.9,66.113 557.115,58.899 557.115,50 C557.115,41.1 549.9,33.886 541,33.886 M565.378,62.101 C565.244,65.022 564.756,66.606 564.346,67.663 C563.803,69.06 563.154,70.057 562.106,71.106 C561.058,72.155 560.06,72.803 558.662,73.347 C557.607,73.757 556.021,74.244 553.102,74.378 C549.944,74.521 548.997,74.552 541,74.552 C533.003,74.552 532.056,74.521 528.898,74.378 C525.979,74.244 524.393,73.757 523.338,73.347 C521.94,72.803 520.942,72.155 519.894,71.106 C518.846,70.057 518.197,69.06 517.654,67.663 C517.244,66.606 516.755,65.022 516.623,62.101 C516.479,58.943 516.448,57.996 516.448,50 C516.448,42.003 516.479,41.056 516.623,37.899 C516.755,34.978 517.244,33.391 517.654,32.338 C518.197,30.938 518.846,29.942 519.894,28.894 C520.942,27.846 521.94,27.196 523.338,26.654 C524.393,26.244 525.979,25.756 528.898,25.623 C532.057,25.479 533.004,25.448 541,25.448 C548.997,25.448 549.943,25.479 553.102,25.623 C556.021,25.756 557.607,26.244 558.662,26.654 C560.06,27.196 561.058,27.846 562.106,28.894 C563.154,29.942 563.803,30.938 564.346,32.338 C564.756,33.391 565.244,34.978 565.378,37.899 C565.522,41.056 565.552,42.003 565.552,50 C565.552,57.996 565.522,58.943 565.378,62.101 M570.82,37.631 C570.674,34.438 570.167,32.258 569.425,30.349 C568.659,28.377 567.633,26.702 565.965,25.035 C564.297,23.368 562.623,22.342 560.652,21.575 C558.743,20.834 556.562,20.326 553.369,20.18 C550.169,20.033 549.148,20 541,20 C532.853,20 531.831,20.033 528.631,20.18 C525.438,20.326 523.257,20.834 521.349,21.575 C519.376,22.342 517.703,23.368 516.035,25.035 C514.368,26.702 513.342,28.377 512.574,30.349 C511.834,32.258 511.326,34.438 511.181,37.631 C511.035,40.831 511,41.851 511,50 C511,58.147 511.035,59.17 511.181,62.369 C511.326,65.562 511.834,67.743 512.574,69.651 C513.342,71.625 514.368,73.296 516.035,74.965 C517.703,76.634 519.376,77.658 521.349,78.425 C523.257,79.167 525.438,79.673 528.631,79.82 C531.831,79.965 532.853,80.001 541,80.001 C549.148,80.001 550.169,79.965 553.369,79.82 C556.562,79.673 558.743,79.167 560.652,78.425 C562.623,77.658 564.297,76.634 565.965,74.965 C567.633,73.296 568.659,71.625 569.425,69.651 C570.167,67.743 570.674,65.562 570.82,62.369 C570.966,59.17 571,58.147 571,50 C571,41.851 570.966,40.831 570.82,37.631"></path></g></g></g></svg></div>
<div style="padding-top: 8px;">
<div style="color: #3897f0; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: 550; line-height: 18px;">Lihat postingan ini di Instagram</div>
</div>
<div style="padding: 12.5% 0;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: row; margin-bottom: 14px; align-items: center;">
<div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(0px) translateY(7px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; height: 12.5px; transform: rotate(-45deg) translateX(3px) translateY(1px); width: 12.5px; flex-grow: 0; margin-right: 14px; margin-left: 2px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(9px) translateY(-18px);"></div>
</div>
<div style="margin-left: 8px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 20px; width: 20px;"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 2px solid transparent; border-left: 6px solid #f4f4f4; border-bottom: 2px solid transparent; transform: translateX(16px) translateY(-4px) rotate(30deg);"></div>
</div>
<div style="margin-left: auto;">
<div style="width: 0px; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-right: 8px solid transparent; transform: translateY(16px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; flex-grow: 0; height: 12px; width: 16px; transform: translateY(-4px);"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-left: 8px solid transparent; transform: translateY(-4px) translateX(8px);"></div>
</div>
</div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center; margin-bottom: 24px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 224px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 144px;"></div>
</div>
</a>
<p style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; line-height: 17px; margin-bottom: 0; margin-top: 8px; overflow: hidden; padding: 8px 0 7px; text-align: center; text-overflow: ellipsis; white-space: nowrap;"><a href="https://www.instagram.com/reel/DaSiwTchvZY/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: normal; line-height: 17px; text-decoration: none;" target="_blank" rel="noopener">Sebuah kiriman dibagikan oleh KartaNews | Bukan Sekedar Berita (@kartanewscom)</a></p>
</div>
</blockquote>
<p>
<script async="" src="//www.instagram.com/embed.js"></script>
</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Momen Lucu Gajah Bernama Siti Coba Contohkan Cara Tidur di &amp;quot;Kasur Springbed&amp;quot;</title>
<link>https://kartanews.com/momen-lucu-gajah-bernama-siti-coba-contohkan-cara-tidur-di-kasur-springbed</link>
<guid>https://kartanews.com/momen-lucu-gajah-bernama-siti-coba-contohkan-cara-tidur-di-kasur-springbed</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a4606014f09c.jpg" length="113524" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 02 Jul 2026 14:32:42 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<blockquote class="instagram-media" data-instgrm-captioned="" data-instgrm-permalink="https://www.instagram.com/reel/DaSb0eKhHrj/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" data-instgrm-version="14" style="background: #FFF; border: 0; border-radius: 3px; box-shadow: 0 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.5),0 1px 10px 0 rgba(0,0,0,0.15); margin: 1px; max-width: 540px; min-width: 326px; padding: 0; width: calc(100% - 2px);">
<div style="padding: 16px;"><a href="https://www.instagram.com/reel/DaSb0eKhHrj/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="background: #FFFFFF; line-height: 0; padding: 0 0; text-align: center; text-decoration: none; width: 100%;" target="_blank" rel="noopener">
<div style="display: flex; flex-direction: row; align-items: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 40px; margin-right: 14px; width: 40px;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 100px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 60px;"></div>
</div>
</div>
<div style="padding: 19% 0;"></div>
<div style="display: block; height: 50px; margin: 0 auto 12px; width: 50px;"><svg width="50px" height="50px" viewBox="0 0 60 60" version="1.1" xmlns="https://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="https://www.w3.org/1999/xlink"><g stroke="none" stroke-width="1" fill="none" fill-rule="evenodd"><g transform="translate(-511.000000, -20.000000)" fill="#000000"><g><path d="M556.869,30.41 C554.814,30.41 553.148,32.076 553.148,34.131 C553.148,36.186 554.814,37.852 556.869,37.852 C558.924,37.852 560.59,36.186 560.59,34.131 C560.59,32.076 558.924,30.41 556.869,30.41 M541,60.657 C535.114,60.657 530.342,55.887 530.342,50 C530.342,44.114 535.114,39.342 541,39.342 C546.887,39.342 551.658,44.114 551.658,50 C551.658,55.887 546.887,60.657 541,60.657 M541,33.886 C532.1,33.886 524.886,41.1 524.886,50 C524.886,58.899 532.1,66.113 541,66.113 C549.9,66.113 557.115,58.899 557.115,50 C557.115,41.1 549.9,33.886 541,33.886 M565.378,62.101 C565.244,65.022 564.756,66.606 564.346,67.663 C563.803,69.06 563.154,70.057 562.106,71.106 C561.058,72.155 560.06,72.803 558.662,73.347 C557.607,73.757 556.021,74.244 553.102,74.378 C549.944,74.521 548.997,74.552 541,74.552 C533.003,74.552 532.056,74.521 528.898,74.378 C525.979,74.244 524.393,73.757 523.338,73.347 C521.94,72.803 520.942,72.155 519.894,71.106 C518.846,70.057 518.197,69.06 517.654,67.663 C517.244,66.606 516.755,65.022 516.623,62.101 C516.479,58.943 516.448,57.996 516.448,50 C516.448,42.003 516.479,41.056 516.623,37.899 C516.755,34.978 517.244,33.391 517.654,32.338 C518.197,30.938 518.846,29.942 519.894,28.894 C520.942,27.846 521.94,27.196 523.338,26.654 C524.393,26.244 525.979,25.756 528.898,25.623 C532.057,25.479 533.004,25.448 541,25.448 C548.997,25.448 549.943,25.479 553.102,25.623 C556.021,25.756 557.607,26.244 558.662,26.654 C560.06,27.196 561.058,27.846 562.106,28.894 C563.154,29.942 563.803,30.938 564.346,32.338 C564.756,33.391 565.244,34.978 565.378,37.899 C565.522,41.056 565.552,42.003 565.552,50 C565.552,57.996 565.522,58.943 565.378,62.101 M570.82,37.631 C570.674,34.438 570.167,32.258 569.425,30.349 C568.659,28.377 567.633,26.702 565.965,25.035 C564.297,23.368 562.623,22.342 560.652,21.575 C558.743,20.834 556.562,20.326 553.369,20.18 C550.169,20.033 549.148,20 541,20 C532.853,20 531.831,20.033 528.631,20.18 C525.438,20.326 523.257,20.834 521.349,21.575 C519.376,22.342 517.703,23.368 516.035,25.035 C514.368,26.702 513.342,28.377 512.574,30.349 C511.834,32.258 511.326,34.438 511.181,37.631 C511.035,40.831 511,41.851 511,50 C511,58.147 511.035,59.17 511.181,62.369 C511.326,65.562 511.834,67.743 512.574,69.651 C513.342,71.625 514.368,73.296 516.035,74.965 C517.703,76.634 519.376,77.658 521.349,78.425 C523.257,79.167 525.438,79.673 528.631,79.82 C531.831,79.965 532.853,80.001 541,80.001 C549.148,80.001 550.169,79.965 553.369,79.82 C556.562,79.673 558.743,79.167 560.652,78.425 C562.623,77.658 564.297,76.634 565.965,74.965 C567.633,73.296 568.659,71.625 569.425,69.651 C570.167,67.743 570.674,65.562 570.82,62.369 C570.966,59.17 571,58.147 571,50 C571,41.851 570.966,40.831 570.82,37.631"></path></g></g></g></svg></div>
<div style="padding-top: 8px;">
<div style="color: #3897f0; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: 550; line-height: 18px;">Lihat postingan ini di Instagram</div>
</div>
<div style="padding: 12.5% 0;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: row; margin-bottom: 14px; align-items: center;">
<div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(0px) translateY(7px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; height: 12.5px; transform: rotate(-45deg) translateX(3px) translateY(1px); width: 12.5px; flex-grow: 0; margin-right: 14px; margin-left: 2px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(9px) translateY(-18px);"></div>
</div>
<div style="margin-left: 8px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 20px; width: 20px;"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 2px solid transparent; border-left: 6px solid #f4f4f4; border-bottom: 2px solid transparent; transform: translateX(16px) translateY(-4px) rotate(30deg);"></div>
</div>
<div style="margin-left: auto;">
<div style="width: 0px; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-right: 8px solid transparent; transform: translateY(16px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; flex-grow: 0; height: 12px; width: 16px; transform: translateY(-4px);"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-left: 8px solid transparent; transform: translateY(-4px) translateX(8px);"></div>
</div>
</div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center; margin-bottom: 24px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 224px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 144px;"></div>
</div>
</a>
<p style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; line-height: 17px; margin-bottom: 0; margin-top: 8px; overflow: hidden; padding: 8px 0 7px; text-align: center; text-overflow: ellipsis; white-space: nowrap;"><a href="https://www.instagram.com/reel/DaSb0eKhHrj/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: normal; line-height: 17px; text-decoration: none;" target="_blank" rel="noopener">Sebuah kiriman dibagikan oleh KartaNews | Bukan Sekedar Berita (@kartanewscom)</a></p>
</div>
</blockquote>
<p>
<script async="" src="//www.instagram.com/embed.js"></script>
</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Harga TBS Sawit Akhir Juni Kembali Naik, Ini Penjelasannya!</title>
<link>https://kartanews.com/harga-tbs-sawit-akhir-juni-kembali-naik-ini-penjelasannya</link>
<guid>https://kartanews.com/harga-tbs-sawit-akhir-juni-kembali-naik-ini-penjelasannya</guid>
<description><![CDATA[ KALTIM - Kabar baik kembali membahas petani kelapa sawit di Provinsi Kalimantan Timur. Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit periode 16–30 Juni 2026 mengalami kenaikan dibandingkan periode sebelumnya. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202604/image_870x580_69d21d51a546d.jpg" length="88412" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 02 Jul 2026 14:22:03 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.COM, KALTIM</span></span></strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> - Kabar baik kembali membahas petani kelapa sawit di Provinsi Kalimantan Timur. Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit periode 16–30 Juni 2026 mengalami kenaikan dibandingkan periode sebelumnya.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perkebunan Kalimantan Timur, Ahmad Muzakkir, mengatakan kenaikan harga TBS pekan ini didorong oleh menguatnya harga <em>Crude Palm Oil (CPO) </em>di pasar global serta meningkatnya permintaan.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Harga rata-rata tertimbang CPO ditetapkan sebesar Rp14.726,84 per kilogram, sedangkan harga kernel mencapai Rp13.204,23 per kilogram,” ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis (2/7/2026).</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Muzakkir kenyamanan, harga TBS berdasarkan umur tanaman dimulai dari tanaman berumur tiga tahun sebesar Rp3.046,74 per kilogram. Untuk umur empat tahun sebesar Rp3.143,80 per kilogram, umur lima tahun Rp3.230,72 per kilogram, dan umur enam tahun Rp3.301,57 per kilogram.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Selanjutnya TBS dari tanaman berumur tujuh tahun dihargai Rp3.349,33 per kilogram, umur delapan tahun Rp3.403,35 per kilogram, dan umur sembilan tahun Rp3.444,98 per kilogram. Sementara itu, tanaman berumur 10 hingga 20 tahun memperoleh harga tertinggi, yakni Rp3.469,60 per kilogram.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Sedangkan harga TBS untuk tanaman berumur 21 tahun ditetapkan sebesar Rp3.419,39 per kilogram, umur 22 tahun Rp3.350,87 per kilogram, umur 23 tahun Rp3.276,94 per kilogram, umur 24 tahun Rp3.240,04 per kilogram, dan umur 25 tahun Rp3.209,73 per kilogram.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Menurut Muzakkir, daftar harga tersebut merupakan standar harga bagi petani kelapa sawit yang telah dimulai dengan perusahaan pemilik pabrik kelapa sawit (PKS) di Kalimantan Timur, khususnya petani plasma.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Ia berharap kemitraan antara kelompok tani dan perusahaan pengelola pabrik kelapa sawit dapat menjaga stabilitas harga TBS di tingkat petani sehingga tidak lagi dipermainkan oleh tengkulak. </span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Dengan demikian, kesejahteraan petani kelapa sawit di Kalimantan Timur diharapkan terus meningkat” pungkasnya. </span></span><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">(PEMPROV KALTIM/daa)</span></span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Viral di Media Sosial, Seorang Pengasuh Tega Menawarkan Minuman Alkoh00l Jenis C1u Kepada Anak Balita</title>
<link>https://kartanews.com/viral-di-media-sosial-seorang-pengasuh-tega-menawarkan-minuman-alkoh00l-jenis-c1u-kepada-anak-balita</link>
<guid>https://kartanews.com/viral-di-media-sosial-seorang-pengasuh-tega-menawarkan-minuman-alkoh00l-jenis-c1u-kepada-anak-balita</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a45fc118711a.jpg" length="53133" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 02 Jul 2026 13:50:36 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<blockquote class="instagram-media" data-instgrm-captioned="" data-instgrm-permalink="https://www.instagram.com/reel/DaR4PKKSiKB/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" data-instgrm-version="14" style="background: #FFF; border: 0; border-radius: 3px; box-shadow: 0 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.5),0 1px 10px 0 rgba(0,0,0,0.15); margin: 1px; max-width: 540px; min-width: 326px; padding: 0; width: calc(100% - 2px);">
<div style="padding: 16px;"><a href="https://www.instagram.com/reel/DaR4PKKSiKB/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="background: #FFFFFF; line-height: 0; padding: 0 0; text-align: center; text-decoration: none; width: 100%;" target="_blank" rel="noopener">
<div style="display: flex; flex-direction: row; align-items: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 40px; margin-right: 14px; width: 40px;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 100px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 60px;"></div>
</div>
</div>
<div style="padding: 19% 0;"></div>
<div style="display: block; height: 50px; margin: 0 auto 12px; width: 50px;"><svg width="50px" height="50px" viewBox="0 0 60 60" version="1.1" xmlns="https://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="https://www.w3.org/1999/xlink"><g stroke="none" stroke-width="1" fill="none" fill-rule="evenodd"><g transform="translate(-511.000000, -20.000000)" fill="#000000"><g><path d="M556.869,30.41 C554.814,30.41 553.148,32.076 553.148,34.131 C553.148,36.186 554.814,37.852 556.869,37.852 C558.924,37.852 560.59,36.186 560.59,34.131 C560.59,32.076 558.924,30.41 556.869,30.41 M541,60.657 C535.114,60.657 530.342,55.887 530.342,50 C530.342,44.114 535.114,39.342 541,39.342 C546.887,39.342 551.658,44.114 551.658,50 C551.658,55.887 546.887,60.657 541,60.657 M541,33.886 C532.1,33.886 524.886,41.1 524.886,50 C524.886,58.899 532.1,66.113 541,66.113 C549.9,66.113 557.115,58.899 557.115,50 C557.115,41.1 549.9,33.886 541,33.886 M565.378,62.101 C565.244,65.022 564.756,66.606 564.346,67.663 C563.803,69.06 563.154,70.057 562.106,71.106 C561.058,72.155 560.06,72.803 558.662,73.347 C557.607,73.757 556.021,74.244 553.102,74.378 C549.944,74.521 548.997,74.552 541,74.552 C533.003,74.552 532.056,74.521 528.898,74.378 C525.979,74.244 524.393,73.757 523.338,73.347 C521.94,72.803 520.942,72.155 519.894,71.106 C518.846,70.057 518.197,69.06 517.654,67.663 C517.244,66.606 516.755,65.022 516.623,62.101 C516.479,58.943 516.448,57.996 516.448,50 C516.448,42.003 516.479,41.056 516.623,37.899 C516.755,34.978 517.244,33.391 517.654,32.338 C518.197,30.938 518.846,29.942 519.894,28.894 C520.942,27.846 521.94,27.196 523.338,26.654 C524.393,26.244 525.979,25.756 528.898,25.623 C532.057,25.479 533.004,25.448 541,25.448 C548.997,25.448 549.943,25.479 553.102,25.623 C556.021,25.756 557.607,26.244 558.662,26.654 C560.06,27.196 561.058,27.846 562.106,28.894 C563.154,29.942 563.803,30.938 564.346,32.338 C564.756,33.391 565.244,34.978 565.378,37.899 C565.522,41.056 565.552,42.003 565.552,50 C565.552,57.996 565.522,58.943 565.378,62.101 M570.82,37.631 C570.674,34.438 570.167,32.258 569.425,30.349 C568.659,28.377 567.633,26.702 565.965,25.035 C564.297,23.368 562.623,22.342 560.652,21.575 C558.743,20.834 556.562,20.326 553.369,20.18 C550.169,20.033 549.148,20 541,20 C532.853,20 531.831,20.033 528.631,20.18 C525.438,20.326 523.257,20.834 521.349,21.575 C519.376,22.342 517.703,23.368 516.035,25.035 C514.368,26.702 513.342,28.377 512.574,30.349 C511.834,32.258 511.326,34.438 511.181,37.631 C511.035,40.831 511,41.851 511,50 C511,58.147 511.035,59.17 511.181,62.369 C511.326,65.562 511.834,67.743 512.574,69.651 C513.342,71.625 514.368,73.296 516.035,74.965 C517.703,76.634 519.376,77.658 521.349,78.425 C523.257,79.167 525.438,79.673 528.631,79.82 C531.831,79.965 532.853,80.001 541,80.001 C549.148,80.001 550.169,79.965 553.369,79.82 C556.562,79.673 558.743,79.167 560.652,78.425 C562.623,77.658 564.297,76.634 565.965,74.965 C567.633,73.296 568.659,71.625 569.425,69.651 C570.167,67.743 570.674,65.562 570.82,62.369 C570.966,59.17 571,58.147 571,50 C571,41.851 570.966,40.831 570.82,37.631"></path></g></g></g></svg></div>
<div style="padding-top: 8px;">
<div style="color: #3897f0; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: 550; line-height: 18px;">Lihat postingan ini di Instagram</div>
</div>
<div style="padding: 12.5% 0;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: row; margin-bottom: 14px; align-items: center;">
<div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(0px) translateY(7px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; height: 12.5px; transform: rotate(-45deg) translateX(3px) translateY(1px); width: 12.5px; flex-grow: 0; margin-right: 14px; margin-left: 2px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(9px) translateY(-18px);"></div>
</div>
<div style="margin-left: 8px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 20px; width: 20px;"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 2px solid transparent; border-left: 6px solid #f4f4f4; border-bottom: 2px solid transparent; transform: translateX(16px) translateY(-4px) rotate(30deg);"></div>
</div>
<div style="margin-left: auto;">
<div style="width: 0px; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-right: 8px solid transparent; transform: translateY(16px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; flex-grow: 0; height: 12px; width: 16px; transform: translateY(-4px);"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-left: 8px solid transparent; transform: translateY(-4px) translateX(8px);"></div>
</div>
</div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center; margin-bottom: 24px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 224px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 144px;"></div>
</div>
</a>
<p style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; line-height: 17px; margin-bottom: 0; margin-top: 8px; overflow: hidden; padding: 8px 0 7px; text-align: center; text-overflow: ellipsis; white-space: nowrap;"><a href="https://www.instagram.com/reel/DaR4PKKSiKB/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: normal; line-height: 17px; text-decoration: none;" target="_blank" rel="noopener">Sebuah kiriman dibagikan oleh KartaNews | Bukan Sekedar Berita (@kartanewscom)</a></p>
</div>
</blockquote>
<p>
<script async="" src="//www.instagram.com/embed.js"></script>
</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Momentum Hari Bhayangkara Ke&#45;80, Polres Berau Musnahkan Barang Bukti Sabu</title>
<link>https://kartanews.com/momentum-hari-bhayangkara-ke-80-polres-berau-musnahkan-barang-bukti-sabun</link>
<guid>https://kartanews.com/momentum-hari-bhayangkara-ke-80-polres-berau-musnahkan-barang-bukti-sabun</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Berau menggelar pemusnahan barang bukti narkotika golongan 1 jenis sabu seberat 10 kilogram, Rabu (1/7/2026) sekitar pukul 09.00 Wita. Pemusanahan narkotika tersebut bertepatan dengn momentum Hari Bhayangkara ke-80. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a45f6f3617a4.jpg" length="109152" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 02 Jul 2026 13:27:24 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.COM, BERAU</span></span></strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Berau menggelar pemusnahan barang bukti narkotika golongan 1 jenis sabu seberat 10 kilogram, Rabu (1/7/2026) sekitar pukul 09.00 WITA. Pemusnahan narkotika tersebut bertepatan dengan momentum Hari Bhayangkara ke-80. </span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Kegiatan krusial ini dilaksanakan setelah upacara peringatan Hari Bhayangkara dan disaksikan langsung oleh jajaran unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta tokoh adat Kabupaten Berau.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Kapolres Berau, AKBP Ridho Tri Putranto menyatakan bahwa barang bukti sabu yang dihancurkan kali ini merupakan hasil penyitaan dari satu perkara besar tindak pidana narkotika dengan tersangka berinisial SS alias WWN.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Barang bukti yang hari ini kita musnahkan berjumlah 10 kilogram sabu. Ini merupakan hasil penyebaran kasus pada Selasa, 17 Maret 2026 lalu di Jalan Poros Kalimantan Timur-Kalimantan Utara, Kelurahan Gunung Tabur,” ujar AKBP Ridho Tri Putranto.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Proses pemusnahan dilakukan secara transparan sesuai prosedur hukum yang berlaku. Kristal haram tersebut dilarutkan ke dalam wadah berisi air panas yang telah dicampur dengan detergen cair, kemudian diaduk hingga larut sepenuhnya sebelum dibuang ke saluran pembuangan.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Selain didampingi aparat penegak hukum, termasuk perwakilan Kejaksaan Negeri Berau dan Pengadilan Negeri Berau, pemusnahan ini juga didampingi langsung oleh tersangka SS beserta penasihat hukumnya untuk memastikan legalitas proses pemusnahan.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Disamping pemusnahan barang bukti seberat 10 kg tersebut, Kapolres Berau juga memaparkan capaian kinerja Satresnarkoba Polres Berau sepanjang semester pertama tahun 2026 (Januari hingga Juni).</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Tercatat, Polres Berau berhasil mengungkap sebanyak 56 kasus narkotika dengan total tersangka mencapai 72 orang, yang terdiri dari 63 laki-laki dan 9 perempuan. Dari puluhan kasus tersebut, total barang bukti yang berhasil diamankan meliputi:</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> Sabu-sabu : 20.165,29 gram (20,1 kilogram)</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> Ekstasi/Inex: 4 butir</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> Happy 5: 2 butir pil</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Dari seluruh total penyampaian dan penyitaan sabu sebanyak lebih dari 20 kilogram pada semester pertama ini, Polres Berau mengalkulasikan telah berhasil menyelamatkan sekitar 100.829 jiwa masyarakat dari bahaya melindungi narkoba,” tegas Kapolres.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Hadir dalam kegiatan pemusnahan tersebut antara lain Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas;</span></span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> Kasdim 0902/BRU, Letkol Inf Biringallo; Danskadron 13/ABY, Letkol Cpn Wendri Ekananda; Danyon Armed 18/BRK, Letkol Arm Krisno Sutejo; Ketua Pengadilan Negeri Berau, Lila Sari; </span></span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Kasat Resnarkoba Polres Berau, AKP Agus Priyanto; serta pemangku adat dari Kesultanan Sambaliung dan Kesultanan Gunung Tabur. <strong>(RDK/daa)</strong></span></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Disdik Berau Resmi Luncurkan Kurikulum Bahasa Banua untuk Jenjang SMP</title>
<link>https://kartanews.com/disdik-berau-resmi-luncurkan-kurikulum-bahasa-banua-untuk-jenjang-smp</link>
<guid>https://kartanews.com/disdik-berau-resmi-luncurkan-kurikulum-bahasa-banua-untuk-jenjang-smp</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Berau resmi meluncurkan Kurikulum Bahasa Banua untuk siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) pada Kamis (02/07/2026). ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a45e9be032c3.jpg" length="100416" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 02 Jul 2026 12:30:59 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, BERAU</strong> – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Berau resmi meluncurkan Kurikulum Bahasa Banua untuk siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) pada Kamis (02/07/2026). </p>
<p>Kepala Disdik Berau, Mardiatul Idalisah, menekankan agar para tenaga pendidik benar-benar memahami nilai-nilai budaya yang harus ditanamkan kepada siswa pasca-peluncuran kurikulum ini.</p>
<p>"Yang pertama, tentunya pengajar harus memperhatikan bahan ajar atau modul yang sudah kita luncurkan. Modul itulah yang nantinya digunakan sebagai acuan utama dalam proses belajar mengajar," ujar Mardiatul.</p>
<p><strong>Target Perluasan ke Jenjang SD dan SMA</strong></p>
<p>Disdik Berau menargetkan program ini dapat segera diperluas ke jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) pada tahun depan. Untuk mendukung rencana tersebut, regulasi khusus yang mewajibkan penggunaan bahasa daerah di lingkungan sekolah saat ini tengah digodok.</p>
<p>"Kami telah menunjuk koordinator serta guru-guru yang kompeten untuk mengawal mata pelajaran ini," tuturnya.</p>
<p>Selain itu, Disdik juga sedang menyusun formulasi agar program ini sinkron dengan kurikulum nasional. Guru mata pelajaran Bahasa Indonesia yang memiliki latar belakang budaya Berau, ataupun guru lain yang memiliki minat kuat, akan diberdayakan untuk mengajar Bahasa Banua.</p>
<p>Kebijakan ini dinilai membawa dampak positif ganda bagi Kabupaten Berau. Selain menjadi instrumen pelestarian budaya, pemenuhan jam mengajar Bahasa Banua juga menjadi solusi bagi para guru yang kekurangan jam mengajar agar dapat memenuhi kuota wajib mereka.</p>
<p><strong>Khawatir Punah, Penutur Aktif Hanya 4 Persen</strong></p>
<p>Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Daerah (Sekda) Berau, Muhammad Said, membeberkan data memprihatinkan terkait eksistensi bahasa lokal ini. Saat ini, penutur Bahasa Banua di Bumi Batiwakkal tercatat hanya sekitar 11.200 jiwa dari total 300.000 penduduk Berau.</p>
<p>Jika dipersentasekan, hanya berkisar 3 hingga 4 persen saja masyarakat yang masih aktif menggunakan bahasa tersebut dalam kehidupan sehari-hari.</p>
<p>"Artinya, yang tersisa dan masih menuturkan Bahasa Banua dalam kesehariannya mungkin hanya sekitar 3 atau 4 persen. Kita khawatir, dengan semakin sedikitnya penutur, bahasa lokal ini lama-kelamaan akan punah," ungkap Muhammad Said.</p>
<p><strong>Faktor Usia dan Putusnya Pewarisan Bahasa</strong></p>
<p>Said menilai kemunduran jumlah penutur ini sangat dipengaruhi oleh faktor usia dan minimnya pewarisan bahasa di lingkungan keluarga. Dia melihat, banyak generasi muda yang lahir dan besar di Berau, bahkan dari orang tua asli Banua justru tidak lagi memahami bahasa daerah mereka sendiri.</p>
<p>"Justru penuturnya semakin sedikit karena faktor usia. Banyak siswa baru yang orang tuanya lahir di Berau, lahir di Banua, tetapi belum tentu paham lagi bahasa tersebut," jelasnya.</p>
<p>Meski demikian, Said menegaskan bahwa Kabupaten Berau sangat beruntung karena memiliki kekayaan bahasa lokal yang khas dan berbeda dari rumpun bahasa lain di Indonesia. </p>
<p>Di tengah arus modernisasi dan heterogenitas daerah yang mulai kehilangan identitas lokalnya, Pemkab Berau berkomitmen penuh menjaga warisan budaya ini.</p>
<p>Melalui sosialisasi dan formalisasi kurikulum di tingkat SMP, pemerintah daerah berharap para siswa minimal dapat mengenal, memahami kosakata, serta memperkaya perbendaharaan Bahasa Banua.</p>
<p>"Kita bersyukur di Kabupaten Berau ini masih ada bahasa lokal, Bahasa Banua, yang berbeda dengan rumpun lainnya. Ini momentum yang sangat baik. Dengan disosialisasikannya kurikulum ini, minimal anak didik kita tahu kosakata dan perbendaharaan bahasa lokal mereka sendiri," pungkasnya<strong>. (REIN/daa)</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kembali Digelar, Festival Abutta Banua Resmi Dibuka oleh Wagub Kaltim</title>
<link>https://kartanews.com/kembali-digelar-festival-abutta-banua-resmi-dibuka-oleh-wagub-kaltim</link>
<guid>https://kartanews.com/kembali-digelar-festival-abutta-banua-resmi-dibuka-oleh-wagub-kaltim</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a4514c7bac3e.jpg" length="111999" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 01 Jul 2026 21:22:28 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, BERAU</strong> – Festival Abutta Banua 2026 di Tepian Sambaliung resmi dibuka oleh Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji. Festival yang dilaksanakan dalam rangka memperingati HUT ke-24 Kelurahan Sambaliung dan HUT ke-6 PKL Basuli ini akan berlangsung dari tanggal 27 Juni hingga 4 Juli 2026.</p>
<p>Dalam acara tersebut, beragam kegiatan budaya suku Banua yang ada di Kabupaten Berau akan dihadirkan sebagai upaya melestarikan adat dan tradisi masyarakat setempat.</p>
<p>Dalam sambutannya, Wagub Kaltim Seno Aji mengatakan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim berkomitmen untuk terus mendukung dan mendorong kegiatan budaya yang ada di Bumi Etam, termasuk di Berau.</p>
<p>"Kita harus mencari alternatif baru untuk mendorong perekonomian daerah, salah satunya melalui wisata budaya. Budaya-budaya di Kalimantan Timur harus terus dikembangkan karena mampu menarik wisatawan sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat," ujarnya, Rabu (01/07/2026).</p>
<p>Bagi Seno, Festival Abutta Banua ini memiliki peran strategis bagi perkembangan pariwisata di Berau. Selain mewarisi budaya masa lampau, kegiatan tersebut menurutnya juga bakal memberikan peningkatan bagi sektor ekonomi masyarakat.</p>
<p>Sementara itu di tempat yang sama, Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas menyampaikan bahwa Abutta Banua tentunya akan selalu menjadi wadah bagi masyarakat untuk mewarisi tradisi maupun budaya peninggalan leluhur.</p>
<p>Menurutnya, dengan rutinnya pelaksanaan kegiatan tersebut, identitas budaya Banua akan semakin diperkuat dan tidak mudah tergerus oleh zaman yang semakin berkembang.</p>
<p>"Melalui Festival Abutta Banua, kita berharap nilai-nilai luhur, adat istiadat, seni, dan tradisi yang dimiliki Kabupaten Berau dapat terus hidup dan berkembang tanpa kehilangan jati diri, sekaligus memperkuat posisi Berau sebagai daerah yang kaya akan sejarah, budaya, pariwisata, dan kearifan lokal," tandasnya. <strong>(REIN/daa)</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Peringati HUT Bhayangkara Ke&#45;80, Polres Berau Komitmen Bakal Terus Tingkatkan Pelayanan Kepada Masyarakat</title>
<link>https://kartanews.com/peringati-hut-bhayangkara-ke-80-polres-berau-komitmen-bakal-terus-tingkatkan-pelayanan-kepada-masyarakat</link>
<guid>https://kartanews.com/peringati-hut-bhayangkara-ke-80-polres-berau-komitmen-bakal-terus-tingkatkan-pelayanan-kepada-masyarakat</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Polres Berau menggelar upacara perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara Ke-80 di halaman Kantor Polres Berau, pada Rabu (01/07/2027). ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a44da2cdf650.jpg" length="120649" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 01 Jul 2026 17:12:32 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.COM, BERAU</span></span></strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> – Polres Berau menggelar upacara perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara Ke-80 di halaman Kantor Polres Berau pada Rabu (01/07/2027). </span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Dalam keterangannya, Kapolres Berau AKBP Ridho Tri Putranto menegaskan komitmen kepolisian untuk mengutamakan pengabdian dan pelayanan langsung kepada masyarakat.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Dirinya mengungkapkan bahwa fokus utama institusi saat ini bukan sekedar memberikan pengamanan, melainkan hadir secara nyata melalui berbagai kegiatan preventif dan persuasif.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​"Fokusnya Polri untuk masyarakat dalam hal pengabdian. Jadi yang kita fokuskan itu bukan hanya pengamanan, banyak sektor ataupun mekanisme dalam hal untuk mengabdi terhadap masyarakat. Ada kegiatan-kegiatan yang bersifat persuasif edukatif, pendekatan ke masyarakat," ucapnya kepada <a href="https://kartanews.com/">Kartanews</a>.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Menurutnya, pengamanan biasanya baru berlaku jika suatu kejadian telah terjadi. Oleh karena itu, Polres Berau lebih memilih untuk mengedepankan tindakan pencegahan (preventif) dan mendeteksi serta melihat langsung keluhan yang sedang dirasakan oleh warga. </span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Selain fokus pada pelayanan masyarakat, ia juga menyampaikan pentingnya perputaran ekonomi saat ini di masyarakat. Dalam hal ini, Polres Berau menyatakan dukungan penuh terhadap program Asta Cita Presiden, khususnya yang berkaitan dengan swasembada pangan.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Sebab, program ini telah masuk ke dalam target prioritas nasional. Dia menjelaskan berkomitmen untuk membantu pemerintah daerah dalam mengawal dan menyukseskan kebijakan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat tersebut.</span></span></p>
<p><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Keberhasilan</span></span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> Besar Pemberantasan Narkoba: Amankan 10 Kg Sabu</span></span></strong></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Terkait situasi keamanan di wilayah Berau, AKBP Ridho juga mengapresiasi kondisi yang aman, damai, dan kondusif berkat sinergi yang kuat antara kepolisian, pemerintah daerah, serta TNI. Namun, kewaspadaan terhadap peredaran narkoba tetap ditingkatkan secara intensif mengingat Berau berada di jalur merah peredaran barang haram tersebut.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Dalam kesempatan tersebut, ia mengungkapkan pencapaian besar dalam sejarah berdirinya Polres Berau. Jika sebelumnya penangkapan terbesar berkisar di angka 6 kilogram, baru-baru ini Polres Berau berhasil menggagalkan peredaran narkotika dengan barang bukti mencapai 10 kilogram.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Tak hanya itu, pada dua minggu sebelumnya, petugas juga berhasil mengamankan 8 kilogram narkoba dari kasus lainnya. Melalui penangkapan besar-besaran ini, pihak kepolisian berpikir telah menyelamatkan sekitar 4.000 jiwa dari bahaya penyalahgunaan narkotika.</span></span></p>
<p><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Atensi</span></span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> Khusus Kasus Pencabulan Anak di Bawah Umur</span></span></strong></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Polres Berau juga memberikan perhatian dan penanganan serius terhadap maraknya kasus pencabulan anak di bawah umur yang tergolong cukup tinggi di Kabupaten Berau. </span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">AKBP Ridho menegaskan bahwa seluruh laporan akan ditindaklanjuti secara hukum, baik yang memerlukan penyelidikan mendalam untuk menaikkan status ke penyidikan, maupun kasus yang sudah memiliki saksi jelas.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Salah satu kasus yang tengah ditangani secara spesifik melibatkan korban dan saksi penyandang disabilitas (tuna wicara). Dalam proses pelengkapan bukti, Polres Berau melibatkan saksi ahli di bidang komunikasi tuna wicara.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Lebih dari sekedar penegakan hukum, Polres Berau juga fokus pada langkah penanganan pascakejadian dan pencegahan,” jelasnya. </span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Dirinya juga menambahkan ​"Trauma Healing" bekerja sama dengan instansi terkait dan lembaga seperti Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (TP2A) untuk memberikan pendampingan psikologis kepada korban juga terus ditingkatkan. </span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Selain itu langkah Edukasi Terpadu dengan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan untuk memberikan edukasi dini agar angka kasus pencabulan anak dapat ditekan sejak awal juga menjadi atensi penuh.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">"Tanpa harus menunggu adanya laporan baru, kami akan mencoba berkolaborasi sebaik mungkin," tutupnya. </span></span><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">(KENDALI/daa) </span></span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pemprov Kaltim Kucurkan Anggaran 110 Miliar Untuk Benahi Infrastruktur Pariwisata Berau</title>
<link>https://kartanews.com/pemprov-kaltim-kucurkan-anggaran-110-miliar-untuk-benahi-infrastruktur-pariwisata-berau</link>
<guid>https://kartanews.com/pemprov-kaltim-kucurkan-anggaran-110-miliar-untuk-benahi-infrastruktur-pariwisata-berau</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202604/image_870x580_69cdf8e7856ec.jpg" length="439538" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 01 Jul 2026 16:47:03 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, BERAU</strong> — Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji, mengungkapkan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) tengah melakukan pembahasan intensif terkait rencana pengelolaan bersama objek wisata Pulau Kakaban dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau.</p>
<p>Dirinya menjelaskan proses tersebut saat ini masih dalam tahap wacana dan diskusi antar kedua belah pihak. Langkah ini diambil untuk merumuskan formula terbaik, khususnya terkait kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).</p>
<p>​"Ini kan masih dalam proses, kita juga diskusi dengan Pemerintah Kabupaten. Nanti kita bicarakan bagaimana PAD-nya yang baik," ujar Seno Aji, Rabu (01/07/2026) saat berkunjung ke Bumi Batiwakkal.</p>
<p>​Seno menjelaskan bahwa secara historis, kawasan kepulauan tersebut memang sudah lama berada di bawah pemantauan dan pengelolaan Pemprov Kaltim. Dirinya pun menegaskan, melalui koordinasi yang baru ini, pemerintah berharap dapat mendongkrak kunjungan wisatawan secara lebih signifikan.</p>
<p>Ia menilai keterlibatan Pemprov Kaltim dalam hal, promosi dan publikasi destinasi wisata seperti Pulau Kakaban diharapkan bisa menjangkau skala internasional secara lebih masif kedepannya. </p>
<p>"Dengan pemerintah provinsi menyampaikan dan mempublikasikan ke mancanegara, nantinya akan menambah devisa masuk ke negara, PAD masuk ke Provinsi dan Kabupaten Berau," tambahnya.</p>
<p>Selain itu, ​Terkait program pembangunan infrastruktur dari pemerintah pusat untuk kawasan pariwisata Berau, seperti Kepulauan Derawan dan sekitarnya, Seno Aji menyebutkan belum ada program khusus yang turun saat ini. Namun, Bupati Berau dijadwalkan akan segera bertolak ke Jakarta untuk berkoordinasi langsung dengan Kementerian PUPR.</p>
<p>​"Kalau untuk pusat belum ada, karena memang Ibu Bupati mungkin 2-3 hari lagi baru ke pusat. Baru ketemu dengan Dirjen PU. Kemarin kita sudah bicarakan dengan Ibu Bupati supaya segera berangkat ke Jakarta untuk diskusi dengan Dirjen PUPR," jelasnya.</p>
<p>​<strong>Kucuran Bantuan Keuangan Rp110 Miliar dari Provinsi</strong></p>
<p>​Sebagai bentuk komitmen nyata dalam membenahi infrastruktur di daerah penunjang wisata tersebut, Pemprov Kaltim telah mengalokasikan anggaran yang cukup besar bagi Kabupaten Berau pada tahun anggaran ini.</p>
<p>"​Alokasi Anggaran Rp110 Miliar di​peruntukan bagi perbaikan dan peningkatan infrastruktur di Kabupaten Berau," pungkasnya. </p>
<p>​Seno Aji berharap diskusi yang tengah berjalan ini dapat segera menghasilkan keputusan terbaik bagi kemajuan pariwisata dan kesejahteraan masyarakat di Kalimantan Timur, khususnya di Kabupaten Berau. <strong>(REIN/daa)</strong> </p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Gelar Bedah Buku Burakat Banua, Dispusi Berau Harap Bisa Jadi Rujukan Sejarah Bumi Batiwakkal</title>
<link>https://kartanews.com/gelar-bedah-buku-burakat-banua-dispusi-berau-harap-bisa-jadi-rujukan-sejarah-bumi-batiwakkal</link>
<guid>https://kartanews.com/gelar-bedah-buku-burakat-banua-dispusi-berau-harap-bisa-jadi-rujukan-sejarah-bumi-batiwakkal</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a44b025675b0.jpg" length="564281" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 01 Jul 2026 14:13:30 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><strong>KARTANEWS.COM, BERAU</strong> - Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kabupaten Berau menggelar diskusi bedah buku kekayaan lokal bertajuk “Burakat Banua” karya Putri Aida Syafrisni, Selasa (30/06/2026). Agenda ini merupakan langkah nyata dalam menjaga sekaligus melestarikan warisan tradisi Bumi Batiwakkal.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Kepala Dispusip Berau, Rabiatul Islamiah, menyebutkan daerah ini dianugerahi sejarah panjang, keberagaman adat istiadat, kebudayaan, bahasa ibu, hingga potensi alam berlimpah.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> Dirinya menekankan bahwa eksistensi Berau lahir dari proses lini masa yang panjang, sehingga memerlukan kerja sama kolektif agar identitas tersebut tidak punah.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​"Buku Burakat Banua hadir sebagai sarana dokumentasi, proteksi, serta reorientasi nilai-nilai budaya, sejarah, maupun paket adat kita,” jelasnya saat memberikan Perayaan resmi.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Kendati tengah didera kebijakan efisiensi anggaran daerah, Dispusip berkomitmen penuh memfasilitasi pengumpulan literatur lokal sesuai kapasitas finansial yang ada.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Dengan harapannya, literasi tersebut menjadi rujukan utama bagi akademisi, siswa, dan masyarakat, sekaligus memantik kebanggaan generasi milenial untuk merawat akar budaya secara kreatif.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​“Semoga peluncuran ini memicu produktivitas karya-karya seperti ke depan, demi kemajuan peradaban daerah,” imbuhnya.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Selaku penulis, Putri Aida Syafrisni, meluapkan kegelisahan pribadinya. Ia menilai jajaran khazanah pengetahuan komunal di Berau kerap kali menguap karena hanya mengandalkan memori lisan para sesepuh. Bila abai dibukukan, khazanah penting itu terancam hilang ditelan waktu.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Berau kaya raya akan filosofi, namun saya risau pengetahuan itu musnah jika terkunci pada satu kepala. Makanya, literasi wajib ditulis. Sejatinya, fondasi ilmu pengetahuan modern bersumber dari kebudayaan,” tegasnya.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Ia pun menyitir pemikiran Bagus Mulyadi bahwa keberadaan bangsa tidak mungkin berkembang dan mencampakkan rekam jejak sejarah para leluhurnya.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Narasumber pembanding, Rohaini, menerjemahkan editor buku tersebut sebagai perlambang “akar terdalam” penyangga kekuatan makro. </span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Ibarat pohon, bilamana akarnya menghunjam kokoh, maka pohon tumbuh rindang, berbunga, lalu berbuah lebat. Begitupun aspek budaya kita,” ulasnya.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Rohaini menambahkan, visual Keraton Sambaliung di sampul buku merefleksikan kedalaman isi materi. Proses kreatifnya memakan waktu bertahun-tahun melalui penayangan lapangan terukur, sehingga valid dijadikan buku pendamping sejarah Berau.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Sementara, Agustiah menyatakan kehadirannya guna membedah aspek praktis, memastikan substansi pesan moral buku mudah diresapi khalayak ramai.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​"Buku Burakat Banua efektif menjadi lintas generasi masyarakat Berau menuju masa depan," tutupnya. <strong>(REIN/daa) </strong></span></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Nadiem Makarami Divonis 10 Tahun Penjara Atas Kasus Chromebook</title>
<link>https://kartanews.com/nadiem-makarami-divonis-10-tahun-penjara-atas-kasus-chromebook</link>
<guid>https://kartanews.com/nadiem-makarami-divonis-10-tahun-penjara-atas-kasus-chromebook</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a44a917e9086.jpg" length="85833" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 01 Jul 2026 13:43:20 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, JAKARTA</strong> – Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) era Presiden ke-7 RI, Nadiem Anwar Makarim, dijatuhi vonis 10 tahun penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Selasa (30/6/2026).</p>
<p>​Nadiem dinyatakan terbukti bersalah dalam kasus korupsi pengadaan laptop Chromebook dan Chrome Device Management (CDM) untuk tahun anggaran 2020–2022.</p>
<p>​"Menjatuhkan pidana kepada terdakwa oleh karena itu dengan pidana penjara 10 tahun dan denda Rp1 miliar," ujar Ketua Majelis Hakim, Purwanto S. Abdullah, saat membacakan amar putusan.</p>
<p>​Selain hukuman badan dan denda, hakim juga menjatuhkan pidana tambahan berupa kewajiban membayar uang pengganti fantastis sebesar Rp809,5 miliar. Jika uang pengganti tersebut tidak dibayarkan, Nadiem harus menjalani tambahan hukuman kurungan selama 5 tahun.</p>
<p><strong>​Diwarnai Perbedaan Pendapat (Dissenting Opinion</strong>)</p>
<p>​Putusan terhadap pendiri Gojek tersebut ternyata tidak diambil secara bulat. Di dalam persidangan, terungkap adanya <em>dissenting opinion </em>atau perbedaan pendapat dari salah satu anggota majelis hakim, Andi Saputra.</p>
<p>​Berbeda dengan hakim lainnya, Andi Saputra menilai dakwaan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) tidak terbukti kuat. Menurut pandangannya, Nadiem Makarim seharusnya dibebaskan dari segala tuntutan hukum terkait kasus Chromebook tersebut.</p>
<p>​<strong>Lebih Ringan dari Tuntutan Jaksa</strong></p>
<p>​Meski divonis satu dekade penjara, hukuman ini sejatinya jauh lebih ringan daripada tuntutan JPU Kejaksaan Agung. Sebelumnya, jaksa menuntut Nadiem dengan hukuman 18 tahun penjara dan denda Rp1 miliar.</p>
<p>​Tak hanya itu, jaksa sebelumnya juga menuntut Nadiem membayar uang pengganti berlapis, yakni Rp809,5 miliar serta Rp4,8 triliun yang diduga merupakan harta kekayaan yang tidak seimbang dengan penghasilan sahnya.</p>
<p>Dalam menyusun putusan, majelis hakim mempertimbangkan beberapa poin penting yakin perbuatan Nadiem dinilai dilakukan secara sistematis dan bertentangan dengan komitmen pemerintah dalam pemberantasan tindak pidana korupsi. Akan tetapi, ada ​hal yang meringankan, Terdakwa bersikap kooperatif dan belum pernah dijatuhi hukuman pidana sebelumnya. (<b>REIN/daa</b>) </p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Seno Aji Hadir di Penutup Festival Bekudung Betiung,  Nilai Kegiatan Budaya Sangat Penting</title>
<link>https://kartanews.com/seno-aji-hadir-di-penutup-festival-bekudung-betiung-nilai-kegiatan-budaya-sangat-penting</link>
<guid>https://kartanews.com/seno-aji-hadir-di-penutup-festival-bekudung-betiung-nilai-kegiatan-budaya-sangat-penting</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Ribuan masyarakat Kabupaten Berau memadati Kampung Tumbit Dayak untuk menyaksikan prosesi penutupan Festival Budaya Bekudung Betiung, Selasa (30/06/2026). ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a44a524ebaca.jpg" length="111113" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 01 Jul 2026 13:25:57 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.COM, BERAU</span></span></strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> – Ribuan masyarakat Kabupaten Berau memadati Kampung Tumbit Dayak untuk menyaksikan prosesi penutupan Festival Budaya Bekudung Betiung, Selasa (30/06/2026). Festival tahunan yang menjadi ikon tradisi lokal ini sukses menyedot perhatian warga yang rindu akan kemegahan adat leluhur.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Sebagai sajian utama, persembahan tarian tradisional dari suku Dayak Ga'ay berhasil memukau para pengunjung. Gerakan tari yang magis dan penuh filosofi ini menjadi hiburan yang paling dinantikan dalam gelaran tersebut. </span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Acara kemeriahan ini juga dihadiri langsung oleh Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji serat ditemani Wakil Bupati Berau, Gamalis serta jajaran Forkopimda. </span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Kepala Kampung Tumbit Dayak, Ahmad Jahlan, menegaskan bahwa festival ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan benteng pertahanan budaya bagi generasi muda.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​"Festival ini adalah bentuk upaya dalam menghidupkan budaya Dayak Ga'ay agar tidak tergerus oleh zaman," ucapnya.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Ia juga menaruh harapan besar agar momentum ini dapat menarik perhatian berbagai pihak untuk mendorong kesejahteraan warga setempat.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Kami berharap dari kegiatan ini, adanya perhatian pihak terkait di segala aspek dalam mendukung kemajuan masyarakat Tumbit Dayak,” ujarnya </span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Sementara itu,​ apresiasi tinggi juga datang dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. Dalam perayaannya, Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji mengingatkan pentingnya menjaga akar budaya sebagai landasan kekuatan bangsa.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​"Apabila negara kita ingin besar, maka lestarikanlah budaya. Pemprov Kaltim memandang penting adat budaya yang ada," tegasnya.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Dengan suksesnya penutupan Festival Bekudung Betiung tahun ini, masyarakat berharap dukungan dari pemerintah provinsi maupun daerah dapat terus mengalir, baik dalam pelestarian adat maupun pembangunan infrastruktur di Kampung Tumbit Dayak. <strong>(REIN/daa) </strong></span></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Terekam CCTV: Bus Asli Prima Terobos Lampu Merah dan Tabrak Pemotor Hingga Tewas di Simpang Palima Serang</title>
<link>https://kartanews.com/terekam-cctv-bus-asli-prima-terobos-lampu-merah-dan-tabrak-pemotor-hingga-tewas-di-simpang-palima-serang</link>
<guid>https://kartanews.com/terekam-cctv-bus-asli-prima-terobos-lampu-merah-dan-tabrak-pemotor-hingga-tewas-di-simpang-palima-serang</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a44905f8b02c.jpg" length="70861" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 01 Jul 2026 12:06:52 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<blockquote class="instagram-media" data-instgrm-captioned="" data-instgrm-permalink="https://www.instagram.com/reel/DaRoTh9hxzz/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" data-instgrm-version="14" style="background: #FFF; border: 0; border-radius: 3px; box-shadow: 0 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.5),0 1px 10px 0 rgba(0,0,0,0.15); margin: 1px; max-width: 540px; min-width: 326px; padding: 0; width: calc(100% - 2px);">
<div style="padding: 16px;"><a href="https://www.instagram.com/reel/DaRoTh9hxzz/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="background: #FFFFFF; line-height: 0; padding: 0 0; text-align: center; text-decoration: none; width: 100%;" target="_blank" rel="noopener">
<div style="display: flex; flex-direction: row; align-items: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 40px; margin-right: 14px; width: 40px;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 100px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 60px;"></div>
</div>
</div>
<div style="padding: 19% 0;"></div>
<div style="display: block; height: 50px; margin: 0 auto 12px; width: 50px;"><svg width="50px" height="50px" viewBox="0 0 60 60" version="1.1" xmlns="https://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="https://www.w3.org/1999/xlink"><g stroke="none" stroke-width="1" fill="none" fill-rule="evenodd"><g transform="translate(-511.000000, -20.000000)" fill="#000000"><g><path d="M556.869,30.41 C554.814,30.41 553.148,32.076 553.148,34.131 C553.148,36.186 554.814,37.852 556.869,37.852 C558.924,37.852 560.59,36.186 560.59,34.131 C560.59,32.076 558.924,30.41 556.869,30.41 M541,60.657 C535.114,60.657 530.342,55.887 530.342,50 C530.342,44.114 535.114,39.342 541,39.342 C546.887,39.342 551.658,44.114 551.658,50 C551.658,55.887 546.887,60.657 541,60.657 M541,33.886 C532.1,33.886 524.886,41.1 524.886,50 C524.886,58.899 532.1,66.113 541,66.113 C549.9,66.113 557.115,58.899 557.115,50 C557.115,41.1 549.9,33.886 541,33.886 M565.378,62.101 C565.244,65.022 564.756,66.606 564.346,67.663 C563.803,69.06 563.154,70.057 562.106,71.106 C561.058,72.155 560.06,72.803 558.662,73.347 C557.607,73.757 556.021,74.244 553.102,74.378 C549.944,74.521 548.997,74.552 541,74.552 C533.003,74.552 532.056,74.521 528.898,74.378 C525.979,74.244 524.393,73.757 523.338,73.347 C521.94,72.803 520.942,72.155 519.894,71.106 C518.846,70.057 518.197,69.06 517.654,67.663 C517.244,66.606 516.755,65.022 516.623,62.101 C516.479,58.943 516.448,57.996 516.448,50 C516.448,42.003 516.479,41.056 516.623,37.899 C516.755,34.978 517.244,33.391 517.654,32.338 C518.197,30.938 518.846,29.942 519.894,28.894 C520.942,27.846 521.94,27.196 523.338,26.654 C524.393,26.244 525.979,25.756 528.898,25.623 C532.057,25.479 533.004,25.448 541,25.448 C548.997,25.448 549.943,25.479 553.102,25.623 C556.021,25.756 557.607,26.244 558.662,26.654 C560.06,27.196 561.058,27.846 562.106,28.894 C563.154,29.942 563.803,30.938 564.346,32.338 C564.756,33.391 565.244,34.978 565.378,37.899 C565.522,41.056 565.552,42.003 565.552,50 C565.552,57.996 565.522,58.943 565.378,62.101 M570.82,37.631 C570.674,34.438 570.167,32.258 569.425,30.349 C568.659,28.377 567.633,26.702 565.965,25.035 C564.297,23.368 562.623,22.342 560.652,21.575 C558.743,20.834 556.562,20.326 553.369,20.18 C550.169,20.033 549.148,20 541,20 C532.853,20 531.831,20.033 528.631,20.18 C525.438,20.326 523.257,20.834 521.349,21.575 C519.376,22.342 517.703,23.368 516.035,25.035 C514.368,26.702 513.342,28.377 512.574,30.349 C511.834,32.258 511.326,34.438 511.181,37.631 C511.035,40.831 511,41.851 511,50 C511,58.147 511.035,59.17 511.181,62.369 C511.326,65.562 511.834,67.743 512.574,69.651 C513.342,71.625 514.368,73.296 516.035,74.965 C517.703,76.634 519.376,77.658 521.349,78.425 C523.257,79.167 525.438,79.673 528.631,79.82 C531.831,79.965 532.853,80.001 541,80.001 C549.148,80.001 550.169,79.965 553.369,79.82 C556.562,79.673 558.743,79.167 560.652,78.425 C562.623,77.658 564.297,76.634 565.965,74.965 C567.633,73.296 568.659,71.625 569.425,69.651 C570.167,67.743 570.674,65.562 570.82,62.369 C570.966,59.17 571,58.147 571,50 C571,41.851 570.966,40.831 570.82,37.631"></path></g></g></g></svg></div>
<div style="padding-top: 8px;">
<div style="color: #3897f0; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: 550; line-height: 18px;">Lihat postingan ini di Instagram</div>
</div>
<div style="padding: 12.5% 0;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: row; margin-bottom: 14px; align-items: center;">
<div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(0px) translateY(7px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; height: 12.5px; transform: rotate(-45deg) translateX(3px) translateY(1px); width: 12.5px; flex-grow: 0; margin-right: 14px; margin-left: 2px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(9px) translateY(-18px);"></div>
</div>
<div style="margin-left: 8px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 20px; width: 20px;"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 2px solid transparent; border-left: 6px solid #f4f4f4; border-bottom: 2px solid transparent; transform: translateX(16px) translateY(-4px) rotate(30deg);"></div>
</div>
<div style="margin-left: auto;">
<div style="width: 0px; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-right: 8px solid transparent; transform: translateY(16px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; flex-grow: 0; height: 12px; width: 16px; transform: translateY(-4px);"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-left: 8px solid transparent; transform: translateY(-4px) translateX(8px);"></div>
</div>
</div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center; margin-bottom: 24px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 224px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 144px;"></div>
</div>
</a>
<p style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; line-height: 17px; margin-bottom: 0; margin-top: 8px; overflow: hidden; padding: 8px 0 7px; text-align: center; text-overflow: ellipsis; white-space: nowrap;"><a href="https://www.instagram.com/reel/DaRoTh9hxzz/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: normal; line-height: 17px; text-decoration: none;" target="_blank" rel="noopener">Sebuah kiriman dibagikan oleh KartaNews | Bukan Sekedar Berita (@kartanewscom)</a></p>
</div>
</blockquote>
<p>
<script async="" src="//www.instagram.com/embed.js"></script>
</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Terekam Dashcam, Kecelakaan Melibatkan Sepeda Motor dan Kuda Bendi di Bukittinggi</title>
<link>https://kartanews.com/terekam-dashcam-kecelakaan-melibatkan-sepeda-motor-dan-kuda-bendi-di-bukittinggi</link>
<guid>https://kartanews.com/terekam-dashcam-kecelakaan-melibatkan-sepeda-motor-dan-kuda-bendi-di-bukittinggi</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a44905ed3c03.jpg" length="78386" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 01 Jul 2026 12:06:41 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<blockquote class="instagram-media" data-instgrm-captioned="" data-instgrm-permalink="https://www.instagram.com/reel/DaReCmoh6rf/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" data-instgrm-version="14" style="background: #FFF; border: 0; border-radius: 3px; box-shadow: 0 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.5),0 1px 10px 0 rgba(0,0,0,0.15); margin: 1px; max-width: 540px; min-width: 326px; padding: 0; width: calc(100% - 2px);">
<div style="padding: 16px;"><a href="https://www.instagram.com/reel/DaReCmoh6rf/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="background: #FFFFFF; line-height: 0; padding: 0 0; text-align: center; text-decoration: none; width: 100%;" target="_blank" rel="noopener">
<div style="display: flex; flex-direction: row; align-items: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 40px; margin-right: 14px; width: 40px;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 100px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 60px;"></div>
</div>
</div>
<div style="padding: 19% 0;"></div>
<div style="display: block; height: 50px; margin: 0 auto 12px; width: 50px;"><svg width="50px" height="50px" viewBox="0 0 60 60" version="1.1" xmlns="https://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="https://www.w3.org/1999/xlink"><g stroke="none" stroke-width="1" fill="none" fill-rule="evenodd"><g transform="translate(-511.000000, -20.000000)" fill="#000000"><g><path d="M556.869,30.41 C554.814,30.41 553.148,32.076 553.148,34.131 C553.148,36.186 554.814,37.852 556.869,37.852 C558.924,37.852 560.59,36.186 560.59,34.131 C560.59,32.076 558.924,30.41 556.869,30.41 M541,60.657 C535.114,60.657 530.342,55.887 530.342,50 C530.342,44.114 535.114,39.342 541,39.342 C546.887,39.342 551.658,44.114 551.658,50 C551.658,55.887 546.887,60.657 541,60.657 M541,33.886 C532.1,33.886 524.886,41.1 524.886,50 C524.886,58.899 532.1,66.113 541,66.113 C549.9,66.113 557.115,58.899 557.115,50 C557.115,41.1 549.9,33.886 541,33.886 M565.378,62.101 C565.244,65.022 564.756,66.606 564.346,67.663 C563.803,69.06 563.154,70.057 562.106,71.106 C561.058,72.155 560.06,72.803 558.662,73.347 C557.607,73.757 556.021,74.244 553.102,74.378 C549.944,74.521 548.997,74.552 541,74.552 C533.003,74.552 532.056,74.521 528.898,74.378 C525.979,74.244 524.393,73.757 523.338,73.347 C521.94,72.803 520.942,72.155 519.894,71.106 C518.846,70.057 518.197,69.06 517.654,67.663 C517.244,66.606 516.755,65.022 516.623,62.101 C516.479,58.943 516.448,57.996 516.448,50 C516.448,42.003 516.479,41.056 516.623,37.899 C516.755,34.978 517.244,33.391 517.654,32.338 C518.197,30.938 518.846,29.942 519.894,28.894 C520.942,27.846 521.94,27.196 523.338,26.654 C524.393,26.244 525.979,25.756 528.898,25.623 C532.057,25.479 533.004,25.448 541,25.448 C548.997,25.448 549.943,25.479 553.102,25.623 C556.021,25.756 557.607,26.244 558.662,26.654 C560.06,27.196 561.058,27.846 562.106,28.894 C563.154,29.942 563.803,30.938 564.346,32.338 C564.756,33.391 565.244,34.978 565.378,37.899 C565.522,41.056 565.552,42.003 565.552,50 C565.552,57.996 565.522,58.943 565.378,62.101 M570.82,37.631 C570.674,34.438 570.167,32.258 569.425,30.349 C568.659,28.377 567.633,26.702 565.965,25.035 C564.297,23.368 562.623,22.342 560.652,21.575 C558.743,20.834 556.562,20.326 553.369,20.18 C550.169,20.033 549.148,20 541,20 C532.853,20 531.831,20.033 528.631,20.18 C525.438,20.326 523.257,20.834 521.349,21.575 C519.376,22.342 517.703,23.368 516.035,25.035 C514.368,26.702 513.342,28.377 512.574,30.349 C511.834,32.258 511.326,34.438 511.181,37.631 C511.035,40.831 511,41.851 511,50 C511,58.147 511.035,59.17 511.181,62.369 C511.326,65.562 511.834,67.743 512.574,69.651 C513.342,71.625 514.368,73.296 516.035,74.965 C517.703,76.634 519.376,77.658 521.349,78.425 C523.257,79.167 525.438,79.673 528.631,79.82 C531.831,79.965 532.853,80.001 541,80.001 C549.148,80.001 550.169,79.965 553.369,79.82 C556.562,79.673 558.743,79.167 560.652,78.425 C562.623,77.658 564.297,76.634 565.965,74.965 C567.633,73.296 568.659,71.625 569.425,69.651 C570.167,67.743 570.674,65.562 570.82,62.369 C570.966,59.17 571,58.147 571,50 C571,41.851 570.966,40.831 570.82,37.631"></path></g></g></g></svg></div>
<div style="padding-top: 8px;">
<div style="color: #3897f0; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: 550; line-height: 18px;">Lihat postingan ini di Instagram</div>
</div>
<div style="padding: 12.5% 0;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: row; margin-bottom: 14px; align-items: center;">
<div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(0px) translateY(7px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; height: 12.5px; transform: rotate(-45deg) translateX(3px) translateY(1px); width: 12.5px; flex-grow: 0; margin-right: 14px; margin-left: 2px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(9px) translateY(-18px);"></div>
</div>
<div style="margin-left: 8px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 20px; width: 20px;"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 2px solid transparent; border-left: 6px solid #f4f4f4; border-bottom: 2px solid transparent; transform: translateX(16px) translateY(-4px) rotate(30deg);"></div>
</div>
<div style="margin-left: auto;">
<div style="width: 0px; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-right: 8px solid transparent; transform: translateY(16px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; flex-grow: 0; height: 12px; width: 16px; transform: translateY(-4px);"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-left: 8px solid transparent; transform: translateY(-4px) translateX(8px);"></div>
</div>
</div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center; margin-bottom: 24px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 224px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 144px;"></div>
</div>
</a>
<p style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; line-height: 17px; margin-bottom: 0; margin-top: 8px; overflow: hidden; padding: 8px 0 7px; text-align: center; text-overflow: ellipsis; white-space: nowrap;"><a href="https://www.instagram.com/reel/DaReCmoh6rf/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: normal; line-height: 17px; text-decoration: none;" target="_blank" rel="noopener">Sebuah kiriman dibagikan oleh KartaNews | Bukan Sekedar Berita (@kartanewscom)</a></p>
</div>
</blockquote>
<p>
<script async="" src="//www.instagram.com/embed.js"></script>
</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Diduga ODGJ Berteriak Histeris di Stasiun Duri Jakarta Barat, Langsung Dievakuasi Petugas Keamanan</title>
<link>https://kartanews.com/diduga-odgj-berteriak-histeris-di-stasiun-duri-jakarta-barat-langsung-dievakuasi-petugas-keamanan</link>
<guid>https://kartanews.com/diduga-odgj-berteriak-histeris-di-stasiun-duri-jakarta-barat-langsung-dievakuasi-petugas-keamanan</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a449061dae08.jpg" length="65444" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 01 Jul 2026 12:06:28 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<blockquote class="instagram-media" data-instgrm-captioned="" data-instgrm-permalink="https://www.instagram.com/reel/DaQA0Rshfcl/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" data-instgrm-version="14" style="background: #FFF; border: 0; border-radius: 3px; box-shadow: 0 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.5),0 1px 10px 0 rgba(0,0,0,0.15); margin: 1px; max-width: 540px; min-width: 326px; padding: 0; width: calc(100% - 2px);">
<div style="padding: 16px;"><a href="https://www.instagram.com/reel/DaQA0Rshfcl/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="background: #FFFFFF; line-height: 0; padding: 0 0; text-align: center; text-decoration: none; width: 100%;" target="_blank" rel="noopener">
<div style="display: flex; flex-direction: row; align-items: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 40px; margin-right: 14px; width: 40px;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 100px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 60px;"></div>
</div>
</div>
<div style="padding: 19% 0;"></div>
<div style="display: block; height: 50px; margin: 0 auto 12px; width: 50px;"><svg width="50px" height="50px" viewBox="0 0 60 60" version="1.1" xmlns="https://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="https://www.w3.org/1999/xlink"><g stroke="none" stroke-width="1" fill="none" fill-rule="evenodd"><g transform="translate(-511.000000, -20.000000)" fill="#000000"><g><path d="M556.869,30.41 C554.814,30.41 553.148,32.076 553.148,34.131 C553.148,36.186 554.814,37.852 556.869,37.852 C558.924,37.852 560.59,36.186 560.59,34.131 C560.59,32.076 558.924,30.41 556.869,30.41 M541,60.657 C535.114,60.657 530.342,55.887 530.342,50 C530.342,44.114 535.114,39.342 541,39.342 C546.887,39.342 551.658,44.114 551.658,50 C551.658,55.887 546.887,60.657 541,60.657 M541,33.886 C532.1,33.886 524.886,41.1 524.886,50 C524.886,58.899 532.1,66.113 541,66.113 C549.9,66.113 557.115,58.899 557.115,50 C557.115,41.1 549.9,33.886 541,33.886 M565.378,62.101 C565.244,65.022 564.756,66.606 564.346,67.663 C563.803,69.06 563.154,70.057 562.106,71.106 C561.058,72.155 560.06,72.803 558.662,73.347 C557.607,73.757 556.021,74.244 553.102,74.378 C549.944,74.521 548.997,74.552 541,74.552 C533.003,74.552 532.056,74.521 528.898,74.378 C525.979,74.244 524.393,73.757 523.338,73.347 C521.94,72.803 520.942,72.155 519.894,71.106 C518.846,70.057 518.197,69.06 517.654,67.663 C517.244,66.606 516.755,65.022 516.623,62.101 C516.479,58.943 516.448,57.996 516.448,50 C516.448,42.003 516.479,41.056 516.623,37.899 C516.755,34.978 517.244,33.391 517.654,32.338 C518.197,30.938 518.846,29.942 519.894,28.894 C520.942,27.846 521.94,27.196 523.338,26.654 C524.393,26.244 525.979,25.756 528.898,25.623 C532.057,25.479 533.004,25.448 541,25.448 C548.997,25.448 549.943,25.479 553.102,25.623 C556.021,25.756 557.607,26.244 558.662,26.654 C560.06,27.196 561.058,27.846 562.106,28.894 C563.154,29.942 563.803,30.938 564.346,32.338 C564.756,33.391 565.244,34.978 565.378,37.899 C565.522,41.056 565.552,42.003 565.552,50 C565.552,57.996 565.522,58.943 565.378,62.101 M570.82,37.631 C570.674,34.438 570.167,32.258 569.425,30.349 C568.659,28.377 567.633,26.702 565.965,25.035 C564.297,23.368 562.623,22.342 560.652,21.575 C558.743,20.834 556.562,20.326 553.369,20.18 C550.169,20.033 549.148,20 541,20 C532.853,20 531.831,20.033 528.631,20.18 C525.438,20.326 523.257,20.834 521.349,21.575 C519.376,22.342 517.703,23.368 516.035,25.035 C514.368,26.702 513.342,28.377 512.574,30.349 C511.834,32.258 511.326,34.438 511.181,37.631 C511.035,40.831 511,41.851 511,50 C511,58.147 511.035,59.17 511.181,62.369 C511.326,65.562 511.834,67.743 512.574,69.651 C513.342,71.625 514.368,73.296 516.035,74.965 C517.703,76.634 519.376,77.658 521.349,78.425 C523.257,79.167 525.438,79.673 528.631,79.82 C531.831,79.965 532.853,80.001 541,80.001 C549.148,80.001 550.169,79.965 553.369,79.82 C556.562,79.673 558.743,79.167 560.652,78.425 C562.623,77.658 564.297,76.634 565.965,74.965 C567.633,73.296 568.659,71.625 569.425,69.651 C570.167,67.743 570.674,65.562 570.82,62.369 C570.966,59.17 571,58.147 571,50 C571,41.851 570.966,40.831 570.82,37.631"></path></g></g></g></svg></div>
<div style="padding-top: 8px;">
<div style="color: #3897f0; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: 550; line-height: 18px;">Lihat postingan ini di Instagram</div>
</div>
<div style="padding: 12.5% 0;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: row; margin-bottom: 14px; align-items: center;">
<div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(0px) translateY(7px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; height: 12.5px; transform: rotate(-45deg) translateX(3px) translateY(1px); width: 12.5px; flex-grow: 0; margin-right: 14px; margin-left: 2px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(9px) translateY(-18px);"></div>
</div>
<div style="margin-left: 8px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 20px; width: 20px;"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 2px solid transparent; border-left: 6px solid #f4f4f4; border-bottom: 2px solid transparent; transform: translateX(16px) translateY(-4px) rotate(30deg);"></div>
</div>
<div style="margin-left: auto;">
<div style="width: 0px; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-right: 8px solid transparent; transform: translateY(16px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; flex-grow: 0; height: 12px; width: 16px; transform: translateY(-4px);"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-left: 8px solid transparent; transform: translateY(-4px) translateX(8px);"></div>
</div>
</div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center; margin-bottom: 24px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 224px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 144px;"></div>
</div>
</a>
<p style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; line-height: 17px; margin-bottom: 0; margin-top: 8px; overflow: hidden; padding: 8px 0 7px; text-align: center; text-overflow: ellipsis; white-space: nowrap;"><a href="https://www.instagram.com/reel/DaQA0Rshfcl/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: normal; line-height: 17px; text-decoration: none;" target="_blank" rel="noopener">Sebuah kiriman dibagikan oleh KartaNews | Bukan Sekedar Berita (@kartanewscom)</a></p>
</div>
</blockquote>
<p>
<script async="" src="//www.instagram.com/embed.js"></script>
</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kabel Menjuntai Tersangkut Kereta Api Jarak Jauh di Klari Karawang, Sempat Percikkan Listrik</title>
<link>https://kartanews.com/kabel-menjuntai-tersangkut-kereta-api-jarak-jauh-di-klari-karawang-sempat-percikkan-listrik</link>
<guid>https://kartanews.com/kabel-menjuntai-tersangkut-kereta-api-jarak-jauh-di-klari-karawang-sempat-percikkan-listrik</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a44905e04a05.jpg" length="47757" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 01 Jul 2026 12:06:15 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<blockquote class="instagram-media" data-instgrm-captioned="" data-instgrm-permalink="https://www.instagram.com/reel/DaP3AR1BvBo/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" data-instgrm-version="14" style="background: #FFF; border: 0; border-radius: 3px; box-shadow: 0 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.5),0 1px 10px 0 rgba(0,0,0,0.15); margin: 1px; max-width: 540px; min-width: 326px; padding: 0; width: calc(100% - 2px);">
<div style="padding: 16px;"><a href="https://www.instagram.com/reel/DaP3AR1BvBo/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="background: #FFFFFF; line-height: 0; padding: 0 0; text-align: center; text-decoration: none; width: 100%;" target="_blank" rel="noopener">
<div style="display: flex; flex-direction: row; align-items: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 40px; margin-right: 14px; width: 40px;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 100px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 60px;"></div>
</div>
</div>
<div style="padding: 19% 0;"></div>
<div style="display: block; height: 50px; margin: 0 auto 12px; width: 50px;"><svg width="50px" height="50px" viewBox="0 0 60 60" version="1.1" xmlns="https://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="https://www.w3.org/1999/xlink"><g stroke="none" stroke-width="1" fill="none" fill-rule="evenodd"><g transform="translate(-511.000000, -20.000000)" fill="#000000"><g><path d="M556.869,30.41 C554.814,30.41 553.148,32.076 553.148,34.131 C553.148,36.186 554.814,37.852 556.869,37.852 C558.924,37.852 560.59,36.186 560.59,34.131 C560.59,32.076 558.924,30.41 556.869,30.41 M541,60.657 C535.114,60.657 530.342,55.887 530.342,50 C530.342,44.114 535.114,39.342 541,39.342 C546.887,39.342 551.658,44.114 551.658,50 C551.658,55.887 546.887,60.657 541,60.657 M541,33.886 C532.1,33.886 524.886,41.1 524.886,50 C524.886,58.899 532.1,66.113 541,66.113 C549.9,66.113 557.115,58.899 557.115,50 C557.115,41.1 549.9,33.886 541,33.886 M565.378,62.101 C565.244,65.022 564.756,66.606 564.346,67.663 C563.803,69.06 563.154,70.057 562.106,71.106 C561.058,72.155 560.06,72.803 558.662,73.347 C557.607,73.757 556.021,74.244 553.102,74.378 C549.944,74.521 548.997,74.552 541,74.552 C533.003,74.552 532.056,74.521 528.898,74.378 C525.979,74.244 524.393,73.757 523.338,73.347 C521.94,72.803 520.942,72.155 519.894,71.106 C518.846,70.057 518.197,69.06 517.654,67.663 C517.244,66.606 516.755,65.022 516.623,62.101 C516.479,58.943 516.448,57.996 516.448,50 C516.448,42.003 516.479,41.056 516.623,37.899 C516.755,34.978 517.244,33.391 517.654,32.338 C518.197,30.938 518.846,29.942 519.894,28.894 C520.942,27.846 521.94,27.196 523.338,26.654 C524.393,26.244 525.979,25.756 528.898,25.623 C532.057,25.479 533.004,25.448 541,25.448 C548.997,25.448 549.943,25.479 553.102,25.623 C556.021,25.756 557.607,26.244 558.662,26.654 C560.06,27.196 561.058,27.846 562.106,28.894 C563.154,29.942 563.803,30.938 564.346,32.338 C564.756,33.391 565.244,34.978 565.378,37.899 C565.522,41.056 565.552,42.003 565.552,50 C565.552,57.996 565.522,58.943 565.378,62.101 M570.82,37.631 C570.674,34.438 570.167,32.258 569.425,30.349 C568.659,28.377 567.633,26.702 565.965,25.035 C564.297,23.368 562.623,22.342 560.652,21.575 C558.743,20.834 556.562,20.326 553.369,20.18 C550.169,20.033 549.148,20 541,20 C532.853,20 531.831,20.033 528.631,20.18 C525.438,20.326 523.257,20.834 521.349,21.575 C519.376,22.342 517.703,23.368 516.035,25.035 C514.368,26.702 513.342,28.377 512.574,30.349 C511.834,32.258 511.326,34.438 511.181,37.631 C511.035,40.831 511,41.851 511,50 C511,58.147 511.035,59.17 511.181,62.369 C511.326,65.562 511.834,67.743 512.574,69.651 C513.342,71.625 514.368,73.296 516.035,74.965 C517.703,76.634 519.376,77.658 521.349,78.425 C523.257,79.167 525.438,79.673 528.631,79.82 C531.831,79.965 532.853,80.001 541,80.001 C549.148,80.001 550.169,79.965 553.369,79.82 C556.562,79.673 558.743,79.167 560.652,78.425 C562.623,77.658 564.297,76.634 565.965,74.965 C567.633,73.296 568.659,71.625 569.425,69.651 C570.167,67.743 570.674,65.562 570.82,62.369 C570.966,59.17 571,58.147 571,50 C571,41.851 570.966,40.831 570.82,37.631"></path></g></g></g></svg></div>
<div style="padding-top: 8px;">
<div style="color: #3897f0; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: 550; line-height: 18px;">Lihat postingan ini di Instagram</div>
</div>
<div style="padding: 12.5% 0;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: row; margin-bottom: 14px; align-items: center;">
<div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(0px) translateY(7px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; height: 12.5px; transform: rotate(-45deg) translateX(3px) translateY(1px); width: 12.5px; flex-grow: 0; margin-right: 14px; margin-left: 2px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(9px) translateY(-18px);"></div>
</div>
<div style="margin-left: 8px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 20px; width: 20px;"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 2px solid transparent; border-left: 6px solid #f4f4f4; border-bottom: 2px solid transparent; transform: translateX(16px) translateY(-4px) rotate(30deg);"></div>
</div>
<div style="margin-left: auto;">
<div style="width: 0px; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-right: 8px solid transparent; transform: translateY(16px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; flex-grow: 0; height: 12px; width: 16px; transform: translateY(-4px);"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-left: 8px solid transparent; transform: translateY(-4px) translateX(8px);"></div>
</div>
</div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center; margin-bottom: 24px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 224px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 144px;"></div>
</div>
</a>
<p style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; line-height: 17px; margin-bottom: 0; margin-top: 8px; overflow: hidden; padding: 8px 0 7px; text-align: center; text-overflow: ellipsis; white-space: nowrap;"><a href="https://www.instagram.com/reel/DaP3AR1BvBo/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: normal; line-height: 17px; text-decoration: none;" target="_blank" rel="noopener">Sebuah kiriman dibagikan oleh KartaNews | Bukan Sekedar Berita (@kartanewscom)</a></p>
</div>
</blockquote>
<p>
<script async="" src="//www.instagram.com/embed.js"></script>
</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Tabrakan Adu Banteng Dua Sepeda Motor di Tikungan Menanjak Beji Purwokerto Utara</title>
<link>https://kartanews.com/tabrakan-adu-banteng-dua-sepeda-motor-di-tikungan-menanjak-beji-purwokerto-utara</link>
<guid>https://kartanews.com/tabrakan-adu-banteng-dua-sepeda-motor-di-tikungan-menanjak-beji-purwokerto-utara</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a44905d1588a.jpg" length="78352" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 01 Jul 2026 12:06:06 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<blockquote class="instagram-media" data-instgrm-captioned="" data-instgrm-permalink="https://www.instagram.com/reel/DaPwM8aBze6/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" data-instgrm-version="14" style="background: #FFF; border: 0; border-radius: 3px; box-shadow: 0 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.5),0 1px 10px 0 rgba(0,0,0,0.15); margin: 1px; max-width: 540px; min-width: 326px; padding: 0; width: calc(100% - 2px);">
<div style="padding: 16px;"><a href="https://www.instagram.com/reel/DaPwM8aBze6/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="background: #FFFFFF; line-height: 0; padding: 0 0; text-align: center; text-decoration: none; width: 100%;" target="_blank" rel="noopener">
<div style="display: flex; flex-direction: row; align-items: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 40px; margin-right: 14px; width: 40px;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 100px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 60px;"></div>
</div>
</div>
<div style="padding: 19% 0;"></div>
<div style="display: block; height: 50px; margin: 0 auto 12px; width: 50px;"><svg width="50px" height="50px" viewBox="0 0 60 60" version="1.1" xmlns="https://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="https://www.w3.org/1999/xlink"><g stroke="none" stroke-width="1" fill="none" fill-rule="evenodd"><g transform="translate(-511.000000, -20.000000)" fill="#000000"><g><path d="M556.869,30.41 C554.814,30.41 553.148,32.076 553.148,34.131 C553.148,36.186 554.814,37.852 556.869,37.852 C558.924,37.852 560.59,36.186 560.59,34.131 C560.59,32.076 558.924,30.41 556.869,30.41 M541,60.657 C535.114,60.657 530.342,55.887 530.342,50 C530.342,44.114 535.114,39.342 541,39.342 C546.887,39.342 551.658,44.114 551.658,50 C551.658,55.887 546.887,60.657 541,60.657 M541,33.886 C532.1,33.886 524.886,41.1 524.886,50 C524.886,58.899 532.1,66.113 541,66.113 C549.9,66.113 557.115,58.899 557.115,50 C557.115,41.1 549.9,33.886 541,33.886 M565.378,62.101 C565.244,65.022 564.756,66.606 564.346,67.663 C563.803,69.06 563.154,70.057 562.106,71.106 C561.058,72.155 560.06,72.803 558.662,73.347 C557.607,73.757 556.021,74.244 553.102,74.378 C549.944,74.521 548.997,74.552 541,74.552 C533.003,74.552 532.056,74.521 528.898,74.378 C525.979,74.244 524.393,73.757 523.338,73.347 C521.94,72.803 520.942,72.155 519.894,71.106 C518.846,70.057 518.197,69.06 517.654,67.663 C517.244,66.606 516.755,65.022 516.623,62.101 C516.479,58.943 516.448,57.996 516.448,50 C516.448,42.003 516.479,41.056 516.623,37.899 C516.755,34.978 517.244,33.391 517.654,32.338 C518.197,30.938 518.846,29.942 519.894,28.894 C520.942,27.846 521.94,27.196 523.338,26.654 C524.393,26.244 525.979,25.756 528.898,25.623 C532.057,25.479 533.004,25.448 541,25.448 C548.997,25.448 549.943,25.479 553.102,25.623 C556.021,25.756 557.607,26.244 558.662,26.654 C560.06,27.196 561.058,27.846 562.106,28.894 C563.154,29.942 563.803,30.938 564.346,32.338 C564.756,33.391 565.244,34.978 565.378,37.899 C565.522,41.056 565.552,42.003 565.552,50 C565.552,57.996 565.522,58.943 565.378,62.101 M570.82,37.631 C570.674,34.438 570.167,32.258 569.425,30.349 C568.659,28.377 567.633,26.702 565.965,25.035 C564.297,23.368 562.623,22.342 560.652,21.575 C558.743,20.834 556.562,20.326 553.369,20.18 C550.169,20.033 549.148,20 541,20 C532.853,20 531.831,20.033 528.631,20.18 C525.438,20.326 523.257,20.834 521.349,21.575 C519.376,22.342 517.703,23.368 516.035,25.035 C514.368,26.702 513.342,28.377 512.574,30.349 C511.834,32.258 511.326,34.438 511.181,37.631 C511.035,40.831 511,41.851 511,50 C511,58.147 511.035,59.17 511.181,62.369 C511.326,65.562 511.834,67.743 512.574,69.651 C513.342,71.625 514.368,73.296 516.035,74.965 C517.703,76.634 519.376,77.658 521.349,78.425 C523.257,79.167 525.438,79.673 528.631,79.82 C531.831,79.965 532.853,80.001 541,80.001 C549.148,80.001 550.169,79.965 553.369,79.82 C556.562,79.673 558.743,79.167 560.652,78.425 C562.623,77.658 564.297,76.634 565.965,74.965 C567.633,73.296 568.659,71.625 569.425,69.651 C570.167,67.743 570.674,65.562 570.82,62.369 C570.966,59.17 571,58.147 571,50 C571,41.851 570.966,40.831 570.82,37.631"></path></g></g></g></svg></div>
<div style="padding-top: 8px;">
<div style="color: #3897f0; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: 550; line-height: 18px;">Lihat postingan ini di Instagram</div>
</div>
<div style="padding: 12.5% 0;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: row; margin-bottom: 14px; align-items: center;">
<div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(0px) translateY(7px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; height: 12.5px; transform: rotate(-45deg) translateX(3px) translateY(1px); width: 12.5px; flex-grow: 0; margin-right: 14px; margin-left: 2px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(9px) translateY(-18px);"></div>
</div>
<div style="margin-left: 8px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 20px; width: 20px;"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 2px solid transparent; border-left: 6px solid #f4f4f4; border-bottom: 2px solid transparent; transform: translateX(16px) translateY(-4px) rotate(30deg);"></div>
</div>
<div style="margin-left: auto;">
<div style="width: 0px; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-right: 8px solid transparent; transform: translateY(16px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; flex-grow: 0; height: 12px; width: 16px; transform: translateY(-4px);"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-left: 8px solid transparent; transform: translateY(-4px) translateX(8px);"></div>
</div>
</div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center; margin-bottom: 24px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 224px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 144px;"></div>
</div>
</a>
<p style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; line-height: 17px; margin-bottom: 0; margin-top: 8px; overflow: hidden; padding: 8px 0 7px; text-align: center; text-overflow: ellipsis; white-space: nowrap;"><a href="https://www.instagram.com/reel/DaPwM8aBze6/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: normal; line-height: 17px; text-decoration: none;" target="_blank" rel="noopener">Sebuah kiriman dibagikan oleh KartaNews | Bukan Sekedar Berita (@kartanewscom)</a></p>
</div>
</blockquote>
<p>
<script async="" src="//www.instagram.com/embed.js"></script>
</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kebakaran Hanguskan Bangunan Asrama dan Ruang Kelas di Pesantren Kawasan Simpang Dago Bandung</title>
<link>https://kartanews.com/kebakaran-hanguskan-bangunan-asrama-dan-ruang-kelas-di-pesantren-kawasan-simpang-dago-bandung</link>
<guid>https://kartanews.com/kebakaran-hanguskan-bangunan-asrama-dan-ruang-kelas-di-pesantren-kawasan-simpang-dago-bandung</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a44905bda38e.jpg" length="68710" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 01 Jul 2026 11:59:32 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<blockquote class="instagram-media" data-instgrm-captioned="" data-instgrm-permalink="https://www.instagram.com/reel/DaPpSN7h4nJ/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" data-instgrm-version="14" style="background: #FFF; border: 0; border-radius: 3px; box-shadow: 0 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.5),0 1px 10px 0 rgba(0,0,0,0.15); margin: 1px; max-width: 540px; min-width: 326px; padding: 0; width: calc(100% - 2px);">
<div style="padding: 16px;"><a href="https://www.instagram.com/reel/DaPpSN7h4nJ/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="background: #FFFFFF; line-height: 0; padding: 0 0; text-align: center; text-decoration: none; width: 100%;" target="_blank" rel="noopener">
<div style="display: flex; flex-direction: row; align-items: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 40px; margin-right: 14px; width: 40px;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 100px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 60px;"></div>
</div>
</div>
<div style="padding: 19% 0;"></div>
<div style="display: block; height: 50px; margin: 0 auto 12px; width: 50px;"><svg width="50px" height="50px" viewBox="0 0 60 60" version="1.1" xmlns="https://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="https://www.w3.org/1999/xlink"><g stroke="none" stroke-width="1" fill="none" fill-rule="evenodd"><g transform="translate(-511.000000, -20.000000)" fill="#000000"><g><path d="M556.869,30.41 C554.814,30.41 553.148,32.076 553.148,34.131 C553.148,36.186 554.814,37.852 556.869,37.852 C558.924,37.852 560.59,36.186 560.59,34.131 C560.59,32.076 558.924,30.41 556.869,30.41 M541,60.657 C535.114,60.657 530.342,55.887 530.342,50 C530.342,44.114 535.114,39.342 541,39.342 C546.887,39.342 551.658,44.114 551.658,50 C551.658,55.887 546.887,60.657 541,60.657 M541,33.886 C532.1,33.886 524.886,41.1 524.886,50 C524.886,58.899 532.1,66.113 541,66.113 C549.9,66.113 557.115,58.899 557.115,50 C557.115,41.1 549.9,33.886 541,33.886 M565.378,62.101 C565.244,65.022 564.756,66.606 564.346,67.663 C563.803,69.06 563.154,70.057 562.106,71.106 C561.058,72.155 560.06,72.803 558.662,73.347 C557.607,73.757 556.021,74.244 553.102,74.378 C549.944,74.521 548.997,74.552 541,74.552 C533.003,74.552 532.056,74.521 528.898,74.378 C525.979,74.244 524.393,73.757 523.338,73.347 C521.94,72.803 520.942,72.155 519.894,71.106 C518.846,70.057 518.197,69.06 517.654,67.663 C517.244,66.606 516.755,65.022 516.623,62.101 C516.479,58.943 516.448,57.996 516.448,50 C516.448,42.003 516.479,41.056 516.623,37.899 C516.755,34.978 517.244,33.391 517.654,32.338 C518.197,30.938 518.846,29.942 519.894,28.894 C520.942,27.846 521.94,27.196 523.338,26.654 C524.393,26.244 525.979,25.756 528.898,25.623 C532.057,25.479 533.004,25.448 541,25.448 C548.997,25.448 549.943,25.479 553.102,25.623 C556.021,25.756 557.607,26.244 558.662,26.654 C560.06,27.196 561.058,27.846 562.106,28.894 C563.154,29.942 563.803,30.938 564.346,32.338 C564.756,33.391 565.244,34.978 565.378,37.899 C565.522,41.056 565.552,42.003 565.552,50 C565.552,57.996 565.522,58.943 565.378,62.101 M570.82,37.631 C570.674,34.438 570.167,32.258 569.425,30.349 C568.659,28.377 567.633,26.702 565.965,25.035 C564.297,23.368 562.623,22.342 560.652,21.575 C558.743,20.834 556.562,20.326 553.369,20.18 C550.169,20.033 549.148,20 541,20 C532.853,20 531.831,20.033 528.631,20.18 C525.438,20.326 523.257,20.834 521.349,21.575 C519.376,22.342 517.703,23.368 516.035,25.035 C514.368,26.702 513.342,28.377 512.574,30.349 C511.834,32.258 511.326,34.438 511.181,37.631 C511.035,40.831 511,41.851 511,50 C511,58.147 511.035,59.17 511.181,62.369 C511.326,65.562 511.834,67.743 512.574,69.651 C513.342,71.625 514.368,73.296 516.035,74.965 C517.703,76.634 519.376,77.658 521.349,78.425 C523.257,79.167 525.438,79.673 528.631,79.82 C531.831,79.965 532.853,80.001 541,80.001 C549.148,80.001 550.169,79.965 553.369,79.82 C556.562,79.673 558.743,79.167 560.652,78.425 C562.623,77.658 564.297,76.634 565.965,74.965 C567.633,73.296 568.659,71.625 569.425,69.651 C570.167,67.743 570.674,65.562 570.82,62.369 C570.966,59.17 571,58.147 571,50 C571,41.851 570.966,40.831 570.82,37.631"></path></g></g></g></svg></div>
<div style="padding-top: 8px;">
<div style="color: #3897f0; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: 550; line-height: 18px;">Lihat postingan ini di Instagram</div>
</div>
<div style="padding: 12.5% 0;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: row; margin-bottom: 14px; align-items: center;">
<div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(0px) translateY(7px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; height: 12.5px; transform: rotate(-45deg) translateX(3px) translateY(1px); width: 12.5px; flex-grow: 0; margin-right: 14px; margin-left: 2px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(9px) translateY(-18px);"></div>
</div>
<div style="margin-left: 8px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 20px; width: 20px;"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 2px solid transparent; border-left: 6px solid #f4f4f4; border-bottom: 2px solid transparent; transform: translateX(16px) translateY(-4px) rotate(30deg);"></div>
</div>
<div style="margin-left: auto;">
<div style="width: 0px; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-right: 8px solid transparent; transform: translateY(16px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; flex-grow: 0; height: 12px; width: 16px; transform: translateY(-4px);"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-left: 8px solid transparent; transform: translateY(-4px) translateX(8px);"></div>
</div>
</div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center; margin-bottom: 24px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 224px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 144px;"></div>
</div>
</a>
<p style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; line-height: 17px; margin-bottom: 0; margin-top: 8px; overflow: hidden; padding: 8px 0 7px; text-align: center; text-overflow: ellipsis; white-space: nowrap;"><a href="https://www.instagram.com/reel/DaPpSN7h4nJ/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: normal; line-height: 17px; text-decoration: none;" target="_blank" rel="noopener">Sebuah kiriman dibagikan oleh KartaNews | Bukan Sekedar Berita (@kartanewscom)</a></p>
</div>
</blockquote>
<p>
<script async="" src="//www.instagram.com/embed.js"></script>
</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Hilang Konsentrasi, Pemotor Terperosok ke Jurang Kedalaman 3 Meter di Jalan Baron&#45;Krakal</title>
<link>https://kartanews.com/hilang-konsentrasi-pemotor-terperosok-ke-jurang-kedalaman-3-meter-di-jalan-baron-krakal</link>
<guid>https://kartanews.com/hilang-konsentrasi-pemotor-terperosok-ke-jurang-kedalaman-3-meter-di-jalan-baron-krakal</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a44905883b70.jpg" length="70352" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 01 Jul 2026 11:59:14 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<blockquote class="instagram-media" data-instgrm-permalink="https://www.instagram.com/reel/DaPibHdBOAS/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" data-instgrm-version="14" style="background: #FFF; border: 0; border-radius: 3px; box-shadow: 0 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.5),0 1px 10px 0 rgba(0,0,0,0.15); margin: 1px; max-width: 540px; min-width: 326px; padding: 0; width: calc(100% - 2px);">
<div style="padding: 16px;"><a href="https://www.instagram.com/reel/DaPibHdBOAS/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="background: #FFFFFF; line-height: 0; padding: 0 0; text-align: center; text-decoration: none; width: 100%;" target="_blank" rel="noopener">
<div style="display: flex; flex-direction: row; align-items: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 40px; margin-right: 14px; width: 40px;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 100px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 60px;"></div>
</div>
</div>
<div style="padding: 19% 0;"></div>
<div style="display: block; height: 50px; margin: 0 auto 12px; width: 50px;"><svg width="50px" height="50px" viewBox="0 0 60 60" version="1.1" xmlns="https://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="https://www.w3.org/1999/xlink"><g stroke="none" stroke-width="1" fill="none" fill-rule="evenodd"><g transform="translate(-511.000000, -20.000000)" fill="#000000"><g><path d="M556.869,30.41 C554.814,30.41 553.148,32.076 553.148,34.131 C553.148,36.186 554.814,37.852 556.869,37.852 C558.924,37.852 560.59,36.186 560.59,34.131 C560.59,32.076 558.924,30.41 556.869,30.41 M541,60.657 C535.114,60.657 530.342,55.887 530.342,50 C530.342,44.114 535.114,39.342 541,39.342 C546.887,39.342 551.658,44.114 551.658,50 C551.658,55.887 546.887,60.657 541,60.657 M541,33.886 C532.1,33.886 524.886,41.1 524.886,50 C524.886,58.899 532.1,66.113 541,66.113 C549.9,66.113 557.115,58.899 557.115,50 C557.115,41.1 549.9,33.886 541,33.886 M565.378,62.101 C565.244,65.022 564.756,66.606 564.346,67.663 C563.803,69.06 563.154,70.057 562.106,71.106 C561.058,72.155 560.06,72.803 558.662,73.347 C557.607,73.757 556.021,74.244 553.102,74.378 C549.944,74.521 548.997,74.552 541,74.552 C533.003,74.552 532.056,74.521 528.898,74.378 C525.979,74.244 524.393,73.757 523.338,73.347 C521.94,72.803 520.942,72.155 519.894,71.106 C518.846,70.057 518.197,69.06 517.654,67.663 C517.244,66.606 516.755,65.022 516.623,62.101 C516.479,58.943 516.448,57.996 516.448,50 C516.448,42.003 516.479,41.056 516.623,37.899 C516.755,34.978 517.244,33.391 517.654,32.338 C518.197,30.938 518.846,29.942 519.894,28.894 C520.942,27.846 521.94,27.196 523.338,26.654 C524.393,26.244 525.979,25.756 528.898,25.623 C532.057,25.479 533.004,25.448 541,25.448 C548.997,25.448 549.943,25.479 553.102,25.623 C556.021,25.756 557.607,26.244 558.662,26.654 C560.06,27.196 561.058,27.846 562.106,28.894 C563.154,29.942 563.803,30.938 564.346,32.338 C564.756,33.391 565.244,34.978 565.378,37.899 C565.522,41.056 565.552,42.003 565.552,50 C565.552,57.996 565.522,58.943 565.378,62.101 M570.82,37.631 C570.674,34.438 570.167,32.258 569.425,30.349 C568.659,28.377 567.633,26.702 565.965,25.035 C564.297,23.368 562.623,22.342 560.652,21.575 C558.743,20.834 556.562,20.326 553.369,20.18 C550.169,20.033 549.148,20 541,20 C532.853,20 531.831,20.033 528.631,20.18 C525.438,20.326 523.257,20.834 521.349,21.575 C519.376,22.342 517.703,23.368 516.035,25.035 C514.368,26.702 513.342,28.377 512.574,30.349 C511.834,32.258 511.326,34.438 511.181,37.631 C511.035,40.831 511,41.851 511,50 C511,58.147 511.035,59.17 511.181,62.369 C511.326,65.562 511.834,67.743 512.574,69.651 C513.342,71.625 514.368,73.296 516.035,74.965 C517.703,76.634 519.376,77.658 521.349,78.425 C523.257,79.167 525.438,79.673 528.631,79.82 C531.831,79.965 532.853,80.001 541,80.001 C549.148,80.001 550.169,79.965 553.369,79.82 C556.562,79.673 558.743,79.167 560.652,78.425 C562.623,77.658 564.297,76.634 565.965,74.965 C567.633,73.296 568.659,71.625 569.425,69.651 C570.167,67.743 570.674,65.562 570.82,62.369 C570.966,59.17 571,58.147 571,50 C571,41.851 570.966,40.831 570.82,37.631"></path></g></g></g></svg></div>
<div style="padding-top: 8px;">
<div style="color: #3897f0; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: 550; line-height: 18px;">Lihat postingan ini di Instagram</div>
</div>
<div style="padding: 12.5% 0;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: row; margin-bottom: 14px; align-items: center;">
<div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(0px) translateY(7px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; height: 12.5px; transform: rotate(-45deg) translateX(3px) translateY(1px); width: 12.5px; flex-grow: 0; margin-right: 14px; margin-left: 2px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(9px) translateY(-18px);"></div>
</div>
<div style="margin-left: 8px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 20px; width: 20px;"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 2px solid transparent; border-left: 6px solid #f4f4f4; border-bottom: 2px solid transparent; transform: translateX(16px) translateY(-4px) rotate(30deg);"></div>
</div>
<div style="margin-left: auto;">
<div style="width: 0px; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-right: 8px solid transparent; transform: translateY(16px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; flex-grow: 0; height: 12px; width: 16px; transform: translateY(-4px);"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-left: 8px solid transparent; transform: translateY(-4px) translateX(8px);"></div>
</div>
</div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center; margin-bottom: 24px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 224px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 144px;"></div>
</div>
</a>
<p style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; line-height: 17px; margin-bottom: 0; margin-top: 8px; overflow: hidden; padding: 8px 0 7px; text-align: center; text-overflow: ellipsis; white-space: nowrap;"><a href="https://www.instagram.com/reel/DaPibHdBOAS/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: normal; line-height: 17px; text-decoration: none;" target="_blank" rel="noopener">Sebuah kiriman dibagikan oleh KartaNews | Bukan Sekedar Berita (@kartanewscom)</a></p>
</div>
</blockquote>
<p>
<script async="" src="//www.instagram.com/embed.js"></script>
</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Terkunci dari Luar Saat Rumah Kebakaran, Tiga Anak di Gandus Palembang Alami Luk44 Bak44r</title>
<link>https://kartanews.com/terkunci-dari-luar-saat-rumah-kebakaran-tiga-anak-di-gandus-palembang-alami-luk44-bak44r</link>
<guid>https://kartanews.com/terkunci-dari-luar-saat-rumah-kebakaran-tiga-anak-di-gandus-palembang-alami-luk44-bak44r</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a44905ae85db.jpg" length="58068" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 01 Jul 2026 11:59:04 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<blockquote class="instagram-media" data-instgrm-captioned="" data-instgrm-permalink="https://www.instagram.com/reel/DaPYJTUhiTz/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" data-instgrm-version="14" style="background: #FFF; border: 0; border-radius: 3px; box-shadow: 0 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.5),0 1px 10px 0 rgba(0,0,0,0.15); margin: 1px; max-width: 540px; min-width: 326px; padding: 0; width: calc(100% - 2px);">
<div style="padding: 16px;"><a href="https://www.instagram.com/reel/DaPYJTUhiTz/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="background: #FFFFFF; line-height: 0; padding: 0 0; text-align: center; text-decoration: none; width: 100%;" target="_blank" rel="noopener">
<div style="display: flex; flex-direction: row; align-items: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 40px; margin-right: 14px; width: 40px;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 100px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 60px;"></div>
</div>
</div>
<div style="padding: 19% 0;"></div>
<div style="display: block; height: 50px; margin: 0 auto 12px; width: 50px;"><svg width="50px" height="50px" viewBox="0 0 60 60" version="1.1" xmlns="https://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="https://www.w3.org/1999/xlink"><g stroke="none" stroke-width="1" fill="none" fill-rule="evenodd"><g transform="translate(-511.000000, -20.000000)" fill="#000000"><g><path d="M556.869,30.41 C554.814,30.41 553.148,32.076 553.148,34.131 C553.148,36.186 554.814,37.852 556.869,37.852 C558.924,37.852 560.59,36.186 560.59,34.131 C560.59,32.076 558.924,30.41 556.869,30.41 M541,60.657 C535.114,60.657 530.342,55.887 530.342,50 C530.342,44.114 535.114,39.342 541,39.342 C546.887,39.342 551.658,44.114 551.658,50 C551.658,55.887 546.887,60.657 541,60.657 M541,33.886 C532.1,33.886 524.886,41.1 524.886,50 C524.886,58.899 532.1,66.113 541,66.113 C549.9,66.113 557.115,58.899 557.115,50 C557.115,41.1 549.9,33.886 541,33.886 M565.378,62.101 C565.244,65.022 564.756,66.606 564.346,67.663 C563.803,69.06 563.154,70.057 562.106,71.106 C561.058,72.155 560.06,72.803 558.662,73.347 C557.607,73.757 556.021,74.244 553.102,74.378 C549.944,74.521 548.997,74.552 541,74.552 C533.003,74.552 532.056,74.521 528.898,74.378 C525.979,74.244 524.393,73.757 523.338,73.347 C521.94,72.803 520.942,72.155 519.894,71.106 C518.846,70.057 518.197,69.06 517.654,67.663 C517.244,66.606 516.755,65.022 516.623,62.101 C516.479,58.943 516.448,57.996 516.448,50 C516.448,42.003 516.479,41.056 516.623,37.899 C516.755,34.978 517.244,33.391 517.654,32.338 C518.197,30.938 518.846,29.942 519.894,28.894 C520.942,27.846 521.94,27.196 523.338,26.654 C524.393,26.244 525.979,25.756 528.898,25.623 C532.057,25.479 533.004,25.448 541,25.448 C548.997,25.448 549.943,25.479 553.102,25.623 C556.021,25.756 557.607,26.244 558.662,26.654 C560.06,27.196 561.058,27.846 562.106,28.894 C563.154,29.942 563.803,30.938 564.346,32.338 C564.756,33.391 565.244,34.978 565.378,37.899 C565.522,41.056 565.552,42.003 565.552,50 C565.552,57.996 565.522,58.943 565.378,62.101 M570.82,37.631 C570.674,34.438 570.167,32.258 569.425,30.349 C568.659,28.377 567.633,26.702 565.965,25.035 C564.297,23.368 562.623,22.342 560.652,21.575 C558.743,20.834 556.562,20.326 553.369,20.18 C550.169,20.033 549.148,20 541,20 C532.853,20 531.831,20.033 528.631,20.18 C525.438,20.326 523.257,20.834 521.349,21.575 C519.376,22.342 517.703,23.368 516.035,25.035 C514.368,26.702 513.342,28.377 512.574,30.349 C511.834,32.258 511.326,34.438 511.181,37.631 C511.035,40.831 511,41.851 511,50 C511,58.147 511.035,59.17 511.181,62.369 C511.326,65.562 511.834,67.743 512.574,69.651 C513.342,71.625 514.368,73.296 516.035,74.965 C517.703,76.634 519.376,77.658 521.349,78.425 C523.257,79.167 525.438,79.673 528.631,79.82 C531.831,79.965 532.853,80.001 541,80.001 C549.148,80.001 550.169,79.965 553.369,79.82 C556.562,79.673 558.743,79.167 560.652,78.425 C562.623,77.658 564.297,76.634 565.965,74.965 C567.633,73.296 568.659,71.625 569.425,69.651 C570.167,67.743 570.674,65.562 570.82,62.369 C570.966,59.17 571,58.147 571,50 C571,41.851 570.966,40.831 570.82,37.631"></path></g></g></g></svg></div>
<div style="padding-top: 8px;">
<div style="color: #3897f0; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: 550; line-height: 18px;">Lihat postingan ini di Instagram</div>
</div>
<div style="padding: 12.5% 0;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: row; margin-bottom: 14px; align-items: center;">
<div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(0px) translateY(7px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; height: 12.5px; transform: rotate(-45deg) translateX(3px) translateY(1px); width: 12.5px; flex-grow: 0; margin-right: 14px; margin-left: 2px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(9px) translateY(-18px);"></div>
</div>
<div style="margin-left: 8px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 20px; width: 20px;"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 2px solid transparent; border-left: 6px solid #f4f4f4; border-bottom: 2px solid transparent; transform: translateX(16px) translateY(-4px) rotate(30deg);"></div>
</div>
<div style="margin-left: auto;">
<div style="width: 0px; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-right: 8px solid transparent; transform: translateY(16px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; flex-grow: 0; height: 12px; width: 16px; transform: translateY(-4px);"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-left: 8px solid transparent; transform: translateY(-4px) translateX(8px);"></div>
</div>
</div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center; margin-bottom: 24px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 224px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 144px;"></div>
</div>
</a>
<p style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; line-height: 17px; margin-bottom: 0; margin-top: 8px; overflow: hidden; padding: 8px 0 7px; text-align: center; text-overflow: ellipsis; white-space: nowrap;"><a href="https://www.instagram.com/reel/DaPYJTUhiTz/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: normal; line-height: 17px; text-decoration: none;" target="_blank" rel="noopener">Sebuah kiriman dibagikan oleh KartaNews | Bukan Sekedar Berita (@kartanewscom)</a></p>
</div>
</blockquote>
<p>
<script async="" src="//www.instagram.com/embed.js"></script>
</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Seorang Anak Berusia 14 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia Akibat Tenggelam di Kalimojo Tengaran</title>
<link>https://kartanews.com/seorang-anak-berusia-14-tahun-ditemukan-meninggal-dunia-akibat-tenggelam-di-kalimojo-tengaran</link>
<guid>https://kartanews.com/seorang-anak-berusia-14-tahun-ditemukan-meninggal-dunia-akibat-tenggelam-di-kalimojo-tengaran</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a449059ddc6d.jpg" length="62797" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 01 Jul 2026 11:58:45 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<blockquote class="instagram-media" data-instgrm-captioned="" data-instgrm-permalink="https://www.instagram.com/reel/DaPPmhZB4Q9/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" data-instgrm-version="14" style="background: #FFF; border: 0; border-radius: 3px; box-shadow: 0 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.5),0 1px 10px 0 rgba(0,0,0,0.15); margin: 1px; max-width: 540px; min-width: 326px; padding: 0; width: calc(100% - 2px);">
<div style="padding: 16px;"><a href="https://www.instagram.com/reel/DaPPmhZB4Q9/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="background: #FFFFFF; line-height: 0; padding: 0 0; text-align: center; text-decoration: none; width: 100%;" target="_blank" rel="noopener">
<div style="display: flex; flex-direction: row; align-items: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 40px; margin-right: 14px; width: 40px;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 100px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 60px;"></div>
</div>
</div>
<div style="padding: 19% 0;"></div>
<div style="display: block; height: 50px; margin: 0 auto 12px; width: 50px;"><svg width="50px" height="50px" viewBox="0 0 60 60" version="1.1" xmlns="https://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="https://www.w3.org/1999/xlink"><g stroke="none" stroke-width="1" fill="none" fill-rule="evenodd"><g transform="translate(-511.000000, -20.000000)" fill="#000000"><g><path d="M556.869,30.41 C554.814,30.41 553.148,32.076 553.148,34.131 C553.148,36.186 554.814,37.852 556.869,37.852 C558.924,37.852 560.59,36.186 560.59,34.131 C560.59,32.076 558.924,30.41 556.869,30.41 M541,60.657 C535.114,60.657 530.342,55.887 530.342,50 C530.342,44.114 535.114,39.342 541,39.342 C546.887,39.342 551.658,44.114 551.658,50 C551.658,55.887 546.887,60.657 541,60.657 M541,33.886 C532.1,33.886 524.886,41.1 524.886,50 C524.886,58.899 532.1,66.113 541,66.113 C549.9,66.113 557.115,58.899 557.115,50 C557.115,41.1 549.9,33.886 541,33.886 M565.378,62.101 C565.244,65.022 564.756,66.606 564.346,67.663 C563.803,69.06 563.154,70.057 562.106,71.106 C561.058,72.155 560.06,72.803 558.662,73.347 C557.607,73.757 556.021,74.244 553.102,74.378 C549.944,74.521 548.997,74.552 541,74.552 C533.003,74.552 532.056,74.521 528.898,74.378 C525.979,74.244 524.393,73.757 523.338,73.347 C521.94,72.803 520.942,72.155 519.894,71.106 C518.846,70.057 518.197,69.06 517.654,67.663 C517.244,66.606 516.755,65.022 516.623,62.101 C516.479,58.943 516.448,57.996 516.448,50 C516.448,42.003 516.479,41.056 516.623,37.899 C516.755,34.978 517.244,33.391 517.654,32.338 C518.197,30.938 518.846,29.942 519.894,28.894 C520.942,27.846 521.94,27.196 523.338,26.654 C524.393,26.244 525.979,25.756 528.898,25.623 C532.057,25.479 533.004,25.448 541,25.448 C548.997,25.448 549.943,25.479 553.102,25.623 C556.021,25.756 557.607,26.244 558.662,26.654 C560.06,27.196 561.058,27.846 562.106,28.894 C563.154,29.942 563.803,30.938 564.346,32.338 C564.756,33.391 565.244,34.978 565.378,37.899 C565.522,41.056 565.552,42.003 565.552,50 C565.552,57.996 565.522,58.943 565.378,62.101 M570.82,37.631 C570.674,34.438 570.167,32.258 569.425,30.349 C568.659,28.377 567.633,26.702 565.965,25.035 C564.297,23.368 562.623,22.342 560.652,21.575 C558.743,20.834 556.562,20.326 553.369,20.18 C550.169,20.033 549.148,20 541,20 C532.853,20 531.831,20.033 528.631,20.18 C525.438,20.326 523.257,20.834 521.349,21.575 C519.376,22.342 517.703,23.368 516.035,25.035 C514.368,26.702 513.342,28.377 512.574,30.349 C511.834,32.258 511.326,34.438 511.181,37.631 C511.035,40.831 511,41.851 511,50 C511,58.147 511.035,59.17 511.181,62.369 C511.326,65.562 511.834,67.743 512.574,69.651 C513.342,71.625 514.368,73.296 516.035,74.965 C517.703,76.634 519.376,77.658 521.349,78.425 C523.257,79.167 525.438,79.673 528.631,79.82 C531.831,79.965 532.853,80.001 541,80.001 C549.148,80.001 550.169,79.965 553.369,79.82 C556.562,79.673 558.743,79.167 560.652,78.425 C562.623,77.658 564.297,76.634 565.965,74.965 C567.633,73.296 568.659,71.625 569.425,69.651 C570.167,67.743 570.674,65.562 570.82,62.369 C570.966,59.17 571,58.147 571,50 C571,41.851 570.966,40.831 570.82,37.631"></path></g></g></g></svg></div>
<div style="padding-top: 8px;">
<div style="color: #3897f0; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: 550; line-height: 18px;">Lihat postingan ini di Instagram</div>
</div>
<div style="padding: 12.5% 0;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: row; margin-bottom: 14px; align-items: center;">
<div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(0px) translateY(7px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; height: 12.5px; transform: rotate(-45deg) translateX(3px) translateY(1px); width: 12.5px; flex-grow: 0; margin-right: 14px; margin-left: 2px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(9px) translateY(-18px);"></div>
</div>
<div style="margin-left: 8px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 20px; width: 20px;"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 2px solid transparent; border-left: 6px solid #f4f4f4; border-bottom: 2px solid transparent; transform: translateX(16px) translateY(-4px) rotate(30deg);"></div>
</div>
<div style="margin-left: auto;">
<div style="width: 0px; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-right: 8px solid transparent; transform: translateY(16px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; flex-grow: 0; height: 12px; width: 16px; transform: translateY(-4px);"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-left: 8px solid transparent; transform: translateY(-4px) translateX(8px);"></div>
</div>
</div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center; margin-bottom: 24px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 224px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 144px;"></div>
</div>
</a>
<p style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; line-height: 17px; margin-bottom: 0; margin-top: 8px; overflow: hidden; padding: 8px 0 7px; text-align: center; text-overflow: ellipsis; white-space: nowrap;"><a href="https://www.instagram.com/reel/DaPPmhZB4Q9/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: normal; line-height: 17px; text-decoration: none;" target="_blank" rel="noopener">Sebuah kiriman dibagikan oleh KartaNews | Bukan Sekedar Berita (@kartanewscom)</a></p>
</div>
</blockquote>
<p>
<script async="" src="//www.instagram.com/embed.js"></script>
</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Truk Terguling Menutupi Badan Jalan di Kawasan Gunungputri, Arus Lalu Lintas Tersendat</title>
<link>https://kartanews.com/truk-terguling-menutupi-badan-jalan-di-kawasan-gunungputri-arus-lalu-lintas-tersendat</link>
<guid>https://kartanews.com/truk-terguling-menutupi-badan-jalan-di-kawasan-gunungputri-arus-lalu-lintas-tersendat</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a4490570c0ae.jpg" length="94408" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 01 Jul 2026 11:58:31 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<blockquote class="instagram-media" data-instgrm-captioned="" data-instgrm-permalink="https://www.instagram.com/reel/DaPF7NkScwu/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" data-instgrm-version="14" style="background: #FFF; border: 0; border-radius: 3px; box-shadow: 0 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.5),0 1px 10px 0 rgba(0,0,0,0.15); margin: 1px; max-width: 540px; min-width: 326px; padding: 0; width: calc(100% - 2px);">
<div style="padding: 16px;"><a href="https://www.instagram.com/reel/DaPF7NkScwu/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="background: #FFFFFF; line-height: 0; padding: 0 0; text-align: center; text-decoration: none; width: 100%;" target="_blank" rel="noopener">
<div style="display: flex; flex-direction: row; align-items: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 40px; margin-right: 14px; width: 40px;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 100px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 60px;"></div>
</div>
</div>
<div style="padding: 19% 0;"></div>
<div style="display: block; height: 50px; margin: 0 auto 12px; width: 50px;"><svg width="50px" height="50px" viewBox="0 0 60 60" version="1.1" xmlns="https://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="https://www.w3.org/1999/xlink"><g stroke="none" stroke-width="1" fill="none" fill-rule="evenodd"><g transform="translate(-511.000000, -20.000000)" fill="#000000"><g><path d="M556.869,30.41 C554.814,30.41 553.148,32.076 553.148,34.131 C553.148,36.186 554.814,37.852 556.869,37.852 C558.924,37.852 560.59,36.186 560.59,34.131 C560.59,32.076 558.924,30.41 556.869,30.41 M541,60.657 C535.114,60.657 530.342,55.887 530.342,50 C530.342,44.114 535.114,39.342 541,39.342 C546.887,39.342 551.658,44.114 551.658,50 C551.658,55.887 546.887,60.657 541,60.657 M541,33.886 C532.1,33.886 524.886,41.1 524.886,50 C524.886,58.899 532.1,66.113 541,66.113 C549.9,66.113 557.115,58.899 557.115,50 C557.115,41.1 549.9,33.886 541,33.886 M565.378,62.101 C565.244,65.022 564.756,66.606 564.346,67.663 C563.803,69.06 563.154,70.057 562.106,71.106 C561.058,72.155 560.06,72.803 558.662,73.347 C557.607,73.757 556.021,74.244 553.102,74.378 C549.944,74.521 548.997,74.552 541,74.552 C533.003,74.552 532.056,74.521 528.898,74.378 C525.979,74.244 524.393,73.757 523.338,73.347 C521.94,72.803 520.942,72.155 519.894,71.106 C518.846,70.057 518.197,69.06 517.654,67.663 C517.244,66.606 516.755,65.022 516.623,62.101 C516.479,58.943 516.448,57.996 516.448,50 C516.448,42.003 516.479,41.056 516.623,37.899 C516.755,34.978 517.244,33.391 517.654,32.338 C518.197,30.938 518.846,29.942 519.894,28.894 C520.942,27.846 521.94,27.196 523.338,26.654 C524.393,26.244 525.979,25.756 528.898,25.623 C532.057,25.479 533.004,25.448 541,25.448 C548.997,25.448 549.943,25.479 553.102,25.623 C556.021,25.756 557.607,26.244 558.662,26.654 C560.06,27.196 561.058,27.846 562.106,28.894 C563.154,29.942 563.803,30.938 564.346,32.338 C564.756,33.391 565.244,34.978 565.378,37.899 C565.522,41.056 565.552,42.003 565.552,50 C565.552,57.996 565.522,58.943 565.378,62.101 M570.82,37.631 C570.674,34.438 570.167,32.258 569.425,30.349 C568.659,28.377 567.633,26.702 565.965,25.035 C564.297,23.368 562.623,22.342 560.652,21.575 C558.743,20.834 556.562,20.326 553.369,20.18 C550.169,20.033 549.148,20 541,20 C532.853,20 531.831,20.033 528.631,20.18 C525.438,20.326 523.257,20.834 521.349,21.575 C519.376,22.342 517.703,23.368 516.035,25.035 C514.368,26.702 513.342,28.377 512.574,30.349 C511.834,32.258 511.326,34.438 511.181,37.631 C511.035,40.831 511,41.851 511,50 C511,58.147 511.035,59.17 511.181,62.369 C511.326,65.562 511.834,67.743 512.574,69.651 C513.342,71.625 514.368,73.296 516.035,74.965 C517.703,76.634 519.376,77.658 521.349,78.425 C523.257,79.167 525.438,79.673 528.631,79.82 C531.831,79.965 532.853,80.001 541,80.001 C549.148,80.001 550.169,79.965 553.369,79.82 C556.562,79.673 558.743,79.167 560.652,78.425 C562.623,77.658 564.297,76.634 565.965,74.965 C567.633,73.296 568.659,71.625 569.425,69.651 C570.167,67.743 570.674,65.562 570.82,62.369 C570.966,59.17 571,58.147 571,50 C571,41.851 570.966,40.831 570.82,37.631"></path></g></g></g></svg></div>
<div style="padding-top: 8px;">
<div style="color: #3897f0; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: 550; line-height: 18px;">Lihat postingan ini di Instagram</div>
</div>
<div style="padding: 12.5% 0;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: row; margin-bottom: 14px; align-items: center;">
<div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(0px) translateY(7px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; height: 12.5px; transform: rotate(-45deg) translateX(3px) translateY(1px); width: 12.5px; flex-grow: 0; margin-right: 14px; margin-left: 2px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(9px) translateY(-18px);"></div>
</div>
<div style="margin-left: 8px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 20px; width: 20px;"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 2px solid transparent; border-left: 6px solid #f4f4f4; border-bottom: 2px solid transparent; transform: translateX(16px) translateY(-4px) rotate(30deg);"></div>
</div>
<div style="margin-left: auto;">
<div style="width: 0px; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-right: 8px solid transparent; transform: translateY(16px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; flex-grow: 0; height: 12px; width: 16px; transform: translateY(-4px);"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-left: 8px solid transparent; transform: translateY(-4px) translateX(8px);"></div>
</div>
</div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center; margin-bottom: 24px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 224px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 144px;"></div>
</div>
</a>
<p style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; line-height: 17px; margin-bottom: 0; margin-top: 8px; overflow: hidden; padding: 8px 0 7px; text-align: center; text-overflow: ellipsis; white-space: nowrap;"><a href="https://www.instagram.com/reel/DaPF7NkScwu/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: normal; line-height: 17px; text-decoration: none;" target="_blank" rel="noopener">Sebuah kiriman dibagikan oleh KartaNews | Bukan Sekedar Berita (@kartanewscom)</a></p>
</div>
</blockquote>
<p>
<script async="" src="//www.instagram.com/embed.js"></script>
</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Polda Kaltim Terbitkan SP3 untuk Irma Suryani, Penyidik Nyatakan Bukti Belum Mencukupi</title>
<link>https://kartanews.com/polda-kaltim-terbitkan-sp3-untuk-irma-suryani-penyidik-nyatakan-bukti-belum-mencukupi</link>
<guid>https://kartanews.com/polda-kaltim-terbitkan-sp3-untuk-irma-suryani-penyidik-nyatakan-bukti-belum-mencukupi</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a43b12cd5ac8.jpg" length="91665" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 30 Jun 2026 20:04:56 +0800</pubDate>
<dc:creator>Irla Hadratan Iman</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, SAMARINDA – </strong>Kepolisian Daerah Kalimantan Timur (Polda Kaltim) resmi menghentikan penyidikan perkara dugaan pemerasan, perampasan, dan pengancaman yang sebelumnya dilaporkan Nurfadiah terhadap Irma Suryani. Penghentian perkara tersebut dituangkan dalam Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) tertanggal 22 Juni 2026 setelah penyidik menyatakan perkara tidak memiliki bukti yang cukup untuk dilanjutkan ke tahap berikutnya.</p>
<p>Keputusan penghentian penyidikan itu mengakhiri proses hukum yang telah berjalan hampir enam tahun sejak laporan tersebut bergulir pada 2020. Dengan diterbitkannya SP3, status tersangka yang sebelumnya disandang Irma Suryani juga dicabut. </p>
<p>Kuasa hukum Irma Suryani, Jumintar Napitupulu, menyambut baik keputusan tersebut. Menurutnya, sejak awal pihaknya meyakini laporan yang diajukan terhadap kliennya tidak memenuhi unsur pidana dan seharusnya tidak berlanjut ke tahap penyidikan.</p>
<p>"Setelah melalui proses yang cukup panjang, akhirnya penyidik menyimpulkan bahwa perkara ini tidak memiliki alat bukti yang cukup. Dengan demikian, status hukum klien kami telah dipulihkan," ujar Jumintar dalam keterangannya.</p>
<p>Jumintar menjelaskan, perkara tersebut berawal dari hubungan kerja sama bisnis antara Irma Suryani dan Nurfadiah pada Juni 2016. Saat itu, kata dia, Irma menyerahkan modal usaha sebesar Rp2,7 miliar kepada Nurfadiah dengan kesepakatan pembagian keuntungan sebesar 40 persen selama empat bulan. Namun, menurut Jumintar, seiring berjalannya waktu, keuntungan yang dijanjikan maupun pengembalian modal tidak kunjung diterima oleh kliennya.</p>
<p>Karena itu, Irma Suryani meminta adanya jaminan atas dana yang telah diserahkan. Sebagai bentuk jaminan, lanjutnya, Nurfadiah disebut menerbitkan sebuah cek. Akan tetapi, ketika cek tersebut diajukan untuk proses kliring pada Maret 2017, pihak bank menolaknya sebanyak tiga kali karena saldo dinilai tidak mencukupi.</p>
<p>"Penolakan bukan karena tanda tangan berbeda atau alasan administratif lainnya, tetapi karena saldo rekening tidak mencukupi," kata Jumintar.</p>
<p>Ia menambahkan, setelah dilakukan penagihan, Nurfadiah sempat melakukan pembayaran keuntungan secara bertahap melalui enam kali transfer dengan total nilai Rp195 juta.</p>
<p>Meski demikian, menurutnya, pokok modal sebesar Rp2,7 miliar masih belum dikembalikan. Karena kewajiban tersebut belum juga dipenuhi, pada awal 2018 Nurfadiah disebut menyerahkan enam sertifikat tanah dan lima BPKB kendaraan kepada Irma Suryani sebagai jaminan. Penyerahan itu, menurut Jumintar, dilakukan secara sukarela di Jalan Milono, Samarinda, serta disaksikan oleh dua orang saksi.</p>
<p>Merasa tidak memperoleh kepastian mengenai pelunasan kewajiban tersebut, Irma Suryani kemudian melaporkan dugaan penggunaan cek kosong ke Polresta Samarinda pada 9 April 2020. Tidak lama setelah laporan tersebut dibuat, Nurfadiah mengajukan laporan balik ke Polda Kaltim.</p>
<p>Dalam laporannya, Irma Suryani dituduh melakukan dugaan pemerasan, perampasan, dan pengancaman terkait sejumlah perhiasan, sertifikat tanah, serta BPKB kendaraan.</p>
<p>Perkara tersebut kemudian bergulir selama beberapa tahun hingga dilakukan gelar perkara pada 20 Mei 2026. Berdasarkan hasil proses penyidikan, Polda Kaltim akhirnya menerbitkan SP3 dengan pertimbangan bahwa bukti yang tersedia belum memenuhi syarat sebagaimana ketentuan hukum acara pidana. </p>
<p>Menurut Jumintar, penyidik menyampaikan bahwa perkara tersebut hanya didukung oleh satu alat bukti berupa keterangan saksi dari pihak pelapor.</p>
<p>"Untuk melanjutkan suatu perkara pidana diperlukan minimal dua alat bukti yang sah. Dalam perkara ini, penyidik menyampaikan kepada kami bahwa alat bukti yang tersedia belum memenuhi ketentuan tersebut," jelasnya.</p>
<p>Selain itu, Jumintar juga mengungkapkan sejumlah hal yang menurutnya menjadi perhatian dalam proses gelar perkara. Salah satunya berkaitan dengan keberadaan kamera pengawas (CCTV) di lokasi yang disebut sebagai tempat terjadinya dugaan perampasan.</p>
<p>Menurutnya, pihak pelapor menyampaikan bahwa CCTV di rumah saat itu sedang mengalami kerusakan sehingga tidak dapat memperlihatkan rekaman kejadian. Hal lain yang juga disoroti adalah keterangan mengenai brankas tempat penyimpanan barang-barang yang dipersoalkan. Menurut Jumintar, pelapor menyebut brankas tersebut sedang dalam kondisi rusak sehingga tidak terkunci.</p>
<p>Berdasarkan keseluruhan rangkaian penyidikan tersebut, pihaknya berpendapat bahwa tuduhan terhadap kliennya tidak memiliki dasar pembuktian yang memadai. Ia menegaskan bahwa sertifikat tanah dan BPKB yang berada di tangan Irma Suryani merupakan jaminan atas hubungan bisnis dan bukan hasil perampasan sebagaimana yang dituduhkan dalam laporan.</p>
<p>"Dengan diterbitkannya SP3 ini, klien kami telah memperoleh kepastian hukum. Status hukumnya telah dipulihkan dan perkara ini dinyatakan dihentikan karena tidak cukup bukti," tegas Jumintar. (Irla/KN)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>AirAsia Bakal Kembali Membuka Rute Penerbangan dari Bandara Kalimarau Berau</title>
<link>https://kartanews.com/airasia-bakal-kembali-membuka-rute-penerbangan-dari-bandara-kalimarau-berau</link>
<guid>https://kartanews.com/airasia-bakal-kembali-membuka-rute-penerbangan-dari-bandara-kalimarau-berau</guid>
<description><![CDATA[ BERAU– Kabar gembira datang untuk masyarakat Berau dan Kalimantan Timur (Kaltim). Maskapai penerbangan bertarif rendah, AirAsia, dipastikan akan kembali beroperasi di Bandara Kalimarau mulai 2 Juli 2026 mendatang. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a43890f1e8b0.jpg" length="110910" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 30 Jun 2026 17:13:29 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, BERAU</strong>– Kabar gembira datang untuk masyarakat Berau dan Kalimantan Timur (Kaltim). Maskapai penerbangan bertarif rendah, AirAsia, dipastikan akan kembali beroperasi di Bandara Kalimarau mulai 2 Juli 2026 mendatang. </p>
<p>Kembalinya maskapai berlogo merah tersebut diprediksi akan memicu ledakan konektivitas udara yang sudah lama dinanti-nantikan oleh publik.</p>
<p>Kepala Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas I Kalimarau, Patah Atabri, membenarkan kabar tersebut. Menurutnya, langkah ini menjadi tonggak pedalam peta transportasi daerah.</p>
<p>"Kehadiran kembali AirAsia di Kalimarau adalah jawaban atas tingginya ekspektasi masyarakat. Ini bukan sekadar menambah jadwal penerbangan, tapi langkah strategis kami untuk memperkuat aksesibilitas, mendongkrak mobilitas warga, dan yang terpenting memberikan opsi perjalanan premium dengan harga yang tetap bersahabat," ujar Patah Atabri saat dikonfirmasi, Selasa (30/6/2026). </p>
<p>Rute ini diyakini tidak hanya menjadi jembatan udara biasa, melainkan magnet raksasa yang siap menyedot arus investasi, mempercepat perputaran roda perdagangan, hingga memicu lonjakan masif di sektor pariwisata Kabupaten Berau.</p>
<p>Patah Atabri optimis bahwa rute strategis ini akan memangkas jarak dan waktu bagi para pemburu keindahan alam. Destinasi wisata kelas dunia yang selama ini memerlukan perjalanan panjang, kini berada di depan mata.</p>
<p>Dengan adanya rute langsung dari Surabaya ini, akses menuju surga tropis seperti Kepulauan Derawan, Pulau Maratua, hingga keajaiban air dua rasa di Labuan Cermin akan menjadi jauh lebih mudah, cepat, dan terjangkau.</p>
<p>"Kami siap menyambut gelombang baru wisatawan, baik domestik maupun turis mancanegara yang ingin mengeksplorasi potensi luar biasa Berau," pungkasnya. <strong>(REIN/daa)</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Dewan Berau Dukung Proyek Pengelolaan Sampah Modern Segera Dibangun</title>
<link>https://kartanews.com/dewan-berau-dukung-proyek-pengelolaan-sampah-modern-segera-dibangun</link>
<guid>https://kartanews.com/dewan-berau-dukung-proyek-pengelolaan-sampah-modern-segera-dibangun</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Berau, Dadi Okto Nooryanto, menyatakan dukungan penuhnya terhadap rencana penerapan teknologi pengelolaan sampah modern di Berau. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a43801c45606.jpg" length="69718" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 30 Jun 2026 16:35:10 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.COM, BERAU</span></span></span></span></strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Berau, Dedy Okto Nooryanto menyatakan dukungan penuhnya terhadap rencana penerapan teknologi pengelolaan sampah modern di Berau. </span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Pada saat menghadiri kegiatan Fokus Grup Discussion (FGD) mengenai program pemanfaatan sampah melalui teknologi Artifisial Intelegensi (AI), ia menilai Alat canggih tersebut memiliki manfaat yang cukup besar bagi Berau apabila dapat dihadirkan nantinya. Sebab menurutnya inovasi ini dapat menjadi solusi efektif atas permasalahan sampah di daerah saat ini. </span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Dirinya menilai mesin pengolah sampah ini memiliki keunggulan komparatif karena mampu memilah berbagai jenis sampah secara otomatis, mulai dari sampah basah, plastik, botol, hingga kaca. Selain itu, sistem pengeringannya tergolong cepat, hanya memakan waktu sekitar satu jam.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​"Sampah yang masuk ke dalam mesin ini, walaupun bercampur, nanti ada pemilahan-pemilahannya. Nah, ini yang sangat bagus dan keringnya pun cepat, sekitar satu jam," ujar Dedy, Selasa (30/06/2026). </span></span></span></span></p>
<p><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Hasilkan </span></span></span></span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Pupuk dan Bahan Bakar Alternatif PLTU</span></span></span></span></strong></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Menariknya, teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI/robotic) ini diklaim ramah lingkungan dan meminimalkan limbah sisa. Pengoperasian mesin pun sangat efisien karena hanya membutuhkan satu hingga dua orang operator untuk menjalankan program yang sudah terintegrasi.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Lebih jauh, luaran (<em>output</em>) dari pemrosesan sampah ini memiliki nilai ekonomis yang tinggi. Selain diolah menjadi pupuk, sampah tersebut dapat diubah menjadi bahan bakar alternatif pengganti batu bara (RDF) yang siap dipasok ke Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU).</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​"Nantinya sampah yang diolah dapat menghasilkan semacam bahan pengganti batu bara yang bisa dicanangkan ke PLTU. Itu kan bagus juga, bisa dijual ke PLTU dengan harga murah," jelasnya.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Pada tahapan awal (wacana), program pengelolaan sampah ini diproyeksikan akan mencakup empat kecamatan inti, yaitu Kecamatan Tanjung Redeb, ​Gunung Tabur, Sambaliung, dan Teluk Bayur​. </span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Kendati demikian, ia menambahkan bahwa jika seluruh infrastruktur telah terbangun, layanan ini ditargetkan mampu menjangkau seluruh 13 kecamatan di Kabupaten Berau.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Terkait mekanisme transportasi sampah dari tiap kecamatan, pemerintah daerah bersama pihak ketiga akan merancang sistem penjemputan yang paling efektif.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Menutup keterangannya, Ketua DPRD Berau menekankan pentingnya kolaborasi pendanaan melalui program <em>Corporate Social Responsibility (CSR)</em> dari perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Berau. </span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Meskipun kesepakatan awal telah dijajaki, ia meminta pemerintah daerah dan kepala daerah untuk mengkaji lebih lanjut penempatan dana CSR tersebut agar tepat sasaran dan legal secara hukum.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​"Tinggal pemerintah daerah mengkaji lagi masalah dana CSR itu. Apakah bisa, masuknya di mana, jangan sampai salah nanti," tutupnya. <strong>(REIN/daa)</strong></span></span></span></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>STIPER Berau Resmi Bersatu di Bawah Naungan Universitas Muhammadiyah Berau</title>
<link>https://kartanews.com/stiper-berau-resmi-bersatu-di-bawah-naungan-universitas-muhammadiyah-berau</link>
<guid>https://kartanews.com/stiper-berau-resmi-bersatu-di-bawah-naungan-universitas-muhammadiyah-berau</guid>
<description><![CDATA[ BERAU- Babak baru sejarah pendidikan tinggi di Bumi Batiwakkal resmi dimulai. Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIPER) Berau kini resmi terintegrasi dan bergabung dengan Universitas Muhammadiyah Berau (UMB) per Selasa (30/6/2026). ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a4376eadd795.jpg" length="95056" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 30 Jun 2026 15:56:55 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, BERAU</strong> – Babak baru sejarah pendidikan tinggi di Bumi Batiwakkal resmi dimulai. Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIPER) Berau kini resmi terintegrasi dan bergabung dengan Universitas Muhammadiyah Berau (UMB) per Selasa (30/6/2026).</p>
<p>​Penyatuan strategis ini diumumkan secara resmi dalam agenda Silaturahmi dan Sosialisasi Surat Edaran Rektor yang berlangsung khidmat di Ballroom SM Tower, Tanjung Redeb.</p>
<p>​Kepala Badan Pembina Harian (BPH) UMB, Syarifuddin Israil, menegaskan bahwa momentum ini bukan sekadar urusan administrasi belaka. Langkah besar ini diambil demi memperkuat sekaligus menjaga keberlanjutan fondasi pendidikan yang telah diperjuangkan para pendiri STIPER Berau terdahulu.</p>
<p>​“Sejarah mencatat hari ini sebagai langkah besar untuk memperkuat pendidikan tinggi di Berau. Semangat dan perjuangan para pendiri harus terus dilanjutkan melalui pengelolaan yang lebih kuat dan terintegrasi,” tegas Syarifuddin.</p>
<p>​Sementara itu, Ketua Yayasan Karisma Mandiri, Hadi Mustafa mengucapkan apresiasi atas dedikasi seluruh civitas akademika STIPER Berau karena selama ini telah berperan dalam dalam mencetak SDM yang unggul.</p>
<p>Ia berharap sinergi yang sudah dibangun dapat melahirkan mutu pendidikan yang jauh lebih berkualitas tanpa melupakan nilai-nilai historisnya.</p>
<p>​<strong>Bagaimana Nasib Mahasiswa dan Dosen?</strong></p>
<p>​Menjawab pertanyaan publik mengenai dampak transisi ini, Rektor UMB, Muhammad Bayu, memberikan garansi penuh. Ia memastikan proses integrasi ini berjalan mulus tanpa mengorbankan kepentingan mahasiswa maupun tenaga pengajar.</p>
<p>​Aktivitas akademik, mulai dari perkuliahan harian, penyelesaian tugas akhir, pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN), hingga prosesi wisuda dipastikan tetap berjalan normal sesuai jadwal.</p>
<p>​“Tidak ada mahasiswa maupun dosen yang dirugikan dalam proses ini. Semua hak akademik tetap dijamin dan kegiatan perkuliahan berjalan normal sebagaimana yang telah direncanakan,” tegas Bayu.</p>
<p>​Terkait status akreditasi program studi yang selama ini melekat pada STIPER, Bayu menjelaskan status tersebut tetap sah berlaku hingga masa aktifnya habis.</p>
<p>Ke depan, UMB siap menggenjot penguatan tata kelola organisasi serta mutu SDM, yang kini resmi bertransformasi menjadi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Berau.</p>
<p>​Sebagai langkah awal penataan organisasi, agenda ini juga dirangkai dengan penyerahan surat keputusan (SK) bagi pejabat struktural sementara. Melalui penggabungan ini, UMB membidik tata kelola kampus yang lebih efektif, peningkatan layanan akademik, serta kontribusi yang lebih nyata bagi pembangunan daerah di Kabupaten Berau.<strong> (REIN/daa) </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kericuhan Pecah di Kawasan PT Belawan Indah, Sejumlah Pekerja Alami Luka&#45;Luka</title>
<link>https://kartanews.com/kericuhan-pecah-di-kawasan-pt-belawan-indah-sejumlah-pekerja-alami-luka-luka</link>
<guid>https://kartanews.com/kericuhan-pecah-di-kawasan-pt-belawan-indah-sejumlah-pekerja-alami-luka-luka</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a4363824979d.jpg" length="70615" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 30 Jun 2026 14:35:52 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<blockquote class="instagram-media" data-instgrm-captioned="" data-instgrm-permalink="https://www.instagram.com/reel/DaNEdOQByq7/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" data-instgrm-version="14" style="background: #FFF; border: 0; border-radius: 3px; box-shadow: 0 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.5),0 1px 10px 0 rgba(0,0,0,0.15); margin: 1px; max-width: 540px; min-width: 326px; padding: 0; width: calc(100% - 2px);">
<div style="padding: 16px;"><a href="https://www.instagram.com/reel/DaNEdOQByq7/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="background: #FFFFFF; line-height: 0; padding: 0 0; text-align: center; text-decoration: none; width: 100%;" target="_blank" rel="noopener">
<div style="display: flex; flex-direction: row; align-items: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 40px; margin-right: 14px; width: 40px;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 100px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 60px;"></div>
</div>
</div>
<div style="padding: 19% 0;"></div>
<div style="display: block; height: 50px; margin: 0 auto 12px; width: 50px;"><svg width="50px" height="50px" viewBox="0 0 60 60" version="1.1" xmlns="https://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="https://www.w3.org/1999/xlink"><g stroke="none" stroke-width="1" fill="none" fill-rule="evenodd"><g transform="translate(-511.000000, -20.000000)" fill="#000000"><g><path d="M556.869,30.41 C554.814,30.41 553.148,32.076 553.148,34.131 C553.148,36.186 554.814,37.852 556.869,37.852 C558.924,37.852 560.59,36.186 560.59,34.131 C560.59,32.076 558.924,30.41 556.869,30.41 M541,60.657 C535.114,60.657 530.342,55.887 530.342,50 C530.342,44.114 535.114,39.342 541,39.342 C546.887,39.342 551.658,44.114 551.658,50 C551.658,55.887 546.887,60.657 541,60.657 M541,33.886 C532.1,33.886 524.886,41.1 524.886,50 C524.886,58.899 532.1,66.113 541,66.113 C549.9,66.113 557.115,58.899 557.115,50 C557.115,41.1 549.9,33.886 541,33.886 M565.378,62.101 C565.244,65.022 564.756,66.606 564.346,67.663 C563.803,69.06 563.154,70.057 562.106,71.106 C561.058,72.155 560.06,72.803 558.662,73.347 C557.607,73.757 556.021,74.244 553.102,74.378 C549.944,74.521 548.997,74.552 541,74.552 C533.003,74.552 532.056,74.521 528.898,74.378 C525.979,74.244 524.393,73.757 523.338,73.347 C521.94,72.803 520.942,72.155 519.894,71.106 C518.846,70.057 518.197,69.06 517.654,67.663 C517.244,66.606 516.755,65.022 516.623,62.101 C516.479,58.943 516.448,57.996 516.448,50 C516.448,42.003 516.479,41.056 516.623,37.899 C516.755,34.978 517.244,33.391 517.654,32.338 C518.197,30.938 518.846,29.942 519.894,28.894 C520.942,27.846 521.94,27.196 523.338,26.654 C524.393,26.244 525.979,25.756 528.898,25.623 C532.057,25.479 533.004,25.448 541,25.448 C548.997,25.448 549.943,25.479 553.102,25.623 C556.021,25.756 557.607,26.244 558.662,26.654 C560.06,27.196 561.058,27.846 562.106,28.894 C563.154,29.942 563.803,30.938 564.346,32.338 C564.756,33.391 565.244,34.978 565.378,37.899 C565.522,41.056 565.552,42.003 565.552,50 C565.552,57.996 565.522,58.943 565.378,62.101 M570.82,37.631 C570.674,34.438 570.167,32.258 569.425,30.349 C568.659,28.377 567.633,26.702 565.965,25.035 C564.297,23.368 562.623,22.342 560.652,21.575 C558.743,20.834 556.562,20.326 553.369,20.18 C550.169,20.033 549.148,20 541,20 C532.853,20 531.831,20.033 528.631,20.18 C525.438,20.326 523.257,20.834 521.349,21.575 C519.376,22.342 517.703,23.368 516.035,25.035 C514.368,26.702 513.342,28.377 512.574,30.349 C511.834,32.258 511.326,34.438 511.181,37.631 C511.035,40.831 511,41.851 511,50 C511,58.147 511.035,59.17 511.181,62.369 C511.326,65.562 511.834,67.743 512.574,69.651 C513.342,71.625 514.368,73.296 516.035,74.965 C517.703,76.634 519.376,77.658 521.349,78.425 C523.257,79.167 525.438,79.673 528.631,79.82 C531.831,79.965 532.853,80.001 541,80.001 C549.148,80.001 550.169,79.965 553.369,79.82 C556.562,79.673 558.743,79.167 560.652,78.425 C562.623,77.658 564.297,76.634 565.965,74.965 C567.633,73.296 568.659,71.625 569.425,69.651 C570.167,67.743 570.674,65.562 570.82,62.369 C570.966,59.17 571,58.147 571,50 C571,41.851 570.966,40.831 570.82,37.631"></path></g></g></g></svg></div>
<div style="padding-top: 8px;">
<div style="color: #3897f0; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: 550; line-height: 18px;">Lihat postingan ini di Instagram</div>
</div>
<div style="padding: 12.5% 0;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: row; margin-bottom: 14px; align-items: center;">
<div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(0px) translateY(7px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; height: 12.5px; transform: rotate(-45deg) translateX(3px) translateY(1px); width: 12.5px; flex-grow: 0; margin-right: 14px; margin-left: 2px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(9px) translateY(-18px);"></div>
</div>
<div style="margin-left: 8px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 20px; width: 20px;"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 2px solid transparent; border-left: 6px solid #f4f4f4; border-bottom: 2px solid transparent; transform: translateX(16px) translateY(-4px) rotate(30deg);"></div>
</div>
<div style="margin-left: auto;">
<div style="width: 0px; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-right: 8px solid transparent; transform: translateY(16px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; flex-grow: 0; height: 12px; width: 16px; transform: translateY(-4px);"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-left: 8px solid transparent; transform: translateY(-4px) translateX(8px);"></div>
</div>
</div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center; margin-bottom: 24px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 224px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 144px;"></div>
</div>
</a>
<p style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; line-height: 17px; margin-bottom: 0; margin-top: 8px; overflow: hidden; padding: 8px 0 7px; text-align: center; text-overflow: ellipsis; white-space: nowrap;"><a href="https://www.instagram.com/reel/DaNEdOQByq7/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: normal; line-height: 17px; text-decoration: none;" target="_blank" rel="noopener">Sebuah kiriman dibagikan oleh KartaNews | Bukan Sekedar Berita (@kartanewscom)</a></p>
</div>
</blockquote>
<p>
<script async="" src="//www.instagram.com/embed.js"></script>
</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Seekor Hiu Tutul Dilaporkan Terdampar di Pantai Bunton Adipala Cilacap</title>
<link>https://kartanews.com/seekor-hiu-tutul-dilaporkan-terdampar-di-pantai-bunton-adipala-cilacap</link>
<guid>https://kartanews.com/seekor-hiu-tutul-dilaporkan-terdampar-di-pantai-bunton-adipala-cilacap</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a43638154345.jpg" length="65520" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 30 Jun 2026 14:35:09 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<blockquote class="instagram-media" data-instgrm-captioned="" data-instgrm-permalink="https://www.instagram.com/reel/DaM9m8_hTtl/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" data-instgrm-version="14" style="background: #FFF; border: 0; border-radius: 3px; box-shadow: 0 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.5),0 1px 10px 0 rgba(0,0,0,0.15); margin: 1px; max-width: 540px; min-width: 326px; padding: 0; width: calc(100% - 2px);">
<div style="padding: 16px;"><a href="https://www.instagram.com/reel/DaM9m8_hTtl/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="background: #FFFFFF; line-height: 0; padding: 0 0; text-align: center; text-decoration: none; width: 100%;" target="_blank" rel="noopener">
<div style="display: flex; flex-direction: row; align-items: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 40px; margin-right: 14px; width: 40px;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 100px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 60px;"></div>
</div>
</div>
<div style="padding: 19% 0;"></div>
<div style="display: block; height: 50px; margin: 0 auto 12px; width: 50px;"><svg width="50px" height="50px" viewBox="0 0 60 60" version="1.1" xmlns="https://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="https://www.w3.org/1999/xlink"><g stroke="none" stroke-width="1" fill="none" fill-rule="evenodd"><g transform="translate(-511.000000, -20.000000)" fill="#000000"><g><path d="M556.869,30.41 C554.814,30.41 553.148,32.076 553.148,34.131 C553.148,36.186 554.814,37.852 556.869,37.852 C558.924,37.852 560.59,36.186 560.59,34.131 C560.59,32.076 558.924,30.41 556.869,30.41 M541,60.657 C535.114,60.657 530.342,55.887 530.342,50 C530.342,44.114 535.114,39.342 541,39.342 C546.887,39.342 551.658,44.114 551.658,50 C551.658,55.887 546.887,60.657 541,60.657 M541,33.886 C532.1,33.886 524.886,41.1 524.886,50 C524.886,58.899 532.1,66.113 541,66.113 C549.9,66.113 557.115,58.899 557.115,50 C557.115,41.1 549.9,33.886 541,33.886 M565.378,62.101 C565.244,65.022 564.756,66.606 564.346,67.663 C563.803,69.06 563.154,70.057 562.106,71.106 C561.058,72.155 560.06,72.803 558.662,73.347 C557.607,73.757 556.021,74.244 553.102,74.378 C549.944,74.521 548.997,74.552 541,74.552 C533.003,74.552 532.056,74.521 528.898,74.378 C525.979,74.244 524.393,73.757 523.338,73.347 C521.94,72.803 520.942,72.155 519.894,71.106 C518.846,70.057 518.197,69.06 517.654,67.663 C517.244,66.606 516.755,65.022 516.623,62.101 C516.479,58.943 516.448,57.996 516.448,50 C516.448,42.003 516.479,41.056 516.623,37.899 C516.755,34.978 517.244,33.391 517.654,32.338 C518.197,30.938 518.846,29.942 519.894,28.894 C520.942,27.846 521.94,27.196 523.338,26.654 C524.393,26.244 525.979,25.756 528.898,25.623 C532.057,25.479 533.004,25.448 541,25.448 C548.997,25.448 549.943,25.479 553.102,25.623 C556.021,25.756 557.607,26.244 558.662,26.654 C560.06,27.196 561.058,27.846 562.106,28.894 C563.154,29.942 563.803,30.938 564.346,32.338 C564.756,33.391 565.244,34.978 565.378,37.899 C565.522,41.056 565.552,42.003 565.552,50 C565.552,57.996 565.522,58.943 565.378,62.101 M570.82,37.631 C570.674,34.438 570.167,32.258 569.425,30.349 C568.659,28.377 567.633,26.702 565.965,25.035 C564.297,23.368 562.623,22.342 560.652,21.575 C558.743,20.834 556.562,20.326 553.369,20.18 C550.169,20.033 549.148,20 541,20 C532.853,20 531.831,20.033 528.631,20.18 C525.438,20.326 523.257,20.834 521.349,21.575 C519.376,22.342 517.703,23.368 516.035,25.035 C514.368,26.702 513.342,28.377 512.574,30.349 C511.834,32.258 511.326,34.438 511.181,37.631 C511.035,40.831 511,41.851 511,50 C511,58.147 511.035,59.17 511.181,62.369 C511.326,65.562 511.834,67.743 512.574,69.651 C513.342,71.625 514.368,73.296 516.035,74.965 C517.703,76.634 519.376,77.658 521.349,78.425 C523.257,79.167 525.438,79.673 528.631,79.82 C531.831,79.965 532.853,80.001 541,80.001 C549.148,80.001 550.169,79.965 553.369,79.82 C556.562,79.673 558.743,79.167 560.652,78.425 C562.623,77.658 564.297,76.634 565.965,74.965 C567.633,73.296 568.659,71.625 569.425,69.651 C570.167,67.743 570.674,65.562 570.82,62.369 C570.966,59.17 571,58.147 571,50 C571,41.851 570.966,40.831 570.82,37.631"></path></g></g></g></svg></div>
<div style="padding-top: 8px;">
<div style="color: #3897f0; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: 550; line-height: 18px;">Lihat postingan ini di Instagram</div>
</div>
<div style="padding: 12.5% 0;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: row; margin-bottom: 14px; align-items: center;">
<div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(0px) translateY(7px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; height: 12.5px; transform: rotate(-45deg) translateX(3px) translateY(1px); width: 12.5px; flex-grow: 0; margin-right: 14px; margin-left: 2px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(9px) translateY(-18px);"></div>
</div>
<div style="margin-left: 8px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 20px; width: 20px;"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 2px solid transparent; border-left: 6px solid #f4f4f4; border-bottom: 2px solid transparent; transform: translateX(16px) translateY(-4px) rotate(30deg);"></div>
</div>
<div style="margin-left: auto;">
<div style="width: 0px; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-right: 8px solid transparent; transform: translateY(16px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; flex-grow: 0; height: 12px; width: 16px; transform: translateY(-4px);"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-left: 8px solid transparent; transform: translateY(-4px) translateX(8px);"></div>
</div>
</div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center; margin-bottom: 24px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 224px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 144px;"></div>
</div>
</a>
<p style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; line-height: 17px; margin-bottom: 0; margin-top: 8px; overflow: hidden; padding: 8px 0 7px; text-align: center; text-overflow: ellipsis; white-space: nowrap;"><a href="https://www.instagram.com/reel/DaM9m8_hTtl/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: normal; line-height: 17px; text-decoration: none;" target="_blank" rel="noopener">Sebuah kiriman dibagikan oleh KartaNews | Bukan Sekedar Berita (@kartanewscom)</a></p>
</div>
</blockquote>
<p>
<script async="" src="//www.instagram.com/embed.js"></script>
</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Tragedi Lucknow: Kebakaran Besar Melanda Pusat Bimbingan Belajar di India, 15 Siswa Tewas</title>
<link>https://kartanews.com/tragedi-lucknow-kebakaran-besar-melanda-pusat-bimbingan-belajar-di-india-15-siswa-tewas</link>
<guid>https://kartanews.com/tragedi-lucknow-kebakaran-besar-melanda-pusat-bimbingan-belajar-di-india-15-siswa-tewas</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a4363836e5cd.jpg" length="57261" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 30 Jun 2026 14:35:01 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<blockquote class="instagram-media" data-instgrm-captioned="" data-instgrm-permalink="https://www.instagram.com/reel/DaM2zBFB9rs/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" data-instgrm-version="14" style="background: #FFF; border: 0; border-radius: 3px; box-shadow: 0 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.5),0 1px 10px 0 rgba(0,0,0,0.15); margin: 1px; max-width: 540px; min-width: 326px; padding: 0; width: calc(100% - 2px);">
<div style="padding: 16px;"><a href="https://www.instagram.com/reel/DaM2zBFB9rs/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="background: #FFFFFF; line-height: 0; padding: 0 0; text-align: center; text-decoration: none; width: 100%;" target="_blank" rel="noopener">
<div style="display: flex; flex-direction: row; align-items: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 40px; margin-right: 14px; width: 40px;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 100px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 60px;"></div>
</div>
</div>
<div style="padding: 19% 0;"></div>
<div style="display: block; height: 50px; margin: 0 auto 12px; width: 50px;"><svg width="50px" height="50px" viewBox="0 0 60 60" version="1.1" xmlns="https://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="https://www.w3.org/1999/xlink"><g stroke="none" stroke-width="1" fill="none" fill-rule="evenodd"><g transform="translate(-511.000000, -20.000000)" fill="#000000"><g><path d="M556.869,30.41 C554.814,30.41 553.148,32.076 553.148,34.131 C553.148,36.186 554.814,37.852 556.869,37.852 C558.924,37.852 560.59,36.186 560.59,34.131 C560.59,32.076 558.924,30.41 556.869,30.41 M541,60.657 C535.114,60.657 530.342,55.887 530.342,50 C530.342,44.114 535.114,39.342 541,39.342 C546.887,39.342 551.658,44.114 551.658,50 C551.658,55.887 546.887,60.657 541,60.657 M541,33.886 C532.1,33.886 524.886,41.1 524.886,50 C524.886,58.899 532.1,66.113 541,66.113 C549.9,66.113 557.115,58.899 557.115,50 C557.115,41.1 549.9,33.886 541,33.886 M565.378,62.101 C565.244,65.022 564.756,66.606 564.346,67.663 C563.803,69.06 563.154,70.057 562.106,71.106 C561.058,72.155 560.06,72.803 558.662,73.347 C557.607,73.757 556.021,74.244 553.102,74.378 C549.944,74.521 548.997,74.552 541,74.552 C533.003,74.552 532.056,74.521 528.898,74.378 C525.979,74.244 524.393,73.757 523.338,73.347 C521.94,72.803 520.942,72.155 519.894,71.106 C518.846,70.057 518.197,69.06 517.654,67.663 C517.244,66.606 516.755,65.022 516.623,62.101 C516.479,58.943 516.448,57.996 516.448,50 C516.448,42.003 516.479,41.056 516.623,37.899 C516.755,34.978 517.244,33.391 517.654,32.338 C518.197,30.938 518.846,29.942 519.894,28.894 C520.942,27.846 521.94,27.196 523.338,26.654 C524.393,26.244 525.979,25.756 528.898,25.623 C532.057,25.479 533.004,25.448 541,25.448 C548.997,25.448 549.943,25.479 553.102,25.623 C556.021,25.756 557.607,26.244 558.662,26.654 C560.06,27.196 561.058,27.846 562.106,28.894 C563.154,29.942 563.803,30.938 564.346,32.338 C564.756,33.391 565.244,34.978 565.378,37.899 C565.522,41.056 565.552,42.003 565.552,50 C565.552,57.996 565.522,58.943 565.378,62.101 M570.82,37.631 C570.674,34.438 570.167,32.258 569.425,30.349 C568.659,28.377 567.633,26.702 565.965,25.035 C564.297,23.368 562.623,22.342 560.652,21.575 C558.743,20.834 556.562,20.326 553.369,20.18 C550.169,20.033 549.148,20 541,20 C532.853,20 531.831,20.033 528.631,20.18 C525.438,20.326 523.257,20.834 521.349,21.575 C519.376,22.342 517.703,23.368 516.035,25.035 C514.368,26.702 513.342,28.377 512.574,30.349 C511.834,32.258 511.326,34.438 511.181,37.631 C511.035,40.831 511,41.851 511,50 C511,58.147 511.035,59.17 511.181,62.369 C511.326,65.562 511.834,67.743 512.574,69.651 C513.342,71.625 514.368,73.296 516.035,74.965 C517.703,76.634 519.376,77.658 521.349,78.425 C523.257,79.167 525.438,79.673 528.631,79.82 C531.831,79.965 532.853,80.001 541,80.001 C549.148,80.001 550.169,79.965 553.369,79.82 C556.562,79.673 558.743,79.167 560.652,78.425 C562.623,77.658 564.297,76.634 565.965,74.965 C567.633,73.296 568.659,71.625 569.425,69.651 C570.167,67.743 570.674,65.562 570.82,62.369 C570.966,59.17 571,58.147 571,50 C571,41.851 570.966,40.831 570.82,37.631"></path></g></g></g></svg></div>
<div style="padding-top: 8px;">
<div style="color: #3897f0; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: 550; line-height: 18px;">Lihat postingan ini di Instagram</div>
</div>
<div style="padding: 12.5% 0;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: row; margin-bottom: 14px; align-items: center;">
<div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(0px) translateY(7px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; height: 12.5px; transform: rotate(-45deg) translateX(3px) translateY(1px); width: 12.5px; flex-grow: 0; margin-right: 14px; margin-left: 2px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(9px) translateY(-18px);"></div>
</div>
<div style="margin-left: 8px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 20px; width: 20px;"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 2px solid transparent; border-left: 6px solid #f4f4f4; border-bottom: 2px solid transparent; transform: translateX(16px) translateY(-4px) rotate(30deg);"></div>
</div>
<div style="margin-left: auto;">
<div style="width: 0px; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-right: 8px solid transparent; transform: translateY(16px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; flex-grow: 0; height: 12px; width: 16px; transform: translateY(-4px);"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-left: 8px solid transparent; transform: translateY(-4px) translateX(8px);"></div>
</div>
</div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center; margin-bottom: 24px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 224px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 144px;"></div>
</div>
</a>
<p style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; line-height: 17px; margin-bottom: 0; margin-top: 8px; overflow: hidden; padding: 8px 0 7px; text-align: center; text-overflow: ellipsis; white-space: nowrap;"><a href="https://www.instagram.com/reel/DaM2zBFB9rs/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: normal; line-height: 17px; text-decoration: none;" target="_blank" rel="noopener">Sebuah kiriman dibagikan oleh KartaNews | Bukan Sekedar Berita (@kartanewscom)</a></p>
</div>
</blockquote>
<p>
<script async="" src="//www.instagram.com/embed.js"></script>
</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Baru Beberapa Bulan Direnovasi, Atap Pasar Modern Tavanjukamas Bocor Deras Saat Hujan</title>
<link>https://kartanews.com/baru-beberapa-bulan-direnovasi-atap-pasar-modern-tavanjukamas-bocor-deras-saat-hujan</link>
<guid>https://kartanews.com/baru-beberapa-bulan-direnovasi-atap-pasar-modern-tavanjukamas-bocor-deras-saat-hujan</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a4363846f227.jpg" length="74392" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 30 Jun 2026 14:34:51 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<blockquote class="instagram-media" data-instgrm-captioned="" data-instgrm-permalink="https://www.instagram.com/reel/DaMzc-qyzuL/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" data-instgrm-version="14" style="background: #FFF; border: 0; border-radius: 3px; box-shadow: 0 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.5),0 1px 10px 0 rgba(0,0,0,0.15); margin: 1px; max-width: 540px; min-width: 326px; padding: 0; width: calc(100% - 2px);">
<div style="padding: 16px;"><a href="https://www.instagram.com/reel/DaMzc-qyzuL/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="background: #FFFFFF; line-height: 0; padding: 0 0; text-align: center; text-decoration: none; width: 100%;" target="_blank" rel="noopener">
<div style="display: flex; flex-direction: row; align-items: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 40px; margin-right: 14px; width: 40px;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 100px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 60px;"></div>
</div>
</div>
<div style="padding: 19% 0;"></div>
<div style="display: block; height: 50px; margin: 0 auto 12px; width: 50px;"><svg width="50px" height="50px" viewBox="0 0 60 60" version="1.1" xmlns="https://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="https://www.w3.org/1999/xlink"><g stroke="none" stroke-width="1" fill="none" fill-rule="evenodd"><g transform="translate(-511.000000, -20.000000)" fill="#000000"><g><path d="M556.869,30.41 C554.814,30.41 553.148,32.076 553.148,34.131 C553.148,36.186 554.814,37.852 556.869,37.852 C558.924,37.852 560.59,36.186 560.59,34.131 C560.59,32.076 558.924,30.41 556.869,30.41 M541,60.657 C535.114,60.657 530.342,55.887 530.342,50 C530.342,44.114 535.114,39.342 541,39.342 C546.887,39.342 551.658,44.114 551.658,50 C551.658,55.887 546.887,60.657 541,60.657 M541,33.886 C532.1,33.886 524.886,41.1 524.886,50 C524.886,58.899 532.1,66.113 541,66.113 C549.9,66.113 557.115,58.899 557.115,50 C557.115,41.1 549.9,33.886 541,33.886 M565.378,62.101 C565.244,65.022 564.756,66.606 564.346,67.663 C563.803,69.06 563.154,70.057 562.106,71.106 C561.058,72.155 560.06,72.803 558.662,73.347 C557.607,73.757 556.021,74.244 553.102,74.378 C549.944,74.521 548.997,74.552 541,74.552 C533.003,74.552 532.056,74.521 528.898,74.378 C525.979,74.244 524.393,73.757 523.338,73.347 C521.94,72.803 520.942,72.155 519.894,71.106 C518.846,70.057 518.197,69.06 517.654,67.663 C517.244,66.606 516.755,65.022 516.623,62.101 C516.479,58.943 516.448,57.996 516.448,50 C516.448,42.003 516.479,41.056 516.623,37.899 C516.755,34.978 517.244,33.391 517.654,32.338 C518.197,30.938 518.846,29.942 519.894,28.894 C520.942,27.846 521.94,27.196 523.338,26.654 C524.393,26.244 525.979,25.756 528.898,25.623 C532.057,25.479 533.004,25.448 541,25.448 C548.997,25.448 549.943,25.479 553.102,25.623 C556.021,25.756 557.607,26.244 558.662,26.654 C560.06,27.196 561.058,27.846 562.106,28.894 C563.154,29.942 563.803,30.938 564.346,32.338 C564.756,33.391 565.244,34.978 565.378,37.899 C565.522,41.056 565.552,42.003 565.552,50 C565.552,57.996 565.522,58.943 565.378,62.101 M570.82,37.631 C570.674,34.438 570.167,32.258 569.425,30.349 C568.659,28.377 567.633,26.702 565.965,25.035 C564.297,23.368 562.623,22.342 560.652,21.575 C558.743,20.834 556.562,20.326 553.369,20.18 C550.169,20.033 549.148,20 541,20 C532.853,20 531.831,20.033 528.631,20.18 C525.438,20.326 523.257,20.834 521.349,21.575 C519.376,22.342 517.703,23.368 516.035,25.035 C514.368,26.702 513.342,28.377 512.574,30.349 C511.834,32.258 511.326,34.438 511.181,37.631 C511.035,40.831 511,41.851 511,50 C511,58.147 511.035,59.17 511.181,62.369 C511.326,65.562 511.834,67.743 512.574,69.651 C513.342,71.625 514.368,73.296 516.035,74.965 C517.703,76.634 519.376,77.658 521.349,78.425 C523.257,79.167 525.438,79.673 528.631,79.82 C531.831,79.965 532.853,80.001 541,80.001 C549.148,80.001 550.169,79.965 553.369,79.82 C556.562,79.673 558.743,79.167 560.652,78.425 C562.623,77.658 564.297,76.634 565.965,74.965 C567.633,73.296 568.659,71.625 569.425,69.651 C570.167,67.743 570.674,65.562 570.82,62.369 C570.966,59.17 571,58.147 571,50 C571,41.851 570.966,40.831 570.82,37.631"></path></g></g></g></svg></div>
<div style="padding-top: 8px;">
<div style="color: #3897f0; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: 550; line-height: 18px;">Lihat postingan ini di Instagram</div>
</div>
<div style="padding: 12.5% 0;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: row; margin-bottom: 14px; align-items: center;">
<div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(0px) translateY(7px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; height: 12.5px; transform: rotate(-45deg) translateX(3px) translateY(1px); width: 12.5px; flex-grow: 0; margin-right: 14px; margin-left: 2px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(9px) translateY(-18px);"></div>
</div>
<div style="margin-left: 8px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 20px; width: 20px;"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 2px solid transparent; border-left: 6px solid #f4f4f4; border-bottom: 2px solid transparent; transform: translateX(16px) translateY(-4px) rotate(30deg);"></div>
</div>
<div style="margin-left: auto;">
<div style="width: 0px; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-right: 8px solid transparent; transform: translateY(16px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; flex-grow: 0; height: 12px; width: 16px; transform: translateY(-4px);"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-left: 8px solid transparent; transform: translateY(-4px) translateX(8px);"></div>
</div>
</div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center; margin-bottom: 24px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 224px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 144px;"></div>
</div>
</a>
<p style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; line-height: 17px; margin-bottom: 0; margin-top: 8px; overflow: hidden; padding: 8px 0 7px; text-align: center; text-overflow: ellipsis; white-space: nowrap;"><a href="https://www.instagram.com/reel/DaMzc-qyzuL/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: normal; line-height: 17px; text-decoration: none;" target="_blank" rel="noopener">Sebuah kiriman dibagikan oleh KartaNews | Bukan Sekedar Berita (@kartanewscom)</a></p>
</div>
</blockquote>
<p>
<script async="" src="//www.instagram.com/embed.js"></script>
</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>45 Personel Polres Berau Resmi Naik Pangkat, Siap Dongkrak Pelayanan Presisi di Bumi Batiwakkal</title>
<link>https://kartanews.com/45-personel-polres-berau-resmi-naik-pangkat-siap-dongkrak-pelayanan-presisi-di-bumi-batiwakkal</link>
<guid>https://kartanews.com/45-personel-polres-berau-resmi-naik-pangkat-siap-dongkrak-pelayanan-presisi-di-bumi-batiwakkal</guid>
<description><![CDATA[ BERAU — Polres Berau mengadakan upacara laporan kenaikan pangkat bagi 45 personelnya sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan loyalitas mereka dalam menjaga keamanan di Bumi Batiwakkal, pada Senin (29/06/2026). ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a42501234ebd.jpg" length="119128" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 29 Jun 2026 18:59:02 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.COM, BERAU</span></span></span></span></strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> — Polres Berau mengadakan upacara laporan kenaikan pangkat bagi 45 personelnya sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan loyalitas mereka dalam menjaga keamanan di Bumi Batiwakkal, pada Senin (29/06/2026). </span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Kapolres Berau, AKBP Ridho Tri Putranto, menegaskan bahwa kenaikan pangkat ini bukan sekadar hadiah formalitas, melainkan sebuah amanah besar yang menuntut tanggung jawab lebih tinggi.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​“Kenaikan pangkat ini adalah bentuk penghargaan atas institusi kerja keras, loyalitas, dan pengabdian personel kepada organisasi, masyarakat, bangsa, dan negara. Semakin tinggi pangkat, semakin besar pula tanggung jawab yang diemban,” ujarnya.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Dari total 45 personel yang mendapatkan kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi pada periode kali ini, berikut rinciannya:</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">IPDA ke IPTU: 1 personel</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">AIPDA ke AIPTU: 8 personel</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​BRIPKA ke AIPDA : 9 personel</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​BRIGPOL ke BRIPKA : 2 personel</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​BRIPTU ke BRIGPOL : 4 personel</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​BRIPDA ke BRIPTU : 20 personel</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">BHARADA ke BHARATU : 1 orang</span></span></span></span></p>
<p><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Jaga Integritas dan Respons Tantangan Zaman</span></span></span></span></strong></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Di tengah tantangan tugas kepolisian yang kian kompleks, Kapolres mengingatkan seluruh jajarannya untuk tidak terlena. Momentum ini harus dijadikan bahan bakar motivasi untuk mendongkrak kualitas kinerja, kedisiplinan, dan pelayanan kepada masyarakat.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Dirinya juga berpesan agar seluruh personel tetap memegang teguh komitmen Polri yang Presisi (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan), humanis, serta menjaga nama baik institusi.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Saya berharap seluruh personel terus menjaga semangat pengabdian, profesionalisme, dan integritas. Memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta terus menjaga marwah institusi Polri,” tutupnya. </span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Upacara yang berlangsung tertib ini juga menjadi momen emosional yang dijanjikan bagi keluarga besar para personel yang hadir mendampingi. Dengan pangkat baru ini, Polres Berau diharapkan semakin solid dalam mengayomi dan melindungi masyarakat. </span></span></span></span><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">(RDK/daa)</span></span></span></span></strong> </p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>9 Pejabat Eselon II Pemprov Kaltim Resmi Menduduki Jabatan Baru</title>
<link>https://kartanews.com/9-pejabat-eselon-ii-pemprov-kaltim-resmi-menduduki-jabatan-baru</link>
<guid>https://kartanews.com/9-pejabat-eselon-ii-pemprov-kaltim-resmi-menduduki-jabatan-baru</guid>
<description><![CDATA[ ​SAMARINDA — Roda birokrasi Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) resmi bergeser. Di bawah kepemimpinan Gubernur Rudy Mas&#039;ud dan Wakil Gubernur Seno Aji, sebanyak 92 Aparatur Sipil Negara (ASN) resmi dilantik dalam agenda rotasi pejabat pertengahan tahun 2026. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a424a19adb13.jpg" length="92283" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 29 Jun 2026 18:33:09 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.COM, ​SAMARINDA</span></span></strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> — Roda birokrasi Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) resmi bergeser. Di bawah kepemimpinan Gubernur Rudy Mas'ud dan Wakil Gubernur Seno Aji, sebanyak 92 Aparatur Sipil Negara (ASN) resmi dilantik dalam agenda rotasi pejabat pertengahan tahun 2026.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Proses pengambilan sumpah jabatan ini berlangsung khidmat di Pendopo Odah Etam, Jl. Gajah Mada, Samarinda, pada Senin (29/6/2026).</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​“Hari ini kita baru saja melakukan pelantikan untuk eselon 2, eselon 3, eselon 4, hingga pengawas fungsional,” ujar Rudy Mas'ud usai memimpin pelantikan.</span></span></p>
<p><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Bukan</span></span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> Sekadar Penyegaran, Targetnya Akselerasi!</span></span></strong></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Rudy menegaskan bahwa perubahan posisi ini bukanlah sekedar rutinitas, melainkan langkah strategi penyegaran organisasi yang murni berdasarkan sistem merit dan manajemen talenta.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Mengingat para pejabat yang ditunjuk merupakan figur profesional dengan rekam jejak administrator yang panjang di Kaltim, Rudy meminta mereka untuk langsung tancap gas tanpa membuang waktu untuk adaptasi.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​"Pastinya kepala dinas yang baru ini bukan lagi untuk beradaptasi, melainkan untuk berakselerasi. Pejabat lama harus melakukan transfer ilmu agar kita bisa langsung mencapai target-target pembangunan," tegasnya.</span></span></p>
<p><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Sinyal</span></span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> Pelantikan Susulan di Awal Juli</span></span></strong></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Meski puluhan pejabat telah dilantik, nyatanya masih ada 16 posisi eselon II di lingkungan Pemprov Kaltim yang saat ini masih diisi oleh Pelaksana Tugas (Plt).</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Merespons kekosongan tersebut, Gubernur konfirmasi akan kembali menggelar lanjutan dalam waktu dekat, dengan tetap menyelaraskan proses koordinasi bersama Badan Kepegawaian Negara (BKN).</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Mungkin bulan depan (Juli), kami juga masih akan melakukan pelantikan lanjutan untuk beberapa posisi eselon 2, 3, dan 4. Sistemnya tetap sama, menggunakan manajemen talenta dari tingkat provinsi hingga proses selter di tingkat kabupaten/kota,” tambah Rudy.</span></span></p>
<p><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Daftar</span></span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> Pejabat Eselon II yang Resmi Dilantik:</span></span></strong></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Berikut adalah beberapa nama pejabat eselon II yang menempati posisi baru per hari ini:</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​1. Puguh Harjanto – Staf Ahli Bidang III Pemprov Kaltim</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">2. ​Aji Muhammad Fitra Firnanda – Asisten Pemerintahan dan Kesra Pemprov Kaltim</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​3. Muhammad Faisal – Kepala Dinas Pariwisata Kaltim</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">4. ​Ririn Sari Dewi – Kepala Dinas Kominfo Kaltim</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​5. Arief Murdiyanto – Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kaltim</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​6. </span></span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Siti Sugiyanti – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPPMD) Kaltim</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">7. Syarifah Alawiyah – Kepala Dinas Kependudukan, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKP3A) Kaltim</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">8. Drg. Ahmad Jais – Direktur RSUD Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">9. Dr. Mazniati – Wakil Direktur Penunjang RSUD Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan. </span></span><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">(REIN/daa) </span></span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

</channel>
</rss>