<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
     xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
     xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
     xmlns:admin="http://webns.net/mvcb/"
     xmlns:rdf="http://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#"
     xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
     xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/">
<channel>
<title>Kartanews &#45; : Sosial</title>
<link>https://kartanews.com/rss/category/sosial</link>
<description>Kartanews &#45; : Sosial</description>
<dc:language>en</dc:language>
<dc:rights>@PT Digitalindo Media Utama &#45; kartanews.com</dc:rights>

<item>
<title>TP PKK Berau, Berikan Hadiah Bagi Ibu yang Melahirkan Bayi di Agustus 2026</title>
<link>https://kartanews.com/tp-pkk-berau-berikan-hadiah-bagi-ibu-yang-melahirkan-bayi-di-agustus-2026</link>
<guid>https://kartanews.com/tp-pkk-berau-berikan-hadiah-bagi-ibu-yang-melahirkan-bayi-di-agustus-2026</guid>
<description><![CDATA[ BERAU - Ketua TP PKK Kabupaten Berau, Sri Aslinda, beserta rombongan kembali melestarikan tradisi rutin tahunan pada Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a83e892b26f0.jpg" length="395788" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 18 Aug 2026 13:05:54 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.COM, BERAU</span></span></strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> - Ketua TP PKK Kabupaten Berau, Sri Aslinda, beserta rombongan kembali melestarikan tradisi rutin tahunan pada Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia dengan mengunjungi RSUD dr. Abdul Rivai. </span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Kunjungan pada tanggal 17 Agustus tersebut bertujuan untuk menjenguk para ibu yang melahirkan serta menyambut kehadiran warga baru yang lahir bertepatan dengan Hari Kemerdekaan.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Dalam kunjungan tersebut, Sri Aslinda didampingi oleh Direktur RSUD dr. Abdul Rivai, dr. Jusram. Saat menyapa salah satu pasien di ruang persalinan, ia melontarkan tegur sapa yang ramah. </span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Namanya siapa? Agustina ya?”ucapnya.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Tercatat ada satu bayi perempuan yang telah lahir dalam kondisi sehat, sementara dua ibu lainnya masih menunggu proses persalinan.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Kebahagiaan pun terpancar dari Sri Aslinda karena kelahiran pada momen istimewa ini berlangsung lancar dengan kondisi ibu dan bayi yang sehat walafiat.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Sebagai tanda perhatian dan wujud dukungan di awal kehidupan sang buah hati, TP PKK Berau menyerahkan bingkisan berupa pakaian bayi dan selimut.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Ini ada sedikit bingkisan sebagai tanda kasih sayang kami dari PKK Berau,” tuturnya saat menyerahkan bantuan tersebut.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Tidak hanya kepada para ibu yang melahirkan, penghargaan juga diberikan kepada tenaga kesehatan.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Bingkisan diserahkan kepada dua bidan yang akan memasuki masa purnatugas, sedangkan seuntai bunga mawar diberikan kepada para tenaga kesehatan yang masih aktif mengabdi sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi mereka.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Di samping menyerahkan tanda terima kasih, Sri Aslinda menyampaikan pesan penting kepada para orang tua terkait kesehatan anak. </span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Semoga anak-anak ini tumbuh menjadi anak yang saleh dan salehah, berguna bagi agama, nusa, dan bangsa,” doanya.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Ia mengingatkan pentingnya menyediakan gizi sejak masa kandungan, mencegah stunting, serta memberikan ASI sejak dini.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Para orang tua juga disarankan untuk memperbanyak konsumsi makanan bergizi, seperti kacang-kacangan, dan membatasi makanan cepat saji demi tumbuh kembang anak jangka panjang.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Rangkaian kunjungan tidak henti-hentinya di ruang penyampaian. Sri Aslinda bersama rombongan turut meninjau fasilitas pelayanan rumah sakit lainnya, seperti ruang ICU, Poli Jantung, dan ruang rawat inap sambil menyapa serta mendoakan para pasien.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Ia berharap pihak rumah sakit terus berbenah, menyempurnakan fasilitas, serta meningkatkan pelayanan bersama bagi masyarakat yang membutuhkan.(Rein) </span></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Meriahkan HUT RI, Warga Perumahan Korpri Tanjung Redeb Gelar Jalan Santai Berdresscode Merah Putih</title>
<link>https://kartanews.com/meriahkan-hut-ri-warga-perumahan-korpri-tanjung-redeb-gelar-jalan-santai-berdresscode-merah-putih</link>
<guid>https://kartanews.com/meriahkan-hut-ri-warga-perumahan-korpri-tanjung-redeb-gelar-jalan-santai-berdresscode-merah-putih</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Suasana penuh kebersamaan dan keceriaan menyelimuti kawasan Perumahan Korpri, Jalan Murjani III, Kecamatan Tanjung Redeb. Para warga berkumpul untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Republik Indonesia dengan menggelar kegiatan jalan santai pada Minggu (16/08/2026) pagi. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a81374d5efb8.jpg" length="195409" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 16 Aug 2026 12:09:22 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b><span;>KARTANEWS.COM, BERAU</span;></b><span;> – Suasana penuh kebersamaan dan keceriaan menyelimuti kawasan Perumahan Korpri, Jalan Murjani III, Kecamatan Tanjung Redeb. Para warga berkumpul untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Republik Indonesia dengan menggelar kegiatan jalan santai pada Minggu (16/08/2026) pagi. </span;><br><br><span;>​Kemeriahan agenda tahunan ini semakin terasa lantaran seluruh peserta kompak mengenakan busana bernuansa merah putih. Melalui paduan warna khas bendera kebangsaan tersebut, deretan peserta jalan santai tampak mengular dan menghidupkan suasana di sepanjang rute perumahan sejak pagi hari. </span;><br><br><span;>​Ketua Pelaksana kegiatan, Darlinah menjelaskan, bahwa jalan santai ini diselenggarakan tidak sekadar untuk memperingati kemerdekaan Indonesia. </span;><br><br><span;>Lebih dari itu, momentum ini dimanfaatkan sebagai wadah silaturahmi antarwarga sekaligus upaya mempererat rasa kebersamaan dan melestarikan nilai-nilai gotong royong di tengah kehidupan bermasyarakat. </span;><br><br><span;>"Alhamdulillah, pada hari ini kita bisa menggelar kegiatan ini bersama-sama," ujar Ketua Pelaksana di sela-sela acara.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>Ia menambahkan, kesuksesan dan kelancaran acara perayaan ini tidak lepas dari kontribusi nyata seluruh elemen warga perumahan. Warga secara sukarela saling bahu-membahu memberikan bantuan, baik berupa dukungan materiil maupun nonmateriil demi terselenggaranya acara tersebut. </span;><br><br><span;>​Tak hanya jalan santai, panitia juga menyiapkan serangkaian lomba antargenerasi yang makin menambah keakraban warga. Suasana kian semarak saat sesi pembagian </span;><i><span;>doorprize</span;></i><span;>, di mana bermacam hadiah menarik dibagikan kepada para peserta yang beruntung. </span;><br><br><span;>​"Terima kasih atas partisipasi dan antusiasme seluruh warga yang hadir dan berkontribusi pada hari ini," pungkasnya.</span;></p>
<p><span;>​Melalui kegiatan ini, semangat persatuan dan nilai kebersamaan diharapkan dapat terus terjaga serta menjadi pilar utama keharmonisan warga Perumahan Korpri Berau ke depannya.(Tim)</span;><br><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260816_120347_118.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Perempuan Pesisir Berdaya: Mengolah Potensi Lokal dan Menjaga Masa Depan Ekosistem Mangrove Berau</title>
<link>https://kartanews.com/perempuan-pesisir-berdaya-mengolah-potensi-lokal-dan-menjaga-masa-depan-ekosistem-mangrove-berau</link>
<guid>https://kartanews.com/perempuan-pesisir-berdaya-mengolah-potensi-lokal-dan-menjaga-masa-depan-ekosistem-mangrove-berau</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Keberadaan ekosistem mangrove memiliki peran sangat penting dalam menjaga keberlanjutan produktivitas perikanan dan tambak masyarakat di Kabupaten Berau. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a684fad3734e.jpg" length="620982" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 28 Jul 2026 14:47:01 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b><span;>KARTANEWS.COM, BERAU</span;></b><span;> – Keberadaan ekosistem mangrove memiliki peran sangat penting dalam menjaga keberlanjutan produktivitas perikanan dan tambak masyarakat di Kabupaten Berau. </span;><span;>Menjawab tantangan tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau bekerja sama dengan Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN) menggelar seminar bertajuk "Perempuan Pesisir Berdaya: Mengelola Potensi Lokal, Menguatkan Ekonomi Keluarga". </span;><br><br><span;>Kegiatan edukatif ini dilaksanakan di Kampung Pegat Batumbuk pada 21 Juli 2026 dan berlanjut di Kampung Tabalar Muara pada 23 Juli 2026. </span;><span;>Seminar ini berhasil melibatkan sekitar 150 peserta di setiap kampung. Pelibatan masyarakat secara luas ini bertujuan untuk memastikan pemerataan manfaat program serta memperluas jangkauan pendampingan kepada warga yang selama ini belum tersentuh oleh YKAN. </span;><br><br><span;>​Dalam pelatihan tersebut, para peserta dibekali pengetahuan komprehensif, mulai dari literasi keuangan untuk mengenali layanan keuangan legal, keterampilan mengelola anggaran rumah tangga, hingga strategi pengembangan usaha berbasis potensi lokal. </span;><br><br><span;>Selain itu, materi seminar juga mencakup pembukaan akses permodalan, penumbuhan jiwa kewirausahaan, penguatan peran perempuan dalam mitigasi bencana, serta tata kelola wilayah pesisir secara inklusif. </span;><br><br><span;>​Dampak nyata dari program ini terlihat di Kampung Pegat Batumbuk dan Tabalar Muara. Para perempuan pesisir tidak hanya bertindak sebagai pengatur keuangan keluarga, tetapi juga tampil sebagai pelaku usaha kreatif dengan mengolah hasil tambak seperti udang dan bandeng menjadi produk pangan bernilai jual tinggi. </span;><br><br><span;>Mereka juga berkontribusi langsung pada budi daya udang berkelanjutan dengan mengolah sampah organik menjadi kompos dan mikroorganisme lokal (MOL).</span;><br><span;>​</span;></p>
<p><span;>Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DPMK) Kabupaten Berau, Tenteram Rahayu, menyebutkan bahwa literasi keuangan adalah bekal dasar yang sangat vital bagi keluarga nelayan. </span;><br><span;>Ia menegaskan komitmen Pemkab Berau untuk terus mendukung program pemberdayaan yang mampu meningkatkan kapasitas perempuan dalam mengelola potensi lokal secara produktif dan berkelanjutan, karena pemberdayaan perempuan berbanding lurus dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat secara luas. </span;><br><br><span;>​Manfaat pelatihan ini pun dirasakan langsung oleh masyarakat pesisir. Hasnah, anggota Kelompok Pengolah dan Pemasaran (Poklahsar) Mandiri Kampung Tabalar Muara, mengungkapkan bahwa seminar ini membuka wawasan mereka bahwa perempuan juga dapat mengembangkan usaha sendiri. </span;><br><br><span;>Selain itu, masyarakat semakin menyadari bahwa menjaga kelestarian mangrove dan kawasan pesisir sama artinya dengan melindungi sumber penghasilan keluarga di masa depan. </span;><br><br><span;>​Inisiatif ini merupakan bagian dari pelaksanaan Program </span;><i><span;>Solutions for Marine and Coastal Resilience in the Coral Triangle</span;></i><span;> (SOMACORE) di Kabupaten Berau yang dijalankan YKAN bersama pemerintah daerah dan kampung. </span;><br><br><span;>Rangkaian kegiatan ini didukung oleh Pemerintah Australia dan Pemerintah Indonesia melalui Program KONEKSI, serta melibatkan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk memperkuat aspek riset, pembelajaran, dan pengembangan pengetahuan yang inklusif. </span;><br><br><span;>​Direktur Program Kelautan YKAN, Muhammad Ilman, menegaskan bahwa pendekatan konservasi modern tidak dapat dipisahkan dari upaya peningkatan ekonomi masyarakat setempat. Menurutnya, konservasi bukan hanya soal menjaga kawasan pesisir, melainkan juga memastikan masyarakatnya hidup sejahtera. </span;><br><span;>Ketika perempuan diberi akses terhadap pengetahuan, peluang usaha, dan pengelolaan keuangan, mereka akan menjadi agen perubahan nyata di tingkat keluarga maupun komunitas. </span;><br><br><span;>​Hingga saat ini, kolaborasi antara YKAN, Pemkab Berau, dan berbagai mitra terus mendorong program konservasi berbasis masyarakat. Cakupan kerjanya meliputi perlindungan serta restorasi mangrove, pemantauan populasi penyu, penguatan tata kelola pesisir, hingga pengembangan mata pencaharian ramah lingkungan. </span;><br><br><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;>Berkat literasi keuangan yang membaik dan kesadaran lingkungan yang tinggi, perempuan pesisir Berau kini menempatkan diri sebagai pengambil keputusan, pelaku usaha, sekaligus pengelola sumber daya alam yang mandiri.(Rein)<!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260728_144012_281.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Andi Sofyan Hasdam Soroti Ancaman LGBTQ dan Dampak Perkembangan Teknologi</title>
<link>https://kartanews.com/andi-sofyan-hasdam-soroti-ancaman-lgbtq-dan-dampak-perkembangan-teknologi</link>
<guid>https://kartanews.com/andi-sofyan-hasdam-soroti-ancaman-lgbtq-dan-dampak-perkembangan-teknologi</guid>
<description><![CDATA[ SAMARINDA – Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Daerah Pemilihan Kalimantan Timur menyoroti isu LGBTQ yang menurutnya perlu mendapat perhatian serius dari berbagai pihak. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a6829fb321d0.jpg" length="111007" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 28 Jul 2026 12:04:21 +0800</pubDate>
<dc:creator>Irla Hadratan Iman</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, SAMARINDA – </strong>Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Daerah Pemilihan Kalimantan Timur menyoroti isu LGBTQ yang menurutnya perlu mendapat perhatian serius dari berbagai pihak. Ia menilai persoalan tersebut menjadi salah satu tantangan sosial yang harus diantisipasi sejak dini, terutama karena dinilai menyasar generasi muda.</p>
<p>Pernyataan itu disampaikan Andi Sofyan Hasdam saat diwawancarai usai kegiatan di Reses di Kota Samarinda. Ia mengungkapkan bahwa meski isu tersebut bukan merupakan bidang tugas khusus yang ditanganinya di DPD RI, sebagai senator daerah dirinya merasa memiliki tanggung jawab moral untuk menyampaikan pandangan kepada masyarakat.</p>
<p>"Kalau di DPD itu bukan bidang kerja saya. Tapi selaku anggota DPD di daerah itu tidak ada batas. Ini salah satu hal yang paling rawan," ujarnya.</p>
<p>Andi menjelaskan, dirinya menghadiri kegiatan ceramah yang diselenggarakan bersama organisasi remaja masjid di Kota Bontang. Dalam kesempatan tersebut, ia mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai tantangan sosial yang menurutnya dapat memengaruhi kehidupan generasi muda.</p>
<p>"Saya sampaikan bahwa masalah LGBTQ ini sasarannya anak-anak. Kalau ini tidak kita tangani dengan baik, mereka sekarang sudah akan menuntut legalitas sebagaimana di negara-negara tertentu yang sudah membolehkannya," katanya.</p>
<p>Menurut Andi, perkembangan yang terjadi di sejumlah negara menjadi perhatian tersendiri. Ia berharap Indonesia tetap mempertahankan nilai-nilai yang selama ini dianut masyarakat serta tidak mengikuti kebijakan yang diterapkan di negara lain terkait isu tersebut.</p>
<p>"Bayangkan kalau ini dibolehkan di negara kita. Saya tidak kebayang," ucapnya.</p>
<p>Selain itu, Andi juga menyinggung perkembangan teknologi reproduksi yang menurutnya turut menghadirkan tantangan baru dalam kehidupan sosial. Ia mencontohkan adanya teknologi reproduksi berbantu yang telah berkembang di sejumlah negara.</p>
<p>"Misalnya perempuan dengan perempuan ingin memiliki anak. Di beberapa negara sudah ada bank sperma. Mereka bisa memperoleh sperma, kemudian melalui teknologi bayi tabung sehingga akhirnya bisa memiliki anak. Hal-hal seperti ini menurut saya juga menjadi tantangan yang harus kita pahami," tuturnya.</p>
<p>Ia menilai kemajuan teknologi di bidang kesehatan dan reproduksi perlu diiringi dengan kesiapan masyarakat dalam menghadapi berbagai dampak sosial yang mungkin muncul. Karena itu, menurutnya diperlukan langkah antisipatif melalui pendidikan, penguatan keluarga, serta pembinaan generasi muda.</p>
<p>"Ancaman-ancaman ini harus kita antisipasi dari awal," tegasnya.</p>
<p>Andi berharap seluruh elemen masyarakat, termasuk keluarga, lembaga pendidikan, organisasi keagamaan, dan pemerintah, dapat bersinergi dalam memberikan pendampingan kepada anak-anak dan remaja agar memiliki ketahanan moral serta mampu menyaring berbagai pengaruh yang berkembang di era digital.</p>
<p>Ia menambahkan, upaya menjaga nilai-nilai sosial dan budaya perlu dilakukan secara berkelanjutan melalui edukasi dan komunikasi yang melibatkan berbagai pihak sehingga generasi muda memiliki bekal yang kuat dalam menghadapi perubahan zaman. (Irla/KN)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Marak Modus Penipuan Aktivasi IKD, Disdukcapil Kaltim Minta Warga Jaga Confidential Data</title>
<link>https://kartanews.com/marak-modus-penipuan-aktivasi-ikd-disdukcapil-kaltim-minta-warga-jaga-confidential-data</link>
<guid>https://kartanews.com/marak-modus-penipuan-aktivasi-ikd-disdukcapil-kaltim-minta-warga-jaga-confidential-data</guid>
<description><![CDATA[ KALTIM – Maraknya berbagai modus penipuan berbasis layanan digital kembali menjadi perhatian serius. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a67079d57142.jpg" length="426355" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 27 Jul 2026 15:25:31 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span><b><span;>KARTANEWS.COM, KALTIM</span;></b></span><span;> – Maraknya berbagai modus penipuan berbasis layanan digital kembali menjadi perhatian serius. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) mewanti-wanti seluruh masyarakat dan Aparatur Sipil Negara (ASN) agar tak tergiur dengan tawaran aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) yang tidak resmi.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>Tegasan tersebut disampaikan oleh Kepala Bidang Fasilitasi Pelayanan Administrasi Kependudukan Disdukcapil Kaltim, Vincentius, saat menggelar kegiatan aktivasi IKD bagi para pegawai di lingkungan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kaltim pada Senin (27/7/2026).</span;><br><span;>​</span;><br><span;>Vincentius menegaskan bahwa proses aktivasi IKD mutlak dilakukan secara langsung atau tatap muka oleh petugas resmi Disdukcapil. Pihaknya tidak pernah memproses aktivasi IKD melalui pesan singkat (SMS), panggilan telepon, maupun percakapan WhatsApp.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk selalu menjaga kerahasiaan data pribadi dan tidak mudah percaya jika menerima pesan dari nomor tak dikenal yang menawarkan bantuan aktivasi IKD. </span;><br><br><span;>Kejahatan siber yang memanfaatkan celah peralihan layanan kependudukan digital kini kian marak, sehingga memvalidasi keaslian petugas dan kanal informasi resmi menjadi kunci utama keselamatan data.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>"Kalau ada yang menghubungi melalui WhatsApp atau telepon dan mengaku sebagai petugas untuk melakukan aktivasi IKD, itu perlu diwaspadai. Aktivasi IKD dilakukan langsung dan tatap muka oleh petugas resmi," tegas Vincentius. </span;><br><br><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;>​Langkah imbauan ini diharapkan mampu meningkatkan kewaspadaan bersama dan membentengi masyarakat dari ancaman pencurian data pribadi, sehingga pemanfaatan teknologi administrasi kependudukan digital di Kalimantan Timur dapat berjalan aman, terintegrasi, dan tepercaya. (Rein)<!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260727_152146_340.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kabar Duka, Staf Khusus Kepala Otorita IKN Troy Pantouw Meninggal Dunia</title>
<link>https://kartanews.com/kabar-duka-staf-khusus-kepala-otorita-ikn-troy-pantouw-meninggal-dunia</link>
<guid>https://kartanews.com/kabar-duka-staf-khusus-kepala-otorita-ikn-troy-pantouw-meninggal-dunia</guid>
<description><![CDATA[ NUSANTARA – Suasana duka menyelimuti keluarga besar Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) atas berpulangnya Bapak Troy Harold Yohanes Pantouw, Staf Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Komunikasi Publik. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a66fac3c8b18.jpg" length="61336" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 27 Jul 2026 14:29:41 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span;> </span;><b>KARTANEWS.COM, NUSANTARA</b><span;><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260727_142759_193.sdocx--></span;><span;> – Suasana duka menyelimuti keluarga besar Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) atas berpulangnya Bapak Troy Harold Yohanes Pantouw, Staf Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Komunikasi Publik. </span;><br><br><span;>Almarhum menghembuskan napas terakhirnya pada Sabtu, 25 Juli 2026. Kepergian sosok yang dikenal aktif mengawal komunikasi publik pembangunan IKN ini mendatangkan rasa kehilangan mendalam bagi jajaran Otorita IKN dan insan pers.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>Sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada almarhum, pihak keluarga beserta Otorita IKN menyelenggarakan rangkaian prosesi penghormatan, pelepasan, hingga pemakaman secara kedinasan.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>Rangkaian penghormatan diawali di Kalimantan Timur melalui Ibadah Penghiburan dan Pelepasan Keberangkatan yang dilaksanakan pada Sabtu (25/7/2026) pukul 21.30 WITA di Gereja Bethany FOG Ringroad, Balikpapan.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>Selanjutnya, jenazah almarhum diberangkatkan dari Balikpapan menuju Jakarta pada Minggu (26/7/2026) pukul 06.10 WITA. Setibanya di Jakarta, prosesi penerimaan jenazah bertempat di Rumah Duka &amp; Krematorium Sentosa RSPAD Gatot Soebroto, Ruangan C-D, Jakarta Pusat, pada pukul 11.00 WIB.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>Puncak dari rangkaian pelepasan almarhum dilaksanakan pada Senin (27/7/2026) pukul 10.00 WIB melalui penyerahan jenazah secara kedinasan. Setelah prosesi kedinasan selesai, almarhum Troy Harold Yohanes Pantouw dihantarkan ke peristirahatan terakhirnya di TPU Tanah Kusir Blok AA 1 Blad 168, Jakarta Selatan. </span;><br><br><span;>​Keluarga besar Otorita IKN mengajak seluruh pihak dan masyarakat untuk turut mendoakan almarhum. Semoga segala jasa dan pengabdian almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan, dan penghiburan.</span;><br><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260727_142728_377.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Rayakan Dua Tahun Usia, GAB Group English Club Gandeng MyRepublic Perkuat Digitalisasi Anak Muda</title>
<link>https://kartanews.com/rayakan-dua-tahun-usia-gab-group-english-club-gandeng-myrepublic-perkuat-digitalisasi-anak-muda</link>
<guid>https://kartanews.com/rayakan-dua-tahun-usia-gab-group-english-club-gandeng-myrepublic-perkuat-digitalisasi-anak-muda</guid>
<description><![CDATA[ SAMARINDA –  Perayaan Anniversary ke-2 GAB Group English Club Samarinda bertema &quot;A Humble Celebration&quot; yang digelar di Hotel Plaza Mesra Samarinda, Sabtu (18/7/2026), bukan sekadar menjadi ajang syukuran perjalanan komunitas belajar bahasa Inggris. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a5e38e3998df.jpg" length="187220" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 21 Jul 2026 23:09:05 +0800</pubDate>
<dc:creator>Irla Hadratan Iman</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, SAMARINDA – </strong>Perayaan Anniversary ke-2 GAB Group English Club Samarinda bertema "A Humble Celebration" yang digelar di Hotel Plaza Mesra Samarinda, Sabtu (18/7/2026), bukan sekadar menjadi ajang syukuran perjalanan komunitas belajar bahasa Inggris.</p>
<p>Di balik kemeriahan acara tersebut, tersimpan dua semangat besar yang saling melengkapi, yakni memperluas akses pembelajaran bahasa Inggris bagi masyarakat serta memperkuat ekosistem digital melalui kolaborasi dengan MyRepublic Samarinda sebagai penyedia layanan internet.</p>
<p>Mengusung konsep sederhana namun penuh makna, kegiatan ini menghadirkan anggota komunitas, pelajar, mahasiswa, pelaku UMKM, hingga mitra usaha dalam satu ruang kolaborasi. Sebanyak 14 booth UMKM turut meramaikan acara tanpa dipungut biaya, sementara seluruh peserta dapat menikmati rangkaian kegiatan serta konsumsi secara gratis.</p>
<p>Chief Inisiator Office GAB Group English Club Samarinda, Hasby Yahya, mengatakan komunitas yang dibangunnya lahir dari keinginan menyediakan wadah belajar bahasa Inggris yang terbuka bagi siapa saja tanpa memandang latar belakang.</p>
<p>"Hari ini kami merayakan anniversary ke-2 GAB Group English Club Samarinda. Kami merupakan English Club independen yang berbasis publik atau untuk umum. Selama dua tahun ini kami berupaya menyediakan lingkungan yang seru dan gratis bagi masyarakat Samarinda untuk belajar bahasa Inggris," ujarnya.</p>
<p>Menurut Hasby, selama dua tahun terakhir GAB Group tidak hanya menjadi tempat belajar bahasa Inggris, tetapi juga menjadi ruang bertemunya anak-anak muda dengan berbagai profesi untuk saling bertukar pengalaman, membangun relasi, sekaligus meningkatkan kemampuan komunikasi internasional.</p>
<p>"Tujuan utama anniversary tahun ini sebenarnya adalah syukuran karena banyak kolaborator yang sudah mendukung perjalanan kami. Selain itu kami juga ingin kembali terhubung dengan teman-teman yang mungkin sudah lama tidak bertemu. Harapannya tahun-tahun berikutnya akan lebih banyak kegiatan yang lebih seru lagi," katanya.</p>
<p>Hasby menilai keberhasilan sebuah komunitas tidak hanya diukur dari jumlah anggota, tetapi juga dari manfaat yang dirasakan masyarakat. Oleh karena itu, GAB Group berkomitmen memperluas jangkauan programnya.</p>
<p>Meski belum memiliki agenda spesifik dalam waktu dekat, pihaknya telah menyiapkan visi jangka panjang untuk membawa kegiatan belajar bahasa Inggris ke lingkungan yang lebih luas.</p>
<p>"Kami berharap nantinya bisa hadir ke sekolah-sekolah, bahkan ke daerah pedalaman untuk menyampaikan bahwa belajar bahasa Inggris itu sebenarnya mudah dan menyenangkan," jelasnya.</p>
<p>Menurutnya, masih banyak masyarakat yang menganggap bahasa Inggris sebagai mata pelajaran yang sulit. Padahal dengan metode belajar yang santai dan lingkungan yang mendukung, siapa pun dapat menguasainya.</p>
<p>Semangat berbagi juga terlihat dari konsep acara yang sepenuhnya gratis. Tidak hanya peserta yang tidak dikenakan biaya, GAB Group juga membuka kesempatan promosi bagi pelaku UMKM.</p>
<p>"Ada sekitar 14 booth UMKM yang ikut berkolaborasi. Booth-nya gratis karena kami memang ingin saling mendukung. Bahkan peserta yang datang juga tidak dipungut biaya, termasuk makanan kami sediakan secara gratis," ungkap Hasby.</p>
<p>Di sisi lain, peringatan dua tahun GAB Group juga menjadi momentum bagi MyRepublic Samarinda untuk memperkenalkan layanan internetnya kepada masyarakat, khususnya kalangan muda yang menjadi mayoritas anggota komunitas.</p>
<p><img src="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x_6a5e39a9998a2.jpg" alt=""></p>
<p>Account Executive MyRepublic Samarinda, Erni Rosita, mengatakan kolaborasi tersebut merupakan langkah strategis untuk mendekatkan layanan internet kepada komunitas yang aktif dan produktif.</p>
<p>"Kami berkolaborasi dengan komunitas GAB Group. Melalui kegiatan ini kami juga memperkenalkan bahwa MyRepublic merupakan provider terbaik di Samarinda. Jangkauan layanan kami luas, harga juga terjangkau sehingga cocok untuk kebutuhan teman-teman Gen-Z," ujarnya.</p>
<p>Menurut Erni, akses internet yang stabil kini menjadi kebutuhan utama bagi generasi muda, baik untuk belajar, bekerja, mengikuti kelas daring, hingga mengembangkan usaha digital.</p>
<p>"Wi-Fi kami cepat dan yang pasti minim gangguan. Paketnya juga cukup beragam, mulai sekitar Rp150 ribuan hingga lebih dari Rp1 juta sesuai kebutuhan pelanggan," katanya.</p>
<p><img src="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x_6a5e39eec0605.jpg" alt=""></p>
<p>Risky Ari Erlanda selaku Area Supervisor Manager (ASM) juga menjelaskan bahwa pelanggan tidak perlu mengeluarkan biaya pemasangan karena layanan tersebut telah digratiskan sejak awal peluncuran.</p>
<p>"Kalau pemasangan gratis. Pelanggan hanya membayar biaya langganan setiap bulan sesuai paket yang dipilih," jelasnya.</p>
<p>Bagi MyRepublic, kolaborasi dengan komunitas seperti GAB Group bukan sekadar kegiatan promosi, tetapi juga bagian dari upaya mendukung lahirnya komunitas-komunitas kreatif di Samarinda.</p>
<p>"Kami berterima kasih kepada GAB Group yang sudah memfasilitasi kami. Melalui kegiatan ini kami juga bisa mengenal lebih banyak teman-teman komunitas maupun pelaku UMKM di Samarinda. Semoga kerja sama seperti ini bisa terus berlanjut," tuturnya.</p>
<p>Kolaborasi antara GAB Group English Club dan MyRepublic memperlihatkan bagaimana komunitas dan dunia usaha dapat saling mendukung untuk menciptakan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.</p>
<p>Di satu sisi, GAB Group menghadirkan ruang belajar bahasa Inggris yang inklusif dan gratis bagi masyarakat. Di sisi lain, MyRepublic menyediakan dukungan konektivitas digital yang kini menjadi kebutuhan penting dalam proses belajar maupun aktivitas sehari-hari.</p>
<p>Sinergi tersebut juga memberikan manfaat ekonomi melalui keterlibatan 14 pelaku UMKM yang memperoleh kesempatan memperkenalkan produknya kepada para peserta tanpa dipungut biaya sewa booth.</p>
<p>Perayaan anniversary bertema "A Humble Celebration" pun menjadi simbol bahwa keberhasilan sebuah komunitas tidak selalu diukur dari kemewahan acara, melainkan dari besarnya dampak yang diberikan kepada masyarakat.</p>
<p>Memasuki usia dua tahun, GAB Group English Club Samarinda berharap dapat memperluas gerakan literasi bahasa Inggris hingga ke sekolah-sekolah dan wilayah pedalaman. Sementara MyRepublic menegaskan komitmennya untuk terus mendukung berbagai kegiatan komunitas sekaligus menyediakan layanan internet yang cepat, stabil, dan terjangkau bagi masyarakat Samarinda.</p>
<p>Kolaborasi tersebut menjadi contoh bahwa ketika komunitas pendidikan dan perusahaan penyedia layanan digital berjalan beriringan, akan lahir ekosistem yang mampu mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia sekaligus memperkuat transformasi digital di Kalimantan Timur.(Irla/Rdk)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Perkuat Penanganan Darurat, YJI Kaltim Bersiap Hadirkan Klinik Jantung Pratama</title>
<link>https://kartanews.com/perkuat-penanganan-darurat-yji-kaltim-bersiap-hadirkan-klinik-jantung-pratama</link>
<guid>https://kartanews.com/perkuat-penanganan-darurat-yji-kaltim-bersiap-hadirkan-klinik-jantung-pratama</guid>
<description><![CDATA[ SAMARINDA – Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Cabang Kalimantan Timur (Kaltim) tengah menggodok rencana besar untuk menghadirkan Klinik Jantung Pratama. Fasilitas ini dirancang sebagai unit pelayanan kesehatan tingkat pertama demi memperluas aksesibilitas dan memperkuat peran organisasi langsung di tengah masyarakat. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a5b10d23f65e.jpg" length="124656" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 18 Jul 2026 13:37:46 +0800</pubDate>
<dc:creator>Jurnalis Karta News</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span;>​</span;><b>​KARTANEW.COM, </b><span;><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260718_133446_022.sdocx--></span;><b><span;>SAMARINDA</span;></b><span;> – Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Cabang Kalimantan Timur (Kaltim) tengah menggodok rencana besar untuk menghadirkan Klinik Jantung Pratama. Fasilitas ini dirancang sebagai unit pelayanan kesehatan tingkat pertama demi memperluas aksesibilitas dan memperkuat peran organisasi langsung di tengah masyarakat.  </span;><br><br><span;>​"Ini langkah strategis kami ke depan agar manfaat keberadaan YJI bisa semakin dirasakan secara luas oleh masyarakat," ungkap Ketua YJI Cabang Kaltim, Wahyu Hernaningsih Seno, saat memimpin Rapat Evaluasi Program Kerja di Rumah Jabatan Wakil Gubernur Kaltim, Jumat (17/7/2026). </span;><br><br><span;>​Klinik Jantung Pratama ini nantinya diproyeksikan menjadi garda terdepan dalam memberikan penanganan awal bagi warga yang mengalami gejala gangguan jantung. Wahyu mengingatkan bahwa dalam situasi kegawatdaruratan, kecepatan tindakan medis adalah faktor paling penentu. </span;><br><br><span;>"Setiap detik sangat berharga untuk menyelamatkan nyawa seseorang yang mengalami serangan atau gangguan jantung," tegasnya. </span;><br><br><span;>​Guna merealisasikan program ini, YJI Kaltim bersinergi dengan Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI) Samarinda. Sebagai pembuka, seluruh pengurus YJI bakal dibekali pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) agar memiliki kompetensi mumpuni dalam aksi penyelamatan pertama. Pengurus yang lulus juga akan mendapatkan sertifikat resmi. </span;><br><br><span;>​Di samping program klinik, rapat tersebut turut mengevaluasi target perluasan organisasi. YJI Kaltim menargetkan pembentukan kepengurusan di seluruh kabupaten/kota se-Kaltim rampung total pada tahun 2026. </span;><br><br><span;>​"Saat ini progresnya sudah menyentuh 70 persen. Wilayah yang kini sedang dalam proses finalisasi pembentukan adalah Penajam Paser Utara (PPU), Kutai Barat (Kubar), dan Samarinda," urai Wahyu. </span;><br><br><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;>​Menutup agenda, YJI Kaltim kini juga tengah bersiap menyambut Hari Jantung Sedunia, HUT YJI, lomba Senam Jantung Sehat antar-Klub Jantung Sehat (KJS) tingkat daerah, serta persiapan menuju lomba Senam Jantung Sehat Seri I Nasional yang digelar daring. (Diskominfo/Rein)<!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260718_133320_445.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Melepas Kemapanan Demi Membebaskan Jiwa: Cerita Pak Arie yang Memilih Menanam Kopi Setelah 17 Tahun Bekerja di Tambang</title>
<link>https://kartanews.com/melepas-kemapanan-demi-membebaskan-jiwa-cerita-pak-arie-yang-memilih-menanam-kopi-setelah-17-tahun-bekerja-di-tambang</link>
<guid>https://kartanews.com/melepas-kemapanan-demi-membebaskan-jiwa-cerita-pak-arie-yang-memilih-menanam-kopi-setelah-17-tahun-bekerja-di-tambang</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Tetesan keringat di bawah terik matahari tampak membasahi wajah Abdu Rahman Ismail usai beraktivitas di kebunnya. Pria paruh baya yang akrab disapa Pak Arie itu adalah sosok di balik hamparan perkebunan kopi yang terletak di Kampung Sembakungan, Kecamatan Gunung Tabur, Kabupaten Berau. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a5868a728852.jpg" length="163744" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 16 Jul 2026 13:19:27 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.COM, BERAU</span></span></b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">– Tetesan keringat di bawah terik matahari tampak membasahi wajah Abdul Rahman Ismail usai beraktivitas di kebunnya. Pria paruh baya yang akrab disapa Pak Arie itu adalah sosok di balik hamparan perkebunan kopi yang terletak di Kampung Sembakungan, Kecamatan Gunung Tabur, Kabupaten Berau.</span></span><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​</span></span><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Pada hari Rabu (15/07/2026), </span></span><i><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Kartanews </span></span></i><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">berkesempatan mengunjungi kebun kopi miliknya. Kunjungan ini bukan sekadar menikmati secangkir kopi asli langsung dari kebunnya, melainkan untuk menggali kisah menarik tentang alasan kuat di balik keputusan Pak Arie memilih kopi sebagai jalan hidup barunya yang kental akan nuansa Spiritual.</span></span><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​</span></span><br><b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Perjalanan Menuju Kemerdekaan</span></span></b><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​</span></span><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Bagi sebagian orang, kemapuan finansial adalah segalanya. Namun bagi Pak Arie, kenyamanan bekerja selama 17 tahun di industri pertambangan batu bara justru terasa bagai "penjara" yang memasung jiwa.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Di tengah kepulan debu tambang, sebuah mimpi tentang kebebasan dan aroma kopi mulai tumbuh subur. Kini, di Kampung Sembakungan, mimpi itu mewujud menjadi barisan hijau pohon kopi jenis Liberika, lengkap dengan tempat peristirahatan estetik yang ia beri nama "</span></span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Area Istirahat Parisau</span></span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Sejak tahun 2002 hingga 2019, hari-hari Pak Arie dihabiskan di bawah aturan ketat perusahaan tambang. Secara finansial ia mengaku mapan, namun batinnya bergejolak. Sebagai pria dengan latar belakang seni (</span></span><i><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">seni</span></span></i><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">), rutinitas tambang yang kaku terasa sangat menyesakkan.</span></span><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​</span></span><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">"Secara pribadi, saya menganggap dunia tambang itu seperti penjara. Jiwa seni saya menuntut kebebasan. Saya ingin melakukan sesuatu tanpa harus terus-menerus diatur orang lain," kenang Pak Arie.</span></span><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​</span></span><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Selain panggilan jiwa, ada kekhawatiran tentang masa pensiun. Jika bertahan hingga usia 55 tahun, ia khawatir fisiknya tak lagi kuat untuk memulai hidup baru sebagai petani dari nol.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Mengantongi restu sang istri serta uang pesangon, pada tahun 2019 Pak Arie resmi menanggalkan helm tambangnya demi mengejar tekad kuat menanam kopi.</span></span><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​</span></span><br><b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Bermodal Nekat dan Semangat Gotong Royong</span></span></b><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​</span></span><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Langkah awal Pak Arie tidaklah mudah. Sebagai pria asal pesisir Sulawesi Barat, ia mengaku sama sekali tidak memiliki latar belakang pertanian dan sempat bingung mengenai pertanyaan yang cocok untuk ditanam.</span></span><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​</span></span><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Titik balik kehidupan terjadi saat ia bertemu dengan komunitas peduli lingkungan dan tim pendamping desa. Melalui diskusi hangat, ia mulai mengenal potensi besar kopi jenis Liberika.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Dari diskusi itu pula, ia mendapatkan informasi mengenai lokasi perburuan bibit kopi yang ideal. Berbekal informasi dari para kolega, ia pun bertolak ke Kecamatan Talisayan demi berburu buah ceri kopi terbaik.</span></span><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​</span></span><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Waktu itu kami mencari bibit kopi ke Talisayan, kebetulan di sana ada jenis yang bagus,” katanya.</span></span><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​</span></span><br><b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Takdir yang Menuntun</span></span></b><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​</span></span><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Pada awal merintis, Pak Arie dihadapkan pada keterbatasan modal lahan. Karena belum memiliki tanah sendiri, ia terpaksa menumpang di lahan milik temannya untuk menyemai bibit tanaman. Namun, kerja keras dan kesabaran memang tidak pernah menghasilkan hasil yang baik.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Keberuntungan tiba-tiba berpihak padanya saat lahan kosong tepat di sebelah tempat persemaiannya hendak dijual oleh sang pemiliknya. Tanpa menyia-nyiakan kesempatan emas, Pak Arie langsung mengambil langkah berani dengan membeli lahan tersebut menggunakan seluruh uang pesangon tambangnya.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Investasi nekat itu kini resmi menjadi modal awal dia untuk membangun impian secara mandiri di atas tanah sendiri.</span></span><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​</span></span><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">"Karena belum punya lahan, awalnya terpaksa menyemai di tanah teman. Waktu itu, sepertinya Allah sudah takdirkan keberuntungan berpihak ke saya. Saat tanah di sebelah tempat semai dijual, saya langsung mengeluarkan uang pesangon tambang," ucapnya penuh syukur.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​</span></span><b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Menyelamatkan Sejarah Kopi Berau</span></span></b><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​</span></span><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Ada misi mulia yang digotong Pak Arie. Kopi Liberika di Talisayan saat itu terancam punah karena sebagian besar petaninya sudah lanjut usia tanpa ada generasi penerus. Lebih dari sekedar pelestarian, ia juga khawatir memikirkan nasib Berau jika suatu saat nanti cadangan batu bara habis.</span></span><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​</span></span><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Ia bermimpi Sembakungan bisa bertransformasi menjadi sentra ekonomi baru pascatambang. Hingga kini, sekitar 10.000 pohon kopi telah berhasil ditanam. Menariknya, bibit-bibit kopi hasil budidayanya juga didistribusikan secara gratis sebagai aksi sosial ke berbagai daerah di Berau hingga Kalimantan Utara.</span></span><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​</span></span><br><b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Parisau Rest Area dan Filosofi </span></span></b><b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Hidup</span></span></b><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Di lahan barunya, Pak Arie kemudian membangun"</span></span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Area Istirahat Parisau</span></span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">. Terletak di jalur strategis menuju destinasi wisata dunia Kepulauan Derawan, tempat ini dirancang secara mandiri dengan sentuhan seni pribadinya.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Berkat semangat gotong royong dari rekan-rekannya yang menyumbangkan materi, ia sukses membangun musala unik dan tempat singgah yang nyaman bagi para pelancong. Bagi Pak Arie, seluruh perjalanan berliku ini adalah pembuktian dari filosofi hidup yang dipegang teguh.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​"Tugas kita hanya bermusuhan dan bersyukur. Masalah hasil, itu urusan Tuhan. Selagi niat kita untuk membantu orang dan kebaikan, yakinlah bukan tangan kita yang bekerja, tapi tangan Tuhan lah yang mengarahkan semua. Hari ini orang-orang datang, karena saya sudah menyiapkan kopinya," tandasnya.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Melalui secangkir kopi Liberika, Pak Arie berhasil membuktikan bahwa kehidupan baru yang merdeka dan berdaulat selalu bisa dimulai, bahkan setelah belasan tahun terkubur di kedalaman perut tambang.</span></span><b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">(REIN/daa)</span></span></b><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260716_130659_848.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pemprov Kaltim Gelar Nonton Bareng Semifinal Bersama Warga</title>
<link>https://kartanews.com/pemprov-kaltim-gelar-nonton-bareng-semifinal-bersama-warga</link>
<guid>https://kartanews.com/pemprov-kaltim-gelar-nonton-bareng-semifinal-bersama-warga</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a5757e623240.jpg" length="72448" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 15 Jul 2026 17:22:56 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, KALTIM</strong> - Antusiasme masyarakat mewarnai halaman Kantor Gubernur Kalimantan Timur saat menggelar nonton bareng (nobar) pertandingan semifinal Piala Dunia 2026 antara Prancis dan Spanyol. Kegiatan yang turut dihadiri jajaran pejabat Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur ini berlangsung meriah, penuh keakraban, dan menjadi ruang kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat.</p>
<p>Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kalimantan Timur Ririn Sari Dewi, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kaltim Arih Franata Filifus Sembiring, serta Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim, Siti Farisyah Yana, yang juga menjabat sebagai Staf Ahli Bidang II Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.</p>
<p>Sejak peluit awal dibunyikan, pertandingan berlangsung sengit. Spanyol tampil dominan dan berhasil membuka keunggulan melalui gol Mikel Oyarzabal pada babak pertama, sehingga menutup paruh pertama pertandingan dengan skor 1-0 atas Prancis.</p>
<p>Memasuki babak kedua, Spanyol kembali menambah keunggulan melalui satu gol tambahan. Hasil tersebut semakin memperbesar peluang La Roja melangkah ke partai final Piala Dunia 2026.</p>
<p>Kepala Diskominfo Kaltim, Ririn Sari Dewi mengatakan, kegiatan nonton bareng ini bukan hanya untuk menikmati pertandingan sepak bola dunia, tetapi juga menjadi ajang mempererat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat.</p>
<p>"Melalui kegiatan nonton bareng ini, kami ingin mempererat silaturahmi, menjaga kebersamaan, serta mengajak seluruh masyarakat tetap menjunjung tinggi sportivitas dalam mendukung tim favoritnya. Semoga semangat kebersamaan ini terus terjaga. Secara pribadi, saya berharap Argentina bisa menjadi juara Piala Dunia 2026," ujarnya.</p>
<p>Kegiatan nonton bareng berlangsung tertib, aman, dan penuh semangat. Warga yang hadir menikmati setiap jalannya pertandingan sambil memberikan dukungan kepada tim favorit masing-masing. Meski berbeda pilihan, seluruh peserta tetap menjaga suasana yang kondusif, sehingga kegiatan berlangsung hangat dan penuh rasa kebersamaan. <strong>(REIN/daa) </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Dinsos Kaltim Siapkan Aplikasi Pelaporan Digital, Warga Bisa Adukan Gepeng Lewat Link</title>
<link>https://kartanews.com/dinsos-kaltim-siapkan-aplikasi-pelaporan-digital-warga-bisa-adukan-gepeng-lewat-link</link>
<guid>https://kartanews.com/dinsos-kaltim-siapkan-aplikasi-pelaporan-digital-warga-bisa-adukan-gepeng-lewat-link</guid>
<description><![CDATA[ KALTIM – UPTD Panti Rehabilitasi Sosial Tuna Sosial Harapan Mulia, Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Timur, tengah menggodok inovasi sistem layanan digital baru. Melalui sistem ini, masyarakat nantinya bisa melaporkan keberadaan gelandangan dan pengemis (gepeng) secara real-time agar dapat segera ditangani. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a55f9c8002e5.jpg" length="334847" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 14 Jul 2026 17:04:37 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b><span;>KARTANEWS.COM, KALTIM</span;></b><span;> – UPTD Panti Rehabilitasi Sosial Tuna Sosial Harapan Mulia, Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Timur, tengah menggodok inovasi sistem layanan digital baru. Melalui sistem ini, masyarakat nantinya bisa melaporkan keberadaan gelandangan dan pengemis (gepeng) secara </span;><i><span;>real-time</span;></i><span;> agar dapat segera ditangani. </span;><br><br><span;>​Kepala UPTD Panti Rehabilitasi Sosial Tuna Sosial Harapan Mulia, Robby Irawan, mengungkapkan bahwa terobosan ini merupakan bagian dari aksi perubahan yang sedang ia susun untuk memotong jalur birokrasi penanganan sosial. </span;><br><br><span;>"Kami sedang membuat sistem yang efektif untuk layanan rehabilitasi. Jadi mulai dari proses penerimaan, kita akan sediakan </span;><i><span;>link</span;></i><span;> pendaftaran dan pelaporan," ujar Robby saat berbicara di program SPADA PRO 2 RRI Samarinda, Senin (13/7/2026). </span;><br><br><span;>​Melalui sistem digital ini, masyarakat tidak perlu bingung lagi ke mana harus mengadu saat melihat gepeng. Laporan bisa dikirimkan langsung melalui tautan khusus yang disediakan atau dilaporkan langsung ke pihak UPTD untuk segera diproses.</span;></p>
<p><b><span;>Kolaborasi Lintas Sektor: Satpol PP Menertibkan, UPTD Menampung</span;></b></p>
<p><span;>Meskipun sistem pelaporan berbasis digital, Robby menggarisbawahi bahwa pihak UPTD tidak bisa langsung terjun melakukan penangkapan di lapangan. </span;></p>
<p><span;>Secara regulasi, kewenangan penertiban dan penegakan perda berada di tangan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Oleh karena itu, penguatan sinergi antarinstansi menjadi pilar penting dalam sistem baru ini.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>"Kami akan pantau dan koordinasikan dengan Satpol PP, karena kami tidak bisa langsung menangkap. Di dalam aksi perubahan ini, penguatan koordinasi lintas sektor jadi kunci utama agar Satpol PP bisa menertibkan dengan cepat, dan kami pun bisa langsung menampung mereka," jelasnya.</span;><br><b><span;></span;></b></p>
<p><b><span;>Tantangan Terbesar: Mengubah </span;></b><b><i><span;>Mindset</span;></i></b><b><span;> di Jalanan</span;></b></p>
<p><span;>Bagi Robby, tantangan utama dalam mengentaskan masalah gepeng bukan sekadar menjaring mereka di jalanan, melainkan pada tahap asesmen pasca-penertiban. Mengubah pola pikir para gepeng agar mau mandiri menjadi pekerjaan rumah yang cukup berat.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>"Yang agak sulit itu melakukan pemetaan dan asesmen, menentukan layanan apa yang paling tepat untuk mereka. Lebih menantang lagi adalah mengubah </span;><i><span;>mindset</span;></i><span;>. Banyak dari mereka yang sudah terlalu lama berada di zona nyaman jalanan. Itu yang harus kita ubah," pungkas Robby.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>Melalui integrasi teknologi dan penguatan koordinasi ini, Dinsos Kaltim berharap proses penanganan PMKS (Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial) di Kalimantan Timur dapat berjalan lebih responsif, cepat, dan tepat sasaran. </span;><b><span;>(REIN/daa)</span;></b><br><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260714_165515_337.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Saksi Bisu Sejarah Berau: Keraton Sambaliung Perkuat Identitas Geopark Sangkulirang&#45;Mangkalihat</title>
<link>https://kartanews.com/saksi-bisu-sejarah-berau-keraton-sambaliung-perkuat-identitas-geopark-sangkulirang-mangkalihat</link>
<guid>https://kartanews.com/saksi-bisu-sejarah-berau-keraton-sambaliung-perkuat-identitas-geopark-sangkulirang-mangkalihat</guid>
<description><![CDATA[ BARAU – Tim penilai Geopark Sangkulirang-Mangkalihat mengunjungi Keraton Sambaliung, salah satu situs cagar budaya di Kabupaten Berau, Jumat (10/7/2026). ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a51fb5ca1480.jpg" length="452802" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 11 Jul 2026 16:15:26 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.COM, BERAU</span></span></b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> – Tim penilai Geopark Sangkulirang-Mangkalihat mengunjungi Keraton Sambaliung, salah satu situs cagar budaya di Kabupaten Berau, Jumat (10/7/2026).</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Rombongan disambut kerabat Kesultanan Sambaliung dan dipandu Datu Rizal, keturunan langsung Raja pertama Kesultanan Sambaliung.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Ia menjelaskan sejarah berdirinya kesultanan yang lahir dari perpecahan Kerajaan Berau pada awal abad ke-19 serta perjuangan Sultan Alimuddin yang menolak campur tangan dan monopoli perdagangan Hindia Belanda hingga diasingkan ke Makassar pada tahun 1834.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Keraton Sambaliung tidak hanya menjadi saksi sejarah Kesultanan Sambaliung, tetapi juga mencerminkan perjuangan para pemimpin Berau dalam mempertahankan kedaulatan daerah,” ungkapnya.  </span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Usai Indonesia merdeka, di bawah kepemimpinan Sultan Muhammad Aminuddin, Kesultanan Sambaliung menyatakan bergabung dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), sehingga wilayahnya menjadi bagian dari Kabupaten Berau.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Kunjungan ini menjadi bagian dari penilaian aspek warisan budaya Geopark Sangkulirang-Mangkalihat.</span></span></p>
<p><span;></span;><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Melalui penilaian ini, Keraton Sambaliung diharapkan semakin dikenal sebagai salah satu warisan budaya yang memperkuat identitas Geopark Sangkulirang-Mangkalihat serta menjadi daya tarik wisata sejarah di Kabupaten Berau. <strong>(REIN/daa)</strong></span></span><br><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260711_161022_835.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Implementasi Program Polri untuk Masyarakat, Polres Berau Luncurkan &amp;apos;Warung Berkah&amp;apos;</title>
<link>https://kartanews.com/implementasi-program-polri-untuk-masyarakat-polres-berau-luncurkan-warung-berkah</link>
<guid>https://kartanews.com/implementasi-program-polri-untuk-masyarakat-polres-berau-luncurkan-warung-berkah</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Polres Berau meluncurkan program sosial bertajuk &quot;Warung Berkah&quot; yang berpusat di halaman Mako Polsek Tanjung Redeb, pada Sabtu (11/07/2026). ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a51eae238707.jpg" length="104952" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 11 Jul 2026 15:06:34 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b>KARTANEWS.COM, BERAU</b><span;> – Polres Berau meluncurkan program sosial bertajuk "Warung Berkah" yang berpusat di halaman Mako Polsek Tanjung Redeb pada Sabtu (11/07/2026). </span;><br><br><span;>Kegiatan ini tidak hanya membagikan makanan gratis kepada masyarakat luas, tetapi juga menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan tanpa dipungut biaya.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>Kabag SDM Polres Berau, Kompol Herman, menjelaskan bahwa gerakan ini merupakan bagian dari implementasi program "Polri untuk Masyarakat". </span;><br><br><span;>Salah satu tujuannya adalah menonjolkan sisi pelayanan kepolisian yang humanis, peduli terhadap sesama, serta memperkuat ikatan emosional antara aparat keamanan dan warga lokal.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>"Melalui Warung Berkah, kami ingin hadir di tengah masyarakat dengan memberikan manfaat yang bisa dirasakan langsung. Kami memadukan bantuan pangan dan layanan kesehatan agar warga bisa memeriksa kondisi fisik mereka dengan mudah," ujar Kompol Herman di sela-sela kegiatan.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>Dalam acara tersebut, puluhan warga antusias memanfaatkan fasilitas pemeriksaan kesehatan gratis, mulai dari pengecekan tekanan darah hingga konsultasi medis ringan. </span;><br><br><span;>Disaat yang sama, ratusan porsi makanan siap saji habis dibagikan kepada pengendara, pekerja informal, dan masyarakat sekitar yang melintas.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>Melalui inisiatif ini, Polres Berau berharap dapat terus menumbuhkan semangat kebersamaan dan gotong royong. </span;><span;>Sinergi yang harmonis antara kepolisian dan masyarakat diharapkan mampu menjadi fondasi yang kuat dalam menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan kondusif di wilayah hukum Kabupaten Berau. </span;><strong>(RDK/daa)</strong><br><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260711_150138_037.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Polres berau Gelar layanan Kesehatan, Pastikan Kesehatan Personil Tetap Terjaga</title>
<link>https://kartanews.com/polres-berau-gelar-layanan-kesehatan-pastikan-kesehatan-personil-tetap-terjaga</link>
<guid>https://kartanews.com/polres-berau-gelar-layanan-kesehatan-pastikan-kesehatan-personil-tetap-terjaga</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes) Polres Berau  memberikan pelayanan kesehatan kepada personel Polri, ASN, keluarga, serta purnawirawan Polri melalui layanan yang dilaksanakan di Klinik Polres Berau, Sabut (04/07/2026). ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a48b3441bab1.jpg" length="81542" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 04 Jul 2026 15:17:04 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b>KARTANEWS.COM, BERAU</b><span;> – Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes) Polres Berau memberikan pelayanan kesehatan kepada personel Polri, ASN, keluarga, serta purnawirawan Polri melalui layanan yang dilaksanakan di Klinik Polres Berau, Sabtu (04/07/2026). </span;><br><br><span;>Kegiatan pelayanan kesehatan dimulai pukul 08.00 WITA hingga selesai dengan dipimpin oleh Kasi Dokkes Polres Berau bersama tim medis dan tenaga kesehatan yang terdiri dari personel Polri maupun mitra Polri. </span;><br><br><span;>Dalam pelaksanaan kegiatan, Sidokkes Polres Berau memberikan layanan Poli Umum dan Poli KIA/KB. Berdasarkan hasil pelayanan, sebanyak lima orang personel Polri mendapatkan layanan kesehatan gigi. </span;><br><br><span;>Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polres Berau dalam menjaga kesehatan dan meningkatkan kualitas pelayanan medis bagi anggota serta keluarga besar Polri. </span;><br><br><span;>Kasi Dokkes Polres Berau menyampaikan bahwa pelayanan kesehatan rutin ini bertujuan untuk memastikan kondisi kesehatan personel tetap terjaga sehingga dapat menjalankan tugas dengan optimal. </span;><br><br><span;>Selain itu, kehadiran tenaga kesehatan di lingkungan Polres juga menjadi bentuk komitmen Polri dalam memberikan pelayanan kesehatan yang profesional, cepat, dan humanis. </span;><br><br><span;>Selama kegiatan berlangsung, situasi berjalan dengan lancar, tertib, dan seluruh pelayanan dapat diberikan dengan baik sesuai prosedur yang berlaku. </span;><strong>(POLRES BERAU/daa</strong><br><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260704_151123_178.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>BKKBN Kaltim Luncurkan Progam MHPSS, Upaya Menanggulangi Kesehatan Mental Remaja</title>
<link>https://kartanews.com/bkkbn-kaltim-luncurkan-progam-mhpss-upaya-menanggulangi-kesehatan-mental-remaja</link>
<guid>https://kartanews.com/bkkbn-kaltim-luncurkan-progam-mhpss-upaya-menanggulangi-kesehatan-mental-remaja</guid>
<description><![CDATA[ SAMARINDA - Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Kalimantan Timur secara resmi meluncurkan program Mental Health and Psychosocial Support (MHPSS). ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a48a7193e0c7.jpg" length="147209" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 04 Jul 2026 14:20:29 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span><b><span;>KARTANEWS.COM, SAMARINDA</span;></b></span><span><span;> – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Kalimantan Timur secara resmi meluncurkan program </span;></span><span><i><span;>Mental Health and Psychosocial Support</span;></i></span><span><span;> (MHPSS). </span;></span> <br><br><span><span;>Strategi ini diambil guna merespons tingginya hambatan psikologis di kalangan remaja, di mana stigma negatif masyarakat serta keterbatasan akses informasi masih menjadi tantangan utama yang menghalangi mereka dalam memperoleh penanganan emosional yang memadai.</span;></span> <br><br><span><span;>Ketua Tim Kerja Pembangunan Keluarga BKKBN Kaltim, Yuliani, mengungkapkan kekhawatirannya terhadap situasi saat ini. Menurutnya, banyak individu muda yang mengalami tekanan mental namun terpaksa menghadapinya sendirian tanpa sistem pendukung yang layak. </span;></span> <br><br><span><span;>Hal tersebut diperparah oleh rendahnya kesadaran publik yang sering kali menyudutkan pengidap gangguan kecemasan maupun stres.</span;></span> <br><br><span><span;>"Program MHPSS ini sengaja kami rancang untuk meningkatkan kepedulian bersama sekaligus menyediakan ruang aman bagi remaja agar berani berbagi tanpa takut dihakimi," jelas Yuliani pada Jumat (3/7/2026).</span;></span> <br><br><span><span;>Lebih lanjut, Yuliani menekankan bahwa dinamika interaksi sosial di era digital yang kian kompleks menuntut ketahanan mental yang lebih kokoh. Oleh sebab itu, BKKBN Kaltim juga menggelar pelatihan intensif bagi para konselor dan fasilitator. </span;></span> <br><br><span><span;>Melalui pembekalan ini, lini depan pendampingan diharapkan mampu mengidentifikasi gejala awal gangguan psikologis sejak dini dan memberikan intervensi emosional yang tepat sasaran.</span;></span> <br><br><span><span;>Pihaknya berharap para konselor yang telah terlatih ini dapat bertransformasi menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing untuk mengikis habis stigma yang ada. Namun, Yuliani menegaskan bahwa keberhasilan program ini memerlukan kerja sama lintas sektor yang masif.</span;></span> <br><br><span><span;>Sebagai penutup, BKKBN mengajak sektor keluarga, institusi pendidikan, pemerintah daerah, hingga komunitas pemuda untuk berkolaborasi secara aktif. </span;></span><br><span><span;></span;></span></p>
<p><span><span;>Sinergi ini dinilai krusial agar kesehatan mental tidak lagi dianggap sebagai hal yang tabu, melainkan fondasi utama dalam membangun kualitas hidup dan masa depan generasi muda yang unggul. </span;><strong>(REIN/daa)</strong></span><br><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260704_141529_088.sdocx--></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Komunitas Puan Lestari Dorong Perempuan Jadi Agen Perubahan Lingkungan Lewat Eco&#45;Chic Day</title>
<link>https://kartanews.com/komunitas-puan-lestari-dorong-perempuan-jadi-agen-perubahan-lingkungan-lewat-eco-chic-day</link>
<guid>https://kartanews.com/komunitas-puan-lestari-dorong-perempuan-jadi-agen-perubahan-lingkungan-lewat-eco-chic-day</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a465c8b3753a.jpg" length="47106" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 02 Jul 2026 20:48:53 +0800</pubDate>
<dc:creator>Irla Hadratan Iman</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, SAMARINDA – </strong>Komunitas Puan Lestari terus memperkuat perannya sebagai wadah pemberdayaan perempuan yang aktif mendorong berbagai gerakan sosial dan lingkungan di Kota Samarinda. Berangkat dari kepedulian terhadap meningkatnya berbagai persoalan lingkungan yang terjadi di tengah masyarakat, komunitas yang beranggotakan perempuan dari berbagai latar belakang profesi ini berkomitmen menghadirkan ruang edukasi, kolaborasi, dan aksi nyata yang dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan maupun kehidupan sosial masyarakat. Salah satu fokus utama yang saat ini menjadi perhatian Komunitas Puan Lestari adalah mendorong kesadaran masyarakat terhadap pentingnya gaya hidup berkelanjutan, khususnya melalui perubahan pola konsumsi yang lebih bertanggung jawab.</p>
<p>Sejak berdiri, Puan Lestari aktif menginisiasi berbagai kegiatan yang tidak hanya berorientasi pada pengembangan kapasitas perempuan, tetapi juga mengajak anggotanya untuk turut berkontribusi dalam menjaga kelestarian lingkungan. Melalui pendekatan yang inklusif dan partisipatif, komunitas ini berupaya membangun kesadaran bahwa perempuan memiliki peran strategis dalam mendorong perubahan sosial, termasuk dalam menghadapi tantangan lingkungan yang semakin kompleks. Kesadaran tersebut lahir dari keyakinan bahwa perubahan besar dapat dimulai dari langkah-langkah sederhana yang dilakukan dalam kehidupan sehari-hari, seperti mengurangi sampah, mendukung produk lokal, hingga memilih pola konsumsi yang lebih ramah lingkungan.</p>
<p><img src="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x_6a465dc408f49.jpg" alt=""></p>
<p>Sebagai bagian dari komitmen tersebut, Komunitas Puan Lestari telah menggelar kegiatan bertajuk <strong>Eco-Chic Day</strong> selama dua hari, pada Kamis hingga Jumat, 12–13 Februari 2026. Kegiatan yang mengusung tema <strong>“<em>Redefining Fashion with a Splash of Sustainability</em>”</strong> ini menjadi salah satu program unggulan komunitas dalam mengajak masyarakat, khususnya perempuan, untuk memahami hubungan antara dunia <em>fashion</em> dan keberlanjutan lingkungan. Melalui kegiatan tersebut, Puan Lestari ingin menunjukkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan dapat diwujudkan melalui berbagai cara, termasuk dari pilihan berpakaian dan gaya hidup yang dijalani sehari-hari.</p>
<p>Founder Puan Lestari, Hanna Pertiwi, menjelaskan bahwa Eco-Chic Day dirancang bukan sekadar menjadi ajang berbagi informasi mengenai tren <em>fashion</em> berkelanjutan. Lebih dari itu, kegiatan ini diharapkan menjadi ruang kolaborasi yang mempertemukan berbagai pihak untuk bersama-sama membangun kesadaran mengenai pentingnya menjaga lingkungan melalui perubahan perilaku konsumsi. Menurutnya, industri <em>fesyen</em> saat ini menjadi salah satu sektor yang memberikan dampak cukup besar terhadap lingkungan, mulai dari penggunaan sumber daya alam yang masif hingga meningkatnya jumlah limbah tekstil yang sulit terurai.</p>
<p><img src="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x_6a4662ee58824.jpg" alt=""></p>
<p>Hanna mengatakan bahwa masih banyak masyarakat yang belum menyadari dampak lingkungan dari kebiasaan membeli pakaian secara berlebihan. Fenomena <em>fast fashion</em> yang menawarkan produk murah dari berbagai platform <em>e-commerce</em> dan mengikuti tren secara cepat dinilai telah mendorong budaya konsumtif yang pada akhirnya menghasilkan tumpukan limbah tekstil dalam jumlah besar. Kondisi tersebut tidak hanya berdampak pada pencemaran lingkungan, tetapi juga berkontribusi terhadap peningkatan emisi karbon dan eksploitasi sumber daya alam. Oleh karena itu, diperlukan upaya edukasi yang lebih luas agar masyarakat dapat memahami pentingnya memilih produk yang lebih berkelanjutan dan menggunakan pakaian secara lebih bijak.</p>
<p>“Melalui Eco-Chic Day, kami ingin menunjukkan bahwa tampil modis tidak harus mengorbankan lingkungan. Perempuan memiliki peran besar dalam mendorong perubahan gaya hidup yang lebih berkelanjutan, dimulai dari pilihan-pilihan sederhana dalam keseharian,” ujar Hanna.</p>
<p>Dalam pelaksanaannya, Eco-Chic Day akan menghadirkan berbagai kegiatan edukatif dan interaktif yang dirancang untuk memberikan pengalaman langsung kepada peserta. Salah satu agenda utama adalah sesi diskusi mengenai dampak industri <em>fast fashion</em> terhadap lingkungan. Peserta akan diajak memahami berbagai persoalan yang muncul akibat tingginya produksi dan konsumsi pakaian, mulai dari meningkatnya limbah tekstil, perubahan iklim, hingga tingginya penggunaan air dan energi dalam proses produksi. Melalui sesi tersebut, diharapkan peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan baru, tetapi juga terdorong untuk mengubah kebiasaan konsumsi menjadi lebih bertanggung jawab.</p>
<p><img src="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x_6a465e05610cf.jpg" alt=""></p>
<p>Selain kegiatan edukasi, Eco-Chic Day juga akan menghadirkan program pertukaran dan penjualan pakaian <em>preloved</em> yang bertujuan memperpanjang usia pakai pakaian. Program ini menjadi salah satu bentuk kampanye nyata untuk mengurangi limbah tekstil sekaligus mendorong masyarakat agar lebih bijak dalam membeli pakaian baru. Tak hanya itu, peserta juga dapat mengikuti workshop <em>ecoprinting</em> yang mengenalkan teknik pewarnaan kain menggunakan bahan-bahan alami. Melalui kegiatan tersebut, peserta diajak melihat bahwa kreativitas dalam dunia fesyen dapat berjalan seiring dengan upaya pelestarian lingkungan.</p>
<p>Kegiatan semakin semarak dengan hadirnya pop-up market yang menampilkan berbagai produk lokal ramah lingkungan hasil karya pelaku usaha kreatif. Kehadiran para pelaku usaha tersebut diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap produk-produk yang diproduksi secara berkelanjutan sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif berbasis lingkungan. Bagi Komunitas Puan Lestari, keberlanjutan tidak hanya berbicara mengenai pelestarian alam, tetapi juga tentang bagaimana menciptakan peluang ekonomi yang memberikan manfaat bagi masyarakat secara luas.</p>
<p><img src="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x_6a46649b4a3cf.jpg" alt=""></p>
<p>Sebagai bentuk kepedulian sosial, Eco-Chic Day juga membuka program donasi pakaian layak pakai. Hasil penjualan pakaian <em>preloved </em>yang terkumpul didonasikan ke Rumah Singgah Kanker Kota Samarinda. Langkah ini menjadi bagian dari upaya komunitas untuk memperpanjang manfaat pakaian sekaligus membantu kelompok masyarakat yang membutuhkan dukungan. Melalui kegiatan tersebut, Puan Lestari ingin menunjukkan bahwa satu pakaian yang tidak lagi digunakan oleh seseorang masih dapat memberikan manfaat bagi orang lain.</p>
<p><img src="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x_6a4664e3b3262.jpg" alt=""></p>
<p>Ketua Puan Lestari menegaskan bahwa Eco-Chic Day merupakan bagian dari gerakan yang lebih besar untuk membangun kesadaran bersama mengenai pentingnya keberlanjutan. Menurutnya, tanggung jawab menjaga lingkungan tidak hanya berada di tangan pemerintah maupun pelaku industri, tetapi juga masyarakat sebagai konsumen. Dengan memperpanjang usia pakaian, mendukung produk lokal yang berkelanjutan, serta mengurangi perilaku konsumtif terhadap <em>fast</em> <em>fashion</em>, setiap individu dapat berkontribusi dalam mengurangi dampak lingkungan.</p>
<p>Melalui penyelenggaraan Eco-Chic Day, Komunitas Puan Lestari berharap semakin banyak perempuan yang terinspirasi untuk menjadi agen perubahan di lingkungan sekitarnya. <em>Fashion</em> tidak lagi dipandang semata-mata sebagai bagian dari tren atau gaya hidup, melainkan juga sebagai sarana untuk menyebarkan nilai kepedulian terhadap lingkungan. Dengan semangat kolaborasi dan keberlanjutan, Puan Lestari menargetkan lahirnya komunitas masyarakat yang semakin sadar bahwa setiap pilihan berpakaian memiliki dampak terhadap masa depan bumi dan generasi yang akan datang. (Irla/KN)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Peringati HUT Ke&#45;18, Tidar Berau Gelar Bakti Sosial Sunatan Massal dan Cek Kesehatan Gratis</title>
<link>https://kartanews.com/peringati-hut-ke-18-tidar-berau-gelar-bakti-sosial-sunatan-massal-dan-cek-kesehatan-gratis</link>
<guid>https://kartanews.com/peringati-hut-ke-18-tidar-berau-gelar-bakti-sosial-sunatan-massal-dan-cek-kesehatan-gratis</guid>
<description><![CDATA[ Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (Hut) Tunas Indonesia Raya (Tidar) ke 18. Pengurus Cabang Tidar Berau menggelar bakti sosial dengan melakukan sejumlah kegiatan seperti sunat massal dan pemeriksaan kesehatan bagi masyarakat. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a3f76e83c5c5.jpg" length="93709" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 27 Jun 2026 15:04:19 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.COM, BERAU</span></span></span></span></strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (Hut) Tunas Indonesia Raya (Tidar) ke 18. Pengurus Cabang Tidar Berau menggelar bakti sosial dengan melakukan sejumlah kegiatan seperti sunat massal dan pemeriksaan kesehatan bagi masyarakat. </span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Dewan Pembina PC Tidar Berau sekaligus Anggota DPRD Berau, Sutami, menegaskan bahwa agenda sosial ini merupakan program rutin organisasi. Tujuan utamanya adalah untuk memberikan manfaat langsung secara berkesinambungan kepada masyarakat yang membutuhkan.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​"Kami ingin masyarakat merasakan bahwa kami hadir bukan hanya terkait kepentingan politik semata, tetapi juga memberikan kontribusi nyata dan membantu meringankan beban masyarakat," ujar Sutami, Sabtu (27/06/2026). </span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Ia menambahkan, selain layanan kesehatan, Tidar Berau juga telah menyiapkan serangkaian program sosial lainnya. Salah satu fokus utamanya adalah mendukung upaya pencegahan stunting melalui pembagian susu gratis bagi anak-anak di tingkat PAUD, TK, hingga sekolah dasar (SD). </span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Terkait penanganan stunting di Kabupaten Berau, PC Tidar juga menilai bahwa isu ini merupakan tanggung jawab lintas sektor yang melibatkan banyak Organisasi Perangkat Daerah (OPD), bukan hanya bertumpu pada satu atau dua instansi saja.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Dia menekankan pentingnya sinkronisasi data stunting agar penanganan program bisa tepat sasaran. Ia berharap data stunting yang disampaikan kepada pemerintah harus benar-benar sesuai dengan fakta riil di lapangan, mengingat angka stunting di Berau dinilai masih cukup tinggi.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Sutami mendorong agar pemerintah memberikan perhatian serius terhadap kesejahteraan dan tunjangan bagi kader di Posyandu, dimana merekalah yang menjadi ujung tombak dalam pencegahan stunting.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​"Posyandu di tingkat kampung ini bersentuhan langsung dengan masyarakat, mulai dari ibu mengandung hingga melahirkan. Mereka yang paling tahu data dan fakta di lapangan. Jika para kader ini diakomodir dan disejahterakan dengan baik, dampaknya tentu akan sangat luar biasa bagi pencegahan stunting," tambahnya.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Di samping fokus pada aksi sosial, organisasi sayap partai Gerindra ini juga terus melakukan regenerasi kepengurusan sebagai bagian dari pembinaan kader muda.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Sementara itu, Ketua PC Tidar Berau, Andi Amirullah, mengatakan tingginya antusiasme membuat kegiatan masyarakat serupa akan kembali digelar di masa depan. </span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​ “Alhamdulillah ini gerakan awal di tahun 2026. Kali ini kami membatasi 25 peserta, namun ke depan kami akan agendakan lagi,” tutupnya. </span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Ia menegaskan sunatan massal akan menjadi salah satu program sosial Tidar Berau yang dilaksanakan secara berkelanjutan bagi masyarakat. </span></span></span></span><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">(Rein/Rdk) </span></span></span></span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Sengketa Peta Batas Wilayah, Picu Konflik Dua Kelompok Tani di Berau</title>
<link>https://kartanews.com/sengketa-peta-batas-wilayah-picu-konflik-dua-kelompok-tani-di-berau</link>
<guid>https://kartanews.com/sengketa-peta-batas-wilayah-picu-konflik-dua-kelompok-tani-di-berau</guid>
<description><![CDATA[ Dua kelompok tani di Kabupaten Berau terlibat polemik perebutan lahan yang cukup pelik. Perselisihan ini melibatkan Kelompok Tani Maluang Jaya dari Kampung Maluang dan Kelompok Tani Subur dari Kampung Samburakat. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a3bc4c82584a.jpg" length="111551" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 24 Jun 2026 19:50:01 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.COM</span></span></span></span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">,BERAU</span></span></span></span></strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> – Dua kelompok tani di Kabupaten Berau terlibat polemik perebutan lahan yang cukup pelik. Perselisihan ini melibatkan Kelompok Tani Maluang Jaya dari Kampung Maluang dan Kelompok Tani Subur dari Kampung Samburakat.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Kapolsek Gunung Tabur, Iptu Alan Firdaus, yang memfasilitasi mediasi kedua belah pihak menjelaskan bahwa kesenjangan tersebut bersumber dari perbedaan referensi peta wilayah. Akibatnya, terjadi tumpang tindih dan ketidakjelasan atas kepemilikan lahan di lapangan.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Kelompok Tani Maluang Jaya menggunakan peta referensi dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), sedangkan pihak Kelompok Tani Kampung Samburakat menggunakan referensi peta yang berbeda.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Menurut Iptu Alan, agenda mediasi tersebut disampaikan oleh perwakilan kedua kelompok tani, pemerintah kampung, serta tokoh masyarakat setempat. Beruntung, pertemuan ini menghasilkan komitmen damai, di mana kedua belah pihak sepakat untuk mempertahankan diri.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​"Kedua belah pihak sama-sama bersedia menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif, serta berkomitmen tidak melakukan tindakan yang dapat memicu perpecahan," ujar Iptu Alan.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Ia menambahkan, mediasi ini menjadi pembuka jalan untuk menyelesaikan akar masalah utama, yakni minimnya pemahaman secara secara konkret masyarakat terkait tapal batas wilayah.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Ke depan, pihak kepolisian bersama pemerintah kecamatan berkomitmen segera berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memperjelas batas wilayah sekaligus menggencarkan sosialisasi demi mencegah tumpang tindih administrasi.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Di sisi lain, Anggota BPK Kampung Maluang yang mewakili pemerintah kampung setempat, Arbain, menilai akar permasalahan ini murni terjadi karena belum jelasnya penetapan tapal batas antarkampung sejak satu dekade lalu.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​"Dari tahun 2016 sampai sekarang kami belum pernah melihat SK penetapan tapal batas itu. Jika memang sudah ada, kami ingin melihatnya, karena batas kampung harus diutamakan," tegas Arbain.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Arbain menyebutkan bahwa aktivitas pertanian warga sebelumnya berjalan damai tanpa kendala, sebelum akhirnya muncul klaim dari pihak tersebut.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Ia menegaskan bahwa Kelompok Tani Maluang Jaya sangat siap menunjukkan dokumen resmi beserta titik koordinat lahan mereka. Arbain pun berharap kedua pemerintah kampung dapat segera duduk bersama untuk menuntaskan masalah batas wilayah ini secara permanen.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Hingga kegiatan mediasi berakhir, perwakilan dari Kampung Samburakat langsung meninggalkan lokasi, sehingga belum dapat dikonfirmasi oleh awak media untuk memberikan tanggapan terkait hasil pertemuan tersebut.( </span></span></span></span><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Rein/daa</span></span></span></span></strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> ) </span></span></span></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Polres Berau Gelar Bakti Sosial, Salurkan Bantuan Sembako ke Masyarakat</title>
<link>https://kartanews.com/polres-berau-gelar-bakti-sosial-salurkan-bantuan-sembako-ke-masyarakat</link>
<guid>https://kartanews.com/polres-berau-gelar-bakti-sosial-salurkan-bantuan-sembako-ke-masyarakat</guid>
<description><![CDATA[ Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Berau melaksanakan kegiatan anjangsana dan bakti sosial dengan menyalurkan sebanyak 68 paket sembako kepada purnawirawan Polri, ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a3bb9c6753a0.jpg" length="95403" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 24 Jun 2026 19:02:21 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, BERAU </strong>– Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Berau melaksanakan kegiatan anjangsana dan bakti sosial dengan menyalurkan sebanyak 68 paket sembako kepada purnawirawan Polri, warakawuri, serta para pengemudi ojek ketinting di Kabupaten Berau, Selasa (23/6/2026).</p>
<p>Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara yang mengusung tema “80 Tahun Mengabdi untuk Masyarakat”. Melalui kegiatan ini, Polres Berau ingin mempererat tali silaturahmi sekaligus memberikan perhatian kepada keluarga besar Polri dan masyarakat yang selama ini turut berkontribusi dalam kehidupan sosial di Kabupaten Berau. </p>
<p>Kasi Humas Polres Berau AKP Suradi mengatakan bahwa kegiatan anjangsana dan bakti sosial merupakan bentuk penghargaan kepada para purnawirawan dan warakawuri atas jasa serta pengabdian mereka kepada institusi Polri. Di sisi lain, bantuan juga diberikan kepada para pengemudi ojek ketinting sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat</p>
<p>“Melalui momentum Hari Bhayangkara ke-80 ini, kami ingin berbagi kebahagiaan dengan keluarga besar Polri dan masyarakat. Bantuan yang diberikan mungkin tidak seberapa, namun diharapkan dapat menjadi bentuk perhatian dan mempererat hubungan silaturahmi yang selama ini telah terjalin dengan baik,” ujar AKP Suradi.</p>
<p>Sebanyak 68 paket sembako disalurkan kepada para penerima manfaat yang terdiri dari purnawirawan Polri, warakawuri, dan pengemudi ojek ketinting. Penyaluran dilakukan secara langsung oleh personel Polres Berau melalui kegiatan anjangsana dan kunjungan ke sejumlah penerima bantuan.</p>
<p>Menurut AKP Suradi, kegiatan sosial tersebut menjadi bagian dari komitmen Polri untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga melalui aksi sosial yang memberikan manfaat langsung.</p>
<p>“Tema Hari Bhayangkara tahun ini adalah ‘80 Tahun Mengabdi untuk Masyarakat’. Tema tersebut menjadi semangat bagi kami untuk terus meningkatkan pengabdian dan kepedulian kepada masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan,” katanya</p>
<p>Selain mempererat hubungan antara Polri dengan masyarakat, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menumbuhkan semangat kebersamaan dan rasa kekeluargaan di lingkungan Polri maupun masyarakat luas</p>
<p>Polres Berau berharap kegiatan anjangsana dan bakti sosial yang dilaksanakan dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 ini dapat memberikan manfaat bagi para penerima serta semakin memperkuat kedekatan antara Polri dan masyarakat sebagai mitra dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Berau.<strong>(Rein/daa) </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Bantah Tudingan Tak Berizin, Developer Perumahan Winanda Berau Buka Suara</title>
<link>https://kartanews.com/bantah-tudingan-tak-berizin-developer-perumahan-winanda-berau-buka-suara</link>
<guid>https://kartanews.com/bantah-tudingan-tak-berizin-developer-perumahan-winanda-berau-buka-suara</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a3a4c9e688dc.jpg" length="42736" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 23 Jun 2026 17:04:19 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, BERAU </strong>– Pernyataan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Berau mengenai belasan perumahan yang diduga tidak berizin langsung memicu respons dari salah satu pelaku usaha properti setempat.</p>
<p>Developer Perumahan Winanda, Arif membantah tudingan bahwa seluruh proyek perumahan yang dikembangkannya tidak memiliki izin. Ia menegaskan Perumahan Winanda 1 hingga Winanda 9 dibangun saat ketentuan perizinan masih menggunakan Izin Mendirikan Bangunan (IMB).</p>
<p>"Kalau Winanda 1 sampai 9 itu lengkap semua IMB-nya. Bisa dicek langsung ke dinas perizinan. Semua ada dan sudah melalui proses yang berlaku saat itu," tegas Arif, (23/06/2026) </p>
<p>Persoalan yang saat ini berkembang tidak bisa terlepas dari masa transisi kebijakan pemerintah dari sistem IMB menuju Persetujuan Bangunan Gedung (PBG). Arif menyebut proyek-proyek yang dibangun pada masa berlakunya IMB memiliki dasar perizinan sesuai regulasi yang berlaku saat itu.</p>
<p>Kendati demikian, sejumlah proyek yang dibangun pada masa transisi menuju sistem PBG masih berada dalam proses penyelesaian administrasi. Namun kondisi tersebut, menurutnya, tidak dapat diartikan sebagai pembangunan tanpa dasar perizinan.</p>
<p>"Pada saat itu proses peralihan IMB ke PBG memang belum berjalan optimal. Bahkan masih terbatas SDM yang memahami proses penerbitannya. Karena itu ada toleransi sambil pengurusan berjalan," tegasnya</p>
<p>Ia juga menyoroti pernyataan Disperkim yang menyebut telah melakukan pemanggilan maupun komunikasi kepada pengembang. Ia mengaku tidak pernah menerima surat resmi yang secara khusus membahas persoalan perizinan Perumahan Winanda.</p>
<p>"Kalau surat pemanggilan resmi terkait perizinan perumahan, saya tidak pernah menerima. Komunikasi melalui telepon memang pernah ada, tetapi itu bukan soal perizinan perumahan," katanya.</p>
<p>Ia menjelaskan, komunikasi yang dimaksud berkaitan dengan rencana pembangunan jalan di kawasan kaplingan miliknya di wilayah Gunung Tabur yang diajukan oleh pihak RT setempat.</p>
<p>"Itu terkait konfirmasi lahan kapling lama yang pernah saya miliki di Gunung Tabur. Bukan soal izin perumahan. Jadi saya perlu meluruskan hal tersebut," tambahnya.</p>
<p>Lebih lanjut, dia mengatakan dalam proses pembiayaan perumahan, pihak perbankan juga melakukan verifikasi terhadap sejumlah dokumen proyek sebelum pencairan pembiayaan dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku. Menurutnya, mekanisme tersebut turut menjadi bagian dari pengawasan administratif dalam pengembangan perumahan.</p>
<p>Arif juga meyakini bahwa dari beberapa pengembang yang ada di Berau, belum banyak yang telah memiliki dokumen PBG. Ia menyebut pihaknya termasuk salah satu developer yang telah mengantongi PBG untuk beberapa pengembangan.</p>
<p>"Kalau melihat kondisi di lapangan, mungkin belum banyak developer yang sudah memiliki PBG. Bahkan saya yakin di antara beberapa developer, bisa jadi kami termasuk yang sudah memiliki PBG," ujarnya.</p>
<p>Ia menegaskan siap menunjukkan dokumen maupun data yang diperlukan apabila pemerintah membutuhkan klarifikasi. Arif berharap persoalan ini tidak langsung menggiring opini bahwa seluruh pengembang yang disebut dalam daftar Disperkim melakukan pelanggaran.</p>
<p>"Saya tidak merasa melakukan pelanggaran. Kalau memang ada hal yang perlu dilengkapi, tentu akan kami proses sesuai ketentuan. Tetapi jangan sampai muncul kesan seolah-olah semua pengembang yang disebut tidak memiliki izin sama sekali," tegasnya.</p>
<p>Ia menilai, pemerintah daerah seharusnya lebih mengedepankan pembinaan dan pendampingan kepada para pengembang, mengingat sektor perumahan juga memiliki peran dalam menyediakan hunian bagi masyarakat.</p>
<p>Dirinya menyayangkan apabila persoalan administrasi lebih dahulu disampaikan ke publik sebelum dilakukan pengecekan secara menyeluruh terhadap masing-masing proyek.</p>
<p>"Harusnya developer ini dibantu dan dibina, didatangi atau dilakukan jemput bola. Jangan hanya menunggu di kantor. Pemerintah kan sebagai pelayan masyarakat, harus hadir membantu mencari solusi. Kita kecewa dengan sikap dinas seperti itu," tandasnya.</p>
<p>Arif berharap pemerintah daerah dapat melakukan verifikasi secara faktual terhadap masing-masing proyek yang masuk dalam daftar. Menurutnya, setiap pengembangan memiliki kondisi, tahapan pembangunan, dan status administrasi yang berbeda sehingga perlu dilihat secara terpisah.<strong>(Rdk)</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Menyambut HUT Bhayangkara Ke 80 Brimob Berau Lakukan Bedah Rumah Warga</title>
<link>https://kartanews.com/menyambut-hut-bhayangkara-ke-80-brimob-berau-lakukan-bedah-rumah-warga</link>
<guid>https://kartanews.com/menyambut-hut-bhayangkara-ke-80-brimob-berau-lakukan-bedah-rumah-warga</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a365c0a5c5bf.jpg" length="88947" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 20 Jun 2026 17:22:41 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, BERAU</strong> – Bedah Rumah Brimob Berau menjadi salah satu aksi nyata kepedulian sosial yang dilakukan Satuan Brimob Polda Kalimantan Timur dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 tahun 2026. Melalui program kemanusiaan tersebut, personel Kompi 3 Batalyon C Pelopor turun langsung membantu merenovasi rumah warga kurang mampu di Kabupaten Berau.</p>
<p>Kegiatan yang berlangsung pada Jumat (19/6/2026) di Jalan Bukit Ria, Gang Gembira, RT 10, Kelurahan Gunung Panjang, Kecamatan Tanjung Redeb. Sejak pagi hari, personel Brimob bersama warga sekitar bergotong royong memperbaiki bagian-bagian rumah yang dinilai sudah tidak layak huni.</p>
<p>Program bedah rumah tersebut dipimpin oleh Bripda M. Rifki Anto bersama anggota Kompi 3 Batalyon C Pelopor. Kegiatan berjalan lancar berkat kolaborasi antara personel Brimob, perangkat lingkungan, dan masyarakat yang turut memberikan dukungan selama proses renovasi berlangsung.</p>
<p>Perbaikan rumah difokuskan pada peningkatan kualitas bangunan agar menjadi tempat tinggal yang lebih aman, sehat, dan nyaman bagi penghuninya. Langkah ini menjadi bentuk kepedulian Polri terhadap kebutuhan dasar masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan bantuan dalam memperbaiki kondisi tempat tinggal mereka.</p>
<p>Dansat Brimob Polda Kaltim, Kombes Pol Andy Rifai menegaskan bahwa program sosial tersebut merupakan bagian dari pengabdian Brimob kepada masyarakat. Menurutnya, momentum HUT Bhayangkara ke-80 tidak hanya diisi dengan kegiatan seremonial, tetapi juga diwujudkan melalui aksi nyata yang memberikan manfaat langsung bagi warga.</p>
<p>Ia menjelaskan bahwa Brimob memiliki komitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui berbagai program kemanusiaan yang mampu meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat. Program bedah rumah menjadi salah satu bentuk implementasi semangat pengabdian tersebut.</p>
<p>Sementara itu, Kabag Ops Satbrimob Polda Kaltim AKP Nugroho Widihyanto menyampaikan bahwa seluruh proses renovasi berjalan sesuai rencana dan mendapat dukungan penuh dari masyarakat setempat. Menurutnya, sinergi yang baik antara aparat dan warga menjadi faktor penting dalam keberhasilan program sosial tersebut.</p>
<p>Selain membantu memperbaiki hunian warga, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat. Kehadiran personel Brimob di tengah warga diharapkan mampu memperkuat rasa kebersamaan, kepedulian sosial, serta membangun kemitraan yang semakin erat.</p>
<p>Melalui program bedah rumah ini, Satbrimob Polda Kaltim menunjukkan bahwa tugas pengabdian kepada masyarakat tidak hanya berkaitan dengan menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga memberikan solusi nyata terhadap persoalan sosial yang dihadapi warga. Semangat tersebut sejalan dengan upaya membangun Polri yang semakin humanis, dekat, dan bermanfaat bagi masyarakat. <strong>(POLDA KALTIM/daa) </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Penduduk Kaltim Capai 4,05 Juta Jiwa, Gen Z Dominasi Struktur Demografi</title>
<link>https://kartanews.com/penduduk-kaltim-capai-405-juta-jiwa-gen-z-dominasi-struktur-demografi</link>
<guid>https://kartanews.com/penduduk-kaltim-capai-405-juta-jiwa-gen-z-dominasi-struktur-demografi</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a1e5a6803292.jpg" length="134511" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 02 Jun 2026 12:23:07 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, SAMARINDA</strong> – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Timur merilis hasil Survei Penduduk Antar Sensus (SUPAS) 2025. Data tersebut menunjukkan tren perlambatan pertumbuhan penduduk, penyusutan angka kelahiran yang mendekati batas kritis, serta kenaikan populasi lansia menuju ambang penuaan massal.</p>
<p>​Kepala BPS Kaltim, Mas'ud Rifai mengungkapkan jumlah penduduk Kaltim per 2025 mencapai 4,05 juta jiwa, naik dari 3,77 juta jiwa pada Sensus Penduduk 2020. </p>
<p>"Laju pertumbuhan penduduk Kalimantan Timur mengalami perlambatan menjadi 1,52 persen per tahun dalam 5 tahun terakhir," ujarnya dalam keterangan resmi.</p>
<p>​Dari struktur usia, Kaltim masih menikmati bonus demografi dengan proporsi usia produktif (15–64 tahun) sebesar 71,33%. Dampaknya, rasio ketergantungan turun menjadi 40,19, yang berarti setiap 100 penduduk produktif menanggung sekitar 40 orang nonproduktif. Generasi Z menjadi kelompok terbesar dengan porsi 27,10%, disusul Milenial sebesar 26,24%.</p>
<p>​Berdasarkan gender, rasio jenis kelamin Kaltim berada di angka 107, menandakan jumlah laki-laki lebih banyak daripada perempuan di seluruh kabupaten/kota. Ketimpangan paling mencolok terjadi di Kutai Timur (115) dan Berau (113).</p>
<p>​Sementara itu, Angka Kelahiran Total (TFR) Kaltim pada 2025 turun menjadi 2,09. Angka ini berada di bawah replacement level (2,10), mengindikasikan rata-rata perempuan melahirkan lebih sedikit anak daripada yang dibutuhkan untuk mempertahankan jumlah penduduk alami.</p>
<p>Kota Samarinda mencatatkan TFR terendah (1,98), sedangkan Mahakam Ulu tertinggi (2,31).</p>
<p>​Di sektor mortalitas, terjadi perbaikan signifikan. Angka Kematian Bayi (IMR) turun menjadi 13,47 per 1.000 kelahiran hidup, dengan Balikpapan sebagai daerah terendah (10.55) dan Mahakam Ulu tertinggi (15,90).</p>
<p>​Sebagai provinsi tujuan migrasi, SUPAS 2025 mencatat bahwa 29 dari 100 penduduk Kaltim lahir di luar daerah. Kota Bontang (47,02%) dan Kutai Timur (46,82%) menjadi magnet migrasi seumur hidup terkuat.</p>
<p>Menariknya, Balikpapan dan Samarinda justru mencatat migrasi risen neto negatif. Sebaliknya, Penajam Paser Utara mencatatkan migrasi risen neto tertinggi kedua sebesar +3,18%, mengonfirmasi bahwa daya tarik Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara mulai berdampak pada mobilitas penduduk sekitar. <strong>(REIN/daa)</strong> </p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Ribuan Penonton &amp;quot;Ambyar&amp;quot; Bareng Vierratale di Pembukaan BIG BAMS FEST 2026</title>
<link>https://kartanews.com/ribuan-penonton-ambyar-bareng-vierratale-di-pembukaan-big-bams-fest-2026</link>
<guid>https://kartanews.com/ribuan-penonton-ambyar-bareng-vierratale-di-pembukaan-big-bams-fest-2026</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202605/image_870x580_69f44999e57e5.jpg" length="63854" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 01 May 2026 14:37:29 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 15px;" ;=""><b>KARTANEWS.COM, BERAU</b></span><span style="font-size: 15px;" ;=""> – Kemeriahan luar biasa mewarnai pembukaan BIG BAMS FEST 2026 yang digelar di halaman Cafe Story Mount, Tanjung Redeb, Berau pada Kamis (26/04/2026) malam. </span> <br><br><span style="font-size: 15px;" ;="">Ribuan penonton dari berbagai penjuru Bumi Batiwakkal memadati lokasi acara demi menyaksikan penampilan grup band papan atas tanah air, Vierratale.</span> <br><br><span style="font-size: 15px;" ;="">​Sejak sore hari, antrean penonton sudah mulai terlihat mengular di pintu masuk. Puncaknya, saat lampu panggung mulai menyala dan instrumen musik dimainkan, sorak-sorai generasi milenial dan Gen Z langsung membahana. </span> <br><br><span style="font-size: 15px;" ;="">Kehadiran Kevin Aprilio, Widy, dan Raka di atas panggung seolah menjadi magnet yang menyatukan energi seluruh pengunjung yang hadir.</span> <br><br><span style="font-size: 15px;" ;="">​Widy, sang vokalis, tampil memukau dengan karakter suara uniknya yang khas. Band yang melejit lewat tembang "Dengarkan Curhatku" ini sukses membawa suasana nostalgia yang kental. </span> <br><br><span style="font-size: 15px;" ;="">Setiap bait lagu yang dinyanyikan diikuti dengan kompak oleh ribuan penonton, menciptakan harmoni suara yang memecah kesunyian malam di Tanjung Redeb.</span> <br><br><span style="font-size: 15px;" ;="">​"Jiwa para penonton seolah terhanyut dalam setiap nada. Ini bukan sekadar konser, tapi ajang bernostalgia bersama lagu-lagu yang menemani masa remaja kami," ujar salah satu pengunjung yang hadir.</span></p>
<p><span style="font-size: 15px;" ;="">​Penampilan Vierratale malam itu memang menjadi daya tarik utama BIG BAMS Fest 2026. Dengan tata lampu yang apik dan kualitas suara yang mumpuni, band ini berhasil menghipnotis audiens melalui deretan hits andalan mereka. </span> <br><br><span style="font-size: 15px;" ;="">Penonton tampak sangat antusias, tidak sedikit yang mengabadikan momen langka ini melalui gawai mereka.</span> <br><br><span style="font-size: 15px;" ;="">​Acara ini tidak hanya menjadi hiburan semata, namun juga menjadi momentum bangkitnya industri kreatif dan festival musik di Kabupaten Berau. </span> <br><br><span style="font-size: 15px;" ;="">Kesuksesan malam pembukaan ini diharapkan menjadi awal yang baik bagi rangkaian kegiatan BIG BAMS Fest selanjutnya, sekaligus mempromosikan potensi lokal Tanjung Redeb sebagai destinasi kegiatan skala besar yang representatif. <strong>(TIM/daa)</strong></span><br><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260501_143429_947.sdocx--></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Guncang Bumi Batiwakkal, BIGBAM FEST 2026 Hadirkan Vierra dan Deretan Artis Ibu Kota</title>
<link>https://kartanews.com/guncang-bumi-batiwakkal-bigbam-fest-2026-hadirkan-vierra-dan-deretan-artis-ibu-kota</link>
<guid>https://kartanews.com/guncang-bumi-batiwakkal-bigbam-fest-2026-hadirkan-vierra-dan-deretan-artis-ibu-kota</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202604/image_870x580_69f2038f9bcae.jpg" length="105340" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 29 Apr 2026 21:12:15 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 17px;" ;=""><b>KARTANEWS.COM, BERAU </b></span><span style="font-size: 17px;" ;="">– Kabupaten Berau bersiap menyambut gelaran hiburan paling dinanti tahun ini. Bertajuk </span><span style="font-size: 17px;" ;=""><b>BIGBAM FEST 2026</b></span><span style="font-size: 17px;" ;="">, ajang ini dipastikan menjadi festival musik dan </span><span style="font-size: 17px;" ;=""><i>lifestyle</i></span><span style="font-size: 17px;" ;=""> terbesar yang pernah diselenggarakan di Bumi Batiwakkal. </span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Mengambil lokasi di halaman Caffe Story</span><span style="font-size: 17px;" ;=""><b> </b></span><span style="font-size: 17px;" ;="">Mount, Jalan Gunung Panjang, acara ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari penuh, mulai 30 April hingga 2 Mei 2026. </span><span style="font-size: 17px;" ;=""></span></p>
<p><span style="font-size: 17px;" ;="">​BIGBAM FEST bukan sekadar konser musik biasa. </span><span style="font-size: 17px;" ;="">Penyelenggara merancang event ini sebagai ruang kolaborasi bagi pemuda dengan konsep festival yang impresif dan interaktif. Festival ini menggabungkan tiga elemen utama yang menjadi tren gaya hidup masa kini: musik, kuliner, dan </span><span style="font-size: 17px;" ;=""><i>wellness experience</i></span><span style="font-size: 17px;" ;="">. </span></p>
<p><span style="font-size: 17px;" ;="">Melalui elemen </span><span style="font-size: 17px;" ;=""><i>wellness</i></span><span style="font-size: 17px;" ;="">, pengunjung diajak untuk tetap memperhatikan kesehatan menyeluruh di tengah hiruk-pikuk hiburan modern.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">​Daya tarik utama festival ini terletak pada deretan pengisi acaranya. Nama besar seperti grup Band </span><span style="font-size: 17px;" ;=""><b>Vierra</b></span><span style="font-size: 17px;" ;=""> dipastikan akan menjadi magnet utama bagi para penggemar setianya di Berau. </span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Tidak hanya itu, panggung spektakuler BIGBAM juga akan dimeriahkan oleh penampilan memukau dari </span><span style="font-size: 17px;" ;=""><b>Anggis Devaki,</b></span><span style="font-size: 17px;" ;=""> dan </span><span style="font-size: 17px;" ;=""><b>Juan Reza</b></span><span style="font-size: 17px;" ;="">, yang siap membawa atmosfer panggung ibu kota ke tanah Kalimantan Timur.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">​Selain hiburan di panggung utama, para pengunjung akan disuguhkan dengan berbagai pilihan bazar kuliner yang telah dipersiapkan secara khusus. Ragam pilihan makanan dan minuman ini diharapkan dapat memanjakan lidah pengunjung sambil menikmati suasana festival yang energik.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">​BIGBAM FEST 2026 dirancang untuk memberikan pengalaman tak terlupakan bagi masyarakat, sekaligus menjadi wadah bagi komunitas kreatif lokal untuk saling berinteraksi. </span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Dengan persiapan yang matang dan panggung spektakuler, acara ini diprediksi akan menyedot perhatian ribuan pengunjung dari berbagai wilayah di Bumi Batiwakkal dan bahkan luar Berau.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">​Bagi Anda pecinta musik dan gaya hidup, jangan lewatkan kesempatan untuk menjadi bagian dari kemeriahan ini. Segera siapkan diri Anda untuk merasakan getaran energi dan kreativitas pemuda di panggung spektakuler BIGBAM FEST 2026 besok! <strong>(REIN/daa)</strong></span><br><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260429_211027_114.sdocx--></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Menolak Lupa: Jejak Lima Tokoh Perempuan yang Membentuk Peradaban Kalimantan Timur</title>
<link>https://kartanews.com/menolak-lupa-jejak-lima-tokoh-perempuan-yang-membentuk-peradaban-kalimantan-timur</link>
<guid>https://kartanews.com/menolak-lupa-jejak-lima-tokoh-perempuan-yang-membentuk-peradaban-kalimantan-timur</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202604/image_870x580_69edbe7b43f43.jpg" length="516482" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 26 Apr 2026 15:29:37 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 18px;" ;=""><b>KARTANEWS.COM, SAMARINDA</b></span><span style="font-size: 18px;" ;=""> – Sejarah sering kali mencatat narasi besar melalui kacamata maskulin, namun realitas di Kalimantan Timur (Kaltim) berbicara lain. Sosok s</span><span style="font-size: 18px;" ;="">ejarawan Kaltim, Muhammad Sarip, membedah rekam jejak lima tokoh perempuan fenomenal yang menjadi pilar penting dalam membangun kesadaran berbangsa dan kemajuan pendidikan di Bumi Etam.</span><br><span style="font-size: 18px;" ;="">​</span><br><span style="font-size: 18px;" ;="">Dalam pemaparannya di Samarinda, Minggu (26/4/2026), Sarip menekankan bahwa kontribusi perempuan di Kaltim bukan sekedar pendamping, melainkan penggerak utama di garis depan.</span><br><span style="font-size: 18px;" ;=""> </span><br><span style="font-size: 18px;" ;="">"Kelima perempuan ini membuktikan bahwa kaum hawa memiliki andil, kapasitas kepemimpinan, dan keberanian yang luar biasa di berbagai lintas zaman," ungkapnya.</span><br><span style="font-size: 23px;" ;=""><b>​</b></span><br><b><span style="font-size: 17px;" ;="">Pionir Pendidikan dan Nasionalisme</span></b> <br><br><span style="font-size: 18px;" ;="">​Perjuangan dimulai dari sektor pendidikan melalui Aminah Syukur. Pada tahun 1928, di tengah kungkungan kolonialisme, ia bersama suaminya mendirikan </span><span style="font-size: 18px;" ;=""><i>Meisje School</i></span><span style="font-size: 18px;" ;="">. </span></p>
<p><span style="font-size: 18px;" ;="">Sekolah ini menjadi fase bagi murid perempuan pribumi untuk mendapatkan hak pendidikan yang setara dan melepaskan diri dari marginalisasi.</span> <br><br><span style="font-size: 18px;" ;="">​Memasuki era pergerakan, muncul nama Salbiah. Sebagai pengurus Rukun Pemuda Indonesia, ia menjadi sosok srikandi yang vokal. </span><span style="font-size: 18px;" ;=""></span></p>
<p><span style="font-size: 18px;" ;="">Keberaniannya teruji saat mengobarkan semangat nasionalisme dalam Kongres Gabungan Pemuda Indonesia Seluruh Kalimantan tahun 1948 di Barabai, sebuah momentum krusial bagi integrasi bangsa.</span> <br><br><span style="font-size: 23px;" ;=""><b>​</b></span><b><span style="font-size: 17px;" ;="">Pendobrak Birokrasi dan Pendidikan Tinggi</span></b> <br><br><span style="font-size: 18px;" ;="">​Di bidang politik, </span><span style="font-size: 17px;" ;="">Djumantan Hasyim</span><span style="font-size: 18px;" ;=""> mencatatkan tinta emas sebagai legislator perempuan pertama di DPRD Kalimantan Timur pada dekade 1950-an. </span></p>
<p><span style="font-size: 18px;" ;="">Tak sekadar duduk di kursi dewan, Djumantan dikenal karena ketegasannya dalam menengahi kemelut dualisme kepemimpinan daerah yang sempat mengguncang stabilitas birokrasi saat itu.</span> <br><br><span style="font-size: 18px;" ;="">​Kontribusi monumental lainnya datang dari etnis Tionghoa, Nyonya Lo Beng Long alias Dorinawati Samalo. </span> <br><br><span style="font-size: 18px;" ;="">Pada tahun 1962, ia dengan ikhlas menghibahkan kediaman pribadinya untuk digunakan sebagai gedung cikal bakal Universitas Mulawarman (Unmul). Tanpa kedermawanannya, institusi pendidikan tinggi kebanggaan Kaltim tersebut mungkin tidak akan berdiri secepat itu.</span> <br><br><span style="font-size: 23px;" ;=""><b>​</b></span><b><span style="font-size: 17px;" ;="">Ketahanan dan Bela Negara</span></b> <br><br><span style="font-size: 18px;" ;="">​Tokoh kelima adalah Fatimah Moeis, seorang organisator tangguh yang membuktikan bahwa perempuan juga mampu berada di ranah militer. Pada 1963, ia didaulat menjadi Komandan Korps Sukarelawati Kaltim setelah menjalani pelatihan militer intensif guna menghadapi ancaman konfrontasi Dwikora.</span> <br><br><span style="font-size: 18px;" ;="">​Seluruh rekam jejak perjuangan ini telah diabadikan oleh Muhammad Sarip bersama Alisya Anastasya dalam buku berjudul </span><span style="font-size: 18px;" ;=""><i>"Perempuan di Kalimantan Timur: Sejarah yang Terlupakan, Mitos Kartini, dan Realitas Gender".</i></span><br><br><span style="font-size: 18px;" ;="">​Buku ini hadir sebagai upaya untuk mendekonstruksi pemahaman sejarah yang selama ini mengesampingkan peran gender. </span></p>
<p><span style="font-size: 18px;" ;="">Melalui kisah kelima tokoh ini, generasi muda Kalimantan Timur diingatkan bahwa fondasi provinsi ini dibangun oleh keberanian perempuan-perempuan visioner yang menolak tunduk pada keterbatasan zaman. <strong>(REIN/daa)</strong></span><br><br><em><span style="font-size: 18px;" ;="">Sumber : Antaranews</span></em><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260426_152617_370.sdocx--></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Sinergi Budaya dan Ekonomi, Event Mak Dendang Vol. 1 &amp;amp; Adira Expo Resmi Dibuka di Berau</title>
<link>https://kartanews.com/sinergi-budaya-dan-ekonomi-event-mak-dendang-vol-1-adira-expo-resmi-dibuka-di-berau</link>
<guid>https://kartanews.com/sinergi-budaya-dan-ekonomi-event-mak-dendang-vol-1-adira-expo-resmi-dibuka-di-berau</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202604/image_870x580_69e1ad1ae545c.jpg" length="116174" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 17 Apr 2026 11:48:02 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 17px;" ;=""><b>KARTANEWS.COM, BERAU - </b></span><span style="font-size: 17px;" ;="">Berau kembali bergairah dengan hadirnya event kolaboratif bertajuk Mak Dendang Vol. 1 yang bersinergi dengan Adira Expo Tebar Promo. </span></p>
<p><span style="font-size: 17px;" ;="">Acara yang memadukan unsur hiburan, pelestarian budaya, dan penguatan ekonomi kerakyatan ini resmi dibuka pada Kamis (16/04/2026) sore.</span><br><span style="font-size: 17px;" ;="">​</span><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Bertempat di Lapangan THR Diponegoro, pembukaan ini menandai dimulainya ruang ekspresi bagi pelaku seni sekaligus panggung bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal untuk menjajakan produk unggulan mereka.</span><br><span style="font-size: 22px;" ;=""><b>​</b></span><br><span style="font-size: 17px;" ;="">​Direktur EO Mata Sanggam, Morten, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini dirancang sebagai jembatan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah masyarakat.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">​“Kegiatan ini menjadi wadah apresiasi bagi pelaku seni dan ekonomi kreatif di Berau. Selain menghadirkan hiburan, kegiatan ini juga mampu menggerakkan ekonomi masyarakat, khususnya bagi pelaku UMKM,” ungkapnya.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">​Menurutnya, Mak Dendang bukan sekadar panggung musik, melainkan komitmen untuk menjaga ekosistem kreatif di Berau agar tetap hidup dan memberikan dampak nyata bagi kantong masyarakat.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">​Sementara itu, kehadiran Adira Expo memberikan warna tersendiri dalam event ini. Selain menyuguhkan hiburan, masyarakat juga diberikan akses langsung terhadap berbagai solusi keuangan yang relevan dengan kebutuhan saat ini.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">​"Kami ingin lebih dekat dengan masyarakat dengan menghadirkan berbagai solusi pembiayaan yang mudah, cepat, dan transparan, sekaligus mendukung aktivitas ekonomi di daerah," ujar perwakilan penyelenggara Adira Expo.</span><br><span style="font-size: 22px;" ;=""><b>​</b></span><br><span style="font-size: 17px;" ;="">​Sementara itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif kolaboratif ini. </span></p>
<p><span style="font-size: 17px;" ;="">Dalam sambutan Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, yang diwakili oleh Staf Ahli Pembangunan, </span><span style="font-size: 17px;" ;="">Andi Marewangen </span><span style="font-size: 17px;" ;=""> menegaskan bahwa kolaborasi antara sektor swasta, pegiat seni, dan UMKM adalah kunci pertumbuhan daerah yang inklusif.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">​"Pemerintah Kabupaten Berau mendukung penuh kegiatan seperti ini karena mampu membuka peluang ekonomi bagi masyarakat sekaligus melestarikan budaya daerah," tegasnya di hadapan para undangan dan pengunjung.</span><br><span style="font-size: 22px;" ;=""><b>​</b></span><br><span style="font-size: 17px;" ;="">​Event Mak Dendang Vol. 1 x Adira Expo ini dijadwalkan berlangsung hingga Sabtu (18/04/2026). Masyarakat diimbau untuk datang dan meramaikan acara ini, tidak hanya untuk mencari hiburan, tetapi juga sebagai bentuk nyata dukungan terhadap produk-produk lokal Berau.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">​Pantauan di lokasi pada sore hari tadi, puluhan tenda UMKM sudah mulai melayani pembeli, sementara panggung utama mulai diisi oleh penampilan talenta lokal yang membawakan lagu-lagu daerah dan populer. (REIN/daa)</span><br><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260417_114503_863.sdocx--></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kemenag Kaltim Terapkan Skema Murur dan Tanazul bagi Jemaah Lansia</title>
<link>https://kartanews.com/kemenag-kaltim-terapkan-skema-murur-dan-tanazul-bagi-jemaah-lansia</link>
<guid>https://kartanews.com/kemenag-kaltim-terapkan-skema-murur-dan-tanazul-bagi-jemaah-lansia</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202604/image_870x580_69d1dbdba97fc.jpg" length="520506" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 05 Apr 2026 11:50:48 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 17px;" ;=""><b>KARTANEWS.COM. SAMARINDA</b></span><span style="font-size: 17px;" ;=""> – Menjelang keberangkatan calon jemaah haji tahun 1447 H / 2026 M, Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia (Kemenag) tengah mematangkan berbagai skenario mitigasi. </span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Langkah ini diambil untuk menjamin keselamatan jemaah di tengah dinamika geopolitik Timur Tengah serta memastikan kenyamanan selama prosesi ibadah.</span><br><span style="font-size: 17px;" ;="">​</span><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kantor Wilayah Kemenag Kalimantan Timur, H. Mohlis Hasan, mengungkapkan bahwa pemerintah akan mengoptimalkan skema Murur dan Tanazul, khususnya bagi jemaah kategori rentan.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">​“Kami telah diminta oleh pusat untuk mendata calon jemaah haji yang tergolong lanjut usia (lansia) serta jemaah dengan risiko tinggi (risti) dari sisi kesehatan,” ujar Mohlis berdasarkan keterangan yang diperoleh, Minggu (5/4/2026)</span><br><span style="font-size: 22px;" ;=""><b>​</b></span><br><span style="font-size: 17px;" ;=""><b>Menghindari Kepadatan dan Kelelahan</b></span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">​Mohlis menjelaskan, pendataan akurat menjadi kunci keberhasilan skema ini guna menghindari kepadatan jemaah di titik-titik krusial yang berisiko memicu kelelahan fisik ekstrem.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;=""><b>Skema Murur:</b></span><span style="font-size: 17px;" ;=""> Jemaah lansia dan risti tidak perlu bermalam (mabit) di Muzdalifah setelah wukuf di Arafah. Mereka hanya akan melintas atau singgah sebentar di dalam bus, lalu langsung melanjutkan perjalanan menuju Mina.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;=""><b>Skema Tanazul:</b></span><span style="font-size: 17px;" ;=""> Diperuntukkan bagi jemaah yang berada di pemondokan jarak jauh (seperti Zona 5). Setelah melaksanakan lontar jumrah, jemaah tidak kembali ke tenda di Mina, melainkan langsung menuju hotel yang lokasinya lebih dekat dengan area Jamarat.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">​“Dengan demikian, jemaah tidak perlu menempuh jarak jauh untuk kembali ke tenda. Ini jauh lebih efisien dan aman, terutama bagi mereka yang memiliki keterbatasan fisik,” jelasnya.</span> <br><br><span style="font-size: 22px;" ;=""><b>​</b></span><b><span style="font-size: 17px;" ;="">Kesiapan Embarkasi Balikpapan</span></b> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">​Terkait jadwal keberangkatan, Mohlis memastikan bahwa proses operasional di daerah tetap berjalan sesuai rencana meskipun situasi global cukup dinamis.</span></p>
<p><span style="font-size: 17px;" ;="">​Jemaah haji yang berangkat melalui Embarkasi Balikpapan dijadwalkan akan mulai diterbangkan pada kloter pertama pada </span><span style="font-size: 17px;" ;=""><b>26 April 2026</b></span><span style="font-size: 17px;" ;=""> mendatang.</span></p>
<p><span style="font-size: 17px;" ;="">Pemerintah mengimbau para jemaah untuk terus menjaga kesehatan fisik dan mental menjelang hari keberangkatan. (REIN/daa*)</span><br><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260405_114714_473.sdocx--></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kutai Kartanegara Siap Jadi Tuan Rumah MTQH ke&#45;46 Tingkat Provinsi Kaltim 2026</title>
<link>https://kartanews.com/kutai-kartanegara-siap-jadi-tuan-rumah-mtqh-ke-46-tingkat-provinsi-kaltim-2026</link>
<guid>https://kartanews.com/kutai-kartanegara-siap-jadi-tuan-rumah-mtqh-ke-46-tingkat-provinsi-kaltim-2026</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202604/image_870x580_69d09ed0a2dd9.jpg" length="114917" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 04 Apr 2026 13:19:55 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span ;="" style="font-size: 17px;"><b>KARTANEWS.COM, SAMARINDA</b></span><span ;="" style="font-size: 17px;"> – Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menyatakan kesiapan penuh untuk menjadi tuan rumah perhelatan akbar Musabaqah Tilawatil Qur'an dan Hadist (MTQH) ke-46 tingkat Provinsi Kalimantan Timur yang dijadwalkan berlangsung pada November 2026 mendatang.</span></p>
<p><span style="font-size: 17px;" ;="">​Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar sekaligus Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) Kukar, Sunggono, dalam rapat persiapan yang berlangsung di Ruang Rapat Sekda Provinsi Kaltim, Kamis (2/4/2026).</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">​"Seluruh aspek teknis, mulai dari arena perlombaan hingga akomodasi, telah kami persiapkan secara matang," ujar Sunggono dalam paparannya.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">​Pemerintah Kabupaten Kukar telah menyiapkan 13 lokasi strategis di kawasan Kota Raja, Tenggarong. Halaman Kantor Bupati Kukar akan menjadi arena utama untuk seremoni pembukaan, penutupan, serta cabang Tilawah golongan anak, remaja, dan dewasa.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">​Selain itu, perlombaan juga akan tersebar di berbagai titik, di antaranya, Ruang Serbaguna Kantor Bupati, Pendopo Wakil Bupati dan Aula Bappeda, Gedung DPRD Kukar dan MAN 2 Kukar. Kantor-kantor kedinasan (Disdikbud, Dispora, BKPSDM, BPKAD), Ruang Dewan Masjid Indonesia (DMI).</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">​Tidak hanya arena, Pemkab Kukar juga memastikan kesiapan akomodasi, mulai dari ketersediaan hotel, </span><span style="font-size: 17px;" ;=""><i>homestay</i></span><span style="font-size: 17px;" ;="">, fasilitas kesehatan, hingga armada transportasi bagi para kafilah.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">​Sekda Provinsi Kaltim, Sri Wahyuni, menjelaskan bahwa pelaksanaan MTQH tahun 2026 ini membawa nuansa baru karena menggabungkan kegiatan MTQ dan STQH. </span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Dengan format ini, seluruh cabang akan diperlombakan setiap tahun, termasuk cabang baru seperti hafalan hadist (dengan dan tanpa sanad) serta Karya Tulis Ilmiah Hadist (KTIH).</span><br><span style="font-size: 17px;" ;="">​</span><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Sri Wahyuni memberikan apresiasi atas kesiapan Kukar. Ia berpesan agar perhelatan ini dikemas dengan konsep yang sederhana, namun tetap elegan, khidmat, dan berwibawa. </span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">"Kukar sudah terbiasa menyelenggarakan berbagai acara, baik di tingkat provinsi maupun nasional," tambahnya.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">​Dalam rapat tersebut, Wakil Ketua II LPTQ Kaltim, Dasmiah, menekankan pentingnya mengadopsi standar kesuksesan yang dicapai Kaltim saat menjadi tuan rumah MTQ Nasional XXX tahun 2024. </span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Hal ini dinilai krusial mengingat kafilah Kaltim saat ini memegang predikat juara umum nasional dan telah mengoleksi 12 gelar juara di kancah internasional dalam dua tahun terakhir.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">​Rapat koordinasi ini turut dihadiri oleh jajaran pengurus LPTQ Kaltim, termasuk Wakil Ketua I/Kakanwil Kemenag Kaltim Abdul Kholik, Wakil Ketua II Jauhar Efendi, serta Sekretaris LPTQ Kaltim Rudi Kartono.</span><br><span style="font-size: 17px;" ;="">​</span><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Pertemuan diakhiri dengan diskusi interaktif untuk mematangkan detail teknis, memastikan kesuksesan gelaran MTQH ke-46 di Bumi Etam dapat berjalan dengan sempurna.(Rein/daa*)</span></p>
<!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260404_131636_142.sdocx-->]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Mengenal Suku Punan Batu, Komunitas Peramu di Pedalaman Hutan Kalimantan</title>
<link>https://kartanews.com/mengenal-suku-punan-batu-komunitas-peramu-di-pedalaman-hutan-kalimantan</link>
<guid>https://kartanews.com/mengenal-suku-punan-batu-komunitas-peramu-di-pedalaman-hutan-kalimantan</guid>
<description><![CDATA[ Penulis : Mursyidah Auni | Editor : Dewi ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202603/image_870x580_69ca10c0d5e0a.jpg" length="378591" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 30 Mar 2026 13:59:17 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, KALIMANTAN</strong> — Suku Punan Batu dikenal sebagai salah satu komunitas adat yang masih mempertahankan pola hidup berburu dan meramu di pedalaman hutan Kalimantan. </p>
<p>Kelompok ini kerap disebut sebagai representasi terakhir dari tradisi hidup nomaden yang bergantung langsung pada alam tanpa sistem pertanian menetap.</p>
<p>Melansir dari Tempo.co, keberadaan Punan Batu tersebar di kawasan hutan Kalimantan Timur, termasuk wilayah terpencil dan terisolasi di Kabupaten Berau. </p>
<p>Mereka hidup berpindah-pindah dengan memanfaatkan sumber daya hutan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, mulai dari berburu hewan hingga mengumpulkan hasil hutan.</p>
<p>Data sensus yang dilakukan pada 2003–2004 mencatat populasi Punan di Kalimantan Timur sekitar 8.956 jiwa. </p>
<p>Angka tersebut diperkirakan telah mencakup sebagian besar populasi, meskipun peneliti masih membuka kemungkinan adanya kelompok kecil yang belum terdata karena hidup terisolasi di kawasan hutan yang sulit dijangkau.</p>
<p><img src="https://kartanews.com/uploads/images/202603/image_870x_69ca10bf68499.jpg" alt=""></p>
<p>Dalam kehidupan sehari-hari, sebagian anggota Punan Batu diketahui telah mengenal bahasa Melayu sebagai sarana komunikasi dengan masyarakat luar. </p>
<p>Hal ini menunjukkan adanya interaksi terbatas dengan komunitas di sekitarnya, meski mereka tetap mempertahankan identitas budaya sendiri.</p>
<p>Secara kultural, Punan Batu memiliki perbedaan mendasar dengan kelompok Dayak yang umumnya hidup menetap dan mengandalkan sistem berladang. Punan Batu justru mengandalkan mobilitas tinggi dengan pola hidup berburu dan meramu sebagai sumber utama penghidupan.</p>
<p>Penelitian genetika juga menunjukkan perbedaan asal-usul antara Punan Batu dan kelompok masyarakat Kalimantan lainnya. </p>
<p>Studi yang melibatkan peneliti dari dalam dan luar negeri mengungkap bahwa Punan Batu memiliki jejak genetika pra-Austronesia yang diperkirakan telah hadir di Kalimantan sejak ribuan tahun lalu, jauh sebelum gelombang masyarakat bercocok tanam datang di wilayah ini.</p>
<p>Mobilitas menjadi bagian penting dalam kehidupan mereka. Kelompok ini biasanya hanya menetap sementara di satu lokasi, seperti gua atau pondok sederhana, selama beberapa hari sebelum berpindah pada tempat lain dalam radius tertentu untuk mencari sumber makanan baru.</p>
<p>Dari sisi lain, Punan Batu juga memiliki sistem bahasa khas yang dikenal sebagai bahasa Latala. Bahasanya digunakan secara terbatas dalam komunitas, kerap disampaikan dalam bentuk nyanyian atau komunikasi internal yang tidak dipahami oleh masyarakat luar.</p>
<p>Menariknya, mereka juga mengembangkan sistem komunikasi nonverbal menggunakan tanda-tanda alam, seperti ranting dan daun. Tanda tersebut digunakan untuk menyampaikan pesan kepada kelompok lain, misalnya sebagai peringatan bahaya atau permintaan bantuan.</p>
<p>Keberadaan Suku Punan Batu menjadi perhatian berbagai pihak karena dinilai sebagai bagian penting dari kekayaan budaya dan pengetahuan tradisional. </p>
<p>Pada arus modernisasi, komunitas ini tetap bertahan dengan cara hidup yang diwariskan secara turun-temurun, sekaligus menjadi pengingat akan keberagaman cara manusia beradaptasi dengan lingkungan.</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Mengalun Bersama &amp;quot;Mak Dendang&amp;quot;: Saat Tradisi Bajau dan Distorsi For Revenge Bertemu di Bumi Batiwakkal</title>
<link>https://kartanews.com/mengalun-bersama-mak-dendang-saat-tradisi-bajau-dan-distorsi-for-revenge-bertemu-di-bumi-batiwakkal</link>
<guid>https://kartanews.com/mengalun-bersama-mak-dendang-saat-tradisi-bajau-dan-distorsi-for-revenge-bertemu-di-bumi-batiwakkal</guid>
<description><![CDATA[ Penulis : Rein | Editor: Dewi ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202603/image_870x580_69c8d113ceec3.jpg" length="97651" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 29 Mar 2026 15:16:50 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, BERAU</strong> – Ada yang berbeda di Bumi Batiwakkal pada pertengahan April 2026 mendatang. Bukan sekadar acara biasa, melainkan dentuman musik dan keriuhan budaya yang akan menyatu dalam sebuah perhelatan bertajuk "Mak Dendang".</p>
<p>Istilah "Mak Dendang" sendiri bukanlah nama sembarangan. Diambil dari bahasa suku Bajau, yakni salah satu penjaga setia pesisir Berau. Dimana istilah ini membawa semangat sukacita dan perayaan. </p>
<p>Melalui tangan dingin Mata Sanggam Production, kekayaan budaya Bajau yang selama ini tersembunyi di balik riak air laut, akan ditarik ke atas panggung besar untuk diperkenalkan secara utuh kepada publik.</p>
<p>Selama tiga hari berturut-turut, mulai 16 hingga 18 April 2026, di Jalan Diponegoro 1 Tanjung Redeb, pengunjung akan diajak menyelami identitas suku Bajau melalui pertunjukan seni tari dan musik tradisional yang autentik. </p>
<p>Event ini lahir dari keresahan bahwa selama ini pesona budaya pesisir tersebut belum tereksplorasi secara total di mata masyarakat luas. Namun, "Mak Dendang" tidak hanya bicara soal masa lalu. Sebagai penyeimbang rasa, promotor menghadirkan unit modern-rock kenamaan, For Revenge. </p>
<p>Kehadiran band pelantun lagu-lagu emosional ini diprediksi akan menjadi magnet kuat bagi generasi muda untuk berkumpul dan "patah hati berjamaah" di tengah kemeriahan festival.</p>
<p><strong>Keamanan Tiket dan Geliat Ekonomi Lokal</strong></p>
<p>Belajar dari maraknya penipuan tiket konser belakangan ini, pihak promotor mengambil langkah tegas. Seluruh akses masuk hanya bisa didapatkan melalui platform resmi <span style="color: #3598db;"><a href="https://www.loket.com/event/mak-dendang-vol-1?utm_source=ig&amp;utm_medium=social&amp;utm_content=link_in_bio&amp;fbclid=PAb21jcAQ1zoNleHRuA2FlbQIxMQBzcnRjBmFwcF9pZA81NjcwNjczNDMzNTI0MjcAAaeL1k0lg0i75C2m_oPRPv-GkFg75FF9ulGRk28j7sUeCyHU6DKcvhwwPeHhFg_aem_5boKC1d0JV5KddJ-U4inNw" style="color: #3598db;">Loket.com.</a> </span></p>
<p>Langkah ini diambil untuk memastikan keamanan transaksi bagi penonton sekaligus menutup celah bagi para calo nakal.</p>
<p>Tak hanya soal hura-hura, "Mak Dendang" juga menjadi napas baru bagi ekonomi lokal. Di sepanjang area acara, puluhan tenda telah berdiri siap menampung para pelaku UMKM dan pedagang kaki lima.</p>
<p>Dari kuliner khas hingga kerajinan tangan, event ini diharapkan mampu menciptakan perputaran rupiah yang signifikan bagi warga Berau.</p>
<p>Promotor juga mengimbau, apabila masyarakat ingin mengetahui lebih jauh tentang event tersebut, warga dapat mengunjungi akun media sosial <span style="color: #3598db;"><a href="https://www.instagram.com/mak.dendang?igsh=MXh6dTk5OTk5aXBrdQ==" style="color: #3598db;">instagram Mak Dendang</a></span> atau menghubungi nomor kontak yang tertera link Bio instagram.</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Makna Nyepi, Dari Tradisi Kuno hingga Aksi Nyata Lestarikan Lingkungan</title>
<link>https://kartanews.com/makna-nyepi-dari-tradisi-kuno-hingga-aksi-nyata-lestarikan-lingkungan</link>
<guid>https://kartanews.com/makna-nyepi-dari-tradisi-kuno-hingga-aksi-nyata-lestarikan-lingkungan</guid>
<description><![CDATA[ Penulis : Mursyidah Auni | Editor : Dewi ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202603/image_870x580_69ba46f441abc.jpg" length="143855" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 18 Mar 2026 14:33:03 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, DENPASAR</strong> – Hari Raya Nyepi merupakan peringatan Tahun Baru Saka bagi umat Hindu di Indonesia yang dijalankan dengan cara berbeda dari perayaan tahun baru pada umumnya.</p>
<p>Jika sebagian besar perayaan identik dengan kemeriahan, Nyepi justru dilaksanakan dalam suasana hening total selama 24 jam sebagai bentuk refleksi diri dan penyucian lahir batin.</p>
<p>Berdasarkan informasi yang dikutip dari laman resmi <span style="color: #3598db;"><a href="https://ntt.kemenag.go.id/" style="color: #3598db;">Kementerian Agama NTT</a></span> serta buku Beragama Tanpa Rasa Takut tulisan Gede Agus Siswadi dan I Dewa Ayu Puspadewi, secara historis, Nyepi berakar dari tradisi India kuno yang berkaitan dengan penanggalan Saka yang dimulai sejak tahun 78 Masehi.</p>
<p>Periode tersebut merujuk pada masa pemerintahan Raja Kaniska I yang dikenal berhasil menyatukan berbagai kelompok yang sebelumnya terlibat konflik, peristiwa ini kemudian dimaknai sebagai simbol perdamaian dan persatuan. Selanjutnya berkembang menjadi bagian dari tradisi keagamaan Hindu, termasuk di Nusantara setelah masuknya pengaruh budaya dan ajaran Hindu pada masa kerajaan-kerajaan kuno.</p>
<p>Dalam perkembangannya di Indonesia, khususnya Bali, Nyepi tidak hanya dipahami sebagai pergantian tahun, tetapi juga sebagai momentum spiritual untuk melakukan introspeksi diri.</p>
<p>Istilah Nyepi sendiri berasal dari kata “sepi” yang menggambarkan kondisi hening, di mana umat Hindu menghentikan berbagai aktivitas duniawi untuk memusatkan perhatian pada penyucian diri dan keseimbangan hidup.</p>
<p>Makna filosofis Nyepi mencakup upaya membersihkan diri dari perilaku negatif selama setahun terakhir sekaligus memperbaiki kualitas diri untuk menjalani kehidupan yang lebih baik ke depan.</p>
<p>Selain itu, penghentian aktivitas manusia selama satu hari penuh juga dimaknai sebagai bentuk penghormatan terhadap alam dengan memberikan waktu bagi lingkungan untuk beristirahat dari berbagai aktivitas yang berpotensi menimbulkan kerusakan.</p>
<p>Pelaksanaan Nyepi ditandai dengan penerapan Catur Brata Penyepian yang dijalankan selama 24 jam sejak matahari terbit hingga keesokan harinya.</p>
<p>Ada empat pantangan saat Nyepi, meliputi amati geni atau tidak menyalakan api dan lampu, amati karya atau tidak bekerja, amati lelungan atau tidak bepergian, serta amati lelanguan atau tidak menikmati hiburan, seluruh ketentuan ini dijalankan secara disiplin oleh umat Hindu sebagai bentuk pengendalian diri dan pendalaman spiritual.</p>
<p>Rangkaian perayaan Nyepi diawali dengan upacara Melasti yang dilaksanakan beberapa hari sebelumnya, prosesi ini bertujuan menyucikan diri dan benda-benda sakral dengan membawa pratima ke sumber air seperti laut atau danau yang dipercaya sebagai sumber kehidupan.</p>
<p>Selanjutnya umat Hindu melaksanakan Tawur Kesanga yang bertujuan menyeimbangkan unsur alam serta menetralisir kekuatan negatif.</p>
<p>Pada malam menjelang Nyepi, masyarakat menggelar tradisi Pengrupukan yang ditandai dengan pawai Ogoh-ogoh, patung raksasa yang melambangkan sifat buruk manusia diarak keliling desa sebelum akhirnya dimusnahkan, prosesi ini menjadi simbol pembersihan diri dari energi negatif agar pelaksanaan Nyepi berlangsung dalam keadaan suci.</p>
<p>Setelah Hari Nyepi, umat Hindu melanjutkan dengan Ngembak Geni yang menjadi momen untuk mempererat hubungan sosial melalui kegiatan saling memaafkan dan bersilaturahmi.</p>
<p>Tradisi ini, mencerminkan nilai kebersamaan dan keharmonisan dalam kehidupan bermasyarakat, di beberapa wilayah di Bali juga terdapat tradisi khas seperti Omed-omedan yang menjadi bagian dari kearifan lokal.</p>
<p>Selain memiliki nilai spiritual yang kuat, Nyepi juga memberikan dampak nyata terhadap lingkungan, penghentian aktivitas secara menyeluruh selama satu hari mampu menekan penggunaan energi listrik serta mengurangi emisi gas rumah kaca, kondisi ini menunjukkan bahwa tradisi keagamaan dapat berjalan selaras dengan upaya pelestarian lingkungan.</p>
<p>Rangkaian makna sejarah, filosofi, serta praktik yang dijalankan secara konsisten, Nyepi tidak hanya menjadi identitas umat Hindu tetapi juga menjadi simbol kearifan lokal Indonesia yang mencerminkan harmoni antara manusia, alam, dan nilai-nilai spiritual di tengah kehidupan modern.</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>10 Ide Tren Hampers Lebaran 2026, Pilih Hadiah Lebih Personal dan Berkelas</title>
<link>https://kartanews.com/10-ide-tren-hampers-lebaran-2026-pilih-hadiah-lebih-personal-dan-berkelas</link>
<guid>https://kartanews.com/10-ide-tren-hampers-lebaran-2026-pilih-hadiah-lebih-personal-dan-berkelas</guid>
<description><![CDATA[ Penulis : Mursyidah Auni | Editor : Dewi ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202603/image_870x580_69b6459a59803.jpg" length="122665" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 15 Mar 2026 13:38:42 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, INDONESIA </strong>- Momen Idulfitri tidak hanya identik dengan tradisi saling memaafkan dan bersilaturahmi, tetapi juga berbagi hadiah kepada keluarga, sahabat, maupun rekan kerja melalui hampers Lebaran. </p>
<p>Jika sebelumnya hampers identik dengan sirup dan biskuit kaleng, tren pada Lebaran 2026 diprediksi mulai bergeser ke arah yang lebih personal, berkelanjutan <em>(sustainable)</em>, serta memberikan pengalaman yang lebih berkesan bagi penerimanya.</p>
<p>Pengamat gaya hidup dan industri kreatif menilai perubahan tren sejalan dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap kualitas produk, nilai fungsional, serta keberlanjutan lingkungan. </p>
<p>Hampers tidak lagi sekadar bingkisan makanan, tetapi juga menjadi bentuk perhatian yang mencerminkan karakter pemberi hadiah.</p>
<p>Selain itu, perkembangan industri kreatif lokal juga turut mendorong munculnya berbagai pilihan hampers yang lebih unik dengan sentuhan produk artisan, kerajinan tangan, hingga produk ramah lingkungan. </p>
<p>Dengan pendekatan ini, hampers Lebaran kini dapat menjadi hadiah yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga memiliki nilai guna jangka panjang.</p>
<p>Berikut beberapa inspirasi hampers Lebaran 2026 yang dinilai lebih personal dan berkesan.</p>
<p><strong>1. Paket Wellness dan Self-Care</strong></p>
<p>Setelah menjalani ibadah puasa selama sebulan penuh, paket relaksasi dapat menjadi pilihan hampers yang relevan. Isi hampers dapat berupa lilin aromaterapi, sabun organik artisan, essential oil, serta handuk kecil berbahan bambu yang lembut.</p>
<p>Hampers jenis ini tidak hanya berfungsi sebagai hadiah, tetapi juga mengajak penerimanya untuk beristirahat dan memulihkan energi setelah menjalani aktivitas selama Ramadan.</p>
<p><strong>2. Artisan Tea dan Madu Lokal</strong></p>
<p>Minuman herbal dan teh premium juga semakin populer sebagai bagian dari gaya hidup sehat. Hampers dapat diisi dengan teh daun lepas (loose leaf tea) asli Indonesia, seperti teh putih dari Ciwidey atau bunga telang, yang dipadukan dengan madu hutan alami.</p>
<p>Sebagai pelengkap, hampers dapat dilengkapi dengan saringan teh, sendok madu kayu, serta kartu kecil berisi panduan cara menyeduh teh yang tepat.</p>
<p><strong>3. Jajanan Tradisional dengan Sentuhan Modern</strong></p>
<p>Camilan tradisional tetap menjadi favorit saat Lebaran, namun kini banyak pelaku usaha mengemasnya dengan konsep yang lebih modern dan premium.</p>
<p>Beberapa pilihan yang dapat dimasukkan ke dalam hampers antara lain kuping gajah dengan varian cokelat premium, rengginang dengan rasa inovatif, atau emping pedas manis dengan bahan organik. </p>
<p>Kemasan kaleng atau kotak berdesain minimalis juga dapat memberikan kesan elegan.</p>
<p><strong>4. Paket Berkebun Mini</strong></p>
<p>Tren berkebun di rumah masih diminati terutama di kalangan masyarakat perkotaan. Karena itu, hampers berisi perlengkapan berkebun sederhana dapat menjadi pilihan menarik.</p>
<p>Isi hampers dapat berupa pot keramik kecil, benih tanaman seperti basil, mint, atau cabai, serta sekop mini dan media tanam organik. Selain unik, hampers ini juga memiliki makna simbolis sebagai harapan akan pertumbuhan dan awal yang baru setelah Ramadan.</p>
<p><strong>5. Keranjang Sarapan Gourmet</strong></p>
<p>Hampers Lebaran umumnya berisi camilan yang dinikmati saat berkumpul di malam hari, namun konsep keranjang sarapan juga mulai menjadi pilihan alternatif.</p>
<p>Isi hampers dapat berupa granola artisan, selai buah buatan rumah, kopi lokal single origin, serta mug keramik buatan tangan. Paket ini memberikan pengalaman menikmati sarapan santai bersama keluarga pada hari-hari awal bulan Syawal.</p>
<p><strong>6. Paket Piknik Ramah Lingkungan</strong></p>
<p>Kesadaran terhadap penggunaan produk ramah lingkungan juga memengaruhi tren hampers. Paket piknik dengan perlengkapan yang dapat digunakan berulang kali menjadi salah satu pilihan yang semakin populer.</p>
<p>Hampers dapat berisi tas anyaman pandan, peralatan makan kayu, sedotan stainless steel, serta kotak makan berbahan serat alami sehingga tidak menghasilkan sampah plastik sekali pakai.</p>
<p><strong>7. Rak Bumbu untuk Pecinta Masak</strong></p>
<p>Bagi penerima yang memiliki hobi memasak, hampers berisi koleksi bumbu dapur dapat menjadi pilihan yang menarik.</p>
<p>Sebuah rak kayu kecil dapat diisi dengan berbagai bumbu seperti lada hitam Lampung, kayu manis batang, saffron, hingga garam Himalaya. </p>
<p>Untuk menambah nilai, hampers juga dapat disertai buku resep kecil yang berisi inspirasi hidangan khas Lebaran dari berbagai daerah.</p>
<p><strong>8. Hampers Hybrid Digital</strong></p>
<p>Perkembangan teknologi juga mulai memengaruhi konsep hampers modern. Salah satu inovasi yang muncul adalah hampers yang menggabungkan hadiah fisik dan digital.</p>
<p>Misalnya, kotak berisi camilan sehat yang dilengkapi kartu ucapan dengan kode QR. Ketika dipindai, kode tersebut dapat menampilkan pesan video pribadi, ucapan Lebaran, atau bahkan daftar lagu yang dipilih khusus oleh pemberi hadiah.</p>
<p><strong>9. Pengharum Rumah Artisan</strong></p>
<p>Rumah yang wangi dan nyaman menjadi bagian penting dalam menyambut tamu saat Lebaran. Karena itu, hampers berupa reed diffuser atau fragrance mist dengan aroma khas Timur Tengah seperti oud, amber, atau vanila dapat menjadi pilihan yang elegan.</p>
<p>Produk dengan kemasan botol kaca minimalis juga memberikan kesan mewah sekaligus dekoratif.</p>
<p><strong>10. Set Ibadah dengan Sentuhan Wastra Nusantara</strong></p>
<p>Terakhir, bisa dengan perlengkapan ibadah yang menjadi pilihan hampers klasik yang tidak lekang oleh waktu. Namun pada tren terbaru, produk ini hadir dengan desain yang lebih modern dan artistik.</p>
<p>Isi hampers dapat berupa sajadah travel tipis, tasbih kayu, serta kain batik tulis atau tenun yang dapat dijadikan pakaian. Pilihan ini tidak hanya fungsional, tetapi juga mendukung produk kerajinan lokal.</p>
<p>Selain isi hampers, tampilan kemasan juga menjadi faktor penting yang menentukan kesan sebuah hadiah. Tren warna yang diprediksi populer pada 2026 antara lain nuansa apricot yang hangat dan midnight blue yang elegan, keduanya dinilai mampu memberikan tampilan modern sekaligus berkelas.</p>
<p>Sentuhan personal juga menjadi elemen yang semakin diperhatikan dalam pembuatan hampers. Label dengan nama penerima, kartu ucapan yang ditulis tangan, atau doa khusus bagi penerima dapat membuat hampers terasa lebih bermakna.</p>
<p>Tren hampers Lebaran terus berkembang mengikuti gaya hidup masyarakat yang semakin kreatif dan personal. Jadi, sudahkah kamu menyiapkan hampers spesial untuk orang-orang terdekat di Lebaran tahun ini?</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Gerakan Warga Bantu Warga: Pemuda Kaltim KIND Kumpulkan Donasi untuk Mbah Win</title>
<link>https://kartanews.com/gerakan-warga-bantu-warga-pemuda-kaltim-kind-kumpulkan-donasi-untuk-mbah-win</link>
<guid>https://kartanews.com/gerakan-warga-bantu-warga-pemuda-kaltim-kind-kumpulkan-donasi-untuk-mbah-win</guid>
<description><![CDATA[ Editor: Dewi ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202603/image_870x580_69b4ada5f22fb.jpg" length="123038" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 14 Mar 2026 08:44:07 +0800</pubDate>
<dc:creator>Irla Hadratan Iman</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p data-start="0" data-end="957"><strong>KARTANEWS.COM, SAMARINDA --</strong><span> </span>Aksi kepedulian sosial kembali ditunjukkan oleh sekelompok pemuda di Kota Samarinda yang tergabung dalam komunitas Kaltim KIND.</p>
<p data-start="0" data-end="957">Komunitas yang digerakkan oleh Wawan Irawan ini menggelar kegiatan bakti sosial berupa penggalangan dana untuk membantu seorang lansia bernama Mbah Win (68), yang sehari-harinya bekerja sebagai pemulung sampah dengan mendorong gerobaknya menyusuri jalanan kota demi mengais barang-barang bekas.</p>
<p data-start="0" data-end="957">Kisah Mbah Win pertama kali menjadi perhatian publik setelah video yang diunggah Wawan Irawan di media sosial beberapa hari sebelumnya viral dan menyentuh hati banyak warganet.</p>
<p data-start="0" data-end="957">Dalam video tersebut terlihat Mbah Win tetap bekerja keras meskipun usianya tidak lagi muda, berjalan perlahan sambil mendorong gerobak berisi barang-barang bekas di tengah panas dan lalu lintas kota. Pemandangan itu memantik rasa empati masyarakat luas, sekaligus mendorong komunitas Kaltim KIND untuk bergerak cepat melakukan aksi nyata membantu sesama.</p>
<p data-start="959" data-end="1703">Penggalangan dana resmi dimulai pada Jumat, 13 Maret 2029, dan mendapat respons luar biasa dari masyarakat. Hanya dalam waktu kurang dari 24 jam sejak informasi bantuan disebarkan melalui berbagai platform media sosial, donasi dari warga berhasil terkumpul sebesar Rp5.590.000. Dana tersebut berasal dari berbagai kalangan masyarakat yang tergerak oleh kisah perjuangan Mbah Win, mulai dari mahasiswa, pekerja, pelaku usaha kecil, hingga masyarakat umum yang ingin ikut berkontribusi dalam aksi kemanusiaan tersebut.</p>
<p data-start="959" data-end="1703">Antusiasme warga menunjukkan bahwa solidaritas sosial masih sangat kuat di tengah masyarakat, terutama ketika informasi mengenai kondisi seseorang yang membutuhkan bantuan dapat tersampaikan secara luas melalui media digital.</p>
<p data-start="1705" data-end="2396">Wawan Irawan selaku penggerak utama komunitas Kaltim KIND menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas dukungan besar dari masyarakat.</p>
<p data-start="1705" data-end="2396">Ia mengatakan bahwa aksi penggalangan dana ini tidak hanya bertujuan untuk membantu Mbah Win secara langsung, tetapi juga untuk menumbuhkan kembali semangat kepedulian sosial di tengah masyarakat.</p>
<p data-start="1705" data-end="2396"> Menurutnya, komunitas Kaltim KIND memang dibentuk sebagai wadah bagi anak-anak muda Samarinda yang memiliki kepedulian terhadap berbagai persoalan sosial di lingkungan sekitar. Dengan memanfaatkan kekuatan media sosial dan jaringan komunitas, mereka berharap dapat menjadi jembatan antara masyarakat yang ingin membantu dan warga yang membutuhkan bantuan.</p>
<p><img src="https://kartanews.com/uploads/images/202603/image_870x_69b4ae72c6b9f.jpg" alt=""></p>
<p data-start="2398" data-end="3128">Komunitas Kaltim KIND sendiri dikenal beranggotakan anak-anak muda yang kreatif, cerdas, dan kritis dalam merespons isu-isu sosial di daerah. Di bawah komando Wawan Irawan, komunitas ini dihuni oleh sejumlah anggota aktif seperti Hanna Pratiwi, Sayid Ferhat, Erni Rosita, Denada, Albikopi, Nur Alisah, serta beberapa anggota lainnya yang selama ini aktif terlibat dalam berbagai kegiatan sosial.</p>
<p data-start="2398" data-end="3128">Mereka bekerja secara sukarela, mengoordinasikan penggalangan dana, menyebarkan informasi di media sosial, hingga memastikan bantuan dapat tersalurkan secara tepat kepada pihak yang membutuhkan. Semangat gotong royong yang mereka bangun menjadi salah satu kekuatan utama dalam setiap kegiatan sosial yang digelar komunitas tersebut.</p>
<p data-start="3130" data-end="3768">Kegiatan bakti sosial ini juga mendapatkan dukungan penuh dari Irma Suryani, seorang advokat sekaligus aktivis sosial yang dikenal aktif dalam berbagai kegiatan kemanusiaan di Kota Samarinda. Irma Suryani bahkan disebut sebagai salah satu promotor utama yang mendorong terlaksananya aksi bakti sosial tersebut.</p>
<p data-start="3130" data-end="3768">Ia menilai bahwa gerakan sosial yang digagas oleh anak-anak muda seperti Kaltim KIND merupakan contoh nyata bagaimana generasi muda dapat menjadi motor perubahan positif di tengah masyarakat. Menurutnya, aksi warga membantu warga seperti ini perlu terus didorong agar menjadi gerakan sosial yang lebih luas dan berkelanjutan.</p>
<p data-start="3770" data-end="4273">Irma Suryani juga menyampaikan bahwa dirinya akan terus mendukung dan berpartisipasi dalam berbagai kegiatan sosial serupa di masa mendatang. Baginya, solidaritas sosial merupakan nilai penting yang harus terus dijaga, terutama di tengah berbagai tantangan ekonomi dan sosial yang dihadapi masyarakat.</p>
<p data-start="3770" data-end="4273">Ia berharap semakin banyak komunitas muda yang tergerak untuk melakukan aksi nyata, bukan hanya sebatas wacana di media sosial, tetapi benar-benar turun langsung membantu masyarakat yang membutuhkan.</p>
<p data-start="4275" data-end="5022" data-is-last-node="" data-is-only-node="">Bagi komunitas Kaltim KIND, keberhasilan penggalangan dana dalam waktu singkat ini menjadi bukti bahwa kekuatan solidaritas masyarakat masih sangat besar. Para anggota komunitas berharap gerakan “warga bantu warga” seperti yang mereka lakukan dapat terus eksis dan berkembang lebih luas, menjangkau lebih banyak lapisan masyarakat yang membutuhkan uluran tangan.</p>
<p data-start="4275" data-end="5022" data-is-last-node="" data-is-only-node="">Mereka juga berharap aksi ini dapat menginspirasi komunitas lain di Samarinda maupun di daerah lain untuk melakukan kegiatan sosial serupa. Dengan kolaborasi antara generasi muda, masyarakat umum, serta tokoh-tokoh yang peduli terhadap kemanusiaan, mereka yakin semangat gotong royong akan terus hidup dan menjadi kekuatan besar dalam membangun kepedulian sosial di tengah masyarakat. (IHI/KN)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Masjid Raya Islamic Center Kalimantan Timur, Masjid Terbesar Kedua di Asia Tenggara</title>
<link>https://kartanews.com/masjid-raya-islamic-center-kalimantan-timur-masjid-terbesar-kedua-di-asia-tenggara</link>
<guid>https://kartanews.com/masjid-raya-islamic-center-kalimantan-timur-masjid-terbesar-kedua-di-asia-tenggara</guid>
<description><![CDATA[ Penulis : Mursyidah Auni | Editor : Dewi ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202603/image_870x580_69b263f0b9cd4.jpg" length="83996" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 12 Mar 2026 14:58:32 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, SAMARINDA</strong> — Tahukah kamu? Ternyata salah satu masjid terbesar di Asia Tenggara berada di Kalimantan Timur. </p>
<p>Masjid tersebut adalah masjid Raya Baitul Muttaqin yang berada di kawasan <em>Islamic Center</em> Samarinda, Kalimantan Timur yang berdiri megah di tepian Sungai Mahakam ini menjadi masjid terbesar kedua di Asia Tenggara setelah Masjid Istiqlal di Jakarta, serta salah satu ikon religi sekaligus kebanggaan masyarakat Benua Etam.</p>
<p>Dilansir dari situs resmi <a href="https://islamiccenterkaltim.org/">islamiccenterkaltim.org</a>, pembangunan kawasan <em>Islamic Center</em> Kalimantan Timur berawal dari gagasan untuk menghadirkan pusat kegiatan dan pengembangan Islam di daerah tersebut. </p>
<p>Ide tersebut pertama kali dicetuskan oleh Brigjen TNI, (Purn) H. Abd. Wahab Syachranie, yang merupakan Gubernur Kalimantan Timur saat itu. Ide tersebut muncul setelah suksesnya pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional ke-IX di Samarinda.</p>
<p>Keberhasilan penyelenggaraan MTQ serta prestasi qori dan qoriah Kalimantan Timur di tingkat nasional mendorong munculnya gagasan untuk membangun pusat pengembangan kegiatan Islam yang lebih representatif di Samarinda.</p>
<p>Seiring berjalannya waktu, rencana mulai diwujudkan pada masa kepemimpinan Gubernur Kalimantan Timur, H. M. Ardans dengan menyiapkan lahan pembangunan pusat kegiatan Islam pada tahun 1997. </p>
<p>Pembangunan kawasan <em>Islamic Center</em> kemudian semakin dimatangkan pada masa kepemimpinan Gubernur Suwarna Abdul Fatah. </p>
<p>Inspirasi pembangunan masjid besar ini muncul ketika Suwarna Abdul Fatah menunaikan ibadah haji pada tahun 2000 saat berada di Masjid Nabawi Madinah, ia terinspirasi untuk membangun sebuah masjid monumental yang dapat menjadi warisan bagi generasi mendatang di Kalimantan Timur.</p>
<p>Lokasi pembangunan <em>Islamic Center</em> berada di atas lahan seluas sekitar 7,2 hektare yang merupakan bekas kawasan penggergajian kayu milik PT Inhutani I dan telah dihibahkan kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.</p>
<p>Pembangunan masjid dimulai pada 5 Juli 2001 dengan pencanangan pembangunan dilakukan oleh Presiden keempat Republik Indonesia Abdurrahman Wahid, sementara pemancangan tiang utama dilakukan oleh Presiden kelima Republik Indonesia Megawati Soekarnoputri.</p>
<p>Seluruh pembangunan masjid dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Kalimantan Timur dengan sistem multiyears dan menelan anggaran sekitar Rp400 miliar.</p>
<p>Setelah melalui proses pembangunan selama beberapa tahun, masjid ini akhirnya diresmikan penggunaannya pada 16 Juni 2008 oleh Presiden Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono.</p>
<p>Pada 20 Agustus 2014, masjid tersebut secara resmi diberi nama Masjid Baitul Muttaqin yang memiliki arti rumah bagi orang-orang yang bertakwa. </p>
<p>Selanjutnya pada 9 Mei 2022, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menetapkan statusnya sebagai Masjid Raya Islamic Center Provinsi Kalimantan Timur.</p>
<p><strong>Keunikan Arsitektur dan Bangunan Masjid</strong></p>
<p>Masjid Raya Baitul Muttaqin memiliki desain arsitektur yang memadukan konsep Timur Tengah dengan sentuhan modern. Bangunan utama masjid memiliki luas sekitar 43.560 meter persegi yang terdiri dari beberapa bagian bangunan.</p>
<p>Berikut beberapa detail dan keunikan bangunan masjid tersebut:</p>
<p>• <strong>Selasar luas di sekeliling masjid</strong></p>
<p>Pada sekeliling bangunan utama terdapat selasar atau anjungan seluas sekitar 2.580 meter persegi dengan tujuh pintu gerbang. Area ini kerap dimanfaatkan oleh jamaah, mahasiswa, dan pengunjung untuk beristirahat, berdiskusi, maupun menunggu waktu salat.</p>
<p><strong>• Basement untuk parkir dan utilitas</strong></p>
<p>Masjid ini memiliki basement seluas sekitar 10.235 meter persegi yang difungsikan sebagai area parkir kendaraan roda dua dan roda empat, sekaligus tempat penyimpanan fasilitas utilitas seperti penampungan air.</p>
<p>• <strong>Ruang salat utama berkapasitas besar</strong></p>
<p>Lantai utama masjid memiliki luas sekitar 8.185 meter persegi yang mampu menampung sekitar 10.000 jamaah. Selain itu terdapat area mezzanine atau balkon yang dapat menampung sekitar 2.000 jamaah tambahan.</p>
<p><strong>• Kubah besar bergaya Masjid Nabawi</strong></p>
<p>Kubah utama masjid mengadopsi desain kubah Masjid Nabawi di Madinah dengan diameter sekitar 45 meter. Kubah dihiasi ornamen kaligrafi Al-Qur’an dan dilengkapi lampu gantung besar bergaya Timur Tengah.</p>
<p>•<strong> Menara utama setinggi 99 meter</strong></p>
<p>Pada bagian depan masjid berdiri menara utama setinggi 99 meter yang dikenal sebagai Menara Asmaul Husna, melambangkan 99 nama Allah dalam ajaran Islam. Dari menara ini pengunjung dapat menikmati panorama Sungai Mahakam dan Kota Samarinda.</p>
<p><strong>• Empat menara di sudut masjid</strong></p>
<p>Masjid ini juga dilengkapi empat menara di setiap sudut bangunan dengan tinggi sekitar 70 meter. Selain itu terdapat menara tambahan di area pintu gerbang yang menambah kesan megah pada kompleks masjid.</p>
<p><strong>• Sistem pencahayaan menara</strong></p>
<p>Setiap menara dilengkapi lampu sorot yang menerangi bangunan pada malam hari, sehingga masjid tampak sangat megah dan bercahaya terutama jika dilihat dari tepian Sungai Mahakam.</p>
<p><strong>Fasilitas Pendukung di Kawasan Islamic Center</strong></p>
<p>Selain bangunan masjid utama, kawasan <em>Islamic Center</em> juga dilengkapi berbagai fasilitas yang menunjang kegiatan ibadah, pendidikan, dan sosial masyarakat.</p>
<p>Beberapa fasilitas yang tersedia antara lain:</p>
<p>• Perpustakaan masjid yang menyediakan berbagai literatur keagamaan dan umum</p>
<p>• Studio Radio Dakwah <em>Islamic Center</em> (RADIC)</p>
<p>• Museum <em>Islamic Center</em></p>
<p>• Gedung serbaguna dan ruang pertemuan</p>
<p>• Tempat wudhu dan penitipan barang jamaah</p>
<p>• Eskalator dan lift untuk memudahkan akses jamaah</p>
<p><strong>Di kawasan ini juga terdapat sejumlah bangunan penunjang lainnya, seperti:</strong></p>
<p>• Rumah imam dan muadzin sebagai tempat tinggal pengelola masjid</p>
<p>• Mess atau asrama penginapan bagi tamu dan pengunjung</p>
<p>• Kantin serta pusat penjualan suvenir yang menyediakan makanan khas daerah</p>
<p>Dengan arsitektur megah, fasilitas yang lengkap, serta peran strategisnya sebagai pusat kegiatan keagamaan, Masjid Raya Baitul Muttaqin <em>Islamic Center</em> Samarinda tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga menjadi destinasi wisata religi yang banyak dikunjungi masyarakat dari berbagai daerah.</p>
<p>Keindahan bangunan masjid ini semakin terlihat pada malam hari ketika lampu-lampu menara menyala dan memantul di permukaan Sungai Mahakam, menciptakan panorama yang memukau di jantung Kota Samarinda.</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Toleransi Ramadan, Sejumlah Negara Buka Ruang Buka Puasa Bersama bagi Nonmuslim dan Wisatawan</title>
<link>https://kartanews.com/toleransi-ramadan-sejumlah-negara-buka-ruang-buka-puasa-bersama-bagi-nonmuslim-dan-wisatawan</link>
<guid>https://kartanews.com/toleransi-ramadan-sejumlah-negara-buka-ruang-buka-puasa-bersama-bagi-nonmuslim-dan-wisatawan</guid>
<description><![CDATA[ Penulis : Mursyidah Auni | Editor : Dewi ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202603/image_870x580_69b111eab3461.jpg" length="74710" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 11 Mar 2026 14:57:28 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, KUALA LUMPUR</strong> - Tradisi berbuka puasa di bulan Ramadan tidak hanya menjadi momen bagi umat Muslim, tetapi juga mulai menjadi ruang interaksi lintas agama di berbagai negara. </p>
<p>Terdapat sejumlah masjid kini membuka kesempatan bagi warga nonmuslim maupun wisatawan untuk turut merasakan pengalaman berbuka puasa bersama.</p>
<p>Fenomena ini terlihat di beberapa negara dengan masyarakat multikultural, salah satunya di Kuala Lumpur, Malaysia, dan sekitarnya.</p>
<p>Dilansir dari detik.com, baru-baru ini, program berbuka lintas agama digagas pengelola Masjid Tuanku Mizan Zainal Abidin di Putrajaya, Malaysia yang berlangsung pada akhir Februari lalu.</p>
<p>Pihak pengelola menyelenggarakan kegiatan khusus bagi pengunjung yang terbuka bagi masyarakat umum, termasuk nonmuslim, baik warga lokal maupun wisatawan mancanegara untuk merasakan buka puasa bersama di lingkungan masjid.</p>
<p>Kegiatan tersebut tidak hanya menawarkan hidangan berbuka, tetapi juga menjadi sarana memperkenalkan nilai-nilai Ramadan serta tradisi umat Islam kepada masyarakat luas. </p>
<p>Pihak penyelenggara juga mengingatkan para peserta untuk memperhatikan aturan berpakaian yang berlaku di lingkungan masjid, seperti mengenakan pakaian yang sopan dan tertutup serta menggunakan penutup kepala bagi perempuan.</p>
<p>Bagi sebagian peserta, pengalaman ini menjadi kesempatan untuk memahami praktik ibadah puasa sekaligus mempererat hubungan antarumat beragama.</p>
<p>Tradisi juga membuka ruang bagi masyarakat lintas agama untuk merasakan pengalaman berbuka puasa dengan nilai makna yang lebih luas dari sekadar kegiatan sosial tetapi juga menjadi sarana memperkuat nilai toleransi, saling pengertian, serta membangun dialog antarumat beragama melalui pendekatan budaya dan pengalaman langsung.</p>
<p>Interaksi yang terbangun dalam suasana yang terbuka dan ramah juga mampu mengurangi kesalahpahaman serta memperkuat sikap saling menghormati di tengah keberagaman.</p>
<p>Inisiatif tersebut juga mencerminkan semangat moderasi beragama yang menekankan pentingnya sikap terbuka, saling menghargai, dan hidup berdampingan secara damai dalam masyarakat multikultural. </p>
<p>Pendekatan ini dinilai relevan diterapkan di berbagai negara, termasuk Indonesia yang dikenal sebagai negara dengan keragaman agama, suku, dan budaya.</p>
<p>Di Indonesia sendiri, nilai-nilai serupa sebenarnya telah lama tumbuh dalam kehidupan masyarakat, seperti tradisi berbagi takjil, buka puasa bersama lintas agama, hingga kegiatan sosial yang melibatkan berbagai komunitas. </p>
<p>Jakarta misalnya, beberapa masjid seperti Masjid Istiqlal, Masjid Cut Meutia, Masjid Agung Al Azhar, hingga Masjid Daarut Tauhiid dikenal aktif menyelenggarakan kegiatan berbagi takjil dan makanan berbuka yang dapat dinikmati oleh siapa saja yang datang.</p>
<p>Tradisi ini berhasil menunjukkan bahwa Ramadan tidak hanya menjadi momentum spiritual bagi umat Islam, tetapi juga ruang memperkuat solidaritas sosial dan toleransi antarwarga, antara agama, antar suku dan budaya.</p>
<p>Program berbuka puasa terbuka seperti ini dinilai menjadi salah satu bentuk upaya membangun pemahaman lintas budaya dan agama di tengah masyarakat yang beragam dan mengenal lebih dekat tradisi Ramadan secara langsung.</p>
<p>Selain menjadi bentuk kepedulian sosial, kegiatan tersebut juga mencerminkan semangat kebersamaan dan toleransi yang dapat tumbuh di tengah masyarakat tanpa memandang latar belakang agama maupun budaya.</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Masjid Muhammad Cheng Hoo Kaltim, Simbol Akulturasi Budaya dan Ikon Wisata Religi di Jalur Samarinda–Balikpapan</title>
<link>https://kartanews.com/masjid-muhammad-cheng-hoo-kaltim-simbol-akulturasi-budaya-dan-ikon-wisata-religi-di-jalur-samarindabalikpapan</link>
<guid>https://kartanews.com/masjid-muhammad-cheng-hoo-kaltim-simbol-akulturasi-budaya-dan-ikon-wisata-religi-di-jalur-samarindabalikpapan</guid>
<description><![CDATA[ Penulis : Mursyidah Auni  | Editor : Dewi ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202603/image_870x580_69aa8b3b65b64.jpg" length="100725" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 06 Mar 2026 16:09:06 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, KUTAI KARTANEGARA</strong> – Keberadaan Masjid Muhammad Cheng Hoo di Desa Batuah, Kecamatan Loa Janan, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, menjadi salah satu simbol nyata harmonisasi budaya dan agama di Indonesia. </p>
<p>Masjid yang berdiri di jalur utama penghubung Kota Samarinda dan Balikpapan ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah umat Islam, tetapi juga menjadi representasi kuat akulturasi budaya Tionghoa, Islam, dan lokal Nusantara.</p>
<p>Dengan dominasi warna merah yang mencolok serta ornamen arsitektur bergaya Tiongkok, bangunan masjid ini kerap menarik perhatian masyarakat yang melintas di jalur tersebut. </p>
<p>Banyak pengendara yang sengaja berhenti sejenak untuk beribadah, beristirahat, ataupun mengabadikan momen di sekitar kompleks masjid yang memiliki desain unik dan berbeda dari masjid pada umumnya.</p>
<p>"Masjid ini selalu ramai dikunjungi, terutama saat musim mudik Lebaran," kata Sekretaris Pengurus Masjid Muhammad Cheng Hoo, Nurdin Haddade di Kutai Kartanegara, dikutip dari Antara, Jumat (6/3/2026).</p>
<p>Pengurus Masjid juga terus berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat maupun para musafir yang singgah dengan menyediakan berbagai fasilitas penunjang untuk memberikan kenyamanan bagi para pengunjung.</p>
<p>“Kami memperhatikan kebutuhan musafir dengan menyediakan berbagai fasilitas memadai seperti area parkir kendaraan yang luas, toilet yang terjaga kebersihannya, hingga tempat istirahat gratis,” ujar Nurdin.</p>
<p>Asal usul Masjid ini dinamai Muhammad Cheng Hoo, merujuk pada sosok Laksamana Cheng Hoo atau Zheng He, seorang pelaut legendaris asal Tiongkok yang dikenal sebagai muslim dan pernah melakukan pelayaran besar ke berbagai wilayah Asia pada abad ke-15, termasuk ke wilayah Nusantara. </p>
<p>Dalam catatan sejarah, ekspedisi Cheng Hoo tidak hanya membawa misi perdagangan dan diplomasi, tetapi juga menjadi bagian dari penyebaran Islam secara damai di berbagai wilayah yang disinggahinya.</p>
<p>Nama Cheng Hoo dipilih sebagai simbol nilai toleransi, perdamaian, serta keterbukaan budaya yang selama ini menjadi karakter penting dalam penyebaran Islam di Asia Tenggara. </p>
<p>Sosok Cheng Hoo juga dianggap sebagai representasi sejarah interaksi antara peradaban Tionghoa dan dunia Islam yang telah berlangsung sejak berabad-abad lalu.</p>
<p>Pembangunan Masjid Cheng Hoo di Kalimantan Timur digagas dan dibangun oleh pengusaha asal Kalimantan Timur, Muhammad Jos Soetomo. Pembangunan masjid ini dimulai pada tahun 2006 dan selesai pada tahun 2007 yang didirikan di atas lahan hibah dari seorang warga bernama Welly Susanto di Desa Batuah, Loa Janan, Kutai Kartanegara.</p>
<p>Sejak awal pendiriannya, masjid ini tidak hanya dirancang sebagai tempat pelaksanaan ibadah salat, tetapi juga sebagai pusat kegiatan sosial, pendidikan, dan dakwah bagi masyarakat sekitar.</p>
<p>Konsep arsitektur Masjid Cheng Hoo menjadi salah satu daya tarik utama yang membuatnya dikenal luas oleh masyarakat. Bangunannya memadukan unsur arsitektur khas Tiongkok dengan simbol-simbol Islam serta sentuhan lokal yang menyesuaikan dengan karakter lingkungan Kalimantan.</p>
<p>Secara visual, warna merah mendominasi tampilan bangunan karena dalam budaya Tionghoa, warna merah melambangkan keberuntungan, kebahagiaan, serta kemakmuran. Selain itu, ornamen berwarna kuning dan hijau juga terlihat pada beberapa bagian bangunan, menambah kesan estetika yang kuat.</p>
<p>Bentuk atap masjid menyerupai pagoda atau bangunan tradisional Tiongkok yang biasanya ditemukan pada kelenteng. Ornamen ukiran yang detail serta bentuk lengkungan atap menjadi ciri khas arsitektur yang langsung dikenali oleh masyarakat.</p>
<p>Meskipun memiliki tampilan yang menyerupai bangunan tradisional Tionghoa, identitas Islam tetap terlihat jelas pada bagian interior masjid. Beberapa bagian bangunan dihiasi kaligrafi Arab yang berisi ayat-ayat suci Al-Qur’an. </p>
<p>Selain itu, tata ruang salat tetap mengikuti kaidah arsitektur masjid pada umumnya, dengan arah kiblat yang jelas serta ruang utama yang luas untuk menampung jamaah.</p>
<p>Desain bangunan juga disesuaikan pada kondisi iklim tropis Kalimantan dengan struktur bangunan dibuat cukup terbuka agar sirkulasi udara berjalan dengan baik, sehingga suasana di dalam masjid tetap terasa sejuk meskipun berada di kawasan dengan suhu yang cukup tinggi.</p>
<p>Seiring berjalannya waktu, Masjid Cheng Hoo tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah bagi umat Islam, tetapi juga berkembang menjadi salah satu destinasi wisata religi yang cukup terkenal di Kalimantan Timur. </p>
<p>Selain kegiatan ibadah rutin, pengurus masjid juga menyelenggarakan berbagai aktivitas keagamaan dan sosial, seperti pengajian, pembinaan mualaf, kegiatan dakwah, hingga peringatan hari besar Islam. </p>
<p>Kegiatan-kegiatan tentunya melibatkan masyarakat dari berbagai latar belakang etnis dan budaya yang mencerminkan kehidupan masyarakat Kalimantan Timur yang dikenal memiliki tingkat toleransi tinggi. Ada beragam macam suku di provinsi ini dan berbagai etnis seperti Banjar, Bugis, Jawa, Dayak, hingga Tionghoa hidup berdampingan dalam suasana yang relatif harmonis.</p>
<p>Melalui keberadaan masjid ini, nilai-nilai keberagaman tercermin secara nyata. Masjid Cheng Hoo menjadi bukti bahwa identitas budaya dapat berjalan beriringan dengan praktik keagamaan tanpa harus saling meniadakan.</p>
<p>Kehadiran masjid ini mengingatkan kembali pada sejarah panjang hubungan antara peradaban Tionghoa dan dunia Islam di Nusantara. </p>
<p>Arsitektur yang unik, nilai sejarah yang kuat, serta perannya sebagai pusat kegiatan sosial dan keagamaan, Masjid Muhammad Cheng Hoo di Kalimantan Timur kini tidak hanya menjadi tempat ibadah semata, tetapi juga simbol penting dari akulturasi budaya, toleransi, serta kekayaan sejarah Islam di Indonesia. </p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Masjid Jogokariyan Pusat Ribuan Porsi Takjil Setiap Hari di Tengah Denyut Kota Pelajar</title>
<link>https://kartanews.com/masjid-jogokariyan-pusat-ribuan-porsi-takjil-setiap-hari-di-tengah-denyut-kota-pelajar</link>
<guid>https://kartanews.com/masjid-jogokariyan-pusat-ribuan-porsi-takjil-setiap-hari-di-tengah-denyut-kota-pelajar</guid>
<description><![CDATA[ Penulis: Mursyidah Auni | Editor : Dewi ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202603/image_870x580_69a7d0264f580.jpg" length="127746" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 04 Mar 2026 14:26:03 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, YOGYAKARTA</strong> - Siapa yang tidak kenal dengan Masjid Jogokariyan yang selalu menjadi sorotan saat Ramadan tiba karena tradisi pembagian ribuan porsi takjil gratis yang telah berlangsung selama bertahun-tahun.</p>
<p>Berlokasi di Kecamatan Mantrijeron, Kota Yogyakarta, masjid ini tidak hanya dikenal sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat aktivitas sosial yang tumbuh kuat bersama masyarakatnya dan terbuka bagi berbagai kalangan, termasuk mahasiswa.</p>
<p>Yogyakarta yang dikenal sebagai Kota Pendidikan memiliki puluhan perguruan tinggi dengan ratusan ribu mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia, mereka kerap memilih Masjid Jogokariyan menjadi salah satu titik berkumpul, baik untuk berbuka puasa, mengikuti kajian, maupun sekadar merasakan suasana kebersamaan di perantauan.</p>
<p>Setiap sore menjelang waktu berbuka, halaman masjid selalu dipadati jamaah dari berbagai kalangan dengan ribuan porsi makanan yang tersaji rapi dibagikan secara teratur dan adil.</p>
<p>Tradisi ini bukan sekadar agenda tahunan melainkan bagian dari sistem pengelolaan masjid yang dirancang untuk memastikan manfaat langsung yang bisa dirasakan oleh jamaah dan warga sekitar.</p>
<p><img src="https://kartanews.com/uploads/images/202603/image_870x_69a7d052c7611.jpg" alt=""></p>
<p><strong>Akar Sejarah yang Membentuk Identitas</strong></p>
<p>Nama Jogokariyan memiliki jejak historis yang berkaitan dengan struktur pertahanan Keraton Yogyakarta. Istilah “jogo” berarti menjaga, sementara “kari” merujuk pada prajurit.</p>
<p>Pada masa lampau, kawasan ini merupakan permukiman prajurit Keraton dari kesatuan Mantrijeron yang bertugas menjaga wilayah selatan.</p>
<p>Masjid Jogokariyan mulai dirintis pada 1966 di atas tanah wakaf seluas kurang lebih 600 meter persegi yang sebelumnya berupa rawa.</p>
<p>Bangunan awal diresmikan pada 1967 dan terus mengalami pengembangan seiring bertambahnya jamaah serta aktivitas sosial yang berkembang dan dikelola dengan baik.</p>
<p>Sejarah ini membentuk karakter kampung yang kuat dalam nilai kebersamaan dan kedisiplinan yang hingga kini tercermin dalam pengelolaan masjidnya.</p>
<p><strong>Konsep Pengelolaan Terbuka dan Partisipatif</strong></p>
<p>Masjid Jogokariyan dikenal luas melalui prinsip pengelolaan dana yang berorientasi pada pelayanan jamaah dengan konsep populer yang disebut “Saldo Infak Nol Rupiah” menekankan bahwa dana yang dihimpun segera disalurkan kembali dalam bentuk program sosial, pendidikan, dan bantuan kemasyarakatan.</p>
<p>Pendekatan ini memperkuat kepercayaan jamaah sekaligus mendorong partisipasi aktif warga dalam setiap kegiatan, termasuk selama bulan suci Ramadan.</p>
<p><strong>Ada Ribuan Porsi Takjil Setiap Hari</strong></p>
<p>Pada Ramadan 2026 kali ini, panitia kembali menyiapkan sekitar 3.000 hingga 3.500 porsi makanan berbuka setiap hari dengan hidangan yang disajikan menggunakan piring guna mengurangi sampah plastik dan menciptakan suasana makan bersama yang lebih tertib dan teratur.</p>
<p>Menu berbuka berganti setiap hari, mencakup berbagai masakan khas Nusantara, serta adapun proses pengolahan dilakukan secara terorganisir dengan melibatkan kelompok ibu-ibu Dasawisma setempat yang bekerja berdasarkan pembagian tugas yang jelas.</p>
<p><strong>Adaptasi Digital dan Transparansi</strong></p>
<p>Perkembangan teknologi turut dimanfaatkan dalam pengelolaan Ramadan tahun ini, donasi dapat dilakukan melalui sistem pembayaran berbasis kode QR sehingga memudahkan partisipasi masyarakat dari luar daerah.</p>
<p>Sistem logistik dan pengaturan distribusi juga ditata lebih efisien untuk memastikan ribuan porsi dapat tersaji tepat waktu tanpa mengganggu kenyamanan jamaah.</p>
<p><strong>Pusat Aktivitas Sosial dan Ekonomi</strong></p>
<p>Kawasan sekitar masjid juga kembali diramaikan oleh Pasar Sore Ramadan yang menghadirkan ratusan pelaku usaha mikro dan kecil.</p>
<p>Aktivitas ini juga menciptakan perputaran ekonomi yang signifikan bagi warga setempat sekaligus menjadikan Jogokariyan sebagai salah satu destinasi Ramadan religi di Yogyakarta.</p>
<p>Selain itu, pengelola kampung mendorong pengurangan sampah melalui penggunaan peralatan makan ulang pakai dan pengolahan limbah organik menjadi kompos.</p>
<p>Ramadan 2026 di Masjid Jogokariyan memperlihatkan bagaimana tradisi yang dijaga konsisten dapat berjalan beriringan dengan tata kelola modern dan kepedulian sosial.</p>
<p>Dari sejarah kampung prajurit hingga menjadi pusat kegiatan umat, Jogokariyan menunjukkan bahwa masjid dapat berfungsi sebagai ruang ibadah sekaligus ruang hidup bersama masyarakat yang lahir dengan nilai sejarah, manajemen modern, dan dinamika generasi muda dalam momentum Ramadan yang tertata dan inklusif.</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Mengenal Suku Banua: Jejak Sejarah dan Identitas Pesisir Berau</title>
<link>https://kartanews.com/mengenal-suku-banua-jejak-sejarah-dan-identitas-pesisir-berau</link>
<guid>https://kartanews.com/mengenal-suku-banua-jejak-sejarah-dan-identitas-pesisir-berau</guid>
<description><![CDATA[ Penulis: Mursyidah Auni | Editor: Dewi ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202603/image_870x580_69a5480cbf492.jpg" length="500955" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 02 Mar 2026 16:21:30 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, BERAU</strong> – Tahukah kamu bahwa identitas masyarakat pesisir Berau yang dikenal sebagai Suku Banua terbentuk dari pertemuan panjang berbagai etnis di Kalimantan Timur?</p>
<p>Sebagai “Orang Berau asli” tersimpan sejarah akulturasi yang membentuk peradaban khas di wilayah pesisir ini.</p>
<p>Istilah “banua” dalam rumpun bahasa Austronesia berarti negeri, tanah air, atau wilayah tempat bermukim.</p>
<p>Dalam konteks Berau sendiri, istilah ini merujuk pada komunitas masyarakat pesisir yang berkembang di kawasan muara sungai dan garis pantai, terutama di sekitar Sungai Kelay dan Sungai Segah yang bermuara ke Laut Sulawesi.</p>
<p><strong>Jejak Historis</strong></p>
<p>Secara antropologis, Suku Banua bukanlah kelompok etnis yang terbentuk secara homogen. Identitas Banua lahir dari proses akulturasi panjang antara penduduk asli pedalaman Kalimantan dengan para pendatang yang datang melalui jalur perdagangan maritim.</p>
<p>Penduduk Dayak, khususnya dari kelompok Setulung dan Segai, diyakini sebagai bagian awal komunitas yang kemudian berinteraksi dengan masyarakat pesisir.</p>
<p>Seiring dengan berkembangnya jalur perdagangan pada abad pertengahan, wilayah Berau mulai didatangi pedagang Melayu dari Sumatera dan Semenanjung Malaya, serta pelaut Bugis dan Jawa yang aktif dalam jaringan niaga Nusantara.</p>
<p>Pertemuan berbagai etnis tidak berlangsung secara konfrontatif, melainkan melalui proses adaptasi sosial dan perkawinan antarkelompok. Penyebaran Islam yang masuk melalui jaringan perdagangan menjadi faktor pemersatu yang signifikan.</p>
<p>Agama ini tidak hanya membentuk sistem kepercayaan, tetapi juga memengaruhi struktur pemerintahan, hukum adat, pendidikan, hingga seni dan budaya masyarakat.</p>
<p><strong>Kerajaan Berau dan Transformasi Politik</strong></p>
<p>Sejarah Suku Banua tidak dapat dipisahkan dari berdirinya Kerajaan Berau yang diperkirakan muncul pada abad ke-14. Tradisi lisan menyebut Badrullah Edau yang kemudian dikenal sebagai Aji Raden Suryanata Kesuma sebagai pendiri awal kerajaan.</p>
<p>Kerajaan Berau berkembang sebagai pusat kekuasaan politik dan perdagangan di pesisir timur Kalimantan. Letaknya yang strategis menjadikan wilayah ini bagian dari jaringan perdagangan yang menghubungkan Kalimantan, Sulawesi, hingga wilayah Semenanjung Malaya.</p>
<p>Pada abad ke-19, dinamika politik internal serta pengaruh kolonial Belanda menyebabkan Kerajaan Berau terpecah menjadi dua entitas pemerintahan, yakni Kesultanan Sambaliung dan Kesultanan Gunung Tabur.</p>
<p>Kedua kesultanan memiliki wilayah kekuasaan yang dipisahkan oleh aliran sungai dan berkembang sebagai pusat adat serta kebudayaan Banua.</p>
<p>Arsitektur keraton yang masih berdiri hingga kini menjadi bukti kejayaan sistem pemerintahan tradisional tersebut. Bangunan-bangunan itu memperlihatkan perpaduan arsitektur lokal, pengaruh Melayu, serta unsur Islam yang kuat.</p>
<p><strong>Bahasa sebagai Identitas Kolektif</strong></p>
<p>Bahasa Berau atau Dialek Banua menjadi salah satu penanda identitas masyarakat pesisir ini. Secara linguistik, bahasa tersebut termasuk dalam rumpun Melayu dan memiliki kedekatan dengan Bahasa Kutai serta Banjar. Namun, terdapat kosakata dan intonasi khas yang dipengaruhi bahasa Dayak lokal maupun bahasa pesisir seperti Suluk dan Bajau.</p>
<p>Dalam praktiknya, terdapat variasi dialek di wilayah Berau, antara lain dialek Banua yang dominan di kawasan pusat kota dan pesisir, dialek pesisir dengan pengaruh komunitas maritim, serta dialek hulu yang berkembang di wilayah yang lebih dekat dengan pedalaman.</p>
<p>Bahasa ini tidak hanya menjadi sarana komunikasi, tetapi juga simbol kesinambungan sejarah dan identitas budaya masyarakat Banua.</p>
<p><strong>Tradisi Bahari dan Struktur Sosial</strong></p>
<p>Letak geografis Berau di kawasan muara sungai membentuk karakter masyarakat Banua sebagai komunitas maritim. Sejak masa kerajaan, masyarakat pesisir berperan sebagai pelaut, nelayan, sekaligus pedagang yang menjadi perantara hasil hutan dari pedalaman dengan pedagang luar.</p>
<p>Komoditas seperti rotan, damar, sarang burung walet, dan hasil laut menjadi bagian dari aktivitas ekonomi tradisional. Posisi ini menjadikan masyarakat Banua sebagai penghubung penting antara dunia pedalaman Dayak dan jaringan perdagangan regional.</p>
<p>Dalam kehidupan sosial, nilai-nilai Islam berpadu dengan adat lokal. Tradisi seperti Manutung Jukut, yakni kegiatan membakar ikan secara bersama-sama sebagai simbol kebersamaan dan rasa syukur, masih dikenal hingga kini.</p>
<p>Selain itu, Tari Dalling menjadi representasi seni pertunjukan yang mencerminkan pengaruh budaya pesisir dan Melayu.</p>
<p>Struktur sosial pada masa kesultanan mengenal stratifikasi bangsawan dan rakyat, namun dalam praktik kehidupan sehari-hari, nilai musyawarah dan kekeluargaan tetap menjadi prinsip utama dalam penyelesaian persoalan sosial.</p>
<p><strong>Peran dalam Dinamika Modern Berau</strong></p>
<p>Memasuki era modern, identitas Suku Banua tetap menjadi bagian penting dalam dinamika sosial Kabupaten Berau. Meski terjadi urbanisasi dan masuknya berbagai kelompok etnis lain, warisan budaya Banua tetap terlihat dalam bahasa sehari-hari, tradisi adat, hingga struktur sosial masyarakat.</p>
<p>Keberadaan keraton sebagai situs sejarah dan museum menjadi pusat pelestarian memori kolektif. Selain itu, berbagai festival budaya dan kegiatan adat turut menjaga kesinambungan nilai-nilai lokal di tengah perubahan zaman.</p>
<p>Suku Banua mencerminkan bagaimana pertemuan berbagai etnis dapat melahirkan identitas baru yang adaptif dan inklusif. Unsur Dayak, Melayu, Bugis, dan Jawa yang melebur dalam satu tatanan sosial membentuk karakter masyarakat pesisir Berau yang terbuka terhadap perubahan, namun tetap menjaga akar sejarahnya.</p>
<p>Sebagai bagian dari mozaik etnis Kalimantan Timur, Suku Banua tidak hanya menjadi penanda identitas lokal tetapi juga simbol harmoni budaya dalam lintasan sejarah panjang Nusantara.</p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Alasan Medis di Balik Anjuran Berbuka dengan Buah Kurma</title>
<link>https://kartanews.com/alasan-medis-di-balik-anjuran-berbuka-dengan-buah-sunnah-ini</link>
<guid>https://kartanews.com/alasan-medis-di-balik-anjuran-berbuka-dengan-buah-sunnah-ini</guid>
<description><![CDATA[ Penulis: Mursyidah Auni | Editor: Dewi ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202602/image_870x580_699ab3f4f1faa.jpg" length="104227" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 22 Feb 2026 15:47:07 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM</strong> - Berbuka puasa dengan kurma telah lama dikenal sebagai sunnah Nabi Muhammad SAW. Namun di balik nilai religiusnya praktik ini juga memiliki dasar ilmiah yang kuat. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa kurma merupakan sumber energi dan mikronutrisi yang sangat efektif untuk memulihkan kondisi tubuh setelah berpuasa seharian.</p>
<p>Buah yang banyak dibudidayakan di kawasan Timur Tengah dan Afrika Utara ini kerap dijuluki sebagai superfood karena kandungan gizinya yang padat. Dalam 100 gram kurma, terkandung karbohidrat alami dalam jumlah tinggi, serat pangan, vitamin, serta berbagai mineral esensial yang dibutuhkan tubuh.</p>
<p>Selama 12 hingga 14 jam berpuasa, kadar glukosa darah cenderung menurun. Kondisi ini dapat memicu rasa lemas, pusing, sulit berkonsentrasi, hingga perubahan suasana hati. Mengonsumsi kurma saat berbuka membantu mengatasi kondisi tersebut secara cepat.</p>
<p>Kurma mengandung gula alami berupa glukosa, fruktosa, dan sukrosa dengan komposisi sekitar 70–80 persen dari total berat keringnya. Gula sederhana ini mudah diserap usus dan langsung masuk ke aliran darah, sehingga tubuh memperoleh suplai energi dalam waktu relatif singkat.</p>
<p>Berbeda dengan karbohidrat kompleks seperti nasi atau roti yang membutuhkan proses pencernaan lebih lama, kurma tidak membebani sistem pencernaan yang baru “aktif” kembali setelah seharian beristirahat. Efeknya, energi pulih tanpa menimbulkan rasa begah atau lonjakan metabolik yang berlebihan.</p>
<p><strong>Sumber Mineral dan Vitamin Esensial</strong></p>
<p>Selain karbohidrat, kurma kaya akan mineral penting yang berperan dalam menjaga keseimbangan tubuh selama puasa.</p>
<p>Kalium (potasium) yang terkandung dalam kurma membantu menjaga keseimbangan cairan, fungsi saraf, serta stabilitas detak jantung. Kandungan kaliumnya bahkan dikenal lebih tinggi dibandingkan pisang dalam takaran yang setara.</p>
<p>Magnesium di dalamnya berperan dalam relaksasi otot dan sistem saraf, sehingga membantu mengurangi ketegangan setelah aktivitas seharian. Sementara itu, vitamin B6 mendukung fungsi otak serta pembentukan sel darah merah.</p>
<p>Kandungan zat besi pada kurma juga berperan dalam mencegah anemia ringan yang dapat menyebabkan rasa pusing, terutama saat berdiri secara tiba-tiba setelah duduk atau berbaring.</p>
<p>Salah satu keluhan umum saat berbuka adalah gangguan pencernaan akibat konsumsi makanan berat secara mendadak. Kurma dapat menjadi “pembuka” yang ideal sebelum hidangan utama.</p>
<p>Kandungan serat dalam kurma, baik serat larut maupun tidak larut, membantu merangsang gerakan peristaltik usus dan mencegah sembelit. Serat ini juga berfungsi sebagai prebiotik alami yang mendukung pertumbuhan bakteri baik dalam saluran cerna.</p>
<p>Dengan mengonsumsi kurma terlebih dahulu, sistem pencernaan diaktifkan secara bertahap sehingga tubuh lebih siap menerima asupan makanan berikutnya.</p>
<p><strong>Kaya Antioksidan, Lawan Stres Oksidatif</strong></p>
<p>Kurma termasuk salah satu buah kering dengan kandungan antioksidan tinggi. Antioksidan berperan melawan radikal bebas yang dapat meningkat akibat stres oksidatif, termasuk ketika tubuh dalam kondisi kekurangan asupan dalam waktu lama.</p>
<p>Beberapa senyawa penting yang terkandung dalam kurma antara lain flavonoid, karotenoid, dan asam fenolat. </p>
<p>Flavonoid memiliki efek anti-inflamasi yang membantu mengurangi peradangan pada lambung, sementara karotenoid berkontribusi terhadap kesehatan jantung dan mata. Asam fenolat juga diketahui memiliki sifat antioksidan dan anti-inflamasi yang mendukung pemulihan sel-sel tubuh.</p>
<p><strong>Membantu Menyeimbangkan Asam Lambung</strong></p>
<p>Perut yang kosong dalam waktu lama dapat meningkatkan kadar asam lambung. Mengonsumsi kurma yang memiliki sifat relatif basa membantu menetralkan kelebihan asam sebelum makanan utama masuk ke lambung.</p>
<p>Bagi individu yang memiliki riwayat gastritis atau gastroesophageal reflux disease (GERD), pola berbuka dengan kurma dan air putih hangat dapat mengurangi risiko munculnya rasa perih atau nyeri lambung.</p>
<p><strong>Indeks Glikemik dan Kendali Gula Darah</strong></p>
<p>Meski manis, kurma memiliki indeks glikemik yang tergolong sedang, tergantung jenisnya. Konsumsi dalam jumlah wajar, sekitar tiga hingga lima butir umumnya tidak menyebabkan lonjakan gula darah yang ekstrem pada individu sehat.</p>
<p>Namun, bagi penyandang diabetes, konsumsi kurma tetap perlu dibatasi dan disesuaikan dengan anjuran tenaga medis. Beberapa varietas seperti Ajwa diketahui memiliki indeks glikemik lebih rendah dibandingkan jenis lainnya.</p>
<p><strong>Anjuran Konsumsi</strong></p>
<p>Secara medis, konsumsi tiga hingga lima butir kurma saat berbuka dinilai cukup untuk:</p>
<ul>
<li>Mengembalikan kadar glukosa darah secara bertahap</li>
<li>Mengaktifkan sistem pencernaan secara perlahan</li>
<li>Menyediakan mikronutrisi penting dalam waktu singkat</li>
<li>Mengurangi risiko makan berlebihan saat hidangan utama disajikan</li>
</ul>
<p>Mengombinasikan kurma dengan air putih membantu proses hidrasi, sementara jeda beberapa menit sebelum menyantap makanan berat memberi waktu bagi tubuh untuk beradaptasi.</p>
<p>Tradisi berbuka dengan kurma bukan sekadar praktik budaya atau keagamaan, melainkan memiliki dasar ilmiah yang rasional. Kandungan gula alami, serat, vitamin, mineral, serta antioksidan menjadikan kurma sebagai pilihan ideal untuk memulai asupan setelah berpuasa.</p>
<p>Konsumsilah dengan bijak dan proporsional, kurma dapat berperan sebagai jembatan nutrisi yang aman dan efektif antara kondisi tubuh yang kosong seharian dengan kebutuhan energi untuk melanjutkan aktivitas malam Ramadan.</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Tak Sekadar Ibadah, Ternyata dengan Berpuasa Bisa Bantu Perbaiki Metabolisme dan Fungsi Otak</title>
<link>https://kartanews.com/tak-sekadar-ibadah-ternyata-dengan-berpuasa-bisa-bantu-perbaiki-metabolisme-dan-fungsi-otak</link>
<guid>https://kartanews.com/tak-sekadar-ibadah-ternyata-dengan-berpuasa-bisa-bantu-perbaiki-metabolisme-dan-fungsi-otak</guid>
<description><![CDATA[ Penulis: Mursyidah Auni | Editor: Dewi ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202602/image_870x580_69995508b8478.jpg" length="75818" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 21 Feb 2026 14:48:36 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, INDONESIA </strong>– Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI, Taruna Ikrar menjelaskan puasa Ramadan memicu serangkaian proses fisiologis yang kompleks dan berdampak langsung pada metabolisme, kesehatan sel, hingga fungsi otak.</p>
<p>Ia menilai periode menahan makan dan minum selama kurang lebih 14–16 jam memberi kesempatan bagi tubuh melakukan penyesuaian biologis yang jarang terjadi dalam pola makan yang normal.</p>
<p>Dilansir dari detikhealth, Taruna menjelaskan terdapat sejumlah tahapan penting yang berlangsung secara bertahap selama puasa:</p>
<p><strong>1. Fase Pemanfaatan Glukosa (0–8 Jam Pertama)</strong></p>
<p>Pada tahap awal, tubuh masih menggunakan cadangan glukosa dari makanan terakhir sebagai sumber energi utama melalui proses glikolisis. Glukosa yang tersimpan dalam bentuk glikogen di hati dan otot akan dipecah untuk menjaga kestabilan kadar gula darah.</p>
<p>Dalam fase ini, tubuh bekerja menjaga keseimbangan energi agar organ vital tetap berfungsi optimal.</p>
<p><strong>2. Pembakaran Lemak (Setelah Cadangan Glukosa Menurun)</strong></p>
<p>Ketika simpanan glikogen mulai habis, tubuh beralih menggunakan lemak sebagai sumber energi. Proses ini dikenal sebagai lipolisis dan menghasilkan asam lemak serta badan keton sebagai bahan bakar alternatif.</p>
<p>“Proses ini membantu membersihkan pembuluh darah dari simpanan yang berpotensi menjadi sumber penyakit,” ujar Taruna.</p>
<p>Peralihan ini juga menyebabkan penurunan kadar insulin dan meningkatkan sensitivitas tubuh terhadap hormon tersebut.</p>
<p>Dalam jangka panjang, kondisi ini dinilai berkontribusi terhadap pengendalian berat badan serta penurunan risiko penyakit metabolik, seperti diabetes tipe 2 dan obesitas.</p>
<p><strong>3. Aktivasi Autofagi (Pembersihan dan Daur Ulang Sel)</strong></p>
<p>Tahap berikutnya yang dinilai krusial adalah autofagi, yaitu mekanisme alami ketika sel mendeteksi komponen yang rusak atau tidak berfungsi optimal, lalu mendaur ulangnya untuk membentuk struktur sel baru.</p>
<p>Taruna menjelaskan bahwa proses ini merupakan bagian dari sistem pertahanan biologis tubuh terhadap penuaan sel dan akumulasi kerusakan jaringan.</p>
<p>“Tubuh secara otomatis membuang sel-sel yang rusak dan menggantinya dengan sel baru. Itu bagian dari regenerasi alami,” katanya.</p>
<p>Autofagi mendapat perhatian luas dalam dunia kedokteran modern karena dikaitkan dengan pencegahan penyakit degeneratif seperti gangguan jantung koroner, gangguan neurodegeneratif, serta beberapa jenis kanker.</p>
<p><strong>4. Dampak terhadap Sistem Saraf dan Fungsi Otak</strong></p>
<p>Dalam perspektif neurosains, pembatasan asupan kalori sementara dapat merangsang produksi protein pelindung sel saraf yang berperan dalam meningkatkan daya tahan neuron terhadap stres oksidatif.</p>
<p>Kondisi ini diyakini mendukung fungsi kognitif, konsentrasi, dan ketahanan mental. Selain itu, produksi badan keton sebagai sumber energi alternatif bagi otak juga disebut memiliki efek protektif terhadap sel saraf.</p>
<p><strong>5. Penyesuaian Hormonal dan Imunitas</strong></p>
<p>Puasa turut memengaruhi regulasi hormon, termasuk hormon pertumbuhan yang berperan dalam perbaikan jaringan. Dalam kondisi tertentu, respons imun juga menjadi lebih terkontrol karena berkurangnya proses inflamasi yang dipicu pola makan berlebihan.</p>
<p>Meski demikian, Taruna menekankan bahwa manfaat biologis tersebut sangat dipengaruhi oleh pola konsumsi saat sahur dan berbuka. Asupan yang berlebihan, tinggi gula, dan tinggi lemak jenuh justru dapat menghambat proses adaptasi metabolik yang telah berlangsung selama puasa.</p>
<p>Ia juga mengingatkan bahwa individu dengan kondisi medis tertentu tetap perlu berkonsultasi dengan tenaga kesehatan sebelum menjalankan puasa secara penuh.</p>
<p>“Ramadan bukan hanya datangnya bulan, tetapi datangnya kesempatan. Kita siapkan hati sebelum tubuh berpuasa,” ujarnya.</p>
<p>Dengan demikian, puasa Ramadan dapat dipahami tidak hanya sebagai praktik spiritual, tetapi juga sebagai periode adaptasi metabolik yang melibatkan pembakaran lemak, regenerasi sel, hingga penguatan fungsi otak.</p>
<p>Proses biologis tersebut menunjukkan bahwa tubuh memiliki mekanisme pemulihan alami ketika diberi jeda dari asupan makanan secara berkala.</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Durasi Puasa Ramadan Bervariasi di Setiap Negara, Wilayah Ini Catat Waktu Terpanjang</title>
<link>https://kartanews.com/durasi-puasa-ramadan-bervariasi-di-setiap-negara-wilayah-ini-catat-waktu-terpanjang</link>
<guid>https://kartanews.com/durasi-puasa-ramadan-bervariasi-di-setiap-negara-wilayah-ini-catat-waktu-terpanjang</guid>
<description><![CDATA[ Penulis: Mursyidah Auni | Editor: Dewi ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202602/image_870x580_699810d6ea38f.jpg" length="135027" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 20 Feb 2026 15:44:47 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM</strong> - Ramadan 1447 Hijriah yang diperkirakan berlangsung pada Februari hingga Maret 2026 menghadirkan variasi durasi puasa yang berbeda di berbagai belahan dunia.</p>
<p>Perbedaan panjang waktu berpuasa tersebut dipengaruhi oleh posisi geografis suatu wilayah terhadap garis khatulistiwa serta pergerakan semu matahari akibat kemiringan sumbu bumi.</p>
<p>Secara astronomis, lama waktu antara terbit fajar hingga terbenam matahari ditentukan oleh musim dan letak lintang suatu daerah. Ketika Ramadan jatuh pada periode menjelang musim semi di belahan bumi utara dan mendekati musim gugur di belahan bumi selatan, wilayah yang berada jauh dari garis khatulistiwa cenderung mengalami durasi siang yang lebih panjang dibanding kawasan tropis.</p>
<p>Negara-negara di kawasan Skandinavia dan sekitarnya masih mencatat waktu puasa terlama, meskipun Ramadan 2026 tidak bertepatan dengan puncak musim panas.</p>
<p>Nuuk, Greenland, serta Reykjavik, Islandia, umat Muslim diperkirakan menjalani puasa sekitar 16 hingga 17 jam pada awal Ramadan.</p>
<p>Pada wilayah yang lebih utara seperti sebagian kawasan Swedia dan Finlandia, durasi tersebut dapat mendekati 18 jam, terutama menjelang akhir Ramadan saat panjang siang semakin bertambah.</p>
<p>Fenomena ini terjadi karena wilayah lintang tinggi mengalami perubahan durasi siang yang signifikan menjelang musim panas. Semakin jauh dari khatulistiwa, selisih antara waktu fajar dan magrib menjadi semakin lebar.</p>
<p>Sementara itu, negara-negara di belahan bumi selatan juga mencatat durasi puasa relatif panjang pada awal Ramadan 2026. Meskipun sedang bergerak menuju musim gugur, beberapa kota tetap mengalami siang yang cukup panjang.</p>
<p>Berdasarkan estimasi waktu fajar dan matahari terbenam pada Februari 2026, sejumlah kota berikut diperkirakan memiliki durasi puasa terpanjang di wilayah selatan:</p>
<p>Christchurch, Selandia Baru: sekitar 15 jam 22 menit</p>
<p>Puerto Montt, Chili: sekitar 15 jam 13 menit</p>
<p>Canberra, Australia: sekitar 14 jam 48 menit</p>
<p>Montevideo, Uruguay: sekitar 14 jam 42 menit</p>
<p>Johannesburg, Afrika Selatan: sekitar 14 jam 13 menit</p>
<p>Durasi dapat berubah secara bertahap sepanjang bulan, seiring pergeseran posisi matahari.</p>
<p>Berbeda dengan negara-negara di lintang tinggi, Indonesia yang terletak di sekitar garis khatulistiwa memiliki durasi puasa yang relatif stabil sepanjang tahun. Misalnya di Jakarta, lama puasa berkisar antara 13 jam 10 menit hingga 13 jam 28 menit.</p>
<p>Karakteristik wilayah tropis menyebabkan perbedaan panjang siang dan malam tidak terlalu ekstrem, sehingga umat Muslim di Indonesia tidak mengalami fluktuasi durasi puasa yang signifikan dari tahun ke tahun.</p>
<p>Sejumlah daerah ekstrem seperti kawasan yang mengalami fenomena matahari tidak terbenam atau tidak terbit dalam periode tertentu, para ulama memberikan kelonggaran dalam penentuan waktu puasa. Praktik yang umum diterapkan adalah mengikuti jadwal kota terdekat yang memiliki siklus siang-malam normal atau merujuk pada waktu di Makkah.</p>
<p>Ketentuan tersebut bertujuan memastikan pelaksanaan ibadah tetap memungkinkan tanpa menimbulkan kesulitan yang melampaui batas kemampuan.</p>
<p>Perbedaan durasi puasa mencerminkan keberagaman kondisi geografis umat Muslim di seluruh dunia. Meski panjang waktu berpuasa berbeda, esensi Ramadan tetap sama, yakni menahan diri dari terbit fajar hingga terbenam matahari, disertai peningkatan kualitas ibadah dan kepedulian sosial.</p>
<p>Variasi waktu juga menjadi pengingat bahwa Ramadan adalah ibadah yang dijalani dalam konteks geografis dan budaya yang beragam, namun tetap berada dalam satu kesatuan spiritual umat Islam secara global.</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Buka Puasa Lebih Sehat dan Stylish: Panduan Menu Seimbang agar Tetap Fit Sepanjang Ramadan</title>
<link>https://kartanews.com/buka-puasa-lebih-sehat-dan-stylish-panduan-menu-seimbang-agar-tetap-fit-sepanjang-ramadan</link>
<guid>https://kartanews.com/buka-puasa-lebih-sehat-dan-stylish-panduan-menu-seimbang-agar-tetap-fit-sepanjang-ramadan</guid>
<description><![CDATA[ Penulis: Mursyidah Auni | Editor: Dewi ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202602/image_870x580_699805041e46a.jpg" length="118662" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 20 Feb 2026 14:54:10 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, INDONESIA </strong>– Momentum berbuka puasa kerap menjadi saat yang paling dinanti setelah seharian menahan lapar dan dahaga. Namun, para ahli gizi mengingatkan bahwa pola makan saat berbuka perlu dilakukan secara bertahap dan seimbang agar tubuh tidak mengalami shock metabolik serta gangguan pencernaan.</p>
<p>Selama kurang lebih 12–14 jam berpuasa, tubuh mengalami penurunan kadar gula darah dan cairan. Karena itu, asupan pertama saat berbuka sebaiknya difokuskan untuk mengembalikan energi secara perlahan, bukan langsung dalam porsi besar.</p>
<p>Karbohidrat sederhana menjadi pilihan ideal sebagai pembuka. Kurma, misalnya, tidak hanya dianjurkan secara tradisi, tetapi juga memiliki dasar ilmiah. Buah ini mengandung glukosa dan fruktosa alami yang cepat diserap tubuh, sekaligus kaya serat, kalium, magnesium, dan antioksidan.</p>
<p>Air putih juga menjadi prioritas utama untuk menggantikan cairan yang hilang. Ahli kesehatan menyarankan minum satu hingga dua gelas air putih sebelum mengonsumsi minuman manis lainnya guna mencegah dehidrasi dan membantu sistem pencernaan bekerja kembali secara optimal.</p>
<p>Selain kurma, buah segar dengan kadar air tinggi seperti semangka, melon, dan pepaya dapat menjadi alternatif. Kandungan air dan seratnya membantu menyiapkan lambung sebelum menerima makanan utama.</p>
<p>Setelah berbuka ringan dan menunaikan salat Maghrib, tubuh memiliki waktu untuk menyesuaikan diri. Menu utama kemudian dapat dikonsumsi dengan porsi wajar dan komposisi gizi seimbang.</p>
<p>Karbohidrat kompleks seperti nasi merah, roti gandum utuh, atau ubi jalar dianjurkan karena memberikan energi yang dilepaskan secara bertahap. Jenis karbohidrat ini membantu menjaga kestabilan gula darah dan memberikan rasa kenyang lebih lama.</p>
<p>Sumber protein juga penting untuk membantu pemulihan otot dan menjaga daya tahan tubuh. Daging tanpa lemak seperti ayam tanpa kulit dan ikan panggang menjadi pilihan yang baik. Adapun telur, tahu, dan tempe dapat menjadi alternatif protein berkualitas dengan kandungan asam amino esensial yang dibutuhkan tubuh.</p>
<p>Tak kalah penting, sayuran hijau seperti bayam, brokoli, dan buncis berperan dalam memenuhi kebutuhan serat harian. Konsumsi serat yang cukup membantu mencegah sembelit yang kerap dialami selama Ramadan akibat perubahan pola makan.</p>
<p>Terdapat sejumlah jenis makanan yang sebaiknya dibatasi saat berbuka. Gorengan dalam jumlah besar dapat memicu gangguan lambung, meningkatkan kadar lemak jenuh, serta menyebabkan rasa kantuk berlebih. </p>
<p>Minuman yang terlalu dingin juga berisiko memicu kontraksi lambung ketika diminum dalam kondisi perut kosong.</p>
<p>Makanan pedas dan berlemak tinggi pun sebaiknya tidak dikonsumsi secara berlebihan karena dapat mengiritasi dinding lambung yang sepanjang hari tidak menerima asupan makanan.</p>
<p>Pakar gizi menyarankan penerapan prinsip 3J, yakni memperhatikan jumlah, jadwal, dan jenis makanan. Jumlah makanan perlu disesuaikan dengan kebutuhan kalori harian. Jadwal makan sebaiknya dibagi antara berbuka, makan malam ringan, dan sahur. Sementara jenis makanan harus mengandung unsur karbohidrat, protein, lemak sehat, vitamin, dan mineral secara seimbang.</p>
<p>Selain itu, kebutuhan cairan harian sekitar dua liter tetap harus dipenuhi selama waktu berbuka hingga sahur. Pola minum dapat dibagi menjadi beberapa tahap, misalnya saat berbuka, setelah salat, sebelum tidur, dan saat sahur.</p>
<p>Pengaturan pola makan yang tepat, ibadah puasa dapat dijalani dengan kondisi tubuh yang tetap prima. Buka puasa bukan sekadar melepas lapar, melainkan momentum untuk menjaga keseimbangan nutrisi agar kesehatan tetap terjaga sepanjang bulan Ramadan.</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Menyusuri Jejak Peradaban Islam di Berbagai Belahan Dunia</title>
<link>https://kartanews.com/menyusuri-jejak-peradaban-islam-di-berbagai-belahan-dunia</link>
<guid>https://kartanews.com/menyusuri-jejak-peradaban-islam-di-berbagai-belahan-dunia</guid>
<description><![CDATA[ Penulis: Mursyidah Auni | Editor: Dewi ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202602/image_870x580_6996cb70ad0d5.jpg" length="113279" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 19 Feb 2026 16:38:32 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM</strong> - Bulan Ramadan tidak hanya dimaknai sebagai periode ibadah puasa bagi umat Islam, tetapi juga menjadi momentum yang menghadirkan atmosfer spiritual khas di berbagai kota bersejarah dunia. </p>
<p>Di sejumlah negara dengan warisan peradaban Islam yang kuat, Ramadhan menghadirkan perpaduan antara tradisi keagamaan, budaya lokal, dan denyut kehidupan masyarakat yang berbeda dibanding bulan-bulan lainnya.</p>
<p>Sejumlah destinasi internasional kerap menjadi pilihan wisatawan yang ingin menggabungkan perjalanan spiritual dengan eksplorasi sejarah. </p>
<p>Berikut beberapa negara yang dikenal memiliki kekayaan sejarah Islam sekaligus suasana Ramadan yang semarak:</p>
<p><strong>Turki: Harmoni Warisan Ottoman dan Bizantium</strong></p>
<p>Turki, khususnya Istanbul, menjadi salah satu pusat peradaban penting dalam sejarah Islam. Kota yang berada di dua benua ini menyimpan jejak Kekhalifahan Utsmaniyah sekaligus peninggalan Bizantium.</p>
<p>Kawasan Sultanahmet menjadi titik utama aktivitas Ramadan. Masjid Biru (Sultan Ahmed) dan Hagia Sophia, masyarakat dan wisatawan dapat merasakan suasana buka puasa bersama yang digelar di ruang terbuka. Tradisi iftar sofrasi atau jamuan berbuka massal di taman kota masih dipertahankan hingga kini. </p>
<p>Selain itu, penabuh drum tradisional yang berkeliling membangunkan warga untuk sahur menjadi simbol kesinambungan tradisi sejak era Ottoman.</p>
<p>Pemerintah Turki juga biasanya menyelenggarakan festival budaya Ramadan, termasuk bazar kuliner, pertunjukan kaligrafi, hingga musik religi, yang memperkaya pengalaman spiritual pengunjung.</p>
<p><strong>Mesir: Jejak Keilmuan dan Cahaya Lentera</strong></p>
<p>Kairo kerap disebut sebagai “Kota Seribu Menara” karena banyaknya masjid bersejarah yang berdiri sejak abad pertengahan. Masjid Al-Azhar yang berdiri sejak abad ke-10, menjadi salah satu pusat keilmuan Islam tertua di dunia. </p>
<p>Kawasan Kairo Islam (Islamic Cairo) yang masuk daftar Warisan Dunia UNESCO menampilkan arsitektur klasik yang tetap hidup hingga kini.</p>
<p>Selama Ramadhan, jalan-jalan di Kairo dihiasi lentera warna-warni yang dikenal sebagai fanous. Tradisi ini dipercaya telah ada sejak era Dinasti Fatimiyah. </p>
<p>Kawasan Al-Muizz juga menawarkan suasana malam dipenuhi cahaya lampu dan aroma kuliner khas seperti koshary, ful medames, dan qatayef yang menjadi hidangan favorit berbuka.</p>
<p>Meski demikian, otoritas setempat biasanya mengatur jam operasional situs wisata dan museum selama Ramadhan, sehingga wisatawan disarankan menyesuaikan jadwal kunjungan.</p>
<p><strong>Maroko: Keindahan Arsitektur dan Tradisi Magribi</strong></p>
<p>Maroko menawarkan pengalaman Ramadhan dengan latar kota tua (medina) yang masih terjaga keasliannya. Fez El Bali, salah satu kawasan pejalan kaki terbesar di dunia dan situs Warisan Dunia UNESCO menjadi pusat aktivitas masyarakat. Sementara di Marrakech, Masjid Koutoubia menjadi ikon spiritual yang ramai dikunjungi.</p>
<p>Tradisi berbuka puasa di Maroko identik dengan sup harira, kurma, roti khas, serta teh mint hangat. Sejumlah kota, waktu berbuka ditandai dengan dentuman meriam, sebuah tradisi yang telah berlangsung selama ratusan tahun. </p>
<p>Aktivitas perdagangan di pasar tradisional juga meningkat menjelang waktu magrib, menciptakan dinamika sosial yang khas.</p>
<p><strong>Arab Saudi: Pusat Spiritualitas Dunia Islam</strong></p>
<p>Arab Saudi menjadi tujuan utama perjalanan spiritual, terutama di Mekkah dan Madinah. Pada bulan Ramadan, Masjidil Haram dan Masjid Nabawi dipenuhi jutaan jamaah dari berbagai negara.</p>
<p>Tradisi berbuka puasa bersama di pelataran Masjidil Haram menjadi pemandangan yang sarat makna kebersamaan. Beragam menu sederhana seperti kurma, air zamzam, dan nasi disediakan secara kolektif oleh masyarakat maupun lembaga filantropi.</p>
<p>Selain destinasi religius, pemerintah Arab Saudi dalam beberapa tahun terakhir juga membuka kawasan bersejarah seperti Diriyah di Riyadh serta situs arkeologi Al-Ula yang menyimpan peninggalan peradaban kuno.</p>
<p><strong>Uzbekistan: Warisan Jalur Sutra dan Tradisi Ilmu Pengetahuan</strong></p>
<p>Uzbekistan, khususnya Samarkand dan Bukhara, dikenal sebagai pusat peradaban Islam di Asia Tengah. Registan Square dengan arsitektur ubin biru menjadi simbol kejayaan ilmu pengetahuan Islam. Negara ini pula terdapat makam Imam Bukhari, salah satu perawi hadis terkemuka.</p>
<p>Suasana Ramadan di Uzbekistan berlangsung dalam nuansa kekeluargaan. Tradisi berbuka bersama di rumah-rumah penduduk mencerminkan budaya keramahan setempat. Hidangan plov, roti non, dan sup khas menjadi sajian utama saat iftar.</p>
<p>Wisatawan yang berkunjung selama Ramadhan perlu memahami penyesuaian jam operasional sejumlah tempat wisata, restoran, dan pusat perbelanjaan. Banyak negara mayoritas Muslim, aktivitas publik cenderung melambat pada siang hari dan meningkat setelah waktu berbuka.</p>
<p>Selain itu, penghormatan terhadap masyarakat yang menjalankan ibadah puasa menjadi hal penting. Pengunjung non-Muslim umumnya diperkenankan makan dan minum, namun dianjurkan untuk tidak melakukannya secara mencolok di ruang publik.</p>
<p>Ramadhan pada akhirnya bukan hanya perjalanan fisik ke situs-situs bersejarah, melainkan juga pengalaman sosial dan spiritual yang memperlihatkan bagaimana tradisi, sejarah, dan nilai keagamaan berpadu dalam kehidupan masyarakat. </p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Sri Aslinda Gamalis Ajak Masyarakat Berau Siapkan Fisik dan Mental Jelang Ramadhan</title>
<link>https://kartanews.com/sri-aslinda-gamalis-ajak-masyarakat-berau-siapkan-fisik-dan-mental-jelang-ramadhan</link>
<guid>https://kartanews.com/sri-aslinda-gamalis-ajak-masyarakat-berau-siapkan-fisik-dan-mental-jelang-ramadhan</guid>
<description><![CDATA[ Penulis: Rein | Editor: Dewi ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202602/image_870x580_6995771b9866a.jpg" length="76358" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 18 Feb 2026 16:24:58 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 17px;" ;=""><span ;=""><b>KARTANEWS.COM, BERAU</b></span></span><span style="font-size: 17px;" ;=""> - Ketua Tim Penggerak Pembina Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Berau, Sri Aslinda Gamalis menyarankan agar tetap sehat dan bugar selama berpuasa dengan cara mengonsumsi karbohidrat kompleks dan protein saat sahur, serta menjauhi makanan gorengan.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">"Kami mengingatkan publik untuk memperhatikan kesehatan selama ramadhan dengan melakukan olahraga ringan, seperti berjalan kaki, menjaga pola makan yang seimbang, mengonsumsi vitamin, serta istirahat yang cukup agar ibadah puasa dapat dilaksanakan dengan baik," ungkapnya pada Rabu (18/2/2026).</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Ia juga merekomendasikan agar masyarakat tetap melaksanakan sahur, kemudian saat berbuka puasa memulai dengan minuman dan cemilan ringan, seperti air putih, kurma, buah, setelah itu baru mengonsumsi makanan yang seimbang nutrisi atau kaya protein.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Ia juga menekankan signifikasi persiapan spiritual dengan memperbanyak ibadah sunnah dan meningkatkan mutu keimanan seperti salat tarawih atau salat malam serta berdzikir agar jiwa tentram dan bahagia.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Saat berkunjung ke Tarhib Ramadhan 1447 Hijriah di Masjid Baitul Hikmah Berau, dirinya juga mendoakan agar seluruh umat muslim diberikan kesehatan dan kekuatan untuk menjalani ramadhan yang penuh berkah.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Tarhib Ramadhan atau tradisi menyambut bulan Ramadan ini adalah hasil kolaborasi PKK Berau dengan Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) dan Baznas Kabupaten Berau untuk meningkatkan semangat masyarakat dalam menyambut bulan suci Ramadhan.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Pada kesempatan tersebut, Sri Aslinda menekankan kebutuhan untuk mempersiapkan diri baik secara fisik maupun mental agar Ramadhan dapat dijalani dengan sebaik-baiknya sebagai bulan yang penuh dengan ampunan dan berkah.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">“Ramadhan merupakan bulan dimana setiap muslim diwajibkan berpuasa sebagai cara untuk memperbaiki diri dan mencapai tingkat ketakwaan. Setiap ibadah yang dilakukan akan memperoleh pahala berlipat ganda," tutupnya.</span><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260218_161845_405.sdocx--></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Anggaran THR ASN Tembus Rp55 Triliun, Cair Awal Ramadan 2026</title>
<link>https://kartanews.com/anggaran-thr-asn-tembus-rp55-triliun-cair-awal-ramadan-2026</link>
<guid>https://kartanews.com/anggaran-thr-asn-tembus-rp55-triliun-cair-awal-ramadan-2026</guid>
<description><![CDATA[ Penulis: Mursyidah Auni | Editor: Rein ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202602/image_870x580_6992cf923e049.jpg" length="370251" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 16 Feb 2026 16:04:57 +0800</pubDate>
<dc:creator>Jurnalis</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, JAKARTA</strong> – Kementerian Keuangan mengalokasikan anggaran sebesar Rp 55 triliun untuk pembayaran tunjangan hari raya (THR) bagi aparatur sipil negara (ASN), termasuk prajurit TNI dan anggota Polri, pada 2026. Nilai anggaran meningkat dibandingkan realisasi tahun sebelumnya yang mencapai Rp49,9 triliun.</p>
<p>Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan, penyediaan anggaran THR menjadi bagian dari strategi fiskal untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus menopang pertumbuhan ekonomi pada kuartal I-2026.</p>
<p>“THR ASN/TNI/Polri,” ujar Purbaya dalam pemaparannya pada acara Indonesia Economic Outlook di Wisma Danantara, Jakarta, Jumat (13/2/2026).</p>
<p>Menurutnya, pencairan THR direncanakan berlangsung menjelang atau pada awal Ramadan 2026, meskipun tanggal pastinya masih dalam pembahasan lebih lanjut.</p>
<p>“Sudah pasti nanti. Tapi saya belum bisa sampaikan tanggalnya. Kita harapkan di awal-awal puasa sudah dapat disalurkan,” katanya.</p>
<p>Purbaya menjelaskan, belanja pemerintah pada awal tahun akan dimaksimalkan untuk memperkuat likuiditas di masyarakat, terutama menjelang Ramadan dan Idul Fitri. Momentum dinilai krusial karena konsumsi rumah tangga menjadi salah satu motor utama pertumbuhan ekonomi nasional.</p>
<p>“Jadi kita keluarkan belanjanya di bulan pertama untuk memastikan momentum pertumbuhan ekonomi tetap terjaga,” ujarnya.</p>
<p>Selain THR, pemerintah juga mempercepat sejumlah program prioritas, di antaranya Program Makan Bergizi Gratis (MBG), rehabilitasi pascabencana, serta paket stimulus tambahan guna memperkuat daya dorong ekonomi. Total belanja negara pada awal tahun ini diproyeksikan mencapai Rp809 triliun.</p>
<p>Pada kerangka kebijakan fiskal 2026, pemerintah tetap mengusung pendekatan ekspansif. Target pertumbuhan ekonomi dalam APBN 2026 ditetapkan sebesar 5,4 persen, namun Kementerian Keuangan berupaya mendorong realisasi hingga mendekati 6 persen.</p>
<p>“Pertumbuhan ekonomi kita di APBN tahun ini 5,4 persen, tapi saya akan coba dorong ke arah 6 persen. Saya bayarnya dari situ,” tegas Purbaya.</p>
<p>Ia menilai kuartal pertama menjadi periode krusial dalam menentukan capaian ekonomi sepanjang tahun. Dengan adanya pencairan THR dan peningkatan belanja pemerintah, diharapkan aktivitas ekonomi dapat tumbuh lebih kuat sejak awal tahun.(*)</p>
<p></p>
<p></p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Ini Besaran Zakat Fitrah dan Fidyah 1447 H di Kabupaten Berau</title>
<link>https://kartanews.com/ini-besaran-zakat-fitrah-dan-fidyah-1447-h-di-kabupaten-berau</link>
<guid>https://kartanews.com/ini-besaran-zakat-fitrah-dan-fidyah-1447-h-di-kabupaten-berau</guid>
<description><![CDATA[ Penulis: Mursyidah Auni | Editor: Rein ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202602/image_870x580_6991832bcc50a.jpg" length="386007" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 15 Feb 2026 16:26:39 +0800</pubDate>
<dc:creator>Jurnalis</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, BERAU</strong> – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Berau resmi menetapkan nilai kadar zakat fitrah dan fidyah untuk wilayah Kabupaten Berau Tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi.</p>
<p>Penetapan tersebut tertuang dalam Keputusan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Berau Nomor 39 Tahun 2026 tentang Penetapan Nilai Kadar Zakat Fitrah dan Fidyah Wilayah Kabupaten Berau Tahun 1447 H/2026 M.</p>
<p>Dalam keputusan yang ditetapkan di Tanjung Redeb pada 11 Februari 2026 itu, disebutkan bahwa zakat fitrah berupa beras yang dikonsumsi sehari-hari ditetapkan seberat minimal 2,5 kilogram atau setara 3,5 liter per jiwa.</p>
<p>Apabila zakat fitrah dibayarkan dalam bentuk uang, nilainya disesuaikan dengan harga beras yang berlaku di pasaran Kabupaten Berau dengan rincian sebagai berikut:</p>
<ol>
<li>Kategori tertinggi: 2,5 kg x Rp20.000 = Rp50.000 per jiwa</li>
<li>Kategori menengah: 2,5 kg x Rp16.800 = Rp42.000 per jiwa</li>
<li>Kategori terendah: 2,5 kg x Rp14.000 = Rp35.000 per jiwa</li>
</ol>
<p>Penetapan ini mempertimbangkan variasi harga beras yang beredar di masyarakat.</p>
<p>Selain zakat fitrah, Kemenag Berau juga menetapkan besaran fidyah bagi umat Islam yang tidak mampu menjalankan ibadah puasa karena alasan syar’i tertentu.</p>
<p>Dalam keputusan tersebut dijelaskan, pembayaran fidyah dapat dilakukan dalam bentuk makanan pokok sebanyak 1 mud atau setara 0,675 kilogram beras yang disertai lauk pauk untuk satu hari.</p>
<p>Sementara apabila dibayarkan dalam bentuk uang, nilai fidyah ditetapkan sebesar Rp40.000 per jiwa per hari.</p>
<p>Penetapan kadar zakat fitrah dan fidyah ini mengacu pada sejumlah regulasi, antara lain Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat, Peraturan Pemerintah Nomor 14 Tahun 2014, serta Peraturan Menteri Agama Nomor 52 Tahun 2014 tentang Syarat dan Tata Cara Penghitungan Zakat.</p>
<p>Keputusan juga merupakan hasil rapat koordinasi yang melibatkan Pemerintah Daerah Kabupaten Berau, perwakilan organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam, dan lembaga keagamaan terkait yang dilaksanakan pada Rabu, 11 Februari 2026.</p>
<p>Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Berau menegaskan bahwa keputusan ini berlaku khusus di wilayah Kabupaten Berau sejak tanggal ditetapkan.</p>
<p>Ia juga berharap masyarakat dapat menunaikan kewajiban zakat fitrah sebelum pelaksanaan Salat Idul Fitri sesuai ketentuan syariat serta memperhatikan besaran yang telah ditetapkan berdasarkan kondisi harga beras di daerah setempat.</p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>WNI di Jepang Tembus 230 Ribu Orang, Masuk Enam Besar Warga Asing Terbanyak</title>
<link>https://kartanews.com/wni-di-jepang-tembus-230-ribu-orang-masuk-enam-besar-warga-asing-terbanyak</link>
<guid>https://kartanews.com/wni-di-jepang-tembus-230-ribu-orang-masuk-enam-besar-warga-asing-terbanyak</guid>
<description><![CDATA[ Penulis: Mursyidah Auni ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202602/image_870x580_69917c1cee05e.jpg" length="184990" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 15 Feb 2026 15:56:30 +0800</pubDate>
<dc:creator>Jurnalis</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM</strong> – Jumlah Warga Negara Indonesia (WNI) yang bermukim di Jepang terus menunjukkan peningkatan signifikan. Per Juni 2025, populasi WNI tercatat mencapai 230.689 orang dan tersebar di berbagai prefektur di seluruh negeri Sakura.</p>
<p>Data tersebut merujuk pada statistik resmi Kementerian Kehakiman Jepang melalui Badan Pelayanan Imigrasi Jepang yang dipublikasikan antara lain oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tokyo. Dalam kurun satu tahun terakhir, jumlah WNI meningkat 37,2 persen, mencerminkan pertumbuhan mobilitas dan kerja sama antarnegara yang kian intensif.</p>
<p>KBRI Tokyo melalui akun resminya menyebut pertumbuhan tersebut tidak hanya mencerminkan kenaikan angka semata, melainkan juga memperlihatkan kontribusi nyata diaspora Indonesia di berbagai sektor. WNI di Jepang berkiprah sebagai pelajar, pekerja terampil, perawat, peneliti, pelaku industri kreatif, hingga wirausaha.</p>
<p>Peningkatan populasi juga sejalan dengan penguatan hubungan bilateral Indonesia–Jepang, khususnya dalam kerja sama ketenagakerjaan, pendidikan, dan pertukaran sumber daya manusia. Jepang dalam beberapa tahun terakhir memperluas skema penerimaan tenaga kerja asing melalui program Specified Skilled Worker (SSW) termasuk bagi tenaga kerja asal Indonesia.</p>
<p>Sebaran WNI menunjukkan konsentrasi tertinggi berada di wilayah industri dan metropolitan. Prefektur Aichi tercatat sebagai daerah dengan jumlah WNI terbanyak, yakni 18.484 orang. Wilayah ini dikenal sebagai pusat industri manufaktur termasuk otomotif.</p>
<p>Posisi berikutnya ditempati Tokyo dengan 14.439 orang, disusul Osaka (13.592 orang), Saitama (12.652 orang), dan Chiba (12.229 orang). Konsentrasi di wilayah-wilayah tersebut memperlihatkan kecenderungan diaspora Indonesia bekerja dan menempuh pendidikan di pusat-pusat ekonomi Jepang.</p>
<p>Secara keseluruhan, jumlah penduduk asing di Jepang hingga akhir Juni 2025 mencapai 3.956.619 orang, tertinggi sepanjang sejarah pencatatan pemerintah Jepang. Angkanh meningkat 187.642 orang atau sekitar 5 persen dibandingkan akhir tahun sebelumnya.</p>
<p>Berdasarkan kewarganegaraan, Indonesia menempati peringkat keenam sebagai negara asal warga asing terbanyak di Jepang dengan 230.689 orang, naik 30.865 orang dibandingkan periode sebelumnya.</p>
<p>Sepuluh negara dengan jumlah warga terbanyak di Jepang saat ini adalah:</p>
<p>1. China – 900.738 orang</p>
<p>2. Vietnam – 660.483 orang</p>
<p>3. Korea Selatan – 409.584 orang</p>
<p>4. Filipina – 349.714 orang</p>
<p>5. Nepal – 273.229 orang</p>
<p>6. Indonesia – 230.689 orang</p>
<p>7. Brasil – 211.229 orang</p>
<p>8. Myanmar – 160.362 orang</p>
<p>9. Sri Lanka – 73.067 orang</p>
<p>10. Taiwan – 71.125 orang</p>
<p>Pertumbuhan populasi asing di Jepang terjadi di tengah tantangan demografi yang dihadapi negara tersebut. Jepang mengalami penurunan angka kelahiran dan penuaan populasi, sehingga kebutuhan terhadap tenaga kerja asing meningkat dalam berbagai sektor, mulai dari manufaktur, perawatan lansia, hingga teknologi.</p>
<p>Bagi Indonesia, tren ini membuka peluang peningkatan kerja sama ketenagakerjaan dan pendidikan vokasi. Namun demikian, sejumlah tantangan tetap menjadi perhatian, termasuk perlindungan pekerja migran, adaptasi budaya, serta akses layanan sosial.</p>
<p>Pertumbuhan signifikan WNI di Jepang tidak hanya menggambarkan mobilitas global yang semakin dinamis, tetapi juga mempertegas peran diaspora sebagai jembatan hubungan antarbangsa dan kehadiran masyarakat Indonesia menjadi bagian dari dinamika sosial dan ekonomi yang terus berkembang.</p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Niat Menolong Berujung Maut: Dua Pelajar SMA 1 Bontang Tewas Terseret Arus Sungai</title>
<link>https://kartanews.com/niat-menolong-berujung-maut-dua-pelajar-sma-1-bontang-tewas-terseret-arus-sungai</link>
<guid>https://kartanews.com/niat-menolong-berujung-maut-dua-pelajar-sma-1-bontang-tewas-terseret-arus-sungai</guid>
<description><![CDATA[ Penulis : Rein ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202602/image_870x580_69903e0468d34.jpg" length="76743" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 14 Feb 2026 17:20:48 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 17px;" ;=""><strong>KARARTANES.COM, BONTANG</strong> — Dua Pelajara yang bersekolah di SMA 1  Bontang meninggal dunia usai terseret arus di Sungai Bontang, pada Selasa (14/02/2026)</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Kerjadian memilukan itu, tepatnya di Desa Suka Rahmat, Teluk Pandan, Kebupaten Kutai Timur (Kutim), sekitar pukul 08.00 WITA. </span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Awalnya, ketika air sungai sedang naik, sejumlah santri berenang di sekitar lokasi. S</span><span style="font-size: 17px;" ;="">uasana pondok pun berubah menjadi panik, karena warga melihat korban terseret arus.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Menurut keterangan saksi mata, Mutmainah, ia terkejut saat mendengar suara teriakan minta tolong dari anak-anak pondok yang kesana kemari mwncari pertolongan.</span><br><br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">“Ramai anak-anak pondok datang memohon pertolongan untuk segera dipanggilkan ambulans,” ujarnya.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Dia melenjautkan, keluarganya kebetulan punya kerabat yang bekerja sebagai sopir ambulan, sehingga bantuan bisa cepat didatang.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">“Kebetulan saudara kami supir ambulans jadi langsung ke rumah minta tolong,” ucapnya.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Ia menjelaskan,  salah satu korban lebih dulu tenggelam saat berenang di sungai tersebut.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Sementara, Korban kedua yang menyaksikan kejadian itu berupaya memberikan pertolongan.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">“Dia lihat temannya pegang batang kayu yang hanyut untuk dinaiki saat berenang. Setelah beberapa waktu tidak ada gerakan, dirinya berniat untuk menolong,” terangnya.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Berawal dari niat untuk menolong, namun justru berubah menjadi petaka. Arus sungai yang cukup deras diduga menyeret pula korban kedua hingga ikut tenggelam.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">“Dia pertama didapat. Saya dapat kabar hidung dan telinganya sudah mengeluarkan darah,” katanya.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Usai kedua korban tergelam, upaya  pencarian berlanjut untuk menemukan korban pertama yang hilang di aliran sungai.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Warga bersama pihak terkait terus melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">“Yang tenggelam pertama itu belakang baru ketemu. Jaraknya sekitar sejaman, itu juga sudah dibawa ke rumah sakit,” ungkapnya.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Setalah ditemukan oleh warga, kedua korban  segera dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat. Akan tetapi kondisi keduanya sudah tidak dapat tertolong.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">“Sudah tidak sadar memang waktu dibawa ke rumah sakit,” tutupnya.(*)</span><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260214_171630_445.sdocx--></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>DPUPR Berau Akui Perbaikan Jalan Longsor Pegat Bukur Belum Masuk Usulan 2026</title>
<link>https://kartanews.com/dpupr-berau-akui-perbaikan-jalan-longsor-pegat-bukur-belum-masuk-usulan-2026</link>
<guid>https://kartanews.com/dpupr-berau-akui-perbaikan-jalan-longsor-pegat-bukur-belum-masuk-usulan-2026</guid>
<description><![CDATA[ Penulis: Rein ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202602/image_870x580_69901260aba59.jpg" length="152393" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 14 Feb 2026 14:17:50 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 17px;" ;=""><b>KARTANEWS.COM,BERAU</b></span><span style="font-size: 17px;" ;=""> - Jalan yang menghubungkan Kampung Inaran, Pegat Bukur dan Bena Baru, di Kabupaten Berau, belum diperbaiki pasca longsor yang terjadi awal tahun 2025 lalu. </span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Kepala Bidang Preservasi Jalan dan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Berau, Junaidi menyampaikan, usulan tahun 2026 tekait perbaikan jalan tersebut, belum dapat terealisasi.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Dia menyampaikan, untuk perbaikan jalan menuju 3 kampung itu, saat ini DPUPR  hanya akan melalui perawatan seperti penimbunan atau pun hal lain yang dapat mencegah kembalinya longsor, sembari menunggu usulan tahun berikutnya agar dapat terwujud perbaikan. </span><br><br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">"Secara khusus, penganggaran untuk ruas jalan perbaikan pegat bukur  itu belum masuk tahun ini," ucapnya belum lama ini.</span><br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Ia mengakui, walaupun belum dapat dikerjakan perbaikannya, akan tetapi pihaknya rutin mengontrol terkait kondisi jalan tersebut. Agara supaya tidak terlambat dalam hal melakukan perwatan sementara. </span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">"kita upayakan akses itu bisa dilewati lah dengan aman, walaupun kondisi kenyamanan relatif,"katanya.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Terlebih, perbaikan ruas jalan itu telah dirancangan dengan alokasi 5 miliar dari  APBD, sehingga kata junaidi hanya tinggal menunggu anggaran turun barulah dikerjakan pada 2027 mendatang.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">"Sudah direncang menggunakan GPT dan penantaran beton, dan anggaranya sekitar 5 miliar, itu menggunakan APBD,"pungkasnya.(*)</span><br><br><span style="font-size: 17px;" ;=""> </span><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260214_141120_574.sdocx--></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Menelusuri Jejak Sejarah Hari Valentine</title>
<link>https://kartanews.com/menelusuri-jejak-sejarah-hari-valentine</link>
<guid>https://kartanews.com/menelusuri-jejak-sejarah-hari-valentine</guid>
<description><![CDATA[ Penulis: Mursyidah Auni ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202602/image_870x580_698ee5ee5b54f.jpg" length="38189" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 13 Feb 2026 16:52:52 +0800</pubDate>
<dc:creator>Jurnalis</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM</strong> - Setiap tanggal 14 Februari, berbagai belahan dunia merayakan Hari Valentine yang identik dengan bunga mawar, cokelat, serta ungkapan kasih sayang.</p>
<p>Namun, di balik simbol-simbol itu, tersimpan sejarah panjang pada legenda keagamaan, tradisi Romawi kuno, hingga transformasi sosial dan budaya yang berlangsung selama berabad-abad.</p>
<p><strong>Asal-usul Nama dan Tokoh Santo Valentinus</strong></p>
<p>Nama “Valentine” diyakini merujuk pada Santo Valentinus, seorang martir Kristen yang hidup pada abad ke-3 Masehi pada masa Kekaisaran Romawi. Catatan sejarah menunjukkan adanya lebih dari satu tokoh bernama Valentinus yang wafat pada tanggal 14 Februari, sehingga identitas historisnya masih menjadi perdebatan.</p>
<p>Legenda yang paling dikenal menyebutkan bahwa Valentinus merupakan seorang imam di Roma pada masa pemerintahan Kaisar Claudius II. Pada periode ini, kaisar melarang prajurit muda untuk menikah dengan alasan bahwa pria lajang dinilai lebih fokus dan tangguh dalam peperangan. Valentinus menentang kebijakan itu dan secara diam-diam tetap menikahkan pasangan muda.</p>
<p>Tindakan tersebut diketahui oleh otoritas kekaisaran, sehingga ia ditangkap dan dijatuhi hukuman mati. Sebelum dieksekusi pada 14 Februari, ia disebut menulis surat kepada putri sipir penjara yang konon pernah ia sembuhkan dari kebutaan. Suratnya ditandatangani dengan kalimat “From your Valentine” yang kemudian menjadi frasa populer dalam tradisi kartu Valentine.</p>
<p><strong>Pengaruh Tradisi Lupercalia</strong></p>
<p>Selain legenda Santo Valentinus, sejumlah sejarawan mengaitkan peringatan 14 Februari dengan festival Romawi kuno bernama Lupercalia yang dirayakan pada pertengahan Februari. Lupercalia merupakan ritual kesuburan yang melibatkan berbagai prosesi keagamaan dan simbol-simbol kemakmuran.</p>
<p>Pada akhir abad ke-5, Paus Gelasius I menetapkan 14 Februari sebagai Hari Santo Valentinus. Langkah ini kerap dipandang sebagai upaya mengalihkan atau menggantikan tradisi pagan dengan perayaan yang lebih bernuansa Kristen.</p>
<p>Seiring waktu, makna perayaannya mengalami pergeseran dan berkembang melampaui konteks keagamaan semata.</p>
<p><strong>Perkembangan pada Abad Pertengahan</strong></p>
<p>Asosiasi antara 14 Februari dan cinta romantis mulai menguat pada Abad Pertengahan di Eropa. Penyair Inggris Geoffrey Chaucer, dalam karyanya “Parlement of Foules” pada tahun 1382, mengaitkan Hari Santo Valentinus dengan musim kawin burung. Sejak saat itu, peringatannya semakin diasosiasikan dengan perjodohan dan cinta.</p>
<p>Pada abad ke-15 dan ke-16, tradisi saling bertukar pesan dan puisi cinta mulai berkembang di kalangan bangsawan Eropa. Memasuki abad ke-18, kartu Valentine buatan tangan menjadi populer di Inggris.</p>
<p>Revolusi Industri kemudian memungkinkan produksi massal kartu ucapan, sehingga perayaan ini semakin meluas dan terjangkau oleh berbagai lapisan masyarakat.</p>
<p><strong>Transformasi di Era Modern</strong></p>
<p>Pada era modern, Hari Valentine telah bertransformasi dari peringatan religius menjadi perayaan universal yang melintasi batas agama dan budaya. Setidaknya terdapat tiga makna utama yang kerap dilekatkan pada perayaan ini:</p>
<p>1. Apresiasi terhadap Hubungan</p>
<p>    Hari Valentine menjadi momentum untuk menyampaikan rasa terima kasih dan kasih sayang kepada pasangan, keluarga, maupun sahabat.</p>
<p>2. Ekspresi Perasaan</p>
<p>    Bagi sebagian orang, tanggal 14 Februari menjadi kesempatan untuk mengungkapkan perasaan yang selama ini belum tersampaikan.</p>
<p>3. Penghargaan terhadap Diri Sendiri</p>
<p>    Dalam beberapa tahun terakhir, berkembang pula pemaknaan Hari Valentine sebagai waktu untuk merawat dan menghargai diri sendiri.</p>
<p>Dari sisi komersialisasi turut memainkan peran penting. Industri bunga, cokelat, perhiasan, serta layanan restoran dan pariwisata mengalami peningkatan transaksi menjelang 14 Februari.</p>
<p><strong>Ragam Tradisi di Berbagai Negara</strong></p>
<p>Perayaan Hari Valentine memiliki variasi tradisi di berbagai negara:</p>
<p>Jepang</p>
<p>Pada 14 Februari, perempuan memberikan cokelat kepada laki-laki, baik sebagai ungkapan perasaan pribadi maupun bentuk penghormatan kepada rekan kerja. Sebulan kemudian, pada 14 Maret, laki-laki membalas pemberian tersebut dalam perayaan White Day.</p>
<p>Korea Selatan</p>
<p>Selain Valentine dan White Day, terdapat pula peringatan Black Day pada 14 April. Mereka yang tidak menerima hadiah pada dua perayaan sebelumnya biasanya berkumpul dan menyantap mi hitam sebagai simbol kebersamaan para lajang.</p>
<p>Wales</p>
<p>Masyarakat Wales merayakan “Dydd Santes Dwynwen” pada 25 Januari. Pasangan saling bertukar sendok kayu berukir yang dikenal sebagai love spoons sebagai simbol cinta dan komitmen.</p>
<p>Tradisi-tradisi tersebut menunjukkan bahwa Hari Valentine telah mengalami adaptasi budaya sesuai dengan konteks sosial masing-masing negara.</p>
<p><strong>Perspektif Sosial dan Budaya</strong></p>
<p>Di sejumlah negara, termasuk Indonesia, perayaan Hari Valentine kerap menjadi perdebatan publik. Sebagian kalangan memandangnya sebagai budaya asing yang tidak selaras dengan nilai lokal atau keagamaan, sementara yang lain menilainya sebagai momentum universal untuk mengekspresikan kasih sayang.</p>
<p>Dinamika ini mencerminkan interaksi antara arus globalisasi dan identitas budaya lokal. Dalam praktiknya, makna Valentine dapat diterima, dimodifikasi, atau bahkan ditolak, tergantung pada sudut pandang masyarakat setempat.</p>
<p>Terlepas dari kontroversi dan aspek komersial, esensi Hari Valentine pada akhirnya kembali pada nilai kasih sayang, empati, dan perhatian terhadap sesama.</p>
<p>Ungkapan apresiasi yang tulus, baik dalam bentuk kata-kata maupun tindakan sederhana, diyakini memiliki dampak positif terhadap kualitas hubungan antarmanusia.</p>
<p>Hari Valentine mungkin diperingati hanya sekali dalam setahun, tetapi nilai yang dikandungnya sejatinya bersifat berkelanjutan. Konsistensi dalam memelihara hubungan dan menunjukkan kepedulian sehari-hari merupakan makna terdalam dari perayaannya.</p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Semarak Menyambut Imlek di Berau, Klenteng Thien Te Kong dipenuhi Nuansa Merah dan Harapan Baru</title>
<link>https://kartanews.com/semarak-menyambut-imlek-di-berau-klenteng-thien-te-kong-dipenuhi-nuansa-merah-dan-harapan-baru</link>
<guid>https://kartanews.com/semarak-menyambut-imlek-di-berau-klenteng-thien-te-kong-dipenuhi-nuansa-merah-dan-harapan-baru</guid>
<description><![CDATA[ Penulis: Mursyidah Auni ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202602/image_870x580_698c38f4aa647.jpg" length="122557" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 11 Feb 2026 16:12:08 +0800</pubDate>
<dc:creator>Jurnalis</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, BERAU</strong>- Atmosfer penyambutan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili mulai terasa kental di Kabupaten Berau. Klenteng Thien Te Kong yang berlokasi di Jl. Kapten Tendean, Kel. Bugis Tanjung Redeb, tampak dipercantik dengan ragam ornamen khas Tionghoa bernuansa merah dan emas, menciptakan suasana semarak yang sarat makna dan harapan menyongsong pergantian tahun.</p>
<p>Pantauan kartanews.com pada Rabu (10/2/2026) siang, sejumlah petugas klenteng terlihat melakukan penataan ulang ornamen, area altar dibersihkan secara menyeluruh, dan lampion merah dipasang berderet dari halaman, jalan hingga pintu masuk klenteng, sementara jemaat datang silih berganti untuk melakukan sembahyang.</p>
<p>Hiasan kaligrafi berisi doa dan harapan turut menghiasi dinding, mempertegas nuansa perayaan yang hangat dan penuh optimisme.</p>
<p>Semarak perayaan juga mulai terlihat di sejumlah kawasan perdagangan di Tanjung Redeb. Toko-toko menghadirkan beragam pernak-pernik khas Imlek, mulai dari lampion hingga hiasan bertema shio naga tahun berjalan.</p>
<p>Warna merah yang mendominasi etalase pertokoan menjadi penanda kuat datangnya tahun baru Tionghoa.</p>
<p><img src="https://kartanews.com/uploads/images/202602/image_870x_698c397ce274b.jpg" alt=""></p>
<p>Salah seorang warga, Sherly (34) keturunan Tionghoa yang ditemui di klenteng saat mengikuti persiapan perayaan, mengungkapkan bahwa bagianya suasana menjelang Imlek selalu menghadirkan nuansa berbeda dibanding hari-hari biasa.</p>
<p>Selain melakukan persiapan di klenteng, keluarga juga menata rumah dan menyiapkan hidangan khas sebagai bagian dari tradisi.</p>
<p>“Biasanya itu kami gotong royong untuk bersih-bersih rumah beberapa hari sebelum Imlek. Terus menyiapkan hidangan seperti kue keranjang dan jeruk mandarin sebagai menu wajib. Setelah sembahyang di klenteng, keluarga besar berkumpul untuk makan bersama dan saling mendoakan,” ujarnya.</p>
<p>Ia berharap, perayaan Imlek tahun ini membawa kedamaian dan keberkahan, tidak hanya bagi masyarakat Tionghoa, tetapi juga bagi seluruh warga Berau.</p>
<p>Dengan semangat kebersamaan yang terus terjaga, penyambutan Imlek di Kabupaten Berau menjadi bagian dari kekayaan budaya daerah yang memperkuat harmoni dalam keberagaman.</p>
<p>Berdasarkan informasi, puncak perayaan dijadwalkan berlangsung pada malam pergantian tahun yang akan diisi dengan sembahyang bersama dan doa pergantian tahun di klenteng.</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Persiapan Tradisi dan Ragam Budaya Tionghoa Menyambut Tahun Baru Imlek</title>
<link>https://kartanews.com/persiapan-tradisi-dan-ragam-budaya-tionghoa-menyambut-tahun-baru-imlek</link>
<guid>https://kartanews.com/persiapan-tradisi-dan-ragam-budaya-tionghoa-menyambut-tahun-baru-imlek</guid>
<description><![CDATA[ Penulis: Mursyidah Auni ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202602/image_870x580_698ae57614aa1.jpg" length="121124" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 10 Feb 2026 16:00:18 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, INDONESIA</strong>- Komunitas Tionghoa di Indonesia merupakan bagian dari keragaman budaya nasional yang telah berkembang dan beradaptasi dengan nilai-nilai lokal. Perayaan Tahun Baru Imlek bagi Tinghoa tidak hanya dimaknai sebagai pergantian penanggalan lunar tetapi juga sebagai momentum penting dalam budaya Tionghoa untuk memulai tahun dengan kesiapan lahir dan batin. </p>
<p>Menjelang hari perayaan, berbagai persiapan dilakukan oleh keluarga Tionghoa sebagai bagian dari tradisi yang sarat nilai filosofis, sekaligus mencerminkan gaya hidup yang tertata dan penuh perencanaan. Persiapan tersebut mencakup penataan lingkungan tempat tinggal, kesiapan konsumsi, hingga pengelolaan hubungan sosial dalam lingkup keluarga besar. </p>
<p>Setiap tahapan persiapan memiliki makna simbolik yang dipercaya membawa keberuntungan, keharmonisan, serta keseimbangan dalam menjalani tahun yang baru. </p>
<p>Dalam konteks budaya dan gaya hidup, persiapan Imlek juga menjadi sarana untuk memperkuat nilai kebersamaan dan disiplin tradisi. Aktivitas yang dilakukan jauh hari sebelum perayaan ini tidak hanya berorientasi pada aspek seremonial, tetapi juga membentuk pola hidup yang rapi, terencana, dan penuh kehati-hatian dalam menyambut awal tahun.</p>
<p>Adapun sejumlah persiapan utama yang sering dilakukan menjelang perayaan Tahun Baru Imlek meliputi:</p>
<p>1. Tradisi Membersihkan Rumah (Da Sao)</p>
<p>Membersihkan rumah menjadi simbol pembersihan energi negatif dan kesialan yang diyakini melekat sepanjang tahun sebelumnya. Proses ini dilakukan secara menyeluruh, termasuk area yang jarang dijangkau, seperti sudut ruangan, jendela, dan bagian perabotan rumah. Tradisi ini diselesaikan sebelum hari pertama Imlek, mereka meyakini aktivitas bersih-bersih saat hari perayaan dapat menghilangkan keberuntungan yang baru atau akan datang.</p>
<p>2. Penataan dan Dekorasi Bernuansa Merah</p>
<p>Dekorasi rumah dengan dominasi warna merah menjadi ciri khas persiapan Imlek. Warna merah melambangkan kebahagiaan, perlindungan, dan keberanian. Kaligrafi Mandarin berisi doa dan harapan baik ditempatkan di pintu masuk, lampion merah digantung sebagai simbol penerangan dan kehangatan, serta tanaman hidup digunakan untuk melambangkan pertumbuhan dan awal yang baru.</p>
<p>3. Persiapan Angpao (Hongbao)</p>
<p>Pemberian angpao merupakan tradisi berbagi rezeki yang dilakukan oleh anggota keluarga yang telah menikah kepada anak-anak dan kerabat. Angpao umumnya diisi dengan uang kertas baru dan bersih sebagai simbol keberuntungan dan permulaan yang baik. Pemilihan nominal juga memperhatikan makna angka dalam budaya Tionghoa.</p>
<p>4. Menyediakan Hidangan Khas Imlek</p>
<p>Makanan menjadi bagian penting dalam persiapan Imlek karena mengandung makna filosofis. Kue keranjang melambangkan peningkatan dan keharmonisan, kue lapis legit dimaknai sebagai simbol rezeki yang berlapis, jeruk mandarin mencerminkan kemakmuran, sementara ikan yang disajikan secara utuh melambangkan kelimpahan dan kesinambungan rezeki.</p>
<p>5. Kesiapan Penampilan dan Pakaian Baru</p>
<p>Mengenakan pakaian baru saat Imlek melambangkan optimisme dan kesiapan menyambut tahun yang baru. Warna cerah, khususnya merah, kerap dipilih sebagai simbol semangat dan keberuntungan. Persiapan ini juga mencerminkan perhatian terhadap kerapian dan penghormatan dalam momen berkumpul bersama keluarga besar.</p>
<p>Melalui rangkaian persiapan tersebut, perayaan Imlek tidak hanya menjadi peristiwa budaya tahunan, tetapi juga mencerminkan gaya hidup yang menjunjung tinggi nilai budaya, kebersamaan, dan penghormatan terhadap tradisi yang diwariskan lintas generasi.</p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Cairan Ilegal Jadi Celah Penyalahgunaan Narkoba pada Vape</title>
<link>https://kartanews.com/cairan-ilegal-jadi-celah-penyalahgunaan-narkoba-pada-vape</link>
<guid>https://kartanews.com/cairan-ilegal-jadi-celah-penyalahgunaan-narkoba-pada-vape</guid>
<description><![CDATA[ Oleh: Mursyidah Auni ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202602/image_870x580_6988549e33007.jpg" length="36717" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 08 Feb 2026 17:17:37 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, INDONESIA – </strong>Penggunaan rokok elektrik atau vape di Indonesia terus mengalami peningkatan seiring perubahan pola konsumsi produk tembakau, khususnya di kalangan generasi muda. Vape kerap dipandang sebagai alternatif rokok konvensional dengan ragam produk dan kemudahan akses yang semakin luas.</p>
<p>Rokok elektrik atau vape pada dasarnya tidak mengandung narkotika selama menggunakan produk yang diproduksi dan diedarkan secara legal. Namun, aparat penegak hukum dan otoritas kesehatan mengingatkan adanya risiko penyalahgunaan vape sebagai media konsumsi zat terlarang melalui cairan yang dimodifikasi secara ilegal.</p>
<p>Cairan vape legal atau e-liquid umumnya terdiri atas propylene glycol (PG), vegetable glycerin (VG), perasa food grade, serta nikotin yang bersifat opsional. Dalam komposisi standar tersebut, tidak terdapat kandungan narkotika maupun zat psikotropika.</p>
<p>Meski demikian, Badan Narkotika Nasional (BNN) dan kepolisian menemukan sejumlah kasus penyalahgunaan vape dengan cairan yang dicampur narkoba, antara lain sintetik kanabinoid yang dikenal sebagai tembakau gorila, ekstrak ganja cair (liquid THC), serta narkotika jenis New Psychoactive Substances (NPS). Zat-zat tersebut digunakan secara ilegal dengan memanfaatkan perangkat vape sebagai media inhalasi.</p>
<p>Penggunaan narkoba melalui vape dinilai berbahaya karena tidak menimbulkan aroma mencolok sehingga sulit terdeteksi. Selain itu, dosis zat terlarang dalam cairan ilegal kerap tidak terukur yang berpotensi menyebabkan overdosis, gangguan pernapasan akut, serta kerusakan sistem saraf pusat. </p>
<p>Otoritas kesehatan juga masih mencatat kasus gangguan paru-paru yang dikaitkan dengan penggunaan vape, khususnya pada cairan yang tidak terstandarisasi.</p>
<p>Seiring meningkatnya jumlah pengguna, tren penggunaan vape di Indonesia pada 2025 menunjukkan pertumbuhan yang signifikan. Jumlah pengguna vape diperkirakan telah melampaui 4 juta orang dengan dominasi kelompok usia 18–29 tahun dan mayoritas berasal dari wilayah perkotaan. Provinsi Bali tercatat sebagai daerah dengan persentase pengguna vape tertinggi secara nasional.</p>
<p>Di sisi lain, industri rokok elektrik mulai mengalami perlambatan akibat tekanan regulasi dan daya beli. Jumlah produsen e-liquid aktif tercatat menurun, meskipun sektor ini masih memberikan kontribusi terhadap penerimaan negara melalui cukai rokok elektrik.</p>
<p>Kementerian Kesehatan RI bersama Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menekankan risiko adiksi dan dampak kesehatan jangka panjang dari penggunaan vape, terutama pada produk ilegal. Pemerintah juga memperketat pengawasan melalui revisi regulasi yang menyetarakan pengaturan rokok elektrik dengan rokok konvensional, termasuk dalam aspek iklan, distribusi, dan peringatan kesehatan.</p>
<p>Pemerintah menegaskan bahwa vape merupakan alat, bukan zat adiktif itu sendiri. Namun, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap peredaran cairan vape ilegal yang berpotensi disalahgunakan sebagai media konsumsi narkoba.</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Jelang Ramadhan, Iklan Sinematik Marjan 2026 Angkat Tema “Tikus Berdasi”</title>
<link>https://kartanews.com/jelang-ramadhan-iklan-sinematik-marjan-2026-angkat-tema-tikus-berdasi</link>
<guid>https://kartanews.com/jelang-ramadhan-iklan-sinematik-marjan-2026-angkat-tema-tikus-berdasi</guid>
<description><![CDATA[ Oleh: Mursyidah Auni ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202602/image_870x580_6988821048a0c.jpg" length="59426" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 08 Feb 2026 14:59:49 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, INDONESIA</strong> -  Kemunculan iklan sinematik sirup Marjan kembali menjadi perhatian publik menjelang datangnya bulan suci Ramadan. Pada akhir Januari 2026, Marjan resmi merilis iklan Ramadan 1447 Hijriah dengan konsep yang dinilai berbeda dan lebih berani dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.</p>
<p>Mengusung tema “Tikus Rakus” atau yang dikenal luas oleh warganet sebagai “Tikus Berdasi” iklan ini langsung ramai diperbincangkan di berbagai platform digital.</p>
<p>Iklan tersebut pertama kali diperkenalkan melalui akun resmi Instagram @marjanboudoin pada 30 Januari 2026. Dalam versi terbaru ini, Marjan menghadirkan latar cerita kota digital dengan nuansa futuristik, meninggalkan konsep legenda atau cerita rakyat yang sebelumnya kerap diangkat.</p>
<p>Alur cerita berfokus pada sosok antagonis bernama Sang Kuni, yang digambarkan sebagai tikus berdasi perusak sistem keuangan digital. Karakter tersebut diceritakan melakukan praktik korupsi dengan melahap aset kripto yang membuat ukuran tubuhnya terus membesar. Aksinya memicu ancaman serius terhadap stabilitas sistem keuangan di kota digital.</p>
<p>Ancaman Sang Kuni kemudian terdeteksi oleh dua tokoh utama, Nakula dan Sadewa, yang diceritakan sebagai bagian dari divisi serangan siber. Keduanya ditugaskan untuk menghentikan aksi Sang Kuni sebelum dampak kerusakan semakin meluas. Namun dalam episode pembuka, Sang Kuni digambarkan berhasil melarikan diri dan bertransformasi menjadi sosok raksasa, menandai konflik yang belum terselesaikan.</p>
<p><img src="https://kartanews.com/uploads/images/202602/image_870x_6988820e8a376.jpg" alt=""></p>
<p>Dari sisi produksi, iklan Ramadan Marjan 2026 kembali menampilkan kualitas visual sinematik yang kuat. Penggunaan teknologi computer-generated imagery (CGI) menghasilkan tampilan visual yang halus dan dinamis, menyerupai potongan film layar lebar. </p>
<p>Pendekatan ini mempertahankan ciri khas iklan Marjan yang selama ini dikenal dengan standar produksi tinggi. Respons publik terhadap iklan ini terbilang signifikan, hingga 8 Mei 2026, video iklan tersebut tercatat telah ditonton sekitar 2,9 juta kali di akun Instagram resmi Marjan. Beragam komentar bermunculan, mulai dari apresiasi terhadap konsep cerita, kualitas visual, hingga kekuatan pesan yang disampaikan.</p>
<p>Sebagian warganet menilai iklan tersebut tidak sekadar menjadi media promosi produk, tetapi juga menghadirkan karya visual dengan narasi yang kuat dan relevan dengan kondisi sosial. Iklan ini juga disebut sebagai pembuka dari rangkaian cerita berseri yang akan berlanjut hingga menjelang Hari Raya Idulfitri, sebagaimana pola iklan Ramadan Marjan pada tahun-tahun sebelumnya.</p>
<p>Dengan konsep yang berani, produksi berkualitas tinggi, serta pesan yang dekat dengan realitas sosial, iklan sinematik Marjan 2026 kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu kampanye Ramadan yang paling dinantikan publik setiap tahun.</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Gen Z Pimpin Tren Minat Baca Nasional, Ubah Peta Literasi Indonesia 2025</title>
<link>https://kartanews.com/gen-z-pimpin-tren-minat-baca-nasional-ubah-peta-literasi-indonesia-2025</link>
<guid>https://kartanews.com/gen-z-pimpin-tren-minat-baca-nasional-ubah-peta-literasi-indonesia-2025</guid>
<description><![CDATA[ Oleh: Mursyidah Auni ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202602/image_870x580_698830d99b40e.jpg" length="407418" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 08 Feb 2026 14:45:30 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, INDONESIA</strong>– Lanskap literasi nasional menunjukkan perubahan signifikan sepanjang 2025. Generasi Z tercatat sebagai kelompok dengan minat baca tertinggi di Indonesia, melampaui Generasi Milenial dan Generasi X. Temuan ini menandai pergeseran pola literasi di tengah dominasi media digital.</p>
<p>Berdasarkan hasil survei lembaga riset Jakpat pada semester II 2025 yang didukung data Badan Pusat Statistik (BPS), persentase minat baca Generasi Z mencapai 26 persen. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan Generasi Milenial sebesar 20 persen dan Generasi X sebesar 18 persen.</p>
<p>BPS juga mencatat peningkatan kegemaran membaca yang signifikan pada kelompok usia Generasi Z dalam periode 2024–2025. Secara kumulatif, tingkat partisipasi membaca generasi ini berada pada kisaran 72 hingga 76 persen, menunjukkan tren kenaikan yang konsisten dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.</p>
<p>Peneliti Jakpat, Aska Primardi menjelaskan bahwa meningkatnya minat baca Generasi Z tidak terlepas dari kejenuhan terhadap konsumsi konten digital yang bersifat cepat dan repetitif. Membaca buku dinilai memberikan pengalaman yang lebih mendalam dan menenangkan.</p>
<p>“Generasi Z mulai mengalihkan sebagian waktu layar mereka ke aktivitas membaca karena dianggap mampu memberikan fokus dan kedalaman makna,” ujarnya </p>
<p>Selain faktor kejenuhan digital, berkembangnya komunitas literasi di media sosial turut mendorong tren tersebut. Platform seperti TikTok melalui tagar #BookTok, Instagram, dan X menjadi ruang berbagi rekomendasi bacaan yang berpengaruh terhadap pilihan membaca generasi muda.</p>
<p><img src="https://kartanews.com/uploads/images/202602/image_870x_698830e440c09.jpg" alt=""></p>
<p>Dari sisi preferensi, Generasi Z cenderung memilih buku fiksi remaja dan dewasa muda, novel bertema coming-of-age, serta buku pengembangan diri. Tema kesehatan mental, pencarian identitas, relasi sosial, dan pengembangan karier menjadi topik yang paling diminati.</p>
<p>Peningkatan minat baca ini berdampak pada industri perbukuan nasional. Sejumlah penerbit dan jaringan toko buku melaporkan kenaikan penjualan sepanjang 2025, khususnya pada kategori fiksi dan nonfiksi yang menyasar pembaca muda. </p>
<p>Distribusi buku digital dan audiobook juga mengalami pertumbuhan seiring dengan meningkatnya akses literasi berbasis teknologi.</p>
<p>Pengamat menilai fenomena ini menunjukkan bahwa perkembangan teknologi tidak selalu berdampak negatif terhadap literasi. Digitalisasi justru berperan sebagai sarana distribusi dan promosi literasi yang menjangkau generasi muda secara lebih luas.</p>
<p>Meningkatnya minat baca Generasi Z dinilai menjadi sinyal positif bagi masa depan literasi Indonesia. Di tengah tantangan rendahnya tingkat membaca secara nasional, tren ini diharapkan dapat menjadi fondasi penguatan budaya literasi yang lebih berkelanjutan.</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Raja Alam Sambaliung, Penguasa Lokal yang Menantang Dominasi Hindia Belanda</title>
<link>https://kartanews.com/raja-alam-sambaliung-penguasa-lokal-yang-menantang-dominasi-hindia-belanda</link>
<guid>https://kartanews.com/raja-alam-sambaliung-penguasa-lokal-yang-menantang-dominasi-hindia-belanda</guid>
<description><![CDATA[ Oleh: Mursyidah Auni ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202602/image_870x580_6985906ad5104.jpg" length="67327" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 06 Feb 2026 14:57:45 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, BERAU</strong> – Sejarah perlawanan terhadap kolonialisme di Kalimantan Timur tidak hanya ditorehkan oleh kerajaan-kerajaan besar. </p>
<p>Salah satu figur penting yang tercatat berani menantang kekuasaan Hindia Belanda adalah Raja Alam, penguasa Kerajaan Sambaliung di wilayah Berau pada paruh awal abad ke-19.</p>
<p>Pada masa Hindia Belanda, Kerajaan Berau dikenal sebagai salah satu kekuatan politik utama di kawasan pesisir timur Kalimantan. </p>
<p>Pengaruh Kerajaan Banjar yang menyerahkan Berau kepada Vereenigde Oostindische Compagnie (VOC) pada 1787 menjadi pintu masuk kekuasaan kolonial di wilayah tersebut. Namun, runtuhnya VOC justru memicu fragmentasi politik di Berau.</p>
<p>Sejumlah sumber sejarah mencatat bahwa wilayah Berau kemudian terbagi ke dalam beberapa kerajaan, di antaranya Gunung Tabur, Bulungan, dan Sambaliung. </p>
<p>Kerajaan Sambaliung muncul sekitar dekade 1810-an dan dipimpin oleh Sultan Aliuddin Raja Alam, seorang bangsawan keturunan keluarga kerajaan Berau.</p>
<p>Dalam catatan kolonial, Sambaliung sebelumnya dikenal dengan nama Tanjung. Nama Sambaliung diyakini berasal dari gabungan kata “sembah” dan “liung” yang dimaknai sebagai simbol penolakan untuk tunduk kepada kekuasaan asing. </p>
<p>Makna tersebut sejalan dengan sikap politik Raja Alam yang secara terbuka menentang dominasi Belanda.</p>
<p>Pusat kekuasaan Raja Alam berada di kawasan Tanjung dan wilayah yang kini dikenal sebagai Tanjung Redeb, serta menjadikan Batu Putih sebagai salah satu basis pertahanan. Wilayah kekuasaannya cukup luas dan strategis, terutama di jalur perdagangan pesisir timur Kalimantan.</p>
<p>Ketegangan antara Sambaliung dan pemerintah kolonial meningkat ketika Belanda berupaya memaksakan kontrak politik yang menempatkan kerajaan-kerajaan lokal sebagai negara bawahan. </p>
<p>Berbeda dengan penguasa lain, Raja Alam menolak menandatangani perjanjian tersebut dan menyatakan keinginannya untuk mempertahankan kedaulatan kerajaan.Sikap tersebut diperkuat oleh dukungan dari jaringan politik dan militer di kawasan pesisir. </p>
<p>Raja Alam memiliki hubungan erat dengan komunitas Bugis di Tanjung Redeb yang dipimpin Panglima Limbuti, serta menjalin aliansi dengan kelompok Sulu yang dikenal memiliki kekuatan maritim di Selat Makassar. Hubungan tersebut tidak hanya bersifat politik, tetapi juga diperkuat melalui ikatan pernikahan.</p>
<p>Penolakan Raja Alam terhadap kekuasaan kolonial berujung pada tindakan militer. Pada 1834, pemerintah Hindia Belanda mengirim ekspedisi bersenjata ke Sambaliung di bawah komando perwira angkatan laut Belanda. Serangan difokuskan ke Batu Putih dan Tanjung Redeb, hingga akhirnya pasukan Raja Alam berhasil dikalahkan.</p>
<p>Raja Alam ditangkap dan diasingkan ke Makassar. Untuk sementara, wilayah Sambaliung berada di bawah pengawasan penguasa Gunung Tabur yang dianggap lebih kooperatif terhadap pemerintah kolonial.</p>
<p>Namun, dinamika politik kembali berubah. Setelah melalui perundingan, Raja Alam menyatakan kesediaannya tunduk pada hukum kolonial. </p>
<p>Pada 24 Juni 1837, ia bersama putranya mengucapkan sumpah setia kepada pemerintah Hindia Belanda. Sebagai imbalannya, Raja Alam diizinkan kembali memerintah wilayah Batu Putih, meski status Sambaliung telah dilebur ke dalam wilayah Gunung Tabur.</p>
<p>Raja Alam memimpin hingga 1844 sebelum kekuasaannya dilanjutkan oleh para penerus. Meski akhirnya harus tunduk, keberaniannya dalam mempertahankan kedaulatan lokal menjadikannya salah satu tokoh penting dalam sejarah perlawanan terhadap kolonialisme di Kalimantan Timur.</p>
<p>Nama Raja Alam kini dikenang sebagai simbol keberanian dan perlawanan, bahkan diabadikan sebagai nama satuan militer Batalyon Raider 613 yang bermarkas di Kalimantan Utara.</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pemerintah Matangkan Program MBG untuk Lansia, Prioritaskan Usia 75 Tahun ke Atas</title>
<link>https://kartanews.com/pemerintah-matangkan-program-mbg-untuk-lansia-prioritaskan-usia-75-tahun-ke-atas</link>
<guid>https://kartanews.com/pemerintah-matangkan-program-mbg-untuk-lansia-prioritaskan-usia-75-tahun-ke-atas</guid>
<description><![CDATA[ Oleh: Mursyidah Auni ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202602/image_870x580_6982f8ed44fa8.jpg" length="99764" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 04 Feb 2026 15:45:19 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, JAKARTA</strong> – Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) bersama Badan Gizi Nasional (BGN) tengah mematangkan skema pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang secara khusus menyasar kelompok lanjut usia. </p>
<p>Program ini direncanakan untuk tahap awal memprioritaskan lansia berusia 75 tahun ke atas, terutama mereka yang hidup sendiri dan tergolong rentan secara sosial maupun ekonomi.</p>
<p>Menteri Sosial, Saifullah Yusuf, menyampaikan bahwa koordinasi intensif telah dilakukan bersama BGN guna memastikan program tersebut berjalan tepat sasaran. Menurutnya, penentuan batas usia dilakukan dengan mempertimbangkan keterbatasan anggaran dan tingkat kerentanan lansia.</p>
<p>“Untuk tahap awal, kami fokuskan kepada lansia usia di atas 75 tahun yang tinggal sendiri. Jika alokasi anggaran memungkinkan dan kebutuhan sudah terpenuhi, cakupan program akan diperluas ke kelompok usia di bawahnya,” ujarnya, dikutip dari Detik.com, Rabu (4/2/2026).</p>
<p>Saat ini, Kemensos tengah melakukan pendataan lansia di berbagai daerah dengan melibatkan pemerintah daerah dan jejaring pendamping sosial. Data tersebut nantinya akan diserahkan kepada BGN sebagai dasar pelaksanaan distribusi makanan bergizi.</p>
<p>Saifullah menjelaskan, pelaksanaan program akan terintegrasi dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang telah dibentuk di sejumlah wilayah. SPPG diharapkan tidak hanya melayani peserta didik, tetapi juga dapat menjangkau lansia dan penyandang disabilitas sesuai data penerima manfaat yang telah diverifikasi.</p>
<p>“SPPG yang berada di sekitar wilayah penerima manfaat juga akan melayani lansia dan penyandang disabilitas berdasarkan data yang kami serahkan,” jelasnya.</p>
<p>Distribusi MBG untuk lansia akan dilakukan melalui pendamping lansia yang saat ini masih dalam tahap asesmen dan pelatihan. Namun, untuk memastikan program tetap berjalan, Kemensos akan memanfaatkan tenaga lapangan yang telah ada guna mengantarkan makanan langsung ke rumah-rumah lansia.</p>
<p>“Kita awali dengan pelatihan pendamping. Namun selama proses tersebut belum sepenuhnya selesai, pengantaran akan dilakukan oleh tenaga yang sudah tersedia agar layanan tidak tertunda,” tambahnya.</p>
<p>Dari sisi pendanaan, Saifullah menegaskan bahwa anggaran program MBG lansia sepenuhnya berada di bawah kewenangan BGN. Sementara Kemensos berperan dalam pendataan, penyiapan pendamping, serta pengantaran makanan kepada penerima manfaat.</p>
<p>“Anggarannya kami satukan di BGN. Tugas kami menyiapkan data, pendamping, dan layanan pengantaran,” ungkapnya.</p>
<p>Program MBG lansia dinilai sejalan dengan tantangan demografi Indonesia yang tengah memasuki era masyarakat menua. </p>
<p>Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah penduduk lanjut usia terus meningkat setiap tahun, dengan sebagian di antaranya hidup sendiri dan rentan terhadap masalah gizi. Melalui program ini, pemerintah berharap kebutuhan gizi lansia dapat terpenuhi sekaligus meningkatkan kualitas hidup mereka secara berkelanjutan.</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Bansos PKH dan BPNT 2026 Tahap Awal Mulai Disalurkan Februari, Menjangkau 18 Juta Keluarga</title>
<link>https://kartanews.com/bansos-pkh-dan-bpnt-2026-tahap-awal-mulai-disalurkan-februari-menjangkau-18-juta-keluarga</link>
<guid>https://kartanews.com/bansos-pkh-dan-bpnt-2026-tahap-awal-mulai-disalurkan-februari-menjangkau-18-juta-keluarga</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202601/image_870x580_697c6fda8c232.jpg" length="74520" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 30 Jan 2026 16:46:33 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, JAKARTA</strong> — Pemerintah kembali melanjutkan penyaluran bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) pada tahap pertama tahun 2026. </p>
<p>Penyaluran bantuan untuk periode Januari hingga Maret ini dijadwalkan mulai cair pada Februari 2026. Kementerian Sosial mencatat, sedikitnya 18 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di seluruh Indonesia akan menerima bantuan tersebut. </p>
<p>Program ini ditujukan untuk memperkuat perlindungan sosial serta menjaga pemenuhan kebutuhan dasar keluarga prasejahtera, terutama di tengah tekanan ekonomi dan kenaikan harga pangan.</p>
<p>Dalam skema PKH, bantuan diberikan berdasarkan komponen yang melekat pada anggota keluarga penerima. Nilai bantuan disalurkan secara bertahap setiap tiga bulan dan disesuaikan dengan kategori penerima.</p>
<p>Untuk komponen kesehatan, ibu hamil atau nifas serta anak usia dini 0–6 tahun masing-masing memperoleh bantuan sebesar Rp750.000 per tahap. </p>
<p>Sementara itu, bantuan pendidikan diberikan kepada anak sekolah dengan rincian Rp225.000 untuk siswa SD, Rp375.000 untuk siswa SMP, dan Rp500.000 untuk siswa SMA atau sederajat per tahap penyaluran.</p>
<p>Adapun komponen kesejahteraan sosial mencakup lanjut usia berusia 60 tahun ke atas serta penyandang disabilitas berat yang masing-masing menerima Rp600.000 per tahap. </p>
<p>Selain itu, pemerintah juga mengalokasikan bantuan khusus sebesar Rp2.700.000 per tahap bagi korban pelanggaran HAM berat, sesuai kebijakan perlindungan sosial yang berlaku.</p>
<p>Selain PKH, pemerintah turut menyalurkan BPNT dengan nilai Rp600.000 per keluarga untuk periode tiga bulan. Bantuan ini disalurkan melalui saldo elektronik yang dapat digunakan untuk membeli bahan pangan pokok di e-warong atau agen resmi yang telah bekerja sama dengan pemerintah.</p>
<p>Penyaluran BPNT difokuskan untuk memastikan akses masyarakat berpenghasilan rendah terhadap pangan bergizi, sekaligus menjaga stabilitas konsumsi rumah tangga.</p>
<p>Masyarakat yang ingin memastikan status kepesertaan sebagai penerima bansos dapat melakukan pengecekan secara mandiri melalui laman resmi cekbansos.kemensos.go.id. </p>
<p>Proses pengecekan dilakukan dengan memilih wilayah domisili sesuai KTP, memasukkan nama lengkap, serta mengisi kode verifikasi yang tersedia.</p>
<p>Selain melalui situs resmi, pengecekan juga dapat dilakukan melalui aplikasi “Cek Bansos” milik Kementerian Sosial, atau dengan mendatangi kantor desa dan kelurahan setempat dengan membawa KTP dan Kartu Keluarga.</p>
<p>Kementerian Sosial menegaskan, penerima bansos harus terdaftar dan berstatus aktif dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Pemutakhiran data menjadi faktor penting agar bantuan tepat sasaran dan tidak mengalami kendala saat proses penyaluran.</p>
<p>Pemerintah berharap program PKH dan BPNT pada 2026 dapat terus menjadi bantalan sosial bagi kelompok rentan, sekaligus mendukung upaya pengendalian kemiskinan dan ketimpangan sosial di berbagai daerah. (AUNI)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Influencer Lula Lahfah Ditemukan Meninggal di Apartemennya, Polisi Selidiki Penyebab Kematian</title>
<link>https://kartanews.com/influencer-lula-lahfah-ditemukan-meninggal-di-apartemennya-polisi-selidiki-penyebab-kematian</link>
<guid>https://kartanews.com/influencer-lula-lahfah-ditemukan-meninggal-di-apartemennya-polisi-selidiki-penyebab-kematian</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202601/image_870x580_697498556265c.jpg" length="60321" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 24 Jan 2026 16:27:59 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, JAKARTA</strong> – Kabar duka datang dari influencer Lula Lahfah yang ditemukan meninggal dunia di kamar apartemennya yang berada di lantai 25 sebuah apartemen di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (23/1/2026). Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh asisten rumah tangga (ART) korban, Asiah.</p>
<p>Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Murodih menjelaskan, kecurigaan muncul setelah Asiah tidak mendapatkan respon dari korban meski telah berulang kali memanggil dari luar kamar.</p>
<p>“Karena pintu kamar terkunci dari dalam dan korban tidak juga keluar, saksi kemudian merasa khawatir dan meminta bantuan pengelola apartemen untuk membuka pintu,” ujarnya, dikutip dari Kompas, Sabtu (24/1/2026).</p>
<p>Pintu kamar berhasil dibuka sekitar pukul 18.00 WIB. Saat itu, korban ditemukan dalam posisi terlentang di atas tempat tidur, mengenakan kaus putih dan celana pendek hitam, serta dalam kondisi berselimut.</p>
<p>“Korban ditemukan dalam keadaan terlentang, mulut terbuka, dan sudah menunjukkan perubahan warna kebiruan. Setelah dicek, denyut nadi dan detak jantung sudah tidak teraba,” tambahnya.</p>
<p>Setelah menemukan kondisi Lula, Asiah menghubungi asisten pribadi korban, Cindy Azzahra Putri yang saat kejadian berada di luar apartemen. Sekitar 15 menit kemudian, Cindy tiba di lokasi.</p>
<p>Menurut keterangan polisi, Cindy mengaku mendapat panggilan dari Asiah sekitar pukul 17.30 WIB yang menyampaikan bahwa Lula sudah tidak bernapas.</p>
<p>“Awalnya saksi masih ragu, lalu meminta agar kondisi korban dicek kembali dan segera dibawa ke rumah sakit terdekat,” jelas Murodih.</p>
<p>Namun, setibanya di lokasi, Cindy memastikan bahwa Lula telah meninggal dunia. Sekitar pukul 19.23 WIB, dokter pribadi korban datang ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan awal.</p>
<p>“Dokter datang untuk memeriksa kondisi jenazah dan di lokasi juga ditemukan obat-obatan,” ungkapnya.</p>
<p>Selanjutnya, tim identifikasi Polres Metro Jakarta Selatan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) sekitar pukul 20.20 WIB. Dari hasil pemeriksaan awal, polisi tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.</p>
<p>“Tidak ditemukan tanda penganiayaan. Di lokasi ditemukan obat-obatan serta surat rawat jalan dari Rumah Sakit Pusat Otak Nasional,” kata Murodih.</p>
<p>Jenazah Lula Lahfah kemudian dievakuasi ke RS Fatmawati sekitar pukul 21.20 WIB untuk dilakukan visum guna mengetahui penyebab pasti kematiannya.</p>
<p>“Untuk penyebab kematian masih dalam penyelidikan. Kami menunggu hasil visum dari pihak rumah sakit,” ungkap Murodih. (AUNI)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>90 Persen Pengguna Netflix Indonesia Tonton Konten Lokal, Industri Kreatif Dinilai Kian Kompetitif</title>
<link>https://kartanews.com/90-persen-pengguna-netflix-indonesia-tonton-konten-lokal-industri-kreatif-dinilai-kian-kompetitif</link>
<guid>https://kartanews.com/90-persen-pengguna-netflix-indonesia-tonton-konten-lokal-industri-kreatif-dinilai-kian-kompetitif</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202601/image_870x580_696f3ebb1175c.jpg" length="123371" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 20 Jan 2026 16:21:57 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, JAKARTA</strong> – Siapa bilang konten Hollywood atau drama Korea masih menjadi raja di Tanah Air? Kabar mengejutkan datang dari raksasa layanan streaming global, Netflix.</p>
<p>Sepanjang tahun 2025, Netflix mencatat perubahan besar dalam pola konsumsi penonton Indonesia. Lebih dari 90 persen pengguna Netflix di Indonesia tercatat menonton konten lokal. Angka ini menjadi bukti kuat bahwa cerita dari dalam negeri kini memiliki tempat istimewa di hati penonton.</p>
<p>Senior Director Content Netflix Asia Tenggara, Malobika Banerji menyebut capaian ini sebagai momen penting bagi industri kreatif Indonesia. Jika pada tahun 2018 hingga 2019 penonton Indonesia masih didominasi tayangan mancanegara, kini situasinya berbalik. </p>
<p>Saat ini, konten dengan cerita yang dekat dengan keseharian, isu sosial, dan dinamika keluarga Indonesia justru menjadi pilihan utama.</p>
<p>Tidak hanya sukses di pasar domestik, kualitas konten Indonesia juga mendapat pengakuan global. Netflix mencatat, dalam beberapa waktu terakhir terdapat sekitar 35 tayangan Indonesia yang berhasil menembus daftar Top 10 Global Netflix untuk kategori konten nonberbahasa Inggris. Capaian ini menunjukkan bahwa cerita lokal Indonesia memiliki daya saing dan relevansi lintas budaya.</p>
<p>Netflix juga menegaskan komitmennya untuk terus berinvestasi di industri kreatif Indonesia. Sejak aktif memproduksi konten lokal, Netflix secara konsisten menggandeng rumah produksi, sutradara, penulis, aktor, serta ribuan pekerja kreatif lokal. Aktivitas produksi ini turut memberikan dampak ekonomi, membuka lapangan kerja, serta menggerakkan ekosistem industri kreatif nasional.</p>
<p>Dari sisi tren tontonan, Netflix mencatat genre drama keluarga, horor, dan romansa masih menjadi favorit penonton Indonesia. Namun demikian, minat terhadap genre thriller, kriminal, dan aksi sinematik terus meningkat seiring berkembangnya kualitas produksi dan eksplorasi cerita yang semakin beragam.</p>
<p>Dalam acara Next on Netflix Indonesia 2026, Netflix sekaligus mengumumkan jajaran konten orisinal Indonesia yang akan dirilis dalam waktu dekat. Sejumlah judul yang diperkenalkan antara lain drama Surat untuk Masa Mudaku, Luka, Makan, Cinta, serta film aksi Serangan Balik. Ragam genre tersebut dinilai mencerminkan komitmen Netflix dalam menghadirkan cerita Indonesia dengan standar produksi global.</p>
<p>Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia turut memandang tren ini sebagai peluang strategis bagi pelaku UMKM, khususnya di sektor industri kreatif. Tingginya konsumsi konten lokal dinilai dapat mendorong pertumbuhan subsektor pendukung seperti fesyen, kuliner, properti, hingga pariwisata berbasis lokasi syuting.</p>
<p>Selain berdampak ekonomi, meningkatnya eksposur film dan serial Indonesia di platform global juga berperan sebagai sarana diplomasi budaya. Melalui konten digital, nilai-nilai budaya, bahasa, dan keberagaman Indonesia diperkenalkan kepada penonton internasional.</p>
<p>Dengan dominasi konsumsi konten lokal dan dukungan investasi berkelanjutan, Indonesia kini dipandang sebagai salah satu pasar terkuat Netflix di kawasan Asia Tenggara. Tren ini diharapkan dapat terus mendorong lahirnya karya-karya berkualitas sekaligus memperkuat posisi industri konten Indonesia di panggung global. (AUNI)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Tahun 2026 Jadi Momentum Kebangkitan K&#45;Pop Global, EXO, BlackPink dan BTS Comeback</title>
<link>https://kartanews.com/tahun-2026-jadi-momentum-kebangkitan-k-pop-global-exo-blackpink-dan-bts-comeback</link>
<guid>https://kartanews.com/tahun-2026-jadi-momentum-kebangkitan-k-pop-global-exo-blackpink-dan-bts-comeback</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202601/image_870x580_696dec92c1ff2.jpg" length="83013" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 19 Jan 2026 16:34:53 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, INDONESIA </strong>- Tahun 2026 diproyeksikan menjadi fase penting bagi industri musik Korea Selatan di panggung global. Sejumlah grup K-pop papan atas lintas generasi dijadwalkan kembali aktif dengan rilisan album, penampilan festival internasional, hingga reuni penuh yang telah lama dinantikan penggemar.</p>
<p>Deretan comeback ini menandai kembalinya dominasi K-pop, terutama dari grup-grup ikonis yang sebelumnya menjalani masa hiatus, fokus aktivitas individu, maupun kewajiban wajib militer.</p>
<p><strong>EXO Rilis Album Kedelapan</strong></p>
<p>EXO menjadi salah satu grup yang membuka tahun dengan karya baru. Boy group generasi ketiga tersebut dijadwalkan merilis album studio kedelapan bertajuk REVERXE pada 19 Januari 2026. Album ini menjadi proyek grup pertama mereka setelah EXIST yang dirilis pada pertengahan 2023.</p>
<p>Aktivitas grup diawali dengan penampilan di Melon Music Awards 2025 di Seoul. Comeback kali ini melibatkan enam anggota, yakni Suho, Chanyeol, D.O., Kai, Sehun, dan Lay. Sementara itu, Chen, Baekhyun, dan Xiumin belum berpartisipasi akibat dinamika kontrak yang masih berlangsung dengan agensi.</p>
<p><strong>BIGBANG Kembali ke Panggung Dunia</strong></p>
<p>BIGBANG juga mengonfirmasi kehadirannya di ajang Coachella Valley Music and Arts Festival di Amerika Serikat pada April 2026. Penampilan tersebut akan diisi oleh G-Dragon, Taeyang, dan Daesung, sekaligus menjadi momen kembalinya BIGBANG ke panggung besar setelah beberapa tahun vakum.</p>
<p>Penampilan ini menyusul aktivitas musik terakhir mereka melalui lagu Still Life pada 2022 serta kolaborasi dalam album solo G-Dragon. Sejak debut pada 2006, BIGBANG dikenal sebagai salah satu pionir K-pop global dengan deretan lagu ikonis yang berpengaruh lintas generasi.</p>
<p><strong>BLACKPINK Siap Hadirkan Album Baru</strong></p>
<p>BLACKPINK dijadwalkan melakukan comeback grup pada awal 2026, di sela rangkaian tur dunia DEADLINE. Grup ini sebelumnya merilis single pra-comeback JUMP sebagai pembuka era baru mereka.</p>
<p>Selama masa jeda aktivitas grup, keempat member BLACKPINK mencatatkan pencapaian signifikan secara individu di industri musik internasional. </p>
<p>Rosé meraih nominasi Grammy, Jennie mendapat pengakuan dari media musik global, Lisa memenangkan penghargaan MTV Video Music Awards, sementara Jisoo menembus tangga lagu Billboard melalui karya solonya.</p>
<p><strong>BTS Bersiap Reuni Penuh Pasca Wajib Militer</strong></p>
<p>Sementara itu, BTS dipastikan akan kembali dengan formasi lengkap setelah seluruh anggota menyelesaikan wajib militer pada 2026. Grup dengan basis penggemar global terbesar tersebut direncanakan merilis album grup penuh pada musim semi 2026.</p>
<p>Album mendatang ini akan menjadi rilisan kolektif pertama BTS sejak album antologi Proof pada 2022. Antusiasme penggemar terlihat dari kembali melonjaknya lagu-lagu lama BTS di tangga lagu internasional, yang dinilai sebagai sinyal kuat menjelang era baru grup tersebut.</p>
<p>Seiring rencana perilisan album, BTS juga dikabarkan tengah menyiapkan tur dunia berskala besar yang diprediksi akan menjadi salah satu agenda musik terbesar tahun 2026. (AUNI)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>BPOM Temukan 26 Kosmetik Berbahaya Masih Beredar di E&#45;Commerce, Mengandung Merkuri hingga Retinoat</title>
<link>https://kartanews.com/bpom-temukan-26-kosmetik-berbahaya-masih-beredar-di-e-commerce-mengandung-merkuri-hingga-retinoat</link>
<guid>https://kartanews.com/bpom-temukan-26-kosmetik-berbahaya-masih-beredar-di-e-commerce-mengandung-merkuri-hingga-retinoat</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202601/image_870x580_696c942f7e7b4.jpg" length="36827" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 18 Jan 2026 16:06:15 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, JAKARTA</strong> – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengungkap temuan 26 produk kosmetik yang terbukti mengandung bahan berbahaya dan/atau dilarang yang berpotensi mengancam kesehatan masyarakat. Temuan tersebut merupakan hasil pengawasan peredaran kosmetik pada periode Oktober hingga Desember 2025 (Triwulan IV). </p>
<p>Berdasarkan keterangan resmi BPOM, dari total 26 produk kosmetik berbahaya tersebut, 15 produk tidak memiliki izin edar, 10 produk diproduksi melalui skema kontrak produksi, dan 1 produk merupakan kosmetik impor.</p>
<p>BPOM menjelaskan, sejumlah kosmetik yang teridentifikasi mengandung asam retinoat, mometason furoat, hidrokinon, deksametason, merkuri, dan klindamisin bahan yang dilarang digunakan dalam kosmetik karena efek sampingnya yang serius.</p>
<p>“Asam retinoat dapat menyebabkan iritasi berat, rasa terbakar pada kulit, serta berisiko terhadap janin bagi perempuan hamil karena bersifat teratogenik,” tulis BPOM dalam keterangannya, dikutip dari Tribunnews, Minggu (18/1/2026).</p>
<p>Sementara itu, mometason furoat dan deksametason yang tergolong kortikosteroid, berpotensi menimbulkan atrofi kulit serta gangguan sistem hormonal apabila digunakan tanpa pengawasan medis. </p>
<p>Adapun hidrokinon dapat menyebabkan penggelapan kulit secara permanen serta perubahan warna kornea dan kuku, sedangkan merkuri berisiko memicu bintik hitam, kerusakan ginjal, hingga gangguan sistem saraf.</p>
<p>Meski telah diumumkan secara resmi sebagai produk berbahaya, hasil penelusuran menunjukkan bahwa sebagian dari 26 kosmetik tersebut masih ditemukan beredar di platform e-commerce.</p>
<p>Dilansir dari Tribunnews, sejumlah produk masih tersedia di Shopee dan Tokopedia, baik dalam kondisi stok terbatas, dijual dalam paket, maupun melalui toko yang statusnya tutup sementara. Beberapa produk lain memang telah habis terjual, namun jejak peredarannya masih ditemukan.</p>
<p>BPOM menyatakan telah mengambil langkah tegas terhadap produsen dan pelaku usaha yang terlibat. Sanksi administratif yang dijatuhkan meliputi pencabutan izin edar, pencabutan sertifikat Cara Pembuatan Kosmetik yang Baik (CPKB), serta penghentian sementara kegiatan produksi, distribusi, dan impor.</p>
<p>Kepala BPOM Taruna Ikrar menegaskan bahwa lembaganya juga melakukan penindakan langsung di lapangan.</p>
<p>“BPOM melakukan penertiban ke sarana produksi dan peredaran, termasuk ritel. Kami juga menelusuri rantai produksi dan distribusi secara menyeluruh,” ujarnya.</p>
<p>Taruna menambahkan, apabila dalam penelusuran ditemukan unsur pidana, maka perkara tersebut akan diproses lebih lanjut.</p>
<p>“Jika ditemukan unsur pidana, kasus akan ditindaklanjuti oleh Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) BPOM melalui proses pro-justitia,” tegasnya.</p>
<p>Taruna Ikrar menekankan bahwa penindakan ini merupakan bentuk komitmen BPOM dalam melindungi masyarakat dari produk berisiko tinggi.</p>
<p>“BPOM tidak memberi ruang bagi pelaku usaha yang dengan sengaja memproduksi atau mengedarkan kosmetik berbahaya. Penegakan hukum ini bukan untuk menghambat dunia usaha, tetapi untuk menciptakan industri kosmetik yang adil, bersih, dan bertanggung jawab,” ujarnya.</p>
<p>Peredaran kosmetik yang mengandung bahan berbahaya dan/atau dilarang tersebut melanggar Pasal 435 ayat (1) jo. Pasal 138 ayat (2) Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan dengan ancaman pidana penjara maksimal 12 tahun atau denda hingga Rp5 miliar.</p>
<p>BPOM juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada dalam memilih produk kosmetik dengan selalu menerapkan prinsip Cek KLIK memeriksa Kemasan, Label, Izin Edar, dan Kedaluwarsa serta menghentikan penggunaan kosmetik yang telah dinyatakan berbahaya.</p>
<p>Berikut daftar lengkap 26 merek/produk skincare berbahaya sebagaimana dirilis BPOM pada periode Triwulan IV 2025:</p>
<p>1. Daviena Skincare – Intensive Night Cream with AHA</p>
<p>2. DRW Skincare by Dr. Wahyu Triasmara – Dermabright</p>
<p>3. DRW Skincare by Dr. Wahyu Triasmara – Radiant Acne Brightening</p>
<p>4. DRW Skincare by Dr. Wahyu Triasmara – Radiant Brightening</p>
<p>5. DRW Skincare by Dr. Wahyu Triasmara – Radiant Glow</p>
<p>6. ERME – Acne Night Cream</p>
<p>7. ERME – Melasma Cream</p>
<p>8. ERME – Night Cream Step I</p>
<p>9. ERME – Night Cream Step II</p>
<p>10. ERME – Night Cream Step III</p>
<p>11. ERME – Night Cream Step IV</p>
<p>12. ERME – Night Gel Glowing Booster I</p>
<p>13. ERME – Night Gel Glowing Booster II</p>
<p>14. ERME – Night Gel Glowing Booster III</p>
<p>15. ERME – Scar Solution</p>
<p>16. Gold Robelline – Night Cream</p>
<p>17. Jameela Skincare – Glowing Night Cream</p>
<p>18. Night Luxury Whitening (Krim Beretiket Biru)</p>
<p>19. Maxie Beautiful – Night Cream</p>
<p>20. Maxie – Intensive Whitening Night Cream</p>
<p>21. Melasma Khusus Flek Berat dengan Extra Whitening</p>
<p>22. Night Cream Glow</p>
<p>23. Night Lotion Whitening Extra White</p>
<p>24. TBT Glow Skin Care – Brightening Glasskin Night Cream</p>
<p>25. UMI Beauty Care – Face Vitamin</p>
<p>26. ZN Ziyan Glow Skincare – Night Acne </p>
<p></p>
<p>*(AUNI)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Isra Mi’raj, Peristiwa Sakral yang Hidup dalam Tradisi Nusantara</title>
<link>https://kartanews.com/isra-miraj-peristiwa-sakral-yang-hidup-dalam-tradisi-nusantara</link>
<guid>https://kartanews.com/isra-miraj-peristiwa-sakral-yang-hidup-dalam-tradisi-nusantara</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202601/image_870x580_6969fef5d42c8.jpg" length="80125" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 16 Jan 2026 17:04:02 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, INDONESIA </strong>– Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW menjadi salah satu momen penting dalam kalender keagamaan umat Islam di Indonesia. Selain dimaknai sebagai peristiwa spiritual, Isra Mi’raj juga hidup dalam berbagai tradisi lokal yang berkembang di tengah masyarakat Nusantara.</p>
<p>Secara historis, Isra Mi’raj terjadi pada malam 27 Rajab, sekitar tahun 621 M, menjelang hijrahnya Nabi Muhammad SAW ke Madinah. Dalam peristiwa ini, Nabi Muhammad SAW melakukan perjalanan dari Masjidil Haram di Makkah ke Masjidil Aqsa di Palestina, kemudian naik ke Sidratul Muntaha. Dari peristiwa tersebut, umat Islam menerima perintah utama berupa kewajiban melaksanakan shalat lima waktu yang hingga kini menjadi fondasi ibadah umat Islam.</p>
<p>Dalam konteks Indonesia, peringatan Isra Mi’raj kerap disebut Rajaban dan dirayakan dengan beragam tradisi yang mencerminkan akulturasi antara ajaran Islam dan budaya lokal. Seperti di Yogyakarta dan Solo, tradisi Rajaban dilaksanakan melalui kirab simbolik burung buraq. </p>
<p>Sementara di Bangka Belitung, masyarakat mengenal tradisi Nganggung dengan membawa makanan ke masjid untuk disantap bersama. Adapun di sejumlah wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur, pembacaan Kitab Arjo menjadi bagian dari peringatan Isra Mi’raj, sedangkan masyarakat Cirebon memadukannya dengan ziarah dan pengajian umum.</p>
<p>Lebih dari sekadar tradisi, Isra Mi’raj memiliki nilai edukasi yang kuat bagi umat Islam. Peristiwa ini mengajarkan pentingnya ketaatan dalam menjalankan shalat sebagai ibadah utama, sekaligus menanamkan nilai kedisiplinan, kejujuran, dan tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari. Melalui peringatan ini, masyarakat diajak untuk merefleksikan kembali kualitas ibadah dan akhlak sosial.</p>
<p>Dalam praktiknya, terdapat pula sebagian kalangan yang memandang peringatan Isra Mi’raj sebagai bid’ah, terutama jika dirayakan dalam bentuk ritual tertentu yang tidak secara eksplisit dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW. Perbedaan pandangan ini merupakan bagian dari dinamika pemahaman keagamaan di tengah umat Islam.</p>
<p>Namun, para ulama dan tokoh agama di Indonesia umumnya menekankan bahwa peringatan Isra Mi’raj yang diisi dengan pengajian, selawat, dan penguatan nilai ibadah tidak dimaksudkan untuk menambah ajaran baru, melainkan sebagai sarana dakwah dan pendidikan. Selama tidak bertentangan dengan prinsip syariat, peringatan tersebut dipandang sebagai media untuk mengingatkan umat terhadap makna shalat dan keteladanan Nabi Muhammad SAW.</p>
<p>Dalam konteks Indonesia yang majemuk, peringatan Isra Mi’raj sekaligus menjadi contoh nyata praktik moderasi beragama. Perbedaan pandangan disikapi dengan saling menghormati, sementara nilai persatuan dan kebersamaan tetap dijaga. Negara sendiri menetapkan Isra Mi’raj sebagai hari libur nasional, sebagai bentuk pengakuan atas pentingnya peristiwa ini dalam kehidupan beragama dan berbangsa. (AUNI)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Inilah 10 Suku Bangsa Terbesar di Kalimantan Timur</title>
<link>https://kartanews.com/inilah-10-suku-bangsa-terbesar-di-kalimantan-timur</link>
<guid>https://kartanews.com/inilah-10-suku-bangsa-terbesar-di-kalimantan-timur</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202601/image_870x580_69689e3a56b1f.jpg" length="160762" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 15 Jan 2026 15:59:02 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, KALIMANTAN TIMUR </strong>– Kalimantan Timur dikenal sebagai salah satu provinsi dengan tingkat keberagaman etnis tertinggi di Indonesia. Posisi strategis daerah ini, yang kini menjadi lokasi Ibu Kota Nusantara (IKN), menjadikannya ruang pertemuan berbagai latar belakang budaya dari seluruh penjuru Tanah Air.</p>
<p>Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) serta kajian demografi terkini, struktur kependudukan Kalimantan Timur menunjukkan dominasi sejumlah suku bangsa, baik pendatang maupun suku asli. Keberagaman tersebut membentuk wajah sosial “Tanah Etam” yang dinamis dan inklusif.</p>
<p>Berikut sepuluh suku bangsa dengan jumlah penduduk terbesar di Kalimantan Timur:</p>
<p><strong>1. Jawa</strong></p>
<p>Suku Jawa menjadi kelompok etnis terbesar dengan proporsi sekitar sepertiga dari total penduduk. Keberadaan mereka banyak dipengaruhi oleh program transmigrasi sejak masa Orde Baru serta arus perpindahan mandiri untuk bekerja di sektor pertanian, perkebunan, dan pertambangan.</p>
<p><strong>2. Bugis</strong></p>
<p>Masyarakat Bugis menempati posisi kedua. Mereka telah lama bermukim di wilayah pesisir Kalimantan Timur dan dikenal aktif di sektor perdagangan, pelayaran, serta perikanan, terutama di kawasan Samarinda Seberang dan Bontang.</p>
<p><strong>3. Banjar</strong></p>
<p>Suku Banjar tersebar luas di berbagai daerah di Kalimantan Timur. Pengaruhnya cukup kuat dalam kehidupan ekonomi dan budaya perkotaan, khususnya di pasar-pasar tradisional dan dalam penggunaan bahasa Banjar di keseharian masyarakat.</p>
<p><strong>4. Dayak</strong></p>
<p>Sebagai penduduk asli Kalimantan, suku Dayak terdiri dari beragam sub-suku seperti Kenyah, Benuaq, Tunjung, dan Bahau. Komunitas Dayak banyak mendiami wilayah pedalaman dan daerah hulu sungai, serta berperan penting dalam menjaga tradisi dan kearifan lokal.</p>
<p><strong>5. Kutai</strong></p>
<p>Suku Kutai memiliki sejarah panjang yang berkaitan erat dengan Kesultanan Kutai Kartanegara. Populasinya terkonsentrasi di Kabupaten Kutai Kartanegara, Kutai Barat, dan Kutai Timur, dengan budaya yang masih terpelihara hingga kini.</p>
<p><strong>6. Toraja</strong></p>
<p>Etnis Toraja cukup banyak dijumpai di kota-kota industri. Sebagian besar masyarakat Toraja bermigrasi ke Kalimantan Timur untuk bekerja di sektor pertambangan, industri, dan alat berat.</p>
<p><strong>7. Madura</strong></p>
<p>Suku Madura banyak beraktivitas di sektor jasa dan usaha kecil, mulai dari transportasi hingga perdagangan skala mikro. Keberadaan mereka turut menopang perekonomian informal di wilayah perkotaan.</p>
<p><strong>8. Buton</strong></p>
<p>Masyarakat Buton dari Sulawesi Tenggara umumnya bermukim di daerah pesisir. Profesi sebagai nelayan, pelaut, dan pedagang menjadi ciri khas aktivitas ekonomi mereka di Kalimantan Timur.</p>
<p><strong>9. Nusa Tenggara Timur (Flobamora)</strong></p>
<p>Komunitas asal NTT terus berkembang, terutama seiring meningkatnya kebutuhan tenaga kerja di sektor perkebunan dan pembangunan infrastruktur, termasuk proyek strategis IKN.</p>
<p><strong>10. Batak</strong></p>
<p>Suku Batak meski jumlahnya tidak sebesar etnis lain, memiliki peran penting di sektor profesional, pendidikan, hukum, serta pemerintahan di Kalimantan Timur.</p>
<p>Harmoni dalam Keberagaman</p>
<p>Keberagaman etnis ini dinilai sebagai kekuatan sosial Kalimantan Timur dalam menghadapi perubahan besar akibat pembangunan IKN. Para pengamat sosial menyebut provinsi ini sebagai miniatur Indonesia, di mana berbagai latar belakang budaya hidup berdampingan secara relatif harmonis.</p>
<p>Masuknya aparatur sipil negara dan tenaga kerja baru dari berbagai daerah diperkirakan akan semakin memperkaya komposisi penduduk Kalimantan Timur, sekaligus mengukuhkan perannya sebagai pusat pertemuan budaya Nusantara. (AUNI)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Menelusuri Jejak Budaya Suku Dayak, Penjaga Rimba di Jantung Kalimantan</title>
<link>https://kartanews.com/menelusuri-jejak-budaya-suku-dayak-penjaga-rimba-di-jantung-kalimantan</link>
<guid>https://kartanews.com/menelusuri-jejak-budaya-suku-dayak-penjaga-rimba-di-jantung-kalimantan</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202601/image_870x580_69689a7d477e1.jpg" length="130717" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 15 Jan 2026 15:43:21 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, KALIMANTAN</strong> – Di tengah lebatnya hutan hujan Pulau Borneo, Suku Dayak tumbuh sebagai salah satu peradaban tertua di Nusantara. Lebih dari sekadar kelompok etnis, Dayak dikenal sebagai penjaga hutan dan pewaris nilai-nilai kearifan lokal yang bertahan lintas generasi.</p>
<p>Istilah “Dayak” sendiri merujuk pada masyarakat yang sejak awal mendiami wilayah pedalaman dan hulu sungai. Sejumlah kajian antropologi menyebutkan leluhur Dayak berasal dari rumpun Austronesia yang bermigrasi dari Asia Tenggara daratan ribuan tahun lalu. </p>
<p>Seiring perjalanan waktu, komunitas ini berkembang menjadi ratusan sub-suku dengan bahasa, adat, dan tradisi yang beragam, namun tetap disatukan oleh pandangan hidup yang selaras dengan alam.</p>
<p><strong>Identitas Budaya yang Sarat Makna</strong></p>
<p>Budaya Dayak dikenal kaya akan simbol visual yang bukan sekadar estetika. Tato tradisional atau tutan, misalnya, memiliki makna spiritual yang mendalam. Bagi masyarakat Dayak, tato menjadi penanda status sosial, keberanian, serta bekal simbolis menuju alam keabadian.</p>
<p>Tradisi telinga panjang atau telingaan aruu juga menjadi ciri khas yang sarat filosofi. Dahulu, panjang telinga mencerminkan kesabaran, keindahan, dan kedudukan sosial, meski kini praktik tersebut mulai jarang dijumpai pada generasi muda.</p>
<p>Dalam ranah seni pertunjukan, Tari Kancet Papatai menjadi simbol keberanian laki-laki Dayak. Tarian perang ini menggambarkan semangat menjaga wilayah dan kehormatan, diiringi alunan alat musik tradisional sape yang khas.</p>
<p><strong>Rumah Betang, Jantung Kehidupan Sosial</strong></p>
<p>Nilai kebersamaan masyarakat Dayak tercermin kuat dalam Rumah Betang atau rumah panjang. Bangunan kayu ulin ini menjadi tempat tinggal bersama puluhan bahkan ratusan orang dari berbagai keluarga.</p>
<p>Rumah Betang tidak hanya berfungsi sebagai hunian, tetapi juga pusat musyawarah adat, penyelesaian konflik, hingga pelaksanaan upacara besar. Filosofi hidup rukun dalam satu atap menjadi fondasi utama kehidupan sosial masyarakat Dayak.</p>
<p><strong>Ritual Sakral Tiwah</strong></p>
<p>Salah satu upacara adat paling sakral dalam tradisi Dayak, khususnya penganut Hindu Kaharingan, adalah Tiwah. Upacara ini merupakan prosesi penghormatan terakhir kepada leluhur, dengan memindahkan tulang-belulang ke sandung, rumah khusus penyimpanan jenazah.</p>
<p>Tiwah diyakini sebagai jalan bagi arwah untuk mencapai Lewu Tatau, alam keabadian, sekaligus menjaga keseimbangan hubungan antara manusia, leluhur, dan alam semesta.</p>
<p><strong>Keragaman Sub-Suku Dayak</strong></p>
<p>Di Kalimantan, Suku Dayak terbagi ke dalam sejumlah rumpun besar seperti Ngaju, Iban, Kenyah, Kayan, Ma’anyan, Bidayuh, Murut, hingga Banuaka. Persebaran mereka umumnya mengikuti daerah aliran sungai yang sejak dahulu menjadi urat nadi kehidupan dan transportasi.</p>
<p>Perbedaan bahasa, bentuk rumah adat, motif tato, hingga struktur sosial menjadi ciri khas masing-masing sub-suku. Meski demikian, kesamaan nilai menjaga alam dan menghormati leluhur tetap menjadi benang merah yang menyatukan.</p>
<p><strong>Bertahan di Tengah Modernisasi</strong></p>
<p>Di tengah arus modernisasi dan pembangunan, termasuk hadirnya Ibu Kota Nusantara (IKN), budaya Dayak menghadapi tantangan sekaligus peluang. Banyak komunitas adat kini aktif memperkenalkan budayanya melalui pendidikan, festival, dan pariwisata berbasis kearifan lokal.</p>
<p>Keberadaan Suku Dayak menjadi pengingat bahwa kemajuan tidak harus menghapus identitas. Justru, nilai hidup berdampingan dengan alam yang mereka warisi selama berabad-abad menjadi pelajaran penting bagi masa depan Kalimantan dan Indonesia. (AUNI)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Mengenal Sejarah Kecamatan Sambaliung: Perlawanan dan Warisan Budaya di Kalimantan Timur</title>
<link>https://kartanews.com/mengenal-sejarah-kecamatan-sambaliung-perlawanan-dan-warisan-budaya-di-kalimantan-timur</link>
<guid>https://kartanews.com/mengenal-sejarah-kecamatan-sambaliung-perlawanan-dan-warisan-budaya-di-kalimantan-timur</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202601/image_870x580_6965f97492c70.jpg" length="71394" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 13 Jan 2026 15:52:30 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM BERAU</strong> – Kecamatan Sambaliung merupakan salah satu wilayah bersejarah di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur yang memiliki peran penting dalam perjalanan sejarah daerah, khususnya pada masa perlawanan terhadap kolonialisme. Wilayah dengan luas sekitar 2.167,37 kilometer persegi ini dihuni oleh 36.839 jiwa berdasarkan data tahun 2020.</p>
<p>Sejarah Sambaliung tidak dapat dilepaskan dari keberadaan Kesultanan Sambaliung, sebuah kerajaan yang berdiri pada tahun 1810. Kesultanan ini merupakan pecahan dari Kesultanan Berau yang telah eksis sejak abad ke-14. </p>
<p>Pemecahan tersebut terjadi sebagai dampak dari politik adu domba yang dijalankan pemerintah kolonial Belanda, yang membagi Kesultanan Berau menjadi dua kekuasaan, yakni Kesultanan Gunung Tabur dan Kesultanan Sambaliung.</p>
<p>Pada awal berdirinya, Kesultanan Sambaliung sempat dikenal dengan nama Tanjung, kemudian berubah menjadi Batu Putih, sebelum akhirnya resmi menggunakan nama Sambaliung pada tahun 1849. Sultan pertama yang memerintah adalah Raja Alam yang bergelar Sultan Alimuddin. Di bawah kepemimpinannya, Sambaliung berkembang menjadi salah satu kekuatan lokal yang secara terbuka menentang dominasi Belanda di wilayah pesisir timur Kalimantan.</p>
<p>Perlawanan terhadap kolonialisme Belanda menjadi catatan penting dalam sejarah Kesultanan Sambaliung. Sultan Alimuddin membangun aliansi dengan kelompok pejuang dari Bugis, Sulu, dan Makassar. Mereka mendirikan benteng pertahanan di kawasan Batu Putih, Tanjung Mangkalihat, sebagai basis perlawanan.</p>
<p>Situasi tersebut memicu reaksi keras dari pemerintah kolonial. Pada April 1834, Belanda melancarkan serangan dengan dalih laporan dari penguasa Gunung Tabur, Aji Kuning II, yang menuduh Sultan Alimuddin dan sekutunya melakukan pembajakan kapal. Akibatnya, Sultan Alimuddin ditangkap dan diasingkan ke Makassar. Meski demikian, perlawanan rakyat Sambaliung tidak berhenti.</p>
<p>Ketegangan semakin meningkat ketika pada 27 September 1834 Belanda menyerahkan pengelolaan wilayah Sambaliung kepada Kesultanan Gunung Tabur. Kebijakan tersebut memicu penolakan luas dari masyarakat. Setelah tekanan dan perlawanan yang berkelanjutan, Sultan Alimuddin akhirnya dikembalikan ke Sambaliung pada 24 Juni 1837 dan kembali memimpin perlawanan terhadap kekuasaan kolonial.</p>
<p>Masa kejayaan Kesultanan Sambaliung mulai meredup pada era pendudukan Jepang. Meskipun struktur pemerintahan kesultanan masih dipertahankan, kekuasaan sesungguhnya berada di tangan militer Jepang. Rakyat dipaksa menyerahkan hasil bumi dan tenaga kerja demi kepentingan perang, yang menyebabkan penderitaan dan kelaparan di berbagai wilayah.</p>
<p>Pasca-kemerdekaan Republik Indonesia, eksistensi Kesultanan Sambaliung secara resmi berakhir pada tahun 1960. Wilayah Sambaliung digabungkan dengan Gunung Tabur untuk membentuk Kabupaten Berau. Sultan terakhir Kesultanan Sambaliung, Muhammad Aminuddin, kemudian dipercaya menjadi bupati pertama Kabupaten Berau.</p>
<p>Warisan sejarah Kesultanan Sambaliung masih dapat disaksikan hingga kini, salah satunya melalui Keraton Sambaliung yang berdiri di tepi Sungai Kelay. Bangunan bersejarah ini kini difungsikan sebagai museum yang menyimpan berbagai peninggalan kesultanan, termasuk prasasti beraksara Bugis yang berisi aturan adat bagi masyarakat, serta meriam yang digunakan dalam perlawanan melawan Belanda.</p>
<p>Sejak dahulu hingga sekarang, masyarakat Sambaliung menggantungkan kehidupan pada kekayaan sumber daya alam, seperti hasil hutan, pertanian, perkebunan, dan perikanan. Keberagaman etnis juga menjadi ciri khas kawasan ini, dengan hidup berdampingannya berbagai suku seperti Berau, Dayak, Bugis, Bajau, dan Basap selama berabad-abad.</p>
<p>Saat ini, Kecamatan Sambaliung terdiri atas 13 kampung dan satu kelurahan, yakni Kampung Bena Baru, Gurimbang, Inaran, Long Lanuk, Pegat Bukur, Pesayan/Mengkajang, Pilanjau, Rantau Panjang, Sambaliung, Suaran, Sukan Tengah, Sungai Bebanir, Tanjung Perangat, serta Kampung Tumbit Dayak.</p>
<p>Dengan latar belakang sejarah perjuangan melawan kolonialisme dan kekayaan warisan budaya yang dimiliki, Kesultanan Sambaliung menjadi bagian penting dari identitas sejarah Kalimantan Timur. Hingga kini, nilai-nilai sejarah tersebut terus dijaga dan menjadi potensi wisata budaya dan sejarah bagi generasi mendatang. (AUNI)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Influencer Timothy Ronald diduga Lakukan Penipuan Trading Kripto</title>
<link>https://kartanews.com/influencer-timothy-ronald-diduga-lakukan-penipuan-trading-kripto</link>
<guid>https://kartanews.com/influencer-timothy-ronald-diduga-lakukan-penipuan-trading-kripto</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202601/image_870x580_6965f75e261ef.jpg" length="39339" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 13 Jan 2026 15:42:39 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, JAKARTA</strong> – Influencer dan pegiat aset kripto, Timothy Ronald dilaporkan dalam dugaan penipuan aktivitas perdagangan kripto yang kini tengah ditangani aparat penegak hukum. Laporan tersebut berkaitan dengan kerugian finansial yang dialami sejumlah pihak setelah mengikuti aktivitas trading yang dipromosikan melalui berbagai platform digital.</p>
<p>Pelapor berinisial 'Y' menyampaikan bahwa para korban didominasi kalangan usia muda, berkisar antara 18 hingga 27 tahun. Total kerugian yang dilaporkan disebut mencapai nilai miliaran rupiah. Para korban mengaku tertarik mengikuti aktivitas tersebut setelah dijanjikan imbal hasil tinggi hingga ratusan persen, namun pada akhirnya justru mengalami kerugian signifikan.</p>
<p>Timothy Ronald dikenal luas di ekosistem kripto nasional sebagai figur publik yang aktif mengampanyekan investasi aset digital. Melalui berbagai konten edukatif, kelas daring, serta komunitas investasi, ia membangun reputasi sebagai salah satu influencer yang berperan dalam peningkatan minat generasi muda terhadap kripto.</p>
<p>Dalam sejumlah pernyataan sebelumnya, Timothy kerap menekankan pentingnya pemahaman fundamental dalam berinvestasi. </p>
<p>“Investasi tidak hanya soal profit, tetapi bagaimana kita memahami bisnis dan risiko yang ada di baliknya,” ujarnya dalam keterangan tertulis dikutip dari Detik.com, Selasa (13/1/2026).</p>
<p>Berdasarkan penelusuran, ketertarikan Timothy pada dunia investasi telah dimulai sejak usia remaja. Ia disebut mulai belajar pasar modal sejak umur 15 tahun, terinspirasi oleh tokoh-tokoh investasi global serta literatur klasik di bidang keuangan. Untuk mengumpulkan modal awal, ia sempat menjalankan usaha kecil seperti berjualan produk kebutuhan harian.</p>
<p>Pada usia 19 tahun, Timothy mendirikan Ternak Uang, sebuah platform edukasi finansial yang berfokus pada peningkatan literasi keuangan masyarakat. Seiring berkembangnya teknologi blockchain, ia juga merintis Akademi Crypto, yang mengklaim berfokus pada edukasi aset digital dan teknologi blockchain bagi generasi muda.</p>
<p>Merujuk pada profil profesionalnya, Timothy tercatat pernah atau masih menduduki sejumlah posisi strategis di beberapa entitas bisnis, di antaranya sebagai pendiri Ternak Uang, CEO Akademi Crypto, komisaris di Holywings Group, serta salah satu pemilik FLOQ.</p>
<p>Saat ini, Timothy masih aktif memproduksi konten seputar investasi dan aset digital melalui kanal YouTube pribadinya. Dalam aktivitas tersebut, ia kerap tampil bersama rekan sesama trader, Kalimasada, yang juga turut disebut dalam laporan dugaan penipuan yang sama.</p>
<p>Hingga berita ini diturunkan, proses penanganan perkara masih berjalan dan belum ada putusan hukum tetap terkait laporan tersebut. Aparat penegak hukum masih mendalami keterangan para pelapor dan pihak-pihak yang disebut dalam kasus ini. (AUNI)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Doraemon Resmi Tidak Tayang di TV Nasional, Akhiri Penayangan Lebih dari Tiga Dekade</title>
<link>https://kartanews.com/doraemon-resmi-tidak-tayang-di-tv-nasional-akhiri-penayangan-lebih-dari-tiga-dekade</link>
<guid>https://kartanews.com/doraemon-resmi-tidak-tayang-di-tv-nasional-akhiri-penayangan-lebih-dari-tiga-dekade</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202601/image_870x580_695cded3eea4b.jpg" length="494537" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 06 Jan 2026 18:07:25 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, JAKARTA</strong> – Serial anime legendaris Doraemon dipastikan tidak lagi menghiasi layar televisi nasional Indonesia. Setelah lebih dari 35 tahun menemani pemirsa lintas generasi, tayangan asal Jepang tersebut tak lagi tercantum dalam jadwal siaran RCTI sejak memasuki awal 2026.</p>
<p>Berdasarkan penelusuran pada jadwal resmi yang ditampilkan di platform RCTI+ nama Doraemon tidak lagi tercatat dalam daftar program sejak akhir Desember 2025. Dalam periode 29 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, serial tersebut sepenuhnya absen dari slot tayang yang selama ini identik dengannya.</p>
<p>Ketiadaan Doraemon di layar kaca menandai berakhirnya salah satu program animasi dengan masa tayang terpanjang di televisi nasional Indonesia, sekaligus mengakhiri era panjang tayangan anak yang telah menjadi bagian dari budaya populer.</p>
<p><strong>Respons Publik dan Media Sosial</strong></p>
<p>Penghentian penayangan Doraemon turut menjadi perhatian warganet di berbagai platform media sosial. Sejumlah akun hiburan dan budaya pop membahas kabar tersebut, salah satunya akun X @IndoPopBase yang menyebut berakhirnya masa tayang Doraemon di RCTI setelah hampir empat dekade.</p>
<p>Unggahan tersebut memicu gelombang nostalgia, mengingat Doraemon selama ini identik sebagai tontonan keluarga, khususnya pada akhir pekan.</p>
<p>Meski demikian, hingga kini belum terdapat pernyataan resmi terkait apakah penghentian ini bersifat permanen atau hanya penghentian sementara dari pihak stasiun televisi.</p>
<p><strong>Jejak Panjang Doraemon di Layar Kaca</strong></p>
<p>Doraemon mulai dikenal luas oleh masyarakat Indonesia sejak akhir 1980-an dan semakin populer pada dekade 1990-an. Sejak itu, serial ini menjadi salah satu tayangan animasi yang konsisten hadir di televisi nasional dan memiliki basis penonton yang kuat dari berbagai kelompok usia.</p>
<p>Diadaptasi dari manga karya Fujiko F. Fujio, Doraemon mengisahkan petualangan robot kucing dari abad ke-22 bersama Nobita Nobi. Cerita-ceritanya kerap menyisipkan nilai edukatif seperti persahabatan, tanggung jawab, dan kepedulian sosial.</p>
<p>Selain serial televisi, waralaba Doraemon juga rutin merilis film layar lebar yang secara konsisten menarik minat penonton Indonesia dan mencatatkan capaian komersial positif.</p>
<p><strong>Berakhir di Televisi, Berlanjut di Platform Digital</strong></p>
<p>Meski tak lagi tayang di televisi nasional, keberadaan Doraemon tidak sepenuhnya hilang dari ruang publik. Serial dan filmnya masih dapat diakses melalui berbagai platform digital dan layanan streaming, seiring perubahan pola konsumsi media masyarakat.</p>
<p>Berakhirnya penayangan Doraemon di TV nasional dinilai sebagai simbol peralihan zaman, dari dominasi televisi konvensional menuju distribusi konten berbasis digital, sekaligus menutup satu bab panjang nostalgia bagi pemirsa Indonesia. (AUNI)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Misi Kemanusiaan 100 Personel Brimob Polda Kaltim Diterjunkan Bantu Pemulihan Pascabencana di Aceh</title>
<link>https://kartanews.com/misi-kemanusiaan-100-personel-brimob-polda-kaltim-diterjunkan-bantu-pemulihan-pascabencana-di-aceh</link>
<guid>https://kartanews.com/misi-kemanusiaan-100-personel-brimob-polda-kaltim-diterjunkan-bantu-pemulihan-pascabencana-di-aceh</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202512/image_870x580_694f280fe14d7.jpg" length="77141" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 27 Dec 2025 08:28:59 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, BALIKPAPAN --</strong> Kepolisian Daerah Kalimantan Timur (Polda Kaltim) menunjukkan kepedulian nyata terhadap musibah besar yang melanda wilayah Sumatra, khususnya Aceh. Melalui Operasi Aman Nusa 2, sebanyak 100 personel Satbrimob Polda Kaltim diberangkatkan menuju Kabupaten Aceh Utara untuk membantu proses pemulihan pascabencana.</p>
<p>Dikutip dari jurnalpolisi.id, Kapolda Kalimantan Timur, Irjen Pol Endar Priantoro, memimpin apel pelepasan tersebut di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan, Balikpapan, Jumat (26/12/2025). Rombongan terbang menggunakan pesawat komersial pada pukul 18.30 WITA dan dijadwalkan langsung bergabung dengan tim kemanusiaan lainnya di wilayah hukum Polda Aceh. </p>
<p>“Hari ini kami melepas 100 personel dalam rangka BKO ke Polda Aceh. Ini adalah musibah besar yang memerlukan kehadiran negara. Sesuai perintah Bapak Kapolri, kami mengirimkan personel untuk membantu distribusi logistik, penanganan pengungsi, hingga pemulihan pascabencana,” ujarnya.</p>
<p>Para personel yang diberangkatkan dibekali dengan peralatan lengkap guna mendukung aksi di lapangan. Perlengkapan yang dibawa meliputi alat evakuasi (SAR), peralatan medis, alat komunikasi, hingga perlengkapan posko seperti tenda dan field bed. Tak hanya itu, alat pertukangan, seperti cangkul, sekop, dan parang juga disertakan untuk membantu pembersihan material sisa bencana.</p>
<p>Dansat Brimob Polda Kaltim, Kombes Pol Andy Rifai, turut menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam atas musibah yang menimpa warga Aceh. Ia menegaskan bahwa kehadiran personel Brimob Kaltim bertujuan untuk meringankan beban fisik maupun psikologis para korban.</p>
<p> “Kami berangkat membawa misi kemanusiaan. Mohon doanya agar apa yang kami lakukan dapat memberi manfaat luas dan masyarakat di sana bisa segera pulih kembali,” katanya.</p>
<p>Langkah ini mempertegas peran Polri yang tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga hadir sebagai garda terdepan dalam aksi sosial dan penanggulangan bencana nasional. (J)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Mengapa Natal Dirayakan 25 Desember? Ini Jejak Sejarahnya</title>
<link>https://kartanews.com/mengapa-natal-dirayakan-25-desember-ini-jejak-sejarahnya</link>
<guid>https://kartanews.com/mengapa-natal-dirayakan-25-desember-ini-jejak-sejarahnya</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202512/image_870x580_694d1f829ecba.jpg" length="104855" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 25 Dec 2025 19:27:20 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, INDONESIA</strong> - Setiap 25 Desember, umat Kristiani di seluruh belahan dunia memperingati Hari Raya Natal. Namun, tidak banyak yang mengetahui bahwa penetapan tanggal tersebut merupakan hasil dari perjalanan sejarah panjang yang melibatkan keyakinan teologis, tradisi kuno, serta keputusan Gereja.</p>
<p>Secara historis, Alkitab tidak mencatat secara spesifik tanggal kelahiran Yesus Kristus. Fokus utama umat Kristen awal justru lebih tertuju pada perayaan Paskah, yang memperingati wafat dan kebangkitan Yesus. Bahkan, sejumlah tokoh gereja pada abad pertama dan kedua Masehi sempat memandang perayaan ulang tahun sebagai praktik yang identik dengan budaya pagan.</p>
<p>Meski demikian, seiring berkembangnya agama Kristen di wilayah kekaisaran Romawi, muncul kebutuhan akan satu tanggal resmi untuk memperingati kelahiran Yesus. Para sejarawan mencatat setidaknya terdapat dua teori utama yang menjelaskan mengapa 25 Desember akhirnya dipilih.</p>
<p>Teori pertama berkaitan dengan adaptasi budaya Romawi. Pada akhir Desember, masyarakat Romawi merayakan sejumlah festival penting, seperti Saturnalia, perayaan untuk menghormati Dewa Saturnus yang identik dengan pesta dan pemberian hadiah. </p>
<p>Selain itu, terdapat pula perayaan Dies Natalis Solis Invicti atau hari kelahiran “Matahari yang Tak Terkalahkan”yang bertepatan dengan titik balik matahari musim dingin. Gereja pada masa itu diduga menetapkan kelahiran Yesus pada tanggal yang sama sebagai upaya memberi makna baru terhadap tradisi yang sudah mengakar dengan memaknai Yesus sebagai terang sejati bagi dunia.</p>
<p>Teori kedua berangkat dari perhitungan teologis. Tradisi gereja awal meyakini bahwa peristiwa penting dalam hidup tokoh besar terjadi pada tanggal yang sama, termasuk antara saat dikandung dan wafat. </p>
<p>Berdasarkan tradisi ini, hari Anunsiasi yakni saat Maria mengandung Yesus, ditetapkan pada 25 Maret. Jika dihitung sembilan bulan sejak tanggal tersebut, maka kelahiran Yesus jatuh pada 25 Desember.</p>
<p>Dalam catatan sejarah, penyebutan tanggal 25 Desember sebagai hari kelahiran Yesus mulai muncul pada awal abad ketiga. Sejarawan Kristen Sextus Julius Africanus pada tahun 221 Masehi telah menyinggung tanggal tersebut dalam tulisannya. </p>
<p>Selanjutnya, pada tahun 336 Masehi, kalender Romawi mencatat perayaan Natal secara resmi pada 25 Desember, bertepatan dengan masa pemerintahan Kaisar Konstantinus Agung. Penetapan ini kemudian diperkuat oleh Paus Julius I pada sekitar tahun 350 Masehi untuk Gereja Barat.</p>
<p>Meski demikian, tidak semua gereja merayakan Natal pada tanggal yang sama. Sejumlah gereja Ortodoks Timur, seperti di Rusia dan Mesir, masih menggunakan Kalender Julian, sehingga perayaan Natal jatuh pada 7 Januari menurut kalender Gregorian yang digunakan secara luas saat ini.</p>
<p>Seiring waktu, Natal berkembang melampaui ranah liturgi. Tradisi pohon Natal, kartu ucapan, hingga figur Santa Claus muncul dari pengaruh budaya Eropa Utara dan berkembang pesat pada abad ke-19. Revolusi industri dan media massa kemudian menjadikan Natal sebagai perayaan sosial dan ekonomi berskala global.</p>
<p>Meski demikian, makna religius Natal tetap menjadi inti perayaan bagi umat Kristiani. Natal dipahami sebagai peringatan inkarnasi, yakni kehadiran Tuhan dalam sejarah manusia, yang membawa pesan kasih, pengharapan, dan perdamaian.</p>
<p>Dengan latar sejarah tersebut, perayaan Natal pada 25 Desember tidak hanya dimaknai sebagai tradisi keagamaan, tetapi juga sebagai hasil dialog panjang antara iman, budaya, dan sejarah. </p>
<p>Terlepas dari perbedaan tanggal, makna utama Natal tetap berpusat pada peringatan kelahiran Yesus Kristus sebagai simbol harapan, damai, dan terang bagi umat manusia. (AUNI)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kementerian Ekraf Dorong Inovasi Budaya Lewat Robot Gamelan di TMII</title>
<link>https://kartanews.com/kementerian-ekraf-dorong-inovasi-budaya-lewat-robot-gamelan-di-tmii</link>
<guid>https://kartanews.com/kementerian-ekraf-dorong-inovasi-budaya-lewat-robot-gamelan-di-tmii</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202512/image_870x580_694a4ccbd2d45.jpg" length="149639" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 23 Dec 2025 16:08:24 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, JAKARTA</strong> – Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Kemenekraf/Bekraf) terus mendorong inovasi berbasis budaya sebagai bagian dari penguatan ekonomi kreatif nasional. Salah satu langkah nyata ditunjukkan melalui peluncuran dan hibah robot gamelan atau E-Gamelan di kawasan Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Minggu (21/12/2025).</p>
<p>Inisiatif ini merupakan hasil kolaborasi antara Kemenekraf, TMII, dan Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) yang menggabungkan teknologi kecerdasan buatan dengan seni tradisi Nusantara. Kehadiran robot gamelan menjadi simbol adaptasi budaya terhadap perkembangan zaman tanpa menghilangkan nilai dan makna tradisional yang melekat di dalamnya.</p>
<p>Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar menyampaikan bahwa pemanfaatan teknologi dalam seni tradisi merupakan bagian dari strategi untuk menjaga keberlanjutan budaya sekaligus membuka peluang ekonomi baru. </p>
<p>Menurutnya, budaya tidak hanya berfungsi sebagai warisan, tetapi juga sebagai sumber inspirasi dan inovasi yang memiliki nilai tambah ekonomi.</p>
<p>“Penggabungan teknologi dengan tradisi menunjukkan bagaimana kreativitas dapat menjadi jembatan antara pelestarian budaya dan pengembangan ekonomi," ujar Wamen Ekraf Irene Umar, dikutip dari laman resmi Kemenparekraf, Selasa (23/12/2025).</p>
<p>"Gamelan bukan hanya warisan, tetapi identitas Indonesia yang memiliki potensi untuk terus berkembang dan menjangkau audiens global,” tambahnya.</p>
<p>Gamelan sendiri merupakan ansambel musik tradisional Indonesia yang telah hidup dan berkembang selama ratusan tahun, khususnya di Jawa dan Bali. </p>
<p>Instrumen ini juga tidak hanya berperan sebagai sarana hiburan, tetapi juga menjadi bagian penting dalam upacara adat, ritual keagamaan, pendidikan, hingga pertunjukan seni. Nilai filosofis, kebersamaan, dan harmoni yang terkandung dalam gamelan menjadikannya tetap relevan dan eksis hingga saat ini.</p>
<p>Di tengah arus modernisasi, gamelan terus beradaptasi melalui berbagai pendekatan kreatif, mulai dari kolaborasi dengan musik kontemporer, pendidikan berbasis digital, hingga pemanfaatan teknologi seperti robot gamelan. Adaptasi inilah yang membuat gamelan mampu menjangkau generasi muda dan audiens global, sekaligus memperluas ruang ekspresi budaya Indonesia.</p>
<p>Dari sisi ekonomi, keberlanjutan gamelan turut memberikan dampak positif bagi masyarakat. Aktivitas produksi instrumen, pelatihan seni, pertunjukan budaya, hingga pariwisata berbasis budaya membuka lapangan kerja dan sumber pendapatan bagi perajin, seniman, pelaku UMKM, serta komunitas kreatif di berbagai daerah. Inovasi seperti E-Gamelan juga memperkuat nilai jual budaya sebagai daya tarik wisata dan ekonomi kreatif.</p>
<p>Pelaksana Tugas Direktur Utama TMII, Ratri Paramita, menyatakan bahwa kehadiran robot gamelan sejalan dengan transformasi TMII sebagai ruang edukasi dan rekreasi budaya yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.</p>
<p>Ia berharap inovasi ini dapat memperkaya pengalaman pengunjung sekaligus memperkuat posisi TMII sebagai etalase budaya Indonesia.</p>
<p>Robot gamelan hasil inovasi Udinus ini dirancang untuk memainkan instrumen gamelan secara otomatis dengan dukungan teknologi kecerdasan buatan.</p>
<p>Selain sebagai media pertunjukan, E-Gamelan diharapkan menjadi sarana edukasi dan inspirasi, sekaligus menunjukkan bahwa budaya Indonesia mampu berkembang secara adaptif di tengah kemajuan teknologi.</p>
<p>Kementerian Ekraf menegaskan komitmennya dalam menjadikan budaya sebagai kekuatan ekonomi sekaligus unique selling point Indonesia di tingkat nasional dan global. (AUNI)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Mengenal Sosok Raja Alam, Calon Pahlawan Nasional dari Berau</title>
<link>https://kartanews.com/mengenal-sosok-raja-alam-calon-pahlawan-nasional-dari-berau</link>
<guid>https://kartanews.com/mengenal-sosok-raja-alam-calon-pahlawan-nasional-dari-berau</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202512/image_870x580_6947a47bb60dd.jpg" length="92168" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 21 Dec 2025 15:43:57 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, BERAU</strong> - Raja Alam bergelar Sultan Alimuddin merupakan Sultan pertama Kesultanan Sambaliung, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Ia dikenal sebagai tokoh penguasa lokal yang secara tegas menolak dominasi kolonial Belanda dan mempertahankan kedaulatan pemerintahan kesultanan pada abad ke-19. </p>
<p>Atas peran tersebut, Pemerintah Kabupaten Berau mengajukan pengusulan Raja Alam sebagai calon Pahlawan Nasional melalui mekanisme resmi sesuai ketentuan Kementerian Sosial Republik Indonesia.</p>
<p><strong>Mengenal Sosok dan Peran Sejarah Raja Alam</strong></p>
<p>Raja Alam berasal dari lingkungan bangsawan Kesultanan Berau dan diangkat sebagai Sultan pertama Kesultanan Sambaliung pada masa ekspansi kolonial Belanda di Kalimantan Timur. Dalam kedudukannya sebagai sultan, ia memegang kewenangan pemerintahan, hukum adat, dan pengelolaan wilayah.</p>
<p>Berbeda dengan sebagian penguasa lokal lain pada masa itu, Raja Alam mengambil sikap non-kooperatif terhadap kebijakan kolonial. Ia menolak perjanjian politik yang membatasi kedaulatan kesultanan dan memberi ruang intervensi Belanda dalam urusan internal pemerintahan Sambaliung.</p>
<p>Penolakan tersebut memicu tekanan politik dan militer dari pemerintah kolonial. Dalam catatan sejarah, Raja Alam diketahui mempertahankan pengaruhnya di wilayah Sungai Kelay dan Sungai Segah, sebagaimana wilayah tersebut dulunya, menjadi jalur strategis ekonomi dan mobilisasi masyarakat Berau.</p>
<p><strong>Penangkapan dan Pengasingan Raja Alam</strong></p>
<p>Akibat sikap politiknya, Raja Alam ditangkap oleh pemerintah kolonial Belanda dan diasingkan ke Benteng Rotterdam Makassar. Pengasingan ini bertujuan melemahkan pengaruh Raja Alam serta memutus hubungan kepemimpinannya dengan rakyat Sambaliung dan sekitarnya.</p>
<p>Kebijakan pengasingan tersebut menunjukkan bahwa Raja Alam dipandang sebagai tokoh yang memiliki pengaruh besar dan berpotensi mengganggu stabilitas kekuasaan kolonial di wilayah Berau.</p>
<p><strong>Warisan dan Pengaruh Raja Alam</strong></p>
<p>Setelah masa pengasingan, Raja Alam kembali ke Berau dan tetap dihormati sebagai tokoh adat serta simbol perlawanan. </p>
<p>Raja Alam wafat dan dimakamkan di Batu Putih, Kabupaten Berau. Hingga kini, namanya diabadikan sebagai nama jalan, fasilitas publik, serta identitas sejarah yang mencerminkan pengakuan atas nilai perjuangan, kegigihan dan keteladanan kepemimpinannya.</p>
<p><strong>Alasan Pengusulan sebagai Pahlawan Nasional</strong></p>
<p>Pemerintah Kabupaten Berau melalui Dinas Sosial menilai Raja Alam memenuhi kriteria utama calon Pahlawan Nasional karena:</p>
<ol>
<li>Terlibat langsung dalam perlawanan terhadap kolonial Belanda melalui penolakan politik dan tekanan terhadap kepentingan kolonial.</li>
<li>Mempertahankan kedaulatan pemerintahan lokal meskipun menghadapi tekanan dan pengasingan.</li>
<li>Memberikan pengaruh luas bagi masyarakat Berau, baik pada masa perjuangan maupun setelah wafat.</li>
<li>Memiliki keteladanan moral dan kepemimpinan yang relevan dengan nilai perjuangan bangsa.</li>
</ol>
<p><strong>Langkah Pemerintah dalam Proses Pengusulan Pahlawan Nasional</strong> </p>
<p>Untuk memastikan pengusulan Raja Alam berjalan sesuai prosedur, Pemerintah Kabupaten Berau menempuh sejumlah langkah konkret.</p>
<p>Pertama, penataan ulang proses administratif, setelah diketahui bahwa nama Raja Alam belum pernah tercatat secara resmi dalam daftar usulan Pahlawan Nasional di tingkat pusat.</p>
<p>Kedua, penyelenggaraan seminar akademik dengan melibatkan sejarawan dan akademisi dari Universitas Gadjah Mada (UGM) untuk menilai substansi sejarah, metodologi penulisan biografi, serta kelengkapan data pendukung.</p>
<p>Ketiga, penyusunan kajian akademik dan biografi resmi yang mengacu pada sumber arsip, literatur sejarah, hasil penelitian ilmiah, serta data lapangan seperti peninjauan makam Raja Alam dan situs-situs sejarah Kesultanan Sambaliung.</p>
<p>Keempat, pengumpulan dan verifikasi dokumen pendukung, termasuk rekomendasi tokoh adat, akademisi, serta hasil kajian institusi terkait.</p>
<p>Kelima, pengajuan berjenjang, dimulai dari tingkat Kabupaten Berau, kemudian ke Pemprov Kalimantan Timur untuk memperoleh rekomendasi gubernur, sebelum akhirnya diajukan ke Kementerian Sosial Republik Indonesia.</p>
<p>Keenam, setelah melalui verifikasi Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Daerah (TP2GD) dan Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Pusat (TP2GP), usulan akan disampaikan kepada Presiden Republik Indonesia untuk penetapan gelar Pahlawan Nasional.</p>
<p>Pengusulan Raja Alam sebagai Pahlawan Nasional bukan sekadar upaya simbolik, melainkan langkah sistematis untuk menempatkan tokoh perjuangan daerah dalam sejarah nasional. Melalui kajian akademik yang terukur dan proses administratif yang tertib, Pemerintah Kabupaten Berau berharap jasa dan perjuangan Raja Alam dapat memperoleh gelar resmi dari negara. (AUNI)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Viral di Sosial Media, Perilaku Kontroversial Pejabat Dinilai Berdampak pada Kesehatan Mental Publik</title>
<link>https://kartanews.com/viral-di-sosial-media-perilaku-kontroversial-pejabat-dinilai-berdampak-pada-kesehatan-mental-publik</link>
<guid>https://kartanews.com/viral-di-sosial-media-perilaku-kontroversial-pejabat-dinilai-berdampak-pada-kesehatan-mental-publik</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202512/image_870x580_6947976c6c585.jpg" length="141395" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 21 Dec 2025 14:45:29 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, INDONESIA</strong> – Perilaku kontroversial sejumlah pejabat negara, mulai dari pamer kekayaan hingga pernyataan yang dinilai meremehkan kesulitan rakyat, tidak hanya memicu polemik politik, tetapi juga berdampak pada kesehatan mental masyarakat. Pada era arus informasi digital, setiap tindakan pejabat dengan mudah dikonsumsi publik dan berpotensi menjadi beban psikologis.</p>
<p>Dalam beberapa tahun terakhir, masyarakat yang tengah menghadapi tekanan ekonomi kerap merasa tertekan secara mental ketika melihat figur otoritas menunjukkan perilaku yang bertolak belakang dengan nilai empati dan keadilan sosial. Kondisi ini dinilai memperparah kecemasan publik, terutama di tengah ketidakpastian ekonomi dan sosial.</p>
<p>Sejumlah kajian psikologi politik dan sosiologi menjelaskan fenomena tersebut sebagai bentuk betrayal trauma, yakni kondisi ketika institusi atau figur yang seharusnya memberikan rasa aman justru menjadi sumber stres. Situasi ini dapat memicu kecemasan berkepanjangan serta rasa tidak percaya terhadap masa depan.</p>
<p>Selain itu, perilaku elit yang berulang dan tidak disertai sanksi tegas juga memunculkan gejala learned helplessness atau ketidakberdayaan terpelajar. Masyarakat merasa upaya individu tidak akan membawa perubahan berarti, sehingga muncul sikap apatis, sinisme, hingga depresi kolektif. </p>
<p>Paparan berulang terhadap ketidakadilan melalui media digital juga dapat menimbulkan vicarious trauma, yakni stres emosional akibat menyaksikan penderitaan orang lain.</p>
<p>Sejumlah indikator menunjukkan dampak nyata dari kondisi tersebut. Tingkat kecemasan publik meningkat, ditandai dengan kekhawatiran berlebih terhadap harga pangan dan stabilitas ekonomi. Kelelahan mental akibat paparan berita kontroversial yang terus-menerus juga kian dirasakan, disertai meningkatnya iritabilitas dan konflik antarwarga karena perbedaan pandangan politik.</p>
<p>Para ahli menyarankan masyarakat untuk mengambil langkah perlindungan kesehatan mental di tengah iklim politik yang dinilai tidak sehat. Di antaranya dengan membatasi konsumsi media sosial dan berita politik, mengalihkan fokus pada hal-hal yang berada dalam kendali pribadi, serta membangun diskusi yang sehat di lingkungan terdekat.</p>
<p>Langkah lain yang dianjurkan adalah melakukan detoks berita secara berkala, yakni mengambil jeda dari paparan isu politik selama satu hingga dua hari dalam sepekan guna memberi ruang pemulihan bagi kesehatan mental.</p>
<p>Perilaku pejabat publik, menurut para pengamat, memiliki korelasi langsung dengan kesejahteraan psikologis masyarakat. Ketidakadilan sosial dan sikap nir-empati tidak hanya menjadi persoalan etika dan politik, tetapi juga berpotensi menjadi ancaman serius bagi kesehatan mental publik. (AUNI)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Merayakan Natal dengan Keunikan dan  Ragam Budaya Nusantara</title>
<link>https://kartanews.com/merayakan-natal-dengan-keunikan-dan-ragam-budaya-nusantara</link>
<guid>https://kartanews.com/merayakan-natal-dengan-keunikan-dan-ragam-budaya-nusantara</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202512/image_870x580_6933da9134925.jpg" length="129814" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 06 Dec 2025 15:26:57 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, INDONESIA</strong> – Perayaan Natal di Indonesia selalu memiliki keunikan tersendiri. Selain diwarnai dengan misa malam natal, berkumpul bersama keluarga, dan berbagi kado, momen kelahiran Yesus Kristus juga dirayakan dengan tradisi lokal yang telah hidup puluhan hingga ratusan tahun di berbagai daerah. Inkulturasi budaya dan nilai-nilai Kristiani inilah yang menjadikan Natal di Nusantara tampak begitu berwarna dan sarat makna.</p>
<p>Beberapa wilayah di Indonesia, memadukan perayaan Natal dengan kearifan lokal sehingga melahirkan tradisi khas yang menjadi bagian dari identitas komunitasnya.</p>
<p>1. Marbinda dan Marhobas – Sumatera Utara</p>
<p>Masyarakat Batak Toba, melaksanakan natal dengan tradisi Marbinda, yaitu mengumpulkan dana secara gotong royong untuk membeli hewan ternak, umumnya kerbau, sapi atau babi yang disembelih menjelang Natal. Daging hasil sembelihan kemudian dimasak bersama melalui tradisi Marhobas, sebelum dibagikan secara adil kepada seluruh warga. Tradisi ini memiliki makna solidaritas, nilai kebersamaan dan rasa syukur atas berkat Natal. Meskipun tradisi ini sudah terkikis di perkotaan tetapi kegiatan tersebut masih menjadi momen penting perayaan Natal di banyak komunitas Batak Toba. </p>
<p>2. Wayang Wahyu – Yogyakarta dan Jawa</p>
<p>Masyarakat Jawa merayakan Natal dengan pementasan Wayang Wahyu, yaitu wayang kulit yang menceritakan kisah-kisah Alkitab, termasuk kelahiran Yesus. Tradisi ini merupakan bentuk perpaduan harmonis antara seni budaya Jawa, berfungsi sebagai media penyebaran nilai-nilai Kristiani, toleransi, dan pengembangan budaya lokal, menggunakan bahasa Jawa dan iringan gamelan tradisional, serta menjadi bagian penting dari perayaan Natal di Jawa. </p>
<p>Sementara di Yogyakarta, Wayang Wahyu menjadi lambang akulturasi budaya dan toleransi, sering dipentaskan di gereja atau acara keagamaan. Terdapat paguyuban seperti "Paguyuban Wayang Wahyu Ngajab Rahayu" yang melestarikan dan mengembangkan tradisi seni ini.</p>
<p>3. Ngejot dan Penjor – Bali</p>
<p>Umat Kristiani di Bali menghidupkan tradisi Ngejot, yaitu membagi makanan kepada tetangga tanpa memandang perbedaan agama. Gereja dan rumah juga dihiasi Penjor, yaitu bambu melengkung berhiaskan janur kuning sebagai simbol syukur kepada Tuhan. Tradisi ini menunjukkan kuatnya nilai toleransi dan kerukunan antar umat beragama di Pulau Dewata, di mana perayaan keagamaan dirayakan bersama-sama dengan nuansa budaya yang kental. </p>
<p>4. Rabo-Rabo – Kampung Tugu, Jakarta Utara</p>
<p>Komunitas keturunan Portugis di Kampung Tugu merayakan Natal dan Tahun Baru dengan tradisi Rabo-Rabo, yakni arak-arakan keliling kampung sambil menyanyikan lagu-lagu keroncong. Perayaan ini diakhiri dengan tradisi mandi-mandi, di mana warga saling mencoret wajah menggunakan bedak putih sebagai simbol pembersihan diri dan awal yang baru menjelang tahun berikutnya. Tradisi ini juga dimaknai sebagai sebuah perayaan untuk mempererat kekeluargaan antar komunitas dan melestarikan warisan budaya. </p>
<p>5. Barapen atau Bakar Batu – Papua Pegunungan </p>
<p>Papua merayakan Natal dengan tradisi Barapen, tradisi memasak daging, sayur, dan umbi-umbian dengan batu panas dalam lubang tanah. Ritual komunal ini menjadi wujud syukur serta sarana mempererat hubungan dan kebersamaan masyarakat serta menciptakan keharmonisan dan ikatan sosial yang kuat.</p>
<p>6. Kunci Taon – Manado, Sulawesi Utara</p>
<p>Perayaan Natal di Manado berlangsung hingga Januari dengan tradisi Kunci Taon. Tradisi ini sebagai ungkapan syukur atas tahun yang lalu dan menyambut tahun baru dengan suka cita dengan melaksanakan ibadah di gereja, ziarah ke makam dengan lampu hias, dan ditutup dengan pawai kostum lucu (Festival Figura) di awal Januari, menandai akhir perayaan Natal dan Tahun Baru dengan meriah dan penuh kebersamaan.</p>
<p><strong>Merayakan Natal dalam Kebhinekaan</strong></p>
<p>Keragaman tradisi ini menunjukkan bahwa Natal di Indonesia tidak sekadar perayaan keagamaan, tetapi juga perwujudan semangat kebhinekaan, toleransi, dan gotong royong. Perpaduan budaya lokal dan nilai-nilai agama menjadi bukti bahwa perbedaan dapat dirayakan bersama, melahirkan harmoni dan kekayaan tradisi yang tak dimiliki banyak negara lain. (AUNI)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>BLT Kesra 2025 Rp900 Ribu Cair Serentak Hari Ini, Begini Cara Cek Status Penerima</title>
<link>https://kartanews.com/blt-kesra-2025-rp900-ribu-cair-serentak-hari-ini-begini-cara-cek-status-penerima</link>
<guid>https://kartanews.com/blt-kesra-2025-rp900-ribu-cair-serentak-hari-ini-begini-cara-cek-status-penerima</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202511/image_870x580_69255bc71da08.jpg" length="109169" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 25 Nov 2025 15:33:02 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p>KARTANEWS.COM, JAKARTA — Kabar baik bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM), khususnya kelompok miskin dan rentan. Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) mulai mempercepat penyaluran Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) tahun anggaran 2025. </p>
<p>Pencairan secara serentak berlangsung di berbagai daerah pada Selasa, 25 November 2025. Bantuan tunai sebesar Rp900.000 ini diberikan dalam skema lump sum atau pencairan sekaligus untuk tiga bulan, mencakup periode Oktober hingga Desember 2025 dengan nominal Rp300.000 per bulan.</p>
<p>Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dalam pernyataannya menegaskan bahwa progres penyaluran terus bergerak sesuai target. Hingga pekan terakhir November 2025, jutaan KPM sudah menerima dana tersebut melalui berbagai kanal distribusi.</p>
<p>"Progres penyaluran BLTS Kesra (Kesejahteraan Rakyat) total 27.335.477 KPM sudah disalurkan," ujarnya, sebagaimana dikutip dari laman resmi Kemensos, Selasa (25/11/2025).</p>
<p>BLT Kesra 2025 khusus menyasar masyarakat berpendapatan rendah yang masuk kategori Desil 1–4 pada Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) atau Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).</p>
<p>Kemensos menyalurkan bantuan melalui dua mekanisme utama, yaitu:</p>
<ol>
<li>Bank Himbara (BRI, BNI, Mandiri, BTN) untuk KPM pemilik Kartu Keluarga Sejahtera (KKS). Dana Rp900.000 akan dikirim langsung ke rekening masing-masing.</li>
<li>PT Pos Indonesia, untuk KPM tanpa rekening bank. Pencairan dilakukan secara tunai melalui Kantor Pos atau layanan home service bagi lansia dan penyandang disabilitas sesuai jadwal undangan.</li>
</ol>
<p>Kemensos mengimbau masyarakat agar hanya mengakses informasi resmi. Status penerima dapat dicek secara mandiri melalui Cek Bansos Kemensos. Berikut langkah-langkahnya:</p>
<ol>
<li>Buka situs resmi: (https://cekbansos.kemensos.go.id)</li>
<li>Pilih data wilayah sesuai KTP: Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan, Desa/Kelurahan.</li>
<li>Isi Nama Lengkap sesuai KTP.</li>
<li>Masukkan kode verifikasi yang tersedia.</li>
<li>Klik "Cari Data".</li>
</ol>
<p>Jika terdaftar, sistem akan menampilkan nama penerima, jenis bantuan (BLT Kesra), dan periode pencairannya. Penerima diminta membawa KTP dan KK saat penyaluran di lokasi yang telah ditentukan. (AUNI)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pemerintah Gelontorkan Diskon Tiket Transportasi Jelang Nataru 2025/2026, Mobilitas Dipacu, Inflasi Dijaga</title>
<link>https://kartanews.com/pemerintah-gelontorkan-diskon-tiket-transportasi-jelang-nataru-20252026-mobilitas-dipacu-inflasi-dijaga</link>
<guid>https://kartanews.com/pemerintah-gelontorkan-diskon-tiket-transportasi-jelang-nataru-20252026-mobilitas-dipacu-inflasi-dijaga</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202511/image_870x580_6922ee8a0a30b.jpg" length="120029" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 23 Nov 2025 19:23:55 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, JAKARTA</strong> — Menjelang libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), pemerintah resmi meluncurkan paket stimulus transportasi nasional berupa diskon tiket pesawat, kereta api, kapal laut, dan penyeberangan. Program ini menjadi salah satu kebijakan terbesar yang digulirkan menjelang momentum liburan akhir tahun dengan sasaran jutaan penumpang di seluruh Indonesia.</p>
<p>Kebijakan ini bukan sekadar upaya menekan tingginya biaya perjalanan, tetapi sekaligus strategi menjaga daya beli masyarakat, memacu sektor pariwisata, dan mengantisipasi tekanan inflasi musiman. </p>
<p>Seperti yang dilansir dari kanal resmi Kementerian Perhubungan dan pemberitaan berbagai media nasional, paket diskon ini disiapkan pemerintah setelah melakukan evaluasi lonjakan harga pada periode liburan tahun sebelumnya.</p>
<p>Stimulus ini ditetapkan melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) empat kementerian/lembaga, yaitu Kementerian Perhubungan, Kementerian Keuangan, Badan Pengelola BUMN, serta Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara. SKB tersebut memberikan dasar penugasan kepada BUMN transportasi untuk menurunkan tarif di berbagai moda, mulai dari pesawat hingga angkutan penyeberangan.</p>
<p>Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyampaikan bahwa kebijakan ini merupakan tindak lanjut arahan presiden agar penyelenggaraan angkutan Nataru tahun ini tidak hanya lancar, tetapi juga terjangkau. </p>
<p>“Stimulus Nataru menjadi langkah konkret pemerintah untuk memastikan pelayanan berjalan baik, sekaligus memberi ruang bagi masyarakat agar tetap bisa bepergian tanpa terbebani biaya tinggi,” ujar Dudy, seperti yang dilansir dari situs Kemenhub, Minggu (23/11/2025).</p>
<p>Diskon mulai diberlakukan serentak sejak 21 November 2025 pukul 00.01 WIB, kecuali untuk moda tertentu yang memiliki periode khusus.</p>
<p>Keluhan mahalnya tiket pesawat pada akhir tahun menjadi salah satu fokus utama pemerintah. Melalui skema Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) dan penyesuaian sejumlah komponen biaya maskapai, harga tiket dipastikan turun cukup signifikan.</p>
<p>Melalui PMK Nomor 71 Tahun 2025, pemerintah memberikan diskon PPN sebesar 6 persen untuk pembelian tiket pesawat domestik kelas ekonomi. Fasilitas ini berlaku untuk penerbangan periode 22 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026, dengan masa pembelian sejak 22 Oktober 2025.</p>
<p>Dilansir dari kompas.com, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menjelaskan bahwa penurunan harga tiket diperkirakan berada pada kisaran 12–14 persen. </p>
<p>“PPN ditanggung pemerintah, ditambah penyesuaian fuel surcharge dan avtur. Ini akan berdampak langsung pada keterjangkauan harga tiket,” ujarnya.</p>
<p>Pemerintah menargetkan sekitar 36 juta penumpang dapat memanfaatkan insentif ini selama masa Nataru.</p>
<p>Untuk moda kereta api, pemerintah menugaskan PT Kereta Api Indonesia (KAI) untuk memberikan diskon 30 persen bagi kereta ekonomi komersial. Potongan berlaku pada perjalanan 22 Desember 2025 – 10 Januari 2026.</p>
<p>KAI menyiapkan kuota 1.509.080 penumpang, mencakup 156 kereta reguler dan 26 kereta tambahan. Pemesanan dapat dilakukan melalui aplikasi Access by KAI, situs resmi, dan seluruh kanal pemesanan yang telah ditunjuk.</p>
<p>Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin menyebut kebijakan ini akan memperkuat mobilitas masyarakat dan menstimulasi ekonomi daerah. Sebagaimana yang dikutip dari kompas.com bahwa peningkatan mobilitas pada periode akhir tahun selalu memiliki dampak lanjutan terhadap sektor pariwisata lokal dan UMKM.</p>
<p>Selain diskon, KAI menyiapkan serangkaian langkah mitigasi, termasuk perawatan jalur, kesiapan armada, serta pengamanan bersama Polsuska, TNI, dan Polri.</p>
<p>Untuk masyarakat wilayah kepulauan dan daerah terpencil, stimulus juga diberikan melalui angkutan laut dan penyeberangan. PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) memberikan diskon 20 persen dari tarif dasar, setara potongan 16–18 persen total harga tiket. Kebijakan ini berlaku pada perjalanan 17 Desember 2025 – 10 Januari 2026 untuk sekitar 405.000 penumpang.</p>
<p>Sementara itu, PT ASDP Indonesia Ferry memberikan pembebasan 100 persen tarif jasa kepelabuhanan, yang jika dikonversi setara potongan sekitar 19 persen. Fasilitas ini berlaku pada 22 Desember 2025 – 10 Januari 2026 di delapan lintasan penyeberangan utama.</p>
<p>Kemenhub menegaskan bahwa insentif ini sangat penting bagi daerah 3T, mengingat transportasi laut merupakan jalur utama mobilitas masyarakat dan distribusi logistik.</p>
<p>Pemerintah menegaskan bahwa diskon Nataru ini merupakan bagian dari rangkaian stimulus 2025. Pada pertengahan tahun, pemerintah telah mengucurkan paket insentif pariwisata senilai Rp 24,44 triliun untuk mendorong pergerakan wisatawan domestik saat libur sekolah.</p>
<p>Selain memberikan alternatif perjalanan yang lebih terjangkau, pemerintah menargetkan kebijakan ini dapat menahan laju inflasi sektor transportasi yang selama ini meningkat setiap akhir tahun. Harga tiket pesawat sering menjadi faktor dominan dalam kenaikan inflasi musiman.</p>
<p>Airlangga menyebut bahwa dengan intervensi tarif, pemerintah berharap konsumsi rumah tangga tetap kuat dan pertumbuhan ekonomi domestik terjaga.</p>
<p>Informasi Periode Diskon:</p>
<ul>
<li>Pesawat: penerbangan 22 Desember 2025 – 10 Januari 2026, pembelian 22 Oktober 2025 – 10 Januari 2026.</li>
<li>Kereta api: 22 Desember 2025 – 10 Januari 2026.</li>
<li>Kapal laut (Pelni): 17 Desember 2025 – 10 Januari 2026.</li>
<li>Penyeberangan (ASDP): 22 Desember 2025 – 10 Januari 2026.</li>
</ul>
<p>Pemerintah mengingatkan bahwa seluruh diskon hanya berlaku pada kuota terbatas. Tiket kereta memiliki kuota 1,5 juta kursi, sedangkan kapal laut dan penyeberangan masing-masing menargetkan ratusan ribu penumpang.</p>
<p>Seperti ditekankan dalam rilis resminya, seluruh pembelian tiket wajib dilakukan melalui kanal resmi untuk menghindari penipuan dan memastikan diskon terverifikasi. (AUNI)</p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Guru Bahasa Jepang Rasakan Pengalaman Unik Mengenal Tradisi Adat Bonokeling di Banyumas</title>
<link>https://kartanews.com/guru-bahasa-jepang-rasakan-pengalaman-unik-mengenal-tradisi-adat-bonokeling-di-banyumas</link>
<guid>https://kartanews.com/guru-bahasa-jepang-rasakan-pengalaman-unik-mengenal-tradisi-adat-bonokeling-di-banyumas</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202511/image_870x580_6922c7e23677f.jpg" length="65465" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 23 Nov 2025 16:39:02 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords>Tradisi, adat budaya, jepang, global</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM</strong>, Banyumas, Jawa Tengah — Sejumlah guru bahasa Jepang (sensei) mengikuti kegiatan pengenalan budaya bersama masyarakat adat Bonokeling di Desa Pekuncen, Kecamatan Jatilawang, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, pada Sabtu, 22 November 2025. Kegiatan ini menjadi ruang pertukaran budaya antara pendidik Jepang dan masyarakat adat yang selama ini dikenal menjaga tradisi leluhur secara turun-temurun.</p>
<p>Rombongan sensei disambut hangat oleh para pemuda dan pemudi Bonokeling yang dipimpin oleh Darno. Mereka kemudian diperkenalkan pada berbagai ritual adat, tata krama budaya, hingga aktivitas komunal masyarakat, yang selama ini menjadi identitas kuat komunitas Bonokeling.</p>
<p>Mengenal Tradisi dan Kearifan Lokal Bonokeling</p>
<p>Dalam agenda tersebut, para guru bahasa Jepang berkesempatan mengenakan pakaian adat Bonokeling dan mengikuti simulasi tradisi seperti sungkeman serta penjelasan mengenai makna-makna budaya yang terkandung di baliknya.</p>
<p>Peserta juga diajak melihat langsung proses pembuatan kain tenun tradisional di rumah salah satu perajin. Mereka mempelajari alur produksi kain — mulai dari pengolahan kapas menjadi benang hingga menjadi lembar kain siap pakai — yang mengandung filosofi mengenai ketekunan dan nilai hidup masyarakat adat setempat.</p>
<p>Selain kerajinan tangan, para sensei diajak menyaksikan aktivitas masyarakat dalam persiapan hajatan adat dan menjalani keseharian yang lekat dengan budaya gotong royong.</p>
<p>Pengenalan Pertanian Adat</p>
<p>Rangkaian kegiatan berlanjut pada pengenalan sistem pertanian tradisional masyarakat Bonokeling. Para guru dari Jepang diperlihatkan proses penanaman padi, sayuran, serta teknik perawatan lahan secara tradisional. Mereka bahkan diberi kesempatan memanen hasil bumi bersama masyarakat setempat.</p>
<p>Penguatan Hubungan Budaya Indonesia–Jepang</p>
<p>Kegiatan ini disebut memiliki nilai penting dalam memperkuat hubungan persahabatan antara masyarakat Indonesia dan Jepang. Melalui interaksi langsung, para pendidik Jepang memperoleh perspektif baru mengenai keberagaman budaya Nusantara.</p>
<p>“Kami sangat senang bisa memperkenalkan tradisi Bonokeling kepada tamu dari Jepang. Semoga kegiatan ini mempererat hubungan budaya dan membuka ruang kolaborasi di masa depan,” ujar salah satu tokoh masyarakat adat Bonokeling.</p>
<p>Seorang sensei yang mengikuti kegiatan ini turut menyampaikan apresiasi.</p>
<p>“Kami berterima kasih atas kesempatan mempelajari budaya Bonokeling secara langsung. Ini pengalaman yang sangat berharga untuk kami bagikan kepada masyarakat di Jepang,” ujarnya.</p>
<p>Tentang Masyarakat Adat Bonokeling</p>
<p>Komunitas adat Bonokeling merupakan kelompok masyarakat adat yang menjaga tradisi leluhur, ritual budaya, dan tatanan hidup harmonis dengan alam. Banyak elemen budayanya yang masih dipraktikkan hingga kini dan menjadi bagian penting kekayaan budaya Banyumas. (suho - bayu)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Para Guru Bahasa Jepang Kunjungi Banyumas, Perkuat Jejaring Budaya dan Pendidikan Indonesia–Jepang</title>
<link>https://kartanews.com/para-guru-bahasa-jepang-kunjungi-banyumas-perkuat-jejaring-budaya-dan-pendidikan-indonesiajepang</link>
<guid>https://kartanews.com/para-guru-bahasa-jepang-kunjungi-banyumas-perkuat-jejaring-budaya-dan-pendidikan-indonesiajepang</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202511/image_870x580_6922af8dc5db9.jpg" length="141679" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 23 Nov 2025 14:55:21 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords>Budaya lokal, lembaga, komunitas</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM</strong>, Banyumas, Jawa Tengah — Upaya mempererat hubungan budaya dan pendidikan antara Indonesia dan Jepang terus mendapat dukungan berbagai pihak. Pada 21–23 November 2025, sejumlah guru atau sensei asal Jepang melakukan kunjungan dua hari di wilayah Banyumas, Jawa Tengah. Agenda ini digelar atas inisiatif lintas lembaga dan komunitas di Banyumas, di antaranya Majelis RUDJIMAS, Rumah Ajar Bahasa Absolut Japan, Qafa Group, Sanggar Kamulyan Sinduredja, DPW Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Banyumas, Komite Ekonomi Kreatif Jawa Tengah, IPNU/IPPNU PC NU Banyumas, serta Pemerintah Desa Selanegara.</p>
<p>Kunjungan para sensei dipimpin oleh Maksum, pendiri Rumah Ajar Bahasa Absolut Japan sekaligus pengurus LPM Banyumas, yang beralamat di Dusun Semelik, Desa Selanegara, Kecamatan Sumpyuh.</p>
<p>Penguatan Pendidikan Bahasa Jepang di Banyumas</p>
<p>Setibanya di Banyumas, para sensei Jepang disambut hangat oleh para siswa dan pengajar di Rumah Bahasa Absolut Japan. Para siswa menampilkan kemampuan berbahasa Jepang mereka melalui percakapan dan presentasi singkat. Para sensei kemudian memberikan kuliah umum mengenai budaya, etika komunikasi, serta pendekatan pembelajaran bahasa Jepang yang mereka terapkan di sekolah-sekolah di negara asal.</p>
<p>Interaksi ini memberi kesempatan para siswa untuk berlatih langsung dengan penutur asli, sekaligus menumbuhkan motivasi mereka dalam mempelajari bahasa Jepang secara lebih mendalam.</p>
<p>Penyambutan Masyarakat dan Tokoh Lokal</p>
<p>Kunjungan dilanjutkan ke Majelis RUDJIMAS yang dipimpin Gus Mabni Rukhama (Gus Ahong), dan dihadiri Kepala Desa Selanegara beserta masyarakat setempat. Para sensei diperkenalkan pada kekayaan budaya Banyumas, termasuk musik dan tarian tradisional, sebagai bagian dari diplomasi budaya warga Banyumas kepada tamu internasional.</p>
<p>Di sela kunjungan, rombongan juga bertolak ke SMK YPE Kroya. Di sana, para sensei memberikan kuliah umum tentang teknologi, industri kreatif, dan dunia kerja di Jepang. Para siswa SMK diberi kesempatan berdialog mengenai peluang pengembangan keterampilan dan kemungkinan kerja sama pendidikan vokasi.</p>
<p>Mengenal Budaya Masyarakat Adat Bonokeling</p>
<p>Pada hari kedua, para sensei diajak mengunjungi komunitas Adat Bonokeling di Desa Pekuncen, Kecamatan Jatilawang. Mereka disambut oleh para pemuda dan pemudi adat yang kemudian memperkenalkan tradisi, tata nilai, dan ritus budaya Bonokeling yang selama ini menjadi warisan penting masyarakat Banyumas.</p>
<p>Kegiatan ini menjadi pengalaman baru bagi para pendidik dari Jepang, terutama dalam memahami keberagaman budaya Nusantara yang hidup secara turun-temurun.</p>
<p>Kunjungan Wisata dan Sejarah Banyumas</p>
<p>Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan ke Museum Wayang dan kawasan Kota Lama Banyumas. Para sensei mendapat penjelasan mengenai sejarah perwayangan, perkembangan seni pertunjukan lokal, serta perjalanan sejarah Banyumas sebagai salah satu kota tertua di Jawa bagian selatan.</p>
<p>Usai dari museum, rombongan menuju Wisata Agro Durian di Desa Alasmalang, Kecamatan Kemranjen. Selain menikmati panorama alam, mereka mencicipi produk pertanian lokal sekaligus berdialog dengan para petani setempat tentang produksi dan pengembangan agro wisata.</p>
<p>Perkuat Ekonomi Kreatif dan Jejaring Pendidikan</p>
<p>Kedatangan para guru asal Jepang ini diharapkan menjadi awal dari kolaborasi berkelanjutan dalam bidang pendidikan bahasa, pertukaran budaya, hingga pengembangan sektor ekonomi kreatif Banyumas.</p>
<p><em>“Agenda ini bukan sekadar kunjungan, tetapi langkah memperkuat jejaring antara Banyumas dan Jepang. Dari pendidikan bahasa, kebudayaan, hingga sektor ekonomi kreatif—semuanya punya peluang besar dikembangkan bersama,” </em>ujar salah satu panitia kegiatan.</p>
<p>Kunjungan ini sekaligus memperkenalkan kekayaan tradisi Banyumas ke masyarakat global sekaligus membuka ruang kerja sama baru yang lebih strategis di masa depan. (suho-bayu)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Sejarah Karrap Fest, Festival Seni Budaya Khas Kabupaten Berau</title>
<link>https://kartanews.com/sejarah-karrap-fest-festival-seni-budaya-khas-kabupaten-berau</link>
<guid>https://kartanews.com/sejarah-karrap-fest-festival-seni-budaya-khas-kabupaten-berau</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202511/image_870x580_690daca53046e.jpg" length="80241" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 07 Nov 2025 16:38:09 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p>KARTANEWS.COM, BERAU – Karrap Fest merupakan festival seni dan budaya tahunan yang digelar di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Kegiatan ini diinisiasi oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Berau sebagai wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam mengembangkan potensi budaya serta memperkuat sektor ekonomi kreatif dan pariwisata lokal.</p>
<p>Festival ini pertama kali diselenggarakan pada tahun 2024, berawal dari keinginan menghadirkan ruang terbuka bagi generasi muda dan komunitas kreatif untuk mengekspresikan karya serta memperkenalkan budaya lokal kepada masyarakat luas. </p>
<p>Penyelenggaraan perdananya berlangsung di Panggung Seni Barintak yang terletak di Tepian Sungai Segah, Jalan Ahmad Yani, Tanjung Redeb, Berau dan mendapat sambutan antusias dari masyarakat.</p>
<p>Nama “Karrap” diambil dari bahasa daerah Berau yang berarti sering, melambangkan harapan agar kegiatan ini dapat terus digelar secara berkelanjutan setiap tahun. </p>
<p>Filosofi tersebut menggambarkan semangat konsistensi dan energi positif dalam menjaga serta menghidupkan kembali nilai-nilai budaya lokal di tengah arus modernisasi.</p>
<p>Seiring perkembangannya, Karrap Fest berkembang menjadi agenda resmi tahunan Kabupaten Berau yang menampilkan perpaduan antara seni tradisional dan modern. Festival ini menampung berbagai kegiatan seperti pentas seni, lomba tari dan musik, pameran produk ekonomi kreatif, serta gelar bazar UMKM yang melibatkan ratusan pelaku usaha lokal dari berbagai subsektor ekonomi kreatif.</p>
<p>Tujuan utama Karrap Fest adalah mengembangkan sektor ekonomi kreatif dan pariwisata daerah melalui promosi budaya, memperkuat peran generasi muda dalam kegiatan seni, memupuk rasa persaudaraan masyarakat, serta melestarikan warisan budaya lokal Berau.</p>
<p>Melalui kegiatan ini, seni dan budaya lokal tidak hanya dipertahankan, tetapi juga diberi ruang untuk beradaptasi dengan zaman dan menarik minat wisatawan.</p>
<p>Dalam perjalanannya, Karrap Fest juga menjadi simbol kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, pelaku usaha, komunitas, akademisi, dan media. </p>
<p>Kolaborasi ini melahirkan ekosistem kreatif yang semakin kuat di Kabupaten Berau, menjadikan Karrap Fest bukan sekadar perayaan seni, tetapi juga bagian dari strategi pembangunan budaya dan pariwisata berkelanjutan.</p>
<p>Kini, Karrap Fest dikenal sebagai salah satu festival unggulan daerah yang berperan penting dalam membentuk citra Kabupaten Berau sebagai daerah yang kaya budaya dan berdaya saing kreatif. </p>
<p>Dengan semangat pelestarian dan inovasi, festival ini terus berkembang menjadi ruang ekspresi, apresiasi, dan kebanggaan masyarakat Berau setiap tahunnya.</p>
<p>Secara keseluruhan, Karrap Fest merupakan inisiatif penting pemerintah daerah untuk mempromosikan kekayaan budaya Berau dan menyediakan platform bagi ekspresi seni lokal. (AUNI)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Darurat Kekerasan Anak Saat Keluarga Bukan Lagi Tempat Aman</title>
<link>https://kartanews.com/darurat-kekerasan-anak-saat-keluarga-bukan-lagi-tempat-aman-1607</link>
<guid>https://kartanews.com/darurat-kekerasan-anak-saat-keluarga-bukan-lagi-tempat-aman-1607</guid>
<description><![CDATA[ Rumah seharusnya menjadi tempat paling aman bagi anak, namun kini justru menjadi ruang yang menyimpan ancaman. Data Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mencatat sepanjang tahun 2024 terdapat 265 pengaduan kasus kekerasan seksual terhadap anak, dan mirisnya, sebagian besar pelaku adalah orang tua kandung atau keluarga terdekat. Fenomena ini memperlihatkan bahwa perlindungan anak tidak cukup hanya diatur dalam undang-undang, tetapi harus dihidupkan dalam praktik keseharian keluarga. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202511/image_870x580_690c414bad7e2.jpg" length="48861" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 06 Nov 2025 15:45:29 +0800</pubDate>
<dc:creator>Anjeli Patrisiah Samosir</dc:creator>
<media:keywords>Kekerasan Seksual, Perlindungan Anak, Orang Tua, Isu Sosial</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p>Di balik pintu rumah yang seharusnya menjadi benteng uama bagi anak-anak, tersimpan kenyataan pahit, angka kekerasan seksual terhadap anak oleh orang tua kandung atau keluarga terdekat terus meningkat. Menurut data Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) sepanjang tahun 2024 tercatat 265 pengaduan kasus kekerasan seksual pada anak. Fenomena ini bukan hanya luka bagi korban, namun juga cermin kegagalan kita melindungi generasi sejak ruangan terkecil mereka yaitu, rumah.</p>
<p>Meski regulasi seperti Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak telah ada, implementasi di Tingkat keluarga masih menyisakan banyak celah. KPAI mencatat bahwa hingga Juni 2024, dari kasus 262 kasus kekeresan anak yang dilaporkan, sebanyak 153 di antaranya melibatkan ibu kandung sebagai pelaku. Artinya bukan hanya pelaku eksternal yang harus diwaspadai, melainkan orang yang seharusnya menjadi pelindungan anak. </p>
<p>Salah satu kendala utama adalah budaya “menutup aib keluarga”. Banyak korban tidak  melapor karena pelaku adalah orang tua kandung, korban takut stigma dan dependasi ekonomi. Ini membuat sistem pelaporan dan perlindungan anak di tingkat keluarga menjadi sangat rentan. Sebuah laporan menunjukan bahwa kasus kekerasan seksual anak meningkat hampir 60% dalam satu tahun terakhir dan mayoritas pelaku adalah orang terdeket korban. Kenyataan ini menuntut kebijakan yang tak hanya reaktif tapi benar-benar preventif dan berbasis keluarga. </p>
<p>Pencegahan berbasis keluarga harus menjadi strategi utama. Sekolah, tenaga kesehatan, tokoh agama, dan masyarakat perlu dilibatkan secara aktif dalam mendeteksi tanda-tanda kekerasan dirumah. Tidak cukup hanya pelatihan, tetapi juga perlu ada mekanisme pelaporan aman dan kerahasiaan bagi korban. Data menunjukan bahwa tempat kejadian kekerasan kini tidak hanya di luar rumah, namun kerap “di dalam” rumah sendiri. Rumah yang aman harus kembali dihidupkan, <br>bukan hanya di permukaan kebijakan. </p>
<p>Di tingkat kebijakan publik, pemerintah daerah harus menginisiasi sistem perlindungan anak berbasis komunitas, pusat layanan terhadap di kecamatan, perguruan sekolah yang menerapkan program pengasuhan positif, dan kampanye publik yang merombak mindset bahwa anak adalah milik orang tua, bukan objek kekuasaan. Sinergi antar lembaga seperti dinas sosial, kepolisian dan organisasi masyarakat menjadi kunci agar kebijakan tidak berhenti di atas kertas.  </p>
<p>Melindungi anak dari kekerasan seksual oleh orang tua kandunng bukan sekedar tugas moral melainkan kewajiban negara dan masyarakat. Ketika anak-anak kita merasa aman di lingkungan paling dasar mereka, kita investasi untuk masa depan bangsa yang lebih manusiawi. Sudah saatnya kita mengatakan bahwa rumah harus menjadi tempat kasih sayang, bukan kekerasan. </p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Coki Pardede Beri Dukungan Penuh untuk Onadio Leonardo, Tegaskan Sahabatnya Bukan Orang Jahat</title>
<link>https://kartanews.com/coki-pardede-beri-dukungan-penuh-untuk-onadio-leonardo-tegaskan-sahabatnya-bukan-orang-jahat</link>
<guid>https://kartanews.com/coki-pardede-beri-dukungan-penuh-untuk-onadio-leonardo-tegaskan-sahabatnya-bukan-orang-jahat</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202511/image_870x580_69099d019f869.jpg" length="89964" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 04 Nov 2025 14:36:15 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p>KARTANEWS.COM, JAKARTA - Komika Coki Pardede menunjukkan solidaritasnya kepada Onadio Leonardo menyusul kabar penangkapan sang musisi dan istrinya, Beby Prisillia, terkait dugaan kasus penyalahgunaan narkoba. Melalui unggahan di media sosial, Coki memberikan suntikan moral dan janji untuk tetap mendampingi sahabatnya di tengah masa sulit tersebut.</p>
<p>Dukungan tersebut disampaikan Coki Pardede melalui unggahan foto kebersamaan dengan Onad dan Beby di akun pribadinya, disertai pesan panjang yang menyentuh. Coki, yang juga pernah mengalami kasus serupa, memilih untuk tidak menghakimi, melainkan menyampaikan empati dan keyakinan terhadap karakter baik sahabatnya, Onad.</p>
<p>“Gue enggak akan pura-pura ngerti semua yang kalian rasain. Tapi gue tahu satu hal, kalian bukan orang jahat,” tulis coki dalam unggahannya.</p>
<p>Pria yang dikenal dengan komedi gelapnya ini menyadari bahwa jatuh pada kesalahan adalah hal yang bisa dialami siapa saja, bahkan oleh orang-orang terdekatnya. </p>
<p>Ia memandang masalah yang menimpa Onad dan Beby sebagai sebuah kekalahan sementara dalam menghadapi situasi berat.</p>
<p>“Cuma lagi kalah sama sesuatu yang berat, dan itu bisa kejadian ke siapa aja,” tambahnya, memberikan pandangan bahwa apa yang terjadi pada Onad adalah bagian dari dinamika hidup yang rentan.</p>
<p>Coki Pardede kemudian secara tegas menyatakan komitmennya untuk tidak meninggalkan Onad dalam menghadapi proses hukum dan pemulihan. Ia berjanji akan berada di samping sahabatnya saat Onad berupaya untuk bangkit dan memulai lembaran baru.</p>
<p>“Gue gak akan ninggalin, man. Gue mau ada di saat kalian nyoba mulai lagi,” ujarnya.</p>
<p>Untuk sedikit mencairkan suasana dan membawa semangat positif, Coki menutup pesannya dengan ajakan santai yang khas, sekaligus menyinggung gimmick di media sosial yang sempat terjadi terkait dukungannya.</p>
<p>“Gym bareng deh, hahahaha. Ps: kalo saya sih di feed, gak di story,” tutup Coki dengan nada bercanda.</p>
<p>Seperti yang diketahui publik, Musisi Onadio Leonardo bersama istrinya, Beby Prisillia, ditangkap oleh pihak kepolisian Polres Metro Jakarta Barat di kediaman mereka di kawasan Tangerang pada Kamis (30/10/2025) malam. Dalam penangkapan itu, polisi menemukan sejumlah barang bukti, termasuk sisa ganja. (J)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Taman Cendana dan Tepian Segah Jadi Pilihan Masyarakat di Akhir Pekan</title>
<link>https://kartanews.com/taman-cendana-dan-tepian-segah-jadi-pilihan-masyarakat-di-akhir-pekan</link>
<guid>https://kartanews.com/taman-cendana-dan-tepian-segah-jadi-pilihan-masyarakat-di-akhir-pekan</guid>
<description><![CDATA[ KARTANEWS.COM, BERAU – Akhir pekan menjadi momen yang dimanfaatkan warga Tanjung Redeb untuk beristirahat dan menghabiskan waktu bersama keluarga. Padatnya kesibukan kota, dua lokasi favorit yang kerap dikunjungi adalah Taman Cendana dan Tepian sungai Segah. Keduanya menawarkan ruang terbuka yang... ]]></description>
<enclosure url="uploads/2025/07/Gambar-WhatsApp-2025-07-04-pukul-17.44.55_dda61b04.jpg" length="49398" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 04 Jul 2025 15:06:01 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p>KARTANEWS.COM, BERAU – Akhir pekan menjadi momen yang dimanfaatkan warga Tanjung Redeb untuk beristirahat dan menghabiskan waktu bersama keluarga. Padatnya kesibukan kota, dua lokasi favorit yang kerap dikunjungi adalah Taman Cendana dan Tepian sungai Segah. Keduanya menawarkan ruang terbuka yang nyaman dan mudah dijangkau.</p>

<p><strong>Taman Cendana Menyajikan Ruang Hijau untuk Bersantai dan Berolahraga.</strong></p>

<p>Taman Cendana yang terletak di Jalan APT Pranoto menawarkan suasana sejuk dengan deretan pohon rindang, taman bermain anak dan jalur jogging. Lokasinya yang berada di pusat kota membuat taman ini menjadi salah satu titik kumpul warga, khususnya pada Sabtu dan Minggu pagi.</p>

<p>Aktivitas seperti jogging, senam ringan, hingga permainan anak-anak menjadi pemandangan umum. Sejumlah pedagang kaki lima turut mengisi area sekitar taman, menjual aneka makanan ringan dan minuman.</p>

<p>“Taman ini sekarang lebih bersih dan nyaman. Kami sering ajak anak-anak ke sini saat hari libur,” ujar Wahyu, salah satu pengunjung.</p>

<p><strong>Tepian Teratai dan Segah Menawarkan Berbagai Kuliner, Senja, dan Senam Pagi</strong></p>

<p>[caption id="attachment_2250" align="alignnone" width="696"]<img class="size-large wp-image-2250" src="https://kartanews.com/wp-content/uploads/2025/07/Gambar-WhatsApp-2025-07-04-pukul-17.44.55_3ace81f9-1024x461.jpg" alt="" width="696" height="313" />                        Suasana Sore Hari di Tepian Teratai[/caption]</p>

<p>Sementara itu, Tepian Sungai Segah menjadi lokasi yang ramai dikunjungi menjelang sore hari. Terletak di pinggir aliran Sungai Segah, kawasan ini dikenal sebagai tempat bersantai sambil menikmati pemandangan dan jajanan khas kaki lima. Pedagang mulai berjualan sejak sore hingga malam hari, menawarkan berbagai macam kuliner seperti pisang bakar, gorengan hingga minuman dingin.</p>

<p>Selain menjadi tempat nongkrong, kawasan ini juga rutin digunakan untuk senam pagi setiap hari Minggu yang diikuti oleh ratusan warga dari berbagai kalangan. Kegiatan tersebut berlangsung di area terbuka tepian dan dipandu oleh instruktur senam menjadi salah satu agenda rutin masyarakat untuk menjaga kebugaran dan kesehatan setiap weekend.</p>

<p>“Senam di sini tiap Minggu pagi sudah seperti agenda wajib. Sekalian rekreasi sambil olahraga,” ujar salah satu pengunjung</p>

<p>Kehadiran dua ruang publik ini menjadi alternatif wisata ringan yang diminati warga. Tidak hanya sebagai tempat berkumpul, namun juga menjadi sarana untuk menjaga kebugaran, mendukung kegiatan komunitas, memperkuat interaksi sosial, promosi kesehatan hingga pemberdayaan ekonomi mikro melalui pedagang kecil.</p>

<p>Pemerintah daerah melalui dinas terkait juga terus melakukan penataan, mulai dari kebersihan, penambahan fasilitas umum, hingga pemasangan penerangan dan CCTV di sejumlah titik hingga penyediaan fasilitas digital seperti wifi publik.</p>

<p>Dengan akses yang mudah dan suasana yang mendukung, Taman Cendana dan Tepian Sungai Segah layak menjadi pilihan utama untuk menikmati akhir pekan di pusat Kota Berau. Dua tempat ini membuktikan bahwa akhir pekan yang menyenangkan bisa dinikmati di tengah kota tanpa harus mengeluarkan budget yang banyak serta bepergian jauh. (AUNI)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Masjid Rayatul Ikhlas Distribusi Kurban Tepat Sasaran Berkat Sistem Inovatif</title>
<link>https://kartanews.com/masjid-rayatul-ikhlas-distribusi-kurban-tepat-sasaran-berkat-sistem-inovatif</link>
<guid>https://kartanews.com/masjid-rayatul-ikhlas-distribusi-kurban-tepat-sasaran-berkat-sistem-inovatif</guid>
<description><![CDATA[ KARTANEWS.COM, BERAU – Masjid Rayatul Ikhlas hari ini sukses melaksanakan kegiatan kurban tahunan dengan menyembelih 15 ekor sapi dan 4 ekor kambing. Pelaksanaan yang dilakukan pada hari Sabtu, 7 Juni 2025, sehari setelah Hari H Idul Adha menjadi pilihan panitia untuk menjamin kelancaran proses pe... ]]></description>
<enclosure url="uploads/2025/06/WhatsApp-Image-2025-06-07-at-17.22.08.jpeg" length="49398" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 07 Jun 2025 13:05:50 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p>KARTANEWS.COM, BERAU – Masjid Rayatul Ikhlas hari ini sukses melaksanakan kegiatan kurban tahunan dengan menyembelih 15 ekor sapi dan 4 ekor kambing. Pelaksanaan yang dilakukan pada hari Sabtu, 7 Juni 2025, sehari setelah Hari H Idul Adha menjadi pilihan panitia untuk menjamin kelancaran proses pendistribusian.</p>

<p>Achmad Rizal, sebagai ketua panitia pelaksanaan kurban masjid rayatul ikhlas memaparkan bahwa kunci keberhasilan pendistribusian ini terletak pada sistem yang telah berjalan efektif selama kurang lebih empat tahun terakhir. Panitia berkoordinasi dengan lima RT di lingkungan Masjid Rayatul Ikhlas untuk mendapatkan data penerima.</p>

<p>"Sistemnya kami meminta data dari RT, selalu begitu kurang lebih 4 tahun. Setelah data diverifikasi dan disesuaikan dengan ketersediaan daging, kupon pendistribusian disediakan,” jelasnya.</p>

<p>Untuk memastikan kelancaran dan ketertiban pendistribusian daging kurban, Masjid Rayatul Ikhlas menerapkan sistem loket per Rukun Tetangga (RT). Sistem ini memungkinkan penerima daging untuk mengambil jatahnya dengan lebih teratur dan efisien.</p>

<p>"Pendistribusiannya pun tiap RT kita sediakan loket-loket, jadi masing-masing ada jumlahnya. Misalnya, RT 1 ada 150 penerima, maka RT tersebut menampung 150 kantong. Daging tinggal diberikan dengan cara menukarkan kupon ke masing-masing RT,” katanya.</p>

<p>Tidak hanya terbatas pada lima RT tersebut, Masjid Rayatul Ikhlas juga memperluas jangkauan distribusinya. Daging kurban turut disalurkan secara khusus untuk jemaah tetap masjid yang tinggal di luar lingkup RT tersebut serta menyalurkannya ke pesantren dan panti asuhan menunjukkan komitmen masjid dalam menebar kebaikan kurban secara merata.</p>

<p>“Selain sistem RT tadi, kami juga ada distribusi khusus untuk jemaah tetap Masjid Rayatul Ikhlas yang tinggal di luar lingkup 5 RT ini dan tak lupa, kami juga menyalurkan daging kurban ke pesantren dan panti asuhan,” tandasnya. (J)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Perumda Batiwakkal Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Banjir Berau</title>
<link>https://kartanews.com/perumda-batiwakkal-salurkan-bantuan-sembako-untuk-korban-banjir-berau</link>
<guid>https://kartanews.com/perumda-batiwakkal-salurkan-bantuan-sembako-untuk-korban-banjir-berau</guid>
<description><![CDATA[ KARTANEWS.COM, BERAU – Sebagai wujud kepedulian mendalam terhadap masyarakat yang terdampak bencana banjir, Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Batiwakkal Berau menyalurkan paket bantuan sembako. Penyerahan bantuan ini dilakukan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Berau meneg... ]]></description>
<enclosure url="uploads/2025/06/WhatsApp-Image-2025-06-03-at-15.39.06.jpeg" length="49398" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 03 Jun 2025 07:56:41 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p>KARTANEWS.COM, BERAU – Sebagai wujud kepedulian mendalam terhadap masyarakat yang terdampak bencana banjir, Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Batiwakkal Berau menyalurkan paket bantuan sembako. Penyerahan bantuan ini dilakukan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Berau menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung upaya penanggulangan bencana dan pemulihan kondisi warga.</p>

<p>Penyerahan bantuan secara simbolis dilaksanakan oleh perwakilan manajemen Perumda Batiwakkal kepada perwakilan BPBD di kantor BPBD Berau. Aksi ini merupakan ekspresi dukungan dan solidaritas konkret Perumda Batiwakkal dalam menghadapi situasi darurat yang melanda sebagian wilayah Berau. Diharapkan, bantuan sembako ini dapat meringankan beban para korban banjir serta membantu memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari mereka selama masa tanggap darurat.</p>

<p>Direktur Perumda Air Minum Batiwakkal, Saipul Rahman menegaskan komitmen Perumda Batiwakkal untuk senantiasa hadir dan berkontribusi aktif dalam berbagai kegiatan sosial.</p>

<p>"Kami berkomitmen untuk terus hadir dan berkontribusi aktif dalam berbagai kegiatan sosial, khususnya dalam situasi darurat yang membutuhkan solidaritas," paparnya.</p>

<p>Pernyataan ini menggarisbawahi peran Perumda Batiwakkal tidak hanya sebagai penyedia layanan air bersih tetapi juga sebagai entitas yang peduli terhadap kesejahteraan sosial masyarakat. (DAA)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Polres Berau dan Media Tingkatkan Sinergi dengan Aksi Sosial Berbagi Takjil</title>
<link>https://kartanews.com/polres-berau-dan-media-tingkatkan-sinergi-dengan-aksi-sosial-berbagi-takjil</link>
<guid>https://kartanews.com/polres-berau-dan-media-tingkatkan-sinergi-dengan-aksi-sosial-berbagi-takjil</guid>
<description><![CDATA[ KARTANEWS.COM, BERAU – Dalam rangka memperkuat hubungan antara kepolisian, media, dan masyarakat, Polres Berau bersama insan pers menggelar aksi sosial pembagian takjil gratis di depan Markas Komando Polres Berau, Jalan Gatot Subroto pada Kamis (13/3/2025). Kegiatan ini menjadi bagian dari semanga... ]]></description>
<enclosure url="uploads/2025/03/IMG-20250314-WA0013.jpg" length="49398" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 26 Mar 2025 10:24:17 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, BERAU</strong> – Dalam rangka memperkuat hubungan antara kepolisian, media, dan masyarakat, Polres Berau bersama insan pers menggelar aksi sosial pembagian takjil gratis di depan Markas Komando Polres Berau, Jalan Gatot Subroto pada Kamis (13/3/2025). Kegiatan ini menjadi bagian dari semangat berbagi di bulan suci Ramadan yang penuh dengan nilai kebersamaan dan kepedulian.</p>

<p>Mengusung tema <em>“Berbagi Takjil Bersama Polri dan Media”</em>, acara tersebut bertujuan untuk menciptakan harmoni yang lebih erat antara aparat kepolisian, awak media, dan masyarakat umum. Kapolres Berau, AKBP Khairul Basyar menegaskan bahwa kegiatan ini adalah bentuk nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat, terutama di bulan Ramadan yang sarat dengan makna solidaritas.</p>

<p>“Kami ingin berbagi kebahagiaan dengan masyarakat, khususnya mereka yang tengah menjalankan ibadah puasa. Kehadiran kami dalam kegiatan sosial seperti ini adalah wujud komitmen Polri untuk selalu hadir di tengah masyarakat,” ujar AKBP Khairul Basyar di sela-sela pembagian takjil.</p>

<p>Dalam pelaksanaannya, jajaran personel kepolisian bersama para jurnalis turun langsung ke jalan untuk membagikan takjil kepada pengguna jalan dan warga sekitar. Kehadiran mereka disambut hangat oleh masyarakat yang terlihat antusias menerima takjil secara cuma-cuma. Aksi ini tidak hanya memberikan manfaat langsung kepada warga yang membutuhkan tetapi juga menjadi simbol sinergi antara institusi kepolisian dan media.</p>

<p>Kapolres Berau menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan momen penting untuk memperkuat silaturahmi antara Polri dan media. Ia berharap kerja sama yang baik ini dapat terus berlanjut melalui berbagai program sosial lainnya.</p>

<p>“Sinergi antara Polri dan media sangat penting dalam membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat. Kami optimis bahwa kolaborasi ini akan terus berkembang di masa depan,” tuturnya.</p>

<p>Respons positif dari masyarakat menjadi bukti keberhasilan kegiatan ini. Banyak warga menyampaikan apresiasi atas inisiatif Polres Berau dan media dalam mendukung mereka menjalani ibadah puasa melalui pemberian makanan ringan untuk berbuka.</p>

<p>Kegiatan seperti ini diharapkan dapat dilakukan secara rutin sebagai upaya meningkatkan kepedulian sosial serta mempererat hubungan antara Polri, media, dan masyarakat. Dengan demikian, tercipta lingkungan yang lebih harmonis, penuh kebersamaan, dan saling mendukung.</p>

<p>Aksi sosial ini tidak hanya mencerminkan semangat berbagi tetapi juga menjadi langkah nyata dalam membangun kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian serta memperkuat peran media sebagai mitra strategis dalam menciptakan perubahan positif di tengah masyarakat. (DAA)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>PLN UP3 Berau Luncurkan Program &amp;apos;Light Up The Dream&amp;apos; Wujudkan Akses Listrik Bagi Masyarakat Kurang Mampu</title>
<link>https://kartanews.com/pln-up3-berau-luncurkan-program-light-up-the-dream-wujudkan-akses-listrik-bagi-masyarakat-kurang-mampu</link>
<guid>https://kartanews.com/pln-up3-berau-luncurkan-program-light-up-the-dream-wujudkan-akses-listrik-bagi-masyarakat-kurang-mampu</guid>
<description><![CDATA[ KARTANEWS.COM, BERAU – Dalam semangat berbagi kebaikan pada bulan suci Ramadhan 1446 H, PT PLN (Persero) UP3 Berau menghadirkan program sosial bertajuk “Light Up The Dream: Mengoptimalkan Berkah Ramadhan 1446 H”. Melalui program ini, PLN memberikan fasilitas listrik gratis bagi masyarakat kura... ]]></description>
<enclosure url="uploads/2025/03/Gambar-WhatsApp-2025-03-12-pukul-20.43.25_db180bc6.jpg" length="49398" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 12 Mar 2025 12:46:40 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p>KARTANEWS.COM, BERAU – Dalam semangat berbagi kebaikan pada bulan suci Ramadhan 1446 H, PT PLN (Persero) UP3 Berau menghadirkan program sosial bertajuk “Light Up The Dream: Mengoptimalkan Berkah Ramadhan 1446 H”.</p>

<p>Melalui program ini, PLN memberikan fasilitas listrik gratis bagi masyarakat kurang mampu sebagai bagian dari komitmennya dalam memperluas akses energi listrik guna mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat.</p>

<p>Peluncuran program ini diresmikan oleh Manager PLN UP3 Berau, Rizki Rhamdan Yusup, bersama jajaran manajemen dan Ketua Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN UP3 Berau. Rizki mengungkapkan bahwa program tersebut terlaksana berkat kontribusi zakat penghasilan yang dihimpun dari para pegawai PLN.</p>

<p>"Kami berharap bantuan ini dapat memberikan dampak positif dan nyata bagi masyarakat yang selama ini belum memiliki akses listrik mandiri," tuturnya.</p>

<p>Sebagai simbol pelaksanaan program, penyalaan listrik perdana dilakukan di kediaman Ibu Rumini yang merupakan warga Kampung Bebanir Bangun, Kecamatan Sambaliung. Ibu Rumini sehari-hari bekerja di warung makan dan tinggal bersama keluarganya mengungkapkan kebahagiaannya atas bantuan ini.</p>

<p>"Terima kasih kepada PLN atas perhatian dan bantuannya. Kini kami memiliki listrik sendiri dan hidup kami akan menjadi jauh lebih nyaman," ucapnya penuh haru.</p>

<p>[caption id="attachment_1584" align="aligncenter" width="828"]<img class="size-full wp-image-1584" src="https://kartanews.com/wp-content/uploads/2025/03/Gambar-WhatsApp-2025-03-12-pukul-20.43.25_bcff0d97.jpg" alt="" width="828" height="579" />                            Pemberian Sembako dan Fasilitas Listrik oleh PLN UP3 Berau kepada Ibu Rumini[/caption]</p>

<p>Selain pemberian listrik gratis kepada lima penerima manfaat yang tersebar di wilayah kerja PLN Berau, program ini juga disertai dengan penyerahan bantuan sembako kepada masyarakat yang membutuhkan. Dalam acara tersebut, Ibu Rumini turut menerima bantuan sembako secara simbolis dari pihak PLN.</p>

<p>Program “Light Up The Dream” bukan hanya sekedar penyediaan energi listrik, melainkan juga menghadirkan harapan dan peningkatan kualitas hidup bagi masyarakat kurang mampu. Dengan langkah ini, PLN menegaskan peran aktifnya dalam mendukung kesejahteraan sosial, khususnya di momen penuh berkah seperti bulan Ramadhan. (DAA)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Batik Air Batalkan Penerbangan Rute Berau&#45;Yogyakarta Selama Februari 2025</title>
<link>https://kartanews.com/batik-air-batalkan-penerbangan-rute-berau-yogyakarta-selama-februari-2025</link>
<guid>https://kartanews.com/batik-air-batalkan-penerbangan-rute-berau-yogyakarta-selama-februari-2025</guid>
<description><![CDATA[ KARTANEWS.COM, BERAU – Kabar mengejutkan datang dari dunia penerbangan Tanah Air. Maskapai Batik Air mengumumkan pembatalan seluruh penerbangan rute Berau (BEJ) – Yogyakarta (YIA) selama periode 1 Februari hingga 28 Februari 2025. Pengumuman ini disampaikan oleh Badan Layanan Umum (BLU) Kantor U... ]]></description>
<enclosure url="uploads/2025/02/Gambar-WhatsApp-2025-02-09-pukul-21.03.13_96ae57b2.jpg" length="49398" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 09 Feb 2025 17:19:55 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p>KARTANEWS.COM, BERAU – Kabar mengejutkan datang dari dunia penerbangan Tanah Air. Maskapai Batik Air mengumumkan pembatalan seluruh penerbangan rute Berau (BEJ) – Yogyakarta (YIA) selama periode 1 Februari hingga 28 Februari 2025. Pengumuman ini disampaikan oleh Badan Layanan Umum (BLU) Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas I Kalimarau melalui keterangan resmi mereka.</p>

<p>"Penerbangan Batik Air rute Berau-Yogyakarta tidak dapat beroperasi untuk sementara waktu karena adanya kendala operasional," demikian pernyataan resmi dari pihak UPBU Kalimarau.</p>

<p>Kendala operasional yang dimaksud tidak dijelaskan secara rinci. Namun, pembatalan ini dipastikan akan berdampak pada para penumpang yang telah berencana melakukan perjalanan antara kedua kota tersebut.</p>

<p>Pihak UPBU Kalimarau menyatakan bahwa mereka telah berkoordinasi dengan maskapai Batik Air dan pihak terkait lainnya untuk mencari solusi terbaik bagi para penumpang yang terdampak. Opsi yang ditawarkan antara lain pengembalian dana (refund) atau pengalihan penerbangan (reschedule) ke tanggal atau rute lain sesuai dengan kebijakan yang berlaku di maskapai Batik Air.</p>

<p>"Kami menghimbau kepada seluruh penumpang yang telah memiliki tiket pada rute Berau-Yogyakarta untuk segera menghubungi maskapai Batik Air atau agen perjalanan tempat tiket dibeli," tuturnya.</p>

<p>Pembatalan penerbangan ini tentu menimbulkan kekecewaan di kalangan masyarakat, terutama bagi mereka yang telah merencanakan perjalanan jauh-jauh hari. Namun, pihak UPBU Kalimarau memastikan bahwa mereka akan terus berupaya memberikan informasi terbaru terkait perkembangan situasi ini melalui kanal komunikasi resmi mereka.</p>

<p>"Kami memahami ketidaknyamanan yang mungkin timbul akibat perubahan ini. Oleh karena itu, kami bersama pihak maskapai dan pemangku kepentingan terkait terus berupaya mencari solusi terbaik untuk mengatasi kendala ini, termasuk kemungkinan pengoperasian kembali rute Berau (BEJ) - Yogyakarta (YIA)," pungkasnya. (DAA)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Peduli Korban Kebakaran, Polsek Teluk Bayur dan DPRD Berau Salurkan Bantuan Sosial</title>
<link>https://kartanews.com/peduli-korban-kebakaran-polsek-teluk-bayur-dan-dprd-berau-salurkan-bantuan-sosial</link>
<guid>https://kartanews.com/peduli-korban-kebakaran-polsek-teluk-bayur-dan-dprd-berau-salurkan-bantuan-sosial</guid>
<description><![CDATA[ KARTANEWS.COM, BERAU – Musibah kebakaran yang terjadi di Jalan H.A.R.M Ayoeb, RT 005, Kelurahan Rinding, Kecamatan Teluk Bayur, pada Senin (27/1/2025) mengundang kepedulian banyak pihak. Sebagai wujud solidaritas, Kapolsek Teluk Bayur bersama unsur Muspika dan anggota DPRD Kabupaten Berau menyalur... ]]></description>
<enclosure url="uploads/2025/02/Gambar-WhatsApp-2025-01-29-pukul-15.26.45_e1e3e915.jpg" length="49398" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 09 Feb 2025 17:14:16 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p>KARTANEWS.COM, BERAU – Musibah kebakaran yang terjadi di Jalan H.A.R.M Ayoeb, RT 005, Kelurahan Rinding, Kecamatan Teluk Bayur, pada Senin (27/1/2025) mengundang kepedulian banyak pihak. Sebagai wujud solidaritas, Kapolsek Teluk Bayur bersama unsur Muspika dan anggota DPRD Kabupaten Berau menyalurkan bantuan sosial kepada para korban pada Selasa (28/1/2025).</p>

<p>Rombongan yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Teluk Bayur, AKP Alimuddin didampingi Camat Teluk Bayur, Lurah Rinding, Danramil Teluk Bayur, serta perwakilan dari berbagai partai politik, yakni PKS, Perindo, dan Golkar. Kehadiran mereka bertujuan untuk memberikan dukungan moril sekaligus menyalurkan bantuan kepada warga yang terdampak.</p>

<p>Bantuan yang diserahkan berupa paket sembako lengkap yang diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari para korban.</p>

<p>“Kami merasakan duka yang mendalam atas musibah ini. Semoga bantuan yang diberikan dapat meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak,” ujar AKP Alimuddin saat ditemui di lokasi.</p>

<p>Wakil Ketua DPRD Kabupaten Berau yang turut hadir dalam kegiatan tersebut mengapresiasi sinergi dan kepedulian yang ditunjukkan oleh berbagai pihak.</p>

<p>“Musibah ini menjadi pengingat betapa pentingnya kebersamaan dan gotong royong. Kita harus terus membantu mereka agar bisa bangkit kembali,” tuturnya.</p>

<p>Selain menyalurkan bantuan, Muspika juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran. Beberapa langkah pencegahan yang disarankan antara lain rutin memeriksa instalasi listrik, tidak membuang puntung rokok sembarangan, serta menjaga kebersihan lingkungan guna meminimalisir risiko kebakaran di masa mendatang. (DAA)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Rute Penerbangan Baru Berau&#45;Bali Buka Peluang Wisata Bahari dan Bisnis</title>
<link>https://kartanews.com/rute-penerbangan-baru-berau-bali-buka-peluang-wisata-bahari-dan-bisnis</link>
<guid>https://kartanews.com/rute-penerbangan-baru-berau-bali-buka-peluang-wisata-bahari-dan-bisnis</guid>
<description><![CDATA[ KARTANEWS.COM, TANJUNG REDEB – Kabar gembira bagi para pecinta wisata bahari dan pelaku bisnis di Berau dan Bali! Mulai 29 Agustus 2024, Bandara Kalimarau akan membuka rute penerbangan langsung menuju Bandara Internasional Ngurah Rai. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan konektivitas kedua da... ]]></description>
<enclosure url="uploads/2024/11/Gambar-WhatsApp-2024-11-28-pukul-00.06.53_bd65b1df.jpg" length="49398" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 27 Nov 2024 16:08:05 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p>KARTANEWS.COM, TANJUNG REDEB – Kabar gembira bagi para pecinta wisata bahari dan pelaku bisnis di Berau dan Bali! Mulai 29 Agustus 2024, Bandara Kalimarau akan membuka rute penerbangan langsung menuju Bandara Internasional Ngurah Rai.</p>

<p>Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan konektivitas kedua daerah, mendorong pertumbuhan ekonomi, dan membuka peluang bisnis yang lebih luas.</p>

<p>Audiensi yang dilakukan antara Kepala Badan Layanan Umum Kantor UPBU Kelas I Kalimarau, Ferdinan Nurdin dengan Co. General Manager Bandara Ngurah Rai, Iwan Novi Hantoro telah membahas secara intensif persiapan operasional rute baru ini.</p>

<p>Kedua belah pihak optimistis bahwa rute ini akan menjadi pemicu pertumbuhan sektor pariwisata, khususnya wisata bahari di Berau, yang terkenal dengan keindahan Pulau Derawan dan Maratua.</p>

<p>Co. General Manager Bandara Ngurah Rai, Iwan Novi Hantoro mengatakan pihaknya melihat potensi besar dari rute ini, terutama untuk menarik wisatawan mancanegara, khususnya dari Australia yang memiliki minat tinggi terhadap diving.</p>

<p>“Dengan konektivitas yang lebih baik, kami yakin akan semakin banyak wisatawan yang mengunjungi Bali dan melanjutkan perjalanan mereka ke Berau,” ujarnya.</p>

<p>Selain pariwisata, pembukaan rute ini juga diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di sektor lainnya. Berau memiliki potensi besar dalam sektor perikanan, perkebunan, dan pertambangan.</p>

<p>Kepala Badan Layanan Umum Kantor UPBU Kelas I Kalimarau, Ferdinan Nurdin berharap dengan adanya penerbangan langsung, ekspor komoditas dari Berau ke pasar internasional akan semakin mudah dan efisien.</p>

<p>“Kami telah berhasil melakukan ekspor langsung melalui NLE dan rute baru ini akan membuka peluang yang lebih besar lagi,” tuturnya.</p>

<p>Untuk memastikan keberhasilan rute penerbangan baru ini, berbagai pihak terkait akan bekerja sama secara intensif. Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA) dan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) di Berau dan Bali akan merancang paket-paket wisata yang menarik untuk menarik wisatawan.</p>

<p>“Kami akan bekerja sama dengan berbagai pihak untuk mempromosikan keindahan alam Berau dan Bali,” jelasnya.</p>

<p>“Harapan kami, rute ini dapat menjadi pemicu pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di kedua daerah,” tandasnya. (DAA)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Rute Penerbangan Makassar&#45;Berau Semakin Dekat, Dorong Pertumbuhan Ekonomi</title>
<link>https://kartanews.com/rute-penerbangan-makassar-berau-semakin-dekat-dorong-pertumbuhan-ekonomi</link>
<guid>https://kartanews.com/rute-penerbangan-makassar-berau-semakin-dekat-dorong-pertumbuhan-ekonomi</guid>
<description><![CDATA[ KARTANEWS.COM, TANJUNG REDEB – Kabar baik bagi masyarakat Berau dan Makassar! Rencana pembukaan rute penerbangan langsung Makassar-Kalimarau semakin mendekati kenyataan. Hal ini terungkap dalam audiensi yang dilakukan Kepala Badan Layanan Umum Kantor UPBU Kelas I Kalimarau, Ferdinan Nurdin dengan ... ]]></description>
<enclosure url="uploads/2024/11/Gambar-WhatsApp-2024-11-28-pukul-00.02.47_b8e4fd8d.jpg" length="49398" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 27 Nov 2024 16:05:01 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p>KARTANEWS.COM, TANJUNG REDEB – Kabar baik bagi masyarakat Berau dan Makassar! Rencana pembukaan rute penerbangan langsung Makassar-Kalimarau semakin mendekati kenyataan. Hal ini terungkap dalam audiensi yang dilakukan Kepala Badan Layanan Umum Kantor UPBU Kelas I Kalimarau, Ferdinan Nurdin dengan General Manager Sultan Hasanuddin International Airport, Minggus E.T. Gandeguai di Makassar.</p>

<p>Berdasarkan hasil survei, permintaan masyarakat akan rute penerbangan langsung ini sangat tinggi. Sekitar 36,9% dari 2.700 responden menyatakan keinginan mereka agar rute Makassar-Kalimarau segera dibuka.</p>

<p>Kepala Badan Layanan Umum Kantor UPBU Kelas I Kalimarau, Ferdinan Nurdin mengatakan bahwa tingginya minat ini didorong oleh banyaknya masyarakat Makassar yang bekerja atau memiliki keluarga di Berau, serta keberadaan organisasi Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) di daerah tersebut.</p>

<p>“Kami optimistis bahwa pembukaan rute ini akan sangat dinantikan masyarakat,” ujarnya.</p>

<p>“Tingginya permintaan menunjukkan potensi besar dari rute ini, baik untuk penumpang maupun kargo,” tambahnya.</p>

<p>Pembukaan rute penerbangan Makassar-Kalimarau tidak hanya akan memudahkan mobilitas masyarakat, tetapi juga berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi di kedua daerah. Potensi angkutan kargo dari dan menuju Sulawesi sangat besar. Hal ini mengingat Pulau Sulawesi merupakan salah satu pemasok kebutuhan bahan pokok bagi Kalimantan Timur, khususnya Berau.</p>

<p>“Dengan adanya rute langsung ini, diharapkan perputaran barang akan lebih efisien dan berdampak pada penurunan inflasi,” harapanya.</p>

<p>Selain itu, integrasi dengan sistem National Logistic Ecosystem (NLE) yang sudah diterapkan di Bandara Sultan Hasanuddin akan membuka peluang bagi pelaku usaha di Berau untuk melakukan ekspor ke berbagai negara, seperti China, Singapura, dan Jepang, dengan lebih mudah.</p>

<p>General Manager Sultan Hasanuddin International Airport, Minggus E.T. Gandeguai menyambut positif rencana pembukaan rute ini. Ia melihat banyak potensi yang bisa dikembangkan, tidak hanya untuk transportasi penumpang dan kargo tetapi juga untuk sektor pariwisata.</p>

<p>“Kami yakin bahwa rute Makassar-Kalimarau akan menjadi pemicu pertumbuhan ekonomi di kedua wilayah. Selain itu, kami juga akan terus menjalin kerja sama untuk meningkatkan konektivitas udara di wilayah Indonesia Timur,” terangnya.</p>

<p>Dengan semakin dekatnya realisasi rute penerbangan Makassar-Kalimarau diharapkan dapat memperkuat hubungan antara kedua daerah, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Timur dan Sulawesi Selatan. (DAA)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Bank Kaltimtara Dukung Pelestarian Rusa Payau, Bangun Mini Zoo di Bandara Kalimarau</title>
<link>https://kartanews.com/bank-kaltimtara-dukung-pelestarian-rusa-payau-bangun-mini-zoo-di-bandara-kalimarau</link>
<guid>https://kartanews.com/bank-kaltimtara-dukung-pelestarian-rusa-payau-bangun-mini-zoo-di-bandara-kalimarau</guid>
<description><![CDATA[ KARTANEWS.COM, TANJUNG REDEB – Dalam upaya pelestarian satwa endemik Kalimantan Timur, Bank Kaltimtara turut berkontribusi dalam pembangunan mini zoo di kawasan Bandara Kelas I Kalimarau, Kabupaten Berau. Penyerahan Corporate Social Responsibility (CSR) untuk proyek ini telah dilakukan secara simb... ]]></description>
<enclosure url="uploads/2024/11/Gambar-WhatsApp-2024-11-27-pukul-23.19.23_01bee50e.jpg" length="49398" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 27 Nov 2024 15:20:13 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p>KARTANEWS.COM, TANJUNG REDEB – Dalam upaya pelestarian satwa endemik Kalimantan Timur, Bank Kaltimtara turut berkontribusi dalam pembangunan mini zoo di kawasan Bandara Kelas I Kalimarau, Kabupaten Berau. Penyerahan Corporate Social Responsibility (CSR) untuk proyek ini telah dilakukan secara simbolis.</p>

<p>“Kami berharap mini zoo ini tidak hanya menjadi daya tarik wisata baru, namun juga berperan penting dalam upaya pelestarian rusa payau, salah satu satwa khas Kabupaten Berau,” ujar Kenda Satya, Pimpinan Cabang PT. Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara, Cabang Tanjung Redeb.</p>

<p>Pimpinan Cabang PT. Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara, Cabang Tanjung Redeb, Bapak Kenda Satya (kiri), bersama Pj. Bupati Berau, Bapak Sufian Agus (kanan), saat penyerahan CSR untuk pembangunan mini zoo di Bandara Kalimarau.</p>

<p>Dikatakan oleh Pjs. Bupati Berau, Sufian Agus bahwa pembangunan mini zoo ini mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Berau dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.</p>

<p>“Ini adalah langkah nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan dan melestarikan kekayaan alam daerah,” ungkapnya.</p>

<p>Kepala Seksi Teknik Operasi Bandara Kalimarau, Budi Sarwanto mengatakan bahwa Kerja sama antara Bank Kaltimtara, Pemerintah Kabupaten Berau, dan pengelola Bandara Kalimarau ini dinilai sebagai bentuk sinergi positif dalam pembangunan berkelanjutan.</p>

<p>“Bandara tidak hanya berfungsi sebagai pintu gerbang lalu lintas tetapi juga harus berperan aktif dalam pelestarian lingkungan,” tegasnya.</p>

<p>Dengan adanya mini zoo ini, diharapkan Bandara Kalimarau tidak hanya menjadi pusat mobilitas masyarakat tetapi juga menjadi destinasi wisata edukasi yang menarik, khususnya bagi generasi muda. Selain itu, keberadaan mini zoo ini juga diharapkan dapat berkontribusi pada peningkatan perekonomian masyarakat sekitar. (DAA)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Banuanta Barsatu Kukuhkan Pengurus, Deklarasikan Pemilu Damai</title>
<link>https://kartanews.com/banuanta-barsatu-kukuhkan-pengurus-deklarasikan-pemilu-damai</link>
<guid>https://kartanews.com/banuanta-barsatu-kukuhkan-pengurus-deklarasikan-pemilu-damai</guid>
<description><![CDATA[ KARTANEWS.COM, TANJUNG REDEB – Lembaga Banuanta Barsatu, organisasi kemasyarakatan yang menjunjung tinggi nilai-nilai kearifan lokal, resmi mengukuhkan pengurus DPC dan PAC se-Kabupaten Berau periode 2024-2027. Acara yang berlangsung khidmat pada Selasa (12/11/2024) ini turut dimeriahkan dengan de... ]]></description>
<enclosure url="uploads/2024/11/Gambar-WhatsApp-2024-11-21-pukul-20.48.27_23ce4084.jpg" length="49398" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 21 Nov 2024 14:06:59 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p>KARTANEWS.COM, TANJUNG REDEB – Lembaga Banuanta Barsatu, organisasi kemasyarakatan yang menjunjung tinggi nilai-nilai kearifan lokal, resmi mengukuhkan pengurus DPC dan PAC se-Kabupaten Berau periode 2024-2027. Acara yang berlangsung khidmat pada Selasa (12/11/2024) ini turut dimeriahkan dengan deklarasi komitmen untuk mewujudkan pemilu damai di Bumi Batiwakkal.</p>

<p>Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Berau, Hendratno yang mewakili Pjs. Bupati Berau, Sufian Agus dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas langkah Banuanta Barsatu dalam memperkuat soliditas organisasi.nIa berharap lembaga ini dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam menjaga kondusifitas daerah dan memajukan kesejahteraan masyarakat.</p>

<p>“Pengukuhan ini bukan sekadar seremonial, melainkan momentum bagi kita semua untuk bersinergi dalam membangun Berau yang lebih baik,” ujarnya.</p>

<p>Dirinya juga menekankan pentingnya peran Banuanta Barsatu dalam melestarikan nilai-nilai kearifan lokal yang menjadi akar budaya masyarakat Berau.</p>

<p>Untuk itu, Ia mengajak seluruh pengurus Banuanta Barsatu untuk proaktif dalam mengidentifikasi permasalahan sosial yang dihadapi masyarakat.</p>

<p>“Dengan analisis yang mendalam, kita dapat merumuskan program-program yang tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tuturnya.</p>

<p>Dalam konteks pembangunan sumber daya manusia, Hendratno berharap Banuanta Barsatu dapat berkolaborasi dengan pemerintah dalam mencetak generasi muda yang berkualitas dan berdaya saing.</p>

<p>“Mari kita bersama-sama mempersiapkan generasi emas 2045 yang mampu membawa Berau ke arah yang lebih maju,” pungkasnya. (DAA)</p>

<p>&nbsp;</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pemkab Berau Gelar Perayaan Meriah Hari Ikan Nasional, Luncurkan Ikan Kaleng Produksi Lokal</title>
<link>https://kartanews.com/pemkab-berau-gelar-perayaan-meriah-hari-ikan-nasional-luncurkan-ikan-kaleng-produksi-lokal</link>
<guid>https://kartanews.com/pemkab-berau-gelar-perayaan-meriah-hari-ikan-nasional-luncurkan-ikan-kaleng-produksi-lokal</guid>
<description><![CDATA[ KARTANEWS.COM, TANJUNG REDEB – Dalam rangka memperingati Hari Ikan Nasional ke-11, Pemerintah Kabupaten Berau melalui Dinas Perikanan menggelar serangkaian kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap potensi perikanan daerah. Festival Ikan Hias dan Bazar UMKM yang berl... ]]></description>
<enclosure url="uploads/2024/11/IMG-20241112-WA0013.jpg" length="49398" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 12 Nov 2024 02:54:46 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p>KARTANEWS.COM, TANJUNG REDEB – Dalam rangka memperingati Hari Ikan Nasional ke-11, Pemerintah Kabupaten Berau melalui Dinas Perikanan menggelar serangkaian kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap potensi perikanan daerah.</p>

<p>Festival Ikan Hias dan Bazar UMKM yang berlangsung dari tanggal 11 hingga 16 November 2023 menjadi pusat perhatian dengan berbagai lomba dan kegiatan menarik lainnya. Bertempat di halaman Gedung Graha Pemuda, perhelatan ini secara resmi dibuka oleh Pjs. Bupati Berau, Sufian Agus pada Senin (11/11/2024) sore.</p>

<p>Pjs. Bupati Berau, Sufian Agus menekankan pentingnya sektor perikanan sebagai salah satu pilar ekonomi daerah dan sumber protein yang sangat dibutuhkan masyarakat.</p>

<p>“Hari Ikan Nasional bukan hanya sekedar peringatan, namun juga menjadi momentum bagi kita untuk terus menggali potensi perikanan yang begitu melimpah di Kabupaten Berau,” ujarnya.</p>

<p>Salah satu yang menjadi sorotan dalam acara ini adalah peluncuran produk ikan kaleng hasil produksi SMK 3 Tanjung Batu. Dimana bantuan mesin pengalengan yang diberikan oleh Dinas Perikanan pada Oktober lalu telah membuahkan hasil yang menggembirakan.</p>

<p>“Dengan adanya inovasi ini, produk perikanan kita tidak hanya dipasarkan dalam bentuk segar, namun juga dalam bentuk olahan yang lebih praktis dan memiliki daya simpan yang lebih lama,” ungkap Plt. Kepala Dinas Perikanan, Warji.</p>

<p>Di sisi lain, Sufian Agus juga menyoroti tingginya angka stunting di Kabupaten Berau. Untuk itu, dirinya mengajak seluruh pihak untuk lebih gencar lagi mempromosikan konsumsi ikan di kalangan masyarakat, terutama anak-anak usia sekolah.</p>

<p>“Kita perlu membangun kesadaran bahwa ikan adalah sumber protein berkualitas tinggi yang sangat penting untuk pertumbuhan anak. Oleh karena itu, program makan ikan di sekolah harus terus digalakkan,” tegasnya.</p>

<p>Dikatakannya dengan potensi perikanan yang sangat besar, Kabupaten Berau memiliki peluang yang sangat baik untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pemerintah Kabupaten Berau berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan sektor perikanan melalui berbagai program dan kebijakan yang inovatif.</p>

<p>“Kita harus optimalkan potensi perikanan kita, baik dari segi produksi maupun pemasaran. Dengan demikian, sektor perikanan dapat menjadi lokomotif perekonomian daerah dan meningkatkan kesejahteraan nelayan,” pungkasnya. (DAA)</p>]]> </content:encoded>
</item>

</channel>
</rss>