<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
     xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
     xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
     xmlns:admin="http://webns.net/mvcb/"
     xmlns:rdf="http://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#"
     xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
     xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/">
<channel>
<title>Kartanews &#45; : News</title>
<link>https://kartanews.com/rss/category/news</link>
<description>Kartanews &#45; : News</description>
<dc:language>en</dc:language>
<dc:rights>@PT Digitalindo Media Utama &#45; kartanews.com</dc:rights>

<item>
<title>Kawal Pembangunan Daerah, Pemkab Berau Temui Wamenperkim Fahri Hamzah di Jakarta</title>
<link>https://kartanews.com/kawal-pembangunan-daerah-pemkab-berau-temui-wamenperkim-fahri-hamzah-di-jakarta</link>
<guid>https://kartanews.com/kawal-pembangunan-daerah-pemkab-berau-temui-wamenperkim-fahri-hamzah-di-jakarta</guid>
<description><![CDATA[ JAKARTA – Dalam rangka mengawal kepentingan pembangunan daerah, Pemerintah Kabupaten Berau melakukan audiensi dengan Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (Wamenperkim) RI, Fahri Hamzah, di Gedung ATR/BPN, Jakarta Selatan, Rabu (23/9/2026). ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6ab4e1fd328eb.jpg" length="120113" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 24 Sep 2026 16:41:05 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><strong>KARTANEWS.COM, JAKARTA</strong><span><strong> </strong>– Dalam rangka mengawal kepentingan pembangunan daerah, Pemerintah Kabupaten Berau melakukan audiensi dengan Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (Wamenperkim) RI, Fahri Hamzah, di Gedung ATR/BPN, Jakarta Selatan, Rabu (23/9/2026). </span></p>
<p dir="ltr"><span>Upaya ini dilakukan untuk pemenuhan kebutuhan hunian layak bagi masyarakat melalui penguatan sinergi dengan pemerintah pusat. </span></p>
<p dir="ltr"><span>Bupati Berau, Sri Juniarsih didampingi Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Berau, Mulyadi, menyampaikan pemerintah daerah terus berupaya memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, termasuk penyediaan hunian yang layak. </span></p>
<p dir="ltr"><span>Namun, luasnya wilayah dan masih adanya kebutuhan masyarakat yang belum seluruhnya dapat tertangani membuat dukungan pemerintah pusat menjadi penting.</span></p>
<p dir="ltr"><span>Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat diperlukan agar berbagai program pembangunan perumahan dapat berjalan lebih optimal dan menjangkau masyarakat yang membutuhkan.</span></p>
<p dir="ltr"><span>“Sejumlah hal yang menjadi perhatian Pemkab Berau, termasuk kebutuhan pembangunan dan peningkatan kualitas rumah masyarakat serta pengembangan kawasan permukiman,’ungkapnya. </span></p>
<p dir="ltr"><span>Sri Juniarsih berharap komunikasi yang dibangun bersama Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman dapat menghasilkan dukungan yang mampu mempercepat penanganan kebutuhan perumahan di Kabupaten Berau.</span></p>
<p dir="ltr"><span>Ia menegaskan, Pemkab Berau akan terus membuka ruang kolaborasi dengan pemerintah pusat dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas kawasan permukiman.</span></p>
<p dir="ltr"><span>“Harapan kita tentunya apa yang menjadi kebutuhan masyarakat bisa mendapatkan perhatian dan dukungan, sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan masyarakat Kabupaten Berau,” pungkanya. (Rein)</span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Perkuat Pengawasan Profesi Advokat, DPD IKADIN Kaltim Jajaki Sinergi dengan Tokoh Masyarakat</title>
<link>https://kartanews.com/perkuat-pengawasan-profesi-advokat-dpd-ikadin-kaltim-jajaki-sinergi-dengan-tokoh-masyarakat</link>
<guid>https://kartanews.com/perkuat-pengawasan-profesi-advokat-dpd-ikadin-kaltim-jajaki-sinergi-dengan-tokoh-masyarakat</guid>
<description><![CDATA[ SAMARINDA – Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Advokat Indonesia (DPD IKADIN) Kalimantan Timur terus mendorong penegakan pengawasan terhadap profesi advokat sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas, integritas, dan profesionalisme penegak hukum di daerah. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6ab4b821800d8.jpg" length="111173" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 24 Sep 2026 13:43:00 +0800</pubDate>
<dc:creator>Irla Hadratan Iman</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, SAMARINDA –</strong> Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Advokat Indonesia (DPD IKADIN) Kalimantan Timur terus mendorong penguatan pengawasan terhadap profesi advokat sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas, integritas, dan profesionalisme penegak hukum di daerah.</p>
<p>Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan silaturahmi dengan tokoh masyarakat Kalimantan Timur, Rita Widyasari. Dalam pertemuan itu, pengurus DPD IKADIN Kaltim sekaligus menyampaikan permohonan kesediaan untuk menjadi bagian dari Komisi Pengawas DPD IKADIN Kaltim dari unsur tokoh masyarakat.</p>
<p>Pertemuan tersebut menjadi bagian dari langkah IKADIN Kaltim membangun sinergi dengan elemen masyarakat dalam mendukung pelaksanaan penegakan hukum yang berkeadilan.</p>
<p>Ketua DPD IKADIN Kaltim mengatakan, keterlibatan tokoh masyarakat dalam Komisi Pengawas memiliki peran penting untuk memperkuat fungsi pengawasan terhadap pelaksanaan profesi advokat.</p>
<p>Menurutnya, pelibatan unsur masyarakat merupakan bagian dari ketentuan yang menjadi dasar pembentukan dan pelaksanaan fungsi Komisi Pengawas, sebagaimana merujuk pada Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2003 tentang Advokat serta Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) IKADIN.</p>
<p>"Kehadiran unsur tokoh masyarakat di dalam Komisi Pengawas sangat krusial untuk memberikan sudut pandang yang objektif, independen, serta menjaga kepercayaan publik terhadap profesi advokat sebagai officium nobile," ujarnya.</p>
<p>Ia menjelaskan, pengawasan terhadap advokat tidak cukup hanya dilakukan melalui mekanisme internal organisasi. Menurutnya, keterlibatan unsur masyarakat juga diperlukan sebagai bentuk kontrol sosial agar pelaksanaan profesi tetap berada dalam koridor kode etik dan ketentuan peraturan perundang-undangan.</p>
<p>"Pengawasan yang efektif membutuhkan keterlibatan berbagai unsur. Kontrol sosial dari masyarakat dapat menjadi bagian penting dalam menjaga agar advokat tetap menjunjung tinggi kode etik dan aturan hukum dalam menjalankan profesinya," katanya.</p>
<p><img src="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x_6ab4b8eb51c4d.jpg" alt=""></p>
<p>Dalam pertemuan tersebut, jajaran DPD IKADIN Kaltim dan Rita Widyasari juga membahas pentingnya sinergi dalam mendukung terciptanya penegakan hukum yang memberikan rasa keadilan bagi masyarakat Kalimantan Timur.</p>
<p>Kegiatan silaturahmi kemudian ditutup dengan foto bersama jajaran pengurus DPD IKADIN Kaltim.</p>
<p>IKADIN Kaltim menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat pengawasan dan profesionalisme advokat sekaligus membangun hubungan dengan berbagai unsur masyarakat dalam mendukung penegakan hukum di Bumi Etam.</p>
<p>Komitmen tersebut sejalan dengan jargon IKADIN, "Fiat Justitia Ruat Coelum", yang bermakna hendaklah keadilan ditegakkan walaupun langit akan runtuh. (Irla)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kapal OB Anindhita 81 Sandar di Berau, Pasokan Pertalite Ditingkatkan hingga 30 Persen</title>
<link>https://kartanews.com/kapal-ob-anindhita-81-sandar-di-berau-pasokan-pertalite-ditingkatkan-hingga-30-persen</link>
<guid>https://kartanews.com/kapal-ob-anindhita-81-sandar-di-berau-pasokan-pertalite-ditingkatkan-hingga-30-persen</guid>
<description><![CDATA[ BERAU  – PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan memperkuat pasokan BBM di Kabupaten Berau melalui kedatangan kapal OB Anindhita 81 yang bersandar pada Kamis (24/9/2026) dini hari. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6ab49f6decea1.jpg" length="77657" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 24 Sep 2026 11:58:05 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><strong>KARTANEWS.COM, BERAU </strong><span> – PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan memperkuat pasokan BBM di Kabupaten Berau melalui kedatangan Kapal OB Anindhita 81 yang bersandar pada Kamis (24/9/2026) dini hari. Kapal tersebut membawa Pertalite dan Pertamax untuk mendukung penyaluran ke lembaga penyalur.</span><b></b></p>
<p dir="ltr"><span>Area Manager Communication, Relations &amp; CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Edi Mangun, mengatakan Pertamina menyiapkan proses penerimaan BBM di Fuel Terminal Berau dan mengatur pengiriman ke lembaga penyalur berdasarkan kebutuhan di masing-masing lokasi.</span><b></b></p>
<p dir="ltr"><span>“Kedatangan OB Anindhita 81 menambah pasokan yang dapat kami salurkan untuk melayani masyarakat Berau. Pertamina menyiapkan penerimaan BBM dan pengiriman mobil tangki agar penyaluran ke SPBU dan Pertashop dapat berjalan lancar, dengan tetap mengutamakan keselamatan,” ujar Edi.</span><b></b></p>
<p dir="ltr"><span>Sebagai langkah penguatan pelayanan, Pertamina menyiapkan peningkatan penyaluran Pertalite ke sejumlah SPBU pada Jumat (25/9), sekitar 30 persen dibandingkan rata-rata penyaluran sebelumnya.</span></p>
<p dir="ltr"><span>Dia juga menyampaikan, Pertamina menyiapkan pengiriman Pertamax ke SPBU dan Pertashop sesuai kebutuhan masing-masing lembaga penyalur.</span><b></b></p>
<p dir="ltr"><span>Edi menegaskan bahwa Pertamina terus memantau stok di setiap lembaga penyalur serta berkoordinasi dengan pengelola SPBU, Pertashop, transportir, dan pemangku kepentingan terkait. Hasil pemantauan menjadi dasar untuk mengatur pengiriman berikutnya agar pasokan tersedia di titik pelayanan yang membutuhkan.</span><b></b></p>
<p dir="ltr"><span>“Kami memahami BBM dibutuhkan masyarakat untuk menjalankan aktivitas sehari-hari. Karena itu, pengiriman terus kami sesuaikan dengan kondisi di lapangan. Terima kasih kepada masyarakat atas kesabaran dan kerja samanya selama upaya penguatan pelayanan ini berlangsung,” tambah Edi.</span><b></b></p>
<p dir="ltr"><span>Pihaknya mengajak masyarakat membeli BBM sesuai kebutuhan agar pelayanan di lembaga penyalur berjalan tertib. Informasi mengenai produk dan layanan Pertamina dapat diperoleh melalui Pertamina Contact Center (PCC) 135 serta akun media sosial @pertaminapatraniaga dan @pertamina135.(Tim/Redaksi)</span><b id="docs-internal-guid-51d50c04-7fff-7bc9-15df-ce0324168b3b"></b></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kualitas Udara Kaltim Fluktuatif: Kukar Berbahaya, Kawasan Penyangga IKN Memburuk</title>
<link>https://kartanews.com/kualitas-udara-kaltim-fluktuatif-kukar-berbahaya-kawasan-penyangga-ikn-memburuk</link>
<guid>https://kartanews.com/kualitas-udara-kaltim-fluktuatif-kukar-berbahaya-kawasan-penyangga-ikn-memburuk</guid>
<description><![CDATA[ Samarinda – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Kalimantan Timur resmi memutakhirkan data Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) pada Rabu (23/9/2026) pukul 07.00 WITA. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6ab3a1034912e.jpg" length="37964" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 23 Sep 2026 17:52:47 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p data-path-to-node="2"><b data-path-to-node="2" data-index-in-node="0">KARTANEWS.COM, SAMARINDA</b> – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Kalimantan Timur resmi memutakhirkan data Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) pada Rabu (23/9/2026) pukul 07.00 WITA.</p>
<p data-path-to-node="2">Laporan berkala ini dipublikasikan sebagai bentuk keterbukaan informasi publik agar masyarakat di wilayah terdampak polusi dapat segera melakukan mitigasi dan perlindungan kesehatan secara mandiri.</p>
<p data-path-to-node="3">Berdasarkan pemantauan terbaru, kondisi kualitas udara ambien di wilayah Kalimantan Timur bergerak sangat fluktuatif. Sebagian besar kota utama terpantau berada di zona aman. Namun, terjadi lonjakan konsentrasi polutan yang signifikan di area barat serta tren penurunan kualitas udara di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN).</p>
<p data-path-to-node="4">Data aplikasi ISPUnet menunjukkan bahwa Kota Samarinda mencatatkan kualitas udara terbaik pada angka 29 dengan kategori Baik, disusul Kota Balikpapan (81) dan Bontang (72) yang berada pada kategori Sedang.</p>
<p data-path-to-node="5">Kondisi berbeda terlihat di Sendawar, Kabupaten Kutai Barat. Lonjakan drastis terjadi hingga nilai ISPU melesat ke angka 294 atau masuk status Sangat Tidak Sehat. Kondisi yang lebih kritis terdeteksi melalui stasiun pemantauan manual (Non-ISPUnet) di Kabupaten Kutai Kartanegara yang mencatatkan parameter di angka 324 dengan kategori Berbahaya.</p>
<p data-path-to-node="6">Sementara itu, beberapa kawasan penyangga IKN turut menunjukkan penurunan kualitas udara ke kategori Tidak Sehat, seperti Wonotirto (169), Samboja (169), dan Muara Jawa (113). Meski demikian, area pusat pemerintahan seperti Plaza Bhinneka KIPP IKN (89) dan Plaza Seremoni KIPP IKN (67) terpantau masih bertahan di kategori Sedang.</p>
<p data-path-to-node="7">Guna menekan risiko gangguan pernapasan akibat paparan polusi akut tersebut, DLH Provinsi Kalimantan Timur mengimbau warga di wilayah berstatus Tidak Sehat hingga Sangat Tidak Sehat untuk segera mengambil langkah keselamatan.</p>
<p data-path-to-node="7">Masyarakat diminta mengurangi aktivitas fisik berat di luar ruangan, wajib menggunakan masker saat beraktivitas di ruang terbuka, serta menjaga sirkulasi udara ruangan tetap tertutup agar partikel debu halus tidak masuk ke dalam rumah.</p>
<p data-path-to-node="7">Otoritas terkait menegaskan akan terus memantau kualitas udara ambien secara berkala untuk mengawasi pergerakan polusi ini.(Irla/pemprov kaltim)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Sambut Inovasi Batiwakkal Punch, Disbudpar Berau Siap Fasilitasi HAKI</title>
<link>https://kartanews.com/sambut-inovasi-batiwakkal-punch-disbudpar-berau-siap-fasilitasi-haki</link>
<guid>https://kartanews.com/sambut-inovasi-batiwakkal-punch-disbudpar-berau-siap-fasilitasi-haki</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Kepala Dinas Budaya dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Berau, Yuda Budisatosa, menyambut positif inovasi kuliner berupa minuman khas baru bernama Batiwakkal Punch yang diinisiasi oleh Hotel Mercure. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6ab375b76cbb0.jpg" length="71329" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 23 Sep 2026 14:48:59 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><span><strong>KARTANEWS.COM, BERAU</strong> – </span><span>Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Berau, Yuda Budisatosa, menyambut positif inovasi kuliner berupa minuman khas baru bernama </span><span>Batiwakkal Punch</span><span> yang diinisiasi oleh Hotel Mercure. </span></p>
<p dir="ltr"><span>Pihaknya berkomitmen mengawal kreasi tersebut secara serius agar dapat menjadi daya tarik tersendiri bagi sektor pariwisata dalam menggaet wisatawan ke Berau.</span></p>
<p dir="ltr"><span>Minuman yang baru saja diluncurkan tersebut diproyeksikan menjadi minuman khas Kabupaten Berau yang nantinya dapat diproduksi luas oleh masyarakat Bumi Batiwakkal. Oleh karena itu, upaya untuk mendaftarkan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) atas kreasi ini diharapkan dapat segera terwujud.</span></p>
<p dir="ltr"><span>“Kami sangat menyambut baik inovasi dari pihak hotel ini. Langkah selanjutnya, kita akan perkenalkan minuman ini terlebih dahulu kepada masyarakat agar makin digandrungi,” ujar Yuda saat ditemui di lokasi acara, (23/09/2026)</span></p>
<p dir="ltr"><span>Yuda optimis, hadirnya minuman khas yang autentik dan hanya bisa ditemukan di Berau ini mampu membuktikan bahwa daerahnya memiliki kualitas serta kreativitas tinggi yang tidak kalah dibanding daerah lain.</span></p>
<p dir="ltr"><span>Ia juga menyarankan agar resep yang diracik oleh pihak hotel dipublikasikan dalam bentuk buku. Hal ini bertujuan untuk memudahkan masyarakat mempelajari tata cara pembuatannya, sekaligus memahami makna filosofis yang terkandung di dalamnya yang berkaitan erat dengan sejarah, budaya, pariwisata, dan kekayaan alam Bumi Batiwakkal.</span></p>
<p dir="ltr"><span>“Tentu kami akan melakukan pembicaraan lanjutan dengan manajemen Hotel Mercure terkait tindak lanjut pelestarian dan pengembangan minuman ini,” tambahnya.</span></p>
<p dir="ltr"><span>Sementara itu, perwakilan manajemen Hotel Mercure menyampaikan komitmennya untuk mengajak masyarakat luas terlibat langsung dalam melestarikan kreasi kuliner tersebut.</span></p>
<p dir="ltr"><span>Sebagai langkah awal untuk mempercepat pengenalan </span><span>Batiwakkal Punch</span><span>, pihak manajemen hotel berencana menggelar pelatihan pembuatan minuman tersebut secara terbuka bagi masyarakat yang berminat untuk mempelajarinya. (Rein)</span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Jaga Warisan Leluhur, Pemkab Berau Ajak Generasi Muda Lestarikan Kuliner Lokal</title>
<link>https://kartanews.com/jaga-warisan-leluhur-pemkab-berau-ajak-generasi-muda-lestarikan-kuliner-lokal</link>
<guid>https://kartanews.com/jaga-warisan-leluhur-pemkab-berau-ajak-generasi-muda-lestarikan-kuliner-lokal</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Festival makanan khas Berau kembali hadir menyemarakkan halaman GOR Pemuda Tanjung Redeb pada Selasa (23/9/2026). ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6ab367ed02ac6.jpg" length="104552" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 23 Sep 2026 13:49:24 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<div _ngcontent-ng-c1370278259="" inline-copy-host="" class="markdown markdown-main-panel md-content enable-luminous-fast-follows enable-updated-hr-color force-compact-layout tutor-markdown-rendering" id="model-response-message-contentr_f9db5e6727e1657e" aria-busy="false" aria-live="off" dir="ltr">
<div><b data-path-to-node="3" data-index-in-node="0">KARTANEWS.COM, BERAU</b> – Festival makanan khas Berau kembali hadir menyemarakkan halaman GOR Pemuda Tanjung Redeb pada Selasa (23/9/2026). Ajang tahunan ini menyajikan beragam hidangan khas Bumi Batiwakkal, seperti Ancur Padas, Puncak Rasul, hingga ragam jajanan tradisional. Berbagai kalangan masyarakat terlihat berbondong-bondong meramaikan dan berpartisipasi dalam gelaran tersebut.</div>
<br>
<div>Wakil Bupati Berau, Gamalis, menyampaikan apresiasinya terhadap antusiasme warga yang begitu tinggi. Ia menyoroti semangat masyarakat yang tak surut meski Kabupaten Berau saat ini tengah dilanda musibah kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).</div>
<br>
<div>“Karhutla masih melanda daerah kita, meskipun kondisinya saat ini sudah jauh mendingan dari sebelumnya. Saya sangat berharap budaya serta makanan tradisional Berau ini dapat terus hidup dan lestari sepanjang zaman,” ujar Gamalis saat ditemui di lokasi acara, Selasa (23/9/2026).</div>
<br>
<div>Gamalis menilai bahwa kuliner khas daerah sudah sepatutnya dikembangkan secara lebih masif dan profesional. Ini dilakukan penting agar para wisatawan maupun tamu dari luar daerah yang berkunjung ke Berau dapat merasakan kelezatan hidangan lokal, sekaligus membawa pulang kenangan manis tentang identitas Bumi Batiwakkal.</div>
<br>
<div>Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa Kabupaten Berau saat ini sedang berada dalam tahap transisi menuju pengembangan ekonomi berkelanjutan. Oleh sebab itu, pelestarian warisan budaya kuliner dianggap memiliki peran strategis untuk mendongkrak perekonomian masyarakat lokal. 
<p><img src="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x_6ab368d1f28d1.jpg" alt=""></p>
</div>
<br>
<div>“Makanan tradisional ini jangan sampai hanya berhenti sebagai penjelas atau penghias acara-acara seremonial saja, tetapi hendaknya bisa menjadi hidangan pilihan sehari-hari warga,” tegasnya.</div>
<br>
<div>Dia pun menyampikan, Pemerintah Kabupaten Berau berkomitmen untuk terus mendorong seluruh elemen masyarakat agar aktif menjaga warisan sejarah leluhur. Salah satu cara konkret yang disarankan adalah dengan rutin mempelajari serta mempraktikkan cara pembuatan kuliner tradisional tersebut.</div>
<br>
<div>Menurut Gamalis, keterlibatan aktif generasi muda dalam mempelajari resep-resep warisan sangat krusial. Dengan mengambil peran tersebut, anak muda secara tidak langsung menjadi garda terdepan dalam menjaga keberlanjutan tradisi dan budaya daerah agar tidak tergerus oleh zaman.</div>
<br>
<div>“Kegiatan ini harus terus dilaksanakan dan dilestarikan secara konsisten sebagai identitas dan ciri khas kebanggaan Berau,” pungkas Gamalis. <b data-path-to-node="11" data-index-in-node="164">(Rein)</b></div>
</div>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>DLHK Berau Bantah Lahan TPA Pegat Bukur Bersengketa, Penanganan Sampah Siap Berjalan</title>
<link>https://kartanews.com/dlhk-berau-bantah-lahan-tpa-pegat-bukur-bersengketa-penanganan-sampah-siap-berjalan</link>
<guid>https://kartanews.com/dlhk-berau-bantah-lahan-tpa-pegat-bukur-bersengketa-penanganan-sampah-siap-berjalan</guid>
<description><![CDATA[ BERAU — Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Berau, Zulkifli Azhari, membantah kabar yang menyebutkan bahwa lahan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) sampah di Kampung Pegat Bukur masih berstatus sengketa. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6ab25256135ae.jpg" length="76169" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 22 Sep 2026 18:03:47 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><strong>KARTANEWS.COM,BERAU</strong><span> — Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Berau, Zulkifli Azhari, membantah kabar yang menyebutkan bahwa lahan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) sampah di Kampung Pegat Bukur masih berstatus sengketa. Pernyataan ini disampaikan untuk meluruskan isu yang belakangan marak beredar di masyarakat.</span></p>
<p dir="ltr"><span>Zulkifli menegaskan bahwa proses pembebasan lahan telah diselesaikan oleh tim teknis terkait, sehingga status kepemilikan lahan tersebut tidak perlu diperdebatkan lagi.</span></p>
<p dir="ltr"><span>"Itu sebenarnya sudah dijawab oleh teman-teman kita, sudah ada pembebasannya. Sudah diumumkan oleh tim dari pembebasan lahan, itu sudah berjalan," kata Zulkifli, Selasa (22/09/2026).</span></p>
<p dir="ltr"><span>Ia berharap proses pembangunan TPA pengganti di Kampung Pegat Bukur dapat berjalan lancar tanpa hambatan berarti. Pemkab Berau juga terus mengupayakan pemenuhan sarana dan prasarana pendukung agar operasional pembuangan sampah ke lokasi baru dapat segera terealisasi.</span></p>
<p dir="ltr"><span>"Ya seperti itu kan sudah direncanakan untuk di Pegat Bukur penggantinya. Ya kita harapkan bisa selesai dengan baiklah. Dan kita minta dukungan sarana dan prasarana untuk bisa pembuangan sampah ke sana," terangnya.</span></p>
<p dir="ltr"><span>Dalam pengelolaan TPA tersebut, DLHK Berau berencana menjalin kolaborasi dengan pihak ketiga, termasuk sejumlah perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Berau. Skema kemitraan ini disiapkan sebagai alternatif dukungan pendanaan apabila terdapat keterbatasan anggaran daerah.</span></p>
<p dir="ltr"><span>"Kita sudah merencanakan dengan mengomunikasikan dengan pihak ketiga untuk minta bantuan kalau seandainya tidak ada anggaran," ujarnya.</span></p>
<p dir="ltr"><span>Zulkifli menambahkan bahwa TPA Pegat Bukur dirancang untuk memiliki daya tampung jangka panjang. Berdasarkan perhitungan perencanaan, lokasi TPA baru ini diproyeksikan mampu beroperasi menampung sampah warga hingga satu dekade ke depan.</span></p>
<p dir="ltr"><span>"Untuk masa penampungan, 10 tahun," pungkasnya.(Rein)</span></p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kabut Asap Karhutla Melonjak, 409 Penerbangan di Kalimantan Terdampak</title>
<link>https://kartanews.com/kabut-asap-karhutla-melonjak-409-penerbangan-di-kalimantan-terdampak</link>
<guid>https://kartanews.com/kabut-asap-karhutla-melonjak-409-penerbangan-di-kalimantan-terdampak</guid>
<description><![CDATA[ BALIKPAPAN — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang memicu kabut asap pekat di wilayah Kalimantan berdampak serius terhadap aktivitas penerbangan. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6ab2391c8bfb1.jpg" length="53140" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 22 Sep 2026 16:15:43 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><strong></strong><span><strong>KARTANEWS.COM, BALIKPAPAN</strong> </span><span>— Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang memicu kabut asap pekat di wilayah Kalimantan berdampak serius terhadap aktivitas penerbangan. Kantor Otoritas Bandar Udara (Otban) Wilayah VII mencatat, sebanyak 409 jadwal penerbangan di 18 bandara yang tersebar di Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Utara terdampak sepanjang periode 14 hingga 20 September 2026.</span><b></b></p>
<p dir="ltr"><span>Jumlah tersebut melonjak drastis hingga 157,2 persen dibandingkan pekan sebelumnya (7–13 September 2026) yang mencatat 159 penerbangan terdampak. Kepala Otoritas Bandar Udara Wilayah VII, Ferdinan Nurdin, membeberkan bahwa lonjakan gangguan ini terjadi sangat cepat dalam jangka waktu sepekan.</span><b></b></p>
<p dir="ltr"><span>"Kalau dari 14 sampai dengan 20 September 2026 ada kenaikan yang sangat signifikan, memang terjadi terhadap 409 penerbangan yang terdampak. Ini terlihat signifikan kenaikannya yaitu sekitar 250 penerbangan," kata Ferdinan, Selasa (22/9/2026)</span><b></b></p>
<p dir="ltr"><span>Rincian dampak operasional menunjukkan bahwa dari total 409 penerbangan terdampak, sebanyak 141 penerbangan mengalami keterlambatan (</span><span>delay</span><span>). Angka ini melambung dari pekan sebelumnya yang mencatatkan 49 kasus keterlambatan. Ferdinan menegaskan kenaikan persentase keterlambatan jadwal tersebut terbilang cukup tinggi.</span><b></b></p>
<p dir="ltr"><span>"Untuk keterlambatan atau </span><span>delay</span><span>, di minggu yang lalu ada 49, kalau sekarang menjadi 141. Dipresentasikan kurang lebih sekitar 187,8 persen," ujarnya.</span><b></b></p>
<p dir="ltr"><span>Sementara itu, dampak operasional lainnya yang memicu penundaan hingga pembatalan rute penerbangan juga mengalami kenaikan signifikan sebesar 139,6 persen.</span><b></b></p>
<p dir="ltr"><span>"Sedangkan dampak operasional yang lainnya terkait dengan pembatalan ataupun penundaan, minggu lalu ada 106 penerbangan dan minggu ini ada 254 penerbangan," katanya.</span><b></b></p>
<p dir="ltr"><span>Selain keterlambatan dan pembatalan, sebanyak 14 penerbangan terpaksa dialihkan (</span><span>divert</span><span>) ke bandara lain karena titik tujuan tidak memungkinkan untuk didarati akibat jarak pandang (</span><span>visibility</span><span>) di </span><span>runway</span><span> yang merosot tajam hingga 50 sampai 500 meter. Ferdinan menambahkan bahwa Kalimantan Tengah menjadi area kerja Otban Wilayah VII dengan gangguan terparah.</span><b></b></p>
<p dir="ltr"><span>"Memang yang paling banyak terdampak itu ada di Kalimantan Tengah, yaitu Palangkaraya," ujarnya.</span><b></b></p>
<p dir="ltr"><span>DamPak kabut asap juga dirasakan secara nyata di Kalimantan Timur, salah satunya di Bandara APT Pranoto Samarinda yang mencatat sedikitnya 33 jadwal penerbangan terganggu. </span><b></b></p>
<p dir="ltr"><span>Dari jumlah tersebut, 24 penerbangan mengalami </span><span>delay</span><span>, tujuh penerbangan dibatalkan, dan dua penerbangan dialihkan mendarat di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan, Balikpapan.</span><b></b></p>
<p dir="ltr"><span>Menyikapi eskalasi gangguan yang meluas di 18 bandara tersebut, Otban Wilayah VII mengimbau para calon penumpang untuk mengatur ulang jadwal penerbangan dengan memantau kondisi operasional bandara keberangkatan. </span><b></b></p>
<p dir="ltr"><span>Pihak otoritas juga menginstruksikan maskapai penerbangan agar memberikan hak pengembalian dana secara utuh (</span><span>full refund</span><span>) kepada penumpang terdampak sesuai dengan ketentuan regulasi yang berlaku.(Tim/KN)</span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Audiensi ke Kemenkeu, Bupati Sri Juniarsih Sampaikan Kebutuhan Infrastruktur hingga Pendidikan Berau</title>
<link>https://kartanews.com/audiensi-ke-kemenkeu-bupati-sri-juniarsih-sampaikan-kebutuhan-infrastruktur-hingga-pendidikan-berau</link>
<guid>https://kartanews.com/audiensi-ke-kemenkeu-bupati-sri-juniarsih-sampaikan-kebutuhan-infrastruktur-hingga-pendidikan-berau</guid>
<description><![CDATA[ JAKARATA - Potensi besar yang dimiliki Kabupaten Berau berjalan beriringan dengan kebutuhan pembangunan yang masih cukup luas. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6ab26bd67835a.jpg" length="83897" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 22 Sep 2026 13:12:51 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><strong>KARTANEWS.COM, JAKARATA</strong><span> - Potensi besar yang dimiliki Kabupaten Berau berjalan beriringan dengan kebutuhan pembangunan yang masih cukup luas. Kondisi ini menjadi salah satu hal yang disampaikan Bupati Berau Sri Juniarsih Mas saat melakukan audiensi dengan jajaran Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan RI di Jakarta, Selasa (22/9/2026).</span></p>
<p dir="ltr"><span>Sri Juniarsih didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Berau, Muhammad Said, Kepala BPKAD Berau, Sapransyah, serta Kepala Bapenda Djupiansyah Ganie dan Kepala Bapperida Berau, Endah Ernany Triariani.</span></p>
<p dir="ltr"><span>Rombongan Pemkab Berau diterima langsung oleh Nufransa Wira Sakti selaku Plt. Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan dan Sandy Firdaus selaku Direktur Dana Transfer Umum. </span></p>
<p dir="ltr"><span>Sri Juniarsih mengatakan, audiensi tersebut menjadi kesempatan bagi Pemkab Berau untuk menyampaikan secara langsung berbagai kebutuhan daerah kepada pemerintah pusat.</span></p>
<p dir="ltr"><span>“kami menyampaikan apa yang menjadi permasalahan dan kebutuhan masyarakat di Kabupaten Berau. Mulai dari wisata dan kebutuhan-kebutuhan yang lain, termasuk infrastruktur, kesehatan, dan pendidikan, semuanya kami sampaikan,” ujar Sri Juniarsih.</span></p>
<p dir="ltr"><span>Menurutnya, berbagai kebutuhan tersebut penting disampaikan secara langsung agar pemerintah pusat dapat melihat kondisi dan kebutuhan pembangunan di daerah secara lebih utuh.</span></p>
<p dir="ltr"><span>Bupati menyebut, dalam pertemuan tersebut pihaknya mendapatkan sejumlah solusi yang diharapkan dapat segera ditindaklanjuti. Ia berharap hasil komunikasi dengan pemerintah pusat tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Berau.(Tim/redaksi)</span></p>
<p dir="ltr"><span>“Alhamdulillah kami mendapatkan solusi. Mudah-mudahan solusi ini bisa menjadi kabar baik untuk masyarakat Kabupaten Berau dan dapat dirasakan sesegera mungkin oleh masyarakat di Kabupaten Berau,” katanya.</span></p>
<p dir="ltr"><span>Sri Juniarsih menegaskan, Pemkab Berau akan terus membangun komunikasi dan sinergi dengan pemerintah pusat untuk memperjuangkan berbagai kebutuhan pembangunan daerah.</span></p>
<p dir="ltr"><span>Menurutnya, dukungan dan kolaborasi pemerintah pusat menjadi bagian penting dalam mengoptimalkan potensi Berau sekaligus menjawab berbagai kebutuhan masyarakat, terutama di tengah keterbatasan kemampuan anggaran daerah. (Redaksi)</span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Wabup Berau: Tradisi Baturunan Parau Pelengkap Sempurna Wisata Bahari</title>
<link>https://kartanews.com/wabup-berau-tradisi-baturunan-parau-pelengkap-sempurna-wisata-bahari</link>
<guid>https://kartanews.com/wabup-berau-tradisi-baturunan-parau-pelengkap-sempurna-wisata-bahari</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Wakil Bupati Berau Gamalis menyabut, tradisi Baturunan Parau tidak hanya menjadi warisan budaya Suku Banua. Akan tetapi, berpotensi dikembangkan sebagai salah satu daya tarik wisata budaya unggulan di Kabupaten Berau, maupun Kalimantan Timur. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6aaf4e70d5ff8.jpg" length="113552" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 20 Sep 2026 11:01:04 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, BERAU</strong> – Wakil Bupati Berau Gamalis menyabut, tradisi Baturunan Parau tidak hanya menjadi warisan budaya Suku Banua. Akan tetapi, berpotensi dikembangkan sebagai salah satu daya tarik wisata budaya unggulan di Kabupaten Berau, maupun Kalimantan Timur.</p>
<p>Acara tersebut, digelar sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-73 Kabupaten Berau sekaligus Hari Ulang Tahun (HUT) ke-216 Kota Tanjung Redeb.</p>
<p>Gamalis menjelaskan bahwa tradisi Baturunan Parau mengandung nilai sosial yang sangat kuat, terutama terkait semangat gotong royong dan kebersamaan antarwarga. Menurutnya, pelestarian adat ini tidak boleh hanya dipandang sebagai ritual lama, melainkan sebagai wadah mempererat silaturahmi dan mengenalkan akar budaya kepada generasi muda.</p>
<p>"Tradisi ini merupakan warisan nenek moyang yang menggambarkan pola hidup saling bergotong royong. Melalui kegiatan ini, masyarakat bisa berkumpul, bersilaturahmi, dan memperkuat persatuan," ujar Gamalis.</p>
<p>Ia menambahkan, kekayaan adat istiadat Banua dapat menjadi pelengkap sektor pariwisata Berau yang selama ini didominasi oleh wisata alam bahari. Oleh karena itu, pemerintah daerah berkomitmen mendukung pengembangan nilai-nilai budaya lokal agar memiliki daya tarik bagi wisatawan mancanegara maupun domestik.</p>
<p>Dia juga menyampaikan apresiasinya kepada para tokoh adat dan masyarakat Gunung Tabur yang konsisten merawat tradisi leluhur. Peran tokoh adat dinilai sangat krusial dalam menanamkan pengetahuan budaya kepada generasi penerus.</p>
<p><strong>Digelar di Tengah Musim Kemarau</strong></p>
<p>Pelaksanaan tradisi Baturunan Parau tahun ini berlangsung di tengah kondisi kemarau panjang yang melanda wilayah Berau. Situasi tersebut memicu peningkatan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta menurunnya kualitas udara akibat kabut asap.</p>
<p>"Kualitas udara kita saat ini belum berada pada status sehat, sehingga menjadi dilema tersendiri bagi pelaksanaan kegiatan luar ruangan. Namun, kita tetap berharap kegiatan budaya seperti ini terus berjalan demi menjaga identitas daerah," ungkap Gamalis.</p>
<p>Mengakhiri penyampaiannya, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bersatu melestarikan nilai-nilai lokal agar tidak tergerus zaman.</p>
<p>"Marilah kita bersama-sama melestarikan dan mengajarkan budaya ini kepada generasi muda. Kita berharap kekayaan budaya Berau tetap terjaga dan memberi manfaat berkelanjutan bagi masa depan," pungkasnya.(Rein) </p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kabut Asap Ganggu Penerbangan di Bandara Kalimarau, Pesawat Gagal Mendarat</title>
<link>https://kartanews.com/kabut-asap-ganggu-penerbangan-di-bandara-kalimarau-pesawat-gagal-mendarat</link>
<guid>https://kartanews.com/kabut-asap-ganggu-penerbangan-di-bandara-kalimarau-pesawat-gagal-mendarat</guid>
<description><![CDATA[ BERAU — Kabut asap tebal saat ini mengganggu aktivitas penerbangan di Bandara Kalimarau, Kabupaten Berau. Penurunan jarak pandang (visibility) yang drastis memaksa sejumlah pesawat membatalkan pendaratan hingga dialihkan ke bandara lain. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6aae56979b0cb.jpg" length="83236" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 19 Sep 2026 17:37:53 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS</strong>.<strong>COM</strong>, <strong>BERAU</strong> — Kabut asap tebal saat ini mengganggu aktivitas penerbangan di Bandara Kalimarau, Kabupaten Berau. Penurunan jarak pandang (visibility) yang drastis memaksa sejumlah pesawat membatalkan pendaratan hingga dialihkan ke bandara lain.</p>
<p>Wakil Bupati Berau, Gamalis menyampaikan, terdapat dua penerbangan dari maskapai Batik Air yang dijadwalkan mendarat di Bandara Kalimarau. Pesawat dari Surabaya yang dijadwalkan mendarat pukul 15.45 WITA sempat melakukan holding (berputar-putar di udara). </p>
<p>Selain itu, penerbangan Batik Air dari Jakarta yang dijadwalkan mendarat pukul 15.20 WITA dipastikan gagal mendarat (divert) dan dialihkan ke Balikpapan setelah beberapa kali mencoba pendaratan.</p>
<p>"Jarak pandang sempat menyentuh 2.000 meter, lalu menurun ke 1.800 meter, dan terakhir menjadi 1.500 meter. Padahal panjang runway kita saja 2.000 meter," ujar, Jumat (18/09/2026) </p>
<p>Sementara itu, Kepala Bandara Kalimarau, Fatah Atabri menjelaskan bahwa gangguan penerbangan akibat paparan asap ini mulai dirasakan sejak tanggal 17 September pukul 11.00 siang. Kiriman kabut asap tersebut membuat jarak pandang merosot drastis dari 3.500 meter menjadi 1.500 meter, sehingga memicu pembatalan sejumlah penerbangan sejak hari sebelumnya.</p>
<p>"Kemarin ada beberapa pembatalan penerbangan, antara lain Wings Air rute Berau–Samarinda–Berau, Super Air Jet rute Balikpapan–Berau, dan Sriwijaya Air rute Ujung Pandang–Berau–Balikpapan," ungkap Kepala Bandara.</p>
<p>Untuk operasional hari ini, penerbangan Wings Air sempat lepas landas menuju Samarinda pada pukul 12.20 WITA saat jarak pandang berada di angka 2.000 meter. Namun, pesawat tersebut belum dapat kembali ke Berau dan masih tertahan di Samarinda karena jarak pandang di Kalimarau kembali memburuk hingga 1.500 meter.</p>
<p>Pihak otoritas bandara dan maskapai hingga saat ini masih memantau perkembangan cuaca serta jarak pandang sebelum mengambil keputusan lebih lanjut terkait jadwal penerbangan berikutnya.(Rein) </p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Peringati HUT Ke&#45;71 Satlantas, Polres Berau Gelar Bakti Sosial</title>
<link>https://kartanews.com/peringati-hut-ke-71-satlantas-polres-berau-gelar-bakti-sosial</link>
<guid>https://kartanews.com/peringati-hut-ke-71-satlantas-polres-berau-gelar-bakti-sosial</guid>
<description><![CDATA[ BERAU — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-71 Lalu Lintas Bhayangkara, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Berau menggelar aksi sosial di Masjid Al-Mubarak Wicaksana Laghawa, Kabupaten Berau, Kamis (17/9/2026) malam ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6aae38b18a8e8.jpg" length="113398" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 19 Sep 2026 15:21:29 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">BERITA KARTA</span></span></span></span></strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> . </span></span></span></span><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">COM, BERAU</span></span></span></span></strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-71 Lalu Lintas Bhayangkara, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Berau menggelar aksi sosial di Masjid Al-Mubarak Wicaksana Laghawa, Kabupaten Berau, Kamis (17/9/2026) malam. Aksi ini diisi dengan pembagian makanan bergizi gratis dan pemberian santunan kepada santri Pondok Pesantren Darul Ulum.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Rangkaian acara dimulai pukul 19.45 WITA dengan salat Isya berjamaah, dilanjutkan pembacaan surah Yasin, serta tausiah bertema pentingnya rasa syukur yang disampaikan oleh Ustaz Fatur dari Pesantren Al-Kholil.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Kegiatan berlangsung khidmat saat jajaran kepolisian dan jamaah memulaikan doa bersama. Doa tersebut ditujukan untuk keselamatan dan kelancaran tugas Kapolres beserta seluruh personel Polres Berau, agar senantiasa menjaga nama baik institusi Polri.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Kasat Lalu Polres Berau, AKP Rhondy Hermawan, menegaskan bahwa bakti sosial ini menjadi wujud rasa syukur sekaligus komitmen Polri untuk terus hadir di tengah masyarakat.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Melalui peringatan HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 ini, kami ingin berbagi kebahagiaan dan memberikan kepedulian nyata melalui penyaluran makanan bergizi gratis bagi para santri.Semoga bantuan ini membawa manfaat serta mendatangkan keberkahan bagi pelaksanaan tugas kepolisian di Kabupaten Berau, ujar Rhondy.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 28 santri beserta pendamping menerima paket makanan bergizi dan santun. Acara diakhiri dengan sesi foto bersama.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Aksi sosial ini juga melibatkan sejumlah pejabat utama Satlantas Polres Berau, antara lain Kanit Patroli, Kanit Regident, Ps. Kanit Pamobvit, Kanit Gakkum, serta jajaran personel Polres Berau.(Rein) </span></span></span></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>10 Hari Tanpa Hasil, Operasi SAR Kapal Rombongan Jurnalis di Selat Sunda Resmi Dihentikan</title>
<link>https://kartanews.com/10-hari-tanpa-hasil-operasi-sar-kapal-rombongan-jurnalis-di-selat-sunda-resmi-dihentikan</link>
<guid>https://kartanews.com/10-hari-tanpa-hasil-operasi-sar-kapal-rombongan-jurnalis-di-selat-sunda-resmi-dihentikan</guid>
<description><![CDATA[ BANTEN — Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) gabungan terhadap rombongan jurnalis dan kru kapal cepat KM Arupadatu I di perairan Selat Sunda resmi dihentikan setelah berlangsung selama 10 hari tanpa hasil. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6aacf56c83dfa.jpg" length="97832" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 18 Sep 2026 16:22:56 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.COM</span></span></strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> , </span></span><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">BANTEN</span></span></strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> — Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) gabungan terhadap rombongan jurnalis dan kru kapal cepat KM Arupadatu I di perairan Selat Sunda resmi dihentikan setelah berlangsung selama 10 hari tanpa hasil.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Penghentian operasi kemanusiaan tersebut diumumkan langsung oleh Gubernur Banten Andra Soni dalam konferensi pers di Posko Utama SAR Gabungan, Dermaga Marina Carita, Kabupaten Pandeglang, Banten, Kamis petang.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​"Sudah tidak efektif, maka dengan berat hati eksekusi operasi gabungan ini dinyatakan dihentikan," ujar Andra.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Andra memaparkan, sepanjang penyisiran digelar, tim SAR tidak menemukan indikasi keberadaan para korban maupun fisik kapal di seluruh sektor pencarian. Bahkan pada hari operasi terakhir, pengerahan 523 personel yang menjelajahi jalur darat, laut, hingga udara seluas 8.509 nautical mile (NM) persegi tetap nihil hasilnya.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Mengenai temuan 13 objek material yang sempat mengapung di laut selama proses pencarian, pihak Ditpolairud Polda Banten telah mengkonfirmasi bahwa seluruh temuan tersebut sama sekali tidak berkaitan dengan fisik maupun kelengkapan KM Arupadatu I.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Meski operasi gabungan resmi ditutup, Pemerintah Provinsi Banten bersama Basarnas menegaskan bahwa pencarian dapat dibuka kembali sewaktu-waktu jika ditemukan petunjuk baru atau laporan terkonfirmasi dari masyarakat.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Dalam penutupnya, Gubernur Banten menyampaikan penghargaan dan terima kasih setinggi-tingginya kepada seluruh unsur tim SAR gabungan serta insan pers yang secara konsisten mengawal perkembangan operasi ini.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​"Semoga kami mendapatkan informasi yang bisa kami tindak lanjuti, dan terima kasih kepada rekan media yang 10 hari ini terus membantu operasi ini," simpulnya.(Rdk)</span></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kejar Target Rp18,4 Triliun, Pemkab Kutim Genjot Permudahan Izin dan Diversifikasi Industri</title>
<link>https://kartanews.com/kejar-target-rp184-triliun-pemkab-kutim-genjot-permudahan-izin-dan-diversifikasi-industri</link>
<guid>https://kartanews.com/kejar-target-rp184-triliun-pemkab-kutim-genjot-permudahan-izin-dan-diversifikasi-industri</guid>
<description><![CDATA[ KUTIM — Realisasi investasi di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) hingga triwulan II 2026 telah menembus angka Rp7,78 triliun. Capaian ini setara dengan 42,27 persen dari target tahunan yang ditetapkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutim sebesar Rp18,42 triliun. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6aaceb3f432e3.jpg" length="513913" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 18 Sep 2026 15:35:59 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, KUTIM</strong> — Realisasi investasi di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) hingga triwulan II 2026 telah menembus angka Rp7,78 triliun. Capaian ini setara dengan 42,27 persen dari target tahunan yang ditetapkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutim sebesar Rp18,42 triliun.</p>
<p>​Untuk memenuhi target tersebut, Pemkab Kutim masih harus mengejar kekurangan sebesar 57,73 persen atau sekitar Rp10,64 triliun sepanjang semester II 2026.</p>
<p>​Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kutim Novian Pranata menegaskan komitmennya untuk menggenjot masuknya modal di sisa tahun berjalan. Sektor pertambangan dan perkebunan dinilai masih menjadi motor penggerak utama.</p>
<p>​“Investasi di Kutim cukup besar terutama dari sektor pertambangan dan perkebunan. Kami optimistis target yang telah ditetapkan dapat tercapai hingga akhir tahun,” ujar Novian di Sangatta, Kamis (17/9/2026).</p>
<p>​Guna mengejar sisa target Rp10,64 triliun, DPMPTSP Kutim terus memperkuat iklim investasi daerah melalui penyederhanaan layanan dan jaminan kepastian perizinan. Koordinasi intensif dengan para pelaku usaha juga ditingkatkan untuk memastikan seluruh aktivitas penanaman modal terevaluasi dan tercatat secara presisi.</p>
<p>​Di sisi lain, Novian menekankan bahwa indikator keberhasilan investasi tak semata diukur dari tingginya angka modal yang masuk, tetapi juga dari dampaknya terhadap pertumbuhan ekonomi lokal dan penyerapan tenaga kerja daerah.</p>
<p>​Oleh karena itu, kewajiban penyampaian Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) oleh pihak perusahaan menjadi krusial.</p>
<p>​“Pendataan dan pelaporan investasi menjadi bagian penting dalam mengukur perkembangan investasi sekaligus menjadi dasar pemerintah dalam menentukan kebijakan,” tegasnya.</p>
<p>​Selain mengandalkan sektor ekstraktif dan komoditas, Pemkab Kutim kini mulai mendorong diversifikasi investasi ke sektor industri pengolahan serta sektor potensial lainnya yang mampu memberikan nilai tambah tinggi bagi daerah.(Rdk) </p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Demi Memastikan Kelengkapan Data, Diskominfo Dorong Peningkatan Kualitas Digitalisasi Pemerintah</title>
<link>https://kartanews.com/demi-memastikan-kelengkapan-data-diskominfo-dorong-peningkatan-kualitas-digitalisasi-pemerintah</link>
<guid>https://kartanews.com/demi-memastikan-kelengkapan-data-diskominfo-dorong-peningkatan-kualitas-digitalisasi-pemerintah</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6aacdcfdd904d.jpg" length="442818" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 18 Sep 2026 14:39:09 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, SAMARINDA</strong> – Transformasi digital di lingkup pemerintahan tidak sebatas urusan membangun aplikasi. Integrasi data, kesiapan sumber daya manusia (SDM), tata kelola, sistem keamanan, hingga kualitas layanan publik menjadi pilar utama agar pemanfaatan teknologi benar-benar berdampak nyata bagi masyarakat.</p>
<p>Guna mematangkan fondasi tersebut, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kalimantan Timur mempererat sinergi dengan Diskominfo Kota Samarinda untuk mendorong peningkatan Indeks Pemerintah Digital (Pemdi). Langkah strategis ini dibahas dalam pertemuan koordinasi di Kantor Diskominfo Kota Samarinda, Kamis (17/9/2026).</p>
<p>Rombongan Diskominfo Kaltim dipimpin langsung oleh Kepala Diskominfo Kaltim Ririn Saridewi, didampingi Kepala Bidang Aplikasi Informatika (Aptika) Ferry, serta Pranata Komputer Ahli Muda Fedlandy Yulian dan Adi Setiawan.</p>
<p>Kepala Diskominfo Kaltim Ririn Saridewi menegaskan bahwa transformasi digital memerlukan komitmen utuh pada aspek pendukung di luar sekadar pembangunan platform.</p>
<p>“Transformasi digital pemerintahan tidak cukup hanya dengan membangun aplikasi. Integrasi data, kesiapan sumber daya manusia, tata kelola, keamanan, hingga kualitas layanan publik menjadi bagian penting agar teknologi benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat,” ujar Ririn.</p>
<p>Dalam agenda tersebut, Diskominfo Kota Samarinda memaparkan kesiapan serta evaluasi implementasi aspek-aspek pengukuran Indeks Pemdi. Kota Samarinda dipilih menjadi mitra diskusi strategis berkat rekam jejaknya dalam penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) serta pengembangan layanan digital instansi.</p>
<p>Pengalaman Samarinda dalam evaluasi SPBE periode sebelumnya menjadi bahan acuan penting bagi kedua pihak untuk saling berbagi praktik baik (best practice) sekaligus memperkuat koordinasi tata kelola pemerintah digital di wilayah Kalimantan Timur.(Tim/Rdk)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Dapat Bantuan 150 Miliar dari Kemenkes, Pemkab Berau Bakal Lengkapi Fasilitas Kesehatan di Bumi Batiwakkal</title>
<link>https://kartanews.com/dapat-bantuan-150-miliar-dari-kemenkes-pemkab-berau-bakal-lengkapi-fasilitas-kesehatan-di-bumi-batiwakkal</link>
<guid>https://kartanews.com/dapat-bantuan-150-miliar-dari-kemenkes-pemkab-berau-bakal-lengkapi-fasilitas-kesehatan-di-bumi-batiwakkal</guid>
<description><![CDATA[ BERAU - Pemerintah Kabupaten Berau sukses mengamankan alokasi anggaran sebesar Rp150 miliar dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6aac9289a0ed9.jpg" length="92704" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 18 Sep 2026 09:27:52 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS</strong>.<strong>COM</strong>, <strong>JAKARTA</strong> — Pemerintah Kabupaten Berau sukses mengamankan alokasi anggaran sebesar Rp150 miliar dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI. Dana segar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) ini disiapkan untuk mempercepat peningkatan fasilitas dan layanan kesehatan di seluruh pelosok Bumi Batiwakkal.</p>
<p>​Kepastian tersebut didapat usai Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, melakukan audiensi langsung dengan Wakil Menteri Kesehatan, Dante Saksono Harbuwono, di Kementerian Kesehatan RI, Jakarta, Rabu (16/9/2026). </p>
<p>Dalam kunjungannya, ​Sri Juniarsih memaparkan kondisi terkini infrastruktur dasar pelayanan kesehatan di Kabupaten Berau. Ia menekankan pentingnya penguatan sarana pendukung agar masyarakat dapat mengakses layanan medis secara optimal tanpa perlu dirujuk ke luar daerah.</p>
<p>​"Alhamdulillah, dari pertemuan tadi, kita berhasil membawa alokasi anggaran Kemenkes sebesar Rp150 miliar untuk Berau," ujar Sri Juniarsih.</p>
<p>​Dukungan anggaran dari pemerintah pusat ini nantinya difokuskan untuk pemenuhan sarana dan prasarana kesehatan di berbagai tingkatan. Mencakup modernisasi RSUD dr. Abdul Rivai, optimalisasi laboratorium kesehatan, hingga pemenuhan fasilitas di 21 Puskesmas yang tersebar di 13 kecamatan.</p>
<p>​Ia menegaskan, kunjungannya ke Kemenkes RI adalah wujud komitmen Pemkab Berau untuk terus memprioritaskan kebutuhan dasar masyarakat, khususnya di bidang kesehatan.</p>
<p>​"Kami berharap upaya ini mendapat dukungan penuh dari seluruh pihak sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh seluruh masyarakat Kabupaten Berau," pungkasnya. (Rein)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Polres Berau Musnahkan 8 Kilogram Sabu, 16 Tersangka Diringkus</title>
<link>https://kartanews.com/polres-berau-musnahkan-8-kilogram-sabu-16-tersangka-diringkus</link>
<guid>https://kartanews.com/polres-berau-musnahkan-8-kilogram-sabu-16-tersangka-diringkus</guid>
<description><![CDATA[ BERAU — Kepolisian Resor (Polres) Berau sepanjang barang bukti narkotika jenis sabu seberat 8.039,8 gram atau lebih dari 8 kilogram di Mapolres Berau, Kamis (17/9/2026). ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6aaba65790b2a.jpg" length="105550" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 17 Sep 2026 16:33:01 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.COM, BERAU</span></span></strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> — Kepolisian Resor (Polres) Berau sepanjang barang bukti narkotika jenis sabu seberat 8.039,8 gram atau lebih dari 8 kilogram di Mapolres Berau, Kamis (17/9/2026). Barang haram tersebut merupakan hasil pengungkapan kasus periode Juli hingga September 2026 oleh jajaran Polres Berau bersama polsek setempat.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Prosesi pemusnahan dipimpin oleh Kasat Resnarkoba Polres Berau AKP Agus Priyanto, didampingi Kasi Humas AKP Suradi, serta disaksikan perwakilan Kejaksaan Negeri dan Pengadilan Negeri Berau. Seluruh barang bukti tersebut dihancurkan dengan cara dilarutkan ke dalam air panas bercampur cairan pembersih hingga larut total.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">AKP Agus Priyanto menjelaskan, total barang bukti yang dihancurkan diperoleh dari 16 tersangka dalam rentang waktu tiga bulan terakhir. Dari total tersangka tersebut, tiga di antaranya merupakan bagian dari satu jaringan besar penyuplai sabu lintas daerah.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Terdapat satu perkara besar yang melibatkan tiga tersangka. Satu orang membawa sekitar 6 kilogram, dan dua lainnya terkait dengan sisa barang bukti 2 kilogram,” ujar Agus dalam keterangannya kepada awak media, Kamis (17/9/2026).</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Pengungkapan jaringan utama ini bermula dari penyergapan di kawasan Kelurahan Gunung Panjang pada 12 Juni 2026 yang dijadikan lokasi penyimpanan sementara. Barang haram dari luar daerah tersebut diterima oleh tersangka berinisial PG atas Arahan operator berinisial MK. </span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Dari sana, petugas menjalankan strategi pengawasan pengiriman ( controlled delivery ) hingga berhasil mencokok tersangka RM beserta 1,8 kilogram sabu. Pengendali utama berinisial MK saat ini diketahui masih mendekam di dalam lembaga pemasyarakatan.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Selain jaringan utama, penyidik ​​juga memproses 13 tersangka lain dari kasus terpisah yang ditangani jajaran polsek. Modus operandi para pelaku umumnya memiliki kesamaan, yakni menjadikan Tanjung Redeb sebagai titik transit utama sebelum menyelundupkan barang haram ke wilayah destinasi wisata, seperti Pulau Derawan dan Pulau Sangalaki.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Di akhir kegiatan, kepolisian menegaskan komitmennya untuk memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah hukum Kabupaten Berau tanpa memandang bulu.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Kepolisian tidak akan memberikan ruang bagi peredaran barang haram di wilayah Kabupaten Berau, kami juga mengajak warga untuk aktif melaporkan jika menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan masing-masing,”pungkasnya.(Rein) </span></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>​Pemkab Berau Matangkan Rencana Aksi Pengelolaan Geosite untuk Pariwisata Berkelanjutan</title>
<link>https://kartanews.com/pemkab-berau-matangkan-rencana-aksi-pengelolaan-geosite-untuk-pariwisata-berkelanjutan</link>
<guid>https://kartanews.com/pemkab-berau-matangkan-rencana-aksi-pengelolaan-geosite-untuk-pariwisata-berkelanjutan</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6aabd05478dc8.jpg" length="96449" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 16 Sep 2026 16:34:03 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, BERAU</strong> — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau tengah mematangkan kajian pengelolaan situs warisan geologi (geosite) sebagai upaya mengembangkan sektor pariwisata sekaligus menjaga kelestarian lingkungan di wilayah tersebut.</p>
<p>​Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Berau, Yuda Budi Santoso, mengungkapkan bahwa penyusunan peta jalan (roadmap) dan rencana aksi ini menjadi langkah krusial untuk memastikan geosite yang ada, baik yang sudah berkembang maupun yang belum—dapat dikelola secara terstruktur dan berkelanjutan.</p>
<p>​Yuda menjelaskan bahwa pengembanan geosite ini merujuk pada prinsip keselarasan Kawasan Geopark Sangkulirang Mangkalihat. Pendekatan tersebut menekankan keseimbangan antara perlindungan lingkungan dan peningkatan kesejahteraan warga lokal.</p>
<p>​"Intinya bagaimana menjaga agar geosite tetap lestari, sekaligus memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar. Dengan adanya manfaat tersebut, masyarakat juga akan terdorong untuk aktif menjaga geosite sebagai warisan bersama," ujar Yuda saat ditemui usai agenda FGD, Rabu (16/09/2026). </p>
<p>​Dalam proses penyusunannya, Pemkab Berau menyerap berbagai masukan lintas sektor, mulai dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) hingga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR). Seluruh aspirasi teknis tersebut akan diintegrasikan ke dalam dokumen final sebelum disahkan secara resmi.</p>
<p>​Setelah dokumen tersebut disahkan, Disbudpar Berau akan menjadikannya sebagai acuan kerja pelaksanaan program yang diproyeksikan berlangsung selama tujuh tahun ke depan.</p>
<p>​"Program ini dirancang berjangka panjang, sekitar tujuh tahun. Langkah demi langkahnya akan dilaksanakan secara terstruktur dan bertahap dari tahun ke tahun dengan memperhatikan seluruh aspek," pungkasnya.(Rein) </p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Momentum HUT ke&#45;73 Berau dan ke&#45;216 Tanjung Redeb, Pemkab Berau Ajak Masyarakat  Perkuat Sinergi dan Aksi Positif</title>
<link>https://kartanews.com/momentum-hut-ke-73-berau-dan-ke-216-tanjung-redeb-pemkab-berau-ajak-masyarakat-perkuat-sinergi-dan-aksi-positif</link>
<guid>https://kartanews.com/momentum-hut-ke-73-berau-dan-ke-216-tanjung-redeb-pemkab-berau-ajak-masyarakat-perkuat-sinergi-dan-aksi-positif</guid>
<description><![CDATA[ BERAU — Pemerintah Kabupaten Berau menggelar peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-73 Kabupaten Berau sekaligus HUT ke-216 Kota Tanjung Redeb pada tahun 2026. Momentum tahunan ini menjadi ajang refleksi sekaligus apresiasi bagi seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan daerah ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6aa90357c5d6f.jpg" length="171417" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 15 Sep 2026 16:30:18 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, BERAU</strong> — Pemerintah Kabupaten Berau menggelar peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-73 Kabupaten Berau sekaligus HUT ke-216 Kota Tanjung Redeb pada 2026. Momentum tahunan ini menjadi ajang refleksi sekaligus apresiasi bagi seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan daerah.</p>
<p>Dalam sambutannya, pejabat daerah menyampaikan rasa terima kasih mendalam kepada jajaran pemerintah, tokoh masyarakat, serta seluruh elemen yang terlibat aktif menjaga kondusivitas dan mendorong kemajuan Berau. Sinergi lintas sektor dinilai menjadi kunci utama dalam menghadapi tantangan pembangunan yang kian kompleks.</p>
<p>"Melalui kesempatan yang bahagia ini, saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh unsur yang telah berperan aktif dalam proses pembangunan daerah ini," ujarnya di hadapan para tamu undangan.</p>
<p>Selain memaparkan capaian daerah, momen tersebut juga diwarnai dengan harapan agar kondisi cuaca di wilayah Berau segera membaik. Musim kemarau yang sempat melanda beberapa wilayah melatarbelakangi munculnya doa bersama agar hujan dapat segera turun demi menjaga produktivitas pertanian dan pasokan air bersih masyarakat.</p>
<p>"Kita semua berharap dan berdoa, mudah-mudahan hujan segera turun agar situasi lingkungan serta aktivitas masyarakat kembali berjalan normal," tuturnya.</p>
<p>Di akhir penyampaiannya, masyarakat diajak untuk tidak sekadar menjadikan peringatan ini sebagai seremonial belaka. Momen sejarah ini diharapkan menjadi titik balik untuk memperkuat rasa kebersamaan, menjaga kelestarian lingkungan, serta meningkatkan kontribusi nyata di berbagai bidang, mulai dari ekonomi, pendidikan, hingga sosial kemasyarakatan.</p>
<p>"Mari kita jadikan momen HUT Berau ini untuk kembali mengisi hal-hal positif. Mari rapatkan barisan, bekerja sama, dan berinovasi demi kemajuan Kabupaten Berau dan Kota Tanjung Redeb yang kita cintai ini," pungkasnya. (Rein) </p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>BNPB Serahkan Bantuan Peralatan Siaga Karhutla untuk Pemprov Kaltim</title>
<link>https://kartanews.com/bnpb-serahkan-bantuan-peralatan-siaga-karhutla-untuk-pemprov-kaltim</link>
<guid>https://kartanews.com/bnpb-serahkan-bantuan-peralatan-siaga-karhutla-untuk-pemprov-kaltim</guid>
<description><![CDATA[ PPU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) menerima gelontoran bantuan peralatan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6aaa071be0129.jpg" length="472022" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 15 Sep 2026 11:02:02 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS</strong>.<strong>COM, PPU </strong>– Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) menerima gelontoran bantuan peralatan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). </p>
<p>Penyerahan sarana pendukung siaga darurat tersebut berlangsung di kawasan Bukit Tengkorak, Desa Sukomulyo, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Selasa (15/9).</p>
<p>​Bantuan dari pemerintah pusat ini ditujukan untuk meningkatkan kapasitas daerah dan memperkuat kesiapsiagaan personel dalam mengantisipasi ancaman karhutla di wilayah Kaltim.</p>
<p>​Mewakili Gubernur Kaltim, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdaprov Kaltim, Aji Muhammad Fitra Firnanda, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas dukungan BNPB. Ia menilai ketersediaan sarana pendukung sangat krusial bagi keselamatan dan efektivitas kerja petugas operasional di lapangan.</p>
<p>​“Bantuan peralatan ini sangat berarti untuk mendukung petugas di lapangan. Penanganan karhutla membutuhkan kesiapan personel, kelengkapan sarana, serta koordinasi lintas lembaga yang kuat agar penanganan bisa dilakukan cepat dan mencegah api meluas,” ujar pria yang akrab disapa Nanda tersebut.</p>
<p>​Ia menambahkan, kunci utama penanggulangan karhutla terletak pada pemanfaatan bantuan secara tepat sasaran dan efektif. Pemprov Kaltim berkomitmen terus memperkuat sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan dalam menghadapi potensi bencana ini.</p>
<p>​Senada dengan hal itu, Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kaltim, Buyung Dodi Gunawan, menegaskan bahwa seluruh peralatan dari BNPB akan langsung disiagakan guna menunjang respons cepat (quick response) saat ditemukan titik api di daerah rawan.</p>
<p>​“Peralatan ini memperkuat operasional tim di lapangan. BPBD Kaltim bersama TNI, Polri, BMKG, serta pemerintah kabupaten/kota terus mengabaikan potensi risiko melalui pemantauan rutin dan langkah pencegahan dini,” kata Buyung.</p>
<p>​Ia menekankan bahwa strategi penanganan karhutla tidak hanya difokuskan pada pemadaman saat kebakaran terjadi, tetapi juga mengedepankan mitigasi dan kesiapsiagaan berkelanjutan.</p>
<p>​“Harapan kami, melalui bantuan peralatan ini dan sinergi yang makin solid, penanganan karhutla di Kalimantan Timur dapat berjalan lebih cepat, efektif, dan terkendali demi melindungi masyarakat serta lingkungan,” pungkasnya. (Rein) </p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Paripurna HUT ke&#45;73 Berau, Sri Juniarsih Komitmen Dorong Program 8 Plus dan Berau Creative Hub</title>
<link>https://kartanews.com/paripurna-hut-ke-73-berau-sri-juniarsih-komitmen-dorong-program-8-plus-dan-berau-creative-hub</link>
<guid>https://kartanews.com/paripurna-hut-ke-73-berau-sri-juniarsih-komitmen-dorong-program-8-plus-dan-berau-creative-hub</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – DPRD Berau menggelar Rapat Paripurna dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-73 Kabupaten Berau. Momentum ini menjadi hal penting bagi Pemerintah Daerah untuk memaparkan serta merefleksikan arah pembangunan jangka panjang Bumi Batiwakkal. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6aa7a78a831f7.jpg" length="110868" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 14 Sep 2026 15:18:09 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.COM, BERAU</span></span></strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> – DPRD Berau menggelar Rapat Paripurna dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-73 Kabupaten Berau. Momentum ini menjadi hal penting bagi Pemerintah Daerah untuk memaparkan serta merefleksikan arah pembangunan jangka panjang Bumi Batiwakkal. </span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Pada kesempatan itu, Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menyampaikan kerangka rancangan visi dan misi penataan daerah untuk periode 2025–2030 yang fokus pada pembangunan sumber daya manusia, pengentasan kemiskinan, transformasi digital, serta pemerataan pertumbuhan ekonomi.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Dalam pidatonya, Ia menegaskan komitmennya untuk membawa Berau menuju era baru melalui visi "Berau Maju, Unggul, Berkelanjutan, Makmur, dan Sejahtera". Visi besar tersebut diterjemahkan secara konkret ke dalam rencana Program Unggulan 8 Plus yang dirancang khusus untuk menjawab kebutuhan mendasar warga masyarakat Berau.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Beberapa poin dalam program tersebut antara lain pemberian bantuan pendidikan bagi pelajar dan pelajar, biaya pendaftaran dan seragam sekolah gratis untuk tingkat TK hingga SMP yang sudah terealisasi pada tahun 2026, hingga pembebasan BPHTB bagi warga tidak mampu. </span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Selain itu, terdapat program pengembangan transportasi umum Trans Berau, pembangunan sirkuit balap motor pada tahun 2027, serta pembangunan Berau Creative Hub.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​"Peringatan HUT ke-73 ini bukan sekedar seremonial, tetapi pijakan kita untuk melangkah lebih jauh. Visi Berau 2025–2030 dan Program Unggulan 8 Plus kami susun untuk memastikan seluruh warga merasakan dampak nyata pembangunan. Mulai dari pendidikan gratis, fasilitas olahraga modern seperti sirkuit balap, hingga kemudahan ekonomi akan terus kita dorong demi kesejahteraan bersama," ungkap Sri Juniarsih Mas.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Sri Juniarsih mengajak seluruh elemen masyarakat dan jajaran ASN di Berau untuk bersatu padu mensukseskan berbagai program strategi tersebut demi mewujudkan Kabupaten Berau yang lebih maju dan berdaya saing tinggi.(Rein) </span></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>​BPK Kaltim Dorong Wastra Nusantara Jadi Tren Fesyen Masa Depan</title>
<link>https://kartanews.com/bpk-kaltim-dorong-wastra-nusantara-jadi-tren-fesyen-masa-depan</link>
<guid>https://kartanews.com/bpk-kaltim-dorong-wastra-nusantara-jadi-tren-fesyen-masa-depan</guid>
<description><![CDATA[ SAMARINDA — Pelestarian budaya kini tak lagi sebatas menjaga warisan leluhur. Pemberdayaan dan pengembangan ekonomi dinilai menjadi langkah strategis agar kekayaan budaya terus hidup sekaligus memberi nilai tambah bagi kesejahteraan masyarakat. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6aa67c935e13b.jpg" length="614867" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 13 Sep 2026 18:41:59 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, SAMARINDA</strong> — Pelestarian budaya kini tak lagi sebatas menjaga warisan leluhur. Pemberdayaan dan pengembangan ekonomi dinilai menjadi langkah strategis agar kekayaan budaya terus hidup sekaligus memberi nilai tambah bagi kesejahteraan masyarakat.</p>
<p>​Salah satu sektor yang berpotensi besar menggerakkan ekonomi berbasis budaya ini adalah industri fesyen berakar kearifan lokal serta kekayaan wastra Nusantara.</p>
<p>​Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah XIV Kalimantan Timur, Titit Lestari, menegaskan bahwa budaya harus dipandang sebagai aset masa depan, bukan sekadar peninggalan masa lalu.</p>
<p>​“Fashion menjadi bukti nyata bagaimana kekayaan budaya kita dapat diolah, dikembangkan, dan memberi nilai tambah yang nyata,” ujar Lestari dalam Talkshow Fashion dan Wastra Outlook di Gedung BPK Kaltim, Minggu (13/9/2026).</p>
<p>​Menurut Lestari, Kalimantan Timur memiliki posisi strategis sebagai titik temu ragam budaya Nusantara. Keragaman ini berpotensi besar melahirkan inovasi fesyen baru berkarakter khas.</p>
<p>​“Ke depan, Kalimantan Timur tak hanya menjadi rumah bagi budaya Nusantara, tetapi juga tempat lahirnya budaya fesyen baru hasil perpaduan kekayaan budaya dari seluruh Indonesia,” lanjutnya.</p>
<p>​Ia menambahkan, teknik tradisional dan keragaman motif wastra di Kaltim merupakan modal kuat yang siap diolah sesuai perkembangan zaman. Jika dipadukan dengan ide-ide segar, karya wastra lokal tidak hanya diminati di pasar domestik, tetapi juga mampu menembus pasar internasional.</p>
<p>​Sejalan dengan hal tersebut, Ketua BPP FASCREEYA Indonesia, Anas Maghfur, berharap agenda ini menjadi wadah kolaborasi dan pembuka peluang bagi generasi muda serta pelaku industri kreatif di Kaltim.</p>
<p>​“Bagi kami, wastra bukan sekadar peninggalan masa lalu, melainkan sumber inspirasi, kreativitas, sekaligus peluang industri yang nyata,” kata Anas.</p>
<p>​Acara yang dirancang untuk memperkuat ekosistem fesyen berbasis budaya ini turut menghadirkan dua tokoh fesyen nasional sebagai narasumber, yakni Lenny Agustin (Fashion Designer &amp; National Chairwoman Indonesian Fashion Chamber) dan Phillip Iswardono (Fashion Designer &amp; National Vice Chair Division Organization IFC). (Rein) </p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Tekan Berita Ugal&#45;ugalan, Diskominfo Berau Dukung UKW PWI</title>
<link>https://kartanews.com/tekan-berita-ugal-ugalan-diskominfo-berau-dukung-ukw-pwi</link>
<guid>https://kartanews.com/tekan-berita-ugal-ugalan-diskominfo-berau-dukung-ukw-pwi</guid>
<description><![CDATA[ BERAU — Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kabupaten Berau, Didi Rahmadi mengatakan kualitas dan profesionalisme jurnalis di daerah, sangat dibutuhkan dalam menyajikan informasi kepada masyarakat ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6aa4f8293d0e5.jpg" length="66596" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 12 Sep 2026 14:36:37 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.COM, BERAU</span></span></span></span></span></span></span></span></strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> — Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kabupaten Berau, Didi Rahmadi mengatakan, kualitas dan profesionalisme jurnalis di daerah, sangat dibutuhkan dalam menyajikan informasi kepada masyarakat. </span></span></span></span></span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Untuk itu penyelenggaraan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) sangat perlu dilakukan guna melahirkan insan pers yang tersertifikasi, agar dapat mengolah informasi tidak secara ugal-ugalan. </span></span></span></span></span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Ia menyampaikan bahwa kegiatan UKW yang diselenggarakan oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Berau, pada 12 hingga 13 September 2026, merupakan bagian penting dari memahami cara kerja Wartawan secara profesional. </span></span></span></span></span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Selain cara kerja Wartawan, hal ini juga bertujuan agar para wartawan yang tergabung dalam wadah PWI atau organisasi wartawan yang lainnya, memiliki standar legalitas kompetensi yang diakui secara Nasional, di bawah perlindungan Dewan Pers. </span></span></span></span></span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​”Kami berharap melalui kegiatan uji kompetensi ini, berita-berita yang disajikan oleh teman-teman media di Berau akan semakin berkualitas, bertanggung jawab, serta memenuhi kaidah dan standar etika jurnalistik,” ujar Didi Rahmadi, kepada Kartanews, pada Sabtu (12/09/2026). </span></span></span></span></span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​​Menanggapi cepatnya arus informasi saat ini, Didi menegaskan pentingnya integritas media dalam menyajikan berita. Bagi media yang telah terverifikasi dan wartawannya tersertifikasi, Diskominfo Berau meyakini karya tulis yang dihasilkan dapat dipertanggungjawabkan karena berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik.</span></span></span></span></span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Namun, terkait keberadaan media atau wartawan yang belum terverifikasi serta berpotensi menyebarkan informasi tidak akurat (hoax), pihak Diskominfo akan melakukan langkah koordinasi dengan organisasi pers terkait.</span></span></span></span></span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​"Jika ada pemberitaan yang tidak benar, tentu kami koordinasikan terlebih dahulu dengan pengurus PWI atau SMSI tempat mereka bernaung untuk dilakukan pembinaan oleh organisasinya," jelasnya. </span></span></span></span></span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Ia menambahkan, bagi pihak yang tidak tergabung dalam organisasi pers dan menyebarkan berita yang merugikan, hal tersebut dikembalikan kepada narasumber atau pihak yang diberitakan.</span></span></span></span></span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​"Jika narasumber merasa dirugikan oleh berita yang tidak benar dari media tidak terverifikasi, tentu bisa menyikapi sesuai aturan yang berlaku, termasuk ranah Undang-Undang ITE," tegas Kadis Kominfo Berau. </span></span></span></span></span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Guna memastikan ekosistem pers di Kabupaten Berau tetap tertata dengan baik, Diskominfo Berau juga akan terus berkoordinasi dengan berbagai konstituen Dewan Pers untuk pembaruan data media maupun jurnalis.</span></span></span></span></span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​"Kami akan rutin meminta update data media dan wartawan yang sudah terverifikasi dari teman-teman pengurus PWI, SMSI, maupun organisasi pers lainnya seperti AJI. Data ini penting sebagai acuan kemitraan pemerintah daerah dengan media," pungkasnya. (Rein) </span></span></span></span></span></span></span></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Gelar Uji Kompetensi Wartawan, PWI Berau Komitmen Lahirkan Insan Pers Berkualitas</title>
<link>https://kartanews.com/gelar-uji-kompetensi-wartawan-pwi-berau-komitmen-lahirkan-insan-pers-berkualitas</link>
<guid>https://kartanews.com/gelar-uji-kompetensi-wartawan-pwi-berau-komitmen-lahirkan-insan-pers-berkualitas</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Berau menggelar Workshop Relasi Media sekaligus Uji Kompetensi Wartawan (UKW) pada Sabtu (12/9/2026). Kegiatan ini diselenggarakan berlangsung selama dua hari, yakni 12–13 September 2026. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6aa4dad536752.jpg" length="94057" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 12 Sep 2026 12:42:52 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, BERAU </strong>– Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Berau menggelar Workshop Relasi Media sekaligus Uji Kompetensi Wartawan (UKW) pada Sabtu (12/9/2026). Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung selama dua hari, yakni 12–13 September 2026.</p>
<p>​Ketua PWI Berau sekaligus Penanggung Jawab Kegiatan, Yudhi Perdana, menyampaikan bahwa pelaksanaan UKW ini merupakan wujud komitmen pihaknya dalam meningkatkan kapasitas insan pers di Bumi Batiwakkal. </p>
<p>Menurutnya, melalui UKW, para wartawan dapat membuktikan kredibilitas mereka dalam menyajikan informasi kepada publik.</p>
<p>​"UKW ini merupakan wujud komitmen kami dalam meningkatkan kapasitas wartawan di Bumi Batiwakkal," ujar Yudi saat menyampaikan laporannya.</p>
<p>​Ia juga menuturkan, UKW menjadi tolok ukur bagi wartawan untuk menguji kemampuan dalam mengolah informasi.</p>
<p>Pada kegiatan kali ini, PWI Berau menunjuk Lembaga Uji Pikiran Rakyat untuk menguji para peserta yang akan mengambil jenjang Wartawan Muda sebanyak 12 orang. </p>
<p>​"Semoga kami dapat terus berperan aktif melahirkan wartawan-wartawan yang kompeten dalam menghasilkan karya jurnalistik," ungkapnya.</p>
<p>​Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Berau, Didi Rahmadi, menilai UKW sebagai program yang sangat krusial. Menurutnya, profesi wartawan juga memerlukan standar lisensi atau sertifikasi resmi dalam menjalankan tugasnya.</p>
<p>​Melalui sertifikasi ini, kata Didi, wartawan dapat semakin dipercaya oleh masyarakat maupun berbagai pemangku kepentingan saat menjalankan kegiatan jurnalistik.</p>
<p>​"UKW merupakan program yang sangat penting untuk wartawan. Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini," tuturnya.</p>
<p>​Ia berharap upaya yang dilakukan PWI Berau dapat terus berlanjut guna mendukung kemajuan pers di Bumi Batiwakkal. Dengan begitu, informasi yang disampaikan kepada masyarakat selalu akurat dan mampu menjadi sumber pengetahuan yang mengedukasi. (Rien)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Cegah Api Kembali Menyala, Otorita IKN dan Tim Gabungan Gencarkan Patroli Udara Karhutla</title>
<link>https://kartanews.com/cegah-api-kembali-menyala-otorita-ikn-dan-tim-gabungan-gencarkan-patroli-udara-karhutla</link>
<guid>https://kartanews.com/cegah-api-kembali-menyala-otorita-ikn-dan-tim-gabungan-gencarkan-patroli-udara-karhutla</guid>
<description><![CDATA[ NUSANTARA — Tim gabungan yang terdiri atas Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN), TNI/Polri, BMKG, BNPB, BIN, serta berbagai mitra terkait memperketat pemantauan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan IKN dan sekitarnya. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6aa3efcaa035a.jpg" length="91588" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 11 Sep 2026 20:13:15 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p data-path-to-node="3"><b data-path-to-node="3" data-index-in-node="0">KARTANEWS.COM, NUSANTARA</b> — Tim gabungan yang terdiri atas Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN), TNI/Polri, BMKG, BNPB, BIN, serta berbagai mitra terkait memperketat pemantauan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan IKN dan sekitarnya.</p>
<p data-path-to-node="4">Pada Kamis (10/09/2026), tim menggelar patroli udara menggunakan helikopter Caracal H225M yang bertolak dari Lanud TNI AU Dhomber, Sepinggan, Balikpapan. Pemantauan dari udara ini bertujuan memastikan lokasi yang sebelumnya telah dipadamkan—baik lewat jalur darat maupun operasi <i data-path-to-node="4" data-index-in-node="279">water bombing</i>—benar-benar padam total dan bebas dari potensi titik api baru.</p>
<p data-path-to-node="5">Rute patroli udara tersebut menyisir beberapa wilayah krusial, di antaranya Jalan Tol Balikpapan–Samarinda KM 31, Wonotirto, Muara Jawa, hingga kawasan Bukit Tengkorak 1 di Taman Hutan Raya Bukit Soeharto.</p>
<p data-path-to-node="6">Staf Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Manajemen Kebijakan dan Strategi Konstruksi, Danis H. Sumadilaga, menegaskan bahwa penanganan karhutla sifatnya sangat dinamis sehingga evaluasi di lapangan harus dilakukan secara berkala.</p>
<p data-path-to-node="7">“Di KM 31 asap sudah hilang. Namun, di Wonotirto yang kemarin sempat padam, kini memicu asap lagi. Di Muara Jawa juga terdeteksi asap baru. Kebakaran ini sifatnya dinamis, jadi kalau asap hilang, bukan berarti tugas selesai,” kata Danis.</p>
<p data-path-to-node="8">Menurut Danis, kondisi di lapangan dapat berubah dengan cepat. Oleh karena itu, Otorita IKN bersama seluruh unsur terkait berkomitmen untuk terus berkoordinasi, melakukan pemantauan intensif, serta menjalankan upaya pembasahan lahan secara terpadu demi menjaga situasi kawasan IKN tetap aman dan terkendali. (Irla)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pencarian Hari Kedua, Tim SAR Belum Temukan 5 Jurnalis yang Hilang Kontak di Anak Krakatau</title>
<link>https://kartanews.com/pencarian-hari-kedua-tim-sar-belum-temukan-5-jurnalis-yang-hilang-kontak-di-anak-krakatau</link>
<guid>https://kartanews.com/pencarian-hari-kedua-tim-sar-belum-temukan-5-jurnalis-yang-hilang-kontak-di-anak-krakatau</guid>
<description><![CDATA[ Tim SAR Gabungan memperluas area pencarian pada hari kedua operasi penyelamatan lima jurnalis dan tiga kapal awak yang hilang di perairan Selat Sunda, Rabu (9/9/2026). ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6aa2441b70f0b.jpg" length="258119" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 10 Sep 2026 13:43:10 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM</strong> — Tim SAR Gabungan memperluas area pencarian pada hari kedua operasi penyelamatan lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hilang kontak di perairan Selat Sunda, Rabu (9/9/2026). Para korban dilaporkan hilang saat hendak meliput aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK).</p>
<p>​Pencarian yang dimulai sejak pukul 07.00 WIB ini membagi kekuatan tim menjadi empat Search and Rescue Unit (SRU) untuk mengisap area perairan yang lebih luas.</p>
<p>​Kasubsie Ops dan Siaga Basarnas Banten, Rizky Dwianto, menjelaskan bahwa penyisiran dilakukan menggunakan berbagai sarana laut dengan fokus area yang berbeda.</p>
<p>​"SRU 1 mengandalkan KN SAR Tetuka 247 untuk menyisir perairan sejauh 68,3 nautical mile (NM), sedangkan SRU 2 menggunakan KAL Anyer dengan jangkauan 69,5 NM. Keduanya menerapkan spacing jalur pencarian sejauh 3 NM," kata Rizky dikutip dari Tirto Rabu (9/9/2026).</p>
<p>​Sementara itu, SRU 3 menggunakan RIB 01 Lampung untuk menyisir area seluas 67 NM. Untuk SRU 4, penyisiran difokuskan di sepanjang pesisir Pulau Rakata dan Pulau Panjang menggunakan RIB 02 Banten berdasarkan hasil evaluasi operasi hari pertama.</p>
<p>​Operasi besar-besaran ini melibatkan ratusan personel gabungan dari Basarnas Banten dan Lampung, USS Pandeglang, TNI-Polri, Ditpolairud, Balawista, hingga nelayan setempat.</p>
<p>Tim juga mengoperasikan armada pendukung seperti drone thermal guna memantau hawa panas tubuh dari udara, serta kapal patroli Polairud Polda Banten dan Mabes Polri.</p>
<p>​Kadiv Humas Polri, Irjen Jhonny Eddizon Isir, menegaskan komitmen seluruh pihak untuk mengoptimalkan pencarian para awak media dan kru kapal tersebut.</p>
<p>​"Polri bersama Basarnas dan seluruh unsur terkait terus memaksimalkan pencarian terhadap rekan-rekan jurnalis yang hilang kontak saat menjalankan tugas. Kolaborasi ini sangat krusial dengan tetap memprioritaskan keselamatan personel di lapangan," ujar Jhonny.</p>
<p>​Berdasarkan data resmi Basarnas, speedboat tersebut mengangkut delapan orang, terdiri atas tiga awak kapal dan lima jurnalis. Berikut daftar identitas para korban:</p>
<p>​Awak Kapal: Warta (55/Kapten), Surakman (60/ABK), dan Heriyanto (49/Pemandu).</p>
<p>​Jurnalis: M. Bagus Khoirunnas (Antara), Ari Basuki (Merdeka.com), Yudhis (iNews), Daus (Anadolu Agency), serta Donal (Jurnalis Lepas).</p>
<p>​Pencarian hari pertama sempat dihentikan pada Selasa (8/9/2026) pukul 22.31 WIB karena keterbatasan jarak pandang malam hari, sebelum akhirnya dilanjutkan kembali pagi ini.</p>
<p>​Kasubdit Patroli Ditpolair Polda Banten, AKBP Lis Handayana, menyebutkan bahwa cuaca di lapangan cukup mendukung proses evakuasi.</p>
<p>​"Kondisi cuaca di lokasi dilaporkan cerah berawan dengan kecepatan angin sekitar 14 knot dari arah selatan ke utara. Tinggi gelombang laut tergolong tenang, berkisar antara 0,4 hingga 1 meter," ungkap Lis.</p>
<p>​Tim SAR Imbau masyarakat, nelayan, maupun pengguna jasa transportasi laut di perairan Selat Sunda yang melihat keberadaan speedboat atau tanda-tanda korban untuk segera melapor ke posko penanganan terdekat.(*/)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Wakil Bupati Berau Serahkan Bantuan Ke Warga Terdampak Karhutla</title>
<link>https://kartanews.com/wakil-bupati-berau-serahkan-bantuan-ke-warga-terdampak-karhutla</link>
<guid>https://kartanews.com/wakil-bupati-berau-serahkan-bantuan-ke-warga-terdampak-karhutla</guid>
<description><![CDATA[ BERAU– Wakil Bupati Berau Gamalis kembali menyambangi warga yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kampung Merasa, Kelay, pada Rabu (09/09/2026). ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6aa23acd75404.jpg" length="148435" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 10 Sep 2026 13:09:57 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.COM, BERAU</span></span></strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> – Wakil Bupati Berau Gamalis kembali menyambangi warga yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kampung Merasa, Kelay, pada Rabu (09/09/2026).</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Kehadirannya tersebut, untuk menyalurkan bantuan senilai Rp500 juta rupiah kepada 50 kepala keluarga (KK) yang kehilangan aset produktif dan sumber penghasilan akibat kebakaran.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Artis sebelumnya sekaligus presenter, Raffi Ahmad yang berkunjung ke Bumi Batiwakkal beberapa pekan lalu, memberikan bantuan kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau dalam rangka peringatan ulang tahun SCTV. Bantuan tersebut dititipkan untuk disalurkan kepada masyarakat yang terdampak langsung. </span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Gamalis, sebagaimana keterangan yang ia sampaikan, Pemkab Berau mengapresiasi atas kepedulian berbagai pihak yang turut membantu masyarakat terdampak karhutla di Kampung Merasa.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Menurutnya, dukungan tersebut menjadi bagian penting dalam meringankan beban warga sekaligus membantu proses pemulihan.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Atas nama Pemkab Berau, kami mengucapkan terima kasih. Bantuan ini sedikit mengurangi beban masyarakat yang terdampak karhutla,” ujarnya saat di Kampung Merasa. </span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Menurutnya dampak karhutla tidak hanya berkaitan dengan asap dan kerusakan lingkungan, tetapi juga berdampak kepada perekonomi masyarakat, dimana lahah perkebunan yang selama ini menjadi sumber pendapatan, seperti tanaman kakao dan kelapa sawit.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Oleh karena itu, Gamalis berharap bantuan yang diterima masyarakat dapat dimanfaatkan sebaik mungkin, baik untuk memenuhi kebutuhan keluarga maupun mendukung pemulihan aktivitas ekonomi warga.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Mudah-mudahan bantuan ini dapat membantu masyarakat, khususnya di Kampung Merasa,” harapnya. </span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Selain bantuan tunai, masyarakat Kampung Merasa menerima paket sembako dan peralatan pertanian yang akan dikelola bersama melalui kelompok tani. </span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Wakil Bupati Berau, menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan wujud sinergi untuk membantu warga bangkit dan produktif kembali pascabencana karhutla. </span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Pemkab Berau pun berkomitmen terus mendorong kolaborasi guna memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak secara bertahap.(Rein) </span></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Terima Kunjungan Diskominfo, Direktur Perumda Batiwakkal Tegaskan Pelayanan Air Bersih Tetap Optimal</title>
<link>https://kartanews.com/terima-kunjungan-diskominfo-direktur-perumda-batiwakkal-tegaskan-pelayanan-air-bersih-tetap-optimal</link>
<guid>https://kartanews.com/terima-kunjungan-diskominfo-direktur-perumda-batiwakkal-tegaskan-pelayanan-air-bersih-tetap-optimal</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Batiwakkal Kabupaten Berau memastikan pelayanan air bersih kepada masyarakat tetap berjalan optimal. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6aa151e53bb3f.jpg" length="44581" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 09 Sep 2026 20:33:50 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p data-path-to-node="6"><b data-path-to-node="6" data-index-in-node="0">KARTANEWS.COM, BERAU</b> – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Batiwakkal Kabupaten Berau memastikan pelayanan air bersih kepada masyarakat tetap berjalan optimal. Kepastian ini disampaikan di tengah berbagai tantangan, seperti musim kemarau, ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla), hingga isu kelangkaan bahan bakar minyak (BBM).</p>
<p data-path-to-node="7">Direktur Perumda Air Minum Batiwakkal, Saipul Rahman, mengungkapkan bahwa fenomena El Nino dan musim kemarau membawa dua tantangan utama bagi operasional perusahaan, yakni potensi intrusi air laut serta penurunan debit air sungai yang menjadi sumber air baku utama.</p>
<p data-path-to-node="8">Meski demikian, pihak manajemen telah menyiapkan langkah pencegahan sejak awal untuk mengantisipasi potensi gangguan tersebut.</p>
<p data-path-to-node="9">“Kami sudah melakukan berbagai persiapan sejak jauh hari. Potensi gangguan akibat musim kemarau telah menjadi perhatian utama dalam perencanaan operasional kami,” ujar Saipul  Kamis (3/9/2026).</p>
<p data-path-to-node="10">Langkah mitigasi menghadapi kemarau panjang tersebut juga telah dikoordinasikan dan dibahas bersama Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).</p>
<p data-path-to-node="11">Kunjungan Tim IKP Diskominfo Berau sendiri bertujuan untuk memantau langsung situasi di lapangan sekaligus mengklarifikasi berbagai isu pelayanan publik yang berkembang di tengah masyarakat. (Adv)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Gubernur Kaltim Instruksikan OPD dan BUMD Kooperatif Jalani Pemeriksaan BPK</title>
<link>https://kartanews.com/gubernur-kaltim-instruksikan-opd-dan-bumd-kooperatif-jalani-pemeriksaan-bpk</link>
<guid>https://kartanews.com/gubernur-kaltim-instruksikan-opd-dan-bumd-kooperatif-jalani-pemeriksaan-bpk</guid>
<description><![CDATA[ SAMARINDA — Gubernur Kalimantan Timur, Rudi Mas&#039;ud, menegaskan bahwa pemeriksaan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Kaltim merupakan instrumen krusial untuk menjaga transparansi dan akuntabilitas tata kelola keuangan daerah, bukan sekadar agenda administratif rutin. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6aa11c37ec858.jpg" length="91351" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 09 Sep 2026 16:45:16 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><span style="text-decoration: underline;"></span><strong><a href="http://kartanews.com"></a>KARTANEWS.COM,SAMARINDA</strong><span> — Gubernur Kalimantan Timur, Rudi Mas'ud, menegaskan bahwa pemeriksaan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Kaltim merupakan instrumen krusial untuk menjaga transparansi dan akuntabilitas tata kelola keuangan daerah, bukan sekadar agenda administratif rutin.</span></p>
<p dir="ltr"><span>Pernyataan tersebut disampaikan saat memimpin </span><span>entry meeting</span><span> pemeriksaan pendahuluan semester II pada Rabu (9/9). Agenda ini turut didampingi Wakil Gubernur Seno Aji dan Sekretaris Daerah Sri Wahyuni, serta dihadiri jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), direktur rumah sakit daerah, dan pimpinan BUMD se-Kaltim.</span></p>
<p dir="ltr"><span>Dalam arahannya, Gubernur menginstruksikan seluruh pimpinan instansi dan jajarannya untuk bersikap kooperatif, terbuka, dan menyajikan data secara objektif. Ia menekankan agar pimpinan hadir langsung selama proses pemeriksaan berlangsung guna mempercepat penyelesaian temuan.</span></p>
<p dir="ltr"><span>"Jika ada kekurangan, kita lengkapi; jika ada kesalahan, kita perbaiki. Yang paling penting, jangan menunggu temuan terulang kembali," ujar mantan anggota DPR RI periode 2019–2024 tersebut.</span></p>
<p dir="ltr"><span>Selain fokus pada pemeriksaan keuangan, Rudi Mas'ud mendorong optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), khususnya dari sektor pelayanan rumah sakit dan BUMD seperti Bankaltimtara. </span></p>
<p dir="ltr"><span>Ia berharap BPK RI tidak hanya memberikan catatan administratif, tetapi juga memformulasi rekomendasi konstruktif untuk memperkuat tata kelola pemerintahan dan perusahaan daerah.</span></p>
<p dir="ltr"><span>Rudi menutup arahannya dengan mengingatkan seluruh jajaran agar memanfaatkan momentum audit ini untuk memperkuat integritas demi kemajuan Kalimantan Timur.(Rein)</span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>OIKN Polisikan Perusahaan Sawit Diduga Pemicu Karhutla, Sanksi Paksaan Pemulihan Dijatuhkan</title>
<link>https://kartanews.com/oikn-polisikan-perusahaan-sawit-diduga-pemicu-karhutla-sanksi-paksaan-pemulihan-dijatuhkan</link>
<guid>https://kartanews.com/oikn-polisikan-perusahaan-sawit-diduga-pemicu-karhutla-sanksi-paksaan-pemulihan-dijatuhkan</guid>
<description><![CDATA[ NUSANTARA — Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) mengambil tindakan tegas terhadap maraknya kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah IKN. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6aa0f30780be7.jpg" length="79173" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 09 Sep 2026 13:48:05 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, NUSANTARA</strong> — Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) mengambil tindakan tegas terhadap maraknya kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah IKN. Salah satu perusahaan perkebunan kelapa sawit resmi dilaporkan ke aparat penegak hukum atas dugaan pelanggaran pembakaran lahan.</p>
<p>​Tak hanya sanksi pidana, perusahaan tersebut juga dijatuhi sanksi administratif berupa paksaan pemerintah untuk melakukan pemulihan penuh pada area terdampak.</p>
<p>​Staf Khusus Kepala OIKN Bidang Manajemen dan Strategi Konstruksi, Danis Hidayat Sumadilaga, membenarkan adanya pelaporan resmi yang dilayangkan ke Polda Kalimantan Timur tersebut.</p>
<p>​"Ya, memang ada dan sudah dilakukan sesuai aturan. Kalau ada indikasi pelanggaran, langsung kita laporkan ke aparat penegak hukum," ujar Danis saat meninjau kesiapan operasi water bombing di Base Ops Lanud Dhomber, Balikpapan, Selasa (8/9/2026).</p>
<p>​Danis menambahkan, rincian teknis pelanggaran saat ini tengah ditangani oleh Kedeputian Bidang Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam OIKN.</p>
<p>​Selain tindakan hukum pada satu perusahaan tersebut, OIKN kini memperketat pengawasan terhadap sejumlah pemegang izin usaha lainnya. Hal ini dipicu oleh masih maraknya titik panas (hotspot) yang belum menampakkan penurunan signifikan di area konsesi mereka.</p>
<p>​Langkah ini sejalan dengan penegasan Kepala OIKN, Basuki Hadimuljono, yang menyatakan penegakan aturan dilakukan secara terukur namun tanpa pandang bulu.</p>
<p>​"Kami mendahulukan pembinaan dan penyediaan solusi. Namun, ketika kelalaian berulang hingga merugikan lingkungan dan masyarakat, aturan harus ditegakkan," tegas Basuki, Jumat (4/9/2026).</p>
<p>​Sebelumnya, OIKN telah mengeluarkan edaran ketat yang melarang aktivitas pembakaran lahan, pembuangan sampah sembarangan, hingga puntung rokok yang berpotensi memicu api. Seluruh pemilik izin konsesi diwajibkan menyiagakan personel dan sarana pemadaman secara mandiri.</p>
<p>​<strong>Gempur Lima Area Prioritas lewat Operasi Udara</strong></p>
<p>​Di samping penegakan hukum, penanganan lapangan juga dipacu cepat. OIKN berkolaborasi dengan BNPB, TNI AU, dan BMKG untuk mengeksekusi operasi pemadaman udara.</p>
<p>​Deputi Bidang Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam OIKN, Myrna A. Safitri, membeberkan lima lokasi yang menjadi fokus utama penanganan, yakni Bukit Tengkorak (termasuk kawasan Tahura Bukit Soeharto), Bukit Merdeka, Teluk Dalam poros Samarinda–Balikpapan, Wonotirto, serta area arah Tanjung Harapan.</p>
<p>​Guna menunjang pemadaman cepat, satu unit helikopter H225M Caracal milik TNI AU disiagakan di Lanud Dhomber Balikpapan untuk menjalankan misi water bombing sekaligus pembasahan (wetting) lahan kering.</p>
<p>​"Operasi udara menyasar kawasan prioritas untuk pemadaman sekaligus pembasahan lahan agar api tidak membesar dan menjalar ke kawasan strategis IKN," pungkas Danis. (Rein)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Sadar Tambang Bakal Habis, Wabup Gamalis Dorong UMB Buka Jurusan Penyelamat Ekonomi Berau</title>
<link>https://kartanews.com/sadar-tambang-bakal-habis-wabup-gamalis-dorong-umb-buka-jurusan-penyelamat-ekonomi-berau</link>
<guid>https://kartanews.com/sadar-tambang-bakal-habis-wabup-gamalis-dorong-umb-buka-jurusan-penyelamat-ekonomi-berau</guid>
<description><![CDATA[ BERAU - Wakil Bupati Berau Gamalis menekankan pentingnya pembangunan sektor unggulan seperti pertanian, perikanan, perkebunan, hingga pariwisata. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6aa0e88d1aa4b.jpg" length="57538" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 09 Sep 2026 13:07:18 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, BERAU</strong> - Wakil Bupati Berau Gamalis menekankan pentingnya pengembangan sektor unggulan seperti pertanian, perikanan, perkebunan, hingga pariwisata. Pernyataan tersebut, ia sampaikan usai menghadiri acara pelaksanaan Wisuda ke 6 Universitas Muhammadiyah Berau (UMB), pada Rabu (09/9/2026). </p>
<p>Menurutnya pendidikan berau dalam hal ini UMB perlu segera menghadirkan ruang belajar yang ideal tehadap 4 sektor tersebut, agar berau mampu menjawab tantangan dimasa depan setalah ketergantungan pada sektor tambang tak lagi menjadi harapan bagi daerah. </p>
<p>​"Kita memiliki banyak potensi daerah. Mudah-mudahan ke depan semakin terbuka program studi atau fakultas yang menunjang sektor-sektor unggulan di Berau untuk menggantikan sumber daya yang tidak dapat terbarukan," ujarnya kepada jurnalis Kartanews</p>
<p>Gamalis menilai, langkah ini krusial, sebab untuk melahirkan inovasi ataupun memanfaatkan pontensi daerah yang belum secara total dikelola, berau butuh sebanyak mungkin Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas.</p>
<p>"Mudah-mudahan ke depan UMB membuka fakultas-fakultas yang dapat menunjang potensi daerah," harapnya.</p>
<p><img src="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x_6aa0e88f17ec5.jpg" alt=""></p>
<p> </p>
<p>Di tempat yang sama, Rektor UMB Muhammad Bayu menyampaikan, ​​guna menjawab kebutuhan daerah, saat ini tengah bersiap membuka program studi baru di bidang Pariwisata dan Perhotelan. </p>
<p>Upaya ini ditempuh melalui kerja sama strategis dengan Politeknik Negeri Pariwisata NHI Bandung. ​Dia menjelaskan bahwa perguruan tinggi harus hadir membawa dampak (impact) nyata dalam menyelesaikan berbagai persoalan daerah.</p>
<p>​"Tambang adalah sumber daya yang tidak terbarukan, sedangkan potensi perikanan dan pariwisata kita sangat besar. Kenapa tidak kita kembangkan? Tentunya hal ini harus diimbangi dengan ketersediaan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten, dan itulah yang menjadi tanggung jawab kami," tegas Rektor UMB.</p>
<p>​Pendirian prodi Pariwisata dan Perhotelan tersebut ditargetkan dapat mulai terealisasi pada tahun ini sebagai bentuk komitmen kampus dalam mencetak SDM berkualitas di Kabupaten Berau.(Rein) </p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Memasuki 6 Dekade, KOHATI  PB HMI Luncurkan Gerakan September Bernilai</title>
<link>https://kartanews.com/memasuki-6-dekade-kohati-pb-hmi-luncurkan-gerakan-september-bernilai</link>
<guid>https://kartanews.com/memasuki-6-dekade-kohati-pb-hmi-luncurkan-gerakan-september-bernilai</guid>
<description><![CDATA[ Menandai perjalanan enam dekade, Korps HMI-Wati (KOHATI) PB HMI Periode 2024–2026 resmi meluncurkan gerakan “September Bernilai” di Sekretariat PB HMI, Jalan Sultan Agung, Jakarta Selatan, Senin (7/9/2026). ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6aa0b36b376a7.jpg" length="118602" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 09 Sep 2026 09:15:01 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, JAKARTA</strong>– Menandai perjalanan enam dekade, Korps HMI-Wati (KOHATI) PB HMI Periode 2024–2026 resmi meluncurkan gerakan “September Bernilai” di Sekretariat PB HMI, Jalan Sultan Agung, Jakarta Selatan, Senin (7/9/2026).</p>
<p>Gerakan bertema “KOHATI Bernilai, Perempuan Berdaulat” ini menjadi pijakan KOHATI untuk mempertegas arah gerakan dalam merespons berbagai tantangan perempuan dan masyarakat.</p>
<p>Program yang berlangsung sepanjang September 2026 ini diisi dengan beragam kegiatan, mulai dari pengabdian sosial, diskusi publik, hingga penguatan kapasitas kader. </p>
<p>Tak sekadar memperingati perjalanan KOHATI sejak 1966, agenda ini dirancang untuk membekali HMI-Wati agar peka terhadap persoalan sosial, berani bersikap, dan hadir membawa solusi.</p>
<p>Ketua Pelaksana "September Bernilai", Nur Indah, menjelaskan bahwa rangkaian agenda ini dihadirkan untuk memperluas kontribusi kader di tengah masyarakat.</p>
<p>“September Bernilai kami hadirkan untuk menguatkan kapasitas dan keberanian kader HMI-Wati. Usia 60 tahun harus menjadi energi baru bagi KOHATI untuk terus relevan, bergerak, dan memberi dampak,” ujar Nur Indah.</p>
<p>Ia menekankan pentingnya gotong royong dan komitmen kader dari seluruh daerah demi menyukseskan gerakan ini.</p>
<p>Senada dengan hal tersebut, Ketua Umum KOHATI PB HMI, Sri Meisista, menilai enam dekade perjalanan KOHATI merupakan proses pendewasaan yang menempa karakter dan kepemimpinan kader.</p>
<p>Sri menegaskan bahwa kedaulatan perempuan berakar pada pengetahuan, kemandirian, dan keberanian mengambil sikap. Melalui gerakan ini, KOHATI berkomitmen melahirkan kader yang mampu mengambil peran strategis dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan beragama.</p>
<p>“Kita ingin KOHATI yang bernilai melahirkan perempuan yang berdaulat—perempuan yang mampu menentukan arah hidupnya, berani bersuara, dan hadir membawa perubahan,” tegas Sri.</p>
<p>Acara peluncuran tersebut dibuka secara resmi oleh Ketua Umum PB HMI, Bagas Kurniawan, yang turut menyampaikan dukungannya atas penyelenggaraan Dies Natalis ke-60 KOHATI.</p>
<p>KOHATI PB HMI mengimbau seluruh kader di Indonesia untuk memanfaatkan momentum September ini sebagai ruang bertumbuh dan memberi dampak nyata. (Red)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Operasional Tetap Normal di Tengah Isu Kelangkaan BBM, Perumda Batiwakkal Siapkan Stok Solar Industri</title>
<link>https://kartanews.com/operasional-tetap-normal-di-tengah-isu-kelangkaan-bbm-perumda-batiwakkal-siapkan-stok-solar-industri</link>
<guid>https://kartanews.com/operasional-tetap-normal-di-tengah-isu-kelangkaan-bbm-perumda-batiwakkal-siapkan-stok-solar-industri</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Batiwakkal Kabupaten Berau memastikan operasional pelayanan air bersih kepada masyarakat tidak mengalami kendala di tengah isu kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang melanda sejumlah daerah. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6a96d9e708541.jpg" length="82473" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 08 Sep 2026 21:04:09 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<div _ngcontent-ng-c1821742392="" class="container">
<div _ngcontent-ng-c4206657205="" inline-copy-host="" class="markdown markdown-main-panel md-content enable-updated-hr-color force-compact-layout tutor-markdown-rendering" id="model-response-message-contentr_f00b10a9f5293d64" aria-busy="false" aria-live="polite" dir="ltr">
<p data-path-to-node="6"><b data-path-to-node="6" data-index-in-node="0">KARTANEWS.COM, BERAU</b> – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Batiwakkal Kabupaten Berau memastikan operasional pelayanan air bersih kepada masyarakat tidak mengalami kendala di tengah isu kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang melanda sejumlah daerah.</p>
<p data-path-to-node="7">Direktur Perumda Air Minum Batiwakkal, Saipul Rahman, menegaskan bahwa ketersediaan pasokan energi untuk fasilitas pengolahan air minum berada dalam kondisi aman. Pihaknya telah menyiagakan cadangan bahan bakar khusus guna menopang seluruh operasional harian maupun genset cadangan.</p>
<p data-path-to-node="8">"Perusahaan telah menyediakan cadangan solar yang dibeli dengan harga industri untuk mendukung operasional dan kebutuhan genset sehingga distribusi air dapat berlangsung normal,"ujarnya.</p>
<p data-path-to-node="8">Menurut Saipul, tantangan justru lebih banyak dirasakan oleh kendaraan operasional yang menggunakan jenis BBM lain karena harus ikut mengantre di SPBU seperti masyarakat pada umumnya.</p>
<p data-path-to-node="9">Di samping masalah kelangkaan BBM, memperhatikan tantangan musim kemarau dan kekeringan yang masih berlangsung, Saipul turut mengimbau masyarakat Kabupaten Berau untuk lebih bijak serta efisien dalam memanfaatkan air bersih.</p>
<p data-path-to-node="10">Ia mengungkapkan, rata-rata tingkat penggunaan air oleh pelanggan Perumda Batiwakkal saat ini tergolong sangat tinggi, yakni mencapai 32 hingga 35 meter kubik per pelanggan setiap bulan.</p>
<p data-path-to-node="10">"Angka ini jauh melampaui rata-rata konsumsi air nasional atau daerah lain yang umumnya berada pada kisaran 18 hingga 21 meter kubik per bulan,"katanya belum lama ini.</p>
<p data-path-to-node="11">Oleh sebab itu, masyarakat diharapkan dapat membatasi pemakaian air untuk keperluan yang tidak mendesak agar ketersediaan pasokan tetap terjaga, terutama ketika proses produksi menghadapi tekanan akibat kekeringan dan fenomena intrusi air laut.</p>
<p data-path-to-node="12">Pihak manajemen mengkhawatirkan jika penggunaan air secara berlebihan terus terjadi, para pelanggan yang berada di ujung jaringan distribusi akan terdampak dan tidak memperoleh pasokan air secara optimal saat volume produksi menurun. (Adv)</p>
</div>
<message-content _ngcontent-ng-c1821742392="" _nghost-ng-c4206657205="" id="message-content-id-r_f00b10a9f5293d64" class="ng-star-inserted"></message-content><!----></div>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Nakes RS AWS Kaltim Gelar Aksi Damai, TPP Empat Bulan Belum Dicairkan</title>
<link>https://kartanews.com/nakes-rs-aws-kaltim-gelar-aksi-damai-tpp-empat-bulan-belum-dicairkan</link>
<guid>https://kartanews.com/nakes-rs-aws-kaltim-gelar-aksi-damai-tpp-empat-bulan-belum-dicairkan</guid>
<description><![CDATA[ SAMARINDA — Tenaga kesehatan (nakes) dan karyawan Rumah Sakit Abdul Wahab Sjahranie (RS AWS) Samarinda, Kalimantan Timur menggelar aksi damai dan doa bersama pada Selasa, 8 September 2026. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6a9fc10780c95.jpg" length="129799" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 08 Sep 2026 16:03:11 +0800</pubDate>
<dc:creator>Irla Hadratan Iman</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, SAMARINDA —</strong> Tenaga kesehatan (nakes) dan karyawan Rumah Sakit Abdul Wahab Sjahranie (RS AWS) Samarinda, Kalimantan Timur menggelar aksi damai dan doa bersama pada Selasa, 8 September 2026. </p>
<p>Aksi tersebut digelar sebagai bentuk penyampaian aspirasi terkait Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) yang hingga kini belum dicairkan.</p>
<p>Humas RS AWS Kaltim, dr. Arysia Andhina, mengatakan aksi damai tersebut berkaitan dengan tuntutan pencairan TPP yang belum diterima karyawan sejak Juni hingga September 2026.</p>
<p>“Unjuk rasa aksi damai dan doa bersama terkait tuntutan TPP yang belum dicairkan dari bulan Juni-September oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur,” kata Arysia.</p>
<p>Menurutnya, para karyawan berharap Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur segera menyelesaikan pembayaran TPP yang menjadi hak pegawai.</p>
<p>Adapun tuntutan utama dalam aksi tersebut adalah agar pembayaran TPP segera dilakukan. Berdasarkan keterangan pihak RS AWS Kaltim, terdapat 1.081 karyawan yang terdampak belum dicairkannya TPP tersebut.</p>
<p>“Kami berharap agar segera dilakukan pembayaran TPP,” ujar Arysia.</p>
<p>Aksi damai dan doa bersama tersebut menjadi bentuk penyampaian aspirasi karyawan RS AWS Kaltim agar persoalan pembayaran TPP segera mendapatkan kepastian dan penyelesaian dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.</p>
<p>Para karyawan berharap pemerintah dapat segera menindaklanjuti tuntutan tersebut sehingga hak pegawai untuk menerima TPP dapat dibayarkan dan aktivitas pelayanan kesehatan di RS AWS Kaltim tetap berjalan secara optimal. (Irla)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Antisipasi Puncak El Nino, Pemkab Berau dan Swasta Diimbau Perketat Penanganan Karhutla</title>
<link>https://kartanews.com/antisipasi-puncak-el-nino-pemkab-berau-dan-swasta-diimbau-perketat-penanganan-karhutla</link>
<guid>https://kartanews.com/antisipasi-puncak-el-nino-pemkab-berau-dan-swasta-diimbau-perketat-penanganan-karhutla</guid>
<description><![CDATA[ BERAU — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau menegaskan komitmennya dalam memperkuat sinergi penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) bersama pemerintah pusat, aparat penegak hukum, hingga jajaran perusahaan pemegang Hak Guna Usaha (HGU) serta perizinan pemanfaatan lahan. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6a9eb562b47f6.jpg" length="91330" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 07 Sep 2026 21:02:06 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><span>BERAU</span><span> — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau menegaskan komitmennya dalam memperkuat sinergi penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) bersama pemerintah pusat, aparat penegak hukum, hingga jajaran perusahaan pemegang Hak Guna Usaha (HGU) serta perizinan pemanfaatan lahan. </span></p>
<p dir="ltr"><span>Hal ini  dibahas dalam rapat koordinasi (rakor) virtual yang diikuti oleh Wakil Bupati Berau, Gamalis, dari Ruang Teleconference Diskominfo Berau, Senin (7/9/2026).</span></p>
<p dir="ltr"><span>Rakor tersebut menitikberatkan pada evaluasi perkembangan kasus karhutla, tingkat kesiapsiagaan daerah dalam menghadapi ancaman cuaca ekstrem, hingga ketegasan penegakan hukum bagi para pelanggar.</span></p>
<p dir="ltr"><span>Pemerintah pusat memaparkan data penegakan hukum karhutla sepanjang tahun 2026. Hingga 6 September 2026, pihak kepolisian mencatat sebanyak 300 laporan polisi (LP) terkait perkara karhutla. </span></p>
<p dir="ltr"><span>Sebagian kasus telah diselesaikan sesuai prosedur hukum, sementara sisa perkara lainnya masih berada dalam tahap proses penyidikan. Selain itu, penanganan pembukaan lahan perladangan berbasis kearifan lokal turut menjadi perhatian serius agar tidak memicu potensi kebakaran yang luas.</span></p>
<p dir="ltr"><span>Menanggapi paparan tersebut, Gamalis menekankan pentingnya tanggung jawab kolektif seluruh pemangku kepentingan. Ia mengingatkan bahwa ancaman kemarau dan fenomena El Nino belum mencapai puncaknya, sehingga potensi karhutla masih sangat tinggi.</span></p>
<p dir="ltr"><span>"Kita tunjukkan bahwa kita bersama-sama bertanggung jawab. Pertama, kita belum melewati puncak El Nino, masih cukup panjang. Kedua, kebakaran terjadi di lahan yang ada pemiliknya. Ketiga, aturan sudah lengkap, tinggal dipatuhi dan ditegakkan secara konsisten," tegas Gamalis.</span></p>
<p dir="ltr"><span>Ia menuntut peran aktif pihak swasta, khususnya pemegang HGU dan izin usaha pemanfaatan lahan, untuk bersiap diri. Kesiapsiagaan personel serta kelayakan sarana dan prasarana pemadaman harus dipastikan agar setiap titik api dapat ditangani sedini mungkin secara responsif.</span></p>
<p dir="ltr"><span>Pemkab Berau berjanji akan mengawal dan menindaklanjuti arahan rakor ini secara konsisten demi menjaga kelestarian lingkungan dan mencegah dampak buruk karhutla di wilayah Berau. (Rein)</span></p>
<p><b id="docs-internal-guid-0fc0c6ba-7fff-c5af-cd6c-221178872762"><br><br></b></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Masyarakat Berau Gelar Aksi Unjuk Rasa Menuntut Kejelasan Distribusi BBM</title>
<link>https://kartanews.com/masyarakat-berau-gelar-aksi-unjuk-rasa-menuntut-kejelasan-distribusi-bbm</link>
<guid>https://kartanews.com/masyarakat-berau-gelar-aksi-unjuk-rasa-menuntut-kejelasan-distribusi-bbm</guid>
<description><![CDATA[ BERAU — Puluhan warga yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat Sipil Berau menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Bupati Berau pada Senin (7/9/2026). ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6a9e50fc1de7f.jpg" length="101315" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 07 Sep 2026 13:51:42 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<div _ngcontent-ng-c3844624135="" inline-copy-host="" class="markdown markdown-main-panel md-content enable-updated-hr-color force-compact-layout tutor-markdown-rendering" id="model-response-message-contentr_bd894b06ed1f4dfa" aria-busy="false" aria-live="polite" dir="ltr">
<div><b data-path-to-node="3" data-index-in-node="0">KARTANEWS.COM, BERAU</b> — Puluhan warga yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat Sipil Berau menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Bupati Berau pada Senin (7/9/2026). Warga menuntut kepastian dari pihak pemerintah daerah terkait kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang hingga kini masih terus melanda wilayah tersebut.</div>
<br>
<div>Koordinator Aksi Lapangan, Rusdiansyah, menyampaikan bahwa kelangkaan BBM telah memicu gangguan signifikan terhadap berbagai aktivitas harian warga. Pasokan yang tidak stabil dinilai berdampak langsung pada perekonomian masyarakat.</div>
<div></div>
<div>Oleh karena itu, ia mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau selaku pemegang kebijakan daerah untuk segera mengambil langkah konkret agar krisis ini tidak berlarut-larut.</div>
<br>
<div>“Kami melakukan aksi ini untuk menuntut kepastian mengenai kelangkaan BBM yang terus terjadi,” ujar Rusdiansyah di sela-sela aksi.</div>
<br>
<div>Rusdiansyah juga menegaskan agar Pemkab Berau turun tangan secara langsung dalam mengawasi proses distribusi di lapangan. Langkah ini dinilai penting untuk memastikan pasokan BBM tersalurkan secara tepat sasaran tanpa ada praktik penyimpangan.</div>
<div></div>
<div>Menurutnya, kondisi saat ini sangat memprihatinkan karena banyak pemilik kendaraan yang kesulitan mendapatkan bahan bakar secara layak.</div>
<br>
<div>“Ini perlu dicek secara menyeluruh supaya tidak ada lagi permasalahan di tingkat distribusi,” tambahnya.</div>
<br>
<div>Menanggapi tuntutan para demonstran, Wakil Bupati Berau, Gamalis, menyatakan komitmen pemerintah daerah untuk terus mengawal persoalan ini hingga pasokan kembali pulih. Gamalis menegaskan bahwa permasalahan utama saat ini bukan terletak pada persoalan kuota, melainkan pada pemenuhan hak masyarakat yang terhambat.</div>
<br>
<div>“Kami sedang berupaya agar hak masyarakat untuk menerima BBM dapat terdistribusi secara normal kembali,” kata Gamalis.</div>
<br>
<div>Ia menilai terdapat dua akar permasalahan utama dalam krisis ini, yakni pada sektor pasokan serta rantai distribusi. Pemkab Berau berjanji akan segera berkoordinasi dengan PT Pertamina guna menyelesaikan hambatan tersebut secepatnya.</div>
<br>
<div>“Benang merah dari persoalan hari ini adalah pasokan dan distribusi. Kami akan mengupayakan agar masalah ini segera selesai melalui koordinasi intensif dengan Pertamina,” pungkasnya.(Rein)</div>
</div>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Tokoh Adat Dayak Kenyah Kutim, Larang Masyarakat Melakukan Pembakaran Ladang</title>
<link>https://kartanews.com/tokoh-adat-dayak-kenyah-kutim-larang-masyarakat-melakukan-pembakaran-landang</link>
<guid>https://kartanews.com/tokoh-adat-dayak-kenyah-kutim-larang-masyarakat-melakukan-pembakaran-landang</guid>
<description><![CDATA[ KUTIM – Lembaga Adat Dayak Kenyah Desa Sangkima, Kecamatan Sangatta Selatan, Kutai Timur (Kutim), menerbitkan surat larangan terkait aktivitas pembakaran lahan dan kebiasaan membuang puntung rokok sembarangan di sepanjang jalan poros Sangatta Bontang. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6a9aa153a5d4b.jpg" length="109449" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 04 Sep 2026 18:41:30 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.COM, KUTIM</span></span></span></span></strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> – Lembaga Adat Dayak Kenyah Desa Sangkima, Kecamatan Sangatta Selatan, Kutai Timur (Kutim), menerbitkan surat larangan terkait aktivitas pembakaran lahan dan kebiasaan membuang puntung rokok sembarangan di sepanjang jalan poros Sangatta Bontang.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Surat yang terbit pada Rabu (3/9/2026) tersebut memuat penegasan dari Kepala Adat Dayak Kenyah Desa Sangkima, Thomas Gun. Ia meminta warga untuk tidak lagi membuka ladang atau membakar lahan secara asal.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Selain itu, para pengguna jalan dan warga yang merokok diimbau untuk tidak membuang puntung rokok secara sembarangan, serta wajib memastikan bara api telah padam sepenuhnya sebelum dibuang.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​"Jika ada oknum yang melanggar, akan dikenakan sanksi berat," tegas Thomas dalam keterangan tertulisnya, Kamis (4/9/2026).</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Surat imbauan ini juga ditembuskan kepada jajaran aparat terkait, antara lain Dandim, Kapolres, Danramil, Kapolsek, Bhabinkamtibmas, serta Babinsa Desa Sangkima.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Langkah tegas ini diambil menyusul maraknya ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kutai Timur.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kutim per Sabtu (22/8/2026), seluas 68,3 hektare areal hutan dan lahan telah hangus terbakar yang tersebar di beberapa kecamatan. (Kendali)</span></span></span></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kasus ISPA di Berau Melonjak Tiga Lipat Akibat Asap Karhutla, Anak&#45;Anak Jadi Korban Dominan</title>
<link>https://kartanews.com/kasus-ispa-di-berau-melonjak-tiga-lipat-akibat-asap-karhutla-anak-anak-jadi-korban-dominan</link>
<guid>https://kartanews.com/kasus-ispa-di-berau-melonjak-tiga-lipat-akibat-asap-karhutla-anak-anak-jadi-korban-dominan</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang kian marak di Kabupaten Berau mulai berdampak serius terhadap kesehatan warga. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6a9a94ca664d1.jpg" length="378546" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 04 Sep 2026 17:57:52 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEGARA.COM, BERAU</strong> – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang kian marak di Kabupaten Berau mulai berdampak serius terhadap kesehatan warga. Pemerintah Kabupaten Berau mencatat lonjakan tajam kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di sejumlah fasilitas kesehatan akibat paparan kabut asap.</p>
<p>​Untuk memantau langsung dampak tersebut, Wakil Bupati Berau, Gamalis, meninjau Puskesmas Tanjung Redeb dan Puskesmas Kampung Bugis pada Kamis (3/9/2026).</p>
<p>Kunjungan ini bertujuan memastikan kesiapan fasilitas pelayanan kesehatan dalam menghadapi peningkatan jumlah pasien.</p>
<p>​Gamalis mengungkapkan, berdasarkan data pemantauan Dinas Kesehatan Kabupaten Berau, grafik kasus ISPA melonjak signifikan.</p>
<p>Jika sebelumnya ISPA berada di peringkat ke-8 atau ke-9 dalam daftar penyakit yang paling banyak ditangani, kini posisinya melejit ke peringkat ke-2 setelah hipertensi.</p>
<p>​“Perkembangannya melonjak hingga tiga kali lipat. Kenaikan tajam ini terlihat sejak Juni, Juli, Agustus, hingga awal September,” ujar Gamalis.</p>
<p>​Kondisi tersebut diperparah oleh buruknya kualitas udara. Hasil pengukuran kualitas udara di dalam ruangan menunjukkan kadar PM2,5 telah melampaui ambang batas normal dan hampir menyentuh angka tiga kali lipat.</p>
<p>​Gamalis menjelaskan bahwa PM2,5 merupakan partikel mikroskopis berbahaya yang tidak mampu disaring oleh bulu hidung, sehingga dapat langsung masuk ke saluran pernapasan hingga paru-paru.</p>
<p>​“Kondisi ini harus segera kita tangani agar tidak menimbulkan dampak buruk yang lebih luas. Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan, membatasi aktivitas di luar rumah, serta disiplin menggunakan masker,” imbaunya.</p>
<p>​Saat meninjau Puskesmas Kampung Bugis, Gamalis turut menemukan sejumlah pasien yang datang dengan keluhan akibat terpapar asap karhutla.</p>
<p>​Sementara itu, Dokter Umum Puskesmas Tanjung Redeb, Nina Damayanti, membenarkan adanya kenaikan signifikan jumlah pasien ISPA dalam pelayanan sehari-hari.</p>
<p>Pada Agustus hingga awal September, jumlah pasien mencapai sekitar 300 orang, meningkat pesat dari bulan Juli yang tercatat sebanyak 190 pasien.</p>
<p>​Nina menyebutkan bahwa kelompok rentan—seperti anak-anak, lansia, serta warga yang memiliki riwayat asma dan alergi—menjadi pihak yang paling terdampak.</p>
<p>​“Di Puskesmas Tanjung Redeb, mayoritas pasien ISPA yang kami tangani saat ini adalah anak-anak. Kami menyarankan masyarakat untuk mengurangi kegiatan di luar ruangan dan wajib mengenakan masker,” tegas Nina.</p>
<p>​Pemerintah Kabupaten Berau mengimbau seluruh warga untuk terus menjaga kesehatan diri dan keluarga.</p>
<p>Selain itu, masyarakat diminta turut aktif mencegah karhutla dan segera melaporkan kepada pihak berwenang jika menemukan titik api di sekitar lingkungan mereka.(Rein) </p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Aliansi Rakyat Kaltim: Kontribusi Besar untuk Negara, Pemerataan Belum Terasa</title>
<link>https://kartanews.com/aliansi-rakyat-kaltim-kontribusi-besar-untuk-negara-pemerataan-belum-terasa</link>
<guid>https://kartanews.com/aliansi-rakyat-kaltim-kontribusi-besar-untuk-negara-pemerataan-belum-terasa</guid>
<description><![CDATA[ SAMARINDA — Aliansi Rakyat Kalimantan Timur (Kaltim) bersama sejumlah elemen masyarakat menggelar aksi representasi aspirasi bertajuk “Indonesia Ironi, Kaltim Jadi Anak Tiri” di Samarinda, Kamis (3/9/2026). ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6a996355229fe.jpg" length="92127" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 03 Sep 2026 20:20:14 +0800</pubDate>
<dc:creator>Irla Hadratan Iman</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, SAMARINDA — </strong>Aliansi Rakyat Kalimantan Timur (Kaltim) bersama sejumlah elemen masyarakat menggelar aksi penyampaian aspirasi bertajuk “Indonesia Ironi, Kaltim Jadi Anak Tiri” di Samarinda, Kamis (3/9/2026). Aksi tersebut menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyuarakan berbagai persoalan nasional dan daerah yang dinilai belum mendapat penyelesaian secara maksimal.</p>
<p>Humas Aksi Aliansi Rakyat Kaltim, Salman Alfarisy, mengatakan aksi tersebut merupakan bentuk akumulasi keresahan dan kemarahan masyarakat terhadap berbagai persoalan yang terjadi di Indonesia, khususnya di Kalimantan Timur.</p>
<p>“Aliansi Rakyat Kalimantan Timur bersama-sama masyarakat dan seluruh elemen kota Kalimantan Timur mencoba mengaspirasikan akumulasi kemarahan yang terjadi di Kalimantan Timur dan di Indonesia,” ujar Salman.</p>
<p>Menurutnya, aksi tersebut membawa paket tuntutan yang terdiri atas tujuh tuntutan nasional dan delapan tuntutan daerah. Tuntutan tersebut disusun dengan mengaitkan persoalan nasional dengan kondisi yang terjadi di Kalimantan, khususnya Kalimantan Timur.</p>
<p>Salman mencontohkan persoalan penetapan status bencana nasional di sejumlah wilayah yang menurutnya masih menjadi perhatian masyarakat. Ia juga menyoroti persoalan kualitas udara di wilayah Kalimantan yang dinilai semakin mengkhawatirkan akibat kabut asap.</p>
<p>“Kami coba merangkai kemarahan-kemarahan nasional, isu-isu yang terjadi di skala nasional, kemudian kami kaitkan dengan apa yang terjadi di Kalimantan Timur khususnya,” katanya.</p>
<p>Selain membawa tuntutan yang telah dirumuskan, aksi tersebut juga dikemas dalam bentuk mimbar bebas. Menurut Salman, forum tersebut terbuka bagi masyarakat yang ingin menyampaikan keresahan maupun kritik terhadap berbagai persoalan yang mereka rasakan.</p>
<p>Ia menegaskan, mimbar bebas tersebut bersifat inklusif dan tidak terbatas pada kelompok tertentu.</p>
<p>“Ini adalah mimbar bebas yang inklusif, tidak eksklusif. Seluruh masyarakat yang mau marah, yang mau sedih, yang mau merasakan kecemburuan, boleh untuk hadir di sini,” ucapnya.</p>
<p><img src="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x_6a9965bde3f93.jpg" alt=""></p>
<p>Salah satu sorotan utama dalam aksi tersebut adalah narasi “Kaltim Jadi Anak Tiri”. Aliansi menilai Kalimantan Timur memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian nasional, namun manfaat pembangunan yang dirasakan masyarakat daerah dinilai belum sebanding dengan kontribusi tersebut.</p>
<p>Salman menyebut Kaltim sebagai salah satu daerah yang memberikan kontribusi besar terhadap penerimaan negara. Karena itu, pihaknya mendorong adanya pemerataan pembangunan dan peningkatan pelayanan publik di daerah.</p>
<p>“Makanya kami menuntut adanya pemerataan di daerah 3T, kami menuntut adanya pendidikan, kami menuntut adanya kesehatan,” ujarnya.</p>
<p>Selain itu, massa juga menyuarakan persoalan kebutuhan dasar masyarakat, mulai dari ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) hingga pasokan listrik. Aliansi meminta persoalan antrean BBM dan pemadaman listrik tidak terus berulang karena berdampak langsung terhadap aktivitas masyarakat.</p>
<p>“Kami menuntut supaya BBM enggak antre lagi, kami menuntut supaya pemadaman listrik itu tidak terjadi lagi,” kata Salman.</p>
<p>Dalam aksi tersebut, keterlibatan massa tidak hanya berasal dari kalangan mahasiswa. Salman mengatakan sejumlah elemen masyarakat turut hadir untuk menyampaikan aspirasi.</p>
<p>“Elemen tentunya mahasiswa sebagai agent of change. Tapi tentunya ada masyarakat-masyarakat Kota Samarinda dan masyarakat Provinsi Kalimantan Timur lainnya,” tuturnya.</p>
<p>Ia menyebut masyarakat yang hadir berasal dari sejumlah wilayah, termasuk Kota Samarinda dan Kabupaten Paser. Menurutnya, aksi tersebut terbuka bagi masyarakat dari berbagai latar belakang yang ingin menyampaikan aspirasi.</p>
<p>“Semua boleh hadir, semua boleh teriak, semua boleh muak,” tegas Salman.</p>
<p>Aliansi Rakyat Kaltim berharap penyampaian aspirasi tersebut dapat menjadi ruang bagi pemerintah untuk mendengar berbagai keresahan masyarakat, sekaligus mendorong penyelesaian terhadap persoalan nasional dan daerah yang selama ini dinilai belum tuntas. (Irla)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>BKSDA Kaltim Evakuasi 11 Orang Utan dari Ancaman Karhutla di Samboja</title>
<link>https://kartanews.com/bksda-kaltim-evakuasi-11-orang-utan-dari-ancaman-karhutla-di-samboja</link>
<guid>https://kartanews.com/bksda-kaltim-evakuasi-11-orang-utan-dari-ancaman-karhutla-di-samboja</guid>
<description><![CDATA[ KUKAR — Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Timur bersama Yayasan Jejak Pulang mengevakuasi 11 individu orang utan dari ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6a992ee188aff.jpg" length="452630" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 03 Sep 2026 16:28:15 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, KUKAR</strong> — Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Timur bersama Yayasan Jejak Pulang mengevakuasi 11 individu orang utan dari ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang mendekati Kawasan Hutan dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara.</p>
<p>​Kepala BKSDA Kaltim, M. Ari Wibawanto, mengonfirmasi bahwa status darurat diaktifkan di area Sekolah Hutan Jejak Pulang pada Selasa (1/9/2026) pukul 16.00 WITA akibat kepulan asap pekat dan ancaman kobaran api.</p>
<p>​Proses evakuasi dilakukan oleh tim Wildlife Rescue Unit BKSDA bersama para perawat satwa. Petugas membimbing dan menggendong satu per satu orang utan yang berada di masa rehabilitasi menuju armada evakuasi di tengah keterbatasan jarak pandang.</p>
<p>​Seluruh satwa berhasil dipindahkan secara aman pada pukul 18.00 WITA ke fasilitas kandang rawat sementara di Kilometer 38 Samboja.</p>
<p>​"Berdasarkan hasil pemeriksaan medis pasca evakuasi, 11 individu orang utan dalam kondisi sehat dan bebas dari dampak paparan asap," ujar Ari dikutip dari Antara. </p>
<p>​Selama berada di lokasi penampungan sementara, program rehabilitasi dipastikan tetap berjalan normal melalui pemberian pakan, pemantauan aktivitas, hingga enrichment (pengayaan lingkungan) untuk menjaga perilaku alami satwa.</p>
<p>​"Langkah evakuasi dan pemantauan kesejahteraan satwa ini merupakan komitmen nyata kami dalam melindungi keanekaragaman hayati dari ancaman bencana lingkungan," pungkasnya.(Rein) </p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Intrusi Air Laut Menerpa Sungai Berau, Pelayanan IPA Gurimbang Dipastikan Tetap Berjalan</title>
<link>https://kartanews.com/intrusi-air-laut-menerpa-sungai-berau-pelayanan-ipa-gurimbang-dipastikan-tetap-berjalan</link>
<guid>https://kartanews.com/intrusi-air-laut-menerpa-sungai-berau-pelayanan-ipa-gurimbang-dipastikan-tetap-berjalan</guid>
<description><![CDATA[ BERAU — Pelayanan air minum bagi masyarakat yang diampu Instalasi Pengolahan Air (IPA) Gurimbang dipastikan tetap berjalan di tengah fenomena intrusi air laut yang melanda Sungai Berau ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6a992882e788f.jpg" length="73665" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 03 Sep 2026 16:00:23 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.COM, BERAU</span></span></strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> — Pelayanan air minum bagi masyarakat yang diampu Instalasi Pengolahan Air (IPA) Gurimbang dipastikan tetap berjalan di tengah fenomena intrusi air laut yang melanda Sungai Berau. </span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Pengoperasian instalasi kini disesuaikan dengan kondisi pasang surut air sungai demi menjaga kualitas udara yang disalurkan.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Saat air laut pasang, kadar salinitas pada sumber air baku mengalami peningkatan sehingga operasional pengolahan udara harus diatur secara berkala.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Begitu kondisi air sungai kembali memungkinkan untuk diolah, proses pendistribusian langsung dioptimalkan.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Situasi tersebut mendapat perhatian langsung dari Pemerintah Kabupaten Berau. Wakil Bupati Berau bersama Dewan Pengawas Perumda Air Minum Batiwakkal turun ke lapangan untuk menjaga kondisi sumber air baku di IPA Gurimbang.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​"Fokus utama kami adalah memastikan masyarakat tetap mendapatkan akses air minum di tengah kondisi alam yang saat ini mempengaruhi Sungai Berau," ujar Direktur Prumda Batiwakkal Saipul Rahman. </span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Pihak pengelola menambahkan bahwa pemantauan kadar air baku dilakukan secara berkelanjutan agar operasional IPA dapat merespons perubahan kondisi sungai secara cepat.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​"Kami mengimbau masyarakat untuk menampung air secukupnya saat aliran sedang tersedia dan menggunakan air secara bijak. Terima kasih atas pengertian seluruh warga, semoga kondisi Sungai Berau segera kembali normal," tutupnya.(Adv) </span></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>11 Tahun Buron, MA Tersangka Korupsi Bandara Kubar Diringkus Kejaksaan di Luwu</title>
<link>https://kartanews.com/11-tahun-buron-ma-tersangka-korupsi-bandara-kubar-diringkus-kejaksaan-di-luwu</link>
<guid>https://kartanews.com/11-tahun-buron-ma-tersangka-korupsi-bandara-kubar-diringkus-kejaksaan-di-luwu</guid>
<description><![CDATA[ KUBAR — Pelarian MA (48), tersangka kasus dugaan korupsi proyek perpanjangan landasan pacu Bandara Melalan, Kabupaten Kutai Barat, akhirnya terhenti. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6a99246c2f773.jpg" length="101226" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 03 Sep 2026 15:40:09 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.COM, KUBAR</span></span></strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> — Pelarian MA (48), tersangka kasus dugaan korupsi proyek perpanjangan landasan pacu Bandara Melalan, Kabupaten Kutai Barat, akhirnya terhenti. Tim gabungan Kejaksaan berhasil meringkus buronan yang telah melarikan diri selama 11 tahun tersebut.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur (Kejati Kaltim), Toni Yuswanto, mengkonfirmasi bahwa penangkapan terjadi di wilayah Walenrang Utara, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, pada Senin (31/8).</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​"Dalam proses pengamanan, MA diam kooperatif sehingga kegiatan penangkapan dapat berjalan dengan aman dan tertib tanpa adanya perlawanan," ujar Toni di Samarinda, Rabu (2/09/2026) menukik dari antara</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Dugaan rasuah ini bermula dari kegiatan pembangunan perpanjangan landasan pacu Bandara Melalan pada Tahun Anggaran 2013, dengan target perpanjangan landasan pacu dari 1.050 meter menjadi 1.600 meter. MA bertindak sebagai kontraktor pelaksana proyek tersebut.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Namun, MA tidak dapat menyelesaikan pekerjaannya hingga batas waktu 15 Desember 2013, meski sebelumnya telah diberikan perpanjangan waktu pengerjaan selama 53 hari.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Berdasarkan hasil audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), proyek ini diperkirakan mengakibatkan kerugian keuangan negara mencapai Rp1,5 miliar.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​MA resmi masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) sejak 2015 setelah mangkir dan melarikan diri dari pemanggilan penyidik ​​untuk proses pengajuan tersangka dan barang bukti (Tahap II). Atas perbuatannya, MA disangkakan lewat Pasal 2 ayat (1) Subsidair Pasal 3 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Usai ditangkap di Sulawesi Selatan, MA diterbangkan dan tiba di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan pada Rabu (2/9) sekitar pukul 13.00 WITA. Ia langsung dibawa menuju Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Samarinda untuk menjalani terpilih.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​"Penjemputan ini sekaligus menegaskan bahwa lamanya seseorang menghindari proses hukum bukanlah halangan. Penegakan hukum akan dilaksanakan secara konsisten, berkelanjutan, dan tidak mengenal batas wilayah maupun waktu," simpulnya.(Rein) </span></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Sempat Dinyatakan Terganggu, Proses Pengelolaan Air Minum di Sambaliung Tetap Aman</title>
<link>https://kartanews.com/sempat-dinyatakan-terganggu-proses-pengelolaan-air-minum-di-sambaliung-tetap-aman</link>
<guid>https://kartanews.com/sempat-dinyatakan-terganggu-proses-pengelolaan-air-minum-di-sambaliung-tetap-aman</guid>
<description><![CDATA[ BERAU — Pelayanan air bersih di wilayah Sambaliung kini kembali pulih. Wakil Bupati Berau, Gamalis, ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6a98f607b0de7.jpg" length="111462" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 03 Sep 2026 12:21:09 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, BERAU</strong> — Pelayanan air bersih di wilayah Sambaliung kini berangsur pulih. Wakil Bupati Berau, Gamalis, turun langsung meninjau Instalasi Pengolahan Air (IPA) Gurimbang di Kampung Gurimbang, Kecamatan Sambaliung, Selasa (1/9/2026).</p>
<p>Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan kualitas air minum aman usai terdampak fenomena intrusi air laut. Sebelumnya, pasokan air baku di fasilitas tersebut sempat terganggu akibat minimnya curah hujan dalam beberapa hari terakhir. </p>
<p>Anomali cuaca tersebut memicu penurunan debit air tawar yang signifikan, sehingga air asin dari wilayah hilir lebih mudah merembet masuk ke area intake.</p>
<p>Dampaknya cukup memprihatinkan. Kadar Total Dissolved Solids (TDS) di sumber air baku IPA Gurimbang sempat melonjak hingga menyentuh angka 1.700 ppm. Situasi memaksa Perumda Air Minum Batiwakkal memangkas durasi produksi. </p>
<p>Jam operasional pengolahan air yang semula berlangsung 24 jam penuh terpaksa dikurangi menjadi hanya 12 jam per hari guna menjaga standar kelayakan air bagi pelanggan.</p>
<p>Di lokasi pengolahan, Wabup Gamalis memantau secara ketat sejumlah parameter fisik dan kimia, mulai dari kadar TDS hingga suhu air, untuk memastikan pemenuhan kriteria kelayakan konsumsi masyarakat.</p>
<p>“Kami datang untuk melihat langsung indikator kebersihan dan mutu air di sini. Alhamdulillah, berdasarkan pengukuran terbaru hari ini, kondisi air baku dinyatakan kembali aman dan layak diproduksi. Pengolahan yang sebelumnya dibatasi 12 jam kini sudah kembali beroperasi penuh 24 jam,” ujar Gamalis.</p>
<p>Kendati kondisi telah membaik, Gamalis menegaskan agar pengawasan kualitas air tetap dilakukan secara berkala. Pasalnya, IPA Gurimbang memegang peranan krusial dalam menopang kebutuhan air bersih masyarakat Gurimbang hingga kawasan Sambaliung secara luas.</p>
<p>Ia pun berharap curah hujan di kawasan hulu segera meningkat. Menurutnya, dorongan debit air tawar dari hulu merupakan benteng alami paling efektif untuk menahan penetrasi air asin dari hilir agar gangguan serupa tidak terulang kembali.(Adv) </p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Debit Sungai Mahakam Surut, Distribusi Batu Bara dan BBM di Kaltim Terhambat</title>
<link>https://kartanews.com/debit-sungai-mahakam-surut-distribusi-batu-bara-dan-bbm-di-kaltim-terhambat</link>
<guid>https://kartanews.com/debit-sungai-mahakam-surut-distribusi-batu-bara-dan-bbm-di-kaltim-terhambat</guid>
<description><![CDATA[ KALTIM — Penurunan debit air sungai akibat kemarau panjang di Kalimantan Timur (Kaltim) memicu gangguan pada jalur distribusi logistik energi, mulai dari pengangkutan batu bara hingga pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM). ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6a98188ad76bd.jpg" length="74013" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 02 Sep 2026 20:40:37 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, KALTIM</strong>— Penurunan debit air sungai akibat kemarau panjang di Kalimantan Timur (Kaltim) memicu gangguan pada jalur distribusi logistik energi, mulai dari pengangkutan batu bara hingga pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM).</p>
<p>​Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Yuliot, mengonfirmasi bahwa kendala utama angkutan batu bara saat ini murni disebabkan faktor cuaca, bukan karena pembatasan kuota produksi dari pemerintah.</p>
<p>​“Saya cek kemarin di Kalimantan Timur, karena sungai mengering, tongkang tidak bisa melintas. Jadi, bukan karena produksinya dibatasi, melainkan air untuk melayarkan tongkang yang tidak ada,” ujar Yuliot dikuti dari viva.co</p>
<p>​<strong>Distribusi BBM Dialihkan ke Jalur Darat</strong></p>
<p>​Dampak penyusutan debit air sungai juga berimbas pada kelangkaan BBM di sejumlah wilayah Kalimantan. Jalur sungai yang biasanya menjadi urat nadi pengiriman pasokan energi kini sulit dilalui kapal tanker distribusi.</p>
<p>​Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Kementerian ESDM, Laode Sulaeman, menjelaskan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi XII DPR RI, Rabu (26/8), bahwa pihaknya telah menyiapkan langkah mitigasi.</p>
<p>​“Saat ini sungai mengalami kondisi surut sehingga pengiriman BBM melalui jalur perairan terkendala. Langkah mitigasi dilakukan dengan memperbanyak armada truk pengangkut via jalur darat,” terang Laode.</p>
<p>​Meski demikian, Laode mengakui bahwa kapasitas angkut armada darat tidak sebanding dengan volume besar yang biasa diangkut melalui perairan.</p>
<p>​<strong>Pemkot Samarinda Imbau Warga Hemat Air</strong></p>
<p>​Krisis air ini juga memukul suplai air bersih warga. Wali Kota Samarinda, Andi Harun, mengimbau masyarakat untuk lebih hemat mengonsumsi air bersih seiring menurunnya debit Sungai Mahakam dan meningkatnya kadar klorida.</p>
<p>​Dalam keterangannya pada Sabtu (30/8), Andi Harun menegaskan bahwa penyusutan air sungai berdampak langsung pada operasional fasilitas instalasi pengolahan air (intake) di beberapa kawasan, seperti Palaran, Pulau Atas, Bukuan, dan Bantuas.</p>
<p>​Selain masalah kuantitas, peningkatan kadar klorida menjadi perhatian serius pemerintah daerah karena memengaruhi kelayakan serta kualitas air minum yang didistribusikan ke rumah-rumah warga. (Rein)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kaltim Tembus 7 Besar Nasional IPLM, Gubernur Rudy Mas’ud Dorong Penguatan Literasi</title>
<link>https://kartanews.com/kaltim-tembus-7-besar-nasional-iplm-gubernur-rudy-masud-dorong-penguatan-literasi</link>
<guid>https://kartanews.com/kaltim-tembus-7-besar-nasional-iplm-gubernur-rudy-masud-dorong-penguatan-literasi</guid>
<description><![CDATA[ SAMARINDA – Perkembangan literasi di Kalimantan Timur (Kaltim) menunjukkan tren positif. Berdasarkan hasil kajian Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI) tahun 2025, Kaltim berhasil menduduki peringkat ketujuh dari 38 provinsi secara nasional ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6a97e59833edc.jpg" length="112366" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 02 Sep 2026 17:51:37 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, SAMARINDA </strong>– Perkembangan literasi di Kalimantan Timur (Kaltim) menunjukkan tren positif. Berdasarkan hasil kajian Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI) tahun 2025, Kaltim berhasil menduduki peringkat ketujuh dari 38 provinsi secara nasional dengan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) mencapai 44,11.</p>
<p>Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud, menyampaikan apresiasinya atas capaian tersebut. Ia menekankan bahwa pencapaian ini harus menjadi pemicu untuk terus memperkuat gerakan literasi di seluruh wilayah Benua Etam, terutama dalam menghadapi tantangan arus informasi digital.</p>
<p>“Capaian itu patut disyukuri sekaligus menjadi dorongan untuk memperkuat gerakan literasi. Di era media sosial ini, informasi bergerak begitu cepat baru membaca judul saja, belum membaca isi, komentarnya langsung panjang. Tugas kita bukan sekadar mendorong masyarakat rajin membaca, tetapi juga membentuk kemampuan memahami, menyaring, dan menggunakan informasi secara bijak,” tegas Rudy, Minggu (30/8/2026).</p>
<p>Dia menambahkan bahwa literasi yang kuat sangat erat kaitannya dengan kemampuan berpikir kritis. Menurutnya, masyarakat yang memiliki literasi baik tidak akan menjadi konsumen informasi pasif, melainkan mampu menghasilkan karya kreatif dari proses berpikir dan imajinasi. </p>
<p>Ia juga berpesan kepada generasi muda Kaltim untuk memanfaatkan teknologi secara positif demi mendukung proses belajar dan berkarya.</p>
<p>Sejalan dengan hal tersebut, Bunda Literasi Kaltim, Syarifa Suraidah, menegaskan komitmennya untuk memacu berbagai program penguatan minat baca. Salah satu program strategis di dunia pendidikan yang terus didorong adalah gerakan "Satu Guru Satu Buku".</p>
<p>Suraidah mengingatkan bahwa budaya membaca idealnya ditanamkan sejak dini dari lingkungan keluarga sebelum diperluas ke tingkat sekolah dan komunitas. Ia membagikan pengalaman pribadinya dalam membiasakan tradisi membaca di rumah bersama keluarga.</p>
<p>"Saya punya 13 anak, dan mereka kalau ulang tahun pasti minta dibelikan buku baru. Kebiasaan menjadikan buku sebagai kebutuhan ini yang perlu kita bangun dari rumah," ungkap Suraidah.</p>
<p>Sebagai bentuk apresiasi dan motivasi bagi generasi muda, rangkaian acara penguatan literasi tersebut ditutup dengan pembagian hadiah uang tunai masing-masing sebesar Rp500 ribu dari Gubernur dan Bunda Literasi Kaltim kepada empat siswa yang berhasil menjawab kuis interaktif.(Rein) </p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Dampak Kabut Asap dan Suhu Panas 37,8 Derajat Celsius Masih Membayangi Berau</title>
<link>https://kartanews.com/dampak-kabut-asap-dan-suhu-panas-378-derajat-celsius-masih-membayangi-berau</link>
<guid>https://kartanews.com/dampak-kabut-asap-dan-suhu-panas-378-derajat-celsius-masih-membayangi-berau</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Fenomena udara kabur (haze) dan kabut asap akibat terbakarnya hutan dan lahan (karhutla) masih memenuhi wilayah Kabupaten Berau. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6a97e10210015.jpg" length="396794" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 02 Sep 2026 16:44:47 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, BERAU</strong> – Fenomena udara kabur (haze) dan kabut asap akibat pembakaran hutan dan lahan (karhutla) masih menyelimuti wilayah Kabupaten Berau. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Berau mencatat jarak pandang (visibility) di sekitar Bandara Kalimarau terganggu, yakni hanya berkisar 2 hingga 4,5 kilometer.</p>
<p>​Kepala Stasiun BMKG Berau, Ade Heryadi, didampingi Prakirawan Cuaca, Ivan Rizki, menyampaikan bahwa partikel kering halus di udara tersebut teramati konsisten dari pagi hingga malam hari.</p>
<p>Selain penurunan jarak pandang, suhu udara ekstrem di Berau sempat menembus 37,8 derajat Celsius—salah satu yang tertinggi di Indonesia.</p>
<p>​"Tidak akan ada asap jika tidak ada yang membakar," tegas Ivan saat memberikan keterangan kepada Dinas Komunikasi dan Informatika Berau, Selasa (1/9/2026).</p>
<p>​Ivan menambahkan bahwa fenomena panas dan minimnya intensitas hujan ini dipicu oleh dinamika atmosfer serta sisa pengaruh El Niño.</p>
<p>Meski begitu, BMKG memastikan kondisi ini belum masuk kategori kemarau panjang atau kekeringan ekstrem karena Berau secara klimatologis memiliki karakteristik iklim cenderung basah.</p>
<p>​<strong>Kendala Rekayasa Cuaca dan Imbauan BMKG</strong></p>
<p>​Pemerintah sebenarnya telah mengupayakan penyemaian awan atau teknologi modifikasi cuaca (TMC) untuk memicu hujan. Langkah ini sempat menurunkan jumlah titik panas (hotspot). Namun, efektivitas TMC kini terkendala minimnya pertumbuhan awan potensial.</p>
<p>​"Rekayasa cuaca ibarat pupuk, hanya bisa berfungsi jika tersedia bibit awan," jelas Ivan.</p>
<p>​BMKG memprediksi periode musim kemarau di Berau masih bertahan hingga akhir September 2026. Curah hujan yang lebih merata diperkirakan baru akan turun secara bertahap setelah periode tersebut melintas.</p>
<p>​Menyikapi penurunan kualitas udara, BMKG mengimbau warga terdampak untuk selalu menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan.</p>
<p>Masyarakat juga diminta menghentikan aktivitas membuka lahan dengan cara membakar maupun membakar sampah secara terbuka, serta beralih ke metode pengelolaan sampah yang lebih aman seperti penimbunan.(Rein) </p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>MPR RI Goes to Campus di Unmul, Eddy Soeparno Dorong Percepatan Transisi Energi dan Penguatan Ketahanan Nasional</title>
<link>https://kartanews.com/mpr-ri-goes-to-campus-di-unmul-eddy-soeparno-dorong-percepatan-transisi-energi-dan-penguatan-ketahanan-nasional</link>
<guid>https://kartanews.com/mpr-ri-goes-to-campus-di-unmul-eddy-soeparno-dorong-percepatan-transisi-energi-dan-penguatan-ketahanan-nasional</guid>
<description><![CDATA[ SAMARINDA — Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno mendorong percepatan transisi energi dan penguatan ketahanan energi nasional sebagai langkah strategis menghadapi ancaman krisis energi dan krisis iklim. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6a9794b520687.jpg" length="91647" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 02 Sep 2026 11:16:04 +0800</pubDate>
<dc:creator>Irla Hadratan Iman</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, SAMARINDA — </strong>Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno mendorong percepatan transisi energi dan penguatan ketahanan energi nasional sebagai langkah strategis menghadapi ancaman krisis energi dan krisis iklim. Hal itu disampaikannya saat menghadiri kegiatan MPR RI Goes to Campus di Universitas Mulawarman (Unmul), Samarinda, Kalimantan Timur, Rabu (2/9/2026).</p>
<p>Dalam pemaparannya di hadapan sivitas akademika dan mahasiswa Unmul, Eddy menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi memiliki keterkaitan erat dengan ketersediaan energi. Aktivitas industri, transportasi, rumah tangga hingga pelayanan publik membutuhkan pasokan energi yang stabil dan berkelanjutan.</p>
<p>Namun, menurutnya, kebutuhan energi yang terus meningkat tidak boleh membuat Indonesia mengabaikan agenda dekarbonisasi. Penggunaan energi fosil, seperti batu bara, minyak bumi, dan gas, masih menjadi bagian besar dari bauran energi nasional dan menghasilkan emisi karbon yang berkontribusi terhadap krisis iklim.</p>
<p>Eddy menyebut ketergantungan terhadap energi fosil juga membuat Indonesia rentan terhadap gejolak geopolitik global. Gangguan rantai pasok energi, terutama akibat konflik di kawasan Timur Tengah, dapat memengaruhi ketersediaan dan harga minyak maupun gas.</p>
<p>"Indonesia hari ini menghadapi krisis energi. Rantai pasok terganggu semua," ujar Eddy dalam pemaparannya.</p>
<p>Ia menjelaskan, gangguan pada sektor energi tidak berhenti pada persoalan ketersediaan bahan bakar. Dampaknya dapat merambat ke berbagai sektor perekonomian, mulai dari industri, transportasi hingga kebutuhan masyarakat sehari-hari.</p>
<p>Kenaikan harga minyak mentah dan produk turunannya, kata Eddy, dapat meningkatkan harga berbagai komoditas seperti plastik, pupuk, obat-obatan dan tekstil. Kondisi tersebut berpotensi menekan daya beli masyarakat dan mendorong inflasi.</p>
<p>"Ini mata rantai yang tidak berhenti di sektor energi saja, tetapi masuk ke sektor perekonomian kita secara keseluruhan," katanya.</p>
<p><strong>Ketergantungan Impor Dinilai Perlu Dikurangi</strong></p>
<p>Eddy juga menyoroti tingginya ketergantungan Indonesia terhadap impor energi. Menurut dia, meskipun Indonesia memiliki sumber daya energi fosil dan energi terbarukan yang melimpah, sebagian kebutuhan energi nasional masih dipenuhi melalui impor.</p>
<p>Ia mencontohkan kebutuhan BBM yang banyak bergantung pada pasokan dari negara lain. Begitu pula dengan LPG yang sebagian besar kebutuhannya masih harus dipenuhi melalui impor.</p>
<p>Kondisi tersebut dinilai menunjukkan masih rentannya ketahanan energi Indonesia.</p>
<p>"Artinya kita sangat rentan," tegasnya.</p>
<p>Menurut Eddy, ketergantungan terhadap impor energi bukan hanya berisiko ketika terjadi gangguan rantai pasok global, tetapi juga memberikan tekanan terhadap devisa dan fiskal negara.</p>
<p>Ia menilai persoalan tersebut perlu dijawab melalui penguatan produksi energi dalam negeri sekaligus percepatan pemanfaatan sumber energi terbarukan.</p>
<p>Indonesia, kata dia, memiliki modal besar untuk melakukan hal tersebut. Selain memiliki cadangan batu bara, minyak dan gas, Indonesia juga mempunyai potensi energi surya, angin, air, bioenergi dan panas bumi yang besar.</p>
<p>"Kita ini negara kaya. Fosilnya punya banyak, sumber energi terbarukannya juga punya banyak," ujarnya.</p>
<p><strong>Transisi Energi Tiga Tahap</strong></p>
<p>Eddy memaparkan strategi transisi energi Indonesia yang menurutnya perlu dilakukan secara bertahap, mulai dari jangka pendek, menengah hingga panjang.</p>
<p>Dalam jangka pendek, pemerintah perlu memperkuat elektrifikasi, termasuk memperluas penggunaan kendaraan listrik dan transportasi publik berbasis listrik.</p>
<p>Sementara dalam jangka menengah, Indonesia perlu meningkatkan pemanfaatan bioenergi. Pengembangan biodiesel, menurut Eddy, merupakan salah satu langkah yang sudah dilakukan untuk mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil.</p>
<p>Sedangkan dalam jangka panjang, Indonesia perlu mulai mengembangkan sumber energi baru seperti hidrogen dan nuklir.</p>
<p>"Jadi elektrifikasi satu, kedua bioenergi kita tingkatkan, dan jangka panjang kita kemudian mengembangkan sumber energi baru, hidrogen dan nuklir," jelasnya.</p>
<p>Eddy menilai energi nuklir dapat menjadi salah satu opsi untuk mendukung keandalan pasokan energi nasional. Menurutnya, Indonesia membutuhkan sumber energi yang mampu menjamin ketersediaan pasokan dalam negeri secara berkelanjutan.</p>
<p><strong>Subsidi Energi Perlu Tepat Sasaran</strong></p>
<p>Selain persoalan sumber energi, Eddy juga menyoroti tata kelola subsidi energi. Ia menilai subsidi energi perlu diarahkan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.</p>
<p>Menurut Eddy, subsidi yang tidak tepat sasaran dapat mengurangi ruang fiskal pemerintah yang seharusnya dapat digunakan untuk membiayai sektor pembangunan lainnya.</p>
<p>Ia menekankan pentingnya melakukan penyesuaian besaran subsidi sekaligus memastikan penerimanya tepat sasaran.</p>
<p>"Subsidi ini bisa kemudian dilakukan rightsizing dan right targeting. Angkanya kita sesuaikan dengan kebutuhannya dan kita targetkan kepada mereka-mereka yang memang membutuhkan," katanya.</p>
<p>Eddy menyebut Kalimantan Timur memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu daerah penting dalam pengembangan energi terbarukan nasional.</p>
<p>Menurutnya, Kaltim memiliki potensi bioenergi, energi surya serta sumber daya lain yang dapat dikembangkan sebagai bagian dari transisi energi.</p>
<p>"Saya melihat bahwa Kalimantan Timur memiliki peluang yang besar yang tidak kalah dengan daerah-daerah yang lain di seluruh Indonesia," kata Eddy.</p>
<p>Ia berharap pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan di Kalimantan Timur dapat mempercepat akselerasi transisi energi dengan memanfaatkan potensi lokal yang tersedia.</p>
<p><strong>Kampus Diminta Berkontribusi</strong></p>
<p>Di hadapan mahasiswa, Eddy juga menekankan pentingnya peran perguruan tinggi dalam menghadapi krisis energi dan krisis iklim.</p>
<p>Menurutnya, kampus memiliki posisi strategis karena gagasan dan solusi yang dihasilkan berasal dari penelitian serta berbasis data. Karena itu, ia berharap perguruan tinggi dapat memberikan kontribusi nyata dalam merumuskan kebijakan transisi energi.</p>
<p>"Kami juga menunggu kiranya apa yang bisa dikontribusikan oleh kampus untuk penanganan krisis iklim melalui transisi energi sekaligus menguatkan ketahanan energi kita," ujarnya.</p>
<p>Eddy juga mengingatkan bahwa persoalan lingkungan saat ini telah memasuki tahap yang lebih serius. Ia memilih menggunakan istilah "krisis iklim" dibandingkan sekadar perubahan iklim untuk menggambarkan kondisi yang sedang dihadapi dunia.</p>
<p>Menurutnya, mencairnya es abadi di Pegunungan Jayawijaya menjadi salah satu tanda nyata perubahan kondisi lingkungan yang perlu mendapatkan perhatian serius.</p>
<p>Ia menilai Indonesia masih memiliki kesempatan untuk mengubah arah tersebut melalui percepatan transisi energi, pengurangan emisi karbon dan penguatan ketahanan energi nasional.</p>
<p>"Jangan sampai kita berada di titik di mana seperti yang tadi disampaikan di dalam video, Pegunungan Carstensz, itu adalah Pegunungan Jayawijaya yang menjadi kebanggaan kita karena ada salju abadi, hari ini salju abadinya tinggal sisa 5 persen," tuturnya.</p>
<p>Di akhir pemaparannya, Eddy mengajak mahasiswa Unmul untuk mengambil peran dalam menghadapi tantangan energi dan iklim. Menurutnya, transisi energi bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan kontribusi seluruh elemen masyarakat, termasuk generasi muda dan perguruan tinggi.</p>
<p>"Mudah-mudahan apa yang disampaikan bisa bermanfaat untuk kita dan bisa juga menjadi inspirasi bagi para mahasiswa untuk memberikan kontribusi nyata dalam penanganan krisis energi dan krisis iklim yang kita hadapi," pungkasnya. (Irla)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Respon Melonjaknya Titik Panas, Gamalis Tekankan Penanganan Karhutla Cepat dan Terukur</title>
<link>https://kartanews.com/respon-melonjaknya-titik-panas-gamalis-tekankan-penanganan-karhutla-cepat-dan-terukur</link>
<guid>https://kartanews.com/respon-melonjaknya-titik-panas-gamalis-tekankan-penanganan-karhutla-cepat-dan-terukur</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Pemerintah Kabupaten Berau mengimbau seluruh elemen terkait untuk mengoptimalkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) secara terpadu. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6a969a30f1a41.jpg" length="67588" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 01 Sep 2026 17:31:37 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p data-path-to-node="3"><b data-path-to-node="3" data-index-in-node="0">KARTANEWS.COM, BERAU</b> – Pemerintah Kabupaten Berau mengimbau seluruh elemen terkait untuk mengoptimalkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) secara terpadu. Lonjakan jumlah titik panas (<i data-path-to-node="3" data-index-in-node="197">hotspot</i>) yang terdeteksi di sejumlah wilayah Kabupaten Berau dinilai membutuhkan respons cepat serta langkah-langkah penanggulangan yang terukur di lapangan.</p>
<p data-path-to-node="4">Wakil Bupati Berau, Gamalis, menegaskan bahwa ancaman karhutla saat ini kian meningkat seiring dengan kondisi cuaca yang relatif kering. Situasi iklim tersebut membuat potensi persebaran api membesar dengan sangat cepat apabila titik api awal tidak segera diantisipasi dan dipadamkan sejak dini. Menurutnya, kesiapsiagaan seluruh personel pemadam dan masyarakat menjadi kunci utama pencegahan.</p>
<p data-path-to-node="5">"Karhutla bukan persoalan sederhana. Dampaknya bukan hanya terhadap lingkungan, tetapi juga menyentuh kesehatan masyarakat," ujar Gamalis saat memberikan arahan terkait pencegahan bencana daerah, Selasa (01/09/2026)</p>
<p data-path-to-node="6">Wabup Gamalis menambahkan bahwa dampak buruk dari kabut asap akibat karhutla tidak boleh dianggap sepele karena dapat memicu gangguan kesehatan, khususnya penyakit saluran pernapasan pada masyarakat luas. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, sektor swasta, dan masyarakat merupakan fondasi penting dalam memperkuat sistem deteksi dini di setiap kawasan rawan.</p>
<p data-path-to-node="7">Ia pun menginstruksikan agar koordinasi lintas sektor terus ditingkatkan sehingga setiap munculnya indikasi titik api dapat direspons tanpa menunda waktu. Pelibatan aktif masyarakat di tingkat kampung dan kecamatan dinilai sangat vital untuk menjaga wilayah masing-masing dari potensi pembakaran lahan secara ilegal maupun ketidaksengajaan.</p>
<p data-path-to-node="8">"Penanganan karhutla tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri, perlu kerjasama semua pihak agar setiap potensi kebakaran dapat segera diketahui dan ditangani sebelum berkembang lebih luas," tegas Gamalis menutup arahannya.(Adv/Rein)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Tekan Karhutla, Pemkab Berau Gandeng Mabes TNI Beri Edukasi dan Pengarahan Lapangan</title>
<link>https://kartanews.com/tekan-karhutla-pemkab-berau-gandeng-mabes-tni-beri-edukasi-dan-pengarahan-lapangan</link>
<guid>https://kartanews.com/tekan-karhutla-pemkab-berau-gandeng-mabes-tni-beri-edukasi-dan-pengarahan-lapangan</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang kian meluas di Kabupaten Berau mendorong pemerintah daerah mengambil langkah cepat. Pemerintah Kabupaten Berau resmi menggandeng Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (Mabes TNI) untuk memperkuat kapasitas penanganan di lapangan melalui pengarahan teknis dan edukasi intensif kepada masyarakat. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6a9695ba50599.jpg" length="648284" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 31 Aug 2026 17:08:52 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p data-path-to-node="3"><b data-path-to-node="3" data-index-in-node="0">KARTANEWS.COM, BERAU</b> – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang kian meluas di Kabupaten Berau mendorong pemerintah daerah mengambil langkah cepat. Pemerintah Kabupaten Berau resmi menggandeng Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (Mabes TNI) untuk memperkuat kapasitas penanganan di lapangan melalui pengarahan teknis dan edukasi intensif kepada masyarakat.</p>
<p data-path-to-node="4">Kedatangan rombongan Mabes TNI yang dipimpin oleh Kolonel Laode Iwan Halim disambut langsung oleh Wakil Bupati Berau, Gamalis, di Bandara Kalimarau pada Senin (31/8/2026) sore. Kehadiran tim pusat ini bertujuan memberikan edukasi taktis penanganan bencana karhutla, khususnya bagi jajaran Bintara Pembina Desa (Babinsa) dan elemen masyarakat setempat.</p>
<p data-path-to-node="5">Wabup Gamalis menegaskan bahwa kolaborasi bersama Mabes TNI menjadi momen krusial untuk mengevaluasi sekaligus memperkuat respons kesiapsiagaan daerah mengingat status kewaspadaan karhutla di Berau sudah meningkat signifikan.</p>
<p data-path-to-node="6" id="p-rc_304ce1eee4dbb41c-23" style="line-height: 1.1;">"<span class="citation-186"></span><span class="citation-186 citation-187 citation-end-187">Yang ditindaklanjuti adalah melihat kondisi karhutla yang ada hari ini di Kabupaten Berau. Terus kemudian mereka akan melakukan pengarahan kepada TNI, khususnya Babinsa. Di sini dalam kaitannya penanganan Ka<sup _ngcontent-ng-c1308884365="" class="superscript embedded" data-turn-source-index="1"><!----></sup></span><span class="citation-186 citation-end-186">rhutla itu," j<sup _ngcontent-ng-c1308884365="" class="superscript embedded" data-turn-source-index="2"><!----></sup></span>elas Gamalis.</p>
<p data-path-to-node="6"> Ia mengapresiasi perhatian Mabes TNI yang turun langsung guna meninjau kondisi riil karhutla di Bumi Batiwakkal.<sources-carousel-inline ng-version="0.0.0-PLACEHOLDER" _nghost-ng-c3317613875=""><!----><!----><!----><!----><!----></sources-carousel-inline></p>
<p data-path-to-node="7">Sementara itu, Ketua Tim Penyuluhan Karhutla Mabes TNI di Berau, Kolonel Laode Iwan Halim, menyampaikan bahwa fokus utama kedatangan timnya adalah menjalankan program penyuluhan dan pemetaan edukatif secara masif ke seluruh wilayah kecamatan yang rentan terbakar.</p>
<p data-path-to-node="8" id="p-rc_304ce1eee4dbb41c-24" style="line-height: 1.1;">"<span class="citation-184"></span><span class="citation-184 citation-185 citation-end-185">Intinya kita di sini datang dalam rangka melaksanakan penyuluhan tentang Karhutla. Tujuannya sebenarnya dalam rangka penyuluhan. Lokasi-lokasinya itu di seluruh wilayah Kabupaten Berau. Nanti kita akan kumpulkan masyarakat dan akan kita berikan seperti penyuluhan, masukan<sup _ngcontent-ng-c1308884365="" class="superscript embedded" data-turn-source-index="3"><!----></sup></span><span class="citation-184 citation-end-184">, bagaimana tindakan apabila ada hal-hal yang memang urgen yang mereka harus atasi,"<sup _ngcontent-ng-c1308884365="" class="superscript embedded" data-turn-source-index="4"><!----></sup></span> kata Kolonel Laode.<sources-carousel-inline ng-version="0.0.0-PLACEHOLDER" _nghost-ng-c3317613875=""><!----><!----><!----><!----><!----></sources-carousel-inline></p>
<p data-path-to-node="9">Ketika dikonfirmasi mengenai keterlibatan teknis operasional pemadaman langsung dari Mabes TNI, Laode menjelaskan bahwa timnya memiliki mandat khusus dalam aspek edukasi dan sosialisasi pencegahan. Namun, penanganan aktif tetap memprioritaskan evaluasi situasi teraktual di lapangan.</p>
<p data-path-to-node="10">"Kami beda tugas yang berhubungan sama itu, karena kami ini sebagai tim lapangan dalam rangka penyuluhan. Kita memberikan pengarahan, edukasi kepada masyarakat biar paham tentang bahayanya karhutla," tegas Laode.</p>
<p data-path-to-node="10">Langkah preventif berbasis pemahaman masyarakat ini diharapkan mampu menekan potensi timbulnya titik api baru di wilayah Berau.(Adv/Rein)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pemkab Berau Kembali Laksanakan Sholat Istisqa di Gor Pemuda Tanjung Redeb</title>
<link>https://kartanews.com/pemkab-berau-kembali-laksanakan-sholat-istisqa-di-gor-pemuda-tanjung-redeb</link>
<guid>https://kartanews.com/pemkab-berau-kembali-laksanakan-sholat-istisqa-di-gor-pemuda-tanjung-redeb</guid>
<description><![CDATA[ BERAU — Pemerintah Kabupaten Berau bersama ribuan warga kembali melaksanakan Salat Istisqa untuk kedua kalinya di Lapangan GOR Jalan Pemuda, Tanjung Redeb, Minggu (30/8/2026) ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a95258e0393c.jpg" length="481607" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 31 Aug 2026 14:53:39 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, BERAU</strong>— Pemerintah Kabupaten Berau bersama ribuan warga kembali melaksanakan Salat Istisqa untuk kedua kalinya di Lapangan GOR Jalan Pemuda, Tanjung Redeb, Minggu (30/8/2026). </p>
<p>Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas menyampaikan ibdah sholat Istisqa tersebut, menjadi wujud ikhtiar spiritual bersama untuk memohon rahmat Allah SWT berupa hujan di tengah kemarau panjang yang melanda wilayah Bumi Batiwakkal.</p>
<p>"Selama ini, kami telah berikhtiar sekuat tenaga melalui berbagai teknologi, menjalin kerja sama yang erat antara pemerintah, TNI, Polri, dan seluruh masyarakat. Namun, ternyata hujan baru turun di beberapa titik saja. </p>
<p>Dia menegaskan bahwa penanganan kekeringan tidak berhenti pada jalur spiritual saja. Pemkab Berau terus memperkuat koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur maupun Pemerintah Pusat untuk mengupayakan bantuan penanganan kekeringan, termasuk opsi penerapan teknologi modifikasi cuaca hingga pengeboman air (water bombing). </p>
<p>Selain itu, pengalokasian anggaran penanganan dampak kekeringan juga tengah diproses secara bertahap sesuai ketentuan yang berlaku untuk meringankan beban masyarakat.</p>
<p>Ia memuturkan dari pesan khutbah yang disampaikan Ustaz Jamiruddin, dirinya mengajak masyarakat menyadari keterbatasan ilmu dan teknologi manusia di hadapan Sang Pencipta. </p>
<p>"Hari ini bersama Bapak dan Ibu sekalian, kami kembali melangkah dalam ikhtiar yang paling utama, memohon pertolongan Allah SWT melalui salat istisqa," ujar Sri Juniarsih usai pelaksanaan ibadah.</p>
<p>Menurutnya, momen kemarau ini harus dijadikan sarana introspeksi diri untuk memperbanyak istigfar, memperbaiki ibadah, menjaga silaturahmi, serta memperbanyak amal kebaikan dengan harapan rahmat hujan segera menyirami Kabupaten Berau.</p>
<p>Pelaksanaan Salat Istisqa tersebut dipimpin oleh imam KH Burhanuddin Harahap dan khutbah oleh Ustaz Jamiruddin. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Berau Gamalis, Kapolres Berau AKBP Ridho Tri Putranto, serta Dandim 0902/Berau Letkol Inf. Muhammad Faisal Idris.(Adv/Rein) </p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Penguatan Regulasi Tambang Rakyat MBLB  di Kaltim Dinilai Bawa Potensi Kesejahteraan Masyarakat</title>
<link>https://kartanews.com/penguatan-regulasi-tambang-rakyat-mblb-di-kaltim-dinilai-bawa-potensi-kesejahteraan-masyarakat</link>
<guid>https://kartanews.com/penguatan-regulasi-tambang-rakyat-mblb-di-kaltim-dinilai-bawa-potensi-kesejahteraan-masyarakat</guid>
<description><![CDATA[ SAMARINDA – Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Kalimantan Timur mendorong percepatan legalisasi pertambangan rakyat untuk sektor Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB). ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a951a549b53b.jpg" length="69490" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 31 Aug 2026 14:09:52 +0800</pubDate>
<dc:creator>Irla Hadratan Iman</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, SAMARINDA –</strong> Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Kalimantan Timur mendorong percepatan legalisasi pertambangan rakyat untuk sektor Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB). </p>
<p>Upaya ini dinilai strategis untuk mendongkrak perekonomian masyarakat lokal sekaligus memberikan kepastian hukum atas hak-hak warga.</p>
<p>Kepala Dinas ESDM Kaltim, Bambang Arwanto, menegaskan komitmen Pemprov Kaltim dalam mendampingi dan membina aktivitas tambang masyarakat agar tetap mengedepankan aspek keselamatan kerja serta kelestarian lingkungan.</p>
<p>"Percepatan perizinan ini tentu membutuhkan dasar hukum yang jelas, mulai dari Peraturan Daerah hingga Peraturan Gubernur, khususnya yang mengatur MBLB dan jaminan reklamasi," ujar, Jumat (28/08/2026) </p>
<p>Langkah percepatan regulasi tersebut tengah dimatangkan bersama Komisi III DPRD Kaltim melalui penyusunan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda). </p>
<p>Penyusunan Raperda berfokus pada penguatan koordinasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD) dan pemerintah pusat, mengingat kewenangan pengawasan pertambangan serta pembentukan tim pengawas nasional masih berada di bawah kendali pusat.</p>
<p>Bambang juga menekankan bahwa kemudahan izin MBLB tidak bisa disaratkan secara terburu-buru tanpa memperhitungkan potensi risiko di lapangan.</p>
<p>"Setiap permohonan harus diverifikasi berdasarkan tingkat risiko dan kesesuaian dokumen teknis," jelasnya.</p>
<p>Ia menyampaikan setiap pemohon ijin wajib memenuhi dokumen krusial, seperti, Rencana Induk Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (RIPPM), Rencana Reklamasi. Rencana Pascatambang. </p>
<p>Melalui skema perizinan yang ketat namun terarah ini, Pemprov Kaltim optimistis dapat menjamin kemudahan berinvestasi tanpa mengorbankan penataan ruang, keselamatan kerja, dan keberlanjutan lingkungan hidup.(Irla)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Atasi Antrean di SPBU, Pemkab Berau Tinjau  Depot Pertamina</title>
<link>https://kartanews.com/atasi-antrean-di-spbu-pemkab-berau-tinjau-depot-pertamina</link>
<guid>https://kartanews.com/atasi-antrean-di-spbu-pemkab-berau-tinjau-depot-pertamina</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Pemerintah Kabupaten Berau bergerak cepat merespons kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang memicu antrean panjang kendaraan di sejumlah SPBU beberapa hari terakhir. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6a965ff362d44.jpg" length="127776" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 31 Aug 2026 13:16:14 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, BERAU</strong> – Pemerintah Kabupaten Berau bergerak cepat merespons kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang memicu antrean panjang kendaraan di sejumlah SPBU beberapa hari terakhir.</p>
<p>Untuk memastikan ketersediaan pasokan sekaligus mengurai kendala distribusi, Wakil Bupati Berau, Gamalis, meninjau langsung Depot Pertamina Jober di Kecamatan Gunung Tabur pada Senin (31/8/2026).</p>
<p>Dalam peninjauan tersebut, Wabup Gamalis memastikan bahwa ketersediaan stok BBM di depot sebenarnya aman dan proses penyaluran ke SPBU akan segera dipercepat. Keputusan ini diambil guna menenangkan kekhawatiran masyarakat akibat kekosongan stok di sejumlah stasiun pengisian.</p>
<p>Pengawas Operasi Depot BBM Jober Berau, Haryono, menjelaskan bahwa kapal pengangkut pasokan BBM sudah tiba di lokasi sejak pagi. Kendati demikian, proses pembongkaran muatan dilakukan secara parsial agar BBM dapat langsung didistribusikan ke SPBU tanpa harus menunggu seluruh isi kapal selesai dibongkar.</p>
<p> "Tadi pagi sudah ada. Masih menunggu air pasang. Akan bongkar secara parsial agar bisa disalurkan ke SPBU," ujar Haryono.</p>
<p>Ia mengungkapkan, pasokan BBM tersebut sejatinya dijadwalkan tiba pada 27 Agustus 2026. Namun, pengiriman mengalami keterlambatan akibat akumulasi kendala teknis dari internal kilang, faktor cuaca buruk, hingga hambatan di alur pelayaran. </p>
<p>Selain harus menunggu pasang surut air sungai agar kapal bisa merapat, padatnya lalu lintas kapal tongkang pengangkut batu bara juga memaksa kapal tangki BBM mengantre untuk bersandar.</p>
<p>"Harusnya tanggal 27 Agustus masuk. Ada banyak faktor yang menjadi kendala, dari internal kilang, cuaca, kemudian air surut dan kapal tongkang yang cukup padat sehingga tidak bisa merapat," jelasnya. Haryono menjamin pasokan BBM akan segera masuk ke SPBU. "Besok sudah ada walaupun agak siang, sudah distribusi ke SPBU," tegasnya.</p>
<p>Adapun total pasokan yang disiapkan dalam pengiriman kali ini mencakup 3.000 kiloliter (KL) Biosolar, 500 KL Pertamax, dan 1.500 KL Pertalite. Jumlah tersebut dinilai mencukupi untuk memulihkan stabilitas stok di seluruh SPBU Kabupaten Berau.</p>
<p>Menanggapi kepastian pasokan tersebut, Wakil Bupati Gamalis mengimbau warga masyarakat agar tidak memicu aksi borong (panic buying). Ia menekankan pentingnya disiplin dan kesadaran bersama agar distribusi BBM berjalan tertib dan merata.</p>
<p>"Kami sudah memastikan langsung ke depot bahwa pasokan BBM tersedia dan segera didistribusikan. Kami berharap masyarakat tetap tenang, tidak panik, dan tertib dalam antrean. Gunakan BBM sesuai kebutuhan agar seluruh masyarakat dapat terlayani," punkasnya.(Adv/Rein)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Titik Panas Tertinggi di Kaltim, Pemkab Berau Opsi Naikkan Status Tanggap Darurat Karhutla</title>
<link>https://kartanews.com/titik-panas-tertinggi-di-kaltim-pemkab-berau-opsi-naikkan-status-tanggap-darurat-karhutla</link>
<guid>https://kartanews.com/titik-panas-tertinggi-di-kaltim-pemkab-berau-opsi-naikkan-status-tanggap-darurat-karhutla</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Pemerintah Kabupaten Berau mulai menyiapkan langkah penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang lebih intensif menyusul melonjaknya kejadian dan perluasan wilayah terdampak. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6a966b1869241.jpg" length="52015" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 30 Aug 2026 14:05:43 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p data-path-to-node="3"><b data-path-to-node="3" data-index-in-node="0">KARTANEWS.COM, BERAU</b> – Pemerintah Kabupaten Berau mulai menyiapkan langkah penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang lebih intensif menyusul melonjaknya kejadian dan perluasan wilayah terdampak.</p>
<p data-path-to-node="3">Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Berau mengumpulkan lintas perangkat daerah untuk mengkaji opsi peningkatan status penanganan dari siaga darurat menjadi tanggap darurat pada Minggu (30/8/2026).</p>
<p data-path-to-node="4">Sekretaris Kabupaten Berau, Muhammad Said, menegaskan bahwa penetapan status baru ini krusial agar penanganan karhutla tidak lagi dibebankan secara parsial kepada BPBD maupun Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) semata.</p>
<p data-path-to-node="4">Peningkatan status ini dinilai mendesak mengingat jumlah titik panas (<i data-path-to-node="4" data-index-in-node="309">hotspot</i>) di Berau telah menembus angka sekitar 700 titik menjadi yang tertinggi di Kalimantan Timur dengan perkiraan luas lahan terbakar mencapai seribu hektare.</p>
<p data-path-to-node="5">"Hasil tim Kaji Cepat akan kami sampaikan kepada bupati. Ini tugas kita bersama," tegas Said.</p>
<p data-path-to-node="5">Ia menambahkan, kewenangan penetapan status berada di tangan kepala daerah berlandaskan data teknis dari BMKG, Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi (KPHP), hingga dinas-dinas terkait.</p>
<p data-path-to-node="6">Dengan beralih ke status tanggap darurat, penanganan akan melibatkan koordinasi masif hingga tingkat kecamatan, kampung, masyarakat, serta pihak swasta. "Perusahaan juga harus ikut berperan," ujarnya menekankan pentingnya keterlibatan sektor korporasi yang memiliki izin di sekitar lokasi kebakaran.</p>
<p data-path-to-node="7">Selain memperkuat struktur komando, peningkatan status ini membuka akses skema anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) sesuai petunjuk arahan Kementerian Dalam Negeri. Dana BTT tersebut nantinya dialokasikan untuk menyokong operasional logistik penanganan karhutla di lapangan.</p>
<p data-path-to-node="8">Disdamkarmat dapat memanfaatkan alokasi BTT untuk perbaikan armada pemadam, pengadaan selang dan <i data-path-to-node="8" data-index-in-node="97">nozzle</i>, hingga pemenuhan bahan bakar minyak (BBM).</p>
<p data-path-to-node="8">"Operasional di lapangan cukup banyak," kata Said. </p>
<p data-path-to-node="8">Di sisi lain, Dinas Kesehatan disiapkan untuk penyediaan obat-obatan serta pasokan oksigen medis, sementara Dinas Pendidikan memetakan kebutuhan perlindungan bagi sarana sekolah.</p>
<p data-path-to-node="9">Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Berau, Masyhadi Mundi, menyampaikan bahwa pihaknya terus mematangkan rencana operasi pemadaman di lapangan. Selain mengoptimalkan pergerakan personel di jalur darat, BPBD Berau juga bersiap mengajukan permohonan bantuan armada udara ke pemerintah pusat.</p>
<p data-path-to-node="9"> "Langkah kita membahas kemungkinan peningkatan status. Kita akan mendorong <i data-path-to-node="9" data-index-in-node="366">water bombing</i> oleh pemerintah pusat," pungkasnya.(Adv/Rein)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Rumah dan Kontrakan 4 Pintu di Tasuk Ludes Berau Terbakar, Petugas Sempat Terkendala Portal</title>
<link>https://kartanews.com/rumah-dan-kontrakan-4-pintu-di-tasuk-ludes-berau-terbakar-petugas-sempat-terkendala-portal</link>
<guid>https://kartanews.com/rumah-dan-kontrakan-4-pintu-di-tasuk-ludes-berau-terbakar-petugas-sempat-terkendala-portal</guid>
<description><![CDATA[ ERAU – Musibah kebakaran menghanguskan satu unit rumah kayu dan bangunan kontrakan empat pintu milik warga bernama Bariyah di Jalan Danau Poso, RT 3, Kampung Tasuk, Sabtu (29/8/2026) siang. Api dilaporkan berkobar sekira pukul 13.15 WITA. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a92ce9ee34ee.jpg" length="111226" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 29 Aug 2026 20:21:59 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><strong>KARTANEWS.COM, BERAU</strong><span> – Musibah kebakaran menghanguskan satu unit rumah kayu dan bangunan kontrakan empat pintu milik warga bernama Bariyah di Jalan Danau Poso, RT 3, Kampung Tasuk, Sabtu (29/8/2026) siang. Api dilaporkan berkobar sekira pukul 13.15 WITA.</span><b></b></p>
<p dir="ltr"><span>Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Berau, Rakhmadi Pasarakan, menyampaikan bahwa laporan darurat diterima oleh Mako Induk pada pukul 12.53 WITA. Menindaklanjuti laporan tersebut, sebanyak 20 personel gabungan dari Mako Induk, Sektor Gunung Tabur, dan Sektor Teluk Bayur langsung diterjunkan ke lokasi.</span><b></b></p>
<p dir="ltr"><span>Tiba di lokasi sekitar pukul 13.15 WITA, petugas segera melakukan pemadaman di area terdampak seluas 20x20 meter persegi. Namun, dalam proses penanganan di lapangan, tim sempat menghadapi hambatan akses akibat adanya portal jembatan.</span><b></b></p>
<p dir="ltr"><span>Meski demikian, api berhasil dijinakkan dengan dukungan personel TNI-Polri, masyarakat sekitar, serta bantuan pihak perusahaan.</span><b></b></p>
<p dir="ltr"><span>“Dibantu dengan keberadaan sumur milik warga juga tadi,” jelas Rakhmadi.</span><b></b></p>
<p dir="ltr"><span>Efektivitas kerja sama seluruh pihak di lapangan membuat si jago merah dapat dikendalikan dalam waktu yang relatif singkat.</span><b></b></p>
<p dir="ltr"><span>“Sekira satu jam lebih, api berhasil dipadamkan,” katanya.</span><b></b></p>
<p dir="ltr"><span>Operasi pemadaman dan pendinginan selesai sepenuhnya pada pukul 14.22 WITA dengan situasi aman terkendali. Insiden ini berdampak pada 1 Kepala Keluarga dengan total 4 jiwa, namun dipastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka.</span><b></b></p>
<p dir="ltr"><span>Mengenai pemicu timbulnya api serta nilai kerugian material, Rakhmadi menyebutkan hal tersebut masih dalam penanganan kepolisian.</span><b></b></p>
<p dir="ltr"><span>“Untuk penyebab dan kerugian saat ini masih dalam proses penyelidikan pihak Kepolisian,” punkasnya.(Rein)</span></p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Hujan Belum Kunjung Turun, Pemkab Berau Bakal Kembali Laksanakan Sholat Istisqa</title>
<link>https://kartanews.com/hujan-belum-kunjung-turun-pemkab-berau-bakal-kembali-laksanakan-sholat-istisqa</link>
<guid>https://kartanews.com/hujan-belum-kunjung-turun-pemkab-berau-bakal-kembali-laksanakan-sholat-istisqa</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau jadwal pelaksanaan salat Istisqa kembali pada Minggu (30/8/2026). ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6a9e0e4d4b01d.jpg" length="385670" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 29 Aug 2026 17:04:25 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, BERAU</strong> – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau menjadwalkan pelaksanaan salat Istisqa kembali pada Minggu (30/8/2026).Ibadah permohonan hujan ini akan dipusatkan di Lapangan GOR Pemuda, Tanjung Redeb, sebagai bagian dari ikhtiar spiritual dalam mengatasi bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kekeringan yang meluas di wilayah Bumi Batiwakkal.</p>
<p>Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya warga di wilayah Tanjung Redeb dan sekitarnya, untuk berbondong-bondong menghadiri kegiatan keagamaan tersebut. </p>
<p>Menurutnya, partisipasi aktif dan doa bersama dari masyarakat yang luas sangat diharapkan agar pertolongan berkah hujan bisa segera turun.</p>
<p>​"Saat ini kita sedang menghadapi ancaman fenomena cuaca El Nino yang memicu kenaikan suhu ekstrem dan panas terik luar biasa. Kondisi ini membuat vegetasi kering dan sangat rentan terbakar," ujar Sri Juniarsih.</p>
<p>​Ia menegaskan bahwa Pemkab Berau tidak tinggal diam dalam mengatasi kondisi krisis ini. Berbagai langkah teknis dan upaya pemadaman di lapangan terus dioptimalkan secara sinergis melalui koordinasi intensif bersama instansi terkait, termasuk TNI, Polri, dan BPBD.</p>
<p>​Namun, selain mengandalkan kekuatan fisik dan armada pemadam, penanganan karhutla juga membutuhkan dukungan doa dari seluruh lapisan warga. Oleh karena itu, langkah spiritual dengan menggelar salat Istisqa dianggap sama pentingnya sebagai pelengkap ikhtiar darat.</p>
<p>​"Berbagai upaya pemadaman karhutla terus kami lakukan bersama jajaran instansi terkait. Namun, ikhtiar fisik harus diimbangi dengan ikhtiar batin,"ungkapnya.</p>
<p>Ia mengajak seluruh masyarakat muslim berau untuk bersama-sama melakukan ibadah tersebut agar hujan dapat segera turun di seluruh wilayah </p>
<p>"Saya mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Berau untuk hadir dan melaksanakan salat Istisqa bersama, memohon agar Tuhan menurunkan hujan rahmat di daerah kita," tutupnya.</p>
<p>​Salat Istisqa ini diharapkan dapat memperkuat kebersamaan masyarakat sekaligus mendatangkan hujan guna memadamkan titik api dan memulihkan kondisi lingkungan di Kabupaten Berau.(Adv/Rein) </p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Gelar Apel Pergeseran Pasukan, Polres Berau Siapkan 225 Personil untuk Hadapi Karhutla</title>
<link>https://kartanews.com/gelar-apel-pergeseran-pasukan-polres-berau-siapkan-225-personil-untuk-hadapi-titik-rawan-karhutla</link>
<guid>https://kartanews.com/gelar-apel-pergeseran-pasukan-polres-berau-siapkan-225-personil-untuk-hadapi-titik-rawan-karhutla</guid>
<description><![CDATA[ BERAU — Polres Berau menggelar Apel Pergeseran Pasukan sebagai langkah konkret percepatan penanggulangan ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kabupaten Berau. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a92931226115.jpg" length="98251" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 29 Aug 2026 16:10:52 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, BERAU</strong> — Polres Berau menggelar Apel Pergeseran Pasukan sebagai langkah konkret percepatan penanggulangan ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kabupaten Berau. Langkah siaga bencana ini dilaksanakan secara resmi dalam rangka Operasi Aman Nusa II Mahakam 2026.</p>
<p>Kapolres Berau, AKBP Ridho Tri Putranto, memimpin langsung apel pergeseran pasukan tersebut guna memastikan kesiapsiagaan penuh seluruh personel sebelum diterjunkan langsung ke medan penugasan.</p>
<p>Dalam pergeseran pasukan ini, sebanyak 225 personel gabungan dikerahkan secara serentak. Jumlah tersebut terdiri atas 165 personel Polres Berau serta mendapat perbantuan Bantuan Bawah Kendali Operasi (BKO) dari Polda Kalimantan Timur sebanyak 60 personel. Seluruh pasukan selanjutnya ditempatkan di titik-titik strategis dan wilayah yang terdeteksi rawan kebakaran.</p>
<p>Ridho menegaskan bahwa ancaman Karhutla memiliki dampak sistemik yang sangat luas jika tidak diantisipasi sejak awal.</p>
<p>"Kita harus menyadari bahwa bencana Karhutla dapat menimbulkan dampak yang sangat besar, baik terhadap kesehatan masyarakat, lingkungan hidup, aktivitas perekonomian, maupun stabilitas keamanan. Oleh karena itu, diperlukan kesiapan personel serta kerja sama dan koordinasi yang baik dengan seluruh pihak terkait," tegas AKBP Ridho Tri Putranto di hadapan seluruh peserta apel.</p>
<p>Ia menekankan bahwa indikator utama keberhasilan operasi ini tidak hanya diukur saat pasukan memadamkan kobaran api, melainkan pada kejelian personel dalam menekan potensi kebakaran sejak dini.</p>
<p>"Saya juga mengingatkan bahwa keberhasilan pelaksanaan tugas bukan hanya diukur dari kemampuan kita dalam menangani kebakaran yang telah terjadi, tetapi yang lebih utama adalah sejauh mana kita mampu melakukan pencegahan secara dini sehingga Karhutla dapat dicegah sebelum meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar," ujarnya.</p>
<p>Lebih lanjut, Kapolres memberikan instruksi khusus kepada seluruh jajaran yang bertugas di lapangan agar memperketat pengawasan dan pemantauan wilayah.</p>
<p>"Dalam pelaksanaan tugas penanggulangan Karhutla, tingkatkan patroli dan deteksi dini terhadap titik-titik yang berpotensi terjadi kebakaran. Apabila ditemukan adanya titik api atau indikasi kebakaran, segera lakukan tindakan cepat sesuai prosedur serta koordinasikan dengan instansi dan pihak terkait," instruksi AKBP Ridho Tri Putranto.</p>
<p>Tak lupa, ia memberikan penekanan khusus kepada para perwira pengendali di lapangan untuk mengawal ketat jalannya operasi dan memastikan keselamatan seluruh anggota.</p>
<p>"Kepada para perwira pengendali dan pimpinan di lapangan, saya minta agar senantiasa melakukan pengawasan terhadap anggota, memberikan arahan secara jelas dan terukur, serta segera mengambil langkah yang tepat apabila terjadinya Karhutla. Jaga sikap dan perilaku selama berada di medan penugasan, utamakan keselamatan diri dan rekan, serta tingkatkan kewaspadaan," tambahnya.</p>
<p>Mengakhiri amanatnya, orang nomor satu di Polres Berau itu berpesan agar seluruh personel menjalankan tugas dengan niat ibadah dan menjaga integritas institusi.</p>
<p>"Hindari segala bentuk pelanggaran sekecil apa pun, dan senantiasa jaga nama baik diri, satuan, serta institusi Polri. Laksanakan tugas dengan penuh keikhlasan dan niat sebagai bentuk ibadah serta pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara. Semoga tugas ini berjalan aman, lancar, dan berhasil," pungkasnya. (Rdk)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Berlabuh Ke PSI Berau, Indera Teguh Nur Cahyadi Resmi Terjun Ke Dunia Politik</title>
<link>https://kartanews.com/berlabuh-ke-psi-berau-indera-teguh-nur-cahyadi-resmi-terjun-ke-dunia-politik</link>
<guid>https://kartanews.com/berlabuh-ke-psi-berau-indera-teguh-nur-cahyadi-resmi-terjun-ke-dunia-politik</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Langkah politik perdana diambil Indera Teguh Nur Cahyadi ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a91a8c05caba.jpg" length="93031" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 28 Aug 2026 23:16:03 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.COM, BERAU</span></span></strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> – Langkah politik perdana diambil Indera Teguh Nur Cahyadi. Mantan Ketua Serikat Media Siber (SMSI) Kabupaten Berau tersebut resmi berlabuh ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI). </span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Ia didapuk sebagai Dewan Pembina DPD PSI Berau dan memasang target besar untuk merebut kursi DPRD, hingga panasnya bursa Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) pada 2029 mendatang. </span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Masuknya saya ini targetnya sangat besar. Kita bukan hanya mengejar suara di DPRD, tapi juga memperkenalkan kemenangan di kontestasi kepala daerah,” ucapnya belum lama ini. </span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Ia menekankan, optimisme tersebut tidak berangkat dari nol. Saat ini, PSI Berau mengklaim telah mengantongi hampir 3.000 anggota ber-KTA. Meski demikian, dasar massa tersebut baru menjadi fondasi awal.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Ia mengatakan fokus utamanya kini adalah berupaya memperkuat struktur hingga tingkat kecamatan (DPC), kelurahan, dan desa (DPRT). Indera memastikan bakal turun langsung mengawal konsolidasi tersebut.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Langkah ini kata dia, juga sejalan dengan Arah Menteri Kehutanan yang juga kader PSI, Raja Juli Antoni, saat melakukan kunjungan kerja ke Berau baru-baru ini.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Pak Menteri berpesan agar PSI Berau terus dibesarkan sampai ke akar rumput. Ini amanat yang harus kita kerjakan bersama,” jelasnya.</span></span></p>
<p><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Daya Tarik Jokowi dan Kaesang</span></span></strong></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Sebagai debutan di dunia politik praktis, Indera mengaku keputusannya memilih PSI didasari oleh komunikasi intensif bersama jajaran pengurus pusat dan daerah, termasuk ajakan langsung dari Sekjen serta Ketua DPW PSI.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Selain faktor internal partai, keberadaan Presiden ke-7 RI Joko Widodo serta gaya kepemimpinan Ketum PSI Kaesang Pangarep menjadi pertimbangan utama.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Salah satu alasan kuat saya memilih PSI adalah keberadaan Pak Jokowi sebagai figur sentral, serta Mas Kaesang yang memberi warna baru dalam kepemimpinan DPP, ungkap Indera.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Ia pun menegasakan bahwa pintu PSI Berau terbuka lebar untuk semua kalangan tanpa membedakan latar belakang usia maupun status ekonomi.</span></span></p>
<p><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Fokus Pendidikan, Kesehatan, dan Infrastruktur</span></span></strong></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Menyadari PSI Berau saat ini belum memiliki keterwakilan di DPRD, Indera menegaskan keberadaan kursi parlemen bukan halangan untuk membuktikan kerja nyata di tengah masyarakat.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Penguatan jaringan hingga tingkat kampung akan diselaraskan dengan perjuangan tiga program prioritas daerah: perbaikan kualitas pendidikan, peningkatan layanan kesehatan, dan percepatan pembangunan jalan desa.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Target kita bukan sekedar kemenangan pemilu, melainkan menjawab persoalan mendasar warga. Pendidikan, kesehatan, dan jalan desa adalah fokus utama yang harus kami kawal langsung di lapangan,” tutupnya.(Rdk) </span></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Museum Negeri Mulawarman Tutup Sementara, Dukung Kelancaran Pesta Adat Erau Kukar 2026</title>
<link>https://kartanews.com/museum-negeri-mulawarman-tutup-sementara-dukung-kelancaran-pesta-adat-erau-kukar-2026</link>
<guid>https://kartanews.com/museum-negeri-mulawarman-tutup-sementara-dukung-kelancaran-pesta-adat-erau-kukar-2026</guid>
<description><![CDATA[ KUKAR — Museum Negeri Mulawarman menutup sementara layanan kunjungan bagi masyarakat umum mulai 15 September hingga 2 Oktober 2026. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a905195d06af.jpg" length="96107" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 27 Aug 2026 23:03:48 +0800</pubDate>
<dc:creator>Irla Hadratan Iman</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS COM, KUKAR —</span></span></strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> Museum Negeri Mulawarman menutup sementara layanan kunjungan bagi masyarakat umum mulai 15 September hingga 2 Oktober 2026. Kebijakan tersebut diberlakukan untuk mendukung kelancaran pelaksanaan Pesta Adat Erau Kutai Kartanegara 2026 yang akan berlangsung di kawasan Kedaton Kesultanan Kutai Kartanegara.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Penutupan sementara dilakukan karena gedung utama Museum Negeri Mulawarman beserta area pelataran kompleks Kedaton akan menjadi bagian dari lokasi pelaksanaan berbagai rangkaian kegiatan adat. Selama periode tersebut, kawasan museum akan digunakan untuk kebutuhan proses adat, persiapan teknis, hingga kegiatan pembersihan setelah seluruh rangkaian acara selesai.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Museum Humas Negeri Mulawarman, Mangir Anggoro Titiantoro, mengatakan keputusan tersebut diambil untuk memastikan seluruh rangkaian Pesta Adat Erau dapat berlangsung dengan khidmat, tertib, dan lancar.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Gedung utama museum beserta seluruh area pelataran kompleks Kedaton akan digunakan sepenuhnya untuk rangkaian ritual sakral, persiapan teknis, hingga pembersihan pasca-acara Pesta Adat Erau 2026. Oleh karena itu, area tersebut harus steril dari aktivitas wisata umum,” ujar Mangir dalam keterangan resminya di Tenggarong.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Menurut Mangir, pelaksanaan Pesta Adat Erau Kutai Kartanegara 2026 diselenggarakan berlangsung pada tanggal 20 hingga 27 September 2026. Namun, periode penutupan museum dibuat lebih panjang untuk memberikan ruang bagi proses persiapan sebelum acara serta pengaturan dan pembersihan kawasan setelah seluruh proses adat berakhir.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Langkah tersebut meliputi persiapan sarana dan prasarana yang diperlukan selama pelaksanaan kegiatan, termasuk pengaturan berbagai kebutuhan logistik Kesultanan Kutai Kartanegara.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Dengan demikian, masyarakat maupun wisatawan yang berencana mengunjungi Museum Negeri Mulawarman pada tanggal 15 September hingga 2 Oktober 2026 untuk sementara belum dapat melakukan kunjungan seperti biasa.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Pihak pengelola museum menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat, agen perjalanan, wisatawan domestik, maupun wisatawan mancanegara yang telah merencanakan kunjungan ke Tenggarong pada periode tersebut.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini, terutama bagi para pengunjung yang sudah merencanakan liburannya jauh-jauh hari. Namun, kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk ikut serta menyukseskan dan memeriahkan Pesta Adat Erau 2026 sebagai bagian dari upaya pelestarian warisan budaya Nusantara,” kata Mangir.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Museum Negeri Mulawarman dijadwalkan kembali membuka layanan kunjungan secara normal pada Sabtu, 3 Oktober 2026. Pembukaan kembali tersebut dilakukan setelah seluruh rangkaian kegiatan Erau dan proses penataan kawasan selesai dilaksanakan.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Masyarakat dan wisatawan yang membutuhkan informasi terbaru mengenai jadwal kunjungan maupun perkembangan operasional museum selama periode tersebut dapat mengumpulkan informasi melalui kanal media sosial resmi Museum Negeri Mulawarman.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Penutupan sementara ini menjadi bagian dari dukungan pengelola Museum Negeri Mulawarman terhadap pelaksanaan Pesta Adat Erau Kutai Kartanegara sebagai salah satu agenda budaya yang memiliki nilai sejarah dan tradisi penting bagi masyarakat Kutai serta pelestarian warisan budaya di Kalimantan Timur. (Irla)</span></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Massa Aksi di Berau Desak Pemerintah untuk Memberikan Kelonggaran Dalam Perijinan PMBLB</title>
<link>https://kartanews.com/massa-aksi-di-berau-desak-pemerintah-untuk-memberikan-kelonggaran-dalam-perijinan-pmblb</link>
<guid>https://kartanews.com/massa-aksi-di-berau-desak-pemerintah-untuk-memberikan-kelonggaran-dalam-perijinan-pmblb</guid>
<description><![CDATA[ BERAU — Ratusan pekerja dan sopir truk yang tergabung dalam Perkumpulan Penyedia Material Bukan Logam dan Batuan (PPMBLB) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Bupati Berau, Kamis (27/8/2026). ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a901639d1fe0.jpg" length="562367" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 27 Aug 2026 18:43:49 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.COM, BERAU</span></span></strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> — Ratusan pekerja dan sopir truk yang tergabung dalam Perkumpulan Penyedia Bahan Bukan Logam dan Batuan (PPMBLB) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Bupati Berau, Kamis (27/8/2026). </span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Demontrasi tersebut dilakukan sebagai bentuk protes atas terhentinya aktivitas pengangkutan material akibat kendala perizinan yang belum sepenuhnya terpenuhi oleh para pelaku usaha.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Ketua PPMBLB, M. Yunus, menegaskan bahwa pada dasarnya para pekerja dan pengusaha material siap mematuhi seluruh peraturan yang berlaku. </span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Kendati demikian, mereka memohon kepada pemerintah daerah untuk memberikan tenggang waktu atau relaksasi selama proses pengurusan izin berlangsung agar mata pencaharian mereka tidak berhenti total.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Kami taat hukum, tetapi kami meminta ada jeda waktu yang diberikan agar aktivitas kerja tidak terhenti sepenuhnya,” ujar Yunus di sela-sela aksi.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Selain masalah perizinan, massa aksi juga menyuarakan keluhan terkait kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi yang hingga kini masih melanda wilayah Berau. Para sopir truk mengaku sangat kesulitan mendapatkan pasokan bahan bakar untuk menunjang operasional kerja sehari-hari. </span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">PPMBLB mendesak pemerintah daerah dan pihak terkait segera menghadirkan solusi konkrit serta memastikan distribusi BBM dapat tersalurkan secara merata.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">"Kelangkaan BBM ini menjadi masalah yang sangat serius bagi pekerjaan kami. Kami berharap pemerintah bisa segera memberikan solusi nyata," tambahnya.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Yunus menekankan bahwa seluruh pekerja yang terlibat dalam aksi ini berkomitmen penuh untuk mendukung pembangunan daerah, termasuk berkontribusi dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui retribusi dan sektor pajak material.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> Oleh karena itu, ia meminta Pemkab Berau tidak hanya melihat permasalahan ini dari kacamata administrasi perizinan semata, tetapi juga mempertimbangkan besarnya perekonomian masyarakat kecil dan potensi penerimaan kas daerah.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Para demonstran berharap jajaran pemerintah daerah dapat duduk bersama untuk merumuskan kebijakan transisi yang adil, sehingga roda perekonomian sektor jasa angkutan material di Berau dapat kembali berjalan normal.(Rein) </span></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>BPBD Berau Catat 169 Kejadian Karhutla, Luas Lahan Terbakar Tembus 386,6 Hektare</title>
<link>https://kartanews.com/bpbd-berau-catat-169-kejadian-karhutla-luas-lahan-terbakar-tembus-3866-hektare</link>
<guid>https://kartanews.com/bpbd-berau-catat-169-kejadian-karhutla-luas-lahan-terbakar-tembus-3866-hektare</guid>
<description><![CDATA[ BERAU — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih terus melanda wilayah Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Berau mencatat, hingga Selasa (25/8/2026). ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a9009422045a.jpg" length="533195" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 27 Aug 2026 17:51:28 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.COM, BERAU</span></span></span></span></strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih terus melanda wilayah Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Berau mencatat, hingga Selasa (25/8/2026), telah terjadi 169 peristiwa karhutla dengan total luas area yang hangus terbakar mencapai 386,6 hektare.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Berau, Masyhadi Muhdi, mengungkapkan, dampak bencana karhutla ini telah meluas ke 12 dari total 13 kecamatan yang ada di Berau. Sebagian besar kawasan yang dilalap si jago merah tersebut merupakan lahan semak belukar milik warga setempat.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Hingga saat ini, total kejadian yang tercatat sebanyak 169 kali dengan luas area terbakar mencapai 386,6 hektar. Ini merupakan data lokasi yang berhasil terdeteksi dan dijangkau oleh tim,” terang Masyhadi. </span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Ia juga menambahkan bahwa angka tersebut berpotensi lebih tinggi karena ada beberapa titik kebakaran di medan yang cukup ekstrim sehingga sulit diakses oleh petugas di lapangan.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Proses pemadaman karhutla di wilayah Berau dihadapkan pada kendala akses jalan menuju lokasi titik api. Vegetasi semak belukar yang kering di musim kemarau, ditambah embusan angin yang kencang, membuat kobaran api menyebar dengan cepat dan semakin sulit dikendalikan. </span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Petugas dari BPBD bersama TNI, Polri, serta masyarakat peduli api terus bersiaga dan berupaya mencapai titik api yang masih dapat dijangkau.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Pembasahan lahan juga dilakukan secara intensif guna mencegah munculnya kembali titik api baru yang berisiko memperluas area kebakaran.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Menangapi maraknya kejadian karhutla yang merata di hampir seluruh kecamatan, BPBD Berau mengimbau keras seluruh lapisan masyarakat agar tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara dibakar. </span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Kesadaran bersama sangat diperlukan mengingat kondisi cuaca kering dapat dengan cepat memicu kebakaran skala besar yang merusak lingkungan serta mengancam kesehatan masyarakat,” ucapnya. </span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Masyhadi menekankan pentingnya sinergi antara warga dan aparat untuk segera melaporkan jika melihat adanya asap atau titik api sempit apa pun di wilayah masing-masing agar penanganan dapat dilakukan dengan cepat dan tepat sedini mungkin.(Rein) </span></span></span></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pemkab Berau Berpartisipasi di AOE 2026, Buka Keran Investasi Bagi Para Investor Lokal maupun Internasional</title>
<link>https://kartanews.com/pemkab-berau-berpartisipasi-di-aoe-2026-buka-keran-investasi-bagi-para-investor-lokal-maupun-internasional</link>
<guid>https://kartanews.com/pemkab-berau-berpartisipasi-di-aoe-2026-buka-keran-investasi-bagi-para-investor-lokal-maupun-internasional</guid>
<description><![CDATA[ BERAU– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau berpartisipasi dalam ajang Apkasi Otonomi Expo (AOE) 2026 di Hall ICE BSD, Tangerang, Banten. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a90fd627a7ea.jpg" length="122609" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 27 Aug 2026 11:23:31 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, BERAU</strong> – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau berpartisipasi dalam ajang Apkasi Otonomi Expo (AOE) 2026 di Hall ICE BSD, Tangerang, Banten. Pameran nasional yang berlangsung selama tiga hari tersebut dibuka resmi oleh Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya, Kamis (27/8/2026).</p>
<p>​AOE merupakan ajang promosi perdagangan, pariwisata, investasi, dan pengadaan barang/jasa antardaerah yang diselenggarakan oleh asosiasi pemerintah kabupaten.</p>
<p>​​Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menyatakan bahwa AOE menjadi peluang besar bagi daerah untuk mengenalkan potensinya kepada investor nasional maupun internasional yang hadir.</p>
<p>​“Ajang ini menjadi kesempatan emas untuk memasarkan produk unggulan UMKM sekaligus menarik investasi ke Berau,” ujar Sri.</p>
<p>​Ia menegaskan, Pemkab Berau sangat terbuka bagi investor dan mitra strategis untuk berkolaborasi mengedepankan sektor pariwisata, agroindustri, hingga ekonomi kreatif. Terlebih, Berau kini tengah bertransisi mengoptimalkan sektor pariwisata yang tersebar di seluruh kecamatan.</p>
<p>​“Kami juga fokus mengembangkan komoditas perkebunan dan hasil perikanan agar memiliki nilai tambah ekonomi yang tinggi,” tambahnya.</p>
<p>​Sementara itu, Wamendagri Bima Arya mengapresiasi penyelenggaraan AOE 2026. Ia berharap ajang ini tidak hanya memamerkan produk lokal, tetapi benar-benar mempertemukan pemerintah daerah dengan investor untuk meningkatkan realisasi investasi di daerah.</p>
<p>​“Kami berharap kegiatan ini berdampak berkelanjutan terhadap masuknya investasi ke daerah,” kata Bima Arya.</p>
<p>​Dalam kesempatan tersebut, Dia juga menegaskan dukungannya terhadap penguatan peran pemerintah kabupaten, khususnya pada program pelayanan dasar, ketahanan pangan dan energi, transformasi ekonomi berbasis potensi lokal, serta pengentasan kemiskinan, stunting, dan pengangguran melalui kerja sama antarwilayah.</p>
<p>​Ia menyoroti pentingnya pemerintah daerah mengenali kekuatan ekonominya, memilih produk unggulan yang bernilai jual tinggi, merancang proyek investasi yang konkret, serta memastikan belanja daerah produktif demi membangun rantai nilai antardaerah. (Adv/Rein)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji Tinjau Lokasi Karhutla di Kukar</title>
<link>https://kartanews.com/wakil-gubernur-kaltim-seno-aji-tinjau-lokasi-karhutla-di-kukar</link>
<guid>https://kartanews.com/wakil-gubernur-kaltim-seno-aji-tinjau-lokasi-karhutla-di-kukar</guid>
<description><![CDATA[ KUKAR — Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji, melakukan peninjauan lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda Kelurahan Pendingin, Kecamatan Sanga-Sanga, Kutai Kartanegara (Kukar) pada Selasa (25/8/2026). ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a8ecbb8c89c4.jpg" length="107912" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 26 Aug 2026 18:37:17 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.COM, KUKAR</span></span></strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> — Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji, melakukan peninjauan lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda Kelurahan Pendingin, Kecamatan Sanga-Sanga, Kutai Kartanegara (Kukar) pada Selasa (25/8/2026).</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Gerak cepat gabungan lintas instansi membuat kobaran api dapat mengendalikan sebelum membakar area yang lebih luas.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Alhamdulillah, berkat sinergi dari Pemprov Kaltim, Pemkab Kukar, jajaran TNI-Polri, hingga para relawan, titik api yang nyaris merambat ke perumahan penduduk berhasil dipadamkan dengan cepat,” ujar Seno Aji.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Pasca-pemadaman, Pemerintah Provinsi Kaltim mendampingi tim gabungan untuk segera mengusut asal-usul munculnya titik api.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Petugas masih mengidentifikasi penyebab pasti kebakaran tersebut, yang diduga dapat bersumber dari pemukiman warga, kawasan hutan, maupun kawasan perkebunan milik perusahaan.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Dalam kesempatan tersebut, ia mewanti-wanti warga yang berdomisili di sekitar kawasan gambut untuk menghentikan kebiasaan membakar lahan tanpa pengawasan.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Serta hindari membakar sampah secara sembarangan di sekitar pekarangan rumah,” tambahnya.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Seno menekankan agar warga tidak menggunakan metode pembakaran saat membersihkan atau membuka lahan baru hanya demi efisiensi biaya dan waktu.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Langkah instan semacam itu dinilai sangat berbahaya karena berisiko memicu kebakaran besar yang membahayakan nyawa masyarakat sekitar.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Tak hanya Kukar, Pemprov Kaltim juga memberikan perhatian ekstra pada beberapa wilayah lain yang mencatatkan tingkat kerawanan karhutla cukup tinggi, seperti Kabupaten Berau, Paser, serta Kutai Barat (Kubar).</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Guna mengantisipasi dampak musim kemarau, pemda bersama aparat TNI, Polri, dan jajaran relawan meningkatkan patroli pemantauan serta siaga siaga darurat demi meminimalkan potensi perluasan karhutla di wilayah Kaltim.(Rein) </span></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>4 Raperda Disahkan, Pemkab Berau dan DPRD Komitmen Aktualisasikan Program Konkrit</title>
<link>https://kartanews.com/4-raperda-disahkan-pemkab-berau-dan-dprd-komitmen-aktualisasikan-program-konkrit</link>
<guid>https://kartanews.com/4-raperda-disahkan-pemkab-berau-dan-dprd-komitmen-aktualisasikan-program-konkrit</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a929318cdddf.jpg" length="98994" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 26 Aug 2026 18:10:54 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, BERAU </strong>– Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Berau resmi mengetuk palu pengesahan empat Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) menjadi Peraturan Daerah (Perda) dalam rapat paripurna, Rabu (26/8/2026). </p>
<p>Rapat tersebut dipimpin Ketua DPRD Berau Dedy Okto Nooryanto dan dihadiri Bupati Berau Sri Juniarsih Mas, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta instansi terkait. Seluruh dari tujuh fraksi DPRD Berau menyatakan persetujuan mereka melalui penyampaian pandangan akhir.</p>
<p>Empat regulasi baru yang disahkan mencakup Perda Pedoman Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Hukum Adat, Perda Pedoman Pembentukan dan Penguatan Badan Usaha Milik Kampung (BUMK), Perda Penyelenggaraan Pangan, serta Perda Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B).</p>
<p>Ketua DPRD Berau Dedy Okto Nooryanto menegaskan bahwa seluruh regulasi tersebut berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat dan percepatan pembangunan daerah. </p>
<p>Regulasi mengenai masyarakat adat menjadi landasan hukum bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau dalam menata proses identifikasi, validasi, hingga verifikasi hak-hak adat secara terstruktur.</p>
<p>Di sisi lain, Perda LP2B dirancang khusus untuk memproteksi alih fungsi lahan pertanian produktif menjadi kawasan permukiman. Dedy menyebut regulasi ini memberikan kepastian insentif bagi para petani lokal.</p>
<p>"Dengan Perda ini, petani memiliki keuntungan seperti keringanan atau pembebasan pajak, prioritas bantuan sarana produksi, dan sertifikat tanah gratis," ujar Dedy.</p>
<p>Sementara itu, Bupati Berau Sri Juniarsih Mas menyambut positif pengesahan regulasi tersebut. Ia menyoroti Perda Penyelenggaraan Pangan dan LP2B sebagai fondasi vital dalam menjaga ketahanan pangan daerah jangka panjang.</p>
<p>"Pangan adalah kebutuhan dasar dan hak setiap masyarakat. Karena itu, pemerintah berkewajiban memastikan ketersediaan, keterjangkauan, keamanan, mutu, gizi, serta pemerataan pangan bagi seluruh masyarakat," tegas Sri Juniarsih.</p>
<p>Bupati juga mengapresiasi inisiatif DPRD atas usulan Raperda Masyarakat Adat dan BUMK yang dinilai mampu menyerap aspirasi berbasis potensi lokal.</p>
<p>"Usulan dua Raperda dari legislatif menunjukkan bahwa DPRD tidak hanya menjalankan fungsi legislasi, tetapi juga mampu menangkap aspirasi dan kebutuhan yang berkembang di tengah masyarakat," pungkasnya.</p>
<p>Pasca pengesahan ini, Pemkab dan DPRD Berau berkomitmen segera mendorong implementasi regulasi secara konkret agar manfaatnya dapat langsung dirasakan oleh masyarakat. (Adv/Rein)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Golkar Berau Resmi Berganti Nahkoda Baru, Syarifatul Pimpin Beringin Bumi Batiwakkal</title>
<link>https://kartanews.com/golkar-berau-resmi-berganti-nahkoda-baru-syarifatul-pimpin-beringin-bumi-batiwakkal</link>
<guid>https://kartanews.com/golkar-berau-resmi-berganti-nahkoda-baru-syarifatul-pimpin-beringin-bumi-batiwakkal</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a8e9b43767e1.jpg" length="102615" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 26 Aug 2026 15:21:01 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, BERAU</strong> – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Berau resmi melahirkan kepemimpinan baru usai menyelenggarakan Musyawarah Daerah (Musda) ke-XI Tahun 2026 yang berlangsung sukses dan kondusif.</p>
<p>​Hasil Musda tersebut secara resmi menetapkan Syarifatul Sya'diah sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Berau untuk masa bakti 2026–2031.</p>
<p>​Dalam sambutan perdananya usai terpilih, Syarifatul Sadiyah menegaskan pentingnya kolaborasi dan kebersamaan dalam membesarkan partai serta mengabdi kepada masyarakat. Ia meminta bimbingan dari para tokoh senior demi menjalankan amanah kepemimpinan tersebut.</p>
<p>​"Kami mohon dukungan, support, arahan, serta bimbingan dari semuanya, terutama dari para senior, sesepuh, dan juga ketua-ketua terdahulu," ungkap Syarifatul, Rabu (26/8/2026).</p>
<p>​Ia juga menambahkan bahwa tantangan ke depan tidak bisa diselesaikan secara individual, melainkan butuh kerja kolektif seluruh elemen partai untuk hadir di tengah warga Berau.</p>
<p>​"Saya tidak bisa sendiri, saya perlu bantuan. Kita perlu duduk bersama memecahkan masalah, mencari solusi, dan memastikan kita bisa hadir di tengah-tengah masyarakat Kabupaten Berau yang sedang membutuhkan solusi ataupun uluran tangan kita," tuturnya.</p>
<p>​Sementara itu, Bupati Berau Sri Juniarsih Mas yang diwakili oleh Asisten I Setda Berau, Hendratno, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Musda XI tersebut. Pemkab Berau berharap Partai Golkar terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam menjaga iklim demokrasi dan pembangunan daerah.</p>
<p>​"Kita berharap Partai Golongan Karya Kabupaten Berau terus menjalankan perannya secara konstruktif, khususnya dalam memberikan pendidikan politik kepada masyarakat," ucap Hendratno.</p>
<p>​Hendratno juga mengimbau agar seluruh kader tidak hanya muncul menjelang pesta politik, tetapi aktif terlibat dalam aksi kemanusiaan dan sosial.</p>
<p>​"Saya berharap kader-kader partai dapat hadir di tengah masyarakat dalam semua momentum. Karena kita tahu bahwa nilai-nilai luhur bangsa Indonesia adalah musyawarah mufakat, gotong royong, dan kebersamaan. Itu yang sangat penting," ujarnya.</p>
<p>​Di akhir penyampaiannya, ia menegaskan pentingnya mengaktualisasikan doktrin partai menjadi kerja nyata di lapangan.</p>
<p>​"Semangat kekaryaan ini tidak hanya menjadi doktrin yang tertulis dalam dokumen, tapi benar-benar hidup dalam tindakan setiap kader sehingga kehadirannya bermanfaat dan memiliki peran nyata untuk masyarakat," pungkasnya. (Adv/Rein)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Hadir Perayaan Maulid Nabi, Wakil Bupati Berau Serukan Teladani Karakter Rasulullah  Kepada Jemaah</title>
<link>https://kartanews.com/hadir-perayaan-maulid-nabi-wakil-bupati-berau-serukan-teladani-karakter-rasulullah-kepada-jemaah</link>
<guid>https://kartanews.com/hadir-perayaan-maulid-nabi-wakil-bupati-berau-serukan-teladani-karakter-rasulullah-kepada-jemaah</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Wakil Bupati Berau, Gamalis, menghadiri acara Tabligh Akbar dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H yang digelar di Lapangan Bina Taruna, Kampung Labanan Makarti, Kecamatan Teluk Bayur, Minggu ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a8d87ce2929b.jpg" length="106974" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 25 Aug 2026 20:41:12 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, BERAU</strong> – Wakil Bupati Berau, Gamalis, menghadiri acara Tabligh Akbar dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H yang digelar di Lapangan Bina Taruna, Kampung Labanan Makarti, Kecamatan Teluk Bayur, Minggu (23/8/2026).</p>
<p>Ratusan masyarakat setempat memadati lokasi untuk mengikuti jalannya acara yang berlangsung khidmat tersebut. Kegiatan ini menghadirkan ulama kondang KH Ahmad Muwafiq (Gus Muwafiq) sebagai penceramah utama.</p>
<p>Dalam arahannya, Wabup Gamalis mengapresiasi kerja keras panitia serta partisipasi warga. Ia menilai ajang majelis ilmu seperti ini sangat efektif untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus meningkatkan kualitas ketakwaan masyarakat.</p>
<p>“Alhamdulillah kita bisa berkumpul dalam keadaan sehat untuk menghadiri majelis ilmu yang sangat bermanfaat ini. Kegiatan seperti ini penting untuk meningkatkan ketakwaan, memperkuat nilai-nilai agama, serta mempererat silaturahmi,” ujarnya.</p>
<p>Gamalis juga mengimbau para generasi muda agar menjadikan Nabi Muhammad SAW sebagai panutan utama. Menurutnya, perkembangan zaman menuntut anak muda tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga berkarakter dan berakhlak mulia.</p>
<p>“Kepada generasi muda, jadikan Rasulullah SAW sebagai suri teladan. Kita membutuhkan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter, akhlakul karimah dan santun santun,” katanya.</p>
<p>Lebih lanjut, ia menggarisbawahi pentingnya benteng keluarga dalam menanamkan nilai agama sejak dini.</p>
<p>“Momentum Maulid Nabi ini mari kita jadikan untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW sekaligus memperkuat ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathaniyah, dan ukhuwah basyariyah,” lanjutnya.</p>
<p>Di sisi lain, Gus Muwafiq dalam tausiyahnya membedah tradisi peringatan Maulid Nabi yang lekat dengan budaya berbagi makanan dan doa bersama. Ia menjelaskan bahwa kebiasaan tersebut sudah berlangsung sejak zaman Rasulullah dan para sahabat.</p>
<p>Ulama tersebut menuturkan bahwa tradisi ini membawa dampak ganda. Selain menghadirkan keberkahan spiritual, maraknya perayaan Maulid di berbagai tempat turut mendongkrak roda perekonomian dan mempererat hubungan sosial warga lokal.</p>
<p>"Dulu ibu-ibu sangat rajin mencari keberkahan. Di Indonesia, orang sering makan berkat. Insyaallah, di dalam dirinya masih ada barakah," jelasnya.</p>
<p>Melalui sinergi antara Pemkab Berau dan warga, kegiatan ini diharapkan dapat terus memelihara nilai-nilai keislaman serta mengokohkan dakwah yang menyejukkan dan damai di tengah masyarakat.(Adv/Rein) </p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>BMKG Prediksi, Wilayah Berau Bakal Turun Hujan</title>
<link>https://kartanews.com/bmkg-prediksi-wilayah-berau-bakal-turun-hujan</link>
<guid>https://kartanews.com/bmkg-prediksi-wilayah-berau-bakal-turun-hujan</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Berau mengeluarkan prediksi dini terkait potensi cuaca ekstrem yang melanda sejumlah kecamatan di Kabupaten Berau pada Selasa (25/8/2026) sore. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a8d536b750b3.jpg" length="38710" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 25 Aug 2026 16:39:39 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, BERAU</strong> – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Berau mengeluarkan prediksi dini terkait potensi cuaca ekstrem yang melanda sejumlah kecamatan di Kabupaten Berau pada Selasa (25/8/2026) sore.</p>
<p>​Berdasarkan pantauan citra radar cuaca BMKG pada pukul 16.11 WITA, terdeteksi adanya tutupan awan konvektif yang signifikan. Kondisi tersebut berpotensi memicu hujan dengan intensitas ringan hingga lebat di beberapa titik kawasan.</p>
<p>​Kepala BMKG Berau, Ade Haryadi, membenarkan adanya fenomena cuaca tersebut dan meminta masyarakat di area terdampak untuk meningkatkan kewaspadaan.</p>
<p>​"Berdasarkan pantauan citra radar pukul 16.11 WITA, terpantau adanya tutupan awan konvektif yang berpotensi menyebabkan hujan dengan intensitas ringan hingga lebat," kata Ade Haryadi saat memberikan keterangannya, Selasa (25/8/2026).</p>
<p>​Ade menjelaskan bahwa wilayah yang saat ini mulai diguyur hujan meliputi Kecamatan Kelay di sebelah tenggara Long Sului, Kecamatan Segah di sebelah timur laut Punan Mahkam, serta Kecamatan Gunung Tabur yang mencakup area Samburakat, Maluang, dan sebelah utara Sambakungan.</p>
<p>Selain itu, potensi hujan serupa juga terdeteksi di Kecamatan Sambaliung meliputi Bebanir, Gurimbang, dan Tanjung Perangat, serta di kawasan Batu Putih.</p>
<p>​BMKG Berau memperkirakan kondisi cuaca ekstrem ini masih akan bertahan selama beberapa jam ke depan dan berpeluang meluas ke wilayah sekitarnya.</p>
<p>​"Kondisi tersebut diprediksi masih akan berlangsung 1 hingga 2 jam ke depan dan dapat meluas ke wilayah Gunung Tabur seperti Merancang Ulu, Merancang Ilir, Melati Jaya, lalu Kelay di Long Sului, serta wilayah lain di sekitarnya," pungkasnya. </p>
<p>​Atas potensi cuaca tersebut, BMKG Berau mengimbau warga yang berada di luar rumah untuk tetap berhati-hati dan mengutamakan keselamatan saat beraktivitas. Masyarakat juga diminta untuk rutin memperbarui informasi perkembangan cuaca melalui saluran resmi BMKG.(Rein) </p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Tiga Pembakar Lahan Jadi Tersangka, Polda Kaltim Bidik Potensi Keterlibatan Korporasi</title>
<link>https://kartanews.com/tiga-pembakar-lahan-jadi-tersangka-polda-kaltim-bidik-potensi-keterlibatan-korporasi</link>
<guid>https://kartanews.com/tiga-pembakar-lahan-jadi-tersangka-polda-kaltim-bidik-potensi-keterlibatan-korporasi</guid>
<description><![CDATA[ BALIKPAPAN — Polda Kalimantan Timur (Kaltim)mengambil langkah tegas terhadap maraknya kasus kebakaran hutan dan lahan di Bumi Etam. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a8d3400b5b78.jpg" length="110876" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 25 Aug 2026 14:21:28 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.COM, BALIKPAPAN</span></span></strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> — Polda Kalimantan Timur (Kaltim)mengambil langkah tegas terhadap maraknya kasus kebakaran hutan dan lahan di Bumi Etam. Pihak kepolisian Kaltim resmi menetapkan tiga orang sebagai tersangka setelah terbukti melakukan pembakaran lahan secara sengaja. </span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Tindakan nekad para pelaku ini menurut keterangan, didasarkan pada motif ekonomi, yakni untuk memangkas biaya operasional pembukaan lahan agar lebih murah dan cepat.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Kapolda Kaltim, Irjen Pol Endar Priantoro, mengonfirmasi penangkapan para tersangka yang tersebar di beberapa lokasi. Penetapan status hukum terhadap para pelaku ini bermula dari delapan laporan resmi yang masuk dan langsung ditindaklanjuti secara intensif oleh tim penyidik. </span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Kami sudah mengamankan tiga tersangka dari beberapa wilayah, seperti di Kabupaten Kutai Kartanegara dan Kabupaten Berau,” ungkap Irjen Pol Endar Priantoro usai memimpin apel pelepasan personel Brimob di Balikpapan pada Senin, 24 Agustus 2026.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Secara terpisah, Kabid Humas Polda Kalimantan Timur, Kombes Pol Tedy Sopandi, mengajukan penyebaran penindakan hukum tersebut. Dua tersangka ditangkap jajaran Polres Kutai Kartanegara terkait aksi pembakaran di Kecamatan Loa Kulu. </span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Semenara itu, satu tersangka berinisial BS ditangkap oleh Polres Berau setelah kedapatan membakar lahan yang memicu kebakaran hebat seluas 12 hektare, ucap Kombes Pol Tedy Sopandi.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Kendati telah mengamankan para eksekutor di lapangan, Polda Kaltim memastikan bahwa proses penegakan hukum tidak akan berhenti sampai di sini.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Penyidik ​​kini mengarahkan radar menyelidiki ke tingkat yang lebih tinggi untuk mengungkap potensi keterlibatan pihak perusahaan atau korporasi besar di balik maraknya titik api tersebut.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Terkait kemungkinan keterlibatan perusahaan, penyidik ​​masih melakukan pendalaman materiil di lapangan guna melihat apakah ada pertanggungjawaban pidana yang mengarah pada korporasi,” tegas Kapolda Kaltim menutup keterangannya.(Rein) </span></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>OIKN Mulai Lakukan OMC, Antisipasi Karhutla Berkepanjangan</title>
<link>https://kartanews.com/oikn-mulai-lakukan-omc-antisipasi-karhutla-berkepanjangan</link>
<guid>https://kartanews.com/oikn-mulai-lakukan-omc-antisipasi-karhutla-berkepanjangan</guid>
<description><![CDATA[ NUSANTARA — Dalam misi antisipasi dampak El Nino, musim kering, kekeringan, dan kebakaran hutan potensi dan lahan, Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a8c455cac02b.jpg" length="77257" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 24 Aug 2026 21:20:40 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.COM, NUSANTARA</span></span></strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> — Dalam misi antisipasi dampak El Nino, musim kering, kekeringan, dan kebakaran potensi hutan dan lahan, Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) bersama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), TNI Angkatan Udara (TNI AU), BPBD, dan sejumlah instansi terkait melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC). </span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Langkah berbasis sains dan teknologi ini dilakukan melalui penyemaian awan (cloud seeding) secara terukur dengan mempertimbangkan kondisi atmosfer demi memicu potensi hujan.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Pelaksanaan OMC yang berlangsung sejak Jumat (21/08/2026) hingga Senin (24/08/2026) ini telah mencatatkan lima sortie penerbangan menggunakan pesawat Casa 212 A-2105 dari Lanud Dhomber, Balikpapan.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Setiap penerbangan membawa sekitar 800 kilogram bahan semai natrium klorida (NaCl) untuk disebar di titik-titik awan potensial.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Staf Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Manajemen dan Strategi Konstruksi, Danis Hidayat Sumadilaga, menjelaskan bahwa modifikasi cuaca ini krusial untuk menjaga ketersediaan udara di wilayah IKN dan sekitarnya.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> “Saat ini kita mengalami musim kering, dampak dari terjadinya El Nino. Bukan hanya di Kaltim, tetapi di seluruh Indonesia, bahkan di seluruh dunia. Dampak El Nino itu di antaranya kekeringan,” ujar Danis.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Meskipun tantangan penyemaian cukup besar di tengah musim kemarau, BMKG terus memadukan pergerakan awan dan angin untuk memaksimalkan hasil. Kepala Stasiun Meteorologi SAMS Sepinggan/BMKG, Djoko Sumardiono, menyampaikan kondisi lapangan saat operasi dimulai. </span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Terkait cuaca terkini, di Kalimantan Timur sudah hampir dua pekan ini tidak turun hujan. Untuk operasi cuaca modifikasi kali ini, perkembangan awan untuk hari ini ada di perbatasan utara Kalimantan Timur itu sangat bagus dilakukan operasi ini. Secara historis tingkat keberhasilan (OMC) ini di angka 30 persen karena ini musim kemarau yang langka awan,” jelas Djoko.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Upaya ini mulai menghasilkan hasil nyata di lapangan. Hujan terpantau turun di Kabupaten Mahakam Ulu dengan curah hujan sekitar 20 milimeter serta di kawasan Kutai Kartanegara. Di kawasan IKN sendiri, tinggi muka air pada intake Sungai Sepaku yang menjadi sumber air baku utama tercatat mengalami kenaikan ketinggian dari +2,04 meter menjadi +2,05 meter.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Di sisi lain, ancaman kebakaran hutan dan lahan terus diwaspadai oleh tim gabungan. Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Kalimantan Timur, Buyung Dodi Gunawan, menekankan pentingnya langkah pencegahan di masyarakat. </span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Di Agustus ini totalnya sudah 273 titik kejadian kebakaran lahan. Luas lahannya sekitar 752 hektare berdasarkan data yang masuk di kami. Penanganan tetap dilakukan, termasuk upaya preventif dan edukasi kepada masyarakat, melalui surat edaran dari Kementerian Lingkungan Hidup agar tidak melakukan pembakaran lahan,” tegas Buyung.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Seluruh instansi terkait dipastikan akan terus menjaga dinamika atmosfer dan kondisi hidrologis secara berkala. Pelaksanaan OMC lanjutan nantinya akan disesuaikan dengan ketersediaan awan hujan yang memenuhi kriteria penyemaian di wilayah Kalimantan Timur.(Rein) </span></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Bupati Berau Tinjau Kesiapan OMC di Bandara Kalimarau</title>
<link>https://kartanews.com/bupati-berau-tinjau-kesiapan-omc-di-bandara-kalimarau</link>
<guid>https://kartanews.com/bupati-berau-tinjau-kesiapan-omc-di-bandara-kalimarau</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau mengambil langkah cepat untuk menanggulangi dampak kekeringan yang terjadi saat ini. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a8d4f57339e7.jpg" length="419574" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 24 Aug 2026 18:15:26 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.COM, BERAU</span></span></span></span></strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau mengambil langkah cepat untuk menanggulangi dampak kekeringan yang terjadi saat ini. Dengan melakukan operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang berkolaborasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). </span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Persiapan OMC yang akan dilakukan di Berau, diulas langsung oleh Bupati Berau Sri Juniarsih Mas di Bandara Kalimarau, pada Senin (24/08/2026). Peninjauan tersebut untuk memastikan seluruh armada dan kesiapan teknis di lapangan berjalan optimal sebelum operasi resmi dimulai.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Pengecekan langsung dilakukan untuk memastikan seluruh kesiapan teknis berjalan sesuai rencana sebelum operasi dimulai,” ujar Sri Juniarsih.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Saat ini, pesawat penabur telah disiagakan di lokasi, sementara garam khusus untuk penyemaian awan masih menunggu proses pengiriman dari Samarinda. </span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Operasi akan segera dilaksanakan begitu seluruh bahan logistik tiba dan kondisi atmosfer di wilayah Berau dinilai mendukung,” ucapnya. </span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Penerapan OMC memanfaatkan awan alami yang berpotensi menghasilkan hujan. Garam akan disebar menggunakan pesawat ke dalam awan potensial guna mempercepat proses kondensasi, sehingga pembentukan butiran udara dapat terakselerasi. </span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Kendati demikian, Sri Juniarsih kualitas operasi ini tetap bergantung pada ketersediaan awan yang memenuhi kriteria teknis penyemaian.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Dia menegaskan Pemkab Berau berkomitmen memberikan dukungan penuh dari sisi koordinasi maupun kebutuhan operasional di lapangan bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan tim pelaksana.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Saya berharap hujan yang mulai turun di sejumlah wilayah Berau dalam beberapa hari terakhir menjadi pertanda membaiknya kondisi cuaca,” tutupnya.(Adv/Rein) </span></span></span></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>OMC di Berau Resmi Dimulai, BNPB Siap Mengawal Penuh</title>
<link>https://kartanews.com/omc-di-berau-resmi-dimulai-bnpb-siap-mengawal-penuh</link>
<guid>https://kartanews.com/omc-di-berau-resmi-dimulai-bnpb-siap-mengawal-penuh</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kabut asap di Kabupaten Berau memasuki babak baru ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a8c0bd2897e7.jpg" length="113951" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 24 Aug 2026 17:12:06 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.COM, BERAU</span></span></span></span></strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> – Upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kabut asap di Kabupaten Berau memasuki babak baru. Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) resmi dimulai setelah mengumumkannya pesawat penyemai awan di Bandara Kalimarau, Senin (24/8/2026).</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Pesawat armada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) jenis Cessna Grand Caravan 208B dengan nomor registrasi PK-SNP tiba sekitar pukul 12.00 WITA. Pesawat yang bertolak dari Banjarmasin tersebut membawa tiga orang kru untuk mendukung penuh operasi.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Berau, Masyhadi, mengonfirmasi langsung kedatangan armada udara pendukung OMC tersebut.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Pesawat tiba dari Banjarmasin, kata Masyhadi saat ditemui, Senin (24/8/2026).</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Operasi modifikasi cuaca ini digulirkan atas instruksi Bupati Berau guna memicu terbentuknya hujan buatan di wilayah terimbas karhutla.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Mengenai kesiapan logistik, Masyhadi menyebutkan bahwa puluhan ton bahan semai saat ini sedang dalam proses distribusi menuju Berau.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​“Bahan penyemaian hari ini masih dalam perjalanan,” terangnya.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Guna mendukung efektivitas operasi, sebanyak 10 ton garam khusus telah disiapkan. Pasokan tersebut dikirim dari Jakarta melalui jalur Balikpapan sebelum didistribusikan ke Posko OMC Berau.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Masyhadi tekanan, pelaksanaan penerbangan penyemaian sangat bergantung pada kondisi meteorologi di udara, khususnya keberadaan awan potensial. Pagi harinya, tim pelaksana juga telah mengadakan rapat koordinasi singkat di posko.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​"Awan yang akan digarami harus memenuhi syarat dan siap. Begitu ada potensi awan yang cocok, pesawat akan langsung diterbangkan untuk melakukan penyemaian," tutupnya.(Rein) </span></span></span></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Ganti Nahkoda, PMI Berau Resmi Dipimpin Najemuddin</title>
<link>https://kartanews.com/ganti-nahkoda-pmi-berau-resmi-dipimpin-najemuddin</link>
<guid>https://kartanews.com/ganti-nahkoda-pmi-berau-resmi-dipimpin-najemuddin</guid>
<description><![CDATA[ BERAU — Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Berau menggelar pelantikan Ketua Umum periode 2026–2030 di Kantor Bupati Berau pada Senin (24/8/2026) ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a8c075592d3c.jpg" length="62685" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 24 Aug 2026 16:55:14 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.COM, BERAU</span></span></strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> — Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Berau menggelar pelantikan Ketua Umum periode 2026–2030 di Kantor Bupati Berau pada Senin (24/8/2026). Pelantikan ini merupakan hasil Musyawarah Luar Biasa (Muslub) PMI Berau yang dilaksanakan beberapa waktu lalu untuk melanjutkan kepengurusan periode 2024–2030.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, tekanan akan kehadiran PMI secara nyata dan responsif di tengah masyarakat, khususnya saat daerah menghadapi situasi darurat bencana dan masalah kesehatan.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Ia berharap jajaran pengurus PMI Berau yang baru dilantik mampu membawa organisasi kemanusiaan ini semakin solid, cepat, tanggap, serta profesional.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Saya berharap rekan-rekan PMI bersama Korps Sukarela (KSR) dapat langsung terjun ke lapangan. Menjadi organisasi yang cepat dan tanggap darurat bencana, termasuk mengambil bagian dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla)," tutur Sri Juniarsih.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Selain kebencanaan, PMI Berau juga didorong untuk membantu penyaluran air bersih kepada masyarakat yang terdampak kekeringan akibat menyusutnya debit air sungai selama musim kemarau.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Mengenai memenuhi kebutuhan medis, Sri Juniarsih meminta PMI Berau tidak hanya mengandalkan momen tertentu untuk menggelar aksi donor darah. PMI diharapkan rutin mengagendakan donor darah setiap bulan agar ketersediaan stok darah di rumah sakit tetap aman dan bervariasi.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Ia juga menyatukan peran PMI dengan visi pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) Berau yang sehat, cerdas, dan unggul. PMI diharapkan berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan dan Posyandu guna menekan angka stunting di Kabupaten Berau, yang saat ini berada di urutan kedua tertinggi di Kalimantan Timur.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​"PMI bisa berperan dalam memberikan edukasi pola asuh dan konservasi gizi anak, khususnya di wilayah pesisir dan kampung-kampung. Terutama mengenai pentingnya konsumsi ikan dan gizi seimbang yang perlu terus ditingkatkan," paparnya.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Sementara itu, Ketua PMI Berau yang baru dilantik, Najemuddin, menekankan pentingnya evaluasi perjalanan organisasi selama dua tahun terakhir sebagai bahan pembenahan ke depan.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​“Terdapat tiga aspek mendasar yang menjadi fokus penguatan ke depan, yakni tata kelola organisasi, sumber daya organisasi, serta kinerja organisasi,” terang Najemuddin.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Penguatan tersebut dinilai krusial mengingat tingginya dinamika pelayanan di lapangan, seperti pengelolaan ketersediaan stok darah pasca-hadirnya fasilitas kesehatan baru hingga ancaman karhutla.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Menghadapi tantangan tersebut, PMI Berau mengapresiasi dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Berau, sektor swasta, serta masyarakat. Najemuddin berkomitmen menjajaki kembali kerja sama strategi dengan berbagai pihak, termasuk mitra internasional dan perusahaan swasta.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​”Melalui kepemimpinan yang kuat, pembagian peran profesional, serta semangat kolektif-kolegial, PMI Kabupaten Berau optimistis dapat memberikan pelayanan kemanusiaan secara maksimal bagi masyarakat,” tutupnya. (Adv/Rein)</span></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Damkar  Nilai Kebakaran Hutan dan Lahan di Berau Masih Tinggi</title>
<link>https://kartanews.com/damkar-nilai-kebakaran-hutan-dan-lahan-masih-tinggi</link>
<guid>https://kartanews.com/damkar-nilai-kebakaran-hutan-dan-lahan-masih-tinggi</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Berau mencatat adanya kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a8bd0eea52bf.jpg" length="91197" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 24 Aug 2026 13:03:43 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, BERAU</strong> – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Berau mencatat lonjakan kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla).</p>
<p>Sepanjang Agustus hingga 21 Agustus 2026, petugas telah menangani puluhan titik api di berbagai wilayah.</p>
<p>Kepala Disdamkarmat Berau, Rakhmadi Pasarakan, menyampaikan bahwa tingginya angka pemadaman tersebut menunjukkan potensi karhutla yang masih tergolong tinggi akibat kondisi cuaca yang panas dan kering.</p>
<p>“Di bulan Agustus ini, Damkar sudah melakukan pemadaman sebanyak 87 kali. Ini belum termasuk pemadaman yang dilakukan oleh rekan-rekan BPBD dan tim gabungan lainnya,” kata Rakhmadi (24/8/2026).</p>
<p>Salah satu titik pemadaman yang menyedot perhatian berada di kawasan Jalan Limunjan, Kecamatan Sambaliung. Upaya penanganan di lokasi tersebut berlangsung cukup lama dan membutuhkan kerja sama ketat antarpihak.</p>
<p>Muliyanah, warga Jalan Limunjan, mengapresiasi kerja keras seluruh tim pemadam dan relawan yang telah berjibaku di lapangan selama lebih dari satu pekan.</p>
<p>“Terima kasih kepada seluruh pihak ketiga yang ikut berpartisipasi dalam pemadaman kebakaran ini. Karena ini sudah memasuki hari kesembilan pemadaman, harapannya kejadian seperti ini tidak terulang lagi ke depannya,” tutur Muliyanah.</p>
<p>Menanggapi maraknya kejadian karhutla, Pemerintah Kabupaten Berau mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar. Kondisi cuaca yang terik dan angin kencang berpotensi mempercepat penyebaran api ke area lain.</p>
<p>Masyarakat juga diharapkan aktif menjaga lingkungan sekitar serta segera melapor ke pihak berwenang jika menemukan kemunculan titik api.(Rein) </p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Gelar Forum Konsultasi Publik,  Camat Muara Jawa: Masukan Masyarakat Jadi Bahan Perbaikan</title>
<link>https://kartanews.com/gelar-forum-konsultasi-publik-camat-masukan-masyarakat-jadi-bahan-perbaikan</link>
<guid>https://kartanews.com/gelar-forum-konsultasi-publik-camat-masukan-masyarakat-jadi-bahan-perbaikan</guid>
<description><![CDATA[ KUKAR — Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kecamatan Muara Jawa, Kabupaten Kutai Kartanegara (KUKAR), menggelar Forum Konsultasi Publik sebagai agenda tahunan untuk memutarkan kualitas pelayanan kepada masyarakat ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a8bcdd410808.jpg" length="107821" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 24 Aug 2026 12:52:36 +0800</pubDate>
<dc:creator>Irla Hadratan Iman</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.COM, KUKAR —</span></span></strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> Pemerintah Kecamatan Muara Jawa, Kabupaten Kutai Kartanegara menggelar Forum Konsultasi Publik sebagai agenda tahunan untuk memutarkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Kegiatan ini sekaligus menghimpun masukan terkait hal-hal yang masih perlu diperbaiki.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kantor Camat Muara Jawa, Senin (24/8/2026), dengan melibatkan sejumlah masyarakat dan pemangku kepentingan.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Camat Muara Jawa, Muhammad Ramli, mengatakan Forum Konsultasi Publik merupakan agenda yang dilaksanakan setiap tahun sebagai bagian dari evaluasi terhadap pelaksanaan pelayanan pada tahun-tahun sebelumnya. Menurutnya, forum tersebut menjadi ruang bagi pemerintah kecamatan untuk mendengar langsung pandangan dan masukan dari masyarakat.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Jadi forum konsultasi publik ini adalah agenda yang dilakukan setiap tahun untuk evaluasi kegiatan pelayanan kami tahun-tahun sebelumnya. Jadi harus dilakukan setiap tahun,” ujar Ramli. </span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Ramli menjelaskan, forum tersebut tidak hanya melibatkan unsur pemerintah, tetapi juga menghadirkan berbagai perwakilan masyarakat. Di antaranya tokoh masyarakat, Kepala Puskesmas, perwakilan media, serta para ketua RT yang tergabung dalam Ikatan Persaudaraan RT (IPRT).</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Dalam pelaksanaan forum kali ini, Kecamatan Muara Jawa turut mengundang delapan ketua IPRT yang mewakili masing-masing kelurahan. Keterlibatan para ketua RT dinilai penting karena mereka memiliki kedekatan langsung dengan masyarakat dan dapat menjadi penghubung dalam menyampaikan hasil forum kepada warga di lingkungannya.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Dia berharap para perwakilan yang mengikuti Forum Konsultasi Publik dapat meneruskan informasi dan hasil pembahasan kepada ketua RT lainnya serta di masyarakat masing-masing wilayah.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Harapan kami, ketika nanti ini mereka pulang bisa menyampaikan ke teman-teman RT lain, selanjutnya sampaikan ke masyarakat,” katanya.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Namun, untuk memastikan informasi mengenai hasil konsultasi publik dapat diterima masyarakat secara lebih luas, Kecamatan Muara Jawa juga menyiapkan langkah lanjutan. Pemerintah kecamatan berencana melakukan sosialisasi langsung ke masing-masing kelurahan dengan melibatkan ketua RT.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Ramli mengatakan akan berkoordinasi dengan pemerintah kelurahan agar diberikan kesempatan untuk mengumpulkan para ketua RT di setiap kelurahan. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan upaya memperluas informasi sekaligus pesan yang dibahas dalam forum tidak berhenti pada peserta yang hadir.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Nanti kami akan menyurati kelurahan agar kami diberikan waktu untuk mengumpulkan RT di masing-masing kelurahan untuk menyampaikan tentang hal ini,” jelasnya.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Lebih lanjut, Ramli menegaskan bahwa pelaksanaan Forum Konsultasi Publik bukan sekadar agenda administratif tahunan. Menurut dia, forum tersebut menjadi bagian penting dalam identifikasi kekurangan pelayanan pemerintah kecamatan berdasarkan pengalaman dan penilaian masyarakat.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Ia mengakui bahwa meskipun pemerintah kecamatan telah berupaya memberikan pelayanan secara maksimal, masih mungkin terdapat masyarakat yang belum sepenuhnya merasa puas terhadap pelayanan yang diberikan.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">"Kenapa hal ini dilakukan? Karena kami sekali lagi merasa bahwa pelayanan kami mungkin barangkali masih ada hal-hal yang perlu diperbaiki. Sekalipun kami sudah berusaha semaksimal mungkin, tapi tentu saja mungkin ada masyarakat yang belum puas tentang pelayanan kami," ungkap Ramli.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Oleh karena itu, masukan yang disampaikan masyarakat dalam forum tersebut akan menjadi bahan evaluasi bagi Kecamatan Muara Jawa untuk melihat kekurangan pelayanan pada tahun sebelumnya serta menentukan hal-hal yang perlu ditingkatkan pada tahun berjalan.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Dia menilai evaluasi secara berkala diperlukan agar pemerintah kecamatan tidak hanya melihat dari perspektif internal pemerintahan, tetapi juga mempertimbangkan pengalaman masyarakat sebagai penerima layanan.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Makanya setiap tahun kita adakan ini supaya kita bisa evaluasi tahun lalu kekurangan kita di mana, tahun ini apa yang perlu kita tambahi,” ujarnya.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Ia berharap keterlibatan masyarakat dalam Forum Konsultasi Publik dapat memberikan gambaran yang lebih objektif mengenai kondisi pelayanan di Kecamatan Muara Jawa. Masukan dari masyarakat, kata dia, akan menjadi bahan bagi pemerintah kecamatan untuk melakukan pembenahan secara bertahap.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Ia juga menyadari bahwa meningkatkan kualitas pelayanan hingga mencapai kondisi yang benar-benar sempurna merupakan tantangan tersendiri. Namun, ia menegaskan pemerintah kecamatan akan terus berupaya memperbaiki kekurangan berdasarkan masukan yang diterima.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Mudah-mudah dengan masukan-masukan dari masyarakat yang kita ini, ada hal-hal yang tadi belum sempurna bisa kita coba menjadi sempurna, walaupun saya yakin tidak bisa sempurna,” tutupnya.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Melalui Forum Konsultasi Publik tersebut, Kecamatan Muara Jawa mengirimkan masukan masyarakat sebagai salah satu dasar dalam melakukan evaluasi dan peningkatan kualitas pelayanan.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Pelibatan tokoh masyarakat, RT, fasilitas kesehatan, media, serta unsur masyarakat lainnya diharapkan dapat memperkuat komunikasi antara pemerintah kecamatan dengan warga sekaligus mendorong pelayanan publik yang semakin responsif terhadap kebutuhan masyarakat. (Irla)</span></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Sidang Perdana Gugatan Demosi ASN di PTUN Samarinda, Bupati Nunukan Mangkir</title>
<link>https://kartanews.com/sidang-perdana-gugatan-demosi-asn-di-ptun-samarinda-bupati-nunukan-mangkir</link>
<guid>https://kartanews.com/sidang-perdana-gugatan-demosi-asn-di-ptun-samarinda-bupati-nunukan-mangkir</guid>
<description><![CDATA[ SAMARINDA - Sengketa tata usaha negara terkait penurunan jabatan atau demosi dua aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Nunukan mulai disidangkan di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Samarinda, Kamis (20/8/2026) ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a89b67f26071.jpg" length="72636" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 23 Aug 2026 22:48:37 +0800</pubDate>
<dc:creator>Irla Hadratan Iman</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, SAMARINDA - </strong>Sengketa tata usaha negara terkait penurunan jabatan atau demosi dua aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Nunukan mulai disidangkan di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Samarinda, Kamis (20/8/2026).</p>
<p>Dalam sidang perdana tersebut, kuasa hukum dan kedua prinsipal penggugat hadir memenuhi panggilan pengadilan. Sementara, Bupati Nunukan selaku tergugat tidak hadir.</p>
<p>Perkara itu diajukan oleh Mutiq Hasan Nasir dan Rachmansyah untuk mempersoalkan keabsahan Surat Keputusan Bupati Nunukan Nomor 288 Tahun 2026 yang berdampak pada penurunan jabatan keduanya. Gugatan didampingi kuasa hukum dari Kantor Hukum Muin &amp; Partner, M. Taufik. </p>
<p>Mutiq sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bidang Pengadaan, Pemberhentian dan Informasi Kepegawaian pada jabatan administrator atau Eselon III.B. Dalam keputusan yang disengketakan, ia ditempatkan sebagai Analis Hukum Ahli Muda.</p>
<p>Sementara itu, Rachmansyah yang sebelumnya menjabat Kepala Bidang Ketenagaan, Kurikulum, Sastra dan Perizinan pada Eselon III.B diturunkan ke jabatan Pranata Komputer Ahli Muda.</p>
<p>Pihak penggugat menilai penerbitan keputusan tersebut tidak hanya berdampak terhadap kedudukan jabatan, tetapi juga menyangkut aspek kepastian karier dan status hukum kedua ASN. Dalam materi gugatannya, penggugat mempersoalkan sejumlah aspek yang dinilai bertentangan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.</p>
<p>Salah satu dasar yang digunakan penggugat adalah Pasal 24 ayat (1) juncto ayat (2) PermenPAN-RB Nomor 1 Tahun 2023 tentang Jabatan Fungsional. Menurut penggugat, ketentuan tersebut mengatur bahwa penyetaraan dari jabatan administrator seharusnya diarahkan pada jenjang Jabatan Fungsional Ahli Madya.</p>
<p>Karena itu, penempatan penggugat pada jenjang Ahli Muda dinilai tidak sesuai dengan ketentuan penyetaraan jabatan dan berimplikasi terhadap jenjang karier keduanya.</p>
<p>Penggugat juga mendalilkan bahwa penurunan jabatan satu tingkat dapat dikategorikan sebagai hukuman disiplin berat sebagaimana diatur dalam Pasal 8 ayat (4) huruf a Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil.</p>
<p>Namun, menurut pihak penggugat, kedua ASN tersebut memiliki rekam kinerja yang baik dan tidak pernah menerima hukuman disiplin. Kondisi tersebut, kata penggugat, juga tercermin dalam proses keberatan administratif yang sebelumnya telah ditempuh.</p>
<p>Selain persoalan jenjang jabatan dan disiplin ASN, gugatan turut menyoroti dugaan penyalahgunaan kewenangan. Penggugat merujuk pada Pasal 17 juncto Pasal 18 Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan.</p>
<p>Menurut dalil gugatan, kewenangan dalam melakukan penataan dan penyetaraan jabatan semestinya digunakan untuk meningkatkan efektivitas serta efisiensi birokrasi. Namun, penggugat menilai kewenangan tersebut justru digunakan dengan cara yang berdampak pada pemangkasan jenjang karier mereka.</p>
<p>Penggugat juga menilai penerbitan keputusan tersebut tidak memenuhi Asas Kepastian Hukum dan Asas Kecermatan sebagai bagian dari Asas-Asas Umum Pemerintahan yang Baik (AAUPB).</p>
<p>Persoalan lain yang dipersoalkan berkaitan dengan validasi data kepegawaian, khususnya angka kredit dan jenjang karier yang menurut penggugat seharusnya menjadi dasar dalam menentukan posisi jabatan fungsional masing-masing.</p>
<p>Ketidakhadiran Bupati Nunukan dalam sidang perdana menjadi bagian dari dinamika awal perkara tersebut. Meski demikian, ketidakhadiran tergugat tidak serta-merta menghentikan proses pemeriksaan perkara di PTUN Samarinda.</p>
<p>Melalui gugatan tersebut, Mutiq Hasan Nasir dan Rachmansyah meminta majelis hakim PTUN Samarinda menyatakan batal atau tidak sah SK Bupati Nunukan Nomor 288 Tahun 2026. Mereka juga meminta pemulihan kedudukan hukum dan jabatan, termasuk rehabilitasi harkat serta martabat sebagai ASN.</p>
<p>Penggugat berharap majelis hakim dapat memberikan putusan yang memberikan kepastian hukum terhadap kedudukan dan jenjang karier mereka sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.</p>
<p>Perkara selanjutnya akan bergulir sesuai tahapan persidangan di PTUN Samarinda. Substansi mengenai sah atau tidaknya keputusan Bupati Nunukan tersebut pada akhirnya akan dinilai berdasarkan alat bukti, dalil para pihak, serta pertimbangan hukum majelis hakim. (Irla)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kementerian Pendidikan Siapkan Skema Pembelajaran Khusus Untuk Murid di Kalimantan</title>
<link>https://kartanews.com/kementerian-pendidikan-siapkan-skema-pembelajaran-khusus-untuk-murid-di-kalimantan</link>
<guid>https://kartanews.com/kementerian-pendidikan-siapkan-skema-pembelajaran-khusus-untuk-murid-di-kalimantan</guid>
<description><![CDATA[ KALIMANTAN — Kabut asap pekat akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menyelimuti daratan Kalimantan mulai melumpuhkan aktivitas persekolahan. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a8a632d3fd95.jpg" length="45270" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 23 Aug 2026 10:54:46 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.COM, KALIMANTAN</span></span></span></span></strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> — Kabut asap pekat akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menyelamatkan daratan Kalimantan mulai melumpuhkan aktivitas persekolahan.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Sebanyak 571.338 pelajar yang tersebar di 3.524 lembaga pendidikan kini terpaksa mengalihkan kegiatan belajar mereka ke rumah guna menghindari paparan polusi udara yang kian berbahaya.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) tengah merancang pembaruan panduan resmi untuk memperketat prosedur belajar mengajar di daerah tanggap darurat bencana secepatnya.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Regulasi ini dirancang agar proses transfer ilmu tidak terhenti, sekaligus memastikan perlindungan maksimal bagi seluruh warga sekolah.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti menegaskan bahwa kesehatan serta keselamatan para siswa dan guru berada di posisi paling atas. Meski demikian, negara berupaya keras agar gangguan alam ini tidak melenyapkan kesempatan anak-anak untuk mengecap pendidikan.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Kemendikdasmen siap bergerak cepat bersama seluruh kementerian/lembaga terkait memastikan seluruh murid terdampak Karhutla tidak kehilangan hak belajar dan terus melakukan proses pembelajaran yang efektif, adaptif, dan efisien,” tuturnya dalam keterangan resmi, dikutip Sabtu (22/8/2026).</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Kemendikdasmen akan mengoperasikan Posko Pendidikan Darurat Karhutla pada lima provinsi prioritas. Laporan perkembangan kondisi sekolah akan terus terintegrasi secara real-time setiap hari melalui Dapodik guna mengawali dinamika dampak karhutla di lapangan.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Berdasarkan data BNPB serta Dapodik per 11 Agustus 2026, skema belajar dari rumah telah diterapkan secara masif di tujuh kawasan, mencakup wilayah Provinsi Kalimantan Barat, Kota Pontianak, Kabupaten Kubu Raya, Kabupaten Kayong Utara, Kota Palangka Raya, Kabupaten Kotawaringin Timur, hingga Kota Banjarbaru. </span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Tidak sekadar menggeser metode pembelajaran, pemerintah pusat juga mengucurkan intervensi medis untuk fasilitas pendidikan yang tersedia segera. Kemendikdasmen akan menyalurkan bantuan logistik berupa masker medis dan perlengkapan kesehatan dasar ke sekolah-sekolah yang membutuhkan.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Fasilitas modul belajar mandiri juga didistribusikan untuk menjaga mutu PJJ, bersamaan dengan penyediaan ruang kelas khusus berpenyaring asap di sekolah-sekolah rujukan tingkat kecamatan.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Pengawasan ketat terhadap kondisi sekolah dan ritme belajar mengajar akan berlangsung hingga pengujung September 2026. Penilaian berkala ini menyandarkan keputusannya pada pergerakan angka Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) saban hari, di samping menyediakan pendampingan psikososial bagi warga sekolah yang mengalami trauma atau tekanan akibat bencana.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Guna mempercepat penanganan, sekolah diberi keleluasaan merealokasi dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) maupun Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) untuk memenuhi kebutuhan yang mendesak. </span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Dalam ranah operasional, kepala sekolah memegang kendali penuh atas mutu PJJ, dibantu arahan serta pengawasan langsung dari para pengawas dan penilik sekolah di daerah,” ujarnya.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Salah satu wilayah yang bergerak cepat mengambil tindakan adalah Pemerintah Kota Banjarbaru. Melalui edaran Dinas Pendidikan tertanggal 21 Agustus 2026, seluruh jenjang sekolah di Banjarbaru diinstruksikan menggelar PJJ secara serentak mulai 24 hingga 28 Agustus 2026. Meski murid belajar dari jauh, para staf pengajar dan tenaga kependidikan tetap dapat hadir di sekolah sesuai jam kerja formal.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Jam pembelajaran pun tidak mengalami pergeseran dari hari biasa, di mana siswa Banjarbaru tetap memulai kelas dare pada pukul 07.30 WITA. Kebijakan ini menegaskan komitmen pemerintah untuk menyeimbangkan dinamika kualitas udara tanpa mengorbankan kesinambungan pendidikan anak bangsa.(Rein) </span></span></span></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pemkab Berau Dorong Hadirnya Regenerasi Petani yang Mampu Manfaatkan Teknologi</title>
<link>https://kartanews.com/pemkab-berau-dorong-hadirnya-regenerasi-petani-yang-mampu-manfaatkan-teknologi</link>
<guid>https://kartanews.com/pemkab-berau-dorong-hadirnya-regenerasi-petani-yang-mampu-manfaatkan-teknologi</guid>
<description><![CDATA[ BERAU — Pemerintah Kabupaten Berau terus berupaya memperkuat sektor pertanian dengan mendorong langkah modernisasi dan mengatasi tantangan regenerasi petani. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/2024/09/Krisis-Listrik-Ancam-Sektor-Pariwisata-Berau-Bupati-Minta-Solusi-Konkrit-Pemprov.jpeg" length="810032" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 22 Aug 2026 22:51:14 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.COM, BERAU</span></span></strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> — Pemerintah Kabupaten Berau terus berupaya memperkuat sektor pertanian dengan mendorong langkah modernisasi dan mengatasi tantangan regenerasi petani. </span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Perubahan ini diarahkan agar sektor pertanian di Berau tidak lagi dipandang sebagai pekerjaan tradisional yang ketinggalan jaman, melainkan bidang usaha berbasis teknologi yang menjanjikan bagi generasi muda.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menegaskan bahwa regenerasi petani menjadi kunci utama dalam menjaga kekeringan dan ketahanan pangan daerah.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Menurutnya, keterlibatan anak muda sangat diperlukan untuk mengubah wajah pertanian menjadi lebih modern, terencana, dan efisien.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​"Anak-anak muda Berau memiliki kesempatan untuk menjadi bagian dari perubahan tersebut, baik sebagai petani modern, pengusaha pertanian, peneliti, maupun tenaga profesional di bidang agrikultur. Anggapan bahwa bertani merupakan pekerjaan kuno harus mulai ditinggalkan," kata Sri Juniarsih, (21/08/2026) </span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Sebagai langkah konkrit untuk mencetak sumber daya manusia (SDM) yang unggul di bidang pertanian, Pemkab Berau mendukung hadirnya Fakultas Pertanian yang akan bergabung dengan Universitas Muhammadiyah Berau (UMB). </span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Pendidikan tinggi ini diharapkan mampu membekali generasi muda dengan ilmu pengetahuan, keterampilan, serta pemanfaatan teknologi modern.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​”Dengan demikian, pertanian tidak lagi dipandang sebatas pekerjaan tradisional, tetapi sebagai bidang ilmu yang memiliki peluang besar untuk berkembang,” ujar Bupati.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Selain penguatan SDM, modernisasi strategi juga diperkuat melalui rencana penyediaan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) guna meningkatkan efisiensi kerja.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Pemerintah daerah juga menjalin sinergi bersama TNI untuk memperluas lahan sawah hingga 3,36 hektar guna mendongkrak kapasitas produksi beras lokal.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Di sisi lain, penerapan manajemen berbasis data dan mitigasi tantangan iklim—seperti potensi rekayasa hujan buatan pada musim kemarau—menjadi bagian dari adaptasi teknologi yang disiapkan.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​"Pertanian Berau diharapkan tidak berhenti pada keberhasilan satu musim panen, melainkan terus tumbuh menuju pertanian yang tangguh, berteknologi, dan berkelanjutan," tutupnya.(Adv/Rein) </span></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Promosikan Wisata Lokal, Dispar Kaltim Gelar Gowes Wisata Sambut HUT ke&#45;81 RI</title>
<link>https://kartanews.com/promosikan-wisata-lokal-dispar-kaltim-gelar-gowes-wisata-sambut-hut-ke-81-ri</link>
<guid>https://kartanews.com/promosikan-wisata-lokal-dispar-kaltim-gelar-gowes-wisata-sambut-hut-ke-81-ri</guid>
<description><![CDATA[ SAMARINDA – Dinas Pariwisata (Dispar) Kalimantan Timur sukses menggelar ajang Gowes Wisata Kaltim pada Sabtu (22/8/2026). ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a899411935c5.jpg" length="593314" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 22 Aug 2026 20:19:55 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.COM, SAMARINDA</span></span></strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> – Dinas Pariwisata (Dispar) Kalimantan Timur sukses menggelar ajang Gowes Wisata Kaltim pada Sabtu (22/8/2026). Mengambil titik start dari Kolam Ulin Arya di Jalan PM Noor, Samarinda, ratusan pesepeda memadati rute untuk mengampanyekan potensi destinasi daerah sekaligus memeriahkan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Kepala Dispar Kaltim, Muhammad Faisal, menegaskan bahwa agenda sepeda santai ini dirancang sebagai program rutin dua bulanan. Ia menekankan keterlibatan sektor lokal tanpa bergantung pada anggaran daerah.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​“Ini murni kegiatan swadaya, tidak menggunakan dana APBD. Tujuannya untuk mengenalkan dan mengunjungi objek-objek wisata serta pelaku usaha lokal yang ada di daerah,” ujar Faisal.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Sepanjang perjalanan, para goweser diajak menelusuri lanskap perkotaan dan menyambangi sejumlah titik ikonik seperti kawasan Betapus, Kolam Ulin Arya, Naureen Mini Garden, hingga Cafe Tjap Nyonya Kaya. Faisal pun mengimbau para peserta untuk menikmati perjalanan secara santai namun tetap mengedepankan aktivitas di jalan raya.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Kenyamanan dan keamanan peserta dijamin melalui pengawalan pihak kepolisian serta kesiapan tim medis gabungan dari RS Hermina, RS KORPRI, dan Puskesmas Bengkuring. Uniknya, ajang ini diikuti oleh berbagai kalangan dari beragam usia, termasuk salah satu pesepeda yang telah menginjak usia 79 tahun.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Lebih lanjut Faisal menyampaikan bahwa program ini akan terus berlanjut ke berbagai wilayah lain di Kalimantan Timur.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Faisal menambahkan, Gowes Wisata Kaltim berikutnya akan digelar pada 27 September 2026 bertepatan dengan Hari Pariwisata Sedunia, dengan lokasi yang akan menjangkau daerah lain seperti Tenggarong dan Balikpapan. Melalui kegiatan sederhana seperti ini, kami ingin mengajak masyarakat lebih mengenal destinasi wisata di daerahnya sendiri sekaligus mendukung geliat ekonomi lokal,” tambahnya. (Kendali) </span></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Jaga Masyarakat dari Terpapar Asap, Wakil Bupati Berau Turun Bagikan Masker</title>
<link>https://kartanews.com/jaga-masyarakat-dari-terpapar-asap-wakil-bupati-berau-turun-bagikan-masker</link>
<guid>https://kartanews.com/jaga-masyarakat-dari-terpapar-asap-wakil-bupati-berau-turun-bagikan-masker</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Antisipasi dampak buruk kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Wakil Bupati Berau Gamalis turun langsung membagikan masker kepada masyarakat di kawasan Tepian Teratai. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a89610116483.jpg" length="63788" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 22 Aug 2026 16:38:18 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.COM, BERAU</span></span></strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> – Antisipasi dampak buruk kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Wakil Bupati Berau Gamalis turun langsung membagikan masker kepada masyarakat di kawasan Tepian Teratai. </span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Aksi sosial yang menggandeng komunitas pemuda daerah ini digelar sebagai bentuk kepedulian atas kondisi udara yang mulai terselimuti kabut asap.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Dalam kesempatan tersebut, Gamalis mengimbau warga Bumi Batiwakkal untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap paparan bahaya asap bagi kesehatan.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Masyarakat diminta selalu memakai masker saat terpaksa beraktivitas di luar rumah, menjaga sirkulasi udara kantor masing-masing, serta memperbanyak konsumsi udara putih.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​“Ini menjadi salah satu langkah konkret bagi masyarakat dalam menghadapi dampak karhutla,” tutur Gamalis.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Gamalis menegaskan bahwa penanganan dampak fenomena ini memerlukan sinergi dari seluruh elemen daerah demi meminimalkan risiko penyakit saluran pernapasan.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​”Kolaborasi dan kepedulian bersama sangat penting untuk menjaga keselamatan masyarakat, khususnya di tengah kondisi kabut asap seperti saat ini,” ujarnya.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Ia juga menekankan agar warga menunda kegiatan di luar ruang yang tidak mendesak demi membatasi interaksi langsung dengan udara tercemar.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​“Jika tidak ada keperluan penting di luar rumah, sebaiknya tetap berada di dalam ruangan agar terhindar dari paparan secepatnya,” tutupnya.(Adv/Rein) </span></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Dalam Rangka HUT Ke 81 RI, Pemkab Berau Gelar Market Day ASN</title>
<link>https://kartanews.com/dalam-rangka-hut-ke-81-ri-pemkab-berau-gelar-market-day-asn</link>
<guid>https://kartanews.com/dalam-rangka-hut-ke-81-ri-pemkab-berau-gelar-market-day-asn</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Berau diwarnai dengan nuansa berbeda ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a8954f7d8a2a.jpg" length="79088" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 22 Aug 2026 15:49:08 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.COM, BERAU</span></span></strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Berau diwarnai dengan nuansa berbeda. Untuk pertama kalinya, Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Berau menggelar ajang Market Day ASN yang berlangsung meriah selama dua hari di area Kantin Bawah Pohon Setda Berau, jumat (21/08/2027). </span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Inisiatif yang digagas oleh Asisten III Administrasi Umum Setda Berau sekaligus Ketua Pelaksana, Maulidiyah, ini menjadi panggung kreativitas bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN). Berbagai stan berdiri menjajakan aneka ragam produk makanan dan minuman hasil makanan pegawai. </span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Menariknya, inovasi tidak hanya sebatas dunia kuliner. Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) juga menyemarakkan acara dengan membuka layanan unik berupa persewaan sepeda bagi para pengunjung.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Maulidiyah menjelaskan bahwa Market Day diciptakan bukan sekadar untuk meramaikan pesta kemerdekaan, melainkan sebagai wadah nyata dalam mengasah jiwa kewirausahaan para pegawai pemerintah. Dengan terjun langsung melayani pembeli, ASN diharapkan lebih peka dalam melihat peluang bisnis yang berpotensi mendukung perekonomian daerah.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​”Para ASN harus kreatif dan jeli memanfaatkan peluang. Langkah sederhana seperti ini terbukti mampu memberikan dampak positif bagi dorongan ekonomi kerakyatan,” ujar Maulidiyah.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Dukungan penuh juga datang dari Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, yang hadir langsung meninjau sejumlah stan pada hari kedua pelaksanaan. Ia mengapresiasi terobosan tinggi ini karena memberikan pengalaman berharga bagi para pegawai dalam memahami secara langsung dinamika perputaran roda ekonomi dan transaksi pasar.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​”Kegiatan ini sangat positif dan inovatif. Melalui Market Day, para ASN dapat merasakan langsung bagaimana perputaran ekonomi terjadi, sekaligus mempererat ruang kebersamaan dan kedekatan antar pegawai maupun dengan masyarakat,” tutur Sri Juniarsih.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Melihat antusiasme yang tinggi, Bupati Berau berharap agenda semacam ini tidak hanya berhenti sebagai agenda tahunan di momen kemerdekaan saja. </span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Ia mendorong agar program pelatihan kewirausahaan di lingkungan Setda Berau ini dapat terus dikembangkan secara berkelanjutan di masa mendatang. (Adv/Kekang) </span></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Dorong Ekonomi Daerah, Pemkab Berau Pasang Strategi Naikkan Kelas UMKM Lokal</title>
<link>https://kartanews.com/dorong-ekonomi-daerah-pemkab-berau-pasang-strategi-naikkan-kelas-umkm-lokal</link>
<guid>https://kartanews.com/dorong-ekonomi-daerah-pemkab-berau-pasang-strategi-naikkan-kelas-umkm-lokal</guid>
<description><![CDATA[ BERAU — Pemerintah Kabupaten Berau berkolaborasi dengan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Berau menggelar Workshop Pembinaan Pelaku Usaha di Ruang Sangalaki, Kantor Bupati Berau, Kamis (20/8/2026). ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a87f40c347b8.jpg" length="100293" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 21 Aug 2026 14:43:12 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS, BERAU</span></span></span></span></strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> — Pemerintah Kabupaten Berau berkolaborasi dengan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Berau menggelar Workshop Pembinaan Pelaku Usaha di Ruang Sangalaki, Kantor Bupati Berau, Kamis (20/8/2026). </span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Langkah ini ditujukan untuk memacu daya saing, memperbaiki kualitas produk, serta memperluas jangkauan pasar bagi pengrajin dan UMKM lokal.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menekankan pentingnya perubahan cara pandang terhadap para penggerak ekonomi kerakyatan tersebut. Menurutnya, UMKM memegang peranan penting dalam perekonomian daerah sehingga tidak bisa sekadar ditempatkan sebagai penerima bantuan. </span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Pelaku usaha bukan sekadar penerima program pemerintah, mereka adalah mitra utama dalam menggerakan perekonomian daerah,” ujar Sri Juniarsih.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Mengingat cepatnya perubahan tren pasar dan teknologi, para pelaku usaha didorong untuk terus beradaptasi. Sri menekankan bahwa keberhasilan usaha tidak hanya bergantung pada produksi dan penjualan, tetapi juga pada aspek legalitas, pengemasan, strategi pemasaran, hingga pemanfaatan teknologi digital seperti media sosial.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Manfaatkanlah setiap pelatihan, bangun jejaring, dan jangan berhenti melakukan inovasi. Pergunakan media sosial sebagai media belajar, amati produk-produk yang diminati, dan pelajari strateginya,” imbaunya.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Pemkab Berau dan Dekranasda berkomitmen menyediakan fasilitas menyeluruh—mulai dari akses permodalan, pelatihan, digitalisasi, hingga promosi. </span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Kendati demikian, Bupati mengingatkan bahwa kunci utama keberhasilan tetap berada pada komitmen dan kemauan pelaku usaha itu sendiri untuk terus belajar.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Senada dengan hal tersebut, Ketua Dekranasda Berau, Edy Suswanto, menggarisbawahi pentingnya kolaborasi lintas sektor. Pemkab, Dekranasda, perbankan, dan swasta harus bersinergi membangun ekosistem usaha yang tangguh. </span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Sektor perbankan diharapkan memperluas akses modal dan digitalisasi keuangan, sementara dunia usaha dapat berkontribusi melalui program CSR, pelatihan bersama, hingga penguatan rantai pasok.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Menutup Arahnya, Sri Juniarsih berharap workshop ini memberikan dampak konkret dan tidak berhenti hanya sekedar agenda seremonial belaka.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Saya percaya, dengan kerja keras, inovasi, kolaborasi, dan dukungan semua pihak, pelaku usaha Berau akan semakin tangguh, semakin mandiri, dan semakin mampu bersaing,” tutupnya.(Adv/Rein) </span></span></span></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Karhutla Makin Meresahkan, BPBD Kaltim Catat 936 Ribu Hektare Lahan telah Terbakar</title>
<link>https://kartanews.com/karhutla-makin-meresahkan-bpbd-kaltim-catat-936-ribu-hektare-lahan-telah-terbakar</link>
<guid>https://kartanews.com/karhutla-makin-meresahkan-bpbd-kaltim-catat-936-ribu-hektare-lahan-telah-terbakar</guid>
<description><![CDATA[ KALTIM — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) meluas di Kalimantan Timur. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kaltim mencatat setidaknya 413 titik karhutla tersebar di berbagai kawasan ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a87eb262c38e.jpg" length="99606" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 21 Aug 2026 14:06:34 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, KALTIM</strong> — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) meluas di Kalimantan Timur. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kaltim mencatat setidaknya 413 titik karhutla mengepul di berbagai kawasan, dengan total area yang hangus terbakar mencapai 936,95 hektare.</p>
<p>Kabupaten Kutai Barat (Kubar) menjadi daerah yang paling parah terdampak dari segi luasan. Meski "hanya" menyumbang 70 titik kebakaran, kobaran api di Kubar berhasil melahap lahan seluas 269,34 hektare—menjadikannya angka kerusakan tertinggi di tingkat kabupaten/kota se-Kaltim.</p>
<p>Secara sebaran titik api, Kabupaten Paser menduduki posisi teratas dengan total 85 titik karhutla. Kota Samarinda menyusul di peringkat kedua dengan 75 titik, disusul ketat oleh Kutai Barat di urutan ketiga.</p>
<p>Plh Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kaltim, Sugeng Priyanto, mengonfirmasi bahwa karhutla saat ini menghantam hampir seluruh wilayah Kaltim. Namun, ancaman terbesar terdeteksi di daerah-daerah dengan cakupan wilayah teritorial yang sangat luas.</p>
<p>"Yang dominan atau tinggi sementara ini kami pantau berada di wilayah Berau, Kutim, dan Kukar," kata Sugeng, Kamis (20/8).</p>
<p>Selain ketiga wilayah raksasa tersebut, bencana karhutla turut merembet ke Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Paser, hingga Kutai Barat. Semua daerah di Kaltim pada dasarnya mengonfirmasi adanya insiden kebakaran, hanya saja tingkat keparahan dan skala luasannya bervariasi</p>
<p>"Berdasarkan laporan yang saya terima, intinya di semua wilayah ada kejadian karhutla, hanya luasannya dan skalanya berbeda-beda," jelas Sugeng.</p>
<p>Eskalasi karhutla ini menuntut respons cepat dan koordinasi ekstra ketat dari jajaran BPBD serta tim gabungan di lapangan. Fokus utama penanganan kini tertuju pada pemadaman titik api di area krisis guna mencegah kepulan asap makin meluas dan memperparah kerusakan lingkungan di wilayah Kalimantan Timur.</p>
<p><strong>Daftar Daerah Sebaran Karhutla di Kaltim:</strong></p>
<p>-Balikpapan: 17 titik (luas terbakar 13,89 hektare)</p>
<p>-Berau: 35 titik (luas terbakar 83,44 hektare)</p>
<p>-Bontang: 8 titik (luas terbakar 10,04 hektare)</p>
<p>-Kutai Barat: 70 titik (luas terbakar 269,34 hektare)</p>
<p>-Kutai Kartanegara: 52 titik (luas terbakar 215,38 hektare)</p>
<p>-Kutai Timur: 29 titik (luas terbakar 39,25 hektare)</p>
<p>-Mahakam Ulu: 0 titik</p>
<p>-Paser: 85 titik (luas terbakar 178,69 hektare)</p>
<p>-Penajam Paser Utara: 42 titik (luas terbakar 40,31 hektare)</p>
<p>-Samarinda: 75 titik (luas terbakar 88,60 hektare).</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pemkab Berau Perkuat Pencegahan Narkoba Melalui Tes Urine Aparatur Kampung</title>
<link>https://kartanews.com/pemkab-berau-perkuat-pencegahan-narkoba-melalui-tes-urine-aparatur-kampung</link>
<guid>https://kartanews.com/pemkab-berau-perkuat-pencegahan-narkoba-melalui-tes-urine-aparatur-kampung</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Pemerintah Kabupaten Berau terus berupaya membendung penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di lingkungan aparatur pemerintah. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a87d08a504aa.jpg" length="103103" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 21 Aug 2026 12:11:32 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, BERAU</strong> – Pemerintah Kabupaten Berau terus berupaya membendung penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di lingkungan aparatur pemerintah. Aksi nyata tersebut diwujudkan melalui pemeriksaan tes urine bagi para lurah, kepala kampung, hingga seluruh staf aparatur kampung di Kantor Camat Pulau Derawan.</p>
<p>​Pemeriksaan ini merupakan bagian dari gelombang ketiga pelaksanaan program “Bersama Wujudkan Kampung Bersih dari Narkoba (Bersinar) untuk Berau yang Aman, Sehat, dan Berdaya Saing”.</p>
<p>Agenda tersebut difokuskan sebagai langkah deteksi dini guna mengantisipasi potensi keterlibatan jajaran pelayanan publik dalam penyalahgunaan barang haram tersebut. </p>
<p>Wakil Bupati Berau sekaligus ​Pembina P4GN Berwu, Gamalis, menyatakan bahwa jajaran aparatur daerah wajib berada di garda terdepan serta memberikan contoh yang baik bagi masyarakat.</p>
<p>Kebijakan ketat ini diambil mengingat posisi Kabupaten Berau yang kini telah bergeser menjadi wilayah tujuan peredaran narkoba, bukan lagi sekadar jalur perlintasan.</p>
<p>​“Ini merupakan komitmen kita bersama. Jangan sampai penyalahgunaan narkoba mengganggu kualitas pelayanan publik. Seluruh aparatur harus menjadi contoh dan benteng pertama dalam pencegahan narkoba,” tegasnya, Jumat (21/08/2026). </p>
<p>​Ia menambahkan bahwa prosedur tes urine di lapangan dijalankan secara transparan, objektif, serta tetap mengedepankan asas kerahasiaan pribadi.</p>
<p>Jika ditemukan hasil yang memerlukan tindak lanjut, pihak berwenang akan menjalankan proses verifikasi ulang sesuai dengan regulasi yang berlaku agar terhindar dari kekeliruan.</p>
<p>​Melalui kegiatan ini, jajaran pemerintah daerah berharap tercipta lingkungan kerja yang disiplin, sehat, dan sepenuhnya bersih dari pengaruh narkotika.</p>
<p>​“Ini adalah pernyataan bersama bahwa tidak ada ruang bagi penyalahgunaan narkotika di lingkungan pemerintahan. Camat, kepala kampung, pimpinan unit kerja dan seluruh aparatur harus memberikan contoh,” pungkas Gamalis. (Adv/Rein) </p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Di Tengah Kemarau Panjang, Petani Labanan Jaya Tetap Gelar Syukuran Panen Padi</title>
<link>https://kartanews.com/di-tengah-kemarau-panjang-petani-labanan-jaya-tetap-gelar-syukuran-panen-padi</link>
<guid>https://kartanews.com/di-tengah-kemarau-panjang-petani-labanan-jaya-tetap-gelar-syukuran-panen-padi</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Ancaman kemarau panjang dan gelombang cuaca panas ekstrem yang menyelimuti Kabupaten Berau tidak sepenuhnya melumpuhkan sektor pertanian lokal. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a87d4c5133a1.jpg" length="137777" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 20 Aug 2026 12:30:00 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, BERAU</strong> – Ancaman kemarau panjang dan gelombang cuaca panas ekstrem yang menyelimuti Kabupaten Berau tidak sepenuhnya melumpuhkan sektor pertanian lokal. Petani di Kampung Labanan Jaya, Kecamatan Teluk Bayur, membuktikannya dengan menggelar acara syukuran panen padi pada Kamis (20/8/2026).</p>
<p>​Capaian ini menjadi angin segar mengingat ancaman kekeringan pada musim tanam 2026 sempat memicu kegagalan panen di sejumlah daerah sentra beras Berau, seperti Merancang, Buyung-Buyung, Melati Jaya, serta Semurut akibat krisis air yang parah.</p>
<p>​Dari total 118,7 hektare area tanam yang dibuka di Labanan Jaya, seluas 75 hektare di antaranya berhasil dipanen. Kendati demikian, dampak kekeringan tetap menyisakan 11,5 hektare lahan yang mengalami gagal panen.</p>
<p>​Kondisi alam tersebut turut memangkas tingkat produktivitas tanaman. Panen kali ini mencatatkan rata-rata hasil 3,19 ton per hektare. Padahal, benih padi varietas unggul yang digunakan para petani idealnya mampu menghasilkan hingga 8 ton per hektare pada kondisi cuaca normal.</p>
<p>​Kampung Labanan Jaya sejatinya memiliki potensi sawah seluas 336 hektare—mencakup 268 hektare lahan baku dan 68 hektare area cetak sawah baru. Namun, keterbatasan pasokan air belakangan ini mulai mengancam stabilitas produksi beras di kawasan tersebut.</p>
<p>​Kondisi ini mendapat perhatian serius dari Wakil Bupati Berau, Gamalis. Ia menekankan pentingnya penguatan sektor pertanian melalui pemenuhan sarana-prasarana pendukung, jaminan ketersediaan air, hingga penyesuaian pola tanam yang adaptif terhadap dinamika iklim.</p>
<p>​“Petani kita menghadapi tantangan yang cukup berat akibat kemarau. Oleh karena itu, dukungan terhadap petani harus terus diperkuat agar produksi pangan tetap terjaga,” ujar Gamalis sembari mengapresiasi daya tahan para petani setempat.</p>
<p>​Senada dengan hal tersebut, Bupati Berau Sri Juniarsih Mas turut menyampaikan apresiasinya atas gigihnya perjuangan para petani lokal menjaga ketahanan pangan daerah di tengah cuaca ekstrem.</p>
<p>​“Para petani adalah pahlawan ketahanan pangan. Di tengah tantangan yang tidak mudah, mereka tetap bekerja dan berusaha agar kebutuhan pangan masyarakat dapat terus terpenuhi,” kata Sri Juniarsih.</p>
<p>​Bupati menegaskan bahwa pemkab akan terus menyokong produktivitas pertanian lokal. Ia juga menyoroti krusialnya regenerasi petani agar generasi muda memandang sektor ini sebagai peluang bisnis prospektif berkat sentuhan teknologi modern.</p>
<p>​“Tantangan ke depan tidak mudah, terutama dengan adanya perubahan iklim. Oleh karena itu, kita harus mendorong sistem pertanian yang lebih modern dan memastikan usaha para petani mendapat dukungan,” pungkasnya. (Adv/Rein) </p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Diresmikan Gubernur Kaltim, Jalan Poros Simpang Perdau – Tepian Langsat Siap Dilintasi</title>
<link>https://kartanews.com/diresmikan-gubernur-kaltim-jalan-poros-simpang-perdau-tepian-langsat-siap-dilintasi</link>
<guid>https://kartanews.com/diresmikan-gubernur-kaltim-jalan-poros-simpang-perdau-tepian-langsat-siap-dilintasi</guid>
<description><![CDATA[ KUTIM – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) meresmikan jalan poros pengalihan Simpang Perdau – Tepian Langsat, Kutai Timur, sepanjang 18,6 kilometer pada Rabu (19/8/2026). ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a865949ecba6.jpg" length="83693" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 20 Aug 2026 09:36:57 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b><span;>KARTANEWS.COM, KUTIM</span;></b><span;> – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) meresmikan jalan poros pengalihan Simpang Perdau – Tepian Langsat, Kutai Timur, sepanjang 18,6 kilometer pada Rabu (19/8/2026).</span;><br><span;>​</span;><br><span;>Gubernur Kaltim, Rudy Mas'ud, menyampaikan bahwa dari total panjang jalan yang diresmikan, sepanjang 12,85 kilometer dibangun menggunakan konstruksi </span;><i><span;>rigid pavement</span;></i><span;> (beton semen). Sementara itu, 5,35 kilometer selebihnya mengaplikasikan teknik konstruksi cakar ayam modifikasi. </span;><br><br><span;>​Ia melanjutkan, proyek ini juga mencakup pembangunan Jembatan Kanguru atau </span;><i><span;>underpass</span;></i><span;> sepanjang 40 meter yang dilengkapi 24 unit </span;><i><span;>box culvert</span;></i><span;>. Adapun pelaksanaan pembangunan jalan ini dilakukan oleh PT Kaltim Nusantara Coal.</span;><br><span;>​</span;></p>
<p><img src="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x_6a865935ab4bf.jpg" alt=""></p>
<p><span;>Gubernur Kaltim menegaskan bahwa keberadaan jalan baru tersebut memegang peranan krusial bagi mobilitas harian masyarakat. </span;><br><br><span;>​"Kebermanfaatan jalan ini seperti urat nadi. Kalau tersumbat, akan memicu berbagai macam masalah," ujar Rudy. </span;><br><br><span;>​Menurutnya, kelancaran mobilitas warga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah serta iklim investasi perusahaan secara optimal. Ia berharap perusahaan-perusahaan di wilayah tersebut terus berkembang sehingga dampaknya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. </span;><br><br><span;>​Ia juga mengingatkan agar pihak swasta tidak hanya berfokus pada mengejar target produksi, melainkan turut serius memastikan kebutuhan aksesibilitas masyarakat tetap terpenuhi. </span;><br><br><span;>Selain itu, Rudy meminta perusahaan memfasilitasi penerangan jalan di sepanjang jalur tersebut demi meningkatkan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan, khususnya pada malam hari. </span;><br><br><span;>​Dirinya juga meminta kepada Kaltim Prima Coal (KPC) agar segera membangun jalan pengganti untuk jalur Sangatta – Simpang Perdau sepanjang 14 kilometer. Langkah antisipasi ini dinilai penting karena jalur lama masih memiliki sejumlah titik rawan longsor, sehingga dibutuhkan akses alternatif demi keselamatan pengguna jalan. </span;><br><br><span;>​Politisi Partai Golkar tersebut turut mengimbau jajaran kepolisian untuk meningkatkan pengawasan guna mengantisipasi potensi aksi balap liar di sepanjang jalur baru ini. </span;><br><br><span;>​Pada kesempatan yang sama, Presiden Direktur sekaligus CEO KPC, Muhammad Rudy, menyatakan bahwa konektivitas merupakan salah satu fondasi utama pembangunan daerah. Ia berharap infrastruktur yang telah terbangun dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat dan pemerintah daerah.</span;><br><span;>​</span;><br><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;>“Jalan ini dibangun dengan standar jalan nasional dan telah melewati proses audit serta verifikasi keselamatan jalan,” pungkasnya.(Rein)<!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260820_093157_816.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>​Hasil Pengungkapan 11 Kasus, Polres Berau Musnahkan 372,67 Gram Sabu</title>
<link>https://kartanews.com/hasil-pengungkapan-11-kasus-polres-berau-musnahkan-37267-gram-sabu</link>
<guid>https://kartanews.com/hasil-pengungkapan-11-kasus-polres-berau-musnahkan-37267-gram-sabu</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – 372,67 gram narkotika jenis sabu dimusnahkan Polres Berau dalam gelar kegiatan pemusnaham barang bukti, Rabu (19/08/2026). Barang bukti tersebut ditaksir mencapai jutaan rupiah, jika dinilai dari total barang yang diamankan ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a8646af92c09.jpg" length="97047" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 20 Aug 2026 08:15:24 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b>KARTANEWS.COM, BERAU</b><span;> – 372,67 gram narkotika jenis sabu dimusnahkan Polres Berau dalam gelar kegiatan pemusnaham barang bukti, Rabu (19/08/2026). Barang bukti tersebut ditaksir mencapai jutaan rupiah, jika dinilai dari total barang yang diamankan </span;><br><br><span;>Pemusnahan Barang Bukti tersebut, merupakan hasil dari 11 pengungkapan kasus yang berada di wilayah hukum polres berau. Sementara kegiatan berlangsung di Ruang Gelar Satresnarkoba Polres Berau mulai pukul 09.30 WITA dan dipimpin langsung oleh Kasat Resnarkoba Polres Berau, AKP Agus Priyanto. </span;><br><br><span;>“Total barang bukti yang dimusnahkan hari ini sebanyak 372,67 gram sabu. Ini merupakan hasil penyitaan dari 11 kasus berbeda dengan total 12 orang tersangka, terdiri dari 11 pria dan 1 wanita,” ujar AKP Agus Priyanto. </span;><br><br><span;>Prosesi pemusnahan dilakukan secara transparan dengan cara melarutkan kristal bening sabu ke dalam wadah berisi air panas yang dicampur detergen. Setelah larut dan menyatu, cairan tersebut kemudian dibuang ke dalam septic tank. </span;><br><br><span;>Kegiatan ini turut disaksikan oleh perwakilan Aparat Penegak Hukum (APH) dan instansi terkait, diantaranya perwakilan Pengadilan Negeri Tanjung Redeb, Kejaksaan Negeri Berau, Penasihat Hukum para tersangka, Kesbangpol Berau, serta jajaran internal Polres Berau hingga Polsek jajaran. </span;><br><br><span;>Para tersangka juga dihadirkan langsung untuk menyaksikan pemusnahan barang bukti tersebut. </span;><br><br><span;>Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan pasal berlapis, yakni Pasal 609 ayat (1) dan (2) UU No. 1 Tahun 2023 (KUHP Baru) serta Pasal 114 ayat (1) dan (2) UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. </span;><br><br><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;>Ancaman hukuman bagi para pelaku mulai dari pidana penjara minimal 4 tahun hingga hukuman maksimal pidana mati atau penjara seumur hidup.(Rein)<!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260820_081051_149.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Warga Tanjung Redeb Temukan Satwa Trenggiling di Teras Rumahnya</title>
<link>https://kartanews.com/warga-tanjung-redeb-temukan-satwa-trenggiling-di-teras-rumahnya</link>
<guid>https://kartanews.com/warga-tanjung-redeb-temukan-satwa-trenggiling-di-teras-rumahnya</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Seorang warga Kelurahan Gunung Panjang, Kecamatan Tanjung Redeb, Kabupaten Berau, menemukan seekor trenggiling yang menyasar ke pemukiman penduduk pada Selasa (18/8/2026). ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a85af907a6e4.jpg" length="87542" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 19 Aug 2026 21:23:01 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, BERAU </strong>– Seorang warga Kelurahan Gunung Panjang, Kecamatan Tanjung Redeb, Kabupaten Berau, menemukan seekor trenggiling yang menyasar ke pemukiman penduduk pada Selasa (18/8/2026). Satwa langka yang dilindungi undang-undang tersebut ditemukan secara tidak sengaja di area pekarangan rumah.</p>
<p>​Mansyah, warga yang pertama kali menemukan hewan tersebut, mengungkapkan bahwa keberadaan trenggiling itu cukup mengejutkan dirinya. Ia tidak mengetahui asal-usul datangnya mamalia bersisik tersebut hingga bisa berada di sekitar permukiman padat penduduk.</p>
<p>​"Saya menemukan trenggiling itu sedang berada di pohon pisang yang ada di teras rumah," ujar Mansyah saat memberikan keterangan kepada awak media.</p>
<p>​Sadar bahwa hewan tersebut merupakan satwa liar yang dilindungi oleh negara, Mansyah tidak berani menindaklanjutinya secara mandiri.</p>
<p>Ia langsung berinisiatif meminta bantuan rekannya untuk menghubungi pihak berwenang agar hewan tersebut dapat dievakuasi dengan aman dan tidak membahayakan warga sekitar maupun satwa itu sendiri.</p>
<p>​"Saya langsung menghubungi teman saya, Amir, untuk meminta bantuan melapor ke Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Berau agar segera diamankan," lanjutnya.</p>
<p>​Menanggapi laporan tersebut, Sekretaris Disdamkarmat Berau, Heri Irawan, mengapresiasi kepekaan dan kepedulian masyarakat.</p>
<p>Ia menegaskan bahwa tugas pokok instansinya tidak hanya sebatas penanggulangan kebakaran, tetapi juga mencakup aksi penyelamatan (rescue) dan pengamanan satwa liar yang masuk ke lingkungan warga.</p>
<p>​"Kami sangat berterima kasih atas kesadaran dan laporan cepat dari masyarakat terkait penemuan satwa ini. Kami imbau masyarakat untuk tidak ragu melapor kepada petugas jika menemukan kejadian serupa. Satwa yang berhasil diamankan selanjutnya akan kami serahkan kepada pihak berwenang untuk penanganan lebih lanjut," pungkasnya.(Rein) </p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Ayunda, Sudiarsana dan Rifaldi Bahas Persekusi, HAM dan Dampak Psikologis dalam Isu LGBTQ</title>
<link>https://kartanews.com/ayunda-sudiarsana-dan-rifaldi-bahas-persekusi-ham-dan-dampak-psikologis-dalam-isu-lgbtq</link>
<guid>https://kartanews.com/ayunda-sudiarsana-dan-rifaldi-bahas-persekusi-ham-dan-dampak-psikologis-dalam-isu-lgbtq</guid>
<description><![CDATA[ SAMARINDA — Ketua Ikatan Psikologi Klinis (IPK) HIMPSI Wilayah Kalimantan Timur Ayunda Ramadhani menyoroti dampak psikologis yang dapat muncul akibat persekusi dan kekerasan dalam polemik isu lesbian, gay, biseksual, transgender dan queer (LGBTQ). ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a855cb47d3cc.jpg" length="110512" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 19 Aug 2026 15:39:16 +0800</pubDate>
<dc:creator>Irla Hadratan Iman</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, SAMARINDA —</strong> Ketua Ikatan Psikologi Klinis (IPK) HIMPSI Wilayah Kalimantan Timur Ayunda Ramadhani menyoroti dampak psikologis yang dapat muncul akibat persekusi dan kekerasan dalam polemik isu lesbian, gay, biseksual, transgender dan queer (LGBTQ).</p>
<p>Pandangan tersebut disampaikan Ayunda dalam kegiatan yang digelar Garuda Law and Policy Institute bersama sejumlah pihak sebagai ruang edukasi dan diskusi untuk merespons keresahan publik terkait fenomena yang disebut "boti hunter" serta berbagai tindakan kekerasan yang muncul di tengah masyarakat.</p>
<p>Ayunda menilai fenomena tersebut perlu menjadi perhatian karena tindakan kekerasan berpotensi menimbulkan kerugian bagi korban sekaligus bertentangan dengan prinsip penghormatan terhadap hak asasi manusia (HAM). Menurutnya, edukasi mengenai isu sosial semestinya tidak dibarengi dengan tindakan yang mengedepankan kekerasan maupun diskriminasi.</p>
<p><img src="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x_6a855d46014fa.jpg" alt=""></p>
<p>“Kita memang concern karena bagaimanapun suatu edukasi itu mestinya dibarengi dengan sikap-sikap yang tidak mengedepankan kekerasan dan juga nondiskriminasi,” ujar Ayunda.</p>
<p>Dari perspektif psikologi klinis, Ayunda menjelaskan bahwa perhatian utama bukan diarahkan untuk mengubah orientasi seksual seseorang, melainkan melihat kondisi kesejahteraan psikologis dan kemampuan seseorang menjalani kehidupan sehari-hari.</p>
<p>Ia mengatakan, seseorang yang mengalami kecemasan, konflik, stres berkepanjangan, depresi, atau tekanan akibat ancaman dari lingkungan perlu mendapatkan perhatian psikologis. Kondisi tersebut, menurutnya, harus dilihat berdasarkan dampak yang dialami individu, bukan semata-mata berdasarkan orientasi seksualnya.</p>
<p>“Concern kami adalah membantu bagaimana mereka tetap bisa berfungsi secara maksimal dalam kehidupan sehari-hari tanpa menghakimi orientasi seksual mereka,” katanya.</p>
<p>Ayunda juga menegaskan bahwa dalam perspektif psikologi, orientasi seksual LGBTQ tidak diposisikan sebagai gangguan kejiwaan yang secara otomatis membutuhkan terapi untuk mengubah orientasi seseorang.</p>
<p>Menurut dia, intervensi psikologis diberikan ketika terdapat persoalan atau tekanan yang mengganggu keberfungsian individu. Karena itu, pendekatan yang digunakan seharusnya berfokus pada persoalan psikologis yang nyata, seperti kecemasan, depresi, konflik, maupun tekanan sosial yang dialami seseorang.</p>
<p>“Jadi bukan fokus pada merubah orientasi, tapi bagaimana membuat mereka tetap berdaya meskipun pilihan-pilihan mereka itu penuh dengan konsekuensi,” ujarnya.</p>
<p>Ayunda menambahkan, setiap individu tetap perlu memahami konsekuensi dari pilihan hidup yang dijalani. Namun, pemahaman tersebut tidak dapat dijadikan alasan untuk membenarkan kekerasan, persekusi, atau tindakan yang merendahkan martabat seseorang.</p>
<p>Pandangan serupa disampaikan I Kadek Sudiarsana, akademisi dan peneliti di bidang HAM. Ia menilai persoalan yang berkaitan dengan isu LGBTQ maupun fenomena "boti hunter" tidak dapat dilihat hanya dari satu perspektif karena memiliki dimensi sosial, hukum, HAM, psikologi, hingga kebijakan publik.</p>
<p>Sudiarsana mengatakan bahwa persekusi maupun tindakan yang mengganggu kenyamanan dan merugikan orang lain tidak dapat dibenarkan. Namun, ia juga mengingatkan bahwa pelaksanaan HAM di Indonesia memiliki batas sebagaimana prinsip yang terkandung dalam Pasal 28J Undang-Undang Dasar 1945.</p>
<p><img src="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x_6a855d5dde08d.jpg" alt=""></p>
<p>“Pada prinsipnya setiap orang memiliki hak asasi manusianya. Namun demikian, perlu dipahami bahwa hak asasi manusia dalam konteks Indonesia, sesuai dengan Pasal 28J Undang-Undang 1945, bahwa HAM itu sendiri ada batasannya,” kata Sudiarsana.</p>
<p>Menurutnya, penghormatan terhadap HAM harus berjalan dengan tanggung jawab untuk menghormati hak orang lain. Karena itu, penyelesaian persoalan yang berpotensi menimbulkan konflik sosial tidak semestinya dilakukan melalui tindakan kekerasan ataupun persekusi.</p>
<p>Sudiarsana mendorong dibukanya ruang dialog yang melibatkan berbagai pihak. Dialog dinilai penting agar kebijakan yang dihasilkan tidak lahir secara sepihak, melainkan melalui pertimbangan dari berbagai pemangku kepentingan.</p>
<p>“Hemat saya ini kan mestinya dibuka ruang-ruang dialog" Ujarnya</p>
<p>Ia menilai kebijakan publik yang matang perlu dirumuskan melalui proses yang sehat dan mempertimbangkan berbagai perspektif. Dalam konteks Indonesia, pembahasan HAM juga perlu ditempatkan dalam kerangka nilai agama, moral, Pancasila, serta ketentuan hukum yang berlaku.</p>
<p>Sementara itu, Rifaldi Syahputra dari Garuda Law and Policy Institute mengatakan kegiatan tersebut digelar sebagai upaya merespons keresahan publik sekaligus memperluas perspektif masyarakat terhadap isu yang berkembang.</p>
<p>Menurut Rifaldi, perhatian pihaknya bukan untuk membenarkan tindakan kekerasan maupun persekusi terhadap kelompok tertentu. Ia justru menyoroti tindakan kekerasan yang dilakukan dengan dalih menolak perilaku atau orientasi seksual tertentu.</p>
<p>“Yang kita salahkan ketika orang yang melakukan penyimpangan itu dipersekusi, disiksa dan lain sebagainya,” ujar Rifaldi.</p>
<p>Ia juga mengatakan pihaknya berupaya memberikan perspektif yang lebih luas mengenai isu HIV/AIDS yang kerap dikaitkan secara langsung dengan orientasi seksual tertentu. Menurutnya, risiko penularan HIV tidak dapat disederhanakan hanya berdasarkan orientasi seksual seseorang karena faktor penularan berkaitan dengan perilaku dan kondisi lainnya.</p>
<p>Rifaldi menyebut hasil diskusi tersebut akan dituangkan dalam policy brief yang ditujukan kepada pemerintah dan anggota legislatif. Dokumen itu diharapkan dapat menjadi bahan kajian dalam merumuskan kebijakan terkait perlindungan hukum dan HAM.</p>
<p><img src="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x_6a855d87a9ea1.jpg" alt=""></p>
<p>“Kami tujukan kepada pemerintah. Kami tujukan ke anggota DPR juga,” katanya.</p>
<p>Ia berharap hasil diskusi tidak berhenti sebagai forum pertukaran gagasan, tetapi dapat ditindaklanjuti melalui kajian kebijakan oleh pemerintah maupun lembaga legislatif.</p>
<p>Dengan adanya perspektif dari psikologi, hukum, HAM, dan kebijakan publik, para narasumber menekankan pentingnya pendekatan yang lebih komprehensif dalam merespons isu sensitif di masyarakat. Perbedaan pandangan, menurut mereka, semestinya diselesaikan melalui edukasi, dialog, serta mekanisme hukum yang berlaku, bukan melalui kekerasan dan persekusi. (Irla)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>​Titik Panas Melonjak Akibat El Nino, Pemkab Berau Minta Perusahaan Swasta Turun Tangan</title>
<link>https://kartanews.com/titik-panas-melonjak-akibat-el-nino-pemkab-berau-minta-perusahaan-swasta-turun-tangan</link>
<guid>https://kartanews.com/titik-panas-melonjak-akibat-el-nino-pemkab-berau-minta-perusahaan-swasta-turun-tangan</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Peningkatan suhu ekstrem akibat fenomena El Nino memicu lonjakan ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kalimantan Timur. Catatan Pemkab Berau menunjukkan, jumlah titik panas (hotspot) di wilayah Kaltim melonjak tajam hingga menyentuh 277 titik. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a8550b1a54fe.jpg" length="69966" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 19 Aug 2026 14:47:37 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b><span;>KARTANEWS.COM, BERAU</span;></b><span;> – Peningkatan suhu ekstrem akibat fenomena El Nino memicu lonjakan ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kalimantan Timur. Catatan Pemkab Berau menunjukkan, jumlah titik panas (</span;><i><span;>hotspot</span;></i><span;>) di wilayah Kaltim melonjak tajam hingga menyentuh 277 titik. </span;><br><br><span;>​Kondisi kritis tersebut disampaikan Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, saat memimpin rapat koordinasi penanganan Karhutla bersama jajaran Forkopimda dan perwakilan perusahaan swasta setempat. Sri Juniarsih menegaskan bahwa situasi di lapangan sudah sangat mengkhawatirkan dan menjadi atensi khusus dari pemerintah pusat. </span;><br><br><span;>​"Risiko Karhutla di tengah cuaca panas El Nino ini sangat tinggi. Baru saja kami memadamkan api di Kampung Lahanan, Kecamatan Teluk Bayur, serta beberapa titik lain. Saat ini Kaltim dikepung 277 titik panas," ujar Sri Juniarsih, Rabu (19/8/2026). </span;><br><br><span;>​Dalam paparannya, Sri Juniarsih membeberkan sejumlah kendala krusial yang dihadapi tim gabungan penanganan Karhutla—mulai dari BPBD, TNI-Polri, Damkar, Manggala Agni, hingga relawan. Selain lokasi titik api yang jauh dan sulit dijangkau, jumlah sarana dan prasarana (sarpras) pemadam saat ini terbatas dibandingkan luas wilayah yang rawan. </span;><br><br><span;>​"Sarpras yang ada sekitar 52 unit dan tersebar di 13 kecamatan. Jumlah itu belum mencukupi ketika kebakaran terjadi bersamaan di beberapa lokasi. Kami juga menghadapi krisis sumber air dan keterbatasan BBM untuk operasional armada," bebernya. </span;><br><br><span;>​Mengingat anggaran Pemkab yang sedang mengalami efisiensi, Sri Juniarsih secara terbuka "mengetuk hati" para pimpinan perusahaan swasta di sektor perkebunan sawit, konsesi hutan, hingga pertambangan agar turut berkontribusi.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>"Saya meminta dan mengimbau komitmen seluruh perusahaan untuk turun tangan. Bantuan personel, peralatan, hingga pasokan BBM sangat dibutuhkan oleh tim yang bekerja siang malam di lapangan," tegasnya. </span;><br><br><span;>​Ia juga meminta utusan perusahaan yang hadir dalam rapat untuk segera mengonfirmasi komitmen penanganan bencana melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK). Pemkab Berau siap memberikan apresiasi bagi perusahaan yang aktif, namun tidak segan memberlakukan sanksi tegas bagi pihak yang lalai menjaga kawasan konsesinya. </span;><br><br><span;>​Sri Juniarsih mengingatkan bahwa ancaman Karhutla bukan sekadar bencana lingkungan biasa. Jika tidak ditanggulangi bersama, dampaknya dapat merusak kesehatan masyarakat, melumpuhkan transportasi, hingga menekan perekonomian daerah. Ia menyinggung peristiwa tahun 2019 saat kabut asap pekat sempat melumpuhkan aktivitas penerbangan di Berau. </span;><br><br><span;>​"Kita sedang bertransisi meningkatkan sektor pariwisata, yang sangat bergantung pada kelancaran penerbangan. Jika Karhutla berulang seperti tahun 2019 hingga pesawat gagal mendarat, program pariwisata akan terganggu," pungkasnya.(Adv/Rein)</span;><br><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260819_143958_118.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Tingkatkan Pengawasan Perkotaan, Diskominfo Berau Siapkan 25 Titik CCTV</title>
<link>https://kartanews.com/tingkatkan-pengawasan-perkotaan-diskominfo-berau-siapkan-25-titik-cctv</link>
<guid>https://kartanews.com/tingkatkan-pengawasan-perkotaan-diskominfo-berau-siapkan-25-titik-cctv</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) memastikan proyek pemasangan kamera pengawas (CCTV) di wilayah perkotaan tetap berjalan. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a854e910b9e1.jpg" length="79884" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 19 Aug 2026 14:25:16 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b><span;>KARTANEWS.COM, BERAU</span;></b><span;> – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) memastikan proyek pemasangan kamera pengawas (CCTV) di wilayah perkotaan tetap berjalan. </span;><span;>Proyek ini ditargetkan rampung pada tahun ini guna meningkatkan pemantauan keamanan, ketertiban, hingga kelancaran arus lalu lintas. </span;><br><br><span;>Kepala Diskominfo Berau, Didi Rahmadi, mengungkapkan bahwa proyek tersebut kini memasuki tahap lelang setelah sebelumnya mengalami penyesuaian mekanisme pengadaan. </span;><br><br><span;>​"Saat ini sedang dalam proses lelang. Sebelumnya direncanakan melalui </span;><i><span;>e-Katalog</span;></i><span;>, namun setelah berkonsultasi dengan Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ), terdapat dua jenis kegiatan yaitu jasa dan modal. Oleh karena itu, mekanismenya disesuaikan menjadi lelang lepas," ujar Didi saat ditemui wartawan, Rabu (19/8/2026). </span;><br><br><span;>​Didi berharap proses lelang berjalan lancar agar pengerjaan fisik pemasangan CCTV selesai tepat waktu. Pada tahap awal, Diskominfo memprioritaskan area perkotaan dengan menyiapkan puluhan titik pemantauan. </span;><br><br><span;>​"Untuk tahap awal, kami menyiapkan 25 titik di wilayah perkotaan," jelasnya.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>Nantinya, pengoperasian CCTV akan disinergikan dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Berau, khususnya untuk memantau situasi lalu lintas. Pihaknya juga merencanakan pembentukan </span;><i><span;>Command Center</span;></i><span;> sebagai pusat kendali dan pemantauan terpadu. </span;><br><br><span;>​Meskipun pembangunan gedung khusus </span;><i><span;>Command Center</span;></i><span;> belum terealisasi akibat penyesuaian anggaran daerah, Diskominfo telah menyiapkan salah satu ruang internal kantor untuk difungsikan sementara waktu. </span;><br><br><span;>​Selain proyek CCTV, Diskominfo Berau tengah mematangkan program strategis lainnya hingga akhir tahun, salah satunya adalah aplikasi terpadu bernama </span;><b><span;>Rapun</span;></b><span;>. </span;><br><br><span;>Aplikasi ini dirancang untuk menghimpun data serta informasi dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) demi mempermudah pelayanan publik.</span;></p>
<p><span;>Terkait kendala jaringan internet di wilayah pedesaan, Didi memastikan Pemkab Berau akan terus sigap merespons setiap keluhan masyarakat maupun wartawan.</span;><br><span;>​</span;><br><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;>"Sampai saat ini jaringan secara umum berjalan lancar. Jika ada kendala, wartawan atau kepala kampung biasanya langsung menghubungi kami. Kami memiliki grup WhatsApp khusus untuk merespons dan menangani gangguan jaringan secara cepat," pungkasnya.(Rein)<!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260819_142248_513.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Antisipasi Karhutla, Pemkab Berau Batalkan Festival Manutung Jukut 2026</title>
<link>https://kartanews.com/antisipasi-karhutla-pemkab-berau-batalkan-festival-manutung-jukut-2026</link>
<guid>https://kartanews.com/antisipasi-karhutla-pemkab-berau-batalkan-festival-manutung-jukut-2026</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Festival Manutung Jukut 2026 resmi dibatalkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau. Keputusan ini tertuang dalam Surat Edaran Dinas Perikanan Nomor: 500.5.1/464/DISKAN tertanggal Selasa (18/8/2026) perihal Pembatalan Kegiatan Manutung Jukut Tahun 2026. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a854a24d8d7a.jpg" length="117603" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 19 Aug 2026 14:12:13 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><b>KARTANEWS.COM, BERAU</b> – Festival Manutung Jukut 2026 resmi dibatalkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau. Keputusan ini tertuang dalam Surat Edaran Dinas Perikanan Nomor: 500.5.1/464/DISKAN tertanggal Selasa (18/8/2026) perihal Pembatalan Kegiatan Manutung Jukut Tahun 2026.</p>
<p dir="ltr">​Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menjelaskan bahwa pembatalan ini merupakan respons atas maraknya fenomena kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dalam kondisi cuaca ekstrem, percikan bara api dari kegiatan bakar ikan massal dikhawatirkan dapat memicu kebakaran yang lebih luas.</p>
<p dir="ltr">​"Kegiatan dibatalkan karena kondisi cuaca saat ini sangat rawan. Api sekecil apa pun bisa memicu kebakaran," ujar Sri Juniarsih.</p>
<p dir="ltr">​Meski festival dibatalkan, masyarakat dipastikan tetap bisa menikmati ikan gratis yang biasa dibagikan. Pemkab Berau menyiapkan skema penyaluran lain yang tidak memicu risiko kebakaran di tengah keramaian.</p>
<p dir="ltr">​"Kami akan bagikan dengan cara lain yang lebih aman dan tidak menimbulkan risiko besar," tambahnya.</p>
<p dir="ltr">​Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan Berau, Abdul Madjid, menegaskan bahwa langkah ini diambil guna meminimalkan dampak cuaca ekstrem dan menjaga kualitas udara. Walau agenda massal dibatalkan, esensi Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) tetap berjalan melalui skema penyesuaian.</p>
<p dir="ltr">​"Sesuai edaran BPBD dan arahan Ibu Bupati, kita harus menghindari tindakan yang memperparah kabut asap. Oleh karena itu, fokus kegiatan dialihkan ke pasar murah ikan yang diintegrasikan dengan program pangan murah," jelas Abdul Madjid.</p>
<p dir="ltr">​Dalam pelaksanaannya, Dinas Perikanan berkolaborasi dengan Dinas Pangan untuk menyalurkan bahan pokok seperti beras dan telur mendampingi komoditas ikan murah.</p>
<p dir="ltr">​Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya yang berpusat di Kawasan Sambaliung—sebagai lokasi Tempat Pelelangan Ikan (TPI)—program pasar murah kali ini disiapkan menyasar wilayah pedalaman dan daerah rawan pangan.</p>
<p dir="ltr">​"Kami berkoordinasi dengan para camat untuk menjangkau kampung-kampung yang masuk kategori rentan pangan. Targetnya agar penyaluran protein ikan dan pangan dasar lebih merata serta tepat sasaran," pungkasnya.(Adv/Rein)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pasca&#45;Gempa NTT M 7,7: Menkomdigi Pastikan 86 Persen BTS Terdampak Sudah Pulih</title>
<link>https://kartanews.com/pasca-gempa-ntt-m-77-menkomdigi-pastikan-86-persen-bts-terdampak-sudah-pulih</link>
<guid>https://kartanews.com/pasca-gempa-ntt-m-77-menkomdigi-pastikan-86-persen-bts-terdampak-sudah-pulih</guid>
<description><![CDATA[ JAKARTA – Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) bergerak cepat memulihkan jaringan komunikasi pascagempa bumi M 7,7 yang mengguncang Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT). ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a8443cb5a2dd.jpg" length="370175" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 18 Aug 2026 19:39:09 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b><span;>KARTANEWS.COM, JAKARTA</span;></b><span;> – Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) bergerak cepat memulihkan jaringan komunikasi pascagempa bumi M 7,7 yang mengguncang Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT). Hingga Minggu (16/8/2026) sore, sebanyak 86,02% atau 683 dari total 794 infrastruktur Base Transceiver Station (BTS) terdampak telah kembali beroperasi normal. </span;><br><br><span;>​Menkomdigi Meutya Hafid menyampaikan dukacita mendalam bagi para korban gempa yang merenggut 53 korban jiwa, 135 luka-luka, dan menyebabkan 5.000 warga mengungsi. Ia menegaskan bahwa akses telekomunikasi merupakan jalur krusial dalam situasi krisis pascabencana. </span;><br><br><span;>"Di tengah situasi seperti ini, kami menyadari bahwa layanan telekomunikasi memiliki peran yang sangat penting bagi masyarakat, terutama untuk mendapatkan informasi, berkomunikasi dengan keluarga, serta mendukung koordinasi penanganan bencana," tegas Meutya Hafid.</span;></p>
<p><span;>​</span;><b>Penyebab Gangguan dan Status Wilayah</b><br><span;></span;></p>
<p><span;>Mayoritas kendala sinyal disebabkan oleh terputusnya pasokan daya listrik pada 701 site/BTS dan gangguan jaringan transmisi di 93 titik. Kendati demikian, sinergisitas Komdigi bersama operator seluler telah memulihkan layanan secara 100% di tiga wilayah, yaitu Alor</span;><b><span;>, </span;></b><span;>Lembata, dan Timor Tengah Utara. </span;><br><br><span;>"Kehadiran jaringan komunikasi di tengah bencana bukan sekadar soal konektivitas. Layanan komunikasi dibutuhkan untuk memastikan masyarakat tetap dapat terhubung, memperoleh informasi, mengakses layanan darurat, dan mendukung koordinasi bantuan," lanjut Meutya.</span;><br><b><span;></span;></b></p>
<p><b><span;>Sisa Pemulihan di 8 Kabupaten</span;></b></p>
<p><span;>Saat ini, fokus percepatan pemulihan difokuskan pada 111 site/BTS (13,98%) yang tersisa di delapan kabupaten:</span;></p>
<p><span;>• ​</span;><b><span;>Manggarai Timur:</span;></b><span;> tersisa 32 BTS (pemulihan 57,33%)</span;><br><span;>• ​</span;><b><span;>Manggarai:</span;></b><span;> tersisa 27 BTS (pemulihan 82,35%)</span;><br><span;>• ​</span;><b><span;>Nagekeo:</span;></b><span;> tersisa 19 BTS (pemulihan 76,25%)</span;><br><span;>• ​</span;><b><span;>Ende:</span;></b><span;> tersisa 11 BTS (pemulihan 89,52%)</span;><br><span;>• ​</span;><b><span;>Ngada:</span;></b><span;> tersisa 10 BTS (pemulihan 87,18%)</span;><br><span;>• ​</span;><b><span;>Sikka:</span;></b><span;> tersisa 7 BTS (pemulihan 94,07%)</span;><br><span;>• ​</span;><b><span;>Manggarai Barat:</span;></b><span;> tersisa 4 BTS (pemulihan 96,36%)</span;><br><span;>• ​</span;><b><span;>Flores Timur:</span;></b><span;> tersisa 1 BTS (pemulihan 97,56%)</span;></p>
<p><span;>Komdigi memantau proses penanganan secara real-time melalui Pusat Monitoring Telekomunikasi (PMT) dan mengimbau masyarakat untuk terus memperbarui data kebencanaan lewat kanal resmi pemerintah dan BMKG.(Rein)</span;><br><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260818_193318_799.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pemerintah Gerak Cepat Tangani Longsor Jalan Poros Samarinda–Tenggarong di Jembayan</title>
<link>https://kartanews.com/pemerintah-gerak-cepat-tangani-longsor-jalan-poros-samarindatenggarong-di-jembayan</link>
<guid>https://kartanews.com/pemerintah-gerak-cepat-tangani-longsor-jalan-poros-samarindatenggarong-di-jembayan</guid>
<description><![CDATA[ KUKAR– Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur melalui Dinas PUPR Kaltim bersama Pemkab Kutai Kartanegara (Kukar) dan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kaltim merespons cepat musibah longsor di jalan poros Samarinda–Tenggarong, Dusun Margasari, Desa Jembayan, Kecamatan Loa Kulu. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a8433bc1da90.jpg" length="520403" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 18 Aug 2026 18:28:45 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, KUKAR</strong> – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur melalui Dinas PUPR Kaltim bersama Pemkab Kutai Kartanegara (Kukar) dan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kaltim merespons cepat musibah longsor di jalan poros Samarinda–Tenggarong, Dusun Margasari, Desa Jembayan, Kecamatan Loa Kulu.</p>
<p>Langkah tanggap darurat dan penanganan lintas sektor langsung digulirkan sejak peninjauan lapangan demi mengamankan area sekitar.</p>
<p>Plt. Kepala Dinas PUPR Kaltim, Irhamsyah, menegaskan bahwa pergerakan tanah di kawasan Yos Sudarso Jembayan memerlukan penanganan khusus. Untuk menghindari risiko longsor susulan, akses jalan poros resmi ditutup total bagi kendaraan roda empat atau lebih, dan hanya diperbolehkan terbatas untuk kendaraan roda dua serta warga lokal.</p>
<p>“Keselamatan pengguna jalan dan warga sekitar adalah prioritas utama kami. Untuk sementara, jalan poros ditutup total bagi kendaraan roda empat atau lebih, dan hanya diperbolehkan terbatas bagi kendaraan roda dua serta warga lokal yang menuju huniannya,” jelas Irhamsyah.</p>
<p>Guna menunjang mobilitas masyarakat, Dinas Perhubungan bersama Satlantas Polres Kukar dan Polsek Loa Kulu telah menyiapkan rekayasa lalu lintas. Arus dari Loa Janan menuju Tenggarong diarahkan masuk melalui Gang Pandawa dan keluar di Gang Lere.</p>
<p>Sementara rute sebaliknya, dari Tenggarong menuju Samarinda, dialihkan masuk melalui Gang Kenanga dan keluar di Gang Pama. Kajian penetapan jalur alternatif pengganti yang lebih representatif ditargetkan selesai dalam kurun waktu tiga hari.</p>
<p>Mengingat statusnya sebagai jalan nasional, Dinas PUPR Kaltim terus berkoordinasi intensif dengan BBPJN Kaltim dan Ditjen Bina Marga Kementerian PUPR untuk menentukan langkah teknis perbaikan lanjutan.</p>
<p>“Pemkab Kukar sudah menyiapkan Laporan Kejadian Bencana dan Dokumen Kondisi Lapangan. BBPJN Kaltim saat ini sedang berkoordinasi langsung dengan pusat untuk memutuskan apakah penanganan dilakukan secara darurat terlebih dahulu atau langsung bersifat permanen,” tambahnya, Selasa (18/08/2026)</p>
<p>Di saat yang sama, sejumlah instansi teknis lain turut dikerahkan ke lokasi. PDAM melakukan pergeseran pipa air minum ke area aman, Dinas Perkim Kukar mendata rumah warga yang terdampak untuk langkah rehabilitasi, serta BPBD Kukar bersiaga mendirikan posko evakuasi guna memulihkan aksesibilitas dan keamanan masyarakat secepatnya.(Rein)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Berkas Lengkap! Kampung Dumaring Segera Kantongi SK Bupati Soal Masyarakat Hukum Adat</title>
<link>https://kartanews.com/berkas-lengkap-kampung-dumaring-segera-kantongi-sk-bupati-soal-masyarakat-hukum-adat</link>
<guid>https://kartanews.com/berkas-lengkap-kampung-dumaring-segera-kantongi-sk-bupati-soal-masyarakat-hukum-adat</guid>
<description><![CDATA[ BERAU — Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK), Tentram Rahayu, menyampaikan, Kampung Dumaring telah menyelesaikan proses verifikasi penetap Masyarakat Hukum Adat (MHA), dan siap untuk disahkan oleh pemerintah daerah dalam waktu dekat. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a84081be9312.jpg" length="59561" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 18 Aug 2026 15:26:31 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b>KARTANEWS.COM, BERAU</b><span;> — Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK), Tentram Rahayu, menyampaikan, Kampung Dumaring telah menyelesaikan proses verifikasi penetap Masyarakat Hukum Adat (MHA), dan siap untuk disahkan oleh pemerintah daerah dalam waktu dekat. </span;><br><br><span;>​Tentram menjelaskan, dari total 16 proposal pengakuan yang diterima DPMK, baru empat proposal yang telah ditindaklanjuti. Kendati demikian, sebagian besar dari berkas tersebut belum memenuhi persyaratan administratif secara lengkap. </span;><br><br><span;>​"Kami selalu memberikan rekomendasi terhadap proposal yang masuk, misalnya apa saja kekurangannya. Sekarang tinggal ada di pihak mereka untuk menindaklanjuti dan melengkapi persyaratan tersebut," ujar Tentram. </span;><br><br><span;>​Ia menuturkan, proses verifikasi lapangan hingga saat ini menghadapi kendala klasik terkait keterbatasan anggaran kegiatan. Untuk menyikapi hal ini, DPMK berencana membuka peluang sinergi dengan mitra terkait. </span;><br><br><span;>​"Keterbatasan pendanaan untuk turun ke lapangan memang menjadi kendala. Namun, karena dalam tim ini ada beberapa mitra, kita berharap bisa berkolaborasi dengan mereka untuk membantu proses verifikasi," tambahnya.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>​Dari sekian banyak proposal yang masuk, Tentram mengonfirmasi bahwa berkas dari Kampung Dumaring yang secara administratif telah dinyatakan lengkap dan memenuhi syarat (evidence) yang valid. </span;><br><br><span;>​"Secara administratif baru Dumaring yang sudah memenuhi syarat. Berkas Dumaring ini akan segera kami umumkan ke media untuk memberi jeda masa sanggah selama satu bulan. Jika selama itu tidak ada keberatan dari pihak manapun, berkas akan langsung kami naikkan untuk penerbitan SK Bupati," jelasnya. </span;><br><br><span;>​DPMK berharap Dumaring dapat menjadi kampung percontohan bagi wilayah lain dalam melengkapi dokumen serta bukti historis pendukung pengakuan masyarakat adat.​ Ia mengingatkan pentingnya pembuktian faktual dalam pengajuan ini. </span;><br><br><span;>"Semua proses memerlukan bukti yang sah (evidence). Tidak bisa hanya sekadar klaim tanpa ada bukti pendukung yang jelas," pungkasnya.(Rein)</span;><br><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260818_152018_593.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Nasionalisme dari Bawah Laut: Berau Divers Kibarkan Merah Putih dan Tanam Karang di Maratua</title>
<link>https://kartanews.com/nasionalisme-dari-bawah-laut-berau-divers-kibarkan-merah-putih-dan-tanam-karang-di-maratua</link>
<guid>https://kartanews.com/nasionalisme-dari-bawah-laut-berau-divers-kibarkan-merah-putih-dan-tanam-karang-di-maratua</guid>
<description><![CDATA[ BERAU - Semangat memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dihadirkan secara unik dari kedalaman laut Pulau Maratua, Kabupaten Berau. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a8305df3c3f5.jpg" length="103057" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 17 Aug 2026 21:01:38 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b>KARTANEWS.COM, BERAU</b><span;> - Semangat memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dihadirkan secara unik dari kedalaman laut Pulau Maratua, Kabupaten Berau. Komunitas Berau Divers menggelar aksi pengibaran Bendera Merah Putih di bawah laut yang dirangkai secara bersamaan dengan kegiatan pemulihan lingkungan melalui transplantasi terumbu karang. </span;><br><br><span;>Melalui pesan utama bertajuk “Cinta Maratua untuk Negeri”, ajang ini menjadi wadah bagi para penyelam lokal untuk memaknai kemerdekaan. Kegiatan ini memadukan dua tujuan mendasar: memupuk jiwa nasionalisme sekaligus menjaga kelestarian ekosistem perairan Berau agar tetap lestari dan berkelanjutan. </span;><br><br><span;>Sebanyak lebih dari 30 peserta yang terdiri dari gabungan </span;><i><span;>scuba diver</span;></i><span;> dan </span;><i><span;>freediver</span;></i><span;> turut serta dalam aksi yang berlangsung sejak 7 hingga 9 Agustus 2026 tersebut. Seluruh peserta bahu-membahu menyukseskan tiap tahap acara yang dipusatkan di perairan Pulau Maratua. </span;><br><br><span;>Rangkaian acara dimulai dengan prosesi transplantasi karang sebagai langkah konkret merehabilitasi ekosistem bawah laut Maratua. Sejumlah media tanam khusus diturunkan ke dasar laut sebagai tempat bagi fragmen-fragmen karang untuk tumbuh dan berkembang secara alami. </span;><br><br><span;>Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, yang hadir langsung dalam seremoni tersebut memberikan apresiasi tinggi terhadap aksi nyata Berau Divers. Menurutnya, keberadaan terumbu karang yang sehat sangat krusial sebagai penopang kehidupan biota laut sekaligus penunjang pariwisata. </span;><br><br><span;>“Maratua adalah salah satu kebanggaan kita. Habitat yang ada di dalam laut membutuhkan karang untuk hidup. Kegiatan ini menjadi bentuk dukungan kita untuk menjaga karang agar tetap terjaga, sehingga habitat di dalamnya dapat hidup dengan baik dan potensi wisata yang kita miliki dapat terus dikembangkan,” ujar Sri Juniarsih. </span;><br><br><span;>Ia juga menyoroti keindahan bawah laut Maratua yang menjadi magnet wisatawan mancanegara, seperti fenomena kumpulnya kawanan ikan </span;><i><span;>barracuda</span;></i><span;>. </span;><br><br><span;>“Teruslah melakukan kegiatan positif dan mengampanyekan upaya menjaga serta melestarikan laut dan karang kepada masyarakat nasional maupun internasional,” tambahnya. </span;><br><br><span;>Puncak kegiatan ditandai dengan pembentangan Sang Merah Putih di bawah air. Tim </span;><i><span;>freediver</span;></i><span;> membawa bendera menuju titik utama sebelum diserahkan kepada inspektur upacara dan tim pengibar. Seluruh peserta kemudian memberikan penghormatan khidmat kepada bendera di dasar laut. </span;><br><br><span;>Ketua Berau Divers, Fitriani, menegaskan pentingnya aksi ganda ini bagi komunitasnya. “Transplantasi terumbu karang merupakan salah satu program Berau Divers sebagai upaya memberikan sumbangsih dalam melestarikan karang-karang yang ada di Pulau Maratua. Sedangkan pengibaran bendera di bawah laut merupakan bentuk rasa nasionalisme kami sebagai para penyelam,” ungkap Fitriani. </span;><br><br><span;>Sementara itu, Ketua Panitia, Agus, menambahkan alasan utama pemilihan lokasi kegiatan di wilayah perbatasan tersebut. </span;><br><br><span;> “Khusus Pulau Maratua, kami memilihnya karena Maratua merupakan salah satu pulau kecil terluar Indonesia. Di wilayah terluar pun kita harus terus menumbuhkembangkan rasa nasionalisme,” pungkasnya. (Adv/Rein)</span;><br><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260817_205807_964.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Karhutla Meluas Makin Mengkhawatirkan, Disdamkarmat Berau Minta Swasta Turun Tangan</title>
<link>https://kartanews.com/karhutla-meluas-makin-mengkhawatirkan-disdamkarmat-berau-minta-swasta-turun-tangan</link>
<guid>https://kartanews.com/karhutla-meluas-makin-mengkhawatirkan-disdamkarmat-berau-minta-swasta-turun-tangan</guid>
<description><![CDATA[ BERAU — Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Berau, Rahmadi Pasarakan menyampaikan, kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Berau dinilai semakin mengkhawatirkan. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a82910153ffe.jpg" length="126006" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 17 Aug 2026 12:46:59 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b>KARTANEWS.COM, BERAU</b><span;> — Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Berau, Rakhmadi Pasarakan menyampaikan, kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Berau dinilai semakin mengkhawatirkan. Pasalanya sebaran titik api hingga kini terus meluas hampir ke seluruh kecamata yang ada di Bumi Batiwakkal. </span;><br><br><span;>Dia menegaskan persoalan ini memerlukan adanya komitmen dan keseriusan bersama dari seluruh pihak untuk menanggulangi fenomena alam  ini. Ia membeberkan sejumlah wilayah mencatatkan frekuensi kebakaran yang sangat tinggi. </span;><br><br><span;>Diantaranya, wilayah Sambaliung, hingga kini kebakaran terus terjadi selama lima hari berturut-turut. Sementara di Labanan, intensitas kebakaran bahkan bisa mencapai hingga lima kali dalam sehari. </span;><br><br><span;>"Dua wialayah Sambaliung dan Teluk Bayur menjadi wilayah yang akhir-akhiri ini sangat sering,"ucapnya, Senin(17/08/2026). </span;><br><br><span;>Ia mengatakan, menanggapi situasi tersebut, Pemerintah Daerah melalui BPBD telah menggelar rapat koordinasi (rakor) untuk membagi tugas penanganan. Meski begitu, Rakhmadi menilai hasil rakor harus segera disimulasikan dan ditindaklanjuti secara masif, terutama melibat partisipasi dari sektor swasta. </span;><br><br><span;>"Perusahaan swasta harus ikut membantu. Titik-titik hotspot yang berada di area konsesi—baik tambang maupun perkebunan—menjadi tanggung jawab mereka untuk ditangani. Selain itu, mereka juga diharapkan menyalurkan bantuan logistik untuk tim di kecamatan," tegas Rahmadi. </span;><br><br><span;>Ia mengapresiasi langkah PT Berau Coal melalui Utan Sanggam Berau yang telah turun membantu penanganan Karhutla di Labanan, dan berharap perusahaan lain dapat segera menyusul. </span;><br><br><span;>Selain itu, ia tidak menampik bahwa penanganan di lapangan terkendala terbatasnya sumber daya. Keterbatasan personel, ketersediaan armada, hingga pasokan bahan bakar minyak (BBM) menjadi kendala utama jika penanggulangan hanya dibebankan kepada Damkar dan BPBD. </span;><br><br><span;>Dia pun mengimbauan kepada masyarakat untuk lebih waspada dan melakukan langkah pencegahan mandiri. Mengingat sebaran api yang kian dekat dengan area permukiman, upaya tersebut juga harus dilakukan oleh warga yang wilayahnya rentan. </span;><br><br><span;>"Masyarakat harus membentengi diri. Jangan biarkan ada bahan-bahan yang mudah terbakar di sekitar pekarangan atau dekat rumah untuk meminimalisir risiko penjelatan api," pungkasnya.(Rein)</span;><br><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260817_123923_903.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Dorong Kemajuan Berau, Bupati Sri Juniarsih Ajak Warga Berkontribusi di Momentum HUT RI</title>
<link>https://kartanews.com/dorong-kemajuan-berau-bupati-sri-juniarsih-ajak-warga-berkontribusi-di-momentum-hut-ri</link>
<guid>https://kartanews.com/dorong-kemajuan-berau-bupati-sri-juniarsih-ajak-warga-berkontribusi-di-momentum-hut-ri</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia pada Senin (17/8/2026). ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a8283e47801f.jpg" length="82372" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 17 Aug 2026 11:47:13 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b><span;>KARTANEWS.COM, BERAU </span;></b><span;>– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia pada Senin (17/8/2026). Kegiatan pengibaran bendera pusaka yang dipusatkan di halaman GOR Pemuda Tanjung Redeb tersebut berlangsung khidmat sejak pukul 08.00 WITA. </span;><br><br><span;>​Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, bertindak langsung sebagai inspektur upacara dengan didampingi Wakil Bupati Berau, Gamalis. Agenda tahunan ini juga dihadiri oleh deretan pejabat dari berbagai instansi vertikal, unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, serta jajaran aparatur sipil negara di lingkungan Pemkab Berau. </span;><br><br><span;>​Dalam amanatnya, Bupati Sri Juniarsih menekankan pentingnya memaknai kemerdekaan dengan kerja nyata dan kontribusi aktif dari seluruh elemen masyarakat. Momentum peringatan kemerdekaan Indonesia dinilainya harus menjadi pemantik semangat untuk terus mengoptimalkan daya saing daerah. </span;><br><br><span;>​"Mari kita berkontribusi memajukan Kabupaten Berau dengan segala potensi dan kemampuan yang kita miliki. Upacara ini bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi wujud pengabdian bagi bangsa dan negara," tegas Sri Juniarsih di hadapan peserta upacara. </span;><br><br><span;>​Ia menambahkan bahwa potensi besar yang dimiliki Kabupaten Berau, baik dari sektor pariwisata, sumber daya alam, hingga sumber daya manusia, perlu dikelola secara maksimal melalui sinergi yang kuat antara pemerintah dan masyarakat. Langkah bersama ini krusial demi mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan dan berkeadilan. </span;><br><br><span;>​Pelaksanaan upacara peringatan kemerdekaan di GOR Pemuda Tanjung Redeb ini berjalan lancar hingga akhir rangkaian acara. Pengibaran Sang Saka Merah Putih oleh pasukan pengibar bendera sukses ditunaikan, diiringi penghormatan penuh dari seluruh peserta yang hadir memadati lapangan. </span;><br><br><span;>​Melalui semangat kemerdekaan ini, Pemkab Berau mengajak seluruh warga untuk memperkuat rasa persatuan, menjaga kondusivitas wilayah, serta bahu-membahu mendorong kesejahteraan masyarakat di Bumi Batiwakkal.(Adv/Rein)</span;><br><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260817_113927_348.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Biar Dapur Tetap Aman, Warga Perumahan Korpri Belajar Tangkas Padamkan Api Bersama Damkar Berau</title>
<link>https://kartanews.com/biar-dapur-tetap-aman-warga-perumahan-korpri-belajar-tangkas-padamkan-api-bersama-damkar-berau</link>
<guid>https://kartanews.com/biar-dapur-tetap-aman-warga-perumahan-korpri-belajar-tangkas-padamkan-api-bersama-damkar-berau</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Berau menggelar sosialisasi tentang tata cara memadamkan api akibat kebocoran gas LPG di dapur rumah tangga. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a828715d727b.jpg" length="108461" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 16 Aug 2026 18:37:27 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b><span;>KARTANEWS.COM, BERAU</span;></b><span;> – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Berau menggelar sosialisasi tentang tata cara memadamkan api akibat kebocoran gas LPG di dapur rumah tangga. Kegiatan edukasi ini dilaksankan bersama warga Perumahan Korpri di Jalan Murjani III, Tanjung Redeb. </span;><br><br><span;>​Dalam pelaksanaannya, warga dibekali pemahaman mengenai teknik-teknik penanggulangan awal saat terjadi insiden kebocoran gas. Pada sesi pertama, petugas Disdamkarmat Berau memberikan materi dasar terkait pemicu munculnya api, penyebab api membesar, serta langkah awal yang harus dilakukan saat mencium bau kebocoran gas di rumah. </span;><br><br><span;>​Usai pemaparan materi, sejumlah warga yang hadir berkesempatan mempraktikkan secara langsung petunjuk dan instruksi yang telah dijelaskan oleh petugas pemadam kebakaran. </span;><br><br><span;>​Sekretaris Disdamkarmat Berau, Heri Irwan, menekankan bahwa kehadiran pemadam kebakaran di tengah masyarakat tidak hanya sebatas untuk memadamkan api saat kebakaran terjadi, tetapi juga untuk memberikan edukasi secara berkala. </span;><br><br><span;>​"Kami hadir di tengah masyarakat bukan hanya untuk memadamkan api, tetapi juga memberikan edukasi dan pemahaman seperti yang kita lakukan hari ini," ujarnya, Minggu (16/08/2026). </span;><br><br><span;>​Ia menambahkan, pengetahuan mengenai tata cara penanganan kebocoran gas sangat penting dimiliki oleh setiap keluarga. Pasalnya, jika masyarakat hanya menunggu kedatangan petugas, potensi bahaya akan semakin besar mengingat api dapat merambat dengan cepat. </span;><br><br><span;>​"Pemahaman ini sangat penting bagi tingkat rumah tangga. Api tidak bisa dibiarkan terlalu lama, dan jika sepenuhnya bergantung pada petugas Damkar, dikhawatirkan penanganannya akan terlambat, karena damkar datang berdasarkan laporan dan membutuhkan waktu beberapa menit" pungkasnya. </span;><br><br><span;>​Melalui kegiatan ini, ia berharap semakin banyak masyarakat yang menguasai metode pemadaman api secara mandiri, sehingga mereka mampu menangani kobaran api kecil sebelum berpotensi menjadi kebakaran besar.(Tim)</span;><br><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260816_183116_830.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Wagub Seno Aji Kukuhkan 40 Anggota Paskibraka Kaltim 2026</title>
<link>https://kartanews.com/wagub-seno-aji-kukuhkan-40-anggota-paskibraka-kaltim-2026</link>
<guid>https://kartanews.com/wagub-seno-aji-kukuhkan-40-anggota-paskibraka-kaltim-2026</guid>
<description><![CDATA[ SAMARINDA — Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tingkat Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2026 secara resmi dikukuhkan oleh Wakil Gubernur Kalimantan Timur Seno Aji. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a807bd4c750e.jpg" length="367812" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 15 Aug 2026 22:46:22 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.COM, SAMARINDA</span></span></b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">— Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tingkat Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2026 secara resmi dikukuhkan oleh Wakil Gubernur Kalimantan Timur , Seno Aji. Acara pengukuhan tersebut diselenggarakan secara khidmat di Pendopo Odah Etam pada Sabtu (15/8/2026) malam.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Wagub Seno Aji bertindak sebagai Pembina Upacara dan memimpin langsung seluruh rangkaian prosesi. Sebanyak 40 anggota Paskibraka terpilih dari 10 kabupaten/kota se-Kalimantan Timur ini dipersiapkan untuk menjalankan tugas pengibaran bendera pada Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2026, bertempat di Stadion Gelora Kadrie Oening Samarinda.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Sebelum prosesi pengukuhan dilakukan, seluruh anggota Paskibraka membacakan Ikrar Putra Indonesia yang dipandu oleh Plt Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kaltim, Arih Franata Filifus Sembiring.</span></span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Rangkaian acara dilanjutkan dengan penyematan kendit secara simbolis oleh Wagub Seno Aji kepada pemimpin upacara sebagai penanda sah dikukuhkannya Paskibraka Provinsi Kaltim Tahun 2026. </span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​ “Malam ini menjadi momentum bersejarah karena 40 pelajar terbaik dari 10 kabupaten/kota hadir untuk mengemban amanah mulia sebagai pengibar bendera di Bumi Etam,” ungkap Wagub.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Ia menjelaskan bahwa pengukuhan ini merupakan bukti kepercayaan besar yang diamanahkan kepada generasi muda terbaik Kalimantan Timur pada peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia tahun ini.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Kehormatan besar tersebut, lanjut Seno Aji, hadir memberikan tanggung jawab yang tidak ringan. Para anggota Paskibraka membawa serta nama baik keluarga, instansi sekolah, dan seluruh masyarakat Kalimantan Timur.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​“Kalian yang hadir bukan sebatas utusan daerah atau pelajar biasa, melainkan cerminan persatuan bangsa Indonesia di bawah naungan Sang Saka Merah Putih,” ujar Wagub.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Seno Aji menegaskan bahwa pelatihan generasi muda berkualitas merupakan bentuk investasi jangka panjang daerah. Visi besar “Kaltim Sukses Menuju Generasi Emas” harus diwujudkan secara nyata melalui penyiapan sumber daya manusia yang tangguh dan berkarakter.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Wadah Paskibraka dinilai menjadi sarana efektif dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan tersebut kepada para pemuda.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​"Lewat latihan kedisiplinan, kalian membentuk ketahanan. Lewat keselarasan tempo, kalian mengasah kekompakan. Lewat kepercayan tugas, kalian membangun jiwa kepemimpinan," tuturnya.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Ia menggarisbawahi bahwa momen pengibaran bendera mengajarkan prinsip luhur di atas kepentingan individu, yakni menjaga persatuan serta martabat bangsa.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Wagub Seno berpesan agar seluruh Paskibraka menjalankan tugas dengan penuh kehormatan, menjaga soliditas tim, serta konsisten menampilkan karakter terpuji dalam keseharian.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​“Jagalah martabat keluarga, sekolah, serta nama daerah Kalimantan Timur. Jadikan pengalaman berharga ini pijakan utama untuk terus berkontribusi bagi daerah dan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” pesan Wagub.</span></span><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​</span></span><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Kami meyakini, dari pundak generasi inilah fondasi masa depan Kalimantan Timur sedang dibangun,” puji Wagub menutup Segalanya.(Irla)</span></span><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260815_224107_567.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Berau Siaga Satu Karhutla: Pulau Derawan dan Segah Jadi Wilayah Paling Rawan</title>
<link>https://kartanews.com/berau-siaga-satu-karhutla-pulau-derawan-dan-segah-jadi-wilayah-paling-rawan</link>
<guid>https://kartanews.com/berau-siaga-satu-karhutla-pulau-derawan-dan-segah-jadi-wilayah-paling-rawan</guid>
<description><![CDATA[ BERAU - Pemerintah Kabupaten Berau bersama jajaran instansi terkait terus mematangkan langkah antisipasi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla). ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a7ffd992b182.jpg" length="85506" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 15 Aug 2026 13:51:25 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b>KARTANEWS.COM, BERAU </b><span;>- Pemerintah Kabupaten Berau bersama jajaran instansi terkait terus mematangkan langkah antisipasi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla). </span;><br><br><span;>Langkah ini diwujudkan melalui rapat koordinasi lintas sektor, penyelarasan rencana aksi, hingga pengoptimalan kesiapan personel dan armada pemadam di Gedung BPBD Berau. </span;><br><br><span;>​Pertemuan strategis tersebut dihadiri oleh Asisten I Pemkab Berau Hendratno, Kepala BPBD Berau Masyhadi Muhdi, Pasi Ops Kodim 0902/Berau Kapten Inf Makin Effendi, Kabag Ops Polres Berau AKP Kasiyono, serta jajaran Disdamkarmat, Dinas Perkebunan, Manggala Agni, Basarnas, KPHP, hingga para camat. </span;><br><br><span;>​Berdasarkan paparan BMKG, potensi karhutla di Berau tergolong tinggi. Data </span;><i><span;>hotspot</span;></i><span;> tahun 2026 menunjukkan peningkatan signifikan akibat dampak El Nino kuat, melebihi catatan historis tahun 2015. </span;><br><br><span;>Pemantauan Hari Tanpa Hujan (HTH) berada di kategori pendek hingga menengah dengan sebaran titik panas paling dominan terdeteksi di Kecamatan Pulau Derawan dan Segah. </span;><br><br><span;>​Guna menekan risiko tersebut, Manggala Agni telah menyiapkan strategi pencegahan mulai dari pemantauan satelit secara </span;><i><span;>real-time</span;></i><span;>, patroli rutin, pengetatan aturan pembukaan lahan, pembuatan sarana pembasahan gambut, hingga edukasi ke warga. </span;><br><br><span;>Posko tanggap darurat dan tim pemadaman cepat juga disiagakan apabila sewaktu-waktu api muncul. </span;><br><br><span;>​Meski demikian, penanganan di lapangan masih dihadapkan pada sejumlah tantangan berat. Beberapa hambatan utama meliputi titik api yang terisolasi, minimnya sumber air, kondisi medan gambut yang sulit dijangkau, serta keterbatasan armada, personel, dan anggaran. </span;><br><br><span;>Selain itu, belum optimalnya alur pelaporan informasi ke BPBD turut menjadi perhatian serius. </span;><br><br><span;>​Kabag Ops Polres Berau AKP Kasiyono menegaskan bahwa integrasi antarinstansi merupakan kunci utama dalam mengatasi keterbatasan sumber daya di lapangan. </span;><br><br><span;>​“Koordinasi lintas sektor harus terus diperkuat agar setiap kejadian di lapangan dapat segera ditindaklanjuti dengan dukungan personel, peralatan dan sumber daya yang tersedia,” ujarnya. </span;><br><br><span;>​Sebagai tindak lanjut, seluruh pihak sepakat membentuk kesepakatan bersama, mendirikan posko gabungan yang disesuaikan dengan kebutuhan lapangan, serta membuat grup komunikasi lintas instansi. </span;><br><br><span;>Sistem ini diharapkan mampu mempercepat arus informasi dan memangkas waktu respons saat bencana karhutla terjadi di wilayah Berau.(Rein)</span;><br><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260815_134513_478.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Minta Gerakan Indonesia ASRI Masif, Gamalis Dorong Budaya Hidup Bersih di Pesisir Berau</title>
<link>https://kartanews.com/minta-gerakan-indonesia-asri-masif-gamalis-dorong-budaya-hidup-bersih-di-pesisir-berau</link>
<guid>https://kartanews.com/minta-gerakan-indonesia-asri-masif-gamalis-dorong-budaya-hidup-bersih-di-pesisir-berau</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) di Kecamatan Talisayan, bersama pelajar dari 20 sekolah jenjang SD hingga SMA menggelar bakti sosial bertajuk “Talisayan Bersih, Guru Bergerak, Masyarakat Sehat” ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a7e84ba3743c.jpg" length="125548" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 14 Aug 2026 11:03:16 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b><span;>KARTANEWS.COM, BERAU</span;></b><span;> – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) di Kecamatan Talisayan, bersama pelajar dari 20 sekolah jenjang SD hingga SMA menggelar bakti sosial bertajuk </span;><i><span;>“Talisayan Bersih, Guru Bergerak, Masyarakat Sehat”</span;></i><span;> pada Kamis (13/8/2026). Kegiatan tersebut dalam rangka menyambut perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke 81. </span;><br><br><span;>Waki Bupati Berau, Gamalis yang berkesempatan hadir pada kegiatan itu menyampaikan, pentingnnya Pendidik sebagai teladan pembentukan karakter siswa di luar kelas. </span;><br><br><span;>“Pelajaran teladan yang ingin kita sampaikan kepada para pelajar adalah bahwa guru bukan hanya mendidik anak di kelas. Guru juga bagian penting dalam membangun karakter, termasuk karakter peduli lingkungan, disiplin, gotong royong dan bertanggung jawab terhadap lingkungan tempat kita berada,” ujar Gamalis.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>Dia juga menyebut, aksi ini juga menjadi sarana mendorong pembiasaan hidup bersih sehari-hari, seperti membuang sampah pada tempatnya, mereduksi sampah dari sumbernya, hingga memprioritaskan penggunaan </span;><i><span;>tumbler</span;></i><span;> guna menekan limbah plastik sekali pakai. </span;><br><br><span;>Sebagaimana surat  Surat Edaran Geraka Indonesia ASRI yang diterbitkan Pemerintah Kabupaten Berau pada 30 Maret 2026, kegiatan tersebut dinilai sangat selaras dengan intruksi pemerintah daerah. </span;><br><span;>​</span;><br><span;>“Isi kemerdekaan dengan kerja nyata. Menjaga lingkungan sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan,” tambah Gamalis.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>Menanggapi persoalan sampah sebagai tantangan bersama, Gamalis menekankan pentingnya menjaga kebersihan pesisir untuk mendukung daya tarik Berau sebagai destinasi wisata unggulan. Ia mengimbau agar gerakan ini tidak berhenti sebagai sekadar agenda seremonial semata.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>“Kerja bakti lingkungan harus dilaksanakan secara berkelanjutan. Apalagi daerah kita juga merupakan destinasi wisata, sehingga kebersihan lingkungan menjadi bagian penting dalam menjaga kenyamanan dan daya tarik daerah,” pungkasnya.(Adv/Rein)</span;><br><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260814_105452_786.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pemkab Berau Dorong Integrasi Data Statistik Sektoral untuk Kebijakan Tepat Sasaran</title>
<link>https://kartanews.com/pemkab-berau-dorong-integrasi-data-statistik-sektoral-untuk-kebijakan-tepat-sasaran</link>
<guid>https://kartanews.com/pemkab-berau-dorong-integrasi-data-statistik-sektoral-untuk-kebijakan-tepat-sasaran</guid>
<description><![CDATA[ BERAU — Pemerintah Kabupaten Berau menegaskan pentingnya akurasi dan pengintegrasian data statistik sektoral sebagai pondasi utama perencanaan pembangunan daerah. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a7db5639f33d.jpg" length="89048" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 13 Aug 2026 20:12:01 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, BERAU</strong> — Pemerintah Kabupaten Berau menegaskan pentingnya akurasi dan pengintegrasian data statistik sektoral sebagai pondasi utama perencanaan pembangunan daerah. </p>
<p>Hal tersebut disampaikan Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, yang diwakili oleh Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Berau, Maulidiyah, dalam agenda perumusan Grand Design Penyelenggaraan Statistik Sektoral Kabupaten Berau Tahun 2027–2031.</p>
<p>​Dalam sambutan Bupati yang dibacakan oleh Maulidiyah, disampaikan bahwa data acuan yang akurat, mutakhir, terpadu, dan dapat dipertanggungjawabkan menjadi pijakan penting agar kebijakan pemerintah daerah tidak didasarkan pada asumsi belaka.</p>
<p>​"Data harus menjadi pondasi yang sangat penting dalam proses pembangunan. Kita tidak ingin membuat kebijakan yang didasarkan oleh asumsi, atau mengalokasikan anggaran hanya karena satu persoalan tanpa mendata kondisi sebenarnya," tegas Maulidiyah saat membacakan arahan Bupati Berau.</p>
<p>​Ia menambahkan bahwa program yang dilaksanakan pemerintah daerah harus memberikan dampak riil bagi masyarakat, bukan sekadar indah di atas kertas. </p>
<p>"Kita tidak ingin program yang kita laksanakan hanya terlihat baik di atas kertas, tetapi tidak memberikan dampak yang nyata kepada masyarakat. Semua ini hanya dapat kita hindari apabila kita memiliki data yang akurat, mutakhir, terpadu, dan dapat dipertanggungjawabkan," lanjutnya.</p>
<p>​Kebijakan penguatan statistik sektoral ini sejalan dengan amanat Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia, yang mengedepankan empat prinsip utama: standar data, meta data, interoperabilitas, serta penggunaan kode referensi dan data induk.</p>
<p>​Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), perekonomian Kabupaten Berau pada tahun 2024 mencatatkan pertumbuhan sebesar 7,28%, meningkat dibandingkan tahun 2023 yang berada di angka 5,44%.</p>
<p>Sementara itu, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku tahun 2024 mencapai sekitar Rp50,82 triliun dengan PDRB per kapita sebesar Rp194,08 juta.</p>
<p>​Di sektor kesejahteraan, persentase penduduk miskin di Kabupaten Berau pada Maret 2025 tercatat sebesar 4,44%, mengalami penurunan sebesar 0,64 poin dibandingkan Maret 2024, dengan jumlah penduduk miskin sekitar 10,96 ribu orang. </p>
<p>Meski tren pertumbuhan ekonomi dan penurunan angka kemiskinan menunjukkan sinyal positif, Pemkab Berau menekankan bahwa data tersebut tidak sekadar menjadi angka laporan semata, melainkan dasar untuk menjawab siapa yang perlu dibantu, lokasi keberadaan, hingga jenis intervensi program yang dibutuhkan.</p>
<p>​Salah satu sorotan utama yang disampaikan Asisten III Setda Berau adalah masih ditemukannya perbedaan data antar Perangkat Daerah (OPD), mulai dari data bantuan sosial, kependudukan, hingga penetapan batas wilayah antar kampung dan kecamatan. </p>
<p>Untuk mengatasi permasalahan tersebut, Pemkab Berau menargetkan peningkatan Indeks Pembangunan Statistik Sektoral (IPSS) dari nilai 2,16 (kategori Cukup) menjadi 2,61 (kategori Baik) sebagai bagian dari Indikator Kinerja Utama (IKU) pimpinan daerah dan Reformasi Birokrasi (RB).</p>
<p>​"Kualitas data adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya tugas Diskominfo, Bappelitbang, maupun BPS. Ini adalah tugas kita bersama dan perlu adanya kolaborasi," ujar Maulidiyah menekankan pentingnya sinergi antar OPD.</p>
<p>​Di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), penguatan pondasi data yang valid dan up-to-date menjadi prasyarat mutlak agar analisis data dan teknologi dapat dimanfaatkan secara optimal untuk menghasilkan kebijakan publik yang efektif bagi kemajuan Kabupaten Berau.(Adv/Rein) </p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Senator DPD RI Aji Mirni: Lobi ke Pusat Harus Dibarengi Kinerja dan Tata Kelola Keuangan yang Baik</title>
<link>https://kartanews.com/senator-dpd-ri-aji-mirni-lobi-ke-pusat-harus-dibarengi-kinerja-dan-tata-kelola-keuangan-yang-baik</link>
<guid>https://kartanews.com/senator-dpd-ri-aji-mirni-lobi-ke-pusat-harus-dibarengi-kinerja-dan-tata-kelola-keuangan-yang-baik</guid>
<description><![CDATA[ SAMARINDA – Senator DPD RI asal Kalimantan Timur, Aji Mirni Mawarni, menegaskan dukungannya terhadap langkah kepala daerah di Kalimantan Timur yang melakukan lobi kepada pemerintah pusat agar tidak terjadi pemotongan Transfer ke Daerah (TKD). ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a7db2689a7d4.jpg" length="55244" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 13 Aug 2026 20:03:29 +0800</pubDate>
<dc:creator>Irla Hadratan Iman</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, SAMARINDA – </strong>Senator DPD RI asal Kalimantan Timur, Aji Mirni Mawarni, menegaskan dukungannya terhadap langkah kepala daerah di Kalimantan Timur yang melakukan lobi kepada pemerintah pusat agar tidak terjadi pemotongan Transfer ke Daerah (TKD). Namun, menurutnya, upaya tersebut tidak cukup hanya dengan menyampaikan tuntutan, melainkan harus disertai bukti nyata mengenai kinerja pemerintah daerah.</p>
<p>Aji Mirni mengatakan, sebagai wakil daerah di DPD RI, dirinya bersama anggota lainnya siap mendukung perjuangan pemerintah daerah dalam memperjuangkan hak fiskal Kalimantan Timur. Meski demikian, pemerintah pusat juga membutuhkan dasar yang kuat sebelum memutuskan kebijakan terkait alokasi anggaran.</p>
<p>"Kami sebagai wakil daerah tentu mendukung lobi-lobi yang dilakukan kepala daerah di Kalimantan Timur kepada Menteri Keuangan maupun pemerintah pusat agar jangan sampai TKD dipotong," ujarnya.</p>
<p>Menurutnya, pemerintah daerah harus mampu menunjukkan bahwa tata kelola pemerintahan berjalan dengan baik. Hal tersebut meliputi capaian kinerja, tingkat penyerapan anggaran, hingga pengelolaan keuangan yang bersih dan bebas dari praktik korupsi.</p>
<p>Ia menilai, rekam jejak pemerintahan yang baik akan menjadi modal penting dalam meyakinkan pemerintah pusat agar tetap memberikan dukungan fiskal kepada daerah.</p>
<p>"Yang harus dibawa saat melobi bukan hanya permintaan. Tunjukkan bahwa kinerja pemerintah daerah bagus, serapan anggarannya baik, pengelolaan keuangannya bersih, dan bebas dari korupsi," tegasnya.</p>
<p>Selain itu, Aji Mirni mendorong pemerintah daerah untuk menyusun program-program yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat. Program tersebut, kata dia, harus memiliki target yang jelas serta mampu menunjukkan dampak yang akan dihasilkan apabila memperoleh dukungan anggaran dari pemerintah pusat.</p>
<p>Ia menyebut sektor pendidikan, kesehatan, dan pertanian sebagai bidang strategis yang perlu menjadi prioritas. Terlebih saat ini pemerintah tengah mendorong program swasembada pangan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta peningkatan kualitas hidup masyarakat.</p>
<p>"Perlihatkan program-program yang pro rakyat. Misalnya di bidang pendidikan, kesehatan, dan pertanian. Jelaskan targetnya, apa yang ingin dicapai, dan bagaimana hasilnya apabila anggaran diberikan," katanya.</p>
<p>Aji Mirni juga mencontohkan pengalaman yang dialaminya ketika mengajukan dukungan anggaran di tingkat pusat. Menurutnya, setiap permohonan subsidi selalu disertai permintaan data, indikator keberhasilan, hingga target capaian yang ingin diwujudkan.</p>
<p>Karena itu, ia menilai pendekatan serupa juga harus dilakukan oleh pemerintah daerah. Pemerintah pusat, lanjutnya, membutuhkan argumentasi berbasis data dan perencanaan yang terukur sebelum mengucurkan anggaran tambahan.</p>
<p>"Tidak mungkin datang ke pemerintah pusat hanya mengatakan, 'tolong naikkan anggaran karena fiskal Kalimantan Timur menurun'. Harus ada program yang jelas, target yang jelas, dan manfaat yang bisa diukur," ujarnya.</p>
<p>Lebih jauh, senator asal Kalimantan Timur tersebut mengingatkan pentingnya menjaga disiplin dalam penggunaan anggaran daerah. Menurutnya, semangat efisiensi harus diterapkan secara konsisten dengan mengurangi kegiatan-kegiatan yang bersifat seremonial maupun pengeluaran yang tidak memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.</p>
<p>Ia menilai anggaran negara merupakan uang rakyat yang harus digunakan secara bertanggung jawab sehingga setiap rupiah yang dibelanjakan harus memberikan manfaat nyata bagi pembangunan.</p>
<p>Aji Mirni bahkan membandingkan praktik pengelolaan anggaran di sejumlah negara yang pernah dikunjunginya. Menurutnya, dalam berbagai kunjungan resmi di luar negeri, fasilitas yang disediakan sangat sederhana sebagai bentuk komitmen terhadap efisiensi belanja negara.</p>
<p>"Saya melihat ketika berkunjung ke luar negeri, banyak yang sangat sederhana. Tidak ada jamuan berlebihan, bahkan makanan ringan pun tidak selalu disediakan. Itu menunjukkan bagaimana mereka benar-benar menjaga efisiensi penggunaan anggaran negara," tuturnya.</p>
<p>Ia berharap pemerintah daerah di Kalimantan Timur dapat memperkuat tata kelola pemerintahan, meningkatkan akuntabilitas, serta menyusun program pembangunan yang terukur agar memiliki posisi tawar yang lebih kuat di hadapan pemerintah pusat.</p>
<p>Menurutnya, keberhasilan memperoleh dukungan anggaran bukan semata ditentukan oleh intensitas lobi, melainkan oleh kualitas kinerja pemerintahan yang dapat dibuktikan melalui data, capaian pembangunan, serta pengelolaan keuangan yang transparan dan akuntabel.</p>
<p>Dengan demikian, perjuangan mempertahankan maupun meningkatkan alokasi TKD bagi Kalimantan Timur akan memiliki landasan yang lebih kuat dan meyakinkan. (Irla)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Polres Berau Bentuk Tim URC, Upaya Cegah Kejahatan Jalanan</title>
<link>https://kartanews.com/polres-berau-bentuk-tim-urc-upaya-cegah-kejahatan-jalanan</link>
<guid>https://kartanews.com/polres-berau-bentuk-tim-urc-upaya-cegah-kejahatan-jalanan</guid>
<description><![CDATA[ BERAU — Menjawab keresahan masyarakat terkait gangguan keamanan dan perbaikan, Polres Berau resmi meluncurkan Tim Unit Reaksi Cepat (URC) pada Kamis (13/8/2026). ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a7d508231916.jpg" length="86884" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 13 Aug 2026 13:06:10 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.COM, BERAU</span></span></strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> — Menjawab keresahan masyarakat terkait gangguan keamanan dan perbaikan, Polres Berau resmi meluncurkan Tim Unit Reaksi Cepat (URC) pada Kamis (13/8/2026).</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Pembentukan ini diumumkan langsung oleh Wakapolres Berau, Kompol Noor Dhianto, didampingi Kasat Reskrim AKP Muhammad Fajri usai Apel Sabuk Kamtibmas, sebagai langkah konkret kepatuhan Arah Kapolda Kalimantan Timur dalam memberantas kejahatan jalanan di Bumi Batiwakkal.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​"Pada hari ini, Polres Berau mendengarkan atensi Bapak Kapolda Kaltim untuk menanggulangi tindak pidana, baik begal, pencurian dengan kekerasan, premanisme, curanmor, maupun aksi geng motor di wilayah Kabupaten Berau," kata Kompol Noor Dhianto.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Tim URC diisi oleh personel pilihan yang disokong penuh oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) serta jajaran Polsek setempat. Kehadiran mereka berfokus sebagai garda terdepan untuk merespons aduan warga secara kilat. </span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Kendati demikian, kepolisian menegaskan bahwa upaya pencegahan (preventif) melalui patroli rutin tetap menjadi prioritas utama.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​"Namun yang lebih utama adalah upaya pencegahannya. Oleh karena itu, kami terus meningkatkan patroli rutin sekaligus membentuk tim khusus URC ini. Kami akan menindak tegas seluruh pelaku kejahatan jalanan, tidak ada tempat bagi mereka yang mengganggu keamanan masyarakat," tegasnya.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Untuk memastikan pergerakan yang presisi, Tim operasional URC telah terhubung langsung dengan Call Center Polri 110. Setiap laporan darurat dari masyarakat akan langsung dikirim ke tim agar segera meluncur ke lokasi kejadian.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Setiap kebutuhan masyarakat melalui layanan 110 akan langsung kami respon. Tim URC akan segera bergerak ke lokasi untuk memberikan bantuan, penanganan awal, hingga penindakan jika ditemukan unsur pidana,” pungkas Wakapolres. (Kendali) </span></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>BEM FISIP Unmul Gelar Mimbar Bebas, Serukan Penolakan terhadap Kekerasan dan Diskriminasi</title>
<link>https://kartanews.com/bem-fisip-unmul-gelar-mimbar-bebas-serukan-penolakan-terhadap-kekerasan-dan-diskriminasi</link>
<guid>https://kartanews.com/bem-fisip-unmul-gelar-mimbar-bebas-serukan-penolakan-terhadap-kekerasan-dan-diskriminasi</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a7c74bc37102.jpg" length="123973" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 12 Aug 2026 21:28:08 +0800</pubDate>
<dc:creator>Irla Hadratan Iman</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, SAMARINDA — </strong>Sejumlah mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Mulawarman (FISIP Unmul) menyuarakan keresahan terhadap munculnya tindakan kekerasan dan diskriminasi yang dinilai berkembang seiring dengan fenomena yang mereka sebut sebagai “Boti Hunter”.</p>
<p>Keresahan itu disampaikan melalui kegiatan mimbar bebas yang digelar oleh BEM FISIP Unmul. Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menyampaikan pandangan sekaligus mengajak masyarakat agar tidak menjadikan perbedaan sebagai alasan untuk menyakiti atau merendahkan orang lain.</p>
<p>Sekretaris Menteri Kementerian Gender BEM FISIP Unmul, Alexandria Yolanda, mengatakan kegiatan tersebut lahir dari keresahan mahasiswa yang melihat adanya tindakan yang dinilai mulai mengarah pada kekerasan terhadap individu tertentu.</p>
<p>“Hari ini kami dari teman-teman Gender BEM FISIP Unmul mengadakan mimbar bebas untuk menolak fenomena sosial ‘Boti Hunter’,” ujar Alexandria.</p>
<p>Menurut Alexandria, keresahan tersebut semakin kuat setelah mahasiswa melakukan konsolidasi internal. Dalam pertemuan itu, sejumlah mahasiswa menceritakan pengalaman maupun informasi mengenai tindakan perundungan dan kekerasan yang dialami orang-orang yang dianggap berbeda.</p>
<p>Ia menyebut terdapat cerita mengenai seseorang yang dipermalukan, menjadi sasaran perundungan, hingga mengalami tindakan yang merendahkan martabat.</p>
<p>“Dari situ kami menerima banyak pandangan dari teman-teman FISIP terkait banyaknya kekerasan yang mulai muncul,” katanya.</p>
<p>Bagi Alexandria, persoalan tersebut tidak lagi sekadar mengenai perbedaan cara seseorang memandang identitas diri. Ketika perbedaan tersebut mulai dibalas dengan kekerasan, persoalannya telah menyentuh hal yang jauh lebih mendasar, yakni rasa aman dan perlindungan terhadap setiap manusia.</p>
<p>“Kami merasa urgensinya sudah besar karena sudah menyangkut kekerasan dan keamanan setiap individu,” ujarnya.</p>
<p><strong>Khawatir Narasi Berkembang Menjadi Kekerasan</strong></p>
<p><img src="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x_6a7cacd1d596d.jpg" alt=""></p>
<p>Alexandria mengatakan kegiatan tersebut juga tidak bisa dilepaskan dari berbagai kampanye yang sebelumnya muncul dengan menggunakan istilah “Boti Hunter”.</p>
<p>Ia mengaku khawatir narasi yang awalnya berupa kampanye atau ekspresi penolakan terhadap suatu kelompok justru berkembang menjadi pembenaran terhadap tindakan kekerasan.</p>
<p>“Kami mulai resah apabila kampanye-kampanye sebelumnya terkait ‘Boti Hunter’ sudah mulai mengarah kepada ajakan kekerasan terhadap teman-teman LGBTQ+,” katanya.</p>
<p>Namun, Alexandria menegaskan bahwa apa yang diperjuangkan mahasiswa bukanlah upaya untuk memaksa semua orang memiliki pandangan yang sama.</p>
<p>Menurutnya, seseorang tetap memiliki hak untuk berbeda pendapat. Yang menjadi persoalan adalah ketika perbedaan tersebut berubah menjadi tindakan yang menyakiti, mempermalukan, atau menghilangkan rasa aman orang lain.</p>
<p>“Hari ini sebenarnya kami hanya memperjuangkan keamanan dan keadilan bagi seluruh individu,” tuturnya.</p>
<p>“Kami tidak menuntut kita semua satu pandangan. Kami hanya menuntut, meskipun berbeda pandangan, kita harus tetap merangkul sesama,” lanjut Alexandria.</p>
<p><strong>MPM FISIP Unmul Soroti Persekusi dan Main Hakim Sendiri</strong></p>
<p><img src="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x_6a7caec5e8005.jpg" alt=""></p>
<p>Sejalan dengan kegiatan tersebut, Majelis Permusyawaratan Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Mulawarman (MPM FISIP Unmul) juga menyampaikan pernyataan sikap.</p>
<p>Dalam pernyataannya, MPM FISIP Unmul menegaskan penolakan terhadap segala bentuk kekerasan, diskriminasi, persekusi, intimidasi, penghakiman massa, serta tindakan yang merendahkan martabat manusia.</p>
<p>MPM berpandangan bahwa setiap persoalan semestinya diselesaikan dengan cara yang adil dan berdasarkan fakta. Pelabelan terhadap seseorang, terlebih jika kemudian berujung pada tindakan main hakim sendiri, dinilai bukan merupakan jalan keluar.</p>
<p>Mereka juga menyoroti penggunaan istilah “Boti Hunter” yang dinilai berpotensi menimbulkan stigma dan perlakuan diskriminatif apabila tidak disertai pemahaman yang tepat.</p>
<p>Dalam pernyataan sikapnya, MPM FISIP Unmul turut meminta adanya penjelasan yang lebih terang mengenai kebijakan pemerintah terkait isu LGBTQ+. Menurut mereka, kejelasan diperlukan agar kebijakan negara tidak dipahami secara keliru sebagai alasan untuk menganggap setiap individu LGBTQ+ sebagai ancaman.</p>
<p>MPM FISIP Unmul menilai perbedaan pandangan seharusnya tetap dapat ditempatkan dalam ruang dialog. Perbedaan sikap tidak semestinya membuat seseorang kehilangan hak untuk mendapatkan rasa aman dan perlakuan yang manusiawi.</p>
<p><strong>Mengajak Masyarakat Tidak Membenarkan Kekerasan</strong></p>
<p>MPM FISIP Unmul juga mengingatkan bahwa jenis kelamin, gender, dan orientasi seksual merupakan hal yang berbeda. Pemahaman yang keliru terhadap istilah-istilah tersebut dinilai dapat mendorong munculnya pelabelan dan penghakiman terhadap individu.</p>
<p>Dalam pernyataannya, MPM merujuk pada Pasal 28I ayat (2) UUD 1945 dan Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia sebagai bagian dari landasan perlindungan warga negara dari perlakuan diskriminatif.</p>
<p>Mereka juga menegaskan bahwa tindakan main hakim sendiri tetap tidak dapat dibenarkan. Apabila terjadi dugaan kekerasan atau tindak pidana, penyelesaiannya harus ditempuh melalui mekanisme hukum, bukan dengan melakukan penghakiman terhadap seseorang secara langsung.</p>
<p>Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa FISIP Unmul mengajak masyarakat untuk melihat persoalan ini dari sisi kemanusiaan. Perbedaan pandangan, menurut mereka, merupakan sesuatu yang wajar dalam kehidupan sosial. Namun, perbedaan itu tidak seharusnya menjadi alasan untuk melakukan kekerasan.</p>
<p>Pesan yang ingin disampaikan pun sederhana: berbeda pandangan tidak berarti boleh saling menyakiti. Ruang dialog tetap perlu dibuka agar setiap persoalan dapat dibicarakan dengan kepala dingin, tanpa mengorbankan rasa aman, martabat, dan hak orang lain. (Irla)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Turun Berburu Kerang Bersama Warga, Gamalis Ajak Lestarikan Budaya Pesisir Talisayan</title>
<link>https://kartanews.com/turun-berburu-kerang-bersama-warga-gamalis-ajak-lestarikan-budaya-pesisir-talisayan</link>
<guid>https://kartanews.com/turun-berburu-kerang-bersama-warga-gamalis-ajak-lestarikan-budaya-pesisir-talisayan</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Kemeriahan HUT ke-132 Kampung Talisayan diwarnai dengan pelestarian kearifan lokal pesisir. Tak sekadar seremonial, momen bersejarah ini dimanfaatkan untuk menghidupkan kembali berbagai permainan dan tradisi bahari, ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a7e90e03c53b.jpg" length="107784" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 12 Aug 2026 17:05:36 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.COM, BERAU</span></span></b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">– Kemeriahan HUT ke-132 Kampung Talisayan diwarnai dengan pelestarian kearifan pesisir lokal. Tak sekadar seremonial, momen bersejarah ini dimanfaatkan untuk menghidupkan kembali berbagai permainan dan tradisi bahari, salah satunya lomba Mengguris Bikin atau berburu kerang saat air laut surut, Rabu (12/8/2026).</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Wakil Bupati Berau, Gamalis, juga ikut serta dalam kegiatan tersebut untuk menyisir sela-sela batu dan pasir pantai bersama warga. Ia mengaku berkesan dapat merasakan langsung tradisi yang menjadi urat nadi kehidupan masyarakat setempat secara turun-temurun.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​"Alhamdulillah, saya hari ini bersama masyarakat Kampung Talisayan mengguris bikin. Saya baru mengetahui bagaimana caranya mencari kerang di perairan yang surut," kata Gamalis.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Melihat antusiasme warga, Gamalis menilai tradisi Mengguris Bikin menyimpan potensi besar untuk dikemas menjadi atraksi wisata berbasis budaya pesisir. Ia pun mendorong agar agenda ini dikelola secara konsisten hingga mampu menembus kalender</span></span><i><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">peristiwa</span></span></i><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">pariwisata daerah.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Harapan saya ke depan terus dilestarikan kebudayaan ini.sampai hilang ditelan zaman, imbaunya.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Keseruan berlanjut saat Gamalis membawa hasil tangkapan kerangnya untuk ditimbang bersama peserta lain. Selain Mengguris Bikin, pesta rakyat yang diawali ritual Adat Bahari Tulak Bala Buang Naas ini juga menyajikan beragam permainan tradisional seperti Bagual Layang-Layang Indah, Begasing, hingga Cinaboy.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Sementara itu, Kepala Kampung Talisayan, Ali Wardana, menegaskan bahwa seluruh rangkaian acara dirancang untuk membentengi warisan leluhur dari gempuran modernisasi.</span></span><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​</span></span><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Ini upaya kita untuk menghidupkan kembali permainan tradisional yang telah digerus oleh zaman, sekaligus melestarikan adat budaya Buang Naas dan menumbuhkan jiwa nasionalisme,” jelas Ali.(Adv/Rein)</span></span><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260814_114920_909.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Ritual Tulak Bala Talisayan, Doa Pesisir Berau Menjaga Alam dan Peringati Kemerdekaan</title>
<link>https://kartanews.com/ritual-tulak-bala-talisayan-doa-pesisir-berau-menjaga-alam-dan-peringati-kemerdekaan</link>
<guid>https://kartanews.com/ritual-tulak-bala-talisayan-doa-pesisir-berau-menjaga-alam-dan-peringati-kemerdekaan</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Kebudayaan lokal terus dimanfaatkan masyarakat pesisir sebagai sarana menjaga keseimbangan alam dan mempererat persaudaraan antarwarga. Hal tersebut tecermin dalam perhelatan Adat Bahari Tulak Bala Buang Naas yang berlangsung di Pendopo Kecamatan Talisayan pada Selasa (12/8/2026) ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a7c210e6d6f8.jpg" length="111752" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 12 Aug 2026 15:34:30 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, BERAU</strong> – Kebudayaan lokal terus dimanfaatkan masyarakat pesisir sebagai sarana menjaga keseimbangan alam dan mempererat persaudaraan antarwarga. Hal tersebut tecermin dalam perhelatan Adat Bahari Tulak Bala Buang Naas yang berlangsung di Pendopo Kecamatan Talisayan pada Selasa (12/8/2026).</p>
<p>Kegiatan bertajuk <em>“Merawat Silaturahmi, Melestarikan Adat Bahari untuk Talisayan Berkah dan Harmoni”</em> ini dihadiri oleh Wakil Bupati Berau, Gamalis, beserta jajaran pemerintah daerah dan tokoh masyarakat setempat.</p>
<p>Prosesi adat ini digelar sebagai penanda dimulainya rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kampung Talisayan yang dirangkaikan dengan peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81.</p>
<p>Kepala Kampung Talisayan, Ali Wardana, menjelaskan bahwa ritual penolak bala ini merupakan warisan leluhur yang senantiasa dijaga keasliannya. Ritual tersebut menjadi bentuk permohonan dan ikhtiar spiritual warga kepada Allah SWT agar diberikan keselamatan.</p>
<p>“Sebagai warga yang menggantungkan hidup dari wilayah perairan, kami berdoa agar seluruh kegiatan masyarakat di kawasan pesisir selalu mendapat perlindungan. Acara ini juga mempererat silaturahmi sekaligus menegaskan identitas tradisi kami,” tuturnya.</p>
<p>Tahapan krusial dalam upacara ini adalah ritual Buang Naas, yakni pemercikan air <em>linjuang</em> yang telah didoakan kepada perwakilan anak-anak kampung.</p>
<p>Prosesi pemercikan air dibuka oleh para tetua adat, yang kemudian diteruskan oleh Wakil Bupati Berau Gamalis bersama jajaran pejabat serta tokoh masyarakat yang hadir.</p>
<p>Bagi warga Talisayan, perhelatan ini bukan sekadar rutinitas seremoni kebudayaan semata.</p>
<p>Di balik pelaksanaannya, tersirat niat tulus untuk memohon perlindungan Ilahi agar kampung terhindar dari segala bentuk kemalangan dan marabahaya.</p>
<p>Wakil Bupati Berau, Gamalis, menyampaikan rasa bangga atas komitmen warga yang konsisten melestarikan warisan budaya meski digelar dalam situasi yang terbatas.</p>
<p>Menurut Gamalis, kearifan lokal dalam adat bahari ini harus terus dirawat secara berkelanjutan, sebab memiliki nilai jual tinggi untuk memajukan sektor pariwisata di kawasan pesisir selatan Berau.</p>
<p>“Budaya ini adalah aset berharga warga Talisayan yang wajib kita lestarikan bersama. Kemajuan daerah harus berjalan seiring tanpa mengikis akar budaya setempat,” ungkapnya.</p>
<p>Gamalis menyoroti pesatnya perkembangan teknologi dan masuknya informasi digital sebagai tantangan nyata bagi kelestarian tradisi lokal. Oleh karena itu, keterlibatan generasi muda dalam setiap prosesi adat menjadi kunci utama agar warisan leluhur tidak tergerus zaman.</p>
<p>Ia menambahkan, upaya konservasi budaya sebaiknya diintegrasikan dengan strategi promosi wisata. Tradisi daerah yang autentik dipandang mampu menjadi nilai pembeda yang unik sekaligus memberikan pengalaman berkesan bagi para pelancong yang berkunjung ke pesisir Berau.(Adv/Rein)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Optimalkan 65 Destinasi Wisata, Berau Bersiap Jadi Gerbang Utama Wisata Kaltim</title>
<link>https://kartanews.com/optimalkan-65-destinasi-wisata-berau-bersiap-jadi-gerbang-utama-wisata-kaltim</link>
<guid>https://kartanews.com/optimalkan-65-destinasi-wisata-berau-bersiap-jadi-gerbang-utama-wisata-kaltim</guid>
<description><![CDATA[ BERAU —  Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Berau,  menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pembangunan dan Pengembangan Pariwisata Tahun 2026, pada Rabu (12/8/2026). ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a7c0e8b37aa4.jpg" length="71752" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 12 Aug 2026 14:15:17 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b>KARTANEWS.COM, BERAU</b><span;> —  Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Berau,  menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) </span;><span><span;>Pembangunan dan Pengembangan Pariwisata Tahun 2026,</span;></span><span;> pada Rabu (12/8/2026).</span;><span;>Kegiatan yang berlangsung secara hibrid (luring dan daring) di Ruang Rapat Bapelitbang ini dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Berau, Yuda Budhi Santoso.</span;></p>
<p><span;>Dalam sambutanya, ia menyampaikan bahwa pariwisata telah ditetapkan sebagai salah satu sektor unggulan di Kabupaten Berau. </span;><span;>Kendati arah pembangunan pariwisata telah tertuang dalam dokumen Revisi Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Daerah (Ripparda) </span;><span;>2020–2039, dinamika perubahan yang terjadi selama ini menuntut adanya penyesuaian regulasi. </span;><br><br><span;>​Dia menegaskan bahwa revisi Ripparda sangat krusial karena bertujuan untuk mengomodasi paradigma baru menuju pariwisata berkelanjutan (sustainable tourism). Dalam rakor tersebut, tim ahli memaparkan draf awal revisi Ripparda yang mengusung tema "</span;><i>Sustainable Water-Based Tourism</i><span;>" (Pariwisata Berbasis Air yang Berkelanjutan). </span;><br><br><span;>"Penyesuaian ini juga dilakukan untuk menyelaraskan arah pembangunan daerah dengan kebijakan pariwisata di tingkat provinsi Kalimantan Timur maupun nasional,"terangnya. </span;><br><br><span;>​Selain penyesuaian internal, revisi Ripparda disiapkan untuk mengintegrasikan potensi Geopark Sangkulirang Mangkalihat yang saat ini tengah berproses menuju Geopark Nasional. Langkah strategis ini sekaligus memposisikan Kabupaten Berau sebagai geranda utama kepariwisataan di Kalimantan Timur serta mitra strategis Ibu Kota Nusantara (IKN). </span;><br><br><span;>​Ia juga memaparkan bahwa berdasarkan Keputusan Bupati tentang Penetapan Daya Tarik Wisata, Kabupaten Berau saat ini memiliki total 65 Daya Tarik Wisata (DTW) yang tersebar di 13 kecamatan. Rinciannya terdiri dari 35 daya tarik wisata alam, 12 daya tarik wisata budaya, dan 18 daya tarik wisata buatan. </span;></p>
<p><span;>Selain itu, dari 26 geosite Geopark Sangkulirang Mangkalihat, sebanyak 15 geosite berada di wilayah Berau. </span;><span;>Sebagian besar di antaranya telah dikembangkan sebagai destinasi wisata berbasis pelestarian budaya, pendidikan, konservasi, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui geoproduct. </span;><br><br><span;>​"Rakor ini dinilai mendesak untuk menyelaraskan seluruh elemen daerah mulai dari perangkat daerah, instansi vertikal, kecamatan, desa/kelurahan, sektor perbankan, dunia usaha, akademisi, hingga media," ucapnya.</span;></p>
<p><span;>Sementara itu, Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menegaskan bahwa pariwisata merupakan salah satu sektor unggulan daerah yang kini menjadi fokus utama pengembangan pemerintah daerah. Dalam arahannya, kebijakan efisiensi dari pemerintah pusat yang menuntut pemerintah daerah untuk lebih kreatif dalam menggali sumber-sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD).</span;></p>
<p><span;>Menurutnya, berkurangnya penerimaan daerah dari Dana Bagi Hasil (DBH) harus disikapi sebagai momentum positif untuk memaksimalkan potensi daerah yang ada.</span;></p>
<p><span;>"Kita harus bersyukur dan mengambil hikmah dari kebijakan efisiensi ini. Jika selalu disuapi pusat, kita tidak akan pernah serius mengelola potensi luar biasa yang kita miliki. Saatnya kita serius, fokus, terencana, terpadu, dan berkesinambungan menggarap sektor pariwisata," ujar Sri Juniarsih. </span;><br><br><span;>Ia juga mendorong seluruh pihak untuk mengubah pola pikir agar pengembangan wisata tidak hanya mengejar kuantitas kunjungan, melainkan manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat setempat. </span;><br><br><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;>Melalui Rakor ini, ia berharap dapat menjaring masukan komprehensif demi menyempurnakan dokumen final revisi Ripparda, sekaligus memperkuat komitmen pengalokasian anggaran yang memadai bagi pengembangan sektor pariwisata Berau ke depan.(Adv/Rein)<!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260812_140725_314.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Dampak El Nino, BPBD Berau Catat 40 Hektare Lahan Terbakar dalam Seminggu</title>
<link>https://kartanews.com/dampak-el-nino-bpbd-berau-catat-40-hektare-lahan-terbakar-dalam-seminggu</link>
<guid>https://kartanews.com/dampak-el-nino-bpbd-berau-catat-40-hektare-lahan-terbakar-dalam-seminggu</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Fenomena El Nino yang melanda Kabupaten Berau dalam beberapa waktu terakhir memicu rentetan kejadian kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a7b09e2ba8bc.jpg" length="160277" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 11 Aug 2026 19:42:05 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b><span;>KARTANEWS.COM, BERAU</span;></b><span;> – Fenomena El Nino yang melanda Kabupaten Berau dalam beberapa waktu terakhir memicu rentetan kejadian kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Cuaca ekstrem dengan suhu udara mencapai 36 derajat Celsius menyebabkan area lahan milik warga serta kawasan hutan menjadi sangat kering dan rentan terbakar. </span;><br><br><span;>​Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Berau, Masyhadi Muhid, mengungkapkan bahwa dalam sepekan terakhir Karhutla telah melanda sejumlah wilayah kecamatan, di antaranya Teluk Bayur, Pulau Derawan, Segah, dan Kelay. </span;><br><br><span;>​Berdasarkan data BPBD Berau, total luas lahan yang terdampak kebakaran dalam kurun waktu satu minggu ini diperkirakan mencapai sekitar 40 hektare. Tingginya frekuensi kebakaran mendorong petugas untuk meningkatkan pengawasan secara intensif di titik-titik lokasi yang dinilai rawan. </span;><br><br><span;>​"Saat ini, para anggota di lapangan terus berupaya melakukan penanganan serta pemadaman Karhutla pada wilayah-wilayah yang masih dapat terjangkau, seperti di Kecamatan Sambaliung, Teluk Bayur, Gunung Tabur, dan sekitarnya," ujar Masyhadi, Selasa (11/08/2026)</span;><br><br><span;>​Ia mengakui bahwa keterbatasan jumlah personel di lapangan masih menjadi salah satu kendala utama dalam proses penanggulangan Karhutla saat ini. </span;><br><br><span;>Oleh karena itu, Masyhadi mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan tidak membakar lahan saat membuka area pertanian di tengah kondisi cuaca panas yang ekstrem. </span;><br><br><span;>​Selain itu, masyarakat juga diminta untuk tidak melakukan pembakaran sampah tanpa pengawasan yang ketat. Mengingat kondisi angin dan cuaca yang sangat kering, percikan api kecil dari pembakaran sampah berpotensi besar merambat cepat dan memicu kebakaran area yang lebih luas. </span;><br><br><span;>"Kerjasama aktif dari warga sangat diharapkan untuk mencegah meluasnya dampak Karhutla di Kabupaten Berau,"pungkasnya.(Rein)</span;><br><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260811_193413_792.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Tinjau Kebakaran Jalan Milono, Bupati Berau Salurkan Bantuan dan Imbau Warga Waspadai Instalasi Listrik</title>
<link>https://kartanews.com/tinjau-kebakaran-jalan-milono-bupati-berau-salurkan-bantuan-dan-imbau-warga-waspadai-instalasi-listrik</link>
<guid>https://kartanews.com/tinjau-kebakaran-jalan-milono-bupati-berau-salurkan-bantuan-dan-imbau-warga-waspadai-instalasi-listrik</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Pemerintah Kabupaten Berau memastikan kehadiran negara di tengah musibah yang dialami warga. Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, turun langsung meninjau lokasi penanganan pascakebakaran di Jalan Milono, Tanjung Redeb, Sabtu (8/8/2026). ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6a95bac9668d4.jpg" length="142041" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 06 Aug 2026 01:34:19 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><span><strong>KARTANEWS.COM, BERAU</strong> </span><span>– Pemerintah Kabupaten Berau memastikan kehadiran negara di tengah musibah yang dialami warga. Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, turun langsung meninjau lokasi penanganan pascakebakaran di Jalan Milono, Tanjung Redeb, Sabtu (8/8/2026).</span></p>
<p dir="ltr"><span>Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat pada Kamis (6/8/2026) pagi tersebut menghanguskan tiga unit bangunan, yakni dua rumah toko (ruko) dan satu rumah tinggal.</span></p>
<p dir="ltr"><span>Selain memantau puing-puing bangunan, Bupati Sri Juniarsih berdialog langsung dengan para korban untuk menyerap aspirasi serta menyerahkan bantuan logistik guna meringankan beban warga selama masa pemulihan.</span></p>
<p dir="ltr"><span>"Ini musibah yang tentu tidak kita harapkan. Yang terpenting tidak ada korban jiwa. Pemerintah daerah hadir untuk melihat langsung kondisi warga dan memberikan bantuan, mudah-mudahan dapat sedikit meringankan beban mereka," ujar Sri Juniarsih.</span></p>
<p dir="ltr"><span>Mengingat kondisi pemukiman yang tergolong padat, Bupati mewanti-wanti masyarakat untuk memperketat aspek pencegahan kebakaran. Ia mengimbau warga agar rutin mengecek instalasi listrik serta memastikan keamanan sumber-sumber api di area tempat tinggal masing-masing.</span></p>
<p dir="ltr"><span>"Kita berharap masyarakat tetap waspada dan bersama-sama menjaga lingkungan. Kalau ada hal-hal yang berpotensi menimbulkan kebakaran, segera diperhatikan dan dilaporkan," pungaksanya.(Adv/Rein)</span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Berau Siap Jadi Tuan Rumah Rakor Kaltim 2027, Wabup Gamalis Tegaskan FKUB Pilar Utama Pembangunan</title>
<link>https://kartanews.com/berau-siap-jadi-tuan-rumah-rakor-kaltim-2027-wabup-gamalis-tegaskan-fkub-pilar-utama-pembangunan</link>
<guid>https://kartanews.com/berau-siap-jadi-tuan-rumah-rakor-kaltim-2027-wabup-gamalis-tegaskan-fkub-pilar-utama-pembangunan</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Keberagaman suku, budaya, dan agama di Kabupaten Berau dinilai menjadi modal sosial yang vital untuk mendukung keberlanjutan pembangunan daerah. Hal tersebut ditegaskan Wakil Bupati Berau, Gamalis, saat menerima audiensi Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Kalimantan Timur di Ruang Kakaban, Kantor Bupati Berau, Selasa (4/8/2026). ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6a95b548b4ab8.jpg" length="91760" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 04 Aug 2026 01:10:31 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><strong>KARTANEWS.COM, BERAU</strong><span> – Keberagaman suku, budaya, dan agama di Kabupaten Berau dinilai menjadi modal sosial yang vital untuk mendukung keberlanjutan pembangunan daerah. Hal tersebut ditegaskan Wakil Bupati Berau, Gamalis, saat menerima audiensi Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Kalimantan Timur di Ruang Kakaban, Kantor Bupati Berau, Selasa (4/8/2026).</span><b></b></p>
<p dir="ltr"><span>Audiensi yang dihadiri jajaran Kesbangpol Berau, pengurus FKUB Kaltim, dan tokoh lintas agama ini digelar untuk menyosialisasikan rekomendasi Rakor FKUB Kaltim 2026 yang sebelumnya berlangsung di Penajam Paser Utara. Pertemuan ini sekaligus menjadi langkah awal koordinasi menuju pelaksanaan Rakor FKUB Kaltim Tahun 2027, di mana Kabupaten Berau telah ditunjuk sebagai tuan rumah.</span><b></b></p>
<p dir="ltr"><span>Gamalis mengingatkan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari infrastruktur fisik, melainkan dari situasi daerah yang rukun dan aman.</span><b></b></p>
<p dir="ltr"><span>"Berau memiliki sumber daya alam yang melimpah serta masyarakat yang berasal dari berbagai suku, budaya, dan agama. Keberagaman ini merupakan kekuatan yang harus kita rawat bersama agar menjadi modal dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan," tegas Gamalis.</span><b></b></p>
<p dir="ltr"><span>Di tengah pesatnya arus informasi digital, Wabup meminta masyarakat untuk lebih bijaksana dalam bermedia sosial agar tidak mudah terprovokasi. Ia mendorong penguatan nilai moderasi beragama sebagai benteng persatuan.</span><b></b></p>
<p dir="ltr"><span>"Kita harus menyikapi perkembangan media sosial dengan bijaksana. Moderasi beragama perlu terus ditanamkan sehingga setiap masyarakat dapat menjalankan keyakinannya dengan tetap menghormati perbedaan," jelasnya.</span><b></b></p>
<p dir="ltr"><span>Menanggapi penunjukan Berau sebagai tuan rumah Rakor FKUB Kaltim 2027, Gamalis menyatakan Pemkab Berau siap memberikan dukungan penuh agar agenda tahunan tersebut berjalan sukses dan melahirkan gagasan strategis bagi Kaltim.</span><b></b></p>
<p dir="ltr"><span>Sementara itu, Ketua FKUB Kaltim, Muhammad Rasyid, mengapresiasi sambutan Pemkab Berau. Ia menekankan pentingnya peran aktif para tokoh agama untuk terus mengedukasi masyarakat guna menyikapi dinamika sosial secara bijak demi menjaga kondusivitas Benua Etam.(Adv/Rein)</span></p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Sekda Berau Buka Pusdiklat Paskibraka 2026, 35 Capaska Pilihan Siap Ikuti Pendidikan</title>
<link>https://kartanews.com/sekda-berau-buka-pusdiklat-paskibraka-2026-35-capaska-pilihan-siap-ikuti-pendidikan</link>
<guid>https://kartanews.com/sekda-berau-buka-pusdiklat-paskibraka-2026-35-capaska-pilihan-siap-ikuti-pendidikan</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Pemerintah Kabupaten Berau menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi muda yang tangguh, berkarakter, dan berjiwa nasionalis. Langkah nyata tersebut ditandai dengan dibukanya Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Paskibraka Kabupaten Berau Tahun 2026 di Stadion Mini Olympic pada Selasa (4/8/2026). ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6a95b202908dd.jpg" length="71713" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 04 Aug 2026 00:57:35 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><strong>KARTANEWS.COM, BERAU</strong><span> – Pemerintah Kabupaten Berau menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi muda yang tangguh, berkarakter, dan berjiwa nasionalis. Langkah nyata tersebut ditandai dengan dibukanya Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Paskibraka Kabupaten Berau Tahun 2026 di Stadion Mini Olympic pada Selasa (4/8/2026).</span></p>
<p dir="ltr"><span>Kegiatan pembentukan mental dan fisik ini dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Berau, Muhammad Said. Pembukaan Pusdiklat menjadi tanda dimulainya penggemblengan intensif bagi 35 Calon Paskibraka (Capaska) terpilih dari tingkat SMA, SMK, dan MA se-Kabupaten Berau.</span></p>
<p dir="ltr"><span>Selama 18 hari ke depan, para peserta akan digembleng dengan berbagai materi ketat, mulai dari baris-berbaris, tata upacara bendera, hingga wawasan kebangsaan. Pelatihan ini disiapkan khusus demi menyukseskan tugas pengibaran Bendera Merah Putih pada Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Berau.</span><b></b></p>
<p dir="ltr"><span>Dalam arahannya, Sekda Muhammad Said memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh jajaran panitia, pelatih, serta pihak yang terlibat.</span><b></b></p>
<p dir="ltr"><span>"Atas nama Pemerintah, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), serta semua pihak yang telah bekerja keras mempersiapkan kegiatan ini sehingga dapat terlaksana dengan baik," ujar Muhammad Said.</span><b></b></p>
<p dir="ltr"><span>Ia menekankan bahwa pemusatan latihan ini bukan sekadar persiapan fisik, melainkan ruang pembentukan mental bagi putra-putri terbaik daerah agar tumbuh menjadi pribadi yang bertanggung jawab dan bangga mengabdi pada negara.</span><b></b></p>
<p dir="ltr"><span>"Saya berharap kalian mampu menunjukkan sikap disiplin, jujur, bertanggung jawab, saling menghormati, serta menjunjung tinggi semangat persatuan dalam keberagaman," tegas Sekda memungkas sambutannya.</span><b></b></p>
<p dir="ltr"><span>Melalui gemblengan intensif ini, Pemkab Berau optimistis 35 anggota Capaska 2026 siap mengemban amanah mengibarkan Sang Merah Putih dengan penuh dedikasi dan jiwa kebangsaan yang tinggi. (Adv/Rein)</span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Bupati Berau Dorong Pembenahan Tepian Ahmad Yani Lewat CSR</title>
<link>https://kartanews.com/bupati-berau-dorong-pembenahan-tepian-ahmad-yani-lewat-csr</link>
<guid>https://kartanews.com/bupati-berau-dorong-pembenahan-tepian-ahmad-yani-lewat-csr</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, meninjau langsung progres perbaikan Dermaga Ketinting di kawasan Tepian Jalan Ahmad Yani, Tanjung Redeb, pada Minggu (2/8/2026). ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6a969d6fef31c.jpg" length="121615" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 02 Aug 2026 17:40:46 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p data-path-to-node="3"><b data-path-to-node="3" data-index-in-node="0">KARTANEWS.COM, BERAU</b> – Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, meninjau langsung progres perbaikan Dermaga Ketinting di kawasan Tepian Jalan Ahmad Yani, Tanjung Redeb, pada Minggu (2/8/2026). Fasilitas umum tersebut sebelumnya mengalami kerusakan konstruksi akibat benturan kapal pengangkut kontainer milik PT Salam Pacific Indonesia Lines (SPIL).</p>
<p data-path-to-node="4">Dalam peninjauan di lapangan, Bupati memantau penggunaan alat berat yang dikerahkan untuk mengangkat dan memperbaiki bagian konstruksi yang terdampak. Sri Juniarsih mengapresiasi iktikad baik manajemen PT SPIL yang sigap bertanggung jawab melakukan pembenahan.</p>
<p data-path-to-node="4">Kendati demikian, ia meminta agar cakupan pekerjaan tidak hanya berfokus pada titik kerusakan benturan, tetapi juga menyasar penataan kebersihan lingkungan di sekitarnya.</p>
<p data-path-to-node="5">“Pertama saya menyampaikan terima kasih karena SPIL mau bertanggung jawab untuk merapikan. Jadi sekaligus saya minta dari dermaga ketinting yang memang tadi sudah rusak kita lihat, kemudian sampah-sampah yang ada di bawah bangunan ketinting tempat orang menunggu itu, saya minta untuk ditutup dan dirapikan,” ujar Sri Juniarsih di lokasi peninjauan.</p>
<p data-path-to-node="6">Masalah tumpukan sampah di bawah bangunan tempat penumpu dermaga menjadi perhatian serius Pemkab Berau. Bupati menginstruksikan agar seluruh material sampah dikeluarkan dan celah di bawah fondasi ditutup permanen guna mencegah sampah kembali mengendap. Seluruh rangkaian perbaikan dan penataan lingkungan ini ditargetkan rampung sepenuhnya dalam kurun waktu 15 hari.</p>
<p data-path-to-node="7">“Beliau bersedia sampai ke ujung sini semuanya rapi, harus rapi. Jadi untuk masuk keluar sampah sudah nggak ada lagi ke depan,” ungkap Sri Juniarsih </p>
<p data-path-to-node="8">Menurut Sri Juniarsih, langkah cepat ini menjadi bentuk nyata optimalisasi kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Berau dengan dunia usaha melalui skema Tanggung Jawab Sosial Perusahaan atau <i data-path-to-node="8" data-index-in-node="191">Corporate Social Responsibility</i> (CSR). Kemitraan ini dinilai krusial untuk menjaga estetika kawasan Tepian Ahmad Yani yang berfungsi sebagai salah satu ikon wisata utama di Tanjung Redeb.</p>
<p data-path-to-node="9">“Kesempatan kita untuk bekerja sama memaksimalkan CSR untuk memperbaiki tepian yang merupakan ikon wisata yang ada di Tanjung,” tambahnya.</p>
<p data-path-to-node="10">Pemkab Berau berharap pembenahan yang mencakup fasilitas pendukung dan area parkir ini dapat mengembalikan fungsi vital dermaga secara menyeluruh. Dengan demikian, kawasan Tepian Ahmad Yani dapat kembali dimanfaatkan oleh masyarakat umum dan wisatawan dengan aman, nyaman, serta tertata rapi.(Adv/Rein)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Diduga Akibat Uap BBM, Dek Kapal KM Prince Soya di Pelabuhan Samarinda Sempat Terbakar</title>
<link>https://kartanews.com/diduga-akibat-uap-bbm-dek-kapal-km-prince-soya-di-pelabuhan-samarinda-sempat-terbakar</link>
<guid>https://kartanews.com/diduga-akibat-uap-bbm-dek-kapal-km-prince-soya-di-pelabuhan-samarinda-sempat-terbakar</guid>
<description><![CDATA[ SAMARINDA — Kebakaran sempat melanda kapal penumpang KM Prince Soya yang bersandar di kawasan Pelabuhan Samarinda, Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Pelabuhan, Kecamatan Samarinda Kota, Sabtu (1/8/2026) siang. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a6dd8786f819.jpg" length="58874" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 01 Aug 2026 19:31:30 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b><span;>KARTANEWS.COM, SAMARINDA</span;></b><span;> — Kebakaran sempat melanda kapal penumpang KM Prince Soya yang bersandar di kawasan Pelabuhan Samarinda, Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Pelabuhan, Kecamatan Samarinda Kota, Sabtu (1/8/2026) siang.</span;><br><span><b><span;>​</span;></b></span><br><span;>Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 11.00 WITA. Kepulan asap yang muncul dari bagian dek kapal sempat menarik perhatian warga dan pekerja di sekitar area pelabuhan. </span;><br><br><span;>​Menerima laporan dari Pusat Komunikasi (Puskom), Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Samarinda merespons cepat dengan menerjunkan Tim Regu 2 ke lokasi kejadian. Petugas tiba beberapa menit setelah laporan diterima dan langsung mengisolasi titik api.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>Proses pemadaman dimulai pada pukul 11.05 WITA. Berkat kesiapsiagaan tim di lapangan, kobaran api berhasil dikendalikan dan dipadamkan sepenuhnya pada pukul 11.20 WITA, atau hanya dalam kurun waktu 15 menit.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>“Objek yang terbakar satu unit kapal, tepatnya pada bagian dek KM Prince Soya dengan area terdampak sekitar 5 x 2 meter. Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka, dan tidak ada dampak kerugian pada area pelabuhan di sekitarnya,” jelas keterangan resmi Disdamkarmat Samarinda.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>Dalam penanganan ini, Disdamkarmat mengerahkan 2 unit armada beserta 6 personel. Aksi pemadaman turut dibantu oleh relawan pemadam kebakaran, PMK swasta, serta unsur OPD terkait.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>Guna memastikan kelancaran dan pengamanan di sekitar lokasi, petugas gabungan dari Polsek Samarinda Kota, Satlantas Polresta Samarinda, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Satpol PP, hingga Dinas Perhubungan disiagakan di area pelabuhan. Tim medis dari PMI, Samarinda Siaga 112, dan Emergency Medical Team juga turut bersiaga.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>Berdasarkan hasil analisis awal, dugaan sementara penyebab kebakaran dipicu oleh uap bahan bakar minyak (BBM). Meski demikian, kepastian penyebab utama masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut dari pihak kepolisian. (Irla)</span;><br><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260801_192656_366.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>KPID Kaltim Dorong Kolaborasi Radio dan Televisi dengan Media Sosial Hadapi Perubahan Perilaku Audiens</title>
<link>https://kartanews.com/kpid-kaltim-dorong-kolaborasi-radio-dan-televisi-dengan-media-sosial-hadapi-perubahan-perilaku-audiens</link>
<guid>https://kartanews.com/kpid-kaltim-dorong-kolaborasi-radio-dan-televisi-dengan-media-sosial-hadapi-perubahan-perilaku-audiens</guid>
<description><![CDATA[ SAMARINDA – Perubahan pola konsumsi informasi masyarakat yang kini beralih ke platform digital menjadi tantangan besar bagi lembaga penyiaran konvensional. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a6dbaaea0e8a.jpg" length="47879" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 01 Aug 2026 17:24:39 +0800</pubDate>
<dc:creator>Irla Hadratan Iman</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.COM, SAMARINDA –</span></span></strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> Perubahan pola konsumsi informasi masyarakat yang kini beralih ke platform digital menjadi tantangan besar bagi lembaga penyiaran konvensional. Menyikapi kondisi tersebut, Komisi Penyuaran Indonesia Daerah (KPID) Kalimantan Timur mendorong radio dan televisi untuk membangun kolaborasi yang lebih erat dengan media sosial agar tetap mampu menjangkau masyarakat luas.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Ketua KPID Kalimantan Timur, Awang Mohammad Jumri Syafi'i, menilai perkembangan teknologi tidak seharusnya dipandang sebagai ancaman, melainkan peluang bagi lembaga penyiaran untuk memperluas jangkauan siaran melalui berbagai platform digital.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Menurutnya, kebiasaan masyarakat dalam mengakses informasi telah berubah secara signifikan. Jika sebelumnya radio dan televisi menjadi sumber utama dan hiburan, kini masyarakat, khususnya generasi muda, lebih banyak menghabiskan waktu di platform digital seperti Instagram informasi, Facebook, hingga berbagai layanan media sosial lainnya.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Kami berharap bisa terus berkolaborasi dengan media sosial. Kalau sekarang hanya mengandalkan frekuensi siaran saja, kemungkinan jumlah pendengar dan penonton bisa semakin berkurang karena sudah memiliki banyak pilihan platform digital,” ujar Awang belum lama ini.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Ia menjelaskan bahwa keberadaan media sosial tidak perlu diposisikan sebagai pesaing radio maupun televisi. Sebaliknya, media sosial dapat menjadi sarana promosi sekaligus pintu masuk untuk mengajak masyarakat kembali menikmati konten yang diproduksi oleh lembaga Penerbitan konvensional.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Menurut Awang, strategi tersebut penting dilakukan mengingat perubahan perilaku masyarakat dalam memperoleh informasi berlangsung sangat cepat. Konten-konten yang dipublikasikan melalui media sosial dapat menjadi jembatan bagi publik untuk mengenal program-program radio maupun televisi yang berkualitas.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Kita ingin menggalang teman-teman media sosial untuk menarik kembali pendengar dan penonton agar mengenal bahkan menikmati siaran radio maupun televisi. Jadi bukan saling bersaing, tetapi saling memperkuat,” katanya.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Ia menambahkan, pola kemitraan seperti itu telah mulai dibangun KPID Kalimantan Timur melalui komunikasi dengan berbagai pengelola media digital dan kreator konten di daerah. Langkah tersebut dinilai menjadi bagian dari adaptasi lembaga penyiaran terhadap perkembangan informasi teknologi yang terus berubah.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Awang menyebut, kolaborasi lintas platform merupakan kebutuhan yang tidak bisa dihindari apabila industri penyiaran ingin tetap bertahan di tengah derasnya arus digitalisasi. Radio dan televisi tetap memiliki keunggulan dalam menghadirkan informasi yang telah melalui proses penyuntingan, verifikasi, serta berada di bawah pengawasan penyiaran.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Di sisi lain, media sosial memiliki keunggulan dalam kecepatan distribusi informasi dan kemampuan menjangkau berbagai kelompok masyarakat secara lebih luas. Oleh karena itu, menurutnya, kedua platform tersebut dapat saling melengkapi.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Kolaborasi itu sangat mungkin dibangun. Kita bisa terjadi dengan teman-teman media sosial maupun platform over-the-top atau OTT sebagaimana istilah yang digunakan di Kementerian Komunikasi dan Digital,” jelasnya.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Lebih lanjut, Awang mengatakan transformasi digital harus direspons dengan inovasi oleh seluruh lembaga penyiaran di Kalimantan Timur. Tidak cukup hanya mengandalkan pola siaran konvensional, tetapi juga harus mampu menghadirkan konten yang mudah diakses melalui perangkat digital.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Ia berharap setiap stasiun radio maupun televisi mulai memperkuat kehadiran mereka di berbagai platform media sosial melalui potongan siaran, tayangan langsung, maupun konten-konten kreatif yang mampu menarik perhatian masyarakat, khususnya kalangan muda.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Menurutnya, keberhasilan lembaga penyiaran pada masa mendatang tidak hanya diukur dari kekuatan frekuensi siaran, tetapi juga dari kemampuan membangun ekosistem digital yang terintegrasi dengan berbagai platform komunikasi modern.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KPID Kalimantan Timur, kata Awang, siap menjadi mitra bagi seluruh lembaga Penerbitan dalam mendorong transformasi tersebut. Pendampingan, komunikasi, hingga penguatan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan akan terus dilakukan agar industri penyiaran daerah mampu berkembang di tengah persaingan media digital yang semakin ketat.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Ia optimistis radio dan televisi tetap memiliki masa depan apabila mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan prinsip-prinsip jurnalistik dan penyiaran yang sehat.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Yang terpenting adalah bagaimana kita membangun kemitraan dan kolaborasi. Dengan begitu, masyarakat tetap mendapatkan informasi yang berkualitas melalui radio maupun televisi, sementara media sosial menjadi ruang untuk memperluas jangkauan tersebut,” tutupnya. (Irla)</span></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Masuk Top 3 Kaltim, Pengeluaran Per Kapita Warga Berau Tembus Rp2,46 Juta per Bulan</title>
<link>https://kartanews.com/masuk-top-3-kaltim-pengeluaran-per-kapita-warga-berau-tembus-rp246-juta-per-bulan</link>
<guid>https://kartanews.com/masuk-top-3-kaltim-pengeluaran-per-kapita-warga-berau-tembus-rp246-juta-per-bulan</guid>
<description><![CDATA[ Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pengeluaran perkapita masyarakat di Bumi Batiwakkal rata-rata mencapai Rp.2,46 juta perbulan pada tahun 2025. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a6d99e47051b.jpg" length="128324" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 01 Aug 2026 15:07:55 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b>KARTANEWS.COM, BERAU</b><span;> - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pengeluaran perkapita masyarakat di Bumi Batiwakkal rata-rata mencapai Rp.2,46 juta perbulan pada tahun 2025. Data tersebut dinilai meningkat 8,37 persen dibandinkan tahun 2024, yang hanya berkisar Rp 2,27 juta perbulan. </span;><br><br><span;>Dari total pengeluaran perbulan tersebut, BPS membagi menjadi 2 jenis, yakni pengeluaran untuk kebutuhan makanan dan non makanan. Dimana untuk pengeluran makanan, masyarakat berau rata-rata bisa mengahabiskan hingga Rp1,06 juta perbulan atau 43,27 persen dari total pengeluaran. </span;><br><br><span;><span;><span;><span;>Sedangkan pegeluaran non makanan, masyarakat berau mampu menghabiskan Rp 1,39 juta atau sekitar 56,7 persen dalam sebulan.Hal ini, membuat berau berada di peringkat ke 3 teratas di Kalimatan Tumur sebagai daerah dengan pengeluaran terbesar dari 10 Kabupaten/Kota.  Sementara itu, secara Nasional Berau berada di peringkat 30 dari 514 Kabupaten/Kota.<!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260801_150016_141.sdocx--></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Puluhan Kios di Pasar Sepinggan Balikpapan Ludes Terbakar, Diduga Korsleting Listrik</title>
<link>https://kartanews.com/puluhan-kios-di-pasar-sepinggan-balikpapan-ludes-terbakar-diduga-korsleting-listrik</link>
<guid>https://kartanews.com/puluhan-kios-di-pasar-sepinggan-balikpapan-ludes-terbakar-diduga-korsleting-listrik</guid>
<description><![CDATA[ BALIKPAPAN — Kebakaran hebat menghanguskan puluhan kios di Pasar Sepinggan, Kecamatan Balikpapan Selatan, Kota Balikpapan, pada Jumat (31/7/2026) pagi. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a6c6bc39715c.jpg" length="90114" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 31 Jul 2026 17:35:11 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b><span;>KARTANEWS.COM, BALIKPAPAN</span;></b><span;> — Kebakaran hebat menghanguskan puluhan kios di Pasar Sepinggan, Kecamatan Balikpapan Selatan, Kota Balikpapan, pada Jumat (31/7/2026) pagi. Tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian materiil diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>Peristiwa amuk si jago merah tersebut pertama kali dilaporkan warga ke posko penanggulangan bencana pada pukul 07.00 WITA. Api dengan cepat membesar dan merambat ke bangunan lain lantaran mayoritas kios terbuat dari material kayu. </span;><br><br><span;>​Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Balikpapan, Usman Ali, mengonfirmasi bahwa seluruh armada pemadam dari berbagai sektor diterjunkan ke lokasi untuk memadamkan api.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>"Semua unit kami kerahkan dibantu unsur lain. Proses pemadaman sempat terkendala oleh akses jalan yang sempit, kabel listrik melintang, serta banyaknya material dagangan yang mudah terbakar di dalam kios," kata Usman, Jumat (31/7/2026).</span;><br><span;>​</span;><br><span;>Mengenai pemicu kebakaran, dugaan awal mengarah pada korsleting listrik. Berdasarkan keterangan saksi pedagang di lokasi, percikan api pertama kali terlihat muncul dari salah satu meteran listrik sebelum akhirnya membesar. </span;><span;>Namun, pihak berwenang menegaskan belum menyimpulkan penyebab pasti peristiwa tersebut. </span;><br><br><span;>"Untuk penyebab pasti masih menunggu hasil investigasi olah TKP dari Tim Inafis dan Satreskrim Polresta Balikpapan," tegas Usman.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Kota Balikpapan, Haemusri Umar, soroti tiadanya Alat Pemadam Api Ringan (APAR) di area pasar yang membuat upaya pemadaman mandiri oleh pedagang gagal dilakukan saat api masih kecil.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>Sebagai langkah pascabencana, Pemkot Balikpapan tengah mendata jumlah pasti pedagang terdampak dan menyiapkan rencana relokasi sementara ke los-los kosong yang masih tersedia. </span;><br><span;></span;></p>
<p><span;>"Pemerintah Kota juga berencana memprioritaskan revitalisasi penuh bangunan Pasar Sepingganyang berdiri sejak era 1970-an tersebut pada tahun anggaran mendatang guna menjamin keselamatan ke depan,"punkasnya (Rein)</span;><br><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260731_173131_251.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Duta DPD RI Kaltim 2026 Dibuka, Ajak Generasi Muda Jadi Penghubung Aspirasi Daerah</title>
<link>https://kartanews.com/duta-dpd-ri-kaltim-2026-dibuka-ajak-generasi-muda-jadi-penghubung-aspirasi-daerah</link>
<guid>https://kartanews.com/duta-dpd-ri-kaltim-2026-dibuka-ajak-generasi-muda-jadi-penghubung-aspirasi-daerah</guid>
<description><![CDATA[ SAMARINDA – Proses pemilihan Duta DPD RI Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) angkatan kedua resmi dibuka. Program yang digagas untuk memperkuat kedekatan lembaga Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a6b270bdfa7d.jpg" length="73272" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 30 Jul 2026 18:07:33 +0800</pubDate>
<dc:creator>Irla Hadratan Iman</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.COM, SAMARINDA –</span></span></strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> Proses pemilihan Duta DPD RI Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) angkatan kedua resmi dibuka. Program yang digagas untuk memperkuat kedekatan lembaga Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) dengan ini mengajak generasi muda Kaltim berperan aktif menjadi jembatan komunikasi antara senator DPD RI dan masyarakat.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Duta DPD RI Kaltim, Novalin Delvia Sari, menjelaskan bahwa program tersebut bukan sekedar ajang pemilihan tokoh muda berprestasi, tetapi juga menjadi wadah kaderisasi generasi muda yang memiliki kepedulian terhadap isu-isu kebangsaan, pembangunan daerah, serta mampu menyampaikan aspirasi masyarakat kepada para senator di daerah.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Menurut Novalin, keberadaan Duta DPD RI diharapkan mampu memperluas pemahaman masyarakat mengenai tugas, fungsi, dan peran DPD RI sebagai lembaga negara yang mewakili kepentingan daerah di tingkat nasional. Selama ini, kata dia masih banyak masyarakat yang belum memahami secara utuh peran strategi DPD RI dalam memperjuangkan aspirasi daerah melalui jalur konstitusional.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Program Duta DPD RI bertujuan memperkenalkan lembaga DPD RI kepada masyarakat, khususnya generasi muda di Kalimantan Timur. Nantinya para duta akan menjadi penghubung antara senator maupun kelembagaan DPD RI dengan masyarakat sehingga aspirasi masyarakat dapat tersampaikan melalui dialog ruang-ruang yang lebih luas,” ujarnya saat diwawancarai.</span></span></p>
<p>Ia mengatakan, peran generasi muda sangat penting dalam memperkuat partisipasi publik terhadap pembangunan daerah. Melalui program ini, para peserta tidak hanya dituntut memiliki kemampuan komunikasi yang baik, tetapi juga wawasan kebangsaan, kepemimpinan, serta kepedulian terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat Kalimantan Timur.</p>
<p><img src="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x_6a6b27a73d7ea.jpg" alt=""></p>
<p>Saat ini, proses rekrutmen peserta masih memasuki tahap sosialisasi sekaligus penyebarluasan informasi kepada masyarakat. Meski demikian, antusiasme kalangan pemuda untuk mengikuti seleksi disebut sudah cukup tinggi.</p>
<p>"Pendaftaran masih terus berlangsung dan respons masyarakat, khususnya anak-anak muda, sangat positif. Banyak yang sudah mulai mencari informasi mengenai persyaratan dan tahapan seleksi," kata Novalin.</p>
<p>Pendaftaran Duta DPD RI Provinsi Kalimantan Timur telah dibuka sejak awal Juli 2026 dan akan berlangsung hingga 20 Agustus 2026. Kesempatan tersebut terbuka bagi seluruh putra-putri daerah yang memenuhi persyaratan administrasi maupun komitmen mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.</p>
<p>Adapun persyaratan utama yang harus dipenuhi peserta di antaranya berdomisili di Provinsi Kalimantan Timur, berusia minimal 18 tahun, minimal sedang menempuh pendidikan atau telah lulus SMA atau sederajat, memiliki proporsi tinggi dan berat badan yang ideal, serta bersedia mengikuti seluruh tahapan seleksi hingga masa pengabdian apabila terpilih.</p>
<p>Novalin menegaskan bahwa proses seleksi dilakukan secara terbuka tanpa adanya pembatasan jumlah peserta pada tahap awal. Seluruh masyarakat yang memenuhi persyaratan diberikan kesempatan yang sama untuk mendaftarkan diri.</p>
<p>"Tidak ada batasan kuota pada tahap pemberkasan. Semua peserta yang memenuhi persyaratan dapat mengikuti proses seleksi. Setelah itu barulah dilakukan penyaringan secara bertahap berdasarkan kemampuan dan kompetensi masing-masing peserta," jelasnya.</p>
<p>Setelah tahap administrasi selesai, peserta akan mengikuti seleksi wawancara pertama. Dari seluruh peserta yang lolos pemberkasan, panitia akan memilih 10 peserta terbaik yang terdiri atas lima putra dan lima putri.</p>
<p>Tahapan berikutnya adalah wawancara lanjutan yang akan menguji kemampuan komunikasi, wawasan kebangsaan, pemahaman mengenai DPD RI, kepemimpinan, hingga kemampuan menyampaikan gagasan terhadap isu-isu pembangunan daerah.</p>
<p>Melalui proses tersebut, jumlah peserta kembali diseleksi menjadi tiga pasang finalis yang terdiri atas tiga putra dan tiga putri terbaik. Mereka kemudian akan mengikuti rangkaian pembekalan dan penilaian akhir sebelum ditetapkan sebagai Duta DPD RI Provinsi Kalimantan Timur.</p>
<p>Pada tahap final, dewan juri akan memilih satu putra dan satu putri terbaik sebagai Duta DPD RI Provinsi Kalimantan Timur 2026. Keduanya akan mewakili provinsi pada kegiatan di tingkat nasional sekaligus menjalankan berbagai program sosialisasi dan edukasi mengenai DPD RI kepada masyarakat.</p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Novalin berharap program tersebut mampu melahirkan generasi muda yang tidak hanya memiliki prestasi akademik maupun nonakademik, tetapi juga mempunyai kepedulian sosial dan semangat untuk mengabdi kepada daerah.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Menurutnya, Duta DPD RI merupakan representasi anak muda yang siap menjadi mitra strategis para senator dalam menjalin komunikasi dengan masyarakat. Melalui berbagai kegiatan edukasi, sosialisasi, maupun dialog publik, para duta diharapkan dapat membantu meningkatkan literasi masyarakat mengenai sistem ketatanegaraan dan fungsi lembaga perwakilan daerah.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Selain itu, keberadaan Duta DPD RI juga menjadi ruang pengembangan kapasitas bagi generasi muda. Para peserta akan memperoleh pengalaman berharga dalam bidang kepemimpinan, komunikasi publik, penguatan karakter, hingga kemampuan membangun jejaring dengan berbagai pemangku kepentingan.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Program ini diharapkan mampu melahirkan figur-figur muda yang memiliki integritas, wawasan kebangsaan, serta semangat untuk menjadi agen perubahan di tengah masyarakat. Kehadiran mereka diharapkan mampu memperkuat hubungan antara lembaga DPD RI dengan masyarakat Kalimantan Timur melalui berbagai kegiatan yang edukatif, partisipatif, dan inklusif.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Dengan masih dibukanya masa pendaftaran hingga 20 Agustus 2026, Novalin mengajak seluruh pemuda dan pemudi Kalimantan Timur yang memenuhi persyaratan untuk tidak ragu mengikuti seleksi. Ia menilai kesempatan tersebut menjadi wadah bagi generasi muda untuk belajar, mengembangkan potensi diri, sekaligus berkontribusi dalam memperkuat partisipasi terhadap masyarakat pembangunan daerah melalui peran strategis DPD RI.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Melalui penyelenggaraan angkatan kedua ini, diharapkan Duta DPD RI Provinsi Kalimantan Timur mampu menjadi wajah perwakilan generasi muda yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki dedikasi tinggi dalam memperjuangkan aspirasi daerah, membangun komunikasi yang konstruktif dengan masyarakat, serta memperkuat eksistensi DPD RI sebagai lembaga yang menggalang kepentingan daerah di tingkat nasional. (Irla)</span></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Sinergi Lintas Sektor Semarakkan Puncak Hari Anak Nasional Ke&#45;42 di Kaltim</title>
<link>https://kartanews.com/sinergi-lintas-sektor-semarakkan-puncak-hari-anak-nasional-ke-42-di-kaltim</link>
<guid>https://kartanews.com/sinergi-lintas-sektor-semarakkan-puncak-hari-anak-nasional-ke-42-di-kaltim</guid>
<description><![CDATA[ KALTIM– Puncak Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 Tahun 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Timur berlangsung semarak di Ruang Ruhui Rahayu, Kantor Gubernur Kaltim, Kamis (30/7/2026). ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a6ae74344329.jpg" length="623076" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 30 Jul 2026 13:58:44 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b><span;>KARTANEWS.COM, KALTIM</span;></b><span;>– Puncak Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 Tahun 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Timur berlangsung semarak di Ruang Ruhui Rahayu, Kantor Gubernur Kaltim, Kamis (30/7/2026). </span;><br><br><span;>Mengusung semangat kepedulian bersama, jajaran pemerintah daerah, BUMD, dunia usaha, hingga organisasi masyarakat saling bahu-membahu menyajikan rangkaian kegiatan yang sarat edukasi dan hiburan bagi ratusan anak yang hadir.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kaltim, Syarifah Alawiyah, mengungkapkan bahwa keterbatasan anggaran tidak menjadi penghalang untuk menghadirkan perayaan yang berkualitas. Sinergi lintas sektor menjadi kunci utama di balik suksesnya agenda tahunan ini. </span;><br><br><span;>​"Meski dengan anggaran terbatas, kami tidak patah semangat. Berkat kolaborasi berbagai pihak, peringatan Hari Anak Nasional dapat terlaksana dengan meriah dan memberikan manfaat bagi anak-anak di Kalimantan Timur," ujar perempuan yang akrab disapa Yuyun tersebut. </span;><br><br><span;>​Sepanjang acara, anak-anak mendapatkan berbagai fasilitas pelayanan langsung. Gabungan faskes dan instansi kesehatan menyediakan pemeriksaan kesehatan gratis, mulai dari cek gigi, tumbuh kembang, hingga deteksi dini stunting yang terintegrasi dengan Aplikasi Sehat IndonesiaKu (ASIK). </span;><br><br><span;>Selain itu, Dinas Peternakan membagikan paket gizi berupa susu dan telur, sementara Baznas dan Bankaltimtara turut menyerahkan bingkisan serta membuka layanan simpanan pelajar. </span;><br><br><span;>​Suasana semakin meriah saat Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, hadir dan berinteraksi langsung melalui kuis interaktif seputar pengetahuan umum dan nilai keagamaan. Anak-anak tampak sangat antusias berebut menjawab pertanyaan yang disiapkan. </span;><br><br><span;>​Momen menginspirasi juga terlihat saat unjuk gigi para penyiar dan reporter cilik, disusul lomba mewarnai dari Dinas Perpustakaan, serta sesi mendongeng interaktif bersama Kak Icha dari Kampung Dongeng. </span;><br><br><span;>Tak hanya itu, perayaan ini turut diramaikan parade inovasi perlindungan anak seperti PUSPAGA, SIFORI, hingga pementasan Gerakan Ayah Teladan Indonesia sebagai momentum memperkuat peran keluarga.(Rein)</span;><br><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260730_135421_935.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Area PT Kertas Nusantara Berau Meledak, Warga Mangkajang Dikagetkan Suara Gemuruh</title>
<link>https://kartanews.com/area-pt-kertas-nusantara-berau-meledak-warga-mangkajang-dikagetkan-suara-gemuruh</link>
<guid>https://kartanews.com/area-pt-kertas-nusantara-berau-meledak-warga-mangkajang-dikagetkan-suara-gemuruh</guid>
<description><![CDATA[ BERAU -  Ledakan dahsyat guncang area PT Kertas Nusantara (Kiani) di Kampung Mangkajang, Kabuapten Berau, pada Rabu (29/07/2026). Kejadian tersebut diperkirakan pada pukul 10.30 wita pagi. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a6ac0f2c3ec5.jpg" length="56410" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 30 Jul 2026 11:13:10 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span><b>KARTANEWS.COM, BERAU</b></span><span><span;> -  Ledakan dahsyat guncang area PT Kertas Nusantara (Kiani) di Kampung Mangkajang, Kabuapten Berau, pada Rabu (29/07/2026). Kejadian tersebut diperkirakan pada pukul 10.30 wita pagi.</span;></span> <br><br><span><span;>Akibat </span;></span><span;>Insiden ini, warga sekitar sempat digegerkan dengan suara dentuman keras disertai kabut asap tebal yang membumbung tinggi di atas langit. Kabarnya </span;><span><span;>sumber dentuman diduga kuat berasal dari area belakang boiler di dalam lingkungan pabrik PT Kiani Kertas.</span;></span><span;> </span;><br><br><span><span;>Kepala Seksi (Kasi) Penyelamatan dan Evakuasi Disdamkarmat Berau, Alimi Zain menyatakan bahwa pihaknya pada saat kejadian  terus memantau situasi secara intensif dan berkordinasi denga pihak perusahaan.</span;></span><span;> </span;><br><br><span><span;>“Tim Damkar tidak bergerak ke sana, tapi kami tetap melakukan koordinasi ketat dengan tim pemadam internal perusahaan,” ungkanya. </span;></span><br><span;></span;></p>
<p><span;>​Ia mengatakan bahwa </span;><span><span;>PT Kiani Kertas saat ini memiliki armada pemadam internal sebanyak 1 unit yang disiagakan di area operasional. </span;></span><span><span;>Maski demikian, ia menegaskan Disdamkarmat Berau bakal siap-siaga apabila pihak perusahaan mebutuhkan bantuan jika situasi memburuk.</span;></span></p>
<p><br><span><span;>Sementara itu, di tempat yang terpisah Humas Kiani Kerta Nusantara, Tomi</span;></span><span><span;> mengatakan, </span;></span><span><span;>sesuai dengan vidio yang beredar, ledakan yang terjadi memang berada di area PT Kiani Kertas Nusantara, akan tetapi, lokasi kejadian berada di pembuangan sampah sementara.</span;></span><span;> </span;><br><br><span><span;>“Diduga masih ada tercampur dengan batu kapur damping, bekas pemakaian juga. Hasil investigasi sementara seperti itu,” terangnya. </span;></span><span;> </span;><br><br><span><span;>Dia menegaska area tersebut bukan merupakan area limbah B3. Melainkan hanya bekas workshop yang sudah tidak terpakai, sehingga hanya digunakan untuk area pembuangan sampah.</span;></span><span;> </span;><br><br><span><span;>“Untuk ledakan kemungkinan batu kapur itu ya. Tapi kami masih investigasi,” terangnya</span;></span><span;> </span;><br><br><span><span;>Ia juga memastikan dari insiden ini tidak terdapat korban jiwa, maupun kerugian material. Kendati demikian, ia mengatakan hal ini bakal menjadi pelajaran penting untuk dievaluasi oleh internal perusahanaan</span;></span><span;> </span;><br><br><span><span;>“Sudah dipisahkan sebenarnya (sampahnya,red),” tuturnya.</span;></span><span;> </span;><br><br><span><span;>Dia juga menambahkan, insiden ini sama sekalitidak menggangu aktivitas oprasional perusahaan. Sehingga para karyawan bisa kembali bekerja normal. </span;></span><span;> </span;><br><br><span><span;> “Kejadian sekira pukul 10.00 Wita. Bangunan yang terbakar merupakan bekas workshop yang tidak dipakai. Dan tempat penyimpanan sampah non B3,” tutupnya. (Rein)</span;></span><br><span;><span;><span;><span;><span;><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260730_110413_589.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Diserang Buaya Saat Menombak Ikan di Bontang, Nelayan Sulbar Selamat Usai Melawan</title>
<link>https://kartanews.com/diserang-buaya-saat-menombak-ikan-di-bontang-nelayan-sulbar-selamat-usai-melawan</link>
<guid>https://kartanews.com/diserang-buaya-saat-menombak-ikan-di-bontang-nelayan-sulbar-selamat-usai-melawan</guid>
<description><![CDATA[ BONTANG – Aksi nekat melawan predator ganas menyelamatkan nyawa Jusril (21), seorang nelayan asal Sulawesi Barat. Ia berhasil lolos dari maut setelah diserang seekor buaya di perairan Kerindingan, Kelurahan Tanjung Laut Indah, Kecamatan Bontang Selatan, pada Kamis (23/7/2026) malam. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a685a43181b5.jpg" length="62558" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 28 Jul 2026 15:30:34 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr">​<b>KARTANEWS.COM, BONTANG</b> – Aksi nekat melawan predator ganas menyelamatkan nyawa Jusril (21), seorang nelayan asal Sulawesi Barat. Ia berhasil lolos dari maut setelah diserang seekor buaya di perairan Kerindingan, Kelurahan Tanjung Laut Indah, Kecamatan Bontang Selatan, pada Kamis (23/7/2026) malam.</p>
<p dir="ltr">​Peristiwa menegangkan itu terjadi sekitar pukul 21.00 WITA. Saat itu, Jusril bersama dua rekannya, Iyan dan Rudi, tengah menombak ikan di perairan dangkal setinggi bawah pusar. Di tengah aktivitas nocturnal tersebut, seekor buaya mendadak muncul dari samping dan langsung mengincarnya.</p>
<p dir="ltr">​Kaget dengan kedatangan satwa liar itu, Jusril berupaya menyelamatkan diri dengan berenang menuju lokasi yang lebih dangkal. Namun, sebelum sempat memanjat ke atas perahu, buaya tersebut kembali menerjang dan langsung menggigit tubuhnya.</p>
<p dir="ltr">​Dalam kondisi terdesak, korban memberanikan diri melakukan perlawanan hingga gigitan buaya tersebut akhirnya terlepas. Akibat serangan ganas itu, Jusril menderita luka serius di bagian dada sebelah kiri, pundak, serta punggung.</p>
<p dir="ltr">​Melihat korban dalam bahaya, kedua rekannya bergegas memberikan pertolongan dan mengevakuasi Jusril ke Pelabuhan Berbas Pantai. Korban sempat dilarikan ke RS Amalia sebelum akhirnya dirujuk ke RS PKT Bontang untuk menjalani perawatan intensif dan tindakan operasi.</p>
<p dir="ltr">​Atas insiden ini, Kapolres Bontang AKBP Anak Agung Gede Wibowo Sitepu meminta para nelayan dan masyarakat yang sering beraktivitas di wilayah pesisir untuk lebih berhati-hati, terutama saat malam hari.</p>
<p dir="ltr">​"Kami mengingatkan masyarakat agar selalu berhati-hati saat beraktivitas di perairan yang berpotensi menjadi habitat buaya. Keselamatan harus jadi prioritas utama," tegas Kapolres dalam keterangan resminya, Sabtu (25/7/2026).</p>
<p dir="ltr">​Pihak kepolisian juga menegaskan akan segera berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memantau keamanan di kawasan perairan Kerindingan. Langkah antisipasi perlu diambil mengingat area tersebut masih menjadi tempat utama warga lokal mencari nafkah, sehingga kejadian serupa tidak kembali terulang.(Rein)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Harumkan Nama Daerah, Personel Polres Berau Raih Medali Emas di Kapolri Cup 2026</title>
<link>https://kartanews.com/harumkan-nama-daerah-personel-polres-berau-raih-medali-emas-di-kapolri-cup-2026</link>
<guid>https://kartanews.com/harumkan-nama-daerah-personel-polres-berau-raih-medali-emas-di-kapolri-cup-2026</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Prestasi membanggakan di tingkat nasional berhasil diukir oleh salah satu personel Kepolisian Resor (Polres) Berau. Bripda Muhammad Rafi Akbar, anggota Bintara Satuan Samapta (Ba Sat Samapta) ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a68540205262.jpg" length="120198" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 28 Jul 2026 15:03:59 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b><span;>KARTANEWS.COM, BERAU</span;></b><span;> – Prestasi membanggakan di tingkat nasional berhasil diukir oleh salah satu personel Kepolisian Resor (Polres) Berau. Bripda Muhammad Rafi Akbar, anggota Bintara Satuan Samapta (Ba Sat Samapta) Polres Berau Polda Kaltim, sukses menyabet Juara 1 dan membawa pulang medali emas dalam Kejuaraan Taekwondo Kapolri Cup 2026. </span;><br><br><span;>​Kompetisi bergengsi tingkat nasional tersebut berlangsung di Indoor Stadium Tangerang, Banten, pada 9 hingga 12 Juli 2026. Bripda Rafi dipastikan keluar sebagai yang terbaik setelah menunjukkan performa luar biasa dan berhasil menumbangkan para pesaing tangguhnya di kategori yang ia ikuti. </span;><br><br><span;>​Kapolres Berau, AKBP Ridho Tri Putranto, menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas pencapaian gemilang anggotanya. Menurutnya, keberhasilan ini tidak hanya membanggakan institusi Polri, khususnya Polres Berau dan Polda Kalimantan Timur, tetapi juga berhasil mengharumkan nama Kabupaten Berau di kancah nasional. </span;><br><br><span;>​Dia mengungkapkan rasa bangganya atas dedikasi serta kerja keras yang ditunjukkan oleh Bripda Rafi. Menurutnya, membawa pulang medali emas dari ajang sekelas Kapolri Cup bukanlah perkara mudah, melainkan hasil dari latihan yang konsisten dan disiplin tinggi. </span;><br><br><span;>"Pencapaian ini membuktikan bahwa personel Polres Berau memiliki daya saing yang kuat serta mental seorang juara,"ungkapnya. </span;><br><br><span;>​Lebih lanjut, Kapolres berharap prestasi nasional ini dapat menjadi motivasi serta penyemangat bagi seluruh personel Polres Berau lainnya. Keberhasilan tersebut diharapkan mampu memicu semangat para anggota untuk terus mengukir prestasi, baik di bidang olahraga maupun dalam mengoptimalkan tugas pelayanan kepada masyarakat. </span;><br><br><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;>​Ia menekankan bahwa keberhasilan Bripda Rafi menjadi bukti nyata bahwa disiplin dan kerja keras akan membuahkan hasil terbaik. Ke depan, pencapaian ini diharapkan dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan demi membawa nama baik daerah dan institusi.(Rein)<!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260728_145826_116.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Andi Sofyan Hasdam Soroti Tingginya Kasus Kekerasan Seksual di Kaltim, Dorong Penguatan Pengawasan UU HAM</title>
<link>https://kartanews.com/andi-sofyan-hasdam-soroti-tingginya-kasus-kekerasan-seksual-di-kaltim-dorong-penguatan-pengawasan-uu-ham</link>
<guid>https://kartanews.com/andi-sofyan-hasdam-soroti-tingginya-kasus-kekerasan-seksual-di-kaltim-dorong-penguatan-pengawasan-uu-ham</guid>
<description><![CDATA[ SAMARINDA – Anggota DPD RI asal Kalimantan Timur sekaligus Ketua Komite I DPD RI, Andi Sofyan Hasdam, menegaskan perlunya penguatan implementasi perlindungan hak asasi manusia (HAM) ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a673763e690b.jpg" length="69905" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 27 Jul 2026 18:49:01 +0800</pubDate>
<dc:creator>Irla Hadratan Iman</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.COM, SAMARINDA –</span></span></strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> Anggota DPD RI asal Kalimantan Timur sekaligus Ketua Komite I DPD RI, Andi Sofyan Hasdam, menegaskan perlunya penguatan implementasi perlindungan hak asasi manusia (HAM) di Kalimantan Timur menyusul masih tingginya angka seksual kekerasan dan kekerasan berbasis gender (Gender-Based Violence/GBV).</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Pernyataan tersebut disampaikan saat menggelar kegiatan reses bertajuk "Pengawasan Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia: Fokus Khusus Penguatan Penanganan Kekerasan Seksual dan Kekerasan Berbasis Gender (GBV)" di Warung Kopi Bagios, Jalan KH Abdurrasyid Nomor 8, Samarinda, Senin (27/7/2026).</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Dalam kegiatan tersebut, Andi menekankan bahwa tingginya kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak menjadi alarm bagi seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat pelaksanaan Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Negara harus hadir untuk memastikan setiap warga negara memperoleh perlindungan hak asasi, terutama perempuan dan anak yang menjadi kelompok paling rentan menjadi korban kekerasan,” tegas Andi Sofyan Hasdam.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Ia menjelaskan, pengawasan terhadap pelaksanaan Undang-Undang HAM tidak hanya fokus pada aspek regulasi, tetapi juga harus memastikan korban memperoleh perlindungan, pemulihan, serta akses terhadap keadilan.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Sebagai Ketua Komite I DPD RI, Andi mengatakan memiliki fungsi konstitusional dalam mengawasi pelaksanaan berbagai undang-undang yang berkaitan dengan otonomi daerah, hubungan pusat dan daerah, hingga kebijakan yang berdampak pada pelayanan publik dan perlindungan masyarakat.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Dalam paparannya, Andi mengungkapkan kondisi empiris kekerasan di Kalimantan Timur berdasarkan data Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kaltim melalui aplikasi Simfoni PPA.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Tercatat sebanyak 1.108 kasus kekerasan pada tahun 2023 dan 1.002 kasus sepanjang tahun 2024. Meskipun secara statistik terjadi penurunan, laporan penanganan kasus di UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak masih menunjukkan tren peningkatan.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Rata-rata terdapat tiga hingga empat kasus kekerasan setiap hari di Kalimantan Timur dengan sebagian besar korban merupakan perempuan dan anak. Kota Samarinda daerah menjadi dengan jumlah laporan tertinggi.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Menurut Andi, meningkatnya jumlah laporan juga dipengaruhi oleh semakin tingginya kesadaran masyarakat untuk melapor serta kemudahan akses terhadap layanan pengaduan.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Ia juga menyebutkan bahwa bentuk kekerasan yang paling banyak dialami anak adalah kekerasan seksual, sedangkan pada korban dewasa didominasi kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dan kekerasan fisik.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Tingkat tinggi dari angka tersebut menunjukkan bahwa permasalahan kekerasan berbasis gender tidak dapat diselesaikan hanya melalui pendekatan hukum. Persoalan ini membutuhkan kolaborasi semua pihak, mulai dari pemerintah daerah, aparat penegak hukum, lembaga pendidikan, masyarakat organisasi, hingga keluarga sebagai benteng pertama perlindungan anak dan perempuan,” ujarnya.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Lebih lanjut, Andi mengidentifikasi sejumlah tantangan dalam penegakan HAM, di antaranya keterbatasan sumber daya, belum optimalnya koordinasi antarinstansi, serta masih adanya stigma sosial yang menyebabkan korban enggan melapor.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Oleh karena itu, DPD RI mendorong penguatan koordinasi lintas lembaga dalam penanganan kekerasan seksual, peningkatan kapasitas aparat penegak hukum, perluasan edukasi kepada masyarakat, serta penguatan layanan pemulihan bagi para korban.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Melalui forum diskusi bersama para pemangku kepentingan, Andi juga menghimpun berbagai aspirasi yang nantinya akan dibawa ke tingkat nasional sebagai bahan pengawasan dan evaluasi pelaksanaan Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Ia menegaskan bahwa hasil reses tersebut tidak hanya menjadi wadah menyerap aspirasi masyarakat, tetapi juga akan menjadi dasar penyusunan rekomendasi kepada pemerintah pusat agar kebijakan perlindungan perempuan dan anak dapat diterapkan secara lebih efektif di daerah.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Kita ingin memastikan setiap rekomendasi yang lahir benar-benar menjawab permasalahan di lapangan, sehingga hak-hak korban dapat dilindungi secara optimal,” tutupnya. (Irla) </span></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kebakaran Lahan Seluas 1 Hektar Kembali Terjadi di Labanan Makmur, Api Berasal dari Pembakaran Sampah</title>
<link>https://kartanews.com/kebakaran-lahan-seluas-1-hektar-kembali-terjadi-di-labanan-makmur-api-berasal-dari-pembakaran-sampah</link>
<guid>https://kartanews.com/kebakaran-lahan-seluas-1-hektar-kembali-terjadi-di-labanan-makmur-api-berasal-dari-pembakaran-sampah</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Kebakaran lahan melalap area seluas satu hektar di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Labanan Makmur, Kecamatan Teluk Bayur, Kabupaten Berau, pada Sabtu (25/7/2026) siang. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a657b2fea824.jpg" length="119276" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 26 Jul 2026 11:13:37 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b><span;>KARTANEWS.COM, BERAU </span;></b><span;>– Kebakaran lahan melalap area seluas satu hektar di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Labanan Makmur, Kecamatan Teluk Bayur, Kabupaten Berau, pada Sabtu (25/7/2026) siang. </span;><br><span;>Lokasi kebakaran yang hanya berjarak sekitar 10 meter dari bangunan Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Teluk Bayur sempat memicu kewaspadaan petugas di lapangan.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>Laporan insiden tersebut pertama kali diterima oleh Pos Pemadam Kebakaran (Damkar) Labanan dari masyarakat setempat pada pukul 11.00 WITA. Menanggapi laporan warga, personil gabungan bergerak cepat dan tiba di Tempat Kejadian Kebakaran (TKK) hanya dalam waktu enam menit.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>Berdasarkan investigasi awal, dugaan sementara penyebab kebakaran dipicu oleh aktivitas pembakaran sampah di area Balai Pertanian yang kemudian meluas dan membesar lantaran kondisi lahan yang kering.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>"Proses pemadaman dilakukan secara kolaboratif oleh regu gabungan yang melibatkan. Petugas Damkar &amp; Redkar: 2 personel Damkar dan 2 anggota Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar).KPH Berau Barat: 1 orang anggota Masyarakat Peduli Api (MPA). TNI &amp; Polri: Babinsa Labanan Makmur serta jajaran Pospol Labanan,"tulis keterengan Damkar Berau.</span;></p>
<p><span;> </span;><br><span;>​Untuk menaklukkan kobaran api, petugas mengerahkan dua unit armada, yakni 1 unit mobil peralatan dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Berau serta 1 unit mobil operasional KPH Berau Barat.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>Meskipun tim sempat menemui kendala berupa keterbatasan jumlah personel dan tidak adanya sumber air langsung di sekitar lokasi kejadian, penanganan intensif berhasil meredam perambatan api. Penanganan dinyatakan selesai pada pukul 12.50 WITA dengan kondisi akhir situasi aman dan terkendali.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>Pihak Disdamkarmat memastikan tidak ada korban jiwa, luka-luka, maupun kerugian material bangunan dalam peristiwa ini. Pihak berwenang kembali mengimbau masyarakat untuk tidak membuang puntung rokok sembarangan atau melakukan pembakaran sampah secara sembarangan, terutama di dekat area lahan kering dan vegetasi yang mudah terbakar. </span;><b><span;>(Rein)</span;></b><br><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260726_110914_335.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Optimalkan Potensi Daerah, Pemkab Berau Jadikan Ikan Murah Program Prioritas</title>
<link>https://kartanews.com/optimalkan-potensi-daerah-pemkab-berau-jadikan-ikan-murah-program-prioritas</link>
<guid>https://kartanews.com/optimalkan-potensi-daerah-pemkab-berau-jadikan-ikan-murah-program-prioritas</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau menegaskan komitmennya dalam memperluas akses pangan bergizi dan terjangkau bagi masyarakat melalui program Gerakan Ikan Murah. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a631bbaa9dc5.jpg" length="462786" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 24 Jul 2026 16:04:44 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span;>​</span;><b><span;>KARTANEWS.COM, BERAU</span;></b><span;> – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau menegaskan komitmennya dalam memperluas akses pangan bergizi dan terjangkau bagi masyarakat melalui program Gerakan Ikan Murah. </span;><br><br><span;>Kegiatan yang digelar dalam rangka memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) 2026 ini diyakini efektif membantu masyarakat memenuhi kebutuhan gizi sekaligus mendukung upaya penanganan </span;><i><span;>stunting</span;></i><span;>.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>Pelaksanaan program tersebut mendapat perhatian langsung dari Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas'ud, yang hadir meninjau antusiasme warga. Dalam kunjungan tersebut, Gubernur didampingi oleh Bupati Berau Sri Juniarsih Mas dan Wakil Bupati Berau Gamalis.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>Di sela-sela peninjauan, Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud menyampaikan apresiasinya atas inisiatif Pemkab Berau. Ia menilai Gerakan Ikan Murah tidak hanya membantu efisiensi pengeluaran rumah tangga, tetapi juga berperan strategis dalam mendukung kesehatan masyarakat melalui peningkatan konsumsi protein hewani. </span;><br><br><span;>"Program ini harus terus diperluas agar semakin banyak masyarakat yang memperoleh akses terhadap ikan segar berkualitas dengan harga terjangkau," ujar Rudy. </span;><br><br><span;>​Sementara itu, Bupati Berau Sri Juniarsih Mas menegaskan bahwa Gerakan Ikan Murah akan tetap dipertahankan sebagai salah satu program prioritas daerah. </span;></p>
<p><span;>Menurutnya, pemenuhan gizi berbasis produk perikanan menjadi langkah konkret Pemkab Berau dalam memperkuat ketahanan pangan keluarga sekaligus menekan angka </span;><i><span;>stunting</span;></i><span;> di Kabupaten Berau. </span;><br><br><span;>​"Dengan meningkatnya konsumsi ikan di tingkat rumah tangga, kualitas gizi masyarakat diharapkan terus membaik. Hal ini sejalan dengan komitmen Pemkab Berau untuk mewujudkan generasi masa depan yang sehat, cerdas, dan produktif," pungkas Sri Juniarsih.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>Melalui keberlanjutan program ini, Pemkab Berau optimistis dapat mendorong masyarakat untuk menjadikan ikan sebagai menu utama harian keluarga sekaligus memperkuat ketahanan pangan berbasis potensi daerah. </span;><b><span;>(Adv/Rein)</span;></b><br><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260724_160009_363.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Respon Isu Pembentukan Dewan Pengawas BGN, Sudaryono: &amp;quot;Kerja Benar, Kita Terbuka Diawasi Siapa Saja&amp;quot;</title>
<link>https://kartanews.com/respon-isu-pembentukan-dewan-pengawas-bgn-sudaryono-kerja-benar-kita-terbuka-diawasi-siapa-saja</link>
<guid>https://kartanews.com/respon-isu-pembentukan-dewan-pengawas-bgn-sudaryono-kerja-benar-kita-terbuka-diawasi-siapa-saja</guid>
<description><![CDATA[ JAKARTA – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru dilantik, Sudaryono, akhirnya angkat bicara mengenai wacana pembentukan Dewan Pengawas di tubuh lembaga yang dipimpinnya. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a61baac5ab4d.jpg" length="590769" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 23 Jul 2026 14:55:11 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b><span;>KARTANEWS.COM, JAKARTA</span;></b><span;> – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru dilantik, Sudaryono, akhirnya angkat bicara mengenai wacana pembentukan Dewan Pengawas di tubuh lembaga yang dipimpinnya. Isu ini mencuat ke publik menyusul pengunduran diri Kepala BGN sebelumnya, Nanik S. Deyang.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>Terkait kabar tersebut, Sudaryono mengaku belum menerima arahan atau informasi resmi. Meski begitu, ia menegaskan tidak keberatan dan justru menyambut positif jika struktur pengawasan tambahan tersebut nantinya benar-benar direalisasikan. </span;><br><br><span;>"Soal Dewan Pengawas, saya belum dapat informasi lebih lanjut. Namun intinya, kita fokus kerja benar. Jika ada Dewan Pengawas, tentu saja itu lebih baik," ujar Sudaryono dalam konferensi pers secara daring dari Kantor BGN, Jakarta, Rabu (22/7/2026).</span;><br><b><span;></span;></b></p>
<p><b><span;>Masyarakat Juga Bisa Jadi 'Pengawas'</span;></b></p>
<p><span;>Lebih lanjut, Sudaryono menyampaikan bahwa ada atau tidaknya Dewan Pengawas nantinya tidak akan mengurangi komitmen transparansi BGN. Ia bahkan mengajak insan pers dan masyarakat luas untuk ikut memantau serta mengawal kinerja jajarannya. </span;><br><br><span;>​Ia memastikan pintu pengaduan di BGN akan selalu terbuka lebar jika ditemukan indikasi penyelewengan di lapangan. </span;><br><br><span;>"Rekan-rekan media dan masyarakat juga boleh jadi pengawas. Kalau melihat ada hal yang tidak benar, silakan dilaporkan. Saya sangat terbuka untuk itu semua," tegasnya.</span;></p>
<p><b><span;>Sinyal dari Nanik S. Deyang</span;></b></p>
<p><span;>​Sebagai informasi, Sudaryono dipercaya memimpin BGN usai Nanik S. Deyang memutuskan mundur dari jabatannya karena alasan kesehatan.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>Meski telah mundur dari posisi kepala, Nanik memberi sinyal bahwa Presiden Prabowo Subianto kemungkinan bakal membentuk Dewan Pengawas BGN dan menunjuk dirinya sebagai ketua. </span;><br><br><span;>​Melalui unggahan di akun Facebook resminya pada Rabu (22/7/2026), Nanik menyebutkan bahwa peran pengawas dinilai lebih cocok dengan kondisi kesehatannya saat ini. </span;><br><br><span;>​</span;><i><span;>"</span;></i><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;>Kemungkinan Presiden akan membentuk dewan pengawas di mana saya diminta menjadi ketuanya. Kalau sekadar 'mencereweti' sepertinya masih mampu, yang penting tidak memegang keuangan langsung. Sumpah, trauma akut," tulis Nanik dalam unggahan tersebut.(Rdk)<!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260723_145129_738.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Naik Kelas! BMKG Kalimarau Berau Resmi Berstatus Stasiun Meteorologi Kelas II</title>
<link>https://kartanews.com/naik-kelas-bmkg-kalimarau-berau-resmi-berstatus-stasiun-meteorologi-kelas-ii</link>
<guid>https://kartanews.com/naik-kelas-bmkg-kalimarau-berau-resmi-berstatus-stasiun-meteorologi-kelas-ii</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Badan Meteorologi , Klimatologi , dan Geofisika (BMKG) Kabupaten Berau secara resmi naik status dari Stasiun Meteorologi Kelas III menjadi Stasiun Meteorologi Kelas II. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a61b1dc76980.jpg" length="105261" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 23 Jul 2026 14:19:02 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.</span></span></strong><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">COM</span></span></strong></span></span></span></span><b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">, BERAU</span></span></span></span></span></span></b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> – Badan </span></span></span></span></span></span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> Meteorologi</span></span></span></span><b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">,</span></span></span></span></b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Klimatologi</span></span></span></span><b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">,</span></span></span></span></b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">dan</span></span></span></span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Geofisika (BMKG)</span></span></span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> Kabupaten Berau secara resmi naik status dari Stasiun Meteorologi Kelas III menjadi Stasiun</span></span></span></span></span></span><b> </b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"></span></span></span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"></span></span></span></span></span><b><span;> </span;></b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Meteorologi</span></span></span></span></span></span><b><span;> </span;></b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Kelas</span></span></span></span></span></span><b><span;> </span;></b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">II. </span></span></span></span></span></span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Penetapan tersebut tertuang dalam Peraturan BMKG RI Nomor 5 Tahun 2026 tentang Organisasi dan Tata Kerja BMKG. Kepastian peningkatan status ini sebelumnya telah disampaikan dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BMKG yang berlangsung pada 11–13 Mei 2026 lalu.  </span></span></span></span></span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Kepala Stasiun Meteorologi Kelas II Kalimarau, Ade Heryadi </span></span></span></span></span></span><b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">,</span></span></span></span></span></span></b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> menegaskan bahwa kenaikan status ini bukan sekedar perubahan nomenklatur, melainkan wujud pengakuan atas pentingnya peran BMKG Kalimarau dalam memberikan informasi pelayanan cuaca dan iklim di wilayah Kalimantan Timur, khususnya Kabupaten Berau. </span></span></span></span></span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Status ini mencerminkan peningkatan kapasitas organisasi, ruang tugas, serta tanggung jawab kami untuk menghadirkan layanan meteorologi yang lebih profesional, modern, dan responsif terhadap kebutuhan baru masyarakat maupun </span></span></span></span></span></span><i><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">pemangku kepentingan</span></span></span></span></span></span></i><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> ,” ujar Ade Heryadi dalam keterangannya, kamis (23/07/2026). </span></span></span></span></span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Melalui status Kelas II ini, Stasiun Meteorologi Kalimarau memperkuat sebagai simpul utama, pengolahan, analisis, hingga penyebaran data cuaca dan Data ini menjadi pijakan penting menjaga keselamatan, mitigasi tentang hidrometeorologi, sumber daya alam, serta mendukung pembangunan Daerah. </span></span></span></span></span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Menjawab amanah baru tersebut, BMKG Berau berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan melalui lima fokus utama diantaranya, meningkatkan akurasi dan kecepatan informasi cuaca dan iklim, memperkuat sistem peringatan dini cuaca ekstrem.</span></span></span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Selain itu BMKG Berau juga berkomitmen untuk mengoptimalkan teknologi observasi dan sistem informasi meteorologi, memperluas kerja sama pemerintah dengan daerah, dunia usaha, akademisi, media, dan masyarakat, serta memaksimalkan layanan bagi sektor strategis seperti penerbangan, pertambangan, perkebunan, kehutanan, pelayaran, konstruksi, dan pariwisata.</span></span></span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Dia juga turut menyampaikan penghargaan kepada seluruh mitra kerja dan masyarakat yang selama ini memberikan dukungan, atas upaya pihakny dalam memberikan prediksi cuaca yang informatif, sehingga dapat membantu masyarakat dalam beraktifitas.  </span></span></span></span></span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​"Peningkatan status ini adalah hasil kerja keras dan sinergi bersama. Kami mohon doa dan dukungan agar Stasiun Meteorologi Kelas II Kalimarau terus memberikan pelayanan yang cepat, tepat, akurat, dan bermanfaat nyata bagi keselamatan serta pertumbuhan ekonomi Kabupaten Berau," tutupnya.(Rein)</span></span></span></span></span></span><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260723_140930_071.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Peringati Harganas, Gubernur Kaltim Tegaskan Peran Vital Ayah dalam Keluarga dan Penanganan Stunting ​</title>
<link>https://kartanews.com/peringati-harganas-gubernur-kaltim-tegaskan-peran-vital-ayah-dalam-keluarga-dan-penanganan-stunting</link>
<guid>https://kartanews.com/peringati-harganas-gubernur-kaltim-tegaskan-peran-vital-ayah-dalam-keluarga-dan-penanganan-stunting</guid>
<description><![CDATA[ BERAU — Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas&#039;ud, menekankan pentingnya ketahanan keluarga dan peran aktif seorang ayah dalam pembentukan karakter anak serta pencegahan stunting di Kalimantan Timur. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a61a90e4afc9.jpg" length="83407" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 23 Jul 2026 13:40:50 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.COM, BERAU</span></span></span></span></b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> — Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas'ud, pentingnya pentingnya ketahanan keluarga dan peran aktif seorang ayah dalam pembentukan karakter anak serta pencegahan stunting di Kalimantan Timur. Hal tersebut ia sampaikan dalam Perayaan Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) tingkat provinsi yang diselenggarakan di Kabupaten Berau. </span></span></span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Dia menilai tema Harganas tahun ini yang mengangkat pentingnya kehadiran sosok ayah dalam keluarga adalah hal krusial. Ia menegaskan bahwa tanggung jawab seorang ayah tidak hanya sebatas memberikan nafkah finansial, melainkan hadir secara utuh sebagai teladan dan pendamping tumbuh kembang anak.  </span></span></span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Anak-anak tidak hanya membutuhkan uang jajan, tetapi lebih dari itu, mereka membutuhkan kehadiran seorang ayah—nasihat, perhatian, serta waktu bersama,” ujar Rudy,(23/07/2026) </span></span></span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Rudy menyampaikan, tiga pilar utama pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) yang menjadi fokus Pemerintah Provinsi Kaltim saat ini, antara lain adalah pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur. </span></span></span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Dalam sektor kesehatan, ia mendorong sinergi lintas sektor untuk menekan angka stunting melalui penyediaan gizi anak dan peningkatan konsumsi ikan. Pemprov Kaltim bersama dinas terkait dan BKKBN berkomitmen menghadirkan program-program pangan terjangkau, seperti pasar murah dan distribusi protein ikan hingga ke pelosok daerah. </span></span></span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Selain itu, Rudy menekankan pentingnya optimalisasi fasilitas pelayanan publik, termasuk operasional rumah sakit di daerah dan penyelesaian infrastruktur jalan serta jembatan penghubung, seperti akses jalan Kelay-Kutai Timur yang dapat mendukung lancarnya distribusi pangan dan akses kesehatan masyarakat</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Dia </span></span></span></span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">juga mengingatkan tantangan pengasuhan anak di era digital. Ia mengajak para orang tua untuk membangun komunikasi yang hangat di dalam rumah dan tidak mengabaikan kebersamaan akibat kesibukan gawai (gadget). </span></span></span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Menurutnya, gadget adalah salah satu sumber masalah bagi orang tua dalam menyatukan masa kini di keluarga. Apabila tidak digunakan secara bijak, maka keharmonisan antara anak dan orang tua akan memudar</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“</span></span></span></span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Keluarga yang kuat lahir dari komunikasi yang baik.Rumah adalah sekolah pertama bagi anak-anak kita untuk belajar kejujuran, disiplin, dan tanggung jawab demi menyongsong generasi emas Indonesia 2045,” tutupnya.(Rein)</span></span></span></span><br><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260723_133305_734.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Puncak Harganas ke&#45;33 di Berau, Bupati Sri Juniarsih Tekankan Peran Emosional Ayah dalam Keluarga</title>
<link>https://kartanews.com/puncak-harganas-ke-33-di-berau-bupati-sri-juniarsih-tekankan-peran-emosional-ayah-dalam-keluarga</link>
<guid>https://kartanews.com/puncak-harganas-ke-33-di-berau-bupati-sri-juniarsih-tekankan-peran-emosional-ayah-dalam-keluarga</guid>
<description><![CDATA[ BERAU - Pemerintah Kabupaten Berau mengelar perayaan puncak Hari Keluarga Nasional (Harganas) Ke 33, pada Kamis (23/07/2026). ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a61a031c722f.jpg" length="97136" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 23 Jul 2026 13:03:01 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.COM, BERAU</span></span></span></span></b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> - Pemerintah Kabupaten Berau mengelar perayaan puncak Hari Keluarga Nasional (Harganas) Ke 33, pada Kamis (23/07/2026). Berkolaborasi dengan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN) Wilayah Kalimantan Timur (Kaltim) acara tersebut dilaksanakan di Ballroom Hotem SM Tower, Tanjung Redeb. </span></span></span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Pada kesempatan itu, Bupati Berau Sri Juniarsih Mas menegaskan, pentingnya peran aktif seorang ayah dalam mendukung tumbuh kembang anak dan menciptakan keharmonisan keluarga, sebagaimana program “Ayah Wajib Hadir” oleh pemeritah pusat, maka hal tersebut harus dijuantahkan dalam kehidupan sehari-hari. </span></span></span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Dia menyampaikan bahwa sosok ayah tidak hanya berperan sebagai pencari nafkah, tetapi juga sebagai pendidik, pelindung, sahabat, dan teladan utama bagi anak-anak. </span></span></span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Kehadiran ayah secara emosional dalam kehidupan keluarga akan memberikan rasa aman, membangun kepercayaan diri anak, memperkuat karakter, serta menjadi fondasi penting dalam menciptakan keluarga yang harmonis,” ujarnya</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Selain</span></span></span></span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">menonjolkan peran pengasuhan, Bupati menekankan komitmen Pemkab Berau, dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui berbagai program prioritas. Di antaranya adalah peningkatan akses pelayanan kesehatan ibu dan anak, penguatan Posyandu, edukasi remaja, pemberdayaan perempuan, hingga penanganan stunting. </span></span></span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Dia menegaskan, masalah stunting bukan sekadar masalah kesehatan, melainkan menentukan kualitas sumber daya manusia (SDM) di masa depan. Ia menilai penanganannya membutuhkan kolaborasi lintas sektor yang melibatkan pemerintah, tenaga kesehatan, dunia pendidikan, dunia usaha, hingga peran aktif keluarga. </span></span></span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Meskipun situasi daerah menghambat efisiensi anggaran, Pemkab Berau mendorong efisiensi dan kolaborasi antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk menghadirkan program yang berdampak langsung pada masyarakat. salah satu bentuk kolaborasi nyata tersebut adalah penyelenggaraan Pasar Murah/Bazar Ikan Murah yang berkolaborasi dengan kegiatan pelayanan keluarga. </span></span></span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​“Melalui penjualan ikan murah ini, ada tiga manfaat utama yang ingin kita capai menekan angka inflasi, mendukung upaya penurunan angka stunting, dan menggerakkan roda ekonomi masyarakat,” tutupnya.(Adv/Rein).</span></span></span></span><br><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260723_124453_037.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Yulianus Henock Minta PLN Tingkatkan Keandalan Listrik Kaltim Usai Gangguan Blackout</title>
<link>https://kartanews.com/yulianus-henock-minta-pln-tingkatkan-keandalan-listrik-kaltim-usai-gangguan-blackout</link>
<guid>https://kartanews.com/yulianus-henock-minta-pln-tingkatkan-keandalan-listrik-kaltim-usai-gangguan-blackout</guid>
<description><![CDATA[ SAMARINDA – Anggota DPD RI asal Kalimantan Timur, Yulianus Henock Sumual, meminta PT PLN (Persero) terus meningkatkan kualitas pelayanan kelistrikan setelah terjadinya gangguan pemadaman listrik yang sempat menimpa sejumlah wilayah di Kaltim. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a607f810c3fa.jpg" length="74992" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 22 Jul 2026 16:31:01 +0800</pubDate>
<dc:creator>Irla Hadratan Iman</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.COM, SAMARINDA –</span></span></strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> Anggota DPD RI asal Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Yulianus Henock Sumual, meminta PT PLN (Persero) terus meningkatkan kualitas pelayanan kelistrikan setelah terjadinya gangguan pemadaman listrik yang sempat menimpa sejumlah wilayah di Kaltim. Menurutnya, pasokan listrik menjadi faktor penting dalam menjaga aktivitas masyarakat sekaligus menopang pertumbuhan ekonomi daerah.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Pernyataan tersebut disampaikan Yulianus saat menjalankan agenda reses pada 20 Juli 2026. Dalam kesempatan itu, ia melakukan dialog dengan jajaran PLN serta Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kaltim, guna memperoleh gambaran mengenai pelayanan kelistrikan, tantangan yang dihadapi, serta rencana pengembangan energi di daerah.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Dia menjelaskan bahwa sektor energi, khususnya ketenagalistrikan, menjadi salah satu fokus pengawasan DPD RI, karena menyangkut kepentingan publik. Menurutnya, sebagai penyedia layanan kelistrikan nasional, PLN mempunyai tanggung jawab besar untuk memastikan pasokan listrik tetap andal bagi seluruh lapisan masyarakat.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Ia menyampaikan bahwa kunjungan tersebut bertujuan melihat secara langsung kinerja PLN Kaltim, termasuk memancarkan pelayanan yang telah diberikan kepada pelanggan serta mendengarkan berbagai kendala yang dihadapi di lapangan.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Dalam pertemuan itu, Yulianus juga menyoroti peristiwa pemadaman listrik bergilir yang sempat terjadi selama kurang lebih dua pekan. Berdasarkan penjelasan yang diterimanya dari General Manager PLN, gangguan tersebut kini telah berhasil diatasi dan tidak disebabkan oleh kerusakan mesin pembangkit.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Meski begitu, ia menilai PLN perlu memperkuat langkah antisipasi agar kejadian serupa tidak kembali terulang. Terlebih lagi, sistem interkoneksi kelistrikan di Pulau Kalimantan membuat gangguan pada satu wilayah berpotensi mempengaruhi daerah lainnya.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Menurutnya, pemadaman listrik tidak hanya mengganggu aktivitas masyarakat, tetapi juga dapat menghambat kegiatan ekonomi serta menyebabkan kerusakan pada berbagai peralatan elektronik milik warga. Oleh karena itu, ia berharap peningkatan kinerja sistem kelistrikan menjadi prioritas utama.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Dia menegaskan bahwa masyarakat berhak memperoleh pelayanan terbaik karena telah memenuhi kewajiban membayar biaya pemasangan maupun penggunaan listrik. Oleh karena itu, peningkatan kualitas layanan harus terus menjadi perhatian PLN.</span></span></p>
<p><img src="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x_6a6080a51b5e4.jpg" alt=""></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Selain berdiskusi dengan PLN, Yulianus juga menerima paparan dari Dinas ESDM Kalimantan Timur mengenai berbagai program pengembangan sektor energi. Ia mengapresiasi langkah-langkah pemerintah daerah yang mulai menyusun strategi pemanfaatan energi baru dan terbarukan sebagai upaya mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Menurutnya, pengembangan energi terbarukan ketenagalistrikan menjadi langkah strategis untuk menjawab peningkatan kebutuhan di Kalimantan Timur, terutama seiring pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN), pertumbuhan sektor industri, dan peningkatan aktivitas ekonomi.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Di sisi lain, Yulianus mengingatkan bahwa Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur juga memiliki tanggung jawab besar dalam memastikan energi pelayanan berjalan optimal melalui Dinas ESDM. Ia menegaskan bahwa masyarakat akan menilai kinerja pemerintah dari kualitas pelayanan yang benar-benar dirasakan, bukan sekedar janji pada masa kampanye.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Ia berharap sinergi antara PLN, Dinas ESDM, dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur terus diperkuat agar terciptanya sistem kelistrikan yang semakin andal, merata, dan berkelanjutan, sehingga mampu mendukung kesejahteraan masyarakat serta pertumbuhan ekonomi daerah. (Irla/KN)</span></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>​Lima Hari Penyisiran Tanpa Hasil, Operasi SAR Nelayan Hilang di Muara Berau Resmi Ditutup</title>
<link>https://kartanews.com/lima-hari-penyisiran-tanpa-hasil-operasi-sar-nelayan-hilang-di-muara-berau-resmi-ditutup</link>
<guid>https://kartanews.com/lima-hari-penyisiran-tanpa-hasil-operasi-sar-nelayan-hilang-di-muara-berau-resmi-ditutup</guid>
<description><![CDATA[ KUKAR – Upaya pencarian terhadap Hasriarto (37), seorang nelayan yang dilaporkan hilang di Perairan Muara Berau, Desa Muara Badak Ulu, Kecamatan Muara Badak, akhirnya resmi dihentikan. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a606ad9eca73.jpg" length="81068" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 22 Jul 2026 15:03:43 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.COM, KUKAR</span></span></b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">– Upaya pencarian terhadap Hasriarto (37), seorang nelayan yang dilaporkan hilang di Perairan Muara Berau, Desa Muara Badak Ulu, Kecamatan Muara Badak, akhirnya resmi dihentikan.</span></span><br><span;></span;></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Tim SAR Gabungan memutuskan menutup operasi pencarian pada hari kelima setelah evaluasi bersama pihak keluarga dan seluruh unsur yang terlibat tidak menghasilkan hasil. Keputusan berat tersebut diambil mengingat penyusiran intensif seluas 587 </span></span><i><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">mil laut</span></span></i><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">kuantitas telah dilakukan secara maksimal.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">"Setelah lima hari pencarian maksimal tanpa adanya tanda-tanda keberadaan korban, kami bersama pihak keluarga dan seluruh elemen SAR menyepakat untuk menutup operasi ini," Tulis Keterangan Tim SAR.</span></span><br><span;></span;></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Insiden bermula saat Hasriarto berangkat melaut seorang diri untuk memancing pada Rabu sore (15/7/2026) sekitar pukul 16.30 WITA. Namun, keesokan harinya, ia tidak kembali ke daratan.</span></span><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Kecurigaan warga dan keluarga terbukti ketika sejumlah nelayan setempat menemukan kapal milik korban terapung dalam kondisi tenggelamnya tenggelam pada Kamis pagi (16/7/2026) pukul 08.00 WITA.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Tak ditemukannya korban di atas perahu menguatkan dugaan bahwa Hasriarto mengalami kecelakaan laut.</span></span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Menerima laporan tersebut, Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Balikpapan melalui Pos SAR Kutai Timur langsung menerjunkan Tim SAR Gabungan. </span></span><br><span;></span;></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Operasi kemanusiaan ini melibatkan sinergi lintas instansi, mulai dari Pos SAR Kutai Timur, TNI AL Muara Badak, Polairud Polda Kaltim, BPBD Kukar, Damkar Muara Badak, Potensi SAR, hingga nelayan dan keluarga korban.</span></span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Berbagai armada dan alut diturunkan, termasuk</span></span><i><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Perahu Karet Kaku</span></span></i><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">(IGA),</span></span><i><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">perahu cepat</span></span></i><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">instansi terkait, perahu nelayan, hingga peralatan selam dan medis.</span></span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Kendati cuaca selama lima hari pencarian tergolong cerah, tim lapangan harus dihadapkan dengan kendala alam berupa gelombang laut yang cukup tinggi. Kondisi ini menyulitkan efektivitas penyusiran di beberapa sektor perairan. </span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Dengan ditutupnya operasi ini, seluruh personel dan alut yang terlibat telah dikembalikan ke satuan masing-masing. Pihak Basarnas Balikpapan menyampaikan apresiasi mendalam atas kerja keras dan sinergi seluruh elemen masyarakat maupun aparat keamanan yang bersatu dalam pencarian ini.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Meski operasi secara resmi berakhir, Basarnas menegaskan tidak menutup mata sepenuhnya. Pemantauan pasca-operasi tetap dilakukan, dan pencarian dapat dibuka kembali sewaktu-waktu jika ditemukan tanda-tanda atau informasi baru terkait keberadaan korban.(Rein)</span></span><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260722_150006_321.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pulihkan Lahan Bekas Tambang, Pemkab Berau Dorong Budidaya Kemiri Sudna untuk Biodiesel</title>
<link>https://kartanews.com/pulihkan-lahan-bekas-tambang-pemkab-berau-dorong-budidaya-kemiri-sudna-untuk-biodiesel</link>
<guid>https://kartanews.com/pulihkan-lahan-bekas-tambang-pemkab-berau-dorong-budidaya-kemiri-sudna-untuk-biodiesel</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Pemerintah Kabupaten Berau mendorong pemanfaatan tanaman kemiri sunan (Reutealis trisperma) sebagai solusi rehabilitasi lahan kritis pascatambang. Langkah inovatif ini dinilai efektif untuk menghadirkan manfaat ekologis sekaligus bernilai ekonomi tinggi bagi daerah. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6a964ac43a260.jpg" length="114408" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 21 Jul 2026 16:46:23 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM,BERAU </strong>– Pemerintah Kabupaten Berau mendorong pemanfaatan tanaman kemiri sunan (Reutealis trisperma) sebagai solusi rehabilitasi lahan kritis pascatambang. Langkah inovatif ini dinilai efektif untuk menghadirkan manfaat ekologis sekaligus bernilai ekonomi tinggi bagi daerah. </p>
<p>Gagasan strategis tersebut mengemuka dalam pertemuan antara Wakil Bupati Berau, Gamalis, bersama para pengusaha tambang dan Utusan Khusus Presiden Seychelles untuk ASEAN, Nico Barito, di Ruang Rapat Sangalaki pada Selasa (21/7/2026).</p>
<p>Dalam kesempatan tersebut, Wabup Gamalis menegaskan bahwa pemulihan lahan pascatambang harus menjadi bentuk investasi jangka panjang, bukan sekadar menggugurkan kewajiban aturan semata.</p>
<p>Sektor pertambangan yang selama ini menjadi salah satu tulang punggung perekonomian daerah harus diimbangi dengan tanggung jawab lingkungan yang berkesinambungan demi generasi mendatang.</p>
<p>"Rehabilitasi pasca tambang bukan hanya kewajiban, tetapi harus menjadi investasi jangka panjang. Rehabilitasi lahan bukan sekadar penghijauan, melainkan bagaimana menciptakan kawasan produktif yang mampu meningkatkan perekonomian masyarakat," ujar Gamalis </p>
<p>Ia juga menambahkan bahwa indikator kemajuan suatu daerah tidak hanya diukur dari seberapa besar kekayaan alam yang berhasil dieksploitasi.</p>
<p>"Keberhasilan suatu daerah bukan hanya diukur dari sumber daya alam yang berhasil diambil, tetapi juga dari bagaimana kita mampu mengembalikan fungsi alam," tegasnya.</p>
<p>Pemilihan kemiri sunan didasari oleh daya tahan tanaman ini yang mampu tumbuh optimal di lahan marginal maupun terdegradasi. Secara ekologis, akar tunggang kemiri sunan yang sangat kuat berfungsi efektif mencegah erosi dan bencana longsor. </p>
<p>Tajuknya yang rimbun juga mampu menurunkan suhu permukaan serta menyerap gas karbon dioksida ($CO_2$) dalam jumlah besar. Selain itu, guguran daunnya mempercepat proses peningkatan bahan organik untuk memulihkan kesuburan tanah pascatambang.</p>
<p>Dari sudut pandang ekonomi, kemiri sunan memiliki nilai komersial yang menjanjikan. Tanaman ini mulai berbuah pada usia empat hingga lima tahun dengan masa produktif yang sangat panjang, yakni mencapai 50 hingga 100 tahun.</p>
<p>Biji kemiri sunan menghasilkan minyak nabati dengan rendemen tinggi mencapai 52 persen yang sangat potensial diolah menjadi biodiesel. </p>
<p>Pengembangan komoditas ini mendapat apresiasi dan dukungan penuh dari pihak internasional. Utusan Khusus Presiden Seychelles untuk ASEAN, Nico Barito, menyatakan kesiapannya untuk berbagi pengalaman dan skema pengelolaan lahan bekas tambang batu bara berbasis energi terbarukan.</p>
<p>"Kemiri sunan merupakan tanaman perkebunan penghasil biodiesel dan kami sudah memiliki model pengelolaan lahan bekas tambang batu bara untuk pengembangan komoditas ini," kata Nico.</p>
<p>Ia optimistis kerja sama ini dapat mendukung ketahanan energi nasional sekaligus mengurangi ketergantungan pada energi fosil.</p>
<p>Menutup arahannya, Gamalis berharap sinergi antara pemerintah, akademisi, dan dunia usaha dapat mewujudkan good mining practice di Bumi Batiwakkal.</p>
<p> "Mari teguhkan komitmen bersama, bukan hanya membangun ekonomi yang produktif, tetapi juga ekonomi yang berkelanjutan," tutupnya. (Adv/Rein)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kunjungi Air Panas Pemapak, Utusan Seychelles dan Pemkab Berau Bahas Pengembangan Wisata Berkelanjutan</title>
<link>https://kartanews.com/kunjungi-air-panas-pemapak-utusan-seychelles-dan-pemkab-berau-bahas-pengembangan-wisata-berkelanjutan</link>
<guid>https://kartanews.com/kunjungi-air-panas-pemapak-utusan-seychelles-dan-pemkab-berau-bahas-pengembangan-wisata-berkelanjutan</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Wakil Bupati Berau, Gamalis, mendampingi Utusan Khusus Presiden Seychelles untuk ASEAN, Nico Barito, meninjau langsung objek wisata Air Panas Pemapak di Kampung Biatan Bapinang, Kecamatan Biatan, pada Senin (20/7/2026). ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202609/image_870x580_6a96507463770.jpg" length="114060" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 20 Jul 2026 17:10:19 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, BERAU</strong> – Wakil Bupati Berau, Gamalis, mendampingi Utusan Khusus Presiden Seychelles untuk ASEAN, Nico Barito, meninjau langsung objek wisata Air Panas Pemapak di Kampung Biatan Bapinang, Kecamatan Biatan, pada Senin (20/7/2026).</p>
<p>Kunjungan lapangan ini menjadi momentum strategis Pemkab Berau dalam memperkenalkan potensi wisata unggulan daerah, sekaligus menjajaki peluang investasi pariwisata berbasis kearifan lokal.</p>
<p>Dalam kesempatan tersebut, Wabup Gamalis menegaskan bahwa Kabupaten Berau menyimpan kekayaan kekayaan alam yang melimpah dan masih terbuka lebar untuk dikembangkan secara optimal.</p>
<p> Menurutnya, masuknya dukungan investasi serta kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama agar daya tarik wisata yang ada dapat memberikan nilai tambah ekonomi yang nyata bagi daerah dan kesejahteraan masyarakat lokal.</p>
<p>"Potensi investasi di Berau sangat terbuka. Masih banyak potensi yang bisa dimaksimalkan, terutama di sektor pariwisata. Kami berharap semakin banyak kolaborasi dan investasi yang masuk sehingga pengembangan destinasi wisata dapat berjalan lebih optimal," ujar Gamalis di sela-sela peninjauan kawasan tersebut.</p>
<p>Sementara itu, Utusan Khusus Presiden Seychelles untuk ASEAN, Nico Barito, menilai objek wisata Air Panas Pemapak memiliki magnet yang kuat untuk ditata sebagai destinasi pariwisata berkelanjutan.</p>
<p>Namun, Nico menekankan bahwa pengembangan kawasan wisata modern tidak lagi sekadar mengandalkan keindahan panorama alam semata, melainkan harus dibalut dengan narasi kebudayaan serta identitas lokal yang autentik.</p>
<p>"Setiap destinasi harus memiliki cerita. Ketika wisata memiliki narasi yang kuat, wisatawan akan penasaran untuk datang dan bahkan kembali lagi. Kearifan lokal yang dimiliki masyarakat di sekitar kawasan ini harus menjadi bagian dari pengalaman wisata," ungkap Nico.</p>
<p>Lebih lanjut, Nico memberikan sejumlah catatan teknis untuk mematangkan konsep Air Panas Pemapak. Beberapa di antaranya meliputi penguatan konsep pariwisata berbasis pengalaman (experience tourism), penyajian atraksi seni-budaya lokal, hingga penyediaan variasi aktivitas pendukung.</p>
<p> Langkah ini krusial agar aliran kunjungan wisatawan dapat berlangsung secara stabil sepanjang tahun tanpa bergantung pada musim liburan semata.</p>
<p>Ia optimistis, lewat pola pengelolaan yang tepat serta pelibatan aktif masyarakat setempat, Air Panas Pemapak berpeluang besar menjadi salah satu destinasi unggulan Berau yang mampu memikat wisatawan domestik maupun mancanegara secara berkelanjutan. (Adv/Rein)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Bersihkan Kapal di Pinggir Sungai, Warga di Tabalar Jadi Korban Terkaman Buaya</title>
<link>https://kartanews.com/bersihkan-kapal-di-pinggir-sungai-warga-di-tabalar-jadi-korban-terkaman-buaya</link>
<guid>https://kartanews.com/bersihkan-kapal-di-pinggir-sungai-warga-di-tabalar-jadi-korban-terkaman-buaya</guid>
<description><![CDATA[ BERAU– Insiden mengerikan yang menimpa seorang nelayan di Kabupaten Berau kembali menjadi alarm keras bagi masyarakat pesisir. Warga yang sering beraktivitas di sepanjang aliran sungai kini diminta untuk melipatgandakan kewaspadaan mereka terhadap ancaman serangan predator buaya yang bisa muncul kapan saja. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a5de010c2923.jpg" length="99615" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 20 Jul 2026 16:46:37 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEW.COM, BERAU</span></span></b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">– Insiden mengerikan yang menimpa seorang nelayan di Kabupaten Berau kembali menjadi alarm keras bagi masyarakat pesisir. Warga yang sering beraktivitas di sepanjang aliran sungai kini diminta untuk melipatgandakan kewaspadaan mereka terhadap ancaman serangan predator buaya yang bisa muncul kapan saja.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Seorang nelayan paruh baya berinisial AM (57), yang merupakan warga Kampung Tabalar Muara, Kecamatan Tabalar, mengalami luka robek serius di paha kanan. Korban mendapat serangan tiba-tiba dari seekor buaya muara saat sedang membersihkan bagian luar perahu miliknya yang sedang bersandar di tepian sungai.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Peristiwa menegangkan tersebut terjadi pada Sabtu (18/7/2026) sekitar pukul 15.00 WITA. Saat korban sedang fokus menggosok kapalnya, seekor buaya tiba-tiba menyembul dari dalam air dan langsung menyergap kaki korban. Beruntungnya, mengisahkan histeris korban langsung didengar oleh warga sekitar yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Warga dengan sigap memberikan pertolongan darurat hingga akhirnya gigitan buaya tersebut berhasil terlepas. Korban kemudian langsung dilarikan ke Puskesmas Lempake untuk mendapatkan penanganan medis.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Kasi Humas Polres Berau, AKP Suradi, membenarkan adanya laporan kejadian tersebut. Pihaknya kini telah berkoordinasi dengan Polsek Talisayan untuk menjaga perkembangan kondisi korban sekaligus melakukan pendataan terkait zonasi konflik satwa liar di kawasan perairan tersebut.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​"Polres Berau mengeluarkan imbauan tegas kepada masyarakat, khususnya para nelayan. Warga dilarang keras melakukan aktivitas seorang diri di tepi sungai, baik saat membersihkan perahu maupun mencari ikan,"ucapnya.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Masyarakat juga diminta untuk selalu memeriksa kondisi riak udara di sekitar mereka dan segera meninggalkan lokasi setelah melihat tanda-tanda keberadaan buaya demi keselamatan bersama. Kepatuhan terhadap protokol keselamatan ini diharapkan dapat meminimalkan risiko kecelakaan serupa di masa depan. (Rein/Rdk)</span></span><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260720_164203_383.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Sempat Viral di Sungai Mahakam, Mamalia Laut Sepanjang 2 Meter Ini Akhirnya Dievakuasi dalam Kondisi Tewas</title>
<link>https://kartanews.com/sempat-viral-di-sungai-mahakam-mamalia-laut-sepanjang-2-meter-ini-akhirnya-dievakuasi-dalam-kondisi-tewas</link>
<guid>https://kartanews.com/sempat-viral-di-sungai-mahakam-mamalia-laut-sepanjang-2-meter-ini-akhirnya-dievakuasi-dalam-kondisi-tewas</guid>
<description><![CDATA[ KUKAR – Fenomena langka lumba-lumba air laut yang berenang di air tawar Sungai Mahakam berakhir memilukan. Seekor lumba-lumba hidung botol Indo-Pasifik (Tursiops aduncus) ditemukan tewas mengapung oleh warga di perairan Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur, pada Sabtu (18/07/2026) ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a5dd78f8318f.jpg" length="41510" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 20 Jul 2026 16:09:34 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b><span;>KARTANEWS.COM, KUKAR</span;></b><span;> – Fenomena langka lumba-lumba air laut yang berenang di air tawar Sungai Mahakam berakhir memilukan. Seekor lumba-lumba hidung botol Indo-Pasifik (</span;><i><span;>Tursiops aduncus</span;></i><span;>) ditemukan tewas mengapung oleh warga di perairan Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur, pada Sabtu (18/07/2026). </span;><br><br><span;>Saat ditemukan, mamalia laut yang sempat viral dan menarik perhatian masyarakat beberapa waktu lalu itu sudah dalam kondisi membengkak dengan kulit yang mulai mengelupas. </span;><br><br><span;>Merespons kejadian tersebut, Balai Pengelolaan Kelautan Pontianak bersama warga setempat bergerak cepat melakukan evakuasi. Bangkai satwa dilindungi tersebut akhirnya dikuburkan di Desa Rempanga, Kecamatan Loa Kulu, pada Minggu (19/07/2026) petang.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>Kepala Balai Pengelolaan Kelautan Pontianak, Syarif Iwan Taruna Alkadrie, menjelaskan bahwa berdasarkan identifikasi awal, lumba-lumba tersebut memiliki panjang tubuh mencapai 229 cm. Tim ahli telah melakukan pencatatan morfologi, dokumentasi, hingga mengambil sampel jaringan kulit untuk analisis DNA. </span;><br><br><span;>​Meski demikian, penyebab pasti serta waktu kematian mamalia ini belum bisa disimpulkan karena masih menunggu pemeriksaan dari dokter hewan. Iwan tidak menampik bahwa faktor lingkungan air tawar diduga kuat memengaruhi kondisi kesehatan sang lumba-lumba yang seharusnya hidup di lautan. </span;><br><br><span;>“Satwa ini ditemukan di perairan tawar, padahal habitat aslinya di laut. Kemungkinan perbedaan kadar garam (salinitas) air bisa berpengaruh pada tubuhnya, tetapi kami tidak ingin berspekulasi tanpa adanya pemeriksaan ilmiah lebih lanjut,” ujar Iwan.</span;></p>
<p><br><span;>Kematian lumba-lumba ini menjadi alarm keras bagi masyarakat. Berdasarkan Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan (Kepmen KP) Nomor 66 Tahun 2025, lumba-lumba hidung botol Indo-Pasifik statusnya dilindungi penuh.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>Artinya, segala bentuk tindakan mulai dari menangkap, melukai, memelihara, hingga mengambil bagian tubuh satwa ini—baik dalam keadaan hidup maupun mati—adalah tindakan ilegal di mata hukum. </span;><br><br><span;>​Pemerintah mengapresiasi respons cepat warga Desa Rempanga yang langsung melapor dan membantu proses penguburan, alih-alih memanfaatkan bangkai satwa tersebut. </span;><br><br><span;>“Kami mengimbau masyarakat, jika menemukan lumba-lumba dalam kondisi hidup, terluka, terdampar, tersesat, ataupun mati, mohon jangan ditangani sendiri. Jangan mengambil bagian tubuhnya, dan segera laporkan ke petugas atau aparat desa setempat,” pungkas Iwan.</span;></p>
<p><span;>Pelaporan yang cepat dinilai sangat krusial, bukan hanya untuk menyelamatkan satwa jika masih hidup, tetapi juga untuk mengamankan data ilmiah demi menjaga kelestarian biota laut Indonesia di masa depan. (Rein/Rdk)</span;><br><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260720_155959_695.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Raih Opini WTP 9 Tahun Beruntun, DPRD Berau Sepakati Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025</title>
<link>https://kartanews.com/raih-opini-wtp-9-tahun-beruntun-dprd-berau-sepakati-raperda-pertanggungjawaban-apbd-2025</link>
<guid>https://kartanews.com/raih-opini-wtp-9-tahun-beruntun-dprd-berau-sepakati-raperda-pertanggungjawaban-apbd-2025</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Berau resmi menyepakati Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a5dc4bdb047e.jpg" length="63463" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 20 Jul 2026 14:50:17 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.COM, BERAU</span></span></span></span></span></span></b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Berau resmi menyepakati Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau, melalui rapat Paripurna Penyampaian Akhir Fraksi-fraksi.</span></span></span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Bupati Berau, Sri Juniarsih, mengungkapkan bahwa Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kabupaten Berau Tahun Anggaran 2025 telah melalui dua tahap oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, yaitu interim dan pemeriksaan terinci yang masing-masing berlangsung selama 30 hari kalender. </span></span></span></span></span></span><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"></span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Berdasarkan  </span></span></span></span></span></span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK RI tertanggal 22 Mei 2026, Pemkab Berau kembali berhasil mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).  </span></span></span></span></span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">”Pendapat tersebut merupakan ke-9 secara berturut-turut, dan secara keseluruhan Pemda Berau telah memperoleh opini WTP dari BPK RI sebanyak 13 kali,” ujar Sri Juniarsih, (20/07/2026) </span></span></span></span></span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Meski demikian, Ia mengakui masih terdapat beberapa catatan dan catatan dari BPK RI serta koreksi dari anggota dewan. Ia menekankan bahwa sebagian besar temuan telah ditindaklanjuti oleh SKPD terkait, dan sisanya sedang dalam proses penyelesaian yang ditargetkan rampung paling lambat 60 hari kalender. </span></span></span></span></span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Secara garis besar, laporan realisasi anggaran pendapatan dan belanja daerah Berau Tahun Anggaran 2025 terdiri dari​realisasi pendapatan mencapai Rp5,071 triliun atau 118,48% dari target yang ditetapkan. ​Realisasi belanja mencapai Rp5,472 triliun atau 90,58% dari target. </span></span></span></span></span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Sementara itu,​defisit anggaran yakin defisit sebesar Rp400.789 miliar yang merupakan selisih antara realisasi pendapatan dan belanja. </span></span></span></span></span></span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Kemudian pembiayaan penerimaan: terealisasi sebesar Rp673 miliar.  </span></span></span></span></span></span><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA): Sebesar Rp272,640 miliar.</span></span></span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Bupati </span></span></span></span></span></span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Berau juga memaparkan posisi keuangan daerah per 31 Desember 2025 yang tercermin dalam neraca daerah antara lain Jumlah Aset: Rp14,992 triliun.  </span></span></span></span></span></span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Jumlah Kewajiban (Utang Jangka Pendek): Rp42 miliar (tersebar di beberapa SKPD).Jumlah Ekuitas Dana: Rp14,949 triliun</span></span></span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Selain  </span></span></span></span></span></span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">itu, akhir saldo kas daerah pada Bendahara Umum per 31 Desember 2025 tercatat sebesar Rp275 miliar. Jumlah awal ekuitas Pemkab Berau adalah sebesar Rp14.612 triliun, dan laporan perubahan saldo anggaran lebih sebesar Rp673 miliar. </span></span></span></span></span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Raperda yang telah disetujui bersama ini, beserta rancangan Peraturan Bupati tentang uraian Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD, selanjutnya akan disampaikan kepada Gubernur Kalimantan Timur paling lambat dalam waktu 3 hari untuk dilakukan evaluasi. </span></span></span></span></span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Hal ini sesuai dengan amanat Permendagri Nomor 77 Tahun 2020 tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Keuangan Daerah. Menutup Sambutannya, Bupati Sri Juniarsih mengajak seluruh pihak untuk terus bersinergi dan berkolaborasi demi meningkatkan pelayanan dan kesejahteraan masyarakat. </span></span></span></span></span></span><b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">(Adv/Rein)</span></span></span></span></span></span></b><br><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260720_144345_285.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kadis Kominfo Kaltim: Literasi Digital Jadi Tantangan Utama, Media dan Penyiaran Harus Beradaptasi dengan AI Tanpa Kehilangan Perannya</title>
<link>https://kartanews.com/kadis-kominfo-kaltim-literasi-digital-jadi-tantangan-utama-media-dan-penyiaran-harus-beradaptasi-dengan-ai-tanpa-kehilangan-perannya</link>
<guid>https://kartanews.com/kadis-kominfo-kaltim-literasi-digital-jadi-tantangan-utama-media-dan-penyiaran-harus-beradaptasi-dengan-ai-tanpa-kehilangan-perannya</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a5c761262dc3.jpg" length="115577" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 19 Jul 2026 15:01:15 +0800</pubDate>
<dc:creator>Irla Hadratan Iman</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, SAMARINDA – </strong>Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kalimantan Timur, Ririn Sari Dewi, menegaskan bahwa penguatan literasi digital masyarakat menjadi salah satu tantangan terbesar yang dihadapi pemerintah daerah di tengah derasnya arus informasi di era digital. Upaya tersebut dilakukan melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, mulai dari satuan pendidikan hingga insan pers sebagai mitra strategis pemerintah dalam menyampaikan informasi yang benar, akurat, dan berimbang.</p>
<p>Hal tersebut disampaikan Ririn saat diwawancarai usai menghadiri kegiatan Jambore Radio dan Televisi se-Kalimantan Timur yang mengangkat tema "Penguatan Peran Radio dan Televisi Kalimantan Timur sebagai Media Informasi, Edukasi, dan Hiburan Berkualitas di Era Digital", hasil kolaborasi Komisi X DPR RI, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), dan Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Kalimantan Timur.</p>
<p>Menurut Ririn, perkembangan teknologi informasi yang begitu cepat menuntut masyarakat memiliki kemampuan untuk memilah dan memahami informasi secara kritis agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang keliru maupun menyesatkan.</p>
<p>"Tantangan pertama kami di Diskominfo adalah penguatan literasi digital. Bagaimana kami membersamai masyarakat agar melek digital, mampu membaca sebuah informasi secara cerdas, memahami konteksnya, hingga mengetahui bagaimana memberikan respons yang tepat terhadap informasi yang diterima," ujarnya.</p>
<p>Ia menjelaskan, Diskominfo Kaltim secara aktif menggandeng berbagai sekolah, mulai dari tingkat SMP, SMA hingga SMK sebagai mitra dalam menyosialisasikan pentingnya literasi digital kepada generasi muda.</p>
<p>Melalui program tersebut, para pelajar diberikan pemahaman mengenai etika bermedia sosial, cara mengenali informasi yang valid, serta pentingnya menyampaikan informasi sesuai dengan norma, etika, dan ketentuan yang berlaku.</p>
<p>Menurutnya, sekolah menjadi ruang strategis untuk membangun budaya digital yang sehat karena peserta didik merupakan kelompok yang paling aktif memanfaatkan media digital dalam kehidupan sehari-hari.</p>
<p>Selain dunia pendidikan, Ririn juga menilai media massa memiliki posisi yang sangat penting dalam menciptakan ekosistem informasi yang sehat di tengah masyarakat.</p>
<p>Ia mengajak seluruh media, khususnya media online, untuk terus menjaga profesionalisme dalam menjalankan fungsi jurnalistik dengan mengedepankan prinsip akurasi, verifikasi, dan keberimbangan dalam setiap pemberitaan.</p>
<p>"Kami juga menghimbau teman-teman media online, yang merupakan salah satu mitra utama kami, untuk terus membersamai pemerintah dalam menyampaikan informasi secara baik, tegas, dan akurat kepada masyarakat," katanya.</p>
<p>Ririn menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak menutup diri terhadap kritik yang disampaikan media maupun masyarakat. Namun demikian, apabila terdapat pemberitaan yang dinilai belum berimbang atau hanya memuat satu sudut pandang, pemerintah memiliki hak untuk menyampaikan klarifikasi melalui mekanisme hak jawab sebagaimana diatur dalam ketentuan pers.</p>
<p>Menurutnya, hak jawab merupakan instrumen penting untuk memastikan masyarakat memperoleh informasi yang utuh dan sesuai fakta.</p>
<p>"Kalau ada pemberitaan yang sifatnya sepihak, kami menggunakan hak jawab untuk memberikan klarifikasi mengenai kronologi sebenarnya sehingga masyarakat mendapatkan informasi yang lengkap," jelasnya.</p>
<p>Sebagai contoh, Ririn menyinggung polemik keterlambatan distribusi seragam sekolah yang sempat menjadi perhatian publik beberapa waktu lalu.</p>
<p>Ia mengakui pemerintah memang mengalami pergeseran jadwal distribusi akibat adanya sejumlah mekanisme administrasi yang harus dipenuhi.</p>
<p>Pemerintah, kata dia, memilih untuk menjelaskan kondisi tersebut secara terbuka kepada masyarakat melalui kerja sama dengan media cetak maupun media online.</p>
<p>"Kami tidak anti kritik. Kami juga meminta maaf ketika ada pergeseran jadwal yang semula direncanakan pada Juni atau Juli, namun harus bergeser menjadi Agustus karena ada beberapa mekanisme yang harus diselesaikan. Semua kronologinya kami sampaikan secara terbuka bersama teman-teman media," ungkapnya.</p>
<p>Lebih lanjut, Ririn menyampaikan apresiasi terhadap insan pers yang selama ini menjadi mitra pemerintah dalam menjaga kualitas informasi publik.</p>
<p>Ia mengaku telah merasakan langsung pentingnya peran media sejak menjabat di sektor pariwisata sebelum memimpin Diskominfo Kalimantan Timur.</p>
<p>"Selama saya sebelum di Kominfo, teman-teman media adalah mitra terbaik saya. Saat saya bertugas sekitar dua setengah tahun di sektor pariwisata, insan pers selalu membersamai kami melalui proses check and re-check sehingga informasi yang disampaikan kepada masyarakat benar-benar dapat dipertanggungjawabkan," tuturnya.</p>
<p>Ririn menilai hubungan yang harmonis antara pemerintah dan media merupakan modal penting dalam membangun kepercayaan publik terhadap berbagai kebijakan yang dijalankan pemerintah.</p>
<p>Sementara itu, terkait penyelenggaraan Jambore Radio dan Televisi se-Kalimantan Timur, Ririn memberikan apresiasi atas kolaborasi yang dibangun antara Komisi X DPR RI, BRIN, dan KPID Kalimantan Timur dalam menghadirkan forum yang membahas masa depan dunia penyiaran di era transformasi digital.</p>
<p>Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi ruang diskusi yang relevan untuk memperkuat peran radio dan televisi di tengah perkembangan teknologi informasi yang sangat pesat.</p>
<p>Ia berharap kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, termasuk kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), dapat dimanfaatkan untuk memperkuat industri penyiaran, bukan justru menggantikan fungsi utama media penyiaran.</p>
<p>"Kami sangat mengapresiasi kegiatan rutin kolaborasi Komisi X DPR RI bersama BRIN. Tahun ini mengangkat tema penyiaran, khususnya kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi pada televisi dan radio. Harapan kami, kemajuan teknologi ini menjadi pendukung utama bagi perkembangan penyiaran, bukan mendisrupsi keberadaan televisi dan radio," ujarnya.</p>
<p>Menurut Ririn, kehadiran AI merupakan sebuah keniscayaan yang tidak dapat dihindari. Namun, teknologi tersebut seharusnya menjadi alat bantu untuk meningkatkan kualitas produksi, penyebaran informasi, serta inovasi dalam industri penyiaran tanpa menghilangkan peran manusia sebagai penyampai informasi yang kredibel.</p>
<p>Ia optimistis radio dan televisi masih memiliki ruang yang besar di tengah perkembangan media digital selama mampu beradaptasi dengan perubahan teknologi dan tetap menjaga kualitas konten yang disajikan kepada masyarakat.</p>
<p>"Di era disrupsi sekarang, ketika AI hadir di berbagai sektor, jangan sampai AI justru menggantikan fungsi televisi dan radio. Sebaliknya, AI harus menjadi pendukung bagi kemajuan penyiaran sehingga teknologi dan media penyiaran bisa saling menguatkan," pungkasnya. <strong>(IRLA/daa)</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Hetifah Sjaifudian Dorong Radio dan Televisi Kaltim Bertransformasi Jadi Media Cerdas di Era Digital</title>
<link>https://kartanews.com/hetifah-sjaifudian-dorong-radio-dan-televisi-kaltim-bertransformasi-jadi-media-cerdas-di-era-digital</link>
<guid>https://kartanews.com/hetifah-sjaifudian-dorong-radio-dan-televisi-kaltim-bertransformasi-jadi-media-cerdas-di-era-digital</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a5c5dc28391c.jpg" length="100479" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 19 Jul 2026 13:18:30 +0800</pubDate>
<dc:creator>Irla Hadratan Iman</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, SAMARINDA – </strong>Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, menegaskan bahwa radio dan televisi daerah harus mampu bertransformasi menjadi media yang adaptif, cerdas, serta berorientasi pada kepentingan publik di tengah derasnya arus informasi digital. Menurutnya, lembaga penyiaran tidak lagi cukup hanya menjalankan fungsi penyampai informasi, tetapi juga harus menjadi garda terdepan dalam meningkatkan literasi masyarakat agar mampu memilah informasi yang benar di tengah maraknya hoaks dan disinformasi.</p>
<p>Pesan tersebut disampaikan Hetifah saat menghadiri Jambore Radio dan Televisi Se-Kalimantan Timur bertema "Penguatan Peran Radio dan Televisi Kalimantan Timur sebagai Media Informasi, Edukasi, dan Hiburan Berkualitas di Era Digital", yang merupakan hasil kolaborasi Komisi X DPR RI, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), serta Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Kalimantan Timur.</p>
<p>Dalam kesempatan itu, Hetifah menilai kolaborasi lintas lembaga merupakan langkah strategis untuk memperkuat ekosistem penyiaran di Kalimantan Timur. Tantangan penyiaran saat ini, menurutnya, semakin kompleks karena berkaitan erat dengan perkembangan teknologi digital yang mengubah cara masyarakat mengakses informasi.</p>
<p>"Justru hari ini kita berkolaborasi. Ke depan, saya berharap kolaborasi ini semakin luas dengan melibatkan kementerian, lembaga, maupun dinas-dinas terkait. Persoalan informasi bukan hanya menjadi tanggung jawab satu institusi, tetapi merupakan tanggung jawab bersama," ujarnya.</p>
<p>Politisi Partai Golkar tersebut menjelaskan bahwa membangun masyarakat yang cerdas tidak cukup hanya dengan menyediakan informasi sebanyak-banyaknya. Yang jauh lebih penting adalah membangun budaya berpikir kritis sehingga masyarakat tidak mudah percaya terhadap setiap informasi yang beredar di media sosial maupun platform digital lainnya.</p>
<p>Menurut Hetifah, masyarakat harus memiliki rasa ingin tahu atau curiosity yang tinggi terhadap setiap informasi yang diterima. Sikap kritis tersebut menjadi modal utama dalam menghadapi derasnya arus informasi yang sering kali tidak memiliki sumber yang jelas.</p>
<p>"Ketika membaca sebuah informasi dan terasa ada yang kurang tepat, masyarakat harus terdorong untuk mencari tahu sumber aslinya. Jangan langsung percaya, apalagi langsung menyebarkannya. Inilah budaya literasi digital yang harus terus kita bangun bersama," katanya.</p>
<p>Ia mengakui bahwa perkembangan teknologi digital menghadirkan peluang sekaligus tantangan besar bagi dunia penyiaran. Di satu sisi, teknologi memudahkan distribusi informasi kepada masyarakat. Namun di sisi lain, teknologi juga membuka ruang semakin luas bagi penyebaran informasi yang belum tentu benar.</p>
<p>Karena itu, Hetifah menilai penguatan literasi informasi harus menjadi agenda bersama seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah, lembaga penyiaran, dunia pendidikan, hingga masyarakat sendiri.</p>
<p>Dalam pandangannya, lembaga penyiaran memiliki posisi yang sangat strategis karena masih menjadi salah satu sumber informasi yang dipercaya publik. Kepercayaan tersebut harus dijaga melalui penyajian informasi yang akurat, berimbang, dan telah melalui proses verifikasi jurnalistik.</p>
<p>Lebih lanjut, Hetifah juga menyoroti perubahan besar dalam dunia jurnalistik akibat kemajuan teknologi. Ia menilai jurnalisme saat ini tidak lagi dapat mengandalkan pola-pola konvensional semata, melainkan harus bertransformasi menjadi smart journalism yang mampu memanfaatkan perkembangan teknologi secara bijak.</p>
<p>Menurutnya, pemanfaatan teknologi seperti Artificial Intelligence (AI) maupun big data merupakan keniscayaan yang tidak dapat dihindari. Namun penggunaan teknologi tersebut harus tetap berada dalam koridor etika jurnalistik dan digunakan untuk memperkuat kualitas informasi, bukan menggantikan fungsi utama insan pers dalam melakukan verifikasi fakta.</p>
<p>"Sumber informasi saat ini juga harus didukung oleh smart journalism. Kita perlu memanfaatkan big data bahkan teknologi AI untuk memperkuat informasi yang kita berikan kepada masyarakat. Jangan justru mengandalkan AI tanpa digunakan secara cerdas dan bertanggung jawab," tegasnya.</p>
<p>Hetifah menilai kehadiran teknologi seharusnya menjadi alat bantu bagi jurnalis untuk menghasilkan pemberitaan yang lebih cepat, lebih akurat, dan lebih mendalam. Sebaliknya, jika digunakan tanpa pengawasan dan verifikasi, teknologi justru berpotensi memperbesar penyebaran informasi yang menyesatkan.</p>
<p>Oleh sebab itu, ia mendorong insan penyiaran di Kalimantan Timur untuk terus meningkatkan kapasitas sumber daya manusia agar mampu mengikuti perkembangan teknologi tanpa meninggalkan prinsip-prinsip dasar jurnalistik.</p>
<p>Selain membahas transformasi media, Hetifah juga memberikan perhatian khusus terhadap pentingnya peran pegiat media sebagai penghubung antara pemerintah dan masyarakat.</p>
<p>Menurutnya, media bukan hanya bertugas menyampaikan berbagai program pemerintah kepada publik, tetapi juga memiliki fungsi penting sebagai penyampai aspirasi masyarakat kepada para pengambil kebijakan.</p>
<p>"Teman-teman pegiat media ini sesungguhnya menjadi jembatan. Mereka mengamplifikasi informasi yang memang perlu diketahui masyarakat. Sebaliknya, mereka juga menjadi jembatan agar aspirasi maupun berbagai keluhan masyarakat dapat sampai kepada para pembuat kebijakan," jelasnya.</p>
<p>Ia menegaskan bahwa fungsi tersebut menjadi salah satu pilar utama demokrasi yang harus terus dijaga. Tanpa media yang independen, profesional, dan bertanggung jawab, proses komunikasi antara pemerintah dengan masyarakat tidak akan berjalan secara optimal.</p>
<p>Karena itu, Hetifah berharap hubungan kemitraan antara DPR RI, pemerintah, lembaga riset, regulator penyiaran, dan insan media dapat terus diperkuat melalui berbagai forum diskusi maupun kegiatan bersama seperti Jambore Radio dan Televisi Se-Kalimantan Timur.</p>
<p>Menurutnya, kegiatan tersebut bukan sekadar menjadi ajang silaturahmi antarlembaga penyiaran, melainkan juga menjadi ruang bertukar gagasan dalam merumuskan berbagai solusi atas tantangan dunia informasi dan penyiaran di era digital.</p>
<p>"Acara seperti ini menjadi salah satu contoh kolaborasi yang baik. Ke depan, kami ingin lebih banyak melibatkan teman-teman media untuk berdiskusi, mencari berbagai terobosan, dan bersama-sama menemukan solusi atas berbagai persoalan yang kita hadapi," ungkapnya.</p>
<p>Hetifah optimistis Kalimantan Timur memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu daerah yang mampu menghadirkan ekosistem penyiaran yang sehat, inovatif, dan berkualitas. Terlebih, posisi Kalimantan Timur sebagai wilayah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN) akan meningkatkan kebutuhan masyarakat terhadap informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipercaya.</p>
<p>Ia berharap radio dan televisi lokal tidak kehilangan eksistensinya di tengah persaingan platform digital. Sebaliknya, media penyiaran harus mampu memanfaatkan teknologi untuk memperluas jangkauan layanan informasi sekaligus mempertahankan kualitas jurnalistik yang menjadi kekuatan utama mereka.</p>
<p>Melalui sinergi antara DPR RI, BRIN, KPID Kalimantan Timur, lembaga penyiaran, akademisi, dan komunitas media, Hetifah meyakini pembangunan ekosistem informasi yang sehat dapat terus diwujudkan. Dengan demikian, radio dan televisi di Kalimantan Timur tidak hanya menjadi media penyampai berita, tetapi juga menjadi sarana edukasi, peningkatan literasi digital, serta hiburan berkualitas yang mampu mencerdaskan masyarakat di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi. <strong>(IRLA/daa)</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Nelayan Muara Badak Hilang di Perairan Muara Berau, Tim SAR Hadapi Kendala Gelombang Tinggi</title>
<link>https://kartanews.com/nelayan-muara-badak-hilang-di-perairan-muara-berau-tim-sar-hadapi-kendala-gelombang-tinggi</link>
<guid>https://kartanews.com/nelayan-muara-badak-hilang-di-perairan-muara-berau-tim-sar-hadapi-kendala-gelombang-tinggi</guid>
<description><![CDATA[ KUKAR– Tim SAR gabungan tengah berpacu dengan waktu untuk mencari seorang nelayan yang dilaporkan hilang misterius saat melaut di Perairan Muara Berau, Kecamatan Muara Badak, Kutai Kartanegara. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a5b15d611448.jpg" length="120525" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 18 Jul 2026 13:58:55 +0800</pubDate>
<dc:creator>Jurnalis Karta News</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b>​KARTANEWS.COM</b><span;>, </span;><b><span;>KUKAR</span;></b><span;>– Tim SAR gabungan tengah berpacu dengan waktu untuk mencari seorang nelayan yang dilaporkan hilang misterius saat melaut di Perairan Muara Berau, Kecamatan Muara Badak, Kutai Kartanegara. Korban bernama Hasriarto (37), warga Desa Muara Badak Ulu, hingga kini belum kembali sejak berangkat memancing pada Rabu, 15 Juli 2026. </span;><br><br><span;>​Basarnas Balikpapan baru menerima laporan kehilangan dari pihak keluarga korban pada Jumat, 17 Juli 2026, sekitar pukul 11.00 WITA. Merespons laporan tersebut, Kepala Pos SAR Sangatta bersama tim </span;><i><span;>rescue</span;></i><span;> langsung bergerak cepat menuju lokasi pencarian setelah berkoordinasi dengan unsur terkait. </span;><br><br><span;>“Berdasarkan informasi yang dihimpun, Hasriarto berangkat seorang diri untuk memancing sekitar pukul 16.30 WITA hari Rabu. Namun, hingga keesokan harinya korban tidak kunjung pulang,” ujar Kasi Ops dan Siaga Basarnas Balikpapan, Endrow Sasmita, Sabtu (18/7/2026).</span;><br><b><span;></span;></b></p>
<p><b><span;>Perahu Ditemukan Setengah Tenggelam</span;></b></p>
<p><span;>Tanda-tanda keberadaan korban sempat membayangi pencarian ketika warga dan nelayan setempat menemukan perahu milik Hasriarto pada Kamis, 16 Juli 2026, sekitar pukul 08.00 WITA. Sayangnya, perahu tersebut ditemukan dalam kondisi setengah tenggelam tanpa ada tanda-tanda keberadaan korban di dalamnya. </span;><br><br><span;>​Untuk mencakup area pencarian yang luas, tim SAR harus menempuh perjalanan yang cukup jauh. "Lokasi pencarian berada sekitar 51 mil laut di selatan Pos SAR Sangatta dengan estimasi waktu tempuh sekitar tiga jam," jelas Endrow</span;></p>
<p><b><span;>Alutsista Dikerahkan, Gelombang Tinggi Jadi Penghambat</span;></b></p>
<p><span;>Dalam operasi penyelamatan ini, Basarnas tidak main-main dengan mengerahkan berbagai peralatan utama (alutsista), antara lain, </span;><i><span;>Rescue Car</span;></i><span;> &amp; </span;><i><span;>Rigid Inflatable Boat</span;></i><span;> (RIB), Peralatan SAR air &amp; peralatan selam, Peralatan komunikasi &amp; peralatan medis.</span;><span;>​</span;></p>
<p><span;>Operasi kemanusiaan ini melibatkan sinergi besar dari Tim Rescue Pos SAR Sangatta, TNI AL, Polairud Polda Kalimantan Timur, serta pihak keluarga korban yang setulus hati mendampingi proses pencarian. </span;><br><br><span;>​Meski cuaca di sekitar lokasi dilaporkan cerah, tim di lapangan harus berhadapan dengan tantangan alam yang cukup berat. Gelombang laut yang tinggi menjadi kendala utama yang memperlambat pergerakan tim penyelamat. </span;><br><br><span;>​Kendati demikian, Basarnas Balikpapan bersama seluruh unsur gabungan menegaskan komitmennya untuk terus mengoptimalkan pencarian hingga Hasriarto ditemukan, dengan tetap memprioritaskan keselamatan para personel di lapangan. (</span;><b>REIN/Rdk) </b><br><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260718_135637_333.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kuota 150 Ribu Peserta! Kemnaker Resmi Buka Pendaftaran MagangHub 2026 Batch</title>
<link>https://kartanews.com/kuota-150-ribu-peserta-kemnaker-resmi-buka-pendaftaran-maganghub-2026-batch</link>
<guid>https://kartanews.com/kuota-150-ribu-peserta-kemnaker-resmi-buka-pendaftaran-maganghub-2026-batch</guid>
<description><![CDATA[ ​​KARTANEWS.COM, – Kabar gembira bagi para pencari kerja dan fresh graduate. Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) resmi membuka pendaftaran Program Magang Nasional (MagangHub) Angkatan II Batch I Tahun 2026 mulai Kamis (16/7) pukul 13.00 WIB. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a5af16536a82.jpg" length="56096" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 18 Jul 2026 11:23:09 +0800</pubDate>
<dc:creator>Jurnalis Karta News</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span><span;>​</span;></span><b><span;>KARTANEWS.COM </span;></b><span;>– Kabar gembira bagi para pencari kerja dan </span;><i><span;>fresh graduate</span;></i><span;>. Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) resmi membuka pendaftaran Program Magang Nasional (MagangHub) Angkatan II Batch I Tahun</span;><b><span;> </span;></b><span;>2026 mulai Kamis (16/7) pukul 13.00 WIB. </span;><br><br><span;>​Tidak tanggung-tanggung, pemerintah membidik total 150 ribu peserta magang hingga akhir tahun 2026. Angka fantastis ini akan dibagi ke dalam tiga gelombang, dengan kuota masing-masing </span;><i><span;>batch</span;></i><span;> menampung sekitar 50 ribu orang.</span;></p>
<p><b><span;>Gaji Full Ditanggung Pemerintah, Sentuh Angka Rp6 Juta</span;></b><br><span;></span;></p>
<p><span;>​Salah satu daya tarik utama dari program ini adalah skema insentifnya. Berbeda dengan program magang biasa, peserta MagangHub akan menerima uang saku bulanan yang setara dengan Upah Minimum Kota/Kabupaten (UMK) setempat, atau Upah Minimum Provinsi (UMP) khusus untuk wilayah DKI Jakarta. </span;><br><br><span;>​Hebatnya lagi, seluruh honorarium ini ditanggung penuh oleh pemerintah melalui anggaran negara, bukan oleh perusahaan tempat magang. </span;><br><br><span;>​"Selama mengikuti magang, para peserta mendapatkan gaji sekitar Rp3,5 sampai Rp6 juta per bulan tergantung upah minimum kabupaten/kota tempat ia bekerja," ujar Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya melalui akun Instagram resminya @sekretariat.kabinet.</span;></p>
<p><b><span;>Jadwal Penting MagangHub 2026 yang Wajib Dicatat</span;></b></p>
<p><span;>Proses seleksi dan penempatan akan berjalan dengan linimasa yang cukup padat. Berikut adalah jadwal lengkapnya:</span;></p>
<p><span;>• ​</span;><b><span;>Pendaftaran Peserta:</span;></b><span;> 16–28 Juli 2026</span;><br><span;>• ​</span;><b><span;>Rekrutmen &amp; Pengusulan Peserta:</span;></b><span;> 29 Juli–5 Agustus 2026</span;><br><span;>• ​</span;><b><span;>Seleksi Nasional &amp; Pengumuman:</span;></b><span;> 7 Agustus 2026</span;><br><span;>• ​</span;><b><span;>Hari Pertama Magang:</span;></b><span;> 10 Agustus 2026</span;></p>
<p><span;>​Program ini akan berlangsung selama enam</span;><b><span;> </span;></b><span;>bulan</span;><b><span;> </span;></b><span;>penuh, di mana peserta wajib mengikuti seluruh rangkaian kegiatan mulai dari </span;><i><span;>on-boarding</span;></i><span;> hingga proses sertifikasi. Peserta yang mundur di tengah jalan terancam tidak mendapatkan sertifikat dan wajib mengembalikan sebagian tunjangan yang telah diterima.</span;><br><b><span;></span;></b></p>
<p><b><span;>Kriteria Peserta &amp; Dokumen yang Wajib Disiapkan</span;></b></p>
<p><span;>Bagi Anda yang tertarik untuk memoles portofolio dan mendapatkan pengalaman kerja profesional, berikut adalah syarat kelulusan yang harus dipenuhi:</span;><br><b><span;></span;></b></p>
<p><b><span;>Syarat Pendaftaran:</span;></b><br><span;></span;></p>
<p><span;>1. ​Warga Negara Indonesia (WNI) ber-KTP/NIK.</span;><br><span;>2. ​Lulusan Diploma, Sarjana (S1), atau Pendidikan Profesi.</span;><br><span;>3.  ​Batas kelulusan maksimal </span;><b><span;>1 tahun</span;></b><span;> saat mendaftar (berdasarkan tanggal ijazah). Khusus lulusan profesi, sertifikat profesi maksimal diterbitkan </span;><b><span;>2 tahun</span;></b><span;> sejak ijazah diploma/sarjana. </span;><br><span;>4. ​Berasal dari perguruan tinggi yang terdaftar resmi di Kemendiktisaintek.</span;><br><span;>5. ​Belum pernah menjadi peserta Magang Nasional di periode sebelumnya.</span;><br><span;>6. ​Memiliki akun di platform </span;><b><span;>SIAPKerja</span;></b><span;>.</span;><br><b><span;></span;></b></p>
<p><b><span;>Berkas Dokumen yang Diperlukan:</span;></b></p>
<p><span;>• Ijazah &amp; Transkrip Nilai</span;><br><span;>• ​Curriculum Vitae (CV) terbaru</span;><br><span;>• ​Sertifikat pelatihan/kompetensi &amp; piagam penghargaan pendukung (jika ada)</span;><br><b><span;></span;></b></p>
<p><b><span;>Cara Mendaftar (100% Online &amp; Gratis)</span;></b></p>
<p><span;>Seluruh proses pendaftaran dilakukan secara daring dan tidak</span;><b><span;> </span;></b><span;>dipungut</span;><b><span;> </span;></b><span;>biaya</span;><b><span;> </span;></b><span;>sepeser</span;><b><span;> </span;></b><span;>pun. Calon peserta dapat mengikuti langkah-langkah berikut:</span;><br><span;></span;></p>
<p><span;>1. ​Akses dan buat akun terlebih dahulu di platform </span;><b><span;>SIAPkerja</span;></b><span;>.</span;><br><span;>2.  ​Masuk (</span;><i><span;>login</span;></i><span;>) ke situs resmi </span;><b><span;>https://maganghub.kemnaker.go.id</span;></b><span;>. </span;><br><span;>3. ​Lengkapi data diri secara jujur dan valid.</span;><br><span;>4. ​Unggah seluruh dokumen pendukung yang diminta.</span;><br><span;>5. ​Cari dan pilih lowongan magang yang paling sesuai dengan minat serta latar belakang pendidikan Anda.</span;><br><span;></span;></p>
<p><span;>​Pendaftaran akan ditutup pada </span;><b><span;>28 Juli 2026</span;></b><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;>. Pastikan Anda mendaftar sebelum batas waktu berakhir untuk mengamankan satu dari 50 ribu kursi di gelombang pertama ini.<!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260718_111525_252.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Nila Anggaran Capai Rp 1,9 Miliar, Proyek Baru Darmaga Sidayang Bakal Dilengkapi Ruang Tunggu</title>
<link>https://kartanews.com/nila-anggaran-capai-rp-19-miliar-proyek-baru-darmaga-sidayang-bakal-dilengkapi-ruang-tunggu</link>
<guid>https://kartanews.com/nila-anggaran-capai-rp-19-miliar-proyek-baru-darmaga-sidayang-bakal-dilengkapi-ruang-tunggu</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Upaya berkelanjutan terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Berau untuk mendongkrak kualitas pelayanan transportasi laut di wilayahnya. Setelah sukses menuntaskan perbaikan besar pada struktur utama pelabuhan tahun lalu. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a59c63a29874.jpg" length="136576" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 17 Jul 2026 14:03:53 +0800</pubDate>
<dc:creator>Jurnalis Karta News</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.COM, BERAU</span></span></strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> – Upaya berkelanjutan terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Berau untuk mendongkrak kualitas pelayanan transportasi laut di wilayahnya. Setelah sukses menuntaskan perbaikan besar pada struktur utama pelabuhan tahun lalu. </span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Pemkab Berau kini mengalihkan fokus pada pembangunan fasilitas penunjang di Dermaga Sidayang, Tanjung Batu. Langkah ini diambil demi menghadirkan kenyamanan dan keamanan ekstra bagi penumpang serta wisatawan.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Melalui alokasi dana APBD Murni 2026 sebesar Rp1,9 miliar, kawasan penyeberangan ini akan segera dilengkapi dengan kantor operasional baru sekaligus ruang tunggu tertutup yang representatif.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Proyek ini diproyeksikan menjadi lompatan penting dalam menciptakan infrastruktur pelabuhan yang aman, modern, dan ramah pengguna.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Berau, Rusnan Hefni, menjelaskan bahwa proyek strategi ini sedang berada dalam tahap lelang. Jika seluruh proses administrasi berjalan tanpa hambatan, pengerjaan fisik di lapangan akan segera dimulai dalam waktu dekat.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​"Fokus pengerjaan tahun ini adalah membangun kantor operasional dan ruang tunggu. Saat proses lelang ini masih berjalan, dan kami berharap seluruh tahapan bisa selesai tepat waktu sesuai target," ungkap Rusnan, belum lama ini. </span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Kehadiran ruang tunggu tertutup ini dinilai sudah sangat mendesak. Pasalnya, aktivitas pergerakan masyarakat lokal dan pelancong di Dermaga Sidayang terbilang sangat tinggi karena posisinya sebagai pintu gerbang utama menuju destinasi wisata pesisir Berau.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Selama ini, minimnya fasilitas pelindung membuat calon penumpang terpaksa menunggu kapal berangkat dalam kondisi terpapar panas maupun hujan.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Nantinya, setelah pembangunan rampung, masyarakat dapat menikmati ruang tunggu yang jauh lebih teduh dan nyaman. Fasilitas ini juga akan langsung dilengkapi dengan berbagai sarana pendukung yang siap pakai, mulai dari kursi tunggu, meja pelayanan, hingga perangkat operasional kerja. Kantor baru ini pun diharapkan mampu meningkatkan efektivitas tata kelola dan pelayanan di pelabuhan.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Pembangunan fasilitas ini merupakan fase kedua dari penataan total yang telah dirintis sejak tahun 2025. Pada tahun lalu, Pemkab Berau telah menggelontorkan anggaran sebesar Rp6,8 miliar untuk memperkuat struktur utama dermaga yang sempat mengalami kerusakan serius. </span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Rusnan berharap seluruh rangkaian modernisasi ini berjalan lancar sehingga Dermaga Sidayang mampu menyokong mobilitas warga sekaligus memperkuat daya tarik sektor pariwisata Berau yang kian berkembang.(Rein/daa) </span></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Gebrakan KPID Kaltim! Usul Wajib Iklan Perusahaan dan Pengawasan Konten di Media Sosial Jadi Sorotan</title>
<link>https://kartanews.com/gebrakan-kpid-kaltim-usul-wajib-iklan-perusahaan-dan-pengawasan-hoaks-di-media-sosial-jadi-sorotan</link>
<guid>https://kartanews.com/gebrakan-kpid-kaltim-usul-wajib-iklan-perusahaan-dan-pengawasan-hoaks-di-media-sosial-jadi-sorotan</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a58fe49cea4a.jpg" length="63630" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 16 Jul 2026 23:53:31 +0800</pubDate>
<dc:creator>Irla Hadratan Iman</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.COM, SAMARINDA -</span></span></strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> Ketua KPID Kalimantan Timur, Awang Mohammad Jumri Syafi'i, menilai industri penyiaran di daerah saat ini menghadapi tantangan yang semakin berat akibat perubahan pola konsumsi informasi masyarakat dan beralihnya belanja iklan ke platform digital. </span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Menurutnya, kondisi tersebut berdampak langsung terhadap keberlangsungan operasional radio dan televisi lokal yang selama ini menjadi salah satu sumber utama penyebaran informasi masyarakat. Ia mengungkapkan bahwa semakin sedikitnya pemasang iklan membuat banyak lembaga penyiaran harus berjuang mempertahankan eksistensinya. </span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Meski demikian, Awang tetap optimistis radio dan televisi masih memiliki pangsa pasar tersendiri yang tidak akan mudah tergantikan. Ia berharap dalam waktu tiga hingga lima tahun ke depan media penyiaran konvensional tetap mampu bertahan karena memiliki karakteristik dan kedekatan dengan masyarakat yang tidak memiliki seluruh platform digital.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Menurut Awang, tantangan tersebut tidak bisa hanya dibebankan kepada pelaku industri penyiaran semata. KPID, kata dia, kini tidak lagi hanya fokus pada fungsi pengawasan terhadap isi siaran atau aspek hilir Publikasi, tetapi juga mulai memperkuat peran advokasi di sisi hulu. </span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Salah satu gagasan yang didorong adalah hadirnya peraturan daerah berupa Peraturan Gubernur maupun Peraturan Daerah yang mengatur kebijakan periklanan untuk mendukung keberlangsungan lembaga penyiaran di Kalimantan Timur.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Ia berpandangan pemerintah daerah perlu mengambil langkah-langkah strategis agar perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Kaltim memiliki ruang dan kewajiban tertentu untuk menyampaikan promosi maupun publikasi melalui radio dan televisi lokal.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Awang menjelaskan, Kalimantan Timur memiliki ribuan perusahaan dari berbagai sektor usaha yang berpotensi menjadi mitra lembaga penyiaran. Apabila sebagian aktivitas promosi perusahaan tersebut diarahkan ke media penyiaran lokal, maka dampaknya akan sangat besar terhadap keberlangsungan industri radio dan televisi. </span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Bahkan menurutnya, skema tersebut dapat dikaitkan dengan program tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR sehingga perusahaan ikut berkontribusi dalam memperkuat ekosistem informasi publik di daerah. Dengan meningkatnya belanja iklan di media penyiaran lokal, maka lembaga penyiaran akan memperoleh sumber pendapatan yang lebih sehat sehingga mampu meningkatkan kualitas produksi program siaran.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Ia menegaskan bahwa keberlangsungan ekonomi media Penerbitan memiliki hubungan erat dengan kualitas informasi yang diterima masyarakat. Menurutnya, ketika radio dan televisi memperoleh pendapatan yang memadai, maka perusahaan media dapat lebih fokus menghadirkan program-program berkualitas, meningkatkan kesejahteraan pekerja media, serta menjaga profesionalisme dalam menjalankan fungsi jurnalistik dan penyiaran. </span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Kalau lembaga penyiaran sehat, maka informasi publik yang diterima masyarakat Kalimantan Timur juga akan semakin baik,” ujarnya.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Selain memberikan manfaat bagi industri penyiaran, Awang menilai kebijakan tersebut juga akan memberikan efek berganda atau multiplier effect terhadap daerah. Aktivitas ekonomi lembaga penyiaran yang kembali tumbuh diyakini akan meningkatkan penerimaan pajak daerah melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda).</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Dengan demikian, regulasi mengenai periklanan tidak hanya menyelamatkan keberlangsungan media lokal, tetapi juga memberikan kontribusi terhadap peningkatan pendapatan asli daerah sekaligus memperkuat ekosistem ekonomi kreatif berbasis informasi di Kalimantan Timur.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Oleh karena itu, KPID Kaltim kini mengubah pendekatan kelembagaannya dengan tidak semata-mata menitikberatkan pada penindakan pelanggaran siaran. Awang menekankan ingin membangun hubungan yang lebih kolaboratif dengan lembaga penyiaran melalui berbagai program pendampingan dan advokasi. </span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Menurutnya, radio dan televisi tidak boleh merasa berjalan sendiri di tengah tekanan industri yang semakin berat. KPID ingin hadir sebagai mitra yang ikut mencari solusi atas berbagai permasalahan yang dihadapi media penyiaran sehingga keseimbangan antara fungsi pengawasan dan pelatihan dapat berjalan secara optimal.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Dalam kesempatan yang sama, Awang juga menyoroti perkembangan teknologi informasi yang memunculkan tantangan baru berupa maraknya penyebaran hoaks melalui media sosial. Ia mengakui bahwa berdasarkan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2002 tentang Penyuaran, kewenangan pengawasan KPI saat ini masih terbatas pada lembaga penyiaran konvensional, yakni radio dan televisi.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> Namun menurutnya, perkembangan zaman menuntut adanya penyesuaian regulasi agar pengawasan terhadap informasi publik dapat mengikuti dinamika media digital.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Untuk itu, KPID Kalimantan Timur berencana membawa usulan tersebut dalam Rapat Koordinasi Nasional KPI se-Indonesia. Awang berharap seluruh KPID provinsi memiliki kesamaan pandangan untuk mendorong perluasan kewenangan KPI dalam melakukan pengawasan terhadap konten digital, khususnya yang berpotensi menyebarkan hoaks dan disinformasi. </span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Usulan tersebut nantinya diharapkan dapat menjadi bahan pembahasan bersama pemerintah pusat, termasuk kemungkinan revisi Undang-Undang Penyusunan maupun penyusunan regulasi baru yang lebih relevan dengan perkembangan teknologi komunikasi.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Menurut Awang, apabila KPI diberikan kewenangan mengawasi media sosial, maka penyebaran informasi palsu dapat dilakukan lebih cepat dan terukur. Dalam skema yang diusulkannya, KPI dapat memberikan rekomendasi kepada Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) untuk melakukan take down terhadap konten yang terbukti mengandung hoaks setelah melalui proses verifikasi yang melibatkan berbagai pihak terkait. </span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Namun ia menegaskan bahwa gagasan tersebut sama sekali bukan bertujuan membatasi kebebasan pers maupun membungkam kritik masyarakat terhadap pemerintah.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Sebaliknya, Awang menilai mekanisme tersebut hanya diperlukan agar masyarakat memperoleh informasi yang benar dan telah melalui proses verifikasi. Ia menegaskan KPID tetap menghormati kebebasan berekspresi dan tidak anti terhadap kritik. </span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">"Yang menjadi perhatian utama adalah penyebaran informasi yang tidak benar sehingga menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Oleh karena itu, setiap rekomendasi yang diajukan harus didasarkan pada mekanisme yang obyektif, transparan, dan melibatkan lembaga yang memiliki kompetensi sesuai kewenangannya," jelasnya. </span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Ia kemudian mengusulkan pola kolaborasi antarlembaga sebagai solusi pengawasan informasi digital. Menurutnya, KPID dapat berkoordinasi dengan Dewan Pers untuk memastikan apakah suatu pemberitaan telah memenuhi kaidah dan Kode Etik Jurnalistik. </span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Kemudian dilakukan penjelasan kepada instansi pemerintah terkait apabila informasi tersebut mencakup kebijakan publik. Apabila hasil koordinasi menunjukkan bahwa informasi tersebut merupakan hoaks atau melanggar ketentuan yang berlaku, maka rekomendasi dapat diteruskan kepada Komdigi untuk dilakukan penindakan sesuai ketentuan hukum.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Awang menyebut pola kerja tersebut sebagai sebuah ekosistem kolaboratif yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari KPID, Dewan Pers, pemerintah daerah hingga Komdigi. Menurutnya, pendekatan semacam ini akan menciptakan sistem pengawasan informasi yang lebih akuntabel, tidak tergesa-gesa dalam mengambil keputusan, sekaligus tetap menjujung tinggi prinsip kebebasan pers dan hak masyarakat memperoleh informasi yang benar. </span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Ke depan, ia berharap pengawasan KPID tidak lagi terbatas pada radio dan televisi, tetapi juga mampu menjangkau ruang digital sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas informasi publik di era transformasi media. <strong>(IRLA/daa)</strong></span></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>DPD RI Kaltim Buka Pendaftaran Duta DPD 2026, Jadi Wadah Generasi Muda Kenalkan Peran Lembaga Negara</title>
<link>https://kartanews.com/dpd-ri-kaltim-buka-pendaftaran-duta-dpd-2026-jadi-wadah-generasi-muda-kenalkan-peran-lembaga-negara</link>
<guid>https://kartanews.com/dpd-ri-kaltim-buka-pendaftaran-duta-dpd-2026-jadi-wadah-generasi-muda-kenalkan-peran-lembaga-negara</guid>
<description><![CDATA[ SAMARINDA – Kantor Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Provinsi Kalimantan Timur resmi membuka pendaftaran Duta DPD RI 2026 sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-22 DPD RI. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a58f8cfea941.jpg" length="68843" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 16 Jul 2026 23:33:01 +0800</pubDate>
<dc:creator>Irla Hadratan Iman</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.COM, SAMARINDA –</span></span></strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> Kantor Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Provinsi Kalimantan Timur resmi membuka pendaftaran Duta DPD RI 2026 sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-22 DPD RI. </span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Program yang memasuki penyelenggaraan tahun kedua ini diharapkan mampu melibatkan generasi muda dalam memperkenalkan fungsi dan peran DPD RI kepada luas masyarakat sekaligus menjadi mitra dalam menyebarkan luaskan informasi mengenai kegiatan lembaga-lembaga tersebut di daerah.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Kepala Kantor DPD RI Provinsi Kalimantan Timur, Muhammad Faizal Anhar,  mengatakan bahwa program Duta DPD RI pertama kali dilaksanakan pada tahun 2025 dan mendapatkan respon positif dari berbagai daerah. Atas keberhasilan penyelenggaraan perdana tersebut, program kembali digelar pada tahun 2026 dengan cakupan yang lebih luas.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Ini sebenarnya kegiatan Duta DPD pertama kali dilaksanakan pada tahun 2025. Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam rangka Hari Ulang Tahun DPD RI,” ujar Faizal saat memberikan keterangan kepada awak media.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Menurutnya, penyelenggaraan Duta DPD RI menjadi salah satu agenda penting menjelang puncak peringatan HUT ke-22 DPD RI yang akan berlangsung pada bulan Oktober 2026. Seluruh kantor DPD RI di provinsi diberi mandat untuk menjaring peserta terbaik yang nantinya akan mewakili daerah masing-masing pada tingkat nasional.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Faizal menjelaskan bahwa saat proses seleksi ini telah memasuki tahap pembukaan pendaftaran yang berlangsung hingga 20 Agustus 2026. Setelah masa pendaftaran berakhir, peserta akan mengikuti serangkaian tahapan seleksi di tingkat provinsi sebelum akhirnya peserta terbaik dikirim ke Jakarta.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Tahap pertama saat ini adalah pendaftaran sampai dengan tanggal 20 Agustus 2026. Setelah itu akan dilanjutkan dengan seleksi tahap pertama dan tahap kedua untuk menjaring peserta terbaik. Dari seluruh provinsi nantinya akan dikirim ke Jakarta untuk mengikuti kompetisi tingkat nasional hingga pemilihan Duta DPD RI Nasional,” jelasnya.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Ia menjelaskan bahwa proses seleksi tidak hanya fokus pada penampilan peserta, tetapi juga menilai berbagai aspek yang mencerminkan kualitas generasi muda Indonesia. Dengan demikian, peserta terpilih benar-benar memiliki kapasitas sebagai representasi daerah sekaligus mampu membawa nama baik DPD RI di tengah masyarakat.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Lebih lanjut Faizal menegaskan bahwa program Duta DPD RI tidak sekedar ajang kompetisi, melainkan memiliki tujuan strategis dalam meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap keberadaan DPD RI sebagai salah satu lembaga negara.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Menurutnya, hingga kini masih banyak masyarakat yang belum memahami secara utuh fungsi, tugas, maupun kewenangan DPD RI. Oleh karena itu, keberadaan para duta nantinya diharapkan menjadi jembatan komunikasi antara DPD RI dengan masyarakat.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Salah satu tujuan kegiatan ini adalah untuk mempublikasikan kegiatan-kegiatan DPD RI. Nantinya tugas para duta adalah membantu memperkenalkan berbagai aktivitas dan program DPD RI kepada masyarakat di daerah masing-masing,” katanya.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Peran tersebut dinilai penting mengingat perkembangan teknologi informasi dan media sosial telah mengubah pola komunikasi masyarakat. Kehadiran generasi muda yang memiliki kemampuan komunikasi dan literasi digital diyakini mampu menjangkau masyarakat lebih luas melalui berbagai platform informasi.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Selain menjadi wajah DPD RI di daerah, para duta nantinya juga diharapkan mampu menyampaikan edukasi mengenai fungsi representasi daerah yang dijalankan DPD RI, termasuk memperkenalkan berbagai aspirasi yang diperjuangkan oleh senator asal Kalimantan Timur di tingkat nasional.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Faizal mengungkapkan bahwa proses seleksi akan dilakukan secara objektif dengan mempertimbangkan sejumlah persyaratan yang telah ditetapkan panitia pusat.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Beberapa persyaratan dasar yang harus dipenuhi peserta di antaranya berkaitan dengan batas usia, tinggi badan, kemampuan berbahasa, hingga wawasan kebangsaan dan pengetahuan umum.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Ada beberapa syarat yang diwajibkan seperti usia, tinggi badan, kemampuan berbahasa, dan wawasan. Selain itu juga ada persyaratan umum maupun persyaratan khusus yang dapat dipelajari lebih lanjut oleh calon peserta,” ujarnya.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Ia mengajak generasi muda Kalimantan Timur yang memenuhi persyaratan untuk tidak ragu mengikuti seleksi tersebut. Menurutnya, ajang Duta DPD RI bukan hanya menjadi pengalaman berharga bagi peserta, tetapi juga kesempatan untuk berkontribusi dalam memperkenalkan lembaga negara kepada masyarakat.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Melalui program ini, peserta juga berpeluang mengembangkan kemampuan komunikasi publik, kepemimpinan, kepercayaan diri, serta memperluas jejaring dengan peserta dari berbagai provinsi di Indonesia.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Kantor DPD RI Provinsi Kalimantan Timur berharap partisipasi masyarakat, khususnya kalangan pemuda, semakin meningkat pada penyelenggaraan tahun ini. Semakin banyak peserta nasional yang mendaftar, semakin besar pula peluang lahirnya sosok muda yang mampu menjadi representasi Kalimantan Timur di tingkat.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Dengan dibukanya pendaftaran Duta DPD RI 2026, DPD RI tidak hanya menghadirkan sebuah kompetisi, tetapi juga membangun partisipasi ruang generasi muda dalam memperkuat hubungan antara lembaga negara dan masyarakat. </span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Program ini menjadi salah satu langkah strategi DPD RI untuk menghadirkan wajah lembaga yang lebih dekat, terbuka, dan komunikatif di tengah perkembangan era digital.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Pendaftaran Duta DPD RI 2026 masih dibuka hingga 20 Agustus 2026, sehingga masyarakat yang memenuhi persyaratan masih memiliki kesempatan untuk mengikuti seluruh tahapan seleksi dan berpeluang menjadi wakil Kalimantan Timur pada kompetisi tingkat nasional di Jakarta. <strong>(Irla/KN)</strong></span></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>KPID Kaltim Dorong Penguatan Penyiaran Lewat Dukungan DPRD, Jambore Radio dan TV Jadi Wadah Suarakan Aspirasi Industri</title>
<link>https://kartanews.com/kpid-kaltim-dorong-penguatan-penyiaran-lewat-dukungan-dprd-jambore-radio-dan-tv-jadi-wadah-suarakan-aspirasi-industri</link>
<guid>https://kartanews.com/kpid-kaltim-dorong-penguatan-penyiaran-lewat-dukungan-dprd-jambore-radio-dan-tv-jadi-wadah-suarakan-aspirasi-industri</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a58e8e580603.jpg" length="93430" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 16 Jul 2026 22:24:21 +0800</pubDate>
<dc:creator>Irla Hadratan Iman</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, SAMARINDA – </strong>Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Kalimantan Timur terus memperkuat langkah strategis dalam menjaga keberlangsungan industri penyiaran di daerah. Setelah melaksanakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi I DPRD Kalimantan Timur dan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kaltim, KPID kini mempersiapkan Jambore Radio dan TV Kalimantan Timur sebagai forum konsolidasi sekaligus penyampaian aspirasi pelaku penyiaran kepada pemerintah pusat.</p>
<p>Ketua KPID Kalimantan Timur, Awang Mohammad Jumri Syafi'i, mengatakan RDP bersama Komisi I DPRD Kaltim menjadi momentum penting untuk menyampaikan capaian kinerja empat bulan pertama sejak para komisioner dilantik, sekaligus memaparkan arah kebijakan dan kebutuhan anggaran guna mendukung berbagai program pengawasan penyiaran.</p>
<p>Menurut Awang, dalam pertemuan tersebut KPID mempresentasikan metrik kegiatan yang telah dilaksanakan selama empat bulan terakhir serta menyampaikan rencana kerja jangka pendek dan menengah yang akan dijalankan.</p>
<p>"Yang diminta dalam rapat itu adalah metrik kegiatan selama empat bulan, kemudian apa yang akan kita lakukan ke depan. Selanjutnya tentu disinkronkan dengan kebutuhan anggaran yang realistis agar seluruh program yang telah direncanakan dapat berjalan dengan baik," ujarnya.</p>
<p>Ia menjelaskan, sejak mengikuti proses fit and proper test di DPRD Kaltim, tujuh komisioner KPID telah menyampaikan berbagai komitmen untuk memperkuat ekosistem penyiaran di Kalimantan Timur. Komitmen tersebut kini mulai diterjemahkan ke dalam berbagai program nyata yang berorientasi pada peningkatan kualitas lembaga penyiaran radio maupun televisi.</p>
<p>"Kami pernah menyampaikan berbagai janji kepada DPRD sebagai lembaga yang mengawasi kami. Sekarang saatnya kami mengeksekusi program-program tersebut. Dengan tujuh komisioner, tentu banyak program yang bisa dijalankan untuk kepentingan radio dan televisi di Kalimantan Timur," katanya.</p>
<p>Program yang disiapkan, lanjut Awang, tidak hanya berfokus pada pengawasan isi siaran sebagaimana amanat regulasi, tetapi juga menyentuh aspek pembinaan, peningkatan kapasitas, hingga keberlangsungan industri penyiaran lokal yang saat ini menghadapi tantangan besar akibat perkembangan platform digital.</p>
<p>Ia menegaskan bahwa seluruh program tersebut membutuhkan dukungan anggaran yang memadai. Karena itu, KPID berharap adanya sinergi antara DPRD Kaltim dan Pemerintah Provinsi melalui Diskominfo agar kebutuhan tersebut dapat diakomodasi, baik pada perubahan anggaran tahun berjalan maupun penyusunan APBD murni Tahun Anggaran 2027.</p>
<p>"Dalam RDP itu kami juga menyampaikan apa saja yang diperlukan sehingga nantinya bisa menjadi perhatian pada perubahan anggaran maupun APBD murni 2027. Posisi KPID memang sangat berkaitan dengan Diskominfo dan Komisi I DPRD yang membidangi penyiaran dan informasi publik," jelasnya.</p>
<p>Awang menilai dukungan pemerintah daerah menjadi faktor penting dalam menjaga eksistensi lembaga penyiaran lokal di tengah perubahan lanskap media yang semakin kompetitif.</p>
<p>Selain membahas hasil RDP, KPID Kaltim juga tengah mempersiapkan Jambore Radio dan TV Kalimantan Timur yang dijadwalkan berlangsung pada 18 Juli mendatang. Kegiatan tersebut diharapkan menjadi ruang temu seluruh pengelola radio dan televisi se-Kalimantan Timur untuk memperkuat solidaritas sekaligus menyampaikan berbagai persoalan yang mereka hadapi secara langsung kepada para pemangku kepentingan.</p>
<p><img src="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x_6a58e97b0a32a.jpg" alt=""></p>
<p>Menurut Awang, jambore tersebut mendapat dukungan dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bersama Komisi X DPR RI, termasuk kehadiran Anggota Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, yang dijadwalkan hadir dan mendengarkan langsung aspirasi insan penyiaran di Kalimantan Timur.</p>
<p>"Kami bersyukur ada fasilitasi dari BRIN yang dibantu Komisi X DPR RI. Ibu Hetifah Sjaifudian juga bersedia meluangkan waktu untuk mendengarkan langsung keluh kesah teman-teman radio dan televisi," ungkapnya.</p>
<p>Melalui kegiatan tersebut, KPID ingin menunjukkan bahwa pemerintah masih memberikan perhatian terhadap keberlangsungan media penyiaran konvensional yang hingga kini tetap memiliki peran strategis dalam penyebaran informasi kepada masyarakat.</p>
<p>"Kami ingin menginformasikan kepada seluruh lembaga penyiaran bahwa pemerintah masih peduli terhadap nasib radio dan televisi. Itu menjadi pesan penting dari penyelenggaraan jambore ini," katanya.</p>
<p>Awang menjelaskan, jambore bukan sekadar agenda seremonial, tetapi menjadi forum komunikasi antara regulator, pemerintah, legislatif, dan pelaku industri penyiaran. Seluruh peserta nantinya akan berdiskusi mengenai berbagai tantangan yang dihadapi, mulai dari penurunan pendapatan, perubahan pola konsumsi masyarakat terhadap media digital, hingga perlunya dukungan kebijakan bagi radio dan televisi lokal.</p>
<p>"Kita ingin semua lembaga penyiaran berkumpul, saling menguatkan, berbagi pengalaman, sekaligus menyampaikan kegelisahan mereka secara langsung kepada para pengambil kebijakan," ujarnya.</p>
<p>KPID juga berharap perwakilan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) dapat hadir dalam kegiatan tersebut sehingga berbagai persoalan yang selama ini dihadapi lembaga penyiaran daerah dapat disampaikan langsung kepada pemerintah pusat.</p>
<p>"Kami berharap Menteri Komunikasi dan Digital atau perwakilannya dapat hadir sehingga teman-teman radio dan televisi di Kalimantan Timur bisa menyampaikan aspirasinya secara langsung," kata Awang.</p>
<p>Ia menambahkan, keberadaan radio dan televisi masih memiliki landasan hukum yang kuat sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2002 tentang Penyiaran. Oleh karena itu, pemerintah diharapkan tetap memberikan perhatian terhadap keberlangsungan media penyiaran konvensional yang memiliki fungsi sebagai media informasi, pendidikan, hiburan, kontrol sosial, serta perekat persatuan bangsa.</p>
<p>Menurutnya, transformasi digital tidak boleh mengesampingkan eksistensi radio dan televisi yang selama puluhan tahun menjadi sumber informasi terpercaya bagi masyarakat, khususnya di daerah.</p>
<p>"Melalui jambore nanti kami ingin menyampaikan bahwa dunia radio dan televisi di Kalimantan Timur saat ini sedang berjuang untuk bertahan hidup. Kami berharap seluruh pemangku kepentingan dapat mendengar dan bersama-sama mencari solusi agar industri penyiaran daerah tetap hidup dan berkembang," pungkas Awang. <strong>(IRLA/daa)</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Gempa Dangkal M 3,4 Guncang Berau, Getaran Dirasakan hingga Skala III MMI</title>
<link>https://kartanews.com/gempa-dangkal-m-34-guncang-berau-getaran-dirasakan-hingga-skala-iii-mmi</link>
<guid>https://kartanews.com/gempa-dangkal-m-34-guncang-berau-getaran-dirasakan-hingga-skala-iii-mmi</guid>
<description><![CDATA[ BERAU - Gempa bumi mengguncang wilayah Berau di Kalimantan Timur. Dilansir dari situs resmi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) gempa dikategorikan dangkal. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a587d6eed87c.jpg" length="68526" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 16 Jul 2026 14:43:50 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><strong>KARTANEWS.COM, </strong><b>BERAU</b> – Wilayah Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, diguncang gempa bumi tektonik pada Kamis (16/7/2026). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi bahwa berdasarkan kedalamannya, gempa yang terjadi kali ini masuk dalam kategori gempa bumi dangkal.</p>
<p dir="ltr">​“Pusat gempa bumi (hiposenter) di Berau berada di kedalaman 21 kilometer,” tulis BMKG melalui laman resminya, Kamis (16/7/2026).</p>
<p dir="ltr">​Hasil analisis BMKG menunjukkan bahwa gempa bumi tektonik ini memiliki kekuatan magnitudo (M) 3,4. Adapun pusat gempa atau episenter terdeteksi berada di darat, tepatnya berlokasi di titik koordinat 1.64 Lintang Utara (LU) dan 118.08 Bujur Timur (BT).</p>
<p dir="ltr">​“Pusat episenter berada di 91 kilometer arah Tenggara Berau,” sebut BMKG menjelaskan posisi deteksi kekuatan gempa tersebut.</p>
<p dir="ltr">​Meskipun berkekuatan relatif kecil, getaran gempa bumi ini dilaporkan sempat dirasakan oleh sebagian masyarakat di wilayah sekitar. BMKG merilis bahwa getaran gempa dirasakan di Berau dengan skala intensitas II-III MMI (<i>Modified Mercalli Intensity</i>).</p>
<p dir="ltr">​Pada skala II MMI, getaran umumnya dirasakan oleh beberapa orang dan menyebabkan benda-benda ringan yang digantung bergoyang. Sementara pada skala III MMI, getaran dirasakan nyata di dalam rumah, dengan sensasi seakan-akan ada truk besar yang sedang melintas.</p>
<p dir="ltr">​Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi mengenai dampak kerusakan bangunan maupun korban jiwa akibat guncangan gempa dangkal tersebut. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. <strong>(REIN/daa)</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kerugian Mencapai 1 Miliar, Kebakaran di Tanjung Redeb Disinyalir Berasal dari Tindakan Membakar Sampah</title>
<link>https://kartanews.com/kerugian-mencapai-1-miliar-kebakaran-di-tanjung-redeb-disinyalir-berasal-dari-tindakan-membakar-sampah</link>
<guid>https://kartanews.com/kerugian-mencapai-1-miliar-kebakaran-di-tanjung-redeb-disinyalir-berasal-dari-tindakan-membakar-sampah</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a54baba8b6bc.jpg" length="96964" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 13 Jul 2026 18:14:34 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, BERAU</strong> – Peristiwa kebakaran hebat yang melanda kawasan pemukiman di Gang Pulau Panjang, Kecamatan Tanjung Redeb, Minggu (12/7/2026), disinyalir kuat bermula dari tindakan membakar sampah di pekarangan rumah. Dampak amukan si jago merah ini memicu kerugian material yang diestimasi menembus angka Rp1 miliar.</p>
<p>​Kasi Humas Polres Berau, AKP Suradi, menerangkan bahwa dari kesimpulan olah tempat kejadian perkara awal, titik api disinyalir bersumber dari bakaran sampah yang disulut oleh seorang warga setempat berinisial AR di sekitar area teras kediamannya.</p>
<p>​“Indikasi awal mengarah ke sana. Kobaran api mulanya membakar bagian teras hunian milik AR akibat menjalarnya percikan dari tumpukan sampah. Api lalu bereskalasi menjadi besar dan menyebar ke bangunan sekitarnya,” tuturnya, Senin (13/7/2026).</p>
<p>​Merujuk pada kesaksian warga berinisial PU, pada pukul 11.50 WITA, dirinya mendeteksi gumpalan asap tebal yang membubung dari lokasi pembakaran sampah di halaman depan rumah AR. Selang beberapa saat, kobaran api langsung membesar dan mulai melalap struktur teras hunian tersebut.</p>
<p>​Mencermati situasi kritis itu, saksi bersama beberapa rekan sempat mencoba memadamkan kobaran menggunakan peralatan seadanya. Kendati demikian, lantaran mayoritas material bangunan didominasi kayu ditambah embusan angin yang berembus kencang, amukan api secara instan meluas dan mustahil dijinakkan sendiri.</p>
<p>​“Pihak saksi seketika berteriak meminta pertolongan masyarakat sekitar demi segera mengontak tim pemadam kebakaran serta jajaran Polsek Tanjung Redeb,” paparnya.</p>
<p>​Amukan api pada akhirnya berhasil dipadamkan secara total usai armada pemadam kebakaran, dibantu aparat kepolisian beserta warga bergotong-royong melakukan lokalisir titik api di tempat kejadian.</p>
<p>​Akibat kejadian ini, tercatat ada dua unit rumah tinggal, dua pintu rumah sewaan, dan enam kamar indekos yang hangus rata dengan tanah. Beruntung, dilaporkan tidak ada korban meninggal dunia ataupun luka-luka dalam insiden mencekam tersebut.</p>
<p>​“Untuk total taksiran kerusakan materil diproyeksikan berada di kisaran Rp1 miliar,” pungkasnya.</p>
<p>​Hingga saat ini, Unit Satreskrim Polres Berau masih terus melakukan pendalaman serta penyelidikan komprehensif guna menetapkan pemicu mutlak di balik musibah kebakaran ini. <strong>(REIN/daa) </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kebakaran di Tanjung Redeb, Empat Rumah Hangus Terbakar</title>
<link>https://kartanews.com/kebakaran-di-tanjung-redeb-empat-rumah-hangus-terbakar</link>
<guid>https://kartanews.com/kebakaran-di-tanjung-redeb-empat-rumah-hangus-terbakar</guid>
<description><![CDATA[ BERAU - Empat unit rumah warga di Jalan Pulau Panjang, Kecamatan Tanjung Redeb, Berau, dilalap api pada Minggu (12/07/2026) sekitar pukul 11.00 wita. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a538c44b87fe.jpg" length="128553" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 12 Jul 2026 20:46:24 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b>KARTANEWS.COM, BERAU</b><span;> - Empat unit rumah warga di Jalan Pulau Panjang, Kecamatan Tanjung Redeb, Berau, dilalap api pada Minggu (12/7/2026) sekitar pukul 11.00 WITA. </span;><span;>Dari peristiwa tersebut, setidaknya kerugian yang dialami oleh pemilik rumah ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. </span;><br><br><span;>Kepala Dinas Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Berau, Rakhmadi Pasarakan menyampaikan bahwa pihaknya menerima laporan kejadian sekitar pukul 11.40 WITA. Kemudian tiba di lokasi kejadian pada pukul 11.50 WITA. </span;><br><br><span;>Dirinya menjelaskan bahwa dalam proses pemadaman, kondisi angin yang bertiup kencang membuat api dengan cepat membesar, sehingga seluruh personil harus berjibaku untuk melokalisir api. Akan tetapi, kurang lebih 1,5 jam Petugas mampu menjinakkan api hingga padam. </span;><br><br><span;>"Karena angin kencang petugas harus memblok pergerakan api secara tersebar," jelasnya.</span;><br><br><span;>Sementara itu, dugaan penyebab kebakaran masih belum diketahui. Namun, peristiwa ini telah ditangani oleh pihak yang berwajib untuk dilakukan penyelidikan. </span;><br><br><span;>Meskipun pemadaman berjalan relatif lancar, petugas di lapangan sempat menghadapi beberapa kendala teknis dan taktis, seperti akses jalan yang sempit dan kekurangan Nozzle. </span;><br><br><span;>"Sempat ada petugas yang dilaporkan menghirup asap tebal, namun beruntung langsung mendapatkan penanganan dari Palang Merah Indonesia (PMI) di lokasi dan kondisinya kini telah membaik," bebernya. </span;><br><br><span;>Pihak Damkar menurunkan sebanyak 10 unit mobil pemadam yang terdiri dari dua unit milik BPBD dan delapan unit milik Damkar. Adapun personel gabungan yang berada di lapangan terdiri dari BPBD, Damkar, Polres, Kodim, hingga PMI, PLN, serta warga sekitar. </span;><br><br><span;>"Kita mengapresiasi sikap masyarakat setempat yang sangat tertib, tidak menghambat jalur evakuasi, dan aktif membantu menarik selang air untuk membantu," ucapnya. </span;><br><br><span;>Kendati demikian, ia mengakui adanya keterlambatan laporan, di mana petugas baru menerima informasi saat api sudah terlanjur membesar. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk segera melapor jika melihat indikasi kebakaran sekecil apa pun itu. </span;><br><br><span;>"Harapan kita, sekecil apa pun api, cepat laporkan. Walaupun sudah sempat ditangani sendiri, tetap laporkan agar kami bisa memastikan api benar-benar padam dan tidak membesar kembali," pungkasnya. </span;><strong>(REIN/daa)</strong><br><span;><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260712_204002_277.sdocx--></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kortastipidkor Polri Geledah Cafe de’Clan Signature, Usut Skema Suap PT Asabri hingga Krakatau Steel</title>
<link>https://kartanews.com/kortastipidkor-polri-geledah-cafe-declan-signature-usut-skema-suap-pt-asabri-hingga-krakatau-steel</link>
<guid>https://kartanews.com/kortastipidkor-polri-geledah-cafe-declan-signature-usut-skema-suap-pt-asabri-hingga-krakatau-steel</guid>
<description><![CDATA[ JAKARTA – Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Kepolisian RI (Kortastipidkor Polri) bersama Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya melakukan penggeledahan di Cafe de’Clan Signature, Jalan Cilandak Tengah, Cipete, Jakarta Selatan, pada Rabu (08/07/2026). ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a4f34509a19f.jpg" length="567695" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 09 Jul 2026 13:42:50 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.COM, JAKARTA</span></span></b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">– Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Kepolisian RI (Kortastipidkor Polri) bersama Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya melakukan penggeledahan di Cafe de'Clan Signature, Jalan Cilandak Tengah, Cipete, Jakarta Selatan pada Rabu (8/7/2026). Penggeledahan ketat ini dikawal oleh sekitar 15 personel Korps Brimob berseragam lengkap dengan senjata laras panjang.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Di lokasi penggeledahan, situasi sempat menarik perhatian karena kehadiran sejumlah kendaraan institusi lain. Terparkir di halaman kafe mobil Hilux pelat merah milik kejaksaan bernomor polisi B 9254 SSC, serta mobil bernomor B 2275 K yang dikendarai empat orang diduga dari kejaksaan.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Iya ini mobilnya orang kejaksaan,” ujar seorang personel Brimob yang berjaga di lokasi, dikutip dari Tempo.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Selain itu, tampak pula seorang anggota TNI keluar dari dalam kafe, meskipun polisi menyatakan tidak meminta bantuan pengamanan dari unsur TNI.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Kepala Kortastipidkor Polri, Inspektur Jenderal Totok Suharyanto, menjelaskan bahwa penggeledahan ini merupakan bagian dari penegakan hukum berskema investigasi bersama</span></span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Kasus ini mencakup tiga kasus besar, yakni dugaan suap dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) di PT Asabri, kasus korupsi pasokan batu bara yang memicu pemadaman total (<em>blackout</em></span></span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">) di Sumatera, serta kasus PT Krakatau Steel.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Kami terus melakukan upaya penegakan hukum, saat ini dengan skema </span></span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">bergabung dalam </span></span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">penanganan kasus korupsi dan pencucian uang pada proses penanganan hukum PT Asabri dan PT Krakatau Steel,” jelas Totok, Rabu (8/7/2026).</span></span><br><b><span;></span;></b></p>
<p><b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Rekam Jejak Kafe dan Pusaran Kasus</span></span></b></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Cafe de'Clan bukan kali pertama menjadi sorotan aparat. Kafe yang dikelola oleh Ferry Yanto Hongkiriwang ini diduga kuat memiliki keterkaitan dengan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah. </span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Ferry sendiri pernah ditangkap polisi pada 28 Juli 2025 atas dugaan pencurian dan pencurian terhadap anggota Densus 88 Antiteror Polri, Briptu Faisal Faizurrahman, serta perintangan penyidikan.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Sebelum berganti nama menjadi Cafe de'Clan, tempat ini dulunya bernama Gontran Cherrier, yang menjadi lokasi peristiwa penguntitan Jampidsus Febrie Adriansyah oleh anggota Densus 88 pada Mei 2024 lalu. Febrie dikabarkan sering bersantap di kafe tersebut.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Seorang petugas kepolisian yang terlibat dalam operasi penggeledahan membenarkan adanya indikasi keterlibatan nama pejabat tinggi kejaksaan tersebut dalam pusaran kasus ini.</span></span><br><br><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Iya kami dengar (nama Febrie), tapi kan itu harus dibuktikan dengan dokumen ya,” tutupnya. </span></span><b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">(REIN/daa)</span></span></b><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260709_133855_456.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Dihuni 693 WBP, Rutan Tanjung Redeb Gandeng Lintas OPD Berau Tekan Dampak Overkapasitas</title>
<link>https://kartanews.com/dihuni-693-wbp-rutan-tanjung-redeb-gandeng-lintas-opd-berau-tekan-dampak-overkapasitas</link>
<guid>https://kartanews.com/dihuni-693-wbp-rutan-tanjung-redeb-gandeng-lintas-opd-berau-tekan-dampak-overkapasitas</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Guna mengoptimalkan pembinaan di tengah padatnya hunian, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tanjung Redeb resmi menjalin sinergi dengan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan instansi kesehatan Kabupaten Berau ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a4f2d49a3e70.jpg" length="118998" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 09 Jul 2026 13:11:56 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span;>​</span;><b>KARTANEWS.COM, BERAU</b><span;> – Guna mengoptimalkan pembinaan di tengah padatnya hunian, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tanjung Redeb resmi menjalin sinergi dengan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan instansi kesehatan Kabupaten Berau. Langkah ini dikukuhkan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) di Aula Rutan pada Kamis (9/7/2026). </span;><br><br><span;>​Kemitraan strategis ini melibatkan Dinas Kesehatan, Dinas Perikanan, Disnakertrans, DPPKBP3A, Puskesmas Kampung Bugis, serta Labkesda Berau. </span;><br><br><span;>​Kepala Rutan Tanjung Redeb, Rian Permana, menjelaskan bahwa PKS ini merupakan implementasi teknis dari Nota Kesepahaman (MoU) antara Bupati Berau dengan Kakanwil Kemenkumham Kaltim. </span;><br><br><span;>​“Tujuan utama kami bersinergi adalah untuk meningkatkan kualitas pembinaan bagi warga binaan, baik dari segi kepribadian, layanan kesehatan, hingga peningkatan kemandirian melalui pelatihan keterampilan (by skill),” ungkapnya. </span;><br><br><span;>​Pengetatan pembinaan ini menjadi sangat krusial mengingat Rutan Tanjung Redeb tengah mengalami kelebihan kapasitas (overcapacity) ekstrem hingga 300 persen. </span;><br><br><span;>Fasilitas yang idealnya hanya menampung 200 orang, saat ini dipadati oleh 693 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). </span;><br><br><span;>​"Kemarin jumlahnya bahkan sempat menyentuh angka 750 orang karena ada kiriman dari Bulungan. Namun, saat ini kiriman dari luar daerah terpaksa kami tahan dulu karena jumlah warga binaan dari Berau sendiri terus meningkat," jelas Rian.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>Melihat kondisi yang sangat padat, Rian menekankan bahwa dukungan penuh dari pemerintah daerah dan pihak eksternal adalah kunci utama agar fungsi pengamanan dan program pembinaan tetap berjalan optimal.Ia berharap kolaborasi ini dapat berjalan secara berkesinambungan. </span;><br><br><span;> "Kami memohon dukungan untuk memberikan bimbingan kepada warga binaan kami. Semoga kerja sama ini terus terjaga secara berkelanjutan demi mewujudkan pembinaan yang berdampak positif," pungkasnya. </span;><b>(REIN/daa)</b><br><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260709_130819_161.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Harga Tabung 3 Kilogram di Kabupeten Paser Tembus Rp80 Ribu, Ko kBisa ?</title>
<link>https://kartanews.com/harga-tabung-3-kilogram-di-kabupeten-paser-tembus-rp80-ribu-ko-bisa</link>
<guid>https://kartanews.com/harga-tabung-3-kilogram-di-kabupeten-paser-tembus-rp80-ribu-ko-bisa</guid>
<description><![CDATA[ PASAR – Lonjakan harga LPG subsidi 3 kilogram atau gas melon di Kabupaten Paser kian meresahkan warga. Pada tingkat pengecer seperti warung kelontong, komoditas bersubsidi ini dilaporkan menembus angka Rp80 ribu per tabung, melonjak jauh di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) pangkalan resmi ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a4e12e0253f4.jpg" length="95354" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 08 Jul 2026 17:04:36 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.COM, PASER</span></span></span></span></span></span></span></span></strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> – Lonjakan harga LPG subsidi 3 kilogram atau gas melon di Kabupaten Paser kian meresahkan warga. Pada tingkat pengecer seperti warung kelontong, komoditas bersubsidi ini dilaporkan menembus angka Rp80 ribu per tabung, melonjak jauh di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) pangkalan resmi.</span></span></span></span></span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Fenomena ini memicu maraknya warung tidak resmi yang nekat mendistribusikan gas melon tanpa mengantongi izin penyaluran legal.</span></span></span></span></span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Kabupaten Paser, Yusuf menegaskan batas pengawasan instansinya hanya mengawal alur distribusi Pertamina hingga pangkalan.</span></span></span></span></span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​"Namun kewenangan kami cuma sampai pangkalan. Kami memastikan harga jual di pangkalan tetap patuh pada ketetapan HET," kata Yusuf melansir dari KoranKaltim, Rabu (8/07/2026). </span></span></span></span></span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Ia mengingatkan bahwa aktivitas niaga LPG melon di luar pangkalan melanggar Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi serta Peraturan Menteri ESDM Nomor 26 Tahun 2009.</span></span></span></span></span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Guna mengurangi pasokan gejolak di daerah pedesaan, Disperindagkop aktif menggandeng Pertamina lewat intervensi pasar. </span></span></span></span></span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Kami secara konsisten menggelar operasi pasar serta pasar murah demi menjaga stabilitas harga langsung dengan membawa tabung subsidi,” urainya.</span></span></span></span></span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Mengenai praktik harga eceran yang dijual Rp80 ribu tersebut, Yusuf menyebut penertibannya berada di ranah aparat penegak hukum. Namun, kini terlambat mendorong pembentukan Satgas Terpadu guna memperketat kontrol horizontal.</span></span></span></span></span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​“Kami usulkan pembentukan Satgas Terpadu agar pengendalian distribusi gas melon ke depan jauh lebih efektif,” tutup Yusuf. (<strong>REIN/daa</strong>)</span></span></span></span></span></span></span></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kunjungan Kartanews.com dan Suara.com ke KPID Kaltim Perkuat Kolaborasi Pers, Radio, dan Televisi</title>
<link>https://kartanews.com/kunjungan-kartanewscom-dan-suaracom-ke-kpid-kaltim-perkuat-kolaborasi-pers-radio-dan-televisi</link>
<guid>https://kartanews.com/kunjungan-kartanewscom-dan-suaracom-ke-kpid-kaltim-perkuat-kolaborasi-pers-radio-dan-televisi</guid>
<description><![CDATA[ SAMARINDA – PT Digitalindo Media Utama melalui Kartanews.com bersama media nasional Suara.com melakukan audiensi dengan Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Kalimantan Timur sebagai upaya mempererat silaturahmi sekaligus membangun sinergi antara pers, radio, dan televisi. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a4d1494109c8.jpg" length="98029" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 07 Jul 2026 23:01:59 +0800</pubDate>
<dc:creator>Irla Hadratan Iman</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.COM, SAMARINDA –</span></span></strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> PT Digitalindo Media Utama melalui Kartanews.com bersama media nasional Suara.com melakukan audiensi dengan Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Kalimantan Timur sebagai upaya mempererat silaturahmi sekaligus membangun sinergi antara pers, radio, dan televisi.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Pertemuan yang berlangsung di Kantor KPID Kalimantan Timur tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antarlembaga dalam mendukung ekosistem informasi yang sehat, profesional, dan berpihak pada kepentingan publik.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Audiensi tersebut disambut langsung oleh Ketua KPID Kalimantan Timur, Awang Mohammad Jumri Syaf'i. Dalam suasana yang hangat dan penuh keakraban, kedua belah pihak berdiskusi mengenai tantangan industri media di era digital, pentingnya penguatan kualitas jurnalistik, hingga peluang kerja sama dalam berbagai program peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang Penerbitan dan pers.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Ketua KPID Kalimantan Timur, Awang Mohammad Jumri Syaf'i, menyampaikan apresiasinya atas kunjungan yang dilakukan Kartanews.com dan Suara.com. Menurutnya, kehadiran media untuk bersilaturahmi dengan KPID merupakan langkah positif dalam membangun komunikasi yang lebih erat antara lembaga penyiaran dan pers media.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Selama saya menjabat sebagai Ketua KPID Kalimantan Timur, baru kali ini ada media yang datang berkunjung dan bersilaturahmi secara langsung. Tentu ini menjadi sesuatu yang sangat kami apresiasi karena komunikasi dan kolaborasi merupakan hal yang penting dalam membangun ekosistem informasi yang sehat,” ujar Awang.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Ia menilai hubungan yang baik antara KPID dengan insan pers akan memberikan dampak positif terhadap kualitas penyebaran informasi kepada masyarakat. Meski memiliki tugas dan kewenangan yang berbeda-beda, baik KPID maupun perusahaan pers memiliki tujuan yang sama, yakni menghadirkan informasi yang akurat, berimbang, edukatif, dan bertanggung jawab.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Dalam kesempatan tersebut, Awang juga menyoroti pentingnya peningkatan kualitas media melalui sistem klasifikasi atau tier media. Menurutnya, keberadaan media dengan kategori tier 1, tier 2, maupun tier 3 perlu menjadi perhatian bersama agar kualitas pemberitaan, profesionalisme pengelolaan media, serta kompetensi sumber daya manusia dapat terus meningkat.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Ia berharap keberadaan klasifikasi tersebut tidak hanya menjadi alat pemetaan kualitas media, tetapi juga menjadi motivasi bagi perusahaan untuk terus melakukan pembenahan sehingga mampu memenuhi standar profesional yang semakin baik.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Selain membahas penguatan kualitas media, Awang juga mengungkapkan bahwa KPID Kalimantan Timur tengah berupaya mendorong lahirnya regulasi melalui Peraturan Gubernur (Pergub) yang dapat memperkuat keberlangsungan lembaga Penerbitan di daerah.</span></span></p>
<p>Menurutnya, salah satu gagasan yang sedang diperjuangkan adalah adanya ketentuan agar setiap perusahaan atau pelaku usaha yang ingin memasang iklan pada radio maupun televisi swasta memiliki kelengkapan perizinan operasional sesuai ketentuan yang berlaku. Langkah tersebut diharapkan dapat menciptakan tata kelola penyiaran yang lebih tertib, profesional, dan memberikan kepastian hukum bagi seluruh pihak yang terlibat.</p>
<p>"Kami terus berupaya mengejar terbitnya Pergub sebagai bentuk penguatan terhadap ekosistem penyiaran di Kalimantan Timur. Harapannya, setiap perusahaan yang melakukan kerja sama periklanan dengan radio maupun televisi dapat memenuhi persyaratan administrasi dan perizinan yang berlaku," jelasnya.</p>
<p>Lebih lanjut, Awang menjelaskan bahwa tugas pokok dan fungsi KPID selama ini adalah melakukan pengawasan terhadap seluruh isi siaran yang menggunakan spektrum frekuensi publik, yakni televisi dan radio. Pengawasan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh lembaga penyiaran mematuhi Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3SPS), sehingga masyarakat memperoleh tayangan yang berkualitas, mendidik, dan sesuai dengan norma yang berlaku.</p>
<p>Namun demikian, seiring perkembangan teknologi digital, KPID juga memandang perlunya penguatan kewenangan dalam menghadapi perubahan pola konsumsi informasi masyarakat yang kini semakin didominasi oleh platform digital dan media sosial. Karena itu, ke depan terdapat wacana penambahan tugas dan fungsi KPID untuk ikut melakukan pengawasan terhadap konten di media sosial melalui mekanisme dan regulasi yang akan diatur oleh pemerintah.</p>
<p>Menurut Awang, perkembangan teknologi informasi menuntut seluruh pemangku kepentingan untuk beradaptasi agar pengawasan terhadap penyebaran informasi dapat berjalan lebih efektif tanpa mengabaikan kebebasan berekspresi yang bertanggung jawab.</p>
<p>Selain membahas regulasi dan pengawasan penyiaran, KPID Kalimantan Timur juga membuka peluang kolaborasi dengan perusahaan media dalam bidang peningkatan kompetensi profesi. Awang mengungkapkan pihaknya berinisiatif menjalin kerja sama dengan media, organisasi profesi, maupun lembaga pendidikan untuk menyelenggarakan berbagai pelatihan dan sertifikasi bagi wartawan serta profesi lain yang berkaitan dengan industri media.</p>
<p>Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang jurnalistik, penyiaran, dan komunikasi sehingga dapat menghasilkan produk informasi yang profesional, beretika, dan memiliki daya saing tinggi.</p>
<p>Audiensi antara PT Digitalindo Media Utama/Kartanews.com, Suara.com, dan KPID Kalimantan Timur pun ditutup dengan komitmen bersama untuk terus membangun komunikasi yang intensif dan menghadirkan berbagai program kolaboratif di masa mendatang.</p>
<p>Sinergi antara media pers, radio, televisi, serta lembaga regulator diharapkan mampu memperkuat kualitas ekosistem informasi di Kalimantan Timur sekaligus meningkatkan literasi media masyarakat di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital.</p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Melalui kolaborasi tersebut, seluruh pihak berharap tercipta ruang informasi yang semakin sehat, mandiri, profesional, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kalimantan Timur maupun Indonesia secara umum. </span></span><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">(IRLA/daa) </span></span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Nelayan di Maratua Berau Tewas Diterkam Buaya Saat Cari Kerang</title>
<link>https://kartanews.com/nelayan-di-maratua-berau-tewas-diterkam-buaya-saat-cari-kerang</link>
<guid>https://kartanews.com/nelayan-di-maratua-berau-tewas-diterkam-buaya-saat-cari-kerang</guid>
<description><![CDATA[ BERAU – Seorang nelayan bernama Saifuddin (40) tewas setelah diterkam seekor buaya saat sedang mencari kerang bersama istrinya di Danau Kuku (Banban), Kampung Teluk Harapan, Kecamatan Maratua, Kabupaten Berau. Peristiwa nahas tersebut terjadi pada Sabtu (4/7/2026) siang sekitar pukul 14.00 WITA. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a4b6b7c41f0c.jpg" length="145228" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 16:47:59 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b>KARTANEWS.COM, BERAU</b><span;> – Seorang nelayan bernama Saifuddin (40) tewas setelah diterkam seekor buaya saat sedang mencari kerang bersama istrinya di Danau Kuku (Banban), Kampung Teluk Harapan, Kecamatan Maratua, Kabupaten Berau. Peristiwa nahas tersebut terjadi pada Sabtu (4/7/2026) siang sekitar pukul 14.00 WITA. </span;><br><br><span;>​Kasi Humas Polres Berau, AKP Suradi, mengonfirmasi kronologi kejadian tersebut pada Minggu (5/7/2026). Menurutnya, korban bersama istrinya, Rati (39), tiba di lokasi kejadian sekitar pukul 13.00 WITA untuk mengumpulkan kerang lokal. </span;><br><br><span;>​Setelah melakukan dua kali penyelaman dengan aman, korban memutuskan untuk menyelam kembali yang ketiga kalinya. Namun, saat berada di dalam air, korban tiba-tiba diterkam oleh seekor buaya besar.</span;><br><span;>​</span;><br><span;>"Istri korban sempat mendengar teriakan histeris dan mencoba menolong dengan menggapai tangan suaminya. Sayangnya, pergerakan predator itu terlalu cepat, sehingga genggaman tangan mereka terlepas," jelasnya. </span;><br><br><span;>​Istri korban kemudian menyaksikan suaminya diseret oleh buaya ke tengah danau sebelum akhirnya tenggelam. Ia langsung berlari menuju perkampungan terdekat untuk meminta pertolongan warga. </span;><br><br><span;>​Menerima laporan tersebut, personel Polsek Maratua, jajaran TNI, dan warga setempat langsung melakukan operasi pencarian intensif di sekitar area danau. </span;><br><br><span;>Setelah beberapa jam penyisiran, jasad korban akhirnya ditemukan mengapung dalam kondisi meninggal dunia pada pukul 17.11 WITA, sekitar 500 meter ke arah timur dari lokasi penerkaman. </span;><br><br><span;>​Jasad Saifuddin pertama kali ditemukan oleh seorang warga bernama Kisman (35) bersama anggota Polri, Akbar Ainur (26). </span;><br><br><span;>​Pihak keluarga korban menolak tawaran kepolisian untuk melakukan visum maupun otopsi, serta menyatakan telah mengikhlaskan kejadian tersebut sebagai musibah murni. Jenazah korban pun langsung dikebumikan oleh warga pada malam harinya. </span;><br><br><span;>​Menanggapi tragedi ini, Polres Berau mengeluarkan imbauan tegas kepada para nelayan dan masyarakat setempat untuk meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di sekitar danau maupun muara, mengingat wilayah tersebut merupakan habitat alami satwa liar. </span;><strong>(REIN/daa)</strong><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><span;><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260706_164132_383.sdocx--></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></span;></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kaltim Dihantam Gelombang PHK: 5.096 Pekerja Tambang Hingga Juni 2026, Kubar Paling Merana</title>
<link>https://kartanews.com/kaltim-dihantam-gelombang-phk-5096-pekerja-tambang-hingga-juni-2026-kubar-paling-merana</link>
<guid>https://kartanews.com/kaltim-dihantam-gelombang-phk-5096-pekerja-tambang-hingga-juni-2026-kubar-paling-merana</guid>
<description><![CDATA[ KALTIM – Sektor ketenagakerjaan Kalimantan Timur (Kaltim) berada dalam kondisi siaga. Pengurangan produksi batu bara dan penyesuaian Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) memicu gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) massal. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a475ec6b9b7f.jpg" length="74665" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 03 Jul 2026 14:58:49 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, KALTIM</strong> – Sektor ketenagakerjaan Kalimantan Timur (Kaltim) berada dalam kondisi siaga. Pengurangan produksi batu bara dan penyesuaian Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) memicu gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) massal. </p>
<p>Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kaltim mencatat, sebanyak 5.096 pekerja telah kehilangan mata pencaharian hanya dalam kurun waktu enam bulan (Januari–Juni 2026).</p>
<p>Angka ini dinilai sangat mengkhawatirkan karena telah melampaui akumulasi kasus PHK sepanjang tahun 2025 yang mencatatkan 4.047 korban. Sektor pertambangan, perkebunan, perdagangan, hingga jasa menjadi penyumbang terbesar rontoknya stabilitas ketenagakerjaan di Benua Etam.</p>
<p><strong>Tulang Punggung Ekonomi Mulai Goyah</strong></p>
<p>Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim, sektor pertambangan dan penggalian merupakan motor utama perekonomian daerah dengan kontribusi mencapai 40 hingga 45 persen terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB).</p>
<p>Ketergantungan yang tinggi ini memicu efek domino yang destruktif. Ketika produksi batu bara melambat, dampaknya tidak hanya memukul pekerja tambang, tetapi juga langsung melumpuhkan sektor pendukung seperti transportasi, konstruksi, dan perdagangan. </p>
<p>Penurunan pendapatan ini kini mulai mengancam daya beli masyarakat dan kesejahteraan keluarga pekerja di lingkar tambang. </p>
<p><strong>Kutai Barat Berstatus Daerah Terbanyak PHK Massal</strong></p>
<p>Dari pemetaan Disnakertrans Kaltim, Kutai Barat (Kubar) menjadi wilayah yang paling terpukul dengan angka PHK mencapai 2.065 pekerja. Posisi berikutnya disusul oleh Kutai Timur (1.013 pekerja), Kutai Kartanegara (549 pekerja), dan Samarinda (534 pekerja).</p>
<p>"Kondisi di Kubar diprediksi bisa jauh lebih buruk. Informasi yang saya dengar dalam rapat (Forum Koordinasi Pimpinan Daerah), di salah satu grup perusahaan di Kubar potensi pekerja terdampaknya sekitar 40 ribuan. Itu baru satu grup perusahaan," ungkap Kepala Seksi Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial dan Mogok Kerja Disnakertrans Kaltim, Ariansyah.</p>
<p><strong>Pemerintah Desak Opsi Non-PHK, Nasib di Tangan Pusat</strong></p>
<p>Menanggapi krisis ini, Disnakertrans Kaltim meminta perusahaan-perusahaan tidak langsung mengambil jalan pintas dengan memutus kontrak kerja. Pemerintah menyodorkan sejumlah langkah efisiensi internal sebagai alternatif penekanan biaya operasional.</p>
<p>"PHK seharusnya menjadi opsi terakhir apabila seluruh langkah efisiensi memang sudah tidak bisa dilakukan," tegas Ariansyah.</p>
<p>Beberapa opsi non-PHK yang didorong pemerintah antara lain, Memindahkan pekerja ke unit atau proyek lain yang operasionalnya masih aktif, Menghentikan jam lembur yang tidak mendesak demi mengurangi beban finansial, Merumahkan karyawan secara bergantian atau menerapkan sistem kerja shift.</p>
<p>Saat ini, nasib keberlanjutan operasional korporasi tambang dan ribuan pekerja di Kaltim berada di tangan pemerintah pusat. Persetujuan revisi RKAB yang sedang diajukan sejumlah perusahaan diyakini menjadi kunci utama untuk mengerem laju badai PHK ini. <strong>(REIN/daa)</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Polda Kaltim Terbitkan SP3 untuk Irma Suryani, Penyidik Nyatakan Bukti Belum Mencukupi</title>
<link>https://kartanews.com/polda-kaltim-terbitkan-sp3-untuk-irma-suryani-penyidik-nyatakan-bukti-belum-mencukupi</link>
<guid>https://kartanews.com/polda-kaltim-terbitkan-sp3-untuk-irma-suryani-penyidik-nyatakan-bukti-belum-mencukupi</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a43b12cd5ac8.jpg" length="91665" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 30 Jun 2026 20:04:56 +0800</pubDate>
<dc:creator>Irla Hadratan Iman</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, SAMARINDA – </strong>Kepolisian Daerah Kalimantan Timur (Polda Kaltim) resmi menghentikan penyidikan perkara dugaan pemerasan, perampasan, dan pengancaman yang sebelumnya dilaporkan Nurfadiah terhadap Irma Suryani. Penghentian perkara tersebut dituangkan dalam Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) tertanggal 22 Juni 2026 setelah penyidik menyatakan perkara tidak memiliki bukti yang cukup untuk dilanjutkan ke tahap berikutnya.</p>
<p>Keputusan penghentian penyidikan itu mengakhiri proses hukum yang telah berjalan hampir enam tahun sejak laporan tersebut bergulir pada 2020. Dengan diterbitkannya SP3, status tersangka yang sebelumnya disandang Irma Suryani juga dicabut. </p>
<p>Kuasa hukum Irma Suryani, Jumintar Napitupulu, menyambut baik keputusan tersebut. Menurutnya, sejak awal pihaknya meyakini laporan yang diajukan terhadap kliennya tidak memenuhi unsur pidana dan seharusnya tidak berlanjut ke tahap penyidikan.</p>
<p>"Setelah melalui proses yang cukup panjang, akhirnya penyidik menyimpulkan bahwa perkara ini tidak memiliki alat bukti yang cukup. Dengan demikian, status hukum klien kami telah dipulihkan," ujar Jumintar dalam keterangannya.</p>
<p>Jumintar menjelaskan, perkara tersebut berawal dari hubungan kerja sama bisnis antara Irma Suryani dan Nurfadiah pada Juni 2016. Saat itu, kata dia, Irma menyerahkan modal usaha sebesar Rp2,7 miliar kepada Nurfadiah dengan kesepakatan pembagian keuntungan sebesar 40 persen selama empat bulan. Namun, menurut Jumintar, seiring berjalannya waktu, keuntungan yang dijanjikan maupun pengembalian modal tidak kunjung diterima oleh kliennya.</p>
<p>Karena itu, Irma Suryani meminta adanya jaminan atas dana yang telah diserahkan. Sebagai bentuk jaminan, lanjutnya, Nurfadiah disebut menerbitkan sebuah cek. Akan tetapi, ketika cek tersebut diajukan untuk proses kliring pada Maret 2017, pihak bank menolaknya sebanyak tiga kali karena saldo dinilai tidak mencukupi.</p>
<p>"Penolakan bukan karena tanda tangan berbeda atau alasan administratif lainnya, tetapi karena saldo rekening tidak mencukupi," kata Jumintar.</p>
<p>Ia menambahkan, setelah dilakukan penagihan, Nurfadiah sempat melakukan pembayaran keuntungan secara bertahap melalui enam kali transfer dengan total nilai Rp195 juta.</p>
<p>Meski demikian, menurutnya, pokok modal sebesar Rp2,7 miliar masih belum dikembalikan. Karena kewajiban tersebut belum juga dipenuhi, pada awal 2018 Nurfadiah disebut menyerahkan enam sertifikat tanah dan lima BPKB kendaraan kepada Irma Suryani sebagai jaminan. Penyerahan itu, menurut Jumintar, dilakukan secara sukarela di Jalan Milono, Samarinda, serta disaksikan oleh dua orang saksi.</p>
<p>Merasa tidak memperoleh kepastian mengenai pelunasan kewajiban tersebut, Irma Suryani kemudian melaporkan dugaan penggunaan cek kosong ke Polresta Samarinda pada 9 April 2020. Tidak lama setelah laporan tersebut dibuat, Nurfadiah mengajukan laporan balik ke Polda Kaltim.</p>
<p>Dalam laporannya, Irma Suryani dituduh melakukan dugaan pemerasan, perampasan, dan pengancaman terkait sejumlah perhiasan, sertifikat tanah, serta BPKB kendaraan.</p>
<p>Perkara tersebut kemudian bergulir selama beberapa tahun hingga dilakukan gelar perkara pada 20 Mei 2026. Berdasarkan hasil proses penyidikan, Polda Kaltim akhirnya menerbitkan SP3 dengan pertimbangan bahwa bukti yang tersedia belum memenuhi syarat sebagaimana ketentuan hukum acara pidana. </p>
<p>Menurut Jumintar, penyidik menyampaikan bahwa perkara tersebut hanya didukung oleh satu alat bukti berupa keterangan saksi dari pihak pelapor.</p>
<p>"Untuk melanjutkan suatu perkara pidana diperlukan minimal dua alat bukti yang sah. Dalam perkara ini, penyidik menyampaikan kepada kami bahwa alat bukti yang tersedia belum memenuhi ketentuan tersebut," jelasnya.</p>
<p>Selain itu, Jumintar juga mengungkapkan sejumlah hal yang menurutnya menjadi perhatian dalam proses gelar perkara. Salah satunya berkaitan dengan keberadaan kamera pengawas (CCTV) di lokasi yang disebut sebagai tempat terjadinya dugaan perampasan.</p>
<p>Menurutnya, pihak pelapor menyampaikan bahwa CCTV di rumah saat itu sedang mengalami kerusakan sehingga tidak dapat memperlihatkan rekaman kejadian. Hal lain yang juga disoroti adalah keterangan mengenai brankas tempat penyimpanan barang-barang yang dipersoalkan. Menurut Jumintar, pelapor menyebut brankas tersebut sedang dalam kondisi rusak sehingga tidak terkunci.</p>
<p>Berdasarkan keseluruhan rangkaian penyidikan tersebut, pihaknya berpendapat bahwa tuduhan terhadap kliennya tidak memiliki dasar pembuktian yang memadai. Ia menegaskan bahwa sertifikat tanah dan BPKB yang berada di tangan Irma Suryani merupakan jaminan atas hubungan bisnis dan bukan hasil perampasan sebagaimana yang dituduhkan dalam laporan.</p>
<p>"Dengan diterbitkannya SP3 ini, klien kami telah memperoleh kepastian hukum. Status hukumnya telah dipulihkan dan perkara ini dinyatakan dihentikan karena tidak cukup bukti," tegas Jumintar. (Irla/KN)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kaltim Kind Gelar Bakti Sosial di Rumah Singgah Kanker Samarinda, Hadirkan Kelas Membatik dan Dukungan Psikologis bagi Penyintas</title>
<link>https://kartanews.com/kaltim-kind-gelar-bakti-sosial-di-rumah-singgah-kanker-samarinda-hadirkan-kelas-membatik-dan-dukungan-psikologis-bagi-penyintas</link>
<guid>https://kartanews.com/kaltim-kind-gelar-bakti-sosial-di-rumah-singgah-kanker-samarinda-hadirkan-kelas-membatik-dan-dukungan-psikologis-bagi-penyintas</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a3e9a634e088.jpg" length="145108" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 27 Jun 2026 23:35:42 +0800</pubDate>
<dc:creator>Irla Hadratan Iman</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.COM, SAMARINDA –</span></span></strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> Komunitas Kaltim Kind kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap sesama dengan menggelar kegiatan bakti sosial di Yayasan Rumah Singgah Kanker Samarinda, Kamis (25/6/2026). Kegiatan tersebut menghadirkan berbagai aktivitas yang bertujuan memberikan dukungan moral dan psikologis kepada para penyuntas kanker, mulai dari kelas membatik, berbagi bunga, hingga sesi berbagi bersama psikologi.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata gerakan sosial Kaltim Kind yang berupaya menghadirkan semangat baru bagi para penyuntas kanker yang tengah menjalani pengobatan maupun proses pemulihan.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Tidak hanya memberikan hiburan, kegiatan tersebut juga menjadi ruang bagi para pasien untuk saling menguatkan dan merasakan bahwa mereka tidak sendiri dalam menghadapi perjuangan melawan penyakit.</span></span></p>
<p><img src="https://kartanews.com/uploads/images/202606/image_870x_6a3e9afa08dd5.jpg" alt=""></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Dalam pelaksanaannya, Kaltim Kind menggandeng berbagai pihak. Komunitas tersebut berkolaborasi dengan Komunitas Kanker Kota Samarinda, Brave Florist yang memberikan bunga sebagai simbol harapan dan kasih sayang, seniman lokal Ihsanul yang memandu kelas membatik, serta psikolog Aulia yang memberikan pendampingan psikologis kepada para peserta.</span></span></p>
<p></p>
<p><img src="https://kartanews.com/uploads/images/202606/image_870x_6a3e9bbf6c05b.jpg" alt=""></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Perwakilan Kaltim Kind, Hanna Pertiwi, mengatakan bahwa gerakan tersebut merupakan bagian dari komitmen komunitas untuk membantu lebih banyak masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan dukungan sosial dan emosional.</span></span></p>
<p>"Jadi gerakan yang mana kita ingin membantu banyak teman-teman, khususnya yang di Samarinda. Hari ini kita di Rumah Singgah Kanker Kota Samarinda. Kita berkolaborasi dengan Komunitas Kanker Kota Samarinda. Di sini juga ada teman-teman dari Brave Florist yang memberikan bunga, kemudian ada kegiatan membatik bersama Ihsanul, salah satu seniman di Samarinda, dan juga kita berkolaborasi dengan psikolog, Bu Aulia," ujar Hanna.</p>
<p>Menurutnya, kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi agenda bakti sosial biasa, melainkan bentuk kepedulian agar masyarakat lebih peka terhadap keberadaan para penyintas kanker yang membutuhkan dukungan dari berbagai pihak.</p>
<p>Hanna menuturkan bahwa semangat kebersamaan menjadi nilai utama yang ingin dibangun melalui kegiatan tersebut. Ia berharap masyarakat semakin menyadari bahwa penyintas kanker merupakan bagian dari keluarga besar masyarakat yang layak mendapatkan perhatian, kasih sayang, dan dukungan.</p>
<p>"Hari ini di belakang kita lagi membatik dan nanti kita bakal sharing sama psikolog. Semoga dari gerakan ini kita bisa membuka mata kita bahwa banyak sekali teman-teman kita yang butuh bantuan kita dan ini kita saling menguatkan bahwa penyintas kanker tidak sendiri. Penyintas kanker punya kita semua, tidak ada satu pun penyintas kanker yang dikucilkan karena mereka juga bagian dari kita, saudara kita juga," katanya.</p>
<p>Kelas membatik menjadi salah satu kegiatan yang paling menarik perhatian para peserta. Aktivitas tersebut tidak hanya melatih kreativitas, tetapi juga memberikan efek relaksasi yang mampu membantu mengurangi stres dan kecemasan yang kerap dialami pasien selama menjalani pengobatan.</p>
<p>Suasana hangat dan penuh kekeluargaan terlihat sepanjang kegiatan berlangsung, di mana para penyintas, pendamping, relawan, hingga komunitas yang hadir saling berinteraksi dan berbagi cerita.</p>
<p><img src="https://kartanews.com/uploads/images/202606/image_870x_6a3e9c039e58c.jpg" alt=""></p>
<p>Sementara itu, pengelola Rumah Singgah Kanker Kota Samarinda, Astriping, menjelaskan bahwa rumah singgah tersebut telah berdiri selama sembilan tahun dan terus menjadi tempat persinggahan bagi pasien kanker yang menjalani pengobatan di Samarinda.</p>
<p>Saat ini, kata dia, terdapat 12 pasien yang menempati rumah singgah tersebut dengan didampingi 12 anggota keluarga atau pendamping, sehingga total penghuni mencapai 24 orang.</p>
<p>Ia berharap rumah singgah tersebut ke depan mampu berkembang menjadi rumah singgah kanker yang berbasis pelayanan paliatif kesehatan keluarga, sehingga tidak hanya memenuhi kebutuhan tempat tinggal sementara bagi pasien, tetapi juga mampu memberikan pelayanan kesehatan, pendampingan, dan penguatan bagi seluruh anggota keluarga pasien.</p>
<p>Menurut Astriping, dukungan dari berbagai komunitas seperti Kaltim Kind menjadi energi baru bagi para penghuni rumah singgah. Kehadiran para relawan dinilai mampu memberikan semangat serta mengurangi beban psikologis yang dirasakan pasien maupun keluarganya.</p>
<p><img src="https://kartanews.com/uploads/images/202606/image_870x_6a3e9c1e7d1be.jpg" alt=""></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Di sisi lain, tokoh masyarakat Samarinda, Irma Suryani, memberikan apresiasi atas inisiatif yang dilakukan Kaltim Kind. Ia menilai komunitas tersebut berhasil menghadirkan semangat gotong royong di kalangan anak muda melalui berbagai kegiatan sosial yang menyentuh langsung masyarakat.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Menurut Irma, Kaltim Kind merupakan kumpulan anak muda yang memiliki kepedulian tinggi terhadap sesama, khususnya kepada para penyunting kanker. Bahkan komunitas-komunitas tersebut tidak hanya bergerak sendiri, tetapi juga mampu mengajak komunitas lain untuk ikut berkolaborasi dalam aksi-aksi sosial.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Ia berharap semakin banyak organisasi kepemudaan maupun komunitas di Samarinda yang terinspirasi untuk melakukan kegiatan serupa. Menurutnya, kepedulian terhadap penyuluhan kanker tidak harus diwujudkan dalam bentuk bantuan materi, tetapi juga melalui perhatian, pendampingan, dan kehadiran yang mampu memberikan semangat bagi mereka yang sedang berjuang.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Melalui kegiatan bakti sosial tersebut, Kaltim Kind ingin menegaskan bahwa solidaritas sosial masih tumbuh kuat di tengah masyarakat. Kolaborasi antara komunitas, seniman, psikolog, pelaku usaha, hingga tokoh masyarakat menjadi bukti bahwa kepedulian terhadap penyuntas kanker merupakan tanggung jawab bersama.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Harapannya, kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan menginspirasi lebih banyak pihak untuk menciptakan lingkungan yang lebih inklusif, penuh empati, serta memberikan harapan bagi setiap penyunting kanker dan keluarganya,” tutupnya.(Rdk) </span></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>TRC PPA Kaltim Desak Kemenag Tutup Ponpes yang Diduga Jadi Lokasi Kekerasan Santri, Soroti Maraknya Kasus di Kalimantan Timur</title>
<link>https://kartanews.com/trc-ppa-kaltim-desak-kemenag-tutup-ponpes-yang-diduga-jadi-lokasi-kekerasan-santri-soroti-maraknya-kasus-di-kalimantan-timur</link>
<guid>https://kartanews.com/trc-ppa-kaltim-desak-kemenag-tutup-ponpes-yang-diduga-jadi-lokasi-kekerasan-santri-soroti-maraknya-kasus-di-kalimantan-timur</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a3e460ddf66c.jpg" length="121793" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 27 Jun 2026 17:31:07 +0800</pubDate>
<dc:creator>Irla Hadratan Iman</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.COM, SAMARINDA –</span></span></strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> Tim Reaksi Cepat Perlindungan Perempuan dan Anak (TRC PPA) Kalimantan Timur menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Kalimantan Timur, Jalan Basuki Rahmat, Samarinda, Kamis (25/6/2026).</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk desakan kepada Kementerian Agama agar mengambil langkah tegas terhadap sebuah pondok pesantren yang terletak di L3, Tenggarong Seberang, Kabupaten Kutai Kartanegara, yang tengah menjadi sorotan masyarakat menyusul dugaan kasus kekerasan terhadap santri.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Massa aksi menilai langkah cepat dari pemerintah diperlukan demi mencegah munculnya korban baru sekaligus memastikan lingkungan pendidikan tetap menjadi tempat yang aman bagi anak-anak.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Dalam aksi tersebut, para peserta membawa berbagai spanduk dan poster yang berisi tuntutan agar Kementerian Agama tidak hanya melakukan pembinaan administratif, tetapi juga menjalankan operasional pondok pesantren secara menyeluruh yang diduga menjadi lokasi terjadinya tindak kekerasan. Mereka menilai perlindungan terhadap anak harus menjadi prioritas utama di atas lembaga kepentingan mana pun.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Selain berorasi, massa juga menyerahkan pernyataan sikap yang berisi tuntutan agar Kanwil Kemenag Kaltim segera bertindak sesuai kewenangannya dengan berkoordinasi bersama aparat penegak hukum dan instansi terkait.</span></span></p>
<p><img src="https://kartanews.com/uploads/images/202606/image_870x_6a3e46ac2f084.jpg" alt=""></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Ketua TRC PPA Kalimantan Timur, Rina Zainun, menegaskan bahwa aksi tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap keselamatan anak-anak yang sedang menempuh pendidikan di lingkungan pondok pesantren. Menurutnya, hingga saat ini masih terdapat potensi munculnya korban lain sehingga diperlukan langkah cepat dari pemerintah sebelum kasus serupa terjadi kembali.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> Ia menilai penanganan masalah kekerasan terhadap anak tidak boleh dilakukan dengan setengah hati karena dampaknya dapat berlangsung seumur hidup bagi para korban.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Rina juga menyampaikannya terhadap sikap pihak pondok pesantren yang dinilai belum menunjukkan empati yang memadai kepada para korban. Menurutnya, perhatian utama seharusnya diarahkan pada pemulihan kondisi fisik dan psikologis para santri, bukan semata-mata menjaga citra lembaga. </span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Ia menegaskan bahwa setiap dugaan tindak kekerasan harus ditangani secara terbuka, profesional, serta memberikan ruang bagi korban untuk memperoleh perlindungan dan keadilan tanpa adanya tekanan ataupun intimidasi.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Dalam orasinya, Rina mengungkapkan bahwa dugaan kekerasan seksual di lingkungan pendidikan keagamaan tidak hanya terjadi di Kabupaten Kutai Kartanegara. Berdasarkan pendampingan yang dilakukan TRC PPA Kaltim, kasus serupa juga ditemukan di Kota Bontang, Kabupaten Kutai Timur, hingga yang terbaru di Kota Samarinda.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Kondisi tersebut menunjukkan bahwa persoalan kekerasan seksual di lingkungan pondok pesantren tidak dapat dianggap sebagai kasus yang berdiri sendiri, melainkan menjadi persoalan serius yang memerlukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengawasan dan perlindungan anak.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Menurut Rina, TRC PPA Kalimantan Timur telah menangani sedikit lima kasus serupa yang terjadi di berbagai daerah di Kalimantan Timur. Ia menyebut bahwa dalam seluruh kasus yang mereka redam, pihak yang diduga sebagai pelaku merupakan pimpinan pondok pesantren. Salah satu kasus bahkan berkaitan dengan dugaan hubungan sejenis yang melibatkan pimpinan lembaga pendidikan tersebut.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Pernyataan tersebut disampaikan sebagai gambaran mengenai pola kasus yang menurut TRC PPA perlu menjadi perhatian serius seluruh pemangku kepentingan. Meski demikian, dugaan tersebut tetap harus diproses sesuai mekanisme hukum yang berlaku dengan menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah hingga terdapat putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">TRC PPA menilai bahwa semakin banyaknya laporan dugaan kekerasan seksual di lingkungan pendidikan menjadi sinyal perlunya penguatan sistem pengawasan terhadap lembaga pendidikan berbasis asrama.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Selain pengawasan internal, organisasi tersebut juga mendorong adanya evaluasi berkala terhadap pengelolaan pondok pesantren, termasuk mekanisme pelaporan apabila terjadi dugaan pelanggaran yang melibatkan pengurus maupun tenaga pendidik. Mereka berharap setiap lembaga pendidikan memiliki sistem perlindungan anak yang efektif sehingga korban dapat segera mendapatkan pendampingan tanpa rasa takut.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Dalam tindakan tersebut, massa juga meminta Kanwil Kementerian Agama Kalimantan Timur untuk tidak menunggu proses hukum selesai sebelum melakukan langkah administratif yang menjadi kewenangannya apabila ditemukan pelanggaran terhadap ketentuan penyelenggaraan pendidikan.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Menurut mereka, tindakan pencegahan diperlukan agar tidak muncul korban baru selama proses hukum masih berjalan. Di sisi lain, mereka juga meminta aparat penegak hukum mengusut setiap laporan secara profesional, transparan, dan memberikan kepastian hukum bagi seluruh pihak yang terlibat.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">TRC PPA Kalimantan Timur berharap momentum aksi tersebut menjadi perhatian seluruh elemen masyarakat mengenai pentingnya perlindungan perempuan dan anak, khususnya di lingkungan pendidikan.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Organisasi itu menegaskan bahwa lembaga pendidikan, termasuk pondok pesantren, memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda sehingga harus menjadi tempat yang aman, nyaman, dan bebas dari segala bentuk kekerasan.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Mereka juga mengajak masyarakat untuk tidak takut melaporkan apabila mengetahui atau mengalami dugaan tindak kekerasan terhadap anak, sehingga setiap kasus dapat segera ditangani sesuai prosedur hukum yang berlaku.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Hingga aksi berakhir, berlangsung dengan pengawalan aparat keamanan. TRC PPA Kalimantan Timur menyatakan akan terus mengawali perkembangan penanganan kasus tersebut serta mendorong adanya langkah-langkah konkret dari pihak yang berwenang demi memastikan perlindungan terhadap anak benar-benar menjadi prioritas.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Mereka berharap pemerintah, aparat penegak hukum, dan seluruh pemangku kepentingan dapat bekerja sama menciptakan lingkungan pendidikan yang aman sekaligus memberikan rasa keadilan bagi para korban melalui proses hukum yang transparan dan akuntabel. </span></span><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">(Irla/KN)</span></span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Polri Resmi Bentuk Polresta Baru di Ibu Kota Nusantara</title>
<link>https://kartanews.com/polri-resmi-bentuk-polresta-baru-di-ibu-kota-nusantara</link>
<guid>https://kartanews.com/polri-resmi-bentuk-polresta-baru-di-ibu-kota-nusantara</guid>
<description><![CDATA[ Mabes Polri resmi mendirikan kepolisian resor baru di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur. Pembentukan struktur anyar ini disahkan lewat Surat Telegram Kapolri dengan Nomor ST/1336/VI/KEP./2026 yang diterbitkan pada Kamis, 25 Juni 2026. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202603/image_870x580_69c250b6624fc.jpg" length="132413" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 26 Jun 2026 15:26:15 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, NUSANTARA</strong> - Mabes Polri resmi mendirikan kepolisian resor baru di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur. Pembentukan struktur anyar ini disahkan lewat Surat Telegram Kapolri dengan Nomor ST/1336/VI/KEP./2026 yang diterbitkan pada Kamis, 25 Juni 2026.</p>
<p>​Momen bersejarah ini dibarengi penempatan figur pimpinan perdana, yakni AKBP Supriyanto. Perwira menengah tersebut mengemban tugas baru ini usai menyelesaikan masa bakti sebagai Wakil Direktur Polisi Perairan dan Udara (Wadirpolairud) Polda Kalimantan Timur.</p>
<p>​“Akselerasi organisasi tidak sekadar bertumpu pada pergeseran figur, melainkan menyasar pembenahan struktur teritorial sekaligus penguatan kapasitas personel,” jelas Jhonny lewat pernyataan tertulis, Jumat (26/6/2026).</p>
<p>​Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko mengonfirmasi, Kapolri turut menginstruksikan pendirian empat Polres Tipe D di wilayah Padang Lawas Utara, Sumba Tengah, Konawe Kepulauan, serta Banggai Laut.</p>
<p>​Di samping itu, terdapat delapan unit Polres Tipe D yang diupgrade statusnya menjadi Polresta, meliputi kawasan Karawang, Batang, Klaten, Tuban, Sumenep, Gowa, Banggai, hingga Lombok Tengah.</p>
<p>​“Restrukturisasi serta peningkatan kelas satuan wilayah merupakan keputusan strategis demi mengoptimalkan pelayanan publik, sekaligus menyelaraskan kapasitas internal terhadap dinamika kerawanan kamtibmas terupdate,” papar Trunoyudo.</p>
<p>​Ekspansi institusi dan penguatan status wilayah merupakan rangkaian dari agenda mutasi masif terhadap 1.121 anggota Polri lewat tujuh surat telegram. Dari total personel, sebanyak 190 anggota memperoleh berkah promosi sebagai instrumen penyegaran sistemik dan pemantapan kelembagaan.</p>
<p>​“Melalui rotasi ini, seluruh pemangku amanah anyar diharapkan bergerak cepat menyesuaikan diri, menggenjot produktivitas, serta menyumbang dedikasi optimal bagi institusi maupun publik,” tandasnya.</p>
<p>​Gerbong mutasi turut menempatkan tiga perwira pada pos Wakapolda, meliputi Kombes Iwan Saktiadi (Wakapolda Banten), Brigjen Arif Budiman (Wakapolda Maluku), dan Kombes Fernando Sanches Napitupulu (Wakapolda Papua Barat Daya).</p>
<p>​Seluruh mutasi terbagi pada tujuh Telegram meliputi ST/1335 (74 personel), ST/1336 (359 personel), ST/1337 (65 personel), ST/1338 (174 personel), ST/1339 (150 personel), ST/1340 (104 personel), dan ST/1341 (195 personel).<strong>(Rein) </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Rumah Warga Kampung Biatan Lempake Ludes Terbakar, Satu Nyawa Melayang</title>
<link>https://kartanews.com/rumah-warga-kampung-biatan-lempake-ludes-terbakar-satu-nyawa-melayang</link>
<guid>https://kartanews.com/rumah-warga-kampung-biatan-lempake-ludes-terbakar-satu-nyawa-melayang</guid>
<description><![CDATA[ Sebuah rumah di Kampung Biatan Lempake, Kecamatan Biatan, terbakar pada Rabu (24/6/2026) sore. Insiden yang memilukan ini mengakibatkan seorang bayi laki-laki tewas akibat terjebak di dalam bangunan. ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a3bdf6960658.jpg" length="539809" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 24 Jun 2026 21:43:04 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.COM, BERAU</span></span></strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> – Sebuah rumah di Kampung Biatan Lempake, Kecamatan Biatan, terbakar pada Rabu (24/6/2026) sore. Insiden yang memilukan ini mengakibatkan seorang bayi laki-laki tewas akibat terjebak di dalam bangunan.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Kapolsek Talisayan, AKP Rakhmad Wiwit Dianto, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Menurut laporan awal, saat kebakaran melanda, korban sedang berada di kamar yang bersebelahan dengan ruangan neneknya.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​"Korban tinggal bersama neneknya di dalam rumah. Nenek dan korban berada di kamar yang bersebelahan. Neneknya berhasil selamat, sementara korban tidak sempat menyelamatkan," ungkap AKP Rakhmad.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Berdasarkan penyelidikan sementara, kobaran api diduga kuat berasal dari area kamar korban. Ketika peristiwa yang diketahui itu terjadi, ibu kandung korban sedang berada di luar rumah.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Api yang berkobar hebat langsung melalap seluruh konstruksi bangunan yang sebagian besar bermaterial kayu. Hal ini membuat proses evakuasi berjalan sangat sulit karena akses menuju lokasi korban tertutup oleh dinding api.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​"Diduga api yang cepat membesar membuat korban tidak bisa diselamatkan. Sementara neneknya masih bisa dievakuasi dan selamat dari kejadian itu," tambahnya.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Meski warga sempat bergotong-royong mengomunikasikan api, rumah tersebut tetap rata dengan tanah. Polisi kini masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran. (Rein</span></span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">) </span></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>BMKG Temukan Adanya Sumber Gempa di Kaltim yang Belum Aktif</title>
<link>https://kartanews.com/bmkg-temukan-adanya-sumber-gempa-di-kaltim-yang-belum-aktif</link>
<guid>https://kartanews.com/bmkg-temukan-adanya-sumber-gempa-di-kaltim-yang-belum-aktif</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a34e84f2b6dd.jpg" length="469904" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 19 Jun 2026 14:55:49 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.COM, BALIKPAPAN</span></span></span></span></strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> – Anggapan bahwa Pulau Kalimantan sepenuhnya aman dari gempa bumi mulai terbantahkan. Hasil pemetaan terbaru BMKG Stasiun Geofisika Balikpapan selama tiga tahun terakhir berhasil menemukan sejumlah sumber gempa baru yang sebelumnya tidak teridentifikasi.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​"Selama tiga tahun itu kami bisa memetakan. Ternyata ada sumber-sumber baru," ungkap Kepala Stasiun Geofisika BMKG Balikpapan, Rasmid, seperti dikutip dari Berandapos. </span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Untuk wilayah Kalimantan Timur, potensi ancaman datang dari aktivitas Sesar Sangkulirang dan Sesar Mangkalihat di wilayah Semenanjung Mangkaliat.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Sementara itu, wilayah Kalimantan Utara menyimpan potensi seismik dari Sesar Tarakan, Sesar Maratua, Sesar Tanjung Selor, hingga Sesar Krayan.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Meskipun aktivitas pergerakan bumi di hilir Kalimantan terus meningkat, Rasmid menilai kesiapan daerah setempat belum optimal di wilayah lain seperti Jawa atau Sumatra. Menurutnya, langkah yang berjalan saat ini masih sangat terbatas.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Kebetulan Kalimantan ini untuk mitigasinya belum total. Baru hanya mungkin edukasi, sosialisasi kepada masyarakat,” jelasnya pada Kamis (18/06/2026). </span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Tantangan utama yang dihadapi kini adalah mengubah pola pikir masyarakat yang meyakini Kalimantan bebas gempa. Berkaca pada temuan sumber gempa baru ini, BMKG mendesak pemerintah daerah untuk segera memperkuat infrastruktur mitigasi bencana.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Pemerintah daerah didorong untuk memasang sirene peringatan dini tsunami, memasang rambu jalur evakuasi, serta menetapkan titik Tempat Evakuasi Akhir (TEA).</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Rasmid menegaskan bahwa edukasi harus berjalan beriringan dengan kesiapan fasilitas informasi bagi warga. ​Di sisi lain, BMKG juga mengingatkan pentingnya standarisasi konstruksi bangunan ramah gempa demi menekan risiko korban jiwa dan kerusakan material. </span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Tidak kalah pentingnya adalah mitigasi terkait bangunannya, juga harus ramah gempa,” tutup Rasmid. </span></span></span></span><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">(REIN/daa) </span></span></span></span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Tolak Wacana Hibah Motor Listrik Kasus MBG untuk Guru, JPPI: Jangan Beri Hadiah dari Proyek Korup!</title>
<link>https://kartanews.com/tolak-wacana-hibah-motor-listrik-kasus-mbg-untuk-guru-jppi-jangan-beri-hadiah-dari-proyek-korup</link>
<guid>https://kartanews.com/tolak-wacana-hibah-motor-listrik-kasus-mbg-untuk-guru-jppi-jangan-beri-hadiah-dari-proyek-korup</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a33b0c00c038.jpg" length="158927" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 18 Jun 2026 16:43:44 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.COM, JAKARTA</span></span></strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> — Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) angkat bicara mengenai mencuatnya usulan agar ribuan motor listrik merek EMMO yang disita Kejaksaan Agung (Kejagung) dihibahkan kepada para guru. Skuter matik listrik tersebut diketahui merupakan aset yang penyelidikan terkait penyidikan perkara dugaan korupsi Makan Bergizi Gratis (MBG).</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Koordinator Nasional JPPI, Abdullah Ubaid Matraji, menegaskan bahwa guru memang sangat layak mendapatkan dukungan transportasi serta peningkatan kesejahteraan dari negara. Kendati demikian, ia menolak keras jika menyertakan hak tersebut bersumber dari barang yang sedang bermasalah secara hukum.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​"Pemberian motor kepada guru tidak boleh menjadi 'hadiah' dari barang yang sedang bermasalah secara hukum. Kesejahteraan guru harus dijamin melalui kebijakan yang terencana, berkeadilan, dan masuk dalam sistem pembiayaan pendidikan, bukan dari sisa-sisa proyek yang diduga korup," tegas Ubaid, Kamis (17/06/2026) dikutip dari Republika.co</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Ubaid menambahkan, jika proses hukum kasus MBG telah berkekuatan hukum tetap (<em>inkracht</em>) dan aset ribuan motor tersebut resmi disita untuk negara, pemanfaatannya wajib diputuskan melalui mekanisme yang transparan. </span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">"Bisa saja untuk mendukung layanan pendidikan, kesehatan, atau distribusi pangan, berdasarkan kebutuhan masyarakat yang paling mendesak," imbuhnya.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Namun untuk saat ini, fokus utama aparat penegak hukum harus memerintahkan pengusutan menyelesaikan mega korupsi MBG, memulihkan kerugian negara, dan mengawal agar uang rakyat tidak menguap sia-sia.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Sebelumnya, Tim Penyidik ​​Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung bergerak cepat melakukan penerimaan terhadap kurang lebih 6.000 unit motor listrik EMMO yang tersimpan di gudang Electric Mobility, Kawasan Industri Sentul, Bogor, Jawa Barat, Rabu (17/6/2026).</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Direktur Penyidikan Jampidsus, Syarief Sulaeman Nahdi, menjelaskan bahwa pemasangan segel merah-putih kejaksaan ini merupakan langkah hukum penguasaan sementara. Tindakan ini diambil guna memastikan aset-aset tersebut tidak dipindahkantangankan atau dialihkan selama proses penyidikan kasus dugaan korupsi MBG berjalan.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​​Persoalan program MBG ini kian pelik setelah menjadi sorotan tajam dalam sidang uji materi terkait anggaran pendidikan di Mahkamah Konstitusi (MK) pada Senin (15/6/2026). Kalangan organisasi profesi dan praktisi pendidikan menilai, implementasi MBG sepanjang tahun 2026 ini justru menggerus hak-hak dasar guru dan kualitas pembelajaran akibat pengamatan alokasi dana.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Kepala Bidang Advokasi Guru Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G) sekaligus guru sejarah, Iman Zanatul Khairi, membeberkan fakta memprihatinkan di ruang sidang MK. Menurutnya, permasalahan kesejahteraan guru honorer dan madrasah kian memburuk pasca implementasi MBG.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Salah satu dampak riil yang terjadi di awal tahun 2026 adalah mandeknya pembayaran tunjangan profesi guru madrasah. Berdasarkan Surat Edaran Sekretaris Jenderal Kementerian Agama (Kemenag), izin tersebut belum dapat diberikan dengan alasan tidak tersedianya alokasi anggaran akibat pemangkasan dana pendidikan untuk menyokong program nasional tersebut.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​"Dengan demikian terasa bahwa telah terjadi pengurangan anggaran pendidikan yang berdampak langsung terhadap saya," tutupnya. </span></span><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">(RDK/daa)</span></span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Program BTS USO, Satu&#45;satunya Nafas Sinyal Maratua</title>
<link>https://kartanews.com/program-bts-uso-satu-satunya-nafas-sinyal-maratua</link>
<guid>https://kartanews.com/program-bts-uso-satu-satunya-nafas-sinyal-maratua</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a2fe675aaa93.jpg" length="394908" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 15 Jun 2026 19:47:39 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, BERAU</strong> — Sejak tahun 2018, BTS Universal Service Obligation (USO) di Desa Bohesilian, Pulau Maratua, Kabupaten Berau, menjadi "napas digital" utama bagi masyarakat setempat. Infrastruktur berkapasitas 8 Mbps besutan BAKTI Komdigi ini konsisten melayani lebih dari 200 pengguna aktif setiap bulannya di salah satu beranda terluar Indonesia.</p>
<p>​Berbeda dengan layanan perkotaan yang berbasis serat optik, BTS Bohesilian mengandalkan koneksi satelit demi memenuhi kebutuhan komunikasi dasar. Meski kapasitasnya terbatas karena biaya operasional (Opex) satelit yang tinggi, performa jaringan ini sangat tangguh. </p>
<p>Catatan periode Februari—Mei menunjukkan keandalan daya di atas 99,99% berkat sokongan baterai cadangan di lokasi. Sinyalnya pun memancar langsung ke ponsel warga.</p>
<p>​Plt Direktur Infrastruktur BAKTI Komdigi, Darien Aldiano, menjelaskan bahwa proyek ini merupakan wujud nyata intervensi negara di wilayah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T) yang tidak dilirik oleh industri komersial.</p>
<p>​"Dari sudut pandang bisnis, perusahaan telekomunikasi swasta tidak memiliki ketertarikan komersial ke daerah 3T karena populasi terbatas, seperti di wilayah ini yang kurang dari 250 pengguna. Karena pasarnya kecil, pemerintah hadir lewat dana USO," jelas Darien, Minggu (14/6/2026).</p>
<p>​Dirinya menambahkan, operasional infrastruktur ini dirancang ramah APBN. Pendanaannya bersumber dari Dana USO yang dihimpun melalui Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar 1,25% dari pendapatan tahunan seluruh operator seluler di Indonesia, seperti Telkom dan Telkomsel. Mekanisme gotong royong ini telah berjalan sejak 2006–2007 sewaktu BAKTI masih bernama BPPTI.</p>
<p>​Selain itu, untuk menjaga efisiensi, pemerintah menggandeng mitra swasta seperti Mitratel dalam pembangunan dan pemeliharaan fisik di lapangan. </p>
<p>"Sistem kerja sama ini menggunakan skema pembayaran berbasis capaian kinerja (<em>performance-based payment</em>) memastikan layanan telekomunikasi di Pulau Maratua tetap terjaga optimal demi kemaslahatan masyarakat," pungkasnya. <strong>(REIN/daa) </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Satu Hektar Lahan Warga di Teluk Bayur Hangus Terbakar, Api Diduga Berasal dari Sisa Kebakaran Sebelumnya</title>
<link>https://kartanews.com/satu-hektar-lahan-warga-di-teluk-bayur-hangus-terbakar-api-diduga-berasal-dari-sisa-kebakaran-sebelumnya</link>
<guid>https://kartanews.com/satu-hektar-lahan-warga-di-teluk-bayur-hangus-terbakar-api-diduga-berasal-dari-sisa-kebakaran-sebelumnya</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a2a47cf37956.jpg" length="75782" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 11 Jun 2026 13:28:11 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.COM, BERAU</span></span></strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda wilayah Kabupaten Berau, tepatnya di Kampung Tumbit Melayu, Kecamatan Teluk Bayur. Lahan semak belukar dan kebun pohon buah, kurang lebih 1 hektar milik warga bernama Pak Aco ludes terbakar pada Kamis (11/6/2026) malam.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Kronologi kejadian bermula saat pemilik lahan mendatangi lokasi dan mendapati api sudah membakar areanya. Diduga, api berasal dari sisa bara api bekas kebakaran yang terjadi sehari sebelumnya. </span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Pemilik lahan sempat berusaha melakukan pemadaman secara mandiri, namun hembusan angin yang kencang membuat kobaran api cepat membesar dan tak terkendali.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Melihat situasi yang semakin mengancam, pemilik lahan langsung meminta bantuan kepada Tim Masyarakat Peduli Api (MPA). Setelah melakukan pengecekan di Tempat Kejadian Kebakaran (TKK), Tim MPA sempat mencoba menghubungi BPBD, namun karena situasi yang mendesak dan membutuhkan penanganan yang cepat, koordinasi segera dialihkan ke Pos Damkar Labanan.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​"Karena situasi yang cukup mendesak dan angin kencang, Tim MPA langsung berkoordinasi dengan petugas Damkar Pos Labanan untuk segera melakukan tindakan pemadaman," tulis rilis resmi dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Kabupaten Berau.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Mendapat laporan pada pukul 21.00 WITA, petugas Damkar langsung bergerak menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 23.00 WITA. Guna menjinakkan si jago merah, sejumlah armada dan peralatan yang dikerahkan, di antaranya:</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​1 Unit Mobil Slip-on dari Posko Damkar Labanan, ​1 Set Mesin Pompa Jinjing, ​2 Unit Pompa Punggung (Water Backpack).</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Aksi pemadaman ini melibatkan sinergi dari berbagai pihak di lapangan, mulai dari petugas Damkar dan Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar), Tim MPA KPHP Berau Barat, Manggala Agni, hingga pemuda Karang Taruna Kampung Tumbit Melayu. </span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Meski sempat menghadapi kendala berupa minimalnya jumlah personel di lapangan, berkat kerja keras tim gabungan, api akhirnya berhasil dikuasai sepenuhnya dan penanganan dinyatakan selesai pada Jumat (12/6/2026) dini hari pukul 03.30 WITA.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Disdamkartan Berau memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini. Sementara itu, penyebab pasti munculnya kembali titik api masih dalam penyelidikan, dan kerugian total materil milik korban belum dapat ditaksir.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">"Pihak petugas kembali mengimbau kepada masyarakat agar tetap waspada dan segera melaporkan kejadian darurat kebakaran melalui Call Center Disdamkartan di nomor 0554-21113," tutup keterangan resmi Disdamkar. </span></span><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">(Rein/daa) </span></span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Aliansi Rakyat Kaltim Geram, Rapat Paripurna Hak Angket DPRD Ditunda</title>
<link>https://kartanews.com/aliansi-rakyat-kaltim-geram-rapat-paripurna-hak-angket-dprd-ditunda</link>
<guid>https://kartanews.com/aliansi-rakyat-kaltim-geram-rapat-paripurna-hak-angket-dprd-ditunda</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a293d530e157.jpg" length="90214" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 10 Jun 2026 18:39:03 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.COM, SAMARINDA</span></span></span></span></strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> — Gelombang amarah massa tak terbendung setelah Rapat Paripurna ke-12 DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) dengan agenda usulan hak angket dipastikan gagal total, Rabu (10/6/2026). Rapat tersebut batal dilaksanakan akibat jumlah anggota dewan yang hadir tidak memenuhi syarat minimum (kuorum).</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Merespons mandulnya fungsi pengawasan para legislator, massa aksi yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Kaltim langsung menggelar pembekuan besar-besaran di depan Gedung Kantor DPRD Kaltim. </span></span></span></span></p>
<p><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Situasi </span></span></span></span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Lapangan Mencekam</span></span></span></span></strong></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Suasana di depan gedung Dewan sempat mencekam ketika para demonstran mulai membakar ban bekas di tengah jalan. Aksi bakar Ban ini, diklaim sebagai simbol matinya hati nurani para wakil rakyat yang sengaja mangkir dari sidang kewajiban paripurna.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​”Ini adalah bentuk pengkhianatan terhadap amanat publik,” ujar Humas Aliansi Rakyat Kaltim, Bella Monica. </span></span></span></span></p>
<p><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Fraksi </span></span></span></span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Golkar Jadi Sorotan Tajam</span></span></span></span></strong></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Pihak Aliansi, mengutuk keras atas kegagalan pertemuan tersebut dan memberikan atensi khusus terhadap absensi rapat. Berdasarkan draf absensi yang beredar, Fraksi Golkar terkesan mangkir, karena tidak meloloskan satupun anggotanya ke dalam ruang sidang utama.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Sebagai bentuk perlawanan, gerakan sipil ini mengancam akan menimbulkan sanksi sosial yang lebih masif. Aliansi berencana memboikot seluruh agenda kedewanan DPRD Kaltim ke depan.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Kabarnya, pola gerakan boikot saat ini tengah digodok bersama elemen mahasiswa yang tergabung dalam gerakan Aliansi Kaltim Membara.</span></span></span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Hingga berita ini diturunkan, massa aksi masih bertahan di depan pintu gerbang Gedung Karang Paci dengan pengawalan aparat kepolisian, menuntut penjelasan resmi dari pimpinan dewan terkait izin rapat krusial tersebut. </span></span></span></span><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">(Irla/KN) </span></span></span></span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Harga BBM Resmi Naik, Warga Berau Mulai Menjerit</title>
<link>https://kartanews.com/harga-bbm-resmi-naik-warga-berau-mulai-menjerit</link>
<guid>https://kartanews.com/harga-bbm-resmi-naik-warga-berau-mulai-menjerit</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202603/image_870x580_69aad213e927e.jpg" length="98294" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 10 Jun 2026 17:16:40 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Kartanews</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, BERAU</strong>— PT Pertamina (Persero) resmi melakukan penyesuaian harga terbaru untuk sejumlah jenis Bahan Bakar Minyak (BBM) nonsubsidi yang berlaku mulai hari ini, Rabu (10/6/2026). Kenaikan harga yang cukup signifikan ini menyasar dua jenis bensin unggulan, yakni Pertamax 92 dan Pertamax Green 95.</p>
<p>​Untuk wilayah Kabupaten Berau dan Kalimantan Timur pada umumnya, penyesuaian ini membuat harga Pertamax 92 mengalami kenaikan dari yang semula Rp12.600 kini melonjak menjadi Rp16.550 per liter. Sementara itu, untuk jenis Pertamax Green 95 harganya kini menyentuh angka Rp17.300 per liter.</p>
<p>​Kebijakan ini pun langsung memicu reaksi dari para pengendara yang sedang melakukan pengisian bahan bakar di sejumlah SPBU di Tanjung Redeb.</p>
<p>​"Naiknya Kagetin, Pengeluaran Bulanan Pasti Membengkak"ujar salah seorang pengendaran. </p>
<p>​Di lokasi SPBU, antrean kendaraan roda dua dan roda empat tampak mengular seperti biasa, namun raut wajah gusar tidak bisa disembunyikan oleh para pengendara setelah melihat papan pengumuman tarif baru.</p>
<p>​Salah seorang warga Tanjung Redeb, Budi (38), yang baru saja selesai mengisi penuh tangki mobilnya dengan Pertamax 92, mengaku sangat terkejut saat melakukan pembayaran di kasir pompa.</p>
<p>​"Jujur kaget betul saya, Mas. Biasanya isi penuh tidak sampai sebegini mahalnya. Pas mau bayar baru sadar kalau hari ini harganya sudah berubah naik. Naiknya langsung banyak, hampir Rp4.000 per liter. Buat kita yang kerjanya mobile keliling Berau setiap hari, ini jelas memukul dompet," lanjutnya, Rabu (10/6).</p>
<p>​Budi menambahkan, kenaikan harga BBM nonsubsidi ini dipastikan akan mengacaukan manajemen anggaran bulanan rumah tangganya. Ia juga mengkhawatirkan adanya efek domino terhadap harga kebutuhan pokok di pasar-pasar lokal Berau yang distribusinya sangat bergantung pada transportasi darat.</p>
<p>​"Kalau BBM naik begini, biasanya ongkos angkut barang ke Berau juga ikut naik, ujung-ujungnya harga sembako di pasar ikut mahal. Harapannya ya kalau bisa Pertamina atau pemerintah jangan langsung naikin drastis begini, kasihan masyarakat," keluhnya sebelum melanjutkan perjalanan.</p>
<p>​Hingga sore hari, kebijakan penyesuaian harga baru tersebut terus menjadi bahan perbincangan hangat di kalangan warga Berau, baik di warung-warung kopi maupun di berbagai grup media sosial lokal.<strong> (Rein/daa) </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Bupati Berau Lepas 53 Peserta ke Ajang PENAS 2026 di Gorontalo</title>
<link>https://kartanews.com/bupati-berau-lepas-53-peserta-ke-ajang-penas-2026-di-gorontalo</link>
<guid>https://kartanews.com/bupati-berau-lepas-53-peserta-ke-ajang-penas-2026-di-gorontalo</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a28e01b90f3a.jpg" length="77181" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 10 Jun 2026 12:00:45 +0800</pubDate>
<dc:creator>Jurnalis Karta News</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.COM, BERAU</span></span></strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> - Kabupaten Berau resmi mengirimkan 53 personel ke ajang Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan, yang diselenggarakan pada 20 hingga 25 Juni 2026, di Kabupaten Gorontalo, Sulawesi Utara, pada (10/6/2026). </span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Seluruh peserta berasal dari unsur kelompok tani serta perwakilan dari 4 organisasi perangkat daerah, yaitu Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (DTPHP), Dinas Perkebunan (Disbun) Dinas Pangan dan Dinas Perikanan (Diakan), yang terdiri dari peserta utama dan peserta pendamping.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">PENAS sendiri merupakan kegiatan nasional yang menjadi wadah pertemuan antara petani, nelayan, penyuluh, pelaku utama, pelaku usaha, serta pemangku kepentingan di bidang pertanian dan sektor terkait lainnya di seluruh Indonesia.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kerja sama antar daerah dalam mendukung pembangunan pertanian yang maju, mandiri, modern, dan berkelanjutan.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Dalam kesempatan itu Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas menyampaikan, peserta yang dikirimkan, diharap dapat mengambil sebanyak mungkin wawasan, pengetahuan, serta pengalaman, mengenai sektor perikanan dan pertanian dalam kegiatan itu. Sehingga hasil dari kedapat dibawa ke Bumi Batiwakkal untuk diterapkan. </span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Kegiatan nasional ini, sangat penting untuk pembangunan sektor pertanian, perikanan, peternakan, perkebunan, dan kehutanan,” ucapnya saat memberi pengarahan, (10/06/2026). </span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Mengingat banyaknya hal yang akan diperoleh peserta dari PENAS tersebut. ia menekankan bahwa momentum kegiatan itu dapat dijadikan sebagai ajang mengamati berbagai inovasi atau kemajuan teknologi.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Khususnya di bidang pertanian, perikanan, dan perkebunan. Kata dia, berbagai inovasi dari seluruh Indonesia, baik itu pertanian, perkebunan, perikanan, semuanya berkumpul di sana. </span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Inovasi-inovasi yang akan disampaikan tersebut dapat kita tiru, kita realisasikan kalau bahasa bahasa kerennya itu ATM. Adopsi, tiru, dan modifikasi,”pungkasnya. </span></span><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">(Rein/daa)</span></span></strong> </p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Hak Angket Memanas, Aliansi Rakyat Kaltim Gelar Mimbar Bebas dan Soroti Dugaan Represivitas Aparat</title>
<link>https://kartanews.com/hak-angket-memanas-aliansi-rakyat-kaltim-gelar-mimbar-bebas-dan-soroti-dugaan-represivitas-aparat</link>
<guid>https://kartanews.com/hak-angket-memanas-aliansi-rakyat-kaltim-gelar-mimbar-bebas-dan-soroti-dugaan-represivitas-aparat</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a22e6af53a4c.jpg" length="120674" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 06 Jun 2026 23:13:26 +0800</pubDate>
<dc:creator>Irla Hadratan Iman</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, TENGGARONG - </strong>Aliansi Rakyat Kaltim (ARAK) menggelar aksi Mimbar Bebas di Kota Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara, Jumat (5/6/2026). Aksi tersebut sebagai bentuk pengawalan terhadap agenda paripurna hak angket yang dijadwalkan berlangsung di DPRD Kalimantan Timur pada 10 Juni 2026 mendatang.</p>
<p>Kegiatan tersebut sekaligus menjadi ajakan kepada masyarakat Kalimantan Timur untuk turut membersamai dan mengawal jalannya proses hak angket yang dinilai penting dalam menjalankan fungsi pengawasan terhadap penyelenggaraan pemerintahan daerah.</p>
<p>Aksi yang berlangsung di kawasan Tenggarong itu diikuti oleh mahasiswa dan elemen masyarakat sipil yang menyuarakan berbagai persoalan publik di Kalimantan Timur. Selain menyampaikan tuntutan terkait hak angket, peserta juga menyoroti sejumlah isu yang sebelumnya telah disampaikan dalam aksi massa pada 21 April 2026.</p>
<p><img src="https://kartanews.com/uploads/images/202606/image_870x_6a22e71a1102b.jpg" alt=""></p>
<p>Kordinator Lapangan Aliansi Rakyat Kaltim, Rahmat Fathur Rahman, mengatakan bahwa Mimbar Bebas tersebut merupakan aksi solidaritas yang difasilitasi oleh mahasiswa Universitas Kutai Kartanegara sebagai bentuk konsistensi perjuangan rakyat dalam mengawal kebijakan pemerintah daerah dan fungsi pengawasan legislatif.</p>
<p>“Kegiatan ini merupakan aksi solidaritas untuk mengawal tuntutan rakyat, mulai dari audit terhadap kebijakan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, pemberantasan praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme, hingga mendorong DPRD Kaltim agar menjalankan fungsi pengawasannya secara maksimal. Kami juga menyoroti tindakan represif yang terjadi saat aksi Mimbar Bebas di Balikpapan pada 1 Juni 2026,” ujar Rahmat kepada awak media.</p>
<p>Menurut Rahmat, tindakan represif yang diduga dilakukan aparat saat pengamanan aksi di Balikpapan telah menyebabkan salah seorang peserta aksi dari Universitas Kutai Kartanegara mengalami perlakuan kekerasan hingga almamater yang dikenakannya robek.</p>
<p>Sementara itu, Presiden BEM Universitas Kutai Kartanegara, Zulkarnain, menyampaikan kecaman terhadap tindakan represif yang dialami mahasiswa saat menyampaikan pendapat di muka umum. Ia menegaskan bahwa almamater kampus bukan sekadar atribut, melainkan simbol identitas, perjuangan, dan kebanggaan civitas akademika.</p>
<p>“Kami mengecam tindakan represif yang dilakukan terhadap mahasiswa. Almamater bukan hanya simbol kampus, tetapi juga kebanggaan yang diperoleh melalui perjuangan dan pengorbanan orang tua kami. Perobekan almamater merupakan tindakan yang tidak pantas dan mencederai semangat demokrasi,” tegas Zulkarnain.</p>
<p>Ia juga mengingatkan bahwa aparat kepolisian memiliki tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, sehingga pendekatan persuasif dan humanis harus lebih diutamakan dalam setiap pengamanan aksi penyampaian pendapat di muka umum.</p>
<p>Melalui aksi Mimbar Bebas tersebut, Aliansi Rakyat Kaltim berharap masyarakat dapat berpartisipasi aktif dalam mengawal agenda paripurna hak angket DPRD Kalimantan Timur pada 10 Juni 2026. Mereka menilai keterlibatan publik menjadi faktor penting untuk memastikan proses demokrasi berjalan secara transparan, akuntabel, dan berpihak pada kepentingan masyarakat Kalimantan Timur. <strong>(Irla/KN)</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Majelis Hakim Jatuhkan Vonis 1 Tahun, Kuasa Hukum Haji Limpo Soroti Fakta Persidangan yang Diabaikan</title>
<link>https://kartanews.com/majelis-hakim-jatuhkan-vonis-1-tahun-kuasa-hukum-haji-limpo-soroti-fakta-persidangan-yang-diabaikan</link>
<guid>https://kartanews.com/majelis-hakim-jatuhkan-vonis-1-tahun-kuasa-hukum-haji-limpo-soroti-fakta-persidangan-yang-diabaikan</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a22de9f1f51f.jpg" length="83521" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 06 Jun 2026 22:36:22 +0800</pubDate>
<dc:creator>Irla Hadratan Iman</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, SAMARINDA –</strong> Majelis Hakim Pengadilan Negeri Samarinda menjatuhkan vonis satu tahun penjara kepada Apriandi Billy alias Limpo dalam perkara yang telah menyita perhatian publik. Putusan yang dibacakan pada Jumat (5/6/2026) tersebut lebih ringan dibanding tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang sebelumnya menuntut terdakwa dengan hukuman empat tahun penjara.</p>
<p>Meski demikian, Tim Penasihat Hukum Apriandi Billy dari Kantor Advokat Agus Amri &amp; Affiliates (Triple A) menyatakan belum menerima sepenuhnya putusan tersebut. Kuasa hukum menegaskan bahwa mereka tetap berkeyakinan kliennya tidak bersalah dan seharusnya dibebaskan dari seluruh dakwaan yang diajukan oleh penuntut umum.</p>
<p>Dalam keterangan pers yang disampaikan usai sidang, tim kuasa hukum menyebut vonis satu tahun penjara belum mencerminkan keadilan secara utuh. Menurut mereka, berbagai fakta yang terungkap selama proses persidangan menunjukkan bahwa Apriandi Billy lebih tepat diposisikan sebagai korban dalam perkara tersebut dibanding sebagai pelaku tindak pidana.</p>
<p>“Walaupun vonis ini jauh lebih rendah dibandingkan tuntutan jaksa, kami tetap tidak sependapat dengan putusan tersebut. Keyakinan hukum kami tetap sama, yakni klien kami seharusnya divonis bebas,” demikian pernyataan yang disampaikan tim penasihat hukum.</p>
<p>Kuasa hukum menilai terdapat sejumlah fakta persidangan yang belum memperoleh pertimbangan maksimal dalam putusan majelis hakim. Salah satu yang menjadi sorotan adalah terkait aliran dana yang menurut mereka menunjukkan sebagian besar dana dikuasai oleh pihak lain yang dianggap sebagai aktor utama dalam perkara tersebut.</p>
<p>Berdasarkan fakta yang mereka kemukakan, sebanyak 91,5 persen dana disebut mengalir kepada pihak lain yang dalam perkara ini dikaitkan dengan PT Armadina dan seorang pihak bernama Sri Agustina Emboen atau yang dikenal dengan nama Titin. Selain itu, tim hukum juga menyoroti adanya itikad baik dari Apriandi Billy yang disebut menggunakan dana pribadinya untuk membeli tiket susulan bagi sejumlah jemaah.</p>
<p>Menurut kuasa hukum, tindakan tersebut menunjukkan bahwa klien mereka tidak memiliki niat untuk melakukan penipuan sebagaimana yang didakwakan oleh jaksa penuntut umum. Mereka berpendapat bahwa unsur pidana dalam perkara tersebut seharusnya tidak terpenuhi apabila seluruh fakta persidangan dipertimbangkan secara menyeluruh.</p>
<p>Selain mempersoalkan pertimbangan hukum dalam putusan, tim penasihat hukum juga menyoroti status Daftar Pencarian Orang (DPO) yang pernah disematkan kepada Sri Agustina Emboen. Mereka menilai keberadaan pihak yang disebut dalam dakwaan tersebut belum mendapatkan perhatian yang proporsional dalam proses penegakan hukum.</p>
<p>Kuasa hukum menyatakan keprihatinannya karena pihak yang menurut mereka memiliki peran penting dalam perkara tersebut belum berhasil diproses sebagaimana mestinya. Bahkan, mereka menyinggung bahwa pihak tersebut masih dapat menjalankan aktivitasnya, termasuk ibadah haji, sementara proses hukum terhadap klien mereka terus berjalan hingga berujung pada putusan pidana.</p>
<p>Atas dasar berbagai pertimbangan tersebut, tim penasihat hukum menyatakan sikap “pikir-pikir” terhadap putusan yang baru dibacakan majelis hakim. Sikap tersebut merupakan langkah hukum yang lazim dilakukan untuk memberikan waktu kepada terdakwa dan kuasa hukumnya mempelajari secara rinci pertimbangan hukum dalam putusan sebelum menentukan langkah berikutnya.</p>
<p>Mereka menyebut akan menunggu salinan resmi putusan pengadilan guna melakukan kajian lebih mendalam terhadap seluruh pertimbangan majelis hakim. Hasil kajian tersebut nantinya akan menjadi dasar dalam menentukan apakah akan menerima putusan atau menempuh upaya hukum lanjutan melalui pengajuan banding ke pengadilan tingkat yang lebih tinggi.</p>
<p>“Setelah menerima salinan putusan resmi, kami akan melakukan koordinasi dengan klien untuk menentukan langkah hukum selanjutnya, termasuk kemungkinan mengajukan banding,” ujar tim penasihat hukum dalam pernyataannya.</p>
<p>Lebih lanjut, kuasa hukum menegaskan perjuangan hukum untuk memperjuangkan keadilan bagi Apriandi Billy belum berakhir. Mereka tetap berpegang pada keyakinan bahwa kliennya bukan pelaku utama dalam perkara yang menjeratnya, melainkan pihak yang juga mengalami kerugian akibat tindakan pihak lain.</p>
<p>Tim hukum juga memastikan akan terus mengawal sejumlah laporan yang sebelumnya telah mereka sampaikan kepada Jaksa Agung Muda Pengawasan (Jamwas) Kejaksaan Agung Republik Indonesia serta Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri. Laporan tersebut berkaitan dengan dugaan adanya pembiaran maupun rekayasa dalam penanganan perkara yang mereka nilai perlu mendapatkan perhatian dari aparat pengawas internal.</p>
<p>Kasus yang menjerat Apriandi Billy sendiri menjadi salah satu perkara yang mendapat perhatian masyarakat karena berkaitan dengan penyelenggaraan perjalanan ibadah dan dugaan kerugian yang dialami sejumlah pihak. Dengan adanya putusan ini, proses hukum memasuki babak baru yang masih memungkinkan adanya upaya hukum lanjutan dari pihak terdakwa.</p>
<p>Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, belum terdapat keterangan resmi dari pihak jaksa penuntut umum terkait sikap mereka atas putusan majelis hakim maupun tanggapan terhadap berbagai keberatan yang disampaikan oleh tim penasihat hukum terdakwa. <strong>(Irla/KN)</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kartanews.com Raih Penghargaan Nasional The Most Memorable Award di Universitas Indonesia</title>
<link>https://kartanews.com/kartanewscom-raih-penghargaan-nasional-the-most-memorable-award-di-universitas-indonesia</link>
<guid>https://kartanews.com/kartanewscom-raih-penghargaan-nasional-the-most-memorable-award-di-universitas-indonesia</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a227d8957239.jpg" length="94214" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 05 Jun 2026 15:45:15 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.COM, BERAU </span></span></strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">- PT. Digitalindo Media Utama yang menaungi media Siber Kartanews.com, berhasil meraih penghargaan Nasional, yakni "The Most Memorable Award" yang diselenggarakan Advertising Week Festival Universitas Indonesia.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Penghargaan tersebut merupakan apresiasi atas komitmen tinggi Kartanews dalam mendukung pertumbuhan ekonomi kerakyatan. </span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Kartanews dinilai konsisten dalam membantu mempromosikan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui pemberitaan publikasi, sekaligus aktif memberikan edukasi kepada pembaca mengenai pentingnya digitalisasi produk usaha lokal.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Penyelenggara pihak dari Universitas Indonesia menilai Kartanews.com tidak hanya sekadar menyajikan informasi, namun juga mampu melahirkan karya kreatif dan kampanye media sosial yang inspiratif. </span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Pendekatan informatif dan interaktif yang mereka gunakan dinilai berhasil memberikan dampak sosial yang nyata dan positif bagi masyarakat luas, khususnya para pelaku usaha.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​"Penghargaan ini merupakan buah dari kerja keras seluruh tim di belakang layar yang selalu tanpa lelah melahirkan ide-ide cemerlang," ungkap Direktur Kartanews.com, Ramdan, dengan penuh rasa syukur.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Ramdan menambahkan bahwa pencapaian skala nasional ini akan menjadi pemicu semangat bagi jajarannya untuk terus berinovasi.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Pengakuan ini menjadi momentum penting bagi Kartanews.com untuk meningkatkan kualitas jurnalistik dan memperluas jangkauan edukasi digitalnya,” tuturnya. </span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">​Lebih lanjut, Ramdan berharap kehadiran Kartanews.com ke depan dapat memberikan kontribusi yang jauh lebih besar lagi. Mengingat pengaruh dunia digitalisasi sangat besar di segala sektor. </span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Ia berkomitmen untuk terus menjadikan media ini sebagai mitra strategis bagi UMKM dalam menghadapi tantangan era digital, sekaligus menjadi wadah informasi masyarakat terpercaya yang menginspirasi, mengedukasi, dan mampu menggerakkan roda perekonomian secara berkelanjutan. </span></span><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">(REDAKSI/daa) </span></span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Sidang Putusan Kasus Haji Samarinda Ditunda, Tim Pembela Siapkan Banding Jika Divonis Bersalah</title>
<link>https://kartanews.com/sidang-putusan-kasus-haji-samarinda-ditunda-tim-pembela-siapkan-banding-jika-divonis-bersalah</link>
<guid>https://kartanews.com/sidang-putusan-kasus-haji-samarinda-ditunda-tim-pembela-siapkan-banding-jika-divonis-bersalah</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a2037f6a3c0f.jpg" length="75271" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 04 Jun 2026 22:22:57 +0800</pubDate>
<dc:creator>Irla Hadratan Iman</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p data-start="108" data-end="1000"><strong>KARTANEWS.COM, SAMARINDA – </strong>Sidang pembacaan putusan perkara dugaan penipuan perjalanan ibadah haji dengan terdakwa Apriandi Billy alias Limpo yang semula dijadwalkan berlangsung di Pengadilan Negeri Samarinda, terpaksa ditunda hingga Jumat, 5 Juni 2026. Penundaan tersebut disampaikan majelis hakim dengan alasan kondisi fisik hakim yang kelelahan setelah menangani agenda persidangan lain hingga larut malam.</p>
<p data-start="108" data-end="1000">Informasi tersebut dibenarkan oleh kuasa hukum terdakwa, Laura Azani Perwakilan dari Kantor Agus Amri dan Rekan yang menyatakan bahwa pihaknya menerima keputusan penundaan tersebut sebagai bagian dari kewenangan majelis hakim dalam menjaga kualitas dan objektivitas putusan.</p>
<p data-start="108" data-end="1000">“Hakim juga sudah kelelahan karena semalam beliau para hakim sidang larut malam hingga pukul 10 malam. Jadi, mau enggak mau kita terima penundaan itu pada tanggal 5 di hari Jumat,” ujar Laura kepada awak media usai persidangan.</p>
<p data-start="1002" data-end="1809">Meski menerima penundaan tersebut, Laura menegaskan pihaknya tetap berharap putusan yang akan dibacakan pada 5 Juni mendatang dapat memberikan keadilan bagi kliennya. Menurutnya, berbagai fakta persidangan yang telah terungkap menunjukkan bahwa Apriandi Billy bukan pihak yang paling bertanggung jawab dalam perkara yang menyeret sejumlah nama terkait penyelenggaraan perjalanan haji tersebut.</p>
<p data-start="1002" data-end="1809">Oleh karena itu, tim pembela berharap majelis hakim dapat mempertimbangkan seluruh alat bukti dan keterangan saksi secara objektif sebelum menjatuhkan putusan.</p>
<p data-start="1002" data-end="1809"> “Tanggal 5 itu diharapkan bebas. Jika tidak dibebaskan, kita mungkin akan melakukan banding karena klien kita bukan orang yang harus dilimpahkan dosa-dosa dari pihak pertama yang menerima seluruh dana,” tegas Laura.</p>
<p data-start="1811" data-end="2612">Pernyataan tersebut sekaligus mempertegas sikap tim hukum yang sebelumnya telah menyampaikan berbagai keberatan terhadap proses penanganan perkara melalui siaran pers yang beredar pada 30 Mei 2026. Dalam keterangan resmi itu, Tim Penasihat Hukum Apriandi Billy dari Kantor Hukum Agus Amri &amp; Affiliates (Triple A) menyoroti sejumlah dugaan kejanggalan dalam proses penyidikan dan penuntutan perkara nomor 159/Pid.B/2026/PN Smr.</p>
<p data-start="1811" data-end="2612">Salah satu yang menjadi perhatian adalah status Sri Agustina Emboen alias Titin yang disebut sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO) dalam surat dakwaan, namun di sisi lain diketahui dapat melakukan perjalanan ke Arab Saudi untuk menunaikan ibadah haji secara legal. Kondisi tersebut dinilai memunculkan pertanyaan mengenai konsistensi penerapan status hukum yang bersangkutan.</p>
<p data-start="2614" data-end="3637">Selain itu, tim pembela juga menyoroti aliran dana jamaah yang menurut mereka sebagian besar berada dalam penguasaan pihak lain. Berdasarkan argumentasi yang disampaikan dalam persidangan, sekitar Rp540 juta dari total dana yang dipersoalkan disebut telah diterima pihak lain yang juga tercantum dalam dakwaan.</p>
<p data-start="2614" data-end="3637">Atas dasar itu, kuasa hukum menilai klien mereka tidak layak diposisikan sebagai pihak yang paling bertanggung jawab dalam perkara tersebut. Laura bahkan mengingatkan bahwa pihaknya akan mengambil langkah hukum terhadap siapa pun yang dianggap melakukan kriminalisasi terhadap kliennya.</p>
<p data-start="2614" data-end="3637">“Jangan jadikan klien kita menjadi tersangka utama atas dosa-dosa penyelenggara utama. Kita ingatkan lagi, kita akan melaporkan siapa saja pihak mana pun yang mengkriminalisasi klien kita, karena bukti-bukti sudah kita lampirkan semua, mulai dari bukti transfer hingga bukti terkait tiket dan poin-poin yang menurut kami berasal dari pihak penyelenggara, bukan dari klien kami,” ujarnya.</p>
<p data-start="3639" data-end="4276" data-is-last-node="" data-is-only-node="">Lebih lanjut, Laura menegaskan bahwa tim hukum akan terus mengawal jalannya perkara hingga putusan akhir dibacakan. Mereka berharap majelis hakim dapat memutus perkara secara independen dan objektif berdasarkan fakta hukum yang terungkap selama persidangan.</p>
<p data-start="3639" data-end="4276" data-is-last-node="" data-is-only-node="">Dengan ditundanya agenda putusan hingga 5 Juni 2026, perhatian publik terhadap perkara yang sempat menjadi sorotan di Samarinda ini diperkirakan akan semakin meningkat. Berbagai pihak kini menantikan sikap majelis hakim dalam menentukan nasib terdakwa sekaligus menjawab berbagai polemik yang muncul sepanjang proses persidangan berlangsung. <strong>(Irla/KN)</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>SMSI Kaltim Kutuk Aksi Pemerasan Berkedok Wartawan di Berau</title>
<link>https://kartanews.com/smsi-kaltim-kutuk-aksi-pemerasan-berkedok-wartawan-di-berau</link>
<guid>https://kartanews.com/smsi-kaltim-kutuk-aksi-pemerasan-berkedok-wartawan-di-berau</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a2541db4686e.jpg" length="44727" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 04 Jun 2026 18:05:31 +0800</pubDate>
<dc:creator>Jurnalis Karta News</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, ​SAMARINDA </strong>– Dugaan tindak pidana pemerasan oleh seorang pria yang mencatut profesi jurnalis di Kabupaten Berau memicu reaksi keras. Ketua Harian Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kalimantan Timur, Indra Teguh, mengecam aksi tersebut secara mendalam.</p>
<p>​Indra menilai, menyalahgunakan identitas wartawan demi mengintimidasi, menekan, atau memeras uang dari narasumber maupun warga adalah perbuatan nista. Tindakan ini dinilai merusak reputasi dunia pers sekaligus mengikis kepercayaan masyarakat terhadap media.</p>
<p>​“Kami mengutuk keras oknum yang melakukan pemerasan dengan kedok wartawan. Aksi kriminal ini bukan sekadar pelanggaran hukum, melainkan juga menodai kehormatan serta marwah profesi jurnalistik,” ujar Indra Teguh, Selasa (2/6/2026).</p>
<p>​Sikap tegas SMSI ini merespons langkah Polsek Tanjung Redeb yang berhasil membongkar kasus pemerasan. Dalam kasus itu, seorang pria mengaku jurnalis diduga memeras pekerja usaha molding kayu dengan ancaman publikasi berita negatif sebagai alat penekan.</p>
<p>​Indra mengingatkan, wartawan profesional selalu bergerak di bawah payung hukum Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers serta Kode Etik Jurnalistik. Aturan tersebut melarang keras adanya intimidasi atau upaya memperkaya diri sendiri.</p>
<p>​“Fungsi utama pers adalah menghimpun, mengolah, dan menyebarkan informasi objektif kepada publik. Bukan untuk menakut-nakuti, meminta uang, apalagi memanfaatkan produk berita demi keuntungan materi pribadi,” tuturnya.</p>
<p>​Ia menekankan, masyarakat harus mengetahui bahwa kejahatan pemerasan tidak boleh ditoleransi lewat dalih apa pun, termasuk berlindung di balik kartu pers atau nama media.</p>
<p>​Oleh sebab itu, SMSI Kaltim berdiri penuh mendukung aparat kepolisian untuk membongkar dan mengusut tuntas perkara ini tanpa pandang bulu.</p>
<p>​“Jika terbukti pidana, kami mendesak penegak hukum menindak tegas pelaku. Jangan biarkan ada oknum bebas memakai atribut pers untuk melancarkan aksi kejahatan,” kata Indra.</p>
<p>​Indra menambahkan, ulah oknum pencatut profesi ini memicu dampak domino yang merugikan. Imbasnya, publik kini kian sulit membedakan antara jurnalis yang berintegritas dengan pihak yang sekadar mencari keuntungan pribadi.</p>
<p>​“Kasus kelam begini sangat memukul komunitas pers profesional. Akibat nila setitik, dedikasi seluruh insan pers bisa ikut tercoreng di mata masyarakat,” ungkapnya.</p>
<p>​Ia pun meminta perusahaan pers memperketat pengawasan internal dan memastikan seluruh jurnalis mereka patuh pada kode etik.</p>
<p>​Di sisi lain, warga diimbau berani melapor ke polisi jika berhadapan dengan ancaman atau pemerasan dari oknum yang mengaku wartawan.</p>
<p>​“Jika ada yang meminta uang sambil mengancam lewat berita, segera laporkan ke polisi. Jurnalis sejati tidak bekerja dengan cara-cara kotor,” seru Indra.</p>
<p>​Menutup keterangannya, Indra menegaskan kemerdekaan pers harus dirawat bersama. Karenanya, siapapun yang merusak kredibilitas pers demi syahwat pribadi wajib dihukum berat.</p>
<p>​“Pers adalah tiang demokrasi. Jangan sampai profesi terhormat ini dikotori tindakan melawan hukum. Semoga kasus ini menjadi efek jera,” pungkasnya.(Tim) </p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>ABPEDNAS Tembus 100.000 Anggota Se&#45;Indonesia, Komitmen Berperan Aktif Mengawal Pembangunan Desa</title>
<link>https://kartanews.com/abpednas-tembus-100000-berperan-aktif-mengawal-pembangunan-desa</link>
<guid>https://kartanews.com/abpednas-tembus-100000-berperan-aktif-mengawal-pembangunan-desa</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a1fc8eade70b.jpg" length="96208" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 03 Jun 2026 14:30:41 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, JAKARTA</strong> – Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (DPP ABPEDNAS) berhasil mencetak tonggak sejarah baru. Organisasi yang menaungi Badan Permusyawaratan Desa ini resmi menembus angka 100.000 anggota yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.</p>
<p>​Pencapaian monumental tersebut diumumkan langsung dalam momentum peringatan Hari Lahir Pancasila pada Senin, 1 Juni 2026.</p>
<p>​Ketua Umum DPP ABPEDNAS, Indra Utama, menegaskan bahwa capaian ini bukan sekadar angka statistik, melainkan representasi dari semangat gotong royong dan komitmen besar dalam membangun desa sebagai fondasi utama kemajuan bangsa.</p>
<p>​"Momentum Hari Lahir Pancasila menjadi pengingat bahwa nilai-nilai persatuan, musyawarah, dan keadilan sosial harus terus menjadi landasan dalam setiap langkah pembangunan desa," ujar Indra Utama di Jakarta.</p>
<p>​Pertumbuhan pesat jumlah anggota ini menjadi bukti nyata semakin kuatnya peran dan eksistensi BPD dalam mengawal pembangunan desa yang berkelanjutan. Hal ini juga mencerminkan meningkatnya kesadaran para aparatur desa untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, partisipatif, dan akuntabel.</p>
<p>​Untuk mengelola energi besar dari 100 ribu anggotanya, ABPEDNAS telah menyiapkan langkah-langkah strategis. Sekretaris Jenderal ABPEDNAS, Adhitya Yusma Perdana menjelaskan bahwa organisasi akan bergerak masif meningkatkan kompetensi para anggota di lapangan.</p>
<p>​"Kami akan terus memperkuat kapasitas anggota BPD melalui berbagai program pendidikan, pelatihan, pendampingan, serta kolaborasi dengan berbagai pihak guna mendukung pelaksanaan program-program strategis nasional di tingkat desa," kata Adhitya.</p>
<p>​Di sisi lain, Ketua Dewan Pengawas ABPEDNAS Reda Manthovani, memberikan apresiasi tinggi atas soliditas internal organisasi. Menurutnya, kekompakan seluruh jajaran pengurus menjadi kunci utama ABPEDNAS tumbuh menjadi wadah perjuangan yang disegani.</p>
<p>​Melalui momentum bersejarah ini, DPP ABPEDNAS menyatakan kesiapannya untuk terus menjadi mitra strategis pemerintah. Fokus utama organisasi ke depan adalah mendorong tata kelola pemerintahan desa yang bersih, berdaya saing, serta membentengi desa dari praktik-praktik korupsi demi mewujudkan Indonesia yang maju dan sejahtera. <strong>(RDK/daa) </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Dari Mimbar Bebas Rakyat Kaltim: Pengawalan Hak Angket Kaltim Memasuki Babak Panas</title>
<link>https://kartanews.com/dari-mimbar-rakyat-ke-jalanan-pengawalan-hak-angket-kaltim-memasuki-babak-panas</link>
<guid>https://kartanews.com/dari-mimbar-rakyat-ke-jalanan-pengawalan-hak-angket-kaltim-memasuki-babak-panas</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a1d9e5ba232d.jpg" length="125853" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 01 Jun 2026 23:07:33 +0800</pubDate>
<dc:creator>Irla Hadratan Iman</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, BALIKPAPAN</strong> – Aliansi Rakyat Kaltim (ARAK) kembali menggelar Aksi Mimbar Rakyat di Kota Balikpapan, Senin (1/6/2026), sebagai bentuk konsolidasi gerakan masyarakat dalam mengawal proses hak angket yang tengah bergulir di DPRD Kalimantan Timur terhadap Gubernur Kalimantan Timur.</p>
<p>Kegiatan yang diikuti berbagai elemen masyarakat tersebut menjadi ruang terbuka bagi publik untuk menyampaikan aspirasi sekaligus menunjukkan komitmen dalam mengawasi jalannya proses politik dan konstitusional yang saat ini menjadi perhatian luas masyarakat Kalimantan Timur.</p>
<p>Dalam aksi tersebut, peserta secara bergantian menyampaikan pandangan, kritik, serta harapan terkait pelaksanaan hak angket yang sedang dibahas oleh DPRD Kaltim. Massa menilai bahwa proses tersebut harus dijalankan secara transparan, objektif, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.</p>
<p>Menurut mereka, hak angket merupakan instrumen konstitusional yang harus digunakan secara bertanggung jawab untuk memastikan tata kelola pemerintahan berjalan sesuai prinsip akuntabilitas dan kepentingan publik.</p>
<p><img src="https://kartanews.com/uploads/images/202606/image_870x_6a1d9f0f9ddfb.jpg" alt=""></p>
<p>Selain menjadi wadah penyampaian aspirasi, Mimbar Rakyat yang digelar ARAK juga dimaksudkan sebagai langkah konsolidasi menjelang Aksi Massa Jilid III yang dijadwalkan berlangsung pada 10 Juni 2026 mendatang. Tanggal tersebut bertepatan dengan agenda rapat paripurna DPRD Kalimantan Timur yang dinilai akan menjadi momentum penting dalam menentukan arah dan kelanjutan proses hak angket yang saat ini sedang bergulir.</p>
<p>Para peserta aksi menegaskan bahwa keterlibatan masyarakat dalam mengawasi proses politik merupakan bagian penting dari kehidupan demokrasi. Mereka menilai bahwa pengawasan publik dibutuhkan agar setiap keputusan yang diambil oleh lembaga legislatif benar-benar mencerminkan aspirasi rakyat serta mengedepankan kepentingan daerah.</p>
<p> Oleh karena itu, ARAK menyatakan akan terus melakukan pengawalan hingga seluruh proses hak angket mencapai kejelasan dan memperoleh keputusan yang dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.</p>
<p><img src="https://kartanews.com/uploads/images/202606/image_870x_6a1d9f4b428e3.jpg" alt=""></p>
<p>Namun demikian, jalannya aksi tidak sepenuhnya berlangsung kondusif. Ketegangan sempat terjadi antara peserta aksi dan aparat kepolisian yang melakukan pengamanan di lokasi kegiatan. Insiden bermula ketika sejumlah massa berupaya membakar ban sebagai bagian dari simbol protes yang kerap digunakan dalam berbagai aksi demonstrasi.</p>
<p>Situasi tersebut kemudian memicu respons dari aparat keamanan yang berupaya mencegah tindakan pembakaran ban. Dalam proses tersebut terjadi gesekan antara massa aksi dan petugas yang menyebabkan suasana sempat memanas. Sejumlah peserta aksi terlihat berusaha mempertahankan simbol aksi mereka, sementara aparat berupaya menjaga ketertiban dan mencegah potensi gangguan keamanan yang lebih luas.</p>
<p><img src="https://kartanews.com/uploads/images/202606/image_870x_6a1da0ae42e23.jpg" alt=""></p>
<p>Kericuhan yang berlangsung dalam waktu singkat itu mengakibatkan satu orang peserta aksi mengalami luka ringan. Selain itu, sebuah almamater mahasiswa milik peserta aksi yang diketahui berasal dari Universitas Kutai Kartanegara (Unikarta) dilaporkan mengalami kerusakan atau robek saat insiden berlangsung. Meski demikian, situasi berhasil dikendalikan dan kegiatan Mimbar Rakyat dapat dilanjutkan hingga selesai.</p>
<p>Peristiwa tersebut menjadi salah satu catatan dalam rangkaian pengawalan isu hak angket DPRD Kalimantan Timur yang hingga kini terus menyita perhatian publik. Dinamika yang terjadi menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat dalam mengikuti perkembangan proses politik daerah, khususnya yang berkaitan dengan hubungan antara lembaga legislatif dan eksekutif di Kalimantan Timur.</p>
<p><img src="https://kartanews.com/uploads/images/202606/image_870x_6a1da0242d04c.jpg" alt=""></p>
<p>ARAK menegaskan bahwa insiden yang terjadi tidak akan mengurangi komitmen mereka dalam mengawal proses hak angket. Massa aksi menyatakan akan tetap melakukan konsolidasi dan mengajak masyarakat untuk berpartisipasi secara aktif dalam mengawasi jalannya proses tersebut.</p>
<p>Mereka juga mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk tetap menjaga ketertiban serta mengedepankan prinsip-prinsip demokrasi dalam menyampaikan aspirasi.</p>
<p>Menjelang pelaksanaan Aksi Massa Jilid III pada 10 Juni 2026, perhatian publik kini tertuju pada agenda rapat paripurna DPRD Kalimantan Timur yang akan menjadi penentu arah kelanjutan hak angket.</p>
<p>Berbagai kelompok masyarakat diperkirakan akan terus mengawal perkembangan tersebut sebagai bentuk partisipasi warga dalam memastikan proses demokrasi berjalan secara terbuka, transparan, dan berpihak pada kepentingan rakyat Kalimantan Timur. <strong>(IRLA/daa)</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Balita 2 Tahun di Balikpapan Tewas Terseret Arus Parit Saat Bermain di Depan Rumah</title>
<link>https://kartanews.com/balita-2-tahun-di-balikpapan-tewas-terseret-arus-parit-saat-bermain-di-depan-rumah</link>
<guid>https://kartanews.com/balita-2-tahun-di-balikpapan-tewas-terseret-arus-parit-saat-bermain-di-depan-rumah</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a1d18da01073.jpg" length="98338" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 01 Jun 2026 13:30:49 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, ​BALIKPAPAN</strong> – Nasib tragis menimpa seorang balita berinisial KAR (2) di Balikpapan Timur. Bocah malang tersebut ditemukan meninggal dunia setelah diduga terjatuh dan terseret arus di saluran drainase besar kawasan Jalan Mangga 5, Kelurahan Manggar, Minggu (31/5/2026).</p>
<p>​Kapolsek Balikpapan Timur, AKP M. Chusen, menjelaskan bahwa peristiwa memilukan itu terjadi pada pagi hari. Saat itu, ibu korban sedang berada di dalam rumah untuk mengganti popok adik korban. KAR yang awalnya bermain di halaman depan rumah, tiba-tiba menghilang dari pandangan dalam waktu singkat.</p>
<p>​Pihak keluarga bersama warga sekitar langsung melakukan pencarian. Kecurigaan bahwa korban jatuh ke dalam parit menguat setelah warga menemukan sepasang sandal milik balita tersebut tergeletak di dekat bibir drainase yang berada tepat di depan rumahnya.</p>
<p>​"Warga kemudian melakukan penyisiran di sepanjang aliran drainase. Sekitar pukul 10.40 WITA, korban akhirnya ditemukan di bawah jembatan wilayah Selili RT 100 dalam kondisi tidak sadarkan diri," ujar Chusen, Minggu (31/5/2026).</p>
<p>​Jarak penemuan korban terhitung cukup jauh dari titik awal jatuh, karena terbawa arus parit yang kuat. Warga segera mengevakuasi KAR ke Rumah Sakit Medika Manggar. </p>
<p>Di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD), tim medis sempat berjuang melakukan tindakan resusitasi jantung paru (RJP) demi menyelamatkan korban. Namun, karena kondisi korban yang sudah tidak bernapas saat tiba, KAR dinyatakan meninggal dunia pada pukul 11.00 WITA.</p>
<p>​Polisi menduga insiden ini merupakan kecelakaan murni yang dipicu oleh faktor usia korban dan kondisi drainase terbuka yang berarus deras. Atas kejadian ini, AKP M Chusen mengimbau para orang tua untuk memperketat pengawasan anak.</p>
<p>Pihaknya juga mendesak pemerintah daerah melakukan evaluasi infrastruktur, seperti pemasangan pagar pengaman atau penutup drainase, guna mencegah tragedi serupa terulang kembali. <strong>(RDK/daa) </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>​Tersesat 6 Hari di Hutan Meraang Berau, Dua Pencari Gaharu Ditemukan Selamat 13 KM dari Pondok</title>
<link>https://kartanews.com/tersesat-6-hari-di-hutan-meraang-berau-dua-pencari-gaharu-ditemukan-selamat-13-km-dari-pondok</link>
<guid>https://kartanews.com/tersesat-6-hari-di-hutan-meraang-berau-dua-pencari-gaharu-ditemukan-selamat-13-km-dari-pondok</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202605/image_870x580_6a17a7a63b62d.jpg" length="80287" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 28 May 2026 10:28:06 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 15px;" ;=""><b>KARTANEWS.COM, BERAU</b></span><span style="font-size: 15px;" ;=""> – Dua orang petani pencari kayu gaharu yang dilaporkan hilang di dalam hutan Meraang Kampung Tumbit Melayu, Kecamatan Teluk Bayur, Kabupaten Berau, akhirnya berhasil ditemukan dalam kondisi selamat pada Rabu (27/5/2026).</span> <br><br><span style="font-size: 15px;" ;="">Kedua korban ditemukan oleh tim gabungan setelah tersesat selama kurang lebih enam hari di dalam hutan. </span><span style="font-size: 15px;" ;="">Kedua korban yang bernama Paharudin (57) dan Sawaludin (44), merupakan warga Jalan Mojo Labanan Makmur.</span></p>
<p><span style="font-size: 15px;" ;=""><b>​</b></span><span style="font-size: 15px;" ;="">P</span><span style="font-size: 15px;" ;="">eristiwa bermula ketika kedua korban bersama seorang saksi bernama Marzoan (20) masuk ke dalam hutan untuk mencari kayu gaharu. Setelah 16 hari berada di dalam hutan, pada Kamis (21/5/2026) sekitar pukul 11.30 WITA, mereka berniat untuk kembali ke pondok tempat peristirahatan. Namun, di tengah perjalanan, kedua korban terpisah dan tidak kunjung sampai di pondok.</span> <br><br><span style="font-size: 15px;" ;="">Saksi Marzoan sempat melakukan pencarian mandiri secara swadaya hingga hari Sabtu. Karena pencarian tidak membuahkan hasil, Marzoan akhirnya memutuskan pulang ke Labanan pada Sabtu sore untuk meminta bantuan keluarga dan warga. </span> <br><br><span style="font-size: 15px;" ;="">Setelah upaya pencarian bersama warga pada hari Minggu tetap nihil, pihak keluarga akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Pospol Labanan.</span><span style="font-size: 15px;" ;="">Operasi Pencarian Gabungan </span><span style="font-size: 15px;" ;="">Mendapat laporan orang hilang, tim gabungan langsung bergerak melakukan operasi pencarian sejak Minggu (24/5/2026). </span></p>
<p><span style="font-size: 15px;" ;="">Pencarian tersebut melibatkan berbagai unsur, di antaranya </span><span style="font-size: 15px;" ;="">POLRI (Pospol Labanan), </span><span style="font-size: 15px;" ;="">TNI (Babinsa), </span><span style="font-size: 15px;" ;="">Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Berau, </span><span style="font-size: 15px;" ;="">Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar), </span><span style="font-size: 15px;" ;="">Pemerintah Kampung, masyarakat, serta pihak keluarga korban, dan </span><span style="font-size: 15px;" ;=""><i>Ex Tim Rescue Respon Time</i></span><span style="font-size: 15px;" ;=""> .</span><br><span style="font-size: 15px;" ;="">​</span><br><span style="font-size: 15px;" ;="">Pencarian intensif dilakukan dengan menyisir area sekitar pondok korban di Jalan Maraang STA 19. Pada pencarian hari kedua (Senin) dan ketiga (Selasa), tim gabungan yang mengerahkan puluhan personel sempat menghadapi jalan buntu karena hasil pencarian masih nihil.</span></p>
<p><span style="font-size: 15px;" ;=""><b>​Korban Ditemukan Selamat</b></span></p>
<p><span style="font-size: 15px;" ;="">Titik terang akhirnya didapatkan pada pencarian hari keempat, Rabu (27/5/2026). Tim gabungan bersama masyarakat berhasil menemukan Paharudin dan Sawaludin di seberang Sungai Inaran. Jarak lokasi penemuan tersebut terbilang cukup jauh, yakni sekitar 13 kilometer dari pondok awal tempat mereka menginap.</span> <br><br><span style="font-size: 15px;" ;="">"Kedua korban ditemukan dalam kondisi hidup dan selamat. Berdasarkan pengakuan dari korban, mereka kehilangan arah dan tersesat di dalam hutan," tulis Dwi Susilo, petugas di lapangan dalam laporan resminya </span> <br><br><span style="font-size: 15px;" ;="">​Setelah berhasil dievakuasi dari dalam hutan, tim gabungan bersama masyarakat langsung melarikan kedua korban ke Puskesmas Labanan guna mendapatkan pemeriksaan medis dan perawatan lebih lanjut untuk memulihkan kondisi fisik mereka. <strong>(REIN/daa)</strong></span><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260528_102306_469.sdocx--></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Mukjizat di Labirin Hijau, 36 Jam Bertahan Hidup di Hutan Bakau</title>
<link>https://kartanews.com/mukjizat-di-labirin-hijau-36-jam-bertahan-hidup-di-hutan-bakau</link>
<guid>https://kartanews.com/mukjizat-di-labirin-hijau-36-jam-bertahan-hidup-di-hutan-bakau</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202605/image_870x580_6a15487f124ef.jpg" length="162745" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 26 May 2026 15:15:30 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 15px;" ;=""><b>KARTANEWS.COM, BERAU</b></span><span style="font-size: 15px;" ;=""> – Sabtu (23/5/2026) sore, langit di atas Kampung Batu Putih, Kabupaten Berau, tampak bersahabat seperti biasa. Suriansyah (47), seorang nelayan yang menggantungkan hidupnya pada kemurahan lautan, berpamitan kepada sang istri sekitar pukul tiga sore. </span> <br><br><span style="font-size: 15px;" ;="">Dia membawa pancing dan jala, bekal seadanya, dan sejuta harapan, ia mendorong perahu kayunya membelah ombak laut pesisir berau. Tak ada yang menduga, lambaian tangan hari itu akan menjadi awal dari drama mencekam sepanjang 36 jam berikutnya.</span> <br><br><span style="font-size: 15px;" ;="">​Minggu pagi berganti, namun sauh belum juga diturunkan Suriansyah di pelabuhan rumah. Kegelisahan mulai merayap di benak keluarga. Pukul delapan pagi, dering telepon genggam memecah keheningan. Ardiansyah (41), sesama rekan nelayan, menelepon dengan nada cemas untuk memastikan apakah Suriansyah sudah kembali ke rumah. </span> <br><br><span style="font-size: 15px;" ;="">Mendengar jawaban bahwa suaminya belum pulang, Ardiansyah langsung memacu perahunya menuju titik koordinat Lat 1.397498 Long 118.445408—sebuah lokasi di tengah laut tempat sahabatnya biasa melemparkan umpan pancing.</span> <br><br><span style="font-size: 15px;" ;="">​Setibanya di sana, dada Ardiansyah berdegup kencang. Ia hanya menemukan perahu kayu milik korban terapung-apung sendirian, menari pelan dipermainkan ombak. Di atas perahu, alat pancing tergeletak rapi. Namun, sang pemilik raib tanpa jejak.</span></p>
<p><span style="font-size: 15px;" ;="">​Kabar hilangnya Suriansyah menyebar secepat angin laut. Rohid, sang adik ipar, langsung berlari menuju Pos Polairud Batu Putih dengan napas memburu untuk membuat laporan resmi. Respons yang lahir setelahnya adalah bukti nyata betapa kuatnya ikatan persaudaraan masyarakat pesisir Berau.</span> <br><br><span style="font-size: 15px;" ;="">​Dalam hitungan jam, perairan Batu Putih yang biasanya tenang berubah riuh. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Berau bersama Basarnas langsung turun tangan memimpin operasi pencarian. </span> <br><br><span style="font-size: 15px;" ;="">Kekuatan sejati malam itu lahir dari rahim masyarakat sendiri. Sebanyak 31 perahu nelayan kecil, dua unit </span><span style="font-size: 15px;" ;=""><i>speedboat</i></span><span style="font-size: 15px;" ;=""> cepat, dan satu kapal besar milik warga lokal secara sukarela merapatkan barisan. Mereka membelah malam, menyorotkan senter ke permukaan air, menolak menyerah pada takdir buruk.</span> <br><br><span style="font-size: 15px;" ;="">"Di laut, kami adalah keluarga. Jika satu orang hilang, semua merasa kehilangan pegangan. Kami tidak akan pulang sebelum dia ditemukan," lirih salah seorang nelayan di lapangan.</span></p>
<p><span style="font-size: 15px;" ;=""><span ;=""><b>Titik Terang di Labirin Hijau</b></span></span></p>
<p><span style="font-size: 15px;" ;="">Memasuki hari kedua, Senin 25 Mei 2026, ketegangan kian memuncak. Petugas BPBD seperti Eko Triyanto, Iskandar, Sahril, dan Lukman Hakim mematangkan strategi pasca-apel pagi pukul sembilan. Radius pencarian dipersempit, fokus diarahkan dalam lingkaran 500 meter dari tempat perahu tak bertuan itu ditemukan.</span> <br><br><span style="font-size: 15px;" ;="">​Tepat pukul 13.47 WITA, mukjizat itu akhirnya datang. Di sela-sela akar bakau yang saling melilit rapat di pinggiran hutan mangrove, mata jeli seorang nelayan menangkap sesosok bayangan manusia.</span> <br><br><span style="font-size: 15px;" ;="">​Itu Suriansyah. Tubuhnya lemas, pakaiannya basah kuyup oleh air asin, dan wajahnya menyiratkan kelelahan yang luar biasa setelah melewati dinginnya malam tanpa perlindungan. Selama hampir 36 jam, ia bertahan hidup di tengah kepungan nyamuk dan pasang surut air laut di labirin hijau tersebut.</span> <br><br><span style="font-size: 15px;" ;="">​Sorak haru seketika pecah di tengah laut. Tubuh ringkih Suriansyah segera diangkat dengan penuh kehati-hatian ke atas kapal dan dilarikan menuju Pelabuhan Posko Gabungan SAR Batu Putih untuk mendapatkan pertolongan medis darurat.</span></p>
<p><span style="font-size: 15px;" ;=""><b>​Menyisakan Tanya</b></span></p>
<p><span style="font-size: 15px;" ;="">​Meskipun kegembiraan meluap karena Suriansyah berhasil pulang dalam keadaan bernyawa, kisah ini belum sepenuhnya usai. Hingga saat ini, perahu kayu dan perlengkapan memancingnya masih tertambat di Pos Polairud Batu Putih sebagai saksi bisu dari malam yang panjang itu.</span> <br><br><span style="font-size: 15px;" ;="">​Di sudut Sub Sektor Batu Putih, polisi masih mengumpulkan serpihan cerita dengan memeriksa Ardiansyah, Muksir, dan Rohid. </span><span style="font-size: 15px;" ;="">Mereka mencari jawaban atas satu pertanyaan besar "Bagaimana bisa seorang nelayan berpengalaman tiba-tiba terpisah dari perahunya dan berakhir di dalam pekatnya hutan bakau?".</span><br><span style="font-size: 15px;" ;="">​</span><br><span style="font-size: 15px;" ;="">Bagi warga Batu Putih, misteri itu urusan nanti. Sebab </span><span style="font-size: 15px;" ;="">yang terpenting, malam ini, satu kursi di meja makan rumah Suriansyah tidak lagi kosong. Ia telah kembali dari pelukan sunyi lautan. <strong>(REIN/daa)</strong></span><br><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260526_150203_197.sdocx--></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pergi Menjaring Ikan Sejak Sabtu, Seorang Nelayan di Batu Putih Dilaporkan Hilang</title>
<link>https://kartanews.com/pergi-menjaring-ikan-sejak-sabtu-seorang-nelayan-di-batu-putih-dilaporkan-hilang</link>
<guid>https://kartanews.com/pergi-menjaring-ikan-sejak-sabtu-seorang-nelayan-di-batu-putih-dilaporkan-hilang</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202605/image_870x580_6a12dc693e497.jpg" length="146769" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 24 May 2026 19:11:03 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 15px;" ;=""><b>KARTANEWS.COM, BERAU </b></span><span style="font-size: 15px;" ;="">– Seorang nelayan dilaporkan hilang secara misterius saat melaut di perairan Kecamatan Batu Putih, Berau. Korban diketahui bernama Suriansyah, warga Jalan Pelabuhan RT 01, Batu Putih. Hingga Minggu siang (24/5/2026), tim gabungan bersama warga masih terus melakukan upaya pencarian.</span><br><span style="font-size: 15px;" ;="">​</span><br><span style="font-size: 15px;" ;="">Peristiwa hilangnya korban pertama kali dilaporkan oleh sang istri, Indri kepada Tim Posko Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Dalkarhutla) Batu Putih pada Minggu pagi sekitar pukul 07.05 WITA.</span> <br><br><span style="font-size: 15px;" ;="">​"Menurut keterangan Indri, suaminya berpamitan meninggalkan rumah sejak sabtu untuk pergi menjaring ikan. Akan tetapi, hingga malam hari Suriansyah tak kunjung pulang ke rumah," tulis keterangan BPBD Berau pada Minggu (24/05/2026)</span> <br><br><span style="font-size: 15px;" ;="">Khawatir terjadi sesuatu yang buruk, pihak keluarga langsung melaporkan kejadian tersebut kepada petugas berwenang. Berdasarkan estimasi, korban diduga kuat mulai hilang kontak sejak Sabtu malam sekitar pukul 23.00 WITA.</span> <br><br><span style="font-size: 15px;" ;="">​Titik terang mulai didapatkan setelah beberapa nelayan lokal yang sedang dalam perjalanan pulang melintasi area perairan setempat memberikan kesaksian. Mereka mengaku melihat perahu milik Suriansyah dalam kondisi mesin mati dan terdampar di pinggiran hutan mangrove.</span> <br><br><span style="font-size: 15px;" ;="">​"Saat dihampiri, perahu tersebut ditemukan dalam keadaan kosong tanpa ada tanda-tanda keberadaan korban di atasnya," lanjut keterangan tersebut.</span> <br><br><span style="font-size: 15px;" ;="">Kendati demikian, seluruh peralatan melaut, termasuk jaring ikan milik Suriansyah</span><span style="font-size: 15px;" ;=""> ditemukan masih utuh dan lengkap di dalam perahu.</span> <br><br><span style="font-size: 15px;" ;="">​Hingga berita ini diterbitkan, hilangnya Suriansyah masih menjadi teka-teki. Tim SAR, relawan Dalkarhutla, beserta nelayan setempat telah dikerahkan ke lokasi penemuan perahu.</span> <br><br><span style="font-size: 15px;" ;="">Fokus pencarian saat ini diarahkan ke sekitar kawasan hutan mangrove dan penyisiran di sepanjang jalur perairan Batu Putih. Petugas berharap korban dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat. <strong>(REIN/daa)</strong></span><br><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260524_190809_929.sdocx--></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Dihantam Gelombang Tinggi, Speedboat Rute Maratua &#45; Tanjung Redeb Nyaris Tenggelam di Tengah Laut</title>
<link>https://kartanews.com/dihantam-gelombang-tinggi-speedboat-rute-maratua-tanjung-redeb-nyaris-tenggelam-di-tengah-laut</link>
<guid>https://kartanews.com/dihantam-gelombang-tinggi-speedboat-rute-maratua-tanjung-redeb-nyaris-tenggelam-di-tengah-laut</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202605/image_870x580_6a0975e0506d4.jpg" length="58583" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 17 May 2026 16:02:34 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, BERAU</strong> – Sebuah insiden kecelakaan laut menimpa satu unit speedboat rute Pulau Maratua menuju Dermaga Wisata Sanggam, Tanjung Redeb, Kabupaten Berau. Kapal cepat tersebut dilaporkan mengalami pecah pada bagian lambung depan setelah dihantam ombak besar di perairan Pulau Derawan pada Minggu (17/5/2026) siang sekitar pukul 13.00 WITA.</p>
<p>Berdasarkan informasi yang dihimpun dari personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Berau, armada laut tersebut tengah mengangkut 12 wisatawan. Cuaca buruk yang melanda kawasan perairan Berau saat itu memicu gelombang tinggi, hingga akhirnya merusak struktur bagian depan kapal.</p>
<p>"Kami menerima laporan bahwa ada kapal rekannya yang sedang dalam perjalanan dari Maratua menuju Tanjung Redeb mengalami pecah lambung di tengah laut," ungkap salah satu personel BPBD Berau saat meneruskan informasi awal kejadian.​</p>
<p>Meski mengalami kerusakan serius pada bagian bodi akibat hantaman ombak yang bertubi-tubi, speedboat tersebut beruntung masih mampu bertahan di atas permukaan air. Kapal terpaksa berhenti dan terombang-ambing di tengah laut demi menjaga keseimbangan dan mencegah air masuk lebih banyak ke dalam lambung kapal.</p>
<p>BPBD Berau memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa mencekam ini. Speedboat tersebut diketahui membawa total 15 orang, yang terdiri dari 12 orang penumpang dan 3 orang kru kapal. Seluruh penumpang berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat dari lokasi kejadian.</p>
<p>Hingga berita ini diturunkan, proses penanganan di lokasi masih berjalan. Sementara para penumpang telah dievakuasi ke tempat yang aman, ketiga kru kapal dilaporkan masih bertahan di atas armada untuk menjaga kondisi speedboat sembari menunggu bantuan armada penarik tiba. </p>
<p>Pihak berwenang mengimbau agar seluruh penyedia jasa transportasi laut dan wisatawan tetap meningkatkan kewaspadaan mengingat kondisi cuaca ekstrem yang sulit diprediksi. <strong>(REIN/daa)</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>SMSI Kaltim Serukan Insan Pers Junjung Kode Etik Jurnalistik</title>
<link>https://kartanews.com/smsi-kaltim-serukan-insan-pers-junjung-kode-etik-jurnalistik</link>
<guid>https://kartanews.com/smsi-kaltim-serukan-insan-pers-junjung-kode-etik-jurnalistik</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202605/image_870x580_6a096f407bb8a.jpg" length="39903" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 17 May 2026 15:25:14 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, SAMARINDA</strong> – Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kalimantan Timur, Wiwid Marhaendra Wijaya, mengingatkan insan pers di Bumi Etam untuk tetap menjunjung tinggi kode etik jurnalistik di tengah derasnya arus informasi digital serta maraknya hoaks dan disinformasi.</p>
<p>“Kebebasan pers harus diimbangi dengan pertanggungjawaban. Pers harus memproduksi karya jurnalistik yang profesional dan sesuai kode etik jurnalistik,” ujarnya di Kantor SMSI Kaltim, Jalan Biola Samarinda, Sabtu (16/5/2026).</p>
<p>Wiwid mengatakan, media memiliki peran penting sebagai sumber informasi yang kredibel dan dapat dipercaya publik, khususnya saat masyarakat menghadapi isu-isu besar yang membutuhkan informasi akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.</p>
<p>“Masyarakat tetap membutuhkan rujukan informasi dari media yang mampu menyajikan berita secara benar dan dapat dipertanggungjawabkan,” katanya.</p>
<p>Ia juga mengimbau insan pers di Kaltim untuk tetap berpegang pada objektivitas, profesionalisme, dan etika dalam menyajikan pemberitaan agar masyarakat tidak menjadi korban dari kebebasan informasi yang tidak terkendali.</p>
<p>Menurutnya, tuntutan kecepatan di era digital kerap membuat wartawan maupun media tidak melakukan pengecekan ulang informasi dan hanya mengutip dari media sosial. Padahal, dalam jurnalistik dikenal prinsip <em>cover both sides</em> sehingga media wajib menyajikan informasi secara berimbang.</p>
<p>Wiwid menambahkan, dalam 11 kode etik jurnalistik terdapat poin penting yang harus dijaga jurnalis agar tetap berintegritas, yakni independen, berimbang, tidak beritikad buruk, faktual dan jelas sumbernya, menguji informasi, tidak menyebut nama korban asusila dan pelaku kejahatan di bawah umur, tidak melanggar aturan profesi, serta tidak berprasangka dan diskriminatif. <strong>(RDK/REIN/daa)</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Andi (13) Siswa SMP di Sangatta Diterkam Buaya Saat Kejar Layang&#45;layang</title>
<link>https://kartanews.com/andi-13-siswa-smp-di-sangatta-diterkam-buaya-saat-kejar-layang-layang</link>
<guid>https://kartanews.com/andi-13-siswa-smp-di-sangatta-diterkam-buaya-saat-kejar-layang-layang</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202605/image_870x580_6a05613411b90.jpg" length="92376" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 14 May 2026 13:46:28 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 15px;" ;=""><b>KARTANEWS.COM, KUTIM</b></span><span style="font-size: 15px;" ;=""> – Keceriaan bermain layang-layang berujung duka bagi Andi (13), seorang pelajar kelas VII SMPN 1 Sangatta Selatan. Remaja ini menjadi korban keganasan buaya di area sungai kecil sekitar Dermaga Baru Kenyamukan, Sangatta Utara, pada Rabu (13/5/2026).</span> <br><br><span style="font-size: 15px;" ;="">​Insiden terjadi sekitar pukul 17.30 WITA. Berdasarkan keterangan saksi, Andi saat itu mencoba mengambil layang-layang yang putus dan jatuh di perairan sungai. Naas, saat menginjakkan kaki di air dengan kedalaman sekitar satu meter, seekor buaya liar langsung menyambar kaki kirinya. </span> <br><br><span style="font-size: 15px;" ;="">Jeritan minta tolong Andi mengundang aksi heroik dari rekannya, Aidil, yang segera menarik tangan korban dari bibir air meski buaya masih berusaha menyeretnya ke tengah.</span></p>
<p><span style="font-size: 15px;" ;="">​"Korban sempat ditarik buaya, namun berhasil diselamatkan setelah temannya berusaha menariknya ke pinggir," ujar salah satu warga yang berada di lokasi. </span> <br><br><span style="font-size: 15px;" ;="">Setelah melalui drama penyelamatan yang menegangkan, predator tersebut akhirnya melepaskan gigitan dan menghilang di dalam air. </span> <br><br><span style="font-size: 15px;" ;="">Korban kemudian segera dievakuasi menggunakan ambulans PMI ke Rumah Sakit PKT Sangatta untuk mendapatkan penanganan medis akibat luka robek yang cukup parah.</span> <br><br><span style="font-size: 15px;" ;="">​Kapolres Kutai Timur, AKBP Fauzan Arianto, dalam keterangannya mengimbau masyarakat, khususnya di kawasan Sangatta Utara dan Selatan, agar lebih waspada. Ia menekankan bahwa kawasan perairan di sekitar Kenyamukan memang merupakan habitat alami buaya.</span><br><span style="font-size: 15px;" ;="">​</span><br><span style="font-size: 15px;" ;="">"Kami mengimbau masyarakat untuk tidak beraktivitas terlalu dekat dengan bibir sungai, terutama di lokasi yang rawan. Segera laporkan jika ada kemunculan buaya agar kami bisa berkoordinasi dengan instansi terkait untuk langkah antisipasi," ujar AKBP Fauzan. </span> <br><br><span style="font-size: 15px;" ;="">Hingga saat ini, pihak kepolisian dan petugas terkait terus memantau lokasi guna memastikan keamanan pengunjung dermaga dan warga sekitar. <strong>(REIN/daa)</strong></span><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260514_134326_399.sdocx--></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Belum Ada Hotel Bintang 5, DPMPTSP Tegaskan Penjualan Miras di Berau Ilegal</title>
<link>https://kartanews.com/belum-ada-hotel-bintang-5-dpmptsp-tegaskan-penjualan-miras-di-berau-ilegal</link>
<guid>https://kartanews.com/belum-ada-hotel-bintang-5-dpmptsp-tegaskan-penjualan-miras-di-berau-ilegal</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202605/image_870x580_6a002b712695d.jpg" length="75449" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 10 May 2026 14:54:02 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 15px;" ;=""><b>KARTANEWS.COM, BERAU</b></span><span style="font-size: 15px;" ;=""> – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Berau mengeluarkan pernyataan terkait aktivitas penjualan minuman beralkohol (miras) di Bumi Batiwakkal. Salah satu hotel bintang tiga di Berau dipastikan belum mengantongi izin resmi untuk menjual minuman tersebut.</span> <br><br><span style="font-size: 15px;" ;=""><span style="color: #424242;">​Penegasan ini muncul setelah DPMPTSP melakukan penelusuran mendalam terhadap sistem perizinan yang berlaku, baik di tingkat daerah maupun pusat melalui sistem </span></span><span style="font-size: 15px;" ;=""><i>Online Single Submission</i></span><em><span style="font-size: 15px;" ;=""> (OSS).</span> </em><br><br><span style="font-size: 15px;" ;="">Fungsional Penata Perizinan DPMPTSP Berau, Dody, menjelaskan bahwa hingga saat ini tidak ada satu pun izin penjualan miras yang terbit di Berau. Hal ini disebabkan oleh "benturan" aturan antara klasifikasi usaha dengan regulasi daerah yang masih berlaku.</span> <br><br><span style="font-size: 15px;" ;="">​"Dalam Perda Kabupaten Berau Nomor 2 Tahun 2009, penjualan miras sangat dibatasi dan hanya diperbolehkan untuk hotel dengan klasifikasi bintang lima. Faktanya, di Berau sendiri saat ini belum ada hotel bintang lima," ujar Dody kepada awak media, belum lama ini.</span> <br><br><span style="font-size: 15px;" ;="">​Kondisi tersebut secara otomatis menutup ruang legal bagi hotel-hotel di bawah klasifikasi bintang lima untuk menjajakan minuman beralkohol kepada tamu maupun publik.</span><br><span style="font-size: 15px;" ;="">​</span><br><span style="font-size: 15px;" ;="">Dody menambahkan, meskipun saat ini sistem perizinan mengacu pada sistem <em>OSS</em> berbasis risiko sesuai Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 28 Tahun 2025, keselarasan dengan aturan daerah tetap menjadi poin utama.</span> <br><br><span style="font-size: 15px;" ;="">​Menurutnya, meski dinamika regulasi pusat terus berkembang, mulai dari PP 24/2018 hingga aturan terbaru di 2025. kewenangan dan pemenuhan komitmen di daerah harus tetap mengacu pada Perda yang ada.</span> <br><br><span style="font-size: 15px;" ;="">​"Proses perizinannya memang melalui sistem <em>OSS</em> di tingkat provinsi, namun tetap ada ketentuan larangan dalam peraturan daerah yang harus ditaati. Jadi sampai sekarang, izin tersebut memang belum ada yang terbit," tegasnya lagi.</span><br><span style="font-size: 15px;" ;="">​</span><br><span style="font-size: 15px;" ;="">Dengan kepastian hukum ini, DPMPTSP Berau mengimbau seluruh pelaku usaha perhotelan dan tempat hiburan untuk tetap mematuhi aturan yang berlaku. Selama kriteria legal formal belum terpenuhi, segala bentuk transaksi dan pengedaran minuman beralkohol di wilayah Berau dianggap sebagai aktivitas tidak berizin. <strong>(RDK/daa)</strong></span><br><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260510_142540_466.sdocx--></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Warung Sayur di Jalan Milono Terbakar, Damkar Berhasil Cegah Api Merembet</title>
<link>https://kartanews.com/warung-sayur-di-jalan-milono-terbakar-damkar-berhasil-cegah-api-merembet</link>
<guid>https://kartanews.com/warung-sayur-di-jalan-milono-terbakar-damkar-berhasil-cegah-api-merembet</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202605/image_870x580_69f576cc049e7.jpg" length="90781" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 02 May 2026 12:00:44 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 15px;" ;=""><strong>KARTANEWS.COM, BERAU </strong>- Sebuah warung yang menjual berbagai kebutuhan dapur dan sayur-mayur, mengalami musibah kebakaran di Jalan Milono, Rt 12, Kelurahan Bugis, Kecamatan Tanjung Redeb, Berau, pada Sabtu (02/04/2026), sekitar pukul 00.55 WITA. </span> <br><br><span style="font-size: 15px;" ;="">Menurut laporan pihak Damkar Berau, warung itu milik salah seorang warga yang bernama Neli. Warga tersebut kabarnya biasa menjual berbagai kebutuhan dapur masyarakat sekitar. </span> <br><br><span style="font-size: 15px;" ;="">"Sekitar pukul 00.59 WITA, mako damkar menerima laporan warga adanya kebakaran 1 bangunan warung," jelasnya. </span> <br><br><span style="font-size: 15px;" ;="">Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Berau menerangkan, proses pemadaman dilakukan oleh 12 personil serta menurunkan dua mobil unit tanki untuk melokalisir api.</span> <br><br><span style="font-size: 15px;" ;="">Selain itu, dari kejadian ini beruntungnya api tidak sempat melahap habis warung tersebut, sehingga masih bisa dikendalikan dan tidak menyebar ke pemukiman warga yang lainnya.</span> <br><br><span style="font-size: 15px;" ;="">"Setelah sampai di lokasi, 1 bangunan warung berhasil di padamkan dengan bantuan warga sekitar dan kebakaran tidak meluas," ujar Agus Harianto selaku Kordinator Lapangan pihak Damkar.</span> <br><br><span style="font-size: 15px;" ;="">Waktu pemadaman sendiri kurang lebih 30 menit. </span><span style="font-size: 15px;" ;="">Meski tidak ada korban jiwa, pemilik warung diperkirakan mengalami kerugian materil mencapai jutaan rupiah.</span><span style="font-size: 15px;" ;=""> </span> <br><br><span style="font-size: 15px;" ;="">Terkait penyebab pasti munculnya api, Disdamkarmat Berau belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut dan telah menyerahkan proses investigasi sepenuhnya kepada pihak kepolisian. <strong>(REIN/daa)</strong></span><br><br><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260502_115325_901.sdocx--></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Si Jago Merah Mengamuk di Kelurahan Rinding, Enam Bangunan Ludes Terbakar</title>
<link>https://kartanews.com/si-jago-merah-mengamuk-di-kelurahan-rinding-enam-bangunan-ludes-terbakar</link>
<guid>https://kartanews.com/si-jago-merah-mengamuk-di-kelurahan-rinding-enam-bangunan-ludes-terbakar</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202604/image_870x580_69ec85dde9ca4.jpg" length="109570" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 25 Apr 2026 17:15:59 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 17px;" ;=""><b>KARTANEWS.COM, BERAU</b></span><span style="font-size: 17px;" ;=""> – Musibah kebakaran hebat melanda pemukiman padat penduduk di Jalan Marsma Iswahyudi, RT 03, Kelurahan Rinding, Kecamatan Teluk Bayur, pada Sabtu (25/04/2026) pagi. Sebanyak enam unit bangunan dilaporkan ludes dilalap api.</span><br><span style="font-size: 17px;" ;="">​</span><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Berdasarkan keterangan saksi mata, api pertama kali muncul sekitar pukul 09.00 WITA. Dugaan sementara, titik api berasal dari salah satu warung bakso di kawasan tersebut. </span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">​"Sekitar jam 9 pagi api mulai terlihat membesar di lokasi kejadian," ujar salah satu saksi di lapangan.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">​Merespons laporan masyarakat yang masuk pada pukul 09.16 WITA, Tim Damkar Berau bergerak cepat. Armada pertama tiba di lokasi pada pukul 09.27 WITA dan langsung melakukan lokalisir agar kobaran api tidak meluas ke area pemukiman lainnya.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Karena konstruksi bangunan yang mayoritas berbahan kayu, api pun dengan cepat merambat ke bangunan di sekitarnya, sehingga tim Damkar harus berjibaku memadamkan api yang cukup besar.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">​Dalam laporan resminya, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Berau menyebutkan bahwa area yang terbakar mencapai luasan 20x25 meter.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">​"Kebakaran ini menghanguskan area seluas kurang lebih 20x25 meter," tulis laporan tersebut.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">​Adapun objek yang mengalami rusak berat meliputi rumah kontrakan milik Poniem, kediaman Nur Salim, Aziz, Nia, Bimo (kontrakan satu pintu), serta sebuah bengkel milik Nuki. Selain bangunan, empat unit sepeda motor milik warga juga dilaporkan hangus tak tersisa.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">​Akibat insiden ini, sebanyak 4 Kapala Keluarga (KK) dengan total 15 jiwa harus kehilangan tempat tinggal. Meski kerugian materiil ditaksir mencapai ratusan juta rupiah, dipastikan tidak ada korban luka maupun jiwa dalam peristiwa memilukan ini.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">​Sebanyak 9 unit armada pemadam kebakaran dikerahkan, termasuk bantuan </span><span style="font-size: 17px;" ;=""><i>water supply</i></span><span style="font-size: 17px;" ;=""> dari wilayah Teluk Bayur dan Gunung Tabur. </span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Petugas membutuhkan waktu sekitar 2 jam 10 menit untuk menjinakkan api hingga proses pendinginan selesai sepenuhnya.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">​"Operasi ini turut dibantu oleh berbagai stakeholder, mulai dari TNI, POLRI, BPBD, Satpol PP, PMI, Tagana, hingga relawan Balakar dan pihak PLN," pungkasnya dalam laporan tersebut.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">​Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam tahap penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian setempat. <strong>(REIN/daa)</strong></span><br><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260425_171315_804.sdocx--></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Si Jago Merah Mengamuk di Gang Mandiri, Tanjung Redeb</title>
<link>https://kartanews.com/si-jago-merah-mengamuk-di-gang-mandiri-tanjung-redeb</link>
<guid>https://kartanews.com/si-jago-merah-mengamuk-di-gang-mandiri-tanjung-redeb</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202604/image_870x580_69e74bb181e8b.jpg" length="61456" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 21 Apr 2026 18:05:32 +0800</pubDate>
<dc:creator>Jurnalis Karta News</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 17px;" ;=""><b>KARTANEWS.COM, BERAU</b></span><span style="font-size: 17px;" ;=""> – Satu rumah warga di kawasan padat penduduk Jalan Dermaga, Gang Mawar Putih RT 6, dilahap api pada Selasa (21/4/2026) sore. </span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Kabarnya kebakaran itu terjadi sekira pukul 15.50 WITA. Mengingat mayoritas bangunan di lokasi tersebut berbahan kayu, api sempat membesar dengan cepat dan memicu kepanikan warga sekitar.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">​Kepala Seksi Operasional Komunikasi, Pemadaman dan Investigasi Disdamkar Berau, Askar Husairi, mengungkapkan bahwa penanganan kali ini adalah </span><span style="font-size: 17px;" ;=""><i>response time</i></span><span style="font-size: 17px;" ;=""> atau waktu tanggap yang sangat cepat.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">​"Alhamdulillah, respons tim kita hanya 7 menit sudah sampai di lokasi. Ini jauh lebih cepat dari standar operasional kami yang biasanya 15 menit," ujar Askar di lokasi kejadian.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Askar menjelaskan bahwa kecepatan petugas sangat krusial dalam menghadapi karakteristik bangunan kayu. Tanpa penyekat api yang memadai, sebuah rumah kayu bisa ludes rata dengan tanah hanya dalam hitungan menit.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">​"Kalau rumah kayu itu 3 sampai 10 menit sudah habis. Tiga menit saja api sudah besar, apalagi tidak ada penyekat," jelasnya.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">​Dalam operasi pemadaman kali ini, sebanyak 30 personel diterjunkan ke lapangan. Tantangan berat sempat dihadapi tim karena akses menuju titik api yang cukup sulit dijangkau. </span></p>
<p><span style="font-size: 17px;" ;="">Untuk menyiasati hal tersebut, petugas mengerahkan 6 unit armada pemadam guna memastikan suplai air tetap terjaga tanpa putus.</span><br><span style="font-size: 17px;" ;="">​</span><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Berkat upaya blokade api yang dilakukan petugas, si jago merah berhasil dilokalisir sehingga tidak merembet ke bangunan lain di sekitarnya. </span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Berdasarkan keterangan awal, tercatat satu unit bangunan yang diduga merupakan rumah kontrakan hangus terbakar.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">​Hingga saat ini, pihak terkait masih melakukan pendataan lebih lanjut mengenai penyebab pasti kebakaran serta total kerugian materiil yang dialami korban. </span></p>
<p><span style="font-size: 17px;" ;="">Tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa ini, akan tetapi kerugian ditaksi puluhan juta rupiah.(REIN/daa)</span><br><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260421_180218_177.sdocx--></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>​Perangi Handphone, Pungli, dan Narkoba, Rutan Tanjung Redeb Gelar Ikrar Zero HALINAR</title>
<link>https://kartanews.com/perangi-handphone-pungli-dan-narkoba-rutan-tanjung-redeb-gelar-ikrar-zero-halinar</link>
<guid>https://kartanews.com/perangi-handphone-pungli-dan-narkoba-rutan-tanjung-redeb-gelar-ikrar-zero-halinar</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202604/image_870x580_69e5db7bb619a.jpg" length="109793" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 20 Apr 2026 15:55:44 +0800</pubDate>
<dc:creator>Jurnalis Karta News</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 17px;" ;=""><b>KARTANEWS.COM, BERAU</b></span><span style="font-size: 17px;" ;=""> – Rutan Kelas IIB Tanjung Redeb menunjukkan komitmen serius dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dan berintegritas. </span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Seluruh jajaran pegawai Rutan Tanjung Redeb melaksanakan kegiatan Ikrar Zero HALINAR (Handphone, Pungli, dan Narkoba) bertempat di halaman kantor Rutan.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">​Kegiatan ini merupakan langkah menindaklanjuti instruksi resmi dari Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Timur dan Utara. </span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Fokus utamanya adalah memperkuat pengawasan serta memastikan tidak ada celah bagi pelanggaran hukum di dalam Unit Pelaksana Teknis (UPT).</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">​Pelaksanaan ikrar dipimpin langsung oleh Kepala Rutan Kelas IIB Tanjung Redeb, Rian Permana. Dalam suasana yang khidmat, seluruh pejabat struktural dan staf membacakan poin-poin janji untuk:</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Menolak penggunaan dan peredaran Handphone secara ilegal, memberantas segala bentuk Pungutan Liar (Pungli) dalam pelayanan, memastikan lingkungan rutan bersih dari penyalahgunaan dan peredaran Narkoba.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">​Dalam arahannya, Rian Permana menegaskan bahwa integritas adalah harga mati bagi setiap petugas pemasyarakatan. Ia meminta seluruh jajaran tidak hanya sekadar mengucap janji, tetapi mengimplementasikannya dalam tugas sehari-hari.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">​"Sebagai petugas pemasyarakatan, kita wajib berperan aktif dalam mewujudkan Zero HALINAR. Jaga integritas dan tanggung jawab agar instansi kita tetap bersih dan profesional," ujar Rian, senin (20/04/2026).</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">​Selain sebagai upaya pemberantasan pelanggaran, kegiatan ini merupakan bagian dari akselerasi Reformasi Birokrasi. Rutan Tanjung Redeb terus berupaya membangun Zona Integritas demi mencapai predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM).</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">​Dengan adanya ikrar ini, diharapkan pengawasan internal akan semakin ketat dan kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan di Rutan Kelas IIB Tanjung Redeb semakin meningkat.(REIN/daa)</span><br><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260420_155240_066.sdocx--></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Jelang Aksi 21 April, Pemprov Kaltim Perketat Penjagaan Objek Vital di Samarinda</title>
<link>https://kartanews.com/jelang-aksi-21-april-pemprov-kaltim-perketat-penjagaan-objek-vital-di-samarinda</link>
<guid>https://kartanews.com/jelang-aksi-21-april-pemprov-kaltim-perketat-penjagaan-objek-vital-di-samarinda</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202604/image_870x580_69e5c8aeeb6d7.jpg" length="106635" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 20 Apr 2026 14:36:09 +0800</pubDate>
<dc:creator>Jurnalis Karta News</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 17px;" ;=""><b>KARTANEWS.COM, SAMARINDA</b></span><span style="font-size: 17px;" ;=""> – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) mulai memperketat penjagaan di sejumlah titik vital di Samarinda menjelang rencana aksi unjuk rasa yang akan digelar oleh Aliansi Perjuangan Masyarakat Kalimantan Timur pada Selasa, 21 April 2026.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">​Langkah ini diambil guna memastikan stabilitas keamanan dan mencegah terjadinya kerusakan fasilitas negara seperti pada aksi-aksi sebelumnya. Fokus utama penguatan terlihat pada area pagar utama Kantor Gubernur Kaltim.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">​Kepala Bidang Ketenteraman dan Ketertiban Umum (Trantibum) Satpol PP Kaltim, Edwin Noviansyah Rahim, mengungkapkan bahwa pihaknya melakukan modifikasi fisik pada pagar kantor untuk meningkatkan ketahanan.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">​"Tiang besi hampir dua meter kita sambung ke pondasi pagar utama, jadi lebih kuat dan tidak mudah didorong atau dirusak," ujar Edwin saat menjelaskan teknis pengamanan.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">​Selain penguatan fisik, Satpol PP Kaltim juga telah melakukan koordinasi intensif dengan jajaran Polri melalui simulasi pengamanan. Simulasi ini menitikberatkan pada manajemen arus lalu lintas dan pengendalian massa.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">​"Dalam rangka simulasi persiapan untuk tanggal 21 April 2026, berkaitan dengan unjuk rasa penyampaian aspirasi dari Aliansi Perjuangan Masyarakat Kalimantan Timur," kata Edwin.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">​Ia menambahkan, petugas di lapangan telah memetakan area mana saja yang berpotensi mengalami kemacetan total akibat konsentrasi massa. Namun, Edwin menegaskan bahwa hingga saat ini penggunaan alat penghalau massa berat belum dipersiapkan.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">​"Kita simulasi bersama Polri untuk menentukan titik-titik yang berpotensi terjadi kemacetan dan potensi lain di luar kendali. Tapi untuk penggunaan </span><span style="font-size: 17px;" ;=""><i>water cannon</i></span><span style="font-size: 17px;" ;="">, itu belum," sambungnya.</span><br><span style="font-size: 22px;" ;=""><b>​</b></span><br><span style="font-size: 17px;" ;="">​Keamanan di Gedung DPRD Kaltim juga tak luput dari perhatian. Personel gabungan dari Satpol PP, TNI, dan Polri telah dibagi untuk berjaga di beberapa titik strategis guna memastikan seluruh objek vital tetap kondusif.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">​"Ada penjagaan juga di DPRD Kaltim. Kita bagi personel bersama TNI dan Polri," tegasnya.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">​Di akhir keterangannya, Edwin mengimbau agar para peserta aksi nantinya tetap mengedepankan ketertiban dan menjaga kondusivitas kota Samarinda selama menyampaikan aspirasi.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">​"Harapannya tentu aksi bisa berjalan tertib, aman, dan tidak mengganggu ketertiban umum," pungkasnya.(REIN/daa)</span><br><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260420_143114_868.sdocx--></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kantor PT Tumbun Surya di Gunung Tabur Ludes Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik</title>
<link>https://kartanews.com/kantor-pt-tumbun-surya-di-gunung-tabur-ludes-terbakar-diduga-akibat-korsleting-listrik</link>
<guid>https://kartanews.com/kantor-pt-tumbun-surya-di-gunung-tabur-ludes-terbakar-diduga-akibat-korsleting-listrik</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202604/image_870x580_69e31841bee76.jpg" length="55872" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 18 Apr 2026 13:37:19 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 17px;" ;=""><strong>KARTANEWS.COM, BERAU</strong> - Sebuah Kantor di Jalan HARM Ayoeb, Kecamatan Gunung Tabur, Kabupaten Berau, dilalap api pada Sabtu (18/4/2026) sekitar pukul 03.50 WITA.</span><br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Berdasarkan Laporan Disdamkarmat Berau, bangunan kantor tersebut merupakan milik PT Tumbun Surya yang pemiliknya bernama Bambang.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Sementara itu, berdasarkan keterangan Damkar Berau, pihaknya memperoleh laporan dari masyarakat sekira pukul 04.50 dan berhasil memadamkan Api pada pukul 04.25 wita.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">"Api pertama kali diketahui oleh penjaga kantor. Selanjutnya dilaporkan ke Mako Induk 04.05 wita Disdamkar, Petugas tiba di lokasi dan langsung melakukan pemadaman," tulis keterangan Damkar.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Sementara itu, unit yang diturunkan dalam proses pemadaman kali ini berjumlah 6 unit, antara lain, </span><span style="font-size: 17px;" ;="">unit 8000 L, unit Dalkarhutla 5000 L, unit Dalkarhutla 5000, unit  peralatan, unit Dalkarhutla 5000 L teluk bayur, unit water suplay 5000 L gunung tabur. Sedangkan jumlah personil yang terlibat aktif dilapangan dibagi menjadi 4 regu. </span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Alhasil dugaan sementara dari pihak damkar, kebakaran di kantor tersebut disebabkan konsleting listrik yang berasal dari plafon. Sebab saat proses pamadaman terlihat jalur api awalnya dari palfon.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">"Dugaan Sementara, konsleting listrik.</span><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Keterangan Tambahan, api berasal dari atas plafon kamar tengah kantor PT Tumbu Surya," pungkasnya.(REIN/daa)</span><br><br><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260418_133328_632.sdocx--></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Bikin Keributan di Bandara, Ayah dan Anak Asal Belanda Dideportasi Imigrasi Balikpapan</title>
<link>https://kartanews.com/bikin-keributan-di-bandara-ayah-dan-anak-asal-belanda-dideportasi-imigrasi-balikpapan</link>
<guid>https://kartanews.com/bikin-keributan-di-bandara-ayah-dan-anak-asal-belanda-dideportasi-imigrasi-balikpapan</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202604/image_870x580_69e0760ac3b8f.jpg" length="80916" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 16 Apr 2026 13:41:22 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 17px;" ;=""><span ;=""><b>KARTANEWS.COM, BALIKPAPAN</b></span></span><span style="font-size: 17px;" ;=""> — Kantor Imigrasi Kelas I TPI Balikpapan mengambil tindakan tegas dengan mendeportasi dua Warga Negara Asing (WNA) asal Belanda, Rabu (15/4/2026). Langkah ini diambil sebagai bagian dari penegakan hukum keimigrasian dan menjaga ketertiban di wilayah publik.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">​Kedua WNA tersebut berinisial JGS (55) dan anaknya, RDS (24). Mereka dipulangkan ke negara asalnya setelah sebelumnya sempat diamankan pihak berwenang akibat mengganggu ketertiban umum.</span><br><span style="font-size: 22px;" ;=""><b><b>​</b></b></span><br><span style="font-size: 17px;" ;="">​Kepala Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian Kantor Imigrasi Balikpapan, Doni Purwokohadi Sandra Dewa, menjelaskan bahwa pendeportasian ini bermula dari insiden keributan yang dipicu oleh salah satu dari mereka di area bandara.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">​“Kami dari Kantor Imigrasi Kelas I TPI Balikpapan melakukan pendeportasian terhadap warga negara Belanda yang sebelumnya diamankan karena membuat keributan di bandara,” ungkap Doni menukil dari katakaltim.</span><br><span style="font-size: 22px;" ;=""><b>​</b></span><br><span style="font-size: 17px;" ;="">​Sebelum proses deportasi dilakukan, pihak Imigrasi memastikan kondisi kesehatan yang bersangkutan dalam keadaan baik. Mengingat sempat adanya indikasi gangguan psikologis saat kejadian, petugas telah melakukan konsultasi medis secara intensif.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">​Doni menyebutkan bahwa yang bersangkutan telah menjalani pemeriksaan dan pengobatan oleh ahli kejiwaan di rumah sakit setempat hingga dinyatakan layak untuk melakukan perjalanan udara.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">​“Saat ini kondisinya sudah dinyatakan stabil oleh dokter setelah kami lakukan konsultasi intensif dan pengobatan ke ahli kejiwaan di rumah sakit. Obat yang diberikan juga sesuai," jelasnya.</span></p>
<p><span style="font-size: 17px;" ;="">"Setelah kondisi stabil, baru kami lakukan proses pendeportasian sesuai ketentuan yang berlaku,” tambahnya.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">​Berdasarkan data keimigrasian, JGS dan RDS diketahui telah berada di Balikpapan selama kurang lebih dua minggu. Kedatangan ayah dan anak ini awalnya bertujuan untuk melakukan kunjungan wisata bersama keluarga.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">​Akan tetapi, akibat insiden yang mengganggu kenyamanan publik tersebut, pihak Imigrasi Balikpapan memberikan sanksi administratif berupa pendeportasian dan memasukkan nama mereka ke dalam daftar tangkal (cegah-tangkal) sesuai dengan regulasi yang berlaku di Indonesia. (REIN/daa)</span><br><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260416_133818_302.sdocx--></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pimpin SMSI Berau, Dedy Warseto Targetkan Akselerasi Verifikasi Dewan Pers</title>
<link>https://kartanews.com/pimpin-smsi-berau-dedy-warseto-targetkan-akselerasi-verifikasi-dewan-pers</link>
<guid>https://kartanews.com/pimpin-smsi-berau-dedy-warseto-targetkan-akselerasi-verifikasi-dewan-pers</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202604/image_870x580_69dd9e4ea6553.jpg" length="128845" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 14 Apr 2026 09:56:04 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 17px;" ;=""><b>KARTANEWS.COM, BERAU</b></span><span style="font-size: 17px;" ;=""> – Kepemimpinan Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Berau resmi berganti. Melalui forum Musyawarah yang digelar pada Sabtu (10/4/2026) di Cafe 86, Tanjung Redeb, Dedy Warseto terpilih untuk menakhodai organisasi perusahaan media siber tersebut.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">​Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Ketua SMSI Kalimantan Timur, Wiwid Mahendra Wijaya beserta jajaran pengurus provinsi. Dalam arahanya, Wiwid menekankan agar ketua terpilih selaku formatur segera bergerak cepat menyusun struktur kepengurusan untuk masa bakti 2026-2029.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">​"Proses musyawarah sudah selesai dan kita telah memiliki ketua terpilih. Sekarang tinggal bagaimana formatur menyusun komposisi kepengurusan dalam waktu sesingkat-singkatnya," ujarnya.</span> <br><br><span style="font-size: 22px;" ;=""><b>​</b></span><b><span style="font-size: 16px;" ;="">Fokus pada Verifikasi Dewan Pers</span></b></p>
<p><span style="font-size: 17px;" ;="">​Langkah cepat ini diperlukan agar pelayanan terhadap anggota tidak terhambat, terutama terkait proses administrasi ke Dewan Pers. </span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Wiwid menjelaskan bahwa SMSI berkomitmen membantu media anggotanya dalam mengidentifikasi kendala verifikasi, baik secara administratif maupun faktual.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">​"Salah satu syarat verifikasi di Dewan Pers adalah media harus tergabung dalam asosiasi yang merupakan konstituen Dewan Pers. Kami menyarankan agar media siber saling bertukar pengalaman dengan perusahaan media yang sudah lebih dulu lolos verifikasi," tambahnya.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">​Selain itu, ia berpesan agar pengurus baru melanjutkan program positif dari periode sebelumnya, melakukan pendataan anggota, serta aktif mengadakan pelatihan manajerial perusahaan media.</span> <br><br><span style="font-size: 22px;" ;=""><b>​</b></span><b><span style="font-size: 17px;" ;="">Perkuat Solidaritas dan Profesionalisme</span></b> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">​Wiwid juga mengajak media siber di Berau yang belum berorganisasi untuk segera bergabung dengan asosiasi media, baik itu SMSI, JMSI, AMSI, maupun SPS. </span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">"Dengan bergabung asosiasi, jika ada permasalahan hukum atau kendala lain, ada wadah yang bisa membantu," tegasnya.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">​Sementara itu, Ketua Terpilih SMSI Berau, Dedy Warseto, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Ia berkomitmen untuk segera merampungkan susunan pengurus dan merancang program kerja strategis.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">​"Terima kasih atas amanahnya. Fokus awal saya adalah merampungkan kepengurusan, kemudian kita susun program kerja ke depan," katanya.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">​Ia berharap SMSI Berau dapat menjadi mitra strategis bagi seluruh perusahaan media di Bumi Batiwakkal serta mendorong peningkatan profesionalisme dalam pengelolaan manajemen media siber.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">​"Target kita adalah membantu rekan-rekan media di Berau melengkapi persyaratan Dewan Pers secara bertahap, mengikuti jejak media lain yang sudah lebih dulu tersertifikasi," pungkasnya. (REIN/daa)</span><br><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260414_095049_696.sdocx--></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Diduga Korsleting Listrik, Satu Rumah di Sambaliung Berau Terbakar</title>
<link>https://kartanews.com/diduga-korsleting-listrik-satu-rumah-di-sambaliung-berau-terbakar</link>
<guid>https://kartanews.com/diduga-korsleting-listrik-satu-rumah-di-sambaliung-berau-terbakar</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202604/image_870x580_69d877300c570.jpg" length="148922" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 10 Apr 2026 12:09:19 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 17px;" ;=""><strong>KARTANEWS.COM, BERAU</strong> -  Kebakaran terjadi di Jalan Raja Alam I Kecamatan Sambaliung, Kabupaten Berau. Menurut keterangan warga yang menjadi saksi mata di tempat kejadian, api mulai berkobar sekitar pukul 08.00 WITA. </span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">"Pagi jam setengah delapan sudah muncul api," kata warga yang menjadi saksi mata.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Sementara itu, Kabid Pemadam Disdamkarmat Berau, Nofian Hidayat, menyampaikan pihaknya menerima laporan sekitar pukul 8 pagi dan langsung bergegas menuju lokasi kejadian.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">"Kami menerima laporan itu jam 8, lalu menuju lokasi bersama personil," ucapnya kepada Kartanews, Jumat (10/04/2026).</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Ia mengatakan dari kejadian tersebut, satu rumah warga yang terdiri dari dua pintu menjadi korban. Selain itu, proses pamadaman api memakan waktu kurang lebih satu jam. Untungnya, api tidak sempat menghanguskan total rumah tersebut.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">"Kurang lebih satu jam, api bisa diatasi," ucapnya.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Dirinya melanjutkan dalam proses pemadaman, satu orang anak nyaris menjadi korban dari kebakaran tersebut akibat terjebak didalam kamar, beruntungnya Damkar berhasil menyelamatkan.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">"Tadi nyaris ada korban anak, namun kami berhasil menyelamatkan</span><span style="font-size: 17px;" ;=""> dan mengalami luka kecil saja," ungkapnya.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Dari kejadian itu, dugaan sementara penyebab kebakaran adalah konsleting arus listrik, sebab pihak Damkar melihat titik awal berasal dari plafon kamar. </span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Sedangkan kerugian yang dialami ditaksir mencapai ratusan juta rupiah, pasalnya rumah warga tersebut merupakan toko yang menjual berang-barang. (REIN/daa)</span><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260410_120451_092.sdocx--></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Heboh! Warga Gunung Tabur Berau Temukan Mayat Pria 41 Tahun Terkunci di Dalam Kamar</title>
<link>https://kartanews.com/heboh-warga-gunung-tabur-berau-temukan-mayat-pria-41-tahun-terkunci-di-dalam-kamar</link>
<guid>https://kartanews.com/heboh-warga-gunung-tabur-berau-temukan-mayat-pria-41-tahun-terkunci-di-dalam-kamar</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202604/image_870x580_69d5c3fd6cac2.jpg" length="102515" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 08 Apr 2026 11:00:14 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 17px;" ;=""><strong>KARTANEWS.COM, BERAU</strong> - Seorang laki-laki berinisial NW (41) di </span><span style="font-size: 17px;" ;="">Jl. Pangeran Gang sepakat RT 05 Kec. </span><span style="font-size: 17px;" ;="">Gunung Tabur, Kabupaten Berau, ditemukan warga dalam keadaan meninggal dunia.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Menurut keterangan Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Berau, pihaknya mendapat laporan dari masyarakat pada pukul 20.00 WITA, kemudian langsung menuju tempat penemuan.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">"Pukul 20.00 WITA kami terima laporan kemudian langsung ke lokasi" tulis keterangan resmi Disdamkarmat Berau pada Selasa (7/4/2026).</span><br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Dijelaskan kronologi sebelum penemuan mayat tersebut. Dimana p</span><span style="font-size: 17px;" ;="">ada tanggal 1 April 2026, korban meminta obat asam urat kepada saudara korban. </span><span style="font-size: 17px;" ;="">Setelah itu, tidak ada komunikasi lanjutan bersama korban dan kabarnya pun tidak terdengar hingga tanggal 7 April 2026.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Khawatir karna hilang </span><span style="font-size: 17px;" ;="">kabar, saudara korban berinisiatif mengunjungi rumah korban pada pukul 19.25 WITA dan mendapati bau busuk dari dalam kamar korban. </span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">"Ditemukan mayat sudah dalam keadaan membusuk dan melaporkan kepada tetangga terdekat," lanjut keterangan tersebut.</span><br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">"Tim gabungan serta masyarakat setempat kemudian mengevakuasi mayat dan membawa ke mobil jenazah," pungkasnya.</span></p>
<p><span style="font-size: 17px;" ;="">Kemudian mayat dibawa ke RSUD Abdul Rivai untuk mengetahui penyebab kematiannya. (Rein/daa)</span><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260408_105515_323.sdocx--></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Polda Kaltim Terima Hibah Jumbo, Irjen Pol Endar: Hukum Tetap Tegak, Tak Bisa Diintervensi!</title>
<link>https://kartanews.com/polda-kaltim-terima-hibah-jumbo-irjen-pol-endar-hukum-tetap-tegak-tak-bisa-diintervensi</link>
<guid>https://kartanews.com/polda-kaltim-terima-hibah-jumbo-irjen-pol-endar-hukum-tetap-tegak-tak-bisa-diintervensi</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202604/image_870x580_69d4c8ea2ff2c.jpg" length="71684" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 07 Apr 2026 17:06:40 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 17px;" ;=""><b>KARTANEWS.COM, BALIKPAPAN</b></span><span style="font-size: 17px;" ;=""> – Sorotan publik terkait penerimaan dana hibah jumbo dari sejumlah pemerintah kabupaten dan kota dalam APBD 2025 kepada Polda Kaltim akhirnya dijawab langsung oleh orang nomor satu di kepolisian daerah tersebut.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">​Kapolda Kaltim, Irjen Pol Endar Priantoro, memberikan klarifikasi tegas guna menepis spekulasi miring mengenai adanya potensi intervensi atau "pengamanan" kasus hukum akibat aliran dana hibah tersebut.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">​Dalam keterangannya, Irjen Pol Endar menegaskan bahwa seluruh proses penerimaan hibah telah melalui prosedur yang ketat dan memiliki dasar hukum yang kuat.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">​"Hibah daerah ini ada aturannya, resmi. Penggunaannya jelas dan sudah dibahas secara mendalam di DPRD mengenai kepantasan serta urgensinya," ujar Irjen Pol Endar, sebagaimana dikutip dari </span><span style="font-size: 17px;" ;=""><i>Katakaltim</i></span><span style="font-size: 17px;" ;="">, Selasa (7/4/2026).</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">​Menurut Kapolda, mekanisme pertanggungjawaban dana tersebut juga telah mengikuti aturan pengadaan barang dan jasa yang berlaku secara nasional. </span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Selain itu, transparansi penggunaannya dipastikan terjaga karena diawasi langsung oleh lembaga auditor negara.</span><br><span style="font-size: 17px;" ;="">​"Pengawasannya jelas ada BPK dan BPKP. Mereka mengawasi seluruh pelaksanaan dan pertanggungjawabannya," tambahnya.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">​</span><span style="font-size: 17px;" ;=""><b>Tegaskan Independensi Penegakan Hukum</b></span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">​Salah satu poin krusial yang ditegaskan oleh Irjen Pol Endar adalah mengenai independensi Polri dalam menjalankan tugas penegakan hukum. </span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Ia memastikan bahwa dana hibah tidak sedikitpun memengaruhi sikap kepolisian dalam menindak pelaku kejahatan, termasuk tindak pidana korupsi.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">​Sebagai bukti konkret, Kapolda mencontohkan penanganan kasus korupsi yang terjadi di Kutai Timur. Meskipun Pemerintah Kabupaten Kutai Timur tercatat memberikan hibah, hal itu tidak membuat proses hukum menjadi tumpul.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">​"Tidak ada istilah hibah diberikan untuk mengamankan atau mengondisikan kasus hukum. Di Kutai Timur pun ada kasus korupsi yang tetap kami proses, meski kami menerima hibah dari sana. Penegakan hukum kami tetap tegas, tidak ada urusan dengan hibah," tegas Kapolda.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">​Menutup pernyataannya, Irjen Pol Endar memastikan bahwa Polda Kaltim akan tetap memegang teguh integritas dalam menjalankan roda organisasi selama koridor aturan yang berlaku dipenuhi dan diawasi dengan transparan. </span><br><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260407_170341_897.sdocx--></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Niat Berenang Berujung Duka, Bocah 10 Tahun Hilang Terseret Arus di Pantai Ulingan Berau</title>
<link>https://kartanews.com/niat-berenang-berujung-duka-bocah-10-tahun-hilang-terseret-arus-di-pantai-ulingan-berau</link>
<guid>https://kartanews.com/niat-berenang-berujung-duka-bocah-10-tahun-hilang-terseret-arus-di-pantai-ulingan-berau</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202604/image_870x580_69d24490109b5.jpg" length="76307" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 05 Apr 2026 19:19:21 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 17px;" ;=""><strong>KARTANEWS.COM, BERAU</strong> - Seorang bocah Laki-laki bernama Rahmat, berusia 10 tahun, dilaporkan hilang karena terseret ombak di Pantai Ulingan, Pulau Derawan, Kalimantan Timur pada Minggu (05/04/2026) sekitar pukul 14.30 wita. </span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Berdasarkan keterangan, korban sendiri berasal dari Kampung sekatak, Tanjung Selor, Kalimantan Utara, yang diketahui sedang berkunjung ke tempat keluarganya di Kampung Kasai.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Kapolsek Pulau Derawan, AKP Iwan Purwanto menyampaikan berdasarkan keterangan saksi ditempat kejadian, yakni Muhammad Ariandi mengatakan, korban hendak</span><span style="font-size: 17px;" ;=""> menuju laut untuk berenang bersama kedua rekannya, yaitu </span><span style="font-size: 17px;" ;="">Anisa dan Muhammad Fakhrul.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Saksi sempat melarang korban agar tidak berenang, akan tetapi ketiganya tak mengindahkan larangan tersebut, dan terus berjalan menuju ke laut.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">"Sempat ditegur oleh saksi agar jangan berenang sebab airnya dalam, tetapi korban tak peduli," ujarnya.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Saksi melanjutkan, saat menghampiri korban yang asyik berenang, korban tiba-tiba ingin ke tempat yang lebih dalam. Melihat hal itu, saksi pun kembali menegur agar korban tidak berenang ke tempat yang lebih jauh.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">"Aku pandai berenang," ujar korban kepada saksi.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Hingga akhirnya malapetaka pun tak dapat dihindari, korban tenggelam bersama </span><span style="font-size: 17px;" ;="">Muhamad Fakrul, namun saksi sempat menarik tangan Muhamad Fakrul, akan tetapi Rahmat tak sempat tertolong.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">"Korban sudah tidak kelihatan di dalam air atau sudah tenggelam kemudian," jelasnya.</span><br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Hingga kini pencarian terus dilakukan oleh pihak tekait, serta dibantu oleh warga setempat. (REIN/daa**)</span><br><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260405_191450_411.sdocx--> </p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kembalikan Hutan Konservasi Bukit Suharto, OIKN Tutup Warung Tahu Sumedang di KM 50 Samboja</title>
<link>https://kartanews.com/kembalikan-hutan-konservasi-bukit-suharto-oikn-tutup-warung-tahu-sumedang-di-km-50-samboja</link>
<guid>https://kartanews.com/kembalikan-hutan-konservasi-bukit-suharto-oikn-tutup-warung-tahu-sumedang-di-km-50-samboja</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202604/image_870x580_69d1d0872548b.jpg" length="124024" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 05 Apr 2026 11:02:19 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p>​<span ;="" style="font-size: 17px;"><b>KARTANEWS.COM</b></span><span ;="" style="font-size: 17px;">, <strong>KUKAR</strong></span><span ;="" style="font-size: 17px;"><b> - </b></span><span ;="" style="font-size: 17px;"> Kawasan strategis di Jalan Poros Balikpapan-Samarinda Kilometer 50, Kecamatan Samboja Barat, Kabupaten Kutai Kartanegara, kini mengalami penataan.</span></p>
<p><span style="font-size: 17px;" ;="">Salah satu ikon kuliner di jalur tersebut, Warung Tahu Sumedang, resmi berhenti beroperasi sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pemulihan kawasan hutan konservasi.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">​Penutupan ini dilakukan secara sukarela oleh pemilik usaha setelah melalui serangkaian komunikasi intensif dengan Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN). </span></p>
<p><span style="font-size: 17px;" ;="">Langkah ini diambil untuk mendukung fungsi ekologis kawasan yang berada di area Hutan Konservasi Bukit Soeharto tersebut.</span><br><span style="font-size: 17px;" ;="">​</span><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Staf Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Komunikasi Publik/Juru Bicara Otorita IKN, Troy Pantouw, menyampaikan apresiasinya atas keputusan pemilik usaha tersebut. </span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Menurutnya, kesediaan pelaku usaha untuk menutup dan memagari lokasi usahanya merupakan bukti nyata itikad baik dalam menjaga lingkungan.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">​"Otorita IKN menyambut baik langkah yang ditempuh oleh pemilik Rumah Makan Tahu Sumedang untuk menutup dan memasang pagar pada lokasi usahanya secara sukarela setelah melakukan diskusi bersama kami," ujar Troy dalam keterangannya, Kamis (3/04/2026)</span><br><span style="font-size: 17px;" ;="">​</span><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Troy menegaskan bahwa kawasan Kilometer 50 memiliki peran ekologis yang sangat vital bagi keberlangsungan lingkungan dan masyarakat di sekitarnya dalam jangka panjang. </span></p>
<p><span style="font-size: 17px;" ;="">Oleh karena itu, kawasan tersebut harus dilindungi dan dipulihkan fungsinya sebagai hutan konservasi.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">​"Langkah ini merupakan wujud nyata kesadaran dan itikad baik pelaku usaha dalam mendukung upaya pemulihan fungsi kawasan Hutan Konservasi Bukit Soeharto," tambahnya.</span><br><span style="font-size: 17px;" ;="">​</span><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Ke depan, pihak Otorita IKN memastikan akan terus melakukan pengawasan ketat terhadap seluruh aktivitas di kawasan yang masuk dalam wilayah IKN. </span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Hal ini dilakukan guna memastikan bahwa penggunaan lahan tetap sesuai dengan peruntukan dan regulasi yang berlaku demi menjaga keseimbangan ekosistem di sekitar ibu kota baru.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">​"Kami akan terus mengawal dan memastikan seluruh aktivitas di kawasan IKN sesuai dengan peruntukan dan ketentuan yang berlaku," pungkasnya. (REIN/daa*)</span></p>
<!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260405_105805_977.sdocx-->]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Harga Emas Antam di Pegadaian Anjlok Rp67.000 per Gram, Ini Daftar Lengkapnya!</title>
<link>https://kartanews.com/harga-emas-antam-di-pegadaian-anjlok-rp67000-per-gram-ini-daftar-lengkapnya</link>
<guid>https://kartanews.com/harga-emas-antam-di-pegadaian-anjlok-rp67000-per-gram-ini-daftar-lengkapnya</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202604/image_870x580_69d0b83cf0c95.jpg" length="65593" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 04 Apr 2026 15:06:42 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><b>KARTANEWS.COM, INDONESIA </b>— Kabar mengejutkan datang dari instrumen investasi logam mulia. Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) di Pegadaian terpantau mengalami penurunan tajam pada perdagangan hari ini, Sabtu (4/4/2026).</p>
<p dir="ltr">​Dibandingkan dengan harga pada hari sebelumnya, emas Antam mencatatkan koreksi sebesar <b>Rp67.000 per gram</b>. Penurunan signifikan ini membawa harga jual emas Antam ukuran 1 gram ke level <b>Rp2.972.000</b>, sementara harga beli kembali<em> (buyback) </em>kini berada di angka <b>Rp2.690.000</b>.</p>
<h3 dir="ltr">​Rincian Harga Emas Antam Berbagai Ukuran</h3>
<p dir="ltr">​Berdasarkan data terbaru dari laman resmi Pegadaian, Sabtu (4/4/2026), berikut adalah rincian harga jual dan <i>buyback</i> untuk berbagai ukuran kepingan emas:</p>
<p dir="ltr">​<b>Kepingan Kecil dan Menengah:</b></p>
<ul>
<li dir="ltr">​<b>0,5 gram:</b> Jual Rp1.539.000 | Buyback Rp1.345.000</li>
<li dir="ltr">​<b>2 gram:</b> Jual Rp5.881.000 | Buyback Rp5.380.000</li>
<li dir="ltr">​<b>5 gram:</b> Jual Rp14.623.000 | Buyback Rp13.450.000</li>
<li dir="ltr">​<b>10 gram:</b> Jual Rp29.188.000 | Buyback Rp26.901.000</li>
</ul>
<p dir="ltr">​<b>Kepingan Besar:</b></p>
<p dir="ltr">Untuk investor yang mengincar ukuran lebih besar, pergerakan harga juga terpantau sejalan. Emas ukuran <b>50 gram</b> dibanderol seharga <b>Rp145.595.000</b> dengan nilai <i>buyback</i> Rp133.846.000. Sedangkan untuk ukuran <b>100 gram</b>, harga jual menyentuh <b>Rp291.109.000</b> dengan <i>buyback</i> di level Rp267.692.000.</p>
<h3 dir="ltr">​Ketersediaan Stok</h3>
<p dir="ltr">​Meskipun harga sedang mengalami koreksi, masyarakat perlu memerhatikan ketersediaan stok di masing-masing gerai. Berdasarkan pantauan di Galeri Pegadaian hari ini, emas Antam ukuran <b>1.000 gram (1 kilogram)</b> dilaporkan masih belum tersedia untuk sementara waktu.</p>
<p dir="ltr">​Penurunan harga yang cukup dalam ini bisa menjadi peluang bagi investor yang ingin melakukan akumulasi aset atau <i>dollar cost averaging</i> di tengah fluktuasi pasar global. Namun, para pelaku pasar disarankan untuk terus memantau pergerakan harga secara berkala sebelum mengambil keputusan investasi. (Rein/daa*)</p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>PLN UIP KLT dan Kantah Berau Rampungkan Pemetaan Jalur SUTT Tanjung Redeb – Talisayan</title>
<link>https://kartanews.com/pln-uip-klt-dan-kantah-berau-rampungkan-pemetaan-jalur-sutt-tanjung-redeb-talisayan</link>
<guid>https://kartanews.com/pln-uip-klt-dan-kantah-berau-rampungkan-pemetaan-jalur-sutt-tanjung-redeb-talisayan</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202604/image_870x580_69d0a6538f6c2.jpg" length="151630" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 04 Apr 2026 13:50:58 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 17px;" ;=""><strong>KARTANEWS.COM, BERAU </strong>- </span><span style="font-size: 17px;" ;=""> PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Timur (UIP KLT) terus memperkuat komitmennya dalam menjaga keandalan listrik melalui pengamanan aset negara. </span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Langkah ini diwujudkan melalui kolaborasi strategis dengan Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Berau dalam proses pengukuran dan pemetaan lahan infrastruktur kelistrikan.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">​Kegiatan yang berlangsung sepanjang Februari 2026 ini difokuskan pada lahan tapak tower Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV untuk jalur transmisi Tanjung Redeb – Talisayan.</span><br><span style="font-size: 22px;" ;=""><b>​</b></span><br><span style="font-size: 17px;" ;="">​General Manager PLN UIP KLT, Basuki Widodo, menyampaikan bahwa aspek legalitas merupakan fondasi utama dalam pengelolaan aset kelistrikan yang berkelanjutan. Menurutnya, akurasi data di lapangan sangat krusial agar setiap infrastruktur yang dibangun memiliki dasar hukum yang kuat</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">"Kolaborasi dengan Kantah Berau mempermudah proses sinkronisasi data sekaligus mempercepat penataan administrasi aset di lapangan,” ungkapnya dalam keterangan tertulis.</span><br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Menurutnya, kerja sama lintas instansi ini bukan hal baru, melainkan hubungan yang telah terjalin erat dan terbukti efektif dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur kelistrikan di wilayah Berau. </span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Di lapangan, tim gabungan melakukan pengambilan titik koordinat dan verifikasi batas lahan secara detail sesuai standar pertanahan. Data tersebut nantinya menjadi acuan utama dalam proses sertifikasi serta penguatan administrasi aset negara. </span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Basuki menambahkan, pengamanan aset bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi juga bentuk tanggung jawab PLN dalam menjaga fasilitas publik yang menyangkut hajat hidup orang banyak. </span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">“Melalui kemitraan ini, kami memastikan infrastruktur kelistrikan tetap terlindungi dan dapat beroperasi secara andal untuk mendukung aktivitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah,” tuturnya. </span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Dengan legalitas yang semakin kuat, jalur transmisi listrik Tanjung Redeb – Talisayan diharapkan mampu menjadi tulang punggung pasokan energi, khususnya bagi kawasan pesisir Berau yang terus berkembang. </span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Sinergi antara PLN dan Kantah Berau pun menjadi contoh nyata bahwa kolaborasi antarinstansi dapat mempercepat penataan aset negara secara transparan, akuntabel, dan berkelanjutan. (Rein/daa*)</span><br><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260404_134653_705.sdocx--></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>10 Hari Terombang&#45;ambing di Laut, Nelayan di Bontang Kembali dengan Selamat</title>
<link>https://kartanews.com/10-hari-terombang-ambing-di-laut-nelayan-bontang-bertahan-hidup-dengan-minum-air-asin-dan-ikat-kemudi-pakai-karet</link>
<guid>https://kartanews.com/10-hari-terombang-ambing-di-laut-nelayan-bontang-bertahan-hidup-dengan-minum-air-asin-dan-ikat-kemudi-pakai-karet</guid>
<description><![CDATA[ Penulis: Rein | Editor: Dewi ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202604/image_870x580_69cf60bace8a1.jpg" length="101199" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 03 Apr 2026 14:40:54 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 17px;" ;=""><b>KARTANEWS.COM, BONTANG </b></span><span style="font-size: 17px;" ;="">– Kisah dramatis datang dari seorang nelayan asal Bontang, Saharuddin (39) yang berhasil kembali ke daratan setelah dinyatakan hilang selama 10 hari di lautan. Dengan kondisi fisik yang melemah akibat dehidrasi berat, ia berhasil menyandarkan kapalnya pada Kamis (2/4/2026) sekitar pukul 12.00 WITA.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">​Perjuangan Saharuddin bukan sekadar melawan gelombang, melainkan uji nyali dan kreativitas di tengah situasi genting. Di tengah cuaca buruk, tongkat kemudi kapalnya patah, membuatnya kehilangan kendali. </span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Namun, naluri bertahan hidup membawanya pada solusi darurat. Ia mengikat bagian kemudi yang patah dengan karet agar mesin tetap bisa mengarahkan kapal.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">​“Mesinnya masih hidup, tapi kemudinya patah. Jadi diikat pakai karet supaya tetap bisa jalan,” ungkap Nasriani, istri Saharuddin, menceritakan detik-detik perjuangan suaminya.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Ancaman terbesar bagi Saharuddin bukanlah kelaparan, melainkan habisnya stok air bersih. Dalam kondisi terdesak dan fisik yang semakin terkuras, ia terpaksa meminum air laut (air asin) untuk sekadar membasahi tenggorokan. </span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Keputusan ini, meski membantunya bertahan sesaat, justru membuat kondisi tubuhnya semakin menurun drastis.</span><br><span style="font-size: 17px;" ;=""></span></p>
<p><span style="font-size: 17px;" ;="">​Selama masa hilangnya, Saharuddin sempat terseret arus hingga ke perairan Balikpapan. Ia bahkan sempat mencoba membuntuti kapal lain menuju arah Samarinda dengan harapan segera sampai ke rumah. </span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Namun, kesalahan navigasi membuatnya sempat kembali hanyut sebelum akhirnya benar-benar mencapai daratan Bontang seorang diri.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Pihak keluarga yang sebelumnya telah melapor ke BPBD dan berkoordinasi dengan Tim SAR Balikpapan mengaku sangat bersyukur atas kepulangan Saharuddin. </span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Meski sempat enggan dibawa ke fasilitas medis, keluarga bersikeras agar ia mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">​“Awalnya mau di rumah saja, tapi saya paksa ke rumah sakit karena kondisinya sangat lemas,” tambah Nasriani.</span><br><span style="font-size: 17px;" ;="">​</span><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Hingga saat ini, Saharuddin masih menjalani masa pemulihan akibat dehidrasi dan kelelahan hebat. Ia mengaku masih merasakan sensasi "oleng" khas gelombang laut meski sudah berada di daratan. </span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Kisah ini menjadi pengingat bagi para nelayan akan pentingnya kesiapan alat keselamatan dan cadangan logistik saat melaut, mengingat risiko yang tak terduga di tengah samudera. </span><br><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260403_143801_318.sdocx--></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Akses Krayan Tengah&#45;Timur Terancam Putus, Empat Jembatan Kayu Dilaporkan Rapuh</title>
<link>https://kartanews.com/akses-krayan-tengah-timur-terancam-putus-empat-jembatan-kayu-dilaporkan-rapuh</link>
<guid>https://kartanews.com/akses-krayan-tengah-timur-terancam-putus-empat-jembatan-kayu-dilaporkan-rapuh</guid>
<description><![CDATA[ Penulis : Rein | Editor: Dewi ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202604/image_870x580_69ce0699940f6.jpg" length="124122" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 02 Apr 2026 14:04:30 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 17px;" ;=""><b>KARTANEWS.COM, NUNUKAN </b></span><span style="font-size: 17px;" ;="">– Pemerintah Kecamatan Krayan Tengah melayangkan surat resmi kepada Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Kalimantan Utara guna meminta penanganan darurat terhadap kerusakan jalan dan jembatan di ruas jalan nasional Ba’Liku–Long Umung. </span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Jalur vital ini merupakan penghubung utama antara wilayah Krayan Tengah dan Krayan Timur. Desakan ini muncul menyusul kondisi infrastruktur yang kian memburuk akibat intensitas curah hujan yang tinggi dalam beberapa bulan terakhir di wilayah perbatasan tersebut.</span><br><span style="font-size: 17px;" ;="">​</span><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Camat Krayan Tengah, Marjuni, mengungkapkan bahwa kerusakan telah mencapai tahap yang mengkhawatirkan dan sangat membahayakan keselamatan warga yang melintas.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">​“Kami menyampaikan bahwa dampak curah hujan yang tinggi mengakibatkan kerusakan pada beberapa titik ruas jalan dan jembatan di jalan nasional Ba’Liku–Long Umung,” ujar Marjuni, Rabu (1/4/2026).</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">​Ia merinci bahwa setidaknya terdapat empat titik jembatan berbahan kayu log yang kini dalam kondisi rapuh dan mengalami longsoran di sekitarnya. Kondisi ini membuat akses tersebut menjadi sangat riskan untuk dilalui kendaraan.</span><br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Kerusakan ini tidak hanya berdampak pada arus logistik, tetapi juga mengancam kelancaran pendidikan anak-anak di wilayah Krayan. Jalur Ba’Liku–Long Umung merupakan rute harian bagi para siswa yang menempuh pendidikan di Long Bawan.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">​“Jalan ini setiap hari digunakan masyarakat, termasuk para siswa yang bersekolah di Long Bawan. Kondisi ini tentu sangat mengganggu aktivitas mereka,” ungkapnya.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Marjuni berharap BPJN Kalimantan Utara segera mengambil langkah konkret untuk melakukan perbaikan dan peningkatan kualitas jalan serta jembatan di lokasi tersebut. </span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Mengingat statusnya sebagai jalan nasional, intervensi pemerintah pusat sangat dinantikan demi mobilitas masyarakat perbatasan.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">​“Kami berharap perbaikan dan peningkatan jalan serta jembatan ini dapat segera direalisasikan, mengingat pentingnya akses tersebut bagi mobilitas dan aktivitas masyarakat,” pungkasnya.</span><br><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260402_135925_222.sdocx--></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Gempa M 7,6 Guncang Bitung, BNPB Laporkan Adanya Gelombang Tsunami Kecil</title>
<link>https://kartanews.com/gempa-m-76-guncang-bitung-bnpb-laporkan-adanya-gelombang-tsunami-kecil</link>
<guid>https://kartanews.com/gempa-m-76-guncang-bitung-bnpb-laporkan-adanya-gelombang-tsunami-kecil</guid>
<description><![CDATA[ Penulis : Rein | Editor: Dewi ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202604/image_870x580_69cdfc323d4dc.jpg" length="71206" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 02 Apr 2026 13:20:29 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 17px;" ;=""><b>KARTANEWS.COM, SULUT -</b></span><span style="font-size: 17px;" ;=""> Wilayah Sulawesi Utara diguncang gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 7,6 pada Kamis (2/4/2026) pagi pukul 05.48 WIB. Pusat gempa yang berada di laut tenggara Kota Bitung memicu kepanikan warga hingga ke wilayah Maluku Utara.</span><br><span style="font-size: 17px;" ;="">​</span><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Abdul Muhari menjelaskan bahwa titik episenter gempa berada pada koordinat 1,25 LU dan 126,25 BT dengan kedalaman 62 kilometer.</span><br><span style="font-size: 17px;" ;="">​</span><br><span style="font-size: 17px;" ;="">"Guncangan dirasakan sangat kuat selama 10 hingga 20 detik di Kota Bitung dan sekitarnya. Gempa juga dirasakan kuat di Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara, yang menyebabkan masyarakat panik dan berhamburan keluar rumah," ujar Abdul dalam keterangan resminya dinukil dari Kompas.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">​Selain dampak guncangan, sistem peringatan dini mencatat adanya kenaikan muka air laut atau tsunami dengan intensitas kecil di dua wilayah pesisir </span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Halmahera Barat: Gelombang setinggi 0,3 meter terdeteksi pada pukul 06.08 WIB. Kota Bitung: Gelombang setinggi 0,2 meter terdeteksi pada pukul 06.15 WIB.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">​Menanggapi situasi tersebut, pihak BNPB meminta masyarakat di wilayah terdampak untuk tetap tenang namun tetap waspada terhadap potensi gempa susulan. </span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Abdul Muhari menegaskan agar warga hanya mengikuti arahan dari aparat setempat dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">​"Pemantauan dan pembaruan informasi akan terus dilakukan sesuai perkembangan situasi di lapangan," pungkasnya.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">​Hingga kini, belum ada laporan resmi mengenai kerusakan bangunan maupun korban jiwa akibat peristiwa tersebut. BNPB memastikan akan terus memberikan pembaruan data secara berkala.</span><br><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260402_131715_044.sdocx--></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Infus Bermasalah, Tangan Bayi di RSUD AWS Samarinda Menghitam dan Melepuh</title>
<link>https://kartanews.com/infus-bermasalah-tangan-bayi-di-rsud-aws-samarinda-menghitam-dan-melepuh</link>
<guid>https://kartanews.com/infus-bermasalah-tangan-bayi-di-rsud-aws-samarinda-menghitam-dan-melepuh</guid>
<description><![CDATA[ Penulis : Mursyidah Auni | Editor : Dewi ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202604/image_870x580_69cdeccef3f91.jpg" length="106959" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 02 Apr 2026 12:14:03 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, SAMARINDA</strong> — Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur tengah melakukan pendalaman terhadap dugaan kelalaian medis yang terjadi di RSUD Abdul Wahab Sjahranie (AWS) Samarinda.</p>
<p>Pendalaman kasus dilakukan karena seorang bayi berusia tiga bulan mengalami perubahan warna kulit hingga menghitam pada bagian tangan setelah pemasangan infus.</p>
<p>Kepala Dinkes Kaltim, Jaya Mualimin, menyampaikan pihaknya telah menerima laporan awal insiden tersebut dan saat ini tengah mengumpulkan informasi serta melakukan penelusuran lebih lanjut terkait kronologi kejadian secara utuh.</p>
<p>“Kami sedang menghimpun data dan mendalami kasus ini, yang jelas persoalan ini harus segera diselesaikan oleh pihak rumah sakit,” ujarnya dikutip dari Antara, Kamis (2/3/2026).</p>
<p>Laporan awal diterima dari Tim Reaksi Cepat Perlindungan Perempuan dan Anak yang menyebut bayi tersebut mengalami pembengkakan disertai perubahan warna kulit menjadi kehitaman di area bekas pemasangan infus.</p>
<p>Jaya menegaskan bahwa kejadian ini masuk dalam kategori yang tidak diinginkan dalam layanan kesehatan, sehingga perlu segera ditindaklanjuti melalui evaluasi menyeluruh guna menjaga mutu pelayanan rumah sakit.</p>
<p>“Insiden seperti ini harus menjadi perhatian serius, evaluasi harus dilakukan secara komprehensif agar kualitas pelayanan tetap terjaga dan kejadian serupa tidak terulang,” tegasnya.</p>
<p>Dinkes juga meminta manajemen RSUD AWS untuk segera mengambil langkah konkret, termasuk memanggil pihak keluarga pasien serta menyampaikan kronologi kejadian secara terbuka sebagai bentuk tanggung jawab.</p>
<p>“Rumah sakit harus menjelaskan secara transparan kepada keluarga dan melaporkan secara lengkap kepada kami, langkah ini penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat,” katanya.</p>
<p>Ia menambahkan, penanganan cepat dan tepat sangat diperlukan untuk mencegah dampak lanjutan, termasuk potensi ketidakpuasan masyarakat yang dapat berujung pada proses hukum.</p>
<p>“Mitigasi harus dilakukan secara cepat dan tepat agar tidak berkembang menjadi persoalan yang lebih besar,” ujarnya.</p>
<p>Sesuai pedoman Kementerian Kesehatan, setiap pasien berhak memperoleh pelayanan medis yang mengutamakan keselamatan tanpa menimbulkan risiko yang tidak diinginkan, standar ini menjadi prinsip utama dalam penyelenggaraan layanan kesehatan.</p>
<p>Jaya juga menekankan bahwa mutu pelayanan harus dijaga secara konsisten dengan target utama meminimalkan bahkan meniadakan insiden yang berpotensi membahayakan pasien.</p>
<p>Sementara itu, kasus ini bermula saat bayi tersebut menjalani perawatan akibat muntaber di RSUD AWS Samarinda. Namun saat dilakukan pemasangan ulang infus di tangan kanan, diduga cairan infus tidak masuk ke pembuluh darah sehingga menyebabkan pembengkakan, melepuh, hingga perubahan warna kulit menjadi kehitaman.</p>
<p>Orang tua korban, Rafita, mengungkapkan kondisi anaknya membuat pihak keluarga khawatir, meski dokter sempat menyarankan tindakan lanjutan berupa operasi bedah plastik, keluarga memilih menunda karena mempertimbangkan usia bayi yang masih sangat kecil.</p>
<p>Pihak keluarga berharap rumah sakit dapat bertanggung jawab penuh terhadap kondisi yang dialami anak mereka, serta memastikan pemulihan berjalan optimal.</p>
<p>Dinkes Kaltim mengajak semua pihak, untuk mengawal proses penanganan kasus ini secara objektif dan berdasarkan fakta, guna memastikan penyelesaian yang adil serta peningkatan kualitas layanan kesehatan kedepannya.</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Satgas Pamtas Yonkav 13/SL Amankan Karpet Ilegal di Aji Kuning  Kaltara</title>
<link>https://kartanews.com/satgas-pamtas-yonkav-13sl-amankan-karpet-ilegal-di-aji-kuning-kaltara</link>
<guid>https://kartanews.com/satgas-pamtas-yonkav-13sl-amankan-karpet-ilegal-di-aji-kuning-kaltara</guid>
<description><![CDATA[ Penulis: Rein | Editor: Dewi ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202604/image_870x580_69ccbda8d3daa.jpg" length="108449" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 01 Apr 2026 15:15:42 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12px;" ;=""><span ;=""><b>KARTANEWS.COM, NUNUKAN</b></span></span><span style="font-size: 12px;" ;=""> —  </span><span ;=""></span><span ;="">Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonkav 13/S</span><span ;="">atria Lembuswana (SL) mengamankan Lima </span><span ;="">ball</span><span ;=""> karpet asal Malaysia yang diduga diselundupkan secara ilegal berhasil diamankan di wilayah Aji Kuning, Sebatik Tengah, Jumat (27/3/2026).</span></p>
<p><span ;="">Penangkapan bermula saat tim gabungan melakukan patroli rutin di titik-titik rawan aktivitas ilegal. Tepat pukul 17.50 WITA, petugas mendapati tumpukan barang mencurigakan yang ditinggalkan tanpa pemilik di sekitar patok perbatasan.</span></p>
<p><span ;="">Petugas kemudian langsung mengamankan karpet tersebut dan berkoordinasi dengan Satgas Pamtas Yonkav 13/SL untuk penanganan lebih lanjut.</span> <br><br><span ;="">Barang bukti selanjutnya dibawa ke pos sebelum diserahkan kepada pihak Bea Cukai Nunukan.</span> <br><br><span ;="">Pada malam harinya, seluruh karpet tersebut resmi diserahkan ke Pos Bantu Bea Cukai Sebatik untuk diproses sesuai aturan yang berlaku.</span><br><span ;="">​</span><br><span ;="">Kapendam VI/Mulawarman, Kolonel Inf Gatot Teguh Waluyo, menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan bukti kesiapsiagaan penuh prajurit TNI di garis depan.</span><br><span ;="">​</span><br><span ;="">“Kami tidak memberikan celah bagi tindakan ilegal. Sinergi dengan instansi terkait, termasuk Bea Cukai, terus kami perkuat untuk memastikan perbatasan tetap aman dan tertib,” ujar Kolonel Gatot.</span> <br><br><span ;="">​Pihak TNI juga mengimbau masyarakat agar tidak terlibat dalam kegiatan penyelundupan dan proaktif melaporkan hal-hal mencurigakan demi menjaga stabilitas ekonomi dan keamanan di perbatasan Kalimantan Utara.</span><br><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260401_143805_922.sdocx--></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Arus Balik Lebaran, Mahasiswa Berau Keluhkan Jalan Rusak Menuju Samarinda</title>
<link>https://kartanews.com/arus-balik-lebaran-mahasiswa-berau-keluhkan-jalan-rusak-menuju-samarinda</link>
<guid>https://kartanews.com/arus-balik-lebaran-mahasiswa-berau-keluhkan-jalan-rusak-menuju-samarinda</guid>
<description><![CDATA[ Penulis : Mursyidah Auni | Editor : Dewi ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202603/image_870x580_69ca20712d0ab.jpg" length="99820" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 30 Mar 2026 15:05:16 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, BERAU</strong> — Arus balik Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah mulai terlihat di jalur darat Kalimantan Timur, sejumlah mahasiswa asal Kabupaten Berau kembali menuju Samarinda untuk melanjutkan perkuliahan dengan menempuh perjalanan panjang hingga belasan jam.</p>
<p>Perjalanan darat dengan jarak ratusan kilometer tersebut umumnya memakan waktu sekitar 13 hingga 15 jam.</p>
<p>Durasi ini kerap bertambah akibat kondisi jalan yang belum sepenuhnya memadai di beberapa titik.</p>
<p>Sejumlah ruas jalan dilaporkan mengalami kerusakan, terutama di wilayah Bengalon, Kabupaten Kutai Timur hingga Kelay, Kabupaten Berau. Kondisi aspal yang pecah serta titik longsor menyebabkan arus lalu lintas harus diberlakukan sistem buka tutup.</p>
<p>Melansir dari kompas.com, Muhammad Alfarezi (22), salah satu mahasiswa, memilih menggunakan sepeda motor sebagai moda transportasi demi menekan biaya perjalanan. Ia mengaku harus berangkat sejak dini hari untuk menghindari kepadatan.</p>
<p>“Tadi berangkat subuh dari Berau, kalau lancar biasanya sekitar 13 jam, tapi kalau kondisi jalan ramai atau ada titik rusak, bisa sampai 15 jam baru sampai Samarinda,” ujarnya dikutip dari kompas.com, Senin (30/3/2026).</p>
<p>Menurutnya, kondisi jalan yang rusak menjadi tantangan terbesar selama perjalanan, terutama bagi pengendara roda dua yang dituntut ekstra waspada.</p>
<p>“Jalannya memang banyak yang rusak di beberapa bagian, aspal atau semennya sudah pecah, jadi harus hati-hati apalagi kalau pakai motor,” katanya.</p>
<p>Sementara itu, mahasiswa lain memilih menggunakan jasa travel meski tarif mengalami kenaikan saat arus balik. Adapun biaya perjalanan saat ini berkisar antara Rp350.000 hingga Rp400.000 per orang untuk sekali jalan, di luar biaya makan.</p>
<p>Nur Azzahra Safitri (21) mengaku memilih travel demi kenyamanan selama perjalanan panjang, meski ongkos yang dikeluarkan cukup besar.</p>
<p>“Kalau naik travel sekarang sekitar Rp350.000 sampai Rp400.000 sekali jalan, belum termasuk makan, lumayan berat juga sebenarnya,” tuturnya.</p>
<p>Ia juga mengungkapkan kondisi jalan yang berlubang kerap membuat perjalanan terasa tidak nyaman, kendaraan harus sering mengurangi kecepatan secara mendadak yang berdampak pada kondisi penumpang.</p>
<p>“Kadang mobil sudah laju lalu ada lubang, jadi harus melambat mendadak, itu yang bikin kadang mabuk di perjalanan,” ujarnya.</p>
<p>Mahasiswa berharap pemerintah segera melakukan perbaikan menyeluruh pada jalur tersebut, mengingat akses darat ini merupakan penghubung utama antarwilayah di Kalimantan Timur.</p>
<p>Perbaikan infrastruktur dinilai penting untuk mendukung mobilitas masyarakat, termasuk mahasiswa yang rutin melintasi jalur tersebut, sekaligus meningkatkan aspek keselamatan dan efisiensi perjalanan.</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Jembatan Gunung Sari Rusak, Warga Segah Berau Desak Perbaikan Permanen</title>
<link>https://kartanews.com/jembatan-gunung-sari-rusak-warga-segah-berau-desak-perbaikan-permanen</link>
<guid>https://kartanews.com/jembatan-gunung-sari-rusak-warga-segah-berau-desak-perbaikan-permanen</guid>
<description><![CDATA[ Penulis : Mursyidah Auni | Editor : Dewi ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202603/image_870x580_69c77cbca5078.jpg" length="109947" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 28 Mar 2026 15:01:22 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, BERAU</strong> — Kondisi Jembatan Gunung Sari di Kecamatan Segah, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, dilaporkan mengalami kerusakan serius dan hingga kini belum mendapatkan penanganan permanen. </p>
<p>Jembatan yang menjadi akses utama penghubung tiga kampung di wilayah hulu Segah tersebut dinilai semakin membahayakan keselamatan pengguna jalan.</p>
<p>Kerusakan pada jembatan diduga akibat tergerus arus sungai yang cukup deras, sehingga menyebabkan bagian penyangga mengalami penurunan tanah atau amblas. Kondisi ini telah berlangsung sejak beberapa tahun terakhir dan belum menunjukkan adanya perbaikan signifikan dari pemerintah setempat.</p>
<p>Sebagai langkah sementara, pemerintah sebelumnya telah memasang jembatan darurat jenis <em>Bailey</em> pada tahun 2022. </p>
<p>Namun, seiring berjalannya waktu, kondisi jembatan darurat tersebut dinilai tidak lagi memadai untuk menopang aktivitas transportasi masyarakat yang cukup padat.</p>
<p>Salah satu warga setempat, Eko Triwidodo, mengungkapkan bahwa persoalan jembatan ini sebenarnya telah lama menjadi perhatian.</p>
<p>Ia menyebutkan bahwa Wakil Bupati Berau, Gamalis, sempat melakukan peninjauan langsung ke lokasi pada tahun 2022.</p>
<p>“Waktu itu sudah ditinjau langsung oleh Wakil Bupati. Bahkan informasinya sudah masuk dalam pembahasan Musrenbang Kecamatan, tetapi sampai sekarang belum ada realisasi pembangunan,” ujarnya.</p>
<p>Menurut Eko, warga mendapatkan informasi bahwa pemerintah masih menunggu hasil kajian teknis dari tim ahli sebelum memulai pembangunan jembatan permanen, tetapi lamanya proses tersebut menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat.</p>
<p>Salah satu warga lainnya juga menyebutkan bahwa kondisi jembatan semakin mengkhawatirkan terutama saat hujan turun. Tanah di sekitar penyangga terus mengalami erosi, sementara permukaan jembatan darurat menjadi licin dan rawan menyebabkan kecelakaan.</p>
<p>“Kalau hujan, jembatan jadi sangat licin. Sudah beberapa kali pengendara motor jatuh saat melintas,” ujar Yudistira.</p>
<p><em>Selain</em> itu, lalu lintas kendaraan berat seperti truk pengangkut hasil perkebunan kelapa sawit juga menjadi perhatian warga. Muatan berlebih yang melintasi jembatan dinilai berpotensi mempercepat kerusakan struktur yang sudah tidak stabil.</p>
<p>Warga pun berharap pemerintah daerah khususnya pemkab Berau segera mengambil langkah konkret untuk membangun jembatan permanen yang lebih aman dan layak digunakan. </p>
<p>Mengingat, jembatan tersebut merupakan jalur vital bagi aktivitas ekonomi masyarakat, terutama dalam distribusi hasil perkebunan serta mobilitas harian warga di wilayah hulu Segah.</p>
<p>“Jembatan ini sangat penting bagi kami. Kalau sampai putus atau roboh, aktivitas warga akan lumpuh,” tutupnya.</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kebakaran di Kawasan Pasar Segiri Samarinda Hanguskan 44 Kios</title>
<link>https://kartanews.com/kabakaran-di-kawasan-pasar-segiri-samarainda-44-kios-hangus-terbakar</link>
<guid>https://kartanews.com/kabakaran-di-kawasan-pasar-segiri-samarainda-44-kios-hangus-terbakar</guid>
<description><![CDATA[ Penulis: Rein | Editor: Dewi ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202603/image_870x580_69c4aa2948542.jpg" length="92632" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 26 Mar 2026 11:41:10 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 15px;" ;=""><strong>KARTANEWS.COM, SAMARINDA </strong>- Kebakaran hebat terjadi di kawasan Pasar Segiri Kota Samarinda, Kecamatan Dadimulya, Kecamatan Samarinda Ulu pada Kamis (26/03/2026) subuh.</span> <br><br><span style="font-size: 15px;" ;="">Dari keterangan yang diperoleh, api mulai membakar bangunan sekitar pukul 04.20 WITA, kemudian berhasil dipadamkan sekitar pukul 06.20 WITA.</span> <br><br><span style="font-size: 15px;" ;="">Setidaknya ada 44 bangunan, terdiri dari 20 petak kios dan 24 rumah toko (ruko) yang dilahap si jago merah dari peristiwa itu. Sementara ada 24 Keluarga yang terdampak.</span> <br><br><span style="font-size: 15px;" ;="">Untuk korban dari kebakaran tersebut, pihak Damkar mengatakan ada 3 orang yang mengalami luka ringan.</span> <br><br><span style="font-size: 15px;" ;="">"Penyebab pasti masih dalam penyelidikan pihak kepolisian,” ucap relawan Info Taruna Samarinda dalam keterangannya.</span> <br><br><span style="font-size: 15px;" ;="">Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh arus pendek listrik. Namun, penyebab pasti masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.</span><br><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260326_113652_504.sdocx--></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kayu Gelondongan 5 Meter Hantam Tubuh Wisatawan Hingga Tak Sadarkan Diri</title>
<link>https://kartanews.com/kayu-gelondongan-5-meter-hantam-tubuh-wisatawan-hingga-tak-sadarkan-diri</link>
<guid>https://kartanews.com/kayu-gelondongan-5-meter-hantam-tubuh-wisatawan-hingga-tak-sadarkan-diri</guid>
<description><![CDATA[ Penulis: Rein | Editor: Marta ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202603/image_870x580_69c3c8e5c7555.jpg" length="99674" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 25 Mar 2026 19:40:15 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 15px;" ;=""><strong>KARTANEWS.COM, BERAU</strong> – Seorang anak perempuan berusia 9 tahun mengalami nasib nahas. Pasalnya harus menjalani perawan di  Rumah Sakit lantaran mengalami luka serius akibat terhantam kayu gelondongan yang hanyut di area Pantai Lamin Guntur.</span> <br><br><span style="font-size: 15px;" ;="">Menurut keterangan yang diperoleh, peristiwa itu terjadi pada Selasa ( 24/03/2026) di Kampung Teluk Sumbang, Kecamatan Biduk-Biduk</span> <br><br><span style="font-size: 15px;" ;="">Korban berinisial SNA, yang  merupakan warga Kampung Harapan Maju, Kecamatan Tabalar. </span> <br><br><span style="font-size: 15px;" ;="">Kapolsek Biduk-biduk, </span><span style="font-size: 15px;" ;="">AKP Suradi</span><span style="font-size: 15px;" ;=""> mengonfirmasi bahwa peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul </span><span style="font-size: 15px;" ;="">09.30 WITA</span><span style="font-size: 15px;" ;="">. Saat kejadian, korban diketahui sedang asyik bermain air bersama anggota keluarganya.</span> <br><br><span style="font-size: 15px;" ;="">“Kayu gelondongan itu menghantam bagian kaki hingga kepala korban, yang membuat korban sempat tidak sadarkan diri,” terangnya.</span> <br><br><span style="font-size: 15px;" ;="">AKP Suradi membeberkan, kronologi kejadian berlangsung sangat cepat. Peristiwa bermula saat korban sedang asyik bermain di tepi pantai. Tiba-tiba sebuah batang kayu gelondongan sepanjang 5 meter dengan diameter sekitar 60 sentimeter  menghantam dirinya.</span> <br><br><span style="font-size: 15px;" ;="">Akibat dari kejadian itu, korban langsung tersungkur. Ia sempat meminta pertolongan dengan mengangkat tangan. </span></p>
<p><span style="font-size: 15px;" ;="">Namun nahas, ombak kembali datang dan membuat kayu tersebut kembali menghantam bagian kaki hingga kepala korban. Saat itu, korban langsung tidak sadarkan diri.</span> <br><br><span style="font-size: 15px;" ;="">"Mengetahui kejadian itu, keluarga korban bersama wisatawan lain segera memberikan pertolongan dan mengevakuasi korban ke Puskesmas Biduk-biduk untuk mendapatkan penanganan medis," terangnya. </span> <br><br><span style="font-size: 15px;" ;="">Setelah menjalani perawatan awal, pada pukul 14.00 WITA korban kemudian dirujuk ke RSUD Abdul Rivai Tanjung Redeb. Pihak kepolisian yang menerima laporan langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). </span> <br><br><span style="font-size: 15px;" ;="">"Kami juga mengumpulkan keterangan dari para saksi," katanya. </span> <br><br><span style="font-size: 15px;" ;="">Peristiwa ini menjadi pengingat bagi para wisatawan, untuk tetap waspada terhadap potensi bahaya di kawasan pesisir. terutama saat kondisi ombak yang dapat membawa material berbahaya dari laut.</span> <br><br><span style="font-size: 15px;" ;="">"Harapannya tidak ada kejadian seperti ini lagi. Kami mengimbau seluruh wisatawan yang datang berwisata selalu berhati-hati, dan mengawasi sanak keluarganya," pungkasnya. </span><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260325_193250_952.sdocx--></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>HMI Cabang Berau Gelar Aksi, Tuntut Pemkab Berau Tegakan Aturan Soal Lingkungan</title>
<link>https://kartanews.com/hmi-cabang-berau-gelar-aksi-tuntut-pemkab-berau-tegakan-aturan-soal-lingkungan</link>
<guid>https://kartanews.com/hmi-cabang-berau-gelar-aksi-tuntut-pemkab-berau-tegakan-aturan-soal-lingkungan</guid>
<description><![CDATA[ Penulis: Rein | Editor: Dewi ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202603/image_870x580_69c35cf447e3b.jpg" length="163667" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 25 Mar 2026 11:57:33 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 15px;"><strong>KARTANEWS.COM, BERAU</strong> - Sekelompok Mahasiswa yang mengatasnamakan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Berau, menggelar aksi di depan pintu gerbang Kantor Bupati Berau, pada Rabu (25/03/2026).</span></p>
<p><span style="font-size: 15px;" ;="">Kordinator Aksi, Abas mengatakan bahwa aksi yang mereka gelar merupakan respon dari semakin meluasnya deforestasi yang terjadi di hutan Bumi Batiwakkal. Melihat persoalan itu, mereka menuntut ketegasan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau, untuk menindak setiap pelanggaran lingkungan yang sering kali terjadi. </span> <br><br><span style="font-size: 15px;" ;="">"Deforestasi lingkungan di Berau semakin meluas, kita bisa lihat di wilayah perkampungan setiap kali musim hujan turun, pasti ada kampung yang banjir," ujarnya.</span> <br><br><span style="font-size: 15px;" ;="">Menurutnya, tidak hanya di Kampung yang mengalami perubahan lingkungan secara signifikan, namun wilayah kota Tanjung Redeb pun sudah mulai menjadi langganan banjir di beberapa titik.</span></p>
<p><span style="font-size: 15px;" ;="">"Bukan cuma di Kampung aja sekarang, di Tanjung Redeb juga sering banjir setiap hujan turun," tuturnya.</span> <br><br><span style="font-size: 15px;" ;="">Ia bersama kelompoknya mendesak Pemerintah untuk mengambil langkah akselerasi demi menangani persoalan lingkungan tersebut, agar dapat mencegah potensi bencana-bencana yang lebih besar kedepannya apabila tidak ditangani dengan cepat.</span> <br><br><span style="font-size: 15px;" ;="">Mengingat, banyaknya Perusahaan di lingkungan Berau yang melakukan eksploitasi hutan yang menyangga keseimbangan lingkungan. Maka hal itu menurutnya harus cepat ditangani.</span> <br><br><span style="font-size: 15px;" ;="">"Harus dikaji ulang dan cepat ditangani, jangan lambat," pungkasnya.</span></p>
<!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260325_115318_510.sdocx-->]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Tingkatkan Standar Keselamatan, Dishub Berau Pasang Repeater di Jalur Laut Berau&#45;Tarakan</title>
<link>https://kartanews.com/tingkatkan-standar-keselamatan-dishub-berau-pasang-repeater-di-jalur-laut-berau-tarakan</link>
<guid>https://kartanews.com/tingkatkan-standar-keselamatan-dishub-berau-pasang-repeater-di-jalur-laut-berau-tarakan</guid>
<description><![CDATA[ Penulis: Rein | Editor: Dewi ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202603/image_870x580_69bb9c086d89a.jpg" length="482502" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 20 Mar 2026 14:00:00 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 15px;" ;=""><b>KARTANEWS.COM, BERAU </b></span><span style="font-size: 15px;" ;="">– </span><span style="font-size: 15px;" ;="">Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kabupaten Berau, Andi Marewangeng, menyampaikan k</span><span style="font-size: 15px;" ;="">onektivitas antarwilayah kini semakin efisien dengan hadirnya armada speedboat baru yang melayani rute Berau menuju Tarakan dengan waktu tempuh jauh lebih singkat.</span> <br><br><span style="font-size: 15px;" ;="">Ia menyatakan transformasi transportasi laut ini merupakan langkah besar untuk mendukung sektor pariwisata dan pergerakan ekonomi di Bumi Batiwakkal.</span> <br><br><span style="font-size: 15px;" ;="">“Pada prinsipnya kita membuka seluas-luasnya usaha demi kemajuan Kabupaten Berau, yang kita jual adalah pariwisata dan ekonomi,” ujar Andi Marewangeng, (19/03/2026). </span> <br><br><span style="font-size: 15px;" ;="">​Jika sebelumnya perjalanan menggunakan kapal konvensional memakan waktu hingga </span><span style="font-size: 15px;" ;=""><b>8 jam</b></span><span style="font-size: 15px;" ;="">, kini dengan armada </span><span style="font-size: 15px;" ;=""><i>speedboat</i></span><span style="font-size: 15px;" ;=""> bermesin besar (250 PK), durasi perjalanan menyusut drastis menjadi hanya </span><span style="font-size: 15px;" ;=""><b>3 jam</b></span><span style="font-size: 15px;" ;="">.</span> <br><br><span style="font-size: 15px;" ;="">“Kemarin saya ikut langsung, berangkat jam 11 siang. Totalnya sekitar 3 jam, paling lambat 3,5 jam. Tapi kalau kondisi normal, tidak sampai 3 jam sudah sampai,” Jelasnya.</span> <br><br><span style="font-size: 15px;" ;="">Demi menjamin keselamatan penumpang, Dishub Berau telah memasang infrastruktur pendukung berupa repeater di Tanjung Batu untuk memastikan komunikasi tetap lancar meski berada di tengah laut.</span> <br><br><span style="font-size: 15px;" ;="">“Setiap speedboat wajib memiliki perangkat radio untuk berkomunikasi melalui repeater di titik Sangalaki dan Semama. Armada besar kini sudah dilengkapi dengan </span><span style="font-size: 15px;" ;=""><i>Automatic Identification System</i></span><span style="font-size: 15px;" ;=""> <em>(AIS)</em> dan komunikasi satelit yang terpantau secara <em>real-time</em>,” bebernya.</span> <br><br><span style="font-size: 15px;" ;="">Ia menegaskan, armada yang kapasitas 62 kursi itu telah lolos persyaratan administrasi. Selain itu, ia tak lupa mengingatkan pentingnya kepatuhan terhadap aturan administrasi bagi pengusaha speedboat. Mengingat adanya laporan mengenai speedboat liar yang belum melapor ke Dishub.</span> <br><br><span style="font-size: 15px;" ;="">“Kita ingin pariwisata nyaman dan keselamatan terjaga. Contohnya harus tertib administrasi, semua jalan (sesuai aturan). Kita berdoa jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti di tempat lain,” pungkasnya. </span><br><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260319_144428_630.sdocx--></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pemerintah Resmi Tetapkan Hari Raya Idul Fitri Pada  21 Maret 2026</title>
<link>https://kartanews.com/pemerintah-resmi-tetapkan-hari-raya-idul-fitri-pada-21-maret-2026</link>
<guid>https://kartanews.com/pemerintah-resmi-tetapkan-hari-raya-idul-fitri-pada-21-maret-2026</guid>
<description><![CDATA[ Penulis: Rein | Editor : Dewi ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202603/image_870x580_69bbfba06bc5c.jpg" length="41613" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 19 Mar 2026 21:35:58 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 15px;" ;=""><strong>KARTANEWS.COM,</strong> </span><span style="font-size: 15px;" ;=""><b>JAKARTA</b></span><span style="font-size: 15px;" ;=""> – Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Agama secara resmi menetapkan bahwa Hari Raya Idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada </span><strong><span style="font-size: 15px;" ;="">Sabtu, 21 Maret 2026</span><span style="font-size: 15px;" ;="">.</span></strong> <br><br><span style="font-size: 15px;" ;="">​Keputusan ini diambil setelah melalui rangkaian Sidang Isbat yang digelar di Auditorium HM Rasjidi, Kantor Kementerian Agama, Jakarta Pusat pada Kamis (19/03/2026) malam.</span><br><span style="font-size: 19px;" ;=""><b>​</b></span><br><span style="font-size: 15px;" ;="">​Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, dalam konferensi persnya menyatakan bahwa keputusan tersebut didasarkan pada dua metode penentuan awal bulan kamariah, yakni <em>hisab</em> (perhitungan astronomi) dan <em>rukyatul hilal</em> (konfirmasi lapangan).</span> <br><br><span style="font-size: 15px;" ;="">​Berdasarkan laporan dari tim hisab rukyat Kemenag yang tersebar di </span><span style="font-size: 15px;" ;=""><b>117 titik</b></span><span style="font-size: 15px;" ;=""> di seluruh Indonesia, hilal di wilayah Indonesia pada petang ini dilaporkan tidak memenuhi kriteria visibilitas yang ditetapkan oleh MABIMS (Menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura).</span> <br><br><span style="font-size: 15px;" ;="">​"Secara hisab, posisi hilal di seluruh wilayah Indonesia belum memenuhi kriteria MABIMS (tinggi hilal 3 derajat dan sudut elongasi 6,4 derajat). Petugas di lapangan juga mengonfirmasi bahwa hilal tidak terlihat. Dengan demikian, bulan Ramadan digenapkan <em>(</em></span><em><span style="font-size: 15px;" ;="">istikmal</span></em><span style="font-size: 15px;" ;=""><em>)</em> menjadi 30 hari," ujar Menag Nasaruddin Umar.</span> <br><br><span style="font-size: 15px;" ;="">​Penetapan ini membuat adanya potensi perbedaan waktu merayakan Lebaran di tengah masyarakat, mengingat Pimpinan Pusat Muhammadiyah sebelumnya telah menetapkan 1 Syawal pada Jumat, 20 Maret 2026.</span> <br><br><span style="font-size: 15px;" ;="">​Menyikapi hal tersebut, Menteri Agama mengimbau agar seluruh umat Islam di Indonesia tetap menjaga ukhuwah islamiyah dan saling menghormati perbedaan keyakinan dalam penentuan hari raya.</span> <br><br><span style="font-size: 15px;" ;="">​"Perbedaan adalah rahmat. Kami berharap seluruh umat tetap merayakan kemenangan ini dengan penuh kegembiraan dan kedamaian, meskipun terdapat perbedaan dalam mengawali hari raya," pungkasnya.</span><br><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260319_213146_077.sdocx--></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pemilik PT DJarum Indonesia Meninggal Dunia</title>
<link>https://kartanews.com/pemilik-pt-djarum-indonesia-meninggal-dunia</link>
<guid>https://kartanews.com/pemilik-pt-djarum-indonesia-meninggal-dunia</guid>
<description><![CDATA[ Penulis : Rein | Editor: Dewi ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202603/image_870x580_69bbb28c6c442.jpg" length="43692" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 19 Mar 2026 16:25:12 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 15px;" ;=""><b>KARTANEWS.COM, JAKARTA </b></span><span style="font-size: 15px;" ;="">– Dunia bisnis nasional berduka. Pengusaha senior sekaligus salah satu tokoh paling berpengaruh di Indonesia, Michael Bambang Hartono, dikabarkan meninggal dunia pada Kamis (19/3/2026).</span> <br><br><span style="font-size: 15px;" ;="">​Tokoh di balik kejayaan Grup Djarum tersebut mengembuskan napas terakhirnya di Singapura pada pukul 13.15 waktu setempat.</span><br><span style="font-size: 19px;" ;=""><b>​</b></span><br><span style="font-size: 15px;" ;="">​Kepastian mengenai kabar duka ini disampaikan langsung oleh Corporate Communication Senior Manager Grup Djarum, </span><span style="font-size: 15px;" ;="">Budi Darmawan. M</span><span style="font-size: 15px;" ;="">elalui pernyataan resminya, pihak perusahaan menyatakan rasa kehilangan yang mendalam atas berpulangnya salah satu pimpinan tertinggi mereka.</span> <br><br><span style="font-size: 15px;" ;="">​"Keluarga Besar PT Djarum berduka cita atas wafatnya Pak Michael Bambang Hartono, Kamis 19 Maret 2026 pukul 13.15 waktu Singapura," ujar Budi dalam keterangannya, Kamis siang.</span> <br><br><span style="font-size: 15px;" ;="">​Michael Bambang Hartono dikenal luas sebagai sosok yang membawa Grup Djarum berkembang menjadi konglomerasi besar di berbagai sektor, mulai dari industri rokok, perbankan melalui PT Bank Central Asia Tbk (BCA), hingga teknologi dan properti.</span> <br><br><span style="font-size: 15px;" ;="">​Di luar dunia bisnis, Michael menanamkan warisan besar melalui </span><span style="font-size: 15px;" ;=""><b>Djarum Foundation</b></span><span style="font-size: 15px;" ;="">. Lembaga filantropi ini telah menyentuh berbagai aspek kehidupan masyarakat Indonesia, mulai dari pelestarian lingkungan, pendidikan, hingga seni budaya.</span> <br><br><span style="font-size: 15px;" ;="">​Kontribusinya yang paling nyata di mata publik adalah melalui </span><span style="font-size: 15px;" ;=""><b>PB Djarum</b></span><span style="font-size: 15px;" ;="">. Melalui klub bulu tangkis ini, Michael berperan vital dalam membina dan melahirkan deretan atlet kelas dunia yang telah mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional selama puluhan tahun.</span><span style="font-size: 15px;" ;="">​</span><br><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260319_162049_309.sdocx--></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Dewan Berau Apresiasi Kinerja Polres dalam Pengungkapan Kasus Sabu 10 Kilogram di Jalan Ahmad Yani</title>
<link>https://kartanews.com/dewan-berau-apresiasi-kinerja-polres-dalam-pengungkapan-kasus-sabu-10-kilogram-di-jalan-ahmad-yani</link>
<guid>https://kartanews.com/dewan-berau-apresiasi-kinerja-polres-dalam-pengungkapan-kasus-sabu-10-kilogram-di-jalan-ahmad-yani</guid>
<description><![CDATA[ Penulis: Rein | Editor: Dewi ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202603/image_870x580_69bbac834a39b.jpg" length="239593" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 19 Mar 2026 16:01:13 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 15px;" ;=""><span ;=""><b>KARTANEWS.COM, BERAU</b></span></span><span style="font-size: 15px;" ;=""> – Wakil Ketua I DPRD Berau, Subroto, memberikan apresiasi tinggi kepada jajaran Polres Berau atas keberhasilan mengungkap kasus peredaran narkoba skala besar. </span> <br><br><span style="font-size: 15px;" ;="">Pengungkapan yang melibatkan barang bukti sabu seberat 10 kilogram tersebut terjadi belum lama ini, di Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Gunung Tabur yang merupakan jalur poros utama Kaltim-Kaltara.</span><br><span style="font-size: 15px;" ;="">​</span><br><span style="font-size: 15px;" ;="">Langkah cepat kepolisian ini dinilai sebagai pencapaian krusial dalam memutus rantai peredaran gelap narkotika yang masuk ke wilayah Bumi Batiwakkal.</span> <br><br><span style="font-size: 15px;" ;="">​Subroto menyatakan bahwa prestasi Polres Berau ini merupakan bukti nyata dedikasi aparat dalam menjaga keamanan daerah. Menurutnya, keberhasilan menggagalkan penyelundupan 10 kilogram sabu telah menyelamatkan ribuan warga dari bahaya narkoba.</span> <br><br><span style="font-size: 15px;" ;="">​"Ini merupakan langkah yang patut diapresiasi terhadap kinerja Polres," ungkap Subroto dalam keterangannya, Rabu (18/03/2026).</span><br><span style="font-size: 19px;" ;=""><b>​</b></span><br><span style="font-size: 15px;" ;="">​Melihat besarnya dampak kerusakan yang bisa ditimbulkan oleh barang haram tersebut, politisi ini menegaskan tidak ada ruang toleransi bagi para bandar. Ia mendorong pihak terkait untuk menjatuhkan vonis hukum yang setimpal sebagai efek jera.</span> <br><br><span style="font-size: 15px;" ;="">​"Kalau bisa dihukum seberat-beratnya, karena membahayakan generasi penerus kita," tegasnya.</span><br><span style="font-size: 19px;" ;=""><b>​</b></span><br><span style="font-size: 15px;" ;="">​Menutup pernyataannya, Subroto mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan bersinergi dengan aparat penegak hukum guna memastikan Berau tetap bersih dari narkoba.</span> <br><br><span style="font-size: 15px;" ;="">​"Kita harus jaga keamanan Berau dari narkoba bersama-sama," pungkasnya.</span><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260319_155652_939.sdocx--></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pastikan Mudik Aman, Polda Kaltim Gelar Operasi Tes Urine bagi Sopir di Pelabuhan Kariangau</title>
<link>https://kartanews.com/pastikan-mudik-aman-polda-kaltim-gelar-operasi-tes-urine-bagi-sopir-di-pelabuhan-kariangau</link>
<guid>https://kartanews.com/pastikan-mudik-aman-polda-kaltim-gelar-operasi-tes-urine-bagi-sopir-di-pelabuhan-kariangau</guid>
<description><![CDATA[ Penulis: Rein | Editor: Dewi ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202603/image_870x580_69bba144027df.jpg" length="109240" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 19 Mar 2026 15:09:22 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 15px;" ;=""><span ;=""><b>KARTANEWS.COM, BALIKPAPAN </b></span></span><span style="font-size: 15px;" ;="">– Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Kalimantan Timur memperketat pengawasan transportasi menjelang Idulfitri 1447 H. </span> <br><br><span style="font-size: 15px;" ;="">Dalam operasi pemeriksaan urine mendadak di Pelabuhan Penyeberangan Ferry Kariangau, Rabu (18/3/2026) sore, petugas menemukan pengemudi yang terindikasi menggunakan narkotika.</span><br><span style="font-size: 19px;" ;=""><b>​</b></span><br><span style="font-size: 15px;" ;="">​Operasi yang berlangsung selama 90 menit (15.30–17.00 WITA) ini menyasar para sopir angkutan penumpang dan logistik. Dari 20 sopir yang dipilih secara acak untuk menjalani tes urine. </span></p>
<p><span style="font-size: 15px;" ;="">Ahasil ditemukan hasil 2 orang sopir dinyatakan positif menggunakan metamfetamin (sabu) yang berinisial </span><span style="font-size: 15px;" ;=""><b>SY</b></span><span style="font-size: 15px;" ;=""> dan </span><span style="font-size: 15px;" ;=""><b>KH</b></span><span style="font-size: 15px;" ;="">. Keduanya merupakan sopir angkutan yang bersiap melakukan perjalanan lintas pulau menuju Sulawesi.</span><br><span style="font-size: 19px;" ;=""><b>​</b></span><br><span style="font-size: 15px;" ;="">​Direktur Reserse Narkoba Polda Kaltim, Kombes</span><span style="font-size: 15px;" ;=""><b> </b></span><span style="font-size: 15px;" ;="">Pol Romy Tamtelahitu, menegaskan bahwa tindakan ini adalah mandat langsung dari Kapolda Kaltim melalui Operasi Ketupat 2026.</span><br><span style="font-size: 15px;" ;="">​</span><br><span style="font-size: 15px;" ;="">"Kegiatan ini didasari niat baik untuk menjamin keamanan masyarakat. Polri wajib memastikan para pemudik dapat melakukan perjalanan dengan aman tanpa risiko kecelakaan akibat pengaruh narkotika," tegas Kombes Pol Romy.</span> <br><br><span style="font-size: 15px;" ;="">​Saat ini, SY dan KH tengah menjalani pendalaman lebih lanjut oleh pihak kepolisian. Petugas juga membuka peluang koordinasi dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) terkait status hukum dan rehabilitasi melalui mekanisme wajib lapor.</span><br><span style="font-size: 19px;" ;=""><b>​</b></span><br><span style="font-size: 15px;" ;="">​Pemeriksaan dilakukan secara transparan dengan Standar Operasi Prosedur (SOP).</span><br><br><span style="font-size: 15px;" ;=""><em>Briefing</em> Gabungan m</span><span style="font-size: 15px;" ;="">elibatkan 19 personel dari Ditresnarkoba, Biddokkes Polda Kaltim, serta BPTD Wilayah II Kaltim. </span></p>
<p><span style="font-size: 15px;" ;="">Verifikasi Identitas dilakukan dengan cara setiap sopir diminta menunjukkan kartu tanda pengenal (KTP) dan memberikan persetujuan tertulis sebelum tes. Semetara </span><span style="font-size: 15px;" ;="">Uji Klinis menggunakan alat </span><span style="font-size: 15px;" ;=""><i>rapid test</i></span><span style="font-size: 15px;" ;=""> urine yang disediakan tim medis Biddokkes</span><br><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260319_150508_508.sdocx--></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Nyaris Ludes, Mobil Terbakar di Jalan Haji Isa 3 Hampir Merembet Permukiman Warga</title>
<link>https://kartanews.com/nyaris-ludes-mobil-terbakar-di-jalan-haji-isa-3-hampir-merembet-permukiman-warga</link>
<guid>https://kartanews.com/nyaris-ludes-mobil-terbakar-di-jalan-haji-isa-3-hampir-merembet-permukiman-warga</guid>
<description><![CDATA[ Penulis : Mursyidah Auni | Editor : Dewi ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202603/image_870x580_69bb8d06d8b6a.jpg" length="88005" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 19 Mar 2026 13:43:56 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, BERAU</strong> - Kebakaran terjadi di kawasan Jalan Haji Isa 3, Kabupaten Berau, pada Kamis (19/3/2026) siang sempat menggegerkan warga sekitar karena api muncul dari sebuah mobil yang terparkir di dekat permukiman.</p>
<p>Berdasarkan informasi yang dihimpun dari warga setempat, peristiwa tersebut dipicu oleh korsleting listrik pada kendaraan yang kemudian menimbulkan percikan api dan dengan cepat membakar sebagian badan mobil, asap tebal terlihat membumbung dan sempat membuat warga panik.</p>
<p>Warga sekitar yang mengetahui kejadian langsung berupaya melakukan pemadaman secara manual menggunakan peralatan seadanya, termasuk air dari ember dan selang.</p>
<p>Tak berselang lama, situasi berhasil dikendalikan dan api dapat dipadamkan, sehingga tidak menimbulkan kerusakan lebih besar maupun korban jiwa dalam peristiwa tersebut.</p>
<p>Salah satu warga di lokasi kejadian menyebutkan, api sempat membesar dan berpotensi merembet ke rumah warga jika tidak segera ditangani.</p>
<p>“Kalau terlambat sedikit saja, api bisa langsung merembet ke pemukiman karena jaraknya sangat dekat,” ujar salah seorang warga.</p>
<p>Ia juga menambahkan bahwa kondisi cuaca yang panas turut membuat api cepat membesar, namun beruntung dapat segera dikendalikan berkat respons cepat masyarakat di sekitar lokasi</p>
<p>“Cuaca juga lagi panas sekali ini, jadi apinya cepat membesar," tambahnya.</p>
<p>Hingga saat ini, belum diketahui secara pasti jumlah kerugian yang ditimbulkan akibat kejadian.</p>
<p>Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran khususnya yang disebabkan oleh gangguan kelistrikan pada kendaraan, cuaca panas yang ekstrem maupun di lingkungan sekitar.</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Puspom TNI Resmi Tetapkan 4 Anggota Jadi Tersangka Kasus Air Keras Andrie Yunus</title>
<link>https://kartanews.com/puspom-tni-resmi-tetapkan-4-anggota-jadi-tersangka-kasus-air-keras-andrie-yunus</link>
<guid>https://kartanews.com/puspom-tni-resmi-tetapkan-4-anggota-jadi-tersangka-kasus-air-keras-andrie-yunus</guid>
<description><![CDATA[ Penulis: Rein | Editor: Dewi ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202603/image_870x580_69bb8649e07dc.jpg" length="109443" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 19 Mar 2026 13:12:52 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 15px;" ;=""><b>KARTANESWS.COM</b></span><span style="font-size: 15px;" ;="">, </span><span style="font-size: 15px;" ;="">​</span><span style="font-size: 15px;" ;=""><b>JAKARTA</b></span><span style="font-size: 15px;" ;=""> </span><span style="font-size: 15px;" ;=""> – Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI mengambil langkah tegas dengan mengamankan empat oknum anggota TNI yang diduga terlibat dalam aksi penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus. </span> <br><br><span style="font-size: 15px;" ;="">Penangkapan ini merupakan bagian dari upaya institusi TNI dalam menjunjung tinggi hukum dan transparansi terhadap personel yang melakukan tindak pidana. </span> <br><br><span style="font-size: 15px;" ;="">Saat ini, keempat oknum tersebut tengah menjalani pemeriksaan intensif untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.</span> <br><br><span style="font-size: 15px;" ;="">Puspom TNI mengamankan anggota TNI yang diduga melakukan penyiraman air keras kepada aktivis KontraS, Andrie Yunus. Total ada empat anggota TNI yang diamankan.</span> <br><br><span style="font-size: 15px;" ;="">"Tadi pagi saya telah menerima dari Dantim BAIS TNI 4 orang yang diduga tersangka melakukan kegiatan penganiayaan terhadap saudara Andrie Yunus," kata Danpuspom TNI Mayjen TNI Yusri Nuryanto dilansir dari Kompas, Rabu, (18/03/2026).</span> <br><br><span style="font-size: 15px;" ;="">Keempat pelaku itu berinisial NDP, SL, BWH, dan ES. Mereka saat ini menjalani pemeriksaan di Puspom TNI.</span> <br><br><span style="font-size: 15px;" ;="">"Ini sekarang yang diduga 4 tersangka sudah kita amankan di Puspom TNI untuk dilakukan pendalaman ke tingkat penyidikan," kata Yusri.</span> <br><br><span style="font-size: 15px;" ;="">Empat anggota TNI yang diduga terlibat dalam penyiraman air keras terhadap aktivis Andrie Yunus kini resmi menyandang status tersangka. Pihak Puspom TNI menegaskan bahwa proses hukum terus berjalan secara transparan. </span> <br><br><span style="font-size: 15px;" ;="">Saat ini, tim penyidik masih fokus menggali keterangan para pelaku guna mengungkap alasan atau latar belakang yang mendasari tindakan kekerasan tersebut.</span><br><br><span style="font-size: 15px;" ;="">"Pasal yang dikenakan kepada 4 terduga pelaku sementara kita menerapkan Pasal 467 KUHP UU Nomor 1 Tahun 2023 di situ ada ayat 1, 2, di mana ancaman hukumannya sudah tertuang di situ ada yang 4 tahun dan 7 tahun," pungkasnya.</span><br><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260319_131044_402.sdocx--></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Pastikan Suplai BBM ke Pangkalan Lancar</title>
<link>https://kartanews.com/pertamina-patra-niaga-regional-kalimantan-pastikan-suplai-bbm-ke-pangkalan-lancar</link>
<guid>https://kartanews.com/pertamina-patra-niaga-regional-kalimantan-pastikan-suplai-bbm-ke-pangkalan-lancar</guid>
<description><![CDATA[ Penulis: Rein | Editor: Dewi ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202603/image_870x580_69bb80e25ea26.jpg" length="47008" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 19 Mar 2026 12:55:07 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 15px;" ;=""><b>KARTANEWS.COM, KALTIM</b></span><span style="font-size: 15px;" ;="">– Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan memastikan ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) dalam kondisi aman dan mencukupi. </span></p>
<p><span style="font-size: 15px;" ;="">Jaminan ini mencakup seluruh rantai pasokan, mulai dari suplai hingga distribusi ke tingkat agen dan pangkalan di seluruh wilayah Kalimantan.</span> <br><br><span style="font-size: 15px;" ;=""><em>​Area Manager Communication, Relations &amp; CSR</em> Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Edi Mangun, menyampaikan bahwa pihaknya terus melakukan pemantauan ketat untuk memastikan masyarakat mendapatkan akses energi tanpa kendala.</span><br><span style="font-size: 19px;" ;=""><b>​</b></span><br><span style="font-size: 15px;" ;="">​Sebagai langkah strategis dalam mengawal kelancaran distribusi, Pertamina telah mengaktifkan satuan tugas (Satgas) khusus yang melibatkan koordinasi internal maupun eksternal dengan pemangku kepentingan <em>(</em></span><em><span style="font-size: 15px;" ;="">stakeholder</span></em><span style="font-size: 15px;" ;=""><em>)</em> terkait.</span> <br><br><span style="font-size: 15px;" ;="">​"Sejak tanggal 9 Maret hingga 1 April, kami telah membentuk Satgas, baik di internal Pertamina maupun bersama stakeholder terkait,” ungkap Edi Mangun dalam keterangannya, Kamis (19/03/2026) saat mengisi acara seminar energi di samarinda.</span><br><br><span style="font-size: 15px;" ;="">​Langkah ini diambil untuk memastikan setiap dinamika kebutuhan di lapangan dapat direspon dengan cepat dan tepat selama periode tersebut.</span> <br><br><span style="font-size: 15px;" ;="">​Selain menjamin pasokan, Edi Mangun juga memberikan imbauan serius terkait prosedur penyimpanan BBM. </span> <br><br><span style="font-size: 15px;" ;="">Ia mengingatkan bahwa penyimpanan yang tidak sesuai standar teknis tidak hanya menurunkan kualitas bahan bakar, tetapi juga mengancam keselamatan publik.</span> <br><br><span style="font-size: 15px;" ;="">​“BBM yang disimpan tidak pada tempatnya dapat memengaruhi kualitas dan berpotensi menimbulkan risiko kebakaran. Kami harap hal ini tidak terjadi,” tegasnya.</span> <br><br><span style="font-size: 15px;" ;="">​Pertamina berharap masyarakat dan mitra pengelola dapat mematuhi aturan keamanan demi menghindari insiden yang merugikan banyak pihak. </span><br><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260319_125030_383.sdocx--></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Jalan Poros Tanjung Batu Berau Terendam Banjir, Akses Menuju Derawan Terganggu</title>
<link>https://kartanews.com/jalan-poros-tanjung-batu-berau-terendam-banjir-akses-menuju-derawan-terganggu</link>
<guid>https://kartanews.com/jalan-poros-tanjung-batu-berau-terendam-banjir-akses-menuju-derawan-terganggu</guid>
<description><![CDATA[ Penulis : Mursyidah Auni | Editor : Dewi ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202603/image_870x580_69b64f6ce2def.jpg" length="65892" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 15 Mar 2026 14:20:24 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, BERAU</strong> — Ruas jalan poros menuju Tanjung Batu di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, terendam banjir setelah diguyur hujan dengan intensitas tinggi selama beberapa hari terakhir, genangan air bahkan terlihat meluap dari sisi jalan hingga area jembatan.</p>
<p>Berdasarkan pantauan dalam rekaman dan foto yang beredar, air tampak mengalir cukup deras, naik dari sisi drainase serta meluap dari bawah jembatan hingga menggenangi permukaan dan badan jalan.</p>
<p></p>
<p>Kondisi menyebabkan arus lalu lintas di jalur tersebut melambat karena pengendara harus berhati-hati saat melintasi titik genangan. Ketinggian air yang menutup badan jalan membuat pengendara harus berhenti dan tidak dapat melintas karena kondisi jalan tidak lagi terlihat dengan jelas. </p>
<p>Sejumlah kendaraan roda dua maupun roda empat tampak tetap melintas dengan kecepatan rendah untuk menghindari risiko kendaraan tergelincir maupun mogok akibat tingginya volume air.</p>
<p>Banjir di jalur poros Tanjung Batu diduga dipicu oleh curah hujan tinggi yang terjadi secara berturut-turut dalam beberapa hari terakhir sehingga menyebabkan peningkatan debit air di sejumlah aliran dan saluran drainase di sekitar kawasan tersebut. </p>
<p>Kondisi tanah yang telah jenuh air juga memperlambat penyerapan sehingga air meluap ke badan jalan.</p>
<p>Jalan poros Tanjung Batu merupakan salah satu akses utama yang menghubungkan sejumlah kampung pesisir di Kabupaten Berau sekaligus menjadi jalur menuju Kecamatan Pulau Derawan. </p>
<p>Jalur ini juga dikenal sebagai pintu gerbang bagi wisatawan yang hendak menuju destinasi wisata bahari di Kepulauan Derawan seperti Pulau Derawan, Maratua, Kakaban, dan Sangalaki.</p>
<p>Menjelang libur Lebaran, jalur tersebut biasanya mengalami peningkatan mobilitas masyarakat baik untuk keperluan mudik maupun wisata. </p>
<p>Bagi pengendara yang melintas di ruas jalan diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terutama saat melewati titik genangan air yang menutup sebagian badan jalan terutama jika melintas di malam hari dengan penerangan yang minim.</p>
<p><img src="https://kartanews.com/uploads/images/202603/image_870x_69b64f9ccffd9.jpg" alt=""></p>
<p>Masyarakat yang berencana melakukan perjalanan mudik maupun berlibur ke kawasan wisata Pulau Derawan melalui jalur Tanjung Batu juga diminta untuk memperhatikan kondisi cuaca serta situasi di lapangan sebelum berangkat. </p>
<p>Cuaca ekstrem dengan potensi hujan sedang hingga lebat diperkirakan masih dapat terjadi dalam beberapa hari ke depan hingga menjelang Lebaran sehingga berpotensi menyebabkan genangan air di sejumlah ruas jalan dengan cukup lama.</p>
<p>Pengendara juga disarankan memastikan kondisi kendaraan tetap prima serta menghindari perjalanan pada saat hujan lebat guna meminimalkan risiko kecelakaan di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu.</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Keheningan Subuh Berubah Mencekam, Si Jago Merah Nyaris Hanguskan Pos Kamling RT 26 Api&#45;Api</title>
<link>https://kartanews.com/keheningan-subuh-berubah-mencekam-si-jago-merah-nyaris-hanguskan-pos-kamling-rt-26-api-api</link>
<guid>https://kartanews.com/keheningan-subuh-berubah-mencekam-si-jago-merah-nyaris-hanguskan-pos-kamling-rt-26-api-api</guid>
<description><![CDATA[ Penulis: Rein | Editor: Dewi ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202603/image_870x580_69b5e44119183.jpg" length="85522" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 15 Mar 2026 06:42:58 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 17px;" ;=""><b>KARTANEWS.COM, BONTANG</b></span><span style="font-size: 17px;" ;=""> — </span><span style="font-size: 17px;" ;="">Musibah kebakaran menimpa sebuah Pos Keamanan Lingkungan (Pos Kamling) di RT 26, Kelurahan Api-Api, Bontang Utara, pada Minggu (15/3/2026) dini hari. </span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Api yang berkobar sekitar pukul 04.20 WITA tersebut menghanguskan bangunan saat petugas jaga tengah menjalankan rutinitas patroli wilayah.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Berdasarkan saksi ditempat kejadian, kebakaran diduga dari konsleting listri, sehingg memunculkan api yang meyebabkan kebakaran.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">“Kebakaran ini terjadi karena korsleting listrik dan saat itu petugas sedang keliling,” ujarnya.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Beruntung, gerak cepat petugas pemadam kebakaran di lokasi berhasil menjinakkan si jago merah sebelum meluas. </span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Tindakan sigap ini berhasil menyelamatkan bangunan pos kamling dari kehancuran total sekaligus melindungi pemukiman padat penduduk di sekitarnya dari ancaman api yang menjalar. </span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Meski tidak ada korban jiwa, total kerugian materiil akibat insiden ini masih dalam tahap pendataan oleh pihak terkait.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">"Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran ini," pungkasnya.</span><br><br><br><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260315_064155_552.sdocx--></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Antisipasi Lonjakan Konsumsi 20 Persen, Pertamina Siagakan Satgas Ramadan dan Idulfitri</title>
<link>https://kartanews.com/antisipasi-lonjakan-konsumsi-20-persen-pertamina-siagakan-satgas-ramadan-dan-idulfitri</link>
<guid>https://kartanews.com/antisipasi-lonjakan-konsumsi-20-persen-pertamina-siagakan-satgas-ramadan-dan-idulfitri</guid>
<description><![CDATA[ Penulis: Rein | Editor: Dewi ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202603/image_870x580_69b4ce275eab2.jpg" length="79142" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 14 Mar 2026 10:58:45 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 17px;" ;=""><b>KARTANEWS.COM, BALIKPAPAN</b></span><span style="font-size: 17px;" ;=""> - </span><span style="font-size: 17px;" ;="">PT Pertamina (Persero) secara resmi mengoperasikan Satuan Tugas Ramadan dan Idul Fitri (Satgas RAFI). Langkah ini diambil guna menjamin kelancaran ibadah serta tradisi mudik masyarakat. </span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;=""><em>Area Manager Commrel &amp; CSR</em> PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan menjelaskan bahwa Satgas tersebut akan bertugas mulai 9 Maret hingga 1 April 2026 untuk mengamankan stok energi di Kalimantan Timur. </span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Seiring meningkatnya mobilitas warga, Pertamina memprediksi akan terjadi kenaikan konsumsi BBM dan LPG sebesar 18 hingga 20 persen dari rata-rata penggunaan harian normal.</span><br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Pembentukan Satgas ini membawa misi krusial untuk menjaga ketahanan energi nasional di daerah, meliputi:</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;=""><b>• Monitoring Stok:</b></span><span style="font-size: 17px;" ;=""> Pemantauan intensif ketersediaan seluruh produk energi (BBM dan LPG) dari tingkat terminal penyimpanan (depot) hingga ke SPBU.</span><br><span style="font-size: 17px;" ;=""><b>• Keandalan Infrastruktur:</b></span><span style="font-size: 17px;" ;=""> Memastikan terminal BBM, jaringan distribusi, hingga sarana transportasi dalam kondisi prima tanpa kendala teknis.</span><br><span style="font-size: 17px;" ;=""><b>• Respons Cepat:</b></span><span style="font-size: 17px;" ;=""> Menyiagakan jajaran operasional penuh untuk mengatasi potensi hambatan distribusi di lapangan.</span><br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Pertamina memastikan bahwa saat ini ketersediaan BBM maupun LPG dalam kondisi </span><span style="font-size: 17px;" ;=""><b>sangat mencukupi</b></span><span style="font-size: 17px;" ;="">. </span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">“Satgas dibentuk untuk memastikan ketersediaan stok serta kehandalan infrastruktur distribusi energi selama Ramadan hingga Idul Fitri,” ujarnya, jumat (13/03/2026) dikutip dari Inibalikpapan.com</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Masyarakat diharapkan tetap tenang dan berbelanja sesuai kebutuhan tanpa harus melakukan </span><span style="font-size: 17px;" ;=""><i>panic buying</i></span><span style="font-size: 17px;" ;="">. </span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Melalui pemakaian energi yang bijak dan tidak berlebihan, kita turut menjaga agar distribusi BBM serta LPG tetap merata dan dapat dinikmati oleh seluruh lapisan warga hingga hari raya Idulfitri nanti.</span><br><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260314_105505_286.sdocx--></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Waspada Mudik! Titik Jalan Bergelombang di Tol Balsam Terbanyak dari Arah Samarinda</title>
<link>https://kartanews.com/waspada-mudik-titik-jalan-bergelombang-di-tol-balsam-terbanyak-dari-arah-samarinda</link>
<guid>https://kartanews.com/waspada-mudik-titik-jalan-bergelombang-di-tol-balsam-terbanyak-dari-arah-samarinda</guid>
<description><![CDATA[ Penulis: Rein | Editor: Dewi ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202603/image_870x580_69b3b2de38435.jpg" length="385221" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 13 Mar 2026 14:48:12 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 17px;" ;=""><b>KARTANEWS.COM, BALIKPAPAN</b></span><span style="font-size: 17px;" ;=""> </span><span style="font-size: 17px;" ;="">– Jelang musim mudik Lebaran, arus kendaraan di ruas Tol Balikpapan-Samarinda (Balsam) diprediksi akan mengalami peningkatan signifikan. </span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Sebagai jalur urat nadi mobilitas warga Kalimantan Timur, pengemudi yang melintas, khususnya dari arah Gerbang Tol Palaran, diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">​Di beberapa titik, kondisi jalan tol terpantau bergelombang sehingga memerlukan penyesuaian kecepatan demi keselamatan. </span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Direktur Utama PT Jasamarga Balikpapan Samarinda, Muhammad Taufiq, menjelaskan bahwa saat ini ruas Tol Balsam tengah dalam tahap pemeliharaan. Namun, proses perbaikan permanen masih harus menunggu persetujuan dari Kementerian Pekerjaan Umum sebelum pengerjaan fisik dapat dimulai.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">“Jadi sudah berproses, desain sudah kami ajukan. Memang masih memerlukan beberapa analisa dan tambahan data,” ujarnya, Jumat (13/3/2026) dikutip dari Berandapost</span><br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Sebagai langkah antisipasi guna meminimalkan risiko kecelakaan, pengelola jalan tol telah memasang sejumlah marka pengingat di titik-titik jalan yang bergelombang. </span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Penanda tersebut meliputi pemasangan </span><span style="font-size: 17px;" ;=""><i>water barrier</i></span><span style="font-size: 17px;" ;=""> dan lampu peringatan (</span><span style="font-size: 17px;" ;=""><i>warning lights</i></span><span style="font-size: 17px;" ;="">) agar pengemudi dapat segera mengenali lokasi yang membutuhkan kewaspadaan ekstra dan menurunkan kecepatan tepat waktu.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">“Agar pengemudi mengetahui bahwa pada lokasi tersebut harus menurunkan kecepatan kendaraan,” jelas Taufiq.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Berdasarkan pantauan pengelola, kondisi jalan bergelombang paling banyak ditemukan pada jalur yang mengarah dari Samarinda menuju Balikpapan.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Tidak hanya di dalam ruas tol, kondisi serupa juga terpantau pada jalur penghubung dengan Jembatan Mahkota II, Samarinda.</span><br><span style="font-size: 17px;" ;="">​</span><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Muhammad Taufiq menjelaskan bahwa pihaknya tengah menunggu lampu hijau dari pemerintah pusat untuk mengeksekusi perbaikan. </span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Jika seluruh prosedur administrasi rampung sesuai jadwal, proses perbaikan jalan tersebut ditargetkan dapat dimulai pada tahun ini juga.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">“Target penyelesaian mungkin menyesuaikan persetujuan terlebih dahulu. Kalau dari kami kemungkinan sekitar triwulan tiga atau sekitar Agustus tahun ini,” katanya.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Selama proses administratif dan pemeliharaan berjalan, para pengguna jalan Tol Balikpapan-Samarinda diingatkan untuk senantiasa menjaga jarak aman antar-kendaraan. </span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Pengendara juga diinstruksikan untuk mengurangi kecepatan secara signifikan, terutama saat melintasi titik-titik jalan yang tidak rata demi menghindari potensi kecelakaan.</span><br><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260313_144516_811.sdocx--></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Tabrakan Maut di Jalan Sultang Agung Berau, Satu Pengendara Diduga Mabuk</title>
<link>https://kartanews.com/tabrakan-maut-di-jalan-sultang-agung-berau-satu-pengendara-diduga-mabuk</link>
<guid>https://kartanews.com/tabrakan-maut-di-jalan-sultang-agung-berau-satu-pengendara-diduga-mabuk</guid>
<description><![CDATA[ Penulis: Rein | Editor: Dewi ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202603/image_870x580_69b246e432b21.jpg" length="46501" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 12 Mar 2026 11:07:51 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><b>KARTANEWS.COM, BERAU</b> – Insiden kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) terjadi di Jalan Sultan Agung, Kelurahan Sei Bedungun, Berau pada Kamis (12/03/2026) sekitar pukul 00.30 WITA.</p>
<p dir="ltr">​Kecelakaan tersebut melibatkan dua kendaraan sepeda motor yang saling beradu banteng di area tikungan jalan.</p>
<p dir="ltr">Benturan keras mengakibatkan kedua motor beserta pengendaranya terpental ke tepi jalan.</p>
<p dir="ltr">​Menurut keterangan saksi mata di lokasi kejadian, kedua kendaraan tampak melaju dengan kecepatan tinggi sebelum akhirnya bertabrakan.</p>
<p dir="ltr">​"Dua motor bertabrakan, kayaknya sama-sama laju," ujar salah satu saksi saat dikonfirmasi oleh Kartanews.</p>
<p dir="ltr">​Dugaan adanya pengaruh minuman keras (miras) dalam insiden ini pun mulai terendus. Saksi mengungkapkan bahwa salah satu korban tercium aroma alkohol yang menyengat saat warga berupaya memberikan pertolongan pertama.</p>
<p dir="ltr">​"Orangnya bau minuman, kayaknya lagi mabuk," tambahnya.</p>
<p dir="ltr">​Sementara itu, pihak Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Berau yang dipimpin oleh Bripka Agung Setya Budi segera melakukan evakuasi di tempat kejadian perkara (TKP). Korban langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis intensif.</p>
<p dir="ltr">​Bripka Agung menyatakan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan kronologi dan penyebab pasti kecelakaan tersebut.</p>
<p dir="ltr">​"Untuk saat ini korban sudah dibawa ke rumah sakit. Kami akan menelusuri kronologi pastinya seperti apa untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut," pungkasnya.</p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Harga BBM Nonsubsidi Naik Awal Maret 2026, Pertamax Kaltim&#45;Kaltara Tembus Rp12.600 per Liter</title>
<link>https://kartanews.com/harga-bbm-nonsubsidi-naik-awal-maret-2026-pertamax-kaltim-kaltara-tembus-rp12600-per-liter</link>
<guid>https://kartanews.com/harga-bbm-nonsubsidi-naik-awal-maret-2026-pertamax-kaltim-kaltara-tembus-rp12600-per-liter</guid>
<description><![CDATA[ Penulis : Mursyidah Auni | Editor : Dewi ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202603/image_870x580_69b108204fa99.jpg" length="117199" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 11 Mar 2026 14:14:30 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, INDONESIA </strong>- PT Pertamina (Persero) kembali melakukan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi pada awal Maret 2026 dengan mengikuti kebijakan pemerintah terkait formula harga dasar BBM sebagaimana diatur dalam Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).</p>
<p>Perubahan harga mulai berlaku pada Maret 2026 dan diterapkan di berbagai wilayah di Indonesia, termasuk di Provinsi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara.</p>
<p>Sejumlah produk BBM nonsubsidi seperti Pertamax, Pertamax Turbo, dan Dexlite tercatat mengalami kenaikan dibandingkan harga pada periode sebelumnya.</p>
<p>Kenaikan harga bervariasi di setiap wilayah serta perbedaan harga juga terjadi antarprovinsi di Kalimantan, terutama untuk jenis Pertamax dan Pertamax Turbo.</p>
<p>Sementara itu, BBM bersubsidi seperti Pertalite dan Biosolar tidak mengalami perubahan harga dan tetap dijual sesuai harga yang telah ditetapkan pemerintah.</p>
<p>Berdasarkan data yang dirilis Pertamina melalui situs resmi Pertamina Niaga pada Selasa (10/3/2026), harga BBM di beberapa provinsi di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara tercatat sebagai berikut:</p>
<p><strong>Provinsi Kalimantan Timur</strong></p>
<p>Pertamax Turbo: Rp 13.350 per liter</p>
<p>Pertamax: Rp 12.600 per liter</p>
<p>Pertamina Dex: Rp 14.800 per liter</p>
<p>Dexlite: Rp 14.500 per liter</p>
<p>Pertamina Biosolar: Rp 6.800 per liter</p>
<p>Pertalite: Rp 10.000 per liter</p>
<p><strong>Provinsi Kalimantan Utara</strong></p>
<p>Pertamax Turbo: Rp 13.650 per liter</p>
<p>Pertamax: Rp 12.900 per liter</p>
<p>Pertamina Dex: Rp 15.100 per liter</p>
<p>Dexlite: Rp 14.800 per liter</p>
<p>Pertamina Biosolar: Rp 6.800 per liter</p>
<p>Pertalite: Rp 10.000 per liter</p>
<p>Penyesuaian harga BBM nonsubsidi tersebut merupakan kebijakan rutin yang dilakukan Pertamina mengikuti perkembangan harga minyak dunia serta nilai tukar rupiah, sesuai formula harga yang ditetapkan pemerintah.</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kronologi Penyebab Longsor TPST Bantargebang, Empat Orang Tewas Tertimbun Sampah</title>
<link>https://kartanews.com/kronologi-penyebab-longsor-tpst-bantargebang-empat-orang-tewas-tertimbun-sampah</link>
<guid>https://kartanews.com/kronologi-penyebab-longsor-tpst-bantargebang-empat-orang-tewas-tertimbun-sampah</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202603/image_870x580_69ae51b1a4664.jpg" length="131363" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 09 Mar 2026 12:52:15 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, BEKASI</strong> – Longsor gunungan sampah menyebabkan empat orang meninggal dunia setelah tertimbun material sampah yang terjadi di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat, pada Minggu (8/3/2026).</p>
<p>Berdasarkan informasi dari aparat kepolisian dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), longsor terjadi sekitar pukul 14.00–14.30 WIB ketika aktivitas pembuangan sampah tengah berlangsung di area TPST.</p>
<p>Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol Kusumo menjelaskan saat kejadian sejumlah truk sampah sedang mengantre untuk melakukan pembongkaran muatan. Tiba-tiba, bagian dari gunungan sampah runtuh dan menimpa kendaraan serta bangunan di sekitar lokasi.</p>
<p>Material sampah yang longsor dilaporkan menutup akses jalan di area tersebut dan menghantam sedikitnya lima unit truk sampah serta satu warung yang berada di sekitar lokasi pembuangan.</p>
<p>"Berdasarkan data sementara, jumlah korban diperkirakan mencapai sekitar 10 orang, terdiri dari lima sopir truk sampah dan lima warga sekitar yang beraktivitas sebagai pemulung," ujar Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Kusumo, dalam keterangannya, Senin (9/3/2026).</p>
<p>Peristiwa pertama kali diketahui oleh seorang petugas keamanan yang tengah melakukan pengecekan rutin di area TPST setelah beristirahat di warung kopi, lalu saksi kemudian mendengar teriakan warga yang memberitahukan adanya longsor.</p>
<p>Mengetahui kejadian, informasi segera disampaikan melalui jaringan komunikasi keamanan di kawasan TPST sehingga petugas dan aparat terkait segera menuju lokasi untuk melakukan penanganan awal serta proses evakuasi.</p>
<p>Dari proses evakuasi, empat orang telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.</p>
<p>Adapun para korban terdiri dari seorang pedagang kopi, seorang pemulung, serta sopir truk sampah yang saat kejadian berada di area antrean pembuangan.</p>
<p>"Korban meninggal dunia masing-masing berinisial S (60) seorang pedagang kopi di lokasi, EW (26) pemulung, DS (22) sopir truk asal Semper Barat, Cilincing, Jakarta Utara, dan IS (40) yang juga bekerja sebagai sopir truk," katanya, dikutip dari detiknews, Senin (9/3/2026).</p>
<p>Sementara itu, dua sopir truk dilaporkan berhasil selamat dari insiden, yakni J (sopir truk) dan R (sopir truk).</p>
<p><strong>Penyebab Longsor Gunung Sampah di Bantargebang</strong></p>
<p>Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji mengungkapkan bahwa longsor diduga dipicu oleh curah hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur kawasan dalam waktu cukup lama.</p>
<p>Kondisinya menyebabkan tumpukan sampah menjadi tidak stabil sehingga memicu pergeseran material dan berujung pada longsor.</p>
<p>“Longsoran terjadi saat sejumlah truk sedang mengantre untuk membongkar muatan. Tiba-tiba tumpukan sampah runtuh dan menimpa kendaraan serta bangunan di sekitarnya,” ujarnya, dilansir Antara, Senin (9/3/2026).</p>
<p>Hingga kini proses pencarian terhadap korban yang diduga masih tertimbun masih terus dilakukan oleh tim SAR gabungan.</p>
<p>Proses evakuasi dilakukan dengan mengerahkan sejumlah alat berat, termasuk sekitar 20 unit ekskavator untuk mengangkat material sampah di lokasi kejadian.</p>
<p>Selain fokus pada pencarian korban, aparat juga melakukan pendataan terhadap kerusakan serta kendaraan yang tertimbun dalam insiden.</p>
<p>Pihak berwenang juga terus melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan kronologi serta penyebab pasti longsor di kawasan TPST Bantargebang.</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Konflik Timur Tengah Berpotensi Ganggu Pariwisata, Kemenpar Siapkan Strategi Mitigasi</title>
<link>https://kartanews.com/konflik-timur-tengah-berpotensi-ganggu-pariwisata-kemenpar-siapkan-strategi-mitigasi</link>
<guid>https://kartanews.com/konflik-timur-tengah-berpotensi-ganggu-pariwisata-kemenpar-siapkan-strategi-mitigasi</guid>
<description><![CDATA[ Penulis : Mursyidah Auni | Editor : Dewi ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202603/image_870x580_69ad19989ef7c.jpg" length="81299" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 08 Mar 2026 14:40:11 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, BALI</strong> – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menyiapkan sejumlah langkah mitigasi untuk mengantisipasi potensi dampak konflik di kawasan Timur Tengah terhadap sektor pariwisata Indonesia, khususnya terkait arus kunjungan wisatawan mancanegara.</p>
<p>Langkah ini diambil menyusul meningkatnya ketegangan yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran yang berpotensi memengaruhi konektivitas penerbangan internasional, termasuk rute dari dan menuju Indonesia.</p>
<p>Wakil Menteri Pariwisata, Ni Luh Puspa mengatakan pemerintah terus memantau perkembangan situasi global, terutama yang berkaitan dengan operasional penerbangan dari kawasan Timur Tengah.</p>
<p>“Kita terus memantau situasi yang berkembang. GM Bandara Bali menyampaikan bahwa dari lima maskapai yang melayani rute Timur Tengah, saat ini memang ada yang belum dapat beroperasi,” ujarnya saat meninjau kondisi Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, Kamis (5/3/2026).</p>
<p>Meski demikian, ia menyebut dampak terhadap aktivitas penerbangan di Bandara Ngurah Rai masih relatif terbatas. Penurunan jumlah penerbangan tercatat hanya sekitar 0,5 persen.</p>
<p>Menurutnya, kondisi ini terjadi karena sebagian wisatawan melakukan penyesuaian rute perjalanan melalui sejumlah hub penerbangan di kawasan Asia.</p>
<p>“Sebagian wisatawan memilih rute alternatif melalui hub penerbangan seperti Malaysia dan Singapura sebelum melanjutkan perjalanan ke Indonesia,” jelasnya.</p>
<p>Ni Luh Puspa menambahkan, kedua negara tersebut selama ini memang menjadi simpul utama konektivitas penerbangan menuju Indonesia.</p>
<p>Berdasarkan data yang dimiliki Kemenpar, sekitar 28 persen konektivitas penerbangan internasional ke Indonesia berasal dari Malaysia, disusul Singapura sebesar 18 persen.</p>
<p>Sementara kontribusi konektivitas dari kawasan Timur Tengah tercatat sekitar 11 persen dengan Hong Kong dan hub Asia lainnya turut menjadi jalur alternatif.</p>
<p>“Artinya, konektivitas internasional menuju Indonesia masih didominasi oleh hub di Malaysia dan Singapura,” kata Ni Luh Puspa.</p>
<p>Selain itu, data kunjungan wisatawan mancanegara sepanjang 2025 menunjukkan bahwa pasar utama pariwisata Indonesia masih berasal dari kawasan Asia dan Pasifik, seperti Malaysia, Australia, Singapura, China, dan Timor Leste.</p>
<p>Berdasarkan kondisi tersebut, Kemenpar akan memperkuat strategi promosi pariwisata di kawasan Asia dan Pasifik sebagai langkah antisipatif terhadap kemungkinan dampak konflik di Timur Tengah.</p>
<p>“Arahan dari Ibu Menteri Pariwisata, kami akan memperkuat penetrasi pasar di kawasan Asia dan Pasifik agar situasi di Timur Tengah tidak memberikan dampak signifikan terhadap kinerja pariwisata nasional,” ujarnya.</p>
<p>Kemenpar juga terus menjalin koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk organisasi pariwisata dunia UN Tourism, guna memantau dinamika global serta dampaknya terhadap mobilitas wisatawan internasional.</p>
<p>“Perkembangan situasi masih terus kita pantau. Kami akan melihat laporan-laporan terbaru, termasuk kondisi di Bali, untuk memastikan langkah mitigasi yang tepat bagi sektor pariwisata,” tutup Ni Luh Puspa.</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia</title>
<link>https://kartanews.com/penyanyi-vidi-aldiano-meninggal-dunia</link>
<guid>https://kartanews.com/penyanyi-vidi-aldiano-meninggal-dunia</guid>
<description><![CDATA[ Penulis: Rein | Editor: Dewi ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202603/image_870x580_69ac2493b7cc6.jpg" length="39198" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 07 Mar 2026 21:16:30 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 17px;" ;=""><strong>KARTANEWS.COM, INDONESIA</strong> - Penyanyi, Vidi Aldiano dikabarkan meninggal dunia pada Sabtu (07/03/2026) sore dini hari.</span></p>
<p><span style="font-size: 17px;" ;="">Kabar meninggalnya pelantun lagu "Status Palsu" tersebut, diperoleh dari unggahan beberapa kolega vidi. </span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Salah satunya Deddy Corbuzier. Dalam keterangan unggahan akun sosial medianya, ia menyampaikan kesedihan yang mendalam atas kepergian Vidi. </span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Hal itu terlihat dari tulisan Dedi yang begitu terpukul atas meninggalnya Vidi yang dikenal begitu dekat dengannya.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">"</span><span style="font-size: 17px;" ;=""><i>My heart is broken badly broken, </i></span><span style="font-size: 17px;" ;=""><i>You gone too soon </i></span><span style="font-size: 17px;" ;="">(</span><span style="font-size: 17px;" ;="">Saya sangat menyesal mendengarnya. Kehilangan seseorang yang sangat berarti memang memberikan rasa sakit yang luar biasa, kamu pergi terlalu cepat)," ungkap Dedi.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">​Perjalanan medis suami Sheila Dara, Vidi Aldiano, dimulai saat ia divonis mengidap kanker ginjal ganas pada Desember 2019. </span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Setelah menjalani prosedur operasi di Singapura, ia sempat membawa kabar baik dengan dinyatakan bersih dari kanker pada 2020. Namun, kebahagiaan itu tak bertahan lama; melalui pemeriksaan rutin di tahun 2021, sel kanker kembali ditemukan. </span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Kondisi ini kian menantang di tahun 2023 setelah Vidi mengonfirmasi bahwa kankernya telah mengalami metastasis atau menyebar ke organ tubuh lainnya.</span><br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">"Mungkin banyak yang belum tahu bahwa tahun lalu, titipan Tuhan berupa kanker ini sudah menyebar ke beberapa titik, sehingga mengharuskan gue punya <em>appointment spa day</em> tiap tiga minggu. Seiring waktu berjalan. <em>I learn to make peace with my condition and be grateful for whatever God has given me throughout these years,</em>" ujar Vidi.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Perjuangan Vidi Aldiano melawan kanker kian menantang setelah ia mengungkapkan dampak medis yang dialaminya pada Juli 2025. </span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Akibat rangkaian pengobatan intensif, pelantun "Nuansa Bening" ini mengaku berat badannya menyusut hingga 10 kilogram.</span></p>
<p><span style="font-size: 17px;" ;="">​Selain penurunan berat badan yang drastis, suami Sheila Dara ini juga merasakan kelelahan yang luar biasa akibat kondisi kankernya. </span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Tak hanya itu, Vidi turut membagikan perubahan pada warna kulitnya, yang diduga kuat merupakan efek samping dari obat kemoterapi yang sedang ia jalani.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">"Beberapa bulan ini <em>somehow skin tone</em> satu badan naik banget. Curiga obat kemo baru gue ada glutathione nya deh..Enggak mau jadi Edward Cullen help," tulis Vidi di akun Instagram pribadinya.</span><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260307_211249_408.sdocx--></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>​17 Hari Tak Ada Kabar, Tiga Nelayan Berau di Perairan Derawan Dilaporkan Hilang Kontak</title>
<link>https://kartanews.com/17-hari-hilang-tak-ada-kabar-tiga-nelayan-berau-di-perairan-derawan-dilaporkan-hilang-kontak</link>
<guid>https://kartanews.com/17-hari-hilang-tak-ada-kabar-tiga-nelayan-berau-di-perairan-derawan-dilaporkan-hilang-kontak</guid>
<description><![CDATA[ Penulis: Rein | Editor: Dewi ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202603/image_870x580_69abc491ef9b7.jpg" length="75048" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 07 Mar 2026 14:29:52 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 17px;" ;=""><b>KARTANEWS.COM, BERAU</b></span><span style="font-size: 17px;" ;=""> – Polsek Tanjung Redeb menerima laporan hilangnya tiga orang nelayan yang tengah melaut di perairan utara luar Pulau Derawan. Ketiganya dilaporkan berangkat dari Pelabuhan Kasai menggunakan kapal motor tanpa identitas menuju sebuah rompon, namun hingga kini keberadaannya belum diketahui.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">​Laporan kehilangan tersebut masuk pada Jumat (6/3/2026) malam sekitar pukul 20.00 Wita. Kapolsek Tanjung Redeb, AKP Amin Maulani, mengonfirmasi bahwa pengaduan dilakukan oleh seorang warga bernama Salma yang merasa cemas lantaran para nelayan tersebut sudah tidak bisa dihubungi dalam waktu yang cukup lama.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">“Benar, pada Jumat malam kami menerima laporan terkait tiga warga yang hilang kontak saat melaut di perairan luar Pulau Derawan,” jelas AKP Amin Maulani.</span><br><span style="font-size: 17px;" ;=""> </span><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Ketiga nelayan yang dilaporkan hilang kontak, masing-masing bernama Rapiuddin alias Gondrong (30), Sukri (22), dan Saparuddin (38). </span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Ketiganya diketahui merupakan warga Jalan Pangeran Diguna RT 17, Tanjung Redeb. Mereka berangkat melaut menggunakan kapal motor nelayan tanpa nama dengan ciri berwarna biru putih, memiliki tenda di bagian belakang, serta memiliki tonase sekitar 16 ton.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">AKP Amin</span><span style="font-size: 17px;" ;=""><b> </b></span><span style="font-size: 17px;" ;="">Maulani mengungkapkan bahwa berdasarkan informasi yang dihimpun, para nelayan tersebut telah melaut selama kurang lebih 17 hari. Mereka bertolak dari Pelabuhan Kasai pada Selasa (17/2/2026) sekitar pukul 16.00 wita, </span><span style="font-size: 17px;" ;="">menuju rompon yang berada sekitar 13 mil arah utara di bagian luar Pulau Derawan. </span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Akan tetapi, hingga laporan dibuat pada 6 Maret 2026, atau sekitar 17 hari setelah keberangkatan, mereka belum kembali dan tidak dapat dihubungi.</span><br><span style="font-size: 17px;" ;=""> </span><br><span style="font-size: 17px;" ;="">“Kami telah menerima laporan tersebut dan langsung berkoordinasi dengan instansi terkait, termasuk Basarnas, untuk melakukan langkah-langkah pencarian serta pemantauan di wilayah perairan,” ungkapnya.</span><br><span style="font-size: 17px;" ;=""> </span><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Ia juga menambahkan bahwa </span><span style="font-size: 17px;" ;="">situasi di wilayah perairan Kecamatan Pulau Derawan saat ini sedang tidak bersahabat. Intensitas ombak yang tinggi dan cuaca buruk di area tersebut mempersulit pemantauan di sekitar titik rompon tujuan korban.</span><br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Pihak kepolisian pun mengimbau para nelayan dan masyarakat pesisir untuk selalu memperhatikan kondisi cuaca serta memastikan alat komunikasi dan keselamatan sebelum melaut.</span><br><span style="font-size: 17px;" ;=""> </span><br><span style="font-size: 17px;" ;="">"Kami berharap ketiga nelayan tersebut dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat,” pungkasnya. </span><br><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260307_142353_415.sdocx--></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pastikan Kuota Aman, Pertamina Imbau Warga Kalimantan Tak Perlu Panic Buying</title>
<link>https://kartanews.com/pastikan-kuota-aman-pertamina-imbau-warga-kalimantan-tak-perlu-panic-buying</link>
<guid>https://kartanews.com/pastikan-kuota-aman-pertamina-imbau-warga-kalimantan-tak-perlu-panic-buying</guid>
<description><![CDATA[ Penulis: Rein | Editor: Dewi ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202603/image_870x580_69aad213e927e.jpg" length="98294" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 06 Mar 2026 21:14:01 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 17px;" ;=""><b>KARTANEWS.COM, BALIKPAPAN</b></span><span style="font-size: 17px;" ;=""> — </span><span style="font-size: 17px;" ;="">PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan mengonfirmasi bahwa ketahanan stok BBM di wilayah Kalimantan, khususnya Balikpapan, berada dalam parameter aman. Klarifikasi ini menanggapi isu mengenai potensi kelangkaan setelah 20 hari. </span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Area Manager Communications </span><span style="font-size: 17px;" ;="">Pertamina Patra Niaga Regional, Edi Mangun, menyatakan bahwa 20 hari me</span><span style="font-size: 17px;" ;="">rupakan ambang batas minimal cadangan nasional (</span><span style="font-size: 17px;" ;=""><i>safety stock</i></span><span style="font-size: 17px;" ;="">), bukan sisa durasi ketersediaan. </span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Suplai ke depot-depot dilakukan secara kontinu melalui kapal tanker dengan interval 2-3 hari untuk menjamin volume tangki tetap stabil. Selain itu, ditegaskan bahwa tidak ada pemotongan kuota BBM subsidi maupun non-subsidi.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">“Pada prinsipnya kami selalu mengacu kepada ketahanan stok nasional, yaitu mempertahankan stok di semua depot pada angka 20 hari,” kata Edi dalam keterangannya, Jum'at (6/3/2026).</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Ia mengatakan angka 20 hari tersebut bukan berarti BBM akan habis setelah hari ke-21. Ketentuan tersebut hanya menjadi standar minimal untuk memastikan cadangan energi tetap terjaga.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">“Artinya semua depot kita memiliki stok yang selalu siap untuk 20 hari ke depan. Itu bukan berarti pada hari ke-21 BBM kemudian kosong atau tidak ada lagi,” ujarnya,</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Menurut penjelasan Edi, suplai BBM ke terminal-terminal di Kalimantan dilakukan secara rutin menggunakan kapal tanker guna menjaga kestabilan volume cadangan. </span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Mengingat lokasi depo yang mayoritas berada di bantaran sungai, proses pengisian ulang dilakukan setiap dua hingga tiga hari sekali. </span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Selain itu, ia memastikan tidak ada pemotongan jatah BBM, baik untuk jenis subsidi (sesuai regulasi BPH Migas) maupun non-subsidi.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">“Kalau dilihat di Kalimantan, depot-depot berada di pinggir sungai dan hampir setiap dua atau tiga hari ada kapal tanker yang masuk membawa BBM untuk mempertahankan volume di tangki-tangki depot,” jelasnya.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Karena itu, Pertamina mengimbau masyarakat agar tidak terpancing informasi yang belum jelas kebenarannya terkait ketersediaan BBM.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">“Sekali lagi kami mengimbau masyarakat tidak perlu panik dan tetap normal dalam mengisi bahan bakar sesuai kebutuhan,” kata Edi.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Pertamina, lanjut dia, berkomitmen menjaga ketahanan stok BBM di wilayah Kalimantan agar tetap sesuai dengan ketentuan yang berlaku serta memastikan distribusi berjalan lancar.</span><br><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260306_211227_598.sdocx--></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kisah Fenomena Jane: Induk Orangutan yang Bertahan Hidup Bersama Dua Bayi Kembarnya di Hutan Kaltim</title>
<link>https://kartanews.com/kisah-fenomena-jane-induk-orangutan-yang-bertahan-hidup-bersama-dua-bayi-kembarnya-di-hutan-kaltim</link>
<guid>https://kartanews.com/kisah-fenomena-jane-induk-orangutan-yang-bertahan-hidup-bersama-dua-bayi-kembarnya-di-hutan-kaltim</guid>
<description><![CDATA[ Penulis: Mursyidah Auni | Editor: Dewi ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202603/image_870x580_69a929490441c.jpg" length="72735" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 05 Mar 2026 14:58:33 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, KUTAI TIMUR</strong> – Tim Conservation Action Network (CAN) Borneo bersama Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Timur kembali melakukan penyelamatan satwa dilindungi. Kali ini, seekor orangutan betina dewasa ditemukan bersama dua bayi kembarnya, sebuah fenomena yang sangat jarang terjadi di alam liar.</p>
<p>Induk orangutan tersebut kemudian diberi nama Jane, sementara kedua anaknya dinamai Andrianto dan Parlin. Ketiganya ditemukan di kawasan hutan yang telah mengalami fragmentasi di wilayah Kalimantan Timur.</p>
<p>Direktur CAN Borneo, Paulinus Kristianto, menjelaskan proses penyelamatan bermula dari laporan masyarakat yang melihat seekor induk orangutan turun ke area terbuka.</p>
<p>“Pada hari pertama kami melakukan pengecekan, tetapi belum menemukan keberadaan orangutan tersebut. Baru pada hari kedua tim berhasil menemukannya,” ujarnya dilansir dari detikkalimantan, Kamis (5/3/2026).</p>
<p>Saat pertama kali ditemukan, tim sempat ragu apakah dua bayi yang berada bersama induk tersebut merupakan anaknya atau anak dari individu lain.</p>
<p>Namun setelah diamati lebih lanjut, ukuran tubuh kedua bayi yang relatif sama menunjukkan bahwa keduanya merupakan anak kembar.</p>
<p>“Kami sempat bertanya-tanya apakah itu bayi orangutan lain atau milik induknya. Setelah dilihat lebih dekat dan ukurannya sama, kami menyimpulkan bahwa itu memang bayi kembar,” jelasnya.</p>
<p>Kelahiran bayi kembar pada orangutan tergolong sangat langka. Paulinus menyebutkan, dalam catatan konservasi di Indonesia, kasus serupa terakhir kali tercatat pada tahun 2020 di Taman Nasional Tanjung Puting, Kalimantan Tengah.</p>
<p>“Kasus bayi orangutan kembar ini sangat jarang, mungkin hanya satu dari ratusan kejadian kelahiran orangutan,” katanya.</p>
<p>Dalam kondisi alami, orangutan umumnya hanya melahirkan satu anak setiap 6 hingga 8 tahun, menjadikannya salah satu mamalia dengan tingkat reproduksi paling lambat di dunia. Kondisi tersebut membuat kelahiran bayi kembar menjadi fenomena yang sangat tidak biasa.</p>
<p>Setelah menemukan Jane dan kedua bayinya, tim melakukan analisis menggunakan citra satelit untuk menilai kondisi habitat di sekitar lokasi penemuan.</p>
<p>Hasilnya menunjukkan bahwa kawasan hutan di wilayah tersebut sudah mengalami degradasi dan tidak lagi cukup mendukung kehidupan orangutan, terutama bagi induk yang harus merawat dua bayi sekaligus.</p>
<p>“Dalam kondisi normal, induk orangutan membutuhkan sekitar satu kilogram makanan per hari. Dengan dua bayi, kebutuhan energi tentu jauh lebih besar karena ia harus memproduksi susu untuk keduanya,” ujar Paulinus.</p>
<p>Dengan kondisi habitat yang terbatas, tim memutuskan untuk melakukan evakuasi dan translokasi guna memastikan keselamatan ketiganya.</p>
<p>Menariknya, proses penyelamatan Jane dan kedua bayinya berlangsung relatif mudah. Biasanya orangutan yang berada di pohon tinggi akan sulit dievakuasi karena enggan turun ke tanah.</p>
<p>Namun dalam kasus ini, Jane justru terlihat kooperatif saat tim mendekat.</p>
<p>“Biasanya orangutan yang sudah berada di pohon tinggi jarang mau turun. Tapi kali ini mereka seperti ingin diselamatkan, seolah menyerahkan diri. Proses evakuasi pun berjalan cukup cepat,” ungkap Paulinus.</p>
<p>Kepala BKSDA Kalimantan Timur, Ari Wibawanto yang turut terlibat dalam operasi mengatakan bahwa keputusan penyelamatan dilakukan setelah mempertimbangkan kondisi hutan yang semakin terfragmentasi.</p>
<p>Setelah dievakuasi, Jane dan kedua bayinya langsung menjalani pemeriksaan kesehatan oleh tim medis satwa liar.</p>
<p>“Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh dan hasilnya menunjukkan kondisi ketiganya sangat baik. Sekitar tiga jam setelah pemeriksaan selesai, kami langsung melakukan pelepasliaran kembali di lokasi yang telah melalui kajian kelayakan habitat,” jelasnya.</p>
<p>Lokasi penemuan Jane dan bayi kembarnya diketahui berada tidak jauh dari kawasan Simpang Perdau, wilayah yang sebelumnya juga kerap dilaporkan menjadi lokasi orangutan turun hingga ke tepi jalan.</p>
<p>Berdasarkan hasil pemeriksaan, Jane diperkirakan berusia 15 hingga 20 tahun, sedangkan kedua bayinya diperkirakan berumur sekitar 2 hingga 3 tahun.</p>
<p>Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus) merupakan satwa yang dilindungi dan berstatus Critically Endangered (Kritis) menurut International Union for Conservation of Nature (IUCN).</p>
<p>Ancaman utama terhadap populasi orangutan di alam liar antara lain deforestasi, fragmentasi habitat, serta konflik dengan manusia akibat penyusutan kawasan hutan.</p>
<p>Penemuan induk orangutan dengan bayi kembar ini dinilai menjadi pengingat pentingnya upaya perlindungan habitat hutan tropis di Kalimantan demi keberlangsungan hidup satwa endemik lainnya.</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Catat Aturannya! Tol IKN Hanya untuk Kendaraan Kecil, Kecepatan Maksimal 60 Km/Jam</title>
<link>https://kartanews.com/catat-aturannya-tol-ikn-hanya-untuk-kendaraan-kecil-kecepatan-maksimal-60-kmjam</link>
<guid>https://kartanews.com/catat-aturannya-tol-ikn-hanya-untuk-kendaraan-kecil-kecepatan-maksimal-60-kmjam</guid>
<description><![CDATA[ Penulis: Rein | Editor: Dewi ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202603/image_870x580_69a921752ae72.jpg" length="103272" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 05 Mar 2026 14:28:14 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 17px;" ;=""><b>KARTANEWS.COM, BALIKPAPAN</b></span><span style="font-size: 17px;" ;=""> - </span><span style="font-size: 17px;" ;="">Arus mudik di Kalimantan Timur tahun 2026 akan mendapat dukungan infrastruktur baru berupa fungsionalisasi jalan tol menuju kawasan IKN. </span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Kepala BBPJN Kaltim, Yudi Hardiana, menyatakan bahwa jalur tersebut dijadwalkan beroperasi sementara mulai 13 hingga 29 Maret 2026 guna memastikan kelancaran lalu lintas masyarakat.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">“Panjang ruas yang masyarakat dapat manfaatkan mencapai 52,5 kilometer,” ucapnya berdasarkan keterangan yang diperoleh, Selasa (3/3/2026).</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Pengoperasian fungsional Tol IKN ini diharapkan mampu memfasilitasi kebutuhan mobilitas pemudik, khususnya bagi warga Balikpapan dan wilayah Kalimantan Timur lainnya. </span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Selain itu, jalur ini juga dipersiapkan untuk melayani masyarakat yang berencana memanfaatkan masa libur Lebaran dengan mengunjungi kawasan IKN</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">“Semoga bisa membantu pemudik yang hendak menuju Kalimantan Selatan (Kalsel),” ucapnya</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Yudi Hardiana memaparkan bahwa skema lalu lintas tahun ini mengalami perubahan dibandingkan periode sebelumnya.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Selain tetap menyediakan akses melalui Gerbang Tol Manggar sebagaimana pada masa libur Natal, pemerintah kini membuka jalur tambahan. </span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Rute baru tersebut terletak di Seksi 1B Tol IKN yang terintegrasi langsung dengan jalan lingkar (Ring Road) Balikpapan.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">“Kehadiran jalur ini agar memperlancar distribusi kendaraan menuju kawasan IKN,” tuturnya.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">BBPJN menekankan aspek keselamatan sebagai prioritas utama selama masa operasional fungsional. Pengguna jalan wajib mematuhi sejumlah ketentuan.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">“Termasuk batas kecepatan maksimal 60 kilometer per jam,” pungkasnya</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Waktu operasional tol fungsional ini dibatasi mulai pukul 06.00 hingga 18.00 WITA. Demi aspek keamanan dan keselamatan, akses hanya diberikan bagi kendaraan Golongan I (kendaraan kecil non-bus dan non-truk).</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Selain itu, BBPJN tengah berkoordinasi dengan Otorita IKN mengenai rencana pembukaan jalur lebih awal pada 1 Syawal 1447 H guna memfasilitasi masyarakat yang akan melaksanakan Salat Idulfitri di Masjid Negara IKN.</span><br><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260305_142204_820.sdocx--></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kalah oleh Sengketa Batas, Pembangunan SD Filial Biatan Ilir Dihentikan: Siapa Lindungi Hak Anak?</title>
<link>https://kartanews.com/kalah-oleh-sengketa-batas-pembangunan-sd-filial-biatan-ilir-dihentikan-siapa-lindungi-hak-anak</link>
<guid>https://kartanews.com/kalah-oleh-sengketa-batas-pembangunan-sd-filial-biatan-ilir-dihentikan-siapa-lindungi-hak-anak</guid>
<description><![CDATA[ Penulis: Rein | Editor: Dewi ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202603/image_870x580_69a82d09609ad.jpg" length="101481" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 04 Mar 2026 21:03:22 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 17px;" ;=""><span ;=""><b>KARTANEWS.COM, BERAU</b></span></span><span style="font-size: 17px;" ;="">– Potret pendidikan memprihatinkan datang dari pelosok Kabupaten Berau. Sebanyak 60 siswa Sekolah Filial (SD) 001 Cabang Biatan Ilir terpaksa belajar di bawah kolong rumah warga dengan kondisi tak layak dan bau pesing yang menyengat.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Kisah ini diungkapkan oleh guru sukarelawan, Ibu Asni, yang sempat mengajar di sekolah tersebut selama kurang lebih satu tahun.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">“Hari terakhir saya mau pamit sama anak-anak, saya tunggu mereka di pintu kelas. Mereka datang jalan kaki tiga kilometer dari rumah, pakai sandal jepit, kaki berlumpur. Nggak sanggup saya pamit,” ucapnya kepada Kartanews, Rabu (4/3/2026).</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Sekolah tersebut menampung siswa dari kelas 1 hingga kelas 6, namun hanya memiliki lima guru untuk seluruh tingkatan. Bahkan, menurut Asni, tidak ada guru bidang studi khusus yang tetap mengajar di sana.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">"Bisa kah terpenuhi? Bisa kah mereka merdeka dalam belajar? Dengan enam kelas hanya lima guru, belum lagi guru bidang studi tidak ada,” katanya.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Awalnya, warga setempat sempat membangun ruang kelas sederhana. Namun karena dinilai tidak layak, kegiatan belajar mengajar dipindahkan ke bawah kolong rumah warga.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">“Kami mengajar di sana, bau pesing. Karena di bawah rumah orang,” ungkap Asni.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Kondisi tersebut sudah berlangsung cukup lama. Hingga kini, para siswa masih belajar dalam keterbatasan sarana dan prasarana.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Asni membeberkan, sekolah tersebut sebenarnya telah didirikan. Bahkan di lokasi terdapat plakat dari Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Berau. Namun, pembangunan sekolah disebut sempat dihentikan.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">“Sekolah sudah didirikan, tapi dicekal, dilarang, stop. Pemerintah Berau tidak ada tindakan lanjutnya. Kenapa pemerintah kalah? Kalau memang itu masih petanya Berau,” ujarnya mempertanyakan.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Ia mengaku heran karena hingga kini belum ada kejelasan lanjutan dari pemerintah daerah terkait pembangunan fasilitas sekolah yang layak bagi anak-anak di wilayah tersebut.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Ia sendiri bukan guru berstatus ASN maupun PPPK. Ia mengajar secara sukarela karena tergerak melihat kondisi pendidikan di kampungnya.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">“Saya tidak pernah mengajar sebelumnya. Tergerak saja. Saya punya sedikit ilmu, saya ajar pendidikan agama Islam dan moral Pancasila di sana,” tuturnya.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Ia berhenti mengajar setelah guru-guru di sekolah tersebut diangkat menjadi PPPK. Namun kepeduliannya terhadap kondisi siswa tidak pernah surut.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Saat ini, kata dia sekitar 60 siswa dari kelas 1 hingga kelas 6 masih menjalani kegiatan belajar mengajar di bawah kolong rumah warga, berjalan kaki hingga tiga kilometer setiap hari demi menuntut ilmu.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">“Kisah ini menjadi potret nyata ketimpangan akses pendidikan di daerah. Pertanyaan pun muncul kapan anak-anak di Biatan Ilir bisa merasakan ruang kelas yang layak dan benar-benar merdeka dalam belajar,” pungkasnya. </span><br><br><br><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260304_205943_851.sdocx--></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Indonesia Dapat Saksikan Gerhana Bulan Total atau Blood Moon 2026, Ini Jadwal Lengkapnya</title>
<link>https://kartanews.com/indonesia-dapat-saksikan-gerhana-bulan-total-atau-blood-moon-ini-jadwal-lengkapnya</link>
<guid>https://kartanews.com/indonesia-dapat-saksikan-gerhana-bulan-total-atau-blood-moon-ini-jadwal-lengkapnya</guid>
<description><![CDATA[ Penulis: Mursyidah Auni | Editor: Dewi ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202603/image_870x580_69a55e31cbecf.jpg" length="35152" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 02 Mar 2026 17:54:32 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, JAKARTA</strong> – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan fenomena Gerhana Bulan Total (GBT) akan terjadi pada Selasa, 3 Maret 2026. </p>
<p>Peristiwa astronomi ini dapat disaksikan langsung dari sebagian besar wilayah Indonesia apabila kondisi cuaca mendukung.</p>
<p>Deputi Bidang Geofisika BMKG, Nelly Florida Riama, menjelaskan bahwa gerhana bulan terjadi ketika Matahari, Bumi, dan Bulan berada pada satu garis lurus saat fase purnama serta bulan sepenuhnya memasuki bayangan inti atau umbra Bumi.</p>
<p>“Gerhana Bulan Total terjadi ketika Bulan seluruhnya berada di dalam bayangan umbra Bumi. Pada fase ini, Bulan dapat tampak berwarna merah apabila langit cerah,” ujarnya dalam situs resmi BMKG, Senin (2/3/2026).</p>
<p>Menurut data BMKG, gerhana mulai teramati pada pukul 18.03.56 WIB. Puncak gerhana diperkirakan berlangsung pada pukul 18.33.39 WIB atau 19.33.39 WITA dan 20.33.39 WIT. </p>
<p>Sementara itu, keseluruhan rangkaian gerhana dari awal hingga berakhir berlangsung selama 5 jam 41 menit 51 detik.</p>
<p>Durasi fase sebagian (parsial) tercatat sekitar 3 jam 27 menit 47 detik. Adapun fase totalitas, yakni ketika Bulan sepenuhnya berada dalam bayangan umbra, berlangsung selama 59 menit 27 detik.</p>
<p>Pelaksana Tugas Direktur Seismologi Teknik, Geofisika Potensial, dan Tanda Waktu BMKG, Fachri Radjab, menyampaikan bahwa karakteristik pengamatan akan berbeda di tiap wilayah Indonesia.</p>
<p>“Wilayah Indonesia bagian timur memiliki peluang lebih baik untuk menyaksikan fase awal gerhana saat Bulan terbit. Sementara di Indonesia bagian barat, Bulan sudah berada dalam fase gerhana ketika muncul di ufuk timur,” ujarnya.</p>
<p>Fenomena perubahan warna Bulan menjadi kemerahan yang kerap disebut sebagai “blood moon” terjadi akibat hamburan cahaya Matahari oleh atmosfer Bumi. </p>
<p>Cahaya berwarna biru dengan panjang gelombang pendek lebih banyak tersebar, sedangkan cahaya merah dengan panjang gelombang lebih panjang diteruskan dan dipantulkan ke permukaan Bulan.</p>
<p>BMKG mencatat bahwa gerhana sepenuhnya berakhir pada pukul 21.24 WIB, saat Bulan keluar dari bayangan penumbra Bumi. Masyarakat yang ingin mengamati fenomena ini disarankan memilih lokasi terbuka dengan pandangan ke arah timur serta minim polusi cahaya.</p>
<p>Sepanjang tahun 2026, secara global diperkirakan terjadi empat peristiwa gerhana, terdiri atas dua gerhana Matahari dan dua gerhana Bulan. </p>
<p>Namun, dari keseluruhan peristiwa tersebut, hanya Gerhana Bulan Total pada 3 Maret 2026 yang dapat diamati dari Indonesia.</p>
<p>Secara astronomis, gerhana ini merupakan bagian dari seri Saros 133 dan tercatat sebagai anggota ke-27 dari total 71 peristiwa dalam siklus tersebut. Fenomena serupa sebelumnya terjadi pada 21 Februari 2008 dan akan kembali berulang pada 13 Maret 2044.</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>MUI Minta Pemerintah Indonesia Keluar dari BOP yang Dibentuk Amerika</title>
<link>https://kartanews.com/mui-minta-pemerintah-indonesia-keluar-dari-bop-yang-dibentuk-amerika</link>
<guid>https://kartanews.com/mui-minta-pemerintah-indonesia-keluar-dari-bop-yang-dibentuk-amerika</guid>
<description><![CDATA[ Penulis: Rein | Editor : Dewi ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202603/image_870x580_69a4606638dd2.jpg" length="69907" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 01 Mar 2026 23:54:20 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 17px;" ;=""><strong>KARTANEWS.COM, JAKARTA</strong> - Majeleis Ulama Indonesia (MUI) mengecam keras atas tindakan Israel dan Amerika menyerang Iran pada Sabtu (28/02/2026) kemarin. Atas tindakan kedua negara tersebut, menyebabkan terbunuhnya pemimpin tertinggi Republik Islam Iran, Ayatullah Sayid Ali Khamenei. </span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">MUI menilai serangan Israel dan Amerika tersebut bertentangan dengan nilai kemanusiaan. Sehingga harus segera dihentikan. </span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">"MUI mengutuk serangan Israel yang didukung oleh Amerika karena bertentangan dengan nilai-nilai kemanusiaan dan pembukaan UUD 1945," dikutip dari siaran pers MUI Nomor Kep-28/DP-MUI/III/2026, Minggu (1/3/2026).</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Agresi militer itu juga, dipandang melanggar hukum perjanjian internasional. Menurut MUI, Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) harus mengambil langkah tegas dalam persoalan konflik ini.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">"Amerika dan Israel harus menghentikan serangan ke Iran karena serangan ini bertentangan dengan pasal 2 (4) Deklarasi PBB," tulis MUI.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">MUI juga melihat dari serangan tersebut, ada maksud terselubung amerika dalam menginvasi IRAN. Hal ini juga berkaitan dengan proses pembebasan serta kemerdekaan Palestina yang diduga kuat dihambat.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Sebab Iran salah satu negara yang paling getol mendukung Palestina merdeka. Selain itu juga membantu dalam hal perlawanannya terhadap Israel di jalur Gaza.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">"Serangan ini patut diduga sebagai upaya sistematis melemahkan posisi strategis Iran di kawasan, sekaligus membatasi dukungan Iran terhadap perjuangan untuk kemerdekaan Palestina," terang MUI.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">​Dalam menyikapi konflik Israel-Palestina, Majelis Ulama Indonesia (MUI) mendorong komunitas internasional untuk bertindak sebagai mediator yang mampu menghentikan agresi militer Israel. </span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">MUI menilai serangan tersebut bukan sekedar operasi militer, melainkan instrumen politik untuk mengukuhkan dominasi Israel di kawasan tersebut.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">​Lebih lanjut, MUI menyoroti peran sentral Amerika Serikat melalui </span><span style="font-size: 17px;" ;=""><i>Board of Peace</i></span><span style="font-size: 17px;" ;=""> <em>(BoP). </em>Strategi AS tersebut kini dipertanyakan efektivitasnya: apakah benar-benar demi keadilan atau justru memperkuat sistem keamanan yang timpang dan menghambat kemerdekaan Palestina. </span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Atas dasar ketidakefektifan ini, MUI mendesak Pemerintah Indonesia untuk segera menarik diri dari keanggotaan <em>BoP</em> demi mencari jalan perdamaian yang lebih nyata.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">"Karena yang terjadi justru sebaliknya, Trump melakukan serangan bersama Israel terhadap Iran dan memicu perang regional yang melibatkan berbagai kekuatan, baik secara langsung maupun melalui proksi," tutup MUI dalam keterangannya.</span><br><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260301_234958_225.sdocx--></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pro Kontra Pengadaan Mobil Dinas Rp8,5 Miliar, Kekayaan Gubernur Kaltim Rp166,5 Miliar Terkuak</title>
<link>https://kartanews.com/pro-kontra-pengadaan-mobil-dinas-rp85-miliar-kekayaan-gubernur-kaltim-rp1665-miliar-terkuak</link>
<guid>https://kartanews.com/pro-kontra-pengadaan-mobil-dinas-rp85-miliar-kekayaan-gubernur-kaltim-rp1665-miliar-terkuak</guid>
<description><![CDATA[ Penulis: Mursyidah Auni | Editor: Dewi ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202603/image_870x580_69a3f7dd2110d.jpg" length="372930" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 01 Mar 2026 16:14:21 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: left;"><strong>KARTANEWS.COM, SAMARINDA  – </strong>Rencana pengadaan mobil dinas Gubernur Kalimantan Timur senilai Rp8,5 miliar menuai perhatian publik. Di tengah polemik tersebut, data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) terbaru menunjukkan total kekayaan Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud mencapai Rp166.521.104.827.</p>
<p>Berdasarkan data e-LHKPN Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang dilaporkan pada 20 Maret 2025, Rudy mencatatkan kepemilikan aset berupa tanah dan bangunan senilai Rp26.500.500.000.</p>
<p>Asetnya antara lain properti di Jakarta Selatan dan Samarinda, serta sebidang tanah seluas 100.000 meter persegi (m²) di Penajam Paser Utara.</p>
<p>Rincian properti meliputi tanah dan bangunan seluas 200 m²/50 m² di Jakarta Selatan senilai Rp250.500.000, tanah dan bangunan 170 m²/170 m² di Samarinda senilai Rp3 miliar, serta dua bidang tanah dan bangunan di Jakarta Selatan masing-masing senilai Rp6,2 miliar dan Rp15 miliar. Selain itu, terdapat tanah di Penajam Paser Utara senilai Rp2,05 miliar.</p>
<p>Rudy juga mencantumkan kepemilikan tiga unit kendaraan dengan total nilai Rp250 juta, terdiri atas Honda CR-V tahun 2010, Honda Freed tahun 2008, dan Suzuki X-Over tahun 2007.</p>
<p>Aset lainnya meliputi harta bergerak lainnya senilai Rp450 juta, kas dan setara kas sebesar Rp28.015.084.827, serta harta lainnya yang tercatat mencapai Rp224 miliar.</p>
<p>Rudy juga melaporkan utang sebesar Rp112.694.480.000, sehingga total kekayaan bersih yang dilaporkan sebesar Rp166,5 miliar.</p>
<p>Sementara itu, rencana pengadaan mobil dinas baru senilai Rp8,5 miliar tengah menjadi sorotan publik. Rudy menyatakan hingga kini dirinya belum menerima kendaraan dinas baru dan masih menggunakan kendaraan pribadi untuk kegiatan kedinasan.</p>
<p>“Berkaitan dengan mobil, sampai hari ini Pemprov Kaltim belum menyediakan kendaraan dinas untuk kami. Mobil yang digunakan saat ini adalah mobil pribadi,” ujarnya, dikutip dari CNN Indonesia, Minggu (1/2/2026).</p>
<p>Ia menjelaskan, kebutuhan kendaraan dinas baru dimaksudkan untuk menunjang aktivitas kepala daerah, terlebih Kalimantan Timur berperan sebagai wilayah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN) yang kerap menerima kunjungan pejabat nasional maupun tamu internasional.</p>
<p>“Kalimantan Timur adalah Ibu Kota Nusantara, miniatur Indonesia. Tamu yang datang bukan hanya dari dalam negeri, tetapi juga mancanegara. Kita harus menjaga marwah daerah,” ucapnya.</p>
<p>Rudy menambahkan, pengadaan kendaraan dinas mengacu pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 7 Tahun 2006 yang mengatur kapasitas mesin kendaraan kepala daerah, yakni maksimal 3.000 cc untuk jenis sedan dan 4.200 cc untuk jenis jeep.</p>
<p>“Mobil yang diadakan sesuai ketentuan, kapasitasnya 3.000 cc. Kami mengikuti aturan yang berlaku,” katanya.</p>
<p>Menanggapi hal itu, Kementerian Dalam Negeri menyarankan agar rencana pengadaan tersebut dikaji ulang.</p>
<p>Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya menyampaikan bahwa pembelian kendaraan dinas harus selaras dengan prinsip efisiensi anggaran.</p>
<p>“Kami menyarankan gubernur untuk melakukan evaluasi agar sesuai dengan prinsip efisiensi. Hal ini juga telah kami sampaikan secara langsung,” ujarnya dalam keterangannya.</p>
<p>Bima menegaskan bahwa regulasi yang dirujuk hanya mengatur kapasitas mesin kendaraan, bukan nilai atau harga pembelian. Karena itu, kebijakan pengadaan tetap harus mempertimbangkan surat edaran Menteri Dalam Negeri tahun 2026 mengenai efisiensi belanja daerah.</p>
<p>Polemik terkait rencana pengadaan kendaraan dinas hingga kini masih menjadi perhatian publik di Kalimantan Timur bahkan nasional.</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Izin Tambang PT BUMNU Dicium Bau Amis: Tabrak UU Konservasi, Ancam Tenggelamkan 8 Desa</title>
<link>https://kartanews.com/izin-tambang-pt-bumnu-dicium-bau-amis-tabrak-uu-konservasi-ancam-tenggelamkan-8-desa</link>
<guid>https://kartanews.com/izin-tambang-pt-bumnu-dicium-bau-amis-tabrak-uu-konservasi-ancam-tenggelamkan-8-desa</guid>
<description><![CDATA[ Penulis: Rein | Editor: Dewi ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202602/image_870x580_69a19e0a71fc9.jpg" length="96974" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 27 Feb 2026 21:40:04 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 17px;" ;=""><strong>KARTANEWS.COM, KUTIM </strong>- Organisasi keagamaan Nahdlatul Ulama (NU) dinilai perlu melakukan pertimbangan ulang atas keputusan mereka menerima konsesi batubara bekas PT Kaltim Prima Coal (KPC) di Kalimantan Timur. </span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Hasil riset dan pemetaan yang dilakukan oleh Aksi Ekologi &amp; Emansipasi Rakyat (AEER) mengungkapkan bahwa sebagian wilayah konsesi PT Berkah Usaha Muamalah Nusantara (BUMNU) merambah ke kawasan konservasi. </span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Meski perusahaan tersebut mengantongi Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) seluas 26.000 hektar sejak 2023, data AEER menunjukkan sekitar 488,34 hektar di antaranya justru masuk ke dalam area Taman Nasional Kutai (TNK).</span></p>
<p><span style="font-size: 17px;" ;="">Padahal, secara legal-formal, aktivitas pertambangan di kawasan konservasi merupakan pelanggaran telak. </span></p>
<p><span style="font-size: 17px;" ;="">Hal ini bertentangan dengan mandat UU Konservasi Sumber Daya Alam, UU Kehutanan, serta UU Tata Ruang yang secara eksplisit melarang segala bentuk eksploitasi mineral di wilayah yang dilindungi tersebut.</span> <br> <br><span style="font-size: 17px;" ;="">Peneliti AEER, Riski Saputra mengatakan konsesi BUMNU terhampar di 16 desa di Kecamatan Bengalon, Rantau Pulung, Sangata Selatan, dan Sangata Utara, Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur. Jaraknya berdekatan dengan pemukiman warga.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">“Menurut kami akan memicu konflik kalau tetap ada konsesi di atas wilayah yang padat pemukiman,” ucapnya dikutip dari Mongabay.co.</span></p>
<p> <span style="font-size: 17px;" ;="">Selain merambah kawasan konservasi, sekitar 17.000 hektar atau 60% dari total konsesi tersebut merupakan hutan sekunder. </span></p>
<p><span style="font-size: 17px;" ;="">Jika kawasan ini dibabat untuk pertambangan, diperkirakan akan melepaskan emisi karbon sebesar 6,9 juta ton ke atmosfer. </span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Kondisi ini diperparah oleh letak konsesi yang berada di lanskap DAS Bengalon—wilayah yang menurut KLHK membutuhkan pemulihan mendesak karena penurunan daya dukung lingkungan dan kerusakan fungsi hidrologi. </span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Dampak nyata akan menghantam Desa Tebangan Lembak dan tujuh desa lainnya di hilir yang terancam banjir besar akibat penggundulan hutan, melengkapi penderitaan warga yang selama ini sudah terdampak oleh aktivitas tambang KPC.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">“Kalau NU atau BUMNU tetap melakukan penambangan, pasti akan memperburuk situasi dan berkontribusi terhadap situasi kebencanaan di wilayah DAS Bengalo,” pungkasnya.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Sumber air minum warga juga rusak karena sudah tercemar. Warga kini harus mengandalkan tandon-tandon hasil </span><span style="font-size: 17px;" ;=""><i>corporate social responsibility</i></span><span style="font-size: 17px;" ;=""> (CSR) KPC.</span><br><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260227_213517_039.sdocx--></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Sidang Vonis Penembakan THM Samarinda Rampung, JPU Buka Peluang Banding</title>
<link>https://kartanews.com/sidang-vonis-penembakan-thm-samarinda-rampung-jpu-buka-peluang-banding</link>
<guid>https://kartanews.com/sidang-vonis-penembakan-thm-samarinda-rampung-jpu-buka-peluang-banding</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202602/image_870x580_699f36b5ba7cf.jpg" length="79733" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 26 Feb 2026 01:54:29 +0800</pubDate>
<dc:creator>Irla Hadratan Iman</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, SAMARINDA --</strong> Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam perkara penembakan di salah satu tempat hiburan malam (THM) di <span class="whitespace-normal">Samarinda</span> menyampaikan pernyataan resmi terkait putusan terhadap 10 terdakwa yang telah dibacakan dalam sidang agenda vonis. Dalam keterangannya kepada awak media usai persidangan, JPU membuka pernyataan dengan salam lintas agama sebagai bentuk penghormatan kepada seluruh pihak yang hadir, sebelum menyampaikan perkembangan terbaru penanganan perkara tindak pidana pembunuhan yang menjadi perhatian publik tersebut. Ia menegaskan bahwa sidang tersebut merupakan agenda pembacaan putusan, yang hasilnya telah didengar secara langsung oleh para pihak di ruang persidangan.<o:p></o:p></p>
<p data-start="696" data-end="1318">Menurut JPU yang ditemui pada Rabu (25/2/2026) menyatakan seluruh sikap dan keinginan penuntut umum terhadap perkara tersebut sebelumnya telah dituangkan secara resmi dalam surat tuntutan yang dibacakan pada persidangan terdahulu.</p>
<p data-start="696" data-end="1318">Ia menjelaskan bahwa dalam sistem peradilan pidana, tuntutan merupakan representasi sikap institusi penuntutan atas fakta-fakta persidangan yang terungkap selama proses pembuktian. “</p>
<p data-start="696" data-end="1318">Apabila ditanya apa yang menjadi keinginan penuntut umum, semuanya telah kami tuangkan di dalam surat tuntutan,” ujarnya.</p>
<p data-start="696" data-end="1318">Dengan demikian, ia menekankan bahwa tuntutan tersebut menjadi pijakan resmi posisi jaksa dalam perkara yang menjerat para terdakwa.<o:p></o:p></p>
<p data-start="1320" data-end="1947">Lebih lanjut, JPU menyampaikan bahwa terhadap pertimbangan dan amar putusan yang dibacakan Majelis Hakim, pihaknya menghormati sepenuhnya kewenangan peradilan. Ia mengajak seluruh pihak untuk mencermati bersama dasar-dasar pertimbangan hukum yang digunakan hakim dalam menjatuhkan vonis. Menurutnya, setiap putusan tentu melalui proses analisis yuridis atas fakta persidangan, alat bukti, serta keyakinan hakim sebagaimana diatur dalam ketentuan hukum acara pidana.</p>
<p data-start="1320" data-end="1947">Oleh karena itu, ia menegaskan bahwa apa yang telah diputuskan pada hari tersebut merupakan bagian dari proses peradilan yang harus dihargai secara proporsional.<o:p></o:p></p>
<p data-start="1949" data-end="2454">Dalam kesempatan itu, JPU juga menyoroti hak hukum yang dimiliki oleh masing-masing pihak pascaputusan. Ia menegaskan bahwa baik penuntut umum maupun para terdakwa memiliki kedudukan yang sama di hadapan hukum untuk menentukan langkah lanjutan.</p>
<p data-start="1949" data-end="2454">“Kami penuntut umum dan para terdakwa sama-sama memiliki hak untuk melakukan upaya hukum,” katanya.</p>
<p data-start="1949" data-end="2454">Pernyataan tersebut merujuk pada kemungkinan pengajuan banding atau langkah hukum lain sesuai dengan mekanisme yang tersedia dalam peraturan perundang-undangan.<o:p></o:p></p>
<p><img src="https://kartanews.com/uploads/images/202602/image_870x_699f36bca12b2.jpg" alt=""></p>
<p data-start="2456" data-end="3039">Namun demikian, pada persidangan tersebut JPU menyatakan sikap “pikir-pikir” sebelum memutuskan apakah akan menerima atau mengajukan upaya hukum lanjutan atas putusan Majelis Hakim. Sikap tersebut secara resmi telah disampaikan di dalam ruang sidang.</p>
<p data-start="2456" data-end="3039">Ia menjelaskan bahwa keputusan tersebut diambil karena pihaknya perlu melaporkan hasil putusan secara berjenjang kepada pimpinan sebagai bagian dari mekanisme internal institusi kejaksaan.</p>
<p data-start="2456" data-end="3039">“Untuk hari ini, kami menyatakan sikap pikir-pikir karena kami harus melaporkan hasil putusan ini secara berjenjang kepada pimpinan,” tegasnya.<o:p></o:p></p>
<p data-start="3041" data-end="3441">Pernyataan itu menegaskan bahwa langkah lanjutan yang akan diambil tidak dapat diputuskan secara sepihak di tempat, melainkan melalui proses evaluasi dan koordinasi internal. Dalam praktiknya, keputusan untuk mengajukan banding biasanya mempertimbangkan berbagai aspek, termasuk kesesuaian antara tuntutan dengan putusan, pertimbangan hukum hakim, serta kepentingan penegakan hukum secara menyeluruh.<o:p></o:p></p>
<p data-start="3443" data-end="3995" data-is-last-node="" data-is-only-node="">Kasus penembakan di THM Samarinda ini sebelumnya menyita perhatian publik karena melibatkan banyak terdakwa dan berdampak luas terhadap rasa aman masyarakat. Dengan telah dibacakannya vonis terhadap 10 terdakwa, proses hukum memasuki babak baru yang berpotensi berlanjut apabila salah satu pihak menempuh upaya hukum. Sementara itu, JPU menegaskan bahwa pihaknya akan menjalankan seluruh kewenangan sesuai koridor hukum yang berlaku, dengan tetap menjunjung asas profesionalitas, objektivitas, dan akuntabilitas dalam setiap tahapan penanganan perkara. (IHI/KN)<o:p></o:p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pangkalan BBM Ludes Dilahap Api, Satu Korban Alami Luka Bakar Serius di Berau</title>
<link>https://kartanews.com/pangkalan-bbm-ludes-dilahap-api-satu-korban-alami-luka-bakar-serius-di-berau</link>
<guid>https://kartanews.com/pangkalan-bbm-ludes-dilahap-api-satu-korban-alami-luka-bakar-serius-di-berau</guid>
<description><![CDATA[ Penulis: Rein | Editor: Dewi ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202602/image_870x580_699ef3ce7ff1d.jpg" length="115800" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 25 Feb 2026 21:07:21 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 17px;" ;=""><strong>KARTANEWS.COM, BERAU</strong> - Sebuah pangkalan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Tabung Gas LPG di </span><span style="font-size: 17px;" ;="">Jalan Poros Tepian Buah, Kampung Gunung Sari, Kecamatan Segah, Kabupaten Berau dilalap api pada Rabu (25/02/2026) dini hari. Kejadian tersebut diperkirakan pada pukul 14.00 wita. </span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Berdasarkan keterangan warga setempat yang dikonfirmasi Arham, menyampaikan api sudah terlihat sejak pukul 14.00 WITA, dimana awalnya ada ledakan terdengar hingga menyebabkan kebakaran. </span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">"Ada suara meledak, saya lihat keluar rumah ternyata kebakaran di pangkalan BBM,"ucapnya.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Sementara itu, </span><span style="font-size: 17px;" ;="">Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Berau, Nofian Hidayat melalui keterangannya menyampaikan bahwa pihak Pos Damkar di wilayah tersebut baru menerima laporan dari warga pada pukul 14.30 WITA, kemudian tiba di lokasi kejadian pada pukul 14.40 WITA.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">"Petugas piket segera merespon dengan mengerahkan unit dan personil DAMKAR menuju tempat yang dimaksud untuk melakukan pemadaman," ungkapnya.</span><br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Alhasil, kebakaran tersebut menelan 1 orang korban dan langsung dilarikan ke puskemas terdekat agar menerima perawatan intensif, akibat luka bakar. </span></p>
<p><span style="font-size: 17px;" ;="">Selain itu, kondisi rumah yang diketahui milik Siregar itu, pasca kerjadian dilaporkan rusak parah akibat dilahap si jago merah. </span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Berdasarkan keterangan BPBD Berau, penyebab kebakaran masih dalam tahap penyelidikan pihak kepolisian setempat. Kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah sebab tempat tersebut terdapat puluhan gas LPG dan BBM yang siap dijual.</span><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260225_210004_098.sdocx--></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kapal Feri Fatimah 2 Karam di Sebulu Kukar, Truk dan Pickup Muatan Ayam Ikut Tenggelam</title>
<link>https://kartanews.com/kapal-feri-fatimah-2-karam-di-sebulu-kukar-truk-dan-pickup-muatan-ayam-ikut-tenggelam</link>
<guid>https://kartanews.com/kapal-feri-fatimah-2-karam-di-sebulu-kukar-truk-dan-pickup-muatan-ayam-ikut-tenggelam</guid>
<description><![CDATA[ Penulis: Rein | Editor: Dewi ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202602/image_870x580_699e580dee9a1.jpg" length="55434" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 25 Feb 2026 09:59:01 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 17px;" ;=""><strong>KARTANEWS.COM, KUKAR</strong> - Kapal feri penyeberangan di Desa Serbaya, Kecamatan Sebulu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), dilaporkan karam saat hendak menyeberan</span><span style="font-size: 17px;" ;=""> pada Selasa (24/2/2026) sekitar pukul 18.00 WITA.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Kapal Fatimah 2 dilaporkan karam di jalur penyeberangan setelah sebelumnya sempat mengalami kendala teknis dalam pelayarannya. </span><span style="font-size: 17px;" ;="">Berdasarkan rekaman video, kapal dengan dominasi warna hijau tosca dan biru tersebut terlihat oleng hingga akhirnya tenggelam. </span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Saat insiden terjadi, kapal sedang mengangkut sejumlah kendaraan, di antaranya sebuah truk kuning di area belakang serta dua unit mobil pickup di bagian tengah dan depan yang masing-masing bermuatan sembako dan ayam hidup.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Camat Sebulu, Edi Fachruddin menjelaskan bahwa kejadian tersebut memang benar terjadi.</span><br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">"Dilihat dari video yang beredar, nampak 3 mobil itu tenggelam beserta barang bawaannya yang tak bisa diselamatkan," katanya dikutip dari Kutairaya.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Ia juga telah menugaskan stafnya untuk meninjau langsung ke lokasi kejadian, guna melihat perkembangan terkini atas peristiwa kapal feri tenggelam itu.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">"Saya sudah perintahkan anggota untuk cek ke lokasi kejadian, apakah ada korban jiwa atau tidak, bahkan memastikan kronologi kejadian," ucapnya.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Sementara itu, Koordinator Lapangan BPBD Kutai Kartanegara (Kukar), Eko Suryawinata mengonfirmasi bahwa pihaknya menerima laporan terkait tenggelamnya kapal feri tersebut sekitar pukul 18.00 WITA. Namun, ia m</span><span style="font-size: 17px;" ;="">emastikan bahwa insiden ini tidak memakan korban jiwa.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">"Informasi diterima di dermaga Serbaya Sebulu, kapal penyeberangan karam. Sejauh ini belum ada lanjutan perkembangan," pungkasnya.</span><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260225_095258_422.sdocx--></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>49 Kasus Knalpot Brong, Satlantas  Gelandang Banyak Motor Pembalap liar Ke Markas Polres Berau</title>
<link>https://kartanews.com/49-kasus-knalpot-brong-satlantas-gelandang--banyak-motor-pembalap-liar-ke-markas-polres-berau</link>
<guid>https://kartanews.com/49-kasus-knalpot-brong-satlantas-gelandang--banyak-motor-pembalap-liar-ke-markas-polres-berau</guid>
<description><![CDATA[ Penulis: Rein | Editor: Dewi ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202602/image_870x580_699c0ba729a7f.jpg" length="105779" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 23 Feb 2026 16:12:27 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 17px;" ;=""><strong>KARTANEWS.COM, BERAU</strong> – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Berau menggelar rilis pengungkapan hasil Operasi Keselamatan Mahakam 2026, pada Senin (23/2/2026). </span><span style="font-size: 17px;" ;="">Kegiatan yang dilaksanakan mulai dari Januari hingga awal Februari tersebut,  difokuskan untuk penegakan tata tertib lalu lintas serta menciptakan situasi yang kondusif menjelang Hari Raya Idulfitri.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Kasat Lantas Polres Berau, AKP Rhondy Hermawan, mengungkapkan bahwa selama operasi berlangsung, mereka mampu menurunkan jumlah kecelakaan lalu lintas (lakalantas).</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">"Ini mengindikasikan bahwa tindakan pencegahan dan penegakan hukum berlangsung dengan baik," katanya </span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Dirinya melanjutkan, walaupun kejadian lakalantas menurun, angka tilang justru mengalami peningkatan. Hal tersebut sejalan dengan penerapan sistem ETLE Mobile Handheld yang memungkinkan petugas melakukan penegakan hukum elektronik secara langsung di lokasi. </span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Selain penegakan hukum, pemberian teguran simpatik juga mengalami peningkatan sebagai bagian dari upaya edukatif kepada masyarakat.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Dalam operasi itu, Satlantas juga menindak pelanggaran yang menjadi perhatian pimpinan, khususnya balapan liar dan penggunaan knalpot yang tidak standar (brong). Sebanyak 50 unit kendaraan disita sebagai barang bukti, dengan mayoritas pelanggaran berasal dari penggunaan knalpot bising</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">"Dari 50 kasus yang kami kelola, sekitar 49 di antaranya berkaitan dengan knalpot brong. Kendaraan kami ditahan selama tiga bulan sebagai langkah untuk memberikan efek jera," paparnya</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Tindakan tersebut sudah dikoordinasikan dengan pihak pengadilan dan kejaksaan, serta mendapatkan dukungan masyarakat lewat laporan call center 110.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Ke depannya, Satlantas Polres Berau akan mengintensifkan berbagai program utama, termasuk kampanye penggunaan helm dengan slogan tiada hari tanpa helm sebagai upaya membentuk budaya tertib berlalu lintas.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Selain Itu, pihaknya juga menegaskan komitmen terhadap nol knalpot brong dan nol balapan liar di daerah Kabupaten Berau.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Menurut Rhondy, balap liar umumnya terjadi pada malam hari hingga dini hari, terutama di daerah Tepian dan sekitar Masjid Agung. Meskipun tetap ada, intensitasnya disebut-sebut menurun tajam berkat patroli yang rutin, terutama selama Ramadan.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">“Pelaku balap liar biasanya berada pada usia produktif, mulai dari remaja hingga sekitar 30–40 tahun. Untuk yang belum dewasa, kami melakukan pembinaan dengan menghubungi orang tua,” ujarnya. </span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Rhondy juga menjelaskan penggunaan perangkat ETLE Mobile Handheld sebagai bagian dari transformasi penegakan hukum yang berbasis elektronik. Dengan alat ini, pelanggaran yang terlihat dapat segera dicatat dan diolah menjadi tilang elektronik secara langsung.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Walaupun begitu, pengiriman video atau laporan dari masyarakat masih bisa ditangani, terutama untuk pelanggaran seperti balap liar. Akan tetapi, petugas menegaskan bahwa bukti yang dikirim harus terang dan tidak hanya menunjukkan plat nomor kendaraan.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Rhondy menyatakan bahwa pengembangan ETLE statis di Berau saat ini masih dalam proses koordinasi dengan Korlantas Polri dan pemerintah setempat, berharap dapat terealisasi paling lambat tahun depan.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Menutup penjelasannya, Satlantas Polres Berau mengingatkan masyarakat untuk senantiasa melengkapi administrasi pengemudi dan kendaraan, termasuk penggunaan helm, TNKB, spion, serta perlengkapan keselamatan lainnya.</span></p>
<p><span style="font-size: 17px;" ;="">“Kami mengundang seluruh masyarakat untuk bersama-sama mematuhi aturan lalu lintas demi keamanan bersama,” tandasnya.</span><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260223_160108_579.sdocx--></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>KPK Bidik Petinggi PSI dan Pemuda Pancasila! Nama Ahmad Ali Hingga Said Amin Masuk Pusaran Suap Batubara Kukar</title>
<link>https://kartanews.com/kpk-bidik-petinggi-psi-dan-pemuda-pancasila-nama-ahmad-ali-hingga-said-amin-masuk-pusaran-suap-batubara-kukar</link>
<guid>https://kartanews.com/kpk-bidik-petinggi-psi-dan-pemuda-pancasila-nama-ahmad-ali-hingga-said-amin-masuk-pusaran-suap-batubara-kukar</guid>
<description><![CDATA[ Penulis: Rein | Editor: Dewi ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202602/image_870x580_699a98ae60817.jpg" length="71410" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 22 Feb 2026 13:49:29 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 17px;" ;=""><strong>KARTANEWS.COM, KUKAR</strong> - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka peluang memanggil </span><span style="font-size: 17px;" ;="">Wakil Ketua Umum Majelis Pimpinan Nasional Pemuda Pancasila sekaligus Ketua Harian DPP Partai Solidaritas Indonesia, Ahmad Ali</span><span style="font-size: 17px;" ;=""> terkait perkara </span><span style="font-size: 17px;" ;="">dugaan tindak pidana gratifikasi per metrik ton batu bara di wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Rencana pemanggilan ini dilakukan usai KPK menetapkan 3 </span><span style="font-size: 17px;" ;="">korporasi di Kukar sebagai tersangka dalam kasus tersebut, yakni terdiri dari PT Sinar Kumala Naga (SKN), PT Alamjaya Barapratama (ABP), dan PT Bara Kumala Sakti (BKS). </span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">"KPK tentunya membuka kemungkinan untuk memanggil saksi-saksi yang bisa menjelaskan dan menerangkan terkait dugaan praktik penerimaan gratifikasi melalui tiga korporasi tersebut beserta aliran uangnya," terang juru bicara KPK Budi Prasetyo dalam keterangan resminya, pada jumat (20/02/2026)</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Selain itu, ada juga Ketua Umum MPN PP Japto Soerjosoemarno hingga Ketua Majelis Pimpinan Wilayah PP Kalimantan Timur sekaligus Pembina Borneo FC, Said Amin yang kemungkinan akan turut serta dipanggil untuk dimintai keterangannya.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Ketiga nama ini memang sudah diperiksa oleh KPK sebagai saksi dalam kasus Rita. Ahmad Ali telah diperiksa oleh KPK pada 7 Maret 2025, Japto pada 26 Februari 2025, dan Said Amin pada 27 Juni 2024. KPK juga pernah melakukan penyitaan terhadap 11 mobil mewah yang berada di kediaman Japto.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Pada 28 September 2017, KPK telah menetapkan Rita Widyasari; Direktur Utama PT Sawit Golden Prima, Hery Susanto Gun; dan Komisaris PT Media Bangun Bersama, Khairudin sebagai tersangka dalam kasus dugaan gratifikasi di wilayah Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Rita diduga telah menerima suap sebesar Rp6 miliar terkait izin lokasi untuk perkebunan kelapa sawit di Desa Kupang Baru, Kecamatan Muara Kaman kepada PT Sawit Golden Prima. Pada 16 Januari 2018, KPK menetapkan Rita Widyasari dan Khairudin sebagai tersangka terkait dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU).</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Pada 6 Juni 2024, KPK mengumumkan telah menyita 91 unit kendaraan dan sejumlah barang berharga lainnya, lima bidang tanah dengan area total mencapai ribuan meter persegi, serta 30 jam tangan mewah dari berbagai merek selama proses penyidikan perkara tersebut.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Pada 19 Februari 2025, KPK menyatakan bahwa Rita Widyasari juga diduga memperoleh jutaan dolar Amerika Serikat terkait industri pertambangan batu bara, dengan nilai sekitar 5 dolar AS per metrik ton batu bara.</span><br><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260222_134549_341.sdocx--></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Penolakan Gerai Kopdes Merah Putih di Nganjuk Viral, Petani Loceret Surati Presiden</title>
<link>https://kartanews.com/penolakan-gerai-kopdes-merah-putih-di-nganjuk-viral-petani-loceret-surati-presiden</link>
<guid>https://kartanews.com/penolakan-gerai-kopdes-merah-putih-di-nganjuk-viral-petani-loceret-surati-presiden</guid>
<description><![CDATA[ Penulis: Mursyidah Auni | Editor: Dewi ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202602/image_870x580_69995fa062069.jpg" length="90099" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 21 Feb 2026 15:33:49 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, NGANJUK</strong> – Rekaman video berisi penolakan rencana pembangunan Gerai Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Loceret, Kecamatan Loceret, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, ramai beredar di media sosial. Video tersebut diunggah melalui akun Instagram @desa_loceret dan memantik perhatian publik.</p>
<p>Dalam tayangan itu, sejumlah petani menyampaikan aspirasi mereka secara terbuka kepada Presiden Republik Indonesia. Salah satu warga terdengar menyampaikan pesan secara langsung.</p>
<p>“Yang terhormat Bapak Presiden Republik Indonesia, Bapak H. Prabowo Subianto. Bapak Presiden yang kami cintai dan kami banggakan,” ucap seorang petani dalam video yang beredar, Sabtu (21/2/2026).</p>
<p>Warga menegaskan tidak menolak program pemerintah, termasuk pembentukan Koperasi Desa Merah Putih yang menjadi bagian dari penguatan ekonomi desa. Namun, mereka mempersoalkan lokasi pembangunan gerai yang direncanakan akan berdiri di atas lahan sawah produktif.</p>
<p>Menurut warga, lahan tersebut selama ini menjadi sumber penghidupan petani setempat. Selain itu, posisi tanah dinilai kurang strategis karena berada di tengah area persawahan dan di ujung jalan buntu yang juga menjadi akses utama aktivitas pertanian.</p>
<p>Akses menuju lokasi disebut hanya memiliki lebar sekitar 2,3 meter dengan jarak kurang lebih 200 meter dari jalan raya. Kondisi tersebut dikhawatirkan akan menyulitkan mobilitas serta berpotensi mengganggu kegiatan produksi pertanian.</p>
<p>Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Ekbang) Kabupaten Nganjuk, Judi Ernanto, membenarkan pihaknya telah mengetahui adanya video penolakan tersebut. Namun, ia menyebut belum melakukan pengecekan langsung ke lokasi.</p>
<p>“Kami masih menunggu arahan dari pimpinan,” ujar Judi, yang juga tergabung dalam Satuan Tugas KDMP Kabupaten Nganjuk, dikutip dari kompas.com, Sabtu (21/2/2026).</p>
<p>Terkait status lahan, dirinya menjelaskan bahwa lokasi yang dipersoalkan kemungkinan merupakan tanah kas desa atau lahan bengkok. Secara regulasi, tanah kas desa memang dapat dimanfaatkan untuk kepentingan pembangunan desa sepanjang melalui mekanisme yang sah.</p>
<p>“Kalau kemungkinan besar itu bengkok, tanah kas desa. Secara aturan sebenarnya tidak ada persoalan,” jelasnya.</p>
<p>Ia menambahkan bahwa penetapan lokasi tersebut sebelumnya telah melalui Musyawarah Desa Khusus (Musdesus). Berdasarkan informasi yang dihimpun, Musdesus pada 17 Desember 2025 menyepakati titik pembangunan gerai KDMP di lokasi tersebut.</p>
<p>Namun, setelah keputusan berjalan, muncul aspirasi baru dari sebagian warga yang menginginkan pemindahan lokasi dengan alasan menjaga keberlanjutan lahan pertanian.</p>
<p>Masih dilansir dari kompas.com, Pemerintah Kabupaten Nganjuk mendorong penyelesaian persoalan melalui dialog dan mediasi antara pemerintah desa dan warga. Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga situasi tetap kondusif sekaligus memastikan program nasional berjalan tanpa menimbulkan polemik di tingkat lokal.</p>
<p>“Harapannya diselesaikan lewat mediasi agar tidak berkembang menjadi persoalan yang lebih luas,” harap Judi.</p>
<p>Program Koperasi Desa Merah Putih sendiri digagas untuk memperkuat perekonomian desa melalui pengelolaan usaha bersama, distribusi kebutuhan pokok, hingga akses permodalan bagi masyarakat. Meski demikian, dinamika di Desa Loceret menunjukkan bahwa aspek penentuan lokasi dan perlindungan lahan produktif menjadi isu sensitif yang perlu dikelola secara hati-hati.</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Sidang Korupsi DBON: Kuasa Hukum Sebut Keterangan Saksi Berbeda dengan BAP dan Meringankan AHK</title>
<link>https://kartanews.com/sidang-korupsi-dbon-kuasa-hukum-sebut-keterangan-saksi-berbeda-dengan-bap-dan-meringankan-ahk</link>
<guid>https://kartanews.com/sidang-korupsi-dbon-kuasa-hukum-sebut-keterangan-saksi-berbeda-dengan-bap-dan-meringankan-ahk</guid>
<description><![CDATA[ Penulis: Rein | Editor: Dewi ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202602/image_870x580_6998216f5d52b.jpg" length="400000" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 20 Feb 2026 16:56:57 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 17px;" ;=""><b>KARTANEWS.COM, SAMARINDA </b></span><span style="font-size: 17px;" ;="">— Sidang terkait dugaan korupsi dana hibah Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) Kaltim berlangsung lagi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) di Pengadilan Negeri Samarinda, Rabu (18/2/2026).</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Dalam sidang tersebut, Pengacara Terdakwa Agus Hari Kesuma, Hendrich Juk Abeth, berpendapat bahwa pernyataan beberapa saksi tidak sesuai dengan Berita Acara Pemeriksaan (BAP).</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Sidang yang diketuai oleh Hakim Jemmy Tanjung Utama bersama Jaksa Penuntut Umum (JPU) Rudi Susanta itu menyajikan tujuh orang saksi.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Namun, hanya tiga individu yang telah memberikan keterangan di depan majelis hakim, sedangkan empat saksi lainnya direncanakan akan diperiksa pada Selasa (24/2/2026).</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Pengacara terdakwa menyatakan bahwa pernyataan para saksi tidak mendukung tuduhan terhadap kliennya. </span><span style="font-size: 17px;" ;="">Banyak saksi yang diajukan oleh JPU berpura-pura tidak mengetahui. Sesungguhnya di BAP sudah sangat jelas dan tegas. </span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">"Setiap orang memiliki perannya," kata Hendrich kepada media usai persidangan.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Ia menjelaskan bahwa dalam dokumen pemeriksaan terdapat gambaran mengenai pembagian peran sejumlah pihak dalam pengelolaan dana hibah DBON, mulai dari penggagas kegiatan hingga pejabat yang memiliki wewenang administratif.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">"Pak Timur berperan sebagai inisiator, sedangkan Pak Chairil sebagai wakil bendahara yang mencantumkan tanda tangan pada RAB. Kemudian ada yang memeriksa apakah RAB tersebut valid atau tidak," ujarnya.</span></p>
<p><span style="font-size: 17px;" ;="">"Semua itu sudah jelas di BAP," katanya.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Hendrich juga menekankan pernyataan salah satu saksi yang disebutkan tidak mengakui perannya dalam Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">"Pak Irfan tidak menganggap dirinya sebagai TPPD. Bahkan banyak yang tidak ingat, meskipun jika melihat bukti surat-menyurat itu terlihat jelas," ungkapnya.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Hendrich menyatakan bahwa dokumen administrasi menunjukkan adanya proses pengelolaan yang melibatkan berbagai pihak, termasuk interaksi dengan Inspektorat dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mengenai evaluasi kegiatan. </span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Ia juga menyinggung peringatan kepada struktur DBON yang dipimpin Zairin Zain mengenai beberapa kesalahan.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">"Ada tiga hal yang keliru dan itu diminta untuk diperbaiki oleh DBON," ujarnya.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Di samping itu, ada surat yang ditujukan kepada Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) mengenai status aparatur sipil negara (ASN) yang terlibat dalam struktur DBON, yang diminta untuk mengundurkan diri guna menghindari konflik kepentingan.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">"Itu untuk mencegah benturan kepentingan," kata Hendrich.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Selain itu, Hendrich menilai bahwa kesaksian yang disampaikan dalam persidangan tidak menunjukkan keterlibatan langsung Agus Hari Kesuma dalam pengelolaan dana hibah itu.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">"Hampir seluruhnya bertentangan dengan BAP. Namun berdasarkan keterangan yang diungkap di persidangan, justru banyak yang meringankan Pak Agus Hari Kesuma," ujarnya.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Ia menegaskan bahwa pengelolaan administratif dan teknis anggaran dilakukan oleh kesekretariatan yang mendapatkan wewenang melalui surat kuasa.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">"Ada beberapa orang yang menyatakan bahwa sekretariatan bertanggung jawab atas pengelolaan teknis dan administrasi keuangan. Jadi bukan Pak Agus yang mengurusnya secara langsung," jelas Hendrich.</span></p>
<p><span style="font-size: 17px;" ;="">Ia menuturkan dana hibah DBON sebesar Rp100 miliar telah disetorkan kepada delapan komite yang melaksanakan kegiatan, sedangkan sekitar Rp31 miliar masih dikelola dalam struktur DBON.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">"Yang pasti dia bukan sebagai pengelola keuangan pada waktu itu," tegasnya.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Hendrich mengungkapkan, bahwa wewenang untuk mengelola dana secara resmi diserahkan kepada pelaksana kesekretariatan melalui surat kuasa dari Gubernur saat itu.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">"Siapa yang menerima surat kuasa dari gubernur pada waktu itu. Pelaksana sekretariatan adalah Pak Zairin," ujarnya.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Ia menyatakan, surat kuasa itu dilampiri fakta integritas yang menegaskan tanggung jawab pengelolaan dana hibah.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">"Orang yang bertanggung jawab atas uang sebesar Rp100 miliar itu sudah jelas. Karena itu tidak terkait dengan Agus Hari Kesuma yang menjabat sebagai Kepala Dispora Kaltim," tutupnya.</span><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260220_165301_803.sdocx--></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pesawat Lita Air PK&#45;PAA Jatuh di Pegunungan Long Bawan, Pilot Dinyatakan Meninggal Dunia</title>
<link>https://kartanews.com/pesawat-lita-air-pk-paa-jatuh-di-pegunungan-long-bawan-pilot-dinyatakan-meninggal-dunia</link>
<guid>https://kartanews.com/pesawat-lita-air-pk-paa-jatuh-di-pegunungan-long-bawan-pilot-dinyatakan-meninggal-dunia</guid>
<description><![CDATA[ Penulis: Rein | Editor: Dewi ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202602/image_870x580_6996dfde7c800.jpg" length="142817" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 19 Feb 2026 18:08:03 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 17px;" ;=""><strong>KARTANEWS.COM, NUNUKAN</strong> – Pesawat Lita Air Service jenis Air Tractor AT-802 dengan registrasi PK-PAA dan nomor penerbangan PAS 7107 dilaporkan mengalami insiden di area pegunungan Long Bawan, Krayan, Kabupaten Nunukan pada Kamis (19/2/2026). </span></p>
<p><span style="font-size: 17px;" ;="">Komandan Lanud Anang Busra, Andreas A. Dhewo, menginformasikan bahwa pesawat itu dipilot oleh Kapten Hendrik dan tidak memuat penumpang.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Pernyataan tersebut disampaikan saat konferensi pers dengan stakeholder terkait di Bandara Juwata Tarakan, Kamis (19/2/2026). Ia menyatakan, pesawat lepas landas dari Tarakan pada pukul 10.30 WITA mengangkut 4.000 liter BBM menuju Long Bawan. Muatan terdiri dari sekitar 2.700 liter dengan sisa kurang dari 1.300 liter. </span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Setelah mengisi BBM di Long Bawan, pesawat bersiap terbang kembali ke Tarakan. Pesawat menghidupkan mesin pada pukul 12.10 WITA dan lepas landas melalui runway 22. Segera setelah lepas landas, pesawat melakukan manuver berbalik ke arah selatan.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">“Sekitar pukul 12.25 WITA, seorang saksi di apron melihat pesawat jatuh miring ke arah belakang bukit di ujung runway 22,” jelasnya.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Lokasi jatuh diperkirakan sekitar 2 hingga 3 mil dari ujung landasan pacu. Pada saat kejadian, cuaca tercatat hujan ringan, visibilitas 6 kilometer, suhu 23,19 derajat dengan cloud base menyebar di 1.400 kaki. Sore hari, langit berawan turun menjadi 1.000 kaki sehingga dianggap tidak memungkinkan untuk melanjutkan penerbangan.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Pada pukul 12.27 WITA, pesawat Susi Air yang ingin mendarat di Krayan memilih untuk divert ke Malinau akibat cuaca yang tidak baik. </span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Pilot Susi Air menerima sinyal dari Emergency Locator Transmission (ELT) dengan jangkauan sekitar 5 kilometer dari runway 22 yang terakhir.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Unit Airnav Long Bawan langsung berkoordiniasi dengan pihak bandara setelah menerima laporan dari saksi mata dan sinyal darurat.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Sekitar pukul 13.25 WITA, petugas setempat bergerak ke tempat kejadian. Pada pukul 14.33 WITA, pesawat ditemukan dalam keadaan hancur dan pilot dipastikan meninggal dunia.</span><br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Unit Airnav Long Bawan segera melakukan koordinasi dengan pihak bandara setelah menerima laporan dari saksi dan informasi mengenai sinyal darurat.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Sekitar pukul 13.25 WITA, petugas setempat menuju lokasi. Pada pukul 14.33 WITA, pesawat ditemukan dalam keadaan hancur dan pilot dipastikan meninggal dunia. </span><span style="font-size: 17px;" ;="">Evakuasi dilakukan oleh Danpos AU, </span><span style="font-size: 17px;" ;="">Danramil setempat, TNI-Polri, serta warga Krayan yang bertindak cepat menuju tempat di wilayah perbukitan. Jenazah selanjutnya diangkut ke RS Pratama Long Bawan pada pukul 15.20 WITA.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">“Krayan mirip dengan Tarakan yang kecil, semua mengenal satu sama lain. Segera setelah melihat asap, mereka langsung berkolaborasi menuju tempat itu,” ujarnya.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Ia juga menegaskan bahwa pesawat tidak membawa Pemangku kepentingan setuju bahwa evakuasi udara pada hari itu tidak bisa dilakukan akibat cuaca. </span></p>
<p><span style="font-size: 17px;" ;="">Rencana esok pagi, apabila cuaca membaik antara pukul 08.00–09.00 WITA, tim gabungan dan maskapai akan berangkat ke Long Bawan dengan pesawat MEV.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Jenazah akan diangkut ke Balikpapan dan kemudian diterbangkan ke Jakarta dengan pesawat Airbus dari maskapai tersebut. </span><span style="font-size: 17px;" ;="">Penyebab kecelakaan masih belum diketahui dan akan diteliti oleh KNKT. Tim penyelidik dari Jakarta direncanakan akan tiba dan bergabung untuk proses investigasi selanjutnya. </span><br><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260219_180107_550.sdocx--></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Paus Sepanjang 10 Meter Ditemukan Terdampar di Sungai Somor OKI, Kondisi Akhirnya Mati</title>
<link>https://kartanews.com/paus-sepanjang-10-meter-ditemukan-terdampar-di-sungai-somor-oki-kondisi-akhirnya-mati</link>
<guid>https://kartanews.com/paus-sepanjang-10-meter-ditemukan-terdampar-di-sungai-somor-oki-kondisi-akhirnya-mati</guid>
<description><![CDATA[ Penulis: Mursyidah Auni | Editor: Dewi ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202602/image_870x580_6996b4905b23e.jpg" length="53820" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 19 Feb 2026 14:59:51 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, SUMSEL</strong> – Warga Desa Sungai Somor, Kecamatan Cengal, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatra Selatan, dihebohkan dengan penemuan seekor paus berukuran sekitar 10 meter yang terdampar di perairan setempat.</p>
<p>Informasi mengenai mamalia laut tersebut pertama kali beredar luas di media sosial setelah sebuah video diunggah akun Instagram @palembanginfo.</p>
<p>Dalam rekaman yang beredar, tampak seekor paus berwarna abu-abu kehitaman mengapung dan terombang-ambing di aliran sungai, sementara sejumlah warga mendekat menggunakan perahu ketek untuk melihat dari jarak dekat.</p>
<p>Awalnya, nelayan setempat mengira objek besar yang mengapung di tengah sungai adalah kayu gelondongan. Namun setelah didekati, mereka mendapati bahwa benda tersebut merupakan seekor paus berukuran besar.</p>
<p>Camat Cengal, Gotot Holden, membenarkan adanya penemuan paus di wilayahnya. Ia menyampaikan bahwa saat ini kondisi hewan tersebut telah mati dan bangkainya masih berada di lokasi.</p>
<p>“Awalnya sempat ada informasi paus sudah kembali ke laut. Namun ternyata saat itu tubuhnya tidak terlihat karena tenggelam ketika air pasang. Setelah air surut, tubuhnya kembali terlihat dan saat diperiksa sudah dalam kondisi tidak bergerak,” ujarnya, dikutip dari Tribunnews Kamis (19/2/2026).</p>
<p>Menurutnya, ukuran paus yang sangat besar menyulitkan warga untuk melakukan evakuasi. Masyarakat pun hanya dapat membiarkan bangkai paus tetap berada di lokasi penemuan.</p>
<p>Salah seorang warga, Sopyan mengatakan dirinya dan nelayan lain terkejut saat mengetahui objek yang mereka dekati merupakan paus. Ia memperkirakan panjangnya lebih dari 10 meter.</p>
<p>“Kondisinya sudah terdampar dan tidak bisa bergerak karena perairan di sana dangkal. Dengan ukuran sebesar itu, rasanya tidak mungkin bisa berenang bebas di sungai,” ujarnya.</p>
<p>Peristiwa ini menambah daftar kasus mamalia laut yang terdampar di wilayah perairan Indonesia. Sebelumnya, kejadian serupa juga terjadi di Pantai Glagah, Kapanewon Temon, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada 11 Desember 2025. Saat itu, seekor hiu paus (Rhincodon typus) sepanjang sekitar 4 hingga 5 meter ditemukan terdampar di sisi barat pemecah ombak Pantai Glagah.</p>
<p>Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari instansi terkait mengenai penyebab terdamparnya paus di Sungai Somor. Peristiwa ini kembali memunculkan perhatian terhadap fenomena mamalia laut yang memasuki perairan dangkal dan sungai yang diduga berkaitan dengan faktor lingkungan maupun kondisi kesehatan hewan.</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Disorot Publik, Humas RSUD Abdul Rivai Pastikan Gerai Roti’O di Area Rumah Sakit Sesuai Regulasi</title>
<link>https://kartanews.com/disorot-publik-humas-rsud-abdul-rivai-pastikan-gerai-rotio-di-area-rumah-sakit-sesuai-aturan</link>
<guid>https://kartanews.com/disorot-publik-humas-rsud-abdul-rivai-pastikan-gerai-rotio-di-area-rumah-sakit-sesuai-aturan</guid>
<description><![CDATA[ Penulis: Rein | Editor: Dewi ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202602/image_870x580_69958e70bf122.jpg" length="120440" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 18 Feb 2026 18:04:37 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 17px;" ;=""><b>KARTANEWS.COM, BERAU</b></span><span style="font-size: 17px;" ;=""> - Humas Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abdul Rivai Kabupaten Berau, Dani Apriatmaja menegaskan pendirian Gerai brand roti'o di area rumah sakit tidak melanggar aturan. </span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Usai mendapat banyak sorotan dari publik, ia menyampaikan bahwa pemberian izin terhadap pihak Roti'o telah melalui prosedural yang sudah dikaji oleh para pemegang kebijakan RSUD.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">"Tahun 2025 ROTI-O mengajukan sewa lahan kepada RSUD Abdul Rivai. Tujuan kita bersama adalah membangun suasana yang lebih nyaman," ungkapnya kepada kartanews, Rabu (18/02/2026)</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Dirinya juga menambahkan, selama ini rumah sakit identik dengan suasana yang tegang, penuh dengan kesedihan, bahkan tekanan mental sehingga tidak ada suasana yang harmonis diciptakan. </span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Oleh sebab itu, dengan hadirnya Roti'o di lingkungan RSUD diharapkan mampu menciptakan suasana yang berbeda, sehingga para pengunjung juga merasakan dampaknya.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">"Selama ini rumah sakit familiar dengan sakit dan sedih, namun kami berharap dengan adanya fasilitas Roti'o, mereka datang kesini ingin membawa suasana yang berbeda" ujarnya.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Ia pun mencontohkan, rumah sakit di luar Berau yang sudah lebih dulu membangun fasilitas seperti halnya yang dibangun oleh RSUD Abdul Rivai sekarang. Bahkan dikatakannya bahwa lebih megah ketimbang yang ada di berau, sehingga pembangun Roti'o di rumah sakit tidak perlu diperdebatkan lagi, karena sudah ada yang lebih dulu membuatnya.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">"Rumah Sakit AWS, Rumah Sakit Kanujoso, Rumah Sakit Tarakan, semuanya membangun fasilitas sebelah poli mereka ada Roti'o," bebernya.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Mengenai area depan rumah sakit yang diberikan kepada Roti'o, Dani mengatakan secara regulasi Rumah Sakit memiliki aturan tersendiri. Bahkan keputusan di area depan pun sudah melalui pengkajian dan mengacu pada regulasi </span><span style="font-size: 17px;" ;="">yang berlaku.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">"Karena kami juga sistemnya </span><span style="font-size: 17px;" ;="">Badan Layanan Umum Daerah</span><span style="font-size: 17px;" ;=""> (BLUD), jadi ada di dalam PERDA untuk tarif sewa lahan untuk lahan di rumah sakit, makanya kita memperbolehkan untuk mereka buka di sini," pungkasnya.</span><br><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260218_180101_783.sdocx--></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>​Pesawat Sriwijaya Air Berau&#45;Balikpapan Alami Masalah Teknis saat Mendarat di Bandara Sepinggan</title>
<link>https://kartanews.com/pesawat-sriwijaya-air-berau-balikpapan-alami-masalah-teknis-saat-mendarat-di-bandara-sepinggan</link>
<guid>https://kartanews.com/pesawat-sriwijaya-air-berau-balikpapan-alami-masalah-teknis-saat-mendarat-di-bandara-sepinggan</guid>
<description><![CDATA[ Penulis: Rein | Editor: Dewi ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202602/image_870x580_699563efd31c4.jpg" length="54503" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 18 Feb 2026 15:06:00 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 17px;" ;=""><strong>KARTANEWS.COM, BALIKPAPAN</strong> - Pesawat Sriwijaya Air dengan nomor penerbangan SJY135 dengan tujuan Berau–Balikpapan mengalami masalah teknis saat mendarat di Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan pada Selasa (17/2/2026) sekitar pukul 15.38 WITA.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Pesawat beregistrasi PK-CLH jenis Boeing 737-500 tersebut lepas landas dari Bandara Kalimarau Berau (BEJ) menuju Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan (BPN).</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Manajer Umum PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan, R. Iwan Winaya Mahdar menegaskan bahwa semua penumpang berada dalam keadaan aman.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">"Kami ingin menginformasikan bahwa terdapat masalah teknis pada pesawat Sriwijaya Air rute Berau (BEJ) menuju Balikpapan (BPN) yang tiba di BPN pada pukul 15.38 WITA," katanya berdasarkan keterangan resmi yang diperoleh Kartanews.com.</span><br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Dikatakannya 128 penumpang yang ada dalam pesawat itu dipastikan selamat dan sudah berada di ruang terminal bandara.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">"Prioritas utama kami sekarang adalah menjamin kenyamanan penumpang setelah insiden itu," ujarnya.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Iwan tidak menjelaskan secara detail mengenai jenis masalah teknis yang dialami pesawat itu. Namun, ia menegaskan bahwa operasional bandara mengalami gangguan sementara karena insiden itu.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">“Sehubungan dengan dampak insiden terhadap penerbangan, terdapat empat penerbangan yang mengalami keterlambatan sekitar 20 menit," pungkasnya.</span><br><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260218_150141_903.sdocx--></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pantau Hilal 1 Ramadan, Kemenag Berau: Belum Terlihat, Keputusan Akhir Tunggu Pemerintah Pusat</title>
<link>https://kartanews.com/pantau-hilal-1-ramadan-kemenag-berau-belum-terlihat-keputusan-akhir-tunggu-pemerintah-pusat</link>
<guid>https://kartanews.com/pantau-hilal-1-ramadan-kemenag-berau-belum-terlihat-keputusan-akhir-tunggu-pemerintah-pusat</guid>
<description><![CDATA[ Penulis:Rein | Editor: Dewi ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202602/image_870x580_6994673c43c17.jpg" length="66356" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 17 Feb 2026 21:02:03 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 17px;" ;=""><b>KARTANEWS.COM, BERAU</b></span><span style="font-size: 17px;" ;=""> - </span><span style="font-size: 17px;" ;="">Tim </span><span style="font-size: 17px;" ;="">Rukyatul Hilal </span><span style="font-size: 17px;" ;="">dan Kementraian Agama (Kemenag) Cabang Berau melakukan pemantauan hilal 1 Ramadhan di menara Masjid Agung Baitul Hikmah Berau pada Selasa (17/2/2026).</span><br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Kepala Kemenag Berau, Kabul Budiono menyampaikan bahwa setelah pihaknya melakukan pemantauan beberapa jam di menara masjid, seluruh jajaran memutuskan bahwa hilal belum terlihat hingga sore hari.</span><br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">"Kami tadi sudah pantau, hilal belum terlihat," ucapnya.</span><br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Ia menambahkan bahwa meskipun pihaknya belum melihat hilal, akan tetapi semua keputusan akan diambil oleh pemerintah pusat dalam penentuan 1 Ramadhan 2026.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Tim </span><span style="font-size: 17px;" ;="">Rukyatul Hilal Berau pun telah melaporkan hasil pemantauan yang disaksikan langsung oleh para saksi dan tim ahli di menara Masjid Agung Baitul Hikmah Berau.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">"Kami akan kembalikan lagi ke pusat tentang keputusan awal ramadhan," kata Kabul.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Kabul juga menyampaikan, meskipun ada sebagian pihak yang menentukan awal puasa pada tanggal 18 Februari 2026, hal itu sudah lumrah terjadi dan tak perlu dipermasalahkan.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Sebab perbedaan pandangan itu, katanya adalah rahmat dari Allah SWT. sehingga hanya perlu disikapi dengan bijak oleh semua kalangan muslim.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">"Meskipun ada perbedaan dalam penentuan awal ramadhan, itu lumrah terjadi, tidak usah dipermasalahkan," ujarnya.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Ia berharap Ramadhan tahun 2026 kali ini, dapat membawa semangat baru bagi umat muslim, sehingga dapat dijadikan ladang pahala bagi umat muslim untuk berbuat kebaikan dalam mengharapkan rahmat dari Allah SWT.</span><br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">"Mari sama-sama kita sambut Ramadhan ini dengan suka cita dan berlomba berbuat kebaikan," t</span><span style="font-size: 17px;" ;="">ukasnya.</span><br><br><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260217_205504_274.sdocx--></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Teror Buaya di Tengah Banjir Kutim, Dua Warga Dilarikan ke Rumah Sakit</title>
<link>https://kartanews.com/teror-buaya-di-tengah-banjir-kutim-dua-warga-dilarikan-ke-rumah-sakit</link>
<guid>https://kartanews.com/teror-buaya-di-tengah-banjir-kutim-dua-warga-dilarikan-ke-rumah-sakit</guid>
<description><![CDATA[ Penulis : Rein | Editor: Dewi ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202602/image_870x580_69945b87d4643.jpg" length="58027" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 17 Feb 2026 20:18:42 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 17px;" ;=""><b>KARTANEWS.COM, KUTIM </b></span><span style="font-size: 17px;" ;="">- Peristiwa menggegerkan terjadi di Kutai Timur (Kutim) Kecamatan Bengalon pada Selasa (17/2/2026) sekitar pukul 13.00 WITA. </span></p>
<p><span style="font-size: 17px;" ;="">Dua warga Desa Sepaso Berat mangalami luka-luka akibat diserang seekor buaya saat kondisi banjir merendam pemukiman warga di kampung tersebut.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Kapolsek Bengalon, AKP Asriadi menjelaskan bahwa kejadian bermula ketika halaman rumah Ernawati (65) tahun tergenang banjir dan empat orang anak tampak sedang bermain air di sekitar rumahnya.</span></p>
<p><span style="color: #000000; font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;">Saat sedang asik bermain air, salah seorang anak (10) berpindah ke bagian yang lebih dalam. Nahas, sang anak secara tiba-tiba diterkam oleh buaya yang muncul dari genangan air dan yang lainnya pun mulai berteriak berharap pertolongan.</span></p>
<p><span style="color: #000000; font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;">Mendengar teriakan tersebut, Ernawati berusaha menolong sang anak. Alih-alih selamat, Ernawati justru turut menjadi sasaran. Saat hendak mencoba menarik sang anak, buaya kembali menggigit tangan Ernawati.</span></p>
<p><span style="font-size: 17px;" ;="">Beruntungnya, warga lain yang berada di lokasi turut membantu dengan memukul buaya menggunakan alat seadanya hingga hewan tersebut melepaskan kedua korban. </span><span style="font-size: 12pt;">Keduanya pun berhasil selamat setelah warga berupaya memukul mundur buaya tersebut.</span><br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Usai diselamatkan, keduanya langsung dilarikan ke Rumah Sakit Elisabeth untuk mendapatkan perawatan intensif. Sang anak mendapatkan cedera robek di kaki kanan, sedangkan Ernawati mengalami luka akibat gigitan di tangan kanan.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">AKP Asriadi menyatakan bahwa pihaknya telah melakukan penyelidikan di lokasi kejadian, menginterogasi saksi-saksi, dan berkoordinasi dengan lembaga terkait.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">Ia meminta masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat banjir yang sering menyebabkan binatang liar berbondong-bondong ke kawasan permukiman.</span> <br><br><span style="font-size: 17px;" ;="">"Kami harap orang tua lebih waspada dalam menjaga anak-anak saat banjir. Keadaan seperti ini berbahaya karena buaya dapat masuk ke area rumah," pungkasnya.</span><br><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260217_201326_185.sdocx--></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Sempat Dilaporkan Hilang, Karyawan di Segah Ditemukan Selamat di Tepi Sungai Siduung</title>
<link>https://kartanews.com/sempat-dilaporkan-hilang-karyawan-di-segah-ditemukan-selamat-di-tepi-sungai-siduung</link>
<guid>https://kartanews.com/sempat-dilaporkan-hilang-karyawan-di-segah-ditemukan-selamat-di-tepi-sungai-siduung</guid>
<description><![CDATA[ Penulis: Mursyidah Auni ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202602/image_870x580_69940816d563b.jpg" length="95860" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 17 Feb 2026 14:18:16 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, BERAU</strong> – Setelah hampir sepuluh hari dinyatakan hilang, seorang karyawan bernama Kanisius Sengkam (24) akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat pada Senin (16/2/2026) sekitar pukul 14.30 Wita. Korban ditemukan di tepian Sungai Siduung, Kampung Batu Rajang, Kecamatan Segah.</p>
<p>Kapolsek Segah, AKP Lisinius Pinem menjelaskan bahwa korban sebelumnya dilaporkan tidak diketahui keberadaannya sejak Jumat (6/2/2026). Proses pencarian melibatkan aparat kepolisian, pihak perusahaan, serta masyarakat sekitar.</p>
<p>Penemuan korban bermula ketika seorang warga, Atap (65) tengah mencari ikan menggunakan perahu ketinting di aliran Sungai Siduung.</p>
<p>Saat berada di sekitar lokasi, saksi mendengar suara teriakan meminta pertolongan dari arah semak-semak di tepi sungai. Setelah mendekat dan memastikan sumber suara, saksi menemukan korban dalam keadaan lemah.</p>
<p>“Korban kemudian menghampiri saksi dan memastikan identitasnya. Selanjutnya dibawa ke camp perusahaan terdekat untuk mendapatkan penanganan awal,” jelas AKP Lisinius Pinem.</p>
<p>Di camp perusahaan, korban diberikan makanan dan minuman untuk memulihkan kondisinya. Sekitar pukul 17.30 Wita, korban dipindahkan ke lokasi perusahaan di Kampung Batu Rajang sebelum akhirnya bersama personel Polsek Segah menuju fasilitas kesehatan guna pemeriksaan lebih lanjut.</p>
<p>Kapolsek menegaskan, pemeriksaan medis dilakukan untuk memastikan kondisi korban pasca beberapa hari dinyatakan hilang. Hasil pemeriksaan di Puskesmas Labanan, Kecamatan Teluk Bayur, menunjukkan bahwa korban dalam keadaan sehat tanpa ditemukan luka serius.</p>
<p>“Berdasarkan hasil pemeriksaan tenaga medis, kondisi korban stabil dan diperbolehkan kembali ke rumah keluarganya di Kampung Tumbit Melayu,” ungkapnya.</p>
<p>AKP Lisinius Pinem mengimbau masyarakat untuk segera melapor kepada pihak berwenang apabila terdapat anggota keluarga atau rekan kerja yang hilang agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan efektif.</p>
<p>“Kolaborasi antara masyarakat, perusahaan, dan aparat kepolisian menjadi kunci dalam upaya pencarian sehingga korban dapat ditemukan dalam keadaan selamat,” tutupnya.</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Replik Dibacakan, Jaksa Nilai Pledoi Tak Berdasar. Keadilan Jadi Harapan Keluarga Korban</title>
<link>https://kartanews.com/replik-dibacakan-jaksa-nilai-pledoi-tak-berdasar-keadilan-jadi-harapan-keluarga-korban</link>
<guid>https://kartanews.com/replik-dibacakan-jaksa-nilai-pledoi-tak-berdasar-keadilan-jadi-harapan-keluarga-korban</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202602/image_870x580_69907e2069449.jpg" length="91779" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 14 Feb 2026 21:55:37 +0800</pubDate>
<dc:creator>Irla Hadratan Iman</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<article class="text-token-text-primary w-full focus:outline-none [--shadow-height:45px] has-data-writing-block:pointer-events-none has-data-writing-block:-mt-(--shadow-height) has-data-writing-block:pt-(--shadow-height) [&amp;:has([data-writing-block])&gt;*]:pointer-events-auto scroll-mt-[calc(var(--header-height)+min(200px,max(70px,20svh)))]" dir="auto" data-turn-id="request-WEB:4309d5e6-3053-4bbb-9265-27f4db14a83e-0" data-testid="conversation-turn-2" data-scroll-anchor="false" data-turn="assistant" tabindex="-1">
<div class="text-base my-auto mx-auto [--thread-content-margin:--spacing(4)] @w-sm/main:[--thread-content-margin:--spacing(6)] @w-lg/main:[--thread-content-margin:--spacing(16)] px-(--thread-content-margin)">
<div class="[--thread-content-max-width:40rem] @w-lg/main:[--thread-content-max-width:48rem] mx-auto max-w-(--thread-content-max-width) flex-1 group/turn-messages focus-visible:outline-hidden relative flex w-full min-w-0 flex-col agent-turn" tabindex="-1">
<div class="flex max-w-full flex-col grow">
<div data-message-author-role="assistant" data-message-id="3fd40114-d3f4-4aa2-b6f6-fd069aef2508" dir="auto" class="min-h-8 text-message relative flex w-full flex-col items-end gap-2 text-start break-words whitespace-normal [.text-message+&amp;]:mt-1" data-message-model-slug="gpt-5-2">
<div class="flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden first:pt-[1px]">
<div class="markdown prose dark:prose-invert w-full wrap-break-word dark markdown-new-styling">
<p data-start="0" data-end="790"><strong>KARTANEWS.COM, SAMARINDA --  </strong>Sidang lanjutan perkara dugaan tindak pidana pembunuhan yang terjadi di salah satu tempat hiburan malam (THM) di Kota Samarinda kembali digelar dengan agenda pembacaan replik oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) sebagai tanggapan atas nota pembelaan (pledoi) dari penasihat hukum terdakwa.</p>
<p data-start="0" data-end="790">Dalam momen tersebut, kuasa hukum keluarga korban, Andi Renaldy Iskandar, S.H., menyampaikan pernyataan sikap secara resmi kepada publik. Ia menegaskan bahwa pihak keluarga korban menghormati proses hukum yang tengah berjalan dan memberikan apresiasi atas ketegasan JPU yang tetap konsisten pada tuntutan yang telah dibacakan sebelumnya.</p>
<p data-start="0" data-end="790"> Menurutnya, sikap tersebut mencerminkan komitmen aparat penuntut umum dalam menegakkan hukum berdasarkan fakta dan alat bukti yang telah diuji di persidangan.</p>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</article>
<article class="text-token-text-primary w-full focus:outline-none [--shadow-height:45px] has-data-writing-block:pointer-events-none has-data-writing-block:-mt-(--shadow-height) has-data-writing-block:pt-(--shadow-height) [&amp;:has([data-writing-block])&gt;*]:pointer-events-auto scroll-mt-[calc(var(--header-height)+min(200px,max(70px,20svh)))]" dir="auto" data-turn-id="request-WEB:4309d5e6-3053-4bbb-9265-27f4db14a83e-1" data-testid="conversation-turn-4" data-scroll-anchor="true" data-turn="assistant" tabindex="-1">
<div class="text-base my-auto mx-auto pb-10 [--thread-content-margin:--spacing(4)] @w-sm/main:[--thread-content-margin:--spacing(6)] @w-lg/main:[--thread-content-margin:--spacing(16)] px-(--thread-content-margin)">
<div class="[--thread-content-max-width:40rem] @w-lg/main:[--thread-content-max-width:48rem] mx-auto max-w-(--thread-content-max-width) flex-1 group/turn-messages focus-visible:outline-hidden relative flex w-full min-w-0 flex-col agent-turn" tabindex="-1">
<div class="flex max-w-full flex-col grow">
<div data-message-author-role="assistant" data-message-id="caf80768-44cc-46d8-ac2e-2ef2589f8a01" dir="auto" class="min-h-8 text-message relative flex w-full flex-col items-end gap-2 text-start break-words whitespace-normal [.text-message+&amp;]:mt-1" data-message-model-slug="gpt-5-2">
<div class="flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden first:pt-[1px]">
<div class="markdown prose dark:prose-invert w-full wrap-break-word dark markdown-new-styling">
<p data-start="782" data-end="1355">Dalam pernyataannya, kuasa hukum keluarga korban menilai bahwa replik yang disampaikan JPU secara substansial telah menjawab serta membantah seluruh dalil pembelaan yang diajukan oleh pihak terdakwa. Ia menyebut bahwa argumentasi dalam pledoi tidak memiliki dasar hukum yang kuat maupun dukungan fakta persidangan yang memadai untuk menghapus atau meringankan pertanggungjawaban pidana terdakwa.</p>
<p data-start="782" data-end="1355"> Seluruh rangkaian fakta yang terungkap di ruang sidang, menurutnya, justru memperkuat konstruksi perkara sebagaimana yang telah diuraikan dalam surat dakwaan dan tuntutan jaksa.</p>
<p data-start="1357" data-end="2120">Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa unsur-unsur tindak pidana sebagaimana diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) telah terpenuhi secara jelas dan meyakinkan. Khususnya terkait unsur kesengajaan dalam merampas nyawa orang lain yang dilakukan dengan perencanaan terlebih dahulu.</p>
<p data-start="1357" data-end="2120">Unsur perencanaan, kata dia, tidak dapat dipandang secara sederhana, melainkan harus dilihat dari adanya rentang waktu yang memungkinkan pelaku untuk berpikir dengan tenang, mempertimbangkan konsekuensi tindakannya, serta menentukan cara pelaksanaan perbuatan tersebut.</p>
<p data-start="1357" data-end="2120">Fakta-fakta persidangan dinilai menunjukkan adanya tahapan berpikir dan persiapan sebelum tindakan penembakan terjadi, sehingga unsur “direncanakan terlebih dahulu” menjadi relevan dan tidak terbantahkan.</p>
<p data-start="2122" data-end="2734">Ia juga menegaskan bahwa dalam perkara ini tidak ditemukan alasan pembenar maupun alasan pemaaf yang dapat menghapuskan kesalahan terdakwa. Upaya pembelaan yang mencoba menggiring opini bahwa peristiwa tersebut terjadi dalam kondisi terdesak atau sebagai bentuk pembelaan terpaksa, menurutnya, telah dipatahkan secara sistematis oleh JPU melalui replik yang dibacakan di hadapan majelis hakim.</p>
<p data-start="2122" data-end="2734"> Berdasarkan fakta yang terungkap, tindakan terdakwa tidak dapat dikategorikan sebagai respons spontan demi mempertahankan diri, melainkan sebagai perbuatan yang disengaja dan memiliki konsekuensi fatal terhadap korban.</p>
<p><img src="https://kartanews.com/uploads/images/202602/image_870x_69907e2a623b6.jpg" alt=""></p>
<p data-start="2736" data-end="3392">Keluarga korban, lanjutnya, sejak awal tidak pernah menuntut hal lain selain keadilan yang seadil-adilnya. Mereka harus menerima kenyataan pahit atas kehilangan anggota keluarga dalam peristiwa yang dinilai tragis dan menyisakan luka mendalam.</p>
<p data-start="2736" data-end="3392">Oleh karena itu, kuasa hukum berharap Majelis Hakim yang memeriksa dan mengadili perkara ini dapat menjatuhkan putusan yang objektif, proporsional, dan berdasarkan pada fakta-fakta hukum yang telah terungkap secara terbuka di persidangan. Ia menekankan bahwa putusan tersebut nantinya bukan hanya berdampak pada para pihak yang berperkara, tetapi juga menjadi cerminan tegaknya supremasi hukum di Kota Samarinda.</p>
<p data-start="3394" data-end="3881">Selain itu, kuasa hukum keluarga korban turut mengimbau masyarakat untuk tetap menghormati dan mempercayai proses peradilan yang sedang berlangsung. Ia meminta agar publik tidak mudah terpengaruh oleh opini, spekulasi, maupun narasi yang berpotensi mengaburkan fakta-fakta hukum yang telah diuji dalam persidangan.</p>
<p data-start="3394" data-end="3881">Menurutnya, pengaburan fakta atau penyebaran informasi yang tidak objektif justru dapat mencederai proses penegakan hukum dan menghambat upaya pencarian kebenaran materiil.</p>
<p data-start="3883" data-end="4467">Ia juga menyoroti pentingnya integritas seluruh aparat penegak hukum dalam menangani perkara ini secara profesional dan transparan. Dalam pandangannya, fakta-fakta yang telah terungkap di persidangan merupakan dasar utama yang tidak dapat diabaikan ataupun ditutup-tutupi.</p>
<p data-start="3883" data-end="4467">Setiap pihak, khususnya yang memiliki peran dalam sistem peradilan pidana, diharapkan tetap berpegang pada prinsip objektivitas dan keadilan. Dengan demikian, proses hukum yang berjalan tidak hanya memenuhi aspek prosedural, tetapi juga mampu memberikan rasa keadilan substantif bagi korban dan masyarakat luas.</p>
<p data-start="4469" data-end="5087" data-is-last-node="" data-is-only-node="">Menutup pernyataannya, kuasa hukum keluarga korban menyampaikan terima kasih atas perhatian serta dukungan masyarakat terhadap upaya penegakan hukum yang berkeadilan. Ia berharap seluruh rangkaian proses persidangan dapat berjalan dengan lancar hingga putusan akhir dibacakan, serta menghasilkan keputusan yang benar-benar mencerminkan nilai-nilai keadilan dan kepastian hukum.</p>
<p data-start="4469" data-end="5087" data-is-last-node="" data-is-only-node=""> Bagi keluarga korban, putusan yang adil menjadi harapan terakhir untuk mendapatkan kepastian atas peristiwa yang telah merenggut nyawa orang yang mereka cintai, sekaligus sebagai penegasan bahwa hukum tetap berdiri tegak tanpa pandang bulu.</p>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</article>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Sidang Pledoi Kasus Penembakan THM Samarinda, Kuasa Hukum Korban Tegaskan Ada Unsur Perencanaan</title>
<link>https://kartanews.com/sidang-pledoi-kasus-penembakan-thm-samarinda-kuasa-hukum-korban-tegaskan-ada-unsur-perencanaan</link>
<guid>https://kartanews.com/sidang-pledoi-kasus-penembakan-thm-samarinda-kuasa-hukum-korban-tegaskan-ada-unsur-perencanaan</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202602/image_870x580_698de9fa53454.jpg" length="87003" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 12 Feb 2026 22:58:09 +0800</pubDate>
<dc:creator>Irla Hadratan Iman</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p data-start="0" data-end="873"><strong>KARTANEWS.COM, SAMARINDA —</strong> Sidang lanjutan perkara penembakan yang terjadi di depan salah satu tempat hiburan malam (THM) di Kota Samarinda kembali digelar di Pengadilan Negeri Samarinda pada Rabu (11/2/2026) dengan agenda pembacaan pembelaan (pledoi) dari penasihat hukum para terdakwa.</p>
<p data-start="0" data-end="873">Persidangan yang menyita perhatian publik tersebut menghadirkan respons tegas dari pihak keluarga korban melalui kuasa hukumnya, Agus Amri. Ia menyatakan bahwa pihaknya menghormati hak para terdakwa untuk menyampaikan pembelaan sebagai bagian dari proses hukum yang adil.</p>
<p data-start="0" data-end="873">Namun demikian, Agus menilai sejumlah dalil yang disampaikan dalam pledoi justru memperkuat dugaan bahwa peristiwa penembakan tersebut dilakukan secara sadar dan terencana. Menurutnya, terdapat poin-poin dalam pembelaan yang secara tidak langsung mengakui adanya kesadaran dalam tindakan para terdakwa saat kejadian berlangsung.</p>
<p data-start="875" data-end="1776">Agus secara khusus menyoroti narasi yang dibangun pihak terdakwa mengenai motif balas dendam atas insiden yang disebut terjadi pada tahun 2021.</p>
<p data-start="875" data-end="1776">Ia menolak keras dalih tersebut dan menyebutnya sebagai konstruksi yang tidak berdasar serta berpotensi mencemarkan nama baik almarhum. Menurut Agus, penggiringan opini seolah-olah peristiwa ini merupakan aksi balas dendam justru menghadirkan gambaran keliru bahwa selama bertahun-tahun tidak ada proses hukum yang berjalan di Samarinda.</p>
<p data-start="875" data-end="1776">Ia mempertanyakan logika tudingan tersebut, dengan menyatakan bahwa apabila benar korban terlibat dalam tindak pidana pada 2021, seharusnya aparat penegak hukum telah mengambil tindakan sejak saat itu.</p>
<p data-start="875" data-end="1776">Dirinya menegaskan bahwa tidak ada seorang pun yang kebal hukum di negara ini dan tidak mungkin seseorang dapat dengan bebas berkeliaran selama bertahun-tahun tanpa tersentuh proses hukum apabila benar melakukan kejahatan.</p>
<p><img src="https://kartanews.com/uploads/images/202602/image_870x_698dea6c020fe.jpg" alt=""></p>
<p data-start="1778" data-end="2724">Lebih lanjut, Agus membantah pernyataan penasihat hukum terdakwa yang menyebut tidak terdapat unsur perencanaan dalam aksi penembakan tersebut. Ia menilai klaim itu tidak masuk akal, mengingat adanya keyakinan dan stigma yang disebut dipelihara selama bertahun-tahun oleh terdakwa terkait insiden 2021.</p>
<p data-start="1778" data-end="2724">Menurutnya, apabila seseorang menyimpan keyakinan tersebut dalam waktu lama hingga akhirnya mendatangi lokasi kejadian dan melepaskan tembakan, maka hal itu menunjukkan adanya proses berpikir dan persiapan yang matang.</p>
<p data-start="1778" data-end="2724">Agus menegaskan bahwa tindakan datang ke tempat kejadian perkara (TKP) dan melepaskan tembakan hingga isi magazen habis tidak dapat dikategorikan sebagai tindakan spontan. Dari sudut pandang forensik maupun psikologi, kata dia, spontanitas terjadi secara seketika tanpa jeda waktu panjang untuk mempertimbangkan tindakan, sementara dalam perkara ini terdapat rentang waktu bertahun-tahun yang menunjukkan adanya perencanaan.</p>
<p data-start="2726" data-end="3209">Agus berharap polemik mengenai motif balas dendam segera dihentikan dan seluruh pihak menyerahkan sepenuhnya perkara ini kepada proses hukum yang sedang berjalan. Ia juga mengingatkan agar tidak terus-menerus menyebarkan tudingan terhadap almarhum yang telah meninggal dunia dan tidak lagi dapat membela diri.</p>
<p data-start="2726" data-end="3209">Menurutnya, penyebaran tuduhan yang tidak terbukti tidak hanya melukai keluarga, tetapi juga berpotensi menjadi bentuk pencemaran nama baik yang dapat diproses secara hukum.</p>
<p data-start="3211" data-end="3853">Sementara itu, ibu korban, Ratnawati, mengaku sangat terpukul dengan adanya permintaan pembebasan terhadap sembilan terdakwa dalam perkara tersebut. Dengan suara bergetar, ia mempertanyakan makna keberadaan hukum apabila para terdakwa dapat dibebaskan begitu saja.</p>
<p data-start="3211" data-end="3853">Ratnawati menilai, jika kejahatan berat seperti ini tidak mendapat hukuman setimpal, maka akan muncul ketakutan di tengah masyarakat dan rasa keadilan akan tercederai. Ia juga membantah keras tudingan yang menyebut anaknya sebagai otak pembunuhan dalam kasus tahun 2021. Menurutnya, tuduhan tersebut merupakan fitnah yang sangat keji dan tidak pernah terbukti di hadapan hukum.</p>
<p data-start="3855" data-end="4515" data-is-last-node="" data-is-only-node="">Ratnawati menegaskan bahwa anaknya tidak pernah menjalani hukuman atas tuduhan tersebut dan mempertanyakan kapan serta di mana almarhum pernah dinyatakan bersalah oleh pengadilan. Ia menyatakan keyakinannya bahwa apabila benar anaknya bersalah, tentu aparat kepolisian telah mengambil tindakan sejak dahulu.</p>
<p data-start="3855" data-end="4515" data-is-last-node="" data-is-only-node="">Dengan penuh keyakinan, ia menyatakan bahwa almarhum tidak bersalah dan merasa nama baik anaknya telah tercemar di ruang publik. Ratnawati berharap keadilan benar-benar ditegakkan dan para terdakwa menyampaikan kebenaran yang sesungguhnya di persidangan tanpa rekayasa maupun fitnah, seraya menyerahkan hasil akhir perkara kepada putusan majelis hakim. (IHI/KN)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pengadilan Negeri Samarinda Tolak Praperadilan Jimmy Koyongian, Kuasa Hukum Soroti Pertimbangan Hakim</title>
<link>https://kartanews.com/pengadilan-negeri-samarinda-tolak-praperadilan-jimmy-koyongian-kuasa-hukum-soroti-pertimbangan-hakim</link>
<guid>https://kartanews.com/pengadilan-negeri-samarinda-tolak-praperadilan-jimmy-koyongian-kuasa-hukum-soroti-pertimbangan-hakim</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202602/image_870x580_698ca313cb3a1.jpg" length="81364" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 11 Feb 2026 23:42:08 +0800</pubDate>
<dc:creator>Irla Hadratan Iman</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p data-start="192" data-end="653"><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">KARTANEWS.COM, SAMARINDA - </span></span></strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Pengadilan Negeri Samarinda memutuskan untuk menolak permohonan praperadilan yang diajukan Jimmy Koyongian dalam perkara Nomor 1/Pid.Pra/2026/PN.SMR. Putusan tersebut dibacakan dalam sidang terbuka pada Selasa (10/2). Menyanggapi keputusan itu, Tim Kuasa Hukum Pemohon menyatakan tetap menghormati putusan majelis hakim, namun menyampaikan keberatan atas dasar pertimbangan hukum yang dinilai tidak sejalan dengan fakta konferensi.</span></span></p>
<p data-start="655" data-end="1255"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Kuasa hukum menyampaikan bahwa selama proses konferensi, sejumlah keterangan telah dihadirkan, termasuk tiga Saksi fakta, Notaris/PPAT, Ahli Perdata, serta Ahli Pidana. Berdasarkan keterangan tersebut, mereka berpendapat perkara yang dipersoalkan sebenarnya merupakan penyelesaian keperdataan dalam ranah keluarga. Para Saksi, termasuk istri sah pelapor, adik kandung pemohon, dan notaris pembuat Akta Jual Beli (AJB), disebut menjelaskan bahwa tidak terdapat unsur paksaan, ancaman, maupun pemalsuan keterangan dalam proses pembuatan akta, serta seluruh prosedur telah dijalankan sesuai ketentuan hukum.</span></span></p>
<p data-start="1257" data-end="1667"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Menurut tim kuasa hukum, perkara tersebut seharusnya diselesaikan melalui mekanisme hukum perdata, bukan pidana. Mereka juga menyaring aspek prosedural dalam proses penyidikan, termasuk pernyataan bahwa pemohon tidak menerima surat penetapan tersangka secara sah. Dalam pandangan mereka, kondisi ini berpotensi menciptakan kejadian yang dapat memicu praktik kriminalisasi dalam menyelamatkan internal keluarga.</span></span></p>
<p data-start="1669" data-end="2038"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Lebih lanjut lagi, kuasa hukum menyatakan bahwa AJB dibuat di hadapan PPAT dan ditandatangani oleh pihak-pihak secara sadar, dengan Merujuk pada surat pernyataan keluarga tahun 2006. Mereka juga menyebut tidak adanya kerugian nyata yang dialami pelapor. Namun, proses hukum tetap bergulir di ranah pidana yang, menurut mereka, berisiko memperdalam konflik dalam hubungan keluarga.</span></span></p>
<p data-start="2040" data-end="2451"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Meskipun permohonan praperadilan telah ditolak, tim kuasa hukum memastikan akan melanjutkan upaya hukum yang tersedia. Mereka berkomitmen mengawali proses penyidikan agar berlangsung secara profesional, menyiapkan pembelaan dalam perkara pokok, serta menempuh langkah pengaduan apabila ditemukan dugaan pelanggaran etik atau prosedural. Upaya tersebut disebut sebagai bagian dari ikhtiar untuk melindungi hak-hak kliennya.</span></span></p>
<p data-start="2453" data-end="2776"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Kuasa hukum juga mengimbau masyarakat untuk melihat perkara ini secara proporsional dan tidak langsung menyimpulkan kebenaran hanya berdasarkan laporan pidana atau penetapan tersangka. Mereka menekankan pentingnya penegakan hukum yang menjunjung prinsip keadilan substantif dan perlindungan hak konstitusional warga negara.</span></span></p>
<p data-start="2778" data-end="3056" data-is-last-node="" data-is-only-node=""><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak termohon maupun aparat penegak hukum terkait mengenai tanggapan atas pernyataan tersebut. Perkara ini selanjutnya akan berlanjut ke tahapan proses hukum berikutnya sesuai peraturan yang berlaku.</span></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Hadirkan Dua Saksi Ahli, Jimmy Koyongian Uji Keabsahan Penetapan Tersangka lewat Praperadilan</title>
<link>https://kartanews.com/hadirkan-dua-saksi-ahli-jimmy-koyongian-uji-keabsahan-penetapan-tersangka-lewat-praperadilan</link>
<guid>https://kartanews.com/hadirkan-dua-saksi-ahli-jimmy-koyongian-uji-keabsahan-penetapan-tersangka-lewat-praperadilan</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202602/image_870x580_6985fd7edb994.jpg" length="78504" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 06 Feb 2026 22:42:07 +0800</pubDate>
<dc:creator>Irla Hadratan Iman</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p data-start="278" data-end="920"><strong>KARTANEWS.COM, SAMARINDA </strong>-- Permohonan praperadilan yang diajukan Jimmy Koyongian terhadap Kepolisian Negara Republik Indonesia melalui jajaran Polda Kalimantan Timur dan Polresta Samarinda menjadi perhatian luas setelah tim kuasa hukumnya dari Kantor Advokat Agus Amri &amp; Rekan dengan menghadirkan saksi ahli dan menyampaikan kesimpulan hukum secara komprehensif di Pengadilan Negeri Samarinda.</p>
<p data-start="278" data-end="920">Dalam perkara praperadilan yang teregister dengan Nomor 1/Pid.Pra/2026/PN.Smr tersebut, Pemohon menilai tindakan penyidik Unit Ekonomi Khusus Satreskrim Polresta Samarinda dalam menetapkan dirinya sebagai tersangka sarat dengan pelanggaran hukum acara pidana, baik dari sisi prosedural maupun substansial.</p>
<p data-start="922" data-end="1502">Melalui kesimpulan tertulis yang disampaikan kepada hakim tunggal, Pemohon menegaskan bahwa keberadaan hukum acara pidana pada dasarnya bukan hanya ditujukan untuk menindak pelaku kejahatan, melainkan juga berfungsi sebagai instrumen pengawasan terhadap penggunaan kewenangan negara agar tidak dilakukan secara sewenang-wenang.</p>
<p data-start="922" data-end="1502">Dalam konteks tersebut, lembaga praperadilan dipandang sebagai mekanisme korektif yang menjamin penerapan prinsip due process of law serta perlindungan hak asasi manusia, terutama ketika aparat penegak hukum melakukan upaya paksa terhadap warga negara.</p>
<p data-start="1504" data-end="2128">Pemohon mempersoalkan penetapan status tersangka atas dirinya dalam dugaan tindak pidana pemalsuan keterangan dalam akta autentik sebagaimana diatur dalam Pasal 394 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.</p>
<p data-start="1504" data-end="2128">Dugaan pidana tersebut berkaitan dengan Akta Jual Beli Nomor 150 Tahun 2024 yang dibuat di hadapan notaris dan pejabat pembuat akta tanah di Samarinda. Namun demikian, Pemohon berpendapat bahwa objek perkara tersebut sesungguhnya merupakan persoalan keperdataan yang berakar dari kesepakatan keluarga sejak tahun 2006, sehingga tidak relevan untuk ditarik ke dalam ranah hukum pidana.</p>
<p data-start="2130" data-end="2616">Selain itu, Pemohon juga menilai bahwa penyidik telah keliru dalam menafsirkan peristiwa hukum yang terjadi. Kuasa hukum menyatakan bahwa penetapan tersangka tidak didukung oleh minimal dua alat bukti yang sah dan saling berkaitan sebagaimana dipersyaratkan oleh KUHAP serta ditegaskan oleh Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 21/PUU-XII/2014.</p>
<p data-start="2130" data-end="2616">Dengan tidak terpenuhinya syarat pembuktian tersebut, maka penetapan tersangka dinilai cacat hukum dan bertentangan dengan asas kepastian hukum.</p>
<p data-start="2618" data-end="3198">Aspek prosedural penyidikan turut menjadi sorotan utama. Pemohon mengungkapkan bahwa hingga permohonan praperadilan diajukan, dirinya tidak pernah menerima Surat Penetapan Tersangka secara resmi dari penyidik. </p>
<p data-start="2618" data-end="3198">Padahal, dalam Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan tercantum adanya surat penetapan tersangka dengan nomor dan tanggal tertentu.</p>
<p data-start="2618" data-end="3198">Kondisi ini, menurut Pemohon, bertentangan dengan ketentuan Peraturan Kapolri Nomor 6 Tahun 2019 yang mewajibkan penyidik menyampaikan pemberitahuan penetapan tersangka kepada pihak yang bersangkutan dalam jangka waktu yang ditentukan.</p>
<p data-start="3200" data-end="3750">Lebih lanjut, Pemohon menilai tindakan penyidik memanggil dirinya sebagai tersangka melalui surat panggilan merupakan bentuk pelanggaran serius terhadap hukum acara pidana. Pasalnya, pemanggilan tersebut dilakukan tanpa didahului pemberitahuan resmi mengenai penetapan status tersangka.</p>
<p data-start="3200" data-end="3750">Keadaan ini dianggap telah merugikan Pemohon secara hukum dan melanggar hak konstitusionalnya untuk memperoleh kepastian hukum serta perlakuan yang adil dan setara di hadapan hukum sebagaimana dijamin oleh Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.</p>
<p data-start="3752" data-end="4252">Dalam kesimpulan hukumnya, Pemohon juga mengutip sejumlah putusan praperadilan dari berbagai pengadilan negeri di Indonesia yang pada prinsipnya menyatakan bahwa penetapan tersangka dapat dinyatakan tidak sah apabila dilakukan tanpa prosedur yang benar atau tanpa alat bukti yang memadai.</p>
<p data-start="3752" data-end="4252">Yurisprudensi tersebut digunakan untuk menegaskan bahwa praperadilan merupakan forum yang sah dan konstitusional untuk menguji keabsahan tindakan aparat penegak hukum, khususnya dalam proses penetapan tersangka.</p>
<p data-start="4254" data-end="4867" data-is-last-node="" data-is-only-node="">Berdasarkan keseluruhan argumentasi tersebut, Pemohon meminta hakim praperadilan Pengadilan Negeri Samarinda untuk menyatakan bahwa penetapan tersangka serta seluruh rangkaian tindakan penyidikan lanjutan yang dilakukan oleh Termohon tidak sah dan tidak memiliki kekuatan hukum mengikat.</p>
<p data-start="4254" data-end="4867" data-is-last-node="" data-is-only-node="">Pemohon juga memohon agar hak-haknya dipulihkan sebagaimana sebelum adanya penetapan tersangka.</p>
<p data-start="4254" data-end="4867" data-is-last-node="" data-is-only-node="">Melalui perkara ini, Pemohon berharap pengadilan dapat menegaskan kembali pentingnya penegakan hukum yang berlandaskan pada prinsip kehati-hatian, kepastian hukum, serta penghormatan terhadap hak asasi manusia dalam negara hukum. (Irla/KN)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Gajah Ditemukan Tewas Tanpa Kepala di Kawasan Konsesi Perusahaan di Riau</title>
<link>https://kartanews.com/gajah-ditemukan-tewas-tanpa-kepala-di-kawasan-konsesi-perusahaan-di-riau</link>
<guid>https://kartanews.com/gajah-ditemukan-tewas-tanpa-kepala-di-kawasan-konsesi-perusahaan-di-riau</guid>
<description><![CDATA[ Oleh: Mursyidah Auni ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202602/image_870x580_69858ff2d1869.jpg" length="764060" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 06 Feb 2026 14:54:17 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, RIAU</strong>– Seekor gajah ditemukan dalam kondisi mati di kawasan konsesi perusahaan yang berada di Desa Lubuk Kembang Bunga, Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan, Riau. </p>
<p>Satwa langka yang dilindungi tersebut ditemukan dengan kondisi tidak utuh, di mana bagian kepala terpisah dari tubuhnya.</p>
<p>Penemuan bangkai gajah pertama kali dilaporkan oleh seorang warga yang mencium bau menyengat dari arah kawasan hutan pada Senin malam (2/2/2026).</p>
<p>Setelah menelusuri sumber bau, saksi menemukan bangkai gajah dan segera melaporkannya kepada pihak keamanan setempat.</p>
<p>Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Polres Pelalawan bersama Polsek Ukui mendatangi lokasi kejadian pada Selasa (3/2/2026) untuk melakukan pemeriksaan awal dan mengamankan area penemuan.</p>
<p>Pada Rabu (4/2/2026), tim gabungan yang terdiri dari Satuan Reserse Kriminal Polres Pelalawan, Polsek Ukui, Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Riau, Bidang Laboratorium Forensik Polda Riau, serta Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau melakukan nekropsi terhadap bangkai gajah di tempat kejadian perkara.</p>
<p>Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Pelalawan, AKP I Gede Yoga Eka Pranata mengatakan bahwa pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab kematian satwa tersebut.</p>
<p>“Kami telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi untuk mengetahui penyebab kematian gajah ini,” ujarnya, dikutip dari Kompas.com, Jumat (6/2/2026).</p>
<p>Dalam rangka mendukung proses penyelidikan, tim Bidlabfor Polda Riau juga mengambil sampel tanah di sekitar lokasi penemuan bangkai gajah untuk dilakukan pemeriksaan laboratorium.</p>
<p>Yoga mengimbau masyarakat agar segera melaporkan kepada pihak berwajib apabila mengetahui atau menemukan dugaan tindak pidana, khususnya yang berkaitan dengan satwa liar yang dilindungi.</p>
<p>Laporan dapat disampaikan melalui kantor kepolisian terdekat maupun layanan call center kepolisian di nomor 110.</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kronologi Peristiwa Meninggalnya Pelajar SD di Kabupaten Ngada</title>
<link>https://kartanews.com/kronologi-peristiwa-meninggalnya-pelajar-sd-di-kabupaten-ngada</link>
<guid>https://kartanews.com/kronologi-peristiwa-meninggalnya-pelajar-sd-di-kabupaten-ngada</guid>
<description><![CDATA[ Oleh: Mursyidah Auni ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202602/image_870x580_698452b7d9361.jpg" length="129210" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 05 Feb 2026 16:20:36 +0800</pubDate>
<dc:creator>Jurnalis</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, NTT</strong> - Sehari sebelum peristiwa duka di Dusun Sawasina, Desa Naruwolo, Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur, anak berinisial YBS (10) seorang siswa kelas IV SD yang meninggal dunia tergantung di pohon cengkeh sempat menyampaikan keinginannya kepada sang ibu untuk dibelikan buku tulis dan pensil sebagai perlengkapan sekolah. </p>
<p>Namun karena keterbatasan ekonomi membuat permintaan itu belum dapat dipenuhi oleh ibunya.</p>
<p>YBS diketahui telah kehilangan ayahnya sejak sebelum ia dilahirkan. Dalam kesehariannya, YBS tinggal bersama neneknya yang telah berusia sekitar 80 tahun. </p>
<p>Sementara itu, ibunya yang berinisial MGT (47), menetap di kampung yang berbeda bersama lima anaknya yang lain. Kondisi tersebut menyebabkan YBS tumbuh dengan keterbatasan perhatian dan pendampingan dari sosok ibunya.</p>
<p>Pada malam sebelum kejadian, YBS diketahui sempat menginap di rumah ibunya. Keesokan paginya, sekitar pukul 06.00 WITA, ia diantar menggunakan ojek menuju rumah neneknya. </p>
<p>“Saya sempat berpesan supaya rajin sekolah dan mengerti kondisi keluarga yang sedang sulit,” ujar sang ibu dengan suara bergetar.</p>
<p>Pada Kamis pagi (29/1/2026), warga setempat sempat melihat YBS duduk di depan rumah neneknya. Padahal, pada jam tersebut, ia seharusnya sudah bersiap untuk berangkat ke sekolah. Menjelang siang hari, warga yang sedang menggembalakan ternak menemukan YBS dalam kondisi tidak bernyawa di sekitar lokasi kejadian. </p>
<p>Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan kepada aparat kepolisian setempat untuk dilakukan penanganan lebih lanjut.</p>
<p>Dalam proses pemeriksaan, aparat Polres Ngada menemukan secarik kertas berisi tulisan tangan YBS yang menggunakan bahasa daerah setempat. Surat tersebut ditujukan kepada sang ibu dan berisi pesan perpisahan.</p>
<p>Dalam surat tersebut, YBS meminta ibunya untuk merelakan kepergiannya serta tidak menangis. Pada bagian akhir surat, terdapat gambar sederhana menyerupai wajah menangis, yang diduga dibuat sendiri oleh korban.</p>
<p><strong>Isi Surat yang Ditemukan:</strong></p>
<p>KERTAS TII MAMA RETI</p>
<p>MAMA GALO ZEEMAMA MOLO JA’OGALO MATA MAE RITA EE MAMA</p>
<p>MAMA JAO GALO MATA MAE WOE RITA NE’E GAE NGAO EEMOLO MAMA</p>
<p>Terjemahan:</p>
<p>SURAT UNTUK MAMA RETI</p>
<p>MAMA SAYA PERGI DULU, MAMA RELAKAN SAYA PERGI, JANGAN MENANGIS YA MAMA</p>
<p>MAMA SAYA PERGI, TIDAK PERLU MAMA MENANGIS, MENCARI, ATAU MERINDUKAN SAYA</p>
<p>Peristiwa ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga korban dan masyarakat sekitar. </p>
<p>Kejadian tersebut juga menjadi perhatian luas karena menyangkut isu perlindungan anak, kesejahteraan keluarga, serta pentingnya dukungan psikososial bagi anak-anak, khususnya yang hidup dalam kondisi rentan.</p>
<p></p>
<p><img src="https://kartanews.com/uploads/images/202602/image_870x_69846b94a0096.jpg" alt=""></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Fakta Persidangan Membuktikan: Kuasa Hukum Nilai Penetapan Tersangka Jimmy Koyongian Cacat Prosedur</title>
<link>https://kartanews.com/kuasa-hukum-nilai-penetapan-tersangka-jimmy-koyongian-cacat-prosedur</link>
<guid>https://kartanews.com/kuasa-hukum-nilai-penetapan-tersangka-jimmy-koyongian-cacat-prosedur</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202602/image_870x580_69835f5252a2d.jpg" length="82878" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 04 Feb 2026 23:08:46 +0800</pubDate>
<dc:creator>Irla Hadratan Iman</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p data-start="1736" data-end="2042"><strong>KARTANEWS.COM, SAMARINDA --</strong> Tim kuasa hukum Jimmy Koyongian menilai penetapan tersangka terhadap kliennya dilakukan tanpa memenuhi prosedur hukum acara pidana. Dalam sidang praperadilan di Pengadilan Negeri Samarinda, penyidik disebut tidak dapat menunjukkan Surat Penetapan Tersangka sebagaimana diwajibkan undang-undang.</p>
<p data-start="207" data-end="641">Sidang praperadilan (Samarinda, 4 Februari 2026) yang diajukan Jimmy Koyongian terhadap Polresta Samarinda mengungkap sejumlah fakta hukum yang dinilai krusial dalam menilai sah atau tidaknya penetapan status tersangka terhadap pemohon. Dalam agenda pembuktian surat dan pemeriksaan saksi yang digelar di Pengadilan Negeri Samarinda, tim kuasa hukum menyoroti dugaan pelanggaran prosedur hukum acara pidana yang dilakukan penyidik sejak tahap penetapan tersangka.</p>
<p><img src="https://kartanews.com/uploads/images/202602/image_870x_69835f5955d29.jpg" alt=""></p>
<p data-start="643" data-end="1055">Dalam persidangan, terungkap bahwa pihak Termohon tidak dapat menunjukkan Surat Penetapan Tersangka sebagaimana dipersyaratkan oleh Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana. Dokumen yang ditunjukkan hanya berupa Surat Pemberitahuan Tersangka. Tim kuasa hukum menilai hal ini sebagai persoalan mendasar, karena secara normatif kedua dokumen tersebut memiliki fungsi hukum yang berbeda dan tidak dapat dipertukarkan.</p>
<p data-start="1057" data-end="1544">Mengacu pada Pasal 90 ayat (2) KUHAP sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2025, penetapan tersangka wajib dituangkan dalam Surat Penetapan Tersangka dan diberitahukan kepada yang bersangkutan paling lambat satu hari sejak diterbitkan. Ketentuan tersebut dimaksudkan untuk menjamin kepastian hukum serta melindungi hak-hak warga negara dalam proses penyidikan. Tidak dipenuhinya kewajiban ini, menurut pemohon, berimplikasi langsung pada cacat formil penetapan tersangka.</p>
<p><img src="https://kartanews.com/uploads/images/202602/image_870x_69835f4927c05.jpg" alt=""></p>
<p data-start="1546" data-end="1993">Tim kuasa hukum menegaskan bahwa ketiadaan Surat Penetapan Tersangka tidak dapat dianggap sebagai kekeliruan administratif semata. Persoalan tersebut menyentuh aspek legalitas tindakan penyidik, karena status tersangka merupakan pintu masuk bagi serangkaian tindakan hukum lanjutan yang berpotensi membatasi hak seseorang. Oleh karena itu, penetapan tersangka tanpa dasar prosedural yang sah dinilai bertentangan dengan prinsip due process of law.</p>
<p data-start="1995" data-end="2419">Selain pembuktian dokumen, persidangan juga menghadirkan tiga orang saksi yang dinilai relevan dengan pokok perkara. Mereka adalah Go Wen, ibu dari Jimmy Koyongian; Herry Koyongian, adik kandung yang turut menandatangani Akta Jual Beli (AJB); serta saksi di bawah sumpah yaitu Hernawan, S.H., M.Kn., selaku Notaris/PPAT yang menyusun dan mengesahkan akta tersebut. Ketiga saksi memberikan keterangan yang saling menguatkan terkait proses pembuatan AJB.</p>
<p data-start="2421" data-end="2788">Para saksi menyampaikan bahwa seluruh tahapan pembuatan AJB dilakukan sesuai prosedur hukum yang berlaku. Tidak ditemukan adanya paksaan, penipuan, maupun penyampaian keterangan palsu. Notaris yang dihadirkan di persidangan juga menegaskan bahwa akta dibuat secara sah di hadapan pejabat berwenang, setelah seluruh isi akta dibacakan dan dijelaskan kepada para pihak.</p>
<p data-start="2790" data-end="3228">Dalam persidangan terungkap pula bahwa sebelum penandatanganan AJB, Notaris memberikan kesempatan kepada seluruh pihak untuk memahami isi akta, termasuk secara eksplisit menyebutkan objek tanah yang diperjualbelikan. Penandatanganan dilakukan secara bersama-sama setelah para pihak menyatakan memahami dan menyetujui isi dokumen. Fakta ini dinilai memperkuat argumentasi bahwa tidak terdapat cacat substansial dalam proses pembuatan akta.</p>
<p data-start="3230" data-end="3638">Berdasarkan rangkaian keterangan saksi tersebut, tim kuasa hukum menilai konstruksi pidana yang disematkan kepada kliennya tidak memiliki dasar yang kuat. Menurut mereka, persoalan yang terjadi lebih tepat dipahami sebagai sengketa keperdataan dalam lingkup keluarga, bukan peristiwa pidana. Tidak ditemukan adanya unsur pemalsuan, penipuan, maupun kerugian pidana sebagaimana disyaratkan dalam hukum pidana.</p>
<p data-start="3640" data-end="3977">Kuasa hukum pemohon menilai bahwa penarikan perkara ke ranah pidana justru berpotensi mencederai prinsip pemisahan antara hukum perdata dan pidana. Kriminalisasi terhadap sengketa perdata, menurut mereka, tidak hanya merugikan pihak yang diproses hukum, tetapi juga berisiko menurunkan kepercayaan publik terhadap sistem penegakan hukum.</p>
<p data-start="3979" data-end="4301">Meski menyoroti berbagai dugaan pelanggaran prosedur, tim kuasa hukum menyatakan tetap menyerahkan sepenuhnya penilaian akhir kepada majelis hakim praperadilan. Mereka menekankan bahwa forum praperadilan merupakan mekanisme konstitusional untuk menguji keabsahan tindakan penyidik, khususnya dalam hal penetapan tersangka.</p>
<p data-start="4303" data-end="4738">Berdasarkan fakta-fakta yang terungkap selama persidangan, tim kuasa hukum menyatakan optimisme bahwa majelis hakim akan mengabulkan permohonan praperadilan dan menyatakan penetapan tersangka terhadap Jimmy Koyongian tidak sah secara hukum. Putusan praperadilan ini dipandang penting tidak hanya bagi pemohon, tetapi juga sebagai preseden dalam memastikan kepatuhan aparat penegak hukum terhadap prosedur yang ditetapkan undang-undang.</p>
<p data-start="4740" data-end="5045">Hingga berita ini ditulis, pihak Polresta Samarinda belum memberikan keterangan resmi terkait dalil-dalil yang disampaikan dalam persidangan. Sidang praperadilan dijadwalkan akan dilanjutkan pada agenda berikutnya dalam waktu dekat, dengan putusan yang dinantikan sebagai penentu arah perkara selanjutnya. (IHI/KN)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kuasa Hukum Ungkap Dugaan Pelanggaran Prosedur Penyidik Polresta Samarinda</title>
<link>https://kartanews.com/kuasa-hukum-ungkap-dugaan-pelanggaran-prosedur-penyidik-polresta-samarinda</link>
<guid>https://kartanews.com/kuasa-hukum-ungkap-dugaan-pelanggaran-prosedur-penyidik-polresta-samarinda</guid>
<description><![CDATA[ Kuasa Hukum Ungkap Dugaan Pelanggaran Prosedur Penyidik Polresta Samarinda ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202602/image_870x580_6980b5b6c742a.jpg" length="86343" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 02 Feb 2026 22:36:56 +0800</pubDate>
<dc:creator>Irla Hadratan Iman</dc:creator>
<media:keywords>Kuasa Hukum Ungkap Dugaan Pelanggaran Prosedur Penyidik Polresta Samarinda</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p data-start="392" data-end="647"><strong data-start="392" data-end="420">KARTANEWS.COM, SAMARINDA</strong> – Tim kuasa hukum Jimmy Koyongian menilai penetapan kliennya sebagai tersangka oleh penyidik Polresta Samarinda melanggar hukum, cacat prosedur, dan bertentangan dengan ketentuan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP).</p>
<p data-start="649" data-end="915">Pernyataan tersebut disampaikan tim kuasa hukum melalui siaran pers di Samarinda, Senin (2/2/2026). Mereka menyatakan penjelasan ini perlu disampaikan kepada publik agar masyarakat memahami duduk perkara secara utuh dan tidak terbentuk opini sepihak di ruang publik.</p>
<p data-start="917" data-end="1289">Menurut tim kuasa hukum, langkah penyidik menetapkan Jimmy sebagai tersangka tidak hanya merugikan kliennya, tetapi juga berpotensi menciptakan preseden buruk dalam penegakan hukum apabila proses penyidikan dijalankan tanpa prosedur yang semestinya. Mereka menegaskan bahwa aparat penegak hukum seharusnya menjadi garda terdepan dalam menjaga keadilan dan kepastian hukum.</p>
<p><img src="https://kartanews.com/uploads/images/202602/image_870x_6980b5c667f01.jpg" alt=""></p>
<p data-start="1314" data-end="1633">Kuasa hukum menjelaskan perkara ini bermula dari laporan polisi yang dibuat Doan T. Napitupulu selaku kuasa hukum Eddy Hartono ke Polresta Samarinda pada 25 April 2025. Laporan tersebut mempersoalkan Akta Jual Beli Nomor 150/2024 tertanggal 22 Mei 2024 yang dibuat di hadapan Notaris/PPAT Hermawan Wangdana, S.H., M.Kn.</p>
<p data-start="1635" data-end="1915">Namun demikian, tim kuasa hukum menyatakan objek dalam akta jual beli tersebut merupakan tindak lanjut dari Surat Pernyataan tertanggal 7 Oktober 2006 yang dibuat secara sadar dan sukarela oleh Eddy Hartono bersama istrinya, Go Chui Lie (Go Wan Jan) sebagai kesepakatan keluarga.</p>
<p data-start="1917" data-end="2144">Menurutnya, seluruh proses pembuatan akta jual beli telah dilakukan sesuai mekanisme hukum perdata dan diketahui para pihak terkait, sehingga dinilai tidak tepat apabila perkara tersebut serta-merta ditarik ke ranah pidana.</p>
<p data-start="2184" data-end="2439">Meski demikian, penyidik Polresta Samarinda disebut telah menerbitkan Surat Perintah Penyidikan tertanggal 12 Maret 2025 dan Surat Penetapan Tersangka Nomor Sp.Tap/260/XII/2025 tertanggal 15 Desember 2025 yang menetapkan Jimmy Koyongian sebagai tersangka.</p>
<p data-start="2441" data-end="2631">Dalam surat tersebut, Jimmy disangkakan melanggar Pasal 394 KUHP sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023, terkait dugaan memasukkan keterangan palsu ke dalam akta autentik.</p>
<p data-start="2633" data-end="2941">Tim kuasa hukum menilai langkah tersebut janggal karena menurutnya, hingga saat ini kliennya tidak pernah menerima surat penetapan tersangka secara resmi. Mereka juga menyebut penyidik tidak pernah memperlihatkan alat bukti yang sah, namun kliennya tiba-tiba dipanggil dalam kapasitas sebagai tersangka.</p>
<p data-start="2976" data-end="3098">Dalam kajiannya, tim kuasa hukum mengungkapkan sedikitnya terdapat tiga dugaan pelanggaran serius dalam proses penyidikan.</p>
<p data-start="3100" data-end="3399">Pertama, penetapan tersangka diduga dilakukan tanpa terpenuhinya syarat minimal dua alat bukti yang sah sebagaimana diatur dalam KUHAP. Mereka menyebut penyidik tidak pernah menunjukkan dua alat bukti yang saling berkaitan, serta menilai keterangan pelapor tidak diperoleh secara layak dan objektif.</p>
<p data-start="3401" data-end="3760">Kedua, kuasa hukum menegaskan perkara tersebut merupakan sengketa keperdataan karena berkaitan dengan akta jual beli yang dibuat sah di hadapan notaris/PPAT dan berangkat dari kesepakatan para pihak sejak 2006. Menurut mereka, tidak terdapat unsur pemalsuan maupun niat jahat, sehingga membawa perkara ini ke ranah pidana dinilai sebagai bentuk kriminalisasi.</p>
<p data-start="3762" data-end="4021">Ketiga, kuasa hukum menyebut adanya dugaan pelanggaran prosedur formil, termasuk tidak adanya pemberitahuan resmi sebagaimana menjadi kewajiban penyidik. Hal ini dinilai bertentangan dengan prinsip due process of law, hak asasi manusia, serta kepastian hukum.</p>
<p data-start="4048" data-end="4307">Atas dasar itu, tim kuasa hukum menyatakan penetapan tersangka terhadap Jimmy Koyongian patut dinilai tidak sah. Mereka mengaku telah mengajukan permohonan praperadilan ke Pengadilan Negeri Samarinda untuk menguji dan membatalkan penetapan tersangka tersebut.</p>
<p data-start="4309" data-end="4552">Selain itu, kuasa hukum juga menyatakan akan melaporkan dugaan pelanggaran etik penyidik ke Divisi Propam Polri, mengajukan pengaduan ke Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas), serta meminta supervisi dari Kapolda Kalimantan Timur dan Kapolri.</p>
<p data-start="4554" data-end="4956">Dalam tuntutannya, tim kuasa hukum mendesak Polresta Samarinda untuk menghentikan penyidikan, membatalkan status tersangka terhadap Jimmy Koyongian, serta mengembalikan perkara ke ranah perdata. Mereka juga mengajak media dan masyarakat untuk mengawal proses hukum secara objektif dan berimbang, seraya mengingatkan bahwa praktik kriminalisasi, apabila dibiarkan, berpotensi menimpa siapa saja.<em data-start="4949" data-end="4956"></em></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Anomali Algoritma 2026, Mengapa Narasi Panjang Kembali Menjadi Primadona di Facebook?</title>
<link>https://kartanews.com/anomali-algoritma-2026-mengapa-narasi-panjang-kembali-menjadi-primadona-di-facebook</link>
<guid>https://kartanews.com/anomali-algoritma-2026-mengapa-narasi-panjang-kembali-menjadi-primadona-di-facebook</guid>
<description><![CDATA[ Oleh: Jhesvin Melvino ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202601/image_870x580_697dd1680ec7a.jpg" length="60297" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 31 Jan 2026 18:01:32 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>‎KARTANEWS.COM, INDONESIA</strong> – Lanskap digital bagi para kreator konten di platform Facebook tengah memasuki fase krusial pada kuartal pertama tahun 2026. Gelombang inovasi teknologi yang dibawa oleh Meta tidak hanya mengubah cara konten diproduksi, tetapi juga merombak fundamental bagaimana nilai sebuah karya dihargai secara finansial.</p>
<p>‎Kehadiran fitur <em>Auto-Translation</em> dan <em>AI Dubbing</em> yang semakin presisi telah meruntuhkan tembok bahasa yang selama ini membatasi jangkauan kreator lokal. Kini, seorang kreator di pelosok Indonesia dapat mengekspor kontennya ke audiens global dengan sinkronisasi suara yang natural. Namun, kemudahan ini memicu perdebatan mengenai kejenuhan konten.</p>
<p>‎"Kita berada di titik di mana kuantitas bukan lagi masalah, melainkan kualitas rasa. AI bisa menduplikasi suara dan gambar, tapi ia tidak bisa menduplikasi koneksi emosional," ungkap Dr. Aris Setiadi, pakar media digital dalam simposium ekonomi kreatif.</p>
<p>‎Perubahan paling signifikan yang menjadi topik hangat di komunitas <em>Facebook Professional Mode (FB Pro)</em> adalah peluncuran <em>Content Monetization Program (CMP) </em>atau Monetasi Konten. Program ini menyatukan berbagai aliran pendapatan seperti Iklan video pendek <em>(In-Stream Ads)</em> dan Reels Bonuses ke dalam satu sistem manajemen yang terpadu.</p>
<p>‎Berdasarkan data internal yang dihimpun dari berbagai grup komunitas, persyaratan ambang batas 600.000 menit tayangan dalam 60 hari menjadi standar emas baru. Hal ini menuntut kreator untuk tidak hanya mengandalkan satu video viral, melainkan konsistensi retensi audiens yang berkelanjutan.</p>
<p>‎Menariknya, di tengah gempuran video pendek, algoritma 2026 menunjukkan anomali yang disambut baik. Hal ini ditandai dengan kembalinya performa long-form storytelling. Facebook terpantau memberikan bobot lebih pada interaksi yang bermakna dalam bentuk kolom komentar yang aktif dan waktu baca<em> (dwell time)</em> pada unggahan teks-foto.</p>
<p>‎”Audiens mulai mengalami 'kelelahan visual' akibat video pendek yang terlalu cepat. Mereka kembali mencari cerita yang dalam, narasi yang menyentuh, dan diskusi yang memiliki substansi," ungkap Analis Strategi Meta, Sarah Jenkins.</p>
<p>‎Isu Keaslian Konten<em> (Originality of Content)</em> tetap menjadi tantangan terbesar. Dengan sistem moderasi otomatis yang semakin ketat, kreator kini dituntut untuk lebih kreatif dalam melakukan kurasi konten. Praktik "Re-upload" murni tanpa nilai tambah edukasi atau opini pribadi kini hampir mustahil untuk dimonetisasi, memaksa ekosistem untuk bergerak ke arah orisinalitas mutlak.</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kecelakaan di KM Dharma Kartika IX, Truk Muatan Beras Terguling, Tiga Orang Meninggal Dunia</title>
<link>https://kartanews.com/kecelakaan-di-km-dharma-kartika-ix-truk-muatan-beras-terguling-tiga-orang-meninggal-dunia</link>
<guid>https://kartanews.com/kecelakaan-di-km-dharma-kartika-ix-truk-muatan-beras-terguling-tiga-orang-meninggal-dunia</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202601/image_870x580_6979bde5374ff.jpg" length="130002" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 28 Jan 2026 15:44:19 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, BALIKPAPAN</strong> – Insiden kecelakaan fatal terjadi di atas Kapal Motor (KM) Dharma Kartika IX yang melayani rute Parepare–Balikpapan saat kapal berada di kawasan Pelabuhan Semayang, Balikpapan, Selasa (27/1/2026). </p>
<p>Atas peristiwa tersebut, mengakibatkan enam orang menjadi korban dengan tiga di antaranya dinyatakan meninggal dunia.</p>
<p>Kecelakaan bermula saat sebuah truk pengangkut beras kehilangan keseimbangan dan terguling ke sisi kanan dek kapal. </p>
<p>Truk kemudian menimpa dua kendaraan lain yang berada di sekitarnya, yakni satu unit mobil pick up L300 bermuatan telur serta sebuah mobil Triton, sehingga menyebabkan sejumlah penumpang terjepit.</p>
<p>Informasi awal mengenai adanya korban terjebak di dalam kendaraan diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Balikpapan pada pagi hari. Tim SAR segera dikerahkan dan tiba di lokasi sekitar pukul 09.30 WITA untuk melakukan penilaian situasi serta proses evakuasi.</p>
<p>Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Balikpapan, Dody Setiawan, menyampaikan bahwa dalam operasi lanjutan, dua korban tambahan ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.</p>
<p>“Pada proses pencarian lanjutan di area dek kapal, tim menemukan dua korban dalam keadaan meninggal dunia. Selanjutnya korban dievakuasi dan diserahkan kepada petugas medis untuk dibawa ke RS Bhayangkara,” ujarnya.</p>
<p>Secara keseluruhan, enam orang terdampak dalam kejadian tersebut. Tiga korban mengalami luka-luka dan berhasil diselamatkan, sementara tiga lainnya meninggal dunia. Salah satu korban meninggal diketahui merupakan warga asal Kabupaten Berau.</p>
<p>Korban selamat terdiri atas Hj. Nurma (64) asal Kabupaten Luwu, Nur Asisah (10) warga Kelurahan Teritip, Balikpapan, serta Rosnaini (43) asal Kabupaten Wajo. </p>
<p>Sementara korban meninggal dunia yakni Idham Rapi (52) asal Kabupaten Berau, serta dua korban lain bernama Nurlina (42) dan Nani (65) yang ditemukan pada sore hari saat proses pencarian berlanjut.</p>
<p>Seluruh korban, baik yang mengalami luka maupun meninggal dunia, telah dievakuasi ke RS Bhayangkara Balikpapan untuk mendapatkan penanganan medis serta keperluan identifikasi lebih lanjut.</p>
<p>Setelah seluruh korban berhasil ditemukan dan dievakuasi, operasi pencarian dan pertolongan di Pelabuhan Semayang resmi diusulkan untuk dihentikan, dan seluruh personel SAR dikembalikan ke unit masing-masing. (AUNI)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Tren Penggunaan Obat ADHD di Kalangan Remaja Korea Selatan Menjelang Ujian Akademik</title>
<link>https://kartanews.com/lagi-tren-penggunaan-obat-adhd-di-kalangan-remaja-korea-selatan-sebagai-penenang-menjelang-ujian-akademik</link>
<guid>https://kartanews.com/lagi-tren-penggunaan-obat-adhd-di-kalangan-remaja-korea-selatan-sebagai-penenang-menjelang-ujian-akademik</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202601/image_870x580_69773158b1bea.jpg" length="70979" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 26 Jan 2026 17:18:54 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, SEOUL</strong> – Pemerintah Korea Selatan melaporkan adanya peningkatan signifikan penggunaan obat Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) di kalangan remaja. </p>
<p>Temuan tersebut memunculkan kekhawatiran bahwa obat stimulan tersebut tidak hanya digunakan untuk keperluan medis, tetapi juga dimanfaatkan untuk mendongkrak performa akademik.</p>
<p>Dilansir dari Tribunnews, laporan Kementerian Keamanan Pangan dan Obat-obatan Korea Selatan yang dirilis Minggu (11/1/2026) mencatat, jumlah pasien berusia di bawah 19 tahun yang menerima resep obat ADHD sepanjang Januari hingga September 2025 telah melampaui total pasien pada kelompok usia yang sama selama sepanjang 2024.</p>
<p>Berdasarkan data tren resep narkotika medis bulanan, sebanyak 113.263 pasien laki-laki berusia di bawah 19 tahun tercatat menerima resep methylphenidate dalam tiga kuartal pertama 2025. </p>
<p>Angka ini meningkat sekitar enam persen dibandingkan total pasien sepanjang tahun sebelumnya yang berjumlah 107.267 orang.</p>
<p>Sementara itu, pada kelompok pasien perempuan di bawah usia 19 tahun, jumlah penerima resep methylphenidate mencapai 49.209 orang pada periode yang sama. Capaiannya juga lebih tinggi dibandingkan total sepanjang 2024 yang tercatat sebanyak 45.764 pasien.</p>
<p>Methylphenidate dikenal sebagai obat stimulan sistem saraf pusat yang digunakan untuk meningkatkan fokus dan perhatian, serta menekan perilaku impulsif dan hiperaktif pada penderita ADHD. Meski efektif secara klinis, obat ini memiliki potensi efek samping, antara lain penurunan nafsu makan, pusing, dan penurunan berat badan.</p>
<p>Sejumlah pihak menilai peningkatan penggunaan obat tersebut berkaitan dengan tekanan akademik yang tinggi. </p>
<p>Mengutip laporan Korea Herald, terdapat indikasi bahwa sebagian pelajar dan orang tua memanfaatkan methylphenidate untuk meningkatkan konsentrasi belajar, terutama menjelang ujian penting.</p>
<p>Analisis data resep selama periode 2007 hingga 2024 yang dihimpun Layanan Asuransi Kesehatan Nasional menunjukkan tingkat penggunaan tertinggi berada di kalangan remaja serta kelompok masyarakat berpenghasilan tinggi. </p>
<p>Distribusi resep juga terpantau terkonsentrasi di wilayah Gangnam, Seocho, dan Bundang kawasan elit di Seoul yang dikenal dengan persaingan pendidikan yang ketat.</p>
<p>Menanggapi kondisi tersebut, otoritas kesehatan Korea Selatan memperketat pengawasan terhadap peredaran obat ADHD. </p>
<p>Pemerintah meningkatkan penindakan terhadap iklan ilegal dan praktik penjualan obat menjelang ujian masuk perguruan tinggi nasional, Suneung, yang digelar setiap November. Selain itu, sejumlah fasilitas kesehatan yang diduga memfasilitasi penyalahgunaan obat juga tengah dalam pemantauan intensif. (AUNI)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Enam Jenazah Korban Pesawat ATR 42 Ditemukan di Gunung Bulusaraung</title>
<link>https://kartanews.com/enam-jenazah-korban-pesawat-atr-42-ditemukan-di-gunung-bulusaraung</link>
<guid>https://kartanews.com/enam-jenazah-korban-pesawat-atr-42-ditemukan-di-gunung-bulusaraung</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202601/image_870x580_6971dd659a5aa.jpg" length="97400" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 22 Jan 2026 16:19:25 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, PANGKEP</strong> – Tim SAR gabungan kembali menemukan enam jenazah korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 yang jatuh di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan. Penemuan tersebut dilakukan pada Kamis (22/1/2026) pagi, setelah upaya pencarian intensif selama enam hari.</p>
<p>Asisten Operasi Kodam XIV/Hasanuddin, Kolonel Inf Dody Priyo Hadi menyampaikan, keenam korban ditemukan oleh tim elang dalam rentang waktu pukul 09.30 hingga 10.46 WITA. Lokasi penemuan berada dalam satu hamparan area dengan radius sekitar 50 meter dari titik ditemukannya korban sebelumnya.</p>
<p>“Seluruh jenazah berada di area yang relatif berdekatan, tersebar dalam radius kurang lebih 50 meter dari lokasi penemuan awal,” ujarnya, di Posko SAR Tompo Bulu, Kecamatan Balocci, dikutip dari Kompas, Kamis (22/1/2026).</p>
<p>Dody menjelaskan, kondisi jenazah saat ditemukan sudah mengalami pembengkakan sehingga menyulitkan proses identifikasi awal di lapangan. Hal tersebut disebabkan lamanya waktu korban berada di lokasi dengan medan ekstrem dan kondisi cuaca yang berubah-ubah.</p>
<p>“Secara visual memang sulit dikenali karena kondisi korban sudah mengalami perubahan. Namun, bagian tubuh korban masih dapat diidentifikasi oleh tim,” jelasnya.</p>
<p>Dody menambahkan, posisi keenam jenazah tersebut berada di lereng selatan gunung, sekitar 100 meter lebih rendah dari lokasi korban pertama, serta berjarak sekitar 250 meter dari puncak Gunung Bulusaraung.</p>
<p>Untuk proses evakuasi, tim SAR akan menggunakan metode vertical rescue dengan teknik penarikan ke atas (jetring) menuju puncak gunung. Personel Basarnas yang telah bersiaga di puncak akan memimpin proses pengangkatan jenazah.</p>
<p>“Evakuasi dilakukan secara bertahap menggunakan teknik vertical rescue yang sebelumnya juga kami terapkan saat mengevakuasi korban kedua,” tuturnya.</p>
<p>Setelah seluruh jenazah berhasil dibawa ke Posko Tompo Bulu, rencananya evakuasi lanjutan akan dilakukan melalui jalur udara menggunakan helikopter menuju Rumah Sakit Bhayangkara Makassar. Namun, opsi jalur darat tetap disiapkan apabila kondisi cuaca tidak memungkinkan penerbangan.</p>
<p>“Kami menyesuaikan dengan kondisi cuaca. Jika memungkinkan, evakuasi udara akan dilakukan dari lapangan Desa Tompo Bulu. Jika tidak, jalur darat tetap menjadi alternatif,” ujarnya.</p>
<p>Dengan penemuan enam jenazah tersebut, total korban yang telah ditemukan kini berjumlah delapan orang. Dua korban sebelumnya telah berhasil dievakuasi dan diidentifikasi, masing-masing pramugari Florencia Lolita Wibisono (33) serta pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan, Deden Maulana.</p>
<p>“Hari ini total delapan korban telah ditemukan, termasuk satu bagian tulang lengan. Proses evakuasi masih terus kami lakukan,” ungkap Dody.</p>
<p>Sementara itu, dua korban lainnya masih dalam pencarian. Tim SAR gabungan terus menyisir area yang belum terjangkau dengan pembagian sektor serta penambahan personel cadangan untuk memastikan seluruh lokasi potensial telah diperiksa.</p>
<p>“Pencarian tetap kami lanjutkan sesuai sektor yang ditetapkan. Tim rescue dan tim cadangan bekerja bersamaan agar tidak ada area yang terlewat,” tutupnya. (AUNI)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Petunjuk Awal Evakuasi Pesawat ATR 42&#45;500, Barang Milik Korban Ditemukan di Dasar Jurang</title>
<link>https://kartanews.com/petunjuk-awal-evakuasi-pesawat-atr-42-500-barang-milik-korban-ditemukan-di-dasar-jurang</link>
<guid>https://kartanews.com/petunjuk-awal-evakuasi-pesawat-atr-42-500-barang-milik-korban-ditemukan-di-dasar-jurang</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202601/image_870x580_696de98c4c192.jpg" length="117646" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 19 Jan 2026 16:22:49 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, MAKASSAR</strong> – Proses evakuasi korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 di kawasan Pegunungan Bulusaraung, Sulawesi Selatan, memasuki tahap krusial. Pada Senin (19/1/2026) pagi, tim SAR gabungan dijadwalkan bergerak dari Pos Tompobulu, Kecamatan Balocci, Kabupaten Pangkep, sekitar pukul 07.00 Wita dengan membawa perlengkapan khusus untuk menghadapi medan ekstrem.</p>
<p>Dalam apel kesiapan pagi, Asisten Perencanaan Korem (Asrem) Kodam XIV/Hasanuddin Kolonel Inf Abi Kusnianto menyampaikan bahwa empat tim telah dikerahkan menuju lokasi kejadian melalui jalur Kabupaten Maros.</p>
<p>“Empat tim SAR gabungan dari Basarnas, TNI-Polri, Polhut, serta unsur masyarakat akan memfokuskan pencarian hingga ke dasar jurang, karena serpihan pesawat diduga jatuh sampai ke titik tersebut,” ujarnya, dikutip dari Kompas.com, Senin (19/1/2026).</p>
<p>Sementara itu, Kepala Seksi Operasi Basarnas Makassar, Andi Sultan menjelaskan bahwa pengerahan Tim SAR Unit Rescue (SRU) 4 difokuskan pada proses evakuasi korban yang telah ditemukan.</p>
<p>“Prioritas kami saat ini adalah evakuasi, sambil tetap melakukan penyisiran di sekitar lokasi,” katanya.</p>
<p>Menurutnya, evakuasi korban berjenis kelamin laki-laki akan dilakukan melalui jalur darat. Kondisi cuaca dan kontur lereng Gunung Bulusaraung dinilai belum memungkinkan untuk penggunaan jalur udara.</p>
<p>“Kondisi cuaca belum mendukung evakuasi menggunakan helikopter, sehingga kami memilih jalur darat yang biasa digunakan masyarakat setempat,” jelasnya.</p>
<p>Seorang warga Desa Tompobulu, Kecamatan Balocci, bernama Arman (38), ditunjuk untuk memimpin jalannya evakuasi. Arman merupakan warga yang pertama kali menemukan satu jenazah yang diduga kuat sebagai korban kecelakaan pesawat tersebut.</p>
<p>Korban ditemukan di dalam jurang di lereng Gunung Bulusaraung dengan kondisi tubuh masih utuh, meski pakaian yang dikenakan sudah tidak ditemukan.</p>
<p>“Korban ditemukan dalam posisi tengkurap. Jenis kelamin laki-laki, tubuhnya masih utuh, tetapi pakaiannya sudah tidak ada,” ujar Arman saat ditemui di Posko AjU Desa Tompobulu, Minggu (18/1/2026).</p>
<p>Arman memperkirakan kedalaman jurang tempat korban ditemukan mencapai sekitar 200 meter. Di sekitar lokasi, Arman juga menemukan sejumlah barang pribadi yang diduga milik korban.</p>
<p>“Ada beberapa dokumen seperti KTP, paspor, kartu ATM sekitar tiga buah, serta satu unit telepon seluler, tapi kondisinya sudah rusak,” ungkapnya.</p>
<p>Ia mengaku mencapai lokasi tersebut bersama dua warga lainnya setelah ikut membantu pencarian sejak pagi hari.</p>
<p>“Saya berangkat sekitar pukul 07.00 pagi bersama dua orang. Sekitar pukul 14.00 Wita, jenazah itu berhasil kami temukan,” tuturnya.</p>
<p>Komandan Korem 141/Toddopuli Brigjen TNI Andre Clift Rumbayan membenarkan penunjukan Arman sebagai pemimpin lapangan evakuasi. Menurutnya, pengalaman dan pengetahuan Arman terhadap medan menjadi pertimbangan utama.</p>
<p>“Beliau yang pertama menemukan posisi jenazah dan sangat memahami kondisi medan di lokasi. Diharapkan dapat memandu tim melalui jalur yang paling memungkinkan,” kata Rumbayan.</p>
<p>Tim evakuasi yang dipimpin Arman akan melibatkan sekitar 30 personel SAR gabungan. Jumlah tersebut bersifat dinamis dan dapat disesuaikan dengan kondisi di lapangan.</p>
<p>“Kurang lebih 30 personel, namun bisa bertambah atau berkurang tergantung situasi dan kebutuhan saat proses evakuasi berlangsung,” pungkasnya. (AUNI)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kronologi Lengkap Penemuan Serpihan ATR 42&#45;500 di Gunung Bulusaraung, Maskapai Akui Ada Gangguan Mesin</title>
<link>https://kartanews.com/kronologi-lengkap-penemuan-serpihan-atr-42-500-di-gunung-bulusaraung-maskapai-akui-ada-gangguan-mesin</link>
<guid>https://kartanews.com/kronologi-lengkap-penemuan-serpihan-atr-42-500-di-gunung-bulusaraung-maskapai-akui-ada-gangguan-mesin</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202601/image_870x580_696c9335a9486.jpg" length="62858" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 18 Jan 2026 16:01:51 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, MAROS</strong> – Tim SAR gabungan berhasil menemukan sejumlah serpihan pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT) di kawasan Gunung Bulusaraung, Sulawesi Selatan, pada Minggu (18/1/2026). Penemuan tersebut menjadi titik terang dalam upaya pencarian pesawat yang sebelumnya hilang kontak saat penerbangan menuju Makassar.</p>
<p>Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar sekaligus SAR Mission Coordinator (SMC), Muhammad Arif Anwar, menyebut temuan serpihan ini sangat krusial dalam mempersempit area operasi.</p>
<p>“Penemuan serpihan pesawat ini menjadi petunjuk penting bagi tim SAR. Saat ini fokus kami adalah mengamankan lokasi, mendata seluruh temuan, serta menyesuaikan pola operasi dengan kondisi medan yang ekstrem,” ujarnya, dikutip dari Tribunnews, Minggu (18/1/2026)</p>
<p><strong>Kronologi Penemuan Serpihan di Bulusaraung</strong></p>
<p>Berdasarkan laporan resmi SAR, penemuan serpihan berlangsung secara bertahap sejak pagi hari dengan rincian sebagai berikut:</p>
<p>07.46 Wita, tim mendapati serpihan berupa bagian jendela pesawat di area lereng.</p>
<p>07.49 Wita, bagian besar badan pesawat kembali ditemukan di sekitar lokasi awal.</p>
<p>07.52 Wita, tim memastikan lokasi puncak telah terbuka dan mengidentifikasi badan serta ekor pesawat di lereng selatan.</p>
<p>07.57 Wita, SRU 3 bergerak menuju Pos 2 untuk memperkuat penyapuan darat.</p>
<p>08.02 Wita, SRU AJU mendeteksi serpihan berukuran besar yang terpantau dari udara menggunakan helikopter Caracal.</p>
<p>08.11 Wita, tim melaporkan perlunya peralatan panjat tebing untuk menjangkau lokasi puing.</p>
<p>08.22 Wita, enam personel Pasgat diterjunkan melalui metode air landed di puncak gunung.</p>
<p>08.35 Wita, tim berhasil mencapai titik ekor dan badan pesawat.</p>
<p>10.10 Wita, hujan lebat dan kabut tebal menyelimuti puncak gunung dengan jarak pandang hanya 5–10 meter.</p>
<p>10.23 Wita, ditemukan serpihan tambahan beserta sejumlah pakaian.</p>
<p>10.34 Wita, hasil pengamatan awal menunjukkan sebagian besar serpihan berada di sisi selatan mengarah ke timur, sementara dugaan puing besar lain berada di sisi utara.</p>
<p><strong>Maskapai Akui Ada Gangguan Teknis Sehari Sebelum Insiden</strong></p>
<p>Direktur Operasional Indonesia Air Transport, Capt Edwin, mengonfirmasi bahwa pesawat ATR 42-500 dengan registrasi PK-THT sempat mengalami gangguan teknis pada Jumat (16/1/2026) atau sehari sebelum insiden terjadi.</p>
<p>“Memang sempat ada masalah pada bagian engineering, namun itu tergolong ringan dan sudah kami lakukan perbaikan serta pengujian sebelum pesawat kembali dioperasikan,” kata Edwin dalam konferensi pers di Media Center Bandara Sultan Hasanuddin, dikutip dari Tribunnews, Minggu (18/1/2026).</p>
<p>Data penerbangan mencatat pesawat lepas landas dari Bandara Adisutjipto Yogyakarta pada pukul 08.08 WIB. Kontak terakhir pesawat terpantau sekitar 12.22 Wita, sebelum dinyatakan hilang.</p>
<p>Pesawat tersebut disewa oleh Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Kementerian KKP dengan total 10 orang di dalam pesawat, terdiri atas tujuh kru dan tiga pegawai KKP.</p>
<p><strong>Evakuasi Terkendala Cuaca dan Medan Pegunungan</strong></p>
<p>Proses evakuasi hingga kini masih menghadapi berbagai kendala. Kabut tebal, hujan deras, serta medan terjal menjadi tantangan utama bagi tim di lapangan.</p>
<p>Kepala BPBD Makassar, Muh Fadli Tahar, menyebut jarak pandang di puncak gunung sangat terbatas.</p>
<p>“Kondisi cuaca menjadi kendala serius. Kabut tebal dan hujan membuat visibilitas hanya sekitar lima sampai sepuluh meter,” ujarnya.</p>
<p>Muh Fadli menambahkan, tim SAR gabungan telah mengajukan tambahan perlengkapan seperti tali dan carabiner guna mendukung evakuasi di medan ekstrem. (AUNI)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>5 Fakta Terbaru Insiden Jatuhnya Pesawat ATR 42&#45;500 di Maros, Sulawesi Selatan</title>
<link>https://kartanews.com/5-fakta-terbaru-insiden-jatuhnya-pesawat-atr-42-500-di-maros-sulawesi-selatan</link>
<guid>https://kartanews.com/5-fakta-terbaru-insiden-jatuhnya-pesawat-atr-42-500-di-maros-sulawesi-selatan</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202601/image_870x580_696c91767d5dd.jpg" length="76156" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 18 Jan 2026 15:57:26 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, MAROS</strong> – Operasi pencarian terhadap pesawat ATR 42-500 yang diduga mengalami kecelakaan di kawasan pegunungan Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, terus dilakukan oleh tim SAR gabungan. Seiring berjalannya proses pencarian, sejumlah fakta penting mulai terungkap.</p>
<p>Pesawat yang diketahui hilang kontak saat melakukan pendekatan ke Bandara Sultan Hasanuddin Makassar pada Sabtu (17/1/2026) tersebut merupakan pesawat buatan tahun 2000 dengan nomor seri 611 yang sebelumnya lepas landas dari Bandara Adisutjipto Yogyakarta.</p>
<p>Berikut rangkuman lima fakta terkini terkait insiden tersebut yang dikutip dari Detik.com, Minggu (18/1/2026).</p>
<p><strong>1. 6 Serpihan dan Buku Pilot Ditemukan di Lereng Gunung</strong></p>
<p>Tim SAR gabungan menemukan enam serpihan yang diduga kuat merupakan bagian dari pesawat ATR 42-500 di lereng Gunung Bulusaraung. Temuan awal tersebut pertama kali dilaporkan oleh pendaki yang berada di kawasan tersebut.</p>
<p>Sekretaris BPBD Pangkep, Muhammad Arsyad menyampaikan bahwa serpihan yang ditemukan langsung dievakuasi ke wilayah aman.</p>
<p>“Kurang lebih ada enam serpihan yang ditemukan. Beberapa di antaranya menyerupai bagian dinding luar pesawat, dan juga ditemukan buku milik pilot,” ujarnya.</p>
<p><strong>2. Puing Pesawat Diamankan di Mapolres Pangkep</strong></p>
<p>Serpihan pesawat yang ditemukan telah dievakuasi dan kini diamankan di Mapolres Pangkep guna dilakukan identifikasi dan pendalaman lebih lanjut oleh pihak berwenang.</p>
<p>Pangdam XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI Bangun Nawoko, mengatakan proses pengamanan dilakukan untuk memastikan keaslian dan keterkaitan puing dengan pesawat yang dicari.</p>
<p>“Serpihan dan dokumen yang ditemukan sudah diamankan di Polres Pangkep untuk diyakinkan apakah benar merupakan bagian dari pesawat yang dimaksud,” ujarnya.</p>
<p> Menurutnya, posko pencarian telah didirikan di Desa Tompobulu, Kecamatan Balocci, untuk mempercepat pergerakan personel di lapangan. TNI juga menyiapkan helikopter Caracal milik TNI AU guna mendukung pencarian dari udara.</p>
<p><strong>3. Tiga Pegawai KKP Tercatat sebagai Penumpang</strong></p>
<p>Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, mengonfirmasi bahwa terdapat tiga pegawai KKP yang berada dalam pesawat ATR 42-500 tersebut.</p>
<p>“Benar terdapat pegawai KKP dalam penerbangan tersebut, dan mereka sedang melaksanakan tugas kedinasan,” katanya dalam konferensi pers.</p>
<p>Ketiga pegawai tersebut diketahui menjalankan misi pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan melalui udara dengan identitas masing-masing Ferry Irawan, Deden Mulyana, dan Yoga Naufal.</p>
<p><strong>4. Penerbangan Disebut Telah Sesuai Prosedur</strong></p>
<p>PT Angkasa Pura Kantor Cabang Bandara Adisutjipto Yogyakarta memastikan bahwa penerbangan pesawat ATR 42-500 telah melalui seluruh prosedur operasional standar sebelum lepas landas.</p>
<p>General Manager Bandara Adisutjipto, Kolonel Pnb Wibowo Cahyono Soekadi menyatakan pesawat tersebut berangkat pada pukul 08.08 WIB menuju Makassar.</p>
<p>“Seluruh proses keberangkatan, mulai dari pemeriksaan keamanan hingga boarding, telah dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya.</p>
<p>Sementara itu, Direktur Jenderal Perhubungan Udara Lukman F. Laisa menjelaskan bahwa kondisi cuaca saat pesawat hilang kontak relatif aman.</p>
<p>“Jarak pandang saat itu sekitar delapan kilometer dengan kondisi cuaca sedikit berawan,” jelasnya.</p>
<p><strong>5. KNKT Duga Pesawat Mengalami Tabrakan dengan Medan Pegunungan</strong></p>
<p>Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) menyampaikan dugaan awal bahwa pesawat ATR 42-500 kemungkinan menabrak kawasan pegunungan yang menyebabkan Emergency Locator Transmitter (ELT) tidak berfungsi.</p>
<p>Kepala KNKT, Soerjanto Tjahjono, mengatakan kerusakan akibat benturan keras dapat membuat ELT gagal memancarkan sinyal darurat.</p>
<p>“Jika pesawat benar menabrak gunung, ELT biasanya ikut hancur sehingga tidak dapat mengirimkan sinyal lokasi,” ujar Soerjanto.</p>
<p>Hingga kini, operasi SAR masih terus dilanjutkan dengan melibatkan ratusan personel gabungan dari berbagai unsur, baik melalui jalur darat maupun udara, guna memastikan lokasi jatuhnya pesawat dan keberadaan seluruh penumpang serta awak pesawat. (AUNI)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Serpihan ATR 42&#45;500 Ditemukan di Gunung Bulusaraung, Tim SAR Prioritaskan Pencarian Korban</title>
<link>https://kartanews.com/serpihan-atr-42-500-ditemukan-di-gunung-bulusaraung-tim-sar-prioritaskan-pencarian-korban</link>
<guid>https://kartanews.com/serpihan-atr-42-500-ditemukan-di-gunung-bulusaraung-tim-sar-prioritaskan-pencarian-korban</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202601/image_870x580_696c90301f315.jpg" length="113438" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 18 Jan 2026 15:51:57 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, MAROS</strong> – Tim Search and Rescue (SAR) gabungan berhasil menemukan sejumlah serpihan Pesawat ATR 42-500 yang dilaporkan jatuh di kawasan Puncak Gunung Bulusaraung, wilayah perbatasan Kabupaten Pangkep dan Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.</p>
<p>Temuan tersebut diperoleh pada Minggu (18/1/2026) pagi melalui operasi pencarian intensif yang dilakukan dari udara dan darat. Serpihan yang ditemukan diyakini merupakan bagian utama dari badan pesawat.</p>
<p>Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Makassar, Muhammad Arif Anwar, menyampaikan bahwa lokasi serpihan pertama kali terdeteksi sekitar pukul 08.02 Wita.</p>
<p>“Pada pukul 08.02 pagi tadi, tim SAR gabungan berhasil menemukan serpihan pesawat yang diyakini merupakan bagian badan pesawat, ekor, serta jendela,” ujarnya.</p>
<p>Usai penemuan tersebut, Basarnas langsung menurunkan tim rescue melalui jalur udara untuk mempercepat proses pencarian dan evakuasi. Fokus utama saat ini diarahkan pada upaya menemukan korban yang masih memiliki peluang untuk diselamatkan.</p>
<p>“Tim rescue sudah kami turunkan dan langsung melakukan pencarian korban. Prioritas kami saat ini adalah menemukan korban, dengan harapan masih ada yang dapat dievakuasi dalam kondisi selamat,” katanya.</p>
<p>Arif menjelaskan, strategi pencarian dilakukan dengan membagi kekuatan ke dalam SRU darat dan SRU udara guna menyisir area pegunungan yang memiliki medan terjal dan vegetasi rapat. </p>
<p>Hingga kini, jumlah personel SAR gabungan yang dikerahkan mencapai 1.200 orang, terdiri dari Basarnas, TNI, Polri, relawan, dan unsur terkait lainnya.</p>
<p>“Kami membagi empat SRU dan menetapkan empat titik penyapuan di jalur darat agar pencarian dapat dilakukan secara menyeluruh dan tidak ada korban yang terlewatkan,” jelas Arif.</p>
<p>Operasi SAR masih terus berlangsung dengan mempertimbangkan kondisi cuaca dan karakteristik medan di kawasan Gunung Bulusaraung. Tim gabungan memastikan seluruh prosedur keselamatan tetap diterapkan selama proses pencarian dan evakuasi berlangsung. (AUNI)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Perahu Ketinting Terbalik di Sungai Sukan Sambaliung, Seorang Nelayan Ditemukan Meninggal Dunia</title>
<link>https://kartanews.com/perahu-ketinting-terbalik-di-sungai-sukan-sambaliung-seorang-nelayan-ditemukan-meninggal-dunia</link>
<guid>https://kartanews.com/perahu-ketinting-terbalik-di-sungai-sukan-sambaliung-seorang-nelayan-ditemukan-meninggal-dunia</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202601/image_870x580_6966174ccc732.jpg" length="63532" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 12 Jan 2026 23:26:27 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, BERAU</strong> – Seorang nelayan dilaporkan meninggal dunia akibat perahu ketinting yang ditumpanginya terbalik di perairan Sungai Kampung Sukan, Kecamatan Sambaliung, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, Senin (12/1/2026).</p>
<p>Korban diketahui bernama Muhammad Tauhid bin (Alm) Tulisi Daeng Mabbale (66), warga Kelurahan Pegat Batumbuk, Kecamatan Pulau Derawan, Kabupaten Berau. Korban berprofesi sebagai nelayan dan merupakan warga negara Indonesia.</p>
<p>Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 09.30 Wita. Berdasarkan keterangan saksi, kecelakaan air bermula saat korban bersama istrinya, Haramang, berangkat dari Kampung Pegat Batumbuk menuju Kampung Gurimbang, Kecamatan Sambaliung, menggunakan perahu ketinting sekitar pukul 07.00 Wita.</p>
<p>Saat melintas di perairan Kampung Sukan, perahu yang mereka gunakan diduga menabrak batang kayu yang berada di sungai, sehingga menyebabkan perahu terbalik. Akibat kejadian tersebut, korban dan istrinya terjatuh ke sungai.</p>
<p>Istri korban, Haramang (68), berhasil ditemukan dan diselamatkan warga sekitar sekitar pukul 11.00 Wita. Sementara itu, korban baru ditemukan sekitar pukul 16.00 Wita dalam kondisi tidak bernyawa.</p>
<p>Salah seorang saksi, Hairil Anwar, warga Kelurahan Tanjung Redeb, menyebutkan bahwa pencarian dilakukan oleh warga setempat bersama pihak terkait setelah menerima informasi adanya kecelakaan perahu di sungai tersebut.</p>
<p>Setelah ditemukan, jenazah korban langsung dievakuasi dan dibawa ke rumah duka yang berada di rumah anak korban di kampung Gurimbang RT 07, Kecamatan Sambaliung, Kabupaten Berau. Hingga berita ini diterbitkan, tidak dilaporkan adanya korban lain dalam kejadian tersebut. Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah.</p>
<p>Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat yang menggunakan transportasi air untuk lebih berhati-hati, terutama saat melintasi perairan sungai yang rawan terdapat kayu hanyut dan arus deras. (AUNI)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Semburan Api Setinggi 15 Meter Hebohkan Warga, Pipa Gas PT TGI di Inhil Meledak</title>
<link>https://kartanews.com/semburan-api-setinggi-15-meter-hebohkan-warga-pipa-gas-pt-tgi-di-inhil-meledak</link>
<guid>https://kartanews.com/semburan-api-setinggi-15-meter-hebohkan-warga-pipa-gas-pt-tgi-di-inhil-meledak</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202601/image_870x580_6958dec1d8e90.jpg" length="47519" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 03 Jan 2026 17:18:32 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, INDRAGIRI HILIR</strong> – Warga Desa Batu Ampar, Kecamatan Kemuning, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, dikejutkan oleh ledakan hebat yang berasal dari jalur pipa gas tanam milik PT Trans Gas Indonesia (TGI), Jumat (2/1/2026) sore. Insiden yang terjadi sekitar pukul 16.00 WIB ini memicu kobaran api besar yang membumbung tinggi ke udara.</p>
<p>Kapolres Indragiri Hilir, AKBP Farouk Oktora, mengonfirmasi bahwa kobaran api mencapai ketinggian sekitar 15 meter. Menurut kesaksian warga di lokasi kejadian, peristiwa diawali dengan suara dentuman keras yang diduga berasal dari pipa bawah tanah sebelum akhirnya disusul semburan api raksasa.</p>
<p>Pihak berwenang segera mengambil langkah cepat dengan melakukan penyekatan atau penutupan alur pipa guna menghentikan aliran gas dan mencegah api merambat lebih luas. Beruntung, meski lokasi ledakan hanya berjarak kurang lebih 500 meter dari permukiman padat penduduk, tidak ada laporan mengenai korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini.</p>
<p>"Beruntung tidak ada korban jiwa atau warga yang terdampak langsung, mengingat jarak pipa ke rumah penduduk sekitar setengah kilometer," ungkap pihak berwenang di lokasi kejadian.</p>
<p>Sebagai langkah antisipasi, pihak kepolisian sempat merencanakan penutupan akses jalan lintas yang menghubungkan Jambi dan Pekanbaru jika situasi terus memburuk. Saat ini, petugas masih berjaga di lokasi dan mengimbau masyarakat untuk tidak mendekat ke area garis aman demi keselamatan bersama sembari menunggu proses penanganan teknis dari pihak PT TGI selesai dilakukan. (J)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Gagal Menanjak di Tanjakan Yasin, Truk Pasir Mundur dan Tewaskan Ibu Serta Dua Anaknya</title>
<link>https://kartanews.com/gagal-menanjak-di-tanjakan-yasin-truk-pasir-mundur-dan-tewaskan-ibu-serta-dua-anaknya</link>
<guid>https://kartanews.com/gagal-menanjak-di-tanjakan-yasin-truk-pasir-mundur-dan-tewaskan-ibu-serta-dua-anaknya</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202512/image_870x580_6952366c52b48.jpg" length="66690" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 29 Dec 2025 16:06:33 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, BERAU – </strong>Kecelakaan beruntun yang merenggut nyawa satu keluarga terjadi di Tanjakan Yasin, Kampung Labanan Makmur, Kecamatan Teluk Bayur, Minggu (28/12/2025) sore sekitar pukul 15.10 Wita. Insiden tragis yang melibatkan dump truck, mobil L300, dan sebuah sepeda motor ini mengakibatkan seorang ibu dan dua anaknya meninggal dunia. </p>
<p>Kasihumas Polres Berau, Ipda Muhammad Kasim Kahar, membenarkan peristiwa maut tersebut. Ia menjelaskan bahwa kecelakaan bermula saat satu unit dump truck bernomor polisi KT 8548 BN yang dikemudikan oleh Reski (24) sedang melintasi tanjakan dengan muatan pasir dan pipa.</p>
<p>“Saat berada di pertengahan tanjakan, mesin dump truck tiba-tiba mati sehingga kendaraan mundur dan menabrak kendaraan lain yang berada di belakangnya,” jelasnya.</p>
<p>Truk yang meluncur mundur tanpa kendali itu pertama kali menghantam mobil Mitsubishi L300 yang dikemudikan Zainudin (25). Nahas, di posisi paling belakang, Rani Armayanti yang sedang membonceng dua anaknya menggunakan motor Honda Beat tidak memiliki ruang untuk menghindar.</p>
<p>Petugas piket Satlantas Polres Berau, Bripda Yudha Ervianto, yang melakukan penanganan di lokasi kejadian, memberikan rincian lebih lanjut mengenai kondisi di lapangan saat kecelakaan terjadi.</p>
<p>“Di pertengahan tanjakan, mesin dump truck tiba-tiba mati sehingga kendaraan tidak mampu menanjak dan langsung mundur. Penyebab kecelakaan diduga karena pengemudi dump truck tidak fokus dan tidak konsentrasi saat mengendarai kendaraan di jalur menanjak,” ungkapnya.</p>
<p>Dampak dari tabrakan tersebut sangat fatal. Rani Armayanti dilaporkan meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP). Sementara itu, kedua anaknya, Syafika Auloa Fitri dan Achmad Fauzan, sempat dilarikan ke RSUD Abdul Rivai Tanjung Redeb untuk mendapatkan pertolongan darurat, namun nyawa keduanya tidak tertolong saat dalam perawatan medis.</p>
<p>Pihak kepolisian telah mengamankan barang bukti kendaraan dan melakukan pemeriksaan intensif terhadap pengemudi truk. Atas kelalaian yang menyebabkan hilangnya nyawa orang lain, kasus ini diproses sesuai Pasal 310 ayat (4) Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.</p>
<p>Polres Berau mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar ekstra waspada, terutama saat melintasi jalur ekstrem seperti Tanjakan Yasin, serta memastikan kondisi fisik dan kendaraan dalam keadaan prima. (J)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Tragedi Tanjakan Labanan: Truk Pasir Mundur Hantam L300 dan Motor, Satu Orang Tewas di Tempat</title>
<link>https://kartanews.com/tragedi-tanjakan-labanan-truk-pasir-mundur-hantam-l300-dan-motor-satu-orang-tewas-di-tempat</link>
<guid>https://kartanews.com/tragedi-tanjakan-labanan-truk-pasir-mundur-hantam-l300-dan-motor-satu-orang-tewas-di-tempat</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202512/image_870x580_6951023f6e673.jpg" length="46487" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 28 Dec 2025 18:11:34 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, BERAU –</strong> Jalan Poros Labanan kembali menjadi saksi bisu kecelakaan maut pada Minggu (28/12/2025) sore. Sebuah truk bermuatan pasir memicu tabrakan beruntun setelah gagal menaklukkan tanjakan di kawasan Labanan Makmur sekitar pukul 16.30 Wita. Insiden tragis ini merenggut satu nyawa dan menyebabkan tiga orang lainnya luka parah. </p>
<p>Peristiwa bermula saat truk pengangkut pasir tersebut mendadak kehilangan tenaga di tengah tanjakan. Tanpa kendali, kendaraan besar itu meluncur mundur dan langsung menghantam mobil L300 yang berada tepat di belakangnya. Efek domino tak terhindarkan mobil L300 yang terdorong kemudian melindas sepeda motor yang berada di posisi paling belakang.</p>
<p>"Truknya tidak kuat naik, langsung mundur menghantam L300. Nah, mobil L300 itu mundur lagi dan menabrak motor di belakangnya," terang saksi tersebut.</p>
<p>Kecelakaan ini berdampak fatal bagi pengendara motor yang dilaporkan meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP). Sementara itu, tiga korban lainnya harus dilarikan ke rumah sakit akibat luka berat, termasuk adanya korban yang mengalami patah leher dan luka robek serius.</p>
<p>Sesaat setelah kejadian, suasana di lokasi sempat mencekam saat warga bahu-membahu mengevakuasi para korban yang terjepit di tengah keterbatasan alat, sembari menunggu bantuan medis dan pihak kepolisian tiba.</p>
<p>Hingga malam ini, Unit Laka Lantas Polres Berau masih melakukan olah TKP dan mengamankan kendaraan yang terlibat. Polisi tengah mendalami apakah kecelakaan ini murni akibat kegagalan mesin atau adanya unsur kelalaian terkait muatan berlebih pada truk tersebut. (J)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Banjir Rendam Permukiman di Balangan Kalsel, BPBD Lakukan Evakuasi Darurat</title>
<link>https://kartanews.com/banjir-rendam-permukiman-di-balangan-kalsel-bpbd-lakukan-evakuasi-darurat</link>
<guid>https://kartanews.com/banjir-rendam-permukiman-di-balangan-kalsel-bpbd-lakukan-evakuasi-darurat</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202512/image_870x580_694f974e6813f.jpg" length="57050" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 27 Dec 2025 16:23:30 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, BALANGAN</strong> – Banjir melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan, pada Sabtu (27/12/2025). Luapan air yang terjadi secara cepat mengejutkan warga karena ketinggian air meningkat drastis hingga mencapai bagian atas rumah. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Balangan saat ini tengah melakukan upaya penyelamatan terhadap warga yang terdampak dan terjebak akibat genangan banjir yang terus meluas.</p>
<p>Kepala Pelaksana BPBD Balangan, Rahmi, mengatakan seluruh personel telah dikerahkan untuk menangani kondisi darurat di lapangan, termasuk mengevakuasi warga dari lokasi yang sulit dijangkau.</p>
<p>“Seluruh tim sudah kami turunkan untuk melakukan operasi evakuasi dan penyelamatan warga yang terdampak banjir,” katanya, dikutip dari detik, Sabtu (27/12/2025).</p>
<p>Dirinya menjelaskan, banjir datang secara tiba-tiba seiring meningkatnya debit air, sehingga sejumlah warga tidak sempat menyelamatkan barang-barang dan harus bertahan di dalam rumah. Beberapa di antaranya memilih naik ke lantai rumah yang lebih tinggi sambil menunggu bantuan.</p>
<p>BPBD Balangan juga terus menghimpun informasi terbaru dari masyarakat terkait perkembangan ketinggian air di setiap wilayah. Koordinasi lintas sektor dinilai penting untuk memastikan distribusi bantuan dan evakuasi dapat berjalan cepat dan tepat sasaran.</p>
<p>“Kami masih terus memantau kondisi debit air di setiap kawasan. Informasi dari warga sangat membantu kami dalam menentukan langkah penanganan,” ujarnya.</p>
<p>Selain mengandalkan personel internal, BPBD Balangan membuka peluang bagi relawan dan pihak luar untuk ikut membantu proses evakuasi, khususnya bagi wilayah yang berdekatan dengan Kecamatan Tebing Tinggi.</p>
<p>“Kami mengajak relawan yang berada di sekitar Tebing Tinggi untuk membantu proses evakuasi warga,” katanya.</p>
<p>Hingga saat ini, sebagian warga telah berhasil dievakuasi ke tempat aman, sementara lainnya masih bertahan di rumah yang memiliki lantai lebih tinggi. BPBD Balangan mengakui keterbatasan sarana di lapangan dan masih membutuhkan dukungan tambahan berupa perahu karet dan pelampung untuk mempercepat proses evakuasi.</p>
<p>“Kami membutuhkan tambahan perahu dan pelampung untuk mengevakuasi warga. Sebagian warga juga melakukan evakuasi mandiri dengan naik ke lantai yang lebih tinggi,” pungkasnya.</p>
<p>BPBD Balangan mengimbau warga untuk tetap waspada dan mengikuti arahan petugas, mengingat potensi peningkatan debit air masih dapat terjadi. (AUNI)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kapal Wisata Tenggelam di Perairan Labuan Bajo, Tujuh Penumpang Berhasil Diselamatkan</title>
<link>https://kartanews.com/kapal-wisata-tenggelam-di-perairan-labuan-bajo-tujuh-penumpang-berhasil-diselamatkan</link>
<guid>https://kartanews.com/kapal-wisata-tenggelam-di-perairan-labuan-bajo-tujuh-penumpang-berhasil-diselamatkan</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202512/image_870x580_694f90315b0be.jpg" length="72730" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 27 Dec 2025 15:52:49 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, LABUAN BAJO</strong> – Upaya penyelamatan terhadap penumpang kapal wisata yang tenggelam di Perairan Pulau Padar, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), membuahkan hasil. Tim Search and Rescue (SAR) gabungan berhasil mengevakuasi tujuh orang dari total 11 penumpang dalam insiden yang terjadi pada Jumat (26/12/2025) malam.</p>
<p>Kepala Kantor Basarnas Maumere, Fathur Rahman mengatakan bahwa tim SAR segera bergerak ke lokasi setelah menerima laporan kejadian. Proses evakuasi dilakukan dengan mengerahkan Rigid Inflatable Boat (RIB) milik Pos SAR Manggarai Barat.</p>
<p>“Begitu menerima informasi, tim SAR gabungan langsung menuju lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi korban,” katanya, dikutip dari Antara, Sabtu (27/12/2025).</p>
<p>Dari tujuh korban yang berhasil diselamatkan, dua di antaranya merupakan wisatawan mancanegara berkewarganegaraan Spanyol. Sementara lima korban lainnya terdiri dari seorang pemandu wisata dan empat kru kapal.</p>
<p>Fathur menjelaskan, proses penyelamatan dilakukan oleh dua pihak. Sebanyak tiga penumpang lebih dahulu dievakuasi oleh Kapal Nepton yang kebetulan melintas di jalur Labuan Bajo–Pulau Padar, sedangkan empat korban lainnya berhasil diselamatkan oleh tim SAR gabungan.</p>
<p>“Saat ini seluruh korban selamat telah dievakuasi dan berada dalam kondisi aman,” ujarnya.</p>
<p>Sementara itu, tim SAR gabungan masih melanjutkan operasi pencarian terhadap empat penumpang lainnya yang belum ditemukan. Keempat korban tersebut diketahui juga merupakan wisatawan asing asal Spanyol.</p>
<p>“Pencarian terhadap empat korban yang belum ditemukan masih terus dilakukan di sekitar lokasi kejadian,” tuturnya.</p>
<p>Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecelakaan laut tersebut bermula ketika kapal wisata KM Putri Sakinah bertolak dari Pulau Komodo menuju Pulau Padar sekitar pukul 20.00 Wita untuk melanjutkan perjalanan wisata. Namun, sekitar 30 menit kemudian kapal mengalami gangguan mesin hingga akhirnya tenggelam di perairan tersebut.</p>
<p>Hingga saat ini, tim SAR gabungan masih menyisir lokasi kejadian guna menemukan seluruh korban dan memastikan tidak ada penumpang yang terlewat dalam proses evakuasi. (AUNI)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Banjir Bandang Rusak Fasilitas Wisata Guci Tegal, Pancuran 13 Ditutup Sementara</title>
<link>https://kartanews.com/banjir-bandang-rusak-fasilitas-wisata-guci-tegal-pancuran-13-ditutup-sementara</link>
<guid>https://kartanews.com/banjir-bandang-rusak-fasilitas-wisata-guci-tegal-pancuran-13-ditutup-sementara</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202512/image_870x580_69479a6c80dc1.jpg" length="89452" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 21 Dec 2025 14:59:06 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, TEGAL </strong>– Kawasan wisata Guci di Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, dilanda banjir bandang pada Sabtu (20/12/2025). Peristiwa tersebut menyebabkan sejumlah fasilitas wisata rusak, meski dipastikan tidak menimbulkan korban jiwa.</p>
<p>Kepala Pelaksana Harian BPBD Provinsi Jawa Tengah, Bergas Catursasi Penanggungan, menjelaskan banjir bandang dipicu hujan berintensitas tinggi yang mengguyur wilayah hulu sejak siang hari. Debit air sungai meningkat tajam hingga meluap dan memasuki area Objek Wisata Air Panas Pancuran 13.</p>
<p>“Hujan lebat menyebabkan aliran sungai tidak mampu menampung volume air, sehingga meluap dan masuk ke kawasan wisata Guci, khususnya di area Pancuran 13,” ujar Bergas dalam keterangannya, Sabtu (20/12/2025).</p>
<p>Akibat terjangan banjir, sejumlah fasilitas mengalami kerusakan cukup berat. Kolam pemandian air panas di Pancuran 13 dilaporkan rusak dan sebagian tergerus arus. Selain itu, jembatan kecil yang biasa digunakan pengunjung juga dilaporkan hilang, sementara area wisata tertutup material lumpur, pasir, dan bebatuan.</p>
<p>BPBD memastikan kondisi di lokasi telah terkendali. Air telah surut dan pengunjung dievakuasi dari area terdampak guna mengantisipasi risiko lanjutan.</p>
<p>“Saat ini kawasan Pancuran 13 kami tutup sementara. Lokasi sudah disterilkan dan tidak ada laporan korban, baik dari pengunjung maupun warga sekitar,” jelas Bergas.</p>
<p>Sementara itu, pengelola Pancuran 13 Guci, Zami menyebut hujan deras mulai turun sejak menjelang siang dan semakin intens pada sore hari. Kondisi tersebut memicu arus air deras yang merusak fasilitas utama pemandian.</p>
<p>“Sekitar sore kejadian berlangsung sangat cepat. Tidak ada korban, tapi kerusakan yang ditinggalkan cukup berat,” katanya, dikutip dari Detik, Minggu (21/12/2025).</p>
<p>Zami menuturkan, kolam pemandian yang selama ini menjadi daya tarik utama Pancuran 13 kini tidak lagi terlihat akibat tertutup dan terbawa material banjir. Jembatan penyeberangan pengunjung juga ikut hilang.</p>
<p>“Saya sudah lama mengelola di sini, dan baru kali ini melihat dampaknya separah ini sampai kolamnya ikut tergerus,” ujarnya.</p>
<p>Atas pertimbangan keselamatan, pihak pengelola memutuskan menutup sementara area Pancuran 13 Guci. Seluruh pengunjung dan pekerja dievakuasi, sementara pintu masuk kawasan terdampak ditutup hingga proses pembersihan dan penanganan selesai dilakukan. (AUNI)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Insiden Mobil Pengangkut MBG di SDN Kalibaru 01 Jakut, 21 Korban Terluka</title>
<link>https://kartanews.com/insiden-mobil-pengangkut-mbg-di-sdn-kalibaru-01-jakut-21-korban-terluka</link>
<guid>https://kartanews.com/insiden-mobil-pengangkut-mbg-di-sdn-kalibaru-01-jakut-21-korban-terluka</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202512/image_870x580_693bdf4ba8f14.jpg" length="128021" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 12 Dec 2025 17:25:31 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, JAKARTA UTARA </strong>— Sebuah kecelakaan serius terjadi di SDN Kalibaru 01, Cilincing, Jakarta Utara, pada Kamis (11/12/2025) pagi, mobil pengangkut makanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menerobos pagar sekolah dan menabrak puluhan siswa yang sedang mengikuti kegiatan literasi di lapangan. </p>
<p>Insiden yang berlangsung antara pukul 06.30 WIB tersebut terekam CCTV sekolah dan menunjukkan kendaraan jenis Gran Max berwarna putih melaju dalam kondisi tak terkendali hingga menghantam pagar sekolah.</p>
<p>Setelah insiden tersebut, kegiatan belajar mengajar di sekolah untuk sementara waktu dialihkan menjadi Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).</p>
<p>"Untuk hari ini, kegiatan belajar mengajar di SDN 01 Kalibaru sementara waktu dialihkan menjadi PJJ," jelas Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah 1 Jakarta Utara, Heni, dikutip dari IDN Times, Jumat (12/12/2025).</p>
<p>Berikut gambaran utuh mengenai peristiwa dan rangkaian fakta resmi yang telah dihimpun:</p>
<p>1. Pengemudi merupakan sopir pengganti dan diduga salah menginjak pedal.</p>
<p>Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyampaikan bahwa kendaraan pengangkut MBG pada hari kejadian tidak dikemudikan oleh sopir utama. Pengemudi berinisial AI merupakan sopir pengganti dari unit layanan di bawah Yayasan Darul Ești. </p>
<p>Berdasarkan keterangan Kapolsek Cilincing, AKP Bobi Subasri, sopir mengaku rem kendaraan tidak berfungsi optimal saat menaiki tanjakan menuju gerbang sekolah. Dalam kondisi panik, pedal yang diinjak justru pedal gas, sehingga mobil melaju dengan kecepatan tinggi dan menabrak pagar yang tertutup.</p>
<p>2. Total korban berjumlah 21 orang dan seluruhnya dinyatakan selamat</p>
<p>Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mencatat bahwa 11 siswa laki-laki, 9 siswa perempuan, dan seorang guru menjadi korban dalam insiden tersebut. Sebanyak 16 korban mendapatkan penanganan rawat jalan di RSUD Cilincing, sedangkan lima lainnya dirujuk ke RSUD Koja untuk perawatan intensif. </p>
<p>Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, memastikan bahwa tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.</p>
<p>3. Pengemudi langsung diamankan dan hasil pemeriksaan awal negatif alkohol dan narkoba</p>
<p>Setelah kejadian, pengemudi AI langsung dibawa ke Polres Metro Jakarta Utara untuk pemeriksaan lebih lanjut. Hasil tes urine menunjukkan tidak ada kandungan alkohol maupun narkotika. </p>
<p>Meskipun demikian, proses penyidikan tetap berlanjut untuk memastikan faktor kelalaian maupun kondisi teknis kendaraan.</p>
<p>4. LBH Jakarta menemukan dugaan pelanggaran pada kendaraan operasional MBG</p>
<p>Hasil penelusuran LBH Jakarta menunjukkan adanya indikasi pelanggaran administrasi terkait kendaraan pengangkut MBG. Temuan meliputi tidak adanya pelat nomor pada bagian belakang mobil dan informasi bahwa pajak kendaraan belum diperpanjang. </p>
<p>Selain itu, identitas “Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi” yang tercantum pada kendaraan menunjukkan bahwa mobil merupakan armada resmi. LBH menilai insiden ini sebagai bukti perlunya evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola dan pengawasan armada MBG.</p>
<p>5. Seluruh biaya perawatan korban ditanggung oleh Pemprov DKI dan Badan Gizi Nasional</p>
<p>Gubernur Pramono Anung memastikan bahwa seluruh biaya medis, baik untuk korban rawat jalan maupun yang dirawat intensif, ditanggung sepenuhnya oleh Pemprov DKI Jakarta. </p>
<p>Wakil Kepala BGN Bidang Operasional Pemenuhan Gizi, Sony Sonjaya, menegaskan hal serupa dan menyatakan bahwa para korban ditempatkan di ruang perawatan kelas 1 dengan seluruh biaya ditanggung oleh negara melalui BGN.</p>
<p>"Biaya perawatan seluruh korban ditanggung oleh kami (BGN), dan mereka ditempatkan di Klas 1 (RSUD) semua," ujar Sony, dikutip dari IDN Times, Jumat (12/12/2025).</p>
<p>Insiden ini mendapat perhatian langsung dari pemerintah pusat dan daerah. Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meminta agar proses investigasi dilakukan secara menyeluruh dan memastikan pemulihan korban menjadi prioritas. (AUNI)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Ribuan Kayu Gelondongan Berlabel Kemenhut Terdampar di Pantai Tanjung Setia, Polda Lampung Dalami Dugaan Pelanggaran</title>
<link>https://kartanews.com/ribuan-kayu-gelondongan-berlabel-kemenhut-terdampar-di-pantai-tanjung-setia-polda-lampung-dalami-dugaan-pelanggaran</link>
<guid>https://kartanews.com/ribuan-kayu-gelondongan-berlabel-kemenhut-terdampar-di-pantai-tanjung-setia-polda-lampung-dalami-dugaan-pelanggaran</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202512/image_870x580_6937e16652dff.jpg" length="118865" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 09 Dec 2025 16:44:47 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, LAMPUNG</strong> — Fenomena terdamparnya ribuan kayu gelondongan di sepanjang Pantai Tanjung Setia, Kabupaten Pesisir Barat, memicu perhatian serius aparat penegak hukum. Kayu-kayu berukuran besar itu ditemukan berserakan di area pesisir sejak awal November dan kini tengah ditelusuri asal-usul serta legalitasnya oleh Kepolisian Daerah (Polda) Lampung.</p>
<p>Pantauan di lokasi menunjukkan sebagian kayu masih dalam kondisi utuh, beberapa lainnya tampak tergores akibat terbawa arus dan menghantam perahu nelayan. Pada sejumlah batang kayu tertempel stiker barcode berwarna kuning bertuliskan Kementerian Kehutanan Republik Indonesia, lengkap dengan logo SVLK Indonesia (Sistem Verifikasi Legalitas Kayu). Label-label tersebut juga memuat nama perusahaan PT Minas Pagai Lumber yang diketahui berasal dari Sumatera Barat.</p>
<p>Kapolda Lampung, Irjen Pol Helfi Assegaf, menyatakan pihaknya telah membentuk tim khusus untuk menelusuri dokumen dan registrasi kayu yang diduga jumlahnya mencapai 4.800 batang tersebut. Polisi juga berkoordinasi dengan Kementerian Kehutanan untuk memverifikasi keaslian barcode dan nomor seri yang menempel pada kayu.</p>
<p>“Kami telah menemukan barcode dan nomor seri yang tertera pada kayu-kayu itu. Sekarang proses penelusuran sedang berjalan, termasuk pemeriksaan dokumen legalitasnya,” ujar Irjen Pol Helfi dikutip dari Liputan6, Selasa (8/12/2025).</p>
<p>Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun juga mengungkap bahwa pemeriksaan terhadap Anak Buah Kapal (ABK) dari tongkang pengangkut kayu telah dilakukan sebagai bagian dari investigasi awal.</p>
<p>“Sejumlah ABK telah kami mintai keterangan. Seluruh data yang berkaitan dengan izin, registrasi, maupun pengangkutan kayu itu akan kami cocokkan dengan dokumen di Kementerian Kehutanan,” ucapnya.</p>
<p>Menurut Irjen Pol Helfi, penyidik tidak menutup kemungkinan adanya indikasi penyimpangan atau praktik pembalakan liar, meskipun kayu yang ditemukan tampak memiliki label legalitas.</p>
<p>“Kami harus memastikan apakah dokumen itu benar, atau justru ada dugaan lain. Mohon waktu karena proses penyelidikan masih berlangsung,” katanya.</p>
<p>Informasi yang dihimpun menyebutkan kayu-kayu tersebut merupakan muatan sebuah kapal tongkang milik PT Bintang Ronmas Jakarta. Tongkang tersebut disebut bertolak dari Sumatera Barat pada 2 November 2025, dengan tujuan pengiriman ke Pulau Jawa. Namun, kapal mengalami gangguan di tengah perjalanan.</p>
<p>Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun, mengatakan bahwa penanganan kasus ini dilakukan oleh Polres Pesisir Barat bersama Direktorat Polisi Air dan Udara (Polair). </p>
<p>“Tongkang dan muatannya masih berada di lokasi. Penyelidikan masih berlangsung,” tuturnya.</p>
<p>Hingga berita ini diterbitkan, pihak Kementerian Kehutanan belum memberikan pernyataan resmi mengenai legalitas kayu maupun status Barcode SVLK yang menempel pada batang kayu tersebut. Polda Lampung menegaskan investigasi akan dilakukan secara menyeluruh dan transparan.</p>
<p>“Segala temuan dan hasil pemeriksaan akan kami sampaikan kepada publik setelah proses penyelidikan selesai,” tutupnya. (AUNI)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Menteri LH Ungkap Temuan Awal Kayu Gelondongan di Sungai Tapanuli, Empat Perusahaan Disetop Sementara</title>
<link>https://kartanews.com/menteri-lh-ungkap-temuan-awal-kayu-gelondongan-di-sungai-tapanuli-empat-perusahaan-disetop-sementara</link>
<guid>https://kartanews.com/menteri-lh-ungkap-temuan-awal-kayu-gelondongan-di-sungai-tapanuli-empat-perusahaan-disetop-sementara</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202512/image_870x580_69355f2fc8dc1.jpg" length="148369" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 07 Dec 2025 19:04:56 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KAERTANEWS.COM, SUMATERA</strong> — Menteri Lingkungan Hidup (LH) Hanif Faisol Nurofiq mengungkap hasil pemeriksaan awal terkait tumpukan kayu gelondongan yang terseret banjir bandang di kawasan Tapanuli, Sumatera Utara. Pemeriksaan tersebut merupakan bagian dari respons cepat tanggap darurat pemerintah terhadap banjir dan longsor yang melanda wilayah hulu Daerah Aliran Sungai (DAS) Garoga pada pekan pertama Desember 2025.</p>
<p>Hanif menyebut material kayu yang memenuhi aliran sungai merupakan campuran antara pohon tumbang alami dan kayu yang masuk secara tidak alami ke badan sungai. Ia menegaskan bahwa pihaknya belum menemukan indikasi bahwa kayu-kayu tersebut berasal dari kawasan hulu Batang Toru, namun investigasi rinci tetap dilakukan untuk memastikan sumber dan penyebab pergerakan material tersebut.</p>
<p>“Kami memastikan bahwa material kayu yang memenuhi aliran sungai bukan berasal dari hulu Batang Toru. Namun proses pemeriksaan tetap kami lakukan secara rinci,” ujar Hanif dilansir detiknews, Minggu (7/12/2025).</p>
<p>Ia mengungkapkan bahwa pemerintah tidak menutup kemungkinan adanya unsur kelalaian atau kesengajaan pihak tertentu yang menyebabkan kayu-kayu itu memasuki sungai dan memperburuk dampak banjir bandang. Jika ditemukan bukti kuat, pemerintah akan menindak secara hukum.</p>
<p>“Jika nantinya ditemukan ada pihak yang sengaja membuang atau membiarkan material kayu memasuki aliran sungai hingga menambah risiko banjir, maka tindakan hukum termasuk pidana akan segera kami terapkan,” tegasnya.</p>
<p>Dilansir dari detiknews, selama dua hari terakhir, Kementerian Lingkungan Hidup telah melakukan verifikasi udara dan pemeriksaan lapangan pada sejumlah titik terdampak. Pemeriksaan ini melibatkan tim ahli lingkungan, akademisi, dan auditor KLH/BPLH untuk menelusuri pola pergerakan material kayu, potensi pelanggaran pemanfaatan ruang, hingga identifikasi kemungkinan praktik ilegal di sekitar hulu DAS.</p>
<p>Hanif juga mengonfirmasi bahwa pemerintah telah menambah satu perusahaan ke dalam daftar penghentian sementara kegiatan usaha, sehingga total ada empat perusahaan yang kini diminta menghentikan operasionalnya sampai proses audit lingkungan selesai. </p>
<p>Langkah ini, kata Hanif, merupakan tindakan preventif untuk mencegah aktivitas yang berpotensi memperburuk kondisi wilayah terdampak.</p>
<p>“Penanganan bencana ini harus dimulai dari fakta di lapangan dan kajian lingkungan yang akurat. Bila ada yang sengaja merusak fungsi hulu DAS, hukum akan menindak tegas demi keselamatan masyarakat dan kelestarian lingkungan,” ujarnya.</p>
<p>Selama kunjungannya, Menteri LH juga berdialog dengan warga yang kehilangan rumah dan akses dasar akibat banjir bandang. Pemerintah menegaskan bahwa seluruh temuan lapangan akan menjadi dasar penindakan dan pemulihan lingkungan dalam beberapa pekan ke depan. (AUNI)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Sepekan Setelah ‘Tsunami Sungai’, Aceh Tamiang Berjuang di Tengah Kerusakan dan Krisis Sanitasi</title>
<link>https://kartanews.com/sepekan-setelah-tsunami-sungai-aceh-tamiang-berjuang-di-tengah-kerusakan-dan-krisis-sanitasi</link>
<guid>https://kartanews.com/sepekan-setelah-tsunami-sungai-aceh-tamiang-berjuang-di-tengah-kerusakan-dan-krisis-sanitasi</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202512/image_870x580_6935504450563.jpg" length="137318" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 07 Dec 2025 18:00:57 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, SUMATERA</strong> — Sepekan setelah banjir bandang dahsyat yang oleh warga disebut sebagai “tsunami air sungai” kondisi Kabupaten Aceh Tamiang masih berada dalam fase tanggap darurat. Meski air mulai surut di sejumlah wilayah, situasi di lapangan tetap memprihatinkan, ditandai dengan meningkatnya jumlah korban jiwa, kerusakan infrastruktur yang melumpuhkan aktivitas masyarakat, serta krisis kemanusiaan di posko-posko pengungsian.</p>
<p>Banjir bandang yang melanda sebelumnya, kini dikonfirmasi sebagai salah satu bencana terbesar dalam sejarah Aceh Tamiang, bukan hanya karena ketinggian air yang mencapai tiga meter tetapi juga derasnya arus yang menghanyutkan permukiman.</p>
<p>Berdasarkan Ada 57 orang dilaporkan meninggal dunia, sementara 23 orang lainnya masih hilang berdasarkan data Posko Komando Pemerintah Aceh per 6 Desember 2025. Tim SAR terus melakukan pencarian di area yang dipenuhi puing dan lumpur. 262.087 jiwa terdata sebagai pengungsi dan masih bertahan di tenda-tenda darurat maupun fasilitas umum yang selamat dari terjangan banjir.</p>
<p>2.262 unit rumah terdampak dengan 780 rumah rusak berat atau hilang tersapu arus. Salah satu kampung dilaporkan hanya menyisakan bangunan masjid sebagai struktur yang masih berdiri.</p>
<p><strong>Krisis Sanitasi dan Ancaman Kesehatan</strong></p>
<p>Turunnya permukaan air justru memunculkan persoalan baru yang tak kalah mengkhawatirkan. Krisis air bersih terjadi di hampir seluruh kecamatan terdampak. Banyak warga terpaksa mengonsumsi air sungai atau air hujan yang tidak layak minum.</p>
<p>Bau bangkai ternak sapi, kambing, dan unggas menyengat di berbagai titik. Hewan-hewan tersebut mati terbawa arus dan belum seluruhnya berhasil dievakuasi, menimbulkan risiko penyakit diare, infeksi kulit, serta ISPA.</p>
<p><strong>Akses dan Distribusi Bantuan Masih Tersendat</strong></p>
<p>Walau jalan nasional penghubung Aceh Tamiang–Sumatra Utara sudah mulai dapat dilewati truk berat sejak 3 Desember, banyak wilayah hulu masih sulit dijangkau.</p>
<p>Sejumlah desa tetap terisolasi akibat jembatan yang putus serta tumpukan material kayu dan lumpur. Distribusi bantuan harus dilakukan melalui jalur sungai menggunakan sampan, serta pelemparan bantuan udara (airdrop) yang dikoordinasikan dengan Mabes Polri.</p>
<p>Kebutuhan utama yang saat ini mendesak meliputi makanan siap saji, air mineral, selimut, terpal, dan obat-obatan. Aktivitas pemerintahan di 12 kecamatan terhenti dengan laporan kerusakan mencakup 54 fasilitas pendidikan dan 33 rumah ibadah.</p>
<p>BNPB bersama Pemerintah Aceh kini memusatkan upaya pada pembersihan lumpur dalam skala besar, terutama di pemukiman padat dan fasilitas publik. Pencarian korban hilang dengan dukungan tim SAR gabungan dan pemulihan kebutuhan dasar, termasuk penyediaan air bersih, layanan kesehatan darurat, dan percepatan pendistribusian logistik. (AUNI)</p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Krisis Kesehatan Pascabencana di Sumatera: ISPA dan Penyakit Kulit Dominasi Ribuan Kasus</title>
<link>https://kartanews.com/krisis-kesehatan-pascabencana-di-sumatera-ispa-dan-penyakit-kulit-dominasi-ribuan-kasus</link>
<guid>https://kartanews.com/krisis-kesehatan-pascabencana-di-sumatera-ispa-dan-penyakit-kulit-dominasi-ribuan-kasus</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202512/image_870x580_6932c7afba6a8.jpg" length="119474" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 05 Dec 2025 19:53:51 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, INDONESIA</strong>  – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI merilis data terbaru mengenai kondisi kesehatan korban bencana banjir dan tanah longsor di Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar), Jumat (5/12/2025).</p>
<p>Berdasarkan data yang dirilis di akun resminya, Kemenkes mencatatkan bahwa ribuan pengungsi mulai terserang penyakit pasca-bencana dengan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) dan penyakit kulit, sangat mendominasi di pos-pos kesehatan.</p>
<p>Laporan Kemenkes menunjukkan bahwa Sumatera Utara menjadi wilayah dengan jumlah kasus penyakit tertinggi. Sejauh ini, lebih dari 2.824 warga di provinsi tersebut mengalami penyakit kulit, disusul 2.436 kasus ISPA, serta 738 kasus influenza-like illness (ILI). Kondisi lingkungan yang lembap, keterbatasan sanitasi, dan genangan air menjadi faktor pemicu dominan meningkatnya keluhan tersebut.</p>
<p>Sedangkan di Aceh, keluhan kesehatan yang muncul didominasi penyakit kulit dengan 238 kasus, diikuti 126 kasus ISPA, serta 49 kasus diare. Sebagian besar kasus ditemukan di wilayah pengungsian yang mengalami keterbatasan air bersih dan keterlambatan suplai sanitasi akibat akses yang masih terputus.</p>
<p>Sementara itu, Sumatera Barat mencatat peningkatan kasus yang relatif lebih kecil, namun tetap signifikan terhadap kondisi kesehatan publik. Provinsi tersebut melaporkan 181 kasus ISPA, 131 kasus demam, serta 103 kasus hipertensi. Sejumlah kasus lain berupa infeksi kulit, alergi, flu, nyeri otot, sakit kepala, vertigo, dan gangguan lambung turut dipantau oleh tenaga kesehatan yang bertugas.</p>
<p>Kemenkes menilai bahwa pola kasus di tiga provinsi tersebut menunjukkan risiko tinggi penyebaran penyakit pascabencana. Penyakit lingkungan seperti diare, leptospirosis, dan infeksi saluran napas dinilai berpotensi meningkat apabila hujan ekstrem terus berlangsung dan sarana sanitasi belum pulih.</p>
<p>Untuk mengantisipasi kondisi tersebut, Kemenkes dan Dinas Kesehatan di masing-masing provinsi telah mengaktifkan Health Emergency Operation Center (HEOC) sebagai pusat koordinasi penanganan kesehatan darurat. Melalui HEOC, tenaga medis pemerintah dan non-pemerintah diarahkan untuk bekerja secara terstruktur sebelum memberikan pelayanan kesehatan di lapangan.</p>
<p>Tenaga kesehatan cadangan telah dikerahkan, termasuk tim manajemen krisis, dokter, perawat, ahli gizi, dan sanitarian. Petugas dilengkapi dengan fasilitas kesehatan di posko terdampak dan di posko kesehatan utama, termasuk penguatan layanan di RSUD Lubuk Basung dan RSUD Sikaping yang menerima dukungan tenaga medis dari Makassar dan Palembang.</p>
<p>Dukungan logistik kesehatan juga dipercepat sejak hari pertama bencana. Kemenkes telah mengirimkan obat-obatan, perlengkapan kebersihan, alat penjernih air, kelambu, hygiene kit, baby kit, hingga dukungan nutrisi untuk balita dan ibu hamil. </p>
<p>Bantuan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) telah dialokasikan ke seluruh kabupaten dan kota terdampak untuk menjaga kondisi gizi kelompok rentan selama masa darurat. Selain itu, perangkat komunikasi satelit dan generator listrik turut dikirim untuk menjaga operasional layanan kesehatan di daerah yang terisolasi.</p>
<p>Dari sisi provinsi, Dinas Kesehatan Sumatera Barat menyampaikan bahwa tim kesehatan lingkungan terus memantau ketersediaan air bersih, kebutuhan toilet portabel, serta risiko penyakit yang dapat muncul setiap hari. Masyarakat dengan kondisi medis khusus, termasuk pasien cuci darah dan pasien yang mengonsumsi obat rutin, diminta segera melapor ke fasilitas kesehatan terdekat agar mendapatkan layanan yang berkesinambungan.</p>
<p>Kemenkes menegaskan bahwa pemerintah akan terus memperkuat pelayanan kesehatan darurat dan pengendalian penyakit, sambil memastikan masyarakat tetap mendapatkan akses layanan medis, terutama di wilayah dengan angka kasus tertinggi, seperti di Sumut dan Aceh. (AUNI)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Update Korban Bencana di Sumatera, Catat hingga 867 Orang Meninggal Dunia</title>
<link>https://kartanews.com/update-korban-bencana-di-sumatera-catat-hingga-867-orang-meninggal-dunia</link>
<guid>https://kartanews.com/update-korban-bencana-di-sumatera-catat-hingga-867-orang-meninggal-dunia</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202512/image_870x580_6932bf7b98dcc.jpg" length="189570" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 05 Dec 2025 19:19:36 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, SUMATERA</strong> — Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merilis data terbaru dan mencatat ada 867 korban meninggal dunia, 521 orang hilang, dan 4.200 warga mengalami luka-luka akibat banjir bandang, longsor, dan kerusakan infrastruktur di 3 wilayah terdampak, Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat. Data tersebut diketahui berdasarkan situs dashboard penanganan bencana darurat banjir dan longsor di Aceh, Sumut, Sumbar, Jumat (5/12/2025), pukul 17.00 WIB.</p>
<p>Provinsi Sumatera Barat, tercatat dengan angka kematian terbanyak. Kabupaten Agam menjadi wilayah dengan angka kematian terbesar yakni 156 jiwa, menyusul terjangan banjir bandang dan longsor di beberapa kecamatan yang hingga kini masih sulit dijangkau tim penyelamat.</p>
<p>Sementara itu di Provinsi Aceh, jumlah warga terdampak terus meningkat. Aceh Tamiang menjadi daerah dengan pengungsi terbanyak, mencapai 281,3 ribu jiwa, setelah pemukiman di sepanjang bantaran sungai terendam banjir besar menyusul curah hujan ekstrem.</p>
<p>Secara keseluruhan, BNPB melaporkan sekitar 835.000 warga terpaksa mengungsi di tiga provinsi tersebut. Sebagian besar masih menempati tempat pengungsian sementara yang difasilitasi pemerintah daerah, TNI-Polri, dan relawan.</p>
<p>Data kerusakan fisik/insfratruktur juga menunjukkan skala bencana yang sangat signifikan. Hingga laporan diterbitkan, BNPB mencatat:</p>
<p>- 121.000 rumah rusak</p>
<p>- 405 jembatan putus atau rusak berat</p>
<p>- 270 fasilitas kesehatan terdampak</p>
<p>- 509 fasilitas pendidikan rusak</p>
<p>- 1.100 fasilitas umum mengalami kerusakan</p>
<p>Beberapa wilayah masih terisolasi akibat jalan terputus, jembatan hanyut, serta gangguan listrik dan jaringan komunikasi. Upaya penyaluran logistik dan peralatan berat ke lokasi-lokasi tersebut masih menghadapi hambatan cuaca buruk dan medan yang sulit.</p>
<p>BNPB menegaskan bahwa angka korban jiwa, hilang, dan pengungsi masih dapat bertambah, mengingat proses pencarian dan evakuasi masih berlangsung. Pembersihan material longsor dan banjir bandang dilakukan secara bertahap, dengan prioritas pada pembukaan akses menuju wilayah terisolasi.</p>
<p>Tim gabungan yang terdiri atas BNPB, BPBD setempat, Basarnas, TNI, Polri, serta relawan terus dikerahkan untuk mempercepat penanganan darurat.</p>
<p>Pemerintah pusat juga dikabarkan tengah menyusun langkah percepatan pemulihan infrastruktur kritis dan memastikan distribusi kebutuhan dasar di lokasi pengungsian berjalan lancar. (AUNI)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kayu Gelondongan Hanyut di Sumatra Picu Polemik, Kemendagri Desak Investigasi Menyeluruh</title>
<link>https://kartanews.com/kayu-gelondongan-hanyut-di-sumatra-picu-polemik-kemendagri-desak-investigasi-menyeluruh</link>
<guid>https://kartanews.com/kayu-gelondongan-hanyut-di-sumatra-picu-polemik-kemendagri-desak-investigasi-menyeluruh</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202512/image_870x580_692e9f8375804.jpg" length="140651" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 02 Dec 2025 16:14:34 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, SUMATERA</strong> — Pemerintah pusat menegaskan akan melakukan investigasi menyeluruh terkait temuan ribuan kayu gelondongan yang terseret arus banjir bandang di Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatra Utara. Material kayu dalam jumlah besar tersebut, dinilai memperparah dampak banjir dan memicu perdebatan mengenai tata kelola hutan di kawasan hulu.</p>
<p>Banjir bandang yang terjadi pada akhir November 2025 melanda Tapsel, Tapanuli Tengah, dan Sibolga mengakibatkan aliran air membawa kayu gelondongan berukuran besar ke permukiman dan infrastruktur warga. </p>
<p>Kementerian Kehutanan (Kemenhut) melalui Direktorat Jenderal Penegakan Hukum (Gakkum) Kemenhut, Dwi Januanto, menyatakan bahwa kayu yang hanyut tidak seluruhnya berasal dari aktivitas ilegal (illegal logging). Menurutnya, kayu gelondongan yang terbawa banjir diduga berasal dari berbagai sumber, mulai dari pohon lapuk dan tumbang, material alami aliran sungai, hingga sisa tebangan legal maupun potensi penyalahgunaan izin Pemegang Hak Atas Tanah (PHAT) dan praktik pembalakan liar.</p>
<p>Ia menegaskan bahwa seluruh temuan tersebut tengah diperiksa lebih lanjut, dan Kemenhut akan menelusuri setiap indikasi pelanggaran serta memproses bukti kejahatan kehutanan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.</p>
<p>"Terkait pemberitaan yang berkembang, saya perlu menegaskan bahwa penjelasan kami tidak pernah dimaksudkan untuk menafikan kemungkinan adanya praktik ilegal di balik kayu-kayu yang terbawa banjir, melainkan untuk memperjelas sumber-sumber kayu yang sedang kami telusuri dan memastikan setiap unsur illegal logging tetap diproses sesuai ketentuan," katanya, dikutip dari laporan CNN Indonesia, Selasa (2/11/2025).</p>
<p>Sementara itu, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menegaskan perlunya audit menyeluruh terhadap asal-usul kayu dan pola pemanfaatan lahan di wilayah hulu sungai. Mendagri, Tito Karnavian menilai, skala temuan kayu yang hanyut menunjukkan adanya persoalan serius dalam pengawasan hutan.</p>
<p>"Kalau masalah kayu gelondongan, saya jujur aja belum tahu jawabannya. Ada yang berkembang bahwa itu katanya illegal logging, ada juga yang itu katanya kayu yang sudah lapuk," kata Tito Karnavian, dilansir detikNews, Selasa (2/11/2025).</p>
<p>Tito juga menyampaikan bahwa aparat penegak hukum perlu melakukan penelusuran menyeluruh guna mengungkap asal-usul kayu tersebut.</p>
<p>"Saya tidak bisa menjawab sesuatu yang saya sendiri belum melihat, mendapatkan data resmi dan itu saya perlu investigasi dari aparat penegak hukum yang ada di sana," tandasnya. (J)</p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Banjir di Sumatra Mulai Surut, Pemerintah Percepat Evakuasi Kayu Gelondongan dan Distribusi Bantuan</title>
<link>https://kartanews.com/banjir-di-sumatra-mulai-surut-pemerintah-percepat-evakuasi-kayu-gelondongan-dan-distribusi-bantuan</link>
<guid>https://kartanews.com/banjir-di-sumatra-mulai-surut-pemerintah-percepat-evakuasi-kayu-gelondongan-dan-distribusi-bantuan</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202511/image_870x580_692bc525337fe.jpg" length="144064" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 02 Dec 2025 12:28:25 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, SUMATERA</strong> — Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat mulai menunjukkan penurunan seiring membaiknya cuaca. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan bahwa penanganan kini memasuki tahap percepatan pemulihan akses vital, pembersihan material banjir, serta distribusi bantuan untuk warga terdampak.</p>
<p>Salah satu hambatan terbesar adalah keberadaan ribuan kayu gelondongan besar yang terseret arus banjir, terutama di Tapanuli Selatan. Material tersebut menutup jalan, menghambat pencarian tim evakuasi, dan memperlambat distribusi logistik.</p>
<p>Kepala BNPB Suharyanto menyebut alat berat telah diturunkan untuk mempercepat pembersihan. Kayu-kayu tersebut bahkan dilaporkan hanyut hingga Danau Singkarak dan sejumlah pantai di Kota Padang.</p>
<p>“Kayu-kayu gelondongan besar itu ditemukan di Tapsel. Alat berat lokal sudah bekerja dan kami juga telah meminta dukungan dari Kementerian PU. Kami juga menyediakan mesin senso dan pompa alkon untuk mempercepat pembersihan,” kata Suharyanto, dikutip dari detiknews (2/11/2025).</p>
<p>Saat ini, tim gabungan dari BPBD, TNI, Polri, dan Basarnas masih terus melakukan pencarian terhadap ratusan warga yang hilang. Beberapa lokasi tetap sulit dijangkau karena jalan tertutup longsor maupun tumpukan kayu.</p>
<p>Untuk wilayah yang masih terisolasi, bantuan dipasok melalui udara menggunakan helikopter. Sementara daerah yang sudah dapat diakses menggunakan jalur darat dilayani dengan pengamanan ketat di titik rawan longsor susulan.</p>
<p>BNPB juga fokus mengoperasikan posko dibeberapa titik pengungsian terpadu guna memastikan para penyintas memperoleh tempat tinggal sementara, layanan kesehatan, serta dukungan psikososial. Bantuan yang diprioritaskan meliputi:</p>
<ul>
<li>Makanan siap saji</li>
<li>Air bersih</li>
<li>Selimut dan pakaian</li>
<li>Obat-obatan</li>
<li>Perlengkapan bayi</li>
</ul>
<p>Relawan dan masyarakat lokal turut membantu penyaluran logistik, terutama ke wilayah pedalaman. Pemerintah juga memberi perhatian khusus pada meningkatnya risiko penyakit menular. Pos kesehatan lapangan didirikan untuk menangani korban luka dan mencegah penyakit seperti diare, ISPA, dan infeksi kulit. Penyaluran air bersih menggunakan mobil tangki serta perbaikan instalasi air terus dipercepat.</p>
<p>Data Terbaru BNPB (Per 1 Desember 2025, Pukul 18.24 WIB):</p>
<p>- 604 orang meninggal dunia</p>
<p>- 464 orang masih hilang</p>
<p>- 2.600 orang mengalami luka-luka</p>
<p>- 1,5 juta warga terdampak</p>
<p>- 570 ribu warga mengungsi</p>
<p>Selain itu, 3.500 rumah dilaporkan rusak berat, 271 jembatan terdampak, dan 282 fasilitas pendidikan mengalami kerusakan. (AUNI)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Usai Menutup Kunjungan di Padang Pariaman, Presiden Prabowo Tegaskan Pemulihan Infrastruktur dan Nasib Penyintas Jadi Prioritas</title>
<link>https://kartanews.com/usai-menutup-kunjungan-di-padang-pariaman-presiden-prabowo-tegaskan-pemulihan-infrastruktur-dan-nasib-penyintas-jadi-prioritas</link>
<guid>https://kartanews.com/usai-menutup-kunjungan-di-padang-pariaman-presiden-prabowo-tegaskan-pemulihan-infrastruktur-dan-nasib-penyintas-jadi-prioritas</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202512/image_870x580_692d8cbed9fd2.jpg" length="68889" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 01 Dec 2025 20:42:30 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, SUMATERA </strong>— Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pemerintah akan melakukan pendataan menyeluruh terhadap seluruh kerusakan yang ditimbulkan banjir di Kabupaten Padang Pariaman. Setelah tahap inventarisasi selesai, pemerintah akan melanjutkan proses rehabilitasi agar aktivitas warga dapat pulih dan berjalan normal kembali. Pernyataan tersebut disampaikan dalam keterangan persnya usai menuntaskan rangkaian kunjungan ke sejumlah daerah yang mengalami kerusakan parah, Senin (1/12/2025).</p>
<p>Dalam kunjungan terakhirnya tersebut, Presiden memastikan bahwa pemulihan infrastruktur dasar dan penanganan warga terdampak telah berjalan ke arah yang semakin baik. Presiden Prabowo menyampaikan rasa syukurnya setelah melihat kondisi para penyintas yang kini mulai mendapatkan layanan kebutuhan dasar secara lebih stabil. Ia menyebut akses infrastruktur penting yang sebelumnya terputus kini mulai kembali berfungsi.</p>
<p>“Alhamdulillah saya baru lihat pengungsi di Padang Pariaman. Saya kira semua jalan sudah mulai bisa ditembus, walaupun banyak jembatan yang rusak. Listrik sudah hampir 100 persen, dan air juga sudah mulai dibenahi,” ujar Prabowo Subianto dalam siaran persnya.</p>
<p>Menurut Prabowo, perkembangan ini menjadi pondasi penting untuk mempercepat pemulihan kehidupan masyarakat pascabencana, baik dari sisi sosial, ekonomi, maupun infrastruktur.</p>
<p>Setelah layanan vital seperti jalan, listrik, dan air bersih mulai pulih, pemerintah kini memasuki fase rehabilitasi jangka menengah. Presiden menjelaskan bahwa seluruh kerusakan mulai dari fasilitas umum, rumah warga, hingga jalur transportasi sedang diinventarisasi untuk menentukan skala prioritas.</p>
<p>“Kita inventarisir semua kerusakan. Nanti kita atur bagaimana rehabilitasi kembali supaya masyarakat bisa hidup normal lagi,” jelasnya.</p>
<p>Tahap rehabilitasi ini juga termasuk peningkatan mitigasi risiko, agar masyarakat lebih siap menghadapi potensi bencana serupa di masa mendatang. Menanggapi wilayah yang masih sulit dijangkau melalui jalur darat, Presiden Prabowo memastikan distribusi bantuan tetap berjalan tanpa hambatan. Ia menegaskan bahwa jalur udara dimaksimalkan untuk memastikan tidak ada warga yang terlewat.</p>
<p>“Kita memang terpaksa mengirim sebagian bantuan lewat udara, tetapi semuanya bisa kita tembus dengan jalur udara. Yang penting kebutuhan masyarakat tidak terhenti,” ungkapnya.</p>
<p>Berdasarkan informasi yang dihimpun, dalam kunjungannya, Presiden Prabowo tidak hanya meninjau infrastruktur, tetapi juga turun langsung melihat kondisi warga di pengungsian. Ia berdialog dengan para penyintas, mengecek kebutuhan pangan di dapur umum, serta memastikan bantuan darurat tersalurkan dengan tepat.</p>
<p>Di hadapan para pengungsi, Presiden juga menyampaikan komitmen pemerintah untuk memperbaiki rumah-rumah warga yang rusak akibat banjir dan tanah longsor yang melanda beberapa wilayah di Sumatra Barat, Sumatra Utara, dan Aceh.</p>
<p>“Rumah-rumah yang rusak akan kita bantu perbaiki. Kita ingin masyarakat bisa kembali hidup layak secepat mungkin,” ujarnya sebagaimana yang dilansir dari Antara.</p>
<p>Kunjungan kerja Presiden dimulai sejak pagi di Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, dengan meninjau posko pengungsian dan titik banjir. Presiden lalu melanjutkan peninjauan ke sejumlah lokasi di Aceh sebelum akhirnya menutup rangkaian kunjungan di Ranah Minang pada Senin sore.</p>
<p>Pemerintah memastikan operasi darurat, pemulihan layanan dasar, hingga rekonstruksi jangka menengah akan terus dilanjutkan sesuai kebutuhan masing-masing daerah.  (AUNI)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Presiden Prabowo Kunjungi Tapteng, Pastikan Logistik dan Pelayanan Darurat Berjalan Lancar</title>
<link>https://kartanews.com/presiden-prabowo-kunjungi-tapteng-pastikan-logistik-dan-pelayanan-darurat-berjalan-lancar</link>
<guid>https://kartanews.com/presiden-prabowo-kunjungi-tapteng-pastikan-logistik-dan-pelayanan-darurat-berjalan-lancar</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202512/image_870x580_692d5b485d8c8.jpg" length="67044" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 01 Dec 2025 17:12:42 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, SUMATERA</strong> — Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melakukan kunjungan langsung ke Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatra Utara, pada Senin (1/12/2025). Kunjungan ini berfokus pada evaluasi langsung penanganan banjir besar yang melanda sejumlah wilayah Tapteng, sekaligus memastikan percepatan distribusi logistik dan pemulihan infrastruktur vital bagi ribuan warga terdampak.</p>
<p>Presiden Prabowo tiba di Tapanuli Tengah sekitar pukul 11.00 WIB, menggunakan Helikopter Caracal milik TNI AU. Pendaratan dilakukan di Lapangan GOR Pandan, lokasi yang telah ditetapkan sebagai Pusat Koordinasi Penanganan Darurat Bencana tingkat kabupaten.  Setibanya di lokasi, Presiden Prabowo langsung memimpin peninjauan mendalam di area GOR Pandan. Pemeriksaan difokuskan pada dua sektor utama, logistik dan pelayanan dasar.</p>
<p>Presiden meninjau langsung operasional dapur umum dan memastikan ketersediaan stok bahan makanan dan pelayanan dasar. Prabowo juga memantau ketat pelayanan medis yang disediakan di posko kesehatan serta kondisi umum di posko pengungsian. </p>
<p>Data sementara menyebutkan, posko di GOR Pandan menampung ratusan kepala keluarga dari beberapa kecamatan yang permukimannya mengalami kerusakan terparah akibat genangan air. </p>
<p>Dalam kesempatan tersebut, Presiden berdialog langsung dengan warga untuk mendengar laporan langsung mengenai kondisi korban dan tantangan yang dihadapi pasca bencana. Menanggapi laporan yang diterima di lokasi, Presiden Prabowo memberikan instruksi tegas mengenai fokus penanganan darurat yang harus segera ditindaklanjuti, terutama terkait pemulihan infrastruktur energi dan aksesibilitas.</p>
<p>"Kita sekarang prioritaskan bagaimana bisa segera kirim bantuan-bantuan yang mungkin diperlukan. Pertama, BBM yang sangat penting, listrik sebentar lagi saya kira bisa dibuka semuanya," ujar Prabowo Subianto, sebagaimana yang dilansir dari laman resmi Sekretariat Presiden, Senin (1/12/2025).</p>
<p>Prabowo, secara khusus juga menyoroti masalah bahan bakar yang dilaporkan sangat krusial untuk operasional alat berat dan kendaraan distribusi. Selain itu, Presiden juga memprioritaskan pembukaan akses ke wilayah yang masih terisolasi.</p>
<p>"BBM tadi yang dilaporin ke saya yang sangat penting, ada beberapa desa yang terisolasi, insyaallah kita bisa tembus," tambahnya.</p>
<p>Dalam peninjauan ini, Kepala Negara memastikan bahwa langkah-langkah darurat telah dilakukan dengan efektif dan telah menjangkau seluruh masyarakat terdampak. Ia kembali menekankan bahwa penanganan bencana harus dilakukan secara cepat, tepat, dan menyeluruh agar pemulihan berjalan optimal.</p>
<p>Terakhir, Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh pihak yang terlibat aktif dalam upaya penanggulangan bencana.</p>
<p>"Saya terima kasih semua instansi, TNI, Polri, PU, Badan, Pemda juga bekerja dengan baik. Kita hadapi ini, kita hadapi musibah dengan tabah dan dengan solidaritas," tutupnya. (AUNI)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kemensos Salurkan Bantuan Rp12,1 Miliar untuk Korban Banjir dan Longsor di Aceh, Sumut, dan Sumbar</title>
<link>https://kartanews.com/kemensos-salurkan-bantuan-rp121-miliar-untuk-korban-banjir-dan-longsor-di-aceh-sumut-dan-sumbar</link>
<guid>https://kartanews.com/kemensos-salurkan-bantuan-rp121-miliar-untuk-korban-banjir-dan-longsor-di-aceh-sumut-dan-sumbar</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202511/image_870x580_692c28962d3a7.jpg" length="99951" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 30 Nov 2025 19:21:17 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, INDONESIA </strong>— Kementerian Sosial (Kemensos) Republik Indonesia memastikan penanganan darurat bagi warga terdampak banjir bandang dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat berlangsung cepat dan menyeluruh. Total bantuan logistik yang telah didistribusikan Kemensos tercatat mencapai Rp12.153.827.110 per 29/11/2025.</p>
<p>Bencana hidrometeorologi yang melanda tiga provinsi tersebut mendorong Kemensos mengirimkan berbagai kebutuhan esensial bagi penyintas, mulai dari makanan siap saji, makanan anak, kasur, selimut, family kit, kidsware, tenda gulung, tenda keluarga portabel, tenda serbaguna, sandang dewasa dan anak, mie instan, air mineral, beras reguler, hingga pengoperasian Dapur Umum Lapangan (Dumlap).</p>
<p>1. Provinsi Aceh, Total Bantuan: Rp3.141.691.640</p>
<p>Bantuan dikirim melalui gudang Dinas Sosial Provinsi Aceh ke sejumlah kabupaten/kota terdampak, antara lain: Aceh Utara, Kota Lhokseumawe, Aceh Tamiang, Aceh Timur, Pidie, Bireuen, Bener Meriah, Aceh Tengah, Pidie Jaya, serta Posko PDB Provinsi Aceh.</p>
<p>2. Provinsi Sumatera Utara, Total Bantuan: Rp6.031.667.970</p>
<p>Distribusi dilakukan dari gudang Sentra Kemensos Medan dan Aceh, BBPPKS Padang, serta gudang Bekasi.</p>
<p>Bantuan disalurkan ke wilayah Tapanuli Tengah, Mandailing Natal, Kota Sibolga, Tapanuli Utara, Langkat, Tapanuli Selatan, dan Posko Sentra Bahagia Medan.</p>
<p>3. Provinsi Sumatera Barat, Total Bantuan: Rp2.980.467.500</p>
<p>Bantuan dikirim dari gudang Regional Indonesia Barat, BBPPKS Padang, dan gudang Dinsos Sumbar ke wilayah Padang Pariaman, Pasaman Barat, Pesisir Selatan, Kota Padang, dan posko-posko Kabupaten terdampak lainnya.</p>
<p>Sebanyak 648 Taruna Siaga Bencana (Tagana) diturunkan untuk memperkuat penanganan darurat, terdiri dari, 191 personel di Aceh, 270 personel di Sumatera Utara, dan 187 personel di Sumatera Barat.</p>
<p>Melalui Direktorat Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam (PSKBA), Kemensos juga mengoperasikan dapur umum di tiga provinsi tersebut dengan kapasitas besar.</p>
<p>Dapur Umum Aceh: 28.000 bungkus/hari (7 titik di Subulussalam dan Pidie Jaya).</p>
<p>Dapur Umum Sumatera Utara: 30.000 bungkus/hari (12 titik di Madina, Langkat, Tapanuli Utara). </p>
<p>Dapur Umum Sumatera Barat: 30.000 bungkus/hari (9 titik di Padang, Padang Pariaman, Pasaman Barat, Pesisir Selatan).</p>
<p>Total produksi makanan siap santap mencapai 88.000 bungkus per hari.</p>
<p>Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menegaskan bahwa distribusi bantuan terus dipantau agar masyarakat yang terdampak segera mendapatkan bantuan sesuai kebutuhan.</p>
<p>“Perkembangan di lapangan terus kami monitor. Yang terpenting adalah memastikan bantuan tiba tepat sasaran dan cepat diterima warga yang membutuhkan,” ujar Gus Ipul, sebagaimana yang dikutip langsung dari laman resmi, kemensosri pada Minggu (30/11/2025).</p>
<p>Kemensos menyatakan akan terus menambah bantuan sesuai kebutuhan daerah terdampak dan hasil asesmen tim di lapangan. (AUNI)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Cuaca Ekstrem Menguat, Sumatra Berada dalam Status Waspada</title>
<link>https://kartanews.com/cuaca-ekstrem-menguat-sumatra-berada-dalam-status-waspada</link>
<guid>https://kartanews.com/cuaca-ekstrem-menguat-sumatra-berada-dalam-status-waspada</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202511/image_870x580_692c1d6e0b81c.jpg" length="131747" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 30 Nov 2025 18:34:59 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KAERTANEWS.COM, SUMATERA</strong> – Sejumlah wilayah di Sumatra, termasuk Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat kembali berada dalam kondisi siaga tinggi. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bersama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis analisis terbaru terkait rangkaian banjir dan longsor yang terjadi, sekaligus memberi peringatan dini atas potensi cuaca ekstrem susulan.</p>
<p>Plt Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM, Lana Saria menyampaikan bela sungkawa atas korban terdampak serta menegaskan komitmen pemerintah dalam percepatan penanganan darurat dan pemulihan wilayah.</p>
<p>Sementara itu, dilansir dari Kompas.com, Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani menjelaskan bahwa cuaca ekstrem yang memicu bencana dipengaruhi perkembangan Bibit Siklon Tropis 95B yang teridentifikasi di perairan timur Aceh sejak 21 November 2025. Fenomena ini meningkatkan peluang hujan lebat hingga ekstrem, disertai angin kencang, di sebagian besar wilayah Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Riau.</p>
<p>BMKG juga mendeteksi terbentuknya Meso Convective Complex (MCC) di Samudra Hindia barat Sumatra, sebuah sistem badai petir berskala besar yang mampu menghasilkan hujan sangat intens dalam durasi panjang.</p>
<p>“Deteksi MCC menjadi sinyal kuat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi wilayah Mandailing Natal serta sebagian besar Sumatra Barat. Sistem ini berpotensi memicu bencana susulan seperti banjir bandang dan longsor,” ujar Teuku Faisal.</p>
<p>Badan Geologi Kementerian ESDM mengidentifikasi tiga faktor utama pemicu longsor di lima kabupaten terdampak, yaitu Humbang Hasundutan, Agam, Mandailing Natal, Gayo Lues, dan Aceh Tenggara. </p>
<p>Faktor-faktor tersebut meliputi, pertama curah hujan tinggi hingga ekstrem menjadi pemicu dominan jenuhnya lereng, kedua kemiringan lereng curam hingga sangat curam yang dapat meningkatkan kerentanan pergerakan tanah, ketiga karakteristik litologi berupa batuan lapuk yang mudah tererosi dan tidak stabil saat menerima beban air berlebih.</p>
<p>Secara khusus, ESDM menyoroti kondisi geomorfologi Kota Sibolga, Sumatra Utara. “Berdasarkan Peta Zona Kerentanan Gerakan Tanah, sebagian besar wilayah Kota Sibolga berada pada kategori menengah hingga tinggi, sehingga potensi kejadian longsor relatif sering terjadi,” jelas Lana Saria, sebagaimana yang dilansir dari Kompas.com, Minggu (30/11/2025).</p>
<p>Untuk mengurangi risiko bencana di masa depan, ESDM mendorong pemerintah daerah untuk memperkuat langkah pencegahan, baik struktural maupun non-struktural.</p>
<p>Non-struktural yaitu peningkatan kapasitas masyarakat di desa rawan bencana, identifikasi tanda awal pergerakan tanah, penyusunan jalur evakuasi, serta revitalisasi vegetasi alami di lereng.</p>
<p>Struktural yaitu pengetatan aturan tata ruang pada wilayah lereng curam, pembatasan pembukaan lahan baru, dan perbaikan sistem drainase di area permukiman.</p>
<p>Pemerintah pusat memastikan akan terus memantau perkembangan kondisi atmosfer dan geologis di seluruh kawasan terdampak, serta mendukung percepatan pemulihan infrastruktur dan layanan dasar bagi masyarakat. (AUNI)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Dukungan Udara Bencana Diperkuat, 11 Helikopter Dikerahkan</title>
<link>https://kartanews.com/dukungan-udara-bencana-diperkuat-11-helikopter-dikerahkan</link>
<guid>https://kartanews.com/dukungan-udara-bencana-diperkuat-11-helikopter-dikerahkan</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202511/image_870x580_692bca76ce601.jpg" length="50181" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 30 Nov 2025 12:40:22 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p>KARTANEWS.COM, INDONESIA – Pemerintah mempercepat penanganan bencana di wilayah terdampak melalui dukungan udara skala besar. Sebanyak total 11 helikopter telah dikirim dari Jakarta ke lokasi bencana, melibatkan TNI dan Basarnas.</p>
<p></p>
<p>Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyebutkan, sembilan helikopter telah berada di lokasi sejak 26 November 2025. Dua helikopter tambahan baru diberangkatkan dari Jakarta menuju Aceh pada Sabtu (29/11/2025).</p>
<p></p>
<p>Seluruh helikopter difokuskan untuk operasi distribusi logistik yang berkelanjutan. Prioritasnya adalah menjangkau daerah terdalam dan kawasan yang akses daratnya terputus.</p>
<p></p>
<p>"Helikopter ini mendistribusikan logistik, terutama di daerah terdalam serta di daerah yang jalur daratnya terputus," jelasnya.</p>
<p></p>
<p>Faktor keselamatan dan kondisi cuaca menjadi pertimbangan utama. Seluruh kegiatan penerbangan dilakukan dengan mengutamakan aspek tersebut demi kelancaran penanganan bencana. (J)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Tragedi Bencana Agam, Banjir Bandang Menyingkap Dugaan Penebangan Liar</title>
<link>https://kartanews.com/tragedi-bencana-agam-banjir-bandang-menyingkap-dugaan-penebangan-liar</link>
<guid>https://kartanews.com/tragedi-bencana-agam-banjir-bandang-menyingkap-dugaan-penebangan-liar</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202511/image_870x580_692bc525337fe.jpg" length="144064" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 30 Nov 2025 12:19:49 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p>KARTANEWS.COM, AGAM – Tragedi banjir bandang yang melanda Kabupaten Agam, Sumatera Barat, telah menjelma menjadi bencana kemanusiaan yang serius. Bencana hidrometeorologi ini tidak hanya menyebabkan kerusakan masif, tetapi juga menelan ratusan korban jiwa dan korban hilang.</p>
<p></p>
<p>Pemandangan pascabanjir di wilayah pesisir menjadi sorotan publik. Video amatir yang viral menunjukkan kayu-kayu gelondongan dalam jumlah besar terbawa arus deras. Material kayu ini kini berserakan di sepanjang garis pantai, menjadi bukti kuat terjangan air dari kawasan hulu.</p>
<p></p>
<p>Fenomena ini sontak memicu dugaan serius mengenai praktik penebangan liar (illegal logging). Tumpukan kayu tersebut dinilai sebagai indikasi bahwa kerusakan hutan di hulu telah memperparah dampak bencana, memungkinkan material padat dengan mudah terseret arus air bah.</p>
<p></p>
<p>Kepala Pelaksana BPBD Agam, Rahmat Lasmono, memberikan pembaruan data yang memilukan pada Sabtu (29/11/2025). Hingga Jumat malam, tim penanggulangan bencana mengonfirmasi total korban meninggal dunia akibat banjir dan tanah longsor mencapai 86 jenazah.</p>
<p></p>
<p>“Ini update data pada Jumat (28/11) malam,” katanya yang dilansir Antara.</p>
<p></p>
<p>Selain korban tewas, angka orang hilang juga masih mengkhawatirkan, dengan 88 orang dilaporkan belum ditemukan. Korban meninggal tersebut tersebar di lima kecamatan, termasuk Malalak, Tanjung Raya, Matur, dan Palembayan.</p>
<p></p>
<p>Kecamatan Palembayan mencatat kerugian terbesar dengan 74 korban jiwa ditemukan di empat jorong. Jasad korban yang telah teridentifikasi segera dimakamkan di makam keluarga, sementara proses identifikasi lainnya terus berlangsung.</p>
<p></p>
<p>“Jasad korban telah ada dimakamkan di makam keluarga,” katanya.</p>
<p></p>
<p>Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) skala besar kini dilanjutkan pagi ini. Tim gabungan melibatkan BPBD Agam, Basarnas Padang, TNI, Polri, dan berbagai lembaga relawan.</p>
<p></p>
<p>Fokus operasi tidak hanya pada pencarian 88 korban hilang yang tersebar di beberapa titik rawan, tetapi juga evakuasi warga yang terisolasi. Upaya penyelamatan terus dilakukan untuk menjangkau warga di lokasi terpencil akibat akses jalan yang terputus total. (J)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pemantauan Intensif Bencana Sumatera, Presiden Tunggu Evaluasi Penetapan Darurat Nasional</title>
<link>https://kartanews.com/pemantauan-intensif-bencana-sumatera-presiden-tunggu-evaluasi-penetapan-darurat-nasional</link>
<guid>https://kartanews.com/pemantauan-intensif-bencana-sumatera-presiden-tunggu-evaluasi-penetapan-darurat-nasional</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202511/image_870x580_692a926dcf842.jpg" length="104411" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 29 Nov 2025 14:29:15 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p>KARTANEWS.COM., INDONESIA – Desakan publik agar pemerintah pusat menetapkan status darurat bencana nasional di Sumatera akibat banjir dan longsor direspons hati-hati oleh Presiden Prabowo Subianto. Menyusul bencana hidrometeorologi masif yang melanda Sumut, Sumbar, dan Aceh, Presiden menyatakan pemerintah sedang melakukan pemantauan intensif di lokasi terdampak sambil memastikan aliran bantuan terus berjalan.</p>
<p>​Berdasarkan berita yang dikutip dari Kompas.com Presiden RI memberikan keterangan bahwa penilaian menyeluruh terhadap situasi di lapangan masih dilakukan sebelum keputusan status darurat nasional diambil.</p>
<p>​"Kita terus memonitor situasi. Bantuan sudah dikirimkan secara berkelanjutan. Penilaian komprehensif terkait kondisi akan segera kita lakukan," ujar Prabowo.</p>
<p>Data yang dihimpun per 28 November 2025 menunjukkan bahwa bencana banjir dan longsor di tiga provinsi di Sumatera telah menyebabkan dampak kemanusiaan yang serius. Sumatera Utara mencatat angka korban meninggal tertinggi dengan 116 jiwa dan 42 orang masih hilang, tersebar di 13 kabupaten. Di saat yang sama, Sumatera Barat melaporkan 23 korban meninggal dan 12 orang hilang, memaksa hampir 4.000 Kepala Keluarga (KK) mengungsi. Situasi di Aceh juga kritis, dengan 35 orang meninggal dan 25 orang hilang, sementara lebih dari 4.800 KK telah dievakuasi dari wilayah bencana. Secara keseluruhan, upaya pencarian korban hilang dan penanganan pengungsi di ketiga provinsi ini menjadi fokus utama penanggulangan bencana saat ini.</p>
<p>Meskipun status nasional masih dipertimbangkan di tingkat pusat, para gubernur di wilayah terdampak telah bergerak cepat dengan menetapkan status Tanggap Darurat Bencana Daerah.</p>
<p>Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah dan Gubernur Aceh, Muzakir Manaf telah mengeluarkan SK penetapan status tanggap darurat selama 14 hari, dimulai masing masing pada 25 November 2025 dan 28 November 2025.</p>
<p>Gubernur Sumut (Bobby Nasution) juga melakukan langkah serupa, menetapkan masa tanggap darurat selama 14 hari, terhitung sejak 27 November 2025.</p>
<p>​Keputusan kepala daerah ini bertujuan mempercepat mobilisasi sumber daya dan bantuan di tingkat lokal. Status Darurat Nasional, yang memiliki implikasi alokasi anggaran dan sumber daya yang jauh lebih besar dari pusat, kini menjadi fokus utama yang dinantikan oleh masyarakat luas.</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Perkembangan Bencana Hidrometeorologi di Sumatra, Korban Jiwa Terus Bertambah</title>
<link>https://kartanews.com/perkembangan-bencana-hidrometeorologi-di-sumatra-korban-jiwa-terus-bertambah</link>
<guid>https://kartanews.com/perkembangan-bencana-hidrometeorologi-di-sumatra-korban-jiwa-terus-bertambah</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202511/image_870x580_692973fda9f49.jpg" length="142216" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 28 Nov 2025 18:08:31 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARTANEWS.COM, SUMATERA </strong>— Rangkaian banjir, banjir bandang, dan longsor melanda sejumlah wilayah di Sumatra dalam sepekan terakhir. Cuaca ekstrem yang dipicu dinamika atmosfer dan dampak tidak langsung Siklon Tropis Senyar menyebabkan lonjakan korban jiwa, dengan Provinsi Sumatra Utara menjadi daerah dengan dampak terparah.</p>
<p>Pusat Pengendali Operasi (Pusdalops) BNPB melaporkan, operasi pencarian dan pertolongan (SAR) masih berlangsung di tiga provinsi utama terdampak, yaitu Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Aceh. Data sementara menunjukkan jumlah korban meninggal terus bertambah, sementara puluhan lainnya masih hilang.</p>
<p>Berdasarkan informasi yang dihimpun, kronologi bencana Hidrometeorologi di Sumatra berlangsung dalam tiga fase utama yang saling berkaitan, yaitu:</p>
<p>Fase 1 — Pemicu Awal dan Hujan Ekstrem (Akhir Pekan Lalu)</p>
<p>Curah hujan meningkat drastis sejak akhir pekan akibat pengaruh tidak langsung Siklon Tropis Senyar yang menarik massa udara lembap ke wilayah Sumatra. Hujan lebat turun tanpa henti selama beberapa hari, terutama di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.</p>
<p>Fase 2 — Puncak Kejadian: Longsor dan Banjir Bandang (Awal–Pertengahan Pekan Ini)</p>
<p>Hujan berkepanjangan menyebabkan tanah jenuh air dan sungai meluap. Puncak bencana terjadi saat:</p>
<ul>
<li>Longsor besar melanda Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, dan Humbang Hasundutan (Sumut), menimbun rumah warga dan memutus akses jalan strategis.</li>
<li>Banjir bandang menghantam sejumlah wilayah di Sumatra Barat, seperti Padang Pariaman dan Agam, membawa material kayu, batu, dan lumpur ke permukiman.</li>
<li>Banjir meluas di Aceh, merendam ribuan rumah dan memaksa evakuasi massal pada dini hari.</li>
</ul>
<p>Fase 3 — Dampak Meluas dan Status Darurat (Pertengahan Pekan–Hari Ini)</p>
<p>Debit air dari hulu yang terus bertambah membuat banjir dan longsor menjalar ke berbagai wilayah. Kerusakan infrastruktur mulai dari jembatan, jalur penghubung, hingga irigasi memutus akses logistik dan memperlambat operasi SAR.</p>
<p>Dilansir dari Liputan6.com, pada hari ini (28/11/2025) Sumatra Utara melaporkan 47 hingga 62 korban meninggal akibat longsor dan banjir bandang dan puluhan warga masih dinyatakan hilang.</p>
<p>Kerusakan signifikan terjadi di Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, dan Humbang Hasundutan, termasuk akses jalan yang tertutup total akibat material longsoran.</p>
<p>Pemprov Sumatra Barat menetapkan Status Tanggap Darurat Bencana selama 14 hari menyusul banjir dan longsor yang melanda 13 kabupaten/kota. BPBD Sumbar menyatakan fokus penanganan pada evakuasi korban, pemenuhan kebutuhan dasar, dan pembukaan akses vital. </p>
<p>Sementara itu, di Aceh, banjir merendam ribuan rumah dan mengharuskan ribuan warga mengungsi. Sepuluh kabupaten/kota telah menetapkan status darurat. Jalur utama Banda Aceh–Medan sempat terputus sebelum akhirnya bisa dilalui kembali dengan pengawasan.</p>
<p>BMKG mengingatkan masyarakat di seluruh Sumatra untuk tetap waspada terhadap potensi hujan lebat, petir, dan angin kencang dalam beberapa hari ke depan. Risiko bencana susulan masih tinggi mengingat kondisi tanah yang sudah jenuh.</p>
<p>Pemerintah melalui Kemenko PMK, BNPB, BPBD, TNI/Polri, dan relawan kini fokus pada percepatan pencarian korban, penyaluran logistik, serta pemulihan akses infrastruktur. (AUNI)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Peringatan Dini Cuaca Ekstrem di Kalimantan Timur: Hujan Lebat Disertai Petir dan Angin Kencang</title>
<link>https://kartanews.com/peringatan-dini-cuaca-ekstrem-di-kalimantan-timur-hujan-lebat-disertai-petir-dan-angin-kencang</link>
<guid>https://kartanews.com/peringatan-dini-cuaca-ekstrem-di-kalimantan-timur-hujan-lebat-disertai-petir-dan-angin-kencang</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://kartanews.com/uploads/images/202511/image_870x580_6919bfb890bb1.jpg" length="94777" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 16 Nov 2025 20:22:45 +0800</pubDate>
<dc:creator>Redaktur</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p>KARTANEWS.COM, KALIMANTAN TIMUR – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah Kalimantan Timur mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem yang berpotensi terjadi di sejumlah wilayah Kalimantan Timur pada hari ini.</p>
<p></p>
<p>Update per pukul 14:14 WITA, BMKG memprakirakan bahwa wilayah Kalimantan Timur masih berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai oleh kilat/petir dan angin kencang.</p>
<p></p>
<p>Potensi cuaca buruk ini diperkirakan berlangsung hingga pukul 17:00 WITA dan akan meluas. Wilayah yang terdampak pada awalnya meliputi; Kabupaten Paser: Batu Sopang, Long Ikis, Muara Samu. </p>
<p></p>
<p>Kabupaten Kutai Kartanegara: Loa Janan, Muara Badak, Sebulu, Kota Bangun, Muara Kaman, Tenggarong Seberang, Marang Kayu. Kabupaten Berau: Pulau Derawan. Kabupaten Penajam Paser Utara: Penajam, Waru, Sepaku dan kota Samarinda: Loa Janan Ilir dan sekitarnya.</p>
<p></p>
<p>"Kondisi ini diperkirakan masih dapat berlangsung hingga pukul 17:00 WITA," tulis Prakirawan BMKG Kalimantan Timur melalui akun resminya.</p>
<p></p>
<p>Potensi hujan lebat yang disertai petir dan angin kencang ini diperkirakan akan meluas ke beberapa wilayah, termasuk:</p>
<p></p>
<p>1. Kabupaten Paser: Tanah Grogot, Kuaro, Muara Komam, Long Kali, Batu Engau.</p>
<p>2. Kabupaten Kutai Kartanegara: Muara Muntai, Loa Kulu, Anggana, Tenggarong, Sanga Sanga, Muara Wis.</p>
<p>3. Kabupaten Berau: Sambaliung, Tanjung Redeb, Gunung Tabur, Teluk Bayur, Tabalar.</p>
<p>4. Kabupaten Kutai Barat: Jempang, Bongan, Penyinggahan, Bentian Besar, Siluq Ngurai.</p>
<p>5. Kabupaten Kutai Timur: Teluk Pandan, Bengalon.</p>
<p>6. Kabupaten Penajam Paser Utara: Babulu.</p>
<p>7. Kota Samarinda: Palaran, Samarinda Seberang, Samarinda Ulu, Samarinda Ilir, Samarinda Utara, Sungai Kunjang, Sambutan, Sungai Pinang, Samarinda Kota.</p>
<p>8. Kota Bontang: Bontang Utara, Bontang Selatan, Bontang Barat dan sekitarnya.</p>
<p></p>
<p>Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap dampak yang mungkin ditimbulkan oleh cuaca ekstrem ini, seperti bencana hidrometeorologi, termasuk banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang. </p>
<p></p>
<p>Warga juga diimbau untuk menunda perjalanan yang tidak mendesak dan mencari tempat berlindung yang aman, terutama saat terjadi petir dan angin kencang.</p>
<p></p>
<p>Untuk informasi lebih lanjut dan update cuaca terkini, masyarakat dapat mengakses melalui laman resmi BMKG. (AUNI)</p>]]> </content:encoded>
</item>

</channel>
</rss>